<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2enclosuresfull.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0">

<channel>
	<title>Painthink</title>
	
	<link>http://painthink.com</link>
	<description>Tutorial Photoshop, Desain Web, Tipografi, PHP, CSS, HTML dan WordPress</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Sep 2010 04:29:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/painthink" /><feedburner:info xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" uri="painthink" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Tutorial Photoshop, Desain Web, Tipografi, PHP, CSS, HTML dan WordPress</itunes:subtitle><feedburner:emailServiceId xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0">painthink</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0">http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><item>
		<title>Efek Gambar Menggulung</title>
		<link>http://painthink.com/tutorial/photoshop/efek-gambar-menggulung/</link>
		<comments>http://painthink.com/tutorial/photoshop/efek-gambar-menggulung/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Sep 2010 04:29:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>habieb</dc:creator>
				<category><![CDATA[Photoshop]]></category>
		<category><![CDATA[Efek]]></category>
		<category><![CDATA[Foto Manipulasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tips dan Trik]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Singkat]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://painthink.com/?p=477</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu lalu ada yang bertanya kepada saya bagaimana cara memberi kesan 3D dengan efek menggulung pada sudut gambar. Semuanya akan kita bahas disini, pada tutorial Photoshop kali ini kita akan menggunakan Fill, Gradient, Layer Mask dan Warp untuk menghasilkan efek menggulung pada gambar. Langkah 1 Pertama kita persiapkan gambarnya. Efek menggulung akan kita berikan [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://painthink.com/tutorial/photoshop/membuat-tipografi-3d-tugu-jogja/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membuat Efek Batu Tipografi 3D, Tugu Jogja'>Membuat Efek Batu Tipografi 3D, Tugu Jogja</a></li>
<li><a href='http://painthink.com/tutorial/photoshop/efek-cahaya-pada-photoshop/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Efek Cahaya pada Photoshop'>Efek Cahaya pada Photoshop</a></li>
<li><a href='http://painthink.com/tutorial/photoshop/efek-huruf-melipat-dengan-photoshop/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Efek Huruf Melipat dengan Photoshop'>Efek Huruf Melipat dengan Photoshop</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa waktu lalu ada yang bertanya kepada saya bagaimana cara <strong>memberi kesan 3D dengan efek menggulung pada sudut gambar</strong>. Semuanya akan kita bahas disini, pada <a href="http://painthink.com/category/tutorial/photoshop/">tutorial Photoshop</a> kali ini kita akan menggunakan Fill, Gradient, Layer Mask dan Warp untuk menghasilkan <strong>efek menggulung pada gambar</strong>.<span id="more-477"></span></p>
<h4>Langkah 1</h4>
<p>Pertama kita persiapkan gambarnya. Efek menggulung akan kita berikan pada foto <a href="http://www.sxc.hu/browse.phtml?f=view&#038;id=1289768" rel="nofollow">bunga tulip</a> dari Stock Exchange, download dan buka dengan Photoshop. Lalu kita menuju ke palet layer, klik kanan pada background dan pilih <strong>Layer From Background</strong>, tekan OK ketika muncul dialog box. Sekarang gambar background kita beruah menjadi layer 0.</p>
<div class="tutorial_image"><img title="mengubah background menjadi layer" src="http://painthink.com/uploads/pagecurl/page-curl-1.jpg" alt="tutorial photoshop membuat efek menggulung pada gambar foto untuk memberi kesan 3D" /></div>
<h4>Langkah 2</h4>
<p>Pilih <strong>Layer > New Fill Layer > Solid Color</strong>, tekan OK, kemudian pada color swatch pilih hitam sebagai warna kita. Pada langkah ini kita membuat layer dengan nama &#8216;Color Fill1&#8242; diatas gambar tulip.</p>
<p>Kita butuh memberi gradien pada layer mask dari layer Color Fill 1, jadi pastikan layer ini dalam keadaan aktif. Tekan D pada keyboard untuk membuat warna Foreground jadi hitam, kemudian pilih <strong>Gradient Tool (G)</strong> dan buat gradien dari hitam ke transparan, sebagai contoh kamu bisa lihat gambar berikut ini.</p>
<div class="tutorial_image"><img title="gradient layer mask" src="http://painthink.com/uploads/pagecurl/page-curl-2.jpg" alt="tutorial photoshop membuat efek menggulung pada gambar foto untuk memberi kesan 3D" /></div>
<h4>Langkah 3</h4>
<p>Sekarang kita butuh melengkungkan layer mask pada layer Color Fill 1. Tekan Ctrl+T untuk memulai Free Transform. Hanya layer mask yang akan terpilih. Dalam keadaan Free Transform aktif, perhatikan Options Bar yang ada di bagian atas Photoshop dan klik ikon Warp yang ada disitu.Sekarang kamu akan melihat grid kecil dengan anchor points pada sudut atas kanan gambar. Klik, tahan dan geser ke arah diagonal kiri bawah seprti berikut ini. Saya juga mendrag anchor points pada sumbu X dan Y untuk membuatnya lebih tampak melengkung.</p>
<div class="tutorial_image"><img title="warp transform" src="http://painthink.com/uploads/pagecurl/page-curl-3.jpg" alt="tutorial photoshop membuat efek menggulung pada gambar foto untuk memberi kesan 3D" /></div>
<p>Tekan enter dan kita dapatkan gambar seperti berikut,</p>
<div class="tutorial_image"><img title="warp transform" src="http://painthink.com/uploads/pagecurl/page-curl-4.jpg" alt="tutorial photoshop membuat efek menggulung pada gambar foto untuk memberi kesan 3D" /></div>
<h4>Langkah 4</h4>
<p>Pada palet layer, klik dua kali layer Color Fill 1 untuk memunculkan jendela Layer Style. Pada halaman pertama ubah Fill Opacity menjadi 0, untuk menghilangkan warna hitam, dan untuk menampilkan kembali gambar yang ada dibawah layer.</p>
<div class="tutorial_image"><img title="mengubah fill opacity" src="http://painthink.com/uploads/pagecurl/page-curl-5.jpg" alt="tutorial photoshop membuat efek menggulung pada gambar foto untuk memberi kesan 3D" /></div>
<p>Tambahkan <strong>Inner Shadow</strong> pada layer Color Fill 1 dan atur sebagaimana tampak berikut ini,</p>
<div class="tutorial_image"><img title="inner shadow" src="http://painthink.com/uploads/pagecurl/page-curl-6.jpg" alt="tutorial photoshop membuat efek menggulung pada gambar foto untuk memberi kesan 3D" /></div>
<p>Klik <strong>Stroke</strong> kemudian atur Size jadi 10px dan Color isi dengan warna putih, Position isi dengan Outside. kemudian tekan OK.</p>
<div class="tutorial_image"><img title="stroke" src="http://painthink.com/uploads/pagecurl/page-curl-7.jpg" alt="tutorial photoshop membuat efek menggulung pada gambar foto untuk memberi kesan 3D" /></div>
<h4>Langkah 5</h4>
<p>Sebagai tahapan terakhir, buat layer baru dibawah semua layer. Gunakan <strong>Paint Bucket Tool (G)</strong> dan penuhi layer baru ini dengan warna putih. Kembali ke Layer 0, pilih <strong>Layer > Layer Mask > Reveal All</strong>. Ubah warna foreground kamu ke hitam. Pada layer mask, gunakan secara hati-hati soft brush dengan warna hitam pada sudut kanan atas gambar.</p>
<div class="tutorial_image"><img title="merapikan gambar" src="http://painthink.com/uploads/pagecurl/page-curl-8.jpg" alt="tutorial photoshop membuat efek menggulung pada gambar foto untuk memberi kesan 3D" /></div>
<h4>Hasil Akhir</h4>
<p>Setelah menempuh semua langkah-langkah diatas kamu akan mendapatkan gambar seperti berikut. Semoga tutorial ini bermanfaat dan jangan lupa subscribe ke <a href="http://feeds.feedburner.com/painthink">Painthink RSS Feed</a>.</p>
<div class="tutorial_image"><img title="efek menggulung pada gambar" src="http://painthink.com/uploads/pagecurl/page-curl-tulips.jpg" alt="tutorial photoshop membuat efek menggulung pada gambar foto untuk memberi kesan 3D" /></div>
<p><a class="button" href="http://painthink.com/uploads/pagecurl/sample-painthink.zip">Download psd file</a></p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://painthink.com/tutorial/photoshop/membuat-tipografi-3d-tugu-jogja/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membuat Efek Batu Tipografi 3D, Tugu Jogja'>Membuat Efek Batu Tipografi 3D, Tugu Jogja</a></li>
<li><a href='http://painthink.com/tutorial/photoshop/efek-cahaya-pada-photoshop/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Efek Cahaya pada Photoshop'>Efek Cahaya pada Photoshop</a></li>
<li><a href='http://painthink.com/tutorial/photoshop/efek-huruf-melipat-dengan-photoshop/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Efek Huruf Melipat dengan Photoshop'>Efek Huruf Melipat dengan Photoshop</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://painthink.com/tutorial/photoshop/efek-gambar-menggulung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<enclosure url="http://painthink.com/uploads/pagecurl/sample-painthink.zip" length="997740" type="application/zip" /><media:content url="http://painthink.com/uploads/pagecurl/sample-painthink.zip" fileSize="997740" type="application/zip" /><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Beberapa waktu lalu ada yang bertanya kepada saya bagaimana cara memberi kesan 3D dengan efek menggulung pada sudut gambar. Semuanya akan kita bahas disini, pada tutorial Photoshop kali ini kita akan menggunakan Fill, Gradient, Layer Mask dan Warp untuk m</itunes:subtitle><itunes:summary>Beberapa waktu lalu ada yang bertanya kepada saya bagaimana cara memberi kesan 3D dengan efek menggulung pada sudut gambar. Semuanya akan kita bahas disini, pada tutorial Photoshop kali ini kita akan menggunakan Fill, Gradient, Layer Mask dan Warp untuk menghasilkan efek menggulung pada gambar. Langkah 1 Pertama kita persiapkan gambarnya. Efek menggulung akan kita berikan [...] Related posts:Membuat Efek Batu Tipografi 3D, Tugu Jogja Efek Cahaya pada Photoshop Efek Huruf Melipat dengan Photoshop </itunes:summary><itunes:keywords>Photoshop, Efek, Foto Manipulasi, Tips dan Trik, Tips Singkat, Tutorial</itunes:keywords></item>
		<item>
		<title>Menampilkan Related Posts dengan Thumbnail pada WordPress</title>
		<link>http://painthink.com/tutorial/wordpress/menampilkan-related-post-thumbnail-wordpress/</link>
		<comments>http://painthink.com/tutorial/wordpress/menampilkan-related-post-thumbnail-wordpress/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Aug 2010 10:36:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>habieb</dc:creator>
				<category><![CDATA[WordPress]]></category>
		<category><![CDATA[CSS]]></category>
		<category><![CDATA[PHP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://painthink.com/?p=463</guid>
		<description><![CDATA[Related Post sangat berguna bagi pengunjung maupun bagi situs itu sendiri. Bagi pengunjung akan lebih mudah menemukan tulisan dengan tema terkait dengan artikel yang dia baca sedangkan bagi situs akan meningkatkan pageview. Pada umumnya Related Posts ditampilkan dalam dua bentuk, pertama berupa list judul artikel kedua ditampilkan dengan thumbnail yang mewakili judul artikel. Pada tutorial [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://painthink.com/tutorial/web/bikin-drop-down-menu-untuk-wordpress-2/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bikin Drop Down Menu untuk WordPress'>Bikin Drop Down Menu untuk WordPress</a></li>
