<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-8465215621209641032</atom:id><lastBuildDate>Sat, 26 Nov 2011 08:41:04 +0000</lastBuildDate><category>KESELAMATAN</category><category>U M U M</category><category>ROHANI</category><category>KEGEMARAN</category><category>KELUARGA</category><title>MY Library</title><description /><link>http://sudjonoam.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Sudjono AM)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>15</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/sudjonoam" /><feedburner:info xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" uri="sudjonoam" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle></itunes:subtitle><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8465215621209641032.post-4134072796151928404</guid><pubDate>Mon, 10 Aug 2009 05:30:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-08-10T12:32:45.732+07:00</atom:updated><title>LATIHAN EVAKUASI KEBAKARAN......</title><description>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/__7_yuYNu5U0/Sn-wr7MRJSI/AAAAAAAAAG4/OGCHrWTRR40/s1600-h/DSCN3187.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5368203549518931234" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/__7_yuYNu5U0/Sn-wr7MRJSI/AAAAAAAAAG4/OGCHrWTRR40/s320/DSCN3187.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Dalam beberapa hari ini kita sering mendengar korban kehilangan nyawa dalam musibah kebakaran, baik itu kebakaran di tempat kerja ataupun kebakaran di rumah. Walaupun sebenarnya kalau mereka siap dan terampil dalam menghadapi kebakaran, mungkin mereka masih bisa diselamatkan. Kegagalan dalam penyelamatan mereka utamanya adalah karena mereka tidak bisa menyelamatkan diri mereka sendiri dan sarana penyelamatan kurang tersedia dengan baik. Mereka terperangkap tidak bisa keluar dari rumah karena panik dan bingung, mereka lupa dengan situasi rumahnya, dan sebelum kesadaran timbul, api telah menyambar mereka. Memang musibah itu musibah, tetapi sebagai manusia kita diberikan akal dan pikiran oleh Tuhan untuk menghindarkan musibah itu dengan persiapan yang baik. Persiapan itu terdiri dari persiapan orangnya agar tahu dan terlatih; persiapan sarananya agar ada tanda tanda awal sebelum terjadinya musibah seperti alat detektor panas atau detektor asap, menyediakan jalan keluar darurat; persiapan prosedur untuk menghadapi keadaan darurat, misalnya apa peranan ayah, peran ibu, peran anak tertua, peran pembantu, kemana dan lewat mana kita harus lari, siapa yang harus ditelpon, dsb.; serta tidak kalah pentingnya adalah latihan agar kita terampil dan tidak panik dalam menghadapi keadaan tsb. Untuk lebih jelasnya, manfaat latihan menghadapi keadaan darurat kebakaran adalah sbb.: • Menghilangkan kepanikan dalam keadaan darurat. • Semua anggota keluarga tahu apa yang harus dikerjakan bila terjadi kebakaran. • Semua anggota keluarga tahu alternatif jalan keluar yang harus diambil dalam keadaan darurat. Dan Juga tahu dimana mereka harus berkumpul. • Memastikan bahwa semua peralatan untuk penanggulangan kebaran berfungsi dengan baik. Semua jalan darurat yang direncanakan tidak terhalang • Penyelamatan barang barang yang sangat..sangat..sangat penting, selain nyawa kita. Tetapi lebih baik kalau barang barang itu diletakkan saja di lemari tahan api. Marilah sebelum terlambat, kita rencanakan persiapan dan laksanakan latihan menghadapi keadaan darurat kebakaran untuk menjaga keutuhan dan kebahagian keluarga kita….&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8465215621209641032-4134072796151928404?l=sudjonoam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sudjonoam.blogspot.com/2009/08/latihan-evakuasi-kebakaran.html</link><author>noreply@blogger.com (Sudjono AM)</author><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/__7_yuYNu5U0/Sn-wr7MRJSI/AAAAAAAAAG4/OGCHrWTRR40/s72-c/DSCN3187.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8465215621209641032.post-1075227746779577638</guid><pubDate>Fri, 07 Aug 2009 15:20:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-08-07T22:43:53.313+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">ROHANI</category><title>PENGALAMAN SEBAGAI PELAYAN FIRMAN</title><description>&lt;div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/__7_yuYNu5U0/SnxLGoUGZlI/AAAAAAAAAGo/XOMVJn-eW1U/s1600-h/IMG_0656.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5367247433191810642" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 214px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/__7_yuYNu5U0/SnxLGoUGZlI/AAAAAAAAAGo/XOMVJn-eW1U/s320/IMG_0656.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Pengalaman pertama untuk menjadi pelayan firman ini saya dapatkan di sekitar bulan ke empat tahun 2006, dimana pada waktu itu saya berkesempatan untuk menjadi anggota majelis jemaat di salah satu gereja di Pekanbaru. Tentunya penugasan ini sangat mengejutkan, antara takut, ragu-ragu, dan senang. Mengapa hal ini terjadi, takut dan ragu-ragu karena kita sebagai manusia pasti mempunyai banyak kekurangan. Makin banyak yang kita tahu maka akan makin banyak pula ketidak tahuan kita. Senang, karena kita diberikan kesempatan untuk menyampaikan firman Tuhan kepada jemaat yang dikasihiNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun saya pernah menjadi guru ataupun dosen, ataupun memandu diskusi bahkan menjadi nara sumber suatu seminar, tetapi sebagai pelayan firman ini terasa lain sekali. Sebagai pelayan firman bukanlah memberikan suatu kuliah, ceramah, atau pidato agama, akan tetapi pelayan firman adalah menyampaikan firman Tuhan. Dalam hal ini, kita harus mengupas dengan baik apa pesan, maksud dan makna dari firman itu dalam membimbing kehidupan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbekal diskusi dengan pendeta setempat, saya beranikan diri untuk menerima tugas ini. Setelah menerima pokok-pokok firman yang akan disampaikan, saya mulai mempersiapkan naskah khotbahnya dengan mengumpulkan beberapa referensi diantaranya untuk mengetahui latar belakang firman itu, mencari tafsiran-tafsiran ayat sehingga sebisa mungkin saya cari pesan dan maksud dari firman tersebut.&lt;br /&gt;Untuk membantu jemaat menerima dan mengerti pesan firman itu saya cari ilustrasi yang relevan dengan kondisi masa kini. Sehingga di harapkan segala kegiatan dan tindak laku kita selalu berlandaskan firman Tuhan. Dengan rangkaian seperti itu, harapan pribadi adalah apa yang saya sampaikan bisa diterima oleh jemaat dengan senang, kasih, dan damai. Setelah selesai, naskah khotbah itu saya diskusikan dengan pendeta, anggota majelis, dan beberapa temanku seiman yang lain untuk mendapatkan masukan dari mereka. Memang mereka semuanya adalah guru-guru yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, saya menghubungi komisi musik gereja untuk mengetahui lagu apa saja yang dipersiapkan. Beberapa kali saya ikuti latihan mereka agar bisa menyelami isi lagu lagu-lagu tersebut. Selain lagu yang telah terjadual, ternyata ada juga paduan suara dari kelompok Kasih, yang akan menunjang ibadah pada harinya nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari ”H”, setelah persiapan doa di konsistori, saya laksanakan tugas sebagai pelayan firman. Puji Tuhan, berkatMu selalu menyertai. Saya merasa gembira dan puas bisa melaksanakan tugas dengan lancar. Tetapi apakah sesuai dengan harapkan untuk membuat semua jemaat pulang dengan senang, kasih, dan damai setelah kebaktian itu? Saya tidak pernah membuat evaluasinya. &lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/__7_yuYNu5U0/SnxLWryWxxI/AAAAAAAAAGw/CT7aCr309k0/s1600-h/IMG_0694.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5367247709001926418" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 214px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/__7_yuYNu5U0/SnxLWryWxxI/AAAAAAAAAGw/CT7aCr309k0/s320/IMG_0694.