<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-6923823881816324448</atom:id><lastBuildDate>Thu, 24 Oct 2024 12:13:55 +0000</lastBuildDate><category>Puisi</category><category>Frasa</category><category>Cerita Pendek</category><category>Riwayat</category><title>Partikel</title><description>tulisan, cinta, keabadian.</description><link>https://sebelum-terbenam.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (salma zakiyyah)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>26</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6923823881816324448.post-1862606070150407157</guid><pubDate>Sat, 26 Aug 2023 17:33:00 +0000</pubDate><atom:updated>2023-08-27T00:39:08.305+07:00</atom:updated><title>Lagi-Lagi Namamu</title><atom:summary type="text">Agustus kali ini sedikit beda dengan Agustus tahun lalu. Lagi-lagi, namamu yang menjadi sebuah alasan mengapa bulan ini—tidak seperti bulan-bulan lainnya, punya sedikit cahaya, yang meski redup.&amp;nbsp;Yang meski redup itu pun mampu menyirami taman bungaku yang sempat layu. Agaknya tidak tahu diri kalau aku minta untuk menghidupinya lagi. Yang sedikit ini pun sudah cukup.&amp;nbsp;Lagi-lagi, namamu </atom:summary><link>https://sebelum-terbenam.blogspot.com/2023/08/lagi-lagi-namamu.html</link><author>noreply@blogger.com (salma zakiyyah)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6923823881816324448.post-7449015122705639048</guid><pubDate>Sun, 04 Dec 2022 15:40:00 +0000</pubDate><atom:updated>2022-12-04T22:40:46.292+07:00</atom:updated><title>Bab dengan Halaman Terpanjang</title><atom:summary type="text">&amp;nbsp;Sempat kusebut kau semesta, namun tak lagiNampaknya itu memberatkanmuMemikul sebutan semesta yang kuberikanyang malah kau engganKini sebut saja bab dengan halaman terpanjangHalaman-halaman yang sebelumnya tidak kuberi nomorkarena nomor halaman menuju akhirdan kukira tidak ada akhirNamum ternyata aku harus menghitungnya lembar demi lembar sehingga kusebut Bab dengan Halaman TerpanjangBab </atom:summary><link>https://sebelum-terbenam.blogspot.com/2022/12/bab-dengan-halaman-terpanjang.html</link><author>noreply@blogger.com (salma zakiyyah)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6923823881816324448.post-6715676697705461404</guid><pubDate>Thu, 29 Sep 2022 15:32:00 +0000</pubDate><atom:updated>2022-09-29T22:32:21.103+07:00</atom:updated><title>Menyaksikan Matahari Terbenam</title><atom:summary type="text">Suatu ketika aku menyaksikan matahari terbenam.&amp;nbsp;Di atas bukit dengan semburat jingga dan siluet ranting pohon, seperti yang kudambakan.&amp;nbsp;Sayangnya bukan dia yang aku mau.Seharusnya bukan dia yang duduk di sebelahku ’tuk menyaksikan langit yang menggelap. Bukan dia orangnya.&amp;nbsp;Senja yang seharusnya indah tapi tak cukup indah buatku.Sore yang seharusnya menenangkan tapi tak cukup buatku</atom:summary><link>https://sebelum-terbenam.blogspot.com/2022/09/menyaksikan-matahari-terbenam.html</link><author>noreply@blogger.com (salma zakiyyah)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6923823881816324448.post-4661449468894829742</guid><pubDate>Sat, 21 Mar 2020 12:27:00 +0000</pubDate><atom:updated>2020-03-21T19:28:23.830+07:00</atom:updated><title>Esensi Puisi</title><atom:summary type="text">Menurut
saya, semua orang pandai berpuisi. Setidaknya puisi untuk perasaannya sendiri.
Puisi adalah tentang keindahan, keindahannya masing-masing. Puisi adalah tentang
kebebasan, kebebasan menaruh perasaan dan dirangkai dengan suka-suka. Puisi adalah
tentang penulis itu sendiri.



