<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" version="2.0">

<channel>
	<title>Nurdiana.Web.Id</title>
	
	<link>http://nurdiana.web.id</link>
	<description>Saya masih newbie nih dalam dunia IT, kita belajar bareng yu disini... :)</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Sep 2010 00:46:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/nurdiana" /><feedburner:info xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" uri="nurdiana" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><item>
		<title>Nurdiana.Web.Id akhirnya Diupgrade Juga</title>
		<link>http://nurdiana.web.id/nurdiana-web-id-akhirnya-diupgrade-juga</link>
		<comments>http://nurdiana.web.id/nurdiana-web-id-akhirnya-diupgrade-juga#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Sep 2010 00:42:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nurdiana Atmanagara</dc:creator>
				<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[mengupgrade wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[nurdiana.web.id]]></category>
		<category><![CDATA[plugin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurdiana.web.id/?p=313</guid>
		<description><![CDATA[Sejak wordpress merilis versi 3.0 , saya yang masih memakai 2.8 belum sempat juga mengupgrade engine wordpress yang saya gunakan di blog tercinta ini. Alasannya cukup klasik , takut ada eror di dalam kompatibilitas plugin dan theme yang saya pakai. Padahal sudah sering mendengar peningkatan-peningkatan yang dilakukan oleh wordpress pada rilis terbarunya. Hingga wordpress merilis [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sejak wordpress merilis versi 3.0 , saya yang masih memakai 2.8 belum sempat juga mengupgrade engine wordpress yang saya gunakan di blog tercinta ini. Alasannya cukup klasik , takut ada eror di dalam kompatibilitas plugin dan theme yang saya pakai. Padahal sudah sering mendengar peningkatan-peningkatan yang dilakukan oleh wordpress pada rilis terbarunya.</p>
<p>Hingga wordpress merilis versi 3.0.1 , dan membaca salah satu artikel di suatu blog (alamatnya lupa) yang mengatakan adanya hole yang cukup krusial di rilis 2.8 <span id="more-313"></span> yang dapat dimanfaatkan oleh hacker, akhirnya terpikir juga untuk mengupgrade. Sebelumnya saya baca-baca artikel di blog teman tentang kompatibilitas plugin terhadap rilis terbaru ini.</p>
<p>Setelah sebelumnya komat kamit membaca mantra, serta membackup segala sesuatu seperti database dan folder wp-content, akhirnya saya mendownload wordpress 3.0.1 dari situs resminya. Setelah itu, dengan aplikasi YM yang siap sedia untuk menghubungi sang CS tempat hostingan yang saya gunakan jika terjadi hal-hal buruk, maka di-upload-lah script wordpress tersebut ke hostingan dan proses upgrade pun berjalan baik <img src='http://nurdiana.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Tak lupa, setelah proses upgrade berhasil, mencoba-coba fungsi plugin adalah hal yang sangat krusial jika terjadi incompability terhadap engine. Dan seperti yang sudah diduga, ada plugin yang tak berfungsi yakni plugin yang cukup penting, wp-num-captcha yang saya gunakan untuk mengurangi jumlah spammer. Masalah tersebut teratasi dengan menggantinya dengan plugin lain yang serupa, yakni Math Comment Spam Protection yang ternyata lebih mantap fasilitasnya.</p>
<p>Huf… Itulah curhatan saya ketika mengupgrade blog tercinta ini <img src='http://nurdiana.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  . Akhirnya bisa juga menikmati wordpress rilis 3.0.1 hehehe….</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurdiana.web.id/nurdiana-web-id-akhirnya-diupgrade-juga/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berbagai Macam Kritik yang Diberikan Pengunjung terhadap Pemilik Blog dan Cara Menghadapinya</title>
		<link>http://nurdiana.web.id/berbagai-macam-kritik-yang-diberikan-pengunjung-terhadap-pemilik-blog-dan-cara-menghadapinya</link>
		<comments>http://nurdiana.web.id/berbagai-macam-kritik-yang-diberikan-pengunjung-terhadap-pemilik-blog-dan-cara-menghadapinya#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Jul 2010 07:17:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nurdiana Atmanagara</dc:creator>
				<category><![CDATA[blogging]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurdiana.web.id/?p=297</guid>
