<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-3896863319992967035</atom:id><lastBuildDate>Thu, 02 Nov 2023 11:59:53 +0000</lastBuildDate><category>Umum</category><category>Anak</category><category>Klinis</category><category>Organisasi Industri</category><category>Keluarga</category><category>Kepribadian</category><category>Relationship</category><category>Sosial</category><category>Pendidikan</category><title>Psigoblog</title><description>Kumpulan artikel Psikologi Klinis, Industri dan Organisasi, Pendidikan, Perkembangan, Sosial, Kepribadian, Komunikasi, Konseling, Test, Teori, Tips</description><link>https://www.psigoblog.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Psigoblog)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>86</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3896863319992967035.post-31551589819542725</guid><pubDate>Thu, 03 Aug 2023 04:47:00 +0000</pubDate><atom:updated>2023-08-03T11:47:51.680+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Anak</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Umum</category><title>Hati-Hati, 76% Penculik Anak Adalah Orang Yang Kamu Kenal!</title><description>&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Hati-Hati, 76% Penculik Anak Adalah Orang Yang Kamu Kenal!&lt;/h2&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Umumnya orang menganggap bahwa penculikan hanya dilakukan oleh orang asing tak dikenal. Akan tetapi jangan salah, seorang ibu atau seorang ayah juga bisa menjadi penculik bagi anak-anak mereka sendiri. Wah kok bisa? Tentu saja bisa.&lt;/p&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiXvgp5GcqlRjwcyQvYw92L5mKHhl80NPYZbtzh_9_3R1gtahTtbM7v720YG9cNBO20QjD442EJ1qnRReF2oPUnNyvxCyFTqCRUEI_JxpEcFaX8igs3FAcF4zjrvk59IGtmY1oyPFRnxiN3_NPAB-eELm630jqJ_VNlxrv0n4n9Yrswn3EY80grgzwKMf0/s1451/penculik.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Hati-Hati, 76% Penculik Anak Adalah Orang Yang Kamu Kenal!&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;803&quot; data-original-width=&quot;1451&quot; height=&quot;354&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiXvgp5GcqlRjwcyQvYw92L5mKHhl80NPYZbtzh_9_3R1gtahTtbM7v720YG9cNBO20QjD442EJ1qnRReF2oPUnNyvxCyFTqCRUEI_JxpEcFaX8igs3FAcF4zjrvk59IGtmY1oyPFRnxiN3_NPAB-eELm630jqJ_VNlxrv0n4n9Yrswn3EY80grgzwKMf0/w640-h354/penculik.png&quot; title=&quot;Hati-Hati, 76% Penculik Anak Adalah Orang Yang Kamu Kenal!&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ada satu kasus penculikan terhadap anak sendiri. Ceritanya ada pasangan suami istri yang memiliki satu orang anak laki-laki. Karena suatu sebab mereka bercerai. Oleh pengadilan, hak perwalian anak yang dihasilkan dari perkawinan itu diberikan kepada pihak suami. Kemudian masing-masing menikah lagi dan memiliki anak dengan pasangan yang baru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sekitar sepuluh tahun berselang, si ibu mengunjungi anak yang sudah duduk di bangku SMP. Sang ibu meminta pada mantan suaminya agar anak tersebut bisa pindah dan tinggal bersama dengannya. Dia menjelaskan bahwa secara ekonomi dia sangat mapan sehingga bakal sanggup menyekolahkan anak itu sampai perguruan tinggi sekalipun. Kebetulan, kondisi ekonomi mantan suaminya pas-pasan. Akan tetapi permintaan itu ditolak oleh si ayah. Pun ketika si ibu menyodorkan dana puluhan juta rupiah agar diizinkan membawa si anak, tetap saja permohonan itu tidak digubris.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Berang karena permintaannya ditolak, si ibu mengambil strategi lain. Diajaknya si anak jalan-jalan. Tapi kemudian motor yang dibawa jalan-jalan dititipkan kepada orang yang dikenal di desa sebelah. Dia membawa anaknya naik bus pergi ke rumahnya yang berbeda pulau. Konon dari selentingan kabar, sampai hampir 10 tahun berselang, sang anak tidak diizinkan menjenguk ayahnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Penculikan anak oleh ayah atau ibu sendiri seperti kasus di atas cukup banyak dilakukan. Diperkirakan sekitar 49% kasus penculikan anak di AS merupakan penculikan oleh keluarga sendiri. Biasanya penculikan itu terjadi karena proses perceraian yang tidak mulus sehingga terjadi perebutan hak perwalian atas anak.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bagaimana dengan di Indonesia? Meskipun kasus perceraian termasuk rendah, ternyata menurut laporan pihak kepolisian, mayoritas kasus penculikan di Indonesia pun dilatarbelakangi rebutan hak atas anak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Perceraian kadang memang pilihan terbaik bagi masing-masing pasangan. Akan tetapi, tidak jarang anak-anak menjadi korban yang tidak perlu karena egoisme orangtua. Salah satu pihak merasa paling berhak dan paling mampu mengurus anak-anak. Mereka tidak rela jika hak perwalian anak diserahkan kepada pasangan mereka. Oleh sebab itu mereka menculik anak mereka sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pada sebagian kasus, pihak yang mendapat hak perwalian anak sangat ketat membatasi interaksi anak dengan mantan pasangannya yang notabene orangtua kandung si anak. Karena sudah kangen berat, akhirnya diculiklah si anak. Tujuannya semata-mata hanya untuk memuaskan kerinduan hati. “Tidak bisa bertemu dengan cara baik-baik, ya diculik!” begitu prinsip sebagian orang yang dipisahkan dari anak-anak mereka.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Besarnya persentase anak yang diculik oleh orangtuanya sendiri mengilhami munculnya lelucon tentang hak perwalian anak. Sebagai selingan, berikut leluconnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ceritanya Budi dan Nita sudah berumah tangga selama 6 tahun lamanya. Dalam perkawinan itu, Nita telah melahirkan 3 orang anak. Tapi rupa-rupanya kisah cinta mereka tidak berjalan mulus. Meskipun anak-anak manis dan lucu menghiasi kehidupan mereka, namun mereka menjadi kerap bertengkar. Mereka saling menyerang pihak lain. Akhirnya mereka memutuskan untuk bercerai. Gugatan cerai pun dilayangkan via pengadilan agama. Akhirnya tibalah sidang perceraian mereka.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;“Saya ingin pisah dari barang rongsokan ini,” kata Nita emosional pada hakim.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;“Saya juga tidak bisa hidup dengan monster ini,” balas Budi tak kalah emosionalnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;“Berapa anak kalian?” kata hakim.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;“Tiga,” jawab Budi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;“Tunggulah setahun lagi,” kata sang hakim. “Tambahlah satu anak lagi, supaya kalian masing-masing mendapat dua anak.”&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;“Tapi dengan potensi saya, bisa-bisa kami nanti malah mendapat anak kembar,” protes Budi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;“Apa? kembar?” Nita mencibir. “Kalau saya hanya mengandalkan dia, belum tentu kami bisa punya tiga anak seperti sekarang.”&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Budi: “????”&lt;/p&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhgC58Hr_1TMESqfhjNYe4DPuBHEHHYHBrwEi6wEKJml0ADC6Ih1OaSB6bZxuJyMAEMAkCP-P3kaScoUkRLVJ6pZvNRj53HnhMm2qUlJBpBwnoacM5jJLQLpnpvBJ_YeqSHdPGr_Pj2Ogr0eInj-fQB7Nt1x50fHbe5ulPm5Tp6XunROwqsYAsDNGo_miA/s1112/penculik-anak.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Hati-Hati Penculik Anak&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;623&quot; data-original-width=&quot;1112&quot; height=&quot;358&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhgC58Hr_1TMESqfhjNYe4DPuBHEHHYHBrwEi6wEKJml0ADC6Ih1OaSB6bZxuJyMAEMAkCP-P3kaScoUkRLVJ6pZvNRj53HnhMm2qUlJBpBwnoacM5jJLQLpnpvBJ_YeqSHdPGr_Pj2Ogr0eInj-fQB7Nt1x50fHbe5ulPm5Tp6XunROwqsYAsDNGo_miA/w640-h358/penculik-anak.png&quot; title=&quot;Hati-Hati Penculik Anak&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pihak kerabat lain bisa juga menjadi pelaku penculikan anak. Ada kakek dan nenek yang menculik cucunya sendiri. Ada paman dan bibi yang menculik keponakannya sendiri. Motifnya beragam. Bisa karena ekonomi maupun karena sakit hati, atau yang lainnya. Namun biasanya penculikan oleh pihak keluarga dilatarbelakangi motif pembalasan dendam.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Selain penculikan oleh pihak keluarga, penculikan juga bisa dilakukan oleh orang-orang yang dikenal korban. Misalnya oleh pembantunya sendiri, oleh tukang kebunnya, oleh sopirnya, oleh tetangganya dan sebagainya. Mereka adalah pihak yang tahu persis kebiasaan sang anak dan dikenal anak dengan baik. Secara keseluruhan, sekitar 27% kasus penculikan dilakukan oleh mereka ini. Bandingkan dengan jumlah 24% kasus penculikan yang dilakukan oleh orang asing tak dikenal. Artinya, anak-anak lebih rentan diculik oleh orang yang mereka kenal ketimbang oleh orang asing.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bagi kamu yang memiliki anak, waspadalah! Para penculik anak berkeliaran di mana-mana. Mereka ternyata bisa siapa saja. Terbukti 76% penculikan anak justru dilakukan oleh orang yang sudah dikenal. Hanya seperempat penculikan yang dilakukan oleh orang asing.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Menculik anak memang pekerjaan kriminal yang menggiurkan. Melakukannya sangat mudah. Risikonya juga kecil. Sudah begitu hasilnya besar.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Akan tetapi ada kabar bagus. Dalam dunia kejahatan, penculikan anak termasuk jenis kejahatan paling menjijikkan. Kelasnya sama rendah dengan perkosaan. Penculikan anak dianggap bukan tindakan pemberani. Hanya mereka yang pengecut, tidak punya nyali dan tidak punya harga diri yang mau melakukannya. Mengancam anak adalah perilaku rendah. Oleh karena itu jangan heran jika kalangan penjahat sendiri yang membocorkan informasi pelaku penculikan kepada pihak kepolisian.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sudah bukan rahasia lagi jika di penjara ada kasta-kasta. Mereka yang paling rendah kastanya akan menjadi bulan-bulanan kasta yang lebih tinggi dan bakal dieksploitasi habis-habisan. Nah, para penculik anak yang masuk bui akan menduduki kasta paling rendah di penjara. Mereka akan menjadi “karpet” di penjara. Oleh sebab itu penjahat yang betul-betul profesional, biasanya tidak akan terjun dalam kejahatan penculikan anak. “Jangan deh masuk penjara gara-gara perkosa orang, aniaya perempuan atau culik anak. Bakal habis di penjara. Cuma diinjak-injak kita nanti. Neraka betul jadinya” ujar salah seorang penjahat kambuhan yang sering keluar masuk penjara.&lt;/p&gt;</description><link>https://www.psigoblog.com/2023/08/hati-hati-penculik-anak.html</link><author>noreply@blogger.com (Psigoblog)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiXvgp5GcqlRjwcyQvYw92L5mKHhl80NPYZbtzh_9_3R1gtahTtbM7v720YG9cNBO20QjD442EJ1qnRReF2oPUnNyvxCyFTqCRUEI_JxpEcFaX8igs3FAcF4zjrvk59IGtmY1oyPFRnxiN3_NPAB-eELm630jqJ_VNlxrv0n4n9Yrswn3EY80grgzwKMf0/s72-w640-h354-c/penculik.png" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3896863319992967035.post-6884585182515321278</guid><pubDate>Fri, 28 Jul 2023 02:57:00 +0000</pubDate><atom:updated>2023-07-28T09:57:59.108+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Umum</category><title>Menyiasati Perilaku Tidak Sehat Bagi Jantung</title><description>&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Menyiasati Perilaku Tidak Sehat Bagi Jantung&lt;/h2&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Penelitian yang dilakukan Universitas Duke menemukan bahwa perilaku mudah marah, bermusuhan dan sinis terhadap orang lain, sangat dekat kaitannya dengan penyakit jantung. Mereka yang memiliki ketiganya cenderung untuk mendapatkan serangan jantung yang jauh lebih tinggi ketimbang yang tidak memilikinya.&lt;/p&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhfyq1G8tOyDPDRunjxAq65G7kIMePVZiV5pE8_S1D6X9XOw2dwhX_u9uCI7MSFa8Li8CJVEZWHsfCQnNiFGvXRYthBOvV1kKjM1lgjyf0qFFvYKmqBZhYj0QFItls99IrE_0DvHvgXNH2UgckPAjgTSyspG07aSDifj90W34XmSitYusPrT1isx6X1Myc/s1028/serangan-jantung.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Menyiasati Perilaku Tidak Sehat Bagi Jantung&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;624&quot; data-original-width=&quot;1028&quot; height=&quot;388&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhfyq1G8tOyDPDRunjxAq65G7kIMePVZiV5pE8_S1D6X9XOw2dwhX_u9uCI7MSFa8Li8CJVEZWHsfCQnNiFGvXRYthBOvV1kKjM1lgjyf0qFFvYKmqBZhYj0QFItls99IrE_0DvHvgXNH2UgckPAjgTSyspG07aSDifj90W34XmSitYusPrT1isx6X1Myc/w640-h388/serangan-jantung.png&quot; title=&quot;Menyiasati Perilaku Tidak Sehat Bagi Jantung&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bagaimana upaya meminimalisasi ketiga perilaku berisiko bagi jantung itu? Berikut adalah 12 langkah yang disarankan oleh American Institute for Preventive Medicine.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;1. Percayakan rahasiamu pada orang lain&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Biarkan orang lain tahu bahwa kamu mengakui dirimu memiliki masalah dengan sikap mudah memusuhi orang lain. Mintalah bantuan mereka untuk mendukung kamu untuk berubah.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;2. Monitor dirimu dari pikiran tidak percaya orang lain&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Terus monitor seberapa sering kamu sinis (tidak mempercayai orang lain begitu saja alias mengira orang lain selalu memiliki motif tersembunyi). Lihatlah pola sinisme itu.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;3. Hapuslah pikiran-pikiran sinis itu&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Katakan, “Stop”, “Berhenti”, atau apapun yel-yel pertanda berhenti ketika sebuah pikiran tidak mempercayai orang lain muncul di kepalamu.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;4. Tertawakan diri sendiri&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Humor bisa mengurangi kemarahan. Tapi ingat, jangan mengorbankan orang lain untuk berhumor karena itu sama saja dengan penyerangan, bukan humor. Jadi, lebih baik tertawakan dirimu sendiri.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;5. Bicaralah pada diri sendiri saat merasa mulai marah&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Saat kamu secara perlahan mulai merasa marah, katakan pada dirimu sendiri “Okey, kamu mulai terbakar, apa yang membuatmu marah kali ini? Tidak ada apapun, karena kamu telah tercerahkan dan tidak akan memandangnya penting.”&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;6. Cobalah pahami sudut pandang orang lain&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Cobalah lihat situasi dari sudut pandang orang lain. Hal tersebut akan mengurangi kemarahan karena tidak mudah untuk marah dan bersimpati pada saat yang sama.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;7. Belajarlah untuk bersantai&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Lakukanlah pernafasan yang dalam dan natural untuk melepaskan ketegangan otot. Bayangkan hal-hal indah dan damai.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;8. Jadi pendengar yang baik&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kamu mungkin&amp;nbsp; perlu untuk memaksa mulutmu diam. Dengan diam dan hanya mendengarkan orang lain bicara, maka kamu mengirim pesan pada mereka bahwa kamu sungguh-sungguh peduli dengan apa yang mereka katakan.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;9. Carilah kesempatan untuk menunjukkan rasa percaya pada orang lain&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dan ingatlah, kesempatan itu sangat melimpah.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;10. Maafkan orang yang telah membuat kamu marah&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Biarkan ketersinggunganmu menguap. Setelah memaafkan, itu seperti melepaskan beban berat yang kamu bawa di punggungmu. Maafkan dan lupakan.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;11. Hindari orang-orang yang memiliki sikap permusuhan dan sinis&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jika kamu berinteraksi dengan orang-orang seperti mereka, maka sangat besar kemungkinannya kamu ikut menjadi sinis dan bermusuhan. Jadi lebih baik jika kamu jauhi mereka.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;12. Bayangkan hari ini adalah hari terakhir kamu di bumi&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tanyalah kepada dirimu sendiri apakah kamu ingin menghabiskan waktu dengan terus menjadi pemarah, sinis, dan memusuhi orang? Mungkin tidak.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Lupakan ketiganya yang telah membuat hidupmu tidak utuh dan penuh. Lihatlah hal-hal baik di sekitar, dan kamu akan terkejut mengetahui bahwa hal-hal baik jauh lebih banyak dari yang pernah kamu bayangkan semula.&lt;/p&gt;</description><link>https://www.psigoblog.com/2023/07/menyiasati-perilaku-tidak-sehat-bagi-jantung.html</link><author>noreply@blogger.com (Psigoblog)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhfyq1G8tOyDPDRunjxAq65G7kIMePVZiV5pE8_S1D6X9XOw2dwhX_u9uCI7MSFa8Li8CJVEZWHsfCQnNiFGvXRYthBOvV1kKjM1lgjyf0qFFvYKmqBZhYj0QFItls99IrE_0DvHvgXNH2UgckPAjgTSyspG07aSDifj90W34XmSitYusPrT1isx6X1Myc/s72-w640-h388-c/serangan-jantung.png" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3896863319992967035.post-6182260486150697025</guid><pubDate>Thu, 27 Jul 2023 01:46:00 +0000</pubDate><atom:updated>2023-07-27T08:46:22.630+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Keluarga</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Umum</category><title>Bijak Pilih Pasangan: Gen Ternyata Membawa Kunci Kebahagiaan</title><description>&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Bijak Pilih Pasangan: Gen Ternyata Membawa Kunci Kebahagiaan&lt;/h2&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Para psikolog di Universitas Edinburg, Inggris, bekerja sama dengan para peneliti di Queensland Institute for Medical Research, Australia, melakukan penelitian tentang keterkaitan antara kepribadian dan kebahagiaan. Hasilnya, kebahagiaan rupa-rupanya juga ditentukan oleh sifat kepribadian, dan sifat kepribadian bersifat genetik alias keturunan.&lt;/p&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjBkRE97TpZMdVkUpl4J9TJ5tDWzdDAQ0Ke3NEXcyshAKFkZlS3Hwvmd6ZJewasbEiW5d7iguX51XG0RJj2QGaETfBLDMDd8bGAk0sLDgkDpCeBqLZefQmXu08CCDUfe_Nb-KsSRtB0upDp9E_Yn9jcA8R7uTOipRxIy-RMxnxEDGdtSsXZxhP015MForc/s930/keluarga-bahagia.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Bijak Pilih Pasangan: Gen Ternyata Membawa Kunci Kebahagiaan&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;642&quot; data-original-width=&quot;930&quot; height=&quot;442&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjBkRE97TpZMdVkUpl4J9TJ5tDWzdDAQ0Ke3NEXcyshAKFkZlS3Hwvmd6ZJewasbEiW5d7iguX51XG0RJj2QGaETfBLDMDd8bGAk0sLDgkDpCeBqLZefQmXu08CCDUfe_Nb-KsSRtB0upDp9E_Yn9jcA8R7uTOipRxIy-RMxnxEDGdtSsXZxhP015MForc/w640-h442/keluarga-bahagia.png&quot; title=&quot;Bijak Pilih Pasangan: Gen Ternyata Membawa Kunci Kebahagiaan&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Para peneliti mengukur kepribadian terhadap 900 pasang kembar dengan model 5 faktor (Five-Factor Model), yang kemudian mengaitkannya dengan kebahagiaan. Hasilnya, orang-orang yang cenderung tidak gampang khawatir, mudah bergaul (sociable) dan penuh kesungguhan cenderung lebih bahagia. Para peneliti menduga bahwa sifat kepribadian itu menjaga individu tetap dalam kondisi mental yang baik ketika hal-hal buruk terjadi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Para peneliti itu juga menemukan bukti bahwa gen tertentu menghasilkan sifat kepribadian tertentu yang ujungnya menghasilkan kebahagiaan. Artinya, jika kamu memiliki dua orangtua dengan sifat kepribadian yang potensial membuat hidup bahagia, maka kamu juga akan lebih berbahagia karena memiliki gen bahagia. Saat hal-hal buruk datang, sifat-sifat yang dimiliki itu akan mempercepat pemulihan plus menjaga mental tidak terlalu ambruk.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Akan tetapi, meskipun kebahagiaan berakar dari gen, sekitar 50% perbedaan kebahagiaan yang dialami orang dalam hidupnya tetap berasal dari hal-hal yang bersifat eksternal seperti hubungan sosial, cinta, kesehatan dan karier.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dr Alexander Weiss, dari University of Edinburgh’s School of Philosophy, Psychology and Language Sciences, yang memimpin penelitian itu mengungkapkan bahwa &quot;Bersama-sama dengan hidup dan kebebasan, meraih kebahagiaan merupakan inti dari hasrat manusia. Meskipun kebahagiaan menjadi subjek yang dipengaruhi pengaruh eksternal yang begitu luas, kami menemukan bahwa ada faktor keturunan dalam kebahagiaan yang seluruhnya dapat dijelaskan dengan gen yang mendasari kepribadian.&quot;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Nah, trus apa artinya usaha-usaha meraih kebahagiaan seperti yang banyak ditulis dalam buku-buku populer? Ingat, gen hanya menyumbang 50%. Selebihnya yang 50% harus dicari sendiri dengan membentuk sebuah kehidupan yang bahagia.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Sumber:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Association for Psychological Science (2008, March 6). Genes Hold The Key To How Happy We Are, Scientists Say. ScienceDaily. &lt;a href=&quot;http://www.sciencedaily.com/releases/2008/03/080304103308.html&quot;&gt;www.sciencedaily.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><link>https://www.psigoblog.com/2023/07/gen-membawa-kunci-kebahagiaan.html</link><author>noreply@blogger.com (Psigoblog)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjBkRE97TpZMdVkUpl4J9TJ5tDWzdDAQ0Ke3NEXcyshAKFkZlS3Hwvmd6ZJewasbEiW5d7iguX51XG0RJj2QGaETfBLDMDd8bGAk0sLDgkDpCeBqLZefQmXu08CCDUfe_Nb-KsSRtB0upDp9E_Yn9jcA8R7uTOipRxIy-RMxnxEDGdtSsXZxhP015MForc/s72-w640-h442-c/keluarga-bahagia.png" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3896863319992967035.post-6297113878987014632</guid><pubDate>Wed, 26 Jul 2023 03:59:00 +0000</pubDate><atom:updated>2023-07-26T11:00:21.867+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Umum</category><title>Punya Masalah? Cari Solusinya Di Mimpi Kamu</title><description>&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Punya Masalah? Cari Solusinya Di Mimpi Kamu&lt;/h2&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;“Saat pikiran mandek, tidurlah. Otak akan bekerja sendiri menemukan solusi jitu untuk masalah Anda.”&lt;/p&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg2aABDGBPv742XUa3kgby4AgTcenfps2HRofFipSyzvRjhR-cJOWWQ8wKkBD5eTU8lmjwNtINCWx_VzqSyH_LCSRmmKOBlXbw31L7bgB_Ca7MDUOvhsBcfVNaDoqR88cdwKrxf9f1-TcaZsCJsdyjlbkX19u26e68yRFwZhbcbFwDTIadlCIFZ2AAahwM/s1157/mimpi.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Punya Masalah? Cari Solusinya Di Mimpi Kamu&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;839&quot; data-original-width=&quot;1157&quot; height=&quot;464&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg2aABDGBPv742XUa3kgby4AgTcenfps2HRofFipSyzvRjhR-cJOWWQ8wKkBD5eTU8lmjwNtINCWx_VzqSyH_LCSRmmKOBlXbw31L7bgB_Ca7MDUOvhsBcfVNaDoqR88cdwKrxf9f1-TcaZsCJsdyjlbkX19u26e68yRFwZhbcbFwDTIadlCIFZ2AAahwM/w640-h464/mimpi.png&quot; title=&quot;Punya Masalah? Cari Solusinya Di Mimpi Kamu&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Benarkah kata-kata di atas? Benarkah mimpi menawarkan sebuah solusi bagi permasalahan kita? Banyak yang meragukannya. Meskipun kata-kata di atas cukup populer dan sering didengung-dengungkan orang dari generasi ke generasi, namun belum ada data yang membuktikannya. Setidaknya sampai para peneliti dari Universitas Alberta dan Montreal memublikasikan temuannya dalam Journal of Sleep Research edisi Desember 2004.