<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/atom10full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" gd:etag="W/&quot;D0ADR3k4eSp7ImA9WhRUF00.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-733478881238685784</id><updated>2012-01-27T15:09:36.731-08:00</updated><category term="Blog Tutorial" /><category term="Shalat" /><category term="Kesehatan" /><category term="Suka Suka" /><category term="Sejarah" /><category term="Sistem Operasi" /><category term="Internet" /><category term="Contest" /><category term="Bigrafi" /><category term="Renungan" /><category term="Bisnis" /><category term="Alqur'an" /><category term="Pendidikan" /><category term="Selebritas" /><category term="Karir" /><category term="Agama" /><category term="Windows" /><category term="Tutorial" /><category term="Cinta" /><category term="Computer" /><category term="Tips Trik" /><category term="Kata Bijak" /><category term="Web Tutorial" /><category term="Software" /><category term="Top Info" /><category term="Kumpulan Humor" /><category term="Motivasi" /><category term="Gaya Hidup" /><category term="Lowongan Kerja" /><category term="Musik" /><category term="Berita" /><title>infomaya</title><subtitle type="html" /><link rel="http://schemas.google.com/g/2005#feed" type="application/atom+xml" href="http://subsafan.blogspot.com/feeds/posts/default" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://subsafan.blogspot.com/" /><link rel="next" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false&amp;v=2" /><author><name>safan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01805519369962228781</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://4.bp.blogspot.com/-ApCtM3Clkrc/Tx2-UIywsdI/AAAAAAAABTw/_lsXF-7QBtc/s220/safan.jpg" /></author><generator version="7.00" uri="http://www.blogger.com">Blogger</generator><openSearch:totalResults>130</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/atom+xml" href="http://feeds.feedburner.com/subsafan" /><feedburner:info uri="subsafan" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><entry gd:etag="W/&quot;Dk4MRHc6eCp7ImA9WhRUEEw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-733478881238685784.post-839847255710045386</id><published>2012-01-19T15:01:00.000-08:00</published><updated>2012-01-19T15:16:25.910-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-19T15:16:25.910-08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Computer" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Internet" /><title>Internet Melalui Jaringan TV Kabel</title><content type="html">&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sistem pada operator jaringan televisi kabel, yang pada awalnya hanya digunakan untuk mengirim siaran hiburan dan berita saja, pada perkembangan selanjutnya kini mulai dilengkapi dengan layanan Internet. Untuk itu diperlukan modifikasi dan penambahan perangkat-perangkat pendukung. Bagaimana Internet bisa diakses lewat jaringan televisi kabel ?&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;u&gt;&lt;b&gt;Cara Kerja Internet TV Kabel&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;
Internet kabel menggunakan media kabel koaksial sebagai media aksesnya. Asalnya kabel koaksial ini hanya digunakan untuk menyalurkan signal TV saja. Dalam beberapa sistem, kabel koaksial hanya media untuk mendistribusikan sinyal. Di sistem lain, kabel fiber optic ditarik dari perusahaan penyedia layanan TV kabel ke berbagai wilayah utama. Di tempat tersebut kabel fiber optic diubah sinyalnya untuk dialirkan menggunakan kabel koaksial ke rumah-rumah pelanggan. Teknologi yang menggabungkan fiber optik dan kabel koaksial untuk distribusi pelanggan dikenal dengan teknologi HFC (Hybrid Fiber-Coaxial). Teknologi HFC merupakan platform jaringan yang menyediakan tiga saluran sekaligus antara lain saluran TV, akses internet cepat dan telephony.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bandwidth yang dikirim lewat &lt;b&gt;jaringan TV kabel&lt;/b&gt; dibagi menjadi banyak kanal (channel). Lebar tiap kanal dibuat sebesar 6 MHz. Hal ini dikarenakan signal TV menggunakan alokasi frekuensi 6Mhz (standard NTSC) atau 7 atau 8Mhz (standard PAL), untuk disesuaikan dengan bandwidth video standar yang sebesar 4,2 MHz, dan bandwidth HDTV (high definition TV) yang telah dikompresi menjadi 6 MHz. Biasanya tiap kanal digunakan untuk mengirim satu siaran., sehingga dalam satu kabel dapat disalurkan berpuluh siaran TV. Umumnya spektrum frekuensi yang digunakan untuk signal TV berkisar antara 111Mhz - 450 Mhz, padahal kabel koaksial ini mampu membawa frekuensi hingga 1000 Mhz. Jika awalnya semua kanal dipakai untuk mengirim siaran televisi, kini beberapa kanal digunakan untuk akses Internet yaitu menggunakan kanal pada frekuensi yang tidak terpakai yang kemudian digunakan untuk membawa signal data, dan biasanya dibawa pada frekuensi 550 Mhz ke atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa kanal berfungsi sebagai jalur downstream (dari Internet ke pelanggan), dan lainnya berfungsi sebagai jalur upstream (dari pelanggan ke Internet). Lebar bandwidth atau jumlah kanal yang difungsikan untuk downstream lebih sedikit daripada kanal untuk upstream karena kebanyakan pelanggan lebih banyak melakukan download dibanding upload. Traffic yang terjadi pada pelanggan kabel modem umumnya bersifat asimetrik. Trafik downstream bersifat lebih besar daripada trafik upstreamnya, hal ini umum terjadi pada traffic Internet. Trafik downstream memakai besar frekuensi 6 Mhz sehingga bandwidth yang didapat sekitar 27Mbps. Bandwidth sebesar ini dishared (dibagi) bersama-sama dengan pengguna atau pelangan internet TV Kabel lainnya. Sedangkan di sisi upstream, besar frekuensi yang digunakan bervariasi antara 200Khz, 400, Khz, 800 Khz, 1600 Khz, dan 3200 Khz. Apabila 800Khz yang digunakan maka besar bandwidth yang didapat sekitar 2700 Kbps. Hal ini tentu saja mengakibatkan waktu yang dibutuhkan untuk upload (mengirim data dari pengguna ke internet) lebih lama daripada waktu untuk mengirim data dari internet ke pelanggan (download).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk transmisi data internet tersebut, baik upstream maupun downstream, satu kanal digunakan bersama-sama oleh seluruh pengguna layanan. Untuk itu bandwidth upstream yang sempit itu dibagi dalam satuan waktu, yaitu dalam milisecond (1/1000 detik), yang mana dalam satuan waktu tersebut seorang pelanggan dapat melakukan sekali “semprot” data ke Internet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Agar pelanggannya dapat mengakses Internet, operator &lt;b&gt;TV kabe&lt;/b&gt;l punya dua pilihan. Pilihan pertama adalah membangun dan mengoperasikan sendiri layanan Internetnya. Artinya, si operator berfungsi sebagai broadband server. Ia dapat menyediakan layanan Internet standar, seperti surfing website, e-mail box, dan chatting. Atau layanan lain seperti menyediakan space untuk menyimpan file-file data, audio, dan video milik pelanggan. Dengan cara ini pelanggan tidak perlu lagi berlangganan ISP (Internet Service Provider) lain. Artinya, ia pun tidak punya pilihan ISP lain selain operator TV kabel yang bersangkutan. Pilihan kedua, operator TV kabel bekerja sama dengan ISP lain. Kerja sama ini dalam bentuk lisensi pengoperasian ISP dan bandwidth. Operator dapat bekerja sama dengan satu atau lebih ISP sehingga pelanggan lebih banyak punya pilihan walaupun tetap terbatas. Di Indonesia, dari tiga operator TV kabel, tampaknya baru satu operator yang telah memberikan layanan Internet dalam bentuk kerja sama dengan dua ISP.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;u&gt;&lt;b&gt;Sifat Sifat Internet TV Kabel&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;u&gt;A. Kelebihan Yang dimiliki&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Internet lewat jaringan TV kabel mempunyai beberapa kelebihan dibanding Internet lewat jaringan telepon. Salah satunya adalah akses Internet selama 24 jam. Hal ini bisa terjadi karena operator TV kabel mengaktifkan jaringan dan pelayanannya selama 24 jam penuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika pelanggan menambah fasilitas Internet, para operator TV kabel akan menarik tambahan pada biaya langganan bulanan. Biaya tambahan ini “jatuhnya” lebih murah dibanding ongkos yang harus dibayar jika menggunakan media saluran telepon selama 24 jam untuk satu bulan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, dengan Internet kabel tidak perlu lagi ada proses dialing seperti yang dilakukan pada jaringan telepon. Tidak ada lagi jawaban nada sibuk (busy tone) saat semua saluran telepon ke ISP sedang padat. Dan, tidak ada lagi panggilan telepon yang tidak terjawab karena kita sibuk berInternet-ria.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecepatan transmisi data (upstream dan downstream) juga lebih tinggi dibanding transmisi data pada jaringan telepon standar maupun ISDN/Integrated Service Digital Network. Jika kecepatan transmisi data maksimum pada saluran telepon standar sebesar 28,8 kbps (kilo bit per detik), dan pada ISDN sebesar 128 kbps, maka pada jaringan TV kabel dapat mencapai 38 Mbps (Mega bit per detik). Kecepatan transmisi data ini kinerjanya tidak dipengaruhi jauh-dekatnya jarak antara pelanggan dan penyedia layanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kecepatan setinggi itu, kita dapat menerima aliran video audio (audio video stream) yang lebih lancar, tidak diam membeku (freeze). Dengan demikian, teleconference dengan live video-audio bersama rekanan kerja atau video-audio chatting dengan keluarga di tempat yang jauh dapat dilakukan dengan nyaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecepatan-kecepatan yang sangat tinggi biasanya dapat dicapai jika kabel yang dipakai dalam sistem trunk dan distribusi adalah kabel serat optik. Kabel coaxial hanya digunakan sebagai kabel drop, yaitu kabel penghubung antara pelanggan dan tap distribusi..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;u&gt;B. Kelemahan Yang dimiliki&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimanapun juga penggunaan kanal tunggal ini mempunyai efek bagi para pengguna cable modem. Bila Anda sudah terkoneksi duluan ke Internet melalui sebuah kanal yang masih kosong, maka Anda dapat memanfaatkan seluruh bandwidth hanya untuk keperluan Anda. Namun seiring dengan adanya penambahan pelanggan baru, terutama pelanggan yang boros bandwidth, Anda terpaksa harus berbagi bandwidth dengannya dan Anda akan merasakan penurunan unjuk kerja yang signifikan. Hal ini disebabkan karena penggunaan kanal yang dialokasikan untuk internet digunakan secara bersama-sama oleh semua pelanggan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin saja terjadi, pada saat koneksi penuh, unjuk kerja akan jauh dibawah teori. Berita baiknya, penurunan unjuk kerja ini dapat diatasi dengan menambahkan kanal baru dan membagi rata jumlah pengguna tiap kanal yang digunakan untuk transmisi data lewat internet. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;u&gt;&lt;b&gt;Perlengkapan Dan Peralatan Untuk Internet TV Kabel&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;u&gt;A. Pada sisi Pelanggan : Modem kabel&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu perangkat pendukung Internet kabel adalah modem (modulator-demodulator) kabel. Ia menghubungkan komputer PC pelanggan dengan saluran TV kabel. Fungsinya adalah sebagai interface antara format standar komunikasi komputer dan format standar komunikasi jaringan TV kabel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cable Modem adalah alat yang memungkinkan akses data dengan kecepatan tinggi (seperti, internet) melalui jaringan kabel TV (tidak menggunakan line telepon seperti pada modem umumnya). Cable Modem pada umumnya memiliki 2 (dua) buah konektor, yang satu untuk disambungkan ke outlet jaringan kabel TV dan yang satunya lagi disambungkan ke komputer (PC). Kebanyakan cable modem merupakan peralatan eksternal yang dihubungkan ke PC dengan menggunakan kartu jaringan (10Base-T Ethernet) dan kabel khusus (twisted-pair wiring). Eksternal USB (Universal Serial Bus) cable modem dan kartu internal PCI cable modem pada saat ini masih dalam tahap pengembangan. Kadang-kadang orang suka salah mengerti tentang arti kata “Cable Modem” karena Cable modem bekerja lebih mirip dengan peralatan jaringan (LAN) daripada modem.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecepatan cable modem itu sangat bervariatif, tergantung pada sistem yang diterapkan pada modem itu sendiri, arsitektur kabel jaringan, dan tingkat kesibukan jalur data. Pada arah downstream (dari jaringan ke komputer) kecepatannya dapat mencapai hingga 27 Mbps yang dibagi-bagi dengan beberapa user sesuai dengan bandwidthnya. Beberapa komputer dapat melakukan koneksi dengan kecepatan yang tinggi hingga antara 1 sampai 2 Mbps. Bagaimanapun pada umunya produsen dari cable modem tersebut mematok pada kecepatan 500 Kbps sampai 2.5 Mbps.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masalahnya, komunikasi jaringan TV kabel belum mempunyai standar komunikasi yang baku. Karena itu, sebaiknya modem kabel disediakan oleh operator TV kabel. Pemilihan modem yang tidak sesuai dengan format jaringan jelas menghalangi kita menikmati Internet 24 jam. Namun, jika regulasinya telah disepakati oleh badan-badan yang berwenang, kita bisa membeli modem dengan pilihan model yang lebih banyak. Badan-badan yang biasa mengeluarkan regulasi di antaranya adalah: Federal Communication Commision (FCC), International Telecommunication Union (ITU ), dan Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada umumnya cable modem tidak dapat dibeli secara terpisah, hal ini disebabkan karena apabila perusahaan penyedia jaringan kabel tersebut mempergunakan peralatan jaringan dari merek tertentu, maka hanya cable modem merek tersebut yang dapat digunakan. Karena alasan inilah pada umumnya pengguna dari jasa cable modem ini dapat menyewa peralatannya (cable modem), sehingga tidak perlu menghadapi resiko dari produk yang ketinggalan jaman (masalah yang umumnya dihadapi oleh pengguna komputer). &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;u&gt;B. Pada sisi penyedia layanan TV Kabel: CMTS dan perlengkapan lainnya &lt;/u&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cable Modem Termination System (CMTS) terletak di headend jaringan TV kabel. CMTS mengambil aliran data sejumlah pelanggan yang dikirim melalui jalur upstream, kemudian mengirimkan ke ISP atau ke koneksi Internet. Pada headend, operator TV kabel juga perlu memiliki (atau menyewa dari ISP) beberapa perlengkapan (hardware dan software) untuk fasilitas Internet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlengkapan-perlengkapannya adalah: beberapa komputer server untuk keperluan accounting dan logging. Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) untuk keperluan assigning dan administrasi alamat-alamat IP (Internet Protocol) bagi pelanggan-pelanggannya. Juga server pengatur untuk protokol yang berjuluk: Data Over Cable Service Interface Specifications (DOCSIS). DOCSIS adalah standar utama yang digunakan Amerika Serikat untuk penyelenggaraan akses Internet bagi pelanggan TV kabel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Data yang lewat downstream mengalir ke semua pelanggan (yang sedang terhubung) dengan mekanisme seperti pada jaringan ethernet, yaitu sistem jaringan yang banyak digunakan pada Local Area Network (LAN). Pada mekanisme ini, blok data yang ditujukan bagi seorang pelanggan hanya dapat diterima dan dibaca oleh pelanggan yang bersangkutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika seorang pelanggan mengirim data ke CMTS melalui jalur upstream, datanya tidak akan dapat dibaca oleh pelanggan lain. Agar bersifat multi-akses, bandwidth upstream yang sempit dibagi menjadi potongan-potongan waktu (dalam orde milidetik).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tiap periode akan dikirim beberapa potongan waktu yang masing-masing berisi satu data dari satu pelanggan. Atau dengan kata lain, pelanggan-pelanggan yang on-line, memakai saluran upstream secara bergantian dalam orde milidetik. Cara pembagian waktu ini dapat bekerja dengan baik jika: jumlah pelanggan yang terhubung (antrean) sedikit dan sebagian besar pelanggan mengirimkan perintah pendek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah CMTS mampu menangani 1.000 pelanggan yang terhubung ke Internet melalui kanal tunggal selebar 6 MHz. Karena kanal tunggal mampu dilalui 30 Mbps hingga 40 Mbps, tampak jelas bahwa kecepatan transfer datanya lebih tinggi daripada kecepatan transfer data jaringan telepon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan tetapi, kecepatan itu tidak selalu dapat dicapai karena jaringan TV kabel terdiri atas cabang-cabang. Semua pelanggan pada cabang-cabang menggunakan bandwidth yang sama. Akibatnya, saat jumlah pelanggan yang mengakses Internet bertambah, kecepatan transfer data akan menurun. Ini karena bandwidth untuk Internet dipakai bergantian, sebagaimana pada LAN.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk mempertahankan kecepatan akses yang tinggi, sudah sepantasnyalah jika operator TV kabel melakukan upaya-upaya perbaikan. Misalnya, penambahan kanal untuk Internet, pemakaian serat optik dengan bandwidth yang lebih tinggi, dan server yang lebih cepat dengan kapasitas yang lebih besar. Atau upaya-upaya lain untuk mempertahankan, bahkan meningkatkan kepuasan pelanggan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://subsafan.blogspot.com/atom.xml?redirect=false&amp;start-index=1&amp;max-results=100&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/733478881238685784-839847255710045386?l=subsafan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://subsafan.blogspot.com/feeds/839847255710045386/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://subsafan.blogspot.com/2012/01/internet-melalui-jaringan-tv-kabel.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/839847255710045386?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/839847255710045386?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/subsafan/~3/LDgAo1ZTVag/internet-melalui-jaringan-tv-kabel.html" title="Internet Melalui Jaringan TV Kabel" /><author><name>safan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01805519369962228781</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://4.bp.blogspot.com/-ApCtM3Clkrc/Tx2-UIywsdI/AAAAAAAABTw/_lsXF-7QBtc/s220/safan.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://subsafan.blogspot.com/2012/01/internet-melalui-jaringan-tv-kabel.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CUIFRXY_eyp7ImA9WhRUEEw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-733478881238685784.post-3056564944664349238</id><published>2012-01-19T14:51:00.000-08:00</published><updated>2012-01-19T14:51:54.843-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-19T14:51:54.843-08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Computer" /><title>Penyebab Komputer Jadi Lambat</title><content type="html">&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
 &lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Masalah pada komputer yang selalu lambat tentu sudah tidak aneh lagi, sebenrya apa sih penyebabnya ? Kinerja sistem komputer (PC) maupun noteboook dapat menurun drastis jika tidak memperhatikan faktor yang mempengaruhinya. Komputer itu sendiriharus mendapatkan perhatian dan perawatan khusus agar selalu stabil, jika rusak berarti anda yang harus ke mall untuk beli komputer baru. Jika tidak diberlakukan&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt; semestinya, jangan kaget jika tiba-tiba komputer anda mendadak mati atau kerjanya sangat lambat. beberapa faktor yang mempengaruhi diantaranya: perlakuan terhadap komputer itu sendiri, pengaturan BIOS yang kurang maksimal, dan manajemen sistem operasi yang kurang teratur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan perlakuan komputer adalah: mematikan komputer tidak sesuai prosedur (shutdown), CPU tidak pernah dibersihkan, komputer sering dipindah-pindahkan tempatnya, dan hal-hal yang dapat merusak komputer. Sedangkan yang dimaksud BIOS adalah pengaturannya tidak semaksimal sehingga dapat mengganggu sistem operasi. Jika komputer tidak pernah di-manage secara benar dapat mengakibatkan kinerja sistem operasi akan lambat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengatasi hal itu diperlukan penanganan yang tepat seperti: melakukan Defragmenter secara berkala karena klo keseringan komputer bisa ngadat ya setiap 1-2 bulanlah, memasang software antivirus plus anti spyware, membuang software yang tidak digunakan, tidak memaksakan menggunakan softwareyang berat (memakan memory terlalu banyak atau yang memakan banyak kerja cpu, membuang sampah, dan tindakan lainnya yang mempengaruhi sistem operasi yang digunakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena banyak yang menggunakan sistem operasi Windows maka di sini akan membahas beberapa faktor yang mempengaruhinya sehingga sistem tersebut menjadi sangat lambat. Komputer yang kerjanya sangat lamban membuat kita kesal, ditambah lagi komputer sering hang padahal ada pekerjaan yang harus selesai segera mungkin. Semua itu membuat kita stress. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada dua faktor yang mempengaruhi kerja sistem komputer yaitu &lt;u&gt;&lt;b&gt;faktor internal &lt;/b&gt;&lt;/u&gt;dan &lt;u&gt;&lt;b&gt;faktor eksternal&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;b&gt;Faktor Eksternal :&lt;/b&gt; faktor eksternal yang dapat menghambat sistem kerja komputer diantaranya: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;Tegangan listrik yang tidak stabil &lt;/u&gt;&lt;br /&gt;Ada kalanya tegangan listrik yang ada di rumah kita tidak berjalan stabil alias naik turun. Hal tersebut bisa ditimbulkan oleh penggunaan listrik yang bersama-sama. Misal: menghidupkan televisi, mesin air, lemari es (kulkas), dan komputer secara bersama-sama. Suatu saat mematikan mesin air yang tidak digunakan. Nah, jika kondisinya seperti itu tegangan akan mengalami perubahan naik-turun dan inilah faktor penyebab komputer dan monitor menjadi rusak.Untuk menghindari hal ini, sebaiknya menggunakan UPS/stabilizer agar ketika listrik mati secara mendadak masih ada aliran listrik dan dapat melakukan shutdown sesuai prosedur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;Lingkungan yang berdebu &lt;/u&gt;&lt;br /&gt;Debu yang menempel pada komponen komputer dapat mengakibatkan sistem kerja komputer akan terhambat. Bersihkan menggunakan kuas yang lembut, jangan menggunakan kemoceng karena bulu-bulunya akan rontok sehingga malah memperparah keadaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komputer yang bekerja makin lambat perlu diidentifikasi sedini mungkin agar faktor-faktor penyebabnya dapat diniminalisasi. Oleh karena setiap hari bergelut dengan komputer, sedikitnya harus dapat menangani sendiri jika komputer mengalami masalah. Periksa dulu apa penyebab komputer tersebut menjadi lambat, jika sudah ditemukan faktor pemicunya segera atasi sendiri sebelum meminta bantuan orang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;u&gt;Suhu cpu &lt;/u&gt;&lt;br /&gt;Suhu cpu pun harus diperhatikan, karena dapat menghambat proses kerja dan dapat memperpendek usia cpu, apalagi bagi penggila overclock yang mengharuskan cpu harus terjaga suhunya dan membutuhkan pendingin ekstra &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;&lt;b&gt;Faktor Internal penyebab sistem komputer lambat &lt;/b&gt;&lt;/u&gt;Faktor Internal :Yang dimaksud dengan faktor internal adalah segala 
sesuatu yang berhubungan langsung dengan komputer itu sendiri, 
diantaranya: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;Banyak aplikasi yang terinstal &lt;/u&gt;&lt;br /&gt;Jika ingin menginstal software sebaiknya yang penting dan dibutuhkan saja, jangan terlalu banyak menginstal software yang tidak digunakan. Hal ini secara otomatis akan mengambil space komputer. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;u&gt;Banyak file sampah &lt;/u&gt;&lt;br /&gt;Yang dimaksud file-file sampah adalah: file pada Recycle Bin, cookies, histroy IE, file bak, file temporary, dll). Ketika menghapus file yang tidak digunakan, tidak secara otomatis file tersebut akan terhapus dari hardisk. Sebenarnya masih tersimpan dalam folder Recycle Bin, dan jika kita ingin mengambil file tersebut masih bisa. Hapuslah file-file dalam Recycle Bin karena seluruh file tersebut masih mengambil ruang hardisk. Pastikan Anda telah memilih file-file yang memang sudah tidak digunakan lagi &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;u&gt;Banyak aplikasi yang terbaca ketika Start Up &lt;/u&gt;&lt;br /&gt;Beberapa software ketika pertama kali diinstal menyediakan pilihan yaitu: ikon ditambahkan pada Desktop dan ikon ditambahkan pada Taskbar Quick Launch. Sebaiknya tidak perlu meletakkn ikon program tersebut dalam taskbar karena menjadi beban sistem komputer karena harus menyediakan memori tersendiri. Hal ini akan memperlambat kerja komputer. Aturlah beberapa aplikasi yang memang dibutuhkan dengan cara mengatur konfigurasi. Jalankan menu Start kemudian pilih Run, ketikkan msconfig. Nonaktifkan aplikasi yang tidak diperlukan ketika Start Up. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;u&gt;Manajemen Sistem tidak teratur &lt;/u&gt;&lt;br /&gt;Komputer yang sering digunakan juga memerlukan penyegaran, salah satunya adalah dengan cara melakukan Scandisk dan Defragmentasi secara rutin minimal satu bulan sekali. Idealnya satu minggu sekali, tergantung frekuensi penggunaan komputer. Meskipun sesuatu yang sepele, namun sering dilupakan banyak orang. Lakukan Scandisk secara rutin untuk memperbaiki hardisk yang sering crash akibat litrik mati secara mendadak atau hang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain melakukan Scandisk, yang tak kalah pentingnya adalah Defragmentasi secara berkala. Hal ini sangat berguna ketika tingkat penggunaan komputer tinggi. File-file perlu ditempatkan sebagaimana mestinya agar ruang kosong tidak berantakan. Jika ruang penempatan file berantakan bisa mengakibatkan kerja komputer lambat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;u&gt;Pilih Penampilan (style themes&lt;/u&gt;) &lt;br /&gt;Bagi pengguna Windows XP sebaiknya memperhatikan hal ini agar kerja komputer lebih cepat. Memang penampilan Windows XP sangat bagus, ikon-ikon yang ditampilkan berwarna-warni dengan efek mengkilap. Perlu diketahui, tampilan windows yang bagus tersebut membutuhkan memori yang tidak sedikit. Makanya jangan heran bila semakin lama kerja komputer semakin lambat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Windows XP menyediakan dua pilihan yaitu Adjust for Best Appereance atau Adjust for Best. Jika memilih Adjust for best app maka lebih mengutamakan penampilan sehingga kinerja komputer mememerlukan memori yang lebih. Hal ini berpengaruh pada kinerja komputer. Sedangkan jika memilih Adjust for best performance maka lebih mengutamakan kinerja komputer dibandingkan penampilan sehingga tampilan Windows XP akan nampak seperti biasa tanpa efek bayangan ataupun mengkilap seperi windows versi sebelumnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;u&gt;Proses Shutdown tidak sesuai perosedur &lt;/u&gt;&lt;br /&gt;Komputer yang sangat lambat bekerja membuat kita kesal dibuatnya, makin hari kian lambat saja. Kadang-kadang komputer langsung hang secara mendadak ketika sedang asyik bekerja. Kita akan mematikan komputer tersebut dengan cara menekan tombol Restart atau Booting. Hal ini dikerenakan kita tidak bisa mematikan komputer melalui proses Shutdown karena semua tombol keyboard tidak berfungsi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila sering mematikan komputer melalui tombol Booting, lama-lama bisa mengakibatkan sistem operasi tidak berjalan normal dan hardsik akan mengalami kerusakan (bad sector). Hal ini akan memperparah keadaan karena file-file sistem yang ada pada bad sector tidak dapat terbaca, sehingga komputer sering mengalami mati mendadak (hang). &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://subsafan.blogspot.com/atom.xml?redirect=false&amp;start-index=1&amp;max-results=100&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/733478881238685784-3056564944664349238?l=subsafan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://subsafan.blogspot.com/feeds/3056564944664349238/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://subsafan.blogspot.com/2012/01/penyebab-komputer-jadi-lambat.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/3056564944664349238?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/3056564944664349238?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/subsafan/~3/0cQdbL7AD70/penyebab-komputer-jadi-lambat.html" title="Penyebab Komputer Jadi Lambat" /><author><name>safan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01805519369962228781</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://4.bp.blogspot.com/-ApCtM3Clkrc/Tx2-UIywsdI/AAAAAAAABTw/_lsXF-7QBtc/s220/safan.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://subsafan.blogspot.com/2012/01/penyebab-komputer-jadi-lambat.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CE4GQ3kzeyp7ImA9WhRUEEw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-733478881238685784.post-5339108668442953682</id><published>2012-01-19T14:42:00.000-08:00</published><updated>2012-01-19T14:42:02.783-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-19T14:42:02.783-08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips Trik" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Computer" /><title>Buat Xp Bajakan Jadi Original</title><content type="html">&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
 &lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Mau XP bajakan kita jadi original ??? gampang aja, Ikuti langkah-langkahnya :Yang pertama  harus anda lakukan adalalah membuka program kecil notepad. terus ketik source code dibawah ini : Windows Registry Editor Version 5.00 &lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\WPAEvents]&lt;br /&gt; “OOBETimer”=hex:ff,d5,71,d6,8b,6a,8d,6f,d5,33,93,fd&lt;br /&gt; “LastWPAEventLogged”=hex:d5,07,05,00,06,00,07,00,0f,00,38,00,24,00,fd,02 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion]&lt;br /&gt; “SubVersionNumber”=””&lt;br /&gt; “CurrentBuild”=”1.511.1 () (Obsolete data - do not use)”&lt;br /&gt; “InstallDate”=dword:44cd8133&lt;br /&gt; “ProductName”=”Microsoft Windows XP”&lt;br /&gt; “RegDone”=””&lt;br /&gt; “RegisteredOrganization”=”z_z” ( GANTI SESUKA ANDA )&lt;br /&gt; “RegisteredOwner”=”z” ( GANTI SESUKA ANDA )&lt;br /&gt; “ProductId”=”55274-083-1816955-22307″&lt;br /&gt; “DigitalProductId”=hex:a4,00,00,00,03,00,00,00,35,35,32,37,34,2d,36,34,30,2d,\&lt;br /&gt; 38,33,36,35,33,39,31,2d,32,33,32,30,31,00,2e,00,00,00,41,32,32,2d,30,30,30,\&lt;br /&gt; 30,31,00,00,00,00,00,00,00,76,c7,64,cc,82,46,03,68,eb,53,4a,11,a5,85,03,00,\&lt;br /&gt; 00,00,00,00,b3,27,d3,44,1f,3c,3b,00,00,00,00,00,00,00,00,00,00,00,00,00,00,\&lt;br /&gt; 00,00,00,00,00,00,00,00,00,00,00,38,30,35,32,35,00,00,00,00,00,00,00,89,18,\&lt;br /&gt; 00,00,5c,10,78,54,7f,01,00,00,fc,1a,00,00,00,00,00,00,00,00,00,00,00,00,00,\&lt;br /&gt; 00,00,00,00,00,00,00,00,00,00,00,00,00,00,00,00,00,3a,db,c2,b8&lt;br /&gt; “LicenseInfo”=hex:33,8f,a0,1f,f1,70,1e,70,76,91,0c,85,8d,d8,72,e6,22,81,8b,ae,\&lt;br /&gt; 5c,a3,55,fb,a2,d3,ba,60,f6,d0,4e,4a,37,85,5d,00,86,39,5b,db,dd,fc,35,91,3c,\&lt;br /&gt; ca,d4,43,81,22,ca,82,5a,f6,47,08 &lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Setelah  selesai, simpan dengan nama CurrentVersion.reg hanya CurrentVersion jangan yang lain,Setelah itu anda klik 2x atau klik kanan pilih merge terus yes, lalu restart komputer anda atau log off juga bisa.Terus, jadilah windows original… hehe… &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat mencoba. &lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://subsafan.blogspot.com/atom.xml?redirect=false&amp;start-index=1&amp;max-results=100&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/733478881238685784-5339108668442953682?l=subsafan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://subsafan.blogspot.com/feeds/5339108668442953682/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://subsafan.blogspot.com/2012/01/buat-xp-bajakan-jadi-original.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/5339108668442953682?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/5339108668442953682?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/subsafan/~3/2xpUmzBs65k/buat-xp-bajakan-jadi-original.html" title="Buat Xp Bajakan Jadi Original" /><author><name>safan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01805519369962228781</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://4.bp.blogspot.com/-ApCtM3Clkrc/Tx2-UIywsdI/AAAAAAAABTw/_lsXF-7QBtc/s220/safan.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://subsafan.blogspot.com/2012/01/buat-xp-bajakan-jadi-original.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEIARHk_eyp7ImA9WhRUEEw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-733478881238685784.post-6506959503219605964</id><published>2012-01-19T14:35:00.000-08:00</published><updated>2012-01-19T14:35:45.743-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-19T14:35:45.743-08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Computer" /><title>8 Tips Keamanan Jaringan Nirkabel</title><content type="html">&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
 &lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Keamanan Jaringan Nirkabel&lt;/b&gt; - Saat ini banyak orang yang mulai memasang jaringan komputer nirkabel di rumah mereka (wireless home network) yang mana bisa segera digunakan oleh mereka untuk terhubung ke internet. Contohnya si Agung, karyawan salah satu perusahaan TI di Surabaya telah berlangganan akses internet ADSL melalui Telkom Speedy. Agung membeli modem ADSL yang dilengkapi pula dengan fasilitas wireless atau Wi-Fi. Dia membeli model itu karena dia memiliki dua buah komputer di rumahnya, &lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;sebuah laptop dan desktop PC. Semuanya telah dilengkapi dengan Wi-Fi card dan dia menginginkan semuanya terhubung ke internet melalui access point yang dia buat sendiri. Selain itu Agung juga memiliki sebuah PDA yang mana terkadang dia perlu akses ke internet dari PDA nya ketika dia di rumah. Tepatlah jika ia membangun access point di rumahnya sendiri.Tetapi masalah selalu saja muncul. Sudah amankah jaringan nirkabel atau access point yang dia buat? Jangan-jangan di sebelah rumah ada hacker yang mengintip data Anda atau juga malah ikut menikmati akses internet dengan gratis. &lt;b&gt;Untuk itu melalui tulisan kali ini akan disajikan beberapa tips yang berhubungan dengan jaringan nirkabel di rumah Anda&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;1.    Ganti Password Administrator default (bila perlu ganti pula usernamenya)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; Jantung dari jaringan Wi-Fi di rumah Anda adalah access point atau router. Untuk melakukan set up dari peralatan access point ini, maka vendor dari access point device akan memberikan suatu interface yang berbasis web, dimana untuk masuk ke dalam interface ini maka Anda harus mengisikan username dan password. Sementara itu, pada beberapa kasus, peralatan access point tersebut di set oleh vendor dengan suatu username dan password tertentu yang mudah ditebak oleh pengguna. Untuk itu Anda harus mengganti password default dari access point Anda. Bahkan bila perlu Anda juga ubah username yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;b&gt;2.    Aktipkan Enkripsi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; Semua peralatan Wi-Fi pasti mendukung beberapa bentuk dari keamanan data. Intinya enkripsi akan mengacak data yang dikirim pada jaringan nirkabel sehingga tidak mudah dibaca oleh pihak lain. Peralatan Wi-Fi saat ini sudah menyediakan pilihan teknologi security yang bisa Anda gunakan sesuai dengan kebutuhan. Pastikan semua peralatan dalam jaringan nirkabel Anda juga menggunakan setting security yang sama seperti yang digunakan pada access point.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;b&gt;3.    Ganti SSID default&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; Access point atau router menggunakan suatu nama jaringan yang disebut dengan SSID. Vendor biasanya memberi nama produk access point mereka dengan suatu default SSID. Sebagai contoh, SSID yang dirilis oleh Linksys biasanya adalah “linksys”. Kenyataannya memang apabila seseorang mengetahui sebuah SSID maka ia belum tentu bisa membobol jaringan tersebut, tetapi paling tidak ini adalah suatu awal baginya. Di mata seorang hacker, apabila melihat suatu SSID yang masih default, maka itu indikasi bahwa access point tersebut tidak dikonfigurasi dengan baik dan ada kemungkinan untuk dibobol. Ganti SSID default Anda segera setelah Anda menset-up access point.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;b&gt;4.    Aktipkan MAC Address Filtering&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; Setiap peralatan Wi-Fi pastilah memiliki suatu identifikasi yang unik yang dinamakan “physical address” atau MAC address. Access point atau router akan mencatat setiap MAC address dari peranti yang terhubung kepadanya. Anda bisa set bahwa hanya peranti dengan MAC address tertentu saja yang boleh mengakses ke dalam jaringan nirkabel Anda. Misalnya PDA Anda memiliki MAC address tertentu, kemudian Anda masukkan MAC address PDA Anda ke dalam filter MAC address pada access point Anda. Jadi yang bisa terhubung ke jaringan sementara ini hanyalah dari PDA Anda. Tapi Anda juga tetap hati-hati, karena hacker bisa saja membuat MAC address tipuan untuk mengakali filtering ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;b&gt;5.    Matikan Broadcast SSID&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; Dalam jaringan Wi-Fi, maka access point atau router biasanya akan membroadcast SSID secara reguler. Fitur ini memang sengaja didesain bagi hotspot area yang mana klien Wi-Fi pada area tersebut bisa saja datang dan pergi dengan cepat. Dalam kondisi di rumah Anda yang mana SSID nya pasti sudah Anda ketahui sendiri, maka fitur ini tidak perlu diaktifkan karena bisa mengundang tetangga sebelah untuk mengetahui SSID Anda atau juga mencegah orang lain menumpang jaringan internet Anda dengan gratis. Anda bisa nonaktifkan fasilitas broadcast SSID ini demi keamanan jaringan Anda&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt; 6.    Pergunakan Alamat IP Statis&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; Saat ini cenderung orang memanfaatkan DHCP untuk memberikan alamat IP secara otomatis kepada klien yang ingin terhubung ke jaringan nirkabel. Ini memang cara yang cepat dan mudah bagi jaringan Anda, tetapi ingat bahwa ini juga cara mudah bagi hacker untuk mendapatkan alamat IP yang valid pada jaringan nirkabel Anda. Anda bisa mematikan fitur DHCP pada acces point dan set suatu rentang alamat IP yang sudah fix dan set pula peranti Wi-Fi Anda yang ingin terkoneksi ke access point dengan rentang alamat-alamat IP yang fix tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;b&gt;7.    Lokasi Access Point dan Router yang aman&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; Sinyal Wi-Fi secara normal bisa menjangkau sampai keluar rumah Anda. Sinyal yang bocor sampai keluar rumah sangat berisiko tinggi untuk timbulnya eksplotasi terhadap jaringan nirkabel Anda. Anda harus meletakkan peralatan access point Anda pada daerah sekitar ruang tengah dari rumah Anda. Jangan sekali-kali meletakkan access point atau router di dekat jendela, karena akan semakin meningkatkan jangkauan sinyal Wi-Fi Anda ke luar rumah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;b&gt;8.    Matikan perangkat jika tidak sedang digunakan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; Aturan keamanan yang paling ampuh adalah dengan mematikan peralatan jaringan atau access point ketika sedang tidak digunakan. Misalnya saja, jangan sekali-kali meninggalkan rumah dengan Wi-Fi yang menyala, walaupun itu untuk keperluan download data. Access point yang menyala tanpa ada yang memantau sangat berisiko tinggi terhadap eksploitasi. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://subsafan.blogspot.com/atom.xml?redirect=false&amp;start-index=1&amp;max-results=100&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/733478881238685784-6506959503219605964?l=subsafan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://subsafan.blogspot.com/feeds/6506959503219605964/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://subsafan.blogspot.com/2012/01/8-tips-keamanan-jaringan-nirkabel_19.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/6506959503219605964?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/6506959503219605964?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/subsafan/~3/Gpe756FqGrQ/8-tips-keamanan-jaringan-nirkabel_19.html" title="8 Tips Keamanan Jaringan Nirkabel" /><author><name>safan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01805519369962228781</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://4.bp.blogspot.com/-ApCtM3Clkrc/Tx2-UIywsdI/AAAAAAAABTw/_lsXF-7QBtc/s220/safan.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://subsafan.blogspot.com/2012/01/8-tips-keamanan-jaringan-nirkabel_19.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEUDRHo-eCp7ImA9WhRUEEw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-733478881238685784.post-3530630767639988087</id><published>2012-01-19T14:31:00.000-08:00</published><updated>2012-01-19T14:31:15.450-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-19T14:31:15.450-08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Computer" /><title>Istilah Jaringan Komputer</title><content type="html">&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
 &lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Istilah Jaringan Komputer || &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Jaringan : jaringan (network) adalah&lt;/b&gt; kumpulan dua atau lebih sistem komputer yang terhubung. Terdapat banyak jenis jaringan komputer:&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt; &lt;b&gt;Local-area network (LAN)&lt;/b&gt;: komputer yang terhubung berada pada tempat yang berdekatan secara gografis (misalkan satu gedung)&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Wide-area network (WAN)&lt;/b&gt;: komputer yang terhubung berada pada tempat yang
 berjauhan dan dihubungkan dengan line telepon atau gelombang radio. 
selain itu, jaringan komputer dapat juga dikelompokan berdasar kriteria 
di bawah ini:&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Topologi:&lt;/b&gt; pengaturan keterhubungan antar sistem komputer. Terdapat bermacam-macam topologi seperti bus, star, dan ring.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Protokol:&lt;/b&gt; protokol mendefinisikan sekelompok aturan dan sinyal yang 
