<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/atom10full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" gd:etag="W/&quot;D08CRn08cCp7ImA9WxJUGE8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-6115065593843300711</id><updated>2009-07-17T13:17:47.378+03:00</updated><title>Tentang Qatar</title><subtitle type="html" /><link rel="http://schemas.google.com/g/2005#feed" type="application/atom+xml" href="http://www.tentangqatar.com/feeds/posts/default" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.tentangqatar.com/" /><link rel="next" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false&amp;v=2" /><author><name>Syarif Achmad</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10653770328263944031</uri><email>noreply@blogger.com</email></author><generator version="7.00" uri="http://www.blogger.com">Blogger</generator><openSearch:totalResults>605</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><link rel="self" href="http://feeds.feedburner.com/tentangqatarblog" type="application/atom+xml" /><feedburner:emailServiceId>tentangqatarblog</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><entry gd:etag="W/&quot;Dk8EQ30zeip7ImA9WxJUGE8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-6115065593843300711.post-6553466809342043998</id><published>2009-07-12T02:52:00.009+03:00</published><updated>2009-07-17T13:00:02.382+03:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-17T13:00:02.382+03:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Driving" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Car" /><title>Gaya Nyetir Jakarta vs Doha</title><content type="html">Setelah beberapa lama membawa mobil di Jakarta, mau tidak mau aku mulai membandingkannya dengan gaya nyetir di Doha. Bak kata pepatah: "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain pula ikannya&lt;/span&gt;". Ada beberapa kemiripan dan perbedaan yang dapat menggambarkan situasi jalanan di kedua kota sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Jalanan di Doha didominasi oleh mobil-mobil ber-cc besar, sekelas LandCruiser yang hobi ngebut. Sedangkan di Jakarta, jalanan dipenuhi oleh motor yang senang menyelip diantara mobil-mobil dalam kemacetan lalu lintas. Kedua-duanya membuat sopir lainnya deg-degan takut ketabrak/keserempet.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kalau di Doha, bila ada tanda batas kecepatan maksimum 80km/jam, maka si sopir akan nyetir dengan kecepatan lebih dari itu, kecuali bila ada radar. Lain halnya dengan Jakarta. Walaupun di jalan tol ada patokan maksimum 80km/jam, tetap si sopir hanya bisa pasrah ngebut maksimum 60km/jam, karena macet.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Di Doha, kalau ada yang nyerobot atau menyalip asal-asalan, kemungkinan besar akan diomel-omelin oleh sopir mobil di dekat itu sambil tangannya menari-nari tanda protes. Sedangkan kalau di Jakarta, setelah menyerempet spion mobil lain, biasanya pengendara motor melambaikan tangan sambil senyum tanda minta maaf. Sedangkan mobil yg keserempet cuma bisa ngedumel karena motornya sudah kabur jauh.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Begitu lampu merah berubah menjadi hijau, otomatis klakson mobil di Doha berbunyi, terutama bagi sopir-sopir mobil-mobil besar. Sedangkan di Jakarta, klakson berbunyi tiga detik sebelum lampu hijau menyala. Sepertinya sopir-sopir Jakarta faham betul kapan lampu merah berganti menjadi hijau.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pada saat memasuki bundaran atau roundabout, sopir Jakarta cenderung melambat, sedangkan sopir Doha akan tancap gas.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sopir Doha saat ini sudah mulai takut untuk melanggar lampu lalu lintas (karena takut kena denda yang lumayan tinggi), sedangkan untuk sopir Jakarta melanggar lampu lalu lintas itu sudah menjadi hal yang biasa (kalau tidak ada polisi).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Parkir di Jakarta harus bayar, kalau di Doha gratis (kecuali di beberapa lokasi tertentu seperti bandara).&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Apa lagi, ya?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;[http://www.tentangqatar.com]&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6115065593843300711-6553466809342043998?l=www.tentangqatar.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.tentangqatar.com/feeds/6553466809342043998/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=6115065593843300711&amp;postID=6553466809342043998&amp;isPopup=true" title="2 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/6553466809342043998?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/6553466809342043998?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/tentangqatarblog/~3/7AbclV01JlI/gaya-nyetir-jakarta-vs-doha.html" title="Gaya Nyetir Jakarta vs Doha" /><author><name>Syarif Achmad</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10653770328263944031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="16140182762061695571" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total><feedburner:origLink>http://www.tentangqatar.com/2009/07/gaya-nyetir-jakarta-vs-doha.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUUERH09fyp7ImA9WxJVFEg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-6115065593843300711.post-8587577175450732973</id><published>2009-07-01T16:37:00.003+03:00</published><updated>2009-07-01T17:06:45.367+03:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-01T17:06:45.367+03:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Travel" /><title>Pahlawan Devisa</title><content type="html">&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Warnet di Bekasi, hampir jam 9 malam WIB&lt;/span&gt;. Sejak sampai di Indonesia akses internet jadi sulit, padahal banyak penawaran bagus dari macam2 ISP. Tapi memang untuk bisa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;settle &lt;/span&gt;butuh waktu. Beberapa hari ini aku hanya bisa menikmati internet dari layar 2inch HP-ku. Jadi baru hari ini aku bisa menikmati internet "layar lebar", itu pun di warnet hiks....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OK. Aku akan mulai ceritaku begitu pesawat mendarat di bandara Soekarno-Hatta. Setelah menikmati layanan Emirates yang terhitung bagus, akhirnya pesawat Boeing itu pun bisa mendarat dengan sangat soft. Kata temanku "Pilotnya psti orang Indonesia (hi... ge-er)"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu sampai dibandara, kami langsung mengantri di imigrasi dan melaluinya dengan mulus. Berbeda dengan rekan-rekan TKI yang sempat bercerita kepada kami saat menunggu bagasi. Ada yang dimintai 500 ribu karena kehilangan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;arrival form&lt;/span&gt; dan ada yang harus merogoh kocek sebesar 300ribu rupiah karena passport &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;mendekati&lt;/span&gt; akhir masa berlaku. Aku tidak tahu aturan mana yang memberikan kewenangan petugas-petugas itu untuk menarik uang sebesar itu. Padahal jelas-jelas di samping bagian cek imigrasi tersebut tertulis "Selamat Datang Pahlawan Devisa". Beginikah bangsa Indonesia memperlakukan pahlawannya? Menyedihkan. Aku jadi teringat saat transit di Dubai, dimana kami bertemu rombongan pejabat, yang aku perkirakan anggota DPR yang terhormat yang baru pulang dari studi banding. Mereka banyak berdiskusi mengenai perlakuan TKI di bandara Soekarno Hatta. Hai Bapak/Ibu Yth, mohon obrolan mengenai pembelaan TKI di bandara Dubai tersebut bisa diteruskan sampai ke ruang sidang segera, jangan hanya terbuang bersama plastik belanjaan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;duty free &lt;/span&gt;anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bagian bagasi, kami pun harus dikecewakan  dengan layanan yang membutuhkan waktu hampir dua jam untuk mendapatkan semua bagai kami. Padahal Daris sudah merengek kehausan dan Danang duduk kecapaian di troli, bosan menunggu bagasi yang tidak kunjung datang. Aku terus terang malu, karena sudah berusaha mempromosikan wisata Indonesia ke rekan-rekan kerja di Qatar. Bayangkan kalau mereka jadi ke Indonesia dan mengalami kejadian ini. Ternyata hal ini tidak hanya terjadi padaku. Rekan lain yang datang sehari sesudah itu mengalami kejadian yang persis sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untungnya kekecewaanku sempat terobati dengan ramahnya pelayanan rumah makan siap saji di bandara dan taksi, walaupun sempat kaget bahwa harga makanan di Indonesia sudah mengalami kenaikan yang bisa dibilang signifikan. Setelah itu kami menyusuri jalanan Jakarta yang cukup lancar, karena di akhir minggu sambil terkantuk-kantuk karena kurang tidur.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;[http://www.tentangqatar.com]&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6115065593843300711-8587577175450732973?l=www.tentangqatar.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.tentangqatar.com/feeds/8587577175450732973/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=6115065593843300711&amp;postID=8587577175450732973&amp;isPopup=true" title="5 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/8587577175450732973?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/8587577175450732973?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/tentangqatarblog/~3/Fco07m88Psk/pahlawan-devisa.html" title="Pahlawan Devisa" /><author><name>Syarif Achmad</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10653770328263944031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="16140182762061695571" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">5</thr:total><feedburner:origLink>http://www.tentangqatar.com/2009/07/pahlawan-devisa.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkcDQ3g5fip7ImA9WxJVEEg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-6115065593843300711.post-6823991396496420941</id><published>2009-06-27T01:57:00.003+03:00</published><updated>2009-06-27T02:14:32.626+03:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-06-27T02:14:32.626+03:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Travel" /><title>Pulang Kampung</title><content type="html">&lt;strong&gt;Dubai Airport, 3am&lt;/strong&gt;. Walaupun lemot luar biasa, paling tidak di Dubai Airport ada wifi gratis yg bisa dimanfaatkan buat posting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah hari yang dinanti datang juga. Waktu liburan pulang ke kampung halaman memang sesuatu yang dinanti-nanti. Setelah sekian lama meninggalkan negri tercinta dengan alamnya yang indah dan makanannya yang enak, rasanya tidak sabar untuk segera sampai di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum berangkat, seharian aku melakukan &lt;a href="http://www.tentangqatar.com/2009/06/persiapan-liburan.html"&gt;pengecekan ulang dokumen-dokumen&lt;/a&gt;. Sayangnya kurma segar yang aku cari belum ada di pasar-pasar. Mungkin belum musim kali ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bandara Doha terasa cukup ramai  malam ini. Antrian mobil pengantar lebih dari hari-hari biasa. Selain itu, banyak sekali kami menjumpai rekan-rekan Indonesia yang pulang pada saat yang bersamaan. Memang liburan sekolah baru saja dimulai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman pertama yang menarik adalah pelayanan checkin yang kurang nyaman. Padahal biasanya pelayanan Emirates cukup bagus. Tidak tahu kenapa tuh. Mungkin si mbak lagi bete 'kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman lainnya adalah pada saat masuk imigrasi dimana petugas seperti biasa sibuk berbicara sendiri. Aku pikir ngomong sama aku, ternyata ngomong sama &lt;em&gt;handsfree&lt;/em&gt;. Kesian deh gua...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untungnya pelayanan di atas pesawat cukup bagus dengan makanan yang enak-enak. Sengaja siang tadi aku minta anak-anak tidur siang agar malam ini bisa begadang. Daripada harus menggendong di bandara Dubai yang besar banget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke deh. Doakan perjalanan kami berjalan dengan lancar dan kembali bisa menikmati pecel dan gudeg. Bagi yang di Qatar, kami ucapkan selamat menikmati summer sale dan &lt;a href="http://www.albawaba.com/en/countries/UAE/246377"&gt;entertainment city&lt;/a&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;[http://www.tentangqatar.com]&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6115065593843300711-6823991396496420941?l=www.tentangqatar.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.tentangqatar.com/feeds/6823991396496420941/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=6115065593843300711&amp;postID=6823991396496420941&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/6823991396496420941?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/6823991396496420941?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/tentangqatarblog/~3/ALoLd0E6GWM/pulang-kampung.html" title="Pulang Kampung" /><author><name>Syarif Achmad</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10653770328263944031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="16140182762061695571" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.tentangqatar.com/2009/06/pulang-kampung.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEYHRnY4eSp7ImA9WxJWFkk.