<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-458733668038120264</atom:id><lastBuildDate>Thu, 03 Dec 2009 08:51:05 +0000</lastBuildDate><title>NINGTYAS</title><description>laugh.., smile.. and cry.. with me</description><link>http://ningtyasindri.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (tyas)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>203</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" href="http://feeds.feedburner.com/ningtyasindri" type="application/rss+xml" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com" /><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-458733668038120264.post-8406985927733246458</guid><pubDate>Sat, 28 Nov 2009 11:24:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-11-28T18:29:10.134+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">keuangan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">finance</category><title>9 Aturan Emas dalam Mengelola Keuangan</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BMrItcpoOHI/SxEJSLn6zVI/AAAAAAAAA8I/BfhkTgoMONo/s1600/saving+money.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 170px; height: 170px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BMrItcpoOHI/SxEJSLn6zVI/AAAAAAAAA8I/BfhkTgoMONo/s320/saving+money.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5409114835411193170" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Bekerja keras, dan cermat mengatur keuangan, bukanlah hal-hal yang perlu Anda lakukan hanya karena Anda menjalani kewajiban. Lakukan kedua hal ini karena memungkinkan Anda memperoleh kenikmatan seutuhnya dalam menjalani hidup. Anda tidak akan menyesal ketika akhirnya mampu mencapai apa yang penting bagi hidup Anda, berkat penetapan pola hidup yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk dapat menjalani pola hidup yang bijak dan mengelola keuangan dengan cermat, Anda bisa mengikuti 9 aturan dasar, yang boleh dikatakan sebagai aturan emas, berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hidup sesuai kemampuan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Agar benar-benar hidup merdeka, hiduplah sesuai kemampuan. Jika Anda selalu dililit hutang, entah kepada orang lain atau kartu kredit, Anda tak akan pernah menikmati hidup Anda seutuhnya. Atur agar Anda dapat menjalani hidup tanpa batas dengan menabung untuk hal-hal yang Anda inginkan, dan berbelanja sesuai rencana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bekerja keras&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Pekerjaan dan gaji Anda adalah aset terbesar dalam membangun kekayaan. Lakukan yang terbaik di tempat kerja, dan ambil langkah-langkah untuk membuat diri Anda sangat dibutuhkan, untuk meraih posisi yang Anda inginkan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Membandingkan harga&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Anda tahu kan, kebiasaan ibu-ibu saat berbelanja di pasar atau di hipermarket? Mereka akan berkeliling dulu membandingkan harga antara barang merek yang satu dengan merek yang lain. Mereka baru akan memutuskan untuk membeli ketika mendapatkan harga terbaik (paling murah!). Apakah mengambil paket tur yang sedang promosi lebih murah daripada jika Anda membeli tiket pesawat dan memesan penginapan sendiri? Meskipun memakan waktu, hasil yang Anda peroleh tentu terasa lebih memuaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hindari penyesalan belakangan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Merasa bersalah itu sangat tidak menyenangkan. Karena itu, sebelum menyesal karena membeli sesuatu yang tak dapat dipakai, tanyalah pada diri Anda: Apakah saya benar-benar menyukainya? Seberapa sering saya akan memakainya? Apakah saya mampu membelinya? Bisakah saya mencari versi yang lebih murah di tempat lain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hindari penyesalan karena terlalu hemat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Kadangkala terlalu hemat juga bisa menyisakan penyesalan. Pernahkah Anda menemukan sesuatu barang yang sudah lama Anda impikan, namun karena Anda bertekad tidak akan tergoda, akhirnya menyesal karena tak pernah lagi melihat barang tersebut? Sekali-sekali, Anda boleh saja kok memanjakan diri. Alokasikan dana untuk sesuatu yang mungkin tidak sangat dibutuhkan, tetapi bisa membuat Anda bersemangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Utamakan kualitas, bukan kuantitas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Menjejali lemari Anda dengan pakaian-pakaian yang sudah tak musim lagi dalam tiga bulan, bukan cara yang cerdas dalam membelanjakan uang. Belilah barang dalam jumlah yang lebih sedikit namun tahan lama. Dengan demikian Anda akan memiliki beberapa barang berkualitas tinggi yang membuat Anda merasa layak memilikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Menabung untuk sesuatu yang sudah diduga, dan yang tidak diharapkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Kita tentu akan pensiun pada waktunya nanti, karena itu sebaiknya Anda menabung dari sekarang. Di pihak lain, kita juga perlu mempersiapkan diri untuk sesuatu yang tak diharapkan, seperti PHK atau biaya kesehatan. Dengan demikian kita akan selalu mampu mengontrol keuangan meskipun hal-hal di sekitar Anda tidak berjalan sesuai keinginan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Negosiasikan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Dengan kata lain, tawarlah harga semampu Anda. Pintu tidak akan tertutup sampai Anda mendengar kata "tidak". Begitu juga saat wawancara kerja. Lakukan tawar-menawar untuk hal-hal seperti gaji atau benefit lain yang dapat Anda peroleh. Yang Anda perlukan hanya kepercayaan diri untuk meminta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tetapkan tujuan untuk memotivasi diri&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Tinjau kembali tujuan Anda ketika telah berhasil mencapai tujuan yang Anda buat sebelumnya. Entah itu menabung untuk liburan ke suatu tempat yang sudah lama Anda impikan, atau mempertimbangkan langkah selanjutnya dalam karier. Pendek kata, selalu lakukan sesuatu untuk membuat Anda bergerak maju dan termotivasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: kompas.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/458733668038120264-8406985927733246458?l=ningtyasindri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ningtyasindri.blogspot.com/2009/11/9-aturan-emas-dalam-mengelola-keuangan.html</link><author>noreply@blogger.com (tyas)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_BMrItcpoOHI/SxEJSLn6zVI/AAAAAAAAA8I/BfhkTgoMONo/s72-c/saving+money.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">19</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-458733668038120264.post-7059367179678810567</guid><pubDate>Thu, 19 Nov 2009 06:38:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-11-19T13:51:11.137+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">self improvement</category><title>Tips Untuk Si Tukang Telat</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BMrItcpoOHI/SwTqpZAuz0I/AAAAAAAAA8A/HxqTr3iL3vg/s1600/waking-up-late.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 145px; height: 101px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BMrItcpoOHI/SwTqpZAuz0I/AAAAAAAAA8A/HxqTr3iL3vg/s320/waking-up-late.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5405703449560928066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Anda pun tidak bisa mengerti mengapa Anda selalu datang terlambat ke kantor atau ke janji dengan si dia. Bahkan Anda sudah mencoba memutar seluruh jam di rumah 15 menit lebih dari yang seharusnya. Rasanya sangat bersalah jika harus mendengarkan keluhan rekan kerja tentang kebiasaan Anda datang terlambat setiap hari. Tak ingin lagi menjadi “Miss Telat”? Ikuti langkah berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah pertama (dan tersulit) yang harus Anda lakukan adalah mengidentifikasi akar permasalahan keterlambatan Anda. Mengapa langkah ini menjadi yang tersulit, karena tak banyak orang yang berani melihat ke dalam dirinya sendiri dan mengakui kelemahannya. Ketika Anda menjadi seseorang yang cukup berani untuk mengakui kelemahan Anda, saat itulah Anda bisa mengambil tindakan untuk mengatasi kelemahan itu. Ada banyak alasan Anda selalu terlambat, namun beberapa alasan yang paling umum adalah;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul style="font-weight: bold;"&gt;&lt;li&gt;1. Tidur Terlalu Larut&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Perhatikan kebiasaan Anda di pagi hari. Saat alarm berbunyi, apakah Anda menekan tombol snooze (untuk menambah waktu 5 menit hingga alarm berbunyi kembali)? Atau Anda sengaja menambah waktu tidur hingga sangat dekat waktu berangkat? Ini adalah tanda-tanda Anda kekurangan tidur. Ada baiknya Anda mempercepat jam tidur. Kebanyakan orang, khususnya yang bekerja dan aktif, tak mendapatkan waktu tidur yang cukup, kekurangan tidur bisa jadi penyebab seseorang kurang bahagia dan tidak sehat. Cobalah untuk tidur lebih cepat setiap malam selama seminggu, lihat perbedaannya pada tubuh dan perasaan Anda.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul style="font-weight: bold;"&gt;&lt;li&gt;2. Tambah Satu&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Mungkin terdengar tak umum, tapi kebiasaan menunda pekerjaan atau tugas hingga sebelum berangkat bisa menjadi penyebab keterlambatan Anda. Misal, sebelum berangkat, Anda menyempatkan diri membalas satu surat elektronik dulu, atau membawa keranjang baju kotor ke dekat mesin cuci, atau hal-hal yang terlihat sepele lainnya. Cara mengatasinya, cobalah untuk mengingatkan diri dan membagi hal-hal yang bisa Anda kerjakan dari kantor (membaca surat elektronik) dan yang harus dikerjakan di rumah. Usahakan untuk berangkat lebih awal. Katakan pada diri Anda, bahwa Anda harus tiba di kantor baru boleh membaca surat elektronik itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul style="font-weight: bold;"&gt;&lt;li&gt;3. Menyepelekan Waktu Perjalanan&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Mungkin memang hanya butuh 20 menit untuk berangkat ke kantor, itu pun jika jalanan kosong. Anda belum memperhitungkan penghambat perjalanan yang bisa datang tak terduga. Misal, ada pohon tumbang di tengah jalan, sehingga mobil Anda terjebak macet, atau kereta api sedang mengalami gangguan teknis. Kejadian-kejadian bisa saja terjadi di luar dugaan. Karenanya, supaya tidak lagi mendapatkan cap “Miss Telat”, Anda bisa memastikan untuk berangkat lebih cepat, atau menetapkan menit ke berapa Anda harus berangkat. Misal, perjalanan ke kantor butuh waktu 20 menit, jam masuk adalah pukul 08.00, jam paling telat Anda berangkat adalah 07.20. Jangan kompromi lagi. Waktu yang tersisa di kantor bisa Anda gunakan untuk menyiapkan mood atau sekadar menyeruput teh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul style="font-weight: bold;"&gt;&lt;li&gt;4. Kurang Persiapan&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Mencari benda-benda penting di pagi hari bisa menghabiskan waktu Anda. Cobalah untuk menyiapkan wadah untuk benda-benda penting itu, dan pastikan Anda selalu menyimpan barang-barang tersebut di situ. Contohnya, kunci, dompet, telepon, kaca mata, dan lainnya. Salah satu hal yang mengganggu lainnya adalah kurang persiapan dalam penampilan. Supaya di pagi hari tidak terburu-buru saat mencari celana hitam yang sepadan dengan atasan Anda, atau mencari sepatu yang warnanya senada dengan tas Anda, siapkanlah pakaian yang mau Anda kenakan di malam sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul style="font-weight: bold;"&gt;&lt;li&gt;5. Bukan Anda, Tapi Mereka&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Anda merasa sudah menyiapkan segalanya di pagi hari. Anda sudah siap berangkat, tapi anak dan suami masih saja mencari barang-barang mereka, padahal butuh 30 menit perjalanan, dan sekarang sudah saatnya berangkat. Meski sulit untuk memacu diri supaya lebih disiplin, tapi lebih sulit lagi untuk membuat orang lain untuk juga disiplin. Yang bisa Anda lakukan adalah mengajar si kecil, dan mengajak suami untuk menata barang-barang mereka di titik-titik tertentu. Ajar mereka untuk menyiapkan pakaian mereka sendiri pada malam hari sebelumnya. Siapkan bekal makan siang lebih pagi lagi, atau susun menunya berhari-hari sebelumnya supaya tidak beradu pilihan di pagi hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul style="font-weight: bold;"&gt;&lt;li&gt;6. Anda Tak Suka Tempat Tujuan&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Perasaan tak mau berangkat ke kantor, atau mencari-cari alasan agar tidak usah masuk adalah salah satu ciri Anda tidak betah di tempat itu. Bermalas-malasan, mengulur waktu, atau mencari celah agar tidak usah ke kantor merupakan sebuah sinyal dari tubuh Anda untuk melepaskan diri dari tempat itu. Mungkin sudah saatnya mencari tempat baru?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul style="font-weight: bold;"&gt;&lt;li&gt;7. Pihak Lain&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Anda sedang dalam rapat internal mingguan, tapi presentasi rekan Anda terasa lamban, padahal Anda seharusnya presentasi ke klien di tempat lain. Kadang hal semacam ini tidak bisa dihindari, namun kenalilah masalahnya. Apakah rapat internal mingguan selalu bertele-tele dan melebar hingga satu jam padahal bahasannya tidak terlalu banyak? Apakah ada satu orang yang selalu membuat rapat jadi lama? Jika Anda menghadapi masalah ini berulang-ulang, identifikasikanlah permasalahannya. Ketika sudah diketahui penyebabnya, Anda bisa membangun strategi untuk mengatasinya. Misal, Anda yang pimpin rapatnya, jadi moderator topik perbincangan agar tidak melebar dan tetap fokus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: kompas.