<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0">

<channel>
	<title>TeknoJurnal</title>
	
	<link>http://www.teknojurnal.com</link>
	<description>Your IT Development Guide</description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 Feb 2012 12:00:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=</generator>
		<feedburner:info uri="journalofknowledge" /><feedburner:emailServiceId>JournalOfKnowledge</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/Teknojurnal" /><feedburner:info uri="teknojurnal" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><feedburner:emailServiceId>Teknojurnal</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><item>
		<title>Membeli Aplikasi Mobile Menjadi Hal yang Sulit Sulit Mudah</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/JournalOfKnowledge/~3/yfmcoClkgKU/</link>
		<comments>http://www.teknojurnal.com/2012/02/23/membeli-aplikasi-mobile-menjadi-hal-yang-sulit-sulit-mudah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Feb 2012 12:00:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Asad Fatchul'ilmi</dc:creator>
				<category><![CDATA[TeknoMind]]></category>
		<category><![CDATA[aplikasi]]></category>
		<category><![CDATA[apple]]></category>
		<category><![CDATA[ios]]></category>
		<category><![CDATA[ipad]]></category>
		<category><![CDATA[iphone]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.teknojurnal.com/?p=9596</guid>
		<description><![CDATA[
Membeli aplikasi adalah hal yang sulit sulit mudah, mulai dari sisi teknis cara membeli sampai sisi mental untuk membeli dan tidak membajak. Hampir di setiap platform yang menjual sebuah aplikasi, pasti ada versi gratis dari yang seharusnya berbayar. Jelas hal-hal semacam ini cukup merugikan si pengembang aplikasi. Walupun kadang ada rasa bangga saat aplikasi yang dibuat dibajak oleh jutaan orang, tapi tentunya pendapatan dari si pengembang yang dikorbankan. Nah jika melihat fenomena kebiasaan pengguna yang seperti ini, sebenarnya ada keuntungan yang bisa diambil bagi para pengembang.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-9618" title="App-Store-Icon" src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2012/02/App-Store-Icon-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></p>
<p>Membeli aplikasi adalah hal yang sulit sulit mudah, mulai dari sisi teknis cara membeli sampai sisi mental untuk membeli dan tidak membajak. Hampir di setiap <em>platform</em> yang menjual sebuah aplikasi, pasti ada versi gratis dari yang seharusnya berbayar. Jelas hal-hal semacam ini cukup merugikan si pengembang aplikasi. Walupun kadang ada rasa bangga saat aplikasi yang dibuat dibajak oleh jutaan orang, tapi tentunya pendapatan dari si pengembang yang dikorbankan. Nah jika melihat fenomena kebiasaan pengguna yang seperti ini, sebenarnya ada keuntungan yang bisa diambil bagi para pengembang.</p>
<p>Ok, pertama kali saya akan sedikit memberikan gambaran masalah aplikasi bajakan ini di pengguna Apple. Buat pengguna iPad maupun iPhone, <em>jailbreak</em> adalah salah satu pilihan hidup buat kalian. Bahkan sempat beredar kabar, Apple sendiri menghalalkan <em>jailbreak</em> pada perangkat iOS mereka. Meskipun kita tahu bahwa dengan <em>jailbreak</em> dapat mengurangi performa baterai secara cukup signifikan. Selain itu, <em>update</em> aplikasinya pun terhitung cukup susah dan bahkan ada beberapa aplikasi yang dapat mendeteksi apakah aplikasi tersebut bajakan atau tidak. Jika terdeteksi, maka otomatis aplikasi tersebut tidak dapat dijalankan pada perangkat kita, seperti contoh aplikasi TouchPad. Walaupun begitu, pengguna tetap menggemari <em>jailbreak</em>, khususnya di Indonesia. <em>Jailbreak</em> sangat erat dengan mendapatkan aplikasi yang harusnya berbayar secara gratis. Padahal esensi dari <em>jailbreak</em> sendiri adalah untuk memodifikasi pernagkat Apple yang terkenal minim modifikasi.</p>
<p>Salah satu yang membuat orang malas membeli aplikasi,secara jujur saya katakan adalah harga. Setidaknya di Indonesia, ketika pemegang kartu kredit membeli aplikasi bajakan, maka alasannya kalau bukan kesulitan, maka ada di masalah harga. Harga yang dicantumkan dalam mata uang asing (biasanya dollar) sering menggangu mental membeli untuk sebagian masyarakat kita.</p>
<p>Nah mungkin dengan memainkan harga, dan sering memberikan promo, sindrom harga ini bisa sedikit hilang. Nah berikut adalah data dari Distimo yang menunjukan hal tersebut.</p>
<div id="attachment_9664" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2012/02/Screen-Shot-2012-02-23-at-2.42.34-PM.png"><img class=" wp-image-9664 " title="Rata - rata Peningkatan Keuntungan Aplikasi Mobile Saat Masa Promo" src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2012/02/Screen-Shot-2012-02-23-at-2.42.34-PM.png" alt="Rata - rata Peningkatan Keuntungan Aplikasi Mobile Saat Masa Promo" width="500" /></a><p class="wp-caption-text">Rata - rata Peningkatan Keuntungan Aplikasi Mobile Saat Masa Promo</p></div>
<p>Saya akan ambil contoh dari penjualan apliaksi di iPhone. Saat sebuah aplikasi masuk masa promo di hari pertama, keuntungan rata-rata yang didapat naik sebesar 41%. Dan 15 hari kedepan (<em>during sale</em>) keuntungan rata-rata juga masih meningkat sebesar kurang lebih 22%. Data ini memang merupakan data global, tapi berarti paling tidak sebagai pengembang aplikasi bisa memanfaatkan keadaan yang seperti ini untuk memainkan harga dan mendapatkan keuntungan. Dan tentunya membuat pengguna beralih ke apliaksi legal.</p>
<p>Nah bagi anda para pengguna khususnya perangkat Apple, ada satu aplikasi yang masuk jajaran top apps di App Store yang bernama App Hits. App Hits ini adalah aplikasi untuk iPhone/iPad yang mempermudah pengguna untuk mencari aplikasi yang sedang turun harga/promo atau bahkan menjadi benar-benar gratis. Sangat lengkap fiturnya dari daftar berdasarkan rating aplikasi tersebut hingga daftar berdasarkan turunnya harga (%drop). Terakhir kali, saya sendiri mengunduh aplikasi game yang lumayan menarik dari App Hits yaitu iStunt 2 HD secara gratis. Padahal awalnya aplikasi ini harganya $0.99. Menarik, bukan? Selamat mencoba! dan silahkan bermain harga buat para pengembang aplikasi.</p>
<div id="attachment_9597" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class="wp-image-9597  " title="App Hits" src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2012/02/photo.jpg" alt="App Hits" width="450" /><p class="wp-caption-text">App Hits</p></div>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/JournalOfKnowledge?a=yfmcoClkgKU:axARbjl4yDI:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/JournalOfKnowledge?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/JournalOfKnowledge?a=yfmcoClkgKU:axARbjl4yDI:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/JournalOfKnowledge?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/JournalOfKnowledge/~4/yfmcoClkgKU" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.teknojurnal.com/2012/02/23/membeli-aplikasi-mobile-menjadi-hal-yang-sulit-sulit-mudah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.teknojurnal.com/2012/02/23/membeli-aplikasi-mobile-menjadi-hal-yang-sulit-sulit-mudah/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Apakah Smartphone Windows Phone Murah Akan Menarik Untuk Pasar Indonesia?</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/JournalOfKnowledge/~3/oOKn60cYYYk/</link>