Dalam
kehidupan saya, peranan berpuisi sangat penting. Saya tuang emosi saya lewat
tulisan, baik dalam bentuk puisi,</atom:summary><link>https://sebelum-terbenam.blogspot.com/2020/03/esensi-puisi.html</link><author>noreply@blogger.com (salma zakiyyah)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6923823881816324448.post-4126359955385314604</guid><pubDate>Tue, 03 Mar 2020 14:50:00 +0000</pubDate><atom:updated>2020-03-03T21:51:41.143+07:00</atom:updated><title>Kalau Tempat Ini Hancur</title><atom:summary type="text">menulis di setiap sudut, pada atap, awan, rumput, asap, rambu peringatan, roda yang berputar, dan secarik kertas.
menulis di setiap sudut meninggalkan tanda-tanda yang seharusnya sampai kepada tujuannya, yaitu kau baca. kau mengerti.

tempat ini, tanah ini, bukan milikku, bukan juga milik orang lain. kami hanya numpang!
seyogyanya kau di sini dan apabila yang kokoh itu akan juga rubuh, kita </atom:summary><link>https://sebelum-terbenam.blogspot.com/2020/03/kalau-tempat-ini-hancur.html</link><author>noreply@blogger.com (salma zakiyyah)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6923823881816324448.post-4458083996908220847</guid><pubDate>Mon, 24 Feb 2020 14:25:00 +0000</pubDate><atom:updated>2020-02-24T21:25:58.297+07:00</atom:updated><title>Redup</title><atom:summary type="text">;
harus aku apakan nyawa yang redup ini?menunggu hari esok datang dan berharap hari ini hanya berlalu, tapi sampai kapan?Kata Tsana, &quot;penantian menghancurkan keyakinan.&quot; lantas harus berapa lama aku berteman dengan yakinku sendiri? yakin yang aku buat sendiri. Yakin bahwa kita ada, bahwa kita masih ada.&amp;nbsp;

Yakin bahwa kita bukanlah ilusi yang tercipta karena sebegitu jauhnya jarak di antara </atom:summary><link>https://sebelum-terbenam.blogspot.com/2020/02/redup.html</link><author>noreply@blogger.com (salma zakiyyah)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6923823881816324448.post-5476299018064757103</guid><pubDate>Fri, 29 Nov 2019 13:10:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-11-29T20:10:33.622+07:00</atom:updated><title>tidak adil.</title><atom:summary type="text">Membaca buku adalah tempat persembunyian paling tenang, ketika dunia tidak mau mendengar, dikecewakan.
Membaca buku adalah tempat persembunyian paling asyik, tenggelam dalam kata-kata, larut dalam setiap lembarannya.
Membaca buku tidak akan menyakitimu, sedangkan dunia berlaku jahat dan tidak adil.

Aku ingin tumbuh,
menjadi seorang yang bisa didengar. Hanya didengar.
Aku ingin tumbuh, kuat dan </atom:summary><link>https://sebelum-terbenam.blogspot.com/2019/11/tidak-adil.html</link><author>noreply@blogger.com (salma zakiyyah)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6923823881816324448.post-6474533257800212860</guid><pubDate>Sun, 06 Oct 2019 10:07:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-10-06T17:07:08.913+07:00</atom:updated><title>Tidak Ada Senja Sore Ini</title><atom:summary type="text">Kemana ya, perginya senja itu?Dasar, padahal belumpamit!


Jadi, senja itu tidak sopan ya. Aku kecewa.



Padahal aku dari jauh, dari tempat pengasingan itu.

Kemari, hanya untuk bertemu kau, Senja!



Tolong, senja.

Aku ingin ikut.

Ingin ikut bersembunyi di dalam lembayungmu

Tenggelam bersama burung-burung camar

Burung camar saja boleh ikut,

kenapa aku tidak?!





Senja,

Aku lelah

</atom:summary><link>https://sebelum-terbenam.blogspot.com/2019/10/tidak-ada-senja-sore-ini.html</link><author>noreply@blogger.com (salma zakiyyah)</author><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6923823881816324448.post-2509304725418183148</guid><pubDate>Mon, 26 Aug 2019 16:39:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-08-26T23:39:06.690+07:00</atom:updated><title>Suara Satu Arah</title><atom:summary type="text">&lt;!--[if gte mso 9]&gt;
 
  
 
&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;
 
  Normal
  0
  
  
  
  
  false
  false
  false
  
  EN-ID
  X-NONE
  X-NONE
  
   
   
   
   
   
   
   
   
   
  
  
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
  
&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;
 
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
</atom:summary><link>https://sebelum-terbenam.blogspot.com/2019/08/suara-satu-arah.html</link><author>noreply@blogger.com (salma zakiyyah)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6923823881816324448.post-4346659764274368364</guid><pubDate>Sun, 23 Jun 2019 12:40:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-06-23T19:49:37.490+07:00</atom:updated><title>Untuk Segala Isi Pikiran</title><atom:summary type="text">







Untuk segala isi pikiran,&amp;nbsp;



Saya awali dulu dengan sebuah sapaan,&amp;nbsp;hai apa kabar?