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-6115065593843300711.post-50010514052082949</id><published>2009-06-22T07:45:00.001+03:00</published><updated>2009-06-22T07:48:57.831+03:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-06-22T07:48:57.831+03:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Entertainment" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Indonesia" /><title>Peringatan 17-Agustusan</title><content type="html">&lt;div&gt;Walaupun jauh dari kampung halaman, setiap tahun warga negara Indonesia di Qatar tetap mengadakan peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia. Tikda jauh dengan suasana di Indonesia, di Qatar juga diadakan beragam lomba, terutama lomba olahraga dan seni. Tentu saja, tidak ada lomba panjat pinang.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mengingat pada saat liburan banyak warga yang pulang kampung untuk menikmati cuaca Indonesia yang nyaman, maka jangan heran kalau perlombaan sudah dimulai sekarang. Salah satunya adalah yang baru saja di rilis oleh &lt;a href="http://www.gulf-times.com/site/topics/article.asp?cu_no=2&amp;amp;item_no=298643&amp;amp;version=1&amp;amp;template_id=36&amp;amp;parent_id=16"&gt;Gulf Times&lt;/a&gt;, mengenai lomba bowling yang juga dihadiri oleh Dubes RI untuk Qatar, Bapak Rozy Munir.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Adapun puncak acaranya akan diadakan pada tanggal 27 Juni 2009 di Al Khor Community mulai dari pagi sampai malam harinya, yang akan diisi dengan beragam lomba seni dan hiburan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;Dirgahayu Indonesiaku&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;[http://www.tentangqatar.com]&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6115065593843300711-50010514052082949?l=www.tentangqatar.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.tentangqatar.com/feeds/50010514052082949/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=6115065593843300711&amp;postID=50010514052082949&amp;isPopup=true" title="1 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/50010514052082949?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/50010514052082949?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/tentangqatarblog/~3/mEOXlpEpdKc/peringatan-17-agustusan.html" title="Peringatan 17-Agustusan" /><author><name>Syarif Achmad</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10653770328263944031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="16140182762061695571" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total><feedburner:origLink>http://www.tentangqatar.com/2009/06/peringatan-17-agustusan.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkcNSXg9eCp7ImA9WxJWFk0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-6115065593843300711.post-6491510004795192647</id><published>2009-06-21T18:21:00.003+03:00</published><updated>2009-06-21T20:08:18.660+03:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-06-21T20:08:18.660+03:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Shopping" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Entertainment" /><title>Berburu Oleh-Oleh</title><content type="html">Salah satu kesibukan sebelum mudik adalah mencari oleh-oleh. Kebetulan toko-toko sedang pada &lt;em&gt;sale&lt;/em&gt;, jadi aktifitas mencari oleh-oleh pun menjadi semakin seru. Tetapi sayangnya, untuk mencari souvernir khas Qatar tidaklah mudah sebagaimana daerah-daerah tujuan wisata dimana kita sangat mudah menemukan souvenir di semua penjuru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada &lt;a href="http://www.tentangqatar.com/2007/11/qatar-souvenirs.html"&gt;posting terdahulu&lt;/a&gt; sempat dibahas beberapa lokasi tempat mencari souvenir. Berikut ini informasi yang lebih &lt;em&gt;up to date&lt;/em&gt;:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Souq Waqif&lt;/strong&gt;. Tentu saja di sini bisa ditemukan beragam souvenir, karena memang di sini merupakan pusat wisata. Walaupun begitu, sepertinya harganya terbilang cukup mahal. Selain souvenir, di sini juga tersedia beragam coklat yang memang sering dipakai sebagai hadiah oleh orang arab.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Expo Center &lt;/strong&gt;di City Center Mall lantai paling atas. Di sini tersedia magnet kulkas, hiasan dinding, kotak perhiasan, hiasan meja dan lain-lain. Harga sedang, apalagi kalau lagi &lt;em&gt;sale&lt;/em&gt;.&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Hallmark. &lt;/strong&gt;Toko ini sebenarnya menjual mainan, tetapi ada juga oleh-oleh berupa hiasan lemari dan kaos buat anak-anak. Harganya cukup mahal, tetapi barang yang dijual mempunyai kualitas yang cukup bagus. Lokasinya ada di Landmark Mall, Villagio Mall dan City Center Mall&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Qatar Souvenir. &lt;/strong&gt;Ini merupakan stand kecil di Villagio Mall tidak jauh dari Virgin Megastore. Cukup banyak barang-barang dengan tulisan Qatar yang bisa ditemui di sini, seperti kaos, pena, gantungan kunci, mug dan lain-lain. Kualitas barangnya bisa dibilang bagus, tentu saja ini harus dibayar dengan harga yang cukup mahal.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Qatar Olympic &lt;/strong&gt;juga ada di Villagio di bagian antara "sungai" dengan &lt;em&gt;ice ring&lt;/em&gt;. Sesuai namanya, stand kecil ini menjual barang-barang yang berhubungan dengan tim olahraga Qatar.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Carrefour. &lt;/strong&gt;Kita bisa mendapatkan kaos dengan tulisan Qatar dengan harga sekitar 20QR di Carrefour. Selain itu juga terdapat beragam pilihan tas kain wanita dengan tulisan Qatar dengan harga cukup miring di sini.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Ramez&lt;/strong&gt;. Tokonya ada di belakang Jarir dan di Airport Road. Di sini banyak tersedia macam-macam  barang khas arab dengan harga cukup miring.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Rawnaq. &lt;/strong&gt;Rawnaq juga menjual barang-barang khas Qatar, seperti kristal, hiasan dinding, bendera, dengan harga cukup murah. Toko Rawnaq bisa ditemukan di Airport Road, Bin Omran dan Markhiya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Al Shaheen. &lt;/strong&gt;Toko ini mempunyai koleksi yang mirip dengan Expo yang ada di City center. Mungkin kedua toko ini  masih satu grup. Bedanya adalah, harga di Al Shaheen bisa mencapai 2/3 atau 1/2 harga Expo. Lokasinya ada di Muntazah dan Bin Omran.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;Selamat berburu oleh-oleh&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;[http://www.tentangqatar.com]&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6115065593843300711-6491510004795192647?l=www.tentangqatar.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.tentangqatar.com/feeds/6491510004795192647/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=6115065593843300711&amp;postID=6491510004795192647&amp;isPopup=true" title="3 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/6491510004795192647?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/6491510004795192647?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/tentangqatarblog/~3/1FmJiiCsSqY/berburu-oleh-oleh.html" title="Berburu Oleh-Oleh" /><author><name>Syarif Achmad</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10653770328263944031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="16140182762061695571" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">3</thr:total><feedburner:origLink>http://www.tentangqatar.com/2009/06/berburu-oleh-oleh.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUYARXw6fip7ImA9WxJWE0U.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-6115065593843300711.post-6285982247154851288</id><published>2009-06-19T07:45:00.003+03:00</published><updated>2009-06-19T07:52:24.216+03:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-06-19T07:52:24.216+03:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Internet" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Entertainment" /><title>Nonton Debat Capres</title><content type="html">Kemarin ada debat calon presiden Republik Indonesia putaran pertama. Acara ini disiarkan oleh TransTV. Selanjutnya acara akan dilakukan di stasiun televisi swasta lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau di Indonesia sih tidak ada masalah, karena TransTV bisa dengan mudah diterima. Sedangkan di luar negeri cukup sulit. Walaupun aku pernah publish mengenai link Live Streaming TV Indonesia, ternyata banyak yang sudah tidak valid dan juga kalau pun valid gambarnya tidak keluar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mencoba beragam link dan googling, termasuk pasang status di FB, akhirnya aku bisa nonton dengan memakai link yang disediakan dennyshotspot.com. Berikut ini list lengkapnya, untuk nonton debat putaran kedua atau untuk sekedar nonton sinetron yang mungkin lebih menarik. Di sini tidak hanya tersedia TransTV, tetapi juga hampir semua televisi Indonesia, seperti RCTI, MetroTV, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.tvchannelsfree.com/channels/37/Indonesia&lt;br /&gt;http://v2.binus-access.com/newportal-tes/Bee-Watch.html&lt;br /&gt;http://www.binus-access.com/bee-watch/index.php&lt;br /&gt;http://www.dennyshotspot.com&lt;br /&gt;http://www.imediabiz.tv/&lt;br /&gt;http://www.mediahopper.com/&lt;br /&gt;http://www.startindonesia.com/tv.htm&lt;br /&gt;http://televisindo.blogspot.com/&lt;br /&gt;http://www.jakartacityview.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau tidak sempat nonton acara semalam, ada yang sudah upload ke youtube beberapa menit setelah acara selesai:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=RcNGbEtj3LA"&gt;http://www.youtube.com/watch?v=RcNGbEtj3LA&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat menonton&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;[http://www.tentangqatar.com]&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6115065593843300711-6285982247154851288?l=www.tentangqatar.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.tentangqatar.com/feeds/6285982247154851288/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=6115065593843300711&amp;postID=6285982247154851288&amp;isPopup=true" title="2 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/6285982247154851288?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/6285982247154851288?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/tentangqatarblog/~3/w36mU-nGKYk/nonton-debat-capres.html" title="Nonton Debat Capres" /><author><name>Syarif Achmad</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10653770328263944031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="16140182762061695571" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total><feedburner:origLink>http://www.tentangqatar.com/2009/06/nonton-debat-capres.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEQNQHk_fyp7ImA9WxJWEUg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-6115065593843300711.post-8390550992028208005</id><published>2009-06-16T15:40:00.002+03:00</published><updated>2009-06-16T15:46:31.747+03:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-06-16T15:46:31.747+03:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Health" /><title>Kasus Flu Babi Pertama di Qatar</title><content type="html">Seperti yang diberitakan &lt;a href="http://www.reuters.com/article/middleeastCrisis/idUSLG76170"&gt;Reuters&lt;/a&gt;, Qatar sudah mengumumkan adanya kasus flu babi (swine flu) pertama di Qatar. Kasus ini mengenai dua anak yang datang dari US dan Austria. Walaupun begitu, &lt;a href="http://www.hmc.org.qa/h1n1/"&gt;situs informasi flu babi yang dibuat Hamad Hospital&lt;/a&gt; belum juga terupdate dengan informasi terbaru ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu yang lalu,&lt;a href="http://www.tentangqatar.com/2009/05/swine-flu-is-getting-closer.html"&gt; Kuwait dan UAE sudah menyatakan adanya kasus flu babi&lt;/a&gt; di negara-negara tersebut. Semoga saja pemerintah bisa melakukan tindakan pencegahan agar virus ini tidak menyebar luas.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;[http://www.tentangqatar.com]&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6115065593843300711-8390550992028208005?l=www.tentangqatar.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.tentangqatar.com/feeds/8390550992028208005/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=6115065593843300711&amp;postID=8390550992028208005&amp;isPopup=true" title="3 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/8390550992028208005?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/8390550992028208005?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/tentangqatarblog/~3/t-GK17HNK8Y/kasus-flu-babi-pertama-di-qatar.html" title="Kasus Flu Babi Pertama di Qatar" /><author><name>Syarif Achmad</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10653770328263944031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="16140182762061695571" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">3</thr:total><feedburner:origLink>http://www.tentangqatar.com/2009/06/kasus-flu-babi-pertama-di-qatar.