digunakan oleh komputer pada jaringan untuk berkomunikasi. &lt;b&gt;Protokol LAN&lt;/b&gt; 
yang paling populer adalah Ethernet. Protokol LAN lain yang banyak 
digunakan adalah IBM token-ring network.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Arsitektur:&lt;/b&gt; jaringan dapat diklasifikasikan ke dalam arsitektur peer-to-peer atau client/server.&amp;nbsp; &lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
 &lt;b&gt;NIC :&lt;/b&gt; NIC (network interface card) adalah expansion board yang digunakan supaya komputer dapat dihubungkan dengan jaringan. Sebagian besar NIC dirancang untuk jaringan, protokol, dan media tertentu. NIC biasa disebut dengan LAN card (Local Area Network Card). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Backbone :&lt;/b&gt; Backbone adalah saluran atau koneksi berkecepatan tinggi yang menjadi lintasan utama dalam sebuah jaringan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandwidth : Bandwidth menunjukan kapasitas dalam membawa informasi. Istilah ini dapat digunakan dalam banyak hal: Telepon, jaringan kabel, bus, sinyal frekuensi radio, dan monitor. Paling tepat, bandwidth diukur dengan putaran perdetik (cycles per second), atau hertz (Hz), yaitu perbedaan antara frekuensi terendah dan tertinggi yang dapat ditransmisikan. Tetapi juga sering digunakan ukuran bit per second (bps). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Bridge : &lt;/b&gt;Bridge adalah peranti yang meneruskan lalu lintas antara segmen jaringan berdasar informasi pada lapisan data link. Segmen ini mempunyai alamat lapisan jaringan yang sama. Setiap jaringan seharusnya hanya mempunyai sebuah bridge utama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;DNS :&lt;/b&gt; DNS (domain name sistem) adalah sistem yang menerjemahkan domain Internet, seperti www.microsoft.com menjadi alamat Internet, yaitu serangkaian nomor yang terlihat seperti 101.232.12.5. Istilah DNS berhubungan dengan konvensi untuk penamaan host pada Internet dan cara penangan nama-nama tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ethernet :&lt;/b&gt; Ethernet adalah protokol LAN yang dikembangkan oleh Xerox Corporation yang bekerjasama dengan DEC dan Intel pada tahun 1976. Ethernet menggunakan topologi bus atau star dan medukung transfer data sampai dengan 10 Mbps. Versi Ethernet yang lebih baru yang disebut 100Base-T (atau Fast Ethernet), mendukung transfer data sampai dengan 100 Mbps, dan versi terbarunya, Gigabit Ethernet, mendukung tranfer data sampai dengan 1 Gigabit per detik atau 1000 Mbps. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Fast Ethernet :&lt;/b&gt; Fast Ethernet seperti Ethernet biasa, namun dengan kecepatan transfer data yang lebih cepat, sampai dengan 100 mbps. Ethernet ini juga disebut 100BaseT. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Gateway :&lt;/b&gt; Istilah gateway merujuk kepada hardware atau software yang menjembatani dua aplikasi atau jaringan yang tidak kompatibel, sehingga data dapat ditransfer antar komputer yang berbeda-beda. Salah satu contoh penggunaan gateway adalah pada email, sehingga pertukaran email dapat dilakukan pada sistem yang berbeda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;GPS :&lt;/b&gt; GPS (Global Positioning System ) adalah sistem navigasi menggunakan 24 satelit MEO (medium earth orbit atau middle earth orbit) yang mengelilingi bumi dan penerima-penerima di bumi. Satelit mengorbit pada ketinggian sekitar 12.000 mil di atas bumi dan mampu mengelilingi bumi dua kali dalam 24 jam. Satelit GPS secara kontinu mengirimkan sinyal radio digital yang mengandung data lokasi satelit dan waktu pada penerima yang berhubungan. Satelit GPS dilengkapi dengan jam atom dengan ketepatan satu per satu juta detik. Berdasar informasi ini, stasiun penerima mengetahui berapa lama waktu yang digunakan untuk mengirim sinyal sampai ke penerima di bumi. Semakin lama waktu yang digunakan untuk sampai ke penerima, semakin jauh posisi satelit dari stasiun penerima. dengan mengetahui posisi satelit, penerima mengetahui bahwa satelit terletak pada posisi tertentu pada permukaan bola imaginer yang berpusat pada satelit. Dengan menggunakan tiga satelit, GPS dapat menghitung lintang dan bujur penerima berdasar perpotongan ketiga bola imaginer. Dengan menggunakan empat satelit, dapat juga ditentukan ketinggian. GPS dikembangkan dan dioperasikan oleh Departemen Pertahanan Amerika. GPS, asalnya dikenal dengan NAVSTAR (Navigation System with Timing and Ranging). Sebelum untuk keperluan yang lebih luas, GPS digunakan untuk menyediakan kemampuan navigasi sepanjang waktu dan dalam segala cuaca untuk militer darat, laut, dan angkatan udara. Disamping untuk navigasi dan penentuan posisi geografik, GPS dapat juga digunakan di antaranya untuk pemetaan, kehutanan, eksplorasi mineral, manajemen habitat liar, dan pengawasan perpindahan penduduk. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Host : &lt;/b&gt;Host adalah sistem komputer yang diakses oleh pengguna yang bekerja pada lokasi yang jauh. Biasanya, istilah ini digunakan jika ada dua sistem komputer yang terhubung dengan modem dan saluran telepon. Sistem mengandung data yang disebut host, sedang sitem yang digunakan untuk mengases dari jarak jauh disebut remote terminal. Istilah host juga digunakan untuk menyebut komputer yang terhubung dengan jaringan TCP/IP, termasuk Internet. Setiap host mempunyai alamat IP yang unik. Selain itu, istilah host juga merujuk pada penyediaan infrastruktur layanan komputer. Sebagai contoh, banyak perusahaan yang menjadi host Web server, yang berarti bahwa perusahaan tersebut menyediakan hardware, software, dan saluran komunikasi yang dibutuhkan oleh server, tetapi isi server (data) dikendalikan oleh pihak lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;ISP (Internet Service Provider) :&lt;/b&gt; ISP (Internet service provider) adalah penyedia layanan Internet. Sebagian besar ISP mempunyai jaringan server (mail, berita, Web), router, modem yang dihubungkan dengan koneksi “backbone” Internet yang permanen dan berkecepatan tinggi. Pelanggan ISP dapat mendapatkan koneksi Internet dengan modem dan telepon. Untuk mengakses Internet pelanggan ISP harus melakukan dial ke jaringan dengan menekan nomor telepon tertentu milik ISP. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Internet :&lt;/b&gt; Internet adalah jaringan global yang menghubungkan jutaan komputer. Sejak 1999 Internet telah memiliki 200 juta pemakai di seluruh dunia, dan jumlah ini meningkat cepat. Lebih dari 100 negara terhubung dengan Internet untuk menukar data, berita, dan informasi lainnya. Setiap komputer yang terhubung dengan Internet disebut host. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;ISDN :&lt;/b&gt; ISDN (Integrated Services Digital Network) adalah standard komunikasi internasional untuk pengiriman suara, video dan data melalui line telepon digital atau telepon kawat biasa. ISDN mempunyai kecepatan transfer data 64 Kbps. Sebagian besar saluran ISDN ditawarkan oleh perusahaan telepon yang memungkinkan dua saluran, yang disebut kanal B (B channel). Satu line dapat digunakan untuk suara dan yang lain untuk data lain dan keduanya mempunyai kecepatan transfer 128 Kbps. Versi awal ISDN menggunakan transmisi baseband. Versi lain ISDN, yaitu B-ISDN, menggunakan transmisi broadband dan dapat mendukung transmisi data dengan kecepatan 1,5 Mbps. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Protocol (protokol) :&lt;/b&gt; Bahasa atau prosedur hubungan yang digunakan oleh satu sistem komputer dengan sistem lainnya sehingga antara keduanya dapat saling berhububngan. Untuk dapat berkomunikasi. Kedua system harus menggunakan protokol yang sama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;PPP (Point To Point Protocol) :&lt;/b&gt; Protokol TCP/IP yang memungkinkan hubungan antara host dengan jaringan dan antara router dengan router atau dapat pula digunakan untuk hubungan serial antara 2 system. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Repeater : Suatu perangkat yang dipasang di titik-titik tertentu dalam jaringan untuk memperbarui sinyal-sinyal yang di transmisikan agar mencapai kembali kekuatan dan bentuknya yang semula, guna memperpanjang jarak yang dapat di tempuh. Ini di perlukan karena sinyal-sinyal mengalami perlemahan dan perubahan bentuk selama transmisi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Router :&lt;/b&gt; Suatu perangkat yang berfungsi menghubungkan suatu LAN ke suatu internetworking/WAN dan mengelola penyaluran lalu-lintas data di dalamnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Routing :&lt;/b&gt; Proses dari penentuan sebuah path yang di pakai untuk mengirim data ke tujuan tertentu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;RJ-45 :&lt;/b&gt; RJ-45 (Registered Jack-45) adalah konektor delapan kabel yang biasanya digunakan untuk menghubungkan komputer ke sebuah local-area network (LAN), khususnya Ethernets. Konektor RJ-45 mirip dengan konektor RJ-11 yang digunakan dalam koneksi telepon, tetapi lebih besar. &lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Server :&lt;/b&gt; Suatu unit yang berfungsi untuk menyimpan informasi dan untuk mengelola suatu jaringan komputer.komputer server akan melayani seluruh client atau worstation yang terhubung ke jaringannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;TCP/IP :&lt;/b&gt; TCP/IP &lt;b&gt;Transmission Control Protokol adalah&lt;/b&gt; dua buah protokol yang dikembangkan oleh militer AS yang memungkinkan komputer pada jaringan dapat saling berhubungan. IP digunakan untuk memindahkan paket data antarsimpul. TCP dugunakan untuk memverifikasi pengiriman dari client ke server. TCP/IP adalah dasar internet dan dapat ditemukan pada semua system operasi modern, seperti Unix dan Windows. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Topologi :&lt;/b&gt; Dalam jaringan komputer topologi adalah bentuk pengaturan keterhubungan antar sistem komputer. terdapat bermacam-macam topologi seperti bus, star, ring. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;UTP :&lt;/b&gt; UTP &lt;b&gt;(Unshielded Twisted Pair)&lt;/b&gt; adalah jenis kabel yang terdiri dari dua kawat tak terbungkus yang berpilin. Kabel UTP banyak digunakan pada local-area networks (LANs) dan sambungan telepon karena harganya lebih murah. Kabel UTP tidak sebaik kabel koaksial dan serat optik dalam hal penyediaan banwidth dan ketahanan terhadap interferensi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;VLAN :&lt;/b&gt; VLAN &lt;b&gt;(virtual local-area network)&lt;/b&gt; adalah jaringan komputer yang seakan terhubung menggunakan kabel yang sama meskipun mungkin secara fisik berada pada bagian LAN yang lain. VLAN dikonfigurasi melalui software dan tidak hardware, yang membuatnya sangat fleksible.&lt;br /&gt; Salah satu keunggulan VLAN adalah jika sebuah komputer secara fisik dipindah ke lokasi lain, komputer tersebut tetap pada VLAN yang sama tanpa melakukan konfigurasi ulang hardware. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;VPN :&lt;/b&gt; VPN &lt;b&gt;(virtual private network)&lt;/b&gt; adalah koneksi internet pribadi yang aman dan terenkripsi untuk menjamin bahwa hanya pengguna yang berhak yang dapat mengaksesnya dan trasfer data yang dilakukan tidak dapat diganggu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;VSAT :&lt;/b&gt; VSAT &lt;b&gt;(Very Small Aperture Terminal)&lt;/b&gt; stasiun bumi yang digunakan pada satelit komunikasi sinyal data, suara, dan video, kecuali pemancaran televisi. VSAT terdiri dari dua bagian: sebuah transceiver yang diletakkan ditempat terbuka sehingga dapat secara langsung menerima sinyal dari satelit dan sebuah piranti yang diletakkan dalam ruangan untuk menghubungkan transceiver dan piranti komunikasi pengguna akhir(end user), seperti PC.&lt;br /&gt; Transceiver menerima dan mengirim sinyal ke transponder satelit diluar angkasa. Satelit mengirimkan dan menerima sinyal dari komputer stasiun bumi yang berfungsi sebagai hub sistem. Setiap pengguna yang saling terhubung dengan stasiunhub melewati satelit, membentuk topologi bintang. hub mengendalikan semua operasi pada jaringan. Semua transmisi untuk komunikasi antar pengguna harus melewati stasiunhub yang meneruskannya ke satelit dan kepengguna VSAT yang lain. VSAT dapat mengirimkan data sampai dengan kecepatan 56 Kbps. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;WAN :&lt;/b&gt; WAN wide area network adalah komputer yang terhubung berada pada tempat yang berjauhan dan hubungan dengan line telepon atau gelombang radio. Lihat juga LAN dan jaringan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Wi-Fi :&lt;/b&gt; Wi-Fi Wireless Fidelity adalah nama dagang resmi untuk IEEE 802.11b yang dibuat oleh Wireless Ethernet Compatibility Aliance (WECA). Istilah Wi-Fi menggantikan 802.11b seperti halnya istilah Ethernet menggantikan IEEE 802.3. Produk yang disertifikasi oleh WECA sebagai Wi-Fi dapat beroperasi bersama meskipun dibuat oleh perusahaan yang berbeda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Workstation :&lt;/b&gt; Pada jaringan komputer, workstation adalah komputer yang terhubung dengan sebuah local-area network (LAN).&lt;br /&gt; Istilah workstation juga digunakan untuk menyebut komputer yang digunakan untuk aplikasi teknik (CAD/CAM), desktop publishing, pengembangan software, dan aplikasi lainnya yang membutuhkan tingkat komputasi dan kemampuan grafis yang cukup tinggi.&lt;br /&gt; Workstation biasanya terdiri dari layar grafik yang besar dengan revolusi tinggi, RAM minimal 64 MB, dukungan jaringan built-in, dan graphical user interface.&lt;br /&gt; Sebagian besar workstation juga mempunyai piranti penyimpanan seperti disk drive, tetapi jenis workstation khusus, yang disebut diskless workstation, tidak mempunyai disk drive. Sistem operasi yang banyak digunakan untuk workstation adalah UNIX dan windows NT. Seperti halnya PC, sebagian besar workstation adalah komputer single user, Meski demikian, workstation pada dasarnya dihubungkan dengan local area network, meskipun dapat juga sebgian sistem yang berdiri sendiri stand alone. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;100BaseT :&lt;/b&gt; 100BaseT adalah nama lain fast Ethernet yang mempunyai kecepatan transmisi sampai dengan 100 mbps. Jenis 100BaseT ini lebih mahal daripada 10BaseT dan lebih jarang digunakan pada local area network (LAN). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;10Base2 :&lt;/b&gt; 10Base2 adalah satu jenis standar Ethernet ( IEEE802.3) untuk lokal area network ( LAN ). Standard 10 Base-2 ( yang juga disebut Thinnet )menggunakan kabel koasial 50 ohm ( RG-58A/U ) dengan panjang maksimal 185 meter.kabel ini lebih kecil dan lebih flesibel daripada yang digunakan untuk standard 10 Base 5. Sistem 10 Base-2 beroperasi pada 10 Mbps dan menggunakan metode tranmisi baseband. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;10 Base5 :&lt;/b&gt; 10 Base-5 adalqh standard awal untuk Ethernet yang menggunakan kabel koasial. nama 10 Base5 didasarkan pada fakta bahwa kecepatan transfer data maksimum adalah 10 Mbps. menggunakan transmisi Baseband, dan panjang kabel maksimal adalah 500 meter. 10 Base5 juga disebut Thick Wire atau thick Net. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;10BaseT :&lt;/b&gt; 10BaseT adalah jenis Ethernet yang paling umum. Nama tersebut menunjukan bahwa kecepatan transmisi maksimum adalah 10Mbps. 10BaseT menggunakan kabel tembaga dan merupakan card standard untuk menghubungkan komputer pada lokal area network (LAN) &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://subsafan.blogspot.com/atom.xml?redirect=false&amp;start-index=1&amp;max-results=100&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/733478881238685784-3530630767639988087?l=subsafan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://subsafan.blogspot.com/feeds/3530630767639988087/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://subsafan.blogspot.com/2012/01/istilah-jaringan-komputer.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/3530630767639988087?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/3530630767639988087?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/subsafan/~3/baz_PHdvgaY/istilah-jaringan-komputer.html" title="Istilah Jaringan Komputer" /><author><name>safan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01805519369962228781</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://4.bp.blogspot.com/-ApCtM3Clkrc/Tx2-UIywsdI/AAAAAAAABTw/_lsXF-7QBtc/s220/safan.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://subsafan.blogspot.com/2012/01/istilah-jaringan-komputer.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;C0QGSHo8eSp7ImA9WhRUEEw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-733478881238685784.post-8875268656930588776</id><published>2012-01-19T14:05:00.000-08:00</published><updated>2012-01-19T14:15:29.471-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-19T14:15:29.471-08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Computer" /><title>Jaringan Nirkabel</title><content type="html">&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Jaringan Nirkabel &lt;/b&gt;- Teknologi jaringan nirkabel sebenarnya terbentang luas mulai dari komunikasi suara sampai dengan jaringan data, yang mana membolehkan pengguna untuk membangun koneksi nirkabel pada suatu jarak tertentu. Ini termasuk teknologi infrared, frekuensi radio dan lain sebagainya. Peranti yang umumnya digunakan untuk jaringan nirkabel termasuk di dalamnya adalah komputer, komputer genggam, &lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;PDA, telepon seluler, tablet PC dan lain sebagainya. &lt;b&gt;Teknologi nirkabel&lt;/b&gt; ini memiliki kegunaan yang sangat banyak. Contohnya, pengguna bergerak bisa menggunakan telepon seluler mereka untuk mengakses e-mail. Sementara itu para pelancong dengan laptopnya bisa terhubung ke internet ketika mereka sedang di bandara, kafe, kereta api dan tempat publik lainnya. Di rumah, pengguna dapat terhubung ke desktop mereka (melalui bluetooth) untuk melakukan sinkronisasi dengan PDA-nya.&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Standarisasi Untuk menekan biaya, memastikan interoperabilitas dan mempromosikan adopsi yang luas terhadap teknologi nirkabel ini, maka organisasi seperti Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE), Internet Engineering Task Force (IETF), Wireless Ethernet Compatibility Alliance (WECA) dan International Telecommunication Union (ITU) telah berpartisipasi dalam berbagai macam upaya-upaya standarisasi. Sebagai contoh, kelompok kerja IEEE telah mendefinisikan bagaimana suatu informasi ditransfer dari satu peranti ke peranti lainnya (dengan menggunakan frekuensi radio atau infrared misalnya) dan bagaimana dan kapan suatu media transmisi sebaiknya digunakan untuk keperluan komunikasi. Ketika membangun standarisasi untuk jaringan nirkabel, organisasi seperti IEEE telah mengatasi pula masalah power management, bandwidth, security dan berbagai masalah unik yang ada pada dunia jaringan nirkabel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tipe dari Jaringan Nirkabel&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sama halnya seperti jaringan yang berbasis kabel, maka jaringan nirkabel dapat diklasifikasikan ke dalam beberapa tipe yang berbeda berdasarkan pada jarak dimana data dapat ditransmisikan.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Wireless Wide Area Networks &lt;/b&gt;(WWANs)&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Teknologi WWAN memungkinkan pengguna untuk membangun koneksi nirkabel melalui jaringan publik maupun privat. Koneksi ini dapat dibuat mencakup suatu daerah yang sangat luas, seperti kota atau negara, melalui penggunaan beberapa antena atau juga sistem satelit yang diselenggarakan oleh penyelenggara jasa telekomunikasinya. Teknologi WWAN saat ini dikenal dengan sistem 2G (second generation). Inti dari sistem 2G ini termasuk di dalamnya Global System for Mobile Communications (GSM), Cellular Digital Packet Data (CDPD) dan juga Code Division Multiple Access (CDMA). Berbagai usaha sedang dilakukan untuk transisi dari 2G ke teknologi 3G (third generation) yang akan segera menjadi standar global dan memiliki fitur roaming yang global juga. ITU juga secara aktif dalam mempromosikan pembuatan standar global bagi teknologi 3G. &lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Wireless Metropolitan Area Networks&lt;/b&gt; (WMANs)&lt;br /&gt;Teknologi WMAN memungkinkan pengguna untuk membuat koneksi nirkabel antara beberapa lokasi di dalam suatu area metropolitan (contohnya, antara gedung yang berbeda-beda dalam suatu kota atau pada kampus universitas), dan ini bisa dicapai tanpa biaya fiber optic atau kabel tembaga yang terkadang sangat mahal. Sebagai tambahan, &lt;b&gt;WMAN&lt;/b&gt; dapat bertindak sebagai backup bagi jaringan yang berbasis kabel dan dia akan aktif ketika jaringan yang berbasis kabel tadi mengalami gangguan. &lt;b&gt;WMAN&lt;/b&gt; menggunakan gelombang radio atau cahaya infrared untuk mentransmisikan data. Jaringan akses nirkabel broadband, yang memberikan pengguna dengan akses berkecepatan tinggi, merupakan hal yang banyak diminati saat ini. Meskipun ada beberapa teknologi yang berbeda, seperti multichannel multipoint distribution service (MMDS) dan local multipoint distribution services (LMDS) digunakan saat ini, tetapi kelompok kerja IEEE 802.16 untuk standar akses nirkabel broadband masih terus membuat spesifikasi bagi teknologi-teknologi tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Wireless Local Area Networks&lt;/b&gt; (WLANs)&lt;br /&gt;Teknologi &lt;b&gt;WLAN&lt;/b&gt; membolehkan pengguna untuk membangun &lt;b&gt;jaringan nirkabel&lt;/b&gt; dalam suatu area yang sifatnya lokal (contohnya, dalam lingkungan gedung kantor, gedung kampus atau pada area publik, seperti bandara atau kafe). &lt;b&gt;WLAN&lt;/b&gt; dapat digunakan pada kantor sementara atau yang mana instalasi kabel permanen tidak diperbolehkan. Atau &lt;b&gt;WLAN&lt;/b&gt; terkadang dibangun sebagai suplemen bagi &lt;b&gt;LAN&lt;/b&gt; yang sudah ada, sehingga pengguna dapat bekerja pada berbagai lokasi yang berbeda dalam lingkungan gedung. WLAN dapat dioperasikan dengan dua cara. Dalam infrastruktur WLAN, stasiun wireless (peranti dengan network card radio atau eksternal modem) terhubung ke access point nirkabel yang berfungsi sebagai bridge antara stasiun-stasiun dan network backbone yang ada saat itu. Dalam lingkungan WLAN yang sifatnya peer-to-peer (ad hoc), beberapa pengguna dalam area yang terbatas, seperti ruang rapat, dapat membentuk suatu jaringan sementara tanpa menggunakan access point, jika mereka tidak memerlukan akses ke sumber daya jaringan.Pada tahun 1997, IEEE meng-approve standar 802.11 untuk WLAN, yang mana menspesifikasikan suatu data transfer rate 1 sampai 2 megabits per second (Mbps). Di bawah 802.11b, yang mana menjadi standar baru yang dominan saat ini, data ditransfer pada kecepatan maksimum 11 Mbps melalui frekuensi 2.4 gigahertz (GHz). Standar yang lebih baru lainnya adalah 802.11a, yang mana menspesifikasikan data transfer pada kecepatan maksimum 54 Mbps melalui frekuensi 5 GHz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Wireless Personal Area Networks &lt;/b&gt;(WPANs)&lt;br /&gt;Teknologi WPAN membolehkan pengguna untuk membangun suatu jaringan nirkabel (ad hoc) bagi peranti sederhana, seperti PDA, telepon seluler atau laptop. Ini bisa digunakan dalam ruang operasi personal (personal operating space atau POS). Sebuah POS adalah suatu ruang yang ada disekitar orang, dan bisa mencapai jarak sekitar 10 meter. Saat ini, dua teknologi kunci dari &lt;b&gt;WPAN&lt;/b&gt; ini adalah Bluetooth dan cahaya infra merah. Bluetooth merupakan teknologi pengganti kabel yang menggunakan gelombang radio untuk mentransmisikan data sampai dengan jarak sekitar 30 feet. Data Bluetooth dapat ditransmisikan melewati tembok, saku ataupun tas. Teknologi Bluetooth ini digerakkan oleh suatu badan yang bernama Bluetooth Special Interest Group (SIG), yang mana mempublikasikan spesifikasi Bluetooth versi 1.0 pada tahun 1999. Cara alternatif lainnya, untuk menghubungkan peranti dalam jarak sangat dekat (1 meter atau kurang), maka user bisa menggunakan cahaya infra merah.Untuk menstandarisasi pembangunan dari teknologi &lt;b&gt;WPAN&lt;/b&gt;, IEEE telah membangun kelompok kerja 802.15 bagi &lt;b&gt;WPAN&lt;/b&gt;. Kelompok kerja ini membuat standar &lt;b&gt;WPAN&lt;/b&gt;, yang berbasis pada spesifikasi Bluetooth versi 1.0. Tujuan utama dari standarisasi ini adalah untuk mengurangi kompleksitas, konsumsi daya yang rendah, interoperabilitas dan bisa hidup berdampingan dengan jaringan 802.11.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://subsafan.blogspot.com/atom.xml?redirect=false&amp;start-index=1&amp;max-results=100&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/733478881238685784-8875268656930588776?l=subsafan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://subsafan.blogspot.com/feeds/8875268656930588776/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://subsafan.blogspot.com/2012/01/jaringan-nirkabel.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/8875268656930588776?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/8875268656930588776?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/subsafan/~3/VqgQJ5fHb4A/jaringan-nirkabel.html" title="Jaringan Nirkabel" /><author><name>safan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01805519369962228781</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://4.bp.blogspot.com/-ApCtM3Clkrc/Tx2-UIywsdI/AAAAAAAABTw/_lsXF-7QBtc/s220/safan.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://subsafan.blogspot.com/2012/01/jaringan-nirkabel.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;C0cBRnk5fyp7ImA9WhRUEEw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-733478881238685784.post-3117023272014216143</id><published>2012-01-19T14:00:00.000-08:00</published><updated>2012-01-19T14:10:57.727-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-19T14:10:57.727-08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Internet" /><title>Konsep Dasar IP Address</title><content type="html">&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Konsep Dasar IP Address-&lt;/b&gt;Walaupun bagi para pengguna Internet umumnya kita hanya perlu mengenal hostname dari mesin yang dituju, seperti: server.indo.net.id, rad.net.id, ui.ac.id, itb.ac.id. Bagi komputer untuk bekerja langsung menggunakan informasi tersebut akan relatif lebih sulit karena tidak ada keteraturan yang dapat di programkan dengan mudah. Untuk mengatasi hal tersebut, komputer mengidentifikasi alamat setiap komputer menggunakan sekumpulan angka sebanyak 32 bit yang dikenal sebagai IP address. &lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; Adanya IP Address merupakan konsekuensi dari penerapan Internet Protocol untuk mengintegrasikan jaringan komputer Internet di dunia. Seluruh host (komputer) yang terhubung ke Internet dan ingin berkomunikasi memakai TCP/IP harus memiliki IP Address sebagai alat pengenal host pada network. Secara logika, Internet merupakan suatu network besar yang terdiri dari berbagai sub network yang terintegrasi. Oleh karena itu, suatu IP Address harus bersifat unik untuk seluruh dunia. Tidak boleh ada satu IP Address yang sama dipakai oleh dua host yang berbeda. Untuk itu, penggunaan IP Address di seluruh dunia dikoordinasi oleh lembaga sentral Internet yang di kenal dengan IANA - salah satunya adalah Network Information Center (NIC) yang menjadi koordinator utama di dunia untuk urusan alokasi IP Address ini adalah : &lt;br /&gt; InterNIC Registration Services Network Solution Incorporated 505 Huntmar Park Drive, Herndon, Virginia 22070 Tel: [800] 444-4345, [703] 742-4777 FAX: [703] 742-4811 E-mail: &lt;a href="mailto:hostmaster@internic.net"&gt;hostmaster@internic.net&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sedangkan untuk tingkat Asia Pasifik saat ini masih dikoordinasi oleh: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Asia Pacific Network Information Center c/o Internet Initiative Japan, Inc. Sanbancho Annex Bldg., 1-4, Sanban-cho, Chiyoda-ku, Tokyo, 102 Japan Tel: +81-3-5276-3973 FAX: +81-3-5276-6239 E-mail: &lt;a href="mailto:domreg@apnic.net"&gt;domreg@apnic.net&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.apnic.net/"&gt;http://www.apnic.net&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Struktur IP Address &lt;br /&gt; IP Address terdiri dari bilangan biner sepanjang 32 bit yang dibagi atas 4 segmen. Tiap segmen terdiri atas 8 bit yang berarti memiliki nilai desimal dari 0 - 255. Range address yang bisa digunakan adalah dari 00000000.00000000.00000000.00000000 sampai dengan 11111111.11111111.11111111.11111111. Jadi, ada sebanyak 232 kombinasi address yang bisa dipakai diseluruh dunia (walaupun pada kenyataannya ada sejumlah IP Address yang digunakan untuk keperluan khusus). Jadi, jaringan TCP/IP dengan 32 bit address ini mampu menampung sebanyak 232 atau lebih dari 4 milyar host. Untuk memudahkan pembacaan dan penulisan, IP Address biasanya direpresentasikan dalam bilangan desimal. Jadi, range address di atas dapat diubah menjadi address 0.0.0.0 sampai address 255.255.255.255. Nilai desimal dari IP Address inilah yang dikenal dalam pemakaian sehari-hari. Beberapa contoh IP Address adalah : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 44.132.1.20 &lt;br /&gt; 167.205.9.35 &lt;br /&gt; 202.152.1.250 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; IP Address dapat dipisahkan menjadi 2 bagian, yakni bagian network (bit-bit network/network bit) dan bagian host (bit-bit host/host bit). Bit network berperan dalam identifikasi suatu network dari network yang lain, sedangkan bit host berperan dalam identifikasi host dalam suatu network. Jadi, seluruh host yang tersambung dalam jaringan yang sama memiliki bit network yang sama. Sebagian dari bit-bit bagian awal dari IP Address merupakan network bit/network number, sedangkan sisanya untuk host. Garis pemisah antara bagian network dan host tidak tetap, bergantung kepada kelas network. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ada 3 kelas address yang utama dalam TCP/IP, yakni kelas A, kelas B dan kelas C. Perangkat lunak Internet Protocol menentukan pembagian jenis kelas ini dengan menguji beberapa bit pertama dari IP Address. Penentuan kelas ini dilakukan dengan cara berikut : · &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; * Jika bit pertama dari IP Address adalah 0, address merupakan network kelas A. Bit ini dan 7 bit berikutnya (8 bit pertama) merupakan bit network sedangkan 24 bit terakhir merupakan bit host. Dengan demikian hanya ada 128 network kelas A, yakni dari nomor 0.xxx.xxx.xxx sampai 127.xxx.xxx.xxx, tetapi setiap network dapat menampung lebih dari 16 juta (2563) host (xxx adalah variabel, nilainya dari 0 s/d 255). * Jika 2 bit pertama dari IP Address adalah 10, address merupakan network kelas B. Dua bit ini dan 14 bit berikutnya (16 bit pertama) merupakan bit network sedangkan 16 bit terakhir merupakan bit host. Dengan demikian terdapat lebih dari 16 ribu network kelas B (64 x 256), yakni dari network 128.0.xxx.xxx - 191.255.xxx.xxx. Setiap network kelas B mampu menampung lebih dari 65 ribu host (2562). * Jika 3 bit pertama dari IP Address adalah 110, address merupakan network kelas C. Tiga bit ini dan 21 bit berikutnya (24 bit pertama) merupakan bit network sedangkan 8 bit terakhir merupakan bit host. Dengan demikian terdapat lebih dari 2 juta network kelas C (32 x 256 x 256), yakni dari nomor 192.0.0.xxx sampai 223.255.255.xxx. Setiap network kelas C hanya mampu menampung sekitar 256 host. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Selain ke tiga kelas di atas, ada 2 kelas lagi yang ditujukan untuk pemakaian khusus, yakni kelas D dan kelas E. Jika 4 bit pertama adalah 1110, IP Address merupakan kelas D yang digunakan untuk multicast address, yakni sejumlah komputer yang memakai bersama suatu aplikasi (bedakan dengan pengertian network address yang mengacu kepada sejumlah komputer yang memakai bersama suatu network). Salah satu penggunaan multicast address yang sedang berkembang saat ini di Internet adalah untuk aplikasi real-time video conference yang melibatkan lebih dari dua host (multipoint), menggunakan Multicast Backbone (MBone). Kelas terakhir adalah kelas E (4 bit pertama adalah 1111 atau sisa dari seluruh kelas). Pemakaiannya dicadangkan untuk kegiatan eksperimental. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Jenis kelas address yang diberikan oleh kooordinator IP Address bergantung kepada kebutuhan instansi yang meminta, yakni jumlah host yang akan diintegrasikan dalam network dan rencana pengembangan untuk beberapa tahun mendatang. Untuk perusahaan, kantor pemerintah atau universitas besar yang memiliki puluhan ribu komputer dan sangat berpotensi untuk tumbuh menjadi jutaan komputer, koordinator IP Address akan mempertimbangkan untuk memberikan kelas A. Contoh IP Address kelas A yang dipakai di Internet adalah untuk amatir paket radio seluruh dunia, mendapat IP nomor 44.xxx.xxx.xxx. Untuk kelas B, contohnya adalah nomor 167.205.xxx.xxx yang dialokasikan untuk ITB dan jaringan yang terkait ke ITB dibawah koordinator Onno W. Purbo. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Address Khusus &lt;br /&gt; Selain address yang dipergunakan untuk pengenal host, ada beberapa jenis address yang digunakan untuk keperluan khusus dan tidak boleh digunakan untuk pengenal host. Address tersebut adalah : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Network Address &lt;br /&gt; Address ini digunakan untuk mengenali suatu network pada jaringan Internet. Misalkan untuk host dengan IP Address kelas B 167.205.9.35. Tanpa memakai subnet, network address dari host ini adalah 167.205.0.0. Address ini didapat dengan membuat seluruh bit host pada 2 segmen terakhir menjadi 0. Tujuannya adalah untuk menyederhanakan informasi routing pada Internet. Router cukup melihat network address (167.205) untuk menentukan kemana paket tersebut harus dikirimkan. Contoh untuk kelas C, network address untuk IP address 202.152.1.250 adalah 202.152.1.0. Analogi yang baik untuk menjelaskan fungsi network address ini adalah dalam pengolahan surat pada kantor pos. Petugas penyortir surat pada kantor pos cukup melihat kota tujuan pada alamat surat (tidak perlu membaca seluruh alamat) untuk menentukan jalur mana yang harus ditempuh surat tersebut. Pekerjaan “routing” surat-surat menjadi lebih cepat. Demikian juga halnya dengan router di Internet pada saat melakukan routing atas paket-paket data. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Broadcast Address &lt;br /&gt; Address ini digunakan untuk mengirim/menerima informasi yang harus diketahui oleh seluruh host yang ada pada suatu network. Seperti diketahui, setiap paket IP memiliki header alamat tujuan berupa IP Address dari host yang akan dituju oleh paket tersebut. Dengan adanya alamat ini, maka hanya host tujuan saja yang memproses paket tersebut, sedangkan host lain akan mengabaikannya. Bagaimana jika suatu host ingin mengirim paket kepada seluruh host yang ada pada networknya ? Tidak efisien jika ia harus membuat replikasi paket sebanyak jumlah host tujuan. Pemakaian bandwidth akan meningkat dan beban kerja host pengirim bertambah, padahal isi paket-paket tersebut sama. Oleh karena itu, dibuat konsep broadcast address. Host cukup mengirim ke alamat broadcast, maka seluruh host yang ada pada network akan menerima paket tersebut. Konsekuensinya, seluruh host pada network yang sama harus memiliki address broadcast yang sama dan address tersebut tidak boleh digunakan sebagai IP Address untuk host tertentu. Jadi, sebenarnya setiap host memiliki 2 address untuk menerima paket : pertama adalah IP Addressnya yang bersifat unik dan kedua adalah broadcast address pada network tempat host tersebut berada. Address broadcast diperoleh dengan membuat seluruh bit host pada IP Address menjadi 1. Jadi, untuk host dengan IP address 167.205.9.35 atau 167.205.240.2, broadcast addressnya adalah 167.205.255.255 (2 segmen terakhir dari IP Address tersebut dibuat berharga 11111111.11111111, sehingga secara desimal terbaca 255.255). Jenis informasi yang dibroadcast biasanya adalah informasi routing. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; * Netmask &lt;br /&gt; Adalah address yang digunakan untuk melakukan masking / filter pada proses pembentukan routing supaya kita cukup memperhatikan beberapa bit saja dari total 32 bit IP Address. Artinya dengan menggunakan netmask tidak perlu kita memperhatikan seluruh (32 bit) IP address untuk menentukan routing, akan tetapi cukup beberapa buah saja dari IP address yg kita perlu perhatikan untuk menentukan kemana packet tersebut dikirim. Kaitan antara host address, network address, broadcast address &amp;amp; network mask sangat erat sekali - semua dapat dihitung dengan mudah jika kita cukup paham mengenai bilangan Biner. Jika kita ingin secara serius mengoperasikan sebuah jaringan komputer menggunakan teknologi TCP/IP &amp;amp; Internet, adalah mutlak bagi kita untuk menguasai konsep IP address tersebut. Konsep IP address sangat penting artinya bagi routing jaringan Internet. Kemampuan untuk membagi jaringan dalam subnet IP address penting artinya untuk memperoleh routing yang sangat effisien &amp;amp; tidak membebani router-router yang ada di Internet. Mudah-mudahan tulisan awal ini &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://subsafan.blogspot.com/atom.xml?redirect=false&amp;start-index=1&amp;max-results=100&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/733478881238685784-3117023272014216143?l=subsafan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://subsafan.blogspot.com/feeds/3117023272014216143/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://subsafan.blogspot.com/2012/01/konsep-dasar-ip-address.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/3117023272014216143?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/3117023272014216143?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/subsafan/~3/i_IbhmIGdEE/konsep-dasar-ip-address.html" title="Konsep Dasar IP Address" /><author><name>safan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01805519369962228781</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://4.bp.blogspot.com/-ApCtM3Clkrc/Tx2-UIywsdI/AAAAAAAABTw/_lsXF-7QBtc/s220/safan.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://subsafan.blogspot.com/2012/01/konsep-dasar-ip-address.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;A04HR3s9eCp7ImA9WhRUEE0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-733478881238685784.post-4370029249965317751</id><published>2012-01-19T13:36:00.000-08:00</published><updated>2012-01-19T13:52:16.560-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-19T13:52:16.560-08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Web Tutorial" /><title>Ping Komputer Melalui Web Browser</title><content type="html">&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Ping Komputer Melalui Web Browser&lt;/b&gt; -Untuk lebih jelasnya ketikkanlah&amp;nbsp; script program dibawah ini dengan menggunakan Notepad lalu simpan dengan nama ping.html dan jangan lupa ubah Save as type yang tadinya dari Text Documents (*.txt) menjadi All Files. Jangan lupa juga untuk menonaktifkan Word Wrap yang ada di Notepad pada saat pengetikan script program.&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-h7TLxhwAa08/TxiOeBnyDII/AAAAAAAABTY/40QHZDjNPJg/s1600/ping1.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="325" src="http://1.bp.blogspot.com/-h7TLxhwAa08/TxiOeBnyDII/AAAAAAAABTY/40QHZDjNPJg/s400/ping1.JPG" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-VB460g2S0wk/TxiO1fX6rEI/AAAAAAAABTg/yehzO3TKUko/s1600/ping2.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="370" src="http://4.bp.blogspot.com/-VB460g2S0wk/TxiO1fX6rEI/AAAAAAAABTg/yehzO3TKUko/s400/ping2.JPG" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-h7TLxhwAa08/TxiOeBnyDII/AAAAAAAABTY/40QHZDjNPJg/s1600/ping1.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Setelah mengetikan&amp;nbsp; script program diatas simpanlah&amp;nbsp; file tersebut kemudian jalankan&amp;nbsp; file yang bernama ping.html.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Masukkan
 nama komputer atau alamat IP(Internet Protocol) dari komputer Anda. 
Klik tombol Ping! untuk melakukan ping terhadap komputer Anda. Maka 
hasilnya akan ditampilkan pada jendela berikutnya, dan hasilnya pun&amp;nbsp; 
akan sama persis dengan perintah&amp;nbsp; ping yang&amp;nbsp; ada di Command 
Prompt.rogram tersebut hanya dapat dijalankan melalui Internet Explorer 
saja. Program diatas telah diuji coba di sistem operasi&amp;nbsp; Windows 98,&amp;nbsp; 
Windows 2000 Professional dan&amp;nbsp; Windows&amp;nbsp; XP Professional Service Pack 2. 
Selamat belajar &amp;amp; bereksperimen.&lt;/div&gt;
&lt;title&gt;Ping Komputer Dengan WebBrowser&lt;/title&gt; &lt;br /&gt;
&lt;script language="VBScript"&gt;
&amp;nbsp; &lt;br&gt;&lt;!-- &lt;br&gt;Sub jalan1_OnClick &lt;br&gt;dim sistem, perintah, total &lt;br&gt;dim komando, baris, komputer &lt;br&gt;set perintah = CreateObject("Wscript.Shell") &lt;br&gt;set sistem = CreateObject("Scripting.FileSystemObject") &lt;br&gt;komputer = document.buku.teks1.value &lt;br&gt;komando = "command /c ping.exe " &amp;amp; komputer &amp;amp; " &gt; C:\natan.dat" &lt;br&gt;perintah.run komando, 0, true &lt;br&gt;set temporer = sistem.GetFile("C:\natan.dat") &lt;br&gt;set buka_dokumen = temporer.OpenAsTextStream(1) &lt;br&gt;total = "" &lt;br&gt;do while buka_dokumen.AtEndOfStream &lt;&gt; true &lt;br&gt;baris = buka_dokumen.ReadLine + "&lt;/br&gt;" &lt;br&gt;total = total+baris &lt;br&gt;loop &lt;br&gt;document.write "&lt;b&gt;Hasil Ping:&lt;/B&gt;" &lt;br&gt;document.write "&lt;table border=1&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td&gt;" &lt;br&gt;document.write total+"&lt;/br&gt;" &lt;br&gt;document.write "&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/Table&gt;" &lt;br&gt;document.write&amp;nbsp; "&lt;input NAME=kembali TYPE=BUTTON" &amp;amp;_ &lt;br&gt;&amp;nbsp; “ VALUE=Kembali! onClick=history.back()&gt;" &lt;br&gt;buka_dokumen.close &lt;br&gt;temporer.delete&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;
set buka_dokumen = nothing &lt;br&gt;set temporer = nothing &lt;br&gt;set perintah = nothing &lt;br&gt;set sistem = nothing &lt;br&gt;set total = nothing &lt;br&gt;End Sub &lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;br&gt;Sub jalan2_OnClick &lt;br&gt;window.close &lt;br&gt;End Sub &lt;br&gt;--&gt; &lt;br&gt;
&lt;/script&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Atau kalo mau coba ping melalui blog ini silahkan saja dibawah ini.. Ini hasil Script atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;