		<description><![CDATA[Bagi seorang blogger, sudah tidak aneh lagi jika suatu saat pengunjung blognya memberikan kritik terhadap artikelnya. Dari kritik yang sopan sampai dengan kritik pedas yang mungkin akan membuat sang pemilik blog akan merasa sakit hati atau bahkan memutuskan berhenti blogging karena merasa diri &#8220;payah&#8221;. Karena itu, sang pemilik blog harus pandai-pandai menyikapi berbagai komentar dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi seorang blogger, sudah tidak aneh lagi jika suatu saat pengunjung blognya memberikan kritik terhadap artikelnya. Dari kritik yang sopan sampai dengan kritik pedas yang mungkin akan membuat sang pemilik blog akan merasa sakit hati atau bahkan memutuskan berhenti blogging karena merasa diri &#8220;payah&#8221;.<br />
<span id="more-297"></span></p>
<p>Karena itu, sang pemilik blog harus pandai-pandai menyikapi berbagai komentar dari para pengunjungnya karena itu akan menentukan kualitas sang blogger! Ada beberapa macam kritik agar kita tidak salah menyikapinya.</p>
<p>1. Kritik membangun. Nah, kritik ini yang paling bagus karena ikut memperbaiki kesalahan sang blogger. Ciri dari kritik ini adalah ikut serta menjelaskan solusinya. Contoh : &#8220;Blog kamu kurang enak navigasinya. Coba tampilkan List Category dan Recent Post di widgetnya deh.&#8221; Atau : &#8220;Banyak link yang error tuh! Gimana nih, niat gak sih bikin blog? Coba deh install plugin error link checker di blog kamu!&#8221; . Dan tentu saja kita harus berterima kasih kepada pengkritik dan mencoba memperbaiki kesalahan kita. Dan ingat : Jangan pernah menghapus komentar tersebut!</p>
<p>2. Kritik untuk menguji. Kritik seperti ini biasanya diberikan untuk menguji apakah sang pemilik blog memiliki suatu kemampuan atau tidak. Jarang sih, tapi bukan berarti tidak ada. </p>
<p>3. Kritikan asal. Nah, kritik seperti ini yang gak perlu kita ambil pusing karena dia cuma iseng doank! Mungkin untuk pertama kalinya kita coba introspeksi terlebih dahulu apakah memang ada yang kurang pada blog kita? Contoh : &#8220;Blog kamu kok navigasinya gak enak banget sih?&#8221; Padahal  jelas-jelas kita sudah memasang berbagai widget untuk mempemudah navigasi seperti category, recent post, random post, related article dan lain sebagainya. Cara menghadapi kritikan seperti ini balaslah komentarnya dan tanya lebih lanjut apakah yang salah dengan navigasi saya dan bagaimana solusinya? Jika dia tidak membalas, hubungi langsung ke emailnya. Jika memang tidak dibalas juga, bisa dipastikan cuma kritikan asal!</p>
<p>4. Kritik karena iri dan ingin menjatuhkan. Ini dia kritik yang buruk. Contoh : &#8220;Artikel lu kok  jelek banget sih? Tapi tampil di page pertama di Google! Artikel gue yang lebih bagus malah duduk manis di page 3. Sok tau lo, bikin artikel kayak gini!!&#8221; Wah, wah. Jangan dulu pesimis membaca komentar seperti ini atau malah kapok membuat artikel lagi. Sikapilah dengan bijak. Balaslah dengan kata-kata sopan dan tunjukkan bahwa kita lebih baik darinya. Dan yang paling penting : Jangan pernah menghapus komentarnya! Lho kok? Iya lah. Komentar seperti itu terkadang malah menjadi boomerang baginya. Jangan takut jika kamu nantinya dicap sebagai blogger jelek. Justru sebaliknya, kita akan dianggap sebagai blogger yang menerima kritik dengan lapang dada. Apalagi jika memang artikel kita berkualitas. Wah klop sudah! <img src='http://nurdiana.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurdiana.web.id/berbagai-macam-kritik-yang-diberikan-pengunjung-terhadap-pemilik-blog-dan-cara-menghadapinya/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>30</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Singkatan-Singkatan yang Seringkali Kita Temui di Internet</title>
		<link>http://nurdiana.web.id/singkatan-singkatan-yang-seringkali-kita-temui-di-internet</link>
		<comments>http://nurdiana.web.id/singkatan-singkatan-yang-seringkali-kita-temui-di-internet#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Jul 2010 06:03:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nurdiana Atmanagara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Chatting]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurdiana.web.id/?p=291</guid>
