<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5611950180637846958</id><updated>2024-12-18T19:27:03.078-08:00</updated><title type='text'>Mandar News</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='https://mandarnews01.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5611950180637846958/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://mandarnews01.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Polman news</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07663378148587162382</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>3</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5611950180637846958.post-5021512494303412005</id><published>2021-01-13T09:02:00.002-08:00</published><updated>2021-01-13T09:02:35.745-08:00</updated><title type='text'>Misteri Raibnya 20 Ribu Masker di Gudang Instalasi Farmasi Dinkes Polman</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNHCx1C78I6n9AvY8jNQgg1dYuFNXZ49A060EkAlckINiBCxY3gYGHK5J1GJNjeLSQNF8Sy52EsffNC06zoc-YCu5Y4Gk7dqvxrqACn1rGrN_pI-Xf0TV5K5nJrA2kHaYFNOXaKrZNue4/s750/049762300_1583487690-IMG-20200306-WA0045.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;416&quot; data-original-width=&quot;750&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNHCx1C78I6n9AvY8jNQgg1dYuFNXZ49A060EkAlckINiBCxY3gYGHK5J1GJNjeLSQNF8Sy52EsffNC06zoc-YCu5Y4Gk7dqvxrqACn1rGrN_pI-Xf0TV5K5nJrA2kHaYFNOXaKrZNue4/s16000/049762300_1583487690-IMG-20200306-WA0045.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;Polman - Sebanyak 20 ribu lembar masker Kerudung 3ply Green Color raib dari gudang kantor Intalasi Farmasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Polewali Mandar (Mandar), yang berlokasi di Kelurahan Darma, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polman, Sulawesi Barat (Sulbar).&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hilangnya puluhan ribu masker itu diketahui setelah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan pemeriksaan fisik rutin tahunan di kantor Instalasi Farmasi Dinskes Polman pada 21 Februari 2020 lalu. Dalam pemeriksaan itu BPK mendapatkan temuan barang berupa masker yang tidak ditemukan fisiknya namun teregistrasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pihak Instalasi Farmasi Dinkes Polman pun berusaha untuk mencari penyebab hilangnya 20 ribu masker itu, yang mengakibatkan terjadi selisih saat pemeriksaan BPK. Namun, setelah dua minggu lebih dicari tahu penyebab hilangnya masker itu, mereka tetap tidak bisa menemukannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami sudah berusaha telusuri keberadaan masker itu, namun tidak diketahui dan akhinyanya kami laporkan ke kepala dinas dan diarahkan untuk melapor ke polisi,&quot; kata Kepala Instalasi Farmasi Dinkes Polman Wahidah Mandawari kepada polman news Jumat (6/3/2020).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wahidah mengakui, gedung instalasi itu sudah dipasang CCTV, namun baru diaktifkan setelah kejadian raibnya masker. Sehingga mereka tidak bisa mengecek kemungkinan ada pelaku yang dengan sengaja mengambil puluhan ribu masker itu dari dalam gudang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Baru kita aktifkan (CCTV) ketika sudah kejadian, jadi belum ada rekaman dari CCTV. Kerugian itu sampai Rp10 juta jika masih menggunakan harga dulu, karena itu barang pengadaan tahun lalu,&quot; ujar Wahidah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wahidah juga tidak bisa memastikan, apakah hilangnya masker itu berkaitan dengan merebaknya virus corona (Covid-19), apalagi saat ini terjadi kelangkaan masker yang mengakibatkan harganya melambung tinggi. Pihaknya hanya merasa kaget karena masker itu hilang dalam jumlah yang sangat banyak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu Kapolres Polman AKBP Muhammad Rifai mengatakan, pihaknya baru menerima laporan itu per tanggal 5 Maret 2020 kemarin. Pihak Instalasi Farmasi Dinkes Polman melaporkan kejadian itu sebagai kasus pencurian yang mengakibatkan puluhan ribu masker hilang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Barang itu diketahui hilang pada saat diaudit tahunan. Baru diketahui bahwa barang yang teregister dalam buku catatan mereka itu tidak ada wujudnya. Karena staff yang bertanggungjawab makanya dia yang membuat laporan ke Polisi,&quot; kata Rifai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rifai mengungkapkan, pihaknya tidak serta merta bisa memasukkan laporan itu sebagai kasus pencurian. Karena setelah polisi melakukan cek di lokasi kejadian, tidak ditemukan ada tanda-tanda dari kejadian ini yang mengarah ke kasus pencurian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pada saat kita cek, tidak ada pengrusakan disitu, baik jendela atau pintu. Tapi yang dia laporkan