<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" version="2.0">

<channel>
	<title>One Step Closer For Reading</title>
	<atom:link href="https://mengeja.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml"/>
	<link>https://mengeja.wordpress.com</link>
	<description>mengeja, membaca, spelling, reading</description>
	<lastBuildDate>Thu, 21 Apr 2011 23:05:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3724652</site><cloud domain="mengeja.wordpress.com" path="/?rsscloud=notify" port="80" protocol="http-post" registerProcedure=""/>
<image>
		<url>https://secure.gravatar.com/blavatar/dbadb1b945fd96aca38ffca4f8797847a871b09b6c33ccf137159452ecdcba52?s=96&amp;d=https%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>One Step Closer For Reading</title>
		<link>https://mengeja.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link href="https://mengeja.wordpress.com/osd.xml" rel="search" title="One Step Closer For Reading" type="application/opensearchdescription+xml"/>
	<atom:link href="https://mengeja.wordpress.com/?pushpress=hub" rel="hub"/>
	<itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:image href="http://mengeja.wordpress.com/avatar/inidanoe-128.jpg"/><itunes:subtitle>tanpa kurikulum, seragam dan upacara</itunes:subtitle><itunes:category text="Arts"><itunes:category text="Visual Arts"/></itunes:category><xhtml:meta content="noindex" name="robots" xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml"/><item>
		<title>Kretek, Sebuah Fakta Opini</title>
		<link>https://mengeja.wordpress.com/2011/04/22/kretek-sebuah-fakta-opini/</link>
					<comments>https://mengeja.wordpress.com/2011/04/22/kretek-sebuah-fakta-opini/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inidanoe]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Apr 2011 23:05:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ceritanya Nggambleh]]></category>
		<category><![CDATA[Cigarettes]]></category>
		<category><![CDATA[kebudayaan]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[kretek]]></category>
		<category><![CDATA[rokok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://mengeja.wordpress.com/?p=302</guid>

					<description><![CDATA[“Kretek itu tidak ada di AS, tidak ada di Eropa, atau negeri-negeri lain. Hanya ada di sini, khas Indonesia.” (Mark Hanusz, penulis buku Kretek: The Culture and Heritage of Indonesia·s Clove Cigarettes)             Sepertinya semua orang mengetahui apa itu rokok tapi tidak semua orang mengetahui perbedaan rokok dan kretek. Berbeda dengan rokok pada umumnya yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><em>“Kretek itu tidak ada di AS, tidak ada di Eropa, atau negeri-negeri lain. Hanya ada di sini, khas Indonesia.”</em></p>
<p align="center"><em>(Mark Hanusz, penulis buku Kretek: The Culture and Heritage of Indonesia·s Clove Cigarettes)</em></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">            Sepertinya semua orang mengetahui apa itu rokok tapi tidak semua orang mengetahui perbedaan rokok dan <em>kretek</em>. Berbeda dengan rokok pada umumnya yang hanya berbahan dasar tembakau, <em>kretek</em> selain menggunakan tembakau juga menggunakan cengkeh sebagai bahan dasar pembuatannya. Dari campuran cengkeh inilah nama <em>kretek</em> tercipta, karena ketika cengkeh yang bercampur dengan tembakau ini terbakar akan mengeluarkan bunyi <em>“keretek…keretek…”</em>. Cengkeh sendiri merupakan tanaman tropik asli Indonesia dan yang perlu diingat, tidak ada satupun rokok di dunia ini yang mencampurkan tembakau dengan cengkeh kecuali <em>kretek,</em> hanya di Indonesia.</p>
<p style="text-align:justify;">Rokok <em>kretek</em> yang telah lama dikenal di nusantara ini memang tidak jelas asal-usul terciptanya. Dalam Kisah Roro Mendut, diceritakan tentang seorang putri dari Pati yang dijadikan istri oleh Tumenggung Wiroguno (salah satu penglima perang kepercayaan Sultan Agung) menjual rokok <em>“klobot”</em> (rokok <em>kretek</em> yang menggunakan daun jagung kering sebagai pembungkusnya). Sedangkan menurut cerita yang hidup di kalangan para pekerja pabrik rokok, riwayat <em>kretek</em> bermula dari eksperimen Hadji Djamari sekitar akhir abad ke-19 di kota Kudus, Jawa Tengah yang mencampurkan cengkeng yang sudah diiris tipis dengan tembakau. Penemuan Hadji Djamari ini sepuluh tahun kemudian menjadi bahan dagangan yang laris manis di tangan Nitiseminto, hingga pada tahun 1908 usaha dagangnya terdaftar resmi dengan merek <em>“Tjap Bal Tiga”</em>.</p>
<p align="center">***<span id="more-302"></span></p>
<p style="text-align:justify;">            Hari ini ketika <em>kretek</em> berdiri sebagai penyumbang cukai terbesar dan industrinya dari hulu ke hilir melibatkan 30 juta orang lebih serta<em> </em>lahir dari industri yang 96% bahan bakunya menggunakan produk lokal, <em>kretek</em> ternyata banyak menuai kontroversi pro dan kontra. Industri rokok <em>kretek</em> sebagai industri nasional yang kuat berhadapan langsung dengan industri farmasi yang membawa isu-isu kesehatan dan kampanye anti rokok. Dalam hal ini, gencarnya kampanye anti rokok berlabel isu-isu kesehatan di tengah masyarakat Indonesia yang notabene perokok <em>kretek</em> (rokok yang merupakan produk <span style="text-decoration:line-through;">unggulan</span> dalam negeri), menjadi sesuatu yang menarik bagi saya.</p>
<p style="text-align:justify;">            Saya memang bukanlah seorang ahli dalam bidang kesehatan, bisnis industri ataupun politik konspirasi. Saya hanya mahasiswa semester akhir, <span style="text-decoration:line-through;">kebetulan</span> perokok aktif yang merasa tidak mendapat informasi objektif tentang rokok, <em>kretek</em> khususnya. Walaupun dengan berbekal akses internet, saya bisa melakukan pencarian informasi terkait rokok <em>kretek</em> dan menemukan beberapa fakta yang mengejutkan. Seperti, adanya konspirasi antara industri farmasi AS dengan <em>World Health Organization</em> (WHO) dalam kaitannya dengan strategi pasar dimana targetnya agar orang berhenti merokok dan untuk berhenti itu harus ada penanganan khusus dengan menggunakan obat-obat yang dikenal sebagai <em>Nicotine Replacement Therapy</em> (NRT). Banyaknya riset-riset yang tidak dapat dipertanggungjawabkan juga tidak berdasarkan kebenaran melainkan pesanan, dimana data, angka, statistik dan estimasi dimanipulasi sedemikian rupa hingga memojokkan industri rokok. Gagalnya studi kardiologi (ilmu tentang jantung dan penyakit jantung) menemukan hubungan antara serangan jantung dengan faktor-faktor resiko klasik seperti merokok dan tingkat kolesterol yang tinggi. Banyaknya hal lain yang lebih berbahaya dan merugikan kesehatan daripada rokok <em>kretek</em> (jika benar rokok <em>kretek</em> berbahaya dan merugikan kesehatan) seperti <em>handphone</em>, obesitas, minuman bersoda dan makanan siap saji yang pada kenyataannya tidak benar-benar disoroti seperti mereka para pemerhati kesehatan menyoroti rokok <em>kretek.</em> Hal ini tentunya menjadi tanda tanya tersendiri bagi saya jika benar mereka peduli pada kesehatan. Ditemukan juga aliran dana dari Michael R. Bloomberg yang memiliki kepentingan dalam bidang industri farmasi kepada berbagai organisasi, lembaga dan badan di Indonesia yang memiliki kekuatan untuk memojokkan industri rokok <em>kretek</em>. Diakusisinya 98% saham Sampoerna oleh Philip Morris dan 85% saham Bentoel oleh British American Tobacco (BAT), anehnya kedua produsen rokok putih (tanpa campuran cengkeh) tersebut sempat melakukan kampanye besar melawan peredaran rokok <em>kretek</em> dengan membawa isu kesehatan.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/googling-fix.jpg"><img data-attachment-id="304" data-permalink="https://mengeja.wordpress.com/2011/04/22/kretek-sebuah-fakta-opini/googling-fix/" data-orig-file="https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/googling-fix.jpg" data-orig-size="1366,768" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;Komunitas Kretek&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="googling fix" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/googling-fix.jpg?w=300" data-large-file="https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/googling-fix.jpg?w=500" class="aligncenter size-medium wp-image-304" title="googling fix" src="https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/googling-fix.jpg?w=300&#038;h=168" alt=""   srcset="https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/googling-fix.jpg?w=300 300w, https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/googling-fix.jpg?w=150 150w" sizes="(max-width: 426px) 100vw, 426px" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">              Ah sudahlah, seperti yang saya katakan di atas, saya tidak memiliki kompetensi apapun untuk menjelaskan fakta-fakta yang <span style="text-decoration:line-through;">banyak disembunyikan</span> saya temukan di atas. Saya sebagai seorang <span style="text-decoration:line-through;">yang kebetulan</span> perokok aktif hanya ingin mengatakan bahwa sebagai perokok saya mendapat perlakuan yang diskriminatif dan tidak jarang menjadi objek <em>bullying</em> dari berbagai pihak. Apa bukan diskriminatif namanya jika hampir seluruh informasi tentang rokok <em>kretek</em> yang dengan gampang kita temui selalu saja menyoroti sisi buruk dari merokok? Saya dan saya pikir ribuan bahkan jutaan orang lainnya seakan dipaksa untuk percaya kepada para dokter dan para ahli kesehatan tentang efek buruk rokok terhadap kesehatan. Seakan-akan mereka adalah utusan Tuhan yang dapat menentukan usia dan menjustifikasi kesehatan para perokok. Sekali lagi saya tidak hendak membahas kemungkinan mereka melakukan riset pesanan karena itu memang bukan wilayah saya, hanya saja saya tidak bisa menerima kenyataan ketika mereka tidak memberikan porsi yang sepadan tentang berbagai macam produk selain rokok yang <span style="text-decoration:line-through;">ternyata lebih berbahaya</span> juga merugikan kesehatan. Tidak pernah juga dijelaskan mengapa banyak orang-orang di sekitar saya yang bisa mencapai usia tua bahkan ketika mereka adalah perokok yang sangat aktif. Mengapa banyak atlet yang tetap berprestasi walaupun mereka juga perokok aktif. Saat inipun isu yang mengabarkan rokok bertanggung jawab terhadap penurunan kemampuan intelektualitas seseorang tidak diimbangi dengan kenyataan banyaknya orang-orang yang memiliki intelektualitas tinggi dan mereka juga adalah perokok aktif. Kita tentu tidak bisa memungkiri kecerdasan intelektualitas yang dimiliki oleh seorang tokoh nasional kita, Agus Salim dan sastrawan terbesar Indonesia, Pramoedya Ananta Toer, sama seperti kita tidak bisa memungkiri kenyataan bahwa mereka berdua adalah perokok <em>kretek</em> kelas berat. Pada titik ini saya tidak berdiri sebagai seseorang yang pro rokok <em>kretek</em> tetapi saya berdiri sebagai seseorang yang pro informasi karena saya merasa hak-hak saya untuk mendapatkan informasi dan ilmu pengetahuan telah dikebiri.</p>
<p style="text-align:justify;">            Sebagai perokok aktif dan warga negara yang merdeka, saya merasa terasingkan dan kemerdekaan saya dirampas. Bagaimana tidak, ketika sistem membentuk masyarakat bersikap <span style="text-decoration:line-through;">antipati</span> sinis terhadap para perokok yang dianggap sebagai pemelihara sumber penyakit maka secara langsung sistem tersebut mengasingkan para perokok dari masyarakatnya sendiri. Mencabut hak-hak kemerdekaan para perokok untuk bermasyarakat dan bahkan kemerdekaan terhadap diri sendiri. Hingga secara tidak langsung akan “membunuh” mereka, para perokok <span style="text-decoration:line-through;">yang budiman</span>.</p>
<p align="center">***</p>
<p align="center"><em>“Jika terus seperti ini. Pada akhirnya saya memang akan mati, bukan dibunuh oleh kretek yang saya hisap tetapi oleh sistem yang tercipta demi kepentingan entah siapa.”</em></p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align:center;" align="center">Salam.</p>
<pre><em>Refrensi:</em>
<a href="http://www.scribd.com/doc/47821986/Mencintai-kretek-sebagian-dari-iman" target="_blank"><em>http://www.scribd.com/doc/47821986/Mencintai-kretek-sebagian-dari-iman</em></a>
<a href="http://www.komunitaskretek.or.id/serpih-7-pramoedya-ananta-toer-anak-bodoh-yang-pendek-umur.html" target="_blank"><em>http://www.komunitaskretek.or.id/serpih-7-pramoedya-ananta-toer-anak-bodoh-yang-pendek-umur.html</em></a>
<a href="http://belajarsejarah.com/?detail=beritanya&amp;id=17&amp;kode=4" target="_blank"><em>http://belajarsejarah.com/?detail=beritanya&amp;id=17&amp;kode=4</em></a>
<a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kretek" target="_blank"><em>http://id.wikipedia.org/wiki/Kretek</em></a>
<a href="http://kretekmataraman.blogspot.com/2011/04/melindungi-aset-bangsa_10.html" target="_blank"><em>http://kretekmataraman.blogspot.com/2011/04/melindungi-aset-bangsa_10.html</em></a></pre>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mengeja.wordpress.com/2011/04/22/kretek-sebuah-fakta-opini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>12</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">302</post-id>
		<media:content medium="image" url="https://2.gravatar.com/avatar/ef6c070abc89001b7aaa50d1c48eeded4880b5fdff2fff036b895a48d2dde601?s=96&amp;d=https%3A%2F%2F2.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96">
			<media:title type="html">iniDanoe</media:title>
		</media:content>

