<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>Suara Indonesia News</title><description></description><managingEditor>noreply@blogger.com (Unknown)</managingEditor><pubDate>Wed, 8 Apr 2026 14:16:37 +0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">835</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://suaraindonesianews.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle/><itunes:category text="Business"><itunes:category text="Business News"/></itunes:category><itunes:category text="Government &amp; Organizations"><itunes:category text="National"/></itunes:category><itunes:category text="News &amp; Politics"/><itunes:category text="Sports &amp; Recreation"><itunes:category text="Amateur"/></itunes:category><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><title>Dugaan Penamparan, Kakanwil Riau Lapor Menkumham</title><link>http://suaraindonesianews.blogspot.com/2012/04/dugaan-penamparan-kakanwil-riau-lapor.html</link><category>Nasional</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Tue, 3 Apr 2012 15:22:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7915552736046475092.post-7952920156837517762</guid><description>&lt;div style="color: blue;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjcUcWZ1kphb4C5GuEtiGidIk9P4YqN-RPGwS7j7KQTJDICviPQ9OrZGZTkoNLE6af50jJw876ES3r6L2Z3Eo3Q3Nz24L-Eean41VqoJSsq4r9yO36SA4hSBTr1OSiEqhv6AgfU7RQ7BQ/s1600/denny+1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjcUcWZ1kphb4C5GuEtiGidIk9P4YqN-RPGwS7j7KQTJDICviPQ9OrZGZTkoNLE6af50jJw876ES3r6L2Z3Eo3Q3Nz24L-Eean41VqoJSsq4r9yO36SA4hSBTr1OSiEqhv6AgfU7RQ7BQ/s1600/denny+1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Suara Indonesia News, JAKARTA&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;Dugaan penamparan oleh Wakil Menteri Hukum  dan HAM Denny Indrayana terhadap petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)  Kelas II A Pekanbaru, Riau, Senin (2/4) dini hari berbuntut panjang.  Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau Djoni Muhammad  melaporkan tindakan Denny tersebut ke Menteri Hukum dan HAM Amir  Syamsuddin. &lt;br /&gt;
"Menindaklanjuti surat Kepala Lapas Kelas II A  Pekanbaru , bersama surat ini dengan hormat kami sampaikan beberapa hal  sebagai berikut," kata Djoni seperti dikutip dalam laporan resminya  kepada Menkumham Amir Syamsuddin. Surat laporan Kakanwil Kemenkumham  Riau itu bertanggal 2 April 2012. Surat itu bernomor W4.PW.04.01-0816. &lt;br /&gt;
Adapun  perihalnya yaitu "Laporan Kedatangan Wakil Menteri Hukum dan HAM RI di  Lapas Kelas II A Pekanbaru Riau. Dalam surat laporan resmi itu, Djoni  menjelaskan bahwa pada Senin (2/4) dini hari itu, petugas lapas telah  menjalankan tugas sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Yaitu, menutup  pintu halaman, memastikan pengunjung yang akan masuk sebelum membuka  pintu utama, dan menyimpan anak kunci kotak penyimpanan kunci-kunci  kamar kepada Kasi Kegiatan Kerja bernama H. Maslan. &lt;br /&gt;
"Secara  keseluruhan petugas kami telah melayani dengan baik dan kooperatif  sebagai ungkapan terima kasih kami atas kedatangan Wamenkumham beserta  rombongan (BNN) untuk melakukan langkah-langkah penertiban dan tindakan  hukum," kata Djoni dalam surat laporannya. &lt;br /&gt;
Djoni mengatakan,  pihaknya keberatan dengan terjadinya penamparan oleh Wamenkumham Denny  Indrayana terhadap Darso Sihombing (petugas lapas) dan penendangan  Khoriril (petugas lapas) oleh salah seorang rombongan Wamenkumham yabg  diduga adalah ajudan Denny. Selain itu, pihaknya juga keberatan dengan  cara penjemputan H Maslan, petugas penyimpanan kunci yang dianggap  sangat berlebihan dengan menggunakan senjata lengkap dan menarik kerah  baju H Maslan. &lt;br /&gt;
"Namun demikian, terhadap penamparan dan  penendangan kepada petugas kami tidak mengambil langkah-langkah hukum  karena petugas bersangkutan telah mengikhlaskan dan Bapak Wamenkumham  telah meminta maaf kepada kedua petugas tersebut," kata Djoni. &lt;br /&gt;
Wakil  Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana, diduga menampar seorang petugas  di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pekanbaru, Riau, Senin (2/4) dini  hari. Dugaan penamparan tersebut lantaran petugas Lapas itu tidak  membukan pintu saat Denny bersama sejumlah anggota Badan Narkotika  Nasional (BNN) melakukan inspeksi mendadak (sidak).&lt;br /&gt;
Informasi tersebut diperoleh &lt;em&gt;Republika&lt;/em&gt;  dari Ketua Komisi II DPR Agun Ginanjar. Agun menceritakan, kemarin, ia  mendapat informasi tentang penamparan terhadap petugas lapas oleh Deny  Indrayana tersebut. Ia kemudian melakukan konfirmasi dan pengecekan  ulang. &lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjcUcWZ1kphb4C5GuEtiGidIk9P4YqN-RPGwS7j7KQTJDICviPQ9OrZGZTkoNLE6af50jJw876ES3r6L2Z3Eo3Q3Nz24L-Eean41VqoJSsq4r9yO36SA4hSBTr1OSiEqhv6AgfU7RQ7BQ/s72-c/denny+1.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Inilah Kronologi Penamparan Denny versi Kalapas Pekanbaru</title><link>http://suaraindonesianews.blogspot.com/2012/04/inilah-kronologi-penamparan-denny-versi.html</link><category>Nasional</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Tue, 3 Apr 2012 15:01:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7915552736046475092.post-694591660714434082</guid><description>&lt;div style="color: blue;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Suara Indonesia News, JAKARTA&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru Agus Toyib  melayangkan surat protes terkait peristiwa penamparan yang dilakukan  oleh Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana. Dirjen Pemasyarakatan  Kementerian Hukum dan HAM, Sihabudin, mengaku sudah menerima surat  protes&amp;nbsp; itu. &lt;br /&gt;
Dirjen juga menyatakan para pegawai Lapas merasa  sakit hati atas kejadian ini. "Mereka sudah bekerja sesuai prosedur. Ini  juga mengingatkan bahwa menjaga orang juga tidak mudah," kata  Sihabudin.&lt;br /&gt;
Dalam surat tertanggal 2 April 2011 itu, Agus  menuliskan pada pukul 02.30 WIB, Denny Indrayana dan rombongan BNN  (Badan Narkotika Nasional) mendatangi Lapas Kelas IIA Pekanbaru.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Agus  menceritakan bahwa saat kejadian komandan jaga saat itu, Piher  Sihombing, didampingi wakilnya Makmur berserta sembilan orang petugas  regu jaga, sedangkan petugas Pengaman Pintu Utama (P2U) adalah Darsi  Sihombing dan Khoiril.&lt;br /&gt;
Kalapas ini dalam suratnya juga  menceritakan kronologi kejadian bahwa sekitar pukul 02.30 WIB pintu  utama digedor-gedor yang kedengarannya dilakukan oleh beberapa orang  secara bersamaan.&lt;br /&gt;
Selanjutnya, petugas membuka lubang intai dan  melihat beberapa memakai penutup muka dan bersenjata berteriak, "Ini  Wamen.. Ini Wamen!"&lt;br /&gt;
Para petugas kemudian berunding dan  berkesimpulan orang-orang tersebut adalah rombongan wakil menteri. Pintu  utama pun akhirnya dibuka.&lt;br /&gt;
"Setelah dibuka, Wamen masuk dan  langsung menampar Komandan P2U Piher Sihombing sambil mengatakan 'Kok  lama betul baru dibuka, apa kerjaannya'," tulis Agus. Beberapa orang di  samping kiri Denny yang diduga adalah asisten Wamenkum dan HAM menendang  Piher sampai terpental ke dinding.&lt;br /&gt;
"Itu mengakibatkan tangan  kanannya terluka," kata Agus dalam suratnya. Tidak hanya Sihombing yang  ditendang, Khoiril juga ditendang perutnya oleh asisten Denny.&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Anas Urbaningrum: Kalau Tidak Ada Ayat 6a Malah Tidak Normal</title><link>http://suaraindonesianews.blogspot.com/2012/04/anas-urbaningrum-kalau-tidak-ada-ayat.html</link><category>Nasional</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Tue, 3 Apr 2012 14:39:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7915552736046475092.post-8815620713926135912</guid><description>&lt;div style="color: blue;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;b&gt;Suara Indonesia News, JAKARTA&amp;nbsp;&lt;span style="background-color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;Ketua Umum Partai Demokrat Anas  Urbaningrum berharap pengujian&amp;nbsp; materi Pasal 7 ayat 6a UU APBN-Perubahan  2012 tidak terjadi. Menurut Anas langkah DPR dengan menyetujui ayat 6a  tersebut untuk melakukan normalisasi. &lt;br /&gt;
"Ayat 6a sesuatu yang normal kalau tidak ayat 6a itu tidak normal  atau kurang normal," kata Ketua Umum Anas Urbaningrum di kantor DPP  Partai Demokrat, Jakarta, Minggu (1/4/2012).&lt;br /&gt;
Anas mengatakan keputusan tersebut dilakukan agar APBN berjalan  normal. Selain itu, pemerintah dapat mengambil kebijakan-kebijakan yang  terkait utnuk menyelamatkan ekonomi nasional. "Kalau asumsi itu berubah  maka pemerintah akan kehilangan eksekutif," ujarnya.&lt;br /&gt;
Anas pun mengatakan bila ada yang menguji ayat tersebut di Mahkamah  Konstitusi (MK), maka hal itu akan diproses sesuai dengan aturan main  yang ada. "MK akan memproses aturan main yang sudah standar. Keputusan  DPR itu membuat normal," tukasnya.&lt;br /&gt;
