<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/atom10full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" gd:etag="W/&quot;A0YFRX44eip7ImA9WhBaEkQ.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-827650286912018230</id><updated>2013-05-23T15:51:54.032+07:00</updated><category term="Kaskus" /><category term="Lucu Sekali" /><category term="Sukses Itu Indah" /><category term="Youtube" /><category term="Kemiskinan" /><category term="Download" /><category term="Belajar" /><category term="Pacaran" /><category term="Ujian" /><category term="Sehat" /><category term="Koruptor" /><category term="Kisah Inspiratif" /><category term="Obat" /><category term="Teman" /><category term="Pemerintah" /><category term="Kejahatan" /><category term="Karir" /><category term="HOAX" /><category term="Yusuf Mansur" /><category term="Uang" /><category term="Pejabat" /><category term="Motor Matic Injeksi Irit Harga Murah" /><category term="Moral" /><category term="Cinta" /><category term="Aa Gym" /><category term="Rumahku Istanaku" /><category term="Public Speaking" /><category term="Yamaha" /><category term="Billy Boen" /><category term="Promosi" /><category term="Alam Gaib" /><category term="Buku" /><category term="Malas" /><category term="Shalat Tahajud" /><category term="Sedekah" /><category term="Tarif" /><category term="Bahaya" /><category term="Asmaul Husna" /><category term="Jujur" /><category term="Orang Cina" /><category term="Three" /><category term="Hikmah" /><category term="Kisah Teladan" /><category term="Motivasi" /><category term="Azab Allah" /><category term="Android" /><category term="Facebook" /><category term="Islam" /><category term="Miris Gan" /><category term="Sejarah" /><category term="Kesehatan" /><category term="Kuliah" /><category term="Kenakalan Remaja" /><category term="Emosi" /><category term="Komputer" /><category term="Teknologi" /><category term="Penulis" /><category term="BB17++" /><category term="Fatwa" /><category term="Akhwat" /><category term="Inspiring Quote" /><category term="Lagu" /><category term="Pengemis" /><category term="Mimpi adalah Kunci Menaklukkan Dunia" /><category term="Tips" /><category term="Tokoh" /><category term="PIC" /><category term="Rumah Hantu" /><category term="Doa" /><category term="Science" /><category term="Dzikir" /><category term="Syukur Membawa Nikmat" /><category term="Kegagalan" /><category term="Mario Teguh" /><category term="Lomba" /><category term="Pekerjaan" /><category term="Anak" /><category term="Pursuit of Happyness" /><category term="Masalah Hidup" /><category term="Alay" /><category term="Depok" /><category term="Patut Dicontoh" /><category term="Makanan" /><category term="Dampak Buruk" /><category term="Dahlan Iskan" /><category term="Karakter" /><category term="Rezeki" /><category term="Good Luck" /><category term="Kisah Nyata" /><category term="Motor" /><category term="UPS" /><category term="Skripsi" /><category term="JNE" /><category term="Kesombongan" /><title>Rony Wijaya</title><subtitle type="html">Cari Inspirasi dari Kisah Nyata Inspiratif Penuh Motivasi</subtitle><link rel="http://schemas.google.com/g/2005#feed" type="application/atom+xml" href="http://www.ronywijaya.web.id/feeds/posts/default" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/" /><link rel="next" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false&amp;v=2" /><author><name>Rony Wijaya</name><uri>https://plus.google.com/108032402029918140381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh5.googleusercontent.com/-oLPkyNiWvA0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAC78/iDkylJ8r6wU/s512-c/photo.jpg" /></author><generator version="7.00" uri="http://www.blogger.com">Blogger</generator><openSearch:totalResults>165</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/atom+xml" href="http://feeds.feedburner.com/ronywijaya" /><feedburner:info xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" uri="ronywijaya" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><feedburner:emailServiceId xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0">ronywijaya</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0">http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><entry gd:etag="W/&quot;DE8EQ3o_eCp7ImA9WhBVEkk.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-827650286912018230.post-7478206527294342699</id><published>2013-04-18T08:00:00.000+07:00</published><updated>2013-04-18T08:00:02.440+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2013-04-18T08:00:02.440+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Depok" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Sejarah" /><title>Sejarah Singkat Kota Depok, Margonda, dan Tole Iskandar</title><content type="html">&lt;div class="tr_bq"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
Sejarah singkat Kota Depok ini adalah informasi yang sangat menarik bagi saya yang telah tinggal di Depok namun selama ini belum tau asal-usulnya. Bahkan sebelum tahun 80an, Depok masih mayoritas berupa hutan&lt;br /&gt;
dan kebun-kebun. Apalagi dilewatin kali Ciliwung yang konon sering ditemukan bayi dibuang oleh ibu aborsi, pantas saja Depok dikenal sebagai &lt;b&gt;tempat jin buang anak&lt;/b&gt;. Ya karena masih berupa belantara seram itu. Mari kita simak tulisan &lt;b&gt;Alwi Shahab&lt;/b&gt; tentang sekilas sejarah Depok, Margonda, dan Tole Iskandar.&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-UfmynGSW5Lg/UW7XPxAOh0I/AAAAAAAAC8I/wwpy7-k3Nl8/s1600/depok-margonda-toleiskandar.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;
Sejarah Kota Depok, Margonda, dan Tole Iskandar&lt;/h2&gt;
Ketika 1976 saya pindah dari Tanah Abang ke Depok, banyak kawan dan kerabat mengolok-ngolok. “&lt;i&gt;Ngapain tinggal di tempat jin buang anak&lt;/i&gt;,” demikian olok-olok mereka. Tahun tersebut saat &lt;a href="http://biografi.rumus.web.id/biografi-presiden-soeharto/" target="_blank"&gt;Presiden Soeharto&lt;/a&gt; meresmikan Perumahan Nasional (Perumnas) I (Depok Tengah dan Depok Utara) dan Perumnas II &amp;nbsp;(Depok Timur) yang diperuntukkan untuk golongan kurang mampu. Saat peresmian Perumnas, &amp;nbsp;Pak Harto sempat naik KRL sekaligus meresmikannya. &amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Olok-olok ini ada benarnya. Depok yang terus berkembang dengan penduduk melebihi satu juta jiwa, saat itu merupakan pedesaan. Saat saya baru pindah, penduduknya tidak melebihi sepuluh ribu jiwa. Kami kerap mengalami kesulitan saat hendak ke Jakarta dan pulang kembali ke Depok. Karena penumpang masih jarang, angkutan umum harus ngetem cukup lama. Jalan Margonda yang sekarang menjadi jalan utama di Depok masih berupa kebun singkong yang luas, selain juga kebun jambu. Pada 1980-an, terjadi wabah ulat yang mengakibatkan pohon-pohon jambu batu dari Pasar Minggu hingga Depok gagal panen. Peristiwa cukup menghebohkan karena para petani mengalami kerugian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baik di Depok I maupun Depok II Timur punya jalan utama, yakni Jalan Margonda dan Jalan Tole Iskandar. Kedua nama ini tidak dapat dipisahkan dari perjuangan rakyat Depok pada masa revolusi fisik melawan penjajah Belanda. Pada tanggal 16 Juni 1946, Depok diserang secara besar-besaran oleh tentara gabungan Inggris dan Belanda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada waktu itu, telah berdiri TKR (Tentara Keamanan Rakyat) yang sebelumnya bernama BKR (Barisan Keamanan Rakyat). Pada 15 Oktober 1945, di Bogor dibentuk BKR resimen II membawahi empat batalion, yaitu Batalion I Depok, Batalion II Leuwiliang, Batalion III Cilengsi, dan Batalion IV Kota Bogor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Laskar Rakyat Depok (kelompok 21) yang dipimpin oleh &lt;b&gt;Tole Iskandar&lt;/b&gt; langsung meleburkan diri ke dalam Batalion I Depok. Setelah batalion masuk di Depok, berpuluh-puluh pemuda Islam setempat mendaftarkan diri menjadi TKR. Mereka berkali-kali menyerang pasukan Inggris di Pasar Minggu dan markas mereka di pabrik Sepatu Bata Jalan Kalibata Raya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat terjadi pertempuran dengan tentara Belanda di perkebunan Cikasindu, &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2013/04/sejarah-singkat-kota-depok-margonda-dan-tole-iskandar.html"&gt;Tole Iskandar&lt;/a&gt; gugur setelah sebelumnya melakukan penyerbuan di Bojonggede, melawan pasukan Gurkha di di Citayam dan Pabuaran. Begitu hebatnya perjuangan Tole Iskandar, hingga ketika ia gugur merupakan pukulan berat bagi rekan-rekannya yang bertahun-tahun berjuang bersama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Margonda&lt;/b&gt; yang namanya diabadikan nama jalan utama Depok dari Pondok Cina hingga pusat grosir Internation Trade Center (ITC) melewati balaikota Depok juga merupakan nama seorang pejuang kemerdekaan yang tewas ketika pasukannya menyerang tentara Inggris di Kalibata. Ia syahid bersama rekannya Sutomo. Pada waktu revolusi fisik, Margonda masuk anggota BKR di Bogor. Setelah mengikuti pendidikan kemiliteran secara singkat, ia dimasukkan ke Batalion Kota Bogor dengan pangkat letnan muda. Dari Bogor, ia naik kereta api dan bergabung dengan pasukan Batalion I di Depok. Ketika gugur di Kalibata, Jakarta Selatan, bersama rekannya Sutomo mayatnya dibawa ke Bogor tempat &amp;nbsp;kelahirannya. Keduanya dimakamkan di depan stasiun Bogor. Makam keduanya kemudian dipindahkan ke Taman Makam Pahlawan Dreded, Bogor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/03/sejarah-jalan-margonda.html"&gt;Margonda&lt;/a&gt; lahir dan besar di Bogor, ia dan keluarganya tinggal di Jalan Ardio Bogor. Waktu masih sekolah, Margonda terkenal sebagai atlet berprestasi. Nama aslinya adalah Margana. Dia menikah dengan keponakan MS Mintaredja yang pernah menjadi menteri Sosial dalam kabinet Pak Harto sekaligus ketua umum Partai Persatuan Pembangunan. Untuk mengenang jasa dan keberanian mereka, Margonda dan Tole Iskandar memang pantas diabadikan untuk jalan utama Kota Depok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika mengenang jasa dan keberanian mereka, Margonda dan Tole Iskandar memang pantas diabadikan untuk &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2013/04/sejarah-singkat-kota-depok-margonda-dan-tole-iskandar.html"&gt;jalan utama Kota Depok&lt;/a&gt;. Meski kini jalan itu semakin padat dan tak ramah bagi penyeberang jalan.&lt;br /&gt;
Sumber :&amp;nbsp;&lt;a href="http://www.republika.co.id/berita/nasional/jabodetabek-nasional/13/04/15/mlam0y-kisah-margonda-dan-tole-iskandar" rel="nofollow" target="_blank"&gt;http://www.republika.co.id/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Profil Singkat Penulis :&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
&lt;b&gt;Alwi Shahab&lt;/b&gt; seorang wartawan senior yang telah lama hidup di Jakarta sangat fasih menceritakan hal-hal yang menarik tentang kota Jakarta, pada saat penjajahan Belanda sampai pada saat kemerdekaan Indonesia. Kisah-kisah menarik ini terangkum dengan rapi pada setiap tulisannya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alwi Shahab, lahir di Jakarta 31 Agustus 1936, telah menjalani profesi sebagai wartawan selama lebih dari 40 tahun. Karirnya dimulai tahun 1960 sebagai wartawan, kantor berita Arabian Press Board di Jakarta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak Agustus 1963 ia bekerja di Kantor Berita Antara. Berbagai jenis liputan digelutinya saat di Antara, mulai dari reporter kota, kepolisian parlemen, sampai bidang ekonomi. Selama sembilan tahun (1969-1978), anak Betawi kelahiran Kwitang, Jakarta Pusat ini, menjadi wartawan Istana.&lt;/blockquote&gt;
</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.ronywijaya.web.id/feeds/7478206527294342699/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2013/04/sejarah-singkat-kota-depok-margonda-dan-tole-iskandar.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/7478206527294342699?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/7478206527294342699?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2013/04/sejarah-singkat-kota-depok-margonda-dan-tole-iskandar.html" title="Sejarah Singkat Kota Depok, Margonda, dan Tole Iskandar" /><author><name>Rony Wijaya</name><uri>https://plus.google.com/108032402029918140381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh5.googleusercontent.com/-oLPkyNiWvA0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAC78/iDkylJ8r6wU/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-UfmynGSW5Lg/UW7XPxAOh0I/AAAAAAAAC8I/wwpy7-k3Nl8/s72-c/depok-margonda-toleiskandar.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0IFSHs-eSp7ImA9WhBXEUw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-827650286912018230.post-6486013849843008742</id><published>2013-03-24T17:04:00.001+07:00</published><updated>2013-03-24T17:05:19.551+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2013-03-24T17:05:19.551+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="JNE" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips" /><title>Kode Resi JNE</title><content type="html">Mengecek kode JNE tracking sering dilakukan pada saat jual-beli online. Buyer(pembeli) mengecek resi JNE untuk mengetahui barang pesanannya sudah sampai dimana. Sedangkan Seller(penjual) mengecek kode resi JNE untuk memastikan barang telah sampai pada tujuan pada tanggal yang diharapkan. Ada beberapa kode pada resi JNE tracking yang wajib kita tahu.&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-MzeGKKzGNC8/UU7O1gmw6eI/AAAAAAAAC7M/pbjT8O9KuFA/s1600/kode-jne-tracking.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;
Daftar Kode Resi JNE dan Artinya&lt;/h2&gt;
&lt;table border="2" cellpadding="4" cellspacing="0" style="background-color: #f9f9f9; border-collapse: collapse; border: 1px solid rgb(170, 170, 170); color: black; font-family: sans-serif; font-size: 12px; line-height: 19.200000762939453px; margin: 1em 0px; text-align: start;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr style="background-color: #ccffcc;"&gt;&lt;th&gt;Kode&lt;/th&gt;&lt;th&gt;Arti&lt;/th&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;Manifested&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Barang diterima di agen, menunggu untuk di kirim&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td&gt;On transit&lt;/td&gt;&lt;td&gt;barang sedang transit untuk menuju kota tujuan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;AU&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Antar ulang, krn tidak sempat terantar pada hari sebelumnya&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td&gt;BA / Bad address&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Info alamat tidak lengkap RT/RW, kelurahan, nomer rumah, gang, kode pos&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;Received on Destination&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Sudah sampai di Gudang kota tujuan, belum diantar ke alamat.penerima&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td&gt;MR&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Miss Route, salah rute&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;CC (criscross)&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Paket tertukar&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td&gt;Redelivery&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Antar Ulang&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;Closed Once Delivery Attempt&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Kurir telah datang tetapi alamat penerima tutup / Kosong&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td&gt;NTH&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Sama dengan di atas (alamat penerima kosong / penerima tidak di rumah)&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;Delivered&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Paket sudah diterima/sudah sampai pada alamat tujuan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td&gt;Libur&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Kurir libur, tapi biasanya barang bisa diambil di Gudang JNE kota tujuan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
Dengan memahami istilah &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2013/03/kode-resi-jne.html"&gt;kode pada tracking JNE&lt;/a&gt;, kita bisa mencegah keterlambatan pengiriman barang. Misalkan ada barang penting yang harus kita terima secepatnya, namun tidak sampai-sampai juga ke alamat kita, kita bisa mengecek apakah barang sudah sampai di gudang JNE terdekat. dengan begitu, barang penting tersebut bisa segera kita ambil sendiri ke gudang JNE daripada dikirim keesokan harinya.</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.ronywijaya.web.id/feeds/6486013849843008742/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2013/03/kode-resi-jne.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/6486013849843008742?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/6486013849843008742?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2013/03/kode-resi-jne.html" title="Kode Resi JNE" /><author><name>Rony Wijaya</name><uri>https://plus.google.com/108032402029918140381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh5.googleusercontent.com/-oLPkyNiWvA0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAC78/iDkylJ8r6wU/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-MzeGKKzGNC8/UU7O1gmw6eI/AAAAAAAAC7M/pbjT8O9KuFA/s72-c/kode-jne-tracking.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;CU8NSHs7eSp7ImA9WhBXEUw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-827650286912018230.post-9156618607976219977</id><published>2013-03-23T10:57:00.001+07:00</published><updated>2013-03-24T15:31:39.501+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2013-03-24T15:31:39.501+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Promosi" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Depok" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="JNE" /><title>Alamat JNE Kota Depok</title><content type="html">Alamat kantor cabang JNE di Depok tidak mudah dicari infonya di internet. Pengalaman pribadi dari muter-muter kota Depok, kantor JNE di Depok tersebar di sepanjang jalan Margonda (ada 3 kalo ga salah), daerah Depok 2 Timur, juga daerah Kukusan, Beji. Ada satu lagi kantor JNE yang di dalam Universitas Indonesia. Sedangkan Gudang JNE ada di dekat Grand Depok City. Mari kita list kantor cabang JNE di depok supaya bloggger dan online seller mudah mendapatkan informasi &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2013/03/alamat-jne-kota-depok.html"&gt;alamat JNE Depok&lt;/a&gt; terdekat di google.&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-heymA05Narw/UU0nXQG39VI/AAAAAAAAC6M/dzRVSZ8ko04/s1600/jne-depok.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;Alamat Kantor Cabang/Agen JNE Kota Depok&lt;/h2&gt;&lt;div style="background-color: #ffd966; font-size: large;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;update 23 Maret 2013&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;h3&gt;1 ) Kantor Pusat JNE Depok&lt;/h3&gt;Agen Utama JNE Depok ini ada di Jalan Margonda dekat Hotel Bumi Wiyata (sekitar 150m dari Bumi Wiyata menuju arah terminal Depok pada ruas jalan yang sama)&lt;br /&gt;
Alamat: Jl. Margonda Raya No. 224&lt;br /&gt;
Telp: (021) 7760810&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-BCv3MjUNE1o/UU555lY3j6I/AAAAAAAAC6c/eElqfo3gWP8/s1600/jne-margonda-depok.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-QfmE7ZYisLU/UU56a61bshI/AAAAAAAAC6k/NH96SOuNy9I/s1600/kantor-jne-margonda-depok.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;2) Agen JNE samping DETOS&lt;/h3&gt;Agen di samping DETOS ini ada di pinggir jalan Margonda dekat jembatan penyeberangan, kiosnya kecil namin ramai pengunjung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;3) Agen JNE di ujung selatan Jalan margonda&lt;/h3&gt;Lokasinya dekat lampu merah pertigaan Jln Siliwangi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;4) Agen JNE Kukusan, Beji&lt;/h3&gt;Lokasi kantor JNE ini sekitar 100m sebelum pom bensin Kukusan dari arah peremptan Kukusan Kelurahan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;5) Agen JNE Tole Iskandar&lt;/h3&gt;Nama jalannya lupa :) Lokasinya ada di pertigaan setelah TipTop Tole Iskandar. Kantornya sekitar 20m dari masjid pada pertigaan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;6) Agen JNE Depok 2 Timur&lt;/h3&gt;Lokasi alamat JNE ini agak tersembunyi, sekitar 100m dari SMPN 3 Depok ke arah jalan Juanda, bukan ke arah jln Keadilan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;7) Agen JNE Universitas Indonesia&lt;/h3&gt;Ada satu agen JNE yang berada dalam komplek kampus UI. Tepatnya berada di depan kampus FISIP UI dekat halte bikun FIB UI.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;8) Gudang JNE Depok&lt;/h3&gt;Lokasi Gudang JNE Depok ada di dekat Mega Baja Depok, dari lampu merah perempatan Grand Depok City, sekitar 1km melalui jalan Parung Serab-Depok. Plang nama JNE-nya kecil sekali, jadi yang diperhatikan adalah adanya bangunan besar Mega Baja Depok, tepat di sampingnya adalah Gudang JNE Depok.&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-isKg86_Y0nk/UU57240cFyI/AAAAAAAAC6s/G04T78Sx9Ws/s1600/gudang-jne-depok-mega-baja.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Bagi para buyer online Depok, yang merasa kiriman JNEnya terlambat atau terancam terkirim esok hari. Silakan datangi Gudang JNE ini untuk mengambil paketnya langsung. Wajib membawa fotokopi KTP untuk diserahkan, juga nomor resi JNE (bisa di-print atau tunjukkan resi via HP)&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;Peta lokasi agen JNE Depok&lt;/h2&gt;&lt;iframe width="600" height="800" frameborder="0" scrolling="no" marginheight="0" marginwidth="0" src="https://maps.google.com/maps/ms?msa=0&amp;amp;msid=215782050622255420500.0004d8a6d68df6337a971&amp;amp;hl=en&amp;amp;ie=UTF8&amp;amp;ll=-6.382284,106.830022&amp;amp;spn=0.041583,0.033308&amp;amp;t=h&amp;amp;output=embed"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;
&lt;small&gt;View &lt;a href="https://maps.google.com/maps/ms?msa=0&amp;amp;msid=215782050622255420500.0004d8a6d68df6337a971&amp;amp;hl=en&amp;amp;ie=UTF8&amp;amp;ll=-6.382284,106.830022&amp;amp;spn=0.041583,0.033308&amp;amp;t=h&amp;amp;source=embed" style="color:#0000FF;text-align:left"&gt;Alamat JNE se-Kota Depok&lt;/a&gt; in a larger map&lt;/small&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
note : akan diupdate lebih lanjut&lt;br /&gt;
-peta&lt;br /&gt;
-foto masing2 agen&lt;br /&gt;
-beberapa agen JNE yang belum dicantumkan&lt;br /&gt;
-jam buka-tutup agen&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi pembaca yang merasa informasi ini bermanfaat, silakan tinggalkan pesan via komen facebook atau blogger :)</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.ronywijaya.web.id/feeds/9156618607976219977/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2013/03/alamat-jne-kota-depok.html#comment-form" title="2 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/9156618607976219977?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/9156618607976219977?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2013/03/alamat-jne-kota-depok.html" title="Alamat JNE Kota Depok" /><author><name>Rony Wijaya</name><uri>https://plus.google.com/108032402029918140381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh5.googleusercontent.com/-oLPkyNiWvA0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAC78/iDkylJ8r6wU/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-heymA05Narw/UU0nXQG39VI/AAAAAAAAC6M/dzRVSZ8ko04/s72-c/jne-depok.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>2</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;Ak8BRHg9eyp7ImA9WhBXEU0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-827650286912018230.post-191295176057082869</id><published>2013-03-08T17:57:00.003+07:00</published><updated>2013-03-24T14:07:35.663+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2013-03-24T14:07:35.663+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Promosi" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Islam" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Depok" /><title>Jadwal Kajian Ilmu di Depok</title><content type="html">Kawan muslimin sekalian, saya sebagai warga Depok ingin sharing beberapa &lt;b&gt;jadwal kajian ilmu Islam&lt;/b&gt; yang ada di Kota Depok. Kajian/majelis ilmu adalah tempat untuk melepaskan lelah dari hiruk-pikuk duniawi dan segala urusan pekerjaan. Bagi saya sendiri, menghadiri kajian ilmu ibarat &lt;i&gt;vacation&lt;/i&gt; satu-dua jam. Selain itu, motivasi saya untuk menghadiri majelis ilmu adalah adanya kesempatan untuk diampuni dosa-dosa.&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-O2cUe8a-Nyc/UTnFF1RENfI/AAAAAAAAC5s/IBH1DcUrlfo/s1600/kajian-ilmu.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;
Jadwal Majelis/Kajian Ilmu di Depok&lt;/h2&gt;
&lt;div style="background-color: #ffd966; font-size: large;"&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
update Maret 2013&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;h3&gt;
Masjid Perumahan Griya Tugu Asri, Cimanggis Depok&lt;/h3&gt;
Di kompleks perumahan GTA ini, ada beberapa ustadz ternama dan beberapa tokoh terkenal. Diantaranya adalah : Valentino Dinsi, Nur Mahmudi Ismail, Budi Ashari&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-V7JExaSGwlI/UTnGMgbXuVI/AAAAAAAAC54/Q-N8Hg7Goek/s1600/masjid-gta.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;
&lt;b&gt;Jadwal Kajian Masjid GTA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Senin&lt;/b&gt; &amp;gt; ba'da isya - 21.15 WIB (setiap pekan)&lt;br /&gt;
Ust. Sulam (kajian salafi) - Kajian Riyadushshaalihin&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Selasa&lt;/b&gt; &amp;gt; ba'da maghrib - isya (hanya pekan #1 setiap bulan)&lt;br /&gt;
KH. DR. Muslih Abdul Karim, MA - Tafsir Al Quran&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Rabu&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&amp;gt; ba'da isya - 21.15 WIB (setiap pekan)&lt;br /&gt;
Ust. Budi Ashari, Lc - Parenting Nabawiyyah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Kamis&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&amp;gt; ba'da isya - 21.15 WIB (hanya pekan #1, #3, #5 setiap bulan)&lt;br /&gt;
Ust. Fathuddin Ja'far, MA - Asmaul Husna&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Jumat&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&amp;gt; ba'da isya - 21.15 WIB (setiap pekan)&lt;br /&gt;
Ust. Ihsan Tandjung - Tauhiid&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Sabtu&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&amp;gt; ba'da maghrib - isya (setiap pekan)&lt;br /&gt;
pekan #1 Ust. Djajang Nurzaman, Lc -&amp;nbsp;Tafsir Al Quran&lt;br /&gt;
pekan #2 DR. David Rasyid, MA - Hadits&lt;br /&gt;
pekan #3&amp;nbsp;Ust. Djajang Nurzaman, Lc -&amp;nbsp;Tafsir Al Quran&lt;br /&gt;
pekan #4 Ust. Zamzami, Lc - umum&lt;br /&gt;
pekan #5 -insidental-&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Minggu&lt;/b&gt; &amp;gt; ba'da subuh - 06.00 WIB (untuk yang melakukan shalat malam di masjid, atau warga GTA)&lt;br /&gt;
pekan #1 Ust Asep Sobari, Lc - Sirah Nabawiyyah&lt;br /&gt;
pekan #2 -insidental-&lt;br /&gt;
pekan #3 Ust. DR. Adian Husaini, MA - Pemikiran islam&lt;br /&gt;
pekan #4 Ust. Hilman Rosyad, Lc - Hadits Arbain&lt;br /&gt;
pekan #5&amp;nbsp;-insidental-&lt;/blockquote&gt;
