<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" version="2.0">

<channel>
	<title>PersonField</title>
	
	<link>http://personfield.web.id</link>
	<description>All about Me and Myself.</description>
	<lastBuildDate>Sat, 25 Feb 2012 04:21:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/personfieldwebid" /><feedburner:info xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" uri="personfieldwebid" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><item>
		<title>Sekolah Malam</title>
		<link>http://personfield.web.id/2012/02/25/sekolah-malam.html</link>
		<comments>http://personfield.web.id/2012/02/25/sekolah-malam.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Feb 2012 17:47:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aldy</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Self]]></category>
		<category><![CDATA[fungsi sipuhh]]></category>
		<category><![CDATA[hutan]]></category>
		<category><![CDATA[kehutanan]]></category>
		<category><![CDATA[latihan]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat sipuhh]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan sipuhh]]></category>
		<category><![CDATA[sipuhh]]></category>
		<category><![CDATA[sipuhh online]]></category>
		<category><![CDATA[staff sipuhh]]></category>
		<category><![CDATA[training]]></category>
		<category><![CDATA[training sipuhh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://personfield.web.id/?p=1993</guid>
		<description><![CDATA[Sekolah malam? kuliah lagi? bukan, kegiatan ini, Inhouse Trainning aplikasi Sipuhh Online, karena diwaktu siang lebih difokuskan untuk mengerjakan pekerjaan yang lain, maka pelatihan dilaksanakan pada malam hari, berlangsung dari jam 19:00 WIBA sampai jam 22:00m WIBA. Rencananya, kegiatan ini akan diselenggarakan sampai dengan tanggal 29 Februari 2012. Dan akan dilanjutkan ke tahap mahir pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="first">Sekolah malam? kuliah lagi? bukan, kegiatan ini, <em>Inhouse Trainning</em> aplikasi <a href="http://puhh.dephut.net"><em>Sipuhh Online</em></a>, karena diwaktu siang lebih difokuskan untuk mengerjakan pekerjaan yang lain, maka pelatihan dilaksanakan pada malam hari, berlangsung dari jam <time>19:00 WIBA</time> sampai jam 22:00m WIBA.  Rencananya, kegiatan ini akan diselenggarakan sampai dengan tanggal 29 Februari 2012.  Dan akan dilanjutkan ke tahap mahir pada bulan Maret 2012.</div>
<p>Permasalahannya, aku bukanlah trainer, hanya secara kebetulan pengetahuanku terhadap aplikasi ini lebih baik dari yang lain, makanya rada ogah disebut dengan <em>Inhouse Trainning</em>, aku lebih senang menyebutnya sekolah malam (karena dilaksanakan pada malam hari) atau belajar bersama.<br />
<span id="more-1993"></span><br />
Aplikasi <abbr title="Sistim Informasi Penata Usahaan Hasil Hutan">SIPUHH</abbr><em> Online</em> ini milik Kementrian Kehutanan, dan <abbr title="Ijin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu">IUPHHK</abbr> yang memiliki jatah tebang minimal 60.000 M<sup>3</sup> pertahun atau sudah memiliki izin <em>self approval</em><sup>[<a href="#footnotes">1</a>]</sup>, wajib menggunakan aplikasi ini untuk melakukan transaksi data-data produksi kayu bulat, peredaran dan pengangkutan kayu bulat.</p>
<p>Hanya satu kekurangannya, apliksi ini tidak memiliki file bantuan secara <em>online</em>, file bantuan hanya didapat dari panduan manual yang akan dibagikan oleh Kementrian Kehutanan apabila ada pelatihan.  Untuk mengatasi kelemahan ini, managemen memimta aku untuk memberikan pelatihan kepada seluruh staff <abbr title="Penata Usahaan Hasil Hutan">PUHH</abbr> yang ada ditempat aku bekerja.</p>
<p>Pelatihan yang sedang dilaksanakan ini bukanlah yang pertama, pada Bulan Juli 2011 &#8211; November 2011, sudah dilakukan pelatihan marathon, saat ini hanya dilakukan latihan lanjutan dari materi sebelumnya. Andai saja aku pelatih selevel dengan <a href="http://theordinarytrainer.wordpress.com/my-fam/" title="Om NH">OM NH18</a>, mungkin tidak akan terlalu mumet.  Saat ini, semua materi pelatihan disiapkan sendiri, dari buku pegangan sampai animasi untuk mempermudah pelaksanaan pelatihan.</p>
