<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2enclosuresfull.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" version="2.0">

<channel>
	<title>www.rrimakassar.com</title>
	
	<link>http://www.rrimakassar.com</link>
	<description>Radio Republik Indonesia Cabang Makassar</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Aug 2010 05:32:06 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/rrimakassar" /><feedburner:info xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" uri="rrimakassar" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><media:copyright>rri makassar</media:copyright><item>
		<title>Sejumlah Warga Binaan SeSulawesi Selatan Hari Ini Mendapatkan Remisi</title>
		<link>http://www.rrimakassar.com/sejumlah-warga-binaan-sesulawesi-selatan-hari-ini-mendapatkan-remisi.html</link>
		<comments>http://www.rrimakassar.com/sejumlah-warga-binaan-sesulawesi-selatan-hari-ini-mendapatkan-remisi.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Aug 2010 09:36:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aryna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rrimakassar.com/?p=656</guid>
		<description><![CDATA[Sejumlah warga binaan sesulawesi selatan hari ini mendapatkan remisi umum dalam rangka peringatan hari ulang tahun proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ke 65,tanggal 17 Agustus 2010.Warga binaan sesulawesi selatan yang mendapat remisi langsung bebas sebanyak 87 orang.Rutan klas satu Makassar tercatat menjadi penyumbang warga binaan terbanyak yang mendapatkan remisi langsung bebas sebanyak 23 warga binaan disusul [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sejumlah warga binaan sesulawesi selatan hari ini mendapatkan remisi umum dalam rangka peringatan hari ulang tahun proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ke 65,tanggal 17 Agustus 2010.Warga binaan sesulawesi selatan yang mendapat remisi langsung bebas sebanyak 87 orang.Rutan klas satu Makassar tercatat menjadi penyumbang warga binaan terbanyak yang mendapatkan remisi langsung bebas sebanyak 23 warga binaan disusul lapas Makassar 11 orang.Sementara itu remisi umum 4 orang mendapatkan pemotongan masa tahanan paling tinggi yakni selama 8 bulan,sedangkan untuk remisi paling rendah diterima oleh 539 warga binaan selama satu bulan. (lacak RRI Makassar)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rrimakassar.com/sejumlah-warga-binaan-sesulawesi-selatan-hari-ini-mendapatkan-remisi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kepolisian Republik Indonesia,Diakui Dunia Dalam Pemberantasan Teroris.</title>
		<link>http://www.rrimakassar.com/kepolisian-republik-indonesiadiakui-dunia-dalam-pemberantasan-teroris.html</link>
		<comments>http://www.rrimakassar.com/kepolisian-republik-indonesiadiakui-dunia-dalam-pemberantasan-teroris.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Aug 2010 09:32:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aryna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rrimakassar.com/?p=654</guid>
		<description><![CDATA[Keberhasilan ini merupakan salah satu kinerja utama Polri  yang diakui dunia  merupakan prestasi Polri yang membanggakan.Demikian pidato seragam Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri yang dibacakan Wakil Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Barat Brigadir Jenderal Polisi Syahrir Kuba Pada upacara bendera kemerdekaan 17 Agustus di halaman upacara Mapolda pagi tadi.Kapolri mengatakan ,Polri telah berhasil mengungkap [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Keberhasilan ini merupakan salah satu kinerja utama Polri  yang diakui dunia  merupakan prestasi Polri yang membanggakan.Demikian pidato seragam Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri yang dibacakan Wakil Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Barat Brigadir Jenderal Polisi Syahrir Kuba Pada upacara bendera kemerdekaan 17 Agustus di halaman upacara Mapolda pagi tadi.Kapolri mengatakan ,Polri telah berhasil mengungkap beberapa kegiatan dan pelaku terorisme di Indonesia hingga DPO teroris yang paling dicari.