		<description><![CDATA[Jika kita sering main-main di forum internet atau chat room, terkadang kita menemukan kata-kata yang tidak kita fahami artinya. Kata-kata singkatan seperti BTW (By The Way) mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kita, namun bagaimana ketika seseorang membalas perkataan kita dengan kata &#8220;LOL&#8221; atau :lol ? Banyak yang salah mengartikannya, bahkan ada yang berfikir [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika kita sering main-main di forum internet  atau chat room, terkadang kita menemukan kata-kata yang tidak kita fahami artinya. Kata-kata singkatan seperti BTW (By The Way) mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kita, namun bagaimana ketika seseorang membalas perkataan kita dengan kata &#8220;LOL&#8221; atau :lol ?  Banyak yang salah mengartikannya, bahkan ada yang berfikir bahwa LOL adalah singkatan dari tol*l ..<br />
 <span id="more-291"></span></p>
<p>Kesalahfahaman dari komunikasi memang berbahaya, tak jarang menimbulkan permusuhan satu antara lain. Nah, agar kamu tidak salah menafsirkan singkatan-singkatan tersebut, ada baiknya kita mengenal sedikit yang paling banyak digunakan di internet :</p>
<p>CMIIW = Correct me if I&#8217;m wrong (Jika ada yang salah mohon dibenarkan)<br />
TIA = Think in advance (Terima kasih sebelumnya)<br />
BTW = By the way (Ngomong-Ngomong)<br />
BG = Big grin (Menyeringai)<br />
LOL = Laughing out loud  (Tertawa keras-keras)<br />
FOTFL = Falling on the floor laughing (Tertawa terpingkal-pingkal)<br />
TTFN = Ta ta for now (Sekian dulu ya)<br />
LMK = Let me know (Izinkan saya mengetahuinya)<br />
WDYT = What do you think ? (Apa yang kamu pikirkan?)<br />
AFAIK = As far as I know (Setahu saya … )</p>
<p>Mungkin hanya itu yang saya ketahui… Jika ada tambahan nanti akan saya update …. CMIIW…</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurdiana.web.id/singkatan-singkatan-yang-seringkali-kita-temui-di-internet/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>29</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Kolom Komentar Blog seperti Forum? Bisa!</title>
		<link>http://nurdiana.web.id/membuat-kolom-komentar-blog-seperti-forum-bisa</link>
		<comments>http://nurdiana.web.id/membuat-kolom-komentar-blog-seperti-forum-bisa#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Mar 2010 03:47:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nurdiana Atmanagara</dc:creator>
				<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[forum]]></category>
		<category><![CDATA[komentar]]></category>
		<category><![CDATA[Membuat kolom komentar blog seperti forum]]></category>
		<category><![CDATA[menjadi]]></category>
		<category><![CDATA[seperti]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurdiana.web.id/?p=285</guid>
		<description><![CDATA[Ketika pertama kali mengakses forum internet terbesar di Indonesia, http://kaskus.us , kesan pertama muncul ketika memposting tulisan. Sebagai seorang blogger sejati, tentu saya tidak terlalu asing dengan kolom postingan seperti itu (namanya apa sih? Maklum, saya bukan kaskuser ) karena memang sering sekali berkomentar di blog punya sahabat sesama blogger. Tapi, kemudian saya terkagum-kagum setelah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika  pertama kali mengakses forum internet terbesar di Indonesia, <a href="http://kaskus.us/" target="_blank">http://kaskus.us</a> , kesan pertama muncul ketika memposting tulisan. Sebagai seorang blogger  sejati, tentu saya tidak terlalu asing dengan kolom postingan seperti itu  (namanya apa sih? Maklum, saya bukan kaskuser <img src='http://nurdiana.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  ) karena memang sering sekali  berkomentar di blog punya sahabat sesama blogger. Tapi, kemudian saya  terkagum-kagum setelah posting tulisan, yaitu tulisan terupload tanpa harus  mereload ulang seluruh halaman website tersebut. Terbayang kalau posting  komentar di blog pun seperti itu, tentu akan menghemat waktu karena tidak perlu  merefresh halaman blog, cukup merefresh komentar itu saja. Dan ini pun akan  menghemat jatah bandwidth yang disediakan oleh penyedia hosting.<span id="more-285"></span></p>
<p>Bukan  WordPress namanya kalau tidak user friendly. Amat beruntung para blogger yang  sudah memakai hosting dan domain sendiri dan memakai script gratis dari  WordPress ini karena tersedianya berbagai theme cantik serta plugin yang keren  baik dari WordPress itu sendiri maupun dari pihak ketiga (bahasa Sundanya :  Third Party).</p>