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kesempatan kedua, saya menginginkan agar semua jemaat berpartisipasi lagi dalam beribadah serta memuji namaNya. Bersama dengan komisi musik gereja, lagu-lagunya kita nyanyikan saya padukan dengan versi bahasa daerah. Woww... puji Tuhan, Jemaat antusias sekali. Kuselipkan dalam pesanku agar jemaat berpartisipasi aktif dalam memuji dan mengembangkan kerajaan Tuhan khususnya dalam kebaktian dihari Minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata himbauanku dalam kesempatan kedua, mendapatkan sambutan dari jemaat. Pada kesempatan berikutnya, partisipasi jemaat dalam membangun kerajaan Tuhan untuk mengisi paduan suara, duet maupun solo sangat antusias dan banyak. Ada dari paduan suara Kasih, paduan suara PW, GP, PAPT, paduan suara dari rekan rekan sekerja, dari keluarga jemaat. Group band gereja dari GP juga pas sekali dalam mengiringi pujian pujian tersebut. Puji Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah pengalaman saya sebagai pelayan firman. Kembali kepada harapan, apakah saya bisa membuat semua jemaat pulang dengan senang, kasih, dan damai setelah kebaktian itu? Saya tidak pernah membuat evaluasinya. Tetapi yang jelas, pesan yang telah saya sampaikan sebenarnya bukan hanya untuk jemaat, terlebih adalah untuk saya pribadi yang banyak mempunyai kekurangan di dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesempatan dan pengalaman sebagai pelayan firman ini benar benar tidak terlupakan, terima kasih Tuhan, terima kasih guru-guru para anggota majelis jemaat dan teman-teman seiman, terima kasih para pengurus BPK, terima kasih Muger, terima kasih kelompok paduan suara, terima kasih band Gerakan Pemuda, terima kasih para pengisi pujian, terima kasih jemaat semua, serta terima kasih kepada istri serta anak-anak ... Tuhan selalu memberkati kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8465215621209641032-1075227746779577638?l=sudjonoam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sudjonoam.blogspot.com/2009/08/pengalaman-sebagai-pelayan-firman.html</link><author>noreply@blogger.com (Sudjono AM)</author><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/__7_yuYNu5U0/SnxLGoUGZlI/AAAAAAAAAGo/XOMVJn-eW1U/s72-c/IMG_0656.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8465215621209641032.post-8903061088941985971</guid><pubDate>Sat, 25 Jul 2009 15:38:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-07-25T22:42:27.687+07:00</atom:updated><title>KESELAMATAN MATA</title><description>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/__7_yuYNu5U0/Smsn1aGB_vI/AAAAAAAAAGQ/iBdRC9xAPiY/s1600-h/CIMG0130.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5362423579805875954" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/__7_yuYNu5U0/Smsn1aGB_vI/AAAAAAAAAGQ/iBdRC9xAPiY/s320/CIMG0130.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;U&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;ntuk bekal hidup kita seumur hidup, Tuhan hanya memberikan sepasang mata. Mata, indra jasmani untuk melihat segala macam keindahan yang diciptakan Tuhan serta segala rekayasa yang dilakukan manusia ciptaanNya baik rekayasa yang baik maupun yang buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;D&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;alam kehidupan kita, tentunya kita tidak bisa terhindar dari segala kegiatan, baik itu kegiatan belajar, kerja, olahraga dll dimana tentunya kegiatan kegiatan itu akan membawa kita kepada berbagai jenis bahaya, seperti bahaya panas, sinar, kimia, biologi, listrik, gerakan, tekanan, dll. Mata sangat peka terhadap itu semua. Agar kita tetap bisa menikmati kehidupan ini, maka pengamanan terhadap mata ketika kita melakukan kegiatan kita sehari-hari adalah mutlak diperlukan. Dalam melakukan pekerjaan yang berhubungan dengan peralatan mekanik dan listrik di perusahaan, perlindungan terhadap mata tentunya sudah disediakan atau diarahkan oleh pabrik pembuat alat alat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;K&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;ecelakaan yang mungkin terjadi dari yang sangat ringan seperti kelilipan sampai dengan mata tertusuk benda tajam; atau mata terkena sinar atau panas yang tinggi; atau bahkan terkena bahan kimia, sangat mungkin terjadi pada diri kita. Sering pada seorang yang kelilipan...“Ah gampang, paling paling ditiup atau digujur air sudah bereslah”. Oh.. rasanya untuk kecelakaan mata kita jangan menganggapnya remeh seperti itu. Apa lagi bila terkena bahan kimia, karena ada bahan kimia yang bila kena air reaksinya akan semakin menjadi parah. Sekecil apapun luka atau celaka mata bisa mengakibatkan cacat permanen bahkan sampai mengakibatkan kebutaan bila tidak ditangani dengan tepat dan segera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;W&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;alaupun segala pengaman yang menempel pada peralatan masih berfungsi dengan baik, kita masih harus waspada dengan kemungkinan kemungkinan yang lain. Untuk hal itu sebagai pengaman terakhir terhadap indra mata kita memerlukan Alat Pelindung Diri - Mata (APD Mata).&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;B&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;agaimana cara kita memilih alat pelindung mata yang tepat agar akibat kecelakaan mata ini bisa kita tekan sekecil mungkin, marilah kita berdiskusi lebih lanjut.... Hubungilah kami di &lt;a href="mailto:sudjonadi@yahoo.com"&gt;sudjonadi@yahoo.com&lt;/a&gt; bila anda memerlukan informasi lebih dalam untuk hal ini. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8465215621209641032-8903061088941985971?l=sudjonoam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sudjonoam.blogspot.com/2009/07/keselamatan-mata.html</link><author>noreply@blogger.com (Sudjono AM)</author><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/__7_yuYNu5U0/Smsn1aGB_vI/AAAAAAAAAGQ/iBdRC9xAPiY/s72-c/CIMG0130.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8465215621209641032.post-1497691286694994651</guid><pubDate>Sat, 25 Jul 2009 03:21:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-07-25T16:19:27.090+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KEGEMARAN</category><title>KESAKTIAN SUATU PROSES</title><description>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/__7_yuYNu5U0/SmrNfsEYvcI/AAAAAAAAAF4/VbWk3ex5zUo/s1600-h/CIMG0286.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5362324250627194306" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 267px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/__7_yuYNu5U0/SmrNfsEYvcI/AAAAAAAAAF4/VbWk3ex5zUo/s320/CIMG0286.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;P&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;roses adalah panduan dan/atau pelaksanaan langkah demi langkah tindakan atau aktivitas untuk mencapai tujuan. Tujuan itu bisa tujuan perorangan maupun tujuan dari suatu kelompok orang. Walaupun kita berangkat dari pendapat yang berbeda beda, atau modal yang berbeda beda, bila prosesnya bagus dan sudah disetujui oleh semua anggotanya serta dilaksanakan secara konsisten dan benar, maka pasti akan membuahkan hasil yang sesuai dengan apa yang kita harapkan bersama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;S&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;ebagai contoh sederhana, marilah kita simulasikan dengan angka angka. Misalnya kita bersama sama dengan 100 orang anggota masyarakat yang datang dari berbagai negara dengan latar belakang berbeda beda. Mereka semua akan memilih SATU bilangan sebagai tujuan mereka, sebagai angka kesatuan mereka. Setelah berdebat berhari hari, tidak tercapai kesepakatan. Ternyata ada seorang yang arif maju untuk memfasilitasi proses pencarian bilangan kesepakatan itu. Prosesnya adalah sbb.:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;- Setiap anggota diminta untuk memilih secara bebas satu bilangan yang terdiri dari tiga dijit, tetapi tidak boleh ada dijit yang sama, misalnya XYZ.