<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Muslimah.or.id</title>
	<atom:link href="https://muslimah.or.id/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://muslimah.or.id/</link>
	<description>Menggapai Kebahagiaan Muslimah di Atas Jalan Salaful Ummah</description>
	<lastBuildDate>Wed, 21 Oct 2026 00:40:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://muslimah.or.id/wp-content/uploads/2024/10/Favicon-Muslimahorid-75x75.webp</url>
	<title>Muslimah.or.id</title>
	<link>https://muslimah.or.id/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mengapa Istri Harus Taat Suami? Menepis Narasi Sosial Media, Menemukan Kembali Fitrah Rumah Tangga (Bag. 2)</title>
		<link>https://muslimah.or.id/35005-mengapa-istri-harus-taat-suami-bag-2.html</link>
					<comments>https://muslimah.or.id/35005-mengapa-istri-harus-taat-suami-bag-2.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nurur Rohmah Azzahra]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2026 04:00:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Keluarga dan Wanita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimah.or.id/?p=35005</guid>

					<description><![CDATA[<p>Batasan ketaatan istri ​Meskipun kedudukannya sangat tinggi, Islam sangat memuliakan perempuan sehingga ketaatan seorang istri kepada suami bukanlah ketaatan mutlak tanpa batas. Syariat memasang batasan yang sangat tegas, di mana ketaatan itu gugur seketika apabila melibatkan kemaksiatan kepada Allah. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam memberikan kaidah baku dalam sabdanya, ​لَا طَاعَةَ لِمَخْلُوقٍ فِي مَعْصِيَةِ الْخَالِقِ [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://muslimah.or.id/35005-mengapa-istri-harus-taat-suami-bag-2.html" data-wpel-link="internal" target="_self" rel="follow">Mengapa Istri Harus Taat Suami? Menepis Narasi Sosial Media, Menemukan Kembali Fitrah Rumah Tangga (Bag. 2)</a> appeared first on <a href="https://muslimah.or.id" data-wpel-link="internal" target="_self" rel="follow">Muslimah.or.id</a>.</p>
]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://muslimah.or.id/35005-mengapa-istri-harus-taat-suami-bag-2.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengapa Istri Harus Taat Suami? Menepis Narasi Sosial Media, Menemukan Kembali Fitrah Rumah Tangga (Bag. 1)</title>
		<link>https://muslimah.or.id/34980-mengapa-istri-harus-taat-suami-bag-1.html</link>
					<comments>https://muslimah.or.id/34980-mengapa-istri-harus-taat-suami-bag-1.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nurur Rohmah Azzahra]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Oct 2026 04:00:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Keluarga dan Wanita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimah.or.id/?p=34980</guid>