Diketahui, Mantan Menkumham, Yusril Ihza Mehendra, menyatakan akan  mengajukan uji materi Pasal 7 ayat 6a UU APBN-Perubahan 2012 yang  memberi keleluasan bagi pemerintah menaikkkan harga BBM dengan syarat  yang dihasilkan Rapat Paripurna DPR.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Yusril yang beberapa kali "menang" saat uji materi sejumlah pasal di  MK, kali ini juga mengatakan, bahwa Pasal 7 ayat 6 dan 6a menabrak UUD  1945. "Saya sudah telaah bahwa Pasal 7 ayat 6a RUU APBN-P yang telah  disepakati oleh DPR dan siap disahkan dan diundangkan oleh Pemerintah,  menabrak Pasal 33 UUD 1945, seperti ditafsirkan oleh MK," kata Yusril  dalam siaran persnya, Sabtu (31/3/2012).&lt;br /&gt;
Sebelumnya, Sekretaris Fraksi Partai Hanura, Salih Husin, juga menyatakan partainya akan menggugat pasal 6a tersebut ke MK.&lt;br /&gt;
Menurut Salih, pasal itu merupakan akal-akalan dari fraksi di DPR  yang mendukungnya agar pemerintah bisa menaikkan harga BBM. Padahal,  semula fraksi koalisi, yakni Golkar, PKB, PAN, dan PPP, menolak kenaikan  harga BBM. "Itu pasal akal-akalan. Dengan berapa persen pun (deviasi  ICP) hanya untuk menaikkan harga BBM, maka itu hanya waktu saja yang  diundur," ujarnya.&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Ajak 'Densus 88' ke Lapas, Denny Ribut dengan Petugas</title><link>http://suaraindonesianews.blogspot.com/2012/04/ajak-densus-88-ke-lapas-denny-ribut.html</link><category>Nasional</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Tue, 3 Apr 2012 14:31:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7915552736046475092.post-2419910258696086187</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhyngw1uK_feAodn73ITJWMgZFiHjbsNa2OgMLDaV1NKO9ewxHMe1CtlCUhpVrFEuYjl9XFPtMCpFAgkA5Gr2EMmD2jjcg9Z2UDcbIAWTjnuMPfD01uHgO-3opPHu7scXkaxhmA430LwA/s1600/denny.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhyngw1uK_feAodn73ITJWMgZFiHjbsNa2OgMLDaV1NKO9ewxHMe1CtlCUhpVrFEuYjl9XFPtMCpFAgkA5Gr2EMmD2jjcg9Z2UDcbIAWTjnuMPfD01uHgO-3opPHu7scXkaxhmA430LwA/s1600/denny.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Suara Indonesia News, PEKANBARU&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;Kunjungan mendadak atau sidak yang  dilakukan Wakil Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia (HAM) Denny  Indrayana tidak selalu berjalan mulus. Buktinya, sempat terjadi  keributan dengan sejumlah petugas di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)  Pekanbaru.&lt;br /&gt;
Denny melakukan kunjungannya itu, Denny bersama dengan  pejabat Badan Narkotika Nasional (BNN). "Sempat ada keributan subuh tadi  di halaman Lapas," kata Ardhi, seorang warga yang mengaku kebetulan  berada di dekat Lapas Kelas II A Pekanbaru ketika itu, Senin (2/4).&lt;br /&gt;
"Kalau  tidak salah, kericuhannya terdengar sebelum jam 02.30 WIB. Banyak  pasukan pakai sebo (penutup wajah) dilengkapi senjata," katanya lagi.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Ardhi  yang mengaku pemilik warung 'Pecal Lele' yang berada tepat di depan  pintu gerbang Lapas Kelas II A Pekanbaru ini juga menyaksikan kondisi  begitu mencekam. "Ada belasan pasukan yang berpakaian seperti Densus 88.  Semuanya pegang senjata api," katanya.&lt;br /&gt;
Kabar dari sumber petugas  Lapas bahkan juga menyebutkan, saat penggerebekan dilakukan, Wakil  Menteri (Wamen) bersama pasukan BNN memanjat pagar yang ketika itu,  sekitar pukul 02.30 WIB dalam keadaan terkunci. "Datangnya tiba-tiba dan  langsung mengetuk pintu gerbang utama Lapas dengan memaksa untuk  membukakan pintu," katanya.&lt;br /&gt;
Petugas tersebut kemudian sempat  menolak untuk membukakan pintu mengingat tidak adanya instruksi dari  pimpinan dalam hal ini Kepala Lapas Kelas II A Pekanbaru. "Waktu itu ada  satu orang yang sangat marah. Kabarnya juga ada salah satu petugas yang  ditampar," katanya.&lt;br /&gt;
Sementara pihak pejabat Lapas Kelas II  Pekanbaru sampai saat ini belum bersedia untuk dimintai keterangan  terkait penggerebekan yang langsung dilakukan oleh Wamenkum HAM RI itu.  Berulang pesan singkat melalui selular yang dilayangkan tak kunjung  mendapat balasan, begitu juga ketika dihubungi per telepon, para pejabat  lembaga pemasyarakatan itu belum mau untuk menjawabnya.&lt;br /&gt;
Di lain  pihak Kepala Kantor Wilayah Menkum HAM Riau, Djoni Muhammad membenarkan  kedatangan Wamenkum HAM dalam penggerebekan Lapas Pekanbaru. "Benar,  Wamen subuh tadi sekitar puku 02.30 WIB menggerebek Lapas Pekanbaru  dalam misi mencari pelaku pencucian uang hasil penjualan Narkoba,"  katanya.&lt;br /&gt;
Djoni mengakui, pada penggerebekan tersebut, Wamen  beserta para pejabat BNN Pusat menyeret tiga narapidana (napi) yang  diduga terlibat kasus pencucian uang hasil peredaran narkotika dan  obat-obatan terlarang (Narkoba). Masing-masing berinisial JT, Hs dan Lk,  ketiganya dihukum juga akibat terbukti mengedarkan Narkoba dan sejumlah  kasus kriminal.&lt;br /&gt;
Selain itu, Wamen juga menyeret seorang staf  Lapas Kelas II A Pekanbaru berinisial Km, diduga selaku pemberi  fasilitas atas aktivitas melanggar hukum ketiga pelaku. Wamen juga  menyita satu unit 'handphone' sebagai alat bukti tunggal.&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhyngw1uK_feAodn73ITJWMgZFiHjbsNa2OgMLDaV1NKO9ewxHMe1CtlCUhpVrFEuYjl9XFPtMCpFAgkA5Gr2EMmD2jjcg9Z2UDcbIAWTjnuMPfD01uHgO-3opPHu7scXkaxhmA430LwA/s72-c/denny.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Mobil Pejabat Pakai Bensin akan Diberi Sanksi</title><link>http://suaraindonesianews.blogspot.com/2012/04/mobil-pejabat-pakai-bensin-akan-diberi.html</link><category>Nasional</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Tue, 3 Apr 2012 14:11:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7915552736046475092.post-2220534123706954160</guid><description>&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhwcgh5VLYNGTv9-hJ67koEAXHRBHmosrEAV5iGTjx2AbNs3ljgZyJWRGSQtpvZshKNCGKnzLm06gkyMP-O3uNE6VN02vESRzCNJJNbeqrGxLpaHo2_XLpQfn3ZBTphH59Od3OxOsilxA/s1600/bensin.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhwcgh5VLYNGTv9-hJ67koEAXHRBHmosrEAV5iGTjx2AbNs3ljgZyJWRGSQtpvZshKNCGKnzLm06gkyMP-O3uNE6VN02vESRzCNJJNbeqrGxLpaHo2_XLpQfn3ZBTphH59Od3OxOsilxA/s1600/bensin.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Suara Indonesia News, JAKARTA&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;Pemerintah berencana mengeluarkan aturan berupa sanksi bagi kepada pejabat yang mobilnya menggunakan BBM bersubsidi, premium.&lt;br /&gt;
"Khusus untuk pejabat negara kita akan keluarkan aturannya. Mobil dinas.&lt;br /&gt;
Level  pemerintah kita bisa berikan sanksi," kata Menteri Koordinator  Perekonomian Hatta Rajasa di kantor Presiden Jakarta, Selasa (3/4/2012).&lt;br /&gt;
Di  luar mobil pejabat negara, Hatta mengatakan masih dipikirkan seperti  apa aturan yang bisa diberlakukan jika menggunakan BBM subsidi.&lt;br /&gt;
"Kalau  masyarakat luas nanti dikira bertentangan dengan hukum. Ini negara  hukum nanti dilarang menggunakan BBM non subsidi dianggap bertentangan,"  kata Hatta.&lt;br /&gt;
Menurut Hatta, belum ada dasar aturan yang melarang mobil mewah menggunakan BBM subsidi.&lt;br /&gt;
"Lagi  dipelajari bagaimana aturannya. Yang bisa diberlakukan baru sebatas  sanksi sosial. Kalau ada kendaraan mewah gunakan BBM subsidi yah disorot  saja. Mereka akan malu juga nanti," kata Hatta. &lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhwcgh5VLYNGTv9-hJ67koEAXHRBHmosrEAV5iGTjx2AbNs3ljgZyJWRGSQtpvZshKNCGKnzLm06gkyMP-O3uNE6VN02vESRzCNJJNbeqrGxLpaHo2_XLpQfn3ZBTphH59Od3OxOsilxA/s72-c/bensin.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Denny Indrayana Diduga Tampar Petugas Lapas Pekanbaru</title><link>http://suaraindonesianews.blogspot.com/2012/04/denny-indrayana-diduga-tampar-petugas.html</link><category>Nasional</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Tue, 3 Apr 2012 14:06:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7915552736046475092.post-2424946458513432070</guid><description>&lt;i style="color: blue;"&gt;&lt;b&gt;Suara Indonesia News, JAKARTA&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana,  diduga menampar seorang petugas di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)  Pekanbaru, Riau, Senin (2/4) dini hari. Dugaan penamparan tersebut  lantaran petugas Lapas itu tidak membukan pintu saat Denny bersama  sejumlah anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan inspeksi  mendadak (sidak).&lt;br /&gt;
Informasi tersebut diperoleh Republika dari  Ketua Komisi II DPR Agun Ginanjar. Agun menceritakan, kemarin, ia  mendapat informasi tentang penamparan terhadap petugas lapas oleh Deny  Indrayana tersebut. Ia kemudian melakukan konfirmasi dan pengecekan  ulang. &lt;br /&gt;
"Hasilnya saya memperoleh informasi yang kuat bahwa ada  dugaan Wamenkumham Denny Indrayana melakukan penamparan tersebut," kata  Agun saat dihubungi Republika, Selasa (3/4) pagi.&lt;br /&gt;
Menurut Agun,  kejadian itu terjadi pada Senin (2/4) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB.  Pada waktu itu, Denny Indrayana selaku Wamenkum HAM bersama sejumlah  anggota BNN melakukan inspeksi mendadak ke lapas di Pekanbaru. &lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Kedatangannya yang tidak diketahui itu membuat para petugas di dalam  penjara tidak langsung membukakan pintu. Pasalnya, para petugas masih  menunggu instruksi dari atasan mereka. Selain itu, para petugas itu juga  mengintip dari lubang pintu penjara terlebih dahulu.&lt;br /&gt;
