<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-717549166020080232</atom:id><lastBuildDate>Fri, 22 Apr 2011 04:45:44 +0000</lastBuildDate><category>hari pertama puasa</category><category>ramadhan</category><category>puasa</category><category>psikoplak</category><title>Psikoplak's</title><description>Because every person has their own story...</description><link>http://psikoplak.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (psikoplak)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>28</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/psikoplak" /><feedburner:info uri="psikoplak" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-717549166020080232.post-5843709990256797883</guid><pubDate>Sun, 15 Mar 2009 23:18:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-03-16T06:20:26.413+07:00</atom:updated><title>Hot...and Much Hotter...!</title><description>Woahhh….guys! long time no see!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fiuhh…bener-bener kebangetan aku ni! Untuk kesekian kalinya ajang narsis blog-ku ini kutinggalakan berminggu-minggu lamanya tanpa nafkah batin dan biologis (halah…emang istri!?). Sungguh naifnya diriku sekarang kalau nginget-nginget ikrar setia sehidup semati pada jaman dahulu kala untuk menghidupi blog ini dengan tawakal dan istiqomah. Yah… apa adaya memang, rutinitas yang menyita waktu dengan bejatnya (sampai-sampai menghilangkan jatah tidur siangku) tak bisa kutangkis semenjak mulai aktif menghidupi dua organisasi yang means a lot for me.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emang bener, semenjak aku hadir mengisi dinamika kehidupan Medical Record Family (it used to be Basecamp Rekmed) dan Dept. PSDM BEM FMIPA UGM, sepertinya ruang nafas having fun-ku dan segala bentuk males-malesan lainnya semakin dipersempit. Sekarang aku lebih banyak memikirkan agenda-agenda yang sudah dan akan dibuat di kedua organisasi itu. Nggak jarang aku sampai-sampai terbawa untuk merencanakan rutinitasku dalam satu hari demi bisa meluangkan waktu untuk meramaikan semacam kumpulan mahasiswa serius yang biasa mereka sebut rapat. Begitu juga dengan kuliah, niatku untuk memperbaiki segala bentuk kenistaan hidup mahasiswa berbentuk males kuliah, males nyatet, males garap tugas, dan males merhatiin dosen yang dari semester III sering kudengungkan dalem hati (dan ternyata gak ngefek sampai sekarang) ikut-ikutan juga memberatkan langkahku dalam menjalani rutinitas setiap hari yang biasa kulewati dengan perasaan bebas. Mulai sekarang kayaknya nggak bakalan ada lagi yang namanya tidur siang lama-lama di kos tercinta setelah pulang kuliah, atau nge-game lama-lama bareng Stefany, ataupun nonton film gak jelas bareng Stefany.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan, tulisan di atas bukanlah bentuk protesku pada rutinitasku yang semakin sesak dengan berbagai kegiatan. Bukan pula teriakkan suara hatiku karena terenggutnya segala candu kesenangan setelah kuliah. Juga bukan tulisan untuk menyombongkan diri karena aku jadi orang sok sibuk. Lebih dari itu, aku hanya ingin ini semua menjadi semacam flashback hati dan otakku, menjadi semacam muhasabah untuk kehidupan masa depanku nanti yang insyaAlloh lebih cerah, menjadi guru dari masa laluku dan cambuk buatku untuk menjadi semakin baik lagi setiap hari. Yah…semoga saja cita-citaku mencanangkan tahun 2009 ini sebagai tahun perubahan dapat tercapai. Senggaknya, aku bisa pulih dan bangkit dalam bidang kuliah dan organisasi. itu saja, biar yang lain mengikuti dengan sendirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Move on to other topics….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat semua orang yang saat ini tinggal di Djokja pasti sepakat denganku:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“EDAN, Dab! Sekarang Jogja puanas buanget…!!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat yang nggak ngerasa pastilah itu hanya segelintir orang yang benar-benar beruntung setiap harinya bisa bertemu dengan alat ajaib yang bernama AC, atau kalau nggak orang-orang yang doyan banget panas matahari kaya’ bule-bule di pantai. Aku sebagai seorang bocah yang alergi banget sama yang namanya sumuk, gerah, kepanasan, apapun itu namanya pastinya sangat merasakan perubahan drastis ini. Dari yang bulan Januari kemarin hujan deres-deresnya setiap sore, intensitasnya sedikit-sedikit mulai berkurang sampai akhirnya bener-bener habis tu air hujan, kering kerontang tu awan pada bulan Maret ini. Dan alat yang paling berjasa di kosan sekarang ini, yang selalu menyambutku setelah pulang kuliah, yang selalu menemaniku tidur bertelanjang dada, apalagi kalau bukan mini desk fan oleh-oleh Bapak dari Purwokerto. Huff…so lucky I owned that thing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang paling membuatku bahagia dari summer-like season ini adalah…BULAN. Simply, it just remind me to someone in somewhere. Kalau ngeliat benda langit yang satu ini pas langit cerah-cerahnya, ditemani jutaan bintang, jadi teringat cerita-cerita (nyaris) manis waktu dulu. Saat dia menjadi bulan dan aku menjadi bintang. Saat masih ada sinar asa seterang bintang di dalam hatiku. Bah…ngomongin apa lagi ni yak? Ngelantur nggak jelas. Tapi, walau bahagia banget bisa lihat bulan dan bintang main bareng lagi di langit, I still miss one thing that makes me peaceful, yaitu Hujan. Yah…aku masih belum rela hujan, biar cuma gerimis pergi begitu saja saat aku lagi ilfil dengan panas bumi yang sangat absurd sekarang ini. Aku masih belum rela kalau cuma dengerin lagu Hujannya Utopia dengan perasaan hampa, kosong tanpa ada aura kesejukan yang khas yang cuma bisa dibuat oleh hujan. Dan aku semakin nggak rela kalau panas ini berkepanjangan dan hujan tak kunjung datang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/717549166020080232-5843709990256797883?l=psikoplak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/psikoplak/~4/6zOv6B-8oC4" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/psikoplak/~3/6zOv6B-8oC4/hotand-much-hotter.html</link><author>noreply@blogger.com (psikoplak)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://psikoplak.blogspot.com/2009/03/hotand-much-hotter.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-717549166020080232.post-2878223868017113333</guid><pubDate>Sun, 08 Feb 2009 16:43:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-02-08T23:54:08.970+07:00</atom:updated><title>Fatwa Golput dan Hubungan Demokrasi dengan Kesejahteraan</title><description>Perdebatan di seputar fatwa haramnya golput oleh MUI beberapa waktu lalu tampaknya masih belum mereda. Pasalnya, MUI sendiri—juga mereka yang berkepentingan terhadap suksesnya Pemilu 2009—seperti melupakan alasan utama di balik kemungkinan maraknya golput pada Pemilu 2009 nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di luar alasan teknis Pemilu—seperti tidak terdatanya sejumlah calon pemilih—setidaknyaada dua alasan mengapa sebagian masyarakat memilih golput. Pertama: alasan ekonomi. Intinya, sebagian kalangan yang memilih golput sudah semakin sadar, bahwa Pemilu, termasuk Pilkada, tidak menjanjikan kesejahteraan apapun bagi rakyat. Bagi mereka, selama ini terpilihnya para wakil rakyat, kepala daerah, atau presiden dan wakil presiden yang serba baru tidak membawa perubahan apa-apa yang bisa sedikit saja meningkatkan kesejahteraan rakyat. Padahal sebagaimana dikatakan pengamat politik J. Kristiadi, “Harapan masyarakat sebenarnya sederhana. Begitu mereka nyoblos atau mencontreng, kesejahteraan mereka bisa menjadi lebih baik dengan pemerintahan terpilih. Kenyataannya, ada ruang yang sangat luas dan terkadang manipulatif (menipu, red.) antara Pemilu dan kesejahteraan itu.” (Kompas, 2/2/2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua: alasan ideologis. Bagi calon pemilih yang golput dengan alasan ini, Pemilu (baca:demokrasi) tidak akan pernah menjanjikan perubahan apapun. Pasalnya, demokrasi hanya semakin mengkokohkan sekularisme. Padahal sekularismelah yang selama ini menjadi biang dari segala krisis yang terjadi. Sekularisme sendiri adalah sebuah keyakinan dasar (akidah) yang menyingkirkan peran agama dari kehidupan. Dalam konteks Indonesia yang mayoritas Muslim, sekularisme telah nyata menjauhkan syariah Islam untuk mengatur segala aspek kehidupan masyarakt (ekonomi, politik, pendidikan, peradilan, sosial, dll).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal mayoritas rakyat Indonesia yang Muslim sesungguhnya menyetujui penerapan syariah Islam itu di negeri ini. Hal ini sudah dibuktikan oleh berbagai survey yang dilakukan oleh sejumlah lembaga survey, seperti PPIM UIN Syarif Hidayatullah (2001), Majalah Tempo (2002), Roy Morgan Research (2008), SEM Institute (2008), LSM Setara (2008), dll yang rata-rata menunjukkan bahwa 70-80% masyarakat Indonesia setuju dengan penerapan syariah Islam dalam negara. Dalam hal ini, pengamat politik Bima Arya mengatakan, adanya survey yang menyebutkan mayoritas masyarakat di Indonesia mendukung syariah memang cukup masuk akal. “Itu terjadi karena ada kejenuhan dari masyarakat terhadap sistem yang ada,” ujarnya (Eramuslim, 19/12/08).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya, jika mayoritas masyarakat saat ini pro-syariah, lalu mengapa partai-partai Islam tetap kalah dari partai-partai sekular pada Pemilu 2004 lalu dan kemungkinan juga pada Pemilu 2009 nanti? Jawabannya, karena boleh jadi mereka melihat tidak adanya satu partai Islam pun yang sungguh-sungguh memperjuangkan penerapan syariah Islam di Indonesia. Barangkali, karena itulah, di antara mereka yang pro-syariah ini lebih memilih golput. Walhasil, kenyataan inilah yang seharusnya dipahami oleh MUI terlebih dulu—juga oleh para tokoh, ulama, politikus, ormas, dan terutama parpol peserta pemilu—yang menolak golput.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari sekadar keinginan mayoritas umat Islam di atas, penegakkan syariah Islam secara kaffah dalam negara tentu merupakan kewajiban dari Allah SWT yang dibebankan kepada kaum Muslim. Kewajiban inilah yang sesungguhnya lebih layak difatwakan oleh MUI dan tentu selaras dengan fatwa MUI tahun 2005 yang telah memfatwakan haramnya sekularisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Demokrasi: Memiskinkan Rakyat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi masyarakat yang miskin alias tidak sejahtera jelas dialami oleh sebagian rakyat Indonesia saat ini. Padahal semua orang tahu, Indonesia adalah negeri yang kaya-raya. Seluruh jenis barang tambang nyaris ada di Indonesia. Minyak bumi, tembaga, gas, batu bara, emas, dan beberapa yang lain bahkan ada di negeri ini dengan kadar yang melimpah. Kekayaan laut Indonesia berupa ikan dan hasil-hasil laut lainnya juga luar biasa. Indonesia pun memiliki areal hutan tropis yang sangat luas. Dengan semua kekayaan alam yang melimpah-ruah itu, rakyat Indonesia seharusnya makmur dan sejahtera, dan tidak ada yang miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, akibat diterapkannya sistem ekonomi kapitalis sejak negara ini merdeka, sebagian besar kekayaan alam yang melimpah-ruah itu hanya dinikmati oleh segelintir orang, yang sebagian besarnya bahkan pihak asing. Contoh kecil: di Bumi Papua, kekayaan tambang emasnya setiap tahun menghasilkan uang sebesar Rp. 40 triliun. Sayangnya, kekayaan tersebut 90%-nya dinikmati perusahaan asing (PT Freeport) yang sudah lebih dari 40 tahun menguasai tambang ini. Wajarlah jika gaji seorang CEO PT Freeport Indonesia mencapai sekitar Rp. 432 miliar pertahun (atau sama dengan Rp. 36 miliar perbulan atau rata-rata Rp. 1,4 miliar perhari). Padahal, rakyat Papua sendiri hingga saat ini hanya berpenghasilan rata-rata Rp. 2 juta saja pertahun (sama dengan Rp. 167 ribu perbulan). Pemerintah Indonesia pun hanya mendapatkan royalti dan pajak yang tak seberapa dari penghasilan PT Freeport yang luar biasa itu (Jatam.org 30/3/07).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Kaltim, batubara diproduksi sebanyak 52 juta meter kubik pertahun; emas 16,8 ton pertahun; perak 14 ton pertahun; gas alam 1,650 miliar meter kubik pertahun (2005); minyak bumi 79,7 juta barel pertahun, dengan sisa cadangan masih sekitar 1,3 miliar barel. Namun, dari sekitar 2,5 juta penduduk Kaltim, sekitar 313.040 orang (12,4 persen) tergolong miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Aceh,cadanga gasnya mencapai 17,1 triliun kaki kubik. Hingga tahun 2002, sudah 70 persen cadangan gas di wilayah ini dikuras oleh PT Arun LNG dengan operator PT ExxonMobile Oil yang sudah berdiri sejak 1978. Namun, Aceh menempati urutan ke-4 sebagai daerah termiskin di Indonesia. Jumlah penduduk miskinnya sekitar 28,5 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulan secuil fakta ironis di negeri ini, yang puluhan tahun menerapkan demokrasi, bahkan terakhir disebut-sebut sebagai salah satu negara paling demokratis di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ironi ini sebetulnya mudah dipahami karena watak demokrasi di manapun, termasuk di negeri ini, secara faktual selalu berpihak kepada para kapitalis/ pemilik modal. Demokrasi di negeri ini, misalnya, telah melahirkan banyak UU dan peraturan yang lebih berpihak pada konglomerat, termasuk asing. Di antaranya adalah melalui kebijakan swastanisasi dan privatisasi. Kebijakan ini dilegalkan oleh UU yang notabene produk DPR atau oleh Peraturan Pemerintah yang dibuat oleh Presiden sebagai pemegang amanah rakyat. UU dan peraturan tersebut memungkinkan pihak swasta terlibat dalam pengelolaan (baca:penguasaan) kekayaan milik rakyat. Sejak tahun 60-an Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan UU Penanaman Modal Dalam Negeri (UU No. 6/1968). UU ini memberikan peluang kepada perusahaan swasta untuk menguasai 49 persen saham di sektor-sektor milik publik, termasuk BUMN. Tahun 90-an Pemerintah kemudian mengeluarkan PP No. 20/1994 yang isinya antara lain ketentuan bahwa investor asing boleh menguasai modal di sektor-sektor milik publik, termauk BUMN hingga 95 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara tidak langsung demokrasi juga sering menjadi pintu bagi masuknya intervensi para pemilik modal, bahkan para kapitalis asing. Lahirnya UUD amandemen 2002 adalah kran awal dari intervensi asing dalam perundang-undangan. Ditengarai ada dana asing USD 4,4 miliar dari AS untuk mendanai proyek di atas. Hasilnya, lahirlah UU Migas, UU Listrik, dan UU Sumber Daya Air (SDA) yang sarat dengan kepentingan asing. Dampaknya tentu saja adalah semakin leluasanya pihak asing untuk merampok sumber-sumber kekayaan alam negeri ini, yang notabene milik rakyat. Dampak lanjutannya, rakyat bakal semakin merana, karena hanya menjadi pihak yang selalu dikorbankan, hanya menjadi ‘tumbal’ demokrasi, yang ironisnya selalu mengatasnamakan rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kesejahteraan Rakyat Tercipta Hanya dengan Penerapan Syariah Islam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan sedikit paparan di atas, jelas bahwa jika memang semua kalangan menghendaki  terwujudnya kesejahteraan rakyat—sebagaimana yang juga sering dijanjikan oleh para caleg dan elit parpol setiap kali kampanye menjelang Pemilu—maka tidak ada cara lain kecuali seluruh komponen bangsa ini harus berani mencampakkan sekularisme, yang menjadi dasar dari sistem politik demokrasi dan sistem ekonomi kapitalis yang terbukti gagal menyejahterakan rakyat. Selanjutnya, seluruh komponen bangsa ini harus segera menerapkan syariah Islam secara kaffah dalam negara, baik dalam bidang politik, ekonomi, pendidikan, peradilan, sosial, keamanan dan pertahanan, dll. Yakinlah, hanya dalam negara yang menerapkan syariah Islam secara kaffah-lah—yang dalam sistem politik Islam disebut dengan sistem Khilafah—kesejahteraan rakyat akan benar-benar terwujud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukti historis menunjukkan, sistem syariah telah mampu menciptakan kesejahteraan bagi jutaan manusia pada setiap kurun kekhilafahan Islam pada masa lalu selama berabad-abad, tanpa pernah mengenal kata krisis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa kekhilafahan Umar bin al-Khaththab ra. (13-23 H/ 634-644 M), misalnya, hanya dalam waktu 10 tahun masa pemerintahannya, kesejahteraan rakyat merata ke segenap penjuru negeri. Pada masanya, di Yaman, misalnya Muadz bin Jabal sampai kesulitan menemukan seorang miskin pun yang layak diberi zakat (Al-Qaradhawi, 1995).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa Khalifah Umar bin Abdul Aziz (99-102 H/ 818-820 M), hanya dalam 3 tahun umat Islam terus mengenangnya sebagai khalifah yang berhasil menyejahterakan rakyat. Yahya bin Said, seorang petugas zakat masa itu, berkata, “Saya pernah diutus Umar bin Abdul Aziz untuk memungut zakat ke Afrika. Setelah memungutnya, saya bermaksud memberikannya kepada orang-orang miskin. Namun, saya tidak menjumpai seorang miskin pun. Umar bin Abdul Aziz telah menjadikan setiap individu rakyat pada waktu itu berkecukupan.” (Ibnu Abdil Hakam, Sirah ‘Umar bin Abdul ‘Aziz, hlm.59). Pada masanya pula, kemakmuran tidak hanya ada di Afrika, tetapi juga merata di seluru penjuru wilayah Khilafah Islam, seperti Irak dan Bashrah (Abu Ubaid, Al-amwal, hlm.256).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahabenar Allah yang berfirman, yang artinya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;"Seandainya penduduk negeri beriman dan bertakwa, Kami pasti akan membukakan pintu keberkahan bagi mereka dari langit dan bumi"&lt;/blockquote&gt; &lt;br /&gt;(QS. Al-A’raf [7]:96).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a’lam bi ash-shawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;Disadur dari Buletin Dakwah Al Islam edisi 441/XV&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/717549166020080232-2878223868017113333?l=psikoplak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/psikoplak/~4/gPOBrpknxHc" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/psikoplak/~3/gPOBrpknxHc/fatwa-golput-dan-hubungan-demokrasi.html</link><author>noreply@blogger.com (psikoplak)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://psikoplak.blogspot.com/2009/02/fatwa-golput-dan-hubungan-demokrasi.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-717549166020080232.post-6434778790890099452</guid><pubDate>Fri, 06 Feb 2009 15:48:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-02-09T00:13:25.197+07:00</atom:updated><title>Bersih2 Basecamp MRF Bareng-bareng!!!</title><description>Kemaren abiz bersih2 basecamp rame-rame. Ga rame-rame amat sih, sebab gada anak 2008 yang dateng selain Suriani! Aku, Prise, Edi, Arip, Titis, Nungky, dan kawan-kawan cape'-cape'an ria bergulat dengan debu dan kotoran. Ni photo-photo narsisnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_aU-TCajalhk/SYxeqxsePjI/AAAAAAAAABU/bHH8QKiqXeQ/s1600-h/pic+007+(WinCE).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_aU-TCajalhk/SYxeqxsePjI/AAAAAAAAABU/bHH8QKiqXeQ/s200/pic+007+(WinCE).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299714950495616562" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_aU-TCajalhk/SYxeqyi32PI/AAAAAAAAABM/_6UdhjUGIjc/s1600-h/pic+006+(WinCE).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_aU-TCajalhk/SYxeqyi32PI/AAAAAAAAABM/_6UdhjUGIjc/s200/pic+006+(WinCE).