<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-6798840720330883942</atom:id><lastBuildDate>Sat, 05 Oct 2024 02:03:06 +0000</lastBuildDate><category>perlintan</category><category>membuat blog</category><category>situs web gratis</category><category>tugas tridharma</category><category>CVPD di NTT</category><category>alumni</category><category>cloud computing</category><category>dosen</category><category>jurnal</category><category>kompetensi</category><category>kumbang tomcat</category><category>mahasiswa</category><category>mengajar</category><category>minat</category><category>pelatihan pengamat OPT</category><category>perlindungan tanaman</category><category>rencana penelitian</category><title>Perlindungan Tanaman</title><description>Forum komunikasi dosen, mahasiswa, dan alumni PS IHPT/Minat Perlindungan Tanaman Faperta Universitas Nusa Cendana</description><link>http://perlintanfapertaundana.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Anonymous)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>13</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6798840720330883942.post-6306819913292762940</guid><pubDate>Sat, 09 Jun 2012 06:36:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-06-09T14:38:20.522+08:00</atom:updated><title>Selusin Kegalauan dalam Menanggapi Rencana Penerbitan Skripsi melalui Jurnal Ilmiah Online</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
Saya akan dengan senang
hati membantu membuatkan situs jurnal untuk mempublikasikan skripsi mahasiswa
Faperta Undana. Namun demikian, terus terang, saya sebenarnya sangat galau
dengan rencana ini. Kegalauan saya didasarkan atas pengamatan saya terhadap
skripsi mahasiswa Faperta Undana mengenai aspek-aspek sebagai berikut:&lt;/div&gt;
&lt;ol style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;Perumusan masalah
penelitian. Permusan masalah selalu dimulai dengan pernyataan bahwa tanaman penting
untuk diteliti karena mempunyai kandungan zat gizi. Kandungan zat gizi menjadi
permasalahan yang penting dalam minat ilmu pangan, tetapi bukan dalam minat
agronomi, ilmu tanah, dan perlindungan tanaman. Perumusan masalah juga selalu
dimulai dengan tanaman, bukan sesuai dengan bidang ilmu. Permasalahan tanaman
merupakan lingkup minat agronomi, sehingga pendahuluan dan tinjauan pustaka
skripsi minat ilmu tanah, perlindungan tanaman, dan ilmu pangan tidak
seharusnya dimulai dengan menguraikan tanaman.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Penggunaan nama ilmiah.
Nama ilmiah merupakan nama yang diberikan kepada mahluk hidup, bukan terhadap
produk mahluk hidup atau hasil olahannya dan juga bukan kepada nama mahluk
hidup yang digunakan sebagai keterangan. Tanaman jagung mempunyai nama ilmiah &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;Zea mays&lt;/i&gt;, tetapi frasa seperti produksi
jagung, pengolahan jagung, pemasaran jagung, apalagi jagung bose, tidak boleh
diikuti dengan nama ilmiah. Nama ilmiah juga harus dirujuk dari sumber yang
mempunyai otoritas di bidang taksonomi. Misalnya, James Fox menggunakan nama &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;Borassus sundaicus&lt;/i&gt; sebagai nama ilmiah
dalam disertasinya di bidang antropologi. Untuk nama ilmiah lontar seharusnya
digunakan nama yang diakui secara taksonomi, misalnya nama ilmiah yang
digunakan di situs Encyclopedia of Life, Tree of Live, Discover Live, dsb.
Penulisan nama ilmiah juga harus dilakukan dengan mengikuti aturan baku,
misalnya nama epitet spesies yang harus dimulai dengan huruf kecil, nama
varietas alami yang harus didahului dengan var., nama varietas budidaya yang
harus didahului dengan cv atau ditulis dalam tanda petik bila tidak didahului
dengan cv.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Konsep pertumbuhan dan
produksi tanaman. Pertumbuhan merupakan proses perubahan terkait waktu,
sedangkan produksi merupakan bagian tanaman yang dipanen. Karena pertumbuhan
merupakan proses terkait waktu maka tinggi tanaman, jumlah daun, lingkar
batang, dan sebagainya bukan merupakan variabel pertumbuhan. Yang sebenarnya
merupakan variabel pertumbuhan adalah perubahan tinggi tanaman, perubahan
jumlah daun, perubahan lingkar batang, dan sebagainya selama waktu pengamatan. Oleh
karena itu, analisis pertumbuhan dilakukan dengan mengintegrasikan peubah
pengamatan dengan waktu pengamatan, misalnya dengan terlebih dahulu menghitung
luas daerah di bawah kurva (LDBK) atau dengan menggunakan analisis ragam lintas
waktu. Pada pihak lain, produksi dapat berupa daun, batang, buah, atau biji,
bergantung pada bagian tanaman yang dipanen. Batang dan daun merupakan produksi
kangkung, bayam, sawi, dan sejenisnya, daun merupakan produksi tembakau, batang
merupakan produksi tebu, buah merupakan produksi tomat, gabah merupakan
produksi padi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Analisis statistik.
Analisis statistik merupakan alat yang digunakan untuk “membersihkan” data dari
galat (error), terutama dari galat percobaan (penelitian eksperimental) dan
galat pengambilan sampel (penelitian survai). Ketika statistik digunakan
sebagai alat untuk menganalisis data maka peneliti harus bisa patuh kepada
kaidah statistik. Misalnya, bila hasil analisis ragam menunjukkan tidak
terdapat perbedaan yang nyata antar perlakuan A, B, dan C yang nilai reratanya
masing-masing 3, 5, dan 8 maka peneliti harus menyimpulkan bahwa A, B, dan C
adalah sama. Perbedaan sebesar 2 antara A dan B, 3 antara B dan C, dan 5 antara
A dan C merupakan perbedaan yang terjadi karena galat. Bila yang dibahas
perbedaan ini, dan bukannya A, B, dan C adalah sama, maka peneliti sesungguhnya
membahas galat. Apalagi bila peneliti membahas dengan menyatakan, “Meskipun
hasil analisis ragam tidak menunjukkan ada perbedaan nyata, secara matematik ternyata
terdapat perbedaan”, maka peneliti ini telah berselingkuh dari statistika ke
matematika, dari penalaran induktif ke penalaran deduktif.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Percobaan faktorial.
Percobaan faktorial dilakukan untuk meneliti interaksi dua atau lebih peubah
yang disebut faktor. Misalnya bila kita curiga bahwa perbedaan tanggapan
terhadap dosis pemupukan bergantung pada varietas, maka kita mencobakan dosis
pemupukan dan varietas dalam rancangan perlakuan faktorial. Karena percobaan
faktorial dilakukan untuk meneliti interaksi maka analisis percobaan faktorial
ditujukan untuk menentukan apakah memang ada interaksi atau tidak. Bila
varietas dilambangkan A dan dosis pemupukan B dan masing-masing terdiri atas
tiga taraf maka bila percobaan dilakukan dalam tiga ulangan, akan diperoleh
sejumlah kombinasi A dan B. Namun kombinasi ini tidak mewakili interaksi
sehingga untuk menentukan ada atau tidak interaksi maka yang harus dianalisis
bukanlah perbandingan antar kombinasi ini. Yang harus dianalisis untuk
menentukan ada atau tidak interaksi adalah perbedaan antar taraf A pada taraf
B1, B2, dan B3 dan perbedaan antar taraf B pada taraf A1, A2, dan A3.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Uji lanjut. Uji lanjut
terdiri atas tiga kategori, yaitu uji pembandingan ganda, uji kontras
ortogonal, dan uji polinomial ortogonal. Uji pembandingan ganda digunakan untuk
membandingkan taraf perlakuan kualitatif, yaitu perlakuan seperti varietas,
jenis pupuk, jenis pestisida dan sebagainya, yang sama sekali belum diketahui
perbedaannya satu sama lain. Untuk taraf perlakuan yang sudah diketahui
perbedaannya satu sama lain sepeti halnya dosis pupuk dan dosis pestisida
(siapapun sudah tahu bahwa penyemprotan insektisida dengan dosis 10 ppm akan
lebih mematikan daripada dosis 1 ppm), uji lanjut yang seharusnya digunakan
adalah uji polinomial ortogonal yang dilanjutkan dengan analisis regresi untuk
menentukan persamaan polinomialnya. Untuk pembandingan antar satu perlakuan
dengan kelompok perlakuan, seperti antara kontrol dengan perlakuan yang
lainnya, digunakan uji kontras ortogonal.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Penggunaan analisis
regresi secara salah. Analisis regresi dilakukan untuk menentukan hubungan
antara satu peubah tidak bebas (Y) dengan satu atau beberapa peubah bebas (X
atau X1, X2, ... Xn). Sebagaimana namanya, dalam analisis regresi X harus bebas
dalam arti tidak boleh ada hubungan antara, misalnya, X1 dan X2, atau X1 dan X2
tidak boleh menerima perlakuan tertentu. Misalkan dalam perlakuan tanggapan
varietas terhadap jenis pupuk hijau dilakukan analisis regresi antara produksi
dengan jumlah anakan per rumpun. Analisis regresi antar peubah pengamatan dalam
penelitian eksperimental seperti ini tidak bisa dilakukan karena dalam hal ini
jumlah anakan yang digunakan sebagai peubah bebas sebenarnya tidak bebas,
melainkan dipengaruhi oleh jenis pupuk hijau. Analisis regresi dapat dilakukan,
misalnya, antara dosis pupuk dengan produksi bila dosis pupuk merupakan
perlakuan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Angka signifikan. Angka
signifikan hasil pengukuran merupakan angka yang wajar dituliskan di belakang
koma dengan merujuk pada alat ukur yang digunakan atau angka yang wajar untuk
mewakili suatu konsep tertentu. Jika pengukuran dilakukan dengan meteran yang
ketelitian ukur terkecilnya adalam mm maka bila satuan dinyatakan dalam cm,
hanya boleh ditulis satu angka di belakang koma, misalnya 7,3 cm (7 cm ditambah
dengan 3 mm). Bila yang diamati adalah jumlah mahluk hidup maka tidak masuk
akal bila jumlah mahluk hidup dinyatakan sebagai satu angka di belakang koma
dengan angka di belakang koma &amp;gt; 0. Misalnya, tidak masuk akal menyatakan
jumlah daun 5,2 sebab 0,2 bukan merupakan daun, melainkan sobekan daun.
