<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-943159120768608730</atom:id><lastBuildDate>Thu, 12 Sep 2024 01:48:54 +0000</lastBuildDate><category>Adat/budaya</category><category>Kesenian</category><category>Senjata Tradisional</category><title>Nanggroe Aceh Darussalam [NAD]</title><description>&lt;b&gt;Capital:&lt;/b&gt; Banda Aceh, &lt;b&gt;Governor:&lt;/b&gt; Irwandi Yusuf, &lt;b&gt;Area:&lt;/b&gt; 57,365.57 km² (22,149 sq mi), &lt;b&gt;Population:&lt;/b&gt; 3,930,000  (2000), &lt;b&gt;Density:&lt;/b&gt; 68.5/km² (177.4/sq mi), &lt;b&gt;Ethnic groups:&lt;/b&gt; Acehnese (70%), Gayo Lut (7%), Gayo Luwes (5%), Alas (4%), Singkil (3%), Javanese (3%), Simeulu (2%) [2] &#xa;&lt;b&gt;Religion:&lt;/b&gt; Islam (98.6%), Christianity (0.7%), Hinduism (0.08%), Buddhism (0.55%). &lt;a href=&quot;http://www.nad.go.id&quot; title=&quot;NAD Official Website&quot;&gt;Website&lt;/a&gt;</description><link>http://gerbangaceh.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Unknown)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>11</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-943159120768608730.post-2728206313260413005</guid><pubDate>Wed, 19 Dec 2007 07:40:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-12-19T14:40:58.770+07:00</atom:updated><title>Nanggroe Aceh Darussalam [NAD]: Ie Beuna Di Aceh</title><atom:summary type="text">Nanggroe Aceh Darussalam [NAD]: Ie Beuna Di Aceh</atom:summary><link>http://gerbangaceh.blogspot.com/2007/12/nanggroe-aceh-darussalam-nad-ie-beuna.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>4</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-943159120768608730.post-6485806166644354726</guid><pubDate>Sun, 09 Dec 2007 16:15:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-12-10T14:54:18.793+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Adat/budaya</category><title>Makna Kenduri Maulid dalam Konteks Masyarakat Aceh Masa Kini</title><atom:summary type="text">Oleh: Dra. Sri Waryanti PendahuluanSetiap bulan Rabiul Awal tiba sebagian kaum muslim di Indonesia, bahkan di dunia, mulai tampak sibuk. Pada bulan inilah kaum muslim memperingati dan merayakan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Setiap daerah merayakannya dengan cara berbeda-beda menurut kebiasaan yang mereka laksanakan. Misalnya di Banten, banyak orang melakukan ziarah ke makam para sultan, </atom:summary><link>http://gerbangaceh.blogspot.com/2007/12/makna-kenduri-maulid-dalam-konteks.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-943159120768608730.post-429349313383242357</guid><pubDate>Sun, 09 Dec 2007 16:02:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-12-10T15:12:14.565+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Adat/budaya</category><title>Memaknai Upacara Turun ke Sawah Pada Masyarakat Aceh</title><atom:summary type="text">Oleh: Essi Hermaliza PendahuluanMata pencaharian utama mayoritas penduduk Aceh adalah di sektor pertanian. Pada akhir Pelita keempat, penduduk Aceh yang bekerja di sektor pertanian yang meliputi pertanian tanaman, perikanan, perkebunan, peternakan dan kehutanan tercatat telah mencapai 993.318 orang atau 71,68 prosen dari jumlah angkatan kerja sebanyak 1.385.668 orang. Tingginya prosentase </atom:summary><link>http://gerbangaceh.blogspot.com/2007/12/memaknai-upacara-turun-ke-sawah-pada.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-943159120768608730.post-1924932143502643455</guid><pubDate>Sun, 09 Dec 2007 15:50:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-12-10T15:41:26.529+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Adat/budaya</category><title>Ritual Masyarakat Aceh Dalam Menyambut Kelahiran Anak (suatu tinjauan kekinian)</title><atom:summary type="text">Oleh: Cut Zahrina, S.Ag. PendahuluanPenting untuk kita ingat dan kita catat bahwa strukturalisme adalah suatu paradigma dalam antropologi seperti yang telah dikemukakan oleh Levi-Strauss. Ada  beberapa pemikiran teori yang juga dapat membangun pemahaman struktural menurut fokus perhatian dan arah yang berbeda. Tentu dalam hal ini kita harus kembali menyinggung konstribusi besar dari Emile </atom:summary><link>http://gerbangaceh.blogspot.com/2007/12/ritual-masyarakat-aceh-dalam-menyambut.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-943159120768608730.post-9149627188738727281</guid><pubDate>Sun, 09 Dec 2007 15:30:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-12-10T15:45:57.403+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Adat/budaya</category><title>Refungsionalisasi dan Reinterpretasi Budaya (Upacara Kematian pada Masyarakat Aceh)</title><atom:summary type="text">Oleh: Sudirman, S.S. PendahuluanSetiap kebudayaan yang dibicarakan seiring dengan agama, bermakna bahwa kebudayaan adalah sesuatu yang berkaitan dengan manusia sebagai makhluk, sedangkan agama adalah sesuatu yang diberikan Allah. Perbedaan konseptual yang sebenarnya belum dapat dikompromikan, meskipun dapat saja dikatakan bukankah yang percaya kepada Tuhan itu juga manusia.Apabila agama dan </atom:summary><link>http://gerbangaceh.blogspot.com/2007/12/refungsionalisasi-dan-reinterpretasi.