<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2enclosuresfull.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0">

<channel>
	<title>Surau Inyiak</title>
	
	<link>http://hardivizon.com</link>
	<description>just another way to know</description>
	<lastBuildDate>Fri, 01 Jun 2012 07:32:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/SurauInyiak" /><feedburner:info uri="surauinyiak" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>just another way to know</itunes:subtitle><feedburner:browserFriendly></feedburner:browserFriendly><item>
		<title>hilangnya akal sehat</title>
		<link>http://hardivizon.com/2012/06/01/hilangnya-akal-sehat/</link>
		<comments>http://hardivizon.com/2012/06/01/hilangnya-akal-sehat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Jun 2012 07:32:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vizon</dc:creator>
				<category><![CDATA[jum'atan]]></category>
		<category><![CDATA[akal sehat]]></category>
		<category><![CDATA[amarah]]></category>
		<category><![CDATA[featured]]></category>
		<category><![CDATA[jumatan]]></category>
		<category><![CDATA[nafsu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardivizon.com/?p=3880</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Akal sehat berhenti ketika diri dikuasai oleh nafsu dan angkara&#8221; Seminggu ini aku dicurhati oleh dua orang sahabat melalui pesan blackberry (BBM). Keduanya menyampaikan hal yang lebih kurang memiliki tema yang sama, yakni tentang hilangnya akal sahabat-sahabat mereka lantaran terbelenggu oleh hawa nafsunya. Berikut aku kutipkan pesan yang disampaikan oleh kedua sahabatku tersebut: Sahabat pertama, &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><span style="color: #ff0000;"><strong>&#8220;Akal sehat berhenti ketika diri dikuasai oleh nafsu dan angkara&#8221;</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Seminggu ini aku dicurhati oleh dua orang sahabat melalui pesan blackberry (BBM). Keduanya menyampaikan hal yang lebih kurang memiliki tema yang sama, yakni tentang hilangnya akal sahabat-sahabat mereka lantaran terbelenggu oleh hawa nafsunya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Berikut aku kutipkan pesan yang disampaikan oleh kedua sahabatku tersebut:</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Sahabat pertama,</span></p>
<blockquote><p><span style="color: #000000;">Uda.. saya punya sahabat baik dari keluarga aktivis islam.. sya membantu merekomendasi u bekerja di tempat saya.. belakangan sya tahu attitude nya sangat buruk dan yg lebih parah dia ternyata kerap berzina dan menyukai tante2.. saya coba mengingatkan tp tak bisa lepas dari kehidupan nya.. bahkaN saya di caci maki di bilang sok sholeh.. mencampuri urusan nya.. saya menjadi prihatin dan rasanya dia akan mencari mangsa&#8230; energi saya kebuang u hal ini.. kaena setiap hari kita satu tim.. Apa yg mesti saya lakukan. Beliau masih muda usia 25 tahun.</span></p></blockquote>
<p><span style="color: #000000;">Sahabat kedua,</span></p>
<blockquote><p><span style="color: #000000;">Udaaaaa aku pusing -_- Temenku baru ngaku kalau dia selingkuh, Da. Aku bingung meresponinya. Kalau dinasehati bahwa itu salah dan dia perlu ke kembali ke jalan yang bener, itu dia tau. Kalau aku jauhin, gak enak karena dia temen. Tapi kalau aku deket2, aku sebal karena ini temenku udh dibilangin masih bandel juga. Susah da, makanya aku pusing.. Udah menjauh, tapi kalau berantem ama selingkuhannya dia curhat sama aku, Da (Karena soal selingkuh kan gak bs cerita ke sembarang org, cuma sama yg dipercayai kan). Dia yang selingkuh, aku yang merasa berdosa karena gak bisa bikin dia bener..</span></p></blockquote>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Kedua orang teman dari sahabat-sahabatku tersebut memiliki masalah yang hampir sama, yakni melakukan sebuah kesalahan dengan sadar dan tahu bahwa apa yang dilakukan itu adalah salah. Tapi, entah kenapa, mereka tetap saja melakukannya dan bahkan tidak menganggap nasehat dari orang-orang terdekatnya. Ibarat pepatah, menasehati orang seperti ini bagaikan membuang garam ke lautan, sia-sia saja.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><em>Pada kasus orang yang pertama,</em> terlihat sekali bahwa ia sangat menikmati hubungan terlarang yang dia lakoni. Kenikmatan badaniah yang dia rasakan itu, menguasai akal dan pikirannya. Seperti meminum air laut, semakin diteguknya, semakin haus dan kering tenggorokannya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Orang ini, bisa kita duga kalau dia tengah merasakan bagaimana nikmatnya berhubungan badan. Hanya, karena dia melakukannya dengan cara salah, yakni bukan dengan pasangan sahnya, tentu saja ini adalah perbuatan salah. Dalam istilah Islam, perbuatan ini disebut dengan zina. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Kalaulah orang tersebut mengetahui betapa buruknya akibat dari perbuatan zina itu, tentu ia akan hentikan dengan segera.  Coba simak salah satu hadis Nabi Muhammad SAW tentang bahaya zina tersebut:</span></p>
<p align="right"><span style="color: #000000;">عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَا مَعْشَرَ الْمُسْلِمِيْنَ اتَّقُوا الزِّنَا فَإِنَّ فِيْهِ سِتَّ خِصَالٍ ثَلاَثَةٌ فِى الدُّنْيَا وَثَلاَثَةٌ فِى الاۤخِرَةِ فَأَمَّا الَّتِى فِى الدُّنْيَا فَذِهَابُ بَهَاءِ الْوَجْهِ وَقْصُر الْعُمُرِ وَدَوَامُ الْفَقْرِ وَأَمَّا الَّتِى فِى اْلاۤخِرَةِ فَسُخْتُ اللهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى وَسُوْءُ الْحِسَابِ وَعَذَابُ الاۤخِرَةِ٭رواه البيهقى</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Dari Nabi SAW bersabda : &#8220;Wahai kaum muslimin, takutlah kamu sekalian pada zina sebab didalamnya ada 6 perkara (yang pasti ditetapi), 3 perkara di dunia dan 3 perkara di akhirat. Adapun 3 perkara di dunia adalah hilangnya kewibawaan wajah, pendeknya umur dan kekalnya kefakiran, sedangkan 3 perkara di akhirat adalah murka Allah yang Maha Barakah dan Maha Luhur, jeleknya hisaban dan siksa akhirat&#8221; (HR Baihaqi)</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Sayang, hawa nafsu telah menguasai akal dan pikiran teman dari sahabatku tersebut, sehingga akal sehatnya tidak bisa mencerna semua itu.