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Para peneliti dari Universitas Alberta dan Universitas Montreal, Kanada, telah melakukan penelitian terhadap 470 mahasiswa psikologi untuk mencari tahu peran mimpi. Mereka menemukan bahwa kejadian-kejadian yang diingat sepanjang hari tidak hanya mempengaruhi mimpi pada malam harinya. Mereka menemukan bahwa kejadian-kejadian itu tetap mewarnai mimpi-mimpi yang terjadi&amp;nbsp; 6 hingga 7 hari sesudahnya. Itu artinya, kejadian luar biasa yang terjadi dan diingat pada hari Minggu, masih mungkin untuk terus mewarnai mimpi hingga hari Sabtu berikutnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mimpi yang terjadi pada malam hari kejadian, dengan mimpi yang terjadi pada malam-malam sesudahnya dibandingkan oleh para peneliti. Hasilnya mengejutkan. Ternyata mimpi-mimpi yang terjadi sesudah malam kejadian lebih merefleksikan interaksi interpersonal, resolusi masalah, dan emosi positif. Itu artinya, menurut para peneliti mimpi dari dua universitas tersebut, mimpi yang tertunda itu membantu seseorang untuk mengatasi persoalan pribadinya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dr. Don Kuiken, Profesor Psikologi dari Universitas Alberta mengatakan, ”Temuan itu mengindikasikan bahwa ada usaha pemecahan masalah dalam mimpi-mimpi selama seminggu setelah mendapatkan permasalahannya. Mimpi itu sendiri merupakan bentuk penyembuhan.”&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Sc:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;University Of Alberta (2005, January 12). Need A Solution? In Your Dreams. ScienceDaily. Dari &lt;a href=&quot;https://www.sciencedaily.com/releases/2005/01/050111183922.html&quot;&gt;https://www.sciencedaily.com/releases/2005/01/050111183922.html&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><link>https://www.psigoblog.com/2023/07/punya-masalah-cari-solusinya-di-mimpi.html</link><author>noreply@blogger.com (Psigoblog)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg2aABDGBPv742XUa3kgby4AgTcenfps2HRofFipSyzvRjhR-cJOWWQ8wKkBD5eTU8lmjwNtINCWx_VzqSyH_LCSRmmKOBlXbw31L7bgB_Ca7MDUOvhsBcfVNaDoqR88cdwKrxf9f1-TcaZsCJsdyjlbkX19u26e68yRFwZhbcbFwDTIadlCIFZ2AAahwM/s72-w640-h464-c/mimpi.png" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3896863319992967035.post-7604223853251172297</guid><pubDate>Tue, 25 Jul 2023 04:31:00 +0000</pubDate><atom:updated>2023-07-25T11:40:19.720+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Umum</category><title>Privilege Orang Cantik Dalam Pandangan Psikologi</title><description>&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Privilege Orang Cantik Dalam Pandangan Psikologi&lt;/h2&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Kita mampu menilai daya tarik seseorang dengan kecepatan super dan hanya berdasarkan data yang sangat sedikit&quot; tutur Ingrid Olson, seorang profesor di Penn’s Department of Psychology dan juga peneliti pada Penn’s Center for Cognitive Neurosciece. “Tampaknya, wajah cantik menguasai pikiran kita dan membuat kita mengasosiasikan wajah cantik dengan emosi positif.”&lt;/p&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhnf_kM-3jOJtwihI4STODir6MLU7z1R8bSrzhdSaieOzJSMkOo7oxh0hEDiF5Rw74Wa3GQO6aXFnYpFjQi4rL54GLVOZ7puZ99s2OrRWESKaa1uGt5vs2iL1PbUuxwzPprQ5UGCA5dxR3QxatxlRcZ-BGaW0MUjEqDj_RPzFoY_wocl5CMncUo__Z4o6k/s1340/cantik.png&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Privilege Orang Cantik Dalam Pandangan Psikologi&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;886&quot; data-original-width=&quot;1340&quot; height=&quot;424&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhnf_kM-3jOJtwihI4STODir6MLU7z1R8bSrzhdSaieOzJSMkOo7oxh0hEDiF5Rw74Wa3GQO6aXFnYpFjQi4rL54GLVOZ7puZ99s2OrRWESKaa1uGt5vs2iL1PbUuxwzPprQ5UGCA5dxR3QxatxlRcZ-BGaW0MUjEqDj_RPzFoY_wocl5CMncUo__Z4o6k/w640-h424/cantik.png&quot; title=&quot;Privilege Orang Cantik Dalam Pandangan Psikologi&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ingrid Olson dan Christy Marshuetz dari Yale University, dalam publikasinya di jurnal Emotion, salah satu publikasi dari American Psychological Association (APA) menyebutkan bahwa orang dengan daya tarik fisik memiliki keuntungan-keuntungan yang tidak diperoleh oleh mereka yang kurang memiliki daya tarik.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;“Penelitian terus menerus membuktikan bahwa ada keuntungan sosial dan ekonomi yang luar biasa jika menarik secara fisik” ujar Olson. “Orang-orang yang menarik dibayar lebih tinggi, dinilai lebih cerdas, dan menerima lebih banyak perhatian dalam seluruh segi kehidupan. Favoritisme tersebut tampaknya bawaan lahir dan bersifat lintas budaya. Penelitian menunjukkan bahwa bayi pun lebih suka wajah yang cantik.”&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dalam laporannya, Olson dan Marshuetz menyebutkan bahwa subjek penelitian mampu dengan cepat dan akurat menilai wajah yang sangat menarik dan yang sangat tidak menarik dari sebuah foto. Padahal, fotonya hanya ditampilkan selama 0,013 detik, alias tidak ada satu detik di layar monitor komputer. Menariknya, mereka juga tidak yakin telah melihat gambar foto yang ditampilkan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;“Tidak ada aturan baku seperti apa wajah yang cantik, tetapi kita memilih wajah yang paling menarik dan yang paling tidak menarik. Terlihat bahwasanya mereka mampu menilai kecantikan fisik dari sedikit data dengan akurat berdasarkan ketidaksadaran mereka,” ujar Olson.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Eksperimen lain yang dilakukan menunjukkan bahwa wajah yang menarik diasosiasikan dengan sifat-sifat positif. Setelah partisipan penelitian diperlihatkan berbagai wajah dengan cepat di monitor, mereka diminta untuk membedakan kata-kata yang mewakili sifat-sifat baik dan kata-kata yang mewakili sifat-sifat buruk secepat-cepatnya dengan instruksi untuk mengabaikan wajah yang telah dilihat. Hasilnya, setelah melihat wajah yang menarik, mereka lebih cepat memilih kata sifat-sifat positif seperti “tertawa” atau “bahagia”.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;“Wajah cantik adalah sebuah anugerah; mereka membuat kita lebih mungkin untuk berpikiran baik terhadap mereka,“ tutur Olson. “Ada beberapa proses yang terjadi di otak yang mendasari pikiran bahwa orang-orang yang berwajah menarik lebih baik meskipun kita kurang menyadari adanya wajah itu.”&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Saat prosedur yang sama dilakukan dengan mengganti gambar wajah menjadi gambar rumah, hasilnya tidak ada perbedaan respons terhadap kata-kata yang disajikan. Artinya, wajahlah yang memiliki kekuatan untuk mendapatkan prasangka; jika cantik mendapatkan prasangka lebih baik. Dan tampaknya, hal itu memiliki dasar biologis.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jadi, beruntunglah kamu yang berwajah cantik.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Sumber:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;University of Pennsylvania (2006, January 25). First Impressions Of Beauty May Demonstrate Why The Pretty Prosper. ScienceDaily. http://www.sciencedaily.com/releases/2006/01/060124223317.html&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><link>https://www.psigoblog.com/2023/07/privilege-orang-cantik.html</link><author>noreply@blogger.com (Psigoblog)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhnf_kM-3jOJtwihI4STODir6MLU7z1R8bSrzhdSaieOzJSMkOo7oxh0hEDiF5Rw74Wa3GQO6aXFnYpFjQi4rL54GLVOZ7puZ99s2OrRWESKaa1uGt5vs2iL1PbUuxwzPprQ5UGCA5dxR3QxatxlRcZ-BGaW0MUjEqDj_RPzFoY_wocl5CMncUo__Z4o6k/s72-w640-h424-c/cantik.png" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3896863319992967035.post-3064309952248023060</guid><pubDate>Mon, 24 Jul 2023 04:49:00 +0000</pubDate><atom:updated>2023-07-24T11:49:18.155+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Umum</category><title>Benarkah Cowok Mudah Lupa?</title><description>&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Benarkah Cowok Mudah Lupa?&lt;/h2&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sudah bukan rahasia jika para cowok sering dikeluhkan memiliki daya ingat yang jongkok. Mereka kaum pelupa. Betapa seringnya mereka melupakan berbagai hal-hal kecil dalam hidup mereka, mulai dari ketinggalan dompet sampai meninggalkan pasangan di pusat perbelanjaan. Sampai-sampai ada lelucon yang mengatakan bahwa cowok selalu menjadi bujangan di luar rumah karena begitu keluar rumah mereka pasti lupa sudah punya istri di rumah.&lt;/p&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhH5CWse8Fv2oCOE_7XZOmWIToeMZWL6Ov8uN5j05Aic3O4zEIIghYFP9nePilmNxmnO-zU0038rKRgpacFOU9hJWLWb3065O-sf-gsE9-M4l0KYYgO3SCfYjCFyCygqBVu5gdcydTUFCW9kk0EDzRiAE7SuHualdEbwF5BTaZbVuGx71-hgHbIAZ7qtDU/s1521/pria-lupa.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Benarkah Cowok Mudah Lupa?&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;877&quot; data-original-width=&quot;1521&quot; height=&quot;370&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhH5CWse8Fv2oCOE_7XZOmWIToeMZWL6Ov8uN5j05Aic3O4zEIIghYFP9nePilmNxmnO-zU0038rKRgpacFOU9hJWLWb3065O-sf-gsE9-M4l0KYYgO3SCfYjCFyCygqBVu5gdcydTUFCW9kk0EDzRiAE7SuHualdEbwF5BTaZbVuGx71-hgHbIAZ7qtDU/w640-h370/pria-lupa.png&quot; title=&quot;Benarkah Cowok Mudah Lupa?&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Psikolog dari Swedia, Agneta Herlitz dan Jenny Rehnman menemukan dalam penelitiannya bahwa cowok dan cewek berbeda dalam mengingat. Diketahui bahwa cewek lebih baik ingatan jangka panjangnya, terutama dalam mengingat hal-hal yang berbau pengalaman personal.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Cowok lebih baik dalam mengingat simbol-simbol dan informasi yang bersifat non-bahasa. Sedangkan cewek lebih baik dalam mengingat kata-kata, benda-benda, gambar-gambar dan kejadian sehari-hari. Kaum cewek juga lebih baik dalam mengenali wajah. Mereka tidak mudah melupakan wajah yang pernah mereka temui. Lebih jauh, cewek juga lebih baik dalam mengingat bau yang biasa ada di rumah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sumber lainnya menyebutkan bahwa cewek lebih mengingat kejadian emosional yang dialami dalam hidupnya ketimbang cowok. Hal itu disebabkan karena bagian otak yang bernama hippocampus, yakni bagian otak yang menyimpan emosi dan memproses ingatan, berukuran lebih besar pada cewek ketimbang pada cowok.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jadi tidak heran jika cewek masih mengingat kejadian-kejadian yang sudah berlalu bertahun-tahun lamanya jika kejadian itu memiliki nuansa emosional yang dalam, seperti marah yang amat sangat atau malu yang luar biasa. Selain itu, bagian otak yang bertanggung jawab terhadap kemampuan berbahasa juga lebih besar pada cewek sehingga cewek lebih mudah mengungkapkan kembali ingatannya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;“Jika seorang cowok melupakan nama lengkapmu setelah pertemuan pertama. Jangan khawatir. Tidak perlu terlalu merisaukannya. Kamu hanya harus menyadari bahwa hippocampus-nya lebih kecil.” Begitulah lelucon yang banyak beredar untuk menegaskan betapa baiknya kemampuan cowok untuk melupakan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mudah lupanya para cowok memang sering membuat kesal kaum hawa. Masih mending jika hanya lupa titipan pasangan. Dalam banyak kasus, tak jarang si cowok melupakan hari istimewa pasangannya sendiri. Akan tetapi, terkadang, lupa dijadikan alasan para cowok untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak disukainya. Jadi berhati-hatilah dengan pernyataan para cowok tentang lupa. Jangan-jangan mereka hanya berpura-pura lupa.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Berkat hippocampus-nya yang lebih besar, kaum cewek lebih sedikit peluangnya untuk mengalami penyakit kehilangan memori seperti penyakit Alzheimer. Penyakit yang jadi momok di usia senja itu diketahui disebabkan salah satunya oleh penyusutan hippocampus. Nah, cewek mendapat keuntungan karena hippocampus-nya lebih besar.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Selain itu, lebih parahnya, otak cowok diketahui menyusut lebih cepat dibandingkan otak cewek, sehingga menambah peluang cowok menderita Alzheimer. Penyusutan yang lebih cepat itu juga membuat cowok lebih mudah pikun. Pada sebuah penelitian lain yang melibatkan 2050 orang diketahui bahwa cowok lebih berpeluang 1,5 kali lipat dibandingkan&amp;nbsp; cewek untuk mengalami kerusakan memori taraf sedang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Sc: &lt;a href=&quot;http://www.sciencedaily.com&quot;&gt;www.sciencedaily.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><link>https://www.psigoblog.com/2023/07/benarkah-cowok-mudah-lupa.html</link><author>noreply@blogger.com (Psigoblog)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhH5CWse8Fv2oCOE_7XZOmWIToeMZWL6Ov8uN5j05Aic3O4zEIIghYFP9nePilmNxmnO-zU0038rKRgpacFOU9hJWLWb3065O-sf-gsE9-M4l0KYYgO3SCfYjCFyCygqBVu5gdcydTUFCW9kk0EDzRiAE7SuHualdEbwF5BTaZbVuGx71-hgHbIAZ7qtDU/s72-w640-h370-c/pria-lupa.png" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3896863319992967035.post-5812733624114309808</guid><pubDate>Thu, 20 Jul 2023 05:14:00 +0000</pubDate><atom:updated>2023-07-20T12:14:49.829+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Anak</category><title>Melindungi Anak Dari Kekerasan Seksual</title><description>&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Melindungi Anak Dari Kekerasan Seksual&lt;/h2&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kekerasan seksual adalah salah satu bahaya yang paling memilukan jika menimpa anak. Kamu&amp;nbsp; atau siapa pun orangnya dikatakan melakukan kekerasan seksual terhadap anak jika mengizinkan atau memaksa anak untuk ikut terlibat dalam aktivitas seksual.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kekerasan seksual bisa terjadi secara fisik maupun nonfisik. Secara fisik ragam kekerasan seksual di antaranya memegang-megang alat kelamin anak, masturbasi, kontak mulut dengan kelamin, memasukkan jari ke bagian tubuh anak (vagina, anal, ataupun mulut), sampai pada penetrasi vagina atau anal.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Adapun kekerasan seksual nonfisik mencakup melibatkan anak dalam pornografi, memaksa atau mengizinkan anak menonton film-film yang berbau porno, memaksa anak telanjang untuk memuaskan hasrat seksual (voyeurisme), dan lain-lainnya.&lt;/p&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgdwGPyzJ40Ca0Mb54QwrU5AJSyXgRquwv7TLc6U8hkG4BbpxOIhzxCl_iDSJ_6E2NPcabgUf8R2jBlOvuQ117oJAasquPnNIjW3gVNjnbFK_CdYtAWmOtXqEY5p9ez4WqyjyDxR_6gPXF-GIcNfan3P6YUOw1LwJYmeDWChHGYiqV1MUuZ7ByN-d0vzbk/s1355/anak.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Melindungi Anak Dari Kekerasan Seksual&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;857&quot; data-original-width=&quot;1355&quot; height=&quot;404&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgdwGPyzJ40Ca0Mb54QwrU5AJSyXgRquwv7TLc6U8hkG4BbpxOIhzxCl_iDSJ_6E2NPcabgUf8R2jBlOvuQ117oJAasquPnNIjW3gVNjnbFK_CdYtAWmOtXqEY5p9ez4WqyjyDxR_6gPXF-GIcNfan3P6YUOw1LwJYmeDWChHGYiqV1MUuZ7ByN-d0vzbk/w640-h404/anak.png&quot; title=&quot;Melindungi Anak Dari Kekerasan Seksual&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pelaku kekerasan seksual bisa orang asing tak dikenal. Mereka khusus menculik anak untuk tujuan eksploitasi seksual. Diketahui ada banyak orang yang menderita pedofilia, yakni hanya tertarik secara seksual pada anak-anak, mereka tidak atau sulit sekali terangsang secara seksual pada orang dewasa. Para penderita pedofilia adalah pelaku utama penculikan anak untuk tujuan eksploitasi seksual. Dalam dunia pelacuran, mereka adalah konsumen utama pelacur anak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Akan tetapi perlu diketahui, sebagian besar pelaku kekerasan seksual pada anak justru orang-orang terdekat anak. Disinyalir sekurang-kurangnya 70% pelaku adalah pihak keluarga. Kita tentu pernah mendengar ada ayah, kakak, kakek atau paman yang melakukan kekerasan seksual terhadap anak, adik, cucu, dan keponakannya sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kekerasan seksual yang dialami anak bisa berdampak sangat buruk bagi perkembangannya. Ada yang dampaknya sangat berat sehingga tidak hilang seumur hidup. Secara umum, masalah yang biasanya timbul adalah depresi, kecemasan, ketakutan, minggat dari rumah, sampai mengalami disfungsi seksual (di antaranya frigid atau tidak tertarik dan tidak bisa menikmati seks, serta impotensi). Anak-anak mengembangkan rasa takut dan cemas berlebihan terhadap lawan jenisnya, serta tidak mampu untuk terlibat dalam aktivitas seksual di kemudian hari.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kita sebaiknya waspada terhadap kemungkinan terjadinya kekerasan seksual ini. Karena faktanya sangat banyak anak yang tertimpa. Apalagi kekerasan seksual bukan jenis kekerasan yang mudah terlihat. Bisa saja anak kita mengalami kekerasan seksual namun dia tidak mau menceritakannya karena diancam untuk tidak menceritakannya atau karena komunikasi kita dan anak buruk. Alangkah baiknya jika kita jeli dengan kemungkinan-kemungkinan itu. Bagaimanapun jika memang kekerasan seksual sudah menimpa anak kita, lebih cepat menanganinya akan lebih baik.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Berikut adalah beberapa indikasi yang menunjukkan kemungkinan telah terjadinya kekerasan seksual pada anak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Perubahan perilaku, misalnya lebih mudah menangis, menjadi mudah takut, gampang melamun, perubahan &lt;i&gt;mood&lt;/i&gt; yang tiba-tiba (gembira tiba-tiba sedih, dan sebaliknya).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengalami regresi atau kembali berperilaku seperti saat usia lebih muda, misalnya kembali menghisap jari dan mengompol.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak mau ikut terlibat dalam aktivitas bersama orang lain, sampai mengalami masalah di sekolah. Bahkan kadang tidak mau bersekolah sama sekali.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Melekat terus kepada ibu, tanpa mau berpisah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tiba-tiba bertindak agresif.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berusaha bertindak melukai diri sendiri.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Terlihat tertekan dan murung tanpa sebab yang jelas.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengalami gangguan makan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengalami gangguan tidur dan sering bermimpi buruk, juga takut pergi ke tempat tidur.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menunjukkan tidak ada minat sama sekali terhadap hal-hal yang berbau seksual.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Takut tempat-tempat&amp;nbsp; tertentu, orang-orang tertentu (khususnya bila sendirian bersama orang dimaksud), atau kegiatan-kegiatan tertentu. Waspadalah jika anak berusaha menghindari orang-orang tertentu.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sakit, gatal, berdarah dan memar di daerah-daerah vital.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Apabila anak menunjukkan sebagian dari beberapa indikasi di atas, maka kita harus memikirkan kemungkinan bahwa anak telah mengalami kekerasan seksual. Akan tetapi tidak mutlak. Boleh jadi hal-hal tersebut terjadi karena penyebab yang lain.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Apa yang bisa dilakukan?&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ajarkan pendidikan seks sedini mungkin pada anak-anak. Jika kamu merasa tak nyaman melakukannya, mintalah bantuan guru, psikolog, atau dokter. Ajarkan anak agar tidak mengizinkan seorang pun untuk menyentuh daerah pribadi mereka. Ajarkan juga untuk mengatakan “tidak” pada orang yang ingin memeluk atau menyentuhnya dengan cara apapun apabila mereka tidak nyaman. Pastikan anak menyadari bahwa tubuh mereka adalah milik mereka sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jangan memerintahkan anak untuk mencium dan memeluk orang lain, meskipun itu saudaranya sendiri. Biarkan anak mengekspresikan dirinya menurut cara yang paling nyaman baginya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jalinlah komunikasi yang berkualitas dengan anak. Hanya dengan komunikasi yang bagus, kamu dapat mengetahui hal-hal apa saja yang menimpa si anak. Biarkan anak tahu bahwa dia bisa menceritakan segala hal pada kamu.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Waspadalah dengan orang dewasa yang memiliki ketertarikan berlebih terhadap anak kamu. Jangan biarkan mereka mengajak pergi anak atau menghabiskan waktu bersamanya. Mungkin saja mereka penderita pedofila.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Secara umum penderita pedofilia memiliki ciri-ciri:&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Tertarik dengan pekerjaan yang dekat dengan dunia anak-anak, seperti kerja di taman bermain, kerja di sekolah atau kerja di pusat-pusat permainan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sering memberikan perhatian khusus pada anak, misalnya dengan memberikan hadiah-hadiah, mentraktir atau lainnya.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sering mengatakan kepada anak bahwa hubungan mereka rahasia.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membuat anak merasa spesial dan terpilih. Hal ini sangat mudah dialami oleh anak yang tidak mendapatkan cukup perhatian dan kasih di rumah.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jika memang anak&amp;nbsp;kita positif mengalami kekerasan seksual, segeralah berkonsultasi dengan psikolog dan dokter untuk menentukan langkah-langkah terbaik.&lt;/p&gt;</description><link>https://www.psigoblog.com/2023/07/melindungi-anak-dari-kekerasan-seksual.html</link><author>noreply@blogger.com (Psigoblog)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgdwGPyzJ40Ca0Mb54QwrU5AJSyXgRquwv7TLc6U8hkG4BbpxOIhzxCl_iDSJ_6E2NPcabgUf8R2jBlOvuQ117oJAasquPnNIjW3gVNjnbFK_CdYtAWmOtXqEY5p9ez4WqyjyDxR_6gPXF-GIcNfan3P6YUOw1LwJYmeDWChHGYiqV1MUuZ7ByN-d0vzbk/s72-w640-h404-c/anak.png" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3896863319992967035.post-1267474563428799186</guid><pubDate>Thu, 13 Jul 2023 02:08:00 +0000</pubDate><atom:updated>2023-07-13T09:08:35.047+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Anak</category><title>Mimpi Buruk Dan Temperamen Sulit Pada Anak-Anak</title><description>&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Mimpi Buruk Dan Temperamen Sulit Pada Anak-Anak&lt;/h2&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mimpi buruk jarang terjadi pada anak-anak prasekolah. Akan tetapi jika hal itu terjadi, maka mimpi buruk itu diduga kuat memiliki kaitan dengan kondisi biologis dan kepribadian tertentu. Sebuah studi yang dilakukan oleh Valérie Simard di bawah arahan Tore Nielsen, PhD, dari&amp;nbsp; University of Montreal, Kanada, menunjukkan hal tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Penelitian yang dilakukan di Provinsi Quebec, Kanada, melibatkan sampel sejumlah 987 anak, yang berumur 29 bulan, 41 bulan, 50 bulan, 5 tahun, dan 6 tahun. Orangtua anak-anak tersebut diminta untuk mengisi kuisioner mengenai frekuensi anak mereka mengalami mimpi buruk, baik anak sampai terbangun atau tidak.&lt;/p&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEl5JBAdr9HDMMMXCO4qJ4yLQjXFU1YJmnZW-MGQb1Ag2LHCV7uzIoD70hguhxw6Jvp_A2q8fSDbbBXaFkmmtJvz6AgEGzDP-wvw3n1WjuUUaU18xjgQPhqQjJPa4rXBzlbsMrIb2FM3uwHpQGyz_XI5QmE6yKLDKuZ8b803_6y8oZGDgFiVXVVsxxhtw/s1438/mimipi-buruk.