<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" version="2.0">

<channel>
	<title>De Tulipe</title>
	
	<link>http://teguhtulipe.com</link>
	<description>Keep It Simple Stupid</description>
	<lastBuildDate>Sat, 03 Mar 2012 07:49:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/teguhtulipe" /><feedburner:info xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" uri="teguhtulipe" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><item>
		<title>VIDEO CALL BY FACEBOOK</title>
		<link>http://teguhtulipe.com/video-call-by-facebook/</link>
		<comments>http://teguhtulipe.com/video-call-by-facebook/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Nov 2011 02:14:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tulipe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Facebook]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://detulipe.blogdetik.com/?p=638</guid>
		<description><![CDATA[Entah Uda berapa lama mempunyai account di facebook dan juga entah uda berapa lama juga tiap login di facebook hanya main game poker atau mafia wars. Beberapa kali si mark]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;" align="justify">
<a href="http://teguhtulipe.com/wp-content/uploads/2011/11/black-facebook.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-673" title="black facebook" src="http://teguhtulipe.com/wp-content/uploads/2011/11/black-facebook.jpg" alt="" width="400" height="400" /></a>Entah Uda berapa lama mempunyai account di facebook dan juga entah uda berapa lama juga tiap login di facebook hanya main game poker atau mafia wars. Beberapa kali si mark (yg punya fb) merubah tampilan fb. Baru ngelihat ternyata di bagian chat ada 1 tombol yang bergambar camera video, dan ketika di klik ternyata fungsi dari tombol tersebut untuk video call ke friend list kita yang sedang online.</p>
<p style="text-align: justify;" align="justify">Berdasarkan dari hasil pengetesan ke teman yang lagi online, video call tersebut sepertinya masih belum sempurna. Rada susah untuk menjawab pangilan video call di fb tersebut. Baru aja bisa nyambung ada notif slow connection dan langsung putus lagi deh. Apa karena inet di indonesia masih lemot yah makanya ga bisa connect VC….</p>
<p style="text-align: justify;" align="justify">Alhasil penggunaan fasilitas video call di fb tersebut pun belum bisa di gunakan secara maksimal….</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhtulipe.com/video-call-by-facebook/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penting Gak Sih Punya Blackberry</title>
		<link>http://teguhtulipe.com/penting-gak-sih-punya-blackberry/</link>
		<comments>http://teguhtulipe.com/penting-gak-sih-punya-blackberry/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 May 2011 16:25:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tulipe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.teguhtulipe.com/penting-gak-sih-punya-blackberry/</guid>
		<description><![CDATA[Hampir semua orang di Jakarta punya gadget smartphone ini, mulai dari yang tipe murahnya 8210 sampai yang terbaru torch. Memakai OS terbaru versi 5 untuk yang blackberry menengah hingga OS]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-641" href="http://www.teguhtulipe.com/penting-gak-sih-punya-blackberry/blackberry-8900-javelin/"><img class="alignleft size-medium wp-image-641" src="http://teguhtulipe.com/wp-content/uploads/2011/05/blackberry-8900-javelin-300x166.jpg" alt="" width="300" height="166" /></a>Hampir semua orang di Jakarta  punya gadget smartphone ini, mulai dari yang tipe murahnya 8210 sampai yang terbaru torch. Memakai OS terbaru versi 5 untuk yang blackberry menengah hingga OS 6 untuk yang tipe terbaru. Bermacam aplikasi untuk sekedar social network hingga aplikasi berita dibenamkan ke dalam smartphone tersebut.</p>
<p>Blackberry messenger paling banyak digunakan untuk chating kerjaan hingga sekedar bergosip ria dengan kerabat nun jauh di sana. Tak jarang juga aplikasi ßϐ♏™ tersebut digunakan untuk sekedar mengirimkan joke-joke yang gak penting dan tekadang sangat mengganggu. Yang mengirimkan link-link bokep juga banyak loh&#8230;..</p>
<p>Tanpa di sadari para pengguna blackberry terkadang melupakan fungsi utama dari smartphone tersebut. Saking asiknya ßϐ♏™ an dengan orang lain, kita lupa dengan waktu yang terbuang sia-sia. Mulai jarang berinteraksi sosial dengan lingkungan sekitar, melupakan bahwa komunikasi secara langsung dengan visual &amp; verbal lebih baik dari pada hanya dengan verbal. Membuat yang dekat menjadi  jauh &amp; menjauhkan yang dekat.</p>
<p>Pergunakanlah blackberry anda dengan bijak dan jadilah pengguna smartphone yang smart&#8230;.</p>
<p>So&#8230;.pentingkah kita mempunyai blackberry&#8230;.???</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhtulipe.com/penting-gak-sih-punya-blackberry/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>New Blog For Uma</title>
		<link>http://teguhtulipe.com/new-blog-for-uma/</link>
		<comments>http://teguhtulipe.com/new-blog-for-uma/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 May 2011 15:15:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tulipe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.teguhtulipe.com/new-blog-for-uma/</guid>
		<description><![CDATA[Dalam menulis bukan kan yang baru bagi seorang uma, gadis jawa yang gw kenal sewaktu kerja di sebuah media wedding yang cukup terkenal di jakarta. Beberapa tulisan yang di yang]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-629" href="http://www.teguhtulipe.com/new-blog-for-uma/uma-blog/"><img class="alignleft size-medium wp-image-629" src="http://teguhtulipe.com/wp-content/uploads/2011/05/uma-blog-300x175.jpg" alt="" width="300" height="175" /></a>Dalam menulis bukan kan yang baru bagi seorang uma, gadis jawa yang gw kenal sewaktu kerja di sebuah media wedding yang cukup terkenal di jakarta. Beberapa tulisan yang di yang sempat di posting di salah satu blog thumblr miliknya membuat setiap orang yang membacanya sedikit tersenyum. Blog tersebut menceritakan kesehariannya di saat sedang kuliah di sydney. Beberapa tulisannya juga terpampang di website kampusnya.</p>
<p>Kira-kira beberapa minggu yang lalu uma minta di buatkan blog dengan domain sendiri dengan nama www.umahapsari.com<br />
Baru selesai dan publish kemarin, dengan harapan si empunya blog suka dengan taampilannya yang sederhanaa.</p>
<p>Sangat menarik untuk di simak loh&#8230;.<br />
Bisa langsung aja ke TKP di <a title="Uma Blog" href="http://www.umahapsari.com" target="_blank">www.umahapsari.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhtulipe.com/new-blog-for-uma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Konsultan Itu Apa Yaah…??</title>
		<link>http://teguhtulipe.com/konsultan-itu-apa-yaah/</link>
		<comments>http://teguhtulipe.com/konsultan-itu-apa-yaah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Jan 2011 03:04:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tulipe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhtulipe.com/?p=617</guid>
		<description><![CDATA[Sebenarnya kata konsultan sudah sering dan tidak asing di telinga, Beberapa orang mengatakan bahwa konsultan itu adalah orang yang menberi saran kepada klien yang menyewa jasanya atas nasehat-nasehat yang diberikannya.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><a rel="attachment wp-att-618" href="http://www.teguhtulipe.com/konsultan-itu-apa-yaah/consultant/"><img class="alignleft size-medium wp-image-618" src="http://teguhtulipe.com/wp-content/uploads/2011/01/consultant-300x238.jpg" alt="" width="300" height="238" /></a>Sebenarnya kata konsultan sudah sering dan tidak asing di telinga, Beberapa orang mengatakan bahwa konsultan itu adalah orang yang menberi saran kepada klien yang menyewa jasanya atas nasehat-nasehat yang diberikannya. Tapi apakah hanya sekedar menberikan saran dan nasehat saja dan si konsultan itu akan dibayar mahal oleh si klien?</p>
<p style="text-align: justify">Banyak pertanyaan pun melayang bebas di benak dan mencoba cari tau apa tugas dan fungsi dari si konsultan tersebut. Kepandaian atau ketrampilan apa saja yang di butuhkan jika kita ingin menjadi seorang konsultan. Berikut bahasan yang di peroleh dari wikipedia.</p>
<p style="text-align: justify"><strong>Konsultan</strong> adalah seorang tenaga profesional yang menyediakan jasa nasihat ahli dalam bidang keahliannya, misalnya akuntansi, lingkungan, biologi, hukum,  dan lain-lain. Perbedaan antara seorang konsultan dengan ahli &#8216;biasa&#8217;  adalah sang konsultan bukan merupakan karyawan di perusahaan sang klien,  melainkan seseorang yang menjalankan usahanya sendiri atau bekerja di  sebuah firma konsultasi, serta berurusan dengan berbagai klien dalam  satu waktu.</p>
<p style="text-align: justify">&nbsp;</p>
<p><span id="more-617"></span>menurut kamus besar bahasa Indonesia, konsultan	[n] ahli yg tugasnya  memberi petunjuk, pertimbangan, atau nasihat dl suatu kegiatan  (penelitian, dagang, dsb); penasihat</p>
<p>Jadi konsultan merupakan orang bukan perusahaan.</p>
<p>Konsultan, dalam hal ini konsultan keuangan (financial consultant),  adalah salah satu profesi yang sedang booming di era perekonomian yang  sedang bertumbuh seperti saat ini. Profesi konsultan cukup populer di  kalangan MBA dan lulusan (fresh graduated) karena satu atau beberapa  hal. Misalnya: gaji dan paket remunerasi yang baik, kesempatan untuk  travelling ke seluruh penjuru dunia, dan gengsi/prestis atas profesi itu  sendiri. Makanya tak perlu heran jika label tersebut juga sering  disalahgunakan atau digunakan untuk menjebak lulusan/MBA yang mencari  pekerjaan.</p>
<p>Salah satu karakter khas dari profesi ini adalah competitiveness yang  begitu rapat dan intens. Andaikata Anda mendapatkan MBA dari Stanford  atau Harvard, memiliki pengalaman kerja puluhan tahun, dengan jaringan  dan relasi yang begitu luas, belum tentu Anda bisa “kepake” jadi  konsultan. Posisi untuk jabatan ini juga jumlahnya sangat terbatas.</p>
<p>Akan tetapi, ketika Anda sudah mendapatkan jabatan tersebut, Anda  akan memiliki kesempatan yang sangat luas untuk bergaul dengan manajer  puncak perusahaan-perusahaan mulitnasional. Anda akan berkesempatan  melakukan perjalanan dari ujung dunia yang satu ke ujung dunia yang  lain. Yang lebih menyenangkan lagi, Anda akan “bekerja” dengan isu-isu  bisnis terkini seperti high-level strategy, integration, alliances, dan  seterusnya.</p>
<p>Arti Konsultan Jasa konsultasi, dalam terminologi bisnis, adalah  memberikan advice kepada klien dengan imbalan sejumlah fee tertentu.  Klien mereka adalah perusahaan yang membutuhkan advice dan skill yang  dimiliki oleh konsultan atas permasalahan yang sedang mereka hadapi.  Perusahaan klien biasanya membutuhkan expertise dan perspektif outsider  yang dimiliki oleh konsultan.</p>
