<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-1313518841783967025</atom:id><lastBuildDate>Fri, 08 Nov 2024 14:55:28 +0000</lastBuildDate><category>Malik Madani</category><category>menyolati jenazah</category><title>thegusdurians</title><description>FORUM PECINTA PENERUS &amp;amp; PENGEMBANG PEMIKIRAN GUS DUR</description><link>http://thegusdurians.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (The Gusdurians)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>117</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1313518841783967025.post-8073991806957704387</guid><pubDate>Thu, 30 Dec 2010 15:08:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-12-30T22:08:24.705+07:00</atom:updated><title></title><atom:summary type="text">Oleh Muhammad AS Hikam

The Gusdurians

 

Almaghfurlah masih leyeh-leyeh sehabis Subuhan, ketika saya datang di tempat tinggal beliau. Sayup-sayup terdengar gemericik air yang mengaliri sungai di samping rumah. Nyanyian burung-burung menyambut pagi, beristighfar dan bertasbih membuat suasana hening, tentreram, dan damai. Segera sayamendekat dan menyalami Almaghfurlah...

 
&quot;Assalamu&#39;alaikum, Gus</atom:summary><link>http://thegusdurians.blogspot.com/2010/12/oleh-muhammad-as-hikam-gusdurians.html</link><author>noreply@blogger.com (The Gusdurians)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1313518841783967025.post-227576825109282375</guid><pubDate>Sun, 26 Dec 2010 04:22:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-12-26T11:22:34.032+07:00</atom:updated><title>NATAL DAN SEMANGAT PEMBAHARUAN DAN PERUBAHAN</title><atom:summary type="text">Oleh Muhammad AS Hikam
President University

 Natal tahun ini masih belum dirayakan sepenuh hati oleh sebagian saudara-saudara sesama anak bangsa. Suka atau tidak, setelah lebih dari satu dasawarsa Reformasi yang salah satu tujuannya adalah mengembalikan demokrasi sesuai landasan konstitusional, maka dalam bidang jaminan hak asasi manusia kita masih belum bisa terlalu bngga. Khususnya dalam </atom:summary><link>http://thegusdurians.blogspot.com/2010/12/natal-dan-semangat-pembaharuan-dan.html</link><author>noreply@blogger.com (The Gusdurians)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1313518841783967025.post-1675579439751940180</guid><pubDate>Tue, 07 Dec 2010 02:23:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-12-07T09:23:22.969+07:00</atom:updated><title>ICMI PASKA REFORMASI: KEKUATAN CIVIL SOCIETY ATAU INKUBATOR ISLAM POLITIK INDONESIA?</title><atom:summary type="text">Oleh Muhammad AS Hikam

Presiden University

Ketika catatan ini dibuat, Muktamar Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) yang berlangsung di Bogor, sedang memutuskan susunan Presidium Pengurus Pusat ICMI 2010-2015. Nama-nama mereka yang masuk dalam nominasi antara lain adalah Prof. Dr. Azumardi Azra, MA, Priyo Budi Santoso, Jafar Hafsah, Zulkifli Hassan, Marwah Daud, dan Dr. Ilham Habibie .</atom:summary><link>http://thegusdurians.blogspot.com/2010/12/icmi-paska-reformasi-kekuatan-civil.html</link><author>noreply@blogger.com (The Gusdurians)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1313518841783967025.post-865814240250254859</guid><pubDate>Mon, 06 Dec 2010 13:42:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-12-06T20:42:17.217+07:00</atom:updated><title>KORUPSI BERBASIS PARTAI: CATATAN MENYAMBUT TAHUN BARU 1432 HIJRIYAH</title><atom:summary type="text">Oleh Muhammad AS Hikam

President University

Editorial koran  Media Indonesia  sangat menarik untuk kita cermati. Seorang teman fb memberitahu saya melalui kotak pesan agar memberikan respon dan diposting dalam bentuk catatan. Semula saya rada enggan karena biasanya catatan saya tidak untuk mereaksi kolom editorial dari media apapun. Namun kali ini saya tertarik untuk merespon editorial tersebut</atom:summary><link>http://thegusdurians.blogspot.com/2010/12/korupsi-berbasis-partai-catatan.html</link><author>noreply@blogger.com (The Gusdurians)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1313518841783967025.post-8113861032219872781</guid><pubDate>Thu, 02 Dec 2010 13:50:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-12-02T20:51:43.446+07:00</atom:updated><title>KEISTIMEWAAN DIY DAN DEMOKRASI KONSTITUSIONAL RI</title><atom:summary type="text">Oleh Muhammad AS Hikam