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Mimpi Buruk Dan Temperamen Sulit Pada Anak-Anak&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;854&quot; data-original-width=&quot;1438&quot; height=&quot;380&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEl5JBAdr9HDMMMXCO4qJ4yLQjXFU1YJmnZW-MGQb1Ag2LHCV7uzIoD70hguhxw6Jvp_A2q8fSDbbBXaFkmmtJvz6AgEGzDP-wvw3n1WjuUUaU18xjgQPhqQjJPa4rXBzlbsMrIb2FM3uwHpQGyz_XI5QmE6yKLDKuZ8b803_6y8oZGDgFiVXVVsxxhtw/w640-h380/mimipi-buruk.jpg&quot; title=&quot;Mimpi Buruk Dan Temperamen Sulit Pada Anak-Anak&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa proporsi anak-anak yang mengalami kategori mimpi buruk relatif stabil untuk setiap jenjang umur. Proporsi yang tidak pernah mengalami mimpi buruk adalah: 29 bulan—31,4%; 41 bulan—29%; 50 bulan—27,7%; 5 tahun—30,7%; 6 tahun—31,4%. Proporsi yang terkadang mengalami mimpi buruk adalah: 29 bulan—65,2%; 41 bulan—65,5%; 50 bulan—69,3%; 5 tahun—66,4%; 6 tahun—66,3,4%.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sedangkan proporsi yang sering mengalami mimpi buruk adalah: 29 bulan—1,7%; 41 bulan—3,9%; 50 bulan—2,1%; 5 tahun—1,8%; 6 tahun—1,3%. Adapun yang selalu mengalami mimpi buruk adalah: 29 bulan—0,7%; 41 bulan—0%; 50 bulan—0,1%; 5 tahun—0,8%; 6 tahun—0,2%.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kecemasan tinggi pada saat anak berusia 17 bulan yang dirating oleh ibu merupakan predikator terbaik dari 10 predikator kemunculan mimpi buruk pada saat anak berusia 29 bulan. Kemudian disusul oleh rating dari ayah (urutan 2 predikator terbaik). Rating dari ibu yang menunjuk temperamen sulit pada anak pada usia 5 bulan juga meningkatkan risiko mimpi buruk pada usia 29 bulan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Berdasarkan rating ibu diketahui bahwa anak yang konsisten memiliki mimpi buruk lebih mengalami temperamen sulit pada usia 5 dan 17 bulan, semakin penuh gejolak emosional pada usia 17 bulan; serta lebih cemas pada usia 17 bulan itu jika dibandingkan dengan anak-anak yang tidak memiliki mimpi buruk. Ayah juga merating mereka yang bermimpi buruk lebih cemas pada usia 17 bulan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dibandingkan dengan anak-anak yang tidak memiliki mimpi buruk, mereka yang konsisten bermimpi buruk:&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Lebih sering gelisah dalam satu harinya pada usia 5 bulan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lebih mungkin untuk menangis dan mengalami kegelisahan secara umum pada usia 5 bulan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lebih sulit untuk tenang pada usia 17 bulan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lebih sering gelisah dalam satu harinya pada usia 17 bulan&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Valérie Simard menyebutkan jika temuan di atas mendukung pendapat bahwa anak-anak dengan mimpi buruk yang kronis kondisinya mirip dengan yang mimpi buruk yang diderita orang dewasa, di mana mimpi buruk itu terkait dengan stres pada umumnya dan gangguan emosional. Treatment yang hati-hati terhadap simptom yang telah muncul sejak dini serta pengasuhan yang tepat diharapkan bisa mencegah dari gangguan psikologis yang terkait dengan mimpi buruk.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mimpi buruk cukup mengganggu. Gambaran-gambaran visual yang terjadi di pikiran bisa membangunkan dari tidur sewaktu-waktu. Hebatnya, mimpi buruk itu bisa dimulai sejak anak berusia sangat dini. Biasanya mimpi buruk berawal sebelum anak berusia 6 tahun. Sekitar 75% anak bisa mengingat sekurang-kurangnya satu mimpi buruk pada masa anak-anak.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tidak ada perbedaan antara anak laki-laki maupun perempuan. Diperkirakan sekitar 10 ampai 50% anak-anak dari usia 5 tahun memiliki beberapa mimpi buruk yang mengganggu orangtua mereka. Mimpi buruk mencapai puncaknya pada usia 10 tahun. Setelah itu biasanya frekuensinya menurun. Akan tetapi sebagian anak terus melanjutkan mimpi buruknya hingga dewasa. Nah, mereka yang terus melanjutkan mimpi itu berkemungkinan mengalami berbagai masalah dalam hidupnya&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Apakah kamu sering bermimpi buruk? Berhatilah-hatilah.&lt;/p&gt;</description><link>https://www.psigoblog.com/2023/07/mimpi-buruk-dan-temperamen-sulit-pada.html</link><author>noreply@blogger.com (Psigoblog)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEl5JBAdr9HDMMMXCO4qJ4yLQjXFU1YJmnZW-MGQb1Ag2LHCV7uzIoD70hguhxw6Jvp_A2q8fSDbbBXaFkmmtJvz6AgEGzDP-wvw3n1WjuUUaU18xjgQPhqQjJPa4rXBzlbsMrIb2FM3uwHpQGyz_XI5QmE6yKLDKuZ8b803_6y8oZGDgFiVXVVsxxhtw/s72-w640-h380-c/mimipi-buruk.jpg" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3896863319992967035.post-8147600150974610033</guid><pubDate>Tue, 11 Jul 2023 03:32:00 +0000</pubDate><atom:updated>2023-07-11T10:32:05.372+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Anak</category><title>Pentingnya Mengajarkan Seksualitas pada Anak</title><description>&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Pentingnya Mengajarkan Seksualitas pada Anak&lt;/h2&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pendidikan seks sangat penting bagi anak-anak. Faktanya, anak-anak yang jatuh menjadi korban kekerasan seksual dan yang ketika remaja menjadi pelaku aborsi atau seks bebas, disinyalir kebanyakan gara-gara minimnya pendidikan seks yang diterima. Mereka tidak memperoleh pendidikan seks yang memadai di rumah. Akibatnya sang anak mengetahui perkara seks dari teman-temannya atau dari sumber lain yang bisa menyesatkan. Bahkan kadang anak-anak memang sengaja disesatkan, misalnya oleh pelaku kekerasan seksual atau pencabulan, penculik, pengedar narkoba, dan lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Merupakan tugas dan tanggung jawab orangtua untuk mengajarkan pengetahuan seks pada anak, minimal untuk mengurangi risiko buruk karena anak tidak tahu apa-apa tentang seks; terhindar dari kekerasan seksual atau pencabulan, atau terhindar dari melakukan seks bebas dan aborsi di kemudian hari. Tapi lebih dari itu, anak memang berhak untuk tahu dengan baik seksualitasnya sendiri, karena anak tidak berbeda dengan kita, mereka makhluk seksual.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pendidikan seks bukan menjauhkan anak dari seks. Mengajarkan seks adalah mengajarkan anak agar memahami seksualitasnya sendiri dengan benar dan bagaimana bertindak aman terkait dengan seksualitasnya itu. Termasuk dalam pendidikan seks adalah mengajarkan etika berperilaku antar jenis: bagaimana bergaul dengan laki-laki dan perempuan, misalnya anak laki-laki tidak boleh mengajak anak perempuan berkelahi, anak perempuan harus menjaga perilakunya agar dihargai laki-laki, dan lainnya.&lt;/p&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgpm58F5LuAkeoqmohYFDgUhLp2svBp-XPvTTSY3cwi87jq3EKekDSyxokvj6qW2w6GxnDeeTkp_PW_-cRyCsajfQF3HP_kTzpkQTtruiG8ed5O_LmPNAPdNZllc3DwQHQt_BjaN0F4fNKhNG9n7xyIEvY3J-mrdFdAng-vZYbtiz-BiLgbBH3E4zvAejA/s836/seks-edukasi.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Pentingnya Mengajarkan Seksualitas pada Anak&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;559&quot; data-original-width=&quot;836&quot; height=&quot;428&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgpm58F5LuAkeoqmohYFDgUhLp2svBp-XPvTTSY3cwi87jq3EKekDSyxokvj6qW2w6GxnDeeTkp_PW_-cRyCsajfQF3HP_kTzpkQTtruiG8ed5O_LmPNAPdNZllc3DwQHQt_BjaN0F4fNKhNG9n7xyIEvY3J-mrdFdAng-vZYbtiz-BiLgbBH3E4zvAejA/w640-h428/seks-edukasi.jpg&quot; title=&quot;Pentingnya Mengajarkan Seksualitas pada Anak&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Anak-anak belum memiliki konotasi porno tentang seks. Mereka masih melihat segala sesuatu tentang seks seperti melihat hal-hal lainnya. Orangtua lah yang memiliki konotasi bahwa membicarakan seks itu porno dan tabu. Misalnya anak bertanya tentang perbedaan miliknya dan perbedaan milik adiknya yang perempuan: mengapa punya adik datar saja tapi punyanya ada yang menonjol keluar. Buat anak, tidak ada yang jorok di sana. Dia hanya ingin tahu seperti dia ingin tahu mengapa gajah badannya besar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jika orangtua selalu mengatakan pada anak bahwa seks itu tabu dan jorok serta tidak boleh dibicarakan, sudah pasti anak akan belajar untuk berpikir bahwa seks itu memang jorok. Dengan sendirinya anak akan berhenti bertanya tentang seks pada orangtuanya. Akibatnya mereka akan sembunyi-sembunyi mencari tahu.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Apa yang bisa dilakukan?&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jauhkan pemikiran bahwa bicara tentang seks itu tabu dan jorok sehingga kamu pun nyaman berbicara tentang seks pada anak-anak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Menerangkan nama-nama yang benar tentang organ seks, sebut saja vagina dan penis, tidak usah menggunakan berbagai istilah yang tidak jelas. Terangkan perbedaan anatomi antara laki-laki dan perempuan. Gambar-gambar bisa membantu.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jawablah pertanyaan anak balita dengan lugas dan seperlunya. Tidak perlu detail, toh mereka tidak perlu detail. Memberikan keterangan detail justru akan membingungkan anak. Misalnya jika anak bertanya tentang perkosaan, jawab saja itu saat laki-laki menyakiti perempuan; jika anak bertanya tentang mengapa kamu hamil, jawab saja karena kamu menikah dengan ayahnya; jika anak bertanya bagaimana dia lahir ke dunia, jawab saja dari perut keluar melalui vagina. Kamu bisa mencari alat bantu gambar untuk menerangkan semuanya itu.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jangan berbohong atau berbelit-belit ketika menerangkan soal seks, itu akan membuat anak berhenti bertanya pada kamu dan akan mencari informasi dari sumber lainnya, yang bisa menyesatkan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Berilah pujian atau kalau perlu hadiah kecil jika anak bertanya pada kamu tentang seksualitasnya. Ini akan mendorong anak untuk terus terbuka pada kamu.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kalau kamu kurang yakin bagaimana seharusnya menerangkan sesuatu hal pada anak, tanya sejauh mana anak tahu. Kamu bisa hanya menambahinya saja. Jika kamu masih bingung, tunda saja dulu. Janjikan akan diterangkan keesokan harinya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tahun-tahun menjelang pubertas, sekitar 6-8 tahunan, sebaiknya sudah diajarkan tentang pubertas; apa yang terjadi dan bagaimana menyiasatinya.&lt;/p&gt;</description><link>https://www.psigoblog.com/2023/07/mengajarkan-seksualitas-pada-anak.html</link><author>noreply@blogger.com (Psigoblog)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgpm58F5LuAkeoqmohYFDgUhLp2svBp-XPvTTSY3cwi87jq3EKekDSyxokvj6qW2w6GxnDeeTkp_PW_-cRyCsajfQF3HP_kTzpkQTtruiG8ed5O_LmPNAPdNZllc3DwQHQt_BjaN0F4fNKhNG9n7xyIEvY3J-mrdFdAng-vZYbtiz-BiLgbBH3E4zvAejA/s72-w640-h428-c/seks-edukasi.jpg" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3896863319992967035.post-4233725362540968208</guid><pubDate>Mon, 10 Jul 2023 07:10:00 +0000</pubDate><atom:updated>2023-07-27T09:11:46.868+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kepribadian</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Klinis</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Relationship</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Sosial</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Umum</category><title>Selingkuh Itu Penyakit Atau Keturunan?</title><description>&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Selingkuh Itu Penyakit Atau Keturunan?&lt;/h2&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sebagian orang mungkin sering mengaitkan perilaku selingkuh dengan sejumlah hal seperti keturunan ataupun penyakit.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Dia tuh selingkuh karena keluarganya juga pernah selingkuh.&quot;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Namanya juga penyakit, kalo sudah selingkuh pasti susah sembuhnya.&quot;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Yang benar yang mana nih, atau dua-duanya benar?&lt;/p&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg6EUTRS7uCKEiRFMR5KoCnhdAg9Lqvce67EeaQmAhxynAWcNdfGmogWotsepFpZRBWKudqM0ajhPefObF_BQDTKRGXDHKcl2qXxxmGbx-KcdUzMBcAuYlMbMR7rCiW1z5Vf6cNXnRWylpGSgPeMLvnVKUcGYCcO8wnGEp_HB9T2X8l6j7FksbAoy_d_CE/s1344/selingkuh.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Selingkuh Itu Penyakit Atau Keturunan?&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;894&quot; data-original-width=&quot;1344&quot; height=&quot;426&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg6EUTRS7uCKEiRFMR5KoCnhdAg9Lqvce67EeaQmAhxynAWcNdfGmogWotsepFpZRBWKudqM0ajhPefObF_BQDTKRGXDHKcl2qXxxmGbx-KcdUzMBcAuYlMbMR7rCiW1z5Vf6cNXnRWylpGSgPeMLvnVKUcGYCcO8wnGEp_HB9T2X8l6j7FksbAoy_d_CE/w640-h426/selingkuh.jpg&quot; title=&quot;Selingkuh Itu Penyakit Atau Keturunan?&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Selingkuh disebabkan oleh faktor keturunan atau genetik?&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Penjelasan dari @daudantonius, dalam penelitian diungkapkan bahwa terdapat reseptor dopamin yang disebut &quot;DRD4&quot; yang berperan terhadap sejumlah perilaku kecanduan seperti alkoholik, judi dan perselingkuhan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Gen ini disebut sebagai &quot;pencari sensasi&quot; dan jika seseorang memilikinya dalam jumlah yang banyak, seseorang akan tergerak untuk mencari kenikmatan dari hal-hal yang menantang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sensasi dopamin sendiri akan memunculkan rasa senang ketika kita melakukan hal yang menantang tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ya, secara genetik kita memang memiliki potensi selingkuh, tapi hal itu bukanlah satu-satunya faktor. Selingkuh lebih kompleks dari hal tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bahkan Justin R. Garcia, seorang peniliti yang mengaitkan gen dan perselingkuhan pun menyampaikan bahwa DRD4 memang membuat seseorang mencari sensasi, tapi setiap keputusan untuk berselingkuh merupakan pilihan sadar yang juga dipengaruhi oleh pilihan seseorang.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Orang yang selingkuh bisa disebut punya &quot;penyakit&quot;?&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sejumlah gangguan kepribadian seperti &lt;i&gt;Borderline Personality Disorder &lt;/i&gt;(BPD) dan &lt;i&gt;Narcissistic&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;Personality Disorder &lt;/i&gt;(NPD) sering dikaitkan dengan perilaku tidak setia terhadap pasangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Suasana hati, emosi dan pola interaksi yang berubah-ubah pada BPD dan sifat manipulatif yang dimiliki oleh seorang NPD adalah alasan kenapa keduanya sering disebut sebagai pemicu seseorang selingkuh.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Lalu apakah hal ini benar? Kepribadian maupun genetik merupakan faktor pemicu. Tapi sejumlah tindakan adalah hal yang kita lakukan secara sadar dan lebih melibatkan kontrol diri dan juga komitmen kita atas sesuatu.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Selingkuh karena kontrol diri rendah&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kita sebagai manusia memang digerakkan oleh perasaan dan kepribadian dalam rangka mencari kenikmatan. Tapi hal yang tidak boleh diabaikan adalah kita juga memiliki akal sehat dan pilihan bebas (free will) atas keputusan yang kita lakukan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Godaan akan selalu ada. Ketika kamu bertemu dengan orang baru yang terlihat lebih baik dari pasanganmu atau bahkan hal yang selama ini kamu cari ternyata kamu temukan pada orang lain.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kontrol diri adalah tentang memberikan batasan yang tegas terhadap hal yang boleh dan tidak boleh untuk dilakukan.&lt;/p&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Triangular Love Theory: Commitment&lt;/i&gt;&lt;/h2&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Salah satu teori psikologi cinta yang terkenal dari Robert Sternberg mengungkap bahwa terdapat tiga elemen penting ketika kita menjalin hubungan dengan orang lain, yaitu: &lt;i&gt;passion, intimacy&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;commitment.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Passion&lt;/i&gt;&amp;nbsp;bicara mengenai ketertarikan fisik yang perlu dijaga. Jadi kamu tetap perlu tampil menarik di mata pasanganmu untuk menjaga cinta satu sama lain.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Intimacy&lt;/i&gt;&amp;nbsp;adalah tentang seberapa nyambung kamu dengan pasanganmu. Kesamaan hobi, minat dan bahan pembicaraan juga menjadi penting. Pelajari apa yang pasangan kita sukai satu sama lain.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dan elemen terakhir adalah &lt;i&gt;commitment, &lt;/i&gt;yaitu keputusan sadar satu sama lain untuk menjaga hubungan, perasaan serta batasan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Komitmen perlu untuk diperbarui satu sama lain untuk memperkuat hubungan dan menjaga diri dari perselingkuhan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Lack of commitment &lt;/i&gt;atau ketidakdewasaan seseorang dalam menjalin hubungan sangat berperan dalam terjadinya perselingkuhan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pada akhirnya, beberapa orang hanya akan menyalahkan faktor eksternal seperti penyakit atau keturunan dan mengabaikan hal yang di dalam kendali kita sendiri, yaitu kontrol diri dan komitmen.&lt;/p&gt;</description><link>https://www.psigoblog.com/2023/07/selingkuh-itu-penyakit-atau-keturunan.html</link><author>noreply@blogger.com (Psigoblog)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg6EUTRS7uCKEiRFMR5KoCnhdAg9Lqvce67EeaQmAhxynAWcNdfGmogWotsepFpZRBWKudqM0ajhPefObF_BQDTKRGXDHKcl2qXxxmGbx-KcdUzMBcAuYlMbMR7rCiW1z5Vf6cNXnRWylpGSgPeMLvnVKUcGYCcO8wnGEp_HB9T2X8l6j7FksbAoy_d_CE/s72-w640-h426-c/selingkuh.jpg" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3896863319992967035.post-2999895897420415632</guid><pubDate>Sun, 09 Jul 2023 03:53:00 +0000</pubDate><atom:updated>2023-07-09T10:53:49.507+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Umum</category><title>Hal Sederhana Yang Dapat Menghilangkan Stres</title><description>&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Hal Sederhana Yang Dapat Menghilangkan Stres&lt;/h2&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Setiap orang tentu pernah mengalami stres, entah karena beban pekerjaan yang semakin besar, bertengkar dengan kekasih, mengahadapi masalah keluarga, bahkan hal tak terduga seperti kemacetan dan cuaca yang panas.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Stres yang kamu alami tentu dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Akan tetapi, kamu tak perlu merasa khawatir karena ada cara mudah dan menyenangkan untuk mengatasi stres. Apa saja?&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjEYoY8vhOlUGXDs4Tyxa0otfVHJpXG1HkxlE9R4rFSZBJLEJ-gYUO40BmnX6xfJynzvASATLBQz2mOUYRXiXl7ONWRM1lJl-Qon8o3pKGH7vavXeatmQAZQUUGNbCMcXmeVXtvW24OauWkq3Xt47uEauqhYk3vgz18xSjDHkKXbHcdh9vd-nvem0z8TXA/s1275/stres.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Hal Sederhana Yang Dapat Menghilangkan Stres&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;863&quot; data-original-width=&quot;1275&quot; height=&quot;434&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjEYoY8vhOlUGXDs4Tyxa0otfVHJpXG1HkxlE9R4rFSZBJLEJ-gYUO40BmnX6xfJynzvASATLBQz2mOUYRXiXl7ONWRM1lJl-Qon8o3pKGH7vavXeatmQAZQUUGNbCMcXmeVXtvW24OauWkq3Xt47uEauqhYk3vgz18xSjDHkKXbHcdh9vd-nvem0z8TXA/w640-h434/stres.jpg&quot; title=&quot;Hal Sederhana Yang Dapat Menghilangkan Stres&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Cara tepat menghilangkan stres yang menyenangkan&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Stres yang kamu rasakan saat ini, lama kelamaan dapat berdampak buruk pada kondisi fisik dan jiwa. Untuk itu, ada beberapa cara mudah yang dapat diterapkan untuk menghilangkan stres, antara lain:&lt;/p&gt;&lt;h4 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;1. Mendekatkan diri dengan Sang Pencipta&lt;/h4&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Orang-orang yang menggunakan kekuatan spiritual atau agamanya untuk menghadapi masalah hidup cenderung lebih mudah mengatasi stres, lebih cepat sembuh dari sakit, seta mengalami peningkatan manfaat kesehatan dan kesejahteraan pribadi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dengan menunaikan ibadah, kamu akan memiliki waktu untuk mengintropeksi diri dan terhubung dengan Tuhan. Hal ini akan memberikan ketenangan, meredakan rasa cemas, dan menambah rasa syukur.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Selama menunaikan ibadah, kamu akan menggunakan energi positif yang dapat menyingkirkan stres dan pikiran negatif yang menghancurkan moodmu. Bahkan orang yang religius cenderung memiliki usia lebih panjang.&lt;/p&gt;&lt;h4 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;2. Berkebun&lt;/h4&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Apakah kamu termasuk orang yang suka berkebun? Mengisi waktu luang untuk merawat tanaman yang ada di perkarang adalah hal yang menyenangkan. Kegiatan ini ternyata dapat membantu kamu menghilangkan stres.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Berkebun sendiri membutuhkan konsentrasi, sehingga pikiran kamu akan teralihkan dari stres yang sedang dialami. Selama kamu berkebun, kamu akan mengamati bagaimana proses pertumbuhan tanaman di rumah, mulai dari tunas kecil, tumbuh membesar, berbunga hingga berbuah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Aktivitas ini tentu memberikan kepuasan tersendiri bagi kamu. Melihat pekarang yang warna-warni oleh bunga dan tanaman akan membuat mata dan pikiranmu segar sehingga dapat berpikir lebih jernih.&lt;/p&gt;&lt;h4 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;3. Pijat&lt;/h4&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kondisi stres akan membuat otot tubuh kamu nyeri. Untuk mengatasi hal ini, maka cara terbaik yang dapat kamu lakukan adalah dengan pijat refleksi.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pijatan pada tubuh akan membuat otot-otot tenang, apalagi jika dilengkapi dengan aroma terapi. Untuk hasil yang lebih maksimal kamu dapat melakukan hal itu setelah sauna atau berendam air hangat.&lt;/p&gt;&lt;h4 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;4. Tertawa&lt;/h4&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tertawa bukan hanya dilakukan saat kamu menikmati momen, namun juga dapat mengubah sistem dalam tubuh yang dapat mengurangi stres dalam jangka panjang.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tertawa mengurangi kadar hormon stres dalam tubuh, kortisol, dan mengganti hormon bahagia. Sehingga kamu dapat mengubah cara pandang terhadap hal-hal yang membuatmu stres. Agar kamu tertawa, kamu bisa menonton video lucu.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Efek stres dalam kehidupan sehari-hari&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sebenarnya stres tak selalu buruk bagi kesehatan. Stres yang kamu rasakan justru menjadi sinyal jika ada sesuatu yang harus kamu lakukan. Namun sayangnya, banyak orang yang kesulitan untuk mengelola stres dengan baik sehingga mereka merasakan efek buruk pada kesehatan tubuh.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Stres yang dibiarkan dalam jangka panjang dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Adapun beberapa masalah yang muncul saat seseorang terlalu lama stres antara lain, penyakit jantung, depresi, tekanan darah tinggi. Selain itu, kualitas hidup pun akan terganggu. Seseorang menjadi sakit kepala, nafsu makan naik atau turun, nyeri otot, insomnia, dan sulit untuk fokus.