Ping Komputer Melalui Web Browser&lt;/h3&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;br /&gt;
Masukkan nama komputer yang akan di ping.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian Klik tombol &lt;b&gt;( Ping! )&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[ Program Karya Bangsa Indonesia ] &lt;br /&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;form name="buku"&gt;
&lt;br /&gt;
Masukkan Nama Komputer: &lt;br /&gt;
&lt;input name="teks1" type="Text" /&gt; &lt;br /&gt;
&lt;input name="jalan1" type="BUTTON" value="Ping!" /&gt; &lt;br /&gt;
&lt;input name="jalan2" type="BUTTON" value="Keluar!" /&gt; &lt;/form&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://subsafan.blogspot.com/atom.xml?redirect=false&amp;start-index=1&amp;max-results=100&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/733478881238685784-4370029249965317751?l=subsafan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://subsafan.blogspot.com/feeds/4370029249965317751/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://subsafan.blogspot.com/2012/01/ping-komputer-melalui-web-browser.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/4370029249965317751?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/4370029249965317751?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/subsafan/~3/OEmHOXEnW5M/ping-komputer-melalui-web-browser.html" title="Ping Komputer Melalui Web Browser" /><author><name>safan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01805519369962228781</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://4.bp.blogspot.com/-ApCtM3Clkrc/Tx2-UIywsdI/AAAAAAAABTw/_lsXF-7QBtc/s220/safan.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-h7TLxhwAa08/TxiOeBnyDII/AAAAAAAABTY/40QHZDjNPJg/s72-c/ping1.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://subsafan.blogspot.com/2012/01/ping-komputer-melalui-web-browser.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkUMSX0_eip7ImA9WhRUEE0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-733478881238685784.post-412778631355449951</id><published>2012-01-19T13:08:00.000-08:00</published><updated>2012-01-19T13:24:48.342-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-19T13:24:48.342-08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Blog Tutorial" /><title>Kamus Istilah Blogger</title><content type="html">&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;u&gt;&lt;b&gt;A-List:&lt;/b&gt;&lt;/u&gt; Sebuah daftar blogger-blogger yang memiliki blog dengan traffic relatif tinggi dan banyak dikenal di dunia blogging. Biasanya merujuk pada daftar 100 &lt;span style="font-size: small;"&gt;Technorati Blog. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;u&gt;&lt;b&gt;Adsense:&lt;/b&gt;&lt;/u&gt; Jaringan periklanan online yang paling terkenal di internet. Adsense dimiliki oleh Google dan memberikan kesempatan kepada para blogger untuk melakukan monetisasi blognya dengan menampilkan iklan kontekstual di blog mereka. Setiap kali seseorang mengklik teks iklan Google Adsense, maka sipemilik blog akan mendapatkan sejumlah komisi. &lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;u&gt;Adwords:&lt;/u&gt;&lt;/b&gt; Kebalikan dari Adsense. Adwords memungkinkan perusahaan atau individu untuk memasang iklan dan mempromosikan produk, jasa atau situs mereka berdasarkan perhitungan cost per click (CPC). Seorang pemasang iklan harus menentukan kata kunci yang hendak dibidiknya dan berapa harga yang bisa ia berikan untuk setiap kliknya. Iklan Adwords bisa muncul di halaman hasil pencarian Google maupun di unit iklan Adsense di situs atau blog yang mengikuti program Adsense. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Affiliate Marketing:&lt;/b&gt; Disebut juga affiliasi, adalah sebuah cara yang sangat populer untuk mendapatkan uang dari internet dimana seorang pemilik program affiliasi memberi kesempatan orang lain untuk memasarkan produk atau jasanya dengan imbalan sejumlah komisi. Komisi bisa bersifat tetap atau berubah-ubah, dan bisa berdasarkan klik, leads atau penjualan yang terjadi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Akismet:&lt;/b&gt; Plugin filter spam untuk blog berplatform WordPress yang sangat populer. Dibuat oleh perusahaan yang sama dengan yang membuat kode WordPress, Automattic. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Alexa:&lt;/b&gt; Sebuah perusahaan online (milik Amazon.com) yang memantau traffic semua situs yang ada di internet. Sistem ranking yang digunakan didasarkan pada data statistik dari toolbar browser pengguna internet. Belakangan mereka mengubah algoritme ranking ini untuk menghilangkan bias toolbar yang banyak menguntungkan situs-situs bertopik teknologi. Semakin rendah ranking Alexa, maka semakin tinggi trafficnya. Walaupun demikian terdapat sejumlah kontroversi mengenai akurasi ranking Alexa ini.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Anchor Text:&lt;/b&gt; Teks yang digunakan di dalam back link. Kebanyakan optimasi mesin pencari (SEO) sepakat bahwa anchor text merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi posisi ranking sebuah situs atau blog di hasil pencarian search engine. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Atom:&lt;/b&gt; Sebuah format sindikasi feed yang dikembangkan sebagai alternatif RSS. Atom memungkinkan seseorang mendapatkan updates artikel dari sebuah situs atau blog manakala ada posting baru. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Automattic:&lt;/b&gt; Perusahaan yang didirikan oleh Matt Mullenweg dan bertanggungjawab terhadap pengembangan WordPress.org (software blog) dan WordPress (hosting) selain proyek-proyek lainnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Backlink:&lt;/b&gt; Hiperlink yang tampil di blog atau situs lain dan menaut pada halaman utama atau halaman lain dalam suatu blog atau situs. penting karena Google dan mesin pencari yang lain mempergunakan jumlah dan kualitas backlink sebagai ukuran tingkat kepercayaan sebuah blog atau situs. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Blackhat&lt;/b&gt;: Gabungan teknik SEO dan online marketing yang seringkali tidak etis dan bahkan kadang ilegal dengan tujuan tertentu. Menyembunyikan teks dibalik gambar atau mempergunakan halaman doorway dengan re-direct adalah contoh teknik-teknik blackhat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Blog:&lt;/b&gt; Suatu jenis situs dimana sang pemiliknya mempublikasikan pikiran, ide atau pengetahuan mengenai topik tertentu. Biasanya isinya berupa artikel, yang disebut post, dan disusun berdasarkan urutan kronologis. Awalnya blog muncul sebagai diary online, namun saat ini blog mencakup berbagai macam ceruk topik, dan bersaing ketat dengan media massa kebanyakan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Blog Carnival:&lt;/b&gt; Sebuah event ketika para blogger berkumpul untuk untuk membuat sebuah koleksi artikel mengenai sebuah topik tertentu. Biasanya blog carnival hanya terdiri dari satu blog dengan sejumlah blog yang berpartisipasi mengirimkan artikelnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Blogger:&lt;/b&gt; Seseorang yang memiliki blog. Blogger juga merupakan nama komersil platform dan hosting blog gratis milik Google (yang lebih dikenal dengan nama ekstensi Blogspot). &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Blogging:&lt;/b&gt; Aktivitas menulis sesuatu di dalam blog. Bisa juga berarti aktivitas yang lebih luas yang dilakukan oleh seorang blogger (misalnya berinteraksi dengan pembaca, mempersiapkan materi&amp;nbsp; konten, dan lain-lain).&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Bloglines:&lt;/b&gt; Salah satu RSS Feed Reader yang paling populer. Bloglines merupakan &lt;span style="font-size: large;"&gt;aplikasi berbasis web&lt;/span&gt; yang memungkinkan penggunanya untuk berlangganan dan mengelola RSS Feed. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Blogosphere:&lt;/b&gt; Istilah yang dipergunakan untuk menjelaskan dunia yang diciptakan oleh jaringan blog. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Blogroll:&lt;/b&gt; Fitur blog yang sangat populer yang memungkinkan pemilik blog menampilkan daftar blog-blog lain yang direkomendasikannya. Fitur ini biasanya ditampilkan di bagian sidebar. Namun saat ini semakin sedikit blog yang menampilkan blogroll. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Comments:&lt;/b&gt; Hampir semua platform blog memungkinkan pembacanya memberikan komentar dan meninggalkan feedback di setiap halaman posting artikel sebuah blog. Fitur inilah yang membuat blog menjadi sebuah media percakapan langsung dan telah menjadi salah satu faktor kesuksesan blog di dunia internet. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Comment spam:&lt;/b&gt; Komentar yang ditulis semata-mata untuk mendapatkan backlink dan diharapkan akan memberikan aliran traffic pengunjung ke blog pihak yang menuliskan komentar spam tersebut. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Compete:&lt;/b&gt; Perusahaan analis web, seperti halnya Alexa, yang memantau dan memperkirakan jumlah traffic situs atau blog. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;CPC:&lt;/b&gt; Kependekan dari cost-per-click, dan ia merepresentasikan suatu bentuk online advertising dimana si pengiklan (advertiser) memberikan sejumlah uang kepada setiap pengunjung yang meng-klik iklannya dan mengunjungi situs atau halaman penjualan produknya. Di sisi lain, terdapat penerbit iklan (publisher) yang menampilkan iklan CPC di situs atau blognya dan mendapatkan uang untuk setiap klik yang dilakukan pengunjung situs atau blognya. Jaringan iklan CPC paling terkenal adalah Google Adwords. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;CPA:&lt;/b&gt; Kependekan dari cost-per-action, dan ia merepresentasikan suatu bentuk online advertising dimana si pengiklan (advertiser) akan membayar ketika pengunjung sebuah situs melakukan tindakan &lt;br /&gt;
tertentu (misalnya ketika mereka berlangganan news letter atau membeli sebuah produk tertentu). Kebanyakan program affiliasi menggunakan skema CPA.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;CPM:&lt;/b&gt; Kependekan dari cost-per mille, dimana mille berarti 1000 dalam bahasa Latin. CPM, dengan demikian berarti harga per 1000 impresi, dan ia merepresentasikan suatu bentuk online advertising dimana si pengiklan (advertiser) akan membayar harga tertentu ketika iklan banner atau iklan lain mereka ditampilkan setiap 1000 kali di sebuah situs atau blog. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;CSS:&lt;/b&gt; Kependekan dari Cascading Style Sheets, dan merupakan bahasa pemrograman yang dipergunakan untuk membuat halaman wes yang ditulis dengan kode HTML atau XHTML. Kelebihan CSS adalah memungkinkan Anda untuk mengontrol tampilan halaman situs secara bersamaan dari lokasi yang sama (file CSS). &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Digg:&lt;/b&gt; Situs social bookmarking paling terkenal di dunia. Pada dasarnya Digg adalah sebuah situs yang dihidupi oleh penggunanya, dimana anggota komunitas Digg memberikan vote terhadap sebuah artikel yang akan tampil di halaman depan situs tersebut. Bagi kebanyakan pemilik situs, tampil di halaman depan Digg adalah sebuah kebanggaan. Ia bisa memberikan ribuan pengunjung hanya dalam waktu sehari. Meskipun demikian, terdapat kontroversi terhadap kualitas traffic pengunjung yang datang dari Digg karena pengunjung biasanya jarang kembali lagi dan jarang meng-klik iklan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Domain:&lt;/b&gt; Juga dikenal sebagai nama domain atau nama &lt;span style="font-size: large;"&gt;hosting domain&lt;/span&gt;, adalah nama situs atau blog yang tercatat di dalam dunia internet. Contoh nama domain adalah Yahoo.com. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Duplicate content:&lt;/b&gt; Konten hasil duplikasi (biasanya berupa teks/artikel) dalam sebuah situs atau blog. Mesin pencari (misalnya Google Search Engine) cenderung menjatuhkan penalti untuk situs atau blog dengan konten-konten hasil duplikasi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Favicon:&lt;/b&gt; Kependekan dari "Favorite Icon", adalah sebuah ikon yang diasosiasikan dengan logo sebuah situs atau blog dan akan muncul pada bagian browser atau bagian bookmark. Favicon dimaksudkan untuk memudahkan mengidentifikasi sebuah situs atau blog. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Feed:&lt;/b&gt; Disebut juga feed web atau feed news, adalah sebuah format data yang digunakan di dunia internet untuk memudahkan penggunanya mendapatkan updates artikel dari situs atau blog favoritnya. Terdapat dua jenis format utama feed: RSS Feed dan Atom Feed.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Feed Count:&lt;/b&gt; Biasanya merujuk pada widget dari FeedBurner yang berfungsi memberikan laporan jumlah pelanggan RSS pada suatu situs atau blog. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;FeedBurner:&lt;/b&gt; Sebuah perusahaan online milik Google yang menyediakan layanan RSS Feed. FeedBurner merupakan layanan gratis yang menyediakan RSS Feed dengan berbagai fitur menarik, &lt;br /&gt;
dan memudahkan pemilik situs atau blog mengumpulkan data statistik RSS Feed situs atau blognya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;FTP:&lt;/b&gt; Kependekan dari File Transfer Protocol. FTP merupakan sebuah protokol jaringan yang digunakan untuk mentransfer data dari satu komputer ke komputer lainnya. Jika Anda menggunakan layanan perusahaan hosting, Anda membutuhkan FTP untuk mentransfer file situs Anda dari komputer Anda ke server perusahaan hosting tersebut. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Google Analytics:&lt;/b&gt; Sebuah layanan gratis dari Google yang memberi pemilik situs sejumlah informasi dan data statistik mengenai jumlah traffic dan pengunjung situsnya. Google Analytics juga dikenal sebagai salah satu layanan web paling terpercaya (layanan lain seperti Webalizer atau AWStats cenderung melebihkan angka dengan memasukkan traffic bukan-manusia ke dalam data yang dihasilkan). &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Google Reader:&lt;/b&gt; RSS Reader paling populer di dunia internet. Google Reader merupakan aplikasi berbasis web yang memungkinkan para penggunanya untuk berlangganan dan mengelola RSS Feed situs atau blog tertentu. Karena saking populernya, banyak situs yang menampilkan badge khusus Google Reader agar pembacanya bisa berlangganan RSS Feed melalui Google Reader. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Hotlinking:&lt;/b&gt; Juga dikenal dengan sebutan tautan inline dan pencuri bandwith, hotlinking merujuk pada praktek-praktek menggunakan obyek tertentu (seringkali berupa gambar) dari satu situs ke dalam &lt;br /&gt;
situs yang lain. Meskipun praktek ini awalnya merupakan bagian dari desain besar dunia web, namun belakangan orang cenderung mengaitkannya dengan praktek penyalahgunaan. Ketika Anda melakukan hotlinking sebuah gambar yang ada di situs lain, misalnya, Anda telah "mencuri" bandwith situs tersebut dan kemungkinan besar juga telah melanggar hak ciptanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Linkbait:&lt;/b&gt; Segala macam konten (artikel, tools, kuis, video, gambar) yang dibuat dengan tujuan utama untuk menarik link ke situs yang bersangkutan. Kuantitas dan kualitas backlink adalah salah satu faktor dibaliksistem algoritma mesin pencari Google, itulah alasan mengapa orang sangat memperhatikannya. Bahkan ada pemasar online yang mengkhususkan diri menciptakan cara promosi linkbait&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Movable Type:&lt;/b&gt; Sofware blogging yang diciptakan oleh Six Apart. Pada tahun 2007 Movable Type menjadi layanan blogging gratis (dikeluarkan dibawah ketentuan GPL atau General Public License). &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Meta tags:&lt;/b&gt; Meta tags adalah kode-kode HTML yang ada di bagian halaman sebuah situs. Tidak seperti tag HTML yang lain, meta tags tidak muncul di halaman posting, sehingga kebanyakan pengunjung &lt;br /&gt;
tidak pernah melihatnya. Meta tags yang berbeda memiliki fungsi yang berbeda, namun secara umum semuanya digunakan untuk memberikan informasi tambahan mengenai kondisi sebuah halaman situs kepada robot mesin pencari. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Niche:&lt;/b&gt; Dalam jargon dunia internet, niche merujuk kepada sebuah topik atau subyek tertentu. Kebanyakan situs mencakup satu atau lebih niche. Contoh-contoh niche misalnya adalah olahraga, gosip, humor dan keuangan. Beberapa niche dianggap lebih populer dan menguntungkan ketimbang yang lain. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Nofollow:&lt;/b&gt; Juga disebut sebagai tag nofollow, adalah sebuah tag yang disisipkan dalam kode link yang berfungsi untuk memerintahkan robot mesin pencari agar mereka tidak mengikuti link bersangkutan, dan karenanya tidak menganggapnya sebagai link yang sesungguhnya. Google dan mesin pencari yang lain merekomendasikan agar semua link berbayar menggunakan tag nofollow. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;PageRank:&lt;/b&gt; Juga sering disebut &lt;span style="font-size: large;"&gt;Google PageRank&lt;/span&gt;, adalah sebuah sistem metrik yang digunakan oleh Google untuk menilai tingkat kepercayaan sebuah situs. Google PageRank memiliki nilai skala dari 0 hingga 10, dimana 10 adalah nilai tingkat kepercayaan tertinggi yang bisa Anda dapatkan. Terdapat algoritme yang rumit dibalik skala PageRank, namun faktor terpenting yang mempengaruhinya adalah jumlah dan kualitas backlink sebuah situs atau blog. Nilai PageRank (yang bisa dilihat menggunakan Google Toolbar) di-update setiap setiap tiga bulan sekali. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Page Views:&lt;/b&gt; Juga biasa disebut impresi. Setiap kali pengguna internet membuka sebuah halaman situs tertentu, satu page view akan dihitung. Seorang pengguna internet, misalnya, bisa mendapatkan sejumalh page views selama mengunjungi sebuah situs.Situs-situs populer bisa mendapatkanjutaan page views setiap bulannya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;PHP:&lt;/b&gt; Kependekan dari Programming Hypertext Processor, adalah sebuah bahasa pemrograman yang didesain untuk menciptakan halaman web yang bergerak. Banyak situs (misalnya Digg.com) dibangun menggunakan PHP, seperti halnya beberapa platform blog (misalnya WordPress). Jika Anda seorang blogger atau web master, ada kemungkinan besar Anda akan menggunakan PHP. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Pillar article:&lt;/b&gt; Sebuah istilah yang pertama kali diciptakan oleh Yaro Starak, untuk merujuk sebuah artikel panjang dan terstruktur, berisi informasi atau sumber rujukan yang bermanfaat, yang dipublikasikan di blog. Artikel pilar sangat penting untuk membangun otoritas dan menarik traffic pengunjung ke blog Anda. Kedua faktor diatas datang dari blogger yang lain yang mendapatkan manfaat dari artikel pilar dan menautkan link ke artikel pilar tersebut. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Ping:&lt;/b&gt; Sebuah tool jaringan komputer yang digunakan untuk menguji apakah sebuah komputer atau hosting bisa dibuka di internet. Dalam jargon dunia blogger dan web master, ping juga berarti tindakan mengirimkan pesan jaringan ke suatu server untuk menginformasikan bahwa Anda telah meng-update blog atau situs Anda. Setiap kali Anda mempublikasikan sebuah posting artikel baru, sebagai contoh, Anda bisa melakukan ping ke mesin pencari untuk memberitahukan update yang Anda lakukan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Pingback:&lt;/b&gt; Sebuah tool jaringan yang digunakan untuk memberitahu sebuah situs ketika seseorang menautkan link atau merujuk kepada situs tersebut. Kebanyakan platform blog mencatat pingback secara otomatis. Artinya, manakala seseorang menautkan link ke suatu artikel yang Anda tulis, link-nya akan muncul di bagian komentar blog Anda. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Pligg:&lt;/b&gt; Sebuah sofware open source yang memungkinkan penggunanya untuk membuat situs social bookmarking di situsnya. Situs paling terkenal yang menggunakan sofware Pligg adalah Sphinn.com. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;WordPress Plugin:&lt;/b&gt; Kode-kode khusus yang dibuat dengan tujuan untuk mengembangkan kemampuan sebuah software, dalam hal ini adalah WordPress. Terdapat ribuan plugin WordPress yang telah &lt;br /&gt;
dibuat, dengan fungsi yang sangat beragam.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pro Blogger: Sebutan untuk seorang blogger profesional yang mendapatkan penghasilan melalui blog dan hidup dari income yang ia terima dari aktivitas blogging. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;RSS:&lt;/b&gt; Kependekan dari Really Simple Syndication. RSS adalah suatu format yang digunakan untuk mengirimkan informasi dari sebuah situs dan halaman situs yang di-update secara berkala. Sebuah dokumen &lt;br /&gt;
RSS (yang disebut feed) berisi ringkasan ataupun keseluruhan konten dari sebuah situs. Keuntungan terbesar menggunakan RSS adalah memungkinkan pengunjung sebuah situs untuk tetap berhubungan dengan situs-situs favorit mereka tanpa harus mengunjunginya secara online. Manakala Anda berlangganan sebuah RSS Feed, secara otomatis Anda akan menerima updates konten situs bersangkutan apabila situs tersebut mempublikasikan konten baru. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Scraper:&lt;/b&gt; Seseorang yang menyalin konten dari sumber lain (baik situs ataupun blog) dan mempublikasikannya di blognya sendiri, dengan atau tanpa memberikan kredit link, dan tanpa meminta izin kepada penulis aslinya. Scraper bisa dilakukan secara manual ataupun otomatis dan biasanya menggunakan tool scraping RSS Feed. Scraper jelas-jelas merupakan pelanggaran hak cipta. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Splog:&lt;/b&gt; Blog yang hanya digunakan untuk mempublikasikan konten-konten spam. Splogs biasanya berisi teks yang dikopi dari sumber lain, dikombinasikan dengan link-link situs-situs obat-obatan terlarang, minuman keras dan judi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;SEO:&lt;/b&gt; Kependekan dari search engine optmization. SEO mencakup sejumlah aktivitas yang ditujukan untuk meningkatkan ranking sebuah situs di halaman hasil pencarian search engine (terutama Google). Ada dua jenis aktivitas yang dilakukan yaitu: optimisasi on-page, yakni mengoptimalkan penggunaan tag dan konten sebuah situs; dan optimisasi off-page, yakni mengoptimalkan faktor-faktor eksternal misalnya jumlah dan kualitas backlink, teknik-teknik promosi, dan &lt;br /&gt;
lain-lain. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;SERP:&lt;/b&gt; Kependekan dari search engine results page. Ketika Anda mencari sebuah kata kunci melalui Google search engine, Anda akan mendapatkan halaman 10 hasil pencarian yang sesuai dengan kata kunci yang Anda cari. Halaman itulah yang disebut SERP.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Social Bookmarking:&lt;/b&gt; Disebut juga social aggregators atau community bookmarking. Social Bookmarking adalah situs yang memungkinkan penggunanya untuk menemukan, mengirimkan, menyebarluaskan dan memberikan vote terhadap sebuah artikel dari internet. Situs social bookmarking paling populer adalah Digg.com, Reddit.com, StumbleUpon.com dan Del.icio.us. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Social Media:&lt;/b&gt; Sebuah istilah umum yang digunakan untuk mendefinisikan situs dan aplikasi web dimana terdapat unsur interaksi sosial didalamnya (dalam bentuk teks, gambar, suara, video atau gabungan dari semuanya). Contoh situs social media adalah blog, forum online, social network, Wikipedia dan lain-lain. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Social Networks:&lt;/b&gt; Dalam dunia internet, istilah ini merujuk kepada sejumlah situs dan aplikasi, dimana tujuannya adalah untuk memberi kesempatan penggunanya yang memiliki sebuah minat yang sama untuk saling berhubungan, berinteraksi dan berbagi. Contoh populer situs social network adalah MySpace.com dan LinkedIn.com. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;StumbleUpon:&lt;/b&gt; Situs social bookmarking populer yang bertujuan memampukan para penggunanya untuk menemukan situs-situs baru dan menarik. StumbleUpon bekerja dengan menggunakan browser toolbar yang memungkinkan penggunanya untuk memberikan vote dan meng-klik tombol “Stumble!” yang akan menampilkan sejumlah situs atau halaman situs berdasarkan pilihan penggunanya dan apa yang di-vote oleh pengguna lain. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Subscriber:&lt;/b&gt; Pengunjung situs atau blog yang berlangganan RSS feed sebuah situs ataupun berlangganan melalui email. Manakala situs tersebut di-update dengan konten baru, pelanggan tersebut akan &lt;br /&gt;
menerima konten melalui RSS Reader ataupun email. Para web master dan blogger sangat memperhatikan jumlah pelanggan RSS karena ia merepresentasikan jumlah pembaca setia dan &lt;span style="font-size: large;"&gt;traffic pengunjung&lt;/span&gt; yang &lt;br /&gt;
konstan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Tag:&lt;/b&gt; Hampir sama dengan kategori, tag digunakan untuk mengklasifikasikan sebuah artikel atupun konten dalam sebuah situs. Tag bersifat lebih fleksibel ketimbang kategori dan biasanya digunakan dengan cara yang lebih spesifik. Satu artikel atau posting biasanya diberikan satu kategori besar dan banyak tag di dalamnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Technorati:&lt;/b&gt; Layanan mesin pencari blog, yang memberikan informasi &lt;span style="font-size: large;"&gt;tracking blog&lt;/span&gt;, tautan link dan posting dari seluruh dunia. Sangat populer meskipun beberapa tahun belakangan mulai kehilangan perhatian. Salah satu fiturnya yang paling terkenal adalah daftar Technorati Top 100, yang memberikan ranking 100 blog terpopuler di dunia berdasarkan jumlah link dari blog lain.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Twitter:&lt;/b&gt; Sebuah layanan social networking dan microblogging yang kini sangat populer. Pengguna Twitter dapat "mengikuti" pengguna yang lain untuk mendapatkan updates berita terbaru dari mereka. Setiap update hanya boleh berisi 140 karakter, dengan atau tanpa &lt;br /&gt;
hiperlink. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Text Link Ads:&lt;/b&gt; Suatu bentuk layanan periklanan online dimana si pemasang iklan membeli sebuah link di situs lain dengan teks yang ia pilih sendiri dan biasanya tanpa tag nofollow. Praktek ini sangat populer hingga kemudian Google mulai memberi penalti situs-situs yang menjual ataupun membeli teks link dengan tujuan untuk meningkatkan hasil pencarian search engine. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Trackback:&lt;/b&gt; Sebuah tool networking, hampir sama dengan pingback, yang digunakan untuk memberi informasi kepada sebuah situs ketika seseorang menautkan link ke situs tersebut. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Unique visitor:&lt;/b&gt; Unique visitor adalah jumlah pengunjung manusia yang masuk ke sebuah situs dalam jangka waktu tertentu, Katakanlah 3 orang mengunjungi sebuah blog pada hari yang sama, 2 orang mengunjunginya dua kali dan masing-masing membuka 5 halaman blog. Maka pada hari tersebut, blog ini memiliki 3 unique visitors, 5 total visitors, dan 15 page views. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Viral Content:&lt;/b&gt; Konten yang menyebar dengan sangat cepat di dunia internet, seperti halnya virus flu dalam kehidupan nyata. Kontennya sendiri bisa berupa artikel, gambar, atau video, namun harus sangat lucu, kontroversial atau sangat bermanfaat sehingga orang merasa perlu untuk menulis tentangnya. atau memberitahu temannya mengenai hal tersebut. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;WordPress:&lt;/b&gt; Software blogging paling populer di dunia internet, diciptakan oleh sebuah perusahaan yang bernama Automattic. WordPress mendapatkan popularitas terutama karena dukungan komunitasnya yang sangat aktif. Ada ribuan orang yang menyediakan template gratis, plugin dan dukungan terhadap pengembangan proyek WordPress.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;URL:&lt;/b&gt; Kependekan dari Uniform Resource Locator. URL mencakup nama domain dan protokol yang digunakan. Contoh URL adalah http://www.namadomain.com. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Viral Marketing:&lt;/b&gt; Sebuah teknik pemasaran untuk menyebarluaskan informasi dengan cepat menggunakan sarana email, blog dan kabar dari mulut ke mulut. Banyak situs sosial media dan situs sosial bookmarking juga dipergunakan sebagai sarana viral marketing. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Many social news sites and social bookmarking sites also lead to secondary citations. &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;XML:&lt;/b&gt; Kependekan dari Extensible Markup Language, yaitu sebuah format teks sederhana dan sangat fleksibel yang diturunkan dari SGML, dan digunakan untuk memudahkan sindikasi informasi dengan menggunakan teknologi RSS. &lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://subsafan.blogspot.com/atom.xml?redirect=false&amp;start-index=1&amp;max-results=100&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/733478881238685784-412778631355449951?l=subsafan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://subsafan.blogspot.com/feeds/412778631355449951/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://subsafan.blogspot.com/2012/01/kamus-istilah-blogger.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/412778631355449951?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/412778631355449951?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/subsafan/~3/l3H87gyf4_Y/kamus-istilah-blogger.html" title="Kamus Istilah Blogger" /><author><name>safan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01805519369962228781</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://4.bp.blogspot.com/-ApCtM3Clkrc/Tx2-UIywsdI/AAAAAAAABTw/_lsXF-7QBtc/s220/safan.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://subsafan.blogspot.com/2012/01/kamus-istilah-blogger.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;Ak4FSX07cSp7ImA9WhRVGUo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-733478881238685784.post-9053837365019416340</id><published>2012-01-19T05:15:00.000-08:00</published><updated>2012-01-19T05:15:18.309-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-19T05:15:18.309-08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Selebritas" /><title>Nama Asli Para Selebritas Indonesia?</title><content type="html">&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
Tahukah Anda, siapa nama asli para selebritas Indonesia?&lt;br /&gt;
1. &lt;b&gt;Chrisye:&lt;/b&gt; Krisman Rahardi&lt;br /&gt;
2. &lt;b&gt;Iwan Fals:&lt;/b&gt; Virgiawan Listanto&lt;br /&gt;
3. &lt;b&gt;Sania:&lt;/b&gt; Siti Tuti Susilawati Sutisna&lt;br /&gt;
4. &lt;b&gt;Pepeng:&lt;/b&gt; Ferrasta Soebardi&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;5. &lt;b&gt;Dede Yusuf:&lt;/b&gt; Yusuf Macan Effendi&lt;br /&gt;
6. &lt;b&gt;Dorce Gamalama:&lt;/b&gt; Ahmad Ashadi&lt;br /&gt;
7. &lt;b&gt;Bimbim Slank:&lt;/b&gt; Bimo Setiawan Almachzumi&lt;br /&gt;
8. &lt;b&gt;Dewi Persik:&lt;/b&gt; Dewi Murya Agung&lt;br /&gt;
9. &lt;b&gt;Annisa Bahar:&lt;/b&gt; Ani Setiawati&lt;br /&gt;
10. &lt;b&gt;Dian Sastro:&lt;/b&gt; Diandra Paramitha Sastrowardoyo&lt;br /&gt;
11. &lt;b&gt;Ian Kasela "Radja":&lt;/b&gt; Samijan&lt;br /&gt;
12. &lt;b&gt;Tamara Bleszynski:&lt;/b&gt; Tamara Nathalia Christina Mayawati Bleszynski&lt;br /&gt;
13. &lt;b&gt;Cut Memey:&lt;/b&gt; Decy Meilani Susanti&lt;br /&gt;
14. &lt;b&gt;Rhoma Irama:&lt;/b&gt; Raden Haji Oma Irama&lt;br /&gt;
15. &lt;b&gt;Mulan Kwok:&lt;/b&gt; Wulansari&lt;br /&gt;
16. &lt;b&gt;Evie Tamala: &lt;/b&gt;Cucu Suryaningsih&lt;br /&gt;
17. &lt;b&gt;Wulan Guritno:&lt;/b&gt; Sri Wulandari&lt;br /&gt;
18. &lt;b&gt;Tukul Arwana:&lt;/b&gt; Rianto&lt;br /&gt;
19. &lt;b&gt;Komeng:&lt;/b&gt; Alfiansyah&lt;br /&gt;
20. &lt;b&gt;Bams Samsons:&lt;/b&gt; Bambang Reguna Bukit&lt;br /&gt;
21. &lt;b&gt;Tarzan:&lt;/b&gt; Toto Maryadi&lt;br /&gt;
22. &lt;b&gt;Titik Puspa:&lt;/b&gt; Sudarwati&lt;br /&gt;
23. &lt;b&gt;Didi Kempot:&lt;/b&gt; Didi Prasetyo&lt;br /&gt;
24. &lt;b&gt;Jojon:&lt;/b&gt; Djuhri Masdjan&lt;br /&gt;
25. &lt;b&gt;Audy Item:&lt;/b&gt; Paula Allodya Item&lt;br /&gt;
26. &lt;b&gt;Eno Lerian:&lt;/b&gt; Dwi Retno Rahastri Lerian&lt;br /&gt;
27. &lt;b&gt;Indro Warkop:&lt;/b&gt; Indrojoyo Kusumonegoro&lt;br /&gt;
28. &lt;b&gt;Dewi Yull:&lt;/b&gt; Raden Ajeng Dewi Pujiati&lt;br /&gt;
29. &lt;b&gt;Sys NS:&lt;/b&gt; Mas Haryo Heroe Syswanto Ns Soerio Soebagio&lt;br /&gt;
30. &lt;b&gt;Eko Patrio:&lt;/b&gt; Eko Indro Purnomo&lt;br /&gt;
31. &lt;b&gt;Miing Bagito:&lt;/b&gt; Tubagus Dedi Gumelar&lt;br /&gt;
32. &lt;b&gt;Tessy:&lt;/b&gt; Kabul Basuki&lt;br /&gt;
33. &lt;b&gt;Inul Daratista:&lt;/b&gt; Ainur Rokhimah&lt;br /&gt;
34. &lt;b&gt;Memes: &lt;/b&gt;Meidiana Maemunah&lt;br /&gt;
35. &lt;b&gt;Maia:&lt;/b&gt; Maya Estianty&lt;br /&gt;
36. &lt;b&gt;Gusti Randa:&lt;/b&gt; Yungki Gustiranda&lt;br /&gt;
37. &lt;b&gt;Nia Paramitha:&lt;/b&gt; Pradnya Paramitha&lt;br /&gt;
38. &lt;b&gt;Amara Lingua:&lt;/b&gt; Tuwuhadijatitesih Amaranggana&lt;br /&gt;
39. &lt;b&gt;Aming: &lt;/b&gt;Aming Supriatna Sugandhi&lt;br /&gt;
40. &lt;b&gt;Andien:&lt;/b&gt; Andini Aisyah Hariadi&lt;br /&gt;
41. &lt;b&gt;Adjie Massaid:&lt;/b&gt; Chandra Pratomo Samiadji&lt;br /&gt;
42. &lt;b&gt;Della Puspita:&lt;/b&gt; Nisisari Henny Puspita&lt;br /&gt;
43. &lt;b&gt;Dik Doang:&lt;/b&gt; Raden Rizki Mulyawan Kertanegara Hayang Denda Kusuma&lt;br /&gt;
44. &lt;b&gt;Ikke Nurjanah:&lt;/b&gt; Hartini Erpi Nurjanah&lt;br /&gt;
45. &lt;b&gt;Yuni Shara:&lt;/b&gt; Wahyu Setyaning Budi&lt;br /&gt;
46. &lt;b&gt;Titi Kamal:&lt;/b&gt; Kurniaty Kamalia&lt;br /&gt;
47. &lt;b&gt;Cici Tegal:&lt;/b&gt; Sri Wahyuningsih&lt;br /&gt;
48. &lt;b&gt;Roy Martin: &lt;/b&gt;Roy Wicaksono&lt;br /&gt;
49. &lt;b&gt;Nirina Zubir:&lt;/b&gt; Nirina Raudatul Jannah Zubir&lt;br /&gt;
50. &lt;b&gt;Anya Dwinov:&lt;/b&gt; Anya Dwinovita Pahlawanti&lt;br /&gt;
51. &lt;b&gt;Parto Patrio:&lt;/b&gt; Eddy Supono&lt;br /&gt;
52. &lt;b&gt;Deddy Corbuzier:&lt;/b&gt; Deddy Cahyadi Sundjoyo&lt;br /&gt;
53. &lt;b&gt;Uut Permatasari:&lt;/b&gt; Utami Suryaningsih&lt;br /&gt;
54. &lt;b&gt;Ria Irawan:&lt;/b&gt; Chandra Ariati Dewi Irawan&lt;br /&gt;
55. &lt;b&gt;Iis Dahlia:&lt;/b&gt; Iis Laeliyah&lt;br /&gt;
56. &lt;b&gt;Chicha Koeswoyo:&lt;/b&gt; Mirza Riadiani&lt;br /&gt;
57. &lt;b&gt;Agus Ringgo:&lt;/b&gt; Ringgo Agus Rahman&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://subsafan.blogspot.com/atom.xml?redirect=false&amp;start-index=1&amp;max-results=100&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/733478881238685784-9053837365019416340?l=subsafan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://subsafan.blogspot.com/feeds/9053837365019416340/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://subsafan.blogspot.com/2012/01/nama-asli-para-selebritas-indonesia.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/9053837365019416340?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/9053837365019416340?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/subsafan/~3/-9Fu4Z3QRik/nama-asli-para-selebritas-indonesia.html" title="Nama Asli Para Selebritas Indonesia?" /><author><name>safan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01805519369962228781</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://4.bp.blogspot.com/-ApCtM3Clkrc/Tx2-UIywsdI/AAAAAAAABTw/_lsXF-7QBtc/s220/safan.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://subsafan.blogspot.com/2012/01/nama-asli-para-selebritas-indonesia.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;D0EFRn8zcSp7ImA9WhRVGUo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-733478881238685784.post-1503984983549175609</id><published>2012-01-19T04:12:00.000-08:00</published><updated>2012-01-19T04:20:17.189-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-19T04:20:17.189-08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Internet" /><title>Cewek cantik No 1 di google</title><content type="html">&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;1. Cewek cantik No 1 di google&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt="" border="0" src="http://cdn-u.kaskus.us/59/u0j0ckst.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang ini sebenarnya paling populer di mesin pencari dengan kata kunci 
"CEWEK" tetapi belum ada penjelasan yang terkait dengan cewek 
ini...posenya yang hot dengan lidah menjulur sedikit menggoda...menjadi 
hits di mesin pencari&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;2. Cewek Pinky Di urutan no 2 di google&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt="" border="0" src="http://cdn-u.kaskus.us/59/9yvbwwht.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cewek manis dan putih ini sedikit bersaing dengan si cantik no 1 di 
google. pose nya yang tidak begitu sexy dibandingkan si cantik no 1. 
tetapi masih bertahan di urutan no 2...penjelasan tentang cewek ini pun 
belum diketahui siapa dan dari mana asalnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;3. Cewek Misterius Yang Mengenakan Seragam SMA no 3 di google&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt="" border="0" src="http://cdn-u.kaskus.us/59/lyytxg0t.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah kalo yang ini. banyak ditemui dan menjadi favorite dan sarana 
promosi esek-esek..hehe..foto cewek sma ini banyak dipakai dan menghiasi
 banner-banner iklan yang membutuhkan banyak klik untuk iklannya. siapa 
yang enggak penasaran dengan foto imut hot dari cewek abg yang masih sma
 ini..iklan nya pun pernah nampang di facebook...pertanyaannya kalo 
pernah nampang dibanyak situs..tapi masih belum juga diketahui siapa sih
 sebenarnya cewek sexy imut berseragam smu ini..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah untuk yang 2 ini adalah bisa dibilang jagoannya walaupun sudah tidak
 misterius lagi tapi gampang untuk mencarinya di mesin pencari, tinggal 
ketik namanya dan ribuan foto 2 cewek ABG paling fenomenal ini pun 
tampil. Dan pastinya menjadi legenda dan tetap favorite. namanya pun 
sudah banyak yang kenal..tapi sayang walaupun terkenal rimba-nya masih 
belum diketahui sampai sekarang...! kemana yah?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt; 4. Chika&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt="" border="0" src="http://cdn-u.kaskus.us/59/r3fczev6.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cewek ini berasal dari bandung, selain foto-foto nude-nya tersebar di 
internet si cewek asal bandung ini pun punya segudang video bokep. Siapa
 sih guys cewek yang terkenal karena foto bugilnya di internet ? Chika 
bandung  , pasti kamu pernah dengar yang namanya chika. Entah darimana 
asalnya dan bagaimana si chika ini. Cuman dari informasi yang banyak 
beredar di internet si chika ini berasal dari daerah bandung jawa barat.
 Untuk kebenaran informasinya juga sulit dibuktika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;5. Tirani Dwitasari&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt="" border="0" src="http://cdn-u.kaskus.us/59/teqi55xx.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalo denger namanya mungkin ada yang kenal ada yang ngak.. Doi adalah 
top selebs indonesia di dunia maya &amp;amp; Ratunya FS pada masanya..google
 pun saksi nyatanya.. tinggal tulis tirani n eng ing eng.. kl doyan maen
 fs pasti sering nemuin foto doi tp namanya beda - beda.. dia lah Tirani
 Dwitasari. dia hanya gadis biasa seperti umumnya.. melalui jenjang web 
sosial friendster.. nama tirani mulai byk di kenal.. hingga 
muncul-muncul plagiat tirani.. banyak yang mengatakan tirani merupakan 
seorang model.. namun banyak juga yang menyangkalnya..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini hanyalah sebuah berita tren di internet. Jika pengen tahu siapa 
mereka coba aja liat searching di google tentang foto cewek. Untuk lihat
 foto cewek lainnya mungkin anda perlu searching via google image 
tentang cewek-cewek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt; 6. Tarra Nadhira&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt="" border="0" src="http://cdn-u.kaskus.us/59/kltlzmwy.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Foto-Foto Terra Nadhira Hindersah beredar di internet. Mahasiswi 
perguruan tinggi swasta Jakarta ini tiba-tiba terkenal bukan karena ia 
ngetop diyoutube dengan gaya dan nyanyinya yang gokil, lucu kaya shinta 
Jojo atau gayus dan yang lainnya, tapi karena gaya dan pose bugilnya 
yang bikin jantung laki-laki yang melihat bisa berdetak kenceng.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tara Nadhira mahasiswi Binus ini memiliki berbagai macam foto-foto pose 
panas yang kini telah beredar luas di berbagai situs dewasa. Judul foto 
yang beredar disitus porno tersebut “Additional Nude Facebook Photos 
From Indonesian Student Tarra Nadhira Hindersah”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;7. Lydia Sefthy&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt="" border="0" src="http://cdn-u.kaskus.us/59/yikrw8yg.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kita mungkin sering mendengar kata-kata dalam pembicaran sehari-hari 
dengan istilah "Begitulah anak jaman sekarang", atau lebih tepatnya " 
Beginilah kelakuan anak SMA jaman sekarang", dan dari arti kata tersebut
 sebenarnya bukan untuk memuji melaikan memojokkan, atau menyindir 
seseorang anak yang baru duduk di bangku SMA.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenakalan remaja khususnya anak SMA bukan terjadi pada saat sekarang 
saja, namun anak SMA nakal sudah ada dari jaman dulu, dan salah satu 
pembuktian bahwa dari jaman dulu juga sudah ada anak SMA nakal, maka 
berikut ini kaskus mencoba untuk mempulikasikannya kepada anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;8. Tris Oktaviani Quinita Latief&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt="" border="0" src="http://cdn-u.kaskus.us/59/anzk2hbd.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adalah model cantik yang berasal dari Bandung facebooknya mencapai 100 akun lebih. Soalnya menyangkut Ka Anyunt juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pacarnya Triss juga ikut kena, namanya Zainal atau biasa di sapa Inal. 
Sampai sekarang facebook Triss masih belum diketahui yang asli yang mana
 dan pasti para facebookers sudah ada yang tau kan ? bahwa banyak 
website yang mecantumkan nama Triss dan memakai poto Triss.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sama yang satu ini Gan yang Misterius..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini post ane dapat dari salah satu member vivanews :&amp;nbsp; &lt;a class="bigusername" href="http://forum.vivanews.com/users/348072/" rel="nofollow"&gt;reddixie&lt;/a&gt;&lt;a href="" name="gender_2304987"&gt;
&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://subsafan.blogspot.com/atom.xml?redirect=false&amp;start-index=1&amp;max-results=100&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/733478881238685784-1503984983549175609?l=subsafan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://subsafan.blogspot.com/feeds/1503984983549175609/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://subsafan.blogspot.com/2012/01/cewek-cantik-no-1-di-google.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/1503984983549175609?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/1503984983549175609?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/subsafan/~3/UMDBblaSmGw/cewek-cantik-no-1-di-google.html" title="Cewek cantik No 1 di google" /><author><name>safan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01805519369962228781</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://4.bp.blogspot.com/-ApCtM3Clkrc/Tx2-UIywsdI/AAAAAAAABTw/_lsXF-7QBtc/s220/safan.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://subsafan.blogspot.com/2012/01/cewek-cantik-no-1-di-google.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkUCRX04eCp7ImA9WhRVGUo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-733478881238685784.post-9137651795705492702</id><published>2012-01-19T03:57:00.000-08:00</published><updated>2012-01-19T03:57:44.330-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-19T03:57:44.330-08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Berita" /><title>Pepe Injak Tangan Messi</title><content type="html">&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
Dukung Real Madrid.. tapi lihat si tinhkah si pepe mending di buang ajha dari real madrid.. ambil buat barca ajha tuh si pepe..haha..&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;iframe allowtransparency="true" frameborder="0" height="400" scrolling="no" src="http://www.vivanews.com/embed/video/17364/" style="border: 1px solid #ccc;" width="300"&gt;&lt;/iframe&gt; &lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://subsafan.blogspot.com/atom.xml?redirect=false&amp;start-index=1&amp;max-results=100&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/733478881238685784-9137651795705492702?l=subsafan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://subsafan.blogspot.com/feeds/9137651795705492702/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://subsafan.blogspot.com/2012/01/pepe-injak-tangan-messi.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/9137651795705492702?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/9137651795705492702?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/subsafan/~3/nL_zIWM0zF0/pepe-injak-tangan-messi.html" title="Pepe Injak Tangan Messi" /><author><name>safan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01805519369962228781</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://4.bp.blogspot.com/-ApCtM3Clkrc/Tx2-UIywsdI/AAAAAAAABTw/_lsXF-7QBtc/s220/safan.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://subsafan.blogspot.com/2012/01/pepe-injak-tangan-messi.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEQFR304eip7ImA9WhRVGUo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-733478881238685784.post-2247514737882427323</id><published>2012-01-19T03:25:00.000-08:00</published><updated>2012-01-19T03:25:16.332-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-19T03:25:16.332-08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Bigrafi" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Sejarah" /><title>Sejarah Hidup Imam Al Ghazali</title><content type="html">&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Imam Al Ghazali, sebuah nama yang tidak asing di telinga kaum 
muslimin. Tokoh terkemuka dalam kancah filsafat dan tasawuf. Memiliki 
pengaruh dan pemikiran yang telah menyebar ke seantero dunia Islam. 
Ironisnya sejarah dan perjalanan hidupnya masih terasa asing. Kebanyakan
 kaum muslimin belum mengerti. Berikut adalah sebagian sisi 
kehidupannya. Sehingga setiap kaum muslimin yang mengikutinya, hendaknya
 mengambil hikmah dari sejarah hidup beliau.&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span id="more-59"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Nama, Nasab dan Kelahiran Beliau&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Beliau bernama Muhammad bin Muhammad bin Muhammad bin Ahmad Ath Thusi, Abu Hamid Al Ghazali (Lihat Adz Dzahabi, &lt;em&gt;Siyar A’lam Nubala’&lt;/em&gt; 19/323 dan As Subki, &lt;em&gt;Thabaqat Asy Syafi’iyah&lt;/em&gt;
 6/191). Para ulama nasab berselisih dalam penyandaran nama Imam Al 
Ghazali. Sebagian mengatakan, bahwa penyandaran nama beliau kepada 
daerah Ghazalah di Thusi, tempat kelahiran beliau. Ini dikuatkan oleh Al
 Fayumi dalam Al Mishbah Al Munir. Penisbatan pendapat ini kepada salah 
seorang keturunan Al Ghazali. Yaitu Majdudin Muhammad bin Muhammad bin 
Muhyiddin Muhamad bin Abi Thahir Syarwan Syah bin Abul Fadhl bin 
Ubaidillah anaknya Situ Al Mana bintu Abu Hamid Al Ghazali yang 
mengatakan, bahwa telah salah orang yang menyandarkan nama kakek kami 
tersebut dengan ditasydid (Al Ghazzali).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sebagian lagi mengatakan penyandaran nama beliau kepada pencaharian 
dan keahlian keluarganya yaitu menenun. Sehingga nisbatnya ditasydid (Al
 Ghazzali). Demikian pendapat Ibnul Atsir. Dan dinyatakan Imam Nawawi, &lt;em&gt;“Tasydid dalam Al Ghazzali adalah yang benar.”&lt;/em&gt; Bahkan Ibnu Assam’ani mengingkari penyandaran nama yang pertama dan berkata, &lt;em&gt;“Saya telah bertanya kepada penduduk Thusi tentang daerah Al Ghazalah, dan mereka mengingkari keberadaannya.”&lt;/em&gt;
 Ada yang berpendapat Al Ghazali adalah penyandaran nama kepada Ghazalah
 anak perempuan Ka’ab Al Akhbar, ini pendapat Al Khafaji.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Yang dijadikan sandaran para ahli nasab mutaakhirin adalah pendapat 
Ibnul Atsir dengan tasydid. Yaitu penyandaran nama kepada pekerjaan dan 
keahlian bapak dan kakeknya (Diringkas dari penjelasan pentahqiq kitab &lt;em&gt;Thabaqat Asy Syafi’iyah&lt;/em&gt;
 dalam catatan kakinya 6/192-192). Dilahirkan di kota Thusi tahun 450 H 
dan memiliki seorang saudara yang bernama Ahmad (Lihat Adz Dzahabi, &lt;em&gt;Siyar A’lam Nubala’&lt;/em&gt; 19/326 dan As Subki, &lt;em&gt;Thabaqat Asy Syafi’iyah&lt;/em&gt; 6/193 dan 194).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Kehidupan dan Perjalanannya Menuntut Ilmu&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ayah beliau adalah seorang pengrajin kain shuf (yang dibuat dari 
kulit domba) dan menjualnya di kota Thusi. Menjelang wafat dia 
mewasiatkan pemeliharaan kedua anaknya kepada temannya dari kalangan 
orang yang baik. Dia berpesan, &lt;em&gt;“Sungguh saya menyesal tidak belajar 
khat (tulis menulis Arab) dan saya ingin memperbaiki apa yang telah saya
 alami pada kedua anak saya ini. Maka saya mohon engkau mengajarinya, 
dan harta yang saya tinggalkan boleh  dihabiskan untuk keduanya.”&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Setelah meninggal, maka temannya tersebut mengajari keduanya ilmu, 
hingga habislah harta peninggalan yang sedikit tersebut. Kemudian dia 
meminta maaf tidak dapat melanjutkan wasiat orang tuanya dengan harta 
benda yang dimilikinya. Dia berkata, &lt;em&gt;“Ketahuilah oleh kalian berdua,
 saya telah membelanjakan untuk kalian dari harta kalian. Saya seorang 
fakir dan miskin yang tidak memiliki harta. Saya menganjurkan kalian 
berdua untuk masuk ke madrasah seolah-olah sebagai penuntut ilmu. 
Sehingga memperoleh makanan yang dapat membantu kalian berdua.”&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Lalu keduanya melaksanakan anjuran tersebut. Inilah yang menjadi 
sebab kebahagiaan dan ketinggian mereka. Demikianlah diceritakan oleh Al
 Ghazali, hingga beliau berkata, &lt;em&gt;“Kami menuntut ilmu bukan karena Allah ta’ala , akan tetapi ilmu enggan kecuali hanya karena Allah ta’ala.”&lt;/em&gt; (Dinukil dari &lt;em&gt;Thabaqat Asy Syafi’iyah&lt;/em&gt; 6/193-194).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Beliau pun bercerita, bahwa ayahnya seorang fakir yang shalih. Tidak 
memakan kecuali hasil pekerjaannya dari kerajinan membuat pakaian kulit.
 Beliau berkeliling mengujungi ahli fikih dan bermajelis dengan mereka, 
serta memberikan nafkah semampunya. Apabila mendengar perkataan mereka 
(ahli fikih), beliau menangis dan berdoa memohon diberi anak yang faqih.
 Apabila hadir di majelis ceramah nasihat, beliau menangis dan memohon 
kepada Allah ta’ala untuk diberikan anak yang ahli dalam ceramah 
nasihat.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kiranya Allah mengabulkan kedua doa beliau tersebut. Imam Al Ghazali 
menjadi seorang yang faqih dan saudaranya (Ahmad) menjadi seorang yang 
ahli dalam memberi ceramah nasihat (Dinukil dari &lt;em&gt;Thabaqat Asy Syafi’iyah&lt;/em&gt; 6/194).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Imam Al Ghazali memulai belajar di kala masih kecil. Mempelajari 
fikih dari Syaikh Ahmad bin Muhammad Ar Radzakani di kota Thusi. 
Kemudian berangkat ke Jurjan untuk mengambil ilmu dari Imam Abu Nashr Al
 Isma’ili dan menulis buku &lt;em&gt;At Ta’liqat&lt;/em&gt;. Kemudian pulang ke Thusi (Lihat kisah selengkapnya dalam &lt;em&gt;Thabaqat Asy Syafi’iyah&lt;/em&gt; 6/195).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Beliau mendatangi kota Naisabur dan berguru kepada Imam Haramain Al 
Juwaini dengan penuh kesungguhan. Sehingga berhasil menguasai dengan 
sangat baik fikih mazhab Syafi’i dan fikih khilaf, ilmu perdebatan, 
ushul, manthiq, hikmah dan filsafat. Beliau pun memahami perkataan para 
ahli ilmu tersebut dan membantah orang yang menyelisihinya. Menyusun 
tulisan yang membuat kagum guru beliau, yaitu Al Juwaini (Lihat Adz 
Dzahabi, &lt;em&gt;Siyar A’lam Nubala’&lt;/em&gt; 19/323 dan As Subki, &lt;em&gt;Thabaqat Asy Syafi’iyah&lt;/em&gt; 6/191).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Setelah Imam Haramain meninggal, berangkatlah &lt;a href="http://muslim.or.id/biografi/sejarah-hidup-imam-al-ghazali-1.html"&gt;Imam Ghazali&lt;/a&gt;
 ke perkemahan Wazir Nidzamul Malik. Karena majelisnya tempat berkumpul 
para ahli ilmu, sehingga beliau menantang debat kepada para ulama dan 
mengalahkan mereka. Kemudian Nidzamul Malik mengangkatnya menjadi 
pengajar di madrasahnya di Baghdad dan memerintahkannya untuk pindah ke 
sana. Maka pada tahun 484 H beliau berangkat ke Baghdad dan mengajar di 
Madrasah An Nidzamiyah dalam usia tiga puluhan tahun. Disinilah beliau 
berkembang dan menjadi terkenal. Mencapai kedudukan yang sangat tinggi.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Pengaruh Filsafat Dalam Dirinya&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pengaruh filsafat dalam diri beliau begitu kentalnya. Beliau menyusun buku yang berisi celaan terhadap filsafat, seperti kitab &lt;em&gt;At Tahafut&lt;/em&gt;
 yang membongkar kejelekan filsafat. Akan tetapi beliau menyetujui 
mereka dalam beberapa hal yang disangkanya benar. Hanya saja kehebatan 
beliau ini tidak didasari dengan ilmu atsar dan keahlian dalam 
hadits-hadits Nabi yang dapat menghancurkan filsafat. Beliau juga gemar 
meneliti kitab &lt;em&gt;Ikhwanush Shafa&lt;/em&gt; dan kitab-kitab Ibnu Sina. Oleh karena itu, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata, &lt;em&gt;“Al
 Ghazali dalam perkataannya sangat dipengaruhi filsafat dari karya-karya
 Ibnu Sina dalam kitab Asy Syifa’, Risalah Ikhwanish Shafa dan karya Abu
 Hayan At Tauhidi.”&lt;/em&gt; (&lt;em&gt;Majmu’ Fatawa&lt;/em&gt; 6/54).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Hal ini jelas terlihat dalam kitabnya &lt;em&gt;Ihya’ Ulumuddin&lt;/em&gt;. Sehingga Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata, &lt;em&gt;“Perkataannya
 di Ihya Ulumuddin pada umumnya baik. Akan tetapi di dalamnya terdapat 
isi yang merusak, berupa filsafat, ilmu kalam, cerita bohong sufiyah dan
 hadits-hadits palsu.”&lt;/em&gt; (&lt;em&gt;Majmu’ Fatawa&lt;/em&gt; 6/54).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Demikianlah Imam Ghazali dengan kejeniusan dan kepakarannya dalam 
fikih, tasawuf dan ushul,  tetapi sangat sedikit pengetahuannya tentang 
ilmu hadits dan sunah Rasulullah &lt;em&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/em&gt; 
yang seharusnya menjadi pengarah dan penentu kebenaran. Akibatnya beliau
 menyukai filsafat dan masuk ke dalamnya dengan meneliti dan membedah 
karya-karya Ibnu Sina dan yang sejenisnya, walaupun beliau memiliki 
bantahan terhadapnya. Membuat beliau semakin jauh dari ajaran Islam yang
 hakiki.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Adz Dzahabi berkata, &lt;em&gt;“Orang ini (Al Ghazali) menulis kitab dalam 
mencela filsafat, yaitu kitab At Tahafut. Dia membongkar kejelekan 
mereka, akan tetapi dalam beberapa hal menyetujuinya, dengan prasangka 
hal itu benar dan sesuai dengan agama. Beliau tidaklah memiliki ilmu 
tentang atsar dan beliau bukanlah pakar dalam hadits-hadits Rasulullah 
shallallahu ‘alaihi wa sallam yang dapat mengarahkan akal. Beliau senang
 membedah dan meneliti kitab Ikhwanush Shafa. Kitab ini merupakan 
penyakit berbahaya dan racun yang mematikan. Kalaulah Abu Hamid bukan 
seorang yang jenius dan orang yang mukhlis, niscaya dia telah binasa.”&lt;/em&gt; (&lt;em&gt;Siyar A’lam Nubala&lt;/em&gt; 19/328).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata, &lt;em&gt;“Abu Hamid condong kepada 
filsafat. Menampakkannya dalam bentuk tasawuf dan dengan ibarat Islami 
(ungkapan syar’i). Oleh karena itu para ulama muslimin membantahnya. 
Hingga murid terdekatnya, (yaitu) Abu Bakar Ibnul Arabi mengatakan, 
“Guru kami Abu Hamid masuk ke perut filsafat, kemudian ingin keluar dan 
tidak mampu.”&lt;/em&gt; (&lt;em&gt;Majmu’ Fatawa&lt;/em&gt; 4/164).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Polemik Kejiwaan Imam Ghazali&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kedudukan dan ketinggian jabatan beliau ini tidak membuatnya congkak 
dan cinta dunia. Bahkan dalam jiwanya berkecamuk polemik (perang batin) 
yang membuatnya senang menekuni ilmu-ilmu kezuhudan. Sehingga menolak 
jabatan tinggi dan kembali kepada ibadah, ikhlas dan perbaikan jiwa. 
Pada bulan Dzul Qai’dah tahun 488 H beliau berhaji dan mengangkat 
saudaranya yang bernama Ahmad sebagai penggantinya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pada tahun 489 H beliau masuk kota Damaskus dan tinggal beberapa 
hari. Kemudian menziarahi Baitul Maqdis beberapa lama, dan kembali ke 
Damaskus beri’tikaf di menara barat masjid Jami’ Damaskus. Beliau banyak
 duduk di pojok tempat Syaikh Nashr bin Ibrahim Al Maqdisi di masjid 
Jami’ Umawi (yang sekarang dinamai Al Ghazaliyah). Tinggal di sana dan 
menulis kitab &lt;em&gt;Ihya Ulumuddin, Al Arba’in, Al Qisthas&lt;/em&gt; dan kitab &lt;em&gt;Mahakkun Nadzar&lt;/em&gt;. Melatih jiwa dan mengenakan pakaian para ahli ibadah. Beliau tinggal di Syam sekitar 10 tahun.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ibnu Asakir berkata, &lt;em&gt;“Abu Hamid rahimahullah berhaji dan tinggal 
di Syam sekitar 10 tahun. Beliau menulis dan bermujahadah dan tinggal di
 menara barat masjid Jami’ Al Umawi. Mendengarkan kitab Shahih Bukhari 
dari Abu Sahl Muhammad bin Ubaidilah Al Hafshi.”&lt;/em&gt; (Dinukil oleh Adz Dzahabi dalam &lt;em&gt;Siyar A’lam Nubala&lt;/em&gt; 6/34).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Disampaikan juga oleh Ibnu Khallakan dengan perkataannya, &lt;em&gt;“An 
Nidzam (Nidzam Mulk) mengutusnya untuk menjadi pengajar di madrasahnya 
di Baghdad tahun 484 H. Beliau tinggalkan jabatannya pada tahun 488 H. 
Lalu menjadi orang yang zuhud, berhaji dan tinggal menetap di Damaskus 
beberapa lama. Kemudian pindah ke Baitul Maqdis, lalu ke Mesir dan 
tinggal beberapa lama di Iskandariyah. Kemudian kembali ke Thusi.”&lt;/em&gt; (Dinukil oleh Adz Dzahabi dalam &lt;em&gt;Siyar A’lam Nubala&lt;/em&gt; 6/34).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ketika Wazir Fakhrul Mulk menjadi penguasa Khurasan, beliau dipanggil
 hadir dan diminta tinggal di Naisabur. Sampai akhirnya beliau datang ke
 Naisabur dan mengajar di madrasah An Nidzamiyah beberapa saat. Setelah 
beberapa tahun, pulang ke negerinya dengan menekuni ilmu dan menjaga 
waktunya untuk beribadah. Beliau mendirikan satu madrasah di samping 
rumahnya dan asrama untuk orang-orang shufi. Beliau habiskan sisa 
waktunya dengan mengkhatam Al Qur’an, berkumpul dengan ahli ibadah, 
mengajar para penuntut ilmu dan melakukan shalat dan puasa serta ibadah 
lainnya sampai meninggal dunia.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Masa Akhir Kehidupannya&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Akhir kehidupan beliau dihabiskan dengan kembali mempelajari hadits dan berkumpul dengan ahlinya. Berkata Imam Adz Dzahabi, &lt;em&gt;“Pada
 akhir kehidupannya, beliau tekun menuntut ilmu hadits dan berkumpul 
dengan ahlinya serta menelaah shahihain (Shahih Bukhari dan Muslim). 
Seandainya beliau berumur panjang, niscaya dapat menguasai semuanya 
dalam waktu singkat. Beliau belum sempat meriwayatkan hadits dan tidak 
memiliki keturunan kecuali beberapa orang putri.”&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Abul Faraj Ibnul Jauzi menyampaikan kisah meninggalnya beliau dalam 
kitab Ats Tsabat Indal Mamat, menukil cerita Ahmad (saudaranya); Pada 
subuh hari Senin, saudaraku Abu Hamid berwudhu dan shalat, lalu berkata,
 &lt;em&gt;“Bawa kemari kain kafan saya.”&lt;/em&gt; Lalu beliau mengambil dan menciumnya serta meletakkannya di kedua matanya, dan berkata, &lt;em&gt;“Saya patuh dan taat untuk menemui Malaikat Maut.”&lt;/em&gt;
 Kemudian beliau meluruskan kakinya dan menghadap kiblat. Beliau 
meninggal sebelum langit menguning (menjelang pagi hari). (Dinukil oleh 
Adz Dzahabi dalam &lt;em&gt;Siyar A’lam Nubala&lt;/em&gt; 6/34). Beliau wafat di 
kota Thusi, pada hari Senin tanggal 14 Jumada Akhir  tahun 505 H dan 
dikuburkan di pekuburan Ath Thabaran (&lt;em&gt;Thabaqat Asy Syafi’iyah&lt;/em&gt; 6/201).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://subsafan.blogspot.com/atom.xml?redirect=false&amp;start-index=1&amp;max-results=100&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/733478881238685784-2247514737882427323?l=subsafan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://subsafan.blogspot.com/feeds/2247514737882427323/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://subsafan.blogspot.com/2012/01/sejarah-hidup-imam-al-ghazali.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/2247514737882427323?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/2247514737882427323?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/subsafan/~3/TfJP0ZJm-fc/sejarah-hidup-imam-al-ghazali.html" title="Sejarah Hidup Imam Al Ghazali" /><author><name>safan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01805519369962228781</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://4.bp.blogspot.com/-ApCtM3Clkrc/Tx2-UIywsdI/AAAAAAAABTw/_lsXF-7QBtc/s220/safan.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://subsafan.blogspot.com/2012/01/sejarah-hidup-imam-al-ghazali.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEcFRno9eCp7ImA9WhRVGUo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-733478881238685784.post-3055597972649944969</id><published>2012-01-19T03:20:00.000-08:00</published><updated>2012-01-19T03:20:17.460-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-19T03:20:17.460-08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pendidikan" /><title>Falsafah Al-Ghazzali dalam bidang logik</title><content type="html">&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:WordDocument&gt;
  &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;
  &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;
  &lt;w:PunctuationKerning/&gt;
  &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;
  &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;
  &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;
  &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;
  &lt;w:Compatibility&gt;
   &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;
   &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;
   &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;
   &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;
   &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;
  &lt;/w:Compatibility&gt;
  &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;
 &lt;/w:WordDocument&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"&gt;
 &lt;/w:LatentStyles&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;img src="http://img2.blogblog.com/img/video_object.png" style="background-color: #b2b2b2; " class="BLOGGER-object-element tr_noresize tr_placeholder" id="ieooui" data-original-id="ieooui" /&gt;
&lt;style&gt;
st1\:*{behavior:url(#ieooui) }
&lt;/style&gt;
&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt;
&lt;style&gt;
 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
 {mso-style-name:"Table Normal";
 mso-tstyle-rowband-size:0;
 mso-tstyle-colband-size:0;
 mso-style-noshow:yes;
 mso-style-parent:"";
 mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
 mso-para-margin:0in;
 mso-para-margin-bottom:.0001pt;
 mso-pagination:widow-orphan;
 font-size:10.0pt;
 font-family:"Times New Roman";
 mso-ansi-language:#0400;
 mso-fareast-language:#0400;
 mso-bidi-language:#0400;}
&lt;/style&gt;
&lt;![endif]--&gt;

