<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-7926060648010475238</atom:id><lastBuildDate>Mon, 09 Sep 2024 10:12:47 +0000</lastBuildDate><category>news</category><category>artikel</category><category>activity</category><category>about me</category><title>dikdas3</title><description>kita akan berbagi pengalaman dalam mengajar siswa di kelas 3 sekolah dasar</description><link>http://dikdas3.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (soal3)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>18</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><language>en-us</language><itunes:explicit>yes</itunes:explicit><copyright>share your experinces</copyright><itunes:summary>lets sharing our experiences about teaching at 3rd the elementary school</itunes:summary><itunes:subtitle>dikdas3</itunes:subtitle><itunes:category text="Education"/><itunes:owner><itunes:email>ammbahjambrong@gmail.com</itunes:email></itunes:owner><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7926060648010475238.post-2597080602398014801</guid><pubDate>Mon, 01 Aug 2011 15:28:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-04T22:46:15.626+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">artikel</category><title>Rencana Persiapan Pembelajaran</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rencana Persiapan Pembelajaran atau sering disebut dengan RPP merupakan salah satu alat bagi seorang guru untuk melakukan aktifitas pembelajaran di dalam kelas. Disebut sebagai rencana karena alat ini dipersiapkan sebelum melakukan action di dalam kelas. Pengajaran model apa yang akan dilakukan kurang lbih 90% tidak boleh melenceng dari RPP yang dibuat.&lt;br /&gt;Salah satu landasan hukum tentang RPP ini adalah PP NO 19 Tahun 2005 Pasal 20 tentang Perencanaan proses pembelajaran meliputi silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran yang memuat sekurang-kurangnya Tujuan pembelajaran, Materi pembelajaran, metode pengajaran,  sumber belajar, dan penilaian hasil belajar. Pembuatan RPP disesuaikan dengan kelas yang diampu oleh seorang guru, misalnya:&lt;br /&gt;a. kelas 1, 2, 3 menggunakan RPP Tematik&lt;br /&gt;b. kelas 4, 5, 6 menggunakan RPP Mata Pelajaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian-bagian dari RPP&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Standar Kompetensi&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kompetensi Dasar&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tujuan pembelajaran (karakter siswa yang diharapkan)&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Materi Ajar&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Metode Pembelajaran&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Langkah-langkah Pembelajaran&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Alat/ Bahan dan Sumber Belajar&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penilaian&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Format Kriteria Penilaian&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;bagi yang berminat untuk mendapatkan contoh dari RPP bisa hubungi kami via sms atau telepon di 081654949879&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://dikdas3.blogspot.com/2011/08/rencana-persiapan-pembelajaran.html</link><thr:total>0</thr:total><author>ammbahjambrong@gmail.com (soal3)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7926060648010475238.post-6284288599331486822</guid><pubDate>Wed, 18 May 2011 04:02:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-18T11:08:01.366+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">news</category><title>Lebihi kuota GTT/ PTT dikepras</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Mojokerto&lt;/b&gt;-Membengkaknya jumlah Guru TIdak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang bertugas di lembaga pendidikan atau yayasan di wilayah Kota Mojokerto mulai disikapi oleh Pemerintah Kota.Pembatasan itu diwujudkan dan bentuk pengeprasan dan antisipasi bertambahnya jumlah guru serta pegawai non-PNS. Alasannya, selain menyesuaikan anggaran tunjangan transportasi, diharapkan tidak ada data ganda dengan nama yang sama.&lt;br /&gt;Wakil Walikota Mas'ud Yunus mengatakan membengkaknya jumlah GTT/ PTT yang terjadi setiap tahun memang harus diantisipasi lebih dini. Yakni dengan menerapkan syarat kelayakan sebagai guru dan pegawai penerima honorarium berupa tunjangan transportasi yang ditetapkan Rp 250.000,- perbulan tiap orang. Pada penjaringan pendataan GTT/ PTT oleh Dinas P dan K bulan Agustus-September 2010 lalu, ditemukan jumlah GTT mencapai 1920 orang, dan PTT sebanyak 573 orang. Padahal jumlah GTT/ PTT sesuai kuota telah ditentukan untuk GTT sebanyak 914 orang dan PTT 390 orang. Sehingga dengan membengkaknya data yang dikirimkan dari sekolah atau yayasan mencapai kelebihan sekitar 580 orang. Akibatnya mereka tidak bisa menerima honorarium tunjangan transportasi.&lt;br /&gt;Dikatakan Bapak Mas'ud Yunus, pendataan yang akan dilakukan nanti menggunakan sistem verifikasi. Meliputi, masa kerja minimal 2 tahun dan mengajar selama 18 jam dalam seminggu. Baik pada satu sekolah atau dua sekolah.&lt;br /&gt;"Mengacu pada RPJMD (Rencana Pemerintah Jangka Menengah Daerah) disini ada amanah kepada masyarakat. Tapi mereka harus memiliki NIGS (Nomor Induk Guru Swasta) dulu," Terangnya.&lt;br /&gt;Sehingga, GTT/ PTT merasa diperhatikan atas jasa mereka mengajar dan mengabdi di dunia pendidikan. "Kita masih mencari pendapatan minimnya berapa, kalau di Surabaya ditentukan Rp 600.000,- per bulan," imbuhnya. Namun lanjut Bapak Wakil Walikota Mas'ud Yunus, sesuai kemampuan anggaran, pemkot belum bisa menerapkan kebijakan yang sama dengan Surabaya,"Paling tidak SHGS, 50 persen ditanggung pemkot, sissanya oleh yayasan," tegas orang nomor dua di pemkot ini.&lt;br /&gt;Meski demikian, dia menyatakan, penerapan SHGS belum bisa dilaksanakan pada tahun ini. Selain masih menjadi wacana, pemkot bakal melibatkan beberapa unsur guna merumuskan. Diantaranya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kantor Kementrian Agama dan tokoh-tokoh pendidikan, sehingga bisa diterapkan pada tahun 2012 mendatang. "Guru swasta harus ada perlindungan, jangan sampai dibawah KHL (Kebutuhan Hidup Layak). Tapi soal penerapan nanti tinggal mengacu pada UMK (Upah Minimum Kerja) atau kebijakan lain,' imbuhnya.&lt;br /&gt;Dia menambahkan , selain bertujuan untuk mensejahterakan, SHGS, juga juga untuk meningkatkan SDM Guru. Menyusul, dalam catatan pemkot, sebanyak 25 persen Guru belum memiliki kompetensi akademik, sehingga dianggap masih berpengaruh dengan peningkatan kualitas dan SDM peserta didik. Prinsipnya, kedepan semua guru swasta harus memiliki kompetensi, moral sosial dan profesional. "Nah soal ada kelebihan orang nantikita data ulang, asal memenuhi persyaratan. Harapannya, data itu tidak ada perubahan. Meski ada perubahan bisa dua tahun lagi," tandasnya.&lt;b&gt;(DarMo, Kamis, 12 Mei 2011)&lt;/b&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://dikdas3.blogspot.com/2011/05/lebihi-kuota-gtt-ptt-dikepras.html</link><thr:total>0</thr:total><author>ammbahjambrong@gmail.com (soal3)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7926060648010475238.post-5620118803438746341</guid><pubDate>Sat, 12 Jun 2010 06:35:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-06-12T14:03:19.465+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">news</category><title>Awas Terhadap Gosip Hot</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiaE-IvMWObl3zlKq2UEx0H_2I83213y7xFJPJxFOqjCPhk5z2Vwk8BNtPkAdRGpVX29oesmeg9j-u9anZx1y4Hiou9M2eOTfC6GIkjvlnTzp-v2jYpZzsrzPqwiEJL6rch-44p1KVzYQ/s1600/skandal.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 160px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiaE-IvMWObl3zlKq2UEx0H_2I83213y7xFJPJxFOqjCPhk5z2Vwk8BNtPkAdRGpVX29oesmeg9j-u9anZx1y4Hiou9M2eOTfC6GIkjvlnTzp-v2jYpZzsrzPqwiEJL6rch-44p1KVzYQ/s320/skandal.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5481772627029641314" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Musibah sedang melanda ketiga artis papan atas ini dengan adanya gosip tentang beredarnya video mesum dengan pelaku yang mirip dengan mereka, memang sungguh sangat disayangkan mengapa gosip murahan ini sampai menimpa mereka yang saat ini menjadi icon masyarakat baik tua muda, terlebih lagi banyak remaja yang menggandrungi bakat dari mereka bertiga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebejatan penyebar video ini sangatlah tidak memperhatikan efek samping dari beredarnya film biru ini dihadapan para pelajar, mulai dari tingkat SD, SMP, SMU. Kami sangat sedih dengan adanya peristiwa ini, karena banyak pelajar yang mulai lupa akan eksistensinya dalam belajar hanya untuk mencari gosip murahan ini. Dan dengan didukungnya teknologi handphone sekarang semakin canggih dengan adanya via tranfer bluetooth semakin klop-lah cara merusak penyebar gosip murahan ini dalam merubah moral tunas-tunas bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila anggapan kaum muda bahwa icon mereka bermoral rendah maka secara tidak langsung mereka pun meniru untuk lebih rusak lagi, seperti pepatah "Guru kencing berdiri, murid kencing sambil berlari" yang kalau tidak salah mengartikan adalah apabila seorang pengajar, icon masyarakat, orang yang lebih tua berbuat kejelekan maka yang lebih muda akan meniru lebih jelek lagi dari kalangan tua, setidaknya itu akan berdampak bagi kaum pelajar di negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian ini sangatlah langka, mengingat budaya timur yang melarang dengan keras perbuatan tidak senonoh ini ditunjuk-tunjukkan di hadapan publik, karena mempertontonkan icon masyarakat yang sedang menapaki prestasinya, sehingga menjadi pemberitaan yang hampir 2 minggu ini selalu laris diperbincangkan di berbagai media baik elektronik maupun cetak. Secara tidak langsung masyarakat merasa penasaran, bagaimana hal ini bisa terjadi, mengapa hal yang seharusnya menjadi hal intim bisa terbuka di masyarakat, bagaimana nilai-nilai yang berlaku di masyarakat "mengadili" mereka bertiga, bagaimana proses hukum yang akan menimpa Ariel, Luna Maya, dan Cut Tari, bagaimana ketiganya bila kembali bersosialisasi di masyarakat, apakah masyarakat masih mau menerima mereka bertiga dengan bersikap normal?