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><em>Dan pada kasus orang yang kedua,</em> nyata terbaca oleh kita, bagaimana ia menyadari betul bahwa selingkuh dari pasangan sah itu adalah salah. Namun, ia tidak mau melepaskan diri dari perselingkuhan tersebut, meski pasangan selingkuhnya itu kerap berbuat buruk terhadap dirinya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Aku tidak tahu persis, apa yang menjadi penyebab ia melakukan perselingkuhan tersebut. Namun, dalam banyak kasus, biasanya perselingkuhan terjadi karena kekecewaan pada pasangan sahnya. Kekecewaan yang memuncak tersebut berbuah kemarahan dan dilampiaskan dalam bentuk perselingkuhan.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Nah, pada teman sahabatku ini, terlihat betapa ia telah membunuh akal sehatnya. Ia tetap pertahankan hubungan terlarang yang ia lakoni, meski ia sendiri kerap tersakiti oleh pasangan selingkuhnya itu. Nafsu amarahnya, telah menutupi semuanya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Belajar dari kedua kasus ini, menurutku ada baiknya kita tetap mempertahankan akal sehat kita untuk selalu berada di tempatnya. Caranya adalah dengan tidak membenamkan diri dalam pengaruh hawa nafsu dan amarah kita. Keduanya adalah anugerah yang Tuhan berikan, keduanya tidak mesti dikekang, tapi dikendalikan. Mengendalikan nafsu dan amarah, membuat pemiliknya tetap terpelihara kehormatannya..</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Semoga kita tetap memiliki kesadaran itu..</span></p>
<p><a href="http://www.mylivesignature.com" target="_blank"><img style="border: 0 !important; background: transparent;" src="http://signatures.mylivesignature.com/85707/vizon/fefc02aeba18f94de60e4bee5987323b.png" alt="" border="0" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardivizon.com/2012/06/01/hilangnya-akal-sehat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>musikal laskar pelangi</title>
		<link>http://hardivizon.com/2012/05/28/musikal-laskar-pelangi/</link>
		<comments>http://hardivizon.com/2012/05/28/musikal-laskar-pelangi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 May 2012 00:15:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vizon</dc:creator>
				<category><![CDATA[jogja]]></category>
		<category><![CDATA[featured]]></category>
		<category><![CDATA[mira lesmana]]></category>
		<category><![CDATA[musikal laskar pelangi]]></category>
		<category><![CDATA[riri riza]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardivizon.com/?p=3857</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya kesampaian juga nonton Musikal Laskar Pelangi, setelah lebih dari 1,5 tahun kupendam keinginan untuk bisa menontonnya. Yakni dari sejak sekitar awal Februari 2011. Ketika itu aku menghadiri pembukaan sebuah pameran buku di bilangan Senayan-Jakarta. Dalam acara yang dibuka oleh mantan Wapres Yusuf Kalla tersebut, menampilkan beberapa lagu bertemakan Laskar Pelangi. Aku sungguh terpana melihat &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Akhirnya kesampaian juga nonton Musikal Laskar Pelangi, setelah lebih dari 1,5 tahun kupendam keinginan untuk bisa menontonnya. Yakni dari sejak sekitar awal Februari 2011. Ketika itu aku menghadiri pembukaan sebuah pameran buku di bilangan Senayan-Jakarta. Dalam acara yang dibuka oleh mantan Wapres Yusuf Kalla tersebut, menampilkan beberapa lagu bertemakan Laskar Pelangi.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Aku sungguh terpana melihat penampilan para awak Musikal Laskar Pelangi tersebut. Dahsyat benar rasanya. Lagu-lagu yang ditampilkan benar-benar bernyawa. Aku suka sekali.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Aku pun mencari tahu tentang acara musikal tersebut. Dari website resmi mereka, <span style="color: #ff6600;"><a href="http://www.musikallaskarpelangi.com/" target="_blank"><span style="color: #ff6600;">www.musikallaskarpelangi.com</span></a></span>, kudapat informasi kalau pageralan tersebut sudah tayang perdana pada bulan Januari 2011, dan akan digelar lagi pada Juli 2011 di Jakarta.  Karena lokasinya di Jakarta, tentu tak mungkin aku menontonnya. Manalah tega diriku menonton sendiri tanpa mengajak keluarga. Mengajak keluarga ke Jakarta sepertinya perlu persiapan matang, terutama dari sisi dana. Jadinya, keinginan untuk menonton pagelaran musikal tersebut hanya tersimpan dalan angan semata.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Setengah tahun kemudian, yakni dari 24 Desember 2011 hingga 7 Januari 2012, Musikal Laskar Pelangi kembali digelar di Taman Impian Jaya Ancol. Lagi-lagi aku hanya mampu menyimpan keinginan tersebut dalam hati, sambil berharap semoga suatu saat adanya pagelaran di daerah, terutama di Jogja. Dalam postingan <span style="color: #ff6600;"><a href="http://ceritaeka.com/2012/01/03/musikal-laskar-pelangi/" target="_blank"><span style="color: #ff6600;">Eka Situmorang</span></a></span> tentang pengalamannya menonton musikal ini, aku pun berkomentar seperti ini:</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><a href="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2012/05/komentar-di-ceritaeka.jpg"><span style="color: #000000;"><img class="aligncenter size-full wp-image-3868" title="komentar di ceritaeka" src="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2012/05/komentar-di-ceritaeka.jpg" alt="" width="657" height="253" /></span></a> </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Ternyata&#8230; harapanku itu menjadi kenyataan. Musikal Laskar Pelangi benar-benar digelar di Jogja, yakni pada tanggal 25, 26 dan 27 Mei 2012&#8230;! Hal itu sungguh tak boleh kulewatkan. Setelah menyusun berbagai agenda kerja di Curup maupun Jogja, maka aku pun bisa pastikan akan menontonnya pada hari Minggu, 27 Mei 2012 bersama keluarga. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><a href="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2012/05/musikal-laskar-pelangi-02.jpg"><span style="color: #000000;"><img class="aligncenter size-full wp-image-3869" title="musikal laskar pelangi-02" src="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2012/05/musikal-laskar-pelangi-02.jpg" alt="" width="590" height="339" /></span></a></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Penantian panjangku tidak sia-sia. Apa yang kusaksikan kemarin bersama keluarga, benar-benar memuaskan. Luar biasa, dahsyat, hebat&#8230; Entah apalagi pujian yang harus kualamatkan ke mereka. Pagelaran musikal itu sungguh memuaskan mata, telinga dan perasaan. Visual yang mantap, kualitas vokal yang paripurna dan jalan cerita yang menggetarkan, membuat pagelaran musikal ini tak boleh dilewatkan begitu saja. Aku sungguh beruntung bisa menontonnya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Musikal Laskar Pelangi sangat berkualitas. Tidak berlebihan jika kukatakan, ini adalah sajian berkelas dunia. Semuanya dipersiapkan secara matang dan profesional. Dan yang terpenting, sajiannya berbasiskan budaya Indonesia. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Aku harus ucapkan terima kasih pada pihak <span style="color: #ff6600;"><a href="http://rajawaliindonesia.com/" target="_blank"><span style="color: #ff6600;">Rajawali Indonesia</span></a></span> yang mendatangkan Musikal Laskar Pelangi ke Jogja. Meski terbersit kabar tentang ketidakprofesionalan penyelenggaranya, namun keberanian mereka membawa MLP ke Jogja patut disaluti. Karena mereka, aku dan ribuan warga Jogja lainnya bisa menikmati sajian berkualitas dunia ini.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Semoga, semakin banyak kota-kota lain di Indonesia yang dikunjungi oleh Musikal Laskar Pelangi.  </span></p>
<p><a href="http://www.mylivesignature.com" target="_blank"><img style="border: 0 !important; background: transparent;" src="http://signatures.mylivesignature.com/85707/vizon/fefc02aeba18f94de60e4bee5987323b.png" alt="" border="0" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>ps. sila baca ulasan Eka tentang pagelaran ini di blognya ya, klik saja <a href="http://ceritaeka.com/2012/01/03/musikal-laskar-pelangi/" target="_blank">di sini</a> .. <img src='http://hardivizon.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>&nbsp;</p>
<p><object width="275" height="27" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="flashvars" value="audioUrl=https://sites.google.com/site/laguden/malagu/theme%20song%20anak%20pelangi.mp3&amp;autoPlay=true" /><param name="src" value="http://www.google.com/reader/ui/3523697345-audio-player.swf" /><param name="quality" value="best" /><param name="wmode" value="transparent" /><embed width="275" height="27" type="application/x-shockwave-flash" src="http://www.google.com/reader/ui/3523697345-audio-player.swf" flashvars="audioUrl=https://sites.google.com/site/laguden/malagu/theme%20song%20anak%20pelangi.mp3&amp;autoPlay=true" quality="best" wmode="transparent" /></object></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardivizon.com/2012/05/28/musikal-laskar-pelangi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>31</slash:comments>
		<enclosure url="http://www.google.com/reader/ui/3523697345-audio-player.swf" length="69736" type="application/x-shockwave-flash; charset=UTF-8" /><media:content url="http://www.google.com/reader/ui/3523697345-audio-player.swf" fileSize="69736" type="application/x-shockwave-flash; charset=UTF-8" /><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Akhirnya kesampaian juga nonton Musikal Laskar Pelangi, setelah lebih dari 1,5 tahun kupendam keinginan untuk bisa menontonnya. Yakni dari sejak sekitar awal Februari 2011. Ketika itu aku menghadiri pembukaan sebuah pameran buku di bilangan Senayan-Jakart</itunes:subtitle><itunes:summary>Akhirnya kesampaian juga nonton Musikal Laskar Pelangi, setelah lebih dari 1,5 tahun kupendam keinginan untuk bisa menontonnya. Yakni dari sejak sekitar awal Februari 2011. Ketika itu aku menghadiri pembukaan sebuah pameran buku di bilangan Senayan-Jakarta. Dalam acara yang dibuka oleh mantan Wapres Yusuf Kalla tersebut, menampilkan beberapa lagu bertemakan Laskar Pelangi. Aku sungguh terpana melihat &amp;#8230;</itunes:summary><itunes:keywords>jogja, featured, mira lesmana, musikal laskar pelangi, riri riza</itunes:keywords></item>
		<item>
		<title>bahasaku, jatidiriku</title>
		<link>http://hardivizon.com/2012/05/26/bahasaku-jatidiriku/</link>
		<comments>http://hardivizon.com/2012/05/26/bahasaku-jatidiriku/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 May 2012 03:37:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vizon</dc:creator>
				<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bahasa indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[blog camp]]></category>
		<category><![CDATA[kebangkitan nasional]]></category>
		<category><![CDATA[pakde cholik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardivizon.com/?p=3851</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;&#8230; kalau nyanyi lagu berbahasa Inggris, mbok ya dipaskan pengucapannya&#8230;&#8221; &#8220;&#8230; kamu nyanyi Inggris dengan rasa Jember..&#8221; &#8220;&#8230; kamu lebih cocok nyanyi lagu berbahasa Inggris&#8230; which is very good.. I like it&#8230;&#8221; Bagi penikmat ajang pencarian bakat yang saat ini tengah berlangsung di salah satu televisi swasta saban Jumat malam, tentu sering  mendengar kalimat serupa &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">&#8220;&#8230; kalau nyanyi lagu berbahasa Inggris, mbok ya dipaskan pengucapannya&#8230;&#8221;</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">&#8220;&#8230; kamu nyanyi Inggris dengan rasa Jember..&#8221;</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">&#8220;&#8230; kamu lebih cocok nyanyi lagu berbahasa Inggris&#8230; which is very good.. I like it&#8230;&#8221;</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Bagi penikmat ajang pencarian bakat yang saat ini tengah berlangsung di salah satu televisi swasta saban Jumat malam, tentu sering  mendengar kalimat serupa keluar dari mulut pembawa acara maupun jurinya, bukan? Sekali dua kali, terasa lucu memang. Tapi, jika dipikirkan lebih jauh lagi, kalimat-kalimat itu sesungguhnya kontra produktif.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Mengapa&#8230;?