<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2enclosuresfull.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0"><channel><title>Asteki Bengkulu</title><link>http://www.ratusamban.com/</link><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/ratusamban" /><description></description><language>en</language><managingEditor>noreply@blogger.com (Dwi Lesmana)</managingEditor><lastBuildDate>Thu, 24 May 2012 13:45:07 PDT</lastBuildDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">88</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">25</openSearch:itemsPerPage><feedburner:info uri="ratusamban" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle></itunes:subtitle><creativeCommons:license>http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/2.0/</creativeCommons:license><feedburner:emailServiceId>ratusamban</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><item><title>KLH nilai kinerja perusahaan tambang batu bara</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/ratusamban/~3/cGYhNN6dYIM/klh-nilai-kinerja-perusahaan-tambang.html</link><category>kota</category><category>lingkungan</category><author>noreply@blogger.com (Redaksi BTV)</author><pubDate>Tue, 03 Apr 2012 12:39:06 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6700754580545208384.post-3140959277370583165</guid><description>&lt;div class="youtube"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-4yb6HgH7Alc/T3tQfWD4VpI/AAAAAAAAABs/_xnK0fPd1GA/s1600/tambang2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; display: inline !important; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="133" src="http://3.bp.blogspot.com/-4yb6HgH7Alc/T3tQfWD4VpI/AAAAAAAAABs/_xnK0fPd1GA/s200/tambang2.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="text-align: justify;"&gt;"Melalui kegiatan penilaian pengelolaan lingkungan hidup atau Proper 2012 ada lima perusahaan tambang di hulu sungai yang akan dinilai," kata Kepala Seksi Pengendalian Pencemaran Lingkungan Badan Lingkungan Hidup Provinsi Bengkulu Zainudin di Bengkulu, Selasa.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Melalui kegiatan penilaian  pengelolaan  lingkungan hidup atau Proper 2012 ada lima perusahaan  tambang di hulu  sungai yang akan dinilai," kata Kepala Seksi  Pengendalian Pencemaran  Lingkungan Badan Lingkungan Hidup Provinsi  Bengkulu Zainudin di  Bengkulu, Selasa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lima perusahaan tambang batu  bara yang dinilai  pengelolaan lingkungannya tersebut, yakni PT Danau  Mas Hitam, PT Bukit  Sunur, PT Inti Bara Perdana, PT Kusuma Raya Utama  dan PT Ratu Samban  Mining.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ia mengatakan program penilaian  peringkat kinerja  perusahaan (Proper) terhadap lima perusahaan tambang  batu bara tersebut  untuk mengetahui penyebab utama pencemaran Sungai  Bengkulu, yang salah  satunya diakibatkan limbah batu bara.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Hasil dari Proper terhadap   lima perusahaan ini akan menunjukkan perusahaan mana yang berkontribusi   atas pencemaran Sungai Bengkulu," katanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selama ini, kata dia,  sejumlah  pihak saling menuding dan lepas tangan terhadap kondisi Sungai  Bengkulu  yang sudah tercemar.Limbah batu bara yakni bekas pencucian  dari lokasi  penggalian di hulu sungai diyakini menjadi salah satu  penyebab  pencemaran sungai itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Itu bisa dibuktikan dengan   keberadaan ratusan warga yang mengumpulkan limbah batu bara di sepanjang   aliran sungai karena limbah pun bisa dijual Rp12 ribu per karung,"   katanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ia menambahkan, pada 2011 satu  dari lima perusahaan  tambang batu bara tersebut yakni PT Bukit Sunur  mendapat nilai merah  dari KLH. Penilaian rapor merah tersebut kata dia  berarti pengelolaan  lingkungan, termasuk limbah dan lain sebagainya,  tidak sesuai ketentuan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Mudah-mudahan tahun ini ada perbaikan karena kami sudah menyerahkan hasil penilaian dan rekomendasi," ujarnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Direktur  Yayasan Ulayat Oka  Adriansyah sebelumnya mengatakan aktivitas  pengelolaan limbah yang  buruk dari perusahaan tambang batu bara yang  beroperasi di hulu Sungai  Bengkulu menjadi penyebab utama pencemaran  sungai itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Sejumlah perusahaan tambang  batu bara berkontribusi  nyata terhadap pencemaran Sungai Bengkulu dan  kami berharap hasil Proper  dari KLH ini akan mempertegas itu," katanya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ulayatnews&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6700754580545208384-3140959277370583165?l=www.ratusamban.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ratusamban/~4/cGYhNN6dYIM" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-04-04T02:39:06.178+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/-4yb6HgH7Alc/T3tQfWD4VpI/AAAAAAAAABs/_xnK0fPd1GA/s72-c/tambang2.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ratusamban.com/2012/04/klh-nilai-kinerja-perusahaan-tambang.html</feedburner:origLink></item><item><title>GEMAPEDAS AIR BENGKULU KIRIM PETISI UNTUK PRESIDEN RI</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/ratusamban/~3/NPJtQyosSY0/gemapedas-air-bengkulu-kirim-petisi.html</link><category>kota bengkulu</category><author>noreply@blogger.com (Redaksi BTV)</author><pubDate>Tue, 29 Nov 2011 22:01:53 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6700754580545208384.post-6763465348717666870</guid><description>&lt;div class="youtube"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; color: #525253; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;Kepada Yth : Bapak Presiden Republik Indonesia,&amp;nbsp;Sehubungan dengan terjadinya pencemaran air sungai Bengkulu yang merupakan sumber baku air minum bagi masyarakat kota Bengkulu,dimana hingga saat ini, belum ada itikad penyelesaian dari pemerintah daerah Bengkulu. Pemerintah Daerah Bengkulu belum memberi perhatian sunguh-sungguh untuk menyelesaikan kasus pencemaran air sungai Bengkulu yang nyata-nyata telah merampas hak warga Negara untuk mendapatkan air layak konsumsi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="cm_filter" style="background-color: white; color: #525253; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Kronologis&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 15px; margin-top: 10px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Berdasarkan Peraturan Daerah Bengkulu Nomor 06 Tahun 2005 Tentang Penetapan Baku Mutu Air Dan Kelas Air Sungai Lintas Kabupaten/KotaDalam Provinsi Bengkulu, Sungai Air Bengkulu memang digolongkan pada golongan kelas I. Yakni air yang peruntukannya dapat digunakan sebagai air baku untuk air minum dan atau peruntukan lain &amp;nbsp;yang mempersyaratkan mutu air yang sama dengan kegunaan tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 15px; margin-top: 10px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Sejak lama , sungai air Bengkulu dimanfaatkan oleh PDAM Kota Bengkulu yang dibentuk pada tahun 1929 sebagai sumber air baku. Pada awalnya air diambil dari Sungai Bengkulu, Stasiun distilasi air berlokasi diDesa Surabaya di Kota Bengkulu. Saat ini, PDAM melayani 21.000 rumah tangga diKota Bengkulu. Konsumen yang mendapat air dari Sungai Air Bengkulu adalah yangtinggal di tiga kecamatan di Kota Bengkulu yaitu Muara Bangkahulu, Teluk Segara, dan Sungai Serut.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 15px; margin-top: 10px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Sungai Air Bengkulu saat ini sudah tidak sesuai lagi sebagai sumber air baku untuk PDAM. Pada tahun 2008 Ulayat Bengkulu dan laboratorium PDAM mempelajari parameter fisik dan kimia dari air sungai, seperti temperatur, bau, rasa, warna, kekeruhan,konduktifitas, TSS, TDS, BOD, COD, kandungan logam, pH, dan DO (Yayasan Ulayat Bengkulu, 2009), untuk kemudian hasilnya dibandingkan dengan standar yang telah ditetapkan oleh peraturan pemerintah daerah No. 6 Tahun 2005 tentang Ambang Batas Maksimum Airuntuk Sungai Lintas Kabupaten di Propinsi Bengkulu &amp;nbsp;dan Keputusan MenteriKesehatan No.907 tahun 2002 tentang Syarat-Syarat dan Pengawasan Kualitas Air Minum. Dan Dalam hasil uji Yayasan Ulayat Bengkulu yang kemudian dirilis pada 2009 dan sempat dipaparkan di media massa, disebutkan bahwa tingkat kekeruhan air Sungai Bengkulu sudah berada di ambang batas yakni sebesar 421 NTU (Nephelometric Turbidity Units) dari kadar maksimum yang diperbolehkan dalam Keputusan Menteri Kesehatan No.907 tahun 2002 tentang Syarat-Syarat dan Pengawasan Kualitas Air Minum sebesar 5 NTU untuk tingkat kekeruhan dan 15 TCU (True Colour Units) untuk perubahan warna. Sedangkan dalam parameter kimia kandungan besiberada pada angka 0,76 mg/Liter dari kadar yang diperbolehkan sebesar 0,30 mg/Liter.