<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0">

<channel>
	<title>Netsains.Com</title>
	
	<link>http://netsains.com</link>
	<description>Your Knowledge for the World</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Nov 2009 00:00:29 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" href="http://feeds.feedburner.com/netsains" type="application/rss+xml" /><feedburner:emailServiceId>netsains</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com" /><item>
		<title>10 Phobia Paling Banyak “Diminati”</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/netsains/~3/tODkwoFtsIU/</link>
		<comments>http://netsains.com/2009/11/10-phobia-paling-banyak-diminati/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Nov 2009 00:00:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Merry Magdalena</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Psychology]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://netsains.com/?p=4627</guid>
		<description><![CDATA[Netsains.Com - Takut pada suatu benda atau kondisi tertentu pastinya sudah sering kita tahu. Atau bahkan mungkin kamu mengalaminya? Keadaan seperti itu biasa dikaitkan dengan phobia, dimana takut akan sesuatu karena pernah mengalami peristiwa kurang menyenangkan.
Ada 10 jenis objek yang paling sering ditakuti oleh manusia di muka bumi ini. Berikut adalah bahasannya:
1. Takut ular
Ini merupakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-4628" title="PhobiaFlyFinal" src="http://netsains.com/wp-content/uploads/2009/11/PhobiaFlyFinal-261x300.jpg" alt="PhobiaFlyFinal" width="261" height="300" />Netsains.Com </strong>- Takut pada suatu benda atau kondisi tertentu pastinya sudah sering kita tahu. Atau bahkan mungkin kamu mengalaminya? Keadaan seperti itu biasa dikaitkan dengan phobia, dimana takut akan sesuatu karena pernah mengalami peristiwa kurang menyenangkan.</p>
<p>Ada 10 jenis objek yang paling sering ditakuti oleh manusia di muka bumi ini. Berikut adalah bahasannya:</p>
<p>1. Takut ular<br />
Ini merupakan jenis phobia yang paling sering dijumpai. Ketakutan secara berlebihan pada ular dikaitkan pada kemampuan nenek moyang kita bertahan di alam liar. Ular sejak dulu dianggap hewan berbisa, menjijikkan, dari masa ke masa. Bahkan juga diidentikkan dengan setan oleh keyakinan tertentu. Ternyata phobia akan ular ini bersifat evolusioner, diturunkan oleh nenek moyang manusia sejak zaman dulu sampai sekarag.</p>
<p>2. Takut laba-laba<br />
Ditemukan bahwa kaum perempuan empat kali lipat lebih banyak jumlahnya yang takut atau jijik pada laba-laba daripada kaum lelaki.</p>
<p>Pada studi yang dipublikasikan di jurnal Evolution and Human Behavior, David Rakison dari Carnegie Mellon University di Pittsburgh mengatakan bahwa bayi perempuan usia 11 bulan mampu mengekspresikan ketakutan begitu melihat gambar laba0laba dan ular, sedangkan bayi lelaki tidak. Teori evolusi mengatakan bahwa hal itu wajar, sebab kaum perempuan sering bersua laba-laba di rumah, atau saat mereka menyiapkan makanan di dapur. Sedangkan kaum lelaki cenderung diajarkan untuk berani pada hewan tersebut ketika berada di alam liar.</p>
<p>3. Takut ruangan tertutup<br />
Dikenal juga dengan nama agoraphobia, ketakutan ini diderita oleh 1,8 juta orang Amerika berusia dewasa, demikian menurut laporan  National Institute of Mental Health pada tahun 2008. Tempat tertutup yang dianggap sulit untuk mereka melarikan diri atau keluar merupakan obyek yang paling ditakuti. Biasanya mereka takut pada elevator/lift, ruang olah raga tertutup, jembatan, kendaraan transportasi umum, mobil, mall, bahkan juga pesawat. Penderita biasanya malas bepergian atau berada di dalam mobil terlalu lama.</p>
<p>4. Takut pada orang lain<br />
Pernah bertemu orang yang mukanya memerah saat bicara di depan orang banyak? Berkeringat, susah bicara atau gagap atau bahkan sampai sakit perut? Itulah ciri-ciri orang yang takut pada orang lain atau dikenal dengan nama sosialphobia. Sebanyak 15 juta orang Amerika dewasa menderitanya, demikian menurut  National Institute of Mental Health. Yang parah, kadang bukan saat melakukan pembicaraan di depan umum saja. Penderita sosialphobia juga kerap kesulitan makan atau minum di depan orag banyak. Gejalanya baru terlihat setelah memasuki usia puber.</p>
<p>5. Takut ketinggian<br />
Ini adalah jenis phobia yang juga lumayan banyak penderitanya. Diperkirakan sebagnyak 3-5% dari seluruh populasi dunia menderita akrophobia, takut berada di tempat tinggi. Pada riset yang pernah dilakukan, penderita akrophobia merasa semua tempat tinggi berjarak lebih tinggi dari yang sesungguhnya. Misalnya tinggi sebenarnya hanya 3 meter, maka di mata penderita akrophobia, mereka seperti melihat obyek yang tingginya 6 meter.</p>
<p>6. Takut kegelapan<br />
Takut pada kegelapan yang diderita anak-anak ternyata adalah phobia paling umum juga. &#8220;Anak-anak mempercayai imajinasinya bahwa di kegelapan bisa mendadak muncul hanti, penculik, atau perampok,&#8221; jelas  Thomas Ollendick, profesor psikologi dan direktur Child Study Center di Virginia Tech. Secara normal, ketakutan ini akan hilang seiring dengan bertambahnya usia. Namun jika hingga usia dewasa kita masih menderita ketakutan pada gelap, maka artinya kita menderita nyctophobia.</p>
<p>7. Takut kilat dan halilintar<br />
Bagi para penderita phobia ini, suara halilintar dan kilat akan terasa seperti menghentak jantung, bahkan membuat mereka berkeringat. Penderita yang parah bahkan sampai memutuskan pindah ke daerah yang aman dari petir dan kilat., demikian kata John Westefeld, ilmuwan dari University of Iowa.<br />
Westefeld melaporkan, dari surveinya terhadap mahasiswa di tahun 2006, sebanyak 73% menderita ketakutan ringan pada cuaca. Namun kebanyakan mereka malu untuk mengakuinya. Bagi mereka yang phobia pada kilat dan halilintar, ada baiknya mulai melatih rasa panik dan kecemasan.</p>
<p>8. Takut terbang<br />
Jangan dikira mereka ini orang udik yang belum pernah naik pesawat, sebab faktanya sebanyak 25 juta warga Amerika juga menderita phobia ini. Nama penyakitnya adalah aviophobia, dimana seseorang sangat takut naik pesawat. Bisa jadi memang sudah sejak lahir begitu, atau ada yang pernah mengalami kecelakaan pesawat sehingga merasa trauma naik pesawat lagi, sebab peristiwa mengerikan itu terus terbayang.</p>
<p>9. Takut Anjing<br />
Tidak usah harus anjing besar jenis doberman, anjing yang imut macam pudel pun ditakuti. Penderita cynophobia ini mengalami rasa takut digigit anjing, bisa jadi memang pernah digigit atau melihat orang lain digigit anjing, demikian menurut profesor psikologi Brad Schmidt dari Ohio State University.</p>
<p>10. Takut Dokter Gigi<br />
Bukan cuma anak kecil lho yang takut ke dokter gigi, orang dewasa juga ada. Sebanyak 9-20 oersen orang Amerika ternyata menghindari memeriksakan giginya ke dokter walau sudah dalam kondisi parah sekalipun. Rasa takut ini lebih disebabkan oleh rasa nyeri yang timbul ketika plak gigi dibersihkan, dan memang tidak semua orang bisa menahannya.</p>
<p>Diterjemahkan secara bebas dari LiveScience.<br />
foto:.caremark.com</p>

	<h4>Related posts</h4>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://netsains.com/2009/06/video-game-full-kekerasan-pemicu-agresivitas/" title="Video Game Full Kekerasan Pemicu Agresivitas (Juni 23, 2009)">Video Game Full Kekerasan Pemicu Agresivitas</a> (13)</li>
	<li><a href="http://netsains.com/2009/07/trik-mengatasi-kejenuhan/" title="Trik Mengatasi Kejenuhan (Juli 13, 2009)">Trik Mengatasi Kejenuhan</a> (0)</li>
	<li><a href="http://netsains.com/2009/01/tertawa-adalah-obat-terbaik/" title="Tertawa Adalah Obat Terbaik! (Januari 13, 2009)">Tertawa Adalah Obat Terbaik!</a> (6)</li>
	<li><a href="http://netsains.com/2009/09/stres-pemicu-kolesterol-buruk/" title="Stres Pemicu Kolesterol Buruk (September 8, 2009)">Stres Pemicu Kolesterol Buruk</a> (2)</li>
	<li><a href="http://netsains.com/2008/10/simetri-otak-homoseksual-sangat-mirip-dengan-lawan-jenis/" title="Simetri Otak Homoseksual Sangat Mirip dengan Lawan Jenis (Oktober 21, 2008)">Simetri Otak Homoseksual Sangat Mirip dengan Lawan Jenis</a> (12)</li>
</ul>

