<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Miracle of Giving</title>
	<atom:link href="http://suryosentanu.web.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://suryosentanu.web.id</link>
	<description>The Power of Love</description>
	<lastBuildDate>Wed, 17 Jul 2013 15:04:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.8.4</generator>
	<item>
		<title>Selalu Ada Jalan</title>
		<link>http://suryosentanu.web.id/usaha/selalu-ada-jalan/</link>
		<comments>http://suryosentanu.web.id/usaha/selalu-ada-jalan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Jul 2013 15:01:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[suryosentanu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Usaha]]></category>
		<category><![CDATA[jalan keluar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suryosentanu.web.id/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[<p>Yup, udah lama gak nulis di blog ini..Mumpung ada kesempatan kecil, dan kebetulan banget ada hasrat ngetik Sesuai judul, Selalu Ada Jalan. Baru saja terjadi, lagi-lagi sebuah keajaiban datang dan menghampiri. Teman-teman komunitas FootballBoots Kaskus berencana mengadakan Bakti Sosial (Charity) ke Panti Asuhan. Ya, kami tergerak untuk melaksanakan itu. Ups, tiba tiba saya cek rekening,dan&#8230; [&#8230;]</p><p>The post <a rel="nofollow" href="http://suryosentanu.web.id/usaha/selalu-ada-jalan/">Selalu Ada Jalan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="http://suryosentanu.web.id">Miracle of Giving</a>.</p>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Yup, udah lama gak nulis di blog ini..Mumpung ada kesempatan kecil, dan kebetulan banget ada hasrat ngetik <img src="http://suryosentanu.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif" alt=":D" class="wp-smiley" />  Sesuai judul, <a title="Selalu Ada Jalan" href="http://suryosentanu.web.id/usaha/selalu-ada-jalan/"><strong>Selalu Ada Jalan</strong></a>. Baru saja terjadi, lagi-lagi sebuah keajaiban datang dan menghampiri. Teman-teman komunitas FootballBoots Kaskus berencana mengadakan Bakti Sosial (Charity) ke Panti Asuhan. Ya, kami tergerak untuk melaksanakan itu. Ups, tiba tiba saya cek rekening,dan&#8230; Kosong melompong..hehe.. Yah, terbersit ide untuk menjual beberapa peliharaan saya (sepatu futsal) yang sudah setia menemani saya membakar lemak. <span id="more-33"></span></p>
<div id="attachment_34" style="width: 310px" class="wp-caption alignnone"><a href="http://suryosentanu.web.id/wp-content/uploads/2013/07/Give-Teaser-rev1.jpg"><img class="size-medium wp-image-34" alt="Footballboots Kaskus Charity" src="http://suryosentanu.web.id/wp-content/uploads/2013/07/Give-Teaser-rev1-300x196.jpg" width="300" height="196" /></a><p class="wp-caption-text">Footballboots Kaskus Charity</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Subhanallah, kemarin-kemarin sebelum ada kegiatan Charity ini, susah banget menjual koleksi pribadi ini, dan terpaksa mendekam di dalam lemari sepatu :)) tapi dalam beberapa jam saja, koleksi pribadi saya Laku terjual. Subhanallah, Alhamdulillah..<strong>Selalu Ada Jalan</strong>. Allah mengingatkan saya atas titipan dari-Nya. Jumlahnya pun di luar perkiraan saya pribadi, banyak banget #terharu..</p>
<p>Tiba-tiba saya ingat, sebuah ceramah yang pada intinya seperti ini: &#8221; Sumur Kering pertanda akan turun hujan..&#8221; Yap..Berkah itu seringkali datang ketika kantong kering..hehe.. Jadi, jangan takut miskin karena bersedekah yaa,. <img src="http://suryosentanu.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" alt=":)" class="wp-smiley" />  <a title="Selalu Ada Jalan" href="http://suryosentanu.web.id/usaha/selalu-ada-jalan/"><strong>Selalu Ada Jalan</strong></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="http://suryosentanu.web.id/usaha/selalu-ada-jalan/">Selalu Ada Jalan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="http://suryosentanu.web.id">Miracle of Giving</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suryosentanu.web.id/usaha/selalu-ada-jalan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memulai Usaha dengan sepuluh ribu rupiah</title>
		<link>http://suryosentanu.web.id/usaha/memulai-usaha-dengan-sepuluh-ribu-rupiah/</link>
