<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-856093645417922121</id><updated>2025-05-21T19:17:47.246+07:00</updated><category term="sharing"/><category term="cerita gaje"/><category term="Komik dan Spoiler Naruto"/><category term="Kuis online"/><category term="hape"/><category term="main ninja saga"/><category term="my video"/><category term="ninja saga"/><title type='text'>Ricky Blog</title><subtitle type='html'>Ganti header jadi tulisan, biar terindeks sama mbah google :D</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://rickyreticent.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25'/><author><name>Ricky Anggoro </name><uri>http://www.blogger.com/profile/00076568690862495151</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj485fYMNvzJevLusXC2jRMvJ80k-5jFv5OO88SxFLxVk2d5mOwRMLlRPHM38Aq6ELL_jRPUhgn7iI7N6Hk_5kRW2Cq8-GNOVjRhFmrGEGVWPivaH0DGvaDe4LEy2Qexg/s220/Foto761.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>59</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-856093645417922121.post-636232081177411421</id><published>2013-06-12T13:19:00.001+07:00</published><updated>2013-06-12T13:19:07.104+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="cerita gaje"/><title type='text'>Lost Someone</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://th07.deviantart.net/fs71/200H/i/2011/336/1/0/liu_bei_by_gengoodstick-d4hzyvp.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; id=&quot;irc_mi&quot; src=&quot;http://th07.deviantart.net/fs71/200H/i/2011/336/1/0/liu_bei_by_gengoodstick-d4hzyvp.jpg&quot; style=&quot;cursor: move; margin-top: 116px;&quot; width=&quot;275&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Hai Readers, lama nih gak menyapa, ehehe. Maklum, kesibukan sekolah, belum lagi sekarang aku sedang menghadapi UKK. Mohon doanya yah, hehe. Sekarang aku mau upload cerpenku. Kali ini, aku coba untuk memakai cerita di Roman The Three Kingdom (yang gak tau, coba aja baja di wikipedia sejarahnya), tapi dengan versi saya sendiri, ehehehe. Roman ini juga dijadikan sebuah game dengan nama serial &#39;&#39;Dynasty Warrior&quot;. Cerpen ini mengisahkan tentang Seseorang yang tentang Sun Shangxiang, yang kehilangan suaminya, Liu Bei, akibat perang di Yi Ling. Daripada penasaran, yuk cekidot&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&quot;Liu Bei sudah mati!&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat terkutuk itu terus menggema di benak Sun Shang Xiang meskipun sudah dua hari berlalu sejak ia mendengarnya dari Sun Quan, kakaknya. Setiap kali ia mencoba mengusir kalimat laknat itu dari otaknya, semakin keras kalimat itu terngiang-ngiang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis itu menggigit bibirnya kuat-kuat untuk menahan air matanya. Dia sudah bertekad untuk tidak menangis. Lagipula, berita kematian Liu Bei seharusnya merupakan suatu kabar yang sangat baik, bukan? Kematian Liu Bei akan mempercepat kehancuran Shu. Dengan demikian, cita-cita ayah dan kakaknya untuk mempersatukan tiga kerajaan akan semakin dekat dengan kenyataan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, pemikiran-pemikiran semacam itu justru membuat emosi yang sudah dikuburnya dengan susah payah mendesak keluar. Gadis itu mulai menyalahkan kenyataan; menyalahkan diri sendiri, keluarganya, kerajaannya, bahkan seluruh Cina. Seandainya peperangan konyol antara 3 kerajaan bodoh ini tidak terjadi… Seandainya kakaknya tidak menjodohkannya dengan Liu Bei… Seandainya ia tidak jatuh cinta pada Liu Bei sejak awal….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air mata gadis itu pun meledak tanpa bisa ditahan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=0=0=0=&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Da Qiao menuju ke kamar Sun Shang Xiang dengan perasaan gundah. Ia tak henti-hentinya memikirkan adik iparnya yang tidak keluar dari kamar sejak 2 hari yang lalu itu. Da Qiao menyesalkan sikap Sun Quan yang terlihat acuh tak acuh pada kondisi adik perempuannya. Sebagai seorang wanita, Da Qiao tahu benar masalah Sun Shang Xiang jauh lebih kompleks daripada yang terlihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampainya di sana, Da Qiao melihat kamar itu terkunci rapat seperti biasa. Sejumlah pelayan yang membawa nampan dengan makanan di atasnya sedang mengetuk pintu berkali-kali. Mereka setengah berharap sang penghuni kamar mau membuka pintu dan menerima makanan yang telah disediakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu melihat Da Qiao, para pelayan itu segera berhenti mengetuk dan bersoja kepadanya. Da Qiao mengambil nampan yang dibawa mereka dan menyuruh mereka untuk pergi. Wanita itu kemudian mencoba hal yang sama seperti yang dilakukan para pelayan itu sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Shang Xiang, ini aku, Da Qiao. Tolong buka pintunya,&quot; ucap Da Qiao sambil mengetuk pintu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada jawaban dari dalam kamar. Da Qiao menghela napas. Sepertinya ia tidak punya pilihan lain kecuali mencoba cara yang sebenarnya sangat tidak disukainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Buka pintunya atau aku akan memanggil kakakmu untuk mendobrak pintu kamar ini!&quot; ancam Da Qiao.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesaat kemudian, Da Qiao mendengar suara kunci pintu dibuka. Kelegaan wanita itu berganti dengan kekagetan saat ia melihat sosok Sun Shang Xiang di balik daun pintu yang terbuka. Putri Wu itu terlihat sangat kacau. Rambutnya berantakan, wajahnya merah padam, dan matanya bengkak akibat terlalu banyak menangis. Penampilannya juga sangat lusuh. Entah sudah berapa lama Sun Shang Xiang tidak berganti pakaian, apalagi mandi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Ya Tian(1)!&quot; pekik Da Qiao sambil menghambur masuk ke kamar, &quot;Apa yang terjadi denganmu, Shang Xiang?&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sun Shang Xiang tidak menjawab, namun raut wajahnya sudah cukup untuk mewakili seluruh isi hatinya. Tidak perlu kata-kata untuk menjelaskan betapa hancur hati putri kerajaan Wu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Da Qiao menatap mata Sun Shang Xiang dalam-dalam. Mata yang biasanya selalu penuh tekad dan bercahaya itu kini mati. Tidak ada lagi air mata yang mengalir. Mungkin saja air mata itu sudah kering karena kesedihan yang amat sangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Shang Xiang, aku tahu kau sedang mengalami saat-saat yang sulit, tapi kau tidak boleh mengabaikan kesehatanmu,&quot; ucap Da Qiao lembut sambil mengangkat nampan yang dibawanya, &quot;Aku sudah membawakan makananmu. Sebaiknya kau makan dulu dan kita dapat berbicara sesudah itu.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sun Shang Xiang mengambil sumpit serta makanan di atas nampan dengan enggan. Gadis itu hanya makan beberapa suap. Da Qiao sempat memaksa Sun Shang Xiang untuk makan lebih banyak, namun gadis itu menolak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Nah, Shang Xiang, sekarang ceritakan masalahmu padaku. Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan kalau kau mau meminta bantuan orang yang kamu percayai,&quot; ucap Da Qiao, &quot;Katakan, apa yang sedang mengganggu hatimu?&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sun Shang Xiang hanya menjawab pendek sambil memandang jendela, &quot;Kau sudah mengetahuinya.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Da Qiao menghela napas dengan prihatin, &quot;Soal Liu Bei?&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sun Shang Xiang tidak menjawab. Sorot matanya yang kosong tidak lepas dari jendela, membuat Da Qiao ikut memandang jendela juga. Langit biru, awan putih, dan matahari yang bersinar gagah sangat kontras dengan suasana hati Sun Shang Xiang. Sungguh ironis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Dia…. Jauh lebih berarti daripada yang kukira….&quot; gumam Sun Shang Xiang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Da Qiao mengalihkan tatapannya pada Sun Shang Xiang. Sorot mata gadis itu kini berubah. Ada kerinduan yang tersirat dalam matanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Aku mencintainya. Aku ingin bersamanya.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Dia sudah tiada, Shang Xiang,&quot; bisik Da Qiao sedih sambil menggelengkan kepalanya, &quot;Kau tidak boleh begini terus. Hidupmu masih panjang. Kau punya masa depan yang cerah, Shang Xiang. Terus mengingat orang yang sudah meninggal tidak akan membuat hidupmu lebih baik.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kau tidak mengerti apa-apa, Jiejie(2)!&quot; tukas Sun Shang Xiang sambil menatap kakak iparnya dengan penuh amarah bercampur kesedihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Da Qiao menghela napas dengan kecewa dan keluar dari kamar tanpa mampu lagi mengucapkan apa pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepeninggal Da Qiao, Sun Shang Xiang tidak melakukan apa pun selain berbaring di tempat tidur. Hati dan jiwanya terlalu lemah untuk melakukan hal lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayup-sayup putri kerajaan Wu itu mendengar suara-suara ribut dari arah halaman istana. Suara-suara itu dikenalinya sebagai suara para pegawai istana yang sedang menyiapkan pesta. Sun Shang Xiang tidak tahu pasti mengenai pesta yang akan diadakan kakaknya tersebut, namun ia sudah bisa menebak bahwa pesta itu pasti diadakan untuk merayakan kemenangan pasukan Wu dalam peperangan di Yi Ling. Sun Shang Xiang tidak akan pernah melupakan peperangan yang telah merenggut nyawa Liu Bei secara tidak langsung itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suara-suara lain terdengar di luar pintu kamar Sun Shang Xiang. Kali ini adalah suara dayang-dayang yang sedang berbicara satu sama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Hei, kau tahu tidak, Kaisar sangat puas dengan kemenangan pasukan Wu di Yi Ling! Pesta yang sedang beliau siapkan pasti akan sangat meriah!&quot; seru seorang dayang bersuara keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kurasa itu wajar. Pertarungan itu sudah mengakhiri nyawa pemimpin dari salah satu kerajaan di Cina, bukan? Kalau sudah begini, hanya tinggal soal waktu sampai Wu menguasai seluruh daratan ini!&quot; timpal dayang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Masa depan yang cerah telah terbentang di hadapan kita semua,&quot; sahut dayang lain yang bersuara lembut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Masa depan?&quot; pikir Sun Shang Xiang, &quot;Aku sudah tidak memiliki masa depan di sini. Jika Liu Bei sudah tidak ada di mana pun kecuali di masa lalu, masa depanku juga berada di sana bersamanya.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa amarah tiba-tiba menguasai hati Sun Shang Xiang. Putri kerajaan Wu itu mulai merasakan kebencian pada seluruh kerajaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Masa depan kalian telah merenggut masa depanku!&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=0=0=0=&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sun Quan tengah berdiskusi dengan Lu Xun dan Zhou Tai saat Da Qiao tiba-tiba muncul dengan wajah panik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Jiejie?&quot; tanya Sun Quan heran, &quot;Ada apa?&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Shang Xiang menghilang, Yang Mulia!&quot; seru Da Qiao panik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Apa!&quot; seru Sun Quan dan Lu Xun bersamaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Yang Mulia, kita harus mencari tuan putri!&quot; seru Lu Xun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Benar! Zhou Tai, kerahkan seluruh pasukan untuk mencarinya!&quot; perintah Sun Quan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Baik, Yang Mulia,&quot; jawab Zhou Tai pendek. Jenderal Wu yang tidak banyak bicara itu segera meninggalkan ruangan untuk menjalankan perintah Sun Quan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Saya juga akan ikut mencari Tuan Putri. Saya permisi,&quot; ucap Lu Xun sambil bersoja dan berlari meninggalkan ruangan itu. Sama seperti Da Qiao, ahli strategi muda itu sangat mengawatirkan kondisi Sun Shang Xiang. Ia tidak ingin hal-hal buruk terjadi pada putri kerajaan Wu itu. Selain itu, Lu Xun juga merasa sedikit bersalah karena ia menyebabkan kematian Liu Bei secara tidak langsung. Liu Bei meninggal akibat sakit setelah pasukan Shu dikalahkan oleh pasukan Wu di peperangan Yi Ling. Kemenangan pasukan Wu saat itu adalah berkat stategi yang disusun olehnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lain pihak, Sun Shang Xiang sedang berjalan tanpa tujuan di tengah-tengah kota. Gadis itu menyelinap keluar dari istana saat penjagaan sedang melemah. Suasana kota saat itu sangat ramai. Penduduk berlalu lalang dengan sibuk. Para pedagang berteriak-teriak menawarkan dagangan. Anak-anak bermain dan berlari-lari dengan gembira. Atmosfer kota yang menyenangkan sama sekali tidak mampu mengusir mendung di hati Sun Shang Xiang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selagi Sun Shang Xiang melangkah ke mana kedua kakinya membawanya, putri kerajaan Wu itu mengingat saat-saat ia pertama kali bertemu dengan Liu Bei. Waktu itu juga ia sedang berjalan-jalan tak tentu arah di tengah kota seperti halnya saat ini…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Bukankah Anda putri kerajaan Wu?&quot; tanya Liu Bei sopan sambil tersenyum, &quot;Saya tidak menyangka Anda cukup berani berjalan-jalan di tengah kota tanpa pengawalan.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Tidak perlu! Hal itu hanya akan mengganggu saja,&quot; sahut Sun Shang Xiang sambil tersenyum pula, &quot;Lagipula keahlian bela diri saya setara dengan para prajurit elit Wu. Saya bisa melindungi diri saya sendiri.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Benarkah? Sungguh mengagumkan!&quot; mata Liu Bei berbinar-binar mendengar kata Sun Shang Xiang,&quot;Kalau begitu, Anda pasti sudah pernah berpartisipasi dalam peperangan, bukan?&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Bukan pernah lagi, tetapi sering!&quot; sahut Sun Shang Xiang bangga. Gadis itu merasa sangat senang karena jarang sekali ada orang yang menganggap partisipasi wanita dalam peperangan adalah sesuatu yang bisa dibanggakan. Sebagian besar orang berpikir wanita tidak cukup kuat dan hanya akan mengganggu pertarungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Ah, bagus sekali! Kerajaan Wu memang tangguh! Bila wanita saja bisa ikut berperang, kekuatan para pria pasti lebih hebat lagi!&quot; puji Liu Bei.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kekuatan saya setara dengan para pria! Sebaiknya Anda jangan menganggap saya lemah!&quot; tegas Sun Shang Xiang, &quot;Ah iya, saya belum tahu identitas Anda. Siapakah Anda? Melihat pakaian Anda, sepertinya Anda dari Shu, ya?&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Benar. Nama saya adalah….&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lamunan Sun Shang Xiang berhenti saat ia melihat sesosok manusia di kejauhan; sosok yang selalu ditangisinya akhir-akhir ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sosok itu tersenyum lembut pada Sun Shang Xiang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;….Liu Bei dari Shu.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;LIU BEI!&quot; jerit Sun Shang Xiang sekuat tenaga sambil berlari menghampiri sosok itu. Ia sudah tidak memedulikan apa pun. Tidak pada para penduduk yang menatapnya kebingungan ataupun anak-anak yang memekik kaget mendengar teriakannya. Hatinya dikuasai euforia yang meluap-luap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebahagiaan Sun Shang Xiang langsung menguap begitu ia menyadari bahwa sosok yang dirindukannya itu menghilang di balik kerumunan penduduk. Sun Shang Xiang merasa hatinya yang baru saja melayang-layang kini terhempas ke bumi dan pecah berkeping-keping.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;LIU BEI! KAU ADA DI SANA, BUKAN!&quot; teriak Sun Shang Xiang dengan wajah hampir menangis, &quot;KUMOHON! JANGAN TINGGALKAN AKU SENDIRI!&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sun Shang Xiang terus meneriakkan nama Liu Bei sambil menangis ketika sebuah suara memanggilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Tuan PutriSun Shang Xiang!&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sun Shang Xiang menoleh dan menemukan sosok Lu Xun dan para prajurit Wu yang berlari-lari mendekatinya. Seketika itu juga kemarahan menguasai hati putri kerajaan Wu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Tuan Putri, saya sudah mencari Anda ke mana-mana. Kembalilah ke istana. Semuanya sangat mengawatirkan Tuan Putri,&quot; ucap Lu Xun lembut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Tidak! Aku tidak akan kembali! Aku sudah menemukan Liu Bei dan aku akan meninggalkan kerajaan terkutuk ini bersamanya! Kau tidak punya hak untuk membawaku kembali ke istana, Lu Xun!&quot; tukas Sun Shang Xiang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Tuan Putri, kumohon! Liu Bei sudah meninggal! Dia tidak mungkin ada di sini!&quot; seru Lu Xun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Tidak! Dia masih hidup! Aku melihatnya tadi! Aku tidak akan pulang!&quot; seru Sun Shang Xiang sambil mencoba meninggalkan Lu Xun dan para prajurit. Seketika itu juga semua prajurit segera menangkap Sun Shang Xiang untuk membawanya kembali dengan paksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kaisar sudah memerintahkan kami untuk membawa Anda pulang, Tuan Putri,&quot; ucap seorang prajurit, &quot;Sebaiknya Anda tidak melawan.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;AKU TIDAK MAU PULANG!&quot; jerit Sun Shang Xiang, &quot;LIU BEI! TOLONG AKU!&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada jawaban. Tidak ada Liu Bei. Yang ada hanyalah seorang gadis yang tercampakkan oleh kenyataan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=0=0=0=&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kau berhasil membawanya kembali. Kerja bagus, Lu Xun,&quot; puji Sun Quan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Terima kasih, Yang Mulia,&quot; jawab Lu Xun sambil bersoja dengan penuh hormat. Tanpa disadari Sun Quan, suasana hati Lu Xun sebenarnya luar biasa buruk. Ahli strategi kerajaan Wu itu tengah dicekik oleh perasaan bersalah. Bayangan sosok Sun Shang Xiang yang terus meneriakkan nama Liu Bei tengah menggentayangi benaknya. Seandainya saja ia tidak menyusun strategi untuk menjatuhkan Shu dalam pertarungan Yi Ling, Liu Bei pasti tidak akan mati dan Sun Shang Xiang tidak akan hancur seperti sekarang. Apa boleh buat, sebagai ahli srategi ia tidak punya banyak pilihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Baik. Sekarang persiapkanlah pesta kemenangan kita, Lu Xun. Jangan lupa, Sun Shang Xiang juga harus hadir di pesta itu. Gunakan segala cara untuk membuatnya bersedia hadir,&quot; titah Sun Quan, &quot;Aku serahkan semuanya padamu.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lu Xun menatap Sun Quan tajam. Rasa hormatnya pada kaisar Wu itu tiba-tiba mengering. Bagaimana bisa Sun Quan berkata bahwa ia menyerahkan soal Sun Shang Xiang pada orang lain sementara penyebab terbesar kehancuran hati putri kerajaan Wu itu adalah dirinya sendiri? Bukankah sejak awal memang Sun Quan yang menjodohkan Sun Shang Xiang dengan Liu Bei sebagai alat untuk mengikat kerajaan Wu dan Shu dalam aliansi palsu? Selain itu, bisa-bisanya ia bersikeras mengadakan pesta kemenangan sementara adiknya sendiri tengah berduka!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Baik. Saya akan berusaha,&quot; jawab Lu Xun sambil bersoja sementara hati kecilnya mengutuk-ngutuk kaisar Wu di hadapannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lu Xun kemudian menuju ke kamar Sun Shang Xiang. Sepanjang perjalanan menuju kamar putri kerajaan Wu itu, pemuda itu berusaha keras memikirkan cara membujuk Sun Shang Xiang agar gadis itu bersedia menghadiri pesta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Lu Xun!&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lu Xun menoleh ke arah sumber suara dan menemukan sosok Da Qiao. Ahli strategi muda itu berhenti sesaat untuk bersoja pada kakak ipar kaisar itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kau baru saja menghadap kaisar, bukan? Apakah kaisar mengatakan sesuatu tentang Shang Xiang?&quot; tanya Da Qiao.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kaisar hanya meminta aku melakukan segala cara agar tuan putri bersedia menghadiri pesta kemenangan Wu,&quot; jawab Lu Xun sambil tersenyum getir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Keterlaluan….&quot; gumam Da Qiao sambil menghela napas, &quot;Terus terang, aku sangat mengawatirkan kondisi Shang Xiang. Dia sangat terpukul pada kematian Liu Bei sampai-sampai ia mengabaikan kehidupannya sendiri.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Saya juga sama khawatirnya seperti Anda,&quot; ucap Lu Xun sedih, &quot;Selain itu, saya juga merasa bersalah pada tuan putri. Bagaimanapun, pasukan Wu menang atas pasukan Shu karena strategi dari saya.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kamu tidak perlu bersalah soal itu, Lu Xun,&quot; sahut Da Qiao, &quot;Sebenarnya tidak ada satu pun pihak yang patut dipersalahkan. Seandainya ada, kurasa yang patut dipersalahkan adalah orang yang tidak melakukan apa pun untuk memperbaiki keadaan ini.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lu Xun mengangguk. Ia tahu benar siapa orang yang dimaksud oleh Da Qiao.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Ah, maaf aku sudah mengganggumu. Kulihat kau sedang menuju ke suatu tempat. Kau mau ke mana?&quot; tanya Da Qiao.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Saya hendak menuju ke kamar tuan putri,&quot; jawab Lu Xun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kalau begitu aku ikut,&quot; sambung Da Qiao cepat, &quot;Ayo kita segera ke sana!&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=0=0=0=&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Liu Bei, Liu Bei, dan Liu Bei.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya sosok itu yang tidak pernah lepas dari benak Sun Shang Xiang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang lain boleh mengatakan Liu Bei sudah meninggal, namun bagi Sun Shang Xiang, sosok itu adalah napasnya, nyawanya, dan masa depannya. Bagi Sun Shang Xiang, justru semua orang di kerajaannyalah yang sudah mati. Gadis itu sudah mengucapkan selamat tinggal kepada mereka sejak lama. Sun Shang Xiang tidak menginginkan apa pun selain hidup bersama Liu Bei sekali lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis itu saat ini sedang berbaring di ranjangnya. Ia sedang membayangkan masa-masa bahagianya bersama Liu Bei saat kaisar Shu itu masih hidup. Kenangan-kenangan itu serasa lebih nyata daripada kenyataan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Shang Xiang, apakah kau merasa bahagia menjadi istriku?&quot; tanya Liu Bei suatu hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Tentu saja!&quot; sahut Sun Shang Xiang mantap, &quot;Aku saaaangat bahagia! Aku ingin kita bisa terus seperti ini untuk selamanya!&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Liu Bei tersenyum, &quot;Aku juga merasa begitu, Shang Xiang. Pernikahan ini seharusnya diteruskan supaya perdamaian kedua kerajaan kita juga tidak berakhir. Bukankah begitu?&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sun Shang Xiang mengangguk meski sebenarnya ia tidak terlalu setuju dengan Liu Bei. Baginya, daripada kedamaian antar kerajaan dan sebagainya, ikatannya dengan Liu Bei sebagai suami istri jauh lebih berharga. Meskipun cinta Liu Bei pada dirinya tidak sebesar cintanya pada kaisar Shu itu, Sun Shang Xiang sama sekali tidak keberatan selama ia bisa menghabiskan sisa hidupnya bersamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Oh iya, Shang Xiang. Ada yang ingin kubicarakan padamu,&quot; ucap Liu Bei tiba-tiba, &quot;Nanti sore, aku akan menunggu di halaman tepat di bawah jendela kamarmu. Temui aku di sana.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sun Shang Xiang tiba-tiba tersentak. Putri kerajaan Wu itu segera membuka jendelanya dan menengok ke bawah. Dilihatnya Liu Bei sedang berdiri sambil tersenyum ke arahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa membuang waktu lagi, Sun Shang Xiang segera keluar dari kamarnya untuk menemui Liu Bei.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=0=0=0=&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lu Xun dan Da Qiao kini berada di depan kamar Sun Shang Xiang. Kamar itu masih tertutup seperti biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Tuan Putri, ini saya, Lu Xun. Bisakah kita berbicara sebentar?&quot; seru Lu Xun sambil mengetuk-ngetuk pintu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Shang Xiang, aku juga ada di sini. Tolong buka pintunya. Kami mau berbicara denganmu!&quot; pinta Da Qiao. Tidak ada balasan dari dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Tuan Putri, tolong buka pintunya!&quot; seru Lu Xun sambil mengetuk-ngetuk lebih keras. Da Qiao tiba-tiba saja merasakan firasat buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Lu Xun, sepertinya Shang Xiang sudah tidak ada di kamarnya. Coba buka pintunya,&quot; ucap Da Qiao. Lu Xun mengerinyitkan dahi dengan heran begitu mendengar permintaan Da Qiao, namun ia tetap melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persis seperti firasat Da Qiao, pintu kamar Sun Shang Xiang rupanya tidak terkunci dan putri kerajaan Wu itu sudah menghilang dari dalam kamarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Dia menghilang lagi!&quot; seru Lu Xun, &quot;Sial! Ayo kita cari dia!&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=0=0=0=&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya Liu Bei masih menunggu di tempat yang sama. Sun Shang Xiang berlari sekuat tenaga menghampiri Liu Bei dan langsung memeluk kaisar Shu itu erat-erat. Ia tidak ingin kehilangan Liu Bei lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Hei, hei, hei! Kau bersemangat sekali, Shang Xiang!&quot; seru Liu Bei sambil tertawa. Sun Shang Xiang juga ikut tertawa. Gadis itu merasa sudah berabad-abad berlalu sejak terakhir kali ia tertawa seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sun Shang Xiang melepaskan pelukannya. Ia menatap mata Liu Bei dalam-dalam. Mata itu masih tetap sama seperti dulu. Sama sekali tidak berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Shang Xiang, aku ingin membicarakan sesuatu…&quot; ucap Liu Bei.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kita bisa bicara kapan saja, Liu Bei. Yang penting, tolong bawa aku keluar dari sini!&quot; pinta Sun Shang Xiang, &quot;Aku ingin bersamamu, Liu Bei. Kumohon! Aku sudah tidak tahan lagi berada di sini!&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Liu Bei hanya menggeleng dengan sedih, &quot;Itu tidak mungkin, Shang Xiang… Kalau sampai kakakmu tahu….&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Jangan khawatir soal kakakku!&quot; sahut Sun Shang Xiang sambil menggenggam erat tangan Liu Bei, &quot;Pokoknya kita harus keluar dari sini secepatnya!&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Tidak, Shang Xiang,&quot; Liu Bei melepaskan tangan Sun Shang Xiang, &quot;Kita tidak boleh melakukan ini. Perang besar bisa terjadi kalau kakakmu sampai tahu aku membawamu pergi tanpa seizinnya!&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajah Sun Shang Xiang berubah muram, &quot;Begitu, ya…&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;SHANG XIANG!&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sun Shang Xiang menoleh begitu ia mendengar suara Da Qiao memanggilnya. Tampaklah Da Qiao dan Lu Xun sedang berlari-lari mendekatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Syukurlah kau masih ada di kompleks istana, Shang Xiang! Kukira kau menghilang lagi seperti tadi…&quot; ucap Da Qiao dengan lega.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kalian tenang saja. Aku tidak apa-apa,&quot; sahut Sun Shang Xiang sambil tersenyum manis, &quot;Nah, bukankah kita akan mengadakan pesta? Ayo kita bersiap-siap!&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Da Qiao merasa sangat lega melihat perubahan sikap Sun Shang Xiang, namun Lu Xun merasa sebaliknya. Pemuda itu merasa ada sesuatu yang salah. Sangat salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=0=0=0=&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesta kemenangan Wu akhirnya dimulai. Para pembesar istana, para jenderal, dan pejabat-pejabat dari seluruh kerajaan Wu diundang ke pesta itu. Sun Shang Xiang juga ikut hadir. Kesedihan sudah lenyap tanpa bekas dari wajahnya. Putri kerajaan Wu itu betul-betul tampak menikmati pesta. Ia sudah dapat tertawa dan bersenda gurau dengan para jenderal. Ia benar-benar terlihat sudah kembali seperti dirinya yang dulu. Perubahan besar Sun Shang Xiang ini tentu disambut baik oleh semua orang, kecuali Lu Xun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kau sudah bisa melupakan Liu Bei, ya? Bagus, bagus! Putri kerajaan Wu memang harus seperti itu!&quot; puji Sun Quan sambil tertawa terbahak-bahak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Tentu saja! Bukankah aku wanita paling kuat di kerajaan ini? Melupakan orang yang sudah meninggal sama sekali bukan perkara sulit!&quot; timpal Sun Shang Xiang sambil menuangkan arak ke cawan kakaknya. Sama sekali tidak terlihat sedikit pun jejak kesedihan di wajah cantik gadis itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lu Xun memperhatikan Sun Shang Xiang dengan seksama. Sebagai ahli strategi kerajaan Wu, ia sudah terlatih untuk tidak pernah lengah dalam situasi apa pun. Firasatnya yang hampir tidak pernah meleset mengatakan bahwa ada sesuatu yang tengah disembunyikan oleh Sun Shang Xiang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kau terlihat tegang sekali. Ada apa?&quot; tanya Sun Quan, membuat Lu Xun terkejut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Ah, ti… tidak apa-apa, Kaisar,&quot; jawab Lu Xun gugup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Bukankah kita sekarang sedang berpesta, Lu Xun? Nikmati saja pestanya! Ayo minum!&quot; seru Sun Shang Xiang sambil menuangkan arak ke cawan Lu Xun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lu Xun menerima arak itu dan meminumnya tanpa melepaskan tatapannya dari Sun Shang Xiang. Apa pun yang terjadi, ia tidak boleh melepaskan pengawasannya dari gadis itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=0=0=0=&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari sudah larut malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesta sudah lama berakhir. Sebagian besar tamu undangan sudah pulang. Kalau pun belum, mereka pasti sudah tertidur karena mabuk, seperti halnya Sun Quan dan para jenderal Wu lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sun Shang Xiang menatap Sun Quan yang sedang tertidur lelap. Rencananya berhasil. Tidak ada seorang pun yang sadar bahwa ia sengaja membuat kakaknya mabuk dengan terus memberinya arak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis itu perlahan mengeluarkan chakram-nya sambil mendekati sang kakak yang sedang tertidur pulas. Mata gadis itu berkilat-kilat penuh amarah dan kebencian. Ia mengangkat chakramnya, bersiap-siap menebas leher Sun Quan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Dengan ini… Hilang sudah semua halangan untuk bersatu dengan Liu Bei!&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sun Shang Xiang mengayunkan chakram-nya….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;…Tuan Putri?&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…dan menghentikannya saat ia mendengar suara Lu Xun, sesaat sebelum chakram itu menyentuh leher Sun Quan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putri Wu itu menoleh dan melihat sosok Lu Xun yang baru saja terbangun dari tidur. Ahli strategi itu menatap Sun Shang Xiang lekat-lekat. Ia nyaris tidak mampu mempercayai penglihatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Mustahil… Tuan Putri, Anda tidak bermaksud…&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;TIDAK!&quot; pekik Sun Shang Xiang. Putri kerajaan Wu itu membuang chakram-nya ke lantai dan segera berlari meninggalkan istana secepat mungkin tanpa menoleh lagi. Seluruh pengawal istana Wu saat itu sedang tertidur, baik karena mabuk ataupun karena lelah. Sun Shang Xiang dengan mudah keluar melewati gerbang istana. Selama ia berlari, berbagai kenangan tentang Liu Bei bermain-main di otaknya, termasuk kenangan di masa lalu saat Liu Bei mengatakan akan membicarakan sesuatu dengannya di halaman bawah jendela kamar tidurnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Shang Xiang, aku ingin membicarakan sesuatu…&quot; ucap Liu Bei.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Hmm? Apa itu?&quot; tanya Sun Shang Xiang ingin tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah putri kerajaan Wu itu mulai melambat saat ia mencapai sebuah jembatan di kota. Tetes-tetes air mata mulai merayap perlahan di pipinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Aku ingin membatalkan pernikahan kita dan mengembalikanmu pada kakakmu….&quot; jawab Liu Bei tanpa emosi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sun Shang Xiang tidak mampu menahan tangisnya. Ia baru menyadari bahwa ia telah terus membohongi dirinya sendiri. Ia terus memanjakan diri dengan kenangan-kenangan indah bersama Liu Bei, bahkan sampai berhalusinasi seolah kenangan itu kembali menjadi kenyataan, sambil menutup mata pada fakta bahwa kaisar Shu itu sudah membuangnya sejak dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Sejak awal…. Memang sudah tidak ada masa depan lagi bagiku….&quot; gumam Sun Shang Xiang pilu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu-satunya waktu di mana ia merasa benar-benar hidup adalah saat ia menyadari bahwa ia mencintai Liu Bei dengan seluruh akal budinya. Baginya, saat itu adalah saat di mana ia hidup sebagai dirinya sendiri dan sebagai seorang wanita; bukan lagi sebagai putri kerajaan Wu yang bisa dipakai seenaknya sebagai alat untuk mempererat aliansi dua kerajaan melalui pernikahan politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, semuanya sudah berakhir, bukan? Pernikahan itu sudah tidak lagi berlaku dan Liu Bei sudah tidak ada lagi di dunia ini. Dengan kata lain, masa hidup Sun Shang Xiang sudah lama berlalu. Masa depannya sudah mati sejak dirinya dicampakkan oleh Liu Bei.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sun Shang Xiang menatap sungai di bawah jembatan tempatnya berdiri sekarang. Sungai itu tampak begitu dalam dan tidak berdasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kalau aku melompat ke sungai ini, apakah aku bisa menyusul Liu Bei dan kembali menjadi diriku yang dulu? Diriku yang bukan sekedar bidak dalam permainan politik tiga kerajaan yang konyol ini?&quot; pikir Sun Shang Xiang sambil menatap air sungai yang beriak-riak. Di matanya, riak sungai itu seolah-olah mengundangnya untuk melompat ke dalamnya dan meninggalkan semuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sun Shang Xiang kembali mendengar suara Lu Xun di kejauhan. Kali ini juga ada suara kakaknya, suara Da Qiao, dan suara jenderal-jenderal Wu lain yang menyerukan namanya. Sun Shang Xiang tertawa pahit saat ia akhirnya menyadari apa yang harus dilakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis itu memanjat tepi jembatan dan melompat; membiarkan air sungai yang dingin merengkuh tubuhnya dan membawa jiwanya pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Masa depanku ada bersamamu di masa lalu, Liu Bei.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=0=0=0=&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;End.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Just Info, Tian = Tuhan ; Jiejie = Kakak perempuan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maaf yah kalo jelek, hehe. Kalau udah baca komen yah, kutunggu. Arigatou Gozaimasu :) </content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rickyreticent.blogspot.com/feeds/636232081177411421/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2013/06/lost-someone.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/636232081177411421'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/636232081177411421'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2013/06/lost-someone.html' title='Lost Someone'/><author><name>Ricky Anggoro </name><uri>http://www.blogger.com/profile/00076568690862495151</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj485fYMNvzJevLusXC2jRMvJ80k-5jFv5OO88SxFLxVk2d5mOwRMLlRPHM38Aq6ELL_jRPUhgn7iI7N6Hk_5kRW2Cq8-GNOVjRhFmrGEGVWPivaH0DGvaDe4LEy2Qexg/s220/Foto761.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-856093645417922121.post-4286977718451434759</id><published>2013-05-14T17:15:00.001+07:00</published><updated>2013-05-14T17:15:26.603+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="sharing"/><title type='text'>Review Google Glass</title><content type='html'>Hai Readers :) Saya balik lagi nih, setelah cukup lama vakum tugas (hehehe). Update hari ini, saya mau Review teknologi baru, kacamata pintar Google Glass!&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://assets.sbnation.com/assets/2215649/GoogleGlass_15.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;266&quot; src=&quot;http://assets.sbnation.com/assets/2215649/GoogleGlass_15.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Kenapa disebut kacamata pintar? Karena kacamata ini diselipkan teknologi berbasis &lt;i&gt;smartphone&lt;/i&gt;&amp;nbsp;untuk memudahkan aktivitas penggunanya sehari-hari. Kira-kira apa aja sih kecanggihan Google Glass? Oke Cekidot.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kacamata yang dirilis beberapa waktu yang lalu ini mempunyai fitur yang cukup unik. Yang pertama adalah Tampilan Menu. Tampilan Menunya berbentuk bulat dan berbagai macam aplikasi seperti yang bisa kita jumpai di &lt;i&gt;smartphone&lt;/i&gt;. Di tampilan menu ini juga hadir Reminder untuk agenda yang telah anda buat.&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;http://images.detik.com/content/2013/03/01/317/123338_1.jpg&quot; src=&quot;http://images.detik.com/content/2013/03/01/317/123338_1.jpg&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot; /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Tampilan Menu di Google Glass&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu, Google Glass juga dapat memberikan informasi cuaca di sekitar anda terkini. Google Glass juga ditanam perintah suara, layaknya SIRI pada iPhone. Wah, nambah lagi nih pesaingnya Apple, hehehe&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;http://images.detik.com/content/2013/03/01/317/123426_3.jpg&quot; src=&quot;http://images.detik.com/content/2013/03/01/317/123426_3.jpg&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot; /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;kondisi Cuaca Update&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau anda tersesat saat anda menggunakan Google Glass, tak perlu khawatir. Google Glass didukung GPS dan navigasi yang cukup mumpuni. Selain itu, anda juga dapat notifikasi untuk setiap perjalanan anda dan dengan fitur &lt;i&gt;turn by turn directions, &lt;/i&gt;anda akan dibimbing menuju arah jalan yang anda inginkan, dan juga peta interior (indoor) dan sharing lokasi anda terkini. Dengan peta interior, anda dapat menemukan letak keberadaan benda dalam satu ruangan secara cepat, walaupun hanya dalam beberapa gedung saja. Praktis bukan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;http://images.detik.com/content/2013/03/01/317/123625_9.jpg&quot; src=&quot;http://images.detik.com/content/2013/03/01/317/123625_9.jpg&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot; /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Temukan letak suatu tempat dalam ruangan dengan mudah&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