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-943159120768608730.post-6454758351793268108</guid><pubDate>Sun, 09 Dec 2007 08:03:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-12-10T15:52:36.043+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Adat/budaya</category><title>Kenduri Laot dan Dinamika Kekiniannya</title><atom:summary type="text">Oleh: Agung Suryo S. PendahuluanMasyarakat Indonesia adalah masyarakat yang majemuk. Secara analisis, kebudayaan masyarakat Indonesia merupakan suatu sistem yang terbentuk dari kebudayaan nasional, kebudayaan suku-suku bangsa dan kebudayaan lokal.  Oleh karena itu kebudayaan lokal sebagai substansi pokok kebudayaan Indonesia memiliki peranan penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sebagai</atom:summary><link>http://gerbangaceh.blogspot.com/2007/12/kenduri-laot-dan-dinamika-kekiniannya.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-943159120768608730.post-3105987178705736273</guid><pubDate>Sun, 09 Dec 2007 06:45:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-12-10T16:00:00.820+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Senjata Tradisional</category><title>Seni dan Makna Rencong Aceh (Jenis Keahlian Tradisional Masyarakat Aceh)</title><atom:summary type="text">Oleh: Cut Zahrina PendahuluanKesenian memiliki makna yang luas, tidak terbatas hanya pada satu persoalan saja. Sebelum kita membahas secara jauh maka ada baiknya terlebih dahulu kita memahami makna dari kesenian. Kesenian berasal dari kata seni, menurut kamus seni adalah keahlian membuat karya yang bermutu dilihat dari segi kehalusannya, keindahannya dan sebagainya ; seni juga sebuah karya yang </atom:summary><link>http://gerbangaceh.blogspot.com/2007/12/seni-dan-makna-rencong-aceh-jenis.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>3</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-943159120768608730.post-7914217454646001919</guid><pubDate>Sat, 08 Dec 2007 15:36:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-12-10T15:17:23.066+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kesenian</category><title>Tari Saman</title><atom:summary type="text">Oleh: Mudha Farsyah, S.Sos PendahuluanDalam berbagai manifestasi seni dinyatakan sebagai karya-karya seni rupa dan seni pertunjukan. Dalam bentuk yang bagaimanapun karya seni rupa, musik, tari, drama atau sastra, memiliki corak kehidupan batin manusia yang khas, dengan diberkati kepekaan perasaan estetis yang relatif untuk mengembangkan ide, motif atau tema karya seni selengkapnya . Gagasan dalam</atom:summary><link>http://gerbangaceh.blogspot.com/2007/12/tari-saman.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>8</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-943159120768608730.post-6223637741194698700</guid><pubDate>Fri, 07 Dec 2007 04:54:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-12-10T16:07:51.371+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Adat/budaya</category><title>Peusijuek (Antara Ada dan Terlupakan Pada Masyarakat Aceh)</title><atom:summary type="text">Oleh : Piet RusdiPendahuluanKekhasan adat Aceh terletak pada nafas Islam yang terkandung didalamnya dan senyawa dengan struktur dan kultur bangsa Indonesia dalam wadah Bhinneka Tunggal Ika. Banyak adat dan budaya menjadi hilang karena masyarakatnya tidak memeliharanya lagi, sebaliknya adat istiadat dan kebudayaan sesuatu masyarakat akan terus lestari dan berkembang ditengah-tengah kaum yang </atom:summary><link>http://gerbangaceh.blogspot.com/2007/12/peusijuek-antara-ada-dan-terlupakan.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-943159120768608730.post-1414488411144540410</guid><pubDate>Fri, 07 Dec 2007 04:13:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-12-10T16:13:42.144+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kesenian</category><title>Alat Musik Tradisional di Nanggroe Aceh Darussalam</title><atom:summary type="text">Oleh : Piet Rusdi, S.Sos.PendahuluanKesenian merupakan salah satu dari tujuh unsur kebudayaan universal. Kebudayaan merupakan “Keseluruhan gagasan dan karya manusia, yang harus dibiasakannya dengan belajar, beserta keseluruhan dari hasil budi dan karyanya itu”. Itu berarti bahwa kesenian juga merupakan hasil budi dan karya manusia.Menurut kamus besar Bahasa Indonesia kesenian berarti perihal seni</atom:summary><link>http://gerbangaceh.blogspot.com/2007/12/alat-musik-tradisional-di-nanggroe-aceh.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>3</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-943159120768608730.post-6291677006433709682</guid><pubDate>Fri, 07 Dec 2007 03:30:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-12-08T21:25:27.032+07:00</atom:updated><title>Ie Beuna Di Aceh</title><atom:summary type="text">Oleh: Piet Rusdi, S.Sos.PendahuluanGempa bumi berkekuatan 8.9 pada skala richter yang diikuti tsunami pada hari minggu, 26 Desember 2004 telah memporak porandakan bumi Aceh. Hanya dalam hitungan menit, sekitar 250.000 nyawa penduduk Aceh melayang. Puluhan ribu rumah penduduk, harta benda, gedung-gedung perkantoran, sekolah, pertokoan serta fasilitas-fasilitas umum lainnya hancur seketika. </atom:summary><link>http://gerbangaceh.blogspot.com/2007/12/ie-beuna-di-aceh.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>2</thr:total></item></channel></rss>