<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Suprie</title>
	<atom:link href="http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog</link>
	<description>Untitled, dan akan terus untitled</description>
	<lastBuildDate>Mon, 08 Nov 2010 09:52:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Tweetdeck dan Realtime Twitter Streaming</title>
		<link>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2010/11/08/tweetdeck-dan-realtime-twitter-streaming/</link>
		<comments>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2010/11/08/tweetdeck-dan-realtime-twitter-streaming/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Nov 2010 09:52:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suprie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Application]]></category>
		<category><![CDATA[Tweetdeck]]></category>
		<category><![CDATA[Twitter Client]]></category>
		<category><![CDATA[Twitter Streaming API]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/?p=805</guid>
		<description><![CDATA[Tweetdeck kemaren me-release update terbaru dari tweetdeck for desktop. Tweetdeck sendiri berjalan di atas platform Adobe AIR. Salah satu fitur andalan dari release yang terbaru adalah Streaming API. Itu artinya, semua update twitter dikirim langsung tanpa dipooling, versi sebelumnya update twitter di pooling per beberapa menit. Fitur canggih ini sepertinya sangat mengasikkan. Pertama kali pake [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tweetdeck kemaren me-release update terbaru dari tweetdeck for desktop. Tweetdeck sendiri berjalan di atas platform Adobe AIR. </p>
<p>Salah satu fitur andalan dari release yang terbaru adalah Streaming API. Itu artinya, semua update twitter dikirim langsung tanpa dipooling, versi sebelumnya update twitter di pooling per beberapa menit. Fitur canggih ini sepertinya sangat mengasikkan. Pertama kali pake saya senang bukan kepalang, ini fitur yang keren pikir saya. Tapi akhirnya saya memutuskan untuk menonaktifkannya. Selain menganggu, karena setiap detik ada aja yang update jadi lebih susah ngikutinnya, fokus dari update stream juga kadang bermasalah &#8212; direbut oleh si timeline yang update banget ituh &#8211;. Dan di Streaming API ini saya juga bisa lihat replies dari follower yang mention  temen yang gak saya follow itu, klo pooling biasa tidak bisa. Inget yah replies bukan RT.</p>
<p>Streaming API emang keren! tapi saya belum bisa melihat kebutuhan untuk user biasa seperti saya. Saya merasa belum perlu melihat timeline saya update secara realtime, tapi mungkin para power user twitter bisa memanfaatkan nya, misalkan untuk visual tweets atau yang lain.</p>
<p><strong>Gimana cara disablenya ?</strong><br />
Simple, buka setting, buka tab &#8220;Twitter&#8221;, nonaktifin &#8220;Enable Realtime Twitter Streaming&#8221; </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2010/11/08/tweetdeck-dan-realtime-twitter-streaming/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PB 2010</title>
		<link>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2010/11/04/pb-2010/</link>
		<comments>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2010/11/04/pb-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Nov 2010 15:39:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suprie</dc:creator>
				<category><![CDATA[/localhost]]></category>
		<category><![CDATA[pb]]></category>
		<category><![CDATA[pb2010]]></category>
		<category><![CDATA[Pesta Blogger]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2010/11/04/pb-2010/</guid>
		<description><![CDATA[Sabtu kemaren ( 30/10/2010 ) perhelatan akbar Pesta Blogger kembali diadakan. Kali ini di epicentrum rasuna diadakannya. Saya perkirakan lebih dari 1500 blogger yang dateng. Seru!! Karena tiap tahun makin bertambah, apalagi sekarang itu pesta blogger plus. Apa plusnya? Selain Blogger para penggiat online seperti facebooker dan tweeple juga dateng. Ketemu banyak temen baru. Kalau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sabtu kemaren ( 30/10/2010 ) perhelatan akbar Pesta Blogger kembali diadakan. Kali ini di epicentrum rasuna diadakannya. </p>
