<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" version="2.0">

<channel>
	<title>Rumah Qizink La Aziva</title>
	
	<link>http://qizinklaziva.wordpress.com</link>
	<description>Gawe Umah Kalawan Kata Lan Cerita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Feb 2009 04:47:52 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain="qizinklaziva.wordpress.com" port="80" path="/?rsscloud=notify" registerProcedure="" protocol="http-post" />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/3c78c5acd1b1457533237d04ee7311ca?s=96&amp;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Rumah Qizink La Aziva</title>
		<link>http://qizinklaziva.wordpress.com</link>
	</image>
			<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" href="http://feeds.feedburner.com/qizink" type="application/rss+xml" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com" /><item>
		<title>Baliho</title>
		<link>http://qizinklaziva.wordpress.com/2009/02/06/baliho/</link>
		<comments>http://qizinklaziva.wordpress.com/2009/02/06/baliho/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Feb 2009 04:44:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qizinklaziva</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Catatan Kawan]]></category>
		<category><![CDATA[Cerpen]]></category>
		<category><![CDATA[KELAS MENULIS]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Off The Record]]></category>
		<category><![CDATA[Wacana]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://qizinklaziva.wordpress.com/2009/02/06/baliho/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Qizink La Aziva
Ini cerita dari kawanku tentang baliho para calon anggota legislatif (caleg) yang bercakap-cakap di malam hari.
***
Malam telah larut. Langit makin pekat dengan bulan sealis. Angin berhembus perlahan menerobos gerbang komplek perumahan yang dipenuhi baliho.
Wajah Yosi di baliho 2&#215;3 meter makin kusut. Mata Komar menatap tajam wajah Yosi, menantu tersayangnya.
“Kuperhatikan dari siang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qizinklaziva.wordpress.com&blog=1414031&post=570&subd=qizinklaziva&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Oleh : Qizink La Aziva</p>
<p>Ini cerita dari kawanku tentang baliho para calon anggota legislatif (caleg) yang bercakap-cakap di malam hari.</p>
<p>***<br />
Malam telah larut. Langit makin pekat dengan bulan sealis. Angin berhembus perlahan menerobos gerbang komplek perumahan yang dipenuhi baliho.<br />
Wajah Yosi di baliho 2&#215;3 meter makin kusut. Mata Komar menatap tajam wajah Yosi, menantu tersayangnya.<br />
“Kuperhatikan dari siang wajahmu kusut terus. Kalau wajahmu kecut begitu, mana ada warga yang akan simpati untuk memilihmu,” ungkap Komar.<br />
Yosi tak segera menyahut. Perempuan dengan rambut sebahu tersebut malah makin kecut wajahnya.<br />
“Ada apa sayang. Bilang sama Om, kenapa cemberut begitu. Saat kampanye, perbanyaklah senyum,” suara Komar lembut. Namun karena malam itu hening, suara pria yang rambutnya telah beruban itu terdengar nyaring di telinga Yosi.<br />
&#8220;Yosi lagi jengkel Om,&#8221; ujar Yosi. Tubuhnya bergoyang ditiup angin. &#8220;Coba Om perhatikan baliho yang ada di bawah kita!&#8221;<br />
Di bawah baliho Yosi yang tertancap pada batang bambu itu terdapat sebuah poster caleg muda. Caleg dari Partai Kuning Langsat (PKL) itu memakai kaca mata hitam. Tak diketahui, apakah dia tertidur atau mendengarkan percakapan Yosi dan mertuanya.<br />
&#8220;Ah, dia itu kan baru politisi ingusan. Anak kemaren sore. Apa yang kamu takutkan. Dia bukan tandinganmu dalam meraih suara. Tenanglah,&#8221; ungkap Komar.<br />
&#8220;Bukan masalah perolehan suara Om. Kalau masalah suara, saya sudah yakin bakal mendapatkannya. Om sudah mengajarkan bagaimana cara membeli suara.&#8221;<br />
&#8220;Terus apa yang kamu risaukan,&#8221; potong Komar.<br />
&#8220;Yosi kesal karena baliho itu berada di bawah baliho kita Om. Aku kan malu. Apa Om nggak perhatikan kalau foto Yosi ini sedang pakai rok dan Yosi lupa pakai daleman saat dulu difoto.&#8221;<br />
Wajah Yosi memerah.<br />
Om Komar terdiam. Ia tak tahu harus berbuat apa. Angin mulai berhembus kencang. Hujan mulai merintik.<br />
Tanpa disadari, percakapan Yosi dan Om Komar itu tengah didengar Maksuni, caleg dari Partai Kuda Lumping Juragan Gabah (PKL Juga). Baliho Maksuni yang jaraknya setombak dari Baliho Yosi itu bergoyang-goyang. Wajah maksuni berubah tersenyum.<br />