President University

Kontroversi seputar RUU Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), khususnya mengenai substansi kepemimpinan (Gubernur dan Wakil Gubernur), tampaknya masih akan panjang. Beberapa hari ini media menyuguhi publik, baik di DIY maupun di seluruh Indonesia, wacana mengenai keistimewaan daerah tersebut yang kemudian dikerucutkan hanya kepada pertanyaan apakah </atom:summary><link>http://thegusdurians.blogspot.com/2010/12/keistimewaan-diy-dan-demokrasi.html</link><author>noreply@blogger.com (The Gusdurians)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1313518841783967025.post-6917151420860825007</guid><pubDate>Tue, 12 Oct 2010 23:04:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-10-13T06:05:52.964+07:00</atom:updated><title>PENGGANTIAN PEMERINTAH SBY: SEBUAH REIFIKASI POLITIK KAUM ELITE?</title><atom:summary type="text">Oleh Muhammad AS Hikam

President University



Sekali ini saya berbeda pendapat sangat mendasar dengan sahabat saya, Pak Rizal Ramli (RR), kendati barangkali saya bisa memahami apa yang menjadi kegelisahan beliau. Bahwa setahun Pemerintahan Pak SBY untuk periode kedua ini banyak masalah dan kelemahan, saya kira publik sepakat. Bahwa para pembantu Presiden tidak semuanya memiliki kemampuan yang </atom:summary><link>http://thegusdurians.blogspot.com/2010/10/penggantian-pemerintah-sby-sebuah.html</link><author>noreply@blogger.com (The Gusdurians)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1313518841783967025.post-2181155504710936076</guid><pubDate>Tue, 12 Oct 2010 12:47:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-10-12T19:47:07.256+07:00</atom:updated><title>WAWANCARA IMAJINER DENGAN GUS DUR (11)</title><atom:summary type="text">Oleh Muhammad AS Hikam


Agak tak biasanya saya berkunjung dan Gus Dur sedang sare (tidur) sambil dalam posisi sedang berdzikir. Mula-mula saya kira karena saking khusyu&#39;nya, tetapi setelah saya mendekat ternyata memang sedang sare. Mungkin karena beliau merasa ada sesuatu di sekitarnya, maka kemudian bangun dengan sedikit njenggirat (terhenyak). Karenanya, saya buru-buru mendekat dan uluk salam.</atom:summary><link>http://thegusdurians.blogspot.com/2010/10/wawancara-imajiner-dengan-gus-dur-11.html</link><author>noreply@blogger.com (The Gusdurians)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1313518841783967025.post-1412476996824167620</guid><pubDate>Wed, 29 Sep 2010 13:37:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-09-29T20:37:04.257+07:00</atom:updated><title>&quot;IT&#39;S A DEJA VU ALL OVER AGAIN,&quot; PAK TIFATUL !</title><atom:summary type="text">Oleh Muhammad AS Hikam
President University 


It&#39;s a deja vu all over again!  Menteri Kominfo, Tifatul Sembiring (TF) tampaknya mulai berani lagi unjuk muka dan melempar wacana setelah rada tenggelam beberapa waktu terakhir. Kali ini dia mengomentari soal perampokan cum terorisme yang marak dalam beberapa bulan terakhir dan meresahkan publik di tanah air. Pasalnya, aksi-aksi perampokan itu telah</atom:summary><link>http://thegusdurians.blogspot.com/2010/09/its-deja-vu-all-over-again-pak-tifatul.html</link><author>noreply@blogger.com (The Gusdurians)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1313518841783967025.post-3612077020235611089</guid><pubDate>Sun, 26 Sep 2010 23:10:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-09-27T06:10:02.269+07:00</atom:updated><title>WAWANCARA IMAJINER DENGAN GUS DUR (10)</title><atom:summary type="text">Oleh , Muhammad AS Hikam

Ketika sampai di tempat tinggal Gus Dur, malam masih muda dan  purnama memancarkan sinar gemilang. Beliau sedang berada di taman menikmati keindahan sang rembulan ketika saya menghampiri dan mengucapkan salam:

&quot;Assalamu&#39;alaikum, Gus...&quot; Kata saya sembari menyalami beliau dan mencium tangannya.