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkYERX4zeyp7ImA9WxJXFU4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-6115065593843300711.post-1040878311545441094</id><published>2009-06-09T10:35:00.003+03:00</published><updated>2009-06-09T10:55:04.083+03:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-06-09T10:55:04.083+03:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Shopping" /><title>Doha Trade Fair '09</title><content type="html">Mulai akhir minggu nanti akan ada acara di &lt;em&gt;Doha Exhibition Center&lt;/em&gt;, yaitu &lt;em&gt;Doha Trade Fair&lt;/em&gt;. Isinya mirip-mirip Jakarta Fair gitu lah, yaitu stand yang berisi jualan. Bedanya adalah sebagian besar peserta yang memasang stand berasal dari luar Qatar. Berikut ini penggalan berita yang direlease &lt;a href="http://www.gulf-times.com/site/topics/article.asp?cu_no=2&amp;amp;item_no=295935&amp;amp;version=1&amp;amp;template_id=36&amp;amp;parent_id=16"&gt;Gulf-Times&lt;/a&gt;:&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;The second edition of the Doha Trade Fair, described as the “biggest shopping event” in Qatar this season, will get underway at the Doha Exhibitions Centre from Thursday. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;There will be 514 stands displaying a wide range of products and services from 400 exhibitors from more than 20 countries in addition to two dozen Qatar-based companies. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Visitors can choose from the latest in clothes, curtains, food, accessories, home supplies, decorations, games, sport equipments, art crafts and furniture of international brands from several countries including Australia, Canada, the Czech Republic, Italy, Korea, Thailand and Turkey.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan &lt;a href="http://www.tentangqatar.com/2008/01/belajarlah-sampai-ke-negeri-cina.html"&gt;pengalaman tahun lalu&lt;/a&gt;, sebagian besar yang dijual adalah parfum, pakaian dan perlengkapan rumah tangga. Siapa tahu tahu ini sudah banyak perubahan, sehingga barang yang dijual lebih beragam dan lebih menarik. Acara ini akan dibuka mulai hari Kamis yang akan datang selama 10 hari. Setai hari buka jam 11pagi sampai 10 malam, kecuali jumat mulainya jam 4 sore sampai jam 11 malam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;[http://www.tentangqatar.com]&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6115065593843300711-1040878311545441094?l=www.tentangqatar.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.tentangqatar.com/feeds/1040878311545441094/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=6115065593843300711&amp;postID=1040878311545441094&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/1040878311545441094?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/1040878311545441094?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/tentangqatarblog/~3/TdYcCiAco5I/doha-trade-fair-09.html" title="Doha Trade Fair '09" /><author><name>Syarif Achmad</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10653770328263944031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="16140182762061695571" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.tentangqatar.com/2009/06/doha-trade-fair-09.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;C0YMRn06cSp7ImA9WxJXFEk.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-6115065593843300711.post-3088340814243195569</id><published>2009-06-08T08:57:00.003+03:00</published><updated>2009-06-08T09:06:27.319+03:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-06-08T09:06:27.319+03:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Shopping" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Formalities" /><title>Customer Protection</title><content type="html">Dalam koran pagi ini ada berita menarik mengenai bagaimana tindakan pemerintah Qatar yang tegas dalam menangani penipuan kepada konsumen. Berikut ini cuplikan berita dari &lt;a href="http://www.thepeninsulaqatar.com/Display_news.asp?section=Local_News&amp;amp;subsection=Qatar+News&amp;amp;month=June2009&amp;amp;file=Local_News200906086929.xml"&gt;The Peninsula Qatar&lt;/a&gt;:&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Seven Asians working in a car wash facility of a service station have been arrested on charges of filling in cheap automobile lubricants in emptied cans of some world-renowned brands and selling them.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Memang sejak tahun 2008 sudah ada &lt;a href="http://www.hktdc.com/info/vp/a/intmk/en/1/5/1/1X001D6R/Qatar-Launches-New-Consumer-Protection-Law.htm"&gt;aturan tertulis mengenai perlindungan konsumen&lt;/a&gt;. Di sana tertera jelas mengenai apa saja hak konsumen dan apa saja perlakuan yang harus diberikan oleh dipemberi jasa atau produsen suatu produk. Berikut ini salah satu pasalnya:&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;em&gt;The consumer shall have the right to require fair compensation for any damage to his person or property as a result of buying or using commodities or receiving services. Any agreement to the contrary shall be invalid.&lt;/em&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Kalau tidak puas, bisa langsung langsung lapor ke &lt;a href="http://www.mec.gov.qa/en/consumer/note.php"&gt;kementrian ekonomi&lt;/a&gt;, dan sepertinya berita di atas salah satu tindak lanjut dari laporan masyarakat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;[http://www.tentangqatar.com]&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6115065593843300711-3088340814243195569?l=www.tentangqatar.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.tentangqatar.com/feeds/3088340814243195569/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=6115065593843300711&amp;postID=3088340814243195569&amp;isPopup=true" title="2 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/3088340814243195569?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/3088340814243195569?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/tentangqatarblog/~3/-L1DL92riIs/customer-protection.html" title="Customer Protection" /><author><name>Syarif Achmad</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10653770328263944031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="16140182762061695571" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total><feedburner:origLink>http://www.tentangqatar.com/2009/06/customer-protection.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;C0INQHo6cCp7ImA9WxJXEks.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-6115065593843300711.post-2372172240711796780</id><published>2009-06-05T20:06:00.007+03:00</published><updated>2009-06-06T07:13:11.418+03:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-06-06T07:13:11.418+03:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Food" /><title>Lakbima, Resto "Tiruan" Minang</title><content type="html">&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_aGatGwEzdfU/SilVPNV0o7I/AAAAAAAAAjY/-x1eox-v6aA/s1600-h/Lakbima.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_aGatGwEzdfU/SilVPNV0o7I/AAAAAAAAAjY/-x1eox-v6aA/s320/Lakbima.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5343896152619393970" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini cerita dari Chief Seto, salah satu aktifis milis Tentang Qatar mengenai Restoran Srilanka yang memiliki rasa mirip dengan masakan minang dengan harga terjangkau. Lokasinya ada di belakang Gulf Cinema. Kalau dari arah Toyota tower mengarah ke Ramada, pas sampai di lampu merah Gulf Cinema, belok ke kanan. Kalau ketemu bundaran, ambil lurus. Dari sana, tinggal lihat di sebelah kanan ada plang "Lakbima" yang agak tersembunyi. Masakannya lumayan enak, dengan bumbu-bumbu yang mirip dengan Indonesia. Hanya saja, untuk keluarga kurnag begitu nyaman untuk makan di tempat. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Good job, Chief!&lt;/span&gt; Restoran ini layak masuk ke &lt;a href="http://www.tentangqatar.com/2005/04/peta-makan-qatar.html"&gt;Peta makan Qatar&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt; Saat pertama tiba di Qatar saya sempet kacau juga, tidak banyak makanan yg sesuai dgn selera saya. Bahkan masakan India yg biasanya suka saya makan di Singapore atau Malaysia ternyata disini rasanya beda banget. Utk makan masakan Indonesia di Restoran Indonesia juga sebetulnya lidah dan dompet saya rada komplain juga, coz rasanya 'masih terasa kurang kena' dan harganya selangit meskipun kategorinya masih warteg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya saya coba utk berburu masakan alternatif yg bisa mengena baik di lidah dan di dompet. Secara tidak sengaja saya menemukan satu  Restoran Srilanka didekat rumah saya di daerah Najma, namanya Lakbima Restaurant. Lokasinya di kanan jalan, sekitar 150 meter setelah melewati Al Fardan Roundabout dari arah Gulf Cinema signal. Restorannya tidak begitu besar, ada neon sign warna hijau bertuliskan Lakbima, berdempetan dgn Warnet. Restorannya bersih, jadi kita pun nyaman untuk makan disitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanannya siap saji dan ditata mirip masakan padang, dan saat saya liat ternyata hampir semua masakannya adalah fotokopi dari masakan padang pariaman. Saat saya coba WWWOOOWWW ternyata emang sama persis ama masakan padang!! Masakan Srilanka ini bumbunya tidak berlebihan seperti masakan India, santannya pun tidak sekental masakan India.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masakannya ada yg mirip dendeng balado kering, dendeng balado basah, cincang sapi/kambing, ayam gorang padang, gulai otak, gulai babat dll. Walaupun namanya beda (dlm bahasa srilanka dan bahasa inggris) tapi soal penampilan dan rasa 95% sama persis ama masakan Padang Pariaman yg tidak terlalu pedas seperti Bukitinggi. Soal harga cukup murah, bahkan lebih murah dari restoran india. Saya rasa restoran ini tepat dijadikan alternatif bagi warga Indonesia yg kangen masakan padang karna rasanya emang sangat mirip dengan masakan padang.  Saran saya bila berkunjung kesana cobalah makan gulai babatnya  Babath Curry), mak nyusss, dijamin ketagihan!! Rasanya betul2 plek gulai babat padang. Dendeng baladonya (Beef Fry) juga enak, MUST TRY POKOKNYA!!&lt;/blockquote&gt;Alternatif lain, ada juga makanan India di belakang Lulu Center yg juga mempunyai kemiripan rasa dengan restoran ini. Namanya "Millenium", yang pernah dibahas di &lt;a href="http://www.tentangqatar.com/2007/09/indian-food.html"&gt;postingan awal sekali blog ini&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa lagi yang mau nyumbang info makan enak?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;[http://www.tentangqatar.com]&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6115065593843300711-2372172240711796780?l=www.tentangqatar.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.tentangqatar.com/feeds/2372172240711796780/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=6115065593843300711&amp;postID=2372172240711796780&amp;isPopup=true" title="7 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/2372172240711796780?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/2372172240711796780?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/tentangqatarblog/~3/zdrsjvpz9Ns/lakbima-resto-tiruan-minang.html" title="Lakbima, Resto &quot;Tiruan&quot; Minang" /><author><name>Syarif Achmad</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10653770328263944031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="16140182762061695571" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_aGatGwEzdfU/SilVPNV0o7I/AAAAAAAAAjY/-x1eox-v6aA/s72-c/Lakbima.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">7</thr:total><feedburner:origLink>http://www.tentangqatar.com/2009/06/lakbima-resto-tiruan-minang.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkUBQHk5cSp7ImA9WxJXEkg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-6115065593843300711.post-188609998690149383</id><published>2009-06-04T13:43:00.005+03:00</published><updated>2009-06-06T05:10:51.729+03:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-06-06T05:10:51.729+03:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Formalities" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Entertainment" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kids" /><title>Persiapan Liburan</title><content type="html">&lt;a href="http://www.lifebridgehealth.org/mdmd04/images/buzzimages/lugage.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 450px; HEIGHT: 297px" alt="" src="http://www.lifebridgehealth.org/mdmd04/images/buzzimages/lugage.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div&gt;Tidak lama lagi liburan sekolah akan datang. Pada umumnya, orang-orang berangkat cuti untuk liburan, baik ke Indonesia maupun ke belahan dunia lain untuk menghindar dari musim panas dan menikmati liburan panjang bersama keluarga. Selain packing, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, khususnya berkaitan dengan prosedur dan kebiasaan di Qatar.&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Exit Permit&lt;/em&gt;. &lt;/strong&gt;Untuk bisa keluar dari Qatar, diperlukan &lt;em&gt;Exit Permit&lt;/em&gt; dari sponsor, yaitu perusahaan tempat kita bekerja. &lt;em&gt;Exit permit&lt;/em&gt; ini tidak diperlukan untuk istri yang mendampingi suami dan anak-anak. Prosesnya berbeda untuk setiap perusahaan, tetapi pada umumnya sekarang semakin mudah, karena proses pengajuannya bisa lewat elektronik. &lt;em&gt;Exit permit&lt;/em&gt; ini wajib dibawa. Tanpa surat ini, tidak akan bisa lewat imigrasi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Validitas Passport dan RP.