&#8220;Hei, ngapain kamu senyum-senyum!&#8221; teriak Komar pada Maksuni.<br />
&#8220;Emang saya nggak boleh tersenyum. Hak saya dong mau senyum atau cemberut.&#8221;<br />
&#8220;Ngeledek ya!&#8221; balas Yosi.<br />
&#8220;Nggak&#8230; aku cuma ngebayangin&#8230;.&#8221;<br />
&#8220;Kurang ajar&#8230; pasti kamu juga ngebayangin yang nggak-nggak tentang aku ya&#8230;!&#8221; potong Yosi cepat.<br />
Maksuni tertawa terbahak-bahak.<br />
Dulunya Maksuni separtai dengan Yosi. Ia juga pernah menjalin asmara dengan Yosi. Tapi sejak Yosi menikah dengan anak Om Komar yang merupakan petinggi partai, Maksuni langsung pilih pindah partai.<br />
&#8220;Alah&#8230;. aku sudah tahu koq.&#8221;<br />
&#8220;Dasar politisi bejat!&#8221; teriak Yosi.<br />
&#8220;Bejatnya kan bareng kamu! hahahaha&#8230;&#8221; tawa Maksuni makin nyaring.<br />
Wajah Komar makin merah padam. Amarahnya memuncak. Angin malam makin tak karuan.<br />
Komar ingin juga ikut mendamprat Maksuni. Tapi itu diurungkannya. Sebagai mantan anak buahnya, Maksuni mengantongi rahasia pribadinya. Saat masih di partai, Maksuni pernah memergoki Om Komar bercumbu dengan ibunda Yosi yang merupakan artis dangdut. Komar akhirnya memilih diam. Sementara pertengkaran mulut antara Yosi dan Maksuni makin seru.<br />
Keduanya saling hina.<br />
Keduanya saling ledek.<br />
Keduanya saling damprat.<br />
Keduanya saling hujat.<br />
Keduanya membuka aibnya masing-masing.<br />
Pertengkaran kedua caleg ini mendapat perhatian dari para caleg yang sedang nampang di gerbang perumahan ini.<br />
Ada yang balihonya bergoyang-goyang ditiup angin seakan mengompori Yosi dan Maksuni agar terus ribut.<br />
Ada yang balihonya nyungsep diterjang angin seakan meledek kedua calon senator yang sedang adu mulut.<br />
&#8220;Kalau cintamu aku tolak, tak usahlah kau cari perhatian begitu!&#8221; teriak Yosi.<br />
&#8220;Cinta&#8230;. hahaha&#8230; aku tak pernah menaruh cinta padamu Yosi. Mana ada cinta di tangan seorang politisi seperti aku. Di mata politisi hanya ada hasrat dan perselingkuhan&#8230; hahaha&#8230;&#8221; tubuh Maksuni yang tambun berguncang.<br />
Wajah Yosi merah padam.<br />
Wajah Komar pasi.<br />
Wajah Maksuni ceria di atas angin.<br />
Wajah caleg muda yang ada di bawah baliho Yosi tetap dingin.<br />
Angin makin kencang memompa pertarungan antara Yosi dan Maksuni. Pertarungan tak lagi hanya adu mulut. Baliho keduanya semakin bergoyang ke kiri dan kanan.<br />
Baliho Yosi mendamprat Baliho Maksuni.<br />
Baliho Maksuni mendamprat baliho Yosi.<br />
Baliho caleg lainnya ikut bergoyang kencang.<br />
Hingga menjelang subuh, pertarungan baliho berlangsung. Pertarungan itu baru bisa terhenti, saat angin puting menghantam seluruh baliho. Dalam beberapa jenak, seluruh baliho ambruk di atas tanah.<br />
Pagi harinya, warga komplek bersikap tak peduli saat menyaksikan baliho para caleg itu ambruk dan saling tumpuk.</p>
<p>****</p>
<p>Begitulah cerita dari kawanku tentang baliho para caleg yang bercakap-cakap di malam hari. Percayakah Anda? (*)</p>
<p>Banten, Februari 2009.</p>
Posted in Budaya, Catatan Kawan, Cerpen, KELAS MENULIS, Kisah, Off The Record, Wacana  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/qizinklaziva.wordpress.com/570/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/qizinklaziva.wordpress.com/570/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/qizinklaziva.wordpress.com/570/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/qizinklaziva.wordpress.com/570/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/qizinklaziva.wordpress.com/570/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/qizinklaziva.wordpress.com/570/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/qizinklaziva.wordpress.com/570/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/qizinklaziva.wordpress.com/570/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/qizinklaziva.wordpress.com/570/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/qizinklaziva.wordpress.com/570/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qizinklaziva.wordpress.com&blog=1414031&post=570&subd=qizinklaziva&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://qizinklaziva.wordpress.com/2009/02/06/baliho/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a1b3476f20982d0bf9817ac563ac36a0?s=96&amp;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">qizinklaziva</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apa yang Kau Dapat dari Spanduk Caleg</title>