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 15px; margin-top: 10px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Pencemaran tersebut khususnya disebabkan oleh 5 Perusahanaan Tambang Batubara, 2 Perusahaan Pabrik Karet dan 1 Pabrik Pengelolahan Sawit yang beroperasi didaerah hulu dan tengah DAS Bengkulu, di wilayah kabupaten Bengkulu tengah. Dari keseluruhan perusahaan yang beroperasi tersebut, di indikasikan tidak menerapkan proses produksi yang baik dan aktivitas tersebut dapat disebut sebagai kejahatan lingkungan.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 15px; margin-top: 10px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Sampai saat ini, setelah uji parameter terhadap Air Bengkulu yang dilakukan&amp;nbsp;&lt;a href="http://www.ulayat.or.id/" style="color: #b90000; text-decoration: none;" title="Hasil penelitian dan uji kelayakan baku mutu air yang dilakukan Ulayat Bengkulu"&gt;Ulayat&lt;/a&gt;, telah dilakukan juga uji parameter yang dilakukan oleh Tim Gabungan dari Pemerintah Provinsi Bengkulu setelah sebelumnya terjadi gelombang demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa, masyarakat &amp;nbsp;dan para pemerhati lingkungan. Pada awal Juni 2011 Pemprov Bengkulu membentuk Tim gabungan yang berisi 14 SKPD (satuan kerja perangkat daerah) untuk melakukan pengambilan dan pengujian sampel di 17 titik berbeda di sepanjang Sungai Air Bengkulu. Hasilnya, pada 14 juni 2011,melalui konferensi pers yang diselenggarakan Badan Lingkungan Hidup Provinsi Bengkuluyang pada waktu itu masih dikomandoi oleh Drs. Arifin Daud, menyatakan bahwa Air sungai Bengkulu positif tercemar logam berat, berupa tambang, mangan, dan serum. Dan menyatakan bahwa golongan kelas air sungai Bengkulu turun menjadi golongan kelas III dari sebelumnya golongan kelas I. Dengan kata lain, Air Sungai Bengkulu hanya layak untuk aktivitas budidaya ikan dan persawahan.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 15px; margin-top: 10px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Selanjutnya, karena tidak adanya tindak lanjut untuk menyikapi persoalan tersebut, tepat satu hari setelah perayaan HUT RI yang ke66, tim KPBB &amp;nbsp;(Komisi Penanggulangan Bensin Bertimbal) berkerjasama dengan Blacksmith instituted indonesia dan Kementrian Lingkungan Hidup &amp;nbsp;kembali melakukan uji sampel terhadap air Bengkulu. Hasilnya bahkan lebih memprihatinkan, sungai air Bengkulu dinyatakan sudah tercemar logam membahayakan yaitu Merkuri (Hg) dan Arsenic (As). Parahnya lagi, kandungan merkuri dan arsenik tersebut kadarnya berada pada level mengkhawatirkan, yaitu mencapai 15 PPM (Part Per Million) dan 12 PPM di dua lokasi yang dijadikan sampel yaitu desa Penandingan dan Surau.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 15px; margin-top: 10px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Namun dari sekian banyak penelitian yang telah dilakukan baik dari lembaga pemerintah daerah maupun Pusat serta NGO yang menyatakan bahwa air Sungai Bengkulu telah tercemar, tetap saja tidak ada proses tindak lanjut dari pemerintah daerah (Pemprov Bengkulu, Pemkot Bengkulu dan Pemkab Bengkulu Tengah) untuk menanggulangi dan menyelesaikan permasalahan tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 15px; margin-top: 10px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Atas Pertimbangan tersebut diatas, kami atas nama Koalisi Masyarakat sipil yang berhimpun dalam :&amp;nbsp;GERAKAN MASYARAKAT PEDULI DAERAH ALIRAN SUNGAI BENGKULU&amp;nbsp;( GEMAPEDAS BENGKULU )&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 15px; margin-top: 10px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Mendesak Presiden Republik Indonesia dan Jajaran dibawah nya untuk :&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;ol style="margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 10px; padding-bottom: 0px; padding-left: 30px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;li style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Mendesak pemerintah kota Bengkulu untuk menghentikan distribusi air tercemardan membantu PDAM kota untuk membenahi sistem dan lain lain dalam pengolahanair.&lt;/li&gt;
&lt;li style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Turun ke daerah untuk memfasilitasi dan memediasi pemerintah provinsi,pemerintah kabupaten,pemerintah kota, masyarakat, pihak perusahaan danstakeholder lain nya dalam penyelesaian konflik pencemaran sungai bengkulu&lt;/li&gt;
&lt;li style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Mengevaluasi pengelolaan/prosedur perusahan yang ditengarai melakukanpencemaran/kejahatan lingkungan dan menindak secara hukum pihak-pihak yangterbukti melanggar.&lt;/li&gt;
&lt;li style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Mendesak pemerintah provinsi, kabupaten dan kota untuk menghentikan sementara (memoratorium ) penerbitan izin-izin pertambangan dan pabrik di DAS air bengkulu&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://ulayat.or.id/wp-content/uploads/2011/11/petisi-gemapedas-untuk-presiden.jpg" style="color: #b90000; text-decoration: none;"&gt;&lt;img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-436" height="1024" src="http://ulayat.or.id/wp-content/uploads/2011/11/petisi-gemapedas-untuk-presiden.jpg" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px;" title="petisi gemapedas untuk presiden" width="747" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="crp_related" style="background-color: white; color: #525253; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;h3 style="color: #111213; font-size: 18px; font-weight: normal; line-height: 18px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 15px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/h3&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ulayatnews&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6700754580545208384-6763465348717666870?l=www.ratusamban.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ratusamban/~4/NPJtQyosSY0" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-11-30T13:01:53.280+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ratusamban.com/2011/11/gemapedas-air-bengkulu-kirim-petisi.html</feedburner:origLink></item><item><title>Jangan Sekali - kali Melupakan Sejarah</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/ratusamban/~3/1I7T0dxK08Y/jangan-sekali-kali-melupakan-sejarah.html</link><category>kota bengkulu</category><author>noreply@blogger.com (Benny Ritonga)</author><pubDate>Sun, 01 Apr 2012 10:46:09 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6700754580545208384.post-1193331805371034085</guid><description>&lt;div class="youtube"&gt;&lt;iframe allowfullscreen="" frameborder="0" height="349" src="http://www.youtube.com/embed/ujKX7mOAVfw?hl=en&amp;amp;fs=1" width="425"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;Provinsi bengkulu sebagai daerah yang berada di sebelah barat sumatera ini, hingga saat ini belum mampu menggali potensi yang ada,  yang dapat menambah PAD dan tentunya pendapatan masyarakat bengkulu.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;hal ini dikatakan konsultan pembangunan, Afri erisman kepada Bengkulu Tv.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap rencana pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah saat ini hanya bersifat spontanitas semata, misalnya jelas afri, pembangunan mess pemda yang berlokasi tepatnya dipinggir pantai Tapak padri, Afri erisman mempertanyakan uji kelayakan mess pemda tersebut, menurutnya pembangunan mess pemda yang berada di pinggir pantai seharusnya disesuaikan dengan perundang – undangan yang berlaku. &lt;br /&gt;
