<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5585466888308294649</id><updated>2026-10-25T10:20:11.795-07:00</updated><category term="Fikih"/><category term="Biografi"/><category term="Pembelajaran"/><category term="Sejarah"/><category term="Tafsir dan Penafsiran"/><category term="Humaniora"/><category term="Filosofi"/><category term="Pendidikan"/><category term="Ekonomi"/><category term="Metode dan Metodologi Penelitian"/><category term="Ulum al-Quran"/><category term="Hukum"/><category term="Teologi"/><category term="Hadis"/><category term="Psikologi"/><category term="Tasawuf"/><category term="Islamisasi"/><category term="Bhs. Arab"/><category term="Umum"/><category term="Artikel"/><category term="Kesehatan"/><category term="Tarekat"/><category term="Pemerintahan"/><category term="Refleksi"/><category term="Seni"/><category term="Linguistik"/><category term="Mistis"/><category term="Astronomi"/><category term="Komunikasi"/><category term="Olahraga"/><category term="Cerita"/><category term="Teknologi"/><category term="Lomba"/><title type='text'>Referensi Makalah</title><subtitle type='html'>Referensi Inspiratif... Referensi update dari berbagai cabang ilmu pengetahuan. Bisa dijadikan sumber rujukan, dalam pembuatan makalah, jurnal, buku, dan lain-lain</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='https://www.referensimakalah.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default?redirect=false'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://www.referensimakalah.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false'/><author><name>Mushlihin, al-Hafizh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02576832784706363590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiukAy1XboqKahRVRpsw4rkUtk3LSazL8iv2_Th2yybZtgtCxpD7avZep0X84y8mlze3ElAZOwYdn0FyNbr9PTDfHmqIqV-3s3oLk5s25p-8KPj5HLk7JfNAq32T8AJww/s113/lihin.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>2206</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5585466888308294649.post-1077369368550485318</id><published>2020-03-01T04:19:00.001-08:00</published><updated>2021-07-24T12:37:29.308-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kesehatan"/><title type='text'>Referensi Tentang Coronavirus COVID-19</title><content type='html'>Coronavirus merupakan keluarga besar virus. Tahun 2012 dikenal Mers Corona di Saudi, tapi tidak seheboh Corona yang ada tahun ini(Warta Ekonomi 2019).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Coronavirus COVID-19 tidak hanya menyebabkan penyakit pada manusia tapi juga bisa menyerang hewan. Coronavirus dan COVID-19 yang menyerang manusia biasanya menyebabkan penyakit infeksi saluran pernapasan, mulai flu biasa hingga penyakit yang serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Sindrom Pernafasan Akut Berat/ Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS)(Fitrianingsih 2015).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Coronavirus COVID-19 adalah jenis baru yang ditemukan pada manusia sejak kejadian luar biasa muncul di Wuhan Cina, pada Desember 2019, kemudian diberi nama Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (Arab n.d.), dan menyebabkan penyakit Coronavirus Disease-2019 (COVID-19).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyakit yang menggemparkan dunia ini disebabkan oleh SARS-COV2 yang termasuk dalam keluarga besar coronavirus yang sama dengan penyebab SARS pada tahun 2003, hanya berbeda jenis virusnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski gejala Coronavirus dan COVID-19 sama dengan SARS, namun angka kematian SARS (9,6%) lebih tinggi dibanding COVID-19 (kurang dari 5%), walaupun jumlah kasus COVID-19 jauh lebih banyak dibanding SARS. COVID-19 juga memiliki penyebaran yang lebih luas dan cepat ke beberapa negara dibanding SARS (Yuliana 2020).&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Gejala Coronavirus dan COVID-19&lt;/h3&gt;
Seseorang yang terindikasi tertular Coronavirus dan COVID-19 akan mengalami demam ≥380C, batuk kering, dan sesak napas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena sumber Coronavirus dan COVID-19 dari luar, maka jika sejak 14 hari sebelum muncul gejala tersebut pernah melakukan perjalanan ke negara yang terjangkit, maka terhadap orang tersebut akan dilakukan pemeriksaan laboratorium lebih lanjut untuk memastikan diagnosisnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti penyakit pernapasan lainnya, COVID-19 dapat menyebabkan gejala ringan termasuk pilek, sakit tenggorokan, batuk, dan demam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekitar 80% kasus dapat pulih tanpa perlu perawatan khusus. Sekitar 1 dari setiap 6 orang mungkin akan menderita sakit yang parah, seperti disertai pneumonia atau kesulitan bernafas, yang biasanya muncul secara bertahap (Chen et al. 2020).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun angka kematian penyakit ini tergolong rendah (sekitar 3%), namun bagi orang yang berusia lanjut, dan orang-orang dengan kondisi medis yang sudah ada sebelumnya (seperti diabetes, tekanan darah tinggi dan penyakit jantung), mereka biasanya lebih rentan untuk menjadi sakit parah.&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Bagaimana manusia bisa terinfeksi Coronavirus dan COVID-19?&lt;/h3&gt;
Seseorang dapat terinfeksi dari penderita Coronavirus dan COVID-19 yang menyebar melalui tetesan kecil (droplet) dari hidung atau mulut pada saat batuk atau bersin. Droplet tersebut kemudian jatuh pada benda di sekitarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian jika ada orang lain menyentuh benda yang sudah terkontaminasi dengan droplet tersebut, lalu orang itu menyentuh mata, hidung atau mulut (segitiga wajah), maka orang itu dapat terinfeksi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jalur lain, seseorang terinfeksi Coronavirus dan COVID-19 ketika tanpa sengaja menghirup droplet dari penderita. Inilah sebabnya mengapa kita penting untuk menjaga jarak hingga kurang lebih satu meter dari orang yang sakit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sampai saat ini, para ahli masih terus melakukan penyelidikan untuk menentukan sumber virus, jenis paparan, dan cara penularannya secara lebih akurat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak orang yang teridentifikasi COVID-19 hanya mengalami gejala ringan seperti batuk ringan, atau tidak mengeluh sakit, yang mungkin terjadi pada tahap awal penyakit (Liu et al. 2020).&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Pengobatan dan Pencegahan Coronavirus dan COVID-19&lt;/h3&gt;
Untuk pengobatan, penulis melihat upaya pakar kesehatan meningkatkan daya tahan tubuh. Sedangkan vaksin untuk mencegah infeksi COVID-19 sedang dalam tahap pengembangan/uji coba.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk antibiotik hanya bekerja untuk melawan bakteri, bukan virus. Oleh karena Coronavirus dan COVID-19 disebabkan oleh virus, maka antibiotik tidak bisa digunakan sebagai sarana pencegahan atau pengobatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penggunaan antibiotik di rumah sakit dan didiagnosis Coronavirus dan COVID-19, hanya untuk menghindari infeksi sekunder yang disebabkan bakteri.&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjG5G2VT8xf2Hd2jvfEaV0KH2y8EfG6l0VrmAoyptRWSQU3Db-qo-PQdKEHy_omzrjoEWYwZu1envmsIy7taJA-2MidHp6a9I1ulFsa2OfbA27VXJUfns-jNrhMXa4-946MyGSuNKXLcuMa/s1600/00011.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1600&quot; data-original-width=&quot;1143&quot; height=&quot;640&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjG5G2VT8xf2Hd2jvfEaV0KH2y8EfG6l0VrmAoyptRWSQU3Db-qo-PQdKEHy_omzrjoEWYwZu1envmsIy7taJA-2MidHp6a9I1ulFsa2OfbA27VXJUfns-jNrhMXa4-946MyGSuNKXLcuMa/s640/00011.jpg&quot; width=&quot;457&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h4&gt;
Pencegahan Coronavirus dan COVID-19&lt;/h4&gt;
Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah tertularnya virus ini adalah:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama, menjaga kesehatan dan kebugaran agar stamina tubuh tetap prima dan sistem imunitas/kekebalan tubuh meningkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua, mencuci tangan dengan benar secara teratur menggunakan air dan sabun atau hand-rub berbasis alkohol. Mencuci tangan sampai bersih selain dapat membunuh virus yang mungkin ada di tangan kita, tindakan ini juga merupakan salah satu tindakan yang mudah dan murah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketiga, saat batuk dan bersin, tutup hidung dan mulut Anda dengan tisu atau lengan atas bagian dalam (bukan dengan telapak tangan).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keempat, sedapat mungkin menghindari kontak dengan orang lain atau bepergian ke tempat umum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelima, sedapat mungkin menghindari menyentuh mata, hidung dan mulut (segitiga wajah). Tangan menyentuh banyak hal yang dapat terkontaminasi virus. Jika kita menyentuh mata, hidung dan mulut dengan tangan yang terkontaminasi, maka virus dapat dengan mudah masuk ke tubuh kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keenam, menggunakan masker dengan benar hingga menutupi mulut dan hidung ketika Anda sakit atau saat berada di tempat umum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketujuh, membuang tisu dan masker yang sudah digunakan ke tempat sampah dengan benar, lalu cucilah tangan Anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedelapan, menunda perjalanan ke daerah/ negara dimana virus ini ditemukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kesembilan, selalu memantau perkembangan penyakit COVID-19 dari sumber resmi dan akurat. Ikuti arahan dan informasi dari petugas kesehatan dan Dinas Kesehatan setempat. Informasi dari sumber yang tepat dapat membantu Anda melindungi dari Anda dari penularan dan penyebaran penyakit ini (Novel 2020).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tempat mendapatkan media edukasi dan informasi serta situasi perkembangan Coronavirus dan COVID-19&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Halo Kemenkes : 1500567&lt;br /&gt;
Hotline Emergency Operation Center (EOC): 119 atau (021) 5210411 atau 081212123119&lt;br /&gt;
Twitter : @KemenkesRI&lt;br /&gt;
Facebook : @KementerianKesehatanRI&lt;br /&gt;
Instagram: @kemenkes_ri&lt;br /&gt;
Website : who.int, www.infeksiemerging.kemkes.go.id, www.sehatnegeriku.kemkes.go.id&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Referensi Makalah&lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;
Rujukan:&lt;/h4&gt;
Arab, Akibat Infeksi Virus Jazirah. n.d. “MERS: Penyakit Pernapasan.”&lt;br /&gt;
Chen, Huijun, Juanjuan Guo, Chen Wang, Fan Luo, Xuechen Yu, Wei Zhang, Jiafu Li, Dongchi Zhao, Dan Xu, and Qing Gong. 2020. “Clinical Characteristics and Intrauterine Vertical Transmission Potential of COVID-19 Infection in Nine Pregnant Women: A Retrospective Review of Medical Records.” The Lancet.&lt;br /&gt;
Fitrianingsih, Sri Peni. 2015. “Middle East Respiratory Syndrome (Mers).”&lt;br /&gt;
Liu, Ying, Albert A. Gayle, Annelies Wilder-Smith, and Joacim Rocklöv. 2020. “The Reproductive Number of COVID-19 Is Higher Compared to SARS Coronavirus.” Journal of Travel Medicine.&lt;br /&gt;
Novel, Coronavirus Pneumonia Emergency Response Epidemiology. 2020. “The Epidemiological Characteristics of an Outbreak of 2019 Novel Coronavirus Diseases (COVID-19) in China.” Zhonghua Liu Xing Bing Xue Za Zhi= Zhonghua Liuxingbingxue Zazhi 41(2):145.&lt;br /&gt;
Pan, Feng, Tianhe Ye, Peng Sun, Shan Gui, Bo Liang, Lingli Li, Dandan Zheng, Jiazheng Wang, Richard L. Hesketh, and Lian Yang. 2020. “Time Course of Lung Changes on Chest CT during Recovery from 2019 Novel Coronavirus (COVID-19) Pneumonia.” Radiology 200370.&lt;br /&gt;
Warta Ekonomi. 2019. “No Title.” (https://www.wartaekonomi.co.id/read268898/perbandingan-corona-mers-dan-sars).&lt;br /&gt;
Yuliana, Y. 2020. “Corona Virus Diseases (Covid-19); Sebuah Tinjauan Literatur.” Wellness And Healthy Magazine 2(1):187–92.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://www.referensimakalah.com/feeds/1077369368550485318/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5585466888308294649/1077369368550485318' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/1077369368550485318'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/1077369368550485318'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://www.referensimakalah.com/2020/03/referensi-tentang-coronavirus-covid-19.html' title='Referensi Tentang Coronavirus COVID-19'/><author><name>Mushlihin, al-Hafizh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02576832784706363590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiukAy1XboqKahRVRpsw4rkUtk3LSazL8iv2_Th2yybZtgtCxpD7avZep0X84y8mlze3ElAZOwYdn0FyNbr9PTDfHmqIqV-3s3oLk5s25p-8KPj5HLk7JfNAq32T8AJww/s113/lihin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjG5G2VT8xf2Hd2jvfEaV0KH2y8EfG6l0VrmAoyptRWSQU3Db-qo-PQdKEHy_omzrjoEWYwZu1envmsIy7taJA-2MidHp6a9I1ulFsa2OfbA27VXJUfns-jNrhMXa4-946MyGSuNKXLcuMa/s72-c/00011.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5585466888308294649.post-7754123002995698355</id><published>2019-12-21T02:28:00.004-08:00</published><updated>2021-07-24T12:39:02.881-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pembelajaran"/><title type='text'>Kelas Digital; Pengertian, Proses, dan Alasan Pentingnya Kelas Digital</title><content type='html'>&lt;img alt=&quot;Kelas Digital; Pengertian, Proses, dan Alasan Pentingya Kelas Digital&quot; height=&quot;360&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh28nsyxq5pRtMOHADDv3XBpIPcLqA4MiwL_wV2QDYaEB7n2SbHIa11c_M3KmtWfWb4hzmO3aJ3nRUkz-67SkR_KkKnwg24ouQh6y16HPjFER_ThCVPBqeKcPlbdJD48TVNus3B2aBZCdCI/s640/Kelas+digital.jpeg&quot; title=&quot;Kelas Digital; Pengertian, Proses, dan Alasan Pentingya Kelas Digital&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;


&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Pengertian kelas digital&lt;/h3&gt;
Kelas digital biasa juga diistilahkan dengan kelas maya. Kelas digital adalah lawan dari kelas tradisional yang mana dalam kelas tradisional antara pendidik dan peserta didik saling berhadapan secara langsung (Muhammad Yaumi: 2019).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asumsi mendasar dari kelas digital adalah suatu bentuk metode pengajaran yang tidak lagi berbicara “papan tulis, kapur”, dan ceramah. Kelas digital menafikan pengetahuan terpusat dari guru (Grasha. 1996: 235). 
Kelas digital lahir sebagai jawaban dan bentuk penyempurnaan atas kekurangan kelas tradisional.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam kelas tradisional, pembelajaran senantiasa didefinisikan sebagai kejadian yang terjadi dalam empat skat dinding ruang dari lingkungan belajar (Van Tassel-Baska et al., 2006; Gross &amp;amp; Van Vliet, 2005; Van Tassel-Baska, 2003). Proses ini kemudian diklaim efektif meski berlangsung dalam ruang terbatas. Peserta didik akhirnya terbatas dalam menjelajahi ruang luar dengan berbagai alasan, seperti kontrol, dan ketakutan atas gangguan/ reduksi pengetahuan yang bisa memengaruhi peserta didik.&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Pembelajaran dalam kelas digital&lt;/h3&gt;
Kelas digital adalah ruang kelas tanpa batas. Misalnya, peserta didik mungkin ingin &lt;a href=&quot;https://www.referensimakalah.com/2011/07/lima-hukum-komunikasi-efektif_4172.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;berkomunikasi&lt;/a&gt; dengan pemenang Nobel penghargaan di luar negeri, atau bisa jadi ingin berdiskusi dengan orang lain yang tak berada dalam ruangan itu, berbagi temuan penelitian mereka dengan seorang profesor dari Harvard University, atau bahkan membahas isu-isu tertentu dari kepentingan mereka dengan peserta didik yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam kelas digital, komunikasi tersebut dapat dengan mudah dilakukan dengan menggunakan layanan teknologi email atau bentuk aplikasi media sosial.
Konsep kelas digital terstruktur sebagai pendekatan pedagogis dimulai oleh National Gifted, Universitas Kebangsaan Malaysia pada tahun 2011. Konsep ini memperluas kelas dengan istilah pembelajaran tanpa skat. (Noriah &amp;amp; Abu Yazid, 2014;. Noriah et al, 2002).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Komunikasi dalam konsep ini menjadikan dua orang atau lebih saling terhubung satu sama lain melalui internet, dan berkomunikasi pada waktu yang sama satu sama lain. Selain itu, digambarkan pula kemungkinan komunikasi asynchronous yang mencerminkan hanya satu orang yang dapat berkomunikasi pada satu waktu dengan melalui Webinar atau Web conferencing.
Sudah banyak negara yang menjadikan ruang kelas di sekolah mereka dengan konsep kelas digital.&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Kelas digital di negara maju&lt;/h3&gt;
Di negara-negara maju seperti Inggris, Amerika Serikat dan Australia, 90% dari sekolah yang ada sudah menggunakan teknologi papan tulis interaktif. Australia mengalokasikan anggaran $ 2,5 miliar untuk teknologi up-to-date pembelajaran seperti papan tulis interaktif dan ruang kelas virtual. Selandia Baru telah menyiapkan ruang kelas digital dalam lima tahun terakhir. Bahkan tahun 2015, Pemerintah Korea Selatan menginvestasikan sekitar $ 2,4 miliar untuk menerapkan buku pelajaran digital.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keputusan pendidian negara maju yang diambil terkait konspe teknologi pembejaran dalam ruang kelas digital membawa perubahan yang sangat drastis terhadap pertumbuhan pendidikan mereka. Sudah barang tentu, implementasi, pelatihan dan adopsi metodologi pengajaran berbarengan dengan konsep kelas digital yang mereka diterapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelas digital pada dasarnya merupakan solusi kelas berbasis teknologi, membantu untuk mengkonversi ruang kelas tradisional menjadi sesi interaktif dengan bantuan hardware terbaik dengan konten multimedia. Digitalisasi ruang kelas meliputi kurikulum, manajemen, konten digital dan infrastruktur untuk mendukung teknologi pembelajaran. Modifikasi meliputi penyiapan infrastruktur dan teknologi sebagai dukungan untuk guru dan manajemen penggunaan teknologi dan melakukan sesi interaktif khusus (Glaubke 2007; NAEYC dan Fred Rogers Center, 2012: 77).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam kelas digital, komputer terpasang di ruang kelas dan terhubung ke jaringan internet. Ruang kelas otonom dan terus berkembang secara mandiri. Selain itu, peserta didik bisa memanfaatkan perangkat mobile untuk mengintegrasikan beragam rangkaian perangkat ke dalam pembelajaran. Ciri kelas digital di antaranya; menggunakan proyektor, lebih efisien setidaknya karena penggunaan kertas lebih kurang, penggunaan sumber daya digital, interaksi siswa lebih luas.&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Alasan pentingnya kelas digital&lt;/h3&gt;
Ada beberapa alasan menonjol sehingga kelas digital dianggap lebih layak (Greenhow et al., 2009: 246-259);&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Interaksi yang lebih luas dan komunikatif membuat peserta didik lebih giat dalam belajar.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kelas digital mbmbuka ruang pengetahuan lebih lebar dan transparan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Membuat guru lebih fleksibel dan responsif untuk merampingkan teknik mengajar&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ruang kelas digital membuat belajar lebih menghibur, menarik, dan menyenangkan bagi peserta didik&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kelas digital mampu menjembatani kesenjangan komunikasi antara peserta didik dan orang tuanya saat mereka di dalam kelas.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;
Referensi Makalah&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;Kepustakaan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Earl, M.., &amp;amp; Feeny, D. F. (2000). Managing IT as A Strategic Resource. London: McGraw-Hill.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ertmer, P. A. (1999). Addressing First-and Second-Order Barriers to Change: Strategies for Technology Integrtion. Educational Technology, Research and Development. ProQuest Central&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Falcinelli, F. (2005). E-Learning. Aspetti pedagogici e didattici. Morlacchi Editore, Perugia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ferrari, S., Rivoltella, PC, (2010). Scuola con i media yang Digitali. Problemi, didattiche, strumenti. Vita e Pensiero, Milano.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Glaubke, CR (2007). Influence of Interactive Me-dia on Learning Preschoolers: A Review of Research and Recommendations for the Future. Oakland, CA: Children Now.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Greenhow, C., Robelia, B., &amp;amp; Hughes, JE (2009). Web 2.0 and research classes: What path should we take now? Educational researcher 48&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Groff, J. (2013). Technology-Rich Innovative Learning Environments. Diunduh tgl. 13 Mei 2019.https://tech.ed.gov/wp-content/uploads/2014/11/Learning- Technology-Effectiveness-Brief.pdf.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://www.referensimakalah.com/feeds/7754123002995698355/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5585466888308294649/7754123002995698355' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/7754123002995698355'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/7754123002995698355'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://www.referensimakalah.com/2019/12/Kelas-Digital-Pengertian-Proses-dan-Alasan-Pentingnya-Kelas-Digital.html' title='Kelas Digital; Pengertian, Proses, dan Alasan Pentingnya Kelas Digital'/><author><name>Mushlihin, al-Hafizh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02576832784706363590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiukAy1XboqKahRVRpsw4rkUtk3LSazL8iv2_Th2yybZtgtCxpD7avZep0X84y8mlze3ElAZOwYdn0FyNbr9PTDfHmqIqV-3s3oLk5s25p-8KPj5HLk7JfNAq32T8AJww/s113/lihin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh28nsyxq5pRtMOHADDv3XBpIPcLqA4MiwL_wV2QDYaEB7n2SbHIa11c_M3KmtWfWb4hzmO3aJ3nRUkz-67SkR_KkKnwg24ouQh6y16HPjFER_ThCVPBqeKcPlbdJD48TVNus3B2aBZCdCI/s72-c/Kelas+digital.jpeg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5585466888308294649.post-4751120349856460997</id><published>2019-09-29T02:59:00.001-07:00</published><updated>2020-03-12T17:28:09.557-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hadis"/><title type='text'>Pengertian Gender Menurut Hadis</title><content type='html'>&lt;img alt=&quot;Gender Menurut Hadis&quot; height=&quot;360&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-YLcW9nsAVu1LFbjzgTDCcXa73KVG89XRkgW04Bt1z5KzWix9DjYmZHtkZQx_xlNKWLtx4bOkZXtKHQUu_hhJX-VmeEBwyKWrTRfERwuZIDYb-AR4jL2lvblgOKpUWCzl2ccqI0lRZgyJ/s640/gender+menurut+hadis.jpg&quot; title=&quot;Gender Menurut Hadis&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Definisi Gender&lt;/h3&gt;
Kata “jender” berasal dari bahasa Inggris, gender, berarti jenis kelamin. Dalam Webster&#39;s New World Dictionary, disebutkan; &lt;i&gt;Gender the apparent disparity between man and women in values and behavior&lt;/i&gt;, maksudnya bahwa jender diartikan sebagai perbedaan dari segi nilai dan tingkah laku. Dari definisi ini, dapat diketahui bahwa jender adalah suatu istilah untuk membedakan kaum laki-laki dan perempuan dalam aspek tertentu, misalnya sifat dasar dan tingkah laku, juga termasuk perbedaan dari segi jenis kelamin secara biologis.&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Perbedaan Gender dan &lt;a href=&quot;https://www.referensimakalah.com/2012/11/definisi-seks-dan-seksualitas.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Jenis Kelamin&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;
Penting sekali memahami terlebih dahulu perbedaan antara jenis kelamin dan gender. Yang dimaksud jenis kelamin, adalah perbedaan biologis hormonal dan patologis antara &lt;a href=&quot;https://www.referensimakalah.com/2013/01/konsep-perempuan.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;perempuan&lt;/a&gt; dan laki-laki, misalnya laki-laki memiliki penis, testis, dan sperma, sedangkan perempuan mempunyai v4gina, p4yudara, ovum, dan rahim.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi laki-laki dan perempuan secara biologis berbeda, dan masing-masing mempunyai keterbatasan dan kelebihan biologis tertentu. Misalnya, perempuan bisa mengandung, melahirkan, dan menyusui bayinya, sementara laki-laki memproduksi sperma. Perbedaan biologis tersebut bersifat kodrati, atau pemberian Tuhan dan tidak seorangpun dapat mengubahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adapun yang dimaksud jender, adalah seperangkat sikap, peran, tanggungjawab, fungsi, hak, dan perilaku melekat pada diri laki-laki dan perempuan akibat bentukan budaya atau lingkungan masyarakat tempat manusia itu berada, tumbuh dan dibesarkan. Sebagai contoh, laki-laki sering digambarkan sebagai manusia kuat, tegar, dan perkasa, sementara perempuan digambarkan figur yang lemah, rapuh, dan lembut-gemulai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambaran seperti ini, sebenarnya wajar sesuai realita namun merupakan hal yang naif bila dikembangkan ke wilayah pelecehan, dan ketidakadilan. Misalnya karena laki-laki kuat, maka ia harus menang, dan karena perempuan lemah, maka ia harus terkalahkan. Karena laki-laki tegar dan perkasa, maka ia harus menjadi pemimpin, dan karena perempuan rapuh, maka ia harus dipimpin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Padahal, sesuai dengan realita juga, tidak selama-nya orang kuat fisik menang secara intelektual, dan tidak selamanya orang yang tegar dan perkasa bisa menjadi pemimpin. Justeru karena ketegaran, dan keperkasaaan sering digunakan orang untuk berlaku kejam dan otoriter dalam kepemimpinanya, dan hal ini seperti tidak sejalan dengan prinsip-prinsip kepemimpinan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kesimpulannya, jender didefinisikan sebagai interpretasi mental dan kultural terhadap perbedaan kelamin, yakni laki-laki dan perempuan. Jender juga biasa didefinisikan sebagai konsep pembagian kerja yang dianggap tepat bagi laki-laki dan perempuan sesuai situasi, dan kondisi budaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejalan dengan itu, jender bisa juga dirumuskan sebagai suatu konsep yang mengacu pada peran-peran dan tanggungjawab laki-laki dan perempuan sebagai hasil konstruksi sosial yang dapat diubah sesuai dengan perubahan zaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam perspektif kondisi budaya, dan kondisi sosial kaum perempuan di masa sebelum dan sesudah Nabi saw, berbeda. Bahkan perbedaan itu sampai masa kini semakin jauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rekaman sense sejarah sebelum kedatangan Nabi saw, kaum perempuan ditempatkan dalam posisi memprihatinkan. Mereka disekap, diperjualbelikan, sementara yang sudah berumah tangga, sepenuhnya berada dalam kekuasaan suaminya. Mereka tidak memiliki hak-hak sipil, termasuk tidak memiliki hak waris.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kondisi yang demikian, menyebabkan setelah Nabi saw datang, risalahnya merumuskan konsep jender sebagaimana yang termaktub hadis-hadisnya.&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Hadis Tentang Gender&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;
Proses menghimpun hadis dalam satu topik dikenal dengan istilah Takhrij, yaitu kegiatan pencarian hadis sampai menemukannya dalam berbagai kitab hadis yang disusun langsung oleh mukharrij-nya. Dalam kitab-kitab tersebut disebutkan hadis secara lengkap dari segi sanad dan matan. 