Tanpa mendapat jawabanpun, saya berharap semuanya baik-baik saja, dengan begitu, kita bisa melanjutkan sebuah tulisan ini (ditulis ataupun dibaca).

Jadi sekarang saya sedang mengajakmu bicara, mungkin bisa jadi pertimbangan di kemudian hari. Untuk memilih mana yang seharusnya kau pilih.



</atom:summary><link>https://sebelum-terbenam.blogspot.com/2019/06/untuk-segala-isi-pikiran.html</link><author>noreply@blogger.com (salma zakiyyah)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgGdGXNobTFCKvXIjUKbF30ZE95ov3UDuokvu1BdmxJtpwYcXJilxg7UrD-Yklter7qKYRXQ9pAzIcarx-d8UTIM2di6lnQ1NLgwGF0j_KtIUPHdDEv0uYUMccah2feLThvw-yEctAipWWz/s72-c/_190623_194349_545.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6923823881816324448.post-4882443008428330969</guid><pubDate>Thu, 23 May 2019 12:16:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-05-23T19:16:56.990+07:00</atom:updated><title>Cerita Pohon #01</title><atom:summary type="text">


Bagian 01, Prolog



Hai, perkenalkan namaku Daun. Hanya Daun. Aku tinggal bersama sosok yang hebat seperti Akar, Batang, dan Bunga. Mereka semua hebat. Kami disatukan menjadi sebuah kesatuan yang disebut “pohon”. Kami keluarga “pohon”.



Ayah dan ibu berada di bawah, mereka akar. Kerja mereka berat sekali, apalagi ayah. Ayah harus menopang keluarga kami, semakin hari ayah semakin ke bawah </atom:summary><link>https://sebelum-terbenam.blogspot.com/2019/05/cerita-pohon-01.html</link><author>noreply@blogger.com (salma zakiyyah)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6923823881816324448.post-3291281732406916017</guid><pubDate>Tue, 23 Apr 2019 17:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-04-24T00:00:23.017+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Puisi</category><title>Gamang</title><atom:summary type="text">


Sebuah puisi karya saya.&amp;nbsp;

Ditulis, digambar, disuarakan, dan diolah oleh saya.









Melati itu malu pada tangkai

Pada tanah yang jiwanya tumbuh

Melati yang semu terkulai

Ranting gering merempuh



Dasarnya suara tak bermuara

Ia selalu punya ruang bergaung

Menggema

Tapi malang, sang Sulung tunawicara

atau orang-orang yang tunarungu?



Denyutnya sama seirama

Namun nadinya </atom:summary><link>https://sebelum-terbenam.blogspot.com/2019/04/gamang.html</link><author>noreply@blogger.com (salma zakiyyah)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEicTwgXCeA_xaqWbMF1TlDSErJld156-jQBFqVLYOhrL50VvpoLvZaqeRgZ584ZLNZawB0940SnLY1vs0ZTDYi8O_7El6njAGtF3-XOZ_MHQekeHCd6i-1IaX8kllmPAFoft1CKdlH6QLe8/s72-c/1970-01-01+07.00.00+14.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6923823881816324448.post-4938303894341508272</guid><pubDate>Wed, 17 Apr 2019 12:53:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-04-19T11:36:31.015+07:00</atom:updated><title>Ombak Lautan</title><atom:summary type="text">




Langit terik menerpa bumi, udara panas berkesiur menerbangkan rambut-rambut coklat kami yang kering, pasir tanah ikut beterbangan kesana-kemari. Ilalang yang menguning dan beberapa tumbuhan yang meranggas, benar-benar musim kemarau!