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299714950723786994" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_aU-TCajalhk/SYxeqvWOZmI/AAAAAAAAABE/ekaAkiZ2CaM/s1600-h/pic+003+(WinCE).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_aU-TCajalhk/SYxeqvWOZmI/AAAAAAAAABE/ekaAkiZ2CaM/s200/pic+003+(WinCE).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299714949865432674" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_aU-TCajalhk/SYxeqtI9eGI/AAAAAAAAAA8/7j5klXFPeu8/s1600-h/pic+002+(WinCE).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_aU-TCajalhk/SYxeqtI9eGI/AAAAAAAAAA8/7j5klXFPeu8/s200/pic+002+(WinCE).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299714949272926306" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_aU-TCajalhk/SYxeqPLT9-I/AAAAAAAAAA0/ItQdfV81jX0/s1600-h/pic+001+(WinCE).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_aU-TCajalhk/SYxeqPLT9-I/AAAAAAAAAA0/ItQdfV81jX0/s200/pic+001+(WinCE).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299714941229725666" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_aU-TCajalhk/SYxiCIQj2HI/AAAAAAAAAB8/UFkGah4D_ew/s1600-h/pic+017+(WinCE).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_aU-TCajalhk/SYxiCIQj2HI/AAAAAAAAAB8/UFkGah4D_ew/s200/pic+017+(WinCE).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299718650224433266" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_aU-TCajalhk/SYxiB5tE_qI/AAAAAAAAAB0/H4xwe7QnkmU/s1600-h/pic+015+(WinCE).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_aU-TCajalhk/SYxiB5tE_qI/AAAAAAAAAB0/H4xwe7QnkmU/s200/pic+015+(WinCE).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299718646317514402" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_aU-TCajalhk/SYxiBs_aUeI/AAAAAAAAABs/hTOMONNylJY/s1600-h/pic+012+(WinCE).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_aU-TCajalhk/SYxiBs_aUeI/AAAAAAAAABs/hTOMONNylJY/s200/pic+012+(WinCE).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299718642904748514" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_aU-TCajalhk/SYxiBmLOd3I/AAAAAAAAABk/_uEEp3h6wRA/s1600-h/pic+011+(WinCE).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_aU-TCajalhk/SYxiBmLOd3I/AAAAAAAAABk/_uEEp3h6wRA/s200/pic+011+(WinCE).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299718641075255154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_aU-TCajalhk/SYxiBY0ObLI/AAAAAAAAABc/_iFrt8fKiSo/s1600-h/pic+009+(WinCE).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_aU-TCajalhk/SYxiBY0ObLI/AAAAAAAAABc/_iFrt8fKiSo/s200/pic+009+(WinCE).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299718637489122482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_aU-TCajalhk/SYxjdCkgfiI/AAAAAAAAACU/x2t6-Y6AZWY/s1600-h/pic+022+(WinCE).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_aU-TCajalhk/SYxjdCkgfiI/AAAAAAAAACU/x2t6-Y6AZWY/s200/pic+022+(WinCE).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299720212065582626" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_aU-TCajalhk/SYxjdIH1wbI/AAAAAAAAACM/kfklmrsbfts/s1600-h/pic+020+(WinCE).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_aU-TCajalhk/SYxjdIH1wbI/AAAAAAAAACM/kfklmrsbfts/s200/pic+020+(WinCE).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299720213555954098" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_aU-TCajalhk/SYxjc8-qbHI/AAAAAAAAACE/TOIOiwTDhPU/s1600-h/pic+018+(WinCE).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_aU-TCajalhk/SYxjc8-qbHI/AAAAAAAAACE/TOIOiwTDhPU/s200/pic+018+(WinCE).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299720210564672626" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/717549166020080232-6434778790890099452?l=psikoplak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/psikoplak/~4/DHowwupHAuo" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/psikoplak/~3/DHowwupHAuo/bersih2-basecamp-mrf-bareng-bareng.html</link><author>noreply@blogger.com (psikoplak)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_aU-TCajalhk/SYxeqxsePjI/AAAAAAAAABU/bHH8QKiqXeQ/s72-c/pic+007+(WinCE).jpg" height="72" width="72" /><thr:total>2</thr:total><feedburner:origLink>http://psikoplak.blogspot.com/2009/02/bersih2-basecamp-mrf-bareng-bareng.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-717549166020080232.post-6868033573910484054</guid><pubDate>Wed, 21 Jan 2009 16:39:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-01-21T23:51:23.577+07:00</atom:updated><title>Iseng2 Blogwalking, eh...Dapet Gelar Genius!</title><description>Iseng-iseng blogwalking ne ke &lt;a href="http://kantinmilan.org"&gt;kantin milan&lt;/a&gt;, eh... nemu tulisan di tempat &lt;a href="http://diary.satchdesign.com/?p=8"&gt;mas joe&lt;/a&gt; tentang alat buat ngukur tingkat baca blog seseorang. Dan hasilnya adalah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jeng, jeng....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://www.criticsrant.com/bb/reading_level.aspx"&gt;&lt;img style="border: none;" src="http://www.criticsrant.com/bb/readinglevel/img/genius.jpg" alt="blog readability test" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;&lt;small&gt;&lt;a href="http://www.criticsrant.com"&gt;TV Reviews&lt;/a&gt;&lt;/small&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya mencengangkan bukan kawan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Jadi ragu, ni aku yang kepinteren nulis ato emang tulisanku susah dimengerti yak?*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dare to try?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/717549166020080232-6868033573910484054?l=psikoplak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/psikoplak/~4/2DHc6-XJNuY" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/psikoplak/~3/2DHc6-XJNuY/iseng2-blogwalking-ehdapet-gelar-genius.html</link><author>noreply@blogger.com (psikoplak)</author><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://psikoplak.blogspot.com/2009/01/iseng2-blogwalking-ehdapet-gelar-genius.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-717549166020080232.post-7469073105133847020</guid><pubDate>Sat, 10 Jan 2009 16:39:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-01-10T23:47:41.182+07:00</atom:updated><title>A ‘nice’ Weekend</title><description>Happy weekend to all the people in the world!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat malem mingguan buat semua orang di Indonesia, khususnya di Jogja. Hah…kalian semua pasti melewatkan malem minggu yang indah bersama orang-orang terdekat, baik itu sama ortu, adek-kakak, keluarga lainnya, pacar, sobat, atau malah yang emang lagi sendiri, setidaknya kalian juga punya teman untuk melewatkan malem minggu yang dingin ini, yaitu KESEPIAN! Haha…kasian lu semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pasang muka manyun dulu buat yang ditemenin sama sepi yang meyayat hati (ceile…novel banget ni bahasanya!), keadaanku pun sama juga dengan kalian-kalian para penyendiri (entah karena jomblo, hobi ngurung diri, asosial, atau emang…kalian kuncen kuburan yang lagi dapet shift jaga sendiri). Tapi setidaknya kesendirian malem minggu ini kulalui dengan kebahagiaan. Yah… walaupun kata kebahagiaan-nya harus diboncengi tanda “petik”. Gimana nggak, malem minggu yang syahdu nan dingin ini geraham kiri bawahku rewel, bikin rasa sakit yang nggak nguatin diri. Belum lagi hidung yang meler-meler dari dua kemarin nggak sembuh-sembuh-malah kayaknya sekarang yang terparah, walaupun tanpa rasa puyeng. Lengkap sudah ‘kebahagiaanku’ malem minggu ini. Sendirian, gigi serasa ditusuk-tusuk, hidung serasa kayak bendungan bobol - mau banjir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daripada menyesali dan ngurung diri di kamar – tau-taunya ntar bunuh diri, jadi aku tadi mutusin hang-out bareng Mr.P ke Galeria Mall, cuci mata gitu! Wuah, emang kalo mall di malem minggu ibarat Masjidil Haram di musim haji yak! Semua orang pergi ke sana. Nggak muda, nggak tua. Nggak yang berkantong tebal, nggak yang cuma modal mupeng. Nggak yang niatan beli barang, nggak yang cuma window shopping, semua beramai-ramai thawaf mengitari mall sambil liat-liat stand yang ada di sekitarnya. Beberapa ada yang masuk café, beberapa ada yang cari barang sale, beberapa orang kantong tebal juga biasanya sibuk milih barang di stand merek-merek internasional, dan tak ketinggalan yang lain cuma mengikuti apa kata kaki – berjalan sejauh kemampuan sambil sesekali hunting barang inceran, dengan kata lain window shoping.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku salah satu dari daftar orang-orang yang disebut terakhir. Nggak munafik kan? Terkadang juga window shopping berguna, kita jadi bisa melatih diri untuk memilih dan membandingkan barang-barang yang berkualitas. Dan mungkin buat orang-orang yang sering banget window shopping di mall, mereka mungkin juga bisa menghapal seluruh stock barang di mall (busyeh…kurang kerjaan banget yak!). Jadi mungkin nanti kalo manajer yang punya mall ngadain sayembara buat milih tim audit dan pengawas mall, mereka mungkin bakalan kepilih. Dan jangan salahin kalo mereka kaya mendadak. Kadang juga hal remeh temeh bisa jadi peluang emas bagi mereka yang jeli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi beda dengan orang-orang yang cuma sekedar window shopping, tujuanku dari awal pergi hang out bareng Mr.P ke Galeria ini cuma satu tempat, yaitu Toko Buku Toga Mas – yang terkenal dan termasyhur akan diskon-diskonnya seantero Jogja – buat nyari komik bulanan yang udah kutunggu-tunggu, wich is Shonen Star #48!! Sebenernya aku biasa pergi ke Toga Mas aslinya di Gejayan (selain lebih gede, juga koleksinya lebih lengkap), tapi karena salah satu daftar buku yang mau kubeli stock-nya habis di sana, so melengganglah kakiku bersama Mr.P menyusuri jalan-jalan artistik Jogja menuju Galeria di depan Bethesda. Buku itu lumayan penting – dan emang kayaknya laris manis di pasaran, terbukti stock di Toga Mas minim semua – sebab mau kujadikan intan permata hatiku. Err….salah, lupakan kata-kata terakhir tadi. Maksudnya buku itu mau kukasih buat seorang teman yang kini sudah kuanggap sahabat sebagai kado ultahnya – semoga yang terindah – tahun ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi buku itu emang masuk dalam daftar koleksi most wanted buku-buku yang pingin dia baca dan karena suatu hal dia urung membelinya. Aku pengin buat surprise besok dengan ngasih dia buku paling diidamkannya. Mungkin itu sebagai ucapan selamat ultah dan tanda terima kasihku buat dia yang mau denger curhatan-curhatanku. Yah…walopun itu kayaknya masih kurang, tapi nggak ada lagi yang kutahu keinginan-keinginannya selain daftar koleksi buku-buku most wanted itu. Semoga saja kado sederhana itu bisa memberi manfaat buat dia. Semoga saja kesedihannya bisa ilang dengan baca buku itu. Dan semoga saja dia bisa lebih mantap menapaki hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk sahabatku yang ulang tahun, Happy Birthday to U!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga ini bisa membantu menghapus segala kesedihan di relung hatimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat menjadi Wanita Paling Bahagia di Dunia!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/717549166020080232-7469073105133847020?l=psikoplak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/psikoplak/~4/0tPCgtrQ5vM" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/psikoplak/~3/0tPCgtrQ5vM/nice-weekend.html</link><author>noreply@blogger.com (psikoplak)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://psikoplak.blogspot.com/2009/01/nice-weekend.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-717549166020080232.post-8113951477324444117</guid><pubDate>Wed, 07 Jan 2009 06:11:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-01-07T13:22:31.474+07:00</atom:updated><title>Ujian Epidemiologi yang Menyebalkan!</title><description>Speechless.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ujian Epid tadi emang anjrit-ajigile-ayambunting-kadalbau-dinosaurus-brontosaurus-KIK! sangat-sangat menyebalkan dan bikin stress berat. Sampe sekarang belum percaya kalo aku udah keluar ruangan ujian. Bawaannya pengin balik lagi ke ruang ujian, trus langsung benerin jawaban! Hah...tapi apa daya ujian Epid uda selesae. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Huhuhuhu.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Bertekad dalam diri: taun depan harus ngulang, kecuali keajaiban terjadi dan aku dapet A dengan sangat gemilang&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/717549166020080232-8113951477324444117?l=psikoplak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/psikoplak/~4/PnPb_XlbsT4" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/psikoplak/~3/PnPb_XlbsT4/ujian-epidemiologi-yang-menyebalkan.html</link><author>noreply@blogger.com (psikoplak)</author><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://psikoplak.blogspot.com/2009/01/ujian-epidemiologi-yang-menyebalkan.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-717549166020080232.post-7117330203871043454</guid><pubDate>Tue, 06 Jan 2009 08:15:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-01-06T15:15:20.839+07:00</atom:updated><title /><description>Wew...lagi nyoba posting pake HP ni! Daripada stres blajar epid n sembari menunggu ashar yang tak kunjung datang. Ternyata posting pake HP lumayan juga!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lumayan.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lumayan pegel,capek,n mrepotkan yang bener! Coz ngetik pake HP bawaannya pengen nyingkat2 kata truz kaya lagi sms! Pegel pula ni jempol. Pokoknya ga PW deh! Ga kebayang kalo setiap posting kudu pake HP. Bisa2 ni jempol kanan bisa hilang dengan sukses dalam waktu sebulan. So,paling ni metode (tercanggih) yang baru kutemuin tak pake buat postingan yang bener2 perlu aja! N mungkin kalo pas libido nulisku lagi on! He...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oya, tar jam 3 ada kumpulan di himakom wat bahas proker setahun ke depan. Akhirnya basecamp rekmed diundang juga coy! Muga2 ja ni pertanda baik wat basecamp.&lt;br /&gt;Amin...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/717549166020080232-7117330203871043454?l=psikoplak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/psikoplak/~4/zu7acqoi0Lw" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/psikoplak/~3/zu7acqoi0Lw/wew.html</link><author>noreply@blogger.com (psikoplak)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://psikoplak.blogspot.com/2009/01/wew.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-717549166020080232.post-1526111375464088699</guid><pubDate>Tue, 30 Dec 2008 03:32:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-30T11:27:05.003+07:00</atom:updated><title>Sebuah Review Komik Kambing Jantan (yang tidak pantas dibaca!)</title><description>OK. Langsung aja, buat kalian semua  yang baca postingan ini, ga peduli kalian bisa baca atau ga, kalian mo baca  tulisan absurd ini atau ga juga terserah, yang penting perlu kalian ketahui,  bahwasanya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol style="margin-top: 0in;" type="a"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Aku  nulis postingan ini tanpa paksaan dari siapapun, termasuk dari Dika atau Diogol,  maupun pihak-pihak yang ga seneng &lt;span class="GramE"&gt;sama&lt;/span&gt; mereka berdua.  Ini murni dari isi hatiku sendiri, &lt;i&gt;I swear….&lt;/i&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Aku  bosan dengan kebanyakan postingan review Komik Kambing Jantan yang isinya  ngebaik-baikin Komik Kambing Jantan dan beberapa malah ada yang rela promosi  secara sadar atau tidak buku-buku Dika sebelumnya. *aku ga’ tau mereka dipelet  Dika atau sengaja biar dipilih Dika buat jadi review terbagus atau &lt;span class="GramE"&gt;apa&lt;/span&gt;, yang jelas satu komen buat kalian yang ngelakuin itu:  ‘Mau-maunya sih lo semua? Emang dibayar berapa ama Dikung?’ *  &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Aku  ga’ tau apa itu artinya &lt;b&gt;&lt;i&gt;review&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; dan ga’ tau gimana &lt;span class="GramE"&gt;cara&lt;/span&gt; nulis &lt;i style=""&gt;review  &lt;/i&gt;yang bener, jadi maklum aja kalo di postingan ini kalian ga’ bisa baca &lt;i style=""&gt;review &lt;/i&gt;yang sesuai dengan &lt;s&gt;kaidah  penulisan ilmiah yang benar&lt;/s&gt; bayangan kalian.  &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Aku  rela terjerumus ke dalam lubang setan sayembara Gagasmedia buat nulis &lt;span class="GramE"&gt;ni&lt;/span&gt; &lt;i style=""&gt;review&lt;/i&gt;, coz  ngiler banget setelah liat &lt;a href="http://radityadika.com/wp-content/uploads/2008/12/tas-komik-kj.gif"&gt;contoh tas&lt;/a&gt; yang mau dibagiin buat hadiah pemenangnya.  * &lt;span class="GramE"&gt;mupeng&lt;/span&gt; mode on :-o*&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;So, buat tim marketing Gagasmedia, kalian ga usah repot-repot kasih aku  akomodasi dan biaya transport Purwokerto-Jakarta buat ketemuan ama ‘Our  Superstar’(baca:Dika n Dio) kalo aku menang, aku cuma pengen tasnya aja! Cukup.  Plizz...jangan siksa aku buat ketemu dua setan itu! &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Alright, ga’ usah  kebanyakan bacot, langsung tunjep point aja.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.gagasmedia.net/images/stories/logo-ggs.gif"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 249px; height: 100px;" src="http://www.gagasmedia.net/images/stories/logo-ggs.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Present&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.gagasmedia.net/images/stories/Baru/kkj-ok.gif"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 205px; height: 300px;" src="http://www.gagasmedia.net/images/stories/Baru/kkj-ok.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Buat yang belum pernah sama sekali  baca Komik Kambing Jantan-nya Dika and Dio, aku saranin ga’ usah baca! &lt;span class="GramE"&gt;Daripada otak kalian jebol dan ketawa tanggung, mending kalian  ngerjain hal-hal positif lainnya.&lt;/span&gt; &lt;span class="GramE"&gt;Ngaji kek, baca Koran  kek, atau baca buku kepribadian.&lt;/span&gt; &lt;span class="GramE"&gt;Soalnya, banyak korban  yang telah berjatuhan akibat serangan ayan mendadak setelah baca komik  ini.&lt;/span&gt; &lt;span class="GramE"&gt;Liat aja di cover-nya tuh, Dika tersenyum dengan  penuh kelicikan bukan saudara-saudara?&lt;/span&gt; Itu bukti dia telah menandatangani  kontrak dengan setan penunggu segitiga &lt;st1:place st="on"&gt;Bermuda&lt;/st1:place&gt;  untuk memperdaya kalian yang baca komiknya! Sungguh biadab….&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Jadi &lt;span class="GramE"&gt;ni&lt;/span&gt;  komik isinya tentang pengalaman Dika selama belajar di Ostrali dan suka-dukanya  hidup di &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;sana&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;.  Dari prolog-nya aja bisa ditebak, &lt;span class="GramE"&gt;ni&lt;/span&gt; anak bakalan hidup  sial di negeri kangguru itu. Lah, keberangkatannya ke Ostrali aja disukurin  &lt;span class="GramE"&gt;sama&lt;/span&gt; keluarganya! Bisa dibayangin &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;kan&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt; betapa sialnya ni bocah jadi  public enemy keluarganya?