<p>Dan untuk mengatasi kebuntuan, aku juga mencoba untuk membuat blog khusus file help Sipuhh online, tetapi karena semuanya dikerjakan sendiri, akhirnya untuk sementara blog tersebut terbang kalai.  Yang berminat ingin tahu, silahkan kunjungi <a href="http://cacing.net">Sipuhh Online Help.</a>.  Berharap masih ada waktu tersisa untuk menggarap blog itu. </p>
<p>Cukup dulu ya, ntar disambung lagi&#8230;[kapan?]</p>
<div id="footnotes">
1) Self Approval adalah kebijakan yang dikeluarkan oleh kementrian kehutanan, yang diberikan kepada IUPHHK yang benar-benar mengelola hutannya secara berkelanjutan.  Yang bisa mendapatkan ijin <em>Self Approval</em>, ada perusahaan pengusahaan hutan yang sudah lulus sertifikasi PHAPL (Pengelolaan Hutan Alam Produksi Lestari) oleh LEI (Lembaga Ekolabel Indonesia).
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://personfield.web.id/2012/02/25/sekolah-malam.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengaturan Filter Spam dan WordPress Hack</title>
		<link>http://personfield.web.id/2012/02/22/pengaturan-filter-spam-dan-wordpress-hack.html</link>
		<comments>http://personfield.web.id/2012/02/22/pengaturan-filter-spam-dan-wordpress-hack.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Feb 2012 11:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aldy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rupa-rupa]]></category>
		<category><![CDATA[filter spam]]></category>
		<category><![CDATA[hack wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[pengaturan spam]]></category>
		<category><![CDATA[spam]]></category>
		<category><![CDATA[spam filter]]></category>
		<category><![CDATA[tema]]></category>
		<category><![CDATA[template]]></category>
		<category><![CDATA[theme]]></category>
		<category><![CDATA[Wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress hack]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://personfield.web.id/?p=1970</guid>
		<description><![CDATA[Pada postingan sebelumnya disebutkan bahwa banyak komentar non spam yang masuk kedalam perangkap spam mesin wordpress. Ada beberapa 2 (dua) pengaya yang terpasang dan pengaturan khusus yang saya lakukan dalam blog ini untuk menangkal banyaknya komentar spam. Growmap Anti Spambot Plugins, cara kerjanya sederhana. Setiap user yang mau mengomentari sebuah tulisan, sebelum mengklik tombol K [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1978" title="spam-photo" src="http://personfield.web.id/wp-content/uploads/2012/02/spam-photo1.gif" alt="pak and mak spam" width="250" height="206" />Pada <a title="Tersangka?" href="http://personfield.web.id/2012/02/20/tersangka.html">postingan sebelumnya</a> disebutkan bahwa banyak komentar non spam yang masuk kedalam perangkap spam mesin wordpress. Ada beberapa 2 (dua) pengaya yang terpasang dan pengaturan khusus yang saya lakukan dalam blog ini untuk menangkal banyaknya komentar spam.</p>
<ol>
<li><em>Growmap Anti Spambot Plugins</em>, cara kerjanya sederhana. Setiap user yang mau mengomentari sebuah tulisan, sebelum mengklik tombol <span class="tombol">K I R I M </span>, terlebih dahulu harus mencontreng kotak kecil pada bilah kiri tulisan &#8220;Centang dahulu, selanjutnya terserah anda&#8230;&#8221;, yang terdapat pada bagian bawah kolom komentar.</li>
<p><span id="more-1970"></span></p>
<li><a href="http://wpantivirus.com" title="wp_anti_virus">Antivirus</a>, pengaya ini hanya bisa digunakan di blog wordpress, selain mendeteksi adanya virus diblog wordpress juga mendeteksi adanya spam, salah satunya melalui kotak komentar.</li>
<li>Melakukan pengaturan khusus pada dashboard wordpress, masuk melalui <code>Dashboard -&gt; Settings -&gt; Discussion</code>, pengaturan dilakukan pada beberapa sub menu :</li>
</ol>
<ul>