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Kapolri,pemberantasan teroris ,diperlakukan kerja sama Polisional yang sinergik dengan seluruh komponen bangsa untuk memberantas terorisme hingga ke akar-akarnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rrimakassar.com/kepolisian-republik-indonesiadiakui-dunia-dalam-pemberantasan-teroris.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bertemu KUBURAN di Toraja</title>
		<link>http://www.rrimakassar.com/bertemu-kuburan-di-toraja.html</link>
		<comments>http://www.rrimakassar.com/bertemu-kuburan-di-toraja.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Aug 2010 09:29:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aryna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosial Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rrimakassar.com/?p=645</guid>
		<description><![CDATA[Menghabiskan weekend di kota yang sangat terkenal untuk pariwisata di Sulawesi Selatan ini adalah hal yang paling menyenangkan.Dari kota Makassar kami harus menempuh perjalanan selama delapan jam dengan bus,tapi sama sekali tidak terasa karena mata saya sangat puas menikmati eksotika pemandangan keindahan alam dan suasana desa ataupun pusat kota yang saya lalui.Masuk kota Makale udara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-659" title="penari1" src="http://www.rrimakassar.com/wp-content/uploads/2010/08/penari1-72x150.jpg" alt="penari1" width="72" height="150" />Menghabiskan weekend di kota yang sangat terkenal untuk pariwisata di Sulawesi Selatan ini adalah hal yang paling menyenangkan.Dari kota Makassar kami harus menempuh perjalanan selama delapan jam dengan bus,tapi sama sekali tidak terasa karena mata saya sangat puas menikmati eksotika pemandangan keindahan alam dan suasana desa ataupun pusat kota yang saya lalui.Masuk kota Makale udara mulai terasa dingin karena cuaca pada waktu itu memang lagi hujan.Lanjut ke Rantepao dan memilih untuk home stay di sana beberapa malam.Home stay yang kami tempati berada di daerah benteng batu,sangat cantik karena view bagian belakang rumah itu adalah gunung dan sungai,yang katanya sih masih aliran sungai saddang.Tapi memang sangat –sangat nyaman untuk kita yang sedang libur dan mau menenangkan diri apalagi yang punya hobby mancing,tempatnya sangat pas.</p>
<p>Istirahat sejenak,malam hari kami mulai mencari tempat makan,karena jam makan malam juga<img class="alignright size-thumbnail wp-image-648" title="torajamlm" src="http://www.rrimakassar.com/wp-content/uploads/2010/08/torajamlm1-150x150.jpg" alt="torajamlm" width="150" height="150" /> sudah lewat jadi semua tempat makan umum sudah tutup dan jadilah kami hunting warung seluruh kota dan ketemu dengan warung kecil yang masih buka.Yaa..meski tak seenak makanan rumah tentunya dinikmati saja dan syukur masih dapat hehehe…</p>
<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-649" title="dprd trj" src="http://www.rrimakassar.com/wp-content/uploads/2010/08/dprd-trj-150x150.jpg" alt="dprd trj" width="150" height="150" />Sore hari berikutnya kami ke Makale dan menikmati pusat keramaian yang ada di depan gedung DPRD,sebuah kolam besar dengan patung Pongtiku di tengahnya.Masyarakat di sana mengatakan tempat itulah yang paling ramai di sore hari hingga jam Sembilan malam.Setelah itu kota akan sepi kembali.Sabtu sore itu kebeneran ada event bikers jadi memang sangat ramai,jelang petang  saya kemudian mendengar bunyi lonceng gereja,dan juga adzan.Beberapa warga yang mau ibadah  di gereja dan mesjid nampak lalu lalang di tengah keramaian yang sedang berlangsung.</p>