		<comments>http://www.teknojurnal.com/2012/02/23/apakah-smartphone-windows-phone-murah-akan-menarik-untuk-pasar-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Feb 2012 09:00:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Firman Nugraha</dc:creator>
				<category><![CDATA[TeknoMind]]></category>
		<category><![CDATA[low-end]]></category>
		<category><![CDATA[Lumia]]></category>
		<category><![CDATA[nokia]]></category>
		<category><![CDATA[smartphone]]></category>
		<category><![CDATA[windows phone]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.teknojurnal.com/?p=9425</guid>
		<description><![CDATA[Di Indonesia saat ini sudah banyak bertebaran smartphone murah, sebut saja Samsung Galaxy Y, Nexian Journey, ZTE Freddo, dan masih banyak lainnya. Murah di sini maksud saya yang harga smartphone-nya berada di kisaran 1 juta rupiah yang saya yakin masuk di "dompet" kebanyakan masyarakat Indonesia. Dari kesemua smartphone murah yang beredar di Indonesia, baik yang baru atau second hand, kebanyakan saya lihat itu yang berbasis sistem operasi Android, Symbian, dan BlackBerry. Nah... sepertinya dalam waktu dekat akan muncul pendatang baru di ranah smartphone murah, smartphone berbasis Windows Phone.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-9660" title="Windows Phone 7" src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2012/02/Windows-Phone-7-150x150.jpg" alt="Windows Phone 7" width="150" height="150" />Di Indonesia saat ini sudah banyak bertebaran <em>smartphone</em> murah, sebut saja Samsung Galaxy Y, Nexian Journey, ZTE Freddo, dan masih banyak lainnya. Murah di sini maksud saya yang harga <em>smartphone</em>-nya berada di kisaran 1 juta rupiah yang saya yakin masuk di &#8220;dompet&#8221; kebanyakan masyarakat Indonesia. Dari kesemua <em>smartphone</em> murah yang beredar di Indonesia, baik yang baru atau <em>second hand</em>, kebanyakan saya lihat itu yang berbasis sistem operasi Android, Symbian, dan BlackBerry. Nah&#8230; sepertinya dalam waktu dekat akan muncul pendatang baru di ranah <em>smartphone</em> murah, <em>smartphone</em> berbasis Windows Phone.</p>
<p><em>Smartphone</em> berbasis Windows Phone yang murah yang saya maksud di sini adalah Nokia Lumia 610. Mengutip dari <a href="http://www.techradar.com/news/phone-and-communications/mobile-phones/nokia-lumia-610-to-set-new-bar-for-windows-phone-1063205" target="_blank">TechRadar</a>, Nokia Lumia 610 sepertinya akan diperkenalkan di <a href="http://www.mobileworldcongress.com/event-info" target="_blank">Mobile World Congress 2012</a> di Barcelona tanggal 27 Februari 2012 nanti.  Dan, Nokia Lumia 610 sepertinya akan segera beredar di Indonesia melihat Nokia Lumia 610 <a href="http://wmpoweruser.com/nokia-610-passes-through-certification-in-indonesia/" target="_blank">telah diuji</a> oleh pemerintah Indonesia.</p>
<p>Melihat kesuksesan Samsung dalam memasarkan <em>smartphone</em> berbasis Android yang murah di Indonesia, Nokia Lumia 610 mempunyai kesempatan yang juga besar untuk menggaet konsumen <em>smartphone</em> di Indonesia. Dan, melihat harga &#8220;kakak&#8221;-nya yaitu Nokia Lumia 710 yang harga resminya di Indonesia hanya 2,9 juta rupiah, sudah pasti Nokia Lumia 610 akan dipasarkan dengan harga di bawah itu. Prediksi saya akan dijual dengan kisaran harga 1-2 juta rupiah di Indonesia, tentu harga tersebut terjangkau untuk sebagian besar masyarakat Indonesia.</p>
<p>Menarik untuk melihat jika <em>smartphone</em> berbasis Windows Phone masuk ke pasar <em>low-end</em> di Indonesia, karena tentu ini akan semakin meramaikan pasar <em>smartphone</em> untuk kalangan <em>low-end</em>. Sudah pasti kompetitor Nokia di pasar <em>smartphone</em> <em>low-end</em> seperti Samsung dan vendor-vendor lokal akan terasa tergoyah posisinya. Dengan pengalaman Nokia yang sudah cukup lama di Indonesia dan banyaknya orang Indonesia yang kenal dengan merek Nokia, Nokia Lumia 610 mempunyai kesempatan yang besar untuk sukses di pasar Indonesia jika memang harganya murah.</p>
<p>Selain melihat dari sisi konsumen umum, untuk para pengembang aplikasi, <em>smartphone</em> Nokia Lumia 610 pun bisa menawarkan kesempatan yang baru. Para pengembang aplikasi baru seperti mahasiswa bidang teknologi informasi, bisa dengan mudah membeli <em>smartphone</em> berbasis Windows Phone tanpa perlu mengeluarkan banyak uang untuk mencobanya. Dan, jika Nokia Lumia 610 sukses di Indonesia, akan semakin terbuka lebar kesempatan para pengembang aplikasi agar aplikasi Windows Phone-nya dapat digunakan oleh masyarakat di Indonesia secara luas.</p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/JournalOfKnowledge?a=oOKn60cYYYk:z12W-mAvcw4:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/JournalOfKnowledge?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/JournalOfKnowledge?a=oOKn60cYYYk:z12W-mAvcw4:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/JournalOfKnowledge?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/JournalOfKnowledge/~4/oOKn60cYYYk" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.teknojurnal.com/2012/02/23/apakah-smartphone-windows-phone-murah-akan-menarik-untuk-pasar-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.teknojurnal.com/2012/02/23/apakah-smartphone-windows-phone-murah-akan-menarik-untuk-pasar-indonesia/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Kolaborasi di Google Docs for Android</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/JournalOfKnowledge/~3/CuvRAq8mqrQ/</link>
		<comments>http://www.teknojurnal.com/2012/02/23/kolaborasi-di-google-docs-for-android/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Feb 2012 05:30:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Asad Fatchul'ilmi</dc:creator>
				<category><![CDATA[TeknoNews]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[aplikasi]]></category>
		<category><![CDATA[google docs]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.teknojurnal.com/?p=9641</guid>
		<description><![CDATA[Google secara resmi mengumumkan fitur tambahan pada Google Docs for Android yang telah dinanti banyak penggunanya pagi ini. Google Docs pada Android memang sudah bisa kita nikmati bersama sejak beberapa waktu lalu, namun fiturnya masih terbatas. Tidak adanya proses editing lumayan membuat kita bertanya-tanya, apa gunanya Google Docs jika hanya bisa melihat saja. Tak lama setelah itu, Google-pun menambahkan fitur editing namun masih sebatas offline. Dokumen kita akan ter-refresh setiap kita terhubung dengan Internet, masih belum bisa secara real-time.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft  wp-image-9644" title="Google Docs" src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2012/02/Google-Docs-300x146.jpg" alt="Google Docs" height="125" />Google secara resmi mengumumkan fitur tambahan pada Google Docs for Android yang telah dinanti banyak penggunanya pagi ini. Google Docs pada Android memang sudah bisa kita nikmati bersama sejak beberapa waktu lalu, namun fiturnya masih terbatas. Tidak adanya proses <em>editing</em> lumayan membuat kita bertanya-tanya, apa gunanya Google Docs jika hanya bisa melihat saja. Tak lama setelah itu, Google-pun menambahkan fitur <em>editing</em> namun masih sebatas <em>offline</em>. Dokumen kita akan ter-<em>refresh</em> setiap kita terhubung dengan Internet, masih belum bisa secara <em>real-time</em>.</p>