Karena tidak  langsung dibukakan pintu, Denny kemudian menyebutkan bahwa ia adalah  Wamenkum HAM bersama BNN yang datang. Kemudian, setelah pintu dibukakan  oleh petugas, Denny kemudian memarah-marahi petugas dan diduga melakukan  penamparan tersebut.&lt;br /&gt;
"Bahkan informasinya, ajudan Denny juga  diduga ikut menendang petugas lapas itu," kata Agun. Agun menyesalkan  tindakan Denny itu. Pasalnya, hal tersebut tidak pantas dilakukan  seorang pejabat. "Apa salahnya Denny ngomong baik-baik," kata Agun.&lt;br /&gt;
Hingga  berita ini ditulis, Denny Indrayana belum memberikan komentar.  Republika sudah mengirimkan layanan pesan singkat Blackberry Massanger  (BBM) sejak Senin (2/4) malam. Selain itu, hingga Selasa (3/4) pagi ini,  Republika beberapa kali menghubungi Denny melalui saluran telepon,  namun tidak diangkat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Keluar dari Tipikor, Mobil Angelina Sondakh Nyaris Dibakar Demonstran</title><link>http://suaraindonesianews.blogspot.com/2012/03/keluar-dari-tipikor-mobil-angelina.html</link><category>Nasional</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 1 Mar 2012 11:34:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7915552736046475092.post-6745765674124879981</guid><description>&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #0b5394;"&gt;Suara Indonesia News - JAKARTA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #0b5394;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;Proses persidangan kasus suap wisma atlet Sea  Games dengan terdakwa M Nazaruddin diwarnai unjukrasa di luar gedung  Tipikor. Massa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GARASI)  mendesak pemerintah mengusut tuntas kasus korupsi.&lt;br /&gt;
Berdasarkan  pantauan Wartawan, awalnya aksi berjalan damai. Para demonstran  meminta&amp;nbsp; agar Nazaruddin berani mengungkap siapa dalang di balik kasus  ini. &lt;br /&gt;
Ketika mobil yang ditumpangi Angelina Sondakh keluar dari Tipikor, suasana mendadak ricuh.&lt;br /&gt;
Kericuhan  terjadi setelah seorang pendemo yang memakai syal di kepalanya membawa  obor hendak membakar mobil yang ditumpangi Angie. Aksi itu  dihalang-halangi oleh petugas yang berjaga.&lt;i&gt;&lt;b&gt; (republik)&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Rosa Tak Datang, Nazaruddin Kecewa</title><link>http://suaraindonesianews.blogspot.com/2012/03/rosa-tak-datang-nazaruddin-kecewa.html</link><category>Nasional</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 1 Mar 2012 11:30:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7915552736046475092.post-1431225380018791534</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0Z5yznwBefHrokkF6fB8E_6z34DCKH_wlbKEzCTTg6kbX6Xm68_5pIo8zOXYt-0bkklqLWJmmY7r-szGM81LscbUGj0C0BFxVN6NbxjfnyTapnqy5Wu6f_e57Bb91mOX-G0IFaw4HbA/s1600/nazar+1.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0Z5yznwBefHrokkF6fB8E_6z34DCKH_wlbKEzCTTg6kbX6Xm68_5pIo8zOXYt-0bkklqLWJmmY7r-szGM81LscbUGj0C0BFxVN6NbxjfnyTapnqy5Wu6f_e57Bb91mOX-G0IFaw4HbA/s1600/nazar+1.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;Saura Indonesia News - Jakarta&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;Terdakwa kasus suap Wisma  Atlet SEA Games Muhammad Nazaruddin mengaku kecewa dengan ketidakhadiran  Mindo Rosalina Manulang sebagai saksi yang akan dikonfrontir dengan  Angelina Sondakh. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Padahal, mantan Bendahara Umum Partai  Demokrat ini ingin sekali mengetahui siapa sebenarnya Ketua Besar dan  Bos Besar yang ada dalam percakapan melalui BlackBerry Massenger (BBM)  antara Rosa dan Angie.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Kecewa. Konfrontir ini kan biar  jelas. Kalau Rosa hadir dia kan bakal buka semuanya, termasuk siapa bos  besar dan ketua besar yang dimaksud dalam percakapannya dengan Angie,"  kata Nazaruddin di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu  (29/2). &lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut Nazar, ketidakhadiran mantan anak buahnya  pada persidangan adalah hal yang disengaja pihak-pihak tertentu yang  tidak menginginkan konfrontasi itu dilakukan. "Ini semua yang saya lihat  sengaja ditutup-tutupi dan ditahan-tahan. Memang dari awal kelihatan  dalam BAP itu sengaja dirapihkan nama Anas dan Mirwan Amir tidak ada.  Saya ini yang hanya ikut dengar saja dijadikan tersangka," kata  Nazar.&lt;i&gt;&lt;b&gt;(BJK/ADO)&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0Z5yznwBefHrokkF6fB8E_6z34DCKH_wlbKEzCTTg6kbX6Xm68_5pIo8zOXYt-0bkklqLWJmmY7r-szGM81LscbUGj0C0BFxVN6NbxjfnyTapnqy5Wu6f_e57Bb91mOX-G0IFaw4HbA/s72-c/nazar+1.jpeg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>KPK Bidik Tersangka Baru Korupsi Wisma Atlet</title><link>http://suaraindonesianews.blogspot.com/2012/03/kpk-bidik-tersangka-baru-korupsi-wisma.html</link><category>Nasional</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 1 Mar 2012 11:25:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7915552736046475092.post-7664267521444457054</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgpfkngFFRlOX8mNBb9hp-ODQcjy5_mmWmr_eOU6-SYMKjF9lcTElhtn26K8agm21VqflDgXLXTax3SxVj1pJlZqbGixzWm7zpXB-FMxgwTl9ph8yEJJRDiBMmCW8uvk5i6M22rrZ_FPQ/s1600/johan+1.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgpfkngFFRlOX8mNBb9hp-ODQcjy5_mmWmr_eOU6-SYMKjF9lcTElhtn26K8agm21VqflDgXLXTax3SxVj1pJlZqbGixzWm7zpXB-FMxgwTl9ph8yEJJRDiBMmCW8uvk5i6M22rrZ_FPQ/s1600/johan+1.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: #0b5394;"&gt;Saura Indonesia News - Jakarta&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Penetapan Angelina Sondakh sebagai tersangka baru  kasus dugaan korupsi pembangunan wisma atlet SEA Games di Palembang tak  membuat KPK berhenti mengembangkan penyidikan kasus itu. &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Juru  Bicara KPK Johan Budi mengatakan, KPK terus menelusuri dugaan  pengelembungan harga dalam pengadaan proyek wisma atlet senilai Rp191,6  miliar oleh PT Duta Graha Indah (DGI) itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Kasusnya masih  dikembangkan lagi, soal pengadaannya (proyek wisma atlet). Kemungkinan  tersangka baru itu ada selama ditemukan dua alat bukti yang cukup,"  sebut Johan di kantornya, Selasa (28/2/2012).&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengembangan itu,  lanjutnya, berdasarkan keterangan para saksi baik ketika masih diperiksa  dalam penyidikan di KPK maupun saksi di persidangan, dan juga  keterangan terdakwa sendiri. "Pengembangan termasuk keterangan saksi dan  terdakwa di bawah sumpah," tandas Johan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
KPK telah menjerat lima  orang atas dugaan praktik suap. Tiga di antaranya bahkan telah divonis  bersalah di Pengadilan Tipikor yakni Sesmenpora Wafid Muharam, Direktur  Marketing PT Anak Negeri Mindo Rosalina Manulang, dan Manager Marketing  PT DGI Mohammad El Idris.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masih duduk sebagai terdakwa yaitu Muhammad Nazaruddin, sementara Angelina Sondakh berstatus tersangka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengadaan  proyek wisma atlet SEA Games menghabiskan angggaran Rp191,6 miliar yang  berasal dari APBN Perubahan tahun 2010. Terakhir, Nazaruddin didakwa  menerima suap Rp4,6 miliar dari PT DGI untuk mengupayakan perusahaan  yang dipimpin Dudung Purwadi itu mendapatkan proyek wisma atlet dari  Kemenpora.&lt;i&gt;&lt;b&gt; [mvi]&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgpfkngFFRlOX8mNBb9hp-ODQcjy5_mmWmr_eOU6-SYMKjF9lcTElhtn26K8agm21VqflDgXLXTax3SxVj1pJlZqbGixzWm7zpXB-FMxgwTl9ph8yEJJRDiBMmCW8uvk5i6M22rrZ_FPQ/s72-c/johan+1.jpeg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>LPSK Beri Perlindungan Khusus untuk Rosalina</title><link>http://suaraindonesianews.blogspot.com/2012/03/lpsk-beri-perlindungan-khusus-untuk.html</link><category>Nasional</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 1 Mar 2012 11:17:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7915552736046475092.post-1175419824100086416</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhz_HVPrmTVI3AHSpYQta8jy5HOQWgimq3v1gkZNEh89gBHCSq6RbmwFX7Wa91K4rVPbrUtkTmZeg80jxawzHy-GQrTwYSU7ZfPG2swKxDjKCsfUI1Ou79fY5Dy75Olab9TxeR_uWIwAw/s1600/johan.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhz_HVPrmTVI3AHSpYQta8jy5HOQWgimq3v1gkZNEh89gBHCSq6RbmwFX7Wa91K4rVPbrUtkTmZeg80jxawzHy-GQrTwYSU7ZfPG2swKxDjKCsfUI1Ou79fY5Dy75Olab9TxeR_uWIwAw/s1600/johan.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #0b5394;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Suara Indonesia News - JAKARTA&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;Terpidana kasus suap wisma atlet SEA Games  Mindo Rosalina Manulang, Rabu (29/2) besok, akan bersaksi di Pengadilan  Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).&amp;nbsp; Ia akan mendapatkan perlindungan  khusus saat memberikan kesaksian.&lt;br /&gt;
