<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4584712772580297333</id><updated>2024-11-05T18:58:00.791-08:00</updated><category term="Ilmiyah"/><title type='text'>PONDOK PESANTREN  NURUL ULUM</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://pp-nurululum.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4584712772580297333/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pp-nurululum.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>10</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4584712772580297333.post-1310865042197684827</id><published>2013-02-09T16:25:00.002-08:00</published><updated>2013-02-10T15:03:31.097-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ilmiyah"/><title type='text'>Filsuf Dari Nama Rasulullah Saw</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjWwqgEgm2pz1ro1XjD3peo_l6qKEdSepLxSENxedE-RyCQk-JGNRsrGw2k4ZFFsOqU-kFw3mbU7tbHy9Xjd2kSuxwPvtJc5aqzxmGfEjU2Dr2fMUUbha2CY5xtMzBHho0DV8_jVbdBrnY/s1600/muhammad-rasulullah.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;175&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjWwqgEgm2pz1ro1XjD3peo_l6qKEdSepLxSENxedE-RyCQk-JGNRsrGw2k4ZFFsOqU-kFw3mbU7tbHy9Xjd2kSuxwPvtJc5aqzxmGfEjU2Dr2fMUUbha2CY5xtMzBHho0DV8_jVbdBrnY/s200/muhammad-rasulullah.jpg&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div id=&quot;NewsPostDetailSummary&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
		&lt;strong&gt;
			dikutip dari nu online Senin, 21/01/2013 10:08
Ketika Rasuulluh Saw belum dilahirkan, nabi-nabi terdahulu, mulai Nabi 
Adam sampai Nabi Isa telah memberi kabar kepada umatnya akan datangnya 
nabi akhir zaman dengan ciri-ciri yang tertentu. Yaitu, dilahirkan di 
kota Makkah, hijrah di kota Madinah dan wafatnya juga di kota Madinah, 
dan kekuasaannya membentang sampai di kota Syam. Nama Rasulullah Saw 
kalau di Kitab Injil adalah Ahmad. Allah berfirman, &quot;Dan (Ingatlah) 
ketika Isa ibnu Maryam berkata: &quot;Hai Bani Israil, Sesungguhnya Aku 
adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan Kitab sebelumku, yaitu Taurat,
 dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan 
datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad).&quot; Maka tatkala Rasul itu
 datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka 
berkata: &quot;Ini adalah sihir yang nyata.&quot; (QR. As-Shaf : 6)
		&lt;/strong&gt;
	&lt;/div&gt;
&lt;div id=&quot;NewsPostDetailContent&quot;&gt;
	&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
dikutip dari nu online Senin, 21/01/2013 10:08&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Ketika Rasuulluh Saw belum dilahirkan,
 nabi-nabi terdahulu, mulai Nabi Adam sampai Nabi Isa telah memberi 
kabar kepada umatnya akan datangnya nabi akhir zaman dengan ciri-ciri 
yang tertentu. Yaitu, dilahirkan di kota Makkah, hijrah di kota Madinah 
dan wafatnya juga di kota Madinah, dan kekuasaannya membentang sampai di
 kota Syam. Nama Rasulullah Saw kalau di Kitab Injil adalah Ahmad. Allah
 berfirman, &quot;Dan (Ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: &quot;Hai Bani 
Israil, Sesungguhnya Aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan Kitab
 sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) 
seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad 
(Muhammad).&quot; Maka tatkala Rasul itu datang kepada mereka dengan membawa 
bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: &quot;Ini adalah sihir yang nyata.&quot; 
(QR. As-Shaf : 6)&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Perlu diketahui, bahwa nama yang 
dikemukam oleh Nabi Isa tadi, itu bukan sekedar nama. Akan tetapi 
merupakan pemberian dari Allah Swt yang tentunya ada makna yang 
terkandung. Di dalam nama Ahmad jika ditulis dengan huruf Arab tanpa 
dipisah-pisah ada filsuf tentang adanya gerakan salat. Huruf alif (ا) 
menunjukan simbol tentang orang yang berdiri. Huruf ha (ح) menggambarkan
 tentang orang yang sedang rukuk. Huruf mim (م) menggambarkan tentang 
orang yang sedang sujud. Huruf dal (د) menunjukan gambaran orang yang 
sedang duduk tahiyat salat.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Selain makna tersebut, ada juga makna 
yang tersembunyi di balik nama Ahmad. Yaitu, secara Gramatika Arab, kata
 Ahmad itu termasuk sighat mubalaghah (bentuk yang mempunyai arti 
banyak) dari kata Hamdu (memuji). Jadi, bisa diambil kesimpulan bahwa 
Nabi Ahmad, nama dari Nabi Muhammad Saw mempunyai arti orang yang paling
 banyak memuji Allah.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Nabi Muhammad Saw bersabda, &quot;Aku adalah 
Ahmad tanpa mim (م).&quot; Ahmad tanpa mim (م) akan mempunyai arti Ahad 
(Esa), yang merupakan sifat Allah yang sangat unik. Mim (م) yang 
merupakan simbol personafikasi dan manifestasi Allah dalam diri Nabi 
Muhammad Saw pada hakikatnya adalah bayangan Ahad yang ada di alam 
semesta. Mim adalah wasilah antara makhluk dengan Khaliqnya. Mim adalah 
jembatan yang menghubungkan para kekasih Allah dengan sang kekasihnya 
yang mutlak. Dengan kata lain, Nabi Muhammad Saw merupakan mediator 
antara makhluk dengan Allah Swt.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Menurut Iqbal, &quot;Muhammad benar-benar 
berfungsi &quot;mim&quot; yang &quot;membumikan&quot; Allah dalam kehidupan manusia. Dialah 
&quot;Zahir&quot;nya Allah; dialah Syafi&#39; (yang memberikan syafaat, pertolongan 
dan rekomendasi) antara makhluk dengan Tuhannya. Ketika anda ingin 
merasakan kehadiran Allah dalam diri anda, hadirkan Muhammad. Ketika 
anda ingin disapa oleh Allah, sapalah Muhammad. Ketika anda ingin 
dicintai Allah, cintailah Muhammad. Qul inkuntum tuhibbunallah fat 
tabi&#39;uni yuhbibkumullah, &quot;Apabila kalian cinta kepada Allah maka 
ikutilah aku (Muhammad) kelak Allah akan cinta kepada kalian.&quot; Kepada 
orang seperti inilah kita diwajibkan cinta, berkorban dan bermohon untuk
 selalu bersamanya, di dunia dan akhirat. Sebab seperti kata Nabi, 
&quot;Setiap orang akan senantiasa bersama orang yang dicintainya.&quot;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Selain nama Ahmad, Rasulullah Saw juga 
mempunyai nama Muhammad. Nama ini pemberian dari kakeknya, Abdul 
Muthalib. Nama ini diilhami atas harapan besar Abdul Muthalib agar kelak
 cucunya ini dipuji oleh makhluk seantero dunia karena sifatnya yang 
terpuji. Adapun nama tersebut kalau ditinjau secara Gramatika Arab 
berstatus sebagai Isim Maful (obyek) dari asal kata Hammada. Menurut 
kiai Maksum bin Ali dalam kitab Amsilatut Tasrifiyah menyebutkan bahwa 
penambahan tasdid mempunyai faidah Taksir (banyak). Jadi, artinya adalah
 orang yang banyak dipuji. Sebab semua makhluk di dunia ini memuji 
Rasulullah Saw dengan membaca shalawat untuknya. Allah berfirman, 
&quot;Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. 
Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan 
ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.&quot; (QS. Al-Ahzab :56).&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Yang heboh lagi, dari nama Muhammad, di 
situ ada filsup yang terkandung. Yaitu, jika kita mau mengangan-angan 
kerangka huruf Muhammad apabila ditulis dengan hurup Arab ternyata 
menunjukan kerangka manusia. Sebab, mim (م) yang bundar dari kata 
Muhammad (محمد) itu menunjukan kepala manusia, karena kepala manusia itu
 bundar. Huruf ha (ح) kalau kita dobelkan menjadi dua akan menunjukan 
dua tangan manusia. Huruf mim (م) yang kedua menunjukan tentang perut 
manusia. Huruf dal (د) menunjukan kedua kaki manusia.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Selain itu, ada juga makna-makna yang 
tersembunyi lagi. Yaitu, huruf mim menunjukan kata Minnah yang berarti 
anugerah. Sebab, Allah memberi anugerah kepada Rasulullah Saw dengan 
anugerah yang sangat luar biasa melebihi apa yang telah diberikan kepada
 yang lainnya. Huruf ha menunjukan kata Hubbun (cinta). Sebab, Allah 
mencintai Nabi Muhammad Saw dan umatnya melebihi cintanya kepada 
nabi-nabi yang lain beserta umatnya. Huruf mim yang kedua menunjukan 
kata Maghfirah yang berarti ampunan. Sebab, Allah mengampuni segala dosa
 yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Saw, baik yang sudah lampau atau yang
 akan datang. Nabi Muhammad Saw adalah nabi yang maksum (terjaga dari 
melakukan dosa). Adapun jika disandarkan untuk umatnya, maka Allah akan 
mengampuni dosa-dosa umat Nabi Muhammad Saw jikalau mereka mau 
bertaubat. Tidak seperti umat-umat terdahulu yang apabila melakukan dosa
 langsung mendapat siksa dan teguran dari Allah. Huruf dal menunjukan 
kata Dawaamuddin. Artinya, abadinya agama Islam. Sebab, agama Islam akan
 tetap ada sampai akhir zaman. Apabila agama Islam sudah lenyap karena 
ditinggal oleh manusia, maka tunggulah kehancuran dunia ini.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kesimpulan dari semua ini adalah, kalau 
orang itu sudah mengaku agamanya Islam, maka kerjakanlah salat. Sebab, 
salat merupakan tiang agama dan merupakan ajaran nabi-nabi terdahulu 
yang disempurnakan oleh Nabi Muhammad Saw. Jika seseorang sudah 
menjalankan salat dan ajaran Islam yang lainnya, maka dia termasuk orang
 yang bertaqwa yang akan dimasukkan Allah ke dalam surga-Nya. Karena 
umat Nabi Muhammad Saw yang masuk ke surga itu akan dirupakan manusia. 