Dengan merujuk materi hadis tentang jender, maka metode takhrij yang penulis gunakan adalah bi al-mawdhu&#39;iy, dan alat bantu yang penulis gunakan adalah CD. Rom Hadis melalui perangkat komputer. Dengan metode yang demikian, maka hasil takhrij yang diperoleh adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Dalam Shahih al-Bukhariy, kitab Anbiyā&#39;, hadis nomor 3048; dan kitab Nikah hadis nomor 4787; juga dalam Shahih Muslim, kitab al-Radha&#39;, hadis nomor 2671, diperoleh hasil takhrij hadis tentang penciptaan perempuan dari tulang rusuk yang bengkok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Dalam Shahih Muslim, kitab Iman, hadis nomor 114, dan Sunan Ibn Majah, kitab al-fitn hadis nomor 3993, diperoleh hasil takhrij hadis tentang kelebihan laki-laki dan perempuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Dalam Sunan  Abu Dawud, kitab iman hadis nomor 114, dan Musnad Ahmad pada Musnad al-Qabail hadis nomor 26023, diperoleh hasil takhrij tentang perempuan bisa menjadi imam shalat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Dalam Shahih al-Bukhari, kitab al-Magazi hadis nomor 4073, kitab al-fitn hadis nomor 6570, Sunan al-Nasai kitab Adab al-Qadha hadis nomor 5293, Ahmad pada Musnad al-Basriyyin hadis nomor 19507, 19542, 19573, dan 19570 diperoleh hasil takhrij tentang kepemimpinan kaum perempuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. Dalam Sunan al-Turmuzi kitab thaharah hadis nomor 105, Sunan Abu Dawud kitab thaharah hadis nomor 203, Musnad Ahmad pada Baqy al-Anshar hadis nomor 24999, 25761, dan dalam Sunan al-Darimi kitab thaharah hadis nomor 757, diperoleh hasil takhrij tentang perempuan mitra laki-laki.&amp;nbsp;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari proses takhrij di atas, maka hadis-hadis tentang jender dapat diklasifikasi lebih lanjut berdasarkan kandungan wurudnya. Klasifikasi hadis yang dimaksudkan diurut berdasarkan tema-tema hadis apa yang menjadi obyek pembahasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Referensi Makalah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Kepustakaan:&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
John M. Echols dan Hasan Shadiliy, Kamus Inggris Indonesia (Cet. XII; Jakarta: Gramedia, 1993). Victoria Neufeldt (ed.), Webster&#39;s New World Dictionary (New York: Webter&#39;s New World Clevenland, 1994). Sri Herawati dan Rukmini, Dasar-dasar Anatomi Tobuh; Buku Ajar Fakultas Kedokteran (Cet.I; Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran, 2003). Siti Musda Mulia, &quot;Kata Pengantar&quot; dalam bukunya, Keadilan dan Kesataran Jender; Perspektif Islam (Cet.II; Jakarta: Lembaga kajian Agama dan Jender, 2003). Nasaruddin Umar, Argumen Kesetaraan Jender dalam Perspektif Alquran (Cet.:; Jakarta: Paramadina, 1999). M. Syuhudi Ismail, Metodologi Penelitian Hadis (Cet. I; Jakarta: Bulan Bintang, 1992). Sumber data dari CD. Room Hadis, Mawshu&#39;ah al-Hadits al-Syarif, dalam bahts al-hadits bi al-mawdhuiy.


</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://www.referensimakalah.com/feeds/4751120349856460997/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5585466888308294649/4751120349856460997' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/4751120349856460997'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/4751120349856460997'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://www.referensimakalah.com/2019/09/gender-menurut-hadis.html' title='Pengertian Gender Menurut Hadis'/><author><name>Mushlihin, al-Hafizh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02576832784706363590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiukAy1XboqKahRVRpsw4rkUtk3LSazL8iv2_Th2yybZtgtCxpD7avZep0X84y8mlze3ElAZOwYdn0FyNbr9PTDfHmqIqV-3s3oLk5s25p-8KPj5HLk7JfNAq32T8AJww/s113/lihin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-YLcW9nsAVu1LFbjzgTDCcXa73KVG89XRkgW04Bt1z5KzWix9DjYmZHtkZQx_xlNKWLtx4bOkZXtKHQUu_hhJX-VmeEBwyKWrTRfERwuZIDYb-AR4jL2lvblgOKpUWCzl2ccqI0lRZgyJ/s72-c/gender+menurut+hadis.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5585466888308294649.post-233484706653387405</id><published>2019-09-03T06:53:00.004-07:00</published><updated>2020-03-11T23:53:54.822-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Biografi"/><title type='text'>Biografi Singkat Muhammad Syahrur</title><content type='html'>&lt;img alt=&quot;Biografi Singkat Muhammad Syahrur&quot; height=&quot;360&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEie7Ql6LiVXklHiwwSPIzI02kXK__auW6EddWU1gbT87KwxLVYeG17fTYCx5ORSIem-EAncVDwTi9jzNjWetQ8VdFZg4E5cyuHzZuUtKhPJYDmlDda2ivT2UeHg6Nyi1FwVK7kFG_SCX-8X/s640/Biografi+Singkat+Muhammad+Syahrur.jpg&quot; title=&quot;Biografi Singkat Muhammad Syahrur&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;
Muhammad Syahrur. Lahir di Damaskus, Syiria tanggal 11 april 1938.  Muhammad Syahrur menikah dengan Azizah dan dari hasil pernikahan itu mereka dikaruniai lima orang anak; Thariq, al-Lais, Basil, Masun, dan Rima.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang tua dosen di falkutas Teknik Sipil Universitas Damaskus ini berasal dari kalangan keluarga sederhana. Ayahnya bernama Daib bin Daib, dan ibunya bernama Shadiqah binti Shalih Falyun.&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Riwayat Pendidikan Muhammad Syahrur&lt;/h3&gt;
Muhammad Syahrur mengawali karir intelektualnya di sekolah dasar di kota kelahirannya, tepatnya di lembaga pendidikan Abd al-Rahman al-Kawakibi, dan selesai pada tahun 1957. Pada tahun yang sama, Muhammad Syahrur memperoleh beasiswa pemerintah untuk studi ilmu teknik di Moskow (Uni Soviet), beasiswa itu berhasil diselesaikan tahun 1964, lalu kembali ke negara asalnya, Syiria.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Program Magister dan Doktoralnya diselesaikan di universitas Irlandia untuk studi Post Graduated dalam bidang yang sama yaitu spesialisasi mekanik tanah (al-handasah al-turbah) dan teknik fondasi (al-handasah al-asasah). Banyak ahli bibliografi mengatakan, bahwa di masa inilah Muhammad Syahrur bersentuhan dengan pemikiran Hegel dan Marxisme. Sehingga dengan apa yang telah ia pelajari sedikit banyak mempengaruhi penafsirannya terhadap ayat-ayat al-Quran sebagaimana tertuang dalam karya-karyanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasca menyelesaikan program Doktoralnya, Muhammad Syahrur diangkat menjadi dosen Fakultas Teknik Sipil (Kulliyyat al-Handasah al-Madaniyyah) Universitas Damaskus untuk mata kuliah Mekanika Pertanahan dan Geologi (Mikanika al-Turbah wa al-Mansya&#39;at al-Ardiyyah). Selain kesibukannya sebagai dosen, Muhammad Syahrur bersama rekan se-fakultasnya membuka Biro Konsultasi Teknik (Dar al-Istisyarat al-Handasiyyah). Dari Biro konsultasi itulah sehingga pihak kosulat Arab memanggilnaya menjadi tenaga ahli pada al-Saud Consult, tahun 1982-1983.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski latarbelakang pendidikan Muhammad Syahrur adalah bidang teknik khususnya teknik pertanahan, namun dia sangat tertarik dengan masalah keislaman, khususnya dalam diskursus keislaman. Perhatian itu tertuang dalam beberapa karyanya, misalnya al-Kitab wa al-Qur&#39;an Qira&#39;ah Mu&#39;asirah.&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Karya&amp;nbsp;Muhammad Syahrur&lt;/h3&gt;
Beberapa karya Muhammad Syahrur bidang kajian keislaman tergolong liberal, karena pemikiran Syahrur lebih fokus pada gerak perkembangan pemikiran Islam kontemporer. Setidaknya ada kisaran lima buku yang telah dihasilkan Syahrur dalam diskursus Dirasah Islamiyyah. Yaitu;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama, al-Kitab wa al-Qur&#39;an Qira&#39;ah Mu&#39;asirahyang diterbitkan (pertama kali) pada 1990 oleh penerbit al-Ahalidi Damaskus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua, Dirasah Islamiyyah Mu&#39;asirah fi al-Daulah wa al-Mujtama&#39; yang diterbitkan oleh penerbit yang sama pada tahun 1994. Dalam buku ini, diuraikannya tentang tema-tema sosial politik yang terkait dengan persoalan kemasyarakatan (al-mujtama&#39;) dan negara (al-daulah).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketiga, al-Islam wa al-Iman: Manzumat al-Qiyam, yang diterbitkan tahun 1996 oleh al-Ahali, Damaskus. Dalam buku ini, Syahrur mencoba mengkaji ulang bahkan mencoba merekonstruksi beberapa hal mendasar dan penting dalam sistem akidah Islam. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keempat, Nahwa Usul Jadidah li al-Fiqh al-Islami, yang terbit pada tahun 2000. Buku ini juga diterbitkan oleh penerbit al-Ahalidi Damaskus. Ia mengungkapkan dalam halaman &quot;tanwih&quot; bahwa buku ini sebagai penyempurna terhadap kekurangan-kekurangan yang terdapat dalam ketiga buku-buku Syahrur sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelima, Tajfif Manabi&#39; al-Irhab. Buku ini diterbitkan oleh al-Ahalidi Damaskus pada tahun 2008. Buku ini ditulis Syahrur setelah ia mengamati banyaknya kekerasan dan kejahatan kemanusiaan yang mengatasnamakan agama yang berpuncak dengan terjadinya terjadinya tragedi 11 September 2001 di Amerika.&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Metodologi dan Dasar Penafsiran Muhammad Syahrur&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;
Muhammad Syahrur menganjurkan kepada pembaca al-Quran untuk memposisikan diri dalam dua model. Pertama, berposisi layaknya sahabat pada masa Islam awal. Dalam catatan sejarah mereka diajar al-Quran secara langsung oleh Nabi Muhammad. Kedua, berposisi seperti shahabat yang baru saja ditinggal wafat oleh Muhammad saw sebagai nabi mereka. Dengan posisi ini maka akan terbangun sebuah pemahaman yang selalu relevan dalam konteks dan dimensi apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baca: &lt;a href=&quot;https://www.referensimakalah.com/2013/07/teori-batas-dalam-ushul-fikih.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Teroti batas dalam Ushul Fiqhi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;a href=&quot;https://www.referensimakalah.com/2013/07/sejarah-perkembangan-ushul-fikih.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Sejarah Perkembangan Ushul Fiqhi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Implikasi teoritis dari pandangan ini adalah pembaca yang hidup pada era kontemporer seperti saat ini, perlu menggunakan perangkat keilmuan kontemporer dalam memahami al-Quran tanpa terbebani secara psikologis dan teologis oleh karya tafsir klasik yang telah ada di hadapan pembaca. Implikasi ini sebenarnya tidak hanya layak disematkan kepada pembaca di era kontemporer saja. Lebih luas lagi, tepatnya ketika al-Quran masih dibaca dan dikaji maka, selama itu pula perangkat keilmuan yang ada dan berkembang dapat diaplikasikan untuk memahaminya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Referensi Makalah®&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Kepustakaan&lt;/b&gt;:
Muhammad Syahrur, al-Kitab wa al-Qur&#39;an Qira&#39;ah Mu&#39;asirah (Damaskus: al-Ahali,
1990). Muhammad Syahrur, Dirasah Islamiyyah Mu&#39;ashirah fi al-Daulah wa al-Mujtama&#39;, Format Pdf (Damaskus: al-Ahali, 2000),. Muhammad Syahrur, al-Iman wa al-Islam Mandumah al-Qiyam, Format Pdf (Damaskus: al-Ahali, 1996). MuhammadSyahrur, Metodologi Fiqih Islam Kontemporer, terj: Sahiron Syamsuddin dan Burhanuddin, Cet-6 (Yogyakarta: eLSAQ Press, 2010)
</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/233484706653387405'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/233484706653387405'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://www.referensimakalah.com/2019/09/biografi-singkat-muhammad-syahrur.html' title='Biografi Singkat Muhammad Syahrur'/><author><name>Mushlihin, al-Hafizh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02576832784706363590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiukAy1XboqKahRVRpsw4rkUtk3LSazL8iv2_Th2yybZtgtCxpD7avZep0X84y8mlze3ElAZOwYdn0FyNbr9PTDfHmqIqV-3s3oLk5s25p-8KPj5HLk7JfNAq32T8AJww/s113/lihin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEie7Ql6LiVXklHiwwSPIzI02kXK__auW6EddWU1gbT87KwxLVYeG17fTYCx5ORSIem-EAncVDwTi9jzNjWetQ8VdFZg4E5cyuHzZuUtKhPJYDmlDda2ivT2UeHg6Nyi1FwVK7kFG_SCX-8X/s72-c/Biografi+Singkat+Muhammad+Syahrur.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5585466888308294649.post-3814225179119924875</id><published>2019-04-29T08:39:00.000-07:00</published><updated>2020-03-12T04:24:23.323-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pembelajaran"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pendidikan"/><title type='text'>Perspektif Teknologi Pembelajaran</title><content type='html'>&lt;img alt=&quot;Perspektif Teknologi Pembelajaran&quot; height=&quot;360&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhRVyHtoOxBlVKvoVkwTRb2HF3HGcIvpwludqeSghCF5x0jse75J-RtVFqOWdVLcvf3w1us012ISzSCIpXGWV3mU8iX3qS24nh57pPLoAJTCdKqPvL-fVHe0WY4uCcztfpe1v2vSdtgKrM1/s640/Teknologi+pembelajaran+poto.png&quot; title=&quot;Perspektif Teknologi Pembelajaran&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;
Pengertian&amp;nbsp;Teknologi Pembelajaran
Para pakar terminologi mendefinisikan teknologi secara beragam. Penulis memahami bahwa teknologi merupakan pengetahuan tentang membuat sesuatu, yaitu suatu desain perangkat pengetahuan untuk mencapai tujuan secara praktis. Tujuan praktis tidak hanya fokus pada satu jenis ilmu pengetahuan, melainkan untuk semua jenis ilmu pengetahuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan pertimbangan tujuan itulah, maka cakupan teknologi mengandung makna akan manfaat etis yang menyesuaikan diri terhadap dinamika perubahan. Maksudnya, bahwa fluktuasi perubahan pengetahuan juga akan berdampak pada perangkat yang digunakan untuk  mencapai tujuan menerapkan ilmu pengetahuan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknologi pembelajaran dibagi dalam dalam beberapa bentuk, yaitu teknologi pembelajaran sebagai media, teknologi pembelajaran sebagai ilmu, teknologi pembelajaran sebagai suatu proses, teknologi pembelajaran sebagai kawasan bidang ilmu. 
Teknologi pembelajaran sebagai media berhubungan dengan pengajaran visual dengan menggunakan alat bantu visual.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknologi pembelajaran sebagai ilmu mengetahuan berawal dari kesepakatan Association for Educational Communications and Technology (AECT) tahun 1972 yang merumuskan definisi teknologi pembelajaran secara lebih komprehensif. Teknologi pembelajaran secara komprehensip dianggap sebagai suatu bidang yang terlibat dalam fasilitasi belajar manusia melalui proses identifikasi sistematis, serta dipandang sebagai suatu bidang ilmu dari pada teori atau cabang dari teori. Teknologi pembelajaran sebagai proses karena melibatkan banyak individi, prosedur, ide, peralatan, dan organisasi. teknologi pembelajaran sebagai kawasan bidang ilmu karena terkait domain dan subdomain pengetahuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dinamika pendidikan yang senantiasa berkembang menuntut variasi pembelajaran sesuai kebutuhan yang tidak luput dari nilai agama, kebudayaan nasional dan fleksibel terhadap tuntutan zaman dan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.  
Sebagai bagian dari rekayasa sosial, pendidikan tentu dapat dibentuk dan diarahkan ke tujuan tertentu,  yang pada akhirnya proses pembelajaran dituntu berlangsung secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat dan minat peserta didik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cakupan teknologi pembelajaran yang sangat luas dan dapat dilihat dari berbagai sisi. Cakupan itulah nantinya yang akan melandasi langkah gerak teknologi pembelajaran. Secara umum, teknologi pembelajaran dapat dipandang sebagai suatu disiplin ilmu, bidang garapan, dan profesi. Masing-masing sudut pandang memiliki syarat tertentu sebagai indikator sudut pandang itu sendiri.
Beberapa pakar pendidikan menyebutkan bahwa antara teknologi pendidikan dan teknologi pembelajaran pada dasarnya sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata pembelajaran dan pendidikan adalah bagian dari kata utama, “teknologi.” Dalam artian pembelajaran dikhususkan mengenai permasalahan belajar dan mengajar, sedangkan pendidikan, lebih luas yang mencakup segala aspek pendidikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terminologi Teknologi Pendidikan banyak digunakan di Inggris dan Kanada. Sedangkan Teknologi &lt;a href=&quot;https://www.referensimakalah.com/2013/02/pembelajaran-aktif-kreatif-efektif-dan-menyenangkan.html&quot;&gt;Pembelajaran&lt;/a&gt; lebih banyak digunakan di Amerika Serikat. Meski beberapa kelompok menggunakan secara bergantian dengan maksud yang sama. 
Benang merah yang sama pada keduanya adalah kajian tentang teknologi pendidikan dan teknologi pembelajaran pendidikan berkembang dinamis yang meliputi pendekatan isi, teori, makna, materi pendidikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari waktu ke waktu pergeseran terminologi teknologi pendidikan berubah seiring dengan perubahan paradigm yang umat manusia terhadap perkembangan ilmu pengertahuan, 
Rumusan difinisi teknologi pendidikan secara terorganisir dimulai pada tahun 1960.&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Sejarah Istilah Teknologi Pembelajaran&lt;/h3&gt;
Lembaga Technological Development Project dari The National Education Association yang diketuai Donald P. Ely mendefinisikan teknologi pendidikan sebagai bagian dari teori praktik pendidikan melalui audiovisual. Audiovisual dirancang seabgai penyambung pesan dan mengendalikan proses belajar.  