		<media:content medium="image" url="https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/04/googling-fix.jpg?w=300">
			<media:title type="html">googling fix</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sekilas Info</title>
		<link>https://mengeja.wordpress.com/2011/03/10/sekilas-info/</link>
					<comments>https://mengeja.wordpress.com/2011/03/10/sekilas-info/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inidanoe]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Mar 2011 06:00:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ceritanya Curhat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://mengeja.wordpress.com/?p=295</guid>

					<description><![CDATA[Hari Baik&#8230; Lama sekali rasanya tidak mengupdate blog ini&#8230;. maaf 😦 Ada blog lain yang lebih banyak menyita perhatian saya, jika berkenan silahken dikunjungi&#8230; Eye Picks, Shutter Clicks. ini blog galleri fotoku&#8230; :&#8221;) iniDanu ituSudah..!! ini blog apasajanya yg menarik buatku 🙂 Salam. &#160; Posted with WordPress for iniDanoe. &#124;&#124; Twitter: @inidanoe]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Hari Baik&#8230;</p>
<p>Lama sekali rasanya tidak mengupdate blog ini&#8230;. maaf <img src="https://s0.wp.com/wp-content/mu-plugins/wpcom-smileys/twemoji/2/72x72/1f626.png" alt="😦" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>
<p>Ada blog lain yang lebih banyak menyita perhatian saya, jika berkenan silahken dikunjungi&#8230;</p>
<ul>
<li>
<h3 id="blog-title"><a title="Eye Picks, Shutter Clicks." href="http://danoegraphy.tumblr.com/" target="_blank">Eye Picks, Shutter Clicks. </a></h3>
</li>
</ul>
<p>ini blog galleri fotoku&#8230; :&#8221;)</p>
<ul>
<li>
<h3><a title="iniDanu ituSudah..!!" href="http://inidanoe.tumblr.com/" target="_blank">iniDanu ituSudah..!!</a></h3>
</li>
</ul>
<p>ini blog apasajanya yg menarik buatku <img src="https://s0.wp.com/wp-content/mu-plugins/wpcom-smileys/twemoji/2/72x72/1f642.png" alt="🙂" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>
<p>Salam.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Posted with WordPress for iniDanoe. || Twitter: @inidanoe</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mengeja.wordpress.com/2011/03/10/sekilas-info/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>9</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">295</post-id>
		<media:content medium="image" url="https://2.gravatar.com/avatar/ef6c070abc89001b7aaa50d1c48eeded4880b5fdff2fff036b895a48d2dde601?s=96&amp;d=https%3A%2F%2F2.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96">
			<media:title type="html">iniDanoe</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Untukmu, semoga terbaca</title>
		<link>https://mengeja.wordpress.com/2011/01/27/untukmu-semoga-terbaca/</link>
					<comments>https://mengeja.wordpress.com/2011/01/27/untukmu-semoga-terbaca/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inidanoe]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Jan 2011 21:22:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ceritanya Curhat]]></category>
		<category><![CDATA[jiwa hati mata pandangan baik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://mengeja.wordpress.com/2011/01/27/untukmu-semoga-terbaca/</guid>