Demikian juga menyatakan jumlah 3,9 ekor wereng hijau per rumpun padi sebab 0,9
bukan merupakan wereng hidup, melainkan bangkai wereng.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Perujukan pustaka atau
pereferensian. Perujukan pustaka berkaitan dengan gaya (style) yang harus
diikuti secara baku dalam mengutip pustaka dan membuat daftar pustaka. Dewasa
ini terdapat benyak gaya perujukan pustaka yang digunakan di dunia
internasional seperti misalnya Harvard, Vancouver, Chicago, APA, dsb., yang
masing-masing menetapkan cara mengutip dan membuat daftar pustaka yang harus
diikuti dengan benar. Untuk melakukan pengutipan secara otomatis, program
pengolah kata semacam Word dari Microdoft Office 2007 dan OpenOffice.org Write
telah dilengkapi dengan fitur perujukan pustaka otomatis. Selain itu juga
tersedia program aplikasi tersendiri yang gratis seperti Zotero dan yang
berbayar seperti EndNote.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Satuan internasional dan
penulisan satuan. Satuan yang digunakan harus merupakan satuan internasional
(SI) yang ditulis dengan mengikuti aturan baku. Misalnya satuan berat adalah
gram, kilogram, atau ton yang ditulis g (bukan gr.), kg (bukan kgr.), dan ton
(bukan t). Satuan volume adalah liter yang ditulis L (bukan l) atau kL (bukan
kl). Singkatan satuan selalu tidak disertai dengan titik, sehingga g tidak
boleh ditulis g dengan disertai titik, demikian juga dengan Rp yang tidak boleh
ditulis dengan diikuti titik. Satuan per seratusan adalah bukan prosentase,
melainkan persentase yang berarti per seratus.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pembahasan hasil
penelitian. Pembahasan hasil penelitian merupakan penjelasan terhadap hasil
yang diperoleh, bukan membuat dugaan terhadap hal-hal yang berada di luar
konteks penelitian. Meskipun demikian, pembahasan masih dilakukan dengan lebih
banyak menduga-duga sehingga membuat penelitian yang seharusnya berawal dari
dugaan (hipotesis) dan berakhir dengan kepastian menjadi berawal dari dugaan
(hipotesis) dan berakhir dengan menduga-duga (bahkan meraba-raba).&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tata tulis dan pengetikan
dengan pengolah kata. Artikel jurnal harus ditulis dengan tata tulis tertentu,
biasanya terdiri atas judul, byline (nama penulis dan afiliasinya), abstrak
dalam bahasa Indonesia dan Inggris, pendahuluan, metode, hasil dan pembahasan,
kesimpulan, ucapan terima kasih, dan daftar pustaka. Bagian-bagian ini harus
ditulis dengan mengikuti aturan tertentu mengenai penempatan judul, cara
memulai alinea baru, cara melakukan penyebutan secara berurutan, dan
sebagainya. Belum lagi menyangkut gaya penulisan (narasi, deskripsi,
argumentasi), tatabahasa (tatakalimat, penyusunan aline), kemampuan bahasa
(sangga beda dengan sanggah, ampu beda dengan ampuh). Aturan tersebut kemudian
harus diterjemahkan ke dalam proses pengetikan dengan menggunakan program
aplikasi pengolah kata. Pada umumnya orang masih mengetik menggunakan program
pengolah kata seperti mengetik dengan menggunakan mesin ketik sehingga akan
sangat menyulitkan membuat dokumen hasil pengetikan untuk diubah menjadi online.
&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
Inilah selusin kegalauan
saya dalam menanggapi rencana penerbitan skripsi mahasiswa melalui jurnal
online. Bila selusin permasalahan kronis di atas tidak bisa terlebih dahulu
diatasi, saya khawatir penerbitan skripsi mahasiswa melalui jurnal online hanya
akan memalukan institusi. Kecuali terlebih dahulu mampu berbenah diri dan
masing-masing bersedia membuka diri untuk berdialog. Saya khawatir hal ini
sangat sulit mengingat sebagian dari kita sudah terlalu tua untuk bersedia
menerima perubahan, apalagi bersedia mengubah diri. &lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Layanan feed dari: http://feeds.feedburner.com/perlintanfapertaundana. Silahkan berlangganan.&lt;/div&gt;</description><link>http://perlintanfapertaundana.blogspot.com/2012/06/selusin-kegalauan-dalam-menanggapi.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6798840720330883942.post-254533345116251302</guid><pubDate>Sun, 03 Jun 2012 16:19:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-06-04T00:41:51.388+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">membuat blog</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">situs web gratis</category><title>Membuat website atau blog</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Suatu ketika, teman-teman meminta saya untuk
membantu menjelaskan cara membuat website atau blog. Saya sudah membantu
mereka, tetapi sampai saat ini saya belum memperoleh informasi sampai di mana
kemajuan mereka. Mungkin ada baiknya bila saya sedikit menjelaskan lagi
mengenai membuat website atau blog ini.&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-outline-level: 1;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-outline-level: 1;&quot;&gt;
Untuk membuat website atau blog, kita memerlukan
nama domain dan hosting. Nama domain adalah alamat maya website atau blog,
sedangkan hosting adalah alamat nyata website atau blog yang bersangkutan. Nama
domain dan hosting hanya dapat diperoleh dengan membayar. Bila tidak dengan
membayar, kita hanya dapat menumpangkan nama domain kita pada domain pihak lain
yang sekaligus juga menyediakan layanan hosting terbatas. Misalnya, domain &lt;a href=&quot;http://www.muditaonline.weebly.com/&quot;&gt;www.muditaonline.weebly.com&lt;/a&gt;
menumpang pada domain &lt;a href=&quot;http://www.weebly.com/&quot;&gt;www.weebly.com&lt;/a&gt; yang
sekaligus juga menyediakan layanan hosting. Demikian juga blog &lt;a href=&quot;http://iwayanmudita.blogspot.com/&quot;&gt;http://iwayanmudita.blogspot.com&lt;/a&gt;
yang menumpang pada layanan blog &lt;a href=&quot;http://blogspot.com/&quot;&gt;http://blogspot.com&lt;/a&gt;.
Tentu saja tidak salah menggunakan nama domain dan hosting menumpang, tetapi
tentu banyak kekurangannya.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-outline-level: 1;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-outline-level: 1;&quot;&gt;
Website atau blog masa kini dibuat dengan melibatkan
layanan yang disediakan oleh pihak ketiga. Layanan dapat berupa fitur berbagi
melalui media sosial, widget/gadget, API (application programming interface),
dan sebagainya. Semua ini diperlukan agar website atau blog yang dibuat dapat
lebih fungsional, terutama dalam menjalin interaksi dengan pengunjung. Hal ini
sangat penting karena seharusnya kita membuat website atau blog bukan sekedar
untuk unjuk diri, melainkan untuk berinteraksi dengan pengunjung. Memang masih
banyak website atau blog dibuat sekedar untuk unjuk diri, tetapi website atau
blog semacam ini kini sudah bukan jamannya lagi.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-outline-level: 1;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-outline-level: 1;&quot;&gt;
Setelah website atau blog kita buat, pekerjaan berat
selanjutnya adalah mengisinya dengan tulisan. Ini merupakan tugas paling berat
karena website atau blog perlu senantiasa diisi dengan tayangan tulisan baru.
Bila tidak, untuk apa pengunjung gatang bila yang dapat diperoleh hanya itu-itu
saja? Sudah dapat dipastikan, pengunjung akan meninggalkan website atau blog
kita. Hal ini tentu saja berbeda dengan membuat akun Facebook atau Twitter.
Seorang pemilik akun Facebook atau Twitter tidak perlu menulis panjang,
melainkan cukup dengan mengunggah foto atau memperbarui status dengan membuat
tulisan singkat.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-outline-level: 1;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-outline-level: 1;&quot;&gt;
Agar website atau blog yang telah dibuat berfungsi
sebagaimana mestinya, website atau blog tersebut perlu dikelola. Website atau
blog pribadi tentu saja harus kita kelola sendiri. Tetapi website atau blog
kelompok, organisasi, atau perusahaan perlu dikelola oleh seorang administrator
(lazim disebut admin). Admin mengatur hubungan dengan penyedia jasa pihak
ketiga, misalnya dalam hal melakukan registrasi dan pengelolaan nama pengguna (username)
dan sandi (password). Admin juga bertugas untuk mengunggah tulisan dan berbagai
jenis isi (content) lainnya semisal foto, musik, video, dan sebagainya. Admin melakukan
hal ini secara rutin dari hari ke hari, bulan ke bulan, tahun ke tahun. Untuk mengelola website atau blog, seorang admin tentu saja sangat memerlukan dukungan para pihak yang terkait. Misalnya saja, untuk mengelola website dan blog Perlindungan Tanaman tentu saja diperlukan dukungan seluruh dosen Minat Perlindungan Tanaman. Tetapi hal ini memang lebih mudah dikatakan, kenyataannya &lt;a href=&quot;http://www.perlintanfapertaundana.weebly.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;website Perlindungan Tanaman&lt;/a&gt; sampai saat ini belum juga dapat diwujudkan tuntas. Sebagai pemrakarsa sekaligus relawan admin, saya tidak dapat berbuat lebih, selain meminta maaf kepada para pengunjung.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-outline-level: 1;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;mso-outline-level: 1;&quot;&gt;
Masih ingin mempunyai website atau blog? Well,
mengapa tidak? Website atau blog memberikan kesempatan kepada kita setidak-tidaknya
untuk mengekspresikan diri. Tentu saja website atau blog juga dapat digunakan
untuk kepentingan akademik, pemerintahan maupun bisnis. Kalau saja para guru
besar mempunyai website atau setidak-tidaknya blog, tentu kita bisa tahu
bagaimana sebenarnya kiprah seorang guru besar lebih dari sekedar jabatan Prof
yang ditulis di depan namanya.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Layanan feed dari: http://feeds.feedburner.com/perlintanfapertaundana. Silahkan berlangganan.&lt;/div&gt;</description><link>http://perlintanfapertaundana.blogspot.com/2012/06/membuat-website-atau-blog.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6798840720330883942.post-4636157266598707865</guid><pubDate>Tue, 01 May 2012 12:53:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-06-04T00:42:37.011+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">CVPD di NTT</category><title>Kementerian Pertanian Telah Nyatakan CVPD Terdapat di Provinsi NTT</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Menteri Pertanian telah menetapkan Peraturan Menteri Pertanian No. 93/Permentan/OT.140/12/2011 tentang Jenis Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina menggantikan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 38/Kpts/HK.060/1/2006 tentang Jenis-jenis Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina Golongan I Kategori A1 dan A2, Golongan II Kategori A1 dan A2, Tanaman Inang, Media Pembawa dan Daerah Sebarnya. Di dalam peraturan yang baru ini, &lt;i&gt;Candidatus&lt;/i&gt; Liberibacter asiaticus, organisme penyebab CVPD, telah dinyatakan terdapat di Nusa Tenggara Timur. Hal ini dapat dilihat pada halaman 564 lampiran peraturan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjO0RKPZQbtGDatU1a5yJyA5OsRT38y4UZrdJ4wvcNxCUbv-C9coa7bS6wF_9LVjQD9kl-cdRiRNLqJtuunyEndl4rtuYePlYxnPJDFkXGIKJDzkDCeFwZWLL3t3uNlyPMnFYwuXnWQSedQ/s1600/cvpd_ntt.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;172&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjO0RKPZQbtGDatU1a5yJyA5OsRT38y4UZrdJ4wvcNxCUbv-C9coa7bS6wF_9LVjQD9kl-cdRiRNLqJtuunyEndl4rtuYePlYxnPJDFkXGIKJDzkDCeFwZWLL3t3uNlyPMnFYwuXnWQSedQ/s400/cvpd_ntt.png&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Potongan Lampiran Peraturan Menteri Pertanian No. 93/Permentan/OT.140/12/2011&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
