<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/atom10full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" gd:etag="W/&quot;D0IBR3k8fip7ImA9WhRVEUo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-1917778412796553735</id><updated>2012-01-10T13:05:56.776+07:00</updated><category term="Posting Terakhir" /><category term="Artikel" /><category term="dan lain-lain" /><category term="Khotbah Jumatan" /><category term="PMK Insider" /><category term="Referensi" /><category term="Natal" /><category term="PMK inside" /><category term="Paskah" /><category term="Publikasi" /><category term="Kesaksian" /><title>PMK ITB</title><subtitle type="html">&lt;center&gt;Persekutuan Mahasiswa Kristen Institut Teknologi Bandung&lt;/center&gt;</subtitle><link rel="http://schemas.google.com/g/2005#feed" type="application/atom+xml" href="http://pmk-itb.blogspot.com/feeds/posts/default" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://pmk-itb.blogspot.com/" /><link rel="next" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false&amp;v=2" /><author><name>PMK ITB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11206849405621231548</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="http://1.bp.blogspot.com/-T8dCWznUdeI/TiQv3-5bV4I/AAAAAAAAAqk/lVCXAzjmaTM/s1600/logo.png" /></author><generator version="7.00" uri="http://www.blogger.com">Blogger</generator><openSearch:totalResults>57</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/atom+xml" href="http://feeds.feedburner.com/pmk-itb" /><feedburner:info uri="pmk-itb" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><feedburner:emailServiceId>pmk-itb</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><entry gd:etag="W/&quot;CUUDQH8_eCp7ImA9Wx9QGE0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-1917778412796553735.post-2405176027472353817</id><published>2010-12-31T15:03:00.000+07:00</published><updated>2010-12-31T20:47:51.140+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-12-31T20:47:51.140+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Posting Terakhir" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel" /><title>Revolusi Tahun Baru</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Halo, Jemaat. Ini adalah posting terakhir blog ini di tahun 2010. Posting ini sekaligus posting terakhir di blog ini. Mulai tahun depan, kita akan punya domain baru di &lt;b&gt;pmk.itb.ac.id &lt;/b&gt;(belum jadi, jangan diliat dulu, fufufu). Well, kita harus rela meninggalkan yang lama demi mendapat yang lebih baik, bukan?&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Jadi, hari ini adalah hari terakhir di tahun ini. Ada yang merayakannya dengan main terompet, makan bersama keluarga, berdoa, ibadah tutup tahun, bahkan "merayakannya" dengan tidur. Siapkah kamu memulai tahun depan? Adakah misi yang gagal kamu jalankan di tahun 2010? Yow, apapun yang terjadi di tahun lalu, mulailah Tahun Baru dengan ayat-ayat Alkitab ini sebagai pembimbing kamu. Semoga ini bisa menginspirasi perjalanan kamu di 2011 nanti, agar kita tetap berjalan dalam Tuhan, dan bisa lebih menghidupi kehidupan kita sebagai seorang Kristen. :D&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Tahun Baru - Lahir Baru&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * 1 Petrus 1:3&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang karena  rahmat-Nya yang besar telah melahirkan kita kembali oleh kebangkitan  Yesus Kristus dari antara orang mati, kepada suatu hidup yang penuh  pengharapan,&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Harapan untuk Masa Depan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * Yeremia 29:11&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku  mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera  dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan  yang penuh harapan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Ciptaan Baru&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * 2 Korintus 5:17&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Hati yang Baru&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Yehezkiel 36:25-27&lt;br /&gt;
Aku akan mencurahkan kepadamu air jernih, yang akan mentahirkan kamu;  dari segala kenajisanmu dan dari semua berhala-berhalamu Aku akan  mentahirkan kamu. Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu  dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan  kepadamu hati yang taat. Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu  hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada  peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Lupakan Masa Lalu&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * Filipi 3:13-14&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah  menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di  belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku,&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Belajar dari Kesalahan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * Hebrews 12:10-11&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebab mereka mendidik kita dalam waktu yang pendek sesuai dengan apa  yang mereka anggap baik, tetapi Dia menghajar kita untuk kebaikan kita,  supaya kita beroleh bagian dalam kekudusan-Nya. Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan  sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah  kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Tunggu Tuhan Bertindak&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * Mazmur 37:7&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berdiam dirilah di hadapan TUHAN dan nantikanlah Dia; jangan marah  karena orang yang berhasil dalam hidupnya, karena orang yang melakukan  tipu daya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * Yesaya 40:31&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru:  mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya;  mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi  lelah.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Waktu Tuhan Adalah yang Terbaik &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * Pengkhotbah 3:11&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan  kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami  pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Setiap Hari Adalah Istimewa&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * Ratapan 3:22-24&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu! "TUHAN adalah bagianku," kata jiwaku, oleh sebab itu aku berharap kepada-Nya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;Siap untuk menghadapi Tahun Baru? Ciptakan revolusi, bukan hanya resolusi. :)&lt;br /&gt;
Tuhan memberkati!&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1917778412796553735-2405176027472353817?l=pmk-itb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pmk-itb.blogspot.com/feeds/2405176027472353817/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1917778412796553735&amp;postID=2405176027472353817" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/2405176027472353817?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/2405176027472353817?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/pmk-itb/~3/bzbsNi8gjjE/halo-jemaat.html" title="Revolusi Tahun Baru" /><author><name>PMK ITB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11206849405621231548</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="http://1.bp.blogspot.com/-T8dCWznUdeI/TiQv3-5bV4I/AAAAAAAAAqk/lVCXAzjmaTM/s1600/logo.png" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://pmk-itb.blogspot.com/2010/12/halo-jemaat.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;D04AQXo5eip7ImA9Wx9RE0o.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-1917778412796553735.post-2139940386674238980</id><published>2010-12-04T08:17:00.000+07:00</published><updated>2010-12-15T08:19:00.422+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-12-15T08:19:00.422+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="PMK Insider" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Publikasi" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Natal" /><title>Natal PMK ITB</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_iI_9b9vNzxI/TQgWOYxVifI/AAAAAAAAAmM/FmiScfrgZVk/s1600/Poster+Natal.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_iI_9b9vNzxI/TQgWOYxVifI/AAAAAAAAAmM/FmiScfrgZVk/s1600/Poster+Natal.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;PMK ITB akan mengadakan perayaan Natal, tanggal 10 Desember 2010, di Aula Barat ITB. Perayaan Natal kali ini mengundang anak-anak Panti Asuhan Bala Keselamatan. Perayaan ini terbuka untuk umum looh. Kami mengajak jemaat untuk membawa apa yang mereka ingin berikan pada teman-teman panti kita. Apa aja yang bisa diberikan? Semuanya. Semua yang pernah kita inginkan sebagai hadiah Natal, itulah yang akan kita berikan pada mereka.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1917778412796553735-2139940386674238980?l=pmk-itb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pmk-itb.blogspot.com/feeds/2139940386674238980/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1917778412796553735&amp;postID=2139940386674238980" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/2139940386674238980?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/2139940386674238980?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/pmk-itb/~3/Bz_e5xUT8TI/natal-pmk-itb.html" title="Natal PMK ITB" /><author><name>PMK ITB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11206849405621231548</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="http://1.bp.blogspot.com/-T8dCWznUdeI/TiQv3-5bV4I/AAAAAAAAAqk/lVCXAzjmaTM/s1600/logo.png" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_iI_9b9vNzxI/TQgWOYxVifI/AAAAAAAAAmM/FmiScfrgZVk/s72-c/Poster+Natal.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://pmk-itb.blogspot.com/2010/12/natal-pmk-itb.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkUCRXg6fCp7ImA9Wx5aGUQ.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-1917778412796553735.post-2084834111930165821</id><published>2010-11-14T14:45:00.001+07:00</published><updated>2010-11-17T17:37:44.614+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-11-17T17:37:44.614+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Khotbah Jumatan" /><title>Menjadi Lebih dari yang Kita Impikan</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Banyak orang yang berkata bahwa seseorang tidak harus menjadi sarjana agar dapat menghasilkan uang banyak. Mendengar hal itu kadang memupuskan semangat belajar kita sebagai mahasiswa. Tetapi lihat para sarjana yang telah berhasil menyelesaikan kuliah. Pikiran mereka begitu terasah karena mereka dibiasakan untuk selalu belajar dan menyelesaikan berbagai masalah dengan pola pikir mereka yang bertumbuh selama masa kuliah, bahkan masalah yang sebelumnya belum pernah ada. Orang-orang semacam inilah yang akan dipakai Tuhan. Tuhan tidak akan menggunakan orang-orang yang berpikiran tumpul untuk melakukan perkara-perkara yang besar, namun orang-orang cerdas.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita juga harus memiliki visi, mimpi, atau bisa kita sebut impian. Firman Tuhan mengatakan bahwa Yusuf, yang awal mulanya hanya seorang gembala, mampu menjadi salah seorang pemimpin yang besar di Mesir. Ini semua berawal dari mimpi-mimpi Yusuf. Ia melihat bahwa dirinya akan menjadi seseorang yang besar! Mimpi ini membuatnya dibenci saudara-saudaranya, sehingga ia dijual sebagai budak ke Mesir oleh mereka. Tetapi lihat apa yang dilakukan Tuhan kepada Yusuf sewaktu di Mesir. Ia telah membuat Yusuf menjadi salah seorang andalan Firaun, menjadi orang penting dalam pemerintahan Mesir. Mimpinya telah menjadi kenyataan! &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tuhan tidak hanya mampu membuat kita menjadi seperti yang telah kita impikan namun juga dapat membuat kita menjadi “lebih” dari yang kita impikan. Efesus 3:20 berkata, “Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita.” Namun bagaimanakah caranya? Roma 12:1-2 berkata, “Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.”&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi, kita dapat menjadi “lebih” dari yang telah kita impikan dengan menyamakan kehendak kita dengan kehendak Tuhan. Lakukanlah sesuatu yang benar, yang mulia, dan yang suci, sesuai dengan kehendak-Nya, niscaya Tuhan akan melakukan perkara yang besar pada diri kita dan bersama-sama dengan kita.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1917778412796553735-2084834111930165821?l=pmk-itb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pmk-itb.blogspot.com/feeds/2084834111930165821/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1917778412796553735&amp;postID=2084834111930165821" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/2084834111930165821?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/2084834111930165821?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/pmk-itb/~3/AYHwP3-_IVI/menjadi-lebih-dari-yang-kita-impikan.html" title="Menjadi Lebih dari yang Kita Impikan" /><author><name>PMK ITB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11206849405621231548</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="http://1.bp.blogspot.com/-T8dCWznUdeI/TiQv3-5bV4I/AAAAAAAAAqk/lVCXAzjmaTM/s1600/logo.png" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://pmk-itb.blogspot.com/2010/11/menjadi-lebih-dari-yang-kita-impikan.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkcMQnw5fSp7ImA9Wx5aFUk.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-1917778412796553735.post-5930587058585406227</id><published>2010-11-04T20:29:00.002+07:00</published><updated>2010-11-12T14:48:03.225+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-11-12T14:48:03.225+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Khotbah Jumatan" /><title>Home? Outside?</title><content type="html">&lt;div align="center" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: inherit;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;"Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian."&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;(Efesus 6:1)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Bagaimana  hidup kita di dalam dan di luar rumah? Apakah kita terlihat baik di  luar saja? Sebagai mahasiswa yang berintegritas, kita harus menunjukkan  diri apa adanya. Memiliki hidup yang transparan artinya tidak ada  perbedaan di dalam atau di luar rumah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Sebelum  kita membahas lebih lanjut tentang tema kita, mari kita pahami konteks  surat Paulus kepada jemaat Efesus. Efesus terdiri dari 6 pasal dan surat  ini merupakan rencana Tuhan kepada anak-anak-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: inherit;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Efesus 1-3 menjelaskan bagaimana kita ditebus Allah. Ada 3 tahap yaitu:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;1.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: inherit;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Diselamatkan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: inherit;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt; (Efesus 2:1-10)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Tuhan  menyelamatkan kita karena ini merupakan awal rencana Tuhan. Keselamatan  yang kita terima adalah anugerah. Keselamatan dapat kita peroleh, saat  dosa kita sudah dihapuskan oleh darah Kristus.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;2.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: inherit;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Disatukan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: inherit;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt; (Efesus 2:14)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Tuhan  sudah mempersatukan kita dengan Bapa. Dengan darah Kristus (Efesus  2:13), tembok pemisah telah dirubuhkan (Efesus 2:14), sehingga kita  menjadi kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota  keluarga Allah (Efesus 2:19).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;3.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: inherit;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Diutus&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: inherit;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt; (Efesus 3:10-11)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Kita diutus keluar untuk menyatakan Tuhan. Seperti tugas gereja, &lt;i&gt;eklesia&lt;/i&gt; yang artinya dipanggil keluar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 0.25in;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-indent: 0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Efesus  4-6 berisi tentang arahan praktis gereja, bagaimana hidup sebagai umat  yang sudah ditebus, baik pribadi maupun dalam hidup bersama.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-indent: 0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: inherit;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Kembali membahas tema kita. Dalam Efesus 6:1-4, ada 3 bagian yang dapat kita temukan, yaitu:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;1.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: inherit;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Taat di dalam Tuhan (Efesus 6:1)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;2.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: inherit;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Perintah yang penting (Efesus 6:2)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;3.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: inherit;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Janganlah bangkitkan amarah (Efesus 6:4)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; text-indent: 0.25in;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; text-indent: 0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Kita  sebagai anak mendapat perintah dari Tuhan, begitu juga orang tua kita.  Kita harus taat dan hormat kepada orang tua kita, karena itu merupakan  kewajiban. Orang tua kita juga diperintahkan Allah untuk tidak  membangkitkan amarah dan mendidik kita dalam dalam ajaran Tuhan.  Integeritas hidup dalam keluarga adalah buah dari pertumbuhan rohani  kita. Dalam melakukan perintah-Nya, ingatlah itu adalah tujuan penebusan  kita, yaitu "menjadikan Kristus sebagai kepala."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-indent: 0.25in;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-indent: 0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Jadi kalau hubungan kita dengan orang tua kita kurang baik, ampuni mereka. Berubahlah dengan pertolongan Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: inherit;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;GBU all&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: inherit;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1917778412796553735-5930587058585406227?l=pmk-itb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pmk-itb.blogspot.com/feeds/5930587058585406227/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1917778412796553735&amp;postID=5930587058585406227" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/5930587058585406227?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/5930587058585406227?