		<link>http://qizinklaziva.wordpress.com/2009/02/06/apa-yang-kau-dapat-dari-spanduk-caleg/</link>
		<comments>http://qizinklaziva.wordpress.com/2009/02/06/apa-yang-kau-dapat-dari-spanduk-caleg/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Feb 2009 03:01:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qizinklaziva</dc:creator>
				<category><![CDATA[Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Link]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Off The Record]]></category>
		<category><![CDATA[Wacana]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://qizinklaziva.wordpress.com/?p=568</guid>
		<description><![CDATA[Setelah Mahkamah Konstitusi memutuskan bahwa calon anggota legislatif (caleg) terpilih berdasarkan suara terbanyak, seluruh caleg berlomba-lomba menarik simpati masyarakat, baik yang bernomor urut kecil maupun besar. Beragam media dimanfaatkan untuk mensosialisasikan dirinya, yang terbanyak adalah spanduk, baliho, banner, dan stiker.
Qizink La Aziva-Bnten
Dalam sebulan terakhir, sudut-sudut Kota Serang dipenuhi ragam media sosialisasi caleg yang akan bertarung [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qizinklaziva.wordpress.com&blog=1414031&post=568&subd=qizinklaziva&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft" src="http://qizinklaziva.files.wordpress.com/2008/05/1-cawalkot-poto-lepas1.jpg?w=227&#038;h=149" alt="" width="227" height="149" />Setelah Mahkamah Konstitusi memutuskan bahwa calon anggota legislatif (caleg) terpilih berdasarkan suara terbanyak, seluruh caleg berlomba-lomba menarik simpati masyarakat, baik yang bernomor urut kecil maupun besar. Beragam media dimanfaatkan untuk mensosialisasikan dirinya, yang terbanyak adalah spanduk, baliho, banner, dan stiker.</p>
<p>Qizink La Aziva-Bnten</p>
<p>Dalam sebulan terakhir, sudut-sudut Kota Serang dipenuhi ragam media sosialisasi caleg yang akan bertarung pada Pemilu 2009. Daerah pinggiran Kota menjadi sentra para caleg untuk memasang media sosialisasinya, karena jalur protokol sudah menjadi medan terlarang untuk sosialisasi diri.<br />
Yang paling mencolok adalah di komplek-komplek perumahan. hampir di setiap gerbang komplek perumah dipastikan dipenuhi puluhan spanduk dan baliho beragam ukuran milik caleg. Dengan pemasangan yang tidak tertata, keberadaan media sosialisasi ini membuat pemandangan komplek perumahan menjadi semrawut.<br />
Selain komplek perumahan, area yang kerap menjadi incaran para caleg untuk memasang media sosialisasinya adalah perempatan jalan dan pohon besar. Sehingga tak aneh, jika dalam satu pohon terdapat 3 hingga lima poster caleg. <br />
Selain tampak semrawut, materi yang dituangkan dalam media sosialisasi para caleg juga terkesan standar. Secara umum, materi kalimat yang tertuang dalam spanduk para caleg adalah nama, nomor urut, dan tanda contrengan. Sedangkan kalimat yang digunakan hanya &#8216;Mohon Do&#8217;a dan Dukungan&#8217; dengan ditambahi kalimat standar untuk menarik hati rakyat, misalnya berbunyi &#8216;Maju Bersama Rakyat&#8217;, &#8216;Peduli pada Rakyat&#8217;, dan sebagainya. Untuk mempercantik tampilan, dalam spanduk dihiasi wajah caleg dengan berbagai pose ditambah logo partai serta tokoh nasional yang sedang digadang-gadang bakal maju menjadi calon presiden. Potret Soesilo Bambang Yudhoyono banyak dipakai para caleg dari Partai Demokrat, foto Megawati ikut menghiasi caleg PDI Perjuangan, Sultan Hamengkubowono juga ada di beberapa spanduk caleg partai RepublikaN.<br />
Yang tak kalah menarik adalah materi sosialisasi yang disuguhkan para calon anggota DPD. Karena dalam kertas suara, calon anggota DPD bakal dilengkapi foto diri calon yang tampil secara eksentrik bahkan hingga terkesan berlebihan. Ada calon DPD yang misalnya memasang fotonya dengan sorban, padahal sorban itu tidak menjadi identitas pribadinnya yang melekat dalam keseharian hidupnya. Sementara untuk calon DPD dari kalangan perempuan, fotonya ditampil secantik mungkin dengan tata rias wajah yang wah.<br />