<p>Lalu  mulailah perburuan saya untuk mencari plugin yang saya inginkan, sampai akhirnya  saya terdampar di sebuah blog <a href="http://barchetoputra.co.cc/" target="_blank">barchetoputra.co.cc</a> . Cara posting komentar di blog  tersebut sama persis seperti apa yang saya inginkan. Akhirnya, dengan sedikit  malu-malu (tapi mau), saya pun bertanya kepada pemilik blog (kepada sang admin,  thank’s ya…) ternyata dia menggunakan Ajax Comments Reply. Plugin ini berguna  agar kolom komentar di blog seperti thread di forum. Dan hebatnya lagi, kita  tidak perlu merefresh ulang halaman blog untuk berkomentar. Tapiiii??? Ada satu  hal yang aneh dengan plugin ini, karena bentuk kolom komentar menjadi berubah  total sehingga kadang kala tidak cocok dengan theme yang dipakai. Di satu sisi  kualitas kolom komentar meningkat, namun di sisi lain tampilannya menjadi buruk.  Apalagi plugin ini tidak menyertakan pengaturan di dashboard, sehingga bagi saya  yang belum ngerti ngutak ngatik “jeroan” script php akhirnya menghapus plugin  ini.</p>
<p>Setelah  mengubrak abrik kembali dunia maya, akhirnya saya menemukan penyelesaiannya.  Plugin yang paling bagus (menurut saya) adalah Wp- thread comment. Plugin ini  oke banget untuk mendesain kolom komentar , apalagi bagi blogger pemula seperti  saya ini. Apa sih kelebihannya?</p>
<p>1.      Memungkinkan  untuk komentar beruntun. Jadi, kita bisa saling membalas komentar dengan  komentator lain layaknya sebuah forum. Caranya mudah, cukup mengklik tulisan  “reply” maka secara otomatis komentar kita akan berada tepat dibawah komentar  yang kita balas. (Script wordpress terbaru sudah menyediakan fasilitas  ini).</p>
<p>2.      Mengirimkan  pesan kepada email komentator secara otomatis jika ada yang membalas  komentarnya. Ini berhubungan dengan kelebihan poin pertama. Dengan fasilitas  ini, maka komentator tidak perlu bolak-balik ke halaman yang sama untuk mengecek  apakah komentarnya mendapat jawaban atau tidak. Cukup melihat apakah ada email  yang masuk atau belum.</p>
<p>3.      Ketika  memposting komentar, kita tidak perlu merefresh ulang halaman blog karena plugin  ini sudah memiliki fasilitas ajax (untuk mengaktifkannya, silahkan masuk ke  dashboard dan masuk ke setting – wp thread comment)</p>
<p>4.      Berhubungan  dengan poin 3, maka plugin ini akan menghemat bandwidth hosting yang kita pakai  karena kita tidak perlu merefresh ulang halaman blog. Seperti yang kita ketahui  bahwa kebanyakan penyedia hosting membatasi arus data yang “mondar mandir “ di  server mereka yang disebut bandwidth.</p>
<p>Yap,  mungkin kawan-kawan tahu kelebihan lainnya? Oya, tips diatas ini hanya untuk  pengguna WordPress self hosting (WordPress.org). Jadi, saya tidak tahu apakah  penyedia blog gratisan seperti WordPress.com atau Blogger.com menyediakan  layanan seperti ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurdiana.web.id/membuat-kolom-komentar-blog-seperti-forum-bisa/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>26</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat File PDF Menggunakan Microsoft Word 2007</title>
		<link>http://nurdiana.web.id/membuat-file-pdf-menggunakan-microsoft-word-2007</link>
		<comments>http://nurdiana.web.id/membuat-file-pdf-menggunakan-microsoft-word-2007#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Mar 2010 03:35:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nurdiana Atmanagara</dc:creator>
				<category><![CDATA[microsoft office]]></category>
		<category><![CDATA[2007]]></category>
		<category><![CDATA[file]]></category>
		<category><![CDATA[membuat]]></category>
		<category><![CDATA[membuat file pdf menggunakan Microsoft word 2007]]></category>
		<category><![CDATA[menggunakan]]></category>
		<category><![CDATA[microsoft]]></category>
		<category><![CDATA[pdf]]></category>
		<category><![CDATA[word]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurdiana.web.id/?p=280</guid>
		<description><![CDATA[Pdf merupakan salah satu format ebook yang paling banyak digunakan. Selain simple, format ini juga dilengkapi dengan keamanan yang cukup lengkap seperti password ataupun security. Sayangnya, harga software untuk mengkonversi menjadi file pdf rata-rata dibandrol cukup mahal, termasuk dari pihak Adobe sendiri. Nah, saat ini bagaimana seseorang membuat file pdf ? Rata-rata mereka mengetik terlebih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pdf merupakan salah satu format ebook yang paling banyak digunakan. Selain simple, format ini juga dilengkapi dengan keamanan yang cukup lengkap seperti password ataupun security. Sayangnya, harga software untuk mengkonversi menjadi file pdf rata-rata dibandrol cukup mahal, termasuk dari pihak Adobe sendiri.</p>