Afri mengungkapkan, proses pembangunan fisik dibengkulu,  seharusnya mengedapankan aspek memorial atau sejarah dengan berdasarkan pemikiran modernistik, dan bukannya pembangunan yang modernistik namun tidak  memiliki niai historis sama sekali, oleh karena itu dirinya beranggapan sebaiknya pemerintah bengkulu lebih berkonsentrasi pada upaya penggalian potensi asli bengkulu, seperti perkebunan, perikanan serta kearifan lokal daerah Bengkulu, untuk kemudian menjadi sebuah ekowisata yang menarik tidak hanya bagi wisatawan lokal namun juga bagi wisatawan mancanegara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benny Ritonga, Bengkulu Tv&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ulayatnews&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6700754580545208384-1193331805371034085?l=www.ratusamban.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ratusamban/~4/1I7T0dxK08Y" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-04-02T00:46:09.990+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://img.youtube.com/vi/ujKX7mOAVfw/default.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ratusamban.com/2011/08/jangan-sekali-kali-melupakan-sejarah.html</feedburner:origLink></item><item><title>Pergeseran Budaya Anak - anak Kota</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/ratusamban/~3/Nc70SXa_1c8/pergeseran-budaya-anak-anak-kota.html</link><category>kota</category><category>kota bengkulu</category><author>noreply@blogger.com (Benny Ritonga)</author><pubDate>Mon, 22 Aug 2011 02:39:09 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6700754580545208384.post-3136219277965209952</guid><description>&lt;div class="youtube"&gt;&lt;iframe width="425" height="349" src="http://www.youtube.com/embed/OD1Bl-chqX8?hl=en&amp;fs=1" frameborder="0" allowfullscreen&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;Dalam memperingati hari anak nasional, hendaknya menjadi kiebangkitan bagi anak – anak dikota bengkulu. Degradasi dan pergeseran budaya, realitasnya itu telah terjadi, indikasi awalnya adalah, akibat terkontaminasi kemajuan dan perkembangan teknologi.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Hanya saja, teknologi saat ini justru menjadi fenomena baru dalam kehidupan anak di masa sekarang ini, dimana lebih menyukai yang sifatnya instan. Contohnya saja bermain game, mulai dari video game hingga game online.&lt;br /&gt;
Peran orang tua sangat diperlukan melihat fenomena ini, apabila dibiarkan berlarut, tidak mustahil menjadi masalah tersendiri bagi perkembangan anak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Heru septian, Bengkulu Tv&lt;br /&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ulayatnews&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6700754580545208384-3136219277965209952?l=www.ratusamban.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ratusamban/~4/Nc70SXa_1c8" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-08-22T16:39:09.108+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://img.youtube.com/vi/OD1Bl-chqX8/default.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ratusamban.com/2011/08/pergeseran-budaya-anak-anak-kota.html</feedburner:origLink></item><item><title>PT.BIO diduga melakukan pelanggaran HAM</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/ratusamban/~3/8YDQgPHyHYg/dalam-rentang-waktu-untuk-mendapatkan.html</link><category>bengkulu tengah</category><category>berita terbaru</category><author>noreply@blogger.com (Benny Ritonga)</author><pubDate>Mon, 22 Aug 2011 02:15:10 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6700754580545208384.post-6396630522468301379</guid><description>&lt;div class="youtube"&gt;&lt;iframe width="425" height="349" src="http://www.youtube.com/embed/343p24gA45g?hl=en&amp;fs=1" frameborder="0" allowfullscreen&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;Dalam rentang waktu untuk mendapatkan Hak Guna Usaha, PT. Bio Nusantara Teknologi (BNT) dituding telah melakukan pelanggaran HAM di Kab. Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu. &lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Hal ini dikatakan ketua Forum Masyarakat Sungai Lemau Bersatu (MSLB), Riskan arif kepada Bengkulu tv. Menurutnya, PT. BIO sesuai fakta yang ada, memang terindikasi melakukan pelanggaran HAM, mulai dari pengambilan dan penguasaan hak adat, serta tindakan kekerasan untuk mendapatkan hak guna usaha (HGU) bagi perusahaan. Warga yang kecewa atas hal tersebut, melaporkan persoalan ini ke Kanwil kementrian Hukum dan Ham bengkulu.&lt;br /&gt;
Berdasarkan investigasi report yang terhimpun selama ini, setidaknya ada 5 pelanggaran HAM, sesuai Undang – undang no 39 tahun 1999 tentang Hak warga negara Indonesia atas tanah, dan UU No. 5 tahun 1960 tentang pokok – pokok Agraria.&lt;br /&gt;
Dugaan pelanggaran yang dilakukan PT. BIO tersebut antara lain :&lt;br /&gt;
1.	Hak untuk hidup &lt;br /&gt;
2.	Hak mengembangkan diri&lt;br /&gt;
3.	Hak atas rasa aman&lt;br /&gt;
4.	dan Hak atas kesejahteraan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ferizal adek, Bengkulu TV&lt;br /&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ulayatnews&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6700754580545208384-6396630522468301379?l=www.ratusamban.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ratusamban/~4/8YDQgPHyHYg" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-08-22T16:15:10.858+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://img.youtube.com/vi/343p24gA45g/default.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total><georss:featurename xmlns:georss="http://www.georss.org/georss">Bengkulu, Indonesia</georss:featurename><georss:point xmlns:georss="http://www.georss.org/georss">-3.800649 102.25620300000003</georss:point><georss:box xmlns:georss="http://www.georss.org/georss">-3.92602 102.19606100000003 -3.675278 102.31634500000003</georss:box><feedburner:origLink>http://www.ratusamban.com/2011/08/dalam-rentang-waktu-untuk-mendapatkan.html</feedburner:origLink></item><item><title>Coret tugu perjuangan, pelajar SMPN 17 diamankan warga</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/ratusamban/~3/-FUf_1Cxijw/coret-tugu-perjuangan-pelajar-smpn-17.html</link><category>kota</category><category>berita terbaru</category><category>kota bengkulu</category><author>noreply@blogger.com (armada)</author><pubDate>Sun, 21 Aug 2011 23:31:09 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6700754580545208384.post-280690822505902726</guid><description>&lt;div class="youtube"&gt;&lt;iframe width="425" height="349" src="http://www.youtube.com/embed/ipiDIOU3KU4?hl=en&amp;fs=1" frameborder="0" allowfullscreen&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;Pelajar salah satu SMP negeri dikota Bengkulu ini, diamankan warga, karena mencoret tugu perjuangan rakyat Pasar Bengkulu. Tugu perjuangan yang seharus dijaga ini, malah dirusak siswa SMP tersebut hanya karena ingin merayakan kelulusan.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Perilaku tak patut dicontoh tersebut dilakukan siswa SMPN 17 kota bengkulu, berinisial IP, ketika sedang berkumpul – kumpul dengan temannya di tugu perjuangan rakyat pasar bengkulu, pelaku yang sedang bergembira merayakan kelulusan tersebut, seolah – olah tak sadar atas ulah tak terpujinya tersebut, yakni mencoret – coret tugu perjuangan rakyat tersebut.
&lt;br /&gt;Aksi pelaku tersebut naasnya, dipantau oleh warga sekitar, yang kemudian dengan sigap mengamankan pelaku untuk diinterogasi dan dimintai pertanggung jawabannya, dengan segera menghapus coretan dan membersihkannya.
&lt;br /&gt;Diakui oleh warga pasar bengkulu yang ditemui, warga sudah benar – benar sudah berang dengan tingkah laku anak – anak sekolah yang acap kali mencoret tugu perjuangan rakyat pasar bengkulu tersebut.
&lt;br /&gt;Warga meminta agar kiranya agar peristiwa ini bisa dijadikan pelajaran bagi semua pihak yang telah melakukan aski coret tugu tersebut, karena bagaimanapun, tugu perjuangan rakyat pasar Bengkulu tersebut adalah sebuah monumen yang sarat akan nilai sejarah.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Heru septian, Bengkulu TV
&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ulayatnews&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6700754580545208384-280690822505902726?l=www.ratusamban.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ratusamban/~4/-FUf_1Cxijw" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-08-22T13:31:09.557+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://img.youtube.com/vi/ipiDIOU3KU4/default.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ratusamban.com/2011/08/coret-tugu-perjuangan-pelajar-smpn-17.html</feedburner:origLink></item><item><title>buru PNS tak berpuasa diberi satu juta rupiah</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/ratusamban/~3/b35qVklC96Q/buru-pns-tak-berpuasa-diberi-satu-juta.html</link><category>kota</category><category>berita terbaru</category><category>kota bengkulu</category><author>noreply@blogger.com (armada)</author><pubDate>Sun, 21 Aug 2011 23:31:21 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6700754580545208384.post-5313958444918741335</guid><description>&lt;div class="youtube"&gt;&lt;iframe width="420" height="345" src="http://www.youtube.com/embed/BOmQJhtzGB4" frameborder="0" allowfullscreen&gt;&lt;/iframe&gt; &lt;/div&gt;Walikota Bengkulu, Ahmad Kannedy akan memberikan 1 Juta rupiah, bagi warga yang berhasil menemukan pegawai negeri sipil di lingkungan pemerintahan kota yang kedapatan tidak berpuasa atau yang berbuat tidak senonoh. 