Menurut Juru Bicara KPK Johan  Budi, karena Rosalina saat ini sedang di bawah perlindungan Lembaga  Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), maka pada saat ia menuju ke  Pengadilan Tipikor, ia akan mendapat perlindungan khusus. "Ya karena dia  berpindah tempat dari Rutan, mungkin ia akan dipakaikan rompi anti  peluru," kata Johan di kantornya, Selasa (28/2).&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Wakil Ketua LPSK  Lili Pintauli Siregar mengatakan, pihaknya malam ini sudah mempersiapkan  segala sesuatu yang berhubungan dengan pengamanan Rosalina. Malam ini,  pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak pengadilan dan  kepolisian. "Kita ingin ruang pengadilan steril," kata Lili, Selasa (28/2).&lt;br /&gt;
Lili enggan menyebutkan posisi  di mana Rosalina saat ini dengan alasan keamanan. Yang jelas, Rosalina  saat ini berada di Rutan di bawah pengawasan Direktorat Jenderal  Pemasyarakatan.&amp;nbsp; Sidang lanjutan kasus suap wisma atlet dengan terdakwa M  Nazaruddin yang akan diselenggarakan Rabu (29/2) besok, akan  mengkonfrontasi antara Mindo Rosalina Manulang dan Angelina Sondakh.  Konfrontasi atas permintaan tim kuasa hukum Nazaruddin yang menganggap  keterangan Angelina berbeda dengan keterangan Rosalina. &lt;i&gt;&lt;b&gt;(republika)&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhz_HVPrmTVI3AHSpYQta8jy5HOQWgimq3v1gkZNEh89gBHCSq6RbmwFX7Wa91K4rVPbrUtkTmZeg80jxawzHy-GQrTwYSU7ZfPG2swKxDjKCsfUI1Ou79fY5Dy75Olab9TxeR_uWIwAw/s72-c/johan.jpeg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Angie Bisa Dikenai Pasal Keterangan Palsu</title><link>http://suaraindonesianews.blogspot.com/2012/03/angie-bisa-dikenai-pasal-keterangan.html</link><category>Nasional</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 1 Mar 2012 11:13:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7915552736046475092.post-7719383860411595988</guid><description>&lt;div style="color: #0b5394;"&gt;&lt;strong&gt;Suara Indonesia News - Jakarta&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;Angelina Sondakh selalu  membantah saat dicecar soal pembicaraanya dengan Mindo Rosalina Manulang  melalui Blackberry Messenger. Dia mengaku baru memiliki Blackberry pada  akhir tahun 2010.&lt;br /&gt;
Menurut ahli informasi dan telematika Abimanyu  Wachjoewidajat, baru-baru ini, di Jakarta, keterangan Angie bisa  ditelusuri. Bila terbukti berbohong, dia bisa dikenai pasal memberikan  keterangan palsu dalam sidang di bawah sumpah.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Dalam komunikasi  BBM dengan Rosa, Angie menyebut berbagai istilah yang dibantahnya.  Seperti apel Washington untuk uang dolar, apel Malang untuk rupiah, bos  besar, dan ketua besar. Kendati Rosa sudah menjelaskan istilah tersebut,  Angie tetap membantahnya.&lt;br /&gt;
Banyak pihak meragukan keterangan  Angie. Bahkan, dalam sidang kemarin, kuasa hukum M. Nazaruddin juga  sempat menunjukkan sebuah foto yang diambil dari situs &lt;em&gt;detik.com&lt;/em&gt; tahun 2009. Di foto itu, Angie terlihat sudah menggunakan BlackBerry.&lt;i&gt;&lt;b&gt; (ULF)&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Angie-Rosa Dikonfrontasi Pekan Depan</title><link>http://suaraindonesianews.blogspot.com/2012/03/angie-rosa-dikonfrontasi-pekan-depan.html</link><category>Nasional</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 1 Mar 2012 11:10:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7915552736046475092.post-2665471279555017060</guid><description>&lt;div style="color: #0b5394;"&gt;&lt;strong&gt;Suara Indonesia News - Jakarta&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;Majelis Hakim Pengadilan  Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) memenuhi permintaan tim kuasa hukum  terdakwa kasus suap wisma atlet SEA Games Muhammad Nazaruddin untuk  kembali menghadirkan Angelina Sondakh ke persidangan pekan depan.&lt;br /&gt;
Angelina  Sondakh rencananya akan dikonfrontasi dengan terpidana pada kasus  serupa yang juga anak buah Nazaruddin di Permai Grup, Mindo Rosalina  Manulang. "Tadi majelis bermusyawarah dan menetapkan memberikan  kesempatan untuk penuntut umum agar mengupayakan saksi Angelina Sondakh  dan Mindo Rosalina Manulang dikonfrontasi pada persidangan selanjutnya  Rabu 29 Februari pekan depan," kata Ketua majelis hakim Dharwatiningsih  di pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (22/2).&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Menanggapi penetapan  hakim tersebut, jaksa penuntut umum langsung menerima. Alasannya  konfrontasi yang akan dilakukan pada sidang lanjutan hanya seputar  percakapan melalui BlacBerry Massager (BBM) antara Angelina Sondakh dan  Mindo Rosalina Manulang.&lt;br /&gt;
"Kami berusaha untuk melaksanakan penetapan majelis. Tapi konfrontir hanya terkait percakapan BBM," kata Jaksa Kadek.&lt;br /&gt;
Dengan  demikian, majelis hakim pun memutuskan konfrotasi antara kedua saksi  yang pernah dihadirkan tersebuthanya terkait percakapan BBM bukan  pemeriksaan ulang.&lt;i&gt;&lt;b&gt; (ULF)&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Angie: Saya Punya BB Akhir 2010</title><link>http://suaraindonesianews.blogspot.com/2012/03/angie-saya-punya-bb-akhir-2010.html</link><category>Nasional</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 1 Mar 2012 11:06:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7915552736046475092.post-3851820466396157059</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhSnYumd98hhFgQ1QvrF8H7RfgxbPTf3APNnrBMsc5NRxY0HnuLoetGMU5Re1YJfS5RemmWWqlmaNVwmFocFb31iG5tcCN1_FyXZhWZRpf7GPUB2Jg-3QpV9gD_ZktkUqmokzSDnGjqrQ/s1600/1+angelina.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhSnYumd98hhFgQ1QvrF8H7RfgxbPTf3APNnrBMsc5NRxY0HnuLoetGMU5Re1YJfS5RemmWWqlmaNVwmFocFb31iG5tcCN1_FyXZhWZRpf7GPUB2Jg-3QpV9gD_ZktkUqmokzSDnGjqrQ/s1600/1+angelina.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #0b5394;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Suara Indonesia News, JAKARTA&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;Tersangka sekaligus saksi&amp;nbsp; sidang kasus  suap wisma atlet SEA Games dengan terdakwa M Nazaruddin, Angelina  Sondakh, bersikeras tidak mengubah keterangannya pada persidangan  keduanya saat ini, Rabu (29/2). &lt;br /&gt;
Penegasannya itu ia lontarkan  saat majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) kembali  menanyakan apakah ia memiliki Blackberry sebelum tahun 2010. ''Apakah  saudara saksi Angelina akan memberi keterangan yang baru atau tetap pada  keterangan sidang lalu?'' kata Hakim Dharmawati.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Angelina&amp;nbsp;  langsung menjawab bahwa dirinya tetap pada keterangan sebelumnya. Dia  juga menegaskan, dirinya juga baru menggunakan Blackberry pada akhir  2010.&lt;br /&gt;
''Dalam persidangan yang lalu penasehat hukum menunjukkan  sebuah foto saudara sedang menggunakan BB, tanggapan saudara?,'' tanya  Hakim Dharmawati. &lt;br /&gt;
Angelina membenarkan itu merupakan foto  dirinya, namun tetap membantah bahwa Blackberry tersebut adalah  miliknya. ''Tidak, saya gunakan BB baru akhir tahun 2010,'' ujar  Angelina. &lt;i&gt;&lt;b&gt;(republika)&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhSnYumd98hhFgQ1QvrF8H7RfgxbPTf3APNnrBMsc5NRxY0HnuLoetGMU5Re1YJfS5RemmWWqlmaNVwmFocFb31iG5tcCN1_FyXZhWZRpf7GPUB2Jg-3QpV9gD_ZktkUqmokzSDnGjqrQ/s72-c/1+angelina.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Gara-Gara Dada, Program Farah Quinn Dievaluasi</title><link>http://suaraindonesianews.blogspot.com/2012/02/gara-gara-dada-program-farah-quinn.html</link><category>Nasional</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 23 Feb 2012 19:34:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7915552736046475092.post-1046953586757961213</guid><description>&lt;div class="first" style="color: #0b5394;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgAPw-J0Zxi5VHLhyRKWpw47iw9UTJxSjZd72mhvOqksRFyfadgim1YeZKy07DcVLtpEzi7_1pRRoydasahU9QtRduSeGT-CoHORlq0gLdfNJeIoQ3UN0Lbt3onBwwfwk3_g1q5HDq7UQ/s1600/farah.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgAPw-J0Zxi5VHLhyRKWpw47iw9UTJxSjZd72mhvOqksRFyfadgim1YeZKy07DcVLtpEzi7_1pRRoydasahU9QtRduSeGT-CoHORlq0gLdfNJeIoQ3UN0Lbt3onBwwfwk3_g1q5HDq7UQ/s1600/farah.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Suara Indonesia News, Jakarta&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="first"&gt;Terkait himbauan tertulis dari Komisi Penyiaran  Indonesia (KPI) terhadap tayangan Ala Chef yang tayang Minggu, 5  Februari 2012, pihak Trans TV berjanji akan melakukan evaluasi terhadap  program tersebut.&lt;/div&gt;Imbauan tertulis bernomor 81/K/KPI/02/12 yang  dikeluarkan 14 Februari 2012, merupakan buntut dari tayangan yang  mempertontonkan belahan dada chef cantik, Farah Quinn sepanjang acara  berlangsung.&lt;br /&gt;
"Trans TV menerima dan mengapresiasi himbauan yang  disampaikan oleh KPI, kami sudah melakukan review dan evaluasi atas  tayangan tersebut," ujar Hadiansyah Lubis, selaku Humas Trans TV saat  dihubungi, Senin (20/2/2012).&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Tayangan tersebut  dinilai oleh KPI terlalu vulgar, lebih ke kostum yang dikenakan Farah  Quinn yang menjadi host acara. Walaupun pihak Trans TV menilai hal  tersebut sudah pada tempatnya. Pihak Farah Quinn sendiri menyambut  positif teguran tersebut.&lt;br /&gt;
