<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><!-- generator="wordpress/2.3.1" --><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">

<channel>
	<title>I am an Indonesian</title>
	<link>http://www.orgindo.com</link>
	<description>Just another Indonesian weblog. 'Cause i am another Indonesian who loves my motherland despite of my race.</description>
	<pubDate>Thu, 22 Jan 2009 11:41:20 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.3.1</generator>
	<language>en</language>
			<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" href="http://feeds.feedburner.com/orgindo" type="application/rss+xml" /><feedburner:emailServiceId xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0">orgindo</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0">http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com" /><item>
		<title>Oh PDIP</title>
		<link>http://www.orgindo.com/?p=65</link>
		<comments>http://www.orgindo.com/?p=65#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Jan 2009 10:48:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>delrey</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>

		<category><![CDATA[Opinion]]></category>

		<category><![CDATA[Quick Glance]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.orgindo.com/?p=65</guid>
		<description><![CDATA[Setelah hampir 2 tahun tak aktif, entah kenapa keinginan menulis muncul lagi. Baru saja membaca artikel di detik.com tentang PDIP yang mengkritik iklan SBY.

Ini bukan pertama kalinya PDIP mengeluarkan pernyataan yang kelihatannya intelek, namun bila dilihat pada konteksnya, PDIP terkesan memanipulasi masyarakat. Dari pernyataan Pak Fauzi Bowo yang sangat mengejutkan saya tentang &#8216;Orchard Road&#8217; Jakarta, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah hampir 2 tahun tak aktif, entah kenapa keinginan menulis muncul lagi. Baru saja membaca artikel di detik.com tentang <a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2009/01/22/162516/1072897/700/pdip-minta-sby-hentikan-iklan-penurunan-bbm">PDIP yang mengkritik iklan SBY.</a></p>
<p><span id="more-65"></span></p>
<p>Ini bukan pertama kalinya PDIP mengeluarkan pernyataan yang kelihatannya intelek, namun bila dilihat pada konteksnya, PDIP terkesan memanipulasi masyarakat. Dari<a href="http://www.detiknews.com/read/2008/05/15/111226/939901/10/fauzi-bowo-jakarta-orchard-road-tidak-mengkopi-singapura"> pernyataan Pak Fauzi Bowo yang sangat mengejutkan saya tentang &#8216;Orchard Road&#8217; Jakarta</a>, sampai pernyataan <a href="http://www.jakartapress.com/news/id/3541/Megawati-Saya-Tidak-Kalah-Pada-Pilpres-2004.jp">Mbak Mega untuk menjelaskan &#8216;ketidak kalahan&#8217;nya dalam Pemilu 2004.</a></p>
<p>Saya tidak punya dendam apa-apa dengan PDIP, malah saya bersyukur banyak perubahan yang dibawa oleh partai ini dalam beberapa tahun terakhir. Namun, sepertinya, partai tersebut telah berubah. Kini, PDIP lebih merupakan partai dengan banyak simbol, banyak bicara, dan pada akhirnya, hanya menjadi penonton yang bisa mengkritik. Tampaknya, perlu banyak perubahan yang harus segara dilaksanakan.</p>
<p>PDIP merupakan salah satu partai yang paling vokal dalam mengkritik pemerintahan SBY Kalla. Pada saat harga BBM dinaikan, saya yakin, PDIP tahu jelas kenaikan itu disebabkan harga minyak global.  Namun, mereka memilih untuk mengambil kesempatan ini sebagai satu celah mengkritik pemerintahan SBY. Dengan kedok memihak rakyat, mereka memprotes rencana tersebut. Kritik tersebut didasarkan asumsi bahwa PDIP tidak akan melakukan hal yang sama apabila mereka yang duduk di kursi pemerintahan. Menurut mereka, SBY bertanggung jawab penuh atas kenaikan BBM tersebut.</p>
<p>Toh, beberapa waktu kemudian, harga minyak global turun, dan toh, bila menggunakan asumsi PDIP sebelumnya, mereka seharusnya memuji SBY atas prestasi mereka. Namun, mereka menggunakan &#8216;double standard&#8217;, dan melakukan inkonsistensi dalam kritikan mereka. Nah, bukankah PDIP seharusnya fair dalam kritikan mereka?</p>
<p>Sudah saatnya mereka melihat ke dalam. Dalam dunia PDIP, hanya Megawati yang benar, hanya pernyataan tokoh mereka yang benar. Mereka masih mengganggap partai mereka sebagai pahlawan reformasi, dan itu hampir 10 tahun yang lalu. Hadapilah PDIP, engkau sudah diberi kesempatan bertahun-tahun yang lalu, dan engkau gagal. Tidak ada gunanya memimpikan apa yang akan kau lakukan bila engkau duduk diatas kursi pemerintahan. Saatnya melihat ke depan, perbaiki struktur partai, jadilah sebuah partai yang didukung orang bukan karena simbol atau tokoh, namun karena integritas, komitmen dan implementasi. Jangan jadi partai yang tahu ngomong dan komentar doank.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.orgindo.com/?feed=rss2&amp;p=65</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Dota: Game simple dengan tingkat kecanduan tinggi</title>
		<link>http://www.orgindo.com/?p=64</link>
		<comments>http://www.orgindo.com/?p=64#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Dec 2007 20:56:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>delrey</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.orgindo.com/?p=64</guid>
		<description><![CDATA[Game yang ini&#8230; Baru mulai main sejak Januari lalu, tak terasa, ternyata game ini buat kecanduan. Banget. Tak terhitung lagi berapa jam yang terbuang untuk permainan yang dimulai dengan ide simpel ini.