<li><a href='http://painthink.com/tutorial/web/membuat-menu-atraktif-dengan-thumbnail/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membuat Menu Atraktif dengan Thumbnail'>Membuat Menu Atraktif dengan Thumbnail</a></li>
<li><a href='http://painthink.com/tutorial/web/menolak-komentar-spam-secara-otomatis-2/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Menolak Komentar Spam Secara Otomatis'>Menolak Komentar Spam Secara Otomatis</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Related Post sangat berguna bagi pengunjung maupun bagi situs itu sendiri. Bagi pengunjung akan lebih mudah menemukan tulisan dengan tema terkait dengan artikel yang dia baca sedangkan bagi situs akan meningkatkan pageview. Pada umumnya Related Posts ditampilkan dalam dua bentuk, pertama berupa list judul artikel kedua ditampilkan dengan thumbnail yang mewakili judul artikel. Pada <a href="http://painthink.com/category/tutorial/wordpress/">tutorial WordPress</a> kali ini kita akan belajar menampilkan <strong>Related Posts WordPress dengan thumbnail</strong> seperti yang ada pada <a href="http://painthink.com">Painthink</a>.<span id="more-463"></span></p>
<p>Untuk menghasilkan Related Posts kita akan menggunakan plugin WordPress yang cukup terkenal yaitu Yet Another Related Post atau juga dikenal sebagai YARPP. Jika kamu belum menggunakannya sekarang juga <a href="http://mitcho.com/code/yarpp/" rel="nofollow">download YARPP</a> dan install pada WordPress kamu. Pada tutorial ini saya asumsikan para pembaca telah mengetahui cara menggunakan YARPP sehingga saya tidak akan memberi penjelasan terlalu banyak mengenai plugin ini.</p>
<h4>Membuat File Related Posts Template</h4>
<p>YARPP memiliki fitur yang sangat menarik yaitu kita bisa menggunakan file template untuk menampilkan Related Posts. Sebenarnya YARPP sudah menyediakan beberapa file template pada salah satu folder plugin ini, tapi disini kita akan membuat template sendiri. Kita mulai dengan membuat file php baru dengan nama &#8220;yarpp-template-thumbnails.php&#8221; dan letakkan file ini pada root folder theme kamu. Berikut ini adalah source code dari file yarpp-template-thumbnail.php yang telah saya buat, kamu bisa mengkopinya dan mempaste pada file kamu sendiri.</p>
<pre class="brush: php;">
&lt;?php /*
Related Posts Template
Author: Habieb (http://painthink.com)
*/
?&gt;  

&lt;h3&gt;Related Posts&lt;/h3&gt;  

&lt;?php if ($related_query-&gt;have_posts()):?&gt;  

    &lt;div class=&quot;related-posts&quot;&gt;
        &lt;ul&gt;
        &lt;?php while ($related_query-&gt;have_posts()) : $related_query-&gt;the_post(); ?&gt;  

            &lt;?php
                //Set Default Thumbnail Image URL's
                $related_thumbnail = get_post_meta($post-&gt;ID, &quot;thumbnail&quot;, $single = true);
                $default_thumbnail = 'default-image.jpg';
            ?&gt;  

            &lt;li&gt;
                &lt;a href=&quot;&lt;?php the_permalink() ?&gt;&quot; rel=&quot;bookmark&quot;&gt;
                &lt;?php if ($related_thumbnail != &quot;&quot;) : ?&gt;
                    &lt;img src=&quot;&lt;?php echo $related_thumbnail; ?&gt;&quot; alt=&quot;&lt;?php the_title(); ?&gt;&quot; title=&quot;&lt;?php the_title(); ?&gt;&quot; /&gt;
                &lt;?php else : ?&gt;
                    &lt;img src=&quot;&lt;?php echo $default_thumbnail; ?&gt;&quot; alt=&quot;&lt;?php the_title(); ?&gt;&quot; title=&quot;&lt;?php the_title(); ?&gt;&quot; /&gt;
                &lt;?php endif; ?&gt;&lt;/a&gt;
            &lt;/li&gt;  

       &lt;?php endwhile; ?&gt;
    &lt;/ul&gt;
    &lt;/div&gt;  

&lt;?php else: ?&gt;  

    &lt;p&gt;No related posts found&lt;/p&gt;  

&lt;?php endif; ?&gt;
</pre>
<p>Algoritma dari skrip diatas adalah, ketika terdapat related posts ( tulisan terkait ) maka akan dilanjutkan menampilkan thumbnail dari setiap post yang URL dari gambar thumbnailnya tersimpan dalam <strong>custom field</strong> <code>thumbnail</code> yang secara temporer akan tersimpan pada variabel <code>$related_thumbnail</code>. Jika ternyata tidak ditemukan URL dari thumbnail maka akan ditampilkan thumbnail default yang diwakili dengan variabel <code>$default_thumbnail</code>, ini untuk mengantisipasi jika ada post yang tidak memiliki thumbnail preview.</p>
<h4>Memasukkan ke Theme WordPress</h4>
<p>Seperti yang ada di <a href="http://painthink.com">Painthink</a> kita akan menaruh Related Posts dibawah konten. Buka file single.php kamu dan masukkan skrip berikut dibawah <code>the_content()</code>.</p>
<pre class="brush: php;">
&lt;?php if (function_exists('related_posts')){ ?&gt;
      &lt;?php related_posts();?&gt;
&lt;?php }?&gt;
</pre>
<p>Disini kita gunakan <code>if (function_exists('related_posts'))</code> maksudnya fungsi <code>related_posts()</code> (fungsi untuk menampilkan Related Posts) hanya akan dijalankan ketika plugin YARPP dalam keadaan aktif, sedangkan jika plugin YARPP di disable maka fungsi akan dilewati sehingga tidak akan  terjadi error.</p>
<h4>Mengatur Tampilan Related Posts dengan CSS</h4>
<p>Style yang saya tunjukkan ini hanyalah contoh, kamu bisa langsung menggunakannya atau bisa juga kamu berkreasi sendiri dengan megutak-atik file CSS theme kamu.</p>
<pre class="brush: css;">
.related-posts {
   float:left;
   width:100%;
   background-color:#eff5f3;
   border-top:1px solid #cde3ee;
   border-bottom:1px solid #cde3ee;
   padding:10px 0;
   margin:10px 0;
   text-align:center;
}

.related-posts ul {
   margin:auto;
   padding:0px;
   display:inline;
}

.related-posts ul li {
   list-style:none;
   position:relative;
   display:inline;
   margin:0 5px;
}

.related-posts ul li a img {
   border: none;
   width:140px;
}
</pre>
<h4>Pengaturan pada YARPP Options</h4>
<p>Aktifkan theme yang baru saja kamu edit. Theme baru ini memiliki template YARPP yang akan kita gunakan untuk menampilkan Related Posts.</p>
<p>Sekarang kita menuju ke pengaturan plugin YARPP. Pada admin WordPress pilih Related Posts (YARPP) pada menu Settings. Akan muncul berbagai pengaturan YARPP, kita langsung menuju ke Display Options. Beri tanda cek pada kotak &#8220;Display using a custom template file&#8221; dan pada drop-down dibawahnya pilih file &#8220;yarpp-template-thumbnails.php&#8221; yang sudah kita buat sebelumnya. Klik Update options di bagian paling bawah jika sudah selesai.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/web/related-posts/display-options.jpg" tittle="mengatur display related posts" alt="related posts wordpress dengan thumbnail dan yarpp"></div>
<h4>Custom Field untuk Thumbnail</h4>
<p>Kamu bisa menemukan panel Custom Field di bawah panel dimana kita biasa memasukkan postingan. Tambahkan custom field baru dengan nama &#8220;thumbnail&#8221; dan pada kotak value masukkan alamat gambar kita. Perhatikan gambar berikut untuk lebih jelasnya.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/web/related-posts/custom-field.jpg" tittle="custom field untuk thumbnail" alt="menampilkan thumbnail related post dengan custom field"></div>
<p>Sampai disini kamu telah berhasil <strong>menampilkan Related Posts dengan thumbnail pada blog WordPress</strong> kamu. Jika ada pertanyaan atau saran silakan tulis di kolom komentar, jangan lupa subscribe ke <a href="http://feeds.feedburner.com/painthink">Painthink RSS feed</a> atau mungkin kamu ingin berlangganan berbagai tutorial menarik melalui email, klik link <a href="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=painthink&#038;loc=en_US">subsribe via email</a> ini dan masukkan email utama kamu.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://painthink.com/tutorial/web/bikin-drop-down-menu-untuk-wordpress-2/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bikin Drop Down Menu untuk WordPress'>Bikin Drop Down Menu untuk WordPress</a></li>
<li><a href='http://painthink.com/tutorial/web/membuat-menu-atraktif-dengan-thumbnail/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membuat Menu Atraktif dengan Thumbnail'>Membuat Menu Atraktif dengan Thumbnail</a></li>
<li><a href='http://painthink.com/tutorial/web/menolak-komentar-spam-secara-otomatis-2/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Menolak Komentar Spam Secara Otomatis'>Menolak Komentar Spam Secara Otomatis</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://painthink.com/tutorial/wordpress/menampilkan-related-post-thumbnail-wordpress/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menggambar Lilin Menyala</title>
		<link>http://painthink.com/tutorial/photoshop/menggambar-lilin-menyala/</link>
		<comments>http://painthink.com/tutorial/photoshop/menggambar-lilin-menyala/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Aug 2010 14:59:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>habieb</dc:creator>
				<category><![CDATA[Photoshop]]></category>
		<category><![CDATA[Efek]]></category>
		<category><![CDATA[Menggambar]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://painthink.com/?p=442</guid>
		<description><![CDATA[Photoshop adalah sebuah aplikasi yang sangat bagus, kita bisa membuat berbagai hal dengannya, termasuk untuk menggambar sebuah lilin yang menyala. Pada tutorial Photoshop kali ini kita akan belajar bagaimana cara menggambar lilin, api, serta asap yang tertiup angin. Kamu disini bisa sesuka hati bereksperimen dengan api di Photoshop tanpa ada resiko terbakar. Langkah 1 Seperti [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://painthink.com/tutorial/photoshop/cara-mudah-menggambar-ikon-tas-kantor/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Cara Mudah Menggambar Ikon Tas Kantor'>Cara Mudah Menggambar Ikon Tas Kantor</a></li>
<li><a href='http://painthink.com/tutorial/photoshop/tutorial-photoshop-menggambar-iphone-3g/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tutorial Photoshop Menggambar iPhone 3G'>Tutorial Photoshop Menggambar iPhone 3G</a></li>
<li><a href='http://painthink.com/tutorial/photoshop/membuat-wallpaper-fantasi-luar-angkasa-bag-2/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membuat Wallpaper Fantasi Luar Angkasa (Bag-2)'>Membuat Wallpaper Fantasi Luar Angkasa (Bag-2)</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Photoshop adalah sebuah aplikasi yang sangat bagus, kita bisa membuat berbagai hal dengannya, termasuk untuk <strong>menggambar sebuah lilin yang menyala</strong>. Pada tutorial Photoshop kali ini kita akan belajar bagaimana cara <strong>menggambar lilin, api, serta asap yang tertiup angin</strong>. Kamu disini bisa sesuka hati bereksperimen dengan api di Photoshop tanpa ada resiko terbakar.<span id="more-442"></span></p>
<h4>Langkah 1</h4>
<p>Seperti biasa kita awali dengan membuat dokumen baru berukuran 550 x 800 pixel pada tingkat resolusi 300ppi. Bikin layer baru dan gunakan Elliptical Marquee Tool (M). Pada menu bar pilih style Fixed Size. Masukkan 112px pada kotak Width dan 33,6px pada kotak Height. Klik pada dokumen untuk bikin marquee.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/candle/candle-fire-photoshop-1.jpg" tittle="bikin dokumen baru" alt="menggamar lilin menyala dengan api dan asap di photoshop"></div>