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/458733668038120264-7059367179678810567?l=ningtyasindri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ningtyasindri.blogspot.com/2009/11/tips-untuk-si-tukang-telat.html</link><author>noreply@blogger.com (tyas)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_BMrItcpoOHI/SwTqpZAuz0I/AAAAAAAAA8A/HxqTr3iL3vg/s72-c/waking-up-late.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">25</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-458733668038120264.post-3170865867367224166</guid><pubDate>Sun, 08 Nov 2009 17:37:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-11-09T01:47:53.963+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">personal</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">self improvement</category><title>Bermainlah Hanya Untuk Penonton Yang Bersorak Untukmu</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BMrItcpoOHI/SvcR4ePr7wI/AAAAAAAAA7w/TaORLiEo6cY/s1600-h/famous+womancr.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 187px; height: 236px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BMrItcpoOHI/SvcR4ePr7wI/AAAAAAAAA7w/TaORLiEo6cY/s320/famous+womancr.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5401805939943403266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pengen banget rasanya jadi orang yang bisa selalu punya rasa percaya diri yang tinggi, dimanapun n kapanpun. Tapi kadang kita diharuskan untuk ketemu dengan suasana dan orang-orang yang nggak ngenakin, bikin kita down, n nggak bisa munculin rasa percaya diri kita sama sekali. Aku abis ngalamin hal kaya gitu kemarin-kemarin di tempat kerja. Rasanya lebih pengen nangis daripada pengen marah. Orang kok bisa bertindak seenaknya, tanpa mau tau gimana rasanya kalo mereka yang diperlakukan seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini aku pergi ke tempat kerjaku (yg nyebelin itu), bawa buku yang asal kucomot aja dari rak buku. Daripada aku ngeliat orang-orang kejam itu, mending baca buku aja. Ini buku udah lama kubeli, perasaan aku udah pernah baca sampe abis, tapi kok gak inget isinya tentang apa aja. Pas aku buka di halaman yang kutandain pake stabilo, isinya nasihat seorang ibu ke anaknya..&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dear, I want to tell you something&lt;/span&gt;.. (lanjutnya ku translate yah..) Dunia tempat kamu tinggal sekarang ini kadang bisa menjadi tempat yang keras. Dan orang-orang di sekelilingmu bahkan bisa lebih keras lagi. Karena berbagai alasan, orang akan menyakiti, menolak, mengecewakan dan memperlakukanmu dengan kejam. Beberapa melakukannya tanpa sengaja, yang lain akan melakukannya dengan sengaja. Yang paling baik kau lakukan adalah bertahan, dengan tidak pernah melupakan betapa istimewanya dirimu, dan tak perlu membuang waktu untuk meyakinkan orang lain agar percaya atau mengikuti caramu berperilaku. Kalau kau selalu ingat '&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Bermainlah hanya untuk penonton yang bersorak untukmu&lt;/span&gt;', hidupmu akan jauh lebih mudah dan lebih menyenangkan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bacaan ini, masuk banget di pikiranku n terbukti bisa bikin aku nggak merasa down lagi. Jadi, kita anggap hidup kita ini adalah film or pertunjukan yang kita produksi. Kita berlaku sebagai produser, sutradara, aktor utama, pemilih pemain dan sekaligus  penjual tiket (hehee... serabutan banget yaa). Kita selalu bisa memilih siapa yang layak menikmati pertunjukan kita. Aku ngebayangin, orang-orang yang sengak itu nggak layak untuk menikmati pertunjukanku. Aku '&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ignore&lt;/span&gt;', aku '&lt;span style="font-style: italic;"&gt;delete&lt;/span&gt;', and aku '&lt;span style="font-style: italic;"&gt;block&lt;/span&gt;' mereka. Aku cuma bermain untuk mereka yang aku pilih sebagai penontonku. Aku pasang muka baik dan berbicara baik hanya buat orang yang layak dibaikin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anehnya, orang-orang (sengak) itu justru jadi balik ngebaik-baikin aku setelah aku pasang tampang meng'&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ignore&lt;/span&gt;', '&lt;span style="font-style: italic;"&gt;delete&lt;/span&gt;' and '&lt;span style="font-style: italic;"&gt;block&lt;/span&gt;' mereka. Berarti kadang orang yang berlaku nyebelin itu cuma bluffing aja ya..? Dan apakah kalo mereka udah baik-baikin aku, berarti aku harus membuka hati, memaafkan, dan baikin mereka lagi..? Emmmm... seharusnya sih gitu.... Tapiii... hatiku belum semulia itu, tetep aja mereka aku jutekin... Emang enak...?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/458733668038120264-3170865867367224166?l=ningtyasindri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ningtyasindri.blogspot.com/2009/11/bermainlah-hanya-untuk-penonton-yang.html</link><author>noreply@blogger.com (tyas)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_BMrItcpoOHI/SvcR4ePr7wI/AAAAAAAAA7w/TaORLiEo6cY/s72-c/famous+womancr.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">33</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-458733668038120264.post-4612209679561850594</guid><pubDate>Fri, 06 Nov 2009 06:45:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-11-06T13:51:48.240+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">shopping</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">interesting sites</category><title>Australia Souvenir</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BMrItcpoOHI/SvPHTjyb4SI/AAAAAAAAA7Q/_C8Blqsca7Q/s1600-h/boomerang.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 272px; height: 122px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BMrItcpoOHI/SvPHTjyb4SI/AAAAAAAAA7Q/_C8Blqsca7Q/s320/boomerang.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5400879516985581858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Australia, with aboriginal people, kangaroos and koalas is a fantastic tourism destination I’ve just visited with my family last month. We have bought many souvenirs for friends and relatives, but we forgot to buy some for our employees. Oh my! How can I forget about them? They are all the people I meet everyday and help me a lot when I was preparing our holiday. I have to give them some souvenirs, too.  Thanks to my friend, Diva, she told me about an interesting site where we could buy Australia Souvenir online, www.australiasouvenir.com.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;They provide hundreds kinds of souvenir with affordable price. Look at the kangaroo and koala &lt;a href="http://www.australiasouvenir.com/categories/Kangaroos-and-koalas-plush-toys/"&gt;plush toys&lt;/a&gt;, aren’t they so cute? Their &lt;a href="http://www.australiasouvenir.com/categories/Boomerangs/"&gt;boomerang&lt;/a&gt; collections are also adorable, available in various size and color. For payment, they accept Pay Pal, Visa, Master Card, Discover and American Express Credit Card. I’ve bought some plush toys and boomerang and also some Australia T-shirts for my employees using my Pay Pal. The shipping fee is free because I order more than $ 100 AUD. They said all my order will be delivered within 8 business days. Thanks, &lt;a href="http://www.australiasouvenir.com/"&gt;Australiasouvenir.com&lt;/a&gt;!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/458733668038120264-4612209679561850594?l=ningtyasindri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ningtyasindri.blogspot.com/2009/11/australia-souvenir.html</link><author>noreply@blogger.com (tyas)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_BMrItcpoOHI/SvPHTjyb4SI/AAAAAAAAA7Q/_C8Blqsca7Q/s72-c/boomerang.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">9</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-458733668038120264.post-6064801912796179056</guid><pubDate>Thu, 05 Nov 2009 14:51:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-11-05T21:55:13.955+07:00</atom:updated><title>Pearl Jewelry</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BMrItcpoOHI/SvLnOoqKnZI/AAAAAAAAA7I/3IDpFGP-_Ew/s1600-h/pearl+jewelry.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 212px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BMrItcpoOHI/SvLnOoqKnZI/AAAAAAAAA7I/3IDpFGP-_Ew/s320/pearl+jewelry.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5400633141789105554" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;What is the thing that every woman will never forget to wear when they will go to some parties? Jewelry! Wearing jewelry will give elegant look for woman, especially if it is made from pearls.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I have many jewelry collections, but I love pearl jewelry most. My favorite is a set of pearl jewelry contains necklace, bracelet, brooch, ring and earrings. The white color of the pearls is so beautiful, with heart shape design from sterling silver.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Every time I am wearing them, my friends always ask me where I bought it. They thought I bought it in some exclusive jewelry store down town. When I told them about the favorite site to buy &lt;a href="http://www.orientalpearls.net/cart/index.php"&gt;pearl jewelry&lt;/a&gt; online, orientalpearls.net, they are all surprised with all beautiful collections in this site. With affordable price, orientalpearls.net provides hundreds variations of pearl jewelry that can make every woman won’t think twice to buy some of their collections. How about you, fashionista?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/458733668038120264-6064801912796179056?l=ningtyasindri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ningtyasindri.blogspot.com/2009/11/pearl-jewelry.html</link><author>noreply@blogger.com (tyas)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/_BMrItcpoOHI/SvLnOoqKnZI/AAAAAAAAA7I/3IDpFGP-_Ew/s72-c/pearl+jewelry.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">11</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-458733668038120264.post-6427800697148565333</guid><pubDate>Tue, 03 Nov 2009 08:09:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-11-03T16:04:17.662+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">blog</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">interesting sites</category><title>Daftar ke LinkFromBlog</title><description>Barusan daftarin blog ini ke salah satu Paid Review Program, LinkFromBlog. Gara-gara udah lama nggak ngeblog jadi nggak tau perkembangan dunia &lt;a href="http://linkfromblog.com/"&gt;blog advertising&lt;/a&gt; and paid review. Ternyata setelah baca sana-sini, ada satu Paid Review Program yang aku belum ikutin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain &lt;a href="http://linkfromblog.com/#1522"&gt;LinkFromBlog&lt;/a&gt;, aku udah ikutan SponsoredReviews, ReviewMe, BuyBlogReview and Blogsvertise. Mudah-mudahan dengan ikutan program ini, bisa bikin pundi-pundi Paypalku tebel lagi yaa... Soalnya, udah dari bulan Maret gak pernah review me review, jadi kempis banget nih Paypalku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang mau liat-liat and ikutan di LinkFromBlog, tinggal klik banner di bawah ini ya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://linkfromblog.com/#1522"&gt;&lt;img alt="Blog advertising" src="http://linkfromblog.com/img.003.002100.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/458733668038120264-6427800697148565333?l=ningtyasindri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ningtyasindri.blogspot.com/2009/11/daftar-ke-linkfromblog.html</link><author>noreply@blogger.com (tyas)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">24</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-458733668038120264.post-5858034679509710472</guid><pubDate>Mon, 02 Nov 2009 08:47:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-11-03T11:38:55.589+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">personal</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">happy events</category><title>Halal Bi Halal Alste '90</title><description>Minggu kemarin, Alste angkatan '90 ngadain Halal Bi Halal di rumah Andre di Bintaro. Mungkin karena ngadainnya udah bukan di bulan Syawal, jadi suasana Halal Bi Halal nya gak gitu terasa. Yang terasa ya suasana &lt;a href="http://ningtyasindri.blogspot.com/2008/10/reuni-sma-3-semarang-angkatan-90.html"&gt;ngumpul-ngumpul&lt;/a&gt; and yang pasti &lt;a href="http://ningtyasindri.blogspot.com/2009/02/reuni-lagi-sma-3-semarang-di-fx.html"&gt;makan-makan&lt;/a&gt; n foto-fotonya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak juga yang dateng, lengkap dengan pasangan n anak-anaknya, walaupun nggak semua personil Jakarta bisa dateng. Acaranya sih dari jam 10 sampe selesai, tapi aku baru bisa dateng jam 12-an, abis kondangan dulu. Seru.. Rame.. Cekakak-cekikik gak karuan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Momen ini sekalian juga buat ngerayain almamater kita SMA 3 Semarang yang ulang tahun pas tanggal 1 November kemarin. Ditunggu deh acara selanjutnya.. Udah lama nih nggak &lt;a href="http://ningtyasindri.blogspot.com/2009/02/karaoke-alste-90.html"&gt;nyanyi-nyanyi&lt;/a&gt; lagi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nih ku upload sebagian foto-fotonya...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BMrItcpoOHI/Su6g4PFTs6I/AAAAAAAAA6Q/qD7s5-nPJf0/s1600-h/HBH+ALSTE+10.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 214px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BMrItcpoOHI/Su6g4PFTs6I/AAAAAAAAA6Q/qD7s5-nPJf0/s320/HBH+ALSTE+10.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5399429891245716386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BMrItcpoOHI/Su6g4OlQGRI/AAAAAAAAA6I/nAr_56LeQkI/s1600-h/HBH+ALSTE+5.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 214px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BMrItcpoOHI/Su6g4OlQGRI/AAAAAAAAA6I/nAr_56LeQkI/s320/HBH+ALSTE+5.