 Bagi anda yang tidak punya gambaran sama sekali tentang game ini (maklum bila bapak-bapak yang membaca blog ini ;)), dota merupakan sebenarnya merupakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Game yang ini&#8230; Baru mulai main sejak Januari lalu, tak terasa, ternyata game ini buat kecanduan. Banget. Tak terhitung lagi berapa jam yang terbuang untuk permainan yang dimulai dengan ide simpel ini.</p>
<p><span id="more-64"></span> Bagi anda yang tidak punya gambaran sama sekali tentang game ini (maklum bila bapak-bapak yang membaca blog ini ;)), dota merupakan sebenarnya merupakan &#8216;custom map&#8217; dari Warcraft 3. Idenya simpel. Utara (scourge) melawan selatan (sentinel). Tujuan dari tim adalah menghancurkan base musuh.</p>
<p>Dalam peta ini, akan muncul creep dari base masing-masing, creep dari kedua pihak akan bertemu di tengah. Bila tak diganggu, maka pertarungan ini akan berlangsung imbang. Pada saat yang sama, pemain akan memilih &#8216;hero&#8217; tersendiri. Dalam dota, ada sekitar 89 hero (map terbaru 6.49b). Nah, di sini letak keasyikan dota itu sendiri. Bila mau dihitung, dalam satu pertandingan, ada sekitar (89!/(79!10!) = 5,085,018,206,136 kombinasi. :p</p>
<p>Dengan angka tersebut, saya hanya mau menekankan betapa banyak cara bermain dalam dota. Pada dasarnya, dota adalah sebuah permainan tim. Tiap hero punya keunikan sendiri dan mempunyai peran tertentu dalam tim.</p>
<p>Hero dalam dota sendiri dibagi dalam 3 kategori: Agility, Intelligence, Strength. Bila anda ingin tahu  lebih banyak mengenai hero ini, silakan kunjungi website dota (seperti dotaportal atau dotaallstar).</p>
<p>Dota adalah sebuah permainan yang sangat mudah dipelajari, namun susah untuk dikuasai. Dalam prakteknya, kombinasi hero ataupun item yang dipakai memungkinkan strategi yang beragam.</p>
<p>Namun patut saya peringatkan sekali lagi, game ini mempunyai tingkat kecanduan yang tinggi. <img src='http://www.orgindo.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.orgindo.com/?feed=rss2&amp;p=64</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>The Long Tail: Sebuah Penjelasan Singkat dari suatu Fenomena Ekonomi Internet</title>
		<link>http://www.orgindo.com/?p=54</link>
		<comments>http://www.orgindo.com/?p=54#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Dec 2007 19:01:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dino</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.orgindo.com/?p=54</guid>
		<description><![CDATA[Saya mempunyai buku yang saya sangat gemari yang judulnya &#8220;Faster Company: Building the World&#8217;s Nuttiest, Turn-on-a-Dime, Home-Grown, Billion-Dollar Business&#8221; oleh Patrick Kelly, yang lebih sering dipanggil Pat Kelly. Pat Kelly adalah seorang pegawai yang keluar dari kerjanya dan mendirikan perusahaan distribusi peralatan kedokteran yang menjadi sangat sukses. Buku tersebut saya dapatkan dari sebuah toko buku [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya mempunyai buku yang saya sangat gemari yang judulnya <em>&#8220;Faster Company: Building the World&#8217;s Nuttiest, Turn-on-a-Dime, Home-Grown, Billion-Dollar Business&#8221;</em> oleh Patrick Kelly, yang lebih sering dipanggil Pat Kelly. Pat Kelly adalah seorang pegawai yang keluar dari kerjanya dan mendirikan perusahaan distribusi peralatan kedokteran yang menjadi sangat sukses. Buku tersebut saya dapatkan dari sebuah toko buku diskon di Australia. Saya yakin pembaca