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;- Langkah kedua, bilangan tadi dibalik, angka ratusan jadi satuan dan satuan jadi ratusan. Sehingga contoh bilangan tadi menjadi ZYX.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;- Maka sekarang setiap anggota memiliki dua bilangan dimana ada bilangan yang lebih besar dari yang lain. Kurangkan bilangan yang lebih besar dengan yang lebih kecil. Misalnya hasil pengurangan itu adalah ABC. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;- Bila hasil pengurangan itu hanya dua dijit, didepan hasilnya ditambahkan angka NOL, jadinya 0BC.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;- Langkah berikutnya bilangan hasil pengurangan dibalik lagi, misalnya menjadi CBA atau CB0.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;- Langkah terakhirnya, kedua bilangan terakhir dijumlahkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Berapa hasil akhirnya....????? Secara kompak semua anggota meneriakkan hasilnya adalah angka &lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;strong&gt;1089&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;. Itulah hasil yang disepakati sebagai angka tujuan mereka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Ya...ya mereka berhasil karena mereka mengikuti dan mematuhi prosesnya dengan baik, benar, dan konsekuen.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;M&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;aka kalau kita mau bersatu, marilah kita mengikuti semua proses yang ada dengan baik, benar dan konsekuen, pasti kita semua akan puas dab bahagia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8465215621209641032-1497691286694994651?l=sudjonoam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sudjonoam.blogspot.com/2009/07/kesaktian-suatu-proses.html</link><author>noreply@blogger.com (Sudjono AM)</author><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/__7_yuYNu5U0/SmrNfsEYvcI/AAAAAAAAAF4/VbWk3ex5zUo/s72-c/CIMG0286.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8465215621209641032.post-3756747291215474423</guid><pubDate>Sat, 25 Jul 2009 03:03:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-08-07T21:42:56.411+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KESELAMATAN</category><title>KESELAMATAN TANGAN</title><description>&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;P&lt;/strong&gt;ernahkan anda melihat teman anda dengan jari yang kurang dari sepuluh, atau ruas jarinya sudah tidak lengkap sebagaimana seharusnya akibat kecelakaan kerja, atau sebagian ruas jari yang kedudukannya sudah tidak sempuna lagi seperti dialami banyak pemain bola volley atau kiper sepakbola, atau karena kecelakaan ketika kita sedang melakukan hobi kita. &lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/__7_yuYNu5U0/Snw9Djge9uI/AAAAAAAAAGg/lZIGnplGKCc/s1600-h/IMG_1201.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5367231987199178466" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 244px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/__7_yuYNu5U0/Snw9Djge9uI/AAAAAAAAAGg/lZIGnplGKCc/s320/IMG_1201.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;C&lt;/strong&gt;oba sekarang anda lakukan gerakan mengancingkan buah baju tetapi jangan menggunakan ibu jari anda, seolah olah ibu jari anda sudah terpotong karena kecelakaan. Pasti anda akan mengalami kesulitan. Apalagi kalau akibat kecelakaan kita harus kehilangan telapak atau bahkan lengan kita, sulit dibayangkan kesulitan yang kita hadapi. Juga bagaimana kita akan memakai cincin pertunangan atau perkawinan kita bila kita tidak punya jari manis. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;K&lt;/strong&gt;arena itulah, sepasang tangan dan sepuluh jari dan ruas-ruasnya ini harus kita jaga dengan baik. Masing masing tangan dan setiap ruas jari jari yang ada di tangan kita ini diciptakan oleh Tuhan dengan kegunaan masing masing. Tangan dan jari kita harus kita lindungi ketika agar tidak sampai celaka. Kecelakaan yang memungkinkan terjadi pada tangan dan jari kita adalah terjepit, tergores, terpotong, tertimpa, dsb. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;S&lt;/strong&gt;ebagai alat pelindung diri untuk tangan yang lazimnya dipakai adalah sarung tangan, tetapi tentu jenisnya berbeda-beda tergantung dari jenis bahaya dan pekerjaan yang akan dilakukan. Untuk hal itu tentunya sebelum kita memutuskan jenis sarung tangan yang akan dipakai kita harus mengadakan kajian tentang jenis pekerjaan, bahaya bahaya yang ada serta resiko yang mungkin terjadi.&lt;br /&gt;Kalau anda memerlukan diskusi lebih lanjut untuk hal ini, hubungilah kami di &lt;/span&gt;&lt;a href="mailto:sudjonadi@yahoo.com"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;sudjonadi@yahoo.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; dengan senang hati kami berbagi ilmu keselamatan dengan anda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8465215621209641032-3756747291215474423?l=sudjonoam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sudjonoam.blogspot.com/2009/07/keselamatan-tangan.html</link><author>noreply@blogger.com (Sudjono AM)</author><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/__7_yuYNu5U0/Snw9Djge9uI/AAAAAAAAAGg/lZIGnplGKCc/s72-c/IMG_1201.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8465215621209641032.post-5201827878860117582</guid><pubDate>Sat, 25 Jul 2009 02:57:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-08-07T21:18:24.486+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KESELAMATAN</category><title>BUDAYA KESELAMATAN (SAFETY CULTURE)</title><description>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/__7_yuYNu5U0/Snw25Ma9xNI/AAAAAAAAAGY/leFe1X7YC28/s1600-h/DSC_0081.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5367225212133557458" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 213px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/__7_yuYNu5U0/Snw25Ma9xNI/AAAAAAAAAGY/leFe1X7YC28/s320/DSC_0081.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Budaya keselamatan atau “safety culture” kita artikan saja sebagai kelakuan umum atau adat istiadat keselamatan dari satu kelompok masyarakat yang didasari oleh batasan batasan tata nilai keselamatan untuk manusia dan lingkungan untuk mewujudkan visi Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan. Untuk membangun budaya keselamatan harus dimulai dengan VISI yang dalam dan tajam untuk membangun budaya keselamatan. Setelah visi dibuat, kita tentukan peran kita dalam mencapai visi tersebut. Setelah Visi dan Peran kita tentukan, tentunya kita harus punya komitmen tentang tata nilai yang didasari oleh prinsip prinsip utama sebagai pedoman dasar, misalnya:&lt;br /&gt;- Utamakan Keselamatan atau Keselamatan adalah prioritas utama.&lt;br /&gt;- Selalu ada proses untuk mengerjakan dengan selamat&lt;br /&gt;- Semua kecelakaan bisa dihindarkan&lt;br /&gt;- Kondisi NOL kecelakaan bisa diwujudkan asalkan ada komitmen yang kuat&lt;br /&gt;- Semua pekerjaan harus direncanakan untuk diselesaikan dengan keselamatan&lt;br /&gt;- Begitu kita melihat, kita ikut bertanggung jawab&lt;br /&gt;- Keselamatan adalah tanggung jawab semua orang&lt;br /&gt;Pernyataan dasar tersebut memang terasa terlalu idealis, lebih baik kalau dipetajam lagi sehingga bisa menjadi semacam kode etik keselamatan, seperti misalnya:&lt;br /&gt;- Patuhi semua aturan dan perundangan keselamatan yang berlaku&lt;/div&gt;&lt;div&gt;- Kelola lingkungan dengan bijaksana &lt;/div&gt;&lt;div&gt;- Rubah kondisi lingkungan seminimal mungkin dengan manfaat semaksimal mungkin.