<li><em>Before a comment appears</em>, meniadakan centangan pada : <em>An administrator must always approve the comment</em> dan <em>Comment author must have a previously approved comment.</em></li>
<li><em>Comment Moderation</em>, mengosongkan atau mengikuti pengaturan standar dari wordpress.</li>
<li><em>Comment Blacklist</em>, pada kolom isi diisi dengan kata-kata yang sangat tidak pantas, umumnya kata-kata cabul dan beberapa <em>Internet Protocol Addrress</em> atau <em>IP Address</em> yang dikenal sebagai sarang spam.</li>
</ul>
<p>Adanya komplain dari rekan-rekan blogger, membuat saya sedikit mengendorkan kebijakan anti spam tersebut dan akan dilihat hasilnya seminggu kedepan.<br />
Kebijakan baru tersebut (uh.., katakanlah seperti itu), meliputi :</p>
<ol>
<li>Tetap mempertahankan pengaya <em>Growmap Anti Spambot Plugins</em>.</li>
<li>Menghapus pengaya antivirus.</li>
<li>Mengurangi beberapa <em>IP Address</em> yang diduga spam, terutama IP yang berasal dari dalam negeri (semoga keputusan ini benar adanya dan tidak batal demi hukum), dengan pertimbangan ada banyak blogger dan internet user yang menggunakan <em>IP Address</em> dinamis.</li>
</ol>
<p>Semoga kedepan, komentar non spam yang masuk kedalam <em>spambox</em> semakin berkurang (nihil? nggak mungkin&#8230;).</p>
<p>Karena kadung sudah dikit bongkar-bongkar, sekalian meng-hack kecil-kecilan pada tema wordpress (berimbas langsung ke mesin wordpress), yakni mengubah tampilan standard komentar yang tidak memilik avatar (tidak terdaftar di http://gravatar.com).<br />
Buka <code>Functions.php</code>, tambahkan snippets berikut :</p>
<pre>add_filter( 'avatar_defaults', 'newgravatar' );
function newgravatar ($avatar_defaults) {
$myavatar = get_bloginfo('template_directory') . '/images/no-avatar.jpg';
$avatar_defaults[$myavatar] = "personfield";
return $avatar_defaults;
}</pre>
<p>Simpan perubahan tersebut. Unggah gambar dengan nama <code>no-avatar.jpg</code>, ke direktori <em>images</em> yang ada pada tema yang digunakan. Ekstensi yang digunakan bebas, boleh <code>*.jpg</code>, <code>*.png</code>,<code> *.gif</code>.</p>
<p>Masuk kedashboard wordpress, pilih <code>Settings -&gt; Discussion</code>. Gulung kebawah dan perhatikan pada kelompok defaut avatar yang paling bawah, sudah ada tambahan default avatar yang baru dibuat. Tandai radio button pada default avatar yang baru dan klik tombol <span class="tombol">SAVE</span>. Keluar dari dashboard dan lihat hasilnya. Contohnya seperti gambar dibawah.<br />
<img class="aligncenter size-full wp-image-1974" title="Tampilan perubahan avatar default" src="http://personfield.web.id/wp-content/uploads/2012/02/Snap8.jpg" alt="tambahan default avatar" width="600" height="184" /><br />
Informasi tambahan bisa didapat di <a href="http://wpengineer.com/502/add-avatar-to-wordpress-default/">Wp Enginer</a>, atau kalau malas bisa menggunakan pengaya dari <a title="plugins adding default avatar" href="http://wordpress.org/extend/plugins/add-new-default-avatar/">wordpress.org</a><br />
Sumber gambar : <a href="elizagreenbooks.com">elizagreenbooks.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://personfield.web.id/2012/02/22/pengaturan-filter-spam-dan-wordpress-hack.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>34</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Solitaire dan sendiri</title>
		<link>http://personfield.web.id/2012/02/21/solitaire-dan-sendiri.html</link>
		<comments>http://personfield.web.id/2012/02/21/solitaire-dan-sendiri.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Feb 2012 17:00:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aldy</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Self]]></category>
		<category><![CDATA[esa]]></category>
		<category><![CDATA[game komputer]]></category>
		<category><![CDATA[game solitaire]]></category>
		<category><![CDATA[kartu]]></category>
		<category><![CDATA[kartu remi]]></category>
		<category><![CDATA[menyendiri]]></category>
		<category><![CDATA[microsoft game]]></category>
		<category><![CDATA[permainan solitaire]]></category>