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Dikatakan kannedy hal ini perlu dilakukan mengingat citra buruk yang tertanam, dampak dari ulah PNS pemkot tersebut ditahun sebelumnya,  yang acap kali kepergok tidak berpuasa dan melakukan tindakan yang melanggar etika disaat bulan ramadhan. Oleh karena itu,  apabila ditemukan PNS yang tidak berpuasa dan melanggar etika, maka akan diberikan sanksi berupa pencopotan jabatan maupun pemecatan.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Heru septian, Bengkulu TV
&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ulayatnews&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6700754580545208384-5313958444918741335?l=www.ratusamban.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ratusamban/~4/b35qVklC96Q" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-08-22T13:31:21.622+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://img.youtube.com/vi/BOmQJhtzGB4/default.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ratusamban.com/2011/08/buru-pns-tak-berpuasa-diberi-satu-juta.html</feedburner:origLink></item><item><title>Dusun Penyebrang Batu Hilang.!!</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/ratusamban/~3/ESy_g92rlVw/dusun-penyebrang-batu-hilang.html</link><category>bengkulu tengah</category><category>berita terbaru</category><category>pemda</category><author>noreply@blogger.com (armada)</author><pubDate>Thu, 04 Aug 2011 08:44:26 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6700754580545208384.post-4122745127384925839</guid><description>&lt;div class="youtube"&gt;&lt;iframe width="425" height="349" src="http://www.youtube.com/embed/clW3zkZ7BpM" frameborder="0" allowfullscreen&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;Dusun Penyebrang Batu  yang pernah dihuni, setidaknya 52 KK, sekarang dipastikan telah hilang. Dusun penyebrang batu yang merupakan salah satu dusun nenek moyang suku Rejang ini, hilang, setelah PT. Bio Nusantara Teknologi mulai beroperasi, dengan menanami dusun dengan bibit Kelapa sawit. Jauh sebelum dusun Penyebrang Batu hilang, Dusun ini sempat dikosongkan oleh penduduknya karena pada saat itu, pemberontakan PRRI masih gencar – gencarnya. Berikut kisah perjalanan Bengkulu Tv, menelusuri jejak peninggalan Dusun Penyebrang Batu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Dusun Penyebrang Batu, sebelumnya masuk kedalam wilayah administrasi desa air napal, Kec. Bang Haji, Kab. Bengkulu Tengah sekarang. Namun, Dusun Penybrang Batu  kini hanyalah tinggal kenangan. Dusun yang dulunya dihuni kurang lebih 52 kk ini, banyak mengalami kisah sejarah, mulai dari masa proklamasi hingga pemberontakan PRRI. Sekarang, Dusun Penyebrang Batu tersebut dipastikan  telah hilang. Dusun yang merupakan salah satu tempat tinggal nenek moyang bagi salah satu suku asli bengkulu, rejang, hilang semenjak PT. Bio Nusantara Teknologi, membuka areal perkebunan di dusun tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang saksi sejarah keberadaan dusun penyebrang batu sekaligus keturunan dari nenek moyang dusun penyebrang batu, Idrus menuturkan,  jauh sebelum tahun 1945, Dusun Penyebrang Batu merupakan dusun tempat nenek moyangnya berada. Dengan kehidupan penduduk yang masih mengandalkan budaya bercocok tanam. Akan tetapi, pada masa pemberontakan PRRI sedang terjadi, seluruh masyarakat yang bermukim di dusun penyebrang itu, hijrah meninggalkan rumah serta harta bendanya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di era tahun  80-an, keturunan  dari masyarakat dusun penyebrang batu yang sebelumnya, sudah sejak lama meninggalkan dusun tersebut, mulai kembali ke dusun, berencana untuk menghidupkan kembali dusun yang sudah lama ditinggalkan, akibat pergolakan semasa kemerdekaan dulu.&lt;br /&gt;Namun apa daya, saat penduduk akan kembali,  dusun mereka telah berubah menjadi lahan kebun sawit milik PT. Bio Nusantara Teknologi. Pengubahan wilayah dusun mereka itu menjadi area perkebunan kelapa sawit pun tanpa ada pemberitahuan sebelumnya oleh pihak PT. Bio Nusantara Teknologi (BNT) saat ini,  peninggalan sejarah dusun penyebrang batu yang masih tersisa hanyalah  makam nenek moyang mereka, dengan nisan dari batu tanpa tulisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benny Ritonga,  Bengkulu Tv&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ulayatnews&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6700754580545208384-4122745127384925839?l=www.ratusamban.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ratusamban/~4/ESy_g92rlVw" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-08-04T22:44:26.333+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://img.youtube.com/vi/clW3zkZ7BpM/default.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ratusamban.com/2011/08/dusun-penyebrang-batu-hilang.html</feedburner:origLink></item><item><title>Alat  Penggiling Padi Bertenaga Air</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/ratusamban/~3/R0kDdBMN07U/alat-penggiling-padi-bertenaga-air.html</link><category>lingkungan</category><category>bengkulu tengah</category><author>noreply@blogger.com (armada)</author><pubDate>Thu, 04 Aug 2011 06:42:35 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6700754580545208384.post-3528551392231920115</guid><description>&lt;div class="youtube"&gt;&lt;iframe width="425" height="349" src="http://www.youtube.com/embed/xMHVnMKAhYk?hl=en&amp;fs=1" frameborder="0" allowfullscreen&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;Bagi sebagian masyarakat di Kabupaten Bengkulu Tengah, sudah menjadi pengetahuan yang lazim bahwa beras digiling dengan mesin penggiling, namun siapa sangka, dibalik semangatnya gengsi modernisasi, ternyata masih ada yang tetap bertahan menggunakan alat penggiling padi bertenaga kincir air.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Dalam sekali penggilingan / alat tradisional ini mampu menampung 4 – 8 kaleng padi. Walau  dilihat dari kualitas waktu memang  agak lama, namun selain efektif menghemat biaya hasil penggilingan dengan alat inipun jauh lebih memuaskan  dan aroma berasnyapun masih tetap terjaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun dari 2 alat yang berhasil ditemui Bengkulu Tv, hanya tersisa 1 yang beroperasi, yaitu di Desa Genting Dabuk, Kec. Pematang Tiga, Kab. Bengkulu Tengah.&lt;br /&gt;Salah satu pemilik alat tersebut adalah, Zainal arifin,  pria berumur 67 tahun . Zainal menuturkan, usai tahun 2009,  alat ini praktis berhenti beroperasi. Berhentinya alat in bukan tanpa sebabini dikarenakan sudah tidak ada lagi masyarakat yang memiliki lahan  atau sawah untuk menanam padi kebanyakan masyarakat di desanya  telah beralih profesi menjadi buruh pabrik ataupun buruh serabutan &lt;br /&gt;Padahal dulunya setiap warga pasti memiliki lahan sendiri  yang dipergunakan untuk bercocok tanam padi   namun setelah perusahaan mengambil seluruh lahan milik warga  ditambah lagi debit air yang kian berkurang membuat alat penggiling padi miliknya  berhenti beroperasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benny Ritonga , Bengkulu Tv&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ulayatnews&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6700754580545208384-3528551392231920115?l=www.ratusamban.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ratusamban/~4/R0kDdBMN07U" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-08-04T20:42:35.090+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://img.youtube.com/vi/xMHVnMKAhYk/default.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ratusamban.com/2011/08/alat-penggiling-padi-bertenaga-air.html</feedburner:origLink></item><item><title>DPRD Benteng akan panggil PT.BNT</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/ratusamban/~3/D2PhNKBjZoI/dprd-benteng-akan-panggil-ptbnt.html</link><category>bengkulu tengah</category><author>noreply@blogger.com (armada)</author><pubDate>Thu, 04 Aug 2011 05:12:09 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6700754580545208384.post-3534046877392930940</guid><description>&lt;div class="youtube"&gt;&lt;iframe width="425" height="349" src="http://www.youtube.com/embed/hhOWu1V6TQE?hl=en&amp;fs=1" frameborder="0" allowfullscreen&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;Forum Masyarakat Sungai Lemau Bersatu (MSLB) mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  Kabupaten Bengkulu Tengah. Kedatangan forum MSLB ini, terkait persoalan lahan perkebunan masyarakat yang selama ini dikuasai  perusahaan perkebunan, PT. BIO NUSANTARA TEKNOLOGI (BNT).&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Kedatangan massa ini, guna melakukan hearing dengan anggota DPRD Bengkulu Tengah.&lt;br /&gt;Dalam hearing yang dipimpin oleh wakil ketua I ,Edi Sucipto, Edi menyatakan bahwa, DPRD Bengkulu Tengah, mendukung penuh penyelesaian sengketa lahan antara warga dengan pihak PT. Bio Nusantara Teknologi. Oleh karena itu,kedepan, DPRD Bengkulu Tengah akan memanggil PT. BNT untuk berembuk dengan DPRD dan masyarakat pemilik lahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, apabila persoalan ini tidak ditanggapi oleh pihak perusahaan,  maka DPRD akan menempuh jalur hukum,  karena ini  merupakan aspirasi masyarakat. Untuk itu, kata edi, PT Bio Nusantara Teknologi  agar memahami peraturan yang telah di tentukan pemerintah kabupaten. &lt;br /&gt;Dalam waktu dekat, DPRD Kabupaten Benteng akan memberi langkah-langkah  kepada semua perusahan di Kabupaten Benteng , untuk memahami perundang-undangan yang berlaku.  