<p>Saya perkirakan lebih dari 1500 blogger yang dateng. Seru!! Karena tiap tahun makin bertambah, apalagi sekarang itu pesta blogger plus. Apa plusnya? Selain Blogger para penggiat online seperti facebooker dan tweeple juga dateng. </p>
<p>Ketemu banyak temen baru. Kalau orang bertanya apa ekpetasi saya dari pesta blogger? Saya dengan yakin menjawab pengen kopdar. Ya, sesimple itu.</p>
<p>Menurut saya breakout session nya banyak banget dan beragam tema. Mulai dari online funding (kiva.org), <a href="http://internetsehat.org">Internet Sehat</a>, malah <a href="http://blogdetik.com">Blogdetik</a> sampe membawa si Ayu Azhari buat diskusi, lalu ada komik, dan id android. Tapi saya cuma ikut beberapa dan itu juga gak sampe habis.</p>
<p>Yang paling seru justru ketika saya dan beberapa onliners dari Jogja bersama &#8211; sama jualan pin buat donasi korban merapi. Dana yang terkumpul banyak banget tweeps, klo gak salah sampe 3.5jt jumlah yang gak kecil menurut saya. Setelah itu ya saya kopdar :p</p>
<p>Oh iya, Pesta Blogger memang sudah berakhir, tapi bunderan HI masih membuka donasi untuk <a href="http://1000buku.org">1000 buku</a>. Jadi klo mau nyumbang buku atau uang untuk beli buku, monggo loh tweeps. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2010/11/04/pb-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Galasin</title>
		<link>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2010/11/02/galasin/</link>
		<comments>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2010/11/02/galasin/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Nov 2010 08:51:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suprie</dc:creator>
				<category><![CDATA[/localhost]]></category>
		<category><![CDATA[Galaksin]]></category>
		<category><![CDATA[Galasin]]></category>
		<category><![CDATA[Gobak sodor]]></category>
		<category><![CDATA[Permainan waktu muda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/?p=801</guid>
		<description><![CDATA[Galaksin atau Gobak Sodor adalah permainan yang gak bisa dibilang tradisional, tapi gak bisa dibilang modern juga sih. Itu adalah permainan ketangkasan waktu saya jaman kecil dulu. Intinya sih bagaimana melewati penjaga &#8212; biasanya tiga, tapi bisa lebih banyak kalau yang main juga banyak &#8211;. Area permainannya pun simple, satu persegi panjang dibagi 4 kotak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Galaksin atau Gobak Sodor adalah permainan yang gak bisa dibilang tradisional, tapi gak bisa dibilang modern juga sih. Itu adalah permainan ketangkasan waktu saya jaman kecil dulu.</p>
<p>Intinya sih bagaimana melewati penjaga &#8212; biasanya tiga, tapi bisa lebih banyak kalau yang main juga banyak &#8211;. Area permainannya pun simple, satu persegi panjang dibagi 4 kotak (panjang suka &#8211; suka, lebar suka &#8211; suka. Tapi biasanya cukup sih, soalnya klo makin lebar atau makin panjang makin capek), klo males bisa menggunakan lapangan badminton ataupun tennis. Biasanya beda daerah beda peraturannya. Di daerah saya peraturannya yang jaga paling depan itu tidak boleh jaga sampai kotak kanan, sementara penjaga garis tengah biasanya disebut halilintar, dan di dalam satu kotak gak boleh berisi lebih dari 3 orang. </p>
<p>Dari semua rintangan paling susah memang halilintar. Halilintar juga yang mempunyai wilayah jaga paling banyak. Bisa dari ujung ke ujung, malah bisa melewati garis.</p>