<h4>Langkah 2</h4>
<p>klik dua kali pada warna foreground pada tool bar untuk menampilkan Color Picker. Pilih #f8ebce untuk warna foreground kamu. Gunakan Paint Bucket Tool (G) dan klik untuk memenuhi area bagian dalam marquee.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/candle/candle-fire-photoshop-2.jpg" tittle="mengisi marquee" alt="menggamar lilin menyala dengan api dan asap di photoshop"></div>
<h4>Langkah 3</h4>
<p>Buat layer baru. Gunakan Rectangular Marquee dan pilih opsi fixed size yang ada pada drop-down menu. masukkan 112px sebagai Width dan 274,4px pada kotak Height. Klik pada dokumen, lalu taruh kursor didalam marquee dan drag marquee untuk mengatur posisinya sebagaimana yang saya lakukan, berikut adalah elips yang barusan kita buat.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/candle/candle-fire-photoshop-3.jpg" tittle="rectangular marquee" alt="menggamar lilin menyala dengan api dan asap di photoshop"></div>
<h4>Langkah 4</h4>
<p>Gunakan Gradient Tool (G) yang terdapat pada toolbar. Klik Gradient swatch pada Options bar dan kemudian pilih preset dengan tiga warna. Klik stop pertama lalu klik color swatch. Sekarang masukkan #eff4b2 lalu tekan OK. Ulangi metode pengaturan warna ini untuk stop bagian tengah, namun kali ini warna yang kita gunakan #fcf6ee. Klik pada stop ketiga dan pada color swatch masukkan #dfa6ee, kemudian tekan OK untuk menyelesaikan warna gradient yang kita buat. Jika kamu tidak ingin susah-susah membuatnya, kamu bisa <a href="http://painthink.com/uploads/candle/candle.grd">download file Photoshop gradient saya</a> dan mengaplikasikannya pada punyamu.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/candle/candle-fire-photoshop-4.jpg" tittle="set up gradient for candle body" alt="menggamar lilin menyala dengan api dan asap di photoshop"></div>
<h4>Langkah 5</h4>
<p>Klik tepi kiri marquee lalu drag ke kanan untuk mengisinya dengan gradien. Pastikan posisi layer elips diatas layer persegi panjang.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/candle/candle-fire-photoshop-5.jpg" tittle="fill candle body with gradient" alt="menggamar lilin menyala dengan api dan asap di photoshop"></div>
<h4>Langkah 6</h4>
<p>Sekarang kita bikin bagian bawah lilin, pertama tambahkan layer baru dibawah layer persegi panjang. Bikin seleksi seperti pada Langkah 1 kemudian penuhi area seleksi dengan gradient yang sudah kita buat pda langkah 4.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/candle/candle-fire-photoshop-6.jpg" tittle="create a curved candle bottom" alt="menggamar lilin menyala dengan api dan asap di photoshop"></div>
<h4>Langkah 7</h4>
<p>Klik dua kali layer bagian atas lilin untuk menampilkan Layer Style window. Klik Drop Shadow dan gunakan warna #d9da95 pada color swatch. Masukkan Distance 2px, Spread 20%, dan Size 40px lalu tekan OK. Pada palet layer, pilih semua layer kecuali background kemudian merge menjadi satu. Beri nama layer baru ini dengan &#8216;candle body&#8217;.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/candle/candle-fire-photoshop-7.jpg" tittle="drop shadow" alt="menggamar lilin menyala dengan api dan asap di photoshop"></div>
<h4>Langkah 8</h4>
<p>Bikin seleksi seperti pada Langkah 1 dan pilih Burn Tool (O). Gunakan pada bagian tepi ujung atas lilin. Berikutnya gunakan Dodge Tool (O) pada daerah tegah lilin untuk menciptakan highlight.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/candle/candle-fire-photoshop-8.jpg" tittle="shape and highlight" alt="menggamar lilin menyala dengan api dan asap di photoshop"></div>
<h4>Langkah 9</h4>
<p>Gunakan <strong>Rectangular Marquee Tool (M)</strong> dengan Style Normal. Buat seleksi yang hanya mencakup bagian atas lilin dan pastikan layer Candle Body dalam keadaan aktif. Pilih <strong>Filter > Liquify</strong>. Gunakan <strong>Forward Warp Tool (W)</strong> dengan ukuran Brush sekitar 10, drag ke bawah untuk bikin efek tetesan. Setelah kamu mendapatkan efek lilin meleleh yang bagus tekan OK untuk mengakhirinya.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/candle/candle-fire-photoshop-9.jpg" tittle="drip shape with liquify" alt="menggamar lilin menyala dengan api dan asap di photoshop"></div>
<h4>Layer 10</h4>
<p>Bikin layer baru dan beri nama &#8216;wick&#8217;. Gunakan <strong>Brush Tool</strong>, dengan warna cokelat gelap. Atur besar Hardness 10% dan Size 14px. tarik garis sedikit melengkung untuk membuat sumbu lilin.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/candle/candle-fire-photoshop-10.jpg" tittle="from wax to wick" alt="menggamar lilin menyala dengan api dan asap di photoshop"></div>
<h4>Lngkah 11</h4>
<p>Gunakan <strong>Rectangular Marquee Tool (M)</strong>. Pilih hanya bagian ujung atas dari sumbu. Klik <strong>Filter > Blur > Motion Blur</strong> dan atur Angle menjadi -60 dan Amount menjadi 7 px. Gunakan <strong>Liquify Filter</strong> untuk membuat sedikit lengkungan pada sumbu.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/candle/candle-fire-photoshop-11.jpg" tittle="liquify the wick" alt="menggamar lilin menyala dengan api dan asap di photoshop"></div>
<h4>Langkah 12</h4>
<p>Ctrl+klik pada layer wick thumbnail untuk menyeleksinya. Pilih warna #c0612b pada Color Picker. Klik layer wick dan gunakan <strong>Brush Tool (B)</strong>. Warnai ujung bawah sumbu seleksi dengan warna kemerahan. Gunakan <strong>Smudge Tool</strong> untuk menggabungkan dua warna yang berhimpitan.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/candle/candle-fire-photoshop-12.jpg" tittle="glowing technique" alt="menggamar lilin menyala dengan api dan asap di photoshop"></div>
<h4>Langkah 13</h4>
<p>Pilih <strong>Elliptical Marquee Tool (M)</strong> dengan pengaturan Normal. Sekarang buat layer baru. Buat elips memanjang keatas untuk membuat api. Klik di dalam area marquee kemudain drag sampai ke bagian atas sumbu. Gunakan putih sebagai foreground dan kemudian pilih <strong>Paint Bucket Tool (G)</strong> lalu klik untuk mengisinya. Klik bagian luar marquee dengan <strong>Elliptical Marquee Tool (M)</strong>. Klik <strong>Blur > Gaussian Blur</strong>, gunakan Radius 5px.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/candle/candle-fire-photoshop-13.jpg" tittle="set it ablaze" alt="menggamar lilin menyala dengan api dan asap di photoshop"></div>
<h4>Langkah 14</h4>
<p>Ambil <strong>Brush Tool (B)</strong>. Ubah warna foreground jadi hitam pada ukuran Brush 10, Opacity 10% dan Flow 50%. Lakukan brushing menitari tepian api.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/candle/candle-fire-photoshop-14.jpg" tittle="add dimension" alt="menggamar lilin menyala dengan api dan asap di photoshop"></div>
<h4>Langkah 15</h4>
<p>Aktifkan layer flame pada palet layer. Pilih <strong>Image > Adjustments > Color Balance</strong>. Periksa bahwa <strong>Midtones</strong> dipilh sebagai <strong>Tone Balance</strong>. Masukkan 84 pada kotak pertama, 51 kedua dan -100 kotak ketiga. Pilih Shadows dan masukkan 61, 39 dan -88. Untuk <strong>Highlights</strong> masukkan 100, 43 and 37. Itu semua bisa diatur jika kamu menginginkan warna api yang berbeda.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/candle/candle-fire-photoshop-15.jpg" tittle="let there be light" alt="menggamar lilin menyala dengan api dan asap di photoshop"></div>
<h4>Langkah 16</h4>
<p>Gunakan <strong>Rectangular Marquee</strong> dengan Feather 30. Seleksi bagian atas nyala api. Atur Angle 90 dan Amount 70. Klik OK untuk sedikit mengaburkan bagian atas api. Kamu bisa menghapus bagian bwah dari api dengan brush opacity rendah sehinggatampak sedikit transparan.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/candle/candle-fire-photoshop-16.jpg" tittle="realistic bluring" alt="menggamar lilin menyala dengan api dan asap di photoshop"></div>
<h4>Langkah 17</h4>
<p>Gunakan <strong>Rectangular Marquee</strong> untuk menyeleksi bagian api saja dan pastikan layer flame dalam keadaan aktif. Klik <strong>Filter > Liquify</strong>. Pilih <strong>Twirl Clockwise Tool (C)</strong> dan gunakan pada api untuk membuatnya tampak seperti tertiup angin, tekan OK jika telah selesai.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/candle/candle-fire-photoshop-17.jpg" tittle="candle in the wind" alt="menggamar lilin menyala dengan api dan asap di photoshop"></div>
<h4>Langkah 18</h4>
<p>Bikin layer baru untuk membuat asap. Pilih <strong>Polygonal Lasso Tool (L)</strong> dan bikin seleksi seperti yang saya buat. Isi area seleksi dengan warna abu-abu muda. Gunakan <strong>Dodge Tool (O)</strong> untuk menambahkan highlights pada bagian tepi shape dan <strong>Burn Tool (O)</strong> pada bagian tengahnya untuk membuatnya sedikit gelap.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/candle/candle-fire-photoshop-18.jpg" tittle="create smoke" alt="menggamar lilin menyala dengan api dan asap di photoshop"></div>
<h4>Langkah 19</h4>
<p>Klik <strong>Filter > Distort > Wave</strong>. Masukkan 5 pada kotak <strong>Generators</strong>. Masukkan <strong>Wavelengths</strong> 10 dan 120, <strong>Amplitudes</strong> 5 dan 35 dan masukkan 100% pada kedua <strong>Scale boxes</strong>.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/candle/candle-fire-photoshop-19.jpg" tittle="wave filter" alt="menggamar lilin menyala dengan api dan asap di photoshop"></div>
<h4>Langkah 20</h4>
<p>Sekarang pilih <strong>Filter > Blur > Gaussian Blur</strong>, masukkan 5 pixel sebagai radius dan klik OK.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/candle/candle-fire-photoshop-20.jpg" tittle="gaussian blur" alt="menggamar lilin menyala dengan api dan asap di photoshop"></div>
<h4>Langkah 21</h4>
<p>Jalankan filter <strong>Liquify</strong> sekali lagi. Klik <strong>Filter > Liquify</strong>, Pilih <strong>Twirl Clockwise Tool (C)</strong> dan gunakan pada asap hingga nampak seperti tertiup angin.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/candle/candle-fire-photoshop-21.jpg" tittle="liquify smoke" alt="menggamar lilin menyala dengan api dan asap di photoshop"></div>
<h4>Langkah 22</h4>
<p>Duplikat layer candle body. Pilih layer hasil duplikasi kemudian <strong>Edit > Transform > Flip Vertical</strong>. Taruh bayangan lilin dibawah aslinya, dengan Blending Mode <strong>Normal</strong> dan opacity 40%. Lakukan <strong>Gaussian Blur</strong> dengan <strong>Amount</strong> 1.5px.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/candle/candle-fire-photoshop-22.jpg" tittle="create reflection" alt="menggamar lilin menyala dengan api dan asap di photoshop"></div>
<h4>Hasil Akhir</h4>
<p>Inilah gambar akhir dari lilin menyala yang kita buat, saya berharap tutorial ini dapat memberikan manfaat, jangan lupa subscribe ke <a href="http://feeds.feedburner.com/painthink">Painthink RSS feed</a> atau share tutorial ini ke teman-temanmu.</p>
<div class="tutorial_image"><a href="http://painthink.com/uploads/candle/candle.jpg"><img title="burning candle" src="http://painthink.com/uploads/candle/candle-preview.jpg" alt="menggamar lilin menyala dengan api dan asap di photoshop" width="595" /></a></div>