<p>Pagi ini akhirnya Google menjawab kegelisahan para pengguna setianya. Melalui video ini, kita bisa lihat bagaimana fitur Google Docs yang kita nantikan sudah bisa ditemukan pada perangkat mobile kita.</p>
<p><object width="560" height="315" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/iwmG43D0vD4?version=3&amp;hl=en_US" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed width="560" height="315" type="application/x-shockwave-flash" src="http://www.youtube.com/v/iwmG43D0vD4?version=3&amp;hl=en_US" allowFullScreen="true" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" /></object></p>
<p>Ya, Google sudah menambahkan fitur kolaborasi secara <em>real-time</em>. Tidak hanya proses <em>editing</em> yang bisa kita nikmati secara <em>real-time</em>, namun juga kolaborasi dengan pengguna lain, baik itu dengan pengguna perangkat <em>mobile</em>, tablet maupun <em>handphone</em>, hingga interaksi dengan perangkat <em>desktop</em>. Ini merupakan salah satu langkah besar dari Google dengan membawa <em>collaborative experience</em> ke dalam perangkat Android mereka.</p>
<p>Selain itu, Google juga membuat perubahan pada antarmukanya untuk mempermudah kita dalam proses <em>editing</em> dokumen. Seperti penambahan <em>rich-text editing</em> yang memungkinkan kita menambahkan <em>bullets</em>, membuat tulisan menjadi <em>bold</em> atau <em>italic</em>, hingga <em>indent</em> paragraf. Google juga menambahkan fitur &#8220;pinch to zoom&#8221; untuk semua tipe dokumen, baik itu <em>presentations</em>, PDF, ataupun <em>spreadsheets/documents</em>. Fitur ini mempermudah kita memperbesar/mengecilkan tampilan pada layar.</p>
<p>Selamat menikmati kolaborasi melalui perangkat <em>mobile</em>-mu!</p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/JournalOfKnowledge?a=CuvRAq8mqrQ:ZrQ5OTyzGJA:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/JournalOfKnowledge?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/JournalOfKnowledge?a=CuvRAq8mqrQ:ZrQ5OTyzGJA:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/JournalOfKnowledge?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/JournalOfKnowledge/~4/CuvRAq8mqrQ" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.teknojurnal.com/2012/02/23/kolaborasi-di-google-docs-for-android/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.teknojurnal.com/2012/02/23/kolaborasi-di-google-docs-for-android/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Gadget Tablet – Pilih yang Versi 3G atau WiFi?</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/JournalOfKnowledge/~3/v_ko308nd8A/</link>
		<comments>http://www.teknojurnal.com/2012/02/22/gadget-tablet-pilih-yang-versi-3g-atau-wifi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Feb 2012 12:00:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Firman Nugraha</dc:creator>
				<category><![CDATA[TeknoMind]]></category>
		<category><![CDATA[3G]]></category>
		<category><![CDATA[gadget]]></category>
		<category><![CDATA[tablet]]></category>
		<category><![CDATA[WiFi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.teknojurnal.com/?p=9624</guid>
		<description><![CDATA[Pembaca TeknoJurnal tentu sudah tidak asing lagi dengan gadget jenis tablet. Sekarang ini sudah banyak bertebaran berbagai macam tablet seperti iPad, PlayBook, Galaxy Tab, dan masih banyak lainnya. Dengan banyaknya tablet yang ditawarkan, saya juga banyak melihat adu pendapat tentang apakah baiknya menggunakan tablet yang versi 3G atau WiFI.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft  wp-image-9638" title="tablet" src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2012/02/tablet.jpeg" alt="tablet" height="150" />Pembaca TeknoJurnal tentu sudah tidak asing lagi dengan <em>gadget</em> jenis tablet. Sekarang ini sudah banyak bertebaran berbagai macam tablet seperti iPad, PlayBook, Galaxy Tab, dan masih banyak lainnya. Dengan banyaknya tablet yang ditawarkan, saya juga banyak melihat adu pendapat tentang apakah baiknya menggunakan tablet yang versi 3G atau WiFI.</p>
<p>Nah&#8230;. melihat kasus ini sebetulnya tidak ada jawaban 100% benar mana yang baik antara tablet yang versi 3G atau WiFi. Namun, dari yang saya lihat kebanyakan lebih suka dengan tablet yang versi 3G. Lalu apakah menggunakan tablet versi 3G akan lebih bagus efeknya daripada menggunakan versi WiFi? Menurut saya belum tentu.</p>
<p>Mari kita lakukan sedikit penghitungan. Setahu saya pengguna tablet kemungkinan besar pasti punya <em>smartphone</em> dan mempunyai <em>handphone</em> lebih dari 1. Jika kita mempunyai 2 <em>handphone</em> dan 1 tablet versi 3G, artinya kita harus mengurusi 3 kartu SIM sekaligus. Jika kita berlangganan layanan Internet di 3 kartu SIM tersebut, kita bisa menghabiskan sekitar 150.000 rupiah dalam satu bulan hanya untuk langganan layanan Internet saja. Kalaupun tidak berlangganan Internet, kita tetap harus rutin mengisi pulsa agar kartu SIM-nya terus aktif. Jika kita menggunakan tablet versi WiFi, kita bisa menggunakan fitur <em>tethering</em> di <em>smartphone</em> atau menggunakan koneksi WiFi umum yang beredar di sekitar, dengan melakukan hal ini kita bisa mengurangi biaya perawatan <em>gadget</em> yang kita miliki.</p>
<p>Saya sendiri menggunakan tablet versi WiFi dengan alasan saya berpikir tidak mungkin saya menggunakan tablet sesering <em>smartphone</em> semisal ketika dalam perjalanan atau ketika mengikuti sebuah acara. Mungkin bisa menggunakan tablet tapi tidak senyaman <em>smartphone</em> dalam beberapa situasi tertentu.  Saya lebih menargetkan tablet saya digunakan ketika saya sedang <em>meeting</em> dengan orang untuk membuat catatan atau ketika saya duduk di kafe untuk membuat <em>draft</em> artikel atau membaca bahan artikel. Sewaktu saya menggunakan tablet lebih sering saya mendapatkan akses ke WiFi umum, jika tidak ada saya tinggal mengkoneksikannya dengan <em>smartphone</em> saya.</p>
<p>Tentu kasus saya tidak berlaku untuk semua orang. Mungkin untuk orang yang memang sangat sering sekali menggunakan tablet atau tinggal di daerah yang jarang sekali terdapat akses WiFi umum, tablet versi 3G akan lebih menguntungkan walaupun harus mengeluarkan biaya tambahan. Semuanya balik ke kebutuhan diri masing-masing.</p>
<p>Nah, untuk referensi tambahan berikut saya jabarkan secara singkat apa kelebihan dan kekurangan tablet versi 3G dan versi WiFi:</p>
<p>Tablet versi 3G:</p>
<ul>
<li>Lebih mudah untuk berinternet</li>
<li>Bisa berinternet menggunakan tablet tanpa harus dikoneksikan dengan jaringan WiFI</li>
<li>Biaya perawatan lebih mahal</li>
<li>Daya tahan baterai biasanya lebih cepat habis daripada tablet versi WiFi</li>
</ul>
<p>Tablet versi WiFi:</p>
<ul>
<li>Biaya perawatan lebih murah</li>
<li>Daya tahan baterai biasanya lebih kuat daripada tablet versi 3G</li>
<li>Untuk berinternet harus dikoneksikan ke jaringan WiFi</li>