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Ariel, Luna Maya, dan Cut Tari diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi musibah ini. Kami sebagai pengajar mengutuk perbuatan penyebaran vidoe murahan ini yang sangat mengganggu moral tunas-tunas bangsa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://dikdas3.blogspot.com/2010/06/awas-terhadap-gosip-hot.html</link><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiaE-IvMWObl3zlKq2UEx0H_2I83213y7xFJPJxFOqjCPhk5z2Vwk8BNtPkAdRGpVX29oesmeg9j-u9anZx1y4Hiou9M2eOTfC6GIkjvlnTzp-v2jYpZzsrzPqwiEJL6rch-44p1KVzYQ/s72-c/skandal.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total><author>ammbahjambrong@gmail.com (soal3)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7926060648010475238.post-6067486884793430139</guid><pubDate>Wed, 21 Apr 2010 11:18:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-04-21T18:48:35.839+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">news</category><title>Pertarungan 4 Hard Disk 500 GB</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekitar beberapa bulan yang lalu WD merilis hard disk pertama berkapasitas 2 TB dan produsen lainpun segera mengikuti. Namun meski harganya merosot terus, maoritas user tidak membutuhkan hard disk berkapasitas sebesar itu dan belum ada alasan untuk membelanjakan dana ekstra untuk ruang hard disk yang mungkin (tidak) dibutuhkan di belakang hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi pula para vendor hard disk mengatakan bahwa segmen hard disk mainstream 3.5" untuk desktop masih berkisar 320 GB dan 500 GB. Nah inilah alasan mengapa kita menitikberatkan pembahasan topik ini...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;500 GB Cukupkah?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Para enthusiast mungkin menggelengkan kepala. Namun apa yang terjadi dengan media storasi PC jika anda menyingkirkan si rakus kapasitas seperti file video ato musik? Hard disk 500 GB pun menjadi begitu lapang untuk menginstall sistem operasi, seabrek aplikasi, dan beberapa game, plus ruang memadai buat file-file pribadi seperti foto, dokumen, dan data kerja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jadi kebutuhan rata-rata user masihlah berada di bawah 500 GB. Anda dapat membandingkan dengan kapasita notebook mainstream saat ini. Hard disk 2.5" sekarang berkapasitas 160 GB sampai 320 GB, dan orang umumnya masih merasa nyaman dengan angka tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Relokasi Storasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tidak dapat disangkal, kebutuhan storasi terus meningkat. Namun kebutuhan justru datang dari perangkat yang lain. Kian hari kian banyak digital TV box dilengkapi fungsi Personal Video Recorder (PVR) yang memungkinkan pemiliknya merekam tayangan sesuai jadwal atau menyimpan video berdasar time shifting di hard disk.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Game cosole seperti Sony Playstation 3 dan Microsoft Xbox 360 juga menggunakan hard disk. Data multimedia tidak akan lagi disimpan di PC tetapi di media server atau perangkat NAS--dan perangkat ini pula membutuhkan hard disk pula. Alhasil, PC tidak lagi menual pusat hidup digitalpun, bukan lagi satu=satunya tempat hard disk sebagai sumber kekuatan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;" class="fullpost"&gt;Harga adalah Pembatasnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Harga selalu menjadi pembatas utama dalam memilih hard disk, karena user dapat menunda kebutuhan storasi bila dana memaksa demikian. Tulisan ini lebih memilih pasar hard disk mainstream 3.5" mengingat memungkinkan kita mendapatkan hard disk 500 GB di bawah $60. Harganya bersaing, tetapi manakah hard disk mainstream yang terbaik?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://dikdas3.blogspot.com/2010/04/pertarungan-4-hard-disk-500-gb.html</link><thr:total>1</thr:total><author>ammbahjambrong@gmail.com (soal3)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7926060648010475238.post-1608923053807917606</guid><pubDate>Tue, 23 Mar 2010 15:33:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-03-23T22:39:11.837+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">news</category><title>Ringkasan PP No 48 Tahun 2005 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer menjadi Calon PNS</title><description>Dalam kenyataannya, untuk menunjang kelancaran pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan dan pembangunan, terdapat pejabat instansi pemerintah yang mengangkat tenaga tertentu sebagai tenaga honorer. Tenaga honorer yang telah lama bekerja dan atau tenaganya sangat dibutuhkan oleh pemerintah dan memenuhi syarat yang ditentukan dalam peraturan pemerintah dapat diangkat menjadi Calon PNS. Ketentuan yang mengatur pengangkatan tenaga honorer menjadi Calon PNS diatur dalam PP No. 48 Tahun 2005.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa pengertian (tercantum dalam pasal 1)&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Beberapa pengertian (tercantum dalam pasal 1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tenaga honorer adalah seseorang yang diangkat oleh Pejabat Pembina Kepegawaian atau pejabat lain dalam pemerintahan untuk melaksanakan tugas tertentu pada instansi pemerintah atau yang penghasilannya menjadi beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pejabat Pembina Kepegawaian adalah pejabat yang berwenang mengangkat, memindahkan, dan memberhentikan PNS di lingkungannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Instansi adalah instansi pemerintah pusat dan instansi pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pasal 3 ayat (1) menyebutkan bahwa pengangkatan tenaga honorer menjadi Calon PNS diprioritaskan bagi tenaga guru, tenaga kesehatan pada unit pelayanan kesehatan, tenaga penyuluh di bidang pertanian, perikanan dan peternakan; dan tenaga teknis lainnya yang sangat dibutuhkan pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, pengangkatan tenaga honorer menjadi Calon PNS adalah berdasarkan pada usia dan masa kerja (Pasal 3 ayat (2)), yang diatur (diprioritaskan) sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Melalui seleksi administrasi, disiplin, integritas, kesehatan dan kompetensi (sebagaimana pasal 4 ayat (1) ditujukan bagi :&lt;/span&gt;Tenaga honorer yang berusia paling tinggi 46 tahun pada 1 Januari 2006 dan mempunyai masa kerja 20 tahun atau lebih secara terus-menerus&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   Melalui seleksi administrasi, disiplin, integritas, kesehatan dan kompetensi  serta wajib mengisi daftar pertanyaan mengenai tata pemerintahan/kepemerintahan yang baik (good governance) (sebagaimana pasal 4 ayat (2)) dan pelaksanaannya terpisah dari pelamar umum; ditujukan bagi :&lt;/span&gt;Tenaga honorer yang berusia paling tinggi 46 tahun pada 1 Januari 2006 dan mempunyai masa kerja 10 tahun atau lebih sampai dengan kurang dari 20 tahun secara terus-menerus, Tenaga honorer yang berusia paling tinggi 40 tahun pada 1 Januari 2006 dan mempunyai masa kerja 5 tahun atau lebih sampai dengan kurang dari 10 tahun secara terus-menerus, Tenaga honorer yang berusia paling tinggi 35 tahun pada 1 Januari 2006 dan mempunyai masa kerja 1 tahun atau lebih sampai dengan kurang dari 5 tahun secara terus-menerus.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Penyiapan materi Tata Pemerintahan/Kepemerintahan dilakukan oleh Tim Koordinasi Tingkat Nasional (Pasal 10)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 4 ayat (3) menegaskan bahwa pada prinsipnya pengangkatan tenaga honorer diprioritaskan bagi yang berusia paling tinggi dan/atau mempunyai masa kerja lebih lama. Pengangkatan tenaga honorer agar dilakukan secara objektif dan transparan (pasal 7).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, sejak ditetapkan Peraturan Pemerintah ini (PP No. 48 Tahun 2005) semua pejabat Pembina Kepegawaian dan pejabat lain di lingkungan instansi pemerintahan dilarang mengangkat tenaga honorer atau yang sejenis (Pasal 9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian ringkasan peraturan pemerintah tersebut agar dapat diketahui dan dimanfaatkan sebagaimana mestinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengetahui,&lt;br /&gt;Kepala Bagian Renbang Kepegawaian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ir. Samidi, MSc&lt;br /&gt;NIP. 710008468&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rujukan dapat &lt;a href="http://www.dephut.go.id/Halaman/Izin_Usaha_Pemanfaatan_Hasil_Hutan/R_PP48_05.htm"&gt;dilihat disini (silahkan klik)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><link>http://dikdas3.blogspot.com/2010/03/ringkasan-pp-no-48-tahun-2005-tentang.html</link><thr:total>0</thr:total><author>ammbahjambrong@gmail.com (soal3)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7926060648010475238.post-7052105777547590738</guid><pubDate>Tue, 23 Mar 2010 15:31:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-03-23T22:32:40.515+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">news</category><title>Tahun 2010 Pasti Diangkat Tuntas Menjadi CPNS Untuk Honorer Sisa Data Based 2005 Sebanyak 190 Ribu Orang</title><description>Posted on 6 Maret 2010 by panyaruwe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senayan – Tim kecil gabungan Komisi II, VIII dan X DPR tentang tenaga honorer bersama pemerintah sepakat untuk memprioritaskan para tenaga honorer yang sudah sesuai dengan PP 43/2007 dan 