					<description><![CDATA[Pasti aku sudah begitu buruknya di matamu, namun seperti yang kamu tahu, aku tidak akan berusaha mengubah pandanganmu padaku menjadi lebih baik. Lihatlah apa yang ingin kamu lihat, aku tidak akan mengarahkanmu. Satu hal yang ingin aku sampaikan, kamu tidak akan pernah bisa melihat hati dan kedalaman jiwaku, bahkan ketika kamu sendiri ada disana. Salam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pasti aku sudah begitu buruknya di matamu, namun seperti yang kamu tahu, aku tidak akan berusaha mengubah pandanganmu padaku menjadi lebih baik. Lihatlah apa yang ingin kamu lihat, aku tidak akan mengarahkanmu. Satu hal yang ingin aku sampaikan, kamu tidak akan pernah bisa melihat hati dan kedalaman jiwaku, bahkan ketika kamu sendiri ada disana. Salam sejahtera, semoga kamu membacanya. </p>
<p>Posted with WordPress for iniDanoe. || Twitter: @inidanoe</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mengeja.wordpress.com/2011/01/27/untukmu-semoga-terbaca/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>15</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">291</post-id>
		<media:content medium="image" url="https://2.gravatar.com/avatar/ef6c070abc89001b7aaa50d1c48eeded4880b5fdff2fff036b895a48d2dde601?s=96&amp;d=https%3A%2F%2F2.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96">
			<media:title type="html">iniDanoe</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Aku dan yang kutahu</title>
		<link>https://mengeja.wordpress.com/2010/04/06/aku-dan-yang-kutahu/</link>
					<comments>https://mengeja.wordpress.com/2010/04/06/aku-dan-yang-kutahu/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inidanoe]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Apr 2010 00:37:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ceritanya Nggambleh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://mengeja.wordpress.com/?p=281</guid>

					<description><![CDATA[Aku tidak tahu tentang banyak hal, tetapi aku tahu bahwa &#8220;AKU MENCINTAIMU&#8221;. Sedang tentang seberapa besar rasa cintaku padamu, biarlah itu menjadi rahasiaku dan hanya aku yang tahu.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/04/2345770935_51019ffc4b.jpg"><img data-attachment-id="279" data-permalink="https://mengeja.wordpress.com/2010/04/06/aku-dan-yang-kutahu/2345770935_51019ffc4b/" data-orig-file="https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/04/2345770935_51019ffc4b.jpg" data-orig-size="354,500" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="love what.?" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/04/2345770935_51019ffc4b.jpg?w=212" data-large-file="https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/04/2345770935_51019ffc4b.jpg?w=354" class="aligncenter size-medium wp-image-279" title="love what.?" src="https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/04/2345770935_51019ffc4b.jpg?w=212&#038;h=300" alt="" width="212" height="300" srcset="https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/04/2345770935_51019ffc4b.jpg?w=212 212w, https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/04/2345770935_51019ffc4b.jpg?w=106 106w, https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/04/2345770935_51019ffc4b.jpg 354w" sizes="(max-width: 212px) 100vw, 212px" /></a></p>
<p><span id="more-281"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Aku tidak tahu tentang banyak hal, tetapi aku tahu bahwa &#8220;AKU MENCINTAIMU&#8221;. Sedang tentang seberapa besar rasa cintaku padamu, biarlah itu menjadi rahasiaku dan hanya aku yang tahu.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mengeja.wordpress.com/2010/04/06/aku-dan-yang-kutahu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>29</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">281</post-id>
		<media:content medium="image" url="https://2.gravatar.com/avatar/ef6c070abc89001b7aaa50d1c48eeded4880b5fdff2fff036b895a48d2dde601?s=96&amp;d=https%3A%2F%2F2.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96">
			<media:title type="html">iniDanoe</media:title>
		</media:content>

		<media:content medium="image" url="https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/04/2345770935_51019ffc4b.jpg?w=212">
			<media:title type="html">love what.?</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Aneh</title>
		<link>https://mengeja.wordpress.com/2009/11/21/aneh/</link>
					<comments>https://mengeja.wordpress.com/2009/11/21/aneh/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inidanoe]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 04:12:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ceritanya Curhat]]></category>
		<category><![CDATA[aneh]]></category>
		<category><![CDATA[edan]]></category>
		<category><![CDATA[G-String]]></category>
		<category><![CDATA[orange]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://mengeja.wordpress.com/?p=276</guid>

					<description><![CDATA[&#160; Pakaian oranye ketat dengan G-String di luar dan penutup mata, ada yang merasa itu aneh? hohohoho&#8230; bagi saya pribadi, itu sangat menggelikan, karena memang saya sangat tidak familiar dengan pakaian seperti itu. Aneh. Apa ada yang merasa tidak aneh dengan sosok di atas..?? :p]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/11/orangedan.jpg"><img data-attachment-id="275" data-permalink="https://mengeja.wordpress.com/2009/11/21/aneh/orangedan/" data-orig-file="https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/11/orangedan.jpg" data-orig-size="536,800" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="orangedan" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/11/orangedan.jpg?w=201" data-large-file="https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/11/orangedan.jpg?w=500" class="aligncenter size-medium wp-image-275" title="orangedan" src="https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/11/orangedan.jpg?w=201&#038;h=300" alt=""   srcset="https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/11/orangedan.jpg?w=201 201w, https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/11/orangedan.jpg?w=305 305w, https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/11/orangedan.jpg?w=101 101w, https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/11/orangedan.jpg 536w" sizes="(max-width: 305px) 100vw, 305px" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align:center;">Pakaian oranye ketat dengan G-String di luar dan penutup mata, ada yang merasa itu aneh? hohohoho&#8230; bagi saya pribadi, itu sangat menggelikan, karena memang saya sangat tidak familiar dengan pakaian seperti itu. Aneh. Apa ada yang merasa tidak aneh dengan sosok di atas..?? :p</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mengeja.wordpress.com/2009/11/21/aneh/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>27</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">276</post-id>
		<media:content medium="image" url="https://2.gravatar.com/avatar/ef6c070abc89001b7aaa50d1c48eeded4880b5fdff2fff036b895a48d2dde601?s=96&amp;d=https%3A%2F%2F2.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96">
			<media:title type="html">iniDanoe</media:title>
		</media:content>

		<media:content medium="image" url="https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/11/orangedan.jpg?w=201">
			<media:title type="html">orangedan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dan</title>
		<link>https://mengeja.wordpress.com/2009/11/16/dan/</link>
					<comments>https://mengeja.wordpress.com/2009/11/16/dan/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inidanoe]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 05:58:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ceritanya cerita-cerita fiktif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://mengeja.wordpress.com/?p=271</guid>

