<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-1520814455454878222</atom:id><lastBuildDate>Sun, 26 Feb 2012 01:51:57 +0000</lastBuildDate><category>Kesehatan</category><category>Dunia Anak</category><category>Tips</category><category>Rumah Yogurt</category><category>Wirausaha</category><category>Keluarga</category><title>Rumah Yogurt</title><description>Home to Homemade French Yogurt in Indonesia</description><link>http://www.rumahyogurt.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Rumah Yogurt)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>33</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/RumahYogurt" /><feedburner:info uri="rumahyogurt" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1520814455454878222.post-1508127022426677069</guid><pubDate>Sun, 15 Jan 2012 01:08:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-15T08:08:41.020+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Rumah Yogurt</category><title>Sudah Menerima Pesanan Kembali</title><description>Bismillahirrahmanirrahim.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rumah Yogurt sekarang sudah menerima pesanan kembali :)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rumah Yogurt bisa dihubungi di nomor 8301694 atau 0817420387. Bisa juga dengan menggunakan email melalui halaman &lt;a href="http://www.rumahyogurt.com/p/hubungi-kami.html"&gt;Hubungi Kami&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada sedikit perubahan mengenai waktu pengantaran. Untuk lebih jelasnya, silakan hubungi nomor di atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demikian kami sampaikan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Kunjungi situs Rumah Yogurt di www.rumahyogurt.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1520814455454878222-1508127022426677069?l=www.rumahyogurt.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=w7HDMy0OV1Q:T2cfarc30a8:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=w7HDMy0OV1Q:T2cfarc30a8:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/RumahYogurt/~4/w7HDMy0OV1Q" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/RumahYogurt/~3/w7HDMy0OV1Q/sudah-menerima-pesanan-kembali.html</link><author>noreply@blogger.com (Aditya Fajar)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.rumahyogurt.com/2012/01/sudah-menerima-pesanan-kembali.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1520814455454878222.post-5847351961272744371</guid><pubDate>Sat, 24 Dec 2011 11:44:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-12-24T18:44:52.257+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Rumah Yogurt</category><title>Rehat Sejenak</title><description>Alhamdulillah Nanami sekarang sudah memasuki usia 1.5 tahun. Merupakan kebahagiaan tersendiri untuk kami orang tuanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi seiiring dengan perkembangan dan pertumbuhannya, Nanami memerlukan perhatian dan pengawasan yang lebih dari biasanya. Oleh karenanya, kini perhatian kami banyak terfokus pada Nanami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berkaitan dengan hal itu, produksi yogurt dengan sangat terpaksa kami hentikan sementara agar kami bisa lebih baik menjaga dan mengawasi tumbuh kembang Nanami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun begitu, kami akan tetap mencari cara agar produksi dan penjualan yogurt bisa dimulai lagi secepat mungkin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika Anda punya pertanyaan atau ingin tahu lebih jauh tentang yogurt kami, jangan sungkan menghubungi Tarie di &lt;b&gt;0817-420-387&lt;/b&gt;.&amp;nbsp;Kami akan dengan senang hati menjawab pertanyaan-pertanyaan Anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demikian kami sampaikan pemberitahuan ini. Terima kasih banyak atas waktu dan perhatian yang sudah Anda berikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salam,&lt;br /&gt;
Aditya &amp;amp; Tarie.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Kunjungi situs Rumah Yogurt di www.rumahyogurt.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1520814455454878222-5847351961272744371?l=www.rumahyogurt.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=7KLVSfkKqFg:d1rR47qPrBk:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=7KLVSfkKqFg:d1rR47qPrBk:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/RumahYogurt/~4/7KLVSfkKqFg" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/RumahYogurt/~3/7KLVSfkKqFg/rehat-sejenak.html</link><author>noreply@blogger.com (Aditya Fajar)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.rumahyogurt.com/2011/12/rehat-sejenak.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1520814455454878222.post-4840272033483373546</guid><pubDate>Mon, 17 Oct 2011 01:13:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-10-18T05:43:41.026+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Rumah Yogurt</category><title>Kenapa Yogurt dan RumahYogurt</title><description>Merasa jenuh dengan rutinitas kantor yang digeluti hampir 4 tahun lamanya, mulai dari jam kerja pagi yang membuat lari terbirit birit, diomelin bos, pulang bermacet ria, hingga waktu bebas yang hanya sabtu dan minggu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mulailah bermimpi bagaimana mencari uang dengan cara berwirausaha dengan mencari usaha sampingan seperti berjualan baju, sepatu, aksesoris dan lain lain disela sela jam kantor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi entah kenapa bisnis ini menjadi pilihan yang tidak menarik, selain banyak pesaing juga marketing yang terbatas karena masalah waktu yang sudah habis di kantor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Bertemu sebuah toko yogurt milik istri Bos saya yang berkebangsaan Eropa, hmmm tampaknya saya terinspirasi, sangat menyenangkan, bisa bersantai sekaligus mencari uang, sayang resepnya menjadi rahasia perusahaan yang sangat terjaga, jikapun ingin belajar yogurt dengan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Si empunya perlu merogoh kocek yang tak sedikit yakni ditawarkan hingga belasan juta rupiah, jadi lupakan saja tentang usaha yogurt ini dan terus mencari wirausaha yang lain lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hingga akhirnya nyemplung di usaha project Pengadaan dengan mendirikan sebuah CV , ah usaha seperti ini bagi saya sungguh sangat melelahkan, selain perlu modal yang cukup besar juga dipenuhi banyak tantangan seperti KKN , apalagi jika usaha dengan kliennya adalah sebuah instansi pemerintah.Capee dehh&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hingga suatu sore disaat lelah dengan segudang pekerjaan, dan diantarkan Seseorang yang beristri Bule juga, Pertolongan Tuhan datang tanpa kita duga, saat saya bercerita ingin belajar membuat yogurt , tanpa diduga Sang Teman dengan antusias berkata,"Saya bisa mengajarkanmu dengan syarat kelak kamu bisa memanfaatkannya dengan baik dan sungguh sungguh". Sore itu juga saya belajar, bahkan sang teman yang baik hati itu membelikan saya semua peralatan yogurt .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sehari hingga beberapa bulan saya terus mengalami kegagalan, yogurt saya encer, terlalu asam, bahkan terlalu manis, tapi saya tidak menyerah hingga perlu waktu sampai 6 bulan bagi saya untuk belajar membuat yogurt yang baik, Saya pun menambah ilmu saya dengan belajar pada guru&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Guru di NHI dan Chef hotel di bandung guna menyempurnakan rasa, menentukan komposisi, dan kombinasi makanan untuk yogurt,&amp;nbsp;bagaimana menata hingga yogurt terlihat cantik. Akhirnya saya bisa bikin yogurt, tapi masalah berikutnya, akan diapakan kemampuan ini?? Apa saya akan terus bekerja ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya saya menikah, hingga saya memutuskan berhenti bekerja dan akan mendedikasikan diri untuk usaha saya sendiri. Saya beruntung dianugrahi suami dan keluarga yang sangat mendukung cita cita saya, Suami saya membangun impian usaha yogurt saya, mulai dari memfasilitasi ,mempromosikan , hingga menjual secara maksimal, Adakah yang lebih berarti bagi seorang istri selain mendapat dukungan dari suaminya??&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yaa, Alhamdulillah semuanya mulai berjalan sesuai rencana, dengan nama “ Rumah Yogurt “&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya memulainya dengan Bismillah dan berharap kelak usaha ini akan menjadi Rahmat bagi banyak orang. Menyerap tenaga kerja, mengedukasi masyarakat akan pentingnya kesehatan, juga menularkan semangat wirausaha bagi semua yang ada di sekeliling saya, dan yang terpenting adalah impian saya yakni bagaimana uang dan rejeki yang akan datang kerumah saya, tanpa saya harus mencarinya di luar sana&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
by Tarie Rumah Yogurt&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Kunjungi situs Rumah Yogurt di www.rumahyogurt.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1520814455454878222-4840272033483373546?l=www.rumahyogurt.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=zIm5KH_CxHI:PAlzCHC8myw:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=zIm5KH_CxHI:PAlzCHC8myw:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/RumahYogurt/~4/zIm5KH_CxHI" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/RumahYogurt/~3/zIm5KH_CxHI/merasa-jenuh-dengan-rutinitas-kantor.html</link><author>noreply@blogger.com (Rumah Yogurt)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.rumahyogurt.com/2011/10/merasa-jenuh-dengan-rutinitas-kantor.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1520814455454878222.post-1420270175017219244</guid><pubDate>Sun, 16 Oct 2011 08:22:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-10-16T15:22:51.676+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Rumah Yogurt</category><title>Harga Yogurt Literan</title><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-SVVIKFYLvXQ/TpqTCp9KEgI/AAAAAAAAATE/AtdXqH8IWgs/s1600/Yogurt+Literan.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="285" src="http://1.bp.blogspot.com/-SVVIKFYLvXQ/TpqTCp9KEgI/AAAAAAAAATE/AtdXqH8IWgs/s640/Yogurt+Literan.png" width="520" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Rumah Yogurt sekarang membuat diet, diabetic, dan toddler yogurt dalam kemasan satu liter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yogurt diet dibuat dari susu diet dan susu khusus diabetes digunakan untuk membuat yogurt diabetic. Sedangkan untuk toddler (1+ tahun) dibuat dari susu full cream yang kadar keasamannya sudah disesuaikan (tidak terlalu asam).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Kunjungi situs Rumah Yogurt di www.rumahyogurt.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1520814455454878222-1420270175017219244?l=www.rumahyogurt.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=wC2oa87pQW8:64NNmQSJQ6w:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=wC2oa87pQW8:64NNmQSJQ6w:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/RumahYogurt/~4/wC2oa87pQW8" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/RumahYogurt/~3/wC2oa87pQW8/harga-yogurt-literan.html</link><author>noreply@blogger.com (Aditya Fajar)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-SVVIKFYLvXQ/TpqTCp9KEgI/AAAAAAAAATE/AtdXqH8IWgs/s72-c/Yogurt+Literan.png" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.rumahyogurt.com/2011/10/harga-yogurt-literan.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1520814455454878222.post-4417931479372314095</guid><pubDate>Sun, 09 Oct 2011 11:09:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-10-09T18:09:26.666+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Rumah Yogurt</category><title>Semua Suka Yogurt</title><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-t9folKddf2U/TpGAVM3hLNI/AAAAAAAAATA/HSji7PjUfMQ/s1600/akusukayogurt.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="340" src="http://1.bp.blogspot.com/-t9folKddf2U/TpGAVM3hLNI/AAAAAAAAATA/HSji7PjUfMQ/s640/akusukayogurt.jpg" width="550" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Kunjungi situs Rumah Yogurt di www.rumahyogurt.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1520814455454878222-4417931479372314095?l=www.rumahyogurt.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=BKnoio_Ky-Q:zVTsOdGlq9I:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=BKnoio_Ky-Q:zVTsOdGlq9I:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/RumahYogurt/~4/BKnoio_Ky-Q" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/RumahYogurt/~3/BKnoio_Ky-Q/semua-suka-yogurt.html</link><author>noreply@blogger.com (Aditya Fajar)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-t9folKddf2U/TpGAVM3hLNI/AAAAAAAAATA/HSji7PjUfMQ/s72-c/akusukayogurt.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.rumahyogurt.com/2011/10/semua-suka-yogurt.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1520814455454878222.post-9088478068817970802</guid><pubDate>Mon, 05 Sep 2011 04:21:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-09-05T15:36:22.283+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tips</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Wirausaha</category><title>3 Cara Mudah Kelola Keuangan Usaha Kecil dan Rumahan</title><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://www.mournetrainingservices.co.uk/ESW/Images/calculator.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="420" src="http://www.mournetrainingservices.co.uk/ESW/Images/calculator.jpg" width="520" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lancarnya sebuah usaha akan banyak bergantung kepada pengelolaan keuangan yang baik. Namun sayangnya, banyak usaha kecil yang menerapkan pengelolaan keuangan seadanya. Jika hal ini dibiarkan berlanjut, maka dapat menyulitkan sang pemilik usaha untuk menilai kesehatan dan perkembangan usahanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengelolaan keuangan yang baik bukan berarti harus terlihat canggih ataupun menjadi mahal. Pengelolaan keuangan yang baik dapat dimulai dari tiga langkah sederhana, dan saya yakin, ini dapat dilakukan oleh seluruh pemilik usaha kecil ataupun rumahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1. Pisahkan Antara Keuangan Bisnis dan Keuangan Pribadi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Ketika kita memutuskan untuk terjun dalam dunia wirausaha, maka langkah finansial pertama yang ditempuh adalah memisahkan antara keuangan bisnis dan keuangan pribadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika kita menggabungkan antara keuangan bisnis dan keuangan pribadi, maka hampir dapat dipastikan pemilik usaha akan menemui kesulitan ketika bisnisnya mulai berkembang. Hal ini dikarenakan oleh aliran dana (cash flow) yang tumpang tindih antara kepentingan bisnis dan kepentingan pribadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemisahan akun bisnis dan akun pribadi bertujuan untuk mencegah kesimpang-siuran tersebut. Selain itu, pemisahan akan memberikan gambaran yang lebih jelas tentang kondisi finansial bisnis kita.