&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Selebihnya,  kehidupan kejam di Ostralilah yang setiap hari menemani aktivitasnya.&lt;/span&gt;  &lt;span class="GramE"&gt;Gimana dia dipecundangi main badminton oleh saudara  senegaranya, Harianto.&lt;/span&gt; &lt;span class="GramE"&gt;Gimana dia dihantui oleh pemilik  asrama kejam yang selalu bawa cambuk.&lt;/span&gt; Gimana dia ditaksir oleh cewe’  &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Korea&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; yang ternyata mengingatkan  cewe’ itu &lt;span class="GramE"&gt;sama&lt;/span&gt; anjingnya. Dan gimana &lt;span class="GramE"&gt;cara&lt;/span&gt; survival tanpa makan (enak) di Ostrali yang tidak pantas  ditiru. &lt;span class="GramE"&gt;Semua itu ada di dalam komik KJ ini.&lt;/span&gt;  *uohh….kekejaman yang indah*&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Pendapatku tentang Komik KJ ini:&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Pertama, kesanku setelah baca Komik  Kambing Jantan yang katanya digembor-gemborin bakalan heboh itu adalah dua kata:  DATAR ‘n GARING! Padahal udah kusengaja dibaca pelan-pelan (niatnya sih biar  lebih mendalami ceritanya, dan biar ga cepet abis gitu! Hehehe…), tapi &lt;span class="GramE"&gt;apa&lt;/span&gt; yang aku dapat dari pengalaman membaca sendiri komiknya  dengan yang dipromosikan ternyata berbeda sekali kawan-kawan! &lt;span class="GramE"&gt;Aku cuma mesam-mesem mirip kuda disunat aja abiz baca tu  komik.&lt;/span&gt; &lt;span class="GramE"&gt;Ga’ tau, mungkin kurang chemistry pas menghayati  ceritanya atau karena belum baca bolak-balik bukunya.&lt;/span&gt; Who  knows…Wallahualam…. *padahal tu komik &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;kan&lt;/span&gt;&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt; dicetak  bolak-balik, dan mungkin karena terlalu dudul kubaca satu sisi doank. LOL*&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Tapi ada beberapa  kok-ga’ semua critanya garing-yang bikin aku sempet kepingkal-pingkal.&lt;/span&gt;  Pas cerita Dika disamain sama si Youra, anjing manusiawinya si cewe’ &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Korea&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;  berpusaka bulu ketek itu (saking miripnya &lt;span class="GramE"&gt;sama&lt;/span&gt;  manusia-Dika-jadi kusebut anjing manusiawi, atau malah Dika manusia yang  hewansiawi?). &lt;span class="GramE"&gt;Di scene itu bener-bener aku rasain urat dika  yang putus, karena saking gelinya nahan tawa.&lt;/span&gt; *Dika, dika…sabar ya nak!  Kamu memang lebih pantas disandingkan dengan kambing atau dengan babi, bukan  dengan anjing! Terkutuk tu cewe’ bau! &lt;span class="GramE"&gt;Ahyak…*&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Kedua, mungkin  karena baru pertama kalinya gambar untuk tujuan komersil, coretan-coretan gambar  Dio di komik ini kerasa belum konsisten.&lt;/span&gt; &lt;span class="GramE"&gt;Gambar-gambar  muka Dika kadang berbeda-beda di tiap cerita.&lt;/span&gt; &lt;span class="GramE"&gt;Ga’ tau  ini tujuan terselubung Dio untuk lebih menghancurkan imej Dika atau konspirasi  jahat Dio dan Dika untuk menciptakan mata uang baru bergambar muka Dikung  (lho???).&lt;/span&gt; Tapi kalo alasan Dio emang untuk menghancurkan imej si Kambing,  well done…you’ve just made it perfectly and silently.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Masalah yang &lt;span class="GramE"&gt;lain&lt;/span&gt;, mungkin Dio agak sedikit kurang perhatian antara mana  gambar yang perlu dibesarin dan mana yang emang pantas digambar kecil. Contohnya  aja, gambar pas pikiran lebay Dika muncul, ilustrasi dan tulisannya keciiilll  banget, jadi &lt;span class="GramE"&gt;susah&lt;/span&gt; dibaca. Padahal itu &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;kan&lt;/span&gt;&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt; sangat mendukung isi cerita.  Sedangkan gambar-gambar lain yang ga’ penting banget (ex: muka Dika yang lagi  mode ganteng! Ga’ penting banget &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;kan&lt;/span&gt;&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt; tuh? &lt;span class="GramE"&gt;Nyebar  fitnah lagi!)&lt;/span&gt; &lt;span class="GramE"&gt;justru&lt;/span&gt; digedein. OK, aku tau  maksud Dio nggedein gambar-gambar kaya’ gitu, mungkin karena biar dapet aura dan  feel scene tertentu atau &lt;span class="GramE"&gt;apa&lt;/span&gt; pas muka Dika lagi &lt;i style=""&gt;mode changing&lt;/i&gt;, tapi mungkin buat  komik-komik berikutnya tolong diperhatiin ya!&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Ketiga, dan yang paling bikin  kecewa: Komik segede gitu, yang pake kertas buram, yang (menurut beberapa  korban) cetakannya kurang precise, dan gada bonusnya pula dihargain IDR 33.000?  Oh, man…serius aja! Komik lokal bikinan negeri sendiri yang bikin rusak moral  dan intelektual anak bangsa ini bahkan lebih mahal dari komik Jepang terbitan  pabrik lain! Bandingin aja, masa’ Komik Kambing Jantan bisa lebih mahal dari  komik Detective Conan yang cuma seharga 12.500 perak! &lt;span class="GramE"&gt;Apa&lt;/span&gt; kata dunia?!&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;OK, aku paham ini produk ekslusif  dari duet maut Dika dan Dio yang sebelumnya emang ga’ pernah bikin komik. Dari  segi isinya mungkin bisa lebih mahal dari harga bukunya ndiri, secara…Dika yang  hobinya nge-blog &lt;i style=""&gt;ujug-ujug&lt;/i&gt; bikin  skrip komik ndiri dan nggandeng komikus dari &lt;st1:city st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:city&gt; (eh, Dio dari &lt;st1:city st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:city&gt; &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;kan&lt;/span&gt;&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt;? Am I right?). &lt;span class="GramE"&gt;Dan aku hargain itu, sebuah karya yang inovatif dan sangat langka,  bahkan bisa menggebrak industri komik dalam negeri.&lt;/span&gt; Tapi dari segi  pengemasannya, alamak…harga segitu mah keterlaluan atuh! Mending dikasih bonus  pembatas buku atau &lt;span class="GramE"&gt;apa&lt;/span&gt;, jadi yang beli bisa sedikit  kehibur gitu punya barang eksklusif selain bukunya. Koreksi buat sang penerbit  ya! *sukur-sukur kalo dibonusin &lt;span class="GramE"&gt;tas&lt;/span&gt; yang buat hadiah  itu! &lt;span class="GramE"&gt;Hehehe…tapi ga’ mungkin ya?*&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Sekarang untuk pemilihan scene  award:&lt;/p&gt; &lt;ol style="margin-top: 0in;" type="a"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Buat  the best and the funiest scene, pilihanku jatuh pada scene pas Dika disamain  anjing dan pas Dika ngomong Badminton dengan sebutan &lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;fur  blocking&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;! *Masyaalloh Dik…bego lo ga’ ketulungan!*  &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Buat  the scariest scene, yaitu pas Dikung bisa sukses bikin seorang teman Jepangnya  dideportasi (thriller banget tuh!) dan pas dia nanyain Adelaide sama tukang  bajaj dan akhirnya disiram dengan oli panas sama si tukang bajaj. *Dikung dudul,  tukang bajaj lo tanyain &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Adelaide&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;! Ga’ sekalian tanyain teori ilmu  komunikasi bang?*  &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;And  the worst scene goes to….scene pas Dika lagi punya masalah &lt;span class="GramE"&gt;sama&lt;/span&gt; Momo! *yaelah…bersambung gitu ceritanya! Mana enak  dibaca!* &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Itu semua  tanggepanku setelah baca Komik Kambing Jantan.&lt;/span&gt; Jelas, pengalamanku baca  komik ini &lt;span class="GramE"&gt;beda&lt;/span&gt; dengan pembaca lainnya. So, kalo ada  yang kurang setuju, maaf aja aku ga’ terima komentar, apalagi parcel sogokan  (lho??). Setiap orang punya cara pandang masing-masing &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt;?&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Tapi, overall aku  salut dengan hasil kolaborasi duet maut Dika gila dan Diogol najrong ini.&lt;/span&gt;  &lt;span class="GramE"&gt;Mereka mampu membuahi, eh…membuahkan (emang sperma?) suatu  karya-Maha-Agung-pembuat-cacat-mental-anak-Indonesia ini ditengah lesunya  pergumulan dan pergerakan dunia komik &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;.&lt;/span&gt; *asem…bahasanya  kaya kolumnis &lt;span class="GramE"&gt;koran&lt;/span&gt; banget!*&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Buat Dika dan Dio, jangan patah  semangat dan patah arang, apalagi goyang patah-patah, aku nulis ini semua bukan  untuk menghakimi kalian kok! Cuma pengen &lt;s&gt;dapet hadiah tas kerennnya &lt;span class="GramE"&gt;aja&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/s&gt; kasih masukkan aja  buat kalian. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Kan&lt;/span&gt;&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span class="GramE"&gt; komik  selanjutnya bakal ada lagi tuh?&lt;/span&gt; &lt;span class="GramE"&gt;Nah…usahakan kualitas  cerita yang bagus (imajinasi lebay Dika, dll) dipertahanin ya, trus yang  kurang-kurang ‘n yang dapet banyak semprotan diperbaikin.&lt;/span&gt; &lt;span class="GramE"&gt;Jangan sampe komik kedua kalian berat diongkos karena cerita dan  gambarnya ga’ &lt;s&gt;mutun&lt;/s&gt; mutu.&lt;/span&gt; Kalo bisa sih, jangan bersambung lagi  ceritanya! &lt;span class="GramE"&gt;Hihihi…. ;)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Buat sang penerbit: “Turunkan harga  kebutuhan pokok&lt;span class="GramE"&gt;!eh&lt;/span&gt;…komik keduanya! Sediakan bonus untuk  kami rakyat jelata!! Turunkan honor Dika dan Dio biar komiknya lebih murah  lagi!!” &lt;span class="GramE"&gt;*hehehe…sori Dik, Dio!*&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Busyet!! Bujubuneng!! Aku nulis  review &lt;span class="GramE"&gt;apa&lt;/span&gt; novel ya? Huff…kali itu aja  &lt;s&gt;kritik-pedes-sambel-trasi&lt;/s&gt; review dariku. &lt;span class="GramE"&gt;Membingungkan  bukan?&lt;/span&gt; &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;Kan&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt; tadi udah disuruh baca peringatan,  bahwasanya aku ga’ paham gimana &lt;span class="GramE"&gt;cara&lt;/span&gt; nulis review yang  baik dan benar. Sapa suruh baca!&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;OK, Psikoplak check out.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Keep &lt;i style=""&gt;fighting spirit&lt;/i&gt; buat Dika and Dio! &lt;span class="GramE"&gt;*kok jadi berasa kaya’ Tukul ya?*&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Sukses buat komik keduanya!&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/717549166020080232-1526111375464088699?l=psikoplak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/psikoplak/~4/5GlhVZGXMCQ" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/psikoplak/~3/5GlhVZGXMCQ/sebuah-review-komik-kambing-jantan-yang.html</link><author>noreply@blogger.com (psikoplak)</author><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://psikoplak.blogspot.com/2008/12/sebuah-review-komik-kambing-jantan-yang.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-717549166020080232.post-6188641860661360753</guid><pubDate>Mon, 22 Dec 2008 16:50:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-23T00:31:25.012+07:00</atom:updated><title>Oleh-oleh dari Kaliurang</title><description>&lt;span lang="EN-US"&gt;Apa kabar blog-ku? Ah…kasihan sekali dikau  tak terjamah selama beberapa mingggu. Maafkan bapakmu ini ya nak yang tidak  rajin merawatmu lagi! Hehehe….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Ok, langsung saja update berita terbaru dari  psikoplak. Jreng….&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kemarin aku baru saja jadi panitia LDK  Himakom. Dua hari satu malem LDK Himakom ini take place di Wisma Sembada  Kaliurang. Duh…ngulang romantisme (baca: romantisme mistis) pas makrab anak-anak  Rekmed lagi deh. Seperti biasa, tugas aku kali ini selalu mewarisi kebiasaan  tugas pas SMA dulu kalo jadi panitia, yaitu…OP alias perkap! Lengkap deh koleksi  cap OP-ku di track record berorganisasi. Kalo temen-temen SMA-ku dulu nyebut  ‘Perkap Abadi’ dan kayaknya kutukan ‘perkap abadi’ ini masih setia mengikutiku.  Mungkin seharusnya aku di-ruqyah aja….&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Ngadain acara asal sama anak-anak Himakom  selalu penuh dengan kekonyolan. Contoh aja pas malemnya karena kita kurang  kerjaan dan emang belum punya libido buat tidur aku, eja, zaza, dan teman-teman  sepermainan lainnya ngobrol-ngobrol gak jelas gitu. Pas lagi asiknya ngobrol si  Zaza ga’ sengaja nemu buku TTS ‘terkutuk’-nya mas Ceper. Si Zaza yang belum tau  TTS itu udah kena kutukan langsung aja main ngisi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Zaza: “Bah…TTS apaan ni!”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Eja: “Kenapa za?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Zaza: “Ni, coba lu jawab: manusia robot, 5  kotak”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Eja: “Gaban tu pasti!”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Zaza: “Tadinya gua juga mau jawab Gaban,  tapi ga’ pas ama kotak lainnya”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Eja: “Lha, terus apaan? Coba lu liat aja di  kuncinya!”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Zaza: “ROBOT”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Semuanya: “……..” (saling  pandang-pandangan)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Semuanya: “Wakakakaka……TTS apaan tuh? Ga  mutu banget!”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Minggu pagi sampe siangnya peserta langsung  disediain outbond muterin daerah sekitar Wisma Sembada. Dan outbond itu yang  bikin aku ngerasa aduh-mak-capek-banget pas acara LDK-nya selesai karena aku  juga termasuk salah satu panitia yang mendapat ‘kehormatan’ buat jaga pos. Mana  sepanjang jalan outbond dari pos 5 sampe finish aku bawa galon isi air  seperempatnya pula dan bikin tanganku terus gemetaran sampe tadi  malem.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Buat temen-temen penjaga pos 5: Harum, Dimas  aku minta maaf ya kalo pas jaga kemarin aku pasang muka cemberut terus dan  rada’2 ga’ mood. Ga’ tau koq setelah sampe di pos 5 abis makan aku ngerasa  pengin sendiri aja, ninggalin kalian berdua. Kena sambet setan gundukan batu  yang kita dudukin kali ya? Atau mungkin karena cemburu ngeliat kalian asik  ngobrol? Hehehe…bingung sendiri aku.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Sore tadi anak2 inex kumpul buat milih kadiv selanjutnya. Ternyata milih kadiv inex tahun sekarang ribet banget ya? buktinya waktu sejam lebih aja ga' cukup buat sekedar voting kadiv inex yang baru. Padahal divisi Himakom yang lain juga ga segitu-gitunya amat! Yang bikin tu voting lama sebab kedua calon kadiv terpilih, yaitu Wenny dan Fariz sama-sama adu bacot dan tunjuk-tunjukkan buat dipilih jadi kadiv baru. Ditunjuk Fariz, Fariznya nunjuk Wenny. Wenny ditunjuk, eh...malah balik Fariz yang ditunjuk. jadi tu tadi sore sampe maghrib bukannya ngomongin visi dan misi yang jelas dan nunjukkin bahwa dirinya mampu jadi kadiv inex, malahan debat tunjuk-tunjukkan absurd gitu. Yah...walopun ga' sekacau yang kalian pikirkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Akhirnya Farizlah yang keluar sebagai pemenang voting absurd penunjukkan kadiv inex yang baru. Selamat ya buat Fariz! Bikin inex tahun depan jadi komersil Riz, kaya EO profesional gitu Riz, jadi kita-kita berpenghasilan sambil berorganisasi gitu! hehehe...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Buat Wenny the Loser, jangan lupa janji MR. Burgernya! selasa sore ya! Aku mau Onion Ring super! wahahahaha....&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Oiya, baru inget ternyata sekarang Hari Ibu.  Buat semua Ibu yang ada di Indonesia aku ucapin terima kasih banget buat  pengorbanan kalian. Kalian telah melahirkan kami, penerus-penerus bangsa ini  dengan resiko nyawa. Kalian telah susah payah menyusui kami yang tak berdaya  sewaktu bayi. Kalianlah yang selalu didekat kami dan menuntun kami hingga  dewasa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Ibu…pengorbanan dan kasihmu sepanjang jalan,  sedangkan kami hanya sepanjang galah. Maafkan aku Ibu, terima kasih untuk  segalanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/717549166020080232-6188641860661360753?l=psikoplak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/psikoplak/~4/-r3G2jZhVjc" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/psikoplak/~3/-r3G2jZhVjc/oleh-oleh-dari-kaliurang.html</link><author>noreply@blogger.com (psikoplak)</author><thr:total>2</thr:total><feedburner:origLink>http://psikoplak.blogspot.com/2008/12/oleh-oleh-dari-kaliurang.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-717549166020080232.post-498567536966012281</guid><pubDate>Tue, 25 Nov 2008 16:27:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-11-25T23:43:59.257+07:00</atom:updated><title>I Miss My Blog!!!</title><description>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Udah lama  ngga’ nge-blog, rasanya kangen juga nulis lagi. Walopun otak lagi blank, tetep  nyoba konsistenlah buat menjaga blog ini dari kepunahan. Soalnya &lt;s&gt;blog ini kan  ajang narsisku&lt;u&gt; &lt;/u&gt;&lt;/s&gt;memang dari pertama aku bikin blog udah komit buat  ngerawat blog ini dengan baik, walopun cita-cita awalnya-nyaingin blog raditya  dika-tak kunjung berbuah hasil (gimana bisa nyaingin coba, kalo blog kosong  terus ngga pernah di-update?).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Aku sedang  sering merasa down akhir-akhir ini, nggak di &lt;s&gt;sekolah (vokasi)&lt;/s&gt; kampus,  nggak dimanapun. Kadang saat sendiri, aku jadi sering mempertanyakan  eksistensiku sebagai manusia di dunia ini. Semakin sering aku bergaul dengan  orang lain dan semakin banyak orang di sekelilingku, aku jadi semakin merasa  kesepian. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;“Di tengah  keramaian aku masih merasa sepi” (Once, Dewa 19)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Yang lebih  memuakkan lagi, semakin aku merasa sepi dan sendiri, semakin bosan aku dengan  dunia ini. Membuatku sering berkhayal, seperti apakah rasanya surga di atas  sana. Apakah disana banyak orang yang merasa jadi seorang loser seperti aku?  Sepertinya nggak, karena surgalah tempat pemenang-pemenang ujian hidup ini.  Kalau begitu adanya, apakah ada tempat untuk seorang pengecut selain neraka?  