itu pencurian, karena itu pertanggungjawaban mereka pada saat diaudit,&quot; ungkap Rifai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu, menurut Rifai pihaknya akan melakukan penyelidikan untuk mencari tahu kebenaran dari kasus ini. Apakah masker itu benar dicuri atau ada kesalahan administrasi dari pihak Instalasi Farmasi Dinkes Polman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kita tidak tahu apakah hilangnya saat itu juga, seminggu sebelumnya, dua minggu sebelumnya atau tahun sebelumnya. Karena hilangnya masker ini ditemukan saat audit tahunan,&quot; jelas Rifai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu Polres Polman akan berusaha secepatnya untuk mengungkap kasus ini. Bahkan mereka akan secepatnya akan memeriksa pelapor serta meminta keterangan karyawan yang bekerja di kantor itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Secepatnya kita ungkap, kita tidak ingin kasus ini meresahkan masyarakat, karena dikaitkan dengan isu kelangkaan masker akibat virus corona sehingga masker milik dinkes dicuri,&quot; tutup Rifai.&lt;/p&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://mandarnews01.blogspot.com/feeds/5021512494303412005/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://mandarnews01.blogspot.com/2021/01/misteri-raibnya-20-ribu-masker-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5611950180637846958/posts/default/5021512494303412005'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5611950180637846958/posts/default/5021512494303412005'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://mandarnews01.blogspot.com/2021/01/misteri-raibnya-20-ribu-masker-di.html' title='Misteri Raibnya 20 Ribu Masker di Gudang Instalasi Farmasi Dinkes Polman'/><author><name>Polman news</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07663378148587162382</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNHCx1C78I6n9AvY8jNQgg1dYuFNXZ49A060EkAlckINiBCxY3gYGHK5J1GJNjeLSQNF8Sy52EsffNC06zoc-YCu5Y4Gk7dqvxrqACn1rGrN_pI-Xf0TV5K5nJrA2kHaYFNOXaKrZNue4/s72-c/049762300_1583487690-IMG-20200306-WA0045.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5611950180637846958.post-7313863095733460451</id><published>2021-01-13T08:59:00.001-08:00</published><updated>2021-01-13T08:59:16.829-08:00</updated><title type='text'>Aksi Pegiat Seni Polman Menangkal Corona</title><content type='html'>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhCNgwfKIxN5vDt3LTvKvW69aA1aC0od1klV_ourrPXU68A10WW22jdzji2cqkPAgyrJFggulQQT_Mx2xnBA1QLHS8oIUSpUUgajaeM9gr1z6oS9EPZYj2BZ0yhp9q9xBtUUxosc2XT_r4/s750/011291700_1586687745-IMG-20200412-WA0157.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;416&quot; data-original-width=&quot;750&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhCNgwfKIxN5vDt3LTvKvW69aA1aC0od1klV_ourrPXU68A10WW22jdzji2cqkPAgyrJFggulQQT_Mx2xnBA1QLHS8oIUSpUUgajaeM9gr1z6oS9EPZYj2BZ0yhp9q9xBtUUxosc2XT_r4/s16000/011291700_1586687745-IMG-20200412-WA0157.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polman - Sekelompok pemuda Dusun Paropo, Desa Mombi Kecamatan Alu, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat yang tergabung dalam Sanggar Seni Marendeng Paropo, berinisiatif membuat sabun antiseptik untuk disalurkan ke warga sekitar di tengah wabah Corona Covid-19.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Sanggar Seni Marendeng Paropo Rezki Amaliah mengatakan, pembagian sabun antiseptik itu merupakan wujud kepedulian terhadap penanganan dan pencegahan penyebaran Corona Covid-19.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mereka tergerak untuk mengajak masyarakat untuk dapat menjaga kebersihan diri, utamanya tangan setelah beraktivitas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Yang kami buat ini sabun untuk cuci tangan, untuk tahap awal kami target seratus botol sabun, karena bahan sabun juga sulit kami temukan dipasar,&quot; kata Rezki saat dihubungi Liputan6.com, Minggu (12/04/2020).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam proses pembuatannya, Rezki menuturkan, telah menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Seperti, membatasi anggota yang ditugaskan untuk membuat sabun antiseptik, sesuai dengan edaran pemerintah untuk tidak berkumpul.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Hanya lima orang anggota yang kami tugaskan, itupun wajib menggunakan masker dan mencuci tangan sebelum melakukan proses pembuatan sabun,&quot; tutur Rezki.&lt;/p&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://mandarnews01.blogspot.com/feeds/7313863095733460451/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://mandarnews01.blogspot.com/2021/01/aksi-pegiat-seni-polman-menangkal-corona.