<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>Sekadarnya</title><description></description><managingEditor>noreply@blogger.com (Hedi)</managingEditor><pubDate>Thu, 28 Nov 2024 14:24:44 +0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">108</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://sekedarblog.blogspot.com/</link><language>en-us</language><item><title>Pindahan</title><link>http://sekedarblog.blogspot.com/2006/11/pindahan.html</link><pubDate>Sat, 18 Nov 2006 04:01:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-20567038.post-5876025184116758583</guid><description>Ada banyak alasan yang menjadi latar belakang orang untuk pindah tempat, rumah, kamar, sekolah dan sebagainya. Terlalu panjang daftarnya jika ditulis di sini. Yang pasti alasan itu merupakan perpaduan baik dan buruk.Oleh karena itu pula, saya juga akan meninggalkan kebiasaan lama menulis di sini. Hobi ngeblog saya akan berlanjut di rumah baru yang sebenarnya sudah dibeli sejak bulan Oktober. Jadi</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">10</thr:total><author>Your (optional) podcast author email address (Your (optional) podcast author name)</author></item><item><title>Rombongan Presiden</title><link>http://sekedarblog.blogspot.com/2006/11/rombongan-presiden.html</link><pubDate>Fri, 10 Nov 2006 13:04:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-20567038.post-3654914482177884018</guid><description>Semenjak negeri ini dipimpin oleh Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono, saya belum pernah  menyaksikan iringan perjalanan beliau. Tapi tadi siang, dalam sebuah perjalanan, saya harus berhenti karena terhadang rombongan SBY yang entah dari mana dan hendak menuju ke mana.Momen seperti ini sebenarnya sangat saya senangi. Seru melihatnya, meski kemudian terjebak kemacetan yang lebih parah. Saya pun </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">9</thr:total><author>Your (optional) podcast author email address (Your (optional) podcast author name)</author></item><item><title>Jangan Hanya Bermimpi</title><link>http://sekedarblog.blogspot.com/2006/11/jangan-hanya-bermimpi.html</link><pubDate>Thu, 2 Nov 2006 00:14:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-20567038.post-2363277267205717045</guid><description>Kata orang tua, bermimpi itu sah-sah saja, tapi ya jangan keterusan. Lanjutkan mimpi itu dengan usaha untuk mewujudkannya sesuai kapasitas diri. Kasarnya, kita harus bisa mengukur diri. Lalu bagaimana dengan sepakbola Indonesia, pantaskah bermimpi untuk bisa tampil di Piala Dunia.Ya boleh saja mengimpikan tim Indonesia suatu saat ada di turnamen bergengsi itu. Namun untuk menuju ke sana mesti </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">13</thr:total><author>Your (optional) podcast author email address (Your (optional) podcast author name)</author></item><item><title>Yustisi</title><link>http://sekedarblog.blogspot.com/2006/10/yustisi.html</link><pubDate>Tue, 31 Oct 2006 03:10:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-20567038.post-6918653052312233333</guid><description>Setiap pasca Lebaran, pemerintah Jakarta punya hajatan rutin, operasi yustisi. Kegiatan untuk merazia para warga pendatang yang tidak memiliki kartu penduduk Jakarta. Sebuah rutinitas yang konyol.Ironis memang. Bagaimana mungkin seorang warga negara Indonesia dilarang masuk ke Jakarta, jika tak punya kartu penduduk wilayah Jakarta. Bukankah Jakarta adalah anggota wilayah Indonesia dan kebetulan </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">7</thr:total><author>Your (optional) podcast author email address (Your (optional) podcast author name)</author></item><item><title>Sentilan untuk Telkomsel</title><link>http://sekedarblog.blogspot.com/2006/10/sentilan-untuk-telkomsel.html</link><pubDate>Fri, 27 Oct 2006 10:59:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-20567038.post-1249998103017752035</guid><description>Dalam masa liburan seperti sekarang, sangat wajar jika ada satu-dua hal layanan umum yang tidak berjalan sebagaimana mestinya. Wajar, maklum, itu yang biasa dikatakan khalayak. Tetapi untuk urusan profesionalisme kerja bisa lain urusan.Pertandingan sepakbola