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5399429891111262482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BMrItcpoOHI/Su6g3-gGYOI/AAAAAAAAA6A/t6Aa_tw657M/s1600-h/HBH+ALSTE+8.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BMrItcpoOHI/Su6g3-gGYOI/AAAAAAAAA6A/t6Aa_tw657M/s320/HBH+ALSTE+8.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5399429886794686690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/458733668038120264-5858034679509710472?l=ningtyasindri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ningtyasindri.blogspot.com/2009/11/halal-bi-halal-alste-90.html</link><author>noreply@blogger.com (tyas)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_BMrItcpoOHI/Su6g4PFTs6I/AAAAAAAAA6Q/qD7s5-nPJf0/s72-c/HBH+ALSTE+10.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">8</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-458733668038120264.post-8005956389866348043</guid><pubDate>Wed, 28 Oct 2009 00:44:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-11-02T14:28:40.451+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">finance</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">self improvement</category><title>Strategi Mencari Penghasilan Tambahan</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://ningtyasindri.blogspot.com/2009/10/strategi-mencari-penghasilan-tambahan.html"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 113px; height: 170px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BMrItcpoOHI/SueVxfeh65I/AAAAAAAAA5I/oIJEFL0rM5M/s320/making+cake.jpg" alt="cake" title="making cake" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397447355922508690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Mencari penghasilan tambahan tidak harus dilakukan saat krisis melanda. Bahkan sangat dianjurkan untuk mencari penghasilan tambahan saat kondisi berkecukupan, alias sejahtera. Sesuai definisinya, penghasilan tambahan adalah penghasilan yang didapat di luar pekerjaan utama. Otomatis waktunya pun harus disediakan &lt;a href="http://ningtyasindri.blogspot.com/2009/10/tips-membuat-hari-anda-lebih-produktif.html"&gt;di luar jam kerja&lt;/a&gt;. Pilihannya bisa di pagi hari sebelum berangkat kerja, sore atau malam hari sepulang kerja, atau di akhir pekan. Meski waktunya fleksibel, tetap harus ada kedisiplinan untuk mengatur waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aturan mainnya, hindari penggunaan fasilitas kantor untuk keperluan yang terkait dengan pekerjaan tambahan, termasuk jangan sampai korupsi waktu. Bukankah dengan menerima gaji dari pekerjaan utama, kita tetap berkewajiban memberikan yang terbaik pada pekerjaan utama? Tentu boleh-boleh saja memanfaatkan waktu makan siang di kantor dengan laptop sendiri untuk menggarap pekerjaan sampingan tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, jangan mencampuradukkan administrasi &lt;a href="http://ningtyasindri.blogspot.com/2009/07/kesalahan-umum-saat-mengatur-keuangan.html"&gt;keuangan&lt;/a&gt; dari penghasilan tambahan ini dengan keuangan keluarga.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Uang bukan yang utama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tak sedikit yang beranggapan bahwa modal uang memegang peranan besar untuk memulai suatu usaha. Padahal, kenyataannya tidaklah demikian. Modal memang dibutuhkan, tapi bisa dalam bentuk uang maupun dalam bentuk lain.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dalam bentuk uang pun, tak ada patokan baku berapa besarnya, malah disarankan untuk memulai usaha dari jumlah yang relatif kecil. Contoh, dari modal Rp 10 juta, cukup gunakan 25 persennya saja atau setengahnya, asal jangan semuanya. Seiring perjalanan waktu, boleh saja menambahkan modal jika prospeknya memang menguntungkan. Jadi, jangan membebani diri sendiri dengan berpikir bahwa harus memiliki modal besar untuk memulai usaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Modal dalam bentuk lain adalah diri sendiri, yakni keahlian apa yang bisa kita andalkan untuk "dijual". &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Salah besar jika seseorang sejak awal sudah memblokir diri dengan mengatakan dirinya "tak bisa apa-apa" dan tak punya apa pun yang bisa diandalkan untuk mencari penghasilan tambahan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Carilah apa yang setidaknya bisa Anda upayakan untuk dibuat menjadi penghasilan. Misalkan, Anda hobi bermain tenis dan sudah cukup mahir, lalu Anda pun punya sebidang tanah di lokasi bagus. Mengapa tak coba membuka sekolah tenis? Atau, setidaknya menyewakan lapangan tenisnya saja? Hobi &lt;a href="http://ningtyasindri.blogspot.com/2009/03/alste-90-nyanyi-lagii.html"&gt;menyanyi&lt;/a&gt; atau memiliki suara merdu? Menjadi MC atau "menjual" suara di acara-acara lokal bisa dijadikan pilihan. Jika matematika merupakan pelajaran yang paling kita sukai di masa SD dulu, mengapa tidak membuka les privat? Bahkan hobi berkebun pun bisa jadi penghasilan tambahan. Tanaman yang jarang ada di pasaran bisa Anda tumbuhkan dengan baik, lalu dijual. Pendek kata, siapa pun bisa melakukannya dan bidang apa saja bisa dijadikan sumber penghasilan tambahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain modal uang dan modal diri sendiri, ada juga yang disebut social capital yang didapat dari pertemanan. Baik teman sekolah di SD, SMP, SMA, pendidikan tingkat tinggi, atau di lingkungan tempat tinggal Anda. Bina hubungan baik dengan semua orang, karena apa pun bentuk usaha yang kita geluti, kualitas relasi kita dengan orang lain amat menentukan. Bahkan kata orang bijak, seseorang dikatakan sukses berusaha bila ia mampu menggunakan other people's time, other people's skill, dan other people's money. Artinya, usaha apa pun bisa dilakukan tanpa harus mengandalkan waktu, keterampilan, dan uang pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hobi, minat, dan bakat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mengenai jenis usaha apa yang bisa dilakukan, tentunya yang kita pahami betul. Penting, untuk mempersingkat waktu belajar dan tak perlu intens belajar, cukup mencari detailnya saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bidang pekerjaan yang sudah dipahami sepenuhnya, biasanya terkait dengan hobi, minat, dan bakat. Keterkaitan ini akan mempengaruhi sukses-tidaknya seseorang meraup penghasilan tambahan karena ketiga unsur tadi akan menjadi "jiwa" yang membuat orang tetap bersemangat melakukan pekerjaan tambahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengetahui apa hobi, minat, dan bakat kita, bukalah telinga dan mata hati kita untuk mendengar masukan dari orang lain. Cermati hobi apa yang bisa dikembangkan, lalu padukan dengan kebisaan di bidang apa pun. Tentunya, kesediaan untuk senantiasa mencari ilmu juga tak bisa diabaikan. Jangan malu untuk belajar dan terus belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada salahnya juga mengikuti tren yang ada, namun hendaknya jangan puas hanya dengan menjadi pengikut. Menghadapi ketatnya persaingan, mau tak mau kita harus rajin berinovasi mengingat tren pasti hanya sesaat dan akan tenggelam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Berani memulai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kejelian melihat peluang (mencermati hobi dan bidang yang akan kita geluti) memang merupakan hal penting. Namun yang tak kalah penting adalah langkah untuk memulai. Butuh keberanian untuk mulai melangkah dan pecah telur. Kalau kita &lt;a href="http://ningtyasindri.blogspot.com/2009/05/hambatan-dalam-karier-perempuan.html"&gt;takut memulai&lt;/a&gt;, kita tidak akan pernah tahu akan sukses atau tidak. Kemungkinannya tetap sama, 50-50. Jadi, beranilah untuk memulai, namun jangan lupa untuk tetap membuat perencanaan alternatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapkan pula mental untuk gagal. Berusahalah untuk tetap berpikir positif, tetapi tetap siapkan diri untuk menerima hal yang negatif. Berdasarkan survei, 9 dari 10 usaha akan tutup dalam 5 tahun pertama. Jadi, jika bisa selamat dalam 5 tahun pertama, itu merupakan sebuah prestasi untuk Anda. Jika kita belum berhasil dalam 1-2 tahun pertama, jangan berkecil hati, karena hal tersebut merupakan hal yang wajar. Jika hal ini terjadi, jangan langsung patah semangat untuk mencoba lagi. Kala menghadapi kegagalan, jangan syok terlalu lama, segera susun catatan dan cari apa yang menyebabkan kegagalan. Anggap kegagalan tersebut sebagai pelajaran berharga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jangan tinggalkan pekerjaan utama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengetahui seberapa besar alokasi waktu dan energi yang perlu kita dedikasikan bagi pekerjaan yang memberi penghasilan tambahan ini, coba tuliskan berapa besar penghasilan tambahan yang kita butuhkan untuk "menambal" penghasilan utama, lalu sesuaikan dengan seberapa besar kapasitas kemampuan kita. Ingat, sejatinya kita dituntut memberi yang terbaik pada apa yang menjadi tanggung jawab kita. Jangan sampai kelewat berambisi menggelar penghasilan tambahan, akhirnya malah jatuh sakit atau keluarga jadi terabaikan. Jadi, perhitungkan masak-masak jangan sampai kita dapat Rp 1 juta, tapi harus kehilangan Rp 5 juta karena jatuh sakit, atau lebih parahnya, kehilangan pekerjaan utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, bukan tak mungkin jumlah penghasilan tambahan jauh lebih besar dari penghasilan utama. Sah-sah saja jika dalam kondisi seperti ini kita ingin meninggalkan pekerjaan utama. Tetapi, dalam titik ini, tetap dibutuhkan kejelian dalam memutuskan. Seperti halnya investasi yang memerlukan diversifikasi, begitu juga dengan bidang pekerjaan, sedapat mungkin pertahankan pekerjaan utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, agar bisa tetap mempertahankan pekerjaan utama sekaligus tetap menggeluti pekerjaan tambahan, kita perlu mencari sosok pengganti yang bisa diandalkan untuk menangani pekerjaan sampingan tadi. Memang akan makan waktu, butuh kesabaran, dan keuletan tersendiri untuk mencari sosok pengganti. Tegakkan prinsip reward and punishment yang tertuang dalam catatan hitam di atas putih. Artinya, kalau si pengganti melakukan pelanggaran fatal atas kesepakatan awal, misal mencuri atau mendiskreditkan nama baik, jangan ragu untuk memecatnya meski itu berarti kembali ke titik nol. Siapa pun yang kita andalkan bekerja untuk kita, tumbuhkan sense of ownership dalam dirinya. Jangan sampai orang kepercayaan ini merasa menjadi sapi perahan atau kita anggap sebagai bawahan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Narasumber: Aidil Akbar Madjid MBA, CFE, CFP, RFC, anggota International of Registered Financial Consultants, salah seorang pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: kompas.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/458733668038120264-8005956389866348043?l=ningtyasindri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ningtyasindri.blogspot.com/2009/10/strategi-mencari-penghasilan-tambahan.html</link><author>noreply@blogger.com (tyas)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_BMrItcpoOHI/SueVxfeh65I/AAAAAAAAA5I/oIJEFL0rM5M/s72-c/making+cake.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">20</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-458733668038120264.post-7690042450569605081</guid><pubDate>Mon, 26 Oct 2009 17:55:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-10-27T01:00:21.192+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">interesting sites</category><title>Medical Assistant School</title><description>Having a profession as a medical assistant is quite hard, need much responsibility but also fun. The medical assistant is a perfect addition to any medical office and adds real value to any doctor’s practice. The medical office’s work flow and reputation depends largely on the competence and skills of their medical assisting staffs.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;You can take the medical assistant program classes online in &lt;a href="http://medicalassistantschools.blogspot.com/"&gt;St. Augustine School of Medical Assistants&lt;/a&gt; to get medical assistant certificate. &lt;a href="http://www.blogcatalog.com/blogs/medical-assistant-2/posts/tag/st.+augustine+school+of+medical+assistants"&gt;St. Augustine School of Medical Assistants&lt;/a&gt; is the best online school for medical assistant among many online schools in the world. They offer flexible online medical assistant education and training certificate programs available online 24 hours and 7 days a week. Their programs will allow you to study online at your own place.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Just visit their site in medassistant.org and find all information you need about their offered programs. You need only 6-8 weeks completing the programs and ready to become a professional &lt;a href="http://www.medassistant.org/"&gt;medical assistant&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/458733668038120264-7690042450569605081?l=ningtyasindri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ningtyasindri.blogspot.com/2009/10/medical-assistant-school.html</link><author>noreply@blogger.com (tyas)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">3</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-458733668038120264.post-4194709204646127245</guid><pubDate>Sat, 24 Oct 2009 20:20:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-11-02T14:32:23.101+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">blog</category><title>Blogku nongol lagi.......</title><description>Guys........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blogku yang &lt;a href="http://www.tyasjetra.com/"&gt;Tyas Jetra&lt;/a&gt; kan udah bisa nongol lagi tuh, tp addressnya jd harus pake www (http://www.tyasjetra.com). Padahal dulu kan aku udah launching blog itu secara gede2an pake manggil Michael Jackson segala dengan address tanpa www (http://tyasjetra.com). .......