&lt;/p&gt;</description><link>https://www.psigoblog.com/2023/07/hal-sederhana-dapat-menghilangkan-stres.html</link><author>noreply@blogger.com (Psigoblog)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjEYoY8vhOlUGXDs4Tyxa0otfVHJpXG1HkxlE9R4rFSZBJLEJ-gYUO40BmnX6xfJynzvASATLBQz2mOUYRXiXl7ONWRM1lJl-Qon8o3pKGH7vavXeatmQAZQUUGNbCMcXmeVXtvW24OauWkq3Xt47uEauqhYk3vgz18xSjDHkKXbHcdh9vd-nvem0z8TXA/s72-w640-h434-c/stres.jpg" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3896863319992967035.post-2193931667578025849</guid><pubDate>Sat, 08 Jul 2023 02:34:00 +0000</pubDate><atom:updated>2023-07-27T09:12:38.135+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Relationship</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Umum</category><title>Putus Cinta Menimbulkan Masalah Kesehatan, Apa Saja?</title><description>&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Putus Cinta Menimbulkan Masalah Kesehatan, Apa Saja?&lt;/h2&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Putus cinta memang meninggalkan luka, apalagi saat kamu sangat menyayangi pasanganmu, dunia rasanya runtuh saat kamu harus berpisah dengan dia.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Meskipun sering dialami kebanyakan orang, namun tahukah kamu jika putus cinta dapat menggangu kondisi fisik dan mental? Apalagi saat kamu memiliki kesedihan yang luar biasa setelah putus cinta, maka risiko gangguan kesehatan semakin besar.&lt;/p&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgd57KOTEb6PuL-PDTAZtwshynMu6dWuHuaIgBJ_d15gOM6U7KbLN-nhzbsus-jC0HTAMRXaHFyIZNzz62sYZfFoQVRFa3wNtfFvCIxRacEI1sWk-RdoCYY6EQ1W-QU5sh8uiJXqLh5Aind7vG_mksLdaGdLe0JaMAl8e4qhEUZ5hv3miFOHQMM7kyPnrc/s1339/patah-hati.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Putus Cinta Menimbulkan Masalah Kesehatan, Apa Saja?&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;881&quot; data-original-width=&quot;1339&quot; height=&quot;422&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgd57KOTEb6PuL-PDTAZtwshynMu6dWuHuaIgBJ_d15gOM6U7KbLN-nhzbsus-jC0HTAMRXaHFyIZNzz62sYZfFoQVRFa3wNtfFvCIxRacEI1sWk-RdoCYY6EQ1W-QU5sh8uiJXqLh5Aind7vG_mksLdaGdLe0JaMAl8e4qhEUZ5hv3miFOHQMM7kyPnrc/w640-h422/patah-hati.jpg&quot; title=&quot;Putus Cinta Menimbulkan Masalah Kesehatan, Apa Saja?&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Untuk lebih jelasnya kamu dapat menyimak berbagai masalah kesehatan setelah putus cinta berikut ini.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;1. Stres&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Berpisah dengan seseorang yang kamu sayangi tentu sangat membuat kamu stres. Apabila stres tersebut kamu biarkan, maka hal ini akan berdampak buruk pada kesehatan fisikmu. Stres dapat meningkatkan kadar hormon stres (kortisol) dalam tubuh. Bahkan dalam beberapa kasus, hormon kortisol yang meningkat dapat mempengaruhi hampir keseluruhan organ tubuh. Termasuk pada jantung dan tekanan darah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Saat kamu merasa stres, jantung akan berdetak lebih cepat serta tekanan darah pun meningkat. Jika kondisi ini dibiarkan terlalu lama, maka akan membebani kerja jantung. Stres akibat putus cinta juga dapat membuat kamu merasa takut dan mudah panik saat menghadapi sesuatu.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;2. Merasa nyeri di dada&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Nartional Academy of Sciences of The United States of America&lt;i&gt;,&lt;/i&gt; menemukan fakta menarik yang berkaitan dengan aktivitas otak yang baru putus cinta.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Otak yang baru putus cinta memiliki aktivitas yang sama saat seseorang merasa sakit secara fisik. Bahkan, saat ia sedang melihat foto sang mantan pasangan. Kondisi ini kemungkinan muncul saat sistem saraf simpatis dan parasimpatis aktif di waktu yang bersamaan. Akan tetapi di sisi lain, aktifnya sistem saraf simpatif dapat mengencangkan otot dan membuat detak jantung semakin cepat. Apabila kedua sistem bekerja bersamaan, hal ini akan mengakibatkan rasa tidak nyaman pada tubuh, misalnya nyeri di dada.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;3. Kualitas tidur yang terganggu&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Masalah lain yang muncul saat seseorang putus cinta adalah kualitas tidur yang terganggu. Misalnya saat masih berpacaran kamu terbiasa menelpon pasangan dan menceritakan apa saja yang terjadi sehari ini, hal ini membuat kamu mengingat mantan kekasih, namun tak ada hal yang dilakukan karena hubungan telah berakhir.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kamu merasa ada sesuatu yang hilang. Semakin kamu teringat oleh kebiasaan yang dilakukan dengan mantan kekasih, maka hormon kortisol akan meningkat. Peningkatan hormon kortisol akan membuat kamu tidur tidak nyenyak, sehingga kualitas tidurmu pun rusak. Bisa jadi kamu mengalami insomnia atau terbangun di tengah malam.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bersedih setelah putus cinta sebenarnya sah-sah saja. Namun, jika kesedihan dibiarkan dalam jangka waktu yang lama. Cobalah untuk mencurahkan keluh kesanmu ke orang terdekat.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;4. Berat badan menjadi naik&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Saat hormon kortisol dalam tubuh meningkat, ternyata hal ini dapat menimbun lemak di perut, sehingga berat badan pun naik. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Yale University, menyatakan jika kondisi ini lebih sering dialami oleh kalangan wanita dibandingkan pria. Bahkan kondisi stres sering kali meningkatkan nafsu makan seseorang, sehingga ia makan lebih banyak dari biasanya. Meskipun demikian, kondisi ini hanya dialami segelintir orang saja. Ada beberapa yang justru kehilangan nafsu makan setelah putus cinta.&lt;/p&gt;</description><link>https://www.psigoblog.com/2023/07/putus-cinta-menimbulkan-masalah-kesehatan.html</link><author>noreply@blogger.com (Psigoblog)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgd57KOTEb6PuL-PDTAZtwshynMu6dWuHuaIgBJ_d15gOM6U7KbLN-nhzbsus-jC0HTAMRXaHFyIZNzz62sYZfFoQVRFa3wNtfFvCIxRacEI1sWk-RdoCYY6EQ1W-QU5sh8uiJXqLh5Aind7vG_mksLdaGdLe0JaMAl8e4qhEUZ5hv3miFOHQMM7kyPnrc/s72-w640-h422-c/patah-hati.jpg" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3896863319992967035.post-3736908115032082309</guid><pubDate>Fri, 07 Jul 2023 02:54:00 +0000</pubDate><atom:updated>2023-07-07T09:54:36.467+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Umum</category><title>6 Cara Meningkatkan Kadar Dopamin Yang Membuat Kita Merasa Lebih Bahagia</title><description>&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;6 Cara Meningkatkan Kadar Dopamin Yang Membuat Kita Merasa Lebih Bahagia&lt;/h2&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dopamin merupakan zat kimiawi dalam otak yang memiliki fungsi menyimpan memori dan mengatur gerak tubuh. Saat dopamin dilepaskan dalam tubuh cukup besar, hal ini akan membuat kamu merasa senang dan mendorong untuk melakukan hal yang sama itu kembali.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj8MgrQogcKcHBDpxMVOYyR9LuvB11rZU2sFuk13iVATBjRg_R1-ZEnUzzHxb2-UAjLkvvTc99dUqzbehSoH6DonGe8HgB41GH4PIqfFKkkdixvnszHXWRI0mI_QA9n0OTlbT0U2CsdoQsakNmVKyYsyInUMy5u7cA113p2IlCPagLpnN_oZr7KqrKWX5c/s899/dopamin.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;6 Cara Meningkatkan Kadar Dopamin Yang Membuat Kita Merasa Lebih Bahagia&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;727&quot; data-original-width=&quot;899&quot; height=&quot;518&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj8MgrQogcKcHBDpxMVOYyR9LuvB11rZU2sFuk13iVATBjRg_R1-ZEnUzzHxb2-UAjLkvvTc99dUqzbehSoH6DonGe8HgB41GH4PIqfFKkkdixvnszHXWRI0mI_QA9n0OTlbT0U2CsdoQsakNmVKyYsyInUMy5u7cA113p2IlCPagLpnN_oZr7KqrKWX5c/w640-h518/dopamin.jpg&quot; title=&quot;6 Cara Meningkatkan Kadar Dopamin Yang Membuat Kita Merasa Lebih Bahagia&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kadar dopamin umumnya diatur dengan baik dalam sistem saraf, akan tetapi ada beberapa hal yang dapat dilakukan agar kadar dopamin naik secara alami. Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat membantu kamu meningkatkan kadar hormon dopamin.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;1. Mengonsumsi lebih banyak protein&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pada dasarnya dopamin secara alami diproduksi oleh asam amino tirosin dan fenilalain. Kedua zat tersebut bisa kamu dapatkan dari makanan yang kaya protein misalnya ayam, daging sapi, telur, susu, kedelai, serta kacang-kacangan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dalam sebuah penelitian menunjukkan jika asupan asam amino yang sangat tinggi dapat meningkatkan kadar dopamin dalam otak. Meskipun ini tak menunjukkan apakah asupan asam amino normal akan berdampak pada kadar hormon dopamin dalam tubuh atau tidak.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;2. Mengurangi makan lemak jenuh&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dalam sebuah penelitian pada hewan, telah ditemukan jika diet tinggi lemak jenuh dapat mengurangi sinyal dopamin dalam otak, yang mengarah pada respon sistem penghargaan dalam otak. Bukan hanya itu, perlu juga mengurangi makanan dengan kadar kolesterol yang tinggi, karena hal ini dapat menurunkan kadar dopamin dalam otak. Akan tetapi, hal ini belum tentu dialami oleh manusia. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikannya.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;3. Rutin berolahraga&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Olahraga bukan hanya membuat tubuh bugar, namun juga dapat memperbaiki suasana hati kamu, serta meningkatkan kadar dopamin dalam tubuh apabila kamu teratur berolahraga. Peningkatan suasana hati dapat dilihat setelah kamu melakukan olahraga aerobik selama 10 menit namun suasana hati akan meningkat paling tinggi jika kamu melakukannya setidaknya 20 menit.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Selain itu, aerobik juga dapat bermanfaat bagi orang yang mengidap penyakit parkison, yakni kondisi dimana tingkat dopamin yang rendah mengganggu kemampuan otak untuk mengendalikan gerak tubuh. Bahkan dari beberapa penelitian, olahraga berat secara teratur beberapa kali setiap minggu akan meningkatkan kontrolmotorik pada orang dengan parkison.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;4. Tidur cukup&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kurang tidur dapat mengurangi sensitivitas dopamin dalam otak, hal ini akan membuat kamu menjadi lebih mengantuk. Untuk itu istirahat malam yang baik akan membantu kamu mengatur ritme dopamin dalam tubuh. Tidur teratur dan berkualitas tinggi dapat membantu menjaga kadar dopamin seimbang dan membuat kamu merasa lebih waspada di siang hari.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;5. Mendengarkan musik&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mendengarkan musik tentu menjadi menjadi hal yang menyenangkan bagi kebanyakan orang. Selain itu, mendengarkan musik ternyata dapat menjadi cara menyenangkan untuk melepaskan dopamin dalam otak.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;6. Berjemur di bawah matahari&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kurang sinar matahari dapat membuat tingkat neurotransmitter menjadi turun sehingga kadar dopamin dalam tubuh pun berkurang. Meskipun terkena sinar matahari dapat meningkatkan kadar dopamin serta mood kamu, namun jika kamu terlalu banyak terpapar sinar matahari justru akan membahayakan kesehatan. Hal ini akan membuat kulit rusak dan meningkatkan risiko kanker kulit.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Untuk itu batasi paparan sinar matahari secara langsung, khusunya saat radiasi ultraviolet sedang kuat (sekitar jam 10 pagi sampai 12 siang). Selain itu, gunakan tabir surya agar melindungi kulitmu dari sinar matahari langsung.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><link>https://www.psigoblog.com/2023/07/6-cara-meningkatkan-kadar-dopamin.html</link><author>noreply@blogger.com (Psigoblog)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj8MgrQogcKcHBDpxMVOYyR9LuvB11rZU2sFuk13iVATBjRg_R1-ZEnUzzHxb2-UAjLkvvTc99dUqzbehSoH6DonGe8HgB41GH4PIqfFKkkdixvnszHXWRI0mI_QA9n0OTlbT0U2CsdoQsakNmVKyYsyInUMy5u7cA113p2IlCPagLpnN_oZr7KqrKWX5c/s72-w640-h518-c/dopamin.jpg" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3896863319992967035.post-9048622466578938429</guid><pubDate>Thu, 06 Jul 2023 03:19:00 +0000</pubDate><atom:updated>2023-07-06T10:19:15.352+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Klinis</category><title>Perbedaan Antara Fobia Dengan Trauma</title><description>&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Perbedaan Antara Fobia Dengan Trauma&lt;/h2&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Baik fobia ataupun trauma merupakan hal yang membuat seseorang merasa cemas dan ketakutan yang luar biasa. Kedua kondisi tersebut juga sama-sama menimbulkan rasa gelisah dan tidak nyaman. Lalu bagaimana kita membedakannya?&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgdEnTlQ4cfKfcyKTvcuou3q-crlb7upcGmhCSEXgNawebVQyi--sluUkyKySoFhe2eLLn9ET4TerC2upuih9jt2Uphs5vOI1NiFBz3IdJq7MRZa_2MK47ZAoL6cJYaRolnpUdOD77y0yaIkOEkY_kSZeaj7Wo2il-66oYvwS4JpvPzP386XXQtW8qWlBU/s971/fobia.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Perbedaan Antara Fobia Dengan Trauma&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;624&quot; data-original-width=&quot;971&quot; height=&quot;412&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgdEnTlQ4cfKfcyKTvcuou3q-crlb7upcGmhCSEXgNawebVQyi--sluUkyKySoFhe2eLLn9ET4TerC2upuih9jt2Uphs5vOI1NiFBz3IdJq7MRZa_2MK47ZAoL6cJYaRolnpUdOD77y0yaIkOEkY_kSZeaj7Wo2il-66oYvwS4JpvPzP386XXQtW8qWlBU/w640-h412/fobia.jpg&quot; title=&quot;Perbedaan Antara Fobia Dengan Trauma&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Apa yang dimaksud dengan fobia?&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pada dasarnya fobia merupakan reaksi ketakutan yang luar biasa, tak terkendali, dan tak masuk akal diikuti dengan keinginan yang kuat untuk menghindari hal tertentu. Baik itu benda, orang, tempat atau situasi. Orang yang memiliki fobia umumnya menyadari betul jika ketatukan yang ia rasakan tidak masuk akal namun mereka tak berdaya dan tak dapat berbuat apa-apa untuk mengatasinya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Fobia umumnya diakibatkan oleh kejadian tertentu yang berujung pada rasa takut di kemudian hari. Akan tetapi, faktor genetik dan lingkungan turut berperan dalam mengembangkan fobia.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Lalu apa yang dimaksud dengan trauma?&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dimuat dalam &lt;i&gt;American Psychological Assosiation&lt;/i&gt;, trauma merupakan respon emosional terhadap berbagi peristiwa menakutkan misalnya kecelakaan, kekerasan atau pelecehan, pemerkosaan, bencana alam, pembully-an dan kejadian buruk lainnya. umumnya kondisi ini langsung dialami setelah kejadian berlangsung.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Trauma menimbulkan efek dan reaksi jangka panjang seperti emosi yang tidak dapat diprediksi sebelumnya. Bayangan tentang kejadian di masa lalu yang menakutkan serta munculnya gejala fisik seperti sakit fisik hingga mual. Orang yang mengalami trauma sering mengalami kesulitan untuk menjalani hidupnya kembali dengan normal seperti sebelum kejadian buruk terjadi.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Perbedaan antara fobia dan trauma&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Meskipun sama-sama menimbulkan perasaan cemas dan takut yang luar biasa, namun fobia dan trauma memiliki perbedaan yang sangat mendasar. Menurut gejala yang ditunjukkan meskipun tampak sama, namun ada beberapa gejala yang mendasari.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;h4 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Gejala fobia&lt;/h4&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Bicara menjadi gagap&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kepala pusing atau kliyengan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mual&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berkeringat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Denyut jantung berubah menjadi cepat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengalami sesak napas&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tubuh gemetar&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sakit perut&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menunjukkan kecemasan yang berlebihan&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;h4 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Gejala trauma&lt;/h4&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Syok atau kaget&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengalami insomnia atau sering mimpi buruk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mudah kaget&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Denyut jantung meningkat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menjadi lingkung dan kesulitan untuk berkonsentrasi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memiliki kecemasan dan rasa takut yang berlebihan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Merasa bersalah, malu, dan sering menyalahkan diri sendiri&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Merasa sedih dan terus putus asa&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Disosialisasi&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Meskipun pemicu gejala trauma beragam, namun ada beberapa gejala dasar yang dapat anda perhatikan. Orang yang pernah mengalami pengalaman traumatis akan merasa terguncang dan kehilangan arah. Mereka mungkin tak dapat merespon percakapan seperti seharusnya. Bukan hanya itu, korban trauma umumnya mengalami kecemasan sepanjang waktu bahkan setiap hari.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sementara orang yang memiliki fobia, cenderung menunjukkan gejala yang tidak terus-terusan, melainkan hanya pada kondisi tertentu yang dianggap pemicu rasa takut.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Munculnya gejala&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Orang yang fobia terhadap sesuatu akan menunjukkan gejala jika melakukan kontak langsung dengan objek fobianya. Orang yang mengalami fobia akan memikirkan objek tersebut sehingga merasa panik dan takut.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sedangkan orang yang memiliki trauma, umumnya kenangan dan pikiran tersebut terlalu melekat tanpa dapat dilepaskan. Hampir setiap hari mereka dibayang-bayangi kejadian buruk yang pernah dialaminya. Sehingga hal ini menimbulkan rasa takut dan kualitas hidup pun menjadi turun.&lt;/p&gt;</description><link>https://www.psigoblog.com/2023/07/perbedaan-antara-fobia-dengan-trauma.html</link><author>noreply@blogger.com (Psigoblog)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgdEnTlQ4cfKfcyKTvcuou3q-crlb7upcGmhCSEXgNawebVQyi--sluUkyKySoFhe2eLLn9ET4TerC2upuih9jt2Uphs5vOI1NiFBz3IdJq7MRZa_2MK47ZAoL6cJYaRolnpUdOD77y0yaIkOEkY_kSZeaj7Wo2il-66oYvwS4JpvPzP386XXQtW8qWlBU/s72-w640-h412-c/fobia.jpg" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3896863319992967035.post-7148221147038129233</guid><pubDate>Wed, 05 Jul 2023 05:08:00 +0000</pubDate><atom:updated>2023-07-27T09:10:00.462+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Anak</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Keluarga</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Klinis</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Umum</category><title>Apa Itu Inses dan Bagaimana Cara Menanggapinya?</title><description>&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Apa Itu Inses dan Bagaimana Cara Menanggapinya?&lt;/h2&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Apa itu Inses?&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Fenomena tentang inses atau hubungan sedarah saat ini kembali membuat heboh masyarakat. Ada banyak kasus yang mencuat, dari kasus ibu dan anak yang berhubungan selama sebelas tahun, hingga bapak yang menghamili anak sampai melahirkan tujuh kali.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Inses merupakan hal yang tabu bagi sebagian besar masyarakat. Secara norma, hubungan sedarah dinilai tidak bisa dibenarkan, terlebih jika dilakukan atas paksaan. Selain itu, tindakan ini juga berdampak buruk bagi kesehatan, terutama pada keturunan biologis.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhbuRotIlaGIrCqt3VeC1YadbauG2wZ5pKS6FrGpK_31bQhQrhIexFy19tYxe-z0Ch_mW9YfOXI1hSMT8rahbwUDQ_YNOQMA7Vd5i1aRvH9CkGx02m1-4waGjbTK6HVcu5QQhC1rGaWhwDmRxI0aNOP07x2Lo3_OyOQBODLN4NO2jPMdpcRWrHgWPuW5BY/s943/rain.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Inses dan Cara Menanggapinya&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;626&quot; data-original-width=&quot;943&quot; height=&quot;424&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhbuRotIlaGIrCqt3VeC1YadbauG2wZ5pKS6FrGpK_31bQhQrhIexFy19tYxe-z0Ch_mW9YfOXI1hSMT8rahbwUDQ_YNOQMA7Vd5i1aRvH9CkGx02m1-4waGjbTK6HVcu5QQhC1rGaWhwDmRxI0aNOP07x2Lo3_OyOQBODLN4NO2jPMdpcRWrHgWPuW5BY/w640-h424/rain.jpg&quot; title=&quot;Inses dan Cara Menanggapinya&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dikutip dari laman &lt;a href=&quot;https://www.alodokter.com/bahaya-yang-mengintai-akibat-hubungan-sedarah&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Alodokter&lt;/a&gt;, hal tersebut dapat terjadi karena pasangan yang masih memiliki ikatan darah dapat membawa faktor genetik langka. Bila keduanya bertemu, maka dapat menyebabkan penyakit bawaan atau cacat genetik pada janin yang dikandungnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dalam kajian ilmu psikologi abnormal, tindakan inses termasuk dalam ranah &lt;i&gt;self-defeating&lt;/i&gt;, yaitu sebuah penyimpangan atas norma sosial, &lt;i&gt;distress personal&lt;/i&gt; yang mampu memengaruhi kemampuan seseorang untuk menjalani kehidupan secara normal.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Inses merupakan hal yang harus dihindari karena sangat berbahaya. Seseorang yang terjerat dalam perilaku inses dapat terjebak dalam ilusi kenikmatan berkepanjangan yang muncul dari perilaku ini. Dan bagi seseorang yang tak siap, terjerat inses dapat membawa mereka pada trauma berat.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Faktor Penyebab Inses&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Psikolog dari Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia, Rakimin melalui &lt;a href=&quot;https://www.nu.or.id/nasional/marak-kasus-inses-psikolog-jelaskan-faktor-penyebabnya-4Wm0k&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;NU Online&lt;/a&gt;&amp;nbsp;mengungkapkan jika inses merupakan salah satu bentuk kekerasan seksual dalam kehidupan rumah tangga.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Faktor penyebab inses tidak berdiri sendiri atau tunggal, melainkan akumulasi berbagai permasalahan psikologis, sosial, sikap mental, moralitas, dan budaya patriarki pelaku.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kejadian inses yang berulang, terjadi karena korban tidak bersedia melaporkan segera kejadian dengan berbagai alasan, sehingga dampak psikologis, sosial, maupun fisik semakin berat bagi korban.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEisqV0ndnsM7u7yN092Ksv2fotFuealst89ObvEd-FSV_jjp5IWPVNJ2ZveCKsIXZvQTzm2-hDfpYPwiGmi-z-qzPUqawUQVjHdPFFC2C9166kCpEMvfRoOC5USOn8M_7mk_Er-Y0z8ccBb211Q3iC7HON71K_DRR4P93NXc2H9_kIx6YjDWbYCBLKox_I/s1049/anak.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Apa Itu Inses dan Bagaimana Cara Menanggapinya?