					<description><![CDATA[Dan ketika kesedihan memaksa badai bergemuruh di rongga dadaku, hadirmulah yang mampu menenangkannya. Dan hanya genggaman, juga rangkulan tanganmu yang mengubah kobaran api di hatiku menjadi kesejukan yang tak terbantahkan. Dan tak ada satupun dari berjuta bidadari yang mampu menghadirkan kedamaian seperti yang kau suguhkan. Dan kamu adalah satu-satunya yang bisa membuatku jatuh cinta berkali-kali. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" data-attachment-id="273" data-permalink="https://mengeja.wordpress.com/2009/11/16/dan/penggodan-shepia-2/" data-orig-file="https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/11/penggodan-shepia1.jpg" data-orig-size="729,431" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="penggodan shepia" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/11/penggodan-shepia1.jpg?w=300" data-large-file="https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/11/penggodan-shepia1.jpg?w=500" class="aligncenter size-medium wp-image-273" title="penggodan shepia" src="https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/11/penggodan-shepia1.jpg?w=300&#038;h=177" alt="penggodan shepia"   srcset="https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/11/penggodan-shepia1.jpg?w=300 300w, https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/11/penggodan-shepia1.jpg?w=327 327w, https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/11/penggodan-shepia1.jpg?w=654 654w, https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/11/penggodan-shepia1.jpg?w=150 150w" sizes="(max-width: 327px) 100vw, 327px" /></p>
<p style="text-align:center;"><em>Dan ketika kesedihan memaksa badai bergemuruh di rongga dadaku, hadirmulah yang mampu menenangkannya.</em></p>
<p style="text-align:center;"><em>Dan hanya genggaman, juga rangkulan tanganmu yang mengubah kobaran api di hatiku menjadi kesejukan yang tak terbantahkan.</em></p>
<p style="text-align:center;"><em>Dan tak ada satupun dari berjuta bidadari yang mampu menghadirkan kedamaian seperti yang kau suguhkan.</em></p>
<p style="text-align:center;"><em>Dan kamu adalah satu-satunya yang bisa membuatku jatuh cinta berkali-kali.</em></p>
<p style="text-align:center;"><em>Dan saat bersamamu, aku tak membutuhkan apapun lagi.</em></p>
<p style="text-align:center;"><em>Dan kamulah satu-satunya bagiku.</em></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:left;">*Sumber Foto : Googling <img src="https://s0.wp.com/wp-content/mu-plugins/wpcom-smileys/twemoji/2/72x72/1f600.png" alt="😀" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mengeja.wordpress.com/2009/11/16/dan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>15</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">271</post-id>
		<media:content medium="image" url="https://2.gravatar.com/avatar/ef6c070abc89001b7aaa50d1c48eeded4880b5fdff2fff036b895a48d2dde601?s=96&amp;d=https%3A%2F%2F2.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96">
			<media:title type="html">iniDanoe</media:title>
		</media:content>

		<media:content medium="image" url="https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/11/penggodan-shepia1.jpg?w=300">
			<media:title type="html">penggodan shepia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sebuah Posting Berjudul Dilemma.</title>
		<link>https://mengeja.wordpress.com/2009/09/17/sebuah-posting-berjudul-dilemma/</link>
					<comments>https://mengeja.wordpress.com/2009/09/17/sebuah-posting-berjudul-dilemma/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inidanoe]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Sep 2009 19:17:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ceritanya Curhat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://mengeja.wordpress.com/?p=265</guid>