&quot;Salaam, Kang... piye waras, tah? Kok tumben malam-malam...&quot; Sambut beliau </atom:summary><link>http://thegusdurians.blogspot.com/2010/09/wawancara-imajiner-dengan-gus-dur-10.html</link><author>noreply@blogger.com (The Gusdurians)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgYNFwPiJ7MHey5cplAigVho_eOu8JXxuSVtP4SJh9cfzYW8Vz7LeNOafHe1AGl2Sx-1tuCe2sZh4We6hOdaqQSP_sH_gRxdvvE6lhpiE8ufBThoruGMJV8E_w_uw4FE54VQUqY89nTT9U/s72-c/gus-durbwaajpg.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1313518841783967025.post-7263401638010459980</guid><pubDate>Sun, 26 Sep 2010 03:22:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-09-26T10:22:12.451+07:00</atom:updated><title>KUDOS UNTUK PRESIDEN SBY!</title><atom:summary type="text">Oleh Muhammad AS Hikam
President University

Akhirnya akal sehat dan kebijaksanaan menang. Barangkali itulah kesimpulan yang bisa kita ambil setelah Presiden SBY menerbitkan Keppres No. 104/2010 yang berisi pemberhentian Hendarman Supandji (HS) dari jabatannya sebagai Jakgung hari ini. Kita ucapkan selamat dan pujian (kudos) untuk Pak SBY yang telah menunjukkan kualitasnya sebagai seorang </atom:summary><link>http://thegusdurians.blogspot.com/2010/09/kudos-untuk-presiden-sby.html</link><author>noreply@blogger.com (The Gusdurians)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEilhwNoTVzFC33-R9ARA9khyRnmGM40ELvQZmor0P5UxzKaThtnu4PzAWMhqZ-eowzIOiRBxsTfNh6ylbw9SSkB2cpUk8WZPvQ8sCc0-xKFUCIr5GIPor0J-gWAvYhnzieVIcMn18immUY/s72-c/mk-mahkamah-konstitusi.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1313518841783967025.post-3420199759439514669</guid><pubDate>Sun, 26 Sep 2010 03:09:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-09-26T10:10:44.470+07:00</atom:updated><title>ALAMAK... MENKUMHAM PUN TERNYATA TIDAK PAHAM</title><atom:summary type="text">Oleh Muhammad AS Hikam 
President University


Seorang sahabat yang mengomentari posting saya kemarin (24/9/2010) dengan nada setengah bertanya dan setengah mengritik menulis: &quot;kemana saja Menkumham Patrialis Akbar (PA) dalam polemik seputar putusan MK?&quot; Bukankah seharusnya sebagai Menteri yang berurusan dengan hukum, PA menjadi penyambung lidah istana yang sedang &quot;dikerjain&quot; oleh banyak pihak </atom:summary><link>http://thegusdurians.blogspot.com/2010/09/alamak-menkumham-pun-ternyata-tidak.html</link><author>noreply@blogger.com (The Gusdurians)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiHogc0838OFrzEaAkWmjOqWn_0wF9HnsZ9p4YTcOZym6j48akSWuOwAn6tayay4o24lGMFDFyj5As7oqj5cskSrVZumUqY8Fpuv6ZR6a2HE0ZuPGhEE2m9CVGQn5zO07BI8jtX9AM2brc/s72-c/silent.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1313518841783967025.post-4397316952375419150</guid><pubDate>Fri, 24 Sep 2010 01:39:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-09-24T08:41:14.888+07:00</atom:updated><title>PUTUSAN MK DAN KEPANIKAN PARA PUNAKAWAN ISTANA</title><atom:summary type="text">Oleh Muhammad AS Hikam
President University