&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;627&quot; data-original-width=&quot;1049&quot; height=&quot;382&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEisqV0ndnsM7u7yN092Ksv2fotFuealst89ObvEd-FSV_jjp5IWPVNJ2ZveCKsIXZvQTzm2-hDfpYPwiGmi-z-qzPUqawUQVjHdPFFC2C9166kCpEMvfRoOC5USOn8M_7mk_Er-Y0z8ccBb211Q3iC7HON71K_DRR4P93NXc2H9_kIx6YjDWbYCBLKox_I/w640-h382/anak.jpg&quot; title=&quot;Apa Itu Inses dan Bagaimana Cara Menanggapinya?&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bagaimana cara menanggapi kasus Inses?&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kasih sayang di antara keluarga merupakan salah satu tanda kedekatan dan bentuk hubungan yang wajar. Namun, jika perasaan tersebut berlanjut hingga terjalin hubungan seksual sedarah, ini bukan lagi hal yang normal.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Di Indonesia, hubungan sedarah adalah hubungan yang tidak diakui di mata hukum. Bahkan, tindakan seksual terhadap anak di bawah usia 18 tahun yang dilakukan oleh anggota keluarga sendiri merupakan bentuk pelanggaran hukum.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jika kamu mencurigai adanya gelagat yang tidak biasa di dalam keluarga, kamu bisa mencurigai kondisi ini. Coba dekati saudara atau anak yang kamu curigai dan tanyakan secara baik-baik mengenai apa yang ia alami.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jika ia terlihat tertekan dan tidak mau bercerita saat itu, jangan memaksanya. Kamu bisa menanyakannya lagi di lain waktu saat kondisi emosionalnya stabil dan memungkinkan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bila perlu, kamu bisa membawanya ke psikolog atau dokter agar dapat diperiksa lebih lanjut. Jika terdapat indikasi kuat adanya hubungan sedarah terkait pelecehan seksual, segera laporkan ke pihak berwajib.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Aktivis sosial dan peran serta masyarakat sangat diharapkan untuk tidak memandang rendah korban kasus inses. Masyarakat juga diharapkan berani melaporkan kejahatan seksual, khususnya bagi generasi muda diharapkan lebih aktif menyuarakan untuk menghentikan kejahatan seksual.&lt;/p&gt;</description><link>https://www.psigoblog.com/2023/07/inses-dan-cara-menanggapinya.html</link><author>noreply@blogger.com (Psigoblog)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhbuRotIlaGIrCqt3VeC1YadbauG2wZ5pKS6FrGpK_31bQhQrhIexFy19tYxe-z0Ch_mW9YfOXI1hSMT8rahbwUDQ_YNOQMA7Vd5i1aRvH9CkGx02m1-4waGjbTK6HVcu5QQhC1rGaWhwDmRxI0aNOP07x2Lo3_OyOQBODLN4NO2jPMdpcRWrHgWPuW5BY/s72-w640-h424-c/rain.jpg" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3896863319992967035.post-8365471771649557182</guid><pubDate>Tue, 04 Jul 2023 04:32:00 +0000</pubDate><atom:updated>2023-07-04T11:32:37.292+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Umum</category><title>Arti Dari Warna Menurut Psikologi</title><description>&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Arti Dari Warna Menurut Psikologi&lt;/h2&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ahli psikologi dan fisiologi menjelaskan ada empat warna primer: merah, hijau, kuning dan biru. Walaupun tidak diketahui secara pasti mengapa orang-orang menyukai warna dan kombinasi warna tertentu, tetapi yang jelas, setiap warna mempunyai karakter atau sifat yang berbeda-beda.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sejak dahulu warna diketahui mempunyai pengaruh terhadap manusia, namun baru belakangan ini penggunaannya telah dimanfaatkan secara meluas dalam dunia otomotif, busana, permainan dan sebagainya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Apa saja sih arti dari warna yang ada?&lt;/p&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhJG5lLYOR2IPORi-KcVwnAeAuXYPovfkpDRIYM8FcFapOTuBowdI1bjY2zhaoj7N8glrMpU6sP29l6MvRzXbFtDOX69dBQjxR8gLFzFCI9wgg_mE6iidecUmqD88-XoiVZGdKze0zVWEhtimP5q8lu6olso-tIXdQPvxSkTIUnYGeruhZIXg6J4TuVvNw/s899/warna.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Arti Dari Warna Menurut Psikologi&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;633&quot; data-original-width=&quot;899&quot; height=&quot;450&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhJG5lLYOR2IPORi-KcVwnAeAuXYPovfkpDRIYM8FcFapOTuBowdI1bjY2zhaoj7N8glrMpU6sP29l6MvRzXbFtDOX69dBQjxR8gLFzFCI9wgg_mE6iidecUmqD88-XoiVZGdKze0zVWEhtimP5q8lu6olso-tIXdQPvxSkTIUnYGeruhZIXg6J4TuVvNw/w640-h450/warna.jpg&quot; title=&quot;Arti Dari Warna Menurut Psikologi&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Merah&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Warna merah melambangkan keadaan psikologi yang menguras tenaga, mendorong makin cepatnya denyut nadi, menaikkan tekanan darah dan mempercepat pernafasan. Warna ini mempunyai pengaruh produktivitas, perjuangan, persaingan dan keberanian.&lt;/p&gt;&lt;h4 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Merah terang&amp;nbsp;&lt;/h4&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Merah terang melambangkan kekuatan, kemauan atau cita-cita. Warna ini mempunyai sifat agresif, aktif, eksentrik. Pengaruh dari warna merah terang yaitu berkemauan keras, penuh gairah, dominasi, jantan.&lt;/p&gt;&lt;h4 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Merah muda&lt;/h4&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Merah muda melambangkan romantisme dan feminim. Warna ini mempunyai sifat menuntut dalam kepasrahan, menggemaskan dan jenaka.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Biru&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Warna biru melambangkan ketenangan yang sempurna. Mempunyai kesan menenangkan pada tekanan darah, denyut nadi, dan tarikan nafas. Sementara semua menurun, mekanisme pertahanan tubuh membangun organisme.&lt;/p&gt;&lt;h4 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Biru tua&lt;/h4&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Biru tua melambangkan perasaan yang mendalam. Sifat dari warna ini adalah konsentrasi, kooperatif, cerdas, perasa, integratif. Pengaruhnya yaitu tenang, bijaksana, tidak mudah tersinggung, dan mempunyai banyak teman.&lt;/p&gt;&lt;h4 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Biru muda&lt;/h4&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Warna biru muda melambangkan elastisitas cita-cita. Biru muda mempunyai sifat bertahan, protektif, tidak berubah pikiran. Pengaruhnya yaitu keras kepala, teguh, sering membanggakan diri, berpendirian tetap.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kuning&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Warna kuning melambangkan kegembiraan. Warna ini mempunyai sifat bebas dan santai, senang menunda-nunda masalah. Berubah-ubah tapi penuh harapan, mempunyai cita-cita setinggi langit dan semangatnya juga tinggi.&lt;/p&gt;&lt;h4 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kuning terang&lt;/h4&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Warna ini melambangkan sifat spontan yang eksentrik. Sifatnya dari warna kuning terang yaitu toleran, investigatif, menonjol. Pengaruhnya adalah sikap yang berubah-ubah, penuh harapan, dermawan, tidak percaya.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Hijau&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Hijau melambangkan adanya suatu keinginan, ketabahan dan kekerasan hati. Mempunyai kepribadian yang keras dan berkuasa. Warna ini mempunyai sifat meningkatkan rasa bangga, perasaan lebih superior dari yang lain. Orang yang menyukai warna ini umumnya senang dipuji, senang menasehati orang lain.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Abu-abu&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Warna abu-abu tidak menunjukkan arti yang jelas. Tidak terang dan sama sekali bebas dari kecenderungan psikologi. Warna ini cenderung natural.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Hitam&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Hitam melambangkan kehidupan yang terhenti dan karenanya memberi kesan kehampaan, kematian, kegelapan, kebinasaan, kerusakan dan kepunahan.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Coklat&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Warna ini seringkali menunjukan ciri-ciri suka merebut, tidak suka memberi hati, kurang toleran, pesimis terhadap kesejahteraan dan kebahagian masa depan.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ungu&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Warna ungu adalah campuran warna merah dan biru yang melambangkan sifat gempuran keras yang dilambangkan oleh warna biru. Perpaduan antara keintiman dan erotis atau menjurus pengertian yang mendalam dan peka. Sifatnya sedikit kurang teliti tetapi selalu penuh harapan.&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>https://www.psigoblog.com/2023/07/arti-dari-warna-menurut-psikologi.html</link><author>noreply@blogger.com (Psigoblog)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhJG5lLYOR2IPORi-KcVwnAeAuXYPovfkpDRIYM8FcFapOTuBowdI1bjY2zhaoj7N8glrMpU6sP29l6MvRzXbFtDOX69dBQjxR8gLFzFCI9wgg_mE6iidecUmqD88-XoiVZGdKze0zVWEhtimP5q8lu6olso-tIXdQPvxSkTIUnYGeruhZIXg6J4TuVvNw/s72-w640-h450-c/warna.jpg" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3896863319992967035.post-4538940968193509932</guid><pubDate>Mon, 03 Jul 2023 04:02:00 +0000</pubDate><atom:updated>2023-07-03T11:02:56.353+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Klinis</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Umum</category><title>Kalau Foto Profil Kosong Artinya Depresi?</title><description>&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Kalau Foto Profil Kosong Artinya Depresi?&lt;/h2&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjvRfGpskdIDU3WJlp-CSNLIQbwb8veQqqgGCdhcravmxp2At2ti9NpV9ZH2hufNNS3T20bc0qdzvEtNSqgm3pB6h1cfLgETrs_eg0yp_Wfiml3d8C0uFP7U8h0cR5c_3NeGB2Dy-q_CGM472hkmVDJqI2GpGD8xlYZhgaEuqCiUz3FHcP05oElPjrfdMw/s900/foto-kosong.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Kalau Foto Profil Kosong Artinya Depresi?&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;900&quot; data-original-width=&quot;899&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjvRfGpskdIDU3WJlp-CSNLIQbwb8veQqqgGCdhcravmxp2At2ti9NpV9ZH2hufNNS3T20bc0qdzvEtNSqgm3pB6h1cfLgETrs_eg0yp_Wfiml3d8C0uFP7U8h0cR5c_3NeGB2Dy-q_CGM472hkmVDJqI2GpGD8xlYZhgaEuqCiUz3FHcP05oElPjrfdMw/w200-h200/foto-kosong.jpg&quot; title=&quot;Kalau Foto Profil Kosong Artinya Depresi?&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Depresi adalah salah satu gangguan psikologis yang membuat seseorang menjadi tidak tertarik dengan hidup sehari-harinya, lebih memilih menyendiri dan jauh dari orang lain, serta sedih terus menerus.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Menurut sebuah penelitian, beberapa ciri depresi ini terpancar juga dari aktivitas seseorang di media sosialnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Misalnya, seseorang dengan depresi lebih jarang keluar dan pergi dengan orang lain, sehingga biasanya akun instagramnya jarang ada fotonya atau lebih banyak di isi dengan foto-foto tanpa orang di dalamnya seperti foto pemandangan, bangunan, interior dan lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Seseorang dengan depresi juga lebih sering menggunakan filter warna keabu-abuan, hitam putih, atau kebiru-biruan dalam foto-fotonya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tapi perlu dicermati dengan baik dan jangan dibalik. Bukan berarti semua orang yang tidak memasang foto di instagram atau orang yang foto profil WA nya kosong artinya mengidap depresi. Karena bisa jadi mereka sedang tidak ada stok foto bagus, atau bisa saja belum merasa percaya diri untuk memasang foto wajah sendiri. &lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;(cr:@klee.id)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><link>https://www.psigoblog.com/2023/07/kalau-foto-profil-kosong-artinya-depresi.html</link><author>noreply@blogger.com (Psigoblog)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjvRfGpskdIDU3WJlp-CSNLIQbwb8veQqqgGCdhcravmxp2At2ti9NpV9ZH2hufNNS3T20bc0qdzvEtNSqgm3pB6h1cfLgETrs_eg0yp_Wfiml3d8C0uFP7U8h0cR5c_3NeGB2Dy-q_CGM472hkmVDJqI2GpGD8xlYZhgaEuqCiUz3FHcP05oElPjrfdMw/s72-w200-h200-c/foto-kosong.jpg" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3896863319992967035.post-7193700182133266373</guid><pubDate>Sat, 01 Jul 2023 11:38:00 +0000</pubDate><atom:updated>2023-07-01T18:38:36.059+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kepribadian</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Umum</category><title>10 Trik Psikologi Untuk Membuat Orang Lain Menyukaimu Secara Instan</title><description>&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;10 Trik Psikologi Untuk Membuat Orang Lain Menyukaimu Secara Instan&lt;/h2&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bagi sebagian orang mencari teman dan menjalin hubungan dengan sesamanya adalah hal yang mudah, sedangkan bagi yang lain hal itu bisa menjadi sangat sulit untuk dilakukan. Pada dasarnya kita semua ingin disukai dan diterima oleh mereka yang ada di sekitar kita, tetapi terkadang bertemu dengan orang baru bisa menjadi benar-benar canggung.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mengalami kesulitan untuk menjadi dirimu sendiri yang seutuhnya sambil berusaha untuk meninggalkan kesan yang baik di sekitar orang lain adalah hal yang wajar. Jika kamu pernah bertanya-tanya tentang bagaimana cara untuk membuat orang lain tertarik atau suka kepadamu, berikut ini adalah beberapa tips yang dapat membantumu untuk berbicara dengan lebih baik kepada orang asing ketika kalian berinteraksi untuk pertama kalinya.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhhtY5I06CSv_GlRBveKe3JWhnG4ECtjNYC-Zi-2ORzmWbNP5waV6-JLuWKcXyYQivtuUcfh-ffL47b-PkncKgTYsbYqlhMLdX3WQR9_dUPrIoChBUq6D6G_YtI3X0toG912pWg4RjDeGjsPEICPzxc5ChaeyzX_Spt3f8kkYXu2pv6w6oXGxBCTvmzfbg/s1356/suka.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;10 Trik Psikologi Untuk Membuat Orang Lain Menyukaimu Secara Instan&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;889&quot; data-original-width=&quot;1356&quot; height=&quot;420&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhhtY5I06CSv_GlRBveKe3JWhnG4ECtjNYC-Zi-2ORzmWbNP5waV6-JLuWKcXyYQivtuUcfh-ffL47b-PkncKgTYsbYqlhMLdX3WQR9_dUPrIoChBUq6D6G_YtI3X0toG912pWg4RjDeGjsPEICPzxc5ChaeyzX_Spt3f8kkYXu2pv6w6oXGxBCTvmzfbg/w640-h420/suka.jpg&quot; title=&quot;10 Trik Psikologi Untuk Membuat Orang Lain Menyukaimu Secara Instan&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Memang kamu mungkin sudah mengetahui dasar-dasarnya, misalnya seperti tersenyum, menggunakan bahasa tubuh, terbuka atau meniru gerak badan lawan bicaramu. Dengan mengkombinasikan dasar-dasar tersebut dengan trik-trik berikut ini, kamu akan membuat orang lain jauh lebih menyukaimu.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;1. Sering-seringlah menyebut nama lawan bicaramu&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ketika kalian sedang berbicara, pernahkah kamu memperhatikan kalau individu-individu yang berkharisma entah mengapa sering menyebut nama lawan bicaranya dalam sebuah percakapan? Mungkin kamu pernah berpikir bahwa menyebutkan nama seseorang tidak akan berdampak apa-apa, tetapi kamu akan terkejut.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Coba pikirkan tentang momen di mana seseorang mengingat namamu ketika kamu tidak mengharapkan mereka untuk melakukannya, di saat itu terjadi kamu pasti langsung merasa senang dan terpuji. Nah, hal ini bisa terjadi karena ketika seseorang mendengar namanya diucapkan, mereka secara otomatis lebih cenderung untuk mendengarkan perkataan lawan bicaranya dan merasa diperhatikan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Hal termudah yang dapat kamu lakukan untuk membuat orang lain lebih menyukaimu adalah dengan menyebutkan nama mereka dalam 5 menit pertama setelah kamu menemui seseorang. Cobalah ucapkan nama mereka minimal sebanyak tiga kali. Di saat kamu berusaha secara sadar untuk mengingat dan menyebutkan nama seseorang, itu menunjukkan kalau kamu peduli terhadap mereka. Melakukan ini akan membantumu untuk membangun hubungan yang akrab dengan lebih cepat&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;2. Pujilah orang lain secara terang-terangan&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Trik psikologi berikut ini dikenal sebagai fenomena pemindahan sifat spontan, artinya ketika kamu berbicara tentang orang lain, mereka yang ada di sekitarmu secara otomatis mengasosiasikan pendapatmu tentang orang tersebut kepada dirimu. Misalnya jika kamu menggambarkan seseorang sebagai pribadi yang baik dan tulus, maka mereka yang berada di dekatmu menganggap bahwa kamu juga memiliki sifat yang sama dengan individu yang kamu bicarakan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Di saat kamu mengetahui trik ini, kamu bisa secara aktif mempengaruhi cara orang lain memandang dirimu dan ini akan sangat menguntungkanmu. Apa yang kamu katakan tentang orang lain akan menentukan bagaimana sesamamu melihat dirimu. Jadi kalau kamu ingin agar orang lain melihatmu sebagai sosok yang ramah, rendah hati atau murah hati, gunakanlah kata-kata tersebut untuk memuji seseorang misalnya seperti teman atau selebriti.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;3. Dapatkan kepercayaan orang lain dengan bersikap hangat&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Menurutmu apa yang membuat orang lain mau menaruh kepercayaan pada dirimu selain kejujuran dan kesetiaan? Bersikap hangat sebenarnya merupakan faktor yang sangat penting dalam membangun kepercayaan. Penelitian menunjukkan bahwa orang-orang lebih mempercayai mereka yang memiliki kepribadian yang hangat, ramah dan tidak kompetitif.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Fenomena tersebut dikenal sebagai model isi stereotip atau &lt;i&gt;the tereotype content model&lt;/i&gt; (SCM) dimana manusia cenderung menilai sesamanya berdasarkan kehangatan mereka lebih dari apapun, bahkan dari kecerdasan dan status keuangan sekalipun. Sementara memiliki pengetahuan yang luas dan uang yang banyak membuatmu dihormati, bersikap hangat akan membuatmu dipercaya.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;4. Pastikan suasana hatimu selalu baik&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tanpa kamu sadari, kamu sebenarnya memiliki kendali yang lebih besar atas emosi orang lain daripada yang kamu pikirkan. Emosional konten atau penularan emosi adalah fenomena psikologi yang terjadi ketika seseorang secara tidak sadar terpengaruh oleh perasaan sesamanya.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jika kamu ingin agar orang lain lebih menyukaimu, maka kamu harus berusaha untuk membuat mereka merasa nyaman berada di dekatmu. Dengan penularan emosi, kepositifanmu mempengaruhi orang lain untuk juga merasa positif, optimis dan bahagia.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Lain kali, di saat kamu bersosialisasi dengan teman-temanmu atau orang asing, pancarkanlah emosi yang positif dengan tulus. Ketika kamu melakukan itu, mereka yang berinteraksi denganmu akan memiliki memori yang baik tentang dirimu dan hal ini membuat mereka lebih menyukaimu.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;5. Lakukan kontak mata ketika tertawa&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ketika kita tertawa, kita menunjukkan kenyamanan dan kerentanan. Di saat seseorang memberikan reaksi tawa yang tulus dan jujur, itu merupakan kesempatan untuk membangun hubungan yang dalam dan bermakna dengan mereka.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jika kamu sedang bersama dengan sekelompok orang dan mereka tengah menertawakan sesuatu, lihatlah ke arah pria atau wanita yang kamu ingin agar mereka menyukaimu, kemudian lakukanlah kontak mata dan tertawalah bersama-sama. Menatap mata orang lain sambil tertawa meskipun hanya sesaat akan membantu menciptakan ikatan emosional yang kuat di antara kalian.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;6. Dengarkan perkataan orang lain dengan penuh perhatian dan ajukan pertanyaan&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ketika kamu sedang berkomunikasi dengan orang lain, salah satu hal terpenting yang bisa kamu lakukan adalah menaruh perhatian penuh kepada mereka. Kamu dapat menunjukkan bahwa kamu secara aktif mendengarkan mereka dengan cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan topik pembicaraan yang sedang kalian diskusikan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Melakukan hal tersebut secara tidak langsung akan memberitahu lawan bicaramu kalau kamu berpikir bahwa mereka itu menarik dan juga dapat menghilangkan rasa tegang yang kamu rasakan. Di saat kamu berhasil membuat lawan bicaramu berbicara tentang diri mereka, mereka akan senang bercakap-cakap denganmu, karena bagaimanapun juga semua orang merasa bahagia ketika mereka membicarakan tentang diri mereka sendiri.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;7. Tunjukkan beberapa kelemahan-kelemahanmu&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Seperti yang kita ketahui, tidak ada yang sempurna di dunia ini. Tetapi masih saja ada individu di luar sana yang berpikir kalau mereka sama sekali tidak boleh melakukan kesalahan di hidup mereka. Hal ini mungkin terjadi karena mereka tidak mengetahui tentang efek &lt;i&gt;pratfall,&lt;/i&gt; yaitu sebuah fenomena psikologi yang menunjukkan bahwa orang-orang cenderung lebih menyukai sesamanya setelah individu tersebut melakukan kesalahan yang tidak disengaja.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pada umumnya kita menyukai mereka yang menjadi dirinya sendiri dan ketidaksempurnaan adalah bagian dari hidup. Para ahli menyatakan bahwa mereka yang tidak menyembunyikan kekurangannya, cenderung memberikan kesan yang baik, meskipun kamu tidak boleh terus menerus memikirkan kesalahan-kesalahan yang telah kamu perbuat. Tidak apa-apa jika kamu sesekali menjadi terbuka dan mengatakan bahwa kamu sedang mengalami kesulitan kepada orang lain, dengan melakukan itu kamu akan lebih dimengerti dan dihargai.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;8. Cari kesamaan atau kemiripan dengan orang yang ingin kamu kenal lebih dekat&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Studi mengungkapkan kalau manusia cenderung merasa lebih dekat dan akrab dengan orang-orang yang memiliki nilai dan sikap yang sama dengan mereka terhadap hal-hal tertentu. Fenomena ini dikenal sebagai efek kesamaan ketertarikan dan itu dapat membantumu untuk menjadi lebih dekat dengan individu yang baru saja kamu temui.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ketika kamu berbicara dengan seseorang yang ingin kamu kenal lebih jauh, cobalah untuk mencari kesamaan-kesamaan dengan mereka, misalnya seperti sudut pandang atau opini terhadap sesuatu.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Cara termudah untuk menemukan kesamaan dengan orang lain adalah dengan bertanya tentang latar belakang mereka. Mungkin kalian berasal dari kampung halaman yang sama, memiliki dinamika keluarga yang identik, dan suka melakukan aktivitas yang serupa. Di saat kamu dan individu tersebut memiliki banyak kemiripan, kalian akan membangun ikatan emosional yang kuat dan ini akan membantu kalian untuk merasa nyaman satu sama lain.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;9. Tunjukkan selera humor&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tertawa adalah fondasi dasar dari bersosialisasi dan ketika kamu tertawa otakmu melepaskan senyawa kimia yang membuatmu merasa senang dan nyaman ini berarti Jika kamu dapat membuat orang lain tertawa maka kamu bisa membuat mereka merasakan emosi positif tersebut Jadi kesimpulannya ialah kalau kamu memiliki selera humor yang baik maka orang-orang akan ingin terus dekat denganmu Tetapi penting untuk diingat bahwa ketika kamu ingin melontarkan sebuah humor kamu harus memastikan kalau leluconmu muncul secara alami dan tidak dibuat-buat Selain itu kamu juga harus ingat untuk selalu berhati-hati dan jangan sampai leluconmu menyakiti perasaan orang lain atau terkesan dipaksakan.