Postingan ini bersifat dinamis dan akan terus di-update. Juga memerlukan sumbangan kontribusi dari blogger warga Depok lainnya untuk menambah informasi &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2013/03/jadwal-kajian-ilmu-di-depok.html"&gt;jadwal majelis ilmu di Depok&lt;/a&gt;.</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.ronywijaya.web.id/feeds/191295176057082869/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2013/03/jadwal-kajian-ilmu-di-depok.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/191295176057082869?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/191295176057082869?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2013/03/jadwal-kajian-ilmu-di-depok.html" title="Jadwal Kajian Ilmu di Depok" /><author><name>Rony Wijaya</name><uri>https://plus.google.com/108032402029918140381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh5.googleusercontent.com/-oLPkyNiWvA0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAC78/iDkylJ8r6wU/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-O2cUe8a-Nyc/UTnFF1RENfI/AAAAAAAAC5s/IBH1DcUrlfo/s72-c/kajian-ilmu.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;A04NRX45eip7ImA9WhBTEks.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-827650286912018230.post-8779964847679102491</id><published>2013-02-07T08:32:00.000+07:00</published><updated>2013-02-08T03:46:34.022+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2013-02-08T03:46:34.022+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Islam" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Download" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Lagu" /><title>Lantunan Syahdu Madah Rasul mp3+lirik</title><content type="html">Berbagai macam bentuk ungkapan kecintaan kita pada Nabi Muhammad SAW. Salah satunya adalah lantunan Madah Rosul dari Dang Fathurrahman yang begitu syahdu dan menggetarkan hati. Silakan di-download lagu dari beliau dan berikut adalah lirik &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2013/02/lantunan-syahdu-madah-rasul-mp3-lirik.html"&gt;Madah Rasul&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-bVaGw4MZc_w/URKmRRPXgDI/AAAAAAAAC3Q/xFHn6CGn7ME/s1600/madah-rasul.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;
Madah Rasul&lt;/h2&gt;
&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;
Yaa Rosuulallooh!&lt;br /&gt;
Madadtu bi mahabbatil mudznib.&lt;br /&gt;
Liqoo uu ka, rojaa i kulla hiinin.&lt;br /&gt;
Unshuur rohmatik, ‘alaa ummatik,&lt;br /&gt;
kamaala rohmatik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya musthofa! 3x&lt;br /&gt;
Ya kholiilar-rohiim,&lt;br /&gt;
Ya rohmatan lil ‘alamiin.&lt;br /&gt;
Yaa Rosuulallooh!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Madah kupersembahkan untukmu.&lt;br /&gt;
Dari makhluk pendosa hina ini.&lt;br /&gt;
Yang bahkan malu, untuk berharap,&lt;br /&gt;
Mendapatkan syafa’at darimu&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya musthofa! 3x&lt;br /&gt;
Engkaulah cahaya,&lt;br /&gt;
(nan) rohmatan lil ‘alamiin&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yaa Rosuulallooh!&lt;br /&gt;
Meski zaman-zaman tlah berlalu,&lt;br /&gt;
Izinkanlah hamba berkhidmat kepadamu.&lt;br /&gt;
Izinkan hamba, yang hina ini,&lt;br /&gt;
Melantunkan sholawat kepadamu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya musthofa! 3x&lt;br /&gt;
Ya kholiilar-rohiim,&lt;br /&gt;
Ya rohmatan lil ‘alamiin.&lt;/blockquote&gt;
&lt;h3&gt;
Download&lt;/h3&gt;
&lt;ul class="green"&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.mediafire.com/?xau4bjhqhhgmg4g" rel="nofollow" target="_blank"&gt;MADAH ROSUL - DANG FATHURRAHMAN.mp3&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div&gt;
Perlu kita ingat, dalam hal mengungkapkan rasa cinta kita pada Rasulullah, yang lebih utama adalah dengan mengikuti sunnah-sunnah beliau dan senantiasa bershalawat. Tidaklah pas bila kita ramai sekali mengadakan maulid Nabi dengan megah, lalu di lain waktu kita tidak giat beribadah pada Allah dan tidak menjalankan sunnah yang diajarkan Nabi. Betul ga gan?&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Semoga lantunan &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2013/02/lantunan-syahdu-madah-rasul-mp3-lirik.html"&gt;madah rosul&lt;/a&gt; ini memberikan nilai tambah dalam keimanan kita di sela-sela sibuknya bekerja di kantor atau di tengah kejenuhan mengurus rumah. Sehingga di setiap waktu kita tetap mengingat Allah dan cinta pada Rasulullah. Have A Nice Day!!&lt;/div&gt;
</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.ronywijaya.web.id/feeds/8779964847679102491/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2013/02/lantunan-syahdu-madah-rasul-mp3-lirik.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/8779964847679102491?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/8779964847679102491?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2013/02/lantunan-syahdu-madah-rasul-mp3-lirik.html" title="Lantunan Syahdu Madah Rasul mp3+lirik" /><author><name>Rony Wijaya</name><uri>https://plus.google.com/108032402029918140381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh5.googleusercontent.com/-oLPkyNiWvA0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAC78/iDkylJ8r6wU/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-bVaGw4MZc_w/URKmRRPXgDI/AAAAAAAAC3Q/xFHn6CGn7ME/s72-c/madah-rasul.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUcGRn8_fCp7ImA9WhBTEEs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-827650286912018230.post-6862802279189949110</id><published>2013-02-05T08:13:00.000+07:00</published><updated>2013-02-05T19:23:47.144+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2013-02-05T19:23:47.144+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Motor" /><title>Biaya Denda Tilang bagi Pengendara Sepeda Motor</title><content type="html">Ditilang polisi merupakan momok bagi pengendara sepeda motor. Masalah tilang bervariasi, dari besarnya denda tilang yang tidak sama, pilihan damai atau tidak, minta slip merah atau biru, hingga berapa lama mengurus tilang di persidangan. Kali ini saya &lt;i&gt;share&lt;/i&gt; saja &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2013/02/biaya-denda-tilang-bagi-pengendara-sepeda-motor.html"&gt;biaya resmi denda tilang&lt;/a&gt; yang harus dibayar oleh pengendara motor yang melanggar.&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-pTCUBld9CbY/UQ9vG9S8tcI/AAAAAAAAC00/CRMzanoZYmc/s1600/biaya-tilang.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;
Biaya Denda Tilang Sepeda Motor&lt;/h2&gt;
Biaya tilang ini sifatnya &lt;b&gt;maksimal&lt;/b&gt; dan bisa lebih rendah nilainya saat persidangan sesuai berat-ringannya pelanggaran. Denda ini setahu saya untuk pengguna kendaraan roda dua/sepeda motor. Bukan untuk pengguna mobil.&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-UD-3QQ16nS4/UQ9wuHdIs3I/AAAAAAAAC1o/s8fVoZQkwjs/s1600/denda-tilang.png" /&gt;&lt;/div&gt;
Intinya adalah kita harus mematuhi aturan dan keselamatan berkendara. Bukan malah menyiapkan uang untuk denda tilang karena kecerobohan atau kebodohan kita dalam berlalu-lintas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga kita bisa menjaga diri masing-masing dalam berkendara, tidak melanggar peraturan, dan tidak perlu deg-degan sepanjang jalan karena &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2011/07/5-tips-dasar-menghadapi-tilangrazia.html" target="_blank"&gt;takut ditilang&lt;/a&gt;. Keep Safety Riding!!</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.ronywijaya.web.id/feeds/6862802279189949110/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2013/02/biaya-denda-tilang-bagi-pengendara-sepeda-motor.html#comment-form" title="7 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/6862802279189949110?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/6862802279189949110?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2013/02/biaya-denda-tilang-bagi-pengendara-sepeda-motor.html" title="Biaya Denda Tilang bagi Pengendara Sepeda Motor" /><author><name>Rony Wijaya</name><uri>https://plus.google.com/108032402029918140381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh5.googleusercontent.com/-oLPkyNiWvA0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAC78/iDkylJ8r6wU/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-pTCUBld9CbY/UQ9vG9S8tcI/AAAAAAAAC00/CRMzanoZYmc/s72-c/biaya-tilang.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>7</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkIGQXo4fSp7ImA9WhNaGU4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-827650286912018230.post-3517047365805442899</id><published>2013-02-04T07:42:00.000+07:00</published><updated>2013-02-04T07:42:00.435+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2013-02-04T07:42:00.435+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Moral" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Anak" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cinta" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pacaran" /><title>Anak SD Ancam Bunuh Diri karena Patah Hati</title><content type="html">Seorang anak SD yang masih berumur 10 tahun sudah bertindak jauh dalam hal percintaan. Gara-gara cintanya ditolak oleh sang gadis pujaan, anak ini naik ke menara BTS dan mengancam akan bunuh diri. Korban sinetron kah? Yang jelas, saya pribadi merasa beruntung tumbuh remaja dan beranjak dewasa di kala TV saat itu tanpa sinetron. Tidak ada contoh dan teladan untuk berpacaran di usia sekecil itu. Silakan disimak berita dari Bengkulu ini, kemudian terserah Anda untuk berkomentar miris, sedih atau malah tertawa :D&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-dx3D_M2kMeI/UQ7OISP69KI/AAAAAAAACzY/feQc0mPqV2M/s1600/anak-sd-bunuh-diri.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;
Anak SD Ancam Bunuh Diri karena Ditolak Cintanya&lt;/h2&gt;
KEPAHIANG - Masalah &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2011/11/tips-mengobati-patah-hati-karena-cinta.html" target="_blank"&gt;putus cinta&lt;/a&gt; ternyata bukan saja bisa dirasakan oleh para remaja dan dewasa saja. Bahkan bocah ingusan pun bisa merasakan hal tersebut. Seperti yang terjadi di Kabupaten Kepahiang, bocah usia 10 tahun berinsial RA  alias Oc, warga Jalan Sempiang Pasar Kepahiang nekat melakukan percobaan &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2013/02/anak-sd-ancam-bunuh-diri-karena-patah-hati.html" target=""&gt;bunuh diri dengan memanjat tower&lt;/a&gt; Telkomsel setinggi 100 meter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyebab bocah yang duduk di bangku kelas 4 salah satu SDN Kepahiang ini melakukan aksi nekat diduga karena ada masalah dengan dengan sang pujaan hati, SA (10) yang merupakan teman bermainnya.&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-ZU4l1xEMPGk/UQ7Pe4pnZuI/AAAAAAAACzo/RxGAW-OpRFw/s1600/Putus-Cinta-Bocah-kelas-4-SD.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
Gara-gara peristiwa percobaan bunuh diri yang dilakukan RA sekitar pukul 14.30 WIB Minggu (20/1) kemarin, membuat warga yang ada di dekat tower di depan Masjid Jamik Pasar Kepahiang heboh. Warga yang ramai melihat aksi bocah tersebut kemudian melaporkan kejadian ini kepada orang tua bocah itu dan pihak kepolisian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kejadian itu pertama kali dilihat oleh warga yang mau ke masjid. Awalnya meraka tidak tahu jika anak tersebut mau bunuh diri, namun karena bocah itu tidak juga turun warga mulai khawatir,” ujar Jhon, warga yang tinggal di sekitar tempat kejadian.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
Sementara itu, salah seorang teman korban Sandi (12) menyampaikan jika temannya tersebut memang ada hubungan dengan SA. Dikatakannya, kepada teman-temannya RA memang menyampaikan jika dirinya menyukai SA. “Memang dia sering bercerita kepada kami kalau dia suka sama SA, dan keduanya memang merupakan teman bermain,” katanya.&lt;/blockquote&gt;
Sementara itu, pihak Polsek Kepahiang yang menerima laporan itu langsung turun ke lokasi. Menurut Kapolres Kepahiang, AKBP Sudarno SSos MH melalui Kabag Ops, Kompol Resza Ramadiansyah SIK melalui Kapolsek Kepahiang, Iptu Tatar Insan SH, pihaknya yang di backup langsung personil dari Mapolres Kepahiang langsung berupaya membantu menurunkan RA dari menara. “Kejadian ini dilaporkan kepada kita sekitar pukul 15.00 WIB, begitu menerima laporan personil kita langsung menuju TKP,” katanya.&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-M8eWfYTIDDM/UQ7QEq_p0BI/AAAAAAAAC0A/-TjTrHx-Oo8/s1600/anak-yang-disukai.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;blockquote&gt;
Dikatakannya, aksi yang dilakukan bocah ini berlangsung selama 2 jam lamanya, dimana sang bocah tersebut baru mau turun dari tower tersebut setelah SA sang pujaan hatinya datang ke bawah tower dan membujuk dirinya untuk turun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya dibantu dengan keluarga korban dan aparat kepolisian bocah tersebut berhasil diturunkan dengan selamat. “Korban berhasil diturunkan setelah dibujuk oleh keluarganya,” katanya.&lt;/blockquote&gt;
&lt;h3&gt;
Mereka Sering Bertemu di Gudang Kopi&lt;/h3&gt;
Sementara itu, SA tidak menampik jika dirinya ada hubungan dengan RA. Kepada BE dirinya menyampaikan jika keduanya sering bertemu di gudang kopi tempat ayahnya bekerja. Kemudian 2 hari sebelumnya RA menyampaikan isi hatinya kepada SA, bahwa RA suka kepada SA.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun SA mengaku hanya diam saja karena belum begitu paham dengan maksud dari RA tersebut. &lt;u&gt;“Memang 2 hari yang lalu dia  (RA) bilang suka sama aku, tetapi aku diam ajo. Aku jugo idak tau ndak ngomong apo,”&lt;/u&gt; ujar SA sembari menangis, kemarin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber : &lt;a href="http://bengkuluekspress.com/cinta-ditolak-bocah-panjat-tower/" rel="nofollow" target="_blank"&gt;http://bengkuluekspress.com/cinta-ditolak-bocah-panjat-tower/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-Z5n-vgLSxlc/UQ7PK8gCnrI/AAAAAAAACzg/Fyv4L2LMTys/s1600/anak-sd-ditolak.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
Awalnya saat medapatkan berita ini saya langsung tertawa, namun segera terbersit rasa miris dengan kondisi saat ini. Bila sebegini buruknya atmosfer moral di Indonesia, bagaimana kita akan bisa mendidik anak-anak kita sendiri dengan lingkungan seperti ini? Silakan di simak pula berita sebelumnya tentang &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/11/anak-sd-hamil-karena-pacaran.html" target="_blank"&gt;hamilnya Anak SD&lt;/a&gt; karena perilaku pacaran.</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.ronywijaya.web.id/feeds/3517047365805442899/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2013/02/anak-sd-ancam-bunuh-diri-karena-patah-hati.html#comment-form" title="1 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/3517047365805442899?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/3517047365805442899?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2013/02/anak-sd-ancam-bunuh-diri-karena-patah-hati.html" title="Anak SD Ancam Bunuh Diri karena Patah Hati" /><author><name>Rony Wijaya</name><uri>https://plus.google.com/108032402029918140381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh5.googleusercontent.com/-oLPkyNiWvA0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAC78/iDkylJ8r6wU/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-dx3D_M2kMeI/UQ7OISP69KI/AAAAAAAACzY/feQc0mPqV2M/s72-c/anak-sd-bunuh-diri.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>1</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;C0AFSX8zfip7ImA9WhBRF0g.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-827650286912018230.post-4543543396691272720</id><published>2013-02-02T07:30:00.000+07:00</published><updated>2013-03-08T21:08:38.186+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2013-03-08T21:08:38.186+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Promosi" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Depok" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Makanan" /><title>Soto Ayam Surabaya yang Enak di Depok</title><content type="html">Soto Ayam Surabaya adalah makanan khas Jawa Timur yang tidak hanya orang asli jawa timur saja yang suka, namun makanan khas ini diterima dan diminati semua kalangan. Saya melihat hampir di tiap kota di Jawa ada warung Soto Ayam Surabaya. Namun kali ini saya akan list saja beberapa warung Soto Ayam Surabaya yang &lt;i&gt;recommended&lt;/i&gt; di Depok.&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-IhfIH3jtv5M/UQuhiE6HypI/AAAAAAAACwI/_Sb0y-k1gks/s1600/soto-ayam-depok.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;
Warung Soto Ayam Surabaya di Depok&lt;/h2&gt;
&lt;h3&gt;
1) Warung Soto Ayam di Perempatan Kukusan Kelurahan&lt;/h3&gt;
Warung Soto Ayam ini terletak di tempat strategis yaitu di perempatan Kukel UI yang merupakan bagian dari jalan ramai Jalan Raya Kukusan. Bagi yang tidak familiar, perempatan Kukel ada di dekat Rumah Sakit Graha Permata Ibu. Harga 1 porsi adalah Rp 8.000 sudah termasuk minum Aqua gelas. Nasi pisah/campur harganya sama saja.&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
2) Warung Soto Ayam Savin di RTM Cimanggis&lt;/h3&gt;
Lokasi persisnya sekitar 700m setelah perempatan Kelapa Dua menuju RTM, atau 100m sebelum Perumahan Griya Tugu Asri. Harganya Rp 8.000 untuk porsi nasi campur, sedangkan nasi terpisah Rp 9.000. Kenapa sih ada nasi campur atau pisah? Jawaban dari pemilik warungnya adalah, yang nasi pisah porsinya lebih banyak :)&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
3) Warung Soto Surabaya di Baktijaya, Depok Timur&lt;/h3&gt;
Warung Soto ini terletak di Jalan Keadilan yang hampir ujung tembus ke Jalan Juanda, kira-kira 700m dari Percetakan Gema Insani Press (GIP), setelah Alfamart kemudian ada pertigaan menuju Pol PPD, nah warung soto ayam ini terletak di pertigaan ini. Harga per porsinya Rp 7.000 untuk porsi campur, dan Rp 8.000 untuk porsi pisah.&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-999xvU52GpI/UQvC6oCdMjI/AAAAAAAACw8/RN68jfCZcSs/s1600/soto-surabaya-depok-timur.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah semua warung yang saya rekomendasikan di atas itu adalah warung soto yang pembuatnya benar-benar asli dari Jawa Timur, sehingga &lt;i&gt;quality control&lt;/i&gt; terhadap bumbu-bumbu dan resepnya sangat pas dan sama dengan soto aslinya di Jatim.&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Peta Lokasi&lt;/h3&gt;
&lt;iframe frameborder="0" height="400" marginheight="0" marginwidth="0" scrolling="no" src="https://maps.google.com/maps/ms?msa=0&amp;amp;msid=215782050622255420500.0004d4a9d475913dc8eb8&amp;amp;ie=UTF8&amp;amp;t=h&amp;amp;ll=-6.373623,106.832956&amp;amp;spn=0.024156,0.039187&amp;amp;output=embed" width="600"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;
&lt;small&gt;View &lt;a href="https://maps.google.com/maps/ms?msa=0&amp;amp;msid=215782050622255420500.0004d4a9d475913dc8eb8&amp;amp;ie=UTF8&amp;amp;t=h&amp;amp;ll=-6.373623,106.832956&amp;amp;spn=0.024156,0.039187&amp;amp;source=embed" style="color: blue; text-align: left;"&gt; Soto Ayam Surabaya di Depok&lt;/a&gt; in a larger map&lt;/small&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi teman-teman yang ingin menambahkan, silakan di-&lt;i&gt;share&lt;/i&gt; via komen ya :)</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.ronywijaya.web.id/feeds/4543543396691272720/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2013/02/soto-ayam-surabaya-yang-enak-di-depok.html#comment-form" title="1 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/4543543396691272720?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/4543543396691272720?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2013/02/soto-ayam-surabaya-yang-enak-di-depok.html" title="Soto Ayam Surabaya yang Enak di Depok" /><author><name>Rony Wijaya</name><uri>https://plus.google.com/108032402029918140381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh5.googleusercontent.com/-oLPkyNiWvA0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAC78/iDkylJ8r6wU/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-IhfIH3jtv5M/UQuhiE6HypI/AAAAAAAACwI/_Sb0y-k1gks/s72-c/soto-ayam-depok.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>1</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;D04NSXY8fCp7ImA9WhNaF0w.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-827650286912018230.post-98630713300800436</id><published>2013-02-01T15:04:00.001+07:00</published><updated>2013-02-01T17:53:18.874+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2013-02-01T17:53:18.874+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pejabat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pemerintah" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Patut Dicontoh" /><title>Ahok Tegas Memecat Kepala Rusun Marunda</title><content type="html">Saya senang mendengar berita pemecatan seorang kepala bagian dalam pemerintahan. Walaupun saya tidak menyaksikan sendiri benar atau tidak sang kepala bagian ini. Tapi hal ini langka dan jarang terjadi di Indonesia. Ketegasan seorang pemimpin itu jarang ada. Kebanyakan pihak pemerintah LOYO dan mentolerasi kepala bagiannya yang buruk kinerjanya. Kali ini &lt;a href="http://biografi.rumus.web.id/biografi-ahok-basuki-tjahaja-purnama/" target="_blank"&gt;seorang Ahok&lt;/a&gt; dengan tegas dan berani memecat seorang kepala Rumah Susun di Marunda karena terbukti berbuat tidak adil bagi rakyat. Salut!&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-hHgV_NuR2fY/UQt1ov3bjRI/AAAAAAAACtk/D7W01lZTpGk/s1600/ahok-tegas.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;
Ahok Tegas Memecat Kepala Rumah Susun Marunda&lt;/h2&gt;
Mau kulwit detik2 ketua rusun Marunda dipecat.&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Banyak laporan yang masuk tentang Rumah Susun (Rusun) Marunda ke @basuki_btp oleh masyarakat sekitar. Rusun milik Pemprov DKI 'dijual' oknum&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mendengar laporan trsbt, Pak Ahok lgsg tinjau rusun marunda dan bertemu dgn pengelolanya yaitu Kusnandar yg menjabat sjk periode sblm JB.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kusnandar blg ke @basuki_btp kalo warga Marunda tdk adaa yang minat tinggal dirumah susun yg jumlahnya 1000 unit tersebut.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mendengar pengkuan K, pak ahok lgsg nanya warga yg ketika itu ada juga di tempat. "Apa yg membuat bpk/ibu tdk mau ttinggal disini ?"&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Warga menjawab "kami sudah mengajukan untk tinggal di rusun ini tetapi tdk pernah ditanggapi, harganya pun mahal&amp;amp;syarat2 memberatkan kami"&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;"Selain itu, pengelola juga blg kl rusun ini sudah penuh" . Lalu Ahok cek ke unit2 rusun trsbt.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tiap lantai, ada 20 unit tetapi yang ditempati hanya 5-10 unit, Ahok marah besar. Semua warga disuruh daftar saat itu jg&amp;amp;ditongkrongin Ahok&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;30menit kemudian Ahok meninggalkan rusun dan tinjau pelabuhan baru di Marunda. Pelabuhan baru yg dapat merekrut 2000 tenaga kerja.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ketika sampai pelabuhan, Ahok mendapat kabar katanya setelah bberpa menit Ahok tinggalkan rusun, pengelola menutup pendaftaran. Warga kecewa&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;pun balik lagi ke rusun tersebut (jam 7 mlm) untuk mengecek kembali laporan yang baru diterimanya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Di Jalan menuju rusun, Ahok ketemu tukang siomay. Ahok pun iseng bertanya dimana tukang siomay (TS) itu tinggal.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;TS trsbt ngontrak di ujung marunda 350rb per bulan. Ahok nanya knp ga mau tinggal dirusun ini?padahal paling atas seharga 150rb perbln.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Apa jawaban dari TS tersebut? TS bilang "pengelola tdk yakin saya bisa bayar krna harganya tinggi dan ga pantas tinggal di rusun trsbt".&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tau Ahok kan? Sesampainya di Rusun dipanggil lagi si K dan langsung kelabakan. Gak nyangka kalo Ahok bakal balik lagi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ya marah2nya Ahok kalian udh pasti tau. Kali ini marahnya lbh dari PU :p . Dipanggil lah Camat dan lurah setempat.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;si K, Camat, Lurah dikumpulin. Otomatis si K udah "dirumahkan" oleh Ahok dgn persetujuan Jokowi. Camat dan lurah pun jg ditanya Ahok.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;"Sanggup gak urus rusun ini?kalo ga sanggup gue copot juga". Camat&amp;amp;lurah pun sampai malam mendata lgsg warga yg mau tinggal di rusun trsbt.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;You know, si K mobilnya keren lho. Kayak mobil dishub yang waktu di pake @basuki_btp saat banjir. Pasti mahal harganya :)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ternyata, dibalik banjir ada hikmahnya juga. Semua bobrok jadi ketauan deh. Sekarang warga Marunda bs menikmati rusun yg udh disediain pemda&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bayangin kalo @JokowiAhok gak buka laporan pengaduan, yang "diatas" makin semena2 dan rakyat bingung mau ngadu kesiapa.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Begitulah cerita jalannya pemecatan pengelola rusun marunda, kalo ada keluhan jgn sungkan lapor&amp;amp;jgn takut. Terima kasih atas partisipasinya&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div&gt;
Sumber :&amp;nbsp;&lt;a href="http://storify.com/pertanda/pemecatan-kepala-rusun-marunda-oleh-wagub-dki-ahok" rel="nofollow" target="_blank"&gt;http://storify.com/pertanda/pemecatan-kepala-rusun-marunda-oleh-wagub-dki-ahok&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/--hocjFF-Y38/UQt2xWa-a0I/AAAAAAAACtw/HNry99i7JzA/s1600/ahok-rusun.jpg" /&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-4ouvvRt9pfI/UQt2214SDbI/AAAAAAAACug/RB-EtoZ29EI/s1600/ahok-marunda.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Alasan Ahok Mencopot Kusnindar&lt;/h3&gt;
Metrotvnews.com, Jakarta: Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta tak main-main dengan ancaman terkait PNS yang menjadi calo rumah susun sewa (rusunawa) Marunda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya mencopot pejabat rusunawa itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wakil Gubernur DKI Jakarta &lt;a href="http://biografi.rumus.web.id/biografi-ahok-basuki-tjahaja-purnama/" target="_blank"&gt;Basuki Tjahaja Purnama&lt;/a&gt; membenarkan pejabat tersebut adalah Kepala Unit Pelaksana Teknis rumah susun wilayah I Jakarta Utara Kusnindar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Bagi kami dia terus menghambat," ujarnya ketika dikonfirmasi wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (30/1).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut dia, itu berawal dari keluhan sejumlah warga, seperti ketiadaan air di rusunawa Marunda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah meminta penjelasan dari yang bersangkutan. Namun, lanjut Ahok, yang bersangkutan terlalu banyak beralasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Kami kan ada keluhan ibu-ibu dan fakta lapangan. Terus ada yang bilang ke kami, ada 500 unit yang siap huni, 1.200 lebih belum siap. Ternyata tidak sampai 100 unit saja belum beres. Tiba-tiba di lantai 4 tidak ada air. Alasannya, pecah pipa. Terus kenapa tidak diperbaiki? Alasannya mau cari tukang las. Masa paralon mau dilas? Itu kan terlalu banyak cari alasan," tutur Ahok.&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-hnR-vvJKfuM/UQuekOquxMI/AAAAAAAACvU/hxTENFC2c3g/s1600/rusun-marunda.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