<p><a class="button" href="http://painthink.com/uploads/candle/candle-painthink.zip">Download PSD file</a></p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://painthink.com/tutorial/photoshop/cara-mudah-menggambar-ikon-tas-kantor/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Cara Mudah Menggambar Ikon Tas Kantor'>Cara Mudah Menggambar Ikon Tas Kantor</a></li>
<li><a href='http://painthink.com/tutorial/photoshop/tutorial-photoshop-menggambar-iphone-3g/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tutorial Photoshop Menggambar iPhone 3G'>Tutorial Photoshop Menggambar iPhone 3G</a></li>
<li><a href='http://painthink.com/tutorial/photoshop/membuat-wallpaper-fantasi-luar-angkasa-bag-2/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membuat Wallpaper Fantasi Luar Angkasa (Bag-2)'>Membuat Wallpaper Fantasi Luar Angkasa (Bag-2)</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://painthink.com/tutorial/photoshop/menggambar-lilin-menyala/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		<enclosure url="http://painthink.com/uploads/candle/candle-painthink.zip" length="176495" type="application/zip" /><media:content url="http://painthink.com/uploads/candle/candle-painthink.zip" fileSize="176495" type="application/zip" /><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Photoshop adalah sebuah aplikasi yang sangat bagus, kita bisa membuat berbagai hal dengannya, termasuk untuk menggambar sebuah lilin yang menyala. Pada tutorial Photoshop kali ini kita akan belajar bagaimana cara menggambar lilin, api, serta asap yang ter</itunes:subtitle><itunes:summary>Photoshop adalah sebuah aplikasi yang sangat bagus, kita bisa membuat berbagai hal dengannya, termasuk untuk menggambar sebuah lilin yang menyala. Pada tutorial Photoshop kali ini kita akan belajar bagaimana cara menggambar lilin, api, serta asap yang tertiup angin. Kamu disini bisa sesuka hati bereksperimen dengan api di Photoshop tanpa ada resiko terbakar. Langkah 1 Seperti [...] Related posts:Cara Mudah Menggambar Ikon Tas Kantor Tutorial Photoshop Menggambar iPhone 3G Membuat Wallpaper Fantasi Luar Angkasa (Bag-2) </itunes:summary><itunes:keywords>Photoshop, Efek, Menggambar, Tutorial</itunes:keywords></item>
		<item>
		<title>Cara Mudah Menggambar Ikon Tas Kantor</title>
		<link>http://painthink.com/tutorial/photoshop/cara-mudah-menggambar-ikon-tas-kantor/</link>
		<comments>http://painthink.com/tutorial/photoshop/cara-mudah-menggambar-ikon-tas-kantor/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Jul 2010 15:29:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>habieb</dc:creator>
				<category><![CDATA[Photoshop]]></category>
		<category><![CDATA[Desain]]></category>
		<category><![CDATA[Ikon]]></category>
		<category><![CDATA[Menggambar]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://painthink.com/?p=433</guid>
		<description><![CDATA[Jika kita berkunjung ke situs-situs tutorial desain grafis, kemungkinan besar disana akan kita jumpai tutorial membuat ikon, topik yang sudah tidak asing bagi orang yang suka desain. Mungkin dari tutorial-tutorial desain ikon tersebut kita jumpai step yang panjang dan trik yang cukup sulit bagi pemula, sebenarnya ada nggak sih cara mudah untuk bikin ikon? Disini [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://painthink.com/tutorial/photoshop/tutorial-photoshop-menggambar-iphone-3g/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tutorial Photoshop Menggambar iPhone 3G'>Tutorial Photoshop Menggambar iPhone 3G</a></li>
<li><a href='http://painthink.com/tutorial/photoshop/menggambar-lilin-menyala/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Menggambar Lilin Menyala'>Menggambar Lilin Menyala</a></li>
<li><a href='http://painthink.com/tutorial/photoshop/efek-gambar-menggulung/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Efek Gambar Menggulung'>Efek Gambar Menggulung</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika kita berkunjung ke situs-situs tutorial desain grafis, kemungkinan besar disana akan kita jumpai <strong>tutorial membuat ikon</strong>, topik yang sudah tidak asing bagi orang yang suka desain. Mungkin dari <strong>tutorial-tutorial desain ikon</strong> tersebut kita jumpai step yang panjang dan trik yang cukup sulit bagi pemula, sebenarnya ada nggak sih cara mudah untuk bikin ikon?<span id="more-433"></span></p>
<p>Disini jawabannya&#8230; pada tutorial Photoshop kali ini saya akan berbagi dengan teman-teman semua tentang <a href="http://painthink.com/tutorial/photoshop/cara-mudah-menggambar-ikon-tas-kantor/">bagaimana cara mudah membuat ikon tas kerja dengan Photoshop</a>. Dalam tutorial Photoshop ini kita akan belajar menggunakan shape sederhana dan beberapa Layer Style. Lets get started..!!!</p>
<h4>Langkah 1</h4>
<p>Buat dokumen baru dengan ukuran 1280 x 1024 pixels pada resolusi 300ppi, pilih putih sebagai warna background. Sebenarnya background yang baik untuk sebuah ikon adalah Transparent, tapi pada tutorial ini saya gunakan putih hanya untuk mempermudah, sedangkan setelah ikon jadi kamu bisa mendisable background putih ini dan simpan dengan tipe file png. </p>
<p>Pertama kita buat bagian dasarnya, gunakan Rounded Rectangle Tool (U) dengan nilai radius sebesar 45px, bikin shape seperti tampak pada gambar berikut.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/briefcase/create-briefcase-icon-1.jpg" tittle="shape untuk bentuk dasar ikon" alt="Membuat Ikon Tas di Photoshop"></div>
<h4>Langkah 2</h4>
<p>Sekarang pada menu pilih Layer > New Fill Layer > Solid Color, ketika muncul dialog box klik OK berikutnya akan muncul jendela Color Picker, pilih warna hitam #000000 dan klik OK.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/briefcase/create-briefcase-icon-2.jpg" tittle="penuhi area shape dengan warna hitam" alt="Membuat Ikon Tas di Photoshop"></div>
<h4>Langkah 3</h4>
<p>Pada palet layer klik dua kali layer Solid Color 1 untuk memunculkan jendela Layer Style. Sebagai warna dasar tas kita buat gradien halus dari abu-abu gelap ke agak terang. Cek Gradient Overlay pada layer style dan atur sebagaimana berikut ini. Jangan tekan OK dulu karena akan kita lanjutkan pada langkah 4.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/briefcase/create-briefcase-icon-3.jpg" tittle="gradient overlay abu-abu" alt="Membuat Ikon Tas di Photoshop"></div>
<h4>Langkah 4</h4>
<p>Sekarang beri Stroke pada layer Solid Color 1, atur sebagaimana gambar di bawah ini. Tekan OK jika sudah selesai.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/briefcase/create-briefcase-icon-4.jpg" tittle="stroke" alt="Membuat Ikon Tas di Photoshop"></div>
<p>Sampai disini kita dapatkan gambar sebagai berikut.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/briefcase/create-briefcase-icon-5.jpg" tittle="hasil sementara" alt="Membuat Ikon Tas di Photoshop"></div>
<h4>Langkah 5</h4>
<p>Buat shape yang lain dengan tetap menggunakan Rounded Rectangle Tool (U) radius 45px. Pastikan garis atas, kanan dan kiri berhimpitan dengan garis pada shape 1. Jadi shape 2 mempunyai lebar sama dengan shape 1 dengan tinggi kurang lebih separuhnya. Gunakan Add Anchor Point Tool, tambahkan anchor point baru pada garis bagian bawah tengah shape 2, setelah itu tarik anchor point sedikit ke bawah untuk mendapatkan garis melengkung.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/briefcase/create-briefcase-icon-6.jpg" tittle="shape kedua" alt="Membuat Ikon Tas di Photoshop"></div>
<h4>Langkah 6</h4>
<p>Kembali seperti pada Langkah 2, pilih Layer > New Fill Layer > Solid Color pada menu, ketika muncul dialog box klik OK berikutnya akan muncul jendela Color Picker, pilih warna #353535 dan klik OK.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/briefcase/create-briefcase-icon-7.jpg" tittle="penuhi area shape 2" alt="Membuat Ikon Tas di Photoshop"></div>
<h4>Langkah 7</h4>
<p>Klik dua kali layer Solid Color 2 untuk mnampilkan jendela Layer Style. Pertama kita gunakan Drop Shadow untuk memberi efek bayangan pada layer. Cek kotak Drop shadow dan atur sebagai berikut.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/briefcase/create-briefcase-icon-8.jpg" tittle="Drop Shadow" alt="Membuat Ikon Tas di Photoshop"></div>
<h4>Langkah 8</h4>
<p>Layer Style berikutnya adalah Gradient Overlay.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/briefcase/create-briefcase-icon-9.jpg" tittle="gradient overlay" alt="Membuat Ikon Tas di Photoshop"></div>
<h4>Langkah 9</h4>
<p>Berikutnya tambahkan Stroke pada layer Color Fill 2. Atur sebagai berikut lalu tekan OK.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/briefcase/create-briefcase-icon-10.jpg" tittle="stroke" alt="Membuat Ikon Tas di Photoshop"></div>
<p>Setelah menyelesaikan sembilan langkah kita peroleh hasil sebagai berikut.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/briefcase/create-briefcase-icon-11.jpg" tittle="hasil sementara setelah 9 langkah" alt="Membuat Ikon Tas di Photoshop"></div>
<h4>Langkah 10</h4>
<p>Buat shape baru menggunakan Rounded Rectangle Tool (U) dengan radius 10px. Pilih Layer > New Fill layer > Solid Color, pada Color Picker masukkan warna #abacb0.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/briefcase/create-briefcase-icon-12.jpg" tittle="shape baru" alt="Membuat Ikon Tas di Photoshop"></div>
<h4>Langkah 11</h4>
<p>Kita butuh memberi beberapa Layer Style pada layer Color Fill 3. Berikut adalah screenshot yang bisa membantu kamu memberi Drop Shadow, Inner Shadow, Bevel and Emboss dan Gradient Overlay pada layer.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/briefcase/create-briefcase-icon-13.jpg" tittle="beberapa layer style untuk color fill 3" alt="Membuat Ikon Tas di Photoshop"></div>
<p>Sampai disini kita perleh gambar berikut.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/briefcase/create-briefcase-icon-14.jpg" tittle="hasil sampai langkah 11" alt="Membuat Ikon Tas di Photoshop"></div>
<h4>Langkah 12</h4>
<p>Buat shape baru lagi dan seperti sebelumnya, gunakan shape untuk membuat Color Fill layer, tapi warna yang kita gunakan pada langkah ini adalah #6e6e6e. Ukuran lebar shape sama dengan yang kita buat pada langkah 10 sedangkan tingginya cukup setengahnya.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/briefcase/create-briefcase-icon-15.jpg" tittle="shape baru" alt="Membuat Ikon Tas di Photoshop"></div>
<h4>Langkah 13</h4>
<p>Seperti yang kita lakukan pada layer Color Fill 3, kita butuh memberi beberapa Layer Style pada layer Color Fill 4. Berikut adalah screenshot yang bisa membantu kamu memberi Drop Shadow, Inner Shadow, Bevel and Emboss dan Gradient Overlay pada layer.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/briefcase/create-briefcase-icon-16.jpg" tittle="beberapa layer style untuk color fill 4" alt="Membuat Ikon Tas di Photoshop"></div>
<p>Sampai disini kita perleh gambar berikut.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/briefcase/create-briefcase-icon-17.jpg" tittle="hasil sampai langkah 13" alt="Membuat Ikon Tas di Photoshop"></div>
<h4>Langkah 14</h4>