Seperti telah saya tulis sebelumnya,  putusan Majelis Konstitusi (MK) mengenai jabatan  Jaksa Agung (Jagung) Hendarman Supandji (HS) berpotensi menciptakan ramifikasi hukum dan politik di tingkat elite penguasa dalam skala besar. Belum juga basah kerongkongan Mahfud MD (MMD) setelah membacakan amar putusan sidang Majelis Hakim MK, serta merta pihak </atom:summary><link>http://thegusdurians.blogspot.com/2010/09/putusan-mk-dan-kepanikan-para-punakawan.html</link><author>noreply@blogger.com (The Gusdurians)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjS37v1ryLCSa1EBERcREeZK_gLE7KMYG0VwUvl5jNPgW6JOOPgGa0zvOOxn2FCDXVT7i4F-_dhWhxdwyD47BoUWKd4xOGN0fyzxqx8yWSI2DOiN2xC3cX-4HjF09kogkcH-fQhwvNM-ls/s72-c/3467.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1313518841783967025.post-2030292378332562141</guid><pubDate>Thu, 23 Sep 2010 13:48:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-09-23T21:09:20.447+07:00</atom:updated><title>SATU KOSONG UNTUK YUSRIL IHZA MAHENDRA VS JAGUNG HENDARMAN SOEPANDJI</title><atom:summary type="text">Oleh Muhammad AS Hikam

President University

Lagi-lagi, MK membuat sebuah putusan yang setidaknya sangat menarik (kalaupun tidak kontroversial) dan berimplikasi politis dalam skala besar. Hari ini, lembaga yang berwenang menguji Konstitusionalitas semua produk Undang Undang di Indonesia itu memutus bahwa Hendarman Soepandji (HS), Jaksa Agung yang sekarang masih bertugas, sudah berakhir masa </atom:summary><link>http://thegusdurians.blogspot.com/2010/09/satu-kosong-untuk-yusril-ihza-mahendra.html</link><author>noreply@blogger.com (The Gusdurians)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgKAKghJ-kdkAaIFFGLwQuYC8KhyHYoAwBa9qA8hhYySh46ThS_jFb5kQYL3JQXE2Py1wA-0dtahsAamZqXLkCM2tHWlXgb2C9PUAYZnb9dYnZGS_yVCliB2RUWSiimpeRcD9M2sdjmf4E/s72-c/yus+vs+jaksa.bmp" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1313518841783967025.post-437513054585751663</guid><pubDate>Thu, 23 Sep 2010 13:44:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-09-23T20:44:44.608+07:00</atom:updated><title>DENSUS 88 DAN PENANGKAPAN KOMPLOTAN PERAMPOK MEDAN</title><atom:summary type="text">Oleh Muhammad AS Hikam

President University
Jababeka, Cikarang, Jabar

 ﻿Di salah satu status facebook saya beberapa waktu lalu, saya menulis bahwa aksi perampokan bersenjata api (senpi) di beberapa daerah kemungkinan dilakukan oleh para teroris yang sedang mengumpulkan dana, karena semakin seretnya sumber-sumber finansial mereka. Saya berargumen demikian karena sebetulnya aksi perampokan </atom:summary><link>http://thegusdurians.blogspot.com/2010/09/densus-88-dan-penangkapan-komplotan.html</link><author>noreply@blogger.com (The Gusdurians)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1313518841783967025.post-5056109377248917861</guid><pubDate>Thu, 23 Sep 2010 13:41:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-09-23T20:41:00.051+07:00</atom:updated><title>MEMBANGUN PUSARA SANG PENAKLUK</title><atom:summary type="text">Oleh Muhammad AS Hikam
President University

 Barangkali karena sedang suntuk menghadapi perkembangan situasi yang serba rumit berkaitan dengan relasi antar-agama dan berbagai implikasinya, Pemerintah kini berusaha memainkan jurus mengambil hati, khususnya hati para nahdliyyin. Tanpa basa-basi, hari ini (20 September 2010) rapat Kabinet mengagendakan sebuah  topik baru: renovasi makam </atom:summary><link>http://thegusdurians.blogspot.com/2010/09/membangun-pusara-sang-penakluk.html</link><author>noreply@blogger.com (The Gusdurians)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1313518841783967025.post-8478520502950321524</guid><pubDate>Thu, 16 Sep 2010 01:25:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-09-16T12:56:49.280+07:00</atom:updated><title>SUMBER MALAPETAKA KERUKUNAN UMMAT BERAGAMA</title><atom:summary type="text">Oleh Habil Saklitinov Alkasfahani﻿

Kerukunan hidup beragama dengan tingkat tolertansi yang tinggi serta jaminan keamanan ketika menjalankan aktifitas keagamaan secara bersama-sama masih menghadapi problematika yang pelik dan akan terus mengalami ujian yang berat.