Mungkin fitur ini yang cukup keren. Google bahkan dapat memotret foto dan merekam video! Dengan dukungan kamera optik 5 Megapixel, kualitas jepretan dari Google Glass cukup baik. Merekam videopun cukup baik, dengan resolusi HD 720p. Untuk menampilkan gambar, Google Glass mempunyai resolusi 640 x 350 piksel (nHD).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;http://images.detik.com/content/2013/03/01/317/123731_12.jpg&quot; src=&quot;http://images.detik.com/content/2013/03/01/317/123731_12.jpg&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot; /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Salah satu hasil Jepretan Google Glass&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;u&gt;Spesifikasi&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;
Setelah tadi kita ulas fitur-fitur dari Google Glass, kita beranjak kepada Spesifikasi dari Google Glass. Google Glass hadir dalam layar resolusi 640 x 350 pixel atau nHD. Hal itu setara dengan layar HD 25 inchi yang dilihat dari ketinggian 8 kaki, atau 2,4 meter. Kacamata pintar ini juga dibekali kamera 5 megapixel dan 720p HD untuk merekam video.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk mendengar audio, kacamata ini tak perlu lagi headset. Dalam kacamata pintar ini, sudah diselipkan teknologi &lt;i&gt;Bone Conduction Transduce.&lt;/i&gt;&amp;nbsp;Dengan teknologi ini, suara dipancarkan lewat tulang pipi ke telinga dalam. Alat ini terletak pada tangkai kacamata yang terhubung ke telinga. Desain dari Google Glass juga disesuaikan dengan bantalan yang dapat anda ubah. Google mengklaim kacamata ini cocok untuk semua jenis wajah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk storage, Google menyediakan 16 GB, dengan 12 GB yang dapat digunakan untuk pengguna dan terhubung ke cloud Google Drive. Untuk Kapasitas baterai, cukup untuk seharian pemakaian, kecuali pemakaian untuk Foto dan Video. Untuk Konektivitas, Google Glass memakai Wi-Fi 802.11 b/g dan kompatibel dengan semua ponsel yang memiliki bluetooth. Google Glass juga dapat menggunakan GPS dan SMS dengan bantuan aplikasi MyGlass yang berorientasi pada OS 4.0.3 ICS. Berikut Spesifikasi Resmi Google Glass:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table border=&quot;0&quot; cellpadding=&quot;2&quot; cellspacing=&quot;3&quot; style=&quot;background-color: white; border-spacing: 0px; border: 0px; color: #333333; font-family: Verdana, Tahoma, Arial, &#39;Trebuchet MS&#39;; font-size: 14px; line-height: 21px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;tbody style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;tr style=&quot;border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;td style=&quot;border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: inherit; font-size: x-small;&quot;&gt;Layar&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;em style=&quot;border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: inherit; font-size: x-small;&quot;&gt;640x360 pixel HD&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style=&quot;border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;td style=&quot;border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: inherit; font-size: x-small;&quot;&gt;Kamera&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;em style=&quot;border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: inherit; font-size: x-small;&quot;&gt;5 MP, video 720p&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style=&quot;border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;td style=&quot;border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: inherit; font-size: x-small;&quot;&gt;Audio&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;em style=&quot;border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: inherit; font-size: x-small;&quot;&gt;Bone Conduction Transducer&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style=&quot;border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;td style=&quot;border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: inherit; font-size: x-small;&quot;&gt;Konektivitas&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;em style=&quot;border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: inherit; font-size: x-small;&quot;&gt;Wi-fi 802.11 b/g, Bluetooth&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style=&quot;border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;td style=&quot;border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: inherit; font-size: x-small;&quot;&gt;Penyimpanan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;em style=&quot;border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: inherit; font-size: x-small;&quot;&gt;16 GB, memori yang bisa digunakan 12 GB&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style=&quot;border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;td style=&quot;border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: inherit; font-size: x-small;&quot;&gt;Baterai&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;em style=&quot;border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: inherit; font-size: x-small;&quot;&gt;1 hari penuh&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style=&quot;border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;td style=&quot;border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: inherit; font-size: x-small;&quot;&gt;Pengisi daya&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;em style=&quot;border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: inherit; font-size: x-small;&quot;&gt;MicroUSB, charger&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;td style=&quot;border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: inherit; font-size: x-small;&quot;&gt;Kompatibilitas&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;em style=&quot;border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: inherit; font-size: x-small;&quot;&gt;GPS, SMS dengan MyGlass&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat kecanggihan yang ditawarkan oleh Google Glass, akan menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat dunia. Namun, jika digunakan dengan hal positif, Google Glass dapat bermanfaat untuk kita. Sebelum mengakhiri artikel ini, saya mau share video mengenai Google Glass ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;iframe allowfullscreen=&#39;allowfullscreen&#39; webkitallowfullscreen=&#39;webkitallowfullscreen&#39; mozallowfullscreen=&#39;mozallowfullscreen&#39; width=&#39;320&#39; height=&#39;266&#39; src=&#39;https://www.youtube.com/embed/4EvNxWhskf8?feature=player_embedded&#39; frameborder=&#39;0&#39;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oke, sekian dulu dari saya, untuk harganya, sekitar USD 1.500 dollar. Terimakasih&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rickyreticent.blogspot.com/feeds/4286977718451434759/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2013/05/review-google-glass.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/4286977718451434759'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/4286977718451434759'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2013/05/review-google-glass.html' title='Review Google Glass'/><author><name>Ricky Anggoro </name><uri>http://www.blogger.com/profile/00076568690862495151</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj485fYMNvzJevLusXC2jRMvJ80k-5jFv5OO88SxFLxVk2d5mOwRMLlRPHM38Aq6ELL_jRPUhgn7iI7N6Hk_5kRW2Cq8-GNOVjRhFmrGEGVWPivaH0DGvaDe4LEy2Qexg/s220/Foto761.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-856093645417922121.post-3139079876215852444</id><published>2013-05-03T20:49:00.001+07:00</published><updated>2013-05-03T20:49:49.752+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="sharing"/><title type='text'>Pentingnya Gadget di era teknologi saat ini</title><content type='html'>&lt;a href=&quot;http://www.chicmagz.com/system/images/Parade-Gadget.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;248&quot; id=&quot;irc_mi&quot; src=&quot;http://www.chicmagz.com/system/images/Parade-Gadget.jpg&quot; style=&quot;margin-top: 0px;&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Mendengar kata Gadget, dibenak anda pasti akan terpintas, &lt;i&gt;smartphone&lt;/i&gt; sekelas Android, Blackberry, iPhone, dan Windows Phone. Mobilitas yang dimiliki oleh Gadget memang tidak perlu diragukan lagi. Dengan berbagai macam jenis, dan harga yang disesuaikan dengan kocek, gadget mampu memberikan kepuasan bagi penggunanya. Gadget dari masa ke masa mengalami perubahan yang cukup signifikan, contohnya adalah revolusi dari walkman ke MP3 Player, lalu MP3 Player berubah menjadi iPod.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, gadget tak ubahnya dua sisi uang logam. Di satu sisi, gadget mampu memberikan manfaat bagi penggunanya, namun di sisi lain mampu memberikan efek negatif, bahkan dapat menjurus ke jalur kriminalitas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak hal yang dapat kita ambil keuntungannya dari gadget. Dari segi bisnis, Gadget bisa mendukung anda dengan mobilitasnya yang tinggi. Penggunanya dapat melakukan transaksi, transfer uang, jual-beli online, bahkan untuk membayar tagihan rekening listrik. Semua dapat dilakukan di Gadget masa kini.&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;img id=&quot;irc_mi&quot; src=&quot;http://aplikanologi.com/wp-content/uploads/2012/07/berniaga-1-550x304.jpg&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; margin-top: 48px;&quot; /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Salah satu kegiatan jual-beli di Gadget.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu, dari segi Informasi, Gadget dapat menjelajah dunia maya yang tak terbatas, yang mampu memberikan informasi yang sangat luas&amp;nbsp; kepada penggunanya. Andapun tak perlu takut tersesat di jalan, karena dengan teknologi GPS yang telah ditanam pada kebanyakan gadget, anda dapat menentukan lokasi anda berada di peta, dan memperkirakan jalan pulangnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam segi pembelajaranpun, gadget mampu dimanfaatkan oleh semua kalangan. Dengan kemampuan gadget dalam membaca &lt;i&gt;e-book&lt;/i&gt; untuk kegiatan pembelajaran, referensi, mencari resep makanan, membaca koran, dan lain-lain. &lt;i&gt;E-book&lt;/i&gt; dapat didownload dengan mudah di mesin pencari, ataupun di store OS. Bahkan anda dapat membuat &lt;i&gt;e-book&lt;/i&gt; dari gadget anda, dengan dukungan aplikasi office yang dapat anda dapatkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: right; margin-left: 1em; text-align: right;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://img.lensaindonesia.com/thumb/350-630-1/uploads--1--2012--07--Muslim-Pro.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Aplikasi Android Dan IOS Muslim Pro Khusus Sambut Ramadhan 2012 - Aplikasi yang Sangat Cocok untuk Menemani Pengguna Beribadah - Muslim-Pro.&quot; border=&quot;0&quot; class=&quot;imgw&quot; height=&quot;222&quot; src=&quot;http://img.lensaindonesia.com/thumb/350-630-1/uploads--1--2012--07--Muslim-Pro.jpg&quot; title=&quot;Aplikasi Android Dan IOS Muslim Pro Khusus Sambut Ramadhan 2012 - Aplikasi yang Sangat Cocok untuk Menemani Pengguna Beribadah - Muslim-Pro.&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Aplikasi islami di Gadget Android.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
Gadget tidak hanya berlaku dalam urusan duniawi saja, bahkan urusan akhirat, gadget bisa membantu anda. Ketika anda terlelap, dan membutuhkan alarm untuk shalat subuh, Gadget dengan aplikasi pengingat shalat, bisa membangunkan anda dengan suara adzan, yang juga sesuai dengan waktu subuh di daerah anda. Saat anda berada di suatu tempat, dan anda ingin membaca al-qur&#39;an, dengan gadget, al-qur&#39;an bisa di download dan anda dapat membacanya langsung dari gadget anda, yang juga disertai dengan terjemahan dari setiap ayatnya. Anda juga dapat mendapatkan doa-doa islami setiap harinya, langsung dari gadget anda, dengan aplikasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gadget bukan hanya sebuah tren, namun manfaat gadget bisa anda rasakan. Dengan kecanggihannya, hari-hari anda akan terasa terbantu dengan adanya gadget. Paradigma bahwa gadget adalah bagian dari tren, sepertinya harus dipikirkan ulang. Dengan menggunakannya secara bijak, gadget bisa lebih dari sekedar gadget. Sudahkah anda memilikinya? </content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rickyreticent.blogspot.com/feeds/3139079876215852444/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2013/05/pentingnya-gadget-di-era-teknologi-saat.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/3139079876215852444'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/3139079876215852444'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2013/05/pentingnya-gadget-di-era-teknologi-saat.html' title='Pentingnya Gadget di era teknologi saat ini'/><author><name>Ricky Anggoro </name><uri>http://www.blogger.com/profile/00076568690862495151</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj485fYMNvzJevLusXC2jRMvJ80k-5jFv5OO88SxFLxVk2d5mOwRMLlRPHM38Aq6ELL_jRPUhgn7iI7N6Hk_5kRW2Cq8-GNOVjRhFmrGEGVWPivaH0DGvaDe4LEy2Qexg/s220/Foto761.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-856093645417922121.post-38657771996929059</id><published>2013-04-23T21:19:00.001+07:00</published><updated>2013-04-23T21:19:14.845+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="sharing"/><title type='text'>Defrag Harddisk</title><content type='html'>Hai guys, lama yah gak menyapa, ehehe. Maaf yah, kemarin laptop habis diservice. Ternyata masalahnya ada di Harddisk dan Chipset.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah, kali ini sesuai judul postingan, saya akan memberikan tips &#39;&#39;Defrag Harddisk&#39;&#39;. Sebenarnya apa sih Defrag Harddisk itu, dan gunanya untuk laptop/PC? Simak berikut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemarin, saat mengambil laptop di tempat service, tukang service nya bilang agar saya sering-sering mendefrag harddisk. Yah, karena saya jarang sekali mendefrag harddisk, walaupun caranya mudah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Defrag Harddisk adalah proses untuk menata ulang file-file yang terpecah-pecah, dan menyatukannya. Tujuan dari Defrag Harddisk itu memindahkan data-data yang terpencar dan terpecah-pecah, agar dikumpulkan dalam satu kelompokan. Hal ini juga dapat membuat harddisk anda lebih tahan lama. Lalu, seberapa seringkah kita harus mendefrag harddisk? Sebaiknya anda mendefrag harddisk dalam jangka waktu tertentu, sesuai pemakaian laptop.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1- 1 Bulan sekali.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Ini dapat anda lakukan jika pemakaian PC/Laptop anda :&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Menggunakan internet berjam-jam tiap hari&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sering melakukan instalasi atau uninstall program-program di komputer Anda&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sering menambah dan menghapus file dalam skala besar&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sering bekerja dengan program-program editing grafis&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&amp;nbsp;&lt;b&gt;1- 2 Bulan Sekali.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Ini dapat anda lakukan jika pemakaian PC/Laptop anda:&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Menggunakan internet beberapa jam tiap hari&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kadang-kadang melakukan instalasi atau uninstall program-program di komputer Anda&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Terkadang menambah atau menghapus file, namun masih dalam kapasitas yang tidak terlalu besar&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Terkadang bekerja dengan program-program editing grafis (Photoshop, After Effects, Premiere, dll)&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;b&gt;2- 3 Bulan sekali.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Ini dapat anda lakukan jika pemakaian PC/Laptop anda:&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Menggunakan internet hanya sebentar saja tiap harinya&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Jarang melakukan instalasi atau uninstall program-program di komputer Anda&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Koleksi file Anda kecil, hanya beberapa giga, dan jarang Anda tambahi atau kurangi&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
Adapun sebelum saya akan menjelaskan cara-cara mendefragnya, kita juga harus mempertimbangkan seringnya Defrag, karena sering mendefrag Harddisk juga beresiko untuk Harddisk anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Proses
 defrag merupakan kegiatan komputer yang langsung berhubungan dengan 
aktifitas harddisk. Ketika proses defrag berjalan, maka aktifitas 
harddisk pastinya akan sangat besar, baik itu pembacaan maupun 
penulisan. Proses pembacaan akan terjadi ketika menganalisa file mana 
saja yang terfragmentasi maupun file yang lokasinya tidak sesuai dan 
proses menulisan akan terjadi ketika terjadi pemindahan file yang 
dianggap tidak sesuai dengan lokasi yang seharusnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dengan adanya aktifitas tersebut, 
pastinya akan terjadi proses baca tulis file yang berulang kali. Nah, 
harddisk juga dari pabriknya pasti sudah disetting akan kemampuna baca 
dan tulisnya. Dengan melakukan proses baca tulis (defrag) yang berulang 
kali tentunya akan menyebabkan jatah baca tulisnya akan semakin 
berkurang hingga sampai masa rusaknya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Jadi, mendefrag Harddisk tidak &lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;harus setiap har&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;i&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;. &lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Defrag Harddisk anda jika memang &lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;su&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;dah waktunya. Te&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;nt&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;u kita in&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;gin agar Harddisk kita berumur panjang bukan?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Cara&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;-cara mende&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;frag harrdisk cukup sederhana.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Anda klik Start -&amp;gt; All Program -&amp;gt;Accesories -&amp;gt; System tools -&amp;gt; Di&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;sk defragment-&amp;gt; Pilih Anal&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;ize disk -&amp;gt; setelah proses selesai, pilih Defragment Disk&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt; -&amp;gt; Tunggu sampai selesai.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhItLsxp-Q0WWvMh1B2pf2p7Ls_Z_27xPld2Dfx-xgwb0N5fGLbJZcCyj2aoG72VOQBQcjGGWucUPx2HOswGSK-m2zVdurKrsdi_uKhz4U4UJ-lWs8mrSiRu8JVAt78mcNnLgi7JO4ylaYL/s1600/defrag1.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhItLsxp-Q0WWvMh1B2pf2p7Ls_Z_27xPld2Dfx-xgwb0N5fGLbJZcCyj2aoG72VOQBQcjGGWucUPx2HOswGSK-m2zVdurKrsdi_uKhz4U4UJ-lWs8mrSiRu8JVAt78mcNnLgi7JO4ylaYL/s1600/defrag1.png&quot; height=&quot;315&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgEkR8_mZ5CGeJjLdYB4UkWQHPEWFpc1nIw22PBKZG4EIWqDzQtVNK9EDtFj_TQzJA1VyMjslDR4yCGrlJfdIxSOb3Y6YAxuRrpDvAts7xRblrt_wycj9wNMp4PjNXbFUT82jfeQAaP82lx/s1600/defrag1.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Oke, itu saja yang bisa kutulis malam ini, semoga bermanfaat, dan kalau ada yang mau ditanyakan, silahkan isi kolom komentar :D&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rickyreticent.blogspot.com/feeds/38657771996929059/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2013/04/defrag-harddisk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/38657771996929059'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/38657771996929059'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2013/04/defrag-harddisk.html' title='Defrag Harddisk'/><author><name>Ricky Anggoro </name><uri>http://www.blogger.com/profile/00076568690862495151</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj485fYMNvzJevLusXC2jRMvJ80k-5jFv5OO88SxFLxVk2d5mOwRMLlRPHM38Aq6ELL_jRPUhgn7iI7N6Hk_5kRW2Cq8-GNOVjRhFmrGEGVWPivaH0DGvaDe4LEy2Qexg/s220/Foto761.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhItLsxp-Q0WWvMh1B2pf2p7Ls_Z_27xPld2Dfx-xgwb0N5fGLbJZcCyj2aoG72VOQBQcjGGWucUPx2HOswGSK-m2zVdurKrsdi_uKhz4U4UJ-lWs8mrSiRu8JVAt78mcNnLgi7JO4ylaYL/s72-c/defrag1.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-856093645417922121.post-2861086188755634645</id><published>2013-04-06T13:10:00.000+07:00</published><updated>2013-04-06T13:11:05.162+07:00</updated><title type='text'>Jokowi, antara Pencitraan dan Kegagalan </title><content type='html'>&lt;a href=&quot;http://us.images.detik.com/content/2012/04/16/10/Jokowi-Metal-D.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://us.images.detik.com/content/2012/04/16/10/Jokowi-Metal-D.jpg&quot; height=&quot;394&quot; id=&quot;irc_mi&quot; style=&quot;margin-top: 99px;&quot; width=&quot;318&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Sebenarnya, aku bingung dengan Politik saat ini. Mengapa Poilitik saat ini begitu sangat kotor? Orang lemah yang berkecimpung di dunia politik seakan-akan tidak mampu berkuasa,namun orang-orang bodoh yang memiliki cukup ‘persenjataan’ ,tahukan maksud saya? Uang. Yup, Politisi saat ini hanya bermodalkan uang, sudah mendapatkan jabatannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Termasuk dengan tokoh yang ingin saya bahas saat ini,Joko Widodo. Kenapa Joko Widodo? Bukankah dia justru tokoh perubahan? Tidak. Jokowi itu cuman mainan dari para politisi saja. Apa kalian tahu, Jokowi sendiri itu ke Jakarta karena siapa? Siapa lagi kalo bukan Megawati. Dia ke Jakarta saja juga karena perintah dari Megawati, selaku Pembina dari PDIP. Dia mengaku kalo dia diperintah oleh Megawati, untuk bersaing di Jakarta dalam Pemilu DKI yang waktu itu akan segera bergulir.&amp;nbsp; Maka, dia membuat strategi khusus agar rakyat Jakarta mau memilihnya. Dia pakailah cara yang agak unik, Blusukan. Walaupun cara ini sudah umum ia jalani di Solo,namun masyarakat Jakarta masih awam. Setelah dia berhasil memenangkan hati dari rakyat Jakarta,dia lalu mulai bergelut dan memperdalam permasalahan dari Jakarta itu sendiri. Tapi, ada maksud dari itu semua. Jokowi yang tenar karena keberaniannya mengganti mobil dinasnya dengan mobil produk dalam negeri, Esemka itupun didukung oleh orang yang berduit dalam memenangkan pilkada. Lagi-lagi, politik uang pun bermain. Memang sejatinya sulit untuk dihindari, walaupun tokoh itu kelihatannya baik, namun politik seakan menyembunyikan kebusukannya. &lt;br /&gt;
Lalu, saat ini saja Jakarta sedang diuji. Mungkin,u jian ini untuk Jokowi dan pasangannya, Basuki Tjahaja Purnama untuk menangani permasalahan yang sudah menjadi kebiasaan di Kota Megapolitan ini. Banjir. Itulah kata yang sudah menjadi rutinitas tiap tahun di Jakarta saat musim hujan telah tiba. Seakan mewarisi masalah dari pemimpin masa lalu, banjir di DKI ini bahkan sampai masuk ke jalan-jalan elit Jakarta,seperti Jl. M.H Thamrin, Jl Sudirman, bahkan bundaran HI yang menjadi salah satu maskot kota Jakarta, selain Monas pun, menjadi kolam coklat. Penanganan yang dilakukan Jokowi, seperti biasa, blusukan. Jokowi turun ke posko pengungsian untuk memberikan bantuan yang pada masyarakat. Tapi,apakah itu merupakan salah satu cara terbaik untuk bisa menangani banjir Jakarta. Dia begitu lambat, bahkan tidak tahu harus berbuat apa. Harusnya dia setidaknya bisa cepat tanggap dalam mengatasi masalah banjir, karena itu merupakan kewenangan yang dimilikinya. Dia harus meminta seluruh jajaran yang ada dibawahnya untuk mengetahui tingkat keparahan banjir itu, dan mencoba membaca prediksi kemana arah banjir selanjutnya. Lalu, ia harusnya dapat berkoordinasi dengan Dinas-dinas terkait, bukannya malah keluyuran menghampiri warga tanpa perhitungan yang jelas. Tindakan Jokowi yang tetap membudayakan blusukan disaat bencana seperti ini tidak memberikan efek apapun. Hanya akan memperparah kondisi dan situasi, karena petugas nanti akan kerepotan dalam menjaga keamanan sang Gubernur. Pihak pemprov DKI pun tidak menginformasikan ke publik, malah media yang turun tangan dalam hal ini. Aparat pemprov sepertinya kehilangan kendali disaat seperti ini. Arahan dari pak Jokowi pun kurang jelas,sehingga mereka sendiri pun tak tahu harus berbuat apa.&lt;br /&gt;
Bahkan,saat ditanya media mengenai kemanakah wakil Gubernur,Basuki Tjahaja Purnama, Jokowi malah menjawabnya seperti ini : “lagi disuruh cari batu dan pasir”. Apakah rasional,j ika media yang sedang serius untuk menggali informasi mengenai bencana,j ustru dipermainkan? Tidak. Jokowi pun bukan apa-apa tanpa budaya Blusukan-nya. &lt;br /&gt;
Sebenarnya, bukan kali ini saja Jokowi itu menunjukan ‘Kegagalan’nya. Bahkan,sebelum ia pindah dinas ke Jakarta sebagai Gubernur, dia memang sudah gagal. Mengapa gagal? Sebenarnya,saya juga kaget. Karena mungkin saya adalah salah satu dari sekian orang yang terkena silaunya popularitasnya, sehingga tidak peduli terhadap rekam jejaknya sebelum ia menjadi Gubernur saat ini. Mungkin media saat ini gencar mengikuti kemana Jokowi berada. Media banyak mengumbar berita tentang baiknya Jokowi dalam berpolitik. Jika dilihat, Di Solo, bertahun-tahun selalu saja banjir. Alasannya, sungai Bengawan Solo yang meluap. Tetapi,sebagai walikota saat itu, apakah ada gerakan dalam meminimalisir banjir yang selalu hadir di Solo saat musim hujan tiba? Hampir tidak ada! Tidak hanya itu. Kota Solo juga tiap hari selalu dirundung dengan kemacetan. Kepadatan di kota Solo memang sangat sulit ditekan. Namun, berkaca dari konsep yang akan dijalaninya di Jakarta, apakah dia terapkan dahulu di Solo? Walaupun Jokowi sempat mengeluarkan ide, dengan lahirnya Railbus yang saat ini ada di Jalan Slamet Riyadi, namun ini tidak mampu menekan angka kemacetan di Solo. Solo tetap saja macet. &lt;br /&gt;
Tidak hanya itu, bahkan, Gubernur yang sukses meraih sebuah penghargaan internasional, tidak mampu menekan angka kemiskinan di Kota Solo. Pertumbuhan ekonomi di Solo saja bahkan jauh dibawah standar Nasional. Data BPS Solo mencatat, pada tahun 2010, Pertumbuhan ekonomi di Solo hanya 5,94%, jauh dibawah standar Nasional yang berada di tingkat 6,1%. Belum lagi, tingkat kemiskinan di Kota Solo masih tinggi. Pada masa kepemimpinan Jokowi di tahun 2005-2010, BPS menyatakan di tahun 2010 saja, Tingkat kemiskinannya mencapai 13,98%. Angka itu saja jauh dibawah Jakarta,yang hanya 3,7%. Ini hanyalah beberapa kecil dari kegagalan Pak Jokowi dalam masa pemerintahannya di dunia politik.&lt;br /&gt;
Walaupun memang sedikit mengupas kegagalannya, namun Jokowi dapat diandalkan dalam hal tertentu. Jokowi mempunyai ide-ide dan konsep yang cukup menjanjikan. Itulah mengapa dia dapat membaca situasi tertentu dengan cepat. Semoga, kedepannya banyak lahir politisi yang bersih, jujur dan amanah. Karena saat ini sangat sulit untuk mencari pemimpin yang bersih. Memang ada politisi yang bersih, yang kebanyakan mencalonkan diri sebagai independent. Namun, sepertinya masyarakat lebih tergoda dengan politisi yang digandrung oleh parpol, karena nama besar parpol yang ada di negeri ini, tanpa memperdulikan politisi jalur independent. &lt;br /&gt;
Mungkin,dunia politik memang sudah sangat kotor, namun jika kita dapat mengubahnya menjadi lebih baik, dan berkaca pada zaman nabi, kenapa tidak? – M. Ricky Anggoro. Pratomo</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rickyreticent.blogspot.com/feeds/2861086188755634645/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2013/04/sebenarnya-aku-bingung-dengan-politik.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/2861086188755634645'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/2861086188755634645'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2013/04/sebenarnya-aku-bingung-dengan-politik.html' title='Jokowi, antara Pencitraan dan Kegagalan '/><author><name>Ricky Anggoro </name><uri>http://www.blogger.com/profile/00076568690862495151</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj485fYMNvzJevLusXC2jRMvJ80k-5jFv5OO88SxFLxVk2d5mOwRMLlRPHM38Aq6ELL_jRPUhgn7iI7N6Hk_5kRW2Cq8-GNOVjRhFmrGEGVWPivaH0DGvaDe4LEy2Qexg/s220/Foto761.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-856093645417922121.post-7268389139926900512</id><published>2013-03-22T20:03:00.000+07:00</published><updated>2013-03-22T20:05:11.337+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="cerita gaje"/><title type='text'>Susahnya dapetin First Kiss</title><content type='html'>Hai, ahh lama gak menyapa, ehehe. Kali ini saya bakalan ngelanjutin serial Udin dan Michele! Maaf ya baru bisa ngelanjutin lagi, soalnya susah cari ide yang pas buat 2 chara ini. *maaf chele*. Daripada lama-lama, dan ngejelasin pake summary, mending langsung aja cekidot.&lt;br /&gt;
.&lt;br /&gt;
.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Udin&#39;s pov&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Gadis itu tampak masih 
menundukkan kepalanya. Entah apa yang ia sembunyikan dariku. Aku bisa 
melihat semburat merah di kedua pipinya yang putih. Ada apa? Apa yang 
kau sembunyikan?. Pertanyaan itu ingin sekali kuucapkan. Tapi aku tau, 
ia tak akan menjawab sekalipun aku bertanya 1000 kali. Tak apa. Bagiku 
yang terpenting adalah ia tetap berada di hadapanku.&lt;br /&gt;
Aku dan dia 
masih diam dan saling berkutat pada pikiran masing-masing yang tak 
berujung dan tak jua memperolah kesimpulan. Aku berhenti. Aku memilih 
untuk memperhatikan wajahnya yang luar biasa cantik dan sifatnya yang 
mengagumkan. Tubuhnya semampai, rambutnya yang halus, mata sipitnya yang amat lembut dan membawa ketenangan. Aku memang sangat beruntung 
memilikinya, walaupun aku harus bersaing dengan 1000 orang ganteng untuk mendapatkan Michele. Aku tau dia sadar bahwa sejak tadi aku memandangi wajahnya,
 membuat semburat merah di wajahnya semakin kentara. Aku paling suka 
itu. Aku baru sadar, ternyata aku genit juga.&lt;br /&gt;
Aku rasa aku mulai 
bosan dengan keadaan diam ini, ayolah udin, temukan ide. Jangan diam 
seperti ini, tunjukkan keberanianmu. Kau harus mengatakannya, demi harga
 dirimu. Semangat….!&lt;br /&gt;
&quot;emmmm….Michele sayang&quot;. ucapku pelan agak ragu-ragu. Ohh Tuhan, tolong aku, aku telah bertobat.&lt;br /&gt;
&quot;iya sayang?…&quot;. Aduh suara itu manis sekali. Kalau bukan karena adik-adikmu yang galak itu sudah ku bawa pulang kau.&lt;br /&gt;
&quot;ano…emmmm…&quot;. Aku masih ragu-ragu.&lt;br /&gt;
&quot;iya…?&quot;. Michele nampaknya penasaran. Tapi sekarang giliranku yang seperti cacing
 kapanasan. Ayolah katakanlah kalau kau ingin menciumnya. Gampang kan?&lt;br /&gt;
&quot;emmm…&quot;.&lt;br /&gt;
&quot;apa…..?&quot;.&lt;br /&gt;
&quot;ano…boleh aku pinjam toilet?&quot;.&lt;br /&gt;
&#39;Deggg….!&#39;&lt;br /&gt;
&#39; Baka….!kau bilang apa Udin? Bodoh, kok bisa seperti itu. Ah…..&#39;&lt;br /&gt;
&quot;si-si-silahkan-saja…&quot;.
