<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628889704635672298</id><updated>2015-12-03T12:21:38.795+07:00</updated><category term="NEWS"/><category term="SLIDER"/><category term="Seputar PKS"/><category term="Internasional"/><category term="Opini"/><category term="Bekal Dakwah"/><category term="Kultwit"/><category term="Kampanye"/><category term="Anis Matta"/><category term="video"/><category term="Inspirasi"/><category term="Fahri Hamzah"/><category term="renungan"/><category term="Lokal"/><category term="Salim A Fillah"/><category term="Qiyadah"/><category term="Tadabbur"/><category term="Zulfi Akmal"/><category term="AYTKTM"/><category term="DPD"/><category term="Taujih"/><category term="Artikel"/><category term="Tentang PKS"/><category term="odoj"/><category term="Nandang Burhanuddin"/><category term="Mahfudz Siddiq"/><category term="Ust Hilmi Aminuddin"/><category term="Biografi"/><category term="Cahyadi Takariawan"/><category term="Foto"/><category term="download"/><category term="DPW"/><category term="Obituari"/><category term="kartun"/><title type='text'> PKS Kota Salak</title><subtitle type='html'>WEB INFORMASI DPD PKS KOTA PADANGSIDIMPUAN</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>2268</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628889704635672298.post-8158447618046861943</id><published>2014-11-24T23:02:00.000+07:00</published><updated>2014-11-24T23:02:16.800+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Seputar PKS"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="SLIDER"/><title type='text'>Tiba-Tiba Pembina Rohani Kristen ini Kasih Pernyataan Kepada PKS </title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://3.bp.blogspot.com/--LttzjmRyCs/VHK04JJGFFI/AAAAAAAA3tQ/lGqGlIiqv1w/s1600/pengecoran_jalan_pks.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://3.bp.blogspot.com/--LttzjmRyCs/VHK04JJGFFI/AAAAAAAA3tQ/lGqGlIiqv1w/s1600/pengecoran_jalan_pks.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Hal tak terduga dialami Mastur. Kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS)  Tambun Selatan yang sehari-hari berjualan susu kedelai itu didatangi  seorang lelaki yang ternyata diketahui tetangganya sendiri. Pertemuannya  itu terjadi ketika Mastur sedang memantau pengecoran jalan di  lingkungannya. Sebuah kalimat mengejutkan terucap dari lelaki itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Partai bukan sebuah keyakinan. Kalau tahu dari dulu PKS aspiratif kami  akan dukung PKS, bolehkan pilih PKS?&quot; ujar lelaki itu disela-sela  obrolannya, Ahad (23/11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang itu adalah Frans Tampubolon, lelaki berdarah Batak yang juga  berprofesi sebagai Pembina Rohani Kristen. Hal inilah yang membuat  Mastur tercengang. Ia sama sekali tak menduga tetangganya yang Nasrani  dan berasal dari Sumatera Utara itu tanpa basa-basi menyatakan  dukungannya pada PKS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Frans Tampubolon adalah warga Perumahan Pondok Timur Indah Khusus (PTIK)  yang terletak di Jatimulya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa  Barat. Pengecoran jalan di wilayahnya yang diperjuangkan anggota DPRD  Kabupaten Bekasi, Zainudhin, tampaknya telah membuka matanya bahwa Aleg  PKS aspiratif, tak hanya ingat jelang pemilu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Insya Allah saya akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat di  Jatimulya dan Tambun Selatan karena ini adalah komitmen saya dan aleg  PKS lainnya,&quot; kata Zainudhin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Wyn/Humas DPD PKS Kab. Bekasi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*sumber: pks.or.id</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/feeds/8158447618046861943/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/11/tiba-tiba-pembina-rohani-kristen-ini.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/8158447618046861943'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/8158447618046861943'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/11/tiba-tiba-pembina-rohani-kristen-ini.html' title='Tiba-Tiba Pembina Rohani Kristen ini Kasih Pernyataan Kepada PKS '/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/--LttzjmRyCs/VHK04JJGFFI/AAAAAAAA3tQ/lGqGlIiqv1w/s72-c/pengecoran_jalan_pks.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628889704635672298.post-5674809235210633832</id><published>2014-11-24T22:57:00.000+07:00</published><updated>2014-11-24T22:57:10.128+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="NEWS"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="SLIDER"/><title type='text'>[Hampir 60 Persen Anggota DPR Dukung Interpelasi] Jokowi Bingung</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;post-body entry-content&quot; id=&quot;post-body-7881706508906835790&quot; itemprop=&quot;description articleBody&quot;&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;table cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: left; margin-right: 1em; text-align: left;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-WhDBRurzBmc/VHMfBtWVXDI/AAAAAAAADHI/k-z2GnoLog0/s1600/B3LPGsqCUAAULHV.jpg&quot; style=&quot;clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-WhDBRurzBmc/VHMfBtWVXDI/AAAAAAAADHI/k-z2GnoLog0/s1600/B3LPGsqCUAAULHV.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Jokowi di Istana Bogor (24/11/14) - Foto : Sekretariat Kabinet&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;Jokowi yang hari ini mengadakan pertemuan dengan Asosiasi Pemerintah  Pemerintahan Provinsi Seluruh Indonesia di Istana Bogor, menyempatkan  menjawab pertanyaan wartawan seputar interpelasi mengenai kenaikan harga  Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh anggota DPR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Interpelasi yang diajukan oleh 59.8% anggota legislatif di DPR (sejumlah  335 aleg dari 560 total anggota Dewan), justru membuat Jokowi balik  bertanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Berapa puluh kali kita menaikkan harga BBM, apa pernah yang namanya  interpelasi itu,&quot; ujar Jokowi, di ruang Garuda, Gedung Induk Istana  Kepresidenan di Bogor, Jawa Barat, hari ini, Senin, 24 November 2014.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali Jokowi, balik mempertanyakan, sejak Indonesia berdiri, apakah  pernah ada interpelasi yang pernah digulirkan oleh parlemen ketika  pemerintah menaikkan harga BBM?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Apa pernah? Apa penah ada interpelasi?&quot; ujar Jokowi balik bertanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban Jokowi menunjukkan bahwa dia tak memahami esensi pengguliran  interpelasi. Anggota DPR mengajukan interpelasi didasari pada fakta  bahwa Jokowi menaikkan harga BBM di saat harga minyak dunia menurun  drastis. Kebijakan Jokowi ini juga disinyalir melanggar UU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, interpelasi pun diajukan karena Jokowi wajib menjelaskan  metode penghitungan biaya produksi BBM bersubsidi kepada rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila Jokowi tak memahami esensi pengguliran interpelasi, sebaiknya  Jokowi berkonsultasi dengan parlemen terlebih dahulu sebelum memberi  pernyataan ke publik. Karena publik kini semakin cerdas dan semakin  teredukasi. Sehingga bila Jokowi melontarkan komentar atau jawaban yang  tak sesuai, tingkat kepercayaan publik kepadanya akan semakin merosot.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/feeds/5674809235210633832/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/11/hampir-60-persen-anggota-dpr-dukung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/5674809235210633832'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/5674809235210633832'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/11/hampir-60-persen-anggota-dpr-dukung.html' title='[Hampir 60 Persen Anggota DPR Dukung Interpelasi] Jokowi Bingung'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-WhDBRurzBmc/VHMfBtWVXDI/AAAAAAAADHI/k-z2GnoLog0/s72-c/B3LPGsqCUAAULHV.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628889704635672298.post-9142933321579224204</id><published>2014-11-23T13:54:00.000+07:00</published><updated>2014-11-23T13:54:02.982+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="SLIDER"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tadabbur"/><title type='text'>Shahih Wirid Al Ma’tsurat: Bacaan Dzikir Pagi dan Petang </title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-sHvgw-rVpOE/US6feA-c2II/AAAAAAAAOkE/adgGsbvf-PY/s1600/ilustrasi-masjid.jpg&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;426&quot; src=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-sHvgw-rVpOE/US6feA-c2II/AAAAAAAAOkE/adgGsbvf-PY/s640/ilustrasi-masjid.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Telah kita ketahui bersama, berdoa dan berdzikir merupakan aktivitas  yang mulia di sisi Allah Ta’ala dan merupakan amalan yang amat  dianjurkan dalam Islam. Di zaman sekarang, banyak manusia yang  menggunakan risalah kumpulan dzikir pagi dan sore yang disusun oleh Imam  Hasan Al Banna rahimahullah yang dinamakan Al Ma’tsurat. Namun,  ternyata dalam Al Ma’tsurat tersebut masih ada dzikir-dzikir yang  derajat haditsnya dhaif (lemah) bahkan maudhu’ (palsu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Untuk itu, dalam risalah singkat ini, kami akan memaparkan doa dan  dzikir yang shahih dalam Al Ma’tsurat, yang hadits-hadits tersebut telah  di-takhrij oleh Ustadz Farid Nu’man. Dan juga, dalam risalah ini kami  juga cantumkan dzikir dan doa dari Hisnul Muslim dan doa-doa lainnya  yang terkadang tak terkait waktu pagi dan sore. Semoga kita semua dapat  mengamalkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Membaca Al Fatihah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; &lt;h4&gt;بِسْمِ اللهِ الرَّحْمـَنِ الرَّحِيمِ , الْحَمْدُ للهِ رَبِّ  الْعَالَمِينَ, الرَّحْمـنِ الرَّحِيمِ, مَـلِكِ يَوْمِ الدِّينِ, إِيَّاكَ  نَعْبُدُ وإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ, اهدِنَــــا الصِّرَاطَ المُستَقِيمَ,  صِرَاطَ الَّذِينَ أَنعَمتَ عَلَيهِمْ غَيرِ المَغضُوبِ عَلَيهِمْ وَلاَ  الضَّالِّينَ&lt;/h4&gt;Artinya: &lt;em&gt;“Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha  Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Maha Pemurah lagi  Maha Penyayang. yang menguasai di hari Pembalasan. hanya Engkaulah yang  Kami sembah , dan hanya kepada Engkaulah Kami meminta pertolongan.  Tunjukilah Kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah  Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan  bukan (pula jalan) mereka yang sesat.”&lt;/em&gt; (QS. Al Fatihah (1): 1-7)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Keutamannya: Dia disebut A’zhamus Surah (Surat yang paling agung)  (HR. Bukhari No. 4204, 4370, 4426, 4720. Abu Daud No. 1458. Ad Darimi  dalam Sunannya No. 3371), Sebagai Ruqyah, sehingga dibolehkan membacanya  jika kita sedang sakit (Bukhari No. 2156, 4721, 5404, 5417), Surat  istimewa yang tidak pernah Allah Ta’ala turunkan sebelumnya dalam  Taurat, zabur, dan Injil, bahkan tidak ada yang sepertinya di dalam Al  Quran sendiri (HR. At Tirmidzi No. 2875, dari jalur Abu Hurairah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam  At Tirmidzi mengatakan: hasan shahih. Imam Ad Darimi No. 3373.  Dishahihkan pula oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih wa Dha’if Sunan At  Tirmidzi No. 2875, 3125. Imam Ahmad, dalam Musnadnya, No. 20180, 20181.  dari Ubai bin Ka’ab. Ibnu Hibban No. 775, dari Ubai bin Ka’ab), Disebut  sebagai induknya Al Quran (HR. Bukhari No. 4427. Ahmad No. 9788, Ad  Darimi No. 3374).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;b&gt;2. Membaca 10 ayat dari Surat Al Baqarah (Ayat 2-5, 255-257, 284-286)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; &lt;h4&gt;ذَلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ فِيهِ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ (2)  الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا  رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ (3) وَالَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِمَا أُنْزِلَ  إِلَيْكَ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ وَبِالْآَخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ  (4) أُولَئِكَ عَلَى هُدًى مِنْ رَبِّهِمْ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ  (5)&lt;/h4&gt;&lt;div data-canvas-width=&quot;231.15969726696017&quot; data-font-name=&quot;g_font_p0_23&quot; dir=&quot;ltr&quot;&gt;&lt;em&gt;Dengan  menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. (1)Alif Laam  Miim.(2) Kitab (Al Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya;petunjuk bagi  mereka yang bertaqwa,(3) (yaitu) mereka yang berimankepada yang gaib,&amp;nbsp;  yang mendirikanshalat dan menafkahkan sebahagian rezki yang Kami  anugerahkan kepadamereka,(4) dan mereka yang berimankepada Kitab (Al  Qur’an) yang telahditurunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah  diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan)  akhirat.(5) Mereka itulahyang tetap mendapat petunjuk dariTuhan mereka,  dan merekalah orang-orang yang beruntung.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;h4&gt;اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ  سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَنْ  ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ  أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ  إِلَّا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَلَا  يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ (255) لَا إِكْرَاهَ  فِي الدِّينِ قَدْ تَبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنَ الْغَيِّ فَمَنْ يَكْفُرْ  بِالطَّاغُوتِ وَيُؤْمِنْ بِاللَّهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ  الْوُثْقَى لَا انْفِصَامَ لَهَا وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ (256) اللَّهُ  وَلِيُّ الَّذِينَ آَمَنُوا يُخْرِجُهُمْ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ  وَالَّذِينَ كَفَرُوا أَوْلِيَاؤُهُمُ الطَّاغُوتُ يُخْرِجُونَهُمْ مِنَ  النُّورِ إِلَى الظُّلُمَاتِ أُولَئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيهَا  خَالِدُونَ (257)&lt;/h4&gt;&lt;em&gt;&amp;nbsp;Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang  Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk  dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada  yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah  mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan  mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang  dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak  merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.  (256) Tidakada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya  telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu  barang siapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka  sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang  tidak akan putus.Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (257)  Allah&amp;nbsp; Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari  kegelapan(kekafiran) kepada cahaya (iman). Dan orang-orang yang kafir,  pelindung-pelindungnya ialah syaithan, yang mengeluarkan mereka dari  cahayakepada kegelapan (kekafiran). Mereka itu adalah penghuni neraka;  mereka kekal di dalamnya.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt; &lt;h4&gt;لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ وَإِنْ تُبْدُوا  مَا فِي أَنْفُسِكُمْ أَوْ تُخْفُوهُ يُحَاسِبْكُمْ بِهِ اللَّهُ  فَيَغْفِرُ لِمَنْ يَشَاءُ وَيُعَذِّبُ مَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ عَلَى كُلِّ  شَيْءٍ قَدِيرٌ (284) آَمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ  رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ كُلٌّ آَمَنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ  وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ  وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ  الْمَصِيرُ (285) لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا لَهَا  مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ  نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا  كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلَا  تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا  وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ  الْكَافِرِين(286)&lt;/h4&gt;&lt;em&gt;&amp;nbsp;Kepunyaan Allah-lah segala apa yang ada di langit dan apa yang  ada di bumi. Dan jika kamu melahirkan apa yang ada di dalam hatimu atau  kamu menyembunyikannya, niscaya Allah akan membuat perhitungan dengan  kamu tentang&amp;nbsp; perbuatanmu itu. Maka Allah mengampuni siapa yang  dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya; danAllah Maha  Kuasa atas segala sesuatu.(285) Rasul telah beriman kepada Al Qur’an  yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang  beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya,  kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): “Kami tidak  membeda-bedakan antara seseorang pun (dengan&amp;nbsp; yang lain) dari rasul  rasul-Nya”, dan mereka mengatakan: “Kami dengar dan kami taat”. (Mereka  berdoa):”Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulahtempat  kembali”.(286) Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai&amp;nbsp; dengan  kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yangdiusahakannya  dan ia mendapat siksa (dari&amp;nbsp; kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka  berdo`a): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jikakami lupa atau  kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami  beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang  sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa  yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan  rahmatilah kami. Engkaulah Penolongkami, maka tolonglah kami terhadap  kaum yang kafir”.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Keutamaannya: Rumah dijauhi setan (HR Ad Darimi, No. 3382. Imam Ath  Thabarani, Al Mu’jam Al Kabir, No hadits. 8592. Imam Nuruddin Al  Haitsami mengatakan: rijal (periwayat) hadits ini adalah shahih, hanya  saja Asy Sya’bi tidak mendengar langsung dari Ibnu Mas’ud. Lihat Majma’  Az Zawaid, 10/118. Darul Kutub Al ‘Ilmiyah), Mencukupi (HR. At Tirmidzi  dalam Sunannya, Kitab &lt;em&gt;Fadhail Al Quran ‘an Rasulillah Bab Maa Ja’a fi Akhiri Suratil Baqarah&lt;/em&gt;, No. 2881. Katanya: hasan shahih. Dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih wa Dha’if Sunan At Tirmidzi No. 2881)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;b&gt;3. Membaca Surat Ali Imran ayat 1-2&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; &lt;h4&gt;بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ, الم, اللهُ لا إِلَـهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ&lt;/h4&gt;Artinya: &lt;i&gt;Alif laam miim. Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak  disembah) melainkan Dia. yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus  makhluk-Nya.&lt;/i&gt; (QS. Ali Imran (3): 1-2)&lt;br /&gt; Keutamaannya: &lt;b&gt;Terdapat asma Allah yang agung bersama Al Baqarah, Ali Imran, Thaha&lt;/b&gt; (Hadits &lt;b&gt;Hasan&lt;/b&gt; oleh Syaikh Al-Bani. &lt;em&gt;Shahih wa Dhaif Sunan Ibni Majah&lt;/em&gt; No. 3856, &lt;em&gt;As Silsilah Ash Shahihah&lt;/em&gt; No. 746), juga riwayat lain, (HR. Abu Daud No. 1496, At Tirmidzi No.  3478, katanya: hasan shahih. Ad Darimi No. 3389, Ahmad No. 27611)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;b&gt;4. Membaca surat Thaha ayat 111-112&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; &lt;h4&gt;وَعَنَتِ الْوُجُوهُ لِلْحَيِّ الْقَيُّومِ وَقَدْ خَابَ مَنْ حَمَلَ  ظُلْمًا, وَمَن يَعْمَلْ مِنَ الصَّالِحَاتِ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلا يَخَافُ  ظُلْمًا وَلا هَضْمًا&lt;/h4&gt;Artinya: &lt;i&gt;“Dan tunduklah semua muka (dengan berendah diri) kepada  Tuhan yang Hidup Kekal lagi senantiasa mengurus (makhluknya). Dan  sesungguhnya telah merugilah orang-orang yang melakukan kezha-liman, dan  barangsiapa mengerjakan amal-amal yang shalih dan ia dalam keadaan  beriman, maka ia tidak khawatir akan perlakuan yang tidak adil  (terhadapnya) dan tidak (pula) akan pengurangan haknya.”&lt;/i&gt; (QS. Thaha: 111-112)&lt;br /&gt; Keutamaannya: Terdapat asma Allah yang agung bersama Al Baqarah, Ali Imran, Thaha (Hadits Hasan oleh Syaikh Al-Bani. &lt;em&gt;Shahih wa Dhaif Sunan Ibni Majah&lt;/em&gt; No. 3856, &lt;em&gt;As Silsilah Ash Shahihah&lt;/em&gt; No. 746), juga riwayat lain, (HR. Abu Daud No. 1496, At Tirmidzi No.  3478, katanya: hasan shahih. Ad Darimi No. 3389, Ahmad No. 27611)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;b&gt;5. Membaca surat At Taubah ayat 129 (7x)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; &lt;h4&gt;حَسْبِيَ اللهُ لا إِلَـهَ إِلاَّ هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ (سَبْعًا&lt;/h4&gt;Artinya: &lt;i&gt;“Cukuplah Allah bagiku, tiada Tuhan selain Dia. Hanya  kepada-Nya aku bertawakal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ‘Arsy yang  agung.”&lt;/i&gt; (QS. At Taubah: 129) (dibaca tujuh kali)&lt;br /&gt; Keutamaannya: “Barangsiapa yang membaca pada setiap hari ketika pagi  dan sore: (Hasbiyallah Laa Ilaha Illa huwa ‘alaihi tawakkaltu wa huwa  Rabbul ‘Arsyil ‘Azhim) tujuh kali, maka Allah akan mencukupi apa yang  diinginkan dari perkara dunia dan akhirat.” (HR Ibnu Sunni: Syaikh Abdul  Muhsin Al ‘Abbad mengatakan dhaif (&lt;em&gt;Syarh Sunan Abi Daud&lt;/em&gt; [577],  Maktabah Misykah). Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini munkar.  (As Silsilah Adh Dhaifah No. 5287). Juga dalam HR Abu Daud secara  mauquf no. 5081: Syaikh Al Albani telah meneliti riwayat ini sebagai  riwayat maudhu’ (palsu). (Shahih wa Dhaif Sunan Abi Daud No. 5081). Imam  Ibnu Katsir mengatakan dalam tafsirnya terhadap surat At Taubah ayat  129, khususnya ketika membahas riwayat Ibnu ‘Asakir ini: “ini (hadits)  munkar.” (Tafsir Al Quran Al ’Azhim, 4/244. Darut Thayyibah). Namun  Syaikh Syu’aib dan ‘Abdul Qodir Al Arnauth menyatakan sanad hadits ini  shahih dalam Zaadul Ma’ad (2/376))&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;b&gt;6. Membaca surat Al Kafirun ayat 1-6&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; &lt;h4&gt;بِـــــســْمِ اللهِ الرَّحْــــمنِ الرَّحِـــيْمِ, قُــــــلْ  يَــــا أَيُّــــــهَا الْــــكَافِـــــرُونَ, لا أَعْـــــــــبُدُ مَا  تَعْبُدُونَ, وَلا أَنتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْـــــبُدُ, وَلا أَنَا  عَابِدٌ مَّا عَبَدتُّمْ, وَلا أَنــتـــُمْ عَـــابِدُونَ مَا أَعْبُدُ,  لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ&lt;/h4&gt;Artinya&lt;i&gt;: “Dengan menyebut asma Allah yang Maha Pemurah lagi Maha  Penyayang. “Katakanlah, ‘Hai orang-orang yang kafir, aku tidak akan  menyembah apa yang kalian sembah. Dan kalian bukan penyembah Tuhan yang  aku sembah. Dan aku tidak akan menjadi penyembah apa yang kamu sembah,  dan kamu tidak pernah menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah. Untuk  kalian agama kalian dan untukku agamaku.’”&lt;/i&gt; (QS. Al Kafirun: 1-6).&lt;br /&gt; Keutamaannya: “Bahwa dia mendatangi Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa  Sallam, dan berkata: “Wahai Rasulullah, ajarkan kepadaku sesuatu yang  aku ucapkan jika aku berbaring di atas kasurku.” Beliau bersabda:  “Bacalah Qul yaa ayyuhal kaafiruun, sesungguhnya itu merupakan pemutus  dari kesyirikan.” (HR. At Tirmidzi No. 3403. Syaikh Al Albani  menshahihkannya. Lihat &lt;em&gt;Shahih wa Dhaif Sunan At Tirmidzi&lt;/em&gt; No.  3403. Juga diriwayatkan oleh Ath Thabarani dalam Al Kabir No. 2150, dari  Jabalah bin Haritsah). Demikian keutamaan surat Al Kafirun, dan tak  satu pun yang menyebutkan keutamaannya dibaca pagi dan sore secara  rutin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;b&gt;7. Membaca surat Al Ikhlash, Al Falaq, dan An Naas (masing-masing tiga kali)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; &lt;h4&gt;بسم الله الرحمن الرحيم , قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدٌ , اللهُ الصَّمَدُ ,  لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ , وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ&lt;/h4&gt;&lt;h4&gt;بسم الله الرحمن الرحيم , قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ , مِن شَرِّ  مَا خَلَقَ , وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ , وَمِن شَرِّ  النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ , وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ&lt;/h4&gt;&lt;h4&gt;بسم الله الرحمن الرحيم , قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ , مَلِكِ  النَّاسِ , إِلَهِ النَّاسِ , مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ ,  الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ , مِنَ الْجِنَّةِ وَ النَّاسِ&lt;/h4&gt;Artinya: &lt;i&gt;“Katakanlah: “Dia-lah Allah, yang Maha Esa. Allah adalah  Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan  tidak pula diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan  Dia.” &lt;/i&gt;(QS. Al Ikhlas: 1-4)&lt;br /&gt; Artinya: &lt;i&gt;“Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai  subuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila  telah gelap gulita, dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang  menghembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan pendengki bila ia  dengki.”&lt;/i&gt; (QS. Al Falaq: 1-5)&lt;br /&gt; Artinya: &lt;i&gt;“Katakanlah: “Aku berlidung kepada Tuhan (yang memelihara  dan menguasai) manusia. raja manusia. sembahan manusia. dari kejahatan  (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan)  ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.&lt;/i&gt; (QS. An Naas: 1-6)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Keutamaannya: Beliau bersabda: katakanlah “Qul Huwallahu Ahad dan Al  Mu’awwidzatain (Al Falaq dan An Nas) pada sore hari dan pagi hari tiga  kali, maka hal itu telah mencukupimu dari segala sesuatu.”. (Abu Daud  No. 5082. Syaikh Al Albani mengatakan: hasan, dalam &lt;em&gt;Shahih wa Dha’if Sunan Abi Daud&lt;/em&gt;,  No. 5082., Tirmidzi no. 3575, berkata: Hadits ini hasan shahih gharib.  Syaikh Al Albani menghasankan dalam Shahih Wa Dhaif Sunan At Tirmidzi  No. 3575)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;b&gt;8. Membaca Dzikir Pagi dan Sore&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; Jika pagi membaca:&lt;br /&gt; &lt;h4&gt;أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ ِللهِ، وَالْحَمْدُ ِللهِ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لاَ إِلهَ إِلاَّ هُوَ وَإِلَيْهِ النُّشُوْرُ&lt;/h4&gt;“&lt;em&gt;Ashbahna wa Ashbahal Mulku Lillahi wal hamdu lillahi Laa Syarika Lahu Laa Ilaha Illa Huwa waIilaihin nusyur&lt;/em&gt;”&lt;br /&gt; Artinya: “Kami berpagi hari dan berpagi hari pula kerajaan milik  Allah. Segala puji bagi Allah, tiada sekutu bagi-Nya, tiada Tuhan  melainkan Dia, dan pada-Nya tempat kembali”&lt;br /&gt; Jika sore membaca:&lt;br /&gt; &lt;h4&gt;قال أَمْسَيْنَا وأَمْسَى الْمُلْكُ ِللهِ، وَالْحَمْدُ ِللهِ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لاَ إِلهَ إِلاَّ هُوَ وَإِلَيْهِ الْمَصِيْر.&lt;/h4&gt;“&lt;em&gt;Amsayna wa Amsal Mulku Lillahi wal Hamdu Lillahil Laa Syarika Lahu Laa Ilaha Illa Huwa wa Ilaihil mashir&lt;/em&gt;.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Artinya: “Kami bersore hari dan bersore hari pula kerajaan milik  Allah. Segala puji bagi Allah, tiada sekutu bagi-Nya, tiada Tuhan  melainkan Dia, dan pada-Nya tempat kembali”&lt;br /&gt; Diriwayatkan Imam Al Bazzar, sanadnya Jayyid (baik). Imam Al Haitsami, &lt;em&gt;Majma’ Az Zawaid&lt;/em&gt;, 10/114. Darul Kutub Al ‘Ilmiyah, dan diriwayatkan Imam Abu Daud dalam Sunannya, &lt;em&gt;Kitab Al Adab Bab Ma Yaqulu Idza Ashbah&lt;/em&gt;,  No. 5071, dengan tanpa lafaz: Laa Ilaha Illa Huwa wa ilaihin nusyur.  Dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih wa Dha’if Sunan Abi Daud  No. 5071.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;b&gt;9. Membaca Dzikir&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; &lt;h4&gt;أَصْبَحْنَا عَلَى فِطْرَةِ اْلإِسْلاَمِ وَعَلَى كَلِمَةِ  اْلإِخْلاَصِ، وَعَلَى دِيْنِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ  وَسَلَّمَ، وَعَلَى مِلَّةِ أَبِيْنَا إِبْرَاهِيْمَ، حَنِيْفًا مُسْلِمًا  وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ.&lt;/h4&gt;“&lt;em&gt;Ashbahna ‘ala Fithrotil Islam wa ‘ala Kalimatil Ikhlash wa ‘ala  Dini Nabiyyina Muhammad Shallalahu ‘Alaihi wa Sallam wa ‘ala Millati  Abina Ibrahima Hanifa wa Maa Kaana minal Musyrikin&lt;/em&gt;.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Artinya: “Di waktu pagi kami memegang agama Islam, kalimat ikhlas,  agama Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan agama ayah  kami Ibrahim, yang berdiri di atas jalan yang lurus, muslim dan tidak  tergolong orang-orang musyrik.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Imam Ahmad dalam Musnadnya, No. 15360, 15363, 15364. Syaikh Syu’aib  Al Arnauth mengatakan: shahih, sesuai syarat Bukhari-Muslim. (Tahqiq  Musnad Ahmad, 24/77). Dan Imam Al Haitsami mengatakan: diriwayatkan oleh  Ahmad dan Ath Thabarani, perawi keduanya adalah shahih. Majma’ Az  Zawaid, 10/116&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;b&gt;10. Membaca Dzikir Sebagai Rasa Syukur (3x)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; &lt;h4&gt;اَللَّهُمَّ مَا أَصْبَحَ بِيْ مِنْ نِعْمَةٍ أَوْ بِأَحَدٍ مِنْ  خَلْقِكَ فَمِنْكَ وَحْدَكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ، فَلَكَ الْحَمْدُ وَلَكَ  الشُّكْرُ&lt;/h4&gt;“&lt;em&gt;Allahumma maa ashbaha biy min ni’matin aw bi ahadin min khalqika faminka wahdaka laa syarikalak falakalhamdu wa lakasy syukr&lt;/em&gt;u”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Artinya: “Ya Allah, nikmat yang kuterima atau diterima oleh seseorang  di antara makhluk-Mu di pagi ini adalah dari-Mu. Maha Esa Engkau, tiada  sekutu bagi-Mu. Bagi-Mu segala puji dan kepada-Mu panjatan syukur (dari  seluruh makhluk-Mu).”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Keutamaannya: Jika dia telah menunaikan syukur pada siang harinya,  dan barangsiapa yang membacanya pada sore, maka dia telah menunaikan  syukur pada malam harinya. Para ulama berbeda pendapat tentang status  hadits ini. Tetapi umumnya mereka menyatakannya shahih. Imam Ibnu Hibban  memasukkannya dalam kumpulan Shahihnya. Al Hafizh Ibnu Hajar mengakui  penshahihan ini. (Fathul Bari, 11/131. Darul Fikr). Sementara Al Hafizh  menghasankan dalam An Nataij Al Afkar. (Raudhatul Muhadditsin No. 5376)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;b&gt;11. Membaca Dzikir Pujian&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; &lt;h4&gt;يَا رَبِّ لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَلِعَظِيمِ سُلْطَانِكَ&lt;/h4&gt;“&lt;em&gt;Ya Rabbi Lakal Hamdu Kamaa Yanbaghi Li Jalali Wajhika wa Li ‘Azhimi Sulthanika&lt;/em&gt;.”&lt;br /&gt; Artinya: “Ya Tuhanku, Segala puji bagiMu sebagaimana seyogyanya kemuliaan wajahMu dan keagungan kekuasaanMu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Keutamaannya: Dua malaikat tidak sanggup mencatatnya dan tidak tahu  cara mencatat pahala ucapan ini (saking besarnya). Diriwayatkan (1) Imam  Ibnu Majah dalam Sunannya, Kitabul Adab Bab Fadhlu Al Hamidin, No.  3801. (2) Imam Ath Thabarani, Al Mu’jam Al Kabir, No. 13118. Juga dalam  Al Mu’jam Al Awsath, No. 11305. Syamilah. (3) Imam Al Baihaqi, Syu’abul  Iman, No. 4215.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syamilah. (4) Imam Alauddin Al Muttaqi Al Hindi, Kanzul  ‘Ummal, No. 5127, 6441. (5) Abul Fadhl As Sayyid Abul Ma’athi An Nuri,  Al Musnad Al Jami’, No. 8100. Dalam sanad hadits ini terdapat Qudamah  bin Ibrahim, dalam Az Zawaid disebutkan bahwa Ibnu Hibban memasukkannya  dalam At Tsiqat (orang-orang terpercaya). Dan, Shadaqah bin Basyir belum  ada orang yang menjarh (kritik)-nya, dan mentsiqahkannya. Sedangkan  semua perawi lainnya adalah tsiqat. (Imam Abul Hasan Muhammad bin Abdul  Hadi As Sindi, Hasyiah ‘Ala Ibni Majah, No. 3791. Mawqi’ Ruh Al Islam)  Sementara Syaikh Al Albani mendhaifkan hadits ini. (Shahih wa Dhaif  Sunan Ibni Majah No. 3801).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;b&gt;12. Dzikir Agar Diridhai Allah (3x)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; &lt;h4&gt;رَضِيتُ بِاللَّهِ رَبًّا وَبِالْإِسْلَامِ دِينًا وَبِمُحَمَّدٍ رَسُولًاإِلَّا كَانَ حَقًّا عَلَى اللَّهِ أَنْ يُرْضِيَهُ&lt;/h4&gt;“&lt;em&gt;Radhiitu billahi Rabba wabil Islami Diina wa bi Muhammadin Rasuula&lt;/em&gt;.”&lt;br /&gt; Artinya: “ Aku ridha Allah sebagai Rabb, Islam sebagai agama, dan Muhammad sebagai Rasul.”&lt;br /&gt; Keutamaannya: Allah pasti akan meridhainya. Diriwayatkan (1) Abu Daud  no. 5072, (2) Nasa’I no. 9832, (3) Tirmidzi no. 3499 katanya Hasan  Gharib, (4) Musnad Imam Ahmad no. 18967-8, (5) Thabrani no. 13852, (6)  Ibnu Majah no. 3870, (7) Al Hakim no. 1904, katanya Shahih sanadnya,  tapi tidak dikeluarkan shahihain. Dishahihkan Al Hafizh Al Mizzi bagian  awalnya, dan perawi Imam Ahmad dan Imam Ath Thabarani adalah tsiqat.  (Imam Al Haitsami, Majma’ Az Zawaid, 10/116. Darul Kutub Al ‘Ilmiyah)  yang dimaksud bagan awal adalah bacaan radhitu billahi rabba tersebut.  Az Zawaid: isnadnya shahih, dan perawinya adalah tsiqat. Didhaifkan  Syaikh al albani. Imam Ibnu Hajar Al ‘Asqalani: sanad riwayat Abu Daud  adalah kuat namun mendhaifkan riwayat At Tirmidzi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;b&gt;13. Membaca Dzikir Tasbih (3x)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; &lt;h4&gt;سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ عَدَدَ خَلْقِهِ وَرِضَا نَفْسِهِ وَزِنَةَ عَرْشِهِ وَمِدَادَ كَلِمَاتِهِ&lt;/h4&gt;“&lt;em&gt;Subhanallahi wa bihamdihi ‘adada khalqihi wa ridha nafsihi wazinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi&lt;/em&gt;.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Artinya: “Maha Suci Allah dan Segala Puji bagiNya, sebanyak bilangan  makhlukNya, seridha diriNya, setimbangan ‘arsy-Nya, dan sebanyak tinta  dari kata-kataNya.”&lt;br /&gt; Keutamaannya: Dari Juwairiyah Radhiallahu ‘Anha (isteri nabi), bahwa  Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam keluar darinya pagi-pagi sekali  ketika shalat subuh, saat itu dia sedang di tempat shalatnya. Lalu  ketika dhuha Nabi kembali dan dia masih duduk. Maka Nabi bersabda  kepadanya: “Kau masih duduk saja sebagaimana tadi aku tinggalkan.”  Juwairiyah menjawab: “Ya.” Lalu, Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam  bersabda: “Saya telah katakan setelahmu empat kalimat sebanyak tiga  kali, yang seandainya kalimat itu ditimbang dengan apa yang kamu lakukan  sejak tadi niscaya lebih berat. Diriwayatkan: (1) Imam Bukhari dalam  Adabul Mufrad No. 647, (2) Shahih Muslim no. 2726, (3) Abu Daud no.  1503. (4) Tirmidzi no.3626, (5) Nasai no. 1335, (6) Ibnu Majah no. 3808,  dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;b&gt;14. Membaca Doa Perlindungan dari Musibah (3x)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; &lt;h4&gt;بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ&lt;/h4&gt;“&lt;em&gt;Bismillahilladzi La Yadhurru Ma’asmihi Syai’un fil Ardhi wa Laa fis Sama’i wa Huwas Sami’ul ‘Alim&lt;/em&gt;.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Artinya: “Dengan nama Allah Yang bersama NamaNya sesuatu apa pun  tidak akan celaka baik di bumi dan di langit. Dialah Maha Medengar lagi  maha Mengetahui.”&lt;br /&gt; Keutamaannya: Niscaya tidak ada sesuatu pun yang mencelakakannya.  Diriwayatkan oleh (1) Imam Bukhari dalam Adabul Mufrad No. 660, (2)  Tirmidzi dalam Sunannya No. 3388. Katanya: hasan shahih gharib, (3) Abu  Daud No. 5088, (4) Ibnu Majah No. 3869, (5) Ibnu Abi Syaibah No. 2, (6)  Al Hakim dalam Al Mustadrak ‘alash Shahihain, No. 1895. Katanya:  isnadnya shahih, tetapi Bukhari dan Muslim tidak mengeluarkannya, (7)  Ibnu Hibban dalam Shahihnya, No. 852, 862, (8) Imam Ahmad dalam  Musnadnya No. 446, (9) Ibnus Sunni dalam ‘Amalul Yaum wal Lailah, No.  346. Hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam berbagai  kitabnya. (Shahih wa Dhaif Sunan At Tirmidzi No. 3388, Shahih wa Dhaif  Sunan Abu Daud No. 5088, Shahih wa Dhaif Sunan Ibni Majah No. 3869,  Shahihul Jami’ No. 5745)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;b&gt;15. Membaca Doa Agar Terhindar dari Syirik&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; &lt;h4&gt;اللهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنْ أَنْ نُشْرِكَ بِكَ شَيْئًا نَعْلَمُهُ، وَنَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لَا نَعْلَمُ&lt;/h4&gt;“&lt;em&gt;Allahumma inna na’udzubika an nusyrika bika syai’an na’lamuh wa nastagfiruka lima laa na’lamuh&lt;/em&gt;.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Artinya: “Ya Allah sesungguhnya kami berlindung kepadaMu dari  menyekutukanMu dengan sesuatu yang kami ketahui, dan kami memohon  ampunanMu dari apa-apa yang tidak kami ketahui.”&lt;br /&gt; Diriwayatkan (1) Imam Ahmad dalam Musnadnya No. 19606, (2) Thabarani  dalam Al Mu’jam Al Awsath No. 3503, (3) Ibnu Abi Syaibah dalam Al  Mushannaf, Juz 7, Bab 61, No. 1, (4) Imam Al Bukhari dalam Tarikh Al  Kabir, Juz. 9, Hal. 58. Hadits ini didhaifkan oleh Syaikh Syu’aib Al  Arnauth, lantaran kemajhul-an Abu Ali Al Kahili. Syaikh Al Albani telah  menilai hadits Abu Musa ini sebagai hasan li ghairih. (Shahih At Targhib  wat Tarhib No. 36) lantaran adanya penguat dari jalur Abu Bakar Ash  Shiddiq Radhiallahu ‘Anhu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;b&gt;16. Membaca Doa Perlindungan dari Keburukan-Keburukan(3x)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; &lt;h4&gt;أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ&lt;/h4&gt;“&lt;em&gt;A’udzu bikalimatillahi taammah min syarri maa khalaq&lt;/em&gt;.”&lt;br /&gt; Artinya: “Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari keburukan apa-apa yang Dia ciptakan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Keutamaannya: Barangsiapa membaca (doa di atas) Maka dia tidak akan  dicelakakan oleh gigitan beracun pada malam itu. Diriwayatkan (1) At  Tirmidzi No. 3605, Imam At Tirmidzi mengatakan: hadits ini hasan. Syaikh  Al Albani menshahihkan. (Shahihul Jami’ No. 6427). (2) Imam Muslim  dalam Shahihnya No. 2708, (3) Imam Ahmad dalam Musnadnya, No. 15709,  23083, 23650, Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan: shahih. (4) Ibnu  Majah dalam Sunannya No. 3518, dari Abu Hurairah. Juga No. 3547, dari  Khaulah binti Hakim, semuanya shahih. (5) Ibnu Khuzaimah dalam Shahihnya  No. 2566, dari Khaulah binti Hakim, (6) Imam Malik dalam Al Muwaththa’  No. 1763, (7) Imam Ad Darimi dalam Sunannya No. 2680, (8) Ibnu Hibban  dalam Shahihnya No. 2700, (9) Al Hakim dalam Al Mustadraknya No. 8280,  dari Abu Hurairah, katanya shahih sesuai syarat Imam Muslim, (10) Al  Baihaqi dalam As Sunan Al Kubra No. 10102, (11) Imam Abu Ya’la dalam  Musnadnya No. 6688, dari Abu Hurairah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;b&gt;17. Membaca Doa Agar Terhindar Dari Kesulitan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; &lt;h4&gt;اللهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِن الهَمّ وَ الحَزَنْ, وَ العَجْزِ  وَ الكَسلْ, وَ البُخْلْ وَ الجُبْنِ,وَ ضَلَعِ الدَينِ, وَ غَلَبَتِ الرِ  جَا لْ&lt;/h4&gt;“&lt;em&gt;Allahumma inni a-’udzuubika minal hammi walhazan, wal-’ajzi wal  kasal, wal bukhli wal jubni, wa dhola’iddayin, wa gholabatilrrijal&lt;/em&gt;“&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari rasa gelisah dan  sedih, lemah dan malas, pengecut dan kikir, dibebani hutang (dhala’id  dain) dan dikuasai manusia (ghalabatir rijal).”&lt;br /&gt; HR. Bukhari No. 364, 2736, 6002, Muslim No. 1365, Ahmad No. 12616, Al  Baihaqi dalam As Sunan Al Kubra No. 12535, Abu Ya’la No. 3703, Ath  Thabarani dalam Ad Du’a No. 1349, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;b&gt;18. Membaca Doa Memohon Kesehatan dan Perlindungan dari Kekufuran, Kefakiran, dan Azab Kubur (3x)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; &lt;h4&gt;اَللّهُمَّ عَافِنِي فِي بَدَنِي, اَللّهُمَّ عَافِنِي فِي سَمْعِي, اَللّهُمَّ عَافِنِي فِي بَصَرِي&lt;/h4&gt;&lt;h4&gt;اَللّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكُفْرِ وَالْفَقْرِ, وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ, لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ&lt;/h4&gt;“&lt;em&gt;Allahumma ‘aafini fi badani, Allahumma ‘aafini fi sam’iy, Allahumma ‘aafini fi bashariy.” (3X)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt; &lt;em&gt;“Allahumma inni a’udzubika minal kufri wal faqri, wa a’udzubika min ‘adzabil qabri, laa ilaha illa anta.&lt;/em&gt;” (3X)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Artinya: “Ya Allah berikanlah kesehatan bagi badanku, bagi pendengaranku, bagi penglihatanku, dan tidak ada Ilah kecuali Engkau”&lt;br /&gt; Artinya: “Ya Allah sungguh aku berlindung kepadaMu dari kekufuran dan  kefaqiran, Ya Allah sungguh aku berlindung kepadaMu dari azab kubur,  tidak ada Ilah kecuali Engkau”&lt;br /&gt; Keutamaannya: disebutkan dalam hadits, Dia (Abu Bakrah) menjawab:  “Benar, wahai anakku, sesungguhnya aku mendengar Nabi Shallallahu  ‘Alaihi wa Sallam berdoa dengan semua itu, maka aku suka jika aku  berjalan di atas sunnahnya.” Diriwayatkan oleh (1) Imam Ahmad dalam  Musnadnya No. 20430, (2)Imam Al Bukhari dalam Adabul Mufrad No. 701, (3)  Imam Abu Daud dalam Sunannya No. 5090, (4) Imam An Nasa’i No. 22, 572,  651, (5) Imam Ibnus Sunni No. 69, (6) Imam Ibnu Abi Syaibah 7/26. Syaikh  Syu’aib Al Arnauth mengatakan: isnadnya hasan. (Tahqiq Musnad Ahmad No.  20430). Syaikh Al Albani juga menghasankannya. (Adabul Mufrad, 1/244.  Lihat juga Shahih wa Dhaif Sunan Abi Daud No. 5090)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;b&gt;19. Membaca Sayyidul Istighfar&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; &lt;h4&gt;اَللّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي، لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ, خَلَقْتَنِي  وَأَنَا عَبْدُكَ, وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ،  أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أََبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ  عَلَيَّ, وَ أَبُوْءُ بِذَنْبِي، فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ  الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ&lt;/h4&gt;&lt;em&gt;Allahumma anta Rabbiy, laa ilaha illa anta, khalaqtaniy wa ana  ‘abduka, wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mastatha’tu, a’udzubika min  syarri maa shana’tu, abu’u laka bini’matika ‘alayya, wa abu’u bidzambiy,  faghfirliy fa innahu laa yaghfirudz dzunuuba illa anta&lt;/em&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Artinya: “Ya Allah, Engkau Tuhanku, tiada Tuhan kecuali Engkau.  Engkau ciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berada di atas janjiMu,  semampuku. Aku berlindung kepadaMu dari keburukan perbuatanku. Aku  mengakui banyaknya nikmat (yang Engkau anugerahkan) kepadaku dan aku  mengakui dosa-dosaku, maka ampunilah aku. Karena sesungguhnya tiada yang  mengampuni dosa-dosa melainkan Engkau.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Keutamaannya: “Barangsiapa membacanya ketika sore hari dan kemudian  meninggal pada malam itu, maka ia akan masuk surga. Dan, barangsiapa  membacanya pada pagi hari serta meyakini kandungannya, kemudian  meninggal pada hari itu, maka ia akan masuk surga.” Hadits shahih ini  diriwayatkan oleh (1) Imam Al Bukhari dalam Shahihnya No. 5947, 5964,  (2) Abu Daud dalam Sunannya No. 5070, (3) At Tirmidzi dalam Sunannya No.  3393, (4) Imam Ibnu Majah dalam Sunannya No. 3872, (5) Nasa’i dalam  Sunannya No. 5522, (6) Ahmad dalam Musnadnya No. 23013, (7) Baihaqi  dalam Ad Da’awat Al Kabir No. 31, (8) Thabarani dalam Ad Du’a No. 309,  (9) Al Baghawi dalam Syarhus Sunnah No. 1309.