Intoleransi dalam kerukunan umat beragam ini terganggu sejak lahirnya beberapa aliran atau organisasi garis keras yang terus </atom:summary><link>http://thegusdurians.blogspot.com/2010/09/sumber-malapetaka-kerukunan-ummat.html</link><author>noreply@blogger.com (The Gusdurians)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjWQ2XrKHvZ2gCrsVJ0N2xWwM3VCFr-TQQDz6fjU9hx7Nli-_CvQIFWf4Ay7MduBJ5kt0Nw7_Hle08liiWBY3pxuUYCTCuR6RI8EuNn2i8A3qHsHGUw6fbuvxUNW-OVlSbcjvmtoGvAgvE/s72-c/gong+damai.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1313518841783967025.post-7433004095051913959</guid><pubDate>Sun, 12 Sep 2010 03:28:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-09-12T10:28:37.394+07:00</atom:updated><title>BELAJAR DARI TRAGEDI 11 SEPTEMBER</title><atom:summary type="text">Oleh Muhammad AS Hikam

President University
Kota Jababeka, Cikarang, Jabar


Dalam memperingati tragedi 11 September, Sabtu kemarin (hari ini waktu Indonesia), bangsa Amerika menghadapi sebuah pertanyaan yang menukik kepada keberadaannya sebagai bangsa yang dikenal sebagai pecinta kemerdekaan, Hak Asasi Manusia, dan toleran terhadap perbedaan. Di tengah-tengah suasana keharuan, kemarahan </atom:summary><link>http://thegusdurians.blogspot.com/2010/09/belajar-dari-tragedi-11-september_12.html</link><author>noreply@blogger.com (The Gusdurians)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhbgpFtHjnCy6Q0BQfKr55GAEKRZZLCGlZloA0XS9opYLn-VnV_hqIh4JaxJuLgjg1IQnMne0yuHx2vfQngPAryN9Q3as9NKCWFOBXQhf5ItfkV8sWof5mbgUFTWLNqk6NhxOTbXYlZLik/s72-c/wtc.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1313518841783967025.post-5339667651069076309</guid><pubDate>Sat, 11 Sep 2010 10:41:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-09-12T09:21:01.127+07:00</atom:updated><title>KENANGANKU DENGAN GUS DUR (26): IDUL FITRI 1431H</title><atom:summary type="text">ANAMNESIS﻿ Kupandangi kursi-kursi kosong di ruang tamu, sepi pun menyelinapVas-vas kembang bercerita tentang Idul Fitri yang senyapTiada lagi tanganmu yang kucium penuh harapDan doa terhablur lewat mata nan sembabAsaku menerawang menembus kaca-kaca melewati kelamPagi ketika kubersimpuh di hadapanmu dalam diamKata-kata pun lebur dalam makna temaramMenghunjam sanubariku, tak pernah kan padamIdul </atom:summary><link>http://thegusdurians.blogspot.com/2010/09/kenanganku-dengan-gus-dur-26-idul-fitri_11.html</link><author>noreply@blogger.com (The Gusdurians)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhIeTrS9NpV4dgC068iP3O-C9tjzHetCexw3NnCW0_FlvXyiebkiAoKcwrVxw7FP5hF_v1he5X8UNsq2hztZ1sRzRlPuPZ58oWdL1SiBkIihjVpsHKDO8boWUy_BVNqOiwPhyMtt7m3s-0/s72-c/mbak+nur.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1313518841783967025.post-3497329491635943488</guid><pubDate>Thu, 09 Sep 2010 17:24:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-09-10T00:27:04.109+07:00</atom:updated><title>IDUL FITRI TANPA HATINURANI</title><atom:summary type="text">Oleh Muhammad AS Hikam

President University
Kota Jababeka, Cikarang, Jabar


&quot;Tahukah kamu, siapakah orang yang mendustakan agama?

Itulah orang-orang yang menghardik anak-anak yatim

Dan menolak memberi makan orang-orang miskin

Maka celakalah orang-orang yang shalat yang lalai terhadapnya

Hanya karena ingin memamerkan diri (riya&#39;)

Serta enggan memberikan bantuan&quot;

(QS 107: 1-7).