<p>Nah, saat ini bagaimana seseorang membuat file pdf ? Rata-rata mereka mengetik terlebih dahulu menggunakan ms. Word kemudian mengkonversinya menjadi pdf , <span id="more-280"></span>melalui fasilitas Print. Namun, hal ini terasa kurang efisien dan boros biaya sebab kita membutuhkan dua software sekaligus yaitu Microsoft Office dan Pdf Compiler. Jadi, bagaimana mengatasinya ? Mudah, kita hanya perlu salah satu saja yaitu Microsoft Office 2007.</p>
<p>Kawan kawan semuanya pasti sudah tidak asing lagi dengan Microsoft Word 2007. Sejak pertama kali kemunculannya aplikasi ini sudah membuat “geger” dunia IT (hehehe) baik dari fasilitasnya yang segudang sampai dengan tampilannya yang memukau. Dari banyaknya fasilitas ms office 2007, ada satu fasilitas oke yaitu kemampuannya untuk menyimpan data dalam format pdf (tanpa harus terinstal Pdf Compiler seperti Adobe Acrobat atau Foxit Phantom). Caranya ? Mudah.</p>
<ol>
<li>Sebelumnya kita harus mengunduh plugin dari <a href="http://www.microsoft.com/downloads/details.aspx?displaylang=en&amp;FamilyID=4d951911-3e7e-4ae6-b059-a2e79ed87041" target="_blank">alamat INI</a>.</li>
<li>Setelah selesai di-download, install file tersebut dengan cara mengklik dua kali dan ikuti instruksi selanjutnya.</li>
<li>Nah, sekarang kita bisa menyimpan data dalam format Pdf dan Xps, yaitu dengan menekan tombol Office Button (yang berbentuk logo Microsoft office di sebelah kiri atas), kemudian klik save as kemudian klik pdf or xps, dan klik tombol publish. Selesai!</li>
</ol>
<p><img class="alignnone" src="http://farm5.static.flickr.com/4039/4410284498_b88ba56072.jpg" alt="" width="500" height="375" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurdiana.web.id/membuat-file-pdf-menggunakan-microsoft-word-2007/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jenis-Jenis Jaringan berdasarkan Topologi</title>
		<link>http://nurdiana.web.id/jenis-jenis-jaringan-berdasarkan-topologi</link>
		<comments>http://nurdiana.web.id/jenis-jenis-jaringan-berdasarkan-topologi#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Mar 2010 03:22:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nurdiana Atmanagara</dc:creator>
				<category><![CDATA[jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[bus]]></category>
		<category><![CDATA[jenis-jenis jaringan menurut topologi]]></category>
		<category><![CDATA[ring]]></category>
		<category><![CDATA[star]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurdiana.web.id/?p=275</guid>
		<description><![CDATA[Setelah kita mengetahui jenis-jenis LAN, maka sekarang kita akan mempelajari jenis-jenis jaringan menurut topologi. Manfaat mempelajari jenis ini adalah agar kita dapat menentukan jenis jaringan yang mana yang paling efisien dan efektif untuk kebutuhan kita. Jenis-jenis jaringan menurut topologi dapat dibedakan menjadi : 1. Topologi bus. Pada jenis ini, semua perangkat komputer saling berkomunikasi melalui jalur [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah kita mengetahui <a href="http://nurdiana.web.id/jenis-jenis-jaringan-komputer">jenis-jenis LAN</a>, maka sekarang kita akan mempelajari jenis-jenis jaringan menurut  topologi. Manfaat mempelajari jenis ini adalah agar kita dapat menentukan jenis  jaringan yang mana yang paling efisien dan efektif untuk kebutuhan kita.</p>
<p>Jenis-jenis jaringan menurut topologi dapat dibedakan menjadi  :</p>
<p><span id="more-275"></span>1. Topologi bus.  Pada jenis ini, semua perangkat komputer saling berkomunikasi melalui jalur yang  sama, secara bergantian. Untuk lebih mudahnya bisa dilihat pada gambar berikut  :</p>
<p><img class="alignnone" title="jaringan bus" src="http://farm5.static.flickr.com/4012/4409507431_f5926d8f8f.jpg" alt="" width="500" height="172" /></p>
<p>Keunggulan dari topologi bus  adalah jaringan ini memakai biaya yang paling rendah dan lebih mudah bila  dibandingkan dengan topologi lain. Namun, kekurangannya semakin banyak komputer  yang terhubung ke jaringan, maka akan semakin berat beban bus sehingga akan  menurunkan performasinya.</p>
<p>2. Topologi Ring. Pada topologi ini, jalur jaringan dibentuk  secara melingkar.</p>
<p><img class="alignnone" title="jaringan ring" src="http://farm3.static.flickr.com/2802/4410274386_8c03cbd351_m.jpg" alt="" width="240" height="179" /></p>