48/2005 tentang pengangkatan tenaga honorer menjadi calon pegawai  untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jadi dari verifikasi data yang pertama harus kita selesaikan adalah mereka yang tercecer tertinggal tapi mereka sudah sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor  43/2007 dan 48/2005,” kata pimpinan rapat dari Fraksi Partai Demokrat Taufiq Effendi seusai rapat, di Gedung Nusantara II DPR, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal senada juga disampaikan oleh Sekjen Kementerian Dalam Negeri Diah Anggraeni. Menurutnya, selain tenaga honorer yang sudah sesuai PP 43 dan 48 juga akan ditinjau dari segi pembayaran honornya. Apakah selama ini dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) atau Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jumlah tenaga honorer yang tidak terdata dalam data base 2005 melonjak. Ini setelah tim panitia kerja (panja) penyelesaian tenaga honorer melakukan pencocokan data. Hasilnya jumlah honorer tertinggal yang tadinya hanya 104 ribu orang bertambah menjadi 190 ribu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dalam panja, pemerintah dalam hal ini Kementerian PAN&amp;RB, Kementerian Diknas, Kementerian Agama, Kementerian Pertanian, BKN, dan Kementerian Kesehatan melakukan pencocokan data. Hasilnya jumlah honorer tertinggal ada 190 ribu orang,” kata Deputi Kementerian PAN&amp;RB bidang SDM Aparatur Ramli Naibaho didampingi Kabag Humas FX Dandung Indratno kepada JPNN di Jakarta, Rabu (3/3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penambahan jumlah honorer ini, karena masing-masing kementerian memasukkan data honorer yang tidak terdata di BKN. Terhadap tenaga honorer ini, pemerintah bersama DPR RI memutuskan akan menuntaskan tahun ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dalam seleksi CPNS 2010, 190 ribu honorer sisa akan kita prioritaskan. Baik pemerintah maupun DPR sudah sepakat untuk mengawal penyelesaian sisa tenaga honorer ini sampai selesai,” ujarnya. Ditambahkannya, dalam pembahasan panja, semuanya sepakat penuntasan honorer sesuai PP 48 Tahun 2005 jo PP 43 Tahun 2007 yang diutamakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><link>http://dikdas3.blogspot.com/2010/03/tahun-2010-pasti-diangkat-tuntas.html</link><thr:total>0</thr:total><author>ammbahjambrong@gmail.com (soal3)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7926060648010475238.post-3529230695147645571</guid><pubDate>Tue, 23 Mar 2010 15:20:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-03-23T22:31:04.437+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">news</category><title>pasal honorer</title><description>Menimbang:&lt;br /&gt;a. bahwa untuk kelancaran pelaksanaan sebagian tugas-tugas pemerintah dan pembangunan, terdapat pejabat instansi pemerintah mengangkat tenaga tertentu sebagai tenaga honorer;&lt;br /&gt;b. bahwa tenaga honorer yang telah lama bekerja dan atau tenaganya sangat dibutuhkan oleh Pemerintah dan memenuhi syarat yang ditentukan dalam Peraturan Pemerintah ini, dapat diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil;&lt;br /&gt;c.  bahwa sehubungan dengan hal huruf a dan b, dipandang perlu mengatur ketentuan mengenai pengangkatan tenaga honorer menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil dengan Peraturan Pemerintah;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;dapat dilihat pada &lt;a href="http://www.bkn.go.id/perundangan/pp/penjelasan.htm"&gt;rujukan ini (klik untuk surfing)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><link>http://dikdas3.blogspot.com/2010/03/pasal-honorer.html</link><thr:total>0</thr:total><author>ammbahjambrong@gmail.com (soal3)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7926060648010475238.post-1262817941554143789</guid><pubDate>Tue, 23 Mar 2010 14:56:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-03-23T22:01:39.601+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">artikel</category><title>Borobudur dan Letusan Merapi 1006 M</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEilAqF9pRGL7wE3yYHu61WoT3ARakL-vEA3lIPLZ9Rcav4QdqYJ4_WOdp2e_O1tjaYdSgmNK5dSsDHLaxu7qyk5HI9NWgR_HY_O7MBLGuf8M4rWF1vmEyFmvFDz1b6tpVyZMEjqKx2hCg/s1600-h/borobudur1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 210px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEilAqF9pRGL7wE3yYHu61WoT3ARakL-vEA3lIPLZ9Rcav4QdqYJ4_WOdp2e_O1tjaYdSgmNK5dSsDHLaxu7qyk5HI9NWgR_HY_O7MBLGuf8M4rWF1vmEyFmvFDz1b6tpVyZMEjqKx2hCg/s320/borobudur1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5451844561920835074" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;W.O.J. Nieuwenkamp, seorang arsitek, pemahat, pelukis, etnolog (semacam antropolog) Belanda di Indonesia tahun 1933 mengeluarkan hipotesis yang menggegerkan kalangan para sejarawan saat itu: bahwa Borobudur dulunya dibangun di tengah-tengah telaga seperti bunga teratai di tengah kolam. Hipotesisnya itu pertama kali ditulisnya di majalah umum yang terbit di Belanda (”Het Boroboedoermeer” – Algemeen Handelsblaad, Deen Haag, 9 September 1933). Boroboedoermeer = telaga Borobudur.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kemudian ditulisnya lagi tanggal 2 Mei 1937 dalam majalah yang sama dengan judul artikel ”Boroboedoer en omgeving” (Borobudur dan sekitarnya). Dua tulisan ini telah menyulut polemik yang hebat, dan para ahli geologi tersohor zaman itu pun mendapat tantangan yang berat untuk membuktikan apakah benar dulu ada danau mengelilingi candi Buddha terbesar di dunia itu. Nah…, tak kurang dari M.G.R. Rutten dan R.W Van Bemmelen dua tokoh geologi Indonesia turut menyelidiki hipotesis Nieuwenkamp tersebut.&lt;br /&gt; Pendek cerita, baik Rutten maupun Van Bemmelen membenarkan hipotesis Nieuwenkamp itu. Buku spektakular Van Bemmelen, ”The Geology of Indonesia” (1949) sedikit memuat hipotesis tersebut, dan Van Bemmelen menghubungkannya dengan erupsi Merapi tahun 1006, angka tahun yang berasal dari Van Bemmelen.&lt;br /&gt; Sebagai seorang arsitek dan etnolog, Nieuwenkamp tahu bahwa Borobudur adalah sebuah bangunan agung yang menggambarkan perwujudan bunga teratai untuk menghormati Maitreya, Buddha yang akan datang ke dunia ini. Menurut ajaran Buddha, Maitreya akan lahir di tengah-tengah sebuah bunga teratai yang melambangkan kesucian dalam agama Buddha. Inilah terjemahan tulisan Nieuwenkamp, ”Andaikata kita berdiri di tengah telaga itu, kita dapat menikmati keindahan panorama sekeliling Borobudur. Bayang-bayangnya terpantul di permukaan telaga yang jernih dan tenang. Di sekelilingnya hamparan padi menguning, hutan menghijau, dan perbukitan Menoreh membentang di batas selatan. Gunung Sumbing di barat, Merapi-Merbabu-Andong dan Telomoyo di timur, dan gunung Tidar terpaku di tengah hamparan sisi utara. Sungguh panorama yang mengagumkan”.&lt;br /&gt; Daerah sekeliling Borobudur itu sekarang ada yang bernama Tanjung, Bumisegoro, Sabrangrowo, dan sebagainya. Secara toponimi (asal-usul nama daerah), jelas mengindikasi adanya telaga/ rawa di sekitar itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Adalah Van Bemmelen, diilhami oleh penelitiannya di wilayah Bandung tahun 1933, berhipotesis bahwa Telaga Borobudur terjadi akibat bendungan piroklastika Merapi menyumbat aliran Kali Progo di kaki timurlaut Perbukitan Menoreh. Itu terjadi sebelum Borobodur didirikan tahun 830-850. Dan adalah Van Bemmelen juga yang berhipotesis (bisa dibaca di bukunya: the Geology of Indonesia) yang menyebutkan bahwa piroklastika Merapi pada letusan besar tahun 1006 telah menutupi danau Borobudur menjadi kering dan sekaligus menutupi candi ini lenyap dari sejarah, sampai ditemukan kembali oleh tim Van Erp pada tahun 1907-1911. Kalau melihat gambar peta dan penampang geologi volkano-tektonik Gunung Merapi (Van Bemmelen, 1949), akan tahulah kita bahwa ”nasib” Borobudur sepanjang sejarahnya telah banyak ditentukan oleh merosot-runtuhnya dinding baratdaya Merapi. Dan, ke arah situ pulalah sekarang pun banyak piroklastika hasil letusan Merapi ditumpahkan.&lt;br /&gt; Sebagai gunung api teraktif di dunia, yang di sekelilingnya telah dari zaman purba peradaban manusia tumbuh dan berkembang, mau tak mau Merapi sedikit banyak punya peranan pada maju dan mundurnya peradaban di sekelilingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><link>http://dikdas3.blogspot.com/2010/03/borobudur-dan-letusan-merapi-1006-m.html</link><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEilAqF9pRGL7wE3yYHu61WoT3ARakL-vEA3lIPLZ9Rcav4QdqYJ4_WOdp2e_O1tjaYdSgmNK5dSsDHLaxu7qyk5HI9NWgR_HY_O7MBLGuf8M4rWF1vmEyFmvFDz1b6tpVyZMEjqKx2hCg/s72-c/borobudur1.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total><author>ammbahjambrong@gmail.com (soal3)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7926060648010475238.post-3361893160148606505</guid><pubDate>Fri, 19 Mar 2010 16:20:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-03-19T23:22:38.051+07:00</atom:updated><title>GTT/ PTT KOTA MOJOKERTO</title><description>&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;GTT/PTT&lt;br /&gt;2010-01-23&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemarin (22 Januari 2010) Komisi I DPRD Kota Mojokerto mengadakan kunjungan kerja ke Badan Kepegawaian Daerah. Salah satu fokus yang dibahas adalah mengenai status Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini terkait dengan adanya PP(Peraturan Pemerintah) tentang pengangkatan tenaga honorer.  