Dalam pelaksanaannya, teknologi pendidikan meliputi perencanaan, produks, seleksi, pengelolaan, dan pemanfaatan komponen-komponen sistem dan seluruh sitem instruksional dalam pembelajaran. Tujuan utamanya adalah efisiensi pemanfaatan setiap metode dan media komunikasi yang memberi sumbangan penuh atas pengembangan potensi secara penuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian pada tahun 1970, organisasi Commission on Instructional Technology yang diketuai oleh Sidney Tickton, mendefinisikan teknologi pendidikan sebagai sebuah aplikasi instruksional yang sistematis dalam upaya merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi keseluruhan proses belajar mengajar untuk mencapai tujuan khusus.
Teknologi pendidikan selain sebagai teori belajar dan komunikasi juga dianggap sebagai sumber belajar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua definisi teknologi pendidikan tersebut dilengkapi dua tahun kemudian oleh Komisi Definisi dan Terminologi AECT, yaitu bagian yang mempunya kesempatan yang penting dalam rangka memfasilitasi proses belajar manusia melalui usaha terstruktur yang teridentifikasi, pengembangan proses belajar, pengorganisasian, dan pemanfaatan berbagai macam sumber belajar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian tahun 1977, keluarlah definisi teknologi yang merupakan definisi keempat dengan menekankan bahwa fungsi teknologi pendidikan yang terkait dengan proses kompleks dan terpadi yang menyangkut semua aspek belajar manusia. 
AECT pada tahun 1994 mendefinisikan teknologi pembelajaran sebagai teori dan praktek dalam desain, pengembangan, pemanfaatan, pengelolaan dan penilaian proses dan sumber untuk belajar.
Teori dan praktik yang dimaksud dalam definisi teknologi pendidikan ini adalah bangunan (konstruk), prinsip dan proporsi yang member sumbangan nyata terhadap khazanah pengetahuan. Dari segi penerapan, merupakan bentuk praktek pengetahuan memecahkan masalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Definisi teknologi pendidikan tadi bertahan selama 10 tahun, yang kemudian diperbaharui lagi pada tahun 2004 dengan mempertegas makna pada studi, Ethical Practice, Facilitating, Learning, Improving, Performance, Creating, Using, Managing, Appropriate, Technological, Processes, dan Resources. 
Perubahan demi perubahan definsi teknologi pendidikan menjadi catatan penting yang berakhir pada definisi tahun 2008. Teknologi pendidikan dimaknai sebagai konsepsi yang lebih luas dibandingkan dengan teknologi pembelajaran. Hal itu mengacu bahwa makna pendidikan yang lebih luas dibandingkan dengan makna pembelajaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peningkatan &lt;a href=&quot;https://www.referensimakalah.com/2012/06/beberapa-metode-dalam-pembelajaran.html&quot;&gt;teknologi pembelajaran&lt;/a&gt; sebagai konstruk teoritik dan profesi ditentukan oleh kawasan dan bidang garapan. Bidang garapan yang dimaksud adalah mengembangkan, menerapkan, membuktikan dan memperbaiki teori berdasarkan masukan dari lapangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Referensi Makalah&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Kepustakaan:&amp;nbsp;&lt;/b&gt; Nana Saodhih Sukmadinata, Pengembangan Kurikulum Teori da Praktik (Bandung: PT Remaja Rosda Karya, 2013), h. 3-97
S. K Mangal and Uma Mangal, Essensials of Educational Technology (New Delhi: PHI Learning Private Limited, 2009), h. 2
Barbara Seels B &amp;amp; Richey Rita C. Instructional Technology: The definition of the field. (Washington DC: AECT. 1994), h. 124
Alan Jnuszewski &amp;amp; Molenda, M. Educational Technology: A definition with commentary. (New York: Lawrence Erlbaum Associates. 2008), 76
Ratna Wilis Dahar, Teori-Teori Belajar dan Pembelajaran, (Jakarta: Erlangga, 2011), h. 14-15.
Dewi Salma Prawiradilaga, Wawasan Teknologi Pendidikan (Jakarta: Kencana Perdana Media Group, 2014),  h. 42.
</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/3814225179119924875'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/3814225179119924875'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://www.referensimakalah.com/2019/04/teknologi-pembelajaran.html' title='Perspektif Teknologi Pembelajaran'/><author><name>Mushlihin, al-Hafizh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02576832784706363590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiukAy1XboqKahRVRpsw4rkUtk3LSazL8iv2_Th2yybZtgtCxpD7avZep0X84y8mlze3ElAZOwYdn0FyNbr9PTDfHmqIqV-3s3oLk5s25p-8KPj5HLk7JfNAq32T8AJww/s113/lihin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhRVyHtoOxBlVKvoVkwTRb2HF3HGcIvpwludqeSghCF5x0jse75J-RtVFqOWdVLcvf3w1us012ISzSCIpXGWV3mU8iX3qS24nh57pPLoAJTCdKqPvL-fVHe0WY4uCcztfpe1v2vSdtgKrM1/s72-c/Teknologi+pembelajaran+poto.png" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5585466888308294649.post-4562978518217552138</id><published>2018-09-22T06:23:00.001-07:00</published><updated>2020-03-12T04:24:40.417-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Seni"/><title type='text'>Pengertian Desain Grafis</title><content type='html'>&lt;img alt=&quot;Pengertian desain grafis&quot; height=&quot;360&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi-9Ujy_5P2M9enKfdSC5VzdaV8ABIdslljPyaH9pHlYwJGYpPfvz9Vc6OuZM74cSrbZjsW8ImQedZOoA57hRbnR_4k3nib3KuaPqLFiynNnlUJgffqx0kGttCVyKr3P4ZiCLMvbxsjvGWa/s640/seni+grafis.jpg&quot; title=&quot;Pengertian desain grafis&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;
Desain grafis adalah sebuah proses komunikasi visual dan penyelesaian masalah lewat penggunaan tipografi, fotografi, dan ilustrasi. Bidang ini disebut sebagai bagian dari komunikasi visual dan desain komunikasi. Tapi seringkali penggunaan &quot;desain grafis&quot; memiliki arti yang sama dengan hal tersebut.
&lt;br /&gt;
Desainer grafis membuat dan menggabungkan simbol, gambar, dan teks untuk membentuk representasi ide dan pesan secara visual. Mereka menggunakan teknik tipografi, seni visual, dan tata letak halaman untuk menciptakan komposisi visual.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Grafis desain biasanya banyak digunakan desain korporasi (untuk membuat logo dan branding), desain editorial (majalah, koran, dan buku), desain lingkungan, periklanan, desain website, desain komunikasi, kemasan produk, dan beragam rambu atau penanda.
&lt;br /&gt;
Istilah desain grafis pertama kali digunakan oleh William Addison Dwiggins di tahun 1922. Namun, awal mula mula penggunaan desain grafis bisa ditemukan bahkan hingga awal mula peradaban manusia dimulai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbeda dengan periklanan yang tujuan utamanya adalah menjual barang dan jasa, desain grafis memiliki esensi untuk menyampaikan informasi, membentuk ide, ekspresi, dan perasaan pada artefak yang mendokumentasikan pengalaman manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Desain grafis bisa dipasang atau diaplikasikan pada segala hal visual. Mulai dari rambu lalu lintas hingga hal yang teknis seperti memorandum antar-kantor sampai referensi manual.
&lt;br /&gt;
Desain bisa membantu menjual ide atau produk. Ia bisa diaplikasikan pada produk dan disertai dengan elemen identitas perusahaan seperti logo, warna, kemasan, dan teks tulisan sebagai bagian dari branding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Branding kini semakin banyak digunakan dan menjadi penting dalam cakupan jasa atau servis desainer grafis. Bahkan desainer grafis seringkali menjadi bagian dari tim branding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Metode presentasi karya desain grafis (misalnya tata letak, gaya, hingga medianya) sangatlah penting bagi desain. Perlengkapan presentasi dan pengembangan bisa mengubah bagaimana audiens melihat sebuah project.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar atau layout diproduksi menggunakan media dan panduan tradisional, atau peralatan editing gambar digital di komputer. Peralatan dalam grafis komputer sering kali menggunakan istilah dan nama desain tradisional seperti &quot;gunting&quot; atau &quot;pena&quot;. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di pertengahan tahun 1980-an, komputer mulai hadir di tengah banyak orang dengan salah satu kemampuannya adalah meng-edit dan memanipulasi gambar. Komputer memungkinkan desainer untuk secara langsung melihat efek perubahan dari layout atau tipografi.
&lt;br /&gt;
Cara membuat desain grafis dengan peralatan komputer terus berkembang.
Ada banyak software pendukung untuk membuat desain grafis. Perlunya penggunaan komputer dengan spesifikasi tinggi membuat sering kali desain grafis diperuntukkan profesional, dan juga korporasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara dengan berkembangnya media sosial, kini keperluan akan desain grafis masyarkat mulai terus meningkat. Mereka membuat desain grafis untuk media sosialnya sendiri, untuk website, blog, hingga keperluan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak heran jika kini semakin banyak orang yang perlu untuk bisa menggunakan desain grafis. Kebanyakan dari mereka menggunakan aplikasi sederhana untuk membuat karya desain grafis. Salah satunya adalah menggunakan peralatan desain grafis berbasis web seperti Canva. Sehingga pengguna lebih mudah membuat desain, tanpa harus membeli komputer dengan spesifikasi tinggi dan software yang mahal&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pekerja desain untuk project online diperkirakan akan meningkat hingga 35% di tahun 2026. Sementara pekerja di media tradisional seperti koran dan desain buku, diperkirakan akan semakin menurun di tahun yang sama. Bahkan, para desainer grafis diharapkan akan dengan sering mempelajari teknik, program, dan metode baru untuk membuat desain grafis.
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Referensi:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Graphic Designers : Occupational Outlook Handbook: : U.S. Bureau of Labor Statistics. www.bls.gov. Archived from the original on 2017-10-27. Retrieved 2017-10-27.
&lt;br /&gt;
-2. Jacci Howard Bear, desktoppub.about.com Archived 2013-12-06 at the Wayback Machine. Retrieved 2008-03-19
&lt;br /&gt;
3. Graphic Designers: Occupational Outlook Handbook: U.S. Bureau of Labor Statistics. www.bls.gov. Retrieved 2018-06-29.

</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/4562978518217552138'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/4562978518217552138'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://www.referensimakalah.com/2018/09/pengertian-desain-grafis.html' title='Pengertian Desain Grafis'/><author><name>Mushlihin, al-Hafizh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02576832784706363590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiukAy1XboqKahRVRpsw4rkUtk3LSazL8iv2_Th2yybZtgtCxpD7avZep0X84y8mlze3ElAZOwYdn0FyNbr9PTDfHmqIqV-3s3oLk5s25p-8KPj5HLk7JfNAq32T8AJww/s113/lihin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi-9Ujy_5P2M9enKfdSC5VzdaV8ABIdslljPyaH9pHlYwJGYpPfvz9Vc6OuZM74cSrbZjsW8ImQedZOoA57hRbnR_4k3nib3KuaPqLFiynNnlUJgffqx0kGttCVyKr3P4ZiCLMvbxsjvGWa/s72-c/seni+grafis.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5585466888308294649.post-9108986700427957465</id><published>2018-09-19T15:20:00.001-07:00</published><updated>2019-02-10T22:30:26.352-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Psikologi"/><title type='text'>Pengertian Depresi dan Beragam Cara Mengatasinya</title><content type='html'>&lt;noscript&gt;
&lt;img alt=&quot;Pengertian depresi dan cara mengatasi depresi&quot; height=&quot;720&quot; width=&quot;1280&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiQhvEaj1dK1wKsne6Ia8Rn4FHihkK1njyyDBWrC7B_3ra8k49erlsNIhUSKFxFZXME5xF1j5d_sxQMwRBCbK-1ov30zSWMQmf3CXrwRxM7YA_Iuwm7XwRrLxzkBS6mpUo7xvyCvfR329cI/s1600/dpresi.jpg&quot; title=&quot;Pengertian depresi dan cara mengatasi depresi&quot; /&gt;&lt;/noscript&gt;

Depresi (kelainan depresif utama) adalah penyakit medis serius dan banyak ditemui yang berefek pada bagaimana perasaan, bagaimana pikiran, dan bagaimana kelakuan kita. Untungnya, depresi bisa disembuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Depresi menyebabkan perasaan sedih dan/atau kehilangan ketertarikan dalam aktivitas yang biasanya disukai. Ia bisa merujung pada berbagai masalah emosi dan fisik selain juga bisa mengurangi fungsi dan kemampuan seseorang di rumah maupun di tempat kerja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyakit ini memiliki beberapa gejala yang muncul, mulai dari yang ringan hingga yang berat. Seperti merasa sedih atau memiliki mood yang depresif, kehilangan ketertarikan atau kesenangan dari aktivitas yang sebelumnya disukai, perubahan selera makan – kehilangan atau bertambah berat badan yang tidak berhubungan dengan asupan makanan, kesulitan tidur atau terlalu banyak tidur, kehilangan tenaga atau mudah lelah, merasa tidak berharga ataau merasa bersalah, kesulitan untuk berpikir, kesulitan berkonsentrasi, kesulitan membuat keputusan, dan memikirkan tentang kematian atau bunuh diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gejala ini paling tidak muncul dalam dua minggu untuk bisa didiagnosis sebagai depresi. selain itu, kondisi medis (mislnya masalah thyroid, tumor otak, atau kekurangan vitamin) bisa memiliki gejala yang serupa, jadi penting untuk menghilangkan perhitungan kesehatan medis umum.
Diperkirakan, depresi berpengeruh pada 1 dari 15 orang dewasa (6,7%) di setiap tahunnya. Dan satu dari enam orang (16,6%) akan mengalami depresi pada suatu waktu dalam hidup mereka. Depresi bisa menyerang kapan saja, tapi rata-rata, muncul pertama kali di akhir masa remaja hingga pertengahan usia 20-an.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perempuan lebih mungkin terpapar depresi daripada laki-laki. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa satu per tiga perempuan akan mengalami sebuah babak depresif besar di hidupnya.
Depresi berbeda dengan kesedihan atau duka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kematian seseorang yang disayangi, kehilangan pekerjaan, atau putusnya sebuah hubungan dalah pengalaman sulit yang harus dilewati seseorang. Menjadi sediha tidak sama dengan memiliki depresi. Kesedihan adalah hal yang natural dan unik bagi setiap orang, dan memang memiliki beberapa kesamaan dengan depresi. Keduanya kerap kali berhubungan dengan kesedihan yang panjang dan hilangnya keinginan untuk beraktivitas sehari-hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Cara mengatasi Depresi&lt;/h3&gt;
Ada beberapa cara untuk mengatasi depresi. Yaitu dengan lewat obat-obatan, psikoterapi, dan Elektrokonklusif terapi. Untuk obat-obatan, biasanya seseorang yang mengalami depresi akan diberikan obat antidepressant. Hal ini karena kimiawi otak bisa berkontribusi pada depresi seseorang dan obat-obatan bisa dijadikan solusinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu untuk psikoterapi adalah &quot;terapi berbicara&quot;. Biasanya cara ini ampuh untuk mengobati seseorang dengan tingkat depresi menengah hingga berat; yang disertai juga dengan terapi obat-obatan seperti yang sebelumnya disebutkan. Biasanya penderita akan diajak berbicara, mengobrol, membahas hal fokus pada saat ini dan juga penyelesaian masalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara elektrokonklusif terapi adalah pengobatan medis yang biasanya hanya diperuntukkan mereka yang mengalami depresi berat atau kelainan bipolar yang tidak merespon pengobatan lainnya. Pengobatan ini menggunakan stimulasi elektrik singkat pada otak saat penderitanya ada dalam pengaruh anestesi. 
Ada juga beberapa hal yang orang lain bisa lakukan untuk mengurangi gejala depresi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi banyak orang, berolah raga secara teratur bisa membangun perasaan positif dan meningkatkan mood. Selain itu, tidur dengan cukup dan berkualitas secara rutin, makan makanan bergizi dan sehat, menghindari alkohol juga bisa mengurangi gejala depresi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Depresi, seperti penyakit lainnya, adalah penyakit serius yang nyata. Juga ada bantuan dan pengobatannya. Dengan diagnosis dan pengobatan yang terpat, orang yang mengalami depresi akan bisa melaluinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Referensi Makalah®
Referensi:
•American Psychiatric Association. Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5), Fifth edition. 2013.&lt;br /&gt;
•National Institute of Mental Health. (Data from 2013 National Survey on Drug Use and Health.) www.nimh.nih.gov/health/statistics/prevalence/major-depression-among-adults.shtml
</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/9108986700427957465'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/9108986700427957465'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://www.referensimakalah.com/2018/09/pengertian-depresi-dan-beragam-cara.html' title='Pengertian Depresi dan Beragam Cara Mengatasinya'/><author><name>Mushlihin, al-Hafizh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02576832784706363590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiukAy1XboqKahRVRpsw4rkUtk3LSazL8iv2_Th2yybZtgtCxpD7avZep0X84y8mlze3ElAZOwYdn0FyNbr9PTDfHmqIqV-3s3oLk5s25p-8KPj5HLk7JfNAq32T8AJww/s113/lihin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiQhvEaj1dK1wKsne6Ia8Rn4FHihkK1njyyDBWrC7B_3ra8k49erlsNIhUSKFxFZXME5xF1j5d_sxQMwRBCbK-1ov30zSWMQmf3CXrwRxM7YA_Iuwm7XwRrLxzkBS6mpUo7xvyCvfR329cI/s72-c/dpresi.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5585466888308294649.post-980793195551812345</id><published>2016-03-12T01:31:00.001-08:00</published><updated>2019-08-26T02:23:14.878-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Biografi"/><title type='text'>Biografi Heru Budi Hartono Wakil Ahok pada Pilgub DKI Jakarta 2017</title><content type='html'>&lt;noscript&gt;
&lt;img alt=&quot;Biografi Heru Budi Hartono Wakil Ahok pada Pilgub DKI Jakarta 2017&quot; height=&quot;720&quot; width=&quot;1280&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEje0LpdEiXAToR4Grzg3OKudVoG2GJdCFhnkXH0LD2wxHO3tqmnVhwZpoRC3hubdbD0Lk_WFnonJVeE5KpgWrI040LDe_wc3dDaRqsP2o3D6sTwzTFESlUl1_aFDaJbSDqL_3rT77l1EPsv/s1600/heru+budi+hatono.jpg&quot; title=&quot;Biografi Heru Budi Hartono Wakil Ahok pada Pilgub DKI Jakarta 2017&quot; /&gt;&lt;/noscript&gt;
Heru Budi Hartono, Pria kelahiran Medan, Sumatera Utara, pada tanggal 13 Desember 1965 oleh banyak wartawan akrab disapa pak Heru dan om Heru. Tak ada sumber yang menyebutkan siapa nama ayah dan ibu pak Heru.
Heru Budi Hartono menempu jenjang pendidikan dasar di SDN 8 Jakarta Pusat sampai kelas 3, lalu melanjutkan 3 kelas jenjang berikutnya di salah satu SD Pakistan, pada tahun 1971 sampai dengan tahun 1977. Kemudian dia melanjutkan SMP PSKD 1 Jakarta, dan lulus pada tahun 1981. Jenjang di SLTA ditempuh di Den Haag, Belanda, dan lulus pada tahun 1984.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, Pak Heru melanjutkan pendidikan strata satu dan dua di Universitas Krisna Dwipayana Jakarta, selama 14 tahun, dari 1984 sampai 1998. Jenjang strata satu diselesaikan selama 6 tahun, dan strata dua diselesaikan selama 8 tahun. 