<p>Puas menikmati suasana kota Makale,kami pulang ke Rantepao namun sebelumnya kami makan dulu di warung jember poros Makale –Rantepao.Ternyata nih,banyak orang jawa yang buka usaha warung  makan di Tanah Toraja ini.</p>
<p>Sarapan minggu pagi dengan teh manis yang harum dan nasi kuning yang pake telur bebek bumbu…hmmm…yummy..</p>
<p>Saatnya keliling di kota Rantepao ini.Siangnya,Lapangan Bakti yang berada di tengah kota<img class="alignright size-thumbnail wp-image-650" title="kuburan1" src="http://www.rrimakassar.com/wp-content/uploads/2010/08/kuburan1-150x129.jpg" alt="kuburan1" width="150" height="129" /> Rantepao itu penuh dengan masyarakat Rantepao juga yang sedang menikmati Kuburan band yang lagi manggung di sana untuk sebuah event.Meskipun hujan dan becek,mereka tetap menikmatinya,beberapa orang yang saya temui bilang seramai ini lagi karena selama tahun ini baru dapat hiburan lagi…</p>
<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-651" title="accesories" src="http://www.rrimakassar.com/wp-content/uploads/2010/08/accesories-150x93.jpg" alt="accesories" width="150" height="93" />Setelah ketemu Kuburan,saya menyempatkan diri untuk jalan-jalan ke pasar kerajinan dan beli beberapa assesoris khas .Harganya relative murahlah,tidak jauh beda dengan yang ada di kota lain juga 5000-10000 rupiah saja,tinggal milih gelang-gelang atau kalung yang cantik.</p>
<p>Malam terakhir di Rantepao,kangen rasanya makan bakso,cari info tentang warung bakso yang aman ada tidak ya??Ternyata ada di pusat kota juga,namanya Warung Mitra Patma,orang jawa lagi tuh yang punya warung hehehe….baksonya??? ya..yummy jugalah..</p>
<p>Sehabis menikmati makan malam..kami tidak memilih tuk tidak naik sitor lagi(<em>sitor</em>;sejenis becak motor,kendaraan khas toraja),kami memilih untuk jalan pulang ke home stay yang kami tempati karena jaraknya tidak terlalu jauh,dan sepanjang jalan pulang kami mengambil sudut kota tuk dijadikan objek  foto.</p>
<p>Saat ini satu hal yang mungkin butuh perhatian tuk kota wisata yang cantik ini adalah penerangan  lampu jalan.Mungkin bila ada saja beberapa lampu jalan,kota ini akan sedikit lebih cantik dibanding tidak ada sama sekali yang membuat kita merasa menikmati malam di kota Rantepao yang  beberapa sudut jalannya gelap dan akhirnya kita merasa kurang nyaman tuk jalan lebih lama menikmati kota malam harinya.</p>
<p>Tiga malam di Tanah Toraja serasa belum cukup tuk benar-benar menikmati wisatanya,dan masih ada waktu liburan berikutnya tuk datang kembali dan akan ke tempat yang lebih menarik tentunya.<em>Apa kareba</em>;apa khabar,<em>melo-melo</em>;baik-baik,dan <em>kure sumanga</em>;terima kasih, heheheh…tiga kata itu yang bisa saya bawa pulang tuk mengingatkanku dengan weekend yang menyenangkan ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rrimakassar.com/bertemu-kuburan-di-toraja.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Aceh dan Kendari Menangi Bintang Radio 2010</title>
		<link>http://www.rrimakassar.com/aceh-dan-kendari-menangi-bintang-radio-2010.html</link>
		<comments>http://www.rrimakassar.com/aceh-dan-kendari-menangi-bintang-radio-2010.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 09:51:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aryna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rrimakassar.com/?p=642</guid>
		<description><![CDATA[Cut Ika Liana dari RRI Banda Aceh dan Muhammad Iqbal Piagi berhasil menjuarai Bintang Radio 2010 di Lapangan Pancasila UGM Yogyakarta Sabtu (24/7)
Selain menobatkan para juara, pada kesempatan tersebut panitia juga menganugerahkan penghargaan RRI Lifetime Award kepada almarhum Bing Slamet atas dedikasinya dalam dunia tarik suara. Penghargaan diserahkan oleh Kepala LPP RRI Parni Hadi dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cut Ika Liana dari RRI Banda Aceh dan Muhammad Iqbal Piagi berhasil menjuarai Bintang Radio 2010 di Lapangan Pancasila UGM Yogyakarta Sabtu (24/7)</p>