Lebaran </atom:summary><link>http://thegusdurians.blogspot.com/2010/09/idul-fitri-tanpa-hatinurani.html</link><author>noreply@blogger.com (The Gusdurians)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh7VJpNYeY9qVD2YejM48S1YG5i87IfAZUjynm9I6KwEONpRzBvAVjMSGhqmjQzf6yqRmmQSKzy9S4zjErPD1SHEH3xyul2388H1SYfWx8lDP0p2faVtgJGznQSMocantlJIy_NsaluJww/s72-c/ah+copy.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1313518841783967025.post-73762462595305169</guid><pubDate>Thu, 09 Sep 2010 05:15:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-09-09T12:15:47.512+07:00</atom:updated><title>RESHUFFLE KABINET? &quot;IT&#39;S THE SYSTEM, STUPID!&quot;</title><atom:summary type="text">Oleh Muhammad AS Hikam

President University
Kota Jababeka, Cikarang, Jabar


Bukan Ahmad Mubarok (AM) orangnya kalau tak pandai membuat sensasi. Ditengah-tengah suasana Lebaran Idul Fitri 1431H yang umumnya disambut dan dirayakan dengan bungah dan meriah, &quot;prediksi&quot; AM seperti guyuran hujan di Jakarta akhir-akhir ini. Semua jadi gelap, membuat kemacetan dan keribetan luar biasa, dan tentu saja </atom:summary><link>http://thegusdurians.blogspot.com/2010/09/reshuffle-kabinet-its-system-stupid.html</link><author>noreply@blogger.com (The Gusdurians)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEihACUItqvs21SRdYYn5ObhfSpNM6JzmrWzN5-xoKWBDXKTuPKgmnl9fAU1J-1euTzTBWcO6Ku58czXJmq-7hRtK-UcYLNpiGE-re0LrA8K3_fkZ-z7ss0UZKq1F9RDW1p77IV1tP4EUpQ/s72-c/mubarok.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1313518841783967025.post-3627247091967084382</guid><pubDate>Tue, 07 Sep 2010 08:58:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-09-09T12:16:39.502+07:00</atom:updated><title>MUDIK SEBAGAI SINERGI AGAMA DAN BUDAYA</title><atom:summary type="text">&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;by Muhammad A S Hikam

Fenomen &quot;mudik&quot;, bukan saja menjadi perhatian kita sebagai bangsa sang pemiliki tradisi tersebut. Kini, peristiwa &quot;pulkam&quot; (pulang kampung) tahunan dengan jumlah bahkan bangsa Amerika pun mulai terpesona dengankebiasaan yang menurut istilah mereka adalah &quot;homecoming&quot; itu. Tak kurang dari koran Amerika Serikat, The New York Times, edisi online, pada 6 </atom:summary><link>http://thegusdurians.blogspot.com/2010/09/mudik-sebagai-sinergi-agama-dan-budaya.html</link><author>noreply@blogger.com (The Gusdurians)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiPVK5HN7I86YnTsxybjJ32CuI7P36ZakJElwWZc7-Aml5kPH3GJYtqz82Il6AUO3DiiNTIHBZ_ySGEoYEcJcZD3NIfoz0arXboCpVY8VD1W_J394Am-ZLQMkf-C1cMvPFJQQKJWQdv07E/s72-c/mudik3.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1313518841783967025.post-3504399771495991142</guid><pubDate>Mon, 06 Sep 2010 21:41:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-09-07T05:59:55.999+07:00</atom:updated><title>ADA APA LAGI JENDRAL ?</title><atom:summary type="text">Oleh : Muhammad A S Hikam

Setelah bikin heboh beberapa waktu lalu, Jendral (pol) Bambang Hendaso Danuri (BHD), ternyata tak kekurangan untuk memproduksi kehebohan lagi.(baca disini) Kini bukan soal dia &quot;menghilang&quot; beberapa hari dari Maber Polri sehingga membuat kelimpungan anak buah dan menggagalkan acara sertiajb beberapa Patinya, tetapi soal yang samasekali bukan urusan... Polisi: membentuk </atom:summary><link>http://thegusdurians.blogspot.com/2010/09/gagasan-kapolri-setelah-sakit.html</link><author>noreply@blogger.com (The Gusdurians)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgPTpDDhVU9l5cyEn7Z0id8o5J0pUHeUKNoMI04LrQ1ZEmbCW3_FHzs0QSUeB7vKjO81u3h7lHE3ckbGC4rwQsZh9VR66RnEU1v0aXvBVHuQGCVMU6BT17QJKqeyWnSri6erp2b4hKh8b8/s72-c/kapolr.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1313518841783967025.post-449744810050712044</guid><pubDate>Mon, 06 Sep 2010 07:17:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-09-06T14:35:39.796+07:00</atom:updated><title>WAWANCARA IMAJINER DENGAN GUS DUR (9)</title><atom:summary type="text">Oleh : Muhammad AS Hikam