Selain itu, dia telah mengecek pendaftaran rusunawa. Dia menemukan adanya monopoli kepemilikan rusun. Ada satu blok yang telah terisi penuh. Namun, seluruh blok tersebut hanya dimiliki 11 nama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak mau berlama-lama, Pemprov DKI langsung melantik sang pengganti dari Kusnindar. Pejabat yang akan menggantikannya ialah Jati Juwono.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber :&amp;nbsp;&lt;a href="http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/01/30/5/127187/Ahok-Copot-Pengurus-Rusun-Marunda" rel="nofollow" target="_blank"&gt;http://www.metrotvnews.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senang sekali ada kemajuan dalam pemerintahan kita. Walaupun di awal banyak yang meragukan kepemimpinan Jokowi-Ahok saaat pilkada, namun sedikit demi sedikit mereka menunjukkan bukti kualitas kinerjanya. Maju terus Ahok, kita butuh pemimpin yang benar-benar oke untuk memperbaiki Jakarta.</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.ronywijaya.web.id/feeds/98630713300800436/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2013/02/ahok-tegas-memecat-kepala-rusun-marunda.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/98630713300800436?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/98630713300800436?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2013/02/ahok-tegas-memecat-kepala-rusun-marunda.html" title="Ahok Tegas Memecat Kepala Rusun Marunda" /><author><name>Rony Wijaya</name><uri>https://plus.google.com/108032402029918140381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh5.googleusercontent.com/-oLPkyNiWvA0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAC78/iDkylJ8r6wU/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-hHgV_NuR2fY/UQt1ov3bjRI/AAAAAAAACtk/D7W01lZTpGk/s72-c/ahok-tegas.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;D04AQnw6eCp7ImA9WhNaE0U.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-827650286912018230.post-8187607955651344109</id><published>2013-01-28T22:12:00.002+07:00</published><updated>2013-01-28T22:12:23.210+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2013-01-28T22:12:23.210+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kemiskinan" /><title>Seorang Ayah Memakan 2 Anaknya karena Kelaparan</title><content type="html">Ada kasus seorang ayah yang tega membunuh anaknya dan memakan dagingnya untuk kebutuhan makanan. Kasus ini muncul karena kelaparan yang meluas yang terjadi di Korea Utara. Patutlah kita bersyukur tinggal di Indonesia walaupun dengan keadaan susah dalam kondisi semua harga sembako serba mahal, namun tidak sampai harus memakan anak sendiri seperti kasus ini.&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-VyooLYrAJyU/UQaRc3m_e8I/AAAAAAAACoM/xsG_iVDf5tU/s1600/kelaparan-korea.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;
Ayah Memakan Anaknya karena Kelaparan&lt;/h2&gt;
&lt;b&gt;Pyongyang&lt;/b&gt;, Karena lapar, orang jadi mudah gelap mata. Di Korea Utara misalnya, &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2013/01/Seorang-Ayah-Memakan-2-Anaknya-karena-Kelaparan.html"&gt;seorang ayah&amp;nbsp;tega memakan dua anaknya karena lapar&lt;/a&gt;. Pria itu akhirnya dieksekusi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dilaporkan sekitar 10 ribu orang telah terbunuh dalam 'kelaparan tersembunyi' di provinsi agraris Hwanghae bagian utara dan selatan. Sementara itu terdapat kekhawatiran meningkatnya insiden kanibalisme di Korea Utara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Mei lalu, di desa saya seorang pria yang membunuh dua anaknya dan mencoba untuk memakannya telah dieksekusi oleh regu tembak," ujar seorang informan kepada Asia Press. Demikian dikutip dari Daily Mail, Senin (28/1/2013).&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;
Informan itu menyebut seorang ayah telah membunuh putri sulungnya ketika istrinya sedang bekerja. Kemudian dia membunuh putranya karena telah menyaksikan pembunuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika istrinya kembali, lelaki itu mengatakan dirinya memiliki daging untuk dimakan. Namun sang istri mencurigai suaminya dan menghubungi polisi yang akhirnya menemukan bagian-bagian tubuh dari anak-anaknya.&lt;/blockquote&gt;
"Banyak kesaksian yang membuat kami terpukul akibat pemberitaan kanibalisme ini," kata Jiro Ishimaru, dari Asia Press, yang telah mengumpulkan laporan sebanyak 12 halaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan ada seorang wartawan yang melaporkan seorang warga menggali kuburan cucunya sendiri. Mayat sang cucu lalu direbus dan dimakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Laporan mengenai kanibalisme dari wilayah ini pun terus terdengar. "Di sebuah desa di Kabupaten Chongdan, seorang pria pria gila pergi dalam kondisi kelaparan dan merebus anaknya sendiri, memakan dagingnya, dan ditangkap," kata seorang pejabat partai buruh Korea yang dikutip The Sunday Times.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;
Laporan lainnya, seseorang telah memakan bagian tubuh dari temannya dan menjual bagian lainnya sebagai daging kambing. Dikabarkan pula seorang lelaki dieksekusi setelah membunuh 11 orang dan menjual potongan badan tersebut sebagai daging babi. Kanibalisme juga dikabarkan telah merambah penjara-penjara di Korea Utara.&lt;/blockquote&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-jRHVbXMHy7w/UQaUs6xM_9I/AAAAAAAACo8/B27Efne8qVI/s1600/korea-utara.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
Sejak tahun 1990-an, Korea Utara dihantam bahaya kelaparan antara 240 ribu hingga 3,5 juta orang telah terbunuh. Para wartawan yang menyamar mengatakan makanan dari dua provinsi disita dan diberikan kepada penduduk ibukota Pyongyang. Kekeringan yang melanda semakin menyisakan persediaan makanan yang memang sudah sangat sedikit. Atas kasus kelaparan ini, PBB sudah melakukan kunjungan ke Korea Utara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber : &lt;a href="http://health.detik.com/read/2013/01/28/173238/2154418/763/ya-ampun-ayah-memakan-2-anaknya-karena-lapar?l992203755" rel="nofollow" target="_blank"&gt;detik.com&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.dailymail.co.uk/news/article-2269094/North-Korean-parents-eat-children-driven-mad-hunger-famine-hit-pariah-state.html" rel="nofollow" target="_blank"&gt;dailymail.co.uk&lt;/a&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.ronywijaya.web.id/feeds/8187607955651344109/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2013/01/Seorang-Ayah-Memakan-2-Anaknya-karena-Kelaparan.html#comment-form" title="4 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/8187607955651344109?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/8187607955651344109?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2013/01/Seorang-Ayah-Memakan-2-Anaknya-karena-Kelaparan.html" title="Seorang Ayah Memakan 2 Anaknya karena Kelaparan" /><author><name>Rony Wijaya</name><uri>https://plus.google.com/108032402029918140381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh5.googleusercontent.com/-oLPkyNiWvA0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAC78/iDkylJ8r6wU/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-VyooLYrAJyU/UQaRc3m_e8I/AAAAAAAACoM/xsG_iVDf5tU/s72-c/kelaparan-korea.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>4</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;CUEMQ3o8fSp7ImA9WhNaF00.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-827650286912018230.post-1435055444683077019</id><published>2012-12-21T16:40:00.001+07:00</published><updated>2013-02-01T14:28:02.475+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2013-02-01T14:28:02.475+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Islam" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Motivasi" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Doa" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kisah Inspiratif" /><title>Kekuatan Doa dan Yakin akan Dikabulkan</title><content type="html">Bila seseorang sedang ada keinginan, maka dia berdoa. Namun bila doa itu kemudian tidak terwujud, Apakah Tuhan ingkar janji dan tidak mengabulkan doa itu? Pasti tidak! Ada satu hal yang luput dari doanya. &lt;u&gt;Yaitu orang yang berdoa tersebut sekedar berdoa dan meminta&lt;/u&gt;, tapi &lt;b&gt;tidak yakin&lt;/b&gt; apakah doa itu akan dikabulkan atau tidak. Bila tidak yakin akan kekuasaan Tuhan, Maka Tuhan sesuai dengan prasangka hambanya.&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-vJ8RrRafLKo/UNPmh-5dJaI/AAAAAAAACi4/pslN_q3G10Y/s1600/doa-yakin.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;
Kekuatan Doa dengan Sangat Yakin akan Dikabulkan&lt;/h2&gt;
Cerita ini adalah tentang seorang pemuda yang pergi umroh dengan tanpa biaya. Bagaimana caranya? Beliau menerapkan nasehat gurunya untuk tidak meragukan doa yang diucapkan. Mari kita simak &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/12/kekuatan-doa-dan-yakin-akan-dikabulkan.html"&gt;kekuatan Doa yang disertai keyakinan tingkat tinggi&lt;/a&gt; dari pemuda bernama&amp;nbsp;Kinta Mahadji ini.&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Umroh Gak Pake Bayar&lt;/h3&gt;
Alhamdulillah, sudah 21 bulan saya bekerja di PKH, banyak kisah di sini, satu dari sekian hal yang bikin saya iri dengan Ust. Lutfi (Pimpinan PKH), Ust kalau pergi umroh sama haji gak pernah bayar, tiap tahun pasti berangkat satu kali umroh dan satu kali haji, gak pake bayar karena Ust mimpin umroh dan haji salah satu travel di buncit, hmmm.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau mau ngikutin langkah kayak Ust, kayaknya berat (baca : gak mungkin), jalur pendidikan yang saya dan Ust pilih berbeda, beda jauuuhhh banget, ahhh tapi masa iya gak ada jalur laen pikirku waktu itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum berguru sama &lt;a href="http://biografi.rumus.web.id/biografi-yusuf-mansur/" target="_blank"&gt;Ust Mansur&lt;/a&gt;, pikir saya biar bisa berangkat haji sama umroh tiap tahun ya kudu nabung yang banyak, kerja keras yang banyak dsb, pokoknya yang ada kata berat sama banyaknya dah, kalau umroh mungkin bisa tiap tahun, haji, ya tahu sendiri pan, kuotanya terbatas banget, kalau daftar sekarang, mungkin 10 tahun lagi baru bisa pergi haji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selidik punya selidik, ternyata ada satu do'a yang Ust sering panjatin seusai shalat, dan hal ini juga dilakukan pas umroh dan haji, Ust sering do'a, &lt;b&gt;"Ya Allah izinkanlah hamba mengunjungi mekkah tiap tahun"&lt;/b&gt;, dilakonin terus nich do'a saban hari, mo do'a lagi khusuk atau lagi buru2x, nich do'a gak pernah lepas, dan alhamdulillah hasilnya bisa dilihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai murid, tentu donk langkahnya diikutin, saban selesai shalat nich do'a dipanjatin, waktu demi waktu, hari demi hari, minggu demi minggu, bulan berganti bulan, sampe setahun tuch tanda-tanda pergi ke mekkah juga gak ada. Sampe pasrah dan putus asa, ahhh masa iya orang kayak saya bisa kesana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*beberapa hari kemudian&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jeng-jeng ... bagai petir menyambar, Ust bilang gini :&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
"Kin, &lt;u&gt;betapa banyak orang yang do'a tapi kagak yakin ama do'anya&lt;/u&gt;, dia mah do'a tapi abis do'a dia kagak yakin, apa iye Allah ngabulin, kudunya mah, kita haqqul yakin, Allah Maha Mendengar, tiap do'a, harapan, keluh kesah bakal di denger sama Allah, tinggal nunggu aje, kapan Allah ngabulin, Allah Maha Tahu kapan pasnya do'a kita dikabulin"&lt;/blockquote&gt;
Jlebbbbbbbb !, bener juga, tiap do'a saya kagak yakin, ah masa iya, ah masa iya, itu yang berdecit kecil dalam hati, mulai hari itu, detik itu, do'a saya kagak pernah kagak yakin, ada Allah ada Allah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*beberapa minggu kemudian&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;
Ust : "Kin, nt dah punya passport ?",&lt;br /&gt;
Kin : "Uda, Ust ?",&lt;br /&gt;
Ust : "Minggu depan ikut saya ya",&lt;br /&gt;
Kin : "Kemana Ust ?",&lt;br /&gt;
Ust : "Ngunjungin makam nabi sama ke rumah Allah",&lt;br /&gt;
Kin : mikir sambil miringin kepala, itu kemana ya, Allahuakbar !, sempat beberapa detik otak hang, "Ke Mekkah Ust ?, beneran nich"&lt;br /&gt;
Ust : "Iye, bener, siap2x dah"&lt;br /&gt;
Kin : "Subhanallah Alhamdulillah Allahuakbar",&lt;/blockquote&gt;
Denger berita kayak begitu sekujur tubuh langsung lemes, mo lanjut coding dah gak bisa, saking shoknya, langsung dah saya kontak orang2x rumah buat kasih tahu, senengnya luar biasa, Alhamdulillah.&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-o9ioek-PXyU/UNPpcE3oRkI/AAAAAAAACjU/eq-mG0fqeGQ/s1600/umroh-doa.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
Ahhhh, bener emang, kalau Allah udah kasih jalan mo pagimana juga ada jalannya, umroh gak pake bayar, bismilllahi tawwaqqaltu ...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mei 2012&lt;br /&gt;
~ Kinta Mahadji&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber : note dari facebook Kinta Mahadji&amp;nbsp;&lt;a href="http://www.facebook.com/kintamahadji"&gt;http://www.facebook.com/kintamahadji&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pesan author :&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
Semoga cerita di atas menjadi hikmah dan teladan bagi kita semua untuk tidak meragukan kemampuan Alllah dalam mengabulkan doa-doa kita. Bila kita yakin bahwa Allah akan mewujudkan doa itu, maka Allah sesuai dengan prasangka hamba-Nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun perlu kita seimbangkan bahwa tidak boleh kita mendikte Allah seakan-akan Allah itu berhak kita suruh ini itu. Kita yakin &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/12/kekuatan-doa-dan-yakin-akan-dikabulkan.html"&gt;Allah akan mengabulkan doa&lt;/a&gt; itu. Namun harus yakin juga bahwa Allah akan memberikan doa itu sesuai dengan permintaan kita, atau lebih baik daripada itu!! Versi yang lebih baik ini kadang kita tidak menyadarinya. Berprasangka baiklah pada Allah dengan keyakinan penuh.&lt;/blockquote&gt;
</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.ronywijaya.web.id/feeds/1435055444683077019/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/12/kekuatan-doa-dan-yakin-akan-dikabulkan.html#comment-form" title="2 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/1435055444683077019?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/1435055444683077019?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/12/kekuatan-doa-dan-yakin-akan-dikabulkan.html" title="Kekuatan Doa dan Yakin akan Dikabulkan" /><author><name>Rony Wijaya</name><uri>https://plus.google.com/108032402029918140381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh5.googleusercontent.com/-oLPkyNiWvA0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAC78/iDkylJ8r6wU/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-vJ8RrRafLKo/UNPmh-5dJaI/AAAAAAAACi4/pslN_q3G10Y/s72-c/doa-yakin.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>2</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;D0YFQXc7fSp7ImA9WhNaGE8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-827650286912018230.post-7773196945243498895</id><published>2012-12-20T07:00:00.001+07:00</published><updated>2013-02-03T00:11:50.905+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2013-02-03T00:11:50.905+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pekerjaan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Moral" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Jujur" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Patut Dicontoh" /><title>Kisah Agus Chaerudin Office Boy Teladan</title><content type="html">Office Boy jujur bernama Agus Chaerudhin menemukan uang 100 juta rupiah dan tidak diambilnya, justru dikembalikan ke pemiliknya.&amp;nbsp;Bagi sebagian besar orang, uang seratus juta itu sangat menggiurkan. Tidak tertutup kemungkinan bila kita menemukan uang sebesar 100 juta ini, kita akan mengambilnya untuk memenuhi kebutuhan hidup. Namun, &lt;i&gt;Office Boy&lt;/i&gt; Agus ini memberikan contoh sikap jujur yang &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2011/09/kisah-penjual-bakso-teladan.html" target="_blank"&gt;patut diteladani&lt;/a&gt;.&amp;nbsp;&lt;b&gt;Orang jujur&lt;/b&gt;&amp;nbsp;di negeri ini makin langka saja, namun tidak benar-benar punah.&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-whWvQeibhDY/UNJSYg3wpBI/AAAAAAAACiU/wac4YpI19Sg/s1600/office-boy-jujur.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;Kisah Teladan Agus Chaerudin Office Boy Jujur&lt;/h2&gt;Kejujuran &lt;b&gt;Agus Chaerudin&lt;/b&gt; (35) patut diacungi jempol. Office Boy (OB) di Bank Syariah Mandiri, Bekasi ini menemukan uang Rp 100 juta di tempat sampah kantornya. Dia tidak mengambilnya tetapi memilih mengembalikannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Allah Maha melihat," kata Agus saat ditemui di kantornya di kawasan Kalimalang di Plaza Duta Permai, Jakasampurna, Bekasi, Rabu (19/12/2012).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Agus, ayah 3 anak yang masih tinggal bersama mertua ini mengaku, orang tuanya selalu mengajarinya untuk tak menjadi pencuri. Kejujuran harus diutamakan. Orang tua Agus juga seorang pegawai rendahan di salah satu bank.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Saya inget wejangan orang tua. Jangan mencuri, orang jujur tak akan ketuker. Kalau intan dikubur di sebuah tanah tetap akan menjadi intan," kata Agus saat ditemui di kantornya di di Bank Syariah Mandiri di Kantor Cabang Pembantu, Kalimalang di Plaza Duta Permai, Jakasampurna, Bekasi, Rabu (19/12/2012).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi karena penghasilan pas-pasan dan ada 6 orang anak, Agus sebagai si sulung memilih tak kuliah dan bekerja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Saya pernah jadi tukang parkir, tukang jamu, tukang cuci piring. Yang penting halal," terang Agus sambil menitikkan air mata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Kisah yang saya kagumi Umar bin Khattab," terang Agus.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;Agus mengaku pernah membaca kisah Umar bin Khattab kala menjadi khalifah. Sahabat nabi itu amat mengutamakan kesederhanaan dan &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/04/endah-rahmanto-koruptor-jujur.html" target="_blank"&gt;kejujuran&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Khalifah Umar bahkan hanya mempunyai dua helai pakaian," cerita Agus sambil menitikkan air mata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang dia kagumi, bahkan Umar tak mau memakai fasilitas negara kala berbicara dengan anaknya. Agus menukilkan kisah Umar yang memadamkan lampu ketika berbincang dengan anaknya. Lampu dimatikan karena menggunakan uang negara, sedang berbicara dengan anak urusan pribadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Saya berharap ada pemimpin seperti Umar," tutur Agus yang sudah bekerja 3 tahun dengan gaji sebulan Rp 2,2 juta ini.&lt;/blockquote&gt;Agus menemukan uang itu pada bulan Ramadan, 4 Agustus lalu. Saat itu hari sudah sore, kantor sudah sepi. Kala itu, seperti biasa dia membereskan kantor sebelum pulang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya bisa saja dia mengambil uang yang tergeletak begitu saja di tempat sampah. Di bank itu pun hanya tinggal dia dan satpam. Tak ada yang tahu soal uang yang sudah terbuang itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Itu bukan rezeki saya Mas, itu hak kantor. &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/11/99-asmaul-husna.html" target="_blank"&gt;Allah Maha Melihat&lt;/a&gt;, Maha Mengetahui. Itu hak Bank Syariah Mandiri. Yang menjadi rezeki saya, apa yang saya lihat, apa yang saya dengar apa yang saya hirup itu rezeki," jelas Agus yang bercerita sambil gemetar ini.&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-JZpohr-oTnM/UNJS-N3hOJI/AAAAAAAACic/RbLJN8IOWq8/s1600/agus-office-boy.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;Di tempat sampah dia menemukan uang pecahan Rp 100 ribu dalam 10 bundel. Agus tak berani menyentuh uang itu, dia lalu memanggil &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/05/penembakan-satpam-ipb.html" target="_blank"&gt;satpam&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satpam kemudian melaporkan kepada staf bank. Uang dihitung dan ada Rp 100 juta. Uang itu bukan milik nasabah, tetapi milik bank. Uang itu tercecer karena ketidakhati-hatian seorang teller.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Agus karena kejujurannya, diberi hadiah Rp 1,75 juta dan piagam. Agus bersyukur atas hadiah itu. "Saya mah sudah alhamdulillah, bisa bekerja saja di sini saya sudah bersyukur," terangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Agus mengaku, hidupnya dia serahkan kepada yang Di Atas. Termasuk soal istrinya Elis yang mengajar mengaji di lingkungan rumahnya di Pondok Gede. Agus masih menumpang di rumah mertuanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Saya juga minta istri agar tidak memungut biaya kepada anak-anak yang belajar mengaji," cerita Agus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber :&amp;nbsp;http://news.detik.com/read/2012/12/20/061142/2122998/10/office-boy-temukan-uang-rp-100-juta-agus-dan-kisah-umar-bin-khatab&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga Allah membalas kebaikan orang-orang jujur dan berakhlak baik seperti Mas Agus ini. Walaupun bekerja sebagai Office Boy, namun hati tetap penuh iman. Mari kita sama-sama menerapkan perbuatan baik dalam keseharian kita dengan pekerjaan masing-masing.&lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;Update 1 Januari 2013&lt;/h4&gt;Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberi hadiah berupa umrah kepada Agus Chaerudin dan istri serta kedua orangtuanya di DPP PKS, Jakarta, Selasa (1/1/2013). Agus merupakan petugas Office Boy (OB) di Bank Mandiri Syariah Bekasi yang mengembalikan amplop berisi Rp100 juta di tempatnya bekerja.&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="414" src="http://4.bp.blogspot.com/-ahQe2xgalqk/UONhSMC5TDI/AAAAAAAACk0/nPCvr2KJ7GM/s640/OB-Jujur-3.jpg" width="640" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.ronywijaya.web.id/feeds/7773196945243498895/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/12/kisah-agus-chaerudin-office-boy-teladan.html#comment-form" title="3 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/7773196945243498895?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/7773196945243498895?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/12/kisah-agus-chaerudin-office-boy-teladan.html" title="Kisah Agus Chaerudin Office Boy Teladan" /><author><name>Rony Wijaya</name><uri>https://plus.google.com/108032402029918140381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh5.googleusercontent.com/-oLPkyNiWvA0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAC78/iDkylJ8r6wU/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-whWvQeibhDY/UNJSYg3wpBI/AAAAAAAACiU/wac4YpI19Sg/s72-c/office-boy-jujur.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>3</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEMCQHY5eSp7ImA9WhNaFEQ.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-827650286912018230.post-7667719435678394932</id><published>2012-12-14T14:28:00.002+07:00</published><updated>2013-01-30T03:47:41.821+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2013-01-30T03:47:41.821+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tokoh" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Penulis" /><title>Boim Lebon Sang Penulis Cerita Mendidik</title><content type="html">Tadi siang RW bertemu seorang tokoh penulisan yang cukup berpengaruh, yaitu &lt;b&gt;Boim Lebon&lt;/b&gt; yang merupakan penulis berbagai cerpen dan merupakan orang di balik layar RCTI. Bang Boim menjadi narasumber pada acara seminar penulisan yang diselenggarakan oleh Lembaga &lt;a href="http://ksm.ui.ac.id/" rel="nofollow" target="_blank"&gt;KSM EP UI&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://www.rumus.web.id/universitas/alamat-universitas-indonesia/" target="_blank"&gt;Perpustakaan Universitas Indonesia&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-D-bIhZCYci4/UMrQWZpE5pI/AAAAAAAACg0/9PG8dtR1Y_4/s1600/boim-lebon.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;
Boim Lebon Sang Penulis Cerita Mendidik&lt;/h2&gt;
Dari isi diskusi yang disampaikan beliau kepada para pendengar, dapat ditangkap kesan bahwa seorang &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/12/boim-lebon-sang-penulis-cerita-mendidik.html"&gt;Boim Lebon&lt;/a&gt; selalu berusaha mendidik pembaca via media tulisan. Lewat cerita yang menarik dan menghibur, beliau selalu menyisipkan pesan moral dan hikmah teladan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut adalah profil singkat beliau di GoodReads :&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;
&lt;b&gt;Boim Lebon&lt;/b&gt;. Itu nama topnya, sedang KTP-nya &lt;b&gt;Sudiyanto&lt;/b&gt;. Dilahirkan 17 Juli dengan perasaan girang oleh ibunya. Pernah kerja jadi script writer drama di Indosiar barengan Hilman, dan sekarang &lt;u&gt;mangkal di RCTI oke jadi Head Writer Drama&lt;/u&gt;. Salah satu karya sinetronnya (berjudul Donna Sang Penyamar ditayangkan di ANTV) masuk seleksi Festival Sinetron Indonesia 1996 dalam kategori sinetron komedi seri terbaik. Bocah imut (item mutlak) ini juga pernah bikin Lenong Bocah di TPI, sedangkan di RCTI dia lagi bikin sinetron Dua Sisi Mata Uang, Tauke Tembakau, Aku Bisa Mencintaimu, dan sinetron ABC&amp;amp;D (Jendela Dunia)!&lt;/blockquote&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-pj-qkqLeNFA/UMrWL2aZ32I/AAAAAAAAChY/xaqP6cZ0G-A/s1600/boimlebon.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
Boim Lebon bukan hanya lihai dalam tulisan, di dunia nyata beliau adalah seorang motivator yang bagus sekali. Dengan gaya berbicara intelektual dan sikap yang menyenangkan, beliau mengajak peserta seminar untuk menjadi masuk ke dalam dunia penulis dan hiburan lebih serius. Hal ini juga berkaitan dengan salah satu pertanyaan yang RW ajukan :&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;
"Saat ini anak muda kan sering tawuran dan salah satu penyebabnya adalah tanyangan di TV yang tidak etis, malah mengajarkan hedonisme dan perbuatan buruk remaja sebagai teladan. Tidak adakah produser TV yang bisa menghasilkan tayangan bermoral??"&lt;/blockquote&gt;
Bang Bom menjawab kira-kira seperti ini :&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;
"Penulis dan produser ada yang baik dan buruk, ada yang bahkan berniat jahat membawa misi buruk untuk merusak moral pemirsa, ibaratnya seperti misi inteligen dengan menyerang sebuah negara dengan virus penyakit, Indonesia diserang oleh tayangan buruk. Penulis dan produser yang bermoral ada jalannya di industri hiburan, mari kita masuk untuk mengisi dunia hiburan dengan tayangan yang baik"&lt;/blockquote&gt;
Semoga tayangan TV di Indonesia lebih bermutu dan memberikan teladan agar tidak terjadi lagi &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/11/anak-sd-hamil-karena-pacaran.html" target="_blank"&gt;Anak SD yang hamil karena pacaran di usia dini&lt;/a&gt; atau &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/02/kisah-perkosaan-di-angkot-jakarta.html" target="_blank"&gt;kasus perkosaan oleh supir angkot&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terima kasih pada &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/12/boim-lebon-sang-penulis-cerita-mendidik.html"&gt;bang Boim&lt;/a&gt; sudah memberi RW hadiah buku cerpen beliau &lt;b&gt;Kejarlah Daku, Kau Kuangkot&lt;/b&gt;. Seperti ini cover bukunya :&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-nRRPmrMSwEQ/UMrURIdHDTI/AAAAAAAAChQ/n7v8vBAaIyc/s1600/9799765.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
Profil Boim Lebon di GoodReads : &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/741364.Boim_Lebon"&gt;http://www.goodreads.com/author/show/741364.Boim_Lebon&lt;/a&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/7667719435678394932?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/7667719435678394932?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/12/boim-lebon-sang-penulis-cerita-mendidik.html" title="Boim Lebon Sang Penulis Cerita Mendidik" /><author><name>Rony Wijaya</name><uri>https://plus.google.com/108032402029918140381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh5.googleusercontent.com/-oLPkyNiWvA0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAC78/iDkylJ8r6wU/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-D-bIhZCYci4/UMrQWZpE5pI/AAAAAAAACg0/9PG8dtR1Y_4/s72-c/boim-lebon.jpg" height="72" width="72" /></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEMFQX48eip7ImA9WhNaFEQ.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-827650286912018230.post-9074537422514835143</id><published>2012-12-13T20:06:00.001+07:00</published><updated>2013-01-30T03:46:50.072+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2013-01-30T03:46:50.072+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Islam" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Download" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Dzikir" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Android" /><title>Dzikir Setelah Shalat + Dzikir Pagi dan Petang</title><content type="html">Assalamualaikum&amp;nbsp;saudara-saudara muslim di mana pun Anda berada, saya ingin berbagi &lt;u&gt;sarana berdzikir via Android, Iphone, Blackberry dan smartphone&lt;/u&gt; lainnya. Dzikir kepada Allah utamanya adalah setelah shalat wajib yang lima waktu, setelah itu dzikir pada pagi dan petang. Namun kita tahu semua dzikir ini agak panjang dan bagi yang belum hafal semua dzikirnya, terpaksa membawa buku kecil kemana-mana. Sekarang kita bisa membaca dzikir via Android.&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-obkSHUux57k/UMnN550h6qI/AAAAAAAACfM/V5y3btO_3V8/s1600/dzikir-petang.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;