Agar tidak ada masyarakat yang dirugikan. &lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ferizal adek, Bengkulu Tv&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ulayatnews&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6700754580545208384-3534046877392930940?l=www.ratusamban.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ratusamban/~4/D2PhNKBjZoI" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-08-04T19:12:09.867+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://img.youtube.com/vi/hhOWu1V6TQE/default.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ratusamban.com/2011/08/dprd-benteng-akan-panggil-ptbnt.html</feedburner:origLink></item><item><title>DPD RI desak Pemda selesaikan soal tanah hibah</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/ratusamban/~3/mb4kFv71i4E/dpd-ri-desak-pemda-selesaikan-soal.html</link><category>bengkulu tengah</category><category>pemda</category><author>noreply@blogger.com (armada)</author><pubDate>Thu, 04 Aug 2011 04:00:47 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6700754580545208384.post-7192822669904665278</guid><description>&lt;div class="youtube"&gt;&lt;iframe width="425" height="349" src="http://www.youtube.com/embed/nOHM7R-KhnU?hl=en&amp;fs=1" frameborder="0" allowfullscreen&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia perwakilan Provinsi Bengkulu, Eni Khairani, mendesak pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah untuk segera menyelesaikan persoalan tanah hiba Desa Rena Lebar, agar masyarakat jangan di rugikan. Sebagai sebuah kabupaten, yang baru dimekarkan, Eni Khairani juga mengingatkan, jangan sampai, persoalan tanah hiba, di desa rena lebar ini, menjadi polemik berkepanjangan dikemudian hari. &lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Oleh karena itu, Pemkab Bengkulu tengah harus bijak dalam menyelesaikan persoalan tersebut. Selain itu, Eni juga menegaskan, Pemkab hendaknya mempunyai keberanian untuk segera  menyelesaikan persoalan tanah hiba itu,  jangan sampai kabupaten yang baru dimekarakan ini,  balik lagi  kepada kabupaten induknya (Bengkulu Utara red),  dikarenakan pihak pemerintah kabupaten tidak bisa menyelesaiakan soal tanah hibah tersebut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ferizal adek, Bengkulu Tv&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ulayatnews&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6700754580545208384-7192822669904665278?l=www.ratusamban.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ratusamban/~4/mb4kFv71i4E" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-08-04T18:00:47.858+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://img.youtube.com/vi/nOHM7R-KhnU/default.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ratusamban.com/2011/08/dpd-ri-desak-pemda-selesaikan-soal.html</feedburner:origLink></item><item><title>Dandim Bengkulu mediasi warga Vs PemKab</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/ratusamban/~3/3f_ZYkjb8m8/dandim-bengkulu-mediasi-warga-vs-pemkab_04.html</link><category>bengkulu tengah</category><category>berita terbaru</category><author>noreply@blogger.com (armada)</author><pubDate>Thu, 04 Aug 2011 03:22:03 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6700754580545208384.post-2849428475639249552</guid><description>&lt;div class="youtube"&gt;&lt;iframe width="425" height="349" src="http://www.youtube.com/embed/uAQtBZoLepo" frameborder="0" allowfullscreen&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;Polemik soal tanah hibah di Desa Rena Lebar menemukan sedikit titik terang. Ini karena, Komandan Kodim 0407 Bengkulu, Letkol Arsil Tanjung memenuhi rencananya untuk memediasi antara warga pemilik tanah dengan Pemerintah Kabupaten. &lt;br /&gt;Hasilnya,  pihak PemKab akan menganggarkan dana lebih dari 2 Millyar Rupiah, untuk ganti rugi tanam tumbuh lahan hibah milik warga tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Arsil juga berjanji akan mendukung warga Desa Rena Lebar dalam soal ganti rugi ini. Selain itu, apa yang menjadi keluhan warga nantinya akan dilaporkan kepada Penjabat Bupati setempat, dan warga akan diajak untuk berembuk bersama dengan pihak pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ferizal adek, Bengkulu Tv&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ulayatnews&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6700754580545208384-2849428475639249552?l=www.ratusamban.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ratusamban/~4/3f_ZYkjb8m8" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-08-04T17:22:03.984+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://img.youtube.com/vi/uAQtBZoLepo/default.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ratusamban.com/2011/08/dandim-bengkulu-mediasi-warga-vs-pemkab_04.html</feedburner:origLink></item><item><title>Kabupaten Benteng kekurangan fasilitas  pendidikan</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/ratusamban/~3/MaRHbltBJ1c/kabupaten-benteng-kekurangan-fasilitas.html</link><category>bengkulu tengah</category><category>pemda</category><author>noreply@blogger.com (armada)</author><pubDate>Thu, 04 Aug 2011 02:15:23 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6700754580545208384.post-1189530562601051401</guid><description>&lt;div class="youtube"&gt;&lt;iframe width="425" height="349" src="http://www.youtube.com/embed/OBFGRv3OlpI?hl=en&amp;fs=1" frameborder="0" allowfullscreen&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;Telah 3 tahun menjadi kabupaten , namun fasilitas  pendidikan di Kabupaten Bengkulu Tengah, ,masih belum terpenuhi dengan layak, setidaknya, persentase kekurangan yang dialami sekitar 40 persen.  Salah satu sekolah, SD Negeri 10 Pondok Kelapa, saat ini masih melakukan kegiatan belajar mengajar, tanpa mempergunakan meja dan kursi, siswa yang belajar pun terpaksa harus duduk di lantai. &lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Kepala Sekolah SD Negeri 10 Pondok Kelapa, Suhartati, saat diwawancarai Bengkulu Tv, mengungkapkan, kondisi ini sudah berlangsung dari 2 tahun lalu. Dimana ada 3 kelas yang tidak memiliki meja serta kursi. &lt;br /&gt;Selain telah mengusulkan ke Dinas Pendidikan Kab. Benteng, rencananya juga, Suhartati juga akan membicarakan  kepihak wali murid, apabila pihak Dinas Pendidikan Kab. Benteng, tidak juga kunjung merealisasikan kebutuhan para siswa tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ferizal Adek,  Bengkulu Tv&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ulayatnews&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6700754580545208384-1189530562601051401?l=www.ratusamban.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ratusamban/~4/MaRHbltBJ1c" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-08-04T16:15:23.001+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://img.youtube.com/vi/OBFGRv3OlpI/default.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ratusamban.com/2011/08/kabupaten-benteng-kekurangan-fasilitas.html</feedburner:origLink></item><item><title>PT.  RSM Tidak Pernah Melibatkan DISHUT</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/ratusamban/~3/DmICfghkY14/pt-rsm-tidak-pernah-melibatkan-dishut.html</link><category>bengkulu tengah</category><author>noreply@blogger.com (armada)</author><pubDate>Thu, 04 Aug 2011 01:56:55 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6700754580545208384.post-5407023774529991143</guid><description>&lt;div class="youtube"&gt;&lt;iframe width="425" height="349" src="http://www.youtube.com/embed/VKIH-6hf8k8?hl=en&amp;fs=1" frameborder="0" allowfullscreen&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;PT.  RSM Tidak Pernah Melibatkan DISHUT&lt;br /&gt;PT. Ratu Samban Mining (RSM)  yang akan membuka areal pertambangan  batu bara baru, di Desa Surau, Kab. Bengkulu Tengah, ternyata tidak melibatkan pihak instansi setempat. &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Saat ditemui Bengkulu Tv, seusai pembahasan Raperda di  DPRD Kabupaten Bengkulu Tengah, Kepala Dinas Perkebunan Pertanian Dan Kehutanan Kabupaten Bengkulu Tengah,  Durani Usman mengakui, kalau pihaknya tidak pernah dilibatkan oleh pihak PT. RSM saat akan membuka areal pertambangan baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ferizal Adek, Bengkulu TV&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ulayatnews&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6700754580545208384-5407023774529991143?l=www.ratusamban.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ratusamban/~4/DmICfghkY14" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-08-04T15:56:55.703+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://img.youtube.com/vi/VKIH-6hf8k8/default.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ratusamban.com/2011/08/pt-rsm-tidak-pernah-melibatkan-dishut.html</feedburner:origLink></item><item><title>walhi : hasil pantauan tim gabungan diragukan</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/ratusamban/~3/vykbkImQQVA/walhi-hasil-pantauan-tim-gabungan.html</link><category>kota</category><category>lingkungan</category><category>kota bengkulu</category><author>noreply@blogger.com (armada)</author><pubDate>Tue, 03 Apr 2012 12:44:23 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6700754580545208384.post-2484117481455846746</guid><description>&lt;div class="youtube"&gt;&lt;iframe allowfullscreen="" frameborder="0" height="349" src="http://www.youtube.com/embed/ErSY8mATTs0?hl=en&amp;amp;fs=1" width="425"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-hqJ6-_8AXB0/T3tTBp4rDuI/AAAAAAAAAB0/luaDdqNSAF0/s1600/_MG_4465.JPG" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/-hqJ6-_8AXB0/T3tTBp4rDuI/AAAAAAAAAB0/luaDdqNSAF0/s200/_MG_4465.JPG" width="165" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Hasil pantauan kualitas air Bengkulu yang dilakukan oleh tim gabungan provinsi, yang diketuai oleh Kepala Dinas ESDM Provinsi Bengkulu, Surya Gani, terhadap aliran Sungai Bengkulu yang tercermar logam berat, masih diragukan oleh masyarakat.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;direktur Wahana Lingkungan Hidup (Walhi),zenzy, mengungkapkan, bukan hanya dari segi besaran nilai logam yang tercantum dalam laporan hasil pemantauan saja, akan tetapi, tim gabungan bentukan provinsi ini, ternyata telah mengingkari kesepakatan terdahulu,antara Masyarakat, Walhi,Ulayat serta mahasiswa,  dimana tim gabungan ini nantinya akan melibatkan masyarakat, organisasi masyarakat independen, serta penyidik polri dalam melakukan pemantauan kualitas air sungai bengkulu.&lt;br /&gt;