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;10. Jadilah sedikit terbuka&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kebanyakan individu menolak untuk menjadi terbuka dengan orang yang baru mereka temui, dan itu adalah suatu hal yang normal. Mayoritas dari kita cenderung menyembunyikan rasa takut serta kekurangan kita di sekitar orang asing dan hanya mau terbuka pada keluarga atau teman dekat.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ketika kamu benar-benar menyembunyikan perasaanmu, orang lain dapat mengetahuinya dengan mudah dan hal itu akan membuatmu terlihat palsu di mata mereka. Akibatnya, mereka yang berada di dekatmu menjadi merasa tidak nyaman denganmu. Sebaliknya kalau kamu membuka dirimu, itu menunjukkan kalau kamu menghormati mereka dan juga membuatmu terlihat jujur, berani dan menyenangkan. Menjadi dirimu sendiri yang seutuhnya tidak hanya akan membuat orang lain menyukaimu, tetapi juga akan membantumu untuk membangun hubungan yang lebih bermakna dengan sesamamu.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ingatlah bahwa kamu tidak harus mengubah dirimu sesuai dengan ekspektasi orang lain agar kamu menjadi lebih disukai. Orang-orang akan tertarik kepadamu di saat kamu menjadi dirimu yang sebenarnya, baik setiap kekuatan, kelemahan dan keunikanmu. Ketika kamu merasa nyaman dengan menjadi dirimu sendiri di sekitar teman barumu, kamu akan melihat kalau kamu akan lebih disukai dan hubunganmu dengan mereka juga akan semakin kuat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ketahuilah bahwa kejujuran dan kepercayaan sangatlah penting dalam setiap hubungan manusia, maka dari itu jadilah dirimu sendiri dan terapkan lah trik-trik psikologi yang telah disebutkan. Di saat kamu mengimplementasikan trik tersebut ke dalam interaksimu dengan sesamamu, kamu akan terkejut tentang seberapa baik orang lain akan meresponmu.&lt;/p&gt;</description><link>https://www.psigoblog.com/2023/06/trik-psikologi-membuat-orang-suka.html</link><author>noreply@blogger.com (Psigoblog)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhhtY5I06CSv_GlRBveKe3JWhnG4ECtjNYC-Zi-2ORzmWbNP5waV6-JLuWKcXyYQivtuUcfh-ffL47b-PkncKgTYsbYqlhMLdX3WQR9_dUPrIoChBUq6D6G_YtI3X0toG912pWg4RjDeGjsPEICPzxc5ChaeyzX_Spt3f8kkYXu2pv6w6oXGxBCTvmzfbg/s72-w640-h420-c/suka.jpg" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3896863319992967035.post-3571761063968779195</guid><pubDate>Tue, 27 Jun 2023 04:39:00 +0000</pubDate><atom:updated>2023-06-27T11:39:52.766+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kepribadian</category><title>Dark Triad Personality: Sisi Gelap Manusia Yang Perlu Kamu Ketahui</title><description>&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Dark Triad Personality: Sisi Gelap Manusia Yang Perlu Kamu Ketahui&lt;/h2&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Setiap dari kita memiliki sisi &quot;bayangan&quot; yang kadang tidak disadari atau malah disembunyikan dari orang lain. Sisi ini bisa diterjemahkan sebagai kepribadian &quot;jahat&quot; bahkan seringkali dihubungkan dengan beberapa sifat sosiopat dan psikopat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Teori ini pertama kali diungkap oleh Carl Jung, seorang psikolog yang juga banyak meneliti mengenai psikoanalisa atau psikologi yang berhubungan dengan pikiran bawah sadar manusia.&lt;/p&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgSnMbxyRa-ICqf2sy5mKU7B8cz2dQXBDi5BRDWFGMXee8d5kSF3mq4PQupE15Cv8t-_g11O0B8f1xtxV5_TqIUnvzPBm7z4IW4PpUwqIpEXMHbYMxIcvX7RB7O_DZiLmq6OmjbMiomKqz-PPVsOvxpcjyOnPtemg4kdNtsGThrdc43ZrJaumzyoqlIs0s/s1013/sisi-gelap-manusia.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Dark Triad Personality: Sisi Gelap Manusia Yang Perlu Kamu Ketahui&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;597&quot; data-original-width=&quot;1013&quot; height=&quot;378&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgSnMbxyRa-ICqf2sy5mKU7B8cz2dQXBDi5BRDWFGMXee8d5kSF3mq4PQupE15Cv8t-_g11O0B8f1xtxV5_TqIUnvzPBm7z4IW4PpUwqIpEXMHbYMxIcvX7RB7O_DZiLmq6OmjbMiomKqz-PPVsOvxpcjyOnPtemg4kdNtsGThrdc43ZrJaumzyoqlIs0s/w640-h378/sisi-gelap-manusia.jpg&quot; title=&quot;Dark Triad Personality: Sisi Gelap Manusia Yang Perlu Kamu Ketahui&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pada tahun 2002, Paulhus &amp;amp; Williams meneliti dan menerbitkan teori mengenai &lt;i&gt;The Dark Triad of Personality: Narcissism, Machiavellianism and Psychopathy.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;1.&amp;nbsp;&lt;i&gt;Narcissism&lt;/i&gt;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ketika seseorang tidak memiliki kemampuan untuk melihat dunia dari sudut pandang oranglain, maka kepribadian ini akan lebih berpotensi muncul. Sifat mementingkan diri sendiri, arogan, haus akan pujian serta perhatian, ingin mendominasi segala sesuatu, serta sering menampilkan sejumlah kepalsuan di depan oranglain untuk mendapatkan validasi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Seseorang dengan kepribadian ini juga seringkali memanfaatkan kelemahan oranglain untuk membuat dirinya terlihat lebih kuat.&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;2.&amp;nbsp;&lt;i&gt;Machiavellianism&lt;/i&gt;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Machiavellianism &lt;/i&gt;merupakan kepribadian yang dekat sifat manipulatif, egois dan menggunakan berbagai cara demi mencapai tujuan pribadinya sendiri.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Beberapa sifat yang dimiliki kepribadian ini antara lain: tidak jujur, eksploitatif, tidak peduli terhadap orang lain, dingin dan bersifat curang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kepribadian ini cenderung ada pada individu dengan kecerdasan di atas rata-rata, mereka secara sadar cenderung memprioritaskan hal-hal yang berbau seks, uang, bisnis, kekuasaan, dan persaingan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;3.&amp;nbsp;&lt;i&gt;Psychopathy&lt;/i&gt;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kurangnya rasa penyesalan, empati dan hampir tidak merasa bersalah adalah ciri dari kepribadian ini. Seorang dengan kepribadian &lt;i&gt;psychopathy&lt;/i&gt; biasanya memiliki pesona yang sangat menawan dan mampu mengambil hati orang lain, sehingga para korbannya tidak menyadari bahwa mereka berurusan dengannya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Selain itu, seorang &lt;i&gt;psychopathy&lt;/i&gt; juga akan cenderung bersifat impulsif, tidak konsisten, dan memiliki kebiasaan &lt;i&gt;thrillseeking&lt;/i&gt; atau kebiasaan untuk menciptakan situasi/hal yang mendebarkan, bahkan membahayakan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;</description><link>https://www.psigoblog.com/2023/06/dark-triad-personality-sisi-gelap-manusia.html</link><author>noreply@blogger.com (Psigoblog)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgSnMbxyRa-ICqf2sy5mKU7B8cz2dQXBDi5BRDWFGMXee8d5kSF3mq4PQupE15Cv8t-_g11O0B8f1xtxV5_TqIUnvzPBm7z4IW4PpUwqIpEXMHbYMxIcvX7RB7O_DZiLmq6OmjbMiomKqz-PPVsOvxpcjyOnPtemg4kdNtsGThrdc43ZrJaumzyoqlIs0s/s72-w640-h378-c/sisi-gelap-manusia.jpg" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3896863319992967035.post-3297106107042889184</guid><pubDate>Mon, 26 Jun 2023 11:03:00 +0000</pubDate><atom:updated>2023-06-26T18:03:31.756+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Umum</category><title>17 Tanda Kamu Akan Sukses Dalam Hidup </title><description>&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;17 Tanda Kamu Akan Sukses Dalam Hidup&lt;/h2&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kesuksesan adalah sesuatu yang sangat subjektif, dan setiap orang memiliki konsep serta pendapatnya sendiri tentang apa arti dari perkataan tersebut. Pada umumnya orang-orang mendefinisikan kesuksesan sebagai menjalani hidup yang sesuai dengan keinginanmu sendiri dan melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Perlu diingat bahwa kesuksesan tidak akan bisa dicapai hanya dengan memaksimalkan potensi yang kamu miliki saja, tetapi kamu juga harus mempunyai kegigihan untuk bisa bertahan dan melewati masa-masa yang sulit di dalam hidup.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi5D2WBlQ3S_QcUpTxzOfGQkR-23C-RKC-5gyFYPWu7HMYzaKAN0J3ZZy4z2TS7iIT7rpOIre9V4eAfZFd2NyIghlYmBuv91D84lEV_mPDw99C1Jh8b9dmHrBAgUHL1eqUO95f2RhpzWARt0EwrTnII2AilBBCEPXPqG7DBPBj-AMyVBQv23LtsFmwW1LA/s1297/sukses.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;17 Tanda Kamu Akan Sukses Dalam Hidup&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;843&quot; data-original-width=&quot;1297&quot; height=&quot;416&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi5D2WBlQ3S_QcUpTxzOfGQkR-23C-RKC-5gyFYPWu7HMYzaKAN0J3ZZy4z2TS7iIT7rpOIre9V4eAfZFd2NyIghlYmBuv91D84lEV_mPDw99C1Jh8b9dmHrBAgUHL1eqUO95f2RhpzWARt0EwrTnII2AilBBCEPXPqG7DBPBj-AMyVBQv23LtsFmwW1LA/w640-h416/sukses.jpg&quot; title=&quot;17 Tanda Kamu Akan Sukses Dalam Hidup&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Untuk menjadi sukses kamu tidak harus menjadi seorang yang sangat cerdas atau berbakat, meskipun bukan rahasia lagi kalau kedua hal tersebut pastinya akan sangat membantu memiliki kemampuan untuk bisa memahami dirimu secara utuh. Mengetahui apa-apa saja yang salah dalam hidupmu dan mempunyai dorongan yang kuat untuk mengubahnya sangatlah penting untuk meraih kesuksesan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jadi bagaimana agar kamu mengetahui apakah kamu sebenarnya memiliki potensi untuk menjadi seorang yang sukses? Nah, tanda-tanda berikut ini akan mengungkapkannya.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;1. Kamu percaya diri&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Menjadi percaya diri berarti kamu mampu melakukan apa yang ingin kamu lakukan tanpa mengkhawatirkan apa yang dipikirkan orang lain. Kamu tidak pernah menghindari situasi yang akan membuatmu keluar dari zona nyamanmu dan selalu menantang dirimu, karena kamu yakin kalau kamu pasti bisa mengatasi setiap rintangan yang menghalangimu.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kamu berani melakukan hal-hal yang tidak dilakukan banyak orang dan menjadi contoh positif bagi sesamamu. Menjadi individu yang percaya diri berarti kamu tidak akan menyerah dengan mudah. Kamu sangat yakin dengan kemampuanmu dan tahu bahwa ide-idemu layak untuk didengarkan serta direalisasikan.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;2. Kamu obsesif&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Meskipun kata-kata obsesif seringkali dianggap memiliki konotasi yang negatif, hal itu sebenarnya dapat membantumu untuk mencapai tujuanmu. Perlu diingat kalau kamu tidak bisa meraih kesuksesan hanya dengan duduk diam dan bersantai-santai saja sepanjang waktu, melainkan kamu harus mengambil tindakan, berusaha sekuat tenaga, dan memiliki mental pantang menyerah untuk mendapatkannya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kamu selalu bisa memperoleh apapun yang kamu inginkan, karena kamu merasa harus untuk memilikinya. Ketika kamu terobsesi dengan sesuatu, kamu menyusun rencana strategis yang kreatif untuk mendapatkannya, tidak peduli apakah itu promosi pekerjaan membangun usaha sendiri, memiliki tubuh yang bagus atau apapun yang kamu inginkan. Entah bagaimana caranya kamu pasti akan merealisasikannya.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;3. Kamu memiliki rencana untuk mencapai tujuanmu&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Memiliki tujuan yang realistis sangatlah penting jika kamu ingin sukses dalam hidup kamu. Memahami konsep tersebut dengan sangat baik, dan menetapkan tujuan yang spesifik untuk membawamu ke kesuksesan yang kamu dambakan. Kamu membuat daftar tujuan yang ingin kamu capai, dan menyusun rencana yang matang untuk mengubahnya menjadi kenyataan.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;4. Kamu pekerja keras&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kamu menyadari bahwa tanpa adanya kerja keras, kesuksesan tidak akan mungkin bisa didapatkan. Dalam upaya untuk mengejar mimpimu, meskipun ternyata kamu harus berusaha lebih keras daripada yang kamu pikirkan, kamu tidak membiarkan hal tersebut menghentikanmu.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kamu memahami kalau setiap hal-hal hebat di dalam hidup selalu membutuhkan pengorbanan agar bisa diperoleh, dan kamu menanamkan konsep tersebut ke dalam pikiranmu. Perlahan tapi pasti, kamu bergerak maju dan menghabiskan lebih banyak waktu serta energi untuk menggapai impianmu.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;5. Kamu sangat yakin dengan dirimu sendiri&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Akan selalu ada individu di luar sana yang memberitahumu bahwa impianmu tidak masuk akal, atau tidak realistis sama sekali. Menggunakan pengalaman dan kepercayaan pribadi mereka, mereka mencoba untuk meyakinkanmu kalau mimpimu tidak akan pernah bisa menjadi kenyataan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tetapi tidak peduli apa yang dikatakan orang lain, kamu tetap fokus dan melangkah maju untuk mengejar tujuanmu. Kamu yakin dan percaya bahwa kamu pasti akan mendapatkan apa yang kamu inginkan.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;6. Kamu mengelilingi dirimu dengan orang-orang sukses&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mereka yang ada di sekitar kita memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pola pikir dan ambisi kita. Jika keluarga dan teman-temanmu sedang berusaha keras untuk meraih kesuksesan, dan mereka mendorongmu untuk juga melakukan hal yang sama, maka kemungkinan besar kamu akan terpengaruh, dan pada akhirnya mengikuti jejak mereka. Kalau kamu mengelilingi dirimu dengan orang-orang yang sukses, maka kamu cenderung juga akan menjadi sukses.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;7. Kamu menikmati prosesnya&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sukses membutuhkan waktu. Jika kamu sekarang sedang berjuang untuk mencapainya namun hasilnya belum tampak sama sekali, kamu mungkin merasa sedih dan lelah. Tetapi meskipun demikian, kamu selalu bisa menemukan cara untuk menikmati seluruh prosesnya.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Misalnya kalau kamu mulai merasa bosan dan frustasi dalam melanjutkan kerja kerasmu, kamu akan mendengarkan musik atau minum secangkir kopi untuk membuatmu terus bergerak maju. Kamu merasa bahagia karena kamu mengetahui bahwa kamu telah melakukan apapun yang kamu bisa untuk mencapai tujuanmu. Dan kalau kamu terus bergerak maju, pada akhirnya kamu akan meraih kesuksesan.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;8. Kamu lebih banyak bertindak daripada berbicara&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kamu lebih banyak mendengarkan daripada berbicara, karena kamu sadar bahwa melakukan itu dapat membuatmu belajar lebih banyak hal. Menurutmu, menghabiskan sebagian besar waktumu untuk berusaha mengejar mimpimu lebih penting daripada hanya duduk diam dan membicarakannya saja. Dengan mengalokasikan lebih banyak waktu untuk bekerja keras, kamu tahu kalau kesuksesan akan segera datang kepadamu.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;9. Kamu berpikiran terbuka&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pada dasarnya kita semua memiliki pendapat kita masing-masing tentang semua hal yang ada di dunia ini, tetapi kemauan kita untuk menerima opini orang lain dengan lapang dada adalah pilihan kita sendiri.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Di dalam hidup, kamu selalu akan bertemu dengan individu yang memiliki sudut pandang yang berbeda denganmu, dan penting untuk tidak menghakimi mereka. Karena itu kamu menyadari bahwa untuk meraih kesuksesan, kamu harus berpikiran terbuka dan mau menerima ide-ide yang berbeda. Selain itu kamu bersedia untuk menyerahkan pekerjaanmu kepada seseorang yang kamu percayai akan lebih mampu untuk menyelesaikan tugas-tugas tersebut dengan lebih baik ketimbang dirimu.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;10. Kamu tidak membandingkan dirimu dengan orang lain&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Semua yang kita lihat dengan mata kita sekarang ini hanyalah sebagian kecil dari alam semesta yang luas. Ibarat seperti sebutir pasir yang ada di pantai, kita tidak mungkin mengetahui segalanya tentang semua orang. Dan apa yang kita pikir kita ketahui, kemungkinan besar selalu salah.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tidak ada gunanya membandingkan diri kita dengan orang lain, karena satu-satunya hal yang bisa kita bandingkan hanyalah diri kita sendiri dengan diri kita sendiri. Jika kamu selalu berusaha untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas dirimu, maka kamu sudah berada di jalan menuju kesuksesan.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;11. Kamu rendah hati&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kamu tidak berpikir kalau kamu adalah seorang yang sangat luar biasa. Kamu cukup rendah hati untuk mengakui bahwa kamu tidak mengetahui segalanya dan bersedia untuk belajar dari orang lain. Kamu merasa baik-baik saja ketika kamu tidak menjadi yang paling pintar atau yang paling kreatif di dalam sebuah ruangan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Faktanya, kamu benar-benar menikmati mengelilingi dirimu dengan mereka yang pengetahuannya lebih luas dari dirimu.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;12. Kamu tahu bagaimana cara untuk mengatur waktumu&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kebanyakan individu masih belum bisa mengatur waktu mereka dengan bijak dan efektif. Jika kamu adalah tipe orang yang sadar akan betapa berharganya waktu, maka kamu pasti selalu memanfaatkan setiap detik untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ini mungkin termasuk bangun lebih pagi, meluangkan waktu untuk&lt;i&gt; quality time&lt;/i&gt; bersama dengan orang-orang yang dekat denganmu, dan melakukan aktivitas yang produktif. Kalau kamu bisa menerapkan manajemen waktu yang baik, maka kemungkinan besar kamu akan menjadi sukses.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;13. Kamu dapat menghilangkan stress&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Meskipun individu-individu yang sukses selalu memiliki banyak hal untuk dilakukan, mereka kelihatannya tidak pernah benar-benar merasa kewalahan, mereka tampaknya sangat seimbang dan kompeten bahkan ketika mereka memiliki setumpuk pekerjaan yang harus diselesaikan. Karena mereka tahu bagaimana cara untuk menghilangkan stres dan perasaan cemas.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Salah satu pertanda terbesar bahwa kamu akan sukses adalah kamu meluangkan waktu untuk mempelajari bagaimana cara menciptakan lingkungan yang bebas stress. Kamu percaya kalau kesejahteraanmu sangatlah penting dan kamu tidak merasa bersalah ketika kamu mengambil waktu untuk beristirahat sejenak.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;14. Kamu mampu beradaptasi terhadap perubahan&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Untuk meraih kesuksesan, seseorang harus mau menerima perubahan dan bersedia untuk melakukan apa saja demi bisa beradaptasi. Mungkin kamu pernah mengalami momen di mana terjadi perubahan besar dalam hidupmu yang mengharuskanmu untuk beradaptasi dan berimprovisasi dengan situasi yang baru. Ketika itu terjadi, kamu tidak merasa kesulitan dan mampu menyesuaikan diri dengan keadaan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Hal-hal seperti mencari teman baru, pindah sekolah atau bahkan pindah ke negara baru bukan merupakan sesuatu yang berat bagi dirimu. Kamu tidak melihat perubahan sebagai sesuatu di mana kamu harus memulai dari awal dan mengulang semuanya kembali, melainkan kamu melihatnya sebagai tantangan yang akan menguncimu.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;15. Kamu sangat kompetitif&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kebanyakan individu yang berhasil meraih kesuksesan bersedia untuk melakukan segalanya agar mereka bisa keluar sebagai pemenang. Jika kamu merupakan seorang yang kompetitif sejak kamu masih kecil, maka kamu memiliki peluang yang cukup baik untuk bisa sukses.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ketika kamu memiliki keinginan yang kuat untuk bisa menang, itu akan mendorongmu untuk berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan kemenangan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;16. Kamu mencari umpan balik&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Untuk bertumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang lebih baik, kamu menyadari kalau kamu harus memperbaiki aspek-aspek dari dirimu yang masih membutuhkan perbaikan. Kamu mencari umpan balik dari orang lain dan meminta saran tentang apa yang bisa kamu tingkatkan dari dirimu.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kamu menerima seluruh umpan balik, baik itu positif maupun negatif, dan kemudian mengambil tindakan untuk memperbaiki kelemahanmu. Kalau kamu selalu melakukan ini, kamu telah berada di jalan yang tepat.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;17. Kamu tidak mengeluh&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Menjadi jujur dengan mereka yang ada di sekitarmu sangatlah penting, namun kamu tidak mengeluh atau mengkritik pendapat serta ide orang lain. Seiring berjalannya waktu, kamu telah belajar bahwa solusi yang efektif hanya bisa ditemukan di saat kamu tetap berpikiran positif dalam situasi yang sulit. Kamu juga menyadari kalau suasana hatimu akan menjadi jauh lebih baik ketika kamu tidak mengeluh, yang mana secara positif akan mempengaruhi caramu dalam berpikir dan berkomunikasi.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Penting untuk dipahami bahwa kesuksesan tidak melulu tentang uang, status atau penghargaan. Terkadang menjadi sukses berarti kamu berhasil tumbuh menjadi pribadi yang jauh lebih baik dibandingkan dengan dirimu di masa lalu. Setelah kamu belajar untuk menerima bahwa kesuksesan datang dalam berbagai bentuk dan ukuran, kamu akan lebih semangat untuk bergerak maju, merasa lebih percaya diri dan pada akhirnya meraih kesuksesan.&lt;/p&gt;</description><link>https://www.psigoblog.com/2023/06/17-tanda-kamu-akan-sukses-dalam-hidup.html</link><author>noreply@blogger.com (Psigoblog)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi5D2WBlQ3S_QcUpTxzOfGQkR-23C-RKC-5gyFYPWu7HMYzaKAN0J3ZZy4z2TS7iIT7rpOIre9V4eAfZFd2NyIghlYmBuv91D84lEV_mPDw99C1Jh8b9dmHrBAgUHL1eqUO95f2RhpzWARt0EwrTnII2AilBBCEPXPqG7DBPBj-AMyVBQv23LtsFmwW1LA/s72-w640-h416-c/sukses.jpg" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3896863319992967035.post-1687505448010443555</guid><pubDate>Sun, 25 Jun 2023 10:01:00 +0000</pubDate><atom:updated>2023-06-25T17:01:46.273+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Umum</category><title>Kenapa Kita Suka Goyang-Goyangin Kaki?</title><description>&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Kenapa Kita Suka Goyang-Goyangin Kaki?&lt;/h2&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiR9pC7m55XuKgYpnYlLsrb2T_sAjSNCEUlMmc0NEDxrLfVi1ZPNeqcwRoYhLFs6VjxYzOLE-puAieLtufLM3jjarJGDhfK110rhvQt7HWrSvj8SYpi4_TS7y4GAIO5LZGPQkKAoBdknu915tpH85WO8k7dX0NmSj15aa3pUsOYle4svUkvZXS1GzBGKuI/s893/kaki.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Kenapa Kita Suka Goyang-Goyangin Kaki?