<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?a=tODkwoFtsIU:H5OAv9oprxU:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?a=tODkwoFtsIU:H5OAv9oprxU:D7DqB2pKExk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?i=tODkwoFtsIU:H5OAv9oprxU:D7DqB2pKExk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?a=tODkwoFtsIU:H5OAv9oprxU:I9og5sOYxJI"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?d=I9og5sOYxJI" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/netsains/~4/tODkwoFtsIU" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://netsains.com/2009/11/10-phobia-paling-banyak-diminati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://netsains.com/2009/11/10-phobia-paling-banyak-diminati/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Intel mempersiapkan rencana mikroprosesor dengan ‘ribuan inti’</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/netsains/~3/ufrCgl0p1dk/</link>
		<comments>http://netsains.com/2009/11/intel-mempersiapkan-rencana-mikroprosesor-dengan-ribuan-inti/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 01:00:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Arli Aditya Parikesit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Computer Science]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://netsains.com/?p=4617</guid>
		<description><![CDATA[Intel telah memberitahu pengembang software, untuk mulai berpikir bahwa kedepannya akan tersedia ribuan inti pada mikroprosesor. Intel secarang sudah menawarkan mikroprosesor empat inti dan prosesor Nehalem dengan delapan inti. Namun pengembang chip tersebut telah berpikir jauh melampaui prosesor tradisional pada PC atau server. Jerry Bautista, wakil direktur pada program riset komputasi skala-Tera pada Intel, telah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img alt="" src="http://www.multitasking-berlin.de/images/product_images/original_images/Art289519.jpg" class="alignleft" width="250" height="250" />Intel telah memberitahu pengembang software, untuk mulai berpikir bahwa kedepannya akan tersedia ribuan inti pada mikroprosesor. Intel secarang sudah menawarkan mikroprosesor empat inti dan prosesor Nehalem dengan delapan inti. Namun pengembang chip tersebut telah berpikir jauh melampaui prosesor tradisional pada PC atau server. Jerry Bautista, wakil direktur pada program riset komputasi skala-Tera pada Intel, telah mengatakan, bahwa pada lingkungan intensif grafis, semakin banyak inti yang dikembangkan, maka hal itu akan semakin baik. &#8216; Semakin banyak inti yang kita miliki, hal itu akan semakin baik. Namun hanya jika kita dapat menyediakan bandwith memori pada CPU&#8217;. Insinyur Intel telah melangkah lebih jauh lagi. Pada tulisan di blog, Anwar Ghulom, Insinyur utama pada Laboratorium Teknologi Microprosesor Intel, mengatakan: &#8216; Pada akhirnya, nasihat yang saya tawarkan kepada pengembang adalah, supaya mereka berpikir mengenai ketersediaan puluhan, ratusan, bahkan ribuan inti dari sekarang&#8217;. Dia mengatakan bahwa Intel sedang menghadapi tantangan mengenai &#8216;bagaimana untuk memasuki area performans&#8217; tersebut. Dia menandaskan: &#8216;Terkadang, pengembang juga mencoba untuk melakukan pekerjaan minimal untuk mengoptimalkan performans dari mikroprosesor inti ganda atau quartet. Ini adalah diskusi yang menarik beberapa tahun yang lalu&#8217;. Namun, bagaimanapun, Intel sekarang sedang &#8216;mendiskusikan bagaimana untuk melakukan skala performas untuk perhitungan inti yang belum dipasarkan sama sekali&#8230;lusinan, ratusan, bahkan ribuan inti, merupakan diskusi utama pada riset multi-inti Skala Tera Intel&#8217;, demikian kata Anwar. Dia mengatakan, bahwa semakin radikal langkah programming untuk memasukkan sebanyak mungkin inti prosesor &#8216;memberikan kesempatan untuk refactoring dari code base, perubahan pada bahasa, kepustakaan, metodologi engineering dan pembahasan mengenai sebagian besar dari software yang ada&#8217;. &#8216;Pada akhirnya, pengembang akan sadar bahwa inovasi pada &#8216;gunung silikon&#8217; adalah memprogram sebanyak mungkin inti, walaupun itu lebih banyak daripada produk yang sudah dipasarkan.</p>
<p>Nah, dengan teknologi mikroprosesor dua dan empat inti saja, sekarang kita sudah menikmati &#8216;keajaiban&#8217; dunia maya, seperti social networking, online gaming, video call, real time transaction,  dan lain lain. Seperti apakah &#8216;keajaiban&#8217; yang kita nikmati, jika mikroprosesor dengan ribuan inti hadir? Silahkan berikan tanggapan anda!</p>
<p>Diterjemahkan dari: http://news.cnet.com/8301-13924_3-9981760-64.html<br />
Sumber gambar: http://www.multitasking-berlin.de/images/</p>

	<h4>Related posts</h4>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://netsains.com/2007/09/yuk-kita-jadi-hacker/" title="Yuk Kita Jadi Hacker (September 13, 2007)">Yuk Kita Jadi Hacker</a> (264)</li>
	<li><a href="http://netsains.com/2008/08/waspadai-uji-penetrasi-dengan-kenali-metoda-serangan/" title="Waspadai Uji Penetrasi dengan Kenali Metoda Serangan (Agustus 25, 2008)">Waspadai Uji Penetrasi dengan Kenali Metoda Serangan</a> (0)</li>
	<li><a href="http://netsains.com/2008/08/uji-penetrasi-bisa-jadi-pedang-bermata-dua/" title="Uji Penetrasi Bisa Jadi Pedang Bermata Dua (Agustus 23, 2008)">Uji Penetrasi Bisa Jadi Pedang Bermata Dua</a> (1)</li>
	<li><a href="http://netsains.com/2007/08/tips-penting-jangan-sering-memangku-laptop/" title="Tips Penting: Jangan Sering Memangku Laptop (Agustus 1, 2007)">Tips Penting: Jangan Sering Memangku Laptop</a> (8)</li>
	<li><a href="http://netsains.com/2008/01/tips-mengamankan-password-anda/" title="Tips Mengamankan Password Anda (Januari 24, 2008)">Tips Mengamankan Password Anda</a> (0)</li>
</ul>

<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?a=ufrCgl0p1dk:Yk5z13oG15E:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?a=ufrCgl0p1dk:Yk5z13oG15E:D7DqB2pKExk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?i=ufrCgl0p1dk:Yk5z13oG15E:D7DqB2pKExk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?a=ufrCgl0p1dk:Yk5z13oG15E:I9og5sOYxJI"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?d=I9og5sOYxJI" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/netsains/~4/ufrCgl0p1dk" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://netsains.com/2009/11/intel-mempersiapkan-rencana-mikroprosesor-dengan-ribuan-inti/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://netsains.com/2009/11/intel-mempersiapkan-rencana-mikroprosesor-dengan-ribuan-inti/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Apakah ARV Efektif Mengobati HIV?</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/netsains/~3/Sk55aN3ToR8/</link>
		<comments>http://netsains.com/2009/11/apakah-arv-efektif-mengobati-hiv/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Nov 2009 00:38:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dr. Muchlis Achsan Udji Sofro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanya Dokter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://netsains.com/?p=4641</guid>
		<description><![CDATA[Pertanyaan
Apakah ARV itu?sejauh mana fungsi ARV bagi pemakainya? Apakah ARV memang efektif? Saya ada mendengar ada pasien yang mengeluh, andai dia tidak mengkonsumsi ARV mungkin umurnya bisa lebih panjang. Saya hanya ingin tahu, karena ada anggota keluarga saya yang mengidap HIV dan sedang menunggu jatah ARV.
Terima kasih.
rain_tearsdrop@*****com
Jawab:
Penyakit HIV-AIDS akhir akhir ini cenderung meningkat. Hal ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-4642" title="ARV" src="http://netsains.com/wp-content/uploads/2009/11/ARV.jpeg" alt="ARV" width="94" height="124" />Pertanyaan</p>
<p>Apakah ARV itu?sejauh mana fungsi ARV bagi pemakainya? Apakah ARV memang efektif? Saya ada mendengar ada pasien yang mengeluh, andai dia tidak mengkonsumsi ARV mungkin umurnya bisa lebih panjang. Saya hanya ingin tahu, karena ada anggota keluarga saya yang mengidap HIV dan sedang menunggu jatah ARV.</p>
<p>Terima kasih.</p>
<p>rain_tearsdrop@*****com</p>
<p>Jawab:</p>
<p>Penyakit HIV-AIDS akhir akhir ini cenderung meningkat. Hal ini dikarenakan kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri semakin baik. Oleh karena itu, apabila ada diantara kita yang sedang mengalami: demam lebih dari satu bulan, batuk lebih dari satu bulan, diare lama (juga lebih dari satu bulan), berat badan turun terus menerus, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter. Sebab, salah satu gejala atau tanda terserang AIDS adalah seperti itu (demam lama, batuk lama, diare lama, Berat badan turun drastis).</p>
<p>Penyakit HIV AIDS disebabkan oleh virus HIV (Human Immunodeficiency Virus). Virus ini selalu beranak pinak di dalam tubuh kita, melalui sel limfosit T (bagian dari sel darah tubuh). Satu virus bisa berkembang menjadi 100.000 virus baru setiap harinya. Semakin banyak virus di dalam tubuh, akan semakin melemahkan daya tahan tubuh kita.  Apabila daya tahan tubuh kita semakin lemah, bisa dilihat dari pemeriksaan CD4, maka penyakit lain akan mudah menyerang kita. Penyakit lain tersebut dikenal sebagai infeksi oportunistik (infeksi ikutan), antara lain: Tuberkulosis Paru, Herpes simpleks, Jamur di mulut, Infeksi CMV, Toksoplasmosis, Hepatitis B, C. dan masih banyak lagi.</p>
<p>Agar virus HIV tidak terus menerus berkembang biak di dalam tubuh kita, maka pasien yang terinfeksi HIV harus minum obat ARV (Antiretrovirus). Obat tersebut dimaksudkan untuk menekan perkembang biakan virus HIV. Bukan mematikan seratus persen, hanya menekan perkembangbiakannya. Ibarat pil KB, maka obat tersebut merupakan pil KB bagi virus HIV agar tidak beranak pinak sedemikian cepat.</p>
<p>Obat ARV diminum setiap hari sepanjang hidup pasien HIV AIDS. Menurut banyak panelitian, jika obat ARV diminum secara teratur sesuai anjuran dokter, maka obat ini akan efektif membantu pasien. Pasien akan merasakan kesegaran badan yang lebih baik. Berat badan meningkat setiap bulan. Jumlah virus akan menurun, dan kekebalan tubuh akan meningkat yang ditandai dengan peningkatan kadar CD4 (diperiksa tiap tiga bulan).</p>
<p>Obat ARV dikatakan efektif kalau pasien secara klinis menjadi lebih baik, demam menghilang, batuk berkurang, diare berhenti, dan berat badan meningkat.</p>
<p>Tidak semua pasien HIV harus segera minum ARV. Karena harus melihat berapa kadara CD4 nya. Bila masih di atas 350 belum perlu menggunakan ARV. Dievaluasi terus tiap tiga bulan. Ada bebarapa pasien HIV yang belum perlu minum obat ARV karena setiap kali diperiksa CD4nya selalu di atas 350. Setelah CD4 turun di bawah 350 barulah obat ARV diminum.</p>
<p>Ada yang mengeluh setelah minum ARV kok malah meninggal. Sebenarnya bukan demikian. Mungkin ketika diketahui terserang AIDS kondisinya sudah cukup berat. Ditandai dengan begitu banyaknya infeksi oportunistik yang muncul, CD4 sudah jauh dibawah nilai normal (normalnya 400-1400), mungkin CD4 sudah di bawah 10. Kalau sudah demikian biasanya walaupun mendapat obat ARV seringkali sudah ditolong.</p>
<p>Sekarang banyak pasien HIV AIDS yang bisa hidup sehat , seperti orang sehat lainnya. Tidak keluhan, tidak ada gejala, bisa bermanfaat bagi sesama. Mengapa? Karena selalu mengkonsumsi obat ARV secara teratur sesuai anjuran dokter. Jadi. Obat ARV membantu mengendalikan penyakit HIV AIDS.</p>
<p>foto:<cite style="font-style: normal;">mg.co.za</cite></p>