Dengan ditetapkanya peraturan menteri ini maka klaim pemerintah daerah bahwa Provinsi NTT dan Kabupaten TTS masih bebas CVPD tidak lagi mempunyai kekuatan hukum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selama ini, pemerintah Provinsi NTT dan pemerintah Kabupaten TTS menyatakan bahwa jeruk keprok di wilayahnya bebas CVPD. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten TTS dengan tegas membantah hasil semua penelitian yang menyatakan bahwa jeruk keprok di daerahnya telah positif menderita CVPD. Dosen Minat Perlindungan Tanaman Fakultas Pertanian Undana, I Wayan Mudita, yang berani mengungkapkan hasil penelitiannya di media masa bahwa Jeruk Keprok Soe telah positif CVPD, disebut oleh seorang pejabat (yang karena menduduki jabatan merasa telah menjadi paling berkompeten dalam segala bidang) sebagai peneliti yang tidak berkompeten. Hasil penelitian bahwa Jeruk Keprok Soe telah positif CVPD didasarkan atas uji PCR (Polymerase Chain Reaction) yang dilakukan di Laboratorium Bioteknologi Pertanian Fakultas Pertanian UGM. Pejabat paling berkompeten tersebut menyatakan bahwa hasil uji PCR tersebut tidak dapat diterima karena dilakukan bukan di laboratorium yang direkomendasikannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan ditetapkannya peraturan menteri pertanian ini, mudah-mudahan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dapat menerima kenyataan bahwa wilayahnya tidak lagi bebas CVPD dan dapat bekerjasama dengan peneliti untuk mencari jalan keluar sehingga petani jeruk tidak terus menerus dirugikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Silahkan unduh:&lt;br /&gt;
Peraturan Menteri Pertanian No. 93/Permentan/OT.140/12/2011 dari &lt;a href=&quot;http://www.djpp.depkumham.go.id/inc/buka.php?czoyOToiZD1ibisyMDEyJmY9Ym42LTIwMTIucGRmJmpzPTEiOw==&quot;&gt;SINI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Lampiran Peraturan Menteri Pertanian No. 93/Permentan/OT.140/12/2011 dari &lt;a href=&quot;http://www.djpp.depkumham.go.id/inc/link.php?&amp;amp;czozMzoiLi4vYXJzaXAvYm4vMjAxMi9ibjYtMjAxMmxtcDEucGRmIjs=&quot;&gt;SINI&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Layanan feed dari: http://feeds.feedburner.com/perlintanfapertaundana. Silahkan berlangganan.&lt;/div&gt;</description><link>http://perlintanfapertaundana.blogspot.com/2012/05/kementerian-pertanian-telah-nyatakan.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjO0RKPZQbtGDatU1a5yJyA5OsRT38y4UZrdJ4wvcNxCUbv-C9coa7bS6wF_9LVjQD9kl-cdRiRNLqJtuunyEndl4rtuYePlYxnPJDFkXGIKJDzkDCeFwZWLL3t3uNlyPMnFYwuXnWQSedQ/s72-c/cvpd_ntt.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6798840720330883942.post-6694371848473897078</guid><pubDate>Fri, 13 Apr 2012 04:43:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-06-04T00:43:09.684+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">situs web gratis</category><title>Membuat Situs Web dan Blog dengan Mudah dan Gratis</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Beberapa waktu yang lalu dosen Minat Perlintan Faperta telah bersepakat untuk membuat blog matakuliah asuhan masing-masing. Untuk tujuan tersebut, telah dilakukan semacam lokakarya pembuatan blog dengan menggunakan penyedia layanan blogger (blogspot). Entah bagaimana kabarnya sekarang, sejauh mana para dosen telah menindaklanjuti pembuatan blog tersebut. Atau barangkali membuat blog dengan blogspot terlalu sulit? Tetapi mahasiswa peserta kuliah Dasar-dasar Perlindungan Tanaman Semester Genap Tahun 2011/2012 telah berhasil mengerjakan tugas membuat blog dengan blogspot. Karena itu, membuat blog dengan blogspot sebenarnya tidak sulit. Hanya saja, mungkin, membiasakan menulislah yang membuat blogging menjadi tidak sepopuler Facebook atau Twitter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bila membuat blog dengan blogger memang tidak mudah, alternatif lain yang mungkin lebih mudah (mungkin saja lebih mudah bagi sebagian orang, lebih sulit bagi yang lain) adalah membuat situs web gratis. Apa memang ada layanan situs web gratis? Tentu saja ini mengherankan, mengingat misalnya berapa biaya yang telah dikeluarkan untuk membuat situs web Undana. Untuk bisa percaya, silahkan saja mendaftar di &lt;a href=&quot;http://www.weebly.com/&quot;&gt;Weebly&lt;/a&gt; atau di &lt;a href=&quot;http://www.webs.com/&quot;&gt;Webs&lt;/a&gt;. Setelah mendaftar, setiap orang dapat membuat situs gratis atau berbayar, bergantung pada pilihan saat mendaftar. Untuk membuat situs, tidak diperlukan pengetahuan apapun mengenai HTML, CSS, atau tetek bengek sejenis lainnya (tentu saja kalau tahu akan lebih memudahkan). Pembuatan situs cukup dilakukan dengan memilih tema dan kemudian menggeser dan meletakkan pilihan menu (&lt;i&gt;drag and drop&lt;/i&gt;). Pilih tema sesuka hati, tambahkan menu sesuka hati, dan mulailah menulis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.sogo-studio.com/sogostudiowebsandgraphicdesign/images/stories/diseno-web-01.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;279&quot; src=&quot;http://www.sogo-studio.com/sogostudiowebsandgraphicdesign/images/stories/diseno-web-01.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Menulis adalah yang sebenarnya menjadi masalah, bukan membuat blog atau situs. Sebab dengan blog atau situs, menulis harus dilakukan secara rutin atau kalau tidak, blog atau situs tidak akan dikunjungi orang. Sayangnya, menulis di blog atau situs tentu saja tidak seperti menulis di Facebook atau di Twitter. Menulis di blog perlu lebih terfokus karena tidak sekedar tulisan pendek seperti halnya yang biasa dilakukan di Facebook atau Twitter. Menulis panjang tentu saja memerlukan keterampilan dan selebihnya, hobi dan bakat. &amp;nbsp;Tetapi bagi seorang dosen, seharusnyalah menulis bukan lagi sesuatu yang terlalu sulit. Karena itu, alasannya mungkin lain. Mungkin karena di kampus tidak tersedia koneksi Internet (meskipun kampus universitas bewawasan global). Bila demikian, jawabannya tentu saja bukan sekedar pada dosen Minat Perlintan, tetapi pada pimpinan fakultas dan pimpinan universitas. Atau barangkali lebih baik ditanyakan kepada rumput yang bergoyang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhW_m1JsXJjxEhJrsOdTfIO5Tyyyr4aScizIbUUJpl8FZGizahIJz9kOUKZ00UVogBsen3PJMAk41JhPR-3cSASBuSrvbVPOTkTgGnEv9PwH5B1RrFN5A1K4hsMqeJvcsYhwNophN2gI9vq/s1600/weebly.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;365&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhW_m1JsXJjxEhJrsOdTfIO5Tyyyr4aScizIbUUJpl8FZGizahIJz9kOUKZ00UVogBsen3PJMAk41JhPR-3cSASBuSrvbVPOTkTgGnEv9PwH5B1RrFN5A1K4hsMqeJvcsYhwNophN2gI9vq/s400/weebly.png&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Halaman meendaftar di Weebly&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.email-forms.com/images/tutorials/webs_1.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;300&quot; src=&quot;http://www.email-forms.com/images/tutorials/webs_1.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Halaman mendaftar di Webs&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
Sekedar sebagai contoh, klik di &lt;a href=&quot;http://www.perlintanfapertaundana.weebly.com/&quot;&gt;SINI&lt;/a&gt; untuk melihat situs Minat Perlintan Undana di Weebly dan di &lt;a href=&quot;http://www.perlintanfapertaundana.webs.com/&quot;&gt;SINI&lt;/a&gt; untuk situs di Webs. Cek juga &lt;a href=&quot;http://www.wix.com/&quot;&gt;Wix&lt;/a&gt; untuk tujuan yang sama: membuat website hanya dengan menggeser dan meletakkan pilihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Layanan feed dari: http://feeds.feedburner.com/perlintanfapertaundana. Silahkan berlangganan.&lt;/div&gt;</description><link>http://perlintanfapertaundana.blogspot.com/2012/04/membuat-blog-atau-situs-web-dengan.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhW_m1JsXJjxEhJrsOdTfIO5Tyyyr4aScizIbUUJpl8FZGizahIJz9kOUKZ00UVogBsen3PJMAk41JhPR-3cSASBuSrvbVPOTkTgGnEv9PwH5B1RrFN5A1K4hsMqeJvcsYhwNophN2gI9vq/s72-c/weebly.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6798840720330883942.post-7670812009014775954</guid><pubDate>Mon, 26 Mar 2012 15:10:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-03-26T23:29:39.131+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">pelatihan pengamat OPT</category><title>Minat Perlindungan Tanaman Diminta Memberikan Pelatihan Pengamat OPT Perkebunan di Kabupaten Sumba Barat Daya</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;Minat Perlindungan Tanaman Fakultas Perlindungan Tanaman Fakultas Pertanian Undana memberikan Pelatihan Pengamat OPT Tanaman Perkebunan di Kabupaten Sumba Barat Daya. Permintaan disampaikan langsung kepada Dekan Fakultas Pertanian Undana oleh Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Sumba Barat Daya dan Dekan Fakultas Pertanian menugaskan kepada dosen Minat Perlindungan Tanaman untuk memberikan pelatihan. Dosen yang ditugaskan adalah Ir. I W. Mudita, M.Sc., dan Ir. T.S. Harini, MP. Pelatihan berlangsung pada 27-31 Maret 2012.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRYeX9jinuN0SSKJbGDVMLzycGfjNA08_I89vqUmfIZ3lTNjFy_91EgGN5CFQ&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;262&quot; src=&quot;http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRYeX9jinuN0SSKJbGDVMLzycGfjNA08_I89vqUmfIZ3lTNjFy_91EgGN5CFQ&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Peta Kabupaten Sumba Barat Daya&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;Materi pelatihan mencakup dasar-dasar dan kebijakan perlindungan tanaman, dasar-dasar pemantauan ekosistem, dasar-dasar identifikasi organisme pengganggu tumbuhan, pengenalan jenis organisme pengganggu tumbuhan pada tanaman perkebunan, teknik pengumpulan dan pengolahan data hasil pengamatan OPT, pengenalan agen pengendali hayati OPT perkebunan, dan kunjungan lapangan. Materi disusun dengan mengacu pada materi Sekolah Lapang OPT Tanaman Kakao dan Tanaman Kelapa yang sebelumnya diberikan oleh Minat Perlindungan Tanaman (ketika itu masih Program Studi Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan) yang diselenggarakan oleh Dinas Perkebunan Provinsi NTT (kini Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTT).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Materi Pelatihan SL-PHT Tanaman Kakao dan Kelapa yang menjadi dasar penyusunan materi pelatihan petugas pengamat OPT perkebunan tersebut dapat diakses melalui menu blog Perlindungan Tanaman atau dengan mengklik tautan berikut:&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://perlintanfapertaundana.blogspot.com/p/dasar-dasar-pht-dan-pemantauan.html&quot;&gt;Dasar-dasar PHT dan Pemantauan Agroekosistem&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Metode Pengumpulan dan Pengolahan Data&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://perlintanfapertaundana.blogspot.com/p/identifikasi-opt-dan-musuh-alami.html&quot;&gt;Dasar-dasar Identifikasi OPT Perkebunan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Dasar-dasar Pengambilan Keputusan Pengendalian OPT&lt;br /&gt;