oleh karena itu dirinya meminta tim gabungan pemantauan kualitas air, untuk melakukan kembali pemantauan kualitas air  bengkulu yang telah tercemar logam berat&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benny Ritonga, Bengkulu Tv&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ulayatnews&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6700754580545208384-2484117481455846746?l=www.ratusamban.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ratusamban/~4/vykbkImQQVA" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-04-04T02:44:23.095+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://img.youtube.com/vi/ErSY8mATTs0/default.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ratusamban.com/2011/08/walhi-hasil-pantauan-tim-gabungan.html</feedburner:origLink></item><item><title>Keluarga Korban Menyangsikan Penyidikan Polisi</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/ratusamban/~3/Q--gODetmJo/keluarga-korban-menyangsikan-penyidikan.html</link><category>kriminalitas</category><category>kota</category><category>kota bengkulu</category><author>noreply@blogger.com (armada)</author><pubDate>Thu, 04 Aug 2011 01:57:23 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6700754580545208384.post-1792045195642936324</guid><description>&lt;div class="youtube"&gt;&lt;iframe width="425" height="349" src="http://www.youtube.com/embed/uh0izDtNoAk?hl=en&amp;fs=1" frameborder="0" allowfullscreen&gt;&lt;/iframe&gt; &lt;/div&gt;Proses rekonstruksi, terhadap kasus pembunuhan dengan Nuril Rahman, menuai protes dari pihak keluarga. pasalnya,  pihak keluarga korban merasa tidak puas atas hasil rekonstruksi dan  menyangsikan hasil yang digelar. Keluarga juga menduga, pembunuhan terhadap putranya itu, tidak mungkin hanya dilakukan oleh 1 orang.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Selama proses rekonstruksi, terlihat raut muka kecewa dan sedih dari sang ayah, Dedy. Dalam kondisi yang masih tampak shock atas kematian putranya, ayah korban kini harus menerima kejanggalan atas pembunuhan anaknya.&lt;br /&gt;Saat diwawancarai Bengkulu Tv, Dedy yang juga berprofesi sebagai dosen di Universitas Swasta di Bengkulu ini mengungkapkan, banyak kejanggalan selama proses penyidikan terhadap pembunuhan putranya itu. selain itu, dirinya juga menegaskan, bahwa apabila kasus ini tidak dituntaskan oleh pihak Kepolisian Bengkulu, maka dirinya akan membawa permasalahan ini langsung ke Mabes Polri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Heru Septian, Bengkulu TV&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ulayatnews&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6700754580545208384-1792045195642936324?l=www.ratusamban.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ratusamban/~4/Q--gODetmJo" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-08-04T15:57:23.629+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://img.youtube.com/vi/uh0izDtNoAk/default.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ratusamban.com/2011/08/keluarga-korban-menyangsikan-penyidikan.html</feedburner:origLink></item><item><title>Mendapat Ancaman Kades Dua  Desa Ke DEPKUMHAM</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/ratusamban/~3/uLSBqkHy7FM/mendapat-ancaman-kades-dua-desa-ke.html</link><category>kota</category><category>kota bengkulu</category><author>noreply@blogger.com (armada)</author><pubDate>Wed, 03 Aug 2011 06:33:20 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6700754580545208384.post-9071630366412934098</guid><description>&lt;div class="youtube"&gt;&lt;iframe width="425" height="349" src="http://www.youtube.com/embed/VQ5xdUe7Y3I?hl=en&amp;fs=1" frameborder="0" allowfullscreen&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;Akibat melakukan protes serta menuntut pihak perusahaan PT. Bio Nusantara Teknologi (BNT) untuk mencabut tanaman kelapa sawit yang berada di lahan kosong, Kepala desa Genting Dabuk dan Kepala Desa Kota Titik, Kabupaten Bengkulu Tengah, mendapat ancaman. &lt;br /&gt;ancaman yang diterima  kedua kepala desa yang turut serta dalam negosiasi yang berlangsung di kantor Afdeling IV , PT. BNT tersebut dilakukan oleh salah seorang oknum karyawan PT. BNT.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Karena telah diancam,  2 kepala desa tersebut, melakukan konsultasi ke Depkumham Kanwil Bengkulu, untuk meminta masukan.  &lt;br /&gt;Kedatangan para warga yang didampingi dari  Ulayat Bengkulu tersebut diterima langsung oleh Kakanwil Depkumham Bengkulu, Darus amin, SH,  Kadiv pelayanan hukum Timbul Sinaga, SH.MH  serta  Kabid HAM Das Enliatul Husna, SH.&lt;br /&gt;Kakanwil Depkumham Bengkulu, Darus amin, SH seusai menerima kepala desa ,mengungkapkan kalau dirinya berharap para warga untuk tidak melakukan tindakan anarkis walaupun mendapat ancaman.&lt;br /&gt;Sebelumnya, warga mendatangi kantor Afdeling IV, PT. Bio Nusantara Teknologi, menuntut pihak perusahaan untuk mencabut kembali tanaman kelapa sawit yang ditanam pihak perusahaan di lahan kosong dan masih dalam sengketa dengan warga. dalam aksi masyarakat tersebut, akhirnya terjadi negosiasi antara pihak perusahaan yang diwakili oleh Assisten Kepala, Ir. Hilman, Assisten Lc, Saiful, sedangkan dari pihak masyarakat diwakili oleh Kades Genting Dabuk, Rafe’i dan Kades Kota Titik, Zakariya. dalam negosiasi tersebut disepakati bahwa pihak perusahaan akan mencabut sendiri tanaman kelapa sawit yang telah ditanam dilahan kosong, serta tidak akan menanami lahan kosong yang masih dalam sengketa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benny Ritonga, Bengkulu TV&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ulayatnews&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6700754580545208384-9071630366412934098?l=www.ratusamban.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ratusamban/~4/uLSBqkHy7FM" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-08-03T20:33:20.384+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://img.youtube.com/vi/VQ5xdUe7Y3I/default.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ratusamban.com/2011/08/mendapat-ancaman-kades-dua-desa-ke.html</feedburner:origLink></item><item><title>PT. BIO menanam sawit di lahan sengketa, warga berang</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/ratusamban/~3/rQXIh7uVmyQ/situasi-kabupaten-bengkulu-tengah.html</link><category>bengkulu tengah</category><author>noreply@blogger.com (armada)</author><pubDate>Wed, 03 Aug 2011 06:23:56 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6700754580545208384.post-240082807632603322</guid><description>&lt;div class="youtube"&gt;&lt;iframe width="425" height="349" src="http://www.youtube.com/embed/wmo0k3S1TSo?hl=en&amp;fs=1" frameborder="0" allowfullscreen&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;Situasi Kabupaten Bengkulu Tengah kembali memanas, puluhan masyarakat yang berasal dari Desa Genting Dabuk  dan Kota Titik, mendatangi kantor Afdeling IV, PT. Bio Nusantara Teknologi (BNT), memprotes pihak PT.BNT, karena telah menanami lahan kosong yang masih dalam sengketa dengan bibit kelapa sawit.&lt;br /&gt;Kedatangan warga ini sontak membuat kaget  karyawan yang berada di lokasi Afdeling IV tersebut. penanaman bibit kelapa sawit oleh pihak perusahaan, menurut warga, seharusnya tidak dilakukan oleh pihak PT.BNT, sebelum ada penyelesaian sengketa lahan. &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Dalam negosiasi  yang terjadi antara warga dengan PT.BNT, dimana dari perusahaan diwakili oleh Assisten Kepala, Ir. Hilman.  Assisten LC, Saiful, serta perwakilan dari masyarakat yaitu, kades Genting Dabuk, Rafe’i dan kades Kota Titik, Zakariya, disepakati bahwa&lt;br /&gt;1. pihak PT. Bio Nusantara Teknologi siap mencabut tanaman sawit dilahan kosong, yang sudah ditanami di wilayah PT. Bio Nusantara&lt;br /&gt;2. pencabutan sawit yang sudah ditanam pihak PT. Bio Nusantara Teknologi, dilakukan oleh pihak PT. Bio Nusantara Teknologi sendiri.&lt;br /&gt;3. mulai pada saat ini , seluruh wilayah PT. Bio Nusantara Teknologi yang kosong, atas kessadaran pihak PT. Bio Nusantara Teknologi tidak akan menanami lagi di lahan kosong tersebut&lt;br /&gt;4. apabila pada poin 1, 2, 3 tidak dilaksanakan, maka pihak PT. Bio Nusantara Teknologi siap diproses secara hukum adat dan hukum yang berlaku di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.