&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
Menurut &lt;u&gt;&lt;b&gt;Al-Ghazzali&lt;/b&gt;&lt;/u&gt; &lt;b&gt;falsafah&lt;/b&gt;
secara ringkasnya dikatogerikan kepada enam aspek penting iaitu matematik,
fizik, metafizik (ketuhanan), politik, logik dan etika (akhlak). Logik merupakan
suatu ilmu hujah, pendalilan serta pembuktian. Sumbangan &lt;b&gt;Al-Ghazzali&lt;/b&gt; dalam
bidang ini dapat dilihat dalam 2 bentuk iaitu dari aspek pengajaran dan
penulisan. Kedua – dua bentuk sumbangannya menerusi dua kegiatan ini telah
memainkan peranan penting dalam usahanya untuk memantapkan Logik sebagai
displin ilmu yang boleh digunakan sebagai alat untuk membahaskan ilmu – ilmu
Islam. &lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Beliau mampu menguasai bidang ini walaupun tidak dibimbing secara khusus
oleh mana-mana guru yang berketokohan dalam bidang ini. Namun, al-Juwaynilah
satu-satunya guru yang memberikan pendedahan awal kepadanya tentang asas
pemikiran Logik. &lt;b&gt;Al–Ghazzali&lt;/b&gt; mengambil inisiatif sendiri mengkaji displin ini
menerusi pembacaannya terhadap karya-karya &lt;b&gt;falsafah.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;