Mengapa demikian? Ini kembalinya kepada keagungan nama Nabi Muhammad saw
 yang menunjukkan kerangka manusia. Apabila manusia masih berbentuk 
manusia, maka dia tidak akan masuk neraka. Adapun mengenai orang kafir, 
ada ulama yang berpendapat bahwa mereka di neraka itu berwujud babi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;NewsDetailField&quot;&gt;
                  Penulis:&amp;nbsp;Amirul Ulum
             &lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pp-nurululum.blogspot.com/feeds/1310865042197684827/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pp-nurululum.blogspot.com/2013/02/filsuf-dari-nama-rasulullah-saw.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4584712772580297333/posts/default/1310865042197684827'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4584712772580297333/posts/default/1310865042197684827'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pp-nurululum.blogspot.com/2013/02/filsuf-dari-nama-rasulullah-saw.html' title='Filsuf Dari Nama Rasulullah Saw'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjWwqgEgm2pz1ro1XjD3peo_l6qKEdSepLxSENxedE-RyCQk-JGNRsrGw2k4ZFFsOqU-kFw3mbU7tbHy9Xjd2kSuxwPvtJc5aqzxmGfEjU2Dr2fMUUbha2CY5xtMzBHho0DV8_jVbdBrnY/s72-c/muhammad-rasulullah.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4584712772580297333.post-7001044083562239524</id><published>2013-01-03T03:51:00.001-08:00</published><updated>2013-02-10T15:04:10.869-08:00</updated><title type='text'>Musik dan Penghayatan Religius Sufi</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEirDrwjYcUuN8vaMOZ4D5bw5esDc643TIX2TO24t-aBySdZGdL8xYmUf4TurRp6-H8Tm2yNAgXZgyhqv3zqgZ0zi59F3YLY7xPW4hW-DqdbIQ7ujDROMBOt-h8Spx9jTAFuWbyQI3Vjwzs/s1600/headerimg.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;61&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEirDrwjYcUuN8vaMOZ4D5bw5esDc643TIX2TO24t-aBySdZGdL8xYmUf4TurRp6-H8Tm2yNAgXZgyhqv3zqgZ0zi59F3YLY7xPW4hW-DqdbIQ7ujDROMBOt-h8Spx9jTAFuWbyQI3Vjwzs/s200/headerimg.jpg&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Imam al-Ghazali tetap bersikukuh pada pendapatnya tentang &lt;em&gt;sama’&lt;/em&gt;,
 yakni konser kerohanian para sufi yang disertai pembacaan sajak dan 
tari-tarian. Meskipun para pakar fikih menegaskan bahwa musik itu 
dilarang, Imam Syafi’i memakruhkan musik dan tidak menerima kesaksian 
dari orang yang mendengarkan musik. Imam Malik dan Imam Abu Hanifah 
mengharamkan. Bahkan, sebagian kalangan sufi sendiri ada yang 
berkomentar miring tentang nyanyian. Fudail bin Iyadh mengatakan, 
“Nyanyian adalah perisai zina.” Abdullah bin Mas’ud bahkan menyatakan, 
“Nyanyian dapat menumbuhkan sifat munafik”.&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Sama’&lt;/em&gt; sebenarnya bersumber dari kodrat tubuh dan jiwa 
menusia sendiri. Manusia tidak dapat dipisahkan dari ritme atau musik, 
dan musik sangat penting bagi kesegaran jiwa. Ada musik yang dapat 
membahagaiakan dan ada yang dapat membuat sedih. Bagi sebagian besar 
kalangan sufi, &lt;em&gt;sama’ &lt;/em&gt;merupakan sarana untuk mendekatkan diri kepada sang Khalik. &lt;em&gt;Sama’&lt;/em&gt; dapat mempengaruhi keadaan hati dari lupa menuju ingat kepada Tuhan. Sebagian sufi berkata, “&lt;em&gt;Sama’&lt;/em&gt; adalah makanan jiwa bagi ahli &lt;em&gt;ma’rifat.&lt;/em&gt;” &lt;em&gt;Sama’&lt;/em&gt; dapat membawa pengdengarnya ke puncak spiritualitas yang disebut dalam istilah tasawuf dengan &lt;em&gt;wajd&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;Imam al-Ghazali dalam kitab Ihya’, setelah mengutip beberapa pendapat tentang hal-ihwal &lt;em&gt;wajd&lt;/em&gt;, mengatakan, &lt;em&gt;wajd&lt;/em&gt; adalah salah suatu keadaan yang dihasilkan oleh &lt;em&gt;sama’&lt;/em&gt;, ia berupa &lt;em&gt;warid&lt;/em&gt; (intuisi) dari Allah SWT yang datang kepada jiwa pendengarnya. Keadaan itu ada yang mengarah kepada &lt;em&gt;mukasyafat&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;musyahadat&lt;/em&gt;, dan ada yang mengarah pada perubahan pada &lt;em&gt;ahwal&lt;/em&gt;,
 seperti rasa rindu, takut, dan lain-lain. Keadaan itu juga dapat 
membakar hati dan membersihkannya dari karat-karat nafsu yang 
sebagaimana api yang membakar dan menghilangkan karat-karat besi. 
Perubahan-perubahan yang terjadi ketika &lt;em&gt;wajd&lt;/em&gt; juga nampak pada 
keadaan lahir. Ada yang sampai menangis, berteriak, bahkan ada yang naik
 terbang beberapa meter dari permukaan bumi.&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;Para sufi juga memandang bahwa &lt;em&gt;sama’&lt;/em&gt; berkaitan dengan &lt;em&gt;tajarrud&lt;/em&gt;,
 yakni pembebasan dari alam benda melalui sarana yang berasal dari alam 
benda itu sendiri. Meskipun suara, bunyi, ritme, nada, dan lain-lain 
berasal dari alam benda yang dikuasai bentuk dan rupa, namun ia 
mempunyai hubungan dengan alam kerohanian yang tidak mempunyai rupa. 
Seperti hukum fikih yang terkait dengan hukum lahir, tapi ia bertalian 
dengan hakikat dan makna spritual agama.&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;Musik menurut tinjauan al-Ghazali secara umum bukanlah hal yang 
tabu. Musik menjadi hal yang tabu karena ada faktor eksternal, sedangkan
 hakikat musik sendiri sama dengan bunyi-bunyian yang lain seperti 
kicauan burung, ringkikan kuda, dll. Kecuali beberapa alat musik yang 
sudah di-&lt;em&gt;nash&lt;/em&gt; keharamannya.&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;Al-Ghazali—seperti kebanyakan para sufi—menjadikan musik sebagai sarana untuk mencapai &lt;em&gt;ma’rifat&lt;/em&gt;. Hati adalah tempat bersemayam rahasia-rahasia Ilahi yang tidak bisa tergali kecuali dengan &lt;em&gt;sama’&lt;/em&gt;. Nyanyian-nyanyian indah dan merdu yang bernuansa religius dapat menembus ke dalam relung hati pendengarnya.&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;Banyak tarekat-tarekat yang menjadikan &lt;em&gt;sama’&lt;/em&gt; sebagai 
media zikirnya, seperti Tarekat al-Mawlawiyah, Alawiyah, Sanusiyah, dan 
lain-lain. Yang disebut pertama adalah tarekat yang berdiri di Anatolia 
(Asia Kecil) Turki pada Abad ketiga belas. Sampai sekarang merupakan 
tarekat yang berpengaruh di sana. Asal-muasal tarekat ini menggunakan &lt;em&gt;sama’&lt;/em&gt;
 sebagi sarana zikir mempunyai kisah yang unik. Pendiri tareakat ini, 
Jalaluddin ar-Rumi (604 H/1207 M-672H/1273 M), pada suatu hari dia 
mengunjungi sahabatnya Husamuddin, seorang pandai besi dan emas. Di 
depan kedai sahabatnya itu, ar-Rumi tiba-tiba terpesona mendengar 
pukulan palu berulang-ulang pada landasan besi. Dia seakan mendengar 
seruan, “Allah!,&amp;nbsp; Allah!, Allah!” berulang-ulang. Dengan spontan dia 
menari berputar-putar sehingga menjadi &lt;em&gt;wajd&lt;/em&gt;. Sejak itulah ia mengajarkan tari berputar seperti gasing kepada para pengikutnya disertai iringan musik dan pembacaan sajak.&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;Sementara itu, kelompok yang getol menolak &lt;em&gt;sama’&lt;/em&gt; datang dari kelompok &lt;em&gt;fuqaha’&lt;/em&gt; dan sebagian dari kalangan &lt;em&gt;mutashawwifah&lt;/em&gt; sendiri. Sebagian &lt;em&gt;mutashawwifah&lt;/em&gt;
 berpanangan bahwa ajaran tasawuf tidak layak terkontaminasi dengan 
hal-hal yang tidak serius, sebab ajaran tasawuf menekankan pada 
kesungguhan dan keseriuasan. &lt;em&gt;Sama’&lt;/em&gt; bagi mereka seperti gurauan 
yang tidak berfaidah. Imam adh-Dhahak bilang, “Nyanyian bisa merusak 
hati dan membuat murka Tuhan.” Imam Junaid mengatakan, “Bila ada seorang
 murid yang ingin melakukan aktivitas &lt;em&gt;sama’&lt;/em&gt;, maka ketahuilah bahwa sesungguhnya dia melakukan aktivitas yang sia-sia.”&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;Imam Junaid sebenarnya melakukan aktivitas &lt;em&gt;sama’&lt;/em&gt; seperti
 juga Imam Sahal at-Tasturi dan Imam Sari as-Saqati, hanya saja beliau 
melarang kepada seorang murid yang notabene belum memiliki kekuatan 
spiritual seperti mereka. Karena itu, ketika Abul Abbas Khidir AS. 