&lt;br /&gt;- Patuhi batas batas keselamatan, lingkungan dan perencanaan.&lt;br /&gt;- Pastikan adanya alat pengaman, terkontrol serta reliabel bila diperlukan&lt;br /&gt;- Dsb.&lt;br /&gt;Penajaman aturan aturan dasar ini bisa bermacam macam tergantung dari kondisi dan lingkup usaha masing masing perusahaan atau kelompok masyarakat itu. Lebih penting lagi hal ini tentunya harus menjadi komitmen resmi perusahaan atau kelompok itu.&lt;br /&gt;Agar supaya prinsip utama diatas beserta penajamannya bisa dimengerti para anggotanya harus diadakan sosialisasi dan pelatihan dan secara tulus harus menjadi komitmen mereka masing masing, kalau perlu dikaitkan dengan program penghargaan dan hukuman (reward and punishment) .&lt;br /&gt;Memang dalam tahapan pendahuluan ini terkesan seperti dipaksakan akan tetapi bila sudah menjadi kebiasaan, dan setiap orang melaksanakan program keselamatan dengan penuh keihklasan dan ketulusan, maka itu artinya budaya keselamatan sudah meresap dalam kelompok masyarakat atau pada perusahaan tersebut. Tantangan selanjutnya adalah menjaga dan meningkatkannya karena sebagaimana bidang bidang yang lain, keselamatan ini juga berkembang.....&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8465215621209641032-5201827878860117582?l=sudjonoam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sudjonoam.blogspot.com/2009/07/budaya-keselamatan-safety-culture.html</link><author>noreply@blogger.com (Sudjono AM)</author><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/__7_yuYNu5U0/Snw25Ma9xNI/AAAAAAAAAGY/leFe1X7YC28/s72-c/DSC_0081.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8465215621209641032.post-2268039676356912002</guid><pubDate>Fri, 24 Jul 2009 05:50:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-07-24T20:45:00.177+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KELUARGA</category><title>YA IKUT ISTRI ADIK.....</title><description>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/__7_yuYNu5U0/SmlM0wMBtVI/AAAAAAAAAFo/LjQtH7vi2Tc/s1600-h/n1283997514_226331_3442.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5361901300533540178" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 221px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/__7_yuYNu5U0/SmlM0wMBtVI/AAAAAAAAAFo/LjQtH7vi2Tc/s320/n1283997514_226331_3442.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;A&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;da banyak sekali hal hal yang tidak bisa kulupakan dalam hidup ini. Kisah atau cerita yang menggelikan ini terjadi beberapa tahun yang lalu.&lt;br /&gt;Siang itu aku lagi bersenda gurau bersama kedua anakku yang lucu dan menggemaskan. Anakku yang sulung seorang anak laki laki yang memang mulai kecil kulihat sifatnya sangat bijaksana dan peduli sama orang lain. Pada saat itu dia kelas satu sekolah dasar. Adiknya perempuan selisih tiga tahun umurnya. Dia selalu ingin seperti kakaknya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika aku bertanya sama anak lelakiku tentang kalau sudah besar mau jadi apa, sebagaimana anak yang lain tentu jawabnya sudah bisa ditebak.. dia kepingin jadi pilot atau tentara. Diapun langsung berdiri dan tangannya direntangkan terus lari bagaikan terbangnya sebuah pesawat tempur yang menukik dan menembak musuh...ngngnguuungungg... dar..dar..dar....  Si adikpun nggak mau kalah langsung menembak juga...dol...dol..dol... ( belum bisa bilang rrr)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu setelah capai, aku berikan pertanyaan kedua.. Kalau nanti papa sudah tua, boleh ikut mas apa nggak? ya pasti boleh lah pa...  Terus kalau mas lagi kerja, nanti papa sama siapa dong? ya papa dirumah sama istri mas.....  (wuih anak anak sudah tahu istri...heheheeee)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu aku ajukan pertanyaan yang sama untuk adiknya yang perempuan yang selalu ingin sama dengan kakaknya itu... Dik..dik.. kalau papa sudah tua nanti boleh ikut adik nggak? ya boleh pa, papa ikut adik saja... Lha kalau adik kerja nanti papa sama siapa dirumah.... dengan spontan dia menjawab... &lt;em&gt;ya kalau adik kerja nanti papa sama &lt;strong&gt;istri adik&lt;/strong&gt;... &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Sontak aku dan istri dan teman temanku yang kebetulan ada dirumah ketawa... karena anakku yang imut imut itu belum tahun artinya istri..... heheheeeee... Saat ini mereka sudah besar, kalau kami berbincang tentang hal itu, kami semua ketawa.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih Tuhan, Kau berikan kami keluarga yang rukun dan bijaksana.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8465215621209641032-2268039676356912002?l=sudjonoam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sudjonoam.blogspot.com/2009/07/ya-ikut-istri-adik.html</link><author>noreply@blogger.com (Sudjono AM)</author><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/__7_yuYNu5U0/SmlM0wMBtVI/AAAAAAAAAFo/LjQtH7vi2Tc/s72-c/n1283997514_226331_3442.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8465215621209641032.post-1317536597401356666</guid><pubDate>Wed, 31 Dec 2008 07:21:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-31T17:21:06.705+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KEGEMARAN</category><title>GAJAH,...GAJAH,....DAN GAJAH LAGI</title><description>&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/__7_yuYNu5U0/SVtHWy3LQXI/AAAAAAAAAFI/Xpr1gwXaTIM/s200/gAJAH+kRISTAL.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5285897044585300338" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/__7_yuYNu5U0/SVseVMVmL6I/AAAAAAAAAEw/HPxBBZ9OJcU/s1600-h/sangfacilitator.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/__7_yuYNu5U0/SVseVMVmL6I/AAAAAAAAAEw/HPxBBZ9OJcU/s200/sangfacilitator.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5285851937087303586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Pada beberapa peluang kami berkesempatan mengunjungi tempat tempat wisata yang indah untuk menikmati pemandangan alam, keindahan kota, ataupun keunikan daerah tertentu. Sebagaimana daerah tujuan wisata tentunya mereka menjual barang barang souvenir bagi para pelancong yang mengunjungi daerah mereka. Topi, kaos, jaket, boneka, bunga, patung , gantungan kunci dsb. dijajakan. Kami selalu membeli beberapa untuk kenangan kami. Tetapi sampai dirumah ternyata barang barang tadi sangat beragam, sehingga menurut kami hal seperti itu tidak akan menampakkan keunikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Suatu saat kami berkunjung kerumah saudara yang ada di Malang, dirumah tersebut kami melihat banyak sekali patung katak. Mulai dari katak kerajinan rakyat yang sering dijual bila ada perayaan sekatenan di alun-alun keraton Yogyakarta sampai dengan katak yang benilai tinggi. Demikian juga ketika kami beranjang sana ke rumah salah seorang kerabat di Rumbai, kami melihat banyak sekali patung kuda. Ketika kami bertanya mengapa mereka senang dengan kuda atau katak. Mereka punya alasan alasan khusus. Kuda itu kuat dan mau membantu manusia, sedangkan katak itu bentuknya lucu dan hidup didua alam dsb., Sedangkan alasan umumnya adalah berlatih untuk fokus dan disiplin. Ya,... berlatih untuk bisa fokus dan disiplin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mengapa mengoleksi sesuatu yang khas bisa menunjang pembentukan perilaku fokus dan disiplin. Tanpa mengecilkan arti dan keindahan barang souvenir yang lain, dengan kita fokus terhadap sesuatu tentunya memerlukan disiplin dan komitmen yang tinggi untuk membuat prioritas terhadap jenis barang koleksi yang sudah kita tentukan tersebut. Lebih baik lagi bila komitmen itu didukung oleh seluruh keluarga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelum menentukan jenis gajah sebagai koleksi keluarga, kami memang mencari bentuk khas dan unik yang pada akhirnya nanti bisa menjadi ”trade mark” keluarga kami. Karena kebetulan kami tinggal di Riau, maka pilihan jatuh kepada patung gajah. Dasar pemilihan kami karena Riau itu termasuk gudangnya gajah Sumatra. Juga pada waktu itu ada area konservasi gajah didekat tempat tinggal kami.