Materi pelatihan akan ditayangkan pada blog ini setelah seluruh materi selesai disiapkan. Sesuai arahan Kepala Dinas Perkebunan, materi disusun dengan menggunakan bahasa yang sederhana mengingat pelatihan diikuti oleh petugas pengamat OPT dengan latar belakang pendidikan yang berbeda-beda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai tindak lanjut dari pelatihan ini, Minat Perlindungan Tanaman telah mempersiapkan blog khusus untuk menayangkan deskripsi OPT, termasuk di dalamnya OPT tanaman perkebunan. Blog deskripsi OPT ini diharapkan dapat membantu para petugas pengamat OPT untuk melakukan identifikasi OPT. Selain itu, blog tersebut diharapkan merupakan sumbangan Minat Perlintan Fakultas Pertanian Undana terhadap upaya pemerintah Provinsi NTT dan seluruh pemerintah kabupaten/kota di Provinsi NTT untuk membangun pertanian di NTT.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Layanan feed dari: http://feeds.feedburner.com/perlintanfapertaundana. Silahkan berlangganan.&lt;/div&gt;</description><link>http://perlintanfapertaundana.blogspot.com/2012/03/minat-perlindungan-tanaman-fakultas.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6798840720330883942.post-3184985294378290514</guid><pubDate>Mon, 26 Mar 2012 11:02:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-03-26T19:02:29.547+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">kumbang tomcat</category><title>Serangga Tomcat yang Menghebohkan</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Binatang menghebohkan yang dinamakan tomcat sebenarnya adalah binatang golongan kumbang (Coleoptera) yang merupakan anggota keluarga besar serangga (Insecta). Nama ‘tomcat’ merupakan nama yang diberikan oleh kalangan awam, sedangkan nama umumnya adalah kumbang rove (rove beetle). Kumbang ini juga dikenal dengan nama semut semai atau semut kayap, meskipun sebenarnya bukan termasuk golongan semut. Kumbang ini terdiri atas banyak spesies (jenis), satu di antaranya adalah &lt;i&gt;Paederus littoralis&lt;/i&gt; yang sekarang sedang menghebohkan. Jenis lainnya adalah &lt;i&gt;Tachyporus obtusus&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;Staphylinus olens&lt;/i&gt;, dan &lt;i&gt;Ocypus&lt;/i&gt; sp.&lt;i&gt; &lt;/i&gt;Kumbang ini dapat hidup dan berkembang biak pada berbagai jenis habitat, tetapi terutama menyukai habitat yang lembab seperti halnya sawah.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/8/81/Paederus_littoralis01.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;282&quot; src=&quot;http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/8/81/Paederus_littoralis01.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Kumbang tomcat &lt;i&gt;Paederus littoralis&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/a/a2/Tachyporus_obtusus01.jpg/796px-Tachyporus_obtusus01.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;301&quot; src=&quot;http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/a/a2/Tachyporus_obtusus01.jpg/796px-Tachyporus_obtusus01.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Kumbang tomcat &lt;i&gt;Tachyporus obtusus&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/5/59/Staphylinus.olens.jpg/800px-Staphylinus.olens.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;271&quot; src=&quot;http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/5/59/Staphylinus.olens.jpg/800px-Staphylinus.olens.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Kumbang tomcat &lt;i&gt;Staphylinus olens&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/d8/Ocypus_spec.jpg/800px-Ocypus_spec.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;300&quot; src=&quot;http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/d8/Ocypus_spec.jpg/800px-Ocypus_spec.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Kumbang tomcat &lt;i&gt;Ocypus&lt;/i&gt; sp.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Sejatinya, kumbang tomcat ini merupakan sahabat petani karena merupakan predator bagi wereng, salah satu hama yang menjadi musuh utama para petani. Akhir-akhir ini populasi kumbang tomcat meningkat, mungkin karena pengaruh faktor cuaca yang lembab. Karena populasinya meningkat maka sebagian terdesak keluar dari habitat aslinya (di sawah) dan masuk ke kawasan perkotaan dalam jumlah besar. Bagi orang kota yang kurang mengenal serangga maka kemunculan serangga ini menjadi menghebohkan. Kehebohan semakin menjadi-jadi karena pemberitaan mengenai kumbang tomcat dilakukan tanpa mewawancarai narasumber yang berkompeten dan tanpa menggunakan rujukan yang jelas.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Mengingat merupakan keluarga besar maka kumbang tomcat mempunyai bentuk dan ukuran tubuh yang sangat bervariasi. Bentuk tubuhnya pada umumnya memanjang, kurang mirip dengan bentuk kumbang yang pada umumnya bulat. Selain itu, sayapnya sangat pendek sehingga tidak menutup sebagian besar bagian perutnya sebagaimana halnya pada jenis-jenis kumbang lain pada umumnya. Ukurannya bervariasi antara 1 hingga 35 mm, dengan kisaran ukuran rata-rata 2-8 mm. Antena kumbang rtomcat terdiri atas 11 ruas, ruas paling ujung berbentuk agak seperti gada. Karena sayapnya sangat pendek maka kumbang tomcat ini lebih suka merayap daripada terbang sehingga secara sekilas tampak seperti semut. Apabila merasa terganggu atau terancam, kumbang ini akan menaikkan bagian perutnya (abdomen) agar tampak seperti kalajengking untuk menakut-nakuti musuhnya.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Kumbang tomcat tidak mengigit ataupun menyengat, melainkan akan mengeluarkan cairan secara otomatis bila bersentuhan atau bersentuhan dengan kulit manusia secara langsung dan lebih-lebih apabila dia merasa terancam atau terganggu. Memang ada jenis tomcat yang mengeluarkan racun yang sangat berbahaya (12 kali lebih beracun dari racun ular kobra), tetapi jenis ini bukan merupakan jenis yang sekarang sedang menghebohkan. Cairan racun yang dihasilkan oleh kumbang tomcat ini disebut aederin (C&lt;sub&gt;24&lt;/sub&gt;H&lt;sub&gt;43&lt;/sub&gt;O&lt;sub&gt;9&lt;/sub&gt;N). Racun ini dapat menyebabkan konjungtivitas dan penyakit kulit dikenal sebagai &#39;dermatitis linearis&#39; atau &#39;dermatitis aederus&#39;.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Untuk mencegah kumbang tomcat masuk ke dalam rumah, tutup pintu dan jendela serta matikan lampu yang tidak digunakan dan biarkan satu atau dua bola lampu di luar rumah tetap menyala. Bila memungkinkan, jendela dapat diberi kasa nyamuk. Jika kumbang tomcat terlanjur masuk ke dalam rumah, dapat dibunuh dengan menggunakan racun nyamuk semprot (dikenal secara salah kaprah sebagai obat nyamuk). Kalau melihat kumbang tomcat hinggap di tangan atau bagian-bagian tubuh lainnya, jangan dipencet atau dibunuh seperti mematikan nyamuk. Sebaiknya ditiup hingga kumbang tomcat pergi. Jika tetap tidak mau pergi, ambil dengan hati-hati menggunakan alat atau tangan yang ditutupi plastik dan kemudian buang ke tempat yang aman. Hindarkan anak-anak bermain di tempat-tempat yang banyak terdapat tumbuhan atau tanaman.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Bila telah terlanjur dihinggapi kumbang tomcat, segera cuci bagian badan yang dihinggapi dengan sabun atau lebih baik lagi segera mandi. Jangan memberi odol, minyak kayu putih, balsam, minyak tawon, maupun bedak tabur karena hanya akan memperparah keadaan. Pakain, seprei, dan handuk yang pernah dihinggapi kumbang tomcat juga sebaiknya segera dicuci. Dermatitid yang ditimbulkan oleh kumbang tomcat biasanya dapat diobati dengan menggunakan salep hydrocortisone 1% atau betametasone atau antibiotik neomycin. Peradangan juga dapat diredakan dengan mengkompres bagian kulit yang terkena racun dengan air dingin. Namun jika diperlukan pengobatan, sebaiknya lakukanlah setelah berkonsultasi dengan dokter atau segera berobat ke puskesmas atau rumah sakit terdekat.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Layanan feed dari: http://feeds.feedburner.com/perlintanfapertaundana. Silahkan berlangganan.&lt;/div&gt;</description><link>http://perlintanfapertaundana.blogspot.com/2012/03/serangga-tomcat-yang-menghebohkan.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6798840720330883942.post-1646333492258440096</guid><pubDate>Wed, 29 Feb 2012 10:10:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-02-29T22:25:39.649+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">jurnal</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">perlindungan tanaman</category><title>Rencana Penerbitan Jurnal Online Perlindungan Tanaman Lahan Kering</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;Sistem pertanian di Provinsi Nusa Tenggara Timur sebagian besar terdiri atas pertanian lahan kering. Pertanian lahan kering dalam hal ini diartikan bukan semata-mata dengan merujuk kepada keadaan tanah, tetapi juga dengan merujuk kepada keadaan lingkungan fisik lainnya, lingkungan hayati, dan lingkungan sosial sebagai suatu kesatuan yang saling berkaitan satu sama lain. Dalam hal ini pertanian lahan kering juga mencakup usahatani sawah tradisional yang dilakukan hanya pada musim hujan. Perlindungan tanaman lahan kering dengan demikian berkaitan dengan segala upaya yang dilakukan untuk mengurangi kehilangan hasil tanaman yang dibudidayakan dalam lingkungan fisik, hayati, dan sosial lahan kering. Mengingat agro-ekosistem lahan kering mempunyai ciri-ciri khusus yang berbeda dengan agroekosistem lahan basah maka diperlukan perlindungan tanaman dengan pendekatan khusus yang khas agro-ekosistem lahan kering.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk memberikan kontribusi terhadap upaya pengembangan lahan kering tersebut maka Minat Perlindungan Tanaman, Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana, merencanakan akan menerbitkan jurnal khusus yang diberi nama Perlindungan Tanaman Lahan Kering. Untuk menghemat biaya penerbitan, jurnal direncanakan akan diterbitkan secara online dengan memanfaatkan jasa layanan situs Internet gratis, layanan penyimpanan file gratis, dan cloud computing gratis. Karena akan diterbitkan secara online maka jurnal diberi nama lengkap Jurnal Online Perlindungan Tanaman Lahan Kering. Jurnal direncanakan akan diterbitkan sebanyak tiga kali dalam setahun (April, Agustus, dan Desember) dengan memuat artikel mengenai topik khusus, hasil penelitian, dan laporan OPT/permasalahan perlindungan tanaman. Setiap kali terbit direncanakan akan dimuat minimal 6 artikel, terdiri atas 1 artikel topik khusus, 4 artikel hasil penelitian, dan 1 artikel laporan OPT/permasalahan perlindungan tanaman. Setiap artikel direncanakan akan melalui proses ulasan oleh mitra bestari (peer review) sebelum diterbitkan. Artikel hasil penelitian dapat berupa hasil penelitian individu maupun hasil penelitian kelompok, baik oleh dosen, mahasiswa, maupun dosen dan mahasiswa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dewan redaksi jurnal terdiri atas ketua, redaksi kehormatan, redaksi ahli, redaksi pelaksana, dan bagian administrasi. Ketua dewan redaksi dan redaksi pelaksana akan diisi oleh dosen Minat Perlindungan Tanaman, redaksi kehormatan oleh pimpinan fakultas dan jurusan, sedangkan redaksi ahli akan terdiri atas para ahli dari universitas terkemuka di Indonesia dan di luar negeri. Pada saat ini pimpinan Minat Perlindungan Tanaman sedang menghubungi para ahli untuk mengkonfirmasi ketersediannya menjadi redaksi ahli. Sementara itu, dosen Minat Perlintan kini sedang mempersiapkan rencana penerbitan, panduan penulisan manuskrip, dan rancangan situs jurnal. Rencana tersebut kini sedang dalam persiapan, di antaranya penyiapan:&lt;br /&gt;