<p>Tambahkan shape baru lagi dan penuhi dengan warna #383838. Letakkan layer Fill Color baru ini dibwah semua layer yang ada.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/briefcase/create-briefcase-icon-18.jpg" tittle="menambah shape baru" alt="Membuat Ikon Tas di Photoshop"></div>
<h4>Langkah 15</h4>
<p>Beri Layer Style Color Overlay pada layer Color Fill 5. Atur sebagaimana berikut ini.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/briefcase/create-briefcase-icon-19.jpg" tittle="layer style color overlay" alt="Membuat Ikon Tas di Photoshop"></div>
<p>Duplikat layer Color Fill 5 dan geser salah satu dari keduanya kekiri, usahakan posisi keduanya simetri, akan kita dapatkan gambar sebagai berikut.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/briefcase/create-briefcase-icon-20.jpg" tittle="dupliakat layer" alt="Membuat Ikon Tas di Photoshop"></div>
<h4>Langkah 16</h4>
<p>Bikin  shape baru lagi, kali ini isi dengan warna hitam #000000. Letakkan layer Color Fill 6 dibawah semua layer yang ada.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/briefcase/create-briefcase-icon-21.jpg" tittle="shape baru" alt="Membuat Ikon Tas di Photoshop"></div>
<h4>Langkah 17</h4>
<p>Klik layer Color Fill 6 dua kali untuk memunculkan jendela Layer Style, tambahkan layer Style sebagai berikut.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/briefcase/create-briefcase-icon-22.jpg" tittle="layer style" alt="Membuat Ikon Tas di Photoshop"></div>
<p>Duplikat layer Color Fill 6 kemudian geser salah satu dari keduanya kekiri, usahakan posisi keduanya simetri, sampai disini ikon kita seperti berikut.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/briefcase/create-briefcase-icon-23.jpg" tittle="dupliakat layer" alt="Membuat Ikon Tas di Photoshop"></div>
<h4>Langkah 18</h4>
<p>Sekarang kita buat handle untuk tas kita, caranya sebagaimana langkah-langkah yang sudah kita lalui sebelumnya, pertama bikin shape baru lalu penuhi dengan warna hitam #000000, taruh posisi layer Color Fill 7 ini diatas semua layer.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/briefcase/create-briefcase-icon-24.jpg" tittle="shape baru untuk handle" alt="Membuat Ikon Tas di Photoshop"></div>
<h4>Langkah 19</h4>
<p>Seperti sebelumnya juga, klik dua kali pada layer Color Fill 7 untuk memberi Layer Style.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/briefcase/create-briefcase-icon-25.jpg" tittle="layer style" alt="Membuat Ikon Tas di Photoshop"></div>
<p>sampai pada langkah ini kita peroleh gambar seperti berikut, bentuk yang kita inginkan udah kelihatan tapi kita belum selesai.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/briefcase/create-briefcase-icon-26.jpg" tittle="hasil sementara" alt="Membuat Ikon Tas di Photoshop"></div>
<h4>Langkah 20</h4>
<p>Bikin layer Color Fill lagi dengan cara yang udah tak sebutin di atas, namun kali ini warna yang kita gunakan adalah #151515.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/briefcase/create-briefcase-icon-27.jpg" tittle="shape baru" alt="Membuat Ikon Tas di Photoshop"></div>
<h4>Langkah 21</h4>
<p>Kita bentar lagi akan menyelesaikan ikon tas ini, sekarang gunakan Layer Style lagi seperti pada langkah-langkah sebelumnya. Tentu saja yang dikasih Layer Style kali ini adalah layer yang kita buat pada langkah 20.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/briefcase/create-briefcase-icon-28.jpg" tittle="memberi layer style" alt="Membuat Ikon Tas di Photoshop"></div>
<p>kita peroleh gambar seperti berikut.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/briefcase/create-briefcase-icon-29.jpg" tittle="hasil sampai disini" alt="Membuat Ikon Tas di Photoshop"></div>
<h4>Hasil Akhir</h4>
<p>Sebagai sentuhan akhir kamu tinggal manambahkan bayangan di bawah tas, dan kamu akan mendapatkan gambar ikon keren seperti dibawah ini. Semoga tutorial ini bermanfaat untuk kamu semua, selamat mencoba dan jangan lupa subscribe ke <a href="http://feeds.feedburner.com/painthink">painthink RSS feed</a>.</p>
<div class="tutorial_image"><img src="http://painthink.com/uploads/briefcase/briefcase.jpg" tittle="hasil akhir" alt="Ikon tas kantor"></div>
<p><a class="button" href="http://painthink.com/uploads/briefcase/briefcase-painthink.zip">Download psd file</a></p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://painthink.com/tutorial/photoshop/tutorial-photoshop-menggambar-iphone-3g/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tutorial Photoshop Menggambar iPhone 3G'>Tutorial Photoshop Menggambar iPhone 3G</a></li>
<li><a href='http://painthink.com/tutorial/photoshop/menggambar-lilin-menyala/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Menggambar Lilin Menyala'>Menggambar Lilin Menyala</a></li>
<li><a href='http://painthink.com/tutorial/photoshop/efek-gambar-menggulung/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Efek Gambar Menggulung'>Efek Gambar Menggulung</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://painthink.com/tutorial/photoshop/cara-mudah-menggambar-ikon-tas-kantor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		<enclosure url="http://painthink.com/uploads/briefcase/briefcase-painthink.zip" length="102096" type="application/zip" /><media:content url="http://painthink.com/uploads/briefcase/briefcase-painthink.zip" fileSize="102096" type="application/zip" /><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Jika kita berkunjung ke situs-situs tutorial desain grafis, kemungkinan besar disana akan kita jumpai tutorial membuat ikon, topik yang sudah tidak asing bagi orang yang suka desain. Mungkin dari tutorial-tutorial desain ikon tersebut kita jumpai step yan</itunes:subtitle><itunes:summary>Jika kita berkunjung ke situs-situs tutorial desain grafis, kemungkinan besar disana akan kita jumpai tutorial membuat ikon, topik yang sudah tidak asing bagi orang yang suka desain. Mungkin dari tutorial-tutorial desain ikon tersebut kita jumpai step yang panjang dan trik yang cukup sulit bagi pemula, sebenarnya ada nggak sih cara mudah untuk bikin ikon? Disini [...] Related posts:Tutorial Photoshop Menggambar iPhone 3G Menggambar Lilin Menyala Efek Gambar Menggulung </itunes:summary><itunes:keywords>Photoshop, Desain, Ikon, Menggambar, Tutorial</itunes:keywords></item>
		<item>
		<title>Redirect Domain Lama ke Domain Baru dengan Menghindari Duplikat Konten</title>
		<link>http://painthink.com/tutorial/web/redirect-domain-lama-baru-menghindari-duplikat-konten/</link>
		<comments>http://painthink.com/tutorial/web/redirect-domain-lama-baru-menghindari-duplikat-konten/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Jul 2010 23:58:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>habieb</dc:creator>
				<category><![CDATA[Web]]></category>
		<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[Tips dan Trik]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://painthink.com/?p=419</guid>
		<description><![CDATA[Ada kalanya seseorang kurang puas dengan nama domain yang dia miliki, mungkin karena ingin mengubah brand atau pindah dari domain gratisan ke berbayar. Tapi disini akan timbul permasalahan, kalau ganti domain berarti berbagai hal yang kita perjuangkan pada domain lama seperti Page Rank, link, dan traffic secara otomatis semuanya akan hilang dong? Disinilah yang akan [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://painthink.com/tutorial/web/membuat-menu-atraktif-dengan-thumbnail/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membuat Menu Atraktif dengan Thumbnail'>Membuat Menu Atraktif dengan Thumbnail</a></li>
<li><a href='http://painthink.com/tutorial/photoshop/trik-seleksi-dengan-photoshop/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Trik Seleksi dengan Photoshop'>Trik Seleksi dengan Photoshop</a></li>
<li><a href='http://painthink.com/tutorial/photoshop/shortcut-shortcut-rahasia-pada-photoshop/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Shortcut-shortcut Rahasia pada Photoshop'>Shortcut-shortcut Rahasia pada Photoshop</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada kalanya seseorang kurang puas dengan nama domain yang dia miliki, mungkin karena ingin mengubah brand atau pindah dari domain gratisan ke berbayar. Tapi disini akan timbul permasalahan, kalau ganti domain berarti berbagai hal yang kita perjuangkan pada domain lama seperti Page Rank, link, dan traffic secara otomatis semuanya akan hilang dong? Disinilah yang akan kita bahas, <a href="http://painthink.com/tutorial/web/redirect-domain-lama-baru-menghindari-duplikat-konten/">bagaimana redirect domain lama ke domain baru agar tidak kehilangan traffic pengunjung?</a><span id="more-419"></span></p>
<p>Jika kamu mengubah domain, yang sangat penting untuk kamu perhatikan adalah integritas dari URL lama, sehingga ketika ada orang mengklik link halaman situs lama secara otomatis akan diarahkan ke halaman yang sama pada situs yang baru. Sebagai contoh:</p>
<p>Ketika ada orang yang mengklik halaman www.domainlama.com/internet-masuk-desa/ maka secara otomatis dia akan diarahkan ke halaman www.domainbaru.com/internet-masuk-desa/.</p>
<p>Hal ini mungkin kedengarannya sangat rumit tapi sebenarnya itu cukup sederhana baik di server Linux maupun Windows. Dalam tutorial ini saya akan menunjukkan kepadamu bagaimana menyetting 301 redirect yang akan memberitahukan kepada robot mesin pencari dan pengunjung bahwa domain kamu telah berubah secara permanen dari alamat lama ke alamat baru. 301 redirect ini juga akan menghindarkan situs baru kita dari masalah duplikat konten.</p>
<h4>301 Redirect Domain pada Linux Server </h4>
<p>301 redirect tidak akan bisa bekerja kecuali jika server kamu memiliki modul Apache ModRewrite hidup. Berdasarkan pengalaman saya, fungsi ini selalu diaktifkan sehingga seharusnya tidak menjadi masalah.</p>
<p>Untuk memulai, pertama buat file baru dengan text editor kemudian simpan dengan nama .htaccess. Biasanya file .htaccess sudah ada pada web host, tapi disini kita akan bikin sendiri dan meng-overwrite yang sudah ada. </p>
<p>Pada file .htaccess masukan kode berikut ini:</p>
<pre class="brush: php;">
Options +FollowSymLinks
RewriteEngine on
RewriteRule (.*) http://www.domainbaru.com/$1 [R=301,L]
</pre>
<p>Setelah itu upload file .htaccess ini pada root directory website kamu yang lama.</p>
<h4>301 Redirect Domain pada Windows Server </h4>
<p>Untuk bisa 301 redirect pada Windows server, kamu harus punya akses ke admin server, ini bisa terjadi jika kamu punya server sendiri atau kamu menggunakan dedicated server. jika tidak keduanya kamu bisa minta tolong pada administrator server.</p>
<p>Langkahnya, pertama buka “Internet Services Manager” pada Windows server kamu, kilk kanan pada domain situs lama yang ingin kamu arahkan, pilih “Properties” kemudian “Home Directory”. Berikut pengaturannya:</p>
<ol>
<li>Pilih “A redirection to a URL”,</li>
<li>Pada “Redirect to:” ketik alamat domain baru kamu,</li>
<li>Pilih “A permanent redirection for this source”,</li>
<li>Tekan OK dan selesai</li>
</ol>
<p>Demikian semoga bermanfaat.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://painthink.com/tutorial/web/membuat-menu-atraktif-dengan-thumbnail/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membuat Menu Atraktif dengan Thumbnail'>Membuat Menu Atraktif dengan Thumbnail</a></li>