Hari ini aku-Rinai- dan temanku, Aksa, akan mengunjungi pantai bercadas dan bebatuan yang menjulang, tapi jangan salah, ini pantai yang sangat indah. </atom:summary><link>https://sebelum-terbenam.blogspot.com/2019/04/ombak-lautan.html</link><author>noreply@blogger.com (salma zakiyyah)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhTPIJ_7gGnNf2v-tpZKvhLA9xOLEKwKzVGPRCPhK4Fc64uZ1gOvrXhg3ULqxz0NVJZ4sV68aV-Kq7pjt60ia-FrTQSe3CEDfC8e9q7XkFVw5bUJVInSm7pjWZT6xRAIZyouRJLaf976jnI/s72-c/DSC_0342.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6923823881816324448.post-8703669964186528859</guid><pubDate>Mon, 08 Apr 2019 09:03:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-04-08T16:03:44.949+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Frasa</category><title>Untuk yang Sedang Patah Hati</title><atom:summary type="text">Bukan suara saya.

Aku berada pada kondisi terburuk dan terbaik. Buruk karena cerita kami ternyata harus secepat itu usai. Begitu. Tapi aku belajar banyak, banyak sekali dan itu baiknya.

Tapi bagaimanapun, aku sebenarnya sudah siap. Aku paham betul tentang rasa yang sedikitpun tidak bisa dipaksakan. Jika pergi biarlah pergi.&amp;nbsp;Toh,&amp;nbsp;cepat atau lambat akan terjadi juga bukan? Itu yang </atom:summary><link>https://sebelum-terbenam.blogspot.com/2019/04/untuk-yang-sedang-patah-hati.html</link><author>noreply@blogger.com (salma zakiyyah)</author><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6923823881816324448.post-4416961637783173268</guid><pubDate>Sun, 07 Apr 2019 14:42:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-04-08T06:00:15.165+07:00</atom:updated><title>Dialog Aku &amp; Semesta</title><atom:summary type="text">


((digambar oleh kaki-tangan pluto))

Aku: &quot;Semesta, lama tidak jumpa ya.&quot;
Semesta: &quot;Hai Aku, bagaimana kabarnya?&quot;
Aku: &quot;Sekarang amat sangat baik, kamu bagaimana?&quot;
Semesta: &quot;Sama, baik juga.&quot;
Aku: &quot;Syukurlah, tahu tidak, Semesta, hari-hariku kosong sekali tanpa kamu.&quot;
Semesta: &quot;Kenapa begitu? hari-harimu seharusnya bahagia, sama seperti aku.&quot;
Aku: &quot;Hm, begitu ya.&quot;

Aku: &quot;Eh, Semesta, kamu </atom:summary><link>https://sebelum-terbenam.blogspot.com/2019/04/dialog-aku-semesta.html</link><author>noreply@blogger.com (salma zakiyyah)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjeBgNCZzh-FO8Lf45506phVX-COm_xO1yfDsDKb1UdlYeChHUlGnQ3W-9TS6_i1OZVUsVj0fZywMmby_fCuBBL8graVINQrkA8eikttlbSx5l4UV9huu_2_2D6-sASbwZ6KWPgha3RMX3F/s72-c/649618.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>4</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6923823881816324448.post-5027498415572897179</guid><pubDate>Sat, 06 Apr 2019 04:05:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-04-06T11:48:04.543+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Puisi</category><title>Ia, Perempuan</title><atom:summary type="text">Ia adalah seorang perempuan
yang begitu mencintai alam semestanya
yang begitu mengagumi jagat rayanya
dan yang begitu enggan meninggalkan buminya

Sampai ia lupa,
mawar pernah gugur di dalam matanya.</atom:summary><link>https://sebelum-terbenam.blogspot.com/2019/04/ia-perempuan.html</link><author>noreply@blogger.com (salma zakiyyah)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6923823881816324448.post-3640872466081125391</guid><pubDate>Sat, 06 Apr 2019 03:44:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-04-06T10:44:13.929+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Puisi</category><title>Ia Adalah Sunyi</title><atom:summary type="text">Ia menamainya sebagai kesunyian
Ketika nyanyian kesedihan selalu menjadi senandungnya

Hal yang paling ia sukai adalah: Hujan.

Oh iya aku beri tahu, ia benci warna terang

dan ia minum kopi untuk mengawali hari

ia tidak suka keramaian,

percuma, tidak ada kamu.