		<comments>http://suryosentanu.web.id/usaha/memulai-usaha-dengan-sepuluh-ribu-rupiah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Jun 2013 09:04:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[suryosentanu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Usaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suryosentanu.web.id/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[<p>Assalamualaikum, sekitar dua bulan ini saya bergaul dengan para pengusaha kecil. Saling tukar pikiran, sharing pengetahuan, dan lain lain. Memang saya segera berencana membuka peluang usaha NYATA yang bisa dijalankan InsyaAllah oleh siapapun yang ingin berusaha. Usaha itu adalah CamcauCorner , Usaha ini berbentuk nyata ya. Nah diselang diskusi, tak sengaja saya menemukan sebuah bisnis [&#8230;]</p><p>The post <a rel="nofollow" href="http://suryosentanu.web.id/usaha/memulai-usaha-dengan-sepuluh-ribu-rupiah/">Memulai Usaha dengan sepuluh ribu rupiah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="http://suryosentanu.web.id">Miracle of Giving</a>.</p>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum, sekitar dua bulan ini saya bergaul dengan para pengusaha kecil. Saling tukar pikiran, sharing pengetahuan, dan lain lain. Memang saya segera berencana membuka peluang usaha NYATA yang bisa dijalankan InsyaAllah oleh siapapun yang ingin berusaha. Usaha itu adalah <a title="Bakul Es Paling enak" href="http://camcaucorner.com">CamcauCorner</a> , Usaha ini berbentuk nyata ya. Nah diselang diskusi, tak sengaja saya menemukan sebuah <a href="http://suryosentanu.web.id/">bisnis online</a> yang cukup menarik!</p>
<p>Kalau kita kenal kata bisnis, pasti bayangannya langsung tertuju pada modal..hmm.. Nah ini modal cuma <a title="Bisnis Online Murah yukk" href="http://www.sepuluhribu.com/?id=suryosentanu" target="_blank">sepuluhribu</a> rupiah! Yup, emang cuma sepuluh ribu kok modalnya. Tapi ga cuma sampe di situ ya, banyak cara yang bisa membuat kita sukses di bisnis ini.</p>
<p> <a href="http://www.sepuluhribu.com/?id=suryosentanu" target="_blank"><img border="0" src="http://sepuluhribu.com/images/banner468X2.gif"></a></p>
<p>Oke, meskipun modal &#8216;hanya&#8217; <span style="color: #ff0000;">Rp. 10.000,-</span> secara teori, tapi bisnis ini memiliki prospek yang sangat besar! Kalo kita patuh, tekun, dan gak sembarangan bisa mencapai 1 Milyar rupiah, dan itu memang bisa bertambah. Lagi lagi, meskipun cuma sepuluhribu rupiah aja, saya gak mau donk mengajak ke seuatu yang gak jelas dan tidak terbukti..hehe.. Nah, saya bersama empat rekan (Pak Hani, Bu Muji, Age dan Apin) langsung coba membuktikan bisnis ini. Apakah benar si Admin ini membayar? yup, hasilnya <strong><span style="color: #ff0000;">BENAR BENAR MEMBAYAR!!</span></strong> Jika dihitung, saya sudah untung lho baru brapa hari tanpa promosi. Modal <strong><span style="color: #ff0000;">Rp. 10.000,-</span></strong> beberapa hari kemudian langsung mendapat <em><strong><span style="color: #ff0000;">Rp. 16.000,-</span></strong></em>!! Dengan catatan, saya tidak melakukan promosi ke siapapun, hanya ke empat rekan saya itu saja. Bayangkan kalo 2 kali lipat, bahkan ini menggunakan sistem faktor..hehe..</p>
<p><a href="http://www.sepuluhribu.com/?id=suryosentanu" target="_blank"><img alt="" src="http://sepuluhribu.com/images/banner0000.gif" border="0" /></a></p>
<p>Bismillah, karena sudah terbukti, buat kawan-kawan siapapun yang berminat untuk gabung silahkan klik di sini <strong><span style="color: #0000ff;"><a title="Bisnis Online Murah yukk" href="http://www.sepuluhribu.com/?id=suryosentanu" target="_blank"><span style="color: #0000ff;">&gt;&gt;&gt; bisnis modal sepuluhribu &lt;&lt;&lt; </span></a></span></strong>. Untuk keberhasilan bersama, saya akan membuat website khusus untuk siapapun yang bergabung melalui link affiliasi saya. Di sana kita bisa share cara2 memperlancar dan bahkan mempercepat proses kita mendapatkan teman baru.</p>
<p><a href="http://www.sepuluhribu.com/?id=suryosentanu" target="_blank"><img border="0" src="http://sepuluhribu.com/images/125.gif"></a></p>
<p>Sistem bisnis sepuluhribu ini sudah saya pelajari, jika anda tau matematika pernah denger donk pohon faktor? ya sistem ini berjalan seperti itu. Yang lebih hebatnya lagi, anda yang belum kunjung mendapat anggota/downline bisa dapet dengan tidak sengaja, karena bagi siapapun yang berkunjung ke website <a href="http://www.sepuluhribu.com/?id=suryosentanu" target="_blank">sepuluhribu</a> tanpa melalui link siapapun, akan dimasukkan ke downline member yang belum memiliki anggota di bawahnya, bukan masuk sebagai downline si Admin! wowow..keren yah,. hehe.. gak cuma sampe situ, kita dapet beberapa e-book tutorial bisnis lainnya.</p>
<p>Ups, sampe lupa. Do&#8217;akan website khusus anggota saya segera jadi yah, jadi siapapun yang daftar melalui link saya, bisa dapet tips dari Tim saya di sini..hehe.. Untuk yang tanya2, boleh lho via SMS langsung ke saya 085729629250. Yuk, segera gabung ke bisnis sepuluhribu ini <img src="http://suryosentanu.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" alt=":)" class="wp-smiley" /><br />
