<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Muslimah.or.id</title>
	<atom:link href="https://muslimah.or.id/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://muslimah.or.id/</link>
	<description>Menggapai Kebahagiaan Muslimah di Atas Jalan Salaful Ummah</description>
	<lastBuildDate>Wed, 30 Sep 2026 02:05:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://muslimah.or.id/wp-content/uploads/2024/10/Favicon-Muslimahorid-75x75.webp</url>
	<title>Muslimah.or.id</title>
	<link>https://muslimah.or.id/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Apakah Islam Agama Patriarki? (Bag. 2)</title>
		<link>https://muslimah.or.id/34806-apakah-islam-agama-patriarki-bag-2.html</link>
					<comments>https://muslimah.or.id/34806-apakah-islam-agama-patriarki-bag-2.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nurur Rohmah Azzahra]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2026 04:00:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Keluarga dan Wanita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimah.or.id/?p=34806</guid>

					<description><![CDATA[<p>​Makna qawwamah dan landasan relasi suami-istri Beban nafkah yang dipikul laki-laki itulah yang kemudian melandasi pembagian peran dalam keluarga. Allah Ta’ala berfirman, ٱلرِّجَالُ قَوَّٰمُونَ عَلَى ٱلنِّسَآءِ بِمَا فَضَّلَ ٱللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍۢ وَبِمَآ أَنفَقُوا۟ مِنْ أَمْوَٰلِهِمْ “Laki-laki (suami) itu adalah penanggung jawab (pelindung) bagi perempuan (istri), karena Allah telah melebihkan sebagian mereka atas sebagian yang lain, dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://muslimah.or.id/34806-apakah-islam-agama-patriarki-bag-2.html" data-wpel-link="internal" target="_self" rel="follow">Apakah Islam Agama Patriarki? (Bag. 2)</a> appeared first on <a href="https://muslimah.or.id" data-wpel-link="internal" target="_self" rel="follow">Muslimah.or.id</a>.</p>
]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://muslimah.or.id/34806-apakah-islam-agama-patriarki-bag-2.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Apakah Islam Agama Patriarki? (Bag. 1)</title>
		<link>https://muslimah.or.id/34804-apakah-islam-agama-patriarki-bag-1.html</link>
					<comments>https://muslimah.or.id/34804-apakah-islam-agama-patriarki-bag-1.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nurur Rohmah Azzahra]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Sep 2026 04:00:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Keluarga dan Wanita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimah.or.id/?p=34804</guid>

					<description><![CDATA[<p>​Tudingan bahwa Islam merupakan agama patriarki sering muncul dalam kajian gender dan sosiologi modern. Penilaian ini umumnya didasarkan pada pembacaan sepihak terhadap aturan syariat tanpa menelaah penjelasan para ulama. Untuk mengujinya secara objektif, relasi laki-laki dan perempuan dalam syariat perlu ditinjau melalui nash Al-Qur’an, As-Sunah, serta pemahaman salafush shalih. ​Batasan konsep patriarki dan prinsip kesetaraan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://muslimah.or.id/34804-apakah-islam-agama-patriarki-bag-1.html" data-wpel-link="internal" target="_self" rel="follow">Apakah Islam Agama Patriarki? (Bag. 1)</a> appeared first on <a href="https://muslimah.or.id" data-wpel-link="internal" target="_self" rel="follow">Muslimah.or.id</a>.</p>
]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://muslimah.or.id/34804-apakah-islam-agama-patriarki-bag-1.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Empat Sifat Wanita yang Menjadi Penghuni Surga dan Neraka (Bag. 1)</title>
		<link>https://muslimah.or.id/34837-4-sifat-wanita-penghuni-neraka-dan-4-sifat-wanita-penghuni-surga-bag-1.html</link>
					<comments>https://muslimah.or.id/34837-4-sifat-wanita-penghuni-neraka-dan-4-sifat-wanita-penghuni-surga-bag-1.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nurur Rohmah Azzahra]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Sep 2026 04:00:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Akhlak dan Nasihat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimah.or.id/?p=34837</guid>