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/pmk-itb/~3/qdQXKxulk5s/home-outside.html" title="Home? Outside?" /><author><name>PMK ITB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11206849405621231548</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="http://1.bp.blogspot.com/-T8dCWznUdeI/TiQv3-5bV4I/AAAAAAAAAqk/lVCXAzjmaTM/s1600/logo.png" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://pmk-itb.blogspot.com/2010/11/home-outside.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0UDR3w8cSp7ImA9Wx5aGEU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-1917778412796553735.post-2849942422846986201</id><published>2010-10-25T15:54:00.011+07:00</published><updated>2010-11-16T13:34:36.279+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-11-16T13:34:36.279+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Khotbah Jumatan" /><title>Pemimpin Berintegritas</title><content type="html">&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="font-family: inherit; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=1917778412796553735&amp;amp;postID=2849942422846986201" name="OLE_LINK2"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=1917778412796553735&amp;amp;postID=2849942422846986201" name="OLE_LINK1"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;"Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu."&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="font-family: inherit; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;(Filipi 4: 9)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="font-family: inherit; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Integritas (&lt;i&gt;integrity&lt;/i&gt;) adalah bertindak konsisten sesuai dengan nilai-nilai dan kebijakan organisasi serta kode etik profesi, walaupun dalam keadaan yang sulit untuk melakukan ini. Dengan kata lain, “satunya kata dengan perbuatan”. Mengomunikasikan maksud, ide dan perasaan secara terbuka, jujur, &amp;nbsp;dan langsung sekalipun dalam negosiasi yang sulit dengan pihak lain. Terdapat empat contoh wujud dari integritas, yaitu: lurus, tulus, jujur dan dapat diandalkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tentu saja semua wujud dari integritas ini ada dalam Yesus. Dan hal yang perlu kita lakukan sebagai anak Tuhan tentu saja adalah meneladani hidup Bapa kita ini (Filipi 4:9). Untuk menjadi pemimpin yang memiliki integritas, ada 4 hal utama yang harus kita imani:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraph" style="font-family: inherit; line-height: normal; margin: 0in 0in 0.0001pt 0.25in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;1.&lt;span style="-moz-font-feature-settings: normal; -moz-font-language-override: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;Kristus sebagai model&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit; line-height: normal; margin: 0in 0in 0.0001pt 0.25in;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Model bukan berarti layaknya model dunia yang memperagakan busana seperti di televisi loh :p, tapi yang dimaksudkan dengan Kristus sebagai model adalah kita menjadikan Kristus sebagai model atau pedoman kita dalam menjalani hidup. Kristuslah sebagai panutan dan tolak ukur kita dalam melakukan sesuatu hal.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraph" style="font-family: inherit; line-height: normal; margin: 0in 0in 0.0001pt 0.25in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;2.&lt;span style="-moz-font-feature-settings: normal; -moz-font-language-override: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;Injil sebagai dasar&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit; line-height: normal; margin: 0in 0in 0.0001pt 0.25in;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Layaknya memiliki dasar negara yaitu pancasila, yang menjadikan Indonesia berpegang pada pancasila demikian juga kita harus menjadikan injil sebagai dasar dan kita harus berpegang padanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraph" style="font-family: inherit; line-height: normal; margin: 0in 0in 0.0001pt 0.25in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;3.&lt;span style="-moz-font-feature-settings: normal; -moz-font-language-override: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;Tubuh Kristus sebagai tujuan panggilan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit; line-height: normal; margin: 0in 0in 0.0001pt 0.25in;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kita sebagai anak Tuhan memiliki panggilan untuk melayani Tuhan dan sesama kita dengan tubuh kristus sebagai tujuan panggilan kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraph" style="font-family: inherit; line-height: normal; margin: 0in 0in 0.0001pt 0.25in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;4.&lt;span style="-moz-font-feature-settings: normal; -moz-font-language-override: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;Kehidupan menyerupai Kristus&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit; line-height: normal; margin: 0in 0in 0.0001pt 0.25in;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dari beberapa hal yang telah dibahas diatas dapat diambil kesimpulan bahwa hal yang perlu dilakukan untuk menjadi pemimpin berintegritas adalah memiliki kehidupan menyerupai Kristus dan berpegang pada firman-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Integritas bukan hal yang tidak mungkin untuk kita capai. Yang dibutuhkan adalah kerja keras dan doa agar Tuhan memberikan Roh Kudus turun atas kita sehingga kita dapat memiliki sikap integritas tersebut dalam diri kita. Jadi, sudah tahu apa yang harus dilakukan sekarang?? :) :)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;  &lt;/span&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1917778412796553735-2849942422846986201?l=pmk-itb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pmk-itb.blogspot.com/feeds/2849942422846986201/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1917778412796553735&amp;postID=2849942422846986201" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/2849942422846986201?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/2849942422846986201?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/pmk-itb/~3/SBhmZbmwmko/pemimpin-berintegritas.html" title="Pemimpin Berintegritas" /><author><name>PMK ITB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11206849405621231548</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="http://1.bp.blogspot.com/-T8dCWznUdeI/TiQv3-5bV4I/AAAAAAAAAqk/lVCXAzjmaTM/s1600/logo.png" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://pmk-itb.blogspot.com/2010/10/pemimpin-berintegritas.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEcFQHY4eCp7ImA9Wx9RE00.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-1917778412796553735.post-6054046455372589589</id><published>2010-10-20T18:53:00.006+07:00</published><updated>2010-12-14T11:46:51.830+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-12-14T11:46:51.830+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Khotbah Jumatan" /><title>Pelayan Cap Jempol</title><content type="html">&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Oleh Kemurahan Allah kami telah menerima pelayanan ini. Karena itu kami tidak tawar hati&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;(2 Korintus 4:1)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small; line-height: 18px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Untuk menjadi pemimpin sejati, seseorang tidak cukup hanya memiliki kharisma dan kecakapan dalam memimpin orang di bawah pimpinanya. Pemimpin sejati adalah pemimpin yang melayani, bukan dilayani. Begitu juga dengan konsep pelayanan Kristen yang berdasar pada kekekalan. Pelayanan kita lakukan karena kita ciptaan Allah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pelayanan berdasarkan Perjanjian Baru mencakup 2 hal:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: blue;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;br /&gt;
Doulos&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; yang artinya budak. Hidup kita diatur oleh Tuhan, menjadi budak Tuhan. Pada Efesus 2 10, Tuhan sudah menyiapkan pekerjaan buat kita sebelum kita lahir.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: blue;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;br /&gt;
Diakonio&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; yang artinya pelayan. Di mana tugas kita melayani untuk orang lain. Pada 1 Petrus &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;st1:time hour="16" minute="10"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;4:10&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/st1:time&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; terkandung arti bahwa, pertama, kita semua diciptakan Tuhan mempunyai karunia atau talenta, yang Tuhan berikan sesuai dengan kehendak-Nya. Kedua, Ayat ini merupakan perintah langsung: “&lt;i&gt;Layanilah seorang akan yang lain&lt;/i&gt;.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraph" style="font-family: inherit; margin-left: 0in;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bagaimana pelayanan yang berintegritas? Apa kita sudah melayani sesuai dengan firman Tuhan? Karena pertanyaan-pertanyaan tersebut merupakan dasar pelayanan Kristen. Pelayanan yang sesuai firman Tuhan:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: blue;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: blue;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tidak tawar hati di tengah pergunjingan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraph" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kita melayani Tuhan merupakan karunia dari Tuhan, bukan dengan kekuatan kita. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; Roh Tuhan yang menghidupkan pelayanan yang kita lakukan. Namun, sebelum kita melayani, kita harus menerima Tuhan sebagiai Juru selamat karena kita sudah mendapatkan hidup sejati. Oleh karena itu, bangun hubungan spiritual dengan Tuhan dan miliki relasi yang intim dengan Tuhan. Maka kita akan memiliki dorongan dari dalam batin untuk melayani Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: blue;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: blue;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Melayani bukan untuk diri sendiri&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraph" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Seperti yang tertulis pada 2 Korintus 4:7, Yohanes menganggap dirinya sebagai tanah liat yang akan dibentuk menjadi bejana. Tanah liat merupakan bahan yang rapuh dan mudah pecah. Yohanes menganggap dirinya lemah di hadapan Tuhan. Tuhan juga mengizinkan kita mengalami saat-saat lemah supaya kita bersandar kepada Tuhan. Di mana kita menyadari kelemahan kita, kita akan merendahkan diri, intropeksi diri kita di hadapan Tuhan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: blue;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Penutup, Matius 6: 1 dan 4&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Setialah melayani Tuhan, karena kita hidup di hadapan Allah, jangan kita melayani supaya dilihat orang. Mari kita melayani Tuhan karena kita sadar betapa baiknya Tuhan dalam hidup kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;GBU &lt;i&gt;all&lt;/i&gt;...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1917778412796553735-6054046455372589589?l=pmk-itb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pmk-itb.blogspot.com/feeds/6054046455372589589/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1917778412796553735&amp;postID=6054046455372589589" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/6054046455372589589?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/6054046455372589589?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/pmk-itb/~3/-jCIS-X3EkM/pelayan-cap-jempol.html" title="Pelayan Cap Jempol" /><author><name>PMK ITB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11206849405621231548</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="http://1.bp.blogspot.com/-T8dCWznUdeI/TiQv3-5bV4I/AAAAAAAAAqk/lVCXAzjmaTM/s1600/logo.png" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://pmk-itb.blogspot.com/2010/10/pelayan-cap-jempol.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DU8BR3Y8fip7ImA9Wx5aFUk.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-1917778412796553735.post-8707516138188766934</id><published>2010-10-12T20:58:00.002+07:00</published><updated>2010-11-12T14:44:16.876+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-11-12T14:44:16.876+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Khotbah Jumatan" /><title>Integritas Daniel</title><content type="html">&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;“&lt;i&gt;Daniel berketetapan untuk tidak menajiskan dirinya dengan santapan raja dan dengan anggur yang biasa diminum raja; dimintanyalah kepada pemimpin pegawai istana itu, supaya ia tak usah menajiskan dirinya.”&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;(&lt;/i&gt;Daniel 1:8)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pada jaman sekarang, teknologi kian berkembang pesat, menyebabkan manusia untuk memperoleh kemudahan-kemudahan yang tidak bisa didapatkan pada 5 atau 10 tahun ke belakang. &lt;span style="font-family: inherit;"&gt;Tapi kemudahan-kemudahan tersebut justru menyebabkan manusia kian tak bertanggung jawab&lt;/span&gt;. Lihat saja budaya &lt;i&gt;copy-paste&lt;/i&gt; yang sering terjadi di kalangan mahasiswa. Dengan bangganya mereka mengatakan bahwa karya &lt;i&gt;copy-paste &lt;/i&gt;mereka sebagai karya “orisinil”. Namun begitu pertanggungjawaban diminta, mereka tidak bisa berbuat apa-apa. Mereka tidak mengerti apa yang telah mereka tulis karena karya tersebut tidak mengakar di dalam otak mereka. Mereka tidak memiliki integritas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pada jaman Nebukadnezar, empat orang Yehuda dipilih untuk melayani raja di istana, tentunya bukan orang-orang yang sembarangan karena mereka adalah keturunan raja dan kaum bangsawan. Mereka adalah orang-orang yang juga memiliki kemampuan &lt;/span&gt;&lt;span style="color: blue; font-size: small;"&gt;sepuluh kali lebih cerdas&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; daripada orang-orang seangkatannya. Bukan berarti mereka bisa berbuat lebih seenaknya daripada orang-orang biasa tapi&lt;/span&gt;&lt;span style="color: blue; font-size: small;"&gt; justru tanggung jawab mereka lebih besar.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; Salah satu dari empat orang itu adalah Daniel.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Daniel sebagai orang berintegritas&lt;/span&gt;&lt;span style="color: blue; font-size: small;"&gt; mau bersaksi&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; di dalam istana raja dengan tidak menyantap makanan-makanan lezat a la menu raja, namun ia lebih memilih untuk menyantap sayuran meskipun sayuran tersebut kalah menariknya daripada makanan raja. Ia mau menunjukkan kepada orang-orang yang tidak percaya bahwa Ia tidak mau menajiskan dirinya di hadapan Allah yang berarti pula &lt;/span&gt;&lt;span style="color: blue; font-size: small;"&gt;menunjukkan rasa takutnya pada Allah.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; Dengan kesaksiannya tersebut, Daniel&lt;/span&gt;&lt;span style="color: blue; font-size: small;"&gt; mendapat karunia Allah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; berupa kasih dan sayang dari pemimpin pegawai istana.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;Daniel dan ketiga kawannya juga saling berkomunitas agar dapat menjadi terang di dalam istana raja. Mereka &lt;/span&gt;&lt;span style="color: blue; font-size: small;"&gt;saling mengolah diri dan belajar berintegritas serta menjaga integritas tersebut&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;. Mereka bersama-sama bersaksi tentang Allah di dalam istana raja di mana hampir seluruh penghuninya tidak mengenal Allah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dari rangkuman khotbah Jumat kali ini ada tiga poin penting mengenai integritas yang dapat kita petik dari tokoh Daniel:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: blue; font-size: small;"&gt;Memiliki kemampuan/dasar untuk berintegritas (berpengetahuan);&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Berani mengambil sikap dan tanggung jawab atas keputusannya;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Mampu menghadapi dan memenuhi tuntutan yang besar.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Demikian rangkuman khotbah Jumat kali ini, semoga bisa menjadi berkat bagi kita semua. Amin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1917778412796553735-8707516138188766934?l=pmk-itb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pmk-itb.blogspot.com/feeds/8707516138188766934/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1917778412796553735&amp;postID=8707516138188766934" title="1 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/8707516138188766934?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/8707516138188766934?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/pmk-itb/~3/j6626AdWC2s/integritas-daniel.html" title="Integritas Daniel" /><author><name>PMK ITB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11206849405621231548</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="http://1.bp.blogspot.com/-T8dCWznUdeI/TiQv3-5bV4I/AAAAAAAAAqk/lVCXAzjmaTM/s1600/logo.png" /></author><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://pmk-itb.blogspot.com/2010/10/integritas-daniel.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;D0ADR3o_cCp7ImA9Wx5bEk4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-1917778412796553735.post-6076325002579609049</id><published>2010-10-06T15:15:00.003+07:00</published><updated>2010-10-28T10:16:16.448+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-10-28T10:16:16.448+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Khotbah Jumatan" /><title>Integritas Waktu</title><content type="html">&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;“Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus Aku, selama masih siang; akan datang malam, dimana tidak ada seorang pun yang dapat bekerja.”&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;(Yohanes 9 : 4) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 1cm;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Waktu adalah salah satu bentuk dimensi yang dimiliki oleh setiap orang tanpa terkecuali. Setiap orang memiliki waktu yang sama, 365 hari setahun, 24 jam sehari, 60 menit setiap jam, dan seterusnya. Sehingga, dengan waktu yang dimilikinya, tiap orang dapat melakukan berbagai hal.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 1cm;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-left: 21.3pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;·&lt;span style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span style="color: #0b5394;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #0b5394;"&gt;Beraktivitas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-left: 21.3pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Allah selalu beraktivitas, Ia menciptakan langit dan bumi, Ia yang menciptakan kita, Ia yang mengatur kehidupan semua manusia di dunia ini. Begitu banyak pekerjaan Allah yang dapat kita rasakan. Ia menjadi contoh bagi kita. Sebagai pengikut Allah, kita tidak boleh hanya diam dan tidak melakukan apa-apa. Banyak pekerjaan menanti kita. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-left: 21.3pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;·&lt;span style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span style="color: #3d85c6;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #0b5394;"&gt;Berprestasi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-left: 21.3pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dengan waktu yang tersedia bagi kita, jangan sampai kita menyia-nyiakan karunia yang diberikan Allah. Masih banyak potensi diri yang dapat dikembangkan, sehingga akhirnya membuahkan hasil prestasi yang menyenangkan hati Allah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-left: 21.3pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;·&lt;span style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span style="color: #0b5394;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #0b5394;"&gt;Menjadi berkat bagi orang lain &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-left: 21.3pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Menjadi berkat bukanlah suatu hal yang sulit. Kita bisa menaburkan berkat bagi banyak orang dengan apa yang kita lakukan, apa yang kita katakan, bahkan hanya dengan sebaris kalimat doa. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-left: 0cm; text-align: justify; text-indent: 1cm;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-left: 0cm; text-align: justify; text-indent: 1cm;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sebagai seseorang yang memiliki integritas waktu, kita harus memiliki kejujuran dalam &lt;span style="color: #0b5394;"&gt;menghargai waktu&lt;span style="color: black;"&gt;,&lt;/span&gt; memanfaatkan waktu &lt;span style="color: black;"&gt;dengan baik, dan&lt;/span&gt; mengatur waktu&lt;/span&gt; yang diberikan Tuhan. Mahasiswa dengan segudang kegiatan haruslah mulai bekerja keras, dan membuat skala prioritas agar semua kegiatan dapat terorganisir dengan baik.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-left: 0cm; text-align: justify; text-indent: 1cm;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-left: 0cm; text-align: justify; text-indent: 1cm;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Yang terpenting, kita harus bisa menghargai waktu. Tidak seorangpun yang tahu, kapan kita akan dipanggil Tuhan. Apakah kita sudah hidup sesuai kehendak Allah? Apakah kita sudah menjadi berkat bagi orang lain? Jangan sampai semuanya terlambat. Hidup ini sangat singkat. Oleh karena itu, pergunakanlah waktu dengan sebaik-baiknya. Jadikanlah hari ini seakan-akan menjadi hari terakhir untuk kita, agar waktu yang diberikan Tuhan dapat kita ubah menjadi sesuatu yang berharga bagi diri kita, orang lain, dan terutama bagi Allah sendiri. Tuhan memberkati. :)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1917778412796553735-6076325002579609049?l=pmk-itb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pmk-itb.blogspot.com/feeds/6076325002579609049/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1917778412796553735&amp;postID=6076325002579609049" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/6076325002579609049?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/6076325002579609049?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/pmk-itb/~3/xIbQrhWJOO4/integritas-waktu.html" title="Integritas Waktu" /><author><name>PMK ITB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11206849405621231548</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="http://1.bp.blogspot.com/-T8dCWznUdeI/TiQv3-5bV4I/AAAAAAAAAqk/lVCXAzjmaTM/s1600/logo.png" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://pmk-itb.blogspot.com/2010/10/integritas-waktu.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;D08HSXYzfyp7ImA9Wx5bEk4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-1917778412796553735.post-6746673773505185814</id><published>2010-09-11T11:57:00.003+07:00</published><updated>2010-10-28T10:17:18.887+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-10-28T10:17:18.887+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Khotbah Jumatan" /><title>The Pursuit of Holiness</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_iI_9b9vNzxI/TJYPoGWvEWI/AAAAAAAAAUw/e4qAHIgip8o/s1600/pursuit-of-holiness.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://3.bp.blogspot.com/_iI_9b9vNzxI/TJYPoGWvEWI/AAAAAAAAAUw/e4qAHIgip8o/s400/pursuit-of-holiness.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="line-height: 115%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;”Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Bolehkah kita bertekun dalam dosa, supaya semakin bertambah kasih karunia itu? Sekali-kali tidak! Bukankah kita telah mati bagi dosa, bagaimanakah kita masih dapat hidup di dalamnya?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span lang="IN" style="line-height: 115%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;(Roma 6 : 1-2)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="line-height: 115%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 1cm;"&gt;&lt;span lang="IN" style="line-height: 115%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Dalam kehidupan kita sehari-hari sebagai mahasiswa, ada banyak hal yang membuat kita benar-benar jauh dari kata ‘kudus’. Bolos kuliah, malas mengerjakan tugas, menyontek saat UTS, mengeluh ini-itu, pornografi, dan lain-lain. Cobaan-cobaan semacam ini sangat sulit untuk dihindari, apalagi kalau sudah menjadi suatu kebiasaan. Karena itulah, melalui jumatan minggu ini kita diajak untuk merenungkan tema mengejar kekudusan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 1cm;"&gt;&lt;span lang="IN" style="line-height: 115%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Dalam ayat penuntun yang diambil dari Roma 6:1-2, dapat diambil 2 kata penting. Yang pertama, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0b5394;"&gt;sempurna&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;. Sempurna berarti tidak berdosa, tidak bercela. Dalam &lt;span class="Apple-style-span" style="color: #3d85c6;"&gt;Roma 3:10&lt;/span&gt; dikatakan bahwa tidak ada seorangpun yang benar. Tidak ada manusia yang sempurna. Padahal awalnya manusia diciptakan sempurna serupa dengan gambar Allah. Yang menyebabkan manusia menjadi tidak sempurna adalah saat manusia jatuh ke dalam dosa. Namun, kesempurnaan tersebut masih bisa kita dapatkan kembali, melalui iman kita akan Yesus Kristus yang telah mati menebus dosa kita. Kekudusan Bapa telah melingkupi kita, dan yang menjadi pertanyaan buat kita adalah, apakah kita sudah tinggal dalam kekudusan itu? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 1cm;"&gt;&lt;span lang="IN" style="line-height: 115%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Kata yang kedua ialah &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cc0000;"&gt;Yesus&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;. Yesus merupakan sosok yang benar-benar sempurna. Dia kudus. Kudus berarti suci, bersih. Dalam Ibrani 4:15 dikatakan bahwa Yesus sama dengan kita, Dia juga pernah dicobai. Hanya saja, Dia tidak berdosa. Dia tetap kudus. Berbeda dengan manusia, jika kita mendapat pencobaan, seringkali kita jatuh terjerumus ke dalam dosa. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span lang="IN" style="line-height: 115%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span lang="IN" style="line-height: 115%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Jadi, apa yang harus kita lakukan &lt;span class="Apple-style-span" style="color: red;"&gt;sekarang&lt;/span&gt; untuk mendapatkan kembali kekudusan itu? Kita harus &lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cc0000;"&gt;tinggal menetap&lt;/span&gt; di dalam kekudusan Tuhan. Buatlah keputusan saat ini juga, katakan tidak untuk dosa, dan katakan ya untuk kudus! Mulailah menaburkan terang Kristus ke sekeliling kita melalui segala pikiran, perkataan, dan tindakan kita. Ingat, bukan mustahil untuk menjadi kudus. Mari kita mulai mengejar kekudusan! Tuhan memberkati.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;J&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1917778412796553735-6746673773505185814?l=pmk-itb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pmk-itb.blogspot.com/feeds/6746673773505185814/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1917778412796553735&amp;postID=6746673773505185814" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/6746673773505185814?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/6746673773505185814?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/pmk-itb/~3/PbQLnnTvjoM/pursuit-of-holiness.html" title="The Pursuit of Holiness" /><author><name>PMK ITB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11206849405621231548</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="http://1.bp.blogspot.com/-T8dCWznUdeI/TiQv3-5bV4I/AAAAAAAAAqk/lVCXAzjmaTM/s1600/logo.png" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_iI_9b9vNzxI/TJYPoGWvEWI/AAAAAAAAAUw/e4qAHIgip8o/s72-c/pursuit-of-holiness.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://pmk-itb.blogspot.com/2010/09/pursuit-of-holiness.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkUBRHc9eyp7ImA9WxFQFEw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-1917778412796553735.post-9153643802171285745</id><published>2010-05-09T20:04:00.000+07:00</published><updated>2010-05-09T20:04:15.963+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-05-09T20:04:15.963+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Khotbah Jumatan" /><title>Hidupku Kesaksianku</title><content type="html">&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: #f4cccc;"&gt;Yesaya 61:3-4&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Apakah kita merasa sebagai orang Kristen?&lt;br /&gt;
Sudahkah orang-orang sekitar kita mengetahuinya?&lt;br /&gt;
Apa bukti kekristenan kita?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Dapatkah kita menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas? Atau kita hanya dapat menjawab 1, atau 2 saja? Atau, kita bingung bagaimana menjawabnya?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Kekristenan itu lebih dari sekedar memiliki KTP berstatus agama Kristen. Bukan sekedar memakai kalung salib ke manapun kita pergi. Bukan juga dengan setiap hari membaca Alkitab, bahkan menghapal semua ayat di Alkitab.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Saat ini dapat dikatakan kekristenan telah kehilangan jati dirinya. Mengapa dapat dikatakan demikian? Coba saja kita lihat, di dunia public figure kita, misalnya saja artis-artis. Perceraian, kasus hamil di luar nikah, narkoba, kerap mewarnai dunia artis. Yang tak dapat disangkal, beberapa dari mereka berstatus Kristen.  Di gereja, majelis jemaat terlibat korupsi,bahkan menurut kisah dari pembicara kita, Mas Lukas, ada seseorang yang tidak mau pergi ke gereja, karena dia mengenali majelis jemaat di gereja itu,yang ternyata sering bermain judi bersama-sama. Bagaimana orang tersebut dapat percaya, bila kita sendiri tidaklah memberikan kesaksian melalui hidup kita?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Penyebabnya adalah, gereja yang sekarang telah mapan, kehilangan hakikat penyelamatan. Sekarang ini keselamatan itu seolah-olah bagaikan ‘tiket’ menuju ke Surga yang berarti kekekalan dan kebahagiaan. Padahal, akibat tiket itu, kita pindah dari ‘warga kerajaan dunia’ ke ‘warga kerajaan Allah’. Itu berarti, tugas kita semakin besar, karena bukan hanya perubahan status yang terjadi, tapi juga membawa konsekuensi pada hidup kita.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0b5394;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: #cfe2f3;"&gt;Matius 5:13-16&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Allah menyatakan, kita adalah ‘garam’ dan ‘terang’, bukan memerintahkan kita agar menjadi ‘garam’ dan ‘terang’. Secara ‘default’, jati diri sebagai ‘garam’ dan ‘terang’ sudah tertanam dalam diri kita. Jati diri kita yang sejati, yang merupakan anugerah Allah, bukan usaha manusia, tidaklah pantas diwarnai dengan kesombongan, apalagi kita main-main dan menyia-nyiakannya. Kita dipanggil untuk berbeda dengan dunia. Bila kita merasa nyaman dengan apa yang ada dalam diri kita sekarang, mungkin kita telah menjadi sama dengan ‘dunia’.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Garam  : pengawet, mencegah kebusukan, sebagai bumbu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Terang  : menelanjangi kegelapan, menunjukkan jalan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Yesus mengajarkan kita, Dia bukan hanya berkotbah, namun juga menyembuhkan dan memberi mujizat, membalikkan pikiran orang farisi yang salah. Yesus telah memiliki peran tersendiri di dunia. Sebagai pengikutNya, kita pun harus menyangkal diri dan mengikut Dia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Maksudnya, Yesus tidak hanya menyebarkan teori-teori dan menegur yang salah saja, tapi Dia mempraktekkannya pada orang banyak agar berdampak dan menunjukkan kebenaran yang sejati.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Dalam contoh garam dan terang ini, kita bukan hanya mengawetkan, mencegah kebusukan dan menelanjangi kegelapan yang dapat diartikan menegur kesalahan. Kita pun dituntut sebagai bumbu dan petunjuk jalan yang berarti memberikan petunjuk kualitas hidup sejati sesuai dengan yang Allah inginkan yaitu melakukan kebenaran.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Coba kita evaluasi diri, apakah hidup kita sehari-hari telah mencerminkan kehidupan Kristen yang sesungguhnya? Sudahkan kita mencerminkan gambaran Allah dan memberikan kesaksian melalui hidup kita?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Bila tidak, sama saja kita seperti menjadi garam yang tidak lagi asin dan terang yang meredup, hampir mati. Tidak ada gunanya lagi, hidup kita seakan sia-sia. Bahkan mungkin kekristenan kita adalah sesuatu yang diragukan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Bila daging busuk, jangan salahkan dagingya, tapi mana garamnya?&lt;br /&gt;
Bila ruang gelap, jangan salahkan ruangya, tapi mana terangnya?&lt;br /&gt;
Bila dunia rusak, jangan salahkan dunianya, tapi mana orang kristennya?&lt;br /&gt;
Apakah kita telah menjadi pohon Tarbantin Kebenaran Allah?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1917778412796553735-9153643802171285745?l=pmk-itb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pmk-itb.blogspot.com/feeds/9153643802171285745/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1917778412796553735&amp;postID=9153643802171285745" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/9153643802171285745?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/9153643802171285745?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/pmk-itb/~3/Gh72ls6PxIg/hidupku-kesaksianku.html" title="Hidupku Kesaksianku" /><author><name>PMK ITB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11206849405621231548</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="http://1.bp.blogspot.com/-T8dCWznUdeI/TiQv3-5bV4I/AAAAAAAAAqk/lVCXAzjmaTM/s1600/logo.png" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://pmk-itb.blogspot.com/2010/05/hidupku-kesaksianku.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;Ck8MR3w4eSp7ImA9WxFRE00.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-1917778412796553735.post-467681362722685547</id><published>2010-04-26T23:54:00.000+07:00</published><updated>2010-04-26T23:54:46.231+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-04-26T23:54:46.231+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Khotbah Jumatan" /><title>Panggilan Hidup cs. Teman Hidup</title><content type="html">&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5Cda_qiu%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C02%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5Cda_qiu%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C02%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5Cda_qiu%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C02%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;
&lt;!--
 /* Font Definitions */
 @font-face
	{font-family:Wingdings;
	panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0;
	mso-font-charset:2;
	mso-generic-font-family:auto;
	mso-font-pitch:variable;
	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;}
@font-face
	{font-family:"Cambria Math";
	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;
	mso-font-charset:0;
	mso-generic-font-family:roman;
	mso-font-pitch:variable;
	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 415 0;}
@font-face
	{font-family:Calibri;
	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;
	mso-font-charset:0;
	mso-generic-font-family:swiss;
	mso-font-pitch:variable;
	mso-font-signature:-520092929 1073786111 9 0 415 0;}
 /* Style Definitions */
 p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal
	{mso-style-unhide:no;
	mso-style-qformat:yes;
	mso-style-parent:"";
	margin-top:0cm;
	margin-right:0cm;
	margin-bottom:10.0pt;
	margin-left:0cm;
	line-height:115%;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:11.0pt;
	font-family:"Calibri","sans-serif";
	mso-ascii-font-family:Calibri;
	mso-ascii-theme-font:minor-latin;
	mso-fareast-font-family:Calibri;
	mso-fareast-theme-font:minor-latin;
	mso-hansi-font-family:Calibri;
	mso-hansi-theme-font:minor-latin;
	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
p.MsoListParagraph, li.MsoListParagraph, div.MsoListParagraph
	{mso-style-priority:34;
	mso-style-unhide:no;
	mso-style-qformat:yes;
	margin-top:0cm;
	margin-right:0cm;
	margin-bottom:10.0pt;
	margin-left:36.0pt;
	mso-add-space:auto;
	line-height:115%;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:11.0pt;
	font-family:"Calibri","sans-serif";
	mso-ascii-font-family:Calibri;
	mso-ascii-theme-font:minor-latin;
	mso-fareast-font-family:Calibri;
	mso-fareast-theme-font:minor-latin;
	mso-hansi-font-family:Calibri;
	mso-hansi-theme-font:minor-latin;
	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
p.MsoListParagraphCxSpFirst, li.MsoListParagraphCxSpFirst, div.MsoListParagraphCxSpFirst
	{mso-style-priority:34;
	mso-style-unhide:no;
	mso-style-qformat:yes;
	mso-style-type:export-only;
	margin-top:0cm;
	margin-right:0cm;
	margin-bottom:0cm;
	margin-left:36.0pt;
	margin-bottom:.0001pt;
	mso-add-space:auto;
	line-height:115%;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:11.0pt;
	font-family:"Calibri","sans-serif";
	mso-ascii-font-family:Calibri;
	mso-ascii-theme-font:minor-latin;
	mso-fareast-font-family:Calibri;
	mso-fareast-theme-font:minor-latin;
	mso-hansi-font-family:Calibri;
	mso-hansi-theme-font:minor-latin;
	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
p.MsoListParagraphCxSpMiddle, li.MsoListParagraphCxSpMiddle, div.MsoListParagraphCxSpMiddle
	{mso-style-priority:34;
	mso-style-unhide:no;
	mso-style-qformat:yes;
	mso-style-type:export-only;
	margin-top:0cm;
	margin-right:0cm;
	margin-bottom:0cm;
	margin-left:36.0pt;
	margin-bottom:.0001pt;
	mso-add-space:auto;
	line-height:115%;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:11.0pt;