<p>Selain menobatkan para juara, pada kesempatan tersebut panitia juga menganugerahkan penghargaan RRI Lifetime Award kepada almarhum Bing Slamet atas dedikasinya dalam dunia tarik suara. Penghargaan diserahkan oleh Kepala LPP RRI Parni Hadi dan diterima oleh Adi Bing Slamet.</p>
<p>Dalam sambutannya, Kepala LPP RRI Parni hadi mengungkapkan, pemberian penghargaan kepada Bing Slamet semata-mata karena dedikasi almarhum terhadap dunia tarik suara. Disamping itu, almarhum merupakan seorang seniman yang serba bisa dan banyak menjadi panutan seniman masa kini.</p>
<p>&#8220;Bing Slamet itu tidak ada tandingnya. Dia bisa melawak, bisa bernyanyi dan bisa berakting. Semuanya komplet ada pada diri Bing Slamet,&#8221; ujar Parni Hadi.</p>
<p>Sebagai wakil dari pihak keluarga, Adi Bing Slamet yang datang bersama keluarga mengucapkan terima kasih kepada lembaga RRI yang telah memberikan penghargaan kepada almarhum ayahnya.</p>
<p>Pihaknya berharap agar semangat almarhum yang tak gampang menyerah dan selalu kreatif dalam berkarya dapat diteladani oleh generasi muda sekarang. &#8220;Saya yakin ketika papa saya dulu berkesenian, tak berpikir soal penghargaan dan materi. Semoga semangat ini bisa diteladani oleh generasi muda saat ini,&#8221; ujar Adi.</p>
<p>Disisi lain, Trie Utami sebagai Koordinator Dewan Yuri dan alumni kontes vokal serupa menyataan rasa bangganya. Kontes suara yang mengedepankan kualitas ini masih dapat terselenggara di tengah kepungan kontes suara instant, yang hanya melahirkan artis sesaat.</p>
<p>Meski demikian pihaknya menilai, para juara yang dinobatkan dalam kontest ini ke depan masih harus belajar lebih banyak lagi.</p>
<p>&#8220;Saya rasa mereka baru sampai pada tahap &#8220;berbunyi&#8221; dan belum sampai pada tahap &#8220;menyanyi&#8221;. Sebab menyanyi tak cukup hanya melafalkan syair sesuai nada, tetapi harus mampu memberi jiwa dan memperindah lagu,&#8221;ujar Trie Utami.</p>
<p>Trie Utami, berharap agar dimasa mendatang penyelenggaraan kontes vokal yang mengedepankan kualitas vokal dan bukan sekedar dukungan SMS , dapat lebih sering dilakukan, untuk melahirkan penyanyi-penyanyi yang mampu bertahan popularitasnya tenggang waktu yang lama dan bukan muncul sebagai artis sesaat.</p>
<p>&#8220;Kami-kami ini sudah tua dan butuh ada generasi penerus. Dulu kita sangat dikenal di dunia internasional sebagai gudang penyanyi berkualitas. Tapi sekarang ini, penyanyi kita hanya populer dalam hitungan bulan, terus ilang,&#8221; ujar Trie Utami.</p>
<p>Bintang Serumpun<br />
Disamping kontes Bintang Radio 2010, dalam panggung yang sama juga digelar kontes Bintang Radio Negara Serumpun. Pada kesempatan ini Agnesia wakil Indonesia berhasil dinobatkan sebagai Juara Pertama. Untuk kategori pria, Azizul Haqim wakil dari Malaysia berhasil memenangi kontes Bintang Radio Negara Serumpun.<em>(www.tribunnews.com)</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rrimakassar.com/aceh-dan-kendari-menangi-bintang-radio-2010.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ribuan BENTOR Demo</title>
		<link>http://www.rrimakassar.com/ribuan-bentor-demo.html</link>
		<comments>http://www.rrimakassar.com/ribuan-bentor-demo.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Jul 2010 10:40:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aryna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rrimakassar.com/?p=639</guid>
		<description><![CDATA[MAKASSAR-Sekitar dua ribu pengendara Becak Motor atau BENTOR yang beroperasi di wilayah kota Makassar dan sekitarnya,menuntut kepada Walikota Makassar untuk mengeluarkan peraturan beroperasi Becak Motor yang hingga saat ini angkutan umum tersebut masih dianggap beroperasi secara liar.