 Jawab Michele terbata-bata. Lho dia kok jadi gagap begitu. Aku kan hanya
 mau pinjam toilet, bukan menciumnya. Baru segini saja kau sudah gagap 
bagaimana kalau ku cium jangan-jangan kau langsung bisu seketika. 
Tidaaaaaakkkk…..!&lt;br /&gt;
&quot;terima kasih…&quot;. Aku mengucapkan sambil tersenyum. Lagi-lagi wajahnya memerah.&lt;br /&gt;
Sepanjang
 jalan menuju pulang aku hampir gila karena kebodohanku tadi. Kenapa 
harus toilet?. Kenapa tidak bilang kalau aku ingin menciumya. Dasar 
pecundang. Padahal aku sudah 7 bulan berpacaran dengan gadis cantik dan-ehm-mempesona itu. Tapi aku belum pernah menciumnya. Sungguh 
prestasi yang amat sangat memalukan. Coba bayangkan, Budi hampir tiap 
hari dengan Inem. Joko malah udah dapet gebetan baru, langsung nikah. Ayolah jangan jadi orang 
yang memalukan. Bagaimana kalau orang satu geng tau? Aku pasti diketawain 
siang malam.&lt;br /&gt;
Tapi aku tak tega kalau harus mencium seorang gadis cantik yang ku cintai ini. Dia gadis yang berbeda. Aku sama sekali tak 
pernah memaksakan keinginanku padanya. Seorang sepertiku ini bisa luluh oleh 
seorang gadis sipit bertubuh jangkung *sorry chele*. Perlu dicatat dalam sejarah Indonesia tercinta!&lt;br /&gt;
Aku masih ingat saat aku menyatakan perasaanku padanya, coba tebak, apa yang terjadi:&lt;br /&gt;
Langsung diterima&lt;br /&gt;
Pikir-pikir dulu&lt;br /&gt;
Ditolak (aku rasa itu jawaban ternorak yang pernah ada, aku kan sudah jadi kekasihnya)&lt;br /&gt;
Diam dan tersenyum manis padaku.&lt;br /&gt;
Tidak menjawab apa-apa.&lt;br /&gt;
Teeeeetttt…toooootttt…..&lt;br /&gt;
Jawaban anda salah semua…huuuuuu….&lt;br /&gt;
Perlu diketahui saja, pertama kali aku bilang bahwa aku menyukai Michele, gadis itu langsung marah-marah di tempat. &lt;i&gt;What the hell…! &lt;/i&gt;Dia
 kira aku hantu yang naksir bidadari apa?! Jangan bilang kalau memang 
tampangku ini mirip genduruwo Bondowso ya…! Tapi syukurlah, Michele menerima cinta 
dari babang Udin yang-ehm-puallingg ghuantheng ini….muahahahahahaha…..&lt;br /&gt;
Kembali
 ke lap-eh salah-kembali ke pokok permasalahan. Saudara-saudara, seorang Udin belum mendapat ciuman pertama dari sang pacar Michele. &lt;i&gt;Terus aku harus gantung diri gitu?&lt;/i&gt; Ya jangan dong, 
nanti Michele ku diambil oleh si ngek-ngok Habib rese itu. Aku tau Habib rese itu menyukai Michele ku yang unyu-unyu berat itu. Matanya 
selalu hijau tiap melihat Michele. Ah, rasanya ingin kumakan hidup-hidup 
mamalia bertaring yang berdarah hangat itu-halah bahasanya-.&lt;br /&gt;
Ahaaaa….! Oooouuuuu yeeeaaahhhh….!&lt;br /&gt;
Ternyata
 otak Udin tak se-dodol yang dibilang orang. Aku dapat ide 
cemerlang. Yuhuuuuu…lihat saja nanti, teman-temanku pasti akan kagum 
dengan kehebatan ku. Sik…asik….tunggu saja Micheleku yang unyu-unyu aku 
akan membuatmu semakin mencintaiku.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;End Udin&#39;s pov&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Bruuummmm…brummm….&lt;br /&gt;
Deru
 suara motor legenda keluaran taun 80-an itu nampak berhenti di sebuah taman 
kecil di seberang jalan. Terlihat sosok pemuda nampak melepas helmnya, 
dan….&lt;br /&gt;
Slash…&lt;br /&gt;
Rambut putihnya bagai uban bergerak diterpa angin, 
terlihat berantakan namun malah membuatnya semakin aneh. Kulitnya gak jelas. Matanya berwarna hitam legam yang kali ini terlihat 
begitu sumringah. Tubuhnya yang kerempeng kayak lidi itu terlihat atletis 
sekali #nahantawa. Ia membuka resleting jaketnya dan turun dari motor yang baru 
saja ia parkir. Sesegera mungkin ia menggandeng gadisnya yang sudah 
terlebih dulu turun. Terlihat semburat merah di pipi gadis itu. Pasti ia
 sedang terpesona dengan pemuda yang ada di sampingnya.&lt;br /&gt;
Mereka 
berdua berjalan beriringan masuk ke area taman. Si gadis Nampak tak 
begitu kesulitan mengimbangi langkah sang pemuda yang agak lebar. Namun 
ia tetap menundukkan kepalanya tanpa mau menatap lelaki yang tengah 
menggandengnya dengan tingkat ke-PD-an yang luar biasa akut. Semburat 
merah masih saja terlihat di kedua pipi mulusnya itu.&lt;br /&gt;
&quot;emmm, Michele, kenapa kau tidak bertanya…?&quot;. Tanya Udin sembari tetap menggandeng tangan kekasihnya itu.&lt;br /&gt;
&quot;ano, Tanya apa Udin sayang?&quot;. Michele balik bertanya.&lt;br /&gt;
&quot;pewh….kenapa tidak Tanya kita mau kemana?&quot;.&lt;br /&gt;
&quot;untuk apa? Toh aku denganmu. Tak masalah&quot;. Ucap Michele malu-malu. Membuat Udin muncul setan jailnya.&lt;br /&gt;
&quot;bagaimana
 kalau ku ajak kau terjun dari lembah akhir tempat aku bertengkar dengan Zain dulu?&quot;. Udin tersenyum jahil lebih tepatnya hampir mirip setan 
yang sukses memasukkan manusia dalam neraka.&lt;br /&gt;
&quot; Udin!&quot;. Michele Nampak mengembungkan pipinya. Kelihatanya ia cemberut. Membuat 
ekspresi si Udin berubah jadi setan kelaparan.&lt;br /&gt;
&quot;Eh…aku hanya 
bercanda. Jangan marah begitu&quot;. Udin memohon pada Michele membuat gadis
 itu kembali memerah. Eh, ngomong-ngomong kenapa dengan gadis ini? 
Kenapa dia selalu memerah tiap kali berhadapan dengan Udin. 
Jangan-jangan kelainan*di geplak Udin. &lt;br /&gt;
&quot; jangan bicara begitu, aku takut Udin&quot;.&lt;br /&gt;
&quot; iya sayang….&quot;. halah bahasanya.&lt;br /&gt;
Mereka
 berdua lalu berhenti di tepi danau buatan kecil yang terdapat di tengah
 taman. Suasana Nampak lengang, hanya ada beberapa orang yang tengah 
sibuk dengan urusan masing-masing. Keduanya duduk disebuah bangku kecil 
yang tepat menghadap kearah danau.&lt;br /&gt;
Perlahan namun tak pasti udin 
meraih jemari tangan Michele yang nganggur di atas bangku. Awalnya si Michele
 terkejut namun ia berhasil meredam keinginannya untuk 
pingsan-uuaappphaaa…!pingsan lagi…?! Bukannya Michele itu terkenal enerjik?. Udin mendekatkan wajahnya ke 
wajah Michele, Michele nampak kelabakan dan bingung harus berbuat apa. 
Udin semakin dekat dengan Michele. Tinggal 2 sentimeter lagi, ciuman 
pertama akan sukses, dan dia tidak akan jadi bahan tertawaan 
teman-temanya.&lt;br /&gt;
1….&lt;br /&gt;
2…&lt;br /&gt;
3…&lt;br /&gt;
Sedikit lagi….&lt;br /&gt;
&quot;Bang, abang lagi ngapain?&quot; Seorang anak kecil sukses mengganggu acara &#39;first kiss&#39; Udin.&lt;br /&gt;
&#39;Anjrit! Bentar lagi tuh padahal&#39; gumam Udin dalam hati.&lt;br /&gt;
&quot;Adek kecil, ada apa?&quot; Tanya Michele&lt;br /&gt;
&quot;Itu, sepeda motor yang ada disana punya abang?&quot; Seketika Udin melongo kearah parkiran, tempat yang ditunjuk si anak kecil itu. Ia kaget, motornya tidak tampak.&lt;br /&gt;
&quot;Waduh, motorku kemana? Ahh, jadi gagal kan.&quot; Udin hanya bisa pasrah, dan pulang dari taman itu dengan menggendong kekasihnya.&lt;br /&gt;
Dalam perjalanan pulang.&lt;br /&gt;
&quot;Maaf yah sayang, hari ini acaranya jadi kacau&quot; &lt;br /&gt;
&quot;Gapapa kok sayang, aku bisa ngerti kok&quot; Jawab Michele dengan senyum termanisnya&lt;br /&gt;
&#39;Ahh senangnya punya kekasih seperti Michele, walaupun aku gak dapet first kissnya sampe sekarang, tapi aku selalu dapat senyumnya&#39; gumam Udin dalam hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Udin pun berniat untuk melanjutkan aksinya lain hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
End.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hehehe, gimana ceritanya? mungkin agak aneh, jadi komentarnya ditunggu, Arigatou.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rickyreticent.blogspot.com/feeds/7268389139926900512/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2013/03/susahnya-dapetin-first-kiss.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/7268389139926900512'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/7268389139926900512'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2013/03/susahnya-dapetin-first-kiss.html' title='Susahnya dapetin First Kiss'/><author><name>Ricky Anggoro </name><uri>http://www.blogger.com/profile/00076568690862495151</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj485fYMNvzJevLusXC2jRMvJ80k-5jFv5OO88SxFLxVk2d5mOwRMLlRPHM38Aq6ELL_jRPUhgn7iI7N6Hk_5kRW2Cq8-GNOVjRhFmrGEGVWPivaH0DGvaDe4LEy2Qexg/s220/Foto761.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-856093645417922121.post-5008005303357929645</id><published>2013-03-17T10:56:00.000+07:00</published><updated>2013-03-17T10:56:22.760+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="sharing"/><title type='text'>Samsung Galaxy S IV</title><content type='html'>&lt;a href=&quot;http://klimg.com/merdeka.com/i/w/news/2013/03/15/163741/540x270/spesifikasi-samsung-galaxy-s4.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; id=&quot;irc_mi&quot; src=&quot;http://klimg.com/merdeka.com/i/w/news/2013/03/15/163741/540x270/spesifikasi-samsung-galaxy-s4.jpg&quot; style=&quot;margin-top: 62px;&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;http://www.iphone5sreleasedate.com/wp-content/uploads/samsung-galaxy-s4-vs-iPhone-5s-vs-HTC-M7-release-date.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;/a&gt;Hai Readers, kali ini saya kembali hadir. Kali ini saya mau mengulas tentang smartphone terbaru keluaran samsung, yang digadang-gadang bakalan jadi pesaing berat iPhone 5! Yak, Galaxy S IV! Sejak diluncurkan tanggal 14 Maret lalu di New York, Samsung Galaxy IV ini memang mengundang decak kagum. Hmm, kira-kira apa saja sih fitur yang ditawaran Galaxy IV? Mari simak ulasannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;u&gt;&lt;b&gt;Fitur&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRLduNnoq6v_iOGgOUSLiYAcds7hwxJR17aAp2xaq71DefRxj6Q&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;266&quot; id=&quot;irc_mi&quot; src=&quot;https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRLduNnoq6v_iOGgOUSLiYAcds7hwxJR17aAp2xaq71DefRxj6Q&quot; style=&quot;margin-top: 0px;&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Samsung Galaxy S IV, selain dibekali oleh fitur Geo tagging dan fitur deteksi mata yang mana sudah tersedia di pendahulunya, Galaxy S III, Galaxy S IV mempunyai fitur terbaru, yaitu &lt;i&gt;Smart Scroll&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;Smart Pause&lt;/i&gt;. Fitur ini merupakan peningkatan pengalaman akses melihat video maupun browsing berbasis pengenalan wajah. &lt;i&gt;Smart Scroll&lt;/i&gt; membuat penggunanya dapat menscrolling e-mail ataupun browser, tanpa harus menyentuh perangkatnya. Fitur ini memanfaatkan gerakan wajah pengguna yang sebelumnya sudah dikenali. Sebagai catatan, kemiringan dan ketepatan wajah juga mempengaruhi scrolling.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedangkan fitur &lt;i&gt;Smart Pause &lt;/i&gt;memungkinkan penggunanya untuk menghentikan pemutaran video yang sedang berjalan, hanya dengan memutar kepala menjauh dari perangkat. Fitur ini juga tetap memanfaatkan pengenalan wajah anda untuk dapat menjalankannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://fs02.androidpit.info/userfiles/2732031/image/samsung-galaxy-s4-airview.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;294&quot; id=&quot;irc_mi&quot; src=&quot;http://fs02.androidpit.info/userfiles/2732031/image/samsung-galaxy-s4-airview.jpg&quot; style=&quot;margin-top: 0px;&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Menariknya, Galaxy S IV juga dilengkapi fitur terbaru, Samsung WatchOn. Fitur ini memungkinkan penggunanya untuk mengendalikan tv, seperti menjadi remote control.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengguna juga dapat mengakses perangkat tanpa menyentuh layar, berkat fitur &lt;i&gt;Air View&lt;/i&gt;. Cara kerjanya cukup dengan melayangkan jari diatas layar untuk mengakses menu di layar. Tersedia pula fitur &lt;i&gt;Air Gesture&lt;/i&gt;, yang memungkinkan pengguna mengubah lagu, menggulirkan halaman Web, atau merespons panggilan hanya dengan melambaikan tangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://cdn-static.cnet.co.uk/i/photos/50010654/samsung-galaxy-s4-group-play.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;240&quot; id=&quot;irc_mi&quot; src=&quot;http://cdn-static.cnet.co.uk/i/photos/50010654/samsung-galaxy-s4-group-play.jpg&quot; style=&quot;margin-top: 0px;&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Galaxy S IV juga ditambahkan dengan fitur hiburan dengan &lt;i&gt;Group Play&lt;/i&gt;. Dengan fitur ini, pengguna dapat berbagi foto, musik, dan games dengan orang di sekitar pengguna. Fitur ini juga dapat&amp;nbsp; digunakan untuk membuat kelompok musik, dan dapat mengubah perangkat menjadi sound system.&lt;br /&gt;Jika terdapat banyak ponsel Galaxy S4, bahkan masing-masing ponsel 
dapat berbagi peran. Satu ponsel bisa difungsikan untuk speaker bagian 
kanan, sementara yang lainnya bisa sebagai speaker kiri atau speaker 
tengah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://cdn2.ubergizmo.com/wp-content/uploads/2013/03/samsung-galaxy-s4-hands-on-review-30-640x424.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;265&quot; id=&quot;irc_mi&quot; src=&quot;http://cdn2.ubergizmo.com/wp-content/uploads/2013/03/samsung-galaxy-s4-hands-on-review-30-640x424.jpg&quot; style=&quot;margin-top: 0px;&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Lalu fitur yang cukup unik, adalah &lt;i&gt;S Translator&lt;/i&gt;. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menerjemahkan e-mail atau pesan sms menjadi suara. Fitur ini juga dapat menerjemahkan baik dari pembicaraan ke dalam teks maupun dari teks ke pembicaraan. Untuk anda yang suka foto-foto ataupun merekam suara, Galaxy S IV menghadirkan fitur &lt;i&gt;Dual Shot&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;Dual Recording&lt;/i&gt;. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk melakukan pemotretan dan perekaman dari dua ruang yang berbeda dalam satu layar.&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://telsetnews.com/wp-content/uploads/2013/03/Cinema-Photo-Galaxy-S4.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;217&quot; id=&quot;irc_mi&quot; src=&quot;http://telsetnews.com/wp-content/uploads/2013/03/Cinema-Photo-Galaxy-S4.jpg&quot; style=&quot;margin-top: 42px;&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Buat anda yang suka sinema, Galaxy S IV punya fitur &lt;i&gt;Cinema photo&lt;/i&gt;. Fitur ini membuat foto statis Anda menjadi seperti sinema. Lalu, yang hobi chatting, S IV menyediakan fitur ChatON Dual. Fitur ini memaksimalkan komunikasi chatting&amp;nbsp; dan video call secara langsung dengan dua orang di saat bersamaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;u&gt;&lt;b&gt;Spesifikasi &lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk layar, S IV memakai layar Super AMOLED dengan ukuran 4,99 inch dan resolusi 1920 x 1080 piksel (Full HD, dengan 441 ppi. Untuk masalah dapur pacu, Galaxy S IV memakai chipset octa-core Exynos 5, terdiri dari quad-core prosesor Cortex-A15 dengan &lt;em&gt;clocking &lt;/em&gt;1,6 GHz dan quad-core prosesor Cortex-A7 dengan &lt;em&gt;clocking &lt;/em&gt;1,2 GHz. Belum lagi, S IV juga telah memakai RAM DDR 3 2 GB. Masalah Jaringan, bahkan Galaxy S IV sudah dicekoki dengan jaringan 4G (LTE). Untuk Spesifikasi selengkapnya, bisa anda baca dibawah ini.&lt;br /&gt;
&lt;table border=&quot;2&quot; cellpadding=&quot;5&quot; cellspacing=&quot;3&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;Jaringan&lt;/td&gt;
&lt;td&gt;GSM 850/900/1800/1900 MHz (2G)&lt;br /&gt;HSDPA 850/900/1900/2100 MHz (3G)&lt;br /&gt;LTE&lt;br /&gt;Micro-SIM&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
&lt;td&gt;Dimensi&amp;nbsp;&lt;/td&gt;
&lt;td&gt;13,6 x 6,9 x 0,7 cm&lt;br /&gt;130 gram&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
&lt;td&gt;Layar&amp;nbsp;&lt;/td&gt;
&lt;td&gt;4,99&quot; Super AMOLED capacitive touchscreen, kedalaman 16 juta warna, resolusi 1080 x 1920 piksel, 441 ppi&lt;br /&gt;Corning Gorilla Glass 3&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
&lt;td&gt;Memori&amp;nbsp;&lt;/td&gt;
&lt;td&gt;16/32/64 GB (internal)&lt;br /&gt;microSD up to 64 GB&lt;br /&gt;RAM 2 GB&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
&lt;td&gt;Konektivitas&lt;/td&gt;
&lt;td&gt;HSDPA 42,2 Mbps; HSUPA 5,76 Mbps; LTE Cat3 100 Mbps&lt;br /&gt;Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac&lt;br /&gt;Bluetooth 4.0 A2DP&lt;br /&gt;NFC&lt;br /&gt;microUSB 2.0, USB On-the-go&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
&lt;td&gt;Kamera&amp;nbsp;&lt;/td&gt;
&lt;td&gt;13 MP (4128x3096 piksel), autofocus, flash LED&lt;br /&gt;perekam video 1080p@30fps&lt;br /&gt;kamera depan 2 MP 1080p@30fps&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
&lt;td&gt;Sistem operasi &lt;/td&gt;
&lt;td&gt;OS Android Jelly Bean v4.2.2&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
&lt;td&gt;Chipset &lt;/td&gt;
&lt;td&gt;Exynos 5 Octa 5410&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
&lt;td&gt;CPU &lt;/td&gt;
&lt;td&gt;Quad-core 1.6 GHz Cortex-A15 &amp;amp; quad-core 1.2 GHz Cortex-A7&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
&lt;td&gt;GPU &lt;/td&gt;
&lt;td&gt;PowerVR SGX 544MP3&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
&lt;td&gt;Fitur-fitur&amp;nbsp;&lt;/td&gt;
&lt;td&gt;A-GPS dan GLONASS&lt;br /&gt;Java MIDP&lt;br /&gt;S-Voice natural language commands and dictation&lt;br /&gt;Smart Stay eye tracking&lt;br /&gt;Dropbox 50 GB&lt;br /&gt;TV-out&lt;br /&gt;MP4/DivX/XviD/WMV/H.264/H.263 player&lt;br /&gt;MP3/WAV/eAAC+/AC3/FLAC player&lt;/td&gt;
&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
&lt;td&gt;Baterai &lt;/td&gt;
&lt;td&gt;Li-Ion 2600 mAh&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk harganya, Samsung belum merilis harga resminya, tapi yang jelas, harganya lebih tinggi dari Samsung Galaxy S III, ehehehe. Sekian dulu readers, semoga lebih bijak memilih smartphone :D&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rickyreticent.blogspot.com/feeds/5008005303357929645/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2013/03/samsung-galaxy-s-iv.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/5008005303357929645'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/5008005303357929645'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2013/03/samsung-galaxy-s-iv.html' title='Samsung Galaxy S IV'/><author><name>Ricky Anggoro </name><uri>http://www.blogger.com/profile/00076568690862495151</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj485fYMNvzJevLusXC2jRMvJ80k-5jFv5OO88SxFLxVk2d5mOwRMLlRPHM38Aq6ELL_jRPUhgn7iI7N6Hk_5kRW2Cq8-GNOVjRhFmrGEGVWPivaH0DGvaDe4LEy2Qexg/s220/Foto761.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-856093645417922121.post-6697969906237908295</id><published>2013-03-14T20:35:00.000+07:00</published><updated>2013-03-14T20:35:26.482+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="cerita gaje"/><title type='text'>Kejadian di pagi hari</title><content type='html'>&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Hai Readers, wah udah lama gak menyapa nih :D Saya mau share fic lagi nih, udah lama di draft, oke langsung aja cekidot.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;TOK TOK TOK…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Terdengar ketukan nyaring menggema di satu kamar. 