<p>Permainan ini dulu dimainkan waktu sore hari, abis pulang sekolah main. Ah saya merindukan masa &#8211; masa itu. Sekarang mau main Galaksin, kayanya lebih susah. Selain napas udah gak kuat, sekarang badan udah gede jadi area galaksin jadi kayanya sempit banget. Selain itu yang paling ngenes udah gak ada lahan buat bermain. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2010/11/02/galasin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Macet!!!</title>
		<link>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2010/10/26/macet/</link>
		<comments>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2010/10/26/macet/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Oct 2010 20:23:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suprie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendek]]></category>
		<category><![CDATA[apa sih sup?]]></category>
		<category><![CDATA[ngelindur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2010/10/26/macet/</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta macet!!! Banjir di mana mana. Lalu klo sudah begini siapa yang disalahkan ? Gubernur? Tapi gubernur juga gak bisa disalahkan sepenuhnya. Baiklah emang mungkin dia kurang tegas, dan jarang keliatan melakukan perubahan. Jakarta ya gini-gini aja toh. Cuman bedanya sekarang lebih banyak mall, tapi ruang publik makin sedikit. Lalu bagaimana dengan kita? kita juga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta macet!!! Banjir di mana mana. Lalu klo sudah begini siapa yang disalahkan ? Gubernur?</p>
<p>Tapi gubernur juga gak bisa disalahkan sepenuhnya. Baiklah emang mungkin dia kurang tegas, dan jarang keliatan melakukan perubahan. Jakarta ya gini-gini aja toh. Cuman bedanya sekarang lebih banyak mall, tapi ruang publik makin sedikit.</p>
<p>Lalu bagaimana dengan kita? kita juga bisa disalahkan?. Bisa saja, karena toh kita masih buang sampah sembarangan. <br />
Lalu kenapa gak pindah dari Jakarta? Sayangnya Jakarta masih tempat mencari nafkah buat sebagian orang. Walaupun ide untuk kerja remote masih terbuka lebar, dan menjadi lebih masuk akal jika melihat keadaan sekarang.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2010/10/26/macet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rumahmu di mana?</title>
		<link>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2010/10/24/rumahmu-di-mana/</link>
		<comments>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2010/10/24/rumahmu-di-mana/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Oct 2010 08:42:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suprie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendek]]></category>
		<category><![CDATA[geo location]]></category>
		<category><![CDATA[pendek]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2010/10/24/rumahmu-di-mana/</guid>
		<description><![CDATA[Dulu orang jika bertanya rumah, umumnya tinggal kasih alamat rumah, patokannya yang mana, jalan apa. Lain dulu lain sekarang, alih alih bertukar alamat rumah, sekarang kita tinggal bertukar titik. Lewat Twitter yang udah bisa geo location, atau lewat LBS macam Foursquare, atau Gowalla. Tinggal bilang &#8220;hey ini rumahku&#8221;. Resiko jika ada tamu yang tak diundang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dulu orang jika bertanya rumah, umumnya tinggal kasih alamat rumah, patokannya yang mana, jalan apa.</p>
<p>Lain dulu lain sekarang, alih alih bertukar alamat rumah, sekarang kita tinggal bertukar titik. Lewat Twitter yang udah bisa geo location, atau lewat LBS macam Foursquare, atau Gowalla. Tinggal bilang &#8220;hey ini rumahku&#8221;.</p>
<p>Resiko jika ada tamu yang tak diundang itu masalah lain. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2010/10/24/rumahmu-di-mana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menghubungkan titik</title>
		<link>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2010/10/23/menghubungkan-titik/</link>
