<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-523677505980710645</id><updated>2024-10-09T09:01:50.111+07:00</updated><category term="Budaya"/><category term="Inspirasi"/><category term="Gallery"/><category term="Biografi"/><category term="Travel"/><category term="Author"/><category term="Wawasan"/><title type='text'>Dunia Belajar</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://tercreative.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default?redirect=false'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false'/><author><name>Ron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00583035386591447996</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-lco_65C32HoRZzJm5nwzeQvpvuaZzyJ3TBcvWsK8FlgB_CQt3DPhr6SJbfwI8Pr_FxFSEPZS66tEHdJiBx1uT5dYobKUhQZjk5Y8MNcee0dTqjA57m5FVsbtwRZFsww/s113/*'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>1432</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-523677505980710645.post-6747600787100571324</id><published>2014-12-16T13:24:00.003+07:00</published><updated>2014-12-16T13:24:21.053+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Biografi"/><title type='text'>Tadao Kashio - Pendiri Perusahaan Jam Tangan Casio </title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
  
                          

&lt;/div&gt;
&lt;div id=&quot;iklan17108389909885280807&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;


&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgVuuBOjeEQpW0ZyeJiLBVuLUn0X-Pb-ZAjojiNZVKp-qXq7-ZbJPJ0ymJhcucoGWyG7i9TfEEdD7qsONZmRZwWKrfrpdLFrzFbG8dERzVPpT4ezLB_CG029NH9GTo4Rsyj79tS6qkPh8/s1600/Biografi+Tadao+Cashio+Pendiri+Perusahaan+Jam+Tangan+Casio.jpg&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;280&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgVuuBOjeEQpW0ZyeJiLBVuLUn0X-Pb-ZAjojiNZVKp-qXq7-ZbJPJ0ymJhcucoGWyG7i9TfEEdD7qsONZmRZwWKrfrpdLFrzFbG8dERzVPpT4ezLB_CG029NH9GTo4Rsyj79tS6qkPh8/s320/Biografi+Tadao+Cashio+Pendiri+Perusahaan+Jam+Tangan+Casio.jpg&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Jika mendengar nama &quot;Casio&quot; maka pemikiran orang akan langsung tertuju 
pada merk jam tangan terkemuka asal jepang. Ya, Casio merupakan perusaan
 pembuat jam tangan dengan merk Casio dan G-Shock yang terkenal karena 
kualitas dan ketahanannya di dunia. Nama Casio diambil dari nama 
pendirinya yaitu tadao Kashio. Artikel kali ini akan mengulas tentang &lt;b&gt;biografi Tadao Kashio&lt;/b&gt;
 yang merupakan penemu atau pendiri dari perusahan pembuat jam tangan 
terkenal merk casio. Tadao Cashio dilahirkan di Nangoku City, Jepang 
pada tahun 1917. Tadao Cashio merupakan seseorang insinyur yang 
mengutamakan dirinya dalam bidang teknologi fabrikasi dan telah menekuni
 dunia elektronika dari masa perang dunia ke-2. .&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Tadao Kashio merupakan orang kreatif yang hanya butuh sedikit waktu 
baginya untuk membuat produk yang berbeda. Pada pameran bisnis di Ginza 
Jepang ia melihat kalkulator elektronik. Dengan sedikit hasil penjualan 
dari pipa yubiwa hasil buatannya kemudian Tadao Kashio dan saudaranya 
mulai bereksperimen dengan membuat kalkulator sendiri. Pada saat itu 
kalkulator sebagian besar dijalankan oleh penggunaan roda gigi. Dengan 
ketekunan dan kerja keras Perusahaan Casio keluar dengan kalkulator 
pertama yang menggunakan solenoida. Jenis baru dari kalkulator mulai 
dijual . Kalkulator ini juga adalah kalkulator pertama yang memiliki 
tombol digit dan hanya memiliki satu tampilan jendela yang bertentangan 
dengan pesaing yang telah ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalkulator buatan cashio kemudian banyak disukai masyarakat. Dari sana 
kemudian ia merilis berbagai macam model kalkulator ke masyarakat umum. 
Setelah puas dengan produk kalkulatornya, Tadao Cashio kemudian mulai 
memikirkan produk baru selain kalkulator yaitu sebuah jam tangan.  Ide 
merk Jam Casio juga diambil dari nama belakang penemunya yakni Kashio 
serta di perhalus jadi “Casio”. Penulisan ejaan di perhalus supaya lebih
 gampang di hafal serta di tuliskan lantaran “Kashio” tetap sama dengan 
Jepang serta pergantian nama itu untuk menjangkau pasar international. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan diluncurkannya arloji pertama pada 1974, Casio masuk pasar arloji
 waktu industri arloji baru saja menemukan tehnologi jam digital, untuk 
perusahaan dengan teknologi elektronika mutakhir yang di kembangkan 
untuk kalkulator, Casio masuk pasar dengan penuh keyakinan bahwasanya 
arlojinya yang mengusung nama casio bakal memimpin market industri jam .
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
kemudian pada 1974 Casio meluncurkan CASIOTRON, arloji digital pertama 
didunia dengan kalender automatis. Dalam meningkatkan arlojinya Casio 
mengawali dengan pertanyaan mendasar, “Apakah arloji itu? ”, dari pada cuma bikin 
versus digital dari arloji mekanik, Casio terasa bahwasanya arloji ideal
 sebaiknya arloji yang dapat tunjukkan saat dengan cara berkelanjutan. 
Menurut hal itu Casio dapat membuat arloji yang dapat tunjukkan dengan 
cara akurat dimulai dari detik, menit, jam, hari, serta bulan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tadao Kashio juga yang pertama merancang dan memproduksi sebuah jam 
dapat memberikan pemiliknya pengalaman dalam menggunakan jam tangan 
dengan beberapa detail yang menarik. Salah satu jam tersebut bisa 
menampilkan waktu banyak zona waktu yang berbeda pada sentuhan tombol. 
Yang lainnya dilengkapi untuk memberikan rincian cuaca seperti suhu dan 
tekanan barometrik. Gunung pendaki dari masa lalu usia terutama yang 
menyukai versi yang datang dengan pengukur untuk menunjukkan ketinggian.
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhpxY41yFxPyl8zG6SVw7w7CJHBj4bmrFkeonl7TqQC8OS-Iqw8eJlg_wCwWeDiFhW9QTMO3I86fIyO203zKJ1Puv5GkFnx-vdNi1ZL5S2a411zB55veNOhIgFWh4aPcoTdGnvfv5VxF5w/s1600/Penemu+jam+tangan+Casio.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;213&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhpxY41yFxPyl8zG6SVw7w7CJHBj4bmrFkeonl7TqQC8OS-Iqw8eJlg_wCwWeDiFhW9QTMO3I86fIyO203zKJ1Puv5GkFnx-vdNi1ZL5S2a411zB55veNOhIgFWh4aPcoTdGnvfv5VxF5w/s320/Penemu+jam+tangan+Casio.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah puas dengan produk casiotron, Tadao Kashio mulai membuat arloji 
casio dengan nama G-SHOCK yaitu arloji yang dibuat benar-benar tangguh, 
dilahirkan dari mimpi beberapa insinyur Casio perihal “jam tangan yg 
tidak bakal rusak”, dengan rencana pengembangan “Triple 10”, tim design 
Casio mencari design arloji yang tahan dijatuhkan dari ketinggian 10 
meter. tahan air hingga kedalaman 10 bar (100 meter) serta ketahanan 
baterai 10 tahun. Jumlah prototype yang di buat untuk pengujian 
ketahanan mencapai jumlah 200 buah. Serta butuh waktu sekitar 2 untuk 
selalu meningkatkan design serta menambah mutu jam tangan tersebut. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesudah itu dengan sistem eksperimen yang panjang serta susah payah, 
pada akhirnya G-SHOCK di luncurkan.  Tadao Cashio sang pendiri 
perusahaan jam tangan Casio kemudian meninggal pada tanggal 4 Maret 
tahun 1993. Hingga kini perusahaan casio dikenal sebagai perusahaan jam 
tangan terkemuka dan terkenal di dunia. Jam tangan yang dikeluarkan 
perusahaan Casio dikenal memiliki ketahanan dan kualitas yang amat baik 
sehingga banyak masyarakat umum menggunakan produk jam tangan dari 
perusahaan ini.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tercreative.blogspot.com/feeds/6747600787100571324/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/tadao-kashio-pendiri-perusahaan-jam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/6747600787100571324'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/6747600787100571324'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/tadao-kashio-pendiri-perusahaan-jam.html' title='Tadao Kashio - Pendiri Perusahaan Jam Tangan Casio '/><author><name>Ron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00583035386591447996</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-lco_65C32HoRZzJm5nwzeQvpvuaZzyJ3TBcvWsK8FlgB_CQt3DPhr6SJbfwI8Pr_FxFSEPZS66tEHdJiBx1uT5dYobKUhQZjk5Y8MNcee0dTqjA57m5FVsbtwRZFsww/s113/*'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgVuuBOjeEQpW0ZyeJiLBVuLUn0X-Pb-ZAjojiNZVKp-qXq7-ZbJPJ0ymJhcucoGWyG7i9TfEEdD7qsONZmRZwWKrfrpdLFrzFbG8dERzVPpT4ezLB_CG029NH9GTo4Rsyj79tS6qkPh8/s72-c/Biografi+Tadao+Cashio+Pendiri+Perusahaan+Jam+Tangan+Casio.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-523677505980710645.post-3105332613377857132</id><published>2014-12-16T13:23:00.007+07:00</published><updated>2014-12-16T13:23:47.419+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Biografi"/><title type='text'>Marquis Mills Converse - Pembuat Sepatu Converse </title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
  
                          

&lt;/div&gt;
&lt;div id=&quot;iklan18226863904458845951&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;


&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhaBJ3mAH3s9TSGm6n3oDzygTiIrgXbQaCJmNFheuVr4hur6_-CGY_gjhSpiikt2TIYsmAJkvxUkalDWlfBdIV8q8C_SraRV4ZhPySeathwi-NYUK0Eiro3eLVd3Vyj6NDCw7sxqRxpcPs/s1600/Biografi++Marquis+Mills+Converse.jpg&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Biografi  Marquis Mills Converse, Pembuat Sepatu Converse&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;300&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhaBJ3mAH3s9TSGm6n3oDzygTiIrgXbQaCJmNFheuVr4hur6_-CGY_gjhSpiikt2TIYsmAJkvxUkalDWlfBdIV8q8C_SraRV4ZhPySeathwi-NYUK0Eiro3eLVd3Vyj6NDCw7sxqRxpcPs/s320/Biografi++Marquis+Mills+Converse.jpg&quot; title=&quot;Biografi  Marquis Mills Converse - Pembuat Sepatu Converse&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Siapa yang tidak mengenal sepatu merk Converse All Star, sepatu canvas 
ini sangat populer dikalangan anak muda sekarang dan paling banyak 
digunakan dan menjadi tren bagi anak muda. Converse telah menjadi sebuah
 brand sepatu paling terkenal sepanjang masa. Sejarah sepatu converse 
dimulai ketika pembuat sepatu ini Marquis Mills Converse mulai membangun
 perusahaan sepatunya. &lt;b&gt;Marquis Mills Converse&lt;/b&gt; dilahirkan pada 
tanggal 23 oktober 1861 di Amerika serikat, ia merupakan seorang 
pengusaha sepatu yang terkenal dengan produk bernama converse. Sejak 
muda Marquis Mills Converse merupakan seorang pengusaha yang gigih, 
Marquis Mills Converse menikah dengan pada tahun 1884, kemudian pada 
bulan mei 1888 anak pertama dari Marquis Mills Converse lahir yang 
kemudian dinamakan Frieda Converse, pada tahun 1890 anak keduanya lahir 
yang kemudian dinamakan Harold Marquis Converse setelah itu anak ketiga 
Marquis Mills Converse lahir yang kemudian dinamakan John Kendrick 
Converse. &lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Mengenai sejarah sepatu converse, Marquis Mills Converse yang pada 
mulanya seseorang manager perusahaan sepatu mulai mebuka perusahaan 
sepatu karet sendiri yang dinamakan sesuai dengan nama belakangnya yaitu
 Converse di Malden, Massachusetts pada Februari 1908. Perusahaan 
tersebut membuat karet sol sepatu untuk pria, wanita serta anak-anak. 
Pada 1910, perusahaannya bisa menghasilkan 4000 sepatu setiap harinya, 
namun produksi sepatunya berkembang pesat setelah perusahaannya mulai 
membuat sepatu olahraga tennis pada 1915. Perusahaan ini mulai mencapai 
puncak kesuksesanya pada 1917 disaat Converse All-Star sebagai sepatu 
basket mulai dikenalkan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu pada 1921, salah seorang pemain basket bernama Charles H. &quot; Chuck &quot;
 Taylor mengeluh ke Converse lantaran sakit di kakinya yang dikarenakan 
sepatu tersebut. kemudian Converse setelah itu berkerjasama dengan 
Charles dimana charles diangkat sebagai salesman serta duta perusahaan 
itu, serta mempromosikan sepatu di semua wilayah Amerika Serikat. Ciri 
yang paling mudah dikenali pada sepatu Converse Chuck Taylor yaitu logo 
All Star yang dibubuhi tulisan tangan Taylor di bagian pergelangan kaki.
 Marquis Mills Converse kemudian pada tahun 1928 mengundurkan diri dari 
Converse Company. Marquis Mills Converse sendiri kemudian meninggal pada
 tahun 1931 dimana saat ia meninggal ia telah sukses membangun 
perusahaan converse sebagai perusahaan pembuat sepatu terkemuka di 
Amerika Serikat.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Perkembangan Sepatu Converse Sejak ditinggal Marquis Mills Converse&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disaat Amerika Serikat masuk Perang Dunia II pada 1941, Produksi 
Converse berubah ke manufaktur alas kaki, baju, sepatu bot, parka, karet
 pelindung setelan, serta setelan untuk pilot serta pasukan tentara. 
Popular sepanjang 1950-an serta 1960-an Converse mempromosikan citra 
Amerika didunia dengan membuat Converse Yearbook. serta itu kemudian 
membuat Converse menjadi sepatu andalan anak SMA serta beberapa atlet. pada 1970 
perusahan Converse di beli oleh entrepreneur yg bernama Jack Purcell. 
Sepatu converse menjadi sebagai ikon dari gerakan hippie dibarengi oleh 
musisi serta band mereka. Golongan hippies kerap menggunakan sepatu 
untuk untuk mempromosikan individualitas mereka. Converse All Stars tak 
akan cuma sepatu basket, namun juga sepatu untuk enjoy sebagai ikon yang
 mencerminkan sebuah kebebasan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tahun 1970 Converse mulai tersingkir lantaran banyak kompetitor baru 
didunia sepatu. seperti Puma serta Adidas, lalu Nike, serta setahun 
berikutnya Reebok yang mulai mengenalkan sepatu dengan cara radikal. 
serta hal semacam itu kemudian membuat Converse lagi menjadi sepatu 
resmi National Basketball Association (NBA). Sepatu Coverse Chuck Taylor
 atau yang kerap dimaksud “Chucks” serta “Cons” yang memiliki bahan 
kanvas serta bersol karet ini makin popular disaat banyak digunakan oleh
 para penyanyi terkenal saat itu. Beberapa personil band grunge 90an 
kerapkali biasa memakainya, Sebut saja Kurt Cobain nya Nirvana, beberapa
 personil Rage Against The Machine, dan lain-lain. Hal semacam ini 
kemudian membuat &quot;Chucks&quot; menjadi semakin keren, dan terkenal lantaran 
jadi sepatu pilihan beberapa legenda musik dunia.   &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun semakin lama popularitas converse semakin pudar menjadikan 
Converse berada diambang ke bangkrutan lantaran mengurangnya konsumen. 
pada 22 Januari 2001, perusahaan Converse beralih kepemilikan, pabrik di
 Amerika Serikat ditutup. Kemudian, manufaktur untuk pasar AS tak akan 
dikerjakan di Amerika Serikat, namun masih diproduksi di beberapa negara
 di Asia serta negara-negara Eropa, terhitung Cina, Indonesia, Italia, 
Lithuania serta Vietnam . Pada 9 Juli 2003, perusahaan Nike mengakuisisi
 perusahaan Converse dengan harga $ US305 juta. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgUWNXnMnnOMSyLDiTaOR_CYgCV3QsHRZUpyRNZFxNn8XugEccEMvejfAmXdJ5hVfhuDgSnHaKq4gYuZNnp_vi2E2wlOncc9w25fDUV6dFWTtVuTf6hWt7O2IoWzXMN2BFUSArP32BSFXs/s1600/Marquis+Mills+Converse+all+star.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Biografi, Marquis Mills Converse, Pembuat Sepatu Converse&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;190&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgUWNXnMnnOMSyLDiTaOR_CYgCV3QsHRZUpyRNZFxNn8XugEccEMvejfAmXdJ5hVfhuDgSnHaKq4gYuZNnp_vi2E2wlOncc9w25fDUV6dFWTtVuTf6hWt7O2IoWzXMN2BFUSArP32BSFXs/s320/Marquis+Mills+Converse+all+star.jpg&quot; title=&quot;Biografi  Marquis Mills Converse - Pembuat Sepatu Converse&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini sepatu converse banyak digunakan oleh para anak muda jaman
 sekarang. Keunggulan sepatu Converse yang bisa dipakai dalam beragam 
situasi serta pas di gabungkan dengan beragam jenis baju menjadikan 
sepatu ini dapat menjaga popularitasnya sampai sekarang ini. Itulah 
artikel mengenai biografi Marquis Mills Converse pembuat sepatu Converse
 atau bisa dikatakan juga sebagai penemu sepatu converse yang menjadi 
trend gaya anak muda sepanjang masa. &lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tercreative.blogspot.com/feeds/3105332613377857132/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/marquis-mills-converse-pembuat-sepatu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/3105332613377857132'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/3105332613377857132'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/marquis-mills-converse-pembuat-sepatu.html' title='Marquis Mills Converse - Pembuat Sepatu Converse '/><author><name>Ron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00583035386591447996</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-lco_65C32HoRZzJm5nwzeQvpvuaZzyJ3TBcvWsK8FlgB_CQt3DPhr6SJbfwI8Pr_FxFSEPZS66tEHdJiBx1uT5dYobKUhQZjk5Y8MNcee0dTqjA57m5FVsbtwRZFsww/s113/*'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhaBJ3mAH3s9TSGm6n3oDzygTiIrgXbQaCJmNFheuVr4hur6_-CGY_gjhSpiikt2TIYsmAJkvxUkalDWlfBdIV8q8C_SraRV4ZhPySeathwi-NYUK0Eiro3eLVd3Vyj6NDCw7sxqRxpcPs/s72-c/Biografi++Marquis+Mills+Converse.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-523677505980710645.post-3242067646526353148</id><published>2014-12-16T13:23:00.001+07:00</published><updated>2014-12-16T13:23:10.592+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Biografi"/><title type='text'>Drew Faust - Rektor Universitas Harvard </title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
  
                          

&lt;/div&gt;
&lt;div id=&quot;iklan11734548038612357095&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;


&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
&lt;img alt=&quot;Biografi Drew Faust, Rektor Universitas Harvard&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;300&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgeQwzKsZcNCJTrA2ANaLyWCUYCqk3HNf3xC9gJTirHWcjvB7r69WR0fRR5DRHfd_OCRbSneGHfisjz4p-LePkZgfhRu6ABY0GKdDAuz4B3G67m1SJ8PEGwzsbKb9Xeaypp2_WJiBozvtA/s1600/Biografi+Drew+Faust+-+Rektor+Universitas+Harvard.jpg&quot; title=&quot;Biografi Drew Faust - Rektor Universitas Harvard&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
Harvard University merupakan universitas impian bagi anak muda diseluruh
 dunia. Kampus ini menjadi salah satu universitas nomor satu dan terbaik
 di dunia. Harvard University
 memiliki kualitas yang baik dan menghasilkan lulusan-lulusan terbaik 
oleh karena itu kampus ini menjadi tujuan utama bagi siswa siswa cerdas 
yang ingin melanjutkan kuliahnya. Rektor atau presiden dari Universitas Harvard dijabat oleh seorang perempuan yang bernama Drew Faust. Artikel kali ini akan membahas mengenai&lt;b&gt; biografi Drew Faust&lt;/b&gt; yang merupakan&lt;b&gt; rektor atau presiden Universitas Harvard&lt;/b&gt;.
 Drew Faust lahir dengan nama lengkap Catharine Drew Gilpin pada tanggal
 18 September 1947 di New York City dan dibesarkan di Clarke County, 
Virginia, di Shenandoah Valley. Dia adalah putri dari Catharine Ginna 
dan McGhee Tyson Gilpin , lulusan Universitas Princeton dan peternak 
kuda pacuan. Kakek buyutnya Lawrence Tyson adalah seorang Senator AS 
dari Tennessee pada tahun 1920. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;