	font-family:"Calibri","sans-serif";
	mso-ascii-font-family:Calibri;
	mso-ascii-theme-font:minor-latin;
	mso-fareast-font-family:Calibri;
	mso-fareast-theme-font:minor-latin;
	mso-hansi-font-family:Calibri;
	mso-hansi-theme-font:minor-latin;
	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
p.MsoListParagraphCxSpLast, li.MsoListParagraphCxSpLast, div.MsoListParagraphCxSpLast
	{mso-style-priority:34;
	mso-style-unhide:no;
	mso-style-qformat:yes;
	mso-style-type:export-only;
	margin-top:0cm;
	margin-right:0cm;
	margin-bottom:10.0pt;
	margin-left:36.0pt;
	mso-add-space:auto;
	line-height:115%;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:11.0pt;
	font-family:"Calibri","sans-serif";
	mso-ascii-font-family:Calibri;
	mso-ascii-theme-font:minor-latin;
	mso-fareast-font-family:Calibri;
	mso-fareast-theme-font:minor-latin;
	mso-hansi-font-family:Calibri;
	mso-hansi-theme-font:minor-latin;
	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
.MsoChpDefault
	{mso-style-type:export-only;
	mso-default-props:yes;
	mso-ascii-font-family:Calibri;
	mso-ascii-theme-font:minor-latin;
	mso-fareast-font-family:Calibri;
	mso-fareast-theme-font:minor-latin;
	mso-hansi-font-family:Calibri;
	mso-hansi-theme-font:minor-latin;
	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
.MsoPapDefault
	{mso-style-type:export-only;
	margin-bottom:10.0pt;
	line-height:115%;}
@page Section1
	{size:612.0pt 792.0pt;
	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;
	mso-header-margin:36.0pt;
	mso-footer-margin:36.0pt;
	mso-paper-source:0;}
div.Section1
	{page:Section1;}
 /* List Definitions */
 @list l0
	{mso-list-id:132866136;
	mso-list-type:hybrid;
	mso-list-template-ids:-1697362276 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;}
@list l0:level1
	{mso-level-number-format:bullet;
	mso-level-text:;
	mso-level-tab-stop:none;
	mso-level-number-position:left;
	text-indent:-18.0pt;
	font-family:Symbol;}
@list l1
	{mso-list-id:1775780025;
	mso-list-type:hybrid;
	mso-list-template-ids:1335653238 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;}
@list l1:level1
	{mso-level-number-format:bullet;
	mso-level-text:;
	mso-level-tab-stop:none;
	mso-level-number-position:left;
	text-indent:-18.0pt;
	font-family:Symbol;}
ol
	{margin-bottom:0cm;}
ul
	{margin-bottom:0cm;}
--&gt;
&lt;/style&gt;  &lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;“Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?”&lt;/i&gt;&amp;nbsp; (II Korintus 6:14)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Tema Jumatan ini memang sangat pas untuk anak muda. Inilah masalah yang seringkali muncul pada benak anak-anak muda karena keduanya berhubungan dengan masa depan. Bila panggilan hidup dan teman hidup ternyata memiliki hubungan, manakah yang harus kita persiapkan terlebih dahulu? Apakah kita harus mencari dahulu teman hidup kita dan bertumbuh bersama untuk mendapatkan panggilan hidup? Ataukah kita harus mencari dulu masing-masing panggilan hidup kita, baru mencari pasangan hidup kita yang sepanggilan dengan kita?&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ternyata seharusnya kita mencari dahulu panggilan hidup kita, baru memikirkan tentang pasangan hidup. Namun, pada prakteknya yang terjadi adalah kita cenderung mencari dahulu teman hidup, baru memikirkan tentang panggilan hidup kita.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Pada awalnya konsep teman hidup sendiri diawali karena Tuhan melihat manusia pertama hanya seorang diri, maka Allah memberikan pasangan yang sepadan.&amp;nbsp; Lalu, apakah jodoh itu di tangan Tuhan? Ternyata bukan bergitu. Ini adalah kebebasan yang Allah berikan pada kita untuk memilih, selain pasangan, hidup kita nanti pun dapat kita pilih. Maka, kita janganlah salah pilih. Agar tidak salah pilih pun, kita harus memiliki dasar akan firman Tuhan yang kuat dan harus didasari takut akan Tuhan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kita harus ingat, dalam diri seseorang ada 2 hal:&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Hal yang tidak dapat kita ubah [harus kita terima dengan ucapan syukur dengan apa adanya sebagai pasangan]&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Hal yang bisa kita ubah dari diri pasangan kita &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kemudian, maksud terang tidak sama dengan gelap dalam ayat ini adalah menerangi kegelapan, bukan berkompromi dengan kegelapan. Terang tidak dapat bersatu dengan kegelapan. Itulah sebabnya Tuhan memberikan kepada kita pasangan yang sepadan. Sepadan berarti seimbang, tidak lebih tinggi maupun lebih rendah dari kita. Dalam mencari teman hidup sendiri, ada 2 kesepadanan yang dapat kita lihat:&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Sepadan dalam iman kepercayaan&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;Apakah pasangan kita memiliki Allah yang sama dengan yang kita sembah, dan apakah pasangan kita mengasihi TuhanNya? Itulah hal yang dapat kita lihat sebagai evaluasi apakah seseorang memiliki kesepadanan dalam hal kepercayaan dengan kita.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Sepadan dalam hal kedewasaan&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="text-align: justify;"&gt;Jangan sampai dalam suatu hubungan salah satu pihak memiliki keegoisan yang tinggi/ dapat dikatakan tidak dewasa. Namun, kedewasaan bukanlah dilihat dari usia saja. Kedewasaan dapat dilihat dari cara orang tersebut menghadapi dan memecahkan masalah-masalah dalam hidupnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Selamat berjuang mencari &lt;b&gt;panggilan hidupmu&lt;/b&gt;, dan temukan &lt;b&gt;teman hidup yang ‘sepadan’&lt;/b&gt; serta berkenan di mata Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1917778412796553735-467681362722685547?l=pmk-itb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pmk-itb.blogspot.com/feeds/467681362722685547/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1917778412796553735&amp;postID=467681362722685547" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/467681362722685547?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/467681362722685547?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/pmk-itb/~3/67XjcFeGv90/panggilan-hidup-cs-teman-hidup.html" title="Panggilan Hidup cs. Teman Hidup" /><author><name>PMK ITB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11206849405621231548</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="http://1.bp.blogspot.com/-T8dCWznUdeI/TiQv3-5bV4I/AAAAAAAAAqk/lVCXAzjmaTM/s1600/logo.png" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://pmk-itb.blogspot.com/2010/04/panggilan-hidup-cs-teman-hidup.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEcBQ308fyp7ImA9Wx9RE0o.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-1917778412796553735.post-7046187309018356473</id><published>2010-04-22T20:07:00.002+07:00</published><updated>2010-12-15T08:20:52.377+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-12-15T08:20:52.377+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Publikasi" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Paskah" /><title>PMK ITB: Paskah Kita</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_iI_9b9vNzxI/S8kF7ZMNA3I/AAAAAAAAAfo/E_crfidVhUE/s1600/Paskah+%2528Crimson+Ed.%2529.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="640" src="http://4.bp.blogspot.com/_iI_9b9vNzxI/S8kF7ZMNA3I/AAAAAAAAAfo/E_crfidVhUE/s640/Paskah+%2528Crimson+Ed.%2529.jpg" width="451" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://pmk-itb.blogspot.com/2010/04/paskah-kita.html"&gt;PMK ITB: Paskah Kita&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1917778412796553735-7046187309018356473?l=pmk-itb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pmk-itb.blogspot.com/feeds/7046187309018356473/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1917778412796553735&amp;postID=7046187309018356473" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/7046187309018356473?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/7046187309018356473?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/pmk-itb/~3/0pKam-GAi8A/pmk-itb-paskah-kita.html" title="PMK ITB: Paskah Kita" /><author><name>PMK ITB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11206849405621231548</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="http://1.bp.blogspot.com/-T8dCWznUdeI/TiQv3-5bV4I/AAAAAAAAAqk/lVCXAzjmaTM/s1600/logo.png" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_iI_9b9vNzxI/S8kF7ZMNA3I/AAAAAAAAAfo/E_crfidVhUE/s72-c/Paskah+%2528Crimson+Ed.%2529.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://pmk-itb.blogspot.com/2010/04/pmk-itb-paskah-kita.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;D0EDRXo9eyp7ImA9WxFSFEs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-1917778412796553735.post-144027793315790786</id><published>2010-04-12T21:50:00.003+07:00</published><updated>2010-04-17T07:54:34.463+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-04-17T07:54:34.463+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Publikasi" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Referensi" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Paskah" /><title>Paskah Kita</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_iI_9b9vNzxI/S8kF7ZMNA3I/AAAAAAAAAQ4/TfeA29O4k_M/s512/Paskah%20%28Crimson%20Ed.%29.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="640" src="http://4.bp.blogspot.com/_iI_9b9vNzxI/S8kF7ZMNA3I/AAAAAAAAAQ4/TfeA29O4k_M/s640/Paskah%20%28Crimson%20Ed.%29.jpg" width="451" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;Hai teman-teman PMK ITB! Walaupun Paskah sudah lewat, tapi semangatnya masih ada di dalam hati kita, 'kan? Tanggal 23 April 2010, di Aula Barat, kami panitia Paskah PMK 2010 akan berusaha menjembatani pembangunan hubungan kita dengan Kristus. Ayat tema Paskah tahun ini diambil dari Filipi 3:10-11.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;Oh, dan buat yang tertarik buat kirim &lt;i&gt;du-du&lt;/i&gt; (itu lho, yang kolom salam--dari dan untuk) di Sangkakala edisi Paskah ini, hubungi Jessica di 08174169635. Murah kok, cuma Rp 1000/100 karakter. Bisa dibikin anonim juga kok ^_^.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;Akhir kata, sampai ketemu di Paskah kita! GBU All!&lt;/div&gt;&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" style="border-collapse: collapse; width: 261px;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr height="20" style="height: 15pt;"&gt;&lt;td class="xl66" height="20" style="height: 15pt; width: 196pt;" width="261"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1917778412796553735-144027793315790786?l=pmk-itb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pmk-itb.blogspot.com/feeds/144027793315790786/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1917778412796553735&amp;postID=144027793315790786" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/144027793315790786?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/144027793315790786?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/pmk-itb/~3/12cuHMi_h-s/paskah-kita.html" title="Paskah Kita" /><author><name>PMK ITB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11206849405621231548</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="http://1.bp.blogspot.com/-T8dCWznUdeI/TiQv3-5bV4I/AAAAAAAAAqk/lVCXAzjmaTM/s1600/logo.png" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_iI_9b9vNzxI/S8kF7ZMNA3I/AAAAAAAAAQ4/TfeA29O4k_M/s72-c/Paskah%20%28Crimson%20Ed.%29.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://pmk-itb.blogspot.com/2010/04/paskah-kita.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkAGRnw5cSp7ImA9WxFTF04.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-1917778412796553735.post-8802710761662684378</id><published>2010-04-07T23:02:00.003+07:00</published><updated>2010-04-08T20:52:07.229+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-04-08T20:52:07.229+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel" /><title>Jagalah Kekudusan (Ibrani 12:1-17)</title><content type="html">&lt;style&gt;
&lt;!--
 /* Font Definitions */
 @font-face
 {font-family:Wingdings;
 panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0;
 mso-font-charset:2;
 mso-generic-font-family:auto;
 mso-font-pitch:variable;
 mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;}
@font-face
 {font-family:"Cambria Math";
 panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;
 mso-font-charset:1;
 mso-generic-font-family:roman;
 mso-font-format:other;
 mso-font-pitch:variable;
 mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}
@font-face
 {font-family:Calibri;
 panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;
 mso-font-charset:0;
 mso-generic-font-family:swiss;
 mso-font-pitch:variable;
 mso-font-signature:-520092929 1073786111 9 0 415 0;}
@font-face
 {font-family:"Trebuchet MS";
 panose-1:2 11 6 3 2 2 2 2 2 4;
 mso-font-charset:0;
 mso-generic-font-family:swiss;
 mso-font-pitch:variable;
 mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;}
 /* Style Definitions */
 p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal
 {mso-style-unhide:no;
 mso-style-qformat:yes;
 mso-style-parent:"";
 margin-top:0cm;
 margin-right:0cm;
 margin-bottom:10.0pt;
 margin-left:0cm;
 line-height:115%;
 mso-pagination:widow-orphan;
 font-size:11.0pt;
 font-family:"Calibri","sans-serif";
 mso-ascii-font-family:Calibri;
 mso-ascii-theme-font:minor-latin;
 mso-fareast-font-family:Calibri;
 mso-fareast-theme-font:minor-latin;
 mso-hansi-font-family:Calibri;
 mso-hansi-theme-font:minor-latin;
 mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
 mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
p.MsoListParagraph, li.MsoListParagraph, div.MsoListParagraph
 {mso-style-priority:34;
 mso-style-unhide:no;
 mso-style-qformat:yes;
 margin-top:0cm;
 margin-right:0cm;
 margin-bottom:10.0pt;
 margin-left:36.0pt;
 mso-add-space:auto;
 line-height:115%;
 mso-pagination:widow-orphan;
 font-size:11.0pt;
 font-family:"Calibri","sans-serif";
 mso-ascii-font-family:Calibri;
 mso-ascii-theme-font:minor-latin;
 mso-fareast-font-family:Calibri;
 mso-fareast-theme-font:minor-latin;
 mso-hansi-font-family:Calibri;
 mso-hansi-theme-font:minor-latin;
 mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
 mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
p.MsoListParagraphCxSpFirst, li.MsoListParagraphCxSpFirst, div.MsoListParagraphCxSpFirst
 {mso-style-priority:34;
 mso-style-unhide:no;
 mso-style-qformat:yes;
 mso-style-type:export-only;
 margin-top:0cm;
 margin-right:0cm;
 margin-bottom:0cm;
 margin-left:36.0pt;
 margin-bottom:.0001pt;
 mso-add-space:auto;
 line-height:115%;
 mso-pagination:widow-orphan;
 font-size:11.0pt;
 font-family:"Calibri","sans-serif";
 mso-ascii-font-family:Calibri;
 mso-ascii-theme-font:minor-latin;
 mso-fareast-font-family:Calibri;
 mso-fareast-theme-font:minor-latin;
 mso-hansi-font-family:Calibri;
 mso-hansi-theme-font:minor-latin;
 mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
 mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
p.MsoListParagraphCxSpMiddle, li.MsoListParagraphCxSpMiddle, div.MsoListParagraphCxSpMiddle
 {mso-style-priority:34;
 mso-style-unhide:no;
 mso-style-qformat:yes;
 mso-style-type:export-only;
 margin-top:0cm;
 margin-right:0cm;
 margin-bottom:0cm;
 margin-left:36.0pt;
 margin-bottom:.0001pt;
 mso-add-space:auto;
 line-height:115%;
 mso-pagination:widow-orphan;
 font-size:11.0pt;
 font-family:"Calibri","sans-serif";
 mso-ascii-font-family:Calibri;
 mso-ascii-theme-font:minor-latin;
 mso-fareast-font-family:Calibri;
 mso-fareast-theme-font:minor-latin;
 mso-hansi-font-family:Calibri;
 mso-hansi-theme-font:minor-latin;
 mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
 mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
p.MsoListParagraphCxSpLast, li.MsoListParagraphCxSpLast, div.MsoListParagraphCxSpLast
 {mso-style-priority:34;
 mso-style-unhide:no;
 mso-style-qformat:yes;
 mso-style-type:export-only;
 margin-top:0cm;
 margin-right:0cm;
 margin-bottom:10.0pt;
 margin-left:36.0pt;
 mso-add-space:auto;
 line-height:115%;
 mso-pagination:widow-orphan;
 font-size:11.0pt;
 font-family:"Calibri","sans-serif";
 mso-ascii-font-family:Calibri;
 mso-ascii-theme-font:minor-latin;
 mso-fareast-font-family:Calibri;
 mso-fareast-theme-font:minor-latin;
 mso-hansi-font-family:Calibri;
 mso-hansi-theme-font:minor-latin;
 mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
 mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
.MsoChpDefault
 {mso-style-type:export-only;
 mso-default-props:yes;
 mso-ascii-font-family:Calibri;
 mso-ascii-theme-font:minor-latin;
 mso-fareast-font-family:Calibri;
 mso-fareast-theme-font:minor-latin;
 mso-hansi-font-family:Calibri;
 mso-hansi-theme-font:minor-latin;
 mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
 mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
.MsoPapDefault
 {mso-style-type:export-only;
 margin-bottom:10.0pt;
 line-height:115%;}
@page Section1
 {size:612.0pt 792.0pt;
 margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;
 mso-header-margin:36.0pt;
 mso-footer-margin:36.0pt;
 mso-paper-source:0;}
div.Section1
 {page:Section1;}
 /* List Definitions */
 @list l0
 {mso-list-id:275137964;
 mso-list-type:hybrid;
 mso-list-template-ids:1447743296 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}
@list l0:level1
 {mso-level-tab-stop:none;
 mso-level-number-position:left;
 text-indent:-18.0pt;}
@list l1
 {mso-list-id:1173103898;
 mso-list-type:hybrid;
 mso-list-template-ids:603482580 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;}
@list l1:level1
 {mso-level-number-format:bullet;
 mso-level-text:;
 mso-level-tab-stop:none;
 mso-level-number-position:left;
 text-indent:-18.0pt;
 font-family:Symbol;}
@list l1:level2
 {mso-level-number-format:bullet;
 mso-level-text:o;
 mso-level-tab-stop:none;
 mso-level-number-position:left;
 text-indent:-18.0pt;
 font-family:"Courier New";}
ol
 {margin-bottom:0cm;}
ul
 {margin-bottom:0cm;}
--&gt;