					<description><![CDATA[Gk tau kenapa, tiba-tiba aku niat banget mbongkar mbongkar file tempo dulu. Ketawa-tawa sendiri. Ngeliat proses yang aku lakukan., lucu sekaligus ironi. Beberapa bagian dalam hidupku ternya tidak berkembang ke arah yang lebih baik., tetapi semakin buruk. Huufff&#8230;jadi merasa membuang waktu percuma. Whateva lah&#8230;paling nggak aku sekarang bisa instropeksi diri and mencoba melangkah ke arah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Gk tau kenapa, tiba-tiba aku niat banget mbongkar mbongkar file tempo dulu. Ketawa-tawa sendiri. Ngeliat proses yang aku lakukan., lucu sekaligus ironi. Beberapa bagian dalam hidupku ternya tidak berkembang ke arah yang lebih baik., tetapi semakin buruk. Huufff&#8230;jadi merasa membuang waktu percuma. Whateva lah&#8230;paling nggak aku sekarang bisa instropeksi diri and mencoba melangkah ke arah yang lebih baik. Semoga aku kuat dalam melangkah.</p>
<p style="text-align:justify;">Waktu mbongkar file-file tempo dulu., aku nemuin sebuah tulisan berjudul <strong>DILEMMA</strong>. Tulisan itu sempat di posting di salah satu Blog yang tenar banget oleh blogger yang juga tenar pada masanya. Waktu baca itu aku jadi inget masa-masa aktif di organisasi., masa-masa belajar mencintai., masa-masa terlalu banyak protes dan masa-masa menemukan teman yang bisa kupercaya melebihi saudara. Potongan dari postingan itu dan sebuah komen akan saya kutip di sini. Ini lah dia tulisan itu&#8230;&#8230;.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-265"></span></p>
<div>
<blockquote>
<p style="text-align:right;"><em>Saya memutuskan untuk berhenti. Hanya sementara. Berhenti dari aktivitas saya sebagai kader <strong>xxxxxx</strong>. Saya akan menghilang dari cabang, begitu pula dari komisariat. Tidak akan menghadiri rapat jenis apapun yang diadakan oleh cabang walaupun sang Ketum sendiri yang mengundang.</em></p>
<p style="text-align:right;"><em>Saya akan istirahat. Hanya sesaat. Melepaskan sejenak posisi &#8211; posisi yang saya emban. Menjauhkan diri dari interaksi jenis apapun dengan hal &#8211; hal yang berbau pengkaderan.</em></p>
<p style="text-align:right;"><em>Saya tahu, tak mungkin melepaskan atribut saya sebagai kader </em><em><strong>xxxxxx. </strong></em><em>Saya toh bangga menjadi bagian dari organisasi mahasiswa berusia lebih dari #### tahun itu. Di mana pun saya, apapun yang saya lakukan, kebanggaan akan identitas saya itu tidak akan hilang. </em><em><strong>xxxxxx </strong></em><em>adalah jati diri saya. Nafas kehidupan saya.</em></p>
<p style="text-align:right;"><em>Saya sangat mengerti. Betapa saya mencintai organisasi ini. Betapa banyak pelajaran yang saya dapatkan. Dan sungguh, saya menulis ini dengan derai air mata kesakitan karena bayangan perpisahan.</em></p>
<p style="text-align:right;"><em>Mengapa saya mengambil keputusan menyakitkan ini? Sederhana saja. Saya tidak mau diusung ke kursi kepresidenan fakultas pada pemira mendatang.</em></p>
<p style="text-align:right;"><em>Alasannya? Saya tidak berminat dinaikkan oleh sekelompok hipokrit yang menamai dirinya </em><em><strong>xxxxxx. </strong></em><em>Segolongan pencari keuntungan pribadi yang berlindung di balik jubah pengkaderan. Sejumlah mahasiswa yang mengaku aktivis melalui cara &#8211; cara penggelembungan suara setiap kali pemira.</em></p>
<p style="text-align:right;"><em>Tanpa penggelembungan suara pun, saya pasti menang pemira kali ini. Itu seandainya saya bersedia. Tapi saya tidak mau. Hak &#8211; hak mahasiswa yang tidak tahu apa &#8211; apa akan dikebiri oleh mereka yang bermain politik di area kampus.</em></p>
<p style="text-align:right;"><em>Saya tidak memiliki saingan berat. Ada 3 parpol besar dan dua di antaranya sudah berbaiat setia kepada saya. Sedangkan yang satu lagi tidak memiliki kader yang pamornya sekuat saya. Jadi, hanya dengan kuasa tuhan saya bisa dikalahkan.</em></p>
<p style="text-align:right;"><em>Tapi, atas nama keadilan dan nurani, saya menolak. Saya sungguh tidak mau menjadi salah satu setan berjas almamater yang berteriak &#8211; teriak soal pemerataan sosial tapi justru berfoya &#8211; foya dengan uang rakyat. Konsekuensi dari keengganan saya adalah permusuhan. Tuduhan pengkhianatan. Celaan karena tidak berkontribusi. Tapi saya lebih memilih dihinakan untuk menjadi lebih terhormat.</em></p>
<p style="text-align:right;"><em>Kita andaikan bila saya bersedia dan berhasil menyandang gelar sebagai presiden. Lantas apa? Kebanggaan itu cuma sehari. Sisanya bencana. Mereka yang tadi mengusung saya kini bisa tertawa dan menyombongkan diri ke mana &#8211; mana. Mendapatkan nama besar di kalangan aktivis </em><em><strong>xxxxxx</strong></em><em> lainnya. Bahkan memuluskan jalur karir sebagian besar dari mereka di lingkup organisasi.</em></p>
<p style="text-align:right;"><em>Dan saya ditinggalkan. Sendiri. Kelimpungan mengurusi organisasi intra yang saya menangi pemiranya. Menyelenggarakan kegiatan bagi mahasiswa namun sisa uangnya akan masuk ke partai. Dan mahasiswa lain tak tahu apa &#8211; apa.</em></p>
<p style="text-align:right;"><em>Mereka yang tadinya mengelukan saya tidak akan membantu. Toh tujuan mereka sudah tercapai. Nama besar, pengkaderan, dan tentu saja uang. Saya sendiri.</em></p>
<p style="text-align:right;"><em>Mungkin banyak yang akan beranggapan bahwa saya bodoh. Banyak yang mengincar posisi tersebut dan saya malah menolaknya. Silakan berpendapat sesuka Anda. Ini toh hidup dan idealisme saya. Bila ada yang menginginkan kursi itu silakan saja, saya bahkan akan membantu nanti setelah dia terpilih.</em></p>
<p style="text-align:right;"><em>Saya menulis ini denga perasaan sakit yang tiada tara. Membayangkan akan berpisah, walau untuk sementara, dengan organisasi yang sudah mengisi jaluran darah saya. Organisasi yang saya bela sampai bertengkar dengan beberapa orang. Tapi toh saya tetap cinta.</em></p>
<p style="text-align:right;"><em>Saya mengerti perasaan almarhum Ahmad Wahib kini, saat ia memutuskan untuk keluar dari HMI. Padahal saya tidak keluar, hanya beristirahat sejenak dari kegiatan organisasi. Dua bulan ini akan sangat menyakitkan bagi saya.</em></p>
</blockquote>
<blockquote>
<p style="text-align:right;"><strong><span style="color:#ff0000;"><em>Sajak ini pendek saja</em></span></strong></p>
<p style="text-align:right;"><strong><span style="color:#ff0000;"><em>Hanya berisi kepedihan yang menjelma jadi kata</em></span></strong></p>
<p style="text-align:right;"><strong><span style="color:#ff0000;"><em>Hidupku adalah kau</em></span></strong></p>
<p style="text-align:right;"><strong><span style="color:#ff0000;"><em>Hidupmu adalah aku</em></span></strong></p>
<p style="text-align:right;"><strong><span style="color:#ff0000;"><em>Maka sungguh pun kita satu</em></span></strong></p>
<p style="text-align:right;"><strong><span style="color:#ff0000;"><em><br />
</em></span></strong></p>
</blockquote>
</div>
<div style="text-align:justify;">Dan sebuah komen dari orang yang tulisan-tulisannya kerap menjadi inspirasi bagiku., inilah komennya :</div>
<blockquote>
<div style="text-align:right;"><em>Maaf..sy rasa tulisan ini perlu diberikan informasi yang proporsional, bisa jadi orang yg blm paham benar ttg kepentingan apa yg dibawa oleh organsasi ekstra kampus, malah memandang mentah2 bahwa ekstra kampus adalah organsasi yng HANYA bersifat mencari keuntungan semata. padahal kan tdk begitu sepenuhnya.. its OK, sy jg bkn kader apa2, tp sy memandang, yg namanya HIDUP ITU HARUS BERPIHAK.. dan saat itu, ketika Saudara diminta oleh parpol yg berlatar belakang </em><em><strong>xxxxxx</strong></em><em> utk jd Presma Fak adlah puncak dmn keberpihakan Saudara dimintai tgg jawab besar.. its OK klo kita mau bicara masalah independensi dan idealisme, skrg mana sih yg independen,sebutkan mahasiswa mana yg independen memperjuangkan hak2 utk Rakyat, murni! jadi mnrt sy tinggal sikap kita, klo memang nantinya Saudara jd Presma atau tidak, bgmn caranya agar jaringan yg Saudara pnya menjadi bermanfaat utk semua mahasiswa kan..<br />
humm.. maaf klo ikut campur urusan negara orang.. see u !</em></div>
</blockquote>
<div style="text-align:justify;">Dua tulisan yang luar biasa buatku. Benar-benar menginspirasiku. Berbicara idealisme., keberpihakan., pengorbanan., perjuangan., cinta. Tulisan yang benar-benar membangkitkanku. Thanks banget buat dua orang yang luar biasa. Aku pikir kalian tidak mau nama kalian tertulis di postingan ini., jadi ya saya tidak menulis nama kalian. Sebuah anugerah buat saya bisa mengenal anda. Selamat Ramadhan. Selamat Idul Fitri. Selamat menjalani hidup yang lebih baik.</div>
<div style="text-align:justify;"><img class="aligncenter" title="Harusnya Kembar." src="https://danoegraphy.files.wordpress.com/2009/08/dsc02016.jpg?w=398&#038;h=266" alt="" width="398" height="266" /></div>
<div id="_mcePaste" style="overflow:hidden;position:absolute;left:-10000px;top:1469px;width:1px;height:1px;">Bu..sy rasa tulisan ini perlu diberikan informasi yang proporsional, bisa jadi orang yg blm paham benar ttg kepentingan apa yg dibawa oleh organsasi ekstra kampus, malah memandang mentah2 bahwa ekstra kampus adalah organsasi yng HANYA bersifat mencari keuntungan semata. padahal kan tdk begitu sepenuhnya.. its OK, sy jg bkn kader apa2, tp sy memandang, yg namanya HIDUP ITU HARUS BERPIHAK Bu.. dan saat itu, ketika hana diminta oleh parpol yg berlatar belakang HMI utk jd Presma Fak adlah puncak dmn keberpihakan Hana dimintai tgg jawab besar.. its OK klo kita mau bicara masalah independensi dan idealisme, skrg mana sih yg indepnde,sebutkan mahasiswa mana yg independen memperjuangkan hak2 utk Rakyat, murni! jadi mnrt sy tinggal sikap kita Bu, klo memang nantinya Hana jd Presma atau tidak, bgmn caranya agar jaringan yg hana pnya menjadi bermanfaat utk semua mahasiswa kan..<br />
humm.. maaf klo ikut campur urusan negara orang.. see u !</div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mengeja.wordpress.com/2009/09/17/sebuah-posting-berjudul-dilemma/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>6</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">265</post-id>
		<media:content medium="image" url="https://2.gravatar.com/avatar/ef6c070abc89001b7aaa50d1c48eeded4880b5fdff2fff036b895a48d2dde601?s=96&amp;d=https%3A%2F%2F2.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96">
			<media:title type="html">iniDanoe</media:title>
		</media:content>

		<media:content medium="image" url="http://danoegraphy.files.wordpress.com/2009/08/dsc02016.jpg">
			<media:title type="html">Harusnya Kembar.</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penantian</title>
		<link>https://mengeja.wordpress.com/2009/07/15/penantian/</link>
					<comments>https://mengeja.wordpress.com/2009/07/15/penantian/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inidanoe]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2009 16:51:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ceritanya cerita-cerita fiktif]]></category>
		<category><![CDATA[Ceritanya Curhat]]></category>
		<category><![CDATA[beautiful]]></category>
		<category><![CDATA[foto]]></category>
		<category><![CDATA[nature]]></category>
		<category><![CDATA[photo]]></category>
		<category><![CDATA[sky]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://mengeja.wordpress.com/?p=261</guid>