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(........ Duuh, maaf ya almarhum Om Jacko.. namanya kubawa2 buat numpang sohor.. piss ah...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nggak akan ada masalah kalo tyasjetra.com otomatis redirected to www.tyasjetra.com. Tapi ini kok nggak bisa ya.....? Padahal udah disetting begitu loh.. Ngutak utiknya udah sampe jungkir balik, sampe udah ampir subuh gini belum bobo, sampe rambutku udah rontok 218 lembar... Huuh, nyerah deh..!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi... Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya, &lt;a href="http://ningtyasindri.blogspot.com/2009/01/pr-tentang-aku.html"&gt;Ningtyas Indriani&lt;/a&gt;, mohon kepada poro konco yang udah tukeran link sama blog &lt;a href="http://www.tyasjetra.com/"&gt;Tyas Jetra&lt;/a&gt; untuk berkenan mengubah link blog itu dr yang tanpa www menjadi pake www...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hehe, pasti pada males yak..? Saammaaaaa.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/458733668038120264-4194709204646127245?l=ningtyasindri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ningtyasindri.blogspot.com/2009/10/blogku-nongol-lagi.html</link><author>noreply@blogger.com (tyas)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">11</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-458733668038120264.post-4174999284289412741</guid><pubDate>Thu, 15 Oct 2009 16:05:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-10-16T13:32:34.108+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">personal</category><title>Vertigo</title><description>Nggak pernah-pernahnya nih ngalamin kaya gini. Tadi pagi pas bangun tidur sehat-sehat aja, tapi trus pas lagi duduk nyantai kok tiba-tiba semua terasa muter-muter. Kirain ada gempa.. Pas bangun dari duduk, malah makin menjadi sampe mau jatuh. Yah, melorot duduk lagi deh.. Wah serba salah deh tuh.. Melek pusing, merem tambah pusing.. Harus gimana dong.. Dibuat tiduran, rasanya tempat tidurnya goyang-goyang..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hii.. baru sekali ini ngerasain kaya gini.. Gak enak banget.. Udah tau sih, kalo keadaan kaya gini nih namanya Vertigo. Banyak temen yang pernah cerita tentang Vertigo n gejalanya. Nggak nyangka aja hari ini si Vertigo mampir ke aku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, dari pagi sampe siang tadi aku cuma duduk tegak di kursi deket kamar mandi. Soalnya, pake mual juga.. Nabrak-nabrak ke kamar mandi n hoek - hoek lah diriku.  Untung cuma sampe siang aja tuh si Vertigo maen. Sore, Alhamdulillah udah mendingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu udah bisa melek dengan sempurna, aku langsung cari-cari di internet soal Vertigo. Aku kutip sedikit di sini ya.. Siapa tau berguna juga buat yang mampir kesini..&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DEFINISI VERTIGO&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Vertigo adalah perasaan seolah-olah penderita bergerak atau berputar, atau seolah-olah benda di sekitar penderita bergerak atau berputar, yang biasanya disertai dengan mual dan kehilangan keseimbangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vertigo bisa berlangsung hanya beberapa saat atau bisa berlanjut sampai beberapa jam bahkan hari.&lt;br /&gt;Penderita kadang merasa lebih baik jika berbaring diam, tetapi vertigo bisa terus berlanjut meskipun penderita tidak bergerak sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENYEBAB UMUM VERTIGO&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Keadaan lingkungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Motion sickness (mabuk darat, mabuk laut)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Obat-obatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Alkohol&lt;br /&gt;    * Gentamisin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kelainan sirkulasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Transient ischemic attack (gangguan fungsi otak sementara karena berkurangnya aliran darah ke salah satu bagian otak) pada arteri vertebral dan arteri basiler&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kelainan di telinga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Endapan kalsium pada salah satu kanalis semisirkularis di dalam telinga bagian dalam (menyebabkan benign paroxysmal positional vertigo)&lt;br /&gt;    * Infeksi telinga bagian dalam karena bakteri&lt;br /&gt;    * Herpes zoster&lt;br /&gt;    * Labirintitis (infeksi labirin di dalam telinga)&lt;br /&gt;    * Peradangan saraf vestibuler&lt;br /&gt;    * Penyakit Meniere&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Kelainan neurologis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Sklerosis multipel&lt;br /&gt;    * Patah tulang tengkorak yang disertai cedera pada labirin, persarafannya atau keduanya&lt;br /&gt;    * Tumor otak&lt;br /&gt;    * Tumor yang menekan saraf vestibularis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENGOBATAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Obat untuk mengurangi vertigo yang ringan adalah meklizin, dimenhidrinat, perfenazin dan skopolamin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skopolamin terutama berfungsi untuk mencegah motion sickness, yang terdapat dalam bentuk plester kulit dengan lama kerja selama beberapa hari. Semua obat di atas bisa menyebabkan kantuk, terutama pada usia lanjut. Skopolamin dalam bentuk plester menimbulkan efek kantuk yang paling sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(dari berbagai sumber)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/458733668038120264-4174999284289412741?l=ningtyasindri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ningtyasindri.blogspot.com/2009/10/vertigo.html</link><author>noreply@blogger.com (tyas)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">32</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-458733668038120264.post-4656294732793407281</guid><pubDate>Wed, 14 Oct 2009 11:10:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-10-14T18:23:32.788+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">blog</category><title>Oh my God....!!</title><description>Oh my God...... Ternyata udah kelamaan ya aku nggak ngisi blog ini...&lt;br /&gt;Jadi malu.. Kemarin2 cuma sempet sebulan- dua bulan sekali copas artikel ajah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentar ya... Beberes dulu.. nyapu ngepel dulu... ngilangin sarang laba2nya dulu.. bersihin karat2nya dulu..&lt;br /&gt;Abis itu, baru deh mulai cit cit cuit lagi disini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ready.... Set.... Go...!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BMrItcpoOHI/StW0VokuzKI/AAAAAAAAA2o/X6Yx9KYwoY0/s1600-h/cleaning.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 268px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BMrItcpoOHI/StW0VokuzKI/AAAAAAAAA2o/X6Yx9KYwoY0/s320/cleaning.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5392414412607769762" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Image Source: www.cartoonstock.com&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/458733668038120264-4656294732793407281?l=ningtyasindri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ningtyasindri.blogspot.com/2009/10/oh-my-god.html</link><author>noreply@blogger.com (tyas)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_BMrItcpoOHI/StW0VokuzKI/AAAAAAAAA2o/X6Yx9KYwoY0/s72-c/cleaning.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">6</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-458733668038120264.post-6807598782228760960</guid><pubDate>Sat, 10 Oct 2009 13:04:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-11-02T14:53:20.638+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">wanita</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">self improvement</category><title>Tips Membuat Hari Anda Lebih Produktif</title><description>Mungkin Anda masih merasakan atmosfer &lt;a href="http://ningtyasindri.blogspot.com/2008/10/cerita-mudik-lebaran-ku.html"&gt;liburan&lt;/a&gt;. Belum bersemangat bekerja. Namun, hal ini bukan menjadi “pembenaran diri” bahwa Anda bisa berleha-leha, kan? Kembalikan produktivitas kerja Anda dengan tips berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;1. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rencanakan aktivitas kerja sehari dengan model kurva melengkung&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Pandang sehari kerja Anda seperti kurva melengkung. Mulai dengan pekerjaan yang mudah dan menyenangkan di awal hari. Begitu mulai “panas”, selesaikan pekerjaan yang mulai sulit –atau yang biasa Anda hindari. Lakukan pekerjaan yang paling sulit usai makan siang (upayakan makan siang secukupnya saja, jangan terlalu kenyang karena mengakibatkan kantuk), lalu akhiri hari dengan mengerjakan tugas yang tak terlalu memusingkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;2. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Beri penghargaan untuk diri sendiri&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Ketika Anda berhasil menyelesaikan jadwal yang padat atau berhasil menuntaskan pekerjaan yang biasanya Anda hindari, berikan penghargaan kepada diri sendiri. Misal, ketika Anda berhasil menyelesaikan presentasi PowerPoint, berikan penghargaan kepada diri Anda dengan membeli kopi latte kesukaan Anda.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;3. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Prioritaskan tugas yang sudah direncanakan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Ketika tugas-tugas Anda sulit dikontrol, sudah saatnya Anda memilah prioritas. Sudah jelas, sulit untuk bisa menyelesaikan banyak hal dalam sekali gerak. Maka, putuskan mana yang harus cepat diselesaikan, dan mana yang bisa menunggu. Beberapa orang memasang “ranking” untuk mana yang harus cepat diselesaikan dan mana yang bisa menunggu. Siapkan beberapa deadline untuk menyelesaikan masing-masing tugas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;4. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jangan sia-siakan jam istirahat&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Bahkan di hari tersibuk Anda, sisihkan waktu untuk beristirahat. Anda mungkin tak memiliki waktu untuk menikmati makan siang yang lama, tapi siapkan waktu untuk bisa menikmati udara di luar kantor Anda. Berada jauh dari meja kerja Anda barang beberapa saat saja sudah cukup membantu, kok. Beristirahat sejenak, misal, pergi ke toko serba ada di seberang  sudah bisa membersihkan pikiran, sekaligus membuat Anda lebih bersemangat. Bahkan, dengan melakukan hal ini bisa membantu Anda mendapatkan ide untuk mencari solusi dari permasalahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;5. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Perencanaan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Siapkan 15 menit di ujung hari untuk merencanakan kegiatan Anda esok hari. Bereskan meja Anda, buang sampah-sampah kecil yang tanpa Anda sadari berserakan di meja. Ambil catatan “to-do” Anda, coret apa saja yang sudah selesai Anda kerjakan hari itu. Buat daftar baru untuk hari esok, supaya besok pagi dimulai dengan &lt;a href="http://ningtyasindri.blogspot.com/2008/11/ciptakan-peluangmu.html"&gt;rencana&lt;/a&gt; yang lebih terorganisir dan produktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Kompas.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/458733668038120264-6807598782228760960?l=ningtyasindri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ningtyasindri.blogspot.com/2009/10/tips-membuat-hari-anda-lebih-produktif.html</link><author>noreply@blogger.com (tyas)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">22</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-458733668038120264.post-3249348153975352180</guid><pubDate>Sat, 12 Sep 2009 04:01:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-11-02T15:07:58.933+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">keuangan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">self improvement</category><title>Agar THR Tidak Asal Lewat</title><description>Wah, tidak terasa sudah beberapa minggu Anda menjalani puasa. Tidak lama lagi Anda, para karyawan akan menerima Tunjangan Hari Raya (THR) atau gaji ke-13. Biasanya THR akan Anda terima 2 minggu sebelum hari raya. Anda sudah merencanakan akan mempergunakan untuk apa saja THR Anda itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda ingin membeli ponsel baru atau BlackBerry idaman? Atau ingin memberikan sesuatu untuk orangtua? Atau Anda ingin memberikan sepasang baju baru bagi keponakan? Atau jangan-jangan THR Anda sudah habis untuk membayar utang kartu kredit dan bon kantor serta utang KTA (kredit tanpa agunan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;THR Itu Sebenarnya Untuk Apa, Sih ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Perusahaan memberikan THR bagi para karyawannya, agar mereka dapat merayakan &lt;a href="http://ningtyasindri.blogspot.com/2008/10/cerita-mudik-lebaran-ku.html"&gt;hari raya &lt;/a&gt;dengan khusyuk dan hikmat, dengan memberikan kebahagiaan bagi sesama yang membutuhkan uluran tangan. Saling berbagi dan memberika merupakan suatu aktivitas yang layak dilakukan dalam setiap momen, terlebih dalam merayakan hari besar yang membahagiakan. Sehingga, membeli perlengkapan dan perkakas baru bagi diri dan keluarga, merupakan sebuah aktivitas lanjutan setelah kita menyisihkan sebagian untuk mereka yang membutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;THR baru diterima sesaat sebelum hari raya, sehingga selayaknya baru dipergunakan saat berada di tangan. Jangan membeli barang apa pun dengan mempergunakan THR atau gaji masa depan, yang belum diterima. Anda akan merasa hampa dan kecewa, bila telah memakai terlebih dahulu pendapatan masa depan Anda. Karena saat Anda terima, semua sudah dipergunakan untuk membayar segala utang yang telah dibuat di masa lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Manfaatkan THR Anda Kali Ini Untuk :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Menyelesaikan segala utang masa lalu Anda.