Untuk implementasinya, pemilik usaha bisa memulai dengan membuka akun tabungan yang berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak mengapa jika akun-akun tersebut masih atas nama pribadi. Yang penting keduanya terpisah. Satu untuk cashflow bisnis, dan yang satunya lagi untuk cashflow keuangan pribadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika membuka tabungan di bank belum memungkinkan, maka bisa juga dengan memisahkan keuangan bisnis dan keuangan pribadi dalam amplop yang berbeda. Untuk urusan bisnis, maka seluruh aliran dana disimpan/diambil dari amplop bisnis, dan begitu pula untuk untuk urusan pribadi.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2. Catat Setiap Transaksi Keuangan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Hal penting yang acapkali terabaikan adalah pencatatan transaksi keuangan bisnis. Saya akui bahwa mencatat setiap transaksi keuangan bisa menjadi hal yang membosankan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun ingat, kita tidak bisa mendapat gambaran yang jelas tentang kondisi finansial bisnis tanpa catatan-catatan tersebut. Selain itu, catatan keuangan juga bermanfaat untuk hal-hal lain seperti untuk keperluan pajak ataupun pengajuan dana ke bank.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mencatat transaksi bisnis bisa dilakukan dengan hal yang sederhana saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda bisa membeli buku kas yang banyak tersedia di toko buku atau menggunakan aplikasi spreadsheet seperti Microsoft Excel. Tidak perlu terpaku dengan istilah-istilah akuntansi yang baku. Cukup gunakan kata "Pemasukkan", "Pengeluaran", dan "Saldo" untuk pencatatan cash flow.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3. Susun Anggaran (Budgeting)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Penyusunan anggaran menjadi hal penting dalam setiap bisnis karena membantu pemilik usaha untuk mengalokasikan dana sesuai kebutuhannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan budgeting, kita jadi punya panduan akan hal-hal mana sajakah yang perlu diprioritaskan keuangannya, termasuk batasan-batasan belanjanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk pelaksanaannya, budgeting bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Misalnya budgeting untuk satu bulan ke depan, tiga bulan ke depan, ataupun satu tahun ke depan. Namun umumnya budgeting disusun untuk satu tahun ke depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Budgeting pada dasarnya adalah rencana belanja yang dialokasikan menurut pos-pos pengeluaran. Misalnya budget untuk belanja bahan baku, budget untuk promosi, budget untuk gaji karyawan, dan sebagainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan demikian, ada baiknya jika kita memulai membuat daftar jenis-jenis pengeluaran bisnis. Ini bisa dilakukan secara manual ataupun menggunakan komputer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
* * *&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Lancarnya sebuah usaha akan banyak bergantung kepada pengelolaan keuangan yang baik karena hal tersebut memungkinkan kita untuk mengetahui secara lebih jelas kondisi keuangan bisnis kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemisahan akun, pencatatan transaksi keuangan, dan penyusunan anggaran adalah tiga langkah awal yang bisa diterapkan oleh pemilik usaha kecil ataupun rumahan menuju pengelolaan keuangan bisnis yang lebih baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
---&lt;br /&gt;
Tulisan ini juga dimuat di &lt;a href="http://www.adityafajar.com/"&gt;www.adityafajar.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Kunjungi situs Rumah Yogurt di www.rumahyogurt.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1520814455454878222-9088478068817970802?l=www.rumahyogurt.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=-dbbfXeqhAE:l_hSOUb_C0k:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=-dbbfXeqhAE:l_hSOUb_C0k:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/RumahYogurt/~4/-dbbfXeqhAE" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/RumahYogurt/~3/-dbbfXeqhAE/3-cara-mudah-kelola-keuangan-usaha.html</link><author>noreply@blogger.com (Aditya Fajar)</author><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Jakarta Capital Region, Indonesia</georss:featurename><georss:point>-6.211544 106.845172</georss:point><georss:box>-6.3378274999999995 106.68724350000001 -6.0852605 107.0031005</georss:box><feedburner:origLink>http://www.rumahyogurt.com/2011/09/3-cara-mudah-kelola-keuangan-usaha.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1520814455454878222.post-1535051308478729590</guid><pubDate>Tue, 02 Aug 2011 06:32:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-02T13:32:41.920+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Keluarga</category><title>Haruskah Pertengkaran Berakhir Dengan Perpisahan?</title><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://farm4.static.flickr.com/3590/3528464381_7275a24751_m.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="350" src="http://farm4.static.flickr.com/3590/3528464381_7275a24751_m.jpg" width="520" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam setiap hubungan antara pria dan wanita, akan ada masa-masa di mana perbedaan menjadi pemicu ketegangan di antara keduanya. Mulai dari perbedaan pendapat, perbedaan perspepsi, sampai dengan perbedaan perasaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kala bersitegang, sebuah pasangan akan menjadi individu-individu yang mementingkan dirinya sendiri dan mengedepankan keegoisan masing-masing. Sang wanita menjadi judes dan ketus dan sang pria menjadi kasar dan keras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adalah sebuah penyesalan apabila ketegangan yang terjadi malah membawa keduanya pada sebuah akhir. Perbedaan yang seharusnya membawa perubahan positif, dijadikan alasan untuk lebih memilih melangkah di jalannya masing-masing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Perpisahan memang bisa ditempuh bila semuanya sudah tidak bisa lagi dipertahankan. Tapi rasanya sekarang ini makin banyak pasangan yang lebih cepat mengambil keputusan untuk berpisah dan berkesimpulan bahwa itu adalah pilihan terbaik. Padahal usia hubungan mereka masih relatif sangat muda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Coba saja kita lihat, berapa banyak pernikahan yang kandas di awal perjalannya? Ironisnya, banyak figur-figur publik yang memanfaatkan perpisahan sebagai komoditas untuk mendapatkan simpati masyarakat. Mereka macam politikus yang berkampanye dengan mengatakan bahwa dirinyalah yang paling layak mendapatkan simpati. Memberikan kesan, perceraian itu hal yang biasa, menurunkan arti penikahan sebatas pacaran saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika ketegangan terjadi, adalah wajar bila emosi meninggi dan keduanya akan merasa mengapa pasangan mereka tidak mau mengerti dan begitu keras kepala. Sang laki-laki tak habis pikir mengapa kekasihnya bisa hilang kelembutannya dan sang wanita menjadi bimbang akan rasa cinta yang dimiliki pasangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari pengalaman saya berantem dengan pasangan, emosi memang suka susah terkontrol, tetapi saya menyadari bahwa saya sebagai laki-laki lebih punya kemampuan untuk mengendalikan emosi saya dan mengarahkan pertengkaran ke arah yang lebih positif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik yang cukup efektif adalah membiarkan pasangan kita mengeluarkan kekesalannya. Bisa panas kuping memang, tapi kita harus tahu bahwa ketika wanita sedang marah, dia cenderung akan menggunakan kata-kata yang dibesar-besarkan (hiperbola).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangan aneh apabila dia akan bilang “Kamu emang &lt;b&gt;ngga sayang lagi&lt;/b&gt; sama aku”, “Kamu &lt;b&gt;ngga pernah&lt;/b&gt; mengerti aku”, “Kamu &lt;b&gt;selalu&lt;/b&gt; mau menang sendiri”, “Kamu memang orang yang paling &lt;b&gt;ngga punya perasaan&lt;/b&gt;” dan sebagainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perhatikan kata-kata yang saya tebalkan. Bagi laki-laki kata-kata tidak pernah, selalu, paling, dan kata-kata lainnya yang mengandung unsur kepastian, adalah kata-kata menghakimi dan terdengar menuduh. &amp;nbsp;Saya sendiri kalau lagi kesal-kesalnya akan merasa begitu tersinggung. Seakan-akan saya ini manusia yang tanpa hati dan apa yang sudah saya kerjakan tidak punya nilai apapun di matanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu saya menyadari bahwa itu adalah fitrah wanita untuk melebih-lebihkan ucapan ketika sedang marah. Dan ucapan-ucapan “dahsyat” nya tidak perlu terlalu dipusingkan. Akhirnya saya lebih banyak mendengarkan dan bersabar hati sampai uneg-unegnya keluar semua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika emosi sudah mendingin barulah kita bisa mencoba berkomunikasi dengan dirinya menggunakan logika. Tapi ingat, jangan memaksakan diri. Kalau kita sendiri masih penuh emosi dan belum bisa berdiskusi dengan baik, lebih baik ditunda dulu. Berikan kesempatan kepada kita untuk mendinginkan telinga dan utamanya mendinginkan hati setelah “dibakar” oleh ucapan-ucapan dahsyat pasangan kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apabila proses diskusi bisa dimulai, akan ada kecenderungan kita untuk “menyerang” balik. Hindari ini. Karena dengan tutur kata yang lembut dan fokus pada permasalahan, wanita akan dengan sendirinya menyadari kesalahannya tanpa kita harus membeberkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak mudah memang. Saya sendiri masih belajar untuk lebih bisa bersabar dan untuk lebih bisa menyikapi ucapan-ucapan hiperbola seorang wanita ketika sedang emosi dengan kepala yang dingin. Biarpun begitu saya meyakini bahwa ketegangan jangan dihadapi dengan ketegangan. Ketegangan akan melunak dan berakhir lebih baik bila dihadapi dengan kasih sayang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saran saya kepada wanita, mengertilah bahwa ucapan-ucapan hiperbola akan cenderung diartikan oleh laki-laki secara harfiah.&amp;nbsp;Bila kamu bilang dia tidak pernah mencintai diri kamu, maka dia akan merasa pengorbanan yang diberikannya selama ini tidak berarti dan dia akan merasa tidak dihargai. Walau sesungguhnya maksud dari ucapan kamu adalah “aku ingin kamu perhatiin aku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oleh karenanya, berusahalah untuk mengurangi kata-kata hiperbola.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bila laki-laki bisa lebih bisa menghadapi pertengkaran dengan kasih sayang dan bila wanita bisa mengurangi kata-kata hiperbolanya, maka saya yakin ketegangan antara sepasang kekasih tidak perlu lagi diakhiri dengan sebuah perpisahan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Kunjungi situs Rumah Yogurt di www.rumahyogurt.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1520814455454878222-1535051308478729590?l=www.rumahyogurt.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=Ceq5XBHGN28:rj4saxF7txE:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=Ceq5XBHGN28:rj4saxF7txE:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/RumahYogurt/~4/Ceq5XBHGN28" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/RumahYogurt/~3/Ceq5XBHGN28/haruskah-pertengkaran-berakhir-dengan.html</link><author>noreply@blogger.com (Aditya Fajar)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://farm4.static.flickr.com/3590/3528464381_7275a24751_t.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.rumahyogurt.com/2011/08/haruskah-pertengkaran-berakhir-dengan.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1520814455454878222.post-1564317216206961382</guid><pubDate>Fri, 22 Jul 2011 07:15:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-07-22T14:16:22.123+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kesehatan</category><title>Rokok vs Ekonomi: Mitos dan Fakta</title><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://farm3.static.flickr.com/2608/4170136164_b650ccca9a.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="365" src="http://farm3.static.flickr.com/2608/4170136164_b650ccca9a.jpg" width="520" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tahun 2007 saya pernah menerjemahkan sebuah artikel tentang rokok yang berasal dari &lt;a href="http://www.seatca.org/"&gt;South East Asia Tobacco Control Alliance&lt;/a&gt;. Walaupun sudah lama, tapi artikel ini masih relevan untuk dibaca dan untuk mengingatkan kembali tentang bahaya dan dampak negatif rokok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Naskah asli saya dapatkan dari link http://www.seatca.org/upload_resource/202.doc, tapi ketika saya cek kembali link ini sudah offline. &amp;nbsp;Selain itu, artikel ini awalnya dimuat di blog pribadi saya, &lt;a href="http://www.adityafajar.com/"&gt;www.adityafajar.com&lt;/a&gt;. Tapi sayangnya terhapus karena adanya kendala teknis ketika pindah hosting. Untuk itu, saya ucapkan terimakasih kepada seluruh teman-teman yang sudah menduplikasi tulisan ini sehingga saya bisa muat kembali di sini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anyway, mudah-mudahan setelah membaca ini, semakin banyak perokok yang tersadar dan menghentikan kebiasaan buruknya untuk kemudian menjadi agen perubahan menuju hidup yang lebih sehat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Mitos:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Industri rokok memberikan kontribusi pemasukan negara dengan jumlah besar.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Fakta:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Negara membayar biaya lebih besar untuk rokok dibanding dengan pemasukan yang diterimanya dari industri rokok. Penelitian dari World Bank telah membuktikan bahwa rokok merupakan kerugian mutlak bagi hampir seluruh negara. Pemasukan yang diterima negara dari industri rokok (pajak dan sebagainya) mungkin saja berjumlah besar, tapi kerugian langsung dan tidak langsung yang disebabkan konsumsi rokok jauh lebih besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biaya tinggi harus dikeluarkan untuk membayar biaya penyembuhan penyakit yang disebabkan oleh rokok, absen dari bekerja, hilangnya produktifitas dan pemasukan, kematian prematur, dan juga membuat orang menjadi miskin lebih lama karena mereka menghabiskan uangnya untuk membeli rokok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biaya besar lainnya yang tidak mudah untuk dijabarkan termasuk berkurangnya kualitas hidup para perokok dan mereka yang menjadi perokok pasif. Selain itu penderitaan juga bagi mereka yang harus kehilangan orang yang dicintainya karena merokok. Semua ini merupakan biaya tinggi yang harus ditanggung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Mitos:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Mengurangi konsumsi rokok merupakan isu yang hanya bisa diatasi oleh negara-negara kaya.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Fakta:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang ini kurang lebih 80% perokok hidup di negara berkembang dan angka ini sudah tumbuh pesat dalam beberapa dekade saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diperkirakan pada tahun 2020, 70% dari seluruh kematian yang disebabkan rokok akan terjadi di negara-negara berkembang, naik dari tingkatan sekarang ini yaitu 50%. Ini berarti dalam beberapa dekade yang akan datang negara-negara berkembang akan berhadapan dengan biaya yang semakin tinggi untuk membiayai perawatan kesehatan para perokok dan hilangnya produktifitas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Mitos:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Pengaturan yang lebih ketat terhadap industri rokok akan berakibat hilangnya pekerjaan di tingkat petani tembakau dan pabrik rokok.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Fakta:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prediksi mengindikasikan dengan jelas bahwa konsumsi rokok global akan meningkat dalam tiga dekade ke depan, walau dengan penerapan pengaturan tembakau di seluruh dunia. Memang dengan berkurangnya konsumsi rokok, maka suatu saat akan mengakibatkan berkurangnya pekerjaan di tingkat petani tembakau. Tapi ini terjadi dalam hitungan dekade, bukan semalam. Oleh karenanya pemerintah akan mempunyai banyak kesempatan untuk merencanakan peralihan yang berkesinambungan dan teratur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para ekonom independent yang sudah mempelajari klaim industri rokok, berkesimpulan bahwa industri rokok sangat membesar-besarkan potensi kehilangan pekerjaan dari pengaturan rokok yang lebih ketat. Di banyak negara produksi rokok hanyalah bagian kecil dari ekonomi mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penelitian yang dilakukan oleh World Bank mendemonstrasikan bahwa pada umumnya negara tidak akan mendapatkan pengangguran baru bila konsumsi rokok dikurangi. Beberapa negara malah akan memperoleh keuntungan baru karena konsumen rokok akan mengalokasikan uangnya untuk membeli barang dan jasa lainnya. Hal ini tentunya akan membuka kesempatan untuk terciptanya lapangan kerja baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Mitos:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Pemerintah akan kehilangan pendapatan jika mereka menaikan pajak terhadap industri rokok karena makin sedikit orang yang akan membeli rokok.