<a href="http://www.sepuluhribu.com/?id=suryosentanu" target="_blank"><img border="0" src="http://sepuluhribu.com/images/banner468X2.gif"></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="http://suryosentanu.web.id/usaha/memulai-usaha-dengan-sepuluh-ribu-rupiah/">Memulai Usaha dengan sepuluh ribu rupiah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="http://suryosentanu.web.id">Miracle of Giving</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suryosentanu.web.id/usaha/memulai-usaha-dengan-sepuluh-ribu-rupiah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Orang kecil dan orang besar</title>
		<link>http://suryosentanu.web.id/uncategorized/orang-kecil-dan-orang-besar/</link>
		<comments>http://suryosentanu.web.id/uncategorized/orang-kecil-dan-orang-besar/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Apr 2013 06:38:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[suryosentanu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[kenaikan bbm]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suryosentanu.web.id/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[<p>Kemarin saya membaca sebuah berita di surat kabar, tentang rencana kenaikan harga BBM. Sebuah momok bagi orang kecil tentunya, dan juga mereka (saya) yang menjalankan usaha kecil-menengah. Mungkin jika dilihat, saya masih sedikit lebih beruntung dibandingkan mereka2 yang bekerja keras sebagai kuli bangunan. Bayangkan saja, baru muncul berita kenaikan harga BBM berimbas pada kenaikan harga [&#8230;]</p><p>The post <a rel="nofollow" href="http://suryosentanu.web.id/uncategorized/orang-kecil-dan-orang-besar/">Orang kecil dan orang besar</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="http://suryosentanu.web.id">Miracle of Giving</a>.</p>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Kemarin saya membaca sebuah berita di surat kabar, tentang rencana kenaikan harga BBM. Sebuah momok bagi orang kecil tentunya, dan juga mereka (saya) yang menjalankan usaha kecil-menengah. Mungkin jika dilihat, saya masih sedikit lebih beruntung dibandingkan mereka2 yang bekerja keras sebagai kuli bangunan.<br />
Bayangkan saja, baru muncul berita kenaikan harga BBM berimbas pada kenaikan harga barang barang pokok. Nanti ketika harga BBM benar benar naik, harga barang pokok pun naik lagi. Hmmm.. Lagi lagi kami orang kecil yang terguncyang!!<br />
Tapi rencana kenaikan harga BBM ini justru meningkatkan keyakinan saya untuk serius mengembangkan bisnis orang kecil ini. Sebuah bisnis, yang bertujuan meningkatkan taraf hidup orang kecil. Ya mudah mudahan berkah dan bisa mendidik banyak orang dan menciptakan orang kecil yg mandiri dan kuat.<br />
Kemana orang besar? Ya gak kemana mana..heehe.. orang besar sudah bisa antisipasi kenaikan harga ini kok. Sudah sekitar 4 tahun saya bermitra dengan perusahaan yang notabene milik orang besar. Ternyata tetap saja, yang besar ya orang besar itu..hehe.. biarlah berjalan, dan saya akan coba membangun bisnisnya orang kecil.. do&#8217;akan yah sob <img src="http://suryosentanu.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" alt=":)" class="wp-smiley" />  biar orang kecil juga bisa mandiri.. aamiin</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="http://suryosentanu.web.id/uncategorized/orang-kecil-dan-orang-besar/">Orang kecil dan orang besar</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="http://suryosentanu.web.id">Miracle of Giving</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suryosentanu.web.id/uncategorized/orang-kecil-dan-orang-besar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memasuki 30 dusun terhijau</title>
		<link>http://suryosentanu.web.id/wisata/memasuki-30-dusun-terhijau/</link>
		<comments>http://suryosentanu.web.id/wisata/memasuki-30-dusun-terhijau/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Mar 2013 17:37:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[suryosentanu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Pegunungan]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[puncak]]></category>
		<category><![CDATA[suroloyo]]></category>