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;b&gt;20. Membaca Doa (3x)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; &lt;h4&gt;أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيَّ الْقَيُّومَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ غُفِرَ&lt;/h4&gt;&lt;em&gt;Astaghfirullahal ‘Azhim alladzi laa ilaha illa huwa al hayyu al qayyum wa atuubu ilaih&lt;/em&gt;&lt;br /&gt; Artinya: “Aku memohon ampunan Allah Yang Tiada Tuhan melainkan Dia, Yang Maha Hidup dan Maha Mengurus (makhluk-Nya).”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Keutamaannya: “Barang siapa yang berkata: Astaghfirullahal ‘Azhim  alladzi laa ilaha illa huwa al hayyu al qayyum wa atuubu ilaih, sebanyak  tiga kali, niscaya diampuni dosa-dosanya walaupun dosanya semerbak  merata.” HR. Al Hakim dalam Al Mustadrak No. 2550, katanya: shahih  sesuai syarat Imam Muslim. Juga diriwayatkan oleh At Tirmidzi No. 3577,  katanya: hadits gharib. Syaikh Al Albani menshahihkannya. Lihat Shahih  wa Dhaif Sunan At Tirmidzi No. 3577)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;b&gt;21. Membaca Tasbih (100x)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; &lt;h4&gt;سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ&lt;/h4&gt;“Subhanallaahi wabihamdih”&lt;br /&gt; Artinya: “Maha suci Allah, aku memujiNya.”&lt;br /&gt; Keutamaannya: “Barangsiapa yang mengucapkan kalimat ‘subhanallah wa  bi hamdih’ di pagi dan sore hari sebanyak 100x, maka tidak ada yang  datang pada hari kiamat yang lebih baik dari yang ia lakukan kecuali  orang yang mengucapkan semisal atau lebih dari itu.” (HR. Muslim  (4/2071, no. 2692)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;b&gt;22. Membaca Dzikir (10x atau 1x)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; &lt;h4&gt;لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ.&lt;/h4&gt;&lt;em&gt;“Laa ilaha illallaahu wahdahu laa syariikalahu, lahulmulku wa huwalhamdu wahuwa ‘alaa kulli syay-’in qadiyr”&lt;/em&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Artinya: “Tidak ada ilah yang berhak disembah selain Allah semata,  tidak ada sekutu bagiNya. BagiNya kerajaan dan segala pujian. Dia-lah  yang berkuasa atas segala sesuatu.” (Dibaca 10x atau 1 x jika dalam  keadaan malas)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Keutamaannya: Dalam hadits disebutkan bahwa barangsiapa yang  menyebutkan dzikir tersebut sebanyak 10 x, Allah akan mencatatkan  baginya 10 kebaikan, menghapuskan baginya 10 kesalahan, ia juga  mendapatkan pahala semisal memerdekakan 10 budak, Allah akan  melindunginya dari gangguan setan, dan jika ia mengucapkannya di sore  hari, ia akan mendapatkan keutamaan semisal itu pula. Diriwayatkan Nasai  no. 24 dari hadits Abu Ayyub Al Anshori radhiyallahu ‘anhu. Lihat  Shahih At Targhib wa At Tarhib (1/272, no. 650), Tuhfatul Akhyar –  Syaikh Ibnu Baz. Dan HR. Abu Daud no. 5077, Ibnu Majah no. 3867, Ahmad  4/60. Lihat Shahih At Targhib wa At Tarhib (1/270), Shahih Abu Daud  (3/957), Shahih Ibnu Majah (2/331), Zaadul Ma’ad (2/377) dan dalamnya  ada lafazh “10 x”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;b&gt;23. Membaca Doa Memohon Pertolongan, dan Perbaikan Urusan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; &lt;h4&gt;يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، أَصْلِحْ لِيْ  شَأْنِيْ كُلَّهُ وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ.&lt;/h4&gt;“&lt;em&gt;Ya Hayyu Ya Qayyuum, birohmatika astaghiytsu, ashliy sya’niy kullahu, wa laa takilniy ilaa nafsiy thorqota ‘aini&lt;/em&gt;“&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Artinya: “Wahai Rabb Yang Maha Hidup, wahai Rabb Yang Berdiri Sendiri  (tidak butuh segala sesuatu), dengan rahmat-Mu aku minta pertolongan,  perbaikilah segala urusanku dan jangan diserahkan kepadaku sekali pun  sekejap mata (tanpa mendapat pertolongan dari-Mu).”&lt;br /&gt; HR. Al Hakim dan beliau menshahihkannya, Adz Dzahabi pun menyetujui  hal itu (1/545). Lihat Shahih At Targhib wa At Tarhib (1/273, no. 654)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;b&gt;24. Membaca Doa Permohonan Ilmu, Rizki, dan Amal&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; &lt;h4&gt;اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً&lt;/h4&gt;“&lt;em&gt;Allahumma innii as-aluka ‘ilman nafian, warizqon thayyiban, wa ‘amalan mutaqobala&lt;/em&gt;“&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Artinya: “Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang  bermanfaat (bagi diriku dan orang lain, pen), rizki yang halal dan amal  yang diterima (di sisi-Mu dan mendapatkan ganjaran yang baik).”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; HR. Ibnu Sunni dalam ‘Amalul Yaum wal Lailah no. 54, Ibnu Majah no.  925. Syaikh ‘Abdul Qodir dan Syu’aib Al Arnauth menyatakan sanad hadits  ini hasan dalam tahqiq Zaadul Ma’ad 2/375.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;b&gt;25. Membaca Istigfar (100x)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; &lt;h4&gt;أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ&lt;/h4&gt;&lt;em&gt;“Astagfirullaah wa atuubu ilayhi&lt;/em&gt;“&lt;br /&gt; Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah dan bertobat kepada-Nya.”&lt;br /&gt; HR. Bukhari dalam Fathul Bari (11/101, no. 6307) dan Muslim (4/2075, no. 2702)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;b&gt;26. Membaca Doa Agar Hati Diteguhkan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; &lt;h4&gt;يَا مُقَلّبَ القُلُوْبَ , ثَبّتْ قَلْبِي عَلَي دِينِكَ&lt;/h4&gt;“&lt;em&gt;Yaa muqollibal qulub tsabbit qolbi ‘ala diinik&lt;/em&gt;”&lt;br /&gt; Artinya: “Wahai Zat yang membolak-balikkan hati teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.”&lt;br /&gt; Keutamannya: Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha mengatakan bahwa doa  yang paling sering dibaca oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam  adalah doa, “Yaa muqollibal qulub tsabbit qolbi ‘ala diinik ” artinya  “Wahai Zat yang membolak-balikkan hati teguhkanlah hatiku di atas  agama-Mu.” (HR. Tirmidzi, Ahmad, Hakim, dishahihkan oleh Adz Dzahabi,  lihat pula Shahihul Jami’)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;b&gt;27. Membaca Shalawat (10x)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; &lt;h4&gt;اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا  مُحَمَّدٍ, كَمَا صَلَّــيْتَ عَـلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ  سَيِّدِنَإِبْـرَاهِيْمَ وَعَــلَى آلِ سَيـِّدِنَا إِبْـرَاهِيْمَ فِي  الْعَالَمِيْنَ, إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ (عَشْرًا)&lt;/h4&gt;“&lt;em&gt;Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammad wa ‘ala aali Sayyidina  Muhammad, kama shallaita ‘ala sayyidina Ibrahim wa ‘ala aali sayyidina  Ibrahim, wa baarik ‘ala sayyidina Muhammad wa ‘ala Aali sayyidina  Muhammad, kama baarakta ‘ala sayyidina Ibrahim wa ‘ala aali sayyidina  Ibrahim il ‘aalamiina innaka hamiidum majiid.&lt;/em&gt;”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Keutamaannya: (1) Dari Abu Darda’, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam  bersabda, “Barangsiapa bershalawat untukku sepuluh kali di pagi dan  sore hari, maka ia akan mendapatkan syafa’atku di hari kiamat  nanti.”&amp;nbsp;(HR. Thobroni melalui dua isnad, keduanya jayyid. Lihat Majma’  Az Zawaid (10/120) dan Shahih At Targhib wa At Tarhib (1/273, no. 656).  (2) bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:  “Barangsiapa yang bershalawat kepadaku satu kali, maka Allah akan  bershalawat kepada orang itu sepuluh kali.” (HR. Bukhari dalam Adabul  Mufrad No. 645, Muslim No. 408, Abu Daud No. 1530 . At Tirmidzi No. 485,  An Nasa’i No. 678. Ahmad No. 8854, 8882, 10287, Abu Ya’la No. 6495,  Ibnu Hibban No. 906).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Wallahu a’lam</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/feeds/9142933321579224204/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/11/shahih-wirid-al-matsurat-bacaan-dzikir.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/9142933321579224204'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/9142933321579224204'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/11/shahih-wirid-al-matsurat-bacaan-dzikir.html' title='Shahih Wirid Al Ma’tsurat: Bacaan Dzikir Pagi dan Petang '/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-sHvgw-rVpOE/US6feA-c2II/AAAAAAAAOkE/adgGsbvf-PY/s72-c/ilustrasi-masjid.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628889704635672298.post-983907850190258458</id><published>2014-11-23T13:45:00.000+07:00</published><updated>2014-11-23T13:45:25.414+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Opini"/><title type='text'>Antara Babi dan Kambing; Sebuah Refleksi Keimanan</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-ZQDu5_bqVSY/VHFXqEVdHeI/AAAAAAAAg5g/-WPCMAItVdk/s1600/12899240701493058955.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;292&quot; src=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-ZQDu5_bqVSY/VHFXqEVdHeI/AAAAAAAAg5g/-WPCMAItVdk/s1600/12899240701493058955.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, &#39;Times New Roman&#39;, serif;&quot;&gt;Daging  babi yang sudah jelas-jelas haram hukumnya dipuja setinggi langit. Dan  yang bikin perut tambah mual adalah makanan super haram ini justru  dikangenin. Artinya ada niat dan keinginan untuk mengkonsumsinya  kembali. Atau jangan-jangan tidak cuma sekali itu saja dia memakannya,  yang katanya karena &quot;tidak sengaja&quot;. Betulkah? Anehnya jika tidak  sengaja tapi kok bisa habis satu porsi, bahkan dia berniat untuk membawa  pulang segala.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;Sebagai  seorang muslim yang memahami tentang halal dan haram, harusnya diteliti  dahulu sebelum membeli suatu barang atau makanan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;Sungguh,  sampai di titik ini saya benar-benar tidak mengerti. Bagaimana mungkin  anak seorang petinggi (kala itu ayahnya masih menjabat sebagai Walikota  di sebuah&lt;a href=&quot;http://www.pksnongsa.org/search/label/Berita%20Nusantara/&quot;&gt; daerah&lt;/a&gt; di Jawa Tengah) serta mengaku muslim, tidak diajarkan tentang hukum  agamanya? Tidak dibekali sedikitpun ilmu tentang makanan halal dan  haram, pada saat akan dilepas sendiri di negeri orang (Singapura) yang  notabene bukanlah merupakan sebuah negara Islam? Atau mungkin sudah  diajarkan sama orangtuanya, tapi anaknya saja yg ngeyel dan bandel.  Entahlah...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;Cuma saja  yang buat mirisnya lagi, pada saat yang sama, dia mencerca daging  kambing yang sudah jelas-jelas halal hukumnya. Terlepas dari apakah cara  memasaknya yang salah, sehingga membuat rasa daging kambing tersebut  sangat tidak enak (menurut anak ini). Akan tetapi berdasarkan pengalaman  saya pribadi, daging kambing adalah salah satu makanan yang sangat  lezat jika saja pandai mengolahnya. Satu lagi, daging kambing ini  merupakan makanan favorit sebagian besar masyarakat Arab termasuk juga  Rasulullah Saw.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;Namun apapun  itu bentuknya, jika membandingkan daging babi dengan daging kambing  yang pasti akan berhadapan antara halal dan haram, tentu saja tidak akan  pernah ketemu. Apalagi jika yang jadi pembandingnya adalah masalah rasa  (selera) yang menurut saya erat kaitannya dengan nafsu, sudah barang  tentu sangat tidak logis dan masuk kategori sebuah tindakan kebodohan  yang fatal. Sebab masalah halal dan haram ini, bukanlah perkara yang  sepele. Hal ini sangat erat kaitannya dengan tingkat keimanan seseorang,  yang nantinya akan terefleksikan melalui pola pikir serta tingkah laku  seseorang dalam kehidupanya sehari-hari. Wallahu a&#39;lam...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;Oleh: &lt;b&gt;Ria Dahlia&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/feeds/983907850190258458/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/11/antara-babi-dan-kambing-sebuah-refleksi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/983907850190258458'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/983907850190258458'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/11/antara-babi-dan-kambing-sebuah-refleksi.html' title='Antara Babi dan Kambing; Sebuah Refleksi Keimanan'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-ZQDu5_bqVSY/VHFXqEVdHeI/AAAAAAAAg5g/-WPCMAItVdk/s72-c/12899240701493058955.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628889704635672298.post-3641113791120718995</id><published>2014-11-23T13:31:00.000+07:00</published><updated>2014-11-23T13:31:21.465+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Lokal"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="SLIDER"/><title type='text'>Pemutihan Tunggakan Pajak Kendaraan Batal</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-upx8PS7TEjg/VGbLVUb03fI/AAAAAAAAZL0/2GjEN976WUg/s1600/DSC_0093.JPG&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;365&quot; src=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-upx8PS7TEjg/VGbLVUb03fI/AAAAAAAAZL0/2GjEN976WUg/s1600/DSC_0093.JPG&quot; width=&quot;560&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;MEDAN  - Rencana pemutihan tunggakan pajak dan denda pajak kendaraan bermotor  (PKB) batal dilaksanakan tahun 2014. Pelaksanaan dimulai tahun 2015 juga  tak bisa dipastikan karena belum ada hasil koordinasi dari Direktorat  Jenderal (Dirjen) Perimbangan Keuangan Daerah di Kementerian Keuangan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya  Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) berniat melakukan  pemutihan pajak dan denda pajak kendaraan untuk menstimulus masyarakat  sehingga memberi kenaikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). &quot;Tidak  memungkinkan dilaksanakan tahun ini. Kalau target (pemutihan) kita  tercapai, mudah-mudahan tahun depan dilaksanakan,&quot; kata Kepala Dinas  Pendapatan Daerah (Kadispenda) Provsu Rajali,di Medan Rabu (12/11) dalam  rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi C DPRD Sumut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam  RDP yang dipimpin Muchrid Nasution (ketua komisi), Kadispenda  mengatakan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Kejaksaan telah  mengeluarkan pendapat (legal opinion), bahwa pemutihan itu tidak  melanggar aturan.&quot;Secara administrasi sedang kami persiapan, agar jangan  kita tersangkut masalah hukum,&quot; katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengatakan,  pemutihan tidak memungkinkan dilaksanakan karena tahun 2014 tinggal 40  hari kerja. Menurutnya, pemutihan dilaksanakan minimal tiga bulan  sebelum tahun berakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rencana penghapusan pajak sebagai  strategi stimulus agar masyarakat taat pajak dan pendapatan asli daerah  naik. Direncanakan, kendaraan menunggak tahun 2013 dan 2014 hanya  membayar pokok pajak, tanpa dikenakan denda keterlambatan.Sedangkan  tunggakan di bawah tahun 2012 dihapuskan pokok pajak dan dendanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun  jumlah kendaraan terdaftar hingga 30 September 2014 sebanyak 4.840.364  unit. Wajib pajak aktif sebanyak 1.644.177 unit, kendaraan baru 315.189  unit dan penunggak pajak sebanyak 2.880.998 unit. Hingga akhir  Oktober,wajib pajak aktif dan kendaraan baru yang sudah membayar pajak  sekitar 1,8 juta unit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kendaraan teregistrasi menunggak pajak  terdiri dari beberapa kategori yakni, tidak jelas alamatnya, terjadi  perubahan status kepemilikan, afkir, rusak karena kecelakaan lalulintas  dan pencurian. Ada juga yang tertunggak karena kredit macet, selain ada  pula yang dengan sengaja tidak membayar pajak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dispenda Provsu,  katanya, mempekerjakan outsourcing untuk melacak kendaraan yang  menunggak pajak. Pencarian itu untuk memastikan apakah kendaraan masih  ada atau tidak, sehingga bisa dihapuskan dari target pendapatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia  menyampaikan penundaan dengan waktu yang tidak ditetapkan itu  mengecewakan masyarakat. Selain itu risiko tidak tertagihnya PKB karena  masyarakat menunggu rencana kebijakan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Dalam  kesempatan itu juga disampaikan bahwa realisasi PKB hingga Oktober 2014  Rp1,188 triliun, sedangkan denda yang terealisasi mencapai Rp46,321  miliar. Sementara tunggakan sejak tahun 2009 sampai 2013 diperkirakan  mencapai Rp 908 miliar, mulai dari kendaraan tahun 1950-an, 1960-an  hingga 2014.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota Komisi C DPRD Sumut dari Fraksi Partai  Keadilan Sejahtera (PKS), Satrya Yudha Wibowo meminta kebijakan itu  segera direalisasikan. Menurutnya, dua bulan tersisa sangat  menguntungkan untuk pencapaian target pajak dari PKB. &quot;Tidak harus  menunggu tahun depan. Kalau sudah dipenuhi administrasinya, laksanakan  saja. Ada dua bulan tersisa dan masih ada sekitar 200 ribu kendaraan  wajib pajak aktif dan kendaraan baru yang belum bayar pajak,&quot; katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia juga meminta Dispenda Provsu membenahi data utama &lt;i&gt;(data base)&lt;/i&gt; mengenai kendaraan bermotor, sehingga bisa dihitung target dan realisasi serta pengawasannya. [medanbisnisdaily]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/feeds/3641113791120718995/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/11/pemutihan-tunggakan-pajak-kendaraan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/3641113791120718995'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/3641113791120718995'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/11/pemutihan-tunggakan-pajak-kendaraan.html' title='Pemutihan Tunggakan Pajak Kendaraan Batal'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-upx8PS7TEjg/VGbLVUb03fI/AAAAAAAAZL0/2GjEN976WUg/s72-c/DSC_0093.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628889704635672298.post-2660854575980932590</id><published>2014-11-23T13:24:00.000+07:00</published><updated>2014-11-23T13:32:46.053+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="NEWS"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="SLIDER"/><title type='text'>Fahri: Jokowi Jangan Khawatir Interpelasi, Cukup Jawab Jujur</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-FzLIDsnagaA/VG2IMqU05hI/AAAAAAAAZho/K4WgOto8v6o/s1600/Fahri_Hamzah.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-FzLIDsnagaA/VG2IMqU05hI/AAAAAAAAZho/K4WgOto8v6o/s1600/Fahri_Hamzah.jpg&quot; height=&quot;370&quot; width=&quot;560&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;JAKARTA  - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fahri Hamzah mengatakan Presiden  Joko Widodo tidak perlu khawatir apabila DPR mengajukan hak interpelasi.  Menurut dia, Jokowi cukup menyiapkan alasan yang tepat untuk menjawab  pertanyaan yang akan diajukan DPR nanti.&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&quot;Tidak perlu (khawatir). Jawab saja. Setiap keputusan pasti ada risikonya,&quot; kata Fahri di gedung parlemen, Rabu (18/11/2014).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut  Fahri, Jokowi sebelumnya pernah menyatakan bahwa kenaikan harga BBM  bersubsidi berpotensi menghemat pengeluaran pemerintah sebesar Rp120  triliun. Namun menurut Fahri, Jokowi belum memberikan alasan secara  jelas akan digunakan untuk apa dana yang dihemat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Itu  perlu penjelasan. Retribusi parkir saja yang hanya Rp1.000 - Rp2.000 itu  harus dijelaskan untuk apa retribusi itu dilakukan. Karena itu  menyangkut uang publik,&quot; kata politisi Partai Keadilan Sejahtera ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya,  sejumlah fraksi di DPR yang tergabung di dalam Koalisi Merah Putih  berencana akan mengajukan hak konstitusional yang mereka miliki. Hal itu  menyusul kebijakan pemerintah yang menaikkan harga BBM bersubsidi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fahri  juga berharap Jokowi dapat memberikan penjelasan secara jujur kepada  masyarakat terkait kenaikan harga BBM bersubsidi. Menurutnya, kondisi  keuangan yang dihadapi Indonesia saat ini, berbeda dengan kondisi  keuangan ketika masih dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat  itu, harga minyak mentah dunia mengalami peningkatan yang cukup tajam,  sehingga pemerintah perlu mengambil langkah antisipasi agar keuangan  nasional tidak jebol. &quot;Kalau dulu jelas, harga minyak dunia naik  sehingga harga BBM bersubdisi harus naik. Sekarang kan harga minyak  dunia turun, kenapa harus naik?&quot; tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fahri pun tak sepakat  dengan alasan pemerintah yang menyatakan bahwa subsidi BBM itu lebih  banyak yang tidak tepat sasaran. Menurut dia, hampir sebagian besar  penikmat BBM bersubsidi itu adalah masyarkat kelas pekerja pengguna  kendaraan roda dua. Kendaraan tersebut digunakan sebagai moda  transportasi sehari-hari untuk bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Bilang saja, maaf, pemerintah ingin ambil uang rakyat, karena tidak bisa ambil uang dari tempat lain. Itu lebih &lt;i&gt;fair,&lt;/i&gt; lebih &lt;i&gt;real&lt;/i&gt;,&quot;  kata dia. &quot;Pengendara motor di Indonesia itu bukan untuk leha-leha,  tapi naik motor untuk cari makan, untuk hidup. Jangan itu kemudian  dibilang mubazir aktivitasnya membakar bahan bakar,&quot; lanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti  diberitakan, pemerintah menetapkan harga premium dari Rp6.500 per liter  menjadi Rp8.500 per liter dan solar dari Rp5.500 menjadi Rp7.500.  