Selama diangkat menjadi PNS, pak Heru menjadi staf Khusus Walikota Jakut selama dua tahun, mulai dari tahun 1993 sampai tahun 1995, dan beralih menjadi staf Bagian Penyusunan Program Kota Jakut, selama 4 tahun. Tahun 1999, dia dipromosi menjadi Kasubag Pengendalian Pelaporan Kota Jakut, kemudian menjadi Kasubag Sarana dan Prasarana Kota Jakut pada tahun 2002, sampai kemudian dia diangkat menjadi Kepala Bagian Umum Kota Jakut, tahun 2007 dan sebagai Kepala Bagian Prasarana dan Sarana Perkotaan Kota Jakut, pada tahun 2008.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karir Heru Budi Hartono, melejit saat Jokowi menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, dia dibebankan tugas sebagai Kepala Biro KDH dan KLN DKI Jakarta, pada tahun 2013. Dari situlah dia diangkat menjadi Walikota Jakarta Utara setahun berikutnya.&amp;nbsp;
Saat Jokowi menjadi Presiden RI, otomatis tampun Gubernur DKI diemban wakilnya, Ahok. Ahok, sapaan Basuki Tjahya Purnama, lalu mengangkat Heru Budi Hartonos sebagai Kepala BPKAD DKI Jakarta, pada 2015.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain riwayat pekerjaannya sebagai abdi negara, Heru Budi Hartono juga sebagai Komisaris Di Bank DKI dan PT. Delta Djakarta Tbk sejak tahun 2014, dan komisaris Bank DKI sejak 18 Juni 2015. PT. Delta Djakarta Tbk adalah perusahaan yang memproduksi dan menjual bir pilsener dan bir hitam dengan merek “Anker”, “Carlsberg”, “San Miguel”, “San Mig Light” dan “Kuda Putih”, dll.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak hal fenomenal yang dilakukan Heru Budi Hartono. Misalnya, usulan untuk tidak menggunakan kendaraan pribadi bagi kepala SKPD setiap jumat pekan pertama, untuk mengantisipasi kemacetan ibukota. Hal fenomenal lainnya, Heru Budi Hartono tidak sanggup berpidato. Kekurangan itu pun diakui olehnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapa sangka, tahun 2016, saat gejolak mulai ramai, hiruk pikuk menyambut suksesi Pilgub DKI 2017, Heru Budi Hartono, dipilih Ahok untuk mendampinginya maju sebagai pasangan independen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Referensi Makalah®
</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/980793195551812345'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/980793195551812345'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://www.referensimakalah.com/2016/03/biografi-heru-budi-hartono-wakil-ahok-pada-Pilgub-DKI-Jakarta.html' title='Biografi Heru Budi Hartono Wakil Ahok pada Pilgub DKI Jakarta 2017'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEje0LpdEiXAToR4Grzg3OKudVoG2GJdCFhnkXH0LD2wxHO3tqmnVhwZpoRC3hubdbD0Lk_WFnonJVeE5KpgWrI040LDe_wc3dDaRqsP2o3D6sTwzTFESlUl1_aFDaJbSDqL_3rT77l1EPsv/s72-c/heru+budi+hatono.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5585466888308294649.post-132869603686488362</id><published>2015-04-11T05:16:00.001-07:00</published><updated>2019-02-10T22:40:45.978-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Metode dan Metodologi Penelitian"/><title type='text'>Perbedaan Proses Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif</title><content type='html'>&lt;noscript&gt;
&lt;img alt=&quot;Perbedaan Proses Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif&quot; height=&quot;720&quot; width=&quot;1280&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhsVliYR-Yb6vwM4SUEIcspKxO1NA35BLoCy8c9Vj08e8pBcBm8OzDLT5s93S0k_D7nFV-QOE8zjqD2ng-bWlcTzSRNjPr8RjpWdT3avHLbxjCrjJqo-zxtHRqGtbInliAEhrToz8MD88eD/s1600/Perbedaan-Kualitatif-dan-Kuantitatif.jpg&quot; title=&quot;Perbedaan Proses Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif&quot; /&gt;&lt;/noscript&gt;

Aspek eksplisit pada satu pendekatan adalah asumsi dari pendekatan yang lain. Kemudian, asumsi yang dipakai bukan hanya tidak perlu, tapi juga memang seringkali tidak mungkin mempraktekan peneliti­an hanya dengan menggunakan metode kuantitatif saja atau metode kualitatif saja. Hasil penelitian akan lebih akurat kalau penelitian dilakukan melalui integrasi yang sengaja dan disajikan secara logis dari pendekatan kuantitaif dan kualitatif. (baca: &lt;a href=&quot;http://www.referensimakalah.com/2012/08/sistematika-laporan-hasil-penelitian.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Sistematika Lapotan Hasil Penelitian&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif memang berbeda, kalau tidak, maka tidak ada bahasan untuk mendiskusikan kemungkinan penggabungannya. Keduanya mempunyai karakteristik masing-masing yang membuat kemungkinan penggabungannya sangat menarik. Untuk dapat memahami secara kompre­hensif tentang per­bedaan penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif, (baca: &lt;a href=&quot;http://www.referensimakalah.com/2012/09/sumber-data-dalam-penelitian.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;desain penelitian&lt;/a&gt;) berikut dides­kripsikan karakteristik kunci dari kedua tipe penelitian tersebut dalam langkah-langkah dan proses pene­litian, sebagai berikut:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perbedaan Langkah-langkah dan Proses Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif
&lt;br /&gt;
&lt;table border=&quot;1&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; style=&quot;margin-left: 0px; margin-right: 0px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Langkah-langkah dan Proses Penelitian&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Karakteristik Kuantitatif&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Karakteristik Kualitatif&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Mengidentifikasi problem penelitian&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Berorientasi pada deskripsi dan eksplanasi&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Berorientasi pada eksploratori dan pemahaman&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Mereviu Literatur&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;• Memegang peran utama&lt;br /&gt;
• Untuk justifikasi problem penelitian dan spesifikasi kebutuhan untuk penelitian&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;• Memegang peran minor&lt;br /&gt;
• Untuk justifikasi problem penelitian&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Menetapkan tujuan&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;• Khusus dan sempit&lt;br /&gt;
• Data dapat diobservasi, diukur&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;• Umum dan luas&lt;br /&gt;
• Pengalaman partisipan/subjek&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Mengumpulkan data&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;• Instrumen ditentukan sebelumnya&lt;br /&gt;
• Data berujud angka atau diangkakan&lt;br /&gt;
• Jumlah subjek banyak&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;• Memunculkan protokol&lt;br /&gt;
• Data teks atau kesan&lt;br /&gt;
• Jumlah subjek atau tempat sedikit&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Menganalisa dan menginterpretasi data&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;• Analisis statistik&lt;br /&gt;
• Mendeskripsikan kecenderungan, pembandingan kelompok, atau hubungan antar variabel&lt;br /&gt;
• Pembandingan hasil dengan prediksi dan dengan hasil penelitian sebelumnya&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;• Analisis teks&lt;br /&gt;
• Deskripsi, analisis, dan perkembangan tema&lt;br /&gt;
• Makna dan hasil penelitian lebih besar&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Melaporkan dan&lt;br /&gt;
mengevaluasi&lt;br /&gt;
penelitian&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;• Tersetandar dan pasti&lt;br /&gt;
• Objektif dan tidak bias&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;• Luwes&lt;br /&gt;
• Refleksif dan bias&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;
&lt;/table&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;sup&gt;&lt;/sup&gt;

&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
Perbedaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif Dalam Berbagai Variabelnya&lt;/div&gt;
&lt;table border=&quot;1&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; style=&quot;margin-left: 0px; margin-right: 0px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Variabel&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Kuantitatif&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Kualitatif&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Istilah-istilah dalam pendekatan&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Eksperimen, data &quot;hard&quot;, outer perspective, empirik, positivist, fakta sosial, statistik.&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Etnografik, lapangan kerja, data &quot;hard&quot;, interaksi simbolik, inner perspective, naturalistic,&lt;br /&gt;
etnometodologis, deskriptif, observasi partisipan, venomenologis, Chicago schools, dokumen, sejarah hidup, studi kasus, ekologis.&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Variabel&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Kuantitatif&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Kualitatif&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Konsep kunci yang berkaitan dengan pendekatan&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Variabel, operasional, reliabilitas, hipotesis, validitas, secara statistik signifikan, replikasi.&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Makna, pengertian common- sense, penggolongan, definisi situasi, kehidupan sehari-hari, pemahaman (understanding), proses, negotiated order, untuk semua tujuan praktis, konstruksi sosial.&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Nama tokoh&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Emile Durkheim, Lee Crombach, L. Guttman, Robert Travers, Robert Bates, Fred Kerlinger, Edward Tthorndike, Donald Campbell, Peter Rossi.&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Max Webwr, Charles Horton Cooley, Margareth Mead, Eleanor Leacock, Raymond Risk, Herbert Blumer, Everett Hughes, Harry Wolcott, George H. Mead.&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Afiliasi teoritik&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Fungsionalisme, strukturalisme, realisme, positivisme, behaviorisme, empirisisme logis, teori sistem.&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Interaksi simbolik, etnometodologi, fenomenologi, budaya, idealisme.&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Afiliasi akademik&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Psikologi, ekonomi, ilmu politik.&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Sosiologi, antropologi, sejarah.&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Tujuan&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Menguji teori, memantapkan fakta, deskripsi statistik, menunj7ukkan hubungan antara variabel, prediksi.&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Mengembangkan konsep, mendeskripsikan realitas majemuk, grounded theory, mengembangkan pemahaman (under standing).&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Rancangan&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Terstruktur, ditentukan sebelum penelitian, formal, spesifik, rancangan adalah rencana operasi secara rinci.&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Berkembang, fleksibel, umum.&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Proposal penelitian&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Ekstensif, fokusnya spesifik dan detil, prosedurnya spesifik dan detail, mereviu banyak literature substantif, menulis sebelum mengum,pulkan data, mengajukan hipotesis.&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Ringkas, spekulatif, menyarankan area penelitian yang mungkin relevan, seringkali menulis setelah semua data terkumpul, tidak mereviu literature secara ekstensif, statemen pendekatan umum.&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;
&lt;/table&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;table border=&quot;1&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; style=&quot;margin-left: 0px; margin-right: 0px; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Data&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Kuantitatif, kode angka, hitungan, pengukuran, variabel­variabel teroprasional, statistik.&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Deskriptif, dokumen proposal, catatan lapangan, fotografi, kata-kata masyarakat,dokumen kantor dan artifak-artifak lain.&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Sampel&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Besar, stratified, kelompok kontrol, tepat, pemilihan random, pengontrolan terhadap variabel luar.&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Kecil, tidak representatif, sampling teoritik.&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Teknik atau metode&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Eksperimen, penelitian survei, interviu tersetruktur, quasi eksperiment, observasi tersetruktur, seperangkat data.&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Observasi, mereviu berbagai dokumen dan artifak, observasi partisipan, opened-ended interview.&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Hubungan dengan subjek&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Membatasi, jangka pendek, terpisah atau tidak memihak, ada jarak, subjek/peneliti.&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Empati, menekankan kepercayaan, kesetaraan, kontak intensif, subjek sebagai teman.&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Instrumen dan alat&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Inventori, angket, indeks, komputer, skala, skor tes.&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Tape recorder, merekam/menulis.&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Analisis data&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Deduktif, terjadi pada kesimpulan dari pengumpulan data, statistik.&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Terus menerus; model, tema, konsep; induktif; induksi analisis; metode komparatif konstan.&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Problem dalam&lt;br /&gt;
menggunakan&lt;br /&gt;
pendekatan&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Mengontrol variabel-variabel lain, validitas, obstrusiveness.&lt;/td&gt;
&lt;td valign=&quot;top&quot;&gt;Membutuhkan banyak waktu, suka mereduksi data, reliabilitas, prosedur tidak setandar, sukar meneliti populasi besar.&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;
&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
Referensi Makalah®
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;margin-bottom: 6.0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Kepustakaan:&lt;/b&gt; Creswell, J.W., 2002. (Educational Researc: Planning, 
Conducting, and Evaluating Quantitaive and Qualitative Research). Bongdan, R.C. &amp;amp; Biklen, S.K., Eds. 1982. (Qualitative Research for Education: An Introducting to Theory and Methods) &lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/132869603686488362'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/132869603686488362'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://www.referensimakalah.com/2015/04/perbedaan-proses-penelitian-kuantitatif.html' title='Perbedaan Proses Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhsVliYR-Yb6vwM4SUEIcspKxO1NA35BLoCy8c9Vj08e8pBcBm8OzDLT5s93S0k_D7nFV-QOE8zjqD2ng-bWlcTzSRNjPr8RjpWdT3avHLbxjCrjJqo-zxtHRqGtbInliAEhrToz8MD88eD/s72-c/Perbedaan-Kualitatif-dan-Kuantitatif.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5585466888308294649.post-8183890978845694975</id><published>2015-03-10T00:19:00.001-07:00</published><updated>2020-03-24T12:12:33.813-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Fikih"/><title type='text'>Hukum Jual Beli Barang Najis Menurut Ulama</title><content type='html'>&lt;img alt=&quot;Hukum Jual Beli Barang Najis Menurut Ulama&quot; height=&quot;360&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgX4to8kg7apnY9yHG9kAwJtgMIOx4G9ud0vnVIu266zK7zxTjfFpJL16llC6J1wp2MBoXph15nGdFCdXq0jiyFD7YdNbmaQt2jBJAuukxo5IOwdbsx1z08w5G6bND07CSPHxN7N60s3Z4n/s640/barang+najis.jpg&quot; title=&quot;Hukum Jual Beli Barang Najis Menurut Ulama&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;vertical-align: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;vertical-align: inherit;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;vertical-align: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;vertical-align: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
Ada perbedaan dalam legalitas penjualan kotoran. Beberapa sarjana mengatakan bahwa hukum penjualan kotoran adalah ilegal. Ini didasarkan pada referensi berikut untuk hadits Nabi (saw); &quot;Beri tahu kami, Abdullah ibn Maslamah, beri tahu kami Malik dari Nafi &#39;dari ibn Umar, katanya, bahwa Rasulullah melarang penjualan kotoran&quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam Hadis lainnya penjualan kotoran dilarang, seperti babi, darah, bangkai dan kamar (semua zat memabukkan). (baca: &lt;a href=&quot;https://www.referensimakalah.com/2013/03/pendapat-ulama-tentang-hukum-alkohol.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;pendapat para sarjana tentang alkohol&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Larangan terhadap kamar-kamar adalah karena hal itu dapat menyebabkan orang kehilangan sesuatu yang telah diberikan Tuhan kepada mereka, yang merupakan alasan. Selain itu, kamar juga dapat menyebabkan bahaya lain yang menyebabkan hilangnya kecerdasan manusia, karena hilangnya kecerdasan manusia dapat melakukan hal-hal di luar kesadaran seperti pembunuhan dan larangan agama lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam hadits lain, dikatakan: “Qutaibah dan al-Laits dari Yazid bin Abi Habib dari &#39;Atha&#39; bin Abi Rabah dari Jabir bin Abdullah ra mendengar kami mengatakan Rasulullah. Katakanlah: tahun pembukaan di Mekah: pasti Allah melarang penjualan khamer (minuman keras), bangkai, babi, dan berhala.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian seseorang bertanya, ”Bagaimana dengan lemak karkas, karena banyak yang menggunakannya sebagai pelapis dan, untuk kulit berminyak dan untuk bahan bakar? &quot;Utusan Allah (semoga damai besertanya) mengatakan:&quot; Tidak, itu tidak ilegal. &quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hadis lain: &quot;Ibnu Wahab berbicara dari Ibnu Luhaiah, dan Kehidupan dari Ibnu Suraih, dari Kholid Bin Abi Imron berkata: Saya bertanya kepada Qosim dan Salim tentang masalah minyak yang di dalamnya terdapat bangkai tikus, apakah layak makan?&quot; dan Salim, tidak, lalu Kholid bin Imron bertanya lagi apakah kita diizinkan menjualnya? Qosim dan Salim merespons, mereka bisa, dan kemudian memakan harganya, dan menjelaskan kepada pembeli mereka apa yang telah turun dari minyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam Kitab al-Fiqh oleh al-Mazahib al-Arba&#39;ah, sekte Hanafi menegaskan: &quot;Segala sesuatu yang mengandung manfaat yang disahkan oleh Syara adalah untuk dijual&quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Referensi Makalah®&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Rujukan&lt;/b&gt;: Imam Abi Bakar Ahmad Bin Husain Bin Ali Baihaqi, Sunanul Qubro , Jus 6, (Bairut Lebanon, Buku Darul Al Alamiah). Abdurrahman al-Jaziri, al-Fiqh &#39;al-Mazahib al-Arba&#39;ah , Juz 2, Beirut: Dar al-Fikr, 1972). Wahbah al-Zuhaily, al-Fiqh al-Islamy wa Adillatuh , Juz, V, Beirut: Dar al-Fkr, 1997).</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/8183890978845694975'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/8183890978845694975'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://www.referensimakalah.com/2015/03/hukum-jual-beli-barang-najis-menurut-ulama.html' title='Hukum Jual Beli Barang Najis Menurut Ulama'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgX4to8kg7apnY9yHG9kAwJtgMIOx4G9ud0vnVIu266zK7zxTjfFpJL16llC6J1wp2MBoXph15nGdFCdXq0jiyFD7YdNbmaQt2jBJAuukxo5IOwdbsx1z08w5G6bND07CSPHxN7N60s3Z4n/s72-c/barang+najis.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5585466888308294649.post-1852798577875507245</id><published>2014-11-30T07:41:00.000-08:00</published><updated>2019-02-10T22:54:09.755-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Artikel"/><title type='text'>Referensi Makalah; Pendidikan dan Kebudayaan</title><content type='html'>&lt;noscript&gt;
&lt;img alt=&quot;Referensi Makalah; Pendidikan dan Kebudayaan&quot; height=&quot;720&quot; width=&quot;1280&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhCJ-0zzA5WcoqOVTFF8SoVhiF7UiiVFXKvNN7QXqdLdwiwQTpjOy8NvaJbIMQYiV-FQ103Ruz2cc3UhTk5pumf6bOVV6Rj8Nl6KYUNtmdF2Z1bBEybgHMR9Ng9DyLYLc0DUVzlDN-8xG1L/s1600/pendidikan+dan+kebudayaan.jpg&quot; title=&quot;Referensi Makalah; Pendidikan dan Kebudayaan&quot; /&gt;&lt;/noscript&gt;
Setelah menanti selama sepekan penuh, &lt;i&gt;the longest week that ever exist&lt;/i&gt;, Presiden Joko Widodo mengumumkan komposisi pemerintahannya. Presiden cum pemimpin baru Indonesia betul-betul telah keliru memahami “pendidikan” dan “kebudayaan”, yang merupakan masalah masa depan Indonesia selaku satu negara-bangsa.
Padahal, dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Tanah Air tercatat jelas bahwa Indonesia adalah satu-satunya bangsa yang sewaktu masih dijajah berani mendirikan sekolah bersistem nasional berhadapan dengan sekolah kolonial Belanda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekolah nasional itu adalah Taman Siswa yang didirikan oleh Ki Hajar Dewantara di Yogyakarta. Ada Indonesische Nijverheid School yang didirikan Moh Syafei di Kayu Tanam dan Normal School yang didirikan oleh Willem Iskander di Tano Bato.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua lembaga &lt;a href=&quot;https://www.referensimakalah.com/2011/11/material-makalah-permasalahan_2837.html&quot;&gt;pendidikan nasional&lt;/a&gt; tersebut secara esensial membelajarkan aneka pengetahuan yang dikemas dalam budaya nasional dan bermental perjuangan kemerdekaan. Dengan kata lain, para pendiri bangsa itu sama-sama berpendirian bahwa pendidikan adalah bagian dari kebudayaan. Bagian dari sistem nilai yang dihayati oleh manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://www.referensimakalah.com/2011/11/material-makalah-permasalahan_2837.html&quot;&gt;Pendidikan&lt;/a&gt; bertugas mengembangkan manusia menjadi pencipta nilai dan pemberi makna pada nilai.
Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla memecah keutuhan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Yang dibenarkan masih “berbudaya” adalah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, sedangkan sempalannya, pendidikan tinggi, digabung ke Kementerian Riset dan Teknologi, tanpa kebudayaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebijakan ini sungguh merisaukan karena kekeliruan kecil bisa berakibat besar yang tak terelakkan, suatu bahaya fatal yang dahulu sudah diingatkan oleh Aristoteles.
Pendidikan adalah satu keseluruhan walaupun dibuat berjenjang, secara formal sejak TK hingga S-3. Pendidikan (education) beda dengan persekolahan (schooling). Persekolahan mengurus (memikirkan) semua bahan pelajaran yang diperlukan oleh anak didik untuk mampu survive dalam menempuh kehidupan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pendidikan bertanggung jawab atas perkembangan keseluruhan pribadi anak—&lt;i&gt;the development of the whole child&lt;/i&gt;. Maka, penting sekali bahwa pendidikan formal anak bangsa ditetapkan di bawah tanggung jawab satu orang menteri, siapa pun dia.
Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi tidak dikaitkan dengan kebudayaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu, bagaimana dengan “nasib” Fakultas Ilmu Budaya, Akademi Seni Rupa dan Musik serta Karawitan, serta Fakultas Seni Rupa dan Desain dari ITB, yang notabene membelajarkan teknologi? Bukankah semua lembaga pendidikan yang disebut tadi tergolong pada perguruan tinggi? Apakah akan dimatikan begitu saja? Kalau dibiarkan hidup, mereka ”berinduk” ke mana? Masak urusannya akan diserahkan begitu saja kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, yang masih “berbudaya”.
Proses pendidikan tinggi di mana pun di dunia berusaha menghasilkan “budayawan” (man of culture), bukan ”ilmuwan” (man of science), walaupun tidak selalu dinyatakan secara eksplisit. Sebab, ilmu pengetahuan tanpa budaya bisa tergelincir ke teknologi (applied science) yang menghancurkan manusia itu sendiri. “It is not the business of science to inherit the earth,” kata Prof Bronowski, “&lt;i&gt;but to inherit the moral imagination; because without that, man and belief and science will perish together&lt;/i&gt;.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara yang konsen pada moral dan moralitas adalah budaya, sebagai salah satu nilai yang terus-menerus menjadi urusannya para excellence. Dan, kita selaku satu bangsa diniscayakan mengembangkan kebudayaan demi bisa mencapai peradaban. Bukankah sila kedua dari Pancasila berbunyi: “Kemanusiaan yang adil dan beradab”. Unsur yang membentuk peradaban adalah kebijakan, pengetahuan, dan keindahan.
Ini bukan berarti bahwa riset tidak perlu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kita menghadapi masa depan dengan suatu senjata yang tidak dikenal oleh penguasa negeri puluhan tahun yang lalu. Senjata ini berupa pengetahuan ilmiah dan kapasitas menyempurnakannya tanpa batas melalui riset ilmiah pula. Sejauh yang mengenai Indonesia dewasa ini, hal ini dapat dilaksanakan di lingkungan satu lembaga formal, yaitu Kemendikbud.
Kementerian ini membawahi kegiatan pendidikan tinggi yang sudah mengurus pendidikan penelitian dan pengabdian masyarakat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau kegiatan penelitian ini perlu lebih diintensifkan dan, karena itu, dianggap perlu ada Kementerian Riset tersendiri, silakan saja. Namun, jangan merusak lembaga yang sudah berjalan. Kementerian Riset seharusnya memanfaatkan lembaga-lembaga riset yang sudah ada, yaitu LIPI, BPPT, bila perlu Bappenas. Sambil lalu perlu dipertanyakan apakah pemecahan Kemendikbud sudah dikonsultasikan lebih dahulu pada Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI)?
Ide pemecahan Kemendikbud ini konon datang dari Forum Rektor Indonesia. Kalau hal ini benar, sungguh disayangkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ternyata para rektor ini tidak menyadari ide humanitarian yang membentuk lembaga-lembaga pendidikan yang selama ini mereka pimpin. Mereka ternyata adalah “guru” dan “besar”, tetapi bukan pendidik &lt;i&gt;in spite of&lt;/i&gt; kebesarannya itu. Mereka menganggap jabatannya semata-mata sebagai suatu profesi teknis, bukan vokasi (suatu panggilan nurani). Mereka sungguh tega mempermainkan pendidikan.
Maka, ada baiknya para rektor dan dekan membaca tulisan yang penuh dengan kearifan dari Prof Dr Tjipta Lesmana berjudul Jangan Pecah Kemendikbud. Selama 40 tahun dia memberi kuliah di beberapa universitas/perguruan tinggi dan pernah ikut riset di LPPM yang ketika itu dipimpin seorang teknikus picik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan pengalamannya itu, Tjipta Lesmana berpendapat, penggabungan perguruan tinggi ke riset dan teknologi mengandung dua kesalahan berpikir yang fatal.