&lt;br /&gt;Konflik sengketa lahan yang terjadi antara PT. BNT dan masyarakat di Kabupaten Bengkulu Tengah, telah berlangsung cukup lama, ini dimulai saat PT. Bio Nusantara Teknologi  mulai beroperasi, ditahun 1981. PT. BNT sendiri  dari tahun 1981 hingga 1997 diduga melakukan pengambilan lahan warga secara paksa untuk dijadikan lahan perkebunan, ironisnya, PT. BNT baru mendapatkan HGU, setelah tahun 1997.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benny Ritonga Bengkulu TV&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ulayatnews&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6700754580545208384-240082807632603322?l=www.ratusamban.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ratusamban/~4/rQXIh7uVmyQ" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-08-03T20:23:56.811+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://img.youtube.com/vi/wmo0k3S1TSo/default.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ratusamban.com/2011/08/situasi-kabupaten-bengkulu-tengah.html</feedburner:origLink></item><item><title>Raperda 30 Desa Pemekaran, Dibahas</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/ratusamban/~3/WWs2Gv88WHw/raperda-30-desa-pemekaran-dibahas.html</link><category>bengkulu tengah</category><author>noreply@blogger.com (armada)</author><pubDate>Mon, 11 Jul 2011 09:55:01 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6700754580545208384.post-2388998223790238844</guid><description>&lt;div class="youtube"&gt;&lt;iframe width="425" height="349" src="http://www.youtube.com/embed/GSti2VWQvkc?hl=en&amp;fs=1" frameborder="0" allowfullscreen&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkulu Tengah, Sabtu (2/7), membahas  30 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda)  desa pemekaran.  Pembahasan dilakukan dewan , bersama Penjabat Bupati Bengkulu Tengah,  beserta jajarannya, di aula gedung dewan.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Pembahasan Raperda desa pemekaran, tahap pertama ini, dilakukan pemerintah kabupaten, bersama ketua dan 13 anggota dewan saja, dari total 25 anggota DPRD Bengkulu Tengah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut  penjabat bupati Bengkulu Tengah, Nana Sudjana,   pembahasan Peraturan daerah ini, hal peting. Agar nantinya, pemerintah desa dapat berjalan, sebagai mana mestinya, sesuai ketentuan yang berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ferizal adek Bengkulu TV&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ulayatnews&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6700754580545208384-2388998223790238844?l=www.ratusamban.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ratusamban/~4/WWs2Gv88WHw" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-07-11T23:55:01.372+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://img.youtube.com/vi/GSti2VWQvkc/default.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ratusamban.com/2011/07/raperda-30-desa-pemekaran-dibahas.html</feedburner:origLink></item><item><title>Pemkab Benteng tak peduli masalah air bersih</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/ratusamban/~3/2UjXxJ7_k3M/pemkab-benteng-tak-peduli-masalah-air.html</link><category>lingkungan</category><category>bengkulu tengah</category><author>noreply@blogger.com (armada)</author><pubDate>Mon, 11 Jul 2011 09:42:00 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6700754580545208384.post-9108469354796185856</guid><description>&lt;div class="youtube"&gt;&lt;iframe width="425" height="349" src="http://www.youtube.com/embed/2GhVSXfWohI?hl=en&amp;fs=1" frameborder="0" allowfullscreen&gt;&lt;/iframe&gt; &lt;/div&gt;Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah, masih harus melakukan koordinasi lebih dahulu, dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu, saat kebutuhan air bersih warga kabupaten, kian mendesak. Masyarakat di minta menunggu. &lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Mendesaknya warga, akan kebutuhan air bersih, diakui Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah, Darmawan Yakub. Namun, masalah air bersih ini, jelasnya,   bukanlah hal yang mudah, untuk diatasi, oleh Pemerintah Kabupaten. Warga diharap menunggu dan bersabar. Semua itu harus melalui proses birokrasi yang ada,  untuk memprogramkan solusi air bersih tersebut.&lt;br /&gt;“Bukanlah semudah membalikan tapak tangan, untuk mengatasi air bersih, dikabupaten  ini’,jelas Darmawan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selaku Sekda Kabupaten, dirinya akan berkoordinasi lebih dahulu, dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu. Walaupun, soal air bersih ini, merupakan program pemerintah Kabupaten, tetap harus berkoordinasi dengan pihak lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari investigasi report Bengkulu TV menyebutkan, permasalahan air bersih saat ini,  merupakan hal yang krusial di Kabupaten Bengkulu Tengah, pasca tercemarnya aliran air Sungai Bengkulu. Pemerintah kabupaten terkesan lamban, akibat lamanya waktu, untuk berkoordinasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ferizal adek Bengkulu TV&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ulayatnews&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6700754580545208384-9108469354796185856?l=www.ratusamban.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ratusamban/~4/2UjXxJ7_k3M" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-07-11T23:42:00.722+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://img.youtube.com/vi/2GhVSXfWohI/default.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ratusamban.com/2011/07/pemkab-benteng-tak-peduli-masalah-air.html</feedburner:origLink></item><item><title>Ganti Rugi TanamTumbuh Desa Rena Lebar di bantah</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/ratusamban/~3/tdSjsrVvJbM/ganti-rugi-tanamtumbuh-desa-rena-lebar.html</link><category>bengkulu tengah</category><author>noreply@blogger.com (armada)</author><pubDate>Mon, 11 Jul 2011 09:29:02 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6700754580545208384.post-7430575799447070878</guid><description>&lt;div class="youtube"&gt;&lt;iframe width="425" height="349" src="http://www.youtube.com/embed/C9ecgseQRKg?hl=en&amp;fs=1" frameborder="0" allowfullscreen&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;Warga Desa Renah Lebar mengaku, hingga saat ini, lahan yang dihibahkan mereka, kepada Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah, belum memperoleh ganti rugi tanam tumbuh. &lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Seperti dikatakan salah seorang warga setempat, Ismael, Kamis (30/6). Tanah seluas 80 hektar, sempat dihibahkannya bagi kepentingan pembangunan, pusat perkantoran di kabupaten ini. Namun, ketika akan dilakukan ganti rugi tanam tumbuh miliknya, beberapa waktu lalu, Ismail mengaku, dirinya tidak pernah  diajak untuk berembuk.&lt;br /&gt;Hingga hari kamis kemarin, Ismael mengaku, kalau dirinya belum terdata oleh pihak pemerintah Kabupaten, menyangkut rencana gantirugi tersebut. Apalagi, setelah mendengar kabar, areal pembangunan perkantoran kabupaten, akan dipindahkan ke Desa Pelajau. Hal ini, membuat Ismael kian tekad, untuk menarik kembali hibahnya.&lt;br /&gt;Penarikan hibah tanahnya itu, kata Ismael, karena Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah, tidak sesuai dengan rencananya semula. Pusat perkantoran tidak jadi di Desa Rena Lebar. Hal ini, membuat dirinya sangat kecewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ferizal adek Bengkulu TV&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ulayatnews&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6700754580545208384-7430575799447070878?l=www.ratusamban.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ratusamban/~4/tdSjsrVvJbM" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-07-11T23:29:02.438+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://img.youtube.com/vi/C9ecgseQRKg/default.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ratusamban.com/2011/07/ganti-rugi-tanamtumbuh-desa-rena-lebar.html</feedburner:origLink></item><item><title>Tanah hibah Desa Rena Lebar Belum KLHS</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/ratusamban/~3/8cOFjuVk-e8/tanah-hibah-desa-rena-lebar-belum-klhs.html</link><category>lingkungan</category><category>bengkulu tengah</category><author>noreply@blogger.com (armada)</author><pubDate>Mon, 11 Jul 2011 09:14:32 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6700754580545208384.post-8416769326062565811</guid><description>&lt;div class="youtube"&gt;&lt;iframe width="425" height="349" src="http://www.youtube.com/embed/TOjhIB1-0XI?hl=en&amp;fs=1" frameborder="0" allowfullscreen&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;Tanah hibah warga Desa Rena Lebar, yang rencananya,  diperuntukan bagi pembangunan pusat perkantoran pemerintah  Kabupaten Bengkulu Tengah, ternyata, belum masuk dalam kajian lingkungan hidup strategis (KLHS).&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Kajian itu harus sudah dilakukan, sebelum bangunan nantinya berdiri.  