Pemerintah memastikan bahwa semua stok BBM tersedia sehingga tidak perlu  panik dan mengantre di pom bensin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat mengumumkan kenaikan  harga BBM kemarin, Presiden Jokowi mengungkap alasannya mengeluarkan  kebijakan yang tidak populer ini. Menurut Jokowi, negara membutuhkan  anggaran untuk sektor produktif, seperti membangun infrastruktur,  pendidikan, dan kesehatan. Namun, anggarannya tidak tersedia karena  dihamburkan untuk subsidi BBM yang terus menggelembung setiap tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara  itu, bagi masyarakat miskin, pemerintah telah menyiapkan program  perlindungan sosial dalam bentuk paket kartu yang sering disebut sebagai  &quot;kartu sakti&quot;. Paket itu berupa Kartu Keluarga Sejahtera, Kartu  Indonesia Sehat, dan Kartu Indonesia Pintar. [kompas]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/feeds/2660854575980932590/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/11/fahri-jokowi-jangan-khawatir.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/2660854575980932590'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/2660854575980932590'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/11/fahri-jokowi-jangan-khawatir.html' title='Fahri: Jokowi Jangan Khawatir Interpelasi, Cukup Jawab Jujur'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-FzLIDsnagaA/VG2IMqU05hI/AAAAAAAAZho/K4WgOto8v6o/s72-c/Fahri_Hamzah.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628889704635672298.post-2445187783268391052</id><published>2014-11-23T13:17:00.002+07:00</published><updated>2014-11-23T13:34:08.738+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Lokal"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="SLIDER"/><title type='text'>Gubsu Tinjau Infrastruktur di Pesisir Barat, Warga: &quot;Akses Semakin Mudah&quot;</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-Ibq3n_S5MmA/VG2Uq2rJDaI/AAAAAAAAZh4/lmY8NXWB6fQ/s1600/GUBSU.png&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-Ibq3n_S5MmA/VG2Uq2rJDaI/AAAAAAAAZh4/lmY8NXWB6fQ/s1600/GUBSU.png&quot; height=&quot;300&quot; width=&quot;560&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;SIDEMPUAN  - Secara bertahap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara membuka akses  strategis yaitu jalan lintas Barat menuju lintas tengah. Jalan &lt;i&gt;by pass&lt;/i&gt; dari Tapanuli Tengah ke Tapanuli Selatan, tanpa melalui Padang Sidempuan kini sudah dapat dilalui kendaraan roda 4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan  yang dikerjakan secara bertahap sejak tahun 2012 itu dapat  memperpendek&amp;nbsp; waktu tempuh 1-1,5 jam. Untuk melihat perkembangan  peningkatan kualitas&amp;nbsp; jalan tersebut, Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo  Nugroho&amp;nbsp; meninjau lokasi proyek sekaligus menyusuri jalan by pass  sepanjang 49,5 km tersebut, hari ini. Sepanjang 19,5 km dari jalur  tersebut sudah berada dalam kondisi mantap yang dibangun bersama Pemkab  dan Pemprovsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di ruas jalan Sipenggeng- Marancar, Gubsu yang  didampingi Kepala Dinas Binamarga Effendi Pohan melihat langsung  penyelesaian pekerjaan peningkatan jalan sepanjang 2 km dan pembangunan  dua unit jembatan yang didanai dari APBD Provsu tahun anggaran 2014.  Dengan melintasi jalur ini, pengendara dari Tapteng ke Tapsel, tanpa  ingin melewati Kota Sidepuan dapat menghemat waktu 1-1,5 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang  Gubsu dalam berbagai kesempatan selalu menekankan bahwa pembangunan  infrastruktur menjadi prioritas Pemprovsu. Melalui penyediaan  infrastruktur yang baik, khususnya jalan diyakini akan berpengaruh  langsung dengan percepatan peningkatan ekonomi daerah.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&quot;Pembangunan infrastruktur akan memberi &lt;i&gt;multiplier effect&lt;/i&gt; besar sehingga akan mendongkrak kemajuan ekonomi suatu wilayah,&quot; ujar Gatot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan  SK&amp;nbsp; SK Gubsu&amp;nbsp; No. 118.44/31/KPTS/2012 tahub 2012 panjang jalan provinsi  di Provinsi Sumut&amp;nbsp; sepanjang 3.048,5 km yang sebelumnya sepanjang  2.752,41 km. Jalan provinsi bertambah sepanjang 269 km yang sebelumnya  adalah wewenang jalan kabupaten/kota dan pada umumnya dalam kondisi  rusak. Panjang jalan Provinsi Sumut merupakan salah satu jalan provinsi  terpanjang di Indonesia. Karenanya Gubsu terus memperjuangkan  peningkatan alokasi untuk pembangunan infrastrktur kepada pemerintah  pusat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Effendi Pohan menjelaskan ruas jalan Sipenggeng-Marancar  dinaikkan statusnya menjadi jalan provinsi sejak tahun 2012&amp;nbsp; sesuai  dengan SK Gubsu&amp;nbsp; No. 118.44/31/KPTS/2012 tanggal 19 Januari 2012.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Secara  bertahap jalan ini ditangani sejak 2012 kerjasama antara Pemprovsu dan  Pemkab Tapsel. Saat ini yang sudah ditangani 19,5 km. Ada 30 km lagi  yang perlu ditingkatkan, dan akan dilakukan bertahap,&quot; ujar Pohan kepada  Gubsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang warga masyarakat setempat, Siregar mengakui  peningkatan kualitas jalan Sipenggeng - Marancar sangat membantu  masyarakat khususnya di kecamatan yang dilalui jalan tersebut.  Menurutnya akses semakin mudah, terutama untuk mengangkut hasil bumi.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&quot;Dulu ini jalan  alternatif, hanya bisa dilalui kendaraan tertentu, karena medannya berat  dan jalannya masih tanah. Sekarang kondisi sudah jauh lebih baik, dan  lancar dilalui,&quot; katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kunjungan kerjanya ke kawasan Barat Sumut itu, Gubsu menyempatkan meninjau beberapa&amp;nbsp; proyek infrastruktur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunjungan  diawali dengan peninjauan proyek perbaikan dan pelebaran jalan batas  kota Sibolga dan Tapanuli Selatan sepanjang 36 km. Pelebaran jalan itu  dikerjakan Balai Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Sumut yang merupakan  bagian dari &lt;i&gt;Western Indonesia National Roads Improvement Project &lt;/i&gt;(Winrip) yang menggunakan dana bantuan luar negeri dan APBN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari  pantauan saat ini kondisi jalan dalam keadaan rusak, sementara jalan  baru akan ditenderkan pada Februari 2015. Gubsu&amp;nbsp; meminta menunggu proyek  dimulai,&amp;nbsp; agar dilakukan pemeliharaan jalan menjelang natal dan Tahun  Baru. Harapannya agar perjalanan masyarakat yang lebih padat pada  liburan Natal dan Tahun Baru tidak terhambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesempatan tersebut  juga digunakan Gubsu meninjau pembangunan jembatan Aek Godang di ruas  jalan Palsabolas-Aek Godang-GunungTua. Jembatan sepanjang 40 m dengan  lebar 9 m itu strukturnya selesai, dan&amp;nbsp; sedang dalam tahap penyelesaian  pekerjaan drainase.&amp;nbsp; Dua pekan lagi jembatan sudah dapat dilalui,  sehingga nantinya akan digunakan dua jalur jembatan yang lama dan yang  baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kunjungan itu, Gubsu juga didampingi Bupati Tapsel  Sahrul Pasaribu, Bupati Padang Lawas,&amp;nbsp; Kepala Dinas Pendapatan Rajali,  Kepala Dinas Pendidikan Masri, Kepala Badan Kepegawaian Daerah  Pandapotan dan Kepala Badan Perijinan Terpadu Sarmadan. [WOL]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/feeds/2445187783268391052/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/11/gubsu-tinjau-infrastruktur-di-pesisir.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/2445187783268391052'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/2445187783268391052'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/11/gubsu-tinjau-infrastruktur-di-pesisir.html' title='Gubsu Tinjau Infrastruktur di Pesisir Barat, Warga: &quot;Akses Semakin Mudah&quot;'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-Ibq3n_S5MmA/VG2Uq2rJDaI/AAAAAAAAZh4/lmY8NXWB6fQ/s72-c/GUBSU.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628889704635672298.post-2540928410903525397</id><published>2014-11-23T13:12:00.000+07:00</published><updated>2014-11-23T13:14:15.068+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Opini"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="SLIDER"/><title type='text'>&quot;Operasi Senyap BBM dan Kematian Nalar&quot;</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-mV-1coNoBZw/VGsdFKQ5kAI/AAAAAAAAF0I/ObFJm2T5nU0/s1600/b.jpg&quot; rel=&quot;nofollow&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;b&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-mV-1coNoBZw/VGsdFKQ5kAI/AAAAAAAAF0I/ObFJm2T5nU0/s1600/b.jpg&quot; height=&quot;442&quot; title=&quot;b&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;float: right; height: 250px; padding: 0 0px 0px 0; width: 286px;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;fb-like-box fb_iframe_widget&quot; data-colorscheme=&quot;light&quot; data-header=&quot;true&quot; data-href=&quot;https://www.facebook.com/pages/Intriknews/677871608914271?ref=hl&quot; data-show-border=&quot;true&quot; data-show-faces=&quot;true&quot; data-stream=&quot;false&quot; data-width=&quot;292&quot;&gt;&lt;span style=&quot;height: 271px; vertical-align: bottom; width: 292px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ada hal  menggelitik usai saya sholat subuh di masjid tadi pagi. Seperti biasa,  saya dan beberapa orang bercengkerama sejenak. Di antara mereka kaget  saat diinformasikan naiknya harga BBM. Mereka sama sekali tak tahu dan  karenanya begitu terkejut ketika mendengarnya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;“Kapan naiknya,” tanya salah seorang.&lt;br /&gt;“Memang naik?” kata mereka setengah tak percaya.&lt;br /&gt;“Naik berapa?” tanya yang lain lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenaikan harga BBM kali ini memang berbeda. Di masa Gus Dur, Mega dan  SBY, proses kenaikan harga BBM sangat gaduh. Media massa mengopinikan  tak perlunya kenaikan BBM, anggota parlemen seakan-akan berlomba  mengkritik pemerintah dan berbagai elemen masyarakat turun ke jalan  menolak kebijakan tersebut. Dan semakin riuh ketika kenaikan harga BBM  tinggal menghitung bilangan hari atau jam. Salah satunya ditunjukkan  dengan mengularnya antrian pemilik kendaraan bermotor di SPBU untuk  menikmati terakhir kalinya harga BBM sebelum naik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;float: right; margin: 0px 0px 0px 10px;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;emnb_81_5160982&quot; src=&quot;http://sea.effectivemeasure.net/emnb_81_5160982.gif&quot; height=&quot;1&quot; style=&quot;position: absolute;&quot; title=&quot;emnb_81_5160982&quot; width=&quot;1&quot; /&gt; &lt;/div&gt;Kemarin malam saya tiba di Bekasi Timur jam 18.30. Saya mengarahkan  motor ke SPBU untuk mengisi bensin. Tak ada antrian. Hanya dalam  hitungan menit tangki motor saya sudah terisi bensin. Dan saya sama  sekali belum dapat informasi soal rencana kenaikan harga BBM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semuanya memang serba senyap. Nyaris tak terdengar. Hampir tidak ada  kegaduhan. Informasi Presiden Jokowi akan mengumumkan kenaikan harga BBM  baru datang jam 19.30. Dari pesan yang saya terima, pengumuman akan  dilakukan pukul 21.00. Itu pun masih belum yakn 100%. Karena itu, tak  heran jika banyak orang yang tak mengetahui pemerintah telah menaikkan  harga BBM tadi malam, termasuk di tempat saya, yang lokasinya tak  jauh-jauh amat dari Istana Negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harus diakui, pemerintah Jokowi sukses melakukan apa yang saya namakan  operasi senyap BBM. Hal yang bahkan tak bisa dilakukan oleh SBY, seorang  tentara yang dikenal sebagai ahli strategi. Kesuksesan operasi senyap  ini boleh saja membuat pemerintah tersenyum lebar. Namun ada persoalan  sangat serius dan mengkhawatirkan dibalik itu yang membuat saya dan kita  semua tak bisa tersenyum. Yakni tentang kematian nalar banyak orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diamnya media massa dan bahkan mendukung kebijakan Jokowi, lalu  dibarengi dengan justifikasi para pendukung Jokowi menjadi indikasi tak  terbantahkan tentang nalar kita yang telah mati. Mendukung kenaikan  harga BBM di saat harga minyak dunia turun bukankah telah matinya nalar  kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehari sebelum harga BBM naik, Ketua Komisi VII DPR Kardaya Warnika  telah mewanti-wanti. Menurutnya, keputusan pemerintah yang akan  menaikkan harga BBM akan menjadi yang pertama kali dalam sejarah  Indonesia, di mana kenaikan harga BBM bersubsidi dilakukan di saat harga  minyak dunia justru sedang terjun bebas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Selama ini kenaikan harga BBM itu belum pernah dilakukan saat harga  minyak dunia turun, jadi ini pertama kali dan aneh,” kata‎ Ketua Komisi  VII DPR RI, Kardaya Warnika di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (15/11/2014).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang direncanakan pemerintah Jokowi tersebut di luar prediksi mantan  Dirjen Migas itu. Pasalnya, selama ini pemerintah justru menurunkan  harga BBM saat harga minyak dunia juga turun. Contohnya, China yang  menurunkan harga jual BBM di SPBU pada 1 November lalu. Ini adalah  ketujuh kalinya sejak Juli China menurunkan harga BBM-nya karena harga  minyak mentah internasional terus merosot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Memang indikator perubahan harga BBM itu ada dua, selain harga minyak  dunia juga karena nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat  (AS), tapi ini tidak relevan,” tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dirincikannya, selisih harga minyak dari yang tercantum di APBN-P 2014  dengan harga minyak sekarang yang ada di kisaran US$ 74,29 per barel  sebesar 30 persen. Sementara di sisi lain. Pelemahan nilai tukar rupiah  dijelaskannya ‎sebesar 5 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“‎Kalau di-balance itu masih ada sisa penurunan 25 persen. Ini kemana?  Jadi saya perkirakan pemerintah akan menurunkan, ternyata malah tidak,”  papar mantan Gubernur OPEC untuk Indonesia tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jadi teringat dengan cuapan Budayawan Sudjiwotedjo di akun  twitternya @sudjiwotedjo. Ia menuliskan ini: Beberapa bulan lalu akyu ud  ngingetin kamyu Cyuuuk: “Pemimpin tangan besi mematikan nyali, tapi  pemimpin yang dinabikan mematikan nalar.”&lt;br /&gt;Andakah itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Erwyn Kurniawan&lt;br /&gt;Pemred www.kabarumat.com</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/feeds/2540928410903525397/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/11/ada-hal-menggelitik-usai-saya-sholat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/2540928410903525397'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/2540928410903525397'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/11/ada-hal-menggelitik-usai-saya-sholat.html' title='&quot;Operasi Senyap BBM dan Kematian Nalar&quot;'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-mV-1coNoBZw/VGsdFKQ5kAI/AAAAAAAAF0I/ObFJm2T5nU0/s72-c/b.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628889704635672298.post-2380156206409517295</id><published>2014-11-23T12:15:00.000+07:00</published><updated>2014-11-23T12:15:14.468+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="NEWS"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="SLIDER"/><title type='text'>Neoliberalisme dan Lingkaran Kemiskinan</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-DkDIaQDGqfY/VHCuz5ZcQcI/AAAAAAAAJH8/vaDtpVbZxYU/s1600/neoliberalisme.jpg&quot; rel=&quot;nofollow&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;neoliberalisme&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;484&quot; src=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-DkDIaQDGqfY/VHCuz5ZcQcI/AAAAAAAAJH8/vaDtpVbZxYU/s1600/neoliberalisme.jpg&quot; title=&quot;neoliberalisme&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;float: right; height: 250px; padding: 0 0px 0px 0; width: 286px;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;fb-like-box fb_iframe_widget&quot; data-colorscheme=&quot;light&quot; data-header=&quot;true&quot; data-href=&quot;https://www.facebook.com/pages/Intriknews/677871608914271?ref=hl&quot; data-show-border=&quot;true&quot; data-show-faces=&quot;true&quot; data-stream=&quot;false&quot; data-width=&quot;292&quot;&gt;&lt;span style=&quot;height: 271px; vertical-align: bottom; width: 292px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;Kemiskinan  yang meluas di negara kita bukan disebabkan rakyat malas atau enggan  bekerja. Tapi, sesungguhnya merupakan akibat dari suatu kebijakan yang  didesakkan para kapitalis global pada negara-negara dunia ketiga,  seperti Indonesia. Kebijakan global itu dikenal dengan paham  neoliberalisme. Agenda neoliberalisme dapat berjalan lewat kaki-tangan  mereka yang ada di pemerintahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paham neoliberalisme merupakan kelajutan dari paham liberalisme klasik  yang digagas ekonom Inggris Adam Smith lewat karyanya The Wealth of  Nations (1776). Kata neo merujuk pada bentuk baru aliran ekonomi lama  yang digagas Adam Smith tersebut. Smith menggagas penghapusan intervensi  pemerintah dalam ekonomi. Perdagangan dan persaingan bebas adalah cara  terbaik bagi ekonomi nasional untuk berkembang. Teori ini melahirkan  ideologi yang dikenal dengan nama kapitalis (capitalist).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;float: right; margin: 0px 0px 0px 10px;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;emnb_81_5160982&quot; height=&quot;1&quot; src=&quot;http://sea.effectivemeasure.net/emnb_81_5160982.gif&quot; style=&quot;position: absolute;&quot; title=&quot;emnb_81_5160982&quot; width=&quot;1&quot; /&gt; &lt;/div&gt;Ekonomi model liberalisme inilah yang menjadi dasar bagi ekonomi Amerika  pada tahun 1800-an sampai awal 1900-an. Tapi, konsep tersebut akhirnya  runtuh saat bencana depresi (The Great Depression) melanda dunia tahun  1930-an, sekaligus menghempaskan sistem itu. Semenjak terjadinya  kemerosotan perekonomian dunia di tahun 1929-1932, teori individualistik  ini digugat dan melahirkan teori baru melalui buku yang ditulis John  Maynard Keyness berjudul General Theory of Employment, Interrest and  Money, inti teori ini menegaskan perlunya intervensi negara untuk  menstabilkan perekonomian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberhasilan Perdana Menetri Margaret Teacher melakukan reformasi  perekomian di Inggris tahun 1980, menghilhami munculnya kembali faham  individualistik dengan nama baru neoliberalisme. Dua tokoh yang menjadi  dedengkot neoliberalisme adalah Milton Friedman dan Frederick von Hayek.  Mereka menggangap negara sebagai penghalang berjalannya mekanisme pasar  bebas, dengan demikian penghalang terwujudnya pertumbuhan ekonomi  (economic growth).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para penganut paham ekonomi neoliberalisme percaya bahwa pertumbuhan  ekonomi dicapai sebagai hasil normal dari “kompetisi bebas”. Kompetisi  yang agresif adalah akibat dari kepercayaan bahwa “pasar bebas” adalah  cara yang efisien dan tepat untuk mengalokasikan sumber daya alam rakyat  yang langka untuk memenuhi kebutuhan manusia. Harga barang dan jasa  selanjutnya menjadi indikator apakah sumber daya telah habis atau masih  banyak. Kalau harga murah itu berarti persediaan memadai. Jika harga  mahal artinya produknya mulai langka. Harga tinggi maka orang akan  menanam modal kesana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keputusan individual atas interes pribadi diharapkan mendapat bimbingan  dari invisible hand, sehingga masyarakat mendapat berkah dari ribuan  keputusan individual tersebut. Pada akhirnya kekayaan yang dikuasai oleh  segelintir orang tersebut akan menetes (trickle down) pada anggota  masyarakat yang lain. Oleh karena itu segelintir orang tersebut perlu  difasilitiasi dan dilindungi, kalau perlu jangan dipajaki.&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: darkred;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: #999999;&quot;&gt;Sumber: islampos&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/feeds/2380156206409517295/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/11/neoliberalisme-dan-lingkaran-kemiskinan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/2380156206409517295'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/2380156206409517295'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/11/neoliberalisme-dan-lingkaran-kemiskinan.html' title='Neoliberalisme dan Lingkaran Kemiskinan'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-DkDIaQDGqfY/VHCuz5ZcQcI/AAAAAAAAJH8/vaDtpVbZxYU/s72-c/neoliberalisme.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628889704635672298.post-2936193888189919622</id><published>2014-11-23T12:05:00.002+07:00</published><updated>2014-11-23T12:05:48.658+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Biografi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="SLIDER"/><title type='text'>Pattimura Seorang Muslim, Bukan Kristen</title><content type='html'>&lt;div id=&quot;body-post&quot;&gt;&lt;div itemprop=&quot;articleBody&quot;&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-UoBep-hjkbs/VG_wczunJeI/AAAAAAAAArc/IoYevuHSjFA/s1600/islamedia.co-pattimura-muslim.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;426&quot; src=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-UoBep-hjkbs/VG_wczunJeI/AAAAAAAAArc/IoYevuHSjFA/s1600/islamedia.co-pattimura-muslim.