&lt;/style&gt;  &lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; line-height: 115%;"&gt;Jagalah Kekudusan &lt;i&gt;(&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; line-height: 115%;"&gt;Ibrani 12:1-17)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: small; line-height: 115%;"&gt;“&lt;i&gt;Tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; line-height: 115%;"&gt; telah memanggil kamu.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: small; line-height: 115%;"&gt;”(I Petrus 1:15)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Layaknya sebuah hukum, munculnya KEKUDUSAN dalam hidup kita dapat disebabkan oleh 2 hal:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: small; line-height: 115%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: small; line-height: 115%;"&gt;de Jure&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Tuhan Allah pencipta kita kudus, maka kita sebagai ciptaan-Nya pun diberi status “kudus”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: small; line-height: 115%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: small; line-height: 115%;"&gt;de Facto&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: small; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: small; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Secara fakta dan nyata, seharusnya kita segambar dengan Allah kita, kudus. Namun, pada kenyataannya, kita jauh dari kekudusan Allah. Maka ada istilah “kejarlah kekudusan”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; line-height: 115%;"&gt;II Timotius 2: 14-26&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Setiap seseorang yang akan pergi--apalagi pergi meninggalkan dunia ini--tak jarang akan menyampaikan pesan yang sangat penting. Begitu pula Paulus. Bahkan, dia menulis surat kepada Timotius di dalam penjara Roma. Paulus merasa penting menulis ini agar Timotius kuat menghadapi tantangan-tantangan yang menghadang di depan, yang harus dijalaninya tanpa bantuan Paulus lagi. Tentunya tantangan-tantangan tersebut akan semakin berat, misalnya&amp;nbsp; ajaran yang menyesatkan, omong kosong yang tidak suci, debat kusir yang mengacaukan orang yang mendengarnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Paulus mengajarkan Timotius untuk memberitakan pengajaran dengan kebenaran, dengan cara :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: small; line-height: 115%;"&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Bertekun dan setia (ayat 11)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: small; line-height: 115%;"&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Menyucikan diri dari hal yang jahat [dosa dan kenikmatan, perbuatan yang menyimpang] (ayat 21).&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: small; line-height: 115%;"&gt; Allah memberi kesempatan kepada kita untuk bertobat dan mengenal kebenaran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Menyucikan diri dapat kita analogikan dengan ilustrasi perabot rumah tangga yang terbuat dari emas dan perak. Perabot tersebut pasti digunakan untuk acara khusus dan pekerjaan yang mulia, dan itulah yang Paulus inginkan terjadi pada Timotius. Maka pada ayat 22 disebutkan Paulus menasihati Timotius untuk menjauhkan diri dari nafsu orang muda (menjaga diri dari dosa, menguduskan diri, nafsu kehormatan dan kedudukan)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Pesan itu pun berlaku untuk kita, meskipun konteksnya tentu berbeda dengan keadaan sekarang. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Beberapa alasan mengapa kita harus hidup kudus, yaitu karena kita:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: small; line-height: 115%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Diampuni dengan ‘cuma-cuma’ oleh Allah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; line-height: 115%;"&gt;[Roma 6:1-3] bukan berarti karena setelah kita ditebus oleh Allah dan diampuni, kita bebas berbuat dosa lagi.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: small; line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: small; line-height: 115%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Dipersiapkan untuk pekerjaan mulia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; line-height: 115%;"&gt;Kita dipersiapkan Allah untuk pekerjaan mulia, maka kita pun harus menyiapkan diri untuk memenuhi persyaratan dalam menyiapkan pekerjaan tersebut&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: small; line-height: 115%;"&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: small; line-height: 115%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Seharusnya kudus, seperti Allah kita yang kudus&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; line-height: 115%;"&gt;Efesus 2:10 -Kita diciptakan untuk melakukan pekerjaan baik, karena Allah ingin kita hidup dalam pekerjaan tersebut. Meskipun tentunya ada saat-saat berat untuk menghadapinya, kita ditunutut untuk setia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; line-height: 115%;"&gt;Meskipun kita belum mengetahui panggilan hidup kita, kita dapat mempersiapkan diri untuk rencana besar yang telah Tuhan rancangkan dengan hidup kudus dalam Tuhan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1917778412796553735-8802710761662684378?l=pmk-itb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pmk-itb.blogspot.com/feeds/8802710761662684378/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1917778412796553735&amp;postID=8802710761662684378" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/8802710761662684378?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/8802710761662684378?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/pmk-itb/~3/DRlfqf6eu9c/jagalah-kekudusan-ibrani-121-17.html" title="Jagalah Kekudusan (Ibrani 12:1-17)" /><author><name>PMK ITB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11206849405621231548</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="http://1.bp.blogspot.com/-T8dCWznUdeI/TiQv3-5bV4I/AAAAAAAAAqk/lVCXAzjmaTM/s1600/logo.png" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://pmk-itb.blogspot.com/2010/04/jagalah-kekudusan-ibrani-121-17.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DE8BSHw5fip7ImA9WxFTFUQ.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-1917778412796553735.post-9191635635053034556</id><published>2010-04-02T08:00:00.006+07:00</published><updated>2010-04-07T06:34:19.226+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-04-07T06:34:19.226+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="dan lain-lain" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Paskah" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel" /><title>Jual-Beli</title><content type="html">Suatu hari, sepulang gereja, seorang pendeta memutuskan untuk jalan-jalan di taman. Waktu jalan-jalan, dia berpapasan dengan seorang anak kecil yang sedang berjalan ke arahnya. Anak kecil itu kumal dan membawa sebuah sangkar burung di tangannya. Sangkar burung itu tampaknya tidak terawat, kotor dan bau; di dalamnya ada tiga ekor burung liar. Pendeta tidak tahu itu burung jenis apa, atau kenapa anak kecil itu menangkap burung-burung itu. Yang dia tahu hanyalah, sepertinya burung-burung itu bukan jenis burung kicau ataupun burung hias, jika dilihat dari bulu-bulu yang kotor dan suara yang kedengarannya biasa-biasa saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penasaran, pendeta itu pun bertanya pada si anak, "Coy, ngapain bawa burung-burung gituan? Buat apa? Mereka bukan burung hias, kan?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anak itu nyengir sambil jawab, "Ah, Pak Pendeta. Saya cuma hobi aja nangkepin burung-burung liar dari taman."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Terus, kalo udah sampe rumah, kamu apain burung-burung itu?" pendeta masih penasaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Saya akan cabutin bulu-bulu mereka!" anak itu menjawab tanpa ekspresi. Pendeta tertegun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Saya suka dengar suara mereka waktu saya nyabutin bulu-bulu mereka. Suara burung kecil yang mencicit kesakitan. Hahaha... Saya suka lihat badan mereka yang kehabisan bulu. Biasanya sih kalo lagi &lt;i&gt;mood&lt;/i&gt;, saya akan cabutin bulu mereka sampai habis, sampai gundul."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pendeta itu terdiam sejenak. Dia berusaha mengerti apa yang ada di pikiran anak ini. Kenapa dia begitu menikmati penderitaan makhluk lain? "Lalu, kalo udah gundul, mereka kamu apakan?" pendeta berusaha memahami jalan pikiran anak&lt;i&gt; &lt;/i&gt;itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Oh, saya punya dua kucing di rumah, Pak Pen. Biasanya kalo sudah gundul, burung-burung itu saya lemparkan ke kucing saya. Lucu banget waktu liat kucing saya maenin burung-burung itu, sampai akhirnya mereka makan burung-burung itu. Memang kedengarannya sadis sih, tapi saya tidak menyiksa burung kok," anak itu masih nyengir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"OMG WTF?!" pendeta itu terhenyak. Kenapa ada makhluk seperti ini? Seenaknya saja menyiksa makhluk lain. Pendeta merasa kasihan pada burung-burung itu. "Ah, Nak. Bagaimana kalau burung-burung itu buat Om aja? Kelihatannya asyik tuh buat peliharaan," pendeta berusaha negosiasi dengan anak itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Buat apa, Pak Pen? Mereka kan kotor, bau, dan gak bisa apa-apa. Mereka cuma akan nyusahin Pak Pen aja kalo dijadiin peliharaan."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Ah, gini deh. Pak Pen akan beli burung-burung itu, gimana?" pendeta itu mencoba merayu anak itu dengan sesuatu yang semua orang suka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Hmm... Boleh sih. Tapi 300 ribu ya, hehehehehe..." tiba-tiba iris mata anak itu berubah jadi ijo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pendeta itu tidak banyak berpikir. Dia langsung menyerahkan 300 ribu (coba bayangin kalo dibeliin gorengan dapat berapa ekor) ke anak itu. &lt;i&gt;Deal&lt;/i&gt;. Sekarang burung-burung itu jadi milik Pak Pendeta. Pendeta meneruskan jalannya ke taman sambil membawa burung-burung itu beserta sangkarnya. Setiba di taman, dia melepaskan burung-burung itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Hmphh..." keluhnya, "Pergilah dan jangan tertangkap lagi. Hiks... Masa buat kalian aku kehilangan 300 ribu sih? Gapapa deh. Itu bentuk kasihku ama kalian." -TAMAT-&lt;br /&gt;
&lt;center&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div id="spoiler"&gt;&lt;div&gt;&lt;input onclick="if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')['show'].style.display != '') { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')['show'].style.display = ''; this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')['hide'].style.display = 'none'; this.innerText = ''; this.value = 'Berhenti baca lanjutannya'; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')['show'].style.display = 'none'; this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')['hide'].style.display = ''; this.innerText = ''; this.value = 'Eh, ternyata ada lanjutannya'; }" style="font-size: 12px; margin: 10px; padding: 0px; width: 200px;" type="button" value="Eh, ternyata ada lanjutannya" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div id="show" style="background-color: transparent; background-image: url(&amp;quot;BACKGROUND URL HERE&amp;quot;); background-repeat: repeat; border-style: solid; border-width: 1px; display: none; margin: 0px; padding: 4px; width: 98%;"&gt;&lt;br /&gt;
Suatu hari, di taman Eden, waktu Tuhan lagi lihat-lihat kebun-Nya, Dia ketemu dengan Setan. Ada apa gerangan? Setan tampaknya gembira sekali, dia senyum-senyum sambil joget gak jelas gitu deh...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Hai, Tuhan" sapa Setan.&lt;br /&gt;
"Hai juga, Setan. Kenapa kamu kelihatannya senang banget?" Tuhan menjawab Setan. Biasanya kalau Setan seneng, itu pertanda buruk.&lt;br /&gt;
"Aku lagi seneng nih. Akhirnya setelah beberapa ratus tahun, aku berhasil menguasai banyak manusia. Aku berhasil membuat mereka jadi mainanku," balas Setan.&lt;br /&gt;
"Mainan?" Tuhan tertegun.&lt;br /&gt;
"Iya. Aku jadiin mereka mainanku yang paling berharga. Aku rayu mereka, terus lihat apa yang terjadi ama mereka. Waw! Hasilnya sungguh menyenangkan. Mereka mencuri, berbohong, bercerai, membunuh, dan lain-lain... Ahahaha."&lt;br /&gt;
"Tuh kan..." pikir Tuhan, "Pasti ini berita buruk."&lt;br /&gt;
Lanjut Setan, "Aku suka melihat mereka menangis, menderita, saling melukai, dan lain-lain. Ahahaha, dan bagian yang paling menyenangkan adalah nantinya mereka akan nemenin aku di neraka." Mata Setan berkaca-kaca saking terharunya, "Akhirnya aku bisa punya teman juga nanti di neraka..."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuhan memendam emosi-Nya. Dia tahu, Setan sedang merencanakan sesuatu yang buruk pada manusia. Dia berkata pada Setan, "Eh, Set, gimana kalau Aku saja yang menangani mereka? Ntar kamu kerepotan lho menangani manusia sebanyak itu."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Enak aja, Tuhan. Aku sudah susah-susah merayu mereka. Lagipula bukankah Kau memberiku kuasa untuk mencobai manusia hingga akhir dunia?" Setan meringis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"OK deh. Aku akan beli mereka. Kamu mau minta apa dari-Ku?" Tuhan menahan kekesalan-Nya pada Setan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Ah, buat apa sih, Tuhan? Percuma, mereka hanya akan menyusahkan-Mu, menolak-Mu, meludahi-Mu, bahkan membunuh-Mu," jawab Setan santai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuhan memelototi Setan. Setan jadi salting.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Ya udah deh kalau begitu..." mata Setan seketika berubah menjadi api, "Aku ingin KAU MEMBAYAR DENGAN PELUH, AIR MATA, DARAH, DAN KEMATIANMU! HAHAHAHAHAHAHA!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Deal," jawab Tuhan tanpa pikir panjang, "35 tahun lagi aku akan membayar kontan jiwa mereka."&lt;br /&gt;
Gabriel datang. "Halo, Tuhan. Aku sudah dengar semuanya. Kedatangan-Mu ke Bumi akan kusiapkan segera."&lt;br /&gt;
"Oh, terima kasih, Gab, kau memang malaikat yang baik," Tuhan tersenyum. Akhirnya dia bisa melepaskan manusia dari Setan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan begitulah... Dia turun ke dunia manusia, menjadi serupa dengan manusia, disusahkan, ditolak, diludahi, dan dibunuh oleh manusia. Di jam-jam terakhir kunjungan-Nya, Dia bahkan sangat direpotkan oleh dosa-dosa yang harus ditanggung-Nya. Ah... Tapi tidak apa-apa. Memang kalau udah cinta, nyawa pun gak ada artinya. Begitulah pada akhirnya, Dia bangkit pada hari Minggu, menepati janji-Nya untuk membebaskan manusia dari jebakan Iblis, dan menjadi Raja bagi manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Grr... Aku belum kalah, Tuhan," pikir Setan, "Aku akan terus menggoda mereka."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-INI BARU TAMAT-&lt;/div&gt;&lt;div id="hide"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/center&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1917778412796553735-9191635635053034556?l=pmk-itb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pmk-itb.blogspot.com/feeds/9191635635053034556/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1917778412796553735&amp;postID=9191635635053034556" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/9191635635053034556?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/9191635635053034556?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/pmk-itb/~3/hQGff09-DZA/jual-beli.html" title="Jual-Beli" /><author><name>PMK ITB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11206849405621231548</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="http://1.bp.blogspot.com/-T8dCWznUdeI/TiQv3-5bV4I/AAAAAAAAAqk/lVCXAzjmaTM/s1600/logo.png" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://pmk-itb.blogspot.com/2010/04/jual-beli.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkIGRnk6eip7ImA9Wx5aGUo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-1917778412796553735.post-8885245612005595462</id><published>2010-03-31T20:44:00.003+07:00</published><updated>2010-11-17T13:15:27.712+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-11-17T13:15:27.712+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Referensi" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel" /><title>Siklus Tahunan Sebuah Alkitab</title><content type="html">&lt;div&gt;&lt;span style="border-collapse: separate; color: black; font-family: Calibri; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;b&gt;JANUARI&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="border-collapse: separate; color: black; font-family: Calibri; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;Saat-saat yang bikin aku capek. Sebagian besar anggota keluarga memutuskan untuk menamatkanku dalam tahun ini. Hahaha... Khotbah Pak Pendeta saat ibadah awal tahun kemarin benar-benar mengena di hati mereka, apalagi Mira dan Tia. Mereka benar-benar membuatku sibuk selama 3 minggu pertama, namun sekarang mereka sudah melupakan aku. Ah, syukurlah, aku bisa istirahat beberapa hari.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="border-collapse: separate; color: black; font-family: Calibri; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="border-collapse: separate; color: black; font-family: Calibri; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;b&gt;FEBRUARI&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="border-collapse: separate; color: black; font-family: Calibri; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;Waktu pembersihan. Kemarin aku dilap dan dikembalikan ke rak buku, ditempatkan di dekat hiasan salib dari karton. Minggu lalu, Ayah membuka halaman-halamanku selama beberapa menit. Ia bertengkar dengan seseorang dan mencari-cari beberapa ayat acuan untuk membuktikan bahwa dirinya benar. Hmm...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="border-collapse: separate; color: black; font-family: Calibri; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="border-collapse: separate; color: black; font-family: Calibri; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;b&gt;MARET&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="border-collapse: separate; color: black; font-family: Calibri; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;Aku sibuk sekali pada tanggal 20 bulan ini. Ibu, sebagai ketua regu choir, diminta memberi sambutan dalam sebuah acara di gereja. Sepulang acara itu, ada sebuah pembatas Alkitab cantik yang menemaniku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="border-collapse: separate; color: black; font-family: Calibri; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="border-collapse: separate; color: black; font-family: Calibri; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;b&gt;APRIL&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="border-collapse: separate; color: black; font-family: Calibri; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;Kakek datang! ^_^ Ia memangku aku selama setengah jam untuk membaca 1 Korintus 13. Tampaknya ia lebih mempedulikanku daripada orang-orang lain di rumah ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="border-collapse: separate; color: black; font-family: Calibri; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="border-collapse: separate; color: black; font-family: Calibri; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;b&gt;MEI&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="border-collapse: separate; color: black; font-family: Calibri; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;Ada beberapa noda kehijau-hijauan di halaman-halamanku. Mereka memanfaatkanku untuk menjepit beberapa kuntum mawar. Aku tidak tahu bunga-bunga itu dari acara apa, karena aku ditutup selama acara. Dari yang kudengar sih, ini acara pernikahan Mira dan Roy.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="border-collapse: separate; color: black; font-family: Calibri; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="border-collapse: separate; color: black; font-family: Calibri; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;b&gt;JUNI&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="border-collapse: separate; color: black; font-family: Calibri; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;Berat sekali! Waktu aku bangun, entah kenapa ada buku Kalkulus besar di atasku. Aaaaahh! Kenapa sih buku yang besar gak ditaruh di bawahku? Aku sendiri jadi ngerasa gak enak waktu buku Kalkulus itu minta maaf.