		<comments>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2010/10/23/menghubungkan-titik/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Oct 2010 06:50:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suprie</dc:creator>
				<category><![CDATA[/localhost]]></category>
		<category><![CDATA[apple]]></category>
		<category><![CDATA[jobs]]></category>
		<category><![CDATA[mac]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2010/10/23/menghubungkan-titik/</guid>
		<description><![CDATA[Saat wisuda di harvard university. Steve jobs, memberikan sedikit pidato. Ada 3 poin yang ia ceritakan. Salah satu nya itu connecting the dot. Connecting the dot adalah bagaimana yang kita lakukan saat ini berpengaruh pada masa depan kita, jadi ikuti kata hati kita. Waktu dia kuliah, dia memutuskan untuk DO. Karena DO itulah dia bisa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat wisuda di harvard university. Steve jobs, memberikan sedikit pidato. Ada 3 poin yang ia ceritakan. Salah satu nya itu connecting the dot.</p>
</p>
<p><em>Connecting the dot</em> adalah bagaimana yang kita lakukan saat ini berpengaruh pada masa depan kita, jadi ikuti kata hati kita.</p>
<p>Waktu dia kuliah, dia memutuskan untuk DO. Karena DO itulah dia bisa masuk kuliah yang dia inginkan. Dia masuk kelas typography. Saat itu belum jelas mau dipake buat apa typography itu. Saat dia dan Wozniak mendirikan apple, baru lah  kepakai typography yang ia pelajari. Dan jika windows tidak meniru mac, maka komputer skarang pun kehilangan typeset yang skrg semua orang nikmati. <br />
Dia tidak tahu saat itu, tapi saat semua <em>come together</em>, barulah jelas semuanya.  Jadi ikuti kata hati anda, karena sepertinya hati anda tau kemana hidup ini menuju.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2010/10/23/menghubungkan-titik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Blog pendek</title>
		<link>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2010/10/23/blog-pendek/</link>
		<comments>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2010/10/23/blog-pendek/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Oct 2010 20:13:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suprie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendek]]></category>
		<category><![CDATA[short]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2010/10/23/blog-pendek/</guid>
		<description><![CDATA[PamanTyo pernah ngajak untuk memposting blog pendek. Lebih panjang dari twitter tapi tidak lebih panjang dari postingan blog biasa. Lah sya juga gak bisa nulis panjang koq.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kopi69.blogombal.org/">PamanTyo</a> pernah ngajak untuk memposting blog pendek. Lebih panjang dari twitter tapi tidak lebih panjang dari postingan blog biasa. Lah sya juga gak bisa nulis panjang koq.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2010/10/23/blog-pendek/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Saya Datang Ke Pesta Blogger 2010</title>
		<link>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2010/10/19/saya-datang-ke-pesta-blogger-2010/</link>
		<comments>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2010/10/19/saya-datang-ke-pesta-blogger-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Oct 2010 18:35:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suprie</dc:creator>
				<category><![CDATA[/localhost]]></category>
		<category><![CDATA[Pesta Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[Pesta Blogger 2010]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/?p=792</guid>
		<description><![CDATA[Saya datang ke pesta blogger 2010, apalagi tujuannya selain berkumpul, tertawa, makan &#8211; makan , dan senang &#8211; senang. Semoga juga dapat bertemu dengan muka &#8211; muka baru, tak perduli dari mana dia berasal. Bagi saya perbedaan itu adalah anugerah, apa yang terjadi jikalau semua orang itu sama? muka sama, nasib sama. Perbedaan pendapat juga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya datang ke pesta blogger 2010, apalagi tujuannya selain berkumpul, tertawa, makan &#8211; makan , dan senang &#8211; senang. Semoga juga dapat bertemu dengan muka &#8211; muka baru, tak perduli dari mana dia berasal.</p>