		<category><![CDATA[wisata gunung jogja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suryosentanu.web.id/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[<p>Saya terkejut saat membaca tulisan “Anda memasuki 30 dusun terbersih dan terhijau”, seakan tak percaya. Siapa sih yang percaya kalo di jogja masih ada dusun terhijau? Saya peringatkan, jangan cuma baca tulisan ini tapi buktikan segera! Kenapa segera? ya, sebelum dusun-dusun itu tak hijau lagi dan tulisan ini jadi sebuah gurauan saja Yang ingin saya [&#8230;]</p><p>The post <a rel="nofollow" href="http://suryosentanu.web.id/wisata/memasuki-30-dusun-terhijau/">Memasuki 30 dusun terhijau</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="http://suryosentanu.web.id">Miracle of Giving</a>.</p>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Saya terkejut saat membaca tulisan “<a title="Dusun terhijau" href="http://suryosentanu.web.id/wisata/memasuki-30-dusun-terhijau/">Anda memasuki 30 dusun terbersih dan terhijau</a>”, seakan tak percaya. Siapa sih yang percaya kalo di jogja masih ada dusun terhijau? Saya peringatkan, jangan cuma baca tulisan ini tapi buktikan segera! Kenapa segera? ya, sebelum dusun-dusun itu tak hijau lagi dan tulisan ini jadi sebuah gurauan saja <img alt=":D" src="http://suryosentanu.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif" /></p>
<p>Yang ingin saya bagi (cerita) yaitu pengalaman perjalanan menuju puncak para dewa. Wushhh..kaya di film kera sakt* aja, ada negeri khayangan,.hehehe,. <img alt=":D" src="http://suryosentanu.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif" /> . Tapi,memang begitu lah analoginya. Berawal dari bisikan sobat saya, yang seorang fotografer (antok), beliau bercerita “Jo,apik tenan puncak e..wah,mantebh pokok’e” . Maaf yang gak ngerti bahasa jawa,intinya sih cuma mau ngomong “puncaknya keren abiz!!” gtu dah. Seiring berjalannya waktu, saya pun tergoda untuk berkunjung..</p>
<div><a href="http://suryosentanu.web.id"><img alt="Puncak para dewa" src="http://3.bp.blogspot.com/_1GbeV3xGzUo/Sype4fRFkqI/AAAAAAAAALg/h2QX7j245ao/s400/Untitled_Panorama3.jpg" width="400" height="165" /></a>Puncak para dewa</div>
<p>Pada suatu hari,.halah kaya dongeng sebelum tidur aja..hehe,.suatu hari,kalo gak salah hari kedua puasa ramadhan 1430H deh, saya bersama 2 orang sahabat pergi ke barat mencari kitab…eh,mencari puncak suci tersebut..(hehe,.maaf ya..). Hanya berbekal arahan dari sobat (antok) melalui chatting, berangkatlah kita menuju ke barat. Lho,kok puncak suci?yah nanti kita bahas belakangan deh,. <img alt=":)" src="http://suryosentanu.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" /></p>
<p>Nama puncaknya adalah Puncak Suroloyo! Udah pada tau?yang udah tau,gak usah lanjutin baca tulisan ini deh <img alt=":)" src="http://suryosentanu.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" /> ,yang lum tau atau pengin tau lebih lanjut,silahkan dinikmati tulisannya <img alt=":)" src="http://suryosentanu.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" /></p>
<div><a href="http://travelvaganza.com"><img alt="nonton borobudur dari puncak" src="http://4.bp.blogspot.com/_1GbeV3xGzUo/Sype3yisYXI/AAAAAAAAALY/kaeWLpUypk0/s400/Untitled_Panorama2.jpg" width="400" height="151" /></a>nonton borobudur dari puncak</div>
<p>Mengendarai sepeda motor lewat jl. Godean &#8211; sentolo-kalibawang, menyeberangi kali progo, melalui jalan yang berliku menjadi pendongkrak gairah untuk menapaki puncak tersebut. Menurut kabar burung, gak tau burung apa, punya siapa,dari mana asalnya, puncak suroloyo merupakan puncak tertinggi di perbukitan menoreh (menoreh ke kanan dan kiri..hehe.,). Singkat cerita, kita sudah memasuki kecamatan samigaluh,ikutin aja jalannya,tapi ingat, selalu baca tulisan/rambu2 penunjuk jalan. Salah2 seperti yang kami alami,nyasar gara-gara gak baca tulisan petunjuk arah untuk belok ke puncak suroloyo..hehe,. nah dalam perjalanan dari samigaluh menuju suroloyo ini lah kita menemui tulisan “<a title="Dusun terhijau" href="http://suryosentanu.web.id/wisata/memasuki-30-dusun-terhijau/">Anda memasuki 30 dusun terhijau dan terbersih</a>” ! Waw!</p>
<p>Ups,jangan terkesan dulu,karena perjalanan masih cukup melelahkan dan mengharukan! kenapa?perjalanan berliku, naik-turun, suasana dingin tapi kita bisa menikmati pemandangan yang seeerrrrbbbaa hijau!Wow,pantes aja..Perjalanan panjang seperti tersapu oleh keelokan panorama selama perjalanan. Benar-benar mengharukan! Nikmati terus perjalanan, tapi tetap perhatikan perjalanan anda! Jangan sampai terbang dari bukit ya,.hehehe,.beneran nih!</p>
<p>Sampailah kita di tempat parkir. Parkir di puncak?ya gak lah,untuk ke puncak,kita harus melewati 285 anak tangga. Ini hasil saya menghitung sendiri lho, setelah saya search di google, ada yang nulis 286 anak tangga. Yah,mungkin waktu saya ke suroloyo udah dikurangi 1 mungkin.coz emang baru saja diperbaiki tangganya. Nah,mulai terasa deh haus dan laparnya..hehehe,.tapi tetep aja terus jalan menuju puncak..</p>