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="border-collapse: separate; color: black; font-family: Calibri; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="border-collapse: separate; color: black; font-family: Calibri; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;b&gt;JULI&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="border-collapse: separate; color: black; font-family: Calibri; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;Mereka memasukkanku ke dalam koper. Kurasa kami akan pergi berlibur. Aku sebenarnya lebih senang tinggal di rumah. Aku tahu kalau aku akan tinggal di dalam kopor selama... yaah... 2 minggu lah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="border-collapse: separate; color: black; font-family: Calibri; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="border-collapse: separate; color: black; font-family: Calibri; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;b&gt;AGUSTUS&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="border-collapse: separate; color: black; font-family: Calibri; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;Sudah lebih dari 3 minggu. Tahun-tahun lalu hanya 2 minggu, bahkan kurang. Ada beberapa baju baru di sebelahku. Mereka bilang mereka dari Jogja.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="border-collapse: separate; color: black; font-family: Calibri; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="border-collapse: separate; color: black; font-family: Calibri; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;b&gt;SEPTEMBER&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="border-collapse: separate; color: black; font-family: Calibri; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;Akhirnya mereka mengeluarkanku dan mengembalikanku ke rak buku. Sekarang aku punya banyak teman. Dua majalah game dan sekitar 10 Intisari ditumpuk di sampingku. Aku berharap aku dibaca sesering mereka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="border-collapse: separate; color: black; font-family: Calibri; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="border-collapse: separate; color: black; font-family: Calibri; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;b&gt;OKTOBER&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="border-collapse: separate; color: black; font-family: Calibri; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;"Kiranya Firman Tuhan ini dapat menjadi penuntun hidup dan pembimbing kita," doa Ayah saat memegangku. Mereka membacaku sebentar hari ini. Tia sakit. Saat ini aku duduk tepat di tengah meja makan. Kurasa Pak Pendeta akan datang untuk jenguk Tia tidak lama lagi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="border-collapse: separate; color: black; font-family: Calibri; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="border-collapse: separate; color: black; font-family: Calibri; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;b&gt;NOVEMBER&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="border-collapse: separate; color: black; font-family: Calibri; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;Kembali ke tempat semula. Ibu hampir saja salah ambil, dia kira aku ini kamus bahasa Inggris. Hahahaha...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="border-collapse: separate; color: black; font-family: Calibri; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="border-collapse: separate; color: black; font-family: Calibri; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;b&gt;DESEMBER&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="border-collapse: separate; color: black; font-family: Calibri; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;Keluarga ini sibuk mempersiapanku menjelang hari Natal. Kurasa aku akan dibungkus kertas kado lagi... Seperti yang selalu terjadi setiap Natal. Ah, siklus tahunanku sepertinya akan terulang lagi deh...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1917778412796553735-8885245612005595462?l=pmk-itb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pmk-itb.blogspot.com/feeds/8885245612005595462/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1917778412796553735&amp;postID=8885245612005595462" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/8885245612005595462?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/8885245612005595462?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/pmk-itb/~3/MhjAlcW6JGs/buku-harianku.html" title="Siklus Tahunan Sebuah Alkitab" /><author><name>PMK ITB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11206849405621231548</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="http://1.bp.blogspot.com/-T8dCWznUdeI/TiQv3-5bV4I/AAAAAAAAAqk/lVCXAzjmaTM/s1600/logo.png" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://pmk-itb.blogspot.com/2010/03/buku-harianku.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CE8HRXc6eSp7ImA9Wx9REkg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-1917778412796553735.post-1383990024255098483</id><published>2010-03-22T23:56:00.008+07:00</published><updated>2010-12-13T22:07:14.911+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-12-13T22:07:14.911+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="PMK Insider" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Publikasi" /><title>Update! Update!</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://okihita.files.wordpress.com/2010/02/piss.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Hai Children of God semuanya! Kini pelayanan maya PMK ITB makin luas, merambah area-area yang tidak tersentuh sebelumnya. Kini, kami punya akun Twitter, di &lt;span style="color: #674ea7;"&gt;/pmkitb&lt;/span&gt;. Pastikan kalian &lt;i&gt;update &lt;/i&gt;terus ya! Oh iya, kini juga dibuka halaman khusus buat setiap LP, supaya blog ini juga dapat ngasih tautan ke situs/akun FB/blog masing-masing LP. Ingetin temen-temen kalian buat tetap ngikutin &lt;i&gt;update &lt;/i&gt;blog PMK ITB ya!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Juga, jangan lupa buat jadi penggemar grup FB PMK ITB, di &lt;blink&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/pages/Bandung/PMK-ITB/105893079433773" style=color: blue;"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;span style=color: blue;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blink&gt;. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;marquee behavior="alternate" width="80%" bgcolor="transparent"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;blink&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif; font-size: x-large;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;SOLI &lt;/span&gt;&lt;span style="color: lime;"&gt;DEO &lt;/span&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;GLORIA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/blink&gt;&lt;/div&gt;&lt;/marquee&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1917778412796553735-1383990024255098483?l=pmk-itb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pmk-itb.blogspot.com/feeds/1383990024255098483/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1917778412796553735&amp;postID=1383990024255098483" title="6 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/1383990024255098483?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/1383990024255098483?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/pmk-itb/~3/gf70xyIeGLg/update-update.html" title="Update! Update!" /><author><name>PMK ITB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11206849405621231548</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="http://1.bp.blogspot.com/-T8dCWznUdeI/TiQv3-5bV4I/AAAAAAAAAqk/lVCXAzjmaTM/s1600/logo.png" /></author><thr:total>6</thr:total><feedburner:origLink>http://pmk-itb.blogspot.com/2010/03/update-update.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;C0AMQ3k5cSp7ImA9WxBbGU4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-1917778412796553735.post-8045754847472184761</id><published>2010-03-18T13:37:00.005+07:00</published><updated>2010-03-19T00:03:02.729+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-03-19T00:03:02.729+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel" /><title>Sejarah Bangsa dan Kristen Garam</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan sejarah bangsanya. Kata-kata ini pernah menegurku. Aku mengaku kepada seorang sahabat kalau aku sudah lupa sejarah. Pantas saja bangsaku, Indonesia, tidak menjadi bangsa yang besar. Rupa-rupanya orang-orang seperti aku-lah yang memenuhi sebagian besar nusantara ini.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Pikiranku mulai menelusuri ulang ke masa-masa ketika aku harus mempelajari sejarah yang hanya mengedepankan apa peristiwanya apa, kapan terjadinya, siapa saja yang terlibat, dan lain-lain. Kesemuanya kuanggap sebagai hapalan dan pengetahuan umum biasa. Tidak lebih. Pemikiran akan detail-detail yang cenderung bersifat hafalan telah memenuhi ruang-ruang sel otak dan menyebabkannya penuh. Tidak ada lagi ruang untuk pembelajaran dan teladan sejarah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pembelajaran berarti memetik nilai-nilai dari suatu hal untuk menjadi modal baginya dalam menghadapi hal lain di depan. Tujuannya tidak mengulangi kesalahan yang sama untuk kedua kalinya. Dahulu bangsa kita dijajah karena kebodohan. Sekarang sistem pendidikan masih jauh dari baik. Di manakah pembelajaran itu? Dahulu bangsa kita dikenal sebagai bangsa pemalas. Sekarang makin parah dengan lahirnya generasi serba instan yang lebih suka jadi &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pengikut tren &lt;/span&gt;dibanding &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pencetus tren&lt;/span&gt;. Pembelajaran tampaknya telah menjadi hal yang terlupakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Begitu juga tokoh-tokoh pejuang nasional terlupakan. Teladan mereka masih kalah pamor dibanding artis-artis yang tidak punya pengaruh baik. Siapa orang yang tidak kenal dengan Peter Pan? Tetapi, jika orang yang sama ditanyakan apakah dia mengenal &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Robert Wolter Monginsidi&lt;/span&gt;, atau &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;John Lie&lt;/span&gt; tampaknya dia akan berpikir sangat lama untuk menjawab. Teladan perjuangan para pejuang seyogyanya tidak dianggap sepele. Kita malah seharusnya merasa malu kepada mereka yang telah berbuat banyak untuk bangsa dan negaranya. Alih-alih berbuat, peduli saja kita tidak. Sungguh menyedihkan. Bagi sebagian besar orang, sikap peduli terhadap bangsa menjadi bagian terpisah dari kehidupan. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Orang-orang seperti ini tidak sadar tanah siapa yang dipijaknya dan air siapa yang diminumnya. Dan jika itu pun tidak disadarinya, bagaimana pula ia sadar langit siapa yang harusnya dijunjungnya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang Kristen, secara tidak langsung juga membangun tembok terhadap kebangsaan. Kecintaan akan Tuhan sebaiknya juga berbuahkan kecintaan akan bangsa dan negara. Bukan sebaliknya, hanya sibuk dengan urusannya sendiri, gerejanya sendiri, pelayanannya sendiri, seolah-olah menjadi hal yang terpisahkan. Bukan demikian kehendak Tuhan bagi kaum Kristen Indonesia yang seharusnya menjadi garam dunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Belum lama ini aku mengenal istilah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kristen gincu&lt;/span&gt;. Istilah ini digunakan seorang penulis untuk merujuk kepada kehadiran Kristen yang penuh gembar-gembor, seperti gincu yang bisa membuat segelas air berwarna merah, tapi tidak mengubah rasa. Kontrasnya adalah&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Kristen garam&lt;/span&gt; yang kehadirannya membawa nilai-nilai Kerajaan Allah secara nyata, mencegah pembusukan nilai‐nilai di masyarakat, tanpa perlu membawa label‐label Kristen. Hasilnya adalah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;nama Tuhan dikenal, dipermuliakan dan disembah melalui hidup yang seutuhnya diabdikan kepada Allah dan sesama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jikalau begitu adanya, sejarah bangsa ini bukan lagi hanya sekedar bercerita tentang suatu peristiwa, siapa yang terlibat dan lain-lainnya, namun lebih &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;penekanan tentang pergerakan nyata&lt;/span&gt; dari sekelompok orang yang menamakan dan berlaku sebagai&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Kristen garam, Kristen Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1917778412796553735-8045754847472184761?l=pmk-itb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pmk-itb.blogspot.com/feeds/8045754847472184761/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1917778412796553735&amp;postID=8045754847472184761" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/8045754847472184761?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/8045754847472184761?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/pmk-itb/~3/3QGEA2Mm2J0/sejarah-bangsa-dan-kristen-garam.html" title="Sejarah Bangsa dan Kristen Garam" /><author><name>meliza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10127957680248462972</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="22" height="32" src="http://3.bp.blogspot.com/-BM6VFnf7fYY/TcolPAzWv3I/AAAAAAAAABk/ZVAD4peDTXY/s220/img2.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://pmk-itb.blogspot.com/2010/03/sejarah-bangsa-dan-kristen-garam.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0MFQXw9eCp7ImA9WxBbGE4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-1917778412796553735.post-7078541366557496852</id><published>2010-03-17T20:30:00.003+07:00</published><updated>2010-03-17T22:23:30.260+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-03-17T22:23:30.260+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel" /><title>Keintiman dengan Allah: Kunci Keberhasilan Sejati</title><content type="html">Coba pikirkan tentang segala hal menyenangkan yang mungkin nantinya akan kita raih. Dari sekian banyak hal yang baik-baik tersebut, coba pilih salah satu yang paling menggambarkan keberhasilan kita sebagai manusia. Apa itu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap orang akan memiliki jawaban yang berbeda tergantung cita-cita dan harapan masing-masing. Keberadaan harapan-harapan itu akan membuat setiap pribadi yang menginginkannya terus berusaha dan bekerja keras lebih daripada usahanya untuk mendapatkan hal lain. Banyak hal yang akan dicoba, mulai dari hal-hal kecil sampai hal-hal yang sangat menyita banyak waktu, tenaga, dan dana. Semua orang berpikir, ”Asal aku bisa mendapatkannya, tidak apa-apa aku melakukan semua ini sekarang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah, sekarang kita berbicara mengenai kekristenan. Apa standar keberhasilan dari seorang pengikut Tuhan? Apa yang menjadi patokan dan parameter untuk kita dapat mengatakan bahwa diri kita berhasil di dalam kehidupan kekristenan ini? Apakah saat orang tersebut telah melakukan pelayanan yang luar biasa? Apakah ketika seseorang telah menjadi pemimpin pujian, pemain musik, pembicara, orang tersebut bisa dikatakan sukses? Apakah ketika seseorang memiliki sebelas orang murid dia dapat dikatakan sukses?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tema SLT kita kali ini adalah &lt;i&gt;Pemimpin yang Berbuah&lt;/i&gt;. Apa yang dikejar oleh setiap peserta adalah cara untuk menjadi seorang pemimpin yang memiliki buah, yang merupakan tindakan pemuliaan Tuhan (Yoh. 15: 8). Bagaimana cara untuk bisa menjadi pemimpin yang berbuah itu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku. (Yoh.15: 4)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Salah satu ayat yang merupakan bagian dari perikop tema SLT kita tahun ini telah menuliskan cara agar seorang pemimpin dapat berbuah: tinggal di dalam Tuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata “tinggal” bukanlah sekedar bermakna “singgah” atau “berteduh”, melainkan “menetap” dan “berada di tempat yang sama.” Jadi tinggal di dalam Tuhan bukanlah tindakan memanggil Tuhan di saat kita memerlukan, bukan juga tindakan rutin mengikuti ibadah, persekutuan, dan persekutuan doa. Tinggal di dalam Tuhan memiliki arti yang lebih mendasar lagi. Tinggal di dalam Tuhan berarti kita sebagai pribadi berada bersama Tuhan yang juga merupakan Pribadi yang abadi. Hal ini juga berlaku sebaliknya. Saat kita percaya, Roh Tuhan akan masuk ke dalam diri kita dan akan terus berada di dalam kita. Permasalahannya sekarang adalah apakah kita mau terus tinggal di dalam Tuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tindakan tinggal di dalam Tuhan menyangkut dua hal mendasar di dalam kehidupan Kristen, yaitu “saat teduh” dan “berdoa.” Kedua tindakan ini adalah tindakan dasar tetapi wajib dilakukan di dalam proses menetap di dalam Tuhan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1. Saat Teduh&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:NEHK893W4HfCEM::64.34.162.133/uploads2/The_Quiet_Time_-_QT1.jpg&amp;amp;t=1&amp;amp;h=184&amp;amp;w=276&amp;amp;usg=__8Z0u1axMt_G-nP4l2083g_2HPFo=" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="133" src="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:NEHK893W4HfCEM::64.34.162.133/uploads2/The_Quiet_Time_-_QT1.jpg&amp;amp;t=1&amp;amp;h=184&amp;amp;w=276&amp;amp;usg=__8Z0u1axMt_G-nP4l2083g_2HPFo=" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;Hosea 6:6 berbunyi, ”Sebab Aku menyukai kasih setia, dan bukan korban sembelihan, dan menyukai pengenalan akan Allah, lebih daripada korban-korban bakaran.” Hal yang terpenting di dalam hidup adalah memiliki pengenalan akan Allah yang terus-menerus menuju kepada kesempurnaan. Mengapa kita harus melakukan saat teduh dan mengenal Allah?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di zaman Perjanjian Lama, kita masih menjumpai cara komunikasi Tuhan dengan nabi-nabi yaitu Allah secara langsung menampakkan diri kepada manusia atau langsung memperdengarkan suaranya tetapi sekarang cara Yesus berbicara langsung kepada kita adalah melalui Alkitab yang merupakan Firman Yang Hidup. Perkataan Tuhan baik secara langsung maupun secara tidak langsung melalui orang-orang yang dipakainya telah dicatat di dalam Alkitab. Jadi, cara terbaik bagi kita untuk mendapatkan pemahaman yang dari Tuhan adalah dengan membaca dan merenungkan firman-Nya yang ada di Alkitab.