&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;592&quot; data-original-width=&quot;893&quot; height=&quot;424&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiR9pC7m55XuKgYpnYlLsrb2T_sAjSNCEUlMmc0NEDxrLfVi1ZPNeqcwRoYhLFs6VjxYzOLE-puAieLtufLM3jjarJGDhfK110rhvQt7HWrSvj8SYpi4_TS7y4GAIO5LZGPQkKAoBdknu915tpH85WO8k7dX0NmSj15aa3pUsOYle4svUkvZXS1GzBGKuI/w640-h424/kaki.jpg&quot; title=&quot;Kenapa Kita Suka Goyang-Goyangin Kaki?&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sadar tidak sadar kita sering menggoyang-goyangkan kaki kita, atau mungkin kita sering melihat lawan bicara kita menggoyang-goyangkan kaki mereka. Menggoyang-goyangkan kaki dapat dilakukan secara sengaja dengan tujuan tertentu, tapi dapat juga menggambarkan kondisi tertentu saat terjadi tanpa kita sadari.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Apa sih yang menyebabkan kita suka menggoyang-goyangkan kaki?&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;1. Bosan&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Menggoyang-goyangkan kaki dapat menjadi sinyal yang dikeluarkan tubuh ketika kita sedang bosan dengan aktivitas yang sedang dilakukan. Mengoyangkan kaki menjadi cara tubuh mendistraksi kebosanan yang kita alami.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;2. Buru-buru&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ketika kita buru-buru dan ingin cepat mengakhiri obrolan, tanpa sadar kita sering menghentakkan kaki dengan cepat ke tanah. Hal ini menunjukkan kebutuhan kita untuk cepat bergerak dan mengakhiri pembicaraan dengan orang lain.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;3. Sedang Berkonsentrasi&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Orang-orang tertentu berkonsentrasi dengan menggerakkan anggota tubuh mereka. Mereka lebih fokus dan dapat mempertahankannya dalam waktu lama ketika mereka menggerakkan anggota tubuh. Salah satunya adalah dengan m&lt;span style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;enggoyang-goyangkan kaki.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;4. Cemas&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;Menggoyang-goyangkan kaki juga bisa berarti kita merasa cemas atau takut akan suatu hal.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;Menggoyang-goyangkan kaki juga sering terjadi ketika kita gugup saat akan tampil di depan umum.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;Menggoyang-goyangkan kaki sebenarnya adalah respon alami dan normal yang di alami tubuh kita. Kadang juga merupakan kebiasaan yang sudah menjadi hal yang pasti dilakukan sehari-hari.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;Kalau kamu menggoyangkan kaki karena cemas, coba cari tempat tenag sejenak, duduk dengan nyaman, dan atur nafas perlahan. Coba cari tau apa yang membuatmu stres dan cemas, serta sadari bahwa seringkali kita mencemaskan hal-hal di luar kendali kita.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Cr: @klee.id&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><link>https://www.psigoblog.com/2023/06/kenapa-kita-suka-goyang-goyangin-kaki.html</link><author>noreply@blogger.com (Psigoblog)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiR9pC7m55XuKgYpnYlLsrb2T_sAjSNCEUlMmc0NEDxrLfVi1ZPNeqcwRoYhLFs6VjxYzOLE-puAieLtufLM3jjarJGDhfK110rhvQt7HWrSvj8SYpi4_TS7y4GAIO5LZGPQkKAoBdknu915tpH85WO8k7dX0NmSj15aa3pUsOYle4svUkvZXS1GzBGKuI/s72-w640-h424-c/kaki.jpg" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3896863319992967035.post-4653457692534195492</guid><pubDate>Sat, 24 Jun 2023 07:35:00 +0000</pubDate><atom:updated>2023-06-24T14:35:35.062+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Umum</category><title>10 Cara Agar Kamu Selalu Menang Debat</title><description>&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;10 Cara Agar Kamu Selalu Menang Debat&lt;/h2&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Terlibat dalam perdebatan bisa menjadi salah satu situasi yang paling sulit dan emosional di dalam hidup. Konflik dapat muncul dengan siapa saja, baik itu dengan keluarga, teman, pasangan atau bahkan orang asing.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhkvYbkJBxvoX0rLk5qqqZRCk_X3eULj1tbG83GQltokskVz6Rv9Urp84aJNmE5KmjKYDS6uxPXxZyZgZirLXwJkpRcOqjpUl9d7LI4MvngBwrKIKgbTGkmEjCo2c2karOgVjkfp86XmmSTOlJ9cOj9pKuyN-d5nd1Mhd6OXSCsN_0YvZmOmNPQ-9EJKR4/s1000/debat.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;10 Cara Agar Kamu Selalu Menang Debat&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;652&quot; data-original-width=&quot;1000&quot; height=&quot;261&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhkvYbkJBxvoX0rLk5qqqZRCk_X3eULj1tbG83GQltokskVz6Rv9Urp84aJNmE5KmjKYDS6uxPXxZyZgZirLXwJkpRcOqjpUl9d7LI4MvngBwrKIKgbTGkmEjCo2c2karOgVjkfp86XmmSTOlJ9cOj9pKuyN-d5nd1Mhd6OXSCsN_0YvZmOmNPQ-9EJKR4/w400-h261/debat.jpg&quot; title=&quot;10 Cara Agar Kamu Selalu Menang Debat&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Perlu diketahui bahwa argumen yang memanas meningkatkan kecemasan tekanan darah dan rasa tidak nyamanmu. Beberapa individu selalu berusaha keras untuk menghindari perselisihan, sementara yang lain tampaknya selalu siap untuk berdebat, kapanpun dan dimanapun.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jika kamu adalah tipe orang di antara keduanya yaitu lebih memilih untuk menghindari konflik tetapi di saat yang sama kamu siap untuk berargumen kalau itu memang diperlukan, maka kamu mungkin pernah bertanya-tanya bagaimana cara untuk memenangkan setiap perdebatan. Berikut adalah tips-tipsnya.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;1. Tetap tenang dan jangan berteriak&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Perdebatan dimenangkan oleh mereka yang memiliki argumen yang paling logis, bukan mereka dengan suara yang paling keras. Ketika kamu berargumen, tidak peduli sesulit apapun kamu menahan dirimu kamu tidak boleh meninggikan suaramu.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sangat penting bagimu untuk tetap tenang di saat situasi mulai memanas, karena semakin keras kamu berbicara, semakin keras pula pihak yang lain akan berbicara dan pada akhirnya kalian hanya akan saling berteriak tanpa pernah menemukan jalan keluar atas masalah yang kalian hadapi.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;2. Buat lawanmu memihak kepadamu&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mencoba membuat lawanmu memihak kepadamu merupakan sebuah ide yang bagus untuk dilakukan. Kamu dapat melakukan ini dengan cara membuat pernyataan yang menurutmu akan disetujui lawanmu, dan begitu mereka sependapat denganmu, kamu telah memenangkan pertarungan psikologis. Mereka tidak lagi memandangmu sebagai musuh mereka dan akan menganggapmu sebagai pihak mereka.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;3. Jangan menyerang lawanmu secara agresif&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Secara terang-terangan memberitahu lawanmu kalau mereka salah bukanlah suatu hal yang bijak untuk dilakukan. Kamu harus menunjukkan letak kesalahan mereka melalui argumen balasan yang logis dan masuk akal.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Memberitahu seseorang kalau mereka itu keliru secara frontal hanya akan membuat mereka marah dan itu akan berpengaruh pada perdebatan kalian sampai kamu bisa membuktikan bahwa lawanmu membuat pernyataan yang salah bersikaplah rendah hati dan tunjukkan niat yang baik dalam perdebatan kalian.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;4. Jangan menyerang lawanmu secara personal&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Disaat kamu mulai mengkritik lawanmu dan bukan argumen mereka, maka terlihat sangat jelas kalau kamu telah kehabisan cara untuk melindungi pendapat atau sudut pandangmu. Perlu diketahui bahwa melakukan ini adalah cara yang pasti untuk kalah dalam perdebatan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ingatlah kalau kamu tidak boleh menyerang lawanmu secara personal, bahkan meskipun mereka yang duluan melakukannya. Sebaliknya yang harus kamu serang ialah argumen dan opini mereka. Namun jika lawanmu melakukan taktik ini untuk melarikan diri dari perdebatan kalian, maka itu merupakan pertanda yang jelas bahwa kamu telah menang.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;5. Pastikan bahwa setiap pernyataanmu selalu didukung oleh fakta&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Penting untuk diingat bahwa kamu tidak boleh mengatakan kalau sesuatu itu sudah pasti mutlak kebenarannya, kecuali kamu benar-benar yakin bahwa itu memang benar.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Memperdebatkan suatu topik dengan seseorang yang hanya mengarang argumen ketika kalian sedang berdebat sangatlah menjengkelkan. Kamu pasti tidak akan suka kalau ada yang melakukan itu kepadamu, jadi jangan pernah lakukan itu kepada orang lain. Ingatlah untuk hanya terlibat dalam argumen yang kamu tahu bisa kamu menangkan berdasarkan fakta yang sebenarnya.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;6. Ingat untuk tetap fokus pada topik yang didebatkan&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ketika seseorang mulai kalah berdebat, mereka cenderung mencoba untuk mengalihkan topik pembicaraan yang sedang didiskusikan ke subjek yang lain dan berharap agar kamu tidak menyadarinya. Di saat ini terjadi, janganlah tertipu dan segeralah kembali membicarakan topik awal yang diperdebatkan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jangan pernah memberikan waktu kepada lawanmu untuk membahas subjek lain sampai kamu berhasil menyelesaikan topik pembicaraan yang menyebabkan kalian berargumen pada awalnya.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;7. Ajukan pertanyaan&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ketika lawanmu menyatakan sesuatu yang mereka yakini sebagai sebuah fakta, selidiki lebih dalam tentang fakta tersebut dengan mengajukan pertanyaan yang dirancang untuk mengekspos titik lemahnya. Tanyakan pertanyaan-pertanyaan seperti &quot;apakah kamu bisa menjelaskannya lebih dalam lagi?&quot; atau &quot;bisakah kamu berikan contoh?&quot;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Nah, pertanyaan-pertanyaan seperti itu hampir selalu berhasil dalam mengungkapkan kejujuran lawanmu, dan jika mereka benar-benar jujur maka mereka akan menyerah.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;8. Diam&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Taktik hebat lainnya untuk memenangkan argumen apapun adalah dengan tidak berdebat sama sekali. Setelah kamu menyatakan argumen yang kuat, diamlah dan biarkan lawanmu yang berbicara. Terutama ketika mereka kekurangan fakta untuk menentang opinimu, mereka kemungkinan besar akan menjadi gelisah dan memberikanmu berbagai cara baru untuk melawan mereka.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Memang mereka mungkin tidak mau mengakui kekalahan mereka, tetapi mereka mungkin akan melarikan diri dari perdebatan yang berarti kamu telah menang.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;9. Berpikiran terbuka&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Menjadi defensif adalah salah satu cara terburuk untuk memenangkan perdebatan. Kamu tidak boleh membiarkan lawanmu merasa bahwa kamu merupakan pribadi yang keras kepala yang hanya mau mempertahankan satu sudut pandang atau opini tanpa bersedia untuk mempertimbangkan alternatif lain.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kalau kamu mampu memberikan tinjauan yang logis pada argumen lawanmu, maka solusi yang kamu usulkan akan tampak jauh lebih masuk akal. Selain itu, lawanmu mungkin akan berpihak kepadamu. Hanya dengan kamu mendengarkan mereka dengan membiarkan lawanmu berbicara lebih banyak, situasinya dapat diselesaikan dengan sendirinya secara alami.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;10. Tahu kapan kamu harus mengaku kalah&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jika kamu selalu menyatakan setiap pendapatmu dengan fakta yang mutlak kebenarannya, maka seharusnya kamu dapat memenangkan perdebatan apapun. Tetapi akan ada saat dimana lawanmu menyudutkanmu dan pada akhirnya mengalahkanmu.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ketika ini terjadi, akuilah kemenangan mereka dan terimalah kekalahanmu dengan lapang dada. Tidak ada yang lebih buruk daripada seseorang yang menolak untuk menyerah bahkan ketika mereka benar-benar keliru.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pada hakekatnya, berdebat adalah bagian dari menjalani hidup. Dimulai dari membuat kesepakatan di tempat kerja hingga menangani konflik yang memanas di rumah. Nah, sekarang kamu telah mempelajari beberapa taktik yang akan membuatmu unggul dan membantumu untuk memenangkan argumen apapun. Ingatlah untuk selalu berdebat dengan elegan dan menjaga hubunganmu agar tetap baik dengan lawanmu.&lt;/p&gt;</description><link>https://www.psigoblog.com/2023/06/10-cara-agar-kamu-selalu-menang-debat.html</link><author>noreply@blogger.com (Psigoblog)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhkvYbkJBxvoX0rLk5qqqZRCk_X3eULj1tbG83GQltokskVz6Rv9Urp84aJNmE5KmjKYDS6uxPXxZyZgZirLXwJkpRcOqjpUl9d7LI4MvngBwrKIKgbTGkmEjCo2c2karOgVjkfp86XmmSTOlJ9cOj9pKuyN-d5nd1Mhd6OXSCsN_0YvZmOmNPQ-9EJKR4/s72-w400-h261-c/debat.jpg" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3896863319992967035.post-6723227700002284178</guid><pubDate>Tue, 13 Jun 2023 04:50:00 +0000</pubDate><atom:updated>2023-06-13T11:50:04.312+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Umum</category><title>Hati-Hati, 10 Pertanda Ini Menandakan Jika Kamu Sedang Dimanipulasi</title><description>&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Hati-Hati, 10 Pertanda Ini Menandakan Jika Kamu Sedang Dimanipulasi&lt;/h2&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjecXl1Y3Q1K0E3aBoh_IxPq6USXVY45OjjtliOVavZ--Dy7uHG5vLL4_z9H_obEwCQEebvJ_IjaTE7hRxrRVk9ydwbI6XRbEvNxhZyBH99s4flj9es1Y0a8_rwQr5EOxKqgwnbNzE5810Q623UV-SAifLOx1LFjNgtDPv5DVnTJSM6rdnzouX0kG8c/s559/manipulatif.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Hati-Hati, 10 Pertanda Ini Menandakan Jika Kamu Sedang Dimanipulasi&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;375&quot; data-original-width=&quot;559&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjecXl1Y3Q1K0E3aBoh_IxPq6USXVY45OjjtliOVavZ--Dy7uHG5vLL4_z9H_obEwCQEebvJ_IjaTE7hRxrRVk9ydwbI6XRbEvNxhZyBH99s4flj9es1Y0a8_rwQr5EOxKqgwnbNzE5810Q623UV-SAifLOx1LFjNgtDPv5DVnTJSM6rdnzouX0kG8c/s16000/manipulatif.jpg&quot; title=&quot;Hati-Hati, 10 Pertanda Ini Menandakan Jika Kamu Sedang Dimanipulasi&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pada umumnya orang-orang menggunakan kekuasaan media dan hubungan interpersonal untuk memanipulasi sesamanya. Tanpa kita sadari, kita cukup sering bertemu dengan individu-individu yang manipulatif di kehidupan kita.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Manipulasi adalah suatu bentuk pemerasan emosional. Ada trik-trik tertentu yang digunakan oleh manipulator untuk mempengaruhi pikiran dan tindakan orang lain. Akibatnya, mereka yang dipengaruhi akan melakukan hal-hal yang diinginkan manipulator tanpa menyadari jika mereka sedang dikendalikan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pada dasarnya, kebanyakan taktik manipulasi yang ada di luar sana selalu berhasil. Tetapi itu hanya akan mampu mempengaruhimu jika kamu tidak mengetahui bagaimana trik-trik tersebut digunakan padamu. Berikut ini adalah taktik-taktik manipulasi yang sering digunakan oleh orang-orang yang manipulatif yang harus kamu ketahui.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;1. Mereka memikat hatimu dengan pesona mereka&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Manipulator biasanya memulai langkahnya dengan bersikap ramah dan bersahabat. Mereka selalu mencari topik pembicaraan yang menarik, akan sangat antusias ketika mereka bercakap-cakap denganmu, dan menunjukkan kalau mereka memiliki selera yang bagus terhadap hal-hal seperti musik atau gaya berpakaian. Begitu mereka selesai meyakinkanmu tentang betapa hebatnya diri mereka, mereka akan mulai memanipulasimu dengan daya tarik mereka menggunakan rasa kagummu terhadap mereka.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mereka akan memanipulasimu dengan cara yang sangat halus sampai di titik di mana kamu akan kesulitan untuk menyadari kalau kamu sedang dikendalikan. Lalu jika kamu pernah merasa ragu, mereka akan selalu menemukan cara untuk mengingatkanmu tentang betapa luar biasanya diri mereka.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;2. Mereka memujimu secara berlebihan&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Beberapa individu sangat pandai dalam melontarkan kata-kata manis dan mereka akan mencoba untuk membujuk, mempengaruhi dan memanipulasimu dengan terus-menerus memberikanmu pujian untuk memenangkan hatimu. Semua yang mereka katakan terdengar bagaikan musik yang indah di telingamu, dan daripada mengatakan yang sebenarnya mereka hanya mengatakan apa yang ingin kamu dengar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Trick yang satu ini seringkali berhasil digunakan pada orang-orang, karena kita semua pasti suka dipuji dan diberitahu tentang hal-hal baik yang berkaitan dengan diri kita sendiri. Pujian adalah salah satu cara tercepat untuk membangun hubungan yang dekat, mencari teman baru dan mendapatkan kepercayaan seseorang.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mereka yang bermulut manis tahu bahwa ketika mereka membuatmu merasa baik tentang dirimu sendiri, kamu cenderung ingin membalas budi dengan melakukan sesuatu yang juga dapat membuat mereka merasa baik. Ingatlah bahwa semakin kamu menyukai seseorang, maka semakin mudah bagi mereka untuk memanipulasi mu.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;3. Mereka tidak memberikanmu banyak waktu untuk mengambil keputusan&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Terkecuali ketika kamu sedang dirampok oleh penjahat atau berada di dalam situasi darurat lainnya, Pada umumnya, ada waktu yang cukup untuk memikirkan hal-hal secara mendalam sebelum kamu membuat keputusan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Perlu diingat jika kamu harus selalu berhati-hati apabila ada orang yang mendesakmu untuk memberikan jawaban kepada mereka dengan cepat, terutama jika itu melibatkan uang. Trik yang satu ini sangat sering digunakan dalam sosmed untuk bernegosiasi dan menutup penjualan. Dengan membuatmu merasa tertekan, manipulator berharap agar pertahananmu menjadi retak dan pada akhirnya kamu mau menuruti keinginan mereka.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;4. Mereka membuat lelucon tentang dirimu&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Taktik menyebalkan lainnya yang sering digunakan oleh para manipulator untuk mengendalikanmu adalah dengan membuat lelucon tentang dirimu terutama di depan banyak orang. Mereka mungkin berusaha untuk mempermalukanmu di depan umum dengan cara menghina fisik, gaya berpakaian atau gaya berbicaramu. Lalu ketika kamu marah dan bertanya kepada manipulator tentang apa masalah mereka, mereka akan mencoba membela perilaku mereka dengan mengatakan kalau mereka hanya bercanda saja. Bahkan yang lebih buruk lagi, mereka bisa saja mengatakan kalau kamu terlalu baperan atau kelewat sensitif.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;5. Mereka membuatmu merasa bersalah&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Individu-individu yang manipulatif akan melakukan apapun untuk membuatmu merasa bingung dan lemah. Mereka sering mengucapkan kata-kata maaf yang tidak perlu dan mengakui kesalahan yang palsu untuk mengacaukan pikiran serta emosimu. Manipulator mengalami kesulitan dalam bertanggung jawab atas perbuatan mereka, dan ketika kamu menegur kesalahan mereka, mereka akan mencari cara untuk memutarbalikannya dan membuatmu merasa bersalah.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;6. Mereka berteriak&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Berteriak adalah taktik agresif lainnya yang digunakan manipulator untuk mengintimidasi dan memanipulasimu. Daripada meningkatkan kualitas argumen mereka, individu-individu yang manipulatif akan meninggikan suara mereka dan mulai membentak serta meneriakimu untuk mendominasi percakapan dan membuatmu terintimidasi.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Perlu diingat bahwa jika seseorang mulai berbicara dengan suara yang keras atau berteriak kepadamu, maka yang harus kamu lakukan adalah tetap tenang dan menegur kesalahan mereka dengan pendekatan yang tidak agresif. Cara ini sangat efektif dalam mempermalukan manipulator dan membuat mereka menjadi sadar diri.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;7. Mereka bermain-main dengan perasaanmu&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Beberapa orang sangat ahli dalam memanipulasi emosi dan mereka tidak akan ragu-ragu untuk bermain-main dengan perasaanmu demi mendapatkan apa yang mereka inginkan. Tidak peduli apakah mereka memberitahumu bahwa mereka mencintaimu, mengatakan kepadamu kalau mereka membencimu, atau mencoba membuatmu marah atau cemburu, tujuan utama mereka adalah mendapatkan apa yang mereka inginkan dari dirimu.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pesan iklan dan media-media sangat pandai dalam melakukan manipulasi emosi. Mereka tahu bahwa jika mereka dapat membuatmu merasakan sesuatu, maka mereka bisa membuatmu melakukan sesuatu. Mereka menciptakan narasi seputar produk mereka yang dapat kamu pahami dengan cepat dan mudah pada tingkat emosi yang sederhana. Beberapa dari mereka bahkan membuat cerita palsu tentang manfaat produk mereka untuk menyesatkan dan memanipulasi orang-orang yang melihatnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Memang hal itu mungkin tidak etis dan tidak bermoral, tetapi trik tersebut bekerja dengan sangat efektif. Perlu diingat bahwa kamu tidak boleh membiarkan siapapun mempermainkan perasaanmu dan mengendalikanmu untuk melakukan sesuatu yang seharusnya tidak kamu lakukan. Keputusan yang kamu ambil harus selalu didasarkan pada intuisi dan logikamu, bukan dari tipu daya orang lain.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;8. Mereka menggunakan sarkasme untuk merendahkanmu&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Berbicara terus terang adalah salah satu hal yang paling dibenci oleh manipulator. Mereka selalu menggunakan sarkasme untuk menghina atau meremehkanmu. Individu-individu yang manipulatif ingin agar orang lain merasa&lt;i&gt; insecure&lt;/i&gt; dan rendah diri. Mereka dengan sengaja membuatmu merasa kalau selalu ada yang salah dengan dirimu dan mengatakan kalau tidak peduli seberapa keras kamu berusaha, kamu tidak akan pernah mampu untuk mencapai sesuatu.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mereka hanya berfokus pada hal-hal negatif di setiap situasi dan tidak pernah membantu mencari solusi dari sebuah masalah. Ketika seseorang benar-benar tulus ingin membantu sesamanya, maka mereka akan jujur berterus terang dan tidak merendahkan orang lain.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;9. Mereka mengabaikanmu atau bersikap jual mahal&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sama halnya seperti ketika seseorang memberikanmu perlakuan diam atau &lt;i&gt;silent treatment&lt;/i&gt;&amp;nbsp;dimana mereka dengan sengaja mengabaikanmu, berhati-hatilah dengan siapapun yang melakukan hal-hal berikut ini kepadamu.