blog ini tidak ada yang mengetahui buku ini ataupun siapa Pat Kelly ituÂ (kalau saya salah dan ternyata ada penggemar Pat Kelly lainnya disana, hubungi saya, aku seneng ada temannya hehehe). Toh saya juga membeli buku ini karena murah (Aus$0.99) jadi iseng aja beli untuk bacaan di perjalanan pulang ke Indonesia. Suatu saat sayaÂ coba cari buku ini di Amazon untuk mengetahui apakah ada buku ini dijual,Â dan ternyata ada. Apabila tidak ada internet dan Amazon atau Barnes&amp;Noble apakah orang lain bisa menemukannya? Saya sangat ragu orang lain bisa menemukannya dengan mudah.</p>
<p><span id="more-54"></span><br />
Di dunia sebelum ada internet, buku Pat Kelly yang bukanlah hit besar layaknya The DaVinci Code atau Rich Dad Poor Dad, sangat berisiko untuk dijual. Toko-toko buku diluar negara maju tidak berani mencetaknya dan menempatkannya di toko. Bagaimanapun mencetak dan meletakkan buku ini di suatu rak buku di sebuah toko memiliki biaya (overhead cost misalnya). Dengan pasar yang sangat kecil (pasarnya hanya orang seperti aku, kayaknya orang seaneh aku jarang hehehe), biaya tersebut tidak akan tertutupi apabila dijual pada suatu lokasi. Namun setelah saya lihat di Amazon, buku tersebut mendapat bintang 4,5 dari maksimal 5. Ini berarti orang yang membelinya sangat suka dengan buku ini. Ini berarti ada banyak orang yang memiliki kegemaran seperti saya di dunia ini. Apabila yagn setipe dengan saya ini dijumlah, pastinya lumayan juga jumlahnya (walaupun tidak sebesar penggemar DaVinci Code). Gimana kalo buku-buku yang kurang terkenal namun mempunyai penggemar khusus seperti ini banyak jumlahnya. Mestinya penggemar-penggemar khusus seperti ini kalau dijumlah pastinya banyak sekali.<br />
Mari kita lihat di Amazon, lebih dari setengah buku yang terjual di Amazon tidak ada di toko buku manapun di Amerika saat ini (data dari penelitian Chris Anderson). Entah buku tersebut sudah tua, atau memang buku tersebut pasarnya terlalu menyebar sehingga toko buku tidak berani menempatkannya di rak bukunya. Sekarang kita lihat ECast, sebuah toko musik online. ECast mempunyai 150,000 judul lagu. Berapakah dari jumlah lagu tersebut yang pernah terjual. Banyak orang akan menjawab 20% karena hukum prinsip Pareto 80-20. Kenyataannya adalah 99% dari lagu yang dijual pernah dibeli orang. Ini membuktikan bahwa setiap orang mempunyai selera unik diluar selera mainstream yang selalu didikte oleh media mainstream.<br />
<strong>Apa Hubungannya Dengan The Long Tail?</strong><br />
Apabila penggemar buku-buku yang tidak populer dan penggemar lagu-lagu yang tidak populer digabungkan, apakah jumlahnya menjadi banyak? Jawabannya: BANYAK SEKALI!! Dalam kasus Amazon dan ECast, penggemar-penggemar buku dan musik yang susah ditemukan di toko tradisional bisa melebihi jumlah penjualan bukuÂ dan musik populer. Dan inilah yang disebut dengan <strong>The Long Tail</strong>. Fenomena yang dipacu oleh internet ini disebut dengan istilah The Long Tail berdasarkan suatu grafik mirip buntut yang sangat panjang yangÂ terlihat seperti di bawah ini:<br />
http://allyoucanupload.webshots.com/v/2004334007073623974&#8243;&gt; color=&#8221;#000000&#8243;&gt;<img alt="Free Image Hosting at allyoucanupload.com" />http://aycu33.webshots.com/image/6112/2004334007073623974_rs.jpg&#8221; border=&#8221;0&#8243;&gt;&#8221; border=&#8221;0&#8243;&gt;<br />