Dzikir Pagi dan Petang dan setelah Shalat Wajib&lt;/h2&gt;
Dzikir ini adalah &lt;u&gt;versi yang sering dipakai oleh ikhwah salafi&lt;/u&gt; dan agak berbeda dengan al-ma'tsurat yang biasa dipakai ikhwah ikhwanul muslimin. Namun saya berpendapat dzikir apapun yang dipakai, semuanya ada dasar hukumnya dan tujuannya adalah untuk mengingat Allah, bukan sekedar ritual semata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dzikir pagi dan petang ini disusun oleh &lt;b&gt;Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al Qahthani&lt;/b&gt; dan diterbitkan oleh &lt;b&gt;Pustaka Ibnu Umar&lt;/b&gt;, semoga penerbit ridho kami ikut menyebarluaskan manfaat dzikir ini. Covernya seperti berikut :&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-cGIPzfvksvY/UMnQq5oXp3I/AAAAAAAACfo/lCK1UYA0J8w/s1600/dzikir-pagi-petang.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
Dzikir ini terdiri atas :&lt;br /&gt;
&lt;ul class="star"&gt;
&lt;li&gt;Dzikir setelah Shalat wajib&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Dzikir pagi (dibaca setelah shalat subuh)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Dzikir petang (dibaca setelah solat asar)&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
Saya lampirkan satu halaman saja sebagai contoh :&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-5tJdl9Ge9Ec/UMnShwEmbbI/AAAAAAAACfw/oAd9xHqt8bI/s1600/dzikir-m.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="282" src="http://3.bp.blogspot.com/-5tJdl9Ge9Ec/UMnShwEmbbI/AAAAAAAACfw/oAd9xHqt8bI/s400/dzikir-m.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Bacaan dzikir dapat kita simpan di Android dan smartphone dalam bentuk album foto dan kita cukup menggeser halaman berurutan saja layaknya kita melihat album foto. Tersimpan dalam bentuk zip, silakan di-extract dan copy foldernya ke SD card smartphone Anda.&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Download&lt;/h3&gt;
&lt;ul class="green"&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.mediafire.com/?2cw2pd3mradyueg" rel="nofollow" target="_blank"&gt;Download dzikir pagi dan petang&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
Saya sendiripun memakai HP Android murah Nexian Xtreme dengan layar 4" 480x800 dan Lenovo A60 dengan layar 3,5" 320x480. Dzikir dalam bentuk jpg tersebut tampil dengan jernih dan tajam dan mudah dibaca.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga bermanfaat bagi kita semua :D</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/9074537422514835143?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/9074537422514835143?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/12/dzikir-setelah-shalat-dzikir-pagi-dan-petang.html" title="Dzikir Setelah Shalat + Dzikir Pagi dan Petang" /><author><name>Rony Wijaya</name><uri>https://plus.google.com/108032402029918140381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh5.googleusercontent.com/-oLPkyNiWvA0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAC78/iDkylJ8r6wU/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-obkSHUux57k/UMnN550h6qI/AAAAAAAACfM/V5y3btO_3V8/s72-c/dzikir-petang.jpg" height="72" width="72" /></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEMBRX47eip7ImA9WhNaGU0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-827650286912018230.post-3522237721742587184</id><published>2012-12-11T11:50:00.000+07:00</published><updated>2013-02-03T22:47:34.002+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2013-02-03T22:47:34.002+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pekerjaan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Lucu Sekali" /><title>Alumni UI Dimakan Buaya</title><content type="html">&lt;div class="tr_bq"&gt;&lt;b&gt;Pendidikan di Indonesia&lt;/b&gt; cuma bagus sebagai teori di atas kertas dan tidak efektif dalam aplikasinya. Seorang alumni perguruan tinggi negeri yang telah menghabiskan 16 tahun hidupnya dari SD, SMP, SMA, hingga 4 tahun kuliah ternyata ujung-ujungnya hanya menjadi pengangguran dan beban negara. &lt;u&gt;Bahkan status alumni UI yang notabene Universitas No.1 di Indonesia tidak bisa menjamin masa depan yang baik&lt;/u&gt;. Ada kisah seorang Alumni UI yang berakhir tragis di mulut seekor buaya.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-d1YWIt93Ves/UMa4kF2fSWI/AAAAAAAACek/zvr1lzeoZEg/s1600/alumni-ui.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;Alumni UI Dimakan Buaya di Ragunan&lt;/h2&gt;&lt;b&gt;Jakarta&lt;/b&gt; - Jumlah Pengangguran di Indonesia sudah mencapai angka 8,12 Juta Orang, Pengangguran ini terjadi disebabkan adanya kesenjangan antara penyediaan lapangan kerja dengan jumlah tenaga kerja yang mencari pekerjaan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Minimnya Sektor Penerima Tenaga Kerja serta semakin tumbuhnya Angkatan kerja baru, sudah barang tentu berdampak banyaknya Jumlah Pengangguran di Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itu saking susahnya mencari pekerjaan, Seorang &lt;a href="http://www.rumus.web.id/universitas/alamat-universitas-indonesia/" target="_blank"&gt;lulusan Universitas Indonesia&lt;/a&gt; akhirnya menerima kerja dikebun binatang ragunan pasar minggu, Tiap hari kerjanya memakai Kostum Gorila, mungkin dia pikir tidak ada yang melihat, karena memakai topeng.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kerjanya mengunyah kacang dan pisang terus menerus. Dia berlompat-lompatan setiap hari dengan lincahnya, dan juga dapat berhitung matematika. Semenjak itu pengunjung Kebun Binatang Ragunan bertambah banyak untuk menyaksikan Gorila yang lincah dan juga pintar, maklum lulusan Universitas Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya pada suatu hari, tibalah saat yang na'as itu. Saat dia sedang melompat-lompat, ia tergelincir dan terjatuh ke kolam buaya. "Matilah aku kali ini", katanya dalam hati, dia berusaha memanjat secepat-cepatnya ke tepian kolam, namun buaya lebih dahulu mengejar dan cepat mendekati dengan mulut menganga lebar dengan gigi-gigi yang runcing siap merobek-robek tubuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-8-N9LV_CCAU/UMa7DQxQvlI/AAAAAAAACes/TPHMuGW-JI8/s1600/buaya-ragunan.JPG" /&gt;&lt;/div&gt;Para pengunjung berteriak histeris ketika moncong buaya menyergap alumni UI tersebut. Antara pasrah dan nyaris pingsan, dia mendengar bisikan dari dalam mulut buaya. "Jangan takut mas, saya juga &lt;a href="http://www.rumus.web.id/universitas/alamat-institut-teknologi-bandung-itb/" target="_blank"&gt;lulusan dari ITB&lt;/a&gt;.....he he he".&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;Cerita di atas adalah bentuk keprihatinan kita terhadap masa depan pemuda bangsa. Jika saat ini lulusan sarjana universitas terbaik saja banyak yang menganggur, apalagi pemuda-pemudi daerah yang minus sekali lapangan kerja di daerahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wirausaha? dimana bentuk dukungan pemerintah untuk menggalakkan wirausaha? Yang ada tiap hari kita direcoki oleh tontonan di televisi yang menggambarkan &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/11/anak-sd-hamil-karena-pacaran.html" target="_blank"&gt;kehidupan hedonis anak muda&lt;/a&gt; dan remaja, tanpa ada pesan moral bagi para pemuda untuk bekerja keras dan menjadi pribadi yang tangguh dan profesional.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber cerita bernada humor ini berasal dari milis-milis dan telah beredar beberapa tahun. Namun masih valid untuk mencerminkan kondisi saat ini.&lt;/blockquote&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.ronywijaya.web.id/feeds/3522237721742587184/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/12/alumni-ui-dimakan-buaya.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/3522237721742587184?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/3522237721742587184?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/12/alumni-ui-dimakan-buaya.html" title="Alumni UI Dimakan Buaya" /><author><name>Rony Wijaya</name><uri>https://plus.google.com/108032402029918140381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh5.googleusercontent.com/-oLPkyNiWvA0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAC78/iDkylJ8r6wU/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-d1YWIt93Ves/UMa4kF2fSWI/AAAAAAAACek/zvr1lzeoZEg/s72-c/alumni-ui.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DE4GSX4-fip7ImA9WhNaFEQ.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-827650286912018230.post-7541462787889658340</id><published>2012-12-10T11:32:00.001+07:00</published><updated>2013-01-30T05:02:08.056+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2013-01-30T05:02:08.056+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Moral" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kemiskinan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Syukur Membawa Nikmat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pursuit of Happyness" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hikmah" /><title>Kisah Tukang Sampah di Stasiun Kota Jakarta</title><content type="html">&lt;div class="tr_bq"&gt;
Kisah mengharukan tentang kehidupan &lt;b&gt;seorang tukang sampah di Jakarta&lt;/b&gt; ini diceritakan oleh seorang kaskuser yang merupakan pegawai kantor di daerah sana. Sang tukang sampah tidak banyak bicara, namun perilaku beliau sungguh menusuk hati kita semua. Derajat moralnya jauh lebih tinggi daripada moral tokoh-tokoh politik negeri ini yang terlibat kasus korupsi. Mari kita simak kisah nyata singkat tentang seorang &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/12/kisah-tukang-sampah-di-stasiun-kota.html"&gt;Tukang Sampah&lt;/a&gt; ini.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-5D9qtX1mL6A/UMVf__I5w1I/AAAAAAAACd4/Kvi2HD6kdR0/s1600/tukang-sampah.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;
Kisah Nyata Tukang Sampah di Stasiun Kota Jakarta&lt;/h2&gt;
Barusan ane istirahat makan di kantor ane, kebetulan kantor ane di daerah yang lumayan 'minus' sih gan.. kalo agan-agan yang ada di Jakarta mungkin tau daerah Stasiun Kota kaya gimana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2011/09/pendapatan-pengemis-18juta-bulan.html" target="_blank"&gt;pengemis&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;&lt;span id="goog_1887465914"&gt;&lt;/span&gt;gelandangan&lt;span id="goog_1887465915"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan orang-orang yang tingkat kehidupannya (maaf) dibawah kesejahteraan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum nyari makan, ane beli rokok dulu gan biar tar abis makan ga bingung nyari rokok.. Ane nyalain satu batang..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil nge-rokok ane jalan buat nyari tempat yang enak buat duduk dan makan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
sampe akhirnya ane nemu sebuah tempat yang menurut ane enak dan teduh,ane celingukan soalnya semua tempat duduk uda dipake orang-orang.&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-gjIcnTuHenA/UMVio_sZCJI/AAAAAAAACeI/DOSTKGTdXMQ/s1600/stasiun_jakarta_kota.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
Di sela-sela celingukan ane, seorang bapak tua bilang ke ane:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Silakan pak, disini aja duduk sama saya" katanya..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
ane iyain aja gan, meskipun rada panas tapi yang ada cuman disitu doang..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ane perhatiin bapak itu gan, orangnya uda tua banget, kurus, giginya uda ompong,rambutnya uda putih semua, bawa-bawa tas besar ama kresek isinya plastik-plastik gitu..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ane ga sempat foto gan,ga enak juga kalo ane moto2, tar dikira apaan..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dimulailah obrolan ane ama bapak itu gan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ane : A&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bapak: B&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
A: lagi nunggu apa pak?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B: nggak mas, ini cuma duduk-duduk aja abis &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/12/kisah-tukang-sampah-di-stasiun-kota.html"&gt;cari sampah seharian&lt;/a&gt;.. capek..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A: Jalan dari jam brapa pak?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B: dari pagi mas, uda lumayan banyak dapetnya ini..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A: oohhh...&lt;/blockquote&gt;
Obrolan sempat brenti bentar gan, ane nikmatin rokok, bapaknya ngerapiin plastik2nya gitu..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sampe pada akhirnya ane liat si Bapak pijet2in kepalanya gitu sambil hela napas panjang..&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
A: pusing ya pak? siang2 panas gini emang bikin pusing..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B: (ketawa kecil) iya mas.. agak pusing kepala saya..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A: bapak ngerokok? ini kalau bapak mau.. (sambil ane sodorin rokok ane yang tinggal sebatang)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B: nggak mas makasih, saya nggak ngerokok.. sayang uangnya,mending buat makan daripada beli rokok.. lagian ga bagus juga buat badan.&lt;/blockquote&gt;
Dalem ati gw rada tertohok juga gan..&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
A: iya juga sih pak.. (nginjek rokok ane)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Abis itu gw denger suara perut gan.. *kruuuuukk* gitu..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
gw spontan noleh ke arah si bapak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A: Bapak belum makan pak?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B: (senyum) belum mas, aga nanti mungkin..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A: wah, tar tambah pusing pak?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B: iya mas, saya udah biasa kok..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
ga lama, kedengeran lagi bunyi perutnya gan..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A: Bapak beneran ga mau makan pak?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B: iya mas,nanti aja...&lt;/blockquote&gt;
gw uda ngerasa kalo bapak ini bukannya ga mau makan gan,tapi beliau ga punya uang buat makan..&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
A: bentar ya pak, saya ke warung dulu pesen makan..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B: oh.. iya mas, silakan..&lt;/blockquote&gt;
ane nyamperin tukang nasi padang terdekat, ane pesen buat ane sendiri ama ane inisiatif beliin nasi ma ayam buat si bapak. Selese pesen, ane bawa tu nasi dua piring ke tempat duduk tadi, trus duduk..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ane mau langsung ngasi tapi kok ane takut kalo bapaknya salah tangkep ato tersinggung gan, jadi ane akting dikit..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ane pura-pura dapet telpon dari temen ane&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
A: (pura2 telpon) yaaah? ga jadi kesini? uda gw beliin nih... ooohh.. gitu... yauda deh gapapa..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*belaga tutup telpon*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A: wah payah nih temen saya,uda dibelikan makanan ternyata ga jadi..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B: (senyum) ya ga papa mas,dibungkus aja nanti bisa dimakan sore..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A: wah, keburu basi pak kalo nanti sore.. dimakan sekarang pasti ga abis.. gimana ya? mmmm... Bapak kan belum makan siang,ini makanan daripada sayang ga ada yang makan gimana kalo bapak aja yang makan pak? nemenin saya makan sekalian pak..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B: waduh mas, saya ga punya uang buat bayarnya..&lt;/blockquote&gt;
tepat dugaan ane, dalem ati..&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
A: gapapa pak, makan aja.. saya bayarin dah! saya lagi ulang taun hari ini..(bo'ong)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B: wah.. beneran ga papa mas? saya malu..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A: lho? ngapain malu pak? udah bapak makan aja..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B: iya mas, selamat ulang tahun ya mas..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A: iya pak.. bapak mau mesen minum sekalian nggak? saya mau pesen..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B: nggak mas.. nggak usah..&lt;/blockquote&gt;
Ane manggil tukang minuman, ane mesen 2 es teh manis..&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
B: lho mas? saya nggak pesen..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A: iya pak, saya beli dua.. haus banget soalnya..(ane bo'ong lagi gan)&lt;/blockquote&gt;
Tanpa gw duga gan, si bapak netes aermatanya.. &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2011/08/hidup-bahagia-dengan-banyak-bersyukur.html" target="_blank"&gt;beliau ngucap syukur&lt;/a&gt; berkali kali.. beliau ngomong ke ane..&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
B: mas, saya makasih sudah dibelikan makanan.. saya belum makan dari kemarin sebetulnya. cuma saya malu mas, saya inginnya beli makan sama uang sendiri karena saya bukan pengemis.. saya sebetulnya lapar sekali mas, tapi saya belum dapet uang hasil nyari sampah..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ane tertegun denger omongan beliau gan, ga sadar ane ikut ngerasa perih banget dalem ati.. nyesek banget dalem ati ane,ane secara ga sadar hampir netesin aermata.. tapi ane berlagak cool..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A: yauda, bapak makan aja nasinya.. nanti kalau kurang saya pesankan lagi ya pak? jangan malu-malu..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B: (masi nangis) iya mas.. makasih banyak ya mas.. nanti yang diatas yang bales..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A: iya pak makasi doanya..&lt;/blockquote&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-q1Wx9WHf1zI/UMVhn4rhpnI/AAAAAAAACeA/PVvBOeqIrwU/s1600/peduli_tukang_sampah.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
Akhirnya ane makan berdua ama beliau,sambil cerita-cerita..&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
dari cerita beliau ane tau kalo beliau punya dua anak, yang atu uda meninggal karena kecelakaan. yang atunya uda pergi dari rumah ga pulang-pulang udah 3 tahun. istri beliau uda meninggal kena kanker tahun lalu. dan parahnya lagi rumahnya diambil ama orang kredit gara-gara ga bisa ngelunasin uang pinjaman buat ngobatin istrinya..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Miris banget ane dengerin cerita beliau gan, &lt;b&gt;sebatang kara, ga punya rumah, anaknya durhaka, jarang makan.. malah beliau crita pernah dipalak preman waktu mulung di jakarta..&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasanya ane beruntung banget ama kondisi ane sekarang, ane nyesel pernah ngeluh tentang kerjaan ane, tentang kondisi kosan ane, dsb.. sedangkan bapak ini dengan kondisi yang serba kekurangan masih selalu tersenyum..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
rasanya sepiring nasi padang dan segelas es teh yang ane kasi ga setimpal banget ama pelajaran yang ane dapet..&lt;/blockquote&gt;
tadi ane belum ambil uang, jadi ane cuma ngasi seadanya kembalian dari warung padang ke bapak itu,itupun pake eyel2an dulu ma bapaknya soalnya beliau ga mau dikasi uang. tapi akhirnya dengan sedikit maksa ane kasi uang ke beliau. ane didoain banyak banget ama bapak tadi..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan ada satu hal yang bikin ane tercengang waktu mau ninggalin tempat tadi..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
sambil jalan ane noleh ke belakang, si bapak udah ga ada.. ane cariin bentar,ternyata &lt;b&gt;si bapak ada di depan kotak amal masjid masukin duit ke dalem kotakan itu!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
gw makin tersentuh ma beliau.. di tengah-tengah kesulitan yang beliau alami, beliau masi sempet amal! berbagi dengan orang lain..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ane mewek gan.. ane ngerasa kecil banget sebagai manusia.. ane ngerasa ditunjukin sesuatu yang bener-bener hebat!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ane berdoa semoga bapak itu dilancarkan segala urusannya, diberi kemudahan dan rejeki berlimpah, dan selalu berada dalam lindungan Tuhan&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
Sumber kisah nyata ini dari kaskus dengan ciri khas pemakaian kata gan, ane, agan, mewek. Namun link aslinya tidak ditemukan. Foto yang digunakan pun hanya ilustrasi karena penulis aslinya tidak memfoto saat kejadian. Semoga kita semua bisa mengambil pelajaran dari cerita mengharukan &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/12/kisah-tukang-sampah-di-stasiun-kota.html"&gt;seorang tukang sampah&lt;/a&gt; yang memiliki harga diri mulia ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beda sekali bapak ini dengan para penipu di luar sana, yang kebanyakan memasang wajah melas dan menanyakan arah pulang dan pura-pura kehabisan uang di jalan lalu korban jadi tergelitik rasa ibanya dan memberikan ongkos 50ribu untuk pulang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya sendiri pernah beberapa kali mengalami penipuan semacam ini. Pertama di daerah pedalaman Jawa Timur, dan kedua saya mengalami di Depok. Sekarang saya kebal iba terhadap pengemis, anak jalanan, dan penipu berkedok nyasar itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun bapak tukang sampah ini beda!!! Beliau bukanlah penipu... kita bisa menilai dari keseluruhan sikap Bapak tersebut dengan mata hati kita masing-masing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mudah-mudahan sang bapak tukang sampah ini diberikan kemuliaan dan semasa hidup bisa mengumpulkan banyak bekal pahala sehingga di surga diberikan balasan melimpah atas kesusahan hidupnya.&lt;/blockquote&gt;
</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.ronywijaya.web.id/feeds/7541462787889658340/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/12/kisah-tukang-sampah-di-stasiun-kota.html#comment-form" title="3 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/7541462787889658340?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/7541462787889658340?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/12/kisah-tukang-sampah-di-stasiun-kota.html" title="Kisah Tukang Sampah di Stasiun Kota Jakarta" /><author><name>Rony Wijaya</name><uri>https://plus.google.com/108032402029918140381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh5.googleusercontent.com/-oLPkyNiWvA0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAC78/iDkylJ8r6wU/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-5D9qtX1mL6A/UMVf__I5w1I/AAAAAAAACd4/Kvi2HD6kdR0/s72-c/tukang-sampah.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>3</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DE4AQHg4eCp7ImA9WhNaFEQ.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-827650286912018230.post-1160004347107043676</id><published>2012-11-17T08:42:00.000+07:00</published><updated>2013-01-30T05:02:21.630+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2013-01-30T05:02:21.630+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Islam" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Download" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Asmaul Husna" /><title>99 Asmaul Husna</title><content type="html">&lt;b&gt;99 Asmaul Husna&lt;/b&gt; adalah nama-nama Allah yang baik, mulia dan agung sesuai dengan sifat-sifat-Nya. Nama-nama Allah yang agung dan mulia itu merupakan kebesaran dan kekuasaan Allah, sebagai &lt;u&gt;pencipta dan pemelihara alam semesta&lt;/u&gt; beserta segala isinya. Bagi umat muslim, mengenal Allah adalah dengan mempelajari sifat-sifat Allah dan &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/11/99-asmaul-husna.html"&gt;99 nama Allah&lt;/a&gt;. Rugi sekali yang belajar ilmu teknik mati-matian sampai sarjana bahkan doktoral sekalipun, tapi tidak mau sekedar mengenal Allah pencipta dirinya dan pemberi rezekinya. (author sendiri adalah lulusan sarjana teknik hehe)&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-c9tJhSYZ4Pk/UKUZ_w_N0iI/AAAAAAAACYE/BmYj7iTonBY/s1600/99-asmaul-husna.gif" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;
99 Asmaul Husna&lt;/h2&gt;