		<category><![CDATA[sendiri]]></category>
		<category><![CDATA[sendirian]]></category>
		<category><![CDATA[solid]]></category>
		<category><![CDATA[solitaire]]></category>
		<category><![CDATA[solitaire dan sendiri]]></category>
		<category><![CDATA[soliter]]></category>
		<category><![CDATA[tidak berdua]]></category>
		<category><![CDATA[tidak bersama]]></category>
		<category><![CDATA[tunggal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://personfield.web.id/?p=1825</guid>
		<description><![CDATA[Solitaire dan sendiri&#8230;apa yang ada dalam fikiran anda? kartu remi atau permainan game digital komputer? main game solitaire sendirian? atau anda membayangkan sesuatu yang kelam? susah dan tidak nyaman? bisa jadi&#8230;seperti permainan solitaire yang anda mainkan. Solitaire dan sendiri itu identik?, sebentar&#8230; jika mendengar kata solitaire mayoritas anda pasti membayangkan game dengan kartu remi, sendiri [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="top-1">
<div class="first"><em>Solitaire</em> dan sendiri&#8230;apa yang ada dalam fikiran anda? kartu remi atau permainan game digital komputer? main <em>game solitaire</em> sendirian? atau anda membayangkan sesuatu yang kelam? susah dan tidak nyaman? bisa jadi&#8230;seperti permainan <em>solitaire</em> yang anda mainkan. </div>
<div class="par-1">
<img src="http://personfield.web.id/wp-content/uploads/2012/02/solitairerate.png" alt="solitaire" title="solitairerate" width="75" height="75" class="alignright size-full wp-image-1915" /><em>Solitaire</em> dan sendiri itu identik?, sebentar&#8230; jika mendengar kata <em>solitaire</em> mayoritas anda pasti membayangkan <em>game</em> dengan kartu remi, sendiri mengocok kartu dikamar yang sumpek, bagi sendiri, mikir sendiri&#8230;<em>wes pokoke dhewean kabeh</em> dan kemudian fikiran anda beralih ke game default <em>System Operasi Windows</em> besutan <em>Microsoft</em>, anda juga memainkannya sendiri, jengkel sendiri, kesal sendiri bahkan diam-diam anda meng-<em>undo </em>langkah yang sudah terlanjur.  Yakin?
</div>
<p><span id="more-1825"></span></p>
<div class="par-2">
<img src="http://personfield.web.id/wp-content/uploads/2012/02/Alone_in_the_night.png" alt="sendiri" title="Alone_in_the_night" width="75" height="75" class="alignleft size-full wp-image-1916" /><span class="drop-cap">S</span>endiri, jika kata ini yang ada dibenak, anda akan membayangkan melakukan segala sesuatunya sendiri, yang jomblo membayangkan enaknya kalau punya pasangan, yang punya pasangan tapi jauh membayangkan betapa enaknya jika pasangan ada disamping dan yang punya pasangan tapi dekat membayang alangkah bebasnya jika pasangan tidak ada. Sendiri tak selamanya sakit dan tentu saja tidak selamanya enak. Hmmm&#8230;</div>
</div>
<div class="par-3">
<img src="http://personfield.web.id/wp-content/uploads/2012/02/menjalin-dan-sengon.png" alt="pori menjalin dan sengon" title="menjalin dan sengon" width="368" height="220" class="alignleft size-full wp-image-1838" /><strong>Samakah dengan anda?  </strong><br />
Ketika mendengar kata solitaire, yang ada dibenak hanya struktur kayu, bagaimana cara membedakan jenis kayu berdasarkan struktur. Karena cara yang paling <em>valid</em> untuk menentukan jenis kayu adalah dengan mengenali strukturnya.  Struktur kayu bersifat permanen, artinya tidak mungkin berubah sekalipun kayunya sudah diolah sedemikian rupa sehingga menjadi salah satu perabok rumah tangga yang saat ini sedang anda duduki. Salah satu ciri struktur adalah pori-pori atau pembuluh kayu.  </p>
<p>Pada contoh, terdapat dua jenis kayu yaitu Menjalin (<em>Xanthophyllum spp., Polygalaceae</em>), memiliki ciri pori hampir seluruhnya <a href="http://personfield.web.id/2012/02/21/solitaire-dan-sendiri.html" title="Solitaire dan sendiri">soliter</a>, agak besar dan sangat jarang dan Sengon (<em>Paraserianthes falcataria, Leguminosae</em>), yang memiliki ciri pori kayu soliter dan ganda radial 2 sampai 3, agak kecil sampai agak besar.