Walaupun yang masuk kategori C-list seperti diatas sedikit pembelinya, namun tetap terjual dan apabila penjualan kategori C-listÂ dikumpulkan maka jumlahnya bisa melebihi A-list dan B-list sekalipun.<br />
Dulu waktu saya masih kecil di Amerika, hampir tidak mungkin mencari kaset musisi Indonesia. Kaset yang saya bawa dari Indonesia (lagu Iwan Fals) selama 4 tahun saya dengerin setiap kali kangen dengan musisi Indonesia. Saya tidak punya masalah ini lagi besok ketika saya berangkat ke Amerika untuk kuliah lagi. Coba anda buka iTunes anda, carilah Iwan Fals, anda akan mendapatkan 32 lagu Iwan Fals yang dijual di iTunes. Sebuah perusahaan besar di Amerika mau menjual lagu Indonesia (padahal di Indonesia sendiri berapa orang sih yang mau beli dari iTunes), bukankah ini luar biasa. Pernah mendengarÂ laguÂ Jali-Jali Bunga Siantan dari Grup Tanjidor KembangÂ Ros? Ini laguÂ Indonesia lo.. MungkinÂ anda tidak akan menemukannya di toko kaset terdekat anda, tapi di i-Tunes lagu ini dijual. Luar biasa..<br />
Mari kita lihat bidang lain yang terkena wabah the Long Tail yaitu blog dan advertising. Ada jutaan blog yang ada di internet saat ini. Ada yang sangat besar pembacanya seperti TechCrunch dan Dino&#8217;s Journal (terserah penulisnya kan mo beri contoh apa), dan ada yang masih sedikit seperti Toleh.com (sekalian promosi hehehe). Tapi dengan Long Tail advertising, seperti Google AdSense, setiap blog memiliki iklan yang cocok dengan blognya dan semua orang yang memiliki blog bisa mendapatkan rejeki. Balik ke Long Tail advertising tadi, Google AdSense menjadi salah satu mesin uang bagi Google. Hal ini tidak terlepas dari blog-blog kecil yang menyediakan sedikit bagian dari blognya untuk ditempati iklan.<br />
<strong>Apa Faktor-Faktor Utama Penyebab Fenomena Ini?</strong><br />
Faktor-faktor yang menyebabkan The Long Tail hampir semuanya berputar pada internet, kalau bisa break-down, faktor-faktor tersebut adalah:</p>
<ul>
<li>semakin mudahnya mencari kategori kecil (niche) berkat search engine</li>
<li>semakin murahnya distribusi (khususnya distribusi digital download)</li>
<li>pasar yang tidak terbatas secara geografis</li>
<li>biaya penyimpanan yang semakin murah pada server</li>
<li>RSS membuat mudah membaca dari situs niche</li>
<li>Semakin mudah untuk mendapatkan uang dari iklan</li>
<li>semakin mudah untuk kreasi kecil dipasarkan secara luas</li>
</ul>
<p><strong>Bagaimana Kita Bisa Memanfaatkan Fenomena Ini?</strong><br />
Sebagai orang Indonesia yang penggunaan internetnya masih kecil dan transaksi bisnis di internet juga masih kecil, kita musti kreatif untuk memanfaatkan fenomena ini. Pertama, yang bisa kita lakukan adalah berkreasi dan mengekspor karya kita. Dengan pasar membentang tidak terbatas hanya di Indonesia, maka kita bisa menjual karya kita di toko online yang sudah afdol misalnya iTunes atau Amazon. Untuk memperluas pasar lagi, kita harus mulai membuat karya kita dengan bahasa yang lebih menginternasional. Saya pernah membaca di majalah SWA ada sebuah perusahaan yang dapat membantu menjual lagu kita di iTunes. Hal ini perlu dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan membuka pikiran kita akan distribusi.<br />
Hal kedua yang bisa kita lakukan adalah menjadi minipreneurs. Internet membuat trend baru yang disebut minipreneurs (yang akan saya bahas di kesempatan lainnya) yaitu suatuÂ trend membludaknya orang menjadi entrepreneurÂ yang difasilitasi oleh internetÂ dimana modal yang diperlukan hampir mendekati nol. Banyak hal di Indonesia ini yang bisa dijual di luar negeri, sayang apabila yang dijual hanyalah tenaga kerja rendah yang hanya diperlakukan seperti sampah di luar negeri. Atau kita bisa manfaatkan Google Adsense atau Yahoo Publisher Network untuk mendapatkan uang dari blog kita. Atau kita bisa menerbitkan buku kita secara individual dengan print-on-demand.<br />