<li>Berinternet lebih tidak leluasa</li>
</ul>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/JournalOfKnowledge?a=v_ko308nd8A:DY3Q5EVYjBc:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/JournalOfKnowledge?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/JournalOfKnowledge?a=v_ko308nd8A:DY3Q5EVYjBc:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/JournalOfKnowledge?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/JournalOfKnowledge/~4/v_ko308nd8A" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.teknojurnal.com/2012/02/22/gadget-tablet-pilih-yang-versi-3g-atau-wifi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.teknojurnal.com/2012/02/22/gadget-tablet-pilih-yang-versi-3g-atau-wifi/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Facebook Open Graph Timeline : Saatnya Tambahkan Tombol Lain Selain “Like”</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/JournalOfKnowledge/~3/ZupAZ31J5TA/</link>
		<comments>http://www.teknojurnal.com/2012/02/22/facebook-open-graph-timeline-saatnya-tambahkan-tombol-lain-selain-like/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Feb 2012 05:30:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Putra Setia Utama</dc:creator>
				<category><![CDATA[TeknoMind]]></category>
		<category><![CDATA[API]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[like]]></category>
		<category><![CDATA[opengraph]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.teknojurnal.com/?p=9626</guid>
		<description><![CDATA[Tombol like di Facebook sudah menjadi ciri khas dari situs jejaring sosial tersebut. Bahkan baru-baru ini kata kata "Like This" juga dipakai dalam iklan TV salah satu operator di Indonesia. Kabar terbaru dari Facebook mengungkapkan kalau nantinya si tombol "Like" ini akan punya teman baru. Yap, Facebook sudah mulai membuka kesempatan bagi para pengembang aplikasi untuk menambahkan action baru selain dari Like.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2012/02/facebook_like_button.jpg"><img class="alignleft  wp-image-9630" style="margin: 5px;" title="facebook_like_button" src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2012/02/facebook_like_button-300x133.jpg" alt="" width="200" /></a>Tombol like di Facebook sudah menjadi ciri khas dari situs jejaring sosial tersebut. Bahkan baru-baru ini kata kata &#8220;<em>Like This</em>&#8221; juga dipakai dalam iklan TV salah satu operator di Indonesia. Kabar terbaru dari Facebook mengungkapkan kalau nantinya si tombol &#8220;<em>Like</em>&#8221; ini akan punya teman baru. Yap, Facebook sudah mulai membuka kesempatan bagi para pengembang aplikasi untuk menambahkan <em>action</em> baru selain dari <em>Like</em>.</p>
<p>Setelah kurang lebih 5 bulan isu di atas bergulir, akhirnya Facebook membuka API <em>timeline action</em> untuk para developer aplikasi Facebook (tepatnya dikisaran pertengahan Januari). Fitur yang ditambahkan di Facebook Graph API ini memungkinkan pengembang aplikasi membuat tombol baru dengan kata-kata yang lebih spesifik. Misalnya &#8220;<em>Read</em>&#8221; pada aplikasi yang menyuguhkan artikel, ataupun &#8220;<em>Listen</em>&#8221; untuk aplikasi Musik.</p>
<div id="attachment_9627" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2012/02/facebook-actions-approval.png"><img class=" wp-image-9627" title="facebook-actions-approval" src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2012/02/facebook-actions-approval.png" alt="" width="500" height="418" /></a><p class="wp-caption-text">Facebook actions approval</p></div>
<p>Untuk menggunakan tombol selain &#8220;<em>Like</em>&#8221; para pengembang harus mendapatkan <em>approval</em>/persetujuan terlebih dahulu dari pihak Facebook. Untuk kriteria lengkapnya dapat dilihat di link <a href="https://developers.facebook.com/docs/opengraph/opengraph-approval/" target="_blank">berikut ini</a>. <em>Simpel</em>, <em>Genuine</em> dan <em>Non-abusive</em> adalah beberapa poin penting yang bisa saya garis bawahi.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2012/02/Screen-Shot-2012-02-22-at-10.37.44-AM.png"><img class="aligncenter  wp-image-9629" title="Open Graph Criteria" src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2012/02/Screen-Shot-2012-02-22-at-10.37.44-AM.png" alt="" width="500" /></a></p>
<p>Memang terlihat sepertinya ini adalah sebuah fitur tambahan yang sederhana. Tapi menurut saya pribadi hal ini sangat bisa dimanfaatkan untuk mengetahui apa yang disukai dan yang dinginkan pengguna jika melihat sebuah konten. Saya berpikir jika fitur ini dipakai untuk situs <em>e-commerce</em>, situs <em>e-learning</em> atau bahkan situs jejaring sosial lainnya akan menjadi sebuah tambahan yang menarik untuk dicoba.</p>
<p><a href="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2012/02/Screen-Shot-2012-02-22-at-11.11.59-AM.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-9628" title="&quot;Want&quot; button dan &quot;Own&quot; button" src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2012/02/Screen-Shot-2012-02-22-at-11.11.59-AM.png" alt="" width="496" height="127" /></a></p>
<p>Kabar lain yang saya dapat adalah <a href="http://www.addshoppers.com/" target="_blank">addshoppers</a>, sebuah <em>website</em> yang berkaitan dengan <em>online shopping</em>, sedang dalam masa pengesahan untuk mendapatkan tombol &#8220;<em>Want</em>&#8221; dan &#8220;<em>Own</em>&#8220;. Nah, Mungkin dari pembaca TeknoJurnal sudah ada yang mencoba mengimplementasikan API Facebook ini, bisa berbagai pengalamannya di kolom komentar kami.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/JournalOfKnowledge?a=ZupAZ31J5TA:3nSrpuiF_jQ:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/JournalOfKnowledge?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/JournalOfKnowledge?a=ZupAZ31J5TA:3nSrpuiF_jQ:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/JournalOfKnowledge?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/JournalOfKnowledge/~4/ZupAZ31J5TA" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.teknojurnal.com/2012/02/22/facebook-open-graph-timeline-saatnya-tambahkan-tombol-lain-selain-like/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.teknojurnal.com/2012/02/22/facebook-open-graph-timeline-saatnya-tambahkan-tombol-lain-selain-like/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Aplikasi Mobile yang Dapat Membantu Tuna Netra Menggunakan Perangkat Layar Sentuh</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/JournalOfKnowledge/~3/66U6NcZSyQs/</link>
		<comments>http://www.teknojurnal.com/2012/02/21/aplikasi-mobile-yang-dapat-membantu-tuna-netra-menggunakan-perangkat-layar-sentuh/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Feb 2012 12:00:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Putra Setia Utama</dc:creator>
				<category><![CDATA[TeknoNews]]></category>
		<category><![CDATA[applikasi]]></category>
		<category><![CDATA[iphone]]></category>
		<category><![CDATA[mobile]]></category>
		<category><![CDATA[tuna netra]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.teknojurnal.com/?p=9620</guid>