<p>Beberapa perusahaan konsultan memiliki spesialisasi tertentu. Ada  yang berkonsentrasi pada bidang pemasaran atau teknologi informasi. Ada  pula yang memfokuskan diri hanya pada industri perbankan dan jasa  keuangan. Sebagian konsultan menyasar pada pucuk pimpinan pemerintahan  saja. Beberapa konsultan hanya memiliki dua orang staff saja. Tetapi  beberapa yang lain bisa memiliki ratusan karyawan yang tersebar di  berbagai penjuru dunia.</p>
<p>Namun, satu hal yang pasti, konsultan adalah problem-solver. The only product to offer is the ability to make problems go away.</p>
<p>Sejarah dan Perkembangan Jasa Konsultan Menurut literatur, konsultan  pertama adalah Arthur D. Little yang mendirikan usahanya pada tahun 1886  di Cambridge, Massachusets. Beliau memberikan bantuan teknis  (engineering) kepada kliennya. Perusahaan tersebut kini telah mengalami  kebangkrutan. Booz Allen Hamilton kemudian mendirikan perusahaan dengan  struktur serupa di awal abad 20.</p>
<p>Kemudian pada tahun 1926, seorang professor dari Universitas Chicago,  James McKinsey, mendirikan perusahaan “accounting and engineering  advisors” yang memperkenalkan pendekatan dan framework yang berbeda. Ia  tidak merekrut insinyur tradisional, melainkan eksekutif berpengalaman  yang di-training dengan seperangkat analisis dan pengetahuan yang  kontemporer di masa itu, meliputi strategi, kebijakan, goal, organisasi,  prosedur, facilities, dan personnel.</p>
<p>Sejarah mencatat inovasi yang cukup spektakuler dilakukan oleh Boston  Consulting Group (BCG). Dengan menggunakan pendekatan yang berbeda, BCG  mengembangkan konsep tentang growth share matrix yang menjadi alat  untuk menilai attractiveness suatu perusahaan dalam sebuah industri.  Framework ini kemudian banyak diadopsi oleh konsultan lain dalam  memahami persoalan bisnis dan peluang yang dapat dimanfaatkan.</p>
<p>Sejak itu, consulting firm mengalami kemajuan dan bertumbuh dengan  pesat. Beberapa melakukan merger dan konsolidasi. Beberapa yang lain  melakukan rebranding dan merubah struktur organisasinya. Begitu pula  dengan pendekatan, metodologi, maupun framework yang digunakan dan  dikembangkan juga kian kompleks dan komprehensif.</p>
<p>Miskonsepsi Soal Konsultan Pendapatan. Boleh dikata, gaji seorang  konsultan sangat besar, terutama di negara-negara maju dengan membawa  bendera consulting firm ternama. Akan tetapi, gaji sebesar itu bukanlah  easy money. Kita dituntut untuk workaholic. Dalam beberapa kasus, kita  harus bekerja sampai 20 jam per hari dan dipaksa melakukan perjalanan  serta berpisah dari anak istri.</p>
<p>Glamor. Walaupun memiliki prestis dan gengsi yang cukup tinggi,  konsultan tidak selalu exciting dan high profile. Kita tidak selalu akan  bertemu dan berdiskusi dengan CEO sebuah perusahaan. Kita juga nggak  selalu tinggal di kota-kota besar dunia dan menginap di hotel berbintang  empat. Ada kalanya kita harus terjun di pedalaman Kalimantan karena  perusahaan memiliki instalasi pengolahan kelapa sawit di sana. Ada  kalanya kita harus nongkrong berjam-jam di pabrik yang penuh dengan asap  dan kotor. Ada kalanya kita bahkan hanya berinteraksi dengan karyawan  tingkat bawah, bukan dengan direktur/manajer puncak.</p>
<p>Implementasi. Konsultan mungkin digambarkan sebagai seorang analis  yang memberi nasihat lalu dibayar. Selesai. Sayangnya, dalam banyak  kasus, menembak masalah klien adalah sebagian kecil dari pekerjaan yang  harus dituntaskan. It isn’t just about knowing what’s wrong. It’s about  figuring out how to make it right. Konsultan harus memastikan bahwa  solusi yang diberikan layak untuk diimplementasikan. Dan sungguh, ini  bukan merupakan pekerjaan yang remeh.</p>
<p>Prestis. Tak bisa dipungkiri bahwa profesi konsultan adalah dambaan,  terutama diantara para MBA. Sayangnya, konsultan lebih banyak bekerja di  belakang layar. Nama seorang konsultan sangat jarang dipublikasikan di  surat kabar atau majalah bisnis terkemuka. Ketika perusahaan sukses  melakukan implementasi, nama konsultan juga tidak akan disebutkan.  Orang-orang kebanyakan pada umumnya juga tidak akan pernah “mendengar”  nama perusahaan Anda.</p>
<p>A: Kamu kerja dimana? B: McKinsey. A: Semacam restoran fast-food kah?  B: Bukan, itu McDonald’s. Ini McKinsey. A: Perusahaan apa tuh?</p>
<p>Apa yang Dikerjakan Konsultan? Tiap konsultan memiliki filosofi dan  framework yang berbeda satu sama lain. Baik itu konsultan individu  maupun konsultan yang tergabung dalam perusahaan jasa konsultan. Namun,  secara umum, konsultan melakukan pekerjaan seperti pitching, riset,  analisis, dan report writing. Siklus tersebut berjalan terus menerus dan  berulang.</p>
<p>Pitching</p>
<p>Intinya adalah menjual dan menawarkan jasa. Kegiatan ini bisa berupa  menyiapkan dokumen dan meriset klien yang prospektif, menulis proposal,  atau melakukan presentasi (sales pitch) kepada calon klien. Lebih  lengkap tentang pitching.</p>
<p>Research</p>
<p>Menjalankan riset sekunder terhadap klien dan industri terkait dengan  menggunakan sumberdaya internal maupun sumber-sumber luar. Melakukan  interview mengenai kebutuhan klien dan mendapatkan pemahaman mengenai  proses bisnis perusahaan. Memfasilitasi group discussion tentang isu  bisnis yang dihadapi perusahaan klien.</p>
<p>Analisis</p>
<p>Membuat permodelan dalam Excel atau menggunakan permodelan keuangan  lainnya. Melakukan analisis dari data yang telah diperoleh dan model  yang telah disusun. Membantu menyusun rekomendasi yang diperlukan.</p>
<p>Reporting</p>
<p>Menyiapkan presentasi final (biasa disebut “deck“) dalam slide  PowerPoint. Membantu klien dan menunjukkan temuan serta rekomendasi yang  telah dibuat.</p>
<p>Implementasi</p>
<p>Berperan sebagai project manager yang memastikan jalannya  implementasi secara benar dalam setiap fase. Melakukan eksekusi dalam  integrasi sistem dan menguji sistem yang direkomendasikan (untuk IT  consulting firm). Melakukan dokumentasi dan finalisasi setelah project  terselesaikan.</p>
<p>Administrasi</p>
<p>Bekerja dalam tim riset internal perusahaan ketika tidak sedang  terlibat dalam project. Mengisi form untuk time tracking dan expense  reports. Menulis publikasi atau hasil temuan dalam buku/jurnal.</p>
<p>Di antara tahapan-tahapan tersebut, fase analisis adalah bagian yang  paling menarik sekaligus paling sedikit memakan waktu. Tahap-tahap awal  biasanya menuntut konsultan untuk bertemu klien atau menghadiri meeting  secara intensif. Seiring dengan persaingan yang kian ketat, konsultan  juga semakin banyak menghabiskan waktu dan sumberdaya mereka untuk  melakukan kegiatan marketing.</p>
<p>It’s not easy to sell your expensive services to companies who don’t  think they need your help. To make matter worse, your pay and job  security will depend on your ability to make those sales.</p>
<p>Karakter Inti Konsultan Bekerja bagus dalam tim. Sudah menjadi  rahasia umum bahwa konsultan bekerja tidak sendirian. Proses  brainstorming juga jelas melibatkan peer kita. Kita bahkan harus bekerja  bersama dengan staf internal dari perusahaan klien. Jelas, profesi ini  bukan ditujukan bagi mereka yang senang bekerja sendirian dalam  lingkungan yang tertutup.</p>
<p>Multi tasking. Ibaratnya sistem operasi (Windows, Mac, Linux, UNIX,  BSD), konsultan dituntut untuk menyelesaikan berbagai assignment secara  simultan. Karenanya diperlukan organizational skills dan good sense  dalam menyusun prioritas. Di satu sisi kita disibukkan dengan aktivitas  yang padat, tetapi di sisi lain kita juga dituntut untuk bisa menjaga  keseimbangan dengan kehidupan pribadi kita.</p>
<p>Comfortable with quant/math. Konsultan selayaknya bisa berpikir  kreatif “outside the box” di satu sisi, tetapi juga harus speak by data  pada sisi yang lain. Karenanya, pengetahuan akan matematika dan  perhitungan kuantitatif mutlak diperlukan. Konsultan juga harus familiar  dengan software aplikasi seperti spreadsheet atau statistik.</p>
<p>Love school. Konsultan, umumnya, memiliki nilai bagus dalam  sekolahnya. Konsultan juga harus memiliki kecintaan pada pengetahuan dan  riset terkini. Seorang konsultan harus mau rajin membaca buku, jurnal,  menghadiri seminar/workshop, dan mengikuti perkembangan terbaru. Hal ini  akan melengkapi amunisi konsultan tersebut dalam menangani masalah  klien yang kian rumit dan berkembang.</p>
<p>Friendship. Anda tidak harus 100% extrovert. Akan tetapi, kemampuan  bergaul, baik dengan sesama peer maupun dengan klien, adalah wajib.  Komunikasi, kemampuan presentasi, kemampuan menyampaikan pendapat, dan  mempengaruhi orang lain adalah skill set yang mutlak diperlukan.</p>
<p>Workaholic. Umumnya konsultan bekerja sampai 80 jam per minggu ketika  dihadapkan pada suatu project. Jasa konsultasi memang pekerjaan berat  yang membutuhkan otak dan stamina. Jelas diperlukan komitmen,  kesungguhan, dan berani berkata tidak bagi kemalasan.</p>
<p>Willing to travel. Konsultan biasanya sering melakukan perjalanan  luar kota atau luar negeri. Karenanya, kemampuan dan pengetahuan akan  bahasa/budaya/geografi daerah setempat multak diperlukan. Konsultan  jelas dituntut untuk piawai dalam urusan packing, tidak phobia pada  penerbangan/perjalanan jauh, dan “keberanian” untuk jauh dari  anak/istri/keluarga.</p>
<p>Siapa Pengguna Jasa Konsultan? Di era persaingan bisnis yang sangat  ketat, perusahaan dituntut untuk tetap kompetitif. Oleh karenanya,  konsultan biasa di-hire untuk memberikan second opinion dan outsider  perspective. Perusahaan juga sadar bahwa mereka tidaklah sempurna dalam  segalanya. Ketika mereka menyadari bahwa mereka lemah dalam penjualan,  saat itu juga mereka memutuskan untuk menggunakan jasa konsultan  pemasaran.</p>
<p>Dalam beberapa kasus, konsultan bisa di-hire untuk (maaf) alasan  politis. Misalnya pemerintah ingin membangun instalasi nuklir di suatu  daerah. Untuk mendapatkan dukungan, persetujuan pencairan dana, dan  meredam teriakan LSM, konsultan bisa direkrut dan dimanfaatkan jasanya.  Tak jarang, tanpa adanya keterlibatan konsultan, surat tidak akan  ditandatangani dan dana tidak bisa dicairkan. Saking kentalnya urusan  politis ini, di Amerika ada pemeo yang sangat terkenal, “no one ever got  fired for hiring McKinsey“.</p>
<p>Tak hanya pemerintah, perusahaan juga biasa memanfaatkan kepentingan  politis ini. Misalnya perusahaan ingin melakukan pengurangan tenaga  kerja, mereka kemudian meminta rekomendasi konsultan. Ketika dilakukan  pemutusan hubungan kerja, mereka “mengatasnamakan” rekomendasi dari  konsultan tersebut sebagai kambing hitam.</p>
<p>Walau demikian, perlu dicatat pula bahwa tidak selalu rekomendasi  yang diberikan akan benar-benar sepenuhnya diimplementasikan. Selain  unsur politis, bureaucratic inertia juga berperan besar dalam hal ini.</p>