					<description><![CDATA[Hingga pada suatu titik., penantian itu tak lg mengharap pertemuan. Dan tiap hembusan nafas adalah hitungan mundur menuju kematian., tak ada lg udara yang terhirup namun sesak juga tak kunjung menyapa.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" title="not a vanilla sky" src="https://danoegraphy.files.wordpress.com/2009/07/sore-di-pembuangan-sampah-semarang1.jpg?w=610&#038;h=144" alt="" width="610" height="144" /></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;">Hingga pada suatu titik., penantian itu tak lg mengharap pertemuan. Dan tiap hembusan nafas adalah hitungan mundur menuju kematian., tak ada lg udara yang terhirup namun sesak juga tak kunjung menyapa.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mengeja.wordpress.com/2009/07/15/penantian/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>23</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">261</post-id>
		<media:content medium="image" url="https://2.gravatar.com/avatar/ef6c070abc89001b7aaa50d1c48eeded4880b5fdff2fff036b895a48d2dde601?s=96&amp;d=https%3A%2F%2F2.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96">
			<media:title type="html">iniDanoe</media:title>
		</media:content>

		<media:content medium="image" url="http://danoegraphy.files.wordpress.com/2009/07/sore-di-pembuangan-sampah-semarang1.jpg">
			<media:title type="html">not a vanilla sky</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mau [gk] Percaya.</title>
		<link>https://mengeja.wordpress.com/2009/07/07/mau-gk-percaya/</link>
					<comments>https://mengeja.wordpress.com/2009/07/07/mau-gk-percaya/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inidanoe]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jul 2009 11:49:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ceritanya cerita-cerita fiktif]]></category>
		<category><![CDATA[Ceritanya Curhat]]></category>
		<category><![CDATA[baik]]></category>
		<category><![CDATA[buruk]]></category>
		<category><![CDATA[percaya]]></category>
		<category><![CDATA[semoga]]></category>
		<category><![CDATA[yakin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://mengeja.wordpress.com/?p=256</guid>

					<description><![CDATA[Masalah kepercayaan memang terletak pada diri sendiri. Seburuk apapun kamu, selama aku tetap mempercayaimu sebagai seseorang yang sangat baik, kamu akan tetap selalu menjadi yang terbaik buatku. Begitupun sebaliknya, sebaik apapun kamu, selama aku tetap mempercayaimu sebagai seseorang yang sangat buruk, kamu akan tetap selalu menjadi yang palik buruk buatku. Selamanya ini hanyalah masalahku. Hati [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Masalah kepercayaan memang terletak pada diri sendiri. Seburuk apapun kamu, selama aku tetap mempercayaimu sebagai seseorang yang sangat baik, kamu akan tetap selalu menjadi yang terbaik buatku. Begitupun sebaliknya, sebaik apapun kamu, selama aku tetap mempercayaimu sebagai seseorang yang sangat buruk, kamu akan tetap selalu menjadi yang palik buruk buatku. Selamanya ini hanyalah masalahku. Hati dan pikiranku yang menentukannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Sampai saat ini aku masih menganggapmu baik-baik saja dan sebenarnya kamu memang baik-baik saja.  Semua yang menggangguku setelah aku pikir lagi memang sangat wajar. Sangat wajar memang jika orang-orang melakukan hal-hal yang kamu lakukan. Mencari dan berusaha mendapatkan segala yang baik untuk dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. Sangat wajar dan aku coba tekankan jika itu sangat baik. Sampai saat ini aku masih tetap beranggapan itu baik. Kamu baik. Entah esok pun entah beberapa detik kedepan.</p>
<p style="text-align:justify;"><img loading="lazy" data-attachment-id="257" data-permalink="https://mengeja.wordpress.com/2009/07/07/mau-gk-percaya/sedot-darah/" data-orig-file="https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/07/sedot-darah.jpg" data-orig-size="400,319" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="sedot darah" data-image-description="" data-image-caption="" data-medium-file="https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/07/sedot-darah.jpg?w=300" data-large-file="https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/07/sedot-darah.jpg?w=400" class="aligncenter size-medium wp-image-257" title="sedot darah" src="https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/07/sedot-darah.jpg?w=300&#038;h=239" alt="sedot darah" width="300" height="239" srcset="https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/07/sedot-darah.jpg?w=300 300w, https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/07/sedot-darah.jpg?w=150 150w, https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/07/sedot-darah.jpg 400w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p style="text-align:justify;">Aku tidak tahu, entah kapan aku berhenti menganggap semua tindakanmu itu baik. Semoga saja aku masih tetap bisa mempercayaimu. Mempercayai jika mencari tambang dan mengeruk habis semua isinya lalu meninggalkannya untuk mencari tambang lain itu adalah hal yang baik. Semoga saja aku masih bisa mempercayaimu untuk hal itu, jika tidak lagi bisa mempercayainya maka aku tidak tahu lagi bagaimana aku akan bersikap padamu.</p>
<p style="text-align:justify;">Kamu baik, dan aku percaya itu. Semoga kamu bisa membuat kepercayaanku menjadi kenyataan, tidak hanya sekedar kepercayaan semu. Semoga&#8230;&#8230;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mengeja.wordpress.com/2009/07/07/mau-gk-percaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>19</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">256</post-id>
		<media:content medium="image" url="https://2.gravatar.com/avatar/ef6c070abc89001b7aaa50d1c48eeded4880b5fdff2fff036b895a48d2dde601?s=96&amp;d=https%3A%2F%2F2.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96">
			<media:title type="html">iniDanoe</media:title>
		</media:content>

		<media:content medium="image" url="https://mengeja.wordpress.com/wp-content/uploads/2009/07/sedot-darah.jpg?w=300">
			<media:title type="html">sedot darah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MOUR DE 6/3</title>
		<link>https://mengeja.wordpress.com/2009/06/02/mour-de-63/</link>
					<comments>https://mengeja.wordpress.com/2009/06/02/mour-de-63/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inidanoe]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2009 23:58:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ceritanya cerita-cerita fiktif]]></category>
		<category><![CDATA[MOUR DE 6/3]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://mengeja.wordpress.com/?p=249</guid>

					<description><![CDATA[Kerinduan setelah lama tidak mempublish tulisan di blog kesayangan ini benar2 tak tertakankan. Sebagai obat penawar rindu itu., postingan ini hanya mengutip paragraf awal dan kedua dari akhir sebuah novel yang saya yakin tidak akan diterbitkan. Semoga berkenan&#8230;. SEMASA kecil, aku selalu suka bermain dengan apa saja yang menarik bagiku. Jikalau tak sampai tanganku menggapainya, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Kerinduan setelah lama tidak mempublish tulisan di blog kesayangan ini benar2 tak tertakankan. Sebagai obat penawar rindu itu., postingan ini hanya mengutip paragraf awal dan kedua dari akhir sebuah novel yang saya yakin <span style="text-decoration:line-through;">tidak</span> akan diterbitkan.</p>
<p style="text-align:justify;">Semoga berkenan&#8230;.</p>
<p style="text-align:justify;">
<blockquote>
<p style="text-align:center;">SEMASA kecil, aku selalu suka bermain dengan apa saja yang menarik bagiku. Jikalau tak sampai tanganku menggapainya, cukuplah mataku yang akan bermain. Tembok kamar, tempat tidur, buku-buku ayah dan majalah-majalah ibu hampir setiap hari kuajak bermain. Anak-anak kecil sebayaku, hampir selalu menjadi bahan permainanku – walau itu lebih banyak terjadi dalam dunia imajiner yang kuciptakan sendiri – dan mataku akan berbinar kegirangan saat itu. Sering kudengar kata nakal terlontar untukku, namun tak pernah aku menghiraukannya. Aku selalu menyadari kata sayang, restu dan maaf jauh lebih sering hadir untukku.</p>
</blockquote>
<p align="center">
<p style="text-align:center;">***</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" title="dark age" src="https://danoegraphy.files.wordpress.com/2009/04/dark-age.jpg?w=200&#038;h=300" alt="" width="200" height="300" /></p>
<blockquote>
<blockquote>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;">
</blockquote>
</blockquote>
<blockquote>
<p style="text-align:center;">Setelah hilang taksi yang membawa Lita pergi dari jangkauan tatap mataku, akupun membalikkan badan, melangkahkan kaki tidak menuju makam Aya, tidak menuju rumahku, pun tidak tahu hendak kemana. Hanya saja hatiku lirih mengucap pesan untuk Lita&#8230;..</p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;"><em>“</em><em>Aku pergi, dan aku yakin kamu akan menyusulku. Entah kapan, namun aku akan tetap menunggu.</em><em> Aku yakin Tuhan sangat mencintaimu pun juga aku. Karena tak ada selain aku yang pantas mencintaimu kecuali Tuhan”</em></p>
<p align="center">***</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mengeja.wordpress.com/2009/06/02/mour-de-63/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>13</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">249</post-id>
		<media:content medium="image" url="https://2.gravatar.com/avatar/ef6c070abc89001b7aaa50d1c48eeded4880b5fdff2fff036b895a48d2dde601?s=96&amp;d=https%3A%2F%2F2.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96">
			<media:title type="html">iniDanoe</media:title>
		</media:content>