		<description><![CDATA[Perlu diingat bahwa smartphone adalah perangkat yang bisa digunakan oleh semua orang, tanpa terkecuali untuk orang yang memiliki kekurangan fisik seperti para tuna netra. Seperti yang kita tahu smartphone saat ini sebagian besar memakai touchscreen / layar sentuh untuk kontrol dan media inputannya. Akan menyulitkan bagi seorang tuna netra jika tidak bisa meraba tekstur dan hanya diwakili oleh suara saja seperti fitur "Siri" yang dimiliki iPhone. Baru-baru ini Georgia Tech College of Computing memiliki ide untuk membantu para tuna netra untuk bisa mengetik di iPhone dengan mudah.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2012/02/brailletouch.jpg"><img class="alignleft  wp-image-9621" style="margin: 5px;" title="brailletouch" src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2012/02/brailletouch.jpg" alt="" height="180" /></a>Perlu diingat bahwa <em>smartphone</em> adalah perangkat yang bisa digunakan oleh semua orang, tanpa terkecuali untuk orang yang memiliki kekurangan fisik seperti para tuna netra. Seperti yang kita tahu <em>smartphone</em> saat ini sebagian besar memakai <em>touchscreen</em> / layar sentuh untuk kontrol dan media inputannya. Akan menyulitkan bagi seorang tuna netra jika tidak bisa meraba tekstur dan hanya diwakili oleh suara saja seperti fitur &#8220;Siri&#8221; yang dimiliki iPhone. Baru-baru ini Georgia Tech College of Computing memiliki ide untuk membantu para tuna netra untuk bisa mengetik di iPhone dengan mudah.</p>
<p>Mereka mencoba merelisasikan sebuah ide sederhana di mana mereka membuat aplikasi yang memungkinkan tuna netra menulis huruf braille dengan menggunakan layar sentuh di iPhone. <em>Prototype</em> aplikasi ini diklaim dapat mengetik 32 kata per menit dengan tingkat akurasi rata-rata 92 persen.</p>
<p>Cara kerjanya sangatlah sederhana. Hal pertama yang bisa dilakukan para tuna netra adalah menghadapkan layar iPhone mereka ke sisi luar / searah dengan posisi hadap pengguna dalam posisi <em>landscape</em>. Nantinya akan ada 6 bulatan yang muncul (3 di kiri dan 3 di kanan). Nah bagi para tuna netra, mereka bisa menggunakan ke 6 titik yang tersusun di pinggir layar untuk mengetikan huruf braille tradisional dengan cara menyentuhkan jari mereka ke area bulatan tersebut. Kemudian aplikasi ini juga akan menyuarakan huruf apa yang berhasil di tekan oleh si pengguna. Aplikasi ini juga mendukung fitur <em>auto-rotate</em>, sehingga pengguna yang tuna netra tidak perlu khawatir mereka salah posisi saat memegang iPhone.</p>
<p>Untuk lebih jelasnya ini adalah video demo dari aplikasi yang masih dalam tahap prototipe ini.</p>
<p><object width="550" height="309" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/rIEO1bUFHsI?version=3&amp;hl=en_US" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed width="550" height="309" type="application/x-shockwave-flash" src="http://www.youtube.com/v/rIEO1bUFHsI?version=3&amp;hl=en_US" allowFullScreen="true" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" /></object></p>
<p>Saya pribadi berpendapat bahwa aplikasi seperti ini adalah aplikasi yang sangat dibutuhkan tetapi jarang dipikirkan. Jujur saya sendiri tidak pernah terpikirkan mengenai aplikasi yang bisa membantu masyarakat sekitar yang mungkin memiliki kekurangan dalam hal fisik dan tentunya akan kesulitan juga dalam menggunakan <em>smartphone</em>. Dan saya menjadi yakin ternyata para pengembang aplikasi <em>mobile</em> pun bisa berkarya dan sekaligus membantu sesama lewat aplikasi <em>mobile</em> yang dibuat.</p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/JournalOfKnowledge?a=66U6NcZSyQs:QhX_TQehsv4:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/JournalOfKnowledge?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/JournalOfKnowledge?a=66U6NcZSyQs:QhX_TQehsv4:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/JournalOfKnowledge?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/JournalOfKnowledge/~4/66U6NcZSyQs" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.teknojurnal.com/2012/02/21/aplikasi-mobile-yang-dapat-membantu-tuna-netra-menggunakan-perangkat-layar-sentuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.teknojurnal.com/2012/02/21/aplikasi-mobile-yang-dapat-membantu-tuna-netra-menggunakan-perangkat-layar-sentuh/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Sistem Operasi Smartphone dalam 2 Kata</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/JournalOfKnowledge/~3/Kixt9FHeQaw/</link>
		<comments>http://www.teknojurnal.com/2012/02/21/sistem-operasi-smartphone-dalam-2-kata/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Feb 2012 09:00:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Firman Nugraha</dc:creator>
				<category><![CDATA[TeknoMind]]></category>
		<category><![CDATA[os]]></category>
		<category><![CDATA[smartphone]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.teknojurnal.com/?p=9449</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin saya iseng memikirkan apa 2 kata yang cocok untuk menggambarkan sistem-sistem operasi smartphone yang populer saat ini seperti Windows Phone, Android, iOS, dan BlackBerry OS. Beruntungnya, saya bisa mencoba beberapa smartphone yang menggunakan sistem-sistem operasi populer yang berbeda.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-9613" title="iOs-Android-Windows-Phone-Blackberry-OS" src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2012/02/iOs-Android-Windows-Phone-Blackberry-OS-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" />Kemarin saya iseng memikirkan apa 2 kata yang cocok untuk menggambarkan sistem-sistem operasi <em>smartphone</em> yang populer saat ini seperti Windows Phone, Android, iOS, dan BlackBerry OS. Beruntungnya, saya bisa mencoba beberapa <em>smartphone</em> yang menggunakan sistem-sistem operasi populer yang berbeda.</p>
<p>Nah&#8230; berikut adalah pendapat saya tentang sistem-sistem operasi <em>mobile</em> yang populer saat ini dalam 2 kata:</p>
<p><strong>Android &#8211; complex and fun</strong>, menurut saya sistem operasi <em>mobile</em> Android dari Google memang agak kompleks untuk digunakan. Namun, dibalik kekompleksan penggunannya, Android sangat menyenangkan untuk digunakan setelah mengetahui seluk beluk penggunaan Android. Mulai dari aplikasi yang sangat banyak, tersedianya <em>widget</em>, dapat diotak-atik sedemikian rupa, hingga fitur <em>live wallpaper</em>-nya yang cukup menarik.</p>
<p><strong>Windows Phone &#8211; simple and elegant</strong>, sistem operasi terbaru dari Microsoft ini sangat sederhana dan terasa elegan ketika saya gunakan. Saking sederhananya saya tidak memerlukan waktu yang lama untuk terbiasa dengan Windows Phone. Ditambah dengan desain antar mukanya yang menggunakan model Metro UI serta animasi yang digunakan, Windows Phone terlihat elegan ketika digunakan.</p>
<p><strong>iOS &#8211; simple and fun</strong>, sama dengan Windows Phone soal kesederhanaan, ketika saya menggunakan <em>smartphone</em> yang berbasis iOS yaitu iPhone, saya tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi menggunakannya. Ditambah dengan koleksi <em>game</em>-nya yang berkualitas serta performanya yang bagus, iPhone sangat menyenangkan digunakan ketika bermain <em>game</em>.</p>