Hanya ada satu dua caleg yang berani menampilkan isi kalimat berbeda dalam spanduknya. Thoyib Fanani, caleg DPRD Banten dari daerah pemilihan Kabupaten/Kota Serang misalnya, berani tampil kreatif dengan memanfaatkan kalimat &#8216;Belok Kiri Langsung&#8217; dalam poster kampanyenya. Sehingga poster yang banyak dipasang di tiap perempatan jalan ini kerap menjadi perhatian pengguna jalan.<br />
Rudi Kurniadi, caleg DPRD Kota Serang dari daerah pemilihan Kecamatan Serang juga berani tampil beda. Dalam media sosialisasi yang dibuatnya, Rudi hanya menampilkan puisi yang berisi ajakan kepada masyarakat untuk tepat dalam memilih calon pemimpin. Tak ada kalimat langsung yang secara khusus untuk mengajak masyarakat agar mencoblos dirinya. Selain itu, potret dirinya juga dibuat hanya dalam bentuk sketsa. &#8220;Saya memang ingin tampil beda. Saya tidak menampilkan diri saya sendiri dalam kampanye. Saya juga tak mau menonjolkan diri saya pribadi, karena saya menyadari bahwa setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan. Saya hanya mengajak mayarakat agar betul-betul memerhatikan calon pemimpin yang akan dipilihnya,&#8221; ujar Rudi memberi penjelasan tentang materi media sosialisasinya.<br />
Di mata Ahmad Supena, dosen Bahasa dan Sastra Indonesia Untirta, sebagian besar materi yang digunakan para caleg hanya menonjolkan ego masing-masing caleg. Hal ini terlihat dari materinya yang lebih mengedepankan sisi individu caleg. &#8220;Saya nilai materinya masih bersifat narsis,&#8221; ungkapnya.<br />
Menurutnya, materi sosialisasi caleg lebih baik berisi tentang visi misi para caleg bila mereka terpilih. &#8220;Selama ini yang muncul hanya data pribadi. Sementara masyarakat tidak diberitahu lewat media kampanye tersebut tentang apa yang akan mereka lakukan untuk masyarakat bila mereka terpilih. Masyarakat hanya disuguhi nama dan potret caleg tanpa diberitahu apa yang akan mereka lakukan setelah jadi anggota legislatif,&#8221; ujarnya. (*)</p>
Posted in Banten, Berita, Budaya, Kisah, Link, News, Off The Record, Wacana  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/qizinklaziva.wordpress.com/568/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/qizinklaziva.wordpress.com/568/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/qizinklaziva.wordpress.com/568/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/qizinklaziva.wordpress.com/568/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/qizinklaziva.wordpress.com/568/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/qizinklaziva.wordpress.com/568/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/qizinklaziva.wordpress.com/568/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/qizinklaziva.wordpress.com/568/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/qizinklaziva.wordpress.com/568/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/qizinklaziva.wordpress.com/568/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qizinklaziva.wordpress.com&blog=1414031&post=568&subd=qizinklaziva&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://qizinklaziva.wordpress.com/2009/02/06/apa-yang-kau-dapat-dari-spanduk-caleg/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a1b3476f20982d0bf9817ac563ac36a0?s=96&amp;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">qizinklaziva</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://qizinklaziva.files.wordpress.com/2008/05/1-cawalkot-poto-lepas1.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Gaya Kampanye Caleg Banten melalui Internet</title>
		<link>http://qizinklaziva.wordpress.com/2009/01/21/gaya-kampanye-caleg-banten-melalui-internet/</link>
		<comments>http://qizinklaziva.wordpress.com/2009/01/21/gaya-kampanye-caleg-banten-melalui-internet/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Jan 2009 09:58:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qizinklaziva</dc:creator>
				<category><![CDATA[Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Catatan Kawan]]></category>
		<category><![CDATA[HOT-NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Wacana]]></category>
		<category><![CDATA[caleg]]></category>
		<category><![CDATA[kampanye]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu 2009]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://qizinklaziva.wordpress.com/?p=566</guid>
		<description><![CDATA[ 
Banyak cara dilakukan calon legislatif di Banten untuk mensosialisasikan diri kepada pemilih. Salah satunya melalui internet.  