Para pengendara Bentor tersebut kecewa saat hendak memasuki halaman kantor Walikota Makassar karena pintu pagar kantor tersebut ditutup dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">MAKASSAR-Sekitar dua ribu pengendara Becak Motor atau BENTOR yang beroperasi di wilayah kota Makassar dan sekitarnya,menuntut kepada Walikota Makassar untuk mengeluarkan peraturan beroperasi Becak Motor yang hingga saat ini angkutan umum tersebut masih dianggap beroperasi secara liar.</p>
<p style="text-align: justify;">Para pengendara Bentor tersebut kecewa saat hendak memasuki halaman kantor Walikota Makassar karena pintu pagar kantor tersebut ditutup dan dijaga polisi serta satpol PP.Namun kekecewaan  tidak berlangsung lama karena perwakilan mereka diterima Kepala Dinas Perhubungan kota Makassar Chaorul Andi Tau serta Kasat Sampta Polrestabes Makassar AKBP Sigit.Chaorul mengatakan,Tim yang dipimpin walikota Makassar sementara bekerja untuk membahas aturan yang harus diterapkan yang mengatur Bentor.</p>
<p style="text-align: justify;">Kasat Samapta AKBP Sigit kepada perwakilan Bentor menegaskan,agar para pengemudi Bentor untuk tetap mengikuti aturan lalulintas untuk tidak mengganggu ketertiban lalu lintas di Makassar.Ribuan Bentor yang diparkir para pengemudinya sempat memacetkan kendaraan yang melintasi Jalan Ahmad Yani,Riburane dan Slamet Riyadi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rrimakassar.com/ribuan-bentor-demo.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Muhammadiyah: 1 Ramadan Jatuh pada 11 Agustus</title>
		<link>http://www.rrimakassar.com/muhammadiyah-1-ramadan-jatuh-pada-11-agustus.html</link>
		<comments>http://www.rrimakassar.com/muhammadiyah-1-ramadan-jatuh-pada-11-agustus.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Jul 2010 09:25:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aryna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rrimakassar.com/?p=636</guid>
		<description><![CDATA[Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadan 1431 Hijriah jatuh pada 11 Agustus mendatang. Sementara 1 Syawal pada Jumat 10 September.
Penetapan ini berdasarkan perhitungan dengan menggunakan metode hisab. ?Kemarin sudah diumumkan dan akan disebarluaskan ke pengurus Muhammadiyah di seluruh Indonesia,? ujar Ketua Majelis Tarjih, Tajdid, dan Pemikiran Islam, Yunahar Ilyas kepada okezone di Jakarta, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadan 1431 Hijriah jatuh pada 11 Agustus mendatang. Sementara 1 Syawal pada Jumat 10 September.</p>
<p>Penetapan ini berdasarkan perhitungan dengan menggunakan metode hisab. ?Kemarin sudah diumumkan dan akan disebarluaskan ke pengurus Muhammadiyah di seluruh Indonesia,? ujar Ketua Majelis Tarjih, Tajdid, dan Pemikiran Islam, Yunahar Ilyas kepada okezone di Jakarta, Senin (19/7/2010).</p>
<p>Dijelaskan, ijtimak (bulan sabit pertama kali setelah bulan baru) menjelang Ramadan 1431 H akan terjadi pada Selasa 10 Agustus 2010 pukul 10.09 WIB.</p>
<p>Sementara tinggi hilal (bulan) pada saat matahari terbenam di wilayah Yogyakarta dan di seluruh wilayah Indonesia sudah di atas ufuk. Berdasarkan hasil hisab ini maka PP Muhammadiyah mengumumkan bahwa 1 Ramadan jatuh pada hari Rabu, 11 Agustus mendatang.</p>
<p>Adapun 1 Syawal jatuh pada Jumat 10 September 2010. Hal itu berdasarkan pada ijtimak menjelang Syawal 1431 H yang terjadi pada Rabu, 08 September 2010 pukul 17.31 WIB, dan tinggi hilal pada saat itu masih di bawah ufuk.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rrimakassar.com/muhammadiyah-1-ramadan-jatuh-pada-11-agustus.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ribuan Penumpang Feri Telantar</title>
		<link>http://www.rrimakassar.com/ribuan-penumpang-feri-telantar.html</link>
		<comments>http://www.rrimakassar.com/ribuan-penumpang-feri-telantar.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jul 2010 09:52:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aryna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rrimakassar.com/?p=633</guid>