<p>Jenis-jenis Konsultan Ketika Anda ingin bergabung dengan sebuah  perusahan konsultan atau bermaksud menggunakan jasa konsultan, sedikit  pengetahuan tentang konsultan yang bersangkutan adalah perlu. Konsultan  kini semakin specialized pada bidang/isu tertentu.</p>
<p>Terkait dengan metodologi dalam menyelesaikan project, tiap konsultan  juga memiliki pendekatan yang berbeda. McKinsey dan Booz Allen  Hamilton, misalnya, mengumpulkan associate dan analis mereka secara  keroyokan. Sebaliknya, BCG cenderung memberikan hingga 5 assignment  untuk tiap staffnya. Hal ini nantinya akan berpengaruh pada proses kerja  dan penggajian/billing mereka.</p>
<p>Perusahaan jasa konsultan bisa dibedakan dalam beberapa kategori  berikut ini. Sebuah perusahaan/konsultan bisa saja blend antara satu  kategori dengan kategori yang lain. Dalam beberapa kasus, perusahaan  klien bisa saja meng-hire satu konsultan untuk formulasi strategi, dan  meng-hire konsultan lain untuk tahap implementasi.</p>
<p>Strategy Consulting</p>
<p>Kata kuncinya adalah membantu eksekutif senior untuk memahami dan  menghadapi tantangan strategis perusahaan mereka. Biasanya, konsultan  ini bekerja bersama manajemen senior dalam merumuskan strategi dan  rencana jangka panjang. Beberapa hanya memberikan rekomendasi dan  melakukan presentasi, akan tetapi, sebagian yang lain juga dituntut  untuk stick around selama proses implementasi.</p>
<p>Beberapa konsultan besar yang fokus di bidang ini antara lain: Bain  &amp; Company, Boston Consulting Group (BCG), dan McKinsey &amp;  Company.</p>
<p>Operations Consulting</p>
<p>Kalau perusahaan Anda ingin menentukan bagaimana restoran Anda  melakukan penghematan bumbu dan bahan baku tanpa merubah menu, atau  perusahaan Anda ingin memperbarui proses pembelian dan rantai pasokan  dari pabrikan, maka Anda membutuhkan konsultan operasi. Konsultan ini  memiliki ciri khas generally assist in assuring implementation of their  suggestions. Konsultan ini berfokus pada proses internal klien seperti  distribusi, produksi, order fulfillment, atau customer service.</p>
<p>Contoh konsultan jenis ini antara lain: Accenture, Cap Gemini Ernst &amp; Young, dan Deloitte consulting.</p>
<p>Human Resources (HR) Consulting</p>
<p>Adalah konsultan yang memfokuskan diri pada upaya-upaya untuk  memaksimumkan value SDM perusahaan dengan menempatkan the right people  with the right skills in the right roles. Hal ini disadari mengingat  kini perusahaan banyak berinvestasi pada human capital dan berharap  banyak dari investasi tersebut.</p>
<p>Keterlibatan konsultan ini bisa dimulai sejak proses rekrutmen,  melakukan training dan development, memberkan jasa konseling, menyusun  benefit’s package dan compensation sttructure, membangun kultur dan  komunikasi dalam perusahaan, dan sebagainya. Beberapa contoh konsultan  bidang ini seperti Hewitt Associates, Towers Perrin, Watson Wyatt  Worldwide, dan Mercer HR Consulting.</p>
<p>Information Technology (IT) Consulting</p>
<p>American Management Systems, Accenture, Cambridge Technology  Partners, Computer Sciences Corporation, dan Electronic Data Systems  (EDS) adalah contoh leading IT consulting firms. Mereka menangani  permasalahan bisnis yang kental dengan isu-isu teknis dari  sistem/teknologi informasi. Mereka bertanggung jawab mulai dari proses  analisis, desain, hingga impelementasi sistem, untuk memastikan solusi  tersebut align dengan proses bisnis mereka.</p>
<p>Contoh task project yang ditangani oleh IT consulting firms misalnya  menguji vulnerability sistem internet banking sebuah bank, instalasi dan  troubleshooting modul-modul ERP, menangani konversi database pelanggan  ke server berbasis Oracle, dan sebagainya.</p>
<p>E-Consulting</p>
<p>Adalah konsultan yang concern pada permasalahan yang terkait dengan  e-business dan e-commerce dalam skala yang luas. E-business biasanya  me-refer pada kegiatan bisnis yang dijalankan secara online, sementara  e-commerce umumnya merupakan kegiatan yang melibatkan transfer unit  moneter melalui media elektronik/internet.</p>
<p>Beberapa konsultan bidang ini antara lain Digitas, Razorfish, dan  Sapient. Mereka memiliki spesialisasi mulai dari front-end design  (programming, desain grafis) hingga valuasi, branding, marketing, jasa  B2B, dan sebagainya.</p>
<p>Boutique Consulting Firms</p>
<p>Umumnya fokus menurut bidang yang ditangani, walaupun tidak selalu  kecil menurut ukuran atau jumlah karyawan. Konsultan ini biasanya hanya  berfokus pada industri tertentu, fungsi bisnis tertentu, atau  menggunakan metodologi tertentu. Perkerjaan yang ditangani pun sangat  spesifik, misalkan membantu Departemen BUMN untuk menyusun struktur  privatisasi dan membuka tender, melakukan turnaround sebuah perusahaan  telekomunikasi yang mengalami kesulitan keuangan dan terancam bangkrut,  atau melakukan process reengineering pada perusahaan otomotif dalam  membuat implementasi standar bagi suppliernya.</p>
<p>Beberapa ontoh konsultan ini seperti Charles River Associates (fokus  pada bidang ekonomi dan jasa litigasi), L.E.K Consulting (menangani  strategi bisnis, merger dan akuisisi), atau Marakon Associates (fokus  pada shareholder value methodology).</p>
<p>Internal Consulting Firms</p>
<p>Daripada membayar konsultan outsider dengan billing rate mahal,  beberapa perusahaan memilih untuk membuka unit konsultan internal.  Mereka biasanya disebut “internal consulting” atau, dalam beberapa  kasus, “corporate strategy” atau “strategic planning“. Misalnya sebuah  perusahaan migas besar ingin meng-hire mitra kerja untuk menangani  distribusi dan pemasaran unit hilir dalam jangka panjang, maka konsultan  internallah yang menangani masalah semacam itu.</p>
<p>Berbeda dengan konsultan lain, konsultan internal dibayar berdasar  gaji (tetap) dan umumnya tidak memerlukan perjalanan luar kota/luar  negeri secara intens. Amex mempunyai divisi yang mereka sebut sebagai  American Express Strategic Planning Group. Johnson &amp; Johnson punya  divisi Decision Sciences Group. JP Morgan Chase menyebutnya JP Morgan  Chase Internal Consulting Services. Cargill menyebutnya sebagai Cargill  Strategy and Business Development.</p>
<p>Penutup Demikian tulisan singkat ini. Semoga bisa menjadikan manfaat  buat Anda. Entah itu sebagai pencari kerja yang meminati bidang  konsultasi, sebagai entitas bisnis pengguna jasa konsultan keuangan,  pemerintah, atau masyarakat awam yang kebetulan memiliki keterkaitan  dengan jasa konsultan.</p>
<p>Jangan sampai, misalnya, ketika Anda melamar pekerjaan, ternyata  malah tertipu dengan consulting firm gadungan. Atau, ketika perusahaan  Anda ingin memanfaatkan jasa konsultan, terjebak dengan fee yang begitu  tinggi sementara jasa yang ditawarkan tidaklah sepadan.</p>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Konsultan adalah seorang tenaga profesional yang menyediakan jasa nasihat ahli dalam bidang keahliannya, misalnya akuntansi, lingkungan, biologi, hukum, dan lain-lain. Perbedaan antara seorang konsultan dengan ahli &#8216;biasa&#8217; adalah sang konsultan bukan merupakan karyawan di perusahaan sang klien, melainkan seseorang yang menjalankan usahanya sendiri atau bekerja di sebuah firma konsultasi, serta berurusan dengan berbagai klien dalam satu waktu.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">menurut kamus besar bahasa Indonesia, konsultan [n] ahli yg tugasnya memberi petunjuk, pertimbangan, atau nasihat dl suatu kegiatan (penelitian, dagang, dsb); penasihat</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Jadi konsultan merupakan orang bukan perusahaan.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Konsultan, dalam hal ini konsultan keuangan (financial consultant), adalah salah satu profesi yang sedang booming di era perekonomian yang sedang bertumbuh seperti saat ini. Profesi konsultan cukup populer di kalangan MBA dan lulusan (fresh graduated) karena satu atau beberapa hal. Misalnya: gaji dan paket remunerasi yang baik, kesempatan untuk travelling ke seluruh penjuru dunia, dan gengsi/prestis atas profesi itu sendiri. Makanya tak perlu heran jika label tersebut juga sering disalahgunakan atau digunakan untuk menjebak lulusan/MBA yang mencari pekerjaan.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Salah satu karakter khas dari profesi ini adalah competitiveness yang begitu rapat dan intens. Andaikata Anda mendapatkan MBA dari Stanford atau Harvard, memiliki pengalaman kerja puluhan tahun, dengan jaringan dan relasi yang begitu luas, belum tentu Anda bisa “kepake” jadi konsultan. Posisi untuk jabatan ini juga jumlahnya sangat terbatas.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Akan tetapi, ketika Anda sudah mendapatkan jabatan tersebut, Anda akan memiliki kesempatan yang sangat luas untuk bergaul dengan manajer puncak perusahaan-perusahaan mulitnasional. Anda akan berkesempatan melakukan perjalanan dari ujung dunia yang satu ke ujung dunia yang lain. Yang lebih menyenangkan lagi, Anda akan “bekerja” dengan isu-isu bisnis terkini seperti high-level strategy, integration, alliances, dan seterusnya.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Arti Konsultan Jasa konsultasi, dalam terminologi bisnis, adalah memberikan advice kepada klien dengan imbalan sejumlah fee tertentu. Klien mereka adalah perusahaan yang membutuhkan advice dan skill yang dimiliki oleh konsultan atas permasalahan yang sedang mereka hadapi. Perusahaan klien biasanya membutuhkan expertise dan perspektif outsider yang dimiliki oleh konsultan.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Beberapa perusahaan konsultan memiliki spesialisasi tertentu. Ada yang berkonsentrasi pada bidang pemasaran atau teknologi informasi. Ada pula yang memfokuskan diri hanya pada industri perbankan dan jasa keuangan. Sebagian konsultan menyasar pada pucuk pimpinan pemerintahan saja. Beberapa konsultan hanya memiliki dua orang staff saja. Tetapi beberapa yang lain bisa memiliki ratusan karyawan yang tersebar di berbagai penjuru dunia.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Namun, satu hal yang pasti, konsultan adalah problem-solver. The only product to offer is the ability to make problems go away.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Sejarah dan Perkembangan Jasa Konsultan Menurut literatur, konsultan pertama adalah Arthur D. Little yang mendirikan usahanya pada tahun 1886 di Cambridge, Massachusets. Beliau memberikan bantuan teknis (engineering) kepada kliennya. Perusahaan tersebut kini telah mengalami kebangkrutan. Booz Allen Hamilton kemudian mendirikan perusahaan dengan struktur serupa di awal abad 20.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Kemudian pada tahun 1926, seorang professor dari Universitas Chicago, James McKinsey, mendirikan perusahaan “accounting and engineering advisors” yang memperkenalkan pendekatan dan framework yang berbeda. Ia tidak merekrut insinyur tradisional, melainkan eksekutif berpengalaman yang di-training dengan seperangkat analisis dan pengetahuan yang kontemporer di masa itu, meliputi strategi, kebijakan, goal, organisasi, prosedur, facilities, dan personnel.