He kamar?, yah kamar. Dengan malas satu dari dua si penghuni kamar 
bangun dan membukakan pintu. Setelah pintu terbuka lebar ter-ekspos lah 
-?- manusia berpakaian rapi yang di sebut pelayan tengah tersenyum 
ramah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Selamat pagi Nyonya Nara, maaf mengganggu. Saya mau 
mengantarkan sarapan pagi anda dan Tuan Nara.&quot; Ucap pelayan itu masih 
tersenyum ramah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Temari –yang tadi di panggil Ny. Nara- masih 
linglung belum sadar sepenuhnya hanya mengangguk pelan seraya masuk 
kembali ke dalam kamar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Merasa sudah di perbolehkan masuk, pelayan
 tadi melenggang masuk dan menyiapkan sarapan untuk Nyonya dan Tuan 
Nara. Setelah selesai pelayan tadi meminta izin keluar karena 
pekerjaannya sudah selesai dan tak lupa senyum ramah kembali terpampang 
di bibir sang pelayan setelah mengucapkan terimakasih lalu melesat 
pergi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Temari yang masih mengantuk kembali ke kasurnya berniat 
untuk tidur kembali. Baru beberapa saat Temari masuk ke alam mimpinya ia
 kembali di bangunkan oleh suara, tapi suara kali ini tidak nyaring tapi
 sebaliknya sangat lembut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Selamat pagi istriku sayang.. hhm?&quot; 
ujar seorang pria yang sepertinya Tuan Nara tersenyum lembut sambil 
membelai rambut wanita yang kita ketahui Temari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Temari belum 
sepenuhnya sadar perlahan-lahan membuka matanya dan mendapati sesosok 
pria yang tengah tersenyum, wajahnya sangat dekat. Temari terlonjak 
kaget langsung bangun dari posisi tidur menjadi duduk.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Kenapa kau
 sebut aku istrimu? Sejak kapan kau menikahiku Shikamaru?&quot; jerit Temari 
histeris sambil menunjuk-nunjuk pria yang di panggil Shikamaru. 
Shikamaru pun terkaget-kaget langsung duduk mencoba menenangkan 
istrinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Hey, hey. Masa kau tidak ingat? Kemarin kita menikah, 
dan sekarang sedang bulan madu.&quot; ujar Shikamaru mengingatkan. Shikamaru 
menatap wajah istrinya yang kelihatannya tengah berfikir.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Benarkah?&quot;
 Tanya Temari dengan mimik muka terlihat berfikir, Temari masih belum 
percaya lelaki berambut nanas –tapi sekarang di buka- ini suaminya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Hhh,
 kalau kau tidak percaya lihat ini, &quot; Shikamaru mengambil kamera mungil 
yang di simpan di laci meja. Shikamaru mengutak-atik sebentar lalu 
memperlihatkan foto pernikahan mereka berdua.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Temari dengan cepat 
mengambil kamera mungil tadi dari tangan Shikamaru lalu melihatnya. 
&quot;Huaaa aku benar-benar tidak percaya bahwa kau itu benar suamiku,&quot; ucap 
Temari dengan raut wajah tidak percaya sambil melihat-lihat foto.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Shikamaru
 sweatdrop di tempat melihat tingkah istrinya yang satu ini –lah emang 
punya berapa?-. &quot;Nah sekarang percayakan aku ini suamimu?&quot; Tanya 
Shikamaru memastikan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Hmm… sepertinya iya,&quot; jawab Temari tanpa menatap Shikamaru yang was-was, ia masih sibuk melihat-lihat foto.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Shikamaru
 lagi-lagi sweatdrop di tempat mendengar pengakuan nista dari istrinya. 
&quot;Huh, terserahlah. Lebih baik kau mandi agar otakmu sehat kembali,&quot; ujar
 Shikamaru beranjak dari kasur menuju ruang tv.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Temari yang hanya mendengar kata &#39;mandi&#39; hanya mengangguk lalu pergi menuju kamar mandi, tentunya untuk pergi mandi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Shikamaru sedang duduk santai di sofa ruang tv sambil fokus menonton berita,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Pemirsa
 hari ini adalah hari sidangnya kasus jayus timbunan yang mengkorupsi 
uang pajak rakyat, banyak sekali yang mendemo di luar tempat 
persidangan. Sebenarnya saya juga ingin ikut mendemo karena dia makan 
uang rakyat sendirian. Harusnya dia bagi-bagi dengan saya. yah, tapi 
karena tuntutan pekerjaan saya harus menahan emosi. Kalau saya tidak 
bisa menahan emosi, saudara-saudara saya mau makan apa coba? Apalagi 
adik saya yang paling kecil, namanya Tobi kasian dia tuh-&quot;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Shikamaru
 sweatdrop melihat reporter yang melapor menjadi curhat dengan beruraian
 air mata menyayangkan uangnya yang belum tentu. Lalu Shikamaru 
mendengar suara &#39;Stop, stop&#39; yang sepertinye kamerawan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Lalu 
reporter bermasker itu berhenti, &quot;Ya saya Kakuzu. Terimakasih atas 
perhatian anda, demikianlah sekilat info.&quot; Pamit reporter bernama Kakuzu
 tadi menutup acara.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Ya ampun, ada-ada saja reporter tadi. 
Pakai-pakai masker lagi, memangnya gunung mer-api masih meletus apa?&quot; 
Shikamaru menggeleng-geleng lalu tak lama kemudian ia mendengar 
teriakkan Temari yang menggema dari kamar mandi. &quot;SHIKAMARU…&quot;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Shikamaru
 mencoba mengindahkan teriakkan Temari dan menajamkan pendengarannya 
pada tv, yah tapi bagaimana lagi teriakan Temari itu sangatlah dahsyat 
dan fenomenal-?- jadi mau di kata apa? Dengan ogah-ogahan Shikamaru 
beranjak menuju kamar mandi. &quot;Mendokusai.&quot;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;SHIKAMARU…&quot; teriak 
Temari lantang tanpa mengetahui Shikamaru sudah berada di depan pintu 
kamar mandi sambil menutup telinga mencegah pendengarannya akan rusak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Hey,
 tak usah teriak-teriak aku ada di depan pintu,&quot; ujar Shikamaru dengan 
nada malas masih dengan tangan menutup telinga mencegah kemungkinan 
telinganya tak akan sakit bila Temari berteriak lagi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Hehe, maaf aku kira kau dimana.&quot; Kata Temari malah cengengesan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Ada
 apa kau berteriak-teriak gaje memanggilku?&quot; Tanya Shikamaru to the 
point. Shikamaru lalu bersandar pada pintu kamar mandi yang memisahkan 
dirinya dan Temari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Ambilkan aku handuk, aku lupa membawanya tadi.&quot; Jawab Temari. Shikamaru tersenyum jahil.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Kenapa tidak ambil sendiri? Masa aku harus menggendongmu sih?&quot; sepertinya Shikamaru ingin menjahili istrinya ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Temari
 blushing mendengar perkataan Shikamaru, dengan malu-malu ia berkata, 
&quot;Se-sekarang aku tidak berpakaian b-bodoh,&quot; ucap Temari gugup sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Shikamaru
 semakin semangat menjahili istrinya, &quot;Memang kenapa jika kau keluar 
tidak berpakaian? Bukankah di sini hanya ada kita berdua? Kau dan… 
suamimu. Hmm jadi jika terjadi apa-apa denganmu tidak masalahkan? 
Maksudku terciptanya Nara Shikamaru junior,&quot; Senyuman Shikamaru sekarang
 telah berubah menjadi seringai mesum #plakk.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Temari semakin gugup
 mendengar penuturan suaminya, tapi ia yakin suaminya itu sedang 
menjahilinya. Temari bergidik kedinginan terlalu lama tinggal di kamar 
mandi. Lama-lama ia berfikir suaminya itu kejam sekali membiarkan 
istrinya sendiri berlama-lama di dalam kamar mandi tanpa sehelai kain 
pun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Urat kemarahan berkedut-kedut di wajah Temari, ia kesal pada suaminya. &quot;Grrrhh Shikamaruuu BAKAAA—&quot;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;b&gt;GUBRRAAKK..&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Dengan
 kerasnya Temari menendang pintu kamar mandi yang di sandari Shikamaru. 
Shikamaru langsung meloncat kaget. Untung pintunya tidak rusak, hanya 
sedikit retak sih tapi itu lebih baik dari pada rusak bukan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Temariii,
 ini bukan rumah kita! Bagaimana kalau pintunya rusak? Ini itu kamar 
hotel, terserah kau kalau mau merusak pintu tapi nanti saja kalau kita 
sudah pulang okeh?&quot; seru Shikamaru sambil memegangi dadanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Untung
 aku tidak jantungan, kalau aku jantungan pasti tragis sekali..&quot; ujar 
Shikamaru membayangkan di televisi di beritakan seorang pria yang baru 
menikah di bunuh istrinya sendiri dengan motivasi pembunuhan berawal 
karena suami menjahili sang istri yang sedang mandi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Ya sudah cepat ambilkan, aku sudah kedinginan.&quot; ujar Temari dari dalam kamar mandi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Sebelumnya apa mau aku peluk?&quot; tawar Shikamaru,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;TIDAK
 NANAS! CEPAT AMBILKAN ATAU AKU BERI BOGEM KAU!&quot; teriak Temari marah. 
Shikamaru langsung lari terbirit mengambil handuk mendengar ancaman dari
 istrinya ternista eh maksudnya tercinta, &quot;Mendokusai.&quot;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;…&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Shikamaru
 dan Temari sekarang sedang berjalan-jalan di pusat kota Hokkaido, 
Temari menggandeng tangan Shikamaru manja. Biasanya Shikmaru 
mala-malasan tapi kali ini Shikamru terlihat menikmati acara jalan-jalan
 mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Sesekali Shikamaru tersenyum melihat tingkah istrinya. 
Tapi tak jarang pula Shikamaru di seret paksa untuk menuruti permintaan 
Temari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Bagaimana? Apa sudah selesai lihat-lihatnya?&quot; Tanya 
Shikamaru menatap Temari yang berjalan di sampingnya. Temari mengangguk 
kecil lalu tiba-tiba tangan Shikamaru yang tadinya di masukkan ke dalam 
saku menggenggam tangannya lembut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Temari merona malu di 
perlakukan seperti itu oleh Shikamaru. Ia mendongkak menatap suaminya 
yang tengah tersenyum. Entah kenapa Temari menjadi ikut tersenyum.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Kita
 menyewa sepeda, bagaimana?&quot; Tanya Shikamaru tiba-tiba –nih orang tiba2 
mulu-. Temari kembali mendongkak alisnya terangkat sebelah menandakan ia
 bingung.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Shikamaru menunjuk lurus ke depan, dengan rasa penasaran
 Temari mencari objek yang Shikamaru tunjuk. Setelah mendapatkan jawaban
 Temari mengangguk-ngangguk.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Baiklah,&quot; seru Temari semangat. 
Shikamaru tersenyum melihat tingkah istrinya yang polos dan manis tapi 
kapan pun ia bisa berubah menjadi monster yang mengerikan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;…&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Huuwaw
 Shikamaru awaaaas—&quot; Temari mengeratkan pelukkannya pada Shikamaru. 
&quot;—kau hampir menabrak pohon kelapa nanas!&quot; seru Temari emosi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Huh,
 kau diam saja. Aku kan yang yang menyetir, kau hanya tinggal duduk 
manis saja di belakang.&quot; Ucap Shikamaru sambil terus mengayuh sepeda 
dengan Temari ikut serta duduk di belakangnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Bagaimana aku bisa duduk manis coba? Supirnya saja tidak bisa menyetir dengan baik.&quot; Desis Temari sinis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Bukannya
 aku tidak bisa menyetir, tapi aku kan sudah lama tidak menyetir sepeda 
lagi.&quot; Bela Shikamaru. Temari masih komat-kamit merutuki suaminya yang 
malas ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Iya kau kan &#39;sibuk&#39; tidur terus, jadi mana sempat 
&#39;belajar&#39; menyetir sepeda, iya kan?&quot; Ucap Temari sinis sambil menekankan
 kata-kata tertentu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Shikamaru merasa tertantang. Sebenarnya ia 
mahir naik sepeda, tapi dia kan ingin di peluk-peluk istrinya jadi dia 
jahil &#39;sedikit&#39; tak apa kan? Shikamaru melajukan sepedanya dengan 
kencang setelah Temari berkata. &quot;Kyaaa—&quot; Temari mengeratkan pelukannya 
&quot;—Shi-Shikamaruuu.&quot; Shikamaru menyeringai penuh kemenangan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Shikamaru
 dan Temari terus bersepeda dengan di di pesisir pantai. Mereka berdua 
terus saja ribut membela pendapat masing-masing, tapi jika orang yang 
melihatnya pasti berpendapat bahwa mereka pasangan yang manis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;…&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Indah
 bukan?&quot; Tanya Shikamaru menatap lurus kearah barat, menatap sunset. 
Temari yang duduk di sampingnya tersenyum bahagia sambil menatap kearah 
dan objek yang sama dengan Shikamaru, &quot;Sangat indah.&quot;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Temari 
menyandarkan kepalanya pada pundak Shikamaru, senyum manis tak lepas 
dari bibir mungilnya. &quot;Temari?&quot; tiba-tiba Shikamaru bersuara memecah 
keheningan diantara mereka berdua.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Temari sedikit heran, tak 
biasanya si pemalas yang satu ini mau memulai pembicaraan, &quot;Hmm?&quot; Temari
 menagangkat kepalanya menatap Shikamaru heran.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Shikamaru berbalik
 menghadap Temari dan mengeluarkan sesuatu dari dalam sakunya lalu ia 
memperlihatkan sebuah kalung sederhana tapi sangat manis bebentuk 
bintang. &quot;Untukku?&quot; Shikamaru mengangguk.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Bagaimana? Kau suka?&quot; Tanya Shikamaru meminta pendapat Temari. Temari tersenyum manis lalu mengangguk.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Shikamaru
 sangat senang Temari menyukainya lalu ia memakaikan kalung manis tadi 
ke leher jenjang Temari. Temari tersenyum sumringah kala kalung tadi 
telah tergantung manis di lehernya. Shikamaru merona melihat senyuman 
Temari lalu memalingkan wajahnya kearah barat mencoba menyamarkan rona 
merah yang berada di wajahnya ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Tiba-tiba Temari menarik kerah 
baju Shikamaru. Shikamaru kaget akan perbuatan istrinya. Temari 
mendekatkan wajahnya pada wajah Shikamaru.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Shikamaru yang gugup 
setengah mati atas perlakuan Temari hanya bisa memejamkan matanya 
rapat-rapat dalam artian pasrah. Shikamaru merasakan hembusan nafas 
Temari menerpa wajahnya. &quot;Terimakasih,&quot; bisik Temari lembut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Shikamaru mendengar bisikan Temari membuka matanya lalu—&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;CUP&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Shikamaru
 tidak menyangka istrinya benar-benar melakukan ini, tapi toh dia juga 
menikmatinya. Buktinya perlahan Shikamaru ikut memejamkan matanya 
menikmati ciuman mereka yang di latar belakangi sunset. &quot;Aku sangat 
bahagia-&quot; Temari membuka matanya menatap Shikamaru yang memejamkan 
matanya menikmati ciuman mereka, &quot;—bersamamu.&quot; Ucap Temari di sela-sela 
ciumannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;…&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Huh tidak ada acara
 yang seru.&quot; Desah Temari sambil mematikan tv yang tadi sempat menyala. 
Temari mengambil majalah dari atas meja lalu berbaring di atas sofa dan 
membacanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Shikamaru yang memakai baju tidur kembar dengan 
Temari, berjalan mendekati Temari. Temari melirik suaminya yang sekarang
 duduk di sampan tempat ia berbaring. &quot;Sudah selesai mandinya?&quot; Tanya 
Temari masih fokus melihat-lihat majalah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Sudah. Temari, tadi ibu dan ayah menelepon.&quot; Temari bangun dari posisi duduknya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Memangnya mereka bilang apa?&quot; Tanya Temari kini menatap Shikamaru.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Mereka
 bilang, jika kita nanti pulang kita harus s-sudah err.. ber-bertiga.&quot; 
Shikamaru menggaruk tengkuknya gugup. Temari yang tahu akan arah 
pembicaraan blushing mendengar penuturan Shikamaru.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Shikamaru 
mendekatkan wajahnya pada telinga Temari. tubuh Temari menegang 
dibuatnya. Nafas Temari tercekat ketika mendengar bisikkan Shikamaru, 
&quot;Lagi pula aku juga menginginkannya. Sebelumnya aku juga belum 
menyentuhmu jadi—&quot; Shikamaru berpindah mendekati bibir Temari, &quot;—ayo 
kita lakukan,&quot;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Shikamaru lalu dengan lembut mendorong pundak 
Temari dan membaringkannya ke sofa hingga posisi Shikamaru berada di 
atas tubuh Temari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Temari hanya diam menurut kala Shikamaru 
menempelkan ciuman lembutnya pada bibir mungil Temari. Rasanya mereka 
berdua sangat menikmati ciuman mereka yang kedua pada hari ini. Ciuman 
mereka semakin lama semakin dalam ketika Shikamaru terus meminta lebih.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Selang
 beberapa menit Temari melepaskan ciumannya, ia terengah-engah 
kekurangan oksigen. Sama halnya dengan Shikamaru ia juga tampak 
membutuhkan oksigen lebih.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Shikamaru kembali mendekatkan wajahnya,
 memulai kembali. Tapi Temari dengan cepat mencegahnya, ia menahan dada 
bidang Shikamaru untuk menciumnya kembali. &quot;Jangan disini.&quot; Ucap Temari 
memandang suaminya lembut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Shikamaru mengangguk mengerti, lalu Shikamaru mengangkat tubuh Temari ala &lt;i&gt;bridal style &lt;/i&gt;–bener
 gak sih?#plakk-. Shikamaru membawa Temari ke dalam kamar lalu menutup 
dan mengunci pintu kamarnya –nyegah takut author &amp;amp; reader ngintip-. 
Malam ini khusus untuk mereka berdua.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Selanjutnya? Oh tidak bisa! Itu sih privasi mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;…&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Temari
 mengerjap-ngerjapkan matanya silau. Matanya belum terbiasa dengan 
cahaya silau pagi, ia lalu mengucek-ngucek matanya. &quot;Pagi istriku… kau 
tak lupa lagi kan bahwa aku ini suamimu?&quot; Tanya pria yang berbaring di 
sampingnya. Shikamaru menguap seraya menatap istrinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Tentu saja
 aku tidak lupa,&quot; jawab Temari lalu duduk dari posisi berbaringnya. 
&quot;Syukurlah istriku mengingatnya, kalau kau tidak ingat kau istri yang 
durhaka.&quot; Ujar Shikamaru tapi Temari tidak terlalu memusingkan perkataan
 Shikamaru.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Hu~h kenapa di sini dingin sekali ya,&quot; Temari 
bergidik kedinginan. &quot;Tentu saja, kau kan tidak berpakaian,&quot; kata 
Shikamaru santai sambil bangun lalu duduk.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;APA?&quot; Shikamaru kaget akan teriakan istrinya yang tiba-tiba.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Kau itu kenapa sih pagi-pagi sudah teriak-teriak,&quot; Shikamaru menutup telinganya sambil menatap istrinya kesal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Tentu
 saja, bagaimana tidak kesa coba? Temari berteriak dekat telinganya. 
Shikamaru yakin setelah nanti ia di karuniai anak ia tidak dapat 
mendengar tangisan anaknya karena pendengarannya pasti sudah rusak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Temari
 menatap tubuh Shikamaru yang tidak terbalut apapun, &quot;K-kau memperkosaku
 ya?&quot; Tanya Temari pelan. &quot;Aku kan suamimu. Jadi jika aku ngapain-ngapin
 kamu namanya bukan pemerkosaan,&quot; bela Shikamaru menatap Temari aneh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Tapi kau tidak meminta izin terlebih dahulu, dan itu namanya pe-mer-ko-sa-an.&quot; Temari tak mau kalah membela diri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;He? Jadi kau tidak ingat semalam? Padahal kau yang paling agresif.&quot; Kata Shikamaru kaget.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Semalam? Aku? Agresif? Maksudmu tuh apa?&quot; Tanya Temari memasang tampang polos.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Huh aku benar-benar memiliki istri durhaka.&quot; Ujar Shikamaru sweatdrop sekaligus pasrah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;…&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Jika
 anak kita lahir nanti kau ingin dia seperti apa?&quot; Shikamaru mengelus 
perut Temari yang buncit karena mengandung anak laki-laki dari 
Shikamaru.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Aku ingin dia terlahir anak yang jenius, tampan, 
berbakti,rajin tidak malas sepertimu dan yang paling penting aku ingin 
anak ini rambutnya sepertiku.&quot; Ujar Temari tersenyum.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Memangnya kau mau anak kita bermodel rambut kuncir empat sepertimu, hah?&quot; Shikamaru menatap Temari, sepertinya ia protes.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Tapi
 aku tidak mau jika nanti ada dua makhluk nanas di rumah.&quot; Shikamaru 
frustasi mendengar keinginan istrinya. Padahal belum tentu anak mereka 
akan seperti apa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Dia itu laki-laki, jika dia bermodel rambut 
kuncir empat pasti terlihat sangat aneh,&quot; Temari sedang menimbang 
perkataan Shikamaru.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Baiklah, tapi aku ingin dia memiliki warna 
rambut sama denganku.&quot; Temari tersenyum senang akan jawabannya sendiri. 
