<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/atom10full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" xml:lang="en" xml:base="http://ipoet.net/wp-atom.php">
	<title type="text">Poetra Nasution - Pemimpi Yang Kurang Tidur</title>
	<subtitle type="text">Mimpi dan Cerita Sang Musafir Lusuh</subtitle>

	<updated>2012-05-15T11:14:47Z</updated>

	<link rel="alternate" type="text/html" href="http://ipoet.net" />
	<id>http://ipoet.net/feed/atom/</id>
	

	<generator uri="http://wordpress.org/" version="3.3.1">WordPress</generator>
		<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/atom+xml" href="http://feeds.feedburner.com/nasution" /><feedburner:info uri="nasution" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><feedburner:feedFlare href="http://add.my.yahoo.com/rss?url=http%3A%2F%2Ffeeds.feedburner.com%2Fnasution" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/us/my/addtomyyahoo4.gif">Subscribe with My Yahoo!</feedburner:feedFlare><feedburner:feedFlare href="http://www.newsgator.com/ngs/subscriber/subext.aspx?url=http%3A%2F%2Ffeeds.feedburner.com%2Fnasution" src="http://www.newsgator.com/images/ngsub1.gif">Subscribe with NewsGator</feedburner:feedFlare><feedburner:feedFlare href="http://feeds.my.aol.com/add.jsp?url=http%3A%2F%2Ffeeds.feedburner.com%2Fnasution" src="http://o.aolcdn.com/favorites.my.aol.com/webmaster/ffclient/webroot/locale/en-US/images/myAOLButtonSmall.gif">Subscribe with My AOL</feedburner:feedFlare><feedburner:feedFlare href="http://www.bloglines.com/sub/http://feeds.feedburner.com/nasution" src="http://www.bloglines.com/images/sub_modern11.gif">Subscribe with Bloglines</feedburner:feedFlare><feedburner:feedFlare href="http://www.netvibes.com/subscribe.php?url=http%3A%2F%2Ffeeds.feedburner.com%2Fnasution" src="http://www.netvibes.com/img/add2netvibes.gif">Subscribe with Netvibes</feedburner:feedFlare><feedburner:feedFlare href="http://fusion.google.com/add?feedurl=http%3A%2F%2Ffeeds.feedburner.com%2Fnasution" src="http://buttons.googlesyndication.com/fusion/add.gif">Subscribe with Google</feedburner:feedFlare><feedburner:feedFlare href="http://www.pageflakes.com/subscribe.aspx?url=http%3A%2F%2Ffeeds.feedburner.com%2Fnasution" src="http://www.pageflakes.com/ImageFile.ashx?instanceId=Static_4&amp;fileName=ATP_blu_91x17.gif">Subscribe with Pageflakes</feedburner:feedFlare><feedburner:feedFlare href="http://my.feedlounge.com/external/subscribe?url=http%3A%2F%2Ffeeds.feedburner.com%2Fnasution" src="http://static.feedlounge.com/buttons/subscribe_0.gif">Subscribe with FeedLounge</feedburner:feedFlare><feedburner:feedFlare href="http://www.live.com/?add=http%3A%2F%2Ffeeds.feedburner.com%2Fnasution" src="http://tkfiles.storage.msn.com/x1piYkpqHC_35nIp1gLE68-wvzLZO8iXl_JMledmJQXP-XTBOLfmQv4zhj4MhcWEJh_GtoBIiAl1Mjh-ndp9k47If7hTaFno0mxW9_i3p_5qQw">Subscribe with Live.com</feedburner:feedFlare><feedburner:feedFlare href="http://mix.excite.eu/add?feedurl=http%3A%2F%2Ffeeds.feedburner.com%2Fnasution" src="http://image.excite.co.uk/mix/addtomix.gif">Subscribe with Excite MIX</feedburner:feedFlare><feedburner:feedFlare href="http://www.flurry.com/pushRssFeed.do?r=fb&amp;url=http%3A%2F%2Ffeeds.feedburner.com%2Fnasution" src="http://www.flurry.com/images/flurry_rss_logo2.gif">Subscribe with Flurry</feedburner:feedFlare><feedburner:feedFlare href="http://www.addtoany.com/?linkname=Poetra%20Nasution%20-%20Pemimpi%20Yang%20Kurang%20Tidur&amp;linkurl=http%3A%2F%2Ffeeds.feedburner.com%2Fnasution&amp;type=feed" src="http://www.addtoany.com/addfr-b.gif">Add to Any Feed Reader</feedburner:feedFlare><entry>
		<author>
			<name>poetra</name>
					</author>
		<title type="html"><![CDATA[Komputasi Awan dengan XCloud]]></title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/nasution/~3/t4bzKthxhLw/" />
		<id>http://ipoet.net/?p=699</id>
		<updated>2012-05-15T11:14:47Z</updated>
		<published>2012-05-14T13:39:57Z</published>
		<category scheme="http://ipoet.net" term="daily scratchs.." /><category scheme="http://ipoet.net" term="advertorial" /><category scheme="http://ipoet.net" term="xcloud" />		<summary type="html"><![CDATA[Sebelum buru-buru membayangkan bagaimana caranya membawa sebuah komputer dan bekerja di awan, atau berangan-angan bisa bersantai dengan angin sepoi-sepoi sambil berselancar dengan pemandangan burung-burung yang berterbangan di bawah awan, saya ingin menyampaikan, komputasi awan bukanlah mengenai semua hal itu. Komputasi awan (atau istilah kerennya, cloud computing) adalah salah satu terminologi dalam, err, komputasi. Jadi, selain [...]]]></summary>
		<content type="html" xml:base="http://ipoet.net/xcloud/"><![CDATA[<p>Sebelum buru-buru membayangkan bagaimana caranya membawa sebuah komputer dan bekerja di awan, atau berangan-angan bisa bersantai dengan angin sepoi-sepoi sambil berselancar dengan pemandangan burung-burung yang berterbangan di bawah awan, saya ingin menyampaikan, komputasi awan bukanlah mengenai semua hal itu.</p>
<p>Komputasi awan (atau istilah kerennya, cloud computing) adalah salah satu terminologi dalam, err, komputasi. Jadi, selain istilah cloud computing, juga ada distributed computing, ada juga grid computing. Ok, ini penting, put. #garukkepala</p>