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Sejarah mencatat inovasi yang cukup spektakuler dilakukan oleh Boston Consulting Group (BCG). Dengan menggunakan pendekatan yang berbeda, BCG mengembangkan konsep tentang growth share matrix yang menjadi alat untuk menilai attractiveness suatu perusahaan dalam sebuah industri. Framework ini kemudian banyak diadopsi oleh konsultan lain dalam memahami persoalan bisnis dan peluang yang dapat dimanfaatkan.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Sejak itu, consulting firm mengalami kemajuan dan bertumbuh dengan pesat. Beberapa melakukan merger dan konsolidasi. Beberapa yang lain melakukan rebranding dan merubah struktur organisasinya. Begitu pula dengan pendekatan, metodologi, maupun framework yang digunakan dan dikembangkan juga kian kompleks dan komprehensif.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Miskonsepsi Soal Konsultan Pendapatan. Boleh dikata, gaji seorang konsultan sangat besar, terutama di negara-negara maju dengan membawa bendera consulting firm ternama. Akan tetapi, gaji sebesar itu bukanlah easy money. Kita dituntut untuk workaholic. Dalam beberapa kasus, kita harus bekerja sampai 20 jam per hari dan dipaksa melakukan perjalanan serta berpisah dari anak istri.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Glamor. Walaupun memiliki prestis dan gengsi yang cukup tinggi, konsultan tidak selalu exciting dan high profile. Kita tidak selalu akan bertemu dan berdiskusi dengan CEO sebuah perusahaan. Kita juga nggak selalu tinggal di kota-kota besar dunia dan menginap di hotel berbintang empat. Ada kalanya kita harus terjun di pedalaman Kalimantan karena perusahaan memiliki instalasi pengolahan kelapa sawit di sana. Ada kalanya kita harus nongkrong berjam-jam di pabrik yang penuh dengan asap dan kotor. Ada kalanya kita bahkan hanya berinteraksi dengan karyawan tingkat bawah, bukan dengan direktur/manajer puncak.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Implementasi. Konsultan mungkin digambarkan sebagai seorang analis yang memberi nasihat lalu dibayar. Selesai. Sayangnya, dalam banyak kasus, menembak masalah klien adalah sebagian kecil dari pekerjaan yang harus dituntaskan. It isn’t just about knowing what’s wrong. It’s about figuring out how to make it right. Konsultan harus memastikan bahwa solusi yang diberikan layak untuk diimplementasikan. Dan sungguh, ini bukan merupakan pekerjaan yang remeh.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Prestis. Tak bisa dipungkiri bahwa profesi konsultan adalah dambaan, terutama diantara para MBA. Sayangnya, konsultan lebih banyak bekerja di belakang layar. Nama seorang konsultan sangat jarang dipublikasikan di surat kabar atau majalah bisnis terkemuka. Ketika perusahaan sukses melakukan implementasi, nama konsultan juga tidak akan disebutkan. Orang-orang kebanyakan pada umumnya juga tidak akan pernah “mendengar” nama perusahaan Anda.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">A: Kamu kerja dimana? B: McKinsey. A: Semacam restoran fast-food kah? B: Bukan, itu McDonald’s. Ini McKinsey. A: Perusahaan apa tuh?</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Apa yang Dikerjakan Konsultan? Tiap konsultan memiliki filosofi dan framework yang berbeda satu sama lain. Baik itu konsultan individu maupun konsultan yang tergabung dalam perusahaan jasa konsultan. Namun, secara umum, konsultan melakukan pekerjaan seperti pitching, riset, analisis, dan report writing. Siklus tersebut berjalan terus menerus dan berulang.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Pitching</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Intinya adalah menjual dan menawarkan jasa. Kegiatan ini bisa berupa menyiapkan dokumen dan meriset klien yang prospektif, menulis proposal, atau melakukan presentasi (sales pitch) kepada calon klien. Lebih lengkap tentang pitching.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Research</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Menjalankan riset sekunder terhadap klien dan industri terkait dengan menggunakan sumberdaya internal maupun sumber-sumber luar. Melakukan interview mengenai kebutuhan klien dan mendapatkan pemahaman mengenai proses bisnis perusahaan. Memfasilitasi group discussion tentang isu bisnis yang dihadapi perusahaan klien.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Analisis</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Membuat permodelan dalam Excel atau menggunakan permodelan keuangan lainnya. Melakukan analisis dari data yang telah diperoleh dan model yang telah disusun. Membantu menyusun rekomendasi yang diperlukan.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Reporting</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Menyiapkan presentasi final (biasa disebut “deck“) dalam slide PowerPoint. Membantu klien dan menunjukkan temuan serta rekomendasi yang telah dibuat.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Implementasi</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Berperan sebagai project manager yang memastikan jalannya implementasi secara benar dalam setiap fase. Melakukan eksekusi dalam integrasi sistem dan menguji sistem yang direkomendasikan (untuk IT consulting firm). Melakukan dokumentasi dan finalisasi setelah project terselesaikan.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Administrasi</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Bekerja dalam tim riset internal perusahaan ketika tidak sedang terlibat dalam project. Mengisi form untuk time tracking dan expense reports. Menulis publikasi atau hasil temuan dalam buku/jurnal.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Di antara tahapan-tahapan tersebut, fase analisis adalah bagian yang paling menarik sekaligus paling sedikit memakan waktu. Tahap-tahap awal biasanya menuntut konsultan untuk bertemu klien atau menghadiri meeting secara intensif. Seiring dengan persaingan yang kian ketat, konsultan juga semakin banyak menghabiskan waktu dan sumberdaya mereka untuk melakukan kegiatan marketing.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">It’s not easy to sell your expensive services to companies who don’t think they need your help. To make matter worse, your pay and job security will depend on your ability to make those sales.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Karakter Inti Konsultan Bekerja bagus dalam tim. Sudah menjadi rahasia umum bahwa konsultan bekerja tidak sendirian. Proses brainstorming juga jelas melibatkan peer kita. Kita bahkan harus bekerja bersama dengan staf internal dari perusahaan klien. Jelas, profesi ini bukan ditujukan bagi mereka yang senang bekerja sendirian dalam lingkungan yang tertutup.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Multi tasking. Ibaratnya sistem operasi (Windows, Mac, Linux, UNIX, BSD), konsultan dituntut untuk menyelesaikan berbagai assignment secara simultan. Karenanya diperlukan organizational skills dan good sense dalam menyusun prioritas. Di satu sisi kita disibukkan dengan aktivitas yang padat, tetapi di sisi lain kita juga dituntut untuk bisa menjaga keseimbangan dengan kehidupan pribadi kita.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Comfortable with quant/math. Konsultan selayaknya bisa berpikir kreatif “outside the box” di satu sisi, tetapi juga harus speak by data pada sisi yang lain. Karenanya, pengetahuan akan matematika dan perhitungan kuantitatif mutlak diperlukan. Konsultan juga harus familiar dengan software aplikasi seperti spreadsheet atau statistik.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Love school. Konsultan, umumnya, memiliki nilai bagus dalam sekolahnya. Konsultan juga harus memiliki kecintaan pada pengetahuan dan riset terkini. Seorang konsultan harus mau rajin membaca buku, jurnal, menghadiri seminar/workshop, dan mengikuti perkembangan terbaru. Hal ini akan melengkapi amunisi konsultan tersebut dalam menangani masalah klien yang kian rumit dan berkembang.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Friendship. Anda tidak harus 100% extrovert. Akan tetapi, kemampuan bergaul, baik dengan sesama peer maupun dengan klien, adalah wajib. Komunikasi, kemampuan presentasi, kemampuan menyampaikan pendapat, dan mempengaruhi orang lain adalah skill set yang mutlak diperlukan.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Workaholic. Umumnya konsultan bekerja sampai 80 jam per minggu ketika dihadapkan pada suatu project. Jasa konsultasi memang pekerjaan berat yang membutuhkan otak dan stamina. Jelas diperlukan komitmen, kesungguhan, dan berani berkata tidak bagi kemalasan.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Willing to travel. Konsultan biasanya sering melakukan perjalanan luar kota atau luar negeri. Karenanya, kemampuan dan pengetahuan akan bahasa/budaya/geografi daerah setempat multak diperlukan. Konsultan jelas dituntut untuk piawai dalam urusan packing, tidak phobia pada penerbangan/perjalanan jauh, dan “keberanian” untuk jauh dari anak/istri/keluarga.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Siapa Pengguna Jasa Konsultan? Di era persaingan bisnis yang sangat ketat, perusahaan dituntut untuk tetap kompetitif. Oleh karenanya, konsultan biasa di-hire untuk memberikan second opinion dan outsider perspective. Perusahaan juga sadar bahwa mereka tidaklah sempurna dalam segalanya. Ketika mereka menyadari bahwa mereka lemah dalam penjualan, saat itu juga mereka memutuskan untuk menggunakan jasa konsultan pemasaran.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Dalam beberapa kasus, konsultan bisa di-hire untuk (maaf) alasan politis. Misalnya pemerintah ingin membangun instalasi nuklir di suatu daerah. Untuk mendapatkan dukungan, persetujuan pencairan dana, dan meredam teriakan LSM, konsultan bisa direkrut dan dimanfaatkan jasanya. Tak jarang, tanpa adanya keterlibatan konsultan, surat tidak akan ditandatangani dan dana tidak bisa dicairkan. Saking kentalnya urusan politis ini, di Amerika ada pemeo yang sangat terkenal, “no one ever got fired for hiring McKinsey“.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Tak hanya pemerintah, perusahaan juga biasa memanfaatkan kepentingan politis ini. Misalnya perusahaan ingin melakukan pengurangan tenaga kerja, mereka kemudian meminta rekomendasi konsultan. Ketika dilakukan pemutusan hubungan kerja, mereka “mengatasnamakan” rekomendasi dari konsultan tersebut sebagai kambing hitam.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Walau demikian, perlu dicatat pula bahwa tidak selalu rekomendasi yang diberikan akan benar-benar sepenuhnya diimplementasikan. Selain unsur politis, bureaucratic inertia juga berperan besar dalam hal ini.