Hal yang ketiga adalah berkreasi. Tahukah kamu bahwaÂ blog di dunia yang berbahasa InggrisÂ kurang dari 33%. Dengan banyaknya orang Indonesia, bangsa kitaÂ bisa menjadi force baru di internetÂ apabilaÂ kita semua berkreasi. Entah itu berkreasi di friendster atau blog atau bikin situs atau yang lain, yang penting berkreasilah, dan perlihatkan bahwa Indonesia juga punya semangat tinggi. Seperti yang telah dicontohkan pada The Long Tail, setiap hal kecil masuk hitungan dan bisa memberi efek besar. Â Â<br />
<strong>Chris Anderson</strong><br />
Siapakah yang menemukan istilah The Long Tail? Orang tersebut adalah Chris Anderson, seorang redaktur Wired Magazine. Saat ini The Long Tail telah menjadi buku best seller.<br />
blognya ada di http://longtail.typepad.com/&#8221;&gt; color=&#8221;#000000&#8243;&gt;sini<br />
penjelasan lain ada di http://www.wired.com/wired/archive/12.10/tail.html&#8221;&gt; color=&#8221;#000000&#8243;&gt;sini, http://en.wikipedia.org/wiki/The_Long_Tail&#8221;&gt; color=&#8221;#000000&#8243;&gt;sini, http://internet.seekingalpha.com/article/1175&#8243;&gt; color=&#8221;#000000&#8243;&gt;sini</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.orgindo.com/?feed=rss2&amp;p=54</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>I am Back</title>
		<link>http://www.orgindo.com/?p=63</link>
		<comments>http://www.orgindo.com/?p=63#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Dec 2007 18:59:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>delrey</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.orgindo.com/?p=63</guid>
		<description><![CDATA[Hello,
Setelah hampir satu tahun absen, tampaknya sudah saatnya aku balek! Anyway, semester ini telah menjadi semester yang paling berat dalam sejarah sekolah gw. Ternyata hidup itu susah.  
Anyway, saya baru ganti hosting, ke Hostgator.com, upgrade WP ke 2.3 de el el. Lagi mikir untuk ganti desain. Tunggu posting2 dalam beberapa hari ini!
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hello,</p>
<p>Setelah hampir satu tahun absen, tampaknya sudah saatnya aku balek! Anyway, semester ini telah menjadi semester yang paling berat dalam sejarah sekolah gw. Ternyata hidup itu susah. <img src='http://www.orgindo.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Anyway, saya baru ganti hosting, ke Hostgator.com, upgrade WP ke 2.3 de el el. Lagi mikir untuk ganti desain. Tunggu posting2 dalam beberapa hari ini!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.orgindo.com/?feed=rss2&amp;p=63</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Digital Riot</title>
		<link>http://www.orgindo.com/?p=62</link>
		<comments>http://www.orgindo.com/?p=62#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 May 2007 05:01:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>delrey</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.orgindo.com/?p=62</guid>
		<description><![CDATA[I am currently following the digital riot that is happening at DIGG. It just started with a seemingly random number, which in the end cause the digg to be entirely flooded with, well, you may call it spammer. But i call this digital riot.