<p><img class="aligncenter" title="Cloud Application" src="http://ipoet.net/wp-content/uploads/2012/05/cloud.jpg" alt="Cloud Application" /></p>
<p>Baiklah saya akui, saya kurang bisa menghapal definisi, tapi kurang lebih begini, komputasi awan itu adalah sebuah terminologi yang digunakan untuk menggambarkan penyimpanan data di berbagai server, sehingga kita tidak (perlu) tahu dimana fisiknya server-server tersebut. Berbeda dengan data-hosting konvensional, data kita “bertebaran” di lebih dari banyak server yang saling berbagi sumber daya dan fasilitas, sehingga lebih aman dan tidak bergantung pada perangkat keras dari satu server saja.</p>
<p><span id="more-699"></span></p>
<p>XCloud yang saya cantumkan pada judul juga bukan berarti awan bekas, atau awan second-hand. Xcloud adalah sebuah layanan baru dari XL, sebagai bagian dari persembahan XL Memajukan Negeri. Hebatnya, XL tidak cuma bekerjasama dengan satu, tidak juga dua partner, melainkan ENAM partner yang sudah terkenal, baik nama maupun kualitasnya. Untuk merealisasikan layanan XCloud ini, XL bekerjasama dengan Huawei, Fujitsu, IBM, Intratech, Mandawani, dan Microsoft. Pernah dengar dooong? <img src='http://ipoet.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Seperti yang disampaikan oleh salah satu idola saya, Mas Hasnul Suhaimi, Presiden Direktur XL, “XL ingin menjadi salah satu penyedia jasa solusi komputasi awan yang terdepan di Indonesia. Meski saat ini sudah cukup banyak para pelaku bisnis komputasi awan, namun XL siap untuk terjun ke bisnis ini dengan membawa suatu visi yang dapat dikatakan berbeda. XL percaya bahwa dengan berkolaborasi dengan banyak pihak maka solusi yang akan dihasilkan dapat dimaksimalkan. Karena itu, XL bekerja sama bukan hanya dengan satu atau dua mitra, melainkan bekerja sama dengan beberapa mitra sekaligus.”</p>
<p>Nah, untuk saat ini, solusi yang ditawarkan oleh XCloud berfokus pada area Public Public Infrastructure as a Services (IaaS). Beberapa layanan yang tersedia memang sudah menjadi kebutuhan pelaku dan pengguna teknologi informasi, seperti layanan hosting, penyimpanan data, serta server melalui jaringan public internet.</p>
<p>Tak cuma itu, XCloud juga sudah siap menyediakan layanan Software as a Services (Saas), terutama untuk produk baru dari Microsoft yang diberi nama Microsoft Office 365, dan XL adalah operator pertama yang ditunjuk oleh Microsoft untuk mempersiapkan layanan yang sangat inovatif tersebut.</p>
<p>Komitmen XL dalam menyiapkan layanan XCloud ini sendiri patut diacungi jempol. Bekerja sama dengan mitra yang ada, XL sendiri bahkan siap untuk menyediakan layanan komputasi awan bagi pelanggan yang ingin agar datanya disimpan di data center berkualitas internasional di Singapura, di tempat perusahaan-perusahaan raksasa seperti Amazon mempercayakan penyimpanan datanya.</p>
<p>Kalau ingin data center di Indonesia gimana, Put? Oh, tentu sudah pasti ada dong. Tarif-nya pun sudah pasti sangat kompetitif, tentunya juga dengan sertifikasi dari sejumlah vendor terkemuka. Disediakan juga Service Center yang mumpuni, dengan harapan bisa menghadirkan solusi komputasi awan total yang diinginkan para pelanggan.</p>
<p>Memangnya apa kelebihannya kalau menggunakan XCloud, Put? Nah, setidaknya ada empat manfaat yang dapat langsung dirasakan oleh pengguna layanan XCloud: simpel, cepat, fleksibel, dan biayanya dapat dikontrol. Kita hanya perlu membayar apa yang kita pakai.<br />
Tentunya dalam memilih produk dan layanan, kita perlu ekstra hati-hati, agar tidak seperti beli kucing dalam karung, kan? Tapi kalau XL Axiata sih kayaknya gak perlu lagi kualitasnya sebagai salah satu operator terbaik di Asia. Kenapa? Karena Axiata Group sendiri memiliki banyak sekali jaringan di berbagai negara di Asia, seperti Robi di Bangladesh, HELLO di Kamboja, Idea di India, MTCE di Iran, Celcom di Malaysia, Multinet di Pakistan, M1 di Singapura, SIM di Thailand, daaan Dialog di Sri Lanka. Fiuhhh, banyak juga ya teman-temannya, hehe <img src='http://ipoet.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>So, dengan tren komputasi yang semakin bergerak (mobile) serta banyaknya device / gadget yang dimiliki, layanan komputasi awan sangat membantu kita untuk bisa mengakses data-data yang kita butuhkan dimanapun dan dari perangkat apapun.</p>
]]></content>
		<link rel="replies" type="text/html" href="http://ipoet.net/xcloud/#comments" thr:count="0" />
		<link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ipoet.net/xcloud/feed/atom/" thr:count="0" />
		<thr:total>0</thr:total>
	<feedburner:origLink>http://ipoet.net/xcloud/</feedburner:origLink></entry>
		<entry>
		<author>
			<name>poetra</name>
					</author>
		<title type="html"><![CDATA[Peer Pressure dan Basa-basi]]></title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/nasution/~3/VJDjlqh-A4o/" />
		<id>http://ipoet.net/?p=683</id>
		<updated>2012-05-01T15:09:37Z</updated>
		<published>2012-05-01T15:09:37Z</published>
		<category scheme="http://ipoet.net" term="just a thought..." />		<summary type="html"><![CDATA[&#8220;Peer pressure is a social influence exerted by others on an individual. The pressure is exerted in order to get someone to act or believe in a similar way. The peer pressure is acted out by a peer group against others, often be in an “everybody’s doing it” kind of way.&#8221; Kurang lebih demikian definisi [...]]]></summary>
