tag:blogger.com,1999:blog-75705348820563244492017-01-22T04:56:44.052-08:00twenty7-------------27-------------bond18noreply@blogger.comBlogger4125tag:blogger.com,1999:blog-7570534882056324449.post-68909074187198733622012-06-16T01:48:00.000-07:002012-06-18T22:41:03.984-07:00Ciri Patah Ulet, Patah Getas, dan DBT (Ductile to Brittle Tension)<br /><div style="background-color: #bcc5c1; border: 0px; color: #333333; font-family: Tahoma, Verdana, Arial, sans-serif; line-height: 21px; margin-bottom: 1.8em; padding: 0px; text-align: left; vertical-align: baseline;"></div><h3> <span style="font-size: medium;">1. Patah Ulet</span></h3><span style="font-family: Times,'Times New Roman',serif;">Patah ulet adalah patah akibat&nbsp;deformasi berlebih, elastis atau plastis, terkoyak atau patah geser (tearing or shear fracture)</span><br /><span style="font-family: Times,'Times New Roman',serif;">ciri patah ulet :</span><br /><a name='more'></a><br /><br /><ul><li><span style="font-family: Times,'Times New Roman',serif;">terjadi penyerapan energi</span></li></ul><ul><li><span style="font-family: Times,'Times New Roman',serif;">adanya deformasi plastis yang cukup besar di sekitar patahan</span></li></ul><ul><li><span style="font-family: Times,'Times New Roman',serif;">permukaan patahan nampak kasar ,berserabut (fibrous), dan berwarna kelabu.</span></li></ul><div><span style="font-size: medium;">2. Patah Getas</span></div><br />&nbsp;<span style="font-family: Times,'Times New Roman',serif;"> &nbsp;ciri patah getas:</span><br /><ul><li><span style="font-family: Times,'Times New Roman',serif;">penjalaran retak yang lebih cepat dibanding patah ulet</span></li></ul><ul><li><span style="font-family: Times,'Times New Roman',serif;">penyerapan energi yang lebih sedikit</span></li></ul><ul><li><span style="font-family: Times,'Times New Roman',serif;">tidak disertai dengan deformasi plastis&nbsp;</span></li></ul><ul><li><span style="font-family: Times,'Times New Roman',serif;">permukaan patahan pada komponen yang mengalami patah getas terlihat mengkilap, granular dan relatif rata.</span></li></ul><span style="font-family: Times,'Times New Roman',serif;">Patah getas dapat mengikuti batas butir ataupun memotong butir. Bila bidang patahannya mengikuti batas butir, maka disebut patah getas intergranular, sedangkan bila patahannya memotong butir maka disebut patah getas transgranular.</span><br /><span style="font-family: Times,'Times New Roman',serif;"><br /></span><br /><h3> <span style="font-size: medium;">3.DBT (Ductile to Brittle Tension)</span></h3><div><span style="font-size: medium;"><br /></span></div><span style="font-family: Times,'Times New Roman',serif;">Beberapa bahan tiba-tiba menjadi getas dan patah karena perubahan temperatur dan laju reaksi, walaupun pada dasarnya logam tersebut ulet. Gejala ini disebut transisi ulet-getas, yang merupakan hal penting ditinjau dari penggunaan praktis bahan. Bahan yang dapat memberikan patahan getas adalah <i>bcc</i> seperti Fe, W, Mo, Nb, Ta, dan logam <i>hcp </i>seperti Znserta paduannya, sedangkan <i>fcc</i>&nbsp;tidak bisa sama sekali. gejala ini juga mudah terjadi pada plastik.<br />faktor – faktor penyebab DBT (Ductile to Brittle Tension):</span><br /><ul><li><span style="font-family: Times,'Times New Roman',serif;">tegangan 3 sumbu : karena keadaan tegangan menjadi rumit terhadap dua atau tiga sumbu disebabkan oleh pangkal takikan, maka terjadi peningkatan yang menyolok dari tegangan mulur dan patah getas mudah terjadi.</span></li></ul><ul><li><span style="font-family: Times,'Times New Roman',serif;">laju regangan : peningkatan tegangan mulur yang sangat ditandai oleh peningkatan laju regangan yang mengakibatkan patah getas.</span></li></ul><ul><li><span style="font-family: Times,'Times New Roman',serif;">temperatur : makin rendah temperatur maka semakin mudah terjadi patah getas.</span></li></ul><div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"><span style="font-family: Times,'Times New Roman',serif;"><a href="http://blog.ub.ac.id/yudoardian/files/2012/01/Patah-Ulet-1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" src="http://blog.ub.ac.id/yudoardian/files/2012/01/Patah-Ulet-1.jpg" /></a></span></div><div><span style="font-family: Times,'Times New Roman',serif;"><br /></span></div><br /><br /><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Twenty7/~4/Qb88jinFb8w" height="1" width="1" alt=""/>bond18noreply@blogger.com0http://ibon27.blogspot.com/2012/06/ciri-patah-ulet-patah-getas-dan-dbt.htmltag:blogger.com,1999:blog-7570534882056324449.post-34538066736511842882012-06-13T08:38:00.001-07:002012-06-18T22:09:34.170-07:00Menggambar Silinder pada gambar Isometri<br /><div><span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"><br /></span></div><div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"><a