<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" version="2.0">

<channel>
	<title>Nurdiana.Web.Id</title>
	
	<link>http://nurdiana.web.id</link>
	<description>Belajar komputer dan internet disini tempatnya.......</description>
	<lastBuildDate>Sat, 06 Mar 2010 03:48:07 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/nurdiana" /><feedburner:info xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" uri="nurdiana" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><item>
		<title>Membuat Kolom Komentar Blog seperti Forum? Bisa!</title>
		<link>http://nurdiana.web.id/membuat-kolom-komentar-blog-seperti-forum-bisa</link>
		<comments>http://nurdiana.web.id/membuat-kolom-komentar-blog-seperti-forum-bisa#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Mar 2010 03:47:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nurdiana atmanagara</dc:creator>
				<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[forum]]></category>
		<category><![CDATA[komentar]]></category>
		<category><![CDATA[Membuat kolom komentar blog seperti forum]]></category>
		<category><![CDATA[menjadi]]></category>
		<category><![CDATA[seperti]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurdiana.web.id/?p=285</guid>
		<description><![CDATA[Ketika  pertama kali mengakses forum internet terbesar di Indonesia, http://kaskus.us , kesan pertama muncul ketika memposting tulisan. Sebagai seorang blogger  sejati, tentu saya tidak terlalu asing dengan kolom postingan seperti itu  (namanya apa sih? Maklum, saya bukan kaskuser   ) karena memang sering sekali  berkomentar di blog punya sahabat sesama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika  pertama kali mengakses forum internet terbesar di Indonesia, <a href="http://kaskus.us/" target="_blank">http://kaskus.us</a> , kesan pertama muncul ketika memposting tulisan. Sebagai seorang blogger  sejati, tentu saya tidak terlalu asing dengan kolom postingan seperti itu  (namanya apa sih? Maklum, saya bukan kaskuser <img src='http://nurdiana.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  ) karena memang sering sekali  berkomentar di blog punya sahabat sesama blogger. Tapi, kemudian saya  terkagum-kagum setelah posting tulisan, yaitu tulisan terupload tanpa harus  mereload ulang seluruh halaman website tersebut. Terbayang kalau posting  komentar di blog pun seperti itu, tentu akan menghemat waktu karena tidak perlu  merefresh halaman blog, cukup merefresh komentar itu saja. Dan ini pun akan  menghemat jatah bandwidth yang disediakan oleh penyedia hosting.<span id="more-285"></span></p>
<p>Bukan  Wordpress namanya kalau tidak user friendly. Amat beruntung para blogger yang  sudah memakai hosting dan domain sendiri dan memakai script gratis dari  Wordpress ini karena tersedianya berbagai theme cantik serta plugin yang keren  baik dari Wordpress itu sendiri maupun dari pihak ketiga (bahasa Sundanya :  Third Party).</p>
<p>Lalu  mulailah perburuan saya untuk mencari plugin yang saya inginkan, sampai akhirnya  saya terdampar di sebuah blog <a href="http://barchetoputra.co.cc/" class="broken_link"  target="_blank">barchetoputra.co.cc</a> . Cara posting komentar di blog  tersebut sama persis seperti apa yang saya inginkan. Akhirnya, dengan sedikit  malu-malu (tapi mau), saya pun bertanya kepada pemilik blog (kepada sang admin,  thank’s ya…) ternyata dia menggunakan Ajax Comments Reply. Plugin ini berguna  agar kolom komentar di blog seperti thread di forum. Dan hebatnya lagi, kita  tidak perlu merefresh ulang halaman blog untuk berkomentar. Tapiiii??? Ada satu  hal yang aneh dengan plugin ini, karena bentuk kolom komentar menjadi berubah  total sehingga kadang kala tidak cocok dengan theme yang dipakai. Di satu sisi  kualitas kolom komentar meningkat, namun di sisi lain tampilannya menjadi buruk.  Apalagi plugin ini tidak menyertakan pengaturan di dashboard, sehingga bagi saya  yang belum ngerti ngutak ngatik “jeroan” script php akhirnya menghapus plugin  ini.</p>
<p>Setelah  mengubrak abrik kembali dunia maya, akhirnya saya menemukan penyelesaiannya.  Plugin yang paling bagus (menurut saya) adalah Wp- thread comment. Plugin ini  oke banget untuk mendesain kolom komentar , apalagi bagi blogger pemula seperti  saya ini. Apa sih kelebihannya?</p>