<p><strong>BlackBerry OS &#8211; complex and elegant</strong>, ketika saya menggunakan BlackBerry entah kenapa saya merasa agak kompleks untuk digunakan. Mulai dari konfigurasinya yang cukup banyak hingga banyaknya jenis paket data yang disediakan. Di luar penggunannya yang kompleks, BlackBerry menurut saya hingga sekarang masih terlihat elegan ketika digunakan. Apalagi jika berbicara Indonesia, BlackBerry masih menjadi favorit kebanyakan orang.</p>
<p>Kalo menurut pembaca sendiri, apa 2 kata yang terpikirkan ketika menggunakan sistem-sitem operasi <em>mobile</em> populer saat ini?</p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/JournalOfKnowledge?a=Kixt9FHeQaw:IyrjWrxYuOM:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/JournalOfKnowledge?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/JournalOfKnowledge?a=Kixt9FHeQaw:IyrjWrxYuOM:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/JournalOfKnowledge?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/JournalOfKnowledge/~4/Kixt9FHeQaw" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.teknojurnal.com/2012/02/21/sistem-operasi-smartphone-dalam-2-kata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.teknojurnal.com/2012/02/21/sistem-operasi-smartphone-dalam-2-kata/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>[Foto] Berkenalan Dengan Pengguna Handphone Dari Kalangan Low-End</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/JournalOfKnowledge/~3/m9vVbPJARYU/</link>
		<comments>http://www.teknojurnal.com/2012/02/20/foto-berkenalan-dengan-pengguna-handphone-dari-kalangan-low-end/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Feb 2012 12:00:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Putra Setia Utama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[TeknoMind]]></category>
		<category><![CDATA[low-end]]></category>
		<category><![CDATA[mobile]]></category>
		<category><![CDATA[riset]]></category>
		<category><![CDATA[user]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.teknojurnal.com/?p=9512</guid>
		<description><![CDATA[Pengguna atau konsumen atau pembeli adalah raja. Sebagai penjual jasa ataupun barang dituntut bisa mengerti apa yang dinginkan, dibutuhkan dan digemari oleh pengguna. Karena kadang si pengguna juga bingung terhadap apa yang mereka inginkan dan butuhkan. Jika berbicara soal pengguna handphone Indonesia, maka kita tidak akan lepas dari pasar low-end. Pasar di mana penggunanya menggunakan handphone dengan kisaran harga di bawah satu juta dan merupakan pasar terbesar di Indonesia. Dan jika berbicara sebagai seorang pengembang aplikasi mobile yang menargetkan pasar low-end, maka adalah hal yang wajib untuk melakukan riset target pasar low-end untuk bisa membuat produk yang sesuai pasar dan memiliki nilai kegunaan (usability) yang cocok dengan yang dibutuhkan. Di artikel kali ini saya akan berbagai penegalaman tentang bagaimana cara "berkenalan" dengan calon pengguna secara nyata.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2012/02/Screen-Shot-2012-02-20-at-12.39.10-PM.jpg"><img class="alignleft  wp-image-9515" style="margin: 5px;" title="pengguna handphone" src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2012/02/Screen-Shot-2012-02-20-at-12.39.10-PM-300x227.jpg" alt="" height="150" /></a>Pengguna atau konsumen atau pembeli adalah raja. Sebagai penjual jasa ataupun barang dituntut bisa mengerti apa yang dinginkan, dibutuhkan dan digemari oleh pengguna. Karena kadang si pengguna juga bingung terhadap apa yang mereka inginkan dan butuhkan. Jika berbicara soal pengguna <em>handphone</em> Indonesia, maka kita tidak akan lepas dari pasar <em>low-end</em>. Pasar di mana penggunanya menggunakan <em>handphone</em> dengan kisaran harga di bawah satu juta dan merupakan pasar terbesar di Indonesia. Dan jika berbicara sebagai seorang pengembang aplikasi <em>mobile</em> yang menargetkan pasar <em>low-end</em>, maka adalah hal yang wajib untuk melakukan riset target pasar <em>low-end</em> untuk bisa membuat produk yang sesuai pasar dan memiliki nilai kegunaan (<em>usability</em>) yang cocok dengan yang dibutuhkan. Di artikel kali ini saya akan berbagai penegalaman tentang bagaimana cara &#8220;berkenalan&#8221; dengan calon pengguna secara nyata.</p>
<p>Beberapa hari yang lalu saya sempat mencoba melakukan riset pasar pengguna <em>handphone</em> <em>low-end</em> secara langsung di lapangan. Tujuan yang saya ingin capai adalah mengetahui seperti apa calon pengguna saya nantinya, mulai dari perawakan fisik, cara berpakaian hingga lingkungan sekitarnya. Hal ini menjadi penting karena biasanya calon pengguna yang ada di imajinasi kita untuk kalangan <em>low-end</em> sangat berbeda jauh dengan kenyataan di lapangan.</p>
<p>Metode yang saya lakukan adalah dengan mengambil gambar secara sembunyi sembunyi tiap orang yang saya jumpai yang sedang menggunakan <em>handphone</em> mereka. Yang saya incar adalah kespontanan mereka dan kebiasaan alami mereka dalam menggunakan <em>handphone</em>. Selain itu lingkungan dan momen saat mereka memakai <em>handphone</em> selain untuk telepon juga menjadi poin yang perlu dicatat. Kita bisa mengetahui jenis aplikasi apa yang bisa dinikmati mereka dan lingkungan mereka. Bagaimana nantinya aplikasi yang dibuat bisa digunakan bersama sama atau menjadi bahan pembicaraan di lingkungan mereka ini.</p>
<p>Berikut adalah hasil <em>jepretan</em> amatir saya yang mungkin bisa menjadi inspirasi untuk berkenalan dengan calon pengguna di kalangan <em>low-end</em>.</p>

<h3>Foto &#8211; Foto Pengguna Handphone di Indonesia</h3>
<style type="text/css">
  div#about-slider { width: 450px !important;height: 338px !important; }
  div#about-slider_container .nivo_slider .nivo-controlNav { width: 450px !important; }
  div#about-slider_container { padding-bottom: 110px; }
  div#about-slider_container .nivo-controlNav { bottom: -110px; }
  div#about-slider_container .nivo-controlNav img { margin-right: 5px;width: 50px ;height: 50px; }
  div#about-slider_container .nivo-controlNav img.first_thumb { margin-left: 5px; }
</style>
<div id="about-slider_container" class="nivo_slider_container nivo_slider_center nivo_slider_controlNavImages">
  <div id="about-slider" class="nivo_slider">
    <img src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/gallery/pengguna-handphone-indonesia/9.jpg" title="Lagi cek harga sembako mungkin" class="nivo_image" alt="nivo slider image" />
    <img src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/gallery/pengguna-handphone-indonesia/10.jpg" title="Mengatasi kebosanan saat menjaga toko. Mungkin Sedang Chatting :)" class="nivo_image" alt="nivo slider image" />
    <img src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/gallery/pengguna-handphone-indonesia/1.jpg" title="Mungkin bisa dibuatkan aplikasi yang berhubungan dengan earphone :)" class="nivo_image" alt="nivo slider image" />
    <img src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/gallery/pengguna-handphone-indonesia/2.jpg" title="Mau naik kereta dan mungkin lagi cek jadwal kereta / bus" class="nivo_image" alt="nivo slider image" />