href="http://arydj.files.wordpress.com/2010/01/isometric-cylinder.jpg?w=500&amp;h=325" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" src="http://arydj.files.wordpress.com/2010/01/isometric-cylinder.jpg?w=500&amp;h=325" /></a></div><div class="MsoNormal"><span style="color: blue; font-family: 'Times New Roman', serif;"></span><br /><a name='more'></a><span style="color: blue; font-family: 'Times New Roman', serif;"><br /></span></div><ul type="disc"><li class="MsoNormal"><span lang="IN" style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;">Langkah pertama buat kotak bantuan yang membungkus silinder tersebut<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal"><span lang="IN" style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;">Buat lingkaran pada bagian depan dengan cara yang sama dengan membuat lingkaran isometri<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal"><span lang="IN" style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;">Buat lingkaran bantu di belakang dengan yang sama<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal"><span lang="IN" style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;">Buat garis yang menyinggung lingkaran di depan, sejajar dengan sumbu isometri yang ada<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal"><span lang="IN" style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;">Pertegas garis lingkaran yang dibelakang diantara perpotongan garis singgung dan lingkaran isometri<o:p></o:p></span></li></ul><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Twenty7/~4/_0Ez_c6UMho" height="1" width="1" alt=""/>bond18noreply@blogger.com0http://ibon27.blogspot.com/2012/06/menggambar-silinder-pada-gambar.htmltag:blogger.com,1999:blog-7570534882056324449.post-67569495348449959822012-06-13T08:37:00.001-07:002012-06-18T22:09:44.193-07:00Teknik menggambar lingkaran pada gambar isometri<br /><ul type="disc"><li class="MsoNormal"><span lang="IN" style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;">Menggambar lingkaran &nbsp;tidak semudah menggunakan jangka seperti gambar orthogonal<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal"><span lang="IN" style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;">Gambar lingkaran isometris tampak agak oval dan miring<o:p></o:p></span></li></ul><blockquote class="tr_bq"><a href="http://arydj.files.wordpress.com/2010/01/isocircle-and-arc.jpg?w=500" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" src="http://arydj.files.wordpress.com/2010/01/isocircle-and-arc.jpg?w=500" /></a></blockquote><div class="MsoNormal"><span style="color: blue; font-family: 'Times New Roman', serif;"><br /></span></div><div class="MsoNormal"><i><span lang="IN" style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"></span></i><br /><a name='more'></a><i><span lang="IN" style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;">—Langkah-langkah menggambar lingkaran&nbsp;</span></i></div><div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"><a href="http://arydj.files.wordpress.com/2010/01/isocircle-and-arc-compass.jpg?w=500&amp;h=330" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" src="http://arydj.files.wordpress.com/2010/01/isocircle-and-arc-compass.jpg?w=500&amp;h=330" /></a></div><div class="MsoNormal"><span style="color: blue; font-family: 'Times New Roman', serif;"><br /></span></div><ul type="disc"><li class="MsoNormal"><span lang="IN" style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;">Gambar garis tengah lingkaran dan kotak disekeliling lingkaran, dengan ukuran sisi seuai dengan diameter lingkaran<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal"><span lang="IN" style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;">Buat garis 2-1-3 (gambar c), dan 5-4-6<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal"><span lang="IN" style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;">Buat lingkaran (warna hijau) dengan jangka, dengan titik pusat hasil perpotongan garis yang digambar sebelumnya (gambar d)<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal"><span lang="IN" style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;">Buat lingkaran (warna biru) dengan jangka, dengan titik pusat 1 dan 4 antara titik 5 dan 6 dan sebaliknya.<o:p></o:p></span></li><li class="MsoNormal"><span lang="IN" style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;">Hal ini juga berlaku pada lingkaran yang menghadap ke atas<o:p></o:p></span></li></ul><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Twenty7/~4/V3ila59jgYw" height="1" width="1" alt=""/>bond18noreply@blogger.com3http://ibon27.blogspot.com/2012/06/teknik-menggambar-lingkaran-pada-gambar.htmltag:blogger.com,1999:blog-7570534882056324449.post-10226528415602482012012-06-12T08:37:00.000-07:002012-06-18T22:09:56.323-07:00Perbedaan mesin 2tak (two stroke) dan 4 tak (four stroke)<br />Jika kita mendengar orang - orang berbicara mengenai mesin 4 tak atau 2 tak, tentu bagi orang awam akan terdengar tidak biasa, lalu bagaimana sebenarnya mesin 2 tak itu ? bagaimana mesin 4 tak itu? apa perbedaannya? apakah hanya perbedaan nama saja??