<p><a href="http://suryosentanu.web.id/wp-content/uploads/2013/03/Tangga-1.png"><img class="alignnone size-medium wp-image-13" alt="Tangga-1" src="http://suryosentanu.web.id/wp-content/uploads/2013/03/Tangga-1-200x300.png" width="200" height="300" /></a></p>
<p>Ketika kaki ini menapak di anak tangga terakhir,diiringi keringat yang mulai membasahi tubuh, mata ini cuma bisa terpana..bibir ini ternganga karna terpesona..beg..beg..beg..gtu indahnya panorama dari puncak suroloyo. Sudahlah,gak bisa diungkapkan dengan kata-kata! Saya gak perlu cerita panorama di atas sana! Gak salah kalo dulu sultan agung bertapa di sana. Gak salah juga masyarakat borobudur menganggap puncak ini tempat bersemayam para dewa! Di mana kita bisa melihat borobudur dengan jelas, Gunung , serta kota magelang (kalo gak tertutup kabut)!</p>
<div id="attachment_14" style="width: 310px" class="wp-caption alignnone"><a href="http://suryosentanu.web.id/wp-content/uploads/2013/03/borobudur.jpg"><img class="size-medium wp-image-14" alt="penampakan borobudur dilihat dari puncak suroloyo" src="http://suryosentanu.web.id/wp-content/uploads/2013/03/borobudur-300x200.jpg" width="300" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">penampakan borobudur dilihat dari puncak suroloyo</p></div>
<p>Duh,kok malah cerita sih,?dah lah,pokoknya langsung aja liat foto-fotonya di gallery blog ini. Kalo masih gak percaya atau penasaran, langsung aja dateng ke puncak suroloyo! Walaupun capek, tapi gak kan rugi!</p>
<p>Oh iya, perjalanan saya <a title="Puncak suroloyo" href="http://suryosentanu.web.id/wisata/memasuki-30-dusun-terhijau/">ke suroloyo</a> ini sekaligus membuktikan bahwa perbukitan menoreh ini pernah menjadi dasar laut. Hah?ya, mungkin sedikit cerita aja, baca posting saya sebelumnya ini. Kota jogja merupakan daratan yang runtuh atau tidak ikut terangkat bersama dengan pegunungan sewu dan perbukitan menoreh ini.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="http://suryosentanu.web.id/wisata/memasuki-30-dusun-terhijau/">Memasuki 30 dusun terhijau</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="http://suryosentanu.web.id">Miracle of Giving</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suryosentanu.web.id/wisata/memasuki-30-dusun-terhijau/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Yogyakarta dari Jaman Purba</title>
		<link>http://suryosentanu.web.id/wisata/yogyakarta-dari-jaman-purba/</link>
		<comments>http://suryosentanu.web.id/wisata/yogyakarta-dari-jaman-purba/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Mar 2013 17:48:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[suryosentanu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[jogja]]></category>
		<category><![CDATA[wisata gunung jogja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suryosentanu.web.id/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[<p>Alam tak sekedar untuk dipandang, dikenang, dan dipajang. Tidak juga hanya untuk diinjak, dicuri, dan dibajak. Tapi sejatinya Alam perlu disapa, dibelai, dan dicumbu. Karena sesungguhnya Alamlah yang telah merawat, melayani, menjaga, dan mengajari kita tentang kehidupan. Ya, seperti itulah kiranya yang terlintas di benakku setelah perjalanan memahami Alam Jogja. Daerah Istimewa Yogyakarta memang mendapat [&#8230;]</p><p>The post <a rel="nofollow" href="http://suryosentanu.web.id/wisata/yogyakarta-dari-jaman-purba/">Yogyakarta dari Jaman Purba</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="http://suryosentanu.web.id">Miracle of Giving</a>.</p>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Alam tak sekedar untuk dipandang, dikenang, dan dipajang. Tidak juga hanya untuk diinjak, dicuri, dan dibajak. Tapi sejatinya Alam perlu disapa, dibelai, dan dicumbu. Karena sesungguhnya Alamlah yang telah merawat, melayani, menjaga, dan mengajari kita tentang kehidupan. Ya, seperti itulah kiranya yang terlintas di benakku setelah perjalanan memahami Alam Jogja.</p>
<p>Daerah Istimewa Yogyakarta memang mendapat tempat khusus di hatiku. Bukan hanya karena kampung halaman, yang dari kecil hingga saat ini ku hidup, bukan pula hanya karena Nilai Budaya yang tinggi. Tapi, bentang alamnya yangsungguh luar biasa. Gunung merapi di bagian utara tegak berdiri menatap ombak-ombak yang menari di bagian selatan, dengan dua baris pegunungan yang mengapit di Timur dan Barat.</p>
<p>Perjalanan pagi itu memicu semangat kami menyapa Alam, bermula dari kampus tercinta menuju beberapa kawasan di Gunung kidul. Perjalanan ini terasa sangat berbeda dari perjalanan saya sebelumnya. Apa? Ilmu lah yang membedakannya, kali ini saya akan belajar dari Alam. Bagaimana, seperti apa Alam itu hidup dan mencintai kita? Dan kenapa kita harus mencintai Alam.?</p>