"Pada saat syuting kan lokasinya di  pantai dan memang kostumnya disesuaikan dengan lokasi. Info ini sudah  sampai juga ke Farah Quinn. Dan yang bersangkutan merespon secara  positif himbauan tersebut," ungkap pria yang akrab disapa Hadi ini.&lt;i&gt;&lt;b&gt;(SI)&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgAPw-J0Zxi5VHLhyRKWpw47iw9UTJxSjZd72mhvOqksRFyfadgim1YeZKy07DcVLtpEzi7_1pRRoydasahU9QtRduSeGT-CoHORlq0gLdfNJeIoQ3UN0Lbt3onBwwfwk3_g1q5HDq7UQ/s72-c/farah.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Farah Quinn Santai Tanggapi KPI</title><link>http://suaraindonesianews.blogspot.com/2012/02/farah-quinn-santai-tanggapi-kpi.html</link><category>Nasional</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 23 Feb 2012 19:23:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7915552736046475092.post-7904253803339196918</guid><description>&lt;div style="color: #0b5394;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgauZ1bRQGeKulJ2fdKRZl4_Yy5vpvShMlt18uhPITWmmKK5Gs3PuT2-qCQCXQKuoezC0wfTqEJDcwDiveARa1KEoy2-kfuNjMAoYJVvcBcvxhJlT_o5Renkpuh1vC64jUejd2OVLccgg/s1600/20110925_FARAH.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgauZ1bRQGeKulJ2fdKRZl4_Yy5vpvShMlt18uhPITWmmKK5Gs3PuT2-qCQCXQKuoezC0wfTqEJDcwDiveARa1KEoy2-kfuNjMAoYJVvcBcvxhJlT_o5Renkpuh1vC64jUejd2OVLccgg/s1600/20110925_FARAH.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Suara Indonesia News, Jakarta&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;Setelah presenter Olga Syahputra yang kena peringatan  dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) perihal ucapannya yang dianggap  melecehkan individu, kini giliran chef cantik Farah Quinn yang dikecam  dan mendapat surat peringatan dari KPI.  &lt;br /&gt;
Farah dianggap terlalu terbuka berpakaian untuk membawakan acara  masak-memasak. Surat himbauan tersebut dilayangkan kepada Farah Quinn  khususnya karena tayangan program acara pada tanggal 5 Febuari lalu.  Saat itu, KPI menilai pakaian ibu dari satu anak ini kurang pantas,  sehingga terlalu menonjolkan bagian dada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendapat peringatan dari KPI, tidak lantas membuat Farah Quinn  gentar dan berubah. Sebaliknya, Farah menanggapinya dengan santai. "Hi  teman2! Pada heboh apaan sih semuanya? Akunya sendiri santai2 aja.  Beneran semuanya wasn't a big deal at all. Don't worry ya..," tulis  Farah Quinn di akun Twitter-nya.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih lanjut Farah berkicau lagi "Good evening teman2! Masih pada  heboh? Aku sama sekali gak kenapa2 dan gak bakal berubah. Don't worry  ya.. All is well! Xo"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukan hanya berkomentar santai, Farah juga sempat mempublikasikan  foto dengan pakaian yang dianggap KPI tidak pantas. Menurutnya, pakaian  tersebut sama sekali tidak ada sisi terbukanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Seperti ini lho baju yg dihebohin. Sempet aku pake di WFQ juga. Emang ini terlalu sexy? Its a joke right? :p " ucapnya lagi.&lt;i&gt;&lt;b&gt; (SI)&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgauZ1bRQGeKulJ2fdKRZl4_Yy5vpvShMlt18uhPITWmmKK5Gs3PuT2-qCQCXQKuoezC0wfTqEJDcwDiveARa1KEoy2-kfuNjMAoYJVvcBcvxhJlT_o5Renkpuh1vC64jUejd2OVLccgg/s72-c/20110925_FARAH.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Jadi Tersangka….!!! Kadishub Surabaya No Koment</title><link>http://suaraindonesianews.blogspot.com/2012/02/jadi-tersangka-kadishub-surabaya-no.html</link><category>Nasional</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 23 Feb 2012 18:23:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7915552736046475092.post-9158224407307266644</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgW9Xpo2mLmIi7eCymwhHD3jYxEHHBmcUeu9pvPe8DBSEuVcRm0E0H8UALEFcDTfBHdPMDf-ZNzZikT8m6kmYq8PLDKHLkLJXwVTLKl6HwOFtw2Rdz_nmitPPWRBo035Gvt9qVrLizg6g/s1600/EDDIIIII-245x300.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgW9Xpo2mLmIi7eCymwhHD3jYxEHHBmcUeu9pvPe8DBSEuVcRm0E0H8UALEFcDTfBHdPMDf-ZNzZikT8m6kmYq8PLDKHLkLJXwVTLKl6HwOFtw2Rdz_nmitPPWRBo035Gvt9qVrLizg6g/s1600/EDDIIIII-245x300.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;i style="color: #0b5394;"&gt;&lt;b&gt;Suara Indinesia News, Surabaya&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
Sejak dua hari lalu, Kasatreskrim Polrestabes  Surabaya ‘mengumumkan’ penetapan tersangka Eddi, Plt Kadishub Surabaya  dalam kasus gratifikasi pengelolaan Ponten di Terminal Bungurasih. Dalam  kasus ini diduga Eddi meminta uang pelican ke pihak ketiga yang ingin  mengelola ponten sebesar Rp 500 juta. Akibatnya, Eddi terseret ke  pusaran hukum. &lt;br /&gt;
Menanggapi penetapan sebagai tersangka, ditemui di gedung DPRD  Surabaya Eddi, tampak seperti tidak sedang bermasalah dengan hukum.  Meski begitu, Eddi sepertinya tidak mau memanaskan suasana dengan  berkomentar di media.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;&lt;em&gt;“Nggak….nggak. saya tidak mau berkomentar. No komen…no komen,”&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;  ujar Eddi berulangkali, disela mau mengikuti sidang Paripurna  pengesahan Raperda Rretribusi Layanan pemakaman dan Pengabuan, (23/2).&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Seperti diberitakan sebelumnya, kasus ini mulai terungkap berdasarkan  laporan informasi No. Li/22/V/2011/Satreskrim, tanggal 11 Mei 2011 dan  surat perintah penyelidikan No. Sp-lidik/369/V/2011/ Satreskrim, tanggal  11 Mei 2011.&lt;br /&gt;
Berdasarkan itu, kemudian petugas penyidik Polrestabes Surabaya  melakukan pulbaket dan puldata. Dari puldata dan pubaket polisi  menyimpulkan nama Eddi Plt Kadishub Surabaya dicantumkan sebagai  tersangka.&lt;br /&gt;
Menurut AKBP Farman Kasatreskrim Polrestabes Surabaya membenarkan jika nama Eddi jadi calon tersangka. &lt;strong&gt;&lt;em&gt;“Saat ini belum jadi tersangka. Masih dalam tahap pemeriksaan, tapi untuk menjadi tersangka sangat kuat sekali,”&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; tutur pengganti AKBP Indarto itu. &lt;i&gt;&lt;b&gt;(RW)&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgW9Xpo2mLmIi7eCymwhHD3jYxEHHBmcUeu9pvPe8DBSEuVcRm0E0H8UALEFcDTfBHdPMDf-ZNzZikT8m6kmYq8PLDKHLkLJXwVTLKl6HwOFtw2Rdz_nmitPPWRBo035Gvt9qVrLizg6g/s72-c/EDDIIIII-245x300.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Tak Dipanggil KPK, Demokrat Anggap Anas Bersih</title><link>http://suaraindonesianews.blogspot.com/2012/02/tak-dipanggil-kpk-demokrat-anggap-anas.html</link><category>Nasional</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 23 Feb 2012 12:11:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7915552736046475092.post-3928934157128807122</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEghDvsgiU-cqPunnWlHmRK8WuT2S8mmrE-urbp33cYfsEC9y-n3XLyD6KVyUI8FDtRpoC_Jj-7VzjsjHlfv3VFVfHfj86ksEadBPiVevKtC0dd9OCCJ5ohyphenhyphenQXhC9Us4q_Fhmo_zZqTC2g/s1600/foto+11.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="183" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEghDvsgiU-cqPunnWlHmRK8WuT2S8mmrE-urbp33cYfsEC9y-n3XLyD6KVyUI8FDtRpoC_Jj-7VzjsjHlfv3VFVfHfj86ksEadBPiVevKtC0dd9OCCJ5ohyphenhyphenQXhC9Us4q_Fhmo_zZqTC2g/s320/foto+11.jpeg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #0b5394;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Suara Indonesia News, Jakarta&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;Dewan Kehormatan Partai Demokrat mempersilakan Komisi Pemberantasan  Korupsi (KPK) memanggil Anas Urbaningrum. Menurut anggota Dewan  Kehormatan, Syarief Hasan, pemanggilan itu untuk membuktikan  keterlibatan Ketua Umum Demokrat dalam Grup Permai yang terlibat  sejumlah kasus korupsi. "Tapi sekarang kan nggak &lt;em&gt;&lt;/em&gt;dipanggil-panggil. Jadi kemungkinan nggak &lt;em&gt;bener&lt;/em&gt;," ujar Syarief di gedung MPR/DPR, Selasa, 21 Februari 2012.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menteri  Koperasi itu juga meminta KPK segera menuntaskan kasus korupsi  pembangunan Wisma Atlet SEA Games Jakabaring, Palembang. Kalau memang  ada kader Demokrat terlibat selain Anas harus segera disampaikan. "Kalau  &lt;em&gt;bener&lt;/em&gt; katakan, jadi tidak seperti sekarang."&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dewan  Kehormatan, kata Syarief, tak akan memanggil Anas untuk mengklarifikasi  pernyataan bekas Bendahara Umum Demokrat Muhammad Nazarudin. Alasannya,  masalah itu sudah ditangani penegak hukum. Syarief juga menilai saat ini  Anas belum perlu bicara ke publik menanggapi berbagai tuduhan yang  dialamatkan Nazar kepadanya. "Kami serahkan dulu ke hukum. Silakan KPK  dan pengadilan memanggil dia (Anas) untuk mendapatkan keterangan."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejumlah saksi menyebutkan dugaan keterlibatan Anas dalam kasus Wisma Atlet. Misalnya, &lt;em&gt;fee&lt;/em&gt;  sejumlah proyek pemerintah ke Grup Permai, perusahaan Nazar, juga  mengalir untuk kepentingan Anas. Nazaruddin menyebut Angelina Sondakh  saat diperiksa Tim Pencari Fakta Demokrat bercerita bahwa duit Rp 2  miliar mengalir ke Anas. Dalam beberapa kesempatan Nazaruddin juga  menyebutkan Anas mengatur pertemuan awal membahas proyek Wisma Atlet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam  percakapan melalui BlackBerry Messenger antara bekas pegawai  Nazaruddin, Mindo Rosalina Manulang, dan Angie tersebut adanya  permintaan uang--dengan kode apel--untuk diserahkan ke "Bos Besar".  