Mungkin aku sebaiknya nggak harus melewati sidratul muntaha nanti jika  dillemanya seperti ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Anyway,  oleh karena sebab-sebab yang tidak bisa disebutkan satu persatu, mungkin nanti  aku mau membuat blog baru lagi yang niru format blog &lt;a href="http://ngupingjakarta.blogspot.com/"&gt;Nguping Jakarta&lt;/a&gt;. Bagi yang  belum tau tentang Nguping Jakarta, FYI blog ini adalah semacam kumpulan  omongan-omongan yang miss hearing dan kadang rada’ ngaco dan error di sekitar  kita sehari-hari yang dikirim oleh ‘korban’ yang mendengarkan atau malah  ‘pelaku’ omongan ngaco tersebut. Oleh pembuatnya, blog itu memang dikhususkan  buat kejadian yang ada di sekitaran Jaakarta saja, so aku mikir bila ada yang  menampung omongan-omongan seluruh Indonesia, kenapa nggak? Toh, bila sasarannya  seluruh Indonesia, harapannya semakin banyak orang yang men-submit-kan  pengalaman-pengalamannya mendengar omongan-omongan yang miss hearing dan error  seperti itu. Selain itu juga bisa mendukung program pemerintah untuk menjalin  persatuan dan kesatuan. Hehehe… &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;" lang="EN-US"&gt;:)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Lanjut ke  kejadian di &lt;s&gt;sekolah vokasi &lt;/s&gt;kampus. Sebetulnya agak telat sih  ngomonginnya, tapi wabah di &lt;s&gt;sekolah vokasi&lt;/s&gt; kampusku ini udah menyebar  luas di kalangan mahasiswa D3 Rekmed. Wabah syndrome kekhawatiran akut ini  datang dari isu-isu tentang turunnya SK yang menyatakkan bahwa seluruh program  pendidikan D3 di Universitas Gede Mbayare (UGM) akan digabungkan menjadi suatu  sekolah yang disebut Sekolah Vokasi. That’s why aku selalu nulis kata sekolah  vokasi yang di striketrough buat nggantiin kata kampus di postingan ini (dan  mungkin postingan selanjutnya!).Buat yang belum tau sekolah vokasi, apa dan  bagaimana bentuknya baca saja di &lt;a href="http://www.ugm.ac.id/index.php?page=artikellain&amp;amp;artikel=350"&gt;sini&lt;/a&gt;. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Sebenarnya  isu SK pengadaan sekolah vokasi (SV) yang sudah disahkan itu bakan lagi sekedar  gosip sih, tapi memang kenyataannya SK itu sudah diturunkan. Nah, kenyataan yang  pahit inilah yang membuat seluruh mahasiswa rekmed, terutama angkatan 2006 dan  2007 yang memang sudah bagai memakan buah simalakama-maju susah, mundur nggak  mungkin-gempar dan histeris berjamaah. Ditambah lagi ada isu (lha…yang ini baru  benar-benar gosip) yang beredar bahwa tahun ini pemberkasan pendaftar CPNS untuk  bidang rekam medis bagi lulusan UGM banyak yang ditolak karena belum ada  legalisasi dari DepKes. Yang satu ini baru angkatan 2006 yang histeris  berjamaah. Secara, mereka hampir mau lulus, masa iya nanti pas daftar CPNS juga  nasibnya sama dengan angkatan atasnya yang ditolak mentah-mentah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Nah…maka  dari itu dan oleh karena itu serta oleh sebab itu, maka rencananya hari sabtu  (29/11) nanti seluruh umat mahasiswa rekmed yang masih aktif dengan serentak mau  ngadain public hearing dengan pengelola prodi Ilkom dan orang-orang terkait  lainnya. Buat mahasiswa Rekmed yang sempet baca tulisan ini, jangan lupa dateng  ya! Acaranya insya Alloh mulai jam 14.30, ruangan menyusul. Ramaikan acara ini  bila kau peduli dengan nasibmu sendiri!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;“The fate  of your destiny, only you that can make it!”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Sampai  ketemu hari sabtu!          &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/717549166020080232-498567536966012281?l=psikoplak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/psikoplak/~4/uGJ4tIAdUYc" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/psikoplak/~3/uGJ4tIAdUYc/i-miss-my-blog.html</link><author>noreply@blogger.com (psikoplak)</author><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://psikoplak.blogspot.com/2008/11/i-miss-my-blog.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-717549166020080232.post-2008712950680050634</guid><pubDate>Sat, 15 Nov 2008 15:22:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-11-15T23:54:49.932+07:00</atom:updated><title>Syndrome Happy-o-euforia di Hari Sabtu</title><description>Aku lagi berasa bahagia banget hari ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;First thing that make me happy today:&lt;br /&gt;"Upacara Penyambutan" calon pengurus Basecamp Rekmed angkatan 2008 akhirnya berjalan mulus melebihi harapan. Sebenernya dari kemarin - lebih-lebih dari pas ngerencanain bikin acara ini - aku agak pesimis dengan banyak hal. Ya jalannya acara, ya pendukung acaranya - pengurus inti basecamp angk.2007 - yang dateng, ya anak2 baru dan angkatan atas yang bisa sempet dateng ke acara ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jujur, dari tadi malem aku udah berpikiran yang nggak-nggak tentang jalannya acara ini. Malahan sebelumnya sempet bimbang apakah "Upacara Penyambutan" ini jadi diadain apa nggak. Soalnya memang persiapan kurang matang, bahkan temen2 pengurus inti basecamp 2007 baru ku-briefing kemarin pagi, dan itupun yang sanggup dateng cuma beberapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi-lagi emang faktor kekuatan untuk menggerakkan massa yang aku punya masih terlalu kurang. Ditambah lagi ketegasanku untuk memutuskan segala hal juga amat sangat kurang. aku masih sangat bimbang kalau dihadapin dengan situasi yang dari luar keliatannya pelik, tapi sebenernya solusinya amat gampang. Aku masih terlalu menimbang-nimbang dampak yang bisa timbul kalau aku milih suatu keputusan, dan parahnya dalam menimbang itu aku butuh waktu lama untuk berpikir. Dasar otak lemot! Hah... berasa jadi Presiden RI kita tercinta kalo kek gini, selalu bimbang dalam memutuskan masalah. Hehehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untungnya acara tadi siang berjalan sangat mulus dan mengalir begitu lancarnya. Serasa meluncur di atas es dah! Yah, walopun tadi aku berasa aneh aja ngomongnya pas acara. Omonganku kadang ngelantur nggak jelas dan enggak nyambung sama sekali sama kata-kata sebelumnya. Nggak tau kenapa, selalu pas aku ngomong di depan umum pasti perasaan kek gitu muncul dan semua yang ada di pikiran, yang siap mau ditelorin jadi hilang tiba-tiba. Semua selalu begitu, walopun aku nggak ngerasa grogi sama sekali. Mungkin penyebabnya aku kurang menerapkan omongan cas-cis-cus-ku dalam pergaulan sehari-hari, aku lebih sering diam bila berhadapan dengan teman-temanku, walopun itu teman yang sangat kukenal luar-dalam. Ada yang punya solusinya mungkin?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oiya, selama acara siang tadi aku mau ngucapin terima kasih yang segunung-gunungnya (ada yang lebih sebesar-besarnya dari gunung?) buat angkatan 2006 yang bisa dengan sukses mencairkan suasana. Terutama buat mba' Rini yang udah berceloteh banyak dan memberi banyak motivasi bukan hanya buat 2008, tapi juga 2007. Kalo nggak ada mereka nggak bisa mbayangin deh tadi siang acaranya sekonyol dan seboring apa jadinya. Pasti bakalan boring mampus! Orang aku yang jadi speaker tunggalnya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Second thing that make me happy today:&lt;br /&gt;Akhirnya aku bisa minjem DVD PES 2009 juga tanpa modal. Ya, awalnya memang dijanjiin Shidiq mo minjemin, tapi ternyata dia bullshit. DVDnya nggak bisa kebaca!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nunggu agak lama dikit ternyata ada pinjeman lagi, wich is dari Prise. Dia dapet dari temennya. Makasih berat buat Prise. I love u so much! muah..muah...muah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang lebih membahagiakan lagi, ternyata PES 2009 melebihi ekspektasi buat dimaenin di dalem kompieku. Di luar dugaan dan di luar harapan, PES 2009 bisa dimaenin dengan lancar pake settingan medium. Lebih lancar dari PES 2008 malah. Padahal sempat pesimis, paling-paling juga cuma bisa pake settingan low. Ah... I love u Konami!!! muah...muah...muah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Udah ah, check out dulu. Pengen buru-buru &lt;span style="font-style: italic;"&gt;njajal &lt;/span&gt;PES-nya nih! Sedahsyat apa sih? Bakalan lembur terus nih selama seminggu. Haaahhhh.... pengin tereak sekenceng-kencengnya: "WOII...ORANG-ORANG SEDUNIA, AKU BISA MAEN PES 2009 DENGAN LANCAR NE!!!" Hanya sebuah euforia sesaat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/717549166020080232-2008712950680050634?l=psikoplak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/psikoplak/~4/4kp_UBtsxmU" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/psikoplak/~3/4kp_UBtsxmU/syndrome-happy-o-euforia-di-hari-sabtu.html</link><author>noreply@blogger.com (psikoplak)</author><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://psikoplak.blogspot.com/2008/11/syndrome-happy-o-euforia-di-hari-sabtu.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-717549166020080232.post-7689942765335098655</guid><pubDate>Fri, 07 Nov 2008 16:29:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-11-07T23:31:00.417+07:00</atom:updated><title>Shocking Friday!</title><description>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Hari jumat ini dari tadi pagi aku – seperti  biasa – &lt;i&gt;ngelayab &lt;/i&gt;dari kos buat kumpul-kumpul anak pengurus Basecamp.  Organisasi tempatku bernanung ini sekarang emang lagi butuh perombakan  disana-sini, walaupun kayaknya kurang pas jika disebut perombakan, karena kita  emang nggak merombak apapun dari agenda pengurus sebelum-sebelumnya – hanya  berusaha membangun kembali Basecamp yang sempat terlantar. Kita masih belum  terarah mau dibawa ke mana organisasi ini. Maka dari itu, pagi tadi kita sepakat  bareng-bareng mantepin progam kerja kita agar Basecamp ini memang layak disebut  organisasi yang sewajarnya emang punya agenda kerja. Bukan cuma jadi organisasi  yang tinggal nama saja seperti saat masa kepemimpinan orde lama Basecamp, dan  itu pun nggak dikenal oleh organisasi-organisasi lain kecuali Himakom – saudara  tua kita. Harapan kita, masa kepemimpinan sekarang bukan disebut dengan orde  baru, tapi langsung orde reformasi. Khawatir kalau nantinya sang Pemimpin  berkuasa selama 32 tahun jika disebut orde baru. Mahasiswa apa ya yang betah  kuliah sampe 32 tahun? Hehehe….&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Yang kusesalin pas rapat pagi tadi,  temen-temen para kadiv tercinta masih blank saat kutagih janjinya tentang  masalah proker. Padahal sudah kuberi mereka kesempatan selama beberapa minggu  sebelum UTS buat memikirkan proker. Mungkin memang mereka perlu mendapat  motivasi yang lebih dan yang lebih penting harus terus didesak terus, agar  mereka nggak terus berleha-leha menelantarkan proker mereka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Untuk pertama kalinya, akhirnya aku bisa  kumpul dengan temen-temenku anggota PSDM di BEM. Sebelum-sebelumnya memang udah  banyak acara dari biro PSDM, tapi kesempatan dan waktu luanglah yang kayaknya  memisahkan kita. Hehehe….&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kita tadi kumpul dipimpin sang Kepala Biro  langsung – mas Puja – dengan gaya bicara cepet yang khas. Sempat mbahas  agenda-agenda PSDM ke depan mau ngapain aja. Diantaranya yang terdekat adalah  seminar “Training for Trainer” yang diramu sama BEM KM UGM – BEM  se-universitasnya UGM – dan “Seminar ESQ”. Seminar yang terakhir adalah hasil  kerjasama 18 BEM Fakultas se-UGM hasil inovasi dari BEM FKG UGM. Setelah mas  Puja cerita-cerita banyak tentang kegiatan itu dan kegiatan-kegiatan PSDM  lainnya agaknya aku merasa beruntung dan memang tepat pilihanku dulu pas  interview untuk milih biro ini. Karena emang aku yang krisis percaya diri dan  krisis motivasi diri sangat haus akan acara-acara yang “gue pingin banget”  model-model kayak gitu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kota Jogja sempat dihajar bencana massal  kecil tadi sore. Aku nggak tau persisnya seperti apa karena pas kejadian aku  sedang nyambangi Toga Mas, pusat buku diskon di Jogja. Denger-denger sih  kejadiannya berupa hujang amat sangat kenceng disusul sama angin puting  &lt;s&gt;susu&lt;/s&gt; beliung. Nggak bisa mbayangin seperti apa kejadiannya, orang angin  puting &lt;s&gt;susu&lt;/s&gt; beliung aja aku belum pernah liat. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Setelah check out dari Toga Mas aku baru  nyadar betapa ngerinya bencana barusan. Banyak ranting-ranting  pohon+daun-daunnya berserakan di jalan, pohon-pohon banyak yang kecabut sampe  akar-akarnya, Jl. Colombo banjir selutut – yang bikin motor si Harum mogok,  listrik mati – bikin traffic light di jalan juga ikut mati dan akhirnya macet  total berjamaah, genteng kampus Milanku tersayang beberapa ada yang raib, pohon  pepaya di depan kos tumbang satu, dan yang lebih mengenaskan lagi yaitu  pedagang-pedagang kaki lima di sekitar boulevard UGM dan di sebelah utara RS.  Panti Rapih banyak yang terluka dan gerobak jualan mereka rusak berat karena  beberapa pohon besar di tempat itu roboh dan tumbang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Yah…kayak ginilah peringatan Tuhan, nggak   bisa ditebak tempat dan waktunya. Saat waktunya tiba, nggak ada seorangpun yang  bisa menghindarinya. Semoga momen seperti ini mengingatkan kita akan hari kiamat  dan hisab kita di padang mahsyar kelak. Semoga….&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/717549166020080232-7689942765335098655?l=psikoplak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/psikoplak/~4/HNb2iAcVcqY" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/psikoplak/~3/HNb2iAcVcqY/shocking-friday.html</link><author>noreply@blogger.com (psikoplak)</author><thr:total>2</thr:total><feedburner:origLink>http://psikoplak.blogspot.com/2008/11/shocking-friday.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-717549166020080232.post-472539916700514541</guid><pubDate>Mon, 03 Nov 2008 00:36:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-11-03T07:43:11.226+07:00</atom:updated><title>F1 2008 : ‘The Last &amp; The Dramatic Race!’</title><description>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Mumpung momennya tepat: balapan F1 terakhir musim ini, pengen nyobain kaya’ reporter di majalah-majalah olahraga ah….&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;F1 race musim 2008 ini menyajikan race yang seru dan mendebarkan hingga detik-detik terakhir. Hamilton yang dipastikan menang hanya cukup dengan menempati posisi Top 5 hampir saja kehilangan mahkota juara dunia F1 musim 2008 kalu saja tidak diberkati dewi fortuna. Bagaimana tidak, Fellipe Massa yang memang memimpin sejak awal hingga akhir balapan sudah dipastikan menang setelah lebih dahulu melewati garis finish daripada pembalap-pembalap lainnya dengan sempurna kalau saja Timo Glock tidak selip saat tikungan terakhir dan Hamilton masih tetap di urutan nomor enam di belakang Sebastian Vettel. Sayangnya, Glock yang jelas-jelas telah berspekulasi dengan terus memakai bak kering walaupun dua lap terakhir diguyur hujan harus termakan jebakan yang dibuatnya sendiri. Walaupun catatan waktu antara Hamilton yang memakai ban basah dan Glock yang tetap kekeuh memakai ban kering pada satu lap terakhir nyaris tak berbeda jauh – yang membuatnya sulit disalip oleh Hamilton – tapi toh tetap saja hujan yang semakin deras pada akhir lap membuatnya termakan dengan ban keringnya. Walhasil, Hamilton yang sesaat sebelumnya sudah berharap-harap cemas tidak akan juara dunia karena di-overtake oleh Vettel – yang membuat posisinya menjadi urutan enam dan mustahil untuk juara dunia – bisa &lt;i&gt;legowo&lt;/i&gt; dan terharu karena sudah pasti gelar juara dunia ditangannya. Acungan dua jempol patut dilayangkan untuk Vettel, yang menurut saya tampil prima pada race kali ini.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Perasaan terharu juga dialami oleh Massa yang akhirnya harus menerima kenyataan bahwa ia kalah tipis satu poin untuk jadi juara dunia walaupun sudah menghadiahkan kado yang manis di depan publiknya. Setidaknya hal ini sudah bisa membuktikan bahwa Massa kini telah naik tingkat untuk masuk jajaran pembalap elit di F1. Yah, mungkin tahun depan keberuntungan ada di pihaknya. Secara, tahun yang lalu juga Hamilton harus kehilangan kesempatan menjadi orang nomor satu di balapan jet darat ini karena kalah satu poin oleh Raikkonen. Mungkinkah tahun depan hukum karma juga akan berlaku? Kita tunggu saja.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Harus diakui bahwa tahun ini Massa banyak mendapat kesialan. Sebaliknya dengan Hamilton, sepertinya keberuntungan memang sedang berjodoh dengannya tahun ini. Sayangnya, dengan kemenangan Hamilton yang seperti ini, menurut saya membuat Hamilton seperti bukan pembalap yang benar-benar sejati karena harus terseok-seok untuk mendapatkan titel juara dunia dan pada akhirnya setelah putus asa di saat-saat terakhir dia diselamatkan oleh dewi fortuna. Mudah-mudahan hal ini tidak terjadi tahun depan. Karena Hamilton adalah pembalap favorit saya, dan saya ingin dia tampil cemerlang tahun depan! Dengan kemenangannya ini, Hamilton membuat serangkaian rekor, yaitu rekor pembalap F1 termuda sepanjang sejarah dan rekor pembalap berkulit hitam yang pertama kali menyabet gelar juara dunia. Tidak lupa juga, rekor pembalap paling dramatis dan paling beruntung sepanjang musim 2008.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Secara keseluruhan musim 2008 ini bisa dibilang musim yang sangat seru dan dramatis. Banyak balapan yang berlangsung dengan alot dan kadang belum bisa ditentukan pemenangnya hingga lap-lap terakhir balapan walaupun banyak juga balapan yang dinilai oleh FIA dengan rating C, alias membosankan, seperti race di Valencia. Tidak hanya itu saja, musim ini juga telah membuat banyak rekor, mulai dari rekor balapan pertama di malam hari di sirkuit Singapura hingga rekor juara dunia termuda dan berkulit hitam sepanjang sejarah perhelatan F1. Mudah-mudahan saja hal ini bisa dapat dipertahankan atau kalau bisa malah ditingkatkan. Mungkinkah hal itu terjadi walaupun banyak beredar isu bahwa tahun depan mulai diberlakukan aturan penyeragaman mesin? Tetap ikuti saja perkembangan race tahun depan! Sampai bertemu kembali di musim balapan 2009!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Salam olahraga….&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Berita terkait:&lt;/p&gt;&lt;p style="font-style: italic; font-weight: bold; font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://sports.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/11/03/37/159953/hamilton-tak-percaya-bisa-juara"&gt;Hamilton Tak Percaya Bisa Juara&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:100%;" &gt;&lt;a style="font-family: arial;" href="http://www.f1.com/news/headlines/2008/11/8632.html"&gt;Massa victorious, Hamilton champion after nail-biting finish in Brazil&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/717549166020080232-472539916700514541?l=psikoplak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/psikoplak/~4/UNkShEgYiGE" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/psikoplak/~3/UNkShEgYiGE/f1-2008-last-dramatic-race.html</link><author>noreply@blogger.com (psikoplak)</author><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://psikoplak.blogspot.com/2008/11/f1-2008-last-dramatic-race.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-717549166020080232.post-6098624446585682533</guid><pubDate>Sat, 01 Nov 2008 00:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-11-01T07:33:44.879+07:00</atom:updated><title>Refreshing Setelah Menemukan Dua Hari yang Kosong (dan akhirnya bisa bersenang-senang sejenak) saat Mid!