ditanya tentang kontroversi &lt;em&gt;sama’&lt;/em&gt;, beliau manjawab, “Ia adalah 
sesuatu yang dapat membersihkan kesalahan, tapi hanya ulama yang bisa 
selamat di atasnya.” Ada yang mengatakan bahwa &lt;em&gt;sama’&lt;/em&gt; hanyalah boleh dilakukan oleh para &lt;em&gt;‘arifin&lt;/em&gt; yang sudah stabil, bukan seorang murid pemula.&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;Jadi, bukan sembarang orang yang bisa menjadikan &lt;em&gt;sama’&lt;/em&gt; sebagai sarana dan media untuk &lt;em&gt;taqarrub&lt;/em&gt;
 kepada Allah SWT. Hanyalah jiwa yang mulia dan bersih hatinya dari 
kotoran serta terbebas dari belenggu hawa nafsu. Sedangkan tujuan utama &lt;em&gt;sama’&lt;/em&gt; adalah &lt;em&gt;taqarrub&lt;/em&gt; kepada Allah SWT dengan bisa mencapai &lt;em&gt;wajd&lt;/em&gt;. Sementara itu, bukan hanya dengan &lt;em&gt;sama’&lt;/em&gt; untuk mencapai &lt;em&gt;wajd&lt;/em&gt;, masih banyak cara yang lain, seperti membaca dan mendengarkan al-Quran, zikir, dan lain-lain.&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;*) Sumber tulisan: Buletin &lt;strong&gt;SIDOGIRI&lt;/strong&gt;,&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; edisi 004, hal. 35-37, Shafar, 1427 H.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pp-nurululum.blogspot.com/feeds/7001044083562239524/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pp-nurululum.blogspot.com/2013/01/musik-dan-penghayatan-religius-sufi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4584712772580297333/posts/default/7001044083562239524'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4584712772580297333/posts/default/7001044083562239524'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pp-nurululum.blogspot.com/2013/01/musik-dan-penghayatan-religius-sufi.html' title='Musik dan Penghayatan Religius Sufi'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEirDrwjYcUuN8vaMOZ4D5bw5esDc643TIX2TO24t-aBySdZGdL8xYmUf4TurRp6-H8Tm2yNAgXZgyhqv3zqgZ0zi59F3YLY7xPW4hW-DqdbIQ7ujDROMBOt-h8Spx9jTAFuWbyQI3Vjwzs/s72-c/headerimg.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4584712772580297333.post-8928669724003369877</id><published>2013-01-03T03:43:00.001-08:00</published><updated>2013-02-10T15:03:31.102-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ilmiyah"/><title type='text'>Rambut; Antara Trendi dan Sunah Nabi</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.sidogiri.net/assets/artikel/1355458703_ini.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://www.sidogiri.net/assets/artikel/1355458703_ini.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Sebagian orang berpendapat bahwa rambut adalah mahkota yang perlu 
untuk diperhatikan. Oleh karenanya, seorang kan merasa bangga jika 
memiliki model rambut yang bagus dan indah. Lebih-lebih rasa percaya 
diri seseorang akan lebih besar jika ia baru dating dari tempat pangkas 
rambut.&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;Kecenderungan semacam ini mulai menjamur disebabkan tayangan 
televisi yang menampilkan gaya rambut yang lagi ramai dan popular. Juga 
karena bertambah banyaknya salon rambut yang memudahkan siapa saja untuk
 memperindah penampilan rambutnya.&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;Fenomena semacam ini tidak hanya ramai dilakukan oleh kalangan 
dewasa, anak-anak juga tidak kalah ketinggalan untuk memperindah 
penampilan rambutnya. Berbagai model rambut telah banyak ditawarkan oleh
 tukang pangkas atau tata rias rambut, bahkan model rambut pada tahun 
berikutnya telah ada pada tahun ini.&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;Pada dasarnya, Islam menganjurkan para pemeluknya agar selalu 
berpenampilan bagus. Namun yang menjadi maslah adalah ketika seorang 
Muslim memangkas rambut dengan mengikuti trend rambut orang-orang kafir,
 trend yang telah menjadi ciri khas mereka. Hal inilah yang masalah.&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;Meniru gaya orang kafir adalah perbuatan yang dilarang oleh 
agama. Sebab dalam hal penampilan, Islam selalu mengambil jarak dengan 
orang kafir. “&lt;em&gt;Seseorang yang menyerupai sebuah komunitas, maka ia termasuk dalam komunitas itu.&lt;/em&gt;” (HR. Ahmad, Abu Dawud, dan an-Nasa’i).&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;Seharusnya yang dilakukan seorang Muslim adalah mengikuti sunah 
Nabi SAW. Merasa bangga dengan sunah Nabi SAW, bukan malah mengikuti 
ciri khas dan trend orang kafir. Sebab seorang Muslim harus berbeda 
dengan orang kafir. (HR. Bukhari dan Muslim).&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Perhatian Nabi SAW trehadap Rambut&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

Kecintaan Nabi SAW kepada sahabat dan umatnya begitu besar. Beliau 
khawatir jika kelak terdapat dari umatnya yang tidak memperoleh 
kenikmatan akhirat. Nabi SAW benar-benar manjaga tindak tanduk orang di 
sekitarnya.&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;Pernah Nabi Muhammad SAW kedatngan tamu seorang muallaf yang gaya
 rambutnya merupakan ciri khas orang-orang musyrik. Maka Nabi SAW 
berkata kepada lelaki itu. “&lt;em&gt;Tinggalkanlah model rambut orang kafir dan berkhitanlah.&lt;/em&gt;” (HR. Abu Dawud).&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;Tindakan Nabi SAW ini bukanlah perintah wajib bagi seseorang yang
 baru masuk Islam agar mencukur habis rambutnya. Melainkan perintah 
supaya bertindak berbeda dengan orang musyrik, dengan tidak mengikuti 
trend rambut mereka, juga membuang segala atribut kemusyrikan.&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;Abdul-Muhsin al-‘Ibad dalam Syarh &lt;em&gt;Sunan Abi Dawud&lt;/em&gt;-nya memberi catatan mengenai ‘rambut kemusyrikan’dalam teks Hadis dengan menulis, “&lt;em&gt;Yakni
 sesuatu yang menjadi ciri khas kekufuran, seperti trend yang khusus 
dimiliki orang kafir yang ada di kepala. Semisal mencukur rambut dengan 
model tertentu. Maka tindakan yang menjadi trend orang kafir ini wajib 
dijahui dan dihindari.&lt;/em&gt;”&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;Tidak hanya kepada orang dewasa perhatian Nabi SAW dalam masalah 
rambut, kepada anak kecil beliau juga menaruh perhatiannya. Sekali lagi,
 perhatian beliau ini merupakan bentuk kasih saying sekaligus 
keprihatinan beliau jika terdapat anak kecil yang model rambutnya sama 
dengan trend orang kafir.&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;Sebagaimana Hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad bin Hambal, 
ketika Ja’far bin Abi Thalib r.a. syahid dalam perang mu’tah. Rasulullah
 SAW mendatangi keluarga Ja’far dan berkata, “&lt;em&gt;Setelah hari ini janganlah kalian menangis atas kematian saudaraku.&lt;/em&gt;” Kemudian Nabi SAW memanggil putra-putra Ja’far dan memerintahkan agar memanggil tukang cukur. Lalu rambut mereka dicukur rapi.&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;Nabi SAW juga melarang mencukur rambut dengan model &lt;em&gt;qaz’a&lt;/em&gt;,
 yaitu mencukur sebagian rambut dan tidak mencukur sebagian yang lain 
sekiranya menyerupai awan berarak (bergumpal-gumpal). Kepada anak yang 
bermodel rambut seperti ini Nabi SAW berkata, “&lt;em&gt;Cukurlah semuanya atau tidak sama sekali.&lt;/em&gt;” (HR. Abu Dawud dan An-Nasa’i).&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;Sebagai orang tua, guru, atau wali dari anak asuh, maka wajib 
mengingatkan anak-anaknya agar selalu berpenampilan sesuai dengan sunah 
Nabi SAW. Juga wajib para orang tua adalah mengawasi penampilan (rambut)
 anaknya dan mengetahui kapan seorang anak harus memangkas rambut dan 
kapan tidak memangkasnya. Termasuk memberikan pemahaman yang benar 
mengenai agama, agar anak-anak tidak mengikuti tradisi orang-orang 
musrik. &lt;em&gt;Allahumma Unshurna fit-Tiba’i Sunnati Rasulillah&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) Sumber tulisan: Buletin &lt;strong&gt;SIDOGIRI&lt;/strong&gt;,&lt;br /&gt;hal 94-95, edisi 77, Shafar, 1434 H.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pp-nurululum.blogspot.com/feeds/8928669724003369877/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pp-nurululum.blogspot.com/2013/01/rambut-antara-trendi-dan-sunah-nabi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4584712772580297333/posts/default/8928669724003369877'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4584712772580297333/posts/default/8928669724003369877'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pp-nurululum.blogspot.com/2013/01/rambut-antara-trendi-dan-sunah-nabi.html' title='Rambut; Antara Trendi dan Sunah Nabi'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4584712772580297333.post-3585939986430935844</id><published>2013-01-03T03:32:00.003-08:00</published><updated>2013-02-10T15:03:31.099-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ilmiyah"/><title type='text'>Eksistensi Bahasa Arab di Pesantren</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.sidogiri.net/assets/artikel/1354206157_tengah.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://www.sidogiri.net/assets/artikel/1354206157_tengah.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Namun,bukan berarti bahasa Inggris 
adalah bahasa yang paling indah di mukabumi. Ada bahasa lain yang 
cerdas, lebih berdaya guna, lebih menyelamatkan kehidupan dunia daripada
 sekedar bahasa Inggris, apalagi didukung dengan keindahannya yang jauh 
lebih baik dari bahasa-bahasa yang lain. Karena dari setiap huruf yang 
membentuksatu kata itu bisa mempunyai beragam makna yang sangat 
kompleks. Tiada lain bahasa itu adalah bahasa Arab,. Banyak orang yang 
belum memahami secara betul kalau pada hakikatnya bahasa Arab termasuk 
kategori bahasa yang mempunyai nilai estetika yang sangat tinggi 
dibanding bahasa-bahasa bangsa lain. Ia ibarat permata yang tersimpan di
 dalamkarang yang tersembunyi jauh di dalamlautan. Sesuatu yang amat 
indah dan tak ternilai harganya jika disejajarkan dengan barang-barang 
berharga lainnya, namun sulit untuk didapatkan.Berdasarkan hasil 
pengamatan dan data-data berbagai narasumber, bahasa Arab menduduki 
peringkatke-enam tingkat dunia.Sementara itu bahasa Inggris menduduki 
berada di peringkat utama.Umumnya,masyarakat lebih antusias terhadap 
bahasa Inggris karena lebih mudah untuk dipelajari.Sedangkan bahasa 
Arab, oleh orang awam dianggap terlalu sukar untuk dipahami apalagi 
untuk menyusun kalimat-kalimatnya secara benar.Sebab, salah sedikit saja
 dalam mengucapkan atau dalam penulisan, maka bisa mengakibatkan 
perubahan pada makna.Contoh sederhananya, ketika kita salah dalam 
memberikan harakat fathah, dlammah, kasrah, atau bahkan memberi tasydid,
 maka makna yang terkandung didalamnya tersebut akan berubah. Dan ketika
 kandungan maknanya berubah,tentu ini akan berakibat pada kekacauan 
epistemologi karena alur makna dalam kata-kata itu jadi samar.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Para pengamat bahasa mengakui kalau 
bahasa Arab merupakan bahasa asing yang memerlukan dedikasi tinggi untuk
 mempelajarinya.Nilai itulah yang membedakan bahasa Arab dengan bahasa 
yang lainnya.Maka takheran jika kalimat-kalimat yang tersusun sesuai 
dengan kaidah bahasa Arab, acapkali orang-orang dibuat geleng-geleng 
karenanya.Terlebih, bahasa Arab yang terkandung dalam Alquran. Allah Swt
 berfirman, &quot;Katakanlah: ‘Sesungguhnya jika manusia dan Jin berkumpul 
untuk membuat yang serupa Alquran ini, niscaya mereka tidak akan dapat 
membuat serupa dengan dia, sekalipun sebagian mereka menjadi pembantu 
bagi sebagian yang lain.&quot; (QS. al-Isra&#39;: 86)&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dari uraian di atas, jelas sekali bahwa 
bahasa Arab sejatinya adalah bahasa yang unggul tak 
tertandingi.Terbukti, Alquran yang merupakan sumber utama segala bidang 
keilmuan saja memakai bahasa Arab.Dikatakan unggul, menurut hemat 
penulis karena bahasa Arab telah lulus seleksi untuk digunakan sebagai 
bahasa Alquran. Karena Alquran adalah Kalamullah yang sangat mulia dan 
agung, tidaklah mungkin Allah menyejajarkan sesuatu yang tidak setara 
denganNya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sebagai umat Islam, sepatutnya kita 
bangga dengan memiliki bahasa Arab. Kita tidak perlu inferior karena ada
 bahasa lain yang dikatakan lebih unggul dari pada bahasa Arab. Karena 
sesungguhnya bahasa Arab adalah bahasa yang kelak akan dipakai di surga.