Hal ini ditegaskan, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH), Kabupaten Bengkulu Tengah, Adi Sutoyo, Jumat (8/7) diruang kerjanya. Bila tidak dilakukan, kajian lingkungan hidup strategis itu, maka akan berdampak negatif pada pembangunan nantinya, yang berimbas pada masyarakat setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihak dinas pekerjaan umum dan Bappeda kabupatenlah yang seharusnya , memikirkan kajian itu. Hal Ini kata Adi, merupakan prioritas, yang harus dilakukan. Mumpung, pemerintah kabupaten, belum selesai melakukan rencana  ganti rugi, atas lahan hibah warga tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ferizal adek Bengkulu TV&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ulayatnews&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6700754580545208384-8416769326062565811?l=www.ratusamban.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ratusamban/~4/8cOFjuVk-e8" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-07-11T23:14:32.906+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://img.youtube.com/vi/TOjhIB1-0XI/default.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ratusamban.com/2011/07/tanah-hibah-desa-rena-lebar-belum-klhs.html</feedburner:origLink></item><item><title>Sembilan Partai Politik, Mengandakan Dukungan Calon</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/ratusamban/~3/E13jjXLl0VU/sembilan-partai-politik-mengandakan.html</link><category>bengkulu tengah</category><category>berita terbaru</category><author>noreply@blogger.com (armada)</author><pubDate>Mon, 11 Jul 2011 09:00:31 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6700754580545208384.post-2697678032756589043</guid><description>&lt;div class="youtube"&gt;&lt;iframe width="425" height="349" src="http://www.youtube.com/embed/FTtzSyplNO0?hl=en&amp;fs=1" frameborder="0" allowfullscreen&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;Sembilan partai politik, yang ikut mendukung calon kandidat bupati Kabupaten Bengkulu Tengah, memberikan dukungan ganda. Untuk itu, komisi pemilihan umum kabupaten, telah memverifikasi partai politik tersebut, dan akan mengkaji ulang, dukungan ganda yang diberikan. &lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Kebenaran informasi ini, dikatakan  Dodi Hermansyah, anggota komisi pemilihan umum kabupaten bengkulu tengah, jumat (8/7) dikantornya. Namun, semua itu telah dilakukan verifikasi, terhadap  calon kandidat bupati, yang mendapat dukungan ganda tersebut, ke tingkat pusat.&lt;br /&gt;Salah satu partai politik yang dukungannya ganda, dan  masih dalam proses kajian pihak KPU kabupaten, adalah Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN). Hal ini ditemukan,  saat melakukan verifikasi di tingkat pusat. Ternyata, partai  ini mempunyai dua kepengurusan. &lt;br /&gt;Untuk saat ini, jelas Dodi, pihaknya akan melakukan pengecekan di Kementerian Hukum dan Ham, untuk  mempertanyakan status partai PPRN ini, apakah sudah terdaftar di kementerian. Setidaknya.  Partai PPRN ini, sudah disahkan di Kanwil Kementerian Hukum dan Ham Provinsi Bengkulu.&lt;br /&gt;Verifikasi kata Dodi telah selasai dilakukan, tinggal menunggu pengumumannya saja, dari pihak  KPU Kabupaten, tanggal 15 Juli mendatang. Pengumuman hasilnya, akan segera  diketahui oleh masyarakat umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ferizal adek  Bengkulu Tv&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ulayatnews&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6700754580545208384-2697678032756589043?l=www.ratusamban.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ratusamban/~4/E13jjXLl0VU" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-07-11T23:00:31.622+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://img.youtube.com/vi/FTtzSyplNO0/default.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ratusamban.com/2011/07/sembilan-partai-politik-mengandakan.html</feedburner:origLink></item><item><title>Pencemaran Sungai Bengkulu Diseminarkan</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/ratusamban/~3/AKz82oIESrg/pencemaran-sungai-bengkulu-diseminarkan_11.html</link><category>kota</category><category>lingkungan</category><category>kota bengkulu</category><author>noreply@blogger.com (armada)</author><pubDate>Mon, 11 Jul 2011 08:31:37 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6700754580545208384.post-4135199814788938170</guid><description>&lt;div class="youtube"&gt;&lt;iframe width="425" height="349" src="http://www.youtube.com/embed/zu_G646KCRg?hl=en&amp;fs=1" frameborder="0" allowfullscreen&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;Kepala Badan Lingkungan Hidup, Kabupaten Bengkulu Tengah, Adi Sutoyo Mengakui, telah terjadi pencemaran air sungai Bengkulu. Hanya saja, tidak  ada yang mau disalahkan, terkait izin operasi perusahaan, yang ada di kabupaten baru ini.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Hal ini di katakana Adi, saat dalam Seminar Lingkungan Hidup, soal  penanganan daerah aliran Sungai Bengkulu, Selasa (28/6). Pencemaran yang terjadi dan meresahkan warga itu, selain pihak kabupaten, hasil dari pantauan tim terpadu Provinsi Bengkulu, juga mengakui terjadi pencemaran di hulu Sungai Bengkulu tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, kata Adi  Sutoyo,  daerah hulu  Sungai Bengkulu,   dimana banyaknya perusahaan tambang dan perkebunan yang  beroperasi,  telah tercemar limbah. Perusahaan yang melakukan pencemaran itu, sudah berdiri,  sebelum Kabupaten Bengkulu Tengah terbentuk. Kondisi tragisnya,  “Apabila perusahaan tersebut ditutup,  banyak masyarakat, yang akan kehilangan pekerjaan”, jelas Adi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beni Bengkulu TV&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ulayatnews&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6700754580545208384-4135199814788938170?l=www.ratusamban.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ratusamban/~4/AKz82oIESrg" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-07-11T22:31:37.912+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://img.youtube.com/vi/zu_G646KCRg/default.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ratusamban.com/2011/07/pencemaran-sungai-bengkulu-diseminarkan_11.html</feedburner:origLink></item><item><title>PTPN VII diduga Melakukan Pelanggaran Ham</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/ratusamban/~3/xrFDm4Hg9TQ/ptpn-7-di-duga-melakukan-pelanggaran_11.html</link><category>bengkulu kaur</category><category>lingkungan</category><category>berita terbaru</category><author>noreply@blogger.com (armada)</author><pubDate>Mon, 11 Jul 2011 08:33:48 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6700754580545208384.post-5266346966657461526</guid><description>&lt;div class="youtube"&gt;&lt;iframe width="425" height="349" src="http://www.youtube.com/embed/rIElPGzZNvs?hl=en&amp;fs=1" frameborder="0" allowfullscreen&gt;&lt;/iframe&gt; &lt;/div&gt;PT Perkebunan Nusantara VII (PTPN) di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, di duga melakukan  tindakan pengambilan lahan warga, Desa  Pring Baru. Ulah yang sudah berlangsung dari tahun 1980, hingga kini, masih belum usai penuntasannya.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Meskipun sempat menelan korban warga setempat, namun belum juga ada  kejelasan niat baik, dari pihak perusahaan, dalam menyelesaikan sengketa lahan ini. Geram tidak ada solusi dari pihak perusahaan, warga Desa Pring Baru,  yang lahannya berdekatan dengan lahan PTPN VII, melaporkan pihak perusahaan, ke Polda Bengkulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedatangan warga tersebut, didampingi  Wahana Lingkungan Hidup (Walhi), yang melaporkan  PTPN VII,  atas dugaan penggusuran lahan milik warga. Direktur  Walhi,  Zenzy  mengungkapkan,  lahan warga yang digusur oleh perusahaan tersebut, merupakan lahan milik warga, dengan bukti kepemilikan yang sah .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, Zenzy berharap, pihak perusahaan yang melakukan pengusuran tersebut, untuk  membuktikan, batas lahan milik perusahaan. Masalahnya, lahan yang digusur perusahan selama ini, nyata milik warga. Karena itu, warga sendiri, meminta dilakukan pengukuran ulang. “Namun PTPN VII,  hingga saat ini, enggan untuk  ikut melakukan pengukuran lahan yang disengketakan,” jelas Zenzy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain melaporkan PTPN VII ke Kepolisian, kata Zenzy, warga juga sempat melakukan konsultasi ke law centre,  ke Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM, Provinsi Bengkulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koordinasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu,  Kabid Ham Kantor Wilayah, Kementrian Hukum dan HAM, Provinsi Bengkulu, Das Enlailatul Husna  mengakui,   pihaknya telah menerima pengaduan masyarakat, dalam bentuk konsultasi hukum, berkaitan masalah sengketa lahan. Kedepan,  pihaknya akan berusaha  melakukan koordinasi, kepada pihak–pihak, yang di duga melakukan pelanggaran HAM tersebut. Dalam sengketa batas tanah yang terjadi itu,  Das berjanji,  pihaknya akan melakukan mediasi,  antar kedua belah pihak yang bersengketa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beni Bengkulu TV&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://feeds.feedburner.com/ulayatnews&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6700754580545208384-5266346966657461526?l=www.ratusamban.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ratusamban/~4/xrFDm4Hg9TQ" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-07-11T22:33:48.763+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://img.youtube.com/vi/rIElPGzZNvs/default.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.ratusamban.com/2011/07/ptpn-7-di-duga-melakukan-pelanggaran_11.html</feedburner:origLink></item><media:rating>nonadult</media:rating></channel></rss>