<p>Tibalah kami di sebuah tempat, di dekat sebuah Jembatan yang melayang di atas sungai Purba. Sungai itu bernama Sungai Oyo. Kami bersama seorang Pengajar (dosen), di tepian sungai, berdiskusi tentang kondisi sekitar. Kalau sekilas kita lihat, apa sih istimewanya sungai yang kotor ini?airnya berwarna coklat, dikelilingi hutan, mending kalo airnya bening. Ya mungkin seperti itu tanggapan orang awam. Tapi, siapa sangka sungai ini menjadi saksi sejarah? Bahkan saksi pra-sejarah.</p>
<p>Di tepian sungai Oyo kami menimba ilmu pada Alam,.Mendengar penjelasan Dosen, bagaimana proses alam terutama di sekitar sungai Oyo ini. Terbilang Istimewa sungai ini, sejak jaman Purba, Kolonial, hingga kini masih menjadi sarana Vital kehidupan di sekitarnya. Jika kita mengarungi sungai ini, tampaklah saksi-saksi bisu hunian manusia purba. Sudah terbayangkah bagaimana sungai ini dijaman purba, mungkin sebagai sumber kehidupan yang utama? Jaman purba berlalu hingga masa Penjajahan oleh Bangsa Asing atau Jaman Kolonial. Eksploitasi hutan Jati (di gunung kidul) besar-besaran pun masih setia ditemani sungai ini. Pada masa itu transportasi darat belumlah mudah, Sungai Oyo lah pelaku ‘transporter’ kayu-kayu Jati tersebut. Sekiranya seperti itulah cerita oleh sang Dosen tentang sepak terjang Sungai Oyo,..</p>
<p>Belum selesai kami membayangkan masa-masa itu, bunyi mesin bus memanggil untuk kita melanjutkan perjalanan ini.</p>
<p>Dengan bus kota kami lalui Jalan yang berkelok,naik-turun melintasi bukit-bukit, sungguh menyenangkan..</p>
<p><a href="http://suryosentanu.blogdetik.com/wp-content/blogs.dir/45930/files/trip-to-gunung-kidul/13336_1211628969855_1202675920_30623840_4447359_n.jpg"><img alt="danau-purba-wonosari.jpg" src="http://suryosentanu.blogdetik.com/wp-content/blogs.dir/45930/files/trip-to-gunung-kidul/thumbs/thumbs_13336_1211628969855_1202675920_30623840_4447359_n.jpg" /></a>Tak lama setelah itu sampailah kami pada sebuah hamparan pegunungan, bukit, atau apalah namanya…Yang pasti, di sinilah bukti proses alam tampak dengan sangat jelas! Bukti bahwa alam itu hidup, bergerak, berubah dan mungkin bernyawa…Yah,memang terdengar berlebihan, tapi siapa sangka kalau bukit yang kami injak ini pernah menjadi dasar laut??? Pernah juga jadi danau purba!!Padahal kami berada di ketinggian lebih 400m di atas permukaan laut!</p>
<p><a title="bukit yg runtuh akibat aktifitas alam" href="http://suryosentanu.blogdetik.com/wp-content/blogs.dir/45930/files/trip-to-gunung-kidul/13336_1211628849852_1202675920_30623837_162709_n.jpg"><img alt="bukit-runtuh.jpg" src="http://suryosentanu.blogdetik.com/wp-content/blogs.dir/45930/files/trip-to-gunung-kidul/thumbs/thumbs_13336_1211628849852_1202675920_30623837_162709_n.jpg" /></a>Belum selesai berangan tentang dasar laut, kami ditunjukkan jejak sungai bawah tanah. Kemudian beberapa orang dari kami mencoba turun dan memasuki sungai bawah tanah tersebut (sekarang jadi goa),..Dengan semangat yang menyala-nyala, jalan terjan dan licin pun tak jadi hambatan. Tapi sayang sekali, saking semangatnya tidak satupun dari orang-orang yang turun bukit itu membawa alat penerangan dan kamera,..Walah,.. keluh seorang teman.<a title="goa yg dulunya merupakan sungai bawah tanah. kini dapat dilihat,karena bukit sekitar mulut goa runtuh." href="http://suryosentanu.blogdetik.com/wp-content/blogs.dir/45930/files/trip-to-gunung-kidul/12854_1167437183091_1142762871_30433864_6714962_n.jpg"><img alt="sungai-goa" src="http://suryosentanu.blogdetik.com/wp-content/blogs.dir/45930/files/trip-to-gunung-kidul/thumbs/thumbs_12854_1167437183091_1142762871_30433864_6714962_n.jpg" /></a></p>
<p>Kemudian, sembari menikmati makanan ringan, saya berpikir.Dulu, tempat ini jadi dasar laut, trus jadi hutan Jati, nah sekarang kenapa jadi Tandus seperti ini?? . Pikiran menyebrang jauh ke seberang benua,di Mexico ada sebuah padang pasir yang luas. Jauh di dalam lapisan tanahnya pernah ditemukan Goa Kristal Raksasa,dmana kristal tercipta berbahan kapur,.Ternyata serupa dengan Goa2 di jogja ini. Di Mexico juga dulunya merupakan hutan yang lebat,tapi sekarang berubah jadi Gurun Pasir. Bagaimana kondisi Wonosari di masa depan ya?Dari sini seakan menerima pesan itu, Selamatkan Hutan, Selamatkan Alam! Dengan apa? Ya, dengan mencintainya tulus, agar tidak tandus..</p>
<p>Dari tempat ini, kami beranjak menuju pantai Baron, untuk melihat sungai bawah tanah yang masih aktif dan langsung bermuara ke laut.</p>