&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
Peranan Logik dapat dijelaskan
lagi melalui 3 hasil karya ilmiahnya iaitu &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Mi’yar&lt;/i&gt;
&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;al-‘Ilm fi al-Mantiq, Mihak al-Nazar dan
Al-Qistas al-Mustaqim&lt;/i&gt;. Kitab Mi’yar adalah karya terunggul &lt;b&gt;al-Ghazzali&lt;/b&gt;.
Penghasilan karyanya ini mempunyai kepentingannya yang tersendiri, khususnya
bagi menjelaskan komitmen beliau terhadap Logik sebagai suatu neraca ukuran
atau piawai bagi ilmu pengetahuan. Al–Ghazzali telah menilai Logik sebagai
neraca ukuran bagi kegiatan berfikir yang dilakukan oleh manusia, khususnya
bagi membezakan pemikiran yang betul dengan yang terpesong dari asas kebenaran.
Neraca ukuran inilah yang&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;digunakan oleh
Al-Ghazzali untuk menilai pemikiran manusia, misalnya beberapa pandangan ahli
falsafah yang tidak dipersetujuinya. Walaubagaimanapun, kebahagiaan bukan hanya
dapat dicapai menerusi penghasilan atau pencapaian ilmu berguna hasil
penggunaan neraca ukurannya yang tepat, tetapi juga terletak pada sejauh mana
manusia mampu mengamalkan amalan dengan baik. Maka, beliau berusaha pula
menghasilkan karya lain bertujuan untuk menilai amalan yang dilakukan oleh
manusia. Karya tersebut dinamakan sebagai &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Mizan
Al – Amal&lt;/i&gt; yang bermaksud neraca ukuran bagi sesuatu amalan.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
Karya seterusnya ialah kitab &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Mihak Al- Nazar&lt;/i&gt;. Kedudukan karya ini
hampir sama dengan kitab Miyar, sama ada dari segi isi kandungan atau fungsinya
di mana beliau cuba
mengetengahkan logik ini sebagai piawai penilai akan kesahihan sesuatu ilmu
pengetahuan. &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Mihak al-Nazar&lt;/i&gt; boleh
didefinisikan sebagai ukuran penentu kesahihan sesuatu penelitian. &lt;b&gt;Al-Ghazzali&lt;/b&gt;
menerangkan kepentingan kaedah Logik sebagai &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Mihak al-nazar&lt;/i&gt; dalam mengawasi pemikiran manusia daripada melakukan
kesilapan dalam berfikir.&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Seterusnya
kitab &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Al-Qistas al- Mustaqim&lt;/i&gt; yang
bermaksud “neraca timbangan yang lurus” adalah sebuah karya terpenting
&lt;b&gt;al-Ghazzali&lt;/b&gt; dalam bidang logik. Penggunaan istilah&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Al-Qistas
al- Mustaqim&lt;/i&gt; adalah sebahagian daripada percubaan &lt;b&gt;al-Ghazzali&lt;/b&gt; bagi
menonjolkan displin Logik yang berperanan sebagai pengawas kegiatan berfikir
manusia. Kitab ini adalah karya &lt;b&gt;al-Ghazzali&lt;/b&gt; terakhir yang menggunakan Logik untuk
mempertahankan prinsip – prinsip ajaran islam. &lt;b&gt;Al-Ghazzali&lt;/b&gt; mengeluarkan neraca
timbangan ini terus daripada &lt;b&gt;Al-Quran&lt;/b&gt; kerana apa yang dianggapnya&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;sebagai &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Al-Qistas
al – Mustaqim&lt;/i&gt; itu adalah rakan akrab kepada &lt;b&gt;Al-Quran&lt;/b&gt;, sebagaimana yang
dinyatakan oleh Allah s.w.t. menerusi firman-Nya dalam surah al-Haddid : 25
yang bermaksud :&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Demi sesungguhnya!Kami telah mengutus Rasul-rasul kami dengan membawa&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in; text-align: justify;"&gt;
&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;bukti – bukti dan mu’jizat yang jelas nyata,
dan Kami telah menurunkan bersama-sama mereka kitab suci dan keterangan yang
menjadi neraca keadilan, supaya manusia dapat menjalankan keadilan.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
Daripada firman di atas dapat
diperjelaskan bahawa &lt;b&gt;Al-Ghazzali&lt;/b&gt; mengutarakan unsur – unsur agama dalam
karyanya. Daripada ketiga – tiga karya di atas, dapat dipersetujui bahawa &lt;b&gt;Al-Ghazali&lt;/b&gt;
mengajak manusia untuk&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mengkaji atau
menilai sesuatu perkara melalui akal fikiran yang dianugerahkan dengan tepat
sebelum membuat kesimpulan terhadap sesuatu fakta. &lt;b&gt;Al-Ghazali&lt;/b&gt; mendapat
tentangan yang hebat oleh tokoh pemikir islam terutamanya di kalangan
ulama.&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Hakikat yang harus di akui ilmu
Logik ini tidak begitu mudah untuk difahami malahan tidak begitu digemari oleh
kebanyakan umat islam pada zamannya. Ianya mendapat tentangan yang hebat
disebabkan pengasas ilmu Logik ini tidak beragama islam iaitu Aristotle, maka
ada diantara sebilangan masyarakat mengganggap karya logik ini adalah karut –
marut dan akan membawa kepada kesesatan serta kekufuran. Walaubagaimanapun,
&lt;b&gt;Al-Ghazzali &lt;/b&gt;tetap berusaha untuk mempertahankan ilmu Logik ini di mana beliau
mengatakan bahawa mengenali kebenaran melalui seseorang yang menyuarakan, bukan
melalui kebenaran itu sendiri yang disuarakannya merupakan kesilapan yang
paling nyata.&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
Ilmu logik ini juga adalah
bersumberkan akal semata – mata dan tidak bersumberkan wahyu. Walaupun pada
zahirnya tidak terdapat hubungan yang boleh dilihat antara ajaran wahyu dengan
falsafah yang terkandung di dalam displin Logik, namun kemungkinan wujud
hubungan antara kedua – duanya tidak boleh ditolak secara mutlak. Hal ini
kerana berdasarkan catatan sejarawan islam, misalnya al-Syahrzuri, Tasy Kubra
Zadah yang mendakwa displin ilmu Logik adalah warisan ilmu&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;peninggalan para anbia&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;yang diturunkan oleh manusia daripada suatu
generasi kepada generasi yang lain. Ini bermakna tamadun Greek pada logiknya
juga telah turut sama terpengaruh dengan beberapa peradaban islam
sebelumnya.&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://subsafan.blogspot.com/atom.xml?redirect=false&amp;start-index=1&amp;max-results=100&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/733478881238685784-3055597972649944969?l=subsafan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://subsafan.blogspot.com/feeds/3055597972649944969/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://subsafan.blogspot.com/2012/01/falsafah-al-ghazzali-dalam-bidang-logik.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/3055597972649944969?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/3055597972649944969?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/subsafan/~3/AxujttW0kpk/falsafah-al-ghazzali-dalam-bidang-logik.html" title="Falsafah Al-Ghazzali dalam bidang logik" /><author><name>safan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01805519369962228781</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://4.bp.blogspot.com/-ApCtM3Clkrc/Tx2-UIywsdI/AAAAAAAABTw/_lsXF-7QBtc/s220/safan.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://subsafan.blogspot.com/2012/01/falsafah-al-ghazzali-dalam-bidang-logik.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;C0QHRX44cSp7ImA9WhRVGUo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-733478881238685784.post-6100347797931141418</id><published>2012-01-19T03:08:00.000-08:00</published><updated>2012-01-19T03:08:54.039-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-19T03:08:54.039-08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Computer" /><title>Menonaktifkan Fungsi Tombol Windows</title><content type="html">&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:WordDocument&gt;
  &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;
  &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;
  &lt;w:PunctuationKerning/&gt;
  &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;
  &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;
  &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;
  &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;
  &lt;w:Compatibility&gt;
   &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;
   &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;
   &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;
   &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;
   &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;
  &lt;/w:Compatibility&gt;
  &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;
 &lt;/w:WordDocument&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"&gt;
 &lt;/w:LatentStyles&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt;
&lt;style&gt;
 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
 {mso-style-name:"Table Normal";
 mso-tstyle-rowband-size:0;
 mso-tstyle-colband-size:0;
 mso-style-noshow:yes;
 mso-style-parent:"";
 mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
 mso-para-margin:0in;
 mso-para-margin-bottom:.0001pt;
 mso-pagination:widow-orphan;
 font-size:10.0pt;
 font-family:"Times New Roman";
 mso-ansi-language:#0400;
 mso-fareast-language:#0400;
 mso-bidi-language:#0400;}
&lt;/style&gt;
&lt;![endif]--&gt;