<p>3. Topologi Star. Dalam topologi ini, semua komputer client  langsung terhubung ke server.</p>
<p><img class="alignnone" title="jaringan star" src="http://farm5.static.flickr.com/4028/4409510157_ba52e3371b_m.jpg" alt="" width="240" height="156" /></p>
<p>Jadi, jenis mana yang akan kita pakai? Seperti yang telah  disebutkan di awal, tergantung dari kebutuhan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurdiana.web.id/jenis-jenis-jaringan-berdasarkan-topologi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengenal Jenis Resolusi pada Monitor</title>
		<link>http://nurdiana.web.id/mengenal-jenis-resolusi-pada-monitor</link>
		<comments>http://nurdiana.web.id/mengenal-jenis-resolusi-pada-monitor#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Feb 2010 11:27:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nurdiana Atmanagara</dc:creator>
				<category><![CDATA[hardware dan peripheral]]></category>
		<category><![CDATA[CRT]]></category>
		<category><![CDATA[jenis]]></category>
		<category><![CDATA[jenis resolusi monitor]]></category>
		<category><![CDATA[komputer]]></category>
		<category><![CDATA[layar]]></category>
		<category><![CDATA[layar komputer]]></category>
		<category><![CDATA[LCD]]></category>
		<category><![CDATA[mengenal]]></category>
		<category><![CDATA[monitor]]></category>
		<category><![CDATA[output device]]></category>
		<category><![CDATA[resolusi]]></category>
		<category><![CDATA[ukuran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurdiana.web.id/?p=271</guid>
		<description><![CDATA[Monitor merupakan salah satu output device / peranti keluaran (atau bahasa Jermannya pakakas ngaluarkeun) , yaitu peranti yang bertugas menampilkan pengolahan, hasil pemasukan data maupun perintah pada komputer. Berdasarkan teknologi pembuatannya, pada saat ini terdapat dua jenis monitor, yaitu CRT dan layar datar (EL, LCD dan plasma), yang keunggulan dan kelemahannya sudah saya tuliskan DISINI. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Monitor merupakan salah satu output device / peranti keluaran (atau bahasa Jermannya pakakas  ngaluarkeun) , yaitu peranti yang bertugas menampilkan pengolahan, hasil pemasukan  data maupun perintah pada komputer. Berdasarkan teknologi pembuatannya, pada  saat ini terdapat dua jenis monitor, yaitu CRT dan layar datar (EL, LCD dan  plasma), yang keunggulan dan kelemahannya sudah saya tuliskan <a href="http://nurdiana.web.id/kelebihan-dan-kekurangan-monitor-lcd">DISINI</a>.</p>
<p>Kualitas suatu monitor biasanya ditentukan oleh ukuran layar dan resolusinya<span id="more-271"></span>. Ukuran layar  biasanya ditentukan dengan satuan inchi ataupun dengan menggunakan tanda kutip  (“). Biasanya orang Indonesia sering menyebutnya “in” saja. Terdapat banyak  standar dari ukuran monitor ini, ada 14”, 15”, 17”, 21” inchi dan lain-lain.  Kita mungkin lebih familiar dengan sebutan inchi ini ketika akan membeli televisi  baru <img src='http://nurdiana.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Kembali kepada jalan yang lurus dan benar, eh topik yang semula yaitu resolusi monitor.  Resolusi biasanya ditentukan oleh piksel (picture element). Bagi anda yang senang dengan  desain grafis pasti sudah sangat familiar dengan istilah piksel ini. Piksel  adalah suatu titik terkecil dari suatu grafis. Titik-titik ini akan terlihat  ketika kita memperbesar suatu gambar dengan kelipatan beberapa kali lipat.  Jadi, jika monitor memiliki jumlah piksel 800X600 piksel, maka monitor tersebut  memiliki 800 baris dan 600 kolom piksel.</p>
<p>Ada berbagai standar resolusi untuk monitor yang umum digunakan :</p>
<ol>
<li>CGA (Color Graphic Adapter), memiliki resolusi 320&#215;200 piksel. Pertama kali muncul tahun 1981.</li>
<li>EGA (Enhance Graphic Adapter) , memiliki resolusi 640&#215;350 piksel. Muncul pada tahun 1984</li>
<li>VGA (Video Graphic Adapter), Muncul tahun 1987.</li>
<li>SVGA (Super Video Graphic Array), memiliki resolusi 800&#215;600 piksel.</li>
<li>XGA (Extended Graphic Array), memiliki resolusi 1024&#215;768.</li>
<li>SXGA (Super Extended Graphic Array), memiliki resolusi 1280&#215;1024 piksel.</li>
<li>UXGA (Ultra Extended Graphic Array), memiliki resolusi 1600&#215;1200 piksel. Biasanya terdapat di monitor dengan  ukuran 21”.</li>
</ol>