</title><description>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Puas rasanya semalam aku bisa menumpahkan hasratku untuk surfing-surfing walopun niat awal cuma sekedar liat-liat FS yang mangkrak tak berdaya selama UTS. Yah, ginilah sakitnya hidup di jaman globalisasi nan serba canggih ini, kalo nggak ada koneksi dengan internet yah berarti mesti siap-siap ketinggalan jaman. Ironis memang, di saat aku begitu berhasrat untuk terus menjalin silaturahmi dengan dunia maya, keadaanlah yang membuatku merasa sangat dibatasi untuk terus melanjutkan ibadah yang mulia dan bikin ketagihan ini. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Yah… keadaan, dimana-mana selalu keadaanlah yang disalahkan. Sebenernya kasihan juga sih sama kata benda yang satu ini, tapi mau gimana lagi? &lt;i&gt;Lha wong &lt;/i&gt;aku juga menderita karena keadaan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;“sebenere keadaan apa to dab? Dari tadi ngomongin keadaan, aku bingung dewe moco tulisanmu!”&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sabar donk mas… kalo crita tu yang runtut, jadi jelas a-i-u-e-o-nya! Ya gini ini, keadaan mahasiswa sekarang yang nggak punya leppi buat wi-fi-an, atau sekadar minjem punya temen, tapi minjemnya lamaaa… banget! (ada gak ya temen yang model gini?) Keadaan itulah yang menyusahkanku dari hari ke hari untuk terus menjalin ukhuwah internetaniyah dengan dunia maya. FS, blog, Google, semua terasa begitu mahal kala aku menyambangi warnet-warnet jaman sekarang karena itulah satu-satunya koneksiku ke dunianya Ronaldisko selain tentu saja, meminjam &lt;s&gt;dengan paksa&lt;/s&gt; leppi dan HP orang lain untuk sekedar update berita-berita terbaru. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tapi baru tadi malam akhirnya aku benar-benar bisa merasakan puasnya surfing yang selama ini baru masih dalam awang-awang (tuh kan, mimpi aja belum! Baru sampe awang-awang!). Dengan girangnya dan dengan khidmatnya, aku benar-benar menikmati tiga jam malam menjelang dini hari tadi untuk sekedar membalas comment-comment di FS dan sightseeing beberapa blog tanpa dihadapkan dengan masalah waktu akses. Kegiatan menyenangkan ini nggak mungkin aku lakukan kalo masih ngakses dari warnet konvensional, dimana waktu akses bagaikan bom waktu yang siap meledakkan &lt;s&gt;dompet&lt;/s&gt; kapan saja bila kita lengah memelototi billing. Sebagai anak kos, tentu saja aku nggak mau uang makan dan uang jajan harus terpangkas gara-gara kesenangan sesaat &lt;s&gt;nan bermanfaat&lt;/s&gt; ini. Apalagi bila urusannya udah uang pulsa. Wah… kalo kejadiannya seperti itu, nggak bisa ditolerir lagi!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Untunglah tadi malam aku nggak nyambangin warnet-warnet konvensional &lt;s&gt;yang mencekik bagaikan rentenir&lt;/s&gt; itu. Aku bisa dengan bebas bermain Firefox dengan billing yang teronggok di sudut taskbar, menanti untuk sekedar diintip oleh sang user. Yah, malam tadi aku benar-benar nggak memperdulikan billing, aku nggak butuh billing sama sekali. Karena aku bisa memperkirakan sendiri biayanya: 3 jam = 3000 perak!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Serius! Ini nggak main main-main. Di jaman yang serba krisis ini, sampe-sampe dollar AS jadi Rp.11000/dollar dan kata-kata krisis juga bisa diambil buat judul game, masih ada saja warnet yang berbaik hati dan setia dengan sumpah anak kost, bahwasanya anak kost dimanapun dan kapanpun harus mempertimbangkan sesuatu dari dompetnya! Hehehe… Nama warnet ini tak jelas, mungkin kalo boleh kubilang tak bernama karena usut punya usut, denger-denger ni warnet adalah lab.komputer yang dialihfungsikan jadi warnet pada malam hari. &lt;s&gt;Surga&lt;/s&gt; itulah warnet (lab.komputer) Fak. Teknik UNY. Letaknya agak tersembunyi memang, karena biar nggak terlalu gampang ditemuin orang, yaitu di sebelah Utara Puskom UNY. Lah… setelah melewati gerbang pagar kawat itulah, kebebasan para netsurfer yang tak bersenjatakan laptop sudah di depan mata, menunggu diwujudkan… bila memang penuh dan harus antri. Tapi &lt;i&gt;nek &lt;/i&gt;kosong melompong, ya silakan tinggal nyelonong!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“&lt;i&gt;nek ngono kuwi carane, piye ra entuk murah? Lha wong fasilitas komputere yo duwe’e lab komputer fakultas. Ibaratnya a’de tinggal mbayar penjaganya thok!”&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Wah… kalo urusan-urusan kaya’ gitu saya kurang paham juga. Yang penting kita sebagai user tinggal &lt;i&gt;ndongkrok&lt;/i&gt;, eh salah deng, duduk, masukkin id, klak-klik mouse, &lt;s&gt;nonton downloadan sepep kalo sempet&lt;/s&gt; pantengin monitor, selesai, bayar! Yang penting murah coy…. Ga peduli lagi sama mas bill!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Anehnya lagi, semalam entah karena saking baiknya tu warnet atau memang ada diskon di atas jam 12 atau barangkali billing-nya emang perlu dibenerin, harga aksesku yang seharusnya 3000 perak mendadak setelah &lt;s&gt;dikonfrontasikan&lt;/s&gt; &lt;s&gt;dikondomisasikan&lt;/s&gt; dikonfirmasikan dengan mas-mas penjaga warnet, cuma butuh 1800 perak sebagai kompensasi aksesku selama 3 jam!! &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;What the hell!! Apa neraka!!&lt;/span&gt; Perlu dikembangkan dan disebarluaskan ni warnet di seantero jagat raya! Dengan bisnis MLM kalo perlu!  Jadi misalnya nanti kalo ada yang mo bikin warnet murah, mas-mas penjaganya bisa menawarkan diri. Nantinya yang bisa mengajak orang paling banyak, dialah yang dapat bonus member-get-member dan warnetnya bisa dibebaskan dari biaya akses! Mau,mau,mau….&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Oya, setelah tadi malam sempet main-main bentar ke &lt;a href="http://kantinmilan.org"&gt;kantinmilan.org&lt;/a&gt;, komunitasnya blogger ilkomp ugm dan aku juga sempat baca-baca barang sejenak blog-blog orang yang aku kenal, ternyata baru kusadari bahwasanya sebagian dari mahasiswa UGM, khusunya ilkomp mendapati keadaan dirinya sangat sulit untuk mengungkapkan apa yang ada dalam pikiran. Dan sebagian dari sebagian yang tadi mendapati dirinya kesulitan dan terserang rasa malas untuk sekedar menulis kehidupan sehari-harinya di blog. Mereka malah lebih senang mengetik script php daripada mengetik suatu tulisan yang paling tidak bisa meramaikan dan memperbaharui blog mereka. Dari sini dapat diambil kesimpulan bahwasanya kebiasaan menulis belum begitu berkembang di lingkungan mahasiswa UGM, termasuk daku sendiri. Sama halnya dengan kebiasaan berbahasa Inggris, yang membuat universitas ini melahirkan mahasiswa yang benar-benar merakyat karena memang bahasa yang fasih diucapkan ya memang cuma bahasa Jawa (&lt;i&gt;jare dosen ilkomp lho ki!&lt;/i&gt;). Ironis memang, sama-sama menang bila diadu dalam hal otak dengan universitas besar lainnya, tapi kalau sudah disuruh presentasi dengan bahasa Inggris, &lt;i&gt;yo isone mung koyo ngono…..&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Hah, terlalu banyak membocorkan rahasia keluarga sendiri malah &lt;i&gt;ndak &lt;/i&gt;didemo nantinya. Cabut aja deh…. Cucian numpuk, setrikaan juga bejibun! Saatnya bergerak lagi!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;“ya laundry donk mas, kan sekarang udah murah?”&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;No way, terakhir kali ngelaundry dua celana jeans-ku dan masing-masing sepotong hem dan sarungku hampir ilang karena seminggu dicari nggak ketemu-ketemu! Damn!!!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Siang nanti juga ada pameran. Siapa mo dateng ni? Setidaknya kita cuma bisa berharap pada kurs dollar yang sudah melonjak dengan kurang ajar ini! &lt;i&gt;Arep tuku LCD  je&lt;/i&gt;…..&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dan yang lebih kurang ajar lagi, Stefyku agak-agak kurang waras! Nggak enak diajak main, ada beberapa masalah dengan penampilannya! &lt;i&gt;Tak kuras wae po utekmu?&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/717549166020080232-6098624446585682533?l=psikoplak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/psikoplak/~4/OXoXW5acC6w" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/psikoplak/~3/OXoXW5acC6w/refreshing-setelah-menemukan-dua-hari.html</link><author>noreply@blogger.com (psikoplak)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://psikoplak.blogspot.com/2008/11/refreshing-setelah-menemukan-dua-hari.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-717549166020080232.post-8634857107913824336</guid><pubDate>Fri, 31 Oct 2008 16:46:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-10-31T23:56:21.349+07:00</atom:updated><title>Sebuah Surat untuk Sahabatku, yang Sebenarnya Comment Friendster yang Tidak Lagi Muat untuk di-submit-kan</title><description>Kepada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabatku Dian tersayang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yan, mungkin saat kau buka FS-mu, kau menemukan comment dariku yang sungguh pilu bila tuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dibaca dengan bahasa baku. Kalimat-kalimatnya mungkin agak ga nyambung, tapi inilah yang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ingin aku tulis sebenarnya (mungkin lebih baik di message-kan aja kali ya?) :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"ya3... dian2, dirimu selalu penuh dengan kontroversi yah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin kelahiranmu juga penuh dengan kontroversi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kiye anake sapa ya? deneng lewih mirip bapake ikrom?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ngilang2na po piye? ra oleh sebut2 merk? ilang tenanan tau rasa lho! ra ono gantine!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;koq kamu gitu sih yan? gak pernah cerita WIL-mu! aku sebagai kekasih yang tak dianggap ini sebenarnya juga ingin dimengerti...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wakakakakakka..... :p&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mbok ya di share, jadi kan aku bisa juga share, sharing my wife!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wahahahahaha.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;your life is your choice yan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;your choice is your risk!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nek mumet koding, ya emang kowe sing milih tetep koding ta? kalo bikin mumet ngapain koding?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku ki sante sebenernya karena bingung untuk menentukan jenis kegiatanku yan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebenernya udah banyak ide2 gila dipikiran yang siap diledakkan, tapi ya itu... 4WI takkan mengubah suatu kaum jika mereka tidak berusaha merubahnya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dadi intine, aku belum punya motivasi untuk melakukan apa2 yang kumau... selalu saja banyak halangan untuk menelorkan ide2ku yan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mbok nek duwe ilmu apa2 dishare juga yan! aku kan juga masih nganggur! nek iki bedo mneh, sharing my knowlegde judule!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wekekekeke..... :&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;makanya, bantu aku terus ya yan! men dina2ku selalu termotivasi! wong tangi esuk ya tembe jam 9, begimana mo termotivasi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lah, malah curhat, ra papa lah, nek ora neng FS ra bisa curhat dadi!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hew3....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;salam dahsyat! (lho? kaya' mottone MLM sepatu?)"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup semanten.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin yang ini lebih gak nyambung lagi, tapi ra popo lah! resikomu dewe mbaca tulisan iki!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/717549166020080232-8634857107913824336?l=psikoplak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/psikoplak/~4/nOD7vsY3HtI" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/psikoplak/~3/nOD7vsY3HtI/sebuah-surat-untuk-sahabatku-yang.html</link><author>noreply@blogger.com (psikoplak)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://psikoplak.blogspot.com/2008/10/sebuah-surat-untuk-sahabatku-yang.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-717549166020080232.post-3510601072375003018</guid><pubDate>Sun, 26 Oct 2008 14:27:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-10-26T21:30:28.749+07:00</atom:updated><title>Tiga Hari yang Mengejutkan dan Aku Sampai Syok Mendengarnya!!</title><description>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Tiga hari ini aku lagi dibuat bingung dan surprise berat dengan berbagai peristiwa. Here they are:&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Untuk pertama kalinya sebagai ketua Basecamp Rekmed, aku diuji suatu masalah : menngoreksi dan mengklarifikasi kesalahpahaman angkatan atas pada salah satu artikel buletin KR (Kedaulatan Rekmed) yang mengejutkan pada debut pertamanya terbit. Sangat disayangkan memang, pada debut terbitnya yang pertama buletin KR harus menuai kecaman dari angkatan atas yang tersinggung pada salah satu artikel. Sebagai pihak yang dirugikan karena nama mereka dipublikasikan dengan tidak layak dan dianggap dijatuhkan pada artikel tersebut, mereka menuntut klarifikasi lebih lanjut dari anggota basecamp yang masih aktif dan aku sebagai ketua, harus bagaimana lagi wajib memfasilitasi forum pengklarifikasian tersebut. Parahnya, aku nggak bisa mengontrol forum tersebut, sebab ya…itu, ketrampilan silat lidahku memang &lt;i&gt;tak&lt;/i&gt; akui kurang. Untung ada si Galuh, sang Ibu Sekjen dan penasehatku yang bisa mengimbangi garangnya serangan psywar angkatan atas.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Secara mengejutkan – aku sampai terharu melihatnya – jumlah pendaftar dan peminat OR Basecamp Rekmed melebihi ekspektasiku. Sampai-sampai formulir pendaftaran yang disediakan masih kurang untuk meladeni (relatif) banyaknya peserta yang mendaftar. Dan hal ini yang membuatku terharu, baik terharu karena jumlahnya melebihi perkiraan atau terharu karena terlalu bingung untuk menentukan mana yang layak untuk masuk anggota Basecamp, nggak tega sama yang nggak keterima soalnya. Yah…semua pendaftar OR, bersiaplah dan berdoalah semoga kalian diterima semua! Whahahahaha….&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Lhaaa…yang ini lebih mengejutkan lagi. Bukan bermaksud gosip atau ber-ghibah, tapi kejadian ini memang yang paling seru di lingkungan anak-anak rekmed 2007 sekarang ini. Bagi anak-anak Rekmed pasti akan dianggap kuper kalo nggak tahu berita ini. Kejadian yang mengejutkan ini datang dari pasangan impossible dan unpredictable, temen deketku sendiri : si Ari dan si Nunngky. Kenapa aku bilang impossible dan unpredictable? Sebab emang pasangan ini nggak disangka, nggak diduga, tak dinyana, dan nggak pernah dibicarakan sebelumnya tiba-tiba membuat suatu kejutan kaya’ geledek di siang bolong dengan peresmian jadian mereka. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Walopun diem-diem mereka sembunyikan kejadian sesungguhnya, toh dalam waktu kurang dari 48 jam ketauan juga. Ibarat kentut yang nyegrak, ditutup-tutupin dan berkilah apapun, pelakunya bisa ketauan juga kalo dicium pantatnya. Sapa juga yang mau nyium-nyium pantat orang kentut, kurang kerjaan aja! Hehehe…. Padahal kabar burung sebelumnya si Ari tengah dinanti-nanti oleh seorang gadis dari Banyuwangi yang tak mau disebutkan namanya. Hehehe… &lt;i&gt;ndak nesu &lt;/i&gt;anaknya kalo dipublikasikan di sini. Oh… begitulah CINTA, DERITAnya tiada akhir…. Sabar yo Rum… masih banyak kok cowo’ lainnya yang dari Sunda! (Welah… malah keceplosan nyebutin merk)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dan ini mungkin kejadian yang paling mengejutkan : seminggu sibuk ngublek-ngublek Basecamp, ternyata baru nyadar kalo besok udah mulai UTS! Damn shit! Materi belum kumpul, catetan bolong-bolong, dan berbagai ketololan lainnya yang bisa membuatku nggak siap buat ngadepin UTS, include urusan-urusan Basecamp yang terlalu pusing untuk kupikirkan sendiri. Ayo, temen-temen selain Bu Penasehat Galuh : HELP ME PLEASE!!!! Aku sangat butuh uluran tangan dan ide-ide segar kalian. I’ll apreciate it. I swear!!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Di luar ketololan-ketololan yang diatas kertas emang bisa membuatku nggak siap ikut UTS, entah dapat kekuatan dari mana aku merasa begitu optimis dengan UTS besok. Tapi nggak tau ni, optimis bisa ngerjain soal-soalnya, optimis dapat nilai bagus, atawa optimis dapat contekan. Hihihi… pokoknya semua rasa optimis tentang UTS campur aduk di pikiranku sekarang. Aku harap sih, rasa optimis ini bukan rasa optimis yang menipu, kaya’ kejadian yang sudah-sudah. Optimis banget bisa garap soal, eh… malah ternyata nilai nggak sesuai harapan. Semoga saja…. Wish me luck guys!!&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/717549166020080232-3510601072375003018?l=psikoplak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/psikoplak/~4/8ZfThbg6kfE" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/psikoplak/~3/8ZfThbg6kfE/tiga-hari-yang-mengejutkan-dan-aku.html</link><author>noreply@blogger.com (psikoplak)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://psikoplak.blogspot.com/2008/10/tiga-hari-yang-mengejutkan-dan-aku.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-717549166020080232.post-1088112767548447850</guid><pubDate>Wed, 15 Oct 2008 22:47:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-10-16T05:57:57.123+07:00</atom:updated><title>Balada Hidupku</title><description>Akhirnya (agak) Nyante Juga…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makrab Rekmed, beres… walopun acaranya menurutku agak-agak absurd gitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara tanggunganku di Himakom, Syawalan juga beres…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, it’s time to relaxaxing my mind! Yeah…!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah, gini lah nasib orang yang sok cari kesibukan. Pas lagi nganggur, pengen kerjaan. Pas lagi banyak kerjaan, eh… males banget ngerjainnya, berharap ada waktu buat bisa nyante seperti pas nganggur. Yah, minggu-minggu ini memang aku rasain keanehan seperti itu. Entah kenapa… padahal aku hanya berharap menjadi orang biasa yang selalu ada kegiatan yang bisa enjoy saat kukerjakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makrab Rekmed yang sangat kukahawatirkan – sampai-sampai nggak bisa tidur menjelang hari-H – akhirnya bisa dilaksanakan dengan lancar, yah… walopun dari sudut pandangku yang seorang anggota INEX, acaranya boleh dibilang terlalu absurd – dan mungkin teman-teman INEX lainnya akan setuju dengan hal ini – tapi se-enggaknya para peserta nggak terlalu mengetahui betapa absurd dan kacaunya manajemen acara makrab kemarin.  