		<description><![CDATA[Ribuan penumpang feri tujuan Kepulauan Selayar telantar di Pelabuhan Tanjung Bira, Bulukumba,kemarin.Kapal Motor Penumpang (KMP) Belida dan Sangke Palangga gagal berangkat karena air laut di pelabuhan mengalami pendalangkan. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.00 Wita,kemarin.
Kedua kapal feri yang rencananya mengangkut penumpang dari berbagai daerah termasuk dari Makassar ini hingga semalam masih tertahan di pelabuhan menunggu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ribuan penumpang feri tujuan Kepulauan Selayar telantar di Pelabuhan Tanjung Bira, Bulukumba,kemarin.Kapal Motor Penumpang (KMP) Belida dan Sangke Palangga gagal berangkat karena air laut di pelabuhan mengalami pendalangkan. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.00 Wita,kemarin.</p>
<p>Kedua kapal feri yang rencananya mengangkut penumpang dari berbagai daerah termasuk dari Makassar ini hingga semalam masih tertahan di pelabuhan menunggu hingga air laut kembali pasang. Nur Qomar, salah salah penumpang di Pelabuhan Bira mengatakan, gagalnya keberangkatan kapan feri ini karena air surut, sehingga menyulitkan dua feri lepas dari dermaga pelabuhan tersebut. “Sekitar seribuan penumpang gagal dan telantar di Pelabuhan Bira. Hingga kini kapal belum berangkat. Para penumpang tersebut tujuan ke Selayar,” kata Qomar di Pelabuhan Bira, tadi malam. Pendangkalan ini terjadi sejak Januari lalu,namun pihak pelabuhan belum melakukan pengerukan di pelabuhan ini.</p>
<p>“Kami berharap kepada pihak pelabuhan segera mencari solusi dari permasalahan ini sehingga tidak lagi terjadi kejadian seperti ini,”tutur Qomar. Sumber di pelabuhan menyebutkan, Maret lalu,landasan jembatan penghubung kapal dengan dermaga patah. Akibatnya,KMP Sangke Palangga ini tidak beroperasi selama seminggu. “Akibat dari kerusakan ini, pihak pengelola kapal terpaksa membatasi penumpang yang berangkat,” tuturnya kepada wartawan di Bulukumba tadi malam. Gagalnya dua KMP berangkat berlayar dibenarkan oleh pihak PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Feri. Manajer PT ASDP Indonesia Feri (Persero) Cabang Selayar Jamaluddin mengatakan, hal itu disebabkan air laut surut sehingga terjadi pendangkalan di sekitar lokasi sandar kapal feri.</p>
<p>Menurutnya, akibat kegagalan berlayar ini bukan hanya penumpang saja yang telantar, tapi puluhan kendaraan baik roda dua maupun empat juga terpaksa diparkir di dekat dermaga. “Kapal ini gagal berangkat akibat surutnya air laut di sekitar dermaga.Kami terpaksa menunggu hingga air pasang. Insya Allah pasang, kapal langsung berangkat,” katanya. Dia mengatakan,sudah mengusulkan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel agar melakukan pengerukan di sekitar pelabuhan, namun hingga kini belum ada tindaklanjut.</p>
<p>“Kami berharap, Pemprov Sulsel turun tangan mengatasi persoalan ini agar rute ini berjalan sebagaimana mestinya,” kata Jamaluddin. (<em>www.seputarindonesia.com</em>)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rrimakassar.com/ribuan-penumpang-feri-telantar.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemkot Makassar Keluhkan Galian PLN</title>
		<link>http://www.rrimakassar.com/pemkot-makassar-keluhkan-galian-pln.html</link>
		<comments>http://www.rrimakassar.com/pemkot-makassar-keluhkan-galian-pln.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jul 2010 09:42:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aryna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rrimakassar.com/?p=630</guid>
		<description><![CDATA[MAKASSAR(SI) – Wakil Wali Kota Makassar Supomo Guntur menyampaikan kritik terbuka terhadap kinerja PT PLN Sultan Batara.Supomo menyatakan bahwa petugas PLN asal sikat dalam melakukan pembersihan pohon yang dianggap mengganggu jaringan listrik perkotaan.