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Jenis-jenis Konsultan Ketika Anda ingin bergabung dengan sebuah perusahan konsultan atau bermaksud menggunakan jasa konsultan, sedikit pengetahuan tentang konsultan yang bersangkutan adalah perlu. Konsultan kini semakin specialized pada bidang/isu tertentu.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Terkait dengan metodologi dalam menyelesaikan project, tiap konsultan juga memiliki pendekatan yang berbeda. McKinsey dan Booz Allen Hamilton, misalnya, mengumpulkan associate dan analis mereka secara keroyokan. Sebaliknya, BCG cenderung memberikan hingga 5 assignment untuk tiap staffnya. Hal ini nantinya akan berpengaruh pada proses kerja dan penggajian/billing mereka.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Perusahaan jasa konsultan bisa dibedakan dalam beberapa kategori berikut ini. Sebuah perusahaan/konsultan bisa saja blend antara satu kategori dengan kategori yang lain. Dalam beberapa kasus, perusahaan klien bisa saja meng-hire satu konsultan untuk formulasi strategi, dan meng-hire konsultan lain untuk tahap implementasi.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Strategy Consulting</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Kata kuncinya adalah membantu eksekutif senior untuk memahami dan menghadapi tantangan strategis perusahaan mereka. Biasanya, konsultan ini bekerja bersama manajemen senior dalam merumuskan strategi dan rencana jangka panjang. Beberapa hanya memberikan rekomendasi dan melakukan presentasi, akan tetapi, sebagian yang lain juga dituntut untuk stick around selama proses implementasi.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Beberapa konsultan besar yang fokus di bidang ini antara lain: Bain &amp; Company, Boston Consulting Group (BCG), dan McKinsey &amp; Company.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Operations Consulting</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Kalau perusahaan Anda ingin menentukan bagaimana restoran Anda melakukan penghematan bumbu dan bahan baku tanpa merubah menu, atau perusahaan Anda ingin memperbarui proses pembelian dan rantai pasokan dari pabrikan, maka Anda membutuhkan konsultan operasi. Konsultan ini memiliki ciri khas generally assist in assuring implementation of their suggestions. Konsultan ini berfokus pada proses internal klien seperti distribusi, produksi, order fulfillment, atau customer service.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Contoh konsultan jenis ini antara lain: Accenture, Cap Gemini Ernst &amp; Young, dan Deloitte consulting.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Human Resources (HR) Consulting</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Adalah konsultan yang memfokuskan diri pada upaya-upaya untuk memaksimumkan value SDM perusahaan dengan menempatkan the right people with the right skills in the right roles. Hal ini disadari mengingat kini perusahaan banyak berinvestasi pada human capital dan berharap banyak dari investasi tersebut.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Keterlibatan konsultan ini bisa dimulai sejak proses rekrutmen, melakukan training dan development, memberkan jasa konseling, menyusun benefit’s package dan compensation sttructure, membangun kultur dan komunikasi dalam perusahaan, dan sebagainya. Beberapa contoh konsultan bidang ini seperti Hewitt Associates, Towers Perrin, Watson Wyatt Worldwide, dan Mercer HR Consulting.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Information Technology (IT) Consulting</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">American Management Systems, Accenture, Cambridge Technology Partners, Computer Sciences Corporation, dan Electronic Data Systems (EDS) adalah contoh leading IT consulting firms. Mereka menangani permasalahan bisnis yang kental dengan isu-isu teknis dari sistem/teknologi informasi. Mereka bertanggung jawab mulai dari proses analisis, desain, hingga impelementasi sistem, untuk memastikan solusi tersebut align dengan proses bisnis mereka.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Contoh task project yang ditangani oleh IT consulting firms misalnya menguji vulnerability sistem internet banking sebuah bank, instalasi dan troubleshooting modul-modul ERP, menangani konversi database pelanggan ke server berbasis Oracle, dan sebagainya.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">E-Consulting</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Adalah konsultan yang concern pada permasalahan yang terkait dengan e-business dan e-commerce dalam skala yang luas. E-business biasanya me-refer pada kegiatan bisnis yang dijalankan secara online, sementara e-commerce umumnya merupakan kegiatan yang melibatkan transfer unit moneter melalui media elektronik/internet.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Beberapa konsultan bidang ini antara lain Digitas, Razorfish, dan Sapient. Mereka memiliki spesialisasi mulai dari front-end design (programming, desain grafis) hingga valuasi, branding, marketing, jasa B2B, dan sebagainya.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Boutique Consulting Firms</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Umumnya fokus menurut bidang yang ditangani, walaupun tidak selalu kecil menurut ukuran atau jumlah karyawan. Konsultan ini biasanya hanya berfokus pada industri tertentu, fungsi bisnis tertentu, atau menggunakan metodologi tertentu. Perkerjaan yang ditangani pun sangat spesifik, misalkan membantu Departemen BUMN untuk menyusun struktur privatisasi dan membuka tender, melakukan turnaround sebuah perusahaan telekomunikasi yang mengalami kesulitan keuangan dan terancam bangkrut, atau melakukan process reengineering pada perusahaan otomotif dalam membuat implementasi standar bagi suppliernya.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Beberapa ontoh konsultan ini seperti Charles River Associates (fokus pada bidang ekonomi dan jasa litigasi), L.E.K Consulting (menangani strategi bisnis, merger dan akuisisi), atau Marakon Associates (fokus pada shareholder value methodology).</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Internal Consulting Firms</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Daripada membayar konsultan outsider dengan billing rate mahal, beberapa perusahaan memilih untuk membuka unit konsultan internal. Mereka biasanya disebut “internal consulting” atau, dalam beberapa kasus, “corporate strategy” atau “strategic planning“. Misalnya sebuah perusahaan migas besar ingin meng-hire mitra kerja untuk menangani distribusi dan pemasaran unit hilir dalam jangka panjang, maka konsultan internallah yang menangani masalah semacam itu.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Berbeda dengan konsultan lain, konsultan internal dibayar berdasar gaji (tetap) dan umumnya tidak memerlukan perjalanan luar kota/luar negeri secara intens. Amex mempunyai divisi yang mereka sebut sebagai American Express Strategic Planning Group. Johnson &amp; Johnson punya divisi Decision Sciences Group. JP Morgan Chase menyebutnya JP Morgan Chase Internal Consulting Services. Cargill menyebutnya sebagai Cargill Strategy and Business Development.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Penutup Demikian tulisan singkat ini. Semoga bisa menjadikan manfaat buat Anda. Entah itu sebagai pencari kerja yang meminati bidang konsultasi, sebagai entitas bisnis pengguna jasa konsultan keuangan, pemerintah, atau masyarakat awam yang kebetulan memiliki keterkaitan dengan jasa konsultan.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: justify">Jangan sampai, misalnya, ketika Anda melamar pekerjaan, ternyata malah tertipu dengan consulting firm gadungan. Atau, ketika perusahaan Anda ingin memanfaatkan jasa konsultan, terjebak dengan fee yang begitu tinggi sementara jasa yang ditawarkan tidaklah sepadan.</div>
<p style="text-align: justify">Konsultan adalah seorang tenaga profesional yang menyediakan jasa nasihat ahli dalam bidang keahliannya, misalnya akuntansi, lingkungan, biologi, hukum, dan lain-lain. Perbedaan antara seorang konsultan dengan ahli &#8216;biasa&#8217; adalah sang konsultan bukan merupakan karyawan di perusahaan sang klien, melainkan seseorang yang menjalankan usahanya sendiri atau bekerja di sebuah firma konsultasi, serta berurusan dengan berbagai klien dalam satu waktu.<br />
menurut kamus besar bahasa Indonesia, konsultan [n] ahli yg tugasnya memberi petunjuk, pertimbangan, atau nasihat dl suatu kegiatan (penelitian, dagang, dsb); penasihat<br />
Jadi konsultan merupakan orang bukan perusahaan.</p>
<p>Konsultan, dalam hal ini konsultan keuangan (financial consultant), adalah salah satu profesi yang sedang booming di era perekonomian yang sedang bertumbuh seperti saat ini. Profesi konsultan cukup populer di kalangan MBA dan lulusan (fresh graduated) karena satu atau beberapa hal. Misalnya: gaji dan paket remunerasi yang baik, kesempatan untuk travelling ke seluruh penjuru dunia, dan gengsi/prestis atas profesi itu sendiri. Makanya tak perlu heran jika label tersebut juga sering disalahgunakan atau digunakan untuk menjebak lulusan/MBA yang mencari pekerjaan.<br />
Salah satu karakter khas dari profesi ini adalah competitiveness yang begitu rapat dan intens. Andaikata Anda mendapatkan MBA dari Stanford atau Harvard, memiliki pengalaman kerja puluhan tahun, dengan jaringan dan relasi yang begitu luas, belum tentu Anda bisa “kepake” jadi konsultan. Posisi untuk jabatan ini juga jumlahnya sangat terbatas.<br />
Akan tetapi, ketika Anda sudah mendapatkan jabatan tersebut, Anda akan memiliki kesempatan yang sangat luas untuk bergaul dengan manajer puncak perusahaan-perusahaan mulitnasional. Anda akan berkesempatan melakukan perjalanan dari ujung dunia yang satu ke ujung dunia yang lain. Yang lebih menyenangkan lagi, Anda akan “bekerja” dengan isu-isu bisnis terkini seperti high-level strategy, integration, alliances, dan seterusnya.<br />
Arti Konsultan Jasa konsultasi, dalam terminologi bisnis, adalah memberikan advice kepada klien dengan imbalan sejumlah fee tertentu. Klien mereka adalah perusahaan yang membutuhkan advice dan skill yang dimiliki oleh konsultan atas permasalahan yang sedang mereka hadapi. Perusahaan klien biasanya membutuhkan expertise dan perspektif outsider yang dimiliki oleh konsultan.<br />
Beberapa perusahaan konsultan memiliki spesialisasi tertentu. Ada yang berkonsentrasi pada bidang pemasaran atau teknologi informasi. Ada pula yang memfokuskan diri hanya pada industri perbankan dan jasa keuangan. Sebagian konsultan menyasar pada pucuk pimpinan pemerintahan saja. Beberapa konsultan hanya memiliki dua orang staff saja. Tetapi beberapa yang lain bisa memiliki ratusan karyawan yang tersebar di berbagai penjuru dunia.<br />