Rencana Teknis Penerbitan&lt;br /&gt;
Panduan Umum Penulisan dan Pengiriman Manuskrip&lt;br /&gt;
Panduan Khusus Penulisan Ulasan Topik&lt;br /&gt;
Panduan Khusus Penulisan Laporan Penelitian&lt;br /&gt;
Panduan Khusus Penulisan Laporan OPT/Permasalahan Perlindungan Tanaman&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk terbitan volume 1 nomor 1 (April 2012), topik jurnal adalah perlindungan tanaman untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat lahan kering. Penulis ulasan topik akan ditunjuk oleh Dewan Redaksi. Volume 1 nomor 1 ini akan diprioriyaskan untuk laporan penelitian mengenai OPT dan perlindungan tanaman lahan kering, khususnya yang berkaitan dengan tanaman pangan, sayuran, dan buah-buahan lahan kering. Bagi parapeneliti yang ingin menerbitkan hasil penelitiannya, silahkan terlebih dahulu membaca panduan penulisan yang akan diaktifkan tautannya dalam waktu dekat. Karena itu, silahkan mencek kembali blog ini dalam waktu dekat. Untuk kepentingan pengulasan oleh mitra bestari (peer reviewers), penerimaan manuskrip dibatasi sampai minggu ketiga bulan Maret.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Layanan feed dari: http://feeds.feedburner.com/perlintanfapertaundana. Silahkan berlangganan.&lt;/div&gt;</description><link>http://perlintanfapertaundana.blogspot.com/2012/02/rencana-penerbitan-jurnal-online.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6798840720330883942.post-5372379318773014834</guid><pubDate>Sun, 05 Feb 2012 12:58:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-02-09T23:22:52.063+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">cloud computing</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">tugas tridharma</category><title>Cloud computing: Memanfaatkan Internet untuk Mendukung Visi Universitas Berwawasan Global</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;Cloud computing&lt;/i&gt;, apa pula ini? Sebagian besar dari kita mungkin masih bingung apa sebenarnya yang dimaksud dengan &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;cloud computing&lt;/i&gt;. Dan apa pula terjemahan basaha Indonesianya. Berkomputer di awan? Tapi menurut banyak pihak, istilah ini memang masih diperdebatkan. Terlepas dari perdebatan ini, tanpa sadar kita sebenarnya sudah lama menikmati layanan &lt;i&gt;cloud computing&lt;/i&gt; ini. Tidak percaya? Cek saja, berapa lama kyta sudah menikmati layanan semacam aplikasi &lt;a href=&quot;http://id.yahoo.com/?p=us&quot;&gt;Yahoo&lt;/a&gt; atau aplikasi &lt;a href=&quot;http://www.google.co.id/&quot;&gt;Google&lt;/a&gt; semisal email dan berbagai layanan lainnya. Kita menggunakan aplikasi tanpa perlu menginstalasi apa pun dari kedua penyedia layanan tersebut ke dalam komputer kita.  &lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.cartoonstock.com/newscartoons/cartoonists/smt/lowres/smtn368l.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;370&quot; src=&quot;http://www.cartoonstock.com/newscartoons/cartoonists/smt/lowres/smtn368l.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Menurut Wikipedia, &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;cloud computing&lt;/i&gt; merupakan komputasi sebagai layanan melalui jejaring Internet daripada sebagai produk. &lt;a href=&quot;http://id.yahoo.com/?p=us&quot;&gt;Yahoo&lt;/a&gt; dan &lt;a href=&quot;http://www.google.co.id/&quot;&gt;Google&lt;/a&gt; adalah dua contoh mudah. Tetapi istilah &lt;i&gt;cloud computing&lt;/i&gt; berkembang lebih dari sekedar layanan penggunaan program. Saat ini, &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;cloud computing&lt;/i&gt; lazim dibedakan menjadi tiga lapis: (1) &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;Software as a Service&lt;/i&gt; (SaaS) sebagai lapis puncak (luar), (2) &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;Platform as a Service&lt;/i&gt; (PaaS) sebagai lapis tengah, dan &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;Infrastructure as a Service&lt;/i&gt; (IaaS) sebagai lapis dasar (tengah). Dalam lapis SaaS, kita menggunakan layanan tanpa perlu tahu, misalnya, programnya diinstalasi di mana. Tapi karena itu, kita tidak dapat berbuat lebih banyak dari sekedar menggunakan layanan yang tersedia. Selain layanan aplikasi yang disediakan &lt;a href=&quot;http://id.yahoo.com/?p=us&quot;&gt;Yahoo&lt;/a&gt; atau &lt;a href=&quot;http://www.google.co.id/&quot;&gt;Google&lt;/a&gt;, contoh layanan lapis SaaS lainnya adalah &lt;a href=&quot;http://www.techno-pulse.com/2010/03/cloud-project-collaboration-deskaway.html&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif;&quot;&gt;DeskAway&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan &lt;a href=&quot;http://www.techno-pulse.com/2010/04/cloud-ondemand-saas-impel-crm-india.html&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif;&quot;&gt;Impel CRM&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Berbeda dengan lapis SaaS yang ditujukan untuk siapa saja, lapis PaaS ditujukan terutama untuk para pengembang program dan orang-orang yang mengerti pemrograman. Untuk tujuan tersebut, PaaS diberikan dalam bentuk &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;cloud OS&lt;/i&gt; (sistem operasi di awan?) atau &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;cloud middleware&lt;/i&gt; (perangkat lunak antara di awan?). &lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://code.google.com/appengine/&quot;&gt;Google App Engine&lt;/a&gt; dan &lt;a href=&quot;http://www.windowsazure.com/en-us/&quot;&gt;Windows Azure&lt;/a&gt; adalah contoh cloud OS, sedangkan &lt;/span&gt;&lt;a href=&quot;http://www.techno-pulse.com/2010/03/develop-saas-orangescape-paas-cloud.html&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif;&quot;&gt;OrangeScape&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif;&quot;&gt; dan &lt;/span&gt;&lt;a href=&quot;http://www.techno-pulse.com/2010/04/develop-cloud-saas-apps-wolf-platform.html&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif;&quot;&gt;Wolf PaaS&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif;&quot;&gt; adalah contoh cloud middleware. &lt;/span&gt;Lain lagi halnya dengan kategori IaaS yang berwujud layanan penyediaan infrastruktur untuk menjalankan fungsi komputasi pihak lain. &lt;a href=&quot;http://aws.amazon.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif;&quot;&gt;Amazon EC2&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Calibri, sans-serif;&quot;&gt; (Elastic Compute Cloud) merupakan contoh cloud computing dalam kategori ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Untuk kelompok pengguna seperti kita pada umumnya, lapis layanan &lt;i&gt;cloud computing&lt;/i&gt; yang patut menjadi perhatian tentu saja lapis SaaS. Cobalah misalnya akses penyedia layanan &lt;a href=&quot;http://www.cloudme.com/en&quot;&gt;CloudMe&lt;/a&gt;, &lt;a href=&quot;http://beta.cloudo.com/&quot;&gt;Cloudo&lt;/a&gt;, atau &lt;a href=&quot;http://eyeos.info/&quot;&gt;eyeOS&lt;/a&gt;, dan kemudian simak layanan apa saja yang disediakan. &lt;a href=&quot;http://www.cloudme.com/en&quot;&gt;CloudMe&lt;/a&gt; misalnya, selain menyediakan paket aplikasi yang dapat diakses melalui komputer (PC maupun Mac) dan ponsel iPhone, Blackberry, dan Android, juga menyediakan dukungan penyimpanan gratis 3 GB dengan ukuran file maksimal 150 MB. Lalu coba pula akses &lt;a href=&quot;http://www.mesh.com/&quot;&gt;Live Mesh&lt;/a&gt; (menggantikan layanan Windows Live Sync dan Windows Live Folder), yang memungkinkan pekerjaan dapat dilakukan pada banyak komputer tanpa harus meng-&lt;i&gt;copy&lt;/i&gt; file dengan &lt;i&gt;flash drive&lt;/i&gt; yang berpotensi menularkan virus. Cek pula layanan yang disedikan oleh &lt;a href=&quot;http://www.posterous.com/&quot;&gt;Posterous&lt;/a&gt;, yang menyediakan layanan &lt;i&gt;cross-publishing platform&lt;/i&gt; terbaik di dunia maya. &lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Setelah mengakses layanan tersebut, renungkan bagaimana sekiranya layanan semacam itu dapat dimanfaatkan untuk menunjang pelaksanaan tugas tridharma dosen. Bayangkan misalnya bila situs universitas tempat kita bekerja menyediakan koneksi ke layanan semacam itu, bukan hanya menayangkan struktur organisasi dan foto para pejabatnya. Tentu saja dengan hanya membayangkan tidak akan ada solusi. Blog dan tulisan ini dibuat bukan untuk sekedar bicata, tetapi untuk memberikan solusi. Terserah kepada kita masing-masing sekarang, sejauh mana kita benar-benar berniat untuk mendukung visi universitas berwawasan global, sejauh mana kita benar-benar ingin menghasilkan lulusan berstandar internasional. Apakah cukup hanya dengan menulis visi dan kemudian mengangguk-angguk di depan pimpinan sementara setelah itu tidak berbuat apa-apa? Apakah cukup hanya dengan mengubah kuirkulum maka dengan sndirinya akan dihasilkan lulusan berstandar internasional?