</div>
<div class="par-4">
<p><img src="http://personfield.web.id/wp-content/uploads/2012/02/the-spider.png" alt="solitaire dan sendiri" title="the-spider" width="243" height="233" class="alignright size-full wp-image-1827" />Selain pori kayu, tentu ingat tentang <em>Game Solitaire</em>.<br />
Biasanya sih main karo dengan teman-teman, kalau sedang sendiri yang main <em>solitaire</em>, sekalian merenungi nikmat sendiri di<a href="http://personfield.web.id/2010/12/04/malam-minggu.html" title="Malam minggu">malam minggu</a>.  Sejak ada perangkat digital yang dapat memainkan <em>game solitaire</em>, minatpun berganti ke game digital, namun kemudian dihentikan pada 15 (lima belas) tahun yang lalu, sejak ada kebijakan tidak boleh main game di meja kerja, ada perintah dari komandan supaya game dikomputer di nonaktifkan (karena game default tidak bisa diuninstall).  Dilain sisi, mau beli perangkat sendiri dananya belum cukup <img src='http://personfield.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />
</div>
<div class="par-5">
Hampir semua hal aku lakukan sendiri, mulai dari cari pacar sampai dia jadi istri aku upayakan sendiri, tak sedikitpun meminta bantuan orang tua atau pihak ketiga.  Bahkan sejak tahun 1994, sejak anak pertama masuk Taman Kanak-kanak praktis aku hidup sendiri.  Terpisah jauh dari istri yang mati-matian aku cari sendiri itu.  Sedihkah dalam kesendirian ini? ya iyalah, tapi mau bagaimana lagi? <a href="http://personfield.web.id/2010/06/30/stupid-guy-suara-hati-dan-realitas.html" title="Stupid Guy : Suara Hati dan Realitas">Hidup sebagai rimbawan</a> ya begini ini resikonya, sudah dingin istri tak ada pula, sudah jatuh tertimpa tangga, untuk gak modar!</p>
<p>Disamping susahnya melakukan sesuatu dalam kesendirian, selalu ada terselip kenikmatan dalam kesendirian.  Karena kebetulan dilokasi kerja dapat pondokan sendiri, jadi bisa bebas, mau katokan dirumah gak ada yang larang, membunyikan sound system kencang-kencang gak ada yang larang, rumah tidak dipel selama seminggu gak ada yang ngomel, mau online semalam suntukpun gak ada yang ngajak bobo&#8217;, dah pokoke lengkap sangat.
</p></div>
<div class="par-6">
Saat paling menyenangkan adalah bila tiba waktunya cuti/izin pulang menjenguk keluarga.  Segala peralatan tempur dipersiapkan, mulai dari sangkur, senjata laras panjang/pendek, belati pemotong kawat, magazine penuh dengan peluru. <a href="http://personfield.web.id/2010/06/18/keluarga-kewajiban-dan-waktu.html" title="Keluarga, Kewajiban dan Waktu.">Prepare to die&#8230;!!! and Fire&#8230;!!!!</a>
</div>
<div class="par-7">
Kalau sudah kumpul dengan keluarga, kemana-mana berdua, belanja berdua (sering ngomel, wong beli kangkung satu ikat saja bisa satu jam), masak berdua, dari pagi sampai tengah hari dirumah berdua, sore hari jalan-jalan satu keluarga, lapor kepada Yang Maha Kuasa berdua&#8230;dan seterusnya&#8230;dan seterusnya (silahkan lanjutkan dan ilustrasikan sendiri) dan ujung-ujungnya berakhir duka.