&lt;table border="2" cellpadding="4" cellspacing="0" style="background-color: #f9f9f9; border-collapse: collapse; border: 1px solid rgb(170, 170, 170); color: black; font-family: sans-serif; font-size: 12px; line-height: 19.200000762939453px; margin: 1em 0px; text-align: start;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr style="background-color: #ccffcc;"&gt;&lt;th&gt;No.&lt;/th&gt;&lt;th&gt;Nama&lt;/th&gt;&lt;th&gt;Arab&lt;/th&gt;&lt;th&gt;Indonesia&lt;/th&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #0b0080;"&gt;Allah&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الله&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Allah&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;1&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #0b0080;"&gt;Ar Rahman&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الرحمن&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Pemurah&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;2&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #0b0080;"&gt;Ar Rahiim&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الرحيم&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Penyayang&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;3&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #0b0080;"&gt;Al Malik&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الملك&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Merajai/Memerintah&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;4&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #0b0080;"&gt;Al Quddus&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;القدوس&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Suci&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;5&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #0b0080;"&gt;As Salaam&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;السلام&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Memberi Kesejahteraan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;6&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Mu`min&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;المؤمن&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Memberi Keamanan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;7&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Muhaimin&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;المهيمن&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Pemelihara&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;8&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al `Aziiz&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;العزيز&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Perkasa&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;9&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Jabbar&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الجبار&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Memiliki Mutlak Kegagahan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;10&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Mutakabbir&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;المتكبر&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Megah, Yang Memiliki Kebesaran&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;11&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Khaliq&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الخالق&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Pencipta&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;12&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Baari`&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;البارئ&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Melepaskan (Membuat, Membentuk, Menyeimbangkan)&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;13&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Mushawwir&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;المصور&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Membentuk Rupa (makhluknya)&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;14&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Ghaffaar&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الغفار&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Pengampun&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;15&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Qahhaar&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;القهار&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Memaksa&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;16&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Wahhaab&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الوهاب&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Pemberi Karunia&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;17&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Ar Razzaaq&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الرزاق&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Pemberi Rezeki&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;18&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Fattaah&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الفتاح&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Pembuka Rahmat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;19&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al `Aliim&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;العليم&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Mengetahui (Memiliki Ilmu)&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;20&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Qaabidh&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;القابض&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Menyempitkan (makhluknya)&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;21&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Baasith&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الباسط&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Melapangkan (makhluknya)&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;22&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Khaafidh&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الخافض&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Merendahkan (makhluknya)&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;23&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Ar Raafi`&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الرافع&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Meninggikan (makhluknya)&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;24&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Mu`izz&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;المعز&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Memuliakan (makhluknya)&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;25&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Mudzil&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;المذل&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Menghinakan (makhluknya)&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;26&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Samii`&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;السميع&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Mendengar&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;27&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Bashiir&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;البصير&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Melihat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;28&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Hakam&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الحكم&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Menetapkan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;29&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al `Adl&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;العدل&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Adil&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;30&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Lathiif&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;اللطيف&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Lembut&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;31&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Khabiir&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الخبير&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Mengenal&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;32&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Haliim&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الحليم&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Penyantun&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;33&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al `Azhiim&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;العظيم&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Agung&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;34&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Ghafuur&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الغفور&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Pengampun&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;35&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;As Syakuur&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الشكور&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Pembalas Budi (Menghargai)&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;36&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al `Aliy&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;العلى&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Tinggi&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;37&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Kabiir&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الكبير&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Besar&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;38&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Hafizh&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الحفيظ&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Memelihara&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;39&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Muqiit&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;المقيت&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Pemberi Kecukupan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;40&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Hasiib&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الحسيب&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Membuat Perhitungan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;41&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Jaliil&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الجليل&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Mulia&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;42&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Kariim&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الكريم&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Mulia&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;43&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Ar Raqiib&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الرقيب&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Mengawasi&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;44&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Mujiib&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;المجيب&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Mengabulkan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;45&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Waasi`&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الواسع&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Luas&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;46&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Hakiim&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الحكيم&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Maka Bijaksana&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;47&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Waduud&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الودود&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Mengasihi&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;48&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Majiid&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;المجيد&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Mulia&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;49&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Baa`its&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الباعث&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Membangkitkan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;50&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;As Syahiid&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الشهيد&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Menyaksikan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;51&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Haqq&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الحق&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Benar&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;52&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Wakiil&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الوكيل&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Memelihara&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;53&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Qawiyyu&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;القوى&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Kuat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;54&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Matiin&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;المتين&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Kokoh&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;55&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Waliyy&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الولى&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Melindungi&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;56&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Hamiid&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الحميد&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Terpuji&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;57&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Muhshii&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;المحصى&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Menghitung Segala Sesuatu&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;58&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Mubdi`&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;المبدئ&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Memulai&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;59&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Mu`iid&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;المعيد&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Mengembalikan Kehidupan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;60&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Muhyii&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;المحيى&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Menghidupkan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;61&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Mumiitu&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;المميت&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Mematikan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;62&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Hayyu&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الحي&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Hidup&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;63&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Qayyuum&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;القيوم&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Mandiri&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;64&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Waajid&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الواجد&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Penemu&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;65&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Maajid&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الماجد&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Mulia&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;66&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Wahiid&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الواحد&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Tunggal&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;67&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Ahad&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الاحد&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Esa&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;68&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;As Shamad&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الصمد&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Dibutuhkan, Tempat Meminta&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;69&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Qaadir&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;القادر&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Menentukan, Maha Menyeimbangkan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;70&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Muqtadir&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;المقتدر&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Berkuasa&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;71&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Muqaddim&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;المقدم&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Mendahulukan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;72&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Mu`akkhir&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;المؤخر&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Mengakhirkan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;73&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Awwal&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الأول&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Awal&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;74&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Aakhir&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الأخر&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Akhir&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;75&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Az Zhaahir&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الظاهر&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Nyata&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;76&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Baathin&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الباطن&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Ghaib&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;77&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Waali&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الوالي&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Memerintah&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;78&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Muta`aalii&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;المتعالي&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Tinggi&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;79&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Barru&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;البر&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Penderma (Maha Pemberi Kebajikan)&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;80&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;At Tawwaab&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;التواب&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Penerima Tobat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;81&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Muntaqim&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;المنتقم&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Pemberi Balasan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;82&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Afuww&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;العفو&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Pemaaf&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;83&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Ar Ra`uuf&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الرؤوف&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Pengasuh&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;84&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Malikul Mulk&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;مالك الملك&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Penguasa Kerajaan (Semesta)&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;85&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Dzul Jalaali Wal Ikraam&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;ذو الجلال و الإكرام&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;86&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Muqsith&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;المقسط&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Pemberi Keadilan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;87&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Jamii`&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الجامع&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Mengumpulkan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;88&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Ghaniyy&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الغنى&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Kaya&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;89&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Mughnii&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;المغنى&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Pemberi Kekayaan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;90&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Maani&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;المانع&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Mencegah&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;91&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Ad Dhaar&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الضار&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Penimpa Kemudharatan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;92&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;An Nafii`&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;النافع&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Memberi Manfaat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;93&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;An Nuur&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;النور&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Bercahaya (Menerangi, Memberi Cahaya)&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;94&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Haadii&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الهادئ&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Pemberi Petunjuk&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;95&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Badii'&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;البديع&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Pencipta Yang Tiada Bandingannya&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;96&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Baaqii&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الباقي&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Kekal&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;97&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Al Waarits&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الوارث&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Pewaris&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr style="background-color: #eeeeee;"&gt;&lt;td align="right"&gt;98&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;Ar Rasyiid&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الرشيد&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Pandai&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td align="right"&gt;99&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="color: #a55858;"&gt;As Shabuur&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="font-size: 24px;"&gt;الصبور&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Yang Maha Sabar&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
Download lantunan Asmaaul Husna MP3 (setiap lagu berbeda) :&lt;br /&gt;
&lt;ul class="green"&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.mediafire.com/?60fzbeok2miivgp" rel="nofollow" target="_blank"&gt;Asmaul Husna Keren.mp3&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.mediafire.com/?d4537q24kg56sfl" rel="nofollow" target="_blank"&gt;Asmaul Husna 2.mp3&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.mediafire.com/?a9c6kmyovvwujmg" rel="nofollow" target="_blank"&gt;Asmaul Husna Sami Yusuf.mp3&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.mediafire.com/?6ws2cwbx5cv73te" rel="nofollow" target="_blank"&gt;Asmaul Husna Haadad Alwi dan ESQ.mp3&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.mediafire.com/?tr0g65fod6jx6dt" rel="nofollow" target="_blank"&gt;Asmaul Husna ESQ.mp3&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.ronywijaya.web.id/feeds/1160004347107043676/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/11/99-asmaul-husna.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/1160004347107043676?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/1160004347107043676?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/11/99-asmaul-husna.html" title="99 Asmaul Husna" /><author><name>Rony Wijaya</name><uri>https://plus.google.com/108032402029918140381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh5.googleusercontent.com/-oLPkyNiWvA0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAC78/iDkylJ8r6wU/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-c9tJhSYZ4Pk/UKUZ_w_N0iI/AAAAAAAACYE/BmYj7iTonBY/s72-c/99-asmaul-husna.gif" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DE4MRXs-fip7ImA9WhNaFEQ.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-827650286912018230.post-7229244122307512834</id><published>2012-11-16T10:10:00.000+07:00</published><updated>2013-01-30T05:03:04.556+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2013-01-30T05:03:04.556+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Facebook" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips" /><title>Facebook Emoticon (Smiley)</title><content type="html">&lt;b&gt;Facebook Emoticon&lt;/b&gt; adalah gambar kecil atau icon yang bisa kita pasang pada saat chatting dengan teman facebook atau comment di status orang lain. Emoticon ini sama dengan smiley di yahoo messenger (YM). namun gambar yang ditampilkan berbeda dan lebih sedikit variasinya. Berikut adalah &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/11/facebook-emoticon-smiley.html"&gt;daftar facebook emoticon&lt;/a&gt; /icon/smiley lengkap. Untuk menampilkannya copy-paste bagian &lt;b&gt;shortcut&lt;/b&gt;, bukan bagian &lt;i&gt;name&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-I0Xy18KBwqY/UKSct9PGDsI/AAAAAAAACXo/NT4iam9bEss/s1600/Facebook-Emoticon.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;
Facebook Emoticon/Icon/Smiley&lt;/h2&gt;