					<description><![CDATA[<p>Segala puji bagi Allah yang senantiasa melimpahkan taufik dan hidayah-Nya kepada kita, sehingga kita masih diberi kesempatan untuk mempelajari serta merenungi petunjuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Peringatan dan nasihat yang beliau sampaikan sejatinya bersumber dari kasih sayang yang mendalam kepada umatnya, agar mereka selamat dari murka Allah dan meraih kebahagiaan abadi di surga. ​Di [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://muslimah.or.id/34837-4-sifat-wanita-penghuni-neraka-dan-4-sifat-wanita-penghuni-surga-bag-1.html" data-wpel-link="internal" target="_self" rel="follow">Empat Sifat Wanita yang Menjadi Penghuni Surga dan Neraka (Bag. 1)</a> appeared first on <a href="https://muslimah.or.id" data-wpel-link="internal" target="_self" rel="follow">Muslimah.or.id</a>.</p>
]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://muslimah.or.id/34837-4-sifat-wanita-penghuni-neraka-dan-4-sifat-wanita-penghuni-surga-bag-1.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Memahami Nusyūz dalam Islam (Bag. 3): Bentuk-Bentuk Nusyūz dari Pihak Istri</title>
		<link>https://muslimah.or.id/34802-memahami-nusyuz-dalam-islam-bag-3.html</link>
					<comments>https://muslimah.or.id/34802-memahami-nusyuz-dalam-islam-bag-3.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Junaidi, S.H., M.H.]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 04:00:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Keluarga dan Wanita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimah.or.id/?p=34802</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mengenali bentuk-bentuk nusyūz secara tepat adalah langkah yang sangat penting dan tidak boleh dilewatkan. Sebab kesalahan dalam identifikasi akan melahirkan dua masalah sekaligus. Pertama, seseorang yang tidak nusyūz akan diperlakukan seolah-olah nusyūz, ini adalah kezaliman. Kedua, seseorang yang benar-benar nusyūz dibiarkan tanpa penanganan yang semestinya, ini adalah kelalaian. Keduanya sama-sama merusak rumah tangga. Para ulama dari [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://muslimah.or.id/34802-memahami-nusyuz-dalam-islam-bag-3.html" data-wpel-link="internal" target="_self" rel="follow">Memahami Nusyūz dalam Islam (Bag. 3): Bentuk-Bentuk Nusyūz dari Pihak Istri</a> appeared first on <a href="https://muslimah.or.id" data-wpel-link="internal" target="_self" rel="follow">Muslimah.or.id</a>.</p>
]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://muslimah.or.id/34802-memahami-nusyuz-dalam-islam-bag-3.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketika Angin Bertiup, Tanda Kekuasaan Allah yang Membawa Kebaikan</title>
		<link>https://muslimah.or.id/34772-ketika-angin-bertiup-tanda-kekuasaan-allah-yang-membawa-kebaikan.html</link>
					<comments>https://muslimah.or.id/34772-ketika-angin-bertiup-tanda-kekuasaan-allah-yang-membawa-kebaikan.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rinautami Ardi Putri]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 04:00:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Akidah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimah.or.id/?p=34772</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langit biru yang cerah memanjakan mata. Awan sirus berbaris menambah kemolekannya. Di tengah kita menikmati keindahan ciptaan Allah itu, angin berembus sepoi-sepoi. Terkadang ia bertiup lebih kencang hingga menerbangkan dedaunan, menggugurkan kelopak bunga, menghempaskan halaman-halaman buku, dan mungkin juga menerbangkan ujung jilbabmu. Masyaallah&#8230; Apa yang terpikir dalam benak? “Aah, gara-gara angin aku kehilangan halaman bukuku.” [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://muslimah.or.id/34772-ketika-angin-bertiup-tanda-kekuasaan-allah-yang-membawa-kebaikan.html" data-wpel-link="internal" target="_self" rel="follow">Ketika Angin Bertiup, Tanda Kekuasaan Allah yang Membawa Kebaikan</a> appeared first on <a href="https://muslimah.or.id" data-wpel-link="internal" target="_self" rel="follow">Muslimah.or.id</a>.</p>
]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://muslimah.or.id/34772-ketika-angin-bertiup-tanda-kekuasaan-allah-yang-membawa-kebaikan.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Enam Ciri Cinta yang Sejati kepada Nabi (Bag. 1)   </title>
		<link>https://muslimah.or.id/34770-enam-ciri-cinta-yang-sejati-kepada-nabi-bag-1.html</link>
					<comments>https://muslimah.or.id/34770-enam-ciri-cinta-yang-sejati-kepada-nabi-bag-1.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Triani Pradinaputri]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 04:00:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Akidah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimah.or.id/?p=34770</guid>

					<description><![CDATA[<p>Karena setiap klaim harus disertai bukti, maka klaim cinta kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga memiliki ciri dan tanda yang menunjukkan kebenarannya. Semakin besar bagian dan porsi hamba dalam hal itu, semakin besar pula bagian dan porsinya dalam cinta. Kumpulan ciri-ciri cinta yang sejati kepada Nabi tersebut adalah sebagai berikut: 1) Mengikuti sunahnya Yakni [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://muslimah.or.id/34770-enam-ciri-cinta-yang-sejati-kepada-nabi-bag-1.html" data-wpel-link="internal" target="_self" rel="follow">Enam Ciri Cinta yang Sejati kepada Nabi (Bag. 1)   </a> appeared first on <a href="https://muslimah.or.id" data-wpel-link="internal" target="_self" rel="follow">Muslimah.or.id</a>.</p>
]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://muslimah.or.id/34770-enam-ciri-cinta-yang-sejati-kepada-nabi-bag-1.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Keutamaan Tauhid bagi Pelaku Maksiat</title>
		<link>https://muslimah.or.id/34768-keutamaan-tauhid-bagi-pelaku-maksiat.html</link>
					<comments>https://muslimah.or.id/34768-keutamaan-tauhid-bagi-pelaku-maksiat.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Khusnul Rofiana]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Sep 2026 04:00:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Akidah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimah.or.id/?p=34768</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pada hari pembalasan nanti, kita akan dibalas sesuai dengan apa yang kita lakukan. Sebesar apapun amal saleh yang kita lakukan, jika tidak ikhlas, maka tidak akan dibalas. Allah Ta’ala berfirman, وَمَآ أُمِرُوٓا۟ إِلَّا لِيَعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ حُنَفَآءَ “Padahal mereka hanya diperintah menyembah Allah dengan ikhlas menaati-Nya semata-mata karena (menjalankan) agama yang lurus.” (QS. Al-Bayyinah: 5) [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://muslimah.or.id/34768-keutamaan-tauhid-bagi-pelaku-maksiat.html" data-wpel-link="internal" target="_self" rel="follow">Keutamaan Tauhid bagi Pelaku Maksiat</a> appeared first on <a href="https://muslimah.or.id" data-wpel-link="internal" target="_self" rel="follow">Muslimah.or.id</a>.</p>
]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://muslimah.or.id/34768-keutamaan-tauhid-bagi-pelaku-maksiat.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