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat teduh adalah hal yang harus dilakukan secara rutin tiap hari. Teladan Yesus mengajarkan kita tentang bimbingan Allah yang kita dapatkan melalui waktu-waktu tenang bersama Tuhan. Begitu banyak perintah, larangan, dan janji Tuhan yang menjadi tuntunan kita dalam menjalani kehidupan kita. Kita sebagai orang-orang percaya dituntut untuk mengetahui firman itu dan menerapkannya di dalam kehidupan kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalam kehidupan keseharian kita, begitu banyak keputusan-keputusan yang harus kita ambil dan sebagai pemimpin rohani, kita dituntut untuk dapat mengambil keputusan yang benar yang bisa memberikan dampak di lingkungan kita. Ketika kita tidak rutin memiliki waktu pribadi dengan Tuhan dan merenungkan perkataan-Nya yang terdapat di dalam Alkitab, maka kemungkinan besar kita akan mengambil pilihan-pilihan yang salah yang akan semakin menjauhkan kita dari posisi pemimpin rohani tersebut. Jadi, kehilangarahan hidup kita adalah hasil dari kurangnya waktu intim dengan Tuhan sehari-hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keintiman sangat dibutuhkan di dalam kehidupan saat teduh kita. Ketika seseorang berteman dengan seorang yang lain, pengenalan orang itu akan temannya akan semakin baik bila dia semakin intim dengan temannya tersebut. Bila dia hanya sekedar tahu dan tidak mengenal dengan intim, maka yang didapatkan hanya pengenalan seadanya, ”Yah, dia orangnya rajin, pintar, baik, penurut.” Namun, bila mereka intim, maka yang ditemukan adalah komunikasi yang intim juga sehingga pengenalan seseorang dapat berujung pada, ”Dia orangnya perhatian, bahkan sangat mau menjadi capek untuk orang lain, dia tidak suka ditraktir tapi maunya mentraktir orang, dia tidak suka dengan ular, tapi sayang sama kucing, dan dia senang sekali buku-buku humor tapi gak suka novel cinta.” Jadi jika kita intim dengan Tuhan, maka kita akan mendapatkan pengenalan yang baik dan benar akan Tuhan sehingga hidup kita akan memiliki dasar yang benar dan memiliki arah yang jelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2. Berdoa&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_iI_9b9vNzxI/S6Dv7Z9iUdI/AAAAAAAAAIc/vbeFgI2IzLM/s1600-h/IMG_1457.JPG" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_iI_9b9vNzxI/S6Dv7Z9iUdI/AAAAAAAAAIc/vbeFgI2IzLM/s320/IMG_1457.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Hal lain yang tidak kalah penting dalam tindakan tinggal di dalam Tuhan adalah berdoa. Doa dianalogikan sebagai nafas hidup orang Kristen. Seperti layaknya manusia tidak dapat hidup tanpa nafas, seperti itu jugalah manusia Kristen tidak dapat menjadi seorang Kristen tanpa berdoa. Berdoa ialah komunikasi dengan Tuhan. Komunikasi berbicara tentang interaksi dua arah, kita ke Tuhan dan Tuhan kepada kita manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti halnya seorang teman yang berbicara dan berkomunikasi dengan temannya, maka semua hal dapat dibicarakan. Seperti itu juga ketika kita berkomunikasi kepada Tuhan. Doa atau komunikasi dengan Tuhan secara umum menggambarkan kebergantungan mutlak seorang manusia kepada Tuhannya. Ketidakmampuan kita sebagai manusia membuat kita selalu akan berhubungan dengan Tuhan yang merupakan pencipta kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuhan berkata di dalam Lukas 11: 9, ”Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.” Inilah janji Tuhan kepada kita anak-anak-Nya. Setiap hal yang kita perlukan, yang kita mau, dan yang kita gumulkan, katakan saja kepada-Nya. Dialah Tuhan kita, yang menciptakan kita, yang mahatahu apa yang kita perlukan. Janji-Nya adalah ketika kita meminta, maka kepada kita pasti akan diberikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur”. Tuhan juga menginginkan kita berbicara apa saja kepada-Nya, kekhawatiran maupun ucapan syukur. Tidak ada batasan apapun dalam berdoa, Tuhan selalu ingin kita berkomunikasi dengan-Nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalam Yohanes 15: 5, Yesus menganalogikan diri-Nya sebagai pokok anggur dan orang-orang percaya sebagai ranting-rantingnya. Apapun hal yang dilakukan si ranting, sebaik apapun ranting itu tumbuh, bila ranting itu tidak melekat kepada pokok itu, maka ranting itu akan mati. Sama seperti ranting itu, maka kita sebagai orang percaya juga tidak boleh tidak melekat pada Tuhan yang merupakan pokok anggur itu. Konsekuensi dari tidak tinggal di dalam Tuhan adalah tidak dapat menghasilkan buah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bayangkan apa yang akan terjadi kepada kita tanpa Tuhan. Bayangkan bila kita tidak mau tinggal di dalam Tuhan. Kita akan hanya menjadi ranting yang dibuang dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang lalu dibakar ke dalam api. Apa jadinya bila kita yang mengaku pemimpin yang berbuah tidak mau tinggal di dalam Tuhan? Yang ada hanyalah perkataan dan tidak ada faedahnya sama sekali. Jadi, mari tetap tinggal di dalam Tuhan dengan menjaga kedisiplinan kita di dalam saat teduh dan doa-doa kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;This is to my Father’s glory, that you &lt;b&gt;bear much fruit&lt;/b&gt;,&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;showing yourselves to be my disciples.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1917778412796553735-7078541366557496852?l=pmk-itb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pmk-itb.blogspot.com/feeds/7078541366557496852/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1917778412796553735&amp;postID=7078541366557496852" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/7078541366557496852?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/7078541366557496852?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/pmk-itb/~3/3i7CEqoxz7A/keintiman-dengan-allah-kunci.html" title="Keintiman dengan Allah: Kunci Keberhasilan Sejati" /><author><name>PMK ITB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11206849405621231548</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="http://1.bp.blogspot.com/-T8dCWznUdeI/TiQv3-5bV4I/AAAAAAAAAqk/lVCXAzjmaTM/s1600/logo.png" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_iI_9b9vNzxI/S6Dv7Z9iUdI/AAAAAAAAAIc/vbeFgI2IzLM/s72-c/IMG_1457.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://pmk-itb.blogspot.com/2010/03/keintiman-dengan-allah-kunci.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CUYHSXs_eip7ImA9WxBbFks.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-1917778412796553735.post-9067524207519665667</id><published>2010-03-15T16:53:00.001+07:00</published><updated>2010-03-15T21:25:38.542+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-03-15T21:25:38.542+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Khotbah Jumatan" /><title>Berjalan dengan Tuhan (12 Maret 2010)</title><content type="html">&lt;a href="http://alkitab.sabda.org/verse_commentary.php?book=23&amp;chapter=48&amp;verse=18"&gt;Yesaya 48:18&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada perbedaan antara jemaat sekarang dengan jemat mula-mula, khususnya pada iman. Dulu iman sebesar biji sesawi saja dapat memindahkan gunung, namun sekarang iman sebesar gunungpun tak mampu untuk memindahkan biji sesawi. Iman kita sekarang sangat berbeda dengan iman kita dulu. Iman adalah pokok anggur. Iman yang besar adalah iman yang digantungkan pada pokok anggur, yaitu Tuhan Yesus. Kita sendiri adalah buah-buah yang berada pada pokok anggur dan kita tidak dapat berbuah jika tidak bergantung pada pokok anggurnya. Padahal tujuan pokok anggur diciptakan adalah untuk berbuah, bukan sebagai tanaman yang sedap untuk dipandang. Orang  Kristen sekarang lebih condong kepada keindahan pokok anggur daripada buah pokok anggur tersebut. Misalnya pada acara Natal, pandangan yang salah bila kita lebih mengutamakan acara yang indah, yang glamor dan sebagainya. Bila acara itu tidak berbuah sesuatu yang berguna bagi banyak jiwa, hal ini disebabkan oleh keindahan yang sangat susah untuk ditiadakan dalam segala hal. Oleh karena itu, jadilah orang Kristen yang bukan hanya mementingkan keindahan, namun lebih mengutamakan buah bagi sesama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebanyakan mahasiswa ITB menganggap bahwa karir pelayanan yang baik, menjadi ketua dalam unit, melakukan segala perbuatan baik akan membawa sukses di masa depan. Akan tetapi belajar di ITB seharusnya menjadi belajar yang berkelanjutan. Belajar itu seharusnya adalah proses yang dilakukan seumur hidup. Seringkali kita menganggap bahwa cita-cita kita adalah panggilan hidup kita. Contohnya kita begitu berharap menjadi orang terkaya di Indonesia. Hal itu tentu boleh-boleh saja, tetapi jangan sampai cita-cita itu memperbudak kita sendiri. Jika kita semakin mengejar cita-cita tersebut, tidak untuk kemuliaan nama-Nya, maka cita-cita akan terasa semakin sulit untuk digapai. Seberapa besar porsi yang diberikan Tuhan Yesus, itulah yang seharusnya kita kerjakan dan perjuangkan dalam nama-Nya. Tuhan merencanakan segala sesuatunya indah bagi kita semua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Panggilan kita adalah melakukan apa yang tidak dapat kita lakukan dalam hidup kita. Tentu hal itu akan menjadi hal yang sangat sulit untuk dikerjakan. Oleh karena itu kita butuh Allah yang menolong kita melakukan panggilan itu dan turut berjalan serta-Nya. Caranya adalah belajar untuk menikmati Allah, artinya melibatkan Allah dalam setiap hidup kita. Tempatkanlah Tuhan di tempat yang pertama dan akan membuat kita hidup lebih bersungguh-sungguh dari hari ke hari. Belajar bukan untuk mendapatkan nilai sebaik-baiknya, tapi biarkan nilai itu menjadi pertanggungjawaban kepada Tuhan sehingga nilai itu bisa menjadi berkat bagi banyak jiwa. Amin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1917778412796553735-9067524207519665667?l=pmk-itb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pmk-itb.blogspot.com/feeds/9067524207519665667/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1917778412796553735&amp;postID=9067524207519665667" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/9067524207519665667?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/9067524207519665667?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/pmk-itb/~3/mDZ2L_7ZZ5k/berjalan-dengan-tuhan.html" title="Berjalan dengan Tuhan (12 Maret 2010)" /><author><name>PMK ITB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11206849405621231548</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="http://1.bp.blogspot.com/-T8dCWznUdeI/TiQv3-5bV4I/AAAAAAAAAqk/lVCXAzjmaTM/s1600/logo.png" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://pmk-itb.blogspot.com/2010/03/berjalan-dengan-tuhan.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CUUESH4zfip7ImA9WxBbGEk.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-1917778412796553735.post-4912115312887518946</id><published>2010-03-12T00:26:00.002+07:00</published><updated>2010-03-17T23:26:49.086+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-03-17T23:26:49.086+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel" /><title>Kipas Kristal</title><content type="html">Tulisan ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan alat yang digunakan orang-orang untuk menyejukkan diri. Apalagi dengan struktur yang berdensitas lebih besar dari struktur amorf yang telah memusingkan kepala banyak orang. Tulisan ini murni mengenai orang Kristen. Mengapa tentang orang Kristen? Karena sekarang adalah waktu yang tepat untuk membahasnya: Natal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Natal adalah suatu hal yang lazim dikaitkan dengan pohon natal, ibadah gereja, kandang domba, lampin, palungan, orang-orang Majus. Suatu perayaan besar akan lahirnya seorang bayi, Juruselamat dunia. Setiap orang menunggu-nunggunya, setiap orang merayakannya, setiap orang sibuk mencari-cari hadiah, sibuk mengikuti ibadah-ibadah natal dan perayaannya di banyak gereja. Semua orang bersukacita, bahkan Tuhan pun tersenyum melihatnya. Benarkah?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebanyakan orang mungkin memiliki euphoria yang tinggi terhadap natal. Namun, tidak semua orang seperti itu. Banyak orang yang mungkin tiap-tiap harinya bergumul tentang apa yang akan dilakukannya untuk keberlangsungan hidupnya, banyak juga yang sedang berduka dan tidak memiliki siapa-siapa untuk merayakannya di saat begitu banyak orang di tengah kelimpahannya bisa mengeluarkan uang yang besar untuk merayakan dan menikmati indahnya natal. Pertanyaannya sekarang adalah, sebenarnya apa esensi dari natal itu sendiri?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Natal bukanlah suatu perayaan, melainkan wujud Kasih Kristus yang nyata bagi manusia. Di dalam pemikiran manusia, Natal adalah suatu keindahan. Tetapi jika saja kita mau melihat kembali apa yang terjadi pada hari kelahiran itu, di situlah kita boleh mengerti betapa butuh perjuangan keras dan ketotalan dalam memberi dari orang-orang pilihan Allah agar benar bahwa kita boleh merayakannya sekarang. Wahyu pasal 12 jelas-jelas memaparkan suatu kejadian nyata pada masa kelahiran yang betul-betul menyeramkan dan sangat menakutkan bagi manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelahiran bukanlah suatu tujuan Allah, melainkan kematian di kayu salib sebagai penebusan. Bahkan hari Jumat Agung dan Paskah pun sudah diramaikan dengan segala pesta dan hadiah-hadiah. Padahal apa yang sebenarnya terjadi pada saat itu adalah suatu derita yang luar biasa bagi Anak Manusia. Derita yang memungkinkan kita sekarang untuk merayakan ini semua dan beroleh Kasih Karunia itu. Orang-orang Kristen telah kehilangan esensi dari Natal itu sendiri. Semua orang telah sibuk dengan dirinya sendiri, meningkatkan eksistensi dirinya di dalam segala bentuk perayaan-perayaan. Tidak lagi melibatkan Allah di dalam segala perayaan-perayaan itu apalagi di dalam kesehariaannya. Padahal kalau kita mau sadari dan akui, Natal itu sendiri adalah merupakan hari ulang tahun dari Yesus itu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi orang-orang yang mengaku adalah pengikut-Nya malah tidak melibatkan-Nya sama sekali di dalam hari jadi-Nya. Sungguh ironis apa yang terjadi sekarang. Sebagai orang Kristen yang benar dan bertumbuh di dalam iman, kasih adalah sesuatu  yang harusnya kita tonjolkan di dalam Natal ini. Menonjolkan kasih sama dengan menonjolkan Kristus yang merupakan Kasih yang sempurna itu. Banyak hal yang bisa kita lakukan, melihat orang-orang di jalanan, mengunjungi panti asuhan, memberikan sumbangan. Hal-hal itu mungkin terlalu ekstrem, tapi masih mungkin dilakukan. Tidak harus hal-hal demikian, berkunjung ke tempat teman yang sedang tidak bersama keluarga, &lt;i&gt;share&lt;/i&gt; bersama tentang Natal, makan bersama, memberikan ucapan kepada orang-orang sekitar kita, saling mendoakan, saling mendukung mungkin adalah cara-cara yang bisa kita lakukan untuk boleh menyikap natal dengan benar. Jadi jangan sekali-kali menyingkirkan diri Yesus dari dalam diri kita, jangan halangi Dia bekerja dalam diri kita, jangan sampai di hari ulang tahun-Nya kita yang bekerja sendirian. Jadi masih adakah tempat bagi Yesus di dalam diri kita? Ataukah kita mau mengulangi situasi dimana Yusuf dan Maria tidak mendapatkan tempat untuk kelahiran kecuali di kandang domba? Tidak maukah kita memberikan tempat bagi Yesus di hati kita? Jika kita memang mau bertumbuh di dalam-Nya, maka natal ini akan luar biasa karena hanya menyangkut tentang Dia dan bukan kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terakhir sekali. Penasaran mengapa judul tulisan ini “Kipas Kristal?”. Ini adalah singkatan dari “Kristen Paskah dan Kristen Natal” yang merupakan fenomena yang kita lihat sekarang. Jadi jangan sampai fenomena ini menjadi benar di dalam diri kita dan lingkungan kita. Apalagi bila kita memikirkan hal ini sampai berkeringat dan menyejukkan diri dengan sbuah kipas kristal yang sesungguhnya. Hohoho.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
^.^&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
CLU&lt;br /&gt;
-smiles 4 u-&lt;b&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1917778412796553735-4912115312887518946?l=pmk-itb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pmk-itb.blogspot.com/feeds/4912115312887518946/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1917778412796553735&amp;postID=4912115312887518946" title="2 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/4912115312887518946?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/4912115312887518946?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/pmk-itb/~3/b-xfi20jHx8/kipas-kristal.html" title="Kipas Kristal" /><author><name>PMK ITB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11206849405621231548</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="http://1.bp.blogspot.com/-T8dCWznUdeI/TiQv3-5bV4I/AAAAAAAAAqk/lVCXAzjmaTM/s1600/logo.png" /></author><thr:total>2</thr:total><feedburner:origLink>http://pmk-itb.blogspot.com/2010/03/kipas-kristal.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;C0YNQH0-eip7ImA9WxBUGEg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-1917778412796553735.post-205367979456033187</id><published>2010-03-06T00:21:00.003+07:00</published><updated>2010-03-06T11:53:11.352+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-03-06T11:53:11.352+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Khotbah Jumatan" /><title>You Have a Call! (19 Februari 2010)</title><content type="html">&lt;i&gt;Dari Injil itu aku telah menjadi pelayannya menurut pemberian kasih karunia Allah, yang dianugrahkan kepadaku sesuai dengan pengerjaan kuasa-Nya.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