</div>
<div class="par-8">
<img src="http://personfield.web.id/wp-content/uploads/2012/02/sembah.png" alt="terima kasih" title="sembah" width="80" height="106" class="alignright size-full wp-image-1839" />Kok gitu? hmmm&#8230;<br />
Setelah <a href="http://personfield.web.id/2010/06/22/pekerjaan-hobby.html" title="Pekerjaan = Hobby">kembali ketempat tugas</a>, jalan sendiri, naik angkot sendiri, sampai dilokasi kerja mandi sendiri, nyapu sendiri, ngepel sendiri, tidur sendiri&#8230;sendiri dan solitaire? it&#8217;s me.<br />
Sendiri lagi seperti yang dulu, tanpa dirimu disisiku&#8230;<br />
*plakkk&#8230;hoiiii bangun, kesiangan tuh!
</div>
<div class="bot-1">
<div class="par-9">
Tulisan ini diikutkan pada perhelatan <a href="http://nicamperenique.me/2012/02/giveaway-pribadi-mandiri.html" title="giveaway pribadi mandiri">GIVEAWAY :  PRIBADI MANDIRI</a> yang diselenggarakan oleh <a href="http://imelda.coutrier.com/" title="Imelda">Imelda Coutrier</a> dan <a href="http://nicamperenique.me/" title="Nique">Nicamperenique.</a>
</div>
<div class="par-10">
<a href="http://personfield.web.id" title="kembali ke halaman utama">Home</a>
</div>
<div class="par-11">
<h4>Dengan tidak mengurangi segala rasa hormat kepada anda yang datang dilaman ini, kami mohon maaf borang komentar ditutup</h4>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://personfield.web.id/2012/02/21/solitaire-dan-sendiri.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tersangka?</title>
		<link>http://personfield.web.id/2012/02/20/tersangka.html</link>
		<comments>http://personfield.web.id/2012/02/20/tersangka.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Feb 2012 17:00:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aldy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rupa-rupa]]></category>
		<category><![CDATA[bukan spam]]></category>
		<category><![CDATA[bukan spammer]]></category>
		<category><![CDATA[bukan tersangka]]></category>
		<category><![CDATA[kotak spam]]></category>
		<category><![CDATA[not spam]]></category>
		<category><![CDATA[not spammer]]></category>
		<category><![CDATA[spambox]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://personfield.web.id/?p=1903</guid>
		<description><![CDATA[Sebelum dilanjutkan, agar tidak menimbulkan huru-hara, buruk prasangka dan meletakan asas praduga tidak bersalah pada tatanan yang paling tinggi, setidaknya perlu penjelasan terlebih dahulu. Preet!!! Sampai dengan berita ini naik cetak, masih belum didapat keterangan yang lebih jelas penyebab keduanya dijadikan tersangka(?) oleh aparat anti spam. Namun sudah dapat dipastikan bahwa Bunda Lily Suhana tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="first">Sebelum dilanjutkan, agar tidak menimbulkan huru-hara, buruk prasangka dan meletakan asas praduga tidak bersalah pada tatanan yang paling tinggi, setidaknya perlu penjelasan terlebih dahulu.  Preet!!!</div>
<p>Sampai dengan berita ini naik cetak, masih belum didapat keterangan yang lebih jelas penyebab keduanya dijadikan tersangka(?) oleh aparat anti spam.  Namun sudah dapat dipastikan bahwa <a href="http://serambipuisi.wordpress.com/" title="Bunda Lily">Bunda Lily Suhana</a> tidak tersangkut kasus pemakan <a href="http://personfield.web.id/2012/02/18/durian.html" title="Durian">durian</a>  tanpa ijin ataupun karena tanggapan keras <a href="http://sgharjono.wordpress.com/" title="sgharjono">Mas Sugeng</a> terhadap pelaksanaan <a href="http://personfield.web.id/2012/02/19/prosedural.html" title="Prosedural">prosedur</a> disebuah media blog beberapa waktu yang lalu.<br />
<span id="more-1903"></span><br />