</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Mari kita lihat&#8230;</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Bahasa adalah alat komunikasi antar manusia. Dan melalui bahasa, manusia mengekspresikan apa yang ada di dalam perasaaan dan pikirannya. Inti dari berbahasa adalah berkomunikasi. Jika sudah terjadi saling paham antara kedua belah pihak, maka tujuan berkomunikasi sudah tercapai.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Oleh karenanya, pengucapan yang kurang tepat ketika kita berbahasa asing, menurutku sesungguhnya tidaklah jadi soal. Karena yang tengah kita lakukan adalah &#8220;berbahasa asing&#8221;, bukan &#8220;menjadi orang asing&#8221;. Atau dengan kata lain, ketika kita berbicara dalam bahasa Inggris misalnya, sebenarnya kita tengah &#8220;berbahasa Inggris&#8221;, bukan &#8220;menjadi orang Inggris&#8221;. Sama halnya ketika orang Inggris berbicara dengan bahasa Indonesia, mereka bukan &#8220;menjadi orang Indonesia&#8221;, tapi orang Inggris yang berbahasa Indonesia.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Pertanyaannya, perlukah kita mempersoalkan pengucapan bahasa asing kita yang tidak benar? Bahkan mengolok-olok dengan menyebutkan &#8220;bahasa Inggris rasa Jember&#8221;? Apalagi candaan tersebut diulang-ulang dan ditayangkan di televisi yang kebanyakan penontonnya adalah remaja?</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Bagiku, TIDAK PERLU..!</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Apa yang diucapkan oleh pembawa acara dan juri ajang pencarian bakat tersebut sesungguhnya tanpa mereka sadari, telah menanamkan sedikit demi sedikit rasa tidak percaya diri pada generasi muda Indonesia. Secara perlahan tapi pasti, remaja kita semakin tidak bangga dengan bahasa ibu mereka sendiri. Padahal, dulu, pemuda Indonesia sudah bersumpah menjunjung tinggi bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Jika kita tarik persoalan ini ke ranah yang lebih luas lagi, maka bangga dengan bahasa sendiri bisa menjadi tuas pengungkit kebangkitan bangsa Indonesia yang luar biasa. Kebanggaan merupakan modal utama untuk mempertegas jati diri. Jatidiri sebuah bangsa, ada pada bahasanya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Sebenarnya, tidak ada alasan kita tidak bangga dengan bahasa Indonesia. Ada banyak kelebihan yang dimilikinya. Mari kuberi contoh:</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">1. Tidak mengenal jenis kelamin.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Berbeda dengan bahasa Inggris atau Arab, bahasa Indonesia tidak mengenal perbedaan jenis kelamin dalam kata-katanya. Kata-kata seperti siswa-siswi, itu adalah kata serapan dari bahasa Sangsekerta. Serapan itu hanya berbentuk leksikal, bukan pada sistemnya. Artinya, bahasa Indonesia tidak menyerap sistem perubahan kata untuk membedakan jenis kelamin. Dengan demikian, bahasa Indonesia memberikan ruang yang sama bagi laki-laki dan perempuan.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">2. Tidak menerapkan perubahan waktu</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Bahasa Indonesia tidak menerapkan perubahan mendasar dalam kosakatanya untuk menunjukkan waktu. Cukup menambahkan kata &#8220;telah, sedang atau akan&#8221; sebelum kata kerja guna menjelaskan waktu terjadinya. Berbeda dengan bahasa Inggris yang mengalami perubahan total dalam setiap katanya untuk menunjukkan waktu, seperti: <em>go-going-gone-went</em>. Ini menunjukkan kalau bahasa Indonesia sangat mudah dan tidak menyusahkan.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">3. Tidak membedakan bentuk jamak dan tunggal</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Dalam beberapa bahasa asing, bentuk kata tunggal dan jamak secara prinsip mengalami perubahan kata. Sebagai contoh dalam bahasa Arab, kata &#8220;kitab&#8221; (buku), mengalami perubahan yaitu: <em>kitabun-kitabani-kutubun</em> (satu buku, dua buku, beberapa buku). Dalam bahasa Indonesia, tidak perlu susah-susah mencari perubahan pada kata-kata tersebut. Cukup tambahan kata beberapa, para, semua, sebagian atau angka tertentu sebelum kata dimaksud, sudah bisa menjelaskan bentuk tunggal atau jamaknya. Mudah sekali bukan?</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Itu tiga contoh kelebihan bahasa Indonesia di antara banyak contoh lainnya. Maka, alasan apalagi yang membuat kita untuk tidak bangga dengan bahasa kita? Untuk apa lagi kita berusaha menjadi orang asing, dengan memaksa lidah kita mengucapkan kata asing itu sama seperti mereka. Memiliki kemampuan bahasa asing adalah perlu, tapi bertutur seperti mereka, tidaklah mutlak. Tampillah saja dengan cara kita, karena dengan demikian kita sudah menjadi diri sendiri, bukan orang lain.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Menjadi diri sendiri inilah yang patut kita tanamkan, agar kita bisa bangga dengan apa yang kita miliki, sehingga kita pun bisa percaya diri, tegak berdiri sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Dan dengan penuh keyakinan kita pun mampu berujar dengan tegas, &#8220;<strong>SAYA ORANG INDONESIA</strong>&#8220;.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Lantas, bolehkah menyanyikan My Confession-nya Josh Groban dengan logat Minang..?</span><br />
<span style="color: #000000;"> Boleh sangat&#8230;!</span><br />
<span style="color: #000000;"> Sebab, bahasaku jatidiriku&#8230; <img src='http://hardivizon.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p><a href="http://www.mylivesignature.com" target="_blank"><img style="border: 0 !important; background: transparent;" src="http://signatures.mylivesignature.com/85707/vizon/fefc02aeba18f94de60e4bee5987323b.png" alt="" border="0" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2012/05/Kontes-Indonesia-Bangkit-300x140.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-3853" title="Kontes-Indonesia-Bangkit-300x140" src="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2012/05/Kontes-Indonesia-Bangkit-300x140.jpg" alt="" width="246" height="115" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Artikel  ini diikutsertakan pada Kontes Unggulan <a title="kontes indonesia bangkit di blogcamp" href="http://abdulcholik.com/2012/05/17/kontes-unggulan-indonesia-bangkit/" target="_blank">Indonesia Bangkit </a>di BlogCamp</strong></p>