<li><a href='http://painthink.com/tutorial/photoshop/trik-seleksi-dengan-photoshop/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Trik Seleksi dengan Photoshop'>Trik Seleksi dengan Photoshop</a></li>
<li><a href='http://painthink.com/tutorial/photoshop/shortcut-shortcut-rahasia-pada-photoshop/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Shortcut-shortcut Rahasia pada Photoshop'>Shortcut-shortcut Rahasia pada Photoshop</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://painthink.com/tutorial/web/redirect-domain-lama-baru-menghindari-duplikat-konten/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Grafisia</title>
		<link>http://painthink.com/portfolio/grafisia/</link>
		<comments>http://painthink.com/portfolio/grafisia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Jul 2010 14:19:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>habieb</dc:creator>
				<category><![CDATA[Portfolio]]></category>
		<category><![CDATA[CSS]]></category>
		<category><![CDATA[Desain]]></category>
		<category><![CDATA[HTML]]></category>
		<category><![CDATA[PHP]]></category>
		<category><![CDATA[Web]]></category>
		<category><![CDATA[WordPress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://painthink.com/?p=410</guid>
		<description><![CDATA[Setelah sekian waktu berbagi dengan teman-teman di Painthink, banyak ilmu dan pengalaman yang saya peroleh, baik itu cara mengelola situs, menulis yang baik, mendesain web dan berbagai pengalaman lain yang sangat banyak. Saya sangat berterimakasih kepada teman-teman semua yang telah setia mengunjungi dan meramaikan Painthink. Tidak hanya itu, beberapa pengunjung tidak hanya berkomunikasi dengan saya [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://painthink.com/tutorial/web/menolak-komentar-spam-secara-otomatis-2/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Menolak Komentar Spam Secara Otomatis'>Menolak Komentar Spam Secara Otomatis</a></li>
<li><a href='http://painthink.com/tutorial/web/bikin-drop-down-menu-untuk-wordpress-2/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bikin Drop Down Menu untuk WordPress'>Bikin Drop Down Menu untuk WordPress</a></li>
<li><a href='http://painthink.com/tutorial/web/membuat-menu-atraktif-dengan-thumbnail/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membuat Menu Atraktif dengan Thumbnail'>Membuat Menu Atraktif dengan Thumbnail</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah sekian waktu berbagi dengan teman-teman di <a href="http://painthink.com/">Painthink</a>, banyak ilmu dan pengalaman yang saya peroleh, baik itu cara mengelola situs, menulis yang baik, mendesain web dan berbagai pengalaman lain yang sangat banyak. Saya sangat berterimakasih kepada teman-teman semua yang telah setia mengunjungi dan meramaikan <a href="http://painthink.com/">Painthink</a>. Tidak hanya itu, beberapa pengunjung tidak hanya berkomunikasi dengan saya lewat blog ini, ada yang sampai datang ke tempat saya hanya untuk bermain atau tanya tentang desain web maupun Photoshop, bahkan banyak yang mengirim email ke saya untuk mengakrabkan diri maupun memberi kritik dan saran yang sangat berarti bagi saya. Diantara berbagai saran yang saya terima, banyak teman-teman yang menyarankan agar selain menulis tutorial dalam Bahasa Indonesia, saya juga menulis tutorial dalam Bahasa Inggris, Alhamdulillah dari situ lahirlah <a href="http://grafisia.com/">Grafisia</a>.<span id="more-410"></span></p>
<p>Ide pertama muncul dari seorang teman dekat saya yang juga seorang blogger yang cukup terkenal, <a href="http://masedi.net/" rel="nofollow">Mas Edi</a>. Teman saya yang lain, yang saat ini belajar di Jepang juga menyarankan agar saya menulis tutorial dalam Bahasa Inggris, karena dia bilang ketika dia menunjukkan <a href="http://painthink.com/">Painthink</a> kepada teman-temannya, beberapa diantara mereka suka dan minta kepada teman saya untuk menerjemahkannya kedalam Bahasa Inggris. Setelah itu saran yang sama disampaikan oleh beberapa orang kepada saya. Akhirnya saya berusaha untuk mewujudkan saran dari teman-teman.</p>
<p>Nama &#8216;Grafisia&#8217; merupakan singkatan dari &#8216;Grafis Indonesia&#8217;. Saya memilih nama itu dengan alasan saya seneng aja dengan nama itu, selain itu tidak terlalu panjang dan mudah diingat.</p>
<p>Setelah saya menemukan nama yang cocok, saya mulai membikin desainnya. Desain interface <a href="http://grafisia.com/">Grafisia</a> terinspirasi dari tampilan Windows 7. Mulai dari Photoshop sampai mengubah jadi theme WordPress alhamdulillah semua saya tangani sendiri. Berikut ini adalah screenshot dari <a href="http://grafisia.com/">Grafisia</a>, untuk lebih detailnya klik gambar untuk melihat ukuran yang lebih besar atau bisa langsung kunjungi situsnya.</p>
<div class="tutorial_image"><a href="http://painthink.com/uploads/grafisia/grafisia.jpg"><img title="Grafisia" src="http://painthink.com/uploads/grafisia/grafisia-preview.jpg" alt="Grafisia Photoshop tutorial and WordPrss theme design" width="595" /></a></div>
<p>Untuk seterusnya insyaAlloh saya akan terus berbagi dengan teman-teman dari Indonesia melalui <a href="http://painthink.com/">Painthink</a> dan saya akan menulis tutorial saya dalam Bahasa Inggris di <a href="http://grafisia.com/">Grafisia</a>.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://painthink.com/tutorial/web/menolak-komentar-spam-secara-otomatis-2/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Menolak Komentar Spam Secara Otomatis'>Menolak Komentar Spam Secara Otomatis</a></li>
<li><a href='http://painthink.com/tutorial/web/bikin-drop-down-menu-untuk-wordpress-2/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bikin Drop Down Menu untuk WordPress'>Bikin Drop Down Menu untuk WordPress</a></li>
<li><a href='http://painthink.com/tutorial/web/membuat-menu-atraktif-dengan-thumbnail/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membuat Menu Atraktif dengan Thumbnail'>Membuat Menu Atraktif dengan Thumbnail</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://painthink.com/portfolio/grafisia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips 7 Langkah Bikin Tekstur Kayu Realistis</title>
		<link>http://painthink.com/tutorial/photoshop/tips-7-langkah-bikin-tekstur-kayu-realistis/</link>
		<comments>http://painthink.com/tutorial/photoshop/tips-7-langkah-bikin-tekstur-kayu-realistis/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Jul 2010 14:39:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>habieb</dc:creator>
				<category><![CDATA[Photoshop]]></category>
		<category><![CDATA[Freebies]]></category>
		<category><![CDATA[Tekstur]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Singkat]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://painthink.com/?p=372</guid>
		<description><![CDATA[Membuat tekstur sendiri sendiri membuat bekerja di Photoshop jadi lebih mudah, karena kita memiliki perbendaharaan tekstur lengkap yang dapat kita gunakan jika ada proyek-proyek desain serupa di masa mendatang. Keuntungan dari membuat tekstur sendiri daripada men-download atau membeli adalah bahwa kita dapat menyesuaikan dengan kebutuhan dan bagaimana bentuk tekstur yang kita inginkan, dan karena ketika [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://painthink.com/tutorial/photoshop/tipografi-batik-pada-tekstur-kayu/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tipografi Batik pada Tekstur Kayu'>Tipografi Batik pada Tekstur Kayu</a></li>
<li><a href='http://painthink.com/tutorial/photoshop/menggunakan-tekstur-daun-untuk-membuat-wallpaper-indonesia-hijau/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Menggunakan Tekstur Daun untuk Membuat Wallpaper Indonesia Hijau'>Menggunakan Tekstur Daun untuk Membuat Wallpaper Indonesia Hijau</a></li>
<li><a href='http://painthink.com/tutorial/photoshop/mengubah-foto-menjadi-lukisan-cat-air/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengubah Foto Menjadi Lukisan Cat Air'>Mengubah Foto Menjadi Lukisan Cat Air</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Membuat tekstur sendiri sendiri membuat bekerja di Photoshop jadi lebih mudah, karena kita memiliki perbendaharaan tekstur lengkap yang dapat kita gunakan jika ada proyek-proyek desain serupa di masa mendatang. Keuntungan dari membuat tekstur sendiri daripada men-download atau membeli adalah bahwa kita dapat menyesuaikan dengan kebutuhan dan bagaimana bentuk tekstur yang kita inginkan, dan karena ketika membuat tekstur disini kita menggunakan filter acak, maka kita dapat melakukan percobaan dan menerapkannya sebanyak yang kita inginkan sampai kita puas dengan hasilnya.<span id="more-372"></span></p>
<p>Ada banyak jenis tekstur yang dapat kita buat, tapi salah satu yang cukup sering digunakan adalah tekstur kayu. Jadi, mari mulai bikin tekstur kamu sendiri dengan mengikuti langkah-langkah mudah pada tutorial Photoshop kali ini.</p>
<h4>Langkah 1</h4>
<p>Buka photoshop dan mulai buat dokumen baru ukuran 3000 x 3000 px dengan resolusi 300 ppi. Bikin layer baru dan kita sebut layer ini dengan nama &#8216;fiber 1&#8242;. Pastikan warna foreground kamu hitam dan warna background putih, kamu bisa tekan D untuk pengaturan warna seperti ini. Gunakan <strong>Paint Bucket Tool (G)</strong> dan penuhi layer fiber 1 dengan warna foreground kemudian klik <strong>Filter > Render > Fibers</strong>, masukkan 1 pada masing-masing kotak <strong>Varians</strong> dan <strong>Strength</strong>. Tekan <strong>Randomize</strong> beberapa kali sampai kamu dapatkan fiber yang terang seperti berikut.</p>
<div class="tutorial_image"><img title="generate fibers" src="http://painthink.com/uploads/quick-wood-texture/create-wood-texture-1.jpg" alt="photoshop quick tutorial tips create realistic wood texture" width="595" /></div>
<h4>Langkah 2</h4>
<p>Sekarang kita beri warna pada tekstur, klik dua kali  layer fiber 1 untuk membuka jendela Layer Style, pilih <strong>Color Overlay</strong>. Ubah blending mode menjadi <strong>Linear Burn</strong>, klik color swatch pad jendela Layer Style, masukkan #d2af5a.</p>
<div class="tutorial_image"><img title="change texture color" src="http://painthink.com/uploads/quick-wood-texture/create-wood-texture-2.jpg" alt="photoshop quick tutorial tips create realistic wood texture" width="595" /></div>
<h4>Langkah 3</h4>
<p>Untuk mendapatkan tekstur kayu yang baik tentu kita membutuhkan perpaduan warna yang baik pula. Sekarang kita ubah lagi warna foreground menjadi #be822d dan warna bacground menjadi #dcaf28.</p>
<p>Tambahkan layer baru sebut saja dengan fiber 2 dan ubah blending mode jadi <strong>Multiply</strong>. Gunakan <strong>Paint Bucket Tool (G)</strong> untuk mengisi layer dengan warna foreground. Kemudian klik <strong>Filter > Render > Fibers</strong>. Atur <strong>Varians</strong> jadi 7 dan <strong>Strength</strong> 50. Jika kamu dapatkan serat yang gelap, tekan <strong>Randomize</strong> beberapa kali sampai kamu dapatkan serat yang cukup terang.</p>
<div class="tutorial_image"><img title="fibers filter again" src="http://painthink.com/uploads/quick-wood-texture/create-wood-texture-3.jpg" alt="photoshop quick tutorial tips create realistic wood texture" width="595" /></div>