Ia rasa ini cukup adil.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Jika anak kita nanti bermodel rambut 
sepertiku tapi berwarna kuning sepertimu pasti dia akan sangat mirip 
dengan nanas.&quot; Shikamaru dan Temari membayangkan anak mereka seperti 
nanas berjalan. Mengerikan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;TIDAAAAAK!&quot; jerit Temari tidak terima. Shikamaru reflek menutup telinganya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Do&#39;a kan ayahmu nak, supaya ayah bisa mendengar tangisan pertamamu…&quot; ratap Shikamaru sambil berdo&#39;a.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;END&lt;/b&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rickyreticent.blogspot.com/feeds/6697969906237908295/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2013/03/kejadian-di-pagi-hari.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/6697969906237908295'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/6697969906237908295'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2013/03/kejadian-di-pagi-hari.html' title='Kejadian di pagi hari'/><author><name>Ricky Anggoro </name><uri>http://www.blogger.com/profile/00076568690862495151</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj485fYMNvzJevLusXC2jRMvJ80k-5jFv5OO88SxFLxVk2d5mOwRMLlRPHM38Aq6ELL_jRPUhgn7iI7N6Hk_5kRW2Cq8-GNOVjRhFmrGEGVWPivaH0DGvaDe4LEy2Qexg/s220/Foto761.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-856093645417922121.post-2730598132597748713</id><published>2013-03-03T17:36:00.003+07:00</published><updated>2013-03-03T17:38:49.264+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="sharing"/><title type='text'>Tips Belajar efektif</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;
Assalamu&#39;alaikum &lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;
Hai Readers :) Mumpung saya sebentar lagi mau menghadapi UTS, saya ingin memberikan tips, agar bisa konsentrasi belajar dan efektif. Apa sajakah itu?&lt;img src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhs-P3r0aQkDtVd_Ug5l6XMnF3sOr8ttnfJYEoVTqc1XToMNR0SSJ12-FXW43h6hyphenhyphenqhjLWnVmjq0SoqLU0jJ4mnQFssDZz7CePtIjjEaC8TVvmW7VEdvYtgAQl_WVvtYQllJmO99wheuiUd/s320/cara-belajar-leap-camp.jpg&quot; height=&quot;299&quot; id=&quot;irc_mi&quot; style=&quot;margin-top: 47px;&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Niat&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_GyUugiqk3mFT6RddiAyP7esZC6nQzbIqSNZwv7pmLao5d60syue5G_4Ij1DSOt7o4GHO5_gYVGaYKOXYy3IRUbZBnYlLoAumNn7aquHylgecDiWmC8-ouZ0btThTeVLG__QlJdn9EUU/s1600/niat.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_GyUugiqk3mFT6RddiAyP7esZC6nQzbIqSNZwv7pmLao5d60syue5G_4Ij1DSOt7o4GHO5_gYVGaYKOXYy3IRUbZBnYlLoAumNn7aquHylgecDiWmC8-ouZ0btThTeVLG__QlJdn9EUU/s200/niat.png&quot; height=&quot;200&quot; id=&quot;irc_mi&quot; style=&quot;margin-top: 0px;&quot; width=&quot;180&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Ingat, &lt;b&gt;&lt;i&gt;innamal a&#39;malu binniyat&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Belajar juga seperti itu. Niatkan fokus, pikiran, dan seluruhnya untuk belajar. Bukan hanya karena mengejar ulangan, tapi juga karena Allah SWT. Niat adalah hal pertama yang paling penting untuk
bisa konsentrasi dalam belajar, dengan diawali niat pastinya kita sudah punya
pegangan awal buat belajar, belajar tanpa niat lebih banyak failed dan ilmu
yang kita dapat serap sangatlah minim. So Niatkan dalam diri untuk belajar&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Motivasi dan fokus&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjun_b8TFDOJRU6ge89KyO2sClapTORLSo2c4hPK88GbQOncaq4NyZEW98VulzjVVCsnFWJBZcVxNgYT4q3ua9zDRhXYwEFO1-reAxSa-l4DYTHaXSzjs2L3yG7HjoifLz6aO_r3z-EucQ/s1600/Poster+Motivasi+011.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjun_b8TFDOJRU6ge89KyO2sClapTORLSo2c4hPK88GbQOncaq4NyZEW98VulzjVVCsnFWJBZcVxNgYT4q3ua9zDRhXYwEFO1-reAxSa-l4DYTHaXSzjs2L3yG7HjoifLz6aO_r3z-EucQ/s200/Poster+Motivasi+011.png&quot; height=&quot;200&quot; id=&quot;irc_mi&quot; style=&quot;margin-top: 0px;&quot; width=&quot;196&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Setelah niat, cobalah untuk memotivasi diri sendiri. Paculah semangat anda dalam mengejar ujian, pekerjaan, atau apapun. Cara memotivasipun beragam, mulai dari motivasi dari pacar *aduh, gak nyadar saya jomblo*, motivasi karena uang, motivasi untuk lebih baik, dan lain-lain. Lalu, fokus. Fokuskan diri anda dalam belajar, jangan terpengaruh keadaan disekitar anda. Ini bertujuan agar anda dapat menyerap apa yang anda pelajari dengan baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
3. Lingkungan&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.yamasa.org/acjs/images/resk_desk_600.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://www.yamasa.org/acjs/images/resk_desk_600.jpg&quot; height=&quot;160&quot; id=&quot;irc_mi&quot; style=&quot;margin-top: 0px;&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Setelah motivasi, selanjutnya adalah lingkungan. Lingkungan yang baik untuk belajar adalah lingkungan yang nyaman, aman, dan tidak mengganggu. Sebaiknya pilih lingkungan yang kondusif, dan jauh dari keramaian, semisal ruang belajar, kamar, dan lain-lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Strategi belajar&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://fkipmatematikauntan2012.files.wordpress.com/2012/10/rajin-mencatat.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://fkipmatematikauntan2012.files.wordpress.com/2012/10/rajin-mencatat.jpg&quot; height=&quot;150&quot; id=&quot;irc_mi&quot; style=&quot;margin-top: 0px;&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhRklU_U9xwKAMhyphenhypheni2rbjOzWuhir87Aln3lifXF-4Rkye3GXOLNRCuEChn2S0KVtGSTg8oC-D1YZjnMksdFc4XhjhFo9C7L6Bbbfsn2pyLzMnYo6ftQbyONWvFB4mntAexqUxhI7Q1oDFY/s1600/istirahat.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhRklU_U9xwKAMhyphenhypheni2rbjOzWuhir87Aln3lifXF-4Rkye3GXOLNRCuEChn2S0KVtGSTg8oC-D1YZjnMksdFc4XhjhFo9C7L6Bbbfsn2pyLzMnYo6ftQbyONWvFB4mntAexqUxhI7Q1oDFY/s200/istirahat.jpg&quot; height=&quot;189&quot; id=&quot;irc_mi&quot; style=&quot;margin-top: 55px;&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Lalu, ada strategi belajar. Strategi belajar dapat disesuaikan dengan kondisi dan teknik yang menurut anda paling nyaman. Strategi belajar juga menjadi faktor penting dalam memahami pelajaran yang telah dipelajari. Di Indonesia, memang terkenal dengan sistem SKS (Sistem Kebut Semalam). Tapi, menurut saya, itu kurang baik, karena menguras energi yang banyak dan tidak semua yang dipelajari dapat diserap otak dengan baik. Intinya, pilih strategi yang paling pas untuk anda.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. Istirahat&lt;br /&gt;
Jika anda serius dan fokus belajar, jangan lupa untuk istirahat. Istirahat juga perlu, agar dalam menghadapi ujian nanti, kita tidak capek karena semalaman belajar. Istirahat yang cukup, agar kesehatan anda tetap fit, dan dapat mengerjakan ujian dengan baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgMx51KoWdT-FbWLbf95SU8GOj19e4matft3sYqldb3eZtRIQ_cV7AXdrXxC4qIE6XmSGgaa9CEsDbBLN4B3iWxbNJcA2XJjV41Vft1f5gNvjNaqhd9ghjSkKgKIzTZZpKnneGKB6gzIZ4/s1600/doa_Belajar.gif&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgMx51KoWdT-FbWLbf95SU8GOj19e4matft3sYqldb3eZtRIQ_cV7AXdrXxC4qIE6XmSGgaa9CEsDbBLN4B3iWxbNJcA2XJjV41Vft1f5gNvjNaqhd9ghjSkKgKIzTZZpKnneGKB6gzIZ4/s320/doa_Belajar.gif&quot; height=&quot;96&quot; id=&quot;irc_mi&quot; style=&quot;margin-top: 74px;&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
6. Doa&lt;br /&gt;
Ini juga sangat Penting, doa. Apalah arti usaha kita, jika tidak dibarengi dengan doa. Dengan doa dan ikhtiar, insya allah apa yang kita harapkan pasti akan dikabulkan Allah SWT, dijamin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masih banyak tips lain yang mendukung. Namun, tips diatas merupakan kunci agar kita dapat belajar efektif. Semoga bermanfaat, Wassalamu&#39;alaikum &lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rickyreticent.blogspot.com/feeds/2730598132597748713/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2013/03/tips-belajar-efektif.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/2730598132597748713'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/2730598132597748713'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2013/03/tips-belajar-efektif.html' title='Tips Belajar efektif'/><author><name>Ricky Anggoro </name><uri>http://www.blogger.com/profile/00076568690862495151</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj485fYMNvzJevLusXC2jRMvJ80k-5jFv5OO88SxFLxVk2d5mOwRMLlRPHM38Aq6ELL_jRPUhgn7iI7N6Hk_5kRW2Cq8-GNOVjRhFmrGEGVWPivaH0DGvaDe4LEy2Qexg/s220/Foto761.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhs-P3r0aQkDtVd_Ug5l6XMnF3sOr8ttnfJYEoVTqc1XToMNR0SSJ12-FXW43h6hyphenhyphenqhjLWnVmjq0SoqLU0jJ4mnQFssDZz7CePtIjjEaC8TVvmW7VEdvYtgAQl_WVvtYQllJmO99wheuiUd/s72-c/cara-belajar-leap-camp.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-856093645417922121.post-3650602654213731025</id><published>2013-03-03T17:00:00.001+07:00</published><updated>2013-03-03T17:00:25.207+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="sharing"/><title type='text'>Fanfiction Reader for Android</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;
Assalamu&#39;alaikum&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://lh5.ggpht.com/Fz9w9PTyeL6A6rEuLqSNR1wEekDawo6YZi86-pfcRLRhKjoWShuXeLtXD2pHt6e_wj9v=w124&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Oke, kali ini saya mau sharing apps fanfiction di Android. Saya cukup sering membaca fanfiction, walaupun cuman naruto-hinata. Berikut Screenshot dari Fanfiction reader &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;img height=&quot;393&quot; id=&quot;irc_mi&quot; src=&quot;https://encrypted-tbn1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTnPj1g1u8Nxe1mV8cMH9VVsLAABG-y-MVi2dC5uUB7o25Uq-xt1g&quot; style=&quot;margin-top: 0px;&quot; width=&quot;221&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img height=&quot;393&quot; id=&quot;irc_mi&quot; src=&quot;https://ssl.gstatic.com/android/market/com.apps.webreader/ss-480-1-4&quot; style=&quot;margin-top: 0px;&quot; width=&quot;236&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah, bagi anda fanboy dan fangirl, anda bisa download lewat google play &lt;a href=&quot;https://play.google.com/store/apps/details?id=com.apps.webreader&amp;amp;feature=search_result#?t=W251bGwsMSwxLDEsImNvbS5hcHBzLndlYnJlYWRlciJd&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;disini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Saya telah memakainya, dan hasilnya pun bagus! Recomended deh buat anda yang sering baca fanfiction. Semoga bermanfaat, Wasalamu&#39;alaikum&lt;br /&gt;
&lt;div dir=&quot;rtl&quot; style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://lh4.ggpht.com/H4RMf56u8PREZkxUhaCVlrz0mwUZu_NDwfctkRy1hZUkROr1IQbtwskbrF_vPNnN-T8&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div dir=&quot;rtl&quot; style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rickyreticent.blogspot.com/feeds/3650602654213731025/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2013/03/fanfiction-reader-for-android.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/3650602654213731025'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/3650602654213731025'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2013/03/fanfiction-reader-for-android.html' title='Fanfiction Reader for Android'/><author><name>Ricky Anggoro </name><uri>http://www.blogger.com/profile/00076568690862495151</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj485fYMNvzJevLusXC2jRMvJ80k-5jFv5OO88SxFLxVk2d5mOwRMLlRPHM38Aq6ELL_jRPUhgn7iI7N6Hk_5kRW2Cq8-GNOVjRhFmrGEGVWPivaH0DGvaDe4LEy2Qexg/s220/Foto761.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-856093645417922121.post-5856849312216872327</id><published>2013-03-02T19:57:00.003+07:00</published><updated>2013-03-02T19:57:27.681+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="sharing"/><title type='text'>Animasi di Blog, salah satu penyebab Loading Lama</title><content type='html'>Assalamu&#39;alaikum&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgdDRkALbo_zv5I-92GDbjezWKHwxbd3neynP3cS7IT6kToYYCL9APIB8wtEGm0ERBTUnWZvpVCx34B2M52Gm1Tb1gp9IsDYW3YAKSvBo1ROjQfoeUSvAb1CBrdSFdvP9BsgIOvtTBDLf8/s1600/loading_thumb%5B1%5D.gif&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;240&quot; id=&quot;irc_mi&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgdDRkALbo_zv5I-92GDbjezWKHwxbd3neynP3cS7IT6kToYYCL9APIB8wtEGm0ERBTUnWZvpVCx34B2M52Gm1Tb1gp9IsDYW3YAKSvBo1ROjQfoeUSvAb1CBrdSFdvP9BsgIOvtTBDLf8/s320/loading_thumb%5B1%5D.gif&quot; style=&quot;margin-top: 77px;&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Adakah para readers yang berpandangan, kalo sidebar yang cantik itu bila ditempel berbagai animasi? Tapi itu dapat memberatkan blog anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oke, disini saya akan membahas penyebab lamanya loading di Blog. Salah satu penyebab loading blog yang lama adalah:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Banyaknya widget sidebar yang berat&lt;br /&gt;
Ini tadi yang saya bahas sebelumnya diawal. Terlalu banyak animasi di sidebar hanya akan memberatkan proses loading blog. Lalu, kenapa saya memasang Jam, dan animasi hewan? Itu karena tugas di sekolah saya yang mengharuskan memakai itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Terlalu banyak iklan&lt;br /&gt;
Mungkin, bagi blogger yang ingin mencari uang, memasang iklan adalah salah satu cara yang tepat. Tapi, itu juga jadi salah satu yang memberatkan proses loading. Tak hanya itu, pengunjung blog pun akan terganggu dengan adanya iklan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Postingan panjang tanpa readmore (baca selengkapnya)&lt;br /&gt;
Mungkin karena blogger yang newbie, banyak postingan mereka yang panjang, tidak dipasang readmore. Apasih gunanya readmore? Read more berguna untuk menyingkat postingan anda pada halaman awal, dan jika di klik tombol readmore, maka akan ditampilkan postingan secara utuh. Contohnya, dapat dilihat di blog saya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Banyaknya Banner dan link Exchange.&lt;br /&gt;
Banner, yang juga gambar atau slide flash, juga dapat memberatkan akses blog. dan yang terakhir adalah terlalu banyaknya banner dan link exchange ya 
anda tau link exchange ? link exchange yang sering disebut juga 
pertukaran link yang sering dilakukan oleh seorang blogger, ya tujuannya
 selain untuk mendapatkan pengunjung lebih dan juga mendapatkan 
backlink, tapi bila anda meletakan banner dan link exchangenya di dalam 
widget blog itu akan membuat blog anda menjadi berat. Untuk itu lebih baik menggunakan link exchange di postingan tertentu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya masih banyak faktor penyebab loading lama pada blog, namun hal-hal yang sering muncul adalah faktor yang saya sebutkan diatas. Sekian, terimakasih&lt;br /&gt;
Wassalamu&#39;alaikum </content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rickyreticent.blogspot.com/feeds/5856849312216872327/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2013/03/animasi-di-blog-salah-satu-penyebab.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/5856849312216872327'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/5856849312216872327'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2013/03/animasi-di-blog-salah-satu-penyebab.html' title='Animasi di Blog, salah satu penyebab Loading Lama'/><author><name>Ricky Anggoro </name><uri>http://www.blogger.com/profile/00076568690862495151</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj485fYMNvzJevLusXC2jRMvJ80k-5jFv5OO88SxFLxVk2d5mOwRMLlRPHM38Aq6ELL_jRPUhgn7iI7N6Hk_5kRW2Cq8-GNOVjRhFmrGEGVWPivaH0DGvaDe4LEy2Qexg/s220/Foto761.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgdDRkALbo_zv5I-92GDbjezWKHwxbd3neynP3cS7IT6kToYYCL9APIB8wtEGm0ERBTUnWZvpVCx34B2M52Gm1Tb1gp9IsDYW3YAKSvBo1ROjQfoeUSvAb1CBrdSFdvP9BsgIOvtTBDLf8/s72-c/loading_thumb%5B1%5D.gif" height="72" width="72"/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-856093645417922121.post-6938791116207129200</id><published>2013-03-02T19:16:00.002+07:00</published><updated>2013-03-02T19:34:24.426+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="sharing"/><title type='text'>Cara Search Engine Mengindeks Blog atau Website</title><content type='html'>&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiTY6xhEsebsEZAomlegGn881o34ZXT5L7KnUlVdep5ojCZkty7Ip26v0qxVO3whot5av_yPXresnUjr4s8JnCb3y0_2pFeNtE1P5vEM-6dqV_SmMxNTMPgyst4qwvbsgFfDVyvZBX7pKSV/s1600/SEM.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiTY6xhEsebsEZAomlegGn881o34ZXT5L7KnUlVdep5ojCZkty7Ip26v0qxVO3whot5av_yPXresnUjr4s8JnCb3y0_2pFeNtE1P5vEM-6dqV_SmMxNTMPgyst4qwvbsgFfDVyvZBX7pKSV/s400/SEM.jpg&quot; height=&quot;230&quot; id=&quot;irc_mi&quot; style=&quot;margin-top: 0px;&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Hai Readers, bagaimana kabarnya? Semoga sehat yah. Kali ini saya mau sharing, bagaimana Search Engine (e.g: Google) mengindeks&amp;nbsp; website. Apakah ada yang tau, bagaimana cara Google, Yahoo, MSN, Bing, AOL, dll bisa mencari dan mengindeks website atau blog dengan cepat? Jika belum tahu, saya akan jelaskan sedikit.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kinerja Search Engine, sebenarnya sama saja konsepnya seperti kita membaca sebuah buku, ataupun novel. Search engine menggunakan sebuah alat bernama &lt;u&gt;&lt;span style=&quot;color: #660000;&quot;&gt;&lt;i&gt;Robots Spider&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt; untuk melakukan crawling (penelusuran) sebuah halaman web atau blog. &lt;span style=&quot;color: #660000;&quot;&gt;&lt;u&gt;&lt;i&gt;Robots Spider&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt; ini bekerja menelusuri web atau blog dengan membacanya &lt;b&gt;dari sebelah kiri atas sampai ke kanan bawah&lt;/b&gt;. Robots ini hanya diprogram untuk membaca informasi berupa teks ataupun hyperlink yang ada di halaman web atau blog tersebut. Jadi, Search engine tidak akan mengindeks atau membaca semua yang berhubungan dengan gambar, flash, animasi, dan lain-lain. Maka dari itu banyak situs website yang sedikit sekali menampilkan gambar, tetapi terindeks di halaman google pada halaman pertamanya. Bukan berarti mereka tidak bisa mendesain dengan bagus, tetapi itu adalah trik agar halaman mereka dapat terindeks dengan cepat di Google, dan berada di halaman awal google. Teknik ini bisa disebut juga dengan &lt;span style=&quot;color: #660000;&quot;&gt;&lt;u&gt;&lt;i&gt;Search Engine Optimization (SEO)&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;. Mungkin lain waktu akan saya bahas tentang teknik ini. Mereka yang menggunakan Teknik ini biasanya lebih mengutamakan speed webnya dan mereka mengurangi penggunaan animasi dan gambar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk membuktikan, bahwa bagaimana robots spider bekerja mengindeks suatu website atau blog, anda bisa menggunakan &lt;a href=&quot;http://www.seomastering.com/search-engine-spider-imitator.php&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Speed Engine Spider Imitator&lt;/a&gt; dan &lt;a href=&quot;http://www.selfseo.com/crawler_simulation.php&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Speed Engine Spider Simulator&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekian dari saya, Terimakasih :) </content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rickyreticent.blogspot.com/feeds/6938791116207129200/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2013/03/cara-search.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/6938791116207129200'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/6938791116207129200'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2013/03/cara-search.html' title='Cara Search Engine Mengindeks Blog atau Website'/><author><name>Ricky Anggoro </name><uri>http://www.blogger.com/profile/00076568690862495151</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj485fYMNvzJevLusXC2jRMvJ80k-5jFv5OO88SxFLxVk2d5mOwRMLlRPHM38Aq6ELL_jRPUhgn7iI7N6Hk_5kRW2Cq8-GNOVjRhFmrGEGVWPivaH0DGvaDe4LEy2Qexg/s220/Foto761.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiTY6xhEsebsEZAomlegGn881o34ZXT5L7KnUlVdep5ojCZkty7Ip26v0qxVO3whot5av_yPXresnUjr4s8JnCb3y0_2pFeNtE1P5vEM-6dqV_SmMxNTMPgyst4qwvbsgFfDVyvZBX7pKSV/s72-c/SEM.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-856093645417922121.post-2731019225400521047</id><published>2013-03-01T20:04:00.002+07:00</published><updated>2013-03-01T20:04:58.879+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Komik dan Spoiler Naruto"/><title type='text'>Ova Naruto: Naruto vs Konohamaru</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;
&lt;img height=&quot;218&quot; id=&quot;irc_mi&quot; src=&quot;https://encrypted-tbn1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcS3jI2_Gap8P8OiCyoBsPI7RUTJOu8X0MqXCqM-U-TlvKmuSuvdZg&quot; style=&quot;margin-top: 0px;&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hai Readers :) saya balik lagi nih, ehehe. Kali ini saya mau share tentang Naruto OVA (filler) antara Naruto vs Konohamaru. Mungkin aneh, tapi memang ini sengaja dibuat Masashi Kishimoto, buat selingan. Di Ova ini, Naruto yang memang masih genin, akan mengikuti Ujian Chunnin, dan bergabung dengan bocah-bocah genin 12 tahun, dan terdapat disana Konohamaru dan kawan-kawannya. Saat itu sudah undian babak kedua, dan undian menempatkan Naruto, yang akan bertarung melawan Konohamaru! Biar lebih seru, anda bisa download video Ova nya &lt;a href=&quot;http://adf.ly/F0QoF&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;disini&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;iframe allowfullscreen=&#39;allowfullscreen&#39; webkitallowfullscreen=&#39;webkitallowfullscreen&#39; mozallowfullscreen=&#39;mozallowfullscreen&#39; width=&#39;320&#39; height=&#39;266&#39; src=&#39;https://www.youtube.com/embed/ySfh21Ke9I4?feature=player_embedded&#39; frameborder=&#39;0&#39;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;
Kalo mau watch videonya, dibawah ini sudah disediakan, happy Watching :)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rickyreticent.blogspot.com/feeds/2731019225400521047/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2013/03/ova-naruto-naruto-vs-konohamaru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/2731019225400521047'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/2731019225400521047'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2013/03/ova-naruto-naruto-vs-konohamaru.html' title='Ova Naruto: Naruto vs Konohamaru'/><author><name>Ricky Anggoro </name><uri>http://www.blogger.com/profile/00076568690862495151</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj485fYMNvzJevLusXC2jRMvJ80k-5jFv5OO88SxFLxVk2d5mOwRMLlRPHM38Aq6ELL_jRPUhgn7iI7N6Hk_5kRW2Cq8-GNOVjRhFmrGEGVWPivaH0DGvaDe4LEy2Qexg/s220/Foto761.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-856093645417922121.post-1611411062374855218</id><published>2013-02-27T21:37:00.002+07:00</published><updated>2013-02-27T21:38:58.831+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Komik dan Spoiler Naruto"/><title type='text'>Trailer Naruto Shippuden The Movie 6: Road to Ninja</title><content type='html'>&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;
&amp;nbsp; Hai readers :) Lama yah tak menyapa lagi. Kesibukan membuatku harus vakum cukup lama, tapi saya mau ngasih video nih.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgJWzmvVvgfTF3y_MF3-ufHsjLjWR3dzTCj3COcaUMOBRlv3f8BnxZ84ejklGd9YWtCHsM6i4gZzbQJrV17DlAh-KfNnjZGfxrW3m0x_hPSK9mlwU9xMoxxRBTQc9_6oyZ5lZSG2YQn-GIT/s1600/download+video+naruto+the+movie+6+bahasa+indonesia.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgJWzmvVvgfTF3y_MF3-ufHsjLjWR3dzTCj3COcaUMOBRlv3f8BnxZ84ejklGd9YWtCHsM6i4gZzbQJrV17DlAh-KfNnjZGfxrW3m0x_hPSK9mlwU9xMoxxRBTQc9_6oyZ5lZSG2YQn-GIT/s1600/download+video+naruto+the+movie+6+bahasa+indonesia.jpg&quot; border=&quot;0&quot; class=&quot;decoded&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgJWzmvVvgfTF3y_MF3-ufHsjLjWR3dzTCj3COcaUMOBRlv3f8BnxZ84ejklGd9YWtCHsM6i4gZzbQJrV17DlAh-KfNnjZGfxrW3m0x_hPSK9mlwU9xMoxxRBTQc9_6oyZ5lZSG2YQn-GIT/s320/download+video+naruto+the+movie+6+bahasa+indonesia.jpg&quot; height=&quot;320&quot; width=&quot;226&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Mungkin
 ada yang udah tau tentang ini. Yup. Sesuai dengan judul diatas, kali 
ini saya akan share Trailer Naruto Shippuden The Movie 6. Untuk The Movie 6, ceritanya adalah tentang impian dari Tobi untuk menyempurnakan Tsukiyomi nya. Ia membutuhkan Kyuubi yang ada dalam diri Naruto. Oleh karena itu, Tobi menggunakan jurus Tsukiyomi sementara, dimana apa yang diinginkan Naruto terkabul, seperti kembalinya ibu dan ayahnya. Namun, Naruto akan menghadapi lawan berat, yaitu dirinya sendiri!&lt;br /&gt;
Di Movie ini, karakter dari tokoh-tokoh yang kita kenal akan sangat berbeda dengan yang ada di manga episode yang biasa kita tonton/baca. Contohnya, sifat Hinata yang pemalu, disini justru diperankan sebagai cewek seksi, yang blak-blakan. Belum lagi Kakashi dan Guy yang bertukar sifat! Masih banyak lagi!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk rilisnya, dari info yang saya dapat, tanggal 16 April 2013 sudah ada. Mungkin jika saya cukup waktu, akan saya bagikan link downloadnya. Bagi yang penasaran, cekidot aja nih video trailernya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;iframe allowfullscreen=&#39;allowfullscreen&#39; webkitallowfullscreen=&#39;webkitallowfullscreen&#39; mozallowfullscreen=&#39;mozallowfullscreen&#39; width=&#39;320&#39; height=&#39;266&#39; src=&#39;https://www.youtube.com/embed/klSvCSxFZzY?feature=player_embedded&#39; frameborder=&#39;0&#39;&gt;&lt;/iframe&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rickyreticent.blogspot.com/feeds/1611411062374855218/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2013/02/trailer-naruto-shippuden-movie-6-road.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/1611411062374855218'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/1611411062374855218'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2013/02/trailer-naruto-shippuden-movie-6-road.html' title='Trailer Naruto Shippuden The Movie 6: Road to Ninja'/><author><name>Ricky Anggoro </name><uri>http://www.blogger.com/profile/00076568690862495151</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj485fYMNvzJevLusXC2jRMvJ80k-5jFv5OO88SxFLxVk2d5mOwRMLlRPHM38Aq6ELL_jRPUhgn7iI7N6Hk_5kRW2Cq8-GNOVjRhFmrGEGVWPivaH0DGvaDe4LEy2Qexg/s220/Foto761.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgJWzmvVvgfTF3y_MF3-ufHsjLjWR3dzTCj3COcaUMOBRlv3f8BnxZ84ejklGd9YWtCHsM6i4gZzbQJrV17DlAh-KfNnjZGfxrW3m0x_hPSK9mlwU9xMoxxRBTQc9_6oyZ5lZSG2YQn-GIT/s72-c/download+video+naruto+the+movie+6+bahasa+indonesia.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-856093645417922121.post-4800046369297338024</id><published>2013-02-03T19:24:00.003+07:00</published><updated>2013-02-27T19:45:06.849+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="cerita gaje"/><title type='text'>Suatu Hari, Kutemukan</title><content type='html'>&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Ahh, lama yah gak ngupdate blog, biasa, banyak kesibukan, hehehe. Sekarang, gw mau update cerpen gw lagi, Charanya Naruto-Hinata. Happy read :)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;clear: left; float: left; font-family: inherit; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img data-src=&quot;http://th08.deviantart.net/fs6/200H/i/2005/031/e/4/naruto_and_hinata_by_eekster.jpg&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;http://th08.deviantart.net/fs6/200H/i/2005/031/e/4/naruto_and_hinata_by_eekster.jpg&quot; width=&quot;267&quot; /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Rock
 Lee dan aku, Naruto Uzumaki, sedang membicarakan festival yang sebentar
 lagi diadakan di sekolah kami. Seperti biasa, kami selalu pulang 
bersama. Tapi kali ini, kami melewati jalan yang belum pernah kami 
lewati sebelumnya. Di sebelah kiri kami, terbentang tembok bagian 
belakang rumah-rumah dan di sebelah kanan kami, mengalir sebuah sungai 
dengan arus yang cukup deras.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Jalan ini kelihatannya agak berbahaya ne..&quot; kata Lee bergidik setelah memperhatikan arus sungai yang mengalir.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Baka.
 sebenernya arus sungainya nggak deres-deres amat tau. kelihatannya aja 
berbahaya, karena kita nggak bisa berenang.&quot; Balasku sambil tersenyum. 
Lee tertawa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Yeah... aku benci berenang sejak tenggelam di kolam renang beberapa tahun yang lalu.&quot; katanya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Itu membuatmu trauma benar?&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Tentu
 saja! Aku butuh waktu beberapa hari untuk yakin aku nggak akan 
tenggelam di bak mandi!&quot; jawabnya dengan Kami lalu tertawa bersama.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Kami terus mengobrol dan tertawa, sampai ketika tiba-tiba aku tersandung batu dan kehilangan keseimbanganku.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Naruto!&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Lee
 meneriakkan namaku dan aku merasa tubuhku berguling ke arah sungai 
dibawah sana. Kututup mataku dan tak lama kemudian kurasakan tubuhku 
menyentuh permukaan air. Aku tidak bisa bernapas!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;To..
 tolong!&quot; aku mencoba untuk menggerakkan tubuhku, tapi itu hanya membuat
 keadaan menjadi semakin buruk. Tiba-tiba aku ingat. Saat itu, tidak ada
 siapapun yang melewati jalan itu kecuali aku dan Lee. Lee tidak bisa 
menolongku karena dia juga tidak bisa berenang. Apa ini akhir dari 
hidupku?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Bertahanlah!&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Teriak
 sebuah suara yang tidak kukenal. Suara cebur air terdengar tidak lama 
setelah itu. Aku tidak bisa melihat apapun. Kepalaku terasa sakit 
sekarang. Lalu aku merasa tubuhku dipegang seseorang dan ditarik ke tepi
 sungai. Begitu merasakan daratan, Aku terbatuk-batuk dan membuka mataku
 untuk melihat siapa penyelamatku. Seorang gadis bertubuh sedang, 
berambut biru gelap panjang sampai siku, dan berwajah manis menatapku 
dengan tatapan khawatir. Disebelahnya, Lee sedang menangis.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Terima kasih tuhan! Kau selamat!&quot; Lee masih sesenggukan. Aku mencoba untuk tersenyum.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;tentu saja... aku tidak akan.. mati secepat itu.&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Gelap
 gulita memenuhi mata dan pikiranku, pingsan. Hal terakhir yang kuingat 
sebelum kehilangan kesadaranku adalah wajah malaikat yang sangat cantik.
 Kupikir, itu pertama kalinya aku jatuh cinta pada seorang gadis.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Ketika sadar, hal pertama yang kulihat adalah ibuku yang sedang menangis di pinggir tempat tidurku.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;ibu...&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Naruto!
 Syukurlah! kau tidak apa – apa? Kau tahu betapa khawatirnya aku ketika 
temanmu membawamu kemari dalam keadaan pingsan?&quot; Ibuku memelukku erat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;tidak
 apa – apa bu... aku tidak apa – apa sekarang. Aku jnji, aku tidak akan 
melewati jalan itu lagi. Maaf membuatmu khawatir.&quot; Jawabku lemah. 
Kutepuk-tepuk pundaknya, lalu ibuku melepaskan pelukannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Ibu akan membuatkanmu bubur dan teh. Istirahat yang cukup, oke?&quot; Ibu mengelap air matanya. Aku mengangguk.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Bu... siapa yang membawaku ke rumah? Lee?&quot; tanyaku padanya. Ibuku mengangguk.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Ya,
 dia dan seorang gadis. Ibu belum pernah melihat gadis itu sebelumnya. 
Dia cantik. Tapi bajunya basah kuyup. Ketika Ibu menawarkannya untuk 
meminjam bajuku, dia menolak dengan sopan dan pergi. Ibu bahkan belum 
tahu namanya. Dia teman barumu?&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Kugelengkan kepalaku.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Aku
 belum pernah melihatnya juga bu. Tapi dia lah yang menyelamatkanku. 
Jika saat itu dia tidak disana, mungkin aku sudah tidak bisa 
diselamatkan.&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Lain
 kali kalau kamu bertemu dengannya, berterimakasihlah dan ajak dia 
berkunjung ke rumah. Ibu pasti akan memperlakukannya dengan baik.&quot; Ibu 
tersenyum dan melangkah keluar dari kamarku.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Aku tersenyum lemah. Aku bertekad, aku akan menemukannya setelah cukup istirahat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Sangat
 mengejutkan! Aku bertemu dengannya di hari pertama aku masuk sekolah 
stelah dua hari istirahat dirumah. Dia sedang sendirian disana, 
melakukan sesuatu di bangunan green house yang berada di belakang 
sekolah. Aura gelap menyelimutinya. Saat itu aku berniat memberi makan 
kelinci peliharaan sekolah dan melihatnya disana.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Jadi dia murid sekolah ini juga?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Kenapa aku belum pernah melihat atau bertemu dengannya sebelumnya?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Ketika
 aku berniat menghampirinya, seseorang mencegahku dengan menarik 
pergelangan tanganku. Kutolehkan kepalaku dan menemukan Shion, Teman 
sekelasku. Dia menggelengkan kepalanya dan menaruh jari telunjuknya 
dibibir. Lalu Shion memberikan sinyal padaku untuk mengikutinya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Jangan dekati atau bicara padanya.&quot; Kata gadis itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Eh? Kenapa?&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Dia berbahaya. Tidakkah kau lihat ada beberapa memar ditubuhnya? Dia suka berkelahi. Dia gadis berandal.&quot; Jawab Shion.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Memar? Bagaimana bisa kau langsung menyimpulkan dia suka berkelahi?&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Aku
 pernah melihatnya berkelahi dengan seseorang di jalan dan ketika aku 
ingin bertanya tentang keadaannya keesokan harinya, dia menatapku 
dingin. Dan aku bisa membaca &#39;Jangan dekati aku&#39; dari matanya. Dia juga 
tidak pernah berbicara pada siapapun. Bahkan para guru pun takut 
padanya.&quot; Shion menjelaskan dengan wajah serius. Tapi aku tidak percaya 
bahwa penyelamatku adalah seorang gadis berandal.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Siapa dia?&quot; tanyaku pada Shion.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Hinata
 Hyuuga dari kelas sebelah. Dia jenius, tapi jarang sekali terlihat 
bersama orang lain. Jadi terkesan seperti punya dunia sendiri. Dan juga,
 dia sangat misterius.&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Aku mengangkat sebelah alis mataku, tidak percaya pada hal yang dikatakan Shion. Tapi setidaknya, aku tahu namanya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Kau yakin dengan ini Naruto?&quot; Lee melihatku dengan tatapan tidak yakin, aku menganggukan kepalaku.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Aku
 serius.&quot; Kataku mantap. &quot;aku ingin berterimakasih padanya dan jadi 
temannya. Tapi Aku perlu tahu tentang dia dulu. aku sudah mengamatinya 
beberapa hari ini, dan aku tidak akan berhenti hanya dengan melakukan 
pengamatan itu.&quot; Dengan bangga kukatakan itu pada Lee.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Perkataanmu membuatmu kedengaran seperti seorang stalker...&quot; Lee melihatku dengan tatapan jijik. Kucubit pipi-nya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Baka! aku hanya ingin tahu lebih banyak tentang orang yang menyelamatkanku!&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;oke... oke...&quot; Lee mengelus pipinya yang memerah. Cubitanku cukup kuat kan?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Aku
 sudah mendapat beberapa data tentang gadis bernama Hinata Hyuuga ini. 
Dia adalah anak jenius yang hampir tidak pernah bicara di kelasnya, 
tetapi selalu mendapat nilai sempurna pada setiap mata pelajaran. Dia 
tidak punya sahabat dan lebih memilih menghabiskan waktunya sendirian. 