&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;
Drew Faust lulus dari Akademi Concord di Concord Massachusetts pada 
tahun 1964. Banyak kerabat laki-lakinya, termasuk ayahnya dan dua 
saudara laki-lakinya yang kuliah di Princeton University. Namun 
sayangnya Universitas Princeton tidak menerima siswa perempuan pada 
tahun 1960, sehingga Faust kemudian masuk ke Bryn Mawr College. Dia 
memperoleh gelar BA (Bachelor of Arts) dari Bryn Mawr College pada tahun
 1968. Dia kemudian lulus &quot;magna cum laude&quot; dengan gelar kehormatan 
dalam bidang ilmu sejarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
Dia menerima gelar MA pada tahun 1971 dan kemudian gelar Ph.D dari 
University of Pennsylvania pada tahun 1975 dengan disertasiyang  
berjudul A Sacred Circle: The Social Role of the Intellectual in the Old
 South 1840-1860. Pada tahun yang sama, ia bergabung di fakultas Penn 
sebagai asisten profesor di mata kuliah peradaban Amerika. Setelah itu 
kemudian ia diangkat menjadi Profesor Sejarah dimana ia merupakan 
Seorang spesialis dalam sejarah pada periode sebelum perang dan Perang 
Saudara, Drew Faust mengembangkan perspektif baru dalam sejarah 
intelektual sebelum perang Selatan dan dalam peran perubahan wanita 
selama Perang Saudara .
&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
Dia juga merupakan penulis dari enam buku, termasuk buku yang berjudul 
Mothers of Invention: Women of the Slaveholding South in the American 
Civil War (1996), dimana ia memenangkan Society of American Historians 
Francis Parkman Prize and the Avery O. Craven Award dari Organisasi 
Sejarawan Amerika pada tahun 1997. Buku terbaru Faust, This Republic of 
Suffering (2008) menjadi finalis untuk Penghargaan Pulitzer dan National
 Book Award.
&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
Pada tahun 2001 , Faust diangkat dekan pertama dari Radcliffe Institute 
for Advanced Study. Kemudian Pada tanggal 8 Februari 2007, The Harvard 
Crimson Koran terbitan 
Universitas Harvard
 melaporkan bahwa Faust telah dipilih sebagai presiden atau rektor 
berikutnya untuk Universitas Harvard. Setelah persetujuan formal oleh 
dewan pemerintahan universitas, pengangkatannya secara resmi 
dilaksanakan tiga hari kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
Pengangkatannya juga mengikuti kepergian Lawrence H. Summers presiden atau rektor 
sebelumnya, yang mengundurkan diri pada tanggal 30 Juni 2006, setelah 
serangkaian pernyataan kontroversial yang menyebabkan meningkatnya 
kritik dari anggota Fakultas Seni dan Ilmu Pengetahuan 
Universitas Harvard.
 Derek Bok yang telah menjabat sebagai Presiden Harvard 1971-1991 
kemudian kembali sebagai presiden interim selama tahun akademik 
2006-2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
Salah satu inisiatif pertama dari Drew Faust yaitu meningkatkan bantuan 
keuangan yang ditawarkan kepada mahasiswa di Harvard College. Pada 
tanggal 10 Desember 2007, Faust mengumumkan kebijakan baru transformatif
 untuk kelas menengah dan kelas siswa menengah atas yang membatasi 
sumbangan orang tua siswa sebesar 10 persen bagi keluarga yang mempunyai
 peghasilan antara $100.000 dan $180.000 per tahun, dan diganti dengan 
pinjaman hibah. Dalam mengumumkan kebijakan tersebut, Faust mengatakan 
&quot;Pendidikan adalah mesin yang membuat demokrasi Amerika dapat berjalan 
dan itu harus bekerja dan itu berarti orang harus memiliki akses untuk 
itu&quot;.
&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;

&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
&lt;img alt=&quot;Biografi Drew Faust, Rektor Universitas Harvard&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;225&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZfo2eU0mnuHAul3Xop6Q94as5IXbJc07njmpOxilLcH5YU_i0_RVBobUkorIclDQdhcA1l1xRV3HPnMgdnuhFZ1O63y6gTjkEdU6IqVu8D_vMr1js5E8jPi7QydVfzD-MfLWd3NZ3Pgc/s1600/Biografi+Drew+Faust++Rektor+Universitas+Harvard.jpg&quot; title=&quot;Biografi Drew Faust - Rektor Universitas Harvard&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Kebijakan baru tersebut &amp;nbsp;diperluas pada program sebelumnya yang 
menghilangkan kontribusi untuk keluarga penghasilan kurang dari $60.000 
setahun dan sangat mengurangi biaya untuk keluarga penghasilan kurang 
dari $100.000. Kebijakan serupa yang kemudian diadopsi oleh Stanford 
University, Yale University, dan banyak universitas AS lainnya swasta 
dan perguruan tinggi. Selain mempromosikan akses ke pendidikan tinggi, 
Faust telah bersaksi di depan Kongres AS untuk mempromosikan peningkatan
 dana untuk penelitian ilmiah. Dia telah membuat prioritas untuk 
merevitalisasi seni di Harvard dan mengintegrasikan mereka ke dalam 
kehidupan sehari-hari siswa dan staf. Faust telah bekerja untuk  
menginternasionalisasi Universitas. Selain itu, ia telah menjadi 
pendukung kuat bagi keberlanjutan Harvard dan telah menetapkan tujuan 
ambisius untuk mengurangi emisi gas rumah kaca Universitas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
Drew Faust menikah dengan Charles E. Rosenberg seorang sejarawan 
kedokteran di Harvard. Sebelumnya menikah dengan Stephen Faust. Mereka 
memiliki seorang putri, Jessica Rosenberg yang merupakan lulusan Harvard
 dan bekerja untuk New Yorker. Faust juga memiliki seorang putri bernama
 Leah Rosenberg. Drew Faust didiagnosa menderita kanker payudara pada 
tahun 1988 dan diobati tahun itu. Dia telah menikmati kesehatan yang 
baik sejak itu. Dia telah menolak untuk berbicara dengan media dengan 
rincian lebih lanjut tentang diagnosis atau perawatannya mengenai 
penyakitnya tersebut.
&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
Itulah biografi singkat mengenai Drew Faust seorang merupakan rektor atau presiden 
Universitas Harvard yang merupakan universitas terbaik diseluruh dunia. &lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tercreative.blogspot.com/feeds/3242067646526353148/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/drew-faust-rektor-universitas-harvard.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/3242067646526353148'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/3242067646526353148'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/drew-faust-rektor-universitas-harvard.html' title='Drew Faust - Rektor Universitas Harvard '/><author><name>Ron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00583035386591447996</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-lco_65C32HoRZzJm5nwzeQvpvuaZzyJ3TBcvWsK8FlgB_CQt3DPhr6SJbfwI8Pr_FxFSEPZS66tEHdJiBx1uT5dYobKUhQZjk5Y8MNcee0dTqjA57m5FVsbtwRZFsww/s113/*'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgeQwzKsZcNCJTrA2ANaLyWCUYCqk3HNf3xC9gJTirHWcjvB7r69WR0fRR5DRHfd_OCRbSneGHfisjz4p-LePkZgfhRu6ABY0GKdDAuz4B3G67m1SJ8PEGwzsbKb9Xeaypp2_WJiBozvtA/s72-c/Biografi+Drew+Faust+-+Rektor+Universitas+Harvard.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-523677505980710645.post-5645464508558628036</id><published>2014-12-16T13:22:00.002+07:00</published><updated>2014-12-16T13:22:21.980+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Biografi"/><title type='text'>Carl Zeiss - Penemu Lensa Carl Zeiss </title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
  
                          

&lt;/div&gt;
&lt;div id=&quot;iklan17411832087109397763&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;


&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
&lt;img alt=&quot;Biografi Carl Zeiss, Penemu Lensa Carl Zeiss&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;300&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwJGixnLS9J57P85rCAAKWh5qr0uFMqTI1HRl-4k5xUQqR5VAMnbazizFFyoweSKovfsa10Ph7HiI9yvPG9P5xh-dq_iV9W7krkVqrdINJzUrsJ4EWbGjDvLcWMJRRfV5bpBBUYzHqgpc/s1600/Biografi+Carl+Zeiss+-+Penemu+Lensa+Carl+Zeiss.jpg&quot; title=&quot;Biografi Carl Zeiss - Penemu Lensa Carl Zeiss&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
Lensa
 Carl Zeiss dikenal karena kualitasnya yang sangat baik. Lensa Carl 
Zeiss merupakan satu jenis lensa terbaik dari banyak merk lensa yang 
beredar dipasaran. Nama dari lensa Carl Zeiss sendiri diambil dari nama 
penemunya yaitu Carl Zeis. Artikel kali ini akan membahas mengenai&lt;b&gt; biografi Carl Zeiss penemu dari lensa carl zeiss&lt;/b&gt;.
 Carl Zeiss lahir pada tanggal 11 September 1816 di weimar, Jerman. Ia 
hidup sebelum masa kekaisaran Jerman, di mana ia kemudian masuk ke 
sekolah tata bahasa dan mulai magang di bawah bimbingan Dr Friedrich 
Körner, seorang mekanik dan menjadi pemasok ke pengadilan. ia kemudian 
mulai belajar dalam bidang matematika, fisika eksperimental, 
antropologi, mineralogi dan optik di University of Jena, Jerman. Setelah
 tujuh tahun belajar, pada 17 November 1846 membuka sebuah workshop dan 
toko yang kecil di Jena Neugasse No 7 dengan peralatan bengkel yang 
hampir tidak ada. Dia kemudian membuat banyak lensa tetapi masih sedikit
 pengakuan yang diberikan atas karyanya, hingga tahun 1847 ia kemudian 
mulai menyewa beberapa pekerja untuk membantunya. &lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Atas anjuran dari dosen di University of Jena, Mattias Jacob Schleiden, 
Zeiss berkonsentrasi mengerjakan usaha mikroskop. Pada 1847 Carl Zeiss 
kemudian mulai mencurahkan waktunya membuat mikroskop secara penuh. 
Inovasi pertama dari carl zeiss adalah mikroskop single-lens sederhana 
yang berdaya rendah yang ditujukan untuk perkerjaan membedah. Carl Zeiss
 berhasil menjual sebanyak 32 buah mikroskop buatannya selama tahun 
pertama produksinya. Carl Zeiss kemudian memutuskan untuk mencoba 
tantangan baru Tidak senang dengan mikroskop berdaya rendah, Zeiss mulai
 meningkatkan kekuatan dan membuat mikroskop majemuk yang lebih rumit, 
dengan kekuatan pembesaran lebih tinggi, serta yang pasti, lebih mahal 
harga nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
Mikroskop majemuk memakai banyak lensa. Order ke bengkel Zeiss juga 
selalu mengalir. Dimana ia kemudian mulai memasarkannya secara besar 
besaran pada tahun 1857. Pada tahun 1861 ia kemudian dianugerahi medali 
emas di Pameran Industri Thuringian karena desain mikroskopnya. 
Mikroskopnya dianggap menjadi  instrumen ilmiah yang terbaik di Jerman. 
Pada titik ini kemudian carl zeiss sudah memiliki sekitar dua puluh 
orang yang bekerja di pabriknya dan kemudian bisnisnya mulai berkembang.
 Pada tahun 1866 dalam sebuah lokakarya Zeiss menjual lebih dari seribu 
mikroskop buatannya.
&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
Pada tahun 1872, zeiss kemudian berekrja sama dengan fisikawan Ernst 
Abbe. Upaya gabungan mereka kemudian mengarah pada penemuan kondisi 
sinus Abbe. Secara teoritis, kondisi sinus temuan Abbe sangat dapat 
meningkatkan seberapa baik lensa bisa dibuat. Namun, bentuk kaca cukup 
kuat untuk sepenuhnya menguji teori itu pada saat itu tidak ada. Abbe 
kemudian bertemu Otto Schott seorang ahli kimia kaca selama tiga puluh 
tahun yang baru saja menerima gelar doktor. Mereka kemudian 
berkolaborasi dan pada tahun 1886 kolaborasi mereka menghasilkan tipe 
kaca baru yang sepenuhnya bisa menggunakan kondisi sinus temuan Abbe.
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;
&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;
Jenis baru  kaca ini memungkinkan kelas baru tentang mikroskop obyektif. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anak Zeiss kemudian mulai bergabung dengan bisnis yang dijalankan oleh 
Carl Zeiss namun setelah kematian zeiss pada tanggal 3 Desember 1888 
anaknya kemudian memutuskan untuk berhenti dari perusahaan yang dirintis
 oleh carl zeiss disebabkan karena kepergian ayahnya. Setelah kematian 
zeiss, pada tahun 1889 perusahaan Carl Zeiss kemudian memperoleh 
reputasi internasional dalam pembuatan segala jenis instrumen optik dan 
tetap berkembang dan bertahan dalam bisnis optik sampai hari ini di mana
 perusahaan carl zeiss dikenal sebagai perusahaan optik dan lensa 
terbesar di dunia. Perusahaan  terbagi dalam dua bagian, yakni Carl 
Zeiss AG yang berlokasi di Oberkochen berlokasi sama dengan sebagian 
anak perusahaan di Aalen, Göttingen serta München ; serta Carl Zeiss 
GmbH yang berlokasi di Jena. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau telah melebihi 100 tahun, Carl Zeiss terus diasumsikan dengan 
lensa optikal yang memiliki kualitas tinggi yang diartikan mahal. Lensa 
Zeiss pada umumnya dianggap menawan (seperti lensa Tessar), di buat 
dengan baik, hingga membuahkan gambar-gambar berkwalitas tinggi. Zeiss 
meyakini bahwasanya lensa buatan mereka benar-benar tajam. Lensa-lensa 
Carl Zeiss ini digunakan untuk berbagai kepentingan, dimulai dari lensa 
mikroskop,  teleskop, lensa kaca mata, teropong, peralatan militer, 
sampai kamera. Pada saat ini,Zeiss tengah membuat lensa optik yang 
ditujukan untuk teleskop James Webb Space yang akan mengganti Hubble 
Space Teleskop.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
&lt;img alt=&quot;Biografi Carl Zeiss, Penemu Lensa Carl Zeiss&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;300&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNrz82e_Sg_rePRhwcU9rMxhPsLSXzay8Jb2HbJiyQ0xdOBGMlMupSMPfNsoHERPIzU-4BNJGVZ4OxSqurXJ9MEOdDfftgd71V3vXsI5D1M7bu1VenIguRdqjW6khWUGmJfYTaG-UO3tE/s1600/Biografi+Carl+Zeiss+Penemu+Lensa+Carl+Zeiss.jpg&quot; title=&quot;Biografi Carl Zeiss - Penemu Lensa Carl Zeiss&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Lisensi Zeiss membolehkan teknlogi mereka di produksi oleh perusahaan 
pihak ketiga dimana hal semacam ini sudah dikerjakan oleh banyak 
perusahaan seperti Kyocera, Hasselblad, Rollei, Sony serta Alpa. Yang jelas-jelas tidak hadir dari daftar ini yaitu Canon
 serta Nikon, lantaran mereka menghasilkan lensa mereka sendiri. Lensa 
Carl Zeiss banyak diaplikasikan pada produk-produk gadget seperti Nokia.
 Pada 27 April 2005, Carl Zeiss AG setuju dengan Nokia untuk memasok 
lensa kamera di Nokia N90. Kamera yang terdapat pada Nokia N90 ini dapat
 disebut satu diantara sebagai yang paling unggul saat itu.  Pada Mei 
2012, Carl Zeiss AG serta Nokia kembali memperbarui kerjasamanya lagi. 
Zeiss bakal menjadi penyuplai setia untuk handphone kelas atas Nokia 
contohnya Nokia Lumia 900 serta Nokia 808 PureView. Itulah biografi 
singkat mengenai biografi carl zeiss penemu lensa carl zeiss dan sejarah
 dari perusahaan yang ia dirikan. &lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tercreative.blogspot.com/feeds/5645464508558628036/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/carl-zeiss-penemu-lensa-carl-zeiss.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/5645464508558628036'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/5645464508558628036'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/carl-zeiss-penemu-lensa-carl-zeiss.html' title='Carl Zeiss - Penemu Lensa Carl Zeiss '/><author><name>Ron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00583035386591447996</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-lco_65C32HoRZzJm5nwzeQvpvuaZzyJ3TBcvWsK8FlgB_CQt3DPhr6SJbfwI8Pr_FxFSEPZS66tEHdJiBx1uT5dYobKUhQZjk5Y8MNcee0dTqjA57m5FVsbtwRZFsww/s113/*'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwJGixnLS9J57P85rCAAKWh5qr0uFMqTI1HRl-4k5xUQqR5VAMnbazizFFyoweSKovfsa10Ph7HiI9yvPG9P5xh-dq_iV9W7krkVqrdINJzUrsJ4EWbGjDvLcWMJRRfV5bpBBUYzHqgpc/s72-c/Biografi+Carl+Zeiss+-+Penemu+Lensa+Carl+Zeiss.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-523677505980710645.post-5385861884965860944</id><published>2014-12-16T13:21:00.003+07:00</published><updated>2014-12-16T13:21:29.701+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Biografi"/><title type='text'>Mohammad Natsir - Pahlawan Indonesia </title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
  
                          

&lt;/div&gt;
&lt;div id=&quot;iklan11881695877882889424&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;


&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
&lt;img alt=&quot;Biografi, Mohammad Natsir, Pahlawan Indonesia, Tokoh Indonesia, Profil&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiCjGcOG1HvVi5z6R4LEoXohpcKJb7Hg6Ho1kJdasa4gsD_ancOdsLtFVIBMUqaj2BJvhP0_1wtaUA1yhNBb-lOoI-83nCcO_QJNp1IJA_j3fKHa1X5WZUKmBIAMbmZ3D7WlAklUBix1q4/s1600/Biografi+Mohammad+Natsir.jpg&quot; title=&quot;Biografi Mohammad Natsir - Pahlawan Indonesia&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
Beliau dikenal sebagai negarawan ataupun sebagai tokoh pergerakan islam 
pada saat sebelum dan sesudah Indonesia Merdeka. Ia merupakan tokoh 
Indonesia yang paling sederhana sepanjang masa. Artikel kali ini akan 
mengangkat tentang &lt;b&gt;biografi Mohammad Natsir&lt;/b&gt; yang merupakan salah satu &lt;b&gt;Pahlawan Indonesia &lt;/b&gt;dan
 juga tokoh penting dalam sejarah bangsa Indonesia. Mohammad Natsir 
lahir di Alahan Panjang, Lembah Gumanti, kabupaten Solok, Sumatera Barat
 tepatnya pada tangga 17 Juli 1908 ia merupakan anak dari pasangan 
Mohammad Idris Sutan Saripado serta Khadijah. Ia mempunyai 3 orang 
saudara kandung, yang bernama Yukinan, Rubiah, serta Yohanusun. Jabatan 
ayahnya yaitu pegawai pemerintahan di Alahan Panjang, sedang kakeknya 
adalah seorang ulama. Ia nantinya akan menjadi pemangku kebiasaan atau 
adat untuk kaumnya yang berasal Maninjau, Tanjung Raya, Agam dengan 
gelar Datuk Sinaro nan Panjang. &lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Natsir mulai mengenyam pendidikan selama dua tahun di Sekolah Rakyat 
Maninjau, kemudian ke Hollandsch-Inlandsche School (HIS) di Padang. 
Selama beberapa bulan bersekolah disana ia kemudian pindah ke Solok dan 
dititipkan dirumah saudagar yang bernama Haji Musa. Tak hanya belajar di
 HIS di Solok pada siang hari, ia juga belajar pengetahuan agama Islam 
di Madrasah Diniyah saat malam hari. Ia kemudian pindah setelah tiga 
tahun ke HIS di Padang bersama-sama kakaknya. Kemudian tahun 1923, ia 
meneruskan pendidikannya di Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO) lalu 
kemudian ia pubn bergabung dengan perhimpunan-perhimpunan pemuda seperti
 Pandu Nationale Islamietische Pavinderij serta Jong Islamieten Bond. 
Sesudah lulus dari MULO, ia selanjutnya pindah ke Bandung untuk belajar 
di Algemeene Middelbare School (AMS) sampai tamat pada tahun 1930. Di 
tahun 1928 hingga 1932, ia kemudian menjadi ketua Jong Islamieten Bond 
(JIB) Bandung. Ia juga jadi pengajar setelah menerima pelatihan sebagai 
guru selama dua tahun di perguruan tinggi. Ia yang sudah memperoleh 
pendidikan Islam di Sumatera Barat pada mulanya juga memperdalam 
pengetahuan agamanya di Bandung, termasuk juga dalam bidang tafsir 
Al-Qur&#39;an, hukum Islam, serta dialektika. Kemudian di tahun 1932, Natsir
 berguru pada Ahmad Hassan, yang nantinya akan menjadi tokoh organisasi 
Islam Persatuan Islam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
Mohammad Natsir banyak bergaul dengan pemikir-pemikir Islam, seperti 
Agus Salim,
  sepanjang pertengahan 1930-an, ia serta Salim selalu bertukar pikiran 
perihal kaitan Islam dengan negara demi masa depan pemerintahan 
Indonesia yang di pimpin Soekarno.
 Pada 20 Oktober 1934, Natsir menikah dengan Nurnahar di Bandung. Dari 
pernikahan itu, Natsir dikaruniai enam anak. Natsir juga di ketahui 
banyak menguasai bahasa asing, seperti Inggris, Belanda, Perancis, 
Jerman, Arab, serta Spanyol. Natsir juga mempunyai kesamaan hoby serta 
mempunyai kedekatan dengan Douwes Dekker, yaitu bermain musik. Natsir 
sangat menyukai memainkan biola serta Dekker yang menyukai bermain 
gitar. Mohammad Natsir juga kerap bicara dengan menggunakan bahasa 
Belanda dengan Dekker serta kerap mengulas musik sekelas Ludwig van 
Beethoven serta novel sekelas Boris Leonidovich Pasternak, novelis 
kenamaan Rusia pada saat itu. Kedekatannya dengan Dekker, mengakibatkan 
Dekker ingin masuk Masyumi. Ide-ide Natsir dengan Dekker perihal 
perjuangan, demokrasi, serta keadilan memanglah searah dengan Natsir. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
Di tahun 1938, ia kemudian bergabung dengan Partai Islam Indonesia, 
serta diangkat menjadi pimpinan untuk cabang Bandung dari tahun 1940 
hingga 1942. Ia juga bekerja dengan posisi sebagai Kepala Biro 
Pendidikan Bandung hingga 1945. Sepanjang pendudukan Jepang, ia memilih 
bergabung dengan Majelis Islam A&#39;la Indonesia (Yang kemudian menjadi 
Majelis Syuro Muslimin Indonesia atau Masyumi),serta diangkat sebagai ketua dari 1945 hingga saat Masyumi serta Partai 
Sosialis Indonesia dibubarkan oleh Presiden Soekarno pada tahun 1960. 
Sesudah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, ia kemudian menjadi anggota 
Komite Nasional Indonesia Pusat. Sebelum diangkat sebagai perdana 
menteri, sebelumnya Mohammad Natsir menjabat sebagai menteri penerangan.
 