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;Sejarah perlu kita luruskan kembali,  agar anak cucu tidak semakin dibodohi oleh penulis-penulis yang punya  maksud tersembunyi. Siapa yang tak kenal&amp;nbsp;&lt;b&gt;Kapitan Pattimura&lt;/b&gt;?  Pahlawan Nasional yang gambarnya tertera di uang kertas Rp. 1000  keluaran tahun 2000. Perjuangannya dalan mengusir penjajah belanda di  maluku sudah tidak diragukan lagi. namun yang menjadi masalah adalah  agama yang dianutnya. Apakah ia beragama kristen atau Islam?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://daulahislam.com/wp-content/uploads/2013/12/kapitan-pattimura.jpg&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;kapitan pattimura&quot; class=&quot;aligncenter size-full wp-image-2520&quot; height=&quot;578&quot; src=&quot;http://daulahislam.com/wp-content/uploads/2013/12/kapitan-pattimura.jpg&quot; width=&quot;382&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;em&gt;Foto ini diperoleh dari Museum  Angkatan Laut di Prince Hendrik Kade, Rotterdam, Belanda, hasil lukisan  komandan marinir Belanda, Q.M.R.Verhuell, yang menumpas pemberontakan  Ahmad Lussy pada 1871. Verhuell melukis beliau saat membuat berita acara  pemeriksaannya.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;Tokoh Muslim ini sebenarnya bernama&amp;nbsp;&lt;b&gt;Ahmad Lussy&lt;/b&gt;, tetapi dia lebih dikenal&amp;nbsp;dengan &lt;strong&gt;Thomas Mattulessy&lt;/strong&gt; yang identik Kristen.&amp;nbsp;Inilah Salah satu contoh deislamisasi dan  penghianatan kaum minor atas&amp;nbsp;sejarah pejuang Muslim di Maluku dan/atau  Indonesia umumnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;em&gt;Nunu oli&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;em&gt;Nunu seli&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;em&gt;Nunu karipatu&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;em&gt;Patue karinunu&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;Terjemahannya : “Saya katakan kepada  kamu sekalian (bahwa) saya adalah beringin besar dan&amp;nbsp;setiap beringin  besar akan tumbang tapi beringin lain akan menggantinya.&amp;nbsp;(demikian pula)  saya katakan kepada kamu sekalian (bahwa) saya adalah batu&amp;nbsp;besar dan  setiap batu besar akan terguling tapi batu lain akan&amp;nbsp;menggantinya”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;Ucapan-ucapan puitis yang penuh tamsil itu diucapkan oleh &lt;strong&gt;Kapitan Ahmad&amp;nbsp;Lussy&lt;/strong&gt; atau dikenal dengan sebutan &lt;strong&gt;Pattimura&lt;/strong&gt;, pahlawan dari &lt;strong&gt;Maluku&lt;/strong&gt;. Saat itu,&amp;nbsp;16 Desember 1817, tali hukuman gantung telah terlilit di lehernya. Dari&amp;nbsp;ucapan-ucapannya, tampak bahwa &lt;strong&gt;Ahmad Lussy&lt;/strong&gt; seorang Mujahidin yang berjiwa&amp;nbsp;besar. Dia tidak takut ancaman maut.  Wataknya teguh, memiliki kepribadian&amp;nbsp;dan harga diri di hadapan musuh. &lt;strong&gt;Ahmad Lussy&lt;/strong&gt; juga tampak optimis.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;aligncenter&quot; height=&quot;435&quot; src=&quot;http://bukubukubekas.files.wordpress.com/2013/01/b3-2013-01-18-sejarah-m-sapija-sedjarah-perdjuangan-pattimura.jpg?w=460&quot; width=&quot;460&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;em&gt;(Buku Sejarah Kapitan Paitimura :&amp;nbsp;&lt;strong&gt;M Sapija)&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;Ada Beberapa Catatan sejarah tentang Dari &lt;b&gt;Pattimura &lt;/b&gt;selain M. Nour Tawainella dalam bukunya&lt;b&gt;&lt;strong&gt; “&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href=&quot;http://catalogue.nla.gov.au/Record/6190382&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Menggali sejarah dan kearifan lokal Maluku&lt;/a&gt;“&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;strong&gt;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;:&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;b&gt;“Verhuel Herinneringen van een reis naar Oost Indien”&lt;/b&gt;&amp;nbsp;(1835-1836),&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;b&gt;J.B. Van Doren&lt;/b&gt;&amp;nbsp;(1857),&amp;nbsp;&lt;b&gt;“Thomas Matulesia, Het Hoofd Der Opstandelingen Van Het Eiland Honimoa”&lt;/b&gt;,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;b&gt;P.H. van der Kemp&lt;/b&gt;&amp;nbsp;(1911),&amp;nbsp;&lt;b&gt;“Het herstel van het Nederlandsche gezag in de Molukken in 1817″&lt;/b&gt;,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;b&gt;M. Sapija&lt;/b&gt;&amp;nbsp;(1954),&amp;nbsp;&lt;b&gt;Sejarah Perjuangan&amp;nbsp;Pattimura”&lt;/b&gt;, &amp;nbsp;&lt;b&gt;Penerbit Djambatan&lt;/b&gt;,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;b&gt;Ben van Kaam&lt;/b&gt;&amp;nbsp;(1977),&amp;nbsp;&lt;b&gt;“Ambon door de eeuwen”&lt;/b&gt;,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;Namun keberanian dan patriotisme &lt;strong&gt;Pattimura&lt;/strong&gt; itu terdistorsi oleh penulisan&amp;nbsp;sejarah. Baik dari pemerintah belanda maupun versi &lt;strong&gt;M Sapija&lt;/strong&gt;, sejarawan Indonesia yang pertama kali menulis buku&amp;nbsp;tentang&lt;strong&gt; Pattimura &lt;/strong&gt;(Baca pendapat &lt;strong&gt;M Sapija&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;sumber wikipedia : &lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/Pattimura&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Pattimura&lt;/a&gt;), mengartikan ucapan di ujung maut itu dengan :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;“Pattimura-Pattimura tua boleh dihancurkan, tetapi kelak Pattimura-Pattimura&amp;nbsp;muda akan bangkit”.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;Namun menurut &lt;strong&gt;M. Nour Tawainella&lt;/strong&gt;, juga seorang sejarawan (Baca : Kredibilitas beliau),&amp;nbsp;penafsiran  Sapija itu tidak pas karena warna tata bahasa Indonesianya&amp;nbsp;terlalu  modern dan berbeda dengan konteks budaya zaman itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;Di bagian lain, Sapija menafsirkan,  “Selamat tinggal saudara-saudara”, atau&amp;nbsp;“Selamat tinggal tuang-tuang”.  Inipun disanggah Tawainella. Sebab, ucapan&amp;nbsp;seperti itu bukanlah tipikal  Pattimura yang patriotik dan optimis.&amp;nbsp;Puncak kontroversi tentang siapa &lt;strong&gt;Pattimura&lt;/strong&gt; adalah penyebutan Ahmad Lussy&amp;nbsp;dengan nama Thomas Mattulessy, dari nama  seorang Muslim menjadi seorang&amp;nbsp;Kristen. Hebatnya, masyarakat lebih  percaya kepada predikat Kristen itu,&amp;nbsp;karena Maluku sering diidentikkan  dengan Kristen.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Kapitan Patimura adalah Muslim Taat&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;Ahmad Lussy atau dalam bahasa  Maluku disebut Mat Lussy, lahir di Hualoy,&amp;nbsp;Seram Selatan (bukan Saparua  seperti yang dikenal dalam sejarah versi&amp;nbsp;pemerintah). Ia bangsawan dari  kerajaan Islam Sahulau, yang saat itu&amp;nbsp;diperintah Sultan Abdurrahman.  Raja ini dikenal pula dengan sebutan Sultan&amp;nbsp;Kasimillah (Kazim  Allah/Asisten Allah). Dalam bahasa Maluku disebut&amp;nbsp;Kasimiliali.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;Menurut sejarawan Ahmad Mansyur  Suryanegara, Pattimura adalah seorang Muslim&amp;nbsp;yang taat. Selain keturunan  bangsawan, ia juga seorang ulama. Data sejarah&amp;nbsp;menyebutkan bahwa pada  masa itu semua pemimpin perang di kawasan Maluku&amp;nbsp;adalah bangsawan atau  ulama, atau keduanya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;Bandingkan dengan buku biografi  Pattimura versi pemerintah yang pertama kali&amp;nbsp;terbit. M Sapija menulis,  “Bahwa pahlawan Pattimura tergolong turunan&amp;nbsp;bangsawan dan berasal dari  Nusa Ina (Seram). Ayah beliau yang bernama Antoni&amp;nbsp;Mattulessy adalah anak  dari Kasimiliali Pattimura Mattulessy. Yang terakhir&amp;nbsp;ini adalah putra  raja Sahulau. Sahulau bukan nama orang tetapi nama sebuah&amp;nbsp;negeri yang  terletak dalam sebuah teluk di Seram Selatan”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;Ada kejanggalan dalam keterangan di  atas. Sapija tidak menyebut Sahulau itu&amp;nbsp;adalah kesultanan. Kemudian ada  penipuan dengan menambahkan marga Pattimura&amp;nbsp;Mattulessy. Padahal di  negeri Sahulau tidak ada marga Pattimura atau&amp;nbsp;Mattulessy. Di sana hanya  ada marga Kasimiliali yang leluhur mereka adalah&amp;nbsp;Sultan Abdurrahman.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;Jadi asal nama Pattimura dalam buku  sejarah nasional adalah karangan dari&amp;nbsp;Sapija. Sedangkan Mattulessy  bukanlah marga melainkan nama, yaitu Ahmad&amp;nbsp;Lussy. Dan Thomas Mattulessy  sebenarnya tidak pernah ada di dalam sejarah&amp;nbsp;perjuangan rakyat Maluku.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;Berbeda dengan Sapija, Mansyur  Suryanegara berpendapat bahwa Pattimura itu&amp;nbsp;marga yang masih ada sampai  sekarang. Dan semua orang yang bermarga&amp;nbsp;Pattimura sekarang ini beragama  Islam. Orang-orang tersebut mengaku ikut&amp;nbsp;agama nenek moyang mereka yaitu  Pattimura.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;Masih menurut Mansyur, mayoritas  kerajaan-kerajaan di Maluku adalah kerajaan&amp;nbsp;Islam. Di antaranya adalah  kerajaan Ambon, Herat, dan Jailolo. Begitu&amp;nbsp;banyaknya kerajaan sehingga  orang Arab menyebut kawasan ini dengan Jaziratul&amp;nbsp;Muluk (Negeri  Raja-raja). Sebutan ini kelak dikenal dengan Maluku.&amp;nbsp;Mansyur pun tidak  sependapat dengan Maluku dan Ambon yang sampai kini&amp;nbsp;diidentikkan dengan  Kristen. Penulis buku Menemukan Sejarah (yang menjadi&amp;nbsp;best seller) ini  mengatakan, “Kalau dibilang Ambon itu lebih banyak Kristen,&amp;nbsp;lihat saja  dari udara (dari pesawat), banyak masjid atau banyak  gereja.&amp;nbsp;Kenyataannya, lebih banyak menara masjid daripada gereja.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;Sejarah tentang Pattimura yang ditulis &lt;strong&gt;M. Sapija&lt;/strong&gt;,  dari sudut pandang&amp;nbsp;antropologi juga kurang meyakinkan. Misalnya dalam  melukiskan proses terjadi&amp;nbsp;atau timbulnya seorang kapitan. Menurut  Sapija, gelar kapitan adalah&amp;nbsp;pemberian Belanda. Padahal tidak.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;Leluhur bangsa ini, dari sudut sejarah  dan antropologi, adalah homo&amp;nbsp;religiosa (makhluk agamis). Keyakinan  mereka terhadap sesuatu kekuatan di&amp;nbsp;luar jangkauan akal pikiran mereka,  menimbulkan tafsiran yang sulit dicerna&amp;nbsp;rasio modern. Oleh sebab itu,  tingkah laku sosialnya dikendalikan&amp;nbsp;kekuatan-kekuatan alam yang mereka  takuti.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;Jiwa mereka bersatu dengan  kekuatan-kekuatan alam, kesaktian-kesaktian&amp;nbsp;khusus yang dimiliki  seseorang. Kesaktian itu kemudian diterima sebagai&amp;nbsp;sesuatu peristiwa  yang mulia dan suci. Bila ia melekat pada seseorang, maka&amp;nbsp;orang itu  adalah lambang dari kekuatan mereka. Dia adalah pemimpin yang&amp;nbsp;dianggap  memiliki kharisma. Sifat-sifat itu melekat dan berproses&amp;nbsp;turun-temurun.  Walaupun kemudian mereka sudah memeluk agama, namun  secara&amp;nbsp;genealogis/silsilah/keturunan adalah turunan pemimpin atau  kapitan. Dari&amp;nbsp;sinilah sebenarnya sebutan “kapitan” yang melekat pada  diri Pattimura itu&amp;nbsp;bermula.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Perjuangan Kapitan Ahmad Lussy&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;Perlawanan rakyat Maluku terhadap pemerintahan kolonial Hindia Belanda&amp;nbsp;disebabkan beberapa hal :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;strong&gt;Pertama,&lt;/strong&gt; adanya  kekhawatiran dan kecemasan rakyat&amp;nbsp;akan timbulnya kembali kekejaman  pemerintah seperti yang pernah dilakukan&amp;nbsp;pada masa pemerintahan VOC  (Verenigde Oost Indische Compagnie).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;strong&gt;Kedua,&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;Belanda  menjalankan praktik-praktik lama yang dijalankan VOC, yaitu  monopoli&amp;nbsp;perdagangan dan pelayaran Hongi. Pelayaran Hongi adalah polisi  laut yang&amp;nbsp;membabat pertanian hasil bumi yang tidak mau menjual kepada  Belanda. Ketiga,&amp;nbsp;rakyat dibebani berbagai kewajiban berat, seperti  kewajiban kerja,&amp;nbsp;penyerahan ikan asin, dendeng, dan kopi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;Akibat penderitaan itu maka rakyat  Maluku bangkit mengangkat senjata. Pada&amp;nbsp;tahun 1817, perlawanan itu  dikomandani oleh Kapitan Ahmad Lussy. Rakyat&amp;nbsp;berhasil merebut Benteng  Duurstede di Saparua. Bahkan residennya yang&amp;nbsp;bernama Van den Bergh  terbunuh. Perlawanan meluas ke Ambon, Seram, dan&amp;nbsp;tempat-tempat lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;Perlawanan rakyat di bawah komando  Kapitan Ahmad Lussy itu terekam dalam&amp;nbsp;tradisi lisan Maluku yang dikenal  dengan petatah-petitih. Tradisi lisan ini&amp;nbsp;justru lebih bisa  dipertanggung jawabkan daripada data tertulis dari Belanda&amp;nbsp;yang  cenderung menyudutkan pahlawan Indonesia. Di antara petatah-petitih  itu&amp;nbsp;adalah sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;em&gt;“Yami Patasiwa&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;em&gt;Yami Patalima&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;em&gt;Yami Yama’a Kapitan Mat Lussy&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;em&gt;Matulu lalau hato Sapambuine&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;em&gt;Ma Parang kua Kompania&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;em&gt;Yami yama’a Kapitan Mat Lussy&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;em&gt;Isa Nusa messe&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;em&gt;Hario,&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;em&gt;Hario,&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;em&gt;Manu rusi’a yare uleu uleu `o&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;em&gt;Manu yasamma yare uleu-uleu `o&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;em&gt;Talano utala yare uleu-uleu `o&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;em&gt;Melano lette tuttua murine&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;em&gt;Yami malawan sua mena miyo&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;em&gt;Yami malawan sua muri neyo”&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;Terjemahannya :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;“Kami Patasiwa&lt;br /&gt;Kami Patalima&lt;br /&gt;Kami semua dipimpin Kapitan Ahmad Lussy&lt;br /&gt;Semua turun ke kota Saparua&lt;br /&gt;Berperang dengan Kompeni Belanda&lt;br /&gt;Kami semua dipimpin Kapitan Ahmad Lussy&lt;br /&gt;Menjaga dan mempertahankan&lt;br /&gt;Semua pulau-pulau ini&lt;br /&gt;Tapi pemimpin sudah dibawa ditangkap&lt;br /&gt;Mari pulang semua&lt;br /&gt;Ke kampung halaman masing-masing&lt;br /&gt;Burung-burung garuda (laskar-laskar Hualoy)&lt;br /&gt;Sudah pulang-sudah pulang&lt;br /&gt;Burung-burung talang (laskar-laskar sekutu pulau-pulau)&lt;br /&gt;Sudah pulang-sudah pulang&lt;br /&gt;Ke kampung halaman mereka&lt;br /&gt;Di balik Nunusaku&lt;br /&gt;Kami sudah perang dengan Belanda&lt;br /&gt;Mengepung mereka dari depan&lt;br /&gt;Mengepung mereka dari belakang&lt;br /&gt;Kami sudah perang dengan Belanda&lt;br /&gt;Memukul mereka dari depan&lt;br /&gt;Memukul mereka dari belakang”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;Berulangkali Belanda mengerahkan pasukan  untuk menumpas perlawanan rakyat&amp;nbsp;Maluku, tetapi berulangkali pula  Belanda mendapat pukulan berat. Karena itu&amp;nbsp;Belanda meminta bantuan dari  pasukan yang ada di Jakarta. Keadaan jadi&amp;nbsp;berbalik, Belanda semakin kuat  dan perlawanan rakyat Maluku terdesak.&amp;nbsp;Akhirnya Ahmad Lussy dan  kawan-kawan tertangkap Belanda. Pada tanggal 16&amp;nbsp;Desember 1817 Ahmad  Lussy beserta kawan-kawannya menjalani hukuman gugur di&amp;nbsp;tiang gantungan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;Nama Pattimura sampai saat ini tetap  harum. Namun nama Thomas Mattulessy&amp;nbsp;lebih dikenal daripada Ahmad Lussy  atau Mat Lussy. Menurut Mansyur&amp;nbsp;Suryanegara, memang ada upaya-upaya  deislamisasi dalam penulisan sejarah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;Demikian juga dalam buku&amp;nbsp;&lt;em&gt;Neiuw Guinea&lt;/em&gt;&amp;nbsp;karangan  WC Klein tertulis fakta bahwa Islam masuk Papua pada 1569. Barulah pada  5 Februari 1855, dua misionaris Kristen mendarat di Pulau Mansinam,  Manokwari, Papua. Ternyata menurut buku&amp;nbsp;&lt;em&gt;Penduduk Irian Barat&amp;nbsp;&lt;/em&gt;(hal  105) sebagian besar tentara dan orang Belanda yang ditempatkan di Papua  adalah rohaniawan Gereja (misionaris Katolik dan Zending Protestan).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;…Hal ini semakin menambah bukti bahwa Kristen disebarkan melalui jalan penjajahan dan pertumpahan darah…&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;Hal ini semakin menambah bukti bahwa  Kristen disebarkan melalui jalan penjajahan dan pertumpahan darah.  Sementara itu&amp;nbsp; Kata ‘Maluku’ diambil dari bahasa Arab&amp;nbsp;&lt;em&gt;muluk&amp;nbsp;&lt;/em&gt;(Raja-Raja),  wilayah Maluku saat ini dan Papua awalnya dikuasai dan diperintah oleh  para Raja Islam (Sultan) sebelum akhirnya datang misionaris-misionaris  Kristen yang mempertahankan adat dan tradisi jahiliyyah di wilayah  tersebut. Sehingga upacara-upacara kemusyrikan dan pakaian yang tidak  syar’i dipertahankan dengan dalih pelestarian budaya. Tragisnya,  ternyata hal itu dilanjutkan secara legal oleh pemerintah kita hingga  detik ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;Dengan di publikasinya tulisan ini, kita  berharap, ada tambahan referensi pembaca untuk membantu kami untuk  menguatkan fakta ini sekaligus perbaikan data yang ada apabila masih  terdapat kekurangan. Kita mengharapkan ada perbaikan sejarah yang telah  di nodai oleh segelintir manusia yang tujuannya terselubung.&lt;strong&gt;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif; font-size: xx-small;&quot;&gt;Dikutip dari&amp;nbsp; : daulahislam.com&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/feeds/2936193888189919622/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/11/pattimura-seorang-muslim-bukan-kristen.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/2936193888189919622'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/2936193888189919622'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/11/pattimura-seorang-muslim-bukan-kristen.html' title='Pattimura Seorang Muslim, Bukan Kristen'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-UoBep-hjkbs/VG_wczunJeI/AAAAAAAAArc/IoYevuHSjFA/s72-c/islamedia.co-pattimura-muslim.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628889704635672298.post-6257348540245441599</id><published>2014-11-23T11:58:00.001+07:00</published><updated>2014-11-23T11:58:20.665+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Anis Matta"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="SLIDER"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Taujih"/><title type='text'>Anis Matta: Tentang Waktu</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-bMoCclKn_no/U1aAAnJ6qLI/AAAAAAAAMpE/N49wG07tTCI/s1600/459058_07380512042013_anis-matta.jpg&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;177&quot; src=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-bMoCclKn_no/U1aAAnJ6qLI/AAAAAAAAMpE/N49wG07tTCI/s1600/459058_07380512042013_anis-matta.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;span style=&quot;color: #444444;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Setiap  kali ada pergantian tahun seperti sekarang, saya selalu membangunkan  kembali kesadaran saya tentang waktu dan cara merasakannya. Cara setiap  orang merasakan waktu berbeda karena &quot;satuan waktu&quot; yang mereka gunakan  juga berbeda. Itu lahir dari falsafah hidup yang juga berbeda. Jika kita  memaknai hidup sebagai pertanggungjawaban, maka waktu adalah masa  kerja. Waktu adalah kehidupan itu sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Orang-orang beriman  membagi waktu - seperti juga hidup – ke dalam waktu dunia dan waktu  akhirat. Itu 2 sistem waktu yang sama sekali berbeda. Waktu dunia adalah  waktu kerja. Waktu akhirat adalah waktu pertanggungjawaban dan  pembalasan atas nilai waktu kerja di dunia. Waktu kerja di dunia  mengharuskan kita memaknai setiap satuan waktu sebagai satuan kerja. 1  unit waktu harus sama dengan 1 unit amal. Persamaan itu, 1 unit waktu  sama dengan 1 unit kerja, membuat hidup kita jadi padat  sepadat-padatnya, nilai waktu terletak pd isinya, kerja!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Tidak  ada hal yang paling tidak bisa dipertanggungjawabkan dalam hidup orang  beriman selain waktu luang. Itu hidup yang tidak terencana. Waktu luang  lahir dari pikiran dan jiwa yang kosong, yang tidak punya daftar  pekerjaan yang harus dieksekusi. Hidup mereka longgar tak bernas. Mereka  yang punya daftar pekerjaan utk dieksekusi menempatkan waktu sebagai  sumber daya tak tergantikan. Karena itu tidak boleh lewat tanpa nilai.