Pada waktu istirahat, kadang-kadang dia memupuk tanaman, kadang-kadang 
menyiraminya, dan kadang-kadang dia memberi makan hewan peliharaan 
sekolah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Ada
 beberapa gosip jelek tentangnya yang mengatakan bahwa dia adalah gadis 
berandal yang suka berkelahi. Dia tidak mematuhi ayahnya. Ibunya bekerja
 diluar kota, jadi dia tinggal berdua dengan ayahnya. Tapi kedengarannya
 hubungannya dengan ayahnya tidak baik. Ada gosip juga bahwa ayah 
kandungnya telah meninggal sewaktu dia kecil, dan dua tahun lalu, ibunya
 menikah lagi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Jadi, mungkin dia menjadi berandal karena broken home?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Aku
 jadi semakin penasaran tentang gadis ini. Itu mengapa sekarang aku dan 
Lee mencoba mengikutinya sepulang sekolah. Aku ingin benar-benar 
mengetahui kehidupannya. Apa dia benar-benar gadis berandal?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Naruto,
 dia muncul!&quot; Lee menepuk bahuku keras. kulirik sinis Lee sebentar 
sebelum Kutolehkan kepalaku ke arah yang ditunjukkan Lee dan melihat dia
 berjalan keluar dari gerbang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;oke, Lee, ayo ikuti dia!&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Aku
 tidak peduli jika orang-orang menganggapku sebagai stalker, selama aku 
mendapat informasi tentang Hinata Hyuuga. Orang yang telah mengambil 
hatiku.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Dia
 berjalan melewati jalan dimana aku tersandung kemarin. aku dan Lee 
berlari memutar melalui jalan alternatif lain, dan menunggunya dekat 
jembatan. Ternyata dia melewati jalan itu setiap hari.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Hinata
 berhenti di tengah jembatan sebentar, memandang ke suatu tempat. Aku 
mengikuti arah pandangannya. Dia memandang sebuah taman yang ditumbuhi 
dengan banyak pohon momiji dan menghela napas. Dan kemudian, Hinata 
mulai berjalan lagi ke arah yang berlainan dengan taman itu. Dia terus 
berjalan dan akhirnya berhenti dan masuk ke sebuah rumah bergaya 
tradisional Jepang yang besar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;I... Ini rumahnya? Besar banget!&quot; Lee berbisik dalam kekaguman hingga dia tidak mengedipkan matanya selama beberapa detik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;mungkin... ayo kita lihat.&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Aku
 kembali memfokuskan diriku pada Hinata dan menemukan wajahnya yang 
kelihatan penuh beban. Kelihatannya dia tidak mau memasuki rumah itu, 
tapi ia tidak punya pilihan. Dia menghela napas lagi dan memasuki rumah 
itu dengan tampang malas. kami tetap pada posisi kami, dan sepertinya 
tidak ada tanda-tanda bahwa Hinata akan keluar dari rumah itu lagi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Itu
 benar-benar rumahnya Naruto!&quot; Lee menepuk bahuku keras lagi. &quot;Aku ingin
 punya rumah seperti ini juga suatu hari nanti..&quot; Lee mulai bergumam, 
sedangkan aku mengehela napas.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;oke
 Lee, hentikan khayalan konyolmu sekarang juga, sebelum kau melakukan 
hal aneh di depan umum. aku pernah mengalami itu, dan itu sangat 
memalukan.&quot; Saranku. Lee cemberut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Jangan
 samakan aku dengan dirimu!&quot; balasnya. Aku tertawa. tapi aku refleks 
berhenti tertawa ketika mendengar suara gelas pecah yang disusul dengan 
suara beberapa teriakan. Dan semua suara itu berasal dari rumah Hinata.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Kami
 tetap bersembunyi, dan dengan waspada melihat ke rumah itu. Pintu rumah
 itu tiba-tiba dibanting dengan keras dan Hinata berlari keluar dari 
dalam rumahnya. Dia menatap rumahnya sebentar dengan mata yang penuh 
dengan air mata.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;aku lebih memilih mati sekarang!&quot; teriaknya, membuat mataku melebar. Apa maksudnya?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Lalu
 dia berlari menjauhi rumahnya. Kami berlari dibelakangnya dengan 
waspada agar dia tidak menyadari kami mengikutinya. Dia berlari sangat 
cepat sehingga kami tidak bisa mengikutinya. Pada awalnya, kupikir aku 
tidak akan bisa mengikutinya tapi...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Disana,
 kulihat Hinata di tengah jembatan. Menangis sambil memerhatikan air 
yang mengalir deras dibawah jembatan. Dia membiarkan sehelai daun momiji
 yang ada ditangannya diterbangkan angin, dan jatuh ke sungai. Aku bisa 
melihat dengan jelas kesedihannya melalui matanya yang berair. Mata 
sedih seperti itu sebenarnya sama sekali tidak cocok untuknya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Hinata
 mengeluarkan sesuatu dari kantung blazernya dan aku terkejut dengan apa
 yang dikeluarkannya. Sebuah cutter! Dia benar-benar berniat bunuh diri?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Hinata
 menutup matanya dan menggigit bibir bawahnya sebelum mendekatkan cutter
 itu ke tangan kirinya. Aku melebarkan mataku sesaat dan tanpa sadar, 
aku berteriak.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Hentikan!&quot;
 Teriakku lalu aku berlari menuju Hinata secepat mungkin. Untungnya saat
 itu tidak ada siapapun yang melewati jembatan, jadi aku berlari tanpa 
menumbur siapapun. Dia kelihatan sangat terkejut. Tangan kanannya masih 
memegang cutter.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Tolong..
 Hentikan!&quot; kupegang tangan kanannya segera saat mencapai tempatnya 
berdiri. Masih terengah-engah dan mencoba menghirup udara.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Siapa... siapa kau?&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Kutatap mata berairnya. Saat ini, dia kelihatan sangat rapuh.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Aku
 akan memberitahumu... setelah kau... melepaskan cutter ini...&quot; jawab ku
 masih terengah-engah. Hinata mencoba melepaskan tanganku.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Biarkan
 aku mati! Lepaskan aku!&quot; teriaknya. Tetapi aku adalah orang yang keras 
kepala dan tentu saja aku tidak akan membiarkan penyelamatku meninggal 
begitu mudahnya. Di wajah, leher, dan tangannya kutemukan beberapa 
memar. Kutepiskan tangan kanannya dan cutternya jatuh ke sungai. 
&quot;beraninya kau lakukan itu! Lepaskan aku!&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Hinata terus berteriak. Aku takut itu akan mengundang perhatian orang. Jadi aku tidak punya pilihan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Kelakuanku
 sendiri selanjutnya membuatku kaget. Tanpa kusadari, kudaratkan bibirku
 diatas bibirnya. Dia menutup matanya erat-erat tetapi tidak mendorongku
 menjauh. Aku masih mengenggam tangan kanannya erat-erat, menolak untuk 
melepaskannya. Pelan-pelan, kulepaskan ciuman itu. Wajah Hinata merah 
padam dan dia tidak bisa mengatakan apa-apa. Dia hanya memegangi 
bibirnya dengan tangan kirinya dan menatapku.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Tenanglah.
 Aku tidak ingin ada orang yang melihatmu begini.&quot; Kataku sambil menatap
 mata putih indahnya. Lalu kulepaskan tangannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Aku
 bisa mendengar isakannya beberapa detik sesudahnya. Dia jatuh terduduk 
di tanah dan menangis. Air mata terus mengalir jatuh dari matanya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Tolong... biarkan aku mati...&quot; ucapnya diantara isakannya. Kugelengkan kepalaku dan memberinya pelukan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Bagaimana
 bisa kau mengatakan itu padahal kau telah menyelamatkan nyawa orang 
lain? Apa kau ingat, kau menyelamatkanku kemarin?&quot; kuelus pundaknnya. 
Hinata tidak berkata apapun lagi setelah aku mengatakan itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Kami
 membawanya ke rumah Lee setelah itu. Orangtua Lee sedang pergi keluar 
kota, dan kakak perempuannya membiarkan kami berada disana. Aku tidak 
bisa membiarkan Hinata pulang kerumahnya setelah kejadian itu. Aku takut
 dia akan melakukan sesuatu seperti itu lagi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Malam
 itu, Hinata menceritakan segalanya pada kami. Dia sangat frustasi 
sehingga tidak bisa menahannya sendiri lagi. Semua memar ditubuhnya dia 
dapat dari ayah tirinya. Dia sama sekali tidak suka berkelahi, sangat 
kontras dengan rumor yang beredar. Dia sering diganggu beberapa berandal
 yang berniat jahat padanya. Itu alasan mengapa dia berkelahi. Untuk 
melindungi dirinya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Ibunya
 meninggalkannya bersama ayah tirinya, karena harus bekerja di luar 
kota, dan hanya pulang dua bulan sekali. Ayah tirinya adalah pemabuk. 
Dia memperlakukan Hinata dengan baik didepan ibunya Hinata, tapi dia 
menganiaya Hinata ketika ibunya tidak dirumah. Dia sering menampar, 
menendang, dan memukul Hinata. Setiap pembantu dirumah itu takut 
padanya. Mereka hanya bisa diam-diam mengobati luka Hinata. Itu mengapa 
Hinata tidak bisa meninggalkan rumahnya, dia sudah menganggap&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;pembantu-pembantunya
 sebagai keluarganya. Mereka sangat peduli padanya, jika dirinya pergi 
dari rumah itu, dia khawatir mereka akan dalam masalah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Setiap
 orang punya batasannya masing-masing. Hinata tidak bisa menahannya 
lebih lama lagi saat ayah tirinya mengajaknya tidur bersamanya. Hinata 
sadar, ayah tirinya mempunyai obsesi padanya, dan alasan Hinata kabur 
kali ini adalah karena ayah tirinya pulang cepat dan mencoba 
memperkosanya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Aku
 dan Lee melenguh. Kami tidak menyangka Hinata mempunyai kehidupan 
sekeras itu. Dia tidak punya teman karena rumor-rumor jelek tentangnya. 
Sebenarnya, orang yang menebarkan rumor itu adalah ayah tirinya, 
sehingga Hinata akan kesepian dan tidak punya teman. Ayah tirinya selalu
 mengatakan pada orang-orang tidak mudah mengurus Hinata. Dialah yang 
mengatakan bahwa Hinata adalah gadis berandal yang tidak pernah 
mematuhinya. Dia juga yang menyebarkan rumor bahwa Hinata suka 
berkelahi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Bagimana
 bisa ada orang seperti itu di dunia ini? Hinata tidak seharusnya 
mendapat perlakuan seperti itu. Dia adalah orang yang sangat baik dan 
mengagumkan. Aku tahu itu. Dan aku bersumpah, aku akan melindunginya 
dengan seluruh tenagaku mulai sekarang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Semua
 orang terkejut saat aku menyapa Hinata dikelasnya pada saat istirahat. 
Saat bel berbunyi, aku langsung pergi menuju kelasnya. Sebelum dia pergi
 kemana-mana.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Hinata! Mau pergi ke kanting bareng?&quot; tanyaku.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Dia
 hanya menatapku dengan tatapan terkejut. Dan yang lain menatapku dengan
 tatapan tidak percaya. Tetapi kuabaikan mereka semua. Hal terpenting 
sekarang adalah, aku harus menemani Hinata. Aku tidak mau dia kesepian.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Aku tersenyum melihat wajah terkejutnya yang imut. Kudekati mejanya dan menariknya keluar dari kelas.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Ayo!
 Setelah ini, aku akan membantumu menyirami tanaman di green house.&quot; 
Kataku. Hinata menggigit bibir bawahnya dan melihat ke sekeliling, 
kelihatan tidak yakin. Tetapi aku tetap menariknya menuju kantin. 
&quot;sebaiknya kita cepat sebelum kantinnya penuh sesak!&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Masih
 mengenggam tangannya, kutarik dia ke kantin, dan membeli beberapa 
minuman. Hinata tidak mengatakan apapun, tapi dia tetap menatapku. 
Setelah itu, kutarik dia ke green house dan meletakkan minuman kami di 
bangku taman.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Jadi, dimana penyiram tanamannya?&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Hinata
 menunjuk suatu tempat dekat bangku taman, kuambil benda itu, mengisinya
 dengan air, dan mulai menyiram. Dia terdiam disana menyaksikan betapa 
semangatnya diriku menyirami tanaman sambil menggumam. Kutolehkan 
kepalaku padanya dan tersenyum.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Bisa bantu aku?&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Hinata
 mengangguk pelan dan mengambil penyiram yang lain. Dia berdiri 
disebelahku dan mulai menyirami tanaman. Setelah semua tanaman sudah 
disiram, kuambil sekaleng susu cokelat yang tadi kubeli dikantin, dan 
kuberikan padanya. Hinata melihat kearahku dengan tatapan bingung.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Ambillah.&quot; Aku tersenyum lembut padanya. Dia mengambil susu kaleng itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Terima kasih.&quot; Ucapnya malu-malu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Jangan
 ragu-ragu ne. Kita kan teman. Tidak perlu malu padaku.&quot; Kataku sambil 
tertawa. Aku bertaruh, tidak ada yang tahu sisi imutnya ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Ini...
 pertama kalinya aku punya teman yang mengajakku ke kantin. Dan kau juga
 orang pertama yang menemaniku menyirami tanaman.&quot; Ucapnya sambil 
tersipu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Kalau begitu, aku akan menemanimu mulai sekarang.&quot; Aku tersenyum, dia menatapku dengan matanya yang melebar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Kau... kau tidak perlu-&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Tenang
 saja. Aku pasti melakukannya. Aku tahu sendirian rasanya seperti apa. 
Jadi aku akan menemanimu sehingga kau tidak merasa kesepian lagi.&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Hinata menunduk, aku bisa melihat dengan jelas pipi merahnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Terimakasih..&quot;
 dia lalu menatapku dan tersenyum. Jantungku berdetak semakin cepat 
melihat senyum malaikat-nya. Kupikir, aku jatuh cinta padanya untuk yang
 kedua kalinya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Anoo...&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Hmm?&quot;
 Kutolehkan kepalaku padanya. Kali ini kami sedang memupuk tanaman. 
Walaupun sebenarnya aku tidak suka dengan bau pupuk yang menyengat, aku 
tetap akan membantunya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Uzumaki-kun
 kalau nggak tahan sama baunya, boleh berhenti kok.. biar aku yang 
melakukannya.&quot; Hinata menggeser tubuhnya dan memupuk tanaman yang tadi 
sedang kupupuk.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Hei..hei..
 kemarin kan aku sudah bilang, aku akan membantumu... Sekali berjanji, 
aku tidak akan melanggar janjiku..&quot; lalu aku mulai memupuk tanaman yang 
belum dipupuk. Hinata menatapku sebentar lalu mulai memupuk tanaman yang
 lain.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Arigatou.&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Kutolehkan kepalaku padanya, dia sedang menunduk sambil memupuk tanaman.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Douita~ ini bukan apa-apa untukku.&quot; Kataku sambil tersenyum. &quot;Oh ya.. mulai sekarang jangan panggil aku Uzumaki-kun lagi.&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Hinata menolehkan wajahnya padaku, dan menatapku dengan ekspresi bingung yang sangat imut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Aku kan memanggilmu dengan Hinata, jadi kau panggil aku dengan Naruto&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Eh?&quot; Wajah Hinata memerah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Ya. Panggil aku dengan Naruto.&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;H..Hai..&quot; jawabnya mengangguk.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Dan
 jangan segan-segan untuk memarahiku atau men-tsukkomi**-ku kalau aku 
melakukan sesuatu yang bodoh.&quot; Aku memainkan wajahku sehingga terlihat 
bodoh. Hinata tertawa. Ini pertama kalinya aku melihatnya tertawa. 
Cantik sekali. Hinata selalu bisa membuatku jatuh cinta padanya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Seminggu
 telah berlalu. Dan sekarang, aku sering melihat Hinata tersenyum. Dia 
sering tersenyum padaku dan aku tidak melihat memar pada tubuhnya lagi. 
Katanya, ibunya telah kembali dan akan tinggal untuk waktu yang tidak 
diketahui. Ibunya Hinata sangat rindu pada anak perempuannya dan itu 
mencegah ayah tirinya melakukan hal buruk pada Hinata. Itu mengapa 
belakangan ini, aku bisa melihat aura yang lebih cerah disekitarnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Tapi,
 ada satu hal yang tidak dapat kuterima. Setelah pertama kalinya aku 
mengunjunginya di kelasnya, beberapa siswi mendekatinya dan bertanya 
tentang tanaman padanya. Kelihatannya mereka kagum pada tanaman yang 
ditanam Hinata. Hinata telah menanam berbagai macam tanaman di green 
house dan semuanya tumbuh dengan baik. Mereka menanyakan tentang cara 
merawat tanaman. Walaupun pada awalnya Hinata kelihatan ragu-ragu untuk 
bicara pada mereka, tapi pada akhirnya dia menjelaskan pada mereka 
setelah kuyakinkan dirinya bahwa semuanya akan baik-baik saja.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Sejak
 hari itu, dia punya banyak teman. Dan dia juga sering tersenyum pada 
semua orang. Sedikit demi sedikit, rumor tentangnya menghilang. Bahkan 
Shion yang pertama kali memberitahuku untuk tidak mendekati Hinata, 
sekarang melihat Hinata dengan pandangan yang berbeda.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Aku
 tidak suka keadaan seperti ini, dimana senyumannya tidak hanya 
ditujukan padaku. Tapi ditujukan pada semua orang. Dan aku bertaruh, 
tidak lama setelah ini pasti ada banyak siswa yang akan menyatakan 
perasaan padanya. Itu membuatku merasa sangat cemburu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Disana,
 sepulang sekolah kulihat dia dikelilingi beberapa siswa dan siswi, dan 
dia tersenyum dengan manisnya. Aku senang dia punya banyak teman 
sekarang, tetapi aku juga merasa kehilangannya. Entah apa yang 
merasukiku, tetapi ketika sadar, aku sudah menghampirinya, dan 
menggenggam tangannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Gomen
 minna. Sekarang saatnya dia pulang ke rumah bersamaku.&quot; Aku tersenyum 
dan membungkuk sebentar sebelum menarik Hinata keluar dari kerumunan 
itu. Hinata menatapku dengan tatapan bingung, tetapi masih mengikutiku.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Naruto, dimana lee?&quot; tanyanya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Dia punya kencan dengan pacarnya, jadi dia tidak bisa pulang bersama kita hari ini.&quot; Jawabku, sambil terus melihat kedepan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Wow. Dia punya pacar?&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Ya. Namanya Sakura. dia Teman sekelas kami yang sangat galak padaku.&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;haha Sugoi ne..&quot; katanya sambil tertawa pelan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Kubawa dia ke taman dekat jembatan. Aku tahu dia selalu memandang kesini setiap kali dia melewati jembatan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Eh? Kita nggak langsung pulang?&quot; tanya Hinata ketika kami berhenti di taman itu. Kugelengkan kepalaku.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Kau selalu ingin pergi kesini kan? Kenapa kau biasanya hanya memandang kesini tanpa datang kesini?&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Ada... banyak orang disini, dan aku tidak suka dengan keramaian.&quot; Jawabnya. Aku tersenyum padanya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Kalau
 begitu, ayo cari tempat yang tidak terlalu ramai disini, oke? Aku ingin
 menjernihkan pikiranku sebentar.&quot; Pintaku. Dia mengangguk.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Lalu,
 masih dengan berpegangan tangan satu sama lain, kami melewati jalan 
yang disediakan. Dikelilingi pohon momiji, Pemandangan saat itu yang 
sangat indah. Akhirnya kami sampai di pojok taman, dimana tidak ada 
siapapun yang datang kesana. Daun momiji bertaburan dimana-mana diatas 
tanah. Aku duduk di bangku taman dekat sebuah pohon dan Hinata mengikuti
 kelakuanku.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Ada banyak daun momiji disini ne...&quot; ucapku mencoba membuka topik pembicaraan. &quot;Sangat menenangkan hati..&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Hinata
 mengangguk. Dia turun dari bench lalu berjongkok mengambil beberapa 
helai daun momiji dari atas tanah dan memerhatikannya dengan tatapan 
kagum.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Kau suka?&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Apanya?&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Momijinya.&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Hinata mengangguk lagi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Momiji...
 Mereka adalah daun-daun cantik yang begitu indah. Tapi walaupun begitu,
 Mereka tidak pernah menunjukkan kesombongan mereka karena warna indah 
yang mereka miliki. Sebaliknya mereka menggugurkan daunnya setiap musim 
gugur dan membuat musim gugur semakin sempurna. Tanpa momiji, musim 
gugur tidak akan terasa seperti musim gugur kan? Itu alasannya mengapa 
aku suka momiji..&quot; Hinata menatap momiji di tangannya dengan tatapan 
lembut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Aku
 benar-benar ingin mengabadikan scene dihadapanku. Dia kelihatan sangat 
cantik, dengan tangannya yang memegang daun momiji,rambut panjangnya 
yang melambai pelan dimainkan angin musim gugur, dan senyuman lembutnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Momiji membuat musim gugur menjadi lebih indah dan Pemandangan disini semakin cantik.&quot; Kataku. Dia mengangguk pelan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Kau benar.&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Dan
 pemandangannya jadi semakin cantik lagi karena kau disini dengan momiji
 yang cantik itu.&quot; Kataku dengan serius. Hinata menolehkan kepalanya 
padaku, dan kehilangan kata-kata. Tapi tidak lama kemudian dia tertawa 
pelan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Haha. Jangan mengatakan hal seperti itu Naruto.&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Kuraih tangannya dengan kedua tanganku dan kuletakkan tangannya di dadaku.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Aku
 serius Hinata. Kau cantik dan spesial bagiku. Tolong, jadikan aku orang
 yang akan berada disampingmu mulai sekarang sampai nanti.&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Kutatap
 matanya langsung. Hinata balas menatapku, dan perlahan-lahan kulihat 
wajahnya memerah. Pelan-pelan kudekatkan wajahku dengan wajahnya. Hinata
 diam pada posisinya, matanya masih menatapku. Hidungku menyentuh 
hidungnya, dan dia maih menatapku. Matanya yang putih kelihatan sempurna
 dan cantik. Kulitnya sangat lembut dan hangat. Dan aku bisa merasakan 
napas hangatnya di bibirku. Perlahan-lahan, dia menutup matanya, dan 
ketika bibir kami bersentuhan, kututup mataku. Kugenggam tangannya erat,
 tidak akan pernah membiarkannya pergi dariku. Dan kupikir, aku jatuh 
cinta padanya lagi. untuk entah yang keberapa kali...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Aku
 berjalan ke rumah Hinata dengan bersemangat. Kurasakan hari ini berbeda
 dengan hari sebelumnya. Mungkin karena ciuman kemarin. Walaupun belum 
ada pernyataan resmi bahwa kami berpacaran sekarang, tetapi kurasa 
Hinata membalas perasaanku. Dia membalas ciumanku dan membiarkan 
tangannya dalam genggamanku sepanjang pejalanan pulang. Dan hari ini, 
kuputuskan untuk pergi ke sekolah bersamanya, untuk menunjukkan pada 
orang-orang di sekolah bahwa dia adalah milikku.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Tetapi
 ketika aku mencapai rumahnya, kulihat banyak orang berkumpul disana. 
Mungkin mereka tetangga Hinata. Tapi kenapa wajah mereka semua sangat 
serius? Aku punya perasaan buruk tentang ini. Apa ada sesuatu yang 
terjadi pada Hinata-ku?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Uhm... permisi. Apa yang terjadi disini?&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Kucoba
 untuk bertanya pada wanita didepanku. Dia memberiku tatapan sedih. Dan 
jawaban wanita itu cukup kuat untuk membuat duniaku berhenti berputar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Apa kau teman dari gadis yang tinggal disini? Dia dibunuh oleh ayahnya pagi ini.&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Ya... duniaku telah pergi, diterbangkan oleh angin musim gugur.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Gadis
 cantik yang berada di peti mati itu adalah Hinata Hyuuga-ku. Dia sangat
 cantik memakai gaun berwarna lavender yang akan dia pakai selamanya. 
Tidak ada yang berbeda darinya. Hanya saja, aku tidak bisa merasakan 
kehangatannya lagi saat menyentuhnya. Wajahnya masih menunjukkan sisi 
malaikat-nya, Sebuah senyum tipis masih terbentuk di bibirnya. Jika itu 
adalah sebuah tempat tidur, mungkin aku akan berpikir dia sedang tidur 
dengan nyenyak.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Ayahnya
 mabuk lagi semalam, dan pulang pada pagi buta. Ibunya pergi mendadak 
lagi karena mendapat panggilan untuk kerja di luar kota. Ibunya sudah 
meninggalkan rumah sejak kemarin siang. Tidak ada yang salah pada rumah 
itu sampai pagi buta dimana ayah tirinya sampai dirumah. Dengan paksa 
dia membuka kamar Hinata dan menemukan Hinata yang sedang tidur disana. 