		<content type="html" xml:base="http://ipoet.net/peer-pressure-dan-basa-basi/"><![CDATA[<p><em><strong>&#8220;Peer pressure is a social influence exerted by others on an individual. The pressure is exerted in order to get someone to act or believe in a similar way. The peer pressure is acted out by a peer group against others, often be in an “everybody’s doing it” kind of way.&#8221;</strong></em></p>
<p>Kurang lebih demikian definisi dari <em>peer pressure</em>. Dan &#8220;budaya&#8221; sosial Indonesia adalah yang paling parah dalam mengadopsi dan memodifikasi berbagai jenis <em>peer pressure</em>.</p>
<p>Kita ambil sampel paling sederhana dan umum dalam masyarakat, yaitu pertanyaan, <strong>&#8220;kapan mau menikah?&#8221;</strong></p>
<p>Selama belasan tahun saya dihantui pertanyaan tersebut. Sungguh tak nyaman rasanya. Masih lumayan kalau pertanyaan itu berhenti disitu setelah dijawab, tapi seringnya berbuntut pertanyaan, pernyataan maupun nasehat lanjutan, seperti, &#8220;mbok ya jangan terlalu milih-milih jodoh&#8221; atau &#8220;jadi mau ditunggu sampai kapan?&#8221;</p>
<p><span id="more-683"></span></p>
<p>Logika yang aneh menurut saya, bahwa mencari jodoh tak harus pilih-pilih. Beli handphone&#8211;yang sering diganti&#8211;saja kita ekstra pilih-pilih, masak iya jodoh nggak (pilih-pilih)?</p>
<div class="bigquote">Beli handphone saja kita ekstra pilih-pilih, masak iya jodoh nggak (pilih-pilih)?</div>
<p>Dan sekarang, saya sudah menikah, alhamdulillah dipilih secara hati-hati. Tapi pertanyaan-pertanyaan itu tak pernah berhenti, tahap lanjutannya tentu saja, &#8220;istri sudah isi apa belum?&#8221;</p>
<p>Pertama sekali pasti saya jawab, &#8220;memangnya pulsa handphone, kok diisi.&#8221; Namun seperti sebelumnya, akhirnya saya malas berargumen lagi.</p>
<p>Sampai di titik ini kadang saya berhenti menjawab dan senyum saja, atau minta didoakan sekalian. Yang bertanya mungkin tak sadar, bahwa pertanyaannya bisa mengakibatkan gejolak batin yang tak sederhana. Mungkin bagi yang bertanya, itu sekedar basa-basi pergaulan, tapi bagi yang ditanya itu semacam tekanan, apalagi bila yang ditanya sebenarnya sudah sangat ingin, dan memang belum rejekinya sampai kesana.</p>
<p>Saya dan istri sendiri sekarang sedang harap-harap cemas, dan memang sudah ada tanda-tanda itu. Tapi setiap kali pertanyaan itu muncul lagi, kita berdua bisa diam untuk waktu yang cukup lama sesudahnya, sementara si penanya mungkin sudah haha-hihi disana-sini dan berbasa-basi dengan korban-korban lainnya.</p>
<p><em>Haqqul yaqin</em> saya percaya, bahwa peer pressure bertopengkan pertanyaan basa-basi sejenis takkan pernah berhenti. Jika sudah menikah, yang ditanya kapan punya anak. Jika sudah punya anak, kapan si anak tadi akan punya adik. Jika sudah punya adik, kapan yang besar masuk sekolah. Dan kalau nanti sudah lulus kuliah serta memiliki pekerjaan, akan berlanjut menjadi kapan punya menantu.</p>
<p>Inginnya saya menjelaskan kepada si penanya, bahwa pertanyaannya itu tidak etis jika di negara barat nun jauh disana, tapi ketimbang dituduh antek-antek kapitalis (!) karena mengadopsi budaya mereka, seringnya argumen-argumen tersebut saya simpan rapat-rapat di dalam hati saja.</p>
]]></content>
		<link rel="replies" type="text/html" href="http://ipoet.net/peer-pressure-dan-basa-basi/#comments" thr:count="2" />
		<link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ipoet.net/peer-pressure-dan-basa-basi/feed/atom/" thr:count="2" />
		<thr:total>2</thr:total>
	<feedburner:origLink>http://ipoet.net/peer-pressure-dan-basa-basi/</feedburner:origLink></entry>
		<entry>
		<author>
			<name>poetra</name>
					</author>
		<title type="html"><![CDATA[Tentang Memajukan Negeri]]></title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/nasution/~3/2lryLNZT0tM/" />
		<id>http://ipoet.net/?p=676</id>
		<updated>2012-04-18T18:00:35Z</updated>
		<published>2012-04-18T16:41:17Z</published>
		<category scheme="http://ipoet.net" term="daily scratchs.." /><category scheme="http://ipoet.net" term="advertorial" /><category scheme="http://ipoet.net" term="edusolutions" /><category scheme="http://ipoet.net" term="memajukan negeri" /><category scheme="http://ipoet.net" term="sifoster" /><category scheme="http://ipoet.net" term="xl" />		<summary type="html"><![CDATA[Kita semua pasti pernah mendengar kalimat tentang bagaimana generasi muda adalah calon pemimpin bangsa. Ada banyak sekali lagu, puisi atau pepatah yang menyematkan kata pemuda di dalamnya. Salah satu quote favorit saya tentunya dari Bung Karno, seorang proklamator Indonesia yang mengatakan, &#8220;Berikan Aku 10 Pemuda maka akan kuguncang dunia&#8221;. Tentunya bukan tanpa alasan mengapa peran [...]]]></summary>
		<content type="html" xml:base="http://ipoet.net/tentang-memajukan-negeri/"><![CDATA[<p>Kita semua pasti pernah mendengar kalimat tentang bagaimana generasi muda adalah calon pemimpin bangsa. Ada banyak sekali lagu, puisi atau pepatah yang menyematkan kata pemuda di dalamnya. Salah satu quote favorit saya tentunya dari Bung Karno, seorang proklamator Indonesia yang mengatakan, &#8220;Berikan Aku 10 Pemuda maka akan kuguncang dunia&#8221;.</p>