	<h4>Related posts</h4>
	<ul class="st-related-posts">
	<li>No related posts.</li>
	</ul>

<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?a=Sk55aN3ToR8:_KtD9zT48sU:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?a=Sk55aN3ToR8:_KtD9zT48sU:D7DqB2pKExk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?i=Sk55aN3ToR8:_KtD9zT48sU:D7DqB2pKExk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?a=Sk55aN3ToR8:_KtD9zT48sU:I9og5sOYxJI"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?d=I9og5sOYxJI" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/netsains/~4/Sk55aN3ToR8" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://netsains.com/2009/11/apakah-arv-efektif-mengobati-hiv/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://netsains.com/2009/11/apakah-arv-efektif-mengobati-hiv/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>10 Pertanyaan Dasar Tentang Internet (bagian 6 dari 10 tulisan)</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/netsains/~3/t7Z0pzcfEdE/</link>
		<comments>http://netsains.com/2009/11/10-pertanyaan-dasar-tentang-internet-bagian-6-dari-10-tulisan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Nov 2009 00:26:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Salahuddien</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Computer Science]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://netsains.com/?p=4456</guid>
		<description><![CDATA[Pertanyaan dasar ke-6 seputar Internet adalah:
6. SIAPAKAH ISP DAN WARNET ?
Internet Service Provider (ISP)
Koneksi langsung ke Internet memerlukan biaya sangat tinggi yang tidak mungkin ditanggung perorangan. Sebagai solusi didirikanlah perusahaan penyedia jasa yang membangun infrastruktur koneksi ke Internet dan kemudian membagi kapasitas yang dimilikinya kepada pelanggan. Biaya koneksi menjadi ringan karena ditanggung bersama oleh sejumlah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-4457" title="1183430_warnet" src="http://netsains.com/wp-content/uploads/2009/10/1183430_warnet.jpg" alt="1183430_warnet" width="288" height="196" />Pertanyaan dasar ke-6 seputar Internet adalah:</p>
<p><strong>6. SIAPAKAH <acronym title="Internet Service Provider">ISP</acronym> DAN <acronym title="Warung Internet">WARNET</acronym> ?</strong></p>
<p><em>Internet Service Provider (<acronym title="Internet Service Provider">ISP</acronym>)</em></p>
<p>Koneksi langsung ke Internet memerlukan biaya sangat tinggi yang tidak mungkin ditanggung perorangan. Sebagai solusi didirikanlah perusahaan penyedia jasa yang membangun infrastruktur koneksi ke Internet dan kemudian membagi kapasitas yang dimilikinya kepada pelanggan. Biaya koneksi menjadi ringan karena ditanggung bersama oleh sejumlah pelanggan melalui registrasi dan iuran, kecuali biaya pulsa ditanggung sendiri oleh pengguna. Seiring dengan makin berkurangnya dominasi dan monopoli telekomunikasi, pada saatnya biaya koneksi <acronym title="Internet Service Provider">ISP</acronym> akan termasuk pulsa.</p>
<p><acronym title="Internet Service Provider">ISP</acronym> selain memperoleh keuntungan dari iuran biaya koneksi, juga menjual jasa yang lain seperti layanan Virtual Private Networking (VPN – saluran WAN khusus intern perusahaan melalui Internet), koneksi dedicated (24 jam), pembuatan (desain) dan hosting (penempatan – Web Hosting) situs Internet, konsultan jaringan komputer bahkan ada yang berjualan komputer.</p>
<p><acronym title="Internet Service Provider">ISP</acronym> adalah lembaga komersial yang memiliki ijin operasional dari Pemerintah. <acronym title="Internet Service Provider">ISP</acronym> juga harus terdaftar dalam lembaga Internet internasional serta memiliki alokasi <acronym title="Internet Protocol">IP</acronym> address (alamat Internet) yang diatur oleh Internet Address Network Authority (IANA) dan memiliki domain yang terdaftar dan diakui oleh komunitas Internet.</p>
<p>Di Indonesia <acronym title="Internet Service Provider">ISP</acronym> mempunyai wadah yang disebut dengan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (<acronym title="Asosiasi Pengusaha Jasa Internet Indonesia">APJII</acronym>). Dan untuk pengelolaan domain name (alamat atau penamaan di Internet berakhiran .id misalnya www.kesini.or.id) diselenggarakan oleh IDNIC atau CCTLD ID (Country Code Top Level Domain, ID = Indonesia), suatu lembaga volunteer non profit. Saat ini juga tengah dirintis berdirinya IISOC (Indonesia Internet Society) yang merupakan representasi masyarakat / komunitas Internet di Indonesia.</p>
<p><em>Warung Internet</em></p>
<p><acronym title="Warung Internet">WARNET</acronym> adalah suatu bisnis jasa jual kembali skala kecil menengah yang mirip <acronym title="Internet Service Provider">ISP</acronym>. Umumnya <acronym title="Warung Internet">WARNET</acronym> menyediakan sejumlah terminal (PC) yang bisa dipakai akses Internet oleh masyarakat umum secara massal di suatu tempat permanen dengan mengenakan tarif sewa per satuan waktu pemakaian (misalnya per jam). <acronym title="Warung Internet">WARNET</acronym> sendiri mendapatkan akses Internet dengan cara menjadi pelanggan <acronym title="Internet Service Provider">ISP</acronym> secara dedicated atau on demand.</p>
<p>Di berbagai negara, termasuk Indonesia, bisnis <acronym title="Warung Internet">WARNET</acronym> berkembang pesat. Hal ini bisa dipahami dari beberapa faktor penyebab, pertama masih rendahnya tingkat kepemilikan (densitas) komputer karena masyarakat masih memandang komputer sebagai barang mewah yang mahal dan bukan sebagai alat produksi atau sarana penguasaan iptek. Kedua, mahalnya tarif telekomunikasi dan Internet personal dan ketiga faktor trend pergaulan terutama di kalangan muda.</p>
<p>Dalam posisi ini maka <acronym title="Warung Internet">WARNET</acronym> sebenarnya adalah bisnis yang sangat strategis bagi upaya penetrasi dan sosialisasi (introduksi) Internet ke tengah masyarakat terutama di kalangan muda. Sebagai lembaga bisnis, <acronym title="Warung Internet">WARNET</acronym>, yang memiliki akses atas informasi, sebenarnya juga dapat diarahkan untuk menjadi lembaga inkubator, point of sales maupun trading house bagi potensi ekonomi di sekitarnya melalui pola kerjasama.</p>
<p><acronym title="Warung Internet">WARNET</acronym> sebenarnya punya banyak solusi bagi pemberdayaan potensi lokal. Namun wacana ini masih belum terlalu berkembang di lingkungan pebisnis <acronym title="Warung Internet">WARNET</acronym> karena kesibukan mereka lebih banyak tercurah pada urusan teknis dan konflik manajemen seperti masalah persaingan dan perang tarif.</p>
<p><em>RT/RW Net</em></p>
<p>Belakangan ini muncul istilah baru yaitu RT/RW Net. Pada dasarnya RT/RW Net adalah sebuah mini <acronym title="Internet Service Provider">ISP</acronym> yang melayani pelanggan dalam area terbatas dalam satu lingkungan RT/RW. Konsepnya adalah berbagi pakai akses Internet dan tidak terlalu berorientasi profit. Pengelola RT/RW Net pada umumnya menjual kembali jasa akses Internet dari salah satu <acronym title="Internet Service Provider">ISP</acronym> atau berbagi pakai kapasitas bandwidth yang tersisa dari <acronym title="Warung Internet">WARNET</acronym>. Dengan konsep ini, pengguna rumahan dapat memperoleh solusi alternatif akses Internet yang lebih murah (flat rate) dan dedicated (24 jam).</p>
<p>foto:wb9.itrademarket.com/pdimage</p>