Dia mencoba untuk memperkosa Hinata lagi, dan Hinata yang tidak punya 
pilihan selain bangun dan berteriak.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Teriakannya
 membuat para pembantu dirumah itu bangun dan langsung menuju kamar 
Hinata. Sedangkan saat para pembantunya menuju kamarnya, Hinata berusaha
 keras dan mencoba untuk mengusir ayah tirinya atau kabur. Ayah tirinya 
marah karena merasa ditolak, dan mencekik Hinata sampai napas 
terakhirnya. Ketika para pembantunya sampai di kamar Hinata, Hinata 
sudah tergeletak tidak bernyawa di lantai, masih dengan kedua tangan 
ayah tirinya di lehernya. Beberapa pembantunya memanggil polisi, yang 
sebagiannya lagi mengikat ayah tiri tersebut di kursi, dan sebagiannya 
lagi mencoba untuk menyelamatkan Hinata. Tapi semua sudah terlambat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Ibunya
 langsung pulang kerumah setelah mendengar berita buruk itu dan tidak 
berhenti menangis sejak pagi ini. Dia menyalahkan dirinya sendiri, untuk
 tidak bisa dirumah dan melindungi anaknya dari lelaki itu. Ayah tirinya
 sudah ditangkap polisi, dan sedang menunggu hukumannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Tetapi
 betapa beratpun hukuman yang akan diterimanya, tidak akan bisa membawa 
Hinata kembali ke sisi ku. Saat kugenggam tangannya dan kucium bibir 
dinginnya untuk yang terakhir kali, air mata mengalir tidak berhenti 
dari mataku.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&quot;Tidur yang nyenyak, Hinata Hyuuga-ku.&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Dia
 pergi saat dia sudah punya keberanian untuk mengubah dirinya. Walaupun 
dia sudah punya banyak teman, sampai pada saat dia pergi, dia tidak 
pernah sombong pada kami. Dia berasal dari keluarga kaya, tapi tidak 
pernah menunjukkannya pada kami. Dia tidak pernah memarahi orang lain 
atau murid lain untuk percaya dan menambah rumor palsu tentangnya. Tiap 
kali ada seseorang yang meminta bantuannya, dia tersenyum dan membantu 
mereka sebaik mungkin. Dia menunjukkan kerendahan hatinya dimanapun dia 
pernah berada. Sama seperti daun – daun momiji yang disukainya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Aku
 mengelus kuburannya lagi. Dan mengulang nama yang selalu terukir 
dihatiku itu. Walaupun aku tahu, sebanyak apapun aku memanggil namanya, 
dia tidak akan datang padaku lagi. Dia, orang yang telah membuatku 
berkali-kali jatuh cinta padanya, sekarang sudah menghilang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Setahun
 telah berlalu, dan taman ini masih sama seperti sewaktu kami pertama 
kali pergi kesini. Hinata dikuburkan di sebuah titik di taman itu, 
tempat dimana kami pertama kali berciuman. Ketika kuberi tahu ibunya 
tentang tempat favoritnya, ibunya meminta izin untuk menguburkan Hinata 
disana.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Aku
 mengambil sehelai daun Momiji dari tanah, dan mencari sesuatu dari 
dalam kantong celanaku. Kukeluarkan pena, dan kutuliskan sesuatu diatas 
daun tersebut. Aku melihatnya untuk yang terakhir kali, sebelum 
menaruhnya di kuburan Hinata. Aku belum mengatakan ini padanya 
sebelumnya. Jadi, aku berharap dia bisa membacanya dari atas sana.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Angin
 musim gugur mernerbangkan daun-daun momiji yang berserakan disekitar 
kuburan Hinata. Aku diam memandang kuburan Hinata sekali lagi. Daun yang
 kutulis, masih ada disana. Lalu aku tersenyum dan pergi dari sana, 
meninggalkan sehelai momiji dengan perasaanku yang tertulis diatasnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; direction: ltr; margin: 0px; padding: 0px; text-indent: 40.5pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;I LOVE YOU&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rickyreticent.blogspot.com/feeds/4800046369297338024/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2013/02/suatu-hari-kutemukan.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/4800046369297338024'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/4800046369297338024'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2013/02/suatu-hari-kutemukan.html' title='Suatu Hari, Kutemukan'/><author><name>Ricky Anggoro </name><uri>http://www.blogger.com/profile/00076568690862495151</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj485fYMNvzJevLusXC2jRMvJ80k-5jFv5OO88SxFLxVk2d5mOwRMLlRPHM38Aq6ELL_jRPUhgn7iI7N6Hk_5kRW2Cq8-GNOVjRhFmrGEGVWPivaH0DGvaDe4LEy2Qexg/s220/Foto761.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-856093645417922121.post-8518340605664176134</id><published>2012-11-15T23:59:00.001+07:00</published><updated>2013-02-27T19:51:18.422+07:00</updated><title type='text'>Radio Streaming ku</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;
&lt;img height=&quot;194&quot; id=&quot;irc_mi&quot; src=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-sK6MKt6pF8g/TfCsrarlshI/AAAAAAAAADw/pyBtfidcrnw/s320/images4.jpeg&quot; style=&quot;margin-top: 113px;&quot; width=&quot;259&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hmm, Sudah lama saya gak posting lagi di blog ini,ehehe. Soalnya,tugas sekolah dan organisasi menyita waktuku,jadi yah,mau bagaimana lagi&lt;br /&gt;
Kali ini,aku ingin membagi kisahku. Kusebut ini dengan &quot;Pengalaman Siaran Radio&quot;. Kenapa judulnya begitu?&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Entah apa yang membuatku mengatakan hal tersebut. Namun yang pasti,saat ini aku menjalani hobi baruku ini,yaitu broadcast radio streaming buatanku sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ide ini muncul,ketika waktu saya sedang di Lab TIK,saya bersama teman saya sedang sibuk mengutak-atik program pascal,yang saat itu sedang membahas soal untuk Olimpiade. Karena rumitnya bukan main,saya sampai nyaris kehilangan kesadaran. Lalu,melihat keadaanku dan temanku,serta anggota tim Olimpiade lainnya juga kesulitan,guru pembimbingku tersenyum,sambil menyalakan radio online (Saya gak tau apa stationnya). Lagunya saat itu Bruno Mars,yang mana saya gak tahu (Suerr,saya gak tau Lagu-lagunya Bruno Mars,yang kutahu cuma Nothing on you).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat itu,pikiran saya menuju pada lagu. Saya lalu merenungkan dalam hati saya,&quot;Enak yah kalo semisal jadi penyiar radio gitu&quot;. Dan gak lama kemudian,suara si penyiar dengan gaya trendinya,terdengar dari suaranya itu,membawakan acaranya. Saat itu segmennya request lagu. Saya lalu membayangkan &quot;Andai aku bisa jadi penyiar radio,atau saya buat stasiun radio sendiri&quot;. Saya lalu menyusun sebuah ide untuk menggarap khayalan itu&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keluarnya dari Lab,saya menuju kelas. Terbesit ide &quot;Nah,bagaimana kalo saya buat radio streaming online buat kelas!&quot; Lalu,ideku kubicarakan pada teman-teman lain yang tersisa *sudah jam pulang soalnya*. Dan yak,sekelas sepertinya mendukung rencanaku ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan sedikit kesabaran dan ketelitian,akhirnya &lt;strike&gt;di skip&lt;/strike&gt; saya berhasil membuat Radio Streaming online,walaupun masih menggunakan hostingan gratis di internet. Caranya pun cukup mudah. Mungkin di kesempatan lain akan saya jabarkan,ehehe. Setelah dicoba ke temen-temen,ternyata responnya cukup bagus. Now,its time to explore!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ohh iya,hampir lupa,ini link Streaming radio online punya saya, bisa dilihat&lt;a href=&quot;http://myradiostream.com/xd15&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt; &lt;span style=&quot;color: #cc0000;&quot;&gt;in here!!!&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terimakasih :D</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rickyreticent.blogspot.com/feeds/8518340605664176134/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2012/11/radio-streaming-ku.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/8518340605664176134'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/8518340605664176134'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2012/11/radio-streaming-ku.html' title='Radio Streaming ku'/><author><name>Ricky Anggoro </name><uri>http://www.blogger.com/profile/00076568690862495151</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj485fYMNvzJevLusXC2jRMvJ80k-5jFv5OO88SxFLxVk2d5mOwRMLlRPHM38Aq6ELL_jRPUhgn7iI7N6Hk_5kRW2Cq8-GNOVjRhFmrGEGVWPivaH0DGvaDe4LEy2Qexg/s220/Foto761.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-sK6MKt6pF8g/TfCsrarlshI/AAAAAAAAADw/pyBtfidcrnw/s72-c/images4.jpeg" height="72" width="72"/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-856093645417922121.post-7834175645075832477</id><published>2012-10-31T15:54:00.003+07:00</published><updated>2013-02-27T19:57:08.871+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="cerita gaje"/><title type='text'>Kejutan di Kasur</title><content type='html'>&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;
&lt;img height=&quot;300&quot; id=&quot;irc_mi&quot; src=&quot;https://encrypted-tbn3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQNJccse7P81Up-LBQOxVdBDEVs6AKENAL1YEeyo_xKSDDxUzio8g&quot; style=&quot;margin-top: 0px;&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Hmm,ini cerpen buatan temen saya,.......(Nama disensor). Cerpennya lagi-lagi tentang Saya dan Qulub. Daripada lama-lama,mending langsung cekidot&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ricky menutup laptopnya dan terdiam. Ia menatap ponselnya sambil menghela napas malas. Lalu disambarnya ponselnya dengan kasar dan langsung membuka kontak. Dipilihnya nama Qulub dan mengiriminya SMS. Setelah menyambar kemeja dan jaket dan memakai keduanya, ia mengantongi kunci motor dan keluar kamarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku ke rumahmu sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
-000-&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ricky menghentikan motornya di depan rumah Qulub dan cepat-cepat melepas helm, kembali mengantongi kunci motornya dan masuk ke dalam. Ia mengetuk pintu dengan buru-buru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Assalamualaikuum!” serunya tidak sabar. Terdengar langkah kaki dari dalam dan dia menahan diri untuk tidak mendobrak pintu dan langsung masuk ke dalam tanpa permisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Waalaikumsalam..” jawab sebuah suara dari dalam dan pintu terbuka. Kakaknya Qulub muncul dari balik daun pintu. “Oh, Ricky. Cari Qulub, ya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Iya. Ada di rumah, ‘kan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lagi di kamar. Masuk aja.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ricky bergegas masuk ke dalam dan berjalan dengancepat ke arah kamar Qulub. Tanpa mengetuk sedikitpun ia masuk dan mendapati Qulub sedang mendengarkan lagu sambil tiduran di atas kasurnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Eh, Ricky!” kata Qulub, agak terkejut. Ia langsung duduk dan menghentikan lagu yang sedang diputar dari ponselnya, lalu turun dari kasur, meletakkan ponselnya di atas meja dan mendekati Ricky. “Cepet banget! Kamu ngebut, ya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ricky tidak menjawab. Ia menutup pintu kamar dan menatap Qulub dengan tajam. Qulub merinding sedikit. Tidak biasanya Ricky memandangnya seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa, Ricky?” tanya Qulub bingung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ricky menghela napas sambil melirik ke beberapa arah, seolah mempersiapkan diri. Lalu ia menatap Qulub lagi, dan kali ini Qulub benar-benar semakin bingung. “Aku butuh bantuanmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Qulub mengernyit.&amp;nbsp; “Bantuan apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pokoknya kamu harus bantu aku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Iya, aku mau aja bantu, tapi ngapain?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pokoknya kamu harus mau.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Iya tapi ngapain?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak ada angin, tak ada hujan, Ricky membuka 2 kancing paling atas kemejanya. Mata Qulub melebar dan tubuhnya mendadak kaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mau, ya?” tanya Ricky. Dia mendekati Qulub.Qulub mundur selangkah. Telapak tangannya mulai basah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kamu.. ngapain buka kancing bajumu, Rick?” tanya Qulub sambil menunjuk baju Ricky. Ricky semakin mendekati sosok di depannya itu. Qulub mundur lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kamu harus mau, ya, Lub..”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ma.. mau apaan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ricky memegang pundak Qulub, mendorongnya sampai ia jatuh di kasur. Bagian lutut sampai kepala sudah ada di atas kasur sementara lutut ke bawah bergelantungan dengan lemas di sisi kasur. Qulub berontak, berusaha bangun, tapi Ricky menahannya dan mengembalikannya ke posisi telentang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ricky.. kamu.. mau.. mau apa, Riiiick…?!” Qulub terbata-bata. Ricky menahan badan Qulub sekuatnya. Ricky ada di atas Qulub dan tatapannya masih setajam tadi. Qulub benar-benar tidak percaya dengan apa yang sedang Ricky lakukan sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kamu mau, ya, Lub..?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kamu mau nyuruh aku ngapaaaiiiiiinnnn???”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pokoknya kamu harus mau.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ricky menurunkan wajahnya sampai Qulub bisa merasakan napas hangat sahabatnya itu di seluruh wajahnya. Qulub menggigit bibir bawahnya, bibir mereka sudah dalam posisi yang sangat bahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ricky..” ujar Qulub, dan suaranya lebih gemetar dari yang ia harapkan, “kamu mau ngapain, sih? Bilang, dong..” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lub, plis. Aku bener-bener harus ngelakuin ini.. kamu harus mau, ya??”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Qulub semakin panik dan ia mulai meronta. “Lepasin aku, Rick,” katanya, berusaha terdengar tenang. Tapi percuma. Ricky yang statusnya seme memang lebih kuat, dan posisi Qulub yang tidak menguntungkan membuatnya susah melawan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Nggak... aku nggak akan lepasin kamu sampai kamu bilang YA.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ricky Anggoro, aku nggak akan bilang YA sampai kapanpun.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kamu gitu, ya sama sahabatmu sendiri. Kamu harus bantu aku, Lub. Kamu harus mau.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Emangnya aku harus ngapain, sih?!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya.. harus..” Ricky membuka lagi satu kancing bajunya. Mata Qulub semakin melebar&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa-apaan, sih, kamu?! Lepasin, Ricky!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Nggak mau.. pokoknya kamu harus bilang YA. Baru aku lepasin kamu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa aku harus bilang YA?!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Karena aku pengen kamu ngomong gitu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa kamu pengen aku ngomong gitu?!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Karena aku pengen kamu ngelakuin apa yang aku mau sekarang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa kamu pengen aku ngelakuin apa yang kamu mau sekarang?!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Karena aku pengen nyelesein sebuah masalah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa kamu pengen nyelesein masalah itu?!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Karena masalah itu penting.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa masalah itu penting?!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Karena itu bener-bener sebuah masalah penting yang harus ada campur tanganmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa harus aku?!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Karena aku maunya sama kamu, Lub. Aku gabutuh yang lain. Aku cuma mau kamu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajah Qulub mendadak merah dan ia semakin kaku. Dan ketika Ricky semakin menekan tubuh Qulub di atas kasur, Qulub seolah tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Qulub menahan tubuh Ricky supaya ia tidak menyentuh badannya. Tapi lagi-lagi percuma, Ricky menurunkan tubuhnya lagi, dan akhirnya yang membuat Qulub shock itu ketika hidungnya Ricky menempel ke hidungnya dan— &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Qulub teriak sekencang-kencangnya. Tangannya Ricky lepas. Kesempatan Qulub untuk kabur. Tapi bodohnya Qulub, mungkin karena terlalu panik, ia bukannya lari ke pintu, ia malah lari ke pojokan kamar di seberang pintu. Qulub duduk dengan tubuh gemetar. Ricky mendekati Qulub sambil membuka sisa kancing baju yang belum dibuka. Qulub makin pasrah. Ia tidak tahu mau berbuat apalagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ricky menarik napas dalam dan menghembuskannya lagi, lalu ia berkata dengan penuh penghayatan, “setrikain bajuku, dong.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
krik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
krik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
krik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
krik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
krik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“BILANG KEK DARITADI!! BIKIN ORANG PANIK AJA SIH! PENGEN JADI GIGOLO, YA?!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tawa Ricky meledak. Ia melepas bajunya dan membiarkan Qulub keluar kamar, menyetrika bajunya yang sudah selesai dalam waktu 2 menit saja. Qulub kembali ke kamar dengan wajah yang masih kesal dan memberikan kemeja yang ia setrika kepada Ricky.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Makasih, ya,” ujar Ricky sambil tersenyum, lalu memakai kemejanya lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kamu tuh nakutin aku, tahu, nggak?” bentak Qulub, masih kesal. “Kamu mau ke mana, sih? Tumben, rapi gitu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Mau jemput tanteku di bandara. Mau ikut?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Nggak, nggak usah.” Qulub menunggu sampai Ricky selesai mengancingkan semua kancing kemejanya. “Jadi tadi kamu dari rumahmu jauh-jauh ke sini cuma minta setrikain baju?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ricky tersenyum, lalu mengangguk mantap. “Iyalah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Emangnya di rumahmu nggak ada setrika? Ngapain jauh-jauh ke sini?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kali ini yang lolos dari bibir Ricky adalah tawa kecil. “Ya, aku ‘kan pengen ketemu kamu, Lub. Bajuku bisa disetrikain kamu kan jadi terasa spesial banget gitu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wajah Qulub memerah lagi dan Ricky tertawa, lalu buru-buru pamit sambil keluar kamar dengan agak berlari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
THE END</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rickyreticent.blogspot.com/feeds/7834175645075832477/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2012/10/kejutan-di-kasur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/7834175645075832477'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/7834175645075832477'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2012/10/kejutan-di-kasur.html' title='Kejutan di Kasur'/><author><name>Ricky Anggoro </name><uri>http://www.blogger.com/profile/00076568690862495151</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj485fYMNvzJevLusXC2jRMvJ80k-5jFv5OO88SxFLxVk2d5mOwRMLlRPHM38Aq6ELL_jRPUhgn7iI7N6Hk_5kRW2Cq8-GNOVjRhFmrGEGVWPivaH0DGvaDe4LEy2Qexg/s220/Foto761.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-856093645417922121.post-8782767734928920013</id><published>2012-10-27T21:22:00.003+07:00</published><updated>2012-10-27T22:40:34.841+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="cerita gaje"/><title type='text'>Salah Duga</title><content type='html'>Hmm,kali ini,saya ingin membuat suatu cerita,tapi karakternya itu saya dan temen sebangku saya, Qulub! Oke,gak usah lama-lama,langsung aja cekidot&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seseorang membuka pintu utama rumah kediaman Qulub. 
Siapa itu?  Maling? Hantu?Tukang kredit? Ah,bukan. Itu Harits, dia baru saja pulang dari
 skolahnya,dan mampir ke rumah si qulub. Kegiatan numpuk disekolah membuat tubuhnya lemas luar biasa.Namun gara-gara ada tugas sekolah langsung saja dia ke rumahnya si Qulub. Karena pintunya agak ngejeblak *bahasa mana tuh?*dia rebahkan tubuhnya di sofa empuk rumah si Qulub. Ia mendesah 
pelan.  Sempat ia berpikir untuk tidur sejenak disofa. Namun derajat si Harits  akan turun kalau keluarganya Qulub sampai menemukan seseorang tak dikenal main tidur2an di sofanya. Segera ia 
beranjak  menuju ke luar halaman.Namun,kayaknya dia mendengar suara aneh di kamar,dan sepertinya itu kamarnya si Qulub. Lalu dengan langkah hati-hati dia coba menguping di depan pintu kamar Qulub.&lt;br /&gt;
&quot;&lt;b&gt;Hei ! Sudah masuk belum?&quot;&lt;/b&gt; suara cempreng masuk ke gendang telinganya. &#39;Kayaknya aku kenal deh suara itu.. Apa mungkin itu si Ricky? Ngapain dia ke rumahnya si Qulub?&#39;&lt;br /&gt;
&quot;&lt;b&gt;Tunggu, dong, lubangnya terlalu kecil jadi agak susah ..&quot;&lt;/b&gt; Harits sudah hapal dengan nada suara itu. Namun sesuatu mengganjal hatinya.&lt;br /&gt;
&#39;Masuk
  .. lubang kecil .. apa maksudnya ..? Ah, jangan-jangan ..&#39; Otak  
mesumnya mulai aktif. Ia merapatkan telinganya ke pintu kamar.&lt;br /&gt;
&quot;&lt;b&gt;Hei ! Kau keringetan sekali ..&quot; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&#39;Ya! Benar itu suara si Ricky!&#39;&lt;br /&gt;
&quot;&lt;b&gt;Diam Rik! Kau hanya mengganggu konsentrasiku saja!&quot;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&#39;Sebegitu
  ahlinya kah si Qulub itu sampai-sampai mau masukin aja perlu konsentrasi
  segala ..? Ck, dasar si Betty..&#39; Entah kenapa semenjak percakapan  
pertama mereka tadi membuatnya berpikir kalau si Qulub dan Ricky  
benar-benar sedang -biip- *PLAK*&lt;br /&gt;
&quot;&lt;b&gt;woi, cepetan! Lama banget sich ..&quot;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&#39;wah si Ricky ternyate kagak sabaran emang nggak sabaran ya ..&quot;&lt;br /&gt;
&quot;&lt;b&gt;Tunggu sebentar lagi masuk .. kau diam saja ..&quot;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&#39;lama banget sih si Betty itu .. jadi nggak sabar nich ..&#39; *dasar mesum*&lt;br /&gt;
&quot;&lt;b&gt;Akhirnya ..&quot; &lt;/b&gt;tak berapa lamaterdengar suara desahan.&lt;br /&gt;
&#39;Wah cepet banget .. &#39;&lt;br /&gt;
&quot;&lt;b&gt;Woy Rik, lo curang ya, sedari tadi kau hanya diam saja! Cepat buka bajumu!&quot;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&#39;Loh?
  Belum buka baju ya? Trus tadi ngapain dulu? Masa langsung ke puncak?  
Ah, masa bodo!&#39; Harits semakin merapatkan telinganya, ingin tahu apa  yang
 akan terjadi selanjutnya.&lt;br /&gt;
Bukan suara erangan atau desahan yang ia dengar, tetapi ..&lt;br /&gt;
&quot;&lt;b&gt;woi pelan-pelan ya .. nanti tambah robek lagi ..&quot;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&quot;&lt;b&gt;Kalau pelan-pelan kapan selesainya!&quot;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Hampir saja si Harits ngakak namun ia tahan. Berarti si Qulub itu .. (pikirin aja sendiri!) *BUGH*&lt;br /&gt;
Sekian
  lama menunggu, semakin bertambah pula keheranannya. Harits mulai berpikir,  
pada umumnya, pasangan yang melakukan &#39;itu&#39; kalau udah &#39;masuk&#39; pasti ada
  &#39;suara indah&#39; yang keluar namun yang ini berbeda. Hening. Harits sabar  
mencoba menunggu.&lt;br /&gt;
1 menit..5 menit ..10 menit ..15 menit ..&lt;br /&gt;
&quot;&lt;b&gt;Nih beres&quot;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&#39;beres? Bentar banget&#39;&lt;br /&gt;
&quot;&lt;b&gt;HAH~??,
 KAU INI MEMANG TIDAK AHLI DALAM MENJAHIT YA .. LIHAT NIH BAJUKU  JADI 
TAMBAH PARAH .. NANTI KALAU KAKAKKU LIHAT MAU BILANG APA?&quot;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&#39;WHAT?&#39; Harits coba menahan malu.&lt;br /&gt;
&quot;&lt;b&gt;SUDAH KUBILANG BEBERAPA KALI PADAMU KALAU AKU TAK BISA MENJAHIT! DASAR KAMUNYA AJA YANG NGOTOT ..JADI INI SALAH SIAPA, HAH?&quot;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Harits langsung jatuh tersungkur. pingsan.&lt;br /&gt;
&quot;oii! Tanggung jawab nih!&quot;&lt;br /&gt;
&quot;BODO!&quot; Qulub melangkahkan kakinya menuju pintu kamar. Namun sungguh naas, saat pintu dibuka:&lt;br /&gt;
&#39;&lt;b&gt;Telah ditemukan sebuah mayat yang diperkirakan sudah menjadi bangkai,dengan ciri2 : Mata sipit, rambut agak poni,agak hitam,dan sering dipanggil kopet!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;End&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Waduh,kayaknya ceritanya ini emang... Silahkan tinggalkan komentar,dan terima kasih telah membaca :D</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rickyreticent.blogspot.com/feeds/8782767734928920013/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2012/10/salah-duga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/8782767734928920013'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/8782767734928920013'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2012/10/salah-duga.html' title='Salah Duga'/><author><name>Ricky Anggoro </name><uri>http://www.blogger.com/profile/00076568690862495151</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj485fYMNvzJevLusXC2jRMvJ80k-5jFv5OO88SxFLxVk2d5mOwRMLlRPHM38Aq6ELL_jRPUhgn7iI7N6Hk_5kRW2Cq8-GNOVjRhFmrGEGVWPivaH0DGvaDe4LEy2Qexg/s220/Foto761.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-856093645417922121.post-7801082147724111408</id><published>2012-10-27T20:02:00.002+07:00</published><updated>2013-03-02T20:01:19.574+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="my video"/><title type='text'>Video Cover Saya (Hope - John Frusciante)</title><content type='html'>Hmm,saya iseng-iseng buat cover ini. Ini baru pertama kalinya saya buat cover dari lagunya bang John ini. Lagunya itu mirip lagu tidur,hehe. So, jadi silahkan dilihat :D&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;object class=&quot;BLOGGER-youtube-video&quot; classid=&quot;clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000&quot; codebase=&quot;http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0&quot; data-thumbnail-src=&quot;http://i.ytimg.com/vi/QV3_4WwZo2s/0.jpg&quot; height=&quot;266&quot; width=&quot;320&quot;&gt;&lt;param name=&quot;movie&quot; value=&quot;http://www.youtube.com/v/QV3_4WwZo2s?version=3&amp;f=user_uploads&amp;c=google-webdrive-0&amp;app=youtube_gdata&quot; /&gt;&lt;param name=&quot;bgcolor&quot; value=&quot;#FFFFFF&quot; /&gt;&lt;param name=&quot;allowFullScreen&quot; value=&quot;true&quot; /&gt;&lt;embed width=&quot;320&quot; height=&quot;266&quot;  src=&quot;http://www.youtube.com/v/QV3_4WwZo2s?version=3&amp;f=user_uploads&amp;c=google-webdrive-0&amp;app=youtube_gdata&quot; type=&quot;application/x-shockwave-flash&quot; allowfullscreen=&quot;true&quot;&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rickyreticent.blogspot.com/feeds/7801082147724111408/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2012/10/video-cover-saya-hope-john-frusciante.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/7801082147724111408'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/7801082147724111408'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2012/10/video-cover-saya-hope-john-frusciante.html' title='Video Cover Saya (Hope - John Frusciante)'/><author><name>Ricky Anggoro </name><uri>http://www.blogger.com/profile/00076568690862495151</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj485fYMNvzJevLusXC2jRMvJ80k-5jFv5OO88SxFLxVk2d5mOwRMLlRPHM38Aq6ELL_jRPUhgn7iI7N6Hk_5kRW2Cq8-GNOVjRhFmrGEGVWPivaH0DGvaDe4LEy2Qexg/s220/Foto761.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-856093645417922121.post-1340326008463544591</id><published>2012-10-22T20:35:00.002+07:00</published><updated>2013-02-27T21:08:19.002+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="cerita gaje"/><title type='text'>Telat di hari Minggu</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Hmm,terinspirasi dari kenangan dulu saat masih SD,kali ini,saya ingin menyalurkan hobi saya,hehe. Daripada lama-lama langsung aja cekidot&lt;/span&gt;&lt;img height=&quot;320&quot; id=&quot;irc_mi&quot; src=&quot;https://encrypted-tbn3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTRLLz0jlXwv29gMdUvfjThEWFuwtJj08NjsRS-q5btStFyv5LeyA&quot; style=&quot;margin-top: 0px;&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;mbl notesBlogText clearfix&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Walaupun sekarang jam sudah menunjukan pukul satu pagi, tapi aku masih berkutat di depan komputerku. Tanganku masih bergerak-gerak mengerakkan mouse ke kiri dan ke kanan, mengendalikan sebuah panah kecil putih di layar monitor. Atau suatu saat aku menekan tombol di mouse itu, untuk menjalankan sebuah perintah. Jariku bergerak-gerak diatas papan penuh huruf-huruf atau layak disebut keyboard. Tidak, aku tidak sedang bermain PC game, melainkan mengerjakan tugas yang harus kuserahkan besok! Menyebalkan sekali, bukan?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;mbl notesBlogText clearfix&quot;&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh, iya aku belum memperkenalkan diriku. Namaku Jono, seorang pelajar kelas 3 SMA yang bersekolah di Ciasem Senior High School. Aku mempunyai seorang adik laki-laki. Namanya Joni. Dia adalah seorang pelajar kelas 1 SMA yang bersekolah di sekolah yang sama denganku. Terkadang, aku iri dengan adikku. Dia adalah pemain basket terkenal di sekolahku. Berkali-kali ia menjuarai kompetisi basket antar sekolah. Maka, tidak heran kalau kemana-mana ia selalu dikerubuti oleh &#39;fans&#39; nya. Selain itu, ini yang saat ini membuatku iri. Joni tidur dengan pulas di kamarnya, karena ia tidak mempunyai banyak tugas seperti aku. Rasanya ingin sekali aku bertukar kehidupan dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, tugasku selesai juga. Aku menangis terharu karena telah berhasil mengerjakan hal yang paling tak kusukai ini. Tugas itu kubuat menjadi tiga lembar kertas HVS. Kutengok jam dinding. Bukan main kagetnya aku. Sekarang pukul tiga dini hari! Berarti aku mengerjakan tugas ini selama dua jam. Astaga, dua jam untuk tiga lembar? Sungguh tidak seimbang! Kuambil stapler yang ada di dekatku dan kujilid tugas yang kubuat dengan setengah asal-asalan itu. Tak lupa kumasukkan kedalam map plastik. Setelah berpuas-puas diri atas terselesaikannya misiku itu, langsung saja kurebahkan diriku ke atas pulau kapuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-oOo-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlahan-lahan kubuka mataku. Kutengok jam dinding. Sekarang jam menunjukkan pukul setengah enam pagi. Tidak! Aku terlambat bangun! Sekolah dimulai pukul setengah tujuh pagi. Berarti, aku membutuhkan waktu satu jam untuk bersiap-siap. Tapi menurutku itu bukan waktu yang cukup. Karena aku harus menunggu Joni mandi, harus makan pagi, dan lain-lain. Belum lagi lama perjalanan ke sekolah yang memakan waktu lima belas menit. Maka, supaya tidak terlambat, kudatangi kamar Joni untuk membangunkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Joni, ayo bangun!&quot; Kugoncang-goncangkan tubuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Hn.&quot; Jawabnya. Rupanya dia masih tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Ayo cepat bangun! Kamu harus sekolah, nanti terlambat.&quot; Kataku. &quot;Kalau kamu terlambat berarti aku juga terlambat.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Hn.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sial! Kenapa dia tidak mau bangun juga? Karena kesal, aku menuju kamar mandi, mengambil segayung air dingin, lalu memercikkan airnya sedikit ke muka Joni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Huaaa… Hujan es!&quot; Pekik Joni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&#39;Akhirnya dia bangun juga.&#39; Batinku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kakak? Kenapa membangunkanku pagi-pagi benar begini?&quot; Tanyanya kebingungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Masih tanya kenapa lagi. Hari ini kamu harus sekolah! Sekolah!&quot; Tegasku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Sekolah? Tapi…&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Tidak ada tapi. Sekarang kita terlambat. Cepat, masuk ke kamar mandi!&quot; Nada suaraku meninggi. &quot;Kali ini kita mandinya berdua saja, karena kita sudah tidak punya waktu lagi!&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Joni melongo, seolah tidak mengerti apa yang kukatakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Masih pakai acara melongo, lagi. Cepat!&quot; Kataku sambil menyeretnya ke kamar mandi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-oOo-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, setelah kami mandi dan memakai seragam, kami menuruni tangga. Ibu kami yang baru saja keluar dari dapur untuk menyiapkan makanan, menatap kami dengan tatapan heran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Jono,Joni? Kalian mau ke mana? Kenapa pakai seragam?&quot; Tanya Ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Ya ke sekolah dong, bu. Sudah hampir terlambat nih.&quot; Kataku sambil mengikat tali sepatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Ke sekolah? Hari ini?&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Iya. Memang sudah seharusnya kan?&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Iya, tapi…&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Sudahlah, bu. Aku sudah terlambat nih. Ayo, Joni!