Pertama, riset tidak mesti selalu diarahkan ke kebutuhan pasar dan industri. Keharusan riset seperti ini adalah pandangan Marxis yang serba materialistis dan kurang memandang manusia sebagai “thinking thing”, sebagaimana dinyatakan oleh Descartes: cogito ergo sum, aku berpikir, maka aku ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peradaban Barat amat mencerahkan bukan berkat penelitian materialistis, melainkan karena karya-karya besar dari “the thinking thing”, berupa hasil penelitian sosial, terutama penelitian filosofi. Budaya Indonesia “rusak” karena negara kita kekurangan ahli pikir. Sementara nenek moyang kita telah berpepatah, “pikir itu pelita hati, salah pikir binasa diri”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masih menurut Pak Tjipta, teknolog-pemimpin riset cenderung melupakan nama-nama besar, seperti John Lock, John Milton, Mintesquieu, Rousseau, James Madison, dan Paine Burke, apalagi trio filosof nomor wahid di zaman Yunani Kuno: Socrates, Plato, dan Aristoteles, mereka semua jadi besar namanya di manca dunia karena kehebatannya berpikir dan berfilosofi sepanjang hayatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kesalahan pemikiran fatal kedua dari penguasa Indonesia kini adalah memecah kesatuan pendidikan dasar, menengah dan tinggi, dengan alasan yang sama seperti yang telah saya ajukan di atas.
Ada dikatakan bahwa pemecahan Kemendikbud setelah dilakukan perbandingan dengan keadaan pendidikan di luar negeri. Jangan sekali-kali membuat perbandingan dua kondisi yang tidak setara. Bandingkan kondisi kita dengan kondisi negeri maju ketika dahulu masih tertinggal seperti kita sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di Perancis, misalnya, guru sekolah menengah (sudah) disebut professeur. Mereka adalah lulusan sekolah guru yang bernama Ecole Normale. Mereka sudah menjadi profesional begitu rupa hingga tanpa menteri atau kementerian apa pun di atasnya, proses pendidikan tetap berjalan sebagaimana seharusnya. Mereka inilah pelaksana sejati dari sistem pendidikan nasional bangsanya. Mereka sadar bahwa &lt;i&gt;le gouvernement passe, les professeurs restent&lt;/i&gt;—pemerintah (boleh) silih berganti, tetapi para guru tetap di tempat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di Indonesia belum terbentuk ketegasan profesionalisme di kalangan korps guru-guru kita. Mereka masih berupa pencari nafkah halal di bidang pendidikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Referensi Makalah®&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Daoed Joesoef; Alumnus Université Pluridisciplinaires Pantheon-Sorbonne
&lt;br /&gt;
KOMPAS, 07 November 2014
</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/1852798577875507245'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/1852798577875507245'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://www.referensimakalah.com/2014/11/referensi-makalah-pendidikan-dan.html' title='Referensi Makalah; Pendidikan dan Kebudayaan'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhCJ-0zzA5WcoqOVTFF8SoVhiF7UiiVFXKvNN7QXqdLdwiwQTpjOy8NvaJbIMQYiV-FQ103Ruz2cc3UhTk5pumf6bOVV6Rj8Nl6KYUNtmdF2Z1bBEybgHMR9Ng9DyLYLc0DUVzlDN-8xG1L/s72-c/pendidikan+dan+kebudayaan.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5585466888308294649.post-3115423825351067368</id><published>2014-11-07T04:37:00.000-08:00</published><updated>2020-03-12T04:27:43.067-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pembelajaran"/><title type='text'>Langkah Penerapan Pendekatan BCCT dalam Pembelajaran</title><content type='html'>&lt;img alt=&quot;Langkah Penerapan Pendekatan BCCT dalam Pembelajaran&quot; height=&quot;360&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhmPPYnWdG2ewDU_uiLneigqYObumc88uAx6OkbE4Zswr3lCC0R30fvOgM901hgn9ic_owf-GnjwnyhqvdVn4zjELMUzg2N_a7L_IVcEsx0FywkRDnCr86BKJSbj0Fla6UoQJT3D3PzpMXa/s640/BCCT+dalam+pembelajaran.jpg&quot; title=&quot;Langkah Penerapan Pendekatan BCCT dalam Pembelajaran&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;
Dalam proses penerapan pembelajaran BCCT ini digunakanlah empat jenis pijakan untuk mendukung perkembangan anak, yaitu: (baca: &lt;a href=&quot;http://www.referensimakalah.com/2012/12/pendekatan-beyond-centers-and-circle.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;pendekatan BCCT dalam pembelajaran&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama, Pijakan Lingkungan Main. Pada pijakan ini sebelum anak datang, terlebih dahulu pendidik (orang tua) menyiapkan serta menata alat dan bahan main sesuai dengan rencana dan jadwal kegiatan yang telah disusun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua, Pijakan Sebelum Main. Pada piajkan ini pendidik atau orang tua dan anak melingkar, pendidik memberi salam dan menanyakan kabar anak-anak, mengabsen dan meminta anak secara bergilir untuk memimpin doa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selanjutnya pendidik menyampaikan tema hari itu dan dikaitkan dengan kehidupan anak, pendidik membacakan cerita yang ada kaitannya dengan tema dan menanyakan isi cerita tersebut kepada anak, kemudian mengaitkan isi cerita dengan kegiatan bermain yang dilakukan anak dan mengenalkan anak semua tempat dan alat main yang sudah disiapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Langkah selanjutnya pendidik menyampaikan aturan main (digali dari anak), mempresentasikan anak memilih teman main dan mainan, cara menggunakan alat-alat tersebut, kapan memulai dan kapan mengakhiri serta merapikan kembali alat main yang sudah digunakan, setelah itu pendidik mempersilahkan anak bermain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketiga, Pijakan Selama Main. Pada pijakan ini pendidik berkeliling diantara anak-anak yang sedang bermain, memberi contoh bagi yang belum bisa menggunakan alat main, memberi dukungan dengan pertanyaan positif yang ada kaitannya dengan pekerjaan yang dilakukan anak, memberi bantuan jika dibutuhkan, mencatat apa yang dilakukan anak baik jenis main maupun tahap perkembangannya, dan mengumpulkan hasil kerja anak dengan terlebih dahulu mencatat nama dan tanggal. Bila waktu tinggal 5 menit pendidik memberitahukan kepada anak untuk bersiap siap menyelesaikan kegiatan mainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keempat, Pijakan Setelah Main. Pada pijakan ini pendidik memberitahukan kepada anak bahwa sudah saatnya bagi mereka untuk membereskan alat dan bahan yang sudah digunakan, jadi anak turut dilibatkan. Alat dan bahan diatur dan ditata kembali sesuai jenis dan tempatnya. Setelah itu anak kembali duduk dalam lingkaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah itu pendidik menanyakan kepada setiap anak kegiatan main yang dilakukan (recalling) guna melatih daya ingat anak dan melatih anak mengemukakan gagasan dan pengalaman mainnya (memperluas perbendaharaan kata anak).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Referensi Makalah®
</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/3115423825351067368'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/3115423825351067368'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://www.referensimakalah.com/2014/11/langkah-penerapan-pendekatan-bcct-dalam-pembelajaran.html' title='Langkah Penerapan Pendekatan BCCT dalam Pembelajaran'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhmPPYnWdG2ewDU_uiLneigqYObumc88uAx6OkbE4Zswr3lCC0R30fvOgM901hgn9ic_owf-GnjwnyhqvdVn4zjELMUzg2N_a7L_IVcEsx0FywkRDnCr86BKJSbj0Fla6UoQJT3D3PzpMXa/s72-c/BCCT+dalam+pembelajaran.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5585466888308294649.post-4142007345533154446</id><published>2014-10-31T09:29:00.002-07:00</published><updated>2020-03-12T14:27:28.399-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Sejarah"/><title type='text'>Sikap Para Sahabat Saat Penulisan Wahyu al-Quran</title><content type='html'>&lt;img alt=&quot;Kisah Sahabat Saat Menulis Wahyu al-Quran&quot; height=&quot;365&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgXiX_FfjJh2NqvFb2uuPWGDRcItM41abfEIa6oCW4RKoYIHnnci3GmILWLpiAjBRmg2xmI-bQzpzz17p9iJBiONkh6NIUE7RCHDW7wmxzJX4RdK0607p6xrvwkk9tm-kryYZclfySsFAvG/s640/penulisan+alquan.jpg&quot; title=&quot;Kisah Sahabat Saat Menulis Wahyu al-Quran&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa kisah sahabat saat menulis wahyu Al-Quran. Kisah ini termasuk dalam dua majalah penulisan al-Quran, yaitu periode Mekah dan Madinah; (baca: &lt;a href=&quot;http://www.referensimakalah.com/2011/10/pemahaman-sayid-qutub-tentang-nasakh_3604.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;polemik seputar al-Quran&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski diucapkan secara lisan, al-Quran sendiri secara konsisten disebut sebagai buku tertulis. Ini menunjukkan bahwa wahyu dicatat secara tertulis. Pada dasarnya ayat-ayat al-Quran ditulis sejak awal perkembangan Islam, meskipun komunitas yang baru lahir masih menderita kekejaman yang dilepaskan oleh orang-orang kafir Quraisy.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini adalah kisah Umar bin al-Khattab sejak dia bergabung dengan Islam yang akan kita gunakan sebagai penjelasan masalah ini. Suatu hari Umar keluar dari rumahnya dengan pedang terhunus untuk mencoba menembus leher Muhammad. Beberapa teman berkumpul di sebuah rumah di bukit Safa. Mereka berusia empat puluhan, termasuk wanita. Di antara mereka adalah paman-paman Muhammad, Hamzah, Abu Bakar, Ali, dan lainnya yang tidak beremigrasi ke Ethiopia. Nu&#39;aim tanpa sengaja berlari dan bertanya ke mana Umar pergi. &quot;Saya ingin menghancurkan Muhammad, orang yang membuat orang Quraisy berkhianat dengan agama nenek moyang mereka dan mereka tercabik-cabik dan dia (Muhammad) memfitnah cara hidup kita, agama, dan para dewa. Sekarang saya akan membebaskannya.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Kamu hanya akan membodohi dirimu sendiri Umar,&quot; katanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Jika Anda berpikir bahwa Abd Manaf mengizinkan Anda pergi ke bumi untuk mengakhiri hidup Muhammad, yang terbaik adalah kembali ke keluarga Anda dan menyelesaikan masalah mereka.&quot; Umar pulang bertanya-tanya apa yang terjadi pada keluarganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nu&#39;aim menjawab, &quot;Kakak ipar, keponakan laki-laki bernama Sa&#39;id dan adik perempuan Anda mengikuti agama baru yang dibawa Muhammad. Karena itu, lebih baik menghubungi mereka lagi.&quot; Umar bergegas ke rumah kakak iparnya, tempat Khabba membaca Surah Taha dari selembar tulisan Alquran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat mereka dengar suara Umar, Khabba lari masuk ke kamar kecil, sedang Fatima mengambil kertas kulit yang bertuliskan al-Quran dan diletakkan di bawah pahanya...Kemarahan Umar semakin membara begitu mendengar saudara­-saudaranya masuk Islam. Keinginan membunuh orang yang beberapa saat sebelum itu la tuju semakin menjadi jadi. Masalah utama dalam cerita ini berkaitan dengan kulit kertas bertulisan al-Quran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut Ibn Abbas, ayat-ayat yang diturunkan di Mekah terekam dalam bentuk tulisan sejak dari sana, seperti dapat dilihat dalam ucapan az-Zuhri. Abdullah bin Sa&#39;d bin &#39;Abi as­Sarh, seorang yang terlibat dalam penulisan al-Quran sewaktu dalam periode ini, dituduh oleh beberapa kalangan sebagai pemalsu ayat-ayat al-Quran (suatu tuduhan yang seperti telah saya jelaskan sama sekali tak berdasar).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang lain sebagai penulis resmi adalah Khalid bin Sa&#39;id bin al-As di mana ia menjelaskan, &quot;Saya orang pertama yang menulis &#39;Bismillah ar-Rahman ar­Rahim&#39; (Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Al-Kattani mencatat peristiwa ini: Sewaktu Rafi` bin Malik al-Ansari menghadiri baiah al-&#39;Aqaba, Nabi Muhammad menyerahkan semua ayat-ayat yang diturunkan pada dasawarsa sebelumnya. Ketika kembali ke Madinah, Rafi` mengumpulkan semua anggota sukunya dan membacakan di depan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedangkan penulisan pada periode Madinah, ada banyak nama yang terlibat, lebih kurang enam puluh lima sahabat yang ditugaskan oleh Nabi Muhammad bertindak sebagai penulis wahyu. Mereka adalah Abban bin Sa&#39;id, Abu Umama, Abu Ayyub al-Ansari, Abu Bakr as-Siddiq, Abu Hudhaifa, Abu Sufyan, Abu Salama, Abu &#39;Abbas, Ubayy bin Ka&#39;b, al-Arqam, Usaid bin al-Hudair, Aus, Buraida, Bashir, Thabit bin Qais, Ja` far bin Abi Talib, Jahm bin Sa&#39;d, Suhaim, Hatib, Hudhaifa, Husain, Hanzala, Huwaitib, Khalid bin Sa&#39;id, Khalid bin al-Walid, az-Zubair bin al-Awwam, Zubair bin Arqam, Zaid bin Thabit, Sa&#39;d bin ar-Rabi`, Sa&#39;d bin Ubada, Sa&#39;id bin Sa`id, Shurahbil bin Hasna, Talha, Amir bin Fuhaira, Abbas, Abdullah bin al-Arqam, Abdullah bin Abi Bakr, Abdullah bin Rawaha, Abdullah bin Zaid, Abdullah bin Sa&#39;d, Abdullah bin Abdullah, Abdullah bin Amr, Uthman bin Affan, Uqba, al­Ala bin Uqba, All bin Abi Talib, Umar bin al-Khattab, Amr bin al-&#39;As, Muhammad bin Maslama, Mu&#39;adh bin Jabal, Mu&#39;awiya, Ma&#39;n bin Adi, Mu&#39;aqib bin Mughira, Mundhir, Muhajir, dan Yazid bin Abi Sufyan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nabi Muhammad saw mendiktekan aI-Quran saat wahyu turun, secara rutin memanggil para penulis yang ditugaskan agar mencatat ayat itu. Zaid bin Thabit menceritakan sebagai ganti atau mewakili peranan dalam Nabi Muhammad, la sering kali dipanggil diberi tugas penulisan saat wahyu turun. Sewaktu ayat al-jihad turun, Nabi Muhammad memanggil Zaid bin Thabit membawa tinta dan alat tulis dan kemudian mendiktekannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Amr bin Um-Maktum al-A&#39;ma duduk menanyakan kepada Nabi Muhammad, &quot;Bagaimana tentang saya? Karena saya sebagai orang yang buta.&quot; Dan kemudian turun ayat, &quot;ghair uli al-darar&quot; (bagi orang­orang yang bukan catat). Tampaknya tak ada bukti pengecekan ulang setelah mendiktekan. Saat tugas penulisan selesai, Zaid membaca ulang di depan Nabi Muhammad agar yakin tak ada sisipan kata lain yang masuk ke dalam teks.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tradisi Penulisan al-Quran di Kalangan Sahabat; Praktik yang biasa berlaku di kalangan para sahabat tentang penulisan al-Quran, menyebabkan Nabi Muhammad melarang orang-orang menulis sesuatu darinya kecuali al-Quran, &quot;dan siapa yang telah menulis sesuatu dariku selain al-Quran, maka la harus menghapusnya.&quot; Beliau ingin agar al-Quran dan hadis tidak ditulis pada halaman kertas yang sama agar tidak terjadi campur aduk serta kekeliruan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya bagi mereka yang tak dapat menulis selalu hadir juga di masjid memegang kertas kulit dan minta orang lain secara suka rela mau menuliskan ayat al-Quran Berdasarkan kebiasaan Nabi Muhammad memanggil juru tulis ayat-ayat yang baru turun, kita dapat menarik anggapan bahwa pada masa kehidupan beliau seluruh al-Quran sudah tersedia dalam bentuk tulisan. Diakui secara umum bahwa susunan ayat dan surah dalam al-Quran memiliki keunikan yang luar biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Susunannya tidak secara urutan saat wahyu diturunkan dan subjek bahasan. Rahasianya hanya Allah Y&lt;br /&gt;
ang Maha Tahu, karena Dia sebagai pemilik kitab tersebut. Jika seseorang akan bertindak sebagai editor menyusun kembali kata-kata buku orang lain misalnya, mengubah urutan kalimat akan mudah memengaruhi seluruh isinya. Hasil akhir tidak dapat diberikan pada pengarang karena hanya sang pencipta yang berhak mengubah kata-kata dan materi guna menjaga hak-haknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kitab al-Quran mencakup surah-surah panjang dan yang terpendek terdiri atas 3 ayat, sedangkan paling panjang 286 ayat. Beberapa riwayat menyebutkan bahwa Nabi Muhammad memberi instruksi kepada para penulis tentang letak ayat pada setiap surah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Usman menjelaskan baik wahyu itu mencakup ayat panjang maupun satu ayat terpisah, Nabi Muhammad selalu memanggil penulisnya clan berkata, &quot;Letakkan ayat-ayat tersebut ke dalam surah sepetrti yang beliau sebut.&quot;Zaid bin Thabit menegaskan, &quot;Kami akan kumpulkan al-Quran di depan Nabi Muhammad.&quot; Menurut `Uthman bin Abi al-&#39;As, Malaikat Jibril menemui Nabi Muhammad memberi perintah akan penempatan ayat tertentu. Ubbay bin Ka&#39;b menjelaskan, &quot;Kadang-kadang permulaan surah itu diwahyukan pada Nabi Muhammad, kemudian saya menuliskannya, dan wahyu yang lain turun pada beliau lalu berkata, &quot;Ubbay! Tulislah ini dalam surah yang menyebut ini dan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada kesempatan lain wahyu diturunkan kepadanya dan saya menunggu perintah untuk diberikan sampai dia memberi tahu saya tempat yang tepat dari sebuah ayat. (baca: &lt;a href=&quot;http://www.referensimakalah.com/2011/09/peletakan-dan-susunan-tartib-ayat-al_5455.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;susunan ayat al-Quran &lt;/a&gt;) Zaid bin Tsabit memberi penjelasan, &quot;Sewaktu kami bersama Nabi Muhammad mengumpulkan al-Qur&#39;an kertas kulit beliau berkata,&quot; Mudah-mudahan Sham mendapat berkah &quot;. Kemudian beliau ditanya, &#39;Mengapa demikian wahai Nabi Allah? Dia menjawab, Karena para malaikat Yang Mahatinggi telah membentangkan sayap mereka kepadanya. &quot; Dalam hadits ini kami mencatat bahwa Nabi Muharnmad selalu mengawasi pengumpulan dan pengaturan ayat-ayat Alquran&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Referensi Makalah®&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;vertical-align: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;vertical-align: inherit;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
* Berbagai Sumber</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/4142007345533154446'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/4142007345533154446'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://www.referensimakalah.com/2014/10/kisah-sahabat-saat-menulis-wahyu-al-Quran.html' title='Sikap Para Sahabat Saat Penulisan Wahyu al-Quran'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgXiX_FfjJh2NqvFb2uuPWGDRcItM41abfEIa6oCW4RKoYIHnnci3GmILWLpiAjBRmg2xmI-bQzpzz17p9iJBiONkh6NIUE7RCHDW7wmxzJX4RdK0607p6xrvwkk9tm-kryYZclfySsFAvG/s72-c/penulisan+alquan.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5585466888308294649.post-9209135962870571067</id><published>2014-10-31T00:12:00.000-07:00</published><updated>2020-03-12T14:28:10.004-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Sejarah"/><title type='text'>Pensil dan Sejarah Pensil</title><content type='html'>&lt;img alt=&quot;Pensil dan Sejarah Pensil&quot; height=&quot;360&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjX5i0VPsU5gXq3-SNKVOgJq_14y5xFJpJx8xu0ZylGwCg1oIRO34nQUXNuw70yVjiX7E51FUkGDV3eoMH0sUWeOYxe1wXsCjf4mrqSjjXtYfMKMJVtxbGU4_gVp7Ys_v4Nlar_Rk2s75Lo/s640/sejarah+pensil.jpg&quot; title=&quot;Pensil dan Sejarah Pensil&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;
Pensil adalah  alat tulis dan lukis yang awalnya terbuat dari grafit murni. Penulisan  dilakukan dengan menggoreskan grafit tersebut ke atas media. Namun grafit murni cenderung mudah patah, terlalu lembut, memberikan efek kotor saat media bergesekan dengan tangan, dan mengotori tangan saat dipegang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itu kemudian diciptakan campuran grafit dengan tanah liat agar komposisinya lebih keras. Selanjutnya komposisi campuran ini dibalut dengan kertas atau kayu.&amp;nbsp; 
&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
&lt;b&gt;Karakteristik&lt;/b&gt; Pensil &lt;/h3&gt;
Berbeda dengan pena, pensil cenderung memberikan kesan abu-abu dan warna yang  lemah dan pecah dibandingan dengan pena yang memberikan warna yang padat dan tajam. Pensil juga lebih mudah dihapus dibandingkan pena. Beberapa pensil disertai dengan penghapus untuk alasan kepraktisan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pensil seperti ini sangat disukai pelajar. Namun kebanyakan seniman profesional yang mengutamakan mutu akan lebih menyukai pensil tanpa penghapus, mengingat penghapus ini diragukan mutunya dan frekuensi menghapus yang lebih besar akan membuat penghapus yang terlalu kecil akan cepat terbuang sia-sia.
&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
&lt;b&gt;Identitas&lt;/b&gt; Pensil&lt;/h3&gt;
Pensil dibedakan menurut komposisi. Huruf B menginformasikan ketebalan (boldness), yang berarti kandungan grafitnya lebih banyak. Sementara huruf H menginformasikan kekerasan komposisi leadnya, yang berarti kandungan tanah liatnya lebih banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pensil dengan tanda F berarti komposisinya sangat tepat untuk diraut hingga keruncingan maksimal. Sementara angka di depan huruf memperlihatkan tingkat ketebalan atau kekerasan komposisi suatu pensil. Misalnya 2H akan lebih keras daripada H, atau 2B akan lebih lembut dan tebal dibandingkan B. HB berarti pensil memiliki kedua sifat keras dan tebal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Warna pensil memperlihatkan area produksinya. Pabrik-pabrik di Amerika Utara memberi warna kuning, Jerman dan Brasil memberi warna hijau. India dan beberapa wilayah Asia memberi warna hitam dan merah. Swiss memberi warna merah. Sedangkan Inggris memberi warna kuning dan hitam. Kebanyakan standardisasi warna ini diciptakan produsen Faber-Castell. Namun banyak pula produsen yang tidak mengikuti standar ini.