Keberhasilan calon presiden Amerika terpilih Barack Obama memanfaatkan teknologi untuk meraih simpati dan penggalangan dana dengan menggunakan situs internet facebook, tampaknya menginspirasi sejumlah calon anggota legislatif (caleg) di Banten untuk mensosialisasikan dirinya lewat internet.
Sebuah pesan singkat diterima Radar Banten [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qizinklaziva.wordpress.com&blog=1414031&post=566&subd=qizinklaziva&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Banyak cara dilakukan calon legislatif di Banten untuk mensosialisasikan diri kepada pemilih. Salah satunya melalui internet.<span>  </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Keberhasilan calon presiden Amerika terpilih Barack Obama memanfaatkan teknologi untuk meraih simpati dan penggalangan dana dengan menggunakan situs internet <em>facebook,</em> tampaknya menginspirasi sejumlah calon anggota legislatif (caleg) di Banten untuk mensosialisasikan dirinya lewat internet.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Sebuah pesan singkat diterima <em>Radar Banten</em> dari Hafazhah, caleg PPP untuk DPRD Banten hari Minggu (18/1) lalu. Pesan singkat itu mengabarkan bahwa dirinya telah memiliki sebuah situs internet pribadi dengan alamat </span><a href="http://ppp-hafazhah.co.nr/"><span style="font-size:small;">http://ppp-hafazhah.co.nr</span></a><span style="font-size:small;">. “Silakan kunjungi untuk menghubungkan titik-titik komunikasi sesama,” tulis Hafazhah dalam pesan singkatnya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><em><span style="font-family:Arial;">Radar Banten</span></em><span style="font-family:Arial;"> mencoba menengok blog pribadi tersebut. Ternyata blog itu baru beberapa hari dibuat dan <em>content</em> atau isinya masih berupa nukilan yang disalin ulang (<em>copy paste</em>) dari berbagai media online. Sejumlah link seperti data pribadi serta visi dan misi, belum terisi.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Dalam situs ini juga terdapat link jejaring <em>(blogroll</em>) yang salah satunya adalah milik Ali Faozin, caleg PPP<span>  </span>dari Banten untuk DPR RI. Saat dikunjungi, situs milik Ali Faozin ternyata mirip sekali tampilannya (template) dengan milik Hafazhah.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Andika Hazrumy, caleg DPD Banten juga ikut mempromosikan dirinya lewat blog gratisan dengan alamat </span><a href="http://andika-hazrumy.blogspot.com/"><span style="font-size:small;">http://andika-hazrumy.blogspot.com</span></a><span style="font-size:small;">. Content dan template blog ini lebih atraktif dibandingkan dengan dua blog milik Hafazhah atau Ali Faozin. Blog putra Gubernur ini banyak dihiasi foto kegiatan si caleg. Sementara isi tulisan, lebih banyak merupakan salinan berita dari berbagai media massa, baik lokal maupun <em>online</em>.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Blog caleg yang cukup menarik adalah milik Mohamad Arif Widarto, caleg Partai Gerindra dari daerah pemilihan Banten untuk DPR RI. Blog dengan alamat </span><a href="http://www.moharifwidarto.com/"><span style="font-size:small;">www.moharifwidarto.com</span></a><span style="font-size:small;"> ini berisi ragam tulisan pribadi, visi misi, kegiatan caleg, maupun tulisan lainnya. Blog alumnus Universitas Pelita Harapan ini juga sangat serius dalam mengelola situsnya karena si pemiliknya adalah seorang blogger, sehingga dalam situs ini juga ditampilkan jargon ‘Blogger Juga Bisa Nyaleg’ yang terpampang dalam sebuah gambar kaos.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Arif tak hanya membangun komunikasi politik melalui situs pribadinya tapi juga melalui berbagai situs jejaring seperti <em>plurk, facebook, friendster, </em><span> </span>dan sebagainya. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Bila caleg secara konvensional berkampanye dengan bagi-bagi kaos secara gratis, Arif melakukan hal berbeda melalui situsnya. Dalam salah satu link-nya, secara terang-terangan Arif melakukan penggalangan dana untuk kampanye dirinya dengan mencantumkan rekening pribadinya dan hadiah kaos untuk penyumbang dana dalam nominal tertentu. “Bagi penyumbang minimal Rp 150 ribu akan mendapatkan kaos.” Begitu kalimat yang ditulis dalam situsnya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Efektifkah cara kampanye lewat internet ini seperti yang dialami Barack Obama yang terpilih menjadi Presiden Amerika? Hasilnya tentu saja, baru bisa diketahui nanti setelah pencoblosan pada 9 April. Namun yang perlu jadi catatan, masyarakat kita belum sepenuhnya melek internet, sehingga tak semua pemilih bisa mengakses gaya kampanye caleg lewat dunia maya ini. (qizink)</span></span></p>