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Fakta:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukti sudah jelas: perhitungan menunjukkan bahwa pajak yang tinggi memang akan menurunkan konsumsi rokok tetapi tidak mengurangi pendapatan pemerintah, malah sebaliknya. Ini bisa terjadi karena jumlah turunnya konsumen rokok tidak sebanding dengan besaran kenaikan pajak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konsumen yang sudah kecanduan rokok biasanya akan lambat menanggapi kenaikan harga (akan tetap membeli). Lebih jauh, jumlah uang yang disimpan oleh mereka yang berhenti merokok akan digunakan untuk membeli barang-barang lain (pemerintah akan tetap menerima pemasukan). Pengalaman mengatakan bahwa menaikan pajak rokok, betapapun tingginya, tidak pernah menyebabkan berkurangnya pendapatan pemerintah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Mitos:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Pajak rokok yang tinggi akan menyebabkan penyelundupan.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Fakta:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Industri rokok sering beragumentasi bahwa pajak yang tinggi akan mendorong penyelundupan rokok dari negara dengan pajak rokok yang lebih rendah, yang ujungnya akan membuat konsumsi rokok lebih tinggi dan mengurangi pendapatan pemerintah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun penyelundupan merupakan hal yang serius, laporan Bank Dunia tahun 1999 Curbing the Epidemic tetap menyimpulkan bahwa pajak rokok yang tinggi akan menekan konsumsi rokok serta menaikan pendapatan pemerintah. Langkah yang tepat bagi pemerintah adalah memerangi kejahatan dan bukannya mengorbankan kenaikan pajak pada rokok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu ada klaim-klaim yang mengatakan bahwa industri rokok juga terlibat dalam penyelundupan rokok. Klaim seperti ini patut disikapi dengan serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Mitos:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Kecanduan rokok sudah sedemikian tinggi, menaikan pajak rokok tidak akan mengurangi permintaan rokok. Oleh karenanya menaikan pajak rokok tidak perlu.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Fakta:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menaikan pajak rokok akan mengurangi jumlah perokok dan mengurangi kematian yang disebabkan oleh rokok. Kenaikan harga rokok akan membuat sejumlah perokok untuk berhenti dan mencegah lainnya untuk menjadi perokok atau mencegah lainnya menjadi perokok tetap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenaikan pajak rokok juga akan mengurangi jumlah orang yang kembali merokok dan mengurangi konsumsi rokok pada orang-orang yang masih merokok. Anak-anak dan remaja merupakan kelompok yang sensitif terhadap kenaikan harga rokok oleh karenanya mereka akan mengurangi pembelian rokok bila pajak rokok dinaikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu orang-orang dengan pendapat rendah juga lebih sensitif terhadap kenaikan harga, oleh karenanya kenaikan pajak rokok akan berpengaruh besar terhadap pembelian rokok di negara-negara berkembang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Model yang dikembangkan oleh Bank Dunia dalam laporannya Curbing the Epidemic menunjukan kenaikan kenaikan harga rokok sebanyak 10% karena naiknya pajak rokok, akan membuat 40 juta orang yang hidup di tahun 1995 untuk berhenti merokok dan mencegah sedikitnya 10 juta kematian akibat rokok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Mitos:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Pemerintah tidak perlu menaikan pajak rokok karena akan kenaikan tersebut akan merugikan konsumer berpendapatan rendah.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Fakta:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perusahaan rokok beragumen bahwa harga rokok tidak seharusnya dinaikan karena bila begitu akan merugikan konsumen berpendapatan rendah. Tetapi, penelitian menunjukkan bahwa masyarakat berpendapatan rendah merupakan korban rokok yang paling dirugikan. Karena rokok akan memperberat beban kehidupan, meningkatkan kematian, menaikan biaya perawatan kesehatan yang harus mereka tanggung dan gaji yang terbuang untuk membeli rokok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masyarakat berpendapatan rendah paling bisa diuntungkan oleh harga rokok yang mahal karena akan membuat mereka lebih mudah berhenti merokok, mengurangi, atau menghindari kecanduan rokok karena makin terbatasnya kemampuan mereka untuk membeli. Keuntungan lain dari pajak rokok yang tinggi adalah bisa digunakan untuk program-program kesejahteraan masyarakat miskin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Mitos:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Perokok menanggung sendiri beban biaya dari merokok.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Fakta:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perokok membenani yang bukan perokok. Bukti-bukti biaya yang harus ditanggung bukan perokok seperti biaya kesehatan, gangguan, dan iritasi yang didapatkan dari asap rokok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ulasan di negara-negara kaya mengungkapkan bahwa perokok membebani asuransi kesehatan lebih besar daripada mereka yang tidak merokok (walaupun usia perokok biasanya lebih pendek). Apabila asuransi kesehatan dibayar oleh rakyat (seperti jamsostek) maka para perokok tentunya ikut membebankan biaya akibat merokok kepada orang lain juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="center"&gt;* * *&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
So, siapa bilang merokok itu ngga bikin susah orang lain?&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Kunjungi situs Rumah Yogurt di www.rumahyogurt.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1520814455454878222-1564317216206961382?l=www.rumahyogurt.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=Yz0TlpJo69w:bdkDsjT7pJQ:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=Yz0TlpJo69w:bdkDsjT7pJQ:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/RumahYogurt/~4/Yz0TlpJo69w" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/RumahYogurt/~3/Yz0TlpJo69w/rokok-vs-ekonomi-mitos-dan-fakta.html</link><author>noreply@blogger.com (Aditya Fajar)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://farm3.static.flickr.com/2608/4170136164_b650ccca9a_t.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.rumahyogurt.com/2011/07/rokok-vs-ekonomi-mitos-dan-fakta.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1520814455454878222.post-218242677986050871</guid><pubDate>Sun, 19 Jun 2011 11:44:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-06-19T18:44:11.656+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Rumah Yogurt</category><title>Yang Mencatat Pesanan di Rumah Yogurt</title><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-tCCFMMEISws/Tf3gocLRsCI/AAAAAAAAALk/LySJQPWFK-I/s1600/pesan+yogurt.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-tCCFMMEISws/Tf3gocLRsCI/AAAAAAAAALk/LySJQPWFK-I/s1600/pesan+yogurt.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Kunjungi situs Rumah Yogurt di www.rumahyogurt.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1520814455454878222-218242677986050871?l=www.rumahyogurt.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=ExeOd5pQ09Y:ONOsBXVGDeM:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=ExeOd5pQ09Y:ONOsBXVGDeM:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/RumahYogurt/~4/ExeOd5pQ09Y" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/RumahYogurt/~3/ExeOd5pQ09Y/yang-mencatat-pesanan-di-rumah-yogurt.html</link><author>noreply@blogger.com (Aditya Fajar)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-tCCFMMEISws/Tf3gocLRsCI/AAAAAAAAALk/LySJQPWFK-I/s72-c/pesan+yogurt.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.rumahyogurt.com/2011/06/yang-mencatat-pesanan-di-rumah-yogurt.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1520814455454878222.post-1337094394320743465</guid><pubDate>Sat, 11 Jun 2011 09:51:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-06-12T09:34:44.713+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Rumah Yogurt</category><title>Logo Baru Rumah Yogurt</title><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-v4JTJHcjr9Q/TfQlhz4Q3oI/AAAAAAAAAJk/vIPYBTwqVL0/s1600/Logo+Rumah+Yogurt.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="325" src="http://2.bp.blogspot.com/-v4JTJHcjr9Q/TfQlhz4Q3oI/AAAAAAAAAJk/vIPYBTwqVL0/s400/Logo+Rumah+Yogurt.jpg" width="450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-JNe2salaMaQ/TfM3nEeoKfI/AAAAAAAAALM/Vqw3Nsjxh30/s1600/rylogo2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Rumah Yogurt berbenah diri untuk bisa lebih baik lagi. Untuk itu, Rumah Yogurt telah mengubah logo lamanya dengan logo yang baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Logo baru kali ini merupakan penyempurnaan logo lama. Bentuk rumah dengan motif sapi masih terlihat namun sudah diatur sehingga nampak lebih rapih. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar berbentuk kupu-kupu merupakan simbol perubahan Rumah Yogurt untuk lebih baik lagi. Sedangkan warna-warni kupu-kupu menggambarkan aneka rasa yogurt yang diproduksi oleh Rumah Yogurt.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lingkaran hijau melambangkan alam, karena yogurt merupakan produk alami. Lingkaran kuning yang membungkus logo melambangkan manfaat yogurt yang akan membantu menjaga vitalitas dan kesehatan tubuh kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak lupa, Rumah Yogurt juga menghadirkan slogan baru yang mudah diingat:&amp;nbsp;&lt;b&gt;"Yogurt, ya Rumah Yogurt!"&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah, demikian berita tentang perubahan logo Rumah Yogurt. :)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salam,&lt;br /&gt;
Aditya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Kunjungi situs Rumah Yogurt di www.rumahyogurt.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1520814455454878222-1337094394320743465?l=www.rumahyogurt.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=wHi8k8HtNEY:xYmptXU7fnI:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=wHi8k8HtNEY:xYmptXU7fnI:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/RumahYogurt/~4/wHi8k8HtNEY" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/RumahYogurt/~3/wHi8k8HtNEY/logo-baru-rumah-yogurt.html</link><author>noreply@blogger.com (Aditya Fajar)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-v4JTJHcjr9Q/TfQlhz4Q3oI/AAAAAAAAAJk/vIPYBTwqVL0/s72-c/Logo+Rumah+Yogurt.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.rumahyogurt.com/2011/06/logo-baru-rumah-yogurt.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1520814455454878222.post-1073683995776863936</guid><pubDate>Thu, 19 May 2011 22:39:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-20T05:39:07.938+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Keluarga</category><title>Salut untuk Para Ibu!</title><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://farm6.static.flickr.com/5056/5452601227_96e258717e.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="315" src="http://farm6.static.flickr.com/5056/5452601227_96e258717e.jpg" width="450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Beberapa hari ini saya berkesempatan untuk menjaga Nanami bersama Tarie. Walau menyenangkan, mengasuh anak ternyata bukanlah perkara mudah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain harus mengurus makan dan kebersihannya, kitapun harus senantiasa waspada untuk menjaga keselamatannya, dan jujur saya akui, itu semua cukup melelahkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlebih lagi Nanami yang kini berusia 10 bulan semakin berat. Tak ayal, seharian mengurus Nanami merupakan pengalaman yang menyenangkan, melelahkan, dan sekaligus merepotkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Nanami akhirnya pergi tidur bersama bundanya, saya akhirnya bisa bernapas lega. Dalam hati saya berkata, "ternyata tugas seorang ibu dan isteri itu sangatlah berat."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.rumahyogurt.com/p/hubungi-kami.html"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_nQ8zTWo8P_k/TTvrjxCVCsI/AAAAAAAAAFE/kuu5IgyLxt8/s1600/9pilihanrasa.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Bahkan menurut saya lebih berat dari mencari nafkah. Selama ini saya suka berpikir tidak ada pekerjaan yang lebih melelahkan selain mencari nafkah untuk keluarga. Tapi ternyata urusan dapur, rumah, dan anak merupakan pekerjaan yang menuntut dedikasi 24 jam dan tiada henti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak diantara kita yang kerapkali memandang sebelah mata tentang mengurus rumah tangga. Para suami mungkin lebih merasa hebat karena melalui dialah rejeki tersedia. Tapi kalau dipikir-pikir lagi, apalah arti penghasilan suami tanpa adanya peran isteri sebagai manajer keuangan, logistik, dan administrasi keluarga?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oleh karenanya, jika para suami ingin diapresiasi oleh keluarga, maka mulailah dengan mengapresiasi isteri-isteri kita. Betapa peran mereka dalam keluarga merupakan sumber kekuatan yang membuat kita mampu untuk terus maju dan berusaha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terima kasih Tarie. Isteriku dan ibu dari anakku Nanami. Juga salut saya bagi seluruh isteri dan ibu yang telah mencurahkan waktu dan tenaga mereka untuk keluarga! :)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.rumahyogurt.com/p/hubungi-kami.html"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_nQ8zTWo8P_k/TTvrjxCVCsI/AAAAAAAAAFE/kuu5IgyLxt8/s1600/9pilihanrasa.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Kunjungi situs Rumah Yogurt di www.rumahyogurt.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1520814455454878222-1073683995776863936?l=www.rumahyogurt.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=n4VtK9ajJzU:UfKEnhb_E5s:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=n4VtK9ajJzU:UfKEnhb_E5s:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/RumahYogurt/~4/n4VtK9ajJzU" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/RumahYogurt/~3/n4VtK9ajJzU/salut-untuk-para-ibu.html</link><author>noreply@blogger.com (Aditya Fajar)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://farm6.static.flickr.com/5056/5452601227_96e258717e_t.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.rumahyogurt.com/2011/05/salut-untuk-para-ibu.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1520814455454878222.post-3204628065874521464</guid><pubDate>Sun, 20 Mar 2011 21:43:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-03-21T04:43:40.834+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Rumah Yogurt</category><title>Sudah Kembali ke Tebet</title><description>Alhamdulillah Tarie dan Nanami sudah kembali lagi ke Tebet. Tidak terasa mereka sudah berada di Bandung selama kurang lebih tiga minggu. Kelebihan sekian hari dari rencana semula hehehe...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kembalinya Tarie dan Nanami, berarti produksi dan penjualan Rumah Yogurt sudah kembali lagi ke Jakarta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk pemesanan dan informasi lain seputar Rumah Yogurt bisa menghubungi Tarie di &lt;b&gt;0817-420-387&lt;/b&gt;&amp;nbsp;atau email yogurt@rumahyogurt.com.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Kunjungi situs Rumah Yogurt di www.rumahyogurt.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1520814455454878222-3204628065874521464?l=www.rumahyogurt.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=g-Y-HMwZifQ:A8c7599zNIg:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=g-Y-HMwZifQ:A8c7599zNIg:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/RumahYogurt/~4/g-Y-HMwZifQ" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/RumahYogurt/~3/g-Y-HMwZifQ/sudah-kembali-ke-tebet.html</link><author>noreply@blogger.com (Aditya Fajar)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.rumahyogurt.com/2011/03/sudah-kembali-ke-tebet.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1520814455454878222.post-6188847437546878966</guid><pubDate>Wed, 02 Mar 2011 15:04:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-03-02T22:04:10.102+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Rumah Yogurt</category><title>Pergi Dulu Ke Bandung</title><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://farm4.static.flickr.com/3658/3361083402_f85ca7600e.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="299" src="http://farm4.static.flickr.com/3658/3361083402_f85ca7600e.jpg" width="450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Saat ini Tarie sedang berada di Bandung, jadi aktivitas Rumah Yogurt pindah dulu ke sana. Rencananya akan berada di Bandung sampai minggu ke dua bulan Maret 2011.