&lt;b&gt;&amp;nbsp; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
&lt;b&gt;Pensil Modern&lt;/b&gt;&amp;nbsp; &lt;/h3&gt;
Pensil sekarang adalah alat tuilis dan gambar yang canggih sekaligus serbaguna, yang setiap tahun diproduksi di seluruh dunia hingga milliaran batang. Pensil biasa dapat membuat garis sepanjang 60 kilometer dan menulis 45.000 kata. Isi pensil mekanis, yang tangkainya dari logam atau plastik, tidak perlu diraut. Sebagai ganti grafit, pensil berwarna berisi bahan pewarna dan pigmen dalam puluhan warna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
&lt;b&gt;Sejarah&lt;/b&gt; Pensil&lt;/h3&gt;
Penggunaan timbal dan grafit sudah dimulai sejak zaman Yunani. Keduanya memberikan efek goresan abu-abu, walaupun grafit sedikit lebih hitam. Grafit sangat jarang dipakai hingga kemudian pada tahun 1564 ditemukan kandungan grafit murni dalam jumlah besar di Borrowdale, sebuah lembah di Lake District, Inggris bagian utara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun kelihatan seperti batu bara, mineral tersebut tidak dapat terbakar, dan meninggalkan bekas berwarna hitam mengilap, serta mudah dihapus di atas permukaan yang bisa ditulisi. Pada masa kini, istilah grafit masih disalahartikan dengan timah, timah hitam, dan plumbago, artinya “seperti timah” mengingat sifatnya yang hampir sama. Karena itu istilah lead pencil (pensil timah)masih digunakan sampai sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena teksturnya berminyak, bongkahan dibungkus dengan kulit domba atau potongan kecil timah berbentuktongkat dibebat dengan tali. Tidak seorang pun tahu siapa yang mula-mula mempunyai ide untuk memasukkan timah hitam ke dalam wadah kayu, tetapi pada tahun 1560-an, pensil yang primitif sudah sampai di benua Eropa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak lama kemudian, timah hitam ditambang dan diekspor untuk memenuhi permintaan para seniman; dan pada abad ke-17, bisa dikatakan timah hitam telah digunakan di mana-mana. Pada waktu yang sama, para pembuat pensil bereksperimen dengan timah hitam untuk menghasilkan alat tulis yang lebih baik. Karena murni serta mudah diekstrak, timah hitam dari Borrowdale menjadi incaran pencuri dan pedagang gelap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk mengatasinya, Parlemen Inggris mengeluarkan undang-undang pada tahun 1752 yang menetapkan bahwa pencuri timah hitam bisa dipenjarakan atau dibuang ke suatu koloni narapidana. Namun pada tahun 1779, seorang ahli kimia Carl W. Scheele meneliti dan menyimpulkan bahwa grafit memiliki sifat kimiawi yang jauh berbeda dengan timbal. Grafit adalah komposisi molekul karbon murni yang lunak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya pada tahun 1789, ahli Geologi Jerman, Abraham G. Werner memberikan nama grafit, yang berasal dari perkataan Yunani graphein, yang berarti menulis. Jadi, isi pensil bukan timah.&amp;nbsp;
&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
&lt;b&gt;Perkembangan Pensil&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;
Selama bertahun-tahun, grafit Inggris memonopoli industri pembuatan pensil karena cukup murni untuk digunakan tanpa perlu diproses lagi. Karena grafit Eropa kurang bermutu, pabrik-pabrik pensil di sana bereksperimen dengan berbagai cara untuk memperbaiki isi pensil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Insinyur Prancis Nicolas-Jacques Conté mencampur bubuk grafit dengan tanah liat, membentuk campuran itu menjadi batang-batang, dan membakarnya dalam perapian. Dengan mengubah-ubah perbandingan grafit terhadap tanah liat, ia bisa membuat isi pensil yang menghasilkan berbagai gradasi warna hitam, proses yang digunakan sampai sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada abad ke-19, pembuatan pembuatan pensil menjadi bisnis besar. Grafit ditemukan di beberapa tempat, termasuk Siberia, Jerman, dan yang sekarang disebut Republik Ceko. Di Jerman dan kemudian di Amerika Serikat, sejumlah pabrik dibuka. Mekanisasi dan produksi massal menekan harga, dan pada awal abad ke-20, bahkan anak-anak sekolah menggunakan pensil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awalnya pensil grafit diberi balutan kertas yang dirobek sesuai keinginan pemakainya. Namun kemudian ditemukan cara lebih praktis dan efisien dengan menyelimuti seluruh batang grafit dengan dua bilah kayu yang ditoreh untuk menyediakan tempat bagi batang grafit dan kemudian disatukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rautan pensil sebagai pelengkap alat tulis, peraut mekanis mempermudah pengguna saat meraut pensil, grafit murni mungkin lebih disukai seniman karena karakteristiknya yang lebih lugas. Namun untuk penggunaan sehari-hari, diperlukan grafit yang berkualitas lebih rendah agar lebih fleksibel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 1795, ahli kimia Perancis, Nicolas Jacques Conté, menemukan cara mencampur grafit dengan tanah liat agar dihasilkan pensil yang lebih baik dan praktis. Salah satu produk turunannya adalah pensil Konte.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada 30 Maret 1858 Hymen Lipman dari Philadelphia, Pennsylvania, Amerika Serikat mematenkan pensil dengan ujung penghapus. Namun kemudian paten ini dibatalkan dengan alasan sebanenarnya tidak ada penemuan hal baru dari pensil tersebut. Peraut mekanik ditemukan pada tahun 1880 dan dengan cepat menjadi sangat populer.
&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
&lt;b&gt;Pemrosesan Pensil Modern&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;
Pensil di era modern dibuat dengan menghancurkan grafit murni dan tanah liat menjadi bentuk bubuk. Campuran ini kemudian diberi air, dianginkan, dan kemudian dibakar selama tiga hari. Kemudian isi pensil yang telah dicetak menjadi bentuk yang panjang dan tipis dilapisi dengan kayu halus. Awalnya pensil lebih banyak dibuat dalam bentuk persegi karena keterbatasan mesin produksi. Namun di era modern, lebih banyak ditemui bentuk bulat yang lebih nyaman digenggam. Meskipun demikian, tetap banyak yang menggemari bentuk pensil bersudut karena memberi pegangan yang lebih kuat dan mudah dikontrol saat menulis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Referensi Makalah®&lt;br /&gt;
*Berbagai sumber
</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/9209135962870571067'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/9209135962870571067'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://www.referensimakalah.com/2014/10/pensil-dan-sejarah-pensil.html' title='Pensil dan Sejarah Pensil'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjX5i0VPsU5gXq3-SNKVOgJq_14y5xFJpJx8xu0ZylGwCg1oIRO34nQUXNuw70yVjiX7E51FUkGDV3eoMH0sUWeOYxe1wXsCjf4mrqSjjXtYfMKMJVtxbGU4_gVp7Ys_v4Nlar_Rk2s75Lo/s72-c/sejarah+pensil.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5585466888308294649.post-2695912476968574877</id><published>2014-10-27T09:37:00.000-07:00</published><updated>2019-02-10T23:54:32.592-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Biografi"/><title type='text'>Biografi Singkat Susi Pudjiastuti</title><content type='html'>&lt;noscript&gt;
&lt;img alt=&quot;Biografi Singkat Susi Pudjiastuti&quot; height=&quot;720&quot; width=&quot;1280&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEijWj_N2vztO80zPwKfKrzbrPrqG_236cYU1SKbUC9kAwbnRWOqnT87EaA8hN1pl_Ktt9jLuMjzXCERtGuAvstQOnxybE2Q0trPrNX9U6PYCrmHEKDmgEzDifXaMHAIy-jHCLSfFulVcNM7/s1600/biografi+susi+pudjiastuti.jpg&quot; title=&quot;Biografi Singkat Susi Pudjiastuti&quot; /&gt;&lt;/noscript&gt;
Susi Pudjiastuti, wanita kelahiran Pangandaran, 15 Januari tahun 1965. Putri dari Haji Ahmad Karlan dan Hajjah Suwuh Lasminah, seorang peternak sukses Pangandaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keluarga Susi terbilang dari kasta atas Pangandaran. Ini dilihat dari silsilah keturunannya. Kakek buyutnya adalah salah seorang tuan tanah di Pangandaran. 
Pendidikan wanita yang kini berumur 49 tahun ini hanya sampai di SMP saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia adalah wanita yang lebih mencintai karir daripada pendidikan. Semasa kecil, Susi sangat suka dengan pesawat terbang, bahkan dia sering mengatakan akan memiliki pesawat terbang sendiri. Semasa duduk di bangku Sekolah Dasar, Susi lebih banyak bermain, berlari, khas tipe anak agresif. Sampai kemudian melanjutkan ke bangku SMP dan memiliki ijazah. SMA-nya dilanjutkan di SMAN Yogyakarta, tapi sampai kelas II saja, dan memilih keluar dan berbisnis ikan.
Bisnis ikan yang digelutinya berawal dari modal menjual perhiasan sebesar Rp 750.000.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mulailah ibu tiga anak ini mengadu peruntungan sebagai pengepul ikan di Pangandaran. Bisnis pengepul ikan yang digelutinya terus berkembang sampai akhirnya, pada tahun 1996, dia berhasil mendirikan pabrik pengolahan ikan PT ASI Pudjiastuti Marine Product dengan produk unggulan berupa lobster dengan merek “Susi Brand”.(baca juga: &lt;a href=&quot;http://www.referensimakalah.com/2013/05/karakteristik-dan-jenis-layanan-jasa.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;karakteristik dan layanan jasa&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keberhasilan bisnis ikan yang kian berkembang pesat inilah akhirnya Susi bersentuhan dengan pesawat terbang. Saat bisnis pengolahan ikannya meluas dengan pasar hingga ke Asia dan Amerika, Susi memerlukan sarana transportasi udara yang dapat dengan cepat mengangkut lobster, ikan, dan hasil laut lain kepada pembeli dalam keadaan masih segar. Karena untuk membawanya ke Jakarta melalui darat, dan laut, membutuhkan waktu relatif panjang, rentan membuat ikan membusuk atau tidak segar lagi.
Kondisi inilah yang membuat wanita peraih penghargaan antara lain Pelopor Wisata dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Barat tahun 2004 ini, berinisiatif membeli Cessna Caravan seharga Rp 20 miliar hasil pinjaman lunak bank.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pesawat yang dibeli digunakan mengangkut lobster dan ikan segar tangkapan nelayan di berbagai pantai di Indonesia ke Jakarta dan Jepang. Call sign yang digunakan Cessna itu adalah Susi Air.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Takdir merubah arah bisnis Susi. Saat Tsunami Aceh plus gempa tektonik yang melanda pantai barat Sumatera tahun 2004, pesawat Cessna miliknya dijadikan salah satu pengangkut bantuan logistik kepada korban, bahkan pesawatnya adalah pesawat pertama kali yang tiba di Aceh memberikan bantuan kepada korban terisolir. Kejadian inilah yang merubah bisnis ikan Susi menjadi jasa menyewakan pesawat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bisnis pesawatnya berkembang, dan sampai akhir tahun 2013 Susi Air memiliki 49 dan mengoperasikan 50 pesawat terbang berbagai jenis, 180 pilot, dengan penghasilan 300 Miliar pertahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Susi Pudjiastuti menikah dengan Christian von Strombeck, pria asal jerman ini juga seorang pengusaha di bidang penerbangan. Sebelumnya, Susi juga pernah menikah dengan pria asal Prancis. Bahkan berhembus kabar tak sedap, kalau kehidupan rumah tangga Susi Pudjiastuti berbau poliandri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari pernikahannya, Susi memiliki tiga orang anak. Anak pertamanya, bernama Panji Hilmansyah, alumnis sekolah penerbangan, Amerika. Seperti dengan anak pertama, anak keduanya, Nadine Pascale Kaiser. Sedangkan anak ketiganya, Alvy Xavier, masih berusia 13 tahun dan tinggal di Jakarta bersamanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.referensimakalah.com/2014/10/biografi-singkat-susi-pudjiastuti.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Susi Pudjiastuti&lt;/a&gt; menerima banyak penghargaan, di antarnya Pelopor Wisata dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Barat tahun 2004, Young Entrepreneur of the Year dari Ernst and Young Indonesia tahun 2005, Primaniyarta Award for Best Small &amp;amp; Medium Enterprise Exporter 2005 dari Presiden RI, Metro TV Award for Economics, Inspiring Woman 2005, Eagle Award 2006 dari Metro TV, Indonesia Berprestasi Award dari PT Exelcomindo, dan Sofyan Ilyas Award dari Kementerian Kelautan dan Perikanan tahun 2009.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapa sangka, wanita yang hanya lulusan SMP ini dipilih oleh Presiden terpilih Joko Widodo untuk mengemban jabatan sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan dalam Kabinet Kerja 2014-2019. Banyak yang pengkritik, meragukan kemampuan, bahkan karena alasan kalau Susi adalah wanita perokok dan bertato, tapi ada pula yang menunggu kiprah mantan pebisnis ikan ini memajukan bangsa dari sektor kelautan dan perikanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Referensi Makalah®&lt;br /&gt;
*Berbagai Sumber
</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/2695912476968574877'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/2695912476968574877'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://www.referensimakalah.com/2014/10/biografi-singkat-susi-pudjiastuti.html' title='Biografi Singkat Susi Pudjiastuti'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEijWj_N2vztO80zPwKfKrzbrPrqG_236cYU1SKbUC9kAwbnRWOqnT87EaA8hN1pl_Ktt9jLuMjzXCERtGuAvstQOnxybE2Q0trPrNX9U6PYCrmHEKDmgEzDifXaMHAIy-jHCLSfFulVcNM7/s72-c/biografi+susi+pudjiastuti.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5585466888308294649.post-6922366585605212560</id><published>2014-10-09T07:20:00.000-07:00</published><updated>2020-04-03T06:43:59.354-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Biografi"/><title type='text'>Riwayat Hidup Singkat Gita Wirjawan</title><content type='html'>&lt;img alt=&quot;Riwayat Hidup Singkat Gita Wirjawan&quot; height=&quot;360&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiYv0nMXgSSGZgjE279PFkPXMZeaSqBTVDwCTS9jI3y7wicuyvIkvLnpUlgius55Rr7FcLJtdhXKsVArUQTuDRoEGFMK2PmV1Y637nGGv3o_VbHsfJYAbHpm3wQbWqJYIEBj4S9LwfTqxQg/s640/gita+wirdjawan.jpg&quot; title=&quot;Riwayat Hidup Singkat Gita Wirjawan&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;
Gita Wirjawan, putera dari Wirjawan Djojosugito, dan ibu Paula Warokka Wirjawan. Mantan Menteri Perdagangan RI 2011-2014. Pria kelahiran Jakarta, 21 September 1965. Alumni Kennedy School of Government, Harvard University untuk strata satu dan strata dua, dan lulus tahun 2000.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gita, pernah bekerja sebagai bankir di Citibank, dan bank yang didirikan oleh Marcus Goldman, Goldman Sachs Singapura, sampai tahun 2004. Masih di Singapura, dia bekerja di ST Telekomunikasi, selama kurun satu tahun. Sampai kemudian beralih bekerja di JP Morgan Indonesia, sebagai direktur utama hingga 2008.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari pengalaman kerja tersebut, keinginannya untuk memiliki usaha sendiri mulai tumbuh. Bukan tanpa alasan, hal itu berdasarkan dari analisanya sebagai seorang ilmuwan. Dia menilai akan ada resesi ekonomi di Amerika Serikat yang akan menggoncangkan dunia termasuk Indonesia. 
Keinginan itu mulai dirintis setelah keluar dari JP Morgan tahun 2008.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan mendirikan perusahaan investasi bernama Ancora Capital yang bergerak di bidang sumber daya dan pertambangan. Dalam hitungan bulan, perusahaan ini mengambil alih sebagian saham PT Apexindo Pratama Duta Tbk, PT Bumi Resources Tbk, PT Multi Nitrat Kimia, perusahaan properti di Jakarta, dan sebuah perusahaan properti di Bali. (baca: &lt;a href=&quot;https://www.referensimakalah.com/2013/02/pengertian-kinerja-keuangan.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;kinerja keuangan bank&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain sebagai pengusaha, Gita juga aktif di dunia olahraga dan musik. Sebagai pecinta olahraga Golf yang merupakan warisan ayahnya, dibuktikan dengan pengalamannya menjuarai beberapa turnamen regional, akhirnya Gita mendirikan Ancora Golf, sebuah sekolah golf super lengkap, dengan instruktur dari Singapura. Siswa dari sekolah Golf besutan Gita mendapat biaya hidup yang seluruhnya ditanggung Gita, termasuk uang saku Rp 4 juta per bulan. Itulah yang dipersiapkan mewakili Indonesia dalam kompetisi internasional.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adapun mengenai hoby musiknya, Gita merupakan alumni sekolah musik Berkeley, Amerika Serikat. Ia suka mengorbitkan Bali Lounge, pembetot bas Hari Toledo, dan Nial Djuliarso. Gita juga pernah beberapa kali tampil di atas pentas menunjukkan kebolehannya mengolah nada. (baca: &lt;a href=&quot;https://www.referensimakalah.com/2012/11/pengertian-seni-musik.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;apa itu seni musik&lt;/a&gt;)
Berasama isterinya Yasmin Stamboel yang dinikahi 17 April 1993.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari pernikahan ini melahirkan Gian Putra Wirjawan, Gibran, dan Gia Putri Wirjawan, yang kesemuanya juga mencintai olahraga Golf.
Berikut karir Gita Wirjawan; Tahun 2001-2004 sebagai Goldman Sachs. Tahun 2005-2006 sebagai ST Telekomunikasi, Singapura. Tahun 2006-2008 sebagai Presdir JP Morgan Indonesia. Tahun 2008 mendirikan Ancora Capital, Ancora Golf, Omega Pacific Production, Ancora Foundation, sekaligus Komisaris Pertamina.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tahun 2009-2011 sebagai Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM). Tahun 2011-2014 sebagai Menteri Perdagangan. 
Adapun organisasi yang pernah dimasukinya; Tahun 2009-2014 sebagai Kepala BKPM. Tahun 2012-2016 sebagai Ketua Umum PB PBSI.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Referensi Makalah®&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*Berbagai Sumber
</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/6922366585605212560'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/6922366585605212560'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://www.referensimakalah.com/2014/10/riwayat-hidup-singkat-gita-wirjawan.html' title='Riwayat Hidup Singkat Gita Wirjawan'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiYv0nMXgSSGZgjE279PFkPXMZeaSqBTVDwCTS9jI3y7wicuyvIkvLnpUlgius55Rr7FcLJtdhXKsVArUQTuDRoEGFMK2PmV1Y637nGGv3o_VbHsfJYAbHpm3wQbWqJYIEBj4S9LwfTqxQg/s72-c/gita+wirdjawan.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5585466888308294649.post-6599241476824565045</id><published>2014-10-05T03:40:00.002-07:00</published><updated>2020-04-03T06:44:34.497-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Biografi"/><title type='text'>Biografi Setya Novanto</title><content type='html'>&lt;img alt=&quot;Biografi Setya Novanto&quot; height=&quot;360&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjy4we1oxDaKAZskUyozlVfmUG_uW8tnMTyKwpN681Sh-V0jQ4n7ZuLSkjBoi_8QOTAetnBFpQVdqeXKnSwP-GmfbmraDAp_G-r5pMkRw6X25Fz0AnKgTJmPFzz5cZ_3xUsxYUMKcL6IeNu/s640/biografi+setya+novanto.jpg&quot; title=&quot;Biografi Setya Novanto&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;
Setya Novanto anak kelima pasangan dari bapak R. Suwondo Mangunratsongko dan ibu Julia Maria Sulastri lahir di Bandung, 12 November 1954. Setya memiliki delapan saudara, dikenal baik hati dan periang, dan berbakti kepada orang tua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pendidikannya di mulai di Taman Kanak-Kanak Ibu Dewi Sartika, Bandung. Kemudian melanjutkan di Sekolah Dasar Negeri 5 Surabaya, karena saat itu, orang tuanya pindah ke Kota Surabaya. Jenjang pendidikan selanjutnya, Setya Novanto sekolah di SMP Negeri 73, Bilangan Tebet, Jakarta Selatan. Dan sekolah lanjutan atas di SMA Negeri 9 Jakarta Pusat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keinginan Setya Novanto mengenyam pendidikan yang lebih tinggi terlihat kala menyelesaikan studinya di SMA. Dengan berbekal keyakinan teguh, cita-cita ingin mandiri, dia merantau ke Surabaya, kuliah di Widya Mandala mengambil jurusan Akuntansi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemandirian hidup sudah terlihat sejak itu, bahkan meski orang tuanya juga tinggal di Surabaya, Setya memilih nge-kost di tempat lain, dan tidak bergantung sama orang tuanya. Setya membiayai hidup keras di Surabaya dengan berjualan madu di pasar-pasar. Madu dia dapatkan dari penduduk desa, lalu menjualnya kembali.