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bila masih berlebih, manfaatkan untuk memberi kebahagiaan pada orangtua, adik, atau keluarga yang lain.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jangan lupa &lt;a href="http://ningtyasindri.blogspot.com/2008/08/sejak-kecil-mungkin-temen2-sudah-sering.html"&gt;berbagi&lt;/a&gt; kebahagiaan dengan orang miskin dan papa, ini akan memberikan hikmat dan nikmat yang lebih berkualitas.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jangan merayakan hari raya dengan utang baru. Pergunakanlah baju dan sepatu terbaik yang Anda miliki, yakinlah bahwa merayakan hari raya tidak harus dengan sesuatu yang baru. Yang terpenting bukanlah yang melekat di tubuh dan kaki Anda, melainkan apa yang Anda kenakan dalam hati dan pikiran Anda. Sesuatu yang baru, jernih, dan bersih. Selamat menata masa depan dengan memanfaatkan momen hari raya ini.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Kompas.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/458733668038120264-3249348153975352180?l=ningtyasindri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ningtyasindri.blogspot.com/2009/09/agar-thr-tidak-asal-lewat.html</link><author>noreply@blogger.com (tyas)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">57</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-458733668038120264.post-1162829900695711981</guid><pubDate>Sun, 30 Aug 2009 08:38:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-08-30T15:42:11.867+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">news</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">wanita</category><title>Waspadai Konsumsi Makanan Instan</title><description>Meskipun banyak produsen makanan instan mengklaim produknya dilengkapi tambahan berbagai kandungan vitamin, sebaiknya makanan itu tak dikonsumsi sebagai makanan sehari-hari. Menurut dr Endang Darmo Utomo, MS, SpGK, clinical nutritionist dari Siloam Hospital Karawaci, kita tak bisa sepenuhnya menyalahkan gencarnya iklan dan informasi dari produsen makanan instan. Orangtua juga tak bisa menghakimi makanan instan itu selalu buruk bagi anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hanya karena kita mendengar satu kasus, bukan berarti makanan instan itu buruk untuk dikonsumsi. Tapi, sebaiknya direncanakan saja, berapa lama tenggang waktu mengonsumsinya, dan bagaimana menyiasatinya agar lebih bermanfaat buat anak,” papar Endang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penghakiman terhadap bahaya makanan instan yang berlebihan tak akan membuat anak-anak memahami seperti apa makanan sehat yang sebenarnya. Akan tetapi, bila disiasati dengan tepat, sebenarnya makanan instan juga bisa bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tinggi kalori, kurang serat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Menurut Endang, yang paling dikhawatirkan dari makanan instan bukanlah unsur pengawet atau penyedapnya, melainkan kandungan kalorinya yang tinggi. “Pada prinsipnya makanan instan, kan, makanan yang sudah melalui proses berulang. Proses ini menyebabkan kandungan gula sederhana pada makanan instan mudah terserap tubuh.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, ketika mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik tinggi, seperti kebanyakan makanan instan, menyebabkan rasa candu. Rasa ini didapat dari perasaan nikmat akibat gula darah yang lekas naik. Kemudian ada efek craving (perasaan ingin selalu ngemil), begitu gula darah turun cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain indeks glikemik yang tinggi, makanan instan yang diolah berulang ini sudah pasti kurang mengandung serat. Padahal, pada kondisi normal, serat amat dibutuhkan untuk menjaga siklus buang air besar (BAB) secara teratur dan mengimbangi intake kalori yang terlalu banyak. “Pada dasarnya serat dibutuhkan untuk mengurangi penyerapan makanan yang diasup. Kalau seratnya tidak ada, akibatnya makanan cepat terserap,” ungkap Endang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurangnya serat pada makanan instan ini juga kerap dituding sebagai penyebab anak sulit BAB. “Prinsip kerja organ pencernaan, terutama usus, membutuhkan sesuatu yang membuatnya berkontraksi dan melakukan gerakan peristaltik!” terang Endang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila dibiarkan dengan pola makan yang tinggi kalori dan kurang serat terus menerus, anak akan menjadi gemuk. Apalagi makanan dengan indeks glikemik tinggi memicu produksi insulin terus menerus. Lama-lama risiko diabetes pada anak akan meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tak perlu dilarang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Lantas bagaimana bila anak sudah terlanjur menyukai makanan instan? Saran Endang, jangan langsung semena-mena melarang anak mengonsumsinya. Sebaiknya, cukup jadualkan saja kapan anak bisa mengonsumsi makanan tadi, misalnya seminggu sekali, 2-3 minggu sekali, atau sebulan sekali. Kemudian, lakukan trik agar sajian makanan instan juga tak merugikan kesehatan anak. Berikut kiatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Kurangi minyak dan bumbu. Makanan instan memiliki rasa yang akan disukai anak-anak. Mi, misalnya. Tekstur mi yang tak terlalu lembek dan berbentuk keriting tampak lebih menarik ketimbang nasi tim yang basah. Berkreasilah dengan mencoba membuat bumbu sendiri. Siapa tahu si kecil malah doyan bumbu mi instan buatan Anda.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sertakan sayuran. Agar tetap mengenal sayuran, setiap kali makan makanan instan usahakan disertai sayuran. Pilih sayuran yang tak terasa pahit atau berbau, agar tak menimbulkan efek jera pada anak.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Masak segera. Mengolah masakan instan sebaiknya dilakukan sesuai petunjuk penggunaan, karena produsen sudah memperkirakan tekstur yang akan didapat dengan cara itu.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tegakkan aturan. Meski anak mengonsumsi makanan instan, bukan berarti ia lepas dari pendidikan makan sehat. Tetap tegakkan aturan untuk makan dulu menu sayurannya sebelum makanan instannya. Serat yang lebih dulu masuk akan memperlancar pencernaan sehingga terhindar dari konstipasi.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Laili Damayanti/Nova &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/458733668038120264-1162829900695711981?l=ningtyasindri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ningtyasindri.blogspot.com/2009/08/waspadai-konsumsi-makanan-instan.html</link><author>noreply@blogger.com (tyas)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">50</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-458733668038120264.post-3746598370142083459</guid><pubDate>Sun, 02 Aug 2009 06:38:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-08-02T13:41:01.555+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">wanita</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">self improvement</category><title>5 Hal "Egois" yang Perlu Dilakukan</title><description>Wanita dituntut untuk mampu melakukan tugas sebagai ibu, istri, dan pegawai. Padahal, sekalipun kita mampu ber-multitasking, tidak berarti kita tidak bisa menjadi lelah. Kelelahan fisik dan mental dapat membuat kita menjadi stres, dan akibatnya kita tidak dapat bekerja dengan maksimal, baik untuk perusahaan maupun untuk keluarga. Karena itu, jika kita benar-benar ingin berguna bagi orang lain, kita perlu belajar untuk menjadi lebih egois terhadap diri sendiri. Bagaimana caranya? Simak lima hal yang membuktikan, bahwa bersikap egois sebenarnya dapat membantu orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Tidur cukup&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Wanita yang memiliki bayi atau anak batita, umumnya mengeluh kekurangan tidur. Padahal, tidur merupakan salah satu hal terpenting yang dapat kita lakukan untuk diri kita, karena inilah cara tubuh me-recharge energi. Hampir semua masalah kesehatan juga timbul akibat kita tidak mendapatkan kemewahan untuk tidur cukup ini. Jika Anda memenuhi kebutuhan untuk beristirahat, Anda memiliki energi lebih besar dan lebih efisien dalam mengerjakan tugas-tugas sepanjang hari. Hal ini akan membantu keluarga, suami, dan rekan kerja, karena Anda menjadi produktif. Anda juga lebih sehat karena tak mengidap penyakit yang disebabkan oleh stres.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda memiliki bayi, atur jadual yang ketat untuk Anda juga. Temani anak yang lebih besar untuk tidur pada waktunya, dan sampaikan bahwa Anda pun butuh tidur. Katakan juga pada teman-teman atau keluarga yang lain, apabila tenaga Anda diperlukan, Anda akan siap pada jam tertentu (setelah Anda beristirahat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Menolak pekerjaan tambahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Wanita cenderung ingin menyenangkan siapa pun yang ada di sekitarnya, termasuk atasan. Karena itu, mereka sulit menolak tugas-tugas tambahan atau proyek yang diberikan. Padahal, kebanyakan bos memilih menugaskan wanita tak lain karena wanita selalu menerima pekerjaan tanpa protes sedikit pun. Boleh-boleh saja sih, bersikap sebagai karyawan yang baik, dan bersedia melakukan tugas tambahan. Namun Anda perlu tahu kapan harus menolak pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Anda bekerja lembur tanpa insentif tambahan hampir secara rutin, hanya untuk menyelesaikan pekerjaan yang diharapkan dari Anda, hal ini sudah tidak wajar lagi. Semua pekerjaan tentu membutuhkan pengorbanan tertentu agar bisa selesai pada waktunya, khususnya ketika pekerjaan Anda memiliki tenggat waktu. Namun Anda tidak seharusnya bekerja lembur sepanjang waktu. Ketika Anda terlalu banyak bekerja, Anda sebenarnya menjadi kurang produktif, dan kualitas kerja Anda pun menurun. Ketika atasan bertanya apakah Anda memiliki waktu untuk menyelesaikan sebuah tugas, ada kemungkinan ia hanya menguji Anda. Jadi jangan takut mengatakan bahwa Anda tidak dapat bekerja dengan maksimal jika kondisi Anda sudah lelah. Jangan takut pula untuk meminta bantuan jika memungkinkan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Mencari waktu untuk diri sendiri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah Anda merasa begitu bahagia dan produktif setelah melakukan sesuatu yang kita sukai? Hal ini jarang kita lakukan, namun penting dilakukan untuk menyeimbangkan hidup. Wanita sering berpikir bahwa mereka mementingkan diri sendiri jika mencari waktu untuk membaca, menonton film, melakukan hobi, atau memulai bisnis. Kita mungkin belum mengetahui bahwa mengeksplorasi minat atau keinginan tersebut dapat menjadi cara untuk melepaskan stres, dan akan menjadi ibu, istri, dan teman yang lebih baik karenanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. Kesehatan, gizi, dan kebugaran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sama halnya dengan tidur, menjadi sehat dapat menambah usia kita. Hal ini juga akan mencegah Anda menjadi beban bagi anak ketika Anda beranjak tua. Jadi, bukankah ini justru merupakan hal paling tidak mementingkan diri? Karena itu, ambil waktu untuk makan sehat, berolahraga, dan berkonsultasi dengan dokter. Ketiga hal ini akan membutuhkan waktu, namun hasilnya dapat dilihat dalam jangka waktu lama. Kebanyakan masalah kesehatan juga lebih mudah diatasi ketika masih dalam tahap awal, jadi jangan menunda-nunda lagi sampai masalah ini menjadi besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. Berkata "tidak" di rumah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Saat pulang ke rumah, Anda mungkin akan mendapati rumah dalam keadaan berantakan. Piring bekas makan masih berserakan di dapur, padahal si sulung yang sudah di SMP seharusnya sudah cukup dewasa untuk diajak terlibat dalam menjalankan kehidupan di rumah. Jangan hanya merasa kesal dan tak sabar, lalu membereskan semua hal itu sambil menggerutu. Jangan takut untuk menugaskan anak, atau suami, untuk membereskan pekerjaan rumah tangga. Namun tak perlu menyampaikannya sambil marah-marah. Bila di rumah tak ada pembantu, ajarkan pada anggota keluarga untuk mencuci piring bekas makannya sendiri, mencuci pakaiannya sendiri, atau menyapu kamarnya sendiri. Jika Anda juga bekerja, Anda tidak bertanggung jawab untuk menyelesaikan semua pekerjaan di rumah. Kalau anak sudah mencuci pakaiannya atau piringnya sendiri, Anda tidak akan terlalu lelah untuk menemaninya belajar, bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: kompas.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/458733668038120264-3746598370142083459?l=ningtyasindri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ningtyasindri.blogspot.com/2009/08/5-hal-egois-yang-perlu-dilakukan.html</link><author>noreply@blogger.com (tyas)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">82</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-458733668038120264.post-5244432272024237324</guid><pubDate>Tue, 07 Jul 2009 01:53:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-07-07T09:21:09.732+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">keuangan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">wanita</category><title>Kesalahan Umum Saat Mengatur Keuangan</title><description>Setiap kali Anda mendapatkan gaji, apa yang Anda lakukan? Segera menyisihkan uang tersebut untuk membayar tagihan? Atau membaginya ke dalam pundi-pundi tabungan lain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, para wanita memiliki kekhawatiran bahwa mereka kurang menyisihkan cukup uang untuk masa depan. Para wanita takut mereka akan kehabisan harta di usia senja nanti. Demikian menurut Lisa Caputo dari Women &amp;amp; Co—sebuah situs finansial khusus wanita—yang lalu menjelaskan bahwa hal tersebut umum terjadi di antara wanita. “Wanita cenderung hidup lama, membutuhkan lebih banyak perawatan jangka panjang seiring pertambahan usia, harus mengurus keluarga, padahal tak jarang mereka tak memiliki pendapatan sendiri. Kenyataan ini harusnya menyadarkan para wanita akan pentingnya menabung sejak dini, menabung lebih banyak ketika mereka mendapatkan penghasilan lebih. Dan akhirnya, harus bisa merencanakan keuangan menjelang periode tak produktif lagi,” terang Lisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riset menunjukkan bahwa wanita sering menanggung peran yang besar untuk keputusan keuangan, berfungsi sebagai kepala bagian finansial rumah tangga. Wanita tak hanya mengatur pengeluaran sehari-hari, tetapi juga segala hal yang menyangkut keuangan keluarga dan investasi jangka panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, apa masalahnya? Caputo menyatakan, setidaknya ada dua kesalahan dalam pengaturan keuangan yang kerap dilakukan para wanita. Informasi ini dibutuhkan untuk merefleksi diri dan memahami masalah keuangan agar tak jatuh ke lubang yang sama berulang kali.