<p>1.      Memungkinkan  untuk komentar beruntun. Jadi, kita bisa saling membalas komentar dengan  komentator lain layaknya sebuah forum. Caranya mudah, cukup mengklik tulisan  “reply” maka secara otomatis komentar kita akan berada tepat dibawah komentar  yang kita balas. (Script wordpress terbaru sudah menyediakan fasilitas  ini).</p>
<p>2.      Mengirimkan  pesan kepada email komentator secara otomatis jika ada yang membalas  komentarnya. Ini berhubungan dengan kelebihan poin pertama. Dengan fasilitas  ini, maka komentator tidak perlu bolak-balik ke halaman yang sama untuk mengecek  apakah komentarnya mendapat jawaban atau tidak. Cukup melihat apakah ada email  yang masuk atau belum.</p>
<p>3.      Ketika  memposting komentar, kita tidak perlu merefresh ulang halaman blog karena plugin  ini sudah memiliki fasilitas ajax (untuk mengaktifkannya, silahkan masuk ke  dashboard dan masuk ke setting – wp thread comment)</p>
<p>4.      Berhubungan  dengan poin 3, maka plugin ini akan menghemat bandwidth hosting yang kita pakai  karena kita tidak perlu merefresh ulang halaman blog. Seperti yang kita ketahui  bahwa kebanyakan penyedia hosting membatasi arus data yang “mondar mandir “ di  server mereka yang disebut bandwidth.</p>
<p>Yap,  mungkin kawan-kawan tahu kelebihan lainnya? Oya, tips diatas ini hanya untuk  pengguna Wordpress self hosting (Wordpress.org). Jadi, saya tidak tahu apakah  penyedia blog gratisan seperti Wordpress.com atau Blogger.com menyediakan  layanan seperti ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurdiana.web.id/membuat-kolom-komentar-blog-seperti-forum-bisa/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat File PDF Menggunakan Microsoft Word 2007</title>
		<link>http://nurdiana.web.id/membuat-file-pdf-menggunakan-microsoft-word-2007</link>
		<comments>http://nurdiana.web.id/membuat-file-pdf-menggunakan-microsoft-word-2007#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Mar 2010 03:35:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nurdiana atmanagara</dc:creator>
				<category><![CDATA[microsoft office]]></category>
		<category><![CDATA[2007]]></category>
		<category><![CDATA[file]]></category>
		<category><![CDATA[membuat]]></category>
		<category><![CDATA[membuat file pdf menggunakan Microsoft word 2007]]></category>
		<category><![CDATA[menggunakan]]></category>
		<category><![CDATA[microsoft]]></category>
		<category><![CDATA[pdf]]></category>
		<category><![CDATA[word]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurdiana.web.id/?p=280</guid>
		<description><![CDATA[Pdf merupakan salah satu format ebook yang paling banyak digunakan. Selain simple, format ini juga dilengkapi dengan keamanan yang cukup lengkap seperti password ataupun security. Sayangnya, harga software untuk mengkonversi menjadi file pdf rata-rata dibandrol cukup mahal, termasuk dari pihak Adobe sendiri.
Nah, saat ini bagaimana seseorang membuat file pdf ? Rata-rata mereka mengetik terlebih dahulu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pdf merupakan salah satu format ebook yang paling banyak digunakan. Selain simple, format ini juga dilengkapi dengan keamanan yang cukup lengkap seperti password ataupun security. Sayangnya, harga software untuk mengkonversi menjadi file pdf rata-rata dibandrol cukup mahal, termasuk dari pihak Adobe sendiri.</p>
<p>Nah, saat ini bagaimana seseorang membuat file pdf ? Rata-rata mereka mengetik terlebih dahulu menggunakan ms. Word kemudian mengkonversinya menjadi pdf , <span id="more-280"></span>melalui fasilitas Print. Namun, hal ini terasa kurang efisien dan boros biaya sebab kita membutuhkan dua software sekaligus yaitu Microsoft Office dan Pdf Compiler. Jadi, bagaimana mengatasinya ? Mudah, kita hanya perlu salah satu saja yaitu Microsoft Office 2007.</p>
<p>Kawan kawan semuanya pasti sudah tidak asing lagi dengan Microsoft Word 2007. Sejak pertama kali kemunculannya aplikasi ini sudah membuat “geger” dunia IT (hehehe) baik dari fasilitasnya yang segudang sampai dengan tampilannya yang memukau. Dari banyaknya fasilitas ms office 2007, ada satu fasilitas oke yaitu kemampuannya untuk menyimpan data dalam format pdf (tanpa harus terinstal Pdf Compiler seperti Adobe Acrobat atau Foxit Phantom). Caranya ? Mudah.</p>
<ol>
<li>Sebelumnya kita harus mengunduh plugin dari <a href="http://www.microsoft.com/downloads/details.aspx?displaylang=en&amp;FamilyID=4d951911-3e7e-4ae6-b059-a2e79ed87041" target="_blank">alamat INI</a>.</li>