&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
Pada tanggal 3 April 1950, ia mengajukan Mosi Integral Natsir dalam sidang pleno parlemen. 
Mohammad Hatta yang
 menjabat sebagai Wakil Presiden Indonesia pada waktu itu mendorong 
keseluruhan pihak untuk berjuang dengan tertib dan sangat merasa 
terbantu dengan adanya mosi ini. Mosi ini memulihkan keutuhan bangsa 
Indonesia dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang pada mulanya 
berupa serikat, hingga kemudian Mohammad Natsir diangkat sebagai perdana
 menteri oleh Presiden Soekarno
 pada 17 Agustus 1950. Mohammad Natsir kemudian mengkritik Soekarno 
bahwasanya dia kurang mencermati kesejahteraan diluar Pulau Jawa. 
Lantaran kritiknya ini yang dilancarkan kepada soekarno hingga akhirnya 
Mohammad Natsir mengundurkan diri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
Pemerintah Indonesia waktu itu, baik yang di pimpin oleh 
Soekarno ataupun Soeharto,
 keduanya sama-sama menuding Mohammad Natsir sebagai pemberontak serta 
pembangkang, dari tudingan itu membuatnya dipenjarakan. Oleh 
negara-negara lain, Natsir benar-benar dihormati serta dihargai, 
penghargaan yang dianugerahkan kepadanya pun amat banyak. Mohammad 
Natsir diakui oleh Dunia Islam sebagai pahlawan lintas bangsa serta 
negara. Bruce Lawrence mengatakan bahwasanya Natsir adalah politisi yang
 paling menonjol yang membantu pembaruan Islam. Di tahun 1957, Mohammad 
Natsir menerima bintang Nichan Istikhar (Grand Gordon) dari Raja 
Tunisia, Lamine Bey atas jasanya menolong perjuangan kemerdekaan rakyat 
Afrika Utara. Penghargaan internasional yang lain yakni Jaa-izatul Malik
 Faisal al-Alamiyah pada di tahun 1980, serta penghargaan dari sebagian 
ulama serta pemikir populer seperti Syekh Abul Hasan Ali an-Nadwi serta 
Abul A&#39;la Maududi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;

&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
&lt;img alt=&quot;Biografi, Mohammad Natsir, Pahlawan Indonesia, Tokoh Indonesia, Profil&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;173&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjdMz9YIQaDIlP7U274Nr57j7rseMqaTGy7sSwaN4cMF7TbkzdHmsF-xlbNrLB9cEPEx9dyEWChTwc_8CjHPinbx5jKIdzYtKjFOCmRLtHah8w9Bh-2mZP9aomB5A2pLA3wr5lHRmQE0Po/s1600/Biografi+Mohammad+Natsir+pahlawan+indonesia.jpg&quot; title=&quot;Biografi Mohammad Natsir - Pahlawan Indonesia&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 1980, Natsir dianugerahi penghargaan Faisal Award dari Raja 
Fahd Arab Saudi lewat Yayasan Raja Faisal di Riyadh, Arab Saudi. Ia 
memperoleh gelar doktor kehormatan dalam bidang politik Islam dari 
Kampus Islam Libanon pada tahun 1967. Pada tahun 1991, ia kemudian 
memperoleh dua gelar kehormatan, yakni dalam bidang sastra dari 
Universitas Kebangsaan Malaysia serta dalam bidang pemikiran Islam dari 
Universitas Sains Malaysia. Mohammad Natsir wafat pada 6 Februari 1993 
di Jakarta, serta dimakamkan satu hari kemudian. Soeharto enggan 
memberikan gelar pahlawan pada salah satu &quot; bapak bangsa &quot; ini. Kemudian
 pada masa pemerintahan B. J. Habibie, dia diberi penghargaan Bintang Republik Indonesia Adipradana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
Sepanjang hidupnya Mohammad Natsir dikenal tidak mempunyai pakaian 
bagus, jasnya pun banyak tambalan. Dia dikenang sebagai menteri yang 
tidak mempunyai rumah serta menampik di beri hadiah mobil elegan. 
Mohammad Natsir disebutkan menampik mobil Chevrolet Impala ketika 
diberikan. Walau sebenarnya, di tempat tinggalnya dia cuma mempunyai 
mobil tua merk De Soto. Itulah Artikel mengenai biografi Mohammad Natsir
 yang dikenal sebagai pahlawan bangsa Indonesia dan juga Tokoh penting 
dalam sejarah bangsa Indonesia. Semoga Biografi ini bisa bermanfaat dan 
memberi inspirasi bagi Pembaca.
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tercreative.blogspot.com/feeds/5385861884965860944/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/mohammad-natsir-pahlawan-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/5385861884965860944'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/5385861884965860944'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/mohammad-natsir-pahlawan-indonesia.html' title='Mohammad Natsir - Pahlawan Indonesia '/><author><name>Ron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00583035386591447996</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-lco_65C32HoRZzJm5nwzeQvpvuaZzyJ3TBcvWsK8FlgB_CQt3DPhr6SJbfwI8Pr_FxFSEPZS66tEHdJiBx1uT5dYobKUhQZjk5Y8MNcee0dTqjA57m5FVsbtwRZFsww/s113/*'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiCjGcOG1HvVi5z6R4LEoXohpcKJb7Hg6Ho1kJdasa4gsD_ancOdsLtFVIBMUqaj2BJvhP0_1wtaUA1yhNBb-lOoI-83nCcO_QJNp1IJA_j3fKHa1X5WZUKmBIAMbmZ3D7WlAklUBix1q4/s72-c/Biografi+Mohammad+Natsir.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-523677505980710645.post-506921173410506074</id><published>2014-12-16T13:20:00.007+07:00</published><updated>2014-12-16T13:20:45.342+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Biografi"/><title type='text'>J.E Sahetapy - Pakar Hukum Pidana Indonesia </title><content type='html'>
  
                          

&lt;br /&gt;
&lt;div id=&quot;iklan15233945183985011787&quot;&gt;


&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiIYyCNU_QAGfG4yAQZ8J0xP53WNZETW20VbrCwJKJlei3FDDN9_-WEKM1fu6A4mfyrpLTMRoBQzSdzLtCfwpBhVNTzXg81EvHW30xWfh8ll3Tka3kesVHdFnt8wkzpe2kzqco6fljke40/s1600/JE+Sahetapy.jpg&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Biografi J.E Sahetapy, Pakar Hukum Pidana Indonesia&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;300&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiIYyCNU_QAGfG4yAQZ8J0xP53WNZETW20VbrCwJKJlei3FDDN9_-WEKM1fu6A4mfyrpLTMRoBQzSdzLtCfwpBhVNTzXg81EvHW30xWfh8ll3Tka3kesVHdFnt8wkzpe2kzqco6fljke40/s1600/JE+Sahetapy.jpg&quot; title=&quot;Biografi J.E Sahetapy - Pakar Hukum Pidana Indonesia&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Jika anda biasa menonton acara Indonesia Lawyer Club (ILC) di TVOne anda
 mungkin biasa melihat sosok dari Profesor J.E Sahetapy yang biasa 
tampil memberikan pendapat dan juga kritikannya terhadap berbagai kasus 
atau isu-isu hukum dan politik di acara tersebut. Kali ini kita akan 
membahas tentang &lt;b&gt;biografi J.E Sahetapy seorang pakar hukum pidana Indonesia&lt;/b&gt;.
 Beliau bernama lengkap Jacob Elfinus Sahetapy atau yang lebih dikenal 
sebagai J.E Sahetapy adalah guru besar ilmu hukum Universitas Airlangga,
 Surabaya. Sahetapy lahir pada 6 Juni 1932 di Saparua, Maluku. Ia lahir 
dari pasangan guru, ia menyelesaikan SMA di Surabaya. Setelah lulus SMA,
 ia melanjutkan pendidikan di Universitas Gajah Mada, Fakultas Hukum di 
Surabaya yang selanjutnya berubah menjadi Universitas Airlangga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;
Saat menjadi mahasiswa, ia termasuk mahasiswa yang cerdas dan pandai 
berbicara menggunakan bahasa Belanda yang menjadi modal utama 
mempelajari ilmu hukum di Indonesia. Selanjutnya ia di angkat menjadi 
asisten dosen mata kuliah Hukum Perdata, setelah lulus kuliah ia 
mendapatkan tawaran melanjutkan studinya di Amerika Serikat. Tawaran 
tersebut ia terima, dalam dua tahun ia berhasil menyelesaikan program 
studi Magister di bidang Hubungan Bisnis dan Industri dari Universitas 
Utah di Salt Lake City, dan kembali ke Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 1979, ia terpilih menjadi dekan Fakultas Hukum di Universitas
 Airlangga, selanjutnya ia melanjtkan pendidikan untuk mengambil gelar 
doktor dan menulis sebuah buku berjudul “Ancaman Pidana Mati Terhadap Pembunuh Berencana”. Selain sebagai pengajar ilmu hukum di Universitas 
Airlangga, ia juga mengajar di Program Pasca Sarjana Hukum Universitas 
Indonesia dan Universitas Diponegoro. Selai itu ia menjabat sebagai 
Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Petra. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jabatan lain yang sempat ia duduki antara lain asisten Gubernur Jawa 
Timur, Ketua Komisi Hukum RI, Ketua Forum Pengkajian HAM dan Demokrasi 
Indonesia, Surabaya, Anggota BP MPR RI, Anggota Komisi II DPR RI, 
Anggota Panitia Ad Hoc I MPR RI, Anggota Sub Komisi Bidang Hukum DPR RI,
 Anggota Badan Legeslatif DPR RI dan terjun dalam dunia politik serta 
menjadi anggota Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDI P.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sahetapy menikah dengan gadis yang berasal dari Jawa, bernama Lestari 
Rahayu Lahenda yang bekerja sebagai dosen dan seorang sarjana hukum. 
Mereka dikaruniai tiga orang putri yang bernama Elfina Lebrine yang 
lahir pada tahun 1969 dan merupakan lulusan S2 di Fakultas Hukum, 
Universitas Leiden di kota Belanda, kemudian Athilda Henriete yang lahir
 pada 1971 dan lulusan S2 Ilmu Hukum Universitas Diponegoro, di kota 
Semarang dan Wilma Laura yang lahir pada  tahun 1979, ia lulusan 
Fakultas Sastra Universitas Kristen Petra dan S2 Fakultas Hukum 
Universitas Surabaya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain memiliki 3 anak kandung, ia juga memiliki satu orang anak angkat 
yang bernama Kezia, lahir pada tahun 1992. Kezia kini masih menempuh 
studi di Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Kristen Petra, Surabaya. 
Sahetapy merupakan sosok yang sederhana, tegas,  jujur dan menjadi 
teladan keluarga dan para anak didiknya serta setiap kata-katanya selalu
 berbobot , benar dan nyata. Kritik-kritiknya pandangannya terhadap 
hukum dan politik di Indonesia terkadang sangat pedas. Menurutnya 
politik sekarang sudah tidak mempunyai moral dan etika sehingga dapat 
menjerumuskan bangsa ini. Demikian &lt;b&gt;biografi J.E Sahetapy seorang pakar hukum pidana Indonesia&lt;/b&gt;. Semoga sifat kritisnya dapat menjadi inspirasi kita untuk menjadi orang yang lebih baik. &lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tercreative.blogspot.com/feeds/506921173410506074/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/je-sahetapy-pakar-hukum-pidana-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/506921173410506074'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/506921173410506074'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/je-sahetapy-pakar-hukum-pidana-indonesia.html' title='J.E Sahetapy - Pakar Hukum Pidana Indonesia '/><author><name>Ron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00583035386591447996</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-lco_65C32HoRZzJm5nwzeQvpvuaZzyJ3TBcvWsK8FlgB_CQt3DPhr6SJbfwI8Pr_FxFSEPZS66tEHdJiBx1uT5dYobKUhQZjk5Y8MNcee0dTqjA57m5FVsbtwRZFsww/s113/*'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiIYyCNU_QAGfG4yAQZ8J0xP53WNZETW20VbrCwJKJlei3FDDN9_-WEKM1fu6A4mfyrpLTMRoBQzSdzLtCfwpBhVNTzXg81EvHW30xWfh8ll3Tka3kesVHdFnt8wkzpe2kzqco6fljke40/s72-c/JE+Sahetapy.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-523677505980710645.post-8747920718927376951</id><published>2014-12-16T13:20:00.003+07:00</published><updated>2014-12-16T13:20:20.152+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Biografi"/><title type='text'>Tri Rismaharini - Walikota Surabaya </title><content type='html'>
  
                          

&lt;br /&gt;
&lt;div id=&quot;iklan15898211763306012180&quot;&gt;


&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgz001Tcn53sQXKW94Qm166ZuMWQaIDRW4pCXTpoF-AKLWrUjf_hNeALVBtBUaj8Yj0hOZqwPIehJuZg6sFw-J8A9PQEdKJMNdTWrrJ4oqhIop1b_DqaZlvNV_Uok9JWttuaahkVLh4DYA/s1600/TRI+RISMAHARINI.jpg&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Biografi Tri Rismaharini - Walikota Surabaya&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;300&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgz001Tcn53sQXKW94Qm166ZuMWQaIDRW4pCXTpoF-AKLWrUjf_hNeALVBtBUaj8Yj0hOZqwPIehJuZg6sFw-J8A9PQEdKJMNdTWrrJ4oqhIop1b_DqaZlvNV_Uok9JWttuaahkVLh4DYA/s1600/TRI+RISMAHARINI.jpg&quot; title=&quot;Biografi Tri Rismaharini - Walikota Surabaya&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Sosok walikota satu ini belakangan hangat menjadi perbicangan di media 
karena gebrakannya dalam memimpin kota Surabaya, ia menjadi salah satu 
walikota terbaik di Indonesia dan juga di dunia. Kota Surabaya sekarang 
menjadi kota yang bersih dan juga teratur dibawah pimpinannya. Dalam 
artikel kali ini kita akan membahas tentang &lt;b&gt;Biografi Tri Rismaharini&lt;/b&gt; yang merupakan &lt;b&gt;Walikota Surabaya &lt;/b&gt;dimana
 ia menjadi salah satu pimpinan terbaik di Indonesia. Ir. Tri 
Rismaharini, M.T lahir di Kediri, Jawa Timur , pada 20 November 1961. Ia
 menjabat sebagai Walikota Surabaya sejak tahun 2010, ia menjadi wanita 
pertama yang terpilih sebagai Wali Kota Surabaya. Ia lulusan Arsitektur 
dan Pasca sarjana Managemen Pembangunan Kota dari Institut Teknologi 
Sepuluh November. Ia di usung oleh Partai PDI P, sebelum menjabat 
sebagai Wali Kota Surabaya, ia menjabat sebagai Kepala Dinas Kebersihan 
dan Pertamanan Kota Surabaya, Kepala Badan Perencanaan Kota Surabaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;
Beliau menempuh pendidikan SD Negeri Kediri, SMP Negeri 10 Surabaya, SMU
  Negeri 5 Surabaya, S1 Arsitektur Institut Teknologi Sepuluh November 
Surabaya, S2 Manajemen Pembangunan Institut Teknologi Sepuluh November. 
Ia mulai menjabat sebagai Wali Kota Surabaya pada tahun 2010, Surabaya 
telah mengalami banyak perubahan sejak dipimpinnya. Kota Surabaya 
menjadi tertata, lebih hijau, asri dan bersih.  &lt;br /&gt;
Taman-taman kota yang di bangun oleh Risma antara lain taman Bungkul 
yang terletak di Jalan Raya Darmo. Taman tersebut memiliki konsep all in
 one entertainment park, selain itu terdapat beberapa taman lain seperti
 taman yang terletak di Bundaran Dolog, taman buah Undaan dan taman di 
Bawean.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;
&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;
Selain itu, Risma juga telah membangun jalur pedestrian dengan konsep 
modern.  Belum lama ini beredar isu bila Risma akan mengundurkan diri 
sebagai Wali Kota Surabaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banayk hal yang melatarbelakangi rencana Risma untuk mengundurkan diri 
dari jabatannya, mulai dari pelantikan wakil walikota yang tidak sesuai 
prosedur hingga masalah pembangunan tol. Hampir sebagian warga Surabaya 
menolak rencana pengunduran diri Risma, karena ia di anggap telah 
membawa banyak perubahan baik untuk kota Surabaya. Isu pengunduran diri 
Risma mulai surut ketika Ketua Umum PDI P, Megawati Soekarno Putri di damping Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo
 datang ke Surabaya dan meminta Risma untuk terus melanjutkan tugasnya 
sebagai Wali Kota Surabaya hingga masa jabatannya selesai pada September
 2015.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Surabaya di pimpin oleh Risma, kota tersebut dapat meraih tiga 
kali piala adipura, pada athun 2011, 2012 dan 2013, untuk kategori kota 
metropolitan. Selain itu, kota Surabaya telah menjadi kota terbaik se- 
Asia Pasifik atas semua partisipasinya pada tahun 2012 versi Citynet, 
atas keberhasilan pemerintah kota dan dukungan masyarakat dalam 
mengelola lingkungan. Pada tahun 2013, kota Surabaya meraih penghargaan 
tingkat Asia-Pasifik , Future Government Awards 2013 dalam dua bidang 
sekaligus yaitu data center serta inklusi digital, ia mampu menyisihkan 
800 kota yang ada di seluruh Asia- Pasifik. Risma menikah dengan Ir. 
Djoko Saptoadji dan dikaruniai dua anak ayng bernama Fuad Bernardi dan 
Tantri Gunarni Saptoadji.  Beliau sangat dicintai oleh warganya karena 
membawa kemajuan yang positif bagi kota Surabaya. Demikian ulasan 
tentang &lt;b&gt;Biografi Tri Rismaharini yang juga Walikota Surabaya&lt;/b&gt; 
dengan segala pertentangan dan dukungan yang di dapat dalam memimpin 
kota Surabaya. Sekarang ini kota Surabaya dapat menjadi berubah menjadi 
salah satu kota besar yang bersih dan nyaman bagi masyarakatnya. &lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tercreative.blogspot.com/feeds/8747920718927376951/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/tri-rismaharini-walikota-surabaya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/8747920718927376951'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/8747920718927376951'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/tri-rismaharini-walikota-surabaya.html' title='Tri Rismaharini - Walikota Surabaya '/><author><name>Ron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00583035386591447996</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-lco_65C32HoRZzJm5nwzeQvpvuaZzyJ3TBcvWsK8FlgB_CQt3DPhr6SJbfwI8Pr_FxFSEPZS66tEHdJiBx1uT5dYobKUhQZjk5Y8MNcee0dTqjA57m5FVsbtwRZFsww/s113/*'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgz001Tcn53sQXKW94Qm166ZuMWQaIDRW4pCXTpoF-AKLWrUjf_hNeALVBtBUaj8Yj0hOZqwPIehJuZg6sFw-J8A9PQEdKJMNdTWrrJ4oqhIop1b_DqaZlvNV_Uok9JWttuaahkVLh4DYA/s72-c/TRI+RISMAHARINI.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-523677505980710645.post-8828072839483791640</id><published>2014-12-16T13:19:00.005+07:00</published><updated>2014-12-16T13:19:50.164+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Biografi"/><title type='text'>Wiranto - Pemimpin Yang Amanah </title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
  