Dari sinilah, Setya terbiasa bangun jam 5 subuh. Masih gelap, pagi buta, dia berjalan ke Pasar Wonokromo, lalu menunggu penduduk desa membawa barang dagangannya, dibeli untuk dijual kembali di Pasar Keputran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain modal kemandirian hidup dan tekad yang besar, Setya juga didukung dengan face tampan. Tercatat, dia pernah menjadi peragawan di FIT &amp;amp; CHIC. Selain itu, Setya juga sempat bekerja sebagai pragawan di atas catwalk. Bahkan, tahun 1975, ia dinobatkan sebagai Pria Tampan se-Surabaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berkat hasil kerja keras plus modal tampan masa kuliah, Setya lalu kembali ke Ibukota, dan melanjutkan studi di Fakultas Ekonomi Trisakti. Sambil kuliah pascasarjana ia bekerja secara serabutan. Nalar cerdas, kreatif pun terlihat. Uang tabungannya, dia belikan buku, lalu diperbanyak dan dijual kembali ke teman-teman kuliahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berkat kemandirian, keuletan, dan nalar kreatif, salah seorang sahabatnya lalu memberi kepercayaan kepadanya untuk mengelola SPBU di daerah Cikokol, Tangerang. Dan di bawah kendalinya, walhasil SPBU itu mengalami perkembangan pesat. Keberhasilan itulah memotivasi dirinya untuk mencoba mengadu nasib membaut perusahaan sendiri. Sampai akhirnya, dia mendirikan sebuah perusahaan di bidang peternakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Usaha pertamanya berjalan, Setya mengajukan kredit di bank dan menambah usahanya. Kali ini dia melirik usaha pengadaan bahan baku textil untuk Pabrik Textil Naintex di Kota Bandung. Di sinilah Novanto mulai berkenalan dengan mitra dagang dari mancanegara. Dengan kesempatan itu, gerbang menuju kesuksesan semakin terbuka lebar pada Novanto.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tahun 1986, Setya berhasil meyakinkan Kepala Otorita Batam untuk menjadikan batam lebih maju dan tidak sekadar memiliki deretan toko saja, tapi harus sekaligus mendirikan hotel dan lapangan golf bertaraf internasional. Sampai kemudian, dia mendapat lahan tempat hotel Nagoya berdiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tahun 1989, Setya Novanto mendirikan Padang Golf Nongsa Permai. Padang Golf yang diresmikan Presiden RI saat itu, Soeharto. Padang golf yang awalnya hanya memiliki 9 hole, kemudian dikembangkan menjadi 18 hole sekaligus berganti nama menjadi Padang Golf Talvas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Referensi perjalanan usaha Setya Novanto, kami persingkat. Berikut beberapa perusahaan yang dikendalikannnya; Presiden Komisaris PT. Nagoya Plaza Hotel, Batam (1987-2004), Komisaris PT. Dwisetia Indo Lestari, Batam (1987-2004), Komisaris PT. Bukit Granit Mining Mandiri, Batam (1990-2004), Komisaris PT. Orienta Sari Mahkota (1992-2003), Komisaris PT. Menara Wenang, Jakarta (1992-2003), Komisaris PT. Solusindo Mitra Sejati, Jakarta- (1992-1996), Direktur PT. Dwimarunda Makmur, Jakarta (1992-2000), Komisaris PT. Bogamakmur Arthawijaya, Jakarta (1996-sekarang), Pendiri Tee Box Cafe, Jakarta (1996-sekarang), Presiden Komisaris NOVA GROUP, Jakarta (1998-2004), dan Presiden Direktur pada PT. Mulia Intan Lestari, Jakarta (1999-2000)
Dari perjuangan bisnis inilah, Setya kemudian bergabung di Kosgoro. Kosgoro sebagai bagian dari Golkar saat itu, membuka peluang Setya masuk menjadi anggota di Partai Golkar. Sampai kemuidan menjadi anggota DPR RI dari Partai Golkar tiga periode berturut-turut, yakni tahun 1999-2004 dan kemudian dilanjutkan pada periode 2004-2009 dan 2009-2014. Hasil rapat Paripurna DPR-RI 2014 memilih Setya Novanto menjadi ketua DPR-RI.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Referensi Makalah®&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbagai Sumber
</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/6599241476824565045'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/6599241476824565045'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://www.referensimakalah.com/2014/10/biografi-setya-novanto.html' title='Biografi Setya Novanto'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjy4we1oxDaKAZskUyozlVfmUG_uW8tnMTyKwpN681Sh-V0jQ4n7ZuLSkjBoi_8QOTAetnBFpQVdqeXKnSwP-GmfbmraDAp_G-r5pMkRw6X25Fz0AnKgTJmPFzz5cZ_3xUsxYUMKcL6IeNu/s72-c/biografi+setya+novanto.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5585466888308294649.post-4204865947544613792</id><published>2014-10-01T08:50:00.000-07:00</published><updated>2020-03-12T14:28:45.352-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hadis"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Sejarah"/><title type='text'>Latar Belakang Lahirnya Sunnah</title><content type='html'>&lt;img alt=&quot;Latar Belakang Lahirnya Sunnah&quot; height=&quot;360&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhCUUseULmKCPhpQ-z14fkf6Lubgk8_lrNHDvIf6SS9ho2q31th06WfMyoV0QR9d-pjTqVUwktgdYBcRaQqxnpyDMpAGnyroADt8EBS8ykZ5IiduANQPqWhUb7-QCm9DA7X6L0VHRCZSuna/s640/pengertian+sunnah.jpg&quot; title=&quot;Latar Belakang Lahirnya Sunnah&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;
Kaum muslimin periode awal sejarah Islam memaknai sunnah dengan sangat simpel. Sunnah berarti sekedar praktek yang dijalankan kaum muslimin sendiri. Dengan fakta ini, dapat dinyatakan bahwa konsep sunnah Rasul dalam Islam, timbul setelah datangnya Nabi (baca: &lt;a href=&quot;http://www.referensimakalah.com/2014/09/pengertian-sunnah-menurut-bahasa-dan-istilah.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;pengertian sunnah menurut bahasa dan istilah&lt;/a&gt;) 
.al-Quran berulang kali menyuruh kaum muslimin untuk mematuhi perintah Rasul saw dan menyatakan perilaku beliau perilaku ideal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oleh karena itulah kaum muslimin, sahabat Nabi saw, sejak awal, menerima perilaku beliau hal ini sebagai model bagi mereka atas dasar ajaran al-Quran.
Semasa Rasul masih hidup, Sunnah adalah kesesuaian tindakan para sahabat dengan tindakan Rasul saw. Mereka menata kehidupan berdasarkan al-Quran sebagaimana dicontohkan dan digambarkan oleh perilaku Rasul saw.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada hukum tersendiri yang diperlukan untuk mendukung kelurusan tindakan mereka kecuali perkataan dan perilaku dari Rasul saw. 
Setelah Rasul saw wafat, para sahabat masih memiliki al-Quran, perilaku Rasul saw, dan kebiasaan mereka sendiri yang mereka praktekkan semasa Rasul saw masih hidup. Jadi waktu itu, tidak terlalu banyak perubahan yang terjadi. Apa yang biasa sahabat saksikan dari teladan Rasul, masih belum direduksi waktu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kapan muncul istilah dan konsep sunnah ? ulama berbeda pendapat akan hal ini. Yang pasti, munculnya konsep Sunnah Nabi, sebagaimana dibedakan dari tradisi Muslim awal menjadikan Nabi sebagai teladan (baca juga: &lt;a href=&quot;http://www.referensimakalah.com/2013/02/pengertian-sunnatullah.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;pengertian sunnatullah&lt;/a&gt;).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagian ahli, seperti Joseph Schacht, berpendapat bahwa konsep Sunnah yang khusus ini adalah suatu konsep yang muncul relatif belakangan. Sedangkan tokoh seperti Fazlur Rahman berpendapat bahwa konsep tersebut telah ada sejak semula.
Untuk bisa mengetahui lebih jauh perihal sejarah lahirnya sunnah, tidak dapat terlepaskan dari sejarah pembentukan hukum Islam sendiri dari masa ke masa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oleh karena sunnah ini juga menjadi satu dari sekian referensi untuk pembentukan dan penentuan Istinbath hukum Islam.
Peran Sunnah Nabi mengindikasikan bahwa umat Islam dituntut untuk mengikuti teladan Nabi dalam keseluruhan aspek kehidupan, mengingat praktek dan tindakan-tindakan Nabi telah disetujui oleh Allah sebagai teladan bagi mereka dan menjadi standar perilaku bagi masyarakat. Apa yang diperintahkan Nabi memiliki kedudukan yang sama dengan apa yang diperintahkan oleh Allah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para sahabat semasa hidup Nabi maupun setelah wafatnya bersepakat mengenai keharusan mengikuti Sunnah Nabi. Ketaatan mereka kepada Nabi sedemikian rupa sehingga mereka melakukan apa saja yang beliau lakukan dan meninggalkan apa saja yang beliau tinggalkan, tanpa membedakan apakah hal itu berasal dari al-Quran maupun dari sunnah Nabi sendiri. Mereka memandang sabda, dan persetujuan beliau sebagai memiliki kekuatan hukum yang tidak diperselisihkan oleh seorangpun dari mereka (baca: &lt;a href=&quot;http://www.referensimakalah.com/2012/07/pengertian-hadis-ahad-dan-pembagiannya.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;pengertian hadis Ahad&lt;/a&gt;).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sifat hubungan para Sahabat dengan Nabi seperti terus menerus memantau selama hidupnya, fungsi Nabi sebagai guru yang mengajar, dan Sahabat bukanlah murid pencatat belaka membuat sulit bagi kaum tradisionalis formal, para ulama pengumpul serta perekam sunnah Nabi, dan bagi generasi selanjutnya untuk melepaskan elemen kenabian sama sekali dari ajaran dan fakta yang di duga berasal dari para Sahabat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Referensi Makalah®
&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Kepustakaan:&lt;/b&gt;
Ahmad Hasan, &lt;i&gt;The Early Development of Islamic Jurisprudence&lt;/i&gt;, dalam “Pintu Ijtihad Sebelum Tertutup”, terj. Aqah Garnadi, (Bandung; Pustaka, 1984)
</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/4204865947544613792'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/4204865947544613792'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://www.referensimakalah.com/2014/10/latar-belakang-lahirnya-sunnah.html' title='Latar Belakang Lahirnya Sunnah'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhCUUseULmKCPhpQ-z14fkf6Lubgk8_lrNHDvIf6SS9ho2q31th06WfMyoV0QR9d-pjTqVUwktgdYBcRaQqxnpyDMpAGnyroADt8EBS8ykZ5IiduANQPqWhUb7-QCm9DA7X6L0VHRCZSuna/s72-c/pengertian+sunnah.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5585466888308294649.post-3896576754652873849</id><published>2014-09-26T00:47:00.001-07:00</published><updated>2019-02-11T13:26:37.342-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hadis"/><title type='text'>Pengertian Sunnah Menurut Bahasa dan Istilah</title><content type='html'>&lt;noscript&gt;
&lt;img alt=&quot;Pengertian Sunnah Menurut Bahasa dan Istilah&quot; height=&quot;720&quot; width=&quot;1280&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgCBcwRGILFYhb3V4EcX39fk1rk9McN47T02rXV6ORvS91uKpvtsjtBinfGGh7E1Sd7bW-H-wZEGJQM87xmfDi_0ziFyiiAUXfJHUNEoXryhvPYfAfAttXSYfNZ4ON3RL439nbRLARGDtk8/s1600/latar+belakang+lahirnya+sunnah.jpg&quot; title=&quot;Pengertian Sunnah Menurut Bahasa dan Istilah&quot; /&gt;&lt;/noscript&gt;
Memahami pengertian sunnah, kita akan mulai dari pengertian sunnah menurut bahasa. Kata sunnah berasal dari kata &lt;i&gt;sanna&lt;/i&gt; yang berarti menciptakan sesuatu dan mewujudkannya menjadi suatu model.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata Sunnah yang bentuk pluralnya, “sunan” berakar dari huruf &lt;i&gt;sin&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;nun&lt;/i&gt; yang berarti berjalan. 
Kata sanna umumnya diterapkan untuk menggambarkan peragaa tingkah laku. Misalnya perbuatan yang menjadi patron untuk diteladani. Suatu tingkah laku yang layak dicontoh. Perbuatan sebagai contoh, dapat di mulai dengan membuat model atau mengambil praktik orang terdahulu, nenek moyang suku atau suatu komunitas (baca: &lt;a href=&quot;http://www.referensimakalah.com/2013/02/pengertian-sunnatullah.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;pengertian sunnatullah&lt;/a&gt;).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adapun pengertian sunnah secara etimologi, yaitu perilaku yang telah menjadi tradisi (&lt;i&gt;habitual practice&lt;/i&gt;), kebiasaan, atau prilaku keumuman. Sunnah menurut istilah juga berarti praktek yang diikuti, baik berupa arah, model perilaku, bentuk perilaku atau tindakan, perilaku yang berdasarkan pada ketentuan dan peraturannya, serta dapat juga diartikan sebagai teladan baik atau teladan buruk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski demikian, banyak pakar yang memberi arti berbeda dari sunnah. Namun, secara garis besar bahwa sunnah merupakan tata cara atau praktek aktual yang dilakukan secara berulang-ulang sehingga mentradisi, maka dapat dinyatakan bahwa sunnah merupakan hukum tingkah laku.
Oleh ulama, sunnah bisa juga diartikan sebagai jalan (&lt;i&gt;al&lt;/i&gt;-&lt;i&gt;thariqah&lt;/i&gt;), baik jalan yang terpuji maupun jalan yang tercela.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kata lain, sunnah sebagai thariqah bersifat netral. Ia dapat menunjuk kepada jalan yang terpuji atau jalan yang tercela atau menunjukkan kepada teladan baik atau teladan buruk (baca: &lt;a href=&quot;http://www.referensimakalah.com/2012/08/peristiwa-karbala-berdasarkan-hadis.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;peristiwa karbala menurut ahlussunnah&lt;/a&gt;).
&lt;span id=&quot;goog_550056745&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id=&quot;goog_550056746&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sunnah bisa menunjukan jalan baik dan buruk, berdasarkan seperti apa yang disabdakan hadis Nabi saw; “Barangsiapa yang membuat Sunnah (teladan) yang baik dalam Islam, maka baginya pahalanya dan pahala orang yang mengamalkannya sesudahnya tanpa mengurangi sedikitpun dari pahala mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Barangsiapa yang membuat Sunnah (teladan) yang buruk dalam Islam, maka baginya dosanya dan dosa orang yang mengamalkannya sesudahnya tanpa mengurangi sedikitpun dari dosa mereka”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Referensi Makalah®
&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Kepustakaan&lt;/b&gt;: Ahmad Warson al-Munawwir, &lt;i&gt;Kamus Arab-Indonesia Terlengkap&lt;/i&gt;, (Surabaya: Pustaka Progressif, 1997). Salim Ali al-Bahanasawi, &lt;i&gt;as-Sunnah al-Muftara Alaiha&lt;/i&gt;, terj. &lt;i&gt;Rekayasa as-Sunnah&lt;/i&gt; oleh Abdul Basith Junaidy, (Yogyakarta; Ittaqa Press, 2001)
</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/3896576754652873849'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/3896576754652873849'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://www.referensimakalah.com/2014/09/pengertian-sunnah-menurut-bahasa-dan-istilah.html' title='Pengertian Sunnah Menurut Bahasa dan Istilah'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgCBcwRGILFYhb3V4EcX39fk1rk9McN47T02rXV6ORvS91uKpvtsjtBinfGGh7E1Sd7bW-H-wZEGJQM87xmfDi_0ziFyiiAUXfJHUNEoXryhvPYfAfAttXSYfNZ4ON3RL439nbRLARGDtk8/s72-c/latar+belakang+lahirnya+sunnah.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5585466888308294649.post-8013363446336200237</id><published>2014-09-12T16:55:00.000-07:00</published><updated>2020-03-14T10:52:03.360-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Fikih"/><title type='text'>Pengertian Aurat Menurut Bahasa dan Istilah</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg4kRWxUdDex5gYhRvT7m-9Pwb0B2cAY-nb9TmuCVvKX0CmMnQsLZG-ZdYHlnxiO_3ILoEixbdNOIKaX_1-1L2Wtw1bW4iFHRHHTDcRHZagQnEXsto_enFH1lba_7PY4LJwt3DeajooyrOj/s1600/pengertian+aurat.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;720&quot; data-original-width=&quot;1280&quot; height=&quot;360&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg4kRWxUdDex5gYhRvT7m-9Pwb0B2cAY-nb9TmuCVvKX0CmMnQsLZG-ZdYHlnxiO_3ILoEixbdNOIKaX_1-1L2Wtw1bW4iFHRHHTDcRHZagQnEXsto_enFH1lba_7PY4LJwt3DeajooyrOj/s640/pengertian+aurat.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Aurat secara bahasa berasal dari kata “araa” dari kata tersebut muncul derivasi kata bentukan baru dan makna baru pula. Bentuk ‘awira (menjadikan buta sebelah mata), ‘awwara (menyimpangkan, membelokkan dan memalingkan), a’wara (tampak lahir atau auratnya), al-‘awaar (cela atau aib), al-‘wwar (yang lemah, penakut), al-‘aura’ (kata-kata dan perbuatan buruk, keji dan kotor), sedangkan al-‘aurat adalah segala perkara yang dirasa malu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pendapat senada juga dinyatakan bahwa pengertian aurat adalah sesuatu yang terbuka, tidak tertutup, aib dan cacat. Artinya aurat dipahami sebagai sesuatu yang oleh seseorang ditutupi karena merasa malu atau rendah diri jika sesuatu itu kelihatan atau diketahui orang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengertian aurat ini sering dijadikan sebagai pengertian literer dari aurat, sehingga aurat dapat dipahami sebagai sesuatu yang dapat menjadikan malu, aib atau cacat bagi seseorang baik dari perkataan atau perbuatannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terbukanya aurat dapat juga membuat orang jauh martabatnya di mata masyarakat umum. Seseorang sudah selayaknya menutupi auratnya, karena jika sudah terbuka cacat, aib maupun kekurangannya di depan umum, maka hakekatnya orang tersebut sudah tidak mempunyai harga diri dan dipandang sebelah oleh masyarakat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan pada pengertian aurat itu, maka aurat adalah segala sesuatu yang dapat menjadikan seseorang malu atau mendapatkan aib (cacat), entah perkataan, sikap ataupun tindakan, aurat sebagai bentuk dari suatu kekurangan maka sudah seharusnya ditutupi dan tidak untuk dibuka atau dipertontonkan di muka umum (baca: &lt;a href=&quot;https://www.referensimakalah.com/2012/06/pandangan-islam-tentang-aurat-dan_6662.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;pandangan Islam tentang aurat dan busana&lt;/a&gt;).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Referensi Makalah®&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Kepustakaan&lt;/b&gt;: A.W. Munawwir, al-Munawwir Kamus Arab-Indonesia, (Pustaka Progresif, Surabaya, 1997). Tim Penulis IAIN Syarif Hidayatullah, Ensiklopedi Islam Indonesia, (Djambatan, Jakarta, 1992).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='https://www.referensimakalah.com/feeds/8013363446336200237/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment/fullpage/post/5585466888308294649/8013363446336200237' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/8013363446336200237'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/8013363446336200237'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://www.referensimakalah.com/2014/09/pengertian-aurat-menurut-bahasa-dan-istilah_12.html' title='Pengertian Aurat Menurut Bahasa dan Istilah'/><author><name>Mushlihin, al-Hafizh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02576832784706363590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiukAy1XboqKahRVRpsw4rkUtk3LSazL8iv2_Th2yybZtgtCxpD7avZep0X84y8mlze3ElAZOwYdn0FyNbr9PTDfHmqIqV-3s3oLk5s25p-8KPj5HLk7JfNAq32T8AJww/s113/lihin.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg4kRWxUdDex5gYhRvT7m-9Pwb0B2cAY-nb9TmuCVvKX0CmMnQsLZG-ZdYHlnxiO_3ILoEixbdNOIKaX_1-1L2Wtw1bW4iFHRHHTDcRHZagQnEXsto_enFH1lba_7PY4LJwt3DeajooyrOj/s72-c/pengertian+aurat.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5585466888308294649.post-5963430667037312402</id><published>2014-08-28T00:27:00.001-07:00</published><updated>2020-04-03T06:45:10.871-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Biografi"/><title type='text'>Biografi Norman Vincent Peale</title><content type='html'>&lt;img alt=&quot;Biografi Norman Vincent Peale&quot; height=&quot;360&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjSsNf6JvHotYNZyGJn1_duPmZ-SIKBQgc-N5PnNYXRbgITbSMnPhc-B1pSh1hWR4s6BRTSMA3eGtErtVUxgdAIixnhrcr3rerJlqk1-p6NZNtzooJObJz9LzBbXodtgrvLlzFOyFctdbk/s640/norman_vincent_peale.jpg&quot; title=&quot;Biografi Norman Vincent Peale&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;
Norman Vincent Peale lahir di Bowersville, Ohio, Amerika Serikat pada 31 Mei 1898 dan meninggal 24 Desember 1993. Norman Vincent Peale (1898-1993) seorang pendeta dan penulis (terutama The Power of Positive Thinking) dan nenek moyang dari teori “berpikir positif”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peale lulusan Bellefontaine High School, Bellefontaine dan sempat menerima gelar di Ohio Wesleyan University (di mana ia menjadi seorang saudara dari Persaudaraan Gamma Phi Delta) dan Boston University School of Teologi.
Dibesarkan sebagai seorang Methodist dan ditahbiskan sebagai pendeta Methodist pada tahun 1922.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peale mengubah afiliasi keagamaan kepada Gereja Reformasi di Amerika pada tahun 1932 dan mulai masa jabatan 52 tahun sebagai pendeta dari Gereja Marble Collegiate di Manhattan.
Banyak orang menyebut kalau Norman Vincent Peale layak diberi gelar sebagai dewa diantara guru motivasi yang kini bertebaran dimana-mana, mulai dari Anthony Robbins, Napoleon Hill, Brian Tracy, hingga Tung Desem Waringin.
Bukunya, “The Power of Positive Thinking” merupakan buku yang memiliki keunikan karena kajian dan bahasanya ini benar-benar menunjukkan kepiawaian Norman sebagai dewa motivator yang jenius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melalui sajian yang jernih, buku ini mengajak para pembaca untuk menatap masa depan. Tujuan buku ini sederhana saja tapi langsung pada sasaran. Buku ini bukan dimaksud untuk menjadi karya sastra atau berusaha memamerkan betapa luar biasanya pengetahuan yang dimiliki Peale.
Bagaimana Peale bisa begitu merasa yakin bahwa prinsip-prinsip hidupnya akan menghasilkan kondisi yang baik ? Jawabannya sederhana, bahwa selama beberapa tahun dalam komunitas Marble Collegiate Church of New York City, Peale sudah mempraktekan sistem hidup &lt;a href=&quot;https://www.referensimakalah.com/2011/09/kreativitas-dan-kreativitas-guru_7922.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;kreatif berdasar teknik-teknik&lt;/a&gt; spiritual.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peale juga memerhatikan pelaksanaannya dalam kehidupan ratusan orang. Ini bukan merupakan ajang pamer dari apa yang telah Peale lakukan, karena prinsip-prinsip ini sebenarnya telah berfungsi secara efisien selama beberapa waktu sehingga kini dianggap sebagai kebenaran yang bisa dibuktikan. 