&quot; Aku menarik tangan Joni menuju garasi, mengambil sepeda motor. Terpaksa kami berdua tidak sarapan karena waktunya tidak cukup sehingga membuat kami terlambat ke sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kak, ada satu hal yang ingin kuberitahu pada kakak. Penting!&quot; Kata Joni sambil memakai helm dan duduk di belakangku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Nanti saja, di sekolah. Aku tidak punya waktu untuk mendengarkannya sekarang.&quot; Kataku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-oOo-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah aku mengendarai sepeda motorku sampai ke jalan raya, tiba-tiba terjadi suatu hal yang tidak terduga. Jalanan macet!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kak, itu kira-kira ada apa ya?&quot; Tanya Joni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Aku juga nggak tahu. Tapi bisa-bisanya pagi-pagi begini jalanan macet begini.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Ambil jalan lain saja.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Bodoh! Semua jalanan sudah tertutupi kendaraan begini. Mana bisa mengambil jalan lain?&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kakak, ada satu hal yang ingin kubicarakan kepada kakak sekarang juga. Pen…&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Iya, tahan dulu, Joni. Nanti saja di sekolah. Pikiranku sedang kacau sekarang.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menunggu kira-kira lima belas menit, akhirnya sudah tidak macet lagi. Kalau tidak macet, seharusnya kami sudah sampai di sekolah. Aku merasa sedikit lega. Tapi, tetap saja aku akan terlambat ke sekolah. Ternyata penyebab kemacetan ini adalah sebuah truk yang seenaknya saja diparkir di tengah jalan! Dasar pemilik yang tidak bertanggung jawab! Gara-gara kamu, aku dan adikku jadi terlambat ke sekolah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Ternyata penyebab kemacetan ini adalah sebuah truk. Benar-benar sepele.&quot; Kata Joni&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Iya.&quot; Jawabku singkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Oh, iya kak. Ada satu hal yang ingin kubicarakan kepada kakak sekarang juga!&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Tahan dulu! Sudah kubilang nanti saja, Jon…&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendadak motorku berhenti. Setelah kuperiksa penyebabnya ternyata…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Astaganagabonarjadi3! Tadi macet, sekarang sepeda motorku kehabisan bensin! Lalu apa lagi? Setahuku pom bensin lumayan jauh dari kedudukanku sekarang. Dengan sangat terpaksa, aku dan Joni turun dari sepeda motor dan berjalan membawanya ke sekolah. Semua orang cengo melihat tindakan yang menurut mereka aneh yang kami berdua lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku melihat ada orang yang berdiri di pinggir jalan. Entah orang itu sedang apa, aku tidak peduli. Nah, daripada repot-repot mencari pom bensin sendiri, langsung saja kutanyakan padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Permisi, saya mau bertanya, pom bensin terdekat di mana ya?&quot; Tanyaku sopan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Ada pertigaan, belok kanan, lalu lurus saja sampai toko elektronik. Di sebelah toko elektronik ada belokan, ambil belokan itu, lalu ada perempatan, di perempatan itu ambil belokan sebelah kanan lalu lurus lagi, setelah itu barulah ketemu pom bensinnya.&quot; Jelas orang itu panjang lebar kali tinggi sama dengan volume. (?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Baguslah kalau begitu, terima kasih!&quot; Langsung saja kutinggalkan orang itu dan berjalan menuju arah yang dituju walaupun aku tidak seberapa mengingat arahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-oOo-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kakak, bagaimana kalau kita pulang saja?&quot; Keluh Joni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Pulang katamu?&quot; Nada suaraku meninggi. &quot;Hei, ini waktunya sekolah. Kaupikir kalau kita terlambat kita tidak sekolah?&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Bukan begitu, kak. Tapi…&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Akhirnya pom bensinnya sudah ketemu!&quot; Potongku. &quot;Kita isikan bensinnya lalu kita ke sekolah!&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-oOo-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepeda motor kami sudah dapat berjalan seperti biasa. Kembali aku melajukan sepeda motorku ke sekolah. Tapi, mendadak langit mulai kelabu dan… Sial!! Sesuai dugaanku, hujan telah turun dengan derasnya! Sialnya lagi, tak seorangpun dari kami berdua membawa jas hujan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Ya Tuhan, dosa apa yang telah kuperbuat sehingga aku menjadi sial terus begini?&quot; kataku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Makanya, kak. Seharusnya kita pulang tadi.&quot; Kata Joni sok menasihati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Hei, aku harus mengumpulkan tugas yang kubuat dengan susah payah semalam, tahu!&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Tapi kakak jangan libatkan aku juga! Buktinya, gara-gara kakak, aku juga ikut tertimpa sial!&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Gara-gara aku? Bukankah sekolah itu kewajibanmu juga?&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JJoni menggerutu &quot;Iya, kalau itu aku tahu. Sekarang kakak dengarkan aku dulu. Aku ingin memberitahukan bahwa…&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Beritahukan kepadaku di sekolah, jangan sekarang!&quot; Emosiku kini mulai memuncak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-oOo-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, kami telah sampai di sekolah kami tercinta, Ciasem Senior High School dengan kondisi basah kuyup tak karuan. Pintu gerbang sudah ditutup. Sekarang jam sudah menunjukkan pukul tujuh lebih lima belas menit. Kami terlambat empat puluh lima menit. Tapi, ada satu hal yang membuatku bingung. Mengapa sekolah ini sepi? Ke mana semua orang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Sedang apa kalian?&quot; Sebuah suara mengagetkan kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Pak Pardi, selamat pagi.&quot; Kataku sambil membungkukkan badan. &quot;Mohon biarkan kami masuk, Pak. Kami janji tidak akan terlambat lagi.&quot; Pak PArdi adalah penjaga pintu gerbang Ciasem Senior High School. Kalau sudah terlambat, jangan harap dia akan membukakan pintu gerbangnya untukmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kalian hujan-hujanan? Bagaimana kalau kalian sakit? Lalu, ada perlu apa kalian datang kemari?&quot; Pak Pardi memberondongi kami dengan pertanyaan-pertanyaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Bukannya hari ini masuk sekolah, PAk?&quot; Tanyaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Lho, Jono,jono bagaimana sih? Sekarang hari Minggu, nak.&quot; Jawab Pak Pardi. &quot;Kakak adik sama rajinnya. Mau membersihkan sekolah ya?&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;J..Jadi, hari ini hari Minggu?&quot; Aku bagaikan tersambar petir setelah mendengar jawaban dari Pak Pardi. &quot;Lalu, Pak Pardi sendiri sedang apa di sini?&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Aku baru saja pulang dari toko membeli keperluanku. Tiba-tiba hujan. Untung saja aku membawa payung. Memangnya kalian tidak membawa jas hujan atau payung?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menggeleng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Dari tadi aku mau bilang ke kakak bahwa hari ini hari Minggu. Tapi kakak selalu bilang, &#39;nanti saja. Beritahukan hal itu di sekolah, Joni.&#39; &quot; Kata Joni sambil menirukan suaraku. &quot;Jadi bagaimana aku bisa bilang kalau kakak selalu memotong apa yang ingin kukatakan?&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Jadi hal penting yang kaumaksudkan tadi itu, bahwa hari ini adalah hari Minggu?&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Ya. Aku bilang penting supaya kakak mau mendengarkanku. Sepertinya ibu tadi juga mau mengingatkan kakak bahwa hari ini hari Minggu.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendadak tubuhku langsung lemas. Aku jadi lupa bahwa hari ini hari Minggu lantaran aku terlalu sibuk dengan tugasku. Gara-gara aku, Joni juga ikut kehujanan, bagaimana kalau dia sakit? Itu semua karena aku, Jono, seorang kakak yang ceroboh. Menurut prediksiku saat ini, kemungkinan besar, di rumah nanti akan ada perang antara aku dan Jono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;The End &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;
Bagaimana Cerpen saya? Burukkah? Jangan lupa tinggalkan komentar yah :) Terimakasih.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rickyreticent.blogspot.com/feeds/1340326008463544591/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2012/10/telat-di-hari-minggu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/1340326008463544591'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/1340326008463544591'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2012/10/telat-di-hari-minggu.html' title='Telat di hari Minggu'/><author><name>Ricky Anggoro </name><uri>http://www.blogger.com/profile/00076568690862495151</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj485fYMNvzJevLusXC2jRMvJ80k-5jFv5OO88SxFLxVk2d5mOwRMLlRPHM38Aq6ELL_jRPUhgn7iI7N6Hk_5kRW2Cq8-GNOVjRhFmrGEGVWPivaH0DGvaDe4LEy2Qexg/s220/Foto761.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-856093645417922121.post-5046625519706735139</id><published>2012-10-21T21:56:00.000+07:00</published><updated>2013-02-27T21:11:43.975+07:00</updated><title type='text'>Dinamika Politik Indonesia dan Keadaannya saat ini</title><content type='html'>&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: left; margin-right: 1em; text-align: left;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;img height=&quot;172&quot; id=&quot;irc_mi&quot; src=&quot;https://encrypted-tbn2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcR-Cjpw0yxrJoVfx4Cc4xuwuN8AUD4fggQ8GG6hudsgviXulibw&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; margin-top: 53px;&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Courtesy www.rimanews.com&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Berbicara mengenai politik,saya jadi teringat akan suatu kesukaan saya. Yak,saya pernah saat kecil dulu,saya ingin menjadi pengamat politik. Tapi itu kali ini tak akan ada kaitannya pada postingan kali ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika berbicara mengenai politik,apakah yang dimaksud dengan Politik? Dan bagaimana keadaan politik di negeri kita ini?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Politik,menurut pandangan saya adalah sistem ketatanegaraan dan sistem pemerintahan dalam suatu negara. Politik bisa diartikan sebagai salah satu faktor keberhasilan negara dalam membangun negara.Jika suatu negara keadaan politiknya stabil,maka negara itu bisa dikatakan cukup baik. Lalu bagaimana dengan Indonesia? hmm,sepertinya kita bisa lihat saat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Indonesia,seperti yang kita tahu,telah mengalami banyak sekali keadaan politik. Hal itu membuat Indonesia menjadi tak stabil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masih ingatkah anda,apakah sistem politik yang digunakan oleh Indonesia pada zaman dahulu?? Yap,Parlementer. Indonesia dahulu menggunakan sistem yang diadopsi dari zaman kolonial Belanda ini. Sistem ini sepertinya kurang begitu pas untuk Indonesia saat itu,sehingga Indonesia akhirnya menggantinya dengan sistem politik Otoriter. Di bawah arahan Bung Karno,Indonesia bergerak menuju kearah positif. Namun,imbasnya,banyak perlawanan dari kalangan pemberontak. Misalnya,perlawanan Partai Komunis yang tidak menyukai dengan sistem Politik Indonesia saat itu dan ingin menggantinya dengan yang ideologi politik yang mereka inginkan,Komunis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah kejadian PKI tersebut,Indonesia mengalami suatu pergolakan. Setelah Bung Karno wafat,maka penggantinya,Pak Suharto pun mulai menata ulang sistem politik&amp;nbsp; Indonesia,yang dikenal dengan Orde Baru. Di masa Orde Baru itu,sistem politik Indonesia mulai membaik. Namun,politik ini lebih menjurus pada sistem pemerintahan layaknya &quot;Monarkhi Absolut&quot;. Buntutnya,adalah krisi ekonomi tahun 1998. Rakyat Indonesia saat itu menentang dengan keras Pak Suharto. Akhirnya,Pak Suharto mundur dari jabatannya,dan digantikan oleh wakilnya saat itu,Pak Habibi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak itu,sampai sekarang,Indonesia mengalami sistem baru,&#39;Reformasi&#39;. Namun,apakah Indonesia saat ini telah merasakan yang namanya Reformasi?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Patut dipertanyakan. Karena saat ini,jika menilik pada Indonesia saat ini,sepertinya Indonesia justru berada dalam masa &quot;Kritis&quot;. Mengapa?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini,Indonesia tidak dalam kondisi yang tidak bagus. Salah satunya mungkin karena pengaruh barat. Indonesia tidak bisa dipungkiri,telah menghadapi arus globalisasi,sehingga dalam hal ini,Indonesia sudah mulai terpengaruh pada politik barat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun,apakah hanya itu saja? Tidak. Saat ini,Indonesia digerogoti oleh sebuah virus,yang sangat mematikan. Apakah itu? KORUPSI. Yap,Indonesia saat ini,bahkan menempati urutan ke 63 negara Gagal. Apakah itu sebuah prestasi? Bukan,itu adalah aib.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Korupsi,telah membutakan para pejabat dan seluruh tatanan pemerintahan di Indonesia. Korupsi,membuat orang kecil makin tertindas,dan wakil rakyat bergelimangan. Wakil Rakyat yang seharusnya menjadi wakil dari seluruh rakyat Indonesia,malah banyak yang tertangkap kasus Korupsi. Tak hanya itu,bahkan,Hakim pun,sudah dengan sangat mudah untuk di Suap. Advokat,yang baru saja kemarin disebutkan oleh Wamenkumham, Pak Deny Indrayana,adalah Koruptor. Tak tau apa yang menjadi dasar pikiran Pak Wamen dalam twitternya tersebut. Namun,ini semakin mengindikasi,bahwasannya politik di negeri ini saat ini dalam masa &quot;Kritis&quot;,sehingga membutuhkan sebuah perubahan,dan itu harus segera dilakukan,jika Indonesia tak ingin tenggelam dalam bayang-bayang negera gagal,seperti yang dialam negara Somalia.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rickyreticent.blogspot.com/feeds/5046625519706735139/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2012/10/dinamika-politik-indonesia-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/5046625519706735139'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/5046625519706735139'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2012/10/dinamika-politik-indonesia-dan.html' title='Dinamika Politik Indonesia dan Keadaannya saat ini'/><author><name>Ricky Anggoro </name><uri>http://www.blogger.com/profile/00076568690862495151</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj485fYMNvzJevLusXC2jRMvJ80k-5jFv5OO88SxFLxVk2d5mOwRMLlRPHM38Aq6ELL_jRPUhgn7iI7N6Hk_5kRW2Cq8-GNOVjRhFmrGEGVWPivaH0DGvaDe4LEy2Qexg/s220/Foto761.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-856093645417922121.post-3587305537469737655</id><published>2012-10-21T20:52:00.001+07:00</published><updated>2013-02-27T21:15:35.295+07:00</updated><title type='text'>Mengapa Jogja Istimewa?</title><content type='html'>&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;
Hmm,saat ini,aku baru menjalani kira-kira 4 Bulan berada di Kota Yogyakarta,dan baru 3 Bulan sekolah di MAN Yogyakarta 1. Pernah terbesit di benak saya dahulu,ketika akan memilih Sekolah lanjutan selepasnya dari SMP,mengapa saya memilih Jogja? Apa istimewanya Jogja,bagi saya,emm atau bagi para pelajar?Oke,saya akan bahas itu,tapi bukan hanya karena pandangan pribadi saya,tapi pandangan umum.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;img height=&quot;240&quot; id=&quot;irc_mi&quot; src=&quot;http://www.solopos.com/dokumen/2011/03/jogja2-360x240.jpg&quot; style=&quot;margin-top: 77px;&quot; width=&quot;360&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama,yang membuat Jogja itu Istimewa,tentu karena namanya,Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Setelah beberapa tahun terjadi gonjang-ganjing mengenai pembahasan RUUK DIY,akhirnya DIY mendapatkan Undang-undang Keistimewaan. Belum lagi,Jogja baru saja berulang tahun ke-256 pada tanggal 7 Oktober lalu. Saat itu,banyak para pelajar dari sekolah-sekolah tertentu (Sekolah saya tidak menerapkan) menerapkan penggunaan baju adat Jawa. Bukankah itu sudah mencerminkan,bahwa Jogja itu Istimewa? Lanjut. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua, Jogja adalah kota Pelajar. Di Indonesia,kota pelajar ya di Jogja. Terbukti,dengan adanya Universitas Gadjah Mada,sebagai Universitas nomor wahid di Indonesia,dan Universitas-universitas lainnya yang tidak kalah bagusnya. Hal itu membuat Jogja dibanjiri para pelajar dari kota-kota lain di Indonesia,hanya untuk belajar di Jogja. Bahkan,saya sendiri pun mengakui sistem pendidikan di Jogja sudah cukup bagus,meskipun saya sendiri kadang keteteran dengan pelajaran di kelas,hehe. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj6M-kumTWjSQc4g_OQaQX9MKmElZn8QVn2ydzv3BA4Ik_SAkBT-S0sxshWD8_TPWi3S-67EmCknFcIUEfKqSArsOc7kewSzMbrgqBKKXsj__H_xwuTVn4zQ1GKYfJ8hBPsHGDFJZWxCIPm/s1600/2012-10-24+17.15.43.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj6M-kumTWjSQc4g_OQaQX9MKmElZn8QVn2ydzv3BA4Ik_SAkBT-S0sxshWD8_TPWi3S-67EmCknFcIUEfKqSArsOc7kewSzMbrgqBKKXsj__H_xwuTVn4zQ1GKYfJ8hBPsHGDFJZWxCIPm/s1600/2012-10-24+17.15.43.jpg&quot; height=&quot;300&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;(Halaman Universitas Gadjah Mada)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 
&lt;br /&gt;
Ketiga,ramah. Yak,ramah. Para penduduk kota Jogja mempunyai sifat yang ramah terhadap sesama. Budaya Jawa memang terkenal ramah terhadap siapapun. Jadi,jangan heran jika anda berlibur di Jogja,anda akan merasakan suasana yang tentram dan nyaman, sesuai dengan motto kota Jogja,yaitu &quot;Jogja berhati Nyaman&quot;. Para pelajar yang datang dari berbagai kota di Indonesia,termasuk saya,akan disambut oleh masyarakat Jogja dengan ramah. Sekali lagi,apa itu sudah cukup membuktikan bahwa Jogja kota yang istimewa bagi pelajar? Oke lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keempat, Murah. Yap,murah. Kenapa murah? Biaya hidup di Jogja,relatif murah dibandingkan dengan daerah lain,contohnya Jakarta. Jika di jakarta yang terkenal dengan kota metropolitan itu kita bisa menghabiskan uang Rp. 30.000,00 , maka,di Jogja anda bisa berhemat mulai dari Rp.10.000,00 hingga Rp.15.000,00. Di Jogja,biaya sewa kamar Kost relatif terjangkau. Di tempat saya (Kebetulan rumah keluarga saya di Jogja ini menyediakan sewa kamar kost.), harga sewa kamar perbulannya (ukuran 3x3 meter) sekitar Rp.350.000,00 (Maaf,sedikit promosi). Mungkin di tempat lain,lebih murah lagi. Belum lagi,di Jogja banyak toko-toko yang menjajakan barangnya dengan label &quot;Harga Pelajar&quot;. Jadi,jika anda ingin studi di Jogja,anda tak perlu berpikir terlalu lama dengan masalah biaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelima,kuliner. Yak,Kuliner. Kenapa? Karena kuliner di Jogja juga salah satu kuliner yang cukup beragam,mulai dari Gudeg,Bakpia,hingga aneka oleh-oleh khas Jogja. Belum lagi,Jogja terkenal dengan warung &#39;Angkringan&#39; yang tersedia banyak sekali di pinggir-pinggir jalan. Inilah favorit para pelajar,atau bahkan warga Jogja. warung Angkringan ini berisi makanan khasnya,yaitu nasi kucing,dengan jajanan gorengan dan lainnya,serta untuk minumnya tersedia es teh,wedang jahe,dan masih banyak lagi. Soal harga,angkringan jangan diragukan. Cukup Rp.5.000,00 sampai dengan Rp.10.000,00 anda sudah memenuhi kantong lambung anda,hehehe.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh2dwZQjAUhRDLTSicMnq1SFi2pvZI4VHiyrmlvzhWBOeL3A4c__wQ5uuOKYccLqcUa8NKilZxrS7EbUPg6bgJYyLCUrOKjRlLiD3Ip5IG8C0XrqYouIYELjVj7AB6-tpBQwDkde73HhlSD/s1600/2012-10-24+17.13.36.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh2dwZQjAUhRDLTSicMnq1SFi2pvZI4VHiyrmlvzhWBOeL3A4c__wQ5uuOKYccLqcUa8NKilZxrS7EbUPg6bgJYyLCUrOKjRlLiD3Ip5IG8C0XrqYouIYELjVj7AB6-tpBQwDkde73HhlSD/s1600/2012-10-24+17.13.36.jpg&quot; height=&quot;240&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt; (Tempat biasa saya nongkrong sebelum pulang kerumah)&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Verdana,sans-serif;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya masih banyak lagi yang membuat Jogja istimewa di mata pelajar,namun hanya itu saja yang bisa saya jabarkan,nanti lain kali mungkin ditambah,hehe&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekian,dan Terima kasih :&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rickyreticent.blogspot.com/feeds/3587305537469737655/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2012/10/mengapa-jogja-istimewa.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/3587305537469737655'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/3587305537469737655'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2012/10/mengapa-jogja-istimewa.html' title='Mengapa Jogja Istimewa?'/><author><name>Ricky Anggoro </name><uri>http://www.blogger.com/profile/00076568690862495151</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj485fYMNvzJevLusXC2jRMvJ80k-5jFv5OO88SxFLxVk2d5mOwRMLlRPHM38Aq6ELL_jRPUhgn7iI7N6Hk_5kRW2Cq8-GNOVjRhFmrGEGVWPivaH0DGvaDe4LEy2Qexg/s220/Foto761.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj6M-kumTWjSQc4g_OQaQX9MKmElZn8QVn2ydzv3BA4Ik_SAkBT-S0sxshWD8_TPWi3S-67EmCknFcIUEfKqSArsOc7kewSzMbrgqBKKXsj__H_xwuTVn4zQ1GKYfJ8hBPsHGDFJZWxCIPm/s72-c/2012-10-24+17.15.43.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-856093645417922121.post-8407153814091302463</id><published>2012-10-19T21:30:00.002+07:00</published><updated>2013-02-27T21:18:42.292+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="cerita gaje"/><title type='text'>Ke Tempat Laundry</title><content type='html'>&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;
&lt;img height=&quot;298&quot; id=&quot;irc_mi&quot; src=&quot;https://encrypted-tbn3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcR0b106XAR687gG-NhgqdoI8YqRPmXjU2wGu-do1JUr33NbviJwag&quot; style=&quot;margin-top: 0px;&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya,gw udah bisa update cerpen lagi,tapi kali ini gak ada kaitannya sama akatsuki. Dan ini cuman 611 kata aja,jadi sedikit. Daripada lama-lama,langsung aja cekidot&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:WordDocument&gt;
  &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;
  &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;
  &lt;w:TrackMoves/&gt;
  &lt;w:TrackFormatting/&gt;
  &lt;w:PunctuationKerning/&gt;
  &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;
  &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;
  &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;
  &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;
  &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;
  &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;
  &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;
  &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;AR-SA&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;
  &lt;w:Compatibility&gt;
   &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;
   &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;
   &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;
   &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;
   &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;
   &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;
   &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;
   &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;
   &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;
   &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;
   &lt;w:CachedColBalance/&gt;
  &lt;/w:Compatibility&gt;
  &lt;m:mathPr&gt;
   &lt;m:mathFont m:val=&quot;Cambria Math&quot;/&gt;
   &lt;m:brkBin m:val=&quot;before&quot;/&gt;
   &lt;m:brkBinSub m:val=&quot;&amp;#45;-&quot;/&gt;
   &lt;m:smallFrac m:val=&quot;off&quot;/&gt;
   &lt;m:dispDef/&gt;
   &lt;m:lMargin m:val=&quot;0&quot;/&gt;
   &lt;m:rMargin m:val=&quot;0&quot;/&gt;
   &lt;m:defJc m:val=&quot;centerGroup&quot;/&gt;
   &lt;m:wrapIndent m:val=&quot;1440&quot;/&gt;
   &lt;m:intLim m:val=&quot;subSup&quot;/&gt;
   &lt;m:naryLim m:val=&quot;undOvr&quot;/&gt;
  &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Di Suatu rumah, Pak Yanto,tengah kebingungan mencari jas nya yang tiba-tiba saja menghilang. Padahal ia sebentar lagi akan menghadiri acara pernikahan temannya. “ Mama,baju jas papa dimana?” Pak Yanto coba bertanya setengah teriak pada sang istri,Bu Tuti. “Wah,masih di laundry,gimana pah?”. “Tolong ambilkan yah mah,soalnya papa mau ada acara nih,belum lagi papa juga pidato di acara itu,papa juga sekarang mau buang air.” Pinta Pak Yanto yang sudah berpose ala kuda jingkrak tanda ingin segera ke kamar mandi. “Mama gak bisa pah,sekarang ini mamah mau arisan ibu-ibu.Udah mau berangkat ini mamah.” Sergah Bu Tuti. Lalu,pasangan suami istri ini melirik anaknya yang sedang bermain di teras rumah,Budi. Budi yang merasa diamati pun merinding. “Budi,kesini deh!” Panggil orang tuanya. “Aduh,kok rasanya itu mual kayak naik wahana Tornado di Ancol yah?” Budi berusaha mengelak. Budi adalah anak semata wayang dari Pak Yanto dan Bu Tuti. Meskipun baru berusia 7 tahun,namun dia sudah sangat dewasa. Entah mengapa,dia sudah mengerti hal-hal yang hanya diketahui pada usia 18+.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Duh,hari liburku,kenapa jadi begini?” Budi mengeluh. Waktunya untuk bersantai di rumah malah disuruh mengambil jas sang ayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Flashback : On&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Batas waktunya masih 1 jam kok.” Ungkap Pak Yanto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ini mama kasih bonnya. Jangan lupa diberikan pada penjaganya,dan jangan lupa juga stamp kuponnya,biar nanti dapat gratis laundry.” Ucap Bu Tuti panjang lebar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mau yah,nanti papa beliin lollipop 2 deh.” Tawar Ayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Gak usah,satu aja,pemborosan!”&amp;nbsp; Sergah Ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Flashback : Off&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ahh,mama pelit. Harusnya kan aku dapet 2!” Umpat Budi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, Budi sampai di tengah kota. Dia seakan-akan lupa apa yang harus dilakukannya di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ayo-ayo,siapa mau permen,siapa mau!” Ternyata,ada badut bermodel Beruang yang sedang menjajakan permen gratis. “Kesana aja deh,mumpung lagi gratis,lagian kan lama.” Budi lalu menuju ke badut itu dan mengambil permen gratis. “ Hai pak badut,di dalam celana pak badut kayak gimana?” Budi mulai aneh. “ Nanti saya kasih permen gratis kok pak,hehe.” Budi menawarkan sesuatu pada Badut Beruang itu. Dan Mungkin karena suatu hal, Badut itu memperlihatkannya pada Budi. Lalu Budi melanjutkan perjalanannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mencari-cari,akhirnya Budi sampa di tempat Laundry. “Silahkan masuk!” Ucap seseorang penjaga Laundry tersebut. “Saya tadi kesini mau ngapain yah?” Tanya Budi. “Mungkin adik mau mengambil pakaian yang ada di Laundry ini?” imbuh sang penjaga. “Nah,itu maksud saya! Jawaban yang tepat sekali!” Puji Budi. Lalu,Budi langsung mencari-cari pakaian yang tadi disebutkan oleh Ayahnya saat dirumah. “Yang mana yah?” Budi terus mencari-cari di tempat itu. “Dik,jangan asal cari,coba adik perlihatkan bonnya!” Sang Penjaga masih berusaha ramah. Padahal,dalam hati sudah bergejolak ingin emosi terhadap anak ini. “Ohh,begitu yah. Hmm ini.” Budi lalu menyerahkan Bon yang diberikan oleh Ibunya tadi. Lalu Penjaga itu mencari jas sesuai dengan apa yang tertulis di bon itu dengan menggunakan alat pemutar,seperti yang digunakan penjahit. “Kok gak ketemu yah?” Sang Penjaga masih berusaha mencarinya. Karena menurut Budi menggunakan alat pemutar yang digunakan oleh penjaga itu mengasyikan,Budi bertanya pada penjaga. “Bolehkah saya mencoba alat itu? Terlihat mengasyikan!”. Si Penjaga yang masih sibuk itu melarangnya. “Gak boleh! Jangan menggangu yah!” sergah si penjaga.”Nanti saya beri 10 poin stamp kupon loh,kan lumayan bisa buat cuci gratis.” Budi mencoba menawarkan sesuatu. “ Dapet 10 poin pun gak ada artinya buat saya!” Penjaga itu mulai emosi terhadap si Budi. Karena tetap memaksa,si Budi dan sang penjaga itu akhirnya bertengkar kecil. Dan Buagh!! “Nah,ketemu juga akhirnya!” Sang penjaga tersenyum,melihat kenyataan,bahwa akhirnya jas yang dicarinya telah ditemukan. “Berkat saya juga kan?” Budi merasa bangga,bisa membantu sang penjaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya,setelah mengambil jas dan membayarnya,Budi pulang ke rumah dengan agak terlambat. Karena terlambat itulah,Pak Yanto pun juga terlambat pada acara itu,dan iapun juga lupa menghafal teks pidato yang telah ia siapkan. “Manusia pada dasarnya punya penyakit yang cukup..ehmm membahayakan. Ng..ng..Nganu,yang pertama,emm penyakit hati. Yang kedua,emm penya- emm” Ucap Pak Yanto saat pidato&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;End&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: -4.5pt; text-indent: .25in;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: -4.5pt; text-indent: .25in;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14.0pt; line-height: 115%;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14.0pt; line-height: 115%;&quot;&gt;Gimana ceritanya? ja&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14.0pt; line-height: 115%;&quot;&gt;ngan lupa yah tinggalkan komentar,thanks :)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: -4.5pt; text-indent: .25in;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 14.0pt; line-height: 115%;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rickyreticent.blogspot.com/feeds/8407153814091302463/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2012/10/ke-tempat-laundry.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/8407153814091302463'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/8407153814091302463'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2012/10/ke-tempat-laundry.html' title='Ke Tempat Laundry'/><author><name>Ricky Anggoro </name><uri>http://www.blogger.com/profile/00076568690862495151</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj485fYMNvzJevLusXC2jRMvJ80k-5jFv5OO88SxFLxVk2d5mOwRMLlRPHM38Aq6ELL_jRPUhgn7iI7N6Hk_5kRW2Cq8-GNOVjRhFmrGEGVWPivaH0DGvaDe4LEy2Qexg/s220/Foto761.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-856093645417922121.post-4497937093992728419</id><published>2012-10-19T14:58:00.001+07:00</published><updated>2012-10-21T11:38:46.469+07:00</updated><title type='text'>Drop Test iPhone 4S vs Nokia 3310</title><content type='html'>Siapa tahu nokia 3310? Hape yang di jamannya salah satu alat komunikasi palih canggih. Namun,apakah anda tahu,kalau Hape ini sebenernya punya perangkat Hardware yang jauh lebih baik dibanding Smartphone saat ini?? Anda bisa melihatnya di video ini,bagaimana iPhone 4S di drop test dengan Nokia 3310&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;object width=&quot;320&quot; height=&quot;266&quot; class=&quot;BLOGGER-youtube-video&quot; classid=&quot;clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000&quot; codebase=&quot;http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0&quot; data-thumbnail-src=&quot;https://ytimg.googleusercontent.com/vi/8_TKCxkQ4dA/0.jpg&quot;&gt;&lt;param name=&quot;movie&quot; value=&quot;https://www.youtube.com/v/8_TKCxkQ4dA&amp;fs=1&amp;source=uds&quot; /&gt;&lt;param name=&quot;bgcolor&quot; value=&quot;#FFFFFF&quot; /&gt;&lt;param name=&quot;allowFullScreen&quot; value=&quot;true&quot; /&gt;&lt;embed width=&quot;320&quot; height=&quot;266&quot;  src=&quot;https://www.youtube.com/v/8_TKCxkQ4dA&amp;fs=1&amp;source=uds&quot; type=&quot;application/x-shockwave-flash&quot; allowfullscreen=&quot;true&quot;&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rickyreticent.blogspot.com/feeds/4497937093992728419/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2012/10/drop-test-iphone-4s-vs-nokia-3310.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/4497937093992728419'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/4497937093992728419'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2012/10/drop-test-iphone-4s-vs-nokia-3310.html' title='Drop Test iPhone 4S vs Nokia 3310'/><author><name>Ricky Anggoro </name><uri>http://www.blogger.com/profile/00076568690862495151</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj485fYMNvzJevLusXC2jRMvJ80k-5jFv5OO88SxFLxVk2d5mOwRMLlRPHM38Aq6ELL_jRPUhgn7iI7N6Hk_5kRW2Cq8-GNOVjRhFmrGEGVWPivaH0DGvaDe4LEy2Qexg/s220/Foto761.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-856093645417922121.post-6909654533586314210</id><published>2012-10-19T14:55:00.001+07:00</published><updated>2012-10-19T14:55:03.475+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'></content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rickyreticent.blogspot.com/feeds/6909654533586314210/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2012/10/blog-post_19.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/6909654533586314210'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/856093645417922121/posts/default/6909654533586314210'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rickyreticent.blogspot.com/2012/10/blog-post_19.html' title=''/><author><name>Ricky Anggoro </name><uri>http://www.blogger.com/profile/00076568690862495151</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj485fYMNvzJevLusXC2jRMvJ80k-5jFv5OO88SxFLxVk2d5mOwRMLlRPHM38Aq6ELL_jRPUhgn7iI7N6Hk_5kRW2Cq8-GNOVjRhFmrGEGVWPivaH0DGvaDe4LEy2Qexg/s220/Foto761.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>