                          

&lt;/div&gt;
&lt;div id=&quot;iklan18281825172661918888&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;


&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
&lt;img alt=&quot;Biografi Wiranto - Pemimpin Yang Amanah&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;250&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj5z2wctcs9qfaS8_7pzHtKTQ1ONKAx3kMGLV0UcmNkN0SxnNZm7NlmF3LoG00CtMyMdER-b_L-Mlj0Pd_8RTQVcTWdszt0068XCuafiOxNibHr2pX8sugeYgdBnNQdPerzhsNH_grUHGI/s1600/wiranto.jpg&quot; title=&quot;Biografi Wiranto - Pemimpin Yang Amanah&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
Sosok yang satu ini terkenal sebagai ketua partai dan juga mantan 
Jenderal di Era Reformasi. Pada kesempatan ini kita akan membahas 
tentang &lt;b&gt;biografi Wiranto. Jenderal TNI Dr. H. Wiranto, SH&lt;/b&gt; lahir 
di Yogyakarta pada 4 April 1947. Beliau adalah tokoh militer Indonesia 
dan seorang politikus. Beliau menjabat sebagai Panglima TNI pada periode
 1998 sampai 1999. Setelah selesai masa jabatan, ia menjabat sebagai 
Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat atau Hanura. Beliau menempuh 
pendidikan di SMA Negeri 6 Surakarta, Akademi Militer Nasional, Sekolah 
Staf dan Komando TNI AD, Universitas Terbuka Jurusan Administrasi 
Negara, Lemhannas RI, Perguruan Tinggi Ilmu Hukum Militer.&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Karir militer beliau mulai menanjak sejak menjadi ajudan presiden pada 
tahun 1987 hingga 1991, menjabat Kasdam Jaya, Pangdam Jaya, Pangkostrad 
dan KSAD. Setelah menjabat sebagai KSAD, beliau ditunjuk oleh Presiden 
Soeharto menjadi Pangab pada tahun 1998 hingga era B.J. Habibie.
 Beliau sempat di duga terlibat dalam perang Timor Timur pada tahun 1999
 bersama lima perwira lain dan di dakwa pengadilan PBB terlibat 
kekerasan yang menyebabkan 1500 warga Timor Timur tewas, namun 
pengadilan HAM Indonesia menolak da melakukan penyelidikan terhadap 
perwira dan aparat kepolisisan yang di duga terlibat. Penolakan tersebut
 dianggap sebuah pelecehan dan membuat Deplu AS marah, sehingga Wiranto 
beserta temannya dilarang masuk ke Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
Karirnya mulai terang setelah Gus Dur menjabat sebagai Presiden, ia dipercaya untuk menjabat sebagai Menteri Koordinator Politik dan Keamanan, namun tidak 
lama kemudia ia dinonaktifkan dan mengundurkan diri. Setelah berhasil 
menyisihkan Partai Golkar yang di ketuai Ir. Akbar Tanjung, ia maju 
sebagai kandidat Presiden pada tahun 2004 bersama Salahuddin wahid namun
 gagal menjabat sebagai Presiden.
&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
Pada tahun 2006, ia mendeklarasikan Partai Hanura dan ia menjabat 
sebagai ketua umum dalam partai tersebut.setelah pemilu legeslatif 2009,
 ia bersama 
Jusuf Kalla
 mengumumkan pencalonannya sebagai pasangan capres dan cawapres, yaitu 
Jusuf Kalla sebagai capres dan Wiranto sebagai cawapres, namun kembali 
gagal meraih kursi presiden pada pemilu tahun 2009. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
Pada tahun 2013, Wiranto bersama dengan 
Hary Tanoesoedibjo
 secara resmi mendeklarasikan diri sebagai pasangan capres dan cawapres 
dengan mengusung slogan “pasti maju Indonesia”.  Pengalaman Wiranto 
selama 35 tahun di militer dan pengusaha sukses Harry dianggap dapat 
memahami dan mengerti persoalan ekonomi nasional. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
Wiranto memiliki istri bernama  Hj. Rugaiya Usman dan dikaruniai 3 anak,
 yang bernama Amalia Santi, Ika Mayasari dan alm Zainal Nur Rizky. 
Wiranto sangat bersahaja dalam mendidik anak-anaknya dan mengutamakan 
pelajaran agama sebagai bekal hidup. Selain itu ia menerapkan demokrasi 
di keluarganya sehingga anak-anaknya bebas menentukan pilihannya, ia 
tidak mengembangkan dinasti politik pada keluarga karena hal tersebut 
tidak mendidik dalam demokrasi.
&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
Amalia Santi sempat menjadi anggota MPR RI yang mewakili Forum 
Komunikasi Purnawirawan Indonesia pada masa Orde Baru, namun karena 
sering dikaitkan dengan nama besar sang ayah, Amalia hanya dapat 
bertahan enam bulan di MPR dan memutuskan untuk mengundurkan diri. 
Demikian ulasan tetang biografi Wiranto dan segala karir yang diraihnya 
serta kehidupan keluarganya.
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tercreative.blogspot.com/feeds/8828072839483791640/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/wiranto-pemimpin-yang-amanah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/8828072839483791640'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/8828072839483791640'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/wiranto-pemimpin-yang-amanah.html' title='Wiranto - Pemimpin Yang Amanah '/><author><name>Ron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00583035386591447996</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-lco_65C32HoRZzJm5nwzeQvpvuaZzyJ3TBcvWsK8FlgB_CQt3DPhr6SJbfwI8Pr_FxFSEPZS66tEHdJiBx1uT5dYobKUhQZjk5Y8MNcee0dTqjA57m5FVsbtwRZFsww/s113/*'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj5z2wctcs9qfaS8_7pzHtKTQ1ONKAx3kMGLV0UcmNkN0SxnNZm7NlmF3LoG00CtMyMdER-b_L-Mlj0Pd_8RTQVcTWdszt0068XCuafiOxNibHr2pX8sugeYgdBnNQdPerzhsNH_grUHGI/s72-c/wiranto.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-523677505980710645.post-5613425166344405712</id><published>2014-12-16T13:19:00.001+07:00</published><updated>2014-12-16T13:19:14.100+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Biografi"/><title type='text'>Ridwan Kamil - Walikota Bandung </title><content type='html'>
  
                          

&lt;br /&gt;
&lt;div id=&quot;iklan14493069625173454300&quot;&gt;


&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiF1UVhPsvn0l9fXUcowEplTNUch9iXSOs-eKFqt8lhOraT40SzAH5eumFL8yYC9BPDz7pefzAKTdhgoddiSkWkgiJXzHP1MNjpMMjdyRJH_1PhrqnztMLj9PUcc5rRvs-H5D6ets3g9yI/s1600/Biografi+Ridwan+Kamil+-+Walikota+Bandung.jpeg&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Biografi Ridwan Kamil - Walikota Bandung&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;320&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiF1UVhPsvn0l9fXUcowEplTNUch9iXSOs-eKFqt8lhOraT40SzAH5eumFL8yYC9BPDz7pefzAKTdhgoddiSkWkgiJXzHP1MNjpMMjdyRJH_1PhrqnztMLj9PUcc5rRvs-H5D6ets3g9yI/s1600/Biografi+Ridwan+Kamil+-+Walikota+Bandung.jpeg&quot; title=&quot;Biografi Ridwan Kamil - Walikota Bandung&quot; width=&quot;297&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Sosok walikota satu ini sangat terkenal di kalangan masyarakat Bandung 
sebagai pemimpin yang membawa perubahan bagi kota Bandung. Berikut 
Biografi dan Profil dari Ridwan Kamil atau akrab disapa Kang Emil yang 
menjabat sebagai walikota Bandung. Ridwan Kamil Lahir di Bandung pada 
tanggal 4 Oktober 1971, Emil nama sapaan akrabnya, ia merupakan anak 
kedua dari lima bersaudara. Emil atau Ridwan Kamil sebenarnya menyukai 
berimajinasi sejak masa kecil. Ia suka membaca komik dan melihat foto 
dari berbagai kota di luar negeri. Sejak kecil ridwan Kamil memiliki 
semangat kewirausahaan. Ia bersekolah di SDN Banjarsari III Bandung 
tahun 197 hingga 1984, Ketika sekolah dasar ia telah menjual es mambo 
buatannya sendiri. Selama bersekolah, ridwan Kamil dikenal sebagai sosok
 yang aktif dan cerdas. Selain aktif di OSIS, Paskibra dan klub sepak 
bola, Emil selalu masuk dalam rangking lima besar di kelasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;
Setelah tamat sekolah dasar ia kemudian melanjutkan pendidikannya di SMP
 Negeri 2 Bandung kemudian di SMA Negeri 3 Bandung pada tahun 1987 hingg
 1990. Setelah tamat SMA, ia kemudian melanjutkan pendidikannya di 
Institut Teknologi Bandung dengan mengambil jurusan Teknik Arsitektur 
dari tahun 1990 hingga 1995. Ridwan kamil juga aktif dalam 
kelompok-kelompok mahasiswa dan unit kegiatan seni. Semangat 
kewirausahaannya di kampus lagi, untuk mencari dana tambahan untuk 
kuliah, ia membuat ilustrasi cat air atau maket untuk dosen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lulus dari ITB, ia memilih untuk bekerja di Amerika Serikat. Tapi hanya 
bertahan empat bulan bekerja ia berhenti karena dampak krisis moneter 
Indonesia yang membuat klien tidak membayar pekerjaannya. Ia tidak 
langsung pulang ke Indonesia, dia bertahan di Amerika sebelum akhirnya 
mendapat Beasiswa di University of California, Berkeley. Selagi 
mengambil S2 di Univesitas tersebut Ridwan Kamil bekerja paruh waktu di 
Departemen Perancanaan Kota Berkeley. Untuk bertahan hidup di Amerika, 
ia makan sekali sehari dengan menu murah seharga 99 sen. Perjuangan 
Ridwan Kamil untuk bertahan hidup di Amerika terus diuji ketika 
istrinya, Atalia Praratya akan melahirkan anak pertama mereka. Ayah yang
 kini memiliki dua orang anak ini tidak memiliki uang untuk biaya 
persalinan istrinya, sehingga akhirnya dia harus mengaku miskin pada 
pemerintah kota setempat untuk mendapatkan Pengobatan gratis. Akhirnya, 
ia menemani istrinya melahirkan di sebuah rumah sakit khusus untuk orang
 miskin, tepatnya di bangsal rumah sakit. Baginya pengalaman 
jatuh-bangun hidupnya membentuk nilai-nilai tersendiri akan kerasnya 
perjuangan hidup. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 2002 Ridwan Kamil pulang ke tanah kelahirannya Indonesia dan 
dua tahun kemudian mendirikan Urbane, firma yang bergerak dalam bidang 
jasa konsultan perencanaan, arsitektur dan desain. Kini Ridwan Kamil 
aktif menjabat sebagai Prinsipal PT. Urbane Indonesia, Dosen Jurusan 
Teknik Arsitektur Institut Teknologi Bandung[2], serta Senior Urban 
Design Consultant SOM, EDAW (Hong Kong &amp;amp; San Francisco), dan SAA 
(Singapura).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Urbane merupakan firma yang dibangun oleh Ridwan Kamil pada tahun 2004 
bersama teman-temannya seperti Achmad D. Tardiyana, Reza Nurtjahja dan 
Irvan W. Darwis. Reputasi Internasional sudah mereka bangun dengan 
mengerjakan projek-projek di luar Indonesia seperti Syria Al-Noor 
Ecopolis di negara Syria dan Suzhou Financial District di China. Tim 
Urbane sendiri terdiri dari para profesional muda yang kreatif dan 
berpikir idealis untuk mencari dan menciptakan solusi mengenai masalah 
desain lingkungan dan perkotaan. Urbane juga memiliki projek berbasis 
komunitas dalam Urbane Projek Komunitas dimana visi dan misinya adalah 
membantu orang-orang dalam sebuah komunitas perkotaan untuk memberikan 
donasi dan keahlian-keahlian dalam meningkatkan daerah sekitarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Urbane telah banyak dianugrahi penghargaan-penghargaan dari media 
internasional seperti BCI Asia Awards tiga tahun berturut-turut pada 
tahun 2008, 2009 dan 2010 dan juga BCI Green Award pada tahun 2009 atas 
projek desain Rumah Botol (dari botol bekas). Urbane juga sering mengikuti kompetisi di bidang desian arsitektur tingkat nasional seperti
 Juara 1 kompetisi desain Museum Tsunami di Nangro Aceh Darrussalam 
tahun 2007, Juara 1 kompetisi desain kampus 1 Universitas Tarumanegara 
tahun 2007, Juara 1 kompetisi desain Fakultas Ilmu Budaya di Universitas
 Indonesia tahun 2009, juara 1 kompetisi desain Sanggar Nagari di Kota 
Baru Parahyangan di Kabupaten Bandung Barat dan juara 1 kompetisi desain
 Pusat Seni dan Sekolah Seni di Universitas Indonesia tahun 2009. Ridwan
 kamil memiliki akun twitter yang beralamat di &lt;b&gt;@ridwankamil&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;WordSection1&quot;&gt;
&lt;table border=&quot;1&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;MsoTableGrid&quot; style=&quot;border-collapse: collapse; border: none; mso-border-alt: solid windowtext .5pt; mso-padding-alt: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-yfti-tbllook: 1184;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr style=&quot;mso-yfti-firstrow: yes; mso-yfti-irow: 0;&quot;&gt;   &lt;td colspan=&quot;2&quot; style=&quot;background: #DEEAF6; border: solid windowtext 1.0pt; mso-background-themecolor: accent1; mso-background-themetint: 51; mso-border-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 450.8pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;601&quot;&gt;&lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 14.0pt;&quot;&gt;Biodata&amp;nbsp;Ridwan Kamil&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;
&lt;tr style=&quot;mso-yfti-irow: 1; mso-yfti-lastrow: yes;&quot;&gt;   &lt;td style=&quot;border-top: none; border: solid windowtext 1.0pt; mso-border-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 113.15pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;151&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm;&quot;&gt;
Nama Lengkap &lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm;&quot;&gt;
Tempat Tanggal Lahir&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm;&quot;&gt;
Istri&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm;&quot;&gt;
Anak&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm;&quot;&gt;
Almamater&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm;&quot;&gt;
Pekerjaan &lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;   &lt;td style=&quot;border-bottom: solid windowtext 1.0pt; border-left: none; border-right: solid windowtext 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-left-alt: solid windowtext .5pt; mso-border-top-alt: solid windowtext .5pt; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 337.65pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;450&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Mochamad Ridwan Kamil S.T. MUD&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Bandung, 4 Oktober 1971&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm;&quot;&gt;
Atalia Praratya Kamil&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm;&quot;&gt;
Camillia Laetitia Azzahra&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm;&quot;&gt;
Emmiril Khan Mumtadz&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm;&quot;&gt;
University Of California (S2), &lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm;&quot;&gt;
Institut Teknologi Bandung (S1)&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm;&quot;&gt;
Arsitek, &lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm;&quot;&gt;
Dosen di ITB, &lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm;&quot;&gt;
Walikota Bandung (Sekarang)&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tercreative.blogspot.com/feeds/5613425166344405712/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/ridwan-kamil-walikota-bandung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/5613425166344405712'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/5613425166344405712'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/ridwan-kamil-walikota-bandung.html' title='Ridwan Kamil - Walikota Bandung '/><author><name>Ron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00583035386591447996</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-lco_65C32HoRZzJm5nwzeQvpvuaZzyJ3TBcvWsK8FlgB_CQt3DPhr6SJbfwI8Pr_FxFSEPZS66tEHdJiBx1uT5dYobKUhQZjk5Y8MNcee0dTqjA57m5FVsbtwRZFsww/s113/*'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiF1UVhPsvn0l9fXUcowEplTNUch9iXSOs-eKFqt8lhOraT40SzAH5eumFL8yYC9BPDz7pefzAKTdhgoddiSkWkgiJXzHP1MNjpMMjdyRJH_1PhrqnztMLj9PUcc5rRvs-H5D6ets3g9yI/s72-c/Biografi+Ridwan+Kamil+-+Walikota+Bandung.jpeg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-523677505980710645.post-2175892788898563693</id><published>2014-12-16T13:18:00.002+07:00</published><updated>2014-12-16T13:18:33.751+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Biografi"/><title type='text'>dr. Lie Dharmawan - Dokter &#39;Gila&#39; Peduli Kaum Miskin </title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
  
                          

&lt;/div&gt;
&lt;div id=&quot;iklan11171684964347859402&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;