Sejauh ini jumlah GTT yang masuk dalam NIGS (Nomor Induk Guru Swasta) di kota Mojokerto diketahui sebanyak 1.803 orang,sedangkan PTTberstatus NIPS berjumlah 503 orang.Selain terkendala aturan dan tidak masuk dalam data base 2005,ribuan GTT/PTT diberangkat kan atas surat tugas dari masing-masing lembaga.Oleh sekolah maupun oleh kedinasan. Sehingga anggaran untuk tunjangan perbulan di siapkan oleh sekolah atau dinas iitu sendiri. Namun tidak menutup kemungkinan jika nanti ada perubahan dalam pendataan data base kembali oleh pemerintah pusat.Dalam hal pemberian tunjangan perbulan, tenaga honorer di minta memperjuangkannnya melalui DPRD, karena melalui wakil rakyat itu kemungkinan akan ada tambahan bantuan transportasi lebih besar dibandingkan yang diterima saat ini," Paling tidak seperti itu minimal nanti ada bantuan transportasi perbulan sebagai pengganti pengabdian mereka.Bisa Rp 500ribu-Rp 750ribu perbulan tergantung kekuatan APBD yang diatur dalam Perwali"Kata Irfan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sejak Pemkot tidak melaksanakan pengangkatan GTT/PTT lanataran terhalang oleh PP 48/2009 tentang pengangkatan tenaga honorer menjadi Pns tunjangan yng diterima GTT/PTT jaun dibawah UMK Mojokerto 2010 sebesar Rp 803 ribu.Sehingga GTT sebanyak 1803 orang dan PTT sebanyak 502 orang hanya bisa mengandalkan gaji dari sekolah dan instansi tempat mereka kerja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Komisi I DPRD Kota Mojokerto, Hardiyah Santi mengaku miris melihat nasib para GTT/PTT.Selain tunjangan yang diterima tak seimbang dengan pengabdian, dia tidak melihat adanya aturan yang menjelaskan masa depan honorer. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sementara itu Kepala BKD Irfan Soegijanto mendukung jika nanti DPRD melalui komisi I tetap memperjuangan nasib GTT/PTT. misalnya melakukan langkah solusi dengan membuat aturan penambahan tunjangan bersama pemkot."Bisa juga nanti dalam bentuk Perwali.Tapi kita sendiri berharap akan ada pendataan lagi sehingga mereka bisa masuk dalam database untuk diusulkan pengangkatan PNS"tandas Irfan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><link>http://dikdas3.blogspot.com/2010/03/gtt-ptt-kota-mojokerto.html</link><thr:total>3</thr:total><author>ammbahjambrong@gmail.com (soal3)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7926060648010475238.post-1006263212855045557</guid><pubDate>Fri, 19 Mar 2010 15:51:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-03-19T23:02:19.368+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">news</category><title>persiapan unas</title><description>&lt;div style="text-align: left;"&gt;Jelang Unas, Siswa-siswi SMP dan SMA se kota Istighosah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Jumat, 05 Maret 2010 - 11:56&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menghadapi ujian nasional tahun pelajaran 2009/2010, siswa-siswi SMP/MTs, SMA/MA dan SMK se kota Mojokerto mengikuti Istighosah/doa bersama yang digelar di Jalan Benteng Pancasila, Jum’at (5/3) pagi. Istighosah juga dihadiri Walikota, Wawali, Kapolresta, Kepala Dinas P dan K, Kepala Depag dan Ketua MUI Kota Mojokerto.&lt;br /&gt;Siswa siswi kelas tiga se kota Mojokerto didampingi oleh para Guru Wali kelas melaksanakan sholat dan memanjatkan doa agar diberi kelancaran dalam ujian yang akan dilaksanakan pada bulan ini. Doa bersama diawali dengan menjalankan salat dhuha, shalat hajat dan sholat taubat yang dimulai pukul 06.00 WIB.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgTEwA_IEaVFJFC6AyEDH9jajGvfa9JPPjdAo8TmBRwEnfJMI3kM69qMDZFwhTAw5-CFMHL7C6AWowsLVN8WxTkF7hp7skszJ4wYipTgrD9PUFWCwuUFFlC-sce2mYh3thD88gIzKD8xw/s1600-h/img18042009177541.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgTEwA_IEaVFJFC6AyEDH9jajGvfa9JPPjdAo8TmBRwEnfJMI3kM69qMDZFwhTAw5-CFMHL7C6AWowsLVN8WxTkF7hp7skszJ4wYipTgrD9PUFWCwuUFFlC-sce2mYh3thD88gIzKD8xw/s320/img18042009177541.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5450374255940248834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgsvE0NpUZX2agr3_Bhmae8BOR_RQR2V3yOtS0LUM0EncoUyORmzymaJELeTR0y0SNCK_3v68oqlgYXQOsF9bzZTbM9GV9-j5kwg8aX5SLQdYPpuTy6HUXgrze3XrgPKrGkQs-oxpTUFg/s1600-h/1267765006pic.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 199px; height: 132px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgsvE0NpUZX2agr3_Bhmae8BOR_RQR2V3yOtS0LUM0EncoUyORmzymaJELeTR0y0SNCK_3v68oqlgYXQOsF9bzZTbM9GV9-j5kwg8aX5SLQdYPpuTy6HUXgrze3XrgPKrGkQs-oxpTUFg/s320/1267765006pic.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5450375091485404626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Walikota Ir. H. Abdul Gani Soehartono, MM turut hadir di tengah para siswa dan guru yang mengikuti istighosah ini. Ia juga menyampaikan pentingnya untuk memanjatkan doa dan berusaha dengan baik demi mencapai kelulusan prestasi. Dengan motto boleh kecil kotanya, tapi tidak boleh kecil semangatnya, Walikota juga meminta para siswa untuk tetap semangat belajar demi kelulusan dan tak lupa berdoa selalu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ujian nasional merupakan kegiatan rutin dan wajib diikuti sebagai tolok ukur seberapa jauh penguasaan materi yang sudah diterima dari guru jadi Walikota mengatakan semestinya murid-murid tidak perlu takut, yang penting menyiapkan diri dengan baik. “Belajarlah dengan tekun, pulang sekolah ulangi pelajaran yang sudah diterangkan di sekolah,” pesannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sementara Wakil Walikota Drs. KH. Mas’ud Yunus menyampaikan kiat-kiat agar bisa meraih kesuksesan yaitu optimis, semangat tinggi dalam belajar dan berdoa. “Usia bukanlah penghalang untuk kesuksesan, walaupun usia muda tapi juga bisa berprestasi dan sukses,” katanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Lebih lanjut dipaparkannya, cacat atau keterbasan fisik juga tidak boleh menjadikan orang patah semangat dalam berprestasi. Kepandaian dan kecerdasan tidak boleh disia-siakan, karena manusia terlahir sebagai makhluk yang cerdas. Selain itu Wawali berpesan agar tidak mudah menyerah pada nasib. Karena Allah tidak akan merubah nasib seseorang jika mereka tidak mau merubahnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sehubungan dengan hasil try out yang telah digelar dan mungkin kurang memuaskan, wawali berharap agar siswa-siswi tidak patah semangat dan terus belajar demi kelulusan Unas nanti.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Acara dilanjutkan dengan pembacaan doa bersama-sama yang dipimpin langsung oleh KH. Faqih Usman, KH. Mutohharun Afif, dan KH. Mas’ud Yunus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;</description><link>http://dikdas3.blogspot.com/2010/03/persiapan-unas.html</link><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgTEwA_IEaVFJFC6AyEDH9jajGvfa9JPPjdAo8TmBRwEnfJMI3kM69qMDZFwhTAw5-CFMHL7C6AWowsLVN8WxTkF7hp7skszJ4wYipTgrD9PUFWCwuUFFlC-sce2mYh3thD88gIzKD8xw/s72-c/img18042009177541.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total><author>ammbahjambrong@gmail.com (soal3)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7926060648010475238.post-7233858530715650128</guid><pubDate>Fri, 19 Mar 2010 15:28:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-03-19T22:49:29.164+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">activity</category><title>swimming at waterpark</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Swimm...that's the one great hobby, after the examination our students, 5th and 6th class getting swimming activity to waterpark pool side, we going together by public car, it call "bemo"...yeah it just to saving money, but they so enjoy the journey cause they can refreshing by study after 6 months, here they are:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj2VS92Tc_l1U-W9TKzZ2OD6I6DQXL0kZcCaG-uxf4TN-bx2w_uyoXkr_7w4dCdkIWXmmgoulkkdEDwr5qTbpDi20NUO2_xX6dy4T3kmaw6dhyNyBq4XhY8tt241CxtOC8wE6InXfWhGg/s1600-h/DSC06138.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj2VS92Tc_l1U-W9TKzZ2OD6I6DQXL0kZcCaG-uxf4TN-bx2w_uyoXkr_7w4dCdkIWXmmgoulkkdEDwr5qTbpDi20NUO2_xX6dy4T3kmaw6dhyNyBq4XhY8tt241CxtOC8wE6InXfWhGg/s320/DSC06138.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5450371627273621586" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgz-gprZ8OTg_CLq3B_cAy-U-I0MbRnK84MYHzG2WllZwYfITXkz3FpLaYGojmCttvqHQ3hELCSGC-KVQXjm9OJ3JHVD25y845gUMl9fVbgmS0NZ3oxBg95CMCFMXBQD6lcFFpWLeBUjA/s1600-h/DSC06115.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgz-gprZ8OTg_CLq3B_cAy-U-I0MbRnK84MYHzG2WllZwYfITXkz3FpLaYGojmCttvqHQ3hELCSGC-KVQXjm9OJ3JHVD25y845gUMl9fVbgmS0NZ3oxBg95CMCFMXBQD6lcFFpWLeBUjA/s320/DSC06115.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5450371618986461778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4u5jGaEAkfHetOEV0pXahZhD1St8d1BHb_nsXQVarPFcdzmSgIubZ3QV3poXobk5CkbCKzdfkOTPIv78ABLx0SRjVuaEE-3RjohZ4G6GvEd1-nKrp-oLTBCfbkw2uztkrKAkR9XgCjA/s1600-h/DSC06111.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4u5jGaEAkfHetOEV0pXahZhD1St8d1BHb_nsXQVarPFcdzmSgIubZ3QV3poXobk5CkbCKzdfkOTPIv78ABLx0SRjVuaEE-3RjohZ4G6GvEd1-nKrp-oLTBCfbkw2uztkrKAkR9XgCjA/s320/DSC06111.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5450371648516518050" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEifZ7jzm_hR8QHoM5Crgp65L1gc_fasmzVVKGX8SUwep2SNasp6yM-2jSJtXR2eYU3EkOfipK3sDJ2aVenJ13uvUZ4qJ-nXo_cyAsgVEza-dj7oeRzXZ4glGEnHawdsjbF5gKuHedSNYw/s1600-h/DSC06143.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEifZ7jzm_hR8QHoM5Crgp65L1gc_fasmzVVKGX8SUwep2SNasp6yM-2jSJtXR2eYU3EkOfipK3sDJ2aVenJ13uvUZ4qJ-nXo_cyAsgVEza-dj7oeRzXZ4glGEnHawdsjbF5gKuHedSNYw/s320/DSC06143.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5450371640267164546" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgmoJwNmnUFcCaoriYNHyJsdGergMBAyYfd8t9dMNHOo6PJAPLMQab90pWKNqDMfiSdMu1evsM5oYXRQxeIKlHYZcC52Y04gSdL5oNy83J4eMBVLCivNuE7XVitDlq-i7pG1RnR5ym5aw/s1600-h/DSC06129.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgmoJwNmnUFcCaoriYNHyJsdGergMBAyYfd8t9dMNHOo6PJAPLMQab90pWKNqDMfiSdMu1evsM5oYXRQxeIKlHYZcC52Y04gSdL5oNy83J4eMBVLCivNuE7XVitDlq-i7pG1RnR5ym5aw/s320/DSC06129.