 Banyak keterangan yang menjelaskan hali tu.Dalam kehidupan di surga, 
seluruh makhluk akan memakai bahasa Arab.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Jika Anda belum yakin kalau bahasa Arab 
itu adalah bahasa yang indah lagi unggul, ada baiknya penulis 
menampilkan sastrawan legenda sepanjang masa.Anda mungkin sudah mengenal
 nama beliau, dia adalah Imriil Qois atau Majnun. Tokoh utama dalam 
kisah Laila Majnun.Sebuah kisah legendaris yang bermuatan cinta murni 
dan nyata adanya.Syair-syairnya terangkai dengan indah dan penuh dengan 
makna.Wajar jika kemudian sebagian besar penduduk bumi mengaguminya.&lt;/div&gt;
Diakui atau tidak, tidak sedikit yang 
merasa minder (bahkangengsi) jika menggunakan bahasa Arab. Akan tetapi, 
jika penulis mengilustrasikan; seandainya ada barang yang di kemas bagus
 dan ‘ngejreng&#39; namun kualitasnya standar dibandingkan dengan permata 
yang kusam, Anda akan pilih yang mana? Bagi orang yang jenius dalam 
berbisnis, pastilah ia akan memilih permata. Karena permata bernilai 
lebih meski bentuknya terbilang kecil.Sungguh, bahasa Arab pada masa 
sekarang ibarat sebuah permata yang hilang</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pp-nurululum.blogspot.com/feeds/3585939986430935844/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pp-nurululum.blogspot.com/2013/01/eksistensi-bahasa-arab-di-pesantren.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4584712772580297333/posts/default/3585939986430935844'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4584712772580297333/posts/default/3585939986430935844'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pp-nurululum.blogspot.com/2013/01/eksistensi-bahasa-arab-di-pesantren.html' title='Eksistensi Bahasa Arab di Pesantren'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4584712772580297333.post-2536328582642921068</id><published>2013-01-03T03:21:00.003-08:00</published><updated>2013-02-10T15:03:31.098-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ilmiyah"/><title type='text'>Moral Para Politikus</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.sidogiri.net/assets/artikel/1356617538_ini.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://www.sidogiri.net/assets/artikel/1356617538_ini.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Gambaran masyarakat yang biasa disematkan kepada para politikus 
hingga kini bisa dibilang masih negatif. Untuk mengatakan bahwa moral 
para politikus itu seperti tikus tentu saja merupakan gambaran yang 
terkesan terlalu kasar dan kurang sopan, meski analogi itu ternyata yang
 paling mewakili. Kritik yang disampaikan kepada para politikus terutama
 melalui media gambar, hampir selalu diwakili oleh gambar tikus-tikus 
berdasi. Begitu pula kritik yang dilemparkan melalui lagu maupun puisi.&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;Memang, moral para politikus dewasa ini perlu dipertanyakan, atau
 bahkan disangsikan. Bahwa mereka adalah para calon pemimpin negeri, 
maka apa jadinya negeri ini jika moral dan mental mereka masih seperti 
tikus? Tentu saja ini akan berbahaya bagi keberlangsungan negeri ini ke 
depan. Karena bagaimanapun, para pemimpinlah yang menjadi nahkoda 
negeri, dan di tengah mereka nasib negeri ini diserahkan; hendak mereka 
bawa ke mana negeri ini?&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;Kita sebagai masyarakat akar rumput melihat, dengan mata kepala 
dan mata hati, tidak dengan mata kaki, bahwa tampaknya orientasi para 
politikus atau calon para pemimpin negeri ini rata-rata tidak untuk 
memperbaiki negeri, namun lebih untuk memperbaiki diri sendiri dalam 
pengertian yang sesempit-sempitnya: untuk mendulang materi dalam waktu 
sesingkat-singkatnya. Secara umum, inilah tujuan utama dari setiap para 
politikus.&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;Jika satu-satunya impian yang dikejar oleh para politikus adalah 
hal di atas, maka tak heran jika kemudian korupsi menjadi budaya yang 
merebak di negeri ini, mulai dari kekuasaan kelas kepala desa hingga 
tingkat istana negara. Bahkan, ketika sebagian kecil dari politikus yang
 korup itu akhirnya tertangkap sekalipun, tampak mereka tak malu-malunya
 senyam-senyum di depan kamera, kendati digelandang menuju sel tahanan.&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;Begitulah jadinya jika persoalannya memang sudah sejak awal. 
Politik kekuasaan yang wataknya keras, penuh intrik dan kecurangan yang 
seharusnya dijahui malah digandrungi. Bahkan, sejak jauh-jauh hari, saat
 bursa pemilihan pemimpin, baik di tingkat kabupaten, daerah maupun 
pusat masih jauh, aksi tebar posona sudah terjadi di mana-mana. 
Baliho-baliho dalam ukuran besar dengan gambar orang nyengir dengan 
beragam gaya tertampang di mana-mana; di pinggir-pinggir jalan, di bawah
 pohon, di tembok-tembok gedung, yang membikin suasana kota seperti 
dinding-dinding facebook: narisis &lt;em&gt;abis&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;Selanjutnya, ceritanya hampir selalu monoton. Para politikus 
tiba-tiba menjadi semacam manusia setengah dewa. Tiba-tiba saja mereka 
rajin menghadiri acara-cara bakti sosial, bahkan tidak sungkan-sungkan 
untuk mengaluarkan uang di acara tersebut, tentu saja disertai 
pengumuman layaknya iklan. Mereka juga jadi rajin berkunjung ke sana ke 
mari, menghampiri para tokoh masyarakat, para pendiri pesantren, para 
aktivis LSM, organisasi-organisasi sosial-keagamaan dan lain sebagainya,
 yang kadang juga perlu diliput media.&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;Apapun alasannya, yang jelas para politikus yang melakukan 
kunjungan ke sana ke mari itu tujuannya hanya satu: membeli suara 
rakyat. Itu sebabnya mereka tidak segan-segan mengucurkan rupiah, tak 
peduli berapapun nilainya dan dari mana sumbernya.&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;Dan, pada gilirannya, yang rugi tentu adalah masyarakat akar 
rumput. Hal itu tentu bukan saja murni kesalahan politisi, tapi 
kesalahan juga diakibatan oleh&amp;nbsp; masyarakat sendiri, yang masih senang 
menerima bantuan-bantuan ataupun apalah namanya dari para politisi. Dan,
 karena yang terjadi pada hakikatnya adalah jual-beli suara, maka jangan
 heran jika kemudian masyarakat menjadi tidak terwakili dan tidak 
terayomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) Sumber tulisan: Buletin &lt;strong&gt;SIDOGIRI&lt;/strong&gt;,&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; edisi-72, hal. 11-12, Syaban, 1433 H.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pp-nurululum.blogspot.com/feeds/2536328582642921068/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pp-nurululum.blogspot.com/2013/01/moral-para-politikus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4584712772580297333/posts/default/2536328582642921068'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4584712772580297333/posts/default/2536328582642921068'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pp-nurululum.blogspot.com/2013/01/moral-para-politikus.html' title='Moral Para Politikus'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4584712772580297333.post-8037530021234357253</id><published>2013-01-03T03:16:00.001-08:00</published><updated>2013-02-10T15:03:31.101-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ilmiyah"/><title type='text'>KONSEP</title><content type='html'>&lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoHeader&quot; style=&quot;tab-stops: 36.0pt center 207.65pt right 415.3pt; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.sidogiri.net/assets/artikel/1356836815_tim.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://www.sidogiri.net/assets/artikel/1356836815_tim.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;Prinsip nilai ; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoHeader&quot; style=&quot;tab-stops: 36.0pt center 207.65pt right 415.3pt; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;AR-SA&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Traditional Arabic&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-ascii-font-family: Calibri; mso-hansi-font-family: Calibri;&quot;&gt;ذكاء بلا احتسام انـحطاط نقير &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoHeader&quot; style=&quot;tab-stops: 36.0pt center 207.65pt right 415.3pt; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;“Kesopanan lebih tinggi nilainya dari pada kecerdasan “&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoHeader&quot; style=&quot;tab-stops: 36.0pt center 207.65pt right 415.3pt; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoHeader&quot; style=&quot;tab-stops: 36.0pt center 207.65pt right 415.3pt; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoHeader&quot; style=&quot;tab-stops: 36.0pt center 207.65pt right 415.3pt; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;Ideologi pengembangan ;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoHeader&quot; style=&quot;direction: rtl; margin-right: 102.6pt; tab-stops: 36.0pt center 207.65pt right 415.3pt; text-align: justify; text-justify: kashida; text-kashida: 0%; unicode-bidi: embed;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Traditional Arabic&amp;quot;;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoHeader&quot; style=&quot;direction: rtl; margin-right: 102.6pt; tab-stops: 36.0pt; text-align: justify; text-justify: kashida; text-kashida: 0%; unicode-bidi: embed;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;AR-SA&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Traditional Arabic&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-ascii-font-family: Calibri; mso-hansi-font-family: Calibri;&quot;&gt;النحو زين الفتى و الفقه حليتـه &lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Traditional Arabic&amp;quot;;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-tab-count: 1;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;AR-SA&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Traditional Arabic&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-ascii-font-family: Calibri; mso-hansi-font-family: Calibri;&quot;&gt;و&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;AR-SA&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Traditional Arabic&amp;quot;;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;AR-SA&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Traditional Arabic&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-ascii-font-family: Calibri; mso-hansi-font-family: Calibri;&quot;&gt;من عدا منهما فاعـدده بالبـقر&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoHeader&quot; style=&quot;direction: rtl; margin-right: 102.6pt; tab-stops: 36.0pt; text-align: justify; text-justify: kashida; text-kashida: 0%; unicode-bidi: embed;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;AR-SA&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Traditional Arabic&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-ascii-font-family: Calibri; mso-hansi-font-family: Calibri;&quot;&gt;البلع حسن الفتى و النطق طرازه &lt;span style=&quot;mso-tab-count: 1;&quot;&gt; &lt;/span&gt;و&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;AR-SA&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Traditional Arabic&amp;quot;;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;AR-SA&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Traditional Arabic&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-ascii-font-family: Calibri; mso-hansi-font-family: Calibri;&quot;&gt;من عدا منهما فاحسبه بالـحمر&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;AR-SA&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Traditional Arabic&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 10.0pt; mso-ascii-font-family: Calibri; mso-hansi-font-family: Calibri;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;AR-SA&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Traditional Arabic&amp;quot;;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-spacerun: yes;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoHeader&quot; style=&quot;margin-left: .7pt; tab-stops: 36.0pt center 207.65pt right 415.3pt; text-align: justify; text-justify: kashida; text-kashida: 0%;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;Ilmu