&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
Sekedar Sharing karena buat sobat yang bertanya, untuk &lt;b&gt;menonaktifkan fungsi tombol windows&lt;/b&gt; lansung Ikuti ajha langkah langkah dibawah ini ya okay :&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&amp;gt;run&amp;gt;regedit&amp;gt;hkey_local_machine,SYSTEM,CurrentControlSet,Control,keyboardlyout.
&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;


&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
Pada bagian value data tersebut masukkan code dibawah ini:&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;


&lt;div class="MsoNormal"&gt;
00, 00, 00, 00, 00, 00, 00, 00, 03, 00, 00, 00, 00, 00, 5b,
e0, 00, 00, 5c, e0, 00, 00, &lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
00, 00.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Klik tombol ok untuk memasukkan nilai ini sebagai Value data
entry Scan code Map.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:WordDocument&gt;
  &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;
  &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;
  &lt;w:PunctuationKerning/&gt;
  &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;
  &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;
  &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;
  &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;
  &lt;w:Compatibility&gt;
   &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;
   &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;
   &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;
   &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;
   &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;
  &lt;/w:Compatibility&gt;
  &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;
 &lt;/w:WordDocument&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"&gt;
 &lt;/w:LatentStyles&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt;
&lt;style&gt;
 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
 {mso-style-name:"Table Normal";
 mso-tstyle-rowband-size:0;
 mso-tstyle-colband-size:0;
 mso-style-noshow:yes;
 mso-style-parent:"";
 mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
 mso-para-margin:0in;
 mso-para-margin-bottom:.0001pt;
 mso-pagination:widow-orphan;
 font-size:10.0pt;
 font-family:"Times New Roman";
 mso-ansi-language:#0400;
 mso-fareast-language:#0400;
 mso-bidi-language:#0400;}
&lt;/style&gt;
&lt;![endif]--&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;u&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV;"&gt;Beri nama pada
folder baru tersebut &lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;Scancode Map.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Kemdian tutup Registry Editor dan restart&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;computer agar perubahan registry ter_update.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Sekrang tekan tombol windows atau kombinasin a dengan tombol
yang lain.komputer.tidak akan memmberikan reaksi.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;


&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Untuk mem fungsikan kembali tombol windows, hapus entry scan
code Map dari registry.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Semoga bermanfaat .. &lt;/div&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://subsafan.blogspot.com/atom.xml?redirect=false&amp;start-index=1&amp;max-results=100&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/733478881238685784-6100347797931141418?l=subsafan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://subsafan.blogspot.com/feeds/6100347797931141418/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://subsafan.blogspot.com/2012/01/menonaktifkan-fungsi-tombol-windows.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/6100347797931141418?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/6100347797931141418?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/subsafan/~3/-82zUnSKsWk/menonaktifkan-fungsi-tombol-windows.html" title="Menonaktifkan Fungsi Tombol Windows" /><author><name>safan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01805519369962228781</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://4.bp.blogspot.com/-ApCtM3Clkrc/Tx2-UIywsdI/AAAAAAAABTw/_lsXF-7QBtc/s220/safan.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://subsafan.blogspot.com/2012/01/menonaktifkan-fungsi-tombol-windows.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkECQno7fyp7ImA9WhRVGUo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-733478881238685784.post-1287278536168412704</id><published>2012-01-19T02:57:00.000-08:00</published><updated>2012-01-19T02:57:43.407-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-19T02:57:43.407-08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Internet" /><title>Dollar Adsense dengan High Paying Keywords</title><content type="html">&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:WordDocument&gt;
  &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;
  &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;
  &lt;w:PunctuationKerning/&gt;
  &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;
  &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;
  &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;
  &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;
  &lt;w:Compatibility&gt;
   &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;
   &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;
   &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;
   &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;
   &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;
  &lt;/w:Compatibility&gt;
  &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;
 &lt;/w:WordDocument&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"&gt;
 &lt;/w:LatentStyles&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt;
&lt;style&gt;
 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
 {mso-style-name:"Table Normal";
 mso-tstyle-rowband-size:0;
 mso-tstyle-colband-size:0;
 mso-style-noshow:yes;
 mso-style-parent:"";
 mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
 mso-para-margin:0in;
 mso-para-margin-bottom:.0001pt;
 mso-pagination:widow-orphan;
 font-size:10.0pt;
 font-family:"Times New Roman";
 mso-ansi-language:#0400;
 mso-fareast-language:#0400;
 mso-bidi-language:#0400;}
&lt;/style&gt;
&lt;![endif]--&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;


&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.0pt;"&gt;Bagi anda
para pemula di adsense, jika telah mengikuti langkah-langkah yang disebutkan
dalam tiga artikel saya sebelumnya (&lt;b&gt;adsense, niche, dan adwords&lt;/b&gt;), berarti
sekarang anda sudah punya sebuah web atau blog yang sudah ditempelin iklan
adsense. Ibarat jualan toko sudah jadi, sekarang tinggal mencari pembeli, atau
traffic situs anda. Ada banyak cara untuk meningkatkan &lt;b&gt;traffic&lt;/b&gt;, seperti dari
search engine, forum, komunitas, mailing list, ezine publishing, pay per click
advertising dan lain-lain. Namun sebelum mempromosikan situs anda, ada baiknya
dilihat lagi tema atau niche situs anda, apakah kata kunci di situs termasuk
kata kunci yang dibayar tinggi atau &lt;b&gt;high paying keywords &lt;/b&gt;(HPK) atau tidak, agar
aktivitas promosi anda tidak sia-sia dan bisa menghasilkan income yang berarti.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;




&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.0pt;"&gt;Catatan :
Tulisan ini dalam konteks jika tipe situs anda adalah tipe marketer yang
menyediakan informasi yang dibutuhkan sesuai dengan tuntutan market, bukan
berdasarkan pada hobi atau keahlian anda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;


&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;


&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.0pt;"&gt;High
Paying Keywords (HPK) adalah kata-kata kunci yang mempunyai nilai pay per click
(PPC) yang tinggi, tentu setiap adsenser ingin iklan yang muncul di situsnya
mempunyai nilai PPC yang tinggi, bagaimana cara agar iklan HPK ini muncul, ya
tentu saja dengan membuat situs dengan tema / niche High Paying Keyword. Berapa
sih nilai keyword yang bisa disebut HPK? Itu sih relative, tapi menurut saya
keyword dengan nilai PPC lebih besar dari 10 dolar per klik sudah termasuk HPK.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;


&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;


&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.0pt;"&gt;Untuk
ilustrasi lebih jauh, contohnya sebagai berikut : Misalkan anda mempunyai dua
buah situs, misalkan situs pertama dengan topic A yang mempunyai nilai PPC
rata-rata 1 dolar per klik, sedangkan situs kedua dengan topic B mempunyai
nilai PPC yang termasuk HPK dengan nilai 12 dolar per klik. Untuk mempromosikan
situs , usaha yang anda keluarkan sama (kalaupun beda pasti tidak terlalu
jauh), dan diakhir bulan hasil klik yang anda dapatkan kutang lebih sama,
misalkan 100 klik untuk kedua situs. Berapa pendapatan masing-masing situs ?
situs pertama dengan topic A dapat 1 dolar dikali 100, sama dengan 100 dolar,
situs kedua dengan topic B yang bernilai HPK dapat 12 dolar kali 100, sama
dengan 1200 dolar, jauh sekali kan bedanya?. Bisa diibaratkan seperti manajer
di Indonesia dan Amerika yang bekerja di sebuah perusahaan sama, mempunyai
posisi dan pekerjaan yang sama, kemampuan sama, tapi gajinya beda, karena yang
di Amerika mempunyai nilai High Paying Keywords J….&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;


&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;


&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.0pt;"&gt;Pertanyaan
selanjutnya, bagaimana menemukan &lt;b&gt;high paying keywords&lt;/b&gt;? Ini memang susah-susah
gampang, untuk mengetahuinya anda perlu melakukan trial di Google Adwords (
lihat artikel adwords sebelumnya untuk mengetahui cara membuat account),
masukkan satu keyword dan cek berapa PPC-nya., dari pengalaman, kata-kata yang
termasuk HPK adalah keyword di bidang keuangan seperti insurance, loan dan
frasa-frasanya ( auto insurance, home loan, etc, silahkan dikembangkan lagi
dengan tools di adwords), atau yang berhubungan dengan internet sendiri,
seperti domain name, server hosting, pay per click, search engine marketing dan
sejenisnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;


&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;


&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.0pt;"&gt;OK,
sekarang jika anda sudah menemukan keyword yang bernilai HPK, sebelum
mengimplementasikannya, ada satu test atau pengecekan lagi yang perlu
dilakukan, yaitu apakah iklan yang ditampilkan relevan dengan HPK yang anda
bidik?. Ini sanagt perlu, karena meskipun situs anda mempunyatema yang sesuai
dengan HPK, tetapi iklan yang kelaur tidak relevan dengan HPK, ya sama saja
sia-sia. Sebagai contoh coba bandingkan dua website berikut
http://ppcsem.blogspot.com dan http://insurance-guide.blogspot.com . Kedua
situs tersebut mempunyai High Paying Keywords, yang pertama situs dengan topic
pay per click dan search engine marketing, yang kedua tentang insurance. Coba
perhatikan iklan yang keluar dari situs diatas. Yang pertama , iklan Ads by
Google yang ditampilkan sejalan atau relevan dengan isi website , artinya isi
situs berhasil mencapai target, sedangkan yang kedua kurang sejalan atau ada
yang tidak relevan, , padahal umur situs http://ppcsem.blogspot.com lebih
pendek dari http://insurance-guide.blogspot.com ,dan artikelnya lebih sedikit,
kenapa situs yang kedua tidak menghasilkan iklan yang relevan? Karena keywords
insurance meskipun termasuk HPK, dia tidak bernilai global, maksudnya para
pengiklan insurance hanya mau iklannya muncul di Negara tertentu saja, misalkan
amerika atau eropa, tidak di seluruh dunia, karena kebutuhan untuk produk
insurance belum merata secara global. Sedangkan untuk keyword pay per click,
merupakan HPK yang bernilai global, dan targetnya bisa berlaku di seluruh
dunia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;


&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;


&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.0pt;"&gt;Jadi,
kesimpulannya, jika situs anda bertipe marketer penyedia informasi, pilihlah
topic yang mempunyai&lt;b&gt; High Paying Keyword,&lt;/b&gt; setelah mendapatkan HPK, lakukan tes
dan seleksi, pilih HPK yang bernilai global, sehingga iklan yang keluar di
situs anda juga bernilai tinggi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;


&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;


&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.0pt;"&gt;Selamat
mencoba . Semoga Sukses. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;


&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://subsafan.blogspot.com/atom.xml?redirect=false&amp;start-index=1&amp;max-results=100&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/733478881238685784-1287278536168412704?l=subsafan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://subsafan.blogspot.com/feeds/1287278536168412704/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://subsafan.blogspot.com/2012/01/dollar-adsense-dengan-high-paying.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/1287278536168412704?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/1287278536168412704?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/subsafan/~3/oNvCUVgBcTw/dollar-adsense-dengan-high-paying.html" title="Dollar Adsense dengan High Paying Keywords" /><author><name>safan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01805519369962228781</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://4.bp.blogspot.com/-ApCtM3Clkrc/Tx2-UIywsdI/AAAAAAAABTw/_lsXF-7QBtc/s220/safan.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://subsafan.blogspot.com/2012/01/dollar-adsense-dengan-high-paying.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkQGQXk6fip7ImA9WhRVGUo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-733478881238685784.post-6001500873713548950</id><published>2012-01-19T02:52:00.000-08:00</published><updated>2012-01-19T02:52:00.716-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-19T02:52:00.716-08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Agama" /><title>Hukum Menikahi Wanita Atau Laki Laki Zina</title><content type="html">&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:WordDocument&gt;
  &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;
  &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;
  &lt;w:PunctuationKerning/&gt;
  &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;
  &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;
  &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;
  &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;
  &lt;w:Compatibility&gt;
   &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;
   &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;
   &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;
   &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;
   &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;
  &lt;/w:Compatibility&gt;
  &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;
 &lt;/w:WordDocument&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"&gt;
 &lt;/w:LatentStyles&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;img src="http://img2.blogblog.com/img/video_object.png" style="background-color: #b2b2b2; " class="BLOGGER-object-element tr_noresize tr_placeholder" id="ieooui" data-original-id="ieooui" /&gt;
&lt;style&gt;
st1\:*{behavior:url(#ieooui) }
&lt;/style&gt;
&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt;
&lt;style&gt;
 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
 {mso-style-name:"Table Normal";
 mso-tstyle-rowband-size:0;
 mso-tstyle-colband-size:0;
 mso-style-noshow:yes;
 mso-style-parent:"";
 mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
 mso-para-margin:0in;
 mso-para-margin-bottom:.0001pt;
 mso-pagination:widow-orphan;
 font-size:10.0pt;
 font-family:"Times New Roman";
 mso-ansi-language:#0400;
 mso-fareast-language:#0400;
 mso-bidi-language:#0400;}
&lt;/style&gt;
&lt;![endif]--&gt;

&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: .25in; text-align: justify;"&gt;
&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;“Laki-laki yang berzina tidak
mengawini melainkan perempuan yang berzina, atau perempuan yang musyrik; da&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="ES-EC" style="mso-ansi-language: ES-EC;"&gt;n perempuan yang berzina tidak dikawini melainkan oleh laki-laki yang
berzina atau laki-laki musyrik, dan yang demikian itu diharamkan atas
oran-orang yang mukmin.”&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;


&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: .25in;"&gt;
&lt;span lang="ES-EC" style="mso-ansi-language: ES-EC;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count: 1;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Turunnya surat an-nur ayat tiga diatas memunculkan
permasaalahan baru bagi umat Islam, terlebih bagi masyarakat Islam saat ini
yang sangat dipengaruhi oleh globalisasi dunia dan serba modern dewasa ini.
Berbagai media yang diciptakan membuat keresahan bagi umat Islam. Teknologi
yang muncul saat ini memberi pengaruh besar bagi masyarakat, apalagi bagi
remaja yang sedang meranjak dewasa. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="ES-EC" style="mso-ansi-language: ES-EC;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count: 1;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Pintu
maksiat semakin bertambah dengan bertambahnya media yang semakin modern dewasa
ini, misalkan saja Internet yang saat ini tersedia hinga pelosok desa sangat memberi
pengaruh kepada para remaja yang sedang beranjak dewasa. Mereka menggunakan
media ini sebagai pemuas nafsu, banyak hal-hal yang mendorong mereka untuk
berbuat hal-hal yang tidak diinginkan oleh syariat. Misalkan saja &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;berhubungan intim&lt;/i&gt; sebelum nikah, hal ini
juga sangat dipengaruhi oleh media-media yang ada. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="ES-EC" style="mso-ansi-language: ES-EC;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count: 1;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Sehingga
banyak saat ini para gadis-gadis yang masih terlihat muda akan tetapi
keperawanan mereka sudah tidak ada lagi, bahkan pernah dipersentasekan bahwa
angka keperawanan di indonesia semakin kecil dibandingkan dengan
ketidakperawanan khususnya di Ibu Kota. Hal ini sangat disayangkan karena
mengingat Indonesia adalah negara yang dikenal mayoritasnya adalah beragama
Islam. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="ES-EC" style="mso-ansi-language: ES-EC;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count: 1;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Kemudian
permasaalahan yang muncul adalah bagaimana status hukum pernikahan orang yang
telah berzina dengan orang yang baik-baik (belum berzina), mengingat ayat
An-nur diatas, maka dari hal tersebut penulis ingin mengulas sedikit tentang
hal-hal tersebut, apakah hukumnya dihalalkan ataukah diharamkan, sah kah atau
tidak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang="ES-EC" style="mso-ansi-language: ES-EC;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="ES-EC" style="mso-ansi-language: ES-EC;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: .25in; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;


&lt;/div&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang="ES-EC" style="mso-ansi-language: ES-EC;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="ES-EC" style="mso-ansi-language: ES-EC;"&gt;PEMBAHASAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: .25in; text-align: center; text-indent: -.25in;"&gt;