<li>Setelah selesai di-download, install file tersebut dengan cara mengklik dua kali dan ikuti instruksi selanjutnya.</li>
<li>Nah, sekarang kita bisa menyimpan data dalam format Pdf dan Xps, yaitu dengan menekan tombol Office Button (yang berbentuk logo Microsoft office di sebelah kiri atas), kemudian klik save as kemudian klik pdf or xps, dan klik tombol publish. Selesai!</li>
</ol>
<p><img class="alignnone" src="http://farm5.static.flickr.com/4039/4410284498_b88ba56072.jpg" alt="" width="500" height="375" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurdiana.web.id/membuat-file-pdf-menggunakan-microsoft-word-2007/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jenis-Jenis Jaringan berdasarkan Topologi</title>
		<link>http://nurdiana.web.id/jenis-jenis-jaringan-berdasarkan-topologi</link>
		<comments>http://nurdiana.web.id/jenis-jenis-jaringan-berdasarkan-topologi#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Mar 2010 03:22:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nurdiana atmanagara</dc:creator>
				<category><![CDATA[jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[bus]]></category>
		<category><![CDATA[jenis-jenis jaringan menurut topologi]]></category>
		<category><![CDATA[ring]]></category>
		<category><![CDATA[star]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurdiana.web.id/?p=275</guid>
		<description><![CDATA[Setelah kita mengetahui jenis-jenis LAN, maka sekarang kita akan mempelajari jenis-jenis jaringan menurut  topologi. Manfaat mempelajari jenis ini adalah agar kita dapat menentukan jenis  jaringan yang mana yang paling efisien dan efektif untuk kebutuhan kita.
Jenis-jenis jaringan menurut topologi dapat dibedakan menjadi  :
1. Topologi bus.  Pada jenis ini, semua perangkat komputer saling berkomunikasi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah kita mengetahui <a href="http://nurdiana.web.id/jenis-jenis-jaringan-komputer">jenis-jenis LAN</a>, maka sekarang kita akan mempelajari jenis-jenis jaringan menurut  topologi. Manfaat mempelajari jenis ini adalah agar kita dapat menentukan jenis  jaringan yang mana yang paling efisien dan efektif untuk kebutuhan kita.</p>
<p>Jenis-jenis jaringan menurut topologi dapat dibedakan menjadi  :</p>
<p><span id="more-275"></span>1. Topologi bus.  Pada jenis ini, semua perangkat komputer saling berkomunikasi melalui jalur yang  sama, secara bergantian. Untuk lebih mudahnya bisa dilihat pada gambar berikut  :</p>
<p><img class="alignnone" title="jaringan bus" src="http://farm5.static.flickr.com/4012/4409507431_f5926d8f8f.jpg" alt="" width="500" height="172" /></p>
<p>Keunggulan dari topologi bus  adalah jaringan ini memakai biaya yang paling rendah dan lebih mudah bila  dibandingkan dengan topologi lain. Namun, kekurangannya semakin banyak komputer  yang terhubung ke jaringan, maka akan semakin berat beban bus sehingga akan  menurunkan performasinya.</p>
<p>2. Topologi Ring. Pada topologi ini, jalur jaringan dibentuk  secara melingkar.</p>
<p><img class="alignnone" title="jaringan ring" src="http://farm3.static.flickr.com/2802/4410274386_8c03cbd351_m.jpg" alt="" width="240" height="179" /></p>
<p>3. Topologi Star. Dalam topologi ini, semua komputer client  langsung terhubung ke server.</p>
<p><img class="alignnone" title="jaringan star" src="http://farm5.static.flickr.com/4028/4409510157_ba52e3371b_m.jpg" alt="" width="240" height="156" /></p>
<p>Jadi, jenis mana yang akan kita pakai? Seperti yang telah  disebutkan di awal, tergantung dari kebutuhan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurdiana.web.id/jenis-jenis-jaringan-berdasarkan-topologi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengenal Jenis Resolusi pada Monitor</title>
		<link>http://nurdiana.web.id/mengenal-jenis-resolusi-pada-monitor</link>
		<comments>http://nurdiana.web.id/mengenal-jenis-resolusi-pada-monitor#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Feb 2010 11:27:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nurdiana atmanagara</dc:creator>
				<category><![CDATA[hardware dan peripheral]]></category>
		<category><![CDATA[CRT]]></category>
		<category><![CDATA[jenis]]></category>
		<category><![CDATA[jenis resolusi monitor]]></category>
		<category><![CDATA[komputer]]></category>
		<category><![CDATA[layar]]></category>