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kami melihat gajah itu binatang tenang tidak bersuara banyak. Dia badannya besar tetapi bukan disebut sebagai raja hutan, karena pada intinya gajah tidak mau mengganggu atau memangsa binatang lain. Ia adalah jenis pemakan rumput. Tetapi dia pandai dan daya ingatnya tinggi. Bila diperlakukan dengan benar, dia bisa menjadi sahabat manusia asalkan kita bisa hidup berdampingan dengan mereka. Mereka bisa dilatih untuk transportasi tanpa BBM lho. Tetapi sayangnya manusia terlalu serakah, contohnya dalam membuka lahan seperti untuk kebun sawit atau perkebunan yang lain, terganggulah habitatnya. Maka timbullah konflik antara manusia dengan hewan ini. Keseimbangan sudah terganggu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Disisi lain, disuatu daerah yang tidak ada habitat gajahnya, tetapi orang sudah mengenal dan menggambarkan dengan sempurna apa gajah itu. Banyak lukisan atau patung gajah yang diperjualbelikan dengan bentuk khasnya masing masing. Di Bali, di Kalimantan, di Tanah Batak, di Jogya, di Thailand, Srilangka, Jepang, sampai Amerika kita bisa menemukan patung gajah. Artinya gajah sudah dikenal secara universal. Setiap rombongan sirkuspun hampir pasti semua punya atraksi gajah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beratus patung gajah telah kami koleksi mulai dari yang besarnya sekuku kelingking sampai yang besarnya sekitar 1.5 meter yang kami letakkan didepan rumah. Bahan material yang dibuat patung pun beragam ada yang dari tanah, kayu, logam, keramik, semen, kain, kertas, plastik, emas, perak, gading, tulang, dsb. Patung patung gajah tadi bukan semuanya kami beli tetapi sebagian adalah oleh-oleh atau buah tangan dari saudara dan teman sejawat. Terima kasih.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika kami tinggal di Minas, kami membuat sebuah patung gajah besar yang kami letakkan didepan rumah. Hari pertama setelah kami menyelesaikan pembuatan patung gajah dari semen itu, beredar issue bahwa ada gajah liar masuk camp. Tentunya membuat orang berbondong bondong untuk melihat gajah itu... sudah bisa ditebak, bagaimaka roman muka mereka, setelah melihat kenyataannya, ada yang ketawa, ada yang mengumpat, ada yang senyum gembira, dllnya karena yang dilihat hanya patung gajah belaka. Ayak-ayak wae...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ada kisah unik lain yang menyangkut patung gajah itu. Ketika itu komplek rumah kami cukup banyak isinya sehingga banyak pula anak anak yang senang sekali bila bermain main disekitar patung gajah tsb. Permasalahannya, ketika kami pindah distrik, tentunya patung gajahpun akan pindah. Akibatnya ada dua anak pekerja asing tetangga kami yang mogok makan karena kalau sedang makan selalu naik gajah tsb..... kasian...Saat ini patung gajah itu sudah kami hibahkan area konsevarsi gajah didaerah Minas Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Itulah sekelumit cerita mengapa kami mengkoleksi gajah. Kalangan teman teman kantor maupun teman komplek perumahan, mereka akan selalu menunjuk ke rumah kami bila ada yang ingin bertanya tentang gajah.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8465215621209641032-1317536597401356666?l=sudjonoam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sudjonoam.blogspot.com/2008/12/gajahgajahgajah-lagi.html</link><author>noreply@blogger.com (Sudjono AM)</author><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/__7_yuYNu5U0/SVtHWy3LQXI/AAAAAAAAAFI/Xpr1gwXaTIM/s72-c/gAJAH+kRISTAL.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8465215621209641032.post-3644290102932776664</guid><pubDate>Fri, 17 Oct 2008 15:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-10-18T09:11:30.588+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">U M U M</category><title>SEPEDA MOTOR .......... Mengerikan</title><description>&lt;div align="justify"&gt;Sadar atau tidak, saat ini kita menghadapi kondisi  yang mengerikan yaitu “kecelakaan sepeda motor” Dalam hal ini rasanya tanggapan serta partisipasi kita dalam menanggulangi kondisi ini terasa sangat kurang. Kalau kita lihat angka kematian yang terjadi pada setiap masa mudik dalam tiga tahun terakhir adalah sbb. tahun   2006 kecelakaan 961  kematian 457; 2007-1875-798; 2008-1181-548 Dimana korban terbesar adalah pengendara sepeda motor.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;Banjir sepeda motor yang terjadi sekitar 8-10 tahun yang lalu ternyata dampaknya mengerikan. Kalau dalam satu periode mudik yang meninggal sekitar 500 jiwa, padahal dalam setahun, masyarakat cenderung mudik begitu ada libur lebih dari tiga hari, belum lagi kecelakaan yang terjadi pada setiap harinya. Mengerikan sekali dampak kecelakaan lalu lintas ini.  &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Mengapa hal itu terjadi? Bukankan sepeda motor diciptakan untuk kenyamanan manusia; untuk menpercepat kegiatan manusia?   Memang tujuan awal adanya sepeda motor itu adalah untuk kenyamanan manusia, bukan untuk membunuh manusia. Akan tetapi musibah itu terjadi bila manusia pemakainya tidak siap untuk memakai serta semua faktor penunjangnya juga tidak tersedia dengan baik.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Manusia pengendara sepeda motor hendaknya mampu dan mengerti betul cara mengendarai sepeda motor. Kemampuannya harus dibuktikan dengan SIM yang didapatkannya secara legal serta ditunjang dengan kesehatan yang baik, terutama untuk perjalanan jarak jauh. Bila dalam berkendara akan membawa penumpang, penumpangnyapun harus sehat dan mampu untuk perjalanan itu. Mengerti dalam bersepeda motor artinya tahu aturan bersepeda motor. Seperti semua penumpanganya harus pakai helm pengaman; penumpang maksimum 2 orang, tidak bawa barang besar, berjalan dijalurnya, serta mengerti aturan aturan lalulintas terkait. Dengan lebar jalan yang sempit, hendaknya pengendara motor juga selalu berada di-jalurnya.&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ukuran sepeda motor itu sendiri hendaknya yang sesuai dengan jarak yang akan ditempuh dan kondisi lalu lintas yang ada pada jalan itu. Untuk dalam kota, rasanya motor”bebek” bolehlah, akan tetapi untuk jarak jauh antar kota dimana pemakai jalannya juga ada bus atau truk besar, rasanya motor dengan cc kecil, kurang layak karena kestabilannya akan terganggu bila berselisih dengan kendaraan besar tersebut. Lampu motor juga merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi jalan juga rasanya kurang siap untuk menampung jutaan motor yang tumpah ruah dijalan raya. Motor sangat rentan dengan lobang jalan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga para petugas pengatur lalu lintas hendaknya bisa diberikan perangkat hukum yang jelas, sehingga mereka tidak ragu ragu dalam menjalankan tugasnya dengan tegas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan uraian diatas, ternyata banyak juga faktor-faktor yang perlu kita benahi. Tetapi untuk keselamatan kita, kita tidak boleh lelah, tidak boleh jemu untuk selalu memperbaiki kekurangan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jiwa masing masing orang hanya satu. Sayangilah jiwa kita. &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8465215621209641032-3644290102932776664?l=sudjonoam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sudjonoam.blogspot.com/2008/10/sepeda-motor-kondisi-tahunan-yang.html</link><author>noreply@blogger.com (Sudjono AM)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8465215621209641032.post-4777970722044965922</guid><pubDate>Fri, 10 Oct 2008 14:07:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-10-10T23:03:16.235+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KESELAMATAN</category><title>KESELAMATAN VS KEAMANAN</title><description>&lt;strong&gt;Untuk menjaga keamanan, orang memasang teralis disemua jendela, pintu atau lobang lobang yang lain di rumahnya. Karena masih juga belum terasa aman, dipasang lagi tembok tinggi disekelilingnya. Amankah mereka sekarang… mungkin merasa aman. Tetapi bagaimana dari segi keselamatan? Bagaimana bila terjadi kebakaran atau ada gempa bumi yang mengharuskan mereka segera keluar dari bangunan itu dengan segera?  &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Tidak jarang dalam peristiwa kebakaran, ada korban jiwa yang melayang karena terperangkap didalam rumah. Mereka terperangkap karena tidak bisa keluar. Panik dan bingung, mereka lupa dengan situasi rumahnya. Sebelum kesadaran timbul, api telah menyambar mereka. Kalau kita ingat beberapa bencana gempa yang lalu, berapa jiwa yang terperangkap karena tidak sempat keluar dari rumah…&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Memang kita harus mempertimbangkan keamanan, tetapi juga jangan lupakan keselamatan. Untuk membuat kedua hal itu tersedia setiap saat, ada beberapa cara yang bisa dipakai. Tidak salah orang memasang teralis, tetapi hendaknya teralis itu bisa dibuka dengan gampang oleh setiap penghuni rumah itu dari dalam. Bagaimana caranya? Mudah… banyak caranya.  Salah satu caranya adalah walaupun semua lobang jendela dan pintu dipasang teralis, tetapi hendaknya ada satu atau dua lobang yang teralisnya bisa dibuka dengan mudah dari dalam. Hal ini dimungkinkan dengan konstruksi memakai engsel khusus atau paku khusus. Tentunya cara pemasangan dan lobang yang mana, ini hanya diketahui oleh penghuni saja. Dengan demikian penghuni rumah itu bisa keluar dengan segera bila diperlukan. Dengan cara ini keselamatan tetap bisa didapatkan dan rasa keamanan juga tetap terjamin.. &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Sayangilah jiwa yang hanya satu ini ....... &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8465215621209641032-4777970722044965922?l=sudjonoam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sudjonoam.blogspot.com/2008/10/keselamatan-vs-keamanan.html</link><author>noreply@blogger.com (Sudjono AM)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8465215621209641032.post-2592880116101435236</guid><pubDate>Sat, 06 Sep 2008 15:40:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-09-06T22:46:04.655+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">U M U M</category><title>D I S I P L I N . . . .</title><description>&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Rasanya sekarang banyak orang yang lupa dan tidak kenal dengan disiplin. Kemanakah si Disiplin itu sekarang? Mengapa banyak orang melupakan dia? Padalah dia adalah dasar keberhasilan, dasar kedamaian, dan bisa dikatakan dasar segala kesuksesan. &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Banyak kecelakaan yang terjadi seperti kecelakaan pesawat, kecelakaan kapal laut, kecelakaan kereta api, kecelakaan lalu lintas, kecelakaan kerja di pabrik-pabrik yang sudah tak terhitung lagi dengan jari. Padahal kalau diteliti .. katanya segala macam undang-undang, prosedur, lokakarya dsb sudah ada Sayangnya hanya sedikit yang berani mengungkapkan apakah segala undang-undang, prosedur, hasil segala lokakarya itu sudah dilaksanakan dengan disiplin?&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Semua badan organik pemerintahan untuk melaksanakan peran legislatif, eksekutip, dan yudikatif telah ada. Dalam pemilihan pejabatnyapun saat ini sudah melalui pemilihan yang berbelit dengan kampanye, pemilihan langsung, fit &amp;amp; proper test, dsb. Tetapi tindakan korupsi masih juga tidak ditakuti walaupun hukumannya saat ini sudah berat seperti hukuman puluhan tahun penjara beserta denda ber MM rupiah sampai dengan hukuman mati. Kita yakin tatacara/prosedur kerja dimasing masing departemen itu pasti sudah ada, tetapi apakah prosedur itu sudah dilaksanakan dengan disiplin?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Dalam bidang jurnalisme, dengan dalih kebabasan pers seolah olah semua ”harus” tidak boleh rahasia. Rumah pribadi orang - dipanjat, mobil orang dihalang-halangi, semua ruang rahasia negarapun seolah olah harus bebas dimasuki untuk mengambil gambar yang bagus, pertanyaan yang dilontarkan tanpa memilah batas batas privasi, judul direkayasa secara negatif agar bombastis. Belum lagi kalau mencari berita dengan pakaian seadanya terus merangsek masuk, tanpa memperdulikan acara yang sedang terlaksana. Ini namanya kebebasan pers atau kebablasan pers? Rasanya, walapun dalam prosedurnya tidak tersurat, tentunya secara tersirat pastilah ada aturan disiplin untuk saling menghormati&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Di bidang perniagaan, dari perdagangan skala besar maupun kecil kita banyak mengetahui adanya pemalsuan. Mulai dari pemalsuan dokumen, pemalsuan  kwalitas, pemalsuan obat, minyak oplosan, daging glonggongan, dan masih banyak lagi. Masih banyak lagi hal hal yang tidak terpuji seperti pemalsuan/pelanggaran pajak, penipuan lewat ATM, jebakan jebakan pelaku bisnis kartu kredit, dll yang pada dasarnya mereka memanfaatkan kelemahan peraturan dan prosedur.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Mengapa perilaku disiplin terlaksana, mungkin yang ada dalam pikiran pelaku pelaku kasus diatas, bahwa disiplin hanyalah sebagai tatacara baris berbaris  dan upacara saja. Padahal disiplin adalah perilaku yang patuh  dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab rohani, profesi dan sosial dimana didalamnya termasuk melaksanakan perundangan, peraturan secara konsekwen dengan didasari takut kepada Tuhan Yang Esa&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Lalu siapakah yang berkewajiban untuk pendidikan disiplin ini, apakah hanya pemerintah saja? Kita sebagai masyarakat yang, mau maju dan damai dalam kehidupan ini tentunya kita harus berperan aktif untuk bersiplin mulai dari diri sendiri. Bila perilaku disiplin itu sudah terpateri dalam diri bangsa ini, nistaya kehidupan yang damai akan bisa kita rasakan dan wujudkan. &lt;br /&gt;Ayo kita mulai berdisiplin.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8465215621209641032-2592880116101435236?l=sudjonoam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sudjonoam.blogspot.com/2008/09/d-i-s-i-p-l-i-n.html</link><author>noreply@blogger.com (Sudjono AM)</author><thr:total>4</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8465215621209641032.post-1515992129183697408</guid><pubDate>Sun, 17 Aug 2008 06:30:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-08-20T21:17:51.594+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KEGEMARAN</category><title>SULAP...TIPUAN YANG MENYENANGKAN</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/__7_yuYNu5U0/SKwngdA_nZI/AAAAAAAAAD4/9aRoh0MwuoE/s1600-h/1_365589327l.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/__7_yuYNu5U0/SKwngdA_nZI/AAAAAAAAAD4/9aRoh0MwuoE/s200/1_365589327l.