di Eropa sana tak kenal lebaran. Hari Natal lebih sehari pun orang Inggris masih berbondong-bondong ke stadion. Karena itu bidang pekerjaan </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">3</thr:total><author>Your (optional) podcast author email address (Your (optional) podcast author name)</author></item><item><title>Sensor</title><link>http://sekedarblog.blogspot.com/2006/10/sensor.html</link><pubDate>Wed, 18 Oct 2006 14:34:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-20567038.post-7812522248455462329</guid><description>Apa rasanya kehilangan uang sekitar 3 miliar rupiah hanya gara-gara segelintir orang memaksakan kehendak meski dimungkinkan peraturan? Sutradara film Rudi Soedjarwo dan produser Leo Sutanto hanya mengatakan kecewa dan tak bisa berkata apa-apa lagi ketika mengetahui film terbaru mereka, Dendam Pocong, terkena bredel Lembaga Sensor Film (LSF).Film ini memang bukan sekadar bercerita soal </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">6</thr:total><author>Your (optional) podcast author email address (Your (optional) podcast author name)</author></item><item><title>Memberi</title><link>http://sekedarblog.blogspot.com/2006/10/memberi.html</link><pubDate>Sat, 14 Oct 2006 03:12:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-20567038.post-5808880256818904763</guid><description>Ndoro Kakung menulis kemiskinan di rumahnya, Jeng Rawon juga begitu. Saya justru mengalami langsung.Tidak tahu kenapa begitu pas di saat mereka menulis soal itu, saya malah mengalami. Ketika sedang memanasi mesin motor di depan garasi, sesaat sebelum berangkat ke kantor tadi malam, datang seorang pedagang sendal keliling. Tak ada yang istimewa saat dia menghampiri saya, kecuali ketika dia mulai </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">9</thr:total><author>Your (optional) podcast author email address (Your (optional) podcast author name)</author></item><item><title>Yahoo Mail Beta</title><link>http://sekedarblog.blogspot.com/2006/10/yahoo-mail-beta.html</link><pubDate>Wed, 11 Oct 2006 21:43:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-20567038.post-116057893407841416</guid><description>Saat memulai koneksi internet di manapun, hal pertama yang saya lakukan adalah memeriksa imel masuk di beberapa akun email. Tapi sewaktu login ke mail Yahoo, saya menemukan hal baru.Seperti yang diperlihatkan skrinsyut berikut (klik untuk gambar lebih besar), Yahoo mengabarkan bahwa sistem email mereka akan berubah ke sistem Beta dalam waktu yang tak terlalu lama.Setahu saya, sistem Beta sudah </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">9</thr:total><author>Your (optional) podcast author email address (Your (optional) podcast author name)</author></item><item><title>THR</title><link>http://sekedarblog.blogspot.com/2006/10/thr.html</link><pubDate>Fri, 6 Oct 2006 10:36:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-20567038.post-116011830744125736</guid><description>Bagaimana kabar puasa anda? Lancar semuanya kah? Saya sendiri masih berkutat dengan tumpukan tugas yang entah kapan akan memuai. Lelah dan mudah ngantuk adalah efek wajar yang saya alami hampir sebulan terakhir. Tentu saja tanpa stress, meski otak terasa beku kendati hanya untuk menulis posting.Namun ada satu hal yang membuat rasa lelah dan ngantuk seperti tak terpikirkan di bulan Ramadhan ini. </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">14</thr:total><author>Your (optional) podcast author email address (Your (optional) podcast author name)</author></item><item><title>Pencerahan tak Bersambut</title><link>http://sekedarblog.blogspot.com/2006/10/pencerahan-tak-bersambut.html</link><pubDate>Mon, 2 Oct 2006 02:21:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-20567038.post-115973776457947629</guid><description>Sebuah media massa pada dasarnya memiliki tanggung jawab untuk memberi pencerahan kepada masyarakat luas. Pencerahan dalam berbagai bentuk mengenai hal-hal yang sebaiknya diketahui publik (tapi dunia artis tak termasuk kategori perlu - infotainment sucks!).Stasiun Trans TV termasuk salah satu media yang rajin melakukan pencerahan kepada pemirsa. Acara mereka, Reportase Sore, selalu berisi </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">18</thr:total><author>Your (optional) podcast author email address (Your (optional) podcast author name)</author></item><item><title>Osama bin Tifus</title><link>http://sekedarblog.blogspot.com/2006/09/osama-bin-tifus.html</link><pubDate>Tue, 26 Sep 2006 21:04:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-20567038.post-115929187485310479</guid><description>"Eh kamu sudah denger belum kalau Osama bin Laden meninggal?" tanya  Paijo sambil memberesi tumpukan bukunya."Ah, itu berita basi, lagi pula aku ga percaya," jawab Paimin."Kok bisa dibilang basi, kan baru beberapa hari yang lalu?""Maksudnya berita ga mutu gitu lho. Lagi pula bukan aku saja yang ga percaya, banyak juga kok. Lha kamu percaya ga?" tukas Paimin."Wah bagaimana ya, kalo aku sih </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">18</thr:total><author>Your (optional) podcast author email address (Your (optional) podcast author name)</author></item><item><title>Mohon Maaf</title><link>http://sekedarblog.blogspot.com/2006/09/mohon-maaf.html</link><pubDate>Fri, 22 Sep 2006 18:33:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-20567038.post-115892637415369850</guid><description>Meski pernah merasakan berpuasa penuh selama dua Ramadhan ketika masih kuliah dulu, terus terang saya bukan pemeluk agama Islam. Banyak (kawan maya/blogger)  yang mengira saya orang muslim, padahal di KTP saya tertera pemeluk agama Kristen Protestan.Tapi tak ada masalah (dengan perkiraan kawan semua). Memang saya yang tak pernah memberi tahu bahwa kita berlainan iman kepercayaan. Namun, melihat </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">12</thr:total><author>Your (optional) podcast author email address (Your (optional) podcast author name)</author></item><item><title>Sibuk</title><link>http://sekedarblog.blogspot.com/2006/09/sibuk.html</link><pubDate>Wed, 20 Sep 2006 09:24:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-20567038.post-115872292455047606</guid><description>Bob Munro berjuang sekuat tenaga supaya semua pihak terpuaskan, ya keluarganya dan juga pekerjaannya. Itu inti film dengan nuansa satir berjudul RV (Recreational Vehicle). Tokoh Munro sendiri diperankan oleh aktor kawakan Robin Williams.Kesibukan di kantor membuat Munro begitu sulit untuk berkumpul secara kualitas dan kuantitas dengan keluarganya. Idenya untuk bekerja secara diam-diam saat </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">17</thr:total><author>Your (optional) podcast author email address (Your (optional) podcast author name)</author></item><item><title>Orang Kaya</title><link>http://sekedarblog.blogspot.com/2006/09/orang-kaya.html</link><pubDate>Thu, 14 Sep 2006 01:04:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-20567038.post-115817506383148777</guid><description>Secara umum, orang tak mau hidup dalam kekurangan. Rata-rata orang pasti ingin hidupnya berkecukupan, makmur, atau kasarnya kaya. Makanya tak heran, kalau di Indonesia, praktek korupsi begitu tinggi. Namun bagaimana kalau sudah kaya. Bersedia diumumkan jadi orang yang punya harta banyak?Aburizal "Ical" Bakrie, sang menteri yang kerjanya mengurus kesejahteraan masyarakat ini, berusaha keras </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">23</thr:total><author>Your (optional) podcast author email address (Your (optional) podcast author name)</author></item><item><title>SMS Premium</title><link>http://sekedarblog.blogspot.com/2006/09/sms-premium.html</link><pubDate>Sun, 10 Sep 2006 17:29:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-20567038.post-115790439524674045</guid><description>Bisnis SMS Premium yang punya tarif minimal Rp 2000 perak itu, sekarang sedang jadi sorotan. Setelah Pos Kota, Koran Tempo menyusul dengan laporannya di edisi cetak hari Minggu (10/9).Bisnis ini memang sedang naik daun. Hampir seluruh media massa -- elektronik, online maupun cetak-- memiliki layanan ini. Tak peduli apakah itu media umum atau media dengan liputan satu bidang saja. Bahkan lembaga </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">22</thr:total><author>Your (optional) podcast author email address (Your (optional) podcast