		<category><![CDATA[layar komputer]]></category>
		<category><![CDATA[LCD]]></category>
		<category><![CDATA[mengenal]]></category>
		<category><![CDATA[monitor]]></category>
		<category><![CDATA[output device]]></category>
		<category><![CDATA[resolusi]]></category>
		<category><![CDATA[ukuran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurdiana.web.id/?p=271</guid>
		<description><![CDATA[Monitor merupakan salah satu output device / peranti keluaran (atau bahasa Jermannya pakakas  ngaluarkeun) , yaitu peranti yang bertugas menampilkan pengolahan, hasil pemasukan  data maupun perintah pada komputer. Berdasarkan teknologi pembuatannya, pada  saat ini terdapat dua jenis monitor, yaitu CRT dan layar datar (EL, LCD dan  plasma), yang keunggulan dan kelemahannya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Monitor merupakan salah satu output device / peranti keluaran (atau bahasa Jermannya pakakas  ngaluarkeun) , yaitu peranti yang bertugas menampilkan pengolahan, hasil pemasukan  data maupun perintah pada komputer. Berdasarkan teknologi pembuatannya, pada  saat ini terdapat dua jenis monitor, yaitu CRT dan layar datar (EL, LCD dan  plasma), yang keunggulan dan kelemahannya sudah saya tuliskan <a href="http://nurdiana.web.id/kelebihan-dan-kekurangan-monitor-lcd">DISINI</a>.</p>
<p>Kualitas suatu monitor biasanya ditentukan oleh ukuran layar dan resolusinya<span id="more-271"></span>. Ukuran layar  biasanya ditentukan dengan satuan inchi ataupun dengan menggunakan tanda kutip  (“). Biasanya orang Indonesia sering menyebutnya “in” saja. Terdapat banyak  standar dari ukuran monitor ini, ada 14”, 15”, 17”, 21” inchi dan lain-lain.  Kita mungkin lebih familiar dengan sebutan inchi ini ketika akan membeli televisi  baru <img src='http://nurdiana.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Kembali kepada jalan yang lurus dan benar, eh topik yang semula yaitu resolusi monitor.  Resolusi biasanya ditentukan oleh piksel (picture element). Bagi anda yang senang dengan  desain grafis pasti sudah sangat familiar dengan istilah piksel ini. Piksel  adalah suatu titik terkecil dari suatu grafis. Titik-titik ini akan terlihat  ketika kita memperbesar suatu gambar dengan kelipatan beberapa kali lipat.  Jadi, jika monitor memiliki jumlah piksel 800X600 piksel, maka monitor tersebut  memiliki 800 baris dan 600 kolom piksel.</p>
<p>Ada berbagai standar resolusi untuk monitor yang umum digunakan :</p>
<ol>
<li>CGA (Color Graphic Adapter), memiliki resolusi 320&#215;200 piksel. Pertama kali muncul tahun 1981.</li>
<li>EGA (Enhance Graphic Adapter) , memiliki resolusi 640&#215;350 piksel. Muncul pada tahun 1984</li>
<li>VGA (Video Graphic Adapter), Muncul tahun 1987.</li>
<li>SVGA (Super Video Graphic Array), memiliki resolusi 800&#215;600 piksel.</li>
<li>XGA (Extended Graphic Array), memiliki resolusi 1024&#215;768.</li>
<li>SXGA (Super Extended Graphic Array), memiliki resolusi 1280&#215;1024 piksel.</li>
<li>UXGA (Ultra Extended Graphic Array), memiliki resolusi 1600&#215;1200 piksel. Biasanya terdapat di monitor dengan  ukuran 21”.</li>
</ol>
<p>Selain daftar diatas mungkin masih ada jenis resolusi monitor lain. Untuk mengetahui berapa  resolusi pada monitor anda, bisa menggunakan fasilitas run (pada Windows) dan  mengetikan <em>dxdiag</em>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurdiana.web.id/mengenal-jenis-resolusi-pada-monitor/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nurdiana.web.id Kembali Update!</title>
		<link>http://nurdiana.web.id/nurdiana-web-id-kembali-update</link>
		<comments>http://nurdiana.web.id/nurdiana-web-id-kembali-update#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Feb 2010 11:26:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nurdiana atmanagara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[nurdiana.web.id kembali update]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurdiana.web.id/?p=269</guid>
		<description><![CDATA[Selama empat bulan  lebih blogku tersayang ini jarang diupdate. Kasian  juga, sebuah  blog yang tidak diurus  oleh adminnya sama saja seperti seorang anak ditinggalkan oleh pembantunya,  eh ayahnya. Apalagi setelah saya sadar banyaknya  spammer yang komentar di  blog ini, meskipun  tidak terlalu ekstrim,  tetap saja  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selama empat bulan  lebih blogku tersayang ini jarang diupdate. Kasian  juga, sebuah  blog yang tidak diurus  oleh adminnya sama saja seperti seorang anak ditinggalkan oleh pembantunya,  eh ayahnya. Apalagi setelah saya sadar banyaknya  spammer yang komentar di  blog ini, meskipun  tidak terlalu ekstrim,  tetap saja  spammer. Terlebih lagi dengan alexa rank dan google page rank yang menurun  drastis.</p>