&lt;/span&gt; Cek validitas passport kita sebelum berangkat. Passport harus valid minimal 6 bulan pada saat keberangkatan untuk menghindari masalah di keimigrasian. Selain itu, cek juga validitas Civil ID atau RP kita. Pastikan asa berlakunya masih valid sampai dengan pada saat kita akan ke Qatar.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Cek Denda Lalulintas. &lt;/strong&gt;Sehari sebelum berangkat, usahakan untuk mengecek pelanggaran lalu lintas di &lt;a href="http://www.moi.gov.qa/"&gt;website MoI &lt;/a&gt;atau &lt;a href="http://www.tentangqatar.com/2007/10/trafiic-violation-check-via-sms.html"&gt;dengan menggunakan SMS &lt;/a&gt;. &lt;a href="http://www.tentangqatar.com/2007/09/pay-fine-before-you-go.html"&gt;Semua denda harus diselesaikan sebelum kita keluar dari Qatar&lt;/a&gt;. Walaupun tersedia loket untuk pembayaran denda di bandara, akan lebih baik bila hal ini bisa diselesaikan sebelumnya demi memperlancar proses check-in.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Makanan. &lt;/strong&gt;Pada umumnya yang berangkat cuti akan meninggalkan rumah lebih dari sebulan. Tidak ada salahnya bila diadakan pembersihan dapur dan kulkas, agar bahan-bahan makanan yang kira-kira tidak bisa tahan lama bisa segera dihabiskan atau diberikan kepada yang masih tinggal di Qatar untuk menghindari kemubaziran.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Mobil. &lt;/strong&gt;Mobil bisa saja dititipkan kepada orang yang bisa dipercaya yang masih tinggal di Qatar untuk perawatannya. Tetapi bila tidak ada yg bisa dititipi mobil, jangan lupa untuk mencopot kabel aki, agar pada saat pulang ke Qatar akinya tidak tekor. Selain itu, ada baiknya mobil ditutupi cover agar terlindung dari debu dan kotoran.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Rumah/Apartemen. &lt;/strong&gt;Sebisanya juga kunci rumah/apartemen bisa dititip ke orang yang bisa dipercaya. Siapa tahu ada kebutuhan untuk mengecek kondisi rumah/apartemen tersebut selagi kita pergi cuti. Syukur-syukur kalo ada yg ngebersihin rumah selama kita pergi. Kalo tidak, begitu mendarat lagi di Qatar harus siap kerja bakti membersihkan rumah dari debu tebal.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Cap bukti lapor KBRI. &lt;/strong&gt;Buat yang belum sempat lapor ke KBRI, cap ini penting agar kita bisa bebas fiscal pada saat di bandara Indonesia untuk kembali ke Qatar. Maklum, Sekarang fiscal mahal, RP. 2,5 Juta per orang. Jadi tidak ada salahnya lapor diri ke &lt;a href="http://www.kbridoha.com/"&gt;KBRI&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Surat Keterangan Pindah untuk Pemilu. &lt;/strong&gt;Kalau ingin memilih di Indonesia, bisa mengajukan &lt;a href="http://www.tentangqatar.com/2009/04/serba-serbi-pemilu.html"&gt;surat keterangan pindah ke panitia pemilu&lt;/a&gt;. Surat ini (katanya) bisa&lt;br /&gt;ditunjukkan di TPS setempat untuk ikut serta dalam pemilu presiden yang akan datang.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Tiket. &lt;/strong&gt;Perhatikan jadwal tiket dengan baik, terutama untuk penerbangan dini hari. Seringkali terjadi check-in di hari berikutnya, karena salah persepsi dalam melihat jadwal di tiket. Misalnya di tiket tertera tanggal 15 dinihari (jam 1 pagi), berarti kita harus check-in tanggal 14 malam.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Meal&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;Seat&lt;/em&gt;.&lt;/strong&gt; Ada baiknya kita memilih tempat duduk di pesawat dari internet, sehingga benar-benar sesuai keinginan dan kebutuhan. Begitu juga dengan makanan, sebaiknya bisa dipesan sesuai selera. Ada beberapa airline yang menyediakan fasilitas ini. Terutama untuk anak-anak, pemilihan kidsmeal cukup membantu dan membuat mereka senang selama di perjalanan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Bagasi.&lt;/span&gt; Periksa berat barang bawaan Anda sebelum berangkat, karena ada beberapa airline yang ketat dengan batasan timbangan 20kg/penumpang, dan masing-masing koper tidak boleh melebihi 31/32kg. Sering kita jumpai teman2 kita yang mau mudik selalu bermasalah dengan barang bawaan, ditolak &lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;check in&lt;/span&gt; karena kelebihan berat barang bawaan, sehingga harus membongkar koper dan kelebihan barangnya ditinggal "dibuang" di airport. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Surat Menyurat.&lt;/strong&gt; Jangan lupa membawa lagi surat menyurat yang ada hubungannya dengan formalitas di Indonesia, seperti ATM, SIM, KTP dan lain-lain. Maklum, lama di Qatar, biasanya kartu-kartu tersebut tidak lagi menjadi penghuni dompet. Jangan lupa juga untuk selalu membawa asuransi kesehatan yang biasanya bisa berlaku global berikut nomor telepon &lt;em&gt;contact person &lt;/em&gt;negara tujuan. Siapa tahu bemanfaat bila ada emergency selama liburan.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Have a safe and nice trip&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;[http://www.tentangqatar.com]&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6115065593843300711-188609998690149383?l=www.tentangqatar.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.tentangqatar.com/feeds/188609998690149383/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=6115065593843300711&amp;postID=188609998690149383&amp;isPopup=true" title="2 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/188609998690149383?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/188609998690149383?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/tentangqatarblog/~3/-QmsN1w2uRE/persiapan-liburan.html" title="Persiapan Liburan" /><author><name>Syarif Achmad</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10653770328263944031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="16140182762061695571" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total><feedburner:origLink>http://www.tentangqatar.com/2009/06/persiapan-liburan.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkUMQHczeCp7ImA9WxJXEE4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-6115065593843300711.post-5983738975951326545</id><published>2009-06-03T16:47:00.003+03:00</published><updated>2009-06-03T17:11:21.980+03:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-06-03T17:11:21.980+03:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Health" /><title>Layanan Rumah Sakit di Qatar</title><content type="html">Tertarik kasus yang terjadi kepada Ibu Prita yang mendapatkan masalah setelah menyampaikan keluhannya terhadap RS OMNI International lewat email, aku pun mencoba menelusuri bagaimana cara terbaik menyampaikan keluhan bila menemukan kejanggalan dalam pelayanan kesehatan di Qatar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tulisan sebelumnya, &lt;a href="http://www.tentangqatar.com/2008/10/review-rumah-sakitklinik-di-doha.html"&gt;review terhadap beberapa rumah sakit dan klinik&lt;/a&gt; di Qatar sudah disampaikan. Begitu pula kesanku terhadap&lt;a href="http://www.tentangqatar.com/2009/02/kesan-ke-rumah-sakit-umum.html"&gt; layanan rumah sakit umum&lt;/a&gt; yang dikelola oleh Hamad Hospital yang merupakan jaringan rumah sakit milik pemerintah Qatar. Cuma memang belum pernah aku temukan mekanisme pelaporan. Tahu sendiri, layanan di Qatar sering mengejutkan. Kadang-kadang sangat baik, dan kadang-kadang nggak jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk urusan makanan, pemerintah Qatar bisa diacungi jempol. Begitu ada laporan masalah kesehatan di suatu restoran ataupun toko yang melanggar standar kesehatan, langsung dicek dan bila perlu ditindak lalu ditutup. Apalagi yang dikenai kasus adalah masyarakat pribumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan di bagian kesehatan bisa kita lihat di website &lt;a href="http://www.hmc.org.qa/hmcnewsite/patientinfo.aspx"&gt;Hamad Hospital&lt;/a&gt;, dengan jelas tertera secara detil mengenai hak dan kewajiban pasien. Begitu pula disediakan kontak bila ingin mengajukan komplain, ada bagian khusus yang menangani, yaitu &lt;a href="http://www.hmc.org.qa/hmcnewsite/gen_contacts.aspx"&gt;patient relation section&lt;/a&gt;. Selain Hamad, &lt;a href="http://www.alemadihospital.com.qa/site/cs.php"&gt;Al Emadi&lt;/a&gt; Hospital juga menyediakan layanan untuk menyampaikan keluhan. Bagaimana tindak lanjut suatu laporan? Aku sendiri belum ada pengalaman. Sedangkan untuk klinik dan rumah sakit lainnya, tidak menyediakan saluran khusus untuk komplain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana dengan departemen kesehatan? Tidak banyak yang bisa ditemui di website &lt;a href="http://www.nha.org.qa/moh/En/index.jsp"&gt;National Health Authority&lt;/a&gt;. Mungkin karena website ini memang baru dibuat. Cukup banyak informasi yang sudah dimasukkan di sini, termasuk untuk mencari dokter dan apotek. Sayangnya, di bagian public health, masih tertulis "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Coming soon&lt;/span&gt;". Mudah-mudahan pemerintah bisa menyediakan saluran khusus untuk melaporkan rumah sakit, klinik, ataupun dokter yang tidak bekerja sesuai dengan prosedur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yg punya pengalaman khusus bagaimana penanganan komplain di rumah sakit Qatar?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;[http://www.tentangqatar.com]&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6115065593843300711-5983738975951326545?l=www.tentangqatar.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.tentangqatar.com/feeds/5983738975951326545/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=6115065593843300711&amp;postID=5983738975951326545&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/5983738975951326545?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/5983738975951326545?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/tentangqatarblog/~3/fAb90MDtnmY/layanan-rumah-sakit-di-qatar.html" title="Layanan Rumah Sakit di Qatar" /><author><name>Syarif Achmad</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10653770328263944031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="16140182762061695571" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.tentangqatar.com/2009/06/layanan-rumah-sakit-di-qatar.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0MCQ3s_eCp7ImA9WxJQF0g.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-6115065593843300711.post-1360472474467180616</id><published>2009-05-31T11:37:00.005+03:00</published><updated>2009-05-31T11:44:22.540+03:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-05-31T11:44:22.540+03:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Food" /><title>Sebentar Lagi Musim Kurma</title><content type="html">Kurma memang merupakan buah khas padang pasir. Kalau orang pulang dari Mekah, buah satu ini selalu menjadi oleh-oleh utama. Tidak terkecuali di Qatar, pohon kurma sangatlah mudah ditemui, baik di pekarangan rumah, halaman gedung maupun di sepanjang jalan yang menjadi penghias trotoar.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_aGatGwEzdfU/SiJCDCOpaxI/AAAAAAAAAjQ/OnUDwvNwhsA/s1600-h/kurma.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341904727920175890" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 202px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_aGatGwEzdfU/SiJCDCOpaxI/AAAAAAAAAjQ/OnUDwvNwhsA/s320/kurma.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Bulan Juni ini, buah-buah kurma muda mulai bermunculan. Kalau diperhatikan, banyak pohon-pohon yang sudah menampakkan buah kurma yang masih hijau. Biasanya sekitar bulan Juli, buah-buah ini sudah berubah menjadi kuning ranum, yang berarti sudah cukup matang dan siap untuk disantap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan buah kurma yang sudah sampai ke Indonesia, dimana kurma-kurma tersebut sudah dikeringkan biar awet, kurma &lt;em&gt;fresh&lt;/em&gt; mempunyai rasa yang berbeda. Seperti yang pernah &lt;a href="http://www.tentangqatar.com/2007/09/dates-fruit.html"&gt;diceritakan di tulisan terdahulu&lt;/a&gt;, kurma segar ini &lt;em&gt;kriuk-kriuk&lt;/em&gt; kalau di makan dan rasanya mirip dengan kelapa muda yang manis, walaupun agak bergetah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepertinya lumayan juga untuk dibawa sebagai oleh-oleh pulang liburan &lt;em&gt;summer&lt;/em&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;[http://www.tentangqatar.com]&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6115065593843300711-1360472474467180616?l=www.tentangqatar.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.tentangqatar.com/feeds/1360472474467180616/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=6115065593843300711&amp;postID=1360472474467180616&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/1360472474467180616?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/1360472474467180616?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/tentangqatarblog/~3/-JbVdlUpEDw/sebentar-lagi-musim-kurma.html" title="Sebentar Lagi Musim Kurma" /><author><name>Syarif Achmad</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10653770328263944031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="16140182762061695571" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/_aGatGwEzdfU/SiJCDCOpaxI/AAAAAAAAAjQ/OnUDwvNwhsA/s72-c/kurma.