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tarie tetap bisa dihubungi di nomor &lt;b&gt;0817-420-387&lt;/b&gt;&amp;nbsp;atau email di yogurt[at]rumahyogurt.com.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demikian pemberitahuan dari kami. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Kunjungi situs Rumah Yogurt di www.rumahyogurt.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1520814455454878222-6188847437546878966?l=www.rumahyogurt.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=Df13R9trXWI:myBjU8cdV2A:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=Df13R9trXWI:myBjU8cdV2A:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/RumahYogurt/~4/Df13R9trXWI" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/RumahYogurt/~3/Df13R9trXWI/pergi-dulu-ke-bandung.html</link><author>noreply@blogger.com (Aditya Fajar)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://farm4.static.flickr.com/3658/3361083402_f85ca7600e_t.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.rumahyogurt.com/2011/03/pergi-dulu-ke-bandung.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1520814455454878222.post-1911339705820821847</guid><pubDate>Fri, 25 Feb 2011 17:32:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-02-26T00:36:09.669+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Keluarga</category><title>5 Tingkat Kesedihan dan Duka</title><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://farm3.static.flickr.com/2219/1534232517_95cc26ac45.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="295" src="http://farm3.static.flickr.com/2219/1534232517_95cc26ac45.jpg" width="450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Kita akan merasakan sedih dan berduka. Tapi tahukan anda, jika sedih dan duka juga bagian dari proses penyembuhan?&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak ada yang abadi. Begitu kata pepatah dan begitu pula yang terjadi dalam hidup. Anda memiliki, dan anda juga akan kehilangan hal yang dicintai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kesedihan dan duka dapat dialami oleh siapa saja. Kematian, kecelakaan, kehilangan, dan bahkan kekecewaan yang mendalam bisa menyebabkan anda merasa sedih dan berduka. Namun pada akhirnya, anda &lt;b&gt;harus mau merelakan agar bisa sembuh dari luka yang dirasakan&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dr. Elisabeth Kubler-Ross dari Memorial Hospital di AS, mengkategorikan lima tingkatan kesedihan dan duka. Seseorang dianggap sudah bisa merelakan kesedihan yang menimpanya apabila dia telah berada pada tingkatan ke lima. Jika belum, maka sangat mungkin orang tersebut akan mengalami rasa sedih dan duka yang berkepanjangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut adalah 5 tingkat kesedihan dan duka:&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.rumahyogurt.com/p/hubungi-kami.html"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_nQ8zTWo8P_k/TTvrjxCVCsI/AAAAAAAAAFE/kuu5IgyLxt8/s1600/9pilihanrasa.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Menyangkal dan Isolasi.&lt;/b&gt; Pada mulanya anda cenderung tidak percaya kalau musibah telah terjadi. Menanggapi hal ini anda mungkin memilih jalan untuk mengucilkan diri. Ini bisa berlangsung sebentar saja tapi bisa juga berlangsung lama.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Amarah&lt;/b&gt;. Ketika anda sedang dirundung sedih dan duka, anda bisa menjadi marah terhadap apa yang terjadi. Marah terhadap orang yang menyebabkannya, marah terhadap lingkungan, bahkan mungkin marah terhadap Tuhan. Namun bisa jadi, anda sebenarnya marah pada diri sendiri walaupun anda tahu musibah yang anda alami tak ada yang bisa mencegahnya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Menawar&lt;/b&gt;. Ketika amarah itu mereda, anda akan memasuki tahap tawar menawar dengan Tuhan. Meminta kepada-Nya agar rasa sakit itu dihapuskan. Anda mungkin akan mengatakan "Ya Tuhan, jika aku melakukan ini dan itu, akankah Engkah hilangkan kepedihanku ini?"&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Depresi.&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Anda sudah tidak bisa merasakan apa-apa lagi walau mungkin rasa marah dan perih masih ada di dalam diri.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Menerima (Pasrah)&lt;/b&gt;. Ketika amarah, sedih, dan duka berangsur mereda, anda telah siap untuk menerima kenyataan. Anda menerima musibah yang menimpa dan kembali menjani kenyataan.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div&gt;Ketika anda ditimpa musibah yang menyebabkan kehilangan hal yang anda cintai, maka perasaan anda akan bercampur menjadi satu. Marah, sedih, malu, cemas, merasa salah, &amp;nbsp;kesepian, dan sebagainya bergerumul seluruhnya dalam diri. Memiliki perasaan-perasaan seperti ini adalah sebuah pengalaman yang tidak menyenangkan dan bisa membuat anda stress.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Biarpun begitu, akan lebih baik jika anda tidak menyembunyikan ataupun tidak mengakui perasaan-perasaan tersebut. Orang yang menyembunyikan rasa sedih dan duka &lt;b&gt;membutuhkan waktu lebih lama untuk bisa kembali seperti semula.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ungkapkanlah apa yang anda rasakan dengan tetap memperhatikan batas kewajaran dan kesopanan. Akan lebih baik jika anda dikelilingi oleh orang-orang terdekat karena kehadiran mereka bisa membantu anda dalam melewati kesedihan dan duka yang dialami. Makanlah makanan yang sehat karena bisa&lt;b&gt; membuat anda pulih lebih cepat&lt;/b&gt;. Dan yang tak kalah penting adalah, &lt;b&gt;memohon bantuan Yang Maha Kuasa &lt;/b&gt;agar semuanya berakhir dengan baik.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.rumahyogurt.com/p/hubungi-kami.html"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_nQ8zTWo8P_k/TTvrjxCVCsI/AAAAAAAAAFE/kuu5IgyLxt8/s1600/9pilihanrasa.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Kunjungi situs Rumah Yogurt di www.rumahyogurt.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1520814455454878222-1911339705820821847?l=www.rumahyogurt.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=HFe7bl9XDSM:0HIGKObZGbU:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=HFe7bl9XDSM:0HIGKObZGbU:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/RumahYogurt/~4/HFe7bl9XDSM" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/RumahYogurt/~3/HFe7bl9XDSM/5-tingkat-kesedihan-dan-duka.html</link><author>noreply@blogger.com (Aditya Fajar)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://farm3.static.flickr.com/2219/1534232517_95cc26ac45_t.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.rumahyogurt.com/2011/02/5-tingkat-kesedihan-dan-duka.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1520814455454878222.post-6220130941705274641</guid><pubDate>Sun, 13 Feb 2011 12:35:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-02-13T19:35:36.177+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Dunia Anak</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Keluarga</category><title>Menyiapkan Air Panas Untuk Mandi</title><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://farm1.static.flickr.com/133/354450624_b2225ae96d.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="316" src="http://farm1.static.flickr.com/133/354450624_b2225ae96d.jpg" width="450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Tip menjaga kehangatan air untuk keperluan mandi bayi.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau Nanami sudah berusia tujuh bulan dan tinggal di Jakarta yang cuacanya panas, saya masih berpikir kalau dia belum siap untuk menggunakan air biasa. Jadi, setiap hari saya selalu menyiapkan air hangat untuk keperluan mandinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena tidak memiliki fasilitas air panas, untuk mempersiapkannya saya menggunakan cara konvensional. Memasak air terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.rumahyogurt.com/p/hubungi-kami.html"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_nQ8zTWo8P_k/TTvrjxCVCsI/AAAAAAAAAFE/kuu5IgyLxt8/s1600/9pilihanrasa.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Berdasarkan pengalaman saya selama ini, air mandi hangat disiapkan dengan merebus air sampai mendidih atau sekedar cukup panas. Setelah siap, air dipindahkan ke dalam ember dan kemudian ditambahkan air biasa. Setelah suhu dirasa cukup, maka air siap untuk dipergunakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cara menyiapkan air hangat seperti ini saya gunakan cukup lama. Tapi kemudian saya perhatikan metode ini membuat kehangatan air cepat hilang. Ujung-ujungnya saya harus merebus air yang baru lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya kemudian berpikir untuk merubah urutannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Daripada menaruh air panas ke dalam wadah dan kemudian menambahkan air biasa, saya membaliknya menjadi menyiapkan air biasanya terlebih dahulu, baru kemudian menambahkan air panas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasil dari cara ini cukup memuaskan. Kehangatan air bisa lebih lama dipertahankan dan semenjak itu, saya selalu &amp;nbsp;menggunakan urutan ini.&amp;nbsp;Jika air dirasa masih terlalu panas, saya tinggal menambahkan air biasa secukupnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu hal yang saya temui adalah, lebih baik merebus air sampai mendidih daripada hanya sekedar panas. Karena air yang mendidih akan membutuhkan lebih banyak air biasa untuk bisa mencapai kehangatan yang diinginkan. Dengan begitu, kita akan mendapati air hangat yang lebih banyak dan kita tidak perlu membuat air panas tambahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tertarik? Silakan dicoba dan ceritakan pengalaman Anda di sini! :)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.rumahyogurt.com/p/hubungi-kami.html"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_nQ8zTWo8P_k/TTvrjxCVCsI/AAAAAAAAAFE/kuu5IgyLxt8/s1600/9pilihanrasa.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Kunjungi situs Rumah Yogurt di www.rumahyogurt.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1520814455454878222-6220130941705274641?l=www.rumahyogurt.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=nxUKzICuH-o:ovIGajk0TPY:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=nxUKzICuH-o:ovIGajk0TPY:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/RumahYogurt/~4/nxUKzICuH-o" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/RumahYogurt/~3/nxUKzICuH-o/menyiapkan-air-panas-untuk-mandi.html</link><author>noreply@blogger.com (Aditya Fajar)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://farm1.static.flickr.com/133/354450624_b2225ae96d_t.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.rumahyogurt.com/2011/02/menyiapkan-air-panas-untuk-mandi.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1520814455454878222.post-7965882803916043167</guid><pubDate>Sat, 05 Feb 2011 05:18:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-02-05T12:18:25.713+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Dunia Anak</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Keluarga</category><title>Nanami, Menuju Bulan ke 7</title><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_nQ8zTWo8P_k/TUzRdDbqGFI/AAAAAAAAAJA/MPX9bKmDT7w/s1600/DSCN3436.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="400" src="http://2.bp.blogspot.com/_nQ8zTWo8P_k/TUzRdDbqGFI/AAAAAAAAAJA/MPX9bKmDT7w/s400/DSCN3436.jpg" width="330" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Tak terasa Nanami sudah akan tujuh bulan lagi. Dia sekarang sudah makin aktif dan makin mengerti lingkungan sekitar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perkembangan yang paling mencolok yang saya lihat adalah kemampuan sosialnya. Sekarang dia mudah sekali untuk diajak tersenyum dan mengerti cadaan yang ditujukkan kepadanya. Apalagi kalau dia sudah mulai teriak-teriak sendiri. Wah, lucu sekali! Suasana rumahpun menjadi ceria. :)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau begitu, perkembangan ini juga ada sisi tidak enaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.rumahyogurt.com/p/hubungi-kami.html"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_nQ8zTWo8P_k/TTvrjxCVCsI/AAAAAAAAAFE/kuu5IgyLxt8/s1600/9pilihanrasa.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nanami tidak suka ditinggal sendirian dan makin senang digendong. Walhasil saya dan isteri harus bergantian menjaganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau sekali saja ditinggal, maka dalam sekejap rengekannya akan terdengar. Belum lagi kalau dia merasa bosan di kasur, maka "wajib" untuk digendong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bicara soal gendong-menggendong, ini memang membutuhkan kesabaran dan ketahanan ekstra. Menggendong Nanami, walaupun tidak lama, tapi tidak bisa sebentar juga. Apalagi sekarang dia lumayan berat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi sesungguhnya, tumbuh dan berkembangnya Nanami adalah sebuah berkah bagi kami berdua. Manja dan rengekannya adalah bukti, bahwa tali-batin antara dirinya dan orang-tuanya semakin terjalin.&amp;nbsp;Walaupun menjaga dan menggendong itu melelahkan, namun itu adalah sebuah pengakuan seorang anak atas kami orang-tuanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang saya jadi tambah penasaran nih. Kira-kira hal baru apa lagi yang akan Nanami alami ketika usianya memasuki bulan ke 7? Semoga segalanya lancar dan baik-baik saja...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimana dengan buah-hati anda? Hal apa saja yang berkesan ketika dia berusia 7 bulan? :)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.rumahyogurt.com/p/hubungi-kami.html"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_nQ8zTWo8P_k/TTvrjxCVCsI/AAAAAAAAAFE/kuu5IgyLxt8/s1600/9pilihanrasa.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Kunjungi situs Rumah Yogurt di www.rumahyogurt.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1520814455454878222-7965882803916043167?l=www.rumahyogurt.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=kWjARtzAmrs:n6Hx6ICilNo:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=kWjARtzAmrs:n6Hx6ICilNo:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/RumahYogurt/~4/kWjARtzAmrs" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/RumahYogurt/~3/kWjARtzAmrs/nanami-menuju-bulan-ke-7.html</link><author>noreply@blogger.com (Rumah Yogurt)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_nQ8zTWo8P_k/TUzRdDbqGFI/AAAAAAAAAJA/MPX9bKmDT7w/s72-c/DSCN3436.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.rumahyogurt.com/2011/02/nanami-menuju-bulan-ke-7.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1520814455454878222.post-7321223688233406834</guid><pubDate>Sat, 29 Jan 2011 18:08:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-01-30T01:33:27.568+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Keluarga</category><title>Kalsium dan Kesehatan Tulang</title><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://farm4.static.flickr.com/3060/2965758018_cfae205fd0.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="350" src="http://farm4.static.flickr.com/3060/2965758018_cfae205fd0.jpg" width="450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Kalsium adalah mineral penting yang dibutuhkan tubuh untuk tetap sehat. Selain berperan dalam menjaga kesehatan tulang dan gigi, kalsium juga digunakan oleh tubuh untuk menjalankan fungsi jantung, otot, syaraf, dan aliran darah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuh manusia membutuhkan kalsium setiap hari. Jika kebutuhan ini tidak terpenuhi, maka tubuh akan menggunakan kalsium yang ada di dalam tulang untuk bisa bekerja secara normal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apabila kondisi ini terus dibiarkan, maka perlahan-lahan tulang akan berkurang kepadatannya dan menjadi rapuh. Sehingga meningkatkan resiko terkena osteoporosis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.rumahyogurt.com/p/hubungi-kami.html"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_nQ8zTWo8P_k/TTvrjxCVCsI/AAAAAAAAAFE/kuu5IgyLxt8/s1600/9pilihanrasa.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;Kalsium dan Tulang&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;Jumlah kalsium yang terdapat dalam kerangka orang dewasa bisa mencapai berat lebih dari delapan kilogram. Karena kalsium adalah bahan utama dalam pembentukan dan peremajaan tulang, maka penting bagi kita untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan kalsium.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;Kebutuhan kalsium meningkat seiring dengan perkembangan tubuh dan usia. Namun sayangnya, masih banyak diantara kita yang tidak bisa memenuhi kebutuhan tersebut. Baik karena pola makan, kesibukkan bekerja, gaya hidup, ataupun karena faktor-faktor lainnya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Kebutuhan kalsium pada dasarnya cukup mudah untuk dipenuhi. Yaitu dengan menyertakan makanan kaya kalsium dalam makan sehari-hari, seperti susu,&amp;nbsp;&lt;b&gt;&lt;a href="http://www.rumahyogurt.com/p/products.html"&gt;yogurt&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;, keju, sayuran hijau, dan ikan. Jika dipandang perlu, maka bisa juga menambah asupan dengan mengkonsumsi supplemen kalsium.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.calciuminfo.com/img/chart_intake.gif" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="277" src="http://www.calciuminfo.com/img/chart_intake.gif" width="450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Sumber: &lt;a href="http://www.calciuminfo.com/about/calciumintake.aspx"&gt;www.calciuminfo.com&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;