Meski ia suka hujan, ia tetap menunggu siang

Untuk menjemur pakaian

Kaus hitam misalnya, pemberian darimu

Adalah hal yang </atom:summary><link>https://sebelum-terbenam.blogspot.com/2019/04/ia-adalah-sunyi.html</link><author>noreply@blogger.com (salma zakiyyah)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6923823881816324448.post-1486757596097257934</guid><pubDate>Thu, 04 Apr 2019 13:54:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-04-04T21:09:51.080+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Cerita Pendek</category><title>16.00</title><atom:summary type="text">Pukul empat sore.

Kala itu sedang gerimis, atap halte bus menjadi tempat mereda. Ada seorang nenek duduk di ujung sana, mengamati langit yang lamat-lamat tenang. Tatapannya penuh makna, entah menatap apa. Katanya, ia selalu berada di sini, tepat pukul 4 di sore hari. Bukan, ia tidak menunggu kedatangan bus. Katanya, hanya mengenang apa yang akan selalu terkenang.&amp;nbsp;
Cuaca buruk saat itu, </atom:summary><link>https://sebelum-terbenam.blogspot.com/2019/04/1600.html</link><author>noreply@blogger.com (salma zakiyyah)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6923823881816324448.post-8172879941460724185</guid><pubDate>Thu, 04 Apr 2019 13:21:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-04-05T11:14:40.139+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Frasa</category><title>Seorang Pendukung</title><atom:summary type="text">

Menjadi seorang pendukung;

Apapun pilihanmu,
Kemanapun kamu melangkah, sejauh apapun itu
asalkan baik.

Tugasku adalah :
Mendukungmu dari sini.
Tepat di atas sesuatu yang pernah tanggal,
menjadi seorang tunggal
yang ditinggal.</atom:summary><link>https://sebelum-terbenam.blogspot.com/2019/04/seorang-pendukung.html</link><author>noreply@blogger.com (salma zakiyyah)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6923823881816324448.post-6688072434075681216</guid><pubDate>Sun, 10 Feb 2019 06:43:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-04-05T10:59:35.792+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Puisi</category><title>Mencintai Kemalasan</title><atom:summary type="text">



rupanya,

hilang menjadi alasan

sedang saya lama menunggu balasan

sudah,&amp;nbsp;

tidak usah pakai tangisan



saya mencintai kemalasan, sungguh.&amp;nbsp;
</atom:summary><link>https://sebelum-terbenam.blogspot.com/2019/02/mencintai-kemalasan.html</link><author>noreply@blogger.com (salma zakiyyah)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiJEYznEYpLjdA8Aiiam-2rTDEH84Z1tFoqpEmM6DJqf5XFOc6V3f0HTOPjETMzUZx-r1ohzA0bcBLSsDHxdn7cvX5dkCdeIWxrggQoOBl7tWcQ8VQQ-AbVoiK9jwEfyS2DVsC5EqRvwVO1/s72-c/649433.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6923823881816324448.post-5673131657408098813</guid><pubDate>Sun, 06 Jan 2019 15:36:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-01-06T22:40:01.207+07:00</atom:updated><title>2019: Upgrading Self</title><atom:summary type="text">





Rasanya belum begitu terlambat kalau saya tulis mengenai
pergantian tahun sekarang.

&amp;nbsp; 

Jadi, waktu itu malam tahun baru, tanggal 31 Desember malam, Ayah saya bilang “Jangan ngerayain taun baru lho kak”. Memang
Yah, saya memang tidak akan merayakan tahun baru. Alasan pertama adalah: untuk apa dirayakan?. Pergantian tahun
bukan sebuah hal yang layak untuk menjadi perayaan. Lalu alasan </atom:summary><link>https://sebelum-terbenam.blogspot.com/2019/01/2019-upgrading-self.html</link><author>noreply@blogger.com (salma zakiyyah)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjcCW7vO1Ee15pYqkW8MEy4NEqQv5Uq6lGChAJUB3sT1Dl5hXSB6NzuoLW0PrneWVB8uBes0LFR4rBf8SWDs-B_x1pgkQxF5IDokIhgGaL0AEg3UBK5kUjv6sFptGOqBQZZVHR0pQ8QCK9I/s72-c/senja.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6923823881816324448.post-7388448777132346944</guid><pubDate>Sat, 27 Oct 2018 11:01:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-04-04T21:10:20.241+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Cerita Pendek</category><title>Kabar Semesta (Short Story)</title><atom:summary type="text">