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Tidak mempertahankan perencanaan keuangan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kebiasaan para wanita adalah menghabiskan waktu dan energi untuk memulai sebuah perencanaan keuangan, tetapi pada akhirnya mereka tak pernah melihatnya lagi. Umumnya, para wanita berpikir bahwa perencanaan keuangan hanya merupakan aktivitas jangka pendek. Padahal, kesehatan keuangan mirip seperti perkawinan, merupakan suatu perjalanan, bukan suatu tujuan. Diperlukan perawatan dan pemeliharaan keuangan agar bisa terus dalam kondisi baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Berinvestasi terlalu konservatif.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dibandingkan pria, rata-rata wanita cenderung berinvestasi secara konservatif. Bahkan lebih banyak yang menyimpan saja uang mereka. Terlalu konservatif malah bisa membuat wanita kehabisan uang di usia lanjutnya. Ini dikarenakan uang tabungan saja tak akan kuat bertahan melawan inflasi yang akan terus terjadi. Melindungi kekuasaan wanita untuk menghamburkan uang sangat penting untuk kita semua, terutama wanita, karena wanita cenderung hidup lebih lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tips untuk menyiapkan perencanaan keuangan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Buat keuangan Anda fleksibel.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sesuaikan keuangan Anda dengan tujuan hidup.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Diskusikan keuangan Anda dengan anak dan suami.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pantau terus keuangan Anda setiap hari.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Menjaga dan mengurus keuangan Anda mungkin akan menghabiskan banyak waktu dan energi pada awalnya. Namun, begitu Anda sudah membuatnya menjadi kebiasaan untuk mengawasi pemasukan dan pengeluaran, akan jadi lebih mudah untuk mencapai tujuan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: kompas.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/458733668038120264-5244432272024237324?l=ningtyasindri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ningtyasindri.blogspot.com/2009/07/kesalahan-umum-saat-mengatur-keuangan.html</link><author>noreply@blogger.com (tyas)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">91</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-458733668038120264.post-1591003228418135685</guid><pubDate>Fri, 12 Jun 2009 05:12:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-06-12T12:16:59.102+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">news</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">wanita</category><title>Daftar 70 Produk Kosmetik Berbahaya</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BMrItcpoOHI/SjHkPi4AnZI/AAAAAAAAA2Q/d-OA6EF0bpw/s1600-h/kosmetik+berbahaya.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BMrItcpoOHI/SjHkPi4AnZI/AAAAAAAAA2Q/d-OA6EF0bpw/s200/kosmetik+berbahaya.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5346305188376386962" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Berikut adalah daftar 70 produk kosmetik yang dinyatakan oleh Badang Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebagai produk berbahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. 18 merek kosmetik rias wajah dan rias mata mengandung bahan berbahaya dan bahan terlarang:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Cassandra Superior Quality Lipstick No. 1-10&lt;br /&gt;2. Cassandra Superior Lip Gloss No. 1-12&lt;br /&gt;3. GLD Garland Lipstick No. 9&lt;br /&gt;4. Marie Anne Beauty Shadow No. 4, 5, 6, 8&lt;br /&gt;5. Marie Anne Blush On No. 3&lt;br /&gt;6. Sutsyu Eye Shadow Blusher 01&lt;br /&gt;7. Sutsyu 18 Colors Eye Shadow 01&lt;br /&gt;8. Sutsyu Lipstick Colors Fix No. 1, 3, 4, 6&lt;br /&gt;9. Sutsyu Lipstick Colors Fix No. 5&lt;br /&gt;10. Asnew Blush On&lt;br /&gt;11. Cameo Makes You Beauty Detox 4 in 1 Complete Make Up&lt;br /&gt;12. Marimar Eye Shadow Powder Cake&lt;br /&gt;13. Natural Belle Colors Fix Lipstick No. 313&lt;br /&gt;14. Olay 4 in 1 Complete Make Up&lt;br /&gt;15. Pond's Detox Complete Beauty Care Make Up Kit&lt;br /&gt;16. Pond's Detox Eye Shadow Blusher Lip Gloss, Creme Powder No. 1-2&lt;br /&gt;17. Pond's Detox Complete Beauty Care Eye Shadow Two Way Cake&lt;br /&gt;18. Pond's Detox Complete Beauty Care&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;B. Tujuh merek kosmetik pewarna rambut mengandung bahan berbahaya dan bahan terlarang:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Casandra Hair Dye Pink C-14&lt;br /&gt;2. Casandra Hair Dye Maroon C-17&lt;br /&gt;3. Casandra 3D Profesional Hair Colors Cream Hair Dye Wine Red C-9&lt;br /&gt;4. Salsa Hair Colorant Pink Colors (S- 018 )&lt;br /&gt;5. Salsa Hair Colorant Cherry Red (S- 019 )&lt;br /&gt;6. Casandra Hair Dye Maroon C-17&lt;br /&gt;7. Casandra 3D Profesional Hair Colors Cream Hair Dye Grape Red C-11&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. 44 merek kosmetik perawatan kulit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Caronne Beauty Day Cream&lt;br /&gt;2. Caronne Whitening Cream (Day Care)&lt;br /&gt;3. Caronne Whitening Cream (Night Care)&lt;br /&gt;4. CR Lien Hua Bunga Teratai Day Cream&lt;br /&gt;5. CR Lien Hua Bunga Teratai Night Cream&lt;br /&gt;6. CR Racikan Ling Zhi Day.Cream&lt;br /&gt;7. CR Racikan Ling Zhi Night Cream With Vit.E&lt;br /&gt;8. CR Day Cream With Vit.E&lt;br /&gt;9. CR UV Whitening Night Cream&lt;br /&gt;10. CR UV Whitening Day Cream&lt;br /&gt;11. DR's Secret 3 Skinlight&lt;br /&gt;12. DR's Secret 4 Skinrecon&lt;br /&gt;13. Dr. Fredi Setyawan Extra Whitening Cream&lt;br /&gt;14. Dr. Fredi Setyawan Whitening Cream II&lt;br /&gt;15. Fruity Vitamin C&lt;br /&gt;16. Plentiful Night Cream&lt;br /&gt;17. QL Papaya Peeling Gel&lt;br /&gt;18. QL Day.Cream&lt;br /&gt;19. QM Natural Vitamin C E&lt;br /&gt;20. Scholar Night Cream&lt;br /&gt;21. Top Gel MCA Extra Pearl Cream Plus&lt;br /&gt;22. Top Gel MCA Extra Cream&lt;br /&gt;23. Top Gel TG-3 Extra Cream&lt;br /&gt;24. Topsyne Aloe Beauty Cream TS- 858&lt;br /&gt;25. Topsyne Beauty Cream TS-3&lt;br /&gt;26. Topsyne Beauty Cream TS- 802&lt;br /&gt;27. Topsyne Beneficial Skin Cream TS- 868&lt;br /&gt;28. Topsyne Vit C Placenta&lt;br /&gt;29. Topsyne Day Cream Night Cream&lt;br /&gt;30. Topsyne Vit E C TS- 819&lt;br /&gt;31. Topsyne Extra Beauty TS- 821&lt;br /&gt;32. Elastiderm Decolletage Chest and Neck&lt;br /&gt;33. Obagi Nu-Derm Blender Skin Lightener Blending Cream&lt;br /&gt;34. Obagi Nu-Derm Blender Skin Lightener with sunscreen&lt;br /&gt;35. Obagi Nu-Derm Toleran Anti Pruritic Lotion&lt;br /&gt;36. Obagi C RX System Clarifying Serum&lt;br /&gt;37. Obagi C RX C Therapy&lt;br /&gt;38. Olay Total White&lt;br /&gt;39. Olay Krim Pemutih&lt;br /&gt;40. Pond's Age Miracle Day and Night Cream&lt;br /&gt;41. Qianyan&lt;br /&gt;42. Quint's Yen&lt;br /&gt;43. Skin Enhacer&lt;br /&gt;44. Temulawak Nutrition Cream&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Satu merek kosmetik mandi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Jinzu Strawberry White Beauty Soap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Kompas.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/458733668038120264-1591003228418135685?l=ningtyasindri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ningtyasindri.blogspot.com/2009/06/daftar-70-produk-kosmetik-berbahaya.html</link><author>noreply@blogger.com (tyas)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_BMrItcpoOHI/SjHkPi4AnZI/AAAAAAAAA2Q/d-OA6EF0bpw/s72-c/kosmetik+berbahaya.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">82</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-458733668038120264.post-3181686492442892924</guid><pubDate>Tue, 19 May 2009 03:28:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-05-19T10:32:45.376+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">wise words</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">self improvement</category><title>Sang Pianis</title><description>Seorang ayah, yang memiliki putra yang berusia  kurang lebih 5 tahun, memasukkan putranya tersebut ke sekolah musik untuk belajar piano. Ia rindu melihat anaknya kelak menjadi seorang pianis yang  terkenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selang beberapa waktu kemudian, di kota tersebut  datang seorang pianis yang sangat terkenal. Karena  ketenarannya, dalam waktu singkat tiket konser telah terjual habis. Sang ayah membeli 2 buah tiket  pertunjukan, untuk dirinya dan anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari pertunjukan, satu jam sebelum konser  dimulai, kursi telah terisi penuh, sang ayah duduk dan putranya tepat berada di sampingnya. Seperti  layaknya seorang anak kecil, anak ini pun tidak  betah duduk diam terlalu lama, tanpa sepengetahuan ayahnya, ia menyelinap pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika lampu gedung mulai diredupkan, sang ayah  terkejut menyadari bahwa putranya tidak ada di sampingnya. Ia lebih terkejut lagi ketika melihat  anaknya berada dekat panggung pertunjukan, dan  sedang berjalan menghampiri piano yang akan dimainkan pianis tersebut. Didorong oleh rasa ingin  tahu, tanpa takut anak tersebut duduk di depan piano  dan mulai memainkan sebuah lagu, lagu yang sederhana, twinkle twinkle little star.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Operator lampu sorot, yang terkejut mendengar adanya  suara piano mengira bahwa konser telah dimulai tanpa  aba-aba terlebih dahulu, dan ia langsung menyorotkan lampunya ke tengah panggung. Seluruh penonton terkejut, melihat yang berada di panggung bukan sang  pianis, tapi hanyalah seorang anak kecil. Sang pianis pun terkejut, dan bergegas naik ke atas  panggung. Melihat anak tersebut, sang pianis tidak  menjadi marah, ia tersenyum dan berkata “Teruslah bermain”, dan sang anak yang mendapat ijin, meneruskan permainannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang pianis lalu duduk, di samping anak itu, dan  mulai bermain mengimbangi permainan anak itu, ia mengisi semua kelemahan permainan anak itu, dan akhirnya tercipta suatu komposisi permainan yang sangat indah. Bahkan mereka seakan menyatu dalam  permainan piano tersebut. Ketika mereka berdua  selesai, seluruh penonton menyambut dengan meriah, karangan bunga dilemparkan ke tengah panggung. Sang anak jadi GR (Gede Rasa), pikirnya “Gila, baru  belajar piano sebulan saja sudah hebat!” Ia lupa  bahwa yang disoraki oleh penonton adalah sang pianis yang duduk di sebelahnya, mengisi semua  kekurangannya dan menjadikan permainannya sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa implikasinya dalam hidup kita ? Kadang kita  bangga akan segala rencana hebat yang kita buat,  perbuatan-perbuatan besar yang telah berhasil kita lakukan. Tapi kita lupa, bahwa semua itu terjadi karena Tuhan ada di samping kita. Kita adalah anak kecil tadi, tanpa ada Tuhan di samping kita, semua  yang kita lakukan akan sia-sia. Tapi bila Tuhan ada  di samping kita, sesederhana apapun hal yang kita lakukan hal itu akan menjadi hebat dan baik, bukan  saja buat diri kita sendiri tapi juga baik bagi  orang di sekitar kita. Semoga kita tidak pernah lupa  bahwa ada Tuhan di samping kita.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/458733668038120264-3181686492442892924?l=ningtyasindri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ningtyasindri.blogspot.com/2009/05/sang-pianis.html</link><author>noreply@blogger.com (tyas)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">61</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-458733668038120264.post-3304071737961817142</guid><pubDate>Tue, 12 May 2009 01:12:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-11-02T15:16:57.662+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">news</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">wanita</category><title>Ngerem Nafsu Belanja</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BMrItcpoOHI/SgjObXRzfsI/AAAAAAAAA2I/UbtN4k75SMI/s1600-h/woman+standing+in+front+a+store.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 136px; height: 170px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BMrItcpoOHI/SgjObXRzfsI/AAAAAAAAA2I/UbtN4k75SMI/s200/woman+standing+in+front+a+store.