author name)</author></item><item><title>Bekerjasama Dengan Pekerja IT</title><link>http://sekedarblog.blogspot.com/2006/09/bekerjasama-dengan-pekerja-it.html</link><pubDate>Wed, 6 Sep 2006 08:59:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-20567038.post-115751404696448083</guid><description>Sebagai pekerja yang setia menggunakan internet, program admin dan berbagai perangkat lunak lain, saya cukup akrab bergaul dengan orang berprofesi IT. Tapi sekarang, situasinya sudah berubah, karena kantor saya ga punya divisi IT lagi.Mungkin bos-bos sudah gerah melihat tingginya turn over di bagian itu. Entah kenapa kawan-kawan saya yang berprofesi IT sering banget keluar masuk. Gonta ganti </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">10</thr:total><author>Your (optional) podcast author email address (Your (optional) podcast author name)</author></item><item><title>Komentar: Antara Populer dan Eksis</title><link>http://sekedarblog.blogspot.com/2006/09/komentar-antara-populer-dan-eksis.html</link><pubDate>Fri, 1 Sep 2006 00:19:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-20567038.post-115705057270252738</guid><description>Komentar bisa berakibat positif dan negatif. Jika yang buruk, mungkin saja akan membunuh niat orang untuk ngeblog, seperti yang pernah dikatakan oleh mas Priyadi. Tapi apa benar, komentar bisa membuat seorang blogger jadi populer?Seorang teman yang rajin membaca blog, bertanya mengapa nama saya sering hadir di beberapa kotak komentar blog. Dia bilang apa saya mau jadi orang terkenal dengan </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">23</thr:total><author>Your (optional) podcast author email address (Your (optional) podcast author name)</author></item><item><title>Sekolah Saja, Jangan Main Sinetron</title><link>http://sekedarblog.blogspot.com/2006/08/sekolah-saja-jangan-main-sinetron.html</link><pubDate>Wed, 30 Aug 2006 04:00:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-20567038.post-115688764719648985</guid><description>Wacana pelarangan anak sekolah untuk bekerja di jalur hiburan kini tengah jadi isu hangat di Jakarta. Larangan itu kabarnya akan dijadikan Perda oleh pemerintah kota Jakarta. Tak pelak, mereka yang berkepentingan, terutama artis muda dan orang tuanya, menolak tegas.Secara garis besar, saya setuju adanya pelarangan walau pesimis. Tapi seharusnya bukan hanya di sektor hiburan, tapi juga industri </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">19</thr:total><author>Your (optional) podcast author email address (Your (optional) podcast author name)</author></item><item><title>Sweet 17</title><link>http://sekedarblog.blogspot.com/2006/08/sweet-17.html</link><pubDate>Wed, 23 Aug 2006 18:12:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-20567038.post-115633429929756295</guid><description>Entah kenapa perhatian saya bulan ini justru banyak tersedot televisi. Bukan masalah menonton, sebab saya jarang melakukannya, tapi karena hal lain. Salah satunya, strategi mereka menjaring pemirsa.Kompetisi yang kian ketat membuat pengelola tv memang harus kerja keras mencari strategi perang. RCTI, stasiun swasta pertama, memanfaatkan momentum ulang tahun mereka untuk merebut pangsa pasar </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">22</thr:total><author>Your (optional) podcast author email address (Your (optional) podcast author name)</author></item><item><title>Wasit Juga Manusia</title><link>http://sekedarblog.blogspot.com/2006/08/wasit-juga-manusia.html</link><pubDate>Tue, 22 Aug 2006 19:33:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-20567038.post-115625640139105561</guid><description>Pulang dari kantor hari Minggu pagi lalu,  saya diberondong pertanyaan soal sepakbola oleh ayah saya. Saya tak terkejut, apalagi marah. Ayah saya memang (sepertinya) terbiasa menunggu saya pulang ke rumah, untuk kemudian bertanya macam-macam.Ayah tanya soal Liverpool yang mendapat hadiah pinalti sewaktu lawan Sheffield United, padahal dari tayangan lambat televisi, Steven Gerrard tidak terlanggar</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">9</thr:total><author>Your (optional) podcast author email address (Your (optional) podcast