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5450371661180270498" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><link>http://dikdas3.blogspot.com/2010/03/swimming-at-waterpark.html</link><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj2VS92Tc_l1U-W9TKzZ2OD6I6DQXL0kZcCaG-uxf4TN-bx2w_uyoXkr_7w4dCdkIWXmmgoulkkdEDwr5qTbpDi20NUO2_xX6dy4T3kmaw6dhyNyBq4XhY8tt241CxtOC8wE6InXfWhGg/s72-c/DSC06138.JPG" width="72"/><thr:total>0</thr:total><author>ammbahjambrong@gmail.com (soal3)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7926060648010475238.post-1417565964808924140</guid><pubDate>Fri, 19 Mar 2010 15:17:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-03-19T22:18:58.281+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">activity</category><title>Peringatan maulid nabi</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hari besar untuk kalender masehi sangatlah ditunggu-tunggu baik oleh siswa-siswa ato guru....disamping melaksanakan hajatan berhubungan dengan hari besar itu juga membawakan hasil belajar di luar kelas/ sekolah, beberapa dari kegiatan ini dapat kita lihat di ....&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgKEBikcNDzvJPxU-FEFxTXRMLyzGXRGsAwLtRc1xa2VuPfAFpVgOeu53z4g_WyWuXYwXTtOyvc5Tj8tQmwkSEY48qqRejIzk0rDKeRCif0njuQuHdUTBQpe_3_t2co5XH9evVSKvR3hA/s1600-h/S5005816.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgKEBikcNDzvJPxU-FEFxTXRMLyzGXRGsAwLtRc1xa2VuPfAFpVgOeu53z4g_WyWuXYwXTtOyvc5Tj8tQmwkSEY48qqRejIzk0rDKeRCif0njuQuHdUTBQpe_3_t2co5XH9evVSKvR3hA/s320/S5005816.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5444214175360638978" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgc-00rBhgPdOcQX7LoJ73ZO4ZWlu5RFW2Y0UNoYWyYGVp8BBsMyUokVbv845puiHu6qgVJ-4ELjsmCCdlq_9L7bIGoJtb3Zp8Q-0fN2CKy4_iHtJGPNN5JujwqAqaVncDkqRoODO-i-A/s1600-h/S5005814.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgc-00rBhgPdOcQX7LoJ73ZO4ZWlu5RFW2Y0UNoYWyYGVp8BBsMyUokVbv845puiHu6qgVJ-4ELjsmCCdlq_9L7bIGoJtb3Zp8Q-0fN2CKy4_iHtJGPNN5JujwqAqaVncDkqRoODO-i-A/s320/S5005814.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5444214156192453906" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjLsn8C1AWD9TOTwKMev8T0cE1Yny0PpzzUodlWH2s98H4dNWCDSsb6lvZXUU6-D02TJnd7Dlf6iHjTa71srxS0V2fF6c_UzELSJoOPO9wkjDmE5QfA4J4Ss2gpl7MoKq2sxoAa6zD9OA/s1600-h/S5005803.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjLsn8C1AWD9TOTwKMev8T0cE1Yny0PpzzUodlWH2s98H4dNWCDSsb6lvZXUU6-D02TJnd7Dlf6iHjTa71srxS0V2fF6c_UzELSJoOPO9wkjDmE5QfA4J4Ss2gpl7MoKq2sxoAa6zD9OA/s320/S5005803.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5444214149117463378" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgTpunA_TTLq-wNVP0wCJMy_uXoBN4lIjRynj84V3MdWTSyM3uzVde7yGChT8XN9vhokhCrKx22mN26AGgfcNZZToKIubRImQnjhVshy2ooOgU15WnV2JKhNwO_rysHY3s3UMYEFSWTXA/s1600-h/S5005798.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgTpunA_TTLq-wNVP0wCJMy_uXoBN4lIjRynj84V3MdWTSyM3uzVde7yGChT8XN9vhokhCrKx22mN26AGgfcNZZToKIubRImQnjhVshy2ooOgU15WnV2JKhNwO_rysHY3s3UMYEFSWTXA/s320/S5005798.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5444214140885423506" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgI8SUXYi6BDSexRalWYviuycwaUtcqqPhnMrc7TW713ZXOgRBSpAjFJlxfdTBAeBp37ER8e2Y7vTNXscv6VdLpf2HruyX2Y4mnqgV5btybrafmyPmQJYUD5irr88oA0m0EP0r0q0SafA/s1600-h/S5005766.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgI8SUXYi6BDSexRalWYviuycwaUtcqqPhnMrc7TW713ZXOgRBSpAjFJlxfdTBAeBp37ER8e2Y7vTNXscv6VdLpf2HruyX2Y4mnqgV5btybrafmyPmQJYUD5irr88oA0m0EP0r0q0SafA/s320/S5005766.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5444214127777370066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><link>http://dikdas3.blogspot.com/2010/03/peringatan-maulid-nabi.html</link><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgKEBikcNDzvJPxU-FEFxTXRMLyzGXRGsAwLtRc1xa2VuPfAFpVgOeu53z4g_WyWuXYwXTtOyvc5Tj8tQmwkSEY48qqRejIzk0rDKeRCif0njuQuHdUTBQpe_3_t2co5XH9evVSKvR3hA/s72-c/S5005816.JPG" width="72"/><thr:total>0</thr:total><author>ammbahjambrong@gmail.com (soal3)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7926060648010475238.post-5465015361216058612</guid><pubDate>Tue, 16 Mar 2010 16:21:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-03-19T22:21:59.037+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">artikel</category><title>cara melakukan bimbingan</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebelum melaksanakan bimbingan belajar, terlebih dahlu guru mengetahui dan memahami faktor-faktor penyebab siswa yang mengalami kesulitan belajar membaca. Faktor-faktor tersebut bersumber dari dalam (internal) dan dari luar (eksternal).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Faktor penyebab yang bersifat internal&lt;/span&gt;, antara lain:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt; Motivasi, Kekurangpahaman terhadap manfaat berbahasa dengan baik dan benar akan mengganggu minat dan motivasi siswa belajar bahasa. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kemampuan dasar intelektual, Kemampuan dasar intelektual yang rendah dapat menyebabkan siswa gagal dalam mengikuti pelajaran Bahasa Indonesia. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kebiasaan belajar, Kebiasaan belajar yang salah atau kurang memadai (belajar hanya pada waktu akan ada ulangan) memungkinkan prestasi belajar yang dicapai siswa rendah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kemampuan dan keterampilan dasar, Kemampuan dasar memahami dan keterampilan menggunakan bahasa yang kurang dikuasai siswa (menyimak dan membaca, berbicara dan menulis) ikut menentukan keberhasilan siswa dalam belajar Bahasa Indonesia. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perbendaharaan pengalaman (skemata) Sedikit banyaknya skemata dalam berbahasa Indonesia dapat mempengaruhi kelancaran siswa belajar bahasa Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Pola-pola kalimat dan kosa kata dari bahasa ibu sedikit banyak akan berpengaruh kurang menguntungkan bagi siswa dalam belajar Bahasa Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Faktor penyebab yang bersifat eksternal&lt;/span&gt;, antara lain:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Sangat minimnya sarana penunjang yang tersedia (belum ada  buku paket, pepustakaan sekolah belum difungsikan secara optimal) &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Metode pembelajaran ayng diterapkan guru kurang menarik minat siswa untuk belajar sungguh-sungguh. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pemilihan bahan pelajaran yang kurang sesuai dengan situasi dan kondisi siswa sehingga siswa merasa bosan dan frustasi.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengetahui dan memahami faktor-faktor penyebab siswa mengalami kesulitan belajar, maka guru harus dapat mengklasifikasi-kan jenis-jenis kesulitan belajar membaca yang dialami siswa serta dapat menentukan langkah-langkah untuk mengatasi kesulitan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini akan dijelaskan jenis kesulitan belajar membaca serta langkah-langkah yang digunakan untuk mengatasi masalah kesulitan tersebut: Membaca bersuara  Kesulitan belajar yang dialami siswa dalam membaca bersuara tampak&lt;br /&gt;pada hal-hal berikut:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt; Membaca kata demi kataSiswa berhenti setelah membaca sebuah kata dan tidak segera diikuti sengan membaca kata berikutnya. Cara-cara yang dapat digunakan untuk mengatasi kesulitahn tersebut adalah sebagai berikut: &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pilih wacana yang tingkat keterbatasannya setingkat lebih rendah dari tingkat keterbacaan wacana yang umum digunakan kelas. Minta siswa untuk menulis kalimat, kemudian minta ia membaca kalimat itu dengan keras. Jika kesulitan disebabkan oleh kurangnya penguasaan terhadap kosa kata, perkayalah kosa kata. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika siswa tidak menyadari, bahwa ia membaca kata demi kata,&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; Penfrasean yang salah dalam membaca, siswa memenggal kalimat (berhenti) pada tempat yang tidak tepat, tidak memperhatikan pungtuasi sehingga makna kata menjadi salah. Cara yangdapat digunakan dalam proses pemberian bimbingan adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kesalahan disebabkan oleh ketidaktahuan siswa akan makna kelompok kata (&lt;i&gt;frase&lt;/i&gt;), sajikan kalimat-kalimat yang telah diberi tanda pemenggalan untuk dibaca siswa sebagai bahan latihan membaca. Jika kesalahan disebabkan oleh ketidaktahuan siswa akan tanda baca, perkenalkan fungsi tanda baca dan cara membacanya. Berikan sebuah paragraph tanpa tanda baca dan mintalah siswa membacanya. Selanjutnya ajaklah siswa membubuhkan tanda baca yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penghilangan Siswa menghilangkan kata atau frase dari teks yang dibacanya disebabkan karena siswa tidak mampu mengeja huruf-huruf tersebut. Cara yang dapat dilakukan saat pemberian bimbingan adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Lakukan koreksi tidak langsung, misalnya siswa diminta membaca ulang ketika siswamelakukan penghilangan dalam membaca bersuara.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kenali kata yang biasa dihilangkan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berikan latihan membaca kata yang sering dihilangkan itu&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pengulangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mengulang baca kata disebabkan oleh faktor kurang mampu mengeja huruf atau keterampilan membaca rendah. Untuk mengatasinya, lakukan cara-cara berikut pada saat pemberian bimbingan:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Siswa perlu disadarkan bahwa mengulang kata pada waktu membaca merupakan kebiasaan yang tidak menguntungkan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kenali kata yang biasa diulang baca siswa.