Tulang manusia umumnya terbentuk sempurna sebelum usia 20 tahun. Di usia antara 35 sampai 45 tahun, kemampuan tubuh untuk meremajakan tubuh mulai melambat dan ini terus berlanjut sampai usia tua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melambatnya kemampuan dalam meremajakan tulang berimbas pada tingkat kepadatan tulang. Sehingga menjadikan tulang lebih rentan terhadap retak ataupun patah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.aclasta.co.nz/images/bone_mass_graph.gif" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" src="http://www.aclasta.co.nz/images/bone_mass_graph.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Grafik Kepadatan Tulang Menurut Usia&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://hypericum.files.wordpress.com/2008/02/skeleton.gif" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="260" src="http://hypericum.files.wordpress.com/2008/02/skeleton.gif" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Perbandingan tulang sehat dan yang terkena osteoporosis&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;
Selain faktor usia, resiko ostepororis menjadi lebih besar jika asupan kalsium dibiarkan tidak tercukupi. Di samping itu, ada pula faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi. Diantaranya:&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Jarang berolah raga&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kurus atau mempunyai kerangka yang kecil&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ras Kaukasia (kulit putih)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ras Asia&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sejarah osteoporosis dalam keluarga&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Merokok&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Hal lain yang penting untuk dicatat adalah bahwa wanita mempunyai peluang &lt;b&gt;empat kali&lt;/b&gt;&amp;nbsp;lebih besar untuk terkena osteoporosis daripada pria. Saya tidak mengetahui secara pasti penyebabnya, namun mungkin karena kerangka pria umumnya lebih besar dibanding kerangka wanita, sehingga logikanya, memiliki jumlah kalsium yang lebih banyak pula.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;- - -&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Tubuh manusia membutuhkan kalsium setiap hari. Kebutuhan ini meningkat seiring dengan perkembangan tubuh dan bertambahnya usia.&amp;nbsp;Namun sayangnya, masih banyak diantara kita yang tidak bisa memenuhi asupan kalsium yang direkomendasikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena kalsium adalah bahan utama dalam pembentukan dan peremajaan tulang, maka penting bagi kita untuk memperhatikan makanan yang dikonsumsi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Susu,&amp;nbsp;&lt;b&gt;&lt;a href="http://www.rumahyogurt.com/p/products.html"&gt;yogurt&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;, keju, sayuran hijau, dan ikan adalah jenis-jenis makanan yang kaya akan kalsium.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi mereka yang dalam masa pertumbuhan, mengkonsumsi makanan kaya kalsium adalah upaya menuju&lt;br /&gt;
tulang yang kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedangkan bagi mereka yang sudah dewasa, memakan makanan kaya kalsium adalah investasi untuk tulang yang sehat di hari tua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.rumahyogurt.com/p/hubungi-kami.html"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_nQ8zTWo8P_k/TTvrjxCVCsI/AAAAAAAAAFE/kuu5IgyLxt8/s1600/9pilihanrasa.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Kunjungi situs Rumah Yogurt di www.rumahyogurt.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1520814455454878222-7321223688233406834?l=www.rumahyogurt.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=6NikRqsszkM:YOgtkcO2iDU:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=6NikRqsszkM:YOgtkcO2iDU:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/RumahYogurt/~4/6NikRqsszkM" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/RumahYogurt/~3/6NikRqsszkM/kalsium-dan-kesehatan-tulang.html</link><author>noreply@blogger.com (Aditya Fajar)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://farm4.static.flickr.com/3060/2965758018_cfae205fd0_t.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.rumahyogurt.com/2011/01/kalsium-dan-kesehatan-tulang.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1520814455454878222.post-6150584914144219852</guid><pubDate>Mon, 24 Jan 2011 17:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-01-29T19:10:13.035+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tips</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Keluarga</category><title>13 Cara Murmer Belajar Bahasa Inggris</title><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://static.flickr.com/3404/3434938408_6f9fae0d58.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="316" src="http://static.flickr.com/3404/3434938408_6f9fae0d58.jpg" width="450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: collapse; font-family: arial, sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahasa Inggris sudah menjadi kebutuhan sehari-hari. Namun tidak sedikit yang merasa belajar bahasa Inggris itu sulit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah, berdasarkan pengalaman pribadi, berikut saya sampaikan tips bagaimana belajar bahasa Inggris yang murah, meriah, dan tentunya,&amp;nbsp;mudah:&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.rumahyogurt.com/p/hubungi-kami.html"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_nQ8zTWo8P_k/TTvrjxCVCsI/AAAAAAAAAFE/kuu5IgyLxt8/s1600/9pilihanrasa.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Paksakan diri untuk bisa&lt;/strong&gt;. Rasa ragu, takut, dan malas pasti ada. Lawan itu dan jangan takut untuk berbuat kesalahan. Keahlian tidak didapatkan begitu saja, tapi melalui sebuah proses. Takut salah, berarti takut proses, berarti takut untuk bisa.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Baca buku/Cerita anak-anak&lt;/strong&gt;. Untuk pemula saya menyarankan untuk membaca cerita anak-anak. Kenapa? Buku cerita anak menggunakan bahasa Inggris yang mudah dimengerti. Apabila kita sudah dengan mudah untuk mengerti buku cerita anak-anak, rasanya relatif lebih mudah untuk membaca tulisan lainnya. Kalau tidak bisa dapat di toko buku (karena mahal misalnya), cari aja di Internet. Banyak kok, gratis pula.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Go Online&lt;/strong&gt;. Internet merupakan sarana belajar bahasa Inggris yang luas, mudah, dan murah. Gunakan mesin pencari dengan memasukkan keywords seperti: “learn english online free”.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Baca Berita&lt;/strong&gt;. Ini juga ikut membantu. Bisa dengan secara online maupun membeli koran/majalah berbahasa Inggris. Tapi saya sarankan setelah bisa memahami buku cerita anak dengan mudah.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Menulis&lt;/strong&gt;. Membaca adalah proses belajar dengan menyerap ilmu, sedangkan menulis merupakan proses belajar dengan mengaplikasikan ilmu. Buatlah catatan-catatan ringan. Jangan malu kalau terlihat kacau. Orang malu belajar adalah orang yang tertinggal. Kalau perlu buat blog berbahasa Inggris.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Sering-sering pakai komputer.&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;Komputer sekarang ini kebanyakan berbasis bahasa Inggris. Makin sering kita memakai, kita juga secara tidak langsung melatih diri untuk mengerti bahasa Inggris. Kalau perlu buka-buka menu Help di setiap applikasi yang kita buka.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Rubah setting bahasa di Handphone ke bahasa Inggris.&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;Menu handphone yang berbahasa Indonesia mungkin lebih nyaman untuk dipakai. Tapi kalau mau bisa bahasa Inggris hal-hal kecil seperti ini bisa membantu.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Mulai bicara pakai bahasa Inggris.&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;Tidak apa-apa campur-campur pakai bahasa Indonesia. Ini bukannya mau pamer, tapi membiasakan otak kita untuk bicara bahasa Inggris.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Ganti tampilan Facebook dan Webmail ke bahasa Inggris.&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;Saya yakin jejaring sosial dan webmail sudah menjadi mainan sehari-hari kita. Nah, coba rubah tampilan bahasanya ke dalam bahasa Inggris. Ini juga bisa membantu loh.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Nonton DVD berbahasa Inggris&lt;/strong&gt;. Matikan teks terjemahannya dan pelajarilah dialog yang ada di film tersebut. Kalau bingung barulah menampilkan teks terjemahan untuk lebih memastikan. Untuk film-film bukan berbahasa Inggris, selalu gunakan teks terjemahan bahasa Inggrisnya.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Main Game RPG&lt;/strong&gt;. Kalau suka main game, cobalah bermain RPG (role playing game). Game jenis ini menggunakan banyak teks. Jadi untuk bisa mengerti alur ceritanya kita mau tidak mau harus mengerti teks-teks yang ditampilkan. Untuk tatanan bahasanya sendiri biasanya cukup mudah dimengerti dan sudah sesuai dengan aturan berbahasa Inggris pada umumnya.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Baca buku manual dari barang yang kita beli&lt;/strong&gt;. Buku manual merupakan media latihan yang baik. Apabila kita membeli barang seperti handphone, kulkas, televisi, dan sebagainya, sempatkanlah membaca buku manualnya yang berbahasa Inggris. Kalau bingung kita bisa selalu melihat manual dalam bahasa Indonesianya.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Cari teman yang bisa bahasa Inggris.&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;Ajak dia untuk mengobrol dengan bahasa Inggris. Tidak perlu Inggris terus-terusan, malah bikin kagok biasanya. Mengobrol saja seperti biasa tapi campurlah dengan bahasa Inggris. Tidak perlu malu dibilang seperti Chuinta Laura. Namanya juga belajar kan?&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;
Bagaimana? Tidak susah bukan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yuk, kita belajar bahasa Inggris?! :)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.rumahyogurt.com/p/hubungi-kami.html"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_nQ8zTWo8P_k/TTvrjxCVCsI/AAAAAAAAAFE/kuu5IgyLxt8/s1600/9pilihanrasa.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Kunjungi situs Rumah Yogurt di www.rumahyogurt.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1520814455454878222-6150584914144219852?l=www.rumahyogurt.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=UoCa7iRX08E:n9FmRPWJdmY:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=UoCa7iRX08E:n9FmRPWJdmY:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/RumahYogurt/~4/UoCa7iRX08E" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/RumahYogurt/~3/UoCa7iRX08E/13-cara-murmer-belajar-bahasa-inggris.html</link><author>noreply@blogger.com (Aditya Fajar)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_nQ8zTWo8P_k/TTvrjxCVCsI/AAAAAAAAAFE/kuu5IgyLxt8/s72-c/9pilihanrasa.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.rumahyogurt.com/2011/01/13-cara-murmer-belajar-bahasa-inggris.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1520814455454878222.post-7038963781633016956</guid><pubDate>Thu, 20 Jan 2011 04:16:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-01-29T19:12:10.544+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tips</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Wirausaha</category><title>9 Tips Mengelola File di Komputer</title><description>&lt;div align="center"&gt;&lt;img alt="Filing drawer" border="0" height="316" src="http://static.flickr.com/99/363809113_074e74a361.jpg" width="475" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Apapun jenis dan ukuran usaha anda, cepat atau lambat, pasti akan berhubungan dengan penyimpanan file. File-file bisnis yang tersusun rapih dalam komputer tidak hanya memudahkan anda, tapi juga membuat anda dan karyawan bekerja lebih efisien.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut adalah 9 tips dalam pengelolaan file di komputer anda:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.rumahyogurt.com/p/hubungi-kami.html"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_nQ8zTWo8P_k/TTvrjxCVCsI/AAAAAAAAAFE/kuu5IgyLxt8/s1600/9pilihanrasa.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;1. Buat Folder Khusus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Buatlah satu folder khusus untuk menyimpan file-file bisnis. Anda bisa membuatnya di mana saja asal mudah diingat dan memiliki freespace yang memadai, misalnya di C:\MYBUSINESS atau D:\USAHAKU.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun demikian, saya tidak menyarankan untuk membuat folder khusus ini di mana folder Windows juga berada (biasanya C:\WINDOWS).&amp;nbsp; Ini dimaksudkan untuk menghindari skenario-terburuk di mana instalasi Windows menjadi rusak dan membutuhkan format ulang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Komputer saat ini umumnya membagi harddisk menjadi beberapa bagian (partisi). Sehingga anda mempunyai drive C:, D:, E:, dan seterusnya. Maka bila instalasi Windows anda berada di drive C:, maka buatlah folder khusus di drive D: atau E:.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;2. Buat Sub-Folder dalam Folder Khusus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah anda membuat folder khusus di atas, maka buatlah lagi folder-folder di dalam folder khusus tadi berdasarkan pengelompokkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Misalnya folder &lt;i&gt;Invoice &lt;/i&gt;untuk menyimpan file-file invoice anda. Begitupula dengan folder &lt;i&gt;Akuntansi,&lt;/i&gt; untuk menyimpan file-file yang berhubungan dengan akuntansi usaha anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/_QbAf7sBBgLE/TTe27EsOE6I/AAAAAAAAAGU/Eb-GQejSMjk/s1600-h/folder15.jpg"&gt;&lt;img alt="folder" border="0" height="186" src="http://lh5.ggpht.com/_QbAf7sBBgLE/TTe28Ci5qMI/AAAAAAAAAGY/V5rJvp1AQCk/folder_thumb11.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="folder" width="479" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan lebih baik jika anda membagi lagi folder-folder tadi berdasarkan tahun. Contoh, dalam folder &lt;i&gt;Invoice&lt;/i&gt;, anda buat lagi folder berdasarkan tahunnya misalnya &lt;i&gt;2008, 2009, 2010. &lt;/i&gt;Dengan demikian anda dapat dengan mudah mencari invoice sesuai tahun yang dimaksud.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika usaha anda masuk dalam kelompok penyedia jasa seperti konsultan, maka saya sarankan untuk membagi folder berdasarkan nama klien.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Contoh, folder &lt;i&gt;Invoice&lt;/i&gt; dibagi berdasarkan &lt;i&gt;Klien A, Klien B,&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;Klien C&lt;/i&gt;. Baru kemudian anda buat lagi folder di Klien A berdasarkan tahun, &lt;i&gt;2008, 2009, 2010&lt;/i&gt;. Begitu pula dengan folder Klien B dan C dan seterusnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;3. Gunakan Standar Penamaaan yang Baku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Buatlah penamaan baku untuk file-file bisnis anda, seperti misalnya dengan memberikan kode. Contoh, kode Invoice dengan INV, proposal dengan PROP, surat menyurat dengan SRT, dan sebagainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Letakkan kode-kode ini pada setiap file yang anda simpan. Saya ilustrasikan:&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;INV-No1200-040410&lt;/i&gt; adalah file Invoice nomor 1200 tanggal 04 April 2010.