Posted in Banten, Berita, Catatan Kawan, HOT-NEWS, Kisah, News, Wacana Tagged: caleg, kampanye, pemilu 2009 <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/qizinklaziva.wordpress.com/566/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/qizinklaziva.wordpress.com/566/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/qizinklaziva.wordpress.com/566/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/qizinklaziva.wordpress.com/566/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/qizinklaziva.wordpress.com/566/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/qizinklaziva.wordpress.com/566/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/qizinklaziva.wordpress.com/566/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/qizinklaziva.wordpress.com/566/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/qizinklaziva.wordpress.com/566/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/qizinklaziva.wordpress.com/566/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qizinklaziva.wordpress.com&blog=1414031&post=566&subd=qizinklaziva&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://qizinklaziva.wordpress.com/2009/01/21/gaya-kampanye-caleg-banten-melalui-internet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a1b3476f20982d0bf9817ac563ac36a0?s=96&amp;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">qizinklaziva</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Damai Itu Adalah…</title>
		<link>http://qizinklaziva.wordpress.com/2009/01/05/damai-itu-adalah/</link>
		<comments>http://qizinklaziva.wordpress.com/2009/01/05/damai-itu-adalah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Jan 2009 08:31:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qizinklaziva</dc:creator>
				<category><![CDATA[Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Catatan Kawan]]></category>
		<category><![CDATA[KELAS MENULIS]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Off The Record]]></category>
		<category><![CDATA[Wacana]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://qizinklaziva.wordpress.com/?p=560</guid>
		<description><![CDATA[Damai bagi warga di Palestina adalah harapan. Berharap tak ada lagi invasi dari zionis Israel. Berharap bisa mimpi indah saat tidur malam. Berharap, tak ada lagi anak-anak kecil meregang nyawa atau menangis histeris dengan wajah berdarah. Berharap perang tak lagi datang. Untuk kedamaian warga Palestina ini, saya hanya turut berdoa semoga harapan itu terwujudkan.
Damai bagi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qizinklaziva.wordpress.com&blog=1414031&post=560&subd=qizinklaziva&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong><img class="alignleft size-full wp-image-562" title="MIDEAST-PALESTINIAN-ISRAEL-GAZA-CONFLICT" src="http://qizinklaziva.files.wordpress.com/2009/01/anak-palestina.jpg?w=460&#038;h=435" alt="MIDEAST-PALESTINIAN-ISRAEL-GAZA-CONFLICT" width="460" height="435" />Damai</strong> bagi warga di Palestina adalah harapan. Berharap tak ada lagi invasi dari zionis Israel. Berharap bisa mimpi indah saat tidur malam. Berharap, tak ada lagi anak-anak kecil meregang nyawa atau menangis histeris dengan wajah berdarah. Berharap perang tak lagi datang. Untuk kedamaian warga Palestina ini, saya hanya turut berdoa semoga harapan itu terwujudkan.</p>
<p><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-564" title="MIDEAST-ISRAEL-GAZA-CONFLICT" src="http://qizinklaziva.files.wordpress.com/2009/01/israel.jpg?w=209&#038;h=300" alt="MIDEAST-ISRAEL-GAZA-CONFLICT" width="209" height="300" />Damai </strong>bagi warga Israel adalah tipu daya. Sebuah tipuan menawarkan kedamaian dengan roket ditangan. Sebuah tipuan menyuguhkan persahabatan dengan wajah permusuhan. Menghadapi tipuan kedamaian dari kebengisan Israel ini, saya hanya teringat sebuah kalimat indah dari Yusuf Qardhawi, &#8220;<em>berdamai dengan perampok yang hanya mau mengembalikan secuil hasil rampokannya adalah bodoh. Di dalamnya terkandung ketidakadilan . Yahudi seharusnya hengkang dulu baru bicara perdamaian.</em>&#8220;</p>