<p style="text-align: justify;">sumber bacaan: <a href="http://asemmanis.wordpress.com/2011/01/04/melihat-jati-diri-bangsa-melalui-bahasa-indonesia/" target="_blank">asemmanis</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardivizon.com/2012/05/26/bahasaku-jatidiriku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>26</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>operasi plastik</title>
		<link>http://hardivizon.com/2012/05/22/operasi-plastik/</link>
		<comments>http://hardivizon.com/2012/05/22/operasi-plastik/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 May 2012 13:50:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vizon</dc:creator>
				<category><![CDATA[kampung blagu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardivizon.com/?p=3790</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya, selesai juga proses &#8220;operasi plastik&#8221; blog Surau Inyiak ini. Meski belum sempurna benar. Sebagaimana layaknya orang habis operasi, masih ada bekas-bekas jahitan di sana-sini. Namun begitu, blog ini sudah dapat berfungsi dengan baik. Syukur Alhamdulillah aku panjatkan atas itu semua. Proses operasi plastik blog ini memang terbilang cukup lama. Permasalahannya, di samping karena fatal &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Akhirnya, selesai juga proses &#8220;operasi plastik&#8221; blog Surau Inyiak ini. Meski belum sempurna benar. Sebagaimana layaknya orang habis operasi, masih ada bekas-bekas jahitan di sana-sini. Namun begitu, blog ini sudah dapat berfungsi dengan baik. Syukur Alhamdulillah aku panjatkan atas itu semua.</p>
<p style="text-align: justify;">Proses operasi plastik blog ini memang terbilang cukup lama. Permasalahannya, di samping karena <em>fatal error</em> yang pernah terjadi beberapa waktu silam, juga dikarenakan sempitnya waktu yang kumiliki saat ini untuk berbenah, pula dikarena sibuknya orang-orang yang membantuku, terutama <a title="ria" href="http://ria.choosen.net/about/" target="_blank">Ria</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Atas kemurahan hati Ria dan sahabat-sahabatku yang telah bersedia membantu, aku haturkan terima kasih yang tak terhingga. Semoga Allah membalasinya dengan pahala berlipat ganda.</p>
<p style="text-align: justify;">Semoga dengan wajah dan rumah baru Surau Inyiak ini, semangat ngeblogku dapat juga terbaharui&#8230; <img src='http://hardivizon.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">So, sambil menunggu hasil operasi plastiknya benar-benar sempurna, mari kita teruskan aktifitas blogging DENGAN ENAK, TAPI TAK SEENAKNYA&#8230; Bukan begitu <a title="pakde cholik" href="http://abdulcholik.com/about/" target="_blank">Pakde</a>..? <img src='http://hardivizon.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><a href="http://www.mylivesignature.com" target="_blank"><img style="border: 0 !important; background: transparent;" src="http://signatures.mylivesignature.com/85707/vizon/fefc02aeba18f94de60e4bee5987323b.png" alt="" border="0" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardivizon.com/2012/05/22/operasi-plastik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>36</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>hikmah dalam sebungkus bawang putih</title>
		<link>http://hardivizon.com/2012/05/11/hikmah-dalam-sebungkus-bawang-putih/</link>
		<comments>http://hardivizon.com/2012/05/11/hikmah-dalam-sebungkus-bawang-putih/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 May 2012 04:12:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vizon</dc:creator>
				<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[abi sabila]]></category>
		<category><![CDATA[featured]]></category>
		<category><![CDATA[leutika prio]]></category>
		<category><![CDATA[remah-remah hikmah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardivizon.com/?p=3728</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;&#8230;Sahabatku, aku tahu kau tak berharap aku menulis tentangmu hari ini, tapi kepedulianmu juga keluargamu membuatku terkesan. Aku tahu kau melakukannya penuh dengan ketulusan, sama sekali tak berharap imbalan, tapi kau kembali menyadarkan bahwa tak harus melakukan sesuatu yang besar, cukup hal yang kadang terlihat kecil dan luput dari pikiran justru bermakna besar untuk sebuah &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">&#8220;&#8230;<em>Sahabatku, aku tahu kau tak berharap aku menulis tentangmu hari ini, tapi kepedulianmu juga keluargamu membuatku terkesan. Aku tahu kau melakukannya penuh dengan ketulusan, sama sekali tak berharap imbalan, tapi kau kembali menyadarkan bahwa tak harus melakukan sesuatu yang besar, cukup hal yang kadang terlihat kecil dan luput dari pikiran justru bermakna besar untuk sebuah persahabatan. Dan, itu kembali kau tunjukkan padaku</em>&#8230;&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Kalimat-kalimat di atas adalah salah satu paragraf dalam buku Abi Sabila berjudul <strong><a href="http://www.abisabila.com/2012/03/remah-remah-hikmah.html" target="_blank">Remah-Remah Hikmah</a></strong> halaman 139 bab <em>Bawang Putih Untuk Istriku</em>. Dalam artikel tersebut diceritakan bagaimana seorang sahabat dari si penulis memberikan perhatian yang terlihat kecil, namun besar maknanya, baginya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sahabat tersebut memberikan sebungkus bawang putih, yang konon bisa menurunkan tekanan darah. Diceritakan, saat itu, istrinya tengah mengalami tekanan darah yang sangat tinggi. Oleh dokter, si istri diberi beberapa obat dan juga disarankan untuk mengkonsumsi beberapa makanan yang salah satunya adalah bawang putih.</p>