Semburat
jingga terpatri pada lembayung senja yang amat syahdu. Burung-burung gereja
beriringan menuju tempat bernaungnya; pulang. Awan-awan berarak-arakan, jingga
mulai senyap tergantikan oleh langit yang mulai menggelap, kelabu. Kopi yang
sedang kuminum pahit, amat pahit. Banyak yang bilang, kita pergi untuk pulang.
Siapa bilang? Aku tidak mau pulang, tidak akan pernah. Pergi sejauh</atom:summary><link>https://sebelum-terbenam.blogspot.com/2018/10/kabar-semesta-short-story.html</link><author>noreply@blogger.com (salma zakiyyah)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgq55QYcMHQbXBqzq8C2mZjwOFekucUe0-KmeHLIzT96FQjPin9F_FaPyVTWzKQSZatcnwbI1yKvcFk61xD4YuCe4uJKY-Cczyu8Mq6zTMuV10-LV_O-qVxNu8E14bU285wCzPK-z1OvCnl/s72-c/senjaa.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6923823881816324448.post-6890382514241391507</guid><pubDate>Fri, 24 Aug 2018 11:10:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-04-05T11:01:02.694+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Frasa</category><title>Apa saja yang dimakan waktu?</title><atom:summary type="text">



Apa saja yang dimakan waktu?

Usia termakan waktu
Menua dan keriput

Luka disembuhkan waktu
Sabar lalu kuat

Harapan, pudar seiring berjalannya waktu
Hilang
Hanya sekedar harapan

Dan kamu pergi, untuk waktu yang lama
Tidak kembali lagi.</atom:summary><link>https://sebelum-terbenam.blogspot.com/2018/08/apa-saja-yang-dimakan-waktu.html</link><author>noreply@blogger.com (salma zakiyyah)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiBiqHjI0RCd4CJgaq5Mrxs2Ag3MrfaAtDBSpkt4JOvocvsq2QFZF9AMeo21Ojj-kmhtgz8-ZhjQPeJqHrOzk95FB-ozoxJFyW1rKdyf7_9BcEYbtlQJzGJvd3YiBvZqRxdRoZnlraLcj7-/s72-c/649434.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6923823881816324448.post-6806570442288848950</guid><pubDate>Sat, 18 Aug 2018 15:11:00 +0000</pubDate><atom:updated>2018-08-24T18:26:19.711+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Frasa</category><title>Malam Minggu</title><atom:summary type="text">Selamat malam minggu,
untuk jiwa-jiwa yang kosong
yang pernah terisi,
yang sedang menatap langit
atau langit-langit
atau menutup matanya
memilih untuk tidur pulas
daripada teringat pekatnya masa lalu
mencoba tuk lupa,
tapi melarikan diri.</atom:summary><link>https://sebelum-terbenam.blogspot.com/2018/08/malam-minggu.html</link><author>noreply@blogger.com (salma zakiyyah)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6923823881816324448.post-678163330516729869</guid><pubDate>Sat, 18 Aug 2018 15:07:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-04-19T14:41:18.411+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Puisi</category><title>Kabar Semesta</title><atom:summary type="text">


Apa kabar, Semesta?
Lambat laun tidak akan terdengar ceritamu
Semesta hilang ditelan semesta
Tenggelam ke dasar samudera,
bersama harapan yang selalu kudamba. Tentangmu

Semoga selalu baik-baik saja, ya
Seperti aku
selalu baik-baik saja, menunggumu pulang
Terlalu lama,
dan letih

Lalu, Bagaimana kabarku?
Tanyamu suatu ketika
Aku sudah bilang,
aku baik-baik saja

Baiklah,
katamu sambil </atom:summary><link>https://sebelum-terbenam.blogspot.com/2018/08/kabar-semesta.html</link><author>noreply@blogger.com (salma zakiyyah)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEif0cLli_vz-SnJtNQZ2u0lbDTqSdH29ThbTwSqFvXprrRD6MXz61zCXQXjLJX78HVc-z8T354-GoPILYEmll4OJ_DGll7iJf6uDrFeyAn8JYPCL0_nBq5aF-WkYnuf9GquPq1lRJJzBgpc/s72-c/DSC_0008.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item></channel></rss>