	<h4>Related posts</h4>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://netsains.com/2007/09/yuk-kita-jadi-hacker/" title="Yuk Kita Jadi Hacker (September 13, 2007)">Yuk Kita Jadi Hacker</a> (264)</li>
	<li><a href="http://netsains.com/2008/08/waspadai-uji-penetrasi-dengan-kenali-metoda-serangan/" title="Waspadai Uji Penetrasi dengan Kenali Metoda Serangan (Agustus 25, 2008)">Waspadai Uji Penetrasi dengan Kenali Metoda Serangan</a> (0)</li>
	<li><a href="http://netsains.com/2008/08/uji-penetrasi-bisa-jadi-pedang-bermata-dua/" title="Uji Penetrasi Bisa Jadi Pedang Bermata Dua (Agustus 23, 2008)">Uji Penetrasi Bisa Jadi Pedang Bermata Dua</a> (1)</li>
	<li><a href="http://netsains.com/2007/08/tips-penting-jangan-sering-memangku-laptop/" title="Tips Penting: Jangan Sering Memangku Laptop (Agustus 1, 2007)">Tips Penting: Jangan Sering Memangku Laptop</a> (8)</li>
	<li><a href="http://netsains.com/2008/01/tips-mengamankan-password-anda/" title="Tips Mengamankan Password Anda (Januari 24, 2008)">Tips Mengamankan Password Anda</a> (0)</li>
</ul>

<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?a=t7Z0pzcfEdE:S9sgOYmpUig:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?a=t7Z0pzcfEdE:S9sgOYmpUig:D7DqB2pKExk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?i=t7Z0pzcfEdE:S9sgOYmpUig:D7DqB2pKExk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?a=t7Z0pzcfEdE:S9sgOYmpUig:I9og5sOYxJI"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?d=I9og5sOYxJI" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/netsains/~4/t7Z0pzcfEdE" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://netsains.com/2009/11/10-pertanyaan-dasar-tentang-internet-bagian-6-dari-10-tulisan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://netsains.com/2009/11/10-pertanyaan-dasar-tentang-internet-bagian-6-dari-10-tulisan/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Nukleoaktivitas dan Teleportasi</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/netsains/~3/wzk4-U4VV5U/</link>
		<comments>http://netsains.com/2009/11/nukleoaktivitas-dan-teleportasi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 00:05:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jaki Umam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Philosophy]]></category>
		<category><![CDATA[Physics]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://netsains.com/?p=4568</guid>
		<description><![CDATA[Netsains.Com - Tiga hal yang sangat krusial dalam kehidupan manusia modern adalah informasi, komunikasi, dan transportasi. Menurut KBBI1, informasi adalah keseluruhan makna yang menunjang amanat yang terlihat dalam bagian-bagian amanat itu, atau dengan kata lain fakta-fakta yang terkandung pada suatu objek.
Komunikasi adalah pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft size-full wp-image-4572" title="quantumentanglement" src="http://netsains.com/wp-content/uploads/2009/10/quantumentanglement.jpg" alt="quantumentanglement" width="222" height="177" />Netsains.Com </strong>- Tiga hal yang sangat krusial dalam kehidupan manusia modern adalah informasi, komunikasi, dan transportasi. Menurut KBBI<sup>1</sup>, informasi adalah keseluruhan makna yang menunjang amanat yang terlihat dalam bagian-bagian amanat itu, atau dengan kata lain fakta-fakta yang terkandung pada suatu objek.</p>
<p>Komunikasi adalah pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami, atau hubungan untuk mentransfer informasi-informasi. Dan transportasi adalah pengangkutan barang oleh berbagai jenis kendaraan sesuai dengan kemajuan teknologi, atau dengan kata lain mekanisme komunikasi dengan cara memindahkan objek informasinya secara real. Pada abad modern ini, informasi dan komunikasi mengalami perkembangan sangat signifikan, sedangkan transportasi masih menyisakan persoalan-persoalan serius berkaitan dengan <a href="http://netsains.com/2008/12/krisis-energi/">isu lingkungan dan efektifitasnya</a>. Teknologi informasi dan komunikasi telah berhasil diintegrasikan dengan baik, sedangkan teknologi transportasi masih separatis.</p>
<p>Beberapa sutradara film ilmiah telah bermimpi menyatukan teknologi informasi, komunikasi, dan transportasi. Salah satu konsep terkenal yang menyatukan ketiga teknologi tersebut adalah teleportasi. Akankah teleportasi itu bisa menjadi kenyataan? Mungkin saja teleportasi akan menjadi kenyataan, jika rahasia kestabilan sistem atom ditemukan.</p>
<p><strong>Paradoks EPR</strong></p>
<p>Masih ingat subjek tentang <a href="../2009/01/nukleoaktivitas-dan-percobaan-terbesar-di-bumi/">nukleoaktivitas</a>? Nukleoaktivitas adalah sumber interaksi yang terletak di setiap inti, bahkan ia bisa menjadi dapur pembentukan partikel jika sistem nukleoaktivitasnya cukup besar. Inti yang dimaksud di sini mencakup inti pada <a href="../2009/05/dari-zarah-terkecil-sampai-bintang-terbesar/">partikel-partikel</a> dalam skala paling kecil, misalnya foton, kuark, dan neutrino sampai pada partikel-partikel dala skala paling besar, misalnya super-bintang di pusat galaksi dan cluster galaksi. Pembentukan nukleolaktivitas sendiri berasal dari gumpalan gelombang elementer yang saling berinterferensi, bersuperposisi, dan berpolarisasi, yang lama-lama membesar dan mampu melakukan aktivitas independen.</p>
<p>Masih ingat juga perseteruan Einstein dan Bohr dalam Paradoks EPR? Pada tahun 1935, Einstein, Podolsky, dan Rosen melakukan antitesis untuk meruntuhkan Prinsip Ketidakpastian dalam Mazhab Kopenhagen (mazhab teori kuantum yang dibangun Bohr). Dalam mazhab itu dinyatakan bahwa kita tidak bisa mendapatkan informasi yang sangat teliti terhadap aktivitas suatu partikel disebabkan adanya ketidakpastian dalam satu-satunya cara pengamatan kita. Medium observasi (frekuensi cahaya) akan selalu mengganggu variabel-variabel partikel yang dikehendaki, misalnya posisi dan momentum, atau energi dan waktu.</p>
<p>Percobaan EPR memisalkan ada dua elektron dalam keadaan tunggal. Keduanya bergerak menjauh. Dalam arah tertentu, spin A ditemukan dalam keadaan atas. Karena kedua spin harus saling meniadakan, maka dalam arah yang sama spin B harus bawah. Menurut Mazhab Kopenhagen, spin A selalu tidak pasti sampai ia diukur dan harus mempengaruhi B seketika itu juga, yaitu mengatur agar spin B bawah. Ini berarti ada aksi pada jarak atau komunikasi yang lebih cepat dari cahaya, yang tidak bisa diterima. Paradoks ini kemudian memunculkan prinsip lokalitas, yakni pemisahan antara pengamat dan objek itu dalam sistem-sistem individual.</p>
<p>Beberapa percobaan dalam empat dekade selanjutnya, misalnya percobaan John Clauser pada 1978 di Berkeley dan percobaan Alain Aspect pada 1982 di Paris, ternyata menemukan fenomena non-lokal, yang berarti mengukuhkan Mazhab Kopenhagen.</p>
<p>Bagaimana nukleoaktivitas menjelaskan fenomena non-lokal? Setiap nukleoaktivitas mempunyai kemampuan berinteraksi dengan nukleaotivitas lainnya. Komunikasi yang terjadi akan menciptakan frekuensi unik yang hanya bisa dipahami dua atau beberapa nukleoaktivitas yang saling berinteraksi. Frekuensi unik inilah yang menyebabkan stabilitas sistem atom dalam kondisi non-lokal.</p>
<p>Kalau kita menengok <a href="../2009/02/gravitasi-dan-mekanisme-alam/">cara nukleoaktivitas berinteraksi</a>, paradoks EPR bukanlah paradoks. Frekuensi unik yang terbentuk dalam interaksi antar-nukleoaktivitas akan terus menghubungkan komunikasi mereka seberapa pun jarak yang memisahkan mereka. Jangan-jangan, kestabilan sistem yang terbentuk oleh frekuensi inilah yang membuat sifat non-lokal alam semesta, karena frekuensi ini akan selalu eksis dalam cara dua partikel berinteraksi meskipun mereka dipisahkan sejauh diameter semesta. Setiap partikel memiliki memori abadi dalam sejarah interaksi mereka dengan partikel-partikel lainnya. Mereka akan selalu terkait. Layaknya sebuah foto yang kita sobek-sobek. Sobekan-sobekan itu memiliki sejarah gambar utuh yang masih terikat satu sama lain sampai kapan pun.</p>
<p><strong>Arah Balik Entropi</strong></p>
<p>Entropi adalah keseimbangan termodinamis, terutama mengenai perubahan energi, yang hukumnya disebut Hukum Termodinamika Kedua, yang menyatakan bahwa energi hanya dapat berpindah dari tempat yang mengandung banyak energi ke tempat yang kurang mengandung energi<sup>2</sup>.</p>
<p>Para fisikawan curiga bahwa dalam siklus kekekalan energi, panas adalah bentuk energi kinetik terakhir sebelum berubah menjadi energi potensial lagi. Misalnya dalam aliran energi yang melalui penanak nasi. Energi dari perubahan medan magnet generator PLN akan diteruskan elektron-elektron dalam <em>covalent bond </em>atom-atom pada kabel sebagai listrik. Listrik yang dimaksud memasuki rangkaian elektronika dalam <em>rice cooker</em>, sehingga ia menyebabkan elektron-elektron dalam elemen panasnya terus berpusing. Berpusingnya elektron-elektron itu menciptakan panas yang merambat melalui teflon dan mengubah struktur molekul beras dan air menjadi nasi. Sisanya menguap ke udara, dan menjadi <a href="../2009/07/keberpasangan-memandang-ekuivalensi-einstein/">energi potensial</a> lagi di sela-sela kolong alam semesta. Mekanisme serupa terjadi hampir di setiap aliran energi, yang disebut entropi.</p>
<p>Alam non-lokal menghendaki bahwa energi-energi potensial itu mengandung desain alam semesta, dalam bentuk frekuensi unik nukleoaktivitas. Desain ini bisa diwujudkan kembali dengan memutar balik arah waktu ke masa lalu, atau dengan cara membalikkan arah entropinya. Ini artinya kita masih punya kesempatan besar untuk menyatukan kembali potongan-potongan foto yang telah dicabik-cabik. Para ilmuwan sebetulnya telah menyadari hal ini. Namun, mereka mendapatkan input energi yang sangat besar dalam proses pembalikkan entropi, karena kita tidak tahu kemana dan dimana partikel-partikel yang terpencar bersembunyi.</p>
<p>Bayangkan bagian-bagian tubuh Anda dicerai-beraikan menjadi foton-foton, kemudian dimasukkan ke dalam serat optik. Sepersekian detik kemudian foton-foton tubuh Anda mencapai Silicon Valley, lalu digabungkan kembali menjadi diri Anda yang utuh. Mungkinkah? Mungkin saja..kalau para fisikawan itu tidak melupakan sifat non-lokal alam. Variabel ini akan memberikan kita cara terbaik untuk menemukan partikel-partikel yang bersembunyi di balik belantara galaksi. Dan bisa jadi, inilah cikal-bakal teknologi teleportasi, sinergi tiga teknologi paling penting abad ini: informasi, komunikasi, dan transportasi.</p>
<p><sup>1 2</sup><a href="http://pusatbahasa.diknas.go.id/kbbi">http://pusatbahasa.diknas.go.id/kbbi</a></p>
<p>foto:<span style="color: green;">crystalinks.com</span></p>