<p>Maka dari itu, mulai saat ini, saya akan kembali menulis postingan  di blog ini. Ya,  meskipun tulisannya acak-acakan,  tetapi lumayanlah  buat ngisi waktu senggang. Dan juga mengunjungi blog  rekan-rekan, sekalian  silaturahmi.</p>
<p>Ya, sekali lagi hidup  blogger Indonesia&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurdiana.web.id/nurdiana-web-id-kembali-update/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menjalin Hubungan Baik antara Blogger dan Pengunjung</title>
		<link>http://nurdiana.web.id/menjalin-hubungan-baik-antara-blogger-dan-pengunjung</link>
		<comments>http://nurdiana.web.id/menjalin-hubungan-baik-antara-blogger-dan-pengunjung#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Aug 2009 02:56:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nurdiana atmanagara</dc:creator>
				<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[antar]]></category>
		<category><![CDATA[blogger]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[menjalin hubungan baik]]></category>
		<category><![CDATA[pengunjung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurdiana.web.id/?p=252</guid>
		<description><![CDATA[Bagi seorang blogger, traffic pengunjung yang tinggi adalah hal yang sangat diidam-idamkan. Begitu pun sebaliknya, pengunjung pun sangat senang dan bahkan mungkin membutuhkan blog yang memiliki konten yang berkualitas. Karena itulah, blogger dan pengunjung adalah sebuah hubungan timbal balik yang tidak dapat dipisahkan. Bagaimana sih cara menjalin hubungan baik antara seorang blogger dan pengunjung?
Blogger.

Tulislah judul [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } --></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;">Bagi seorang blogger, traffic pengunjung yang tinggi adalah hal yang sangat diidam-idamkan. Begitu pun sebaliknya, pengunjung pun sangat senang dan bahkan mungkin membutuhkan blog yang memiliki konten yang berkualitas. Karena itulah, blogger dan pengunjung adalah sebuah hubungan timbal balik yang tidak dapat dipisahkan. Bagaimana sih cara menjalin hubungan baik antara seorang blogger dan pengunjung?<span id="more-252"></span></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;"><strong>Blogger.</strong></p>
<ol>
<li>Tulislah judul konten maupun keywordnya yang sesuai dengan isi konten. Selain dibenci oleh search engine, penulisan judul yang tidak sesuai juga dibenci oleh pengunjung karena seringkali mengacaukan search engine result. Kalau sudah begitu, pengunjung akan menilai blog anda sebagai spam blog dan tidak akan pernah kembali lagi.</li>
<li>Pakai theme blog yang ringan dan mudah loadingnya. Percayalah bahwa pengunjung tidak akan memuji blog anda yang super canggih tampilannya tapi berat loadingnya. Justru umumnya pengunjung akan memuji blog yang sederhana tapi memiliki konten yang berkualitas.</li>
<li>Membuat navigasi yang nyaman bagi pengunjung, bisa dengan memasang last post, <a href="http://nurdiana.web.id/menggali-kembali-postingan-blog-yang-terpendam">random post</a> ataupun category. Saya sendiri pernah berbuat kesalahan dengan tidak memasang last post di widget, sehingga pengunjung sukar untuk menjelajahi postingan terakhir saya. Sebab umumnya pengunjung paling malas untuk kembali ke halaman index.</li>
<li>Ramah pada pengunjung. Kalau semisal ada pengunjung yang meminta balasan via email, tidak ada salahnya kalau kita lakukan. Atau jika ada pengunjung yang mencantumkan alamat url, maka ada baiknya kita berkunjung balik. Pengunjung pasti akan sangat suka dengan blogger yang bersahabat seperti itu.</li>
</ol>
<p style="margin-bottom: 0cm;">
<p style="margin-bottom: 0cm;"><strong>Pengunjung.</strong></p>
<ol>
<li>Selalu memberikan komentar setia kali berkunjung. Namun bukan komentar spam atau gak jelas seperti pertamax, keduax, ketigax dan varian lainnya <img src='http://nurdiana.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Namun. Berikanlah komentar yang sesuai dengan topik, kalau bisa komentar yang berbobot. Menuliskan komentar selain sebagai silaturahmi juga menandakan bahwa kita pernah berkunjung.</li>