					<description><![CDATA[<p>Menepis narasi sosial media, menemukan kembali fitrah rumah tangga ​​​Di era media sosial hari ini, konsep “taat kepada suami” kerap kali disalahpahami dan menuai perdebatan sengit. Sebagian kalangan menganggapnya sebagai bentuk penindasan terstruktur, hilangnya kemandirian dan kebebasan perempuan, atau relik budaya patriarki kuno yang tak lagi relevan di zaman modern. ​Di sisi lain, linimasa media [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://muslimah.or.id/34980-mengapa-istri-harus-taat-suami-bag-1.html" data-wpel-link="internal" target="_self" rel="follow">Mengapa Istri Harus Taat Suami? Menepis Narasi Sosial Media, Menemukan Kembali Fitrah Rumah Tangga (Bag. 1)</a> appeared first on <a href="https://muslimah.or.id" data-wpel-link="internal" target="_self" rel="follow">Muslimah.or.id</a>.</p>
]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://muslimah.or.id/34980-mengapa-istri-harus-taat-suami-bag-1.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Apa yang Kita Lakukan dengan Kehormatan yang Diberikan Islam kepada Perempuan? (Bag. 1)</title>
		<link>https://muslimah.or.id/34978-apa-yang-kita-lakukan-dengan-kehormatan-yang-diberikan-islam-kepada-perempuan-bag-1.html</link>
					<comments>https://muslimah.or.id/34978-apa-yang-kita-lakukan-dengan-kehormatan-yang-diberikan-islam-kepada-perempuan-bag-1.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Lisa Almira]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Oct 2026 04:00:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Keluarga dan Wanita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimah.or.id/?p=34978</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ada beberapa hal menarik tentang cara kita memandang kehormatan di masa kini. Di satu sisi, kita hidup di zaman ketika perempuan memiliki begitu banyak ruang untuk belajar, berkarya, berbicara, dan menunjukkan potensinya. Kita bahkan memiliki kebebasan untuk mengekspresikan diri, baik di dunia nyata maupun di dunia maya. Namun, di sisi lain, media sosial membuat perhatian [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://muslimah.or.id/34978-apa-yang-kita-lakukan-dengan-kehormatan-yang-diberikan-islam-kepada-perempuan-bag-1.html" data-wpel-link="internal" target="_self" rel="follow">Apa yang Kita Lakukan dengan Kehormatan yang Diberikan Islam kepada Perempuan? (Bag. 1)</a> appeared first on <a href="https://muslimah.or.id" data-wpel-link="internal" target="_self" rel="follow">Muslimah.or.id</a>.</p>
]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://muslimah.or.id/34978-apa-yang-kita-lakukan-dengan-kehormatan-yang-diberikan-islam-kepada-perempuan-bag-1.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemunafikan: Pengertian, Jenis, dan Sejarahnya</title>
		<link>https://muslimah.or.id/34960-kemunafikan-pengertian-jenis-dan-sejarahnya.html</link>
					<comments>https://muslimah.or.id/34960-kemunafikan-pengertian-jenis-dan-sejarahnya.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Triani Pradinaputri]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Oct 2026 04:00:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Akidah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimah.or.id/?p=34960</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pengertian kemunafikan Kemunafikan dalam bahasa berasal dari kata نَافَقَ; dikatakan: نَافَقَ &#8211; يُنَافِقُ &#8211; نِفَاقًا – مُنَافَقَة”. Istilah ini diambil dari kata “النَافِقَاء”, yang artinya salah satu lubang tempat keluarnya tikus gurun, sebab jika dikejar dari satu lubang, ia akan melarikan diri ke lubang lainnya, lalu keluar darinya. Ada pula yang mengatakan: istilah ini berasal dari kata [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://muslimah.or.id/34960-kemunafikan-pengertian-jenis-dan-sejarahnya.html" data-wpel-link="internal" target="_self" rel="follow">Kemunafikan: Pengertian, Jenis, dan Sejarahnya</a> appeared first on <a href="https://muslimah.or.id" data-wpel-link="internal" target="_self" rel="follow">Muslimah.or.id</a>.</p>
]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://muslimah.or.id/34960-kemunafikan-pengertian-jenis-dan-sejarahnya.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Memahami Nusyūz dalam Islam (Bag. 5): Solusi Syariat dalam Menghadapi Nusyūz</title>
		<link>https://muslimah.or.id/34956-memahami-nusyuz-dalam-islam-bag-5-solusi-syariat-dalam-menghadapi-nusyuz.html</link>
					<comments>https://muslimah.or.id/34956-memahami-nusyuz-dalam-islam-bag-5-solusi-syariat-dalam-menghadapi-nusyuz.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Junaidi, S.H., M.H.]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Oct 2026 04:00:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Keluarga dan Wanita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimah.or.id/?p=34956</guid>