<p>Tentunya bukan tanpa alasan mengapa peran pemuda sangat penting bagi masa depan. Generasi muda adalah harapan, dan juga agen perubahan yang bisa menggerakkan apa saja, sehingga sangat penting agar para pemuda harapan bangsa ini dibekali dengan ilmu yang cukup. Sebagai salah satu faktor penggerak, pemuda atau remaja juga adalah segmen yang sangat potensial bagi bisnis apapun, termasuk bagi operator seluler. Pak Hermawan Kertajaya menyebut bahwa segmen yang sangat berpengaruh dalam marketing adalah Youth, Women dan Netizen. Lagi-lagi, remaja adalah salah satu faktor yang sangat penting.</p>
<p><span id="more-676"></span></p>
<p>Ada satu hal yang ingin saya cermati, tentang bagaimana segmen bisnis berperan dalam hal ini. XL Axiata misalnya, mengenalkan Layanan XL Edusolutions, yaitu solusi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) berupa sifoster dan free WiFi di sekolah dan perguruan tinggi yang telah menjadi partner XL dan bergabung dalam program XL School &amp; Campus Community.</p>
<p>Kalau menurut Mas Titus Dondi, VP Enterprise and Community dari XL, program XL School &amp; Campus Community adalah bagian dari “Persembahan XL Memajukan Negeri” yang didesain sedemikian rupa sehingga selain bisa mengelola komunitas pelajar dan anak-anak muda, juga bisa menjadi sarana bagi XL untuk turut serta membina dan berpartisipasi dalam pengembangan dunia pendidikan Indonesia.</p>
<p>JXL Axiata sendiri menargetkan 2500 sekolah untuk bergabung dalam program XL Edusolutions ini. Sedangkan, sekarang sudah ada setidaknya 1000 sekolah dan kampus yang sudah mendapatkan XL Sifoster, dan ada lebih dari 185 sekolah dan kampus yang mendapatkan free wifi.<br />
Diluncurkan sejak 1 Mei 2010, Program XL Youth &amp; Campus Community meliputi Educations Development: Program pengembangan pendidikan, Try Out, Workshop, Kuliah Umum, XL Visit, dan lain-lain.</p>
<p>Dari tadi ngomongin XL Sifoster, emang apaan sih itu, Put? Hehe. Jadi, Sifoster itu singkatan dari Sistem Informasi sekolah terpadu. Sifoster ini sendiri adalah layanan digital terintegrasi melalui platform internet dan SMS. Dengan layanan ini, pelajar dan orang tua bisa mendapatkan informasi dengan cepat dari sekolah dan kampus. Sampai saat ini, sudah lebih dari 1000 sekolah dan kampus yang sudah dipasangi “Sifoster”, dan ditargetkan akan bertambah jadi 2500 sekolah dan kampus se-Indonesia. Keren gak tuh? <img src='http://ipoet.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Nah, karena mafhum sifat dasarnya pelajar dan mahasiswa yang bisa beli modem tapi gak bisa isi pulsa (haha, becandaaa), XL juga memberikan XL Free WiFi di sekolah / kampus dengan speed up to 1 Mbps. Dengan Hot Spot dari XL ini, pelajar dan mahasiswa bisa mengakses internet gratis di laptop, smartphone maupun gadget mutakhir lainnya. Sampai saat tulisan ini diturunkan (tsaahhh), sudah lebih dari 185 sekolah dan kampus yang mendapatkan fasilitas ini. Jangan takut kalau sekolah / kampusnya belum kebagian, karena ditargetkan sampai akhir 2012 akan ada total 500 lokasi yang mendapatkan fasilitas ini.</p>
<p>Selain program di atas, XL juga membuka diri bagi sekolah / kampus yang ingin bergabung dalam Program XL School Campus Community. Jadi, adik-adik pelajar dan mahasiswa tidak perlu risau sekolah / kampusnya ketinggalan informasi dan teknologi terbaru. Caranya gampang kok, adinda tinggal mengirimkan email ke youth@xl.co.id. Gampang kan? <img src='http://ipoet.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Semoga dengan program ini, makin banyak generasi muda yang cerdas, up-to-date, dan bisa menjadi penerus serta pahlawan-pahlawan baru bagi bangsa. Amiiin <img src='http://ipoet.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content>
		<link rel="replies" type="text/html" href="http://ipoet.net/tentang-memajukan-negeri/#comments" thr:count="1" />
		<link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ipoet.net/tentang-memajukan-negeri/feed/atom/" thr:count="1" />
		<thr:total>1</thr:total>
	<feedburner:origLink>http://ipoet.net/tentang-memajukan-negeri/</feedburner:origLink></entry>
		<entry>
		<author>
			<name>poetra</name>
					</author>
		<title type="html"><![CDATA[Revolusi Sepatu Kets]]></title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/nasution/~3/-LuC5C1qiKk/" />
		<id>http://ipoet.net/?p=672</id>
		<updated>2012-04-16T07:43:31Z</updated>
		<published>2012-04-16T07:43:31Z</published>
		<category scheme="http://ipoet.net" term="daily scratchs.." />		<summary type="html"><![CDATA[Sudah sejak lama saya menjadi seorang warga negara yang pesimistis; yang beranggapan bahwa cuma &#8220;hadiah dari langit&#8221; yang bisa menyelamatkan negara ini, bahwa cuma keajaiban yang bisa membantu Indonesia dari menjadi negara terpuruk. Saya bisa jelaskan mengapa. Ketika atmosfir perubahan begitu terasa di pulau jawa, khususnya di ibukota negara dan sekitarnya, dan di-blowup sedemikian kencangnya melalui [...]]]></summary>
		<content type="html" xml:base="http://ipoet.net/revolusi-sepatu-kets-2/"><![CDATA[<p>Sudah sejak lama saya menjadi seorang warga negara yang pesimistis; yang beranggapan bahwa cuma &#8220;hadiah dari langit&#8221; yang bisa menyelamatkan negara ini, bahwa cuma keajaiban yang bisa membantu Indonesia dari menjadi negara terpuruk.</p>
