<?xml version="1.0" encoding="ISO-8859-1"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><!-- generator="FeedCreator 1.7.2" --><rss xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0">
	<channel>
		<title>JATAM RSS</title>
		<description>RSS (Really Simple Syndication) adalah istilah dalam teknologi Internet yang merujuk pada cara men-sindikasi-kan konten sebuah situs web (web syndication). Layanan ini memudahkan pengguna Internet agar selalu dapat mengetahui ringkasan konten terbaru dari situs tertentu tanpa harus terlebih dahulu mengunjungi situs tersebut. Selain itu, RSS yang disediakan sebuah situs dapat digunakan untuk melengkapi konten situs lain.</description>
		<link>http://www.jatam.org</link>
		<lastBuildDate>Thu, 12 Nov 2009 12:02:38 +0100</lastBuildDate>
		<generator>FeedCreator 1.7.2</generator>
		<image>
			<url>http://www.jatam.org/images/M_images/pin_ban_mining.jpg</url>
			<title>www.rastafaraus.net</title>
			<link>http://www.jatam.org</link>
			<description>RSS (Really Simple Syndication) adalah istilah dalam teknologi Internet yang merujuk pada cara men-sindikasi-kan konten sebuah situs web (web syndication). Layanan ini memudahkan pengguna Internet agar selalu dapat mengetahui ringkasan konten terbaru dari situs tertentu tanpa harus terlebih dahulu mengunjungi situs tersebut. Selain itu, RSS yang disediakan sebuah situs dapat digunakan untuk melengkapi konten situs lain.</description>
		</image>
		<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" href="http://feeds.feedburner.com/terkini" type="application/rss+xml" /><feedburner:browserFriendly></feedburner:browserFriendly><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com" /><item>
			<title>Hentikan Peledakan di Sawah Kami</title>
			<link>http://www.jatam.org/content/view/975/21/</link>
			<description>Masyarakat di Babakan Kalianget, Desa Pasirawi, Kecamatan Rawamerta, Karawang, tak bisa lagi tenang bekerja di sawah atau tinggal di rumahnya, apalagi memikirkan musim tanam yang sudah di depan mata. Pertamina, tanpa permisi kepada masyarakat Babakan, telah meledakkan beberapa dinamit di sekitar rumah dan sawah milik penduduk, sejak 24 Oktober lalu, untuk kepentingan seismic Pertamina. Meski warga sudah menyatakan keberatan, karena tak ada garansi atas bahaya peledakan tersebut, warga malah mendapat intimidasi. 
</description>
			<category>publikasi - InfoSheet</category>
			<pubDate>Tue, 10 Nov 2009 09:04:42 +0100</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title> Bebaskan Kawasan Lindung Paser dari Kejahatan Industri Tambang</title>
			<link>http://www.jatam.org/content/view/973/35/</link>
			<description>
Siaran Pers Bersama PMII Poros Kaltim - PMII Balikpapan - POKJA 30 - JATAM Kaltim , 8 Nopember 2009, Aksi Hari Konservasi Dunia  -5 November 20909

(Balikpapan, 081109) Kabupaten Paser bisa menjadi contoh daerah yang
sedang menggali kuburnya sendiri lewat pembukaan kawasan lindung
menjadi kawasan pertambangan batubara skala besar. Kasus-kasus
penggunaan hutan semena-mena, baik yang berijin dan ilegal,  bebas dan
marak terjadi. Meski Paser telah memproklamirkan diri sebagai kabupaten
konservasi, 29 juni 2006. Tapi perijinan tambang batubara yang
mengancam kawasan konservasi terus bertambah dalam 2 tahun terakhir,
tiap bulan Paser mengeluarkan 3 hingga 4 perijinan pengerukan batubara.
Sunguh potret ironis, saat  hari Konservasi diperingati di seluruh
dunia. 
</description>
			<category>kampanye - Siaran Pers</category>
			<pubDate>Tue, 10 Nov 2009 05:33:53 +0100</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Sumatera: Peringatan bagi Kabinet Jilid II SBY dan COP 15 Copenhagen</title>
			<link>http://www.jatam.org/content/view/971/35/</link>
			<description>Siaran Pers, 6 Nopember 2009
Kami, Organisasi Non Pemerintah dan Masyarakat korban dari 10 propinsi di Pulau Sumatera dan Jawa telah menjadi saksi memburuknya kondisi social ekologis pulau Sumatera dalam lima tahun terakhir. Pemerintahan SBY dan wakil rakyat di Senayan sengaja membiarkan Sumatera berada dalam ancaman bencana akibat salah urus pengelolaan sumber daya alam diatas pulau yang paling beresiko bencana di negeri ini. Lewat beragam bencana ekologis dan konflik yang telah terjadi, pulau Sumatera memberikan peringatannya kepada kita.</description>
			<category>kampanye - Siaran Pers</category>
			<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 04:21:17 +0100</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Peluncuran Buku JATAM "Tiga Abad Melayani Dunia, Potret Tambang Bangka Belitung"</title>
			<link>http://www.jatam.org/content/view/970/</link>
			<description>Bangka Belitung, pulau yang kaya timah. Karena timah Babel, Indonesia menjadi negara pengekspor timah terbesar di dunia, dengan memasok 40% kebutuhan dunia. Tapi kini, setelah 300 tahun pulau ini dikeruk timahnya, kesejahteraan masyarakat Babel belum meningkat. Sementara lingkungannya rusak parah. Tak cuma di daratan, sungai dan pesisir pun tak luput dari sasaran. Ribuan petani harus mengubah mata pencahariannya menjadi penambang. Sebelas tahun lalu saja, ada 887 kolong yang ditinggalkan para penambang timah. Lebih dari 60% hutan Babel rusak, 15 sungai tercemar akibat tambang timah.
Pada Jum'at, 6 Nopember 2009, Buku JATAM berjudul  Tiga Abad Melayani Dunia, Potret Tambang Bangka Belitung  diluncurkan di Cottage Permata Gading, Bengkulu, dengan narasumber Erwiza Erman (Peneliti LIPI), Siti Maimunah (JATAM) dan Walhi Sumatera Selatan 
</description>
			<category>event - Lomba Opini</category>
			<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 11:37:47 +0100</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Dukungan Untuk Seruan Aksi Menolak Tambang PT Jogja Magasa Iron</title>
			<link>http://www.jatam.org/content/view/967/35/</link>
			<description>PT Jogja Magasa Iron, tambang pasir besi milik Australia, akan menambang di pesisir Kulonprogo. Tambang ini akan mengancam pesisir selatan Kulonprogo sepanjang 22 km yang telah menjadi lahan hidup sekitar 123.601 petani dan nelayan. 
Pada 20 Oktober lalu, 5 ribu warga Kulonprogo melakukan aksi menolak konsultasi publik rencana penambangan pasir besi di depan gedung Pemda Kulonprogo. Sekitar 30 orang mengalami luka-luka, 5 diantaranya luka berat dan harus dibawa ke rumah sakit. 
Saat ini, sebanyak 155 individu dan lembaga yang mendukung Seruan Aksi Menolak Tambang PT Jogja Magasa Iron.  Seruan aksi ini akan dikirimkan ke Gubernur DI Jogjakarta. 
</description>
			<category>kampanye - Seruan Aksi</category>
			<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 11:07:59 +0100</pubDate>
		</item>
	</channel>
</rss>