    <img src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/gallery/pengguna-handphone-indonesia/13.jpg" title="Anak anak juga suka main handphone" class="nivo_image" alt="nivo slider image" />
    <img src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/gallery/pengguna-handphone-indonesia/4.jpg" title="Nunggu pembeli sambil main handphone atau mungkin sambil promosi dagangan" class="nivo_image" alt="nivo slider image" />
    <img src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/gallery/pengguna-handphone-indonesia/8.jpg" title="Mungkin bisa dibuatin aplikasi 'jago photo for kid' :)" class="nivo_image" alt="nivo slider image" />
    <img src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/gallery/pengguna-handphone-indonesia/3.jpg" title="Tipe main handphone yang pelan tapi lama" class="nivo_image" alt="nivo slider image" />
    <img src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/gallery/pengguna-handphone-indonesia/5.jpg" title="Level adiksi sama handphonenya sudah sangat besar" class="nivo_image" alt="nivo slider image" />
    <img src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/gallery/pengguna-handphone-indonesia/11.jpg" title="Ngobrol bareng SPG tetep pegang handphone. Mungkin lagi gosip liat berita di handphone" class="nivo_image" alt="nivo slider image" />
    <img src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/gallery/pengguna-handphone-indonesia/6.jpg" title="Mungkin sedang itung modal dan keuntungan" class="nivo_image" alt="nivo slider image" />
    <img src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/gallery/pengguna-handphone-indonesia/7.jpg" title="Sambil jalan, sambil update status mungkin" class="nivo_image" alt="nivo slider image" />
    <img src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/gallery/pengguna-handphone-indonesia/IMG_1083.jpg" title="Suntuk menunggu mungkin pantau timeline atau cerita lucu" class="nivo_image" alt="nivo slider image" />
    <img src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/gallery/pengguna-handphone-indonesia/12.jpg" title="Saat waktu istirahat mungkin lagi update status atau mungkin kangen istri" class="nivo_image" alt="nivo slider image" />
    <img src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/gallery/pengguna-handphone-indonesia/IMG_1091.jpg" title="Jepret dan langsung di share ke akun social medianya mungkin :)" class="nivo_image" alt="nivo slider image" />
  </div>
</div>
<script type="text/javascript">
  jQuery(window).load(function() {
    jQuery('div#about-slider').nivoSlider({effect: 'slideInRight',controlNavThumbs: true,manualAdvance: true});
    JJNGGUtils.wordpressThumbs('about-slider', false);
    JJNGGUtils.wordpressThumbsCenterFix('about-slider');
    jQuery('div#about-slider div.nivo-controlNav').css('visibility', 'visible');
  });
</script>

<p>Dari gambar gambar diatas, secara pribadi berhasil mengubah pandangan saya terhadap sebuah aplikasi yang bisa digunakan oleh orang-orang pada gambar tersebut. Mulai dari UX, UI, warna, tema, serta nilai guna yang saya pikirkan selama ini di alam imajinasi saya ternyata cukup banyak yang berbeda dengan fakta di lapangan. Yang cukup mengejutkan saya adalah profil si pengguna yang sangat beragam yang membuat saya berpikir bahwa pasar <em>low-end</em> ini adalah pasar yang sangat besar yang harusnya bisa digarap oleh pengembang lokal. Di sinilah dan dari merekalah saya rasa kita bisa menjadi tuan rumah untuk aplikasi <em>mobile</em> di negara kita sendiri.</p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/JournalOfKnowledge?a=m9vVbPJARYU:ODicDasa5zI:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/JournalOfKnowledge?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/JournalOfKnowledge?a=m9vVbPJARYU:ODicDasa5zI:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/JournalOfKnowledge?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/JournalOfKnowledge/~4/m9vVbPJARYU" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.teknojurnal.com/2012/02/20/foto-berkenalan-dengan-pengguna-handphone-dari-kalangan-low-end/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.teknojurnal.com/2012/02/20/foto-berkenalan-dengan-pengguna-handphone-dari-kalangan-low-end/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Nokia Umumkan Finalis “Nokia Asha Apps Challenge”</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/JournalOfKnowledge/~3/QXEpihk9hms/</link>
		<comments>http://www.teknojurnal.com/2012/02/20/nokia-umumkan-finalis-nokia-asha-apps-challenge/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Feb 2012 08:21:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Firman Nugraha</dc:creator>
				<category><![CDATA[TeknoNews]]></category>
		<category><![CDATA[angry birds]]></category>
		<category><![CDATA[Asha 300]]></category>
		<category><![CDATA[game]]></category>
		<category><![CDATA[kompetisi]]></category>
		<category><![CDATA[nokia]]></category>
		<category><![CDATA[Nokia Asha Apps Challenge]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.teknojurnal.com/?p=9532</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu lalu TeknoJurnal pernah menulis tentang acara "Nokia Asha Apps Challenge". Hadiah yang ditawarkan di kompetisi tersebut cukup menggiurkan, mulai dari internship di kantor pusat Rovio, tiket ke kantor pusat Nokia dan Rovio, hingga hotel untuk seminggu di Espoo, Finlandia. Nah... kini setelah melalui proses seleksi, Nokia akhirnya mengumumkan para finalis dari "Nokia Asha Apps Challenge".]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa waktu lalu TeknoJurnal pernah menulis tentang acara <a href="http://www.teknojurnal.com/2012/01/30/mau-jalan-jalan-ke-finlandia-dan-dapat-nokia-asha-300-secara-gratis/">&#8220;Nokia Asha Apps Challenge&#8221;</a>. Hadiah yang ditawarkan di kompetisi tersebut cukup menggiurkan, mulai dari <em>internship</em> di kantor pusat Rovio, tiket ke kantor pusat Nokia dan Rovio, hingga hotel untuk seminggu di Espoo, Finlandia. Nah&#8230; kini setelah melalui proses seleksi, Nokia akhirnya mengumumkan para finalis dari &#8220;Nokia Asha Apps Challenge&#8221;.</p>
<p>Berikut adalah daftar para 24 finalis &#8220;Nokia Asha Apps Challenge&#8221;:</p>
<div id="attachment_9533" class="wp-caption aligncenter" style="width: 383px"><img class="size-full wp-image-9533" title="Finalis Nokia Asha Apps Challenge" src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2012/02/Finalis-Nokia-Asha-Apps-Challenge.png" alt="Finalis Nokia Asha Apps Challenge" width="373" height="626" /><p class="wp-caption-text">24 Finalis Nokia Asha Apps Challenge</p></div>
<p>Setelah ini para finalis harus mengembangkan aplikasi mereka hingga selesai untuk memperebutkan hadiah di kompetisi ini dan pada tanggal 15 Maret 2012 akan diumumkan siapa pemenangnya.  Saya mengucapkan selamat kepada para finalis dan semoga dari kompetisi ini bisa terlahir <em>game-game</em> berkualitas yang tidak kalah dengan <em>publisher</em> besar dari luar negeri.</p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/JournalOfKnowledge?a=QXEpihk9hms:9PBW-spP184:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/JournalOfKnowledge?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/JournalOfKnowledge?a=QXEpihk9hms:9PBW-spP184:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/JournalOfKnowledge?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/JournalOfKnowledge/~4/QXEpihk9hms" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.teknojurnal.com/2012/02/20/nokia-umumkan-finalis-nokia-asha-apps-challenge/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.teknojurnal.com/2012/02/20/nokia-umumkan-finalis-nokia-asha-apps-challenge/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Rekap DepokMobi Meetup 5: Berbagi Seputar The Amazing Nokia Lumia Developer Day</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/JournalOfKnowledge/~3/GWgu1oqseRs/</link>