		<media:content medium="image" url="http://danoegraphy.files.wordpress.com/2009/04/dark-age.jpg">
			<media:title type="html">dark age</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hitam Keras tak Berdarah</title>
		<link>https://mengeja.wordpress.com/2009/04/17/hitam-keras-tak-berdarah/</link>
					<comments>https://mengeja.wordpress.com/2009/04/17/hitam-keras-tak-berdarah/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inidanoe]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Apr 2009 17:22:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ceritanya cerita-cerita fiktif]]></category>
		<category><![CDATA[hati]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://mengeja.wordpress.com/2009/04/17/hitam-keras-tak-berdarah/</guid>

					<description><![CDATA[Lelaki itu terseok dalam langkahnya. Kamu tau Nak, dia lelaki yang  tadi terjatuh dari jurang setinggi gedung tingkat dua puluh satu. Kasihan benar tampaknya lelaki itu. Sudah jatuh sendiri, bangun dan melangkahpun ia harus lakukan sendiri. Biar Nak, biar dia bangkit sendiri. Tak perlu lah kamu membuang tenaga untuk membantunya, toh dia juga tak mengharapkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Lelaki itu terseok dalam langkahnya. Kamu tau Nak, dia lelaki yang  tadi terjatuh dari jurang setinggi gedung tingkat dua puluh satu. Kasihan benar tampaknya lelaki itu. Sudah jatuh sendiri, bangun dan melangkahpun ia harus lakukan sendiri. Biar Nak, biar dia bangkit sendiri. Tak perlu lah kamu membuang tenaga untuk membantunya, toh dia juga tak mengharapkan bantuan dari sesiapapun kecuali dari seorang. Seorang entah, seorang yang hanya dia saja yang mengetahuinya.</p>
<p>Jika hendak, sungguh semua orang yang melihatnya tentu dengan bersenang hati menolong. Tapi kamu lihat sendiri bukan, dia sendiri sajalah yang tak menginginkan bantuan dari sesiapapaun. Dia cukup kuat, semua orang tahu. Untuk menyembuhkan luka pada tubuh kuatnya itu, cukuplah dia seorang yang melakukannya sendiri. Dia hanya percaya pada seorang yang hanya dia yang tahu untuk menyembuhkan luka pada pedalamannya. Kasihan dia.</p>
<p>Nak, kamu lihat tadi dia terjatuh?</p>
<p><span id="more-244"></span></p>
<p>Hancur semua dia punya badan Nak. Jika bukan lelaki kuat seperti kebanyakan lelaki saat ini, dia pasti membutuhkan tahunan waktu untuk dapat bangun dan melangkah, atau mungkin dia sudah mati saat ini. Kamu lihat bukan, dia bukan lelaki lemah kebanyakan, disusunnya dia punya badan dalam waktu yang cukup singkat, tak ada tiga jam, sudah bisa dia bangun dan memulai langkah. Hebat betul dia itu.</p>
<p>Nak, coba kamu sempat perhatikan dia punya mata. Memang tak lagi ada binar di sana. Aaahh, tapi semua orang yang benar punya perhatian padanya tentu sudah menyadari sinar di mata itu sudah lama redup. Mata redup yang terus dipakai untuk memapar dunia didepannya. Bukan sepertinya, tapi memang kasihan dia punya hidup Nak.</p>
<p>Kamu sempat lihat dia menyusun tubuh tadi, Nak?</p>
<p>Dari hampir tiga jam waktu yang dibutuhkannya, paling lama, mungkin setengah lebih dari yang hampir tiga itu, dihabiskannya untuk mencari hati. Tampak lemas dan putus asa dia mencari hati, apatah lagi ketika dia dapati satu-satunya hati dia punya telah hancur berkeping dan tak mungkin disatukan lagi. Dikumpulkannya memang dia punya hati yang berkeping-keping itu. Dibungkus sekenanya dengan selembar kain usang yang disobek dari kaos miliknya juga.</p>
<p>Kamu lihat itu Nak?</p>
<p>Diambilnya sebongkah batu hitam dari tempat dia jatuh dan di letakkan di dalam dada. Seperti menangis dia punya mata ketika terpasang batu hitam keras pada ruang yang seharusnya hati ada di sana. Iya Nak, dia mengganti hatinya dengan sebongkah batu hitam keras tak berdarah. Kasihan betul dia, Nak.</p>
<p>Seperti menangis dia punya mata, tapi tak ada air mengalir di sana. Seperti mampu dia memapar dunia dengan mata yang telah lagi padam binarnya. Seperi kuat dia melangkah di atas kaki yang tak lagi mampu bersatu arah. Seperti mampu dia hidup dengan hati yang tak lagi merasai hidup.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mengeja.wordpress.com/2009/04/17/hitam-keras-tak-berdarah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>18</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">244</post-id>
		<media:content medium="image" url="https://2.gravatar.com/avatar/ef6c070abc89001b7aaa50d1c48eeded4880b5fdff2fff036b895a48d2dde601?s=96&amp;d=https%3A%2F%2F2.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96">
			<media:title type="html">iniDanoe</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lelaki Gudang Garam</title>
		<link>https://mengeja.wordpress.com/2009/03/17/lelaki-gudang-garam/</link>
					<comments>https://mengeja.wordpress.com/2009/03/17/lelaki-gudang-garam/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inidanoe]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2009 08:10:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ceritanya cerita-cerita fiktif]]></category>
		<category><![CDATA[gudang garam]]></category>
		<category><![CDATA[kopi]]></category>
		<category><![CDATA[Lelaki]]></category>
		<category><![CDATA[Matahari]]></category>
		<category><![CDATA[Senja]]></category>
		<category><![CDATA[Ungu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://mengeja.wordpress.com/?p=238</guid>