&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhDa5M_QhuQYYHdEkdK9sHDj8NITQ-dS6Lie30w3DDgPd9glblbn2fzYJilf3vaurm_Qdn103MQX0J6uCl5fwqIwaGuEqK94SU8NLh4dhQ8EVmX-tMs4anii_gNRmsu-fHLvrcLzlSVHLs/s1600/Biografi+dr.+Lie+Darmawan.jpg&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Biografi dr. Lie Darmawan - Dokter &#39;Gila&#39; Peduli Kaum Miskin&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;300&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhDa5M_QhuQYYHdEkdK9sHDj8NITQ-dS6Lie30w3DDgPd9glblbn2fzYJilf3vaurm_Qdn103MQX0J6uCl5fwqIwaGuEqK94SU8NLh4dhQ8EVmX-tMs4anii_gNRmsu-fHLvrcLzlSVHLs/s1600/Biografi+dr.+Lie+Darmawan.jpg&quot; title=&quot;Biografi dr. Lie Darmawan - Dokter &#39;Gila&#39; Peduli Kaum Miskin&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Artikel kali ini akan membahas tentang Biografi Dokter Lie Dharmawan 
sosok seorang dokter yang mungkin bagi penulis sendiri bisa dikatakan 
sebagai &#39;malaikat&#39; bagi kaum miskin. Perjalanan hidupnya sangat 
menginspirasi dan menarik untuk disimak. Bernama lengkap Dr. Lie 
Augustinus Dharmawan, Ph.D, Sp.B, Sp.BTKV dengan nama kecil yakni Lie 
Tek Bie. Beliau lahir di Kota Padang pada tanggal 16 april 1946. Dr. Lie
 Dharmawan ini terlahir dalam keluarga yang amat miskin dan serba 
kekurangan. Lie Dharmawan mempunyai saudara berjumlah enam orang, ketika
 ia berumur sepuluh tahun, ayahnya meninggal dunia jadi hanya ibunyalah 
seorang diri yang hanya tamatan Sekolah Dasar berjuang keras 
menyekolahkan ketujuh anaknya yang masih sangat kecil termasuk dr. Lie 
Dharmawan sendiri. Semua perkerjaan ia lakoni demi bertahan hidup dan 
demi anak-anaknya termasuk mencuci baju, memasak, membuat kue, hingga 
menjadi pencuci piring.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;
Demi kelangsungan hidup keluarganya, Lie Dharmawan kecil sempat membantu
 ibunya berjualan kue, ia kagum terhadap perjuangan keras ibunya yang ia
 anggap tak pernah menyerah dan putus asa dalam menghadapi sesuatu juga 
sering mengasihi oranm-orang miskin di sekitarnya. Ia sendiri tidak 
mengerti kenapa ibunya mempunyai filosofi seperti itu. Tekad Lie 
Dharmawan untuk menjadi dokter datang ketika ia melihat masyarakat 
disekitarnya sulit untuk pergi ke dokter di rumah sakit yang disebabkan 
karena faktor kemiskinan. Hal ini kemudian menyebabkan masyarakat 
terpaksa untuk pergi berobat ke dukun karena biayanya yang murah dan 
juga sebagai alternatif pengobatan. Sebab lain mengapa Lie Dharmawan 
ingin menjadi dokter karena ia melihat sendiri adiknya meninggal karena 
penyakit diare aku dan telambat ditangani oleh dokter. kedua hal itulah 
yang membuat lie darmawan bertekad kuat untuk menjadi dokter. Namun 
apadaya ketika di sekolah ia menyampaikan cita-citanya ingin menjadi 
dokter, ia hanya mendapatkan tertawaan dari teman temannya seisi kelas, 
disebabkan karena ia miskin sehingga tidak bisa masuk ke jurusan 
kedokteran. Namun kelak, ia benar benar membuktikan cita citanya itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lie Dharmawan pun sadar bahwa cita citanya untuk menjadi dokter bisa 
dikatakan sangat berat, namun seberapa berat masalah jika dengan tekad 
kuat dan kerja keras pasti akan tercapai karena yang namanya kerja keras
 tak pernah menghianati pengorbanan, selalu ada hasil manis dari 
pengorbanan itu. Selain belajar dengan keras, setiap pukul enam pagi 
hari, ia selalu pergi ke gereja yang berada didekat sekolahnya dan 
kemudian berdoa dengan doa yang sama yang selalu ia ulang-ulang selama 
bertahun-tahun.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&lt;b&gt;&quot;Tuhan, aku mau jadi dokter yang kuliah di Jerman&quot;&lt;/b&gt;&lt;/blockquote&gt;
Di tahun 1965, Lie Dharmawan kemudian lulus SMA dengan prestasi yang 
cemerlang, berkali-kali ia mendaftar di fakultas kedokteran yang ada 
dipulau Jawa namun ia tidak pernah diterima. Kesempatan kuliah akhirnya 
ada ketika ia diterima masuk di fakultas Kodekteran di Universitas Res 
Publica (URECA) dimana universitas ini didirikan oleh para petinggi 
organisasi Badan Permusjawaratan Kewarganegaraan Indonesia tahun 1958 
namun baru bebrapa hari kuliah, kampusnya dibakar oleh massa. Akhirnya 
ia tidak dapat melanjutkan kuliuahnya, dan Lie Dharmawan kemudian 
memutuskan untuk menjadi pekerja serabutan untuk mengupulkan uangnya 
membeli tiket ke Jerman untuk melanjutkan cita-citanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di usianya yang ke 21 tahun, Lie Dharmawan pun mendaftarkan diri ke 
sekolah kedokteran di Berlin Barat, Jerman namun tanpa dukungan 
beasiswa. Dengan tekad yang kuat ia akhirnya diteriman di fakultas 
Kedokteran Free University, Berlin Barat. Dan untuk memenuhi biaya 
kuliah dan kehidupan sehari-harinya, Lie Dharmawan kemudian bekerja 
sebagai kuli bongkar muat barang. pada kesempatan lain, Lie juga bekerja
 di sebuah panti jompo yang salah satu tugasnya adalah membersihkan 
kotoran orang tua berusia 80 tahunan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lie Dharmawan tetap berprestasi sekalipun sibuk bekerja, sehingga ia 
mendapat beasiswa, itu semua ia gunakan untuk biaya sekolah 
adik-adiknya. Tahun 1974, Lie berhasil menyelesaikan pendidikannya dan 
mendapat gelar M.D. (Medical Doctor). Empat tahun setelahnya, Lie sukses
 menyandang gelar Ph.D. Melalui perjuangan tanpa kenal lelah selama 
sepuluh tahun, Lie akhirnya lulus dengan membanggakan diaman ia lulus 
empat spesialisasi yakni ahli bedah umum, ahli bedah toraks, ahli bedah 
jantung dan ahli bedah pembuluh darah. Cita cita semasa kecilnya 
akhirnya tercapai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selama enam bulan Lie di Semarang kemudian ke RS Rajawali, Bandung. 
Tahun 1988, Lie berkarir di RS Husada, Jakarta hingga saat ini. Kegiatan
 sosial pertama Lie sebagai seorang dokter bedah di Indonesia dilakukan 
saat mengoperasi secara cuma-cuma seorang pembantu rumah tangga tahun 
1988. Selanjutnya, Lie juga terus mengupayakan bedah jantung terbuka 
(bedah di mana jantung dihentikan dari pekerjaannya untuk dibuka untuk 
diperbaiki). Bedah semacam ini melawan arus karena butuh peralatan yang 
lebih canggih dan mahal, namun harus dilakukan dalam operasi skala 
besar. Tahun 1992, Lie akhirnya sukses melangsungkan bedah jantung 
terbuka untuk pertama kalinya di rumah sakit swasta di Jakarta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangankan berobat, jika makan sehari-hari pun sulit. Kesadaran ini 
menerpa batin Lie begitu kuat hingga akhirnya bersama Lisa Suroso (yang 
juga aktivis Mei 1998) mendirikan sebuah organisasi nirlaba di bidang 
kemanusiaan dengan nama doctorSHARE atau Yayasan Dokter Peduli—sebuah 
organisasi kemanusiaan nirlaba yang memfokuskan diri pada pelayanan 
kesehatan medis dan bantuan kemanusiaan. DoctorSHARE bekerja didasarkan 
pada prinsip-prinsip kemanusiaan dan etika medis. DoctorSHARE memberikan
 pelayanan medis secara cuma-cuma di berbagai wilayah Indonesia. Selain 
pengobatan umum di berbagai sudut Indonesia, program awal DoctorSHARE 
adalah pendirian Panti Rawat Gizi) di Pulau Kei, Maluku Tenggara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dr Lie Darmawan tidak pernah lupa kata-kata Ibunya sejak kecil yang ia 
pegang terus sampai ia berhasil menjadi dokter dengan keahlian empat 
spesialis bedah.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
&quot;&lt;b&gt;Lie, kalau kamu jadi dokter, jangan memeras orang kecil atau orang 
miskin. Mungkin mereka akan membayar kamu berapapun tetapi diam-diam 
mereka menangis di rumah karena tidak punya uang untuk membeli beras&lt;/b&gt;&quot;.&lt;/blockquote&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhen7rsdjdKj2RUoE6G6DDQf2GVYcThCXD_q5OXn2YXDTpV2jtuKs2RExjFr6uBZ_6UhViqJC49bxqfkjIxnkz100ffjOAJV_yFV1BRwZjhGlw-nsWca2ai6_MS24OWxdd96oC9CkEQAdA/s1600/Kapal+dr+lie+darmawan.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Biografi dr. Lie Darmawan - Dokter &#39;Gila&#39; Peduli Kaum Miskin&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;215&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhen7rsdjdKj2RUoE6G6DDQf2GVYcThCXD_q5OXn2YXDTpV2jtuKs2RExjFr6uBZ_6UhViqJC49bxqfkjIxnkz100ffjOAJV_yFV1BRwZjhGlw-nsWca2ai6_MS24OWxdd96oC9CkEQAdA/s1600/Kapal+dr+lie+darmawan.jpg&quot; title=&quot;Biografi dr. Lie Darmawan - Dokter &#39;Gila&#39; Peduli Kaum Miskin&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Inspirasi ini melekat kuat dalam benak Lie. Bersama DoctorSHARE, Lie 
mendirikan Rumah Sakit Apung (RSA) Swasta, yang diberi nama KM RSA DR. 
LIE DHARMAWAN. Pelayanan medis dalam RSA dilakukan dengan cuma-cuma. 
Dari koceknya, ia mewujudkan mimpi yang muskil, membangun rumah sakit 
apung. Kemudian berlayarlah Lie Dharmawan mengunjungi pulau-pulau kecil 
di Nusantara, mengobati ribuan warga miskin yang tak memiliki akses pada
 pelayanan medis.  Tujuan didirikannya RSA ini adalah untuk melayani 
masyarakat yang selama ini kesulitan mendapat bantuan medis dengan 
segera karena kendala geografis dan finansial, terutama untuk kondisi 
darurat, khususnya bagi masyarakat prasejahtera yang tersebar di 
kepulauan di Indonesia. Rumah Sakit Apung milik dr. Lie hanyalah sebuah 
kapal sederhana yang terbuat dari kayu, yang di dalamnya disekat-sekat 
menjadi bilik-bilik yang diperuntukkan untuk merawat pasien-pasien inap 
ataupun pasien-pasien pasca operasi. Sehingga dr. Lie dianggap sebagai 
dokter gila, karena keberaniannya menggunakan kapal kayu mengarungi 
pelosok negeri ini untuk membantu saudara-saudara kita yang kurang mampu
 tetapi memerlukan pelayanan kesehatan segera.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tercreative.blogspot.com/feeds/2175892788898563693/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/dr-lie-dharmawan-dokter-gila-peduli.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/2175892788898563693'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/2175892788898563693'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/dr-lie-dharmawan-dokter-gila-peduli.html' title='dr. Lie Dharmawan - Dokter &#39;Gila&#39; Peduli Kaum Miskin '/><author><name>Ron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00583035386591447996</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-lco_65C32HoRZzJm5nwzeQvpvuaZzyJ3TBcvWsK8FlgB_CQt3DPhr6SJbfwI8Pr_FxFSEPZS66tEHdJiBx1uT5dYobKUhQZjk5Y8MNcee0dTqjA57m5FVsbtwRZFsww/s113/*'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhDa5M_QhuQYYHdEkdK9sHDj8NITQ-dS6Lie30w3DDgPd9glblbn2fzYJilf3vaurm_Qdn103MQX0J6uCl5fwqIwaGuEqK94SU8NLh4dhQ8EVmX-tMs4anii_gNRmsu-fHLvrcLzlSVHLs/s72-c/Biografi+dr.+Lie+Darmawan.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-523677505980710645.post-2668028907963378542</id><published>2014-12-16T13:17:00.006+07:00</published><updated>2014-12-16T13:17:44.966+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Biografi"/><title type='text'>Jack Ma - Orang Terkaya di China </title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
  
                          

&lt;/div&gt;
&lt;div id=&quot;iklan13419355734360899917&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;


&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgKpCMzO50ZCa_y3QTbmwFdL34ZzJlXU1g7oUO8U_El-SAzedoOJkQmA14v7_IIOye99_WfCaag9F4_F4IuiradjGx73zn0cQnZLSiTKiU9zZljGEfJedguY5oX2A9KqimTW59RMtfJRRU/s1600/Biografi+Jack+Ma+-+Orang+Terkaya+di+China.jpg&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Biografi Jack Ma, Orang Terkaya di China&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;300&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgKpCMzO50ZCa_y3QTbmwFdL34ZzJlXU1g7oUO8U_El-SAzedoOJkQmA14v7_IIOye99_WfCaag9F4_F4IuiradjGx73zn0cQnZLSiTKiU9zZljGEfJedguY5oX2A9KqimTW59RMtfJRRU/s1600/Biografi+Jack+Ma+-+Orang+Terkaya+di+China.jpg&quot; title=&quot;Biografi Jack Ma - Orang Terkaya di China&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Biografi Jack Ma - Orang Terkaya di China. &lt;i&gt;From zero to hero&lt;/i&gt;,
 mungkin hanya ungkapan itu yang tepat disematkan untuk Jack Ma karena 
hanya butuh waktu semalam, ia ditasbihkan menjadi orang terkaya nomor 
satu di China atau negeri tirai bambu. ia dulu hanya seorang guru bahasa
 inggris di negeri tirai bambu ini kemudian berubah menjadi seorang 
milyarder nomor satu di negara tersebut dan masuk ke dalam jajaran orang
 terkaya di dunia urutan 26 berkat usahanya yaitu Alibaba.com yang 
sukses dalam penawaran saham perdana atau IPO (&lt;i&gt;Initial Public Offering&lt;/i&gt;)
 pertama yang kemudian membawanya menjadi orang kaya baru. Sebelum 
mendirikan bisnisnya yaitu Alibaba.com , founder atau CEO dari 
alibaba.com ini dahulunya hanya seorang guru bahasa inggris. Dimana 
sebelum menjadi guru, ia sudah puluhan kali mendaftar pekerjaan namun 
selalu ditolak, ia mendaftar menjadi karyawan di KFC, namun dari 27 
orang yang mandaftar hanya 26 yang diterima, dimana hanya ia 
satu-satunya yang tidak diterima. 30 perusahaan ia lamar namun semua 
perusahaan tersebut menolak lamarannya hal itulah yang membuat ia 
berubah haluan menjadi guru bahasa inggris dikarenakan ia fasih dalam 
berbahasa inggris selain bahasa mandarin.&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Jack Ma atau Ma Yun lahir di Hangzhou, Provinsi Zhejiang, China pada 
tanggal 15 oktober 1964. Jack Ma tumbuh di lingkungan penduduk yang 
sederhana di Hangzhou pada 1980-an. Saat itu, China baru membuka diri 
terhadap bangsa barat. Semasa hidupnya, dia harus berhadapan dengan 
berbagai masalah. Ma ditolak di setiap sekolah, tempat dia ingin 
belajar. Bahkan sejak sekolah dasar, dia sudah menerima penolakan karena
 ujian matematikanya yang tak begitu baik. Tapi Ma bertahan dan 
melaluinya. Sejak usia 12 hingga 20 tahun, dia mengendarai sepedanya 
selama 40 menit ke hotel di mana dia dapat belajar bahasa Inggris. 
Delapan tahun bergaul bersama banyak turis asing benar-benar mengubah 
cara pandangnya mengenai hidup. Ma merasa dirinya berpikir lebih global 
dibandingkan kebanyakan penduduk China lain. Apa yang diceritakan para 
turis sangat berbeda dengan semua yang dipelajari Ma dari para guru dan 
buku di sekolah. Ma pertama kali menggunakan internet pada 1995 saat dia
 mencari kata `beer` dan `China`. Tapi saat itu, Ma tidak menemukan 
hasil pencarian yang diharapkan melalui internet. Berbekal rasa 
penasaran, dia lantas menciptakan laman website untuk jasa terjemahan 
bahasa China dengan seorang teman. Hanya dalam beberapa jam saja, dia 
menerima banyak surat elektronik (email) yang cukup membantunya 
membangun situs tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kejadian itulah yang kemudian menjadi faktor pemicu berdirinya Alibaba Group 
empat tahun kemudian. Kini, alibaba merupakan retailer online terbesar 
di China dan berada di posisi kedua dunia setelah Wal-Mart. Dia bahkan 
mengawali karirnya hanya sebagai guru bahasa Inggris. Meski demikian, 
perannya di Alibaba selalu menempati posisi strategis utama. Situs 
pertamanya, Alibaba.com, merupakan tempat pertama yang menghubungkan 
para eksportir China dengan para pembeli di luar negeri. Perusahaannya 
juga mampu dengan cepat menarik para investor. Saat ini, Alibaba tengah 
berniat mengalahkan eBay, situs jual beli online yang bermarkas di 
Amerika Serikat (AS). Berkat kegigihannya, dua situs Alibaba, Taobao 
Marketplace dan Tmall.com, kini mendominasi sistem portal pengiriman 
China. Tanpa berbekal pengetahuan sedikitpun di bidang teknologi dan 
komputerisasi, Jack Ma ternyata mampu menjadi pendiri retailer online 
terbesar di China, Alibaba Group. Berkat bisnisnya itulah, mantan guru 
bahasa Inggris ini sukses menjadi salah satu miliarder terkaya di dunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak pengusaha yang menjulukinya sebagai `Crazy Jack` karena ide-ide 
bisnis super gila dan fantastis yang dilontarkannya. Tak ada satupun 
yang yakin, Jack dapat mewujudkan seluruh ide bisnisnya tersebut. 
Dibandingkan berbicara soal kehebatan perusahaan, dia lebih senang 
membahas bagaimana Alibaba dapat membantu banyak konsumen, menciptakan 
lapangan kerja dan melayani masyarakat. Di AS, Ma menemukan mimpinya. 
Dia berkunjung ke Sillicon Valley melihat banyak mobil lalu lalang dan 
bangunan super megah. Di situlah dia menemukan semangat juangnya untuk 
menjadi pria sukses. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj-dNWw8U8rgW-ZiJLKYAjHg4Dl6NUSjL38beVMLZUZA_2gGK11JU55rOIuyf9Xl4gxufjmYF_I6AtV21CMXb5rofku1MrT7i05EUVmTWBnCEO5e4Z1uCvzY0pCuFzxNfv_Al9TWx1KAsg/s1600/jack-ma.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;170&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj-dNWw8U8rgW-ZiJLKYAjHg4Dl6NUSjL38beVMLZUZA_2gGK11JU55rOIuyf9Xl4gxufjmYF_I6AtV21CMXb5rofku1MrT7i05EUVmTWBnCEO5e4Z1uCvzY0pCuFzxNfv_Al9TWx1KAsg/s1600/jack-ma.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Pada Agustus 2014, Jack Ma sebenarnya telah menyandang gelar sebagai 
miliarder terkaya di China. Kala itu, harta Ma diprediksi akan meroket 
saat Alibaba melepas saham perdananya di AS. Benar saja, IPO yang 
digelar Alibaba di bursa saham New York akhir pekan lalu mencetak angka 
fantastis dan mencetak rekor dunia. Berkat nilai saham yang melonjak 
hingga 38 persen, harta kekayaan Ma kini bertambah hingga menjadi US$ 
26,5 miliar. Dia menjadi orang terkaya di China dan menempati posisi 
ke-23 di jajaran miliarder dunia. Beberapa miliarder lain mengatakan, 
itu baru permulaan, harga saham Alibaba masih akan terus melesat dan 
mengucurkan pundi-pundi uang lebih banyak ke kantong Ma. Semangat di 
diri Ma, telah mengubah pria muda yang ditolak sekolah dan puluhan 
perusahaan menjadi salah satu miliarder terkaya di dunia.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tercreative.blogspot.com/feeds/2668028907963378542/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/jack-ma-orang-terkaya-di-china.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/2668028907963378542'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/2668028907963378542'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/jack-ma-orang-terkaya-di-china.html' title='Jack Ma - Orang Terkaya di China '/><author><name>Ron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00583035386591447996</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-lco_65C32HoRZzJm5nwzeQvpvuaZzyJ3TBcvWsK8FlgB_CQt3DPhr6SJbfwI8Pr_FxFSEPZS66tEHdJiBx1uT5dYobKUhQZjk5Y8MNcee0dTqjA57m5FVsbtwRZFsww/s113/*'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgKpCMzO50ZCa_y3QTbmwFdL34ZzJlXU1g7oUO8U_El-SAzedoOJkQmA14v7_IIOye99_WfCaag9F4_F4IuiradjGx73zn0cQnZLSiTKiU9zZljGEfJedguY5oX2A9KqimTW59RMtfJRRU/s72-c/Biografi+Jack+Ma+-+Orang+Terkaya+di+China.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-523677505980710645.post-6334730328488105402</id><published>2014-12-16T13:17:00.002+07:00</published><updated>2014-12-16T13:17:12.918+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Biografi"/><title type='text'>Susi Pudjiastuti - Menteri Kelautan Nyentrik </title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
  
                          

&lt;/div&gt;
&lt;div id=&quot;iklan11276307275390985716&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;