<p>Bagi saya perbedaan itu adalah anugerah, apa yang terjadi jikalau semua orang itu sama? muka sama, nasib sama. Perbedaan pendapat juga anugerah, karena gak mungkin kita satu suara akan semuanya. </p>
<p>Baiklah, sampai ketemu di Epicentrum , Jakarta.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2010/10/19/saya-datang-ke-pesta-blogger-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>(Mini) Pesta Blogger Jogja, pesta untuk kebersamaan</title>
		<link>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2010/10/12/mini-pesta-blogger-jogja-pesta-untuk-kebersamaan/</link>
		<comments>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2010/10/12/mini-pesta-blogger-jogja-pesta-untuk-kebersamaan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Oct 2010 07:09:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suprie</dc:creator>
				<category><![CDATA[/localhost]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/?p=781</guid>
		<description><![CDATA[Saat diumumkan Jogja menjadi salah satu lokasi Roadshow PB 2010, saya langsung mencari &#8211; cari tiket yang murah. Saya emang berkeinginan berkunjung ke jogja lagi. Tiket telah di tangan, dapat tiket untuk berangkat jum&#8217;at sore. Kamis malam saya udah mulai deg-degan. Tak sabar bersua sama temen &#8211; temen di Jogja, ngobrol, bercanda dan bersuka ria [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat diumumkan Jogja menjadi salah satu lokasi Roadshow PB 2010, saya langsung mencari &#8211; cari tiket yang murah. Saya emang berkeinginan berkunjung ke jogja lagi. Tiket telah di tangan, dapat tiket untuk berangkat jum&#8217;at sore.</p>
<p>Kamis malam saya udah mulai deg-degan. Tak sabar bersua sama temen &#8211; temen di Jogja, ngobrol, bercanda dan bersuka ria &#8211;ini lebay&#8211;. Ketika Jum&#8217;at atas saran beberapa teman, saya pun berangkat lebih dulu daripada yang direncanakan, ini juga sambil deg-degan takut ada masalah dan dapat email kerjaan dari kantor. Tapi Alhamdulillah hal yang saya takutkan tak terjadi, dan cuaca cerah membuat saya tenang.</p>
<p>Sekitar jam 4 sore, saya pun tiba di Jogja bersama <a href="http://tikabanget.com">@tikabanget</a> dan <a href="http://cottonable.com">@ran96a</a>. Dan langsung menuju ke Pakualam untuk mengikuti latihan memanah. </p>
<p>Memanah sendiri ternyata ada aturan-aturannya. Salah satu nya adalah jangan menarik busur dan anak panah itu kearah orang. Konon ada yang pernah tembus dadanya gara &#8211; gara gitu. Arahkan busur dan panah hanya ke target dan pastikan dulu, di antara pemanah dan target itu clear, gak ada orang diantaranya. Tapi sayang, saya gak sempet coba memanah, saya datang telat sih.</p>
<p>Malam, saya ngumpul sama temen &#8211; temen <a href="http://gantibaju.com">gantibaju.com</a> di sana kita ketawa-ketiwi sambil melepas rasa lapar. Soalnya ternyata saya baru inget lom makan dari siang tadi. Nama restorannya House Of Ruminten. Dan malamnya, kami kelimpungan mencari hotel, semua hotel penuh cui!!. Akhirnya dapet satu di Malioboro, terpaksa kami ambil walaupun kami pikir itu overpriced, saat itu jam 2 pagi.</p>
<p>Esok hari, pagi &#8211; pagi goenrock dah nelpon, mengabarkan dia sudah sampai Jogja. Jadilah kita pagi &#8211; pagi sarapan di Soto Sagan. Dinamakan Soto Sagan karena itu memang cuma satu &#8211; satunya soto di jalan Sagan. Itu konon katanya loh tweeps, bener atau ngga saya gak tau. </p>