<p>Selain daftar diatas mungkin masih ada jenis resolusi monitor lain. Untuk mengetahui berapa  resolusi pada monitor anda, bisa menggunakan fasilitas run (pada Windows) dan  mengetikan <em>dxdiag</em>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurdiana.web.id/mengenal-jenis-resolusi-pada-monitor/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nurdiana.web.id Kembali Update!</title>
		<link>http://nurdiana.web.id/nurdiana-web-id-kembali-update</link>
		<comments>http://nurdiana.web.id/nurdiana-web-id-kembali-update#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Feb 2010 11:26:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nurdiana Atmanagara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[nurdiana.web.id kembali update]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurdiana.web.id/?p=269</guid>
		<description><![CDATA[Selama empat bulan lebih blogku tersayang ini jarang diupdate. Kasian juga, sebuah blog yang tidak diurus oleh adminnya sama saja seperti seorang anak ditinggalkan oleh pembantunya, eh ayahnya. Apalagi setelah saya sadar banyaknya spammer yang komentar di blog ini, meskipun tidak terlalu ekstrim, tetap saja spammer. Terlebih lagi dengan alexa rank dan google page rank [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selama empat bulan  lebih blogku tersayang ini jarang diupdate. Kasian  juga, sebuah  blog yang tidak diurus  oleh adminnya sama saja seperti seorang anak ditinggalkan oleh pembantunya,  eh ayahnya. Apalagi setelah saya sadar banyaknya  spammer yang komentar di  blog ini, meskipun  tidak terlalu ekstrim,  tetap saja  spammer. Terlebih lagi dengan alexa rank dan google page rank yang menurun  drastis.</p>
<p>Maka dari itu, mulai saat ini, saya akan kembali menulis postingan  di blog ini. Ya,  meskipun tulisannya acak-acakan,  tetapi lumayanlah  buat ngisi waktu senggang. Dan juga mengunjungi blog  rekan-rekan, sekalian  silaturahmi.</p>
<p>Ya, sekali lagi hidup  blogger Indonesia&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurdiana.web.id/nurdiana-web-id-kembali-update/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menjalin Hubungan Baik antara Blogger dan Pengunjung</title>
		<link>http://nurdiana.web.id/menjalin-hubungan-baik-antara-blogger-dan-pengunjung</link>
		<comments>http://nurdiana.web.id/menjalin-hubungan-baik-antara-blogger-dan-pengunjung#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Aug 2009 02:56:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nurdiana Atmanagara</dc:creator>
				<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[antar]]></category>
		<category><![CDATA[blogger]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[menjalin hubungan baik]]></category>
		<category><![CDATA[pengunjung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurdiana.web.id/?p=252</guid>
		<description><![CDATA[Bagi seorang blogger, traffic pengunjung yang tinggi adalah hal yang sangat diidam-idamkan. Begitu pun sebaliknya, pengunjung pun sangat senang dan bahkan mungkin membutuhkan blog yang memiliki konten yang berkualitas. Karena itulah, blogger dan pengunjung adalah sebuah hubungan timbal balik yang tidak dapat dipisahkan. Bagaimana sih cara menjalin hubungan baik antara seorang blogger dan pengunjung? Blogger. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } --></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;">Bagi seorang blogger, traffic pengunjung yang tinggi adalah hal yang sangat diidam-idamkan. Begitu pun sebaliknya, pengunjung pun sangat senang dan bahkan mungkin membutuhkan blog yang memiliki konten yang berkualitas. Karena itulah, blogger dan pengunjung adalah sebuah hubungan timbal balik yang tidak dapat dipisahkan. Bagaimana sih cara menjalin hubungan baik antara seorang blogger dan pengunjung?<span id="more-252"></span></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;"><strong>Blogger.</strong></p>
<ol>
<li>Tulislah judul konten maupun keywordnya yang sesuai dengan isi konten. Selain dibenci oleh search engine, penulisan judul yang tidak sesuai juga dibenci oleh pengunjung karena seringkali mengacaukan search engine result. Kalau sudah begitu, pengunjung akan menilai blog anda sebagai spam blog dan tidak akan pernah kembali lagi.</li>
<li>Pakai theme blog yang ringan dan mudah loadingnya. Percayalah bahwa pengunjung tidak akan memuji blog anda yang super canggih tampilannya tapi berat loadingnya. Justru umumnya pengunjung akan memuji blog yang sederhana tapi memiliki konten yang berkualitas.</li>