					<description><![CDATA[Lelaki itu beranjak pergi meninggalkan kota patah hati. Hari masih siang ketika kakinya menapak ke dalam kereta besi yang penuh sesak mamalia berakal pun juga bernafsu. Pada kereta besi yang terengah-engah dalam rangkaknya, dia menempatkan diri di samping pintu salah satu rangkaian kereta. Tak ada komunal bahkan seorangpun yang memberi lambaian tangan perpisahan untuknya, hanya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Lelaki itu beranjak pergi meninggalkan kota patah hati. Hari masih siang ketika kakinya menapak ke dalam kereta besi yang penuh sesak mamalia berakal pun juga bernafsu. Pada kereta besi yang terengah-engah dalam rangkaknya, dia menempatkan diri di samping pintu salah satu rangkaian kereta. Tak ada komunal bahkan seorangpun yang memberi lambaian tangan perpisahan untuknya, hanya saja bagaimanapun sesak meraja siang ini, semesta masih memberi ruang untuknya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Lelaki itu membawa mata, hidung, bibir, telinga, tangan, kaki juga bagian tubuh lainnya dengan utuh, tapi hanya hatinya yang tak pernah utuhlah yang dapat terlihat jelas dari kedua bola mataku. Aku sudah berada dalam kereta ini berjam-jam lebih dulu dari lelaki itu, namun tak satupun yang dapat menarik perhatian bola mataku seperti ini selain lelaki itu.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Baru saja dia mengeluarkan sebungkus rokok Gudang Garam. Mengambil sebatang dari dalamnya lalu menyulutnya dengan korek gas biru. Tarikan nafasnya yang dalam juga hembusan asap dari mulut dan hidung serta tatapan kosong dari matanya selalu saja berulang.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span>Kejadian monoton itu seharusnya menjadi hal yang membosankan bagiku, namun entah apa yang membuatku begitu tertarik pada lelaki itu. Apa ketertarikan harus memiliki alasan?</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span>Ini sudah empat jam lamanya, lelaki itu masih saja melakukan kegiatan monotonnya, aku hitung sudah empat bungkus rokok yang dihabiskannya dan saat ini lelaki itu mengeluarkan bungkus rokok kelimanya.<span> </span>Seperti ketertarikanku yang tanpa alasan, akupun tak habis pikir, apa yang menghalangiku untuk mendekatinya, sekedar menyapa atapun berkenalan dengan sedikit basa basi.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span>Ini sudah empat jam lebih lamanya dan aku merasa ruang disekitar lelaki itu semakin luas. Entah itu hanya perasaanku setelah melihat bagian lain dari kereta yang semakin penuh sesak atau memang beberapa benda juga makhluk beranjak pergi meninggalkan ruang kecil yang cukup luas tempat lelaki itu berada.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span>Angin menyapa tubuhku yang cukup berkeringat, lelaki itu membuka pintu kereta di belakangnya lalu mengubah arah duduknya 180°. Sedikit sejuk dan aku menikmati hembusan angin dari pintu yang terbuka itu. Sempat kulihat ia memasukkan lipatan kertas yang diambil dari celana <em>jeans</em> kumalnya ke dalam plastik pembungkus rokok kelimanya. Kelakuan barunya ini menarik perhatianku dan entah dorongan apa yang membuatku sangat ingin menghampirinya saat itu.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span>Kurang dua langkah lagi aku dapat mencapai tempat ia duduk, aku mematung. Tak ada mata lain selain kedua mataku yang melihatnya. Tak ada teriak histeris dari mulutku. Tak ada gerakan lain selain lututku yang tiba-tiba lunglai dan terduduk dengan bertumpu pada yang lunglai itu. Lelaki itu membuang dirinya keluar pintu seperti tanpa beban saat kereta besi masih terengah-engah dalam rangkaknya pada jembatan panjang di atas sebuah sungai yang tak berair.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;">***</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span id="more-238"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span><em>Aku tak pernah bisa mencintai kalian seperti kalian mencintaiku. Maafkan aku saat selalu memakai topeng yang berbeda di depan kalian. Terimakasih telah dengan tulus mencintaiku. Matahari senja walaupun pernah, namun tak setiap saat mampu menghadirkan warna ungu pada langit. Matahari pagi walapun hangat, namun tak mampu menghalau dingin dengan sempurna. Lampu-lampu kota tetap saja tak pernah mampu menghapus warna hitam pada langit malam. Kopi manis selalu meninggalkan pahit seperti tawa yang akrab dengan tangis. Pentas kehidupan tak pernah menawarkanku tokoh tanpa topeng selain rokok yang berbungkus merah. Aku hanya seorang aktor yang terlalu sering bermain dengan hati. Aku hanya aktor dengan hati yang selalu berganti. Aku hanya aktor yang tak memiliki hati tanpa topeng.</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em> </em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:right;"><em>“Lelaki Gudang Garam Bodoh Tak Berhati”</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:right;"><em> </em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;">***</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span>Aku merogoh sebungkus rokok Gudang Garam dalam kantong celanaku. Tiba-tiba aku teringat istriku yang selalu menanti warna ungu pada langit di senja hari, perempuan sahabat karib istriku yang sangat senang menyusuri sudut-sudut malam sembari menikmati lampu kota, wanita teman karibku semasa kuliah yang sangat mencintai rasa pahit dalam kopi manis. Mereka semua selalu saja memberikanku Sebungkus Gudang Garam saat aku meminta rokok.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span>Aku lunglai, tanganku bergetar dan angin semakin kencang menerpa tubuhku. Gelap, mataku tertutup dan aku merasa tak berpijak. Aku melayang.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;">***</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mengeja.wordpress.com/2009/03/17/lelaki-gudang-garam/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>18</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">238</post-id>
		<media:content medium="image" url="https://2.gravatar.com/avatar/ef6c070abc89001b7aaa50d1c48eeded4880b5fdff2fff036b895a48d2dde601?s=96&amp;d=https%3A%2F%2F2.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96">
			<media:title type="html">iniDanoe</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MINTA TOLONG YG PINTER BHS.LINGGIS…!!!!</title>
		<link>https://mengeja.wordpress.com/2009/02/06/minta-tolong-yg-pinter-bhslinggis/</link>
					<comments>https://mengeja.wordpress.com/2009/02/06/minta-tolong-yg-pinter-bhslinggis/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[inidanoe]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Feb 2009 20:48:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ceritanya Curhat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://mengeja.wordpress.com/?p=236</guid>

					<description><![CDATA[Barusan saja saya iseng mbuka blogthings trus ikut yang tentang makna tersembunyi di balik nama kita. Klo temen-temen juga mo nyoba, bisa di sini. Pas liat hasilnya, saya yang awalnya iseng tiba-tiba jadi tertarik. Dari yang saya bisa artiin [tulisannya dalam Bahasa Linggis] saya kira cukup menarik dan membesarkan hati saya . Tapi karena saya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Barusan saja saya iseng mbuka blogthings trus ikut yang tentang makna tersembunyi di balik nama kita. Klo temen-temen juga mo nyoba, bisa <a href="http://www.blogthings.com/whatsyournameshiddenmeaningquiz/" target="_blank">di sini</a>.</p>
<p>Pas liat hasilnya, saya yang awalnya iseng tiba-tiba jadi tertarik. Dari yang saya bisa artiin [tulisannya dalam Bahasa Linggis] saya kira cukup menarik dan membesarkan hati saya <img width='16' height='16' class='wp-smiley emoji' draggable='false' alt=':mrgreen:' src='https://s0.wp.com/wp-content/mu-plugins/wpcom-smileys/mrgreen.svg' style='height: 1em; max-height: 1em;' /> . Tapi karena saya gk bisa ngartiin semua, saya jadi penasaran.</p>
<p>Buat temen-temen yang jago Bahasa Linggisnya, tolong donk artiin hasil nama saya itu <a href="http://www.blogthings.com/whatsyournameshiddenmeaningquiz/results/?result=Danusaputra" target="_blank">di sini</a>. Sori banget lho ngerepotin. Trima kasih telah meluangkan waktunya <img src="https://s0.wp.com/wp-content/mu-plugins/wpcom-smileys/twemoji/2/72x72/1f600.png" alt="😀" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> .</p>
<p>Trima kasih ya&#8230;&#8230;</p>
<p><a href="http://blogthings.cachefly.net/logo/logo.gif"><img class="aligncenter" src="https://i0.wp.com/blogthings.cachefly.net/logo/logo.gif" alt="" width="150" height="69" /></a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mengeja.wordpress.com/2009/02/06/minta-tolong-yg-pinter-bhslinggis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>32</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">236</post-id>
		<media:content medium="image" url="https://2.gravatar.com/avatar/ef6c070abc89001b7aaa50d1c48eeded4880b5fdff2fff036b895a48d2dde601?s=96&amp;d=https%3A%2F%2F2.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96">
			<media:title type="html">iniDanoe</media:title>
		</media:content>

		<media:content medium="image" url="http://blogthings.cachefly.net/logo/logo.gif"/>
	</item>
	</channel>
</rss>