Menurut Rosa, istilah bos besar merujuk ke Anas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keterangan  pegawai Nazaruddin lainnya, Yulianis, menyatakan uang juga dibawa ke  arena Kongres Demokrat di Bandung. Sebagian uang itu merupakan&lt;em&gt; fee&lt;/em&gt; proyek yang diterima Grup Permai. Uang itu diduga untuk pemenangan Anas.&amp;nbsp; &lt;i&gt;&lt;b&gt;(tempo)&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEghDvsgiU-cqPunnWlHmRK8WuT2S8mmrE-urbp33cYfsEC9y-n3XLyD6KVyUI8FDtRpoC_Jj-7VzjsjHlfv3VFVfHfj86ksEadBPiVevKtC0dd9OCCJ5ohyphenhyphenQXhC9Us4q_Fhmo_zZqTC2g/s72-c/foto+11.jpeg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Diduga Korupsi, Mantan Kapolres Minahasa Disidang</title><link>http://suaraindonesianews.blogspot.com/2012/02/diduga-korupsi-mantan-kapolres-minahasa.html</link><category>Nasional</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 23 Feb 2012 12:04:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7915552736046475092.post-4387825282371267485</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiuVz16dfn6h-8Iv5S94YliTzGMZ1oehptwKtFU53uC3Kw-ZCSMOL0pR8NTet8f-14E9U5K5j6uAL6vjqi-b8n9wKz7EQa7JoQRLRe2Ay9tT7hRgQ-6ZtDkG6Ju8e-8odKkJD5ze4gAuw/s1600/foto+10.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="182" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiuVz16dfn6h-8Iv5S94YliTzGMZ1oehptwKtFU53uC3Kw-ZCSMOL0pR8NTet8f-14E9U5K5j6uAL6vjqi-b8n9wKz7EQa7JoQRLRe2Ay9tT7hRgQ-6ZtDkG6Ju8e-8odKkJD5ze4gAuw/s320/foto+10.jpeg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #0b5394;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Suara Indonesia News, Manado&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;Mantan Kepala Polres Minahasa Ajun Komisaris Besar  W.D. Herman, Rabu, 22 Februari, menjalani sidang disiplin di ruang  Keamandan dan Ketertiban Masyarakat Kepolisian Daerah Sulawesi Utara.  Herman disidang terkait dugaan pelanggaran disiplin anggaran (korupsi)  yang dilakukannya saat menjabat sebagai Kapolres Minahasa tahun 2010.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="renggang"&gt;Ia dilaporkan oleh Kepala Bagian Perencanaan Polres Minahasa,  Komisaris Yusuf Baba, Januari lalu, karena diduga melakukan korupsi dana  DIPA tahun 2010-2011 sebesar Rp 2,4 miliar. Dana itu dipotong dari dana  kesejahteraan 480 anggota polisi di jajaran Polres Minahasa.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sidang dipimpin Wakil Kapolda Sulawesi Utara Komisaris Besar J.M.  Simatupang, yang didampingi Inspektur Pengawasan dan Sekretaris Kepala  Biro Operasi Polda Sulawesi Utara. Dalam sidang ini ada 13 saksi yang  dihadirkan penuntut Ajun Komisaris Besar Set S. Lumowa. Dalam  kesaksiannya, ke-13 saksi yang juga anggota Polres Minahasa ini  memberatkan Herman.&lt;br /&gt;
&lt;div class="renggang"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;Kapolda Sulawesi Utara Brigadir Jenderal Carlo Brix Tewu, yang  ditemui wartawan di sela-sela persidangan, mengatakan, sidang ini  digelar untuk memperjelas laporan tersebut, apakah itu masuk kategori  korupsi atau hanya kesalahan administrasi semata. "Jika terbukti  melakukan korupsi, ya kasusnya berlanjut," jelas Tewu. &lt;i&gt;&lt;b&gt;(tempo)&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiuVz16dfn6h-8Iv5S94YliTzGMZ1oehptwKtFU53uC3Kw-ZCSMOL0pR8NTet8f-14E9U5K5j6uAL6vjqi-b8n9wKz7EQa7JoQRLRe2Ay9tT7hRgQ-6ZtDkG6Ju8e-8odKkJD5ze4gAuw/s72-c/foto+10.jpeg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>TKW Asal Jember Sidang Vonis di Singapura</title><link>http://suaraindonesianews.blogspot.com/2012/02/tkw-asal-jember-sidang-vonis-di.html</link><category>Nasional</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 23 Feb 2012 11:56:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7915552736046475092.post-6451211353502235514</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjW6XlI7uzhO0GqNsArazPqyMf0HPlee4Qs9_OBV9o_LXTMo3Jk_beXZeSn18aBD74pyv9rvF5c5c4vNTMFWYH6g177FCbcZY4go0RqLAo2oigyBDkFXzeV3s1VZwdxA3oWzOnnH65emg/s1600/foto+9.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="182" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjW6XlI7uzhO0GqNsArazPqyMf0HPlee4Qs9_OBV9o_LXTMo3Jk_beXZeSn18aBD74pyv9rvF5c5c4vNTMFWYH6g177FCbcZY4go0RqLAo2oigyBDkFXzeV3s1VZwdxA3oWzOnnH65emg/s320/foto+9.jpeg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #0b5394;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Suara Indonesia News, Jakarta&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;Vitria Depsi Wahyuni, 20 tahun, Tenaga Kerja Wanita asal Desa Serut,  Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu besok, 15 Februari  2012, akan menjalani persidangan pembacaan vonis di pengadilan  Singapura. "Mohon dukungan dan doa agar dia mendapat hukuman ringan  bahkan diharapkan bisa bebas," kata Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia  (SBMI) Jawa Timur, M Cholily, Selasa 14 Februari 2012 malam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti diberitakan sebelumnya, Vitria menjalani persidangan di  Singapura atas tuduhan melakukan pembunuhan terhadap majikan  perempuannya yang sudah berumur tua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut Cholily, Vitria  mengalami nasib yang buruk. Saat berangkat menjadi TKW sebenarnya Vitria  masih di bawah umur, yakni baru 17 tahun. Padahal sesuai aturan  penempatan tenaga kerja di luar negeri, seorang anak tidak boleh menjadi  TKW atau TKI. &lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun karena proses pemberangkatannya dilakukan oleh sindikat perdangangan orang (&lt;em&gt;human trafficking&lt;/em&gt;), Vitria bisa berada di Singapura tanpa pengawasan Kedutaan Besar Indonesia maupun Kementerian Tenaga Kerja dan Tramsmigrasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Vitria berangkat ke Singapura setelah direkrut seorang calo tahun 2009  silam. Pihak perekrut telah memalsu identitas Vitria agar lolos menjadi  TKW. Cholily berharap pengadilan Singapura melihat fakta-fakta tersebut  untuk meringankan hukuman bagi Vitria.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, Kepala  Bidang Catatan Sipil Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten  Jember, Joko Soponjono mengungkapkan ada tiga identitas berbeda mengenai  Vitria.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal itu terlihat pada KTP, Kartu Keluarga (KK) dan  paspor. Di KTP nama Vitria Depsi Wahyuni tertulis Fitria (huruf F)  dengan nama orang tua Syamsul Arifin. Namun ada pula KTP yang menuliskan  nama orang tuanya Syamsuddin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedangkan tanggal lahir di KK  tahun 1983, namun di akte kelahiran tertulis tahun 1986 dan di paspor  tertulis 1992. "Dari fakta tersebut sangat jelas dokumen yang dipakai  palsu," ujar Joko. &lt;i&gt;&lt;b&gt;(tempo)&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjW6XlI7uzhO0GqNsArazPqyMf0HPlee4Qs9_OBV9o_LXTMo3Jk_beXZeSn18aBD74pyv9rvF5c5c4vNTMFWYH6g177FCbcZY4go0RqLAo2oigyBDkFXzeV3s1VZwdxA3oWzOnnH65emg/s72-c/foto+9.jpeg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Dideportasi dari Malaysia, TKW Jember Depresi Berat</title><link>http://suaraindonesianews.blogspot.com/2012/02/dideportasi-dari-malaysia-tkw-jember.html</link><category>Nasional</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 23 Feb 2012 11:49:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7915552736046475092.post-6672512276477060508</guid><description>&lt;div style="color: #0b5394;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Suara Indonesia News, Jakarta&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;Ny. Sutiah, 52 tahun, seorang tenaga kerja wanita (TKW) yang dideportasi  dari Malaysia, masih mengalami depresi berat. Menurut seorang putranya,  Baharudin, sejak datang ke Jember, Selasa, 21 Februari 2012, hingga  saat ini, ibunya masih sulit diajak berkomunikasi.&lt;br /&gt;
"Masih sering teriak ketakutan dan suka berdiam diri di kamar," katanya, Kamis, 23 Februari 2012.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun  kondisi fisik TKW asal Desa Karangpring, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten  Jember, itu terbilang sehat, Bahar menduga ada gangguan kejiwaan yang  dialami sang ibu. Kepada sejumlah anggota keluarga dan tetangga yang  mencoba menemui dan mengajaknya berkomunikasi, Sutiah tampak hanya  memandang tanpa banyak berkata-kata. Dari sudut tatapan matanya yang  kosong, sering kali menitikkan air mata.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Dia takut dibawa lagi  ke Malaysia," kata Bahar. Sutiah dideportasi pemerintah Malaysia akhir  tahun lalu karena diketahui tidak memiliki dokumen apa pun. Dia sempat  mendapatkan perawatan kejiwaan dari psikiater di Rumah Perlindungan  Trauma Centre (RPTC), Kementerian Sosial RI, selama tiga bulan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun  Sutiah belum dapat sembuh sepenuhnya karena mengalami trauma berat.  Kepala Dinas Sosial Jember Suhanan mengatakan, selama di Malaysia,  Sutiah menjadi korban perdagangan manusia (&lt;em&gt;human trafficking&lt;/em&gt;).