Kalau hanya jadwal yang flexibel karena menyesuaikan pembicara sih, agaknya bisa dimaklumi – secara, kejadian seperti itu kan insidential, nggak terduga – tapi kalau pemandu malah menggantikan tim acara dan sie keamanan, bahkan sie konsumsi dan sie P3K, itu sudah terlalu menunjukkan keabsurdan dalam job-description kerja sebuah tim dalam acara. Memang, kesalahan terbesar dan paling fatal ketika makrab kemarin adalah tidak adanya job-desc dan rundown serta juk-nis yang jelas, bahkan H-1 acara sama sekali nggak ada briefing untuk panitia, nggak juga Technical Meeting untuk peserta. Tim acara malah lebih sibuk mempersiapkan drama Lip-sync – yang nggak bagus-bagus amat, dari segi rekaman atau ceritanya – tanpa berpikir untuk menyerahkan tanggung jawab menjelaskan job-desc, dll kepada anggota tim acara yang lain. Dan dari situlah ke-absurdan acara makrab ini dimulai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasanya nggak etis kalau terus-terusan menngkritik apa yang sudah terjadi. Penyesalan terhadap masa lalu nggak akan bisa merubah masa lalu itu, hal itu malah akan menjadi beban bagi rencana untuk masa depan. Yah, setidaknya ditengah-tengah ke-absurdan makrab ada satu hal yang membuatku terhibur. Kelompokku, Miusakustika bisa meraih double winner sebagai The Best Team dan sebagai Tim Pemenang Outbound. Padahal sebelumnya di permainan outbound Pos I kita sangat frustasi karena kalah 3 kali berturut-turut, menyebabkan kita mendekam cukup lama di Pos I. Tapi untunglah, entah keajaiban dari yel-yel yang diganti atau apa, setelah Pos I kita akhirnya bisa menguasai semua permainan. Good job guys…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara syawalan Himakom-ku kemarin juga akhirnya bisa rampung dengan lancar. Ternyata pemadaman listrik bersama yang diisukan sebelumnya nggak berpengaruh dengan listrik di Milan. Nggak tahu, mungkin saat pemadaman genset UGM menyala, sehingga listrik di Milan nggak padam sekalipun. Selain itu juga ada banyak hal tak terduga lainnya. Walopun listrik tetap nyala, tapi ternyata speaker di ruang acara malah mati, membuat acara molor setengah jam dari yang ditentukan. Untung saja sang koor OP, Mas Norak dengan sigap meminjam mic wireless dan speaker portable di TU, dan nggak jadi ada acara bisik-bisikan selama acara. Oya, ada satu masukkan penting dari Dedi, bahwa sebelum mengadakan acara dan mempublikasikannya kita sebaiknya nego dulu dengan pembicaranya agar bisa ditentukan tanggal yang tepat untuk diadakan acara tersebut yang juga sesuai dengan waktu longgar si pembicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rencanaku sekarang agaknya akan menghirup udara bebas barang sejenak, melupakan hal-hal berbau organisasi dan acara sebentar dan mulai fokus ke kuliahku lagi. Jujur, menjelang midterm ini aku belum menguasai satu mata kuliahpun, kecuali praktikum VB dan Basis Data. Sejenak kembali ke hidup normal yang serba nganggur banyak acara. Sejenak bisa bermain-main dengan Stefy yang sudah agak lama kucampakkan. Dan sejenak bisa tidur dengan perasaan tenang. Kemudian nggak lama aku akan terjun lagi ke dunia lainku dan mulai membahas kelanjutan hidup Basecamp Rekmed.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah… inilah hidupku sekarang….&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/717549166020080232-1088112767548447850?l=psikoplak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/psikoplak/~4/88pETH-qvrU" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/psikoplak/~3/88pETH-qvrU/balada-hidupku.html</link><author>noreply@blogger.com (psikoplak)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://psikoplak.blogspot.com/2008/10/balada-hidupku.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-717549166020080232.post-121314497017639169</guid><pubDate>Tue, 07 Oct 2008 21:55:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-10-08T05:03:36.158+07:00</atom:updated><title>Back to Jogja, Back to Normal Life</title><description>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Jogja… I’m home…. Akhirnya setelah menikmati kepuasan hidup  di rumah dan menikmati kebosanan tiada tara karena kurang kerjaan plus ga bisa  main ma temen2 karena lagi pada belum balik dari mudik ke tempat sodara2nya plus  lagi semua rencanaku lebaran di rumah gagal total sebab ortu juga  keliling-keliling silaturahmi kesana-sini, aku sekarang sudah nancep lagi di  Jogja sodara-sodara! Oh, yesss! Paling nggak selama aku di sini, waktu yang  paling luang pun bisa kuisi dengan main GTA. Coba kalo di rumah, boro-boro main  game buat nonton film aja gambarnya putus-putus tiada ampun. Jangan lagi sejak  kemaren PC di rumah mendadak &lt;i&gt;hang &lt;/i&gt;kalo mau buat ngopy. Ga perduli entah  itu ngopy file bergiga-giga atau ngopy sebuah folder kosong. Walhasil insiden  itu melengkapi kebosananku selama liburan lebaran di rumah. BeTe BeTe ah… BeTe  BeTe ah….&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Anyway, balik ke Jogja mepet masuk kuliah kaya’ sekarang ini  ternyata ga’ membuat aku lega. Sebab udah banyak list tugas yang menunggu selain  tugas kuliah itu sendiri. Ngerampungin persiapan makrab dan siap-siap buat acara  syawalanku udah nunggu di depan mata untuk diselesaikan. Walhasil malam ini aku  nggak bisa leyeh-leyeh sepenuhnya. Surat-surat undangan syawalan belum kelar,  co-card kelompok makrabku yang tak janjiin dibuat secepetnya juga belum disentuh  satu jengkalpun. Belum lagi tugas-tugas kuliah. Hiks… It isn’t a nice welcome  for me.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Oya, di blimbingsari sekarang ada pemandangan ajaib : untuk pertama kalinya aku bisa liat Burjo Blimbingsari bener-bener tutup. Biasanya tu burjo ga pernah sampe se-ekstrim itu tutupnya. Maklum lah orang bukanya full 24 jam. Pemandangan ini membuat aku ndak punya pilihan alternatif lain buat makan malem. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yo wez, &lt;/span&gt;akhirnya makan malem di warung DW, salah satu dari sekian gelintir warung yang buka saat minggu-minggu lebaran di blimbingsari. Mengenaskan!!&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Yawdah lah, daripada meratapi nasib mending cepet-cepet  digarap, so I can sleep earlier this night. Masih ngantuk nih dari perjalanan  tadi siang! Pegel juga!&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/717549166020080232-121314497017639169?l=psikoplak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/psikoplak/~4/rViSVyKZkk4" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/psikoplak/~3/rViSVyKZkk4/back-to-jogja-back-to-normal-life.html</link><author>noreply@blogger.com (psikoplak)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://psikoplak.blogspot.com/2008/10/back-to-jogja-back-to-normal-life.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-717549166020080232.post-4513271538685454251</guid><pubDate>Tue, 30 Sep 2008 17:28:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-10-01T00:36:50.894+07:00</atom:updated><title>Ramadhan The Final Day - Tommorow It's Iedul Fitri Day!</title><description>Assalamualaikum....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari terakhir puasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besok udah mulai lebaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat gema takbir dikumandangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat bedug ditabuh bertalu-talu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat mercon-mercon memekakkan telinga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saatnya 'tuk ucapkan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Minal Aidzin Wal Faidzin.... Mohon Maaf Lahir dan Batin!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1429 H!" (bagi yang merayakannya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita bisa kembali fitri, suci, dan bersih lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga amalan kita di bulan Ramadhan bisa diterima Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga ampunan bisa diberikan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita tetap istiqomah dengan ibadah kita selama Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita bisa berjumpa lagi dengan Ramadhan yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amin.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamualaikum wa rokhmatullahi wa barokatuh....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/717549166020080232-4513271538685454251?l=psikoplak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/psikoplak/~4/VaBgjRWhClw" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/psikoplak/~3/VaBgjRWhClw/ramadhan-final-day-tommorow-its-iedul.html</link><author>noreply@blogger.com (psikoplak)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://psikoplak.blogspot.com/2008/10/ramadhan-final-day-tommorow-its-iedul.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-717549166020080232.post-4541623167946730613</guid><pubDate>Sun, 21 Sep 2008 01:16:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-09-21T08:20:15.434+07:00</atom:updated><title>Ramadhan the 21st day – It’s a Joyful Day, Maybe…</title><description>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Assalamu’alaikum…&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Hah, dah tiga hari ni aku menderita radang tenggorokan yang  amat sangat menyiksa. Puncaknya baru aja kemarin, udah radang tenggorokan  ditambah pula pusing-pusing &lt;i style=""&gt;lan  &lt;/i&gt;hidung mampet! Kaya’nya ni tanda-tanda bakalan flu. Eh, bener aja dari tadi  malem sampe pagi ni aku meler-meler terus. Mana ingusnya ingus cair lagi, susah  buat dimain-mainin! He….&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tapi… hari ini aku udah mulai baikan. Alhamdulillah….  Pusing-pusing udah ilang, paling tinggal melernya &lt;i style=""&gt;thok &lt;/i&gt;yang masih. Radang yang tambah  parah kemarin gara-gara dipaksa ngamen babak ke-2 juga udah mulai baikan. Oya,  ntar bakal aku critain ngamen babak keduanya. Sekarang rencananya mo ngapain ya?  First task kaya’nya nyuci baju tumpukan dari minggu kemarin deh. Udah terlanjur  ngerendem baju cucian abis subuh soalnya. &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Masih bingung nih mo mudik kapan. Masih ada dua pilihan, hari  ini pa besok Selasa. Tiap hari ada untung-ruginya juga sih kalo mo mudik.  Penginnya sih pulang sekarang biar bisa cepet-cepet merasakan kembali dahsyatnya  masakan mami, plus bapak juga lagi baru aja dateng kemaren buat kuliah  ekstensinya lagi. Kalo gitu kan pulangnya bisa dibayarin! He… dasar muka-muka  gratisan, muka-muka tebengan yah kaya’ gini. Tapi kalo pulang hari Selasa aku  bisa tenang ikut kuliah Basis Data yang denger-denger sih kata anak Komsi  dosennya susah diajak kompromi soal nilai. Plus besoknya juga mau dikasih tugas  buat liburan. Kalo gini kan khawatir juga kalo mau TA – titip absen – sama temen  yang masih di Jogja. Bisa-bisa ntar tiap mahasiswa dipanggilin satu-satu buat  absennya karena saking sedikit yang berangkat. Tapi masih nunggu balesan sms si  Kukuh – anak RM 2008 – juga denk. Coz, katanya dia mau mudik Selasa juga. Kalo  bisa siang, nunggu aku kuliah dulu kaya’nya kita bakalan touring bareng. Aku ke  Purwokerto dia ke Purbalingga. Agak aneh juga liat dia pas pertama kali. Anak  Purbalingga bukannya ngomong ngapak, tapi malah gua-gua lo-lo! Selidik punya  selidik, usik punya usik ternyata dia cuma numpang lahir di Purbalingga, tempat  mbahnya tapi kalo rumah adanya di Jakarte sono. Gitu nyak… babe… ngkong… ncing…  ncang…! Untuk sementara masih berat ke hari Selasa sebab selain faktor-faktor  pendukung di atas aku juga mau pamitan dulu sama adek baruku yang sekarang masih  di rumah. Pamitan besok pas dia masuk kuliah aja lah! Abang pulang dulu ya dek!  Hehehe…&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Oya, malem Sabtu kemarin kita nyempetin buat ngamen terakhir  kalinya sebelum liburan n sebelum si boss Harum mudik. Massa ngamen gelombang  dua kemarin tambah banyak. Ketambahan Dian Mas Teplok, Car2No, Milah, Adi, sama  de’ Nungky (yang belum kesebut langsung aja daftar! He…). Wah… semakin banyak  cewe’nya mungkin bakal dapet lebih banyak duit. Gitu pikiranku pertamanya.  Apalagi si Milah mau merelakan diri jadi penarik recehan di tim 2 – tim ngamen  bagi yang belum pernah ngamen sebelumnya – wich is bakalan makin banyak  cowo-cowo yang mungkin mau ngasih duit paling nggak puluhan ribu demi ngeliat  pesonanya. Tapi itu semua CUMI… cuma mimpi! (kaya’nya kata-kata yang satu ini  lagi ngetrend ya dimana-mana?) Karena eh karena selain si Milah malu-malu  narikin saweran di debut ngamennya kemarin, sang gitaris tim 2 Dian Mas Teplok  terlalu idealis pas ngamen. Dia maunya setiap warung yang disambangin lagunya  gonta-ganti terus. Ya kalo warungnya cuma lima sih ga masalah, lah ini warung  ada puluhan mau gonta-ganti lagu. Bukannya ngamen, malah ntar sibuk nentuin lagu  mana yang mau dimainin selanjutnya. Sebab ga’ semua anak hapal semua lagu-lagu  masa kini. Sebagian, termasuk aku kebanyakan apalnya lagu-lagu jadul gitu. Maka  dari itu dan oleh sebab itu akhirnya kita sepakat cuma make tiga lagu yang emang  kuncinya gampang dimainin sama si Mas Teplok, ’30 Menit’-nya Jamrud,  ‘&lt;s&gt;Dick&lt;/s&gt; Dik’-nya Wali, n ‘Kemesraan’ punya Bang Iwan Fals (Bener ga sih?).  Capek muterin Senturan sejaman penuh akhirnya kita pulang ke kandang  masing-masing. Setelah diitung-itung, pendapatan tim 1 ternyata menang telak  lawan pendapatan tim 2. Tapi setelah ditotal-total sebenarnya ga banyak-banyak  amat, jauh dari impian kita buat dapet paling nggak seratus ribu dalam semalem.  Kita cuma dapet 63.700 perak. Usut punya usut, bukan usut bukan kentut ternyata  faktor penyebab pendapatan kita relatif sedikit dari ngamen sebelumnya karena  pengunjung malem sabtu kemarin lumayan sepi, nggak serame sebelumnya. Plus  kebanyakan customer kita ngasihnya recehan. Emang nasib…. Tapi ngamen tetep kita  lanjutin abis liburan lebaran. Yo… tetep semangat temen-temen! Demi Danus dan  Makrab kita relakan muka unik kita jadi pasaran!&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dah ah, mo nyuci dulu…. &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Arivederchi…&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Wassalam…&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/717549166020080232-4541623167946730613?l=psikoplak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/psikoplak/~4/wt2nh-FnJQE" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/psikoplak/~3/wt2nh-FnJQE/ramadhan-21st-day-its-joyful-day-maybe.html</link><author>noreply@blogger.com (psikoplak)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://psikoplak.blogspot.com/2008/09/ramadhan-21st-day-its-joyful-day-maybe.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-717549166020080232.post-4172748072338231733</guid><pubDate>Fri, 19 Sep 2008 00:11:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-09-19T07:20:21.388+07:00</atom:updated><title>Ramadhan 19th day - Memorizing Last Night</title><description>&lt;div class="Section1"&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Assalamaualaikum…&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Met pagi semua… pagi yang cerah, embun yang indah, suara  burung beo tetangga yang syahdu, dan suara kesibukan di pagi hari anak kost yang  enerjik. Semuanya membuatku ingin tidur lagi (Lho? &lt;i style=""&gt;Piye mas?&lt;/i&gt;)&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Duh… sudah lama sekali ni blogku mangkrak. Kasian si blognya.  Sini blogku sayang, tak isinen lagi….&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Aku mau cerita kejadian tadi malem…. Tatarataraaatttt…..&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(102, 102, 102);" class="MsoNormal"&gt;Ramadhan 18&lt;sup&gt;th &lt;/sup&gt;day – Ngamen is Underway, Rekmeders  New Street Musician&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(102, 102, 102);" class="MsoNormal"&gt;Wuih, semalem kita akhirnya setelah nunggu berabad-abad tanpa  kepastian &lt;s&gt;mendapat pesangon dari perusahaan &lt;/s&gt;buat kumpul dari anak-anak,  nekat buat nyoba jadi street musician. Pas momennya lagi tepat, pas lagi  males-malesnya traweh, eh… kok anak-anak pada mau dikumpulin buat ngamen. Inilah  yang namanya keajaiban sodara-sodara… bagaikan pucuk dicinta ulam pun tiba  (loh…?). Hasil jerih payah Harum koar-koar dan ngabis-abisin pulsa buat  ngumpulin tuh anak-anak bengal buat ngamen terbayar sudah. Yah… walopun  pertama-pertama mereka kayaknya agak sedikit terpaksa sambil pasang muka yang  direkuk-tekuk gitu kaya’ baju belum disetrika (terutama si Prise yang kaya’nya  lagi bete banget), tapi toh akhirnya kita berangkat juga berbekal gitar colongan  dari Dian Mas Teplok yang terpaksa mengkhianati kita ga ikut ngamen gara2  ngambil traweh di mesjid, galon buat tabuhannya, dan ecek-ecekan  (maracas-maracasan) dari botol air mineral yang dimasukkin beras biar tambah  seru ngamennya. Tujuan kita semalem ngikut yang udah pernah ngamen, wich is  Himakom di Senturan. Katanya sih disana jarang ada premannya, trus juga banyak  juga kuliner hotspot di sana alias tukang jualan makanan, baik yang kaki lima  taopun yang resto.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(102, 102, 102);" class="MsoNormal"&gt;Ngamen kita mulai dengan penuh keraguan, penuh harapan, dan  penuh kebimbangan (bedanya keraguan sama kebimbangan apa ya? Au ah gelap, yang  penting bahasanya keren kaya’ di novel). Ragu bakal dapet banyak duitnya,  harap-harap cemas nunggguin duit ribuan yang keluar, bimbang bagaimana muka kita  nanti setelah ngamen. Kita sampingin aja dulu pikiran-pikiran itu yang penting  kita coba ngamen kaya apa rasanya, gitu mindset kita pertama. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;Yo wes  to&lt;/i&gt;, akhirnya kita nyoba nyanyi lagunya ST-12 “Rasa yang Tertinggal” dan  ternyata apa sodara-sodara? Kencring… kita cuma dapet empat ratus perak  sodara-sodara! Aduh… kalo kaya’ gini caranya ngamen semaleman suntuk juga ga  bakal dapet lebih dari 20 ribu. Belum lagi ntar ada yang ga mbayar walopun ga’  kena gigi (maksud lo??? Kena gigi ga usah bayar?). Padahal kita pengin banget  paling nggak dapet 50 ribu kaya’ anak-anak himakom sebelumnya. Daripada pusing  mikirin duit yang mau kumpul berapa, akhirnya kita ngamen dengan &lt;s&gt;dada&lt;/s&gt;  hati terbuka. Berapapun dapetnya yang penting kita seneng-seneng ‘n cari  pengalaman dulu lah! Ya udah akhirnya kita selama hampir satu setengah jam penuh  muter-muterin Senturan. Prise pegang gitar, Ervan pegang kresek buat nampung  duit, yang lain gantian pegang instrumen pendukung sama tepok-tepok ‘n  nyanyi-nyanyi ga jelas. Pokoknya tuh anak dua kerjaannya ga pernah gonta-ganti.  Satu pegang gitar, satunya lagi pegang kresek. Salut dua jempol buat Ervan yang  walopun gayanya udah kaya anak kota lengkap pake sepatu kets putih, tapi dengan  pedenya narikin duit ke customer kita (ceile, customer!). Ga pernah aku liat ada  orang sepede itu, nggak punya masalah kalo mukanya tersebar dengan image si  penarik duit. Emang bener sih kata salah satu temenku yang udah pernah ngerasain  susah dan tengsinnya ketika ngamen, serasa muka ditempelin ke pantat tuh kalo  ngamen kaya’ gini. Tapi no prob lah, demi makrab yang tak kunjung mendapat dana  segar. Demi adek-adek angkatan kita. Merdeka!!!!!!