Suasana hening menyelimuti ruang tinggal Gus Dur. Cahaya redup di balik kelambu-kelambu sutera membuat suasana syahdu. Suara dzikir  yang lembut dari al-maghfurlah terdengar sayup-sayup ketika saya sampai. Sambil menunggu Gus Dur selesai ber i&#39;tikaf, saya pun bersimpuh di belakang beliau. Beberapa saat kemudian, mungkin karena merasakan bahwa beliau tak lagi sendirian, </atom:summary><link>http://thegusdurians.blogspot.com/2010/09/wawancara-imajiner-dengan-gus-dur-9.html</link><author>noreply@blogger.com (The Gusdurians)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgUYAgM4Gvfjdeo_iefB4Eos7LpPaM2JQOJ0WNyssAvJDfnyp9OkuPCjPgEfJtC9MGaBnxHGTaywvGUnVwRy69q42OhGO6t3CPNJ-F_wLjJyK6GX_MHEFFiObBw_al7xGzxoyxm0ZgZ5Ko/s72-c/gus-durbwaajpg.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1313518841783967025.post-8270929151117852410</guid><pubDate>Sat, 04 Sep 2010 09:45:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-09-04T16:45:47.616+07:00</atom:updated><title>MENGAJI BERSAMA GUS DUR (5): WAJIBKAH SISTEM ISLAM?</title><atom:summary type="text">Oleh Muhammad AS Hikam

Salah satu pergelutan pemikiran Almaghfurlah Gus Dur adalah mengenai keharusan ummat Islam untuk secara formal menciptakan dan menjalankan sebuah sistem yang Islami. Persoalan ini sebenarnya merupakan sebuah masalah yang sudah sangat lama dan menciptakan implikasi yang serius di kalangan ummat Islam dan bahkan, dalam bentuknya yang paling vulgar dan keras, ikut menyumbang </atom:summary><link>http://thegusdurians.blogspot.com/2010/09/mengaji-bersama-gus-dur-5-wajibkah.html</link><author>noreply@blogger.com (The Gusdurians)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjwATt65PDIGSHUQD7vKPV6FV-LXAETlzNrskW0h53iD3SItRp10SqbAfAw1AuybE3svsC7X91GZ4T5HOBVn3G_dS9HgLXepqfHtzMWjyUO3ZMF8mjbINwWRxlWNiArADrOT6Qx6RaBQEM/s72-c/santri_pesantren_pakarfisika.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1313518841783967025.post-8999252059296943042</guid><pubDate>Thu, 02 Sep 2010 07:16:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-09-02T17:30:54.295+07:00</atom:updated><title>RAKYAT INDONESIA TIDAK BUTUH PERANG, TETAPI BUTUH PEMIMPIN!</title><atom:summary type="text">Oleh Muhammad AS Hikam
President University
Kota Jababeka, Cikarang, Jabar

Pidato Presiden SBY di Mabes TNI Cilangkap yang amat ditunggu-tunggu rakyat Indonesia semalam (1/9/10) adalah sebuah anti klimaks. Pidato tersebut tidak berhasil memuaskan harapan masyarakat dan rakyat negeri ini untuk mendapatkan sikap tegas dalam menghadapi krisis hubungan antara RI dan Malaysia. Lebih dari itu, </atom:summary><link>http://thegusdurians.blogspot.com/2010/09/rakyat-indonesia-tidak-butuh-perang.html</link><author>noreply@blogger.com (The Gusdurians)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjDNW6dNDIaRJdULGmt-zGuQihXJ5V1VZmtICCH5Wci7eO6eGpQ5daxgNrmGJ-HE0kXTATTCPACRpJvWC51CckKQBbL9a_ClYnpltP-eS-p12OSLroyLdUf190YSa9Ix51JzVYTOtZ8eFs/s72-c/jangan+takut+sby.bmp" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item></channel></rss>