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5236603905223138706" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ini mungkin bisa disebut anomali kehidupan, kita ”ditipu” tetapi nggak merasa rugi melainkan merasa senang. Menyenangkan dan memuaskan hati setiap penontonnya yang kagum pada permainan sulap yang aneh dan mentakjubkan adalah juga merupakan kepuasan bagi pesulap itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasanya banyak orang tahu bahwa sulap itu hanya trik, tetapi bagaimana trik itu? Inilah yang mengasyikkan.Ada orang yang kepingin belajar sulap untuk menghibur orang lain, dia akan mempelajari trik trik sulap itu. Akan tetapi ada juga orang yang hanya kepingin untuk menikmati hiburan sulap itu sehingga dia tidak kepingin tahu tentang rahasia trik itu, karena biasanya kalau sudah tahu maka  komentarnya hanya...”ooo gitu tho...” setelah itu dia tidak akan terhibur kembali. Memang beberapa pesulap sering mengkaitkan atraksi sulapnya dengan sihir atau hipnotis, tetapi hal itu hanya untuk ilustrasi saja., untuk menimbulkan ilusi bagi mata penonton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sulap adalah seni untuk menghibur. Tidak ada bantuan dari setan atau mahluk halus yang lain, semuanya berdasarkan trik. Mulai dari yang sederhana seperti ”ibu Jari Putus” sampai ”Menghilangkan Gajah” ataupun ”Menerobos Tembok Cina”, semuanya didasarkan pada trik.Trik itu ada yang dengan tangan kosong, ada yang dengan alat alat sederhana, tetapi juga ada yang memakai teknologi tinggi dan sangat rumit. Tidak jarang dalam bermain sulap, si pesulap dibantu oleh para pembantunya yang menyamar menjadi penonton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atraksi sulap diciptakan dengan mengkombinasikan ilmu yang ada di dunia ini, seperti ilmu fisika, biologi, kimia, mekanika, komputer, dsb. Segala macam bagian ilmu itu diramu untuk menciptakan alat sulap yang unik. Walaupun alat sulap yang kelihatannya wajar saja, sebenarnya alat itu sudah direkayasa untuk menunjukkan trik khusus yang mentakjubkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau baru baru ini ada perdebatan antara pakar pesulap dengan pakar komputer, itu sangat menggelikan. Karena sulap itu trik untuk menghibur yang kadang kala menggunakan alat alat khusus, sudah barang tentu kalau alat alat itu diganti dengan yang umum beredar di pasaran, tentunya akan menimbulkan kesulitan. Rasanya para pakar seharusnya tahu akan hal itu, sehingga hal itu tidak perlu diperdebatkan. Kalau mau nonton ya silahkan nonton, kalau nggak suka ya sudah, silahkan cari tontonan yang lain. ”Gitu saja kok repot.....”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8465215621209641032-1515992129183697408?l=sudjonoam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sudjonoam.blogspot.com/2008/08/sulap-tipuan-yang-menyenangkan.html</link><author>noreply@blogger.com (Sudjono AM)</author><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/__7_yuYNu5U0/SKwngdA_nZI/AAAAAAAAAD4/9aRoh0MwuoE/s72-c/1_365589327l.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8465215621209641032.post-5734357790341176763</guid><pubDate>Sat, 16 Aug 2008 15:21:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-10-11T11:32:46.091+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KESELAMATAN</category><title>ALAT PELINDUNG DIRI</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/__7_yuYNu5U0/SKfFPkXVnQI/AAAAAAAAACE/bKMX9TrC47I/s1600-h/PPE.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/__7_yuYNu5U0/SKfFPkXVnQI/AAAAAAAAACE/bKMX9TrC47I/s200/PPE.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5235369963091762434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Walaupun dalam suatu sistim pekerjaan beberapa alat pengaman secara mekanis dan elektrik telah dipasang, seperti katup pelepas tekanan, lampu-lampu pengaman, detektor asap, dsb., tetapi setiap pekerja masih diwajibkan memakai alat pengaman diri (APD). Karena pada hakekatnya APD adalah merupakan sistim pengaman terakhir untuk pekerja. Alat Pelindung Diri (APD) di tempat kerja harus dilihat dalam kontek sebagai pengaman pekerja untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja.  &lt;br /&gt;Alat pelindung diri itu, antara lain, terdiri atas :&lt;br /&gt;• Pelindung kepala&lt;br /&gt;• Pelindung mata dan wajah&lt;br /&gt;• Pelindung tangan&lt;br /&gt;• Pelindung badan &lt;br /&gt;• Pelindung telinga &lt;br /&gt;• Masker dan alat bantu pernafasan&lt;br /&gt;• Sabuk pengaman&lt;br /&gt;• Pelindung kaki&lt;br /&gt;Pemberi kerja bertanggung jawab untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi bahaya pada pekerjaan yang akan ditangani, serta menentukan jenis APD yang sesuai untuk mengurangi atau menghilangkan risiko kecelakaan pekerja. Dalam melakukan identifikasi dan evaluasi bahaya yang ada, hendaknya dilakukan oleh bagian keselamatan dengan bagian operasi secara bersama. Sehingga setiap kemungkinan bahaya ditinjau dari sisi kejadian yang ada sehari hari serta dari sisi petinjuk petunjuk keselamatan kerja yang lazim. Segala bahaya fisik, biologis serta kimiawi harus tercakup dalam evaluasi ini. Setelah bahaya di-identifikasi dan di-evaluasi, selanjutnya dipilih jenis alat pelindung diri yang tepat untuk melindungi diri pekerja dari bahaya tersebut.&lt;br /&gt;Pelatihan untuk para pekerja dalam pemakaian alat pelindung diri juga perlu dilaksanakan sehingga APD ini bisa dipakai dengan benar dan efektif. APD harus sesuai standard desain yang ada seperti ANSI, OSHA, NFPA, dll.&lt;br /&gt;Dalam pemeliharaannya APD harus disimpan dalam kondisi yang bersih dan sehat, seperti dalam lemari khusus. Setiap pekerja hendaknya diberikan APD sendiri sendiri sehingga ukuran dan modelnya benar benar pas. APD untuk masing masing pekerja bisa berbeda karena APD ini disesuaikan dengan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan dan bahaya yang ada pada jenis pekerjaan tersebut.&lt;br /&gt;APD juga bisa rusak karena paparan matahari atau pengaruh cuaca yang lain. Maka sebelum memakai APD hendaknya diperiksa dahulu keadaannya. Bila ada tanda tanda kerusakan maka APD itu harus segera diganti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya uraian masing masing jenis APD akan tersedia pada info mendatang. &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8465215621209641032-5734357790341176763?l=sudjonoam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sudjonoam.blogspot.com/2008/08/alat-pelindung-diri.html</link><author>noreply@blogger.com (Sudjono AM)</author><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/__7_yuYNu5U0/SKfFPkXVnQI/AAAAAAAAACE/bKMX9TrC47I/s72-c/PPE.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8465215621209641032.post-1305381445756366157</guid><pubDate>Wed, 13 Aug 2008 13:44:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-09-06T22:48:46.477+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">U M U M</category><title>DIAJAK SELAMAT KOK SUSAH YA....??</title><description>&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sejak dekade tujuh puluhan Kepolisian Republik Indonesia telah mulai mencanangkan pemakaian helm pengaman kepala untuk pemakai sepeda motor. Mengapa hal itu perlu digalakkan? Ya, karena itu adalah untuk melindungi pemakai jalan, agar bila terjadi hal hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan, maka dampak keparahan akibat kepala terbentur benda keras bisa dikurangi. Sampai saat ini upaya itu tidak pernah melemah. Namun, bagaimana hasilnya setelah hampir 40 tahun? Dengan segala macam kampanye dan usaha yang persuasif sampai yang preventif seperti sosialisasi, diundangkan dalam undang undang lalu lintas, hingga razia helm,  ternyata masih banyak juga yang belum menggunakan helm pengaman dengan benar. ………..Lho, diajak selamat kok susah ya? …. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konyolnya lagi, saat ini harga motor relatif murah seperti kacang goreng. Hampir semua lapisan masyarakat punya motor dan hal ini tentunya membuat lalu lintas menjadi makin padat dan tidak teratur. Semua orang harus waspada. Hukum tidak tertulis bahwa kalau menyalip harus dari kanan sudah tidak berlaku lagi. Bagaimana dengan pemakaian helm pengaman kepala? Walaupun kalau beli motor selalu dapat bonus help pengaman, tetapi mengapa bila naik motor banyak yang lupa memakai helm. Nggak memakai helm atau nggak mau pakai helm pengaman ya?...