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Efek waktu adalah akumulasi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Menyadari  waktu adalah menyadari efeknya dan efek terpenting dari waktu adalah  efek akumulasi. Sesuatu tidak terjadi seketika tapi bertahap. Akumulasi  dari tindakan yang sama yang kita lakukan secara berulang2 akan menjadi  karakter pada skala individu. Akumulasi dari karakter individu  selanjutnya menjadi budaya dalam skala masyarakat. Akumulasi itu terjadi  dalam rentang waktu tertentu. Akumulasi budaya dari berbagai kelompok  masyarakat dalam rentang waktu tertentu itulah yang berkembang menjadi  peradaban. Karena efek akumulasi sebuah peradaban tidak bisa bangkit  seketika atau runtuh seketika. Ada faktor-faktor yang mempengaruhinya  secara akumlatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat bangkit melalui akumulasi  kontribusi. Produktivitas individu-individu di dalamnya berupa karakter  dan ide yang membentuk budaya mereka. Begitu juga keruntuhan sebuah  masyarakat, itu akumulasi karakter dan ide destruktif  individu-individunya yang membentuk budaya keruntuhannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh  lain adalah kesehatan. Kualitas kesehatan fisik dan mental kita di atas  usia 40 tahun adalah akumulasi dari pola hidup sehari-hari kita.  Sebagian besar penyakit yang kita alami di atas usia 40 tahun itu adalah  akumulasi ketidakseimbangan pola hidup yang berlangsung lama. Begitu  juga dengan struktur pengetahuan kita, itu adalah akumulasi ilmu yang  kita peroleh sehari-hari melalui bacaan dan media belajar lain.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Usia membuat orang lebih  arif karena ia mengalami akumulasi pengetahuan. Tehnologi hari ini  adalah akumulasi tehnologi kemarin. Karena itu Nabi Muhammad saw  mengatakan &quot;Jangan pernah meremehkan kebajikan sekecil apa pun itu&quot;. Itu  karena sifat akumulasinya. Beliau juga mengatakan &quot;Amal yang paling  baik dan paling dicintai Allah adalah yang berkelanjutan walaupun hanya  sedikit&quot;. Itu akumulasi. Kebajikan kecil-kecil yang kita lakukan secara  terus-menerus menunjukkan perhatian dan konsistensi serta keterlibatan  emosi yang dalam. Nilai-nilai emosi yang menyertai amal itu hanya bisa  dilihat dalam rentang waktu. Karena itu, waktu jadi alat uji iman dan  karakter yang efektif.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Sisi  negatif manusia juga akumulatif. Dosa yang dilakukan berulang-ulang  akan menjadi karakter dan selanjutnya memenuhi ruang hati manusia. Dosa  yang telah jadi karakter tidak akan menyisakan ruang bagi dorongan  kebajikan dalam diri seseorang. Allah akhirnya mengunci hatinya.  Akumulasi dosa yang menjadi karakter menutup mata hati seseorang. Ada  tabir yang menghalagi mata dan telinganya utk melihat kebenaran.  Akumulasi itulah yang sebenarnya banyak menipu manusia pendosa karena  terjadi secara perlahan dan tidak disadari oleh pelaku. Terlalu halus.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Karena  efek akumulasi itu, maka sifat-sifat terpuji yang paling banyak  berhubungan dengan waktu adalah kesabaran dan ketekunan. Tidak ada  prestasi besar yang bisa kita raih dalam hidup tanpa kesabaran dan  ketekunan yang panjang, sebab semua perlu waktu yang lama. Kecerdasan  yang tidak disertai kesabaran dan ketekunan tidak akan membuahkan hasil  apa-apa. Itu ciri orang cerdas yang tidak produktif. Itu sebabnya  mengapa di antara semua sifat yang paling terulang dalam Qur&#39;an adalah  sabar. Termasuk hubungan dengan waktu dalam surat Al &#39;Ashr.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesabaran  dan ketekunan adalah sifat utama yang melekat pada orang-orang besar,  baik dalam dunia militer, bisnis, ekademik atau politik. Kesabaran dan  ketekunan juga merupakan sifat dasar kepemimpinan, karena mereka harus  memikul beban berat dalam jangka waktu yang lama. Kesabaran dan  ketekunan adalah indikator kekuatan kepribadian seseorang. Artinya ia  punya tekad yang takkan terkalahkan oleh rintangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efek  akumulasi juga mengajarkan kita untuk berpikir secara sekuensial.  Berurut mengikuti deret ukur waktu. Itu strategic thinking. Kemampuan  berpikir sekuensial adalah bagian dari kemampuan berpikir strategis yang  diajarkan oleh kesadaran akan waktu. Efeknya besar! Kemampuan berpikir  sekuensial terutama diperlukan saat kita membaca sejarah dan berbagai  fenomena sosial politik. Juga dalam perencanaan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Konsep Penggandaan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Sebagai  sumber daya waktu sangat terbatas, orang-orang produktif pasti selalu  merasa bahwa waktu mereka terlalu sedikit dibanding rencana amal mereka.  Umat Muhammad saw juga mempunyai umur masa kerja yang jauh lebih pendek  dari umat-umat terdahulu, untuk sebuah hikmah Ilahiyah yang kita tidak  tahu. Jadi harus ada cara mengatasi keterbatasan itu. Untuk itulah Islam  memperkenalkan makna efesiensi melalui konsep penggandaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita  menggunakan waktu yang sama untuk sholat 5 waktu secara jamaah atau  sendiri, tapi mendapatkan pahala yang berbeda. Waktu sama pahala beda.  Waktu yang sama dengan pahala yang berbeda adalah inti dari konsep  penggandaan. Ini menciptakan perbedaan mencolok dan mengatasi  keterbatasan. Konsep penggandaan ini bisa mengubah persamaan dari  sblmnya 1 unit waktu sama dengan 1 unit amal menjadi 1 unit waktu sama  dengan beberapa unit amal. Ajaran tentang amal jariah, sedekah jariyah,  ilmu yang diajarkan, anak sholeh yang terus mendoakan, juga penerapan  lain dari konsep penggandaan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Konsep  penggandaan bukan saja mengajarkan bagaimana mengatasi keterbatasan  sumber daya tapi juga bagaimana memaksimalkan sumber daya yang terbatas  itu. Konsep penggandaan bukan saja mengajar bagaimana mengatasi  keterbatasan sumberdaya, tapi juga bagaimana melipatgandakan hasil dari  sedikit sumber daya. Seseorang bisa hidup lebih lama dari umurnya dengan  konsep penggandaan itu. Caranya dengan menciptakan amal yang dampaknya  lebih lama dari umur kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti individu, masyarakat juga  punya umur. Peradaban juga punya umur. Umur masyarakat ditentukan oleh  akumulasi umur individu. Umur sosial menjadi panjang jika banyak  individunya melakukan kerja-kerja penggandaan. Salah satunya adalah  pewarisan ilmu pengetahuan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Umur  peradaban juga begitu. Peradaban barat moderen dibangun pertama kali  oleh spanyol dan portugis, lalu inggris dan prancis, lalu AS. Epicentrum  sebuah peradaban berpindah dari 1 masyarakat ke yang lain, begitu umur  sosial masyarakat itu habis. Walaupun secara fisik tetap ada. Seperti  Barat, peradaban Islam juga dipikul banyak suku bangsa. Mulanya Arab,  lalu Persia, lalu Afrika, lalu Turki, lalu Mongol dst. Akumulasi umur  sosial dari suku bangsa itu menentukan panjang pendeknya umur peradaban.  Makin banyak yang memikulnya makin panjang umurnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt; &lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Muhammad Anis Matta, Lc &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/feeds/6257348540245441599/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/11/anis-matta-tentang-waktu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/6257348540245441599'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/6257348540245441599'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/11/anis-matta-tentang-waktu.html' title='Anis Matta: Tentang Waktu'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-bMoCclKn_no/U1aAAnJ6qLI/AAAAAAAAMpE/N49wG07tTCI/s72-c/459058_07380512042013_anis-matta.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628889704635672298.post-4135338218176943969</id><published>2014-11-23T11:42:00.001+07:00</published><updated>2014-11-23T11:42:36.434+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="NEWS"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="SLIDER"/><title type='text'>Perintah Jokowi Sudah Mulai Tidak Di Patuhi Para Menterinya! </title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://fastnewsindonesia.com/sites/default/files/styles/node-detail/public/field/image/menkeu_ok.jpg?itok=4DFKZpQw&quot; /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;center&gt;&lt;br /&gt;&lt;/center&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;color: #333333; font-family: Roboto, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-size: 14.4444446563721px; line-height: 20px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style=&quot;color: #333333; font-family: Roboto, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-size: 14.4444446563721px; line-height: 20px;&quot;&gt;Menteri  Keuangan Bambang Brodjonegoro merasa keberatan atas permintaan Presiden  Joko Widodo untuk meningkatkan target pajak hingga Rp 600 triliun pada  2015. Menurut Bambang faktor penting untuk mendorong pendapatan pajak  tahun depan adalah sumber daya manusia yang kredibel. Selain itu,  pihaknya juga merasa perlu adanya pembenahan peraturan perpajakan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: #333333; font-family: Roboto, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-size: 14.4444446563721px; line-height: 20px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style=&quot;color: #333333; font-family: Roboto, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-size: 14.4444446563721px; line-height: 20px;&quot;&gt;&quot;Jadi  kita akan coba lebih tinggi dari apa yang ada di APBN. Tetapi dengan  memperhatikan kondisi yang ada, belum lagi dengan kondisi penegakan  hukum juga bukan sesuatu yang bisa diprediksi secara tepat,&quot; ungkap  Bambang di Jakarta, Jumat (21/11).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/center&gt;&lt;span style=&quot;color: #333333; font-family: Roboto, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-size: 14.4444446563721px; line-height: 20px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style=&quot;color: #333333; font-family: Roboto, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-size: 14.4444446563721px; line-height: 20px;&quot;&gt;Sehari  sebelumnya ketika Presiden Jokowi memberikan pengarahan kepada jajaran  kementerian Keuangan, Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Jenderal Bea  Cukai, ada tawar menawar antara Presiden dengan Menkeu. Menurut  Presiden, Indonesia masih berpotensi menambahkan penerimaan pajak hingga  Rp 1.200 triliun, tapi ia minta setengahnya saja atau Rp 600 triliun.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: #333333; font-family: Roboto, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-size: 14.4444446563721px; line-height: 20px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style=&quot;color: #333333; font-family: Roboto, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-size: 14.4444446563721px; line-height: 20px;&quot;&gt;Namun Menkeu menawarkan target tambahannya hanya Rp 400 triliun.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: #333333; font-family: Roboto, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-size: 14.4444446563721px; line-height: 20px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style=&quot;color: #333333; font-family: Roboto, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-size: 14.4444446563721px; line-height: 20px;&quot;&gt;&quot;Saya  minta separuhnyanya saja, Rp 600 triliun untuk tahun depan. Tapi  ditawar (Menteri Keuangan) jadi Rp 400 triliun. Saya belum putuskan,&quot;  ungkapn Jokowi menceritakan dialognya bersama Menteri Keuangan. Pada  APBN 2015, target pencapaian pajak menecapai Rp 1.400 triliun.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: #333333; font-family: Roboto, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-size: 14.4444446563721px; line-height: 20px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style=&quot;color: #333333; font-family: Roboto, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-size: 14.4444446563721px; line-height: 20px;&quot;&gt;Jumlah  itu meningkat Rp 200 triliun dari target pada tahun 2014. Hingga 14  November 2014 penerimaan pajak mencapai Rp 812 triliun, atau sekitar 75  persen dari target pada APBN-P 2014. [suaranews]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/feeds/4135338218176943969/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/11/perintah-jokowi-sudah-mulai-tidak-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/4135338218176943969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/4135338218176943969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/11/perintah-jokowi-sudah-mulai-tidak-di.html' title='Perintah Jokowi Sudah Mulai Tidak Di Patuhi Para Menterinya! '/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628889704635672298.post-1656921222657000548</id><published>2014-11-23T11:36:00.000+07:00</published><updated>2014-11-23T11:36:30.616+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="NEWS"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="SLIDER"/><title type='text'>Imbas Tingginya Harga Solar, Nelayan Terpaksa Ngutang </title><content type='html'>&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-Nk7tIshIrgY/VHErF96x8wI/AAAAAAAADDQ/9GpRJq18xPo/s1600/1946754.jpg&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-Nk7tIshIrgY/VHErF96x8wI/AAAAAAAADDQ/9GpRJq18xPo/s1600/1946754.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Nelayan di Desa Sukajaya Cilamaya Kulon - Foto : inilah.com&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, ternyata membuat  sejumlah nelayan merasa tercekik dan karenanya memilih berhutang agar  tetap bisa melaut.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;Dari pantauan tim Piyungan Online di beberapa kampung nelayan, sejak  Rabu, 19 November 2014, para nelayan memilih tak melaut, atau terpaksa  berhutang untuk bisa melaut.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;Sarto, misalnya. Nelayan asal Kluwut Brebes ini mengatakan, hasil  tangkapan ikan tak mampu menutupi biaya bahan bakar. Jika nombok, maka  esok harinya Sarto tak dapat melaut lagi.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;“Kadang nombok. Ya kalau dah nombok, besoknya di rumah.Gak ke laut. Di  sini semuanya gitu. Atau ya ngutang sama bank plecit (lembaga keuangan  non formal yang meminjamkan sejumlah uang dengan bunga tinggi),” ujar  Sarto&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;Sarto mengatakan, jika tak melaut, para nelayan itu membetulkan kapal dan perlengkapan melaut mereka.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;“Ya benerin kapal, jala. Daripada nganggur. Mau kerja lain juga gak punya modal,” imbuhnya&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;Dari pantauan tim Piyungan Online di beberapa kampung nelayan, sejak  Rabu, 19 November 2014, para nelayan memilih tak melaut, atau terpaksa  berhutang untuk bisa melaut.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;Berbeda dengan Sarto, Warlan dari Kampung Nelayan Tegal Sari, Kabupaten  Tegal, justru meminta pemerintah menghapuskan subsidi solar, asal  pasokannya lancar dan kuotanya tak dibatasi. Pasalnya, seringkali  pasokan solar di Stasiun Pengisian Bahanbakar Nelayan (SPBN) tersendat  dan kuotanya dibatasi.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;“Percuma murah kalau ujung-ujungnya hanya dibatasi penjualannya.  Seringkali untuk nunggu jatah pengisian, kami mesti nunggu sebulan.  Kalau sudah begitu, mendingan beli di pengecer, meskipun lebih mahal,  tapi solar selalu ada dan bisa diutang,” tambah Warlan.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;Kondisi tak berbeda juga dialami Sujay, nelayan dari Pakis Jaya,  Karawang. Minggu dini hari ini, 23 November 2014, Sujay mengeluhkan  sering tersendatnya pasokan Solar yang membuat nelayan terpaksa antri  berhari-hari untuk mendapatkan solar bersubsidi.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;“Sering, ngantri lama, sampai sebulan, cuma buat dapet seiprit  (sedikit). Eh ini malah dinaikin. Benerin dulu pasokan, baru naikin.  Udah mahal, gak lancar, gak bisa diutang, nelayan jadi males ngisi di  SPBN,” ujar Sujay lugas.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;Sementara itu, Sadi, nelayan dari Sukajaya, Cilamaya Kulon Karawang  mengatakan, datangnya musim penghujan sama artinya dengan musim paceklik  bagi nelayan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;“Gimana mau ngelaut? Ombaknya tinggi banget. Ini perahunya cuma sampan.  Hasil tangkapan sedikit, buat beli solar juga gak nutup,” ujar Sadi.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;Maka Sadi menyesalkan kebijakan pemerintah untuk menaikan harga solar, apalagi ketika paceklik datang seperti saat ini.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;Sementara sejumlah nelayan di kampung nelayan Tambak Mulyo, Semarang,  mengeluhkan kenaikan harga solar di saat Indonesia memasuki musim  penghujan. Mereka mengeluhkan harga kenaikan harga BBM di saat kondisi  laut sedang tidak bersahabat memasuki musim hujan saat ini.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&quot;Hasil tangkapan ikannya berkurang, anginnya sedang tidak baik.  Bahkan, tidak menutup untuk membeli bahan bakar solar yang sudah  mencapai Rp7500, &quot; ujar Rohman, seorang nelayan di Tambak Mulyo,  Semarang, Jumat 21 November 2014.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;Kenaikan harga solar saat ini membuat para nelayan sibuk mencari sumber  bahan bakar alternatif. Namun karena mereka tak memiliki cukup  pengetahuan, akhirnya pasrah dan hanya mampu berharap pemerintah  mencarikan solusi.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;&quot;Kami berharap pada pemerintah untuk mencarikan solusi, khususnya ada bahan bakar yang tidak mahal,&quot; ujar Rohman.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;Sementara itu, Mario Triwibowo, Pengawas Stasiun Pengisian Bahan Bakar  Nelayan (SPBN) Tambaklorok, &amp;nbsp;mengatakan bahwa usai kenaikan BBM  bersubsidi pada 18 November lalu, konsumsi solar di SPBN tempatnya  bertugas menurun hingga 10 persen dibanding kondisi sebelum BBM naik.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;&quot;Mereka ingin cari alternatif sumber energi lain. Karena nelayan  mengeluhkan naiknya harga Rp5.500, kini menjadi Rp7.500,&quot; ujar Mario.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;Mario mengatakan, tingginya harga solar kini membuat nelayan kecil  beralih membeli solar ke pengecer. Meski, menurut Mario, harganya lebih  tinggi, namun para melayan dapat membelinya dengan cara berutang. Dalam  catatan Mario, ada 650 nelayan di wilayahnya, namun hanya 50 orang yang  menjadi pelanggan SPBN. Sedangkan sisanya, membeli solar di luar SPBN.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;&quot;Kalau di SPBN sini kan, tidak boleh berutang. Saat ini, tercatat hanya ada 50 orang yang beli di sini,&quot; kata Mario.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;Suara para nelayan ini patut didengar pemerintah Jokowi dan para  pendukungnya yang selalu mengatakan, “Ah, cuma naik dua ribu aja ribut”.  Untuk yang cuma“dua ribu”, banyak rakyat yang perlu berutang agar  hidupnya dapat tetap berlangsung. (Piyunganonline)&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/feeds/1656921222657000548/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/11/imbas-tingginya-harga-solar-nelayan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/1656921222657000548'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/1656921222657000548'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/11/imbas-tingginya-harga-solar-nelayan.html' title='Imbas Tingginya Harga Solar, Nelayan Terpaksa Ngutang '/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-Nk7tIshIrgY/VHErF96x8wI/AAAAAAAADDQ/9GpRJq18xPo/s72-c/1946754.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628889704635672298.post-2040475352736149254</id><published>2014-11-23T11:32:00.001+07:00</published><updated>2014-11-23T11:32:47.052+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="NEWS"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="SLIDER"/><title type='text'>[Kartu Sakti Jokowi] Anies Baswedan Keberatan Atas Kritik Ombudsman </title><content type='html'>&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-7yHphLu2Cfs/VHCwkOUl9mI/AAAAAAAADC4/XzrWIgbR_RI/s1600/AB.jpg&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;480&quot; src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-7yHphLu2Cfs/VHCwkOUl9mI/AAAAAAAADC4/XzrWIgbR_RI/s1600/AB.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;Anies Baswedan - Foto: RRI Jakarta&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;Anis Baswedan, yang saat ini menjabat sebagai Menteri Kebudayaan dan  Penididikan Dasar dan Menengah mengatakan kebijakan program Kartu  Indonesia Pintar (KIP) dari Presiden Joko Widodo tidak berbenturan  dengan program serupa yang diluncurkan oleh masing-masing kepala daerah  di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Ini sifatnya bantuan yang sudah lama. Apa yang sudah dikerjakan daerah  ya jalan terus,&quot; ujar Anis di Jakarta, Sabtu 22 November 2014.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa Ombudsman dan masyarakat Indonesia lainnya mempermasalahkan program KIP?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kita melihat ini yang menerima itu bukan pengusaha-pengusaha raksasa tetapi rakyat kecil. Kok masih dipermasalahkan,&quot; katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua Ombudsman, Danang Girindrawardhana  mengatakan kebijakan Jokowi mengeluarkan kartu sakti berupa Kartu  Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Keluarga  Sehat (JJS) berbenturan dengan kebijakan pemerintah daerah. (Baca Juga: &lt;a href=&quot;http://www.pkspadangsidimpuan.org/2014/11/ombudsman-sudah-ada-kjs-dan-kjp-masih.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Ombudsman : Sudah Ada KJS dan KJP Masih Terima Kartu Sakti, Ini Overbudget!