<p>Singkat cerita, sampailah kita di kawasan wisata Pantai Baron, kami menuju sungai bawah tanah yang masih aktif. Ya sangat jelas, air mengalir deras dari dalam Goa(sungai) dan bermuara ke laut lepas. Kemudian, lihat lah ke atas,di sana juga ada beberapa Goa, yang dulunya pernah bernasib sama dengan sungai bawah tanah itu..Inilah salah satu bukti bahwa Alam itu hidup, alam itu bergerak, tidak diam saja. Goa yang sekarang kira2 berada 20meter di atas permukaan laut itu, dulu sejajar dengan permukaan laut pada masanya..<a href="http://suryosentanu.blogdetik.com/wp-content/blogs.dir/45930/files/trip-to-gunung-kidul/13336_1211629249862_1202675920_30623847_6762104_n.jpg"><img alt="membelakangi sungai bawah tanah" src="http://suryosentanu.blogdetik.com/wp-content/blogs.dir/45930/files/trip-to-gunung-kidul/thumbs/thumbs_13336_1211629249862_1202675920_30623847_6762104_n.jpg" /></a></p>
<p>Tidak lama kami di Pantai Baron ini, untuk melanjutkan perjalanan ke pantai kukup. Ya, memang cuma tetanggaan dengan pantai Baron <img alt=":-)" src="http://suryosentanu.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" /></p>
<p>Sampailah di pantai kukup untuk sejenak melepas penat, sebelum mengunjungi tempat wisata terakhir.Tapi sebelum bersenang-senang di pantai, kami mampir ke salah satu rumah penduduk, yang dulu pernah berjasa kepada para arkeolog ketika melakukan penelitian dan penggalian di Goa sekitar.</p>
<p><a href="http://suryosentanu.blogdetik.com/wp-content/blogs.dir/45930/files/trip-to-gunung-kidul/13336_1211629369865_1202675920_30623850_4092679_n.jpg"><img alt="di pantai kukup" src="http://suryosentanu.blogdetik.com/wp-content/blogs.dir/45930/files/trip-to-gunung-kidul/thumbs/thumbs_13336_1211629369865_1202675920_30623850_4092679_n.jpg" /></a>Pantai kukup cukup ramai dikunjungi wisatawan, ada yang berfoto ria, bermain voli pantai, mencari ikan, bermain pasir, dan ada pula yang hanya duduk dan menikmati pemandangan beserta angin lautnya…Rupanya teman-teman suka di sini, terbukti dari raut wajah dan bahasa tubuhnya ketika Dosen mengajak kami beranjak dari pantai ini. Tapi, demi melihat Goa purba yang ’sebenarnya’ kami harus rela beranjak dari Pantai Kukup.</p>
<p>Tempat terakhir yang kami kunjungi adalah Goa Maria Tritis. Goa ini bisa disebut situs purba terbaik di Jogjakarta. Goa ini sekarang menjadi tempat ibadah umat Katolik, oleh karena itu jangan heran jika dalam perjalanan menuju Goa banyak ditemui prasasti yang berisikan cerita perjalanan Yesus.</p>
<p>Gerimis menemani perjalanan kami menuruni bukit menuju Goa Tritis walaupun tak begitu panjang. Sampailah kami pada situs Goa ‘terbaik’ di Jogja itu. Ya,memang kalau dibanding Goa2 di sekitar pantai baron tadi, Goa ini sangat besar, dan kita masih bisa mengamati bagaimana stalaktit dan stalagmit terbentuk. Air masih menetes dari ujung stalagtit. Dinding goa yang masih basah, menambah nuansa dingin di Goa ini.<a href="http://suryosentanu.blogdetik.com/wp-content/blogs.dir/45930/files/trip-to-gunung-kidul/12854_1167438623127_1142762871_30433899_1015336_n.jpg"><img alt="goa maria tritis" src="http://suryosentanu.blogdetik.com/wp-content/blogs.dir/45930/files/trip-to-gunung-kidul/thumbs/thumbs_12854_1167438623127_1142762871_30433899_1015336_n.jpg" /></a></p>
<p>Sore menjelang, saatnya kami kembali menuju kampus. Mungkin bagi sebagian besar orang, mengunjungi tempat2 tersebut bukanlah hal yang istimewa. Tapi buat saya, walaupun singkat perjalanan ini memberi kesan dan Pesan yang dalam. Memupuk rasa cinta kepada alam dengan ilmu pengetahuan. Karena tanpa ilmu, kita tidak bisa mencintai alam sepenuhnya. Betul tidak? Dari perjalanan ini, saya bisa mengerti kenapa Alam harus dicintai?Ya, Karena alam lebih dulu mencintai kita,.Perjalanan inilah yang memotivasi saya untuk melanjutkan perjalanan ke puncak suroloyo (kemudian hari), di pegunungan sebelah barat kota Jogja.Mungkin agak detil history alam gunung kidul bisa baca <a href="http://suryosentanu.web.id" target="_blank">di sini</a> Semoga posting ini bermanfaat untuk semua,.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="http://suryosentanu.web.id/wisata/yogyakarta-dari-jaman-purba/">Yogyakarta dari Jaman Purba</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="http://suryosentanu.web.id">Miracle of Giving</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suryosentanu.web.id/wisata/yogyakarta-dari-jaman-purba/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kenaikan harga Adidas</title>
		<link>http://suryosentanu.web.id/football-boots/kenaikan-harga-adidas/</link>
		<comments>http://suryosentanu.web.id/football-boots/kenaikan-harga-adidas/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Mar 2013 09:26:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[suryosentanu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Football Boots]]></category>