<p style="text-align: justify;">Pemberian bawang putih tersebut, meski kecil bentuknya, tapi besar sekali makna yang terasa. Abi Sabila, menuturkan dengan sangat baik tentang makna ketulusan persahabatan yang terwujud dalam sebungkus bawang putih tersebut. Aku berkali-kali membaca bagian tersebut, dan benar-benar merasuk ke dalam hatiku. Ah.. seringkali perhatian kecil dari sahabat, kuanggap lalu. Padahal, di dalamnya terkandung ketulusan yang luar biasa. Aku tersadarkan oleh cerita Abi Sabila ini.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2012/05/051112_0242_remahremahh1.jpg" alt="" width="364" height="492" /></p>
<p style="text-align: justify;">Yak.. Sebagian sahabat tentu sudah mengetahu bahwa sahabat kita Abi Sabila memenangkan sebuah kontes blog bertajuk &#8220;<a href="http://www.abisabila.com/2011/10/pemenang-event-book-your-blog.html" target="_blank">Book Your Blog</a>&#8221; yang diadakan <a href="http://www.leutikaprio.com/produk/110210/true_stories/1203508/remahremah_hikmah/12033765/abi_sabila" target="_blank">Leutika Prio</a>. Dan hasilnya, buku berjudul &#8220;<strong>Remah-Remah Hikmah</strong>&#8221; yang merupakan kumpulan tulisan-tulisan pilihan dari blognya pun terbit dan bisa kita nikmati.</p>
<p style="text-align: justify;">Aku mendapat kehormatan dikirimi buku tersebut langsung oleh penerbitnya, karena <a title="endorsement for abi sabila" href="http://hardivizon.com/2011/10/29/endorsement-for-abi-sabila/" target="_blank">endorsement yang kutuliskan beberapa waktu lalu untuk Abi Sabila</a> terpilih bersama dua orang sahabat blogger lainnya. Endorsement itu terpampang di sampul belakang buku tersebut. Sungguh, aku bahagia sekali melihatnya.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2012/05/051112_0242_remahremahh2.jpg" alt="" width="365" height="492" /></p>
<p style="text-align: justify;">Terlepas dari kenal atau tidaknya aku dengan Abi Sabila, atau bahkan ada atau tidaknya endorsementku di dalam buku tersebut, menurutku buku Abi Sabila ini adalah salah satu buku yang patut untuk kita miliki dan baca. Sebab, untaian hikmah yang disampaikan melalui cerita sehari-hari sangat bermanfaat dan perlu untuk kita renungkan. Meski berlatarbelakang pengetahuan tentang keislaman, namun nilai-nilai yang disampaikan Abi Sabila kurasa sangat universal, sehingga siapa saja dapat membacanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Abi&#8230; selamat atas buku barunya. Insya Allah akan banyak manfaatnya bagi kita semua. Terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan. Semoga, hal yang sama pun bisa segera aku wujudkan.. <img src='http://hardivizon.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><a href="http://www.mylivesignature.com" target="_blank"><img style="border: 0 !important; background: transparent;" src="http://signatures.mylivesignature.com/85707/vizon/fefc02aeba18f94de60e4bee5987323b.png" alt="" border="0" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardivizon.com/2012/05/11/hikmah-dalam-sebungkus-bawang-putih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>berlikunya jalan ke atap dunia</title>
		<link>http://hardivizon.com/2012/05/06/berlikunya-jalan-ke-atap-dunia/</link>
		<comments>http://hardivizon.com/2012/05/06/berlikunya-jalan-ke-atap-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 May 2012 11:28:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vizon</dc:creator>
				<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[daniel mahendra]]></category>
		<category><![CDATA[gol a gong]]></category>
		<category><![CDATA[novel]]></category>
		<category><![CDATA[perjalanan ke atap dunia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardivizon.com/?p=3723</guid>
		<description><![CDATA[Kuhempaskan tubuhku di kursi. Penat sekali rasanya. Panasnya udara siang itu, seperti membakar seluruh badanku. Kunyalakan kipas angin dan kuteguk sebanyak-banyaknya air putih dingin yang baru saja diambilkan istriku dari lemari es. Dinginnya air itu sedikit bisa menggantikan cairan tubuhku yang menguap dibawa cahaya mentari siang itu. Kepenatan tubuhku itu sebetulnya tidak seberapa dibanding kepenatan &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Kuhempaskan tubuhku di kursi. Penat sekali rasanya. Panasnya udara siang itu, seperti membakar seluruh badanku. Kunyalakan kipas angin dan kuteguk sebanyak-banyaknya air putih dingin yang baru saja diambilkan istriku dari lemari es. Dinginnya air itu sedikit bisa menggantikan cairan tubuhku yang menguap dibawa cahaya mentari siang itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Kepenatan tubuhku itu sebetulnya tidak seberapa dibanding kepenatan pikiranku. Berbagai persoalan dan kesulitan bertubi menghampiri, hampir tak berkesudahan. Rencana besar yang sudah kususun untuk segera kudapatkan di akhir tahun nanti, seperti semakin berliku untuk bisa kudapatkan. Hampir saja aku menyerah dan ingin menghentikan semuanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Belum habis pikiran itu berputar-putar di otakku, tiba-tiba mataku tertumpu pada sebuah bingkisan berwarna coklat di atas meja kerjaku.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Itu apa?&#8221;, tanyaku pada istriku sambil menunjuk ke bungkusan tersebut</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Diantar pak pos tadi&#8221;, jawab istriku sambil beranjak dari duduknya dan mengambil bungkusan tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Kuambil bungkusan itu dari tangan istriku dan membaca tulisan di atasnya. Senyumku mengembang, begitu melihat siapa pengirimnya.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Hai, datang juga kiriman dari dia. Kupikir masih lama..&#8221;, seruku.</p>
<p style="text-align: justify;">Tanpa pikir panjang, kubuka bungkusan tersebut, dan dalam sekejab sepucuk buku berjudul &#8220;<a title="buku daniel mahendra" href="http://penganyamkata.wordpress.com/2012/04/04/perjalanan-ke-atap-dunia/" target="_blank">Perjalanan Ke Atap Dunia</a>&#8220;, karya Daniel Mahendra (DM), terlihat di depanku.</p>
<p><a href="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2012/05/dm-pad-01.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1161" title="dm-pad-01" src="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2012/05/dm-pad-01.jpg" alt="" width="336" height="448" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Jadi juga bukunya&#8221;, gumamku</p>