&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Berbagai layanan &lt;i&gt;online&lt;/i&gt; kini tersedia untuk mendukung upaya mewujudkan universitas berwawasan global. Tidak semua layanan &lt;i&gt;online&lt;/i&gt; tersebut dapat dikategorikan sebagai &lt;i&gt;cloud computing&lt;/i&gt;, tetapi tetap dapat dimanfaatkan untuk mendukung upaya menjadi bagian dari dunia global. Setidak-tidaknya untuk menunjukkan kepada dunia bahwa kita ada, meskipun belum mampu berbuat lebih dari itu. Ingin menulis untuk bukan hanya disimpan di&lt;i&gt; hard disk &lt;/i&gt;komputer tetapi juga untuk dikolaborasikan dengan dan diberikan komentar oleh orang lain? Gunakan saja layanan yang disediakan oleh &lt;a href=&quot;http://docs.google.com/&quot;&gt;Google Docs&lt;/a&gt;, &lt;a href=&quot;http://docs.zoho.com/jsp/index.jsp&quot;&gt;Zoho Docs&lt;/a&gt;, &lt;a href=&quot;http://office.microsoft.com/en-us/web-apps/&quot;&gt;Office Web Apps&lt;/a&gt;, atau &lt;a href=&quot;http://sync.in/&quot;&gt;Sync.in&lt;/a&gt;. Ingin menulis buku yang tidak hanya dicetak beberapa eksemplar sekedar untuk memenuhi syarat naik pangkat? Mengapa tidak memanfaatkan layanan &lt;a href=&quot;http://www.7-pdf.de/7-pdf-web-portal/&quot;&gt;7-PDF Web Portal&lt;/a&gt;, &lt;a href=&quot;http://www.pdfescape.com/&quot;&gt;PDFescape&lt;/a&gt;, &lt;a href=&quot;http://www.pdfhammer.com/project.php&quot;&gt;PDFHammer&lt;/a&gt;, &lt;a href=&quot;http://www.codebox.es/pdf-to-flash-page-flip&quot;&gt;CodeBox’s PDF&lt;/a&gt;, atau &lt;a href=&quot;http://www.digisigner.com/digisigner.html&quot;&gt;DigiScanner&lt;/a&gt; sehingga memungkinkan buku diunggah menjadi&amp;nbsp;&lt;i&gt;online&lt;/i&gt; untuk dibaca banyak orang? Mengapa tidak sekalian mempublikasikannya secara online melalui layanan &lt;a href=&quot;http://www.scribd.com/&quot;&gt;Scribd&lt;/a&gt;? Bukan hanya buku, &lt;i&gt;slide&lt;/i&gt; presentasi juga dapat ditayangkan online melalui &lt;a href=&quot;http://www.slideshare.net/&quot;&gt;SlideShare&lt;/a&gt;, &lt;a href=&quot;http://www.sliderocket.com/&quot;&gt;SlideRocket&lt;/a&gt;, arau &lt;a href=&quot;http://www.slideboom.com/&quot;&gt;SlideBoom&lt;/a&gt; sehingga orang lain dapat memberikan masukan. Tapi coba tanyakan kepada diri kita masing-masing, setelah menulis modul matakuliah, apakah mudul kemudian dapat dengan mudah diperoleh mahasiswa?&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Tentu saja &lt;i&gt;cloud computing&lt;/i&gt; juga dapat dimanfaatkan untuk tujuan belajar (dan mengajar). Mempunyai masalah dengan nama ilmiah serangga, jamur, atau bakteri? Mengapa tidak ambil fotonya dan kemudian unggah ke layanan penyimpanan foto &lt;i&gt;online&lt;/i&gt; untuk meminta orang membantu melakukan identifikasi? Foto dapat diunggah menjadi &lt;i&gt;online&lt;/i&gt; dengan banyak cara. Yang paling umum tentu saja &lt;a href=&quot;http://www.facebook.com/&quot;&gt;Facebook&lt;/a&gt;, tapi di Indonesia belum banyak yang menggunakannya untuk tujuan belajar melainkan lebih banyak untuk unjuk diri (sampai mengarah ke narsis). Layanan penayangan foto online lainnya yang dapat dimanfaatkan adalah &lt;a href=&quot;http://www.flickr.com/&quot;&gt;Flickr&lt;/a&gt; yang disediakan Yahoo dan &lt;a href=&quot;http://www.blogger.com/picasaweb.google.com/&quot;&gt;Picasa Web&lt;/a&gt; yang disediakan Google. Sebagai dosen, sebagian dari kita pasti pernah mundapat proyek membuat modul matakuliah. Tapi setelah modul selesai ditulis dan dimasukkan ke pengelola proyek, apakah modul dapat diperoleh dengan mudah oleh mahasiswa? Lain halnya bila modul kemudian diunggah ke layanan jasa penyimpanan &lt;i&gt;online&lt;/i&gt; semacam &lt;a href=&quot;http://www.mediafire.com/&quot;&gt;Mediafire&lt;/a&gt; atau layanan &lt;a href=&quot;http://bacsoftwareconsulting.com/blog/index.php/general/best-free-online-data-storage-and-backup-services/&quot;&gt;sejenis&lt;/a&gt; dan sejenis &lt;a href=&quot;http://en.wikipedia.org/wiki/Comparison_of_online_backup_services&quot;&gt;lainnya&lt;/a&gt; untuk kemudian ditautkan ke blog, sebagaimana misalnya modul matakuliah &lt;a href=&quot;http://muditadpt.blogspot.com/&quot;&gt;Dasar-dasar Perlindungan Tanaman&lt;/a&gt;, &lt;a href=&quot;http://muditakpt.blogspot.com/&quot;&gt;Kebijakan Perlindungan Tanaman&lt;/a&gt;, dan &lt;a href=&quot;http://muditaig.blogspot.com/&quot;&gt;Ilmu Gulma&lt;/a&gt;, akan lebih mudah mahasiswa mengaksesnya.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Tentu saja masih banyak lagi yang dapat dimanfaatkan dari &lt;i&gt;cloud computing&lt;/i&gt; untuk mendukung pelaksanaan tugas tridharma berwawasan global. Memang tidak mudah untuk menjadi universitas berwawasan global, apalagi menghasilkan lulusan berstandar internasional. Karena untuk itu tidak saja diperlukan ilmu yang mumpuni, tidak hanya diperlukan kurikulum yang terus diubah, tidak hanya bicara kompetensi tetapi praktikumnya bagaimana, tetapi juga diperlukan kemampuan untuk menunjukkan bahwa kita ada. Juga diperlukan nilai plus daripada sekedar menyelesaikan sejumlah SKS. Untuk itulah maka &lt;i&gt;cloud computing&lt;/i&gt; menjadi penting. Untuk itulah memang Internat dibuat. Tapi kalau ada universitas yang hanya mampu membuat situs tanpa menyediakan layanan Internet di kampusnya, entah apakah ini merupakan cara lain untuk menjadi universitas berwawasan global.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Layanan feed dari: http://feeds.feedburner.com/perlintanfapertaundana. Silahkan berlangganan.&lt;/div&gt;</description><link>http://perlintanfapertaundana.blogspot.com/2012/02/cloud-computing-memanfaatkan-internet.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6798840720330883942.post-892723810435174001</guid><pubDate>Fri, 03 Feb 2012 11:40:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-02-06T01:13:49.983+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">membuat blog</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">perlintan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">tugas tridharma</category><title>Membuat Blog untuk Mendukung Pelaksanaan Tugas Tridharma</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Minat Perlintan Faperta Undana memprakarsai penggunaan blog untuk mendukung pelaksanaan tugas tridharma, khususnya PBM dan penelitian. Sebelumnya, sudah ada dosen PS IHPT Faperta Undana yang menggunakan blog untuk tujuan tersebut untuk matakuliah:&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://muditadpt.blogspot.com/&quot;&gt;Dasar-dasar Perlindungan Tanaman&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://muditakpt.blogspot.com/&quot;&gt;Kebijakan Perlindungan Tanaman&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://muditaig.blogspot.com/&quot;&gt;Ilmu Gulma&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://muditaept.blogspot.com/&quot;&gt;Epidemiologi Penyakit Tumbuhan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://muditaph.blogspot.com/&quot;&gt;Pengendalian Hayati&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk meberi dukungan terhadap penyusunan skripsi, juga telah dibuat blog:&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://sumberdayaskripsi.blogspot.com/&quot;&gt;Sumberdaya Skripsi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Untuk penelitian, blog yang telah dibuat adalah:&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://citrusbiosecurityhome.blogspot.com/&quot;&gt;Ketahanan Hayati Jeruk&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
PS IHPT yang sekarang dilebur menjadi Minat Perlindungan Tanaman juga sudah mempunyai blog:&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://perlintanfapertaundana.blogspot.com/&quot;&gt;Perlindungan Tanaman Faperta Undana&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk memungkinkan lebih banyak dosen mampu membuat blog dan menggunakannya untuk mendukung pelaksanaan tugas tridharma maka dilakukan pelatihan pada Senin, 6 Februari 2012. Materi pelatihan dapat diunduh sebagai berikut (klik judul di atas slide untuk mengunduh file dari SlideShare, klik slide untuk memutar langsung):&lt;br /&gt;
&lt;div id=&quot;__ss_11401397&quot; style=&quot;width: 425px;&quot;&gt;
&lt;b style=&quot;display: block; margin: 12px 0 4px;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.slideshare.net/perlintanundana/panduan-membuat-blogger-blog&quot; title=&quot;Panduan Membuat Blogger Blog&quot;&gt;Panduan Membuat Blogger Blog&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;object height=&quot;355&quot; id=&quot;__sse11401397&quot; width=&quot;425&quot;&gt;&lt;param name=&quot;movie&quot; value=&quot;http://static.slidesharecdn.com/swf/ssplayer2.swf?doc=bloggerblogmembuatblog-120203052035-phpapp01&amp;stripped_title=panduan-membuat-blogger-blog&amp;userName=perlintanundana&quot; /&gt;
&lt;param name=&quot;allowFullScreen&quot; value=&quot;true&quot;/&gt;
&lt;param name=&quot;allowScriptAccess&quot; value=&quot;always&quot;/&gt;
&lt;param name=&quot;wmode&quot; value=&quot;transparent&quot;/&gt;
&lt;embed name=&quot;__sse11401397&quot; src=&quot;http://static.slidesharecdn.com/swf/ssplayer2.swf?doc=bloggerblogmembuatblog-120203052035-phpapp01&amp;stripped_title=panduan-membuat-blogger-blog&amp;userName=perlintanundana&quot; type=&quot;application/x-shockwave-flash&quot; allowscriptaccess=&quot;always&quot; allowfullscreen=&quot;true&quot; wmode=&quot;transparent&quot; width=&quot;425&quot; height=&quot;355&quot;&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;padding: 5px 0 12px;&quot;&gt;
View more &lt;a href=&quot;http://www.slideshare.net/&quot;&gt;presentations&lt;/a&gt; from &lt;a href=&quot;http://www.slideshare.net/perlintanundana&quot;&gt;perlintanundana&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
Materi lainnya akan diunggah menyusul.&lt;br /&gt;
&lt;div id=&quot;__ss_11404080&quot; style=&quot;width: 425px;&quot;&gt;
&lt;b style=&quot;display: block; margin: 12px 0 4px;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.slideshare.net/perlintanundana/mengatur-lebih-lanjut-tampilan-blogger-blog&quot; target=&quot;_blank&quot; title=&quot;Mengatur Tampilan Blogger Blog&quot;&gt;Mengatur Tampilan Blogger Blog&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; &lt;iframe frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;355&quot; marginheight=&quot;0&quot; marginwidth=&quot;0&quot; scrolling=&quot;no&quot; src=&quot;http://www.slideshare.net/slideshow/embed_code/11404080&quot; width=&quot;425&quot;&gt;&lt;/iframe&gt; &lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;padding: 5px 0 12px;&quot;&gt;
View more &lt;a href=&quot;http://www.slideshare.net/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;presentations&lt;/a&gt; from &lt;a href=&quot;http://www.slideshare.net/perlintanundana&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;perlintanundana&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div id=&quot;__ss_11406714&quot; style=&quot;width: 425px;&quot;&gt;
&lt;b style=&quot;display: block; margin: 12px 0 4px;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.slideshare.net/perlintanundana/mengenal-bagianbagian-blogger-blog&quot; title=&quot;Mengenal Bagian-bagian Blogger Blog&quot;&gt;Mengenal Bagian-bagian Blogger Blog&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;object height=&quot;355&quot; id=&quot;__sse11406714&quot; width=&quot;425&quot;&gt;&lt;param name=&quot;movie&quot; value=&quot;http://static.slidesharecdn.com/swf/ssplayer2.swf?doc=bloggerblogmengenalbagianblog-120203115348-phpapp02&amp;stripped_title=mengenal-bagianbagian-blogger-blog&amp;userName=perlintanundana&quot; /&gt;
&lt;param name=&quot;allowFullScreen&quot; value=&quot;true&quot;/&gt;