 Nahwu (kemampuan menyusun kata-kata) adalah pakaian seorang pemuda dan 
Ilmu Fiqh (konsistensi melaksanakan syariat) adalah perhiasannya. Barang
 siapa yang tidak mengenakannya tidak ada bedanya dengan sapi. Ilmu 
Balaghah (kemampuan menyesuaikan kata-kata) merupakan keindahan seorang 
pemuda dan Ilmu manthiq (kemampuan berfikir rasional) adalah ibarat 
sulaman pada pakaiannya. Barang siapa yang tidak memilikinya, layaknya 
ia seekor khimar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoHeader&quot; style=&quot;tab-stops: 36.0pt center 207.65pt right 415.3pt; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoHeader&quot; style=&quot;tab-stops: 36.0pt center 207.65pt right 415.3pt; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoHeader&quot; style=&quot;tab-stops: 36.0pt center 207.65pt right 415.3pt; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;Prinsip pengelolaan ;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoHeader&quot; style=&quot;direction: rtl; tab-stops: 36.0pt center 207.65pt right 415.3pt; text-align: center; unicode-bidi: embed;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;AR-SA&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Traditional Arabic&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-ascii-font-family: Calibri; mso-hansi-font-family: Calibri;&quot;&gt;&quot; الـمحافظة على القديـم الصالـح و الأخذ بالـجديد الأصلح &quot;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoHeader&quot; style=&quot;tab-stops: 36.0pt center 207.65pt right 415.3pt; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10.0pt; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&quot;Mempertahankan konsep lama yang masih baik&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10.0pt; mso-ansi-language: EN-US; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: EN-US;&quot;&gt;Serta menerapkan konsep baru yang lebih represetatif &quot;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pp-nurululum.blogspot.com/feeds/8037530021234357253/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pp-nurululum.blogspot.com/2013/01/konsep.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4584712772580297333/posts/default/8037530021234357253'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4584712772580297333/posts/default/8037530021234357253'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pp-nurululum.blogspot.com/2013/01/konsep.html' title='KONSEP'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4584712772580297333.post-6770457780146855040</id><published>2013-01-01T01:46:00.007-08:00</published><updated>2013-01-03T03:30:08.541-08:00</updated><title type='text'>KEAMANAN</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg7Drhr12Xw_LcJGA9IoQ__M4NHsZIFaND-ENy2bVlTUvPll6kZCabNAg6pFVA7fLOT2_N1bYHm8vbYF1-081uc5bpNDDucEyMoMN1crEIOfoN3iwtR5Gk0zfY56Naa4cZJHFaPLGdnO7w/s200/pp.+nurul+ulum+ordal.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg7Drhr12Xw_LcJGA9IoQ__M4NHsZIFaND-ENy2bVlTUvPll6kZCabNAg6pFVA7fLOT2_N1bYHm8vbYF1-081uc5bpNDDucEyMoMN1crEIOfoN3iwtR5Gk0zfY56Naa4cZJHFaPLGdnO7w/s200/pp.+nurul+ulum+ordal.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;&lt;b&gt;PONDOK PESANTREN&amp;nbsp; MAMBAUL ULUM BATA-BATA&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;&lt;b&gt;PANAAN PALENGAAN PAMEKASAN&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;&lt;b&gt;PO&lt;/b&gt;&lt;b&gt;. BOX. 12 PAMEKASAN 69362 MADURA&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h4 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
 &lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;A. &amp;nbsp;&amp;nbsp; Gambaran Umum tentang Dewan Amnil ‘Am PP. Mambaul Ulum Bata-Bata&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;Dewan Amnil ‘Am adalah instansi khusus 
yang ditugaskan untuk memberikan layanan keamanan dan ketertiban di 
lingkungan PP. Mambaul Ulum Bata-Bata. Instansi ini juga berperan sangat
 penting untuk menegakkan kedisiplinan pada santri baik di lingkungan 
pesantren atau di lingkungan lembaga pendidikan formal PP. Mambaul Ulum 
Bata-Bata.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;Dewan Amnil ‘Am juaga diberikan tanggung 
jawab untuk menciptakan kondisi lingkungan yang mendukung terhadap 
kegiatan pembelajaran di pesantren. Sehingga personel keamanan juga 
ditugaskan di pesantren khususnya pada kegiatan pembelajaran di surau. 
Kegiatan ini dimaksudkan untuk menjaga kenyamanan lingkungan 
pembelajaran agar tetap kondusif dan nyaman untuk aktivitas Kegiatan 
Belajar Menagajar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;&lt;b&gt;B.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Fungsi dan Tujuan &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 36pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Untuk memberikan layanan 
keamanan dan ketertiban dalam setiap kondisi di lingkungan PP. Mambaul 
Ulum Bata-Bata &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 36pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Untuk menyelesaikan 
masalah-masalah yang berhubungan dengan kedisiplinan dan perilaku siswa 
baik di pesantren maupun di sekolah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 36pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sebagai penghubung antara 
pesantren dengan pihak yang berwajib berkenaan dengan santri yang 
terlibat dengan tindak kriminal di lingkungan PP. Mambaul Ulum Bata-Bata
 atau di sekitarnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 36pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Untuk menyelesaikan 
masalah-masalah yang timbulnya dari luar pesantren dan mengarah kepada 
ketertiban santri di PP. Mambaul Ulum Bata-Bata.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;&lt;b&gt;C.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Rekruitmen Personil &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;Personalia Dewan Amnil secara struktural 
terbagi menjadi koordinator dan anggota. Koordinator direkrut dari 
tanaga santri yang telah selesai manjalani masa tugas. Seluruh personel 
Dewan Amnil ‘Am direkrut dari santri yang pendidikannya telah berada di 
jenjang Madrasah Tsanawiyah&amp;nbsp; atau Madrasah Aliyah B PP. Mambaul Ulum 
Bata-Bata. Keanggotaan ini berlaku selama yang bersangkutan masih 
bersatus santri atau belum menjalani masa tugas di luar pesantren.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;&lt;b&gt;E.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kegiatan Dewan Amnil ‘Am &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kegiatan Personel Dewan Amnil ‘Am
 meliputi penjagaan di pos-pos tertentu di PP. Mambaul Ulum Bata-Bata 
yang tempatnya disimbolisasi dengan nama-nama dengan tujuan tertentu. 
Kegiatan penjagaan dan penertiban Dewan Amnil ‘Am secara terperinci 
meliputi :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;table border=&quot;1&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; style=&quot;width: 548px;&quot;&gt;
 &lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;
   &lt;td style=&quot;height: 14px; width: 40px;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;&lt;b&gt;No&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
   &lt;td style=&quot;height: 14px; width: 140px;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;&lt;b&gt;Kegiatan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
   &lt;td style=&quot;height: 14px; width: 112px;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;&lt;b&gt;Waktu&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
   &lt;td style=&quot;height: 14px; width: 206px;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;&lt;b&gt;Tempat&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
   &lt;td style=&quot;height: 15px; width: 40px;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;1&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
   &lt;td style=&quot;height: 15px; width: 140px;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;Penertiban Parkir&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
   &lt;td style=&quot;height: 15px; width: 112px;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;Pagi-malam hari&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
   &lt;td style=&quot;height: 15px; width: 206px;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;Mandala&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
   &lt;td style=&quot;height: 52px; width: 40px;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;2&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
   &lt;td style=&quot;height: 52px; width: 140px;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;Penjagaan dan Ronda&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
   &lt;td style=&quot;height: 52px; width: 112px;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;Malam hari&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
   &lt;td style=&quot;height: 52px; width: 206px;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;Mandala, Merpati, Karina, Satelit, Pendopo, Airlangga, Gagak Hitam, Batu Gungseng, dan Pamekasan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
   &lt;td style=&quot;height: 14px; width: 40px;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;3&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
   &lt;td style=&quot;height: 14px; width: 140px;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;Patroli&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
   &lt;td style=&quot;height: 14px; width: 112px;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;Jam Sekolah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
   &lt;td style=&quot;height: 14px; width: 206px;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;Lokasi asrama&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
   &lt;td style=&quot;height: 15px; width: 40px;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;4&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
   &lt;td style=&quot;height: 15px; width: 140px;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;Sanksi Pangkas Rambut&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
   &lt;td style=&quot;height: 15px; width: 112px;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;Hari Jum’at&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
   &lt;td style=&quot;height: 15px; width: 206px;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;Halaman Pesantren&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
   &lt;td style=&quot;height: 15px; width: 40px;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;5&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
   &lt;td style=&quot;height: 15px; width: 140px;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;Penjagaan kajian&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
   &lt;td style=&quot;height: 15px; width: 112px;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;Siang dan malam&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
   &lt;td style=&quot;height: 15px; width: 206px;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;Surau&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;
&lt;/table&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;&lt;b&gt;D.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Badan Koordinasi Dewan Amnil ‘Am&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;Sacara struktural, Dewan Amnil ‘Am 
mempunyai badan koordinasi yang mempunyai fungsi dan tugas yang sama. 