It all started by a story submitted about the HD-DVD crack key [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>I am currently following the digital riot that is happening at DIGG. It just started with a seemingly random number, which in the end cause the digg to be entirely flooded with, well, you may call it spammer. But i call this digital riot.<br />
<span id="more-62"></span><br />
It all started by a story submitted about the HD-DVD crack key code. Well, DIGG delete the story, and alledgely ban the user that posted it. Well, i think digg never expect a sudden wave of response like what i am seeing now. When i keep refreshing digg, the number of vote and story keep coming in, it is like everyone is standbying in front of their computer.</p>
<p>Well, guess this is example of digital revolution. Or maybe digital riot?</p>
<p>It never changes throughtout the history, that when you think you can try to strip people&#8217;s right (like RIAA and MPAA), nation will revolt. And if people think they can try to do the same in internet, they are wrong. I dont know if digg would still survive if their founder doesn&#8217;t give any explanation regarding the story removal. I guess, one of my favourite site will be gone.</p>
<p>Link:<br />
http://gizmodo.com/gadgets/geeks-will-not-be-silenced/breaking-digg-riot-in-full-effect-over-pulled-hd+dvd-key-story-256982.php<br />
http://www.fieryprophet.com/article/18/was-it-worth-it-digg<br />
http://www.downloadsquad.com/2007/05/01/hd-dvd-key-fiasco-is-an-example-of-21st-century-digital-revolt/</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.orgindo.com/?feed=rss2&amp;p=62</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Bad weather = Plane Accident (adamAir version)</title>
		<link>http://www.orgindo.com/?p=61</link>
		<comments>http://www.orgindo.com/?p=61#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Feb 2007 16:10:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>delrey</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.orgindo.com/?p=61</guid>
		<description><![CDATA[LOL
I was just reading the latest news from detik.com about AdamAir plane that was &#8216;bent&#8217;. It amazed me so much the behaviour of our Indonesian company. Where is the ethic and the willingness-to-admit-fault mentality?

First of all, take a look at this

 AdamAir denied that the plane has bent or broken. Well, you can judge it [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>LOL<br />
I was just reading the latest news from detik.com about AdamAir plane that was &#8216;bent&#8217;. It amazed me so much the behaviour of our Indonesian company. Where is the ethic and the willingness-to-admit-fault mentality?</p>
<p><span id="more-61"></span></p>
<p>First of all, take a look at this<br />
<img src="http://foto.detik.com/content_image/2007/02/21/157/pstadam1.jpg" /><br />
<a href="http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/02/tgl/21/time/185435/idnews/745332/idkanal/10"> AdamAir denied that the plane has bent or broken</a>. Well, you can judge it yourself. Moreover, <a href="http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/02/tgl/21/time/185530/idnews/745333/idkanal/10">they say it is just &#8216;wrinkled&#8217;</a> (what a eufemism). I guess there is a more accurate word to describe that. Why don&#8217;t they just shut up and admit their mistake? You are talking about a plane here, we are not talking about small thing, plane is a big thing, and dodging all accusation won&#8217;t help. Just stand up and admit it, be a man.</p>
<p>Another piece of news that make me rofl (rolling on floor laughing, in case if you don&#8217;t know), is that <a href="http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/02/tgl/21/time/165914/idnews/745276/idkanal/10">AdamAir blame the weather</a> as the cause of the accident. LOL, like you can sue God for that. It is so coincidental that the weather choose AdamAir plane as the object of wrath, not other plane. Last accident, they also give the same thing, perhaps one day they will blame the color of the plane. Maybe it is orange and more noticeable to the God of Thunder.</p>
<p>AdamAir should see that this is not about bad weather, this is just about coorporate responsibility. They have to think less about making money (which I think won&#8217;t be happening), and start to restructure. Otherwise, sooner or later, despite of the connection and power they have, they will have to close anyway. If government won&#8217;t shut it down, people will shut it down, because they don&#8217;t trust in them anymore. Bad weather happens everyday, but plane accident does not happen everyday. Corelation != 1.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.orgindo.com/?feed=rss2&amp;p=61</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Those stupid and close-minded students..</title>
		<link>http://www.orgindo.com/?p=60</link>
		<comments>http://www.orgindo.com/?p=60#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Feb 2007 04:42:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>delrey</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.orgindo.com/?p=60</guid>
		<description><![CDATA[I was browsing to the news today when I saw a news &#8220;Student Protest Against Valentine&#8217;s Day&#8221;, then suddenly a desire to write comes.