	<h4>Related posts</h4>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://netsains.com/2008/11/keberpasangan-pilar-fundamental-semesta-raya/" title="Keberpasangan: dari Teori Fisika, Ayat Al Quran dan Alkitab (November 18, 2008)">Keberpasangan: dari Teori Fisika, Ayat Al Quran dan Alkitab</a> (47)</li>
	<li><a href="http://netsains.com/2009/07/keberpasangan-memandang-ekuivalensi-einstein/" title="Keberpasangan Memandang Ekuivalensi Einstein (Juli 21, 2009)">Keberpasangan Memandang Ekuivalensi Einstein</a> (2)</li>
	<li><a href="http://netsains.com/2009/09/warna-warni-langit-kita/" title="Warna Warni Langit Kita (September 3, 2009)">Warna Warni Langit Kita</a> (6)</li>
	<li><a href="http://netsains.com/2007/09/uap-air-berkontribusi-pada-pemanasan-global/" title="Uap Air Berkontribusi pada Pemanasan Global? (September 10, 2007)">Uap Air Berkontribusi pada Pemanasan Global?</a> (2)</li>
	<li><a href="http://netsains.com/2009/04/tuhan-yang-masuk-akal/" title="Tuhan yang &#8220;Masuk Akal&#8221;? (April 21, 2009)">Tuhan yang &#8220;Masuk Akal&#8221;?</a> (3)</li>
</ul>

<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?a=wzk4-U4VV5U:EmACsUjhWaA:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?a=wzk4-U4VV5U:EmACsUjhWaA:D7DqB2pKExk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?i=wzk4-U4VV5U:EmACsUjhWaA:D7DqB2pKExk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?a=wzk4-U4VV5U:EmACsUjhWaA:I9og5sOYxJI"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?d=I9og5sOYxJI" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/netsains/~4/wzk4-U4VV5U" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://netsains.com/2009/11/nukleoaktivitas-dan-teleportasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://netsains.com/2009/11/nukleoaktivitas-dan-teleportasi/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Mengurai Metamorfosis Franz Kafka</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/netsains/~3/-a_K5fQi9tA/</link>
		<comments>http://netsains.com/2009/11/mengurai-metamorfosis-franz-kafka/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 00:04:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Arif Gumantia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resensi Buku]]></category>
		<category><![CDATA[literature]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://netsains.com/?p=4556</guid>
		<description><![CDATA[Judul : Metamorfosis
Judul Asli : Die Verwandlung
Penulis : Franz Kafka
Penerjemah : Juni Liem
Penerbit: Homerian Pustaka