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami  membawanya pulang ke Jember dengan menggunakan ambulans karena Sutiah  tidak mau diantar dengan menggunakan bus atau kereta api,” ujarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sutiah  bersedia dibawa pulang ke Jember asalkan ada pihak keluarga yang  mendampinginya selama perjalanan dari Jakarta ke Jember sehingga  Kemensos berkoordinasi dengan Dinas Sosial Jember. Hingga kini, petugas  RPTC dan Dinas Sosial belum mendapat informasi yang memadai dari Sutiah  bagaimana awal mula dia ke Malaysia, apa yang dilakukannya selama di  sana, hingga akhirnya dideportasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Perlu waktu untuk pemulihan  traumanya," katanya. Menurut Baharuddin, sebelum mendengar kabar Sutiah  tengah dirawat di RPTC Kementerian Sosial RI, keluarganya tidak ada yang  tahu bahwa sang ibu menjadi TKW di Malaysia. "Yang jelas, ibu  menghilang sejak tahun 2009. Sudah dicari ke mana-mana tidak ketemu,"  katanya. &lt;i&gt;&lt;b&gt;(tempo)&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Alvin Lie Minta PAN Hukum Andi Taufan</title><link>http://suaraindonesianews.blogspot.com/2012/02/alvin-lie-minta-pan-hukum-andi-taufan.html</link><category>Nasional</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 23 Feb 2012 11:45:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7915552736046475092.post-2890457691022982762</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjZ7BXsPizv4L2pQB9Et9W7ZEwTlhdo-S-VjWflEDiEhvlHkdXBUjjnjvIgdObXtV0sqMNV7VYB7Jsc5TuUx7YaUvUHLuLAE2jNYC5OOV9hs7t2R2lyYAzX6Zl0Sqtdaa9r0c6c__9Vpg/s1600/foto+8.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="183" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjZ7BXsPizv4L2pQB9Et9W7ZEwTlhdo-S-VjWflEDiEhvlHkdXBUjjnjvIgdObXtV0sqMNV7VYB7Jsc5TuUx7YaUvUHLuLAE2jNYC5OOV9hs7t2R2lyYAzX6Zl0Sqtdaa9r0c6c__9Vpg/s320/foto+8.jpeg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #0b5394;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Suara Indonesia News, Jakarta&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;Anggota Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional (PAN), Alvin Lie,  mendesak Dewan Pengurus Pusat PAN agar memberikan sanksi atas perbuatan  Andi Taufan Tiro. Wakil Sekretaris Jenderal PAN itu telah melakukan  perbuatan yang mencoreng nama partai dengan menampar seorang pegawai  beacukai Bandara Soekarno Hatta pada Rabu kemarin. "Itu merusak citra  partai," kata Alvin, Kamis, 23 Februari 2012. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Andi Taufan ramai  dikabarkan melalui pesan BlackBerry telah menampar seorang pegawai  beacukai yang memintanya antre pada saat pergantian shift salat magrib.  "Fraksi PAN dan DPP PAN perlu kenakan sanksi pembinaan terhadap anggota  tersebut," ujarnya.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alvin mengaku telah menyampaikannya kabar  tersebut kepada Ketua Umum PAN Hatta Radjas dan Wakil Ketua Umum PAN  Dradjad Wibowo. "Pak Drajad menyampaikan akan membawanya ke rapat  harian," ujarnya. Adapun pesan singkat yang dikirim ke Hatta belum  mendapat balasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Informasi yang diterima oleh Alvin, peristiwa  itu terjadi ketika Andi Taufan baru datang dari Bandara Narita, sehabis  bertemu dengan parlemen Jepang dalam kegiatan Badan Kerjasama Antar  Parlemen (BKSAP). &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Alvin melihat ada kejanggalan dalam  peristiwa itu. Sebab DPR saat ini sedang memasuki masa sidang dan sedang  tidak ada kunjungan keluar negeri. "Harusnya dia mengikuti sidang,  bukan dengan keluar negeri meninggalkan tugas-tugas di DPR," kata Alvin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kejanggalan  lain, kata dia, jika kegiatan Andi Taufan di Jepang terkait BKSAP, maka  seharusnya perjalanan anggota Komisi V itu sudah diatur oleh protokol  Dewan. "Harusnya melalui VIP, tapi informasi yang saya dapat tidak  demikian," katanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia juga mendapat informasi bahwa Andi Taufan  membenarkan adanya kegiatan itu dengan parlemen Jepang, namun membantah  telah menampar seorang pegawai beacukai bandara melainkan hanya  mendorong. "Kalau tidak ada arogansi, tidak mungkin terjadi insiden  tampar atau dorong," kata Alvin. &lt;i&gt;&lt;b&gt;(tempo)&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjZ7BXsPizv4L2pQB9Et9W7ZEwTlhdo-S-VjWflEDiEhvlHkdXBUjjnjvIgdObXtV0sqMNV7VYB7Jsc5TuUx7YaUvUHLuLAE2jNYC5OOV9hs7t2R2lyYAzX6Zl0Sqtdaa9r0c6c__9Vpg/s72-c/foto+8.jpeg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Rosa Sebut Peran Anas dalam Proyek UNJ</title><link>http://suaraindonesianews.blogspot.com/2012/02/rosa-sebut-peran-anas-dalam-proyek-unj.html</link><category>Nasional</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 23 Feb 2012 11:41:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7915552736046475092.post-8516507308354692371</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgrryUbKs28jPkJQyuBpHJUK0v8MdSZKYmf-t0f2mrAW_J0A0Dr6_f1BrrsHQY2Fi3eH01V_Z18S3oJ_AiiwI9kJR77O2AlA2P7NaOKggNi0Z-loSJMEbWvzU703_hUoY69MpSSsmBPdw/s1600/foto+7.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="183" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgrryUbKs28jPkJQyuBpHJUK0v8MdSZKYmf-t0f2mrAW_J0A0Dr6_f1BrrsHQY2Fi3eH01V_Z18S3oJ_AiiwI9kJR77O2AlA2P7NaOKggNi0Z-loSJMEbWvzU703_hUoY69MpSSsmBPdw/s320/foto+7.jpeg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #0b5394;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Suara Indonesia News, Jakarta&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;Terpidana kasus Wisma Atlet, Mindo Rosalina Manulang, menyebut Ketua  Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum ikut berperan dalam proyek  pengadaan peralatan di Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Rosa mengatakan  hal itu saat diperiksa sebagai saksi atas dugaan korupsi proyek yang  merugikan negara Rp 5 miliar tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rosa mengaku dirinya  diperiksa penyidik Kejaksaan Agung selama sekitar tujuh jam sejak pukul  10.00 WIB pada Senin lalu. "Seharusnya Anas diperiksa untuk  mengklarifikasi informasi ini," kata pengacara Rosalina, Achmad Rifai,  di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Selasa 14 Februari  2012.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rifai menjelaskan, kliennya diminta menjawab 33  pertanyaan, salah satunya mengenai proyek yang diurus Rosa atas perintah  atasannya. Rosa menyebut atasan tersebut adalah Anas dan Muhammad  Nazaruddin sebagai pemimpin PT Anugerah Nusantara, anak usaha Grup  Permai, yang menggarap proyek di UNJ. "Rosa ditanya penyidik siapa yang  biasa memberi perintah, dijawab MN dan AU." &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang dimaksud MN  merujuk pada nama Muhammad Nazaruddin dan AU mengarah pada Anas  Urbaningrum. Rosa juga mengaku mengurus proyek di UNJ atas perintah Anas  dan Nazar. Ia selalu melaporkan hasil kerjanya kepada keduanya. "Dia  bawahan," kata Rifai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rosa belum menjelaskan secara terperinci  peran Anas dalam proyek senilai Rp 17 miliar itu. "Mungkin akan  dikembangkan oleh penyidik," ujar Rifai, sembari menambahkan, Rosa  mengaku disuruh Nazar menemui Rektor UNJ pada 2010. Maksud pertemuan itu  untuk membicarakan proyek pengadaan alat laboratorium dan peralatan  penunjang laboratorium pendidikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut Rifai, Rosa akan  terbuka kepada penyidik soal keterlibatan beberapa anggota Dewan  Perwakilan Rakyat di Badan Anggaran. Bahkan Rosa juga akan membeberkan  proyek-proyek Grup Permai di beberapa instansi pemerintah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Juru  bicara Kejaksaan Agung, Noor Rochmad, membenarkan Rosa telah diminta  menjawab 33 pertanyaan. "Menurut Rosa, muaranya ke Nazaruddin. Pekerjaan  ini lapornya ke Nazaruddin," katanya kemarin. Rochmad menolak  menyebutkan kapan ada tersangka baru. "Tunggu saja."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kasus ini  berawal dari proyek pengadaan alat laboratorium dan peralatan penunjang  laboratorium pendidikan senilai Rp 17 miliar, yang dibiayai Anggaran  Pendapatan dan Belanja Negara 2010. Kejaksaan telah menetapkan Pembantu  Rektor III UNJ Fakhrudin selaku pejabat pembuat komitmen proyek, dan Tri  Mulyono, dosen Fakultas Teknik yang juga Ketua Panitia Lelang, sebagai  tersangka. Tender dimenangi PT Marell Mandiri, tapi proyek dikerjakan PT  Anugerah, yang dikoordinasi oleh Rosa. Saham mayoritas PT Anugerah  dimiliki Nazaruddin, sedangkan 30 persennya milik Anas sejak awal 2008.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengacara Nazaruddin, Elza Syarief, tak menjawab ketika dimintai  konfirmasi. Anas juga tak menjawab saat telepon selulernya dihubungi.  Begitu pula dengan pengacara Anas, Patra M. Zen, yang tak menjawab  panggilan telepon.