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.tentangqatar.com/2009/05/sebentar-lagi-musim-kurma.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkAHQX47fyp7ImA9WxJQF0k.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-6115065593843300711.post-1364728503877646845</id><published>2009-05-31T07:30:00.003+03:00</published><updated>2009-05-31T07:38:50.007+03:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-05-31T07:38:50.007+03:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Food" /><title>Turkey Central</title><content type="html">Restoran ini sebenarnya pernah dibahas &lt;a href="http://www.tentangqatar.com/2008/09/kebab-enak-turkey-central.html"&gt;di posting tahun lalu&lt;/a&gt;. Dengan lokasi di Al Nasr, masakan restoran khas arab ini memang termasuk yg paling oke. Masalahnya, waktu tunggunya sangat lama. Jadi sebelum ke sini sebaiknya telpon dulu untuk pesan makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, apa yang istimewa? Sekitar sebulan yang lalu restoran ini ditutup. Isunya sih karena ada masalah dengan orang lokal. Detil masalahnya seperti apa juga nggak tahu. Tentu aja penggemar restoran ini langsung kecewa. Jangankan restoran, Carefour aja sempat dua kali ditutup bagian daging segarnya, karena ada laporan tidak hieginis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Restoran ini cukup pintar dengan membuka kios kecil di samping lokasi lama, sehingga penggemarnya tetap bisa menikmati makanan Turkey Central, walaupun harus &lt;em&gt;take away&lt;/em&gt;. Berita bagusnya adalah rumah makan ini sudah buka lagi mulai minggu lalu. Mungkin urusan dengan pemerintahnya sudah beres. Jadi kalau yang mau coba, bisa langsung ke sana. Tetapi jangan lupa, jangan datang kalo pas sudah lapar berat. Karena harus menunggu lama sebelum mendapatkan makanan yang dipesan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;[http://www.tentangqatar.com]&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6115065593843300711-1364728503877646845?l=www.tentangqatar.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.tentangqatar.com/feeds/1364728503877646845/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=6115065593843300711&amp;postID=1364728503877646845&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/1364728503877646845?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/1364728503877646845?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/tentangqatarblog/~3/Cy9pAOTuzlY/turkey-central.html" title="Turkey Central" /><author><name>Syarif Achmad</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10653770328263944031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="16140182762061695571" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.tentangqatar.com/2009/05/turkey-central.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CUAFQ347fCp7ImA9WxJQFkg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-6115065593843300711.post-4295219628429008815</id><published>2009-05-30T06:14:00.002+03:00</published><updated>2009-05-30T06:21:52.004+03:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-05-30T06:21:52.004+03:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hajj" /><title>Aturan Baru Haji 2009</title><content type="html">Baru-baru ini &lt;a href="http://www.blogger.com/www.hajj.gov.qa"&gt;Komite Haji Qatar &lt;/a&gt;menyampaikan beberapa perubahan dalam tata cara pendaftaran haji, terutama untuk expatriat. Seperti yang diberitakan &lt;a href="http://www.thepeninsulaqatar.com/Display_news.asp?section=Local_News&amp;amp;subsection=Qatar+News&amp;amp;month=May2009&amp;amp;file=Local_News2009052963740.xml"&gt;The Peninsula&lt;/a&gt;, ada beberapa hal baru yang penting untuk diperhatikan:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Pendaftaran akan dilakukan secara online, tidak lagi melalui hamlah. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pendaftaran online ini akan dibuka sekitar bulan Ramadhan nanti&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Yang bisa mengajukan diri adalah expat yang sudah tinggal di Qatar selama minimal 3 tahun&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Berikut ini potongan beritanya:&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Expatriates planning to go for Haj from Qatar this year will be required to apply online.&lt;br /&gt;Earlier the registration was done through the authorised Haj tour operators (Muqawils). The Haj Committee has decided to do away with this system and introduce online registration from the next Haj season. Applications will now be received through the Haj committee website &lt;a href="http://www.hajj.gov.qa/"&gt;www.hajj.gov.qa&lt;/a&gt;. However, nationals will continue to register with the Muqawils.&lt;br /&gt;Registration will begin before the Holy month of Ramadan and the public will be informed about the dates through an official announcement.&lt;br /&gt;Only those expatriates who have been residing in Qatar for at least three years will be eligible to apply. Applications from those who performed the pilgrimage over the past five years will not be accepted. People who are on visit to Qatar are also not eligible to apply. Registration rules will be made available on the Haj Committee website soon.&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;[http://www.tentangqatar.com]&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6115065593843300711-4295219628429008815?l=www.tentangqatar.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.tentangqatar.com/feeds/4295219628429008815/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=6115065593843300711&amp;postID=4295219628429008815&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/4295219628429008815?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/4295219628429008815?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/tentangqatarblog/~3/_1cPzOScga0/aturan-baru-haji-2009.html" title="Aturan Baru Haji 2009" /><author><name>Syarif Achmad</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10653770328263944031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="16140182762061695571" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.tentangqatar.com/2009/05/aturan-baru-haji-2009.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CUAHRXg7eSp7ImA9WxJQE0k.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-6115065593843300711.post-6126004168018253216</id><published>2009-05-25T10:50:00.004+03:00</published><updated>2009-05-26T16:15:34.601+03:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-05-26T16:15:34.601+03:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="General" /><title>Kunjungan ke Penjara Rayyan</title><content type="html">&lt;blockquote&gt;Berikut ini laporan pandangan mata ditulis oleh Pak Isham dan Pak Ali saat mengunjungi Penjara Rayyan. Tulisan ini diambil dari milis ZisQatar. &lt;a href="http://www.zisqatar.co.cc/"&gt;ZisQatar &lt;/a&gt;adalah salah satu lembaga yang dibentuk untuk mengumpulkan zakat, infaq dan shodaqoh terutama untuk masyarakat Indonesia yang ada di Qatar. Untuk menghubungi tim ZisQatar, bisa langsung masuk ke &lt;a href="http://www.zisqatar.co.cc/"&gt;websitenya&lt;/a&gt;.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Hari Jum'at tanggal 22/05/09 yang lalu, tim Zisqatar yang terdiri dari Ustad Muchlis, Pak Ali, Pak Wemphy, Pak Dike, dan saya sendiri, berkunjung ke Penjara Polisi Rayyan untuk menjenguk sekaligus menyalurkan bantuan kepada 10 orang TKW Indonesia yang ada disana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesempatan ini, tim Zisqatar menyalurkan sebagian dana yang telah Bapak / Ibu amanahkan kepada Zisqatar yang mana dana tersebut kami belikan kebutuhan sehari-hari berupa sabun, sampo, odol, sikat gigi, makanan kecil, handuk, dan keperluan wanita. Perlu diketahui bahwasannya kebutuhan2 tersebut tidak disediakan oleh pihak penjara, sedangkan untuk membeli juga tidak memungkinkan karena ketidakadaan dana dan penjual disana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insya Allah, tim Zisqatar berencana akan merutinkan kunjungan ini, dan sasaran berikutnya adalah penjara wanita pusat dimana menurut informasi, ada sekitar 25 orang TKW yang sedang ditahan disana.&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Berikut ini tambahan dari yang lain&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Sedikit menambahkan apa yang telah ditulis Pak Isham, bahwa kondisi saudari2 kita memang cukup menyedihkan. Ruangan tempat tinggal mereka hanya sekitar setengah porta-camp (kira-kira 5x5 m2. Diisi sekitar 20 orang. Ngga ada jendela. Bisa kita bayangkan jika kita tinggal beberapa hari, minggu, atau bahkan bulan disana betapa sesak dan menyesakkan. Mereka ngga tahu sampai kapan ada di sana, mereka juga nyaris ngga ada komunikasi dengan dunia luar. Mereka ngga tahu harus berbuat apa. Ironisnya mereka ngga ada perlengkapan mandi, juga keperluan wanita, kecuali ada yang memberi. Bahkan ada diantara mereka yang pakaiannya hanya yang melekat dibadan karena pakaiannya tertinggal di majikan. Kalau bukan ada rekan atau orang lain yang meminjami atau memberi pakaian maka yang seperti ini kesulitan sekali hanya mengenakan pakaian yang melekat dibadan berhari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa mereka masuk penjara? Banyak sebabnya. Ada yang karena kesalahan mereka sendiri, namun ada pula yang karena mereka didholimi majikannya. Pagi ini saya dapat telpon dari rekan kita di Salata Qadeem, beliau melaporkan ada salah satu khodamah kita melarikan diri dari majikannya yang tinggal di lantai 6 flat/apartemennya. Khodamah tersebut dipukuli majikannya dan berhasil lari. Begitulah, kadang saudari2 kita masuk penjara karena lari dari majikannya seperti itu. Ada juga yang masuk penjara karena difitnah mencuri misalnya. Namun ada yang lebih ironis, sudah dianiaya hingga sakit telinganya, bukan ke rumah sakit dikirimnya tapi ke kantor polisi dan berujung masuk penjara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah, kalau bukan kita yang membantu saudari2 kita siapa lagi ? Biarlah meski hanya "setetes air", mudah2an bantuan dan perhatian kita mengurangi kehausan saudari-saudari kita, yang di penjara. Mereka jumlahnya cukup banyak. Oleh karena itu, tim zisQatar dengan senang hati terus menerima titipan amanah baik berupa zakat, infaq-shodaqoh maupun bantuan kemanusiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih kepada para Muzakki, mudah2an tim zisQatar diberi kekuatan lahir bathin dalam menjalankan amanahnya, dan penyalurannya tepat sasaran. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah antum dan kita semua. Amien.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;[http://www.tentangqatar.com]&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6115065593843300711-6126004168018253216?l=www.tentangqatar.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.tentangqatar.com/feeds/6126004168018253216/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=6115065593843300711&amp;postID=6126004168018253216&amp;isPopup=true" title="2 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/6126004168018253216?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/6126004168018253216?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/tentangqatarblog/~3/VFG-bFGb73w/kunjungan-ke-penjara-rayyan.html" title="Kunjungan ke Penjara Rayyan" /><author><name>Syarif Achmad</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10653770328263944031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="16140182762061695571" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total><feedburner:origLink>http://www.tentangqatar.com/2009/05/kunjungan-ke-penjara-rayyan.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkEGQXc-fyp7ImA9WxJQEk8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-6115065593843300711.post-2759381197437254882</id><published>2009-05-25T06:56:00.003+03:00</published><updated>2009-05-25T07:10:20.957+03:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-05-25T07:10:20.957+03:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Health" /><title>Swine Flu is Getting Closer</title><content type="html">Setelah kemarin &lt;a href="http://www.thepeninsulaqatar.com/Display_news.asp?section=world_news&amp;amp;month=may2009&amp;amp;file=world_news2009052404920.xml"&gt;Kuwait mengumumkan kasus flu babi pertama &lt;/a&gt;di sana, hari ini giliran &lt;a href="http://www.thepeninsulaqatar.com/Display_news.asp?section=World_News&amp;amp;month=May2009&amp;amp;file=World_News200905252269.xml"&gt;UAE yang mengumumkan&lt;/a&gt; ditemukannya kasus flu babi di sana. Menurut berita di koran, yang kena flu di Kuwait adalah tentara Amerika yang berjumlah 18 orang, sedangkan di UAE yang terkena adalah warga negara Kanada yang baru saja mendarat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sekian lama adem ayem, sekarang negara teluk sudah mulai terjadi kasus ini. Dan sejauh ini yang terkena bukan penduduknya, melainkan memang virus itu dibawa dari US dan Kanada. Untungnya, tindakan preventif juga sudah dilakukan pemerintah untuk menghadang masuknya virus ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejauh ini di Qatar tidak ada laporan mengenai flu babi ini. Tetapi ada baiknya kita waspada. Hamad sendiri, sebagai layanan kesehatan dari pemerintah sudah sejak lama melakukan update secara reguler di websitenya mengenai kondisi flu babi di Qatar. Mereka juga menyediakan &lt;em&gt;movie&lt;/em&gt; dan presentasi mengenai cara penyebaran flu tersebut dan bagaimana untuk menghindarinya. Selain itu, Hamad juga menyediakan call center untuk menjawab pertanyaan seputar flu babi. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai update flu babi di Qatar, silahkan langsung menuju &lt;a href="http://www.hmc.org.qa/h1n1/"&gt;websitenya&lt;/a&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;[http://www.tentangqatar.com]&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6115065593843300711-2759381197437254882?l=www.tentangqatar.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.tentangqatar.com/feeds/2759381197437254882/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=6115065593843300711&amp;postID=2759381197437254882&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/2759381197437254882?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/2759381197437254882?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/tentangqatarblog/~3/ijeRxpLBkKE/swine-flu-is-getting-closer.html" title="Swine Flu is Getting Closer" /><author><name>Syarif Achmad</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10653770328263944031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="16140182762061695571" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.tentangqatar.com/2009/05/swine-flu-is-getting-closer.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEYASHw9eCp7ImA9WxJQEEQ.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-6115065593843300711.post-6867017751196183951</id><published>2009-05-23T17:50:00.002+03:00</published><updated>2009-05-23T18:22:29.260+03:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-05-23T18:22:29.260+03:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Food" /><title>Peta Makan Qatar (2)</title><content type="html">Sebenarnya info ini aku dapatkan sudah cukup lama, cuma baru tadi aku bisa benar-benar mencobanya. Ini mirip dg masakan-masakan rumahan yang sebelumnya pernah aku bahas di &lt;a href="http://www.tentangqatar.com/2009/04/peta-makan-qatar.html"&gt;peta makan terdahulu&lt;/a&gt;. Bedanya adalah jenis makanan yang disediakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jualan namanya Ibu Evi. Lokasi rumahnya ada di belakang Holiday Villa, di pinggir Ring Road C. Kalau dari arah Toyota menjelang perempatan Muntazah, kita akan menemui baliho Qtel yang sangat besar di sebelah kanan. Tepat sebelum baliho itu ada gang kecil yang muat satu mobil. Tidak jauh masuk ke dalam kita akan dengan mudah menemui satu apartemen di sebelah kanan dengan tulisan QAFCO accomodation. Di situ lah rumahnya, tepatnya di lantai 4 flat no. 36.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sini sebenarnya menjual banyak makanan, seperti pempek, tekwan, siomay, nasi kuning, dan lain-lain. Sayangnya aku ke sana sudah kesiangan, jadi cuma kebagian lontong opor dan laksa. Tetapi justru inilah istimewanya, karena kelihatannya masakan spesial di sini adalah kedua makanan berkuah santan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan lontong di tempat-tempat lain, lontong di sini dibuat dengan bungkus daun pisang, sehingga rasanya berbeda dan pinggiran lontong ada warna hijau daun. Rasa lontongnya pun enak, sehingga anak-anak minta tambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan laksa yang jarang ditemui di Qatar disediakan di sini. Di dalam laksa ada pempek yang dipotong kecil-kecil, bihun, udang, telur dan juga disediakan sambal goreng. Walaupun bentuknya berbeda dengan laksa yang pernah aku makan di tanah air, rasa bumbunya mantap. Campuran santan yang kental dan sambal menyatu dengan baik. Menurutku, porsinya agak besar, sehingga aku harus meminta bantuan istriku agar bisa menghabiskan makanan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasinya yang strategis dan sangat mudah ditemui merupakan keuntungan tersendiri "restoran" ini. Dengan mengeluarkan kocek sebesar QR15 per porsi rasanya cukup setimpal dengan kepuasan yang di dapat. Mudah-mudahan lain kali aku bisa datang agak pagi biar bisa mencicipi masakan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasi tepatnya bisa dilihat di &lt;a href="http://www.tentangqatar.com/2005/04/peta-makan-qatar.html"&gt;peta makan Qatar&lt;/a&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;[http://www.tentangqatar.com]&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6115065593843300711-6867017751196183951?l=www.tentangqatar.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.tentangqatar.com/feeds/6867017751196183951/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=6115065593843300711&amp;postID=6867017751196183951&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/6867017751196183951?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/6867017751196183951?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/tentangqatarblog/~3/RceG2ywKQEY/peta-makan-qatar-2.html" title="Peta Makan Qatar (2)" /><author><name>Syarif Achmad</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10653770328263944031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="16140182762061695571" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.tentangqatar.com/2009/05/peta-makan-qatar-2.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CUQMQng6eip7ImA9WxJQEEg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-6115065593843300711.post-4667330711814356436</id><published>2009-05-23T07:30:00.004+03:00</published><updated>2009-05-23T07:36:23.612+03:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-05-23T07:36:23.612+03:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="General" /><title>Seminar Ekonomi Syariah Bersama Syafii Antonio</title><content type="html">&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_aGatGwEzdfU/Shd8v8F4mQI/AAAAAAAAAjA/4lY5rA0LiT4/s1600-h/seminar_ekonomi_shariah_13june2009ver1.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5338873046297516290" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 171px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_aGatGwEzdfU/Shd8v8F4mQI/AAAAAAAAAjA/4lY5rA0LiT4/s200/seminar_ekonomi_shariah_13june2009ver1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Berikut ini informasi dari KIT (Knowledge Improvement Team) - Permiqa&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;KIT – PERMIQA bekerjasama dengan El-Medina &amp;amp; BNI Syariah mengundang bapak dan ibu sekalian untuk hadir dalam “Seminar Setengah Hari Ekonomi Syariah” dengan pembicara utama Dr. Muhammad Syafi’i Antonio MEc dan praktisi-praktisi ekonomi syariah lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, acara ini juga diisi dengan eksibisi produk-produk syariahuntuk investasi masa depan berupa apartment dgn konsep Islami dan produk-produk perbankan syariah. Anda dapat bertanya langsung dari nara sumbernya mengenai produk-produk tersebut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan yang akan berlangsung pada hari Sabtu, 13 Juni 2009 ini merupakan follow updan pendalaman atas seminar serupa yang pernah dilaksanakan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan biaya investasi hanya 25 QR, Insya Allah akan bermanfaat untuk menambah wawasan, mengenal lebih jauh ekonomi Islam dan mengetahui produk-produk syariah yang sudah tersedia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan lewatkan kesempatan ini dengan segera mendaftar sekarang juga, karena peserta terbatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan lebih detail lihat di brosur atau di website &lt;a href="http://www.kitpermiqa.co.cc/"&gt;KitPermiqa&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;[http://www.tentangqatar.com]&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6115065593843300711-4667330711814356436?l=www.tentangqatar.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.tentangqatar.com/feeds/4667330711814356436/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=6115065593843300711&amp;postID=4667330711814356436&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/4667330711814356436?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/4667330711814356436?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/tentangqatarblog/~3/fqvVoN-g6-I/berikut-ini-informasi-dari-kit.html" title="Seminar Ekonomi Syariah Bersama Syafii Antonio" /><author><name>Syarif Achmad</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10653770328263944031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="16140182762061695571" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/_aGatGwEzdfU/Shd8v8F4mQI/AAAAAAAAAjA/4lY5rA0LiT4/s72-c/seminar_ekonomi_shariah_13june2009ver1.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.tentangqatar.com/2009/05/berikut-ini-informasi-dari-kit.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0cDRXY9eCp7ImA9WxJRGEo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-6115065593843300711.post-205683552003334483</id><published>2009-05-21T07:01:00.004+03:00</published><updated>2009-05-21T07:11:14.860+03:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-05-21T07:11:14.860+03:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Entertainment" /><title>7th Diplomatic Bazaar</title><content type="html">&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_aGatGwEzdfU/ShTTibqQ52I/AAAAAAAAAi4/w7rbcIkxGxc/s1600-h/diplomaticbazaar.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5338124046834919266" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 208px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_aGatGwEzdfU/ShTTibqQ52I/AAAAAAAAAi4/w7rbcIkxGxc/s320/diplomaticbazaar.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Beberapa hari yang lalu ada pameran di Doha Exhibition Center yang dinamakan Diplomatic Bazaar. Dari namanya, terlihat bahwa bazaar ini sudah dilakukan untuk ketujuh kalinya. Kebetulan baru kali ini aku sempat melihat bazaar ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namanya juga bazaar, maka isinya adalah jualan. Yang menarik, yang dijual berasal dari beragam negara yang berasal hampir dari seluruh dunia. Jadi untuk mencari souvenir berbentuk sphinx, tidak harus jauh-jauh ke Mesir. Begitu juga kalau mencari sarung khas Bangladesh, bisa juga ditemukan di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu stand yang menarik adalah stand Jepang yang menyediakan penulisan nama seseorang dengan huruf Jepang. Dengan membayar 7-10 QR, nama kita akan ditulis dengan gaya kaligrafi khas Jepang. Penjaganya pun ibu-ibu yang memakai kimono khas jepang, yang menjadikan suasana Jepang cukup terasa di stand ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia pun tidak ketinggalan dengan menampilkan beragam pakaian dan makanan khas yang disuplai oleh ibu-ibu yang ada di Qatar. Lokasi stand Indonesia bisa dibilang sangat strategis karena ada di hook dan dekat dengan area terbuka, sehingga mudah ditemukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_aGatGwEzdfU/ShTTiMf82yI/AAAAAAAAAio/ld9llOoX15w/s1600-h/diplomaticbazaar1.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5338124042765130530" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 309px; CURSOR: hand; HEIGHT: 207px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_aGatGwEzdfU/ShTTiMf82yI/AAAAAAAAAio/ld9llOoX15w/s320/diplomaticbazaar1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tetapi stand Eropa terlihat kosong. Hanya terlihat beberapa brosur yang ada di atas meja melingkar. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Dari sisi desain interior, pameran ini bisa dibilang unik, karena nuansa ungu sangat terasa. Kenapa harus ungu? Tanya sendiri ke panitia deh. Selain itu, di bazaar ini juga disediakan banyak kursi sofa di tengah area pameran untuk sekedar beristirahat sejenak sambil memandang sekeliling.&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_aGatGwEzdfU/ShTTiVWziDI/AAAAAAAAAiw/uyS53BywJNw/s1600-h/diplomaticbazaar2.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5338124045142689842" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 219px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_aGatGwEzdfU/ShTTiVWziDI/AAAAAAAAAiw/uyS53BywJNw/s320/diplomaticbazaar2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sayangnya bazaar ini hanya tiga hari dan diadakan di hari kerja, yaitu Minggu, Senin dan Selasa. Untuk para pekerja, mereka harus menyempatkan waktu pada sore hari saja. Belum lagi untuk yang bekerja di luar kota, seperti Ras Laffan, akan sulit mencari waktu untuk menontonnya.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;[http://www.tentangqatar.com]&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6115065593843300711-205683552003334483?l=www.tentangqatar.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.tentangqatar.com/feeds/205683552003334483/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=6115065593843300711&amp;postID=205683552003334483&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/205683552003334483?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/205683552003334483?