<li>Berikanlah masukkan yang positif dan membangun (tapi bukan kritikan pedas atau makian) terhadap blog.</li>
<li>Jika meminta bantuan kepada seorang blogger, mintalah dengan sopan dan sabar. Sebab blogger pun seorang manusia yang memiliki kesibukkan masing-masing.</li>
</ol>
<p style="margin-bottom: 0cm;">Yah, mungkin hanya itu yang saya ketahui. Kurang lebihnya saya mohon maaf. Happy blogging dan tak lupa saya ucapkan selamat berpuasa bagi para sahabat muslim.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurdiana.web.id/menjalin-hubungan-baik-antara-blogger-dan-pengunjung/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>30</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tahun Akademis Dimulai, Nurdiana.web.id Jarang Update</title>
		<link>http://nurdiana.web.id/tahun-akademis-dimulai-nurdiana-web-id-jarang-update</link>
		<comments>http://nurdiana.web.id/tahun-akademis-dimulai-nurdiana-web-id-jarang-update#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Aug 2009 02:55:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nurdiana atmanagara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[jarang]]></category>
		<category><![CDATA[nurdiana.web.id]]></category>
		<category><![CDATA[tahun akademis dimulai]]></category>
		<category><![CDATA[update]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurdiana.web.id/?p=249</guid>
		<description><![CDATA[Sudah hampir dua minggu, blogku tersayang ini gak pernah diupdate-update. Yah, mau gimana lagi, tanggal 12-18 Agustus kemarin aku sibuk mengurus berkas registrasi masuk universitas dan kemudian disusul dengan ospek selama 4 hari sampai tanggal 23. Oya, sedikit berbagi cerita bahwa aku berhasil masuk ke salah satu universitas terkenal di Bandung, jurusan Teknik Informatik. Wah, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } --></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;">Sudah hampir dua minggu, blogku tersayang ini gak pernah diupdate-update. Yah, mau gimana lagi, tanggal 12-18 Agustus kemarin aku sibuk mengurus <span id="more-249"></span>berkas registrasi masuk universitas dan kemudian disusul dengan ospek selama 4 hari sampai tanggal 23. Oya, sedikit berbagi cerita bahwa aku berhasil masuk ke salah satu universitas terkenal di Bandung, jurusan Teknik Informatik. Wah, bagi saya yang penggila komputer ini merupakan anugerah terbesar yang pernah aku temui.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;">So, sebelumnya aku minta maaf kalau-kalau nanti pas masuk tahun akademis blog ini jarang update dan gak menjawab pertanyaan dari komentar dengan cepat. Yah, tau sendiri lah gimana seorang anak kos.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;">Jadi sekalian aja minta do&#8217;anya supaya aku lancar dalam menempuh kuliah ini. Nanti kan ilmunya bisa dibagi-bagi lewat blog ini&#8230; <img src='http://nurdiana.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurdiana.web.id/tahun-akademis-dimulai-nurdiana-web-id-jarang-update/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengatur Format Tampilan yang Sama untuk Semua Folder di Windows</title>
		<link>http://nurdiana.web.id/mengatur-format-tampilan-yang-sama-untuk-semua-folder-di-windows</link>
		<comments>http://nurdiana.web.id/mengatur-format-tampilan-yang-sama-untuk-semua-folder-di-windows#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Aug 2009 02:49:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nurdiana atmanagara</dc:creator>
				<category><![CDATA[windows]]></category>
		<category><![CDATA[folder]]></category>
		<category><![CDATA[format]]></category>
		<category><![CDATA[format folder sama dalam windows]]></category>
		<category><![CDATA[mengatur]]></category>
		<category><![CDATA[sama]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurdiana.web.id/?p=243</guid>
		<description><![CDATA[Dalam sistem operasi Windows, ada beberapa jenis tampilan folder, yaitu format large icons, small icons, list, dan details. Semuanya itu mempunyai fungsi dan manfaat masing-masing yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
Namun, bagaimana mengatur semua tampilan folder dengan tampilan yang sama? Cukup melelahkan juga kalau melakukannya secara manual dengan membuka folder satu persatu.