<p>Setelah makan, kita melanjutkan ke AMIKOM dan bergabung dengan kelas kreatif dan blogshop. Di kelas kreatif sendiri dibagi 2 sesi. Sesi dari gantibaju.com dan Sesi dari Dagadu. Saya dapet voucher dari dagadu, tapi sayang saya lupa menukarkannya. </p>
<p>Selesai dari kelas kreatif, kami ingin santai &#8211; santai dulu di salah satu rumah teman. Santai &#8211; santai itu malah membuat kami ketiduran, dan bangun telat. Karena bangun telat itulah kami ketinggalan kelas di Kedai Kopi dan berkunjung ke desa budaya. Tak putus asa, kami menuju ke Purna Budaya. Tempat perhelatan PB Jogja itu diadakan.<br />
Masih sepi cynn, ya iyalah!. Acara mulai jam 18.30, kami datang jam 17.30. </p>
<div id="attachment_786" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/wp-content/uploads/2010/10/purnabudaya.jpg" rel="lightbox[781]"><img src="http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/wp-content/uploads/2010/10/purnabudaya-300x200.jpg" alt="" title="Purna Budaya" width="300" height="200" class="size-medium wp-image-786" /></a><p class="wp-caption-text">Ini Purna Budaya tweeps, sebelum jam 18.39</p></div>
<p>Untuk ngabisin waktu kita pun cari makan lagi&#8230;</p>
<p><a href="http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/wp-content/uploads/2010/10/pb_1.jpg" rel="lightbox[781]"><img src="http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/wp-content/uploads/2010/10/pb_1.jpg" alt="" title="Sekolah Alam on action" width="300" height="200" class="aligncenter size-full wp-image-788" /></a></p>
<div id="attachment_789" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/wp-content/uploads/2010/10/pb_2.jpg" rel="lightbox[781]"><img src="http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/wp-content/uploads/2010/10/pb_2.jpg" alt="" title="Beberapa temen temen Kojak di Wall of Fame" width="300" height="200" class="size-full wp-image-789" /></a><p class="wp-caption-text">Beberapa temen temen Kojak di Wall of Fame</p></div>
<p>Jam 18.30 kita dah sampe di Purna Budaya (lagi). Barulah mulai terlihat kerumunan dan keramaian orang. Saat itu saya masih memutuskan untuk belum masuk, masih nunggu temen &#8211; temen dari Jakarta dateng. Gak lama kemudian, temen &#8211; temen dari blogdetik pun dateng, terus temen-temen kopdarJakarta, gak lama temen &#8211; temen dari loenpia, dan temen &#8211; temen yang lain. </p>
<p>Saya antri, tapi kemudian salah antrian! saya malah mengantri di antrian A-J. Pas kembali mengantri di antrian yang benar, baru ngeh. Kalo salah satu yang jaga ternyata claradevi yang selama ini cuma tau dari Twitter hehehehe. </p>
<p>Pesta pun dimulai, makan &#8211; makan, senang &#8211; senang, kenal &#8211; kenalan. Dimulai oleh performance dari anak &#8211; anak sekolah alam, mereka memainkan gendang dan macem-macem deh saya lupa. Kemudian dilanjutkan dari temen &#8211; temen komunitas lainnya, terus ada yang tiba &#8211; tiba menyetel lagu trance, dan diakhiri oleh jazz dan kolaborasi dengan music tradisional. Di music tradisional ini para penari yang sebagian anak kecil, mengajak audience untuk menari bersama. Wah itu seru tweeps!! saya kewalahan ngikutin gerakan tarian anak &#8211; anak kecil itu. </p>
<p>Selesai tari &#8211; tarian itu, pengumuman hadiah dan doorprize, dan <a href="http://pbjogja.blogdetik.com">PB Jogja</a> pun ditutup. Senang rasanya bisa bergabung di PBJogja. Acaranya seru-seru&#8230; sayang saya datang telat jadi gak sempet ikut RallyPB dari pagi *muka datar*.</p>
<p>Selamat buat panitia!! Ayo tweeps, semoga kita bertemu di Pesta Blogger 2011.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2010/10/12/mini-pesta-blogger-jogja-pesta-untuk-kebersamaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seribu buku</title>
		<link>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2010/10/06/seribu-buku/</link>
		<comments>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2010/10/06/seribu-buku/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Oct 2010 07:48:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suprie</dc:creator>