I was so sad and at the same time feel pity for these students. They rallied to demonstrate against governement and the celebration of Valentine&#8217;s Day. Oh come on, don&#8217;t you have [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>I was browsing to the news today when I saw a news <a href="http://www.detiknews.com/indexfr.php?url=http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/02/tgl/14/time/110520/idnews/741990/idkanal/10">&#8220;Student Protest Against Valentine&#8217;s Day&#8221;</a>, then suddenly a desire to write comes.</p>
<p><span id="more-60"></span>I was so sad and at the same time feel pity for these students. They rallied to demonstrate against governement and the celebration of Valentine&#8217;s Day. Oh come on, don&#8217;t you have a better things to do? Finish your script or do your homework at least. They are carrying banner that said &#8220;Hari Gini Masih berbudaya Jahiliah&#8221;, well if I am there to do a counter-demo, i will put up a banner that said &#8220;Uda Mahasiswa Tapi Masih Goblok&#8221;. I mean, for crying out loud, what&#8217;s wrong with Valentine&#8217;s day?</p>
<p>If you read how the Valentine originally start, then you will find out that Valentine&#8217;s Day dont have anything to do with Western culture or maybe free sex. In my opinion, they are just too judgemental and want to find any mistake in others. This is not a kind of attitude you would expect from university&#8217;s student. This is a close-minded attitude that try to force opinion to other people.</p>
<p>What is wrong to express your love to other people? Or someone you love? Is that a sin? Just because we choose one day to do it, doesn&#8217;t change our intention. Just because the western people celebrate Dad&#8217;s and Mom&#8217;s day, doesn&#8217;t mean we have to banned it. Oh ya, changing the date also will not change the meaning. So, celebrating Mom&#8217;s day on different days still show that you copy the idea from others, so why dont we just celebrate it internationally?</p>
<p>Hyprocrites say that you cannot celebrate valentine, since it is a sinful thing, or maybe it is western thing, well, because of that, those people will still be dumb and stay on their own cage. While the world is expanding rapidly, they will still keep their close-mindedness and double standard. I mean if what they want to debate is about the westerness, then why don&#8217;t they stop using internet, or stop using those western invention? Stop wearing jeans and T-shirt, and start wearing your own traditional cloth wherever you go. I am not saying that not accepting western culture means you are underdevelop, but to refuse something just because where it comes from is totally ridiculous.</p>
<p>I guess we need to form a counter movement to close-minded movement. Against those demonstration of FPI or these groups of students. Otherwise, our opinion will not be heard and this country will not be a truly democratic country. Anyone care to join? Email me! <img src='http://www.orgindo.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.orgindo.com/?feed=rss2&amp;p=60</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Dunia Tenis Meja</title>
		<link>http://www.orgindo.com/?p=59</link>
		<comments>http://www.orgindo.com/?p=59#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Jan 2007 19:37:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>delrey</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.orgindo.com/?p=59</guid>
		<description><![CDATA[Setelah absen beberapa lama, saya memutuskan untuk menulis salah satu olahraga favorit saya. Tenis meja. Baru-baru ini teman saya pengen belanja bat baru setelah aktif main di kantornya. Dulunya, dia pikir, tak perlulah beli bat bagus, ato karet bagus, toh masih bisa dipakai, dan toh cuma buat fun doank. Ternyata setelah dia mulai aktif bermain, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah absen beberapa lama, saya memutuskan untuk menulis salah satu olahraga favorit saya. Tenis meja. Baru-baru ini teman saya pengen belanja bat baru setelah aktif main di kantornya. Dulunya, dia pikir, tak perlulah beli bat bagus, ato karet bagus, toh masih bisa dipakai, dan toh cuma buat fun doank. Ternyata setelah dia mulai aktif bermain, dia baru berasa, katanya &#8220;Loh, karet gua kok cepat banget ausnya?&#8221;.</p>
<p><span id="more-59"></span></p>
<p>Tentu saja cepat aus, ditambah lagi bat dan karet yang dia gunakan merek China. Well, sambilan research, saya memutuskan untuk ikut menulis apa yang saya dapatkan, sekadar untuk berbagi.</p>
<p>Pertama, style yang saya gunakan adalah Chinese Penhold dengan RPB (penhold Plus). Bagi yang belum tahu, RPB itu style baru yang digunakan oleh beberapa pemain China. Dulunya, dominasi China terancam setelah style penhold yang dianggap lebih lemah dibandingkan style shakehand. Alhasil, style penhold ini hampir terancam hilang, anda bisa melihat sendiri 5-10 tahun yang lalu, di permainan top dunia, orang-orang menggunakan shakehand. Style penhold selalu dieksploitasi bagian backhandnya yang lemah dan tidak bisa menghasilkan topspin yang kuat seperti yang dihasilkan shakehand.</p>