<h4>Langkah 4</h4>
<p>Bikin layer baru dengan nama &#8216;grain&#8217;, ubah blending mode menjadi <strong>Multiply</strong>. Pada menu bar pilih Edit > Fill dan pada jendela pengaturan yang muncul untuk Use pilih white dan Multiply sebagai Mode. Selesaikan langkah ini dengan menekan OK.</p>
<div class="tutorial_image"><img title="new layer fill with white" src="http://painthink.com/uploads/quick-wood-texture/create-wood-texture-4.jpg" alt="photoshop quick tutorial tips create realistic wood texture" width="595" /></div>
<h4>Langkah 5</h4>
<p>Tekan D untuk mengembalikan warna foreground/background hitam/putih. Pilih <strong>Filter > Render > Fibers</strong>, masukkan 1 pada kotak <strong>Variance</strong>, 50 pada kotak <strong>Strength</strong> dan gunakan <strong>Randomize</strong> untuk menemukan efek yang terang.</p>
<div class="tutorial_image"><img title="Fibers filter again" src="http://painthink.com/uploads/quick-wood-texture/create-wood-texture-5.jpg" alt="photoshop quick tutorial tips create realistic wood texture" width="595" /></div>
<h4>Langkah 6</h4>
<p>Tambahkan noise melalui <strong>Filter > Noise > Add Noise</strong>, masukkan 35% pada <strong>Amount</strong> dan cek pada kotak <strong>Monochromatic</strong>.</p>
<div class="tutorial_image"><img title="adding noise" src="http://painthink.com/uploads/quick-wood-texture/create-wood-texture-6.jpg" alt="photoshop quick tutorial tips create realistic wood texture" width="595" /></div>
<h4>Langkah 7</h4>
<p>Pada palet layer pilih semua layer dan tekan Ctrl+E untuk menggabungkan semuanya. Untuk mengubah arah tekstur kita jadi horizontal pilih <strong>Image > Image Rotation > 90 CCW</strong>. </p>
<p>Agar terasa lebih realistis tambahkan knot pada tekstur kita, knot disebut juga dengan poros lingkaran tahun pada pohon. Dalam keadaan layer gabungan aktif klik<strong> Filter > Liquify</strong>. Cek <strong>Show Backdrop</strong> yang ada pada option bagian bawah dan tingkatkan <strong>Opacity</strong> menjadi 60. Gunakan <strong>Forward Warp Tool (W)</strong> untuk membuat knot, caranya klik+tahan lalu geser ke arah horizontal sampai kamu dapatkan efek yang kamu inginkan. Perbesar gambar (Zoom in) agar efek yang dihasilkan tampak lebih jelas. Variasikan ukuran knot dengan menggunakan ukuran brush yang berbeda atau bisa juga kamu gunakan <strong>Twirl Clockwise Tool (C)</strong> dengan setting brush pressure rendah.</p>
<div class="tutorial_image"><img title="Liquify" src="http://painthink.com/uploads/quick-wood-texture/create-wood-texture-7.jpg" alt="photoshop quick tutorial tips create realistic wood texture" width="595" /></div>
<h4>Hasil Akhir</h4>
<p>Kamu bisa memvariasian warna overlay pada fiber 1 atau mengubah setting dari filter fibers untuk mendapatkan tekstur kayu yang berbeda baik warna maupun tampang permukaannya. Bisa juga dengan menurunkan Opacity layer grain atau mengubah blending modenya. Tekstur yang saya buat bisa kamu download dengan klik pada gambar dibawah, tapi akan lebih baik jika kamu mencoba membuat sendiri tekstur kayu kamu dengan langkah-langkah diatas. </p>
<p>Semoga tutorial ini bermanfaat untuk kamu semua, selamat mencoba dan jangan lupa subscribe ke <a href="http://feeds.feedburner.com/painthink">painthink RSS feed</a>.</p>
<div class="tutorial_image"><a href="http://painthink.com/uploads/quick-wood-texture/wood-texture.jpg"><img title="Realistic Wood Textures" src="http://painthink.com/uploads/quick-wood-texture/wood-texture-preview.jpg" alt="photoshop quick tutorial tips create realistic wood texture" width="595" /></a></div>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://painthink.com/tutorial/photoshop/tipografi-batik-pada-tekstur-kayu/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tipografi Batik pada Tekstur Kayu'>Tipografi Batik pada Tekstur Kayu</a></li>
<li><a href='http://painthink.com/tutorial/photoshop/menggunakan-tekstur-daun-untuk-membuat-wallpaper-indonesia-hijau/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Menggunakan Tekstur Daun untuk Membuat Wallpaper Indonesia Hijau'>Menggunakan Tekstur Daun untuk Membuat Wallpaper Indonesia Hijau</a></li>
<li><a href='http://painthink.com/tutorial/photoshop/mengubah-foto-menjadi-lukisan-cat-air/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengubah Foto Menjadi Lukisan Cat Air'>Mengubah Foto Menjadi Lukisan Cat Air</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://painthink.com/tutorial/photoshop/tips-7-langkah-bikin-tekstur-kayu-realistis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Wallpaper Fantasi Luar Angkasa (Bag-2)</title>
		<link>http://painthink.com/tutorial/photoshop/membuat-wallpaper-fantasi-luar-angkasa-bag-2/</link>
		<comments>http://painthink.com/tutorial/photoshop/membuat-wallpaper-fantasi-luar-angkasa-bag-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Apr 2010 15:16:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>habieb</dc:creator>
				<category><![CDATA[Photoshop]]></category>
		<category><![CDATA[Efek]]></category>
		<category><![CDATA[Menggambar]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[Wallpaper]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://painthink.com/?p=364</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa minggu lalu saya memposting tutorial menggambar planet dengan photoshop, namun langkah yang saya paparkan barulah setengah perjalanan. Masih ada beberapa langkah yang harus diselesaikan untuk mendapatkan hasil sesuai yang diinginkan. Disini akan saya sampaikan sentuhan akhir dari proses pembuatan wallpaper tersebut, diantaranya memberi efek lingkungan kosmik seperti awan, pencahayaan, bintang-bintang dan matahari. Preview Hasil [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://painthink.com/tutorial/photoshop/membuat-wallpaper-fantasi-luar-angkasa-bag-1/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membuat Wallpaper Fantasi Luar Angkasa (Bag-1)'>Membuat Wallpaper Fantasi Luar Angkasa (Bag-1)</a></li>
<li><a href='http://painthink.com/tutorial/photoshop/menggunakan-tekstur-daun-untuk-membuat-wallpaper-indonesia-hijau/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Menggunakan Tekstur Daun untuk Membuat Wallpaper Indonesia Hijau'>Menggunakan Tekstur Daun untuk Membuat Wallpaper Indonesia Hijau</a></li>
<li><a href='http://painthink.com/tutorial/photoshop/membuat-kaligrafi-berkilau/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membuat Kaligrafi Berkilau'>Membuat Kaligrafi Berkilau</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa minggu lalu saya memposting <a href="http://painthink.com/tutorial/photoshop/membuat-wallpaper-fantasi-luar-angkasa-bag-1/" target="_new">tutorial menggambar planet dengan photoshop</a>, namun langkah yang saya paparkan barulah setengah perjalanan. Masih ada beberapa langkah yang harus diselesaikan untuk mendapatkan hasil sesuai yang diinginkan. Disini akan saya sampaikan sentuhan akhir dari proses pembuatan wallpaper tersebut, diantaranya memberi efek lingkungan kosmik seperti awan, pencahayaan, bintang-bintang dan matahari.<span id="more-364"></span></p>
<h4>Preview Hasil Akhir dari Gambar</h4>
<p>Sebelum menuju ke step-step berikutnya, kita lihat kembali wallpaper yang akan kita buat. Untuk lebih jelas bisa melihat <a href="http://painthink.com/uploads/planet/space-wallpaper.jpg" target="_new">gambar pada ukuran sebenarnya</a>.</p>
<div class="tutorial_image"><a href="http://painthink.com/uploads/planet/space-wallpaper.jpg" target="_new"><img title="wallpaper fantasi planet luar angkasa" src="http://painthink.com/uploads/planet/space-wallpaper-preview.jpg" alt="tutorial photoshop membuat wallpaper antariksa beserta planet, bintang-bintang, alam kosmik, cahaya matahari dan berbagai benda-benda langit lainnya" width="595" /></a></div>
<p>Untuk mengingat sekilas tentang postingan yang lalu yaitu bagian pertama dari tutorial ini kita telah membuat tekstur permukaan planet dengan menggunakan beberapa filter dan efek spherize untuk membuat tekstur yang ada membentuk bola. Buka kembali file kamu, kita lanjutkan permainan ini!!!</p>
<h4>Langkah 20</h4>
<p>Kopi bola planet yang udah kita bikin kemaren dan paste di dokumen baru ukuran 1920 pixel untuk panjangnya dan 1200 pixel untuk lebarnya, gunakan resolusi 300 dpi. Sekarang beri efek pencahayaan pada planet dengan <strong>Filter > Render > Linghting Effects</strong>. Dengan style <strong>flashlight</strong> akan tetapi sumber cahaya kita letakkan pada ujung kanan atas planet, lebih lengkapnya perhatikan gambar berikut. Tekan OK jika sudah selesai.</p>
<div class="tutorial_image"><img title="efek pencahayaan pada planet" src="http://painthink.com/uploads/planet/photoshop-menggambar-planet-20.jpg" alt="memberi efek pencahayaan pada benda dengan photoshop agar tampak lebih realistis" width="500" /></div>
<h4>Langkah 21</h4>
<p>Duplikat gambar planet dengan menekan Ctrl+J dalam keadaan layer planet aktif. Jadikan Blending Mode layer baru ini <strong>Color Dodge</strong>. Tambahkan layer mask dan gunakan <strong>Linear Gradient Tool (G)</strong> untuk melakukan masking. Atur warna gradient dari hitam ke tansparan lalu tarik gradient dari pojok kiri bawah ke arah diagonal sampai garis pertengahan planet.</p>
<div class="tutorial_image"><img title="memperkuat efek pencahayaan" src="http://painthink.com/uploads/planet/photoshop-menggambar-planet-21.jpg" alt="color dodge pada layer untuk memperkuat pencahayaan" width="595" /></div>
<h4>Langkah 22</h4>
<p>Karena kita menginginkan efek partial eclipse, kita perlu memperkuat lagi pencahayaan pada salah satu bagian dari planet. Duplikat planet sekali lagi dan taruh layer kopiannya diatas layer-layer lainnya. Ubah Blending Mode menjadi <strong>Color Dodge</strong> dan tekan Ctrl+U untuk menampilkan jendela pengaturan <strong>Hue/Saturation</strong>. Kita biarkan nilai <strong>Hue</strong> tetap 0 namun bagian <strong>Saturation</strong> kita isi -53 dan <strong>Lightness</strong> 67.</p>
<div class="tutorial_image"><img title="memperkuat pencahayaan lagi" src="http://painthink.com/uploads/planet/photoshop-menggambar-planet-22.jpg" alt="color dodge pada layer untuk memperkuat pencahayaan pada salah satu bagian planet" width="595" /></div>
<h4>Langkah 23</h4>
<p>Tekan Ctrl+klik pada layer terahir untuk membuat seleksi berupa lingkaran kemudian klik ikon Add Mask yang ada pada bagian bawah layer window. Unlink thumbnail layer dengan mask layer lalu tekan Ctrl+I untuk menginvertnya. Sudahi langkah ini dengan <strong>Gaussian Blur</strong> sebesar 100 pixel pada mask layer untuk memperhalusnya.</p>
<div class="tutorial_image"><img title="masking planet" src="http://painthink.com/uploads/planet/photoshop-menggambar-planet-23.jpg" alt="menambah layer mask pada layer photoshop dan memberinya efek invert dan gaussian blur" width="595" /></div>
<h4>Langkah 24</h4>