Badan koordinasi tersebut adalah :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;1) &amp;nbsp;&amp;nbsp; Amnil Khash,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 18pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;Amnil Khash adalah badan koordinasi Dewan
 Amnil ‘Am yang personilnya direkrut dari santri yang keriterianya tidak
 dibatasi pada siswa MTs dan MA B. Dan tugas sebagai keamanan ini 
dikonsentrasikan pada tiap-tiap asrama pada kegiatan harian.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;2) &amp;nbsp;&amp;nbsp; Laskar Mutathowwi’in.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 18pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;Laskar Mutathawwi’in adalah badan 
koordinasi keamanan yang tugas pengamanannya dititikberatkan untuk 
membantu personel Dewan Amnil ‘Am pada hari libur pesantren. Personalia 
Dewan Amnil secara struktural terbagi menjadi koordinator dan anggota.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 18pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;3. &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Taftisy Hadis&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pp-nurululum.blogspot.com/feeds/6770457780146855040/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pp-nurululum.blogspot.com/2013/01/keamanan_1.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4584712772580297333/posts/default/6770457780146855040'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4584712772580297333/posts/default/6770457780146855040'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pp-nurululum.blogspot.com/2013/01/keamanan_1.html' title='KEAMANAN'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg7Drhr12Xw_LcJGA9IoQ__M4NHsZIFaND-ENy2bVlTUvPll6kZCabNAg6pFVA7fLOT2_N1bYHm8vbYF1-081uc5bpNDDucEyMoMN1crEIOfoN3iwtR5Gk0zfY56Naa4cZJHFaPLGdnO7w/s72-c/pp.+nurul+ulum+ordal.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4584712772580297333.post-4647614205180474761</id><published>2013-01-01T01:42:00.007-08:00</published><updated>2013-01-03T03:40:02.246-08:00</updated><title type='text'>PERATURAN PP. NURUL ULUM</title><content type='html'>&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg7Drhr12Xw_LcJGA9IoQ__M4NHsZIFaND-ENy2bVlTUvPll6kZCabNAg6pFVA7fLOT2_N1bYHm8vbYF1-081uc5bpNDDucEyMoMN1crEIOfoN3iwtR5Gk0zfY56Naa4cZJHFaPLGdnO7w/s200/pp.+nurul+ulum+ordal.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg7Drhr12Xw_LcJGA9IoQ__M4NHsZIFaND-ENy2bVlTUvPll6kZCabNAg6pFVA7fLOT2_N1bYHm8vbYF1-081uc5bpNDDucEyMoMN1crEIOfoN3iwtR5Gk0zfY56Naa4cZJHFaPLGdnO7w/s200/pp.+nurul+ulum+ordal.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;&lt;b&gt;UNDANG-UNDANG &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;&lt;b&gt;PONDOK PESANTREN NURUL ULUM&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;&lt;b&gt;SEJATI CAMPLONG SAMPANG &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
 &lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;I.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Administrasi&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Semua santri baru wajib memenuhi syarat-syarat Administrasi sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 120px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;a.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Membawa surat pindah/kelakuan baik dari kepala desa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 120px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;b.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mengisi pormulir pendaptaran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 120px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;c.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Menyerahkan pas foto ukuran 3x4 sebanyak tiga lembar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 120px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;d.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Membayar uang administrasi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 54pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Santri harus mendaftar kepada pengurus bidang kesantrian&amp;nbsp; pesantren setelah mendapat restu dari pengasuh&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 54pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bagi santri yang pulang lebih 
dari 3 (tiga) bulan maka kamarnya bisa di tempati orang lain, dan 
apabila mau kembali, maka harus mendaftar ulang pada Pengurus Bidang 
Kesantrian Pesantren.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 54pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bagi santri yang akan keluar/ 
mengahiri pendidikannya di pondok pesantren harus melapor pada pengurus 
bidang kesantrian pesantren setelah mendapat restu dari pengasuh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 54pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;5.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Setiap santri yang akan pindah 
ke daerah lain, harus menyerahkan surat&amp;nbsp; mutasi yang telah disahkan oleh
 Pengurus.&amp;nbsp; Serta menyerahkan pas foto 3x4 sebanyak 3 lembar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 54pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;6.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Melunasi uang syahriyah 
pesantren sebelum tangal 10 setiap bulan, dan dana infaq Madrasah 
sebelum pelaksanaan semester pertama.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 54pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;7.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Membayar uang JPKS (Jaminan Pelayanan Kesehatan Santri ) setiap bulan, sesuai dengan yang telah ditentukan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
 &lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;II.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pendidikan&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 54pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Semua santri wajib mengikuti pangajian sesuai dengan taraf kemampuannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 54pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Semua santri yang&amp;nbsp; belum fasih 
membaca Al-Qur’an, selain mengikuti pengajian di Musholla juga wajib 
mengikuti di daerahnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 54pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Setiap santri yang hanya mengaji
 kitab Al-Jurumiyah dan kitab Al-Kailani di Musholla,&amp;nbsp; harus mengikuti 
pendalaman kitab tersebut di daerahnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 54pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bagi santri kecil yang masih 
belum bisa membaca dan menulis harus mengikuti kegiatan HRA (Hai’ah 
Ri’ayatul Athfal) setiap malam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 54pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;5.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Semua Santri harus mengikuti pendidikan formal di Madrasah Mambaul Ulum Bata-Bata sampai tamat Madrasah Aliyah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 54pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;6.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Setiap siswa Aliyah A/B&amp;nbsp; harus bersedia menerima tugas mengajar apabila dibutuhkan Pengasuh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 54pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;7.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Setiap santri wajib menggunakan 
waktu yang tersedia untuk belajar pada saat jam belajar, kecuali yang 
mengikuti kegiatan Pesantren.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 54pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;8.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bagi siswa yang mau pindah tingkat pendidikannya, disaratkan lulus Ujian Akhir (Naik Kelas).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
 &lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;III.&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kebersihan&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 54pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Semua santri harus melaksanakan kebersihan sebelum bel berbunyi sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 54pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Semua santri harus mengikuti kegiatan Jum’at besih sesuai dengan lokasi yang telah ditentukan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 54pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Semua santri dilarang memasak di
 sekitar asrama pondok, dan semua alat-alat dapur harus disimpan dengan 
baik dan rapi di tempat yang telah disediakan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 54pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Santri yang tinggal di lantai dua dilarang :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 54pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;a. &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Membuang sampah sembarangan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 54pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;b. &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Membawa sandal ke lantai dua kecuali dibungkus&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
 &lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;IV.&amp;nbsp;&amp;nbsp; Keamanan dan Ketertiban&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 54pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;&lt;b&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kewajiban&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 18pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Semua santri diwajibkan :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 81pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;1.a&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Berpakaian rapi sesuai dengan etika santri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 81pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;1.b&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Rambut dan kuku harus dipotong pendek.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 81pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;1.c&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Apabila ada tamu yang hendak 
bermalam di asrama pesantren, harus melapor kepada kepala daerahnya dan 
ketua Dewan Amnil ‘Am.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 81pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;1.d&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Apabila terjadi kehilangan segera melapor kepada keamanan daerah dan Dewan Amnil ‘Am.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 81pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;1.e&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Apabila hendak bepergian 
melewati batas-batas yang telah ditentukan, maka harus minta idzin 
sesuai dengan undang- undang peridzinan yang berlaku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 81pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;1.f&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Santri yang pulang pada waktu liburan pesantren harus kembali tepat waktu sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 81pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;1.g&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Santri yang ingin mengadakan 
hubungan mu’amalah dengan tetangga atau orang luar pesantren, harus atas
 sepengetahuan dan idzin kepala bidang keamanan dan ketertiban.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 81pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;1.h&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Santri yang akan berhubungan 
dengan santri putri harus menunjukkan kartu tanda mahram sesuai dengan 
peraturan yang berlaku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 54pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;&lt;b&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Larangan-larangan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h1 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
 &lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;a. &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pokok&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;2.a.1&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Hubungan negatif dengan lain jenis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;2.a.2&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Berkelahi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;2.a.3&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mencuri&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;2.a.4&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Melakukan sesuatu yang menyebabkan kebakaran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;2.b.5&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Memiliki dan mengkonsumsi obat-obat terlarang&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 31.2pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; b.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tambahan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 108pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;2.b.1&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Membunyikan bunyi-bunyian, kecuali hari libur pesantren, dengan catatan tidak mengganggu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 108pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;2.b.2&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bermain segala macam bentuk 
permainan, kecuali pada hari libur pesantren, dengan catatan permainan 
tersebut tidak dilarang pengasuh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 108pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;2.b.3&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Menerima tamu perempuan di asrama pesantren putra.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 108pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;2.b.4&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Memasak pada malam hari sebelum jam belajar selesai.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 108pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;2.b.5&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Meletakkan gambar-gambar dan membaca buku-buku yang kurang etis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 108pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;2.b.6&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Berhubungan dengan santri 
putri pada malam hari, kecuali dalam keadaan darurat dan masih tetap 
dalam pengawasan petugas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 108pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;2.b.7&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Duduk santai (ngobrol) di pinggir jalan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 108pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;2.b.8&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Keluar dari lingkungan pondok pesantren setelah jam 16.30 WIB.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 54pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; c.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; lain-lain&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 18pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tata tertib yang tidak tertulis tetap berlaku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
 &amp;nbsp;&lt;/h2&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
 &lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;V.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sanksi-Sanksi&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;A.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; bagi santri yang melanggar tata tertib pasal 1 ayat 1,2, dam 3 maka akan mendapat teguran dari :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 90pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;a.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ketua Dewan Amnil ‘Am&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 90pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;b.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ketua Dewan Ma’hadiyah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 90pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;c.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pengasuh/Dewan Pengasuh&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;2. &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bagi santri yang melanggar tata 