”Suatu pagi Gregor Samsa terbangun dari mimpi buruknya, ia menemukan dirinya telah berubah menjadi seekor kutu besar yang menakutkan.”
Demikian kalimat pembuka dari Metamorfosis (1915), sebuah novella muram yang ditulis oleh Franz Kafka (1883-1924) salah satu penulis asal Jerman yang paling berpengaruh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-4555" title="8232_1257565600419_1267988504_30751400_2327595_n" src="http://netsains.com/wp-content/uploads/2009/10/8232_1257565600419_1267988504_30751400_2327595_n-193x300.jpg" alt="8232_1257565600419_1267988504_30751400_2327595_n" width="193" height="300" />Judul : Metamorfosis<br />
Judul Asli : Die Verwandlung<br />
Penulis : Franz Kafka<br />
Penerjemah : Juni Liem<br />
Penerbit: Homerian Pustaka<br />
</strong><br />
”Suatu pagi Gregor Samsa terbangun dari mimpi buruknya, ia menemukan dirinya telah berubah menjadi seekor kutu besar yang menakutkan.”</p>
<p>Demikian kalimat pembuka dari Metamorfosis (1915), sebuah novella muram yang ditulis oleh Franz Kafka (1883-1924) salah satu penulis asal Jerman yang paling berpengaruh dalam abad ke 20 . Tiba-tiba saja Gregor Samsa terputus hubungan dengan masa lalunya sebagai manusia. Sesuatu yang diluar nalar terjadi pada hidupnya. Bukan mimpi melainkan kenyataan. Walau cara berpikirnya masih manusia, namun fisiknya berubah bentuk menjadi seekor kutu besar.</p>
<p>Sebelum berubah wujud Gregor Samsa adalah seorang salesman kain yang merupakan tulang punggung keluarganya. Ia tinggal bersama kedua orang tuanya, dan Gretta, adik kandungnya. Karenanya ketika ia berubah wujud, ia tak dapat lagi bekerja sehingga kondisi keuangan keluarganya menjadi terganggu. Tak hanya itu Gregor menjadi terasing di tengah keluarganya sendiri. Ia menjadi tersisihkan, terpenjara dalam kamarnya sendiri. Ia kini menjadi obyek yang memalukan bagi keluarganya. . Bahkan ayahnya sendiri selalu memandangnya dengan jijik bahkan berusaha untuk membunuhnya.</p>
<p>Bisa dibayangkan bagaimana perubahan wujud itu membuat Gregor tertekan, ruang gerak dan perilakukanya menjadi seperti seekor serangga, merayap di dinding, di langit-langit, sembunyi disela-sela perabot kamar, kebiasaan makannyapun mulai berubah, ia kini lebih menyukai makanan-makanan sisa dibanding makanan segar. Walau ia bisa mendengar dan memahami apa yang diatakan keluarganya, ia tak mampu lagi berkomunikasi dengan keluarganya. Tak ada yang mempedulikannya lagi kecuali Gretta dan ibunya yang masih memperhatikannya dengan memberi makan dan memindahkan beberapa perabot kamarnya agar Gregor lebih leluasa bergerak.</p>
<p>Sebulan sudah Gregor berubah wujud dan terpenjara dalam kamarnya. Karena Gregor tak bisa bekerja, maka ketika keluaranya kehabisan uang, mereka memutuskan untuk menyewakan beberapa kamar di apartemen mereka pada tiga orang lelaki. Semenjak itu kehidupan keluarga Gregor menjadi layaknya pembantu karena mereka harus menyediakan makanan dan beberapa keperluan dari penyewa kamar.</p>
<p>Namun sayangnya ketenangan ketiga penyewa kamar keluarga Gregor terusik ketika sebuah peristiwa membuat Gregor tergerak untuk keluar dari kamarnya dan fisiknya terlihat oleh ketiga pria tersebut. Hal ini membuat mereka menjadi ketakutan dan mumutuskan untuk tak lagi menyewa kamar keluarga Gregor.<br />
Kejadian ini tentu saja membuat ayah Gregor geram dan berniat membunuhnya, dengan melempar Gregor dengan apel. Salah satu apel bersarang dalam tubuhnya hingga membusuk dan membuat Gregor menderita kesakitan. Ia kembali terkurung dalam kamarnya. Peristiwa ini pula merupakan titik balik bagi keluarga Gregor untuk segera melupakan bahwa Gregor sebenarnya masih hidup, hal ini terungkap seperti yang dikatakan Gretta pada ayahnya :</p>
<p>“Ayah harus dapat melupakan bahwa ide bahwa itu adalah Gregor..Bagaimana mungkin itu Gregor? Jika itu adalah Gregor, ia harus melihat dari dahulu bahwa tak dapat manusia hidup dengan binatang seperti itu…Kita tak mempunyai saudara laki-laki lagi, tapi kita dapat mengingat dia di dalam hidup kita dengan hormat.” (hal 137).</p>
<p>Dilupakan oleh keluarganya sendiri membuat hati Gregor semakin pedih, Sebagai manusia ia telah mati. Dan Gregor dengan sisa-sisa kekuatannya mencoba bertahan, namun sampai berapa lama Gregor si kutu besar itu mampu bertahan sendirian tanpa seorangpun yang mempedulikannya ?</p>
<p>Metamorfosis banyak dianggap sebagai kisah yang simbolik dengan berbagai interpretasi. Soal menjadi mahluk apa sebenarnya si Gregor ini sendiri menjadi banyak perdebatan, ada yang mengatakan kecoak, serangga, kutu, dll. Memang Kafka sendiri tak memberikan deskripsi detail seperti apa wujud Gregor yang telah berubah. Bahkan untuk keperluan sampul bukunya pun ia menyurati pada penerbitnya bahwa mahluk tersebut tidak untuk digambar.</p>
<p>Lalu bagaimana pula dengan penjelasan logis mengapa Gregor bisa berubah wujud? Kafka memang tak sedang membuat kisah fiksi ilmiah, jadi jangan harap kita akan menemukan jawaban atas perubahan wujud Gregor. Dalam novelnya ini Kafka tampak lebih mengutamakan penggambarkan kondisi psikologis yang dialami Gregor dibanding menjelaskan mengapa kejadian aneh ini bisa terjadi. Sastrawan Rusia Vladimir Nabakov, penulis novel &#8220;Lolita&#8221;, juga mengatakan, &#8220;Barang siapa melihat `Metamorfosa` lebih dari sekedar fantasi ilmu serangga, aku anggap pembaca itu telah berhasil.&#8221;</p>
<p>Nah, jadi apa yang bisa kita peroleh dari novel pendek ini ? Tentunya pembaca memiliki interpretasi masing-masing dari apa yang dibacanya. Dalam Metamorfosis Kafka menggambarkan betapa egoisnya manusia sekalipun itu berada dalam lingkungan keluarga sendiri. Ketika Gregor berubah wujud, begitu cepat keluarganya melupakan jasa Gregor yang telah menjadi tulang punggung perekonomian keluarganya. Gregor kini dianggapnya sebagai parasit dalam keluarga, padahal sebelumnya keluarga Gregorlah yang menjadi parasit dalam hidup Gregor.</p>
<p>Kafka juga berbicara mengenai bagaimana kedekatan dan cinta dari orang-orang yang kita sayangi bisa berubah ketika kita mengalami ‘perubahan’. Memang Kafka memberikan contoh esktrim dengan mengubah Gregor menjadi binatang. Namun dalam kenyataannya mungkin suatu saat kita mengalami perubahan dalam kehidupan yang diakibatkan karena kehilangan pekerjaan, kegagalan dalam karier, kejatuhan dalam dosa, dan lain-lain. Hal itulah yang membuat kita menjadi seperti Gregor. Dari sosok yang diandalkan, dibutuhkan, dan tiba-tiba menjadi pribadi yang diasingkan, dibenci, karena tak lagi sesuai dengan harapan orang-orang yang sebelumnya mengasihi kita.</p>
<p>Kisah Gregor dalam Metamorfosis (Die Verwandlung dalam bahasa Jerman), adalah novella karya Franz Kafka yang paling terkenal selain The Trial dan The Castle. Kalau tidak salah Metamorfosis pernah dua kali diterjemahkan di Indonesia oleh dua penerbit yang berbeda (Bentang Pustaka dan Aksara). Dan kini novella ini diterjemahkan dan diterbitkan oleh Homerian Pustaka dengan cover yang menawan. Namun sayangnya ada yang tak konsisten antara terjemahan dengan cover, pada isi buku ini wujud Gregor diterjemahkan sebagai kutu besar, sedangkan di ilustrasi cover terjemahannya yang Nampak adalah wujud kecoak.</p>
<p>Dari segi terjemahannya, di halaman-halaman awal hingga pertengahan saya tak menemui kesulitan untuk memahami novella ini, namun di bagian-bagian berikutnya saya mulai sulit untuk memahami apa yang dimaksud dalam kalimat-kalimatnya. Setelah saya konfirmasikan ke beberapa kawan yang telah membacanya, ternyata merekapun mengalami hal yang sama. Mungkin di cetakan-cetakan berikutnya karya ini bisa diedit lagi agar terjemahannya lebih mudah dipahami dan enak dibaca.</p>
<p>foto:<a onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this), &quot;ddb594f31563f9cabfad8e7abc810bd5&quot;, event)" rel="nofollow" href="http://www.kutubuku.com/review/h-tanzil/metamorfosis.html" target="_blank"><span>http://www.kutubuku.com/re</span><span>view/h-tanzil/metamorfosis</span>.html</a></p>

	<h4>Related posts</h4>
	<ul class="st-related-posts">
	<li>No related posts.</li>
	</ul>

<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?a=-a_K5fQi9tA:3oxolBc4nh0:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?a=-a_K5fQi9tA:3oxolBc4nh0:D7DqB2pKExk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?i=-a_K5fQi9tA:3oxolBc4nh0:D7DqB2pKExk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?a=-a_K5fQi9tA:3oxolBc4nh0:I9og5sOYxJI"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?d=I9og5sOYxJI" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/netsains/~4/-a_K5fQi9tA" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://netsains.com/2009/11/mengurai-metamorfosis-franz-kafka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://netsains.com/2009/11/mengurai-metamorfosis-franz-kafka/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Mungkinkah Batuk Karena Kanker?</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/netsains/~3/lWXTJzmH3dM/</link>
		<comments>http://netsains.com/2009/11/mungkinkah-batuk-karena-kanker/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 00:47:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dr. Muchlis Achsan Udji Sofro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanya Dokter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://netsains.com/?p=4631</guid>
		<description><![CDATA[
Tanya:
Saya punya masalah, mama saya dinyatakan mengidap penyakit kanker kurang lebih sejak 6 tahun lalu. Ada beberapa masukan yang diterima mama saya yaitu ada yang mengatakan sebaiknya jangan dibiopsi atau dioperasi karena akan semakin ganas nanti sel kankernya. Masukan ini datangnya dari keluarga yang kebetulan terjun di bidang medis. Maka mama saya memutuskan uuntuk mencoba [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-4639" title="bathuk" src="http://netsains.com/wp-content/uploads/2009/11/bathuk.jpg" alt="bathuk" width="133" height="89" /></p>
<p>Tanya:</p>
<p>Saya punya masalah, mama saya dinyatakan mengidap penyakit kanker kurang lebih sejak 6 tahun lalu. Ada beberapa masukan yang diterima mama saya yaitu ada yang mengatakan sebaiknya jangan dibiopsi atau dioperasi karena akan semakin ganas nanti sel kankernya. Masukan ini datangnya dari keluarga yang kebetulan terjun di bidang medis. Maka mama saya memutuskan uuntuk mencoba obat herbal yang memang terbukti khasiatnya. Tapi sangat disayangkan hanya 8 bulan minum obat herbal ini dan tidak dilanjutkan karena masalah biaya.</p>
<p>Obat herbal(daun teratai) ini memamg paten dan mama saya tidak sanggup meneruskan karena terlalu mahal. Sejak saat itu, mama saya mencoba pengobatan alternatif lain yang masih tetap menggunakan herbal. Sudah mencoba obat herbal lainnya tapi ternyata penyakit mama saya tak juga sembuh. Justru mama saya pernah ke dokter yang dapat menangani masalah kanker, obatnya dalam bentuk ramuan (jamu-jamu) ternyata sejak minum ramuan tersebut benjolan yang ada di dalam payudara mama saya pecah akhirya berhenti dan mencoba minum obat herbal China ternyata tiada hasil.</p>
<p>Benjolan payudara kiri pecah jadi melebar dan menimbulkan reaksi muncul banyak bisul di sekitar payudara setelah minum obat herbal ini. Karena sebenarnya sudah 5x mama saya ke pengobatan alternatif yang berbeda. Sekarang mama saya kembali ke obat herbal semula yang memang dirasakan sendiri oleh mama saya yaitu tidak ada rasa sakit setelah 3 bulan belakangan ini mengkonsumsi daun teratai.</p>
<p>Sekarang masalahnya adalah batuk-batuk yang semakin keras dan tak kunjung berhenti. Apakah ini sel kanker yang sudah menyebar ke paru-paru? Terus terang 6 tahun yang lalu memang pernah sakit batuk dan dinyatakan oleh dokter menderita bronkitis. Saya mau menanyakan:</p>
<p>1. Apakah mama saya murni sakit bronkitis atau memang sel kanker ini sudah menjalar sampai di paru paru?</p>
<p>2. Apa yang harus saya lakukan karena mama saya ke dokter ahli paru-paru dan kami tidak pernah mengatakan ke dokter kalo mama saya ini payudaranya &#8220;sakit&#8221;?</p>
<p>Ini merupakan &#8220;curhat&#8221; saya. Mohon masukannya. Terimakasih.</p>
<p>Maya</p>
<p>Jawab:</p>
<p>Batuk yang berlangsung lebih dari dua minggu perlu dievaluasi secara lebih teliti untuk dicari penyebabnyal Antara lain: bronkhitis (infeksi saluran nafas bawah) yang bisa disebabkah oleh alergi atau infeksi. Selain itu bisa disebabkan oleh Tuberkulosis paru atau karena mama sudah menyandang penyakit kanker payudara maka tidak tertutup kemungkinan telah ada penyebaran sel kanker (metastasis) ke paru paru. Untuk mengetahui hal tersebut perlu dilakukan pemeriksaan foto rontgen dada, akan terlihat gambaran bercak-bercak bulat di paru-paru. Disamping itu perlu diperiksa sputum (dahak) di pagi hari, akan ditemukan sel-sel kanker di sputumnya. Pemeriksaannya disebut sitologi sputum.</p>
<p>Pada  saat berobat ke dokter spesialis paru sebaiknya berterus terang kalau ada riwayat sakit kanker payudara. Sebab, informasi ini sangat penting bagi dokter untuk menegakkan diagnosis yang lebih tepat.</p>
<p>Sebaiknya mama lebih pasrah lagi, dalam menjalani pemeriksaan maupun pengobatan oleh dokter. Insya Allah dengan kepasrahan yang lebih mendalam akan mengurangi penderitaan dan memperpanjang usia mama.</p>
<p>foto:<cite style="font-style: normal;">123shadow.wordpress.com</cite><cite style="font-style: normal;"></cite></p>