&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;SRT-PTLangitUtama-050310 adalah file Surat kepada PT. Langit Utama tertanggal 05 Maret 2010 &lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;Sosialisasikan standar penamaan ini kepada para karyawan sehingga terdapat keseragaman di seluruh file yang tersimpan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;4. Buat Template&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Template adalah cetak dasar untuk file-file yang sering anda buat. Misalnya untuk surat keluar. Dalam template surat keluar anda membuat format dasarnya dan untuk menggunakannya tinggal mengisi space-space yang sudah disediakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Misalnya seperti ini:&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;Kepada Yth. &amp;lt;Nama Penerima&amp;gt;  Perkenalkan nama saya &amp;lt;Nama Karyawan&amp;gt; dari PT. Sigma Rosa. Dalam kesempatan kali ini perkenankanlah saya untuk mengenalkan &amp;lt;Nama Produk&amp;gt;…&lt;/blockquote&gt;Dengan menggunakan template, anda meminimalisir kesalahan (file-ter-overwite) yang umumnya disebabkan oleh menekan tombol save tanpa sadar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalaupun ada kesalahan, maka yang ter-ovewrite adalah file template, dan bukan file yang sudah ada data penting di dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;5. Biasakan “Save As”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada kalanya anda membuka file yang sudah terisi data yang sesuai sehingga anda tidak perlu memulainya dari awal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah, untuk menghindari kesalahan overwrite, maka biasakanlah menyimpan dengan “Save As” (menu &lt;i&gt;File-Save As&lt;/i&gt;).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;6. Compress File Lama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menghemat space harddisk, anda bisa meng-compress file-file lama misalnya dengan membuat file zipnya. Selain bisa menghemat space, file yang di-compress bisa membuat folder terlihat lebih rapih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain dalam format ZIP anda juga bisa membuat dalam format RAR (tergantung selera).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangan lupa untuk memberikan nama file yang sudah di-compress dengan nama yang mudah dimengerti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;7. Defragmentasi&lt;/span&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seiiring berjalannya waktu, file yang tersimpan dalam harddisk akan “tercecer” (fragmented), sehingga memakan waktu lebih lama untuk diakses dan beresiko untuk menjadi rusak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Defragmentasilah harddisk anda secara rutin, setidaknya seminggu sekali. Saya menyarankan untuk menggunakan &lt;a href="http://www.auslogics.com/en/software/disk-defrag/"&gt;AusLogic Disk Defrag&lt;/a&gt; karena jauh lebih cepat di bandingkan Disk Defragmenter bawaan Windows.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;8.&amp;nbsp; Gunakan View-Details dan Show Extension di Windows Explorer&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara default, Windows Explorer menampilkan file dalam bentuk Thumbnail. Walau setting ini terlihat bagus, namun mempunyai beberapa kelemahan seperti:&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;tidak tahu extension,&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;tidak tahu ukuran file, dan&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;rentan dengan virus yang menyamar.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;
Untuk itu, saya menyarankan untuk merubah setting Windows Explorer anda menjadi View-Details dan Show Extension. &lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Buka Windows Explorer.&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Untuk merubah View menjadi Details, klik menu &lt;i&gt;View – Details. &lt;/i&gt;Maka file akan terlihat secara rinci.&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Untuk menampilkan extension, klik menu &lt;i&gt;Tools - Folder Options&lt;/i&gt;. Setelah itu klik Tab “View” dan kemudian uncheck &lt;i&gt;Hide Extensions for known file types.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/_QbAf7sBBgLE/TTe2-BTuy_I/AAAAAAAAAGc/Q0aavJHW9JE/s1600-h/winexplorer4.jpg"&gt;&lt;img alt="winexplorer" border="0" height="479" src="http://lh5.ggpht.com/_QbAf7sBBgLE/TTe2_wF60RI/AAAAAAAAAGg/1Y66iz2WuKc/winexplorer_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="winexplorer" width="393" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah itu, klik tombol &lt;i&gt;Apply to All Folders&lt;/i&gt;. Pilih &lt;i&gt;Yes&lt;/i&gt; ketika muncul pertanyaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;9. Backup Secara Rutin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu hal terpenting dalam pengelolaan file adalah membackup. Backup bertujuan agar anda memiliki file cadangan yang serupa sehingga ketika terjadi kegagalan sistem komputer, file anda tetap aman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Membackup dapat dilakukan dengan berbagai cara. Yang paling mudah adalah mengcopy file ke flashdisk. Sedangkan yang paling ideal menurut saya adalah mengcopy file bisnis anda ke dalam CD-ROM.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain mengcopy ke media penyimpanan seperti flashdisk atau CD-ROM, anda juga bisa mengirimkan file backup ke email account anda seperti di &lt;a href="http://www.gmail.com/"&gt;Gmail&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini Gmail menyediakan sekitar 7 gigabyte space secara gratis (dan terus bertambah). Space ini bisa anda manfaatkan sebagai sarana penyimpanan file.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Caranya mudah, tulis dan kirim email ke alamat Gmail anda sendiri dan upload file backup sebagai attachment (saat ini besar file maksimum yang diijinkan Gmail adalah 25 MB).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal yang perlu diingat dengan metode ini adalah untuk selalu menjaga &lt;b&gt;kerahasiaan password &lt;/b&gt;Gmail anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="center"&gt;- - -&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Apapun jenis dan ukuran usaha anda, cepat atau lambat, pasti akan berhubungan dengan penyimpanan file. Dengan pengelolaan yang baik, file yang tersusun rapi akan membuat anda dan karyawan lebih mudah untuk bekerja dan menjadikan day-to-day business operation menjadi lebih nyaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Kunjungi situs Rumah Yogurt di www.rumahyogurt.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1520814455454878222-7038963781633016956?l=www.rumahyogurt.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=KDifKpovcD4:4VqeM8HGuQ8:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=KDifKpovcD4:4VqeM8HGuQ8:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/RumahYogurt/~4/KDifKpovcD4" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/RumahYogurt/~3/KDifKpovcD4/9-tips-mengelola-file-di-komputer.html</link><author>noreply@blogger.com (Aditya Fajar)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_nQ8zTWo8P_k/TTvrjxCVCsI/AAAAAAAAAFE/kuu5IgyLxt8/s72-c/9pilihanrasa.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.rumahyogurt.com/2011/01/9-tips-mengelola-file-di-komputer.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1520814455454878222.post-7695065446596466572</guid><pubDate>Wed, 19 Jan 2011 15:48:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-01-29T19:12:10.544+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Wirausaha</category><title>3 Hal Penting Dalam Keuangan Usaha</title><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://farm2.static.flickr.com/1250/526776059_b97be36692.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="316" src="http://farm2.static.flickr.com/1250/526776059_b97be36692.jpg" width="450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Lancarnya sebuah usaha akan banyak bergantung kepada pengelolaan keuangan yang  baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun sayangnya, banyak usaha kecil yang menerapkan pengelolaan keuangan  seadanya. Jika hal ini dibiarkan terus berlanjut, maka akan menyulitkan sang pemilik  usaha untuk menilai kesehatan dan perkembangan usahanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengelolaan keuangan yang baik bukan berarti harus terlihat canggih ataupun  menjadi mahal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengelolaan keuangan yang baik dapat dimulai dari tiga langkah  sederhana&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.rumahyogurt.com/p/hubungi-kami.html"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_nQ8zTWo8P_k/TTvrjxCVCsI/AAAAAAAAAFE/kuu5IgyLxt8/s1600/9pilihanrasa.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;1. Pisahkan Antara Keuangan Bisnis dan Keuangan Pribadi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika kita memutuskan untuk terjun dalam dunia wirausaha, maka langkah  finansial pertama yang ditempuh adalah memisahkan antara keuangan bisnis dan  keuangan pribadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika kita menggabungkan antara keuangan bisnis dan keuangan pribadi, maka  hampir dapat dipastikan pemilik usaha akan menemui kesulitan ketika bisnisnya  mulai berkembang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini dikarenakan oleh aliran dana (cashflow) yang tumpang  tindih antara kepentingan bisnis dan kepentingan pribadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemisahan akun bisnis dan akun pribadi bertujuan untuk mencegah  kesimpang-siuran tersebut. Selain itu, pemisahan akan memberikan gambaran yang  lebih jelas tentang kondisi finansial bisnis kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk implementasinya, pemilik usaha bisa memulai dengan membuka akun  tabungan yang berbeda. Tidak mengapa jika akun-akun tersebut masih atas nama  pribadi. Yang penting keduanya terpisah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika membuka tabungan di bank belum memungkinkan, maka bisa juga dengan  memisahkan keuangan bisnis dan keuangan pribadi dalam dompet/amplop yang  berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk urusan bisnis, maka seluruh aliran dana disimpan dan diambil dari  dompet/amplop bisnis, begitu pula sebaliknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;2. Catat Setiap Transaksi Keuangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal penting yang acapkali terabaikan adalah pencatatan transaksi keuangan  bisnis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya akui bahwa mencatat setiap transaksi keuangan bisa menjadi hal yang  membosankan. Namun ingat, kita tidak bisa mendapat gambaran yang jelas tentang  kondisi finansial bisnis tanpa catatan-catatan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mencatat transaksi keuangan tidak perlu rumit ataupun mahal. Dengan buku kas sederhana kita sudah bisa melakukannya. Untuk mengetahui lebih lanjut, anda bisa bisa membaca artikel &lt;a href="http://www.rumahyogurt.com/2011/01/cara-mudah-pembukuan-untuk-usaha-kecil.html"&gt;Cara Mudah Pembukuan Untuk Usaha Kecil dan Rumahan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;3. Susun Anggaran (Budgeting)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyusunan anggaran menjadi hal penting dalam setiap bisnis karena membantu  pemilik usaha untuk mengalokasikan dana sesuai kebutuhannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan budgeting,  kita jadi punya panduan akan hal-hal mana sajakah yang perlu diprioritaskan  keuangannya, termasuk batasan-batasan belanjanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Contoh, berdasarkan catatan keuangan yang lalu, ternyata bisnis kita kurang  promosinya. Maka untuk itu, kita mengalokasikan dana sebesar 2 juta rupiah untuk  promosi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alokasi dana tersebut merupakan batasan yang boleh kita gunakan untuk  keperluan promosi dalam jangka waktu tertentu (misalnya untuk 3 bulan). Kalau  ternyata bisa kurang dari jumlah tersebut, maka kita sudah melakukan penghematan  (jangka waktu sama tapi biaya lebih rendah).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk pelaksanaannya, budgeting bisa disesuaikan dengan kebutuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Misalnya  budgeting untuk satu bulan ke depan, tiga bulan ke depan, ataupun satu tahun ke  depan. Namun umumnya budgeting disusun untuk satu tahun ke depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Budgeting pada dasarnya adalah rencana belanja/pengeluaran yang dialokasikan  menurut pos-pos pengeluaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Misalnya budget untuk belanja bahan baku, budget  untuk promosi, budget untuk gaji karyawan, dan sebagainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan demikian, ada  baiknya jika kita memulai membuat daftar jenis-jenis pengeluaran bisnis. Ini  bisa dilakukan dengan tulis tangan, ataupun menggunakan spreadsheet seperti  Microsoft Excel. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="center"&gt;- - -&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;
Lancarnya sebuah usaha akan banyak bergantung kepada  pengelolaan keuangan yang baik karena hal tersebut memungkinkan kita untuk  mengetahui secara lebih jelas kondisi keuangan bisnis kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemisahan akun,  pencatatan transaksi keuangan, dan penyusunan anggaran adalah tiga langkah awal  yang bisa diterapkan oleh pemilik usaha kecil ataupun rumahan menuju pengelolaan  keuangan bisnis yang lebih terorganisir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Kunjungi situs Rumah Yogurt di www.rumahyogurt.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1520814455454878222-7695065446596466572?l=www.rumahyogurt.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=sx0VYQ1auEY:SuyKL40wonc:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=sx0VYQ1auEY:SuyKL40wonc:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/RumahYogurt/~4/sx0VYQ1auEY" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/RumahYogurt/~3/sx0VYQ1auEY/3-hal-penting-dalam-keuangan-usaha.html</link><author>noreply@blogger.com (Aditya Fajar)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://farm2.static.flickr.com/1250/526776059_b97be36692_t.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>2</thr:total><feedburner:origLink>http://www.rumahyogurt.com/2011/01/3-hal-penting-dalam-keuangan-usaha.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1520814455454878222.post-1165968636939332256</guid><pubDate>Mon, 17 Jan 2011 11:59:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-01-29T19:10:42.908+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Keluarga</category><title>9 Tips Membeli Sepatu Wanita</title><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://farm4.static.flickr.com/3516/3839829742_92837f866e.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="316" src="http://farm4.static.flickr.com/3516/3839829742_92837f866e.jpg" width="450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Sepatu adalah aksesoris wajib bagi banyak wanita dan terus berevolusi mengikuti perkembangan gaya dan trend di masyarakat. Selain sebagai alas kaki, sepatu juga berfungsi untuk memperindah penampilan seorang wanita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biarpun begitu, konsumen harus tetap berhati-hati dalam membeli sepatu agar terhindar dari cedera dan untuk menjaga kesehatan kaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut adalah 9 tips untuk membeli sepatu wanita:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;PILIHLAH SEPATU DENGAN TINGGI HAK YANG WAJAR&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;.&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;Hak sepatu sebaiknya tidak melebihi 3.8-4 cm dan memiliki bantalan tumit yang lebar. Bantalan tumit yang kecil kurang baik karena tidak bisa mensupport kaki dengan sempurna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;PERIKSALAH UKURAN KAKI&lt;/strong&gt;. Kaki akan bertambah panjang dan bertambah lebar seiring dengan bertambahnya usia. Tidak perlu mengukur kaki setiap kali membeli sepatu, tapi periksalah ukuran kaki setiap beberapa tahun sekali. Lakukan pengukuran dengan cara berdiri karena kaki akan melebar ketika anda berdiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;JANGAN MENGANDALKAN UKURAN SEPATU SAJA&lt;/strong&gt;. Janganlah terpaku pada satu ukuran. Bisa jadi ukuran sepatu yang pas di merk yang satu, menjadi tidak pas di merk yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;BANDINGKAN LEBAR SEPATU DENGAN LEBAR KAKI.&lt;/strong&gt; Berdirilah dan taruh sepatu di samping kaki anda. Bandingkan mana yang lebih lebar, sepatunya atau kakinya? Hindari membeli sepatu yang terlalu sempit, walaupun anda sangat menyukainya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;COBA KEDUA BELAH SEPATU SEBELUM MEMBELI&lt;/strong&gt;. Apakah keduanya nyaman dipakai? Banyak orang punya ukuran kaki yang tidak sama antara yang kiri dan kanan. Jika anda mempunyai kaki yang seperti ini, pilihlah sepatu yang ukurannya pas di kaki. Pastikan sepatu tersebut mempunyai cukup ruang bebas (paling tidak seukuran buku jari) yang diukur dari ujung sepatu sampai ujung jari kaki terpanjang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;BELILAH SEPATU DI SIANG ATAU SORE HARI.