<p><strong>Damai</strong> bagi warga Bandung adalah kreatifitas. Sebuah kreatifitas dengan mewujudkan jargon damai dalam stiker atau kaos-kaos bertuliskan ABCD &#8216;Anak Bandung Cinta Damai&#8217;. Untuk kalimat damai ini, saya mengacungkan jempol bagi warga Bandung yang telah kreatif.</p>
<p><strong>Damai </strong>bagi warga yang hendak ditilang polisi lalu lintas adalah cara pintas. Cara pintas agar tidak menghadapi sidang tilang yang sangat merepotkan. Dengan kalimat, &#8220;Damai saja, Pak.&#8221; sambil menyodorkan selembar uang 20 ribuan atau 50 ribuan, maka warga yang hendak ditilang bisa melenggang aman. Terhadap cara damai seperti ini, saya hanya bisa mengelus dada, yang menyuap dan yang disuap sama saja nilainya.</p>
<p><strong>Damai </strong>bagi anak kecil adalah makanan murah meriah seharga lima ratus perak atau gope. Makanan bermerk &#8216;Damai&#8217; ini lezat dengan isi kacang hijau. Mengenai &#8216;Damai&#8217; ini saya hanya tersenyum terkenang dengan masa kecilku yang juga turut menikmati kue ini.</p>
<p>Lha terus apa sebenarnya makna <strong>Damai </strong>bagiku.</p>
<p><strong>Damai </strong>bagiku adalah agama. Islam sebagai agama yang kuanut berarti adalah keselamatan dan kedamaian.</p>
<p>Sekarang apa arti <strong>Damai </strong>bagi kalian ?</p>
Posted in Banten, Berita, Budaya, Catatan Kawan, KELAS MENULIS, Kisah, Off The Record, Wacana  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/qizinklaziva.wordpress.com/560/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/qizinklaziva.wordpress.com/560/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/qizinklaziva.wordpress.com/560/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/qizinklaziva.wordpress.com/560/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/qizinklaziva.wordpress.com/560/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/qizinklaziva.wordpress.com/560/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/qizinklaziva.wordpress.com/560/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/qizinklaziva.wordpress.com/560/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/qizinklaziva.wordpress.com/560/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/qizinklaziva.wordpress.com/560/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qizinklaziva.wordpress.com&blog=1414031&post=560&subd=qizinklaziva&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://qizinklaziva.wordpress.com/2009/01/05/damai-itu-adalah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>34</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a1b3476f20982d0bf9817ac563ac36a0?s=96&amp;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">qizinklaziva</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://qizinklaziva.files.wordpress.com/2009/01/anak-palestina.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">MIDEAST-PALESTINIAN-ISRAEL-GAZA-CONFLICT</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://qizinklaziva.files.wordpress.com/2009/01/israel.jpg?w=209" medium="image">
			<media:title type="html">MIDEAST-ISRAEL-GAZA-CONFLICT</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Banten dalam Sajak</title>
		<link>http://qizinklaziva.wordpress.com/2009/01/01/banten-dalam-sajak/</link>
		<comments>http://qizinklaziva.wordpress.com/2009/01/01/banten-dalam-sajak/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Jan 2009 08:18:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qizinklaziva</dc:creator>
				<category><![CDATA[Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Puisi]]></category>
		<category><![CDATA[literasi]]></category>
		<category><![CDATA[sajak]]></category>
		<category><![CDATA[syair]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://qizinklaziva.wordpress.com/?p=557</guid>
		<description><![CDATA[KAIBON

di bawah gerbang bentar
tubuh ibu bergetar
telah lama ia menghamba
menyaksi remah sejarah dimakan usia
 
batu-batu berserakan
menunggu purnama musim penghujan

sejengkal kaki berjalan
tiang padurasa menghadang
tak ada lagi jendela istana
tempat ibu memandang liuk cibanten
 
air sungai membaja
jembatan rante tak lagi guna
tak ada perahu
dari negeri jauh melempar sauh
 
air mata ibu
menjadi batu di kaibon
 
Banten, Juli 2007-Januari 2009
 

WATU GILANG

tak ada lagi sultan