(Efesus 3:7)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Surat dari Paulus kepada jemaat di Efesus, ada tiga hal yang penting dan patut digarisbawahi, yakni kata “Injil”, “pelayan”, dan “anugerah”. Bila kita membuka Efesus 2 :8-9, tertulis “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri”. Melalui ayat tersebut, disebutkan bahwa anugerah merupakan pemberian Allah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Alasan Paulus menganggap panggilan melayani sebagai anugerah antara lain tertulis dalam Efesus 3:7  yang tertulis “Dari Injil itu aku telah menjadi pelayannya menurut pemberian kasih karunia Allah, yang dianugerahkan kepadaku sesuai dengan pengerjaan kuasa-Nya.”, dan juga Efesus 3:8  “Kepadaku, yang paling hina di antara segala orang kudus, telah dianugerahkan kasih karunia ini, untuk memberitakan kepada orang-orang bukan Yahudi kekayaan Kristus, yang tidak terduga itu,”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Melayani merupakan tugas seorang pelayan, dan seorang pelayan memiliki tugas yang sangat berbeda dengan tuannya. Pelayan dipilih oleh tuannya dan bertugas untuk melayani dan menyenangkan hati tuannya. Pelayan tentunya akan medapat reward dari tuannya, seperti yang tertulis dalam Kolose 3:23-24  “Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah. Kristus adalah tuan dan kamu hamba-Nya.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ada beberapa kemungkinan sikap hati manusia saat dipanggil untuk melayani. Ada yang menolak dengan alasan enggan, menganggapnya sebagai beban, dan merasa tidak pantas. Namun, di balik semua itu, tentunya masih banyak orang yang rela melayani dengan senang hati, meskipun mereka juga menemukan berbagai hambatan tersendiri. Kita bias melihat beberapa contoh tokoh di alkitab seperti Musa yang tidak pandai berbicara dan merasa minder, Yunus yang enggan melaksanakan perintah-Nya, Daud yang merupakan raja yang sibuk, dan juga Petrus yang seorang nelayan di mana ia juga pernah menyangkal Yesus.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;PENERAPAN&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Apakah Anda menyadari bahwa saat ini Allah memanggil Anda untuk melayani Allah?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Hal apa yang dapat Anda lakukan untuk meresponi panggilan Allah untuk melayani-Nya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1917778412796553735-205367979456033187?l=pmk-itb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pmk-itb.blogspot.com/feeds/205367979456033187/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1917778412796553735&amp;postID=205367979456033187" title="1 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/205367979456033187?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/205367979456033187?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/pmk-itb/~3/SbYpeNzN4fA/you-have-call-19-februari-2010.html" title="You Have a Call! (19 Februari 2010)" /><author><name>PMK ITB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11206849405621231548</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="http://1.bp.blogspot.com/-T8dCWznUdeI/TiQv3-5bV4I/AAAAAAAAAqk/lVCXAzjmaTM/s1600/logo.png" /></author><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://pmk-itb.blogspot.com/2010/03/you-have-call-19-februari-2010.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkYHQ3k7cSp7ImA9Wx9RE00.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-1917778412796553735.post-2647224341286949990</id><published>2010-02-24T23:03:00.013+07:00</published><updated>2010-12-14T13:28:52.709+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-12-14T13:28:52.709+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Publikasi" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="PMK inside" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Referensi" /><title>Hai! PMK ITB Sudah Ganti Kepengurusan Lho!</title><content type="html">&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Langsung &lt;i&gt;copy-paste &lt;/i&gt;dari sumber yang terpercaya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;center&gt;&lt;div id="spoiler"&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt;&lt;input onclick="if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')['show'].style.display != '') { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')['show'].style.display = ''; this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')['hide'].style.display = 'none'; this.innerText = ''; this.value = 'Tutup Surat Pengantar'; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')['show'].style.display = 'none'; this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')['hide'].style.display = ''; this.innerText = ''; this.value = 'Buka Surat Penganar'; }" style="margin-bottom: 10px; margin-left: 10px; margin-right: 10px; margin-top: 10px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; width: 200px;" type="button" value="Buka Surat Pengantar" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div id="show" style="background-color: transparent; background-image: url(&amp;quot;BACKGROUND URL HERE&amp;quot;); background-repeat: repeat; border-style: solid; border-width: 1px; display: none; margin: 0px; padding: 4px; width: 98%;"&gt;Bandung, 18 Februari 2010&lt;br /&gt;
No. : 041/PMK-ITB/II/2010&lt;br /&gt;
Hal : Pemberitahuan Pergantian Kepengurusan&lt;br /&gt;
Lamp. : 2 (dua) berkas&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
SURAT KETERANGAN&lt;br /&gt;
Dengan hormat,&lt;br /&gt;
Sehubungan dengan berakhirnya masa kepengurusan Persekutuan Mahasiswa Kristen Institut Teknologi Bandung (PMK ITB) periode 2009-2010 dan terbentuknya kepengurusan baru periode 2010-2011, bersama ini, kami beritahukan susunan kepengurusan PMK periode 2009-2010 dan susunan kepengurusan baru 2010-2011.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demikian surat pemberitahuan ini kami sampaikan. Semoga di masa yang akan datang dapat terjalin hubungan yang saling menguntungkan dan kerjasama yang lebih baik. Atas perhatian yang Saudara berikan, kami sampaikan terima kasih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hormat kami,&lt;br /&gt;
Koordinator Umum PMK ITB&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ivan Riandi Yosua Marganti Hutabarat&lt;br /&gt;
NIM. 10706054&lt;br /&gt;
----------------------------------------------&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengetahui,&lt;br /&gt;
Dosen Pembimbing PMK ITB&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dr. Eng. Alamta Singarimbun, M.Sc&lt;br /&gt;
NIP 131 875 445&lt;/div&gt;&lt;div id="hide"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;div id="spoiler"&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;input onclick="if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')['show'].style.display != '') { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')['show'].style.display = ''; this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')['hide'].style.display = 'none'; this.innerText = ''; this.value = 'Sembunyikan Pengurus Lama'; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')['show'].style.display = 'none'; this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')['hide'].style.display = ''; this.innerText = ''; this.value = 'Tampilkan Pengurus Lama'; }" style="margin-bottom: 10px; margin-left: 10px; margin-right: 10px; margin-top: 10px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; width: 200px;" type="button" value="Tampilkan Pengurus Lama" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div id="show" style="background-color: transparent; background-image: url(&amp;quot;BACKGROUND URL HERE&amp;quot;); background-repeat: repeat; border-style: solid; border-width: 1px; display: none; margin: 0px; padding: 4px; width: 98%;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;center&gt;------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;
Susunan Kepengurusan Persekutuan Mahasiswa Kristen&lt;br /&gt;
Institut Teknologi Bandung&lt;br /&gt;
Periode 2009-2010&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketua Umum : Ivan Riandi Yosua M. Hutabarat SF 10706054&lt;br /&gt;
Bendahara : Apriyanti Hutasoit AR 12207064&lt;br /&gt;
Sekretaris : Mariana Marselina TL 15307086&lt;br /&gt;
Koordinator Div. Doa : Tesa Fiona Eurike Kaban TF 13307074&lt;br /&gt;
Koordinator Div. Intern : Dinar Yarani SF 10707031&lt;br /&gt;
Koordinator Div. Ekstern : Faro Erikho H. Gultom TM 12207064&lt;br /&gt;
Koordinator Div. Puber : Niko Saripson P. Simamora GD 15107045&lt;br /&gt;
Koordinator Div. Perkap : Arifin KI 10507004&lt;br /&gt;
Koordinator Div. PK Putri : Astrid Monica Haurissa TL 15307087&lt;br /&gt;
Koordinator Div. PK Putra : Theo Amudi P. Marpaung TF 13307059&lt;br /&gt;
Koordinator Div. Musik : H.B. Mordekhai Kiliyan Aruan SI 15007121&lt;br /&gt;
Koordinator Div. Misi : Tanti Agustine TI 13407173&lt;br /&gt;
Koordinator Div. Intermedia : Ivan Pradibta EL 13207025&lt;br /&gt;
Senator : Janico Z.M. Ompusunggu TM 12207063&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;center&gt;&lt;img border="0" height="480" src="http://photos-c.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs370.snc3/23799_1375499580281_1015583594_31102507_4786866_n.jpg" width="640" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;center&gt;------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;/center&gt;Mereka telah dipanggil oleh Tuhan untuk bekerja di ladang yang lebih luas. ^_^ Mungkin di tempat kerja, pelayanan gereja, atau di mana pun juga. Mereka kini memberikan tugasnya pada benih-benih baru, agar benih-benih itu juga makin matang.&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div id="hide"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt;Susunan Kepengurusan Persekutuan Mahasiswa Kristen&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt;Institut Teknologi Bandung&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: small;"&gt;Periode 2010-2011&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Ketua Umum : Theo Amudi Marpaung TF 13307059&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Bendahara : Irene Nelvita Simbolon PL 15207045&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Sekretaris : Nella Riskiana TI 13408097&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Koordinator Div. Doa : Roberta Animalesto TF 13308092&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Koordinator Div. Intern : Avis Dwiwahyu Nugroho MB 10408035&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Koordinator Div. Ekstern : Peran Gatra Pinem TI 13408160&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Koordinator Div. Puber : Christian Adi Kurniawan MT 12508014&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Koordinator Div. Perkap : Rio Natanael Wijaya FI 10208075&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Koordinator Div. PK Putri : Regina Ageline MB 10408032&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Koordinator Div. PK Putra : Samuel Ady Mahendra BI 10608060&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Koordinator Div. Musik : Richard Arnold TK 13008034&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Koordinator Div. Misi : Rosalin Juniati EL 13208093&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Koordinator Div. Intermedia : Daniel Hanry Sitompul FI 10208100&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Buat kakak-kakak pengurus periode 2009-2010,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Terima kasih atas pelayanannya, kami terberkati! Tuhan Yesus memberkati!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Buat kakak-kakak pengurus periode 2010-2011,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Selamat berjuang! Tuhan Yesus memberkati! Lebih luar biasa dan dahsyat lagi!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;i&gt;Cheers&lt;/i&gt;,&amp;nbsp;Intermedia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1917778412796553735-2647224341286949990?l=pmk-itb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pmk-itb.blogspot.com/feeds/2647224341286949990/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1917778412796553735&amp;postID=2647224341286949990" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/2647224341286949990?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/2647224341286949990?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/pmk-itb/~3/1bYpPEQQJyY/hai-pmk-itb-sudah-ganti-kepengurusan.html" title="Hai! PMK ITB Sudah Ganti Kepengurusan Lho!" /><author><name>PMK ITB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11206849405621231548</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="http://1.bp.blogspot.com/-T8dCWznUdeI/TiQv3-5bV4I/AAAAAAAAAqk/lVCXAzjmaTM/s1600/logo.png" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://pmk-itb.blogspot.com/2010/02/hai-pmk-itb-sudah-ganti-kepengurusan.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CUQGSXw5fip7ImA9Wx9REkg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-1917778412796553735.post-6136487871651170682</id><published>2010-02-15T09:53:00.007+07:00</published><updated>2010-12-13T22:15:28.226+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-12-13T22:15:28.226+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="PMK Insider" /><title>Acara Kebersamaan Divisi Musik</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_iI_9b9vNzxI/S3i6BJNmg0I/AAAAAAAAAGI/IEOB5KpmIdE/s1600-h/18165_1364214870551_1387015484_30994026_4948595_n.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/_iI_9b9vNzxI/S3i6BJNmg0I/AAAAAAAAAGI/IEOB5KpmIdE/s320/18165_1364214870551_1387015484_30994026_4948595_n.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Acara kebersamaan Divisi Musik PMK ini dilakukan pada hari Minggu, 14 Februari 2010, di Ciwalk. Sebenarnya sih, tidak hanya anak divisi musik aja yang ikut, beberapa&amp;nbsp; anak intermedianya juga ikut nyusup ke acara ini, walaupun cuman disuruh jadi tukang foto doank, ya apa boleh buat.&lt;a href="http://okihita.files.wordpress.com/2010/02/onion-57.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://okihita.files.wordpress.com/2010/02/onion-57.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_iI_9b9vNzxI/S3i6JJ4fKoI/AAAAAAAAAGQ/OyGZ4r5cTfU/s1600-h/18165_1364214750548_1387015484_30994023_2748352_n.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://2.bp.blogspot.com/_iI_9b9vNzxI/S3i6JJ4fKoI/AAAAAAAAAGQ/OyGZ4r5cTfU/s200/18165_1364214750548_1387015484_30994023_2748352_n.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;Kata anak divisi musik sih, tema acaranya "kebersamaan", tapi itu gak sepenuhnya bener juga sih. Di antara kekompakan yang ditunjukkan komplotan ini, ada satu personel yang walaupun udah dibeliin tiket, tapi duduknya misah sendiri--si David. Makanya kalo dibilang kebersamaan ga bener juga sih, hehehe... &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nah, temen-temen PMK divisi lainnya, khususnya Intermedia, jangan mau kalah! Buat yang Intermedia, segera jadiin kaos kita, dan kita tunjukkan &lt;i&gt;kebersamaan di dalam Tuhan&lt;/i&gt; yang sesungguhnya.&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;GBU &lt;i&gt;guys&lt;/i&gt;...&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1917778412796553735-6136487871651170682?l=pmk-itb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pmk-itb.blogspot.com/feeds/6136487871651170682/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1917778412796553735&amp;postID=6136487871651170682" title="1 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/6136487871651170682?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/6136487871651170682?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/pmk-itb/~3/I-mU2YdQnso/acara-kebersamaan-divisi-musik.html" title="Acara Kebersamaan Divisi Musik" /><author><name>PMK ITB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11206849405621231548</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="http://1.bp.blogspot.com/-T8dCWznUdeI/TiQv3-5bV4I/AAAAAAAAAqk/lVCXAzjmaTM/s1600/logo.png" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/_iI_9b9vNzxI/S3i6BJNmg0I/AAAAAAAAAGI/IEOB5KpmIdE/s72-c/18165_1364214870551_1387015484_30994026_4948595_n.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://pmk-itb.blogspot.com/2010/02/acara-kebersamaan-divisi-musik.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkABRXo5cCp7ImA9WxFTFE0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-1917778412796553735.post-5882373499236908864</id><published>2010-02-15T02:29:00.002+07:00</published><updated>2010-04-05T02:19:14.428+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-04-05T02:19:14.428+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="dan lain-lain" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel" /><title>Disciples</title><content type="html">Shalom! Apa kabar semua?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Merasa pernah denger lagu rohani Indonesia yang musiknya nge-hip: Laskar Kristus? Juga, buat yang ikut retret kemarin, masih ingat lagu di bawah ini?&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://okihita.files.wordpress.com/2010/02/th_091_-3.gif" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://okihita.files.wordpress.com/2010/02/th_091_-3.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://okihita.files.wordpress.com/2010/02/th_091_-3.gif" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://okihita.files.wordpress.com/2010/02/th_091_-3.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://okihita.files.wordpress.com/2010/02/th_091_-3.gif" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://okihita.files.wordpress.com/2010/02/th_091_-3.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://okihita.files.wordpress.com/2010/02/th_091_-3.gif" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://okihita.files.wordpress.com/2010/02/th_091_-3.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://okihita.files.wordpress.com/2010/02/th_091_-3.gif" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://okihita.files.wordpress.com/2010/02/th_091_-3.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/zTHH9gJu_GM&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1&amp;amp;"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/zTHH9gJu_GM&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1&amp;amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Semua rap pujian ini adalah hasil karya Disciples, sebuah grup musik rohani yang beraliran hip-hop. Banyak yang keliru mengira bahwa Disciples adalah nama lain dari Saykoji, tapi sebenarnya mereka beda. Disciples beranggotakan empat orang, dan salah satu personilnya, merangkap &lt;i&gt;frontman&lt;/i&gt;, adalah Bang Igor 'Saykoji'. Jadi, mulai sekarang bedakan Disciples dengan Saykoji ya! &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka telah mengeluarkan 2 album yang berjudul "HIP-HOP ON A HIGHER LEVEL" dan "SWITCH". Asyiknya, mereka tidak melarang kita "membajak" album-album mereka, dan itu mereka utarakan di &lt;i&gt;skit &lt;/i&gt;pertama album kedua. Mereka malah ingin lagu-lagunya disebarluaskan untuk kemuliaan Tuhan.&amp;nbsp; Disciples malah memberi tautan di forum AkuPercaya, di &lt;a href="http://www.akupercaya.com/musik-film-kristen/8899-indonesian-gospel-hiphop-disciples-indonesia.html"&gt;&lt;i&gt;thread &lt;/i&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.akupercaya.com/musik-film-kristen/8899-indonesian-gospel-hiphop-disciples-indonesia.html"&gt;ini&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disciples juga punya blog pribadi di &lt;a href="http://sahabatdisciples.blogspot.com/"&gt;sahabatdisciples.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;span id="goog_1266173586743"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="goog_1266173586744"&gt;&lt;/span&gt;, dan akun Facebook di &lt;a href="http://www.facebook.com/disciplesindonesia"&gt;/disciplesindonesia&lt;/a&gt;. Semua lirik lagu mereka ada di catatan FB, jadi kamu tidak perlu repot-repot dengerin lagu untuk bisa hafal liriknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Well, berhubung ini adalah minggu Valentine, nih ada salah satu lagu Disciples yang bertemakan cinta, didasari langsung oleh Alkitab, judulnya &lt;i&gt;Itu Namanya Cinta&lt;/i&gt;. 'Met dengerin, dan selamat Hari Valentine, semuanya! Ingat untuk memberikan kasih yang diajarkan Yesus pada kita ke semua orang.&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://okihita.files.wordpress.com/2010/02/listen.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://okihita.files.wordpress.com/2010/02/listen.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/BXRcOAQzjIY&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1&amp;amp;"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/BXRcOAQzjIY&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1&amp;amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1917778412796553735-5882373499236908864?l=pmk-itb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://pmk-itb.blogspot.com/feeds/5882373499236908864/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1917778412796553735&amp;postID=5882373499236908864" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/5882373499236908864?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/1917778412796553735/posts/default/5882373499236908864?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/pmk-itb/~3/ki9VuEqz4F0/disciples.html" title="Disciples" /><author><name>PMK ITB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11206849405621231548</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="http://1.bp.blogspot.com/-T8dCWznUdeI/TiQv3-5bV4I/AAAAAAAAAqk/lVCXAzjmaTM/s1600/logo.png" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://pmk-itb.blogspot.com/2010/02/disciples.html</feedburner:origLink></entry></feed>