<img src="http://personfield.web.id/wp-content/uploads/2012/02/humanspam.png" alt="spammer" title="humanspam" width="550" height="277" class="aligncenter size-full wp-image-1922" /></p>
<p>Masih sedang dicari penyebabnya mengapa akhir-akhir ini beberapa komentar yang masuk justru terperangkap dalam <em>spambox</em>, dugaan sementara terjadi karena pemasangan <a href="http://wpantivirus.com/" title="wpantivirus">antivirus khusus</a> untuk wordpress karena sejak dipasang <em><a href="http://www.growmap.com/growmap-anti-spambot-plugin/" title="growmap-anti-spambot">Growmap Anti Spambot Plugin</a></em>, <em>Akismet</em> sudah dipensiunkan.  Selain itu ada dugaan karena pengaturan di <em>Discussion Settings</em>, pada kolom <em>Comment Blacklist</em>.  Ada filter terhadap kata-kata tertentu dalam komentar yang tidak diperkenankan.  Sehingga jika ada kata-kata yang dianggap tidak baik, maka komentar akan langsung masuk spam box.  Tidak perduli berapa kali si komentator menuliskan komentarnya.</p>
<p><a href="http://personfield.web.id/wp-content/uploads/2012/02/bundalily.jpg"><img src="http://personfield.web.id/wp-content/uploads/2012/02/bundalily.jpg" alt="pengaduan" title="bundalily" width="550" height="303" class="aligncenter size-full wp-image-1923" /></a></p>
<p>Narablog yang sudah memberikan komentar dan terperangkap dalam <em>spambox</em>, sampai dengan sore hari ini sudah dibebaskan semua.  Kejadian ini mungkin saja meninggalkan perasaan jengkel, kecewa, kesal bahkan amarah.  Atas kejadian yang tidak mengenakan ini, admin blog mohon maaf yang sebesar-besarnya dan akan segera dicari akar permasalahan yang sebenarnya sedang terjadi.  Dan kelak, setelah permasalahnya diketahui akan diumumkan kepada umum agar diketahui oleh umum sehingga demikian dari pada itu, kejadian yang tidak umum ini tidak mengganggu kepentingan umum.</p>
<div class="warning">
Gambar komentar bunda Lily dan Mas Sugeng diatas hanya sebagai pemanis dan sedikit bukti bahwasanya kasus tersebut memang terjadi diblog ini, masih ada banyak komentar rekan narablog yang terjebak dalam spambox.  Ini hanya contoh.
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://personfield.web.id/2012/02/20/tersangka.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>52</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Prosedural</title>
		<link>http://personfield.web.id/2012/02/19/prosedural.html</link>
		<comments>http://personfield.web.id/2012/02/19/prosedural.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Feb 2012 17:00:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aldy</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Self]]></category>
		<category><![CDATA[atur]]></category>
		<category><![CDATA[aturan]]></category>
		<category><![CDATA[cara kerja]]></category>
		<category><![CDATA[menata]]></category>
		<category><![CDATA[peraturan]]></category>
		<category><![CDATA[petunjuk]]></category>
		<category><![CDATA[prosedur]]></category>
		<category><![CDATA[prosedural]]></category>
		<category><![CDATA[SOP]]></category>
		<category><![CDATA[standard operating procedure]]></category>
		<category><![CDATA[tata]]></category>
		<category><![CDATA[tatanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://personfield.web.id/?p=1822</guid>