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Latihan membaca kata yangs sering diulang baca tersebut&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pembalikan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Siswa menggunakan orientasi dari kanan ke kiri dalam membaca, misalnya satu dibaca upas, huruf b dibaca d. Cara-cara berikut dapat ditempuh untuk mengatasi kesulitan tersebut ketika pemberian bimbingan:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt; Siswa perlu disadarkan bahwa menggunakan orientasi dari kanan ke kiri pada waktu membaca tulisan itu salah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Siapkan kata-kata yang memiliki kemiripan bentuk untuk latihan membaca, misalnya pipi dan gigi, banu dan dadu.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penyisipan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Siswa menambahkan atau menyisipkan kata dalam kalimat yang sedang dibacanya. Dalam proses belajar bimbingan, lakukan cara-cara sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Mintalah siswa membaca kalimat pelan-pelan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ingatkan jika  ia melakukan penyisipan&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penggantian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam membaca, siswa mengganti kata tertentu dengan kata lain yang merupakan sinonimnya. Cara berikut dapat digunakan pada saat bimbingan:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Gunakan bahan membaca yang tergolong mudah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tandai kata-kata yang sulit dibaca siswa&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Latihan cara membaca kata-kata yang sulit dibaca itu.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Membaca dalam hati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Cara-cara berikut dapat digunakan dalam bimbingan siswa yang mengalami kesulitan membaca dalam hati (pemahaman):&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Untuk membantu siswa yang mempunyai kebiasaan berkomat-kamit menggunakan telunjuk untuk mengikuti baris-baris kalimat dalam wacana dan menggerakkan kepala ari kiri ke kanan pada waktu membaca dalam hati, lakukan cara berikut:&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Minta siswa menggunakan satu kalimat yang dibacanya. Selanjutnya, mintalah ia membaca kalimat itu kembali tanpamenggunakan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jelaskan bahwa kebiasaan berkomat-kamit dalam membaca pemahaman itu akan menghambat proses pemahaman isi wacana.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bila siswa yang biasa menggunakan jari telunjuk atau menggerakkan kepalanya dari kiri ke kanan mengalami gangguan pada mata, sediakan baginya bacaan dengan huruf yang benar dan jelas, latihan teknik membaca frase, dan beri tahu bahwa kebiasaan yang sering dilakukan itu akan merugikan diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Agar siswa dapat menangkap pesan wacana yang dibacanya dengan lancar, tempuhkan cara berikut:&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Jelaskan kata-kata sulit dari bacaan sebelum siswa mulai membaca.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kata-kata yang sulit dilafalkan dapat dilatihkan caramembacanya dengan menggunakan metode SAS.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kesulitan dalam mengenali ide pokok dan ide penjelasan dalam paragraph, hubungan antar idea dan kesulitan dalam membuat kesimpulan dapat diatasi dengan cara berikut ketika bimbingan berlangsung:&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Jelaskan penanda kalimat yang mewadahi idea pokok dalam paragraf (pada awal atau akhir paragraf).&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Petakan hubungan antar idea yang terdapat dalam satu wacana dengan diagram, bagan atau gambar.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jelaskan langkah-langkah menarik kesimpulan denganpenekanan pada penggunaan proses berfikir secara kritis dan kreatif.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Membaca Puisi dengan intonasi yang tepat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengatasi kesulitan siswa dalam membaca puisi dengan intonasi yang tepat, guru dapat mengambil langkah sebagai berikut dalam pemberian bimbingan belajar membaca:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Memberikan contoh yang benar tentang cara membaca puisi dengan intonasi yang tepat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mintalah siswa untuk membaca puisi yang telah disediakan oleh guru.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Guru memberikan koreksi/ evaluasi dengan memberitahu kesalahan yang dilakukan saatmembaca dan memberitahu bagaimana seharusnya membaca yang benar.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Siswa sering diminta untuk latihan membaca puisi agar lebihmemahami cara yang benar untuk membaca puisi.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Pemberian bimbingan belajar membaca ini dilakukan secara berkelanjutan, terus-menerus dan aktif sampai sejauhmana siswa telah berhasil mencapai tujuan dan pemberian bimbingan dilaksanakanlah dan dikembangkan berdasarkan norma-norma yang berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Strategi bimbingan belajar membaca&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Beberapa strategi yang dapat digunakan dalam melaksanakan program bimbingan belajar adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya Jawab;&lt;br /&gt;Tanya jawab dapat dilaksanakan secara individual atau kelompok. Dalam pelaksanaan pemberian bimbingan belajar dengan Tanya jawab, guru dimungkinkan untuk membina hubungan yang lebih akrab dengan siswa yang mengalami kesulitan membaca sehingga motivasi belajar siswa itu meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diskusi;&lt;br /&gt;Diskusi digunakan dengan memanfaatkan interaksi antar individu dalam kelompok untuk mengatasi kesulitan belajar yang dialami kelompok siswa. Tujuan dari diskusi yang dilakukan antara lain:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Agar individu dalam kelompok dapat mengenali diri sendiri dan kesulitan yang dihadapi sehingga mereka mampu menemukan jalan untuk mengatasinya. apat saling mempercayai antar anggota kelompok diskusi. Dapat mengembangkan kerjasama antar pribadi.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penugasan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pemberian tugas  sangat membantu siswa dalam mengatasi kesulitan belajarnya. Siswa juga terbantu untuk lebih memahami. dirinya dan untuk memperbaiki cara belajar yang salah yang pernah dilakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kerja kelompok&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dengan cara ini diharapkan interaksi antara anggota kelompok mampu memperbaiki diri siswa yang mengalami kesulitan belajar. Kegiatan ini juga dapat meningkatkan minat siswa untuk belajar secara optimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tutor sebaya (pertutoring)&lt;/span&gt;Yang bertugas sebagai tutor adalah siswa yang situnjuk guru&lt;br /&gt;dengan syarat siswa itu berprestasi lebih baik, hubungan sosialnyabaik dan disegani teman-teman yang mengalami kesulitan belajar membaca. Guru memberikan petunjuk kepada tutor tentang caramembantu teman yang kesulitan belajar. Guru juga mengawasijalannya kegiatan ini.Dalam memberikan bimbingan belajar membaca, guru dapat memilihdan menggunakan strategi yang paling tepat untuk dipraktikkan dalam kegiatan bimbingan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://dikdas3.blogspot.com/2010/03/cara-melakukan-bimbingan.html</link><thr:total>0</thr:total><author>ammbahjambrong@gmail.com (soal3)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7926060648010475238.post-6579104702062027062</guid><pubDate>Tue, 16 Mar 2010 16:12:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-03-19T22:23:37.362+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">artikel</category><title>bimbingan belajar bagi siswa</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjw0MNUe1ytD6qhkbVsCA_nETQYocJeTF77kxeHd8kRa_HfVjSRtmAm3lDF2PxgXhUQqXK0keyrUSv-h0Kec_EXKOMT3Q7D4C41dNxOBaRIgryuKezKuAx6cK14zVz-lKsr-1gzC8HJ2g/s1600-h/perpus+1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 231px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjw0MNUe1ytD6qhkbVsCA_nETQYocJeTF77kxeHd8kRa_HfVjSRtmAm3lDF2PxgXhUQqXK0keyrUSv-h0Kec_EXKOMT3Q7D4C41dNxOBaRIgryuKezKuAx6cK14zVz-lKsr-1gzC8HJ2g/s320/perpus+1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5449267382769162338" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bimbingan belajar merupakan salah satu usaha yang perlu dilaksanakan untuk mencapai tujuan belajar yang maksimal. Pelaksanaan bimbingan dilatarbelakangi oleh beberapa aspek, diantaranya aspek psikologis, sosiologis, cultural dan pedagogis. Latar belakang psikologis dalam proses pendidikan siswa sebagai subjek didik merupakan pribadi yang unik dengan segala karakteristiknya. Hal inilah yang menyebabkan perbedaan kemampuan anak dalam menerima pelajaran yang diberikan oleh guru. Ada anak yang dengan mudah memahami pelajaran, ada pula yang sulit untuk memahami pelajaran. Oleh karena itu guru mempunyai tanggung jawab yang besar dalam membantu siswa agar mereka berhasil dalam belajar yaitu dengan memberikan bimbingan belajar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Latar belakang sosial budaya, kegiatan belajar dan pembelajaran merupakan salah satu kegiatan yang diberikan di sekolah, dengan tujuan agar siswa berhasil dalam bidang pendidikan dan pada akhirnya siswa dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan. Walaupun begitu, masih saja ada siswa yang belum berhasil. Karena alasan inilah, peran guru sangat diperlukan untuk memberikan bimbingan belajar kepada siswa yang belum berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Latar belakang pedagogis, bimbingan belajar mempunyai peranan yang amat penting dalam pendidikan yaitu membantu setiap pribadi anak didik agar