Petugas PLN dinilai melakukan penebangan pohon secara serampangan tanpa memperhatikan estetika. Ranting dan daun bekas penebangan pun dibiarkan berceceran hingga petugas kebersihan dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>MAKASSAR(SI) – Wakil Wali Kota Makassar Supomo Guntur menyampaikan kritik terbuka terhadap kinerja PT PLN Sultan Batara.Supomo menyatakan bahwa petugas PLN asal sikat dalam melakukan pembersihan pohon yang dianggap mengganggu jaringan listrik perkotaan.</p>
<p>Petugas PLN dinilai melakukan penebangan pohon secara serampangan tanpa memperhatikan estetika. Ranting dan daun bekas penebangan pun dibiarkan berceceran hingga petugas kebersihan dari Pemkot Makassar datang melakukan pembersihan. ”Menebang pohon yang cenderung mengganggu kabel listrik memang bagus, tapi bukan berarti petugas PLN semaunya saja.Asal sikat pohon tanpa memperhatikan estetika.Masa cuma satu dahan, tapi semuanya ditebang.Mana sampahnya tidak dibuang lagi,”tandasnya di Kantor Gubernur Sulsel,pekan lalu. Selain itu, Supomo juga mengeluhkan pembangunan jaringan kabel bawah tanah oleh PLN. Penggalian tanah untuk ditanami kabel kerap melalui jalan perkotaan yang telah beraspal mulus seperti di Jalan Veteran.</p>
<p>Mantan Sekkot Makassar ini mengungkapkan, kerap kali ditemukan galian kabel baik yang dilakukan PLN maupun Telkom, tidak disertai dengan langkah perbaikan yang maksimal. Pengaspalan dilakukan secara serampangan. ”Petugas asal gali saja. Menutup lubang galian pun tidak sempurna. Nanti datang petugas Bina Marga Pemkot,baru diratakan kembali,”tandasnya. Supomo mengatakan, pihaknya tidak melarang penggalian ataupun penebangan pohon. Namun, petugas pelaksana di lapangan diminta untuk lebih profesional lagi dengan kembali memperbaiki kondisi seperti semula. Sementara itu, GM PLN Sultan Batara Ahmad Siang mengaku,PLN memang melakukan pembangunan instalasi kabel bawah tanah.Kabel tersebut membentang dari arah Gardu Bontoala di Tanjung Bunga menuju Jalan Latimojong.</p>
<p>Terkait dengan kritikan Pemkot Makassar mengenai penebangan pohon dan galian jalan, Ahmad Siang mengatakan,pihaknya sudah mewanti-wanti petugas di lapangan untuk melakukan perbaikan.”Ini menjadi masukan bagi kami agar petugas yang ada di lapangan bisa bekerja lebih profesional lagi sehingga hasil pekerjaannya bisa lebih maksimal,” tambahnya(www.seputarindonesia.com)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rrimakassar.com/pemkot-makassar-keluhkan-galian-pln.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BINTANG RADIO TAHUN 2010 RRI MAKASSAR</title>
		<link>http://www.rrimakassar.com/bintang-radio-tahun-2010-rri-makassar.html</link>
		<comments>http://www.rrimakassar.com/bintang-radio-tahun-2010-rri-makassar.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Jun 2010 10:09:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aryna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rrimakassar.com/?p=620</guid>
		<description><![CDATA[MAKASSAR-Sejak tanggal 1 Juni sampai dengan 18 Juni 2010 mendatang,pendaftaran Bintang Radio RRI Makassar di buka lagi.