<p>Saya bisa jelaskan mengapa. Ketika atmosfir perubahan begitu terasa di pulau jawa, khususnya di ibukota negara dan sekitarnya, dan di-<em>blowup</em> sedemikian kencangnya melalui media sejak masa reformasi, saya tidak menemukan perubahan signifikan ke arah yang positif di daerah-daerah lainnya.</p>
<p>Saya bisa mempertanggungjawabkan paragraf di atas, karena sejak tahun 2001 saya telah hidup nomaden-semi-permanen di kota-kota sepanjang jawa, dan saya paham betul kultur di tanah kelahiran saya: Sumatera.</p>
<p><span id="more-672"></span></p>
<p>Bahwa memang ada pertumbuhan ekonomi seperti yang digembar-gemborkan di media, betul. Bahwa secara makro ekonomi kita membaik bahkan ketika negara lain terpuruk, juga memang betul. Tapi mayoritas orang yang saya temui di sepanjang perjalanan saya berkelana, umumnya punya pendapat sama. Di negara ini, semua hal bisa diatur dengan uang. Bahasa kerennya, <em><strong>hepeng na mangatur nagaraon</strong></em>.</p>
<p>Ini juga bisa kita lihat dari statistik sosial kita. Dalam jangka 11 tahun semenjak reformasi bergulir, tak kurang dari, umm, banyak lah pokoknya, pejabat daerah yang menjadi pesakitan di hotel prodeo. Itu belum termasuk level menteri, pegawai negeri, penegak hukum (iya, penegak hukum), wakil rakyat, dan sejenisnya. Mereka ini orang-orang yang menghianati rakyat yang harusnya mereka bela, yang sepatutnya mereka layani, yang menaruh harapan kepada mereka.</p>
<p>Tapi saya (mulai) berhenti (menjadi pesimis) sejak tanggal 19 Oktober 2011, hari dimana pak Dahlan Iskan dilantik menjadi menteri BUMN. Saya sudah tau lama mengenai beliau, sering membaca tulisannya, tapi baru mulai mengamati (secara intensif) beliau sejak jadi direktur PLN. Dan kalau ada yang paling mencolok dari beliau, adalah sepatu kets-nya.</p>
<p>Apa pentingnya, Put? Tanya seorang kawan. Tentu saja, itu cuma sepatu. Tapi dengan simbol sepatu kets itu pula beliau mendobrak (hampir) semua pakem dan bayangan masyarakat tentang seorang pejabat. Tentu saja, beliau punya mobil mewah, tapi itu mobilnya sendiri. Benar juga, beliau punya rumah &#8220;gedong&#8221;, namun lagi-lagi itu milik beliau pribadi. Belum lagi masalah anti-protokoler, pilihan tempat menginap saat kunjungan kerja, strategi, dan masih banyak lagi lainnya. <a title="Dahlan Iskan" href="https://www.google.co.id/search?sourceid=chrome&amp;ie=UTF-8&amp;q=dahlan+iskan">Silahkan mencari tahu sendiri</a> :)</p>
<p>Maka, Malaysia dan Singapura, berhati-hatilah kalian. Kami sekarang punya menteri BUMN sekelas seorang Dahlan Iskan.</p>
]]></content>
		<link rel="replies" type="text/html" href="http://ipoet.net/revolusi-sepatu-kets-2/#comments" thr:count="2" />
		<link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ipoet.net/revolusi-sepatu-kets-2/feed/atom/" thr:count="2" />
		<thr:total>2</thr:total>
	<feedburner:origLink>http://ipoet.net/revolusi-sepatu-kets-2/</feedburner:origLink></entry>
		<entry>
		<author>
			<name>poetra</name>
					</author>
		<title type="html"><![CDATA[Menyoal Kepuasan Pelanggan]]></title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/nasution/~3/30OrsuYJL7k/" />
		<id>http://ipoet.net/?p=667</id>
		<updated>2012-05-01T15:11:38Z</updated>
		<published>2012-04-05T09:04:17Z</published>
		<category scheme="http://ipoet.net" term="daily scratchs.." /><category scheme="http://ipoet.net" term="advertorial" /><category scheme="http://ipoet.net" term="internet" /><category scheme="http://ipoet.net" term="kuota" /><category scheme="http://ipoet.net" term="realtime" /><category scheme="http://ipoet.net" term="xl" />		<summary type="html"><![CDATA[“Kak Putra, tanya dong, kartu apa yang paling bagus untuk modem gsm? Yang paling cepat, stabil dipakai download 24 jam, banyak gratisannya, dan harganya murah, hehe” adalah pertanyaan yang paling sering saya terima menyoal koneksi internet. Sebut saja namanya Bunga (bukan nama sebenarnya, tentunya), adalah seorang mahasiswa yang tidak begitu mengikuti perkembangan dunia teknologi dan [...]]]></summary>
		<content type="html" xml:base="http://ipoet.net/menyoal-kepuasan-pelanggan/"><![CDATA[<p>“Kak Putra, tanya dong, kartu apa yang paling bagus untuk modem gsm? Yang paling cepat, stabil dipakai download 24 jam, banyak gratisannya, dan harganya murah, hehe” adalah pertanyaan yang paling sering saya terima menyoal koneksi internet. Sebut saja namanya Bunga (bukan nama sebenarnya, tentunya), adalah seorang mahasiswa yang tidak begitu mengikuti perkembangan dunia teknologi dan telekomunikasi—bahasa gaulnya, gaptek.</p>
<p>Bunga ini memiliki banyak teman-teman yang juga ingin tampak gaul dan eksis di dunia internet dan jagad per-gadget-an, tapi ya lagi-lagi, mereka selalu memiliki keluhan disana-sini, entah itu jaringan yang tidak prima, BBM yang pending, browsing lelet, dan sejenisnya. Lucunya, mereka sering beradu pendapat, karena menurut si A, operator H adalah yang paling baik, namun menurut si B operator H sangat tidak bisa diandalkan, dan lebih menganjurkan operator J.</p>