berkembang secara optimal dan berhasil dalam kegiatan pembelajaran. Sebagai pendidik, tugas dan tanggung jawab guru yang paling utama ialah mendidik yaitu memabntu subjek didik untuk mencapai keberhasilan dalam belajar. Sebelum memberi bimbingan belajar kepada siswa, guru diharuskan mengenal dan memahami tingkat perkembangan anak didik. Sistem motivasi kebutuhan, pribadi, kecakapan dan kesehatan mental yang dimiliki oleh siswa yang belum berhasil dalam belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlunya pemberian bimbingan belajar membaca bagi siswa Kelas III SD. Bila dilihat dari kemampuan anak secara umum, siswa kelas III seharusnya sudah dapat membaca secara lancar dan benar. Namun, banyak pula anak kelas III SD yang belum bisa membaca. Maka dari itulah peran guru sangat diharapkan untuk memberikan bimbingan belajar bagi siswa yang belum bisa membaca untuk mendukung peran guru tersebut agar berhasil sesuai yang diharapkan maka sebaliknya guru haruslah memahami terlebih dahulu tentang kemampuan yang dimiliki oleh siswa dalam belajar membaca. Setelah memahami kedua hal tersebut, guru akan lebih menentukan teknik/ pendekatan yang paling tepat untuk digunakan dalam memberikan bimbingan belajar membaca. Peranan pemberian bimbingan belajar membaca bagi siswa kelas III SD sangat penting kedudukannya dalam membantu mensukseskan kegiatan gemar membaca. Kegiatan tersebut  akan lebih lancar apabnila yang memberikan bimbingan adalah guru, karena guru dalam kedudukannya sebagai personil pelaksana proses pembelajaran memiliki posisi yang strategis. Selain itu, guru juga lebih sering bernteraksi dengan siswa secara langsung sehingga guru dapat mengamati secara rutin tentang perkembangan kemajuan belajar siswa dalam bidang membaca khususnya.Dalam proses pemberian bimbingan belajar ini guru diharapkan mampu membantu siswa untuk lebih maju dan terampil dalam bidang membaca. Untuk mencapai hasil bimbingan belajar membaca secara maksimal akan lebih mudah tercapai apabila yang melaksanakannya adalah guru yang ahli dalam bidang membaca yaitu guru bidang studi Bahasa Indonesia, namun di tingkat SD belum bisa dilaksanakan karena satu kelas dipegang/ diampu oleh satu guru. Hal ini berarti yang melaksanakan bimbingan belajar membaca di kelas III adalah guru kelas III SD itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://dikdas3.blogspot.com/2010/03/bimbingan-belajar-bagi-siswa.html</link><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjw0MNUe1ytD6qhkbVsCA_nETQYocJeTF77kxeHd8kRa_HfVjSRtmAm3lDF2PxgXhUQqXK0keyrUSv-h0Kec_EXKOMT3Q7D4C41dNxOBaRIgryuKezKuAx6cK14zVz-lKsr-1gzC8HJ2g/s72-c/perpus+1.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total><author>ammbahjambrong@gmail.com (soal3)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7926060648010475238.post-6077557791049608879</guid><pubDate>Tue, 16 Mar 2010 15:24:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-03-19T22:22:32.137+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">activity</category><title>walikota cup</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;it's mean a soccer tournament for the elementary school students, each school in our town must to put down their soccer team to have a match at A. Yani square, but I apologize cause I don't remember that tornament began, here there are :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgqDlEnS74vt_A4D7dsoS8ITdHRi4PzZtoDcZJ94bPOC5URGNPvoSV94iFUntS5eHO-7kmoOy4PwrZ5B5K49HBq3NUFev7ALI48hAC7OL6P6k_KjR6k0Dn5rBfCHJEeDHg6nlxZ8FnFzg/s1600-h/Foto063.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgqDlEnS74vt_A4D7dsoS8ITdHRi4PzZtoDcZJ94bPOC5URGNPvoSV94iFUntS5eHO-7kmoOy4PwrZ5B5K49HBq3NUFev7ALI48hAC7OL6P6k_KjR6k0Dn5rBfCHJEeDHg6nlxZ8FnFzg/s200/Foto063.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5449256787836796786" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Magersari 1 team :&lt;br /&gt;&lt;ol style="text-align: center;"&gt;&lt;li&gt;Taufik&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Yugo&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Brian&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dwiki&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Nicola&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Habib&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hafiz&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Daniel&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ivan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Roy&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Haris&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjSb3qXYZ6QHnGu_2uS7FfO4vCatKLFwIsfr3RR56FjBoyBcX1hLXitlTYKHLQPr7HB0Riz3vwwo6sMI15nupxtiZ14ZPOQXH3pJx70ji_ACyvO1L6G_13FXIqOwO5U44gaChN5qN2y4g/s1600-h/Foto058.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjSb3qXYZ6QHnGu_2uS7FfO4vCatKLFwIsfr3RR56FjBoyBcX1hLXitlTYKHLQPr7HB0Riz3vwwo6sMI15nupxtiZ14ZPOQXH3pJx70ji_ACyvO1L6G_13FXIqOwO5U44gaChN5qN2y4g/s200/Foto058.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5449256856818838242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;their to shake hands each other before the match play&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjCmdVsKf6W3S8tSulkuh3k_kUg863YBa5tdbtYkylIVzQPAwVIkAuSyuQKL75KpOVkDJ7EaB16ICehyWoo_K9M995Xr-92hEmY_8usY6dSdMNdryq6ldrsSXl48iIcttb0bHXJcgcgPQ/s1600-h/Foto071.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjCmdVsKf6W3S8tSulkuh3k_kUg863YBa5tdbtYkylIVzQPAwVIkAuSyuQKL75KpOVkDJ7EaB16ICehyWoo_K9M995Xr-92hEmY_8usY6dSdMNdryq6ldrsSXl48iIcttb0bHXJcgcgPQ/s200/Foto071.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5449256796394302770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;two coach getting joke, the green wear....that's the sport teacher&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhbo8juTNMVvL7-lDuiIke-BvWNGVllWJvR6Ndvp4zDTy8g5FZva0uB5cKXV9gaTpVZStkBvjKIeYelaOYZvhFicwr_opKj4jg9DDNEgkSBHK_25jBn7x1bs0oR37ECxp8X5WwmHz5KpQ/s1600-h/Foto054.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhbo8juTNMVvL7-lDuiIke-BvWNGVllWJvR6Ndvp4zDTy8g5FZva0uB5cKXV9gaTpVZStkBvjKIeYelaOYZvhFicwr_opKj4jg9DDNEgkSBHK_25jBn7x1bs0oR37ECxp8X5WwmHz5KpQ/s200/Foto054.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5449256808226962674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;I take the picture from far away and getting some rest....ha..ha&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;those are the one activity that make the students good healhty and teaching them how to fair play, how to work by team not individual,  and hoping for the next they will not forget this moment, not for whose the winner and loosser.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://dikdas3.blogspot.com/2010/03/walikota-cup.html</link><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgqDlEnS74vt_A4D7dsoS8ITdHRi4PzZtoDcZJ94bPOC5URGNPvoSV94iFUntS5eHO-7kmoOy4PwrZ5B5K49HBq3NUFev7ALI48hAC7OL6P6k_KjR6k0Dn5rBfCHJEeDHg6nlxZ8FnFzg/s72-c/Foto063.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total><author>ammbahjambrong@gmail.com (soal3)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7926060648010475238.post-2792635501733453775</guid><pubDate>Tue, 16 Mar 2010 15:13:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-03-17T23:12:11.297+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">news</category><title>penerimaan cpns</title><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;                        &lt;/div&gt;&lt;table style="text-align: left; margin-left: auto; margin-right: auto; width: 269px; height: 24px;" class="new_border01" cellspacing="1"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="new_bgheader" height="22"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-weight: bolder;font-size:100%;" &gt;Pemkot Bidik 300 PNS Baru&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;    &lt;span class="style4"&gt;Rabu, 03 Maret 2010 - 10:06&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                &lt;div align="justify"&gt;Usulkan ke Menpan Pengganti PNS Pensiun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MOJOKERTO - Pemkot Mojokerto mulai membidik para calon pegawai negeri sipil (PNS) baru pada tahun 2010. Tidak tanggung-tanggung jumlah yang bakal dipersiapkan sebagai pengganti PNS karena pensiun mencapai 300 orang. Itu terbagi atas rekrutmen 2010 dan cadangan tenaga tahun 2011.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Guna merealisasikan hal itu Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Mojokerto kini sudah mempersiapkan formasi-formasi yang dibutuhkan. Agar tidak berdampak pada pelaksanaan pelayanan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala BKD Irfan Soegijanto mengatakan, keberadaan para calon PNS selama dua tahun itu memang perlu dipersiapkan sejak awal. Menyusul pada tahun 2010 ini, setidaknya sekitar 200 lebih PNS telah memasuki masa purna. ''Agar nanti tidak mengganggu pelayanan karena banyak yang sudah memasuki masa pensiun, maka sangat perlu untuk kita usulkan calon PNS untuk formasi yang dibutuhkan," ungkapnya, kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, sejauh ini jumlah PNS di lingkup Pemkot Mojokerto dengan variatif golongan dan pangkat mencapai 3.400 orang. Namun, jumlah tersebut perlahan-lahan mulai menyusut seiring masa pensiun di tahun 2010 dan 2011. ''Rata-rata kalau kita menghitung perbulan mencapai 8 orang. Dan itu banyak dari mereka yang duduk sebagai staf,'' terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menuturkan, untuk sementara formasi yang diusulkan sesuai kebutuhan. Diantaranya dokter spesialisi untuk melengkapi RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo sebagai kelas B, jajaran staf dan proyeksi calon PNS untuk memenuhi personil satpol PP sebanyak 30 orang. ''Tapi sebagian besar yang kita btuhkan sekarang adalagh tenaga guru. Terutama guru tingkat SD. Kalau untuk