dinobatkan di atas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qizinklaziva.wordpress.com&blog=1414031&post=557&subd=qizinklaziva&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>KAIBON</strong></p>
<p><strong></strong></p>
<p>di bawah gerbang bentar</p>
<p>tubuh ibu bergetar</p>
<p>telah lama ia menghamba</p>
<p>menyaksi remah sejarah dimakan usia</p>
<p> </p>
<p><em>batu-batu berserakan</em></p>
<p><em>menunggu purnama musim penghujan</em></p>
<p><em></em></p>
<p>sejengkal kaki berjalan</p>
<p>tiang padurasa menghadang</p>
<p>tak ada lagi jendela istana</p>
<p>tempat ibu memandang liuk cibanten</p>
<p> </p>
<p>air sungai membaja</p>
<p>jembatan rante tak lagi guna</p>
<p>tak ada perahu</p>
<p>dari negeri jauh melempar sauh</p>
<p> </p>
<p>air mata ibu</p>
<p>menjadi batu di kaibon</p>
<p> </p>
<p>Banten, Juli 2007-Januari 2009</p>
<p> </p>
<p><strong></strong></p>
<p><strong>WATU GILANG</strong></p>
<p><strong></strong></p>
<p>tak ada lagi sultan</p>
<p>dinobatkan di atas watu gilang</p>
<p> </p>
<p>hanya ada bocah bertelanjang dada</p>
<p>berebut bola di lapang terbuka</p>
<p>kakinya berdarah</p>
<p>                   tertusuk duri sejarah</p>
<p> </p>
<p>puing pakuwon di sisi kanan</p>
<p>adalah saksi kuasa amarah</p>
<p> </p>
<p>Banten, 2007-2008</p>
<p> </p>
<p><strong>NASI AKING</strong></p>
<p> </p>
<p>sepiring nasi aking</p>
<p>kita makan bersama</p>
<p>di tepi puing istana</p>
<p> </p>
<p><em>itu siapa</em></p>
<p><em>lelaki bersorban serupa sultan</em></p>
<p><em></em></p>
<p>burung-burung kenari</p>
<p>yang telah mencatatkan duka pada helai sejarah</p>
<p>mengejar angin tak sampai dermaga</p>
<p> </p>
<p><em>itu siapa</em></p>
<p><em>lelaki bertahta serupa maulana</em></p>
<p><em></em></p>
<p>Banten, April 2007</p>
<p> </p>
<p><strong>ISTANA</strong></p>
<p><strong></strong></p>
<p>di depan gerbang istana yang tak lagi utuh</p>
<p>aku bersapa ibunda sultan</p>
<p>tersenyum dari puncak menara</p>
<p> </p>
<p>pada tumpukan batu berlumut</p>
<p>aku masih mencium darah sultan</p>
<p>mengaliri kolam-kolam pemandian</p>
<p> </p>
<p>permaisuri mencucurkan duka</p>
<p>hingga keruh airmatanya</p>
<p> </p>
<p>dan setelah istana ini runtuh</p>
<p>siapa yang hendak menjadi sultan</p>
<p>kembali.</p>
<p> </p>
<p>Banten, 2009</p>
<p> </p>
<p><strong>MAULANA</strong></p>
<p><strong></strong></p>
<p>lelaki yang kau sebut maulana</p>
<p>membatu di dermaga renta</p>
<p>jubahnya menciumi bangkai perahu</p>
<p> </p>
<p>pesta istana telah ditutup badai samudera</p>
<p>di meja-meja makan</p>
<p>pangeran terlelap kenyang</p>
<p> </p>
<p><em>maulana, apa yang kau sisa untuk kami</em></p>
<p><em></em></p>
<p>Juni 2007</p>
<p> </p>
<p><strong>LIDAH API</strong></p>
<p><strong></strong></p>
<p>aku telah mendayung sampan</p>
<p>sampai berpeluh harapan</p>
<p>tapi tak terdengar</p>
<p>ada kepak camar</p>
<p> </p>
<p>ikan-ikan telah mati</p>
<p>dikutuki lidah api</p>
<p> </p>
<p><em>awas amuk badai</em></p>
<p><em></em></p>
<p>oh dahaga semesta</p>
<p>di mana sampan akan dilabuhkan</p>
<p> </p>
<p>Banten, 2007</p>
Posted in Banten, Berita, Budaya, Kisah, Puisi Tagged: literasi, sajak, syair <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/qizinklaziva.wordpress.com/557/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/qizinklaziva.wordpress.com/557/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/qizinklaziva.wordpress.com/557/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/qizinklaziva.wordpress.com/557/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/qizinklaziva.wordpress.com/557/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/qizinklaziva.wordpress.com/557/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/qizinklaziva.wordpress.com/557/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/qizinklaziva.wordpress.com/557/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/qizinklaziva.wordpress.com/557/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/qizinklaziva.wordpress.com/557/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qizinklaziva.wordpress.com&blog=1414031&post=557&subd=qizinklaziva&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://qizinklaziva.wordpress.com/2009/01/01/banten-dalam-sajak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a1b3476f20982d0bf9817ac563ac36a0?s=96&amp;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">qizinklaziva</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