<br />Untuk itu mari kita ulas sedikit saja perbedaan dari mesin 2 tak (two stroke) dan 4 tak (four stroke) :<br /><a name='more'></a><br /><br />Mesin 2 Tak <o:p></o:p><br /><div style="margin-left: 36.0pt; mso-list: l1 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;"><span style="font-family: Symbol;">·<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 7pt;">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span></span>2 langkah untuk 1 pembakaran yang menghasilkan tenaga untuk mesin&nbsp;<o:p></o:p></div><div style="text-indent: 36.0pt;">(ekspansi+hisap –&gt; buang+kompresi –&gt; pembakaran –&gt; kembali ke ekspansi+hisap)<o:p></o:p></div><div style="margin-left: 36.0pt; mso-list: l1 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;"><span style="font-family: Symbol;">·<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 7pt;">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span></span>tenaga 2 tak yang lebih besar dari 4 tak untuk cc motor yang sama harus dibayar dengan bensin yang boros , serta pemakaian oli samping untuk melumasi ruang bakar.<o:p></o:p></div><div style="margin-left: 36.0pt; mso-list: l1 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;"><span style="font-family: Symbol;">·<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 7pt;">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span></span>teknologi 2 tak memakai sistem oli yang menyatu dengan ruang pembakaran<o:p></o:p></div><div style="margin-left: 36.0pt; mso-list: l1 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;"><span style="font-family: Symbol;">·<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 7pt;">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span></span>mesin bisa dipasang pada rangka atau sasis yang ringan<o:p></o:p></div><div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"><a href="http://4.bp.blogspot.com/-CIvDSJB6IPg/TznZ0uYSO4I/AAAAAAAAAJQ/1YPXJAd7-3I/s1600/5.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-CIvDSJB6IPg/TznZ0uYSO4I/AAAAAAAAAJQ/1YPXJAd7-3I/s1600/5.jpg" /></a></div><div style="margin-left: 36.0pt; mso-list: l1 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;"><br /></div>Mesin 4 Tak <o:p></o:p><br /><div style="margin-left: 36.0pt; mso-list: l0 level1 lfo2; text-indent: -18.0pt;"><span style="font-family: Sxmbol;">·<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 7pt;">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span></span>4 langkah untuk 1 pembakaran yang menghasilkan tenaga untuk mesin&nbsp;<o:p></o:p></div><div style="text-indent: 36.0pt;">(hisap –&gt; kompresi –&gt; pembakaran –&gt; ekspansi –&gt; buang –&gt; kembali ke hisap)<o:p></o:p></div><div style="margin-left: 36.0pt; mso-list: l0 level1 lfo2; text-indent: -18.0pt;"><span style="font-family: Symbol;">·<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 7pt;">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span></span>efisiensi 4 tak lebih tinggi terkait rasio kompresi yang lebih tinggi dari 2 tak <o:p></o:p></div><div style="margin-left: 36.0pt; mso-list: l0 level1 lfo2; text-indent: -18.0pt;"><span style="font-family: Symbol;">·<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 7pt;">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span></span>tenaga tidak sebesar 2 tak untuk yang cc nya sama.<o:p></o:p></div><div style="margin-left: 36.0pt; mso-list: l0 level1 lfo2; text-indent: -18.0pt;"><span style="font-family: Symbol;">·<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 7pt;">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span></span>sistem penyimpanan olinya dirancang terpisah<o:p></o:p></div><div style="margin-left: 36.0pt; mso-list: l0 level1 lfo2; text-indent: -18.0pt;"><span style="font-family: Symbol;">·<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: 7pt;">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span></span>dilengkapi dengan katup pada masing-masing sistem pasokan bahan bakar dan pembuangan gas buang, sehingga hampir tidak ada campuran udara dan bensin yang terbuang percuma ke saluran gas pembuangan (knalpot).<o:p></o:p></div><div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"><a href="http://3.bp.blogspot.com/-6LJr19sL7UI/TmEWjAC_S8I/AAAAAAAAAEw/tabUxaN7_M0/s1600/cara-kerja-mesin-4-tak.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" height="300" src="http://3.bp.blogspot.com/-6LJr19sL7UI/TmEWjAC_S8I/AAAAAAAAAEw/tabUxaN7_M0/s400/cara-kerja-mesin-4-tak.jpg" width="400" /></a></div><div style="margin-left: 36.0pt; mso-list: l0 level1 lfo2; text-indent: -18.0pt;"><br /></div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Twenty7/~4/MuSWVm4XmDM" height="1" width="1" alt=""/>bond18noreply@blogger.com0http://ibon27.blogspot.com/2012/06/perbedaan-mesin-2tak-two-stroke-dan-4.html