author name)</author></item><item><title>Siaran Langsung Pernikahan</title><link>http://sekedarblog.blogspot.com/2006/08/siaran-langsung-pernikahan.html</link><pubDate>Mon, 21 Aug 2006 15:06:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-20567038.post-115615054753155633</guid><description>Banyak orang boleh sebel dengan acara tv yang judulnya, infotainment. Tapi tak sedikit pula yang gemar melotot di depan tv ketika acara itu mengudara. Dan infotainment ternyata hot juga di Malaysia. Gara-garanya adalah penyanyi berwajah melankolis, Siti Nurhaliza, yang akan menikah akhir pekan nanti. Saya tak menggubris terlalu banyak soal itu, kecuali soal resepsi pernikahannya yang akan </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">14</thr:total><author>Your (optional) podcast author email address (Your (optional) podcast author name)</author></item><item><title>Trans TV dan TV7</title><link>http://sekedarblog.blogspot.com/2006/08/trans-tv-dan-tv7.html</link><pubDate>Sat, 19 Aug 2006 00:09:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-20567038.post-115592518819818740</guid><description>Perayaan HUT RI ke-61 kemarin digunakan oleh dua stasiun tv nasional untuk menunjukkan sinerginya. Untuk pertama kalinya, Trans TV dan TV7 melakukan siaran bersama pasca penggabungan saham keduanya.Entah apakah pemilihan siaran bersama di saat HUT RI didasari dengan kesengajaan karena momen itu dianggap pas. Acara yang disiarkan bersama itu adalah konser kemerdekaan.Tetapi, sinergi Trans dengan </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">9</thr:total><author>Your (optional) podcast author email address (Your (optional) podcast author name)</author></item><item><title>Dirgahayu Indonesia</title><link>http://sekedarblog.blogspot.com/2006/08/dirgahayu-indonesia.html</link><pubDate>Tue, 15 Aug 2006 23:06:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-20567038.post-115566223443866064</guid><description>Indonesia berumur 61 tahun. Tapi selama itu, banyak orang bertanya apa benar sudah merdeka. Orang boleh dan berhak mengajukan pertanyaan seperti itu karena masih banyak kemalangan yang diterima oleh warganya.Wacana dan diskusi mengenai arti merdeka di negeri ini tentu saja bisa sangat panjang, entah kapan dan di mana berakhirnya. Dalam bentuk apa masyarakat ingin merdeka, apakah hanya dalam </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">9</thr:total><author>Your (optional) podcast author email address (Your (optional) podcast author name)</author></item><item><title>Ngumpul Ala K3</title><link>http://sekedarblog.blogspot.com/2006/08/ngumpul-ala-k3.html</link><pubDate>Sat, 12 Aug 2006 22:55:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-20567038.post-115540177906922916</guid><description>Falsafah Jawa mengatakan makan atau pun tidak makan, yang penting bisa kumpul. Sebuah falsafah yang mengutamakan kekeluargaan dan kekerabatan yang penuh keakraban.Demikian pula dengan masalah tempat untuk berkumpul. Bisa di mana saja, sejauh masih layak dan tak kotor atau jorok. Tapi apa benar, apapun tempatnya, kita masih bisa kumpul dalam suasana enak dan nyaman.Saya merasakan itu sewaktu </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">19</thr:total><author>Your (optional) podcast author email address (Your (optional) podcast author name)</author></item><item><title>Kasus Israel: Malangnya Dunia</title><link>http://sekedarblog.blogspot.com/2006/08/kasus-israel-malangnya-dunia.html</link><pubDate>Fri, 4 Aug 2006 01:21:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-20567038.post-115463126002123351</guid><description>Aada rasa sedih menyaksikan gambar di sebelah. Sebuah ilustrasi yang diterbitkan oleh media Inggris, The Independent ini, menggambarkan dukungan untuk gencatan senjata antara Israel dengan pejuang Lebanon, Hizbulah. Gambar terbit di halaman muka secara penuh pada edisi 22 Juli (atau 21 Juli?), tepat di saat Israel mulai menggempur tetangganya itu.Tragis memang. Gambar itu memperlihatkan bahwa </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">22</thr:total><author>Your (optional) podcast author email address (Your (optional) podcast author name)</author></item></channel></rss>