&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jokowi harus menertibkan kebijakan bantuan sosial di sejumlah daerah  sebelum menerapkan kartu sakti miliknya. Bila tidak, maka akan timbul  kebingungan terkait anggaran mana yang akan digunakan saat menyalurkan  bantuan yang diberikan oleh pemerintah pusat dan pemda, himbau Danang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kita dengar sendiri DKI misalnya, Solo juga memiliki kartu-kartu yang  sama, Provinsi Bali, mereka mempertanyakan bagaimana, apakah harus  menutup pelayanan insurance di pemerintah daerah?&quot; pungkasnya. (fs)</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/feeds/2040475352736149254/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/11/kartu-sakti-jokowi-anies-baswedan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/2040475352736149254'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/2040475352736149254'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/11/kartu-sakti-jokowi-anies-baswedan.html' title='[Kartu Sakti Jokowi] Anies Baswedan Keberatan Atas Kritik Ombudsman '/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-7yHphLu2Cfs/VHCwkOUl9mI/AAAAAAAADC4/XzrWIgbR_RI/s72-c/AB.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628889704635672298.post-8050465888631175185</id><published>2014-11-23T11:28:00.000+07:00</published><updated>2014-11-23T11:28:17.216+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="NEWS"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="SLIDER"/><title type='text'>Ombudsman : Sudah Ada KJS dan KJP Masih Terima Kartu Sakti, Ini Overbudget!</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-FIe9IxgAEFQ/VHCoNioLlnI/AAAAAAAADCo/PKyrL2ZrueU/s1600/ombudsman.jpg&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;165&quot; src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-FIe9IxgAEFQ/VHCoNioLlnI/AAAAAAAADCo/PKyrL2ZrueU/s1600/ombudsman.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Danang Girindrawardana, Ketua Ombudsman mengatakan, ada  ketumpangtindihan dari tiga kartu sakti yang digagas oleh Presiden  Jokowi, yakni Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS),  dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tumpangtindih tersebut, seperti yang terjadi pada Kartu Jakarta Pintar  (KJP) dan Kartu Jakarta Sehat (KJS). Keberadaan KJS dan KJP jelas  menunjukkan adanya tumpangtindih program kerja pemaerintah pusat dengan  pemerintah daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Saya kira Pak Jokowi sadar betul itu bahwa kebijakan itu sangat  overlapping dengan kebijakan pemerintah daerah,&quot; ujarnya di Cikini,  Jakarta Pusat, Sabtu 22 November 2014.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Danang, dengan adanya KJP dan KJS tersebut pemerintah pusat  telah menghambur-hamburkan uang dalam membentuk KIS, dan KIP terutama di  wilayah DKI Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Sangat over budget, jadi pemerintah harus benar-benar menghilangkan salah satunya,&quot; tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain mengesankan adanya overlapping program, hal ini juga menjadi  contoh buruk untuk daerah lain. Adanya tumpangtindih program bisa  mengesankan &#39;pilih kasih&#39;nya pemerintah Jokowi terhadap Jakarta.  Jakarta, yang telah memiliki KJS dan KJP, masih juga mendapatkan bantuan  berupa KIS, KIP dan KKS. Sementara di beberapa daerah lain, ketiga  kartu sakti Jokowi belum diterima masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karenanya, Ombudsman berharap agar pemerintah pusat bisa  menertibkan &#39;kartu sakti&#39; Jokowi agar tidak tumpang tindih pada kartu  yang telah disebar di Jakarta. (PKSPiyungan)</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/feeds/8050465888631175185/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/11/ombudsman-sudah-ada-kjs-dan-kjp-masih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/8050465888631175185'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/8050465888631175185'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/11/ombudsman-sudah-ada-kjs-dan-kjp-masih.html' title='Ombudsman : Sudah Ada KJS dan KJP Masih Terima Kartu Sakti, Ini Overbudget!'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-FIe9IxgAEFQ/VHCoNioLlnI/AAAAAAAADCo/PKyrL2ZrueU/s72-c/ombudsman.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628889704635672298.post-3897720674176701229</id><published>2014-11-23T11:25:00.001+07:00</published><updated>2014-11-23T11:25:28.288+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Internasional"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="SLIDER"/><title type='text'>Perang Pindah dari Gaza ke al Aqsha! </title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-ca4bwvvNv5c/VBYT3ig85kI/AAAAAAAAzYw/5DMFicU9LNs/s1600/Al-Quds.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-ca4bwvvNv5c/VBYT3ig85kI/AAAAAAAAzYw/5DMFicU9LNs/s1600/Al-Quds.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Pakar masalah al Quds dan permukiman Yahudi, Dr. Jamal Amr  memperingatkan bahaya serangan yang terjadi saat ini terhadap masjid al  Aqsha. Dia menyebut bahwa perang telah berakhir di Jalur Gaza dan  berpindah ke area masjid al Aqsha dengan dipimpin oleh rabi ekstrimis  Yahudi Moshe Viglin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amr mengatakan, serangkaian penyerbuan dan aksi permusuhan terhadap  masjid al Aqsha yang terjadi hari-hari ini belum pternah terjadi di  masjid al Aqsha sepanjang sejarah pendudukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menambahkan, “Sekarang perang telah berpindah dari Jalur Gaza ke  area masjid al Aqsha. Penjajah Zionis mengusir para aktivis dan relawan.  Baru-baru ini Zionis menyerahkan keputusan pendeportasian selama 40  hari, khususnya kepada para wanita dan para pegawai serambi ilmu.  Penyerbuan yang terjadi belakangan ini lebih terorganisir setelah  pembubaran lembaga pemakmuran al Aqsha dan penyitaan miliknya berikut  programnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahad pagi tadi, seorang rabi ekstrimis Yahudi yang juga Ketua Kneseet  Zionis, Moshe Viglin, menyerbu masjid al Aqsha dari pintu barat masjid  al Aqsha (pintu al Magharibah), dengan mendapatkan penjagaan ketat dari  polisi khusus Zionis dan naik ke piring Kubah Shakhrah dan  berjalan-jalan di area masjid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengomentari tindakan Viglin ini, Dr. Jamal Amr mengatakan, “Viglin  adalah seorang rabbi ekstrim yang sangat dengki dengan keberadaan Arab  di masjid al Aqsha dan menganganggap mereka sebagai pendatang. Secara  periodik dia menyerukan penyerbuan masjid al Aqsha dari pintu al  Maghariba dan keluar dri pintu Silsilah untuk menyerbu Kubah Shakhrah  dan mushalla Kibali dengan disokong oleh polisi dan intelijen. Dalam  penyerbuan kali ini mereka mengancam para wanita dan adu tangan dengan  para jamaah masjid.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengingatkan bahwa Viglin telah memasukkan cara permusuhan baru,  yaitu melaksanakan ibadah di area masjid al Aqsha di siang hari secara  terang-terangan dimulai dari jam setengah deplapan pagi hingga setengah  sebelas dan dari setengah dua siang hinngga setengah tiga.  (infopalestina.com)</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/feeds/3897720674176701229/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/11/perang-pindah-dari-gaza-ke-al-aqsha.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/3897720674176701229'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/3897720674176701229'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/11/perang-pindah-dari-gaza-ke-al-aqsha.html' title='Perang Pindah dari Gaza ke al Aqsha! '/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-ca4bwvvNv5c/VBYT3ig85kI/AAAAAAAAzYw/5DMFicU9LNs/s72-c/Al-Quds.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628889704635672298.post-4888160136512691397</id><published>2014-07-23T12:00:00.002+07:00</published><updated>2014-07-23T12:00:34.713+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="NEWS"/><title type='text'>Hasil Pilpres Janggal, DPR Bentuk Pansus Pilpres</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;background-color: white; clear: both; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-4TJq_s1pMh0/U87uwCmg90I/AAAAAAAAvl8/oXNTk5jwYLg/s1600/agun-gunanjar-sudarsa-_140722223053-630.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;color: #16387c; margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-4TJq_s1pMh0/U87uwCmg90I/AAAAAAAAvl8/oXNTk5jwYLg/s1600/agun-gunanjar-sudarsa-_140722223053-630.jpg&quot; style=&quot;border: 0px solid rgb(204, 204, 204); padding-top: 4px;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;JAKARTA--Ketua Komisi II DPR RI Agun Gunandjar Sudarsa mengatakan, pihaknya akan membentuk Panitia Khusus Pemilihan Presiden Pilpres (Pansus Pilpres) Jilid II.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Menurut Agun, rencana pembentukan Pansus tersebut karena pelaksanaan Pilpres 2014 banyak kecurangan dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak melaksanakan tugasnya.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;&quot;Seharusnya KPU bersikap arif dan bijaksana dalam menyikapi laporan kecurangan dan keberatan yang disampaikan Tim Prabowo-Hatta. Jadi, kita akan bentuk Pansus Pilpres Jilid II secepatnya, karena memang banyak kejanggalan yang terjadi,&quot; kata Agun di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Selain itu, Komisi II DPR RI juga akan memanggil KPU dan waktunya sedang diatur waktunya. Pemanggilan KPU, adalah untuk mempertanyakan sikap dan tindakan KPU yang tidak melaksanakan laporan dari Bawaslu dan DKPP.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;&quot;Kenapa KPU tidak merespon semua temuan pelanggaran pemilu dan kecurangan yang terjadi di daerah. Harusnya semua persoalan itu diselesaikan dulu oleh KPU, tidak perlu memaksakan rekapitulasi suaranya harus selesai 22 Juli 2014. Karena ini menyangkut kepentingan negara, KPU jangan seperti mengejar setoran,&quot; ujarnya.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Politisi Partai Golkar itu mengatakan, KPU semestinya bersifat lentur, dan tidak kaku dalam menyikapi laporan dan keberatan yang diajukan Tim Prabowo-Hatta. Apalagi, KPU hingga beralasan tak memiliki anggaran, dan waktu yang mepet bila dilakukan PSU.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Terkait sikap Prabowo yang menolak hasil Pilpres, dan menarik timnya dari KPU, Agun bisa memahami langkah tersebut. Prabowo mundur karena punya alasan dan dia lakukan itu karena asas pemilu dilanggar KPU. &quot;Saya pikir dia hanya melempengkan yang bengkok,&quot; kata Agun.(zul/ROL)&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/feeds/4888160136512691397/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/07/hasil-pilpres-janggal-dpr-bentuk-pansus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/4888160136512691397'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/4888160136512691397'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/07/hasil-pilpres-janggal-dpr-bentuk-pansus.html' title='Hasil Pilpres Janggal, DPR Bentuk Pansus Pilpres'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-4TJq_s1pMh0/U87uwCmg90I/AAAAAAAAvl8/oXNTk5jwYLg/s72-c/agun-gunanjar-sudarsa-_140722223053-630.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628889704635672298.post-2439471744484859216</id><published>2014-07-23T11:56:00.002+07:00</published><updated>2014-07-23T11:56:57.081+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="NEWS"/><title type='text'>Heboh! Beredar Foto Ketua KPU Dikabarkan Bertemu Timses Jokowi</title><content type='html'>&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;background-color: white; border: 0px solid rgb(204, 204, 204); color: black; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px; margin-left: auto; margin-right: auto; padding: 4px; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;a href=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-dsRwZXOUPvk/U87tC5TnyoI/AAAAAAAAvlo/HeD8TkV1j6k/s1600/Ketua+KPU+dan+timses+Jokowi.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;color: #16387c; margin-left: auto; margin-right: auto; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-dsRwZXOUPvk/U87tC5TnyoI/AAAAAAAAvlo/HeD8TkV1j6k/s1600/Ketua+KPU+dan+timses+Jokowi.jpg&quot; style=&quot;border: none; padding: 0px;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;font-size: 13px;&quot;&gt;Ketua KPU Husni Kamil Manik (ketiga dari kiri)&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;background-color: white; clear: both; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px; text-align: center;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Tadi malam (22/7/2014) dunia social media (socmed) heboh dengan beredarnya foto Ketua KPU Husni Malik yang dikabarkan bertemu dengan Timses Jokowi.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Di foto yang beredar salah satunya diungguh oleh Yhuni ErnaYoona Hermawan di fb dengan komentar:&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;i style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Xixixi ini bos ketua kpu diem2 ktm&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;i style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;sama anak buah hendro priyono timsesnya jokowi, Ada apakah gerangan :v&lt;br /&gt;Betapa bobroknya ngeri ku ini omg hellooooo&lt;/i&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Ada lagi komentar dari akun Nanik Sudaryati:&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;i style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Hallo Ketua KPU Husni Kamil, PANTASKAH anda sebagai Ketua Umum KPU bertemu dengan anak buah Hendro Priyono yang juga motor Tim Sukses Jokowi ? Inikah yg membuat anda tutup telinga dan tutp mata terhadap 21 juta suara bermasalah dari 52 ribu TPS di Indonesia yg dipertanyakan oleh kubu PS_Hatta?? Bila dulu Anas dan Andi Nurpati sebagai orang KPU disinyalir bantu SBY menang jadi Presiden, kemudia ia dikasih jabatan terhormat di partai Demokrat, adakah deal seperti itu juga untuk Anda tuan Husni Kamil?&lt;/i&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;APAKAH benar Ketua KPU bertemu dengan kubu Jokowi-JK?&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;background-color: white; clear: both; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-eHQG6KbhmR0/U87tiwNMzzI/AAAAAAAAvlw/yq16TZYjN4E/s1600/10559876_821761294515116_6521268493585068602_n.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;color: #16387c; margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-eHQG6KbhmR0/U87tiwNMzzI/AAAAAAAAvlw/yq16TZYjN4E/s1600/10559876_821761294515116_6521268493585068602_n.jpg&quot; style=&quot;border: 0px solid rgb(204, 204, 204); padding-top: 4px;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Di akun twitternya, Husni Kamil Malik menyatakan kalau foto itu foto jadul bersama teman-teman sekolahnya.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Bernarkah foto jadul?&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;&quot;Foto jadul tapi ada LCD layar datar dan wide screen. Botol aquany juga yg keluaran 2013,&quot; komentar akun @Reds_arthur mempertanyakan &#39;kejadulan&#39; foto itu.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;JADI??? YG BENAR???&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/feeds/2439471744484859216/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/07/heboh-beredar-foto-ketua-kpu-dikabarkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/2439471744484859216'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/2439471744484859216'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/07/heboh-beredar-foto-ketua-kpu-dikabarkan.html' title='Heboh! Beredar Foto Ketua KPU Dikabarkan Bertemu Timses Jokowi'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-dsRwZXOUPvk/U87tC5TnyoI/AAAAAAAAvlo/HeD8TkV1j6k/s72-c/Ketua+KPU+dan+timses+Jokowi.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628889704635672298.post-1376956623611557929</id><published>2014-07-23T11:52:00.002+07:00</published><updated>2014-07-23T11:52:57.226+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="NEWS"/><title type='text'>Presiden Terpilih Tidak Otomatis Presiden Terlantik</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;background-color: white; clear: both; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-DNGWU4vnZxQ/U87nOVEB7BI/AAAAAAAAvlQ/KQ2HMt9JDvY/s1600/Jokowi_.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;color: #16387c; margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-DNGWU4vnZxQ/U87nOVEB7BI/AAAAAAAAvlQ/KQ2HMt9JDvY/s1600/Jokowi_.jpg&quot; style=&quot;border: 0px solid rgb(204, 204, 204); padding-top: 4px;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;&quot;Jokowi TERANCAM TAK BISA DILANTIK KARENA ILEGAL&quot;. KPU tak sadar sedang bermain api. Pakar Hukum Tata Negara, DR Irman Putra Sidin, mengatakan: &quot;Jokowi TERANCAM TAK BISA DILANTIK&quot;.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Dalam kamus politik ada istilah &quot;presiden terpilih&#39; dan &#39;presiden terlantik&#39;. Pilpres 2014 terbukti sarat dengan berjuta-juta bukti kecurangan (fakta). Kecurangan itu bersifat massif, sistimatis, dan terstruktur yang melibatkan oknum-oknum KPU dari pusat sampai daerah-daerah.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Terjadinya kecurangan-kecurangan tersebut bahkan telah diakui oleh Bawaslu, oleh karenanya Bawaslu sudah merekomendasikan agar KPU melakukan pemungutan suara ulang di 5800 TPS di DKI, dan di ribuan TPS lainnya di sejumlah daerah dari Sabang sampai Jayapura sesuai tuntutan kubu Prabowo-Hatta. Seruan Bawaslu ini tak digubris oleh KPU, kecuali hanya di 13 TPS saja.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Apa akibatnya???&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Akibatnya, hasil pilpres 2014 menjadi pilpres tidak legitimate. Dan presiden yang ditetapkan oleh KPU otomatis menjadi presiden yang tidak legitimate pula.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Presiden akan dilantik oleh MPR. Karena dinilai tidak legitimate lantaran penuh kecurangan dan persoalan, maka MPR (yang mayoritas anggotanya dari Koalisi Merah Putih) sudah hampir pasti akan menolak melantik presiden hasil pemilu yang curang.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Maka nantinya, jadilah Jokowi sebagai &quot;presiden yang tidak dilantik&quot;. (Kecuali tuntutan Prabowo kepada KPU untuk melakukan pemungutan suara ulang dipenuhi).&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Persoalannya adalah, bagaimana kalau setelah pemungutan suara ulang lalu angka perolehan suara berbalik memenangkan Prabowo???&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Nah... kisruh kan?&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Analisa di atas adalah hasil kajian Pakar Hukum Tata Negara UI, DR Irman Putra Sidin, dalam wawancara dengan TvOne Selasa (22/7/2014) sore tadi.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;*sumber: http://ngejos.com/kategori/politik/137-presiden-terpilih-tidak-otomatis-presiden-terlantik&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/feeds/1376956623611557929/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/07/presiden-terpilih-tidak-otomatis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/1376956623611557929'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/1376956623611557929'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/07/presiden-terpilih-tidak-otomatis.html' title='Presiden Terpilih Tidak Otomatis Presiden Terlantik'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-DNGWU4vnZxQ/U87nOVEB7BI/AAAAAAAAvlQ/KQ2HMt9JDvY/s72-c/Jokowi_.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628889704635672298.post-4827813295070678946</id><published>2014-07-23T11:51:00.002+07:00</published><updated>2014-07-23T11:51:31.005+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="NEWS"/><title type='text'>Apapun Hasil Pilpres, PKS Sudah Menang</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;background-color: white; clear: both; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-OPA79KnJg8g/U87llFbRH0I/AAAAAAAAvlE/QrdN_LlPL-c/s1600/Prabowo+Hatta.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;color: #16387c; margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-OPA79KnJg8g/U87llFbRH0I/AAAAAAAAvlE/QrdN_LlPL-c/s1600/Prabowo+Hatta.jpg&quot; style=&quot;border: 0px solid rgb(204, 204, 204); padding-top: 4px;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: medium; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;&lt;b&gt;Apapun hasil pilpres&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;, PKS sdh menang. isu2 keumatan dan kebangsaan jd&lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;concern&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;&amp;nbsp;semua org.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Palestina diberitakan di&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;prime time&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;&amp;nbsp;itu sdh kemenangan, prabowo, ical dan hatta sumbang masing2 1M utk Palestina itu kemenangan.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Jokowi dan para pendukungnya mendadak palestina, termasuk org2 liberal, shg indonesia satu suara membela palestina, ini sdh kemenangan.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Bahwa PKS menjadi inisiator koalisi permanen yg isinya coba mengamankan kepentingan bangsa, ini sdh kemenangan.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Kalo nanti prabowo yg menang, itu tambahan kemenangan.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Liat takbirnya prabowo kan? begitu menggelegar, takbir yg lahir dr hati yg penuh gelora pembelaan. takbirnya bung tomo. ini kemenangan.