&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: .25in; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang="ES-EC" style="mso-ansi-language: ES-EC;"&gt;a.
Tafsir surat an-Nuur ayat 3, tentang larangan mengawini dengan pasangan yang
berzina:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; line-height: 150%; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; line-height: 150%; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;
&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;Î&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;T&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;#&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;¨&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;9&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;$&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;#&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;; mso-hansi-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;w&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;; mso-hansi-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;ß&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;x&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;Å&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;3&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;Z&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;t&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;; mso-hansi-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;w&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;Î&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;; mso-hansi-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;º&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;p&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;u&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;Ï&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;R&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;#&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;y&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;; mso-hansi-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;÷&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;r&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;r&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&amp;amp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;; mso-hansi-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;Z&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;p&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;x&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;Î&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;ô&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;³&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;ã&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;B&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;; mso-hansi-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;è&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;p&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;u&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;Ï&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;R&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;#&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;¨&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;9&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;$&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;#&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;u&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;r&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;; mso-hansi-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;w&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;; mso-hansi-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;$&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;y&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;g&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;ß&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;s&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;Å&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;3&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;Z&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;t&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;; mso-hansi-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;w&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;Î&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;; mso-hansi-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;A&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;b&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;#&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;y&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;; mso-hansi-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;÷&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;r&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;r&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&amp;amp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;; mso-hansi-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;Ô&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;8&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;Î&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;ô&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;³&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;ã&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;B&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;; mso-hansi-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;4&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;; mso-hansi-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;t&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;P&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;Ì&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;h&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;ã&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;m&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;u&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;r&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;; mso-hansi-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;y&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;7&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;Ï&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;9&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;º&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;s&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;; mso-hansi-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;t&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;ã&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;; mso-hansi-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;t&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;û&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;ü&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;Ï&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;Z&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;Ï&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;B&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;÷&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;s&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;ß&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;J&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;ø&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;9&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;$&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;#&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;; mso-hansi-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;Ç&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;Ì&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;È&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="mso-ascii-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;; mso-hansi-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: .5in; text-align: justify; text-indent: -.5in;"&gt;
&lt;span lang="ES-EC" style="font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;; mso-ansi-language: ES-EC;"&gt;Artinya: “&lt;i&gt;Laki-laki yang berzina tidak mengawini
melainkan perempuan yang berzina, atau perempuan yang musyrik; dan perempuan
yang berzina tidak dikawini melainkan oleh laki-laki yang berzina atau
laki-laki musyrik, dan yang demikian itu diharamkan atas oran-orang yang
mukmin”.&lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;;"&gt;(An-Nuur: 3)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;;"&gt;Maksud ayat ini Ialah: tidak pantas orang
yang beriman kawin dengan yang berzina, demikian pula sebaliknya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;; font-size: 10.0pt; line-height: 150%; mso-bidi-font-size: 12.0pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; line-height: 150%; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;
&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;Î&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;T&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;#&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;¨&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;9&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;$&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;#&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; mso-ascii-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;; mso-hansi-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;w&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; mso-ascii-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;; mso-hansi-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;ß&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;x&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;Å&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;3&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;Z&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;t&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; mso-ascii-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;; mso-hansi-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: &amp;quot;Traditional Arabic&amp;quot;; font-size: 18.0pt; line-height: 150%;"&gt;=&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" lang="AR-SA" style="color: black; font-size: 18.0pt; line-height: 150%; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Traditional Arabic&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: &amp;quot;Traditional Arabic&amp;quot;; font-size: 18.0pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: &amp;quot;Traditional Arabic&amp;quot;; font-size: 20.0pt; line-height: 150%;"&gt;اى يتزوج&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="mso-bidi-font-family: &amp;quot;Traditional Arabic&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt; Menikah&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;=&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; line-height: 150%; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;
&lt;span dir="LTR" style="font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;w&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;Î&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; mso-ascii-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;; mso-hansi-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;º&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;p&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;u&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;Ï&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;R&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;#&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;y&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; mso-ascii-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;; mso-hansi-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;÷&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;r&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;r&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&amp;amp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; mso-ascii-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;; mso-hansi-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;Z&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;p&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;x&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;Î&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;ô&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;³&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;ã&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;B&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; mso-ascii-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;; mso-hansi-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;è&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;p&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;u&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;Ï&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;R&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;#&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;¨&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;9&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;$&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;#&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;u&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;r&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; mso-ascii-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;; mso-hansi-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;w&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; mso-ascii-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;; mso-hansi-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;$&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;y&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;g&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;ß&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;s&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;Å&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;3&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;Z&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;t&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; mso-ascii-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;; mso-hansi-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;w&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;Î&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; mso-ascii-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;; mso-hansi-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;A&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;b&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;#&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;y&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; mso-ascii-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;; mso-hansi-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;÷&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;r&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;r&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&amp;amp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; mso-ascii-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;; mso-hansi-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;Ô&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;8&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;Î&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;ô&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;³&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;ã&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;B&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-size: 14.0pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;
= &lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: &amp;quot;Traditional Arabic&amp;quot;; font-size: 20.0pt; line-height: 150%;"&gt;اى المناسب لكل منهما ما ذكر&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-size: 20.0pt; line-height: 150%; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Traditional Arabic&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;
Yakni yang
pantas dari setiap keduanya yang telah di sebutkan di atas&lt;span dir="RTL" lang="AR-SA"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; line-height: 150%; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;
&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;4&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; mso-ascii-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;; mso-hansi-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;t&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;P&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;Ì&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;h&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;ã&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;m&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;u&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;r&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; mso-ascii-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;; mso-hansi-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;y&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;7&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;Ï&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;9&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;º&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;s&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-size: 14.0pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;
= &lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: &amp;quot;Traditional Arabic&amp;quot;; font-size: 20.0pt; line-height: 150%;"&gt;اى نكح الزواني&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-size: 14.0pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;
Yakni menikahi
orang yang berzina&lt;span dir="RTL" lang="AR-SA"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; line-height: 150%; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;
&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;t&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;ã&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; mso-ascii-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;; mso-hansi-font-family: &amp;quot;\(normal text\)&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;t&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;û&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;ü&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;Ï&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;Z&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;Ï&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;B&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;÷&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;s&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;ß&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;J&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB4; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB4;"&gt;ø&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB2; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB2;"&gt;9&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB5; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB5;"&gt;$&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: HQPB1; font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: HQPB1;"&gt;#&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-size: 14.0pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;
=&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: &amp;quot;Traditional Arabic&amp;quot;; font-size: 20.0pt; line-height: 150%;"&gt; الاخيار&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-size: 14.0pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;
Mu’min yang
shaleh (yang baik-baik)&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="mso-tab-count: 1;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Ayat ini turun ketika orang-orang
miskin muhajirin ingin menikahi sekelompok orang musyrik yang mereka tidak
mampu untuk memberi nafkah kepada mereka (perempuan). Maka dikatakan keharaman
ini bersifat khusus.&lt;span lang="ES-EC" style="mso-ansi-language: ES-EC;"&gt;Dari ayat
diatas banyak interpretasi-interpretasi yang muncul dikalangan para ulama,
terkait dengan dihalalkan atau diharamkannya pernikahan antara pezina dengan
bukan pezina, sah kah atau tidak akad pernikahan tersebut. Oleh karena itu
penulis membagikannya kedalam tiga kategori, yaitu sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="ES-EC" style="mso-ansi-language: ES-EC;"&gt;1. Pendapat Jumhur (mayoritas) ulama&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;
&lt;span lang="ES-EC" style="mso-ansi-language: ES-EC;"&gt;Jumhurul Fuqaha mengatakan bahwa
yang dipahami dari ayat tersebut bukanlah mengharamkan untuk menikahi wanita
yang pernah berzina. &lt;/span&gt;Bahkan mereka membolehkan menikahi wanita yang
pezina sekalipun. Lalu bagaimana dengan lafaz ayat yang zahirnya mengharamkan
itu. Para fuqaha memiliki tiga alasan dalam
hal ini. Dalam hal ini mereka mengatakan bahwa lafaz `hurrima` atau diharamkan
di dala&lt;span lang="ES-EC" style="mso-ansi-language: ES-EC;"&gt;m ayat itu bukanlah
pengharaman namun tanzih (dibenci).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;
&lt;span lang="ES-EC" style="mso-ansi-language: ES-EC;"&gt;Selain itu mereka beralasan bahwa
kalaulah memang diharamkan, maka lebih kepada kasus yang khusus saat ayat itu
diturunkan.Mereka mengatakan bahwa ayat itu telah dibatalkan ketentuan hukumnya
(dinasakh) dengan ayat lainnya yaitu :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; margin-left: .25in; text-align: justify;"&gt;
&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="ES-EC" style="mso-ansi-language: ES-EC;"&gt;Dan kawinkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang
yang layak dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang
perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya.
Dan Allah Maha luas lagi Maha Mengetahui. (QS&amp;gt; An-Nur : 32)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;
&lt;span lang="ES-EC" style="mso-ansi-language: ES-EC;"&gt;Pendapat ini juga merupakan pendapat
Abu Bakar As-Shiddiq ra dan Umar bin Al-Khattab ra dan fuqaha umumnya. Mereka
membolehkan seseorang untuk menikahi wanita pezina. Dan bahwa seseorang pernah
berzina tidaklah mengharamkan dirinya dari menikah secara sah. &lt;/span&gt;Pendapat
mereka ini dikuatkan dengan hadits berikut :&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; margin-left: .25in; text-align: justify;"&gt;
&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Dari Aisyah ra berkata,`Rasulullah SAW
pernah ditanya tentang seseorang yang berzina dengan seorang wanita dan berniat
untuk menikahinya, lalu beliau bersabda,`Awalnya perbuatan kotor dan akhirnya
nikah. Sesuatu yang haram tidak bisa mengharamkan yang halal`. (HR. Tabarany
dan Daruquthuny).&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;
Juga dengan hadits berikut ini :&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; margin-left: .25in; text-align: justify;"&gt;
&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Seseorang bertanya kepada Rasulullah
SAW,`Istriku ini seorang yang suka berzina`. Beliau menjawab,`Ceraikan dia`.
`Tapi aku takut memberatkan diriku`. `Kalau begitu mut`ahilah dia`. (HR. Abu
Daud dan An-Nasa`i)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;
2. Pendapat Yang Mengharamkan&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;
Pendapat yang
mengharamkan ini mereka mengingat firman Allah yang artinya : &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;“dan diharamkan yang demikian itu kepada
semua kaum mukminin”. &lt;/i&gt;Menikahi perempuan pezina dan menggolongkan diri pada
barisan orang-orang yang serong hukumnya adalah haram bagi para mukmin. Sebab
pernikahan tersebut menyebabkan orang mukmin menjadi satu golongan dengan
orang-orang yang perjalanan hidupnya dipenuhi dengan kemaksiatan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;
Akan tetapi
ayat ini tidak bermakna bahwa akad yang dilakukan itu haram dan tidak sah. Akan
tetapi makna haram disini dimaksudkan adalah tidak layak dan tidak wajar
dilakukan oleh seorang mukmin. Jika dilakukan akad nikah dengan seorang
perempuan pezina, maka akad ini adalah sah menurut syara’, demikian pula akad
yang dilakukan oleh seorang lelaki pezina dengan seorang perempuan yang saleh. Para ulama berselisih paham tentang bolehkah seorang
lelaki menikahi perempuan yang telah dizinai. Abu Hanifah dan Syafi’I
membolehkannya. Sedangkan Ibnu Mas’ud berkata: &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;“apabila seseorang berzina dengan seorang perempuan, kemudian perempuan
itu dinikahi, maka keduanya dipandang terus-menerus sebagai pezina”.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;
Meski
demkikian, memang ada juga pendapat yang mengharamkan total untuk menikahi
wanita atau laki-laki yang pernah berzina. Hal ini juga diperkuatkan oleh
riwayat Ibnu Hatim dari Abu Hurairah,
 ia berkata : &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;“Rasulullah bersabda: seorang laki-laki pezina yang sudah dicambuk
tidak boleh menikah kecuali dengan wanita pezina seperti dirinya”.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;
&lt;span lang="ES-EC" style="mso-ansi-language: ES-EC;"&gt;3. Pendapat Pertengahan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;
&lt;span lang="ES-EC"&gt;Sedangkan pendapat yang pertengahan
adalah pendapat Imam Ahmad bin Hanbal. Beliau berpendapat bahwa tidak sah akad
pernikahan seorang laki-laki yang baik dengan wanita pelacur, selama ia masih
berstatus pelacur, hingga ia diminta bertaubat. Jika ia telah bertaubat, maka
akad dinyatakan sah. Akan tetapi jira ia belum bertaubat, maka akad dinyatakan
tidak sah. Demikian pula tidak sah akad pernikahan seorang wanita merdeka yang
baik-baik dengan laki-laki fasik, pezina hingga ia bertaubat secara benar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;
&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:WordDocument&gt;
  &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;
  &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;
  &lt;w:PunctuationKerning/&gt;
  &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;
  &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;
  &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;
  &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;
  &lt;w:Compatibility&gt;
   &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;
   &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;
   &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;
   &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;
   &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;
  &lt;/w:Compatibility&gt;
  &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;
 &lt;/w:WordDocument&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"&gt;
 &lt;/w:LatentStyles&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt;
&lt;style&gt;
 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
 {mso-style-name:"Table Normal";
 mso-tstyle-rowband-size:0;
 mso-tstyle-colband-size:0;
 mso-style-noshow:yes;
 mso-style-parent:"";
 mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
 mso-para-margin:0in;
 mso-para-margin-bottom:.0001pt;
 mso-pagination:widow-orphan;
 font-size:10.0pt;
 font-family:"Times New Roman";
 mso-ansi-language:#0400;
 mso-fareast-language:#0400;
 mso-bidi-language:#0400;}
&lt;/style&gt;
&lt;![endif]--&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;
&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;c.Simpulan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;
&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count: 1;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="ES-EC" style="mso-ansi-language: ES-EC;"&gt;Dari penjelasan diatas dapat kita simpulkan
bahwa:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; margin-left: .75in; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list .75in; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;span lang="ES-EC" style="mso-ansi-language: ES-EC;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;1.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="ES-EC" style="mso-ansi-language: ES-EC;"&gt;Jumhur ulama membolehkan pernikahan
pezina dengan orang yang baik-baik, karena mereka menganggap bahwa lafadh “&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;haram” &lt;/i&gt;pada ayat tersebut bukan
menunjukkan haram secara hakiki akan tetapi haram secara majazi, yaitu bermakna
kebencian saja. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; margin-left: .75in; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list .75in; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;span lang="ES-EC" style="mso-ansi-language: ES-EC;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;2.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="ES-EC" style="mso-ansi-language: ES-EC;"&gt;pendapat yang mengharamkannya
pernikahan ini adalah mengingat karena faktor pernikahan yang akan membawa kita
pada golongan-golongan yang hdupnya penuh dengan kemaksiatan dan kesenangan
dunia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; margin-left: .75in; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list .75in; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="ES-EC" style="mso-ansi-language: ES-EC;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;3.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="ES-EC" style="mso-ansi-language: ES-EC;"&gt;Imam Ahmad membolehkan pernikahan tersebut jika mereka sudah melakukan
taubat Nasuha atau sebenar-benar taubat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; margin-left: .75in; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list .75in; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;
&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="ES-EC" style="mso-ansi-language: ES-EC;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;4.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="ES-EC" style="mso-ansi-language: ES-EC;"&gt;Para ulama berselisih paham tentang bolehkah seorang lelaki menikahi
perempuan yang telah dizinai. Abu Hanifah dan Syafi’I membolehkannya. Sedangkan
Ibnu Mas’ud berkata: &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;“apabila seseorang
berzina dengan seorang perempuan, kemudian perempuan itu dinikahi, maka
keduanya dipandang terus-menerus sebagai pezina”.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;
&lt;span lang="ES-EC"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://subsafan.blogspot.com/atom.xml?redirect=false&amp;start-index=1&amp;max-results=100&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/733478881238685784-6001500873713548950?l=subsafan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://subsafan.blogspot.com/feeds/6001500873713548950/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://subsafan.blogspot.com/2012/01/hukum-menikahi-wanita-atau-laki-laki.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/6001500873713548950?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/6001500873713548950?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/subsafan/~3/CuPgOR54JGI/hukum-menikahi-wanita-atau-laki-laki.html" title="Hukum Menikahi Wanita Atau Laki Laki Zina" /><author><name>safan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01805519369962228781</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://4.bp.blogspot.com/-ApCtM3Clkrc/Tx2-UIywsdI/AAAAAAAABTw/_lsXF-7QBtc/s220/safan.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://subsafan.blogspot.com/2012/01/hukum-menikahi-wanita-atau-laki-laki.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;D0MFRno-fyp7ImA9WhRVGE4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-733478881238685784.post-7203636300563272894</id><published>2012-01-16T10:20:00.000-08:00</published><updated>2012-01-17T13:23:37.457-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-17T13:23:37.457-08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Contest" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Software" /><title>Software Akuntansi Laporan Keuangan Terbaik</title><content type="html">&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Selamat datang sobat. Saya yakin saat ini anda sedang mencari software akuntansi terbaik dan mudah untuk anda gunakan, tidak salah anda menemukan halaman blog ini jika yang anda cari adalah software akutansi laporan keuangan terbaik. Apakah anda seorang pengusaha, pebisnis, siapapun anda, jika yang anda cari adalah software akuntasi laporan keuangan terbaik dengan tujuan mempermudah laporan keungan anda maka disinilah tempatnya, Perlu anda ketahui software akuntansi terbaik saat ini dikenal dengan nama Zahir Accounting Software, dimana software ini salah satu produk lokal yang dikelola oleh PT Zahir Internasional.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Zahir Accounting Software dirancang sangat berbeda dengan &lt;a href="http://www.zahiraccounting.com/"&gt;software akuntansi&lt;/a&gt; lainnya, software&amp;nbsp; ini memiliki banyak kelebihan yang tidak dimliki oleh software lainnya, software yang instan dan praktis ini dirancang dengan tujuan mempermudah para pengguna mulai dari pengimputan data hingga penyajian laporan sudah terotomatisasi sehingga seluruh data yang sudah anda masukan dapat langsung diproses saat itu juga secara otomatis dan hanya dalam hitungan detik. Zahir Accounting software juga sangat cocok untuk berbagai bidang bisnis, usaha, apakah itu usaha kecil menengah ,usaha jasa, manufaktur dan lain sebagainya, selain itu juga memliki fitur dan tampilan yang sederhana sehingga anda yang menggunakan Zahir Acoounting Software tidak akan kesulitan dalam membuat laporan keuangan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Saat ini Zahir Accounting Software telah meraih berbagai penghargaan bergengsi, dengan segala kelebihannya software zahir ini disebut "business management software", tidak salah software laporan keuangan dalam hitungan detik ini menjadi sebutan &lt;a href="http://www.zahiraccounting.com/id/modules/myalbum/viewcat.php?cid=3"&gt;software akutansi laporan keuangan terbaik&lt;/a&gt;.kelebihan Zahir Accounting dari Software Accounting Lainnya antara lain : &lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Mudah digunakan oleh Non Akuntan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Desain Interface menarik dan sangat mudah untuk anda pahami&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Faktur dan laporan bisa anda desain&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Laporan dapat di Email dan Export ke berbagai Format&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Menggunakan Database Klien Server&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Fasilitas dan kapasitas dapat anda pilih sesuai kebutuhan Anda&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Berbagai Grafik dan Analisa Bisnis Interaktif&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Laporan dapat di Klik Untuk melihat Detail Transaksi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Seluruh Transaksi dapat di Edit dan di hapus&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ada banyak opsi fasilitas seperti : Serial Number,Multi Currency, Multi Price dll.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dari kelebihan yang ada di atas pastinya anda yang sedang mencari &lt;a href="http://www.zahiraccounting.com/"&gt;Software Akutansi&lt;/a&gt; terbaik jelas sudah mengetahui dan bisa&amp;nbsp; melihat sendiri sisi-sisi mana saja yang anda butuhkan dalam pengeporasian laporan keuangan bisnis maupun usaha anda.Siapapun dapat menggunakan dengan mudah Zahir Software Accounting, Selama Anda bisa mengetik dengan komputer dan bisa menggunakan mouse, maka Anda dapat menggunakan Zahir Accounting. Mudah dan sesuai dengan keinginan bukan : )&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
So what about Zahir Acoounting interface, ini dia sekilas tampilan &lt;a href="http://www.zahiraccounting.com/"&gt;Zahir Accounting Software&lt;/a&gt; :&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://www.zahiraccounting.com/id/uploads/photos/15.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="336" src="http://www.zahiraccounting.com/id/uploads/photos/15.gif" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://www.zahiraccounting.com/id/uploads/photos/30.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="400" src="http://www.zahiraccounting.com/id/uploads/photos/30.gif" width="282" /&gt;&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://www.zahiraccounting.com/id/uploads/photos/22.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="400" src="http://www.zahiraccounting.com/id/uploads/photos/22.gif" width="302" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Nah, itulah sekilas interface Zahir Acoounting Software, untuk melihat Screenshot Zahir Accounting lebih lengkap bisa anda &lt;a href="http://zahirsoftware.com/artikel/screenshot-zahir-accounting"&gt;klik disini&lt;/a&gt;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Selain memiliki tampilan sedehana dan fitur yang memadai software ini juga memiliki jangkaun pengguna yang luas, mulai dari pengusaha besar, menengah hingga pengusaha kecilpun dapat menggunakan Software ini dengan mudah, apakah itu pembuatan jurnal akuntansi, menghitung harga pokok produksi, 
menghitung komisi penjualan, mengkonversi satuan pengukuran, dan 
lain sebagainya. Dan bahkan dengan berbagai kelebihan dan keunggulan zahir Accounting, PT Zahir Internasional selaku pemilik produk Zahir Accounting tersebut telah menerima berbagai perhargaan yang sebagian di antaranya adalah :&lt;br /&gt;
&lt;div class="itemHead"&gt;
&lt;span class="itemTitle"&gt;Awards&amp;nbsp;:&amp;nbsp;Merit Award Apicta Indonesia 2002&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="itemHead"&gt;
&lt;span class="itemTitle"&gt;Awards&amp;nbsp;:&amp;nbsp;Reviewed by CHIP Magazine Indonesia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="itemHead"&gt;
&lt;span class="itemTitle"&gt;Awards&amp;nbsp;:&amp;nbsp;Winner in Apicta Indonesia 2003&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="itemHead"&gt;
&lt;div class="itemHead"&gt;
&lt;span class="itemTitle"&gt;Awards&amp;nbsp;:&amp;nbsp;Zahir Accounting Best of The Best Apicta Indonesia 2003&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="itemHead"&gt;
&lt;div class="itemHead"&gt;
&lt;span class="itemTitle"&gt;Awards&amp;nbsp;:&amp;nbsp;Winner APICTA - Indonesia 2004&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="itemHead"&gt;
&lt;div class="itemHead"&gt;
&lt;span class="itemTitle"&gt;Awards&amp;nbsp;:&amp;nbsp;Review Zahir Small Business Accounting oleh Majalah Info Komputer&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="itemHead"&gt;
&lt;div class="itemHead"&gt;
&lt;span class="itemTitle"&gt;Awards&amp;nbsp;:&amp;nbsp;PT Zahir Internasional Terpilih Sebagai Best Enterprise 50 Majalah SWA&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="itemHead"&gt;
&lt;div class="itemHead"&gt;
&lt;span class="itemTitle"&gt;Awards&amp;nbsp;:&amp;nbsp;PT Zahir Internasional Terpilih Sebagai Best Enterprise 50 Majalah SWA&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="itemHead"&gt;
&lt;div class="itemHead"&gt;
&lt;span class="itemTitle"&gt;Awards&amp;nbsp;:&amp;nbsp;Top Rating Dari Tucows&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="itemHead"&gt;
&lt;div class="itemHead"&gt;
&lt;span class="itemTitle"&gt;Awards&amp;nbsp;:&amp;nbsp;4 Star Rating Dari Redaksi Freedownloadscenter.com&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="itemHead"&gt;
&lt;div class="itemHead"&gt;
&lt;br /&gt;
Dari sejumlah penghargaan begengsi diatas membuktikan bahwa PT Zahir Internasional telah sukes dalam mengembangkan perangkat lunak terbaik, terutama Zahir Accounting seperti yang kita kenal dengan sebutan &lt;u&gt;Software Akuntansi Laporan Keuangan Terbaik di indonesia saat ini&lt;/u&gt;, Inilah produk buatan indonesia sendiri, sederhana, ada berbahasa indonesia, fitur apkilasi memadai dan pastinya sesuai keinginan kita dalam penyusunan dan pembuatan laporan keuangan.Untuk melihat &lt;a href="http://www.zahiraccounting.com/id/modules/myalbum/viewcat.php?cid=3"&gt;contoh laporan keungan melalui Zahir Accounting Software anda bisa klik disini.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya ada banyak hal yang masih bisa saya sampaikan mengenai Software Akutansi Laporan Keungan Terbaik ( Zahir Accounting ) tersebut. Tetapi saya rasa apa yang saya sampaikan di atas sudah mewakili sekilas informasi mengenai apa yang anda cari saat ini. Berhubung ini hanya sebuah blog yang hanya berisi tulisan saya dengan berbagai kekurangan, Akan lebih baik jika anda lansung menuju ke &lt;a href="http://zahiraccounting.com/"&gt;zahiraccounting.com&lt;/a&gt; untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai &lt;a href="http://www.zahiraccounting.com/"&gt;Zahir Accounting Software&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://subsafan.blogspot.com/atom.xml?redirect=false&amp;start-index=1&amp;max-results=100&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/733478881238685784-7203636300563272894?l=subsafan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://subsafan.blogspot.com/feeds/7203636300563272894/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://subsafan.blogspot.com/2012/01/software-akuntansi-laporan-keuangan_16.html#comment-form" title="2 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/7203636300563272894?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/7203636300563272894?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/subsafan/~3/Zrp1JGsAUS4/software-akuntansi-laporan-keuangan_16.html" title="Software Akuntansi Laporan Keuangan Terbaik" /><author><name>safan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01805519369962228781</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://4.bp.blogspot.com/-ApCtM3Clkrc/Tx2-UIywsdI/AAAAAAAABTw/_lsXF-7QBtc/s220/safan.jpg" /></author><thr:total>2</thr:total><feedburner:origLink>http://subsafan.blogspot.com/2012/01/software-akuntansi-laporan-keuangan_16.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEIHQng6eip7ImA9WhRVFkw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-733478881238685784.post-1286518732317927371</id><published>2012-01-15T00:35:00.000-08:00</published><updated>2012-01-15T00:35:33.612-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-15T00:35:33.612-08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips Trik" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Windows" /><title>Cara Cepat Hapus Recent Ducument Windows</title><content type="html">&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Untuk menhindari orang lain mengetahui file file apa saja yang baru anda buka, salah satu caranya adalah dengan menghapus Recent Document. Caranya :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Buka Notepad&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
 2. Ketik Echo y| del \ windows\recent\*.*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
3. Simpan file pada sembarang Folder , Berinama ( misalnya ) Hapus.bat . Ingat , Ekstensi harus .Bat&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 4. Bikin Shourcut file tersebut pada Dekstop&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
5. Klik kanan pada shourtcut tersebut dan pilih Propertis&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
 6. pindah ke Tab Program&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
 7. Pada bagian run pilih Minimazed&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
 8. Beri Tanda Check Pada Close on Exit&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
 9. Klik Ok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah sekrang anda bisa menghapus recent document secara mudah dan cepat Melalui Shourcut yang telah anda buat sendiri. Semoga Bermanfaat ya : ) &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://subsafan.blogspot.com/atom.xml?redirect=false&amp;start-index=1&amp;max-results=100&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/733478881238685784-1286518732317927371?l=subsafan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://subsafan.blogspot.com/feeds/1286518732317927371/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://subsafan.blogspot.com/2012/01/cara-cepat-hapus-recent-ducument.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/1286518732317927371?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/1286518732317927371?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/subsafan/~3/uUrmiZpRs14/cara-cepat-hapus-recent-ducument.html" title="Cara Cepat Hapus Recent Ducument Windows" /><author><name>safan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01805519369962228781</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://4.bp.blogspot.com/-ApCtM3Clkrc/Tx2-UIywsdI/AAAAAAAABTw/_lsXF-7QBtc/s220/safan.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://subsafan.blogspot.com/2012/01/cara-cepat-hapus-recent-ducument.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;D0IBSXg6fyp7ImA9WhRVGE4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-733478881238685784.post-4652954611723585441</id><published>2012-01-14T23:59:00.000-08:00</published><updated>2012-01-17T13:25:58.617-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-17T13:25:58.617-08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kata Bijak" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Renungan" /><title>Kata Bijak AA GYM</title><content type="html">&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Aa Gym&lt;/b&gt;, atau Abdullah Gymnastiar adalah seorang pendakwah yang 
sangat karismatik. Terlahir di Bandung 30 Februari 1962, sosok Aa Gym 
selalu dipanuti oleh banyak orang. Tokoh yang selalu bertutur kata 
lembut ini adalah pendiri Pondok Pesantren Darut Tauhid di Jalan 
Gegerkalong Girang, Bandung. Pesan-pesan dakwah Islami yang praktis, 
mudah diserap dengan &lt;a href="http://subsafan.blogspot.com/2012/01/abdullah-gymnastiar-aa-gym-sukses.html"&gt;&lt;b&gt;kata-kata indah&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; yang memberi berbagai renungan untuk pengendalian diri, kebersihan hati nurani, toleransi, keteguhan dan motivasi.&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;a href="http://www.blogger.com/Aa%20Gym%20memiliki%20citra%20yang%20sangat%20dalam%20untuk%20urusan%20budi%20pekerti%20dan%20ketulusan%20hati,%20karena%20dakwah%20beliau%20adalah%20dakwah%20tentang%20kesabaran%20dan%20hal-hal%20yang%20berurusan%20dengan%20hati.%20%20Walau%20Aa%20Gym%20terlibat%20kejadian%20kontroversial%20beberapa%20waktu%20lalu%20seputar%20rumah%20tangganya,%20namun,%20kata-kata%20bijak%20atau%20Tausiyah%20dari%20Aa%20Gym%20ini%20tak%20lekang%20oleh%20waktu,%20karena%20berisikan%20hal-hal%20yang%20baik%20dan%20sangat%20dalam.%20%20Nah,%20kali%20ini%20saya%20akan%20berikan%20beberapa%20kata-kata%20bijak%20islami%20Aa%20Gym%20yang%20mungkin%20bisa%20membantu%20kita%20setidaknya%20untuk%20merenungkan%20diri,%20melihat%20kembali%20hati%20kita.%20Kata-kata%20Tausiyah%20ini%20adalah%20kata-kata%20mutiara%20islami%20dari%20Aa%20Gym%20:%20%20Original%20Source%20:%20Kata%20Kata%20Mutiara%20Islami%20Aa%20Gym%20http://www.poztmo.com/2011/10/kata-kata-mutiara-islami.html#ixzz1ft11hTJy%20Under%20Creative%20Commons%20License:%20Attribution"&gt;Aa Gym&lt;/a&gt; 
memiliki citra yang sangat dalam untuk urusan budi pekerti dan ketulusan
 hati, karena dakwah beliau adalah dakwah tentang kesabaran dan hal-hal 
yang berurusan dengan hati. Walau Aa Gym terlibat kejadian kontroversial beberapa waktu lalu seputar rumah tangganya, namun, &lt;b&gt;kata-kata bijak&lt;/b&gt; atau Tausiyah dari Aa Gym ini tak lekang oleh waktu, karena berisikan hal-hal yang baik dan sangat dalam.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Nah, ini ada kata bijak AA Gym yang saya kutip dari Poztmo.com&amp;nbsp; yang mungkin bisa membantu kita setidaknya untuk merenungkan 
diri, melihat kembali hati kita. Kata-kata Tausiyah ini adalah &lt;a href="http://subsafan.blogspot.com/"&gt;&lt;b style="color: red;"&gt;kata-kata mutiara islami&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; dari Aa Gym :&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; border: medium none; color: black; overflow: hidden; text-align: left; text-decoration: none;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="background-color: white; border: medium none; color: black; overflow: hidden; text-align: left; text-decoration: none;"&gt;
&lt;blockquote&gt;
Tak jujur adalah penjara, yang membuat diri dicekam takut 
terbongkar, mudah untuk berdusta, nikmat apapun tak akan ternikmati, 
maka jujur adalah hidup merdeka.&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
Hati yang bersih akan peka terhadap ilmu, apapun yang dilihat, didengar,
 dirasakan jadi samudera ilmu yang membuatnya kian bijak, arif dan tepat
 dalam menyikapi hidup ini&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
Mustahil semua orang akan menyukai kita — walau kita berbuat
 baik semaksimal mungkin. Tak usah aneh dan kecewa, terus saja berbuat 
yang terbaik, karena itulah yang kembali kepada kita. &lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
Keberanian untuk mengatakan tak tahu untuk yang tak diketahuinya jauh 
akan lebih menenangkan dan dihormati daripada selalu ingin kelihatan 
serba tahu atau sok tahu&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
Konflik biasanya terjadi karena saya benar dan kamu salah, 
berilah kesempatan hati mengatakan kita benar dan diapun boleh jadi 
benar, Insya Allah akan mudah cari solusi.&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
Orang yang paling mulia diantara manusia adalah orang yang paling banyak
 mengingat mati dan paling siap menghadapinya dengan bekal amal shalih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
Yang penting bagi pimpinan bukan memaksa anggotanya menaati 
kepada perintahnya, tapi membuat paham apa yang terbaik yang harus 
dilakukannya dengan penuh kesadaran.&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
Sikap emosional merupakan ciri belum terampil mengendalikan diri. 
Bagaimana mungkin dapat mengendalikan orang lain dengan baik, bila diri 
sendiri kurang terkendali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
Komentar spontan kita mungkin hanya satu patah kata, tapi 
bisa melukai hati dan menimbulkan kebencian mendalam, oleh karena itu 
waspadalah walau hanya sepatah kata.&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
Hati manusia berubah-ubah, sekarang marah mungkin besok lusa sudah reda 
bahkan mungkin lebih sayang kepada kita, oleh karena itu jangan 
mendendam atau benci ber-kepanjangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
Akan ada saat hati menjadi sedih dan gelisah. Jangan biarkan
 larut dan mencuri hidup kita, bangkitlah, sibuklah, bergaulah dengan 
orang yang manfaat dan banyaklah berzikir.&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
Berani hidup harus berani menghadapi masalah, jangan takut dan jangan 
gentar, hadapi dengan benar dan tawakal, karena setiap masalah sudah 
diukur Allah sesuai kemampuan kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
Kita tak memiliki apapun dan tak dimiliki siapapun selain 
milik Allah. Hidup di dunia hanyalah mampir sejenak, mencari bekal untuk
 pulang dan menanti saat maut menjemput.&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
Kebiasaan melemparkan kesalahan dan tanggungjawab kepada orang lain, 
selain akan menambah masalah, juga akan menjatuhkan kredibilitas, dan 
menghilangkan kepercayaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
Siapapun yang merindukan sukses, maka harus bertanya pada 
dirinya seberapa jauh dan sungguh-sungguh untuk berjuang, karena tiada 
kesuksesan tanpa perjuangan.&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
Air yang lembut bisa mempersatukan bahan besi, semen, kerikil, pasir 
sehingga menjadi beton yang kokoh. Memang kelembutan hatilah yang akan 
bisa mempersatukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
Jangan takut menjadi tua, karena pasti menua. Tapi takutlah 
tak menjadi dewasa, karena kedewasaan sikaplah yang menjadi jalan 
kebahagiaan dan kemuliaan.&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
Tak perlu menjawab penghinaan dengan penghinaan lagi, cukup jawablah 
dengan evaluasi diri, gigih memperbaiki diri, dan beri bukti yang tak 
terpungkiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
Orang yang sedikit pengetahuan, wawasan dan pengalaman, 
seperti yang terbelenggu dan dipenjara oleh keterbatasannya, hidup tak 
akan leluasa dan sulit untuk berbahagia.&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://subsafan.blogspot.com/atom.xml?redirect=false&amp;start-index=1&amp;max-results=100&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/733478881238685784-4652954611723585441?l=subsafan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://subsafan.blogspot.com/feeds/4652954611723585441/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://subsafan.blogspot.com/2012/01/kata-bijak-aa-gym.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/4652954611723585441?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/4652954611723585441?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/subsafan/~3/9b_mJ-98FOg/kata-bijak-aa-gym.html" title="Kata Bijak AA GYM" /><author><name>safan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01805519369962228781</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://4.bp.blogspot.com/-ApCtM3Clkrc/Tx2-UIywsdI/AAAAAAAABTw/_lsXF-7QBtc/s220/safan.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://subsafan.blogspot.com/2012/01/kata-bijak-aa-gym.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;D0IARXY9eip7ImA9WhRVGE4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-733478881238685784.post-7791490963077602731</id><published>2012-01-14T23:38:00.000-08:00</published><updated>2012-01-17T13:25:44.862-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-17T13:25:44.862-08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Motivasi" /><title>Abdullah Gymnastiar Sukses Bisnis Dengan Akhlak</title><content type="html">&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