				<category><![CDATA[/localhost]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/?p=772</guid>
		<description><![CDATA[Anda pernah baca laskar pelanginya Andrea Hirata ? Di novel itu selain ikal sebagai tokoh utama, juga ada Lintang. Seorang anak nelayan yang pintar luar biasa karena baca, tapi akhirnya harus putus sekolah karena bapak nya meninggal dan dia otomatis menjadi kepala keluarga. Saya percaya, Indonesia masih banyak Lintang &#8211; lintang lainnya. Anak dari keluarga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_775" class="wp-caption aligncenter" style="width: 387px"><a href="http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/wp-content/uploads/2010/10/baca-1000-buku.jpg" rel="lightbox[772]"><img src="http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/wp-content/uploads/2010/10/baca-1000-buku.jpg" alt="" title="1000 Buku" width="377" height="500" class="size-full wp-image-775" /></a><p class="wp-caption-text">Gerakan 1000 Buku</p></div>
<p>Anda pernah baca laskar pelanginya Andrea Hirata ? Di novel itu selain ikal sebagai tokoh utama, juga ada Lintang. Seorang anak nelayan yang pintar luar biasa karena baca, tapi akhirnya harus putus sekolah karena bapak nya meninggal dan dia otomatis menjadi kepala keluarga. </p>
<p>Saya percaya, Indonesia masih banyak Lintang &#8211; lintang lainnya. Anak dari keluarga yang kurang mampu tapi pintar, sayang tidak dapat akses ke ilmu pengetahuan, tidak dapat akses ke buku. </p>
<p>Seperti dua tahun lalu, tahun ini pun Bunderan HI menginisiasi <a href="http://1000buku.org">gerakan 1000 buku</a>. Apa itu seribu buku ? sila baca tulisan dari @pejalanjauh ini </p>
<blockquote><p>
Anda percaya minat baca bangsa Indonesia itu rendah? Kami sih tidak sepenuhnya percaya. Kebutuhan buku tidak pernah berkurang, tapi malah terus bertambah. Itulah masalahnya: bagaimana mau meningkatkan dan menggalakkan minat baca jika masih banyak kalangan yang tidak memiliki akses pada buku? Keluhan tentang minimnya buku dan bacaan masih sering terdengar dari banyak penjuru tanah air.</p>
<p>Dua tahun lalu kami pernah menggalang gerakan serupa. Hasilnya cukup memuaskan. Target 1000 buku terpenuhi, bahkan lebih. Kala itu sekitar 4 ribu buku berhasil terkumpul. Sejumlah individu dan institusi dengan penuh inisiatif menyumbangkan buku, beberapa menyumbangkan dalam bentuk uang tunai. Karena sejumlah alasan, kegiatan pengumpulan buku jilid pertama itu kami batasi hingga pelaksanaan Muktamar Blogger dan Pesta Blogger 2009. Buku-buku yang kami kumpulkan telah disalurkan ke beberapa tempat yang kami nilai memang membutuhkannya.</p>
<p>Tapi permintaan akan buku masih kadang kami terima kendati stok buku yang kami kumpulkan sudah habis. Itu tanda bahwa masih banyak pihak yang membutuhkan buku dan bahan bacaan. Vonis rendahnya minat baca, dalam sejumlah kasus, seringkali tidak memperhitungkan kurangnya pasokan buku dan bahan bacaan.</p>
<p>Itulah sebabnya kami merancang dan mempersiapkan kembali Gerakan 1000 Buku. </p>
<p>Tidak ada perbedaan signifikan dari Gerakan 1000 Buku jilid dua ini dengan jilid sebelumnya. Prinsipnya: kami siap menerima, mentabulasi, mengelola, mengkoordinir dan menyalurkan distribusi buku-buku yang disumbangkan. Tidak ada batasan ketat mengenai jenis buku macam apa yang bisa disumbangkan. Kendati demikian, buku dan bahan bacaan yang diperuntukkan bagi anak-anak sampai remaja (entah itu buku cerita. komik, atau buku pelajaran) tampaknya masih jadi kebutuhan utama. Buku-buku panduan yang sifatnya praktis juga bisa diprioritaskan mengingat kian banyak perpustakaan-perpustakaan di pelosok desa yang tentu juga membutuhkan bacaan-bacaan praktis yang berguna bagi keperluan sehari-hari warga. </p>