<li>Membuat navigasi yang nyaman bagi pengunjung, bisa dengan memasang last post, <a href="http://nurdiana.web.id/menggali-kembali-postingan-blog-yang-terpendam">random post</a> ataupun category. Saya sendiri pernah berbuat kesalahan dengan tidak memasang last post di widget, sehingga pengunjung sukar untuk menjelajahi postingan terakhir saya. Sebab umumnya pengunjung paling malas untuk kembali ke halaman index.</li>
<li>Ramah pada pengunjung. Kalau semisal ada pengunjung yang meminta balasan via email, tidak ada salahnya kalau kita lakukan. Atau jika ada pengunjung yang mencantumkan alamat url, maka ada baiknya kita berkunjung balik. Pengunjung pasti akan sangat suka dengan blogger yang bersahabat seperti itu.</li>
</ol>
<p style="margin-bottom: 0cm;">
<p style="margin-bottom: 0cm;"><strong>Pengunjung.</strong></p>
<ol>
<li>Selalu memberikan komentar setia kali berkunjung. Namun bukan komentar spam atau gak jelas seperti pertamax, keduax, ketigax dan varian lainnya <img src='http://nurdiana.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Namun. Berikanlah komentar yang sesuai dengan topik, kalau bisa komentar yang berbobot. Menuliskan komentar selain sebagai silaturahmi juga menandakan bahwa kita pernah berkunjung.</li>
<li>Berikanlah masukkan yang positif dan membangun (tapi bukan kritikan pedas atau makian) terhadap blog.</li>
<li>Jika meminta bantuan kepada seorang blogger, mintalah dengan sopan dan sabar. Sebab blogger pun seorang manusia yang memiliki kesibukkan masing-masing.</li>
</ol>
<p style="margin-bottom: 0cm;">Yah, mungkin hanya itu yang saya ketahui. Kurang lebihnya saya mohon maaf. Happy blogging dan tak lupa saya ucapkan selamat berpuasa bagi para sahabat muslim.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurdiana.web.id/menjalin-hubungan-baik-antara-blogger-dan-pengunjung/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>31</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tahun Akademis Dimulai, Nurdiana.web.id Jarang Update</title>
		<link>http://nurdiana.web.id/tahun-akademis-dimulai-nurdiana-web-id-jarang-update</link>
		<comments>http://nurdiana.web.id/tahun-akademis-dimulai-nurdiana-web-id-jarang-update#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Aug 2009 02:55:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nurdiana Atmanagara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[jarang]]></category>
		<category><![CDATA[nurdiana.web.id]]></category>
		<category><![CDATA[tahun akademis dimulai]]></category>
		<category><![CDATA[update]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurdiana.web.id/?p=249</guid>
		<description><![CDATA[Sudah hampir dua minggu, blogku tersayang ini gak pernah diupdate-update. Yah, mau gimana lagi, tanggal 12-18 Agustus kemarin aku sibuk mengurus berkas registrasi masuk universitas dan kemudian disusul dengan ospek selama 4 hari sampai tanggal 23. Oya, sedikit berbagi cerita bahwa aku berhasil masuk ke salah satu universitas terkenal di Bandung, jurusan Teknik Informatik. Wah, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } --></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;">Sudah hampir dua minggu, blogku tersayang ini gak pernah diupdate-update. Yah, mau gimana lagi, tanggal 12-18 Agustus kemarin aku sibuk mengurus <span id="more-249"></span>berkas registrasi masuk universitas dan kemudian disusul dengan ospek selama 4 hari sampai tanggal 23. Oya, sedikit berbagi cerita bahwa aku berhasil masuk ke salah satu universitas terkenal di Bandung, jurusan Teknik Informatik. Wah, bagi saya yang penggila komputer ini merupakan anugerah terbesar yang pernah aku temui.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;">So, sebelumnya aku minta maaf kalau-kalau nanti pas masuk tahun akademis blog ini jarang update dan gak menjawab pertanyaan dari komentar dengan cepat. Yah, tau sendiri lah gimana seorang anak kos.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;">Jadi sekalian aja minta do&#8217;anya supaya aku lancar dalam menempuh kuliah ini. Nanti kan ilmunya bisa dibagi-bagi lewat blog ini&#8230; <img src='http://nurdiana.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurdiana.web.id/tahun-akademis-dimulai-nurdiana-web-id-jarang-update/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss><!-- Dynamic page generated in 0.330 seconds. --><!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2010-09-07 08:19:26 -->