&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhi2Qlwrvdde5jcy76mIXGhlgg3Y6eVg-kyLD5sxfbb1186oVlcvy03JVOwnWrkWEbW5pTy3Wkf0GvA3qDAqijxp5kHOVpALscLmzjN69uUelQ29B-5QaOJH4NBGcX10TlQie6Dr2rkjPs/s1600/Biografi+Susi+Pudjiastuti.jpg&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Biografi dari Susi Pudjiastuti&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;300&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhi2Qlwrvdde5jcy76mIXGhlgg3Y6eVg-kyLD5sxfbb1186oVlcvy03JVOwnWrkWEbW5pTy3Wkf0GvA3qDAqijxp5kHOVpALscLmzjN69uUelQ29B-5QaOJH4NBGcX10TlQie6Dr2rkjPs/s1600/Biografi+Susi+Pudjiastuti.jpg&quot; title=&quot;Biografi dari Susi Pudjiastuti&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Nama wanita satu ini ramai dibicarakan oleh publik di Indonesia ketika 
ia di daulat menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan dalam kabinet kerja 
2014-2019 oleh Presiden Joko Widodo.
 Selain terlihat nyentrik dan kontroversial, ia juga punya banyak 
pengalaman dalam bidang maritim serta berasal dari kalangan Professional
 sehingga presiden memilihnya. Susi Pudjiastuti begitulah ia dipanggil. 
Artikel kali ini akan membahas mengenai Profil dan Biografi dari Susi 
Pudjiastuti. &amp;nbsp;Telahir pada tanggal 15 Januari 1965 di Pangadaran dengan 
nama lengkap Susi Pudjiastuti. Ia memiliki Ayah bernama Haji Ahmad 
Karlan serta ibu yang bernama Hajjah Suwuh Lasminah yang berasal dari 
Jawa Tengah. Keluarga dari Susi Pudjiastuti merupakan adalah saudagar 
sapi dan kerbau, yang membawa ratusan ternak dari Jawa Tengah untuk 
diperdagangkan di Jawa Barat. Kakek buyutnya Haji Ireng dikenal sebagai 
tuan tanah.&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Hal yang menarik dari Susi Pudjiastuti adalah ia hanya memiliki ijazah 
SMP. Setamat SMP ia sempat melanjutkan pendidikan ke SMA. Namun, di 
kelas II SMAN Yogyakarta dia berhenti sekolah karena keputusannya untuk 
terjun kedua bisnis. Seputus sekolah, Susi menjual perhiasannya dan 
mengumpulkan modal Rp.750.000 untuk menjadi pengepul ikan di Pangandaran
 pada tahun 1983. Bisnisnya berkembang hingga pada tahun 1996 Susi 
mendirikan pabrik pengolahan ikan PT ASI Pudjiastuti Marine Product 
dengan produk unggulan berupa lobster yang diberi merek &quot;Susi 
Brand.&quot;Bisnis pengolahan ikan ini pun meluas dengan pasar hingga ke Asia
 dan Amerika. Karena hal ini, susi memerlukan sarana transportasi udara 
yang dapat dengan cepat mengangkut produk hasil lautnya dalam keadaan 
masih segar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada 2004, Susi memutuskan membeli sebuah Cessna Caravan seharga Rp 20 
miliar menggunakan pinjaman bank. Melalui PT ASI Pudjiastuti Aviation 
yang ia dirikan kemudian, satu-satunya pesawat yang ia miliki itu ia 
gunakan untuk mengangkut lobster dan ikan segar tangkapan nelayan di 
berbagai pantai di Indonesia ke pasar Jakarta dan Jepang. Call sign yang
 digunakan Cessna itu adalah Susi Air. Dua hari setelah gempa tektonik 
dan tsunami Aceh melanda Aceh dan pantai barat Sumatera pada 26 Desember
 2004, Cessna Susi adalah pesawat pertama yang berhasil mencapai lokasi 
bencana untuk mendistribusikan bantuan kepada para korban yang berada di
 daerah terisolasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peristiwa itu mengubah arah bisnis Susi. Di saat bisnis perikanan mulai 
merosot, Susi menyewakan pesawatnya itu yang semula digunakan untuk 
mengangkut hasil laut untuk misi kemanusiaan. Selama tiga tahun berjalan, maka perusahaan penerbangan ini semakin berkembang 
hingga memiliki 14 pesawat, ada 4 di Papua, 4 pesawat di Balikpapan, 
Jawa dan Sumatera. Perusahaannya memiliki 32 pesawat Cessna Grand 
Caravan, 9 pesawat Pilatus Porter, 1 pesawat Diamond star dan 1 buah 
pesawat Diamond Twin star. Sekarang Susi Air memiliki 49 dan 
mengoperasikan 50 pesawat terbang beragam jenis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalm kehidupan pribadinya, Susi Pudjiastuti sempat dua kali bercerai dan
 kemudian menikah dengan Christian von Strombeck. Dari 
pernikahan-pernikahannya, ia memiliki tiga orang anak, Panji Hilmansyah,
 Nadine Kaiser (dari pernikahannya dengan Daniel Kaiser), dan Alvy 
Xavier. Susi Pudjiastuti ditunjuk sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan
 dalam Kabinet Kerja Joko Widodo dan Jusuf Kalla, yang ditetapkan secara
 resmi pada 26 Oktober 2014. Sebelum dilantik, Susi melepas semua 
posisinya di perusahaan penerbangan Susi Air dan beberapa posisi 
lainnya, termasuk Presiden Direktur PT. ASI Pudjiastuti yang bergerak di
 bidang perikanan serta PT ASI Pudjiastuti Aviation yang bergerak di 
bidang penerbangan untuk menghindari konflik kepentingan antara dirinya 
sebagai menteri dan sebagai pemimpin bisnis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, alasan lain Susi melepas semua jabatannya adalah agar dapat 
bekerja maksimal menjalankan pemerintahan, khususnya di bidang kelautan 
dan perikanan. Saat pelantikan, Susi menuai kontroversi karena kedapatan
 menghisap sebatang rokok dan memiliki tato di kakinya bergambar Burung 
Phoenix &amp;nbsp;yang dalam mitologi kuno diartikan sebagai burung api abadi. 
Dibalik kontroversialnya, &amp;nbsp;Menteri Susi Pudjiastuti merupakan sosok yang
 tegas seperti keputusan tegasnya dalam memberantas pencurian ikan yang 
sering terjadi di wilayah perairan nusantara serta usahanya dalam 
meningkatkan kesejahteraan nelayan selain itu ia juga sangat mahir dalam
 berbahasa inggris., sesuatu yang tidak lazim dimiliki oleh menteri 
Indonesia. Atas tindakannya ini, Susi mendapatkan baik pujian dan 
kritikan di media sosial.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Susi menerima banyak penghargaan antara lain :&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Pelopor Wisata dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Barat tahun 2004&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Young Entrepreneur of the Year dari Ernst and Young Indonesia tahun 2005&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Primaniyarta Award for Best Small &amp;amp; Medium Enterprise Exporter 2005 dari Presiden Republik Indonesia. Tahun 2006&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Metro TV Award for Economics-2006,&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Inspiring Woman 2005 dan Eagle Award 2006 dari Metro TV, Indonesia&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Berprestasi Award dari PT Exelcomindo&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sofyan Ilyas Award dari Kementerian Kelautan dan Perikanan pada tahun 2009&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ganesha Widyajasa Aditama Award dari ITB, 2011&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Award for Innovative Achievements, Extraordinary Leadership and Significant Contributions to the Economy, APEC, 2011&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tokoh Wanita Inspiratif Penggerak Pembangunan, dari Gubernur Jawa Barat, 2008&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
Pada tahun 2008 sebelumnya, ia mengembangkan bisnis aviasinya dengan 
membuka sekolah pilot Susi Flying School melalui PT ASI Pudjiastuti 
Flying School&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tercreative.blogspot.com/feeds/6334730328488105402/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/susi-pudjiastuti-menteri-kelautan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/6334730328488105402'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/6334730328488105402'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/susi-pudjiastuti-menteri-kelautan.html' title='Susi Pudjiastuti - Menteri Kelautan Nyentrik '/><author><name>Ron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00583035386591447996</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-lco_65C32HoRZzJm5nwzeQvpvuaZzyJ3TBcvWsK8FlgB_CQt3DPhr6SJbfwI8Pr_FxFSEPZS66tEHdJiBx1uT5dYobKUhQZjk5Y8MNcee0dTqjA57m5FVsbtwRZFsww/s113/*'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhi2Qlwrvdde5jcy76mIXGhlgg3Y6eVg-kyLD5sxfbb1186oVlcvy03JVOwnWrkWEbW5pTy3Wkf0GvA3qDAqijxp5kHOVpALscLmzjN69uUelQ29B-5QaOJH4NBGcX10TlQie6Dr2rkjPs/s72-c/Biografi+Susi+Pudjiastuti.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-523677505980710645.post-758634767716092383</id><published>2014-12-15T16:58:00.003+07:00</published><updated>2014-12-15T16:58:56.697+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Wawasan"/><title type='text'>Membersihkan Komedo Tanpa Sakit</title><content type='html'>&lt;h3 class=&quot;post-title entry-title&quot; itemprop=&quot;name&quot;&gt;
&lt;/h3&gt;
&lt;div class=&quot;post-header&quot;&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;post-body entry-content&quot; id=&quot;post-body-1446914133443792243&quot; itemprop=&quot;description articleBody&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Komedo merupakan bintik kecil hitam yang muncul di permukaan kulit. 
Penyebab komedo adalah penyumbatan pori-pori kulit karena penumpukan 
keratin dan sebum yang mengandung minyak. Komedo biasanya muncul di 
wajah serta hidung, terutama pemilik kulit berminyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Timbulnya komedo juga disebabkan beberapa faktor seperti 
perubahan hormon, genetik, stres, merokok, minum alkohol, kosmetik dan 
lain-lain. Namun, Anda tak perlu khawatir karena Anda dapat membersihkan
 komedo tanpa rasa sakit dengan cara ini:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;1. Lemon&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Anda dapat membersihkan komedo dengan 
memeras lemon, lalu tambahkan garam dan campurkan hingga rata. Setelah 
itu, cuci wajah dengan air hangat dan oleskan campuran air lemon. 
Diamkan selama 20 menit dan bilas kembali wajah dengan air hangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;2. Tomat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tomat memiliki antiseptik atau bahan 
antikuman untuk mengeringkan komedo. Caranya, kupas dan tumbuk tomat 
berukuran kecil. Lalu, oleskan pada area yang berkomedo sebelum tidur. 
Diamkan selama 15 menit kemudian bilas dengan air hangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Oatmeal dan yoghurt&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Campurkan 2 sendok makan &lt;em&gt;oatmeal&lt;/em&gt;
 dengan tiga sendok makan yoghurt. Lalu tambahkan satu sendok makan jus 
lemon dan minyak zaitun, aduk hingga rata dan kental. Setelah itu, 
oleskan ke wajah dan diamkan selama 10 hingga 15 menit dan bilas dengan 
air dingin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;4. Madu&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Oleskan madu di area berkomedo dan bilas 
wajah dengan air hangat setelah didiamkan selama 15 menit. Madu ampuh 
membersihkan komedo sebab mengandung antiseptik dan mampu membantu 
mengatasi kulit berminyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;5. Pasta gigi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Oleskan pasta gigi pada area yang 
berkomedo, lalu gosok secara perlahan. Diamkan selama 25 menit dan cuci 
wajah dengan air hangat. Ulangi langkah ini selama sekitar 2 minggu agar
 wajah bebas komedo.&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tercreative.blogspot.com/feeds/758634767716092383/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/membersihkan-komedo-tanpa-sakit.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/758634767716092383'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/758634767716092383'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/membersihkan-komedo-tanpa-sakit.html' title='Membersihkan Komedo Tanpa Sakit'/><author><name>Ron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00583035386591447996</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-lco_65C32HoRZzJm5nwzeQvpvuaZzyJ3TBcvWsK8FlgB_CQt3DPhr6SJbfwI8Pr_FxFSEPZS66tEHdJiBx1uT5dYobKUhQZjk5Y8MNcee0dTqjA57m5FVsbtwRZFsww/s113/*'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-523677505980710645.post-2302354086960658063</id><published>2014-12-15T16:57:00.002+07:00</published><updated>2014-12-15T16:57:43.917+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Gallery"/><title type='text'>How to remove permanent marker from everything</title><content type='html'>&lt;h3 class=&quot;post-title entry-title&quot; itemprop=&quot;name&quot;&gt;
&lt;/h3&gt;
&lt;div class=&quot;post-header&quot;&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;post-body entry-content&quot; id=&quot;post-body-2545294649474678705&quot; itemprop=&quot;description articleBody&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage img&quot; height=&quot;633&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://scontent-a-sin.xx.fbcdn.net/hphotos-xfa1/v/t1.0-9/s720x720/10247475_741078515912249_1967552390702026342_n.jpg?oh=2a77e439992a655acd37abc3f2362feb&amp;amp;oe=550EF116&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tercreative.blogspot.com/feeds/2302354086960658063/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/how-to-remove-permanent-marker-from.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/2302354086960658063'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/2302354086960658063'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/how-to-remove-permanent-marker-from.html' title='How to remove permanent marker from everything'/><author><name>Ron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00583035386591447996</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-lco_65C32HoRZzJm5nwzeQvpvuaZzyJ3TBcvWsK8FlgB_CQt3DPhr6SJbfwI8Pr_FxFSEPZS66tEHdJiBx1uT5dYobKUhQZjk5Y8MNcee0dTqjA57m5FVsbtwRZFsww/s113/*'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-523677505980710645.post-7605666666054466919</id><published>2014-12-15T16:56:00.000+07:00</published><updated>2014-12-15T16:56:06.270+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Gallery"/><title type='text'>Eye Liner art</title><content type='html'>&lt;h3 class=&quot;post-title entry-title&quot; itemprop=&quot;name&quot;&gt;
&lt;/h3&gt;
&lt;div class=&quot;post-header&quot;&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;post-body entry-content&quot; id=&quot;post-body-8871894191574197177&quot; itemprop=&quot;description articleBody&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage img&quot; height=&quot;640&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://scontent-a-sin.xx.fbcdn.net/hphotos-xaf1/v/l/t1.0-9/10378190_1005467699493811_5040728746305505296_n.jpg?oh=60907ae3c974161e914eb2580bc7d561&amp;amp;oe=550A553B&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage&quot; height=&quot;640&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://fbcdn-sphotos-f-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xpf1/v/t1.0-9/1374168_1005468602827054_3471248712328431634_n.jpg?oh=49140d7e53c85d787c307c3bf110c448&amp;amp;oe=54DA2EC5&amp;amp;__gda__=1426847919_64404b128dc843692a3ab2aa71bfce7b&quot; width=&quot;537&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage&quot; height=&quot;640&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://fbcdn-sphotos-e-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xap1/v/t1.0-9/10353650_1005468066160441_9023651284485032637_n.jpg?oh=8111041dc2d8bc12e7b53b746d41b84c&amp;amp;oe=54DC80F7&amp;amp;__gda__=1423284686_70388c01bb92638daee57582fe40e3e3&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage&quot; height=&quot;633&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://fbcdn-sphotos-a-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xaf1/v/t1.0-9/10410599_1005468399493741_6395007769176170952_n.jpg?oh=4d99b556630ff7824d01305c84d4d272&amp;amp;oe=55197EFC&amp;amp;__gda__=1427910987_54f8d232f2d922ae3fe61e2839d773bd&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage&quot; height=&quot;638&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://fbcdn-sphotos-g-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xpf1/v/t1.0-9/10423697_1005469086160339_5604103720293353983_n.jpg?oh=895228ef6df0970c61d92c0b29d64ef4&amp;amp;oe=551BAEAC&amp;amp;__gda__=1427186835_2d9d38ccb67717b445118d383e74fc81&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage&quot; height=&quot;640&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://scontent-b-sin.xx.fbcdn.net/hphotos-xaf1/v/t1.0-9/10415660_1005468726160375_8213538674328118351_n.jpg?oh=28e3ad6242f297fd040eb1b0af11f625&amp;amp;oe=55139D24&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage&quot; height=&quot;640&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://fbcdn-sphotos-d-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xap1/v/t1.0-9/10421614_1005468546160393_826442016002126966_n.jpg?oh=ec9cc318d47897432191e87eabce1ba0&amp;amp;oe=551509C5&amp;amp;__gda__=1426363929_4440509778f8074aad5a6395de3751f9&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage&quot; height=&quot;640&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://fbcdn-sphotos-c-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xpa1/v/t1.0-9/532928_1005467846160463_7300325253796074017_n.jpg?oh=5805733bd8b63df82425f206653c76bb&amp;amp;oe=550A387F&amp;amp;__gda__=1427831362_c49ba7d49db163f703a896e47cbb0e4e&quot; width=&quot;598&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage&quot; height=&quot;640&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://fbcdn-sphotos-g-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xpa1/v/t1.0-9/1010155_1005468222827092_835521584070952999_n.jpg?oh=f87e99bab2cb9f9d9ecdb5d766691932&amp;amp;oe=54D3B85E&amp;amp;__gda__=1427110243_cedd327270d6e944540a73de27c2e073&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage&quot; height=&quot;640&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://fbcdn-sphotos-a-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xaf1/v/t1.0-9/1797460_1005468919493689_9066096784898997971_n.jpg?oh=7872efefc769825d37f1873c5768d9b7&amp;amp;oe=551E6BD8&amp;amp;__gda__=1427984233_50a68833b1ea6509ef27931cf7a6b45c&quot; width=&quot;537&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage&quot; height=&quot;640&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://fbcdn-sphotos-b-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xfp1/v/t1.0-9/1939736_1005468846160363_3531317462432109195_n.jpg?oh=ff0d685427b8c10efe5382d1e0ee269d&amp;amp;oe=5511CCBA&amp;amp;__gda__=1427564595_aa3ef5c44dd5069be89b332d4b0bda84&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tercreative.blogspot.com/feeds/7605666666054466919/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/eye-liner-art.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/7605666666054466919'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/7605666666054466919'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/eye-liner-art.html' title='Eye Liner art'/><author><name>Ron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00583035386591447996</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-lco_65C32HoRZzJm5nwzeQvpvuaZzyJ3TBcvWsK8FlgB_CQt3DPhr6SJbfwI8Pr_FxFSEPZS66tEHdJiBx1uT5dYobKUhQZjk5Y8MNcee0dTqjA57m5FVsbtwRZFsww/s113/*'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-523677505980710645.post-930283631208752289</id><published>2014-12-15T16:55:00.006+07:00</published><updated>2014-12-15T16:55:43.578+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Gallery"/><title type='text'>Eye brow art</title><content type='html'>&lt;h3 class=&quot;post-title entry-title&quot; itemprop=&quot;name&quot;&gt;
&lt;/h3&gt;
&lt;div class=&quot;post-header&quot;&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;post-body entry-content&quot; id=&quot;post-body-5519882525646456759&quot; itemprop=&quot;description articleBody&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage img&quot; height=&quot;640&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://scontent-b-sin.xx.fbcdn.net/hphotos-xpa1/v/t1.0-9/1392926_1021362211237693_5354624523145574725_n.jpg?oh=cd7778b37ba8c8fe9915d66f68165a8f&amp;amp;oe=54D2A768&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage&quot; height=&quot;640&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://fbcdn-sphotos-b-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xfp1/v/t1.0-9/10805774_1021362341237680_1599544951402985409_n.jpg?oh=d33baa3536a060d31b0907c22bee1caf&amp;amp;oe=551F2E5F&amp;amp;__gda__=1427831823_ec379867e7924934455c483cf04773d6&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage&quot; height=&quot;640&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://fbcdn-sphotos-d-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xfp1/v/t1.0-9/1932251_1021362437904337_6477652244417200660_n.jpg?oh=13206a8104b5d04fed36e7a25c3ac72e&amp;amp;oe=54D2EBE9&amp;amp;__gda__=1423413344_289e8588a4924fe9f08e62f6cd56bd31&quot; width=&quot;633&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage&quot; height=&quot;640&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://fbcdn-sphotos-d-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xfp1/v/t1.0-9/1932251_1021362437904337_6477652244417200660_n.jpg?oh=13206a8104b5d04fed36e7a25c3ac72e&amp;amp;oe=54D2EBE9&amp;amp;__gda__=1423413344_289e8588a4924fe9f08e62f6cd56bd31&quot; width=&quot;633&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage&quot; height=&quot;640&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://fbcdn-sphotos-e-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xap1/v/t1.0-9/10421371_1021362544570993_421804085330037595_n.jpg?oh=50550f036f8f2499755f6fb6e20c207e&amp;amp;oe=550CB4AD&amp;amp;__gda__=1427671409_9ad55581fec651f54b279cc5bb2c26df&quot; width=&quot;626&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage&quot; height=&quot;640&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://fbcdn-sphotos-c-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xfa1/v/t1.0-9/p720x720/10174782_1021362644570983_5912560129609930916_n.jpg?oh=4353d2201cc7abae4d7ae99515b21462&amp;amp;oe=55181F68&amp;amp;__gda__=1423313379_101b9385511841269f2892027354d9eb&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage&quot; height=&quot;640&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://fbcdn-sphotos-h-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xap1/v/t1.0-9/10402926_1021362731237641_2331202285652776459_n.jpg?oh=520e7592f4447b31bd315d8aba3f778e&amp;amp;oe=54D18A65&amp;amp;__gda__=1428185692_7314c574ac9e5753e37409a3d58e3abf&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage&quot; height=&quot;640&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://scontent-b-sin.xx.fbcdn.net/hphotos-xpa1/v/t1.0-9/1392765_1021362837904297_8890535851660673395_n.jpg?oh=85275e42deaed513b02f78e307b3ab74&amp;amp;oe=550B10A2&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage&quot; height=&quot;640&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://scontent-b-sin.xx.fbcdn.net/hphotos-xap1/v/t1.0-9/10676347_1021362924570955_8826270462656362927_n.jpg?oh=b7adc3ae4c9c38bd644df733ddd6eb73&amp;amp;oe=5511FBCA&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage&quot; height=&quot;640&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://fbcdn-sphotos-e-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xpa1/v/t1.0-9/1506043_1021362044571043_1117233106523147377_n.jpg?oh=02c6030e1118a175958f4eee89963447&amp;amp;oe=551C6EEA&amp;amp;__gda__=1427156050_f6b03c1affa7b52c31ac137e93c48be9&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tercreative.blogspot.com/feeds/930283631208752289/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/eye-brow-art.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/930283631208752289'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/930283631208752289'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/eye-brow-art.html' title='Eye brow art'/><author><name>Ron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00583035386591447996</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-lco_65C32HoRZzJm5nwzeQvpvuaZzyJ3TBcvWsK8FlgB_CQt3DPhr6SJbfwI8Pr_FxFSEPZS66tEHdJiBx1uT5dYobKUhQZjk5Y8MNcee0dTqjA57m5FVsbtwRZFsww/s113/*'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-523677505980710645.post-8991226193949351796</id><published>2014-12-15T16:55:00.002+07:00</published><updated>2014-12-15T16:55:17.483+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Gallery"/><title type='text'>Nail Art</title><content type='html'>&lt;h3 class=&quot;post-title entry-title&quot; itemprop=&quot;name&quot;&gt;
&lt;/h3&gt;