&lt;/strong&gt; Kaki akan membesar di siang dan sore hari. Bisa jadi sepatu yang nyaman di pagi hari akan terasa sempit di sore hari. Oleh karenanya, membeli sepatu di siang atau sore hari akan memastikan bahwa ukuran sepatu telah mengikuti ukuran kaki yang sebenarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;JANGAN PERCAYA OMONGAN 'NANTI JUGA MUAT'&lt;/strong&gt;. &amp;nbsp;Sepatu haruslah langsung nyaman ketika dikenakan. Jangan beli sepatu dengan anggapan bahwa nanti akan muat setelah dipakai beberapa lama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;TANYAKAN PADA TOKO APAKAH BARANG BISA DITUKAR&lt;/strong&gt;. Di Indonesia ada kebiasan yang merugikan pembeli, yaitu kebijakan barang yang sudah dibeli tidak dapat ditukar atau dikembalikan. Ada baiknya anda memastikan terlebih dahulu apakah sepatu bisa ditukar. Karena bisa saja nanti sepatu yang sudah dibeli, ternyata malah tidak nyaman untuk dipakai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;PERHATIKAN BAHAN DAN MODEL. &lt;/strong&gt;Pilihlah bahan sepatu yang fleksibel dan memungkinkan kaki anda untuk ‘bernapas’, seperti sepatu kulit atau rajutan nylon. Hindari sepatu yang kira-kira bisa menyebabkan gesekan terus menerus pada kaki anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="center"&gt;- - -&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Kaki merupakan fondasi tubuh. Janganlah keinginan untuk terlihat fashionable membuat anda sulit untuk berdiri, duduk, ataupun berjalan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Menurut beberapa perkiraan, seseorang akan berjalan beberapa ribu kilometer sepanjang hidupnya.Oleh karenanya, berbuat baiklah terhadap kaki anda. :)&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Source: &lt;a href="http://www.mayoclinic.com/health/foot-problems/WO00114"&gt;Foot problems in women: High heels and your health&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Kunjungi situs Rumah Yogurt di www.rumahyogurt.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1520814455454878222-1165968636939332256?l=www.rumahyogurt.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=mIPfj841pmk:tBu2puccwkI:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=mIPfj841pmk:tBu2puccwkI:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/RumahYogurt/~4/mIPfj841pmk" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/RumahYogurt/~3/mIPfj841pmk/9-tips-membeli-sepatu-wanita.html</link><author>noreply@blogger.com (Aditya Fajar)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://farm4.static.flickr.com/3516/3839829742_92837f866e_t.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>3</thr:total><feedburner:origLink>http://www.rumahyogurt.com/2011/01/9-tips-membeli-sepatu-wanita.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1520814455454878222.post-4944758477191451323</guid><pubDate>Sun, 16 Jan 2011 06:20:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-01-29T19:29:09.086+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Dunia Anak</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Keluarga</category><title>Mengenal Bentuk-Bentuk BAB Bayi</title><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://farm3.static.flickr.com/2736/4349763099_1332f6a0ae.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="316" src="http://farm3.static.flickr.com/2736/4349763099_1332f6a0ae.jpg" width="450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Salah satu cara untuk mengetahui kondisi kesehatan bayi adalah dengan melihat bentuk BAB-nya. &amp;nbsp;Berkenaan dengan hal tersebut, maka di posting kali ini saya akan menampilkan bentuk-bentuk BAB bayi agar orang tua memiliki gambaran yang lebih jelas tentang kondisi kesehatan anak mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari artikel ini anda akan mengetahui kapan untuk tidak khawatir dan kapan sebaiknya mengambil tindakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai panduan umum, jika bentuk BAB bayi anda jauh dari biasanya, maka anda disarankan untuk segera memeriksakan anak anda ke dokter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah, sekarang mari kita mulai perkenalan kita dengan bentuk-bentuk BAB bayi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oh ya, sebelumnya saya perlu mengingatkan kalau artikel ini tidak akan terlihat indah. Jadi persiapkan mata anda ya?! He..he..he..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;1. Bayi Baru Lahir&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://assets.babycenter.com/ims/2009/09sep/poo01_424x302.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="283" src="http://assets.babycenter.com/ims/2009/09sep/poo01_424x302.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Meconium&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;BAB bayi yang baru lahir dinamakan Meconium. Bentuknya lengket dan berwarna hijau kehitam-hitaman. Meconium dihasilkan dari cairan ketuban, lendir, sel kulit, dan materi lainnya yang tertelan bayi ketika masih di dalam rahim. Meconium tidak begitu bau sehingga mungkin anda tidak menyadari bahwa sudah waktunya untuk mengganti popok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika bayi berusia 2 sampai 4 hari, bentuk BABnya akan berubah menjadi tidak begitu lengket dan warnanya menjadi lebih terang. Ini dinamakan BAB transisi dan merupakan tanda bahwa bayi anda sudah mulai mencerna ASI ataupun susu formula. Selain itu, BAB transisi juga menunjukkan bahwa saluran usus bayi dalam kondisi baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;2. BAB ASI Eksklusif&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://assets.babycenter.com/ims/2009/09sep/poo03_424x302.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="283" src="http://assets.babycenter.com/ims/2009/09sep/poo03_424x302.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Bentuk BAB sehat dari bayi yang diberi ASI eksklusif&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;
Bayi yang diberi ASI eksklusif akan mengeluarkan BAB yang berwarna kuning kehijauan dan memilik bentuk yang lembek dan creamy. Terkadang bentuknya pun terlihat encer seperti diare. Selain itu, BAB dari ASI eksklusif disertai dengan bintik-bintik seperti benih/biji kecil. Untungnya bau dari BAB ini masih tergolong tidak menyengat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Intensitas warna kehijauan dari BAB ASI eksklusif bisa berubah tergantung dari apa yang anda makan. Jika bayi anda tidak mengalami gejala apa-apa, maka anda tidak perlu khawatir. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bila BAB bayi anda terlihat ada buih berwarna hijau cerah, kemungkinan bayi anda terlalu banyak meminum &lt;i&gt;foremilk&lt;/i&gt; (susu rendah kalori yang muncul di awal proses menyusui) dan kurang mendapatkan &lt;i&gt;hindmilk&lt;/i&gt; (susu yang kaya lemak dan gizi). Hal ini dimungkinkan karena anda tidak cukup lama menyusui pada setiap payudara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk mengatasinya, susuilah bayi anda pada payudara terakhir yang digunakan. Contoh, jika terakhir anda menyusui pada payudara kanan, maka untuk berikutnya, mulailah pada payudara kanan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;3. BAB Susu Formula&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://assets.babycenter.com/ims/2009/09sep/poo05_424x302.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="283" src="http://assets.babycenter.com/ims/2009/09sep/poo05_424x302.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Bentuk BAB sehat dari bayi yang diberi susu formula&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;
Bayi yang diberi susu formula menghasilkan BAB yang berbentuk seperti selai kacang dengan variasi warna coklat cerah, coklat kekuningan, ataupun hijau kecoklatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
BAB dari susu formula lebih bau dari BAB ASI, namun tidak sebau BAB bayi yang sudah diberi makanan padat. Biarpun begitu, baunya sudah cukup untuk membuat anda menutup hidung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;4. BAB dari Zat Besi Tambahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://assets.babycenter.com/ims/2009/09sep/poo05b_424x302.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="283" src="http://assets.babycenter.com/ims/2009/09sep/poo05b_424x302.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;BAB bayi yang diberikan zat besi tambahan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;
Jika anda memberi bayi anda zat besi tambahan, bentuk BAB-nya bisa berubah menjadi hijau gelap atau hampir hitam. BAB seperti seperti ini tidak sering terjadi dan masih aman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun jika bayi anda tidak diberikan zat besi tambahan dan BABnya kehitaman, sebaiknya anda memeriksakannya ke dokter untuk memastikan itu bukan melena (pendarahan di dalam usus) atau darah yang masuk ke dalam saluran pencernaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;5. BAB Makanan Padat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://assets.babycenter.com/ims/2009/09sep/poo06_424x302.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="283" src="http://assets.babycenter.com/ims/2009/09sep/poo06_424x302.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;BAB pada bayi yang sudah diberi makanan padat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;
Ketika anda mulai memberikan makanan padat, maka anda akan segera bisa melihat perubahan pada BAB-nya. Terlebih pada bayi yang mendapat ASI eksklusif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
BAB dari makanan padat warnanya hijau kecoklatan dan lebih kental dari selai kacang, tapi masih tetap lembek. Soal bau? Hmm.. jangan ditanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;6. BAB Makanan Padat yang Tidak Tercerna Dengan Sempurna&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://assets.babycenter.com/ims/2009/09sep/poo07_424x302.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="283" src="http://assets.babycenter.com/ims/2009/09sep/poo07_424x302.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;BAB dengan sisa makanan padat yang tidak tercerna dengan sempurna&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;
Terkadang di dalam BAB bayi ada sejumlah sisa makanan yang masih utuh. Kondisi ini dikarenakan oleh makanan yang tidak tercerna secara sempurna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak perlu khawatir. Ini biasanya disebabkan oleh makanan yang terlalu cepat keluar dari saluran pencernaan sehingga tidak sempat dipecah seluruhnya oleh tubuh. Kondisi ini juga bisa terjadi jika bayi anda hanya memakan satu jenis makanan atau tidak mengunyah secara baik sebelum menelannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika bayi anda sering mengalami BAB seperti ini, maka sebaiknya memeriksakan ke dokter untuk memastikan pencernaannya menyerap makanan dengan baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;7. Diare&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://assets.babycenter.com/ims/2009/09sep/poo08_424x302.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="283" src="http://assets.babycenter.com/ims/2009/09sep/poo08_424x302.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;BAB karena diare&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;
Diare pada bayi bentuknya sangat encer dan lebih terlihat seperti air daripada berbentuk padat. Warnanya bisa kuning, hijau, ataupun kecoklatan dan bisa "tumpah" keluar popok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diare bisa dijadikan petunjuk bahwa ada infeksi ataupun alergi, dan jika dibiarkan maka bisa menyebabkan dehidrasi pada sang bayi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hubungi dokter jika bayi anda:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;berusia tiga bulan atau kurang&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;sudah dua sampai tiga kali berganti popok tanpa ada perubahan pada BAB&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;tetap diare lebih dari satu atau dua hari&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;Anda juga disarankan untuk memeriksakan sang bayi jika pada BAB-nya terdapat darah atau lendir yang dapat dilihat secara kasat mata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;8. Konstipasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://assets.babycenter.com/ims/2009/09sep/poo09_424x302.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="283" src="http://assets.babycenter.com/ims/2009/09sep/poo09_424x302.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;BAB bayi yang mengalami konstipasi&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;
Jika bentuk BAB bayi anda keras dan terlihat seperti batu kecil, maka kemungkinan sang bayi mengalami konstipasi. Bayi anda mungkin terlihat tidak nyaman atau seperti dalam kesulitan ketika sedang BAB. Tidak jarang, konstipasi pada bayi menyebabkan iritasi pada anus sehingga terdapat darah di dalam kotorannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika setelah tiga kali atau lebih BAB bayi anda tidak juga berubah, maka sebaiknya memeriksakan sang bayi ke dokter. Namun segera periksakan jika di dalam BAB-nya terdapat darah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konstipasi umum terjadi pada bayi yang baru diberi makanan padat. Selain itu bisa juga disebabkan oleh ketidakcocokan dengan susu atau makanan yang mengandung unsur kedelai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dokter biasanya akan merekomendasikan untuk memberi bayi anda air, jus pir, atau jus prune untuk membantu pergerakan di dalam usus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;9. BAB Berlendir&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://assets.babycenter.com/ims/2009/09sep/poo04_424x302.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="283" src="http://assets.babycenter.com/ims/2009/09sep/poo04_424x302.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Add caption&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Ludah yang tertelan bisa menyebabkan BAB bayi terlihat berlendir. Ini karena ludah seringkali tidak bisa dicerna oleh usus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun lendir pada BAB juga bisa berarti ada infeksi atau alergi. Jika bayi anda BAB-nya berlendir dan disertai dengan gejala-gejala lain atau tidak ada perubahan lebih dari dua hari, maka hubungi dokter untuk memastikan semuanya baik-baik saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;10. BAB Berdarah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://assets.babycenter.com/ims/2009/09sep/poo11_424x302.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="283" src="http://assets.babycenter.com/ims/2009/09sep/poo11_424x302.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;BAB disertai darah.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://assets.babycenter.com/ims/2009/09sep/poo11_424x302.jpg%20" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Darah pada bayi bisa berwarna merah cerah atau kehitaman (pertanda darah telah dicerna oleh usus).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Darah merah cerah bisa muncul dalam BAB bayi karena beberapa alasan. Segera hubungi dokter jika anda mendapati:&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Bentuk BAB normal disertai darah merah, umum disebabkan oleh alergi terhadap protein di dalam susu (gambar di atas).&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bentuk BAB konstipasi disertai bercak darah merak, disebabkan oleh iritasi pada anus atau pendarahan kecil.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bentuk BAB diare disertai darah merah, bisa dijadikan petunjuk adanya infeksi bakteri.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;Jika darah terlihat kehitaman, biasanya berbentuk flek seperti wijen, maka ini biasanya disebabkan oleh bayi yang menelan darah dari luka di puting susu. Hal seperti ini aman untuk bayi dan tidak perlu dikhawatirkan. Namun tidak ada salahnya untuk dibawa ke dokter untuk memastikan bukan karena sesuatu yang lebih serius, seperti pendarahan di dalam usus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align="center"&gt;---&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Nah, sekarang anda sudah mengetahui bentuk-bentuk BAB bayi dan tahu apa yang mesti dilakukan ketika membersihkan popok sang buah hati.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Saya hanya bisa berharap, semoga bayi kita semua selalu dalam keadaan sehat dan dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. :)&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Sumber: BabyCenter.com: &lt;a href="http://www.babycenter.com/baby-poop-photos"&gt;Baby Poo a Visual Guide&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Kunjungi situs Rumah Yogurt di www.rumahyogurt.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1520814455454878222-4944758477191451323?l=www.rumahyogurt.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=C_DHbuxNdeg:4QePxlTLy0Y:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=C_DHbuxNdeg:4QePxlTLy0Y:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/RumahYogurt/~4/C_DHbuxNdeg" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/RumahYogurt/~3/C_DHbuxNdeg/mengenal-bentuk-bentuk-bab-bayi.html</link><author>noreply@blogger.com (Aditya Fajar)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://farm3.static.flickr.com/2736/4349763099_1332f6a0ae_t.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>6</thr:total><feedburner:origLink>http://www.rumahyogurt.com/2011/01/mengenal-bentuk-bentuk-bab-bayi.