		<comments>http://www.teknojurnal.com/2012/02/20/rekap-depokmobi-meetup-5-berbagi-seputar-the-amazing-nokia-lumia-developer-day/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Feb 2012 05:30:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Firman Nugraha</dc:creator>
				<category><![CDATA[TeknoNews]]></category>
		<category><![CDATA[DepokMobi]]></category>
		<category><![CDATA[event]]></category>
		<category><![CDATA[Lumia]]></category>
		<category><![CDATA[meetup]]></category>
		<category><![CDATA[nokia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.teknojurnal.com/?p=9472</guid>
		<description><![CDATA[Komunitas DepokMobi kini telah melaksanakan meetup untuk ke-5 kalinya pada hari Sabtu tanggal 18 Februari 2012. Kali ini acaranya kembali bertempat di Buku Kafe Depok dengan topik “Berbagi Seputar The Amazing Nokia Lumia Developer Day”. Pembicara yang dihadirkan pada meetup kali ini adalah Firstman Marpaung dari N.Ice, Oscar Kurniawan dari Tanoshii Studio, dan saya sendiri Firman Nugraha dari TeknoJurnal.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft  wp-image-8343" title="logo depokmobi" src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2011/12/depokmobi.jpg" alt="logo depokmobi" width="200" />Komunitas DepokMobi kini telah melaksanakan meetup untuk ke-5 kalinya pada hari Sabtu tanggal 18 Februari 2012. Kali ini acaranya kembali bertempat di Buku Kafe Depok dengan topik “Berbagi Seputar The Amazing Nokia Lumia Developer Day”. Pembicara yang dihadirkan pada meetup kali ini adalah Firstman Marpaung dari N.Ice, Oscar Kurniawan dari Tanoshii Studio, dan saya sendiri Firman Nugraha dari TeknoJurnal.</p>
<p>Konsep meetup kali ini mirip dengan konsep <a href="http://www.teknojurnal.com/2011/12/23/rekap-depokmobi-meetup-3-berbagi-seputar-blackberry-devcon-asia-2011-singapura/">meetup DepokMobi yang ke-3</a>, yaitu lebih banyak membicarakan tentang sebuah acara seputar pengembang aplikasi yang baru dilaksanakan, dalam kasus kali ini adalah acara <a href="http://www.teknojurnal.com/2012/02/06/rekap-the-amazing-nokia-lumia-developer-day-di-bandung/">The Amazing Nokia Lumia Developer Day</a>. Dan, berhubung keterbatasan waktu di meetup kali ini tidak ada sesi presentasi produk.</p>
<p>Acara dimulai dengan pembukaan oleh salah satu pengurus TeknoJurnal, Putra Setia Utama. Ia menjelaskan tentang pencapaian komunitas DepokMobi beserta anggota-anggotanya belakangan ini. Di antaranya adalah semakin antusiasnya warga Depok untuk terjun di industri <em>mobile</em>, jumlah peserta meetup yang cukup banyak pada meetup ke-4, dan beberapa anggota komunitas DepokMobi berhasil memenangkan acara The Amazing Nokia Lumia Developer dan The Amazing Nokia Lumia Apps Challenge. Ia juga menjelaskan tentang konsep baru yang akan diusung di meetup DepokMobi berikutnya yang akan fokus pada pengembangan produk bagi para anggota komunitas DepokMobi. Terakhir ia juga mengumumkan secara resmi tentang acara hasil kolaborasi DepokMobi dengan Nokia, The Nokia Asha Coding Day with DepokMobi | 24 Hours.</p>
<div id="attachment_9487" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class=" wp-image-9487 " title="Putra Setia Utama Memberikian Update Informasi Tentang DepokMobi" src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2012/02/DepokMobi-Meetup-5-1.jpg" alt="Putra Setia Utama Memberikian Update Informasi Tentang DepokMobi" width="450" /><p class="wp-caption-text">Putra Setia Utama Memberikian Update Informasi Tentang DepokMobi</p></div>
<p>Setelah itu acara dilanjutkan dengan sesi sharing membicarakan pengalaman mereka yang turut serta mengikuti acara The Amazing Nokia Lumia Developer Day. Saya sendiri menjelaskan hasil pengamatan saya selama acara The Amazing Nokia Lumia Developer Day yang lengkapnya bisa dibaca di <a href="http://www.teknojurnal.com/2012/02/06/rekap-the-amazing-nokia-lumia-developer-day-di-bandung/">artikel saya</a> di TeknoJurnal. Oscar menjelaskan tentang bagaimana perjuangan ia agar dapat mengikuti acara tersebut dan juga pengalamannya ketika mengembangkan aplikasi Windows Phone di acara tersebut. Pak Firstman menjelaskan pengalamannya dari sisi salah satu pengurus acara tersebut yang juga menarik untuk disimak.</p>
<p>Narenda Wicaksono dari Nokia menambahkan bahwa sebetulnya tujuan utama dari acara The Amazing Nokia Lumia Developer Day bukanlah hadiah Lumia-nya, namun untuk memanasi para pengembang aplikasi dan meningkatkan adrenalinnya dalam mengembangkan aplikasi mobile. Apa yang dikatakan oleh mas Narend ada betulnya, saya liat masih banyak pengembang aplikasi yang agak malas ketika mau membuat aplikasi dan acara seperti ini bisa dijadikan sebagai momentum untuk membangkitkan semangat dan adrenalin mereka untuk membuat aplikasi.</p>
<div id="attachment_9489" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class=" wp-image-9489 " title="Narenda Wicaksono Menjelaskan Tentang Tujuan The Amazing Nokia Lumia Developer Day" src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2012/02/DepokMobi-Meetup-5-3.jpg" alt="Narenda Wicaksono Menjelaskan Tentang Tujuan The Amazing Nokia Lumia Developer Day" width="450" /><p class="wp-caption-text">Narenda Wicaksono Menjelaskan Tentang Tujuan The Amazing Nokia Lumia Developer Day</p></div>
<p>Acara ditutup dengan sesi tanya jawab dan bincang-bincang kasual sesama peserta meetup. Berdasarkan pemantauan saya semenjak meetup pertama DepokMobi, para peserta DepokMobi makin kesini semakin aktif  dan tidak malu untuk bertanya serta berbincang-bincang dengan sesama peserta meetup. Hal ini menurut saya adalah sesuatu  yang bagus karena menurut saya semakin banyak berkomunikasi maka akan semakin terasah <em>soft skill</em> para pengembang aplikasi dan memperlebar relasi.</p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/JournalOfKnowledge?a=GWgu1oqseRs:LksWBjrnFXc:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/JournalOfKnowledge?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/JournalOfKnowledge?a=GWgu1oqseRs:LksWBjrnFXc:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/JournalOfKnowledge?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/JournalOfKnowledge/~4/GWgu1oqseRs" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.teknojurnal.com/2012/02/20/rekap-depokmobi-meetup-5-berbagi-seputar-the-amazing-nokia-lumia-developer-day/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.teknojurnal.com/2012/02/20/rekap-depokmobi-meetup-5-berbagi-seputar-the-amazing-nokia-lumia-developer-day/</feedburner:origLink></item>
	</channel>
</rss>