					<description><![CDATA[<p>Solusi syariat dalam menghadapi nusyūz Tujuan syariat bukan menghukum, tetapi memperbaiki. Salah satu kesalahan dalam memahami hukum-hukum Islam tentang nusyūz adalah membacanya semata sebagai sistem sanksi dan hukuman. Seolah-olah syariat hadir untuk mencari siapa yang salah, lalu menghukumnya. Padahal, jika kita membaca nash-nash Al-Qur&#8217;an dan hadis secara menyeluruh, gambaran yang muncul justru sebaliknya. Syariat Islam dalam [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://muslimah.or.id/34956-memahami-nusyuz-dalam-islam-bag-5-solusi-syariat-dalam-menghadapi-nusyuz.html" data-wpel-link="internal" target="_self" rel="follow">Memahami Nusyūz dalam Islam (Bag. 5): Solusi Syariat dalam Menghadapi Nusyūz</a> appeared first on <a href="https://muslimah.or.id" data-wpel-link="internal" target="_self" rel="follow">Muslimah.or.id</a>.</p>
]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://muslimah.or.id/34956-memahami-nusyuz-dalam-islam-bag-5-solusi-syariat-dalam-menghadapi-nusyuz.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Memahami Nusyūz dalam Islam (Bag. 4): Nusyūz dari Pihak Suami dan Mengapa Islam Menaruh Perhatian Besar terhadap Nusyūz?</title>
		<link>https://muslimah.or.id/34958-memahami-nusyuz-dalam-islam-bag-4-nusyuz-dari-pihak-suami-dan-mengapa-islam-menaruh-perhatian-besar-terhadap-nusyuz.html</link>
					<comments>https://muslimah.or.id/34958-memahami-nusyuz-dalam-islam-bag-4-nusyuz-dari-pihak-suami-dan-mengapa-islam-menaruh-perhatian-besar-terhadap-nusyuz.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Junaidi, S.H., M.H.]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Oct 2026 04:00:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Keluarga dan Wanita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimah.or.id/?p=34958</guid>

					<description><![CDATA[<p>Nusyūz dari pihak suami Bentuk-bentuk nusyūz suami Para ulama, meskipun porsi pembahasannya dalam kitab fikih klasik lebih ringkas dibanding nusyūz istri, dengan jelas menyebutkan bentuk-bentuk nusyūz suami; sebagai berikut: Pertama: Mengabaikan nafkah wajib Nafkah (mencakup kebutuhan makan, pakaian, dan tempat tinggal) adalah kewajiban suami yang ditetapkan Al-Qur&#8217;an secara eksplisit, لِيُنفِقْ ذُو سَعَةٍ مِّن سَعَتِهِ ۖ [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://muslimah.or.id/34958-memahami-nusyuz-dalam-islam-bag-4-nusyuz-dari-pihak-suami-dan-mengapa-islam-menaruh-perhatian-besar-terhadap-nusyuz.html" data-wpel-link="internal" target="_self" rel="follow">Memahami Nusyūz dalam Islam (Bag. 4): Nusyūz dari Pihak Suami dan Mengapa Islam Menaruh Perhatian Besar terhadap Nusyūz?</a> appeared first on <a href="https://muslimah.or.id" data-wpel-link="internal" target="_self" rel="follow">Muslimah.or.id</a>.</p>
]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://muslimah.or.id/34958-memahami-nusyuz-dalam-islam-bag-4-nusyuz-dari-pihak-suami-dan-mengapa-islam-menaruh-perhatian-besar-terhadap-nusyuz.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kisah Bal&#8217;am bin Ba&#8217;ura</title>
		<link>https://muslimah.or.id/34842-kisah-balam-bin-baura.html</link>
					<comments>https://muslimah.or.id/34842-kisah-balam-bin-baura.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Norma Melani Khaira]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2026 04:00:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kisah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimah.or.id/?p=34842</guid>

					<description><![CDATA[<p>Al-Qur`an bukan hanya berisi hukum-hukum syari`at, tetapi, juga berisi kisah-kisah umat terdahulu yang menjadi pelajaran bagi orang-orang beriman dan mau mengambil pelajaran. Salah satu kisah Al-Qur`an yang bisa dijadikan pelajaran adalah kisah dalam surah Al-A`raf ayat 175-177. Allah Ta`ala berfirman, وَاتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ الَّذِي ءَاتَيْنَٰهُ ءَايَٰتِنَا فَٱنسَلَخَ مِنْهَا فَأَتْبَعَهُ ٱلشَّيْطَٰنُ فَكَانَ مِنَ ٱلْغَاوِينَ  وَلَوْ شِئْنَا [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://muslimah.or.id/34842-kisah-balam-bin-baura.html" data-wpel-link="internal" target="_self" rel="follow">Kisah Bal&#8217;am bin Ba&#8217;ura</a> appeared first on <a href="https://muslimah.or.id" data-wpel-link="internal" target="_self" rel="follow">Muslimah.or.id</a>.</p>
]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://muslimah.or.id/34842-kisah-balam-bin-baura.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