Namun, satu hal yang pasti, konsultan adalah problem-solver. The only product to offer is the ability to make problems go away.<br />
Sejarah dan Perkembangan Jasa Konsultan Menurut literatur, konsultan pertama adalah Arthur D. Little yang mendirikan usahanya pada tahun 1886 di Cambridge, Massachusets. Beliau memberikan bantuan teknis (engineering) kepada kliennya. Perusahaan tersebut kini telah mengalami kebangkrutan. Booz Allen Hamilton kemudian mendirikan perusahaan dengan struktur serupa di awal abad 20.<br />
Kemudian pada tahun 1926, seorang professor dari Universitas Chicago, James McKinsey, mendirikan perusahaan “accounting and engineering advisors” yang memperkenalkan pendekatan dan framework yang berbeda. Ia tidak merekrut insinyur tradisional, melainkan eksekutif berpengalaman yang di-training dengan seperangkat analisis dan pengetahuan yang kontemporer di masa itu, meliputi strategi, kebijakan, goal, organisasi, prosedur, facilities, dan personnel.<br />
Sejarah mencatat inovasi yang cukup spektakuler dilakukan oleh Boston Consulting Group (BCG). Dengan menggunakan pendekatan yang berbeda, BCG mengembangkan konsep tentang growth share matrix yang menjadi alat untuk menilai attractiveness suatu perusahaan dalam sebuah industri. Framework ini kemudian banyak diadopsi oleh konsultan lain dalam memahami persoalan bisnis dan peluang yang dapat dimanfaatkan.<br />
Sejak itu, consulting firm mengalami kemajuan dan bertumbuh dengan pesat. Beberapa melakukan merger dan konsolidasi. Beberapa yang lain melakukan rebranding dan merubah struktur organisasinya. Begitu pula dengan pendekatan, metodologi, maupun framework yang digunakan dan dikembangkan juga kian kompleks dan komprehensif.<br />
Miskonsepsi Soal Konsultan Pendapatan. Boleh dikata, gaji seorang konsultan sangat besar, terutama di negara-negara maju dengan membawa bendera consulting firm ternama. Akan tetapi, gaji sebesar itu bukanlah easy money. Kita dituntut untuk workaholic. Dalam beberapa kasus, kita harus bekerja sampai 20 jam per hari dan dipaksa melakukan perjalanan serta berpisah dari anak istri.<br />
Glamor. Walaupun memiliki prestis dan gengsi yang cukup tinggi, konsultan tidak selalu exciting dan high profile. Kita tidak selalu akan bertemu dan berdiskusi dengan CEO sebuah perusahaan. Kita juga nggak selalu tinggal di kota-kota besar dunia dan menginap di hotel berbintang empat. Ada kalanya kita harus terjun di pedalaman Kalimantan karena perusahaan memiliki instalasi pengolahan kelapa sawit di sana. Ada kalanya kita harus nongkrong berjam-jam di pabrik yang penuh dengan asap dan kotor. Ada kalanya kita bahkan hanya berinteraksi dengan karyawan tingkat bawah, bukan dengan direktur/manajer puncak.<br />
Implementasi. Konsultan mungkin digambarkan sebagai seorang analis yang memberi nasihat lalu dibayar. Selesai. Sayangnya, dalam banyak kasus, menembak masalah klien adalah sebagian kecil dari pekerjaan yang harus dituntaskan. It isn’t just about knowing what’s wrong. It’s about figuring out how to make it right. Konsultan harus memastikan bahwa solusi yang diberikan layak untuk diimplementasikan. Dan sungguh, ini bukan merupakan pekerjaan yang remeh.<br />
Prestis. Tak bisa dipungkiri bahwa profesi konsultan adalah dambaan, terutama diantara para MBA. Sayangnya, konsultan lebih banyak bekerja di belakang layar. Nama seorang konsultan sangat jarang dipublikasikan di surat kabar atau majalah bisnis terkemuka. Ketika perusahaan sukses melakukan implementasi, nama konsultan juga tidak akan disebutkan. Orang-orang kebanyakan pada umumnya juga tidak akan pernah “mendengar” nama perusahaan Anda.<br />
A: Kamu kerja dimana? B: McKinsey. A: Semacam restoran fast-food kah? B: Bukan, itu McDonald’s. Ini McKinsey. A: Perusahaan apa tuh?<br />
Apa yang Dikerjakan Konsultan? Tiap konsultan memiliki filosofi dan framework yang berbeda satu sama lain. Baik itu konsultan individu maupun konsultan yang tergabung dalam perusahaan jasa konsultan. Namun, secara umum, konsultan melakukan pekerjaan seperti pitching, riset, analisis, dan report writing. Siklus tersebut berjalan terus menerus dan berulang.<br />
Pitching<br />
Intinya adalah menjual dan menawarkan jasa. Kegiatan ini bisa berupa menyiapkan dokumen dan meriset klien yang prospektif, menulis proposal, atau melakukan presentasi (sales pitch) kepada calon klien. Lebih lengkap tentang pitching.<br />
Research<br />
Menjalankan riset sekunder terhadap klien dan industri terkait dengan menggunakan sumberdaya internal maupun sumber-sumber luar. Melakukan interview mengenai kebutuhan klien dan mendapatkan pemahaman mengenai proses bisnis perusahaan. Memfasilitasi group discussion tentang isu bisnis yang dihadapi perusahaan klien.<br />
Analisis<br />
Membuat permodelan dalam Excel atau menggunakan permodelan keuangan lainnya. Melakukan analisis dari data yang telah diperoleh dan model yang telah disusun. Membantu menyusun rekomendasi yang diperlukan.<br />
Reporting<br />
Menyiapkan presentasi final (biasa disebut “deck“) dalam slide PowerPoint. Membantu klien dan menunjukkan temuan serta rekomendasi yang telah dibuat.<br />
Implementasi<br />
Berperan sebagai project manager yang memastikan jalannya implementasi secara benar dalam setiap fase. Melakukan eksekusi dalam integrasi sistem dan menguji sistem yang direkomendasikan (untuk IT consulting firm). Melakukan dokumentasi dan finalisasi setelah project terselesaikan.<br />
Administrasi<br />
Bekerja dalam tim riset internal perusahaan ketika tidak sedang terlibat dalam project. Mengisi form untuk time tracking dan expense reports. Menulis publikasi atau hasil temuan dalam buku/jurnal.<br />
Di antara tahapan-tahapan tersebut, fase analisis adalah bagian yang paling menarik sekaligus paling sedikit memakan waktu. Tahap-tahap awal biasanya menuntut konsultan untuk bertemu klien atau menghadiri meeting secara intensif. Seiring dengan persaingan yang kian ketat, konsultan juga semakin banyak menghabiskan waktu dan sumberdaya mereka untuk melakukan kegiatan marketing.<br />
It’s not easy to sell your expensive services to companies who don’t think they need your help. To make matter worse, your pay and job security will depend on your ability to make those sales.<br />
Karakter Inti Konsultan Bekerja bagus dalam tim. Sudah menjadi rahasia umum bahwa konsultan bekerja tidak sendirian. Proses brainstorming juga jelas melibatkan peer kita. Kita bahkan harus bekerja bersama dengan staf internal dari perusahaan klien. Jelas, profesi ini bukan ditujukan bagi mereka yang senang bekerja sendirian dalam lingkungan yang tertutup.<br />
Multi tasking. Ibaratnya sistem operasi (Windows, Mac, Linux, UNIX, BSD), konsultan dituntut untuk menyelesaikan berbagai assignment secara simultan. Karenanya diperlukan organizational skills dan good sense dalam menyusun prioritas. Di satu sisi kita disibukkan dengan aktivitas yang padat, tetapi di sisi lain kita juga dituntut untuk bisa menjaga keseimbangan dengan kehidupan pribadi kita.<br />
Comfortable with quant/math. Konsultan selayaknya bisa berpikir kreatif “outside the box” di satu sisi, tetapi juga harus speak by data pada sisi yang lain. Karenanya, pengetahuan akan matematika dan perhitungan kuantitatif mutlak diperlukan. Konsultan juga harus familiar dengan software aplikasi seperti spreadsheet atau statistik.<br />
Love school. Konsultan, umumnya, memiliki nilai bagus dalam sekolahnya. Konsultan juga harus memiliki kecintaan pada pengetahuan dan riset terkini. Seorang konsultan harus mau rajin membaca buku, jurnal, menghadiri seminar/workshop, dan mengikuti perkembangan terbaru. Hal ini akan melengkapi amunisi konsultan tersebut dalam menangani masalah klien yang kian rumit dan berkembang.<br />
Friendship. Anda tidak harus 100% extrovert. Akan tetapi, kemampuan bergaul, baik dengan sesama peer maupun dengan klien, adalah wajib. Komunikasi, kemampuan presentasi, kemampuan menyampaikan pendapat, dan mempengaruhi orang lain adalah skill set yang mutlak diperlukan.<br />
Workaholic. Umumnya konsultan bekerja sampai 80 jam per minggu ketika dihadapkan pada suatu project. Jasa konsultasi memang pekerjaan berat yang membutuhkan otak dan stamina. Jelas diperlukan komitmen, kesungguhan, dan berani berkata tidak bagi kemalasan.<br />
Willing to travel. Konsultan biasanya sering melakukan perjalanan luar kota atau luar negeri. Karenanya, kemampuan dan pengetahuan akan bahasa/budaya/geografi daerah setempat multak diperlukan. Konsultan jelas dituntut untuk piawai dalam urusan packing, tidak phobia pada penerbangan/perjalanan jauh, dan “keberanian” untuk jauh dari anak/istri/keluarga.<br />
Siapa Pengguna Jasa Konsultan? Di era persaingan bisnis yang sangat ketat, perusahaan dituntut untuk tetap kompetitif. Oleh karenanya, konsultan biasa di-hire untuk memberikan second opinion dan outsider perspective. Perusahaan juga sadar bahwa mereka tidaklah sempurna dalam segalanya. Ketika mereka menyadari bahwa mereka lemah dalam penjualan, saat itu juga mereka memutuskan untuk menggunakan jasa konsultan pemasaran.<br />
Dalam beberapa kasus, konsultan bisa di-hire untuk (maaf) alasan politis. Misalnya pemerintah ingin membangun instalasi nuklir di suatu daerah. Untuk mendapatkan dukungan, persetujuan pencairan dana, dan meredam teriakan LSM, konsultan bisa direkrut dan dimanfaatkan jasanya. Tak jarang, tanpa adanya keterlibatan konsultan, surat tidak akan ditandatangani dan dana tidak bisa dicairkan. Saking kentalnya urusan politis ini, di Amerika ada pemeo yang sangat terkenal, “no one ever got fired for hiring McKinsey“.<br />
Tak hanya pemerintah, perusahaan juga biasa memanfaatkan kepentingan politis ini. Misalnya perusahaan ingin melakukan pengurangan tenaga kerja, mereka kemudian meminta rekomendasi konsultan. Ketika dilakukan pemutusan hubungan kerja, mereka “mengatasnamakan” rekomendasi dari konsultan tersebut sebagai kambing hitam.<br />
Walau demikian, perlu dicatat pula bahwa tidak selalu rekomendasi yang diberikan akan benar-benar sepenuhnya diimplementasikan. Selain unsur politis, bureaucratic inertia juga berperan besar dalam hal ini.<br />
Jenis-jenis Konsultan Ketika Anda ingin bergabung dengan sebuah perusahan konsultan atau bermaksud menggunakan jasa konsultan, sedikit pengetahuan tentang konsultan yang bersangkutan adalah perlu. Konsultan kini semakin specialized pada bidang/isu tertentu.<br />
Terkait dengan metodologi dalam menyelesaikan project, tiap konsultan juga memiliki pendekatan yang berbeda. McKinsey dan Booz Allen Hamilton, misalnya, mengumpulkan associate dan analis mereka secara keroyokan. Sebaliknya, BCG cenderung memberikan hingga 5 assignment untuk tiap staffnya. Hal ini nantinya akan berpengaruh pada proses kerja dan penggajian/billing mereka.<br />