&lt;table border="0" cellspacing="1px" class="emo_table" style="color: #414141; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 23px; margin-left: 15px; text-align: start; width: 100%px;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr class="emo_top" style="border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-top-width: 1px;"&gt;&lt;th align="left"&gt;Emoticon&lt;/th&gt;&lt;th align="left"&gt;Name&lt;/th&gt;&lt;th align="left"&gt;Shortcut&lt;/th&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img alt="smile" src="http://facebookemoticons.com/images/smile.png" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;smile&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;:-)&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;:)&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;:]&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;=)&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img alt="tongue" src="http://facebookemoticons.com/images/tongue.png" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;tongue&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;:-P&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;:P&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;:-p&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;:p&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;=P&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img alt="wink" src="http://facebookemoticons.com/images/wink.png" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;wink&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;;-)&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;;)&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img alt="grin" src="http://facebookemoticons.com/images/grin.png" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;grin&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;:-D&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;:D&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;=D&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img alt="curly lips" src="http://facebookemoticons.com/images/curlylips.png" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;curly lips&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;:3&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img alt="kiss" src="http://facebookemoticons.com/images/kiss.png" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;kiss&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;:-*&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;:*&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img alt="grumpy" src="http://facebookemoticons.com/images/grumpy.png" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;grumpy&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;&amp;gt;:(&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;&amp;gt;:-(&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img alt="glasses" src="http://facebookemoticons.com/images/glasses.png" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;glasses&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;8-)&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;8)&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;B-)&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;B)&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img alt="sunglasses" src="http://facebookemoticons.com/images/sunglasses.png" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;sunglasses&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;8-|&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;8|&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;B-|&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;B|&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img alt="upset" src="http://facebookemoticons.com/images/upset.png" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;upset&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;&amp;gt;:O&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;&amp;gt;:-O&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;&amp;gt;:o&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;&amp;gt;:-o&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img alt="confused" src="http://facebookemoticons.com/images/confused.png" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;confused&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;o.O&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;O.o&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img alt="shark" src="http://facebookemoticons.com/images/shark.gif" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;shark&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;(^^^)&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img alt="gasp" src="http://facebookemoticons.com/images/gasp.png" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;gasp&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;:-O&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;:O&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;:-o&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;:o&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img alt="pacman" src="http://facebookemoticons.com/images/pacman.png" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;pacman&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;:v&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img alt="squint" src="http://facebookemoticons.com/images/squint.png" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;squint&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;-_-&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img alt="devil" src="http://facebookemoticons.com/images/devil.png" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;devil&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;3:)&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;3:-)&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img alt="unsure" src="http://facebookemoticons.com/images/unsure.png" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;unsure&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;:/&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;:-/&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;:\&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;:-\&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img alt="frown" src="http://facebookemoticons.com/images/frown.png" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;frown&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;:-(&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;:(&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;:[&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;=(&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img alt="cry" src="http://facebookemoticons.com/images/cry.png" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;cry&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;:'(&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img alt="Putnam" src="http://facebookemoticons.com/images/putnam.gif" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Chris Putnam&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;:putnam:&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img alt="robot" src="http://facebookemoticons.com/images/robot.gif" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;robot&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;:|]&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img alt="heart" src="http://facebookemoticons.com/images/heart.png" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;heart&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;&lt;3 span="span"&gt;&lt;!--3--&gt;&lt;!--3--&gt;&lt;!--3--&gt;&lt;!--3--&gt;&lt;!--3--&gt;&lt;!--3--&gt;&lt;!--3--&gt;&lt;!--3--&gt;&lt;!--3--&gt;&lt;!--3--&gt;&lt;!--3--&gt;&lt;!--3--&gt;&lt;!--3--&gt;&lt;/3&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img alt="angel" src="http://facebookemoticons.com/images/angel.png" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;angel&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;O:)&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;O:-)&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img alt="kiki" src="http://facebookemoticons.com/images/kiki.png" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;kiki&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;^_^&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img alt="42" src="http://facebookemoticons.com/images/42.png" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;42&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;^_^&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img alt="penguin facebook emoticon" src="http://facebookemoticons.com/images/Penguin.png" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;penguin&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="background-color: #9ee0ef; padding: 4px 12px;"&gt;&amp;lt;(“)&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;img alt="" src="http://facebookemoticons.com/images/happy.png" /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;Happy Face&lt;/td&gt; &lt;td&gt;[[255800484498056]]&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Emoticon Bendera Negara&lt;/h3&gt;
&lt;table border="0" cellspacing="1px" class="emo_table" style="color: #414141; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 23px; margin-left: 15px; text-align: start; width: 100%px;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr class="emo_top" style="border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-top-width: 1px;"&gt;&lt;th align="left"&gt;Emoticon&lt;/th&gt;&lt;th align="left"&gt;Name&lt;/th&gt;&lt;th align="left"&gt;Shortcut&lt;/th&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img alt="" src="http://facebookemoticons.com/images/America.png" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;America&lt;/td&gt;&lt;td&gt;[[235308179897232]]&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img alt="" src="http://facebookemoticons.com/images/Australia.png" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Australia&lt;/td&gt;&lt;td&gt;[[251943854888832]]&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img alt="" src="http://facebookemoticons.com/images/brazil.png" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Brazil&lt;/td&gt;&lt;td&gt;[[277313912340862]]&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img alt="" src="http://facebookemoticons.com/images/china.png" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;China&lt;/td&gt;&lt;td&gt;[[195546403880002]]&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img alt="" src="http://facebookemoticons.com/images/england.png" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;England&lt;/td&gt;&lt;td&gt;[[368628179823130]]&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img alt="" src="http://facebookemoticons.com/images/france.png" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;France&lt;/td&gt;&lt;td&gt;[[285505011517859]]&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img alt="" src="http://facebookemoticons.com/images/german.png" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;German&lt;/td&gt;&lt;td&gt;[[240467632713605]]&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img alt="" src="http://facebookemoticons.com/images/india.png" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;India&lt;/td&gt;&lt;td&gt;[[236629836375511]]&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img alt="" src="http://facebookemoticons.com/images/italian.png" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Italian&lt;/td&gt;&lt;td&gt;[[174828349298998]]&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img alt="" src="http://facebookemoticons.com/images/nz.png" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;New Zealand&lt;/td&gt;&lt;td&gt;[[136245833163892]]&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img alt="" src="http://facebookemoticons.com/images/mexican.png" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Mexican&lt;/td&gt;&lt;td&gt;[[394575387235360]]&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img alt="" src="http://facebookemoticons.com/images/pirate.png" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Pirate&lt;/td&gt;&lt;td&gt;[[258922724186445]]&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img alt="" src="http://facebookemoticons.com/images/spanish.png" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Spanish&lt;/td&gt;&lt;td&gt;[[259034514174409]]&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img alt="" src="http://facebookemoticons.com/images/UK.png" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;UK&lt;/td&gt;&lt;td&gt;[[214696081962321]]&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Emoticon Kaskus&lt;/h3&gt;
[[271066762954290]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/001.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271066776287622]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/01.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271066782954288]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/1.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271066799620953]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/3.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271066826287617]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/004.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271066839620949]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/4.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271066852954281]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/005.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271066869620946]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/05.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271066882954278]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/5.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271066892954277]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/006.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271066902954276]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/06.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271066916287608]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/6.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271066919620941]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/007.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271066929620940]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/07.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271066939620939]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/7.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271066949620938]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/008.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271066959620937]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/8.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271066969620936]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/12.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271066976287602]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/13.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271066992954267]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/014.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067006287599]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/14.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067016287598]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/15.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067026287597]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/017.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067029620930]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/18.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067052954261]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/020.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067062954260]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/24.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067092954257]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/ngacir.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067106287589]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/26.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067129620920]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/27.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067146287585]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/28.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067166287583]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/29.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067176287582]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/30.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067189620914]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/31.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067202954246]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/32.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067219620911]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/33.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067236287576]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/34.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067252954241]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/35.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067269620906]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/36.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067282954238]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/37.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067289620904]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/38.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067302954236]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/39.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067312954235]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/40.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067326287567]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/41.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067342954232]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/42.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067356287564]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/43.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067366287563]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/44.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067379620895]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/47.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067386287561]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/48.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067399620893]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/49.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067406287559]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/52.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067496287550]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/berbusa-kecil.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067649620868]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/e02.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067662954200]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/e03.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067682954198]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/frog.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067689620864]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/fuck-4.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067696287530]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/fuck-8.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067719620861]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/hi.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067829620850]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/q03.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067836287516]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/malus.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067869620846]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/najiss.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067882954178]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/ngacir.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067922954174]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/paw.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067939620839]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/q03.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067956287504]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/q11.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067966287503]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/q17.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271067986287501]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/q20.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271068006287499]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/rice.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271068056287494]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/s_sm_smile.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271068082954158]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/shutup-kecil.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271068122954154]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sundulgans.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271068142954152]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/takuts.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271068176287482]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/vana-bum-vanaweb-dot-com.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
[[271068199620813]] - &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/woof.gif" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga berguna ya masbro dan kawan-kawan, sedikit catatan :&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Emoticon dengan tanda titik dua &lt;b&gt;: :&lt;/b&gt; bisa digunakan di &lt;a href="http://biografi.rumus.web.id/biografi-mark-zuckerberg-pendiri-facebook-com/" target="_blank"&gt;facebook&lt;/a&gt; comment, status, dan chatting&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sedangkan yang bertanda kurung kotak &lt;b&gt;[[ ]]&lt;/b&gt; hanya bisa digunakan di chatting saja. Tidak akan tampil jika digunakan di status/comment.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;img border="0" br="br" src="http://3.bp.blogspot.com/-RcDWDuKJi48/UKWu8q19MWI/AAAAAAAACYg/KtEbKwlTtqs/s1600/Facebook-Emoticons.jpg" /&gt; </content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.ronywijaya.web.id/feeds/7229244122307512834/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/11/facebook-emoticon-smiley.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/7229244122307512834?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/7229244122307512834?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/11/facebook-emoticon-smiley.html" title="Facebook Emoticon (Smiley)" /><author><name>Rony Wijaya</name><uri>https://plus.google.com/108032402029918140381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh5.googleusercontent.com/-oLPkyNiWvA0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAC78/iDkylJ8r6wU/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-I0Xy18KBwqY/UKSct9PGDsI/AAAAAAAACXo/NT4iam9bEss/s72-c/Facebook-Emoticon.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUcARn04eCp7ImA9WhNaFEQ.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-827650286912018230.post-7057507735856573158</id><published>2012-11-14T08:13:00.000+07:00</published><updated>2013-01-30T05:04:07.330+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2013-01-30T05:04:07.330+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Download" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Aa Gym" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Lagu" /><title>Jagalah Hati Lagu Aa Gym (MP3 + Lirik)</title><content type="html">&lt;b&gt;Jagalah Hati&lt;/b&gt; adalah lagu yang identik dengan &lt;a href="http://biografi.rumus.web.id/biografi-aa-gym-abdullah-gymnastiar/" target="_blank"&gt;Aa Gym dan Manajemen Qolbu&lt;/a&gt;. Aa Gym menciptakan lirik lagu Jagalah hati dan menjadi penyanyinya. Menurut Aa Gym, lagu ini adalah salah satu &lt;u&gt;upaya sederhana bagi bangsa untuk mengisi jagat musik Indonesia dengan lagu islami&lt;/u&gt; dan bertemakan perbaikan akhlak. Jagalah Hati dirilis tahun 2004 dalam sebuah album yang berisi 6 judul lagu. Namun yang terpopuler adalah &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/11/jagalah-hati-lagu-aa-gym-mp3-lirik.html"&gt;Jagalah Hati&lt;/a&gt; ini. Mari kita simak lirik lagu &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jagalah_Hati"&gt;Jagalah Hati&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-CtZN5gdmpxw/UKGUuX4fulI/AAAAAAAACXM/d03JOzwbdRM/s1600/aa-gym.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;Jagalah Hati&lt;/h2&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;b&gt;Jagalah hati jangan kau kotori&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Jagalah hati lentera hidup ini&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Jagalah hati jangan kau nodai&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Jagalah hati cahaya ilahi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bila hati kian bersih, berfikir pun selalu jernih&lt;br /&gt;
Semangat hidupkan gigih, prestasi mudah di raih&lt;br /&gt;
Tapi bila hati busuk, pikiran jahat merasuk&lt;br /&gt;
Aqhlak kian terpuruk, dia jadi mahluk terkutuk&lt;br /&gt;
(Kembali ke reff)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bila hati kian suci, tak ada yang tersakiti&lt;br /&gt;
Pribadi menawan hati, ciri mukmin sejati&lt;br /&gt;
Tapi bila hati keruh, batin pun selalu gemuruh&lt;br /&gt;
Serasa diburu musuh, dengan Allah kian jauh&lt;br /&gt;
(Kembali ke reff)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bila hati kian lapang, hidup susah tetap senang&lt;br /&gt;
Walau sulit menghadang, di hadapi dengan tenang&lt;br /&gt;
Tapi bila hati sempit, segalanya jadi rumit&lt;br /&gt;
Seakan hidup terhimpit, lahir batin terasa sakit&lt;br /&gt;
(Kembali ke reff)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bila hati kian benci, tutur kata penuh caci&lt;br /&gt;
Perilaku tak terpuji, bisa jadi mahluk keji&lt;br /&gt;
Namun bila penuh sayang, hati pun akan di sayang&lt;br /&gt;
Hidup pun terasa lapang, hidup bersamakan senang&lt;br /&gt;
(Kembali ke reff)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bila hati penuh tawadhu’, hidup indah semanis madu&lt;br /&gt;
Aqhlak menawan qolbu, berpisah pun selalu dirindu&lt;br /&gt;
Tapi bila hati takabur, hatipun selalu bergembur&lt;br /&gt;
Merasa sehebat guntur, akhirnya masuk kubur&lt;br /&gt;
(Kembali ke reff)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bila hati penuh dendam, bagai api dalam sengkam&lt;br /&gt;
Penuh bara kehancuran, hidup pun jadi mengerikan&lt;br /&gt;
Tapi bila memaafkan, batin tentram menyejukkan&lt;br /&gt;
Asal lawan jadi kawan, hidup damai kita rasakan&lt;br /&gt;
(Kembali ke reff)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bila hati iri dengki, tak rela orang dapat rezeki&lt;br /&gt;
tak pernah mau memuji, hanya bisa mencaci maki&lt;br /&gt;
Namun hati yang bersyukur, kebaikan tak pernah kendur&lt;br /&gt;
Apalagi kalau kita akur, negri ini akan segera makmur&lt;br /&gt;
(Kembali ke reff)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bila hati bermusuhan, kedamaian hanya impian&lt;br /&gt;
Ciwuh saling melumpuhkan, negri ampuh memilukan&lt;br /&gt;
Namun bila hati bersatu, kekuatan kan terpadu&lt;br /&gt;
Kita bangkit untuk maju, bangun negri yang kita rindu&lt;br /&gt;
(Kembali ke reff)&lt;/blockquote&gt;MP3 Lagu ini bisa di-&lt;i&gt;download&lt;/i&gt; di bawah ini. Saya yakin lagu ini memang diciptakan untuk disebarkan seluas-luasnya, bukan untuk kepentingan hak cipta. Terima kasih Aa Gym dan MQ.&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;Download&lt;/h3&gt;&lt;ul class="green"&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/mp3/IsKdiewb/aa_gym_-_jagalah_hati.html" rel="nofollow" target="_blank"&gt;Download MP3 Jagalah Hati&lt;/a&gt; via 4shared&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://files.indowebster.com/download/audio/New_MQ_Voice_Jagalah_Hati" rel="nofollow" target="_blank"&gt;Download MP3 Jagalah Hati&lt;/a&gt;&amp;nbsp;via Indowebster&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.mediafire.com/?c7f24pp7zdrs8yu" rel="nofollow" target="_blank"&gt;Download MP3 Jagalah Hati&lt;/a&gt; via Mediafire (recommended, paling mudah downloadnya)&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.ronywijaya.web.id/feeds/7057507735856573158/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/11/jagalah-hati-lagu-aa-gym-mp3-lirik.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/7057507735856573158?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/7057507735856573158?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/11/jagalah-hati-lagu-aa-gym-mp3-lirik.html" title="Jagalah Hati Lagu Aa Gym (MP3 + Lirik)" /><author><name>Rony Wijaya</name><uri>https://plus.google.com/108032402029918140381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh5.googleusercontent.com/-oLPkyNiWvA0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAC78/iDkylJ8r6wU/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-CtZN5gdmpxw/UKGUuX4fulI/AAAAAAAACXM/d03JOzwbdRM/s72-c/aa-gym.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUcBRnk_fSp7ImA9WhNaFEQ.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-827650286912018230.post-8968257412987296464</id><published>2012-11-13T07:41:00.000+07:00</published><updated>2013-01-30T05:04:17.745+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2013-01-30T05:04:17.745+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="UPS" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Komputer" /><title>UPS Ersys Rusak dengan Masalah Mati Tiba-tiba</title><content type="html">&lt;b&gt;UPS Ersys&lt;/b&gt; yang saya beli memiliki &lt;u&gt;masalah yaitu sering mati sendiri&lt;/u&gt;. Entah apakah produk Ersys semuanya seperti itu atau cuma UPS saya saja yang rusak. UPS Ersys memang murah sekali dibanding UPS merk terkenal. Namun nilai murahnya itu tidak seharusnya membuat UPS Ersys menjadi produk dengan kualitas rentan &lt;i&gt;error&lt;/i&gt;. Dengan bantuan tips sederhana, UPS Ersys yang tadinya rusak jadi berfungsi dengan baik kembali. Mari kita simak tipsnya&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-6yZzUwsKgAk/UKExyNFDaiI/AAAAAAAACWU/udvIODST5tE/s1600/ups-ersys-masalah.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;
Tips Mengatasi UPS Ersys Rusak&lt;/h2&gt;
&lt;div&gt;