&lt;div class=&quot;post-header&quot;&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;post-body entry-content&quot; id=&quot;post-body-8049580442773240610&quot; itemprop=&quot;description articleBody&quot;&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage&quot; height=&quot;482&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://fbcdn-sphotos-c-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xpa1/v/t1.0-9/10730995_1030599720313942_1021325315531586770_n.jpg?oh=06cab43cae938f47f3ea8e893cdea684&amp;amp;oe=54D7ADB2&amp;amp;__gda__=1423204568_116d6844843ed150dd3542a8fb9ce406&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage&quot; height=&quot;509&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://fbcdn-sphotos-h-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xap1/v/t1.0-9/10407873_1030600503647197_3480584998848636466_n.jpg?oh=80bcb344bd67f1b9b3e2edaa149e31fe&amp;amp;oe=551AF199&amp;amp;__gda__=1426838176_0edd31ccb5ffe2207d0a4bbf1140dac5&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage&quot; height=&quot;637&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://fbcdn-sphotos-f-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xfa1/v/t1.0-9/1898030_1030600396980541_2633581774919634522_n.jpg?oh=6651d86b5439e6e4f1888f4350a1930e&amp;amp;oe=5511BD3C&amp;amp;__gda__=1423895306_e4c8af4e2b04d1167bd9ea4ce61b9921&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage&quot; height=&quot;640&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://scontent-b-sin.xx.fbcdn.net/hphotos-xpa1/v/t1.0-9/10471230_1030600250313889_1484778449432570813_n.jpg?oh=dc9161573b56433b2c86ab24a2514a7e&amp;amp;oe=54D424CB&quot; width=&quot;466&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage&quot; height=&quot;640&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://fbcdn-sphotos-b-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xfp1/v/t1.0-9/10614202_1030599356980645_9170084834800124496_n.jpg?oh=e1d6df0d9d617c25ffadf6b6d90937c8&amp;amp;oe=550879C6&amp;amp;__gda__=1423489174_6ca5e7b4b6a24a525b9651133882180f&quot; width=&quot;519&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage&quot; height=&quot;640&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://fbcdn-sphotos-h-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xpa1/v/t1.0-9/10322693_1030598313647416_4779955547069572513_n.jpg?oh=26d6099e10672e3ade05043888e6b7d1&amp;amp;oe=54DB536F&amp;amp;__gda__=1427940357_7c6d481ebff435547272fccfb22cdd57&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage&quot; height=&quot;640&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://fbcdn-sphotos-g-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xap1/v/t1.0-9/10468353_1030598133647434_4620419721779235602_n.jpg?oh=f81fffbf102ec40b9ad8302137d4d750&amp;amp;oe=54DA621E&amp;amp;__gda__=1427208743_b355737439d69c9635ab7a8300485a74&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage&quot; height=&quot;423&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://fbcdn-sphotos-b-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xfp1/v/t1.0-9/1513790_1030598396980741_3811029213874900159_n.jpg?oh=80070b8c7f5faf8e25f068b645d1d0d5&amp;amp;oe=550FEBF4&amp;amp;__gda__=1427883901_b4957a425ff948af9c3a3e9aab47ce03&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage img&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://fbcdn-sphotos-d-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xap1/v/t1.0-9/10806293_1031261033581144_7190792046604108238_n.jpg?oh=a26ea35abf492073987ecd23f2c2ed9a&amp;amp;oe=54DBC56A&amp;amp;__gda__=1426403411_a8bcebe2cad6dab11d0adfac526b4a47&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage img&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://scontent-b-sin.xx.fbcdn.net/hphotos-xpf1/v/t1.0-9/10422125_1031261090247805_5618648983905029435_n.jpg?oh=732f98d8eb294b9161756d01f8183183&amp;amp;oe=5515FE2C&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage img&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://fbcdn-sphotos-e-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xap1/v/t1.0-9/10480229_1031261236914457_8317550392634524953_n.jpg?oh=30392b1dfc7910cf095116b208e3ef89&amp;amp;oe=54D4D285&amp;amp;__gda__=1427035324_24e13b8f7e7dc194a76095c2f5751597&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage img&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://fbcdn-sphotos-c-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xpa1/v/t1.0-9/1546354_1031261230247791_3054427144604703524_n.jpg?oh=203694a2d5b51905306888d459b998d5&amp;amp;oe=551FAA61&amp;amp;__gda__=1426747097_d986be254e6ccbecbde46eea916f3fa3&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage&quot; height=&quot;595&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://fbcdn-sphotos-a-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xpa1/v/t1.0-9/10801634_1030600116980569_8552218282625038672_n.jpg?oh=98d6a10026a9e879bf606690e8f06573&amp;amp;oe=5518DB4F&amp;amp;__gda__=1427311141_e78a37a455215c94d2ffb0655da4ee89&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://scontent-a-sin.xx.fbcdn.net/hphotos-xpa1/v/t1.0-9/s720x720/10696176_1030599956980585_8975312109918409506_n.jpg?oh=fa000d1a0abb77eb7f87301a156d94b3&amp;amp;oe=551E6B12&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage&quot; height=&quot;622&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://fbcdn-sphotos-d-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xpa1/v/t1.0-9/10603735_1030599206980660_8425762216283796248_n.jpg?oh=484737b536b8d377815ee67203f4f91a&amp;amp;oe=54D471DA&amp;amp;__gda__=1426721712_f34708856b400382bdf22fc6687d8767&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage&quot; height=&quot;640&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://fbcdn-sphotos-e-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xaf1/v/t1.0-9/1452186_1030598493647398_3567518613198003453_n.jpg?oh=d5bd6cb35c668a76eff1987e230967cb&amp;amp;oe=5515832D&amp;amp;__gda__=1427978652_ea862d9eb3cdf16b10e53495041726e0&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage&quot; height=&quot;640&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://fbcdn-sphotos-f-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xfp1/v/t1.0-9/10340136_1030599033647344_4036169872100532524_n.jpg?oh=66ec8494a132f750084a960c1e772f91&amp;amp;oe=551C1AA8&amp;amp;__gda__=1423012088_10d099ed635a3de50e984be2458675d8&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage&quot; height=&quot;576&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://fbcdn-sphotos-c-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xaf1/v/t1.0-9/10686953_1030598660314048_4100381791760156422_n.jpg?oh=22dd4bb0cced1c4d42e04b53490cddb4&amp;amp;oe=54D1A9E1&amp;amp;__gda__=1427450966_37b8348eea134f39db7841eac15c73f2&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage&quot; height=&quot;640&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://fbcdn-sphotos-g-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xfp1/v/t1.0-9/10376300_1030598936980687_1804313442758467447_n.jpg?oh=940fad492d4c44ad53591330a7ddcb76&amp;amp;oe=550C31F4&amp;amp;__gda__=1426782884_893c3b0df896f827a8fb661963b92512&quot; width=&quot;531&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage&quot; height=&quot;448&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://scontent-a-sin.xx.fbcdn.net/hphotos-xfa1/v/t1.0-9/10614308_1030599810313933_1010737019288984469_n.jpg?oh=30ebde5e26947909002bca43bb1f39fe&amp;amp;oe=55155426&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage&quot; height=&quot;637&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://scontent-a-sin.xx.fbcdn.net/hphotos-xpa1/v/t1.0-9/10620529_1030598863647361_8728966875292121610_n.jpg?oh=80ed2268d6c2a8f6cc692f06fdd96944&amp;amp;oe=551E2EDB&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage img&quot; height=&quot;640&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://scontent-b-sin.xx.fbcdn.net/hphotos-xpf1/v/t1.0-9/10431441_1030600683647179_316320636672660501_n.jpg?oh=1a461a30b8e84bb533ed584fae3e5c14&amp;amp;oe=550BBF10&quot; width=&quot;514&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage&quot; height=&quot;605&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://fbcdn-sphotos-a-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xfp1/v/t1.0-9/1526706_1030599583647289_4420174965974293707_n.jpg?oh=e9f202568e9a7998082b19826e7a51ae&amp;amp;oe=5507CAA6&amp;amp;__gda__=1427083311_aef1d4bb982dafbdefe35e5796d26cbb&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage&quot; height=&quot;640&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://fbcdn-sphotos-g-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xpf1/v/t1.0-9/10384288_1030599503647297_4173033136938545201_n.jpg?oh=853c768ef4207b6b7b6c2650912afbde&amp;amp;oe=550EAB9C&amp;amp;__gda__=1427077539_0020900b73cfb11ec066dd992b40316c&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;fbPhotoImage&quot; height=&quot;359&quot; id=&quot;fbPhotoImage&quot; src=&quot;https://scontent-b-sin.xx.fbcdn.net/hphotos-xfp1/v/t1.0-9/10624687_1030599413647306_2841587508652803251_n.jpg?oh=87861adc78871b9e1f0b46db0df436ac&amp;amp;oe=54D6B553&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tercreative.blogspot.com/feeds/8991226193949351796/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/nail-art.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/8991226193949351796'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/8991226193949351796'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/nail-art.html' title='Nail Art'/><author><name>Ron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00583035386591447996</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-lco_65C32HoRZzJm5nwzeQvpvuaZzyJ3TBcvWsK8FlgB_CQt3DPhr6SJbfwI8Pr_FxFSEPZS66tEHdJiBx1uT5dYobKUhQZjk5Y8MNcee0dTqjA57m5FVsbtwRZFsww/s113/*'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-523677505980710645.post-5266301812182705632</id><published>2014-12-15T16:54:00.001+07:00</published><updated>2014-12-15T16:54:47.013+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Wawasan"/><title type='text'>Jurus Simpel Temukan Kamera Tersembunyi di Toilet atau Ruang Ganti Baju</title><content type='html'>Kepala Sub-Seksi Layanan 
Informasi Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Fauzi Ahmad, mengimbau 
masyarakat, terutama perempuan, untuk lebih waspada akan keberadaan 
kamera tersembunyi di tempat privat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia juga menyampaikan tips sederhana untuk mengetahui apakah di tempat yang sedang digunakan ada kamera tersembunyi atau tidak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Misalkan
 di tempat ganti baju atau toilet, coba lakukan panggilan telepon. Kalau
 tidak bisa, kemungkinan ada kamera tersembunyi,&quot; ujar Fauzi kepada 
Kompas.com, Senin (8/12/2014).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fauzi memaparkan bahwa kamera 
tersembunyi yang didesain sekecil mungkin menggunakan perangkat tertentu
 bisa mengganggu sinyal telepon seluler di dekatnya. Dengan demikian, 
jika memang saat sudah dicoba menelepon tetapi tidak bisa, kata Fauzi, 
lebih baik menuju tempat atau ruangan lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Soal beredarnya foto 
kamera tersembunyi berbentuk gantungan baju di media sosial yang 
diketemukan oleh petugas Bea dan Cukai, kata dia, sampai saat ini 
instansinya belum menerima laporan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski demikian, 
Fauzi mengaku sudah berkoordinasi dengan unitnya untuk mencari tahu 
kebenaran info tersebut. &quot;Ini bisa jadi benar, bisa juga salah. 
Masalahnya kita belum ketemu barang seperti itu. Kita juga tidak tahu 
Bea Cukai mana yang dimaksud,&quot; ucap Fauzi.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tercreative.blogspot.com/feeds/5266301812182705632/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/jurus-simpel-temukan-kamera-tersembunyi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/5266301812182705632'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/5266301812182705632'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/jurus-simpel-temukan-kamera-tersembunyi.html' title='Jurus Simpel Temukan Kamera Tersembunyi di Toilet atau Ruang Ganti Baju'/><author><name>Ron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00583035386591447996</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-lco_65C32HoRZzJm5nwzeQvpvuaZzyJ3TBcvWsK8FlgB_CQt3DPhr6SJbfwI8Pr_FxFSEPZS66tEHdJiBx1uT5dYobKUhQZjk5Y8MNcee0dTqjA57m5FVsbtwRZFsww/s113/*'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-523677505980710645.post-1686814208262926049</id><published>2014-12-15T16:41:00.000+07:00</published><updated>2014-12-15T16:41:08.095+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Travel"/><title type='text'>Rahasia Sejak 1940 di Lembah Kematian (Dead Valley), California</title><content type='html'> Dead Valley 
(Lembah Kematian) di California merupakan daerah paling panas dan 
ekstrem di Amerika Serikat. Ini merupakan lembah terkering dan paling 
rendah posisinya di antara daratan Negeri Abang Sam. Di wilayah ini ada 
Racetrack Playa, danau kering bagai gurun sepanjang 4,5 kilometer. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di
 permukaan danau itu berserakan ratusan batu. Beberapa di antara 
batu-batu itu berukuran sekecil bola bisbol, tapi bongkahan besar dapat 
mencapai 317 kilogram. Anehnya, batu-batu ini, termasuk batu terbesar, 
memiliki jejak panjang di belakangnya, seperti jejak yang terbentuk 
ketika anak kecil menggeser ranting di atas pasir basah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian dari jejak itu pendek, tapi jejak lain dapat terentang hingga dua kali panjang lapangan &lt;em&gt;football&lt;/em&gt;.
 Jejak lain membentuk berlekuk-lekuk, menandakan perubahan arah dengan 
cepat. Yang membuat batu-batu itu lebih misterius, beberapa jejak 
kehilangan batunya. Ini menjadi salah satu rahasia di Lembah Kematian 
dan mendorong banyak ilmuwan menyelidikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Playa itu terkadang 
digenangi banjir pada musim dingin dari air hujan atau salju yang 
mencair. Danau kering yang berada pada ketinggian 1.100 meter di atas 
permukaan laut itu dikelilingi oleh pegunungan. Pada malam hari, 
temperaturnya bisa turun hingga di bawah titik beku, melapisi danau 
temporer itu dengan es tipis atau membekukannya hingga solid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk
 mencapai Racetrack Playa, para peneliti dan pengunjung harus melalui 
jalan terjal berbatu sejauh 45 kilometer. Jarak sejauh itu dapat 
ditempuh dengan berkendara selama tiga jam dari kota terdekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kendati
 terletak di tempat yang terpencil, hal itu tak menyurutkan minat siapa 
pun yang terobsesi memecahkan misteri batu berjalan tersebut. Eksperimen
 pertama untuk mengungkap teka-teki geologis itu dimulai pada 1940-an 
dan tak pernah berhenti sejak saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Amat menyenangkan bila 
terlibat dalam upaya untuk mengeluarkan teka-teki ini dari misteri 
publik,” kata Richard Norris, ahli oseanografi di Scripps Institution of
 Oceanography di La Jolla, California, yang memimpin riset ini bersama 
sepupunya, James Norris, perekayasa di Interwoof, Santa Barbara, 
California.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;Rahasia Sejak 1940 di Lembah Kematian   &quot; src=&quot;http://statik.tempo.co/data/2014/09/02/id_320817/320817_620.jpg&quot; title=&quot;Rahasia Sejak 1940 di Lembah Kematian   &quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: xx-small;&quot;&gt;Batu bergeser di Death Valley, San Diego, Amerika Serikat. Dailymail.co.uk&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tercreative.blogspot.com/feeds/1686814208262926049/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/rahasia-sejak-1940-di-lembah-kematian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/1686814208262926049'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/1686814208262926049'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/rahasia-sejak-1940-di-lembah-kematian.html' title='Rahasia Sejak 1940 di Lembah Kematian (Dead Valley), California'/><author><name>Ron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00583035386591447996</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-lco_65C32HoRZzJm5nwzeQvpvuaZzyJ3TBcvWsK8FlgB_CQt3DPhr6SJbfwI8Pr_FxFSEPZS66tEHdJiBx1uT5dYobKUhQZjk5Y8MNcee0dTqjA57m5FVsbtwRZFsww/s113/*'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-523677505980710645.post-125054099978961493</id><published>2014-12-15T16:40:00.003+07:00</published><updated>2014-12-15T16:40:20.514+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Travel"/><title type='text'>La Kana Chapel (Susan Spa &amp; Resorts) | Bandungan Kabupaten Semarang | Wedding Venue</title><content type='html'>&lt;h3 class=&quot;post-title entry-title&quot; itemprop=&quot;name&quot;&gt;
&lt;/h3&gt;
&lt;div class=&quot;post-header&quot;&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;post-body entry-content&quot; id=&quot;post-body-766144596998717179&quot; itemprop=&quot;description articleBody&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Lokasi : Susan Spa &amp;amp; Resorts, Dusun Piyoto Bandungan Kabupaten Semarang, Jawa Tengah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;420&quot; src=&quot;http://sphotos-c.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash3/526803_350181388351276_570790187_n.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;425&quot; src=&quot;http://sphotos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/380316_274485135920902_934485236_n.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;425&quot; src=&quot;http://sphotos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/386031_274480042588078_437058931_n.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;432&quot; src=&quot;http://sphotos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/389898_274393605930055_698160745_n.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;http://sphotos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/389893_274387895930626_1620645317_n.jpg&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;http://sphotos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/381452_274387839263965_269379451_n.jpg&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;http://sphotos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/384218_274387622597320_1657031416_n.jpg&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;http://www.lakanawedding.com/images/gallery_108.jpg&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;http://sphotos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/386755_298523730183709_1765005764_n.jpg&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;429&quot; src=&quot;http://img823.imageshack.us/img823/3653/lakana1.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;429&quot; src=&quot;http://img845.imageshack.us/img845/6710/lakana2.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;429&quot; src=&quot;http://img856.imageshack.us/img856/7240/lakana3.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tercreative.blogspot.com/feeds/125054099978961493/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/la-kana-chapel-susan-spa-resorts.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/125054099978961493'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/125054099978961493'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/la-kana-chapel-susan-spa-resorts.html' title='La Kana Chapel (Susan Spa &amp; Resorts) | Bandungan Kabupaten Semarang | Wedding Venue'/><author><name>Ron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00583035386591447996</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-lco_65C32HoRZzJm5nwzeQvpvuaZzyJ3TBcvWsK8FlgB_CQt3DPhr6SJbfwI8Pr_FxFSEPZS66tEHdJiBx1uT5dYobKUhQZjk5Y8MNcee0dTqjA57m5FVsbtwRZFsww/s113/*'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-523677505980710645.post-7668233613479676863</id><published>2014-12-15T16:39:00.006+07:00</published><updated>2014-12-15T16:39:54.319+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Travel"/><title type='text'>Water Blow Nusa Dua, Angker tapi Tetap jadi Primadona</title><content type='html'>&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div id=&quot;mdk-body-news-detimg&quot;&gt;
  &lt;img alt=&quot;Water Blow Nusa Dua, angker namun tetap jadi primadona&quot; src=&quot;http://cdn.klimg.com/merdeka.com/i/w/news/2014/09/10/426530/670x335/water-blow-nusa-dua-angker-namun-tetap-jadi-primadona.jpg&quot; width=&quot;650&quot; /&gt;  
  &lt;br class=&quot;clear&quot; /&gt;
 &lt;/div&gt;
&lt;i&gt;&lt;span id=&quot;mdk-body-news-caption&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;Tak
 banyak orang mengetahui tentang keberadaan Pulau Paninsula yang 
terletak di ujung wilayah Nusa Dua. Pulau ini juga hasil pengurugan atau
 reklamasi. Untuk menuju ke objek wisata pantai Paninsula ini kita harus
 masuk menuju kawasan Bali Tourism Development Corporation (BTDC) Nusa 
Dua. Bagi mereka yang mengendarai roda empat, sudah tentu harus melewati
 beberapa pos security.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa yang membuat pulau ini begitu 
memukau dan menjadi primadona bagi wisatawan yang menginap di kawasan 
BTDC? Selain datarannya yang diapit oleh dua pantai, di kawasan ini juga
 terdapat Water Blow yang sangat mengagumkan. Kabarnya tempat ini sangat
 kental dengan magis dan keangkerannya, namun tetap saja ramai 
dikunjungi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal menurut warga sekitar, sudah banyak yang jadi korban akibat semburan ombak dari Water Blow ini. Benarkah demikian? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari
 kota Denpasar untuk menuju ke kawasan Pulau Paninsula, perlu waktu 
sekitar 1 jam 30 menit dengan mengendarai roda empat. Maklum selain kita
 akan terjebak macet di wilayah simpang siur dewa ruci karena ada proyek
 Underpass juga jaraknya yang mencapai 18 km. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba di pintu 
gerbang kawasan BTDC Nusa Dua, usai diperiksa oleh security saat di 
bundaran air mancur kita harus berbelok ke kanan menuju arah Shopping 
Center. Tepat di tikungan ujung kawasan Shopping Center, kita dapat 
melihat tulisan arah menuju ke Paninsula. Kurang lebih dari tikungan ini
 menuju kawasan Paninsula hanya memakan waktu lima menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat 
masuk gerbang, kembali kita akan diperiksa oleh security. Karena jika 
tidak, maka tiang penutup tidak akan dibukakan oleh petugas jaga. 
Kebetulan merdeka.com menggunakan kendaraan roda dua saat menuju pulau 
ini diantar oleh salah seorang staf humas BTDC, Pak Tinong namanya. 
&quot;Sebentar lagi kita sampai dan sudah melihat mascot Paninsula, patung 
Krisna dan Arjuna,&quot; kata Pak Tinong sambil memacu gas motornya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat
 kita melintasi jalan yang lebarnya tidak lebih dari 10 meter. Di 
sebelah kanan dan kiri, kita akan melihat deburan ombak yang begitu 
keras. Yah, jalan ini diapit oleh dua pantai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Inilah Paninsula, merupakan ujung bagian selatan Nusa Dua,&quot; sapa Pak Tinong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak
 begitu banyak pembicaraan, kami langsung menelusuri jalan setapak 
menuju kawasan Water Blow. Kurang lebih hanya 100 meter, sudah terdengar
 beberapa teriakan remaja menikmati dahsyatnya terjangan ombak pantai 
selatan yang menyembur ke atas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Di tempat ini sudah banyak yang
 terjatuh, bahkan ada juga yang sampai kejadian meninggal karena 
terseret hingga terjatuh ke jurang,&quot; cerita pak Tinong. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merdeka.com
 pun mendengarkan cerita magis dari Pak Tinong sambil menyaksikan 
bentuk-bentuk menyeramkan dari semburan ombak ketika melambung ke atas. 
&quot;Kalau malam hari, pintu gerbang masuk terkadang ditutup Pak. Itu kalau 
ombaknya besar, karena semburannya bisa membahayakan. Tetapi kalau 
airnya tenang, sering terdengar suara raungan dari bunyi deburan ombak 
di bawah,&quot; kata Pak Tinong meyakinkan.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tercreative.blogspot.com/feeds/7668233613479676863/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/water-blow-nusa-dua-angker-tapi-tetap.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/7668233613479676863'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/7668233613479676863'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/water-blow-nusa-dua-angker-tapi-tetap.html' title='Water Blow Nusa Dua, Angker tapi Tetap jadi Primadona'/><author><name>Ron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00583035386591447996</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-lco_65C32HoRZzJm5nwzeQvpvuaZzyJ3TBcvWsK8FlgB_CQt3DPhr6SJbfwI8Pr_FxFSEPZS66tEHdJiBx1uT5dYobKUhQZjk5Y8MNcee0dTqjA57m5FVsbtwRZFsww/s113/*'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-523677505980710645.post-3855965205106956129</id><published>2014-12-14T13:26:00.005+07:00</published><updated>2014-12-14T13:26:52.702+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Budaya"/><title type='text'>Mengenal Para Opo Tanah Minahasa</title><content type='html'>&lt;span&gt;&lt;time datetime=&quot;2012-12-31 15:08:28&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;                        
                    &lt;/time&gt;
                &lt;/span&gt;
                