Perusahaan jasa konsultan bisa dibedakan dalam beberapa kategori berikut ini. Sebuah perusahaan/konsultan bisa saja blend antara satu kategori dengan kategori yang lain. Dalam beberapa kasus, perusahaan klien bisa saja meng-hire satu konsultan untuk formulasi strategi, dan meng-hire konsultan lain untuk tahap implementasi.<br />
Strategy Consulting<br />
Kata kuncinya adalah membantu eksekutif senior untuk memahami dan menghadapi tantangan strategis perusahaan mereka. Biasanya, konsultan ini bekerja bersama manajemen senior dalam merumuskan strategi dan rencana jangka panjang. Beberapa hanya memberikan rekomendasi dan melakukan presentasi, akan tetapi, sebagian yang lain juga dituntut untuk stick around selama proses implementasi.<br />
Beberapa konsultan besar yang fokus di bidang ini antara lain: Bain &amp; Company, Boston Consulting Group (BCG), dan McKinsey &amp; Company.<br />
Operations Consulting<br />
Kalau perusahaan Anda ingin menentukan bagaimana restoran Anda melakukan penghematan bumbu dan bahan baku tanpa merubah menu, atau perusahaan Anda ingin memperbarui proses pembelian dan rantai pasokan dari pabrikan, maka Anda membutuhkan konsultan operasi. Konsultan ini memiliki ciri khas generally assist in assuring implementation of their suggestions. Konsultan ini berfokus pada proses internal klien seperti distribusi, produksi, order fulfillment, atau customer service.<br />
Contoh konsultan jenis ini antara lain: Accenture, Cap Gemini Ernst &amp; Young, dan Deloitte consulting.<br />
Human Resources (HR) Consulting<br />
Adalah konsultan yang memfokuskan diri pada upaya-upaya untuk memaksimumkan value SDM perusahaan dengan menempatkan the right people with the right skills in the right roles. Hal ini disadari mengingat kini perusahaan banyak berinvestasi pada human capital dan berharap banyak dari investasi tersebut.<br />
Keterlibatan konsultan ini bisa dimulai sejak proses rekrutmen, melakukan training dan development, memberkan jasa konseling, menyusun benefit’s package dan compensation sttructure, membangun kultur dan komunikasi dalam perusahaan, dan sebagainya. Beberapa contoh konsultan bidang ini seperti Hewitt Associates, Towers Perrin, Watson Wyatt Worldwide, dan Mercer HR Consulting.<br />
Information Technology (IT) Consulting<br />
American Management Systems, Accenture, Cambridge Technology Partners, Computer Sciences Corporation, dan Electronic Data Systems (EDS) adalah contoh leading IT consulting firms. Mereka menangani permasalahan bisnis yang kental dengan isu-isu teknis dari sistem/teknologi informasi. Mereka bertanggung jawab mulai dari proses analisis, desain, hingga impelementasi sistem, untuk memastikan solusi tersebut align dengan proses bisnis mereka.<br />
Contoh task project yang ditangani oleh IT consulting firms misalnya menguji vulnerability sistem internet banking sebuah bank, instalasi dan troubleshooting modul-modul ERP, menangani konversi database pelanggan ke server berbasis Oracle, dan sebagainya.<br />
E-Consulting<br />
Adalah konsultan yang concern pada permasalahan yang terkait dengan e-business dan e-commerce dalam skala yang luas. E-business biasanya me-refer pada kegiatan bisnis yang dijalankan secara online, sementara e-commerce umumnya merupakan kegiatan yang melibatkan transfer unit moneter melalui media elektronik/internet.<br />
Beberapa konsultan bidang ini antara lain Digitas, Razorfish, dan Sapient. Mereka memiliki spesialisasi mulai dari front-end design (programming, desain grafis) hingga valuasi, branding, marketing, jasa B2B, dan sebagainya.<br />
Boutique Consulting Firms<br />
Umumnya fokus menurut bidang yang ditangani, walaupun tidak selalu kecil menurut ukuran atau jumlah karyawan. Konsultan ini biasanya hanya berfokus pada industri tertentu, fungsi bisnis tertentu, atau menggunakan metodologi tertentu. Perkerjaan yang ditangani pun sangat spesifik, misalkan membantu Departemen BUMN untuk menyusun struktur privatisasi dan membuka tender, melakukan turnaround sebuah perusahaan telekomunikasi yang mengalami kesulitan keuangan dan terancam bangkrut, atau melakukan process reengineering pada perusahaan otomotif dalam membuat implementasi standar bagi suppliernya.<br />
Beberapa ontoh konsultan ini seperti Charles River Associates (fokus pada bidang ekonomi dan jasa litigasi), L.E.K Consulting (menangani strategi bisnis, merger dan akuisisi), atau Marakon Associates (fokus pada shareholder value methodology).<br />
Internal Consulting Firms<br />
Daripada membayar konsultan outsider dengan billing rate mahal, beberapa perusahaan memilih untuk membuka unit konsultan internal. Mereka biasanya disebut “internal consulting” atau, dalam beberapa kasus, “corporate strategy” atau “strategic planning“. Misalnya sebuah perusahaan migas besar ingin meng-hire mitra kerja untuk menangani distribusi dan pemasaran unit hilir dalam jangka panjang, maka konsultan internallah yang menangani masalah semacam itu.<br />
Berbeda dengan konsultan lain, konsultan internal dibayar berdasar gaji (tetap) dan umumnya tidak memerlukan perjalanan luar kota/luar negeri secara intens. Amex mempunyai divisi yang mereka sebut sebagai American Express Strategic Planning Group. Johnson &amp; Johnson punya divisi Decision Sciences Group. JP Morgan Chase menyebutnya JP Morgan Chase Internal Consulting Services. Cargill menyebutnya sebagai Cargill Strategy and Business Development.<br />
Penutup Demikian tulisan singkat ini. Semoga bisa menjadikan manfaat buat Anda. Entah itu sebagai pencari kerja yang meminati bidang konsultasi, sebagai entitas bisnis pengguna jasa konsultan keuangan, pemerintah, atau masyarakat awam yang kebetulan memiliki keterkaitan dengan jasa konsultan.<br />
Jangan sampai, misalnya, ketika Anda melamar pekerjaan, ternyata malah tertipu dengan consulting firm gadungan. Atau, ketika perusahaan Anda ingin memanfaatkan jasa konsultan, terjebak dengan fee yang begitu tinggi sementara jasa yang ditawarkan tidaklah sepadan.</p>
<p style="text-align: justify">&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhtulipe.com/konsultan-itu-apa-yaah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengatasi Spamer Komentar Di Blog</title>
		<link>http://teguhtulipe.com/mengatasi-spamer-komentar-di-blog/</link>
		<comments>http://teguhtulipe.com/mengatasi-spamer-komentar-di-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Jan 2011 02:03:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tulipe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhtulipe.com/mengatasi-spamer-komentar-di-blog/</guid>
		<description><![CDATA[Sudah sekian bulan blog ini ga di di update atau pun dikunjugi. Ternyata komentar di artikel blog ini uda sampai ratusan jumlahnya yang minta di approve. Hampir 90% merupakan komentar]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-595" href="http://teguhtulipe.com/mengatasi-spamer-komentar-di-blog/no-spam-logo/"><img class="alignleft size-medium wp-image-595" src="http://teguhtulipe.com/wp-content/uploads/2011/01/no-spam-logo-300x295.jpg" alt="" width="300" height="295" /></a>Sudah sekian bulan blog ini ga di di update atau pun dikunjugi. Ternyata komentar di artikel blog ini uda sampai ratusan jumlahnya yang minta di approve. Hampir 90% merupakan komentar dari para spamer jagan maya. Terpaksa deh harus remove &amp; mark tuh komen ke dalam folder spam biar ga bisa komen lagi.</p>
<p>Tapi sepertinya tidak berpengaruh banyak dan spam tetap ada tiap harinya. Mulai deh blogwalking cari info mengatasi para spamer tersebut ke beberapa blog asing &amp; lokal, akhirnya ketemunya sebuah plugins sederhana dan cukup mumpuni untuk menghandel itu spam. Dengan menambah kan plugins captca, yaitu para blogwalking yang mau komentar di harus kan memasukan kode image dari captca tersebut baru bisa input komen.</p>
<p>Beberapa hari kemudian cukup membuah kan hasil juga dari yang biasanya spamer ada 5/hari menjadi cuman 1 &amp; bahkan tidak ada sama sekali. Bagi kalian yang ingin instal plugin captca bisa langsung didownload di wordpress plugins dan rasakan sendiri kehebatannya.</p>
<p>Posted with detulipe  for BlackBerry.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhtulipe.com/mengatasi-spamer-komentar-di-blog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>How Do I Approach The First Kiss ?</title>
		<link>http://teguhtulipe.com/how-do-i-approach-the-first-kiss-2/</link>
		<comments>http://teguhtulipe.com/how-do-i-approach-the-first-kiss-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Jun 2010 05:41:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tulipe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Wedding]]></category>
		<category><![CDATA[wedding]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://detulipe.blogdetik.com/index.php/2010/06/01/how-do-i-approach-the-first-kiss-2/</guid>
		<description><![CDATA[Ada dua cara bagi Anda untuk memulai sebuah ciuman pertama. Anda dapat meminta ijin kepada pasangan Anda atau Anda melakukannya tanpa meminta ijin terlebih dahulu dan tahu akan resiko Anda.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img height="263" alt="dw_how" hspace="0" src="http://teguhtulipe.com/wp-content/uploads/2010/06/dw_how.jpg" width="393" align="left" border="0" />Ada dua cara bagi Anda untuk memulai sebuah ciuman pertama. Anda dapat meminta ijin kepada pasangan Anda atau Anda melakukannya tanpa meminta ijin terlebih dahulu dan tahu akan resiko Anda.</p>
<p>Anda akan terlihat sopan waktu meminta ijin untuk mencium pasangan Anda pertama kalinya, tapi itu bukanlah tindakan yang romantics Setelah berjalan atau makan malam dengan pasangan Anda, katakan betapa Anda menikmati acara berdua dengannya dan saat Anda mengantar si dia pulang mintalah ijin kepadanya; “Boleh aku cium kamu?”, tentu saja pasangan Anda tahu apa yang akan Anda lakukan tanpa sebuah elemen kejutan. Hal ini memang sopan tapi terasa tidak romantis.</p>
<p>Sebaliknya dengan hanya mengecup bibirnya tanpa meminta ijin darinya adalah salah satu cara yang terbaik dan teromantis untuk memberikan sebuah ciuman pertama kepada pasangan Anda. Ini menunjukkan kalau Anda mempunyai perasaan terhadapnya dan Anda merasa harus menciumnya untuk menunjukkan perasaan Anda itu.<br />
Saat-saat Anda mengantar dia di depan pintu rumahnya sebelum Anda berpisah, dekatkanlah tubuh Anda ke tubuh pasangan Anda, genggam tangannya dengan perlahan dan ciumlah bibir pasangan Anda dengan lembut.</p>
<p>Untuk mengakhiri ciuman pertama Anda dengan lembut tutuplah mulut Anda dan lepaskan bibir Anda dari mulutnya secara lemah lembut.</p>
<p>Sebuah ciuman pertama hanya akan memakan waktu beberapa saat saja. Tapi karena perasaan cinta yang ada dalam diri Anda berdua, maka getarannya akan terasa lama dan menjadi salah satu bagian dari sejarah hidup Anda.</p>