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334740728120835778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sudah bukan hal yang aneh bila wanita dikenal dengan kebiasaan impulsive buying-nya, dimana ia akan berbelanja bukan karena kebutuhan, melainkan keinginan. Dan, hal tersebut dilakukan tanpa &lt;a href="http://ningtyasindri.blogspot.com/2008/06/rencana-punya-bisnis-di-jogja.html"&gt;perencanaan&lt;/a&gt;. Ketika sedang lewat toko sepatu, dan melihat sepatu yang lucu, mendadak saja kita masuk, mencobanya, lalu keluar sambil menenteng kantong belanjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tahira K. Hira&lt;/span&gt;, seorang profesor ilmu keluarga dan konsumen dari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Iowa State University&lt;/span&gt;, impulsive buyer biasanya kurang memiliki kontrol diri dalam melihat barang-barang yang bagus, dan kurang memiliki prioritas yang jelas dalam berbelanja. Kebanyakan dari mereka memiliki sindrom “Saya menginginkan barang itu sekarang”, yang membuatnya tak mampu menunda keinginan berbelanja, membeli barang-barang melebihi pendapatannya, mengakibatkan hutang tambahan yang tidak perlu, dan berbagai pertengkaran dalam keluarga.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Anda bisa mengetahui &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;apakah Anda termasuk impulsive spender&lt;/span&gt; dengan melihat gejalanya di bawah ini:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Berbelanja sebagai pelampiasan perasaan kecewa atau depresi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memiliki masalah pribadi dan keluarga akibat cara berbelanja yang berlebihan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sering bertengkar dengan orang lain karena kebiasaan belanjanya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Merasa tidak lengkap iika tidak membawa kartu kredit.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membeli barang-barang secara kredit jika tidak mampu membeli secara tunai.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sadar bahwa menghabiskan uang dirasakan sebagai perbuatan yang ceroboh dan dilarang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Merasa bersalah, malu, atau kebingungan setelah berbelanja.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berbohong kepada yang lain, khususnya pasangan, tentang apa yang dibeli dan berapa banyak uang yang sudah dibelanjakan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sering mencari akal-akalan antara tabungan dan tagihan untuk memenuhi keinginan berbelanja.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Merasa tidak berdaya untuk mengatasi dorongan untuk berbelanja.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Bila Anda mengalami beberapa poin saja dari ke-10 hal di atas, sebaiknya Anda mulai berhati-hati, agar kebiasaan ini tidak berlarut-larut dan sulit “disembuhkan”. Yang paling baik adalah jika Anda menyadari kebiasaan buruk ini, dan bersedia berusaha menghentikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tips mengerem nafsu belanja&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Jika Anda merasakan dorongan yang kuat untuk membeli sebuah barang yang tidak masuk dalam daftar belanja Anda, segera tinggalkan toko tersebut.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Anda sudah mencoba-coba sebuah atasan yang bagus sekali, dan menyerahkannya kepada kasir? Segeralah beringsut keluar dari toko tanpa menebus barang tersebut.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ambillah uang secukupnya untuk hidup Anda selama seminggu, lalu tinggalkan kartu ATM dan kartu kredit di rumah. Bila perlu, titipkan saja kartu-kartu ”sakti” Anda kepada suami.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hindari pergi ke mal, bahkan minimarket, jika Anda memang tidak berniat untuk membeli sesuatu barang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika Anda sedang stres, jangan mencari pelampiasan dengan mengunjungi mal. Pergi saja ke tempat pijat atau spa, yang tidak terletak di dalam mal. Dengan demikian, Anda akan merasakan rileks tanpa harus menemukan sesuatu untuk dibeli.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Cari &lt;a href="http://ningtyasindri.blogspot.com/2008/06/pencarian-teman-teman-lama.html"&gt;teman&lt;/a&gt; dekat yang mampu memperingatkan Anda untuk tidak menuruti keinginan untuk membeli barang setiap kali pergi ke mal.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Sumber: Kompas.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/458733668038120264-3304071737961817142?l=ningtyasindri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ningtyasindri.blogspot.com/2009/05/ngerem-nafsu-belanja.html</link><author>noreply@blogger.com (tyas)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_BMrItcpoOHI/SgjObXRzfsI/AAAAAAAAA2I/UbtN4k75SMI/s72-c/woman+standing+in+front+a+store.bmp" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">53</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-458733668038120264.post-1726771130326375998</guid><pubDate>Thu, 07 May 2009 03:26:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-05-07T10:36:12.002+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">news</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">wanita</category><title>Hambatan dalam Karier Perempuan</title><description>Emansipasi perempuan dalam dunia kerja boleh saja semakin terbuka. Namun, kaum pekerja perempuan nyatanya masih memiliki hambatan dalam mencapai posisi puncak dalam kariernya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Catalyst&lt;/span&gt;, sebuah organisasi nonprofit yang berfokus pada penelitian dan konsultasi terhadap perempuan di dunia kerja, pernah merilis sebuah laporan yang berisi faktor-faktor yang menghambat dan mendukung karier perempuan di dunia kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian ini lantas diperbaharui lagi untuk mengetahui seberapa besar perubahan yang terjadi pada para perempuan di dunia kerja. Hasilnya, terjadi banyak perubahan yang cukup signifikan dalam perilaku dan pikiran perempuan di dunia kerja, khususnya di Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilaporkan, para perempuan tersebut puas dengan jabatan, anak buah, fasilitas, dan segala aspek dalam kerja mereka. Sebanyak 73 persen responden juga menyatakan puas dan nyaman dengan pilihan yang mereka buat antara karier dan kehidupan pribadi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun begitu, para perempuan masih mengalami kendala dalam lingkungan kerja mereka. Hanya satu dari empat perempuan yang puas dengan atasan atau pengawas mereka di perusahaan. Sebesar 43 persen responden juga tidak puas dengan kesempatan yang diberikan perusahaan untuk kemajuan karier mereka. Responden juga sepakat bahwa &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;hambatan paling utama dari karier perempuan di tempat kerja adalah minimnya pengalaman yang dimiliki dalam bidang manajemen atau general manajer.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Perempuan belum bisa sukses karena mereka tidak diberi kesempatan untuk merasakan menjalankan bisnis," kata Presiden Catalyst Illene H Lang.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Apa yang membuat perempuan terhambat dalam kariernya?&lt;/span&gt; Hasil penelitian tersebut memberikan hasil sebagai berikut, seperti dikutip dari womensmedia.com.&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Sekitar 47 persen responden menyatakan tidak adanya pengalaman dalam bidang general manajemen.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sebanyak 41 persen merasa dikucilkan dari pergaulan atau jaringan informal.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sebesar 33 persen merasa ada stereotip yang masih kental tentang peran dan kemampuan perempuan di dunia kerja.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sebesar 29 persen merasa adanya kegagalan dari atasan untuk menganalisis kemampuan dan kemajuan yang dihasilkan pekerja perempuan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sebesar 26 persen menyatakan adanya komitmen terhadap keluarga yang harus didahulukan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Sangat penting untuk mengenali bahwa hambatan-hambatan ini saling berkaitan. Misalnya, jika pekerja perempuan tersingkir dari pergaulan kerja, maka saat mereka harus mengerjakan sebuah tugas atau kepentingan yang penting, maka hasilnya tidak disenangi atau atau kurang sesuai dengan situasi kerja. Hal ini tentu saja berdampak kembali pada streotip pekerja perempuan yang dianggap tidak mampu memimpin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari studi yang dilakukan, para responden perempuan juga masih menginginkan mendapatkan posisi puncak di perusahaan. Berbanding lurus dengan hal ini, para CEO juga menganggap bahwa pekerja perempuan punya keinginan sekaligus kemampuan untuk meraih jabatan yang lebih tinggi. Hanya 13 persen dari para CEO ini menyatakan bahwa perempuan tidak punya kemampuan untuk naik menjadi pekerja senior.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika begitu, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;apa yang harus dilakukan para pekerja perempuan?&lt;/span&gt; Catalyst memberikan beberapa strategi agar perempuan mampu sampai di posisi yang diinginkannya.&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Bekerja lebih keras, dan tunjukkan bahwa pekerja perempuan bisa memberikan hasil melebihi target atau melebihi harapan atasan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lakukan kegiatan manajemen dengan lebih teliti dan profesional. Caranya, lakukan gaya pendekatan yang membuat semua pekerja, terutama pekerja laki-laki merasa nyaman dan tidak merasa terintimidasi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mintalah untuk mengerjakan tugas yang sulit dan tunjukkan bahwa pekerja perempuan sanggup melakukan dan memberikan hasil yang terbaik. Terakhir, belajarlah pada ahlinya agar bisa mencuri sebanyak mungkin ilmu darinya.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Lantas apa yang harus dilakukan mereka yang bekerja dengan pekerja perempuan? Catalyst menyarankan agar para atasan bisa menjadi panutan yang baik bagi pekerja perempuan. Lakukan aksi, bukan hanya lip service belaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal lain yang bisa dilakukan ialah dengan memberi kesempatan yang besar pada perempuan untuk mengerjakan pekerjaan yang sama dengan kaum laki-laki, juga kesempatan yang besar untuk mendapatkan promosi jika kerja mereka memang memuaskan. Tak hanya itu, komunikasi dan penjelasan yang baik tentang posisi pekerja perempuan juga harus disosialisasikan kepada pekerja yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: http://lifestyle.okezone.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/458733668038120264-1726771130326375998?l=ningtyasindri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ningtyasindri.blogspot.com/2009/05/hambatan-dalam-karier-perempuan.html</link><author>noreply@blogger.com (tyas)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">27</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-458733668038120264.post-9019083599416746777</guid><pubDate>Thu, 30 Apr 2009 00:46:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-04-30T07:49:12.877+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">news</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">wanita</category><title>Perempuan Lebih Kuat dari Laki-laki</title><description>Selama ini wanita selalu diidentikan sebagai kaum yang lemah, kaum yang tidak mempunyai daya tawar lebih. Tak jarang kaum wanita dipandang sebelah mata oleh kaum pria. Padahal wanita justru lebih kuat dibanding laki-laki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya melihat dari pengalaman keluarga saya sendiri, ayah saya menikah tiga kali. Ia tidak mampu mengurusi keluarga setelah istrinya meninggal," terang Samuel Mulia, Seorang Brand Counsltan dari beberapa media terkemuka saat ditemui usai peluncuran buku Heart in Side The Heart Susahnya Menyatukan Dua Hati, di Jakarta, Kamis (23/4).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah pemakaman, lanjut Sam, sang ayah tidak dapat mengurusi hal-hal kecil seperti mengurus anak, ataupun membayar tagihan listrik dan telephon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau perempuan ditinggal oleh suaminya, yang paling menjadi masalah adalah ekonomi, tapi kalau suami yang ditinggal bisa kacau semuanya. Tak heran banyak duda yang menikah lagi," ujar Sam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, lanjut Sam, sang suami akan mengalami banyak kesulitan dalam memecahkan berbagai masalah karena selama ini saat istri adalah tempat mengadu bagi suaminya,&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"Bahkan seorang kepala negara pun yang tampak gagah dari luar akan mengadu pada istri mereka. Tak heran kalau ada istilah dibalik pria yang kuat terdapat perempuan yang hebat," imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga mencontohkan kekuatan yang dipunyai perempuan terlihat saat ia mengandung. Selama sembilan bulan, seorang perempuan harus membawa beban kemana pun ia pergi. Belum lagi harus merasakan sakit saat melahirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menjadi seorang ibu, perempuan masih harus repot mengurus sang anak. Sayang, kekuatan yang dimiliki belum digunakan maksimal oleh para perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya para perempuan belum percaya diri dengan kekuatan yang ada. Selain itu, faktor dominasi laki-laki juga menghambat perempuan untuk menunjukan kekuatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya pria lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana ini berpendapat laki-laki adalah makhluk yang egois, dan mempolitisir wanita untuk dijadikan kaum yang dilemahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saat Adam tertangkap makan buah dari surga, ia justru menyalahkan hawa," kata dia. Ia juga mencontohkan laki-laki akan dianggap hebat jika ia menjadi playboy, namun jika wanita menjadi play girl masyarakat justru mencibir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Kompas.