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/tentangqatarblog/~3/dV4PWo_dKTI/7th-diplomatic-bazaar.html" title="7th Diplomatic Bazaar" /><author><name>Syarif Achmad</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10653770328263944031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="16140182762061695571" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_aGatGwEzdfU/ShTTibqQ52I/AAAAAAAAAi4/w7rbcIkxGxc/s72-c/diplomaticbazaar.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.tentangqatar.com/2009/05/7th-diplomatic-bazaar.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkQGRXc9cCp7ImA9WxJRGEo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-6115065593843300711.post-7775468137622280903</id><published>2009-05-20T08:28:00.007+03:00</published><updated>2009-05-21T05:52:04.968+03:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-05-21T05:52:04.968+03:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Food" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Entertainment" /><title>The Noodle House</title><content type="html">&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_aGatGwEzdfU/ShOV2EH66-I/AAAAAAAAAig/R4jMQrKzUcg/s1600-h/noodlehouse1.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5337774739416607714" style="margin: 0px auto 10px; display: block; width: 320px; height: 143px; text-align: center;" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_aGatGwEzdfU/ShOV2EH66-I/AAAAAAAAAig/R4jMQrKzUcg/s320/noodlehouse1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Penasaran dengan cerita mengenai restoran baru "The Noodle House" di City Center Mall Doha, kemarin aku ke sana sebelum Maghrib agar lebih nyaman dalam mencari parkir. Tahu sendiri, kalau setelah maghrib, mencari parkir bisa bikin stress di Mall ini. &lt;div&gt;&lt;br /&gt;Lokasi restoran ini sangat strategis dan mudah ditemui. Sebenarnya beberapa waktu yang lalu aku sudah sempat melihat spanduknya di sebelah kanan pintu masuk utama City Center Mall dimana restoran ini dibuka. Tetapi baru kemarin aku tahu kalau restoran ini terdiri dari dua lantai (lantai ground dan laintai 1), yang tersambung dengan tangga di dalam restoran. Ternyata yang penasaran bukan cuma aku, tetapi kemarin juga banyak keluarga Indonesia yang berkunjung ke sini. Malahan ada yang jauh-jauh dari Messaieed bela-belain ke sini untuk dinner.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Begitu masuk ke restoran, kami langsung disapa dengan ucapan "Selamat malam...". Serasa pulang kampung. Ternyata memang banyak orang Indonesia yang bekerja di sini. Cukup bangga juga begitu tahu bahwa chef-chef utamanya adalah orang-orang Indonesia. Selain itu, terasa sekali bedanya keramahan khas Indonesia. Ini bukan hal yang mudah ditemui di Qatar, bila pegawainya bukan dari Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_aGatGwEzdfU/ShOVtga2EZI/AAAAAAAAAiI/wXManCjrgEQ/s1600-h/noodlehouse_kitchen.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5337774592393351570" style="margin: 0px auto 10px; display: block; width: 320px; height: 225px; text-align: center;" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_aGatGwEzdfU/ShOVtga2EZI/AAAAAAAAAiI/wXManCjrgEQ/s320/noodlehouse_kitchen.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ada tiga bagian utama ruang makan restoran ini, yaitu lantai atas, untuk family dan lantai bawah untuk umumyang terdiri dari dua bagian. Ada bagian teras untuk pengunjung yang ingin menikmati makanan sambil menghirup udara bebas. Sedangkan untuk pengunjung yang memang lebih memilih ruangan ber-AC. Semua ruangan itu ditata dengan apik dengan konsep kakilima, dimana kursinya berbentuk bangku panjang dan mejanya juga meja persegi panjang datar. Walaupun konsepnya kakilima, kenyamanan pengunjung memang jadi prioritas. Kami memilih tempat duduk buat keluarga yang ada senderannya, agar anak-anak bisa makan dengan nyaman.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_aGatGwEzdfU/ShOVtgt-VyI/AAAAAAAAAiQ/XE0bb7AW6t0/s1600-h/noodlehouse_table.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5337774592473585442" style="margin: 0px auto 10px; display: block; width: 320px; height: 230px; text-align: center;" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_aGatGwEzdfU/ShOVtgt-VyI/AAAAAAAAAiQ/XE0bb7AW6t0/s320/noodlehouse_table.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tugas paling berat adalah pada saat memilih menu, karena keaneka-ragaman menu yang bisa dibilang sangat banyak. Walaupun nama tokonya The Noodle House, resto ini tidak hanya menyediakan &lt;em&gt;noodle&lt;/em&gt;. Pada awalnya pun aku pikir makanannya hanya makanan china seperti &lt;em&gt;Roasted Duck&lt;/em&gt;, ternyata juga tersedia Laksa, Padthai, Tom Yam, dan lain-lain. Yang jelas makanannya semua berorientasi pada daerah Asia Timur. Begitu juga dengan minuman. Begitu banyak pilihan yang membuat kami benar-benar bingung, karena kelihatannya enak semua.&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Akhirnya kami memutuskan untuk memesan Nasi Goreng, Padthai dan Sop Bebek (maaf, namanya lupa) untuk main course, sedangkan spring roll sebagai appetizer. Dan untuk dessert, kami memesan "Es Krim Goreng". Maklum, perutnya masih perut Indonesia, jadi pesanannya ya tidak jauh-jauh dari itu-itu juga :D&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tanpa harus menunggu lama, makanan itu pun datang. Penyajiannya sangat cantik. Makanan dan minumannya diberi hiasan-hiasan sayur yang menimbulkan selera dengan beragam warna warni yang disesuaikan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Tiba saatnya mencicipi makanan. Nasi gorengnya benar-benar mantap. Selama aku di Qatar, ini adalah kali kedua aku menemukan nasi goreng dengan rasa seolah-olah dimasak dengan arang. Danang yang sangat suka nasi goreng langsung melahapnya, walaupun rasanya agak pedas. Sedangkan Padthainya bisa dibilang termasuk paling enak. Apalagi bahan-bahannya kelihatan berasal dari seafood segar. Rasa pedasnya membuat nafsu makan menjadi besar. Terakhir adalah sop bebek. Kelihatannya salah satu menu andalan di sini adalah masakan bebek, karena diperlakukan dengan istimewa. Ada kompor khusus untuk memasak bebek dan ada perlakuan tertentu agar bebeknya terasa berbeda. Dan memang bebeknya terasa empuk dan enak.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_aGatGwEzdfU/ShOVt2um2-I/AAAAAAAAAiY/XhYNeb8iKko/s1600-h/noodlehouse_food.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5337774598381820898" style="margin: 0px auto 10px; display: block; width: 320px; height: 226px; text-align: center;" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_aGatGwEzdfU/ShOVt2um2-I/AAAAAAAAAiY/XhYNeb8iKko/s320/noodlehouse_food.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Walaupun kami memesan makanan dengan porsi kecil, tetap saja perut kami kekenyangan untuk bisa menghabiskan satu porsi makanan. Menurut chefnya, Pak Deddie, makanan tersebut sudah dihitung porsi dan kalorinya untuk sekali makan. Wajar, walaupun kelihatan sedikit pada saat penyajian, begitu dimakan, baru terasa porsinya memang pas. Tapi kalorinya kebanyakan kali ya? Koq, habis makan jadi ngantuk? Piss...&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Bagaimana dengan harga? untuk kualias makanan dan pelayanan sekelas ini, harganya cukup masuk akal. Bahkan, bila dibandingkan resto kompetitor sejenis, harganya bisa dibilang lebih menarik. Sepertinya tempat ini cukup ideal untuk sesekali makan di luar dengan kaluarga. Bahkan bila ada yang mau traktir ulang tahun di sini juga oke,  karena lokasinya yang mudah ditemui dengan meja dan kursi yang sudah disusun memanjang. Siap untuk digunakan buat makan rame-rame.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;O,ya, sekedar tips, buat yang kurang suka pedas, bisa memesan agar cabenya dikurangi. Di menu sudah ditandai makanan-makanan mana saja yang pedas untuk mempermudah identifikasi.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;[http://www.tentangqatar.com]&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6115065593843300711-7775468137622280903?l=www.tentangqatar.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.tentangqatar.com/feeds/7775468137622280903/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=6115065593843300711&amp;postID=7775468137622280903&amp;isPopup=true" title="1 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/7775468137622280903?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/7775468137622280903?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/tentangqatarblog/~3/XpvmvA_HdiA/noodle-house.html" title="The Noodle House" /><author><name>Syarif Achmad</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10653770328263944031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="16140182762061695571" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_aGatGwEzdfU/ShOV2EH66-I/AAAAAAAAAig/R4jMQrKzUcg/s72-c/noodlehouse1.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total><feedburner:origLink>http://www.tentangqatar.com/2009/05/noodle-house.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0AARHY9fCp7ImA9WxJRFkk.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-6115065593843300711.post-9043049753536872635</id><published>2009-05-18T15:21:00.003+03:00</published><updated>2009-05-18T15:29:05.864+03:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-05-18T15:29:05.864+03:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Internet" /><title>Double Internet Speed</title><content type="html">Hari ini ada berita gembira dari Qtel. Penawaran kali ini memang benar-benar menggiurkan, karena &lt;a href="http://www.qtel.com.qa/NewsFull.do?News=16561"&gt;Qtel akan menambahkan kapasitas bandwidth ADSL menjadi dua kali lipat dari sebelumnya&lt;/a&gt; tanpa biaya tambahan. Wow....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah melakukan upgrade backbone bebarapa waktu yang lalu, sebenarnya sudah terasa bahwa kecepatan internet di Qatar sudah lumayan membaik. Apalagi bila ditambah dengan penawaran baru ini, berselancar akan semakin cepat wuzz... wuz... wuz....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini &lt;a href="http://www.qtel.com.qa/NewsFull.do?News=16561"&gt;petikan berita dari website Qtel&lt;/a&gt;:&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;br /&gt;Internet users across Qatar received an unexpected bonus this morning, with the news that Qtel has doubled Broadband speeds for its customers, free of charge, with immediate effect.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The enhanced speeds are among the first benefits realized through Qtel’s major Internet upgrade, which began on 1 April 2009, and were instantly made available for ADSL and Mozaic TV+ customers across the country.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;With the speed upgrade program, customers currently enjoying speeds of 512 Kbps can migrate to 1 Mbps without any additional charges, retaining the competitive price of QR200 a month.&lt;/blockquote&gt;Lanjutkan, Qtel. Kami akan menantikan kejutan-kejutan berikutnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;[http://www.tentangqatar.com]&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6115065593843300711-9043049753536872635?l=www.tentangqatar.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.tentangqatar.com/feeds/9043049753536872635/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=6115065593843300711&amp;postID=9043049753536872635&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/9043049753536872635?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/9043049753536872635?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/tentangqatarblog/~3/memsRgcCinQ/double-internet-speed.html" title="Double Internet Speed" /><author><name>Syarif Achmad</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10653770328263944031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="16140182762061695571" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.tentangqatar.com/2009/05/double-internet-speed.