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1520814455454878222.post-3695634638187632831</guid><pubDate>Fri, 14 Jan 2011 02:24:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-01-29T19:20:19.249+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tips</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Keluarga</category><title>Trik Mudah Menyelamatkan HP Basah</title><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_QbAf7sBBgLE/TS-sR3qaslI/AAAAAAAAAF0/9y-Q6sK4rt0/s1600/phone+in+water.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="275" src="http://2.bp.blogspot.com/_QbAf7sBBgLE/TS-sR3qaslI/AAAAAAAAAF0/9y-Q6sK4rt0/s400/phone+in+water.jpg" width="450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Handphone sudah menjadi kebutuhan sehari-hari bagi kebanyakan orang. Mulai dari yang sederhana sampai dengan yang canggih dan mahal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi bayangkan jika HP yang kita miliki harus dipensiunkan karena basah. Mengesalkan bukan? Parahnya lagi, HP rusak karena basah cukup sering terjadi. Seperti kehujanan, kecemplung, atau bahkan karena ditaruh ke dalam gelas minum oleh anak-anak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum memutuskan untuk 'mengakhiri hidup' sang HP, ada baiknya kita coba trik berikut untuk menyelamatkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.rumahyogurt.com/p/hubungi-kami.html"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_nQ8zTWo8P_k/TTvrjxCVCsI/AAAAAAAAAFE/kuu5IgyLxt8/s1600/9pilihanrasa.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;1. Matikan Handphone&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Jika handphone masih dalam keadaan menyala, segera matikan untuk menghindari korsleting di dalamnya. Buka casing dan cabut baterai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;2. Keringkan Handphone&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Keringkan permukaan handphone dengan lap bersih untuk menghilangkan sisa air. Jangan lupa untuk mengelap bagian dalamnya juga. Terutama bagian untuk kontak baterai dan sim card.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;3. Siapkan Wadah Kedap Udara (Tupperware)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Siapkan wadah kedap udara, seperti Tupperware atau lainnya. Lap bagian dalam untuk memastikan wadah dalam keadaan kering dan bersih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;4. Tuangkan Beras ke Dalam Wadah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Beras? Yup Beras.&amp;nbsp;Beras mempunyai kemampuan untuk menyerap air dan ini dilakukan untuk menghilangkan sisa air yang mungkin terdapat pada bagian dalam HP.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masukkan beras ke dalam wadah dan setelah itu masukkan HP beserta baterai ke dalamnya.&amp;nbsp;Biarkan HP 'terendam' dalam taburan beras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, bisa juga menaruh silica-gel untuk membantu penyerapan air yang lebih baik. Jika dirasa perlu, anda dapat pula membungkus atas wadah dengan plastik cling-wrap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_QbAf7sBBgLE/TS-vzhFV92I/AAAAAAAAAF4/d85EmWejNok/s1600/phone+in+rice.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="270" src="http://3.bp.blogspot.com/_QbAf7sBBgLE/TS-vzhFV92I/AAAAAAAAAF4/d85EmWejNok/s400/phone+in+rice.jpg" width="450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Setelah siap, segera tutup wadah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;5. Biarkan Beberapa Jam&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Letakkan wadah di tempat yang kering dan aman. Biarkan selama beberapa jam sebelum HP dinyalakan kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mudah bukan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oh ya, beras yang sudah terpakai tadi sebaiknya tidak digunakan lagi karena mungkin sudah terkontaminasi oleh baterai ataupun HP itu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selamat mencoba! :)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Sumber: Yahoo!:&amp;nbsp;&lt;a href="http://my.yahoo.com/_ylt=Aql8ik0iQrgxqi597TamAeF52PAI;_ylu=X3oDMTIwZXJuc3NqBGNwb3MDMQRpbnRsA3VzBHBrZwNpZC02MTUzOARwa2d2AzgEcG9zAzIEc2VjA215dGQtZmVhdARzbGsDdGl0bGU-/SIG=14ess02cn/EXP=1295066945/**http%3A//news.yahoo.com/s/yblog_technews/20110112/ts_yblog_technews/upgrade-your-life-simple-solutions-to-high-tech-problems"&gt;Surprising Solution for Tech Problems&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Kunjungi situs Rumah Yogurt di www.rumahyogurt.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1520814455454878222-3695634638187632831?l=www.rumahyogurt.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=4ZvNqlAAA4M:xWRmH1feDy0:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=4ZvNqlAAA4M:xWRmH1feDy0:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/RumahYogurt/~4/4ZvNqlAAA4M" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/RumahYogurt/~3/4ZvNqlAAA4M/trik-mudah-menyelamatkan-hp-basah.html</link><author>noreply@blogger.com (Aditya Fajar)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_QbAf7sBBgLE/TS-sR3qaslI/AAAAAAAAAF0/9y-Q6sK4rt0/s72-c/phone+in+water.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.rumahyogurt.com/2011/01/trik-mudah-menyelamatkan-hp-basah.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1520814455454878222.post-1666324669171414024</guid><pubDate>Thu, 13 Jan 2011 15:25:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-01-29T19:12:10.545+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Wirausaha</category><title>Tepatkah Bisnis "Loe Mau Gue Ada"?</title><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://farm1.static.flickr.com/158/349497988_fb751a5e3a.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="313" src="http://farm1.static.flickr.com/158/349497988_fb751a5e3a.jpg" width="450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Ketika kita memupuk niat untuk berwirausaha, maka akan tumbuh dalam diri kita dorongan untuk melihat dunia dalam perspektif yang berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang tadinya berkutat di seputar gaji atau mencari lowongan pekerjaan, berubah menjadi sebuah dunia yang penuh dengan peluang. Kita pun akan termotivasi untuk mencari informasi dan mengolah akal untuk bisa mewujudkan peluang-peluang tersebut menjadi sebuah bisnis yang menguntungkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peluang layaknya sebuah harapan yang memberi kita semangat untuk maju. Namun kita perlu menyikapi peluang dengan lebih berhati-hati. Karena dengan jumlah peluang yang begitu banyak, kita bisa kehilangan fokus dan dapat merubah orientasi kita dalam berwirausaha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Dari pengalaman pribadi dan kisah orang-orang yang pernah saya temui, terbukanya berbagai peluang terkadang membuat kita menjadi terlalu “semangat”. Dalam artian, peluang ini diambil, peluang itu diambil, tanpa pertimbangan yang baik akan kemampuan untuk menggarap peluang-peluang tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau sudah begini, biasanya kita akan masuk ke dalam model bisnis Lumugada, Loe Mau Gue Ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya berpendapat bahwa jika ada sebuah usaha kecil menerapkan model bisnis Lumugada, maka motivasi terbesarnya adalah untuk cepat-cepat kaya. Padahal kalau kita perhatikan, bisnis-bisnis besar yang sustainable bukanlah bisnis yang menjadi besar secara instan. Semuanya dimulai dan melalui berbagai proses dan tahapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Model bisnis Lumugada tidak hanya membuat kita kehilangan fokus, tapi juga membuat bingung konsumen. Ini karena konsumen akan menemui kesulitan untuk mengasosiasikan usaha kita dengan produk/jasa tertentu. Padahal bagi usaha kecil, hal tersebut merupakan faktor penting dalam menjalankan dan mengembangkan usaha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pencitraan yang paling mungkin terbentuk dari model bisnis Lumugada adalah sebagai broker atau middle person. Sah-sah saja jika memang itu bidang usaha yang akan ditekuni. Tetapi bagi seorang broker sekalipun, dia perlu menentukan bidang yang akan digeluti. Saya pikir seorang broker yang menclak-menclok kesana-kemari adalah broker yang tidak akan efisien dalam menggunakan sumberdayanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika ada yang beranggapan model bisnis Lumugada sebagai diversifikasi usaha, saya pikir itu hanya mengada-ada. Terlebih bagi usaha kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diversifikasi umumnya dimungkinkan jika kita sudah memiliki sumber dana yang memadai untuk ekspansi. Jika belum, maka fokus pada satu bidang usaha merupakan pilihan yang terbaik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memasuki dunia wirausaha adalah memasuki dunia yang penuh dengan peluang. Peluang layaknya sebuah harapan yang memberi kita semangat untuk maju. Namun kita juga perlu cermat dalam menyikapi peluang agar kita tidak kehilangan arah dalam menjalankan bisnis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Model bisnis Loe Mau Gue Ada bukanlah model bisnis yang tepat bagi usaha kecil karena model ini cenderung membuyarkan orientasi bisnis yang sedang dibangun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi usaha kecil, fokus pada satu bidang usaha merupakan langkah awal dalam membangun sebuah fondasi yang kuat untuk melakukan diversifikasi bisnis di kemudian hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Kunjungi situs Rumah Yogurt di www.rumahyogurt.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1520814455454878222-1666324669171414024?l=www.rumahyogurt.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=GOjg9tjuvHs:bDvlNhpnqYw:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=GOjg9tjuvHs:bDvlNhpnqYw:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/RumahYogurt/~4/GOjg9tjuvHs" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/RumahYogurt/~3/GOjg9tjuvHs/tepatkah-bisnis-loe-mau-gue-ada.html</link><author>noreply@blogger.com (Aditya Fajar)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://farm1.static.flickr.com/158/349497988_fb751a5e3a_t.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.rumahyogurt.com/2011/01/tepatkah-bisnis-loe-mau-gue-ada.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1520814455454878222.post-3049754531776557253</guid><pubDate>Wed, 12 Jan 2011 17:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-01-29T19:09:25.497+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tips</category><title>3 Langkah Mudah Untuk Inovasi Produk</title><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://farm5.static.flickr.com/4026/4252913256_79176b4fa7.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="350" src="http://farm5.static.flickr.com/4026/4252913256_79176b4fa7.jpg" width="450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konsumen biasanya tertarik dengan hal-hal baru. Karena itulah produsen rela mengeluarkan dana yang tidak sedikit untuk melakukan riset dan pengembangan produk. Melalui tahapan ini, mereka berharap produk berikutnya bisa berbeda, lebih baik, dan tentunya menjadi lebih menarik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi pengusaha kecil ataupun mereka yang baru akan memulai usaha, riset dan pengembangan seperti itu merupakan sebuah kemewahan yang rasanya tidak mungkin untuk bisa dilakukan. Tapi jangan khawatir, karena pengusaha kecilpun bisa melakukan riset dan pengembangan produk melalui tiga langkah mudah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa sajakah?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1. Observe&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal pertama yang dilakukan adalah melakukan observasi. Melihat-lihat apa yang sudah dilakukan para pelaku usaha lain. Bagaimana interaksi mereka dengan para konsumen, sekaligus melihat reaksi konsumen terhadap produk yang ditawarkan para pelaku usaha tadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Posisikan diri kita sebagai konsumen dan pikirkanlah keunikan dan manfaat apa yang bisa konsumen dapatkan dari produk-produk yang kita sedang amati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Misalnya, saya pernah memperhatikan produsen tatakan laptop yang di bawahnya ada bantalnya. Menurut saya ini menarik. Karena sebagai pengguna laptop, produk ini bisa mengatasi ketidaknyamanan saya ketika memakai laptop tanpa meja atau ketika berada di atas tempat tidur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari kacamata konsumen, tatakan laptop seperti itu bermanfaat karena bisa menyelesaikan masalah dan juga unik karena sebelumnya saya belum pernah melihatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari kacamata pengusaha, produk tersebut merupakan penggabungan dua ide sederhana, kayu yang sudah dicat dan bantal kecil. Dengan dua ide tersebut, sang pengusahapun sudah bisa menghadirkan inovasi baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Observasi pasar memungkinkan kita untuk mendapat ide-ide baru untuk nantinya dikembangkan atau diintegrasikan dengan produk kita sendiri. Kalau produk sejenis belum ada, maka ide tersebut bisa dimanfaatkan untuk memproduksi produk yang berbeda dari yang lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2. Copy&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah kita melakukan observasi pasar dan mendapatkan ide dari pengamatan kita, maka langkah selanjutnya adalah meniru ide tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meniru dalam hal ini bukanlah menduplikasi produk sehingga persis sama. Tapi sebatas jenis produknya saja. Baik untuk dijual sebagai produk tersendiri atau sebagai produk yang diintegrasikan dalam produk yang sudah kita miliki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Misalnya, setelah melihat tatakan laptop yang ada bantalnya tadi, kita bisa ikut bermain dalam bisnis tatakan laptop. Atau untuk dintegrasikan dalam produk furniture kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini sebenarnya diterapkan juga oleh Jepang pada awal kebangkitan industrinya. Mereka meniru berbagai hal dari AS, seperti misalnya cara membuat mobil sehingga berkembang sampai seperti sekarang. Pada saat ini, China merupakan negara yang menerapkan teknik yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3. Modify&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Langkah selanjutnya adalah memodifikasi ide yang sudah ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Misalnya lagi dari tatakan laptop. Kompetitor kita membuat laptop beralaskan bantal, maka dengan sedikit modifikasi, kita bisa membuat tatakan laptop yang sudah ada lampu baca dan kipas pendinginnya. Sehingga konsumen bisa tetap menggunakan laptop dengan nyaman saat malam hari dan laptopnya tetap dingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Atau misalnya kita mengamati bagaimana membuat gado-gado yang enak. Setelah tahu caranya, kita tambahkan buah-buahan seperti jambu, mangga, apel, dan sebagainya dalam campuran gado-gado. Nah, jadilah Dojak. Gado-gado rujak. Toh bumbunya serupa, tidak ada salahnya untuk menggabungkan keduanya bukan? :)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah inovasi tidak melulu memerlukan dana besar dan riset yang mendalam. Inovasi bisa dilakukan hanya dengan menggabungkan ide-ide yang sudah ada untuk menjadi sebuah ide baru. Dan dari ide baru inilah produk inovasi kita terlahir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah produk baru terlahir, maka langkah selanjutnya bagi kita adalah pengujian produk, membidik pasar yang tepat (segmentasi), penentuan harga, dan promosi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;- - -&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Bagi pengusaha kecil, ketiga langkah di atas bisa dilakukan untuk menemukan produk-produk baru atau sebagai diversifikasi jajaran produk yang sudah ada,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi mereka yang baru akan memulai usaha, teknik di atas bisa digunakan untuk menentukan jenis usaha yang akan ditekuni.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selamat berinovasi! :)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Kunjungi situs Rumah Yogurt di www.rumahyogurt.com&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1520814455454878222-3049754531776557253?l=www.rumahyogurt.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=-FUoTKYbVWQ:t4HYXhezQAM:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?a=-FUoTKYbVWQ:t4HYXhezQAM:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/RumahYogurt?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/RumahYogurt/~4/-FUoTKYbVWQ" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/RumahYogurt/~3/-FUoTKYbVWQ/3-langkah-mudah-untuk-inovasi-produk.html</link><author>noreply@blogger.com (Aditya Fajar)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://farm5.static.flickr.com/4026/4252913256_79176b4fa7_t.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.rumahyogurt.com/2011/01/3-langkah-mudah-untuk-inovasi-produk.html</feedburner:origLink></item></channel></rss>