“Kalau kita mau sukses, kunci pertama adalah jujur,dengan bermodalkan kejujuran, orang akan percaya kepada kita. Kedua, professional. Kita harus cakapsehingga&amp;nbsp; siapapun&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; memerlukan&amp;nbsp; kita&amp;nbsp; merasapuas&amp;nbsp; dengan&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; kita&amp;nbsp; kerjakan.&amp;nbsp; Ketika,&amp;nbsp; inovatif,artinya&amp;nbsp; kita&amp;nbsp; harus&amp;nbsp; mampu&amp;nbsp; menciptakan&amp;nbsp; sesuatu yang&amp;nbsp; baru,&amp;nbsp; jangan&amp;nbsp; hanya&amp;nbsp; menjiplak&amp;nbsp; atau&amp;nbsp; meniru yang sudah ada.”&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sosok kyai muda ini sering kali muncul di acara televisi secara langsung yang selalu dihadiri oleh ribuan massa menjadi ciri khas dan fenomena tersendiri. Beliau adalah &lt;b&gt;K.H. Abdullah Gymnastiar&lt;/b&gt; atau&amp;nbsp; biasa dipanggil Aa Gym,&amp;nbsp; pimpinan&amp;nbsp; pesantren &lt;b&gt;Daarut&amp;nbsp; Tauhid&lt;/b&gt; Bandung. Aa Gym memulai pendidikan formal awal di SD Damar sebuah SD swasta yang kini sudah dibubarkan. Sekolah ini cukup&amp;nbsp; jauh&amp;nbsp; dari&amp;nbsp; rumahnya,&amp;nbsp; sekitar&amp;nbsp; tiga&amp;nbsp; kilometer.&amp;nbsp; Masa&amp;nbsp; itu,&amp;nbsp; pilihan&amp;nbsp; satu-satunya&amp;nbsp; ke&amp;nbsp; sekolah adalah berjalan kaki. Menjelang naik ke kelas 3 SD, pindah ke KPAD Gegerkalong. Aa Gym pun pindah sekolah ke SD Sukarasa 3. Bakat saya mulai berkembang dan nilai prestasi sekolah pun cukup bagus. Terbukti ketika&amp;nbsp; tamat, beliau&amp;nbsp; terpilih menjadi&amp;nbsp; ranking&amp;nbsp; terbaik&amp;nbsp; II di sekolah dengan selisih&amp;nbsp; satu&amp;nbsp; nilai&amp;nbsp; saja&amp;nbsp; dibandingkan&amp;nbsp; ranking&amp;nbsp; I.&amp;nbsp; Di&amp;nbsp; bidang&amp;nbsp; seni,&amp;nbsp; bakat&amp;nbsp; beliau&amp;nbsp; juga&amp;nbsp; berkembang, seperti menggambar dan menyanyi. Sejak&amp;nbsp; itu pula Aa Gym sering ditunjuk menjadi ketua kelas dan&amp;nbsp; aktif&amp;nbsp; dalam&amp;nbsp; gerakan Pramuka.&amp;nbsp; Jiwa&amp;nbsp; dagang Aa Gym&amp;nbsp; sudah&amp;nbsp; terbentuk&amp;nbsp; sejak&amp;nbsp; TK,&amp;nbsp; terbawa- bawa&amp;nbsp; hingga&amp;nbsp; di Sekolah Dasar. Misalnya,&amp;nbsp; beliau&amp;nbsp; pernah menjual&amp;nbsp; petasan&amp;nbsp; yang memang&amp;nbsp; pada waktu&amp;nbsp; itu&amp;nbsp; belum&amp;nbsp; dilarang&amp;nbsp; seperti&amp;nbsp; sekarang.&amp;nbsp; Alhasil,&amp;nbsp; beliau&amp;nbsp; pernah&amp;nbsp; mendapat&amp;nbsp; teguran&amp;nbsp; dan pengurus DKM masjid. Namun, pada waktu itu beliau belum begitu mengerti ilmu agama dengan baik.&amp;nbsp; Setelah&amp;nbsp; lulus&amp;nbsp; SMA&amp;nbsp; dan&amp;nbsp; memasuki&amp;nbsp; kuliah&amp;nbsp; Aa&amp;nbsp; Gym&amp;nbsp; tidak&amp;nbsp; lulus&amp;nbsp; tes&amp;nbsp; Sipenmaru.&amp;nbsp; Aa&amp;nbsp; Gym mencoba&amp;nbsp; daftar&amp;nbsp; ke&amp;nbsp; Pendidikan&amp;nbsp; Ahli&amp;nbsp; Administrasi&amp;nbsp; Perusahaan&amp;nbsp; (PAAP)&amp;nbsp; Universitas&amp;nbsp; Padjadjaran, yaitu sebuah program D3 di Fakultas Ekonomi. Alhamdulillah beliau diterima. Namun, kuliah di sini&amp;nbsp; hanya&amp;nbsp; bertahan&amp;nbsp; selama&amp;nbsp; tahun.&amp;nbsp; Beliau&amp;nbsp; lebih&amp;nbsp; sibuk&amp;nbsp; berbisnis&amp;nbsp; daripada&amp;nbsp; mengikuti&amp;nbsp; kuliah. Teman-teman kuliah pun lebih mengenal beliau sebagai “tukang dagang”. Selepas PAAP, beliau masuk ke Akademi Tekhnik Jenderal Abmad Yani (ATA, sekarang Unjani). Kampusnya waktu itu sangat&amp;nbsp; sederhana&amp;nbsp; karena menumpang di SD Widyawan atau&amp;nbsp; kadang&amp;nbsp; di PUSDIKJAS. Maklum, karena&amp;nbsp; pemiliknya&amp;nbsp; adalah&amp;nbsp; Yayasan&amp;nbsp; Kartika&amp;nbsp; Eka&amp;nbsp; Paksi milik&amp;nbsp; Angkatan&amp;nbsp; Darat.&amp;nbsp; Selama&amp;nbsp; kuliah&amp;nbsp; di ATA, beliau mengontrak sebuah kamar di pinggir sawah karena benar-benar&amp;nbsp; ingin melatih hidup mandiri. Soal prestasi, banyak yang&amp;nbsp; telah diraih. Beliau mengikuti lomba menggambar, mencipta lagu, baca puisi, sampai lomba pidato. Allhamdulillah, beliau selalu meraih juara, walaupun yang mengadakannya&amp;nbsp; adalah&amp;nbsp; senat&amp;nbsp; mahasiswa&amp;nbsp; dan&amp;nbsp; kebetulan&amp;nbsp; beliau&amp;nbsp; sendirilah&amp;nbsp; ketuanya.&amp;nbsp; Selain menjadi&amp;nbsp; ketua&amp;nbsp; senat,&amp;nbsp; beliau&amp;nbsp; juga&amp;nbsp; menjadi&amp;nbsp; komandan&amp;nbsp; resimen&amp;nbsp; mahasiswa&amp;nbsp; (Mlenwa)&amp;nbsp; di&amp;nbsp; ATA, maklumlah saingan di kala&amp;nbsp; itu sedikit. Kegiatan berbisnis masa kuliah&amp;nbsp; juga semakin menggebu.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
Beliau&amp;nbsp; pernah membuat&amp;nbsp; usaha&amp;nbsp; keset&amp;nbsp; dan&amp;nbsp; perca&amp;nbsp; kain. Beliau&amp;nbsp; juga&amp;nbsp; jadi&amp;nbsp; penjual&amp;nbsp; baterai&amp;nbsp; dan&amp;nbsp; film kamera&amp;nbsp; kalau&amp;nbsp; ada&amp;nbsp; acara wisuda. &lt;b&gt;Aa Gym&lt;/b&gt;&amp;nbsp; juga&amp;nbsp; sempat menjadi&amp;nbsp; supir&amp;nbsp; angkot&amp;nbsp; jurusan Cibeber- Cimahi&amp;nbsp; sekedar menambah&amp;nbsp; pemasukan.&amp;nbsp; Inti&amp;nbsp; dari&amp;nbsp; semua&amp;nbsp; ini, memang Aa Gym&amp;nbsp; sangat&amp;nbsp; senang untuk&amp;nbsp; membiayai&amp;nbsp; kebutuhan&amp;nbsp; sendiri&amp;nbsp; tanpa&amp;nbsp; menjadi&amp;nbsp; beban&amp;nbsp; siapa&amp;nbsp; pun.&amp;nbsp; Selain&amp;nbsp; itu,&amp;nbsp; beliau&amp;nbsp; juga melatih&amp;nbsp; diri&amp;nbsp; untuk&amp;nbsp; tidak&amp;nbsp; dibelenggu&amp;nbsp; oleh&amp;nbsp; gengsi&amp;nbsp; dan&amp;nbsp; atribut&amp;nbsp; pengekang&amp;nbsp; lainnya.&amp;nbsp; &lt;b&gt;Aa Gym&lt;/b&gt;&amp;nbsp; telah menyelesaikan program sarjana muda di ATA walaupun belum mengikuti ujian negara. Berarti, beliau memang&amp;nbsp; tak berhak menyandang gelar apa pun. Bahkan, sampai saat&amp;nbsp; ini&amp;nbsp; ijazahnya pun belum&amp;nbsp; beliau&amp;nbsp; ambil&amp;nbsp; dari&amp;nbsp; kampus.&amp;nbsp; Memang&amp;nbsp; sesudah&amp;nbsp; itu&amp;nbsp; ada&amp;nbsp; upaya&amp;nbsp; untuk&amp;nbsp; melanjutkan&amp;nbsp; kuliah sampai&amp;nbsp; S1,&amp;nbsp; terutama&amp;nbsp; karena&amp;nbsp; dorongan&amp;nbsp; teman-teman&amp;nbsp; dan&amp;nbsp; beberapa&amp;nbsp; dosen&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; baik&amp;nbsp; hati. Beberapa kegiatan perkuliahan pun diikuti. Akan&amp;nbsp; tetapi, setelah menelusuri hati,&amp;nbsp; ternyata hanya sekedar untuk mencari status belaka, dan hal itu tak cukup kuat untuk memotivasi menyelesaikan kuliah. Mungkin hikmahnya untuk memotivasi orang yang belum dan&amp;nbsp; tak punya gelar agar&amp;nbsp; tetap optimis untuk maju dan sukses.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Untuk menyempurnakan ibadah dan melaksanakan sunnah, &lt;b&gt;Aa Gym&lt;/b&gt; pun menikah. Tepat dua belas&amp;nbsp; Rabiul&amp;nbsp; Awal&amp;nbsp; tahun&amp;nbsp; 1987&amp;nbsp; adalah&amp;nbsp; salah&amp;nbsp; satu&amp;nbsp; titik&amp;nbsp; sejarah&amp;nbsp; bagi&amp;nbsp; kehidupan&amp;nbsp; beliau&amp;nbsp; dengan diucapkannya&amp;nbsp; ijab&amp;nbsp; kabul.&amp;nbsp; Gadis&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; menjadi&amp;nbsp; pilihan&amp;nbsp; beliau&amp;nbsp; adalah&amp;nbsp; Ninih&amp;nbsp; Muthmainnah. Pernikahan yang dilaksanakan di Pesantren Kalangsari, Cijulang,ini dihadiri oleh banyak ulama karena memang berada di&amp;nbsp; lingkungan pesantren. Beliau menikah dengan&amp;nbsp; resepsi ala kadarnya. Bahkan, untuk menghemat jamuan bagi tamu, digunakan niru (nampan) sehingga satu niru bisa menjamu 8 orang&amp;nbsp; sesudah menikah, kami&amp;nbsp; tinggal di&amp;nbsp; rumah orang&amp;nbsp; tua di &lt;b&gt;Kompleks Perumahan Angkatan&amp;nbsp; Darat&lt;/b&gt;&amp;nbsp; (KPAD)&amp;nbsp; Gegerkalong,&amp;nbsp; Bandung.&amp;nbsp; &lt;b&gt;Aa&amp;nbsp; Gym&lt;/b&gt;&amp;nbsp; bertekad&amp;nbsp; untuk&amp;nbsp; memberi&amp;nbsp; nafkah kepada keluarga dengan uang yang&amp;nbsp; jelas kehalalannya. Jelas&amp;nbsp; tak mungkin&amp;nbsp; rumah&amp;nbsp; tangga akan berkah&amp;nbsp; dan&amp;nbsp; bahagia&amp;nbsp; jika&amp;nbsp; ada makanan&amp;nbsp; atau&amp;nbsp; harta&amp;nbsp; haram&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; dimiliki. Untuk&amp;nbsp; itu,&amp;nbsp; beliau mulai merintis usaha kecil-kecilan. Usaha-usaha yang beliau rintis antara lain : &lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
1. Buku. Setiap pagi beliau berjualan buku di Masjid al-Furqon, IMP Bandung. Sambil belajar tafsir dan&amp;nbsp; ilmu hadits di sana, beliau memikul kardus berisi buku-buku agama untuk dijual. Jadi, sambil menuntut&amp;nbsp; ilmu&amp;nbsp; juga mencari&amp;nbsp; rezeki. Alhamdulillah, usaha&amp;nbsp; kecil&amp;nbsp; inilah&amp;nbsp; yang menjadi&amp;nbsp; cikal bakal&amp;nbsp; toko&amp;nbsp; buku&amp;nbsp; dan&amp;nbsp; sekarang&amp;nbsp; berkembang menjadi&amp;nbsp; supermarket&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; saat&amp;nbsp; ini&amp;nbsp; sudah&amp;nbsp; dikelola dan diserahkan kepada Koperasi &lt;b&gt;Pondok Pesantren (Kopontren) Daarut Tauhid.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
2. Handicraft. Sambil mengajar di madrasah KPAD, beliau membuat hasil kerajinan bersama anak-anak pada&amp;nbsp; sore harinya. Usaha&amp;nbsp; ini&amp;nbsp; terus berkembang hingga bisa membeli mesin gergaji. Sejak&amp;nbsp; itu kami banyak menerima order plang nama serta order sablonan. Dari usaha sederhana inilah&amp;nbsp; kemudian&amp;nbsp; berkembang&amp;nbsp; menjadi&amp;nbsp; usaha&amp;nbsp; percetakan&amp;nbsp; dan&amp;nbsp; penerbitan&amp;nbsp; buku.&amp;nbsp; Subhanallah, benar-benar semuanya dimulai dari hal yang kecil.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
3.&amp;nbsp; Konveksi.&amp;nbsp; Mengingat&amp;nbsp; istri&amp;nbsp; beliau&amp;nbsp; punya&amp;nbsp; keterampilan menjahit, maka&amp;nbsp; untuk menambah penghasilan&amp;nbsp; keluarga,&amp;nbsp; beliau menabung&amp;nbsp; agar&amp;nbsp; bisa&amp;nbsp; membeli mesin&amp;nbsp; jahit&amp;nbsp; bekas.&amp;nbsp; Alhamdulillah, order jahitan berkembang dan bisa mengajak beberapa muslimah untuk ikut bergabung. Kadang seminggu&amp;nbsp; sekali&amp;nbsp; kami&amp;nbsp; berbelanja&amp;nbsp; untuk&amp;nbsp; membeli&amp;nbsp; kain&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; dijual&amp;nbsp; kiloan..&amp;nbsp; Dari&amp;nbsp; kegiatan&amp;nbsp; dan perjuangan inilah cikal bakal lahirnya usaha konveksi.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
4.&amp;nbsp; Mie&amp;nbsp; Baso.&amp;nbsp; Menjual&amp;nbsp; mie&amp;nbsp; baso,&amp;nbsp; inilah&amp;nbsp; pekerjaan&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; paling&amp;nbsp; mengesankan.&amp;nbsp; Beliau mengelola&amp;nbsp; usaha&amp;nbsp; warung&amp;nbsp; baso&amp;nbsp; kecil-kedilan&amp;nbsp; di&amp;nbsp; Perumnas&amp;nbsp; Sarijadi,&amp;nbsp; bekerja&amp;nbsp; sama&amp;nbsp; dengan pamannya&amp;nbsp; selaku&amp;nbsp; pemilik&amp;nbsp; rumah.&amp;nbsp; Setiap&amp;nbsp; pukul&amp;nbsp; empat&amp;nbsp; subuh&amp;nbsp; beliau&amp;nbsp; sudah&amp;nbsp; pergi&amp;nbsp; ke&amp;nbsp; Pasar Sederhana&amp;nbsp; untuk&amp;nbsp; mencari&amp;nbsp; tulang&amp;nbsp; karena&amp;nbsp; kuah&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; enak&amp;nbsp; harus&amp;nbsp; dicampur&amp;nbsp; dengan&amp;nbsp; sumsum tulang. Aktivitas berikutnya dilanjutkan dengan menggiling daging untuk bahan baso, dan pukul sembilan&amp;nbsp; pagi&amp;nbsp; beliau&amp;nbsp; baru&amp;nbsp; bisa&amp;nbsp; melayani&amp;nbsp; pembeli.&amp;nbsp; Karena&amp;nbsp; beliau&amp;nbsp; tak&amp;nbsp; mau&amp;nbsp; ketinggalan&amp;nbsp; shalat berjamaah,&amp;nbsp; setiap&amp;nbsp; kali adzan, warung&amp;nbsp; baso beliau&amp;nbsp; tinggalkan. Beliau pergi&amp;nbsp; shalat berjamaah di sebuah masjid yang&amp;nbsp; letaknya agak&amp;nbsp; jauh dari warung,&amp;nbsp; sementara pembeli beliau&amp;nbsp; tinggalkan dan dipersilahkan&amp;nbsp; memasukkan&amp;nbsp; uang&amp;nbsp; bayarannya&amp;nbsp; ke&amp;nbsp; tempatnya.&amp;nbsp; Memang&amp;nbsp; tampaknya&amp;nbsp; seperti mengajak pada kejujuran, tapi hasilnya pembeli banyak yang bingung justru yang sering datang adalah&amp;nbsp; yang mau berkonsultasi. Akibatnya,&amp;nbsp; tak&amp;nbsp; jarang&amp;nbsp; saya&amp;nbsp; baru&amp;nbsp; bisa pulang&amp;nbsp; ke&amp;nbsp; rumah&amp;nbsp; sekitar jam&amp;nbsp; sembilan&amp;nbsp; malam.&amp;nbsp; Lelah&amp;nbsp; sekali&amp;nbsp; rasanya&amp;nbsp; sementara&amp;nbsp; hasilnya&amp;nbsp; pun&amp;nbsp; tak&amp;nbsp; seberapa.&amp;nbsp; Rupanya masyarakat&amp;nbsp; tak&amp;nbsp; terbiasa dengan&amp;nbsp; cara&amp;nbsp; baru&amp;nbsp; ini. Belum&amp;nbsp; lagi badan&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; selalu bau baso&amp;nbsp; karena seharian&amp;nbsp; bergulat&amp;nbsp; dengan&amp;nbsp; baso. Yang menyedihkan,&amp;nbsp; ternyata&amp;nbsp; istri&amp;nbsp; agak mual&amp;nbsp; dan&amp;nbsp; kurang&amp;nbsp; suka mencium bau baso. Akhirnya, tutuplah warung baso ini dengan segudang pengalamannya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Menurut &lt;b&gt;Aa Gym&lt;/b&gt; seorang wirausahawan sejati sangat dipengaruhi oleh masa kecilnya. Kalau masa kecilnya selalu dimanja, selalu dimudahkan urusan, selalu ditolong, maka bersiap-siaplah menuai&amp;nbsp; anak&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; tidak&amp;nbsp; berdaya. Oleh&amp;nbsp; karena&amp;nbsp; itu,&amp;nbsp; bagi&amp;nbsp; yang masih muda&amp;nbsp; jangan&amp;nbsp; bercita-cita melamar pekerjaan, tapi berpikirlah untuk menjadi wirausahawan. Dan bagi orang tua, tanamkan kepada anak-anak kita jiwa wirausaha sejak dini. Didik anak-anak agar mandiri sejak kecil. Latih anak-anak kita untuk selalu bertanggung jawab terhadap apa yang dia lakukan. Orang&amp;nbsp; tua yang memanjakan anak-anak mereka dengan memberikan segala keinginannya maka akibatnya akan kembali&amp;nbsp; juga&amp;nbsp; kepada&amp;nbsp; orang&amp;nbsp; tua. Beliau&amp;nbsp; pun&amp;nbsp; sempat&amp;nbsp; berjualan&amp;nbsp; semenjak&amp;nbsp; di&amp;nbsp; bangku&amp;nbsp; TK&amp;nbsp; dengan menjual&amp;nbsp; jambu&amp;nbsp; tetangga. Begitu&amp;nbsp; juga&amp;nbsp; ketika&amp;nbsp; di&amp;nbsp; bangku SD&amp;nbsp; dan SMP. Dengan&amp;nbsp; demikian,&amp;nbsp; ketika selesai kuliah, sudah hafal bagaimana cara “bangkrut efektif”, bagaimana “tertipu optimal”, dan bagaimana&amp;nbsp; usaha&amp;nbsp; bisa&amp;nbsp; remuk.&amp;nbsp; Selesai&amp;nbsp; kuliah,&amp;nbsp; ijazah&amp;nbsp; tidak&amp;nbsp; diambil&amp;nbsp; sehingga&amp;nbsp; sampai&amp;nbsp; sekarang saya&amp;nbsp; tidak&amp;nbsp; tahu&amp;nbsp; ijazah&amp;nbsp; saya&amp;nbsp; seperti apa. Namun, dengan&amp;nbsp; izin Allah&amp;nbsp; tidak&amp;nbsp; kurang&amp;nbsp; rezeki&amp;nbsp; sampai sekarang. Mencoba mengurus pesantren dengan jiwa wirausaha jadilah pesantren &lt;b&gt;Daarut Tauhid&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
seperti&amp;nbsp; sekarang&amp;nbsp; ini.&amp;nbsp; Hal&amp;nbsp; ini&amp;nbsp; benar-benar&amp;nbsp; membuat&amp;nbsp; sebuah&amp;nbsp; keyakinan&amp;nbsp; bahwa&amp;nbsp; jikalau&amp;nbsp; &lt;b&gt;jiwa kewirausahaan&lt;/b&gt;&amp;nbsp; tertanam sejak awal pada diri kita, kita tidak akan pernah&amp;nbsp; takut dengan apa pun. Karena&amp;nbsp; itu,&amp;nbsp; kalau&amp;nbsp; saja bangsa&amp;nbsp; ini dikelola oleh orang-orang&amp;nbsp; yang berjiwa wirausaha,&amp;nbsp; tidak&amp;nbsp; ada satu pun&amp;nbsp; yang perlu&amp;nbsp; kita&amp;nbsp; takuti dan&amp;nbsp; krisis&amp;nbsp; ini. Hal&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; paling&amp;nbsp; tak&amp;nbsp; enak&amp;nbsp; didengar&amp;nbsp; beliau adalah kalau ada yang bertanya, “Berapa sih&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; tarifnva kalau manggil &lt;b&gt;Aa Gym&lt;/b&gt; ceramah?” Duh,&amp;nbsp; rasanya sedih&amp;nbsp; sekali&amp;nbsp; dengan&amp;nbsp; pertanyaan&amp;nbsp; seperti&amp;nbsp; itu.&amp;nbsp; Alhamdulillah,&amp;nbsp; bagi&amp;nbsp; beliau&amp;nbsp; berdakwah&amp;nbsp; adalah panggilan&amp;nbsp; kewajiban&amp;nbsp; atas&amp;nbsp; amanah&amp;nbsp; ilmu&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; ada.&amp;nbsp; Bisa&amp;nbsp; menyampaikan&amp;nbsp; ilmu&amp;nbsp; saja&amp;nbsp; sudah merupakan rezeki yang luar biasa. Kalaupun ada yang berterima kasih, itu karunia Allah yang tak diharapkan,&amp;nbsp; mudah-mudahan&amp;nbsp; bisa&amp;nbsp; bermanfaat&amp;nbsp; bagi&amp;nbsp; banyak&amp;nbsp; pihak.&amp;nbsp; Itulah&amp;nbsp; sebabnya&amp;nbsp; beliau berusaha&amp;nbsp; sekuat&amp;nbsp; tenaga&amp;nbsp; agar&amp;nbsp; memiliki&amp;nbsp; penghasilan&amp;nbsp; sendiri.&amp;nbsp; Apalagi&amp;nbsp; sesudah&amp;nbsp; regenerasi&amp;nbsp; di Yayasan Daarut Tauhid sehingga beliau&amp;nbsp; lebih leluasa dan sungguh-sungguh untuk membangun MQ&amp;nbsp; Corporation,&amp;nbsp; usaha&amp;nbsp; pribadi&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; beliau&amp;nbsp; harapkan menjadi&amp;nbsp; sumber&amp;nbsp; rezeki&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; halal&amp;nbsp; serta mencukupi&amp;nbsp; untuk&amp;nbsp; keluarga&amp;nbsp; dan&amp;nbsp; biaya&amp;nbsp; dakwah,&amp;nbsp; sehingga&amp;nbsp; dapat&amp;nbsp; menghindari&amp;nbsp; fitnah&amp;nbsp; dan&amp;nbsp; tak&lt;br /&gt;
menjadi beban bagi umat. Selain itu juga bisa membuktikan bahwa bisnis berbasis moral sangat memungkinkan untuk maju, bermutu, dan bermanfaat banyak. Hal ini&amp;nbsp; juga menjadi laboratorium saya&amp;nbsp; untuk&amp;nbsp; berlatih&amp;nbsp; mengelola&amp;nbsp; bisnis&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; profesional&amp;nbsp; sebagai&amp;nbsp; bahan&amp;nbsp; untuk&amp;nbsp; berdakwah&amp;nbsp; dan tentunya&amp;nbsp; juga&amp;nbsp; membuat&amp;nbsp; lapangan&amp;nbsp; kerja&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; lebih&amp;nbsp; luas&amp;nbsp; bagi&amp;nbsp; masyarakat,&amp;nbsp; khususnya&amp;nbsp; para tetangga, kaum dhuafa, dan orang-orang cacat. Bagi beliau usaha yang ditekuni adalah sarana bagi teman-teman yang memiliki rezeki berlebih dan ingin usaha yang halal dan maslahat, untuk&lt;br /&gt;
bergabung&amp;nbsp; dalam&amp;nbsp; sistem&amp;nbsp; bagi&amp;nbsp; hasil. Oleh&amp;nbsp; karena&amp;nbsp; itu,&amp;nbsp; dan&amp;nbsp; setiap&amp;nbsp; keuntungan,&amp;nbsp; selain&amp;nbsp; disisihkan untuk zakatnya juga dikeluarkan biaya pendidikan bagi saudara kita yang dhuafa agar bisa maju bersama-sama.&amp;nbsp; Alhamdulillah&amp;nbsp; dengan&amp;nbsp; didukung&amp;nbsp; oleh&amp;nbsp; tim&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; berakhlak&amp;nbsp; baik,&amp;nbsp; konflik menjadi minimal&amp;nbsp; dan&amp;nbsp; kebocoran&amp;nbsp; pun&amp;nbsp; nyaris&amp;nbsp; nihil.&amp;nbsp; Bahkan,&amp;nbsp; sesudah&amp;nbsp; kemampuan&amp;nbsp; pengelolanya dikembangkan,&amp;nbsp; kinerja&amp;nbsp; perusahaan&amp;nbsp; kian&amp;nbsp; baik&amp;nbsp; dan&amp;nbsp; professional. Dulu&amp;nbsp; beliau&amp;nbsp; berpikir&amp;nbsp; pas-pasan, yaitu pas butuh ada. Tapi kini beliau berpikir sebaliknya. Beliau&amp;nbsp; ingin menjadi orang kaya yang melimpah&amp;nbsp; rezekinya&amp;nbsp; serta halal dan berkah. Mudah-mudahan menjadi&amp;nbsp; contoh bagi orang&amp;nbsp; yang mau kaya dengan tetap taat kepada Allah. Dan juga supaya orang tak memandang sebelah mata karena menganggap kita butuh terhadap kekayaan mereka. Di samping itu juga diharapkan bisa sedikitnya&amp;nbsp; memberi&amp;nbsp; contoh&amp;nbsp; bagaimana&amp;nbsp; memanfaatkan&amp;nbsp; kekayaan&amp;nbsp; di&amp;nbsp; jalan&amp;nbsp; Allah.&amp;nbsp; Semoga terpelihara dari fitnah dunia karena memang luas dunia ini amat menggoda dan melalaikan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kebanyakan&amp;nbsp; orang&amp;nbsp; selalu meributkan modal berupa&amp;nbsp; finansial, padahal menurut beliau modal itu adalah: Pertama, keyakinan kepada janji dan jaminan Allah. Kedua, kegigihan meluruskan niat dan menyempurnakan&amp;nbsp; ikhtiar. Ketiga, menjadi orang yang&amp;nbsp; terpercaya&amp;nbsp; (kredibel). Kredibel berarti sikap yang selalu jujur dan terpercaya, selalu berusaha melakukan yang terbaik dan memuaskan, serta&amp;nbsp; selalu&amp;nbsp; berusaha&amp;nbsp; mengembangkan&amp;nbsp; ilmu,&amp;nbsp; pengalaman,&amp;nbsp; wawasan,&amp;nbsp; sehingga&amp;nbsp; bisa&amp;nbsp; tampil kreatif, inovatif dan solutif. &lt;b&gt;Percayalah bahwa sebelum kita lahir, rezeki sudah lengkap disiapkan oleh Allah Yang Mahakaya. Kita hanya disuruh menjemputnya, bukan mencarinya&lt;/b&gt;. Yang harus diperoleh justru keberkahan dari jatah kita. Dan semua itu akan datang kalau kita bekerja di jalan yang diridhoi oleh Allah Swt. Adapun keuntungan bukan hanya berupa uang, harta, kedudukan, atau aksesoris duniawi&amp;nbsp; lainnya. Bagi beliau, keuntungan&amp;nbsp; itu adalah ketika bisnis yang dilakukan ada di&amp;nbsp; jalan Allah, bisnis kita&amp;nbsp; jadi amal shaleh yang disukai Allah, dan menjadi&amp;nbsp; jalan mendekat kepada-Nya.&amp;nbsp; Nama&amp;nbsp; baik&amp;nbsp; kita&amp;nbsp; terjaga,&amp;nbsp; bahkan&amp;nbsp; menjadi&amp;nbsp; personal&amp;nbsp; guarantie.&amp;nbsp; Dengan&amp;nbsp; bisnis&amp;nbsp; kita bertambah&amp;nbsp; ilmu,&amp;nbsp; pengalaman,&amp;nbsp; dan&amp;nbsp; wawasan,&amp;nbsp; dengan&amp;nbsp; bisnis&amp;nbsp; bertambahnya&amp;nbsp; saudara&amp;nbsp; dan tersambungnya&amp;nbsp; silaturahmi,&amp;nbsp; dan&amp;nbsp; dengan&amp;nbsp; bisnis&amp;nbsp; kita&amp;nbsp; semakin&amp;nbsp; banyak&amp;nbsp; orang&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; merasa beruntung.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Jadi,&amp;nbsp; walaupun&amp;nbsp; keuntungan&amp;nbsp; finansial&amp;nbsp; tak&amp;nbsp; seberapa&amp;nbsp; didapat&amp;nbsp; atau&amp;nbsp; bahkan&amp;nbsp; tak mendapatkannya,&amp;nbsp; apabila&amp;nbsp; keuntungan&amp;nbsp; seperti&amp;nbsp; di&amp;nbsp; atas&amp;nbsp; sudah&amp;nbsp; didapatkan,&amp;nbsp; beliau&amp;nbsp; tetap merasa sangat&amp;nbsp; beruntung. Beliau&amp;nbsp; yakin&amp;nbsp; pada&amp;nbsp; saatnya&amp;nbsp; Allah&amp;nbsp; akan memberikan&amp;nbsp; keuntungan&amp;nbsp; dunia&amp;nbsp; yang sesuai dengan waktu dan jumlahnya dengan kadar kebutuhan dan kekuatan iman beliau.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Berbisnis&amp;nbsp; bagi Aa Gym&lt;/b&gt;&amp;nbsp; bukan&amp;nbsp; sekedar&amp;nbsp; urusan&amp;nbsp; duniawi.&amp;nbsp; Jika&amp;nbsp; bisnis&amp;nbsp; dijalankan&amp;nbsp; dengan cara yang salah hanya akan melahirkan kerakusan dan ketamakkan manusia. Sebaliknya bisnis yang dijalankan dengan niat dan cara yang benar adalah&amp;nbsp; ibadah yang&amp;nbsp; besar&amp;nbsp; sekali pahalanya, karena&amp;nbsp; dengan&amp;nbsp; mengokohkan&amp;nbsp; harga&amp;nbsp; diri&amp;nbsp; bangsa.&amp;nbsp; Seperti&amp;nbsp; disampaikan&amp;nbsp; beliau&amp;nbsp; dalam&amp;nbsp; sebuah kesempatan, bahwa perekonomian yang kuat akan berimbas pada tingkat kesehatan yang baik,sehingga akan meningkatkan kemampuan untuk berkarya dengan mengakses ilmu lebih banyak, hingga melahirkan sebuah bangsa yang cerdas.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Visi&amp;nbsp; Aa&amp;nbsp; Gym&amp;nbsp;&lt;/b&gt; dalam membantu&amp;nbsp; Pesantren&amp;nbsp; &lt;b&gt;Daarut&amp;nbsp; Tauhid&lt;/b&gt;&amp;nbsp; sekaligus&amp;nbsp; dengan&amp;nbsp; beragam kegiatan bisnisnya, tidak lepas dari konsep dasar pendidikan di pesantren ini menyatukan antara dimensi dzikir,&amp;nbsp; fikir&amp;nbsp; dan&amp;nbsp; ikhtiar. Dimensi dzikir ini&amp;nbsp; sangat&amp;nbsp; menekankan&amp;nbsp; pada&amp;nbsp; keikhlasan&amp;nbsp; dan penyerahan diri kepada Tuhan. Hal&amp;nbsp; ini merupakan sisi penyeimbang hidup, dimana kita dituntut untuk&amp;nbsp; senantiasa&amp;nbsp; menyempatkan&amp;nbsp; waktu,&amp;nbsp; untuk&amp;nbsp; berkontemplasi&amp;nbsp; dan&amp;nbsp; menjadikan&amp;nbsp; setiap&amp;nbsp; detik kehidupan&amp;nbsp; kita&amp;nbsp; bergantung&amp;nbsp; kepada&amp;nbsp; Tuhan.&amp;nbsp; Dimensi&amp;nbsp; fikir&amp;nbsp; menegaskan&amp;nbsp; pentingnya&amp;nbsp; rasionalitas dalam&amp;nbsp; setiap&amp;nbsp; tindakan&amp;nbsp; kesehatian&amp;nbsp; kita,&amp;nbsp; sehingga&amp;nbsp; setiap&amp;nbsp; langkah&amp;nbsp; merupakan&amp;nbsp; bagian&amp;nbsp; dari perencanaan&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; matang.&amp;nbsp; Sementara&amp;nbsp; dimensi ikhtiar menunjukkan&amp;nbsp; pentingnya&amp;nbsp; etos&amp;nbsp; kerja,melalui&amp;nbsp; hidup&amp;nbsp; penuh&amp;nbsp; kesungguhnya&amp;nbsp; dan&amp;nbsp; kerja&amp;nbsp; keras&amp;nbsp; tanpa&amp;nbsp; kenal&amp;nbsp; putus&amp;nbsp; asa.&amp;nbsp; Ketika&amp;nbsp; dimensi tersebut jika dilakukan secara sinergis akan melahirkan pribadi yang unggul dan tangguh dengan tetap dilandasi oleh nilai kearifan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kunci&amp;nbsp; &lt;b&gt;kesuksesan&amp;nbsp; Aa&amp;nbsp; Gym&lt;/b&gt;&amp;nbsp; dalam menjalankan&amp;nbsp; roda&amp;nbsp; bisnis&amp;nbsp; di&amp;nbsp; pesantrennya,&amp;nbsp; hingga telah&amp;nbsp; berkembang&amp;nbsp; menjadi&amp;nbsp; 24&amp;nbsp; bidang&amp;nbsp; usaha&amp;nbsp; dalam&amp;nbsp; 12&amp;nbsp; tahun,&amp;nbsp; terletak&amp;nbsp; pada&amp;nbsp; pembangunan kredibilitas para&amp;nbsp; pengelolanya&amp;nbsp; yang meliputi&amp;nbsp; tiga aspek&amp;nbsp; utama&amp;nbsp; yaitu, nilai kejujuran,&amp;nbsp; kecakapan (profesionalisme), dan inovatif. Nilai kejujuran yang diajarkan meliputi ketepatan dalam menepati janji, manajemen waktu, memiliki fakta dan data yang&amp;nbsp; jelas, terbuka, kemampuan mengevaluasi, rasa tanggung jawab dan pantang putus asa Kecakapan&amp;nbsp; dalam&amp;nbsp; berbisnis&amp;nbsp; ini&amp;nbsp; selain&amp;nbsp; diperlukan&amp;nbsp; pendidikan&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; penting&amp;nbsp; juga&amp;nbsp; adalah pelatihan nyata. Seperti ditulis oleh Syafi’i Antonio dalam artikelnya yang menceritakan&amp;nbsp; tentang riwayat Rasulullah yang telah mendapat pendidikan entrepreneurship sejak usia 12 tahun, ketika bersama&amp;nbsp; pamannya&amp;nbsp; Abu&amp;nbsp; Thalib melakukan&amp;nbsp; perjalanan&amp;nbsp; bisnis. Pada&amp;nbsp; usia&amp;nbsp; 17&amp;nbsp; tahun Beliau&amp;nbsp; telah diberi&amp;nbsp; tanggung&amp;nbsp; jawab&amp;nbsp; untuk&amp;nbsp; mengurus&amp;nbsp; seluruh&amp;nbsp; bisnis&amp;nbsp; pamannya,&amp;nbsp; dan&amp;nbsp; mulai&amp;nbsp; merasakan persaingan&amp;nbsp; dengan&amp;nbsp; para&amp;nbsp; pedagang&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; lebih&amp;nbsp; professional.&amp;nbsp; Menginjak&amp;nbsp; usia&amp;nbsp; 25&amp;nbsp; tahun&amp;nbsp; Beliau mendapatkan&amp;nbsp; dukungan&amp;nbsp; finansial&amp;nbsp; dari&amp;nbsp; konglomerat&amp;nbsp; setempat&amp;nbsp; Siti&amp;nbsp; Khadijah&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; kemudian menjadi istri Beliau.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Nilai yang ketika yang dikembangkan Daarut Tauhid yang&amp;nbsp; juga dikenal dengan bengkel akhlak&amp;nbsp; ini adalah&amp;nbsp; inovatif. Beberapa aspek pendidikannya antara&amp;nbsp; lain melatih&amp;nbsp; jiwa progressive, dengan menjadikan perubahan ke arah yang&amp;nbsp; lebih baik sebagai kewajiban massal, mengadakan studi&amp;nbsp; banding,&amp;nbsp; melakukan&amp;nbsp; pelatihan-pelatihan&amp;nbsp; dan&amp;nbsp; senantiasa&amp;nbsp; memberikan&amp;nbsp; rangsangan&amp;nbsp; untuk melahirkan sikap kreatif dan inovatif. Ketiga&amp;nbsp; nilai&amp;nbsp; tersebut&amp;nbsp; telah&amp;nbsp; dilakukan&amp;nbsp; secara&amp;nbsp; integral&amp;nbsp; di&amp;nbsp; &lt;b&gt;Daarut&amp;nbsp; Tauhid&lt;/b&gt;.&amp;nbsp; &lt;b&gt;Bisnis&amp;nbsp; bagi&amp;nbsp; Aa Gym&amp;nbsp;&lt;/b&gt; akan&amp;nbsp; terasa&amp;nbsp; hambar&amp;nbsp; jika&amp;nbsp; nilai-nilai&amp;nbsp; moral&amp;nbsp; dikesampingkan,&amp;nbsp; hanya&amp;nbsp; akan&amp;nbsp; menjadi&amp;nbsp; materi sebagai&amp;nbsp; dewa&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; dikejar&amp;nbsp; dan&amp;nbsp; diagung-agungkan,&amp;nbsp; dan&amp;nbsp; akhirnya&amp;nbsp; akan&amp;nbsp; melahirkan&amp;nbsp; jiwa-jiwa Brutus di setiap pelaku bisnis.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Aspek-aspek modal dalam bisnis sebetulnya&amp;nbsp; telah diajarkan oleh Rasul&amp;nbsp; jauh 15 abad yang lalu,&amp;nbsp; lewat&amp;nbsp; sifat-sifat&amp;nbsp; kerasulan&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; dimiliki&amp;nbsp; Beliau&amp;nbsp; yaitu sidiq (benar),&amp;nbsp; amanah (terpercaya), fathonah (cerdas)&amp;nbsp; dan tabligh (komunikasi). Nilai-nilai moral&amp;nbsp; ini&amp;nbsp; bersifat general&amp;nbsp; truth, melintasi batas&amp;nbsp; waktu,&amp;nbsp; agama&amp;nbsp; dan&amp;nbsp; budaya.&amp;nbsp; Jika&amp;nbsp; disinergikan&amp;nbsp; dengan&amp;nbsp; strategi&amp;nbsp; bisnis&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; tepat&amp;nbsp; akan mampu membangun kepercayaan konsumen yang kuat. Kepercayaan konsumen ini merupakan aset yang tidak ternilai.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kepemimpinan&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; berkembang umum&amp;nbsp; di&amp;nbsp; kalangan pesantren&amp;nbsp; pada umumnya masih tradisional,&amp;nbsp; kyai&amp;nbsp; sentries,&amp;nbsp; komando&amp;nbsp; tunggal, dan&amp;nbsp; iklim demokrasi&amp;nbsp; kurang berkembang&amp;nbsp; sehingga seringkali&amp;nbsp; timbul blind&amp;nbsp; faith&amp;nbsp; di kalangan&amp;nbsp; santri. Fungsi manajemen yang dijalankan pun kurang mendapat&amp;nbsp; sentuhan&amp;nbsp; bahkan&amp;nbsp; cenderung&amp;nbsp; diabaikan. Pola&amp;nbsp; kepemimpinan Darut&amp;nbsp; Tauhid&amp;nbsp; tidak&amp;nbsp; lagi menempatkan&amp;nbsp; figur&amp;nbsp; sebagai&amp;nbsp; sentral. Aa Gym&amp;nbsp; sebagai pemimpin pesantren&amp;nbsp; hadir&amp;nbsp; hanya&amp;nbsp; karena nilai&amp;nbsp; khusus&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; dimilikinya.&amp;nbsp; Meminjam&amp;nbsp; istilah&amp;nbsp; Max Webber,&amp;nbsp; pola&amp;nbsp; kepemimpinan&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; lahir seperti ini karena otoritas karismatik. Kepemimpinan di Daarut Tauhid telah menerapkan system pendelegasian&amp;nbsp; kerja,&amp;nbsp; sebagai&amp;nbsp; pengalihan&amp;nbsp; wewenang&amp;nbsp; formal&amp;nbsp; manajer&amp;nbsp; kepada&amp;nbsp; bawahannya. Pemimpin&amp;nbsp; diajarkan&amp;nbsp; untuk&amp;nbsp; memiliki&amp;nbsp; sikap&amp;nbsp; rendah&amp;nbsp; hati&amp;nbsp; dan&amp;nbsp; mau&amp;nbsp; melayani,&amp;nbsp; seperti&amp;nbsp; pernah dikemukakan&amp;nbsp; oleh&amp;nbsp; A.M.&amp;nbsp; Mangunhardjana&amp;nbsp; SJ.&amp;nbsp; Bahwa&amp;nbsp; pada&amp;nbsp; intinya&amp;nbsp; pemimpin&amp;nbsp; adalah&amp;nbsp; tugas pengabdian mereka menjalankan the golden&amp;nbsp; rule of&amp;nbsp; leadership yaitu knows&amp;nbsp; the way, shows&amp;nbsp; the way and goes the way. Dari sisi manajemen Daarut Tauhiid telah menerapkan&amp;nbsp; system lebih dari hanya&amp;nbsp; sekedar&amp;nbsp; menerapkan&amp;nbsp; sistem manajemen modern.&amp;nbsp; Dimana&amp;nbsp; sistem manajemen modern. Dimana&amp;nbsp; sistem manajemen&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; berkembang&amp;nbsp; saat&amp;nbsp; ini&amp;nbsp; tidak menjadikan manusia&amp;nbsp; hanya&amp;nbsp; objek pelaku agar materi dan kapital semakin produktif, tapi juga telah melahirkan aspek-aspek spiritual dan&amp;nbsp; emosi&amp;nbsp; dalam&amp;nbsp; pemikiran manusia.&amp;nbsp; Covey&amp;nbsp; sendiri&amp;nbsp; dalam&amp;nbsp; hal&amp;nbsp; ini&amp;nbsp; telah melakukan&amp;nbsp; terobosan baru dengan mengemukakan gagasannya tentang manajemen berbasis kepentingan yang kental dengan nuansa religius.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Daarut Tauhid sendiri menerapkan inti manajemen dan kepemimpinan sekaligus dalam konsep&amp;nbsp; Manajemen&amp;nbsp; Qolbu&amp;nbsp; (MQ)&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; ditawarkannya.&amp;nbsp; Dalam&amp;nbsp; MQ&amp;nbsp; hati&amp;nbsp; adalah&amp;nbsp; fakultas&amp;nbsp; utama dalam diri manusia yang sangat menentukan kualitas manusia itu sendiri, jika dimanajemeni dan dipimpin dengan benar akan melahirkan manusia paripurna dalam kehidupan dunia dan akhirat&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dalam&amp;nbsp; kesehariannya&amp;nbsp; &lt;b&gt;Daarut&amp;nbsp; Tauhid&lt;/b&gt;&amp;nbsp; tidak&amp;nbsp; pernah&amp;nbsp; merengek-rengek&amp;nbsp; meminta sumbangan,&amp;nbsp; apalagi&amp;nbsp; dengan&amp;nbsp; menjaring&amp;nbsp; dana&amp;nbsp; di&amp;nbsp; pinggir&amp;nbsp; jalan.&amp;nbsp; Dilihat&amp;nbsp; dari&amp;nbsp; fasilitas&amp;nbsp; dan&amp;nbsp; asset &lt;b&gt;Daarut&amp;nbsp; Tauhid&amp;nbsp;&lt;/b&gt; termasuk&amp;nbsp; pesantren&amp;nbsp; yang maju&amp;nbsp; dalam&amp;nbsp; waktu&amp;nbsp; singkat.&amp;nbsp; DT&amp;nbsp; pada&amp;nbsp; awalnya&amp;nbsp; hanya dikenal&amp;nbsp; sebagai&amp;nbsp; bengkel&amp;nbsp; akhlak&amp;nbsp; tetapi&amp;nbsp; sekarang&amp;nbsp; lebih menonjol&amp;nbsp; di&amp;nbsp; bidang&amp;nbsp; ekonomi. “Memang kami memiliki strategi tersendiri, oleh karena itu visi dan misi Daarut Tauhid sendiri harus dikenali dahulu. Secara garis besar kami&amp;nbsp; ingin membentuk SDM yang memiliki keunggulan dalam&amp;nbsp; zikir, fikir&amp;nbsp; dan&amp;nbsp; ikhtiar,&amp;nbsp; suatu&amp;nbsp; kesatuan&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; tidak&amp;nbsp; bisa&amp;nbsp; dipisahkan,”demikian&amp;nbsp; penuturan&amp;nbsp; Abdullah Gymnastiar.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Dzikir,&amp;nbsp; fikir dan ikhtiar&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; ini merupakan konsep dasar dari MQ yang diajarkan sehari-hari melalui&amp;nbsp; hal-hal&amp;nbsp; kecil.&amp;nbsp; Untuk&amp;nbsp; menerapkan&amp;nbsp; Daarut&amp;nbsp; Tauhid&amp;nbsp; sendiri&amp;nbsp; memiliki&amp;nbsp; lima&amp;nbsp; aturan&amp;nbsp; dasar pelatihan&amp;nbsp; kepada&amp;nbsp; para&amp;nbsp; santrinya&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; juga merupakan&amp;nbsp; bagian&amp;nbsp; dari&amp;nbsp; roda&amp;nbsp; perekonomian Daarut Tauhid. Pertama,&amp;nbsp; seorang&amp;nbsp; santri&amp;nbsp; dilatih&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; untuk&amp;nbsp; berfikir&amp;nbsp; keras,&amp;nbsp; mengenal&amp;nbsp; diri&amp;nbsp; dan&amp;nbsp; potensinya sehingga&amp;nbsp; ia&amp;nbsp; mampu&amp;nbsp; mengenal&amp;nbsp; kekurangan&amp;nbsp; diri&amp;nbsp; lalu&amp;nbsp; memperbaikinya&amp;nbsp; dan&amp;nbsp; menempat&amp;nbsp; dirinya secara&amp;nbsp; optimal. Kedua,&amp;nbsp; mereka&amp;nbsp; dilatih&amp;nbsp; untuk&amp;nbsp; mengenal&amp;nbsp; situasi&amp;nbsp; lingkungannya&amp;nbsp; sehingga&amp;nbsp; bisa mendapatkan manfaat&amp;nbsp; dari&amp;nbsp; lingkungannya&amp;nbsp; secara&amp;nbsp; optimal&amp;nbsp; sekaligus memberikan manfaat&amp;nbsp; balik kepada&amp;nbsp; lingkungan&amp;nbsp; secara&amp;nbsp; professional. Ketika,&amp;nbsp; mereka&amp;nbsp; dilatih&amp;nbsp; untuuk&amp;nbsp; membuat&amp;nbsp; suatu perencanaan&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; matang,&amp;nbsp; sehingga&amp;nbsp; segala&amp;nbsp; sesuatunya&amp;nbsp; berjalan&amp;nbsp; dalam&amp;nbsp; jalur&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; telah disepakati. Keempat, mereka dilatih untuk mengevaluasi setiap hasil karya mereka, bertanggung&lt;br /&gt;
jawab&amp;nbsp; terhadap&amp;nbsp; tugas&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; dibebankan&amp;nbsp; dan&amp;nbsp; senantiasa meningkatkan&amp;nbsp; kinerja mereka. Kelima, ciri&amp;nbsp; SDM&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; akan&amp;nbsp; dibentuk&amp;nbsp; adalah&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; unggul&amp;nbsp; dalam&amp;nbsp; berikhtiar.&amp;nbsp; Kombinasi&amp;nbsp; ibadah&amp;nbsp; yang bagus, strategi hidup yang tepat dan ikhtiar dengan bersungguh-sungguh akan menjadikan hidup sebagai mesin penghasil karya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pola MQ&amp;nbsp; sampai&amp;nbsp; sejauh&amp;nbsp; ini&amp;nbsp; telah menghasilkan SDM&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; unggul, hal&amp;nbsp; ini&amp;nbsp; terbukti dari berkembangnya&amp;nbsp; perekonomian&amp;nbsp; di&amp;nbsp; lingkungan&amp;nbsp; Daarut&amp;nbsp; Tauhid&amp;nbsp; dan&amp;nbsp; meningkatnya&amp;nbsp; kepercayaan masyarakat&amp;nbsp; terhadapnya,&amp;nbsp; diantaranya&amp;nbsp; dengan&amp;nbsp; kepercayaan&amp;nbsp; untuk&amp;nbsp; mengadakan&amp;nbsp; pelatihan&amp;nbsp; dan pendidikan&amp;nbsp; manajemen&amp;nbsp; untuk&amp;nbsp; para&amp;nbsp; eksekutif&amp;nbsp; di&amp;nbsp; &lt;b&gt;PT&amp;nbsp; Telkom,&amp;nbsp; BNI,&amp;nbsp; IPTN&amp;nbsp; dan&amp;nbsp; PT&amp;nbsp; Kereta&amp;nbsp; Api Indonesia&lt;/b&gt;. Mereka&amp;nbsp; tertarik&amp;nbsp; dengan&amp;nbsp; konsep manajemen&amp;nbsp; &lt;b&gt;Daarut&amp;nbsp; Tauhid&lt;/b&gt;&amp;nbsp; karena&amp;nbsp; diyakini mampu meningkatkan&amp;nbsp; etos&amp;nbsp; kerja&amp;nbsp; dan menurunkan&amp;nbsp; tingkat&amp;nbsp; penyelewengan&amp;nbsp; kerja,&amp;nbsp; seperti&amp;nbsp; korupsi,&amp;nbsp; kolusi dan nepotisme (KKN).&lt;/div&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://subsafan.blogspot.com/atom.xml?redirect=false&amp;start-index=1&amp;max-results=100&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/733478881238685784-7791490963077602731?l=subsafan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://subsafan.blogspot.com/feeds/7791490963077602731/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://subsafan.blogspot.com/2012/01/abdullah-gymnastiar-aa-gym-sukses.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/7791490963077602731?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/7791490963077602731?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/subsafan/~3/_SLf5c_ygkw/abdullah-gymnastiar-aa-gym-sukses.html" title="Abdullah Gymnastiar Sukses Bisnis Dengan Akhlak" /><author><name>safan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01805519369962228781</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://4.bp.blogspot.com/-ApCtM3Clkrc/Tx2-UIywsdI/AAAAAAAABTw/_lsXF-7QBtc/s220/safan.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://subsafan.blogspot.com/2012/01/abdullah-gymnastiar-aa-gym-sukses.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkUFSHs5eip7ImA9WhRVFEU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-733478881238685784.post-6532904392544398501</id><published>2012-01-13T12:56:00.001-08:00</published><updated>2012-01-13T12:56:59.522-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-13T12:56:59.522-08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Blog Tutorial" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Internet" /><title>Cara Optimalisasi Keyword</title><content type="html">&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Mengoptimalisasikan kata kunci pada halaman blog sebenarnya 
merupakan hal yang gampang-gampang susah, banyak sekali teman-teman 
blogger yang kesulitan dalam mengoptimalisasikan keywords dalam artikel.
 Kunci utama dalam menembak keyword
 adalah memposisikan diri kita sebagai pembaca, &lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;memposisikan diri 
sebagai seseorang yang sedang melakukan aktifitas googling adalah &lt;i&gt;cara efektif mendapatkan keywords utama&lt;/i&gt;
 untuk dijadikan sebuah judul artikel. Sebagai contohnya bisa dilihat 
dalam judul postingan ini, "Cara Optimalisasi Keywords" adalah &lt;i&gt;keywords utama&lt;/i&gt;
 yang saya ambil karena menurut pengalaman saya kata kunci ini sering 
saya tuliskan di google saat pertama kali saya membangun sebuah blog dan
 belajar SEO
 dari master-master blog pendahulu. Sedangkan angka "5" saya ambil 
sebagai penarik karena menurut beberapa orang judul dengan menggunakan 
angka lebih menarik pembaca &lt;small&gt;(benar atau tidaknya silahkan dijawab sendiri)&lt;/small&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah mendapatkan &lt;i&gt;kata kunci utama&lt;/i&gt;, hal selanjutnya adalah 
melakukan optimalisasi kata kunci pada isi postingan/artikel. Tujuan 
mengoptimalisasikan keyword pada postingan adalah untuk mempertajam dan 
memperluas keywords utama. Dibawah ini adalah &lt;i&gt;5 cara mengoptimalisasikan keyword&lt;/i&gt; yang akan saya bahas secara singkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1. Menggunakan singular dan plural dalam keywords&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Dalam bahasa Indonesia hal ini bisa disebut sebagai kata tunggal dan 
kata jamak contohnya saya-kita, kamu-mereka dan sebagainya. Sedangkan 
dalam bahasa Inggris biasanya kata jamak/plural tinggal menambahkan 
akhiran 's' pada akhir kata singular, sebagai contoh bisa dilihat di 
postingan ini, beberapa kali saya memasukan kata 'keyword' dan 
'keywords'. Mungkin hal ini sangat sederhana, tetapi coba teman-teman 
masukkan kata 'keyword' dan 'keywords' dalam search engine google, 
keduanya ternyata memiliki hasil penelusuran yang berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2. Menggunakan sinonim keyword&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Tujuan menggunakan kata sinonim adalah untuk memperluas keywords utama, 
sebagai contohnya bisa teman-teman lihat di postingan ini saya beberapa 
kali merubah kata 'keyword' dengan 'kata kunci'.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3. Variasi keywords&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Tujuan dari variasi keyword sebenarnya tidak jauh beda dengan 
menggunakan sinonim keywords yaitu untuk memperluas keyword. "cara 
optimalisasi keyword" sebenarnya adalah kata kunci yang saya harapkan 
dicari di search engine. Tapi, untuk lebih memperluas seperti 
teman-teman lihat dalam postingan ini saya sedikit menambahkan variasi 
kalimat menjadi "cara mengoptimalisasi keywords", "mengoptimalisasikan 
keywords" dan sebagainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;4. Mengubah urutan kata&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Mengubah urutan kata sebenarnya cara yang cukup efisien untuk memperluas
 kalimat pencarian di search engine, bila memungkinkan cobalah untuk 
merubah urutan kata dalam sebuah kalimat yang dijadikan keyword.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;5. Menggunakan ejaan yang salah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Cara ini pernah saya gunakan pada salah satu blog saya yang membahas 
mengenai gadgets. Tanpa kita sadari tenyata banyak sekali pengguna 
search engine yang salah dalam mengetik sebuah keyword, beberapa 
keywords malah memiliki potensi yang cukup tinggi dalam pengetikannya. 
Memasukkan 1 sampai 2 keyword yang salah ejaan dalam postingan ternyata 
cukup membantu mendatangkan traffic untuk beberapa keyword tertentu. 
Contoh kata kunci yang pernah saya pakai dan ternyata efisien adalah 
kata blackberry menjadi blackbarry, laptop menjadi leptop, business 
menjadi bussines dan masih banyak lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mudah-mudahan beberapa &lt;i&gt;tips optimalisasi keyword&lt;/i&gt; diatas bermanfaat buat teman-teman semua. Intinya, sebenarnya &lt;b&gt;SEO&lt;/b&gt;
 bukanlah sesuatu yang susah untuk dipahami, sedikit experimen dan 
menikmati proses pembelajaran adalah kunci utama memahami segalanya. 
Buat teman-teman blogger yang mau sharing pengalamannya seputar 
optimalisasi keywords silahkan ditambahkan melalui komentar dibawah&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://subsafan.blogspot.com/atom.xml?redirect=false&amp;start-index=1&amp;max-results=100&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/733478881238685784-6532904392544398501?l=subsafan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://subsafan.blogspot.com/feeds/6532904392544398501/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://subsafan.blogspot.com/2012/01/cara-optimalisasi-keyword.html#comment-form" title="1 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/6532904392544398501?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/6532904392544398501?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/subsafan/~3/69OMOU7OpmM/cara-optimalisasi-keyword.html" title="Cara Optimalisasi Keyword" /><author><name>safan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01805519369962228781</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://4.bp.blogspot.com/-ApCtM3Clkrc/Tx2-UIywsdI/AAAAAAAABTw/_lsXF-7QBtc/s220/safan.jpg" /></author><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://subsafan.blogspot.com/2012/01/cara-optimalisasi-keyword.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUICQ3o7fyp7ImA9WhRVFEU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-733478881238685784.post-5789021128676653983</id><published>2012-01-13T12:46:00.000-08:00</published><updated>2012-01-13T12:46:02.407-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-13T12:46:02.407-08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Computer" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Web Tutorial" /><title>Mengenal Apache, PHP, dan MySQ</title><content type="html">&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Apache merupakan salah satu dari sekian banyak aplikasi yang berfungsi sebagai&amp;nbsp; web&amp;nbsp; server.&amp;nbsp; Aplikasi&amp;nbsp; ini&amp;nbsp; sangat&amp;nbsp; reliable untuk&amp;nbsp; dijadikan&amp;nbsp; web server pada komputer pribadi (PC). Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi website resmi di http://apache.org.PHP merupakan&amp;nbsp; salah&amp;nbsp; satu&amp;nbsp; bahasa&amp;nbsp; pemrograman berbasis&amp;nbsp; web.&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Oleh karena Joomla menggunakan bahasa PHP, maka dalam komputer pribadi (PC)&amp;nbsp; harus&amp;nbsp; terinstal&amp;nbsp; bahasa&amp;nbsp; PHP.&amp;nbsp; Saat&amp;nbsp; buku&amp;nbsp; ini&amp;nbsp; ditulis,&amp;nbsp; PHP&amp;nbsp; sudah menggunakan&amp;nbsp; versi&amp;nbsp; 5.02.&amp;nbsp; dan&amp;nbsp; untuk informasi lebih&amp;nbsp; lanjut&amp;nbsp; silakan &lt;br /&gt;kunjungi website resminya di http://php.net.MySQL merupakan salah satu tipe database yang paling banyak diminati para pengembang web karena selain mudah instalasinya, juga database ini mampu menampung&amp;nbsp; record sebanyak&amp;nbsp; ratusan&amp;nbsp; giga.&amp;nbsp; Database&amp;nbsp; ini&amp;nbsp; juga berada&amp;nbsp; di&amp;nbsp; bawah&amp;nbsp; lisensi&amp;nbsp; GNU&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; berarti&amp;nbsp; gratis&amp;nbsp; dalam&amp;nbsp; penggunaan maupun&amp;nbsp; penggandaan.&amp;nbsp; Berbeda&amp;nbsp; dengan&amp;nbsp; database&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; sejenis&amp;nbsp; seperti Oracle. Untuk&amp;nbsp; informasi&amp;nbsp; lebih&amp;nbsp; lanjut,&amp;nbsp; silakan kunjungi website&amp;nbsp; resmi di http://mysql.com.PHPMyAdmin&amp;nbsp; merupakan&amp;nbsp; aplikasi&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; dapat&amp;nbsp; digunakan&amp;nbsp; untuk membuat&amp;nbsp; database,&amp;nbsp; pengguna&amp;nbsp; (user),&amp;nbsp; memodifikasi&amp;nbsp; tabel,&amp;nbsp; maupunmengimpor database&amp;nbsp; secara cepat dan mudah&amp;nbsp; tanpa harus menggunakan &lt;br /&gt;perintah (Command) SQL&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ada&amp;nbsp; bebeberapa&amp;nbsp; cara&amp;nbsp; untuk&amp;nbsp; menginstal&amp;nbsp; beberapa&amp;nbsp; komponen&amp;nbsp; tersebut yaitu: menginstal secara&amp;nbsp; terpisah masing-masing aplikasi (Apache, PHP, dan&amp;nbsp; MySQL)&amp;nbsp; atau&amp;nbsp; menginstal&amp;nbsp; aplikasi&amp;nbsp; web&amp;nbsp; server&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; sudahmenampung&amp;nbsp; keempat&amp;nbsp; komponen&amp;nbsp; sekaligus.&amp;nbsp; Web&amp;nbsp; Server&amp;nbsp; juga&amp;nbsp; banyak macamnya&amp;nbsp; diantaranya:&amp;nbsp; PHPTriad,&amp;nbsp; EasyPHP,&amp;nbsp; XAMP,&amp;nbsp; Uniserver, AppServ,&amp;nbsp; dan&amp;nbsp; lain-lain.&amp;nbsp; Untuk&amp;nbsp; studi&amp;nbsp; kasus&amp;nbsp; pada&amp;nbsp; buku&amp;nbsp; ini,&amp;nbsp; penulis menggunakan&amp;nbsp; Uniserver&amp;nbsp; (Uniform&amp;nbsp; Server)&amp;nbsp; dan&amp;nbsp; AppServ.&amp;nbsp; Namun&amp;nbsp; perlu diingat,&amp;nbsp; kedua web&amp;nbsp; server&amp;nbsp; tidak&amp;nbsp; dapat&amp;nbsp; digunakan&amp;nbsp; secara bersama-sama. Untuk&amp;nbsp; itu,&amp;nbsp; pilih&amp;nbsp; salah&amp;nbsp; satu saja sesuai&amp;nbsp; keinginan&amp;nbsp; dengan&amp;nbsp; cara&amp;nbsp; melihat kelebihan dan kekurangan masing-masing. &lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://subsafan.blogspot.com/atom.xml?redirect=false&amp;start-index=1&amp;max-results=100&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/733478881238685784-5789021128676653983?l=subsafan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://subsafan.blogspot.com/feeds/5789021128676653983/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://subsafan.blogspot.com/2012/01/mengenal-apache-php-dan-mysq.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/5789021128676653983?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/5789021128676653983?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/subsafan/~3/C7NJLmv07Rs/mengenal-apache-php-dan-mysq.html" title="Mengenal Apache, PHP, dan MySQ" /><author><name>safan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01805519369962228781</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://4.bp.blogspot.com/-ApCtM3Clkrc/Tx2-UIywsdI/AAAAAAAABTw/_lsXF-7QBtc/s220/safan.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://subsafan.blogspot.com/2012/01/mengenal-apache-php-dan-mysq.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;Ck4EQnw4eip7ImA9WhRVFEU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-733478881238685784.post-2422246440369840920</id><published>2012-01-13T10:55:00.000-08:00</published><updated>2012-01-13T10:55:03.232-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-13T10:55:03.232-08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kumpulan Humor" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Internet" /><title>Status Facebook Lebay</title><content type="html">&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;Kalian pasti sering kan melihat 
status teman teman yang nggak jelas banget dan aneh-aneh, nggak ada 
sebab akibat tiba tiba dia menulis status yang aneh banget, contohnya 
sepeti status dibawah ini, Cekedoot:&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;em&gt;“Arrrhhh auu.. bububabababa &lt;span id="more-32"&gt;&lt;/span&gt;kingbong…crott” &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;
Tu orang ngomong apa ya? nggak jelas banget!!&lt;br /&gt;
&lt;em&gt;“Eh.. ada itu” &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Emang ada apa ? Nggak jelas!!&lt;br /&gt;
&lt;em&gt;“Aku baru tau ternyata pak SBY adalah presiden Indonesia”&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;
Nggak jelas banget nih orang,emang dia tinggal dimana kok baru tau kalau SBY presiden kita? mungkin ada unsur lebay ya? :D&lt;br /&gt;
&lt;em&gt;“Hee kok!!’&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;
Ayam kali ni orang :D&lt;br /&gt;
&lt;em&gt;” Jiaaaahhh ternyata aku kok gitu”&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;
Paraaahh!! T_T&lt;br /&gt;
&lt;em&gt;” Aku mo nanya nih”&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;
Selintas
 status jenis ini adalah biasa aja dan berupa status pertanyaan, namun 
bisa menjadi kederajat status nggak jelas,loh kok? ya iyalah orang 
statusnya nggak ada yang komen, hahaha.. emang dia nanya sama siapa? 
kasian banget nggak ada yang jawab, wakakaka :P&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;sumber &lt;strong&gt;Statusfb.com&lt;/strong&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://subsafan.blogspot.com/atom.xml?redirect=false&amp;start-index=1&amp;max-results=100&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/733478881238685784-2422246440369840920?l=subsafan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://subsafan.blogspot.com/feeds/2422246440369840920/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://subsafan.blogspot.com/2012/01/status-facebook-lebay.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/2422246440369840920?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/2422246440369840920?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/subsafan/~3/klCQF_T95kY/status-facebook-lebay.html" title="Status Facebook Lebay" /><author><name>safan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01805519369962228781</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://4.bp.blogspot.com/-ApCtM3Clkrc/Tx2-UIywsdI/AAAAAAAABTw/_lsXF-7QBtc/s220/safan.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://subsafan.blogspot.com/2012/01/status-facebook-lebay.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkQCQn4zcCp7ImA9WhRVFEU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-733478881238685784.post-4971075124223605073</id><published>2012-01-13T10:46:00.000-08:00</published><updated>2012-01-13T10:46:03.088-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-13T10:46:03.088-08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Internet" /><title>Status Facebook Lucu</title><content type="html">&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
Pengen Update status Facebook yang lucu Unik and gokil gak ?? Copas aja status status unik dibawah ini : )&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;blockquote&gt;
“Cewek jaman sekarang memang aneh, beli baju mahal-mahal 
cuma ngabisin duit padahal cowok lebih senang klw cewek nggak pakai baju
 ^_^”&lt;br /&gt;
“Menu makanan hari ini Tumis sandal jepit hmmm sedaapp hap hap….”&lt;br /&gt;
” akan saia ingat sampe lupa ”&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
“Mukamu imut, Tanganmu mulus, kakimu sexy, badanmu . . . Kekar !! ih serem..”&lt;br /&gt;
“Sing: Keboku ada lima. rupa-rupa warnanya. hijau, kuning kelabu merahmuda dan&lt;br /&gt; biru. keboku hilang empat door hatiku sangat kacau keboku tinggal&lt;br /&gt; satu.. mukanya kayak kamu….”&lt;br /&gt;
“Pepatah mengatakan “Dalam pantat yang sehat terdapat kentut yang kuat” benarkah demikian?”&lt;br /&gt;
“Pelanggan
 Yth. Masa aktif hidup anda akan segera habis, saldo dosa anda sudah 
melewati batas. Segera isi ulang iman anda di rumah ibadah terdekat 
sebelum nyawa anda di blokir.”&lt;br /&gt;
“Sialan!! Ini gara-gara aku mirip luna maya”&lt;br /&gt;
“Dekat denganmu, aku keringetan. Jauh darimu, aku keingetan”&lt;br /&gt;
“Faktanya adalah Jomblo bukan berarti tidak laku,tetapi memang belum ada yang mau”&lt;br /&gt;
“Pusing juga nyium bau Ketek sendiri…huff!!”&lt;/blockquote&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;http://subsafan.blogspot.com/atom.xml?redirect=false&amp;start-index=1&amp;max-results=100&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/733478881238685784-4971075124223605073?l=subsafan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://subsafan.blogspot.com/feeds/4971075124223605073/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://subsafan.blogspot.com/2012/01/status-facebook-lucu.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/4971075124223605073?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/733478881238685784/posts/default/4971075124223605073?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/subsafan/~3/t8bpMFWReok/status-facebook-lucu.html" title="Status Facebook Lucu" /><author><name>safan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01805519369962228781</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="24" height="32" src="http://4.bp.blogspot.com/-ApCtM3Clkrc/Tx2-UIywsdI/AAAAAAAABTw/_lsXF-7QBtc/s220/safan.jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://subsafan.blogspot.com/2012/01/status-facebook-lucu.html</feedburner:origLink></entry></feed>