<p style="text-align: justify;">Kubuka halaman demi halaman, dan baru saja beberapa halaman, sebuah tulisan tangan dari DM terpampang jelas di hadapanku. Senyumku terasa kecut begitu membacanya. Ada gemuruh yang luar biasa terasa di dadaku.</p>
<p><a href="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2012/05/dm-pad-02.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1160" title="dm-pad-02" src="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2012/05/dm-pad-02.jpg" alt="" width="336" height="448" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Quote &#8220;<em>Jalan berliku akan melahirkan supir tangguh, lautan bergelombang akan melahirkan nakhoda hebat</em>&#8220;, mungkin akan terasa biasa saja bagiku, jika tidak dalam kondisi saat ini dan jika ia tidak berasal dariku.</p>
<p style="text-align: justify;">Ya.. quote itu dulunya aku berikan kepada DM dalam salah satu komentar pada tulisan di blognya. Entah kenapa, quote itu ia ambil dan berikan lagi kepadaku. Tidak hanya itu, ternyata quote itu pun menjadi pembuka tulisannya pada halaman 72 yang berjudul &#8220;The Terminal&#8221;.</p>
<p style="text-align: justify;">Aku merasa tertampar dengan tulisan tersebut. Aku yang nyaris putus asa dengan berlikunya jalan yang tengah kulalui, tiba-tiba diberi kalimat motivatif yang berasal dariku sendiri. Oh God..! DM dan bukunya itu, hadir benar-benar dalam waktu yang tepat. Aku merasa beroleh energi yang luar biasa besarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Buku yang tengah aku pegang itu, merupakan reportase perjalanan DM menuju Tibet alias Negeri Atap Dunia. Secara gamblang menceritakan bagaimana berlikunya jalan dan bergelombangnya lautan yang dilaluinya demi mewujudkan cita-cita masa kecilnya. DM membuktikan melalui bukunya tersebut, bahwa impian yang dijaga dan diusahakan dengan baik, akan berhasil terwujud, meski harus jatuh bangun untuk bisa meraihnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Meski sudah pernah membaca tulisan-tulisan tersebut melalui blognya, tapi membacanya kembali dalam bentuk buku, melahirkan sensasi yang berbeda. Apalagi, DM memberikan sedikit perubahan dalam tulisannya di buku tersebut. Sehingga, aku tidak merasa membaca ulang tulisannya. DM benar-benar piawi menganyam kata demi kata. Pantas jika ia disebut sebagai Penganyamkata.</p>
<p style="text-align: justify;">Reportase DM tidak biasa. Ia menceritakan pengalaman perjalanannya dengan jalan fiksi. Mahir sekali ia bercerita. Sehingga membuatku merasa ikut bersamanya dalam perjalanan itu. Apalagi di tengah-tengah buku tersebut, terselib beberapa halaman berisikan foto-foto lokasi yang ia lewati. Aih.. indah nian perjalanan kawanku itu..</p>
<p style="text-align: justify;">Kututup buku itu, dan kuhela nafasku panjang-panjang. Senyumku kini benar-benar mengembang. Aku bahagia atas capaian DM. Aku salut atas kerjakerasnya. Dan yang terpenting, aku kini bisa kembali bersemangat dalam melewati berlikunya jalan dan bergelombangnya lautan yang ada di hadapanku. Aku yakin, sebagaimana DM, insya Allah aku akan mampu meraih segala impianku.. Amin..</p>
<p style="text-align: justify;">Terima kasih Dan..<br />
Ini quote untukmu:<br />
&#8220;A man travels the world in search of what he needs and returns home to find it&#8221; (Goerge Edward Moore).</p>
<p><a href="http://www.mylivesignature.com" target="_blank"><img style="border: 0 !important; background: transparent;" src="http://signatures.mylivesignature.com/85707/vizon/fefc02aeba18f94de60e4bee5987323b.png" alt="" border="0" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardivizon.com/2012/05/06/berlikunya-jalan-ke-atap-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>kartini cilik basuntiang</title>
		<link>http://hardivizon.com/2012/04/30/kartini-cilik-basuntiang/</link>
		<comments>http://hardivizon.com/2012/04/30/kartini-cilik-basuntiang/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Apr 2012 05:28:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vizon</dc:creator>
				<category><![CDATA[tradisi]]></category>
		<category><![CDATA[featured]]></category>
		<category><![CDATA[kartini]]></category>
		<category><![CDATA[mama olive]]></category>
		<category><![CDATA[minangkabau]]></category>
		<category><![CDATA[suntiang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardivizon.com/?p=3720</guid>
		<description><![CDATA[Namanya Vedya Jelila Hadi. Panggilannya Vedya. Umurnya belum lagi lima tahun. Sudah bersekolah di Taman Kanak-Kanak Ar-Rahmah Payakumbuh, Sumatera Barat. Dia adalah putri pertama dari adik iparku (adik istriku). Dalam kesempatan peringatan Hari Kartini 21 April 2012 yang lalu, ia dikenakan pakaian khas perempuan Minang, lengkap dengan hiasan kepalanya, yang disebut suntiang. Dalam tradisi Minangkabau, &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Namanya Vedya Jelila Hadi. Panggilannya Vedya. Umurnya belum lagi lima tahun. Sudah bersekolah di Taman Kanak-Kanak Ar-Rahmah Payakumbuh, Sumatera Barat. Dia adalah putri pertama dari adik iparku (adik istriku). Dalam kesempatan peringatan Hari Kartini 21 April 2012 yang lalu, ia dikenakan pakaian khas perempuan Minang, lengkap dengan hiasan kepalanya, yang disebut suntiang.</p>
<p><a href="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2012/04/vedya1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1154" title="Vedya" src="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2012/04/vedya1.jpg" alt="" width="600" height="450" /><br />
</a></p>
<p style="text-align: justify;">Dalam tradisi Minangkabau, pengantin wanita (anak daro), biasanya dikenakan hiasan kepala bernama suntiang ini. Dari beberapa sumber yang kubaca, ternyata ada banyak macam suntiang. Dan yang umum dipakai sekarang adalah suntiang gadang (besar) dan suntiang ketek (kecil). Suntiang gadang dikenakan oleh anak daro sementara suntiang ketek dipakai oleh pendamping pengantin yang disebut pasumandan.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut pengakuan orang-orang yang pernah mengenakannya, suntiang gadang itu ternyata berat sekali. Namun yang kulihat, mereka tetap mengenakannya dengan anggun dan bergembira. Kupikir, di sinilah letak filosofinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Seorang perempuan yang akan memasuki gerbang rumah tangga, harus bersedia untuk ikhlas menjunjung tinggi kehormatan keluarganya dan menjalankan segala beban yang mungkin akan terasa berat, dengan tetap tersenyum gembira, serta tetap anggun bersahaja. Beban boleh berat, tenaga boleh kuat dan peran boleh tinggi menjulang, namun hakikat sebagai perempuan harus tetap ia tunjukkan dengan cantik memikat. Itulah &#8220;Kartini&#8221; sejati, menurutku.</p>