<p>Menakar kepuasan seorang pelanggan memang sangat sulit, karena ada banyak sekali variabel yang membentuk kepuasan tersebut. Saya sendiri sebagai pelaku bisnis merasakan, bagaimana kian hari tuntutan untuk mendapatkan sesuatu yang sempurna sangat sulit untuk dipenuhi.</p>
<p><span id="more-667"></span></p>
<p>Untuk contoh kasus Bunga dan geng gaulnya misalnya, variabelnya tentu meliputi jenis handset, coverage daerah, banyaknya pengguna di daerah tersebut, dan frekuensi penggunaannya. Ini selalu saya tekankan, karena hampir semua operator sama saja kasusnya. Belum pernah sejarahnya saya mendengar satu operator yang dipuji semua orang kesempurnaan kualitasnya.</p>
<p>“Terus, gimana dong milih kartu yang bisa Bunga pake, kakak?” demikian curahan hatinya. Bunga memang tinggal di daerah perkotaan, sehingga hampir semua operator sama baik coverage dan fasilitasnya. Saya yang masih menyeruput kopi baru ingin menjawab, tapi sudah ditimpali temannya, sebut saja namanya Citra (juga bukan nama sebenarnya), “Pakai yang paling mengerti kebutuhan kita-kita, dan paling baik pelayanan terhadap pelanggannya dong, Bung…” Dalam hati saya bertanya-tanya, kenapa panggilannya jadi ‘Bung’, dan kenapa bukan ‘Nga’. #salahfokus</p>
<p>“Jadi siapa dong yang paling bisa mengerti kebutuhan kita-kita, dan paling baik pelayanan terhadap pelanggannya, tra?” Dan lagi-lagi saya bertanya, kenapa panggilannya harus ‘Tra’ dan bukannya ‘Cit’, tapi demi asas “balas dendam”, langsung saya sela Citra sebelum sempat menjawab. “Setau aku sih, XL paling bisa diandalkan dalam mengerti kebutuhan dan melayani pelanggannya.” Mimik muka Bunga penuh tanda tanya, dan mimik muka Citra penuh dengan kekesalan karena balas disela. <img src='http://ipoet.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Saya terangkan bahwa jika mereka menggunakan kartu perdana XL, mereka tidak perlu repot-repot memintai bantuan saya untuk setting APN / Proxy dan segala printilan lainnya. Dengan kata lain, begitu kartunya dimasukkan ke telepon selular / tablet, internetnya sudah langsung jalan dengan lancar. Muka Bunga dan Citra langsung berubah ceria. “Jadi gak perlu traktir kak Putra minum kopi lagi dong karena minta tolong settingin tablet kita?” sahut mereka sambil mengedipkan mata. Alamak, hilang sudah traktiran kopi gratis saya berikutnya. Tapi memang harus saya beritahukan kepada mereka, kan? <img src='http://ipoet.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>“Terus, kalau untuk cek kuota pemakaian internet kita gimana, kak?” celetuk teman mereka yang lainnya, kita sebut saja namanya Lestari (sudah hampir pasti, ini juga bukan nama sebenarnya). “Nah kalau itu, harus tetap traktir kopi, baru aku bantuin,” ujar saya dengan senyum licik ala sinetron.</p>
<p><img class="aligncenter" title="Cek Kuota Internet XL via SMS" src="http://dl.dropbox.com/u/26805785/xl/sms.PNG" alt="" width="320" height="480" /></p>
<p>Mereka sebagai anak gaul tahu bahwa saya becanda, dan memaksa untuk diberi tahu tips dan triknya. “Kalau mau cek kuota penggunaan internet dan masa berlaku, tinggal SMS dengan mengetik KUOTA, terus kirim deh ke 868,” saya jeda lalu menyeruput kopi lagi. Mimik muka mereka bertiga masih belum puas, maka saya lanjutkan lagi, “bisa juga tekan *123# di handset kalian, lalu pilih ‘pengaturan internet’, kemudian pilih ‘cek kuota’.” Seperti saya sebut di atas, mereka bukanlah tipe pelanggan yang mudah puas, masih menunggu tips dan trik lainnya.</p>
<p><img class="aligncenter" title="Cek Kuota Internet XL via *123#" src="http://dl.dropbox.com/u/26805785/xl/ussd.PNG" alt="" width="320" height="480" /></p>
<p>Setelah pesanan French fries saya datang, baru saya keluarkan senjata pamungkas saya, “selain itu bisa juga masuk ke browser dan ketik alamat url http://123.xl.co.id. Gak perlu login,” ujar saya.</p>
<p><img class="aligncenter" title="Cek Kuota Internet XL via browser" src="http://dl.dropbox.com/u/26805785/xl/wap01.PNG" alt="" width="320" height="480" /><br />
<img class="aligncenter" title="Ganti Paket Internet XL via browser" src="http://dl.dropbox.com/u/26805785/xl/wap02.PNG" alt="" width="320" height="480" /></p>
<p>“Dan oh iya, semua fitur itu REALTIME, artinya pemakaiannya langsung terdeteksi otomatis, tanpa ada jeda waktu,” kata saya. Dan setelah itu, buru-buru saya kabur, sebelum mereka minta penjelasan lain-lain lagi.</p>
<p>Tapi ternyata, setelah itu, memang hilang benar traktiran kopi gratis untuk saya. Nasib oh nasib…</p>
]]></content>
		<link rel="replies" type="text/html" href="http://ipoet.net/menyoal-kepuasan-pelanggan/#comments" thr:count="1" />
		<link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ipoet.net/menyoal-kepuasan-pelanggan/feed/atom/" thr:count="1" />
		<thr:total>1</thr:total>
	<feedburner:origLink>http://ipoet.net/menyoal-kepuasan-pelanggan/</feedburner:origLink></entry>
		<entry>
		<author>
			<name>poetra</name>
					</author>
		<title type="html"><![CDATA[Tentang Bermain Games]]></title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/nasution/~3/4mgH6RiXpLU/" />
		<id>http://ipoet.net/?p=661</id>
		<updated>2012-03-30T08:33:15Z</updated>
		<published>2012-03-30T08:32:25Z</published>