	<h4>Related posts</h4>
	<ul class="st-related-posts">
	<li>No related posts.</li>
	</ul>

<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?a=lWXTJzmH3dM:PVPq412pzlg:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?a=lWXTJzmH3dM:PVPq412pzlg:D7DqB2pKExk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?i=lWXTJzmH3dM:PVPq412pzlg:D7DqB2pKExk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?a=lWXTJzmH3dM:PVPq412pzlg:I9og5sOYxJI"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?d=I9og5sOYxJI" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/netsains/~4/lWXTJzmH3dM" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://netsains.com/2009/11/mungkinkah-batuk-karena-kanker/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://netsains.com/2009/11/mungkinkah-batuk-karena-kanker/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Mengembangkan Sikap Proaktif</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/netsains/~3/1GzVkkDkAe8/</link>
		<comments>http://netsains.com/2009/11/mengembangkan-sikap-proaktif/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 00:07:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Atep Afia Hidayat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Psychology]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://netsains.com/?p=4545</guid>
		<description><![CDATA[Pak Kipli, seorang pasien di RS Jantung Harapan Kota, mengeluh karena akibat dari kinerja jantungnya yang makin melemah, terasa menyiksa seluruh tubuhnya, “Ya, seandainya saya rajin berolahraga, seandainya saya tidak merokok, seandainya saya mengurangi makanan berlemak, mungkin sore hari begini sedang bercengkrama beserta anak dan istri, atau sedang menikmati secangkir teh panas diteras rumah sambil [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-4547" title="engineertrung" src="http://netsains.com/wp-content/uploads/2009/10/engineertrung-231x300.jpg" alt="engineertrung" width="231" height="300" />Pak Kipli, seorang pasien di RS Jantung Harapan Kota, mengeluh karena akibat dari kinerja jantungnya yang makin melemah, terasa menyiksa seluruh tubuhnya, “Ya, seandainya saya rajin berolahraga, seandainya saya tidak merokok, seandainya saya mengurangi makanan berlemak, mungkin sore hari begini sedang bercengkrama beserta anak dan istri, atau sedang menikmati secangkir teh panas diteras rumah sambil membaca koran sore”. Di sela-sela nafasnya yang berat dan tersengal, kata seandainya terus meluncur dari benak Pak Kipli. Isinya adalah penyesalan, kenapa dirinya membiarkan “monster” sakit jantung datang menghampirinya.</p>
<p>Kenapa dirinya tidak proaktif. Di sebuah ruang kerja yang cukup representatif, Pak Saprol, seorang direktur PT Angin Ribut, seperti dihinggapi depresi berat. Ekspresi wajahnya menggambarkan hal itu, “Seandainya saya mengubah strategi pemasaran, tentu perusahaan tidak akan pailit seperti sekarang. Seandainya saya lebih memperhatikan keinginan konsumen, tentu angka penjualan tidak semelorot sekarang……”.</p>
<p>Hampir senada dengan kisah Pak Kipli, kondisi yang dihadapi Pak Saprol tak lain akibat kurang sigap dalam mengambil tindakan, akibat tidak proatif. Contoh kisah lainnya, Mulan Kwek, seorang mahasiswi Fakultas Psikologi Universitas Cing Gobang Gocir, sedang termenung dikamar pribadi yang merangkap ruang belajarnya, matanya berkaca-kaca, mukanya memerah, “Seandainya saya rajin belajar, tentu surat peringatan DO tidak akan diterima. Seandainya saya mengerjakan tugas dari dosen dengan baik, tentu tidak akan membuat orangtua kecewa……….” Kata seandainya sering meluncur dari mulut orang yang menyesali sesuatu, baik penyesalan yang ringan atau yang berat.</p>
<p>Salah satu ciri orang yang termasuk kelompok pasivasionis atau propasif ialah banyaknya kata seandainya yang diucapkannya. Kelompok orang yang demikian selalu dalam kondisi akan berbuat, tetapi tidak pernah berbuat. Penuh rencana dan gagasan, kebiasaannya sebelum mengambil tindakan selalu menunggu hingga segalanya 100 persen menguntungkan atau serba kondusif, sehingga tindakannya pun tidak pernah terwujud. Untuk mengilustrasikan hal itu, simaklah cerita berikut: Ada sepuluh anak yang sedang belajar berenang, berdiri di pinggiran kolam. Kemudian empat anak di antaranya merencanakan nyebur ke kolam. Muncul pertanyaan, berapa jumlah anak yang masih berdiri di pinggiran kolam ?</p>
<p><strong>Formula Proaktif</strong></p>
<p>Pergerakan yang dinamis, itulah kalimat kunci yang menggambarkan berbagai fenomena kehidupan. Detak jantung manusia, gerakan kation dan anion mengelilingi inti atom, rotasi bumi dan planet lain mengitari matahari, bahkan bumi pun selalu berputar pada sumbunya dengan kecepatan tertentu. Tak ada yang diam, semuanya selalu bergerak. Diamnya gerak jantung berarti kematian, berhentinya rotasi bumi berarti kiamat. Dengan demikian, pada prinsipnya kehidupan tidak mengenal statis, tidak mungkin dijalani dengan pasif. Perlu ada gerakan terus-menerus, diharuskan mengambil tindakan setiap saat. Berhentinya gerakan dan tindakan berarti “mati” sebelum waktunya.</p>
<p>Kehidupan memang perlu dijalani dengan proaktif. Kalau saat ini kita melihat ada pribadi-pribadi sukses, ada organisasi-organisasi bisnis yang mapan, bahkan ada negara-negara yang kuat, tak lain merupakan produk dan akumulasi dari langkah-langkah proaktif. Sebaliknya banyak ditemukan adanya pribadi-pribadi terpuruk, organisasi bisnis yang ambruk, bahkan negara yang bangkrut, tak lain merupakan produk dan akumulasi dari langkah-langkah propasif. Bermula dari perosalan yang datang satu persatu atau bertubi-tubi, namun tidak ada langkah sistematis untuk penyelesaiannya.</p>
<p>Kalaupun ada langkah yang ditempuh, hanya sebatas rencana atau retorika, tidak berupa tindakan. Maka perlahan tapi pasti keterpurukan, keambrukan dan kebangkrutan datang menghampiri. Sekitar 14 abad yang lalu, Nabi Muhammad SAW sudah memperingatkan: “Manfaatkan sebaik-baiknya lima kesempatan, sebelum (datang) yang lima; masa muda sebelum datang masa tua Anda; kondisi sehat sebelum Anda jatuh sakit; saat kaya sebelum Anda jatuh miskin; masa hidup sebelum datang kematian anda; dan masa senggang sebelum Anda sibuk”.</p>
<p>Jika kita cermati, formula proaktif dari Nabi Muhammad SAW merupakan kunci untuk mensiasati kehidupan yang serba dinamis. Kondisi A yang terdiri dari usia muda, kondisi sehat, saat kaya, masa hidup dan masa senggang adalah modal utama untuk meraih kesuksesan hidup. Maka potensi tersebut harus direncanakan dan digarap secara “profesional”, jangan pernah disia-siakan. Sebab kondisi A sewaktu-waktu atau kapanpun bisa segera berubah menjadi kondisi B dengan ciri usia tua, kondisi sakit, jatuh miskin, kondisi sibuk dan datangnya kamatian.</p>
<p>Eksplorasi secara proaktif kondisi A sebelum tibanya kondisi B. Dalam hal ini Schwartz (1996), merumuskan cara untuk menumbuhkan kebiasaan bertindak atau proaktif:</p>
<p>1. Jadilah “aktivasionis“. Jadilah orang yang berbuat. Jadilah pelaksana, bukan sebaliknya.</p>
<p>2. Jangan menunggu hingga keadaannya sempurna karena itu tidak akan pernah terjadi.</p>
<p>3. Ingat, gagasan saja tidak akan memberikan keberhasilan. Gagasan mempunyai nilai hanya jika Anda melaksanakannya.</p>