Nah, sebagai pengetahuan saja untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam sistem operasi Windows, ada beberapa jenis tampilan folder, yaitu format large icons, small icons, list, dan details. Semuanya itu mempunyai fungsi dan manfaat masing-masing yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.<br />
Namun, bagaimana mengatur semua tampilan folder dengan tampilan yang sama? <span id="more-243"></span>Cukup melelahkan juga kalau melakukannya secara manual dengan membuka folder satu persatu.<br />
Nah, sebagai pengetahuan saja untuk para sahabat, untuk menampilkan semua folder dengan format yang sama, caranya adalah sebagai beriku:</p>
<ol>
<li>Bukalah windows explorer.</li>
<li>Pilih menu tools-folder options.</li>
<li>Pilih tab view. Klik tombol &#8220;apply to all folders &#8221; dan klik lagi OK.</li>
</ol>
<p><img class="alignnone" src="http://farm4.static.flickr.com/3213/3806826682_7bcfa3335f.jpg" alt="" width="313" height="278" /></p>
<p>Nah, kini semua tampilan folder menjadi sama <img src='http://nurdiana.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurdiana.web.id/mengatur-format-tampilan-yang-sama-untuk-semua-folder-di-windows/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengenal Beberapa Etika dalam Chatroom</title>
		<link>http://nurdiana.web.id/mengenal-beberapa-etika-dalam-chatroom</link>
		<comments>http://nurdiana.web.id/mengenal-beberapa-etika-dalam-chatroom#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Aug 2009 02:47:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nurdiana atmanagara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Chatting]]></category>
		<category><![CDATA[etika dalam chatroom]]></category>
		<category><![CDATA[gtalk]]></category>
		<category><![CDATA[mengenal etika]]></category>
		<category><![CDATA[migg33]]></category>
		<category><![CDATA[mIRC]]></category>
		<category><![CDATA[ym]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurdiana.web.id/?p=241</guid>
		<description><![CDATA[Bagi sahabat-sahabat yang doyan chatting, pasti tahu donk layanan chatting seperti mIRC, ym, gtalk , dsb. Atau yang via ponsel seperti migg33. Ya, chatting memang mengasyikkan, sampai terkadang lupa waktu (yang berimbas pada tagihan internet yang membengkak   ). Apalagi kalau tersedia banyak room dengan topik yang beragam.. Sip..
Namun sayangnya, entah tidak tahu (atau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi sahabat-sahabat yang doyan chatting, pasti tahu donk layanan chatting seperti mIRC, ym, gtalk , dsb. Atau yang via ponsel seperti migg33. Ya, chatting memang mengasyikkan, sampai terkadang lupa waktu (yang berimbas pada tagihan internet yang membengkak <img src='http://nurdiana.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  ). Apalagi kalau tersedia banyak room dengan topik yang beragam.. Sip..<br />
Namun sayangnya, entah tidak tahu (atau pura-pura tidak tahu, banyak para pengguna chatroom yang sepertinya tidak mengenal etika dalam chatting. Apa saja etika itu?<span id="more-241"></span></p>
<ol>
<li><strong>Membahas topik sesuai dengan room</strong>. Jika memang kita berada di room  &#8220;persahabatan&#8221; misalnya, jangan terus membahas topik bisnis atau tiba-tiba promosi. Hal ini tentu saja mengganggu para pengguna lain. Saya sendiri seringkali jengkel kalau sedang asyik-asyiknya chatting di room komputer, eh ada yang ngobrol masalah s*x. <img src='http://nurdiana.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> .</li>
<li><strong>Jangan membicarakan hal-hal yang bersifat sara</strong>. Menghina agama lain, mengejek suatu ras ataupun menghina golongan tertentu amatlah dikecam dalam dunia maya. Apalagi kalau chatroom yang bersifat umum karena pastinya terdiri dari pengguna yang berbeda-beda latar belakangnya.</li>
<li><strong>Tidak memaksakan jawaban pada orang lain</strong>. Kita memang berhak bertanya pada pengguna lain, namun mereka pun tidak punya kewajiban untuk menjawab. Kalau memang lagi &#8220;kepepet&#8221;, mintalah dengan sopan dan bersahabat. Jangan marah juga kalau gak ada yang jawab.</li>