&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(102, 102, 102);" class="MsoNormal"&gt;Akhirnya kita selesai ngamen setelah anggota grup  merengek-rengek minta pulang karena kecapean. Sebenernya masih ada banyak  penjual sih, tambah malem juga malah tambah pengunjung. Tapi emang udah malem  juga jam tengah sepuluh lebih, ga’ baik cewek berkeliaran malem-malem gini. Pas  lagi bulan suci lagi. Sebelum kita go back &lt;s&gt;home&lt;/s&gt; to kost,  disempet-sempetin foto-foto dulu. Kebiasaan orang narsis emang ga’ bisa hidup  tanpa foto-foto kali ya? Sekaligus buat bukti kita ngamen ke temen-temen. Sapa  tau aja ada yang pengen ikut, kan anggota kita juga bertambah. Setelah  dihitung-hitung ternyata kita dapet ribuan 32 lembar dan recehan sejumlah 13  ribu. Alhamdulilah… ga jauh-jauh amat lah dari target impian 50 ribu. Selamat  buat Harum, you’ve done another fund raising task. Congratz…. Jangan lupa  donatur-donatur ‘n sponsor &lt;s&gt;diporotin&lt;/s&gt; ditarikin lagi ya!!!!!&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Yah, gitu lah cerita semalem. Seru bin konyol juga ngerasain  pengalaman pertama ngamen. Moga aja (rencana) ngamen lagi ntar malem bisa dapet  lebih. Bukan, bukan… bukan lebih banyak duit, tapi lebih banyak anggota yang  ikut. Kalo gitu kan bisa bikin dua tim dan otomatis kita ga usah capek-capek  buat dapet duit lebih! (yee… ujung-ujungnya duit lagi!)&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;Yo wes,&lt;/i&gt; mumpung  masih pagi dan mumpung mentari sedang anget-angetnya, waktunya untuk………… tidur  sejenak! Ngantuk bos! Tadi malem jam sebelas baru tidur!&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Cao…&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Wassalam…&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;ZzZZzZZzZZzZZzZZz………&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/717549166020080232-4172748072338231733?l=psikoplak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/psikoplak/~4/daqlAejgnzQ" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/psikoplak/~3/daqlAejgnzQ/ramadhan-19th-day-memorizing-last-night.html</link><author>noreply@blogger.com (psikoplak)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://psikoplak.blogspot.com/2008/09/ramadhan-19th-day-memorizing-last-night.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-717549166020080232.post-3731795957669346366</guid><pubDate>Fri, 12 Sep 2008 17:08:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-09-13T00:11:08.982+07:00</atom:updated><title>Ramadhan the 12th  Day – Giatnya Danus dan Kutukan Makhluk ‘ewer-ewer’</title><description>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Assalamualaikum….&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Bulan puasa Ramadhan hari ke-12 sekarang, nggak terasa yak  udah hampir tengah bulan Ramadhan. Ibarat manusia yang sedang mempersiapkan diri  buat sebuah perjalanan panjang, membekali dirinya dengan apa saja yang mampu dia  bawa untuk perjalanan tersebut agar bisa sampai di tujuan dengan selamat,  seharusnya di tengah-tengah masa persiapan bekalnya dia sudah bisa melengkapi  apa-apa saja yang akan dia bawa agar tak tergesa-gesa menjelang  keberangkatannya. Loh, hubungannya apa ya? Kok yang nulis jadi bingung ndiri  nih? Intinya gini deh, masuk tengah bulan ramadhan aku belum dapet apa-apa! Sama  kaya’ acara makrabku……..&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tadi pagi si seksi fund-raising alias Danus baru aja  melancarkan serangannya untuk dapetin sponsor. Target mereka adalah PT. Kalbe  Farma. Aku yang emang lagi ditempelin sama Harum terpaksa suruh ngikut lagi…  (ga’ ada orang lain ya Rum? Mentang-mentang aku ketua Basecamp, trus kamu jadi  semena-mena maksa aku buat nemenin terus… hikz). Wuih… gedungnya tuh sensasional  banget! Ga’ ada tanda-tanda yang nunjukkin bahwa itu gedung Kalbe Farma. Plang  nama pun ga’ ada. Jadi kita – yang untungnya udah tau tempatnya dari si Yudhis  anak Elins  – agak-agak kebingungan sampe sana. Begitu sensasionalnya,  sampe-sampe kita harus nanya satpam-nya buat mbuktiin itu emang bener-bener  gedungnya Kalbe Farma. Dugaanku sih tu gedung bukan punya PT. Kalbe Farma, tapi  kaya’nya cuma gedung distributornya. Akhirnya kita disuruh nunggu sampe hari  Senin buat kepastiannya setelah Harum nego-nego sama karyawannya. Soalnya si Bos  lagi keluar, jadi kita nggak bisa dapet kepastian langsung. Moga aja bukan  kepastian untuk ditolak! Anggaran kita kurang 1.900.000 man! Ayo siapa yang mau  nyumbang lah…&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Niat ngamen buat nambah-nambah kekurangan anggaran untuk  kesekian kalinya pupus sudah. Padahal udah sepakat kita mau kumpul di tempat  ‘Dedek’ Nungky habis buka dan maghriban. Tapi apa daya, urusan dadakan tiap  orang bisa datang ga’ diduga-duga. Penyedia tempat, terpaksa harus nolak  permintaan buat latihan sebab tempat kumpul yang dijanjiin mau dipake buat acara  si Budhe. Kita juga ga’ bisa maksa, orang Nungky juga numpang di rumah  Budhe-nya. Lah, si Prise yang biasanya jadi aura maker terpaksa harus  bantu-bantu si Aan pindahin barang-barang ke kos barunya. Tanpa dia suasana ga’  asik donk? Ga’ ada yang bisa dibikin target ejekan. Hehehehe… Si Dian apa lagi.  Maminya mendadak dateng ke Jogja buat &lt;i&gt;‘Nyewu Dino’ &lt;/i&gt;(memperingati seribu  hari meninggal) embah putrinya. Praktis tanpa mereka-mereka ngamen kita ga’ bisa  jalan donk? Orang skill-skill musik ada di mereka semua. Yah… terpaksa waktu  abis teraweh kuhabisin buat main ke tempatnya si Depi sekaligus nemuin Harum dan  ngasih tau kabar buruk ini. &lt;i&gt;“Kisah sedih di hari Jumat….”&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Buka puasa tadi diajak si Tono sama Angga ditraktir makan di  Boulevard UGM. Aku heran sama diriku sendiri, udah jalan 12 hari bulan puasa  tapi Buolevard di waktu sore, waktunya ngabuburit ga’ pernah aku sambangin.  Padahal jaraknya terlalu dekat buat dibilang jauh. Yah, apa mau dikata orang  tiap pagi ngampus, sore menjelang buka baru pulang kok! Abis teraweh terus  nggubrak di kasur kalo nggak nyambangin Active.net buat bikin posting baru.  Gimana mau maen jeng? Untung aja tadi abis Ashar maen bentar ke tempat Angga.  Eh, kok ada rejeki dateng, ya udah langsung sambar…. Baru tau lho aku, ternyata  ngabuburit di Boulevard ramenya minta mati ‘n setengah ampun! Kaya’nya kalo  dibandingin sama pasar Beringharjo pas lagi hari Minggu pasti menangnya. Orang  makhluk ‘wer-ewer-ewer’ juga pada berkeliaran di situ pengin ikut ngerasain  hysteria-nya ngabuburit sambil mengais rejeki. Coba kalo di Beringharjo? Mana  ada makhluk kaya’ gitu berkeliaran dengan bebasnya? Banyak lagi! Bikin merinding  aja. Terutama kalo udah dicolek-colek suruh ngasih recehan. Wah, serasa  keperjakaanku udah direnggut sepenuhnya sama mereka. Oh, no…..&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Hasil makan (apa minum ya?) sup buah traktiran si Angga  mbikin aku haus mampus! Sampe di tempat P-Man buat makan, pesen es jeruk. Eh,  malah mbikin tambah haus. Kaya’nya perlu diadakan riset nih : “Seberapa parahkah  es memberikan kontribusi pada rasa haus dibandingkan air garam?” Rasa kepengin  minum banyak air gini padahal ga’ pernah muncul di hari-hari puasa sebelumnya.  Apa jangan-jangan kena kutukan makhluk ‘ewer-ewer’? Mampus aku… mimpi  &lt;s&gt;basah&lt;/s&gt; buruk lagi!&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Aku baru ngrasain enaknya ikut organisasi-organisasi gitu  sekarang. Padahal yang namanya organisasi dari SMA buat aku &lt;i&gt;nelangsa  &lt;/i&gt;terus-terusan. Cuman dapet capek, soft skill ga’ nambah-nambah. Untung aja  aku ga’ trauma buat ikut organisasi pas kuliah sekarang. Terbukti, aku sekarang  malah jadi ngerasa enjoy di Himakom sejak ngikut jadi panitia makrab prodi  ilkom. Padahal sebelumnya aku ngerasa agak-agak tertekan gitu. Yah… gimana ga’  tertekan, anak dari Purwokerto tiba-tiba dapet temen kaya’ Eja dari Bekasi yang  omongannya ‘gua-gua, lo-lo’! Istilah kerennya culture shock gitu. Untungnya Eja  enjoy-enjoy aja sama temen-temen barunya di Jogja. Asumsi anak-anak gaul dari  barat (Jakarta dan sekitarnya) yang sombong-sombong dan belagak sok di kepalaku  udah mulai ilang. Eja jadi contoh nyatanya. Enjoy di Himakom bikin aku ngerasa  optimis melangkah lebih jauh lagi di dunia organisasi. Basecamp rekmed jadi  permulaannya, BEM FMIPA jadi langkah selanjutnya. Ternyata rahasia biar bisa  ngerasa enjoy di organisasi cuma satu : “jangan mau jadi kambing congek!  Beraniin speak up!”&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sampe sini dulu curhatnya. Udah malem juga, siap-siap bangun  jam 3 buat saur. Besok juga mau ada rencana ke Magelang. Siapa lagi kalo bukan  menyangkut kerjaannya si Danus : cari donatur. Abis itu mau main-main ke  Borobudur. Kesempatan, dari kecil belum pernah nih ke sana. Pengin tau,  dahsyatnya kaya apa candi yang katanya dulu sempet masuk jajaran Wonder of The  World ini. Trus sorenya juga mau berusaha ngamen lagi. Walopun udah putus asa  ngumpulin anaknya, tapi harus dicoba lagi demi kurangan dana yang belum  ngumpul-ngumpul. Yah, wish us luck deh!&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Cao…&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sayonara…&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Wassalam…..&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/717549166020080232-3731795957669346366?l=psikoplak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/psikoplak/~4/FwJO-WJ1Tmg" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/psikoplak/~3/FwJO-WJ1Tmg/ramadhan-12th-day-giatnya-danus-dan.html</link><author>noreply@blogger.com (psikoplak)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://psikoplak.blogspot.com/2008/09/ramadhan-12th-day-giatnya-danus-dan.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-717549166020080232.post-888770959885076439</guid><pubDate>Wed, 10 Sep 2008 16:16:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-09-10T23:20:09.928+07:00</atom:updated><title>Ramadhan 10th day – BEM? Why not?</title><description>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Assalamualaikum…&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Akhirnya bisa nulis lagi deh setelah dua malam yang lalu  libur total. Posting kali ini singkat aja lah, &lt;i&gt;lha wong &lt;/i&gt;dari tadi pagi  sampai ini malam belum ada kejadian aneh-aneh bin ajaib. So… let’s start this  with…&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mulai pagi tadi, setelah bangun agak kesiangan dan  beres-beres trus mandi kinjeng alias mandi seklebatan (kaya’ setan aja maz?  Seklebat-seklebatan gitu?) aku bersiap berangkat sekolah, eh… ke kampus. Padahal  sehari sebelumnya aku dah janji sama Harum, si Kadiv EO Basecamp yang saat ini  lagi dibebanin tugas jadi penanggung jawab acara BuBer Rekmed buat ketemuan jam  8.00 teng mbahas ruangan sekaligus mau minta tanda tangan P. Nur – Kepala Prodi  Ilkom UGM – buat proposal sekaligus pinjam ruangan. Ternyata aku bangun aja jam  di HP udah nunjukkin angka 8 sama 20! Untung aja si Harum juga ga bisa dateng,  perutnya mules-mules katanya. Nggak tau lagi dapet apa salah makan sambel. Demi  kuliah PSRM yang diajar Bu Fitri, akhirnya kubela-belain deh berangkat ke kampus  pagi. Walopun perutku juga akhirnya melilit-melilit gitu ketularan Harum. Nggak  tau nih penyakit apa yang satu ini. Kadang setiap ngerasa dingin pasti perut  melilit-melilit gitu pengin &lt;s&gt;mencret&lt;/s&gt; BAB cair. Yah… akhirnya kuliah PSRM  tadi tak ikutin cuma setengah-setengah. Untung aja ga bocor pas kuliah. Bisa  berabe… nama baikku sebagai cowo’ cool bisa ternoda nanti.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;Rampungan &lt;/i&gt;kuliah diajakin Harum buat pergi ke RS.  Grhasia di Pakem, Kaliurang sono. FYI – for your info – RS. Grhasia terkenal  sebagai rumah sakit jiwa di Jogja. Yah… walopun sekarang juga udah buka klinik  umum buat pasien biasa, tapi tetep aja orang-orang pada ogah ke sono. Sebab  persepsi orang sekarang masih sempit. Mereka masih menganggap orang yang keluar  dari rumah sakit jiwa sebagai orang yang punya kelainan/gangguan jiwa. Padahal  mungkin pasien yang habis berobat ke sana cuma ke klinik umum buat meriksain  kepalanya yang migrain. Dasar orang jaman sekarang, otak boleh canggih kaya’  Einstein, tapi pikiran masih &lt;i&gt;katro’ bin ndeso&lt;/i&gt;! Lanjut ke masalah Harum.  Cewe’ yang satu ini emang beberapa hari terakhir ini seneng banget nempel sama  aku. Apa lagi tujuannya kalo bukan diskusiin acaranya. Plus… dia juga kebetulan  seksi Danus di acara makrab buat MaBa rekmed, jadi sekalian deh aku di-request  nemenin dia ke Pakem buat cari donatur makrab kita. FYI lagi, alumnus-alumnus  rekmed UGM kebetulan banyak juga  yang kerja di Grhasia, jadi pas PKL kemarin  kita-kita juga sambil nawar-nawarin jadi donatur makrab rekmed dan kebetulan  juga mereka mau. Tapi proposal buat BuBer yang dia serahin ke aku buat dimintain  tanda tangannya P. Nur juga belum juga dikelarin, ruangan juga belum pinjem,  padahal acara tinggal lima hari lagi dan aku khawatir ntar peminjaman ruangannya  dipersulit. Biasalah… orang gedean biasanya birokrasinya berbelit-belit. Maka  demi itu aku nunjuk prise buat nggantiin jadi temennya Harum. Kebetulan si Prise  juga mau dan lagi nganggur-nganggur aja.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Di luar dugaan ternyata proses peminjaman ruangan T2.01 –  ruangan terbagus di Milan (Mipa Selatan) – akhirnya berjalan lancar dan mulus.  Bagaikan ngurus SIM jaman sekarang yang sehari bisa langsung jadi! Aku kira  tadinya mau dibelit-belitin kaya’ suruh negosiasi ke dosen bersangkutan yang  lagi make ruangan pas hari-H. Ternyata tinggal nyerahin surat ke P. Nur, diberi  catatan kecil oleh beliau, lalu serahin ke Front Office kantor, dan semua beres.  Ga’ pake acara debat-debatan tetek bengek tentang penggunaan ruangan oleh dosen  lain untuk kuliah pada hari-H. Thanks to P. Nur. Ternyata, semua perintah atasan  ga’ pandang banyak apa sedikit bisa menggerakakkan dan menjinakkan  bawahannya.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Agak siangan dikit aku sama soulmate kos, si Dian &lt;i&gt;menyang  &lt;/i&gt;ke MU (MIPA Utara) buat ngurusin proposal tanggungan acaraku dari INEX :  Syawalan. Sebenarnya sih tinggal butuh tanda tangan ketua BEM sama WaDek dan  bisa kulakuin dari kemarin, tapi berhubung si Mas Aji sang Ketua BEM FMIPA UGM  tak sms baru bisa bales sekarang, jadi &lt;i&gt;yo wez manut &lt;/i&gt;aja. Sambil nungguin,  ternyata aku ketemu Lintang lagi mau daftar anggota BEM. Ga’ tau lagi ada  fenomena apa di kelasku, tiba-tiba banyak temen yang pada ikutan BEM sekarang.  Kenapa ga’ dari dulu-dulu? Demi melihat asiknya si Lintang ngisi formulir  pendaftaran, maka kepikiran buat ngisi waktu nunggu Mas Aji datang sambil ikutan  ngisi formulir juga. Iseng-iseng berhadiah, siapa tau bisa keterima di BEM kan  bisa ngisi track record organisasiku yang masih kosong, sekaligus buat bekal  ilmu ngebangkitin Basecamp Rekmed dari keterpurukan dan kevakuman. Karena  seleksi pendaftarannya juga sekaligus buat interview dan beberapa puluh menit  lagi aku juga ada praktikum, belum lagi minta tanda tangan Wadek, maka aku minta  keluangan buat interview selepas praktikum. Untung aja dibolehin karena emang  pendaftaran hari terakhir itu selesai jam 4 sore. Bener aja, kelar praktikum  Basis Data yang dosennya kucluk punya aku langsung meluncur ke BEM ditemenin  soulmate-ku lagi. Kebetulan juga Titis dan Nungky (yang udah kaya’ kakak-adek,  kemana-mana berdua) pengin ikutan daftar, jadi kita berangkat ke MU lagi  bareng-bareng berempat sekitar jam 3 sorean. Dan sesampainya di BEM,  interview-pun dimulai. Aku di-handle sama mas Ibe, ga’ tau angkatan berapa tapi  diliat dari tampangnya kaya’nya angkatan tua, sedangkan Titis dan Nungky  di-handle sama dua orang mba-mba berkerudung, ga tau juga namanya. Sepanjang  pemandangan yang kulihat emang anak-anak cewe’ BEM kebanyakan berkerudung.  Fenomena apakah ini? Apakah fenomena kebangkitan umat Islam? Aku harap sih iya.  Dari tampangnya aku liat mas Ibe kaya’nya orang yang punya kharisma tinggi,  nyaingin sang ketua BEM sendiri. Bener aja, setelah perkenalan dan masuk ke  pokok interview, pertanyaan-pertanyaan yang dilontarin kerasa banget aura  BEM-nya. Khas sekali kata-kata mahasiswa aktivis, beda sama  pertanyaan-pertanyaan mahasiswa biasa. Ditanyain macem-macem mulai dari  pendapatku tentang aksi demo, pentingnya BEM untuk meraih cita-cita yang  diinginkan, de-el-el es-be-ge aku sebagai mahasiswa tomplo yang taunya cuma  kuliah dan nggak vokal-vokal amat dalam setiap organisasi yang kuikuti cuma bisa  mlongo, mikirin jawaban yang pas buat pertanyaan-pertanyaannya Mas Ibe. Yah…  akhirnya kujawab sebisanya, maksudnya sebisa otakku mikir, sama sekali ga’  mandang Mas Ibe bisa mencerna jawabanku apa nggak. &lt;i&gt;Luwehhh…. &lt;/i&gt;Terserah….  Lagian daftar BEM juga iseng-iseng berhadiah. Kalo keterima Alhamdulillah, kalo  nggak ya wa Syukurillah….&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Akhirnya setelah interview pulang ke kos dengan perut yang  udah berganti mode dari mode melilit menjadi mode begah. Sampai kos langsung  meng-nggubrak-kan diri di kasur yang sebenarnya ga’ empuk-empuk amat, tapi udah  berjasa menemani tidurku lebih dari setahun ini di Jogja. Ga’ taunya langsung  &lt;i&gt;ngleder&lt;/i&gt; – tidur sampe pules – dan tau-tau udah adzan maghrib. Untungya  sebelum nggubrak udah ashar dulu. Sialnya, aku ga’ kebagian tempat di masjid  buat buka bersama. Padahal buka bersama di masjid sebelah kos adalah  satu-satunya harapanku buat nge-diet-in dompet selama puasa. Tau kenapa? Karena  buka bersamanya berupa nasi plus lauk-lauknya dan kadang kalo beruntung ada  ta’jilan yang lumayan. Tentunya kesempatan kaya’ gitu sangat sayang kalo  dilewatin begitu aja. Tau sendiri lah, anak kos kan makhluk Tuhan yang paling  &lt;s&gt;sexy&lt;/s&gt; ngirit sedunia. Dibela-belain makan sekali sehari kalo perlu hanya  demi beli pulsa dan tambahan uang jajan. Akhirnya aku buka dengan nasi telornya  burjo deket kos abis maghriban. Yah… duit keluar lagi deh!&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Lagi syahdu banget ni ngetik postingan sambil dengarin  musik-musik jazznya punya Booney James, George Benson, sama Dave Koz. Pengin  banget rasanya main saxophone semahir kang Dave sama Kenny G, tapi apa daya ga’  ada yang ngajarin. Hikz….&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Oya, untuk bagian evaluasi setelah tak pikir-pikir enaknya  nulis evaluasi seminggu sekali deh, biar kolektif gitu ngevaluasinya, jadi  banyak yang dibicarain. Ga’ sepenggal-penggal kaya’ yang kemarin-kemarin,  kerasanya kan jadi tanggung banget gitu. Lagian kan belum tentu tiap hari aku  ngelakuin perubahan. Kalo sempet nambah satu ibadah juga aku belum tentu bisa  nulis malamnya. Oleh karena itu, bagian evaluasi saya putusken untuk diadakan  hanya seminggu sekali. Semoga bisa memberi perubahan di ramadhan ini. Amin…&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Wezz, segitu aja mungkin postingan kali ini. Niatnya ga’  banyak-banyak malah nulis postingan yang ngelantur lagi. Yah, terpaksa rencana  ngelanjutin GTA malem ini pupus sudah. Lain kali harus dilanjutin nih GTA-nya,  tanggung tinggal beberapa side mission lagi.