tertib pasal 1 ayat 4, maka hubungannya di nyatakan lepas dari pesantren
 (Pesantren tidak bertanggung jawab)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bagi santri yang melanggar tata 
tertib pasal 1 ayat 5, maka perpindahannya dinyatakan tidak syah dan 
akan di kembalikan pada daerah asalnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bagi santri yang melanggar tata tertib pasal 1 ayat 6 maka tidak di perbolehkan untuk mengikuti ujian.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;5.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bagi santri yang melanggar tata tertib pasal 1 ayat 7, maka akan mendapat teguran dari :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 90pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;a.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kabid OKLH (Olahraga, Kesehatan dan Lingkungan Hidup)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 90pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;b.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Koordinator pembina daerah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 90pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;c.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ketua Dewan Ma’hadiyah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 90pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;d.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dan santri tersebut tidak akan mendapat pelayanan kesehatan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;B.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bagi santri yang melanggar tata tertib pasal 2 ayat 1,2,3,4,5, dan 6, maka akan mendapatkan teguran dari :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 90pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;a.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kabid Pendidikan danPengajaran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 90pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;b.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ketua Dewan Ma’hadiyah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 90pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;c.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pengasuh / Dewan Pengasuh&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bagi santri yang melanggar tata 
tertib pasal 2 ayat 7, maka akan dipanggil oleh tim taftisy hadis dan 
diberdirikan sambil belajar selama jam belajar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bagi santri yang melanggar tata 
tertib pasal 2 ayat 8, maka akan di beri sanksi berdiri sambil menghafal
 mufrodat yang telah di tentukan oleh Biro Pengembangan Bahasa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bagi siswa yang melanggar tata 
tertib pasal 2 ayat 9, maka perpindahannya dinyatakan tidak sah dan akan
 dikembalikan pada daerah/kamar sebelumnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;B.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bagi santri yang melanggar 
tata tertib pasal 3 ayat 1,3, dan 4, maka akan di beri sangsi 
membersihkan lingkungan pesantren.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bagi santri yang melanggar tata tertib pasal 3 ayat 2 maka akan mendapat teguran dari :&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 90pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;a.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kabid OKLH&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 90pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;b.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ketua Dewan Amnil ‘Am&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 90pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;c.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ketua Dewan Ma’hadiyah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 36pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;C.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bagi santri yang melanggar tata tertib :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;1.a.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Akan berurusan dengan Keamanan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;1.b.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Akan dipotong oleh petugas&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;1.c.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Akan mendapat teguran dari Pengurus&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;1.d.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pengurus tidak bertanggung jawab&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;1.e.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Akan di Pangkas/Digundul&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;1.f.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Membayar uang sangsi sebesar Rp 1000,-&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;1.g&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Hubungan di cabut&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;1.h&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Akan dicukur&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bagi santri yang melanggar pasal 4
 ayat 2.a.1, 2.a.2, 2.a.3, 2.a.4 dan 2.a.5, maka akan dipasrahkan 
kembali kepada walinya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bagi santri yang melanggar pasal 4 ayat 2.b.1 s/d 2.b.8. maka akan mendapat teguran dari :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 90pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;a.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ketua Dewan Amnil ‘Am&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 90pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;b.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Koordinator Pembina Daerah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 90pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;c.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pengasuh/Dewan Pengasuh&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
 &lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;B.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Lain-lain :&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 18pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sangsi yang tidak tertulis tetap berlaku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 18pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 17.85pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;&lt;b&gt;VI.&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tata Cara Pertemuan Santri Putra dengan Putri Mahramnya.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 54pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Harus membawa kartu mahram&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 54pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pertemuan antara santri putra dan 
santri putri mahramnya pada tiap-tiap hari di batasi dari jam 14.30 WIB 
sampai jam 16.30 WIB sore, kecuali pada hari jum’at. Maka selain jam 
tersebut diperkenankan juga dari jam 07.30 WIB sampai 09.30 WIB, selain 
waktu-waktu tersebut tidak di perkenankan, kecuali dalam keadaan 
darurat,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 54pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tempat pertemuan, di pintu masuk pondok putri (sebelah barat)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 54pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pembicaraan hedaknya di batasi seperlunya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 54pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;5.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bagi santri yang melanggar ketentuan diatas akan berurusan langsung dengan pengasuh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 27pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;h4 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
 &lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;VII. &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tata Tertib Perizdinan Keluar Pesantren&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;
&lt;h1 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
 &lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;A. &amp;nbsp;&amp;nbsp; Izin Bepergian Bermalam&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Santri yang akan bepergian bermalam harus menggunakan surat izin yang di tandatangani oleh :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 90pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;a.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ketua Dewan Ma’hadiyah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 90pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;b.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ketua Dewan Amnil ‘Am&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 90pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;c.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pengasuh&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 54pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Harus kembali ke pesantren sesuai dengan limit waktu yang telah di tentukan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 90pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Setelah kembali, surat izin harus di serahkan ke kantor Bidang Kamtib.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 90pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;h1 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
 &lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;B.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Izin Bepergian tidak Bermalam&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Santri yang akan bepergian tidak 
bermalam harus menggunakan surat izin yang di tanda tangani&amp;nbsp; Ketua 
Pengurus dam Kabid Kamtib.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Harus kembali ke pesantren sesuai dengan limit waktu yang telah di tentukan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Setelah kembali ke pesantren surat izin harus di serahkan ke kantor bidang kamtib.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 36pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;&lt;b&gt;C.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Izin Kolektif&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Santri yang akan bepergian secara rombongan harus menggunakan surat izin yang di tanda tangani :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 90pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;a.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pengasuh&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 90pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;b.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ketua Dewan Ma’hadiyah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 90pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;c.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ketua Dewan Amnil ‘Am&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ketua rombongan harus menulis nama anggotanya pada kolom yang telah di sediakan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Setelah kembali kepesantren, surat izin harus di serahkan ke Kantor Bidang Kamtib.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 31.2pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;&lt;b&gt;D.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Izin Khusus&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Santri yang akan mengikuti atau 
melaksanakan kegiatan di luar pesantren harus menggunakan surat izin 
yang di tanda tangani oleh :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 90pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;a.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Wali Kelas&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 90pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;b.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kepala Daerah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 90pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;c.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ketua Dewan Ma’hadiyah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 90pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;d.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ketua Dewan Amnil ‘Am&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 90pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;e.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pengasuh&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Setiap kali datang mengikuti kegiatan harus melapor ke Kabid Kamtib.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bagi yang Takrir Alfiyah harus melaporkan perkembangannya secara berkala ke Wali Kelas&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 14.15pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 90pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;&lt;b&gt;E.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sanksi-Sanksi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 54pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;A.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Santri yang melanggar ketentuan pada poin 1 s/d 4, maka :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 108pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Membersihkan lingkungan pesantren&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 108pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Akan berurusan dengan keamanan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 54pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;B.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Santri yang melanggar ketentuan :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; II,A.1 maka :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 108pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Akan di pangkas rambutnya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 108pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Membersihkan lingkungan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 108pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pengasuh dan Pengurus tidak bertanggung jawab jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 117pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; II,A.2 dan 3, dikenakan denda uang Rp 1000 /hari&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 90pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;C.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Santri yang melanggar ketentuan :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; II,B.1 maka :&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 108pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Akan di pangkas rambutnya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 108pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pengasuh dan Pengurus tidak bertanggungjawab jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; II,B.2 dan 3 dikenakan denda uang Rp 5000,-&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 90pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;D.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Santri yang melanggar ketentuan :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; II,C.1 akan mendapat teguran dari :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 153pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ketua Dewan Ma’hadiyah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 153pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ketua Dewan Amnil ‘Am&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 153pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pengasuh&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Surat izin dinyatakan tidak syah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; II,C.3 akan berurusan dengan keamanan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 90pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;E.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Santri yang melanggar ketentuan :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; II,D.1 diberhentikan dari kegiatanmya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 72pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; II,D.2 mendapat teguran dari :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 153pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ketua Dewan Ma’hadiyah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 153pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ketua Dewan Amnil ‘Am&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 54pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;F. &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; II,D.3 diberhentikan dari kegiatanmya dan dinyatakan alfa sekolah&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 14.15pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 14.15pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;&lt;b&gt;VIII. &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Aturan Tambahan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 63pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Santri yang dijemput mendadak 