		<category><![CDATA[adidas]]></category>
		<category><![CDATA[original]]></category>
		<category><![CDATA[sepatu bola]]></category>
		<category><![CDATA[sepatu futsal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suryosentanu.web.id/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[<p>KENAIKAN HARGA ADIDAS!! ADIDAS merupakan salah satu brand besar  dunia dalam hal pasar sport equipment, hal tersebut membuat mereka terus berinovasi untuk produk yang akan mereka rilis, khususnya sepatu futsal &#38; Sepakbola. Soal kualitas, ADIDAS tidak perlu dipertanyakan lagi, namun sejujurnya yang mengkhawatirkan adalah kenaikan harga produk mereka. Tahun ini ADIDAS meluncurkan generasi selanjutnya dari [&#8230;]</p><p>The post <a rel="nofollow" href="http://suryosentanu.web.id/football-boots/kenaikan-harga-adidas/">Kenaikan harga Adidas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="http://suryosentanu.web.id">Miracle of Giving</a>.</p>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>KENAIKAN HARGA ADIDAS!!</p>
<p>ADIDAS merupakan salah satu brand besar  dunia dalam hal pasar sport equipment, hal tersebut membuat mereka terus berinovasi untuk produk yang akan mereka rilis, khususnya sepatu futsal &amp; Sepakbola. Soal kualitas, ADIDAS tidak perlu dipertanyakan lagi, namun sejujurnya yang mengkhawatirkan adalah <a title="Kenaikan harga adidas" href="http://suryosentanu.web.id/football-boots/kenaikan-harga-adidas/">kenaikan harga</a> produk mereka.</p>
<p>Tahun ini ADIDAS meluncurkan generasi selanjutnya dari <a title="Jual sepatu futsal dan sepakbola original murah" href="http://store.pitupas.com">sepatu futsal &amp; soccer</a> mereka, sebagai contoh 11pro, 11Nova, 11Questra sebagai penerus/pengganti Adipure IV, Adinova IV, dan Adiquestra IV. LineUp baru berbanding lurus dengan harga yang ikutan baru, sayangnya baru dalam hal ini adalah mahal, bukan harga baru yang lebih murah. Berikut daftar kenaikan harga dari LineUp baru ADIDAS :</p>
<ul>
<li>Adiquestra IV ( IDR 379000)         à11Questra (IDR 479000)</li>
<li>Adinova IV (IDR 699000)                 à 11Nova (IDR 799000)</li>
</ul>
<p>Untuk sementara ini dari kabar yang redaksi terima, harga dua seri tersebut memang sudah dikonfirmasi oleh sumber dari pihak ADIDAS merupakan harga pasar di Indonesia, sementara untuk seri lainnya masih dalam proses verifikasi. Lantas apa yang menjadi latar belakang kenaikan produk ADIDAS tersebut?</p>
<p>Kenaikan harga yang dilakukan ADIDAS dipicu oleh naiknya harga bahan baku untuk membuat sepatu itu sendiri, sedangkan dari pihak ADIDAS tidak ingin mengurangi kualitas dari produknya hanya untuk menekan harga yang nantinya dikhawatirkan akan berimbas pada kepuasan konsumen (<i>customer satisfaction</i>). Ya, keputusan menaikkan harga memang harus diambil, walaupun begitu tetap saja ada perbedaan kualitas, yang paling menonjol adalah seri 11Nova, terutama dari segi kualitas <i>Upper+Lining, </i></p>
<p>Maaf, ini hanya test posting aja..hehe.. silahkan langsung ke www.loccermagz.com untuk baca selengkapnya <img src="http://suryosentanu.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" alt=":)" class="wp-smiley" /> </p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="http://suryosentanu.web.id/football-boots/kenaikan-harga-adidas/">Kenaikan harga Adidas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="http://suryosentanu.web.id">Miracle of Giving</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suryosentanu.web.id/football-boots/kenaikan-harga-adidas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://suryosentanu.web.id/uncategorized/hello-world/</link>
		<comments>http://suryosentanu.web.id/uncategorized/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Mar 2013 03:20:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[suryosentanu]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suryosentanu.web.id/?p=1</guid>
		<description><![CDATA[<p>Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!</p><p>The post <a rel="nofollow" href="http://suryosentanu.web.id/uncategorized/hello-world/">Hello world!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="http://suryosentanu.web.id">Miracle of Giving</a>.</p>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="http://suryosentanu.web.id/uncategorized/hello-world/">Hello world!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="http://suryosentanu.web.id">Miracle of Giving</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suryosentanu.web.id/uncategorized/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 0.884 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2014-09-15 09:15:40 -->