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Xie-xie…&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Gracias…&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;Matur nuwun&lt;/i&gt;…&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Cao…&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Wassalam…&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/717549166020080232-888770959885076439?l=psikoplak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/psikoplak/~4/J3WIwCsPh2c" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/psikoplak/~3/J3WIwCsPh2c/ramadhan-10th-day-bem-why-not.html</link><author>noreply@blogger.com (psikoplak)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://psikoplak.blogspot.com/2008/09/ramadhan-10th-day-bem-why-not.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-717549166020080232.post-5883913289172897106</guid><pubDate>Sun, 07 Sep 2008 16:45:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-09-07T23:47:13.001+07:00</atom:updated><title>Ramadhan 7th day – The Amazing ‘n Shocking Race I’ve Ever Seen!!</title><description>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Assalamu’alaikum…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Lagi-lagi mumpung sedang ramadhan, harus dibiasain kasih salam! Hehehe…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Duh… akhirnya bisa ketemu lagi sama blogku tercinta, yang kaya’nya udah nagis berhari-hari nggak diisi. Sorry ya blog, aa’ kemarin-kemarin lagi males banget buat nulis. Banyak banget pikiran, nggak ada bahan buat ditulis.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Ya udah blog, yang penting hari ini, eh… malam ini kamu mau tak kasih makan tulisan lagi!hehehe… udah nggak marah kan blog? Bisa kenyang kamu sekarang blog! Kamu nggak goblog koq! Eh, ngomong-ngomong blog…..&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Woi maz, jangan ngobrol sendiri atuh! Udah ditungguin pembaca nih! Penting ya mesra-mesraan sama blog? Mending kalo sama para &lt;s&gt;akhwat &lt;/s&gt;pacar sendiri! Lha ini, malah sama blog! Ketauan nggak lakunya kamu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;maz…”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Eh, iya… sory-sory kalo dah nunggu! Eike kan lagi intim bentar sama blog eike. Udah lima hari ga dibelai! Jablay…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Yowez… mulai dari mana dulu ya? Hari ini soalnya banyak kejadian menarik sih! Tapi aku nggak sanggup nulis semuanya dalam satu postingan. Kebanyakan ntar bo… pegel ngetiknya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Emmm… mulai dari kejadian barusan aja deh. Mungkin banyak yang tanya, koq judul posting ramadhan hari ke tujuh ini ‘The Amazing ‘n Shocking Race I’ve Ever Seen.’ &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Puasa-puasa koq balapan? Emang nggak cape maz? Mana balapannya malam-malam pula! Balapan apa tuh malam-malam? Yang ada lomba balap karung sama Mas Poci berbaju putih, berikat kepala!”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Yah… sebenarnya sih yang balapan bukan aku, tapi kakakqyu Denmas Lewis Hamilton! Yupz… malam ni emang baru aja pagelaran lomba balap mobil F1 atawa Formula One. Buat kalian yang nggak tau Formula One, jangan disalahin sama obat batuk Formula 44 ya! Emang sih mirip namanya, tapi mereka BUKAN kakak-beradik! Secara, yang satunya balapan, yang satu obat batuk! Gimana bisa ketemu?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Udah… jangan kebanyakan omong de maz! Kita udah tau yang namanya F1 kok! Kita udah nggak sanggup mbaca ni! Katanya nggak mau panjang, &lt;i style=""&gt;dawa,&lt;/i&gt; lebar?”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Upss… maaf keceplosan! Tumben banget nih aku lagi banyak cingcau. Jadi gini, alasan aku namain posting ini dengan judul kaya’ gitu sebab malam ini aku baru aja melihat lomba balap F1 yang terseru dan ter-mengejutkan sepanjang sejarah aku liat balapan F1. Tuh, saking serunya jadi tak bikin judul posting &lt;i style=""&gt;to&lt;/i&gt;? Gimana nggak seru ‘n mengejutkan, balapan dimulai sama kejadian nonsense banget. Hamilton yang jadi pole position – urutan pertama start – kesalip di lap-lap awal sama Kimmi Raikonen, si penghuni urutan ke-4! Trus, rekan setimnya Hamilton, Kovaleinen dari urutan ke-3 eh… malah &lt;i style=""&gt;anjlog&lt;/i&gt; ke urutan delapan. Aku nggak tau persisnya gimana mereka bisa salip-salipan ‘n rebut-rebutan posisi kaya’ gitu sebab pas kejadian, aku pas lagi go to masjid buat jamaah ‘isya. Duh, nyesel rasanya gak liat serunya salip-salipan itu, eh… tapi lebih nyesel lagi kalo ga’ ikut jamaahan denk!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kejadian di lap-lap awal itu belum seberapa, sebab kejadian yang lebih mengejutkan lagi ada di &lt;i style=""&gt;pungkasan &lt;/i&gt;lap alias lap akhir. Drama di dua lap terakhir itu bikin hatiku miris (halah!) sampe-sampe pengin pipis! Yah, setidaknya dua lap terakhir yang dramatisir itu bisa mengobati kepenatan penonton, contohnya aku yang sampe ketiduran di pertengahan lomba karena saking jarangnya overtaking – salip-salipan, red. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Maz, kejadian di dua lap terakhir itu gimana ceritanya? Aku kan nggak sempet liat. Aku kan lagi taat-taatnya taraweh di mesjid, jadi nggak sempet liat balap F1 di tipi!”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Duh… jadi ketauan ni nggak solat traweh! Maafkan hambamu ya Allah, udah nyuri-nyuri waktu berharga untuk mengumpulkan pahala buat nonton F1. Habis, mau gimana lagi? Lha &lt;i style=""&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;wong &lt;/i&gt;kalo ga’ nonton badanku bisa panas dingin &lt;i style=""&gt;je!&lt;/i&gt; Hehehe….&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Penasaran kejadiannya? Pokoknya nih tragedi buat Kimmi yang udah mimpin dari lap-lap awal deh! Pengin lebih jelas? Liat aja di &lt;a href="http://www.f1.com/"&gt;www.f1.com&lt;/a&gt; deh! Di situ beritanya lebih lengkap koq! Hehehe… maklum lah, ane ga bakat cerita biar bisa menarik gitu! Kalo dicritain malah, bisa-bisa ketiduran saking bosennya. Intinya pemenang lombanya maz Hamilton my hero lah… hehehehe…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Selain kejutan tragedi Kimmi Raikonen di atas, lomba balap F1 seri ke-12 di Belgia ini juga masih punya banyak kejutan lainnya. Tim-tim penghuni papan tengah kaya’ Torro Roso, Red Bull, dan Williams juga ngasih warna tersendiri buat balapan kali ini. Terbukti, Nick Heidfeld yang nggak diprediksi naik podium bisa merangsek ke posisi tiga pada saat lomba memasuki lap akhir. Walopun, Robert Kubica yang sebenarnya lebih dijagokan Williams buat meraih podium harus rela berada di urutan …, tapi nggak masalah, yang penting Williams dapet sedikit Constructor’s Poin – nilai buat para tim pendukung dan pemandu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pembalap dalam lomba – dan Kubica juga nggak rugi, sebab dia bisa nyalip urutan Kimmi di klasmen sementara gara-gara tragedi dramatis dua lap terakhir tadi. Kaya’nya udah dua kali ini deh Ferarri kena sial pada lap-lap terakhir. Di lomba sebelumnya – lupa aku di mana tempatnya – Fellipe Massa juga tiba-tiba mogok di pertengahan tiga lap terkahir dan yang terkena imbas keuntungan ya si maz Hamilton my hero yang ada di urutan kedua. Padahal selisih waktunya udah jauh banget! Yah… emang ni musim sial buat Ferarri. Yang sabar ya Fer! Hehehe…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Waduh… cerita F1-nya kepanjangen ya? Sory dah buat yang nggak tau apa-apa tentang F1! Habis, ni lomba emang lomba paling ngejutin sepanjang sejarah aku liat lomba balap F1. Mungkin ada yang lebih ngejutin lagi, tapi aku lupa kejadiannya dan kapan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Next, move on to my story…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Hah… kaya’nya hari ini aku lagi hepi pa ya? Tapi aku nggak ngerasa gitu koq! Biasa-biasa aja! Tapi koq tumben aku bisa nulis sepanjang ini? Apa lagi kalo bukan dorongan semangat dari si hepi (salma)! Hehehe…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Hari ini tumben-tumbenan aku bisa melek habis solat subuh. Bukan apa-apa, tapi gara-gara Telkomsel ngadain promo sms gratis buat kartu As ke sesama Telkomsel dari jam 00.00-06.00 ini yang buat aku punya alasan buat tetep melek sehabis subuh! Temen-temen yang punya kartu As banyak banget yang ngebom sms ke HP-ku dengan alasan dan tujuan apapun. Agak keganggu juga sih HP bunyi tatat-titit mulu! Ups… salah sebut ya? Hehehe… nah, karena keganggu sama ringtone HP-ku sendiri juga HP si Toni ‘n si Likhin tetangga kos, aku jadi punya alasan biadab nih buat ngganggu soulmate kamar kosku yang sebelahan persis sama kamarku, mumpung masih waktunya gratisan sms. Tak lain tak bukan ya si Dian BS itu, alias Yayan alias Maz Teplok (hehehe… lha &lt;i style=""&gt;wong &lt;/i&gt;namanya Dian kan artinya lampu Teplok!) yang kaya’nya lagi mau ambil ancang-ancang buat tidur. Pertama-tama aku kirim sms curhat tentang sebelnya sama program sms gratis dari T-sel itu, sebab bikin tidur subuhku jadi ga’ sesuai rencana. Truz menjalar-jalar sampe ke masalah pilpres 2009, aku juga ga tau koq aku bisa nyambungin curhat gratisan sampe ke pilpres 2009 ya? Ah &lt;i style=""&gt;si bodo teuing, &lt;/i&gt;yang penting ngganggu Teplok biar ga tidur. Sms teror aku lanjuti sampe kira-kira mendekati jam 06.00. yah, walopun si Dian akhirnya tetep bisa tidur dengan sukses juga sih, sebab HP-nya di silent, tapi aku jadi punya bahan ejekan baru buat dia, yaitu AYAM! Hehehe… Ayam Kesiangan! Ayam yang lain udah pada cari makan, dia sendiri malah baru ngorok! Komplit deh sekarang julukan si Dian : ada Teplok, ada Ayam! Wakakaka… rasain lu Yan! &lt;i style=""&gt;Mulane aja turu bae…&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Oya, tadi siang ortuku maen-maen ke Jogja. Ada angin apa aku ga’ tau, bisa bawa mereka maen ke Jogja saat-saat ga’ liburan kaya’ gini. Yah, yang penting bukan angin kentut aja, repot soalnya ngusir baunya. Tapi yang penting mereka bawa berkah tersendiri buat aku yang lagi paceklik makanan ini, sebab mereka bawa banyak persediaan snack dan jajanan lainnya buat ntar sampe libur lebaran. Thanks Mom… thanks Dad…. Eh, mereka juga ngasih titipan sumbangan dana dari para Pa’le-pa’le alias om-omku yang tercinta. Lumayanlah… buat persediaan mudik nanti.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Chapter 3 : Evaluasi….&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;u&gt;Evaluasi Hari Ketujuh Puasa Ramadhan&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Duh, ga’ terasa udah seminggu ini aku njalanin puasa ramadhan ini. Tapi aku ngerasa belum dapet apa-apa dari ramadhan ini! Moga-moga di minggu berikutnya nanti aku bisa dapet something special yang bisa bikin gimmick buat ramadhanku.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Minggu pertama ini aku udah :&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Jaga hati dari iri, dengki, suudzon, dan penyakit hati lainnya. Walopun susah karena kebiasaan suudzon sama orang, tapi lumayanlah udah ada peningkatan dikit. Hati terasa lebih tenang kaya’nya. Harus ditingkatkan lagi nih di minggu berikutnya!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Jaga pandangan. Jujur ujian tersusah dari puasa ramadhan ini adalah jaga pandangan, udah terbiasa lirik sana lirik sini soalnya. Tapi alhamdulillah udah bisa mulai di-stop lirak-liriknya dengan banyak-banyak istighfar kalo liat pemandangan yang tidak diinginkan. Peningkatan ekstra di minggu depan kaya’nya perlu nih!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;c.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Baca A;-Qur’an sampe juz berapa ya? Juz 19 kaya’nya. Koq bisa cepet? Ya iyalah, orang aku nglanjutin dari bacaan harian sebelum puasa. Udah ada peningkatan intensitas bacanya, dari mulai habis maghrib sekaran udah ditambah habis subuh juga. Mungkin minggu depan, terutama pas liburan bisa ditingkatkan intensitasnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;d.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Sholat sunnah semisal rawatib dan dhuha udah aku libas habis. Yah… walopun shalat dhuha-nya baru cuma dua rakaat dan rawatibnya masih jarang-jarang, tapi kan yang penting udah berusaha tul gak? Minggu-minggu depan harus ditambah rawatibnya!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0.25in;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-left: 0in;"&gt;Kaya’nya itu aja sih hal yang pokok yang udah aku kerjain. Rencananya pengin ngapalin juz amma tapi belum sempet-sempet. Kita lihat aja minggu-minggu depan. Semoga bisa tetep istiqomah lah…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Weits, kaya’nya udah malam nih! Jariku juga udah mulai pegel gara-gara dipaksa ngetik pake teknik sebelas jari! Ada yang bisa ga tuh teknik ngetik sebelas jari? Tulisan juga udah saking banyaknya. Kaya’nya juga ga pantes tulisan segini buat satu postingan. Tapi ga papa lah! Yang penting lega… bisa nulis! Hehehehe…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Good night everyone…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Good bye…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;See ya…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Stay istiqomah…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Wassalam………&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/717549166020080232-5883913289172897106?l=psikoplak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/psikoplak/~4/dPWMWmVb6fw" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/psikoplak/~3/dPWMWmVb6fw/ramadhan-7th-day-amazing-n-shocking.html</link><author>noreply@blogger.com (psikoplak)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://psikoplak.blogspot.com/2008/09/ramadhan-7th-day-amazing-n-shocking.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-717549166020080232.post-3871267026754006635</guid><pubDate>Tue, 02 Sep 2008 16:01:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-09-02T23:03:40.058+07:00</atom:updated><title>Ramadhan Second Day – All Day Long in Campus</title><description>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Assalamualaikum…&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Hari kedua Ramadhan nih, mumpung masih ada setetes semangat buat nulis blog. Tadinya males mau nulis lagi (yah… baru dua hari ‘n dua posting kok udah malez?) sebab lagi cape banget ni badan dan pikiranku. Seharian tadi di kampus terus, sekalian ngeramein Basecamp dari jam 7.30 sampe menjelang maghrib, walopun kuliah cuma dua sesi, pagi sama sore jam tigaan. Maunya niat tidur cepet, biar sahur ga’ harus nunggu dibangunin anak-anak kost, malu juga tiap hari dibangunin terus, mana aku bangun paling terakhir lagi!&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;“Katanya lagi malez mas? Kok dipaksa nulis? Ntar tulisannya jelek lho?”&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Sejujurnya dipaksa atau ga’ dipaksa tiap aku bikin tulisan juga jelek terus. Maklum lah lagi belajar nulis, sambil iseng-iseng ngisi &lt;s&gt;ajang narsis&lt;/s&gt; blogku. Niatnya malam ni mau nge-net doank, mau nyari-nyari barang gratisan di internet kaya’ cd Ubuntu gitu, buat dijadiin doorprize buat makrab anak-anak rekmed. Habis ngobrol-ngobrol sama Dian si Seksi Acara makrab rekmed, tercetuslah banyak ide kaya’ nyediain doorprize yang isinya pertanyaan teka-teki, nyari dana buat bantu Seksi Danus dengan ngamen di jalan, dan ide-ide menggiurkan ‘n menggembirakan lainnya. Maklum lah, anggaran makrab buat nyediain doorprize cuma dikit jadi ide nyari barang gratis di internet adalah solusi terbaik dan terindah (lagunya Peter Pan ya mas?) buat pengadaan doorprize. Boro-boro anggaran buat doorprize, anggaran buat P3K dan konsumsi aja masih kurang. Mumpung materi kuliah kita juga nggak jauh-jauh dari TI, maka kita milih buat nyediain cd ubuntu, kubuntu, dan edubuntu buat peserta. Nah… karena proses pengiriman cd-cd itu makan waktu paling nggak 4-6 minggu, maka aku kudu cepet-cepet pesen tu barang. Soalnya makrab kita mau diadain tanggal 11-12 Oktober. Doorprize lain yang udah diusulin adalah mug bergambar desain poster makrab kita. Yang bikin desain Aan si Seksi PDD. Yah… moga-moga aja urusan doorprize bisa cepet selesai, biar acara makrab rekmed juga lebih menarik. Moga-moga juga tu cd ubuntu dikirim tepat waktu, jadi barang buat doorprize bisa lebih banyak lagi.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;O ya, si Dian juga punya ide menarik lagi buat publikasi makrab kita biar keliatan lebih mantap dan lebih menjanjikan buat para maba. Rencananya publikasi makrab juga sebagian ada yang dititipin ke dosen rekmed, terutama dosen utama seperti Pak Edi, Bu Nuryati, ‘n Bu Fitri buat nyampein pentingnya ikut makrab rekmed sekaligus buat promosi biar maba juga lebih yakin bahwa acara ini bener-bener acara serius dan sangat direkomendasikan sama dosen. Hehehe… sebenernya sih itu cuma akal-akalan aja biar para maba jadi agak respek sama acara kita. Dengan kata lain para maba sebenernya lagi kita bo’ongin. Duh… kasian kalian para maba, kalian diporotin duitnya sama kakak-kakak angkatan. Belum lagi ntar dalam waktu dekat juga mau ada buka bersama yang paling nggak butuh kontribusi maba sekitar 10.000-an. Yah… tambah &lt;i style=""&gt;nelangsa &lt;/i&gt;lagi nih para maba. Maba… riwayatmu kini… (malah nyanyi Bengawan Solo). Tapi nggak apa para maba. Bersabarlah kalian dalam menghadapi ujian moneter ini. Hahaha…. Insya Allah tahun depan juga kalian akan morotin duit anak-anak angkatan 2009.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Dah ah ceritanya, lanjut ke evaluasi…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;u&gt;Evaluasi Hari Kedua Puasa&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Hari kedua gada tambahan amal nih! Ah, jadi nyesel nih termasuk golongan orang-orang yang merugi (Hadist Rasul SAW). Paling banter cuma nambah sholat rawatib doank. Sisa halaman Al-Qur’an masih banyak banget. Mungkin akhir ramadhan baru bisa khatam. Maklum lah, orang baru belajar tartil, itupun otodidak. Ah, semoga aja besok bisa lebih baik. Semangat!!!&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Dah ah, niat mau nulis dikit malah keterusan jadi panjang lebar. Yah… ngalamat bakal tidur malem lagi nih! Jam tengah 11 malem baru ke warnet, mau pulang jam berapa? Mau bangun sahur jam berapa? Harapanku buat bangun sahur cuma sama Dian. Kalo dia ga’ bangun, hah… bakalan sengsara puasa besok. O ya, besok mau tidur di basecamp sampe puas ah… buat mbayar jatah tidurku malam ini yang udah kebuang berapa jam.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Cao…&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;See ya…&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Wassalam…&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/717549166020080232-3871267026754006635?l=psikoplak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/psikoplak/~4/KvrGTuYt2Mg" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/psikoplak/~3/KvrGTuYt2Mg/ramadhan-second-day-all-day-long-in.html</link><author>noreply@blogger.com (psikoplak)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://psikoplak.blogspot.com/2008/09/ramadhan-second-day-all-day-long-in.html</feedburner:origLink></item></channel></rss>