                    &lt;img alt=&quot;index.jpg&quot; src=&quot;http://kebudayaanindonesia.net/media/images/timthumb.php?src=upload/culture/index.jpg&amp;amp;w=300&amp;amp;q=100&quot; style=&quot;float: left; margin-bottom: 10px; margin-right: 10px;&quot; /&gt;
                     
                &lt;br /&gt;
Sebelum kedatangan Kristen dan agama-agama baru ke 
Tanah Minahasa, orang Minahasa memiliki keyakinan bercorak 
animisme-dinamisme yang tertuang dalam konsep penyembahan terhadap 
Dewa-Dewi penghuni alam sekitar, atau yang biasa disebut Opo. Berikut 
adalah nama dan karakteristik dari para Opo Tanah Minahasa, serta 
karakter spiritual mereka, sebagaimana yang disarikan dari buku &lt;em&gt;Adat Istiadat Daerah Sulawesi Utara&lt;/em&gt; (1983) terbitan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan:&lt;br /&gt;

&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;em&gt;Opo Wailan Wangko&lt;/em&gt; atau &lt;em&gt;Opo Empung Wangko&lt;/em&gt; yang 
berarti penguasa tertinggi dalam struktur keyakinan orang Minahasa, yang
 dalam perkembangannya diasosiasikan dengan Tuhan Allah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Para leluhur atau &lt;em&gt;dotudotu&lt;/em&gt;, seperti &lt;em&gt;Opo Lumimuut&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;Opo Toar&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;Opo Karema&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;Opo Rengan&lt;/em&gt;, dan yang lainnya yang diangga sebagai nenek moyang orang Minahasa.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Para Opo dari setiap kerabat, seperti &lt;em&gt;Opo Sigar&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;Opo Supit&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;Opo Sigarlaki&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;Opo Tololiu&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;Opo Rumbayan&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;Opo Maringka&lt;/em&gt;, dan lain-lain.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Para Opo penunggu gunung, seperti &lt;em&gt;Opo Soputan&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;Opo Kalabat&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;Opo Lokok&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;Opo Dua Saudara&lt;/em&gt;, dan masih banyak lagi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Para Opo penunggu sungai, seperti &lt;em&gt;Opo Ranoyapo&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;Opo Poigar&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;Opo Rancake&lt;/em&gt;, dan lain-lain.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Para Opo penunggu mata air, seperti &lt;em&gt;Opo Muung&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;Opo Kumelembuai&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;Opo Tutuasan&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;Opo Ranolambut&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;Opo Lelendongan&lt;/em&gt;, dan lain-lain.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Para Opo penghuni bahwa tanah, seperti salah satunya &lt;em&gt;Opo Si Owkurur&lt;/em&gt;.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Para Opo penghuni pantai/laut, seperti &lt;em&gt;Opo Benteng&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;Opo Pisok&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;Opo Pulisan&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;Opo Bentenan&lt;/em&gt;.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Opo Hujan, yakni &lt;em&gt;Opo Naharo&lt;/em&gt;/&lt;em&gt;Nuran&lt;/em&gt;.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Opo penguasa mata angin, seperti &lt;em&gt;Opo Talikuran&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;Opo Sendangan&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;Opo Tihimu&lt;/em&gt;, dan &lt;em&gt;Opo Amien&lt;/em&gt;.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
Selain para Opo, orang Minahasa juga mengenal sejumlah roh halus. 
Berikut adalah beberapa karakter roh halus yang ada dalam konsep 
keyakinan adat suku bangsa Minahasa:&lt;br /&gt;

&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;em&gt;Mukur&lt;/em&gt;, ialah arwah dari orang yang sudah meninggal. Dalam 
konsep keyakinan orang Mianahasa, sebelum arwah dari orang meninggal 
menghadap Empung Wangko, selama 40 hari sejak kematiannya, dia 
bergentayangan, dan terkadang mengngangu manusia-manusia yang masing 
hidup.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;em&gt;Pontianak&lt;/em&gt;, yakni arwah &amp;nbsp;wanita yang mati dalam keadaan 
hamil atau melahirkan. Mahluk ini dikenal sebagai suka mengganggu dan 
ditakuti oleh manusia yang masih hidup. Asal-muasal keusialannya 
menggangu manusia, konon karena ia tidak rela mati dan ingin hidup 
kembali.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;em&gt;Pokpok &lt;/em&gt;atau &lt;em&gt;Suangi&lt;/em&gt;, yakni sejenis drakula yang 
suka menghisap darah manusia yang maih hidup, terutama wanita-wanita 
yang sedang hamil atau seusai melahirkan. Pokpok diyakini sebagai sukma 
dari orang yang masih hidup, yang demi menjaga kesaktiannya, dia harus 
terus meminum darah. Pokpok dideskripsikan sebagai mahluk yang hanya 
memiliki kepala dan usus, dan berpindah tempat dengan cara terbang.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
Selain tiga contoh mahluk halus di atas, masih ada sejumlah yang lainnya, seperti &lt;em&gt;Penunggu&lt;/em&gt;, yakni sebangsa setan penghuni pohon, goa, dan tempat-tempat angker lainnya, &lt;em&gt;Lalu&lt;/em&gt;, yakni setan penungu hutan, dan &lt;em&gt;Jin&lt;/em&gt;, yakni mahluk halus yang bisa jadi suruhan manusia manusia, terutama oleh dukun, untuk berbuat jahat pada manusia lainnya.&lt;br /&gt;

Kendati kini mayoritas penduduk Minahasa memeluk agama monoteisme, 
terutama Kristen, keakraban mereka dengan para Opo dan roh halus 
lainnya, serta legenda mereka masing-masing masih tetap terjaga</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tercreative.blogspot.com/feeds/3855965205106956129/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/mengenal-para-opo-tanah-minahasa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/3855965205106956129'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/3855965205106956129'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/mengenal-para-opo-tanah-minahasa.html' title='Mengenal Para Opo Tanah Minahasa'/><author><name>Ron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00583035386591447996</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-lco_65C32HoRZzJm5nwzeQvpvuaZzyJ3TBcvWsK8FlgB_CQt3DPhr6SJbfwI8Pr_FxFSEPZS66tEHdJiBx1uT5dYobKUhQZjk5Y8MNcee0dTqjA57m5FVsbtwRZFsww/s113/*'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-523677505980710645.post-232068327519301160</id><published>2014-12-14T13:26:00.003+07:00</published><updated>2014-12-14T13:26:31.375+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Budaya"/><title type='text'>Permainan Tradisional Aceh</title><content type='html'>&lt;span&gt;&lt;time datetime=&quot;2012-12-31 17:03:13&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;                        
                    &lt;/time&gt;
                &lt;/span&gt;
                
                    &lt;img alt=&quot;bunxu_catocukajangka.jpg&quot; src=&quot;http://kebudayaanindonesia.net/media/images/timthumb.php?src=upload/culture/bunxu_catocukajangka.jpg&amp;amp;w=300&amp;amp;q=100&quot; style=&quot;float: left; margin-bottom: 10px; margin-right: 10px;&quot; /&gt;
                     
                &lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;PERMAINAN CATUR (CATO/CABANG)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

Permainan catur (Aceh: Calo/cabang), adalah permainan yang bersifat 
kecerdasan. Permainan ini dimainkan pada sebilah papan pada titik 
pertemuan garis vertikal dan horizontal diletakkan masing-masing sebiji 
anak (buah) catur. Anak catur ini pada mulanya terdiri dari biji-bijian 
yang keras yang agak kecil. Permainan ini dilaksanakan diwaktu senggang 
menjelang saat magrib. Tempatnya biasanya di meunasah/surau, di bawah 
kolong rumah tradisional dan lainnya. Pemain terdiri dari laki-laki yang
 berusia antara 15 - 40 tahun. Permainan ini terdiri dari dua jenis:&lt;br /&gt;

&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;strong&gt;a.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;Catur Perang. &lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
Aturan permainan:&lt;br /&gt;

&lt;ul style=&quot;list-style-type: square;&quot;&gt;
&lt;li&gt;Seluruh titik pertemuan garis diisi dengan anak catur terkecuali 
dititik tengah. Langkah pertama buah catur harus jalan ke titik tengah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Buah yang dapat dimakan adalah buah yang dilompati dengan hitungan ganjil, 13,5 atau 7.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mundur tidak dibenarkan, terkecuali ketika memakan buai) lawan yang didahului langkah maju&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Satu titik hanya ditempati oleh satu buah catur.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Buah yang seharusnya dimakan, tetapi karena sesuatu hal tidak dimakan, didenda dengan mengambil buah tersebut.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kalau buah masing-masing tinggal satu. dianggap permainan&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
Misalkan yang bertanding A melawan B, A mendapat giliran I, (dengan 
undian sut). Karena hanya titik 5 yang kosong, maka dia menyodorkan buah
 4 ke 5 yang kosong, B, membalas langkah A dengan menjalankan buah 6 - 4
 dan mengambil buah 5 yang dilangkahi (buah ganjil yang dilangkahi 
satu). Seterusnya para pemain mengatur siasat untuk dapat menghabiskan 
buah lawan. Pemain yang menang adalah pemain yang dapat menghabiskan 
buah lawan.&lt;br /&gt;

&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;strong&gt;b.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;Catur Harimau.&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
Aturan Permainan:&lt;br /&gt;

&lt;ul style=&quot;list-style-type: square;&quot;&gt;
&lt;li&gt;Ketiga (keempat) buah harimau diletakkan pada titik tengah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Buah kambing (sebelum pertandingan dimulai) mengelilingi buah harimau.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Buah kambing yang lain sebanyak titik pertemuan garis (9 x 9 = 81 dikurangi 9 = 72) diletakkan di luar papan catur.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pemegang buah harimau diberi giliran I untuk memulai permainan. Buah
 harimau dibenarkan memakan buah kambing seperti pada catur perang. Buah
 harimau dibenarkan jalan mundur makan atau tidak.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pemegang buah kambing lidak dibenarkan menjalankan buah kambing yang
 di papan catur sebelum buah kambing yang di luar papan catur habis 
diletakkan pada papan catur.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Setiap harimau memakan kambing, pemegang buah kambing meletakkan 
satu buah kambing di papan catur sebelum buah yang di luar papan catur 
habis. Setelah itu barulah boleh memegang buah kambing menjalankan 
buahnya yang ada di papan catur.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kemungkinan seri tidak ada.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
Penentuan Pemenang: Pemegang buah harimau dinyatakan menang apabila 
dapat meng-habiskan buah kambing. Pemegang buah kambing dinyatakan 
menung apabila dapat mengurung buah harimau sehingga tidak dapat 
bergerak lagi. Posisi buah harimau dalam keadaan mati, kemanapun dia 
tidak bisa bergerak/melangkah lagi.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tercreative.blogspot.com/feeds/232068327519301160/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/permainan-tradisional-aceh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/232068327519301160'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/232068327519301160'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/permainan-tradisional-aceh.html' title='Permainan Tradisional Aceh'/><author><name>Ron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00583035386591447996</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-lco_65C32HoRZzJm5nwzeQvpvuaZzyJ3TBcvWsK8FlgB_CQt3DPhr6SJbfwI8Pr_FxFSEPZS66tEHdJiBx1uT5dYobKUhQZjk5Y8MNcee0dTqjA57m5FVsbtwRZFsww/s113/*'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-523677505980710645.post-298176303889263535</id><published>2014-12-14T13:26:00.001+07:00</published><updated>2014-12-14T13:26:13.460+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Budaya"/><title type='text'>Permainan Cebunin</title><content type='html'>&lt;span&gt;&lt;time datetime=&quot;2012-12-31 17:07:16&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;                        
                    &lt;/time&gt;
                &lt;/span&gt;
                
                &lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;PERMAINAN TRADISIONAL ACEH&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

Cebunin bahasa Alas berarti sembunyi-sembunyian. Pemain terdiri dua 
regu, yaitu regu pencari dan regu bersembunyi. Masing-masing regu 
beranggota + 10 orang umur 10 - 15 tahun. Regu pencari atau penjaga, 
regu bersembunyi atau perantau. Pusat permainan berupa patok kayu 
setinggi 2 meter sebagai rumah di tengah dua lingkaran bergaris tengah 4
 meter dan 12 meter.&lt;br /&gt;

Cara bermain dengan diundi, untuk menentukan regu penjaga dan regu 
bersembunyi. Kemudian regu penjaga berada dalam lingkaran besar atau di 
luar lingkaran kecil atau daerah bebas dengan mata tertutup. Kemudian 
regu perantau berpencar kepelosok kampung agar tak mudah dicari. Setelah
 ada suara ngga (sudah), mulailah regu penjaga mencarinya. Regu perantau
 berusaha masuk rumah atau masuk lingkaran kecil. Regu penjaga harus di 
luar lingkaran besar, kecuali ada anggota regu perantau akan masuk rumah
 (lingkaran kecil).&lt;br /&gt;

Disitulah terjadi adu siasat dan strategi. Disitulah sering terjadi 
kontak fisik antara kedua anggota regu berupa pukul-memukul, 
cakar-mencakar, tetapi masih dalam batas sportivitas. Jika seorang regu 
perantau berhasil menerobos masuk ke lingkaran kecil tanta diketahui 
penjaga, maka berteriak sekuatnya sebagai pertanda menang. Kedua regu 
berkumpul dan permainan dimulai dari awal Sebaliknya apabila salah 
seorang anggota regu penjaga dapat menemukan seorang regu perantau dalam
 persembunyiannya, maka dia berteriak sebagai tanda 
keberhasilan/kemenangan. Maka kedua regu berkumpul dan bergantian 
sebagai perantau dan penjaga.&lt;br /&gt;

Permainan ini tidak menggunakan peralatan. Biasanya dilakukan pada 
malam hari sekitar bulan purnama pada bulan baik (habis panen dan 
sebagainya).</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tercreative.blogspot.com/feeds/298176303889263535/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/permainan-cebunin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/298176303889263535'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/298176303889263535'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/permainan-cebunin.html' title='Permainan Cebunin'/><author><name>Ron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00583035386591447996</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-lco_65C32HoRZzJm5nwzeQvpvuaZzyJ3TBcvWsK8FlgB_CQt3DPhr6SJbfwI8Pr_FxFSEPZS66tEHdJiBx1uT5dYobKUhQZjk5Y8MNcee0dTqjA57m5FVsbtwRZFsww/s113/*'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-523677505980710645.post-4082550109564101796</id><published>2014-12-14T13:23:00.003+07:00</published><updated>2014-12-14T13:23:48.538+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Budaya"/><title type='text'>Permainan Daboih</title><content type='html'>&lt;span&gt;&lt;time datetime=&quot;2012-12-31 17:09:59&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;                        
                    &lt;/time&gt;
                &lt;/span&gt;
                
                &lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;PERMAINAN TRADISIONAL ACEH&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

Kata daboih dari bahasa Arab dabbus, dan di Banten disehut debus. 
Pemain adalah laki-laki. Peralatan berupa instrumen musik rebana, 
berbagai senjata tajam, ranuri dan sebagainya.&lt;br /&gt;

Pada awal dimulai permainan; tetabuhan mulai ditabuh. Para pengiring 
mulai berzikir dan rateb. Tetabuhan dari tempo lambat dan merambat tempo
 sedang dan cepat. Pada saat tetabuhan pada tempo sedang, para pemain 
mulai beraksi menusuk-nusukan senjata tajam di tubuhnya.&lt;br /&gt;

Demikianlah musik terus meningkat pada tempo cepat dan pemainpun 
bersemangat menusuk, menetak, menyambit dirinya dengan keris, rencong, 
pedang dan rantai yang dibakar. Apabila rencong, keris maupun pedang 
telah bengkok- bengkok, maka permainan telah selesai. Jika pemain ada 
yang terluka, maka yang ber-sangkutan menemui kalilah untuk diobati. 
Pengobatan dengan dioles dan pulih lagi serta dapat bermain kembali.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tercreative.blogspot.com/feeds/4082550109564101796/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/permainan-daboih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/4082550109564101796'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/523677505980710645/posts/default/4082550109564101796'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tercreative.blogspot.com/2014/12/permainan-daboih.html' title='Permainan Daboih'/><author><name>Ron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00583035386591447996</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-lco_65C32HoRZzJm5nwzeQvpvuaZzyJ3TBcvWsK8FlgB_CQt3DPhr6SJbfwI8Pr_FxFSEPZS66tEHdJiBx1uT5dYobKUhQZjk5Y8MNcee0dTqjA57m5FVsbtwRZFsww/s113/*'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>