		<category scheme="http://ipoet.net" term="daily scratchs.." /><category scheme="http://ipoet.net" term="advertorial" /><category scheme="http://ipoet.net" term="kotagames" /><category scheme="http://ipoet.net" term="permainan" /><category scheme="http://ipoet.net" term="selular" />		<summary type="html"><![CDATA[Saya harus mengaku dosa, bahwa walaupun sejak umur 12 tahun saya sudah jadi geek, saya bukan tipikal orang yang kecanduan game (permainan komputer). Jumlah games yang terpasang di komputer saya selama 16 tahun lebih jadi pecandu komputer bisa dihitung dengan jari orang tangan sebuah keluarga yang ikut program Keluarga Berencana. *halah* Tapi bukan berarti juga [...]]]></summary>
		<content type="html" xml:base="http://ipoet.net/kotagames/"><![CDATA[<p>Saya harus mengaku dosa, bahwa walaupun sejak umur 12 tahun saya sudah jadi <em>geek</em>, saya bukan tipikal orang yang kecanduan game (permainan komputer). Jumlah <em>games</em> yang terpasang di komputer saya selama 16 tahun lebih jadi pecandu komputer bisa dihitung dengan jari orang tangan sebuah keluarga yang ikut program Keluarga Berencana. *halah*</p>
<p>Tapi bukan berarti juga saya tidak suka sama sekali. Ada beberapa permainan komputer yang sempat hadir dan—sangat menyita waktu—dalam kehidupan saya, umumnya sih yang berjenis Role Playing Games (RPG) atau simulasi strategik. Namun lantas saya tinggalkan sama sekali, karena ya itu, menyita waktu. Saya jadi bisa menghabiskan 10 jam di depan komputer hanya untuk bermain game tersebut, tanpa melakukan kegiatan produktif lainnya.</p>
<p>Nah, tapi sekarang ini jamannya sudah berbeda. Game sekarang sudah bisa dimainkan di berbagai macam perangkat, tidak cuma di komputer. Banyaknya perangkat bergerak yang mungil, ringkas dan ringan, memungkinkan kita untuk bisa bermain game dimana saja, kapan saja, jika ada waktu senggang. Sebut saja misalnya, waktu sedang menunggu antrian, waktu <em>nemenin</em> istri ke salon, atau sedang merenung di (maaf) toilet. Hehe. <img src='http://ipoet.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><span id="more-661"></span></p>
<p>Bermain game di perangkat bergerak sekarang boleh dibilang cukup membantu bagi saya untuk membunuh waktu. Kebetulan saya memang memiliki sebuah komputer tablet yang selalu setia menemani saya beraktivitas dari pagi sampai malam. Tapi ada satu kelemahan yang sudah menjadi rahasia umum, bahwa bermain game di komputer tablet sangat menghabiskan waktu, terutama apabila jenis permainannya sangat menuntut kinerja kartu grafis dan prosesor yang tinggi. Selain itu, harga sebuah komputer tablet yang mumpuni boleh dibilang cukup menguras dompet.</p>
<p>Terus, apa dong alternatifnya, Put? Kita-kita kan juga pingin main game dimana saja dan kapan saja, tanpa harus mengeluarkan anggaran tambahan. Begitu kurang lebih pertanyaan banyak teman-teman saya yang iri melihat saya bisa membunuh waktu dengan menyenangkan. Well, jangan khawatir, karena sekarang sudah ada yang namanya KotaGames.</p>
<p>Bukan, ini bukan sebuah daerah baru hasil pemekaran di Indonesia. KotaGames adalah sebuah situs dimana kita bisa bermain games dan terhubung dengan orang lain, istilah kerennya social game. Apalagi itu, Put? Gampangnya, social game itu adalah jenis permainan yang memungkinkan kita untuk bisa berkolaborasi dan terhubung dengan para pemain lainnya.</p>
<p>Tapi kita gak pakai smartphone, Put. Demikian ujar beberapa orang. Jangan khawatir, Kotagames itu berbasis WAP, sehingga bisa diakses melalui semua jenis telepon selular (HP), termasuk feature phone. Canggih gak tuh? J</p>
<p>Wah, berarti perlu pakai pulsa dong, Put? Kata beberapa orang lagi. Nah, ini dia kerennya, walaupun KotaGames berbasis WAP, kita gak perlu khawatir menghabiskan banyak pulsa untuk memainkannya. Kalau kamu pelanggan XL, cukup membayar Rp550 untuk bisa bermain sepuasnya, selama 24 jam, plus mendapatkan 1000 KGold. Sepuasnya, Put? Iya, sepuasnya!</p>
<p>Selain itu, KotaGames menyediakan tidak hanya satu, melainkan enam games yang bisa dipilih, yaitu Demon Hunter, Monster Fight, Hermit Defense, Meteor City, Fun Factory dan Club Wars Advance. Kurang apa lagi coba?</p>
<p>Oke, Put, cukup cuap-cuapnya. Gimana caranya kalau kita mau main? Gampang, tinggal akses <a href="http://m.kotagames.com/">http://m.kotagames.com</a> dari telepon selular kamu, dan kamu bisa langsung mendaftar. Proses pendaftarannya juga tidak sulit, gak sampai 2 menit. Atau kamu bisa juga ketik *123*5888# kalau gak mau repot.</p>
<p>Bisa dari semua operator gak, Put? Ya bisa sih, tapi akses datanya ditanggung sendiri, yah. Cuma XL yang ngasih promo Rp550 untuk main sepuasnya, hehe.</p>
<p>Ah udah ah, kepanjangan cuap-cuap. Sampai ketemu di KotaGames :p<br />
*tutup laptop, ambil HP*</p>
]]></content>
		<link rel="replies" type="text/html" href="http://ipoet.net/kotagames/#comments" thr:count="0" />
		<link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ipoet.net/kotagames/feed/atom/" thr:count="0" />
		<thr:total>0</thr:total>
	<feedburner:origLink>http://ipoet.net/kotagames/</feedburner:origLink></entry>
		<entry>
		<author>
			<name>poetra</name>
					</author>
		<title type="html"><![CDATA[Surat Untuk Cucu Anakku&#8230;]]></title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/nasution/~3/XzjH3F-f7fU/" />
		<id>http://ipoet.net/?p=616</id>
		<updated>2012-01-18T05:37:49Z</updated>