<p>4. Gunakan tindakan untuk menghilangkan ketakutan dan mendapatkan kepercayaan diri. Kerjakan apa yang Anda takutkan dan ketakutan pun menghilang. Coba dan lihat hasilnya.</p>
<p>5. Mulai mesin mental Anda secara mekanis. Jangan menunggu hingga jiwa` Anda menggerakkan Anda. Ambil tindakan, galilah, dan Anda menggerakkan jiwa Anda.</p>
<p>6. Berpikirlah dalam pengertian sekarang. Besok, minggu depan, nanti dan kata-kata serupa kerap merupakan sinonim dari kata kegagalan tidak pernah.</p>
<p>7. Segeralah bertindak. Jangan membuang-buang waktu menyiapkan diri untuk bertindak. Mulailah bertindak.</p>
<p>8. Ambil inisiatif. Jadilah pelopor. Ambillah insiatif dan laksanakan. Jadilah sukarelawan. Perlihatkan bahwa Anda mempunyai kemampuan dan ambisi untuk berbuat.</p>
<p><strong>Model Proaktif</strong></p>
<p>Kehidupan begitu dinamis, penuh dengan gerakan yang pasti. Semua langkah mengacu ke depan, setapak demi setapak, hingga akhirnya tiba di tempat singgah. Tidak ada yang tanpa makna, meski kebermaknaan tersebut tidak selalu positif. Rangkaian peristiwa dalam kehidupan adalah untaian makna, baik itu yang bersifat positif atau negatif. Adakah makna yang nol, tidak bernilai atau bebas point. Ternyata tidak ada, karena kehidupan tak pernah mengenal statif. Selalu berjalan, bergerak, berdetak tak pernah henti. Dalam diam pun selalu ada yang bergerak. Statif, pasif, diam atau dorman berarti kebermaknaan negatif, bukan nol.</p>
<p>Ada diam emas, maksudnya dalam diamnya fisik terdapat gelora jiwa yang bergerak positif, mengungkap kebermaknaan hidup atau kehidupan bermakna. Ada gerak emas, maksudnya dalam pergerakan sejalan kehidupan ada setumpuk makna positif yang di raih.</p>
<p>Untuk diam emas dan gerak emas perlu proaktif, karena keduanya merupakan produk dari pilihan sadar. Diam emas dan gerak emas adalah perilaku, yang terwujud karena kemampuan untuk memilih respons.</p>
<p>Teori model proaktif dari Covey (1994) menyatakan, bahwa proaktivitas adalah kebebasan untuk memilih stimulus tertentu untuk menjadi respons tertentu, sehingga menghasilkan kesadaran diri, imajinasi, suara hati dan kehendak bebas tertentu. Selanjutnya dikemukakan, bahwa orang yang proaktif tetap dipengaruhi oleh stimulus luar, entah fisik, sosial atau psikologis. Namun respons mereka terhadap stimulus tersebut, sadar atau tidak sadar, didasarkan pada pilihan atau respons yang berdasar nilai. Pribadi yang proaktif bukan hanya dapat dilihat dari tindakannya, tetapi juga dari bahasanya. Perhatikan tabel berikut:</p>
<p><strong>Bahasa yang Proaktif </strong></p>
<p>Mari kita lihat alternatif yang kita miliki</p>
<p>Saya dapat memilih pendekatan yang berbeda</p>
<p>Saya mengendalikan perasaan saya sendiri</p>
<p>Saya dapat menghasilkan presentasi yang efektif</p>
<p>Saya akan memilih respons yang sesuai</p>
<p>Saya memilih</p>
<p>Saya lebih suka</p>
<p>Saya akan</p>
<p><strong>Bahasa yang Propasif/Reaktif</strong></p>
<p>Tidak ada yang dapat saya lakukan</p>
<p>Memang sudah begitulah saya</p>
<p>Ia membuatku begitu marah</p>
<p>Mereka tidak akan mengijinkan itu</p>
<p>Saya terpaksa melakukan itu</p>
<p>Saya tidak bisa</p>
<p>Saya harus</p>
<p>Seandainya saja</p>
<p>Sumber : Covey (1994)</p>
<p>Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa pribadi yang proaktif ditandai dengan gaya bahasa yang juga proaktif. Saran aplikasi dari Covey: selama satu hari penuh, dengarkanlah bahasa anda dan bahasa orang-orang di sekitar anda. Berapa sering anda menggunakan dan mendengar frasa-frasa reaktif seperti “Seandainya saja”, “Saya tidak bisa”, atau “Saya harus” ? Untuk berubah menjadi pribadi yang proaktif minimalis, artinya perubahannya relatif kecil, kita dapat berfokus secara tepat pada pada perilaku dan sikap kita.</p>
<p>Tetapi jika ingin menjadi pribadi yang proaktif maksimalis, artinya berhasil membuat perubahan kuantum (perubahan mendadak dan ekstensif) yang bermakna, kita perlu memperbaiki paradigma dasar kita. Menurut Covey, paradigma tidak lain merupakan realitas subyektif; hanya sebuah upaya untuk menjabarkan wilayah atau prinsip-prinsip. Sedangkan realitas obyektif merupakan wilayah atau prinsip-prinsip itu sendiri, merupakan bagian dari agama yang besar dan abadi, juga filosofi sosial dan sistem etika yang abadi, merupakan bagian dari kondisi, kesadaran dan suara hati manusia.</p>
<p>Model proaktif maksimalis perlu mengacu pada paradigma dasar. Bagi seorang muslim, paradigma dasar itu ada pada kalimat : “Inna shalati wa nusuki wa mah yaya wa mamati liilahirobbil alamin”, yang berarti “Sesungguhnya shalatku, ibadatku, hidup dan matiku adalah untuk Allah, Tuhan semesta alam“. Dengan demikian, seluruh gagasan dan tindakan, seluruh langkah proaktif sepenuhnya ditujukan untuk Allah SWT. Maka seluruh langkah proaktif dalam 24 jam, sepanjang hayat dikandung badan harus diawali: “Bismillaahirrahmaanirrahiim”, yang artinya: “Dengan nama Allah yang maha pengasih dan maha penyayang“. (Atep Afia)</p>
<p>Referensi :</p>
<p>Covey, S.R. (1994). Tujuh Kebiasaan Manusia yang Sangat Efektif Terjemahan). Binarupa Aksara. Jakarta.</p>
<p>Nawawi, M. (2005). Nasehat Buat Hamba Allah (Terjemahan). Amelia. Surabaya.</p>
<p>Schwartz, D.J. (1996). Berpikir dan Berjiwa Besar (Terjemahan). Binarupa Aksara. Jakarta.</p>
<p>Copyright @ 2009 Atep Afia Hidayat. Silahkan sebar luaskan tulisan ini untuk kebaikan, dengan tetap mencantumkan sumbernya.</p>
<p>foto:negeridiawan.blogdetik.com</p>

	<h4>Related posts</h4>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://netsains.com/2009/06/video-game-full-kekerasan-pemicu-agresivitas/" title="Video Game Full Kekerasan Pemicu Agresivitas (Juni 23, 2009)">Video Game Full Kekerasan Pemicu Agresivitas</a> (13)</li>
	<li><a href="http://netsains.com/2009/07/trik-mengatasi-kejenuhan/" title="Trik Mengatasi Kejenuhan (Juli 13, 2009)">Trik Mengatasi Kejenuhan</a> (0)</li>
	<li><a href="http://netsains.com/2009/01/tertawa-adalah-obat-terbaik/" title="Tertawa Adalah Obat Terbaik! (Januari 13, 2009)">Tertawa Adalah Obat Terbaik!</a> (6)</li>
	<li><a href="http://netsains.com/2009/09/stres-pemicu-kolesterol-buruk/" title="Stres Pemicu Kolesterol Buruk (September 8, 2009)">Stres Pemicu Kolesterol Buruk</a> (2)</li>
	<li><a href="http://netsains.com/2008/10/simetri-otak-homoseksual-sangat-mirip-dengan-lawan-jenis/" title="Simetri Otak Homoseksual Sangat Mirip dengan Lawan Jenis (Oktober 21, 2008)">Simetri Otak Homoseksual Sangat Mirip dengan Lawan Jenis</a> (12)</li>
</ul>

<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?a=1GzVkkDkAe8:tMRyAU6dx3I:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?a=1GzVkkDkAe8:tMRyAU6dx3I:D7DqB2pKExk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?i=1GzVkkDkAe8:tMRyAU6dx3I:D7DqB2pKExk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?a=1GzVkkDkAe8:tMRyAU6dx3I:I9og5sOYxJI"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/netsains?d=I9og5sOYxJI" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/netsains/~4/1GzVkkDkAe8" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://netsains.com/2009/11/mengembangkan-sikap-proaktif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://netsains.com/2009/11/mengembangkan-sikap-proaktif/</feedburner:origLink></item>
	</channel>
</rss><!-- Dynamic page generated in 0.777 seconds. --><!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2009-11-12 07:26:21 -->