harus menggunakan surat izin yang ditanda tangani Ketua Dewan Ma’hadiyah
 jika tidak ada pengasuh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;margin-left: 63pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 12px;&quot;&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bagi santri yang sakit dan ingin 
dipulangkan atau dirujuk ke rumah sakit harus menunjukkansurat 
keterangan dari bagian JPKS.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pp-nurululum.blogspot.com/feeds/4647614205180474761/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pp-nurululum.blogspot.com/2013/01/peraturan-pp-nurul-ulum_1.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4584712772580297333/posts/default/4647614205180474761'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4584712772580297333/posts/default/4647614205180474761'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pp-nurululum.blogspot.com/2013/01/peraturan-pp-nurul-ulum_1.html' title='PERATURAN PP. NURUL ULUM'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg7Drhr12Xw_LcJGA9IoQ__M4NHsZIFaND-ENy2bVlTUvPll6kZCabNAg6pFVA7fLOT2_N1bYHm8vbYF1-081uc5bpNDDucEyMoMN1crEIOfoN3iwtR5Gk0zfY56Naa4cZJHFaPLGdnO7w/s72-c/pp.+nurul+ulum+ordal.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4584712772580297333.post-5786715871135014562</id><published>2011-11-29T22:05:00.000-08:00</published><updated>2012-10-21T05:29:29.294-07:00</updated><title type='text'>ARTI LOGO</title><content type='html'>&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg7Drhr12Xw_LcJGA9IoQ__M4NHsZIFaND-ENy2bVlTUvPll6kZCabNAg6pFVA7fLOT2_N1bYHm8vbYF1-081uc5bpNDDucEyMoMN1crEIOfoN3iwtR5Gk0zfY56Naa4cZJHFaPLGdnO7w/s1600/pp.+nurul+ulum+ordal.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;190&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg7Drhr12Xw_LcJGA9IoQ__M4NHsZIFaND-ENy2bVlTUvPll6kZCabNAg6pFVA7fLOT2_N1bYHm8vbYF1-081uc5bpNDDucEyMoMN1crEIOfoN3iwtR5Gk0zfY56Naa4cZJHFaPLGdnO7w/s200/pp.+nurul+ulum+ordal.jpg&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 14pt;&quot;&gt;ARTI LOGO&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;PONDOK PESANTREN SALAFIYAH &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;&quot;NURUL ULUM&quot; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;Orodalam Sejati Camplong Sampang Madura &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;&quot;&gt;GAMBAR KA’BAH&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;&quot;&gt;Ka’bah seperti yang telah kita ketahui adalah simbol kebanggaan dan penentu arah di mana ummat Islam&amp;nbsp; menghadap Tuhannya yaitu Alloh subhanawata’ala.&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span dir=&quot;rtl&quot; lang=&quot;AR-YE&quot; style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;Traditional Arabic&amp;quot;; font-size: 20pt;&quot;&gt;فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;i&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;&quot;&gt;&quot;Maka hadapkanlah wajahmu kearah masjidil haram&quot;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;&quot;&gt;Dan lambang ka’bah menjadi identik dengan Islam, maka hal itu menjadi alasan utama penciptaan logo PP. Salafiyah Nurul Ulum.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Gambar ka’bah di sertai menara kokoh, melambangkan ke eksisan islam tetap kokoh dan relevan di segala masa masa dan penjuru.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;&quot;&gt;BUKU DAN PENA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Adalah sebagai tanda bahwa lembaga ini memprioritaskan Pendidikan, baik bersifat formal maupun nonformal yang tetap mengacu pada salfussholihin, yang juga tentunya membidangi bidang-bidang lain seperti sosial dan lain-lain.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;&quot;&gt;DUA BINTANG DI SAMPING&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 0.5in;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;&quot;&gt;Melambangkan bahwa yang diprioritaskan dalam bidang pendidikan, di PP. Nurul Ulum adalah mencakup dua katagori; diniyah maupun ammiyah dengan berdasarkan pada Al-qur’an dan hadits.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;&quot;&gt;BENTUK LINGKARAN &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Melambangkan keutuhan, kesatuan dan tekad yang kuat. Bentuk lingkaran juga diartikan sebagai suatu wadah usaha kerja keras yang dinamis dan profesional.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;&quot;&gt;BENTUK BINTANG&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Melambangkan bahwa Nurul Ulum adalah satu-satunya lembaga pendidikan yang sungguh-sungguh dalam mencetak generasi yang mempercai ke Esaan Alloh semata.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pp-nurululum.blogspot.com/feeds/5786715871135014562/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pp-nurululum.blogspot.com/2011/11/arti-logo.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4584712772580297333/posts/default/5786715871135014562'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4584712772580297333/posts/default/5786715871135014562'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pp-nurululum.blogspot.com/2011/11/arti-logo.html' title='ARTI LOGO'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg7Drhr12Xw_LcJGA9IoQ__M4NHsZIFaND-ENy2bVlTUvPll6kZCabNAg6pFVA7fLOT2_N1bYHm8vbYF1-081uc5bpNDDucEyMoMN1crEIOfoN3iwtR5Gk0zfY56Naa4cZJHFaPLGdnO7w/s72-c/pp.+nurul+ulum+ordal.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4584712772580297333.post-464761574216484726</id><published>2011-11-29T21:56:00.000-08:00</published><updated>2012-10-21T05:29:57.312-07:00</updated><title type='text'>SEJARAH DAN PROFIL PP. NURUL ULUM</title><content type='html'>&lt;style&gt;
v\:* {behavior:url(#default#VML);}
o\:* {behavior:url(#default#VML);}
w\:* {behavior:url(#default#VML);}
.shape {behavior:url(#default#VML);}
&lt;/style&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg7Drhr12Xw_LcJGA9IoQ__M4NHsZIFaND-ENy2bVlTUvPll6kZCabNAg6pFVA7fLOT2_N1bYHm8vbYF1-081uc5bpNDDucEyMoMN1crEIOfoN3iwtR5Gk0zfY56Naa4cZJHFaPLGdnO7w/s1600/pp.+nurul+ulum+ordal.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;190&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg7Drhr12Xw_LcJGA9IoQ__M4NHsZIFaND-ENy2bVlTUvPll6kZCabNAg6pFVA7fLOT2_N1bYHm8vbYF1-081uc5bpNDDucEyMoMN1crEIOfoN3iwtR5Gk0zfY56Naa4cZJHFaPLGdnO7w/s200/pp.+nurul+ulum+ordal.jpg&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Tw Cen MT Condensed&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;&quot;&gt;PONDOK PESANTREN SALAFIYAH&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Tw Cen MT Condensed&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;&quot;&gt;&quot;NURUL ULUM&quot;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Tw Cen MT Condensed&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;&quot;&gt;Orodalam Sejati Camplong Sampang 69281&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Tw Cen MT Condensed&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;&quot;&gt;SEJARAH PONDOK PESANTREN SALAFIYAH NURUL ULUM&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Tw Cen MT Condensed&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Orodalam adalah sebuah dusun kecil di desa sejati, sedangkan desa sejati terletak dibagian selatan selat Madura tengah, termasuk bagian dari kecamatan camplong kabupaten sampang, tapi masuk sampang bagian timur dan perbatasan dengan pamekasan, disanalah disanalah di adakan sebuah majlis ta&#39;lim semacam pondok pesantren yang kala itu belum diberi nama, namun orang-orang biasa menyebutnya dengan sebutan pondhuk rodelem (Madura). pondhuk rodelem kala itu di asuh oleh Alm. KH. Muhammad Khotib, tidak sedikit yang santri yang belajar mengaji dan berkhidmah di pondhuk rodelem, dari pulau Madura bahkan ratusan santri banyak yang datang dari luar Madura seperti dari Candi Jember, klakah lumajang, ranoyoso dll. Alm. KH. Muhammad Khotib mempunyai beberapa putra dintaranya Alm. KH. Madani dan Almh Nyai Hj. Rochemah, namun sepeninggalnya beliau Alm. KH. Muhammad Khotib, pondhuk rodelem belum juga terkonsep dan belum diberi nama, sehingga para santripun bebas mengaji di langgar tengah yang di asuh oleh Alm. KH. Madani atau di langgar bere&#39;dejeh yang di asuh oleh Alm Kh. Rifai (Almh Nyai Hj. Rochemah), bahkan para santri banyak yang ngampung (suka main-main di rumah orang kampung) dan pulang bebas tanpa harus minta idzin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Tw Cen MT Condensed&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Seiring berputarnya waktu, maka timbullah enisiatif dari Alm. KH. Madani untuk membina sebuah madrasah yang di beri nama atsarussalafiyah. Roda zamanpun berputar, hingga beliau KH. Madani berpulang ke rahmatulloh singga pondhuk langgar tengah dalam durasi waktu yang cukup lama tidak ada pengasuh sehingga ratusan santri terlantar dan banyak yang pulang. Pada saat itu karena melihat keadaan majlis ta&#39;lim yang terancam pudar maka Kh. Rifai berenesiatif melestarikan serta membina pondok pesantren yang di beri nama NURUL ULUM yang mempunyai arti cahaya ilmu, kemudian mulailah dibangun gedung pesantren dan di bentuk kepengurusan. Sosok yang menjadi cikal bekal berdirinya pondok pesantren di orodalam beliau adalah Kh. Rifai seorang dermawan yang suka beranal untuk perkembangan agama guna mengembangkan dan melestarikan ajaran Rosulullah SAW, antara lain dengan mengajak penduduk untuk meninggalkan kepercayaan animisme kepada ajaran yang benar yaitu islam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Tw Cen MT Condensed&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;&quot;&gt;Pondok pesantren Nurul Ulum semula hanya berupa bangunan langgar yang berada di muka dalem Kh. Rifai, langgar tersebut digunakan sebagai tempat mengaji para santri yang berdomisili di pondok pesantren di orodalam. Lama kelamaan ada beberapa santri yang berkeinginan menetap di langgar tersebut supaya lebih leluasa dalam mengaji dan berkhidmah kepada Kh. Rifai. Oleh mereka pondok kecil tersebut diberi nama langger bere&#39;dejeh. Ini terjadi sekitar tahun 1955 m. kemudian nama langger bere&#39;dejeh diubah menjadi pondok pesantren Nurul Ulum, akhirnya pada tahun 1998 m. musholla tersebut di renovasi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Tw Cen MT Condensed&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;&quot;&gt;PROFIL&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 0.5in;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Tw Cen MT Condensed&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;&quot;&gt;Pondok Pesantren salafiyah Nurul Ulum Orodalam didirikan oleh Alm Kh. Rifai sekitar tahun 1955, Pondok Pesantren salafiyah Nurul Ulum merupakan lembaga pendidikan yang mengutamakan pembinaan ahlaqul karimah dan akidah islamiyah dengan tujuan melahirkan generasi muda yang professional dengan modal ilmu pengetahuan yang berlandaskan iman dan taqwa (imtaq) dibarengi ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek), serta ikut mencerdaskan anak bangsa dengan bermacam kegiatan, mulai dari kegiatan spiritual, kurikuler dan extra kurikuler, dengan harapan generasi muda Pondok Pesantren salafiyah Nurul Ulum bias menjadi insan yang bertaqwa serta mampu berkreasi dengan modal ilmu dan pengalaman dari pondok pesantren.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 0.5in;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 0.5in;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Tw Cen MT Condensed&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;&quot;&gt;Nama lembaga&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : PPs Nurul Ulum&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 0.5in;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Tw Cen MT Condensed&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;&quot;&gt;Nomor NSP&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : 512352704235&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 0.5in;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Tw Cen MT Condensed&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;&quot;&gt;Yayasan&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : Lembaga Keagamaan Islam (LKI) Al-Masrur&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 0.5in;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Tw Cen MT Condensed&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;&quot;&gt;Pendiri&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : KH. Rifai&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 0.5in;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Tw Cen MT Condensed&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;&quot;&gt;Pimpinan LKI &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; : KH. Mahmud Mutammam&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 0.5in;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Tw Cen MT Condensed&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;&quot;&gt;Pengasuh&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : KH. Abd. Salam &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 0.5in;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Tw Cen MT Condensed&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;&quot;&gt;Alamat&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : Jln. PP. Nurul Ulum Orodalam Sejati Camplong Sampang Kode pos 69281 Madura Jawa Timur &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 0.5in;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Tw Cen MT Condensed&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;&quot;&gt;Tel/hp&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : 087771751436/081803216794&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 0.5in;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Tw Cen MT Condensed&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;&quot;&gt;email&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : pps.nurul.ulum@gmail.com&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pp-nurululum.blogspot.com/feeds/464761574216484726/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pp-nurululum.blogspot.com/2011/11/sejarah-dan-profil-pp-nurul-ulum.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4584712772580297333/posts/default/464761574216484726'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4584712772580297333/posts/default/464761574216484726'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pp-nurululum.blogspot.com/2011/11/sejarah-dan-profil-pp-nurul-ulum.html' title='SEJARAH DAN PROFIL PP. NURUL ULUM'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg7Drhr12Xw_LcJGA9IoQ__M4NHsZIFaND-ENy2bVlTUvPll6kZCabNAg6pFVA7fLOT2_N1bYHm8vbYF1-081uc5bpNDDucEyMoMN1crEIOfoN3iwtR5Gk0zfY56Naa4cZJHFaPLGdnO7w/s72-c/pp.+nurul+ulum+ordal.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>