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5611950180637846958/posts/default/7313863095733460451'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5611950180637846958/posts/default/7313863095733460451'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://mandarnews01.blogspot.com/2021/01/aksi-pegiat-seni-polman-menangkal-corona.html' title='Aksi Pegiat Seni Polman Menangkal Corona'/><author><name>Polman news</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07663378148587162382</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhCNgwfKIxN5vDt3LTvKvW69aA1aC0od1klV_ourrPXU68A10WW22jdzji2cqkPAgyrJFggulQQT_Mx2xnBA1QLHS8oIUSpUUgajaeM9gr1z6oS9EPZYj2BZ0yhp9q9xBtUUxosc2XT_r4/s72-c/011291700_1586687745-IMG-20200412-WA0157.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5611950180637846958.post-4692998642447499720</id><published>2021-01-13T08:55:00.005-08:00</published><updated>2021-01-13T08:55:53.586-08:00</updated><title type='text'>Pesan di Sepucuk Surat dalam Temuan Bayi di Halaman Warga Polman</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_2hF9E8OUD3e7MXOm5SOEEgY3vWNM-3wt2VCzpqYua69WRaZZ8WgxqKTI7SsJ227qqe-xKkNxJTL2g043FfQY4exRfUwB-D61Jw8hkRTMIVbv5bKvTvnTwbaQC61ZxiG-VFaOfKosL7g/s750/066961500_1587270989-IMG_20200419_121819_301.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;416&quot; data-original-width=&quot;750&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_2hF9E8OUD3e7MXOm5SOEEgY3vWNM-3wt2VCzpqYua69WRaZZ8WgxqKTI7SsJ227qqe-xKkNxJTL2g043FfQY4exRfUwB-D61Jw8hkRTMIVbv5bKvTvnTwbaQC61ZxiG-VFaOfKosL7g/s16000/066961500_1587270989-IMG_20200419_121819_301.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;Polman - Malang betul nasib Nur Fatima Azzahrah bayi mungil yang ditemukan tergeletak di depan rumah salah seorang warga Desa Mirring, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polman, Sulawesi Barat, Sabtu malam (18/04/2020). Karena alasan kesulitan ekonomi ia dibuang oleh orang tuannya&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adnan, seorang warga Desa Mirring mengatakan, bayi malang itu ditemukan sekitar pukul 23:47 Wita. Bayi itu diperkirakan baru berusia empat bulan dan terdapat sepucuk surat didekatnya saat ia ditemukan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ada sepucuk surat yang ditulis oleh orang tua si bayi. Dalam surat itu, ia mengaku terpaksa melakukan tindakannya karena keterbatasan ekonomi,&quot; kata Adnan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Kasatreskrim Polres Polman AKP Syaiful Isnaini membenarkan penemuan bayi dibuang itu, menurutnya, masalah ekonomi menjadi alasan bayi itu dibuang oleh orang tuanya. Hal itu diperkuat dengan isi surat yang ditemukan bersama bayi itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Motifnya adalah ekonomi. Ibu bayi itu bermaksud membuang bayinya, ia menaruhnya di depan rumah warga bernama Appe (42) agar bayinya bisa dirawat di situ,&quot; ujar Syaiful.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Syaiful menambahkan, warga yang menemukan bayi langsung melaporkan kejadian itu ke aparat kepolisian. Saat ini pihak kepolisian masih menelusuri orang tua bayi malang itu dengan menyelidiki beberapa petunjuk yang mereka temukan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Salah satunya petunjuk dari media sosial Fecebook, dimana yang menemukan bayi tersebut menguggah foto bayi itu, kemudian ada salah satu netizen mengomentarinya dan menyebut itu bayinya,&quot; beber Syaiful.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, kata Syaiful, pihaknya sementara masih mendalami komentar netizen itu guna mendapatkan petunjuk mengenai keberadaan orang tua bayi itu. Sementara kondisi bayi itu, ia mengatakan, dalam keadaan yang baik dan sementara mendapatkan perawatan.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://mandarnews01.blogspot.com/feeds/4692998642447499720/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://mandarnews01.blogspot.com/2021/01/pesan-di-sepucuk-surat-dalam-temuan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5611950180637846958/posts/default/4692998642447499720'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5611950180637846958/posts/default/4692998642447499720'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://mandarnews01.blogspot.com/2021/01/pesan-di-sepucuk-surat-dalam-temuan.html' title='Pesan di Sepucuk Surat dalam Temuan Bayi di Halaman Warga Polman'/><author><name>Polman news</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07663378148587162382</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_2hF9E8OUD3e7MXOm5SOEEgY3vWNM-3wt2VCzpqYua69WRaZZ8WgxqKTI7SsJ227qqe-xKkNxJTL2g043FfQY4exRfUwB-D61Jw8hkRTMIVbv5bKvTvnTwbaQC61ZxiG-VFaOfKosL7g/s72-c/066961500_1587270989-IMG_20200419_121819_301.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>