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Yang pertama, mereka yang berbicara dengan semua orang yang ada di ruangan tetapi mengabaikanmu seorang diri. Yang kedua, mereka yang berpura-pura bosan tidak tertarik dan tidak nyaman ketika kamu berbicara dengan mereka. Yang ketiga, mereka yang tidak merespon komentar pertanyaan panggilan telepon atau pesan teks dari dirimu dan selalu mengatakan kalau mereka sedang sibuk di saat kamu memerlukan mereka.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Yang terakhir, mereka yang beranjak pergi di saat kamu datang dan dengan sengaja menghindari kontak mata denganmu setiap kali kamu berbicara dengan mereka. Pada dasarnya orang-orang seperti itu menolak untuk mengakui keberadaanmu. Ingatlah bahwa jika ada orang yang mengabaikanmu, maka abaikanlah mereka juga.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;10. Mereka selalu menyalahkanmu&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ketika seorang manipulator ulung melakukan sebuah kesalahan, mereka akan memberdayamu dan membuatmu percaya kalau kamulah yang bersalah. Pokoknya tidak peduli apapun yang mereka perbuat, orang lain lah yang selalu bersalah. Misalnya jika kamu memarahi mereka karena mereka telah mengatakan sesuatu yang membuatmu malu, mereka akan menyalahkanmu karena kamu terlalu baperan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tetapi ketika kamu melakukan hal yang sama kepada mereka, mereka akan marah kepadamu karena kamu tidak memikirkan perasaan mereka. Bagaimanapun juga mereka akan membuatmu merasa kalau kamu lah yang salah dan hal ini menyebabkanmu untuk terus meminta maaf kepada mereka, bahkan untuk kesalahan-kesalahan yang tidak kamu perbuat sekalipun.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Manipulator selalu ada di sekitar kita dan mereka bisa menjadi siapa saja. Mereka bisa saja merupakan anggota keluarga, teman, pasangan, atasan, rekan kerja, atau orang asing. Satu-satunya hal yang membedakan mereka adalah pilihan taktik yang mereka gunakan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sekarang kamu sudah mengetahui trik-trik apa saja yang biasanya digunakan oleh orang-orang yang manipulatif, dan lain kali ketika mereka mencoba untuk memanipulasimu, kamu pasti bisa mengenalinya. Kamu juga bisa memilih untuk mengabaikan mereka atau menegur perbuatan mereka.&lt;/p&gt;</description><link>https://www.psigoblog.com/2023/06/10-tanda-kamu-dimanupulasi.html</link><author>noreply@blogger.com (Psigoblog)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjecXl1Y3Q1K0E3aBoh_IxPq6USXVY45OjjtliOVavZ--Dy7uHG5vLL4_z9H_obEwCQEebvJ_IjaTE7hRxrRVk9ydwbI6XRbEvNxhZyBH99s4flj9es1Y0a8_rwQr5EOxKqgwnbNzE5810Q623UV-SAifLOx1LFjNgtDPv5DVnTJSM6rdnzouX0kG8c/s72-c/manipulatif.jpg" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3896863319992967035.post-3124786320817572089</guid><pubDate>Tue, 06 Jun 2023 07:46:00 +0000</pubDate><atom:updated>2023-06-06T14:46:32.352+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Umum</category><title>10 Cara Bersikap Bodo Amat Terhadap Pemikiran Orang Lain</title><description>&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;10 Cara Bersikap Bodo Amat Terhadap Pemikiran Orang Lain&lt;/h2&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhM4rlvfFhFXNjV8KSbH6U5UjJ9ptGEY4_cHl8QVMRH66kIXdywLsJRvY0gv-MajAhILX05Nzb-KviwNkILnnLRLtAYtbZQgaMqjhx85VdXlTUg_oa0EB6nv380h0H3knHlr2qBu02hglsYgUp0QV_POZnu3QaYOuGY5fl-DmLpPksunDuFPrvL5YZ5/s1009/bodo-amat.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;10 Cara Bersikap Bodo Amat Terhadap Pemikiran Orang Lain&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;670&quot; data-original-width=&quot;1009&quot; height=&quot;424&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhM4rlvfFhFXNjV8KSbH6U5UjJ9ptGEY4_cHl8QVMRH66kIXdywLsJRvY0gv-MajAhILX05Nzb-KviwNkILnnLRLtAYtbZQgaMqjhx85VdXlTUg_oa0EB6nv380h0H3knHlr2qBu02hglsYgUp0QV_POZnu3QaYOuGY5fl-DmLpPksunDuFPrvL5YZ5/w640-h424/bodo-amat.jpg&quot; title=&quot;10 Cara Bersikap Bodo Amat Terhadap Pemikiran Orang Lain&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kebanyakan individu sangat peduli dengan apa yang orang lain pikirkan tentang mereka, dan itu adalah suatu hal yang normal. Sebagai manusia kita memiliki keinginan yang mendalam untuk dihargai atas kecerdasan, bakat, sifat dan kepribadian kita. Tetapi disaat kita mulai bergantung pada pendapat orang lain, kita menggunakan kritik mereka untuk membentuk hidup kita sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Perlu diketahui bahwa menjalani hidup yang sesuai dengan keinginan orang lain tidaklah sehat. melakukan itu akan mengubahmu menjadi seseorang yang bukan merupakan dirimu sendiri. Ketika kamu memberikan kendali penuh atas dirimu kepada orang lain, kamu akan menjalani kehidupan dalam realitas yang terpisah, di mana satu-satunya hal yang penting hanyalah bagaimana sesamamu memandang dirimu.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Untuk mencegah hal itu terjadi, berikut adalah beberapa cara untuk berhenti peduli atau bersikap bodo amat dengan apa yang dipikirkan orang lain tentang dirimu, sehingga kamu selalu bisa menjadi dirimu sendiri yang seutuhnya.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;1. Sadarilah bahwa orang-orang sebenarnya tidak terlalu memikirkan dirimu&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mayoritas orang yang ada di dunia ini menghabiskan sebagian besar waktu mereka untuk berfokus pada hidup dan masalah mereka sendiri. Harus kamu ingat kalau kebanyakan individu sebenarnya tidak terlalu memikirkan dirimu, kecuali kamu sangat penting bagi mereka atau berdampak pada kehidupan sehari-hari mereka.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bahkan keluarga dan teman dekatmu sebetulnya tidak begitu sering memikirkanmu di saat kamu tidak sedang bersama mereka. Lalu jika kamu misalnya pernah merasa bahwa orang-orang entah mengapa tampaknya selalu memperhatikanmu dimanapun kamu berada, maka ketahuilah bahwa itu tidaklah benar. Sebagian besar individu yang berpapasan denganmu di tepi jalan atau di supermarket sebenarnya tidak memikirkan apapun tentang dirimu ketika mereka berjalan melewatimu.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;2. Berhentilah meminta maaf&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jika kamu adalah tipe orang yang selalu meminta maaf hanya karena kamu menjadi dirimu sendiri, maka kemungkinan besar kamu menghabiskan terlalu banyak waktu untuk mengkhawatirkan opini orang lain tentang dirimu.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Memiliki pendapatmu sendiri, menjadi pribadi yang unik dan memedulikan apa yang benar-benar penting bagi dirimu bukanlah alasan untuk meminta maaf. Kamu benar-benar tidak boleh merasa sedih dan bersalah hanya karena kamu menjadi dirimu sendiri yang seutuhnya, tetapi ini bukan berarti bahwa kamu tidak boleh meminta maaf kepada orang lain. Jika kamu telah melakukan kesalahan, kamu tetap harus mengucapkan kata-kata maaf.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;3. Ingat apa yang penting bagi dirimu&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Banyak individu yang mengubah arah hidup mereka kehaluan yang berbeda hanya karena mereka ingin memenuhi ekspektasi orang lain terhadap mereka. Seringkali ketika kita mendengarkan nasihat orang lain daripada mengikuti kata hati kita sendiri. Itu tidak akan berakhir dengan baik, tidak peduli apakah itu mendapatkan pekerjaan yang dapat membuat orang tuamu bangga atau menolak kesempatan besar hanya karena kamu berpikir kalau pasanganmu tidak akan menyetujuinya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kamu tidak akan bisa meraih kebahagiaan jika kamu tidak menjadi dirimu yang seutuhnya. Ingatlah kalau prioritas utamamu di dalam hidup adalah kamu, tidak boleh mengesankan orang lain. Hidupmu berada di tanganmu sendiri dan kamu harus mengambil tindakan yang mengarah ke pencapaian tujuanmu. Fokuslah pada hal-hal yang penting bagi dirimu dan bekerja keraslah untuk mendapatkan apa yang kamu inginkan.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;4. Berhentilah menganalisis segala sesuatu secara berlebihan&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kecenderunganmu untuk menganalisis segala sesuatu secara berlebihan seringkali merupakan penyebab utama mengapa kamu sangat peduli dengan apa yang orang lain pikirkan tentang dirimu. Jika kamu terbiasa melakukan itu, maka kamu pasti akan mengalami kesulitan dalam bertindak dan berbicara, yang mana pada akhirnya akan membuatmu stress.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Perlu diingat bahwa ada beberapa hal di dunia ini yang tidak dapat dikendalikan dan membuang-buang waktu serta energimu, berurusan dengan hal-hal tersebut hanya akan membuatmu lelah. Kamu harus bisa menerima fakta bahwa orang-orang pasti akan menghakimimu, tetapi kamu juga harus menyadari kalau mereka sebenarnya tidak menghakimimu sebanyak yang kamu pikirkan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kamu adalah penguasa takdirmu sendiri, dan apa yang kamu lakukan serta pilihan apa yang kamu ambil merupakan hal yang terpenting. Hilangkanlah ketegangan mental, dan berkonsentrasilah pada apa yang membuatmu bahagia.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;5. Sadarilah dengan siapa kamu mengelilingi dirimu&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Meskipun ini mungkin tampaknya bukan masalah yang besar, mereka yang ada di sekitarmu sebenarnya memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hidupmu. Menjalin ikatan pertemanan dengan individu-individu yang negatif dapat menghancurkan mimpimu dan merusak kesehatan mentalmu, sedangkan berteman dengan mereka yang positif dapat menginspirasi serta membantumu untuk menjadi versi terbaik dari dirimu sendiri.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tentu saja kamu tidak akan selalu sependapat dengan semua orang yang kamu temui, karena pada dasarnya setiap individu memiliki pola pikir dan sudut pandang yang berbeda-beda. Namun memiliki sekelompok kecil teman yang dapat menerima dirimu apa adanya bisa sangat bermanfaat. Semakin banyak waktu yang kamu habiskan bersama mereka, maka kamu akan menjadi semakin bahagia.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;6. &lt;i&gt;Exposure&lt;/i&gt; terapi atau terapi paparan&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Exposure&amp;nbsp;&lt;/i&gt;terapi atau terapi paparan adalah sebuah teknik dalam terapi perilaku yang digunakan untuk membantu seseorang dalam mengatasi ketakutan mereka. Seseorang akan dipaparkan pada hal-hal yang paling mereka takuti agar mereka bisa menemukan cara untuk menghadapi ketakutan tersebut secara langsung, atau merasionalisasi reaksi mereka terhadapnya.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Untuk menerapkan teknik ini, kamu dapat mencoba menempatkan dirimu dalam situasi di mana menurutmu orang-orang akan menghakimimu berdasarkan penampilan atau kepribadianmu. Kamu bisa mencoba memotong rambut dengan model yang aneh, bepergian tanpa &lt;i&gt;make up&lt;/i&gt; atau menyuarakan pendapat ketika kamu sedang berdiskusi di depan banyak orang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Memang mungkin pada awalnya itu tampak menakutkan, tetapi kamu akan menyadari kalau dunia tidak akan kiamat hanya karena kamu menjadi dirimu sendiri.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ketika kamu memutuskan untuk menjadi dirimu yang seutuhnya, kamu akan merasa bebas, lega dan tenang. Dengan demikian, pikiranmu juga akan rileks dengan sendirinya dan akan mulai menghilangkan kegelisahan-kegelisahan yang kamu miliki.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;7. Ubahlah &lt;i&gt;self talk&lt;/i&gt; atau dialog internal dengan dirimu sendiri&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Hal-hal yang kita katakan pada diri kita sendiri sangatlah penting, karena pada dasarnya kita percaya pada pikiran kita sendiri. Misalnya kalau kamu mengatakan pada dirimu bahwa mencuri itu adalah hal yang benar untuk dilakukan, maka kamu akan percaya bahwa perbuatan tersebut tidaklah salah meskipun sebenarnya itu salah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kebanyakan orang seringkali tidak menyaring kata-kata yang mereka ucapkan pada diri mereka sendiri. Untuk mengatasi hal ini, kamu harus melihat pikiranmu dengan lebih mendalam dan mencari tahu apa yang sebenarnya membuatmu memiliki pikiran negatif.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jika kamu dapat mengenali dan menghilangkan pikiran yang tidak berguna dan tidak rasional, maka kamu akan menyisakan lebih banyak ruang untuk pikiran yang positif dan bermanfaat. Misalnya kalau kamu yakin bahwa semua orang menghakimimu berdasarkan penampilanmu atau apa yang kamu kenakan. maka kamu hanya perlu mengingatkan dirimu kalau itu hanyalah kebalikannya, mereka sebenarnya tidak begitu kritis terhadap dirimu dan mereka hanya sibuk memikirkan diri mereka sendiri.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;8. Jadilah teman terbaik untuk dirimu sendiri&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mungkin ini bukanlah sesuatu yang suka dipercaya oleh kebanyakan orang, tetapi tidak semua individu dimaksudkan untuk menjadi temanmu atau selamanya akan tetap menjadi temanmu. Fakta itu adalah mutlak dan tidak ada yang bisa kamu ataupun orang lain lakukan untuk mengubahnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Menerima dirimu apa adanya sangatlah penting dan kamu juga harus menyadari kalau tidak setiap orang akan merasa nyaman dengan dirimu. Berbanggalah dengan seluruh pencapaianmu, dan belajarlah untuk mencintai dirimu sendiri, baik setiap kelebihan maupun kekurangannya.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;9. Jadilah seperti yang kamu inginkan&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ketika kamu membiarkan pendapat orang lain tentang dirimu memengaruhi perasaanmu kamu, menyerahkan kendali penuh atas hidupmu ke tangan mereka, kamu mungkin pada akhirnya mengubah setiap aspek kehidupanmu hanya untuk menyesuaikan diri dengan kepribadian yang kamu yakini akan membuat mereka yang ada di sekitarmu mau menerimamu, dan menganggap kalau dengan melakukan itu kekhawatiranmu akan semakin berkurang. Tetapi ketahuilah kalau itu tidaklah benar, karena kamu tidak akan pernah tahu apa yang benar-benar diharapkan orang lain pada dirimu.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ingatlah bahwa menjalani hidup yang sesuai dengan ekspektasi orang lain akan mencegah dirimu untuk menjalani hidupmu sendiri, dan hal ini mungkin akan membuatmu menyesal seiring berjalannya waktu. Lihatlah jauh ke dalam dirimu dan tanyakan pada dirimu tentang tipe orang seperti apa yang kamu inginkan dari dirimu, lalu kemudian jadilah orang itu. Melakukan itu akan membantumu untuk berhenti peduli dengan apa yang dipikirkan orang lain dan pada akhirnya kamu akan memegang kontrol penuh atas hidupmu sendiri.&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;10. Belajarlah untuk menghargai individualitas orang lain&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Setelah kamu menguasai seni untuk menjalani hidupmu sendiri tanpa memedudukan opini orang lain, ingatlah untuk juga melakukan hal yang sama kepada sesamamu. Meskipun ada orang di luar sana yang tidak kamu sukai, biarkanlah mereka mengekspresikan kepribadian unik mereka dan dukunglah mereka untuk menjadi diri mereka sendiri, janganlah bergosip, berpikiran negatif dan dengan cepat menghakimi mereka yang tidak saya frekuensi denganmu.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Memang sangat mudah bagi kita untuk merasa khawatir dengan apa yang orang lain pikirkan tentang diri kita dan menghilangkan kebiasaan tersebut bisa sangat menyulitkan. Melakukan itu akan membutuhkan banyak waktu serta usaha. Tetapi ketika kamu berhasil, kamu akan merasa kalau hidupmu menjadi jauh lebih positif dan bermakna.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ketahuilah jika beberapa individu akan menerimamu apa adanya, sedangkan yang lain tidak bersedia untuk melakukannya. Ambillah pilihan yang ingin kamu ambil, dan lakukanlah hal-hal yang ingin kamu lakukan. Ingatlah untuk selalu bertanggung jawab atas dirimu sendiri dan juga hidupmu.&lt;/p&gt;</description><link>https://www.psigoblog.com/2023/06/cara-bersikap-bodo-amat.html</link><author>noreply@blogger.com (Psigoblog)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhM4rlvfFhFXNjV8KSbH6U5UjJ9ptGEY4_cHl8QVMRH66kIXdywLsJRvY0gv-MajAhILX05Nzb-KviwNkILnnLRLtAYtbZQgaMqjhx85VdXlTUg_oa0EB6nv380h0H3knHlr2qBu02hglsYgUp0QV_POZnu3QaYOuGY5fl-DmLpPksunDuFPrvL5YZ5/s72-w640-h424-c/bodo-amat.jpg" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3896863319992967035.post-4687215796385722434</guid><pubDate>Wed, 31 May 2023 05:21:00 +0000</pubDate><atom:updated>2023-07-03T11:16:26.263+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Umum</category><title>Nggak Capek Nyari Kambing Hitam Buat Kurban?</title><description>&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Nggak Capek Nyari &#39;Kambing Hitam&#39; Buat Kurban?&lt;/h2&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEje_PSU8SsAvKcl8NkvES9Oxza9HEX2NeeBd72UHRWM8n_fKSAujhKtc2ti32IN_37xIK5-15ZA_fmowDZjFfLNHtuALlBYdrgzT9t-InCPGph0YaYt3hLa3Uq_A-1MQS9kt8Be4UKprjcDKOJOHQfUC9dQ98M_rNWTckW6D12COLU_ReAoez9X2Bc3/s912/kambing-hitam.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Nggak Capek Nyari &#39;Kambing Hitam&#39; Buat Kurban?&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;530&quot; data-original-width=&quot;912&quot; height=&quot;233&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEje_PSU8SsAvKcl8NkvES9Oxza9HEX2NeeBd72UHRWM8n_fKSAujhKtc2ti32IN_37xIK5-15ZA_fmowDZjFfLNHtuALlBYdrgzT9t-InCPGph0YaYt3hLa3Uq_A-1MQS9kt8Be4UKprjcDKOJOHQfUC9dQ98M_rNWTckW6D12COLU_ReAoez9X2Bc3/w400-h233/kambing-hitam.jpg&quot; title=&quot;Nggak Capek Nyari &#39;Kambing Hitam&#39; Buat Kurban?&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Menyalahkan orang atau hal lain sudah seakan lumrah di kehidupan kita. Masyarakat kita memiliki kecendrungan untuk menyalahkan orang atau pihak lain atas apa yang terjadi atas diri mereka. Ketidakmampuan ekonomi yang mereka alami, adalah kesalahan pemerintah.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bahkan, dari kecil anak sudah diajari untuk menyalahkan sesuatu atas apa yang terjadi dengan mereka. &quot;Aduh, adek jatoh ya? Dasar ini batunya bikin adek jatoh, nanti mama pukul batunya&quot;.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Budaya ‘kambing hitam’ masih melekat erat pada masyarakat kita. Bukti keengganan untuk berkaca terhadap kesalahan diri.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tempat kerja juga tak luput dengan budaya ini. Pasti salah satu dari kita pernah mendengar pernyataan-pernyataan seperti: &quot;Ah, teman-teman Saya saja nih yang pada sirik dan suka ngadu ke bos, sehingga Saya masih sering dimarahin si bos&quot; atau &quot;Atasan Saya orangnya sulit, sukar diajak bicara, makanya prestasi kerja Saya ya begini-begini aja tidak bisa berkembang apalagi selama dia yang menjadi atasan Saya&quot; atau &quot;Perusahaan tempat Saya kerja pelit tidak bisa menghargai karyawannya, makanya gaji Saya ya segini-segini aja, nggak pernah cukup buat kebutuhan keluarga&quot;.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jika kata-kata seperti di atas masih atau sering terdengar di tempat kerja kita atau bahkan kita sendiri yang seperti itu maka waspadalah, artinya &#39;kambing hitam&#39; masih jadi piaraan favorit. Memang paling mudah menimpakan kesalahan pada orang lain dan bertindak seakan-akan kita tidak punya andil dalam kesalahan yang terjadi.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kenapa Orang Suka Mengkambinghitamkan Orang Lain?&lt;/h3&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Umumnya orang berbuat seperti ini untuk menghindari sanksi, cemooh atau vonis atas kesalahan yang telah diperbuat entah sengaja maupun tidak, atau bisa juga karena faktor gengsi, malu karena telah berbuat salah. Sikap seperti ini justru akan berdampak negatif terhadap diri kita sendiri, karena orang lain justru tidak akan respek, disamping itu sikap mencari kambing hitam ini akan menutup ruang bagi diri kita untuk melakukan introspeksi terhadap diri kita.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kenapa? Karena waktu kita akan habis untuk mencari &#39;kambing-kambing hitam&#39; mana yang bisa &#39;disembelih&#39; untuk dijadikan kurban. Akan lebih produktif jika waktunya kita gunakan untuk mencari cermin di mana kita bisa berkaca dan melihat di mana letak kesalahan maupun kekurangan yang kita miliki.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Faktor penyebab dari semua hal yang terjadi sebenarnya dapat kita golongkan menjadi dua yaitu faktor eksternal dan internal. Faktor ekternal tentunya adalah hal-hal diluar diri dan kendali kita, seperti kebijakan pemerintah, kebijakan perusahaan, instruksi atasan, kondisi mental lingkungan, dll. Faktor internal adalah semua hal yang bersumber dari diri kita sendiri dan ada dalam kendali kita.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Faktor eksternal ada di luar kendali kita sehingga sangat sulit kalau tidak mau dibilang tidak mungkin bagi kita untuk merubahnya menjadi selaras dengan keinginan kita. Sebaliknya faktor internal ada dalam kuasa kita untuk mengendalikan, merubah sesuai yang kita inginkan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Orang-orang yang cenderung melihat kesalahan orang/pihak lain tergolong orang yang hanya mau melihat faktor eksternal sebagai penyebab. Padahal kalau kita mau sedikit merenung, jika kita hanya berkonsentrasi terhadap faktor eksternal akan sangat minim hasil yang bisa kita dapatkan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Adalah hal yang sangat sulit untuk merubah hal-hal diluar kendali kita, contoh kasus apakah mudah merubah keputusan pemerintah untuk menaikkan harga BBM, walaupun banyak elemen masyarakat demo di sana-sini pemerintah tetap pada pendiriannya. Mungkin hanya stress atau rasa frustasi yang akan kita dapatkan jika kita selalu berharap atau menginginkan hal-hal eksternal ini berubah.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Lalu apa yang dapat kita lakukan? Sebaiknya konsentrasilah terhadap faktor-faktor internal dalam diri kita, karena kita punya kuasa untuk merubahnya menjadi selaras dengan kondisi dan alam sekitar kita. Jika kita tidak dapat membuat pemerintah merubah keputusannya menaikkan harga BBM, ya berarti kitalah yang harus fleksibel melakukan berbagai perubahan semisal memperketat dan mengefisiensikan pos-pos pengeluaran.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dalam konteks dunia kerja atau di kehidupan sehari-hari misalnya, kita harus berani berhenti menyalahkan atasan, perusahaan, pemerintah, atau lingkungan atas hal-hal yang terjadi terhadap diri kita. Pasti ada hal-hal dalam diri kita yang menjadi penyebab itu semua. Fokuslah pada hal-hal internal diri kita, bersikap fleksibel dan mau melakukan perubahan-perubahan yang memang diperlukan agar kembali selaras dengan lingkungan di mana kita berada.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Jangan pernah berharap orang lain berubah, tapi ubahlah diri kita menjadi selaras dengan orang lain&quot;.&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>https://www.psigoblog.com/2023/01/nggak-capek-nyari-kambing-hitam.html</link><author>noreply@blogger.com (Psigoblog)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEje_PSU8SsAvKcl8NkvES9Oxza9HEX2NeeBd72UHRWM8n_fKSAujhKtc2ti32IN_37xIK5-15ZA_fmowDZjFfLNHtuALlBYdrgzT9t-InCPGph0YaYt3hLa3Uq_A-1MQS9kt8Be4UKprjcDKOJOHQfUC9dQ98M_rNWTckW6D12COLU_ReAoez9X2Bc3/s72-w400-h233-c/kambing-hitam.jpg" height="72" width="72"/></item></channel></rss>