&lt;param name=&quot;allowScriptAccess&quot; value=&quot;always&quot;/&gt;
&lt;param name=&quot;wmode&quot; value=&quot;transparent&quot;/&gt;
&lt;embed name=&quot;__sse11406714&quot; src=&quot;http://static.slidesharecdn.com/swf/ssplayer2.swf?doc=bloggerblogmengenalbagianblog-120203115348-phpapp02&amp;stripped_title=mengenal-bagianbagian-blogger-blog&amp;userName=perlintanundana&quot; type=&quot;application/x-shockwave-flash&quot; allowscriptaccess=&quot;always&quot; allowfullscreen=&quot;true&quot; wmode=&quot;transparent&quot; width=&quot;425&quot; height=&quot;355&quot;&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;padding: 5px 0 12px;&quot;&gt;
View more &lt;a href=&quot;http://www.slideshare.net/&quot;&gt;presentations&lt;/a&gt; from &lt;a href=&quot;http://www.slideshare.net/perlintanundana&quot;&gt;perlintanundana&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Program aplikasi khusus untuk menulis btayangan blog (blog posts):&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Windows Live Writer&lt;/strong&gt;: &lt;a href=&quot;http://download.live.com/write&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;http://download.live.com/write&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; Windows&lt;br /&gt;Program aplikasi pengolah kata untuk menulis tayangan blog ini kini mempunyai antarmuka berpita mirip dengan Microsoft Office 2007.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;ScribeFire&lt;/strong&gt;: &lt;a href=&quot;http://www.scribefire.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;http://www.scribefire.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; Windows | Mac | Linux&lt;br /&gt;Merupakan ekstensi program perambah dunia maya&amp;nbsp; Firefox, Chrome, Safari, dan now Opera, tetapi kini tersedia versi instalasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;Zoundry Raven&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.zoundryraven.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;http://www.zoundryraven.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; Windows | Portable&lt;br /&gt;Merupakan program editor WYSIWYGyang dapat dijalankan dari komputer maupun cukup dari flash disk. &lt;br /&gt;
 &lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Layanan feed dari: http://feeds.feedburner.com/perlintanfapertaundana. Silahkan berlangganan.&lt;/div&gt;</description><link>http://perlintanfapertaundana.blogspot.com/2012/02/membuat-blog-untuk-mendukung.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6798840720330883942.post-2759557366099144482</guid><pubDate>Sun, 29 Jan 2012 06:43:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-02-06T01:13:13.962+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">kompetensi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">mengajar</category><title>Menyiasati Pelaksanaan Praktikum yang Setiap Tahun Tidak Mendapat Alokasi Anggaran</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Bagaimana bisa terjadi setiap tahun tidak tersedia anggaran biaya praktium memang bukan urusan dosen dan mahasiswa. Itu adalah kewenangann dan tanggung jawab para pengambil kebijakan. Tapi memberi dan menerima nilai praktikum sekedar sebagai hadiah tentu saja kemudian menjadi masalah moral dan etika bagi dosen dan mahasiswa. Dosen dan mahasiswa perlu bersama-sama mencari solusi. Solusi yang ditawarkan adalah melaksanakan praktikum secara gabungan untuk seluruh matakuliah dalam satu program studi/kelompok minat dan kemudian membiayai pelaksanaannya secara iuran oleh mahasiswa. Pelaksanaan praktikum secara gabungan diperlukan untuk menekan biaya yang perlu dikeluarkan dan untuk mengefisienkan penggunaan waktu. Biaya iuran yang telah dikeluarkan mahasiswa sekaligus dapat dijadikan dasar oleh para pengambil kebijakan di jurusan, fakultas, dan universitas untuk menentukan satuan nilai biaya praktikum secara wajar sesuai dengan anggaran biaya pendidikan yang selalu dikatakan telah meningkat. Bila kemudian anggaran biaya praktikum dicairkan maka anggaran yang dicairkan tersebut dikembalikan untuk dibagi-bagikan kembali kepada mahasiswa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Untuk melaksanakan praktikum secara gabungan, ketua minat perlu terlebih dahulu pada awal semester mendaftar matakuliah minat yang ditawarkan pada semester yang bersangkutan dan kemudian menghubungi dosen untuk membahas rencana pelaksanaan praktikum gabungan. Praktikum gabungan mencakup pelaksanaan praktikum di lapangan pada hari pertama dan kemudian di laboratorium pada hari pertama. Dosen kemudian mempersiapkan topik praktikum yang akan dilaksanakan, tentu saja dengan merujuk pada RKPS dan buku panduan praktikum yang sudah dibuat dengan sangat indah dan memilih topik yang memungkinkan untuk dilaksanakan secara gabungan. Setelah itu, dosen semua matakuliah yang dilibatkan mendiskusikan operasionalisasi penggabungan topik-topik praktikum yang telah dipilih dan menyusun kebutuhan anggaran biaya pelaksanaannya. Kemudian, dalam satu minggu berikutnya dosen mensosialisasikan rencana yang telah dibuat kepada mahasiswa dan meminta mahasiswa untuk menyusun panitia kecil tingkat matakuliah. Panitia kecil tingkat matakuliah ini kemudian disampaikan kepada ketua minat untuk memanggil mereka guna melakukan sosialisasi gabungan mengenai pelaksanaan praktikum bersama dengan para dosen pengauh matakuliah untuk kemudian menyusun panitia gabungan dan menyusun rencana operasional pelaksanaan praktikum gabungan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Dalam panitia gabungan tersebut, yang menjadi unsur utama kepanitian adalah mahasiswa. Hal ini sekaligus merupakan proses pembelajaran kompetensi berorganisasi bagi mahasiswa yang dalam matakuliah biasanya diajarkan lebih banyak kompetensi teknis. Dalam hal kepanitian ini, dosen hanya berperan sebagai pelindung, pengarah, dan pendamping. Panitia gabungan inilah yang selanjutnya mempersiapkan seluruh aspek pelaksanaan praktikum gabungan, mulai dari menentukan lokasi praktikum, mengurus perijinan, mempersiapkan alat dan bahan, mempersiapkan daftar pertanyaan dan lembar pengamatan, dan yang paling penting menyiapkan anggaran biaya yang diperlukan untuk pelaksanaan praktikum selama satu hari di lapangan dan satu hari berikutnya di laboratorium.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Pelaksanaan praktikum gabungan ini memungkinkan mahasiswa memperoleh kesempatan untuk belajar berorganisasi guna memperoleh kompetensi kepemimpinan, tatakelola, dan akuntabilitas. Bagi dosen, pelaksanaan praktikum gabungan ini memungkinkan diperoleh data yang dapat dianalisis lebih lanjut untuk kepentingan pembuatan basis data OPT dan bahkan untuk penyusunan karya ilmiah kelompok. Tentu saja, semuanya harus dilakukan atas dasar kesepakatan, supaya tidak ada pihak yang meraksa dipaksa dan dirugikan. Tentu saja, semuanya harus didahului dengan proses yang wajar sebab hasil yang baik saja belum cukup bila proses pelaksanaannya tidak wajar. Tapi yang kemudian lebih penting dari ini semua, jangan sampai ada kecurigaan oleh siapapun. Sebab ini dilakukan untuk tujuan bersama mewujudkan visi menghasilkan lulusan bersrandar internasional.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Baca juga:&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://iwayanmudita.blogspot.com/2012/01/kurikulum-berbasis-kompetensi-angan.html&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Kurikulum  Berbasis Kompetensi: Angan-angan Selangit yang Bermetamorfosis Menjadi  Pembohongan Publik&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Layanan feed dari: http://feeds.feedburner.com/perlintanfapertaundana. Silahkan berlangganan.&lt;/div&gt;</description><link>http://perlintanfapertaundana.blogspot.com/2012/01/menyiasati-pelaksanaan-praktikum-yang.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6798840720330883942.post-3558892487871177430</guid><pubDate>Sat, 14 Jan 2012 09:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-02-04T02:10:53.760+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">perlintan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">rencana penelitian</category><title>Merencanakan Program Payung Penelitian: Mengapa Perlu?</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;Dalam berbagai kesempatan saya sering ditanya orang, penelitian apa saja yang telah dihasilkan PS IHPT Faperta Undana sampai saat ini? Saya bingung menjawabnya. Mengapa? Karena dalam hal kemampuan meneliti, saya tahu bahwa para dosen PS IHPT Faperta Undana memang tidak kalah bersaing dengan dosen dari fakultas lain, bukan saja di lingkungan Faperta Undana tetapi bahkan di lingkungan Undana dan luar lingkungan Undana. Tetapi dalam hal produk siap aplikasi, baik oleh kalangan pemerintah maupun oleh kalangan petani, setiap dosen PS IHPT Faperta Undana harus berani jujur mengakui bahwa sampai saat ini memang belum banyak yang dihasilkan. Sebut saja misalnya hasil penelitian mengenai OPT lahan kering dan teknologi perlindungan tanaman pertanian lahan kering, belum ada produk nyata yang benar-benar telah mewarnai kebijakan perlindungan tanaman pertanian lahan kering. Jangankan teknologi perlindungan tanaman, basis data mengenai OPT pertanian lahan kering pun belum punya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menghasilkan suatu produk, penelitian tidak cukup dilaksanakan hanya satu kali. Produk penelitian juga memerlukan kerjasama antar peneliti. Dari tahun ke tahun para dosen dan mahasiswa PS IHPT Faperta Undana memang telah melaksanakan penelitian. Tetapi penelitian yang dilakukan adalah penelitian sendiri-sendiri oleh tiap dosen dan tiap mahasiswa. Penelitian-penelitian ini berdiri sendiri-sendiri, sama sekali tidak ada kaitannya satu sama lain. Ada satu penelitian mengenai ulat tritip kubis, satu penelitian mengenai penggerek buah kakau, satu penelitian mengenai penyakit bulai pada jagung, satu penelitian mengenai CVPD pada jeruk. Kalau tidak percaya, coba saja cari arsip laporan penelitian dosen di perpustakaan Lembaga Penelitian Undana dan skripsi mahasiswa di arsip skripsi Jurusan Budidaya Pertanian Undana. Sedemikian banyak penelitian yang telah dilakukan, tetapi sayangnya tidak ada keterkaitan satu sama lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu apakah salah bila setiap dosen dan setiap mahasiswa seperti jalan sendiri-sendiri dalam melakukan penelitian? Tentu saja tidak bisa dikatakan demikian. Pertama, dosen bisa saja merencanakan penelitiannya masing-masing sesuai dengan minatnya, asalkan dosen yang bersangkutan tetap konsisten dengan rencana yang telah dibuatnya. Yang kemudian mungkin kurang tepat adalah bila seorang dosen meneliti dengan topik yang melompat ke sana ke mari, sekedar untuk mendapat dana penelitian tanpa mempedulikan topik tertentu yang seharusnya ditekuni secara konsisten dan terus menerus. Kedua, bagaimana dosen dan mahasiswa tidak berjalan sendiri-sendiri bila institusi tempatnya bernaung tidak mempunyai rencana penelitian? Dosen akan meneliti semata-mata sesuai dengan minatnya. Mahasiswa pun membuat penelitian skripsi dengan memilih topik yang paling mudah. Dan bagi mahasiswa, yang paling mudah adalah meneliti sesuatu yang sudah banyak diteliti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menghasilkan produk, penelitian perlu direncanakan dalam bentuk semacam &lt;a href=&quot;http://www.drn.go.id/ARN%202010-2014.pdf&quot;&gt;Agenda Riset Nasional&lt;/a&gt; yang dibuat Dewan Riset Nasional. Rencana penelitian tentu saja tidak bisa dibuat begitu saja oleh beberapa orang pimpinan, melainkan harus dibuat bersama dengan seluruh dosen dan perwakilan mahasiswa dalam institusi yang bersangkutan. Di lingkungan PS IHPT rencana penelitian tentu saja harus dibuat bersama dengan melibatkan seluruh dosen dan perwakilan mahasiswa PS IHPT. Bila diperlukan bahkan dapat dilakukan dengan melibatkan perwakilan alumni. Kemudian, rencana penelitian tentu saja harus merujuk pada rencana yang telah dibuat pada tingkatan institusi yang lebih tinggi, misalnya pada tingkatan fakultas dan universitas. Bagaimana bila rencana pada tingkat fakultas dan universitas belum ada? Tentu saja tidak harus menunggu terus. Dalam hal ini rencana dapat dibuat dengan mengacu pada Agenda Riset Nasional Dewan Riset Nasional. Tentu saja hal ini dilakukan dengan memperhatikan kondisi lingkungan strategis setempat, baik sumberdaya manusia, kelembagaan pendukung, dan permasalahan perlindungan tanaman yang menjadi prioritas lokal.