<p>Bella Donna The Wedding Januari Maret 2004</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhtulipe.com/how-do-i-approach-the-first-kiss-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>film Menculik Miyabi ( Maria Ozawa ) akan Tayang</title>
		<link>http://teguhtulipe.com/film-menculik-miyabi-maria-ozawa-akan-tayang/</link>
		<comments>http://teguhtulipe.com/film-menculik-miyabi-maria-ozawa-akan-tayang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 May 2010 08:33:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tulipe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[miyabi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhtulipe.com/?p=501</guid>
		<description><![CDATA[Film menculik Miyabi yang beberapa bulan lalu sempat dilarang untuk syuting dan si Maria Ozawanya pun dilarang untuk datang ke Indonesia bakalan tayang filmnya di Indonesia, Ternyata syuting dari filmnya]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><img alt="Menculik Miyabi" src="http://teguhtulipe.com/wp-content/uploads/2010/05/Menculik-Miyabi_preview.jpg" border="0" hspace="8" align="left" width="480" height="360" />Film menculik Miyabi yang beberapa bulan lalu sempat dilarang untuk syuting dan si Maria Ozawanya pun dilarang untuk datang ke Indonesia bakalan tayang filmnya di Indonesia, Ternyata syuting dari filmnya tersebut berlangsung di Jepang. Cerita nya si Miyabi datang ke Indonesia untuk menjemput pemenang kuis ke Jepang dan siapa sangka si Miyabi ( Maria Ozawa ) di culik oleh tiga pria culun.</p>
<p align="justify">Memang ada beberapa bagian yang harus disensor tentunya oleh badan sensor film Indonesia dimana adegan film tersebut tidak layak tayang atau mengadung adegan sex yang buka-bukaan. Tidak tau juga seh seberapa banyak yang di sensor dan seberapa parahkah tanyangan tersebut sehingga tidak lulus sensor.</p>
<p align="justify">Semoga aja film ini nantinya jadi film komedi yang menghibur dan tidah hanya mengubar sex murahan kaya yang udah-udah lainnya. Tinggal nunggu jadwal filmnya aja kira-kira kapan akan tayang di jakarta.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhtulipe.com/film-menculik-miyabi-maria-ozawa-akan-tayang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cowboys In Paradise ( Gigolo Bali )</title>
		<link>http://teguhtulipe.com/cowboys-in-paradise-gigolo-bali/</link>
		<comments>http://teguhtulipe.com/cowboys-in-paradise-gigolo-bali/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Apr 2010 05:54:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tulipe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhtulipe.com/?p=498</guid>
		<description><![CDATA[Heboh banget sih ada film tentang gigolo di bali ( Cowboys In Paradise ) yang dikemas secara dokumentar oleh sutradara dari India. Jadi rada penasaran juga di buatnya seperti apa]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://teguhtulipe.com/wp-content/uploads/2010/04/Cowboys-in-Paradise2.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-687" title="Cowboys-in-Paradise2" src="http://teguhtulipe.com/wp-content/uploads/2010/04/Cowboys-in-Paradise2-300x119.jpg" alt="" width="300" height="119" /></a>Heboh banget sih ada film tentang gigolo di bali ( Cowboys In Paradise ) yang dikemas secara dokumentar oleh sutradara dari India. Jadi rada penasaran juga di buatnya seperti apa sih ini film&#8230;?? Dan langsung pun menuju TKP di youtube dan langsung dapat dengan mudah tuh video. Sebuah realita yang ada di sana tentang kehidupan indahnya surga dunia.</p>
<p align="justify">Entah ga tau atau pura-pura menutup mata negeri ini, setelah munculnya film tersebut mulai dari pemda sampai orang-orang sekitar mulai bereaksi keras akan hal ini. Penentangan pun muncul sebagai bentuk ketidak sukaan mereka kalau bali di cap sebagai gudangnya sex bagi para penggila dunia.</p>
<p align="justify">Razia para gigolo ini pun dilakukan di pantai sekitar Bali dengan dallih mengamankan orang-orang yang tidak punya KTP atau pun pekerjaan tetap di sana. Pertanyaan pun muncul dibenak, kenapa baru sekarang hal itu dilakukan..?? Kalau dibilang ga tau akan hal ini, udah pasti bullshit besarlah.</p>
<p align="justify">Baliku yang indah dengan segala kesenangan duniawinya&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhtulipe.com/cowboys-in-paradise-gigolo-bali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ke Gn. Gede ga perlu pake porter lagi</title>
		<link>http://teguhtulipe.com/ke-gn-gede-ga-perlu-pake-porter-lagi/</link>
		<comments>http://teguhtulipe.com/ke-gn-gede-ga-perlu-pake-porter-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Apr 2010 05:50:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tulipe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhtulipe.com/?p=493</guid>
		<description><![CDATA[Masih ingat ga ada peraturang yang mengharuskan semua para pendaki yang ingin mendaki ke gunung gede diharuskan membawa porter / guide dalam perjalanannya..?? Bahkan sampai air terjun saja wajib pakai]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div align="justify"><img src="http://teguhtulipe.com/wp-content/uploads/2010/04/gede_preview.jpg" border="0" hspace="8" alt="gede" align="left" width="242" height="360" />Masih ingat ga ada peraturang yang mengharuskan semua para pendaki yang ingin mendaki ke gunung gede diharuskan membawa porter / guide dalam perjalanannya..?? Bahkan sampai air terjun saja wajib pakai porter. Nah menurut info dari milis tetangga sudah keluar peraturan baru neh yang tidak mengharuskan pendaki tidak wajib memakai porter.</div>
<div align="justify">Pengaturan Pendakian TNGGP yang berlaku sejak 15 April 2010 antara lain adalah :</div>
<ol>
<li>
<div align="justify">Mencabut Surat Keputusan Kepala Balai Besar TNGGP SK. 84 /11-TU/1/2009 tentang Petunjuk Teknis Pelayanan Pendakian di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango tanggal 10 Agustus 2009 khususnya terkait dengan pendakian wajib pendampingan.</div>
</li>
<li>
<div align="justify">Surat Keputusan Kepala Balai Besar TNGGP SK. 84 /11-TU/1/2009 tentang Petunjuk Teknis Pelayanan Pendakian di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango tanggal 10 Agustus 2009 direvisi, khususnya terkait wajib pendampingan bagi pendakian WISMAN.</div>
</li>
</ol>
<div align="justify">Selain itu, Pendaki Wisnu yang dapat tidak wajib mendapatkan pendampingan adalah (1) Pecinta alam dengan surat organisasi, (2) Pelajar dengan surat lembaga pendidikan, dan (3) Pecinta alam independen, tetapi Pendaki Wisnu tersebut telah memenuhi standarisasi pendakian (Pakaian, Sepatu, Rangsel, Bekal, dll), dan peraturan pendakian di TNGGP (SIMAKSI, Kuota, Booking, Pemeriksaan, Waktu 2 hari 1 malam, dll). BBTNGGP melalui Forum Interpreter TNGGP, menyediakan Jasa Pendampingan Pendakian (Porter, Pemandu atau Interpreter) .</div>
<div align="justify">    3. BBTNGGP akan melakukan Pemeriksaan dan Pencatatan terhadap Bekal, Pakaian dan Bawaan lainnya, pada saat berangkat dan pulang, dengan komputerisasi.</div>
<div align="justify">    4. BBTNGGP akan melakukan Penegakan Hukum (UU Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi SDA Hayati dan Ekosistemnya) secara tegas, konsisten dan konsekuen.</div>
<div align="justify">Rencana Pengembangan Pelayanan Pendakian pada Tahun 2010 antara lain adalah :</div>
<ol>
<li>
<div align="justify">Pemasangan Papan Informasi Besar dan Portal, untuk pemisahan Pintu Masuk Pendakian dan Rekreasi Curug/dll.</div>
<li>
<div align="justify">Pengaturan waktu pendakian, sistem tagging pendaki, dan standarisasi kelengkapan pendaki.</div>
<li>
<div align="justify">Pengembangan pengaturan kegiatan pelaporan pertemuan satwa dan gangguan, dan quistioner kepuasan pendakian/pengunjun g dll.</div>
<li>
<div align="justify">Pengaturan merokok, membawa bekal makanan jadi dan pakaian/kelengkapan pendakian, buang air besar, alat mandi, sampah pulang, dll.</div>
<li>
<div align="justify">Pembangunan 5 (lima) Pos Pelayanan Pendakian dan Rest Room di sepanjang Jalur Pendakian, termasuk intensifikasi pelayanannya. 6. Pengembangan Papan Informasi/Interpretasi Ekosistem, Flora dan Fauna TNGGP sepanjang jalur pendakian, dengan program khusus.</div>
</li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhtulipe.com/ke-gn-gede-ga-perlu-pake-porter-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Siapa sebenarnya yg Cacat Moral</title>
		<link>http://teguhtulipe.com/siapa-sebenarnya-yg-cacat-moral/</link>
		<comments>http://teguhtulipe.com/siapa-sebenarnya-yg-cacat-moral/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Apr 2010 08:19:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tulipe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[maria eva]]></category>
		<category><![CDATA[video porno]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhtulipe.com/?p=490</guid>
		<description><![CDATA[Eh&#8230;uda tau belum ada peraturan yang melarang orang untuk ikutan pilkada dikarenakan cacat moral seperti pernah tersangkut kasus video porno&#8230;?? Peraturan ini sebenarnya uda lama karena dibuat sekitar tahun 2004]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><img alt="wakil rakyat" src="http://teguhtulipe.com/wp-content/uploads/2010/04/wakil-rakyat.jpg" border="0" hspace="8" align="left" width="500" height="376" />Eh&#8230;uda tau belum ada peraturan yang melarang orang untuk ikutan pilkada dikarenakan cacat moral seperti pernah tersangkut kasus video porno&#8230;?? Peraturan ini sebenarnya uda lama karena dibuat sekitar tahun 2004 yang lalu. Baru ramai dibicarakan ketika banyak artis yang ikutan mencalonkan atau di calonkan diri menjadi wakil rakyat di daerah seperti Ayu Azhari, julai Perez, Eva Mariana dan lainnya.</p>
<p align="justify">Mungkin mengikut beberapa artis lainnya yang telah suskes menjadi wakil rakyat dikarenakan ketenaran yang mereka punya ketika menjadi publik figure dulu. Bahkan pamor mereka lebih kelihatan dari pada si ketuanya sendiri dengan ke artisan mereka. Sangat setuju sih dengan peraturan yang mengharuskan pemimpin atau wakil rakyat itu tidak cacat moralnya. Bukan karena mau mendiskriditkan seseorang tentunya.</p>
<p align="justify">Lantas bagaimana mereka yang telah menjadi wakil rakyat atau oknum-oknum yang sekarang menjadi buruan KPK atas kecacatan moral mereka dengan merampas uang rakyat demi kekayan mereka pribadi&#8230;??? Lebih tidak bermoral mana orang yang mengambil hak orang lain dari pada orang yang memamerkan tubuhnya di muka umum&#8230;???</p>
<p align="justify">Yah sudah pasti tidak bermoral keduanya lah&#8230;..</p>
<p align="justify">Tapi merupakan hal yang sudah lumrah di ranah politik saling menjegal demi tujuan pribadi atau sekelumit orang. Makin lama makin aneh saja Indonesiaku tercinta&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhtulipe.com/siapa-sebenarnya-yg-cacat-moral/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