		<description><![CDATA[Benarkah prosedural selalu identik dengan kelambanan proses?, proses apa saja, mulai proses buang air kecil sampai pada proses memutuskan perang bubat terhadap pembatalan buang air kecil. Apakah prosedural itu buruk? tentu saja tidak. Justru sesuatu yang dilakukan secara prosedural, sesuai dengan SOP berjalan dengan sangat baik, terukur, tersruktur dan cepat. Jika kita bicara birokrasi pemerintahan, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://personfield.web.id/wp-content/uploads/2012/02/Ladder_diagram.png"><img src="http://personfield.web.id/wp-content/uploads/2012/02/Ladder_diagram.png" alt="Ladder_diagram" title="Ladder_diagram" width="250" height="277" class="alignleft size-full wp-image-1834" /></a><span class="drop-cap">B</span>enarkah prosedural selalu identik dengan kelambanan proses?, proses apa saja, mulai proses buang air kecil sampai pada proses memutuskan perang bubat terhadap pembatalan buang air kecil.  Apakah prosedural itu buruk? tentu saja tidak.  Justru sesuatu yang dilakukan secara prosedural, sesuai dengan <abbr title="Standard Operating Procedure">SOP</abbr> berjalan dengan sangat baik, terukur, tersruktur dan cepat.</p>
<p>Jika kita bicara birokrasi pemerintahan, kita masih menemukan bahkan pada setiap jenjang jabatan, pada setiap simpul proses kelambanan sangat sering terjadi dengan alasan harus melalui prosedur. Padahal dibalik prosedural yang kita dengar, ada prosedural lain yang harus dilalui dan prosedur ini hanya diketahui oleh pihak pertama dan pihak kedua.  Istilah kasarnya <a href="http://personfield.web.id/2010/09/03/jujur-itu-mahal.html" title="Jujur itu, mahal!">tahu sama tempe</a>.  Kalau bisa diperlambat mengapa harus dipercepat? hmmm&#8230;klop.<br />
<span id="more-1822"></span><br />
Bukan saatnya menyalahkan salah satu pihak, &#8216;prosedur lain&#8217; tersebut hanya bisa terjadi jika ada kesepahaman kedua belah pihak, seperti suami istri, seperti <a href="http://personfield.web.id/2010/10/09/last-love.html" title="Last Love">pasangan yang sedang berpacaran</a>, harus seiya sekata, seiring sejalan, bila perlu sepiring makan berdua, segelas minum berdua, tidur berdua dan kalau sudah nyenyak tidur masing-masing. </p>
<p>Sangat tidak rasional jika sesuatu yang prosedural dianggap sebagai biang kelambanan dalam menyelesaikan masalah.<br />
Contoh kasus, pernahkah membayangkan seorang mekanik mesin bekerja tanpa prosedur? dalam upaya bongkar pasang mesin si mekanik harus mentaati prosedur yang sudah tertera dalam buku petunjuk . Apa jadinya, jika rantai api dipasang duluan tetapi gearnya belum, atau memasang ban dalam lebih duluan dari ban luar. Bisa?</p>
<p>Namun demikian, perlu dikaji lagi apakah prosedur yang dibuat, <abbr title="Standard Operating Procedure">SOP</abbr>  yang dijadikan patokan sudah memenuhi standar efesiensi yang baik? jika tidak saatnya dilakukan perombakan, jika prosedurnya sudah memenuhi standar efesiensi, apakah pelaksana dilapangan sudah memenuhi kriteria standar, jika belum ganti, jika sudah, apakah pelaksana tersebut sudah mendapatkan salari yang layak sesuai dengan beban kerja dan tanggung jawabnya? dan seterusnya sampai ditemukan akar permasalahan yang sebenarnya.</p>
<p>Menyalahkan prosedur untuk dijadikan kambing bego dalam upaya menutup kemampuan tenaga opersional yang memang bego, adalah cara yang paling bego.  Apakah sulit menyederhanakan sebuah prosedur sehingga sesuatu yang prosedural itu menjadi singkat dan cepat? sekarang tinggal kemauan dari pengambil keputusan, apakah mau menyederhanakan prosedur yang panjangnya membentang dari barat ke timur itu atau tidak.  Jika mau perkara ditutup.  Jika tidak? nikmatilah prosedur itu sebagai rahmat Yang Maha Kuasa.  Bukankah Yang Maha Kuasa hanya akan memberikan cobaan sebatas kemampuan umatnya?</p>
<p>Sumber Gambar : <a href="http://id.wikipedia.org">wikipedia.org</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://personfield.web.id/2012/02/19/prosedural.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>55</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