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Layanan feed dari: http://feeds.feedburner.com/perlintanfapertaundana. Silahkan berlangganan.&lt;/div&gt;</description><link>http://perlintanfapertaundana.blogspot.com/2012/01/merencanakan-program-payung-penelitian.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6798840720330883942.post-4733724219134396402</guid><pubDate>Sat, 17 Sep 2011 14:06:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-02-04T02:11:49.587+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">alumni</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">dosen</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">mahasiswa</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">perlintan</category><title>Tayangan Tulisan Rekan-rekan Dosen, Alumni, dan Mahasiswa PS IHPT</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;Nanti tulisan rekan-rekan dosen, alumni, dan mahasiswa PS IHPT akan tampil di sini. Rekan-rekan akan dapat menayangkan tulisan sendiri setelah menerima undangan melalui email. Untuk dapat menerima undangan, silahkan mendaftar melalui widget MARI BERGABUNG. Rekan-rekan juga dapat menayangkan foto untuk menyertai tulisan setelah ukuran file foto diperkecil menjadi &amp;lt;200 MB. Tulisan apa saja dapat ditayangkan sepanjang berkaitan dengan permasalahan perlindungan tanaman dan disertai dengan nama di bagian atas atau bawah tulisan. Contoh cara memformat tulisan dapat dilihat pada tayangan tulisan &lt;a href=&quot;http://citrusbiosecurity.blogspot.com/2011/09/mendampingi-kunjungan-prof-siti.html&quot;&gt;Mendampingi Prof. Siti Subandiyah&lt;/a&gt;. Panjang tulisan diusahakan sekitar 1000-1500 kata tidak termasuk judul.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Layanan feed dari: http://feeds.feedburner.com/perlintanfapertaundana. Silahkan berlangganan.&lt;/div&gt;</description><link>http://perlintanfapertaundana.blogspot.com/2011/09/tayangan-tulisan-rekan-rekan-dosen.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6798840720330883942.post-2994323400242428740</guid><pubDate>Thu, 15 Sep 2011 13:47:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-02-04T02:11:15.945+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">minat</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">perlintan</category><title>Blog untuk PS IHPT Faperta Undana</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;Rekan dosen, alumni, dan mahasiswa (yang masih tersisa) PS IHPT Faperta Undana&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
PS IHPT Faperta Undana telah dibubarkan. Artinya, secara kelembagaan kita sudah tidak ada (lebih tepatnya eksistensi kita tidak diakui). Kita sudah berupaya untuk bertahan, tetapi apa daya, ada tangan-tangan yang lebih perkasa untuk memaksakan kehendak. Sebentar lagi seluruh mahasiswa PS IHPT sudah akan menyelesaikan studinya. Matakuliah PS IHPT secara perlahan-lahan lenyap. Lalu apakah kita boleh melupakan sejarah? Apakah kita begitu saja akan melupakan perjuangan berat yang kita lalui ketika dahulu berusaha mendirikan PS IHPT? Dan yang lebih penting lagi, apakah kita akan melupakan kebersamaan kita dalam meniti suka dan duka dalam menata keberadaan PS IHPT?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya hanya ingin mengajak rekan-rekan dosen, alumni, dan mahasiswa (yang masih tersisa) untuk menjaga semangat kebersamaan yang telah kita lalui selama ini. Tidak untuk tujuan apa pun selain itu. Tidak ada tujuan untuk mencari keuntungan apapun, apalagi tujuan politik. Saya tidak bisa memberikan kontribusi lain selain senantiasa berusaha untuk mengajak kita semua menjaga semangat kebersamaan dalam berkarya, dalam membangun atmosfer akademik di antara kita. Atas dasar semangat itu maka saya mencoba merancang blog ini supaya kita tetap mempunyai identitas kebersamaan setelah PS IHPT dipaksa bubar. Saya merancang blog ini untuk menjadi milik bersama, sebagai ajang untuk menyuarakan keberadaan kita sebagai kelompok profesi, sebagai ajang kita bertegur sapa secara akademik. Untuk itu, saya sangat mengharapkan bantuan rekan-rekan semua untuk menghidupkan blog ini, mengisi bersama blog ini, mengelola bersama blog ini. Ada banyak halaman di bagian atas blog yang masih harus diisi. Silahkan rekan-rekan klik tautan yang ada dan pikirkan apa yang kira-kira dapat disumbangkan. Kemudian silahkan pikirkan pula tulisan apa yang akan ditayangkan pada badan blog. Kepada rekan-rekan yang bersedia membantu, mohon luangkan sebentar waktu untuk menghubungi kami melalui tautan &lt;a href=&quot;http://kontactr.com/user/perlintanfapertaundana&quot;&gt;HUBUNGI KAMI&lt;/a&gt;. Mohon juga untuk mendaftar melalui gadget MARI BERGABUNG dan kemudian tinggalkan kesan/pesan pada gadget KESAN &amp;amp; PESAN.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tulisan untuk ditayangkan pada badan blog hendaknya berkaitan dengan perlindungan tanaman. Panjang tulisan diharapkan terdiri atas 750-1000 kata saja, tidak termasuk judul dan daftar pustaka. Setiap tulisan, tentu saja, sebaiknya disertai dengan daftar pustaka, untuk dapat tetap menjaga nuansa akademik blog ini. Pengutipan dan pencantuman daftar pustaka diharapkan dilakukan dengan menggunakan gaya &lt;a href=&quot;http://www.cdu.edu.au/library/downloads/pdf/APA%206th.pdf&quot;&gt;APA 6&lt;/a&gt;, bukan karena apa, tetapi agar konsisten. Sedapat mungkin, tulisan dapat disertai dengan tautan (links). Pencantuman tautan dapat dilakukan dengan menggunakan program pengolah kata. Bila rekan-rekan menggunakan Word 2007, menu tautan dapat diakses pada pita Insert. Tetapi bila mencantumkan tautan terlalu sulit, tanpa tautan juga tidak apa-apa. Tentu saja, supaya orang mengetahui siapa yang menulis, setiap tayangan harus disertai dengan nama lengkap. Nama tidak perlu disertai dengan gelar, cukup nama saja. Sebab orang akan menilai kita dari bobot tulisan, termasuk penggunaan bahasa, bukan dari gelar. Tulisan dapat dalam bahasa Indonesia maupun dalam bahasa Inggris.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk dapat menayangkan sendiri tulisan ke blog, rekan-rekan akan saya undang melalui email. Bagi rekan-rekan yang belum memperoleh undangan karena alamat emailnya berubah tanpa saya ketahui, silahkan menghubungi saya melalui tautan &lt;a href=&quot;http://kontactr.com/user/perlintanfapertaundana&quot;&gt;HUBUNGI KAMI&lt;/a&gt;. Setelah membuka email undangan, rekan-rekan akan mendapat panduan cara menayangkan tulisan. Tulisan yang rekan-rekan tayangkan mungkin akan mengalami proses penyuntingan, tetapi sedapat mungkin penyuntingan akan dilakukan hanya untuk mengindarkan ditayangkannya hal-hal di luar rambu-rambu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya begitu saja, saya tidak perlu berkata-kata terlalu banyak. Mari kita mulai bekerja. Mari kita tetap menjaga kebersamaan kita. Sebagaimana halnya OPT, semakin banyak disemprot pestisida maka menjadi semakin resisten. Kita harus mampu seperti itu, mampu menjadi biotipe baru yang lebih berjati diri. Sebelum nanti terlanjur menjadi GBHN yang tidak mampu menulis. Sebelum saya akhiri, untuk menyebarluaskan blog ini saya mohon bantuan rekan-rekan untuk mencantumkannya URL blog ini  (&lt;a href=&quot;http://perlintanfapertaundana.blogspot.com/&quot;&gt;http://perlintanfapertaundana.blogspot.com&lt;/a&gt;) di bawah tanda tangan email. Bila akun email rekan-rekan adalah Gmail, lakukan penyetelan otomatis melalui Setting pada bagian Umum. Atau bila rekan-rekan telah mempunyai akun Facebook atau Twitter, bantu menyebarkan URL blog ini melalui akun Facebook atau Twitter rekan-rekan. Kalau juga belum mempunyai, cukup kirim URL melalui pesan singkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;script src=&quot;http://www.google.com/friendconnect/script/friendconnect.js&quot; type=&quot;text/javascript&quot;&gt;
&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div id=&quot;div-7408401116561372449&quot; style=&quot;border: 1px solid #ffffff; width: 100%;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;script type=&quot;text/javascript&quot;&gt;
var skin = {};
skin[&#39;HEIGHT&#39;] = &#39;73&#39;;
skin[&#39;BORDER_COLOR&#39;] = &#39;#ffffff&#39;;
skin[&#39;ENDCAP_BG_COLOR&#39;] = &#39;#ffffff&#39;;
skin[&#39;ENDCAP_TEXT_COLOR&#39;] = &#39;#333333&#39;;
skin[&#39;BUTTON_STYLE&#39;] = &#39;modular&#39;;
skin[&#39;BUTTON_TEXT&#39;] = &#39;Klik untuk merekomendasikan!&#39;;
skin[&#39;BUTTON_ICON&#39;];= &#39;default&#39;;
skin[&#39;BUTTON_MODULE_PROMO_TEXT&#39;] = &#39;Anda menyukai tayangan ini?&#39;;
google.friendconnect.container.setParentUrl(&#39;/&#39; /* location of rpc_relay.html and canvas.html */);
google.friendconnect.container.renderOpenSocialGadget(
 { id: &#39;div-7408401116561372449&#39;,
   url:&#39;http://www.google.com/friendconnect/gadgets/recommended_pages.xml&#39;,
   height: 73,
   site: &#39;05308520736332045794&#39;,
   &#39;view-params&#39;:{&quot;pageUrl&quot;:location.href,&quot;pageTitle&quot;:(document.title ? document.title : location.href),&quot;docId&quot;:&quot;recommendedPages&quot;}
 },
  skin);
&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;Layanan feed dari: http://feeds.feedburner.com/perlintanfapertaundana. Silahkan berlangganan.&lt;/div&gt;</description><link>http://perlintanfapertaundana.blogspot.com/2011/09/blog-untuk-ps-ihpt-faperta-undana.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item></channel></rss>