Sistem yang dijabarkan adalah metode yang sudah di sempurnakan demi suatu kehidupan yang berhasil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam tulisan Peale, termasuk dalam beberapa buku, kolom mingguan di hampir seratus harian, dalam program radio nasional Peale selama 17 tahun. Dalam majalah Guideposts, dan dalam ceramah-ceramah di beberapa kota, Peale sudah ajarkan prinsip-prinsip ilmiah tentang prestasi, kesehatan, dan kebahagiaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ratusan orang telah membaca, mendengar, dan mempraktekkannya. Hasilnya pun selalu sama yaitu adanya kehidupan yang baru, kekuatan baru, efisiensi meningkat, kebahagiaan lebih besar (Peale, 2010: xii).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Referensi Makalah®&lt;br /&gt;
*Berbagai Sumber
</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/5963430667037312402'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/5963430667037312402'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://www.referensimakalah.com/2014/08/biografi-norman-vincent-peale.html' title='Biografi Norman Vincent Peale'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjSsNf6JvHotYNZyGJn1_duPmZ-SIKBQgc-N5PnNYXRbgITbSMnPhc-B1pSh1hWR4s6BRTSMA3eGtErtVUxgdAIixnhrcr3rerJlqk1-p6NZNtzooJObJz9LzBbXodtgrvLlzFOyFctdbk/s72-c/norman_vincent_peale.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5585466888308294649.post-2511852954607097956</id><published>2014-08-21T09:38:00.002-07:00</published><updated>2020-03-12T15:07:09.516-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Psikologi"/><title type='text'>Pengertian Psikoneurotik sebagai Gangguan Kesehatan Mental</title><content type='html'>&lt;img alt=&quot;Pengertian Psikoneurotik sebagai Gangguan Kesehatan Mental&quot; height=&quot;360&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhkgPQmVVUErcC4Rg0kYLokLfCdeluaC2aUkEgBmswYTKyo8S-sIaXNvMfeWhqPDzaq2M6ZX3OfRegiQIW6QR3LnacEtzUM9BD6Aw3noFx2bdJYMluhYFSBi8K3zslVvu6vgnOaHpdr9fo/s640/Pengertian-Psikoneurotik.jpg&quot; title=&quot;Pengertian Psikoneurotik sebagai Gangguan Kesehatan Mental&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;
Pengertian Psikoneurotik adalah manifestasi dari berbagai proses emosi yang bercampur baur, yang terjadi ketika orang sedang mengalami tekanan perasaan (frustasi) dan pertentangan batin (konflik).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Psikoneurotik itu mempunyai segi yang disadari seperti rasa takut, terkejut, tidak berdaya, rasa berdosa atau bersalah, terancam dan lain sebagainya. Juga ada segi-segi yang terjadi di luar kesadaran yang tidak bisa dihindari perasaan yang tidak menyenangkan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gangguan jiwa adalah kumpulan dari keadaan-keadaan yang tidak normal, baik yang berhubungan dengan fisik maupun dengan mental. Keabnormalan tersebut tidak disebabkan oleh sakit atau rusaknya bagian-bagian badan, meskipun kadang-kadang gejala terlihat pada fisik. Keabnormalan itu dapat dibagi atas dua golongan yaitu gangguan jiwa (&lt;i&gt;neurose&lt;/i&gt;) dan sakit jiwa (&lt;i&gt;psikose&lt;/i&gt;).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gangguan psikoneurotik menciptakan kepuasaan substitutif pada gejala-gejalanya bagi penderita, dan hal ini akan menyebabkan penderita bagi dirinya atau menjadi sumber-sumber penderitaan baginya dengan meningkatkan taraf kesulitan dalam pergaulan dengan lingkungan dan masyarakat tempat ia berasal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fakta selanjutnya akan mudah dipahami, yang sebelumnya telah memberi kita permasalahan baru. Namun peradaban menuntut pengorbanan-pengorbanan lain selain pengorbanan s3ksual. 
Kita telah memperlakukan kesulitan perkembangan kebudayaan sebagai kesulitan umum proses perkembangan, dengan menelusurinya hingga ke inersia libido (baca: &lt;a href=&quot;http://www.referensimakalah.com/2012/11/seks-dalam-konteks-sosial-masyarakat.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;s3x dalam konteks kemasyarakatan&lt;/a&gt;), pada keengganannya untuk menganti posisi lama dengan yang baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seseorang yang mengalami gangguan psikoneurotik kepribadiaanya sangat terganggu, dan menyebabkan kurang mampu menyesuaikan diri dengan wajar, dan tidak sanggup memahami problemnya, sering kali orang yang menderita gangguan psikoneurotik ia tidak merasa sakit dan sebaliknya dia menganggap dirinya normal saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama disebabkan oleh adanya kerusakan pada anggota tubuh. Misalnya, otak sentral saraf, atau hilangnya kemampuan berbagai kelenjar, saraf-saraf atau gangguan fisik lainnya untuk menjalankan tugasnya. Hal ini mungkin disebabkan oleh karena keracunan akibat minuman keras, obat-obat perangsang atau narkotik, akibat penyakit kotor dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua disebabkan oleh gangguan-gangguan jiwa yang telah berlarut-larut sehingga mencapai puncaknya tanpa suatu penyesuaian secara wajar atau dengan kata lain perkataan disebabkan hilangnya keseimbangan mental secara menyeluruh, akibat suasana lingkungan yang sangat menekan, ketegangan batin, dan sebagainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari pemaparan tersebut di atas maka dapat penulis simpulkan bahwa seseorang yang mengalami gangguan psikoneurotik, dapat mengganggu kesehatan mental seseorang. Dan orang senantiasa tidak dapat mengintegrasikan jiwanya, tidak dapat menyesuaikan kondisi yang ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Referensi Makalah®
</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/2511852954607097956'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/2511852954607097956'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://www.referensimakalah.com/2014/08/Pengertian-Psikoneurotik-sebagai-Gangguan-Kesehatan-Mental.html' title='Pengertian Psikoneurotik sebagai Gangguan Kesehatan Mental'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhkgPQmVVUErcC4Rg0kYLokLfCdeluaC2aUkEgBmswYTKyo8S-sIaXNvMfeWhqPDzaq2M6ZX3OfRegiQIW6QR3LnacEtzUM9BD6Aw3noFx2bdJYMluhYFSBi8K3zslVvu6vgnOaHpdr9fo/s72-c/Pengertian-Psikoneurotik.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5585466888308294649.post-2216388986486927808</id><published>2014-08-16T21:26:00.002-07:00</published><updated>2019-02-11T12:53:44.794-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tafsir dan Penafsiran"/><title type='text'>Pengertian Amanat dalam al-Quran</title><content type='html'>&lt;noscript&gt;
&lt;img alt=&quot;Pengertian Amanat dalam al-Quran&quot; height=&quot;720&quot; width=&quot;1280&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg1D2wU-inhtTYPtPhvLhOziJx67MlFKKL_qJp-mHuRnoALdYnKN4Ots8MgB45-xv5NAEgdHhexEAb_FAbCTBfXCJCjALNwFeyq6joczSxMgzFFZUisBP84MOrOOu5n5rLjjQozbEUhSWA/s1600/amanah-dalam-al-quran-surah-al-ahzab-72.jpg&quot; title=&quot;Pengertian Amanat dalam al-Quran&quot; /&gt;&lt;/noscript&gt;
Pengertian amanat dalam al-Quran adalah kewajiban yang harus dijaga oleh muslim serta dengan senantiasa meminta pertolongan kepada Allah agar bisa menjaga amanat itu. Amanat mempunyai arti yang luas, mencakup berbagai pengertian, namun substansinya bahwa orang harus mempunyai perasaan tangungjawab terhadap apa yang dipikulkan di atas pundaknya. Sadar bahwa semuanya akan dipertanggungjawabkan dihadapan Tuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Amanat dalam pengertian luas, yaitu mengenai tanggungjawab manusia, baik kepada Allah yang menciptakannya maupun terhadap sesama makhluk. Kewajiban dan tanggung jawab itu adalah demikian berat, sehingga makhluk-makhluk lain selain dari manusia, tidak berani menerima dan memikulnya, hal tersebut di firmankan Allah swt dalam al-Quran QS. al-Ahzab (33) : 72: &lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh.
al-&lt;/blockquote&gt;
Maraghy menyatakan bahwa pengertian amanat yakni segala sesuatu yang dipercayakan kepada seseorang, baik berupa perintah maupun larangan, tentang urusan-urusan agama dan dunia. Dan yang dimaksud di sini ialah beban-beban agama. Beban-beban agama disebut amanat, karena merupakan hak-hak yang diwajibkan oleh Allah atas orang-orang mukallaf dan dipercayakan kepada mereka agar dilaksanakan dan diwajibkan atas mereka agar diterima dengan penuh kepatuhan dan ketaatan, bahkan mereka disuruh menjaga dan melaksanakannya tanpa melalaikan sedikitpun amanat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada amanat yang merupakan kepercayaan yang diberikan kepada seseorang, misalnya berutang tanpa runguan, karena dipercayakan oleh orang yang berpiutan. Maka amanat ini hendaklah dipenuhi, dengan pengertian hutang dibayar dengan penuh menurut waktunya.
Amanat &lt;i&gt;taklif&lt;/i&gt; inilah yang paling berat dan besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makhluk-makhluk Allah yang besar, seperti langit, bumi, matahari, bulan, dan bintang-bintang, gunung-gunung, lautan dan pohon-pohon serta yang lain-lainnya, tidak sanggup memikulnya.
Lalu manusia karena kelebihan-kelebihan yang diberikan Allah kepadanya, berupa akal pikiran, perasaan, kehendak dan lain-lain sebagainya, mau menanggungnya karena itu ia mendapat kehormatan dari Allah swt. Tuhan memerintahkan kepada para malaikat untuk bersujud kepadanya (Adam).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Allah swt. menerangkan bahwa betapa besar perkara taat kepada Allah dan Rasul-Nya, dan bahwa orang yang memelihara ketaatan tersebut akan memperoleh kemenangan yang besar, dan orang yang meninggalkan akan mendapatkan azab, lalu dilanjutkan dengan menerangkan betapa besar hal yang berkaitan dengan ketaatan tersebut, yaitu melakukan beban-beban syariat, dan bahwa prakteknya sangat berat dan sukar bagi jiwa. Kemudian, diterangkan pula bahwa ketaatan yang mereka lakukan atau penolakan yang berupa tidak menerima dan tidak melazimkan diri melakukannya, semua itu tidaklah karena pemaksaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut Hamka dalam tafsirnya (baca: &lt;a href=&quot;http://www.referensimakalah.com/2011/08/material-makalah-biografi-hamka_5490.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;biografi HAMKA&lt;/a&gt;), bahwa Ayat tersebut bermaksud meng-gambarkan secara &lt;i&gt;majâz&lt;/i&gt; atau dengan ungkapan, betapa berat amanat itu, sehingga gunung-gunung, bumi dan langit pun tidak bersedia, memikulnya yang mampu mengemban amanat, karena manusia diberi kemampuan oleh Allah, walaupun mereka ternyata kemudian berbuat zhalim, terhadap dirinya, sendiri, maupun ornag lain serta bertindak bodoh dengan mengkhianati amanat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manusia disebut amat dzalim karena ia menyadari batas kemampuannya, tetapi ia berani bertindak melampauinya; ia disebut amat bodoh karena ia berani bertindak mempunyai kesanggupan yang tidak diketahui batas-batasnya. Ia hanya mempunyai akal yang dapat memberi petunjuk tentang pelaksanaan amanat (beban agama) yang telah dipikulnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Referensi Makalah®&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Kepustakaan:&lt;/b&gt;
Departemen Agama RI, &lt;i&gt;Al-Qur’an dan Terjemahnya &lt;/i&gt;(Semarang: Toha Putra, 1989). Mustafa Ahmad al-Maraghi, &lt;i&gt;Tafsir al-Maraghi &lt;/i&gt;(Cet. II; Juz X, Kairo: Mustafa al-Babi al-Halabi, 1974). H. Fahurddin HS, &lt;i&gt;Ensiklopedia al–Qur&#39;an &lt;/i&gt;jilid I (Jakarta: PT. Rineka Cipta, 1992).
</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/2216388986486927808'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/2216388986486927808'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://www.referensimakalah.com/2014/08/pengertian-amanat-dalam-al-quran.html' title='Pengertian Amanat dalam al-Quran'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg1D2wU-inhtTYPtPhvLhOziJx67MlFKKL_qJp-mHuRnoALdYnKN4Ots8MgB45-xv5NAEgdHhexEAb_FAbCTBfXCJCjALNwFeyq6joczSxMgzFFZUisBP84MOrOOu5n5rLjjQozbEUhSWA/s72-c/amanah-dalam-al-quran-surah-al-ahzab-72.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5585466888308294649.post-1298914798249849031</id><published>2014-08-11T08:01:00.000-07:00</published><updated>2019-03-17T02:46:13.214-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ulum al-Quran"/><title type='text'>Cara Pewahyuan al-Quran Tanpa Perantaraan Malaikat Jibril</title><content type='html'>&lt;noscript&gt;
&lt;img alt=&quot;Cara Pewahyuan al-Quran Tanpa Perantaraan Malaikat Jibril&quot; height=&quot;720&quot; width=&quot;1280&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg4ag8GJQiMMQ6fJcqOrITQWVDPRZOvS2rmbJbBjN4Gu46UQyJU5OlGYypJhz2d6kSs_XGPaXVE7dG1fN0d5CnZ05cmwpVHRlzkxs7Q_PmOMmEov6ux74eY1u9PsF9LlHn_KnrS8m2QYfc/s1600/cara-pewahyuan-al-Quran.jpg&quot; title=&quot;Cara Pewahyuan al-Quran Tanpa Perantaraan Malaikat Jibril&quot; /&gt;&lt;/noscript&gt;
Seperti yang telah diungkapkan sebelumnya, bahwa cara pewahyuan al-Quran ada dua macam, dan pewahyuan melalui perantaraan malaikat Jibril dan tanpa perantaraan Malaikat Jibril (baca: &lt;a href=&quot;http://www.referensimakalah.com/2011/09/perbedaan-pendapat-cara-tuhan_7586.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Perbedaan Pendapat Cara Tuhan Menurunkan al-Quran&lt;/a&gt;).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adapun mengenai cara pewahyuan al-Quran tanpa perantaraan malaikat Jibril, yaitu ;
Pertama, mimpi yang benar di dalam Tidur, sebagaimana dalam hadis, yang artinya ;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
Yahya bin Bukair memberitakan kepada kami, ia berkata dari al-Laiś, dari Uqail, dari Ibn Syihab, dari Urwah bin al-Zubayr, dari Asiyah Umm al-Mu’minīn, ia berkata : &lt;i&gt;Sesunggungnya apa yang mula-mula terjadi bagi Rasulullah saw adalah mimpi yang benar di waktu tidur. Beliau tidaklah melihat mimpi kecuali mimi itu datang bagaikan terangnya pagi hari&lt;/i&gt;.
&lt;/blockquote&gt;
Menurut keterangan dari berbagai literatur, ditemukan penjelasan bahwa Nabi saw menerima wahyu dengan cara mimpi, sebagai persiapan baginya untuk menerima wahyu dalam keadaan sadar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalam al-Quran wahyu yang diturunkan ketika beliau dalam keadaan sadar, kecuali bagi banyak orang yang mendakwakan bahwa surat al-Kauśar diturunkan melalui mimpi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di antara alasan yang menunjukkan bahwa mimpi yang benar bagi nabi dan atau Rasul Allah merupakan cara pewahyuan, ialah mimpi nabi Ibrāhim agar menyembeli anaknya Ismail, sebagaimana diterangkan dalam al-Quran (lihat QS. al-Shaffat: 101-112).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua, wahyu diterima dari balik tabir tanpa melalui perantara, adalah sebagaimana yang terjadi pada nabi Mūsa as. Dalam QS. al-A’rāf (7): 45 

Kedua ayat yang disebutkan ini, merupakan dalil dan alasan bahwa wahyu yang diturunkan kepada nabi-Nya adalah dengan cara tanpa perantaraan malaikat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cara pewahyuan al-Quran yang telah disebutkan di atas terutama pada poin B adalah berlaku umum bagi semua nabi dan rasul Allah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedangkan cara pewahyuan al-Quran yang khusus bagi Nabi Muhammad saw menurut pada ahli (&lt;i&gt;mufassir&lt;/i&gt;) adalah terdiri atas atas tujuh cara, yakni; dengan mimpi, dicampakkan ke dalam jiwa Nabi saw (dihembuskan ke dalam jiwanya) perkataan yang dimaksudkan, sebagaimana yang dijelaskan dalam QS. al-Syura (42) ayat 52, wahyu datang kepada Nabi saw seperti gerincingan lonceng, yakni Nabi saw mendengar suara yang sangat kerasnya menyerupai gerincingan lonceng yang keras, Jibril memperlihatkan dirinya kepada Nabi saw dalam rupa seorang laki-laki yang sangat elok rupanya, Jibril memperlihatkan dirinya kepada Nabi saw dalam rupanya yang asli, yang mempunyai enam ratus sayap, Allah swt membicarakan Nabi saw dari belakang hijab, baik dalam keadaan Nabi saw sadar, sebagaimana yang terjadi pada peristiwa &lt;i&gt;isrā’, &lt;/i&gt;ataupun dalam keadaan tidur. Israfil turun membawa beberapa kalimat dari wahyu, sebelum Jibril datang membawa wahyu al-Quran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;Selain pewahyuan al-Quran tanpa perantaraan malaikat Jibril, segolongan &lt;i&gt;mufassir &lt;/i&gt;menambahkan bahwa adalagi cara pewahyuan yang tidak disebutkan belum disebutkan, yakni Tuhan langsung berbicara dengan Nabi saw langsung tanpa hijab (baca: &lt;a href=&quot;http://www.referensimakalah.com/2012/04/cara-allah-menurunkan-wahyu-kepada-nabi.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;cara Allah menurunkan al-Quran kepada Nabi saw&lt;/a&gt;).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pendapat ini berdasarkan kepada faham bahwa nabi saw mampu melihat Allah dengan mata kepala.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Referensi Makalah®&lt;br /&gt;
*&lt;b&gt;Berbagai Sumber
&lt;/b&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/1298914798249849031'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/1298914798249849031'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://www.referensimakalah.com/2014/08/cara-pewahyuan-al-Quran-tanpa-perantaraan-malaikat-Jibril.html' title='Cara Pewahyuan al-Quran Tanpa Perantaraan Malaikat Jibril'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg4ag8GJQiMMQ6fJcqOrITQWVDPRZOvS2rmbJbBjN4Gu46UQyJU5OlGYypJhz2d6kSs_XGPaXVE7dG1fN0d5CnZ05cmwpVHRlzkxs7Q_PmOMmEov6ux74eY1u9PsF9LlHn_KnrS8m2QYfc/s72-c/cara-pewahyuan-al-Quran.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5585466888308294649.post-2957152924681059231</id><published>2014-08-08T07:44:00.001-07:00</published><updated>2019-02-11T12:21:22.433-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ulum al-Quran"/><title type='text'>Perbedaan Seputar al-Quran sebagai Kalam Allah</title><content type='html'>&lt;noscript&gt;
&lt;img alt=&quot;Perbedaan Seputar al-Quran sebagai Kalam Allah&quot; height=&quot;720&quot; width=&quot;1280&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgX9AqN1xrAtL5ai33jSWPkNUFWkrqfEGT50NOQC_3gOm3Rje9Z_s9TE5kM5eYZ4Ivjep5aJzUoTVvGRM67IusfG3Z3x_KdPn13020Gdyx0wCChoH6p4k7_tyXmVKhINIA3IZ3xN8Ysd0k/s1600/1.jpg&quot; title=&quot;Perbedaan Seputar al-Quran sebagai Kalam Allah&quot; /&gt;&lt;/noscript&gt;
Kata “kalam” secara bahasa adalah pembicaraan yang bisa dipahami. Jadi kalau dikatakan bahwa al-Quran sebagai kalam Allah, dimaksudkan sebagai firman-firman Tuhan yang termaktub dalam &lt;i&gt;mushaf&lt;/i&gt; dan diriwayatkan secara &lt;i&gt;mutawātir. &lt;/i&gt;Jika ada perubahan terhadap teks-teks Tuhan tersebut, misalnnya menafsirkan al-Quran, maka ia tidak lagi dikatakan “kalam Allah”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada abad-abad permulaan sejarah umat Islam, terjadi diskusi atau perdebatan sengit di kalangan ulama Islam tentang al-Quran sebagai Kalam Allah. al-Quran dikatakan sebagai Kalam Allah atau “Kalimat Allah” (&lt;i&gt;kalāmullah&lt;/i&gt;) yang mutlak benar sesuai dengan firman-Nya sendiri dalam QS al-An’am (6): 115&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekiranya al-Quran sebagai Kalam Allah merupakan sifat Allah, maka mestilah ia kekal (qadīm), tidak diciptakan; tapai kalau sekiranya ia dipandang tersusun (bukan &lt;i&gt;kalāmullah&lt;/i&gt;), maka sesuatu yang tersusun mestilah diciptakan dan tidak kekal. Namun terjadi perbedaan besar antara berbagai aliran pemikiran diantaranya:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kaum Muktazilah bahwa firman Allah itu bukanlah sifat-sifat-Nya, tetapi perbuatannya. Mereka berargumen bahwa al-Quran tersusun dari bagian-bagian (berupa ayat dan surat; ayat atau surat yang satu mendahului ayat atau surat yang lain), dan kenyataan demikian membuatnya tidak bisa bersifat kadim (tak bermula), karena yang tak bermula tidak didahului oleh apapun (baca: &lt;a href=&quot;http://www.referensimakalah.com/2012/08/al-ushul-al-khamsah-muktazilah.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;al-Ushul al-Khamsah al-Muktazilah&lt;/a&gt;).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kaum Asy’ariyah berpendapat bahwa kalam Allah itu adalah sifat Allah dan karena itu, mestilah ia kadim. Untuk mengatasi persoalan bahwa yang tersusun tidak bersifat kadim, mereka memberi definisi lain tentang kalam. Kalam bagi mereka adalah arti atau makna abstrak dan tidak tersusun. Kalam bukanlah apa yang tersusun dari huruf dan suara; kalam yang tersusun itu disebut kalam, hanya dalam artian kiasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kaum Maturidiyyah sependapat dengan kaum Asy’ariyah, bahwa al-Quran sebagai Kalam Allah itu adalah kekal. Ia sifat kekal dari Tuhan, satu dan tidak terbagi, tidak berbahasa Arab, atau berbahasa lain, tetapi bila diucapkan manusia dalam ekspresi berlainan. Apa yang yang tersusun dan disebut al-Quranb, bukanlah Kalam Allah, tapi merupakan tanda dari &lt;i&gt;kalāmullah. &lt;/i&gt;Ia disebut Kalam Allah dalam arti kiasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kendati terdapat perbedaan pendapat seperti yang dipaparkan di atas, mereka semua sependapat bahwa “al-Quran sebagai Kalam Allah”, merupakan pedoman hidup paling utama yang semestinya dipedomani oleh segenap umat manusia, demi merealisasikan cita-cita hidup bersama; kebahagiaan hidup duniawi, yang berlanjut dengan kebahagiaan hidup ukhrawi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Referensi Makalah®

</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/2957152924681059231'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/5585466888308294649/posts/default/2957152924681059231'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://www.referensimakalah.com/2014/08/Perbedaan-Seputar-al-Quran-sebagai-Kalam-Allah.html' title='Perbedaan Seputar al-Quran sebagai Kalam Allah'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgX9AqN1xrAtL5ai33jSWPkNUFWkrqfEGT50NOQC_3gOm3Rje9Z_s9TE5kM5eYZ4Ivjep5aJzUoTVvGRM67IusfG3Z3x_KdPn13020Gdyx0wCChoH6p4k7_tyXmVKhINIA3IZ3xN8Ysd0k/s72-c/1.jpg" height="72" width="72"/></entry></feed>