		<published>2012-01-18T05:34:26Z</published>
		<category scheme="http://ipoet.net" term="a story of..." /><category scheme="http://ipoet.net" term="pemimpi subuh" />		<summary type="html"><![CDATA[Ketika engkau membaca surat ini, berarti malam ini jantungmu sedang berdenyut tak menentu, karena besok kau akan menikahi orang yang engkau cintai setengah mati. Mungkin kakek tidak akan bisa secara langsung memberikan petuah pernikahan, atau nasehat tentang bagaimana kau dan pujaan hatimu sebaiknya menjalani kehidupan kalian. Untuk itulah kakek menuliskan surat ini, sebagai ucapan selamat, [...]]]></summary>
		<content type="html" xml:base="http://ipoet.net/surat-untuk-cucu-anakku/"><![CDATA[<p>Ketika engkau membaca surat ini, berarti malam ini jantungmu sedang berdenyut tak menentu, karena besok kau akan menikahi orang yang engkau cintai setengah mati. Mungkin kakek tidak akan bisa secara langsung memberikan petuah pernikahan, atau nasehat tentang bagaimana kau dan pujaan hatimu sebaiknya menjalani kehidupan kalian. Untuk itulah kakek menuliskan surat ini, sebagai ucapan selamat, permintaan maaf sekaligus sebagai sebuah wasiat.</p>
<p><a href="http://ipoet.net/wp-content/uploads/2012/01/old_letters.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-651" title="Surat Untuk Cucu Anakku (photo courtessy of: J Andersen via www.sxh.hu)" src="http://ipoet.net/wp-content/uploads/2012/01/old_letters.jpg" alt="" width="450" height="338" /></a></p>
<p><span id="more-616"></span></p>
<p>Cucuku tersayang, karena saat ini kau sedang bersiap untuk menempuh bahtera baru dalam hidupmu, maka aku ingin menceritakan tentang sesuatu, sebagai kenangan bagimu, juga sebagai nasehat sekaligus pengalaman agar kau bisa belajar dari sejarah.</p>
<p>Bahwa negaramu ini dulu adalah negara yang kaya raya, kau mungkin sudah pernah mendengar. Pernah ada masanya terkubur beratus juta barel minyak mentah, bermilyar gram emas, dan ratusan jenis sumber daya alam lainnya yang terpendam di dalam tanah yang sangat subur, yang membentang dari Sabang sampai Merauke. Masa itu telah lewat, dan generasimu tak lagi bisa merasakan manfaatnya ataupun membanggakannya.</p>
<p>Bahwa dulu negerimu ini pernah dikenal sebagai salah satu bangsa yang paling ramah, suka bergotong-royong dan tolong menolong, dan memiliki toleransi yang sangat tinggi, kau juga mungkin sudah mendengar. Para pendiri negara ini telah mentahbiskannya dalam sebuah semboyan yang kala itu mewakili doa dan semangat kemerdekaan: Bhinneka Tunggal Ika, walaupun berbeda-beda, tetap satu jua. Masa itu pun mungkin telah lewat, dan butuh puluhan tahun untuk membangkitkan kembali semangat itu.</p>
<p>Bahwa pernah ada kalanya tanah airmu ini pernah dikenal dengan kebudayaan dan kesantunannya, kau mungkin samar mengingat dongeng itu dalam pelajaranmu di sekolah dasar dulu. Beratus jenis bahasa daerah, beribu jenis tarian dan adat budaya pernah bersemayam di tanah ibu pertiwi ini, beratus ribu kekayaan yang tak ternilai dari mulai corak, syair lagu, gurindam, hingga resep makanan juga pernah dimiliki nenek moyangmu yang terkenal sangat santun. Warisan ini mungkin tak pernah sampai ke tangan generasimu, tak pula ada dokumentasi yang merekamnya untuk kau pelajari.</p>
<p>Cucuku tersayang, aku mungkin meninggalkan untuk ayahmu, saudaramu dan keluarga besar kita sebuah imperium bisnis yang besar, tapi itu bukanlah warisan yang sesungguhnya, yang sebenarnya. Karena apalah artinya hidup berlimpah harta jika tak bisa menikmatinya, apalah artinya memiliki banyak uang jika didapatkan dengan tidak memperdulikan alam dan kehidupan. Apalah artinya hidup yang senang, dikelilingi orang-orang yang menderita.</p>
<p>Maka di hari bahagiamu ini, izinkan aku meminta maaf atas nama generasiku, yang tidak menyadari bahwa akan ada konsekuensi sedemikian berat yang harus ditanggung karena ketamakan dan ketidakperdulian kami. Jika aku bisa memutar waktu dan mengulangnya kembali, sepenuh hati akan kuupayakan untuk mencegahnya, walau mungkin hampir sia-sia.</p>
<div class="bigquote">&#8220;Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain&#8221;</div>
<p>Melalui surat ini kuucapkan selamat berbahagia dan selamat menjalani babak baru dalam kehidupanmu. Dan kuwariskan satu petuah yang diwariskan juga turun-temurun kepadaku, bahwa, <strong>sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain</strong>. Jadikan itu pegangan hidupmu, dan aku yakin kau akan bahagia selama-lamanya.</p>
<p>Dengan segala kerinduan dan kasih sayang,</p>
<p>Kakek ayahmu.</p>
<p><em>PS: Dulu, manusia bisa bernafas dengan bebas tanpa harus menggunakan masker oksigen dan bisa berjalan-jalan dengan bebas tanpa khawatir radiasi sinar matahari. Tapi mungkin akan kakek ceritakan lain waktu <img src='http://ipoet.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </em></p>
]]></content>
		<link rel="replies" type="text/html" href="http://ipoet.net/surat-untuk-cucu-anakku/#comments" thr:count="4" />
		<link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ipoet.net/surat-untuk-cucu-anakku/feed/atom/" thr:count="4" />
		<thr:total>4</thr:total>
	<feedburner:origLink>http://ipoet.net/surat-untuk-cucu-anakku/</feedburner:origLink></entry>
	</feed>