<li><strong>J</strong><strong>angan meminta data-data privasi orang lain</strong>, seperti e-mail, telepon, alamat dll. Kecuali kalau kita sedang chating secara private.</li>
</ol>
<p>Oke, mungkin hanya itu yang saya ketahui. Ada yang mau menambahkan?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurdiana.web.id/mengenal-beberapa-etika-dalam-chatroom/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menggali kembali Postingan Blog yang Terpendam.</title>
		<link>http://nurdiana.web.id/menggali-kembali-postingan-blog-yang-terpendam</link>
		<comments>http://nurdiana.web.id/menggali-kembali-postingan-blog-yang-terpendam#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2009 03:57:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nurdiana atmanagara</dc:creator>
				<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[menampilkan postingan dahulu]]></category>
		<category><![CDATA[menggali]]></category>
		<category><![CDATA[postingan]]></category>
		<category><![CDATA[yang terpendam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurdiana.web.id/?p=237</guid>
		<description><![CDATA[Sungguh amat disayangkan apabila sebuah blog memiliki artikel yang bagus dan &#8220;brilian&#8221; namun tersembunyi di balik postingan postingan lain yang lebih baru. Bukan karena judulnya kurang menarik, namun tidak dapat dijangkau oleh para pengunjung karena terletak pada postingan-postingan terdahulu.
Nah, untuk itu kita perlu &#8220;menggali&#8221; kembali postingan tersebut agar mudah dilihat oleh pengunjung. Caranya? Untuk pengguna [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } --></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;">Sungguh amat disayangkan apabila sebuah blog memiliki artikel yang bagus dan &#8220;brilian&#8221; namun tersembunyi di balik postingan postingan lain yang lebih baru. Bukan karena judulnya kurang menarik, namun tidak dapat dijangkau oleh para pengunjung karena terletak pada postingan-postingan terdahulu.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;">Nah, untuk itu kita perlu &#8220;menggali&#8221; kembali postingan tersebut agar mudah dilihat oleh pengunjung. Caranya? Untuk pengguna wordpress self hosting ada beberapa cara untuk menampilkan artikel yang tersembunyi :<span id="more-237"></span></p>
<ol>
<li>Menampilkan random post. Random post adalah list atau daftar postingan yang diacak. Biasanya list ini dipasang di sidebar. Random post ini sangat berguna apalagi jika sebuah blog mempunyai artikel sampai ratusan. Namun secara default, wordpress sampai versi saat ini tidak dapat menampilkan random post di sidebar. Tetapi hal ini diakali dengan menggunakan <a href="http://wordpress.org/extend/plugins/random-posts-widget/" target="_blank">plugin random post widget</a>. Dengan plugin ini, maka di dalam menu tool-widget akan ada pilihan random post.</li>
<li>Menampilkan related post. Related post adalah artikel yang berhubungan, baik dalam tag maupun dalam kategori. Contohnya bisa dilihat dibawah artikel ini, ada tulisan &#8220;artikel yang berhubungan&#8221;. Saya lebih suka related post berdasarkan kategori karena biasanya lebih relevan. Untuk tutorial menampilkan related post ini bisa dibaca <a href="http://bel4j4r.wordpress.com/2008/10/29/menampilkan-related-post-berdasarkan-kategori/" target="_blank">DISINI</a> (saya gak berani ngasih tutorialnya, takut plagiat).</li>
<li>Menggunakan internal link. Internal link adalah link yang saling berhubungan dalam satu blog. Contohnya saya menghubungkan artikel<a href="http://nurdiana.web.id/jaringan-komputer" target="_blank"> jaringan komputer</a> dan artikel <a href="http://nurdiana.web.id/jenis-jenis-jaringan-komputer" target="_blank">jenis-jenis jaringan komputer</a>.</li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurdiana.web.id/menggali-kembali-postingan-blog-yang-terpendam/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss><!-- Dynamic page generated in 0.272 seconds. --><!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2010-03-08 02:36:09 -->