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;C0IFQnw9fSp7ImA9WxJRFk4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-6115065593843300711.post-1731993482918132470</id><published>2009-05-18T08:50:00.005+03:00</published><updated>2009-05-18T10:25:13.265+03:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-05-18T10:25:13.265+03:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Shopping" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Books" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kids" /><title>Books Hunting</title><content type="html">Ketersediaan buku di Qatar termasuk cukup minim. Maksudnya di sini adalah buku-buku berbahasa Inggris. Jumlah toko buku yang menjual buku berbahasa non-arab bisa dibilang tidak banyak, dengan koleksi yang juga terbatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi itu terjadi sekitar dua tahun yang lalu. Akhir-akhir ini cukup banyak toko buku yang dibuka dengan koleksi buku terbaru yang lumayan. Walaupun untuk mencari buku-buku dengan topik tertentu yang tidak terlalu populer tetaplah sulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persaingan ini terus berlanjut dengan dibukanya cabang baru Jarir Bookstore di Ar Rayyan road. Dengan bangunan yang cukup luas, mudah-mudahan ke depannya toko buku ini bisa menyediakan koleksi buku-buku yang lengkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini daftar toko buku yang menjual buku-buku non-arab:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. &lt;/strong&gt;&lt;a href="http://www.jarirbookstore.com/"&gt;&lt;strong&gt;Jarir Bookstore&lt;/strong&gt; &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini ada dua cabang Jarir Bookstore di Doha, yaitu di Salwa Road dan Ar Rayyan Road. Jarir yang berada di Salwa road berlokasi tidak jauh dari perempatan Ramada, sehingga sangat mudah untuk dijumpai. Toko ini sudah cukup lama berdiri, dan dulunya merupakan satu-satunya toko yang menjual buku berbahasa non-arab dengan koleksi yang lumayan lengkap. Toko ini menyediakan buku-buku dari segala bahasa dan topik. Mulai untuk anak-anak, remaja sampai dewasa. Mulai dari buku sekolah sampai dengan buku fiksi. Dengan slogan "not just a bookstore", toko ini juga menjual alat tulis, perlengkapan kantor dan komputer serta asesorisnya. Sayangnya untuk mendapatkan parkir di sini cukup sulit, sehingga mobil kadang-kadang harus diparkir jauh dari pintu utama. Yang unik, Jarir bookstore juga menyediakan browsing chair, dimana kita bisa membaca sekilas buku yang ingin kita beli dengan nyaman di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, Jarir baru saja membuka cabang baru di Ar Rayyan Road. Lokasinya di dalam kompleks Family Food Center yang sudah cukup lama berdiri. Gedung Jarir yang baru ini relatif lebih besar daripada Jarir Salwa, dengan komposisi yang sama, dimana lantai satu berisi asesoris&lt;br /&gt;dan lantai dua berisi buku. Selain itu, saat ini untuk mencari parkir cukup mudah. Mungkin karena belum banyak yang tahu lokasi baru ini. Berdasarkan pemantauan sekilas, koleksi peralatan komputer dan alat tulis relatif lebih lengkap di sini. Sedangkan untuk koleksi buku, masih belum selengkap Jarir Salwa. Enaknya, Jarir baru ini dekat dengan Family Food, jadi bisa sekalian belanja bahan pangan. Ke depannya akan ada Max (toko pakaian) dan eMax (toko elektronik) di lokasi yang sama. Jadi lengkap deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Virgin Megastore&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Virgin Megastore juga memiliki dua cabang, yaitu di Villagio Mall dan di Landmark Mall. Kedua-duanya berlokasi tidak jauh dari Carrefour masing-masing mall. Virgin mendisplay buku-buku yang berbahasa Inggris saja. Dan itu pun sebagian besar merupakan buku-buku populer.&lt;br /&gt;Sepertinya tidak ada buku untuk sekolah. Selain buku, toko ini juga menjual kamera, elektronik, alat musik dan permainan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. &lt;/strong&gt;&lt;a href="http://www.ispybookshop.net/"&gt;&lt;strong&gt;iSpy Booksshop&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Toko buku kecil ini berlokasi di Mall City Center. Lokasinya memang agak terpencil di belakang toko hobi di lantai 3. Walaupun kecil, toko ini cukup lengkap, terutama untuk buku-buku sekolah. Ada banyak text book yang sering dipakai sekolah di sini. Selain itu, toko ini juga&lt;br /&gt;menyediakan beberapa alat peraga sekolah yang belum tentu bisa ditemukan di toko lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Rawnaq Trading&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Toko ini dikenal dengan toko alat tulis yang sangat lengkap dan murah. Ada beberapa Rawnaq di Doha, diantaranya di Airport, Bin Omran, Souq (ada dua) dan Markhiya. Yang di airport cukup mudah ditemukan, karena berada di pinggir jalan utama dan dekat dengan toko Jakarta. Begitu pula yang di Markhiya. Tokonya berada di deretan toko sekitar Markhiya roundabout. Sedaangkan yang berada di Souq, tidak jauh dari Al Fanar. Lokasinya cukup mudah ditemukan, walaupun crowded. Tetapi yang di Bin Omran agak sedikit tertutup oleh KFC. Lokasinya berada di seberang jalan rumah sakit Al Ahli, di dalam kompleks pertokoan di sana. Uniknya, lokasinya juga di bawah tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rawnaq yang di souq hanya menjual asesoris.Sedangkan yang berada di airport, Bin Omran dan Markhiya menjual alat-alat tulis dan buku. Koleksi bukunya memang tidak banyak dan umumnya adalah buku agama Islam. Tetapi yang menarik adalah tersedianya buku berbahasa Indonesia di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5. &lt;/strong&gt;&lt;a href="http://www.tentangqatar.com/2008/01/mau-buku-agama-gratis-ke-qatar-guest.html"&gt;&lt;strong&gt;Qatar Guest Center&lt;/strong&gt; &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau membutuhkan buku mengenai agama Islam, bisa datang ke QGC ini. Di sini ada buku yang gratis maupun bayar. Dan tersedia buku dalam beragam bahasa, termasuk bahasa Indonesia. Khusus mengenai QGC ini pernah di bahas di &lt;a href="http://www.tentangqatar.com/2008/01/mau-buku-agama-gratis-ke-qatar-guest.html"&gt;posting sebelumnya&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini peta lokasi toko-toko buku tersebut.&lt;br /&gt;&lt;iframe width="425" height="350" frameborder="0" scrolling="no" marginheight="0" marginwidth="0" src="http://maps.google.com/maps/ms?ie=UTF8&amp;amp;hl=en&amp;amp;msa=0&amp;amp;msid=113185103444435185390.00046a1ff9a0463b3cf31&amp;amp;t=h&amp;amp;ll=25.293664,51.492493&amp;amp;spn=0.081643,0.142807&amp;amp;output=embed"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;&lt;small&gt;View &lt;a href="http://maps.google.com/maps/ms?ie=UTF8&amp;amp;hl=en&amp;amp;msa=0&amp;amp;msid=113185103444435185390.00046a1ff9a0463b3cf31&amp;amp;t=h&amp;amp;ll=25.293664,51.492493&amp;amp;spn=0.081643,0.142807&amp;amp;source=embed" style="color:#0000FF;text-align:left"&gt;Toko Buku&lt;/a&gt; in a larger map&lt;/small&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;[http://www.tentangqatar.com]&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6115065593843300711-1731993482918132470?l=www.tentangqatar.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.tentangqatar.com/feeds/1731993482918132470/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=6115065593843300711&amp;postID=1731993482918132470&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/1731993482918132470?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/1731993482918132470?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/tentangqatarblog/~3/Ccf7Dj9dWSQ/book-hunting.html" title="Books Hunting" /><author><name>Syarif Achmad</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10653770328263944031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="16140182762061695571" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.tentangqatar.com/2009/05/book-hunting.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUMESHg8fCp7ImA9WxJREko.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-6115065593843300711.post-544263458722164876</id><published>2009-05-14T07:53:00.002+03:00</published><updated>2009-05-14T08:03:29.674+03:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-05-14T08:03:29.674+03:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Car" /><title>Cek Mobil Bekas</title><content type="html">Dengan banyaknya expat yang datang ke Qatar dan ditambah dengan minimnya sarana transportasi publik, penjualan mobil terus menunjukkan angka yg meningkat. Tidak hanya mobil baru, mobil bekas pun diincar. Apabila pembeli cukup pintar memilih dan sabar menanti "barang bagus", pembelian mobil bekas juga lumayan menguntungkan. Hal ini dikarenakan harga mobil bekas yang cukup terpaut jauh dengan mobil baru. Rata-rata mobil bekas dengan umur setahun dijual sekitar 20 persen lebih murah dari mobil baru. Ini juga tergantung merk dan kondisi mobil tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bagaimana untuk tahu kondisi mobil? Tidak semua orang punya keahlian untuk melakukan pengecekan ini. Untungnya di Qatar ada banyak bengkel yang menyediakan layanan pengecekan mobil bekas. Bengkel-bengkel ini umumnya berlokasi di Salwa road. Jadi kalau kita datang dari arah Ramada Hotel, tinggal menyusuri Salwa road sampai dengan roundabout terakhir. Setelah roundabout ini jalan masih ditutup untuk perbaikan. Di sekitar bundaran terakhir inilah kita bisa menemukan banyak showroom mobil bekas dan bengkel-bengkel yang bertuliskan "Checking all types of car".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan biaya standard sebesar 200QR per mobil, mereka akan memeriksa semua bagian mobil. Yang pertama diperiksa adalah kondisi mesin. Mereka akan mengecek kondisi mesin menggunakan suatu alat lalu melihat kondisi fisiknya, apakah ada bagian yang bocor, atau ada &lt;em&gt;belt&lt;/em&gt; yang harus diganti, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, mereka akan memeriksa bagian bawah mobil untuk melihat gejala kebocoran, kerusakan di suspensi, dan sebagainya. Mereka juga melakukan pengecekan terhadap bodi mobil. Mereka akan memberi tahu mana bagian cat yang asli dan mana bagian yang sudah ditambal karena kecelakaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir, mobil akan dibawa &lt;em&gt;road test&lt;/em&gt; untuk mengecek performa mesin dan rem secara umum. Dari situ akan dikeluarkan semacam kertas laporan hasil inspeksi mengenai apa saja plus minus yang ada di mobil tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan harga 200QR, layanan ini layak untuk dilakukan sebelum membeli mobil bekas untuk menghindari kerugian yang lebih besar bila ternyata mobil yang dibeli tidak sesuai harapan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;[http://www.tentangqatar.com]&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6115065593843300711-544263458722164876?l=www.tentangqatar.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.tentangqatar.com/feeds/544263458722164876/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=6115065593843300711&amp;postID=544263458722164876&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/544263458722164876?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/544263458722164876?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/tentangqatarblog/~3/VoSgUaYG4x4/cek-mobil-bekas.html" title="Cek Mobil Bekas" /><author><name>Syarif Achmad</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10653770328263944031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="16140182762061695571" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.tentangqatar.com/2009/05/cek-mobil-bekas.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEEDRHo6fSp7ImA9WxJREkk.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-6115065593843300711.post-6388328531557773473</id><published>2009-05-13T22:05:00.003+03:00</published><updated>2009-05-13T22:24:35.415+03:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-05-13T22:24:35.415+03:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Lowongan" /><title>Pengaruh Krisis Ekonomi</title><content type="html">Bagaimana pengaruh krisis ekonomi terhadap Qatar? &lt;a href="http://bayt.com/"&gt;Bayt.com&lt;/a&gt;, sebuah portal ketenagakerjaan di Timur Tengah baru-baru ini mengeluarkan sebuah &lt;a href="http://c1.bayt.com/images/uploads/article_docs/pps_bayt_april_2009.pdf_20090427100816.pdf"&gt;survey report &lt;/a&gt;mengenai pengaruh resesi ekonomi global terhadap negara-negara di Timur Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut laporan tersebut, banyak pekerja di UAE yang mengalami ketakutan sehubungan dengan pengurangan tenaga kerja di sana. Seperti yang banyak diberitakan, kondisi ekonomi di UAE yang selama ini booming, menjadi menurun karena terikut imbas krisis, terutama di sektor properti. Tidak demikian dengan Qatar, kekhawatiran atas pengurangan tenaga kerja bisa dibilang cukup rendah bila dibandingkan dengan UAE.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, pekerja di Qatar, Bahrain dan Saudi menyatakan rasa optimisnya bahwa negara-negara tersebut masih cukup menarik sebagai tempat terbaik untuk bekerja. Ini berbeda dengan negara-negara Timur Tengah lainnya yang tidak banyak menyatakan rasa optimisnya , terutama sehubungan dengan perbaikan ekonomi dalam jangka pendek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kalau mau baca detil hasil surveynya, bisa di lihat &lt;a href="http://c1.bayt.com/images/uploads/article_docs/pps_bayt_april_2009.pdf_20090427100816.pdf"&gt;di sini&lt;/a&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;[http://www.tentangqatar.com]&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6115065593843300711-6388328531557773473?l=www.tentangqatar.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.tentangqatar.com/feeds/6388328531557773473/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=6115065593843300711&amp;postID=6388328531557773473&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/6388328531557773473?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/6115065593843300711/posts/default/6388328531557773473?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/tentangqatarblog/~3/60JEBAZhKMw/pengaruh-krisis-ekonomi.html" title="Pengaruh Krisis Ekonomi" /><author><name>Syarif Achmad</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10653770328263944031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="16140182762061695571" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.tentangqatar.com/2009/05/pengaruh-krisis-ekonomi.html</feedburner:origLink></entry></feed>