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Palestina disuarakan oleh capres apa ndak keren tuh. dan uang donasi 3 M dr prabowo, ical dan hatta utk palestina sdh diterima KNRP. keren kan?&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Pilpres yg terpolarisasi jd nasionalis religius vs sekuler liberal ini juga memetakan dimana PR da&#39;wah kita.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;PKS menginisiasi koalisi permanen yg salah satu butir kesepakatannya adalah menghadang pencabutan larangan PKI. keren kan?&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Kalo nanti ternyata prabowo yg menang, ini lebih dahsyat lagi bagi Indonesia. APBN bs lompat jd 7000 T sampe 20 ribu T.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Tp kalo prabowo yg kalah, konsekuensinya ya Indonesia mundur. tp ya gpp kan? tinggal kita terus berjuang saja bukan?&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Jk prabowo yang menang, selangkah lagi kita jd negara besar. tp kalo kalah ya, tinggal berjuang lagi aja kan kita membangun indonesia?&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Santai aja .. kalo prabowo menang maka segera kita jd negara besar, kalo prabowo kalah ya berarti kita butuh waktu lebih lama lg. itu aja kok.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Kalo prabowo menang, kita bersyukur. kalo jokowi yg menang, ya kita bersabar, seperti sabarnya masy jakarta dg kemacetan. gampang.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Jk Indonesia dapat anugerah kemenangan prabowo kita bersyukur, jk Indonesia dpt musibah kemenangan jokowi, ya kita bersabar. itu aja.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Kalo prabowo menang, harapan seperti turki yg melunasi semua hutangnya terbuka lebar. kalo jokowi menang, ya tinggal kita bersabar.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Kalo prabowo menang, langsung kita tagih semua janji renegosiasi kontrak tambang. ini dahsyat utk APBN kita.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Tp kalo jokowi yang menang ya kita tagih aja janjinya: tol laut, hari santri nasional, drone dan kemerdekaan palestina.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Kalo prabowo yg menang langsung kita tagih komitmen dia menutup kebocoran terutama dr sektor tambang. income jd 7000 T, semua utang lunasi.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Tp kalo tyt jokowi yg menang ya kita tagih : &quot;buy back Indosat, drone dan sewa satelitnya, tol laut, e budgeting 2 minggu&quot;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Kalo prabowo menang kita tagih janji dia utk menutupi kebocoran sehingga APBN kita naik, semua jd gampang.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Tp kalo ternyata jokowi yg menang, kita tagih lah itu e budgeting 2 minggu, produksi anoa, tp terutama ya kartu2 itu.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Kalo prabowo yg menang, insya allah kita punya peluang utk negara ini lompat. fokusnya dia sdh benar. kita bersyukur jk ini terjadi.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Tp ya kalo jokowi yg menang, sehingga kegagalan adalah sebuah kepastian, ya tinggal kita bersabar aja kan?&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Kalo prabowo menang, kita bersyukur bahwa pulau2 dan aset negara kita akan aman.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Kalo jokowi yg menang, kita tagih janji akan &quot;buat rame&quot; kalo ada yg coba usik pulau kita. kita liat papua nih, dilepas jokowi apa nggak.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Tp yg ngeri adalah jk PDIP berkuasa ... jd oposisi aja jd partai terkorup. gimana kalo jd penguasa ?&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Kalo prabowo menang, beres lah itu soal papua. NKRI tetap harga mati.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Tp kalo jokowi yg menang, boleh lah kita dag dig dug soal papua. kita banyak2 doa aja, semoga tetap NKRI.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Prabowo menang Indonesia bangkit, jokowi menang Indonesia sakit. santai aja ... berjuang jalan terus...&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;(&lt;/span&gt;&lt;b style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;@hafidz_ary&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;)&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/feeds/4827813295070678946/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/07/apapun-hasil-pilpres-pks-sudah-menang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/4827813295070678946'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/4827813295070678946'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/07/apapun-hasil-pilpres-pks-sudah-menang.html' title='Apapun Hasil Pilpres, PKS Sudah Menang'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-OPA79KnJg8g/U87llFbRH0I/AAAAAAAAvlE/QrdN_LlPL-c/s72-c/Prabowo+Hatta.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628889704635672298.post-4743385988958284574</id><published>2014-07-23T11:49:00.002+07:00</published><updated>2014-07-23T11:49:43.643+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="NEWS"/><title type='text'>Tim Prabowo: Kecurangan Pilpres di 125 Ribu TPS</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;background-color: white; clear: both; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-VGsO9P1jgE4/U86KfNtmBlI/AAAAAAAAvk0/wNbkLR0p0wo/s1600/2121915.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;color: #16387c; margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-VGsO9P1jgE4/U86KfNtmBlI/AAAAAAAAvk0/wNbkLR0p0wo/s1600/2121915.jpg&quot; style=&quot;border: 0px solid rgb(204, 204, 204); padding-top: 4px;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Jakarta - Tim pemenangan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa menemukan dugaan kecurangan Pilpres 2014 di 125 ribu tempat pemungutan suara (TPS).&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;&quot;Menurut data awal yang Prabowo-Hatta miliki, kecurangan terjadi di 125 ribu TPS,&quot; kata Juru Bicara Koalisi Merah Putih, Tantowi Yahya, di Rumah Polonia, Jakarta Timur, Selasa (22/7/2014).&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Selain kecurangan di TPS, kata Tantowi, beberapa modus kecurangan juga ditemukan pada pelaksanaan Pilpres 9 Juli yang lalu.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;&quot;Jumlah surat suara tidak sama seperti yang mencoblos. Kemudian ada 28 TPS di satu daerah suara Prabowo-Hatta 0, padahal ada empat ratus tujuh puluh sembilan ribu TPS tersebar di 77 Dapil dengan saksi 685 ribu orang artinya tidak ada satu TPS pun yang tidak kita jaga, dengan begitu artinya seapes-apesnya kita ada dua suara, ini kenapa 0?&quot; jelasnya.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Untuk itu, Ia mengatakan bahwa gugatan yang dilakukan Prabowo-Hatta sebagai langkah untuk mengkritisi kinerja KPU yang bertindak tidak adil.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;&quot;Tapi kami mengkritisi kerja KPU agar adil, independent sesuai amanant UU. Kita siap menang atau kalah kalau KPU independent dan netral,&quot; tandasnya. [mes/inilah]&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/feeds/4743385988958284574/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/07/tim-prabowo-kecurangan-pilpres-di-125.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/4743385988958284574'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/4743385988958284574'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/07/tim-prabowo-kecurangan-pilpres-di-125.html' title='Tim Prabowo: Kecurangan Pilpres di 125 Ribu TPS'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-VGsO9P1jgE4/U86KfNtmBlI/AAAAAAAAvk0/wNbkLR0p0wo/s72-c/2121915.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628889704635672298.post-805174284420857735</id><published>2014-07-23T11:48:00.002+07:00</published><updated>2014-07-23T11:48:31.889+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="NEWS"/><title type='text'>Yunus Yosfiah: 37 Hacker Korea dan Cina Gelembungkan 4 Juta Suara</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;background-color: white; clear: both; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-AfE2-10o158/U86J9OcXhZI/AAAAAAAAvks/PRCMihfiV0c/s1600/m-_140620195953-499.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;color: #16387c; margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-AfE2-10o158/U86J9OcXhZI/AAAAAAAAvks/PRCMihfiV0c/s1600/m-_140620195953-499.jpg&quot; style=&quot;border: 0px solid rgb(204, 204, 204); padding-top: 4px;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;JAKARTA--Ketua Tim Koalisi Merah Putih Perjuangan untuk Kebenaran dan Keadilan Letjen (Purn) Yunus Yosfiah menyebutkan adanya 37 hacker asal Korea dan Cina yang menggelembungkan suara golput.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;&quot;Sekitar 4 juta suara dimanipulasi,&quot; katanya di Jakarta, Selasa. Para hackers itu, kata dia, memanipulasi penggelembungan suara golput di beberapa kecamatan di Jateng, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Sulawesi Utara.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Kasus itu, ia menambahkan dalam penanganan Bareskrim Polri. &quot;Sekarang sedang dilaporkan ke Bawaslu,&quot; katanya.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Hal itu juga yang menjadi pertimbangan untuk menarik diri pasangan Prabowo-Hatta dalam tahapan rekapitulasi di Komisi Pemilihan Umum (KPU).&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Dikatakan, adanya bukti itu menunjukkan pelaksanaan Pilpres 2014 jauh dari harapan dengan demokratis dan jurdil.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Ditambahkan, tidak ada perubahan struktur yang signifikan dalam Tim Koalisi Merah Putih .&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;&quot;Saya menggantikan Pak Mahfud. Agar tidak ada konflik of interest pada penanganan masalah di MK. Dan saya juga dibantu oleh Pak Djoko Santoso dan George Toisutta sebagai wakil saya,&quot; katanya.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: Georgia, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 22.399999618530273px;&quot;&gt;Ia berpesan untuk proses setelah penarikan diri dari pilpres ini, pendukung dan simpatisan Prabowo-Hatta agar tetap tenang. &quot;Kepada relawan dan pendukung jangan ada tindakan anarkis dan jaga persatuan nasional,&quot; katanya. (ROL)&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/feeds/805174284420857735/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/07/yunus-yosfiah-37-hacker-korea-dan-cina.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/805174284420857735'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/805174284420857735'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/07/yunus-yosfiah-37-hacker-korea-dan-cina.html' title='Yunus Yosfiah: 37 Hacker Korea dan Cina Gelembungkan 4 Juta Suara'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-AfE2-10o158/U86J9OcXhZI/AAAAAAAAvks/PRCMihfiV0c/s72-c/m-_140620195953-499.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628889704635672298.post-6256126778571319161</id><published>2014-07-22T23:39:00.001+07:00</published><updated>2014-07-23T11:32:18.068+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="NEWS"/><title type='text'>Tolak Hasil Pilpres, Jimly: Prabowo Tak Melanggar Undang-Undang</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-6UZ_hNYMiZg/U85gLX-0qcI/AAAAAAAAvjg/3dfTYXmbxAc/s1600/TPpPlD1RCR.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-6UZ_hNYMiZg/U85gLX-0qcI/AAAAAAAAvjg/3dfTYXmbxAc/s1600/TPpPlD1RCR.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA - Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimmly  Assidiqqi menilai aksi penarikan diri dan penolakan hasil rekapitulasi  Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang dilakukan kubu Prabowo-Hatta tidak  melanggar undang-undang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Jimmly, aksi tersebut tidak menggangu jalannya pemilu karena dilakukan setelah proses pemilu selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Hukuman di undang-undang terkait pengunduran diri itu saat pencalonan,  kalau sekarang bukan pencalonan dan tidak mengganggu proses pemilu, jadi  pasal pidana di UU Pilpres tidak bisa diterapkan,&quot; ujar Jimmly saat  ditemui di kantornya, Selasa (22/7/2014).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, pasangan Prabowo-Hatta tidak melakukan pengunduran diri,  namun hanya menolak hasil keputusan KPU. Hal itu dianggap wajar dan  sering terjadi ketika ada pihak yang merasa ada kejanggalan atau  kecurangan dalam pemilu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Jadi dalam perselisihan Pilkada, Pileg maupun Pilpres banyak yang  menarik diri tidak menjadi saksi. Itu wajar dan banyak terjadi,&quot;  katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, aksi pengunduran diri kubu Prabowo-Hatta harus dihargai oleh  seluruh masyarakat indonesia. Jimmly juga mengimbau agar proses  penyelesaian perselisihan dalam perhitungan suara masih dapat ditempuh  melalui jalur hukum ke Makhkamah Konstitusi (MK).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana tercantum dalam pasal 22 UU No 42 tahun 2008 tentang Pilpres  dimana calon presiden atau wakil presiden dilarang mengundurkan diri  selama proses pemilihan suara berlangsung. (okezone)</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/feeds/6256126778571319161/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/07/tolak-hasil-pilpres-jimly-prabowo-tak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/6256126778571319161'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/6256126778571319161'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/07/tolak-hasil-pilpres-jimly-prabowo-tak.html' title='Tolak Hasil Pilpres, Jimly: Prabowo Tak Melanggar Undang-Undang'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-6UZ_hNYMiZg/U85gLX-0qcI/AAAAAAAAvjg/3dfTYXmbxAc/s72-c/TPpPlD1RCR.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628889704635672298.post-4308450086025949647</id><published>2014-07-22T23:32:00.002+07:00</published><updated>2014-07-22T23:32:51.817+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="NEWS"/><title type='text'>Rusak Indonesia Jika Dipimpin Presiden Hasil Pilpres Tak Jujur</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-FMEFD8PdsTA/U85fTkDqZII/AAAAAAAAvjY/zntBz2NFT-o/s1600/BtJMewkCYAAeL2f.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-FMEFD8PdsTA/U85fTkDqZII/AAAAAAAAvjY/zntBz2NFT-o/s1600/BtJMewkCYAAeL2f.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA - Calon presiden Prabowo Subianto menolak pelaksanaan pilpres  dan menarik diri dari tahapan rekapitulasi suara. Menurut Penasehat  Prabowo-Hatta Letjen TNI Suryo Prabowo penolakan tersebut dilakukan  karena pihaknya tidak ingin Indonesia menjadi rusak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Tampaknya berlanjut ke MK. Sepanjang hukum menjamin hak warga negara  untuk mengajukan gugatannya dalam mencari keadilan, Prabowo akan  menempuh jalan damai. Jadi ini bukan masalah kalah atau menang, tapi  soal kejujuran dan kebenaran. Rusak Indonesia jika dipimpin oleh  Presiden yang diperoleh dengan cara tidak jujur dan tidak benar,&quot; kata  Suryo dalam pernyataannya, Selasa(22/7/2014).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prabowo, lanjut Suryo juga akan berjuang sampai habis-habisan demi  menegakkan kebenaran yang diyakininya. Dikatakannya, jika ada pihak yang  bersuara jangan mengajukan guggatan ke MK, pendapat tersebut telah  melecehkan rasa keadilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Siapapun yang merasa dirugikan, berhak mengajukan gugatan ke MK bila  memang punya bukti dan saksi yang cukup kuat. Kami punya bukti&amp;nbsp;  kecurangan pilpres ini bersifat masif, terstruktur dan sistematis,&quot; kata  Suryo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih jauh Suryo menjelaskan berbagai kecurangan pada pilpres sudah  disampaikan kepada KPU. Bawaslu sebagai lembaga negara resmi yang  mengawasi pilpres juga berpendapat serupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;KPU tetap menutup mata dan telinga terhadap kecurangan tersebut.  Prinsip jujur dan adil dalam Pemilu diabaikan begitu saja,&quot; ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Suryo, pengumuman KPU belum dapat menjadi legitimasi seseorang  untuk bisa menjadi Presiden. &quot;Selama masih ada masalah dan masalah  tersebut belum diselesaikan MK, maka belum ada keputusan tetap yang  bersifat mengikat&quot;, tegasnya. (tribunnews)</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/feeds/4308450086025949647/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/07/rusak-indonesia-jika-dipimpin-presiden.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/4308450086025949647'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/4308450086025949647'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/07/rusak-indonesia-jika-dipimpin-presiden.html' title='Rusak Indonesia Jika Dipimpin Presiden Hasil Pilpres Tak Jujur'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-FMEFD8PdsTA/U85fTkDqZII/AAAAAAAAvjY/zntBz2NFT-o/s72-c/BtJMewkCYAAeL2f.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628889704635672298.post-3418388706681358624</id><published>2014-07-22T23:28:00.000+07:00</published><updated>2014-07-22T23:28:14.411+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="NEWS"/><title type='text'>Anis Matta Dukung Keputusan Prabowo</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-iZYa_5jMRqw/U8471y68JCI/AAAAAAAAvjI/yzp1iMsWa-o/s1600/10522552_719315444772684_1622029288614443958_n.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-iZYa_5jMRqw/U8471y68JCI/AAAAAAAAvjI/yzp1iMsWa-o/s1600/10522552_719315444772684_1622029288614443958_n.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;&lt;b&gt;Anis Matta Dukung Keputusan Prabowo&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta - Presiden PKS Anis Matta menegaskan partainya tetap sejalan  dengan Koalisi Merah Putih, pascakeputusan capres Prabowo Subianto  menarik diri dari proses pilpres 2014.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Ya, betul, (PKS tetap sejalan dengan Prabowo dan Koalisi Merah Putih),&quot;  kata Anis Matta di Rumah Polonia, Jakarta, Selasa (22/7).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anis mengatakan keputusan Prabowo menarik diri dari proses pilpres,  merupakan keputusan bersama dengan koalisi Merah Putih, karena  fakta-fakta kecurangan dinilai terjadi dengan masif dan ada pemihakan  dari penyelenggara pemilu dalam proses pilpres.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Banyak rekomendasi Bawaslu yang tidak dilaksanakan. Jadi yang terjadi  pada dasarnya adalah ketidakpercayaan terhadap proses penyelenggaraan  pemilu dan karena itu kita menarik diri,&quot; kata Anis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anis menyebut bahwa keputusan menarik diri dari proses pilpres merupakan  langkah politik yang ditempuh Prabowo bersama koalisi merah putih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Sekarang permasalahannya kita memilih jalan politik karena kita  menganggap bahwa ini masalahnya bukan masalah hukum saja tapi ini  kepercayaan. Kami tidak percaya kepada kejujuran dan keadilan para  penyelenggara,&quot; ujar dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari Selasa, Prabowo Subianto menyatakan dirinya bersama Hatta  Rajasa menarik diri dari proses Pilpres 2014, karena pertimbangan  ditemukannya tindak pidana kecurangan pemilu yang melibatkan  penyelenggara dan pihak asing dengan tujuan tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kami sebagai pengemban mandat suara rakyat, akan menggunakan hak  konstitusional kami, yaitu menolak pelaksanaan Pilpres 2014 yang cacat  hukum dan menarik diri dari proses yang sedang berlangsung,&quot; kata  Prabowo dalam konferensi persnya di Rumah Polonia, Selasa (22/7) siang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prabowo menegaskan dirinya dan Hatta Rajasa tidak bersedia mengorbankan  mandat yang telah diberikan oleh rakyat, lantas dipermainkan dan  diselewengkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kami siap menang dan siap kalah, dengan cara yang demokratis dan  terhormat. Untuk itu kepada seluruh rakyat Indonesia yang telah memilih  kami, untuk tetap tenang,&quot; kata Prabowo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun pernyataan Prabowo yang tertulis di sebuah kertas dan dibacakannya  sendiri itu, hanya ditandatangani oleh Prabowo sendiri, tanpa  ditandatangani oleh Hatta Rajasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah wartawan menerima informasi bahwa Hatta menggelar konferensi  pers terpisah di DPP PAN, TB Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa petang.  Namun ketika disambangi di DPP PAN terdapat pengumuman bahwa acara  konferensi pers Hatta ditunda hingga pemberitahuan selanjutnya.  (beritasatu)</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/feeds/3418388706681358624/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/07/anis-matta-dukung-keputusan-prabowo.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/3418388706681358624'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628889704635672298/posts/default/3418388706681358624'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pkspadangsidimpuan.blogspot.com/2014/07/anis-matta-dukung-keputusan-prabowo.html' title='Anis Matta Dukung Keputusan Prabowo'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-iZYa_5jMRqw/U8471y68JCI/AAAAAAAAvjI/yzp1iMsWa-o/s72-c/10522552_719315444772684_1622029288614443958_n.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>