Ceritanya, saya beli &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/11/ups-ersys-rusak-dengan-masalah-mati.html"&gt;UPS Ersys&lt;/a&gt; ini pada bulan Mei 2012 karena listrik di rumah sering mati. Agar PC tidak rusak karena mati tanpa &lt;i&gt;shutdown&lt;/i&gt;, maka saya cari UPS dengan harga sesuai kantong. UPS Ersys dengan kapasitas 600VA (480 Watt) ini saya dapatkan di toko dekat &lt;a href="http://www.rumus.web.id/universitas/alamat-universitas-indonesia/"&gt;UI Depok&lt;/a&gt; dengan harga 240 ribu rupiah.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Sekedar perbandingan, UPS dengan kualitas sesungguhnya adalah &lt;b&gt;UPS merk ICA&lt;/b&gt; yang harganya di atas 2 juta rupiah, Wuih... mahal sekali untuk ukuran kantong saya dan itupun tanpa baterai. Kalau pakai baterai jadi berapa ya masbro??&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-lWnqMN7fnSU/UKEy0bLqosI/AAAAAAAACWk/aEFAiB8tZ2c/s1600/ups-ersys-depan.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Pemakaian seminggu pertama tanpa masalah dengan UPS Ersys, setelah itu mulai &lt;u&gt;rewel dengan memberikan kode bunyi terus menerus&lt;/u&gt; seakan-akan listrik PLN sedang mati. &lt;b&gt;Padahal listrik sedang menyala dan UPS terhubung dengan listrik!&lt;/b&gt; Kode bunyi terus-menerus itu adalah sinyal dari UPS sebagai tanda UPS terputus dengan listrik dan sedang memakai daya dari baterai cadangan. Nah bila dibiarkan begitu saja, daya dari &lt;u&gt;baterai akan habis dan PC saya mati tiba-tiba tanpa shutdown&lt;/u&gt;.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Tujuan saya membeli UPS jadi sia-sia masbro, karena &amp;nbsp;malah PC saya lebih sering mati tiba-tiba karena UPS ini daripada mati karena PLN. Perlu diketahui, masalah ini timbul bila UPS dan PC dinyalakan setelah 4 jam, dan itu bisa 2-3x dalam sehari. Kecurigaan saya, UPS ini mati sendiri karena kepanasan. Ya harus diberi kipas donk! Tapi... coba lihat desain dari UPS ini. tidak ada tepat untuk menaruh kipas, cuma tersedia lubang kecil-kecil di samping kanan dan kiri UPS. Mustahil dipasangi kipas.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-4VM9wLnwFSM/UKEytUUZGCI/AAAAAAAACWc/cZBT1-Sj7zk/s1600/ups-ersys-belakang.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
UPS Ersys ini akhirnya saya gudangkan dan tidak terpakai selama beberapa bulan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Karena mau diurus garansinya juga susah, tidak tahu kemana, toko tempat saya beli UPS ini juga gulung tikar, akhirnya saya berani buka segel garansi dan bongkar UPS ini. Setelah dibongkar, saya coba menyalakan UPS dengan meletakkan kipas di samping UPS yang sudah dalam kondisi terbuka... dan berhasil menyala 24 jam tanpa masalah. Terbukti &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/11/ups-ersys-rusak-dengan-masalah-mati.html"&gt;UPS Ersys ini bermasalah&lt;/a&gt; karena kepanasan.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-X-zXbvkhBR8/UKEzdluriiI/AAAAAAAACWs/kpSyfpXBy5I/s1600/ups-ersys-kipas.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Jika masbro mengalami hal yang sama, coba bongkar dan pasang kipas saja. Resikonya ya segel garansi terpaksa dirusak. namun bila ingin tetap garansi terjaga, ya silakan letakkan di ruangan ber-AC atau lokasi yang cukup dingin.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-JZ1n-M7WBW0/UKE0C9MS4KI/AAAAAAAACW0/MHSQk3Vpqvw/s1600/ups-ersys-nyala.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.ronywijaya.web.id/feeds/8968257412987296464/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/11/ups-ersys-rusak-dengan-masalah-mati.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/8968257412987296464?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/8968257412987296464?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/11/ups-ersys-rusak-dengan-masalah-mati.html" title="UPS Ersys Rusak dengan Masalah Mati Tiba-tiba" /><author><name>Rony Wijaya</name><uri>https://plus.google.com/108032402029918140381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh5.googleusercontent.com/-oLPkyNiWvA0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAC78/iDkylJ8r6wU/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-6yZzUwsKgAk/UKExyNFDaiI/AAAAAAAACWU/udvIODST5tE/s72-c/ups-ersys-masalah.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUcDQXs_fyp7ImA9WhNaFEQ.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-827650286912018230.post-2328174309935769789</id><published>2012-11-07T06:58:00.000+07:00</published><updated>2013-01-30T05:04:30.547+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2013-01-30T05:04:30.547+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Alam Gaib" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kisah Nyata" /><title>Misteri Hantu Rumah Sakit di Balikpapan</title><content type="html">Sebuah &lt;b&gt;Rumah Sakit di Balikpapan&lt;/b&gt; menyimpan segudang &lt;b&gt;cerita hantu menyeramkan&lt;/b&gt; yang membuat bulu kuduk berdiri. Tak hanya para pembesuk dan masyarakat yang berkunjung, petugas RS sekalipun tak lepas dari teror makhluk halus rumah sakit tersebut. Nama Rumah Sakit ini dirahasiakan karena tidak ingin tersandung kasus PRITA. Tidak ada maksud sedikitpun untuk menjelek-jelekkan nama instansi tertentu. Kisah misteri ini di-share ulang bagi pembaca yang menaruh perhatian pada topik hantu dan misteri terutama cerita hantu di Rumah Sakit.&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-Dq4YleKJQCg/UJlOyJ5wB9I/AAAAAAAACV8/sxBSuQcHfpQ/s1600/hantu-rumah-sakit.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;
Misteri Hantu Rumah Sakit di Balikpapan&lt;/h2&gt;
Jika anda punya cukup nyali, cobalah sesekali melintas di lorong-lorong gelap Rumah Sakit berhantu ini. Dari sejumlah pengakuan pengunjung maupun petugas rumah sakit, bulu kuduk mereka pasti merinding jika menyusuri lorong tersebut di malam hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang sekuriti, Memes misalkan, dia mengaku mengalami langsung kejadian seram saat melintas di lorong dekat tangga lama yang menuju ke arah kamar mayat rumah sakit.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;
“Waktu itu aku sift malam lewat lorong-lorong rumah sakit buat ngecek pintu dan pagar apakah sudah terkunci atau belum,” kata Memes mengenang peristiwa yang dialaminya.&lt;br /&gt;
Sesampainya di ujung lorong ruang ICU, Memes bermaksud untuk santai sejenak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suasananya begitu hening, angin malam berhembus sepoi-sepoi namun kondisi cuaca tergolong panas. Tiba-tiba dari ruang ICU keluar sesosok bayangan putih. “Aku penasaran, kok ada bayangan putih lewat,” ungkapnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jarak antara bayangan itu dengan dirinya, aku Memes, hanya sekira 15 meter. Dia lantas terdiam, diperhatikannya betul-betul sosok seorang wanita dengan baju serba putih yang berhenti di lantai lorong rumah sakit. &lt;u&gt;Wanita berambut panjang sampai ke punggung itu rupanya tidak jalan seperti orang normal, melainkan ngesot di lantai&lt;/u&gt;. “Aku ndak yakin itu suster kah atau bukan. Pokoknya pakai baju serba putih,” tutur Memes sembari mengusap lehernya.&lt;/blockquote&gt;
Mimik wajah Memes yang semula serius, kini berubah pucat pasi. Kedua tangannya tampak bergetar. “Bulu kudukku berdiri mas, kalau ingat pengalaman itu,” ujar dia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia memastikan jika sosok wanita di lantai itu merupakan hantu kesot. Pengakuan Memes maupun sejumlah pengunjung &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/11/misteri-hantu-rumah-sakit-di-balikpapan.html"&gt;Rumah Sakit&lt;/a&gt;, hantu kesot itu sering kali terlihat di sudut-sudut rumah sakit. Lokasi yang paling sering di tangga lama yang digunakan untuk &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/11/kisah-nyata-jenazah-pejabat-di-jawa.html"&gt;mengangkut jenazah&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kadang juga terlihat hantu kesot naik dari arah kamar mayat, lewat tangga itu (tangga lama, Red), ruang ICU dan tangga menuju kamar mayat jaraknya memang cukup dekat,” ucapnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memes mengungkapkan, terkadang jika ada orang meninggal di Rumah Sakit,&amp;nbsp;&lt;u&gt;terdengar suara keras seekor burung&lt;/u&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika suara burung di atas ruang ICU berarti ada yang akan meninggal di ruang itu, kalau di ruang rawat inap atau di UGD begitu juga sebentar lagi &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2011/09/bunuh-diri.html"&gt;ada yang meninggal&lt;/a&gt;,” kata Memes dengan nada penuh keyakinan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menghindari &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2011/06/kisah-ganguan-jin-tahajud-40-hari.html"&gt;gangguan makhluk halus&lt;/a&gt;, Memes menyarankan, saat hendak masuk rumah sakit mengucapkan kata salam. “Bukan hanya di rumah sakit dimanapun perlu mengucapkan kata salam, juga dilarang membuang sampah di sembarang tempat dan saat malam jika ingin melewati lorong sebaiknya berdua,” sarannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/11/misteri-hantu-rumah-sakit-di-balikpapan.html"&gt;diteror hantu kesot&lt;/a&gt;, sekuriti rumah sakit ini mengatakan, tiap kali patroli dirinya ditemani seorang temannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun berdua, tetap saja bayangan putih wanita dalam posisi ngesot tampak. “Asalkan tidak ganggu ndak apa-apa, saya kan cuma menjalankan tugas menjaga keamanan di rumah sakit,” pungkas pria bertubuh tegap ini.(nus)</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.ronywijaya.web.id/feeds/2328174309935769789/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/11/misteri-hantu-rumah-sakit-di-balikpapan.html#comment-form" title="4 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/2328174309935769789?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/2328174309935769789?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/11/misteri-hantu-rumah-sakit-di-balikpapan.html" title="Misteri Hantu Rumah Sakit di Balikpapan" /><author><name>Rony Wijaya</name><uri>https://plus.google.com/108032402029918140381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh5.googleusercontent.com/-oLPkyNiWvA0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAC78/iDkylJ8r6wU/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-Dq4YleKJQCg/UJlOyJ5wB9I/AAAAAAAACV8/sxBSuQcHfpQ/s72-c/hantu-rumah-sakit.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>4</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;C0YFRX8_fCp7ImA9WhBTFE4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-827650286912018230.post-2541189459919492486</id><published>2012-11-06T07:52:00.000+07:00</published><updated>2013-02-10T00:31:54.144+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2013-02-10T00:31:54.144+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Moral" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Anak" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kenakalan Remaja" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pacaran" /><title>Anak SD Hamil Karena Pacaran</title><content type="html">&lt;b&gt;Anak SD yang masih belia bisa hamil gara-gara pacaran?&lt;/b&gt; Masya Allah, mau jadi apa generasi muda negeri ini kalau anak SD aja sampai hamil. Bisa jadi bocah SMP udah belajar selingkuh, dan anak SMA udah cerai dan kawin lagi :capede: Cerita kali ini bukan tentang nasihat atau teladan tentang bagaimana mendidik anak SD. Namun yang dikemukakan adalah berita tentang kehamilan Anak SD di Temanggung agar akal sehat kita bisa menelaah sendiri tentang kenyataan kondisi saat ini dan berpikir kritis bagaimana untuk mencegahnya.&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-GRWzlOTTEJM/UJa122Cjh0I/AAAAAAAACU0/uLsx4LGMcWM/s1600/anak-sd-hamil.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;
Anak SD Hamil Karena Pacaran&lt;/h2&gt;
&lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/11/anak-sd-hamil-karena-pacaran.html"&gt;Hubungan seks secara bebas&lt;/a&gt; atau tanpa ikatan pernikahan tidak hanya dilakukan kaum dewasa, namun anak-anak yang masih berstatus pelajar juga tidak sedikit yang melakukan hal tersebut. Bahkan, diantara para pelajar itu, ada yang masih duduk di sekolah dasar (SD) atau sederajat di Kabupaten Temanggung.&lt;br /&gt;
Seperti diungkapkan Pengasuh Pondok Pesantren At-Tauhid Parakan, Muh Madfur Nasocha atau  Gus Madfur, setidaknya ada dua anak perempuan yang masih berstatus pelajar SD di satu desa di kabupaten setempat, yang melakukan hubungan &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2011/07/hukum-pacaran-dan-berduaan-dengan.html"&gt;seks bebas saat pacaran&lt;/a&gt;, kemudian hamil. Sedangkan pasangan yang mengahamili mereka adalah pacarnya sendiri, pelajar dari sebuah SMP.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;
"Anak-anak SD sekarang, meski umurnya baru belasan tahun dan duduk di kelas V atau VI, namun kondisi fisiknya memang ada yang seperti remaja, dan &lt;u&gt;organ-organ reproduksinya pun sudah berfungsi&lt;/u&gt;. Karena itu, tak mengherankan, jika kemudian&amp;nbsp;mengalami kehamilan setelah berhubungan badan," tuturnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutnya, kasus hubungan seks bebas di kalangan pelajar SD hingga mengakibatkan kehamilan tersebut, hanyalah merupakan contoh yang terungkap. Sebab, &lt;u&gt;sebetulnya masih banyak kasus-kasus yang menunjukkan telah merambahnya hubungan seks bebas di kalangan pelajar SD&lt;/u&gt;, baik yang akhirnya &lt;b&gt;mengakibatkan kehamilan&lt;/b&gt; atau &lt;b&gt;tidak&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Bahkan menurut penelitian kami, sekitar 7,5% anak-anak SD atau sederajat, telah pernah melakukan hubungan seks bebas tersebut," ujar putra kiai khaos Parakan, Mbah Nasocha itu.&lt;/blockquote&gt;
Gus Madfur bersama para santrinya, selama ini memang telah melakukan penelitian terkait dengan fenomena seks bebas di kalangan pelajar. Penelitiannya dilakukan secara kualititatif, yakni melakukan wawancara mendalam dengan para responden, baik dengan para pelajar pelakunya, maupun dengan pelajar yang mengetahui adanya &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/11/anak-sd-hamil-karena-pacaran.html"&gt;seks bebas&lt;/a&gt; di kalangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Hasil penelitian itu cukup mencengangkan, selain pelajar SD yang mencapai 7,5% itu, sekitar 65% pelajar SMP  dan 80% pelajar SMA atau sederajat, ternyata pernah melakukan hubungan seks. Ketika diwawancarai ada yang mengaku secara terus terang, dan ada pula yang diungkapkan  teman-temas sebayanya," terangnya.&lt;br /&gt;
( Henry Sofyan  / CN32 / JBSM  ) &lt;br /&gt;
Sumber :&amp;nbsp;&lt;a href="http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2012/04/01/114148/Anak-SD-pun-Melakukan-Seks-Bebas-" rel="nofollow" target="_blank"&gt;http://www.suaramerdeka.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;
Fenomena buruknya pendidikan moral negeri ini tercermin dari kejadian di atas. Mungkin kita bisa menebak sendiri siapa biang kerok yang menyebabkan anak SD jadi tidak normal pikirannya. Jika masbro belum tahu biang keroknya, ada baiknya baca kasus serupa yaitu &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2013/02/anak-sd-ancam-bunuh-diri-karena-patah-hati.html" target="_blank"&gt;Anak SD mengancam bunuh diri karena cintanya ditolak&lt;/a&gt;. Silakan masbro menilai sendiri :)&lt;/blockquote&gt;
</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.ronywijaya.web.id/feeds/2541189459919492486/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/11/anak-sd-hamil-karena-pacaran.html#comment-form" title="10 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/2541189459919492486?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/2541189459919492486?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/11/anak-sd-hamil-karena-pacaran.html" title="Anak SD Hamil Karena Pacaran" /><author><name>Rony Wijaya</name><uri>https://plus.google.com/108032402029918140381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh5.googleusercontent.com/-oLPkyNiWvA0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAC78/iDkylJ8r6wU/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-GRWzlOTTEJM/UJa122Cjh0I/AAAAAAAACU0/uLsx4LGMcWM/s72-c/anak-sd-hamil.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>10</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0UDRn8_cSp7ImA9WhBVEEU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-827650286912018230.post-8909307217882873426</id><published>2012-11-05T06:39:00.000+07:00</published><updated>2013-04-16T12:14:37.149+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2013-04-16T12:14:37.149+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Alam Gaib" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Rumah Hantu" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kisah Nyata" /><title>Rumah Angker di Magelang (Kisah Nyata)</title><content type="html">&lt;div class="tr_bq"&gt;
Ada cerita &lt;b&gt;rumah berhantu lagi di daerah Magelang&lt;/b&gt;. Rumah angker ini diceritakan oleh user kaskus dengan ID basskumuni (nama asli tidak ditampilkan) yang &lt;u&gt;tinggal di kamar paling keramat dalam rumah itu dari kecil hingga masa SMA&lt;/u&gt;. Banyak pengalaman gaib yang dialami selama bertahun-tahun tinggal di rumah itu, terutama bagian kamar yang dia huni. Cerita hantu ini sama seramnya dengan &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/03/cerita-rumah-hantu-cimanggis-depok.html"&gt;kisah 4 tahun tinggal di Rumah Hantu Cimanggis&lt;/a&gt; namun dengan tulisan yang lebih pendek dan ringkas. Kita simak kisah nyata penuturan sang penghuni rumah angker daerah Magelang ini.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-WSXZgTrbqhQ/UJaedSOS8nI/AAAAAAAACUc/rbXvjLkiUH0/s1600/rumah-angker.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2 style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-weight: normal;"&gt; Cerita Rumah Angker di Magelang (Kisah Nyata)&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;
Rumah ane ada di Kab. Magelang Jawa Tengah, yang ane tempatin sejak ane lahir, ane anak ke 2 dari 3 bersaudara, ane juga punya adik angkat bernama &lt;u&gt;Leo yang sekarang masuk RSJ&lt;/u&gt; (nanti ane critain kenapa bisa masuk RSJ), sekarang ane dan 2 saudara ane lainya tinggal di luar kota, sampai saat ini rumah itu masih ditinggali sama kedua orang tua ane.. kalau ane libur, ane pulang, atau orang tua ane yang berkunjung ke tempat ane,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Singkat cerita, ada &lt;b&gt;satu ruangan (kamar) di rumah itu&lt;/b&gt; yang ane tempatin dari kecil, dan terakhir ditempatin sama adek angkat ane, karena ane dan adek kandung ane nglanjutin kuliah diluar kota, sekarang kamar itu sudah dibongkar, nah kenapa dibongkar?? ini masalahnya,,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dulu waktu ane kecil (masih SD kelas 1) ane lagi asik mengerjakan PR ditemani Ibu tercinta, waktu itu Ibu ane lagi ngoreksi hasil ujian, maklum Ibu ane guru SD (agak miris karena ane muridnya juga, jadi ga bisa bolos, dan ga bisa nyontek PR temen ) malam itu ane dah disuruh tidur, tapi karna PR blom selesai, ane kaga mau, akhirnya jam dinding bunyi, tandanya udah jam 12 malem, nah saat itu juga&lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt; ane melihat tangan seukuran orang dewasa tepat di depan ane&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; (pas di tembok kamar ane bagian luar), ane kaget sambil nangis &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/takuts.gif" /&gt;, Ibu ane sontak kaget dan langsung mengambil sapu di dekatnya dan langsung memukul tangan itu sambil baca doa, tapi tangan itu bertambah banyak hingga puluhan, setelah beberapa saat tangan2 itu mulai menghilang satu-persatu, trus ane langsung tidur meski sampai saat ini ane masih trauma gan ... subhanallah..&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;
Setelah kejadian itu, bapak ane sering banget ngamuk tanpa sebab, ane sama adik ane sering sakit2an gan, sial berkali2, kepala ane dah 3 kali bocor dirumah itu, suka kejang2, ane dan adik angkat ane juga pernah lari keluar rumah sambil merem alias ga sadar, kesurupan dan yang paling parah kesiram air panas bareng sama adek ane pas pembantu ane ngambil air dari teko yang sedianya mau disimpan di tremos.. tidak ada alasan jelas kenapa pembantu ane melempar itu teko ke tubuh kami, 2 bulan kaga bisa apa2..&lt;/blockquote&gt;
Akhirnya tahun demi tahun berlalu, kejadian2 kecil sering terjadi, seperti yang diceritakan sama tetangga ane yang katanya melihat maling yang mau nyolong dirumah ane, tiba2 lari terbirit-birit setelah mencongkel jendela, padahal rumah ane dalam keadaan kosong dan sepi karna semua keluarga keluar kota,&lt;b&gt; maling itu ketakutan&lt;/b&gt; setelah berhasil membuka jendela, &lt;u&gt;entah apa yang dilihatnya&lt;/u&gt;, saat lari pun si maling tiba2 terjatuh berkali2 seperti ada yang menendang..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lama-lama kluarga ane mulai cemas dengan keadaan rumah gan, suatu hari keluarga ane kedatangan tamu dari Malang, beliau simbah ane yang tergolong orang pinter, saat itu ane duduk di bangku SMA, setelah berkonsultasi sama simbah, katanya disitu ada beberapa jimat/pusaka yang tertanam di bawah pondasi rumah, entah dari mana datangnya, namun diperkirakan sudah ada sebelum rumah dibangun, dan kabarnya yang tinggal disitu banyak banget gan, termasuk salah satunya sosok orang tua bersorban putih yang konon penghuni rumah ane yang paling kuat &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/takuts.gif" /&gt;&lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/takuts.gif" /&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya simbah ane menyarankan agar setiap malam jum'at dibuatkan kopi hitam yang nantinya ditaroh di kamar ane, (ane tetep nekat nempatin kamar itu, meski keadaanya ga beres) dan kopi tersebut paginya harus disiramkan di depan kamar ane. hari demi hari kami lalui seperti itu, bikin kopi, dibuang, bikin kopi lalu dibuang lagi. akhirnya saat ane kelas 3 SMA, ane mulai menyarankan ke keluarga, kebiasaan buang kopi itu dihilangkan saja,karena bisa saja kita tergolong musrik/memposisikan kita dibawah mereka.*sok pinter ane&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah... setelah rundingan lama, ane sok ceramah, akhirnya keluarga ane setuju untuk menghilangkan kebiasaan itu, TAPI... ini ternyata jadi masalah besar.. masih inget diawal ane sebutin adik angkat ane yang bernama leo masuk RSJ..??&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Begini critanya, setelah ane melarang ritual kopi, ane jadi sering ngalamin kejadian2 aneh, &lt;u&gt;rambut dijambak waktu tidur, trus denger tangisan cewek, muncul sosok puluhan wajah dari tembok kamar yang seakan mereka lagi berbincang-bincang, penampakan tengkorak, puluhan kelelawar masuk kamar&lt;/u&gt; dll, tapi ane tetep nekat nempati itu kamar, karena itu kamar paling gede dirumah ane.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;
Pada suatu hari, tibalah saat ane lulus SMA, ane kuliah disemarang, kamar itu ditempatin Leo adik angkat ane yang baru pulang dari flores, &lt;b&gt;Leo&lt;/b&gt; tergolong siswa SMK yang rajin dan pintar, bahkan dia masuk rangking 3 besar di kelasnya, suatu ketika, entah kenapa tanpa sebab Leo &lt;u&gt;jarang bicara, dan sesekali ketawa ga jelas, bahkan suatu malam sempat dia ngamuk&lt;/u&gt;, semua barang dikamar dibanting, waktu kejadian itu dirumah hanya ada adik kandung ane sendirian, adik kandung ane Cuma bisa mumpet dikamarnya karena takut, maklum Leo orang Flores yang badanya Gede, bahkan kamar ane nyaris dibakar sama dia, semua pakaian dalam lemari dikeluarkanya lalu dibakar tepat didalam kamar yang dia kunci dari dalam.&lt;/blockquote&gt;
Melihat asap keluar dari kamar, adik kandung ane langsung teriak "kebakaran-kebakaran", beberapa tetangga datang, langsung mencongkel pintu dan langsung memadamkan itu api. yang bikin kaget lagi, setelah kejadian itu, &lt;u&gt;Leo malah jadi anak yang rajin ke masjid, shalat, puasa, dan suka ceramah sendiri&lt;/u&gt;, namun, suara yang keluar dari Leo sudah beda, menyerupai orang tua dan wajahnya mirip orang sakit stroke, bibirnya susah buat ngomong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya setelah beberapa hari, tiba2 Leo sudah berubah karakter, &lt;b&gt;jadi suka ngamuk&lt;/b&gt;, sebelumnya memang pernah mengamuk, tapi ini beda, lebih parah lagi, lalu keluarga ane mendatangkan kyai/orang pinter, katanya Leo kesurupan, dan mohon jangan sampai kabur, &lt;b&gt;karena bisa membahayakan orang yang dibencinya&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar saja, suatu hari saat keluarga ane lengah, Leo tiba2 lari, dan sudah tak terkejar, karena larinya kenceng banget gan, CR7 lewat deh , setelah seharian mencarinya, kluarga ane dapat kabar kalau Leo masuk penjara, setelah ane liat TV One, diberitakan juga di media cetak dan internet nih britanya "&lt;b&gt;Leo Tega Bacok Kepala Ibu Tiri&lt;/b&gt;" serching aja di mbah google (beritanya ada di bawah halaman ini) , seperti judulnya, Leo tiba2 pulang kerumah bapak kandungnya, dan tega membacok Ibu tirinya yang sebenernya memang ia benci, akhirnya setelah dilakukan pemeriksaan kejiwaan, Leo dimasukkan ke RSJ, kasihan Leo..&amp;nbsp;sekarang kami sekeluarga kehilangan contact dengan Leo, terakhir denger kabar Leo sudah di Flores..&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;
Nah singkat saja gan.. sampai saat ini &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/11/rumah-angker-di-magelang-kisah-nyata.html"&gt;Rumah Berhantu&lt;/a&gt; ane masih ditempatin ame kedua ortu ane, kmaren baru aja tuh kamar dijebol salah satu temboknya biar gabung ke ruang tamu, eh.. malah jadi masalah besar, bapak ane berubah jadi anak-anak, yang nangis karena kamarnya digusur.. jam 12 malem bapak ane kabur dari rumah, tidur di bekas reruntuhan tembok yang sudah difungsikan sebagai penutup lubang sampah di samping rumah, bahkan sebelumnya Ibu ane mau digerayangi ame setan.. anjir.. parah banget.. setelah kejadian itu, rencana tembok pemisah antara kamar dan ruang tamu mau dibangun kembali, sampai sekarang tiap malem dirumah ane diadain yasinan/pengajian, hadeh..&lt;/blockquote&gt;
Sebenernya ane ngeri buat pulang kerumah, tapi Ortu ane ngotot kaga mau pindah dari itu rumah, terpaksa lah.. ane harus tetep siapin mental.. biasanya kalau ada tamu nginep ditempat ane, pasti ngeliat penampakan.. itu dah berkali2 terjadi gan...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin itu aja gan curhat ane.. sebenernya banyak banget kejadian2 yang kaga berani ane share disini.. ane takut critanya..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Moga2 agan2 kaga kriting bacanya.. ane bukan pijar88 yang pinter nulis gan.. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ane minta doanya aj ya gan... moga2 kluarga ane tetep dilindungi Allah SWT.. amin... bagi agan yang mau berkunjung kerumah ane.. PM aja.. (maksudnya ke ID kaskus basskumuni disini : &lt;a href="http://www.kaskus.co.id/profile/1665626" rel="nofollow" target="_blank"&gt;http://www.kaskus.co.id/profile/1665626&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber thread kaskus : &lt;a href="http://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000013445983/ini-beneran-kisah-nyata-ane-gan-kamar-hantu-terinspirasi-ama-agan-pijar88" rel="nofollow" target="_blank"&gt;http://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000013445983/ini-beneran-kisah-nyata-ane-gan-kamar-hantu-terinspirasi-ama-agan-pijar88&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Komentar Kaskuser :&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
Waduuuuuuuuuuuuuhhhhh gan....&lt;br /&gt;
kenapa gak pindaaaaahh siii..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
kalo dari cerita agan..&lt;br /&gt;
"penghuni" rumah agan itu sudah berkali2 bisa mempengaruhi orang lain (nyurup),&lt;br /&gt;
Nah agan udah berkali2 minta orang tua agan untuk pindah dari rumah itu tapi orang tua agan kekeh gak mau, kalo menurut ane sih bukan karena gak mau gan..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
tp karena yg agan ajakin dialog untuk pindah itu &lt;span style="color: red;"&gt;&lt;b&gt;bukan orangtua agan&lt;/b&gt;...&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;
Pesan buat pembaca :&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