<p>Beberapa waktu lalu, muncul beberapa pemain baru China yang menggunakan style Penhold Plus di mana style ini menggunakan sisi lain dari bat untuk pukulan backhand. Otomatis, kelemahan backhand yang sering dieksploitasi akhirnya mulai berkurang. Style ini digunakan oleh pemain China seperti Wang Hao dan Ma Lin. Ada beberapa video mereka di youtube.</p>
<p>Pada saat yang sama, beberapa pemain penhold bermunculan, termasuk Ryu Seung Min yang menggunakan Japanese Penhold (sekarang sih ada yang menyebutnya Korean Penhold), yang tidak menggunakan RPB, namun lebih cenderung menggunakan footwork untuk mengompensasi kelemahan backhand. Ryu dikenal sebagai salah satu pemain yang memiliki footwork yang sangat cepat, sehingga dia sangat bergantung pada pukulan forehandnya. Dan dia merupakan pemain yang memecahkan rekor dominasi China untuk medali emas tenis meja di tahun 2004 ketika di mengalahkan Wang Hao di final.</p>
<p>Kembali ke topik peralatan, bat yang sekarang saya gunakan adalah Chinese Penhold dengan dua sisi. Anda perlu dua sisi untuk menggunakan style Penhold Plus. Blade yang saya gunakan adalah Yasaka Ma Lin Carbon, dan pada saat ini saya menggunakan karet DHS Skyline III Red untuk forehand dan Yasaka Mark V Soft Black untuk backhand. Saya sendiri masih merasa kurang sreg dengan kombinasi ini, tampaknya karet DHS tidak mempunyai kecepatan yang tinggi, dan saya berencana untuk menggantinya ke karet DHS G888. Masih coba-coba..</p>
<p>Karet China dan karet Jepang/Eropa mempunyai karakteristik yang berbeda. Karet China seperti DHS (Double Happiness), Dawei, Friendship dll mempunyai permukaan yang sangat &#8216;makan&#8217;. Atau dengan kata lain sangat &#8216;tacky&#8217; (saya cari di kamus, diterjemahin jembel&#8230;). Namun, karet China tidak memiliki daya tahan yang lama, mungkin hanya 80 jam main, dengan kata lain &#8216;wear off fast&#8217;. Lain hal nya dengan karent Eropa/Jepang seperti Avalox, Butterfly, Yasaka, Donic, Stiga dll yang lebih tahan lama. Namun tidak se&#8217;makan&#8217; karet China. Perbedaan lainnya adalah harga, di mana karet China terkadang harganya bisa 1/3 karet Jepang. Contohnya karet DHS Skyline III dihargai sekitar $14, dibandingkan karet Butterfly Bryce $45.</p>
<p>Nah, itu dulu pembukaannya. Selamat datang di dunia Tenis Meja.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.orgindo.com/?feed=rss2&amp;p=59</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Indonesia ‘Pengopi’: Malu Deh!</title>
		<link>http://www.orgindo.com/?p=58</link>
		<comments>http://www.orgindo.com/?p=58#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Jan 2007 02:41:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>delrey</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.orgindo.com/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[Baru saja saya browsing di digg.com dan salah satu berita yang mengumumkan bahwa karya fotografer deviantART dijiplak tanpa izin.
Penasaran, ternyata foto itu digunakan di salah satu cover buku. Saya sendiri terkejut melihat bahwa buku itu ternyata dalam bahasa Indonesia. Malu deh..
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Baru saja saya browsing di digg.com dan salah satu berita yang mengumumkan bahwa <a href="http://gnato.deviantart.com/journal/11346085/#journal">karya fotografer deviantART dijiplak</a> tanpa izin.<br />
Penasaran, ternyata <a href="http://ufukpress.com/modules.php?name=Katalog&#038;op=tampilbuku&#038;bid=21">foto itu digunakan di salah satu cover buku</a>. Saya sendiri terkejut melihat bahwa buku itu ternyata dalam bahasa Indonesia. Malu deh..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.orgindo.com/?feed=rss2&amp;p=58</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Apology</title>
		<link>http://www.orgindo.com/?p=57</link>
		<comments>http://www.orgindo.com/?p=57#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Dec 2006 05:43:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>delrey</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.orgindo.com/?p=57</guid>
		<description><![CDATA[Dear reader,
I have not been able to post this blog regularly in these past 2 weeks. I am trapped in my hectic schedule and coming final exam (Yes, I am a student, engineering student). Anyway, I will come back to you after this week, or maybe after holiday!
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dear reader,</p>
<p>I have not been able to post this blog regularly in these past 2 weeks. I am trapped in my hectic schedule and coming final exam (Yes, I am a student, engineering student). Anyway, I will come back to you after this week, or maybe after holiday!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.orgindo.com/?feed=rss2&amp;p=57</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