<p style="text-align: justify;">Lantas, Kartini cilik basuntiang ini bagaimana? Apakah ia sudah harus menjunjung beban berat?</p>
<p style="text-align: justify;">Tentu saja tidak..</p>
<p style="text-align: justify;">Saat ini, cukup baginya mengetahui bahwa ada tradisi basuntiang bagi perempuan Minang, dan kelak ia akan paham serta kemudian bangga dengan budayanya sendiri. Dengan demikian, Kartini masa depan, tak pernah tercerabut dari akar budayanya sendiri..</p>
<p style="text-align: justify;">Selamat Hari Kartini..</p>
<p><a href="http://www.mylivesignature.com" target="_blank"><img style="border: 0 !important; background: transparent;" src="http://signatures.mylivesignature.com/85707/vizon/fefc02aeba18f94de60e4bee5987323b.png" alt="" border="0" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>Foto  ini di ikutsertakan  dalam giveaway Blogger Kartinian Ekspresi Kartini Cilik yang di selenggarakan <a title="ekspresi kartini cilik - mama olive" href="http://nchiehanie.blogdetik.com/index.php/2012/04/bloggerkartinianekspresi-kartini-cilik/" target="_blank">Mama Olive</a></strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardivizon.com/2012/04/30/kartini-cilik-basuntiang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>29</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>aku pilih PKB..!</title>
		<link>http://hardivizon.com/2012/04/24/aku-pilih-pkb/</link>
		<comments>http://hardivizon.com/2012/04/24/aku-pilih-pkb/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Apr 2012 10:41:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vizon</dc:creator>
				<category><![CDATA[iseng]]></category>
		<category><![CDATA[featured]]></category>
		<category><![CDATA[pkb]]></category>
		<category><![CDATA[pks]]></category>
		<category><![CDATA[stain curup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardivizon.com/?p=3714</guid>
		<description><![CDATA[Setelah kupikir-pikir dan rasakan, ternyata aku lebih suka PKB daripada PKS. Sebab, rasa yang ditinggalkannya benar-benar merasuk ke dalam tubuhku. Apa yang kuharapkan, bisa dipenuhi olehnya dengan baik, meski tidak maksimal. Kalau PKS, aku sedikit kurang suka. Meski banyak kawan yang memilihnya. Namun, bagiku, ini masalah kesukaan. Setiap orang punya pertimbangannya sendiri-sendiri, dan aku sudah &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Setelah kupikir-pikir dan rasakan, ternyata aku lebih suka PKB daripada PKS. Sebab, rasa yang ditinggalkannya benar-benar merasuk ke dalam tubuhku. Apa yang kuharapkan, bisa dipenuhi olehnya dengan baik, meski tidak maksimal. Kalau PKS, aku sedikit kurang suka. Meski banyak kawan yang memilihnya. Namun, bagiku, ini masalah kesukaan. Setiap orang punya pertimbangannya sendiri-sendiri, dan aku sudah menyatakan memilih PKB, bukan PKS..</p>
<p style="text-align: justify;">Eit&#8230; Jangan buru-buru berpikir jauh dulu soal PKB dan PKS ini ya&#8230; Aku sama sekali tidak membicarakan politik di sini. Di samping pengetahuanku yang tidak cukup untuk itu, aku juga kurang suka dengan politik, hehe..</p>
<p style="text-align: justify;">Lantas, apa dong&#8230;?</p>
<p style="text-align: justify;">PKB dan PKS adalah makanan khas di kantin kampusku, STAIN Curup-Bengkulu&#8230; PKB adalah Pempek Kuah Bakso, dan PKS adalah Pempek Kuah Soto..</p>
<p style="text-align: justify;">Ya.. di salah satu kantin kampus kami, ada menu makanan ini. Entah kapan pula mereka mulai membuatnya. Tapi yang jelas, aku suka sekali dengan makanan ini. Aneh memang. Biasanya pempek punya kuah khas yang disebut cuko. Barangkali karena masyarakat Curup sudah terbiasa makan pempek dengan kuah cuko, maka mereka mencari cara lain, yakni menguahinya dengan kuah bakso atau soto.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana rasanya?</p>
<p style="text-align: justify;">Hmm.. agak sulit untuk dideskripsikan.. Gurih-gurih gimanaaaa gitu&#8230; Dan yang aku suka adalah, pempeknya yang menjadi sedikit alot setelah dikuahi bakso itu. Ya.. sedikit rada berbahaya bagi yang bermasalah dengan <a title="om nh patah gigi" href="http://theordinarytrainer.wordpress.com/2012/03/17/patah-gigi/" target="_blank">gigi</a>, hihihi&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Ini dia penampakan PKB alias pempek kuah bakso&#8230;</p>
<p style="text-align: center;"><a href="https://surauinyiak.files.wordpress.com/2012/04/pkb.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1148" title="pkb" src="https://surauinyiak.files.wordpress.com/2012/04/pkb.jpg" alt="" width="448" height="336" /></a><span style="color: #ff0000;">PKB aka pempek kuah bakso <img src='http://hardivizon.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p style="text-align: justify;">Lha.. Yang PKS mana penampakannya..?</p>
<p style="text-align: justify;">Kan sudah kubilang, aku tak memilihnya, maka tak ada lah penampakannya, haha..</p>
<p>Anda tertarik memilih PKB ini? Yuk ke kampusku di Curup&#8230; <img src='http://hardivizon.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><a href="http://www.mylivesignature.com" target="_blank"><img style="border: 0 !important; background: transparent;" src="http://signatures.mylivesignature.com/85707/vizon/fefc02aeba18f94de60e4bee5987323b.png" alt="" border="0" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardivizon.com/2012/04/24/aku-pilih-pkb/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
		</item>
	<media:rating>nonadult</media:rating></channel>
</rss><!-- Dynamic page generated in 0.697 seconds. --><!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2012-06-02 03:42:16 --><!-- Compression = gzip -->