Serem gan bacanya &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/takuts.gif" /&gt; &lt;img border="0" src="http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/takuts.gif" /&gt; ane baca dan posting cerita hantu ini tepat tengah malam jam 12. Tapi logika dan akal sehat kita harus nomor satu. Begini...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gimana cara mengatasinya gangguan setan dan makhluk gaib? Laporkan dan minta perlindungan pada Allah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ibarat menghadapi anjing galak, mosok kita malah adu jotos dan berkelahi dengan anjing galak itu? Akan lebih bijak kalau kita berteriak dan memanggil pemiliknya untuk menjinakkan anjing itu. Iya ga gan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada hal yang berbahaya dan bisa mencelakakan kita jika kita dilindungi Allah SWT. Dialah Allah yang satu, Maha Kuasa dan merupakan pencipta manusia, jin, setan, iblis, bahkan raja setan dan raja jin pun adalah ciptaannya yang begitu mudah sekali dengan &lt;i&gt;Kun fayakun&lt;/i&gt;. Rumah hantu dalam tulisan di atas adalah ciptaan Allah juga, dengan segala kegaiban dan perisiwa anehnya. Bisa jadi semua kejadian aneh yang dialami penghuni rumah adalah sebagai pengingat bagi kita untuk mengingat Allah dan meminta perlindungannya, bahwa betapa lemah kita dengan kekuatan-kekuatan lain yang hanya Allah saja yang bisa mencegahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mari kita sama-sama membangun perasaan lebih takut pada Allah, daripada kepada setan, pocong genderuwo, jin, tuyul dan lain-lain. Makhluk gaib ini bisa apa? Kebanyakan cuma menggertak dan menakut-nakuti manusia seperti pocong lompat-lompat dan kuntilanak dengan tawa khasnya. Sedangkan Allah adalah pencipta dan penguasa mereka semua dan segala sesuatu di langit dan di Bumi tunduk kepada penciptanya. Setuju?&lt;/blockquote&gt;
</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.ronywijaya.web.id/feeds/8909307217882873426/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/11/rumah-angker-di-magelang-kisah-nyata.html#comment-form" title="35 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/8909307217882873426?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/8909307217882873426?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/11/rumah-angker-di-magelang-kisah-nyata.html" title="Rumah Angker di Magelang (Kisah Nyata)" /><author><name>Rony Wijaya</name><uri>https://plus.google.com/108032402029918140381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh5.googleusercontent.com/-oLPkyNiWvA0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAC78/iDkylJ8r6wU/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-WSXZgTrbqhQ/UJaedSOS8nI/AAAAAAAACUc/rbXvjLkiUH0/s72-c/rumah-angker.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>35</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0AGRHszeSp7ImA9WhBUEk0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-827650286912018230.post-7733708530983285421</id><published>2012-11-03T13:13:00.000+07:00</published><updated>2013-04-29T11:28:45.581+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2013-04-29T11:28:45.581+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pejabat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kisah Nyata" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Azab Allah" /><title>Kisah Nyata Jenazah Pejabat di Jawa Timur</title><content type="html">Ada kisah nyata &lt;b&gt;seorang pejabat&lt;/b&gt; yang telah meninggal di daerah Jawa Timur mengalami azab Allah bahkan sebelum dikuburkan. Beberapa keanehan dan keganjilan terjadi pada saat proses pengurusan jenazah, pemandian mayat, hingga proses dikuburkan. Seorang pejabat memiliki tanggung jawab pada rakyatnya dan bila disalahgunakan akan berakibat dosa yang sangat besar di hadapan Allah. Mari kita simak kejadian nyata ini untuk diambil pelajaran.&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-cxQz3s_ZKtQ/UJTHwXqgUaI/AAAAAAAACUE/iqjXm9JzLGk/s1600/Jenazah.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: center;"&gt;
PERISTIWA ANEH SEBUAH JENAZAH .. (Kisah Nyata)...&lt;/h3&gt;
Bismillaahir-rahmaanir-rahiim...Ini adalah kisah nyata,&lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/11/kisah-nyata-jenazah-pejabat-di-jawa.html"&gt; kisah proses penguburan seorang pejabat&lt;/a&gt; di sebuah kota di Jawa Timur. Nama dan alamat sengaja tidak disebutkan untuk menjaga nama baik jenazah dan keluarga yang ditinggalkan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Insya Allah kisah ini menjadi hikmah dan cermin bagi kita semua sebelum ajal menjemput.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kisah ini diceritakan langsung oleh seorang Modin (pengurus jenazah) kepada saya. Dengan gaya bertutur, selengkapnya ceritanya begini :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya terlibat dalam pengurus jenazah lebih dari 16 tahun, berbagai pengalaman telah saya lalui, sebab dalam jangka atau kurun waktu tersebut macam-macam jenis mayat sudah saya tangani. Ada yang meninggal dunia akibat kecelakaan, sakit tua, sakit jantung, bunuh diri dan sebagainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimanapun, pengalaman mengurus satu jenazah&lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/11/kisah-pejabat-iri-kepada-tukang-becak.html"&gt; seorang pejabat yang kaya&lt;/a&gt; serta berpengaruh ini, menyebabkan saya dapat kesempatan 'istimewa' sepanjang hidup. Inilah pertama saya bertemu cukup aneh, menyedihkan, menakutkan dan sekaligus memberikan banyak hikmah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai Modin tetap di desa, saya diminta oleh anak almarhum mengurus jenazah Bapaknya. Saya terus pergi ke rumahnya. Ketika saya tiba sampai ke rumah almarhum tercium bau jenazah itu sangat busuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baunya cukup memualkan perut dan menjijikan. &lt;u&gt;Saya telah mengurus banyak jenazah tetapi tidak pernah saya bertemu dengan mayat yang sebusuk ini. &lt;/u&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika saya lihat wajah almarhum, sekali lagi saya tersentuh. Saya tengok wajahnya seperti dirundung oleh macam-macam perasaan takut, cemas, kesal dan macam-macam. Wajahnya seperti tidak mendapat nur dari Allah SWT.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian saya pun ambil kain kafan yang dibeli oleh anak almarhum dan saya potong. Secara kebetulan pula, disitu ada dua orang yang pernah mengikuti kursus "fardu kifayah" atau pengurus jenazah yang pernah saya ajar. Saya ajak mereka mambantu saya dan mereka setuju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi selama memandikan mayat itu,kejadian pertama pun terjadi, sekedar untuk pengetahuan pembaca, apabila memandikan jenazah, badan mayat itu perlu dibangunkan sedikit dan perutnya hendaklah diurut-urut untuk mengeluarkan kotoran yang tersisa. Maka saya pun urut-urut perut almarhum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi apa yang terjadi, pada hari itu sangat mengejutkan.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;
Allah SWT berkehendak dan menunjukkan kekuasaannya karena pada hari tersebut, kotoran tidak keluar dari dubur akan tetapi melalui mulutnya. Hati saya berdebar-debar. Apa yang sedang terjadi di depan saya ini?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Telah dua kali mulut mayat ini memuntahkan kotoran, saya harap hal itu tidak terulang lagi karena saya mengurut perutnya untuk kali terakhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba ketentuan Allah SWT berlaku, ketika saya urut perutnya keluarlah dari mulut mayat itu kotoran bersama beberapa ekor ulat yang masih hidup. Ulat itu adalah seperti ulat kotoran (belatung).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Padahal almarhum meninggal dunia akibat diserang jantung dan waktu kematiannya dalam tempo yang begitu singkat mayatnya sudah menjadi demikian rupa ? saya lihat wajah anak almarhum.&lt;/blockquote&gt;
Mereka seperti terkejut. Mungkin malu, terperanjat dan aib dengan apa yang berlaku pada Bapaknya,kemudian saya tengok dua orang pembantu tadi, mereka juga terkejut dan panik. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya katakan kepada mereka,"Inilah ujian Allah terhadap kita". Kemudian saya minta salah satu seorang dari pada pembantu tadi pergi memanggil semua anak almarhum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Almarhum pada dasarnya seorang yang beruntung karena mempunyai tujuh orang anak, kesemuanya laki-laki. Seorang berada di luar negeri dan enam lagi berada di rumah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika semua anak almarhum masuk,saya nasehati mereka. Saya mengingatkan mereka bahwasanya tanggung jawab saya adalah membantu &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/11/kisah-nyata-jenazah-pejabat-di-jawa.html"&gt;menguruskan jenazah&lt;/a&gt; Bapak mereka, bukan menguruskan semuanya, tanggung jawab ada pada ahli warisnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepatutnya sebagai anak, mereka yang lebih afdal menguruskan jenazah Bapak mereka itu, bukan hanya iman, hanya bilal, atau guru. Saya kemudian meminta ijin serta bantuan mereka untuk menunggingkan mayat itu.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;
Takdir Allah ketika ditunggingkan mayat tersebut,tiba-tiba keluarlah ulat-ulat yang masih hidup, hampir sebaskom banyaknya. Baskom itu kira-kira besar sedikit dari penutup saji meja makan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Subhanallah suasana menjadi makin panik. Benar-benar kejadian yang luar biasa sulit diterima akal pikiran manusia biasa. Saya terus berdoa dan berharap tidak terjadi lagi kejadian yang lebih ganjil. Selepas itu saya memandikan kembali mayat tersebut dan saya ambilkan wudhu. Saya meminta anak-anaknya kain kafan.&lt;/blockquote&gt;
Saya bawa mayat ke dalam kamarnya dan tidak diijinkan seorang pun melihat upacara itu terkecuali waris yang terdekat sebab saya takut kejadian yang lebih aib akan terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;
Peristiwa apa pula yang terjadi setelah jenazah diangkat ke kamar dan hendak dikafani, takdir Allah jua yang menentukan, ketika mayat ini diletakkan di atas kain kafan, saya dapati kain kafan itu hanya cukup menutupi ujung kepala dan kaki tidak ada lebih, maka saya tak dapat mengikat kepala dan kaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak keterlaluan kalau saya katakan ia seperti kain kafan itu tidak mau menerima mayat tadi. Tidak apalah, mungkin saya yang khilaf dikala memotongnya. Lalu saya ambil pula kain, saya potong dan tampung di tempat-tempat yang kurang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memang kain kafan jenazah itu jadi sambung-menyambung, tapi apa mau dikata, itulah yang dapat saya lakukan.Dalam waktu yang sama saya berdoa kepada Allah "Ya Allah, jangan kau hinakan jenazah ini ya Allah, cukuplah sekedar peringatan kepada hamba-Mu ini."&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
Selepas itu saya beri taklimat tentang sholat jenazah tadi, satu lagi masalah timbul, jenazah tidak dapat dihantar ke tanah pekuburan karena tidak ada mobil jenazah/mobil ambulance.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya hubungi kelurahan, pusat Islam, masjid, dan sebagainya, tapi susah. Semua sedang terpakai, beberapa tempat tersebut juga tidak punya kereta jenazah lebih dari satu karena kereta yang ada sedang digunakan pula.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suatu hal yang saya pikir bukan sekedar kebetulan. Dalam keadaan itu seorang hamba Allah muncul menawarkan bantuan. Lelaki itu meminta saya menunggu sebentar untuk mengeluarkan van/sejenis mobil pick-up dari garasi rumahnya. Kemudian muncullah sebuah van. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi ketika dia sedang mencari tempat untuk meletakkan vannya itu dirumah almarhum, tiba-tiba istrinya keluar. Dengan suara yang tegas dia berkata dikhalayak ramai: "Mas, saya tidak perbolehkan mobil kita ini digunakan untuk angkat jenazah itu, sebab semasa hayatnya dia tidak pernah mengijinkan kita naik mobilnya." &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Renungkanlah kalau tidak ada apa-apanya, tidak mungkin seorang wanita yang lembut hatinya akan berkata demikian. Jadi saya suruh tuan yang punya van itu membawa kembali vannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selepas itu muncul pula seorang lelaki menawarkan bantuannya. Lelaki itu mengaku dia anak murid saya. Dia meminta ijin saya dalam 10-15 menit membersihkan mobilnya itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam jangka waktu yang ditetapkan itu,muncul mobil tersebut, tapi dalam keadaan basah kuyup. Mobil yang dimaksudkan itu sebenarnya lori. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan lori itu digunakan oleh lelaki tadi untuk menjual ayam ke pasar,dalam perjalanan menuju kawasan pekuburan,saya berpesan kepada dua pembantu tadi supaya masyarakat tidak usah membantu kami menguburkan jenazah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya tidak mau mereka melihat lagi peristiwa ganjil. Rupanya apa yang saya takutkan itu berlaku sekali lagi, takdir Allah yang terakhir amat memilukan.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;
Sesampainya Jenazah tiba di tanah pekuburan, saya perintahkan tiga orang anaknya turun ke dalam liang dan tiga lagi menurunkan jenazah. Allah berkehendak semua atas makhluk ciptaan-Nya berlaku, saat jenazah itu menyentuh ke tanah tiba-tiba air hitam yang busuk baunya keluar dari celah tanah yang pada asal mulanya kering.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hari itu tidak ada hujan, tapi dari mana datang air itu? sukar untuk saya menjawabnya. Lalu saya arahkan anak almarhum, supaya jenazah bapak mereka dikemas dalam peti dengan hati-hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya takut nanti ia terlentang atau telungkup na'udzubillah. Kalau mayat terlungkup, tak ada harapan untuk mendapat safa'at Nabi. Papan keranda diturunkan dan kami segera timbun kubur tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selepas itu kami injak-injak tanah supaya mampat dan bila hujan ia tidak mendap/ambrol. Tapi sungguh mengherankan, saya perhatikan tanah yang diinjak itu menjadi becek. Saya tahu, jenazah yang ada di dalam telah tenggelam oleh air hitam yang busuk itu.&lt;/blockquote&gt;
Melihat keadaan tersebut, saya arahkan anak-anak almarhum supaya berhenti menginjak tanah itu. Tinggalkan lobang kubur 1/4 meter. Artinya kubur itu tidak ditimbun hingga ke permukaan lubangnya, tapi ia seperti kubur berlobang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak cukup dengan itu, apabila saya hendak bacakan talqin, saya lihat tanah yang diinjak itu ada kesan serapan air.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masya Allah, dalam sejarah peristiwa seperti itu terjadi. Melihat keadaan itu, saya ambil keputusan untuk selesaikan penguburan secepat mungkin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak lama terlibat dalam penguburan jenazah, inilah mayat yang saya tidak talqimkan. Saya bacakan tahlil dan doa yang paling ringkas. Setelah saya pulang ke rumah almarhum dan mengumpulkan keluarganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya bertanya kepada istri almarhum, apakah yang telah dilakukan oleh almarhum semasa hayatnya.&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Apakah dia pernah menzalimi orang alim ?&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mendapat harta secara merampas,menipu dan mengambil yang bukan haknya?&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Memakan harta masjid dan anak yatim ?&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Menyalahkan jabatan untuk kepentingan sendiri ?&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tidak pernah mengeluarkan zakat, shodaqoh atau infaq ?&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
Istri almarhum tidak dapat memberikan jawabannya. Memikirkan mungkin dia malu Untuk memberi tahu, saya tinggalkan nomor telepon rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi sedihnya hingga sekarang, tidak seorang pun anak almarhum menghubungi saya. Untuk pengetahuan umum, anak almarhum merupakan orang yang berpendidikan tinggi hingga ada seorang yg beristrikan orang Amerika, seorang dapat istri orang Australia dan seorang lagi istrinya orang Jepang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peristiwa ini akan tetap saya ingat. Dan kisah ini benar-benar nyata bukan rekaan atau isapan jempol. Semua kebenaran saya kembalikan kepada Allah SWT pencipta jagad raya ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepada semua pembaca setia, tanyalah diri kita akankah kita menginginkan peristiwa itu terjadi pada diri kita sendiri, ibu, bapak kita, anak kita atau kaum keluarga kita ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wallahu’alam bishshawab, ..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga kita dapat mengambil pengetahuan yang bermanfaat dan bernilai ibadah. .. AAMIIN ..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salam santun dan keep istiqomah ...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga bermanfaat dan Penuh Kebarokahan dari Allah ...&lt;br /&gt;
Silahkan DICOPAS atau DI SHARE jika menurut sahabat note ini bermanfaat ....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pesan buat pembaca :&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;
tulisan ini beredar di milis-milis dan &lt;i&gt;sharing note facebook&lt;/i&gt;. Tidak dapat dipastikan kebenarannya 100% apakah ini kisah nyata ataupun hanya tulisan fiksi. Namun manusia yang berakal pasti bisa mengambil pelajaran dari kisah di atas. Semoga kita kembali pada Allah dengan akhir yang baik (khusnul khotimah) dengan menjalankan amanah dan tanggung jawab di dunia dengan sebaik-baiknya. Jangan malah memanfaatkan posisi atau kekuasaan untuk mengejar materi atau harta dunia.&lt;/blockquote&gt;
</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.ronywijaya.web.id/feeds/7733708530983285421/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/11/kisah-nyata-jenazah-pejabat-di-jawa.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/7733708530983285421?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/7733708530983285421?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/11/kisah-nyata-jenazah-pejabat-di-jawa.html" title="Kisah Nyata Jenazah Pejabat di Jawa Timur" /><author><name>Rony Wijaya</name><uri>https://plus.google.com/108032402029918140381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh5.googleusercontent.com/-oLPkyNiWvA0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAC78/iDkylJ8r6wU/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-cxQz3s_ZKtQ/UJTHwXqgUaI/AAAAAAAACUE/iqjXm9JzLGk/s72-c/Jenazah.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;CE8CRHk7fCp7ImA9WhNREE8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-827650286912018230.post-7436078682155852144</id><published>2012-11-02T19:25:00.000+07:00</published><updated>2012-11-04T16:54:25.704+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-11-04T16:54:25.704+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pejabat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pursuit of Happyness" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kisah Inspiratif" /><title>Kisah Pejabat Iri kepada Tukang Becak</title><content type="html">Pejabat negara kita biasanya hidup makmur dengan harta dan penghasilan yang cukup. Pergi kemana-mana pakai mobil yang cukup mewah dan khusus pejabat kelas atas akan selalu diiringi oleh polisi. Namun mengapa ada seorang pejabat yang iri dengan tukang becak yang merupakan warga biasa? Mari kita simak &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/11/kisah-pejabat-iri-kepada-tukang-becak.html"&gt;kisah seorang pejabat yang iri&lt;/a&gt; dengan hidup seorang tukang becak.&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-PQ-PQHGQpNY/UJOWCMZllTI/AAAAAAAACSs/V8cckQGBOlg/s1600/tukang-becak.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: center;"&gt;
Kisah Pejabat Iri kepada Tukang Becak&lt;/h3&gt;
Suatu siang di Malioboro….. Seorang lelaki paruh baya, badannya kurus, kulitnya coklat kehitaman. Rambutnya tipis dan memutih, matanya cekung, tampak garis-garis di kening dan keriput di kulitnya, menandakan ia sarat dengan beban kehidupan. Duduk termenung di atas becak tua, tempat ia menggantungkan penghidupan keseharian di Malioboro, tengah Kota Jogjakarta. Kayuhan kaki yang rapuh, pada becak yang telah tigapuluh tahun menemani perjalanan hidupnya itulah yang akan memberikan sedikit harapan bagi keluarga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Duduk menunggu dari pagi, berharap segera ada penumpang. Hingga menjelang siang, tak satupun penumpang datang. Seperti biasanya, iapun tetap tenang dan dengan sabar menunggu penumpang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari kejauhan ia memandang sebuah mobil sedan berwarna hitam mengkilap. Tampak sangat mewah dalam pandangannya. Pastilah mobil itu milik seorang yang &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2011/07/mengapa-orang-cina-sukses-dan-kaya.html"&gt;kaya raya&lt;/a&gt;, dengan segala kemewahan hidupnya. Ia membayangkan betapa enak menjadi orang kaya. &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2011/07/11-kriteria-rumah-yang-disukai-malaikat.html"&gt;Rumahnya luas dan indah&lt;/a&gt;, mobilnya mewah, isterinya cantik dan terawat, anak-anaknya berpakaian serba bagus. Ia melamunkan kondisi rumahnya sendiri yang reot, tak ada perabotan di dalamnya, isterinya kurus kering didera beban kehidupan, anak-anak berpakaian seadanya.&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-GHCLtpeQ60E/UJOW3hyW5BI/AAAAAAAACS0/GTO1F8KeSGc/s1600/tukang-becak2.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
Matanya berkaca-kaca… Andai saja ia bisa membahagiakan keluarganya seperti pemilik mobil mewah itu…..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pikirannya melayang-layang jauh ke langit, membawa dirinya pergi ke alam mimpi. Mengantuk, perlahan-lahan iapun tertidur pulas di atas becaknya.&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Sang Pejabat yang Galau&lt;/h3&gt;
Alkisah, di dalam mobil mewah berwarna hitam mengkilap itu, duduklah seorang lelaki berpakaian rapi. Mengenakan jas dan dasi, menandakan ia seorang pejabat. Ia duduk di bangku belakang sendirian. Di bangku depan, ada seorang sopir yang berpakaian rapi dan berperilaku sopan. Mobil tengah berjalan pelan di kepadatan lalu lintas Malioboro, tengah kota Jogjakarta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berhari-hari sang pejabat memikirkan sebuah proyek yang menjadi tanggung jawabnya. Ada terlalu banyak masalah dalam pelaksanaan proyek itu. Dana yang tidak sesuai anggaran, pelaksana proyek yang mengerjakan asal-asalan, belum lagi banyaknya setoran yang harus diberikan ke berbagai pihak. Salah-salah ia terancam penjara dan kehilangan jabatannya. Beberapa malam terakhir ia tidak bisa tidur nyenyak. Lelah, penat, dan tidak tenang pikiran dan hatinya.&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-GR1m9Gz2zBQ/UJOXoRyKeXI/AAAAAAAACS8/8ciCVEfC3r4/s1600/mobil-pejabat.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;
Dari dalam mobil &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/11/kisah-pejabat-iri-kepada-tukang-becak.html"&gt;sang pejabat melihat deretan becak-becak&lt;/a&gt; di pinggir trotoar Malioboro. Matanya menatap seorang lelaki tengah baya, berkulit coklat kehitaman, berpakaian seadanya. Lelaki itu tampak tertidur pulas di atas becaknya, seperti tidak memiliki beban apa-apa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia membayangkan, &lt;b&gt;betapa damai hati tukang becak itu&lt;/b&gt;. Walaupun hidup di kampung dengan kondisi sederhana, &lt;u&gt;namun bisa menikmati hidupnya&lt;/u&gt;. Mungkin isteri dan anak-anaknya hidup sangat sederhana, namun toh mereka bisa merasa bahagia dengan apa yang ada. Dibandingkan dengan kondisi dirinya yang memiliki berbagai fasilitas kemewahan, namun semua justru menimbulkan beban pikiran dan tekanan perasaan. Ia merasa tidak bisa menikmati kebebasan dan kebahagiaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mata sang pejabat berkaca kaca…. Andai saja ia bisa merasakan ketenangan dan kedamaian perasaan seperti yang dialami tukang becak itu…. Betapa nyenyak tidurnya. Tubuh tukang becak yang kurus itu tampak tertekuk di atas jok becak, dan lihatlah betapa pulas tidurnya…. Betapa bahagia jika bisa tidur nyenyak seperti itu….&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Mencari Kebahagiaan Sejati&lt;/h3&gt;
Begitulah kehidupan berjalan. Seseorang akan selalu melihat kondisi orang lainnya. Membandingkan, mengandaikan, membayangkan, mengkhayalkan….. “Andai saja aku bisa seperti dia, betapa bahagianya….” Orang Jawa menyebut, hidup itu “&lt;i&gt;sawang sinawang&lt;/i&gt;”, saling melihat kepada yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;
Itulah sebabnya orang tidak bahagia. Karena ia mengharapkan sesuatu yang tidak nyata. Ia mengkhayalkan sesuatu yang bukan dirinya. Ia membayangkan posisi yang bukan haknya. Ia terus dikejar keinginan yang tidak pernah kesampaian. Ia mengejar kebahagiaan seperti yang ia lihat pada orang lain. Ia mencari kebahagiaan sebagaimana ia saksikan pada banyak kalangan manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah sebabnya orang tidak bahagia. Karena ia mencari dari orang lain. Ia tidak masuk ke dalam dirinya sendiri, dan menemukan kebahagiaan di dalam dirinya sendiri. Harusnya ia selalu menikmati semua yang ada. Merasakan kasih sayang Tuhan dalam setiap kejadian yang menimpanya. Menghayati kehidupan dari semua pemberian Tuhan yang didapatkan setiap hari. Sedikit atau banyak, itu tinggal cara kita menghitungnya.&lt;/blockquote&gt;
Becak atau mobil mewah, itu hanya benda-benda, sama dengan benda lainnya. Orang bosan setiap hari naik mobil mewah, ia akan merasa bahagia suatu ketika naik becak di Jogjakarta. Orang bosan setiap hari naik becak, ia akan merasa bahagia naik mobil suatu ketika. Karena mobil mewah dan becak hanyalah benda-benda. Bukan di situ letak bahagia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jabatan, posisi, kedudukan itu hanyalah atribut kehidupan, sama dengan atribut lainnya. Orang mengira posisi di atas dirinya itu yang membahagiakan. Padahal posisi yang diinginkan itu hanyalah atribut kehidupan. Asesoris kehidupan, sama dengan asesoris yang lainnya. Bukan di situ letak bahagia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Bahagia itu letaknya di dalam jiwa&lt;/b&gt;. Bukan pada benda-benda. Bukan pada atribut dan asesoris kehidupan. Maka carilah kebahagiaan dengan menyelam ke dalam jiwa kita sendiri. Bukan dengan mengkhayalkan hak orang lain yang tidak kita miliki. Jika anda terus mencari-cari kebahagiaan kepada benda-benda, selamanya anda tidak akan pernah bisa merasakan bahagia. Jika anda terus menerus mencari kebahagiaan kepada atribut-atribut, selamanya anda tidak akan pernah bisa merasakan bahagia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2011/08/hidup-bahagia-dengan-banyak-bersyukur.html"&gt;Bahagia itu letaknya di dalam jiwa&lt;/a&gt;. Benda-benda, atribut-atribut, asesoris-asesoris, itu hanya hiasan saja. Sama dengan hiasan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Temukan kebahagiaan di dalam jiwa anda. Selamat pagi, selamat berlibur bersama keluarga, selamat menemukan kebahagiaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(sumber : Cahyadi Takariawan,kompasiana.com)&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://edukasi.kompasiana.com/2012/05/20/ilusi-kebahagiaan-tukang-becak-dan-sang-pejabat/"&gt;http://edukasi.kompasiana.com/2012/05/20/ilusi-kebahagiaan-tukang-becak-dan-sang-pejabat/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cerita ini mirip dengan&amp;nbsp;Kisah Syukur Petani dan Pengendara Mercy yang pernah diposting sebelumnya. Bro bisa baca &lt;a href="http://www.ronywijaya.web.id/2011/08/kisah-syukur-petani-dan-pengendara.html"&gt;kisahnya di sini&lt;/a&gt;</content><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/7436078682155852144?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/827650286912018230/posts/default/7436078682155852144?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.ronywijaya.web.id/2012/11/kisah-pejabat-iri-kepada-tukang-becak.html" title="Kisah Pejabat Iri kepada Tukang Becak" /><author><name>Rony Wijaya</name><uri>https://plus.google.com/108032402029918140381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh5.googleusercontent.com/-oLPkyNiWvA0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAC78/iDkylJ8r6wU/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-PQ-PQHGQpNY/UJOWCMZllTI/AAAAAAAACSs/V8cckQGBOlg/s72-c/tukang-becak.jpg" height="72" width="72" /></entry></feed>