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/458733668038120264-9019083599416746777?l=ningtyasindri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ningtyasindri.blogspot.com/2009/04/perempuan-lebih-kuat-dari-laki-laki.html</link><author>noreply@blogger.com (tyas)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">32</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-458733668038120264.post-2958720844630386088</guid><pubDate>Mon, 13 Apr 2009 19:41:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-04-14T02:43:39.187+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">news</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">wanita</category><title>10 Ibu Rumah Tangga Tertular HIV/Aids</title><description>Sebanyak 10 ibu rumah tangga di Provinsi Banten terindentifikasi tertular positif penyakit HIV/AIDS setelah dilakukan pemeriksaan khusus di Klinik Teratai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Serang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ke-10 ibu rumah tangga itu saat ini mendapat perhatian serius agar tidak menularkan virus kepada keluarga maupun orang lain," kata dr. Edi Santoso dari RSUD Serang, Minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Edi mengatakan, ke 10 ibu rumah tangga itu tertular dari suaminya yang terlebih dahulu tertular HIV/AIDS. Penularan HIV/AIDS terbukti dengan menyerang siapa saja dan tidak pandang bulu, termasuk ibu rumah tangga yang baik-baik dan rajin ibadah juga tertular HIV/AIDS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada berbagai elemen masyarakat agar melakukan pencegahan penyakit HIV/AIDS dengan tidak mengkonsumsi narkoba, menggunakan jarum suntik bekas, dan hubungan seks yang gonta-ganti pasangan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar penularan HIV/AIDS disebabkan jarum suntik, narkoba, hubungan seks yang sudah terkena HIV/AIDS dan transfusi darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, pihaknya menyarankan kepada laki-laki untuk menggunakan kondom karena kondom bisa mencegah risiko penularan HIV/AIDS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Selama ini penyakit HIV/AIDS di Banten tahun ke tahun di Banten mengalami peningkatan," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menjelaskan, sejak 1996 penderita HIV/AID di Banten hanya dua orang terkena positif HIV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi, saat ini penularan HI/AIDS di Banten tercatat sebanyak 1.413 kasus dan 51 dilaporkan meninggal dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari 1.413 kasus itu di antaranya sebanyak 1.181 kasus menderita HIV dan 232 kasus teridentifikasi AIDS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya, lanjut dia, penularan penyakit HIV/AIDS sudah tahap mengerikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya kira penularan HIV/AIDS akan terus meningkat, apabila masyarakat sendiri tidak membangun paradigma hidup sehat," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Banten, Arief Mulyawan, mengatakan, pihaknya saat ini terus memonitor 10 ibu rumah tangga yang tertular HIV/AIDS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit HIV/AIDS merupakan jenis penyakit menular dan mematikan sehingga perlu adanya pencegahan agar tidak menularkan kepada orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Selama ini kami dan Klinik Teratai bekerja sama untuk melayani penderita HIV/AIDS," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: yahoo.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/458733668038120264-2958720844630386088?l=ningtyasindri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ningtyasindri.blogspot.com/2009/04/10-ibu-rumah-tangga-tertular-hivaids.html</link><author>noreply@blogger.com (tyas)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">38</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-458733668038120264.post-4766142030651075513</guid><pubDate>Thu, 09 Apr 2009 09:16:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-04-09T16:20:26.574+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">news</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">self improvement</category><title>Trik Membujuk / Mempengaruhi Orang Lain</title><description>Membujuk adalah salah satu kemampuan paling penting yang diperlukan seseorang untuk membuat orang lain mengikuti kehendaknya. Kemampuan ini tak hanya dapat diterapkan di dunia kerja, tetapi juga di rumah, atau dalam kehidupan sosial lainnya. Mungkin Anda melihat tidak semua orang diberi kemampuan ini, namun sebenarnya membujuk bisa dipelajari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mempelajari trik persuasi, Anda juga mengetahui kapan seseorang berusaha mempengaruhi Anda. Menurut Jay White, penulis kolom di DumbLittleMan.com, salah satu keuntungan terbesar yang akan Anda peroleh dengan memiliki kemampuan ini adalah, Anda tak akan kehilangan uang begitu Anda menyadari seorang petugas penjualan mendesak Anda membeli sesuatu yang tak Anda perlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah sembilan trik yang dapat Anda terapkan untuk dapat membujuk dan mempengaruhi orang lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul style="font-weight: bold;"&gt;&lt;li&gt;1. Bercermin dengan orang lain. &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Lakukan hal ini dengan menirukan gerakan tangan, membungkukkan badan ke depan atau belakang, atau berbagai gerakan kepala dan lengan lainnya. Kadang-kadang kita melakukannya tanpa sadar, namun bila Anda menyadarinya, pelajari lebih lanjut. Beberapa hal yang perlu diingat adalah Anda harus melakukannya dengan halus, dan buat jeda sekitar 2-4 detik antara gerakan orang tersebut dengan gerakan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul style="font-weight: bold;"&gt;&lt;li&gt;2. Kelangkaan. &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Inilah yang paling sering dilakukan seorang pembuat iklan. Kesempatan memiliki sesuatu terlihat sangat menarik ketika persediaan begitu terbatas. Hal ini akan berguna untuk orang yang memang sedang membutuhkan, namun yang lebih penting, inilah metode persuasi yang harus diwaspadai. Berhentilah, dan pertimbangkan seberapa sering Anda dipengaruhi berita bahwa sebuah produk sedang langka? Jika memang produk itu langka, tentu akan ada banyak permintaan untuk barang tersebut bukan?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Membalas budi. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Ketika seseorang berbuat baik pada kita, kita sering merasa dituntut untuk melakukan sesuatu untuknya. Jadi, jika Anda ingin seseorang melakukan sesuatu untuk Anda, Anda bisa memberikan sesuatu yang baik untuknya lebih dulu. Di lingkungan rumah, misalnya, Anda bisa menawarkan untuk meminjamkan peralatan memasak, tangga, atau apa pun, kepada tetangga yang terlihat sedang membutuhkan. Tidak masalah kapan, atau dimana Anda melakukannya, kuncinya adalah menghargai hubungan yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. Waktu yang tepat. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Orang cenderung setuju atau menurut pada Anda ketika mereka merasakan kelelahan secara mental. Sebelum Anda meminta sesuatu pada seseorang yang mungkin tidak akan langsung disetujuinya, cobalah untuk menunggu sampai ada kesempatan dimana mereka baru saja melakukan sesuatu karena terdesak. Temui dia saat hendak pulang dari kantor, dan katakan apa yang Anda mau. Seringkali jawabannya adalah, "Besok deh, aku kerjakan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. Keserasian. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Teknik ini kerap digunakan para petugas penjualan. Seorang salespeople akan menjabat tangan Anda saat sedang bernegosiasi. Dalam benak kebanyakan orang, berjabat tangan artinya bersepakat, sehingga dengan melakukannya sebelum kesepakatan tercapai, petugas sales seolah sudah mendapatkan transaksi yang ia inginkan. Cara yang tepat untuk melakukannya pada kegiatan sehari-hari adalah membuat seseorang bertindak sebelum mereka memutuskan. Misalnya, Anda mengajak seorang teman jalan-jalan, dan Anda ingin menonton film (padahal sang teman sedang tidak ingin). Anda bisa langsung mengajaknya ke bioskop sementara teman Anda sedang membuat keputusan akan menonton atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6. Obrolan yang cair. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Saat sedang berbicara, seringkali kita menggunakan frasa seperti "Mm..." atau  "Maksud saya..." dan kata-kata lain yang menimbulkan jeda di tengah pembicaraan. Hal seperti ini sebenarnya menunjukkan rasa kurang percaya diri kita, yang dengan sendirinya membuat kita kurang persuasif. Jika Anda yakin dengan apa yang Anda katakan, orang lain pun akan mudah terbujuk dengan apa pun yang Anda katakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;7. Menggiring. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Kita semua terlahir menjadi pengikut. Kita sering memperhatikan apa yang dilakukan orang lain sebelum kita bertindak, karena kita membutuhkan penerimaan dari orang lain. Secara sederhana, cara efektif untuk menggunakan kebiasaan ini adalah dengan menjadi pemimpin, membuat orang lain mengikuti Anda. Misalnya, Anda sedang menghadiri seminar, dan memilih duduk di tengah-tengah. Begitu seminar dimulai, sang MC meminta hadirin untuk mengisi bangku-bangku kosong di depan. Nah, cobalah untuk menjadi orang pertama yang menggiring orang lain untuk menempati bangku tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;8. Benefit. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Tunjukkan pada orang lain apa keuntungan bagi mereka jika melakukan tindakan yang Anda sarankan ini. Namun perhatikan apa yang Anda sampaikan. Anda harus mengatakannya dengan optimis, mendorong, dan menyenangkan mereka. Sikap pesimis dan mengkritik tidak akan membantu. Coba ingat bagaimana Obama memenangkan pemilu akhir tahun lalu. Kata kuncinya adalah "Yes, we can!". Mengatakan hal-hal buruk tentang orang lain, seperti yang dilakukan John McCain, tidak akan membuat orang bersimpati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;9. Teman-teman dan penguasa. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Kita cenderung akan mengikuti atau terbujuk oleh seseorang yang berada di posisi yang lebih tinggi. Ini menjadi contoh yang baik untuk waspada akan "serangan" persuasif yang sedang dilakukan terhadap Anda. Di pihak lain, menjadi cara yang baik pula bagi Anda untuk melakukannya pada orang lain karena Anda akan terkejut betapa mudah membuat orang menyukai Anda dan memperoleh kekuasaan di antara kelompok Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: kompas.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/458733668038120264-4766142030651075513?l=ningtyasindri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ningtyasindri.blogspot.com/2009/04/trik-membujuk-mempengaruhi-orang-lain.html</link><author>noreply@blogger.com (tyas)</author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">41</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-458733668038120264.post-4167740441729651862</guid><pubDate>Mon, 06 Apr 2009 04:09:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-04-06T12:23:26.014+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">personal</category><title>Adekku Dataang....</title><description>Ternyata bukan cuma aku yang doyan reunian, adekku juga lagi suka reunian, hehe.. Hari jumat kemarin, adekku Tantri dateng dari Jogja.. Sabtunya dia mau reunian sama temen-temen SMP 74.. Angkatannya angkatan berapa ya.., pokoknya si &lt;a href="http://ningtyasindri.blogspot.com/2009/03/happy-birthday-ndhul.html"&gt;Ndhul&lt;/a&gt; tuh umurnya beda 6 taun sama aku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Jumat malem sebenernya aku juga ada acara bowling sama temen-temen SMA di Kuningan, tapi berhubung aku nggak bisa bowling dan harus jemput adekku ke bandara, ya kali ini nggak ikut deh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabtunya, pas adekku reunian, aku iseng2 ke salon.. Dari rumah rencananya cuma mau ngerapiin rambut aja, dipendekin dikit.. Tapi begitu sampe salon, liat model2 rambut di sana, kok jadi pengen punya rambut super pendek ya.. Belom pernah nih punya rambut pendek banget.. Sekalian di coloring juga pake warna burgundy.. Sambil nunggu coloringnya selesai, aku refleksi.. Persiapan buat besok.. Pasti Tantri ngajakin ke Mangga Dua seharian, kalo udah refleksi kan kaki gak cepet pegel tuh ngiterin mangga dua seharian..&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Besoknya, Minggu, kita jalan2 ke mangga dua sampe sore n langsung ke airport.. Flightnya si Ndhul jam 19.20.. Kita ngopi dulu di cafe airport, sambil foto2.. Ni dia tampangkita berdua.. Tadaaa... (narsisnya gak bisa ilang yah...?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BMrItcpoOHI/SdmLUEPGiMI/AAAAAAAAA1o/sEOSK1WMqIM/s1600-h/gw+n+ndhul.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BMrItcpoOHI/SdmLUEPGiMI/AAAAAAAAA1o/sEOSK1WMqIM/s320/gw+n+ndhul.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321437611565680834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Aku sampe rumah jam 19.30.. Kok Tantri blom sms yah, katanya kalo udah boarding mau sms.. Pas aku telpon ternyata pesawatnya delay sampe jam 9 malem.. Duuh, kasian.. nunggu lama banget.. Tau gitu, tadi masih bisa puas2in belanja di Mangga Dua ya, Ndhul....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oya, mulai dari Sabtu kemaren, aku n Tantri kuat2an quit smoking.. Jadi hari ini udah hari ketiga nih... Whew, ngemilnya jadi banyak beneer..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/458733668038120264-4167740441729651862?l=ningtyasindri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://ningtyasindri.blogspot.com/2009/04/adekku-dataang.html</link><author>noreply@blogger.com (tyas)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_BMrItcpoOHI/SdmLUEPGiMI/AAAAAAAAA1o/sEOSK1WMqIM/s72-c/gw+n+ndhul.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">21</thr:total></item></channel></rss>