&lt;i&gt;&lt;b&gt; (tempo) &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgrryUbKs28jPkJQyuBpHJUK0v8MdSZKYmf-t0f2mrAW_J0A0Dr6_f1BrrsHQY2Fi3eH01V_Z18S3oJ_AiiwI9kJR77O2AlA2P7NaOKggNi0Z-loSJMEbWvzU703_hUoY69MpSSsmBPdw/s72-c/foto+7.jpeg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Angie Juga Terseret Proyek Universitas</title><link>http://suaraindonesianews.blogspot.com/2012/02/angie-juga-terseret-proyek-universitas.html</link><category>Nasional</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 23 Feb 2012 11:33:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7915552736046475092.post-4978426762962135998</guid><description>&lt;div style="color: #0b5394;"&gt;Suara Indonesia News, Jakarta&lt;/div&gt;Angelina Sondakh, politikus Partai Demokrat, kini berada dalam kumparan  kasus. Dugaan keterlibatan Angelina Sondakh ditengarai tak hanya dalam  kasus suap Wisma Atlet. Berdasarkan dokumen yang diperoleh &lt;em&gt;Tempo&lt;em&gt;,&lt;/em&gt;&lt;/em&gt;  anggota Komisi Pendidikan dan Olahraga itu diduga juga berperan  mengurus sejumlah proyek di Kementerian Pendidikan. "Koordinasi dengan  Sdr. Angelina Sondakh lebih banyak terkait dengan proyek-proyek di  Kementerian Pendidikan Nasional, yaitu pekerjaan-pekerjaan di perguruan  tinggi seluruh Indonesia," demikian ditulis dalam dokumen tersebut.  (Baca: &lt;a href="http://www.tempo.co/read/news/2012/02/15/063384089/Soal-Proyek-Rosa--Diminta-Koordinasi--dengan-Angie"&gt;Soal Proyek, Rosa Diminta Koordinasi dengan Angie&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam dokumen ini disebutkan bahwa proyek yang digarap adalah  pembangunan gedung dan proyek laboratorium. Universitas yang disebut,  antara lain, Universitas Sumatera Utara dan Universitas Haluoleo (Baca: &lt;a href="http://www.tempo.co/read/news/2012/02/15/063384090/Begini-Percakapan-Lobi-Angie-di-Proyek-Universitas"&gt;Begini Percakapan Lobi Angie di Proyek Universitas)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut  rencana Angelina--akrab disapa Angie--bakal dihadirkan sebagai saksi  dalam persidangan M. Nazaruddin, terdakwa suap Wisma Atlet, pada Rabu  ini. Kemarin &lt;em&gt;Tempo&lt;/em&gt; menyambangi rumah Angie untuk meminta  konfirmasi tentang proyek universitas dan kepastian kehadirannya dalam  persidangan Nazaruddin. Tapi, kata pembantu rumah tangganya, "Ibu  (Angie) tidak di rumah."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melalui Kahfi Siregar, sahabatnya,  Angie dipastikan hadir di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. Tapi Kahfi  belum bisa menjelaskan detail ihwal yang bakal disampaikan Angie. "Lihat  saja nanti di persidangan." (Baca: &lt;a href="http://www.tempo.co/read/news/2012/02/15/063384080/Angie-Bersaksi-untuk-Nazar-Hari-ini"&gt;Angie Bersaksi untuk Nazar Hari ini)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu nama Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum disebut  ikut dalam proyek universitas. Terpidana kasus Wisma Atlet, Mindo  Rosalina Manulang, mengatakan Anas ikut berperan dalam proyek pengadaan  peralatan di Universitas Negeri Jakarta. (Baca:&lt;a href="http://www.tempo.co/read/news/2012/02/15/063384084/Rosa-Sebut-Peran-Anas-dalam-Proyek-UNJ"&gt;Rosa Sebut Peran Anas dalam Proyek UNJ&lt;/a&gt; ). &lt;i&gt;&lt;b&gt;(tempo)&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Begini Percakapan Lobi Angie di Proyek Universitas</title><link>http://suaraindonesianews.blogspot.com/2012/02/begini-percakapan-lobi-angie-di-proyek.html</link><category>Nasional</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 23 Feb 2012 11:22:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7915552736046475092.post-1500516823586806061</guid><description>&lt;div style="color: #0b5394;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Suara Indonesia News, Jakarta&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Angelina Sondakh sebagai  tersangka kasus suap proyek Wisma Atlet. Tapi sejumlah dokumen  menunjukkan Angie, melalui kerja sama dengan Mindo Rosalina Manulang,  bekas pegawai M. Nazaruddin, juga diduga terlibat dalam proyek di  sejumlah universitas. Berikut ini percakapan Bu Artis--kode untuk  Angie--dengan Rosa sepanjang November 2010 hingga Februari 2011..&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A. Soal PTN&lt;br /&gt;
Angie: Tadi malam deadlock masalah ptn&lt;br /&gt;
Rosa: So, gimana, bu? Kita jadi ketemu?&lt;br /&gt;
Angie: Babak belur ini. Nanti kalau sudah final saja, ya&lt;br /&gt;
Rosa: Waduh lemes dengernya berarti belum ada yang aman donk termasuk yang 400-nya? Kapan finalnya bu?&lt;br /&gt;
Angie: Yang 390 utang lama beres. Tapi kayaknya enggak bisa dapat, baru yang 400&lt;br /&gt;
Rosa: Wah gawat bu&lt;br /&gt;
Angie: Pokoknya walaupun enggak sama seperti pengajuan nominalnya tapi lunas 390&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B. Proyek di Universitas Sumatera Utara&lt;br /&gt;
Rosa: Yang diganti yang mana saja, bu? Bisa ke kantor ibu?&lt;br /&gt;
Angie: Aku belum lihat. Tapi kabarnya dari staf dikembalikan ke Dikti  karena berubah 80 persen. Alasannya, rektornya tidak minta program itu.&lt;br /&gt;
Rosa: Gak ah bu. Yang saya punya cuma USU aja yang enggak dapat. Semua sudah pembahasan di puncak untuk rkakl&lt;br /&gt;
Angie : Sesuai ya semuanya?&lt;br /&gt;
Rosa: Sesuai kecuali USU. USU kasihlah bu. 15 aja.&lt;br /&gt;
Angie: USU dapat tapi kecil hanya 5&lt;br /&gt;
Rosa: Jadi sesuai dengan pertemuan kita terakhir 450.&lt;br /&gt;
Angie: Nanti saya cari yang USU digeser ke mana, kalo totalnya pasti tidak berubah karena kodenya sudah ibu...&lt;br /&gt;
Rosa: Kalau gitu gak usah deh. Biarkan yang 5 M aja tapi judulnya buat farmaceutical&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
C. Proyek di Universitas Haluoleo&lt;br /&gt;
Rosa: Sore bu. Yang Universitas Haluoleo, mereka ganti judul karena  yang fak Mipa katanya sudah ada. Mereka minta ke Fakultas Farmasi.  Barusan saya telpon Pak Rektor katanya tetap saja bu ke Fakultas Mipa&lt;br /&gt;
Rosa: Bu yang Haluoleo sudah aman?&lt;br /&gt;
Angie: Udah aman. Itu khusus urusan kita&lt;br /&gt;
Rosa: Oke. Siip deh.&lt;br /&gt;
Rosa: Jangan kasih ke orang ya. Jangan tau juga Pa Nz yang ini ya. Hanya saya dan ibu saja ya. Tar saya kasih lebih lah.&lt;br /&gt;
Angie: Minta judul&lt;br /&gt;
Rosa: Pengadaan Peralatan Laboratorium Fakultas MIPA Universitas Haluoleo Sulawesi Tenggara (Kendari)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
KETERANGAN:&lt;br /&gt;
PTN: Perguruan tinggi negeri&lt;br /&gt;
USU: Universitas Sumatera Utara&lt;br /&gt;
Fak: Fakultas.&lt;i&gt;&lt;b&gt; (tempo)&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Angie Membantah, Tapi KPK Punya Bukti</title><link>http://suaraindonesianews.blogspot.com/2012/02/angie-membantah-tapi-kpk-punya-bukti.html</link><category>Nasional</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 23 Feb 2012 11:15:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7915552736046475092.post-1989858828335239521</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjT9FSC1n37f2R68V3GxwV2U9TVF_esZfl_mFW76YwQ0-UE94WZFm46fj9wNw5ckoPhlJd0Ur53uf0erX2_RTQO2wjXTkPLK1WJ9tQF4Z9QlJe_3dWUoSwscO9FTfCYaTZcF31RN2Bs3Q/s1600/foto+6.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="182" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjT9FSC1n37f2R68V3GxwV2U9TVF_esZfl_mFW76YwQ0-UE94WZFm46fj9wNw5ckoPhlJd0Ur53uf0erX2_RTQO2wjXTkPLK1WJ9tQF4Z9QlJe_3dWUoSwscO9FTfCYaTZcF31RN2Bs3Q/s320/foto+6.jpeg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #0b5394;"&gt;Suara Indonesia News, Jakarta&lt;/div&gt;Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad menyatakan bantahan  tersangka kasus Wisma Atlet, Angelina Sondakh, akan dikonfrontir dengan  bukti yang dimiliki penyidik. "Kalau semua penjahat mengakui  kesalahannya, maka penuhlah semua penjara," kata Abraham di gedung DPR,  Rabu, 15 Februari 2012.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menilai bantahan yang disampaikan  Angelina dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pagi ini  adalah hal yang wajar. "Biar saja, biasa-biasa saja kalau dia  membantah," katanya.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pagi tadi di Pengadilan Tipikor, mantan  Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat ini membantah melakukan  pembicaraan dengan Mindo Rosalina Manullang serta membahas masalah  anggaran dan proyek Kementerian Pemuda dan Olahraga. "Saya tidak memakai  Blackberry. Saya juga tidak pernah mengoperasikan BB dengan nomor  tersebut," kata Angie menjawab pertanyaan majelis hakim. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Majelis  Hakim menanyai perihal sejumlah poin pembicaraan melalui pesan  Blackberry dengan Rosa dalam berita acara. Angelina membantah sejumlah  keterangannya di berita acara. "Saya tidak ditanya per lembar," kata  anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat ini. "Saya salah persepsi ketika  membubuhkan paraf pada berita acara." Ia membantah semua pembicaraan  termasuk mengenai apel malang dan apel washington. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Angelina Sondakh memberi keterangan sebagai saksi di Pengadilan Tindak  Pidana Korupsi dalam kasus suap Wisma Atlet. M. Nazaruddin menjadi  terdakwa dalam kasus ini. Nazaruddin sendiri menuding Angelina ikut  membahas proyek-proyek di Kementerian Pemuda dan Olahraga. &lt;i&gt;&lt;b&gt;(tempo)&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjT9FSC1n37f2R68V3GxwV2U9TVF_esZfl_mFW76YwQ0-UE94WZFm46fj9wNw5ckoPhlJd0Ur53uf0erX2_RTQO2wjXTkPLK1WJ9tQF4Z9QlJe_3dWUoSwscO9FTfCYaTZcF31RN2Bs3Q/s72-c/foto+6.jpeg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item></channel></rss>