… atau kalaupun pakai sering kali pengait helmnya nggak dikaitkan sehingga bila terjatuh tentu saja helm akan terlepas dan “jledhug” wah kepalanya kena aspal….. lagi lagi disuruh selamat kok sudah ya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada lagi yang lebih hebat..... Ada satu keluarga beranak tiga. Gara gara baru beli sepeda motor, langsung rekreasi putar putar kota dengan motor bersama seluruh anggota keluarganya. Si-bapak tentunya yang mengemudi, si-emak di-boncengan..lah.. Bagaimana dengan anak-anak. Anak pertama umur 5 tahun dibelakang emak, si nomor dua anak laki-laki didepan. Si anak bungsunya yang baru bisa berdiri yang berumur 2 tahun diberdirikan ditengah-tengah. Pakai helmkah mereka? Ya hanya si bapak saja yang pakai helm, kan bonus helmnya cuma satu... , Meliak-liuk pulalah mereka ditengah keramaian ...Wuadhuhhh benar benar akrobat. Terpikir nggak ya, bila terjatuh atau terjadi kecelakaan dengan keluarga itu ya......... mengerikan... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi upaya untuk mengatasi hal itu tentunya ada juga, seperti di Surabaya ada jalur khusus sepeda motor, dibeberapa kota lain ada kawasan disiplin lalu lintas, berbagai penyuluhan, razia dll. Itu semua sebenarnya adalah demi menyelamatkan kita semua. Ini bukan hanya tugas polisi atau beberapa departemen terkait semata, tetapi tugas kita semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus optimis suatu saat nanti bila kedisiplinan sudah mendarah daging pasti segalanya akan teratasi, karena kunci utamanya adalah kedisiplinan.... Semoga kita bersama bisa membudayakan keselamatan... Ayo kita selamat...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8465215621209641032-1305381445756366157?l=sudjonoam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sudjonoam.blogspot.com/2008/08/diajak-selamat-kok-susah-ya.html</link><author>noreply@blogger.com (Sudjono AM)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8465215621209641032.post-5390865443727833915</guid><pubDate>Wed, 13 Aug 2008 13:37:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-08-17T12:43:31.381+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">KEGEMARAN</category><title>TENTANG KOLEKSI MATA UANG</title><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/__7_yuYNu5U0/SKLobxT3ajI/AAAAAAAAAAM/kHCyr3qB-S8/s200/NUMISMATIK.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5234001280748710450" /&gt;“Ya karena aku nggak bisa ngumpulin uang yang masih berlaku, ya aku kumpulin saja uang yang sudah nggak laku ini…” itulah jawabanku sekenanya kalau ada temanku yang bertanya apa sih gunanya mengumpulkan mata uang kuno dan tidak berlaku ini.. &lt;br /&gt;Tetapi sebenarnya dibalik itu, ada banyak sekali kepuasan yang aku dapatkan ketika aku menikmati koleksi mata uangku itu.  &lt;br /&gt;Koleksi mata uang adalah salah satu bagian dari kegiatan numismatik. Kegiatan numismatik yang lain adalah mengumpulkan benda benda yang berhubungan dengan uang atau kertas berharga seperti token, medali, stempel, alat barter, surat hutang… dan mungkin sekali waktu akan sampai juga ke kartu kredit dsb.  Aku sampai saat ini hanya mengkhususkan saja ke mata uang, baik itu yang kertas maupun yang logam. &lt;br /&gt;Mata uang adalah suatu alat pembayaran yang sah yang diterbitkan suatu negara. Dari mata uang kita bisa mengetahui banyak hal, diantaranya : Kita bisa mengetahui tingkat kebudayaan, tokoh, bangunan bersejarah ataupun kondisi alam dari negara penerbit mata uang itu. Hal khusus itu digambarkan dalam mata uang dalam bentuk arsiran arsiran garis halus dan indah oleh si pelukis uang. Tidak pernah ada gambar yang berupa foto dalam mata uang, tetapi semuanya digambarkan dengan garis garis arsir.&lt;br /&gt;Kecantikan mata uang Indonesia bisa kita nikmati dalam beberapa seri mata uang yaitu seri wayang (1933), seri binatang (1956), seri kerajinan I (1958), seri burung (1959), seri Sukarno(1960), seri kerajinan II (1964) dan seri Sudirman (1968). Desain dan gambarannya sangat teliti, rapi warnanya sangat serasi, dan terlihat cekungan cekungan yang berefek tiga dimensi.&lt;br /&gt;Dari koleksi mata uang ini kita juga bisa mengetahui kejadian terkait dengan kondisi keuangan negara seperti : gunting Syafruddin 1950 dimana uang 1000 rupiah dan 500 rupiah menjadi tinggal berharga 100 dan 50 rupiah; sanering 1959 dimana nilai uang dipotong menjadi tinggal bernilai 50% sedangkan yang 50% lagi dijadikan obligasi ; dan penyesuaian sebutan 1965 dimana nilai seribu rupiah menjadi satu rupiah.&lt;br /&gt;Penamaan jenis mata uang Indonesia selalu dikaitkan dengan situasi kita dimasa itu, diantaranya : ORIDA – Uang Republik Indonesia Daerah – kita pada waktu masih banyak yang berpikir kedaerahan; ORI – Uang Republik Indonesia – kondisi setelah Sumpah Pemuda; Uang RIS – Republik Indonesia Serikat – pada waktu pemerintahan RIS; dsb.&lt;br /&gt;Mengenai uang logam atau koin, biasanya untuk uang jenis ini adalah uang yang bernominal kecil. Hal ini dikarenakan supaya uang itu tahan lama. Kebanyakan koin bentuknya bulat, tetapi ada juga yang segi empat, segi enam, atau segi delapan. Variasi pinggirannya ada yang polos, bergerigi, ataupun bergelombang. Sampai saat ini saya belum pernah mendapatkan yang berbentuk segitiga. Uang koin ini terbuat dari bahan tembaga, aluminium, atau cupro nikel. Ada dua jenis uang logam – yaitu ada yang disirkulasi dan ada yang tidak disirkulasi. Uang sirkulasi adalah uang yang sering kita pakai dan temui sehari-hari, sedangkan yang tidak sirkulasi kebanyakan beredar diantara kolektor dan bisa kita dapatkan dari Bank Indonesia. Uang logam kuno berasal dari jaman kerajaan seperti Majapahit ataupun jaman VOC. Uang koin sirkulasi yang pernah beredar di Indonesia adalah seri uang gobog, benggol, uang koin seri garuda, uang keluarga berencana, dsb. Sedangkan uang yang tidak sirkulasi diantaranya adalah seri margasatwa. Untuk menanggulangi keadaan tertentu Indonesia pernah mengeluarkan uang tersendiri, misalnya untuk daerah Riau, Irian Barat, dan Kalimantan.&lt;br /&gt;Bagaimana dengan pemalsuan uang? Karena uang merupakan alat pembayaran, maka tak ayal lagi banyak sekali percobaan pemalsuan yang diperbuat orang. Pemalsuan uang ini sudad terjadi sejak lama. Maka dalam uang uang terbitan terdahulu peringatan hukumnya tertera dalam kalimat yang unik “ Barang siapa yang dengan sengaja meniru atau memalsukan………. akan dituntut dimuka Hakim”. Saat ini uang telah diperlengkapi dengan beberapa tanda tanda khusus untuk mempersulit pemalsuan.&lt;br /&gt;Beberapa perilaku yang terlatih dan berkembang bila kita sebagai kolektor mata uang adalah kita bisa gigih, sabar, tekun, teliti dalam memburu mata uang; dan kita bisa mendapatkan banyak sahabat karena kita bisa berhubungan dengan para kolektor yang lain.&lt;br /&gt;Produk baru yang dikeluarkan Bank Indonesia untuk para kolektor saat ini adalah jenis “un-cut” alias uang yang belum dipotong. Uang yang bernominal 10.000,- sampai 100.000 rupiah dengan satuan masing masing dua dan empat buah dikeluarkan khusus oleh BI dengan sertifikatnya.&lt;br /&gt;Bagaimana sih sebenarnya nilai koleksi itu? Bagi kebanyakan orang nilai koleksi mata uang akan tinggi sekali karena makin tahun akan makin langka. Dan aku setuju sekali dengan pendapat ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8465215621209641032-5390865443727833915?l=sudjonoam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sudjonoam.blogspot.com/2008/08/tentang-koleksi-mata-uang.html</link><author>noreply@blogger.com (Sudjono AM)</author><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/__7_yuYNu5U0/SKLobxT3ajI/AAAAAAAAAAM/kHCyr3qB-S8/s72-c/NUMISMATIK.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>2</thr:total></item><language>en-us</language><media:rating>nonadult</media:rating></channel></rss>