<p>Tapi, sekali lagi, itu batasan yang longgar. Pada prinsipnya, kami tidak membatasi jenis dan genre buku apa saja yang boleh disumbangkan. Kami akan memilah dan menyortir buku-buku yang masuk sedemikian rupa sehingga penyalurannya pun diusahakan tepat sasaran.</p>
<p>Tentu saja kami tidak sendirian mengerjakan program ini. Seperti juga Gerakan 1000 Buku jilid pertama, kami menggandeng beberapa komunitas lain dalam pelaksanaannya. Pada Gerakan 1000 Buku jilid pertama, komunitas Cah Andong (blogger Jogja) dan Loenpia (blogger Semarang) dan beberapa komunitas lain secara aktif ikut membantu, terutama dalam pendistribusiannya. Kali ini kami juga terbuka dan berharap partisipasi teman-teman dan komunitas lain, terutama dalam pendataan sasaran penyaluran dan dalam pendistribusiannya.</p>
<p>Untuk Gerakan 1000 Buku jilid dua kali ini, teman-teman dari Dagdigdug (dan balakurawanya) di Langsat bukan hanya bersedia membantu, bahkan menjadi pendorong utama digelarnya jilid kedua Gerakan 1000 Buku kali ini. Alamat pengiriman sumbangan buku pun menggunakan markas Langsat sebagai homebase-nya.</p>
<p>Kami berharap Gerakan 1000 Buku ini bisa berjalan dengan lebih baik ketimbang sebelumnya, baik dari segi jumlah buku yang terkumpul maupun dalam pengorganisasian dan pendistribusiannya. Jika dua tahun lalu donasi buku yang terkumpul bisa mencapai sekitar 4 ribu buku, harapan kami angka itu bisa dilampaui. Donasi dalam bentuk buku (tentu uang tunai pun tidak kami tolak, karena tahun lalu pun beberapa ada yang menyumbangkan dalam bentuk uang tunai), penyebaran informasi mengenai Gerakan 1000 Buku ini, sampai kerjasama-kerjasama dan bantuan-bantuan lainnya amat kami harapan. Kami akan melaporkan semua donasi dan hal-hal lainnya dalam situs kami secara berkala dan transparan dan bisa dikontrol oleh para donatur.</p>
<p>Sebuah buku dari Anda mungkin akan sangat membantu si Upik yang tinggal di sebuah desa pelosok yang tak tersentuh perpustakaan dan taman bacaan. Percayalah, tak ada yang sia-sia dari sebuah buku yang disumbangkan pada mereka yang memang sangat membutuhkan bacaan.</p>
<p>Apakah hanya program Gerakan 1000 Buku saja yang digalang BHI? Tidak. Selain Gerakan 1000 Buku, kami juga sudah merancang program lain yaitu Gerakan 1000 Kaos. </p>
<p>Tidak seperti Gerakan 1000 Buku yang hanya mengumpulkan dan menyalurkan buku, Gerakan 1000 Kaos tidak berhenti dengan mengumpulkan kaos. Kaos yang terkumpul hasil donasi para donatur akan kami pisahkan antara yang layak dan yang kurang layak. Kaos yang masih layak pakai akan kami salurkan langsung pada banyak orang yang masih membutuhkannya. </p>
<p>Sementara kaos bekas yang kualitasnya kurang memadai untuk disumbangkan langsung akan kami gunakan untuk keperluan menggelar workshop keterampilan menjahit dan sablon bagi teman-teman difable. Kami masih merancang dan mempersiapkan dengan lebih detail lagi rencana workshop ini. Ide dasarnya, selain untuk memberi keterampilan pada teman-teman difable, ide workshop ini akan memastikan semua kaos yang kami terima tidak akan sia-sia. Jadi, tak perlu khawatir jika hendak menyumbangkan kaos. Bahkan yang mungkin terlihat kumal pun akan kami upayakan tetap berguna dan bermanfaat.</p>
<p>Akan halnya Gerakan 1000 Buku, bantuan donasi dan kerjasama lainnya dari teman-teman dan komunitas lainnya akan kami terima dengan senang hati.</p>
<p>Buku untuk otak dan jiwa, kaos untuk badan dan raga. Mari bergabung, mari membantu. </p>
</blockquote>
<p>Ah, mari kita ikut dalam gerakan ini. Agar banyak Lintang &#8211; Lintang lainnya :) </p>
<p>Eh, jangan lupa follow twitternya yah <a href="http://twitter.com/1000buku">@1000buku</a></p>
<p>Foto oleh <a href="http://antobilang.wordpress.com">antobilang</a><br />
Model <a href="http://tikabanget.com">tikabanget</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2010/10/06/seribu-buku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