SMP dan SMP sepertinya sudah terpenuhi," imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun atas usulan itu, pemkot tidak dapat berharap banyak. Sebab, sesuai ketentuan yang ada, penyediaan tenaga PNS baru di daerah harus mempertimbangkan anggaran negara. Terutama dalam hal pemberian gaji kepada korps berseragam cokelat keki itu. ''Ya memang harus disesuaikan dengan kekuatan anggaran negara. Tapi setidaknya kita sudah mengusulkan apa yang dibutuhkan oleh pemerintah kota," tambah Irfan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disinggung kapan masa rekrutmen CPNS di lingkup kota di gelar, Irfan justru berharap agar hal itu lekas dilaksanakan. Namun jika dikaitkan dengan kondisi kewenangan, pemkot pasti akan menggelar manakala sudah mendapat lampu hijau dari pemerintah pusat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Biasanya antara bulan Juni-Juli. Tapi informasi yang kami terima tahun bisa dipercepat. Bisa juga April atau Mei," tukasnya. Akan tetapi, supaya kebutuhan tenaga di masing-masing satuan kerja pemerintah daerah (SKDP) terpenuhi, BKD akan terus mengiventarisir PNS yang pensiunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Memang kemarin sempat ada perubahan dalam pengisian format formasi. Makanya semua akan kita perbaiki, termasuk mendata mereka (PNS, Red) yang pensiun dalam waktu dekat," katanya. (ris/yr) &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sumber : Radar mojokerto&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;               &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://dikdas3.blogspot.com/2010/03/penerimaan-cpns.html</link><thr:total>0</thr:total><author>ammbahjambrong@gmail.com (soal3)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7926060648010475238.post-5596834528802936137</guid><pubDate>Mon, 15 Mar 2010 16:19:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-03-17T23:14:02.043+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">artikel</category><title>karakter siswa kelas 3</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karakter bisa digambarkan sebagai sifat manusia pada umumnya dimana manusia mempunyai banyak sifat yang tergantung dari faktor kehidupannya sendiri. Karakter seperti: &lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Pemarah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sabar&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ceria&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pemaaf&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dan banyak lainnya karena setiap manusia pasti mempunyai karakter yang berbeda. Manusia sebagai makhluk individu-sosialis mempunyai karakter sosial yang kuat berbeda dengan makhluk-makhluk hidup lainnya.Karakter Bisa disebut juga (Karakteristik), ataupun dalam bahasa&lt;br /&gt;inggris (charateristic). Untuk menunjukan ekstitensi dirinya manusia pasti mempunyai ciri khas karakter sendiri-sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Masa usia sekolah dasar sebagai mesa kanak-kanak akhir yang berlangsung dari usia enam tahun hingga kira-kira usia sebelas tahun atau dua belas tahun. Karakteristik utama siswa sekolah dasar adalah mereka menampilkan perbedaan-perbedaan individual dalam banyak segi dan bidang, di antaranya, perbedaan dalam intelegensi, kemampuan dalam kognitif dan bahasa, perkembangan kepribadian dan perkembangan fisik anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Menurut Erikson perkembangan psikososial pada usia enam sampai pubertas, anak mulai memasuki dunia pengetahuan dan dunia kerja yang luas. Peristiwa penting pada tahap ini anak mulai masuk sekolah, mulai dihadapkan dengan tekhnologi masyarakat, di samping itu proses belajar mereka tidak hanya terjadi di sekolah.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sedang menurut Thornburg (1984) anak sekolah dasar merupakan individu &lt;span id="more-2198"&gt;&lt;/span&gt;yang sedang berkembang, barang kali tidak perlu lagi diragukan keberaniannya. Setiap anak sekolah dasar sedang berada dalam perubahan fisik maupun mental mengarah yang lebih baik. Tingkah laku mereka dalam menghadapi lingkungan sosial maupun non sosial meningkat. Anak kelas empat, memilki kemampuan tenggang rasa dan kerja sama yang lebih tinggi, bahkan ada di antara mereka yang menampakan tingkah laku mendekati tingkah laku anak remaja permulaan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Menurut Piaget ada lima faktor yang menunjang perkembangan intelektual yaitu : kedewasaan (maturation), pengalaman fisik (physical experience), penyalaman logika matematika (logical mathematical experience), transmisi sosial (social transmission), dan proses keseimbangan (equilibriun) atau proses pengaturan sendiri (self-regulation) Erikson mengatakan bahwa anak usia sekolah dasar tertarik terhadap pencapaian hasil belajar.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Mereka mengembangkan rasa percaya dirinya terhadap kemampuan dan pencapaian yang baik dan relevan. Meskipun anak-anak membutuhkan keseimbangan antara perasaan dan kemampuan dengan kenyataan yang dapat mereka raih, namun perasaan akan kegagalan atau ketidakcakapan dapat memaksa mereka berperasaan negatif terhadap dirinya sendiri, sehingga menghambat mereka dalam belajar. Piaget mengidentifikasikan tahapan perkembangan intelektual yang dilalui anak yaitu : (a) tahap sensorik motor usia 0-2 tahun, (b) tahap operasional usia 2-6 tahun, (c) tahap opersional kongkrit usia 7-11 atau 12 tahun, (d)  tahap operasional formal usia 11 atau 12 tahun ke atas.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Berdasarkan uraian di atas, siswa sekolah dasar berada pada tahap operasional kongkrit, pada tahap ini anak mengembangkan pemikiran logis, masih sangat terikat pada fakta-fakta perseptual, artinya anak mampu berfikir logis, tetapi masih terbatas pada objek-objek kongkrit, dan mampu melakukan konservasi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Bertitik tolak pada perkembangan intelektual dan psikososial siswa sekolah dasar, hal ini menunjukkan bahwa mereka mempunyai karakteristik sendiri, di mana dalam proses berfikirnya, mereka belum dapat dipisahkan dari dunia kongkrit atau hal-hal yang faktual, sedangkan perkembangan psikososial anak usia sekolah dasar masih berpijak pada prinsip yang sama di mana mereka tidak dapat dipisahkan dari hal-hal yang dapat diamati, karena mereka sudah diharapkan pada dunia pengetahuan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pada usia ini mereka masuk sekolah umum, proses belajar mereka tidak hanya terjadi di lingkungan sekolah, karena mereka sudah diperkenalkan dalam kehidupan yang nyata di dalam lingkungan masyarakat. Nasution (1992) mengatakan bahwa masa kelas tinggi sekolah dasar mempunyai beberapa sifat khas sebagai berikut : (1) adanya minat terhadap kehidupan praktis sehari-hari yang kongkrit, (2) amat realistik, ingin tahu dan ingin belajar, (3) menjelang akhir masa ini telah ada minat terhadap hal-hal dan mata pelajaran khusus, oleh ahli yang mengikuti teori faktor ditaksirkan sebagai mulai menonjolnya faktor-faktor, (4) pada umumnya anak menghadap tugas-tugasnya dengan bebas dan berusaha menyelesaikan sendiri, (5) pada masa ini anak memandang nilai (angka rapor) sebagai ukuran yang tepat mengenai prestasi sekolah, (6) anak pada masa ini gemar membentuk kelompok sebaya, biasanya untuk bermain bersama-sama.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Seperti dikatakan Darmodjo (1992) anak usia sekolah dasar adalah anak yang sedang mengalami perrtumbuhan baik pertumbuhan intelektual, emosional maupun pertumbuhan badaniyah, di mana kecepatan pertumbuhan anak pada masing-masing aspek tersebut tidak sama, sehingga terjadi berbagai variasi tingkat pertumbuhan dari ketiga aspek tersebut. Ini suatu faktor yang menimbulkan adanya perbedaan individual pada anak-anak sekolah dasar walaupun mereka dalam usia yang sama.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Dengan karakteristik siswa yang telah diuraikan seperti di atas, guru dituntut untuk dapat mengemas perencanaan dan pengalaman belajar yang akan diberikan kepada siswa dengan baik, menyampaikan hal-hal yang ada di lingkungan sekitar kehidupan siswa sehari-hari, sehingga materi pelajaran yang dipelajari tidak abstrak dan lebih bermakna bagi anak. Selain itu, siswa hendaknya diberi kesempatan untuk pro aktif dan mendapatkan pengalaman langsung baik secara individual maupun dalam kelompok. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://dikdas3.blogspot.com/2010/03/karakter-siswa-kelas-3.html</link><thr:total>0</thr:total><author>ammbahjambrong@gmail.com (soal3)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7926060648010475238.post-8203733846356064581</guid><pubDate>Wed, 17 Feb 2010 13:48:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-02-26T21:17:44.366+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">about me</category><title>tentang saya</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;         aku dilahirkan di sebuah kota besar di bagian propinsi Jawa Timur tepatnya di kota dengan julukan Kota Buaya atau Kota Pahlawan yach....mana lagi kalau bukan Kota Surabaya, dari kecil aku suka sekali dengan kegiatan alam bebas....terutama dengan hal memancing...hobi tersebut seringkali membuatku untuk beranjak dari lamunan yang kosong dan semu....sampai sekarangpun aku acap kali untuk pergi memancing ada atau tidak ada kawan dalam artian sendiri.....&lt;br /&gt;       beranjak dewasa aku tinggal di dekat reruntuhan sebuah kerajaan yang pernah berjaya di bumi tanah air ini sekitar abad ke XII yaitu Majapahit....tentunya pembaca mengerti dimana kota kecil tersebut berada&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://dikdas3.blogspot.com/2010/02/tentang-saya.html</link><thr:total>0</thr:total><author>ammbahjambrong@gmail.com (soal3)</author></item></channel></rss>