<p>Bikin layer baru dengan nama &#8216;glow&#8217; dan posisikan layer ini di bagian paling atas. Lakukan seleksi seperti pada langkah 23 kemudian pilih <strong>Edit > Fill</strong> dan pilih <strong>50% Gray</strong>. Ubah Blending Mode layer ini menjadi <strong>Overlay</strong>, dan kamu lihat lingkaran abu-abu yang barusan kita buat tiba-tiba menghilang, memang demikian karena yang kita butuhkan disini hanyalah efek glow bukan lingkarannya. Klik dua kali layer ini untuk memunculkan <strong>Layer Style Control</strong> dan pastikan kotak <strong>Layer Mask Hides Effects</strong> kamu beri tanda cek. Berikan style <strong>Outer Glow</strong> dan <strong>Inner Glow</strong>, informasi mengenai pengaturan kedua style ini bisa kamu lihat pada screenshot berikut.</p>
<div class="tutorial_image"><img title="efek glow dengan layer style" src="http://painthink.com/uploads/planet/photoshop-menggambar-planet-24.jpg" alt="memberi efek glow pada objek dengan blending mode dan layer style yang ada pada photoshop" width="595" /></div>
<h4>Langkah 25</h4>
<p>Tambahkan Layer Mask dan gunakan gradient dari hitam ke transparan untuk menghilangkan sebagian efek glow pada sisi planet.</p>
<div class="tutorial_image"><img title="memudarkan sebagian efek glow" src="http://painthink.com/uploads/planet/photoshop-menggambar-planet-25.jpg" alt="membuat efek glow pada permukaan planet lebih realistis" width="595" /></div>
<h4>Langkah 26</h4>
<p>Buat layer baru dibelakang semua layer, sebut saja &#8216;space&#8217;. Atur warna foreground dan background menjadi hitam #000000 dan ungu #36155c. Sekarang klik <strong>Filter > Render > Clouds</strong> lalu perbesar ukura layer ini sampai sekitar 350%.</p>
<div class="tutorial_image"><img title="filter clouds" src="http://painthink.com/uploads/planet/photoshop-menggambar-planet-26.jpg" alt="menggambar langit dengan filter clouds yang ada pada photoshop" width="595" /></div>
<h4>Langkah 27</h4>
<p>Tambahkan layer &#8216;gradient&#8217; diatas layer space dan ubah Blending Modenya menjadi Soft Light. Buat radial gradient dari putih ke transparan dengan titik permulaan gradient adalah titik dimana matahari akan muncul.</p>
<div class="tutorial_image"><img title="gradien" src="http://painthink.com/uploads/planet/photoshop-menggambar-planet-27.jpg" alt="gradien cahaya" width="595" /></div>
<h4>Langkah 28</h4>
<p>Bikin layer lagi dan beri nama &#8216;clouds&#8217; dengan Blending Mode Overlay. Gunakan warna default hitam dan putih dan buat awan sekali lagi dengan <strong>Filter > Render > Clouds</strong>. Ini akan memberikan tekstur yang bagus untuk layer kita.</p>
<div class="tutorial_image"><img title="tekstur langit" src="http://painthink.com/uploads/planet/photoshop-menggambar-planet-28.jpg" alt="layer cloud bertumpuk untuk menghasilkan tekstur awan di langit yang bagus" width="595" /></div>
<h4>Langkah 29</h4>
<p>Tidaklah lengkap keindahan sebuah langit tanpa taburan bintang yang menghiasinya, oleh karena itu dengan Photoshop dan beberapa efek yang ada padanya, akan kita buat taburan bintang yang akan menghiasi langit kita. Bikin layer baru dengan nama &#8216;stars&#8217; dan penuhi dengan warna hitam. Setelah itu kita menuju ke <strong>Filter > Noise > Add Noise</strong>, masukkan nilai <strong>Amount</strong> 20% pilih <strong>Gaussian</strong> untuk <strong>Distribution</strong> dan jangan lupa beri tanda cek pada <strong>Monochromatic</strong> yang tedapat pada bagian paling bawah.</p>
<div class="tutorial_image"><img title="membuat bintang-bintang" src="http://painthink.com/uploads/planet/photoshop-menggambar-planet-29.jpg" alt="menggunakan noise untuk membuat taburan bintang di photoshop" width="595" /></div>
<h4>Langkah 30</h4>
<p>Sampai disini langit kita kelihatan cukup aneh. sekarang ubah Blending Mode layer stars menjadi <strong>Screen</strong> untuk menghilangkan warna hitam dan membiarkan warna putih tetap nampak. Dan sekarang kelihatan lebih baik.</p>
<div class="tutorial_image"><img title="membuat bintang-bintang" src="http://painthink.com/uploads/planet/photoshop-menggambar-planet-30.jpg" alt="blending mode screen untuk menyembunyikan warna hitam dan menampilkan warna putih" width="595" /></div>
<h4>Langkah 31</h4>
<p>Tekan Ctrl+L untuk memunculkan pengaturan <strong>Level</strong>. Atur Level sebagaimana yang ada pada screenshot berikut.</p>
<div class="tutorial_image"><img title="level" src="http://painthink.com/uploads/planet/photoshop-menggambar-planet-31.jpg" alt="mengatur level gambar" width="595" /></div>
<h4>Langkah 32</h4>
<p>Perbesar ukuran layer stars sampai 300% sehingga bintang-bintang tidak kelihatan sangat kecil. Tambahan Layer Mask dan gunakan brush abu-abu muda untuk menghilangkan kelompok bintang yang ada pada daerah langit yang terang sehingga bintang hanya nampak pada daerah langit yang gelap.</p>
<div class="tutorial_image"><img title="mengatur penampilan bintang" src="http://painthink.com/uploads/planet/photoshop-menggambar-planet-32.jpg" alt="masking dengan brush abu-abu muda" width="595" /></div>
<h4>Langkah 33</h4>
<p>Sekarang kita akan menggambar mentari yang muncul dari balik planet. Buat layer baru diatas semua layer dengan nama &#8216;flare&#8217;. Buat seleksi melingkar dengan menggunakan <strong>Elliptical Marquee Tool (M)</strong>, sebagai tips tekan Shift saat membuat seleksi sehingga bentuk seleksi yang dihasilkan adalah lingkaran sempurna bukan elips. Penuhi area seleksi dengan <strong>Radial Gradient</strong> dari warna putih #FFFFFF ditengah dan warna kuning cerah #F0FF00 di bagian luar, pilih <strong>Layer > New Fill Layer > Gadient</strong> tekan OK dan atur sebagaimana pada gambar berikut.</p>
<div class="tutorial_image"><img title="radial gradient" src="http://painthink.com/uploads/planet/photoshop-menggambar-planet-33.jpg" alt="membuat area seleksi melingkar dan mengisinya dengan radial gradient" width="595" /></div>
<h4>Langkah 34</h4>
<p>Tekan Ctrl+D untuk menghilangkan seleksi lalu sekarang menuju ke <strong>Filter > Blur > Gaussian Blur</strong>. Radius sekitar 70 pixel akan memberi efek yang cukup bagus. Ubah Blending Mode dari layer ini menjadi <strong>Hard Light</strong>.</p>
<div class="tutorial_image"><img title="gaussian blur" src="http://painthink.com/uploads/planet/photoshop-menggambar-planet-34.jpg" alt="menggunakan filter gaussian blur dan blending mode hard light untuk membuat efek kecerahan yang bagus" width="595" /></div>
<h4>Langkah 35</h4>
<p>Duplikat layer flare, tekan Ctrl+T dan ubah bentuk dari kopian flare ini memanjang secara horizontal dan memipih secara vertikal. Gabung layer flare beserta kopiannya dengan memilih keduanya dan menekan Ctrl+E, pastikan layer gabungan keduanya tetap dalam <strong>Hard Light</strong>. </p>
<div class="tutorial_image"><img title="duplkasi layer flare" src="http://painthink.com/uploads/planet/photoshop-menggambar-planet-35.jpg" alt="transform layer" width="595" /></div>
<h4>Langkah 36</h4>
<p>Sekarang tambahkan layer style <strong>Outer Glow</strong>, ubah warnanya menjadi merah #FF0000 cerah dan naikkan Size menjadi 250 px serta Range sekitar 50%.</p>
<div class="tutorial_image"><img title="outer glow" src="http://painthink.com/uploads/planet/photoshop-menggambar-planet-36.jpg" alt="outer glow untuk memberi efek cahaya yang lebih realistis" width="595" /></div>
<h4>Langkah 37</h4>
<p>Duplikat layer gabungan flare diatas dan putar 90 derajat. Posisikan flare yang vertikal dibawah flare yang horizontal.</p>
<div class="tutorial_image"><img title="duplikat dan transform" src="http://painthink.com/uploads/planet/photoshop-menggambar-planet-37.jpg" alt="duplikasi layer dan transformasi rotasi layer pada photoshop" width="595" /></div>
<h4>Langkah 38</h4>
<p>Sebagai sentuhan akhir aktifkan layer flare horizontal. Pilih <strong>Filter > Render > Lens Flare</strong>. Atur <strong>Brightness</strong> sebesar 150% dan pilih <strong>Movie Prime</strong> sebagai <strong>Lens type</strong>.</p>
<div class="tutorial_image"><img title="lens flare" src="http://painthink.com/uploads/planet/photoshop-menggambar-planet-38.jpg" alt="brightness movie prime lens flare" width="595" /></div>
<h4>Hasil Akhir</h4>
<p>Berikut hasil akhir dari wallpaper kita, kamu bisa berkreasi dengan menambahkan benda benda kosmik lain semisal komet, satelit atau bahkan mungkin pesawat alien. Kamu juga bisa <a href="http://painthink.com/uploads/planet/planet-sample.zip">download file psd</a> untuk tutorial ini. Selamat mencoba dan jangan lupa subscribe ke <a href="http://feeds.feedburner.com/painthink">painthink RSS Feed</a>.</p>
<div class="tutorial_image"><a href="http://painthink.com/uploads/planet/space-wallpaper.jpg" target="_new"><img title="wallpaper fantasi planet luar angkasa" src="http://painthink.com/uploads/planet/space-wallpaper-preview.jpg" alt="tutorial photoshop membuat wallpaper antariksa beserta planet, bintang-bintang, alam kosmik, cahaya matahari dan berbagai benda-benda langit lainnya" width="595" /></a></div>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://painthink.com/tutorial/photoshop/membuat-wallpaper-fantasi-luar-angkasa-bag-1/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membuat Wallpaper Fantasi Luar Angkasa (Bag-1)'>Membuat Wallpaper Fantasi Luar Angkasa (Bag-1)</a></li>
<li><a href='http://painthink.com/tutorial/photoshop/menggunakan-tekstur-daun-untuk-membuat-wallpaper-indonesia-hijau/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Menggunakan Tekstur Daun untuk Membuat Wallpaper Indonesia Hijau'>Menggunakan Tekstur Daun untuk Membuat Wallpaper Indonesia Hijau</a></li>
<li><a href='http://painthink.com/tutorial/photoshop/membuat-kaligrafi-berkilau/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membuat Kaligrafi Berkilau'>Membuat Kaligrafi Berkilau</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://painthink.com/tutorial/photoshop/membuat-wallpaper-fantasi-luar-angkasa-bag-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		<enclosure url="http://painthink.com/uploads/planet/planet-sample.zip" length="32413441" type="application/zip" /><media:content url="http://painthink.com/uploads/planet/planet-sample.zip" fileSize="32413441" type="application/zip" /><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Beberapa minggu lalu saya memposting tutorial menggambar planet dengan photoshop, namun langkah yang saya paparkan barulah setengah perjalanan. Masih ada beberapa langkah yang harus diselesaikan untuk mendapatkan hasil sesuai yang diinginkan. Disini akan </itunes:subtitle><itunes:summary>Beberapa minggu lalu saya memposting tutorial menggambar planet dengan photoshop, namun langkah yang saya paparkan barulah setengah perjalanan. Masih ada beberapa langkah yang harus diselesaikan untuk mendapatkan hasil sesuai yang diinginkan. Disini akan saya sampaikan sentuhan akhir dari proses pembuatan wallpaper tersebut, diantaranya memberi efek lingkungan kosmik seperti awan, pencahayaan, bintang-bintang dan matahari. Preview Hasil [...] Related posts:Membuat Wallpaper Fantasi Luar Angkasa (Bag-1) Menggunakan Tekstur Daun untuk Membuat Wallpaper Indonesia Hijau Membuat Kaligrafi Berkilau </itunes:summary><itunes:keywords>Photoshop, Efek, Menggambar, Tutorial, Wallpaper</itunes:keywords></item>
	<media:rating>nonadult</media:rating></channel>
</rss><!-- Dynamic page generated in 2.592 seconds. --><!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2010-09-01 22:29:33 -->