Syarat Pendaftaran: Pria/Wanita 16 s/d 30 tahun,melampirkan Foto Copy:KTP atau Akte Kelahiran,Pas Foto 3&#215;4 (1 lembar),Biaya pendaftara Rp.50.000/orang
Technical Meeting dan Pengambilan nada,Jumat 18 Juni 2010
Audisi babak penyisihan,Selasa, 22 Juni 2010
Audisi babak Semi Final ,Rabu ,23 Juni 2010
Babak Final Minggu,27 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">MAKASSAR-Sejak tanggal 1 Juni sampai dengan 18 Juni 2010 mendatang,pendaftaran Bintang Radio RRI Makassar di buka lagi.</p>
<p style="text-align: justify;">Syarat Pendaftaran: Pria/Wanita 16 s/d 30 tahun,melampirkan Foto Copy:KTP atau Akte Kelahiran,Pas Foto 3&#215;4 (1 lembar),Biaya pendaftara Rp.50.000/orang</p>
<p style="text-align: justify;">Technical Meeting dan Pengambilan nada,Jumat 18 Juni 2010</p>
<p style="text-align: justify;">Audisi babak penyisihan,Selasa, 22 Juni 2010</p>
<p style="text-align: justify;">Audisi babak Semi Final ,Rabu ,23 Juni 2010</p>
<p style="text-align: justify;">Babak Final Minggu,27 Juni 2010</p>
<p style="text-align: justify;">Info selengkapnya di seksi Pro 2 RRI Makassar,Jl.Riburane No.3 Makassar</p>
<p style="text-align: justify;">CP:Titik 0411-5314244, Mario 0411-2473495/085267591709</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Juara I Putra dan Putri akan menjadi Duta Seni Suara RRI  Makassar ke Ajang Pemilihan Bintang Radio Nasional di YOGYAKARTA  Juli 2010</strong></p>
<p style="text-align: center;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rrimakassar.com/bintang-radio-tahun-2010-rri-makassar.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Eat Fish Campaign</title>
		<link>http://www.rrimakassar.com/eat-fish-campaign.html</link>
		<comments>http://www.rrimakassar.com/eat-fish-campaign.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Jun 2010 09:52:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aryna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rrimakassar.com/?p=616</guid>
		<description><![CDATA[Maritime and Fishery Minister Fadel Muhammad yesterday launched the Eat Fish Campaign in Bali to increase fish consumption which is currently still low. The campaign was launched at the Ksirarnawa building, Denpasar Cultural Park and attended by 500 elementary school students. They sang the song “I love Eating Fish” and ate seafood.
Nationally, only 30 kilogram [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Maritime and Fishery Minister Fadel Muhammad yesterday launched the Eat Fish Campaign in Bali to increase fish consumption which is currently still low. The campaign was launched at the Ksirarnawa building, Denpasar Cultural Park and attended by 500 elementary school students. They sang the song “I love Eating Fish” and ate seafood.</p>
<p>Nationally, only 30 kilogram of fish is consumed per capita per year. This is below the ideal of 31,40 kilogram per capita per year. In Java, only 16 kilogram of fish per capita per year is consumed. According to Fadel, it takes hard work to intensify the consumption by increasing fish production per year, which is currently only 130 million tons per year.(www.korantempo.com)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rrimakassar.com/eat-fish-campaign.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	<copyright>rri makassar</copyright><media:rating>nonadult</media:rating></channel>
</rss>
