<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>umar blog: media belajar online</title><description>"Aku tumbuh menjadi tua dengan belajar hal baru setiap hari". (Solon, Negarawan Yunani, 636-558 SM) </description><managingEditor>noreply@blogger.com (Aa Umar)</managingEditor><pubDate>Sat, 18 Apr 2026 12:11:08 -0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">37</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://umarstain.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>"Aku tumbuh menjadi tua dengan belajar hal baru setiap hari". (Solon, Negarawan Yunani, 636-558 SM) </itunes:subtitle><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><title>Buku: Full e-Learning dan Blended Learning</title><link>http://umarstain.blogspot.com/2017/01/buku-full-e-learning-dan-blended.html</link><category>blended learning</category><category>buku</category><category>e-learning</category><category>full e-learning</category><category>media pembelajaran</category><category>media pengajaran</category><category>Teknologi</category><category>teknologi pendidikan</category><category>Tugas Kuliah</category><author>noreply@blogger.com (Aa Umar)</author><pubDate>Tue, 17 Jan 2017 18:45:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9098277684110891405.post-9104968221080211460</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Full e-Learning dan Blended Learning&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Teori dan Aplikasinya dalam Pembelajaran&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Kata Pengantar&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Prof. Dr. Karwono, M.Pd. (Rektor Universitas Muhammadiyah Metro)&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgjhQDeYDfVmuwykT7ETJkONg_SKe_VIRFW4pqjoAP7hqKeuBfR7bJQazQZOoteW4NefKGI3qf1MMj_7yp2XRnQGhPr4IKVHr7ga4DVA-_Ri0EvcVYLQ3UtUrBKKifzQwB1Vde0Kd2O-ls/s1600/cover_buku_full-elearning.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgjhQDeYDfVmuwykT7ETJkONg_SKe_VIRFW4pqjoAP7hqKeuBfR7bJQazQZOoteW4NefKGI3qf1MMj_7yp2XRnQGhPr4IKVHr7ga4DVA-_Ri0EvcVYLQ3UtUrBKKifzQwB1Vde0Kd2O-ls/s320/cover_buku_full-elearning.jpg" width="215" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Perkembangan dan kemajuan Tekonologi Informasi dan komunikasi (TIK) dewasa ini berlangsung sangat pesat, pengaruh TIK dalam dunia pendidikan semakin terasa sejalan dengan pergeseran pola pembelajaran dari tatap muka yang konvensional kearah pendidikan yang lebih terbuka. Para tokoh pendidikan meramalkan bahwa pendidikan masa mendatang akan bersifat lebih luwes (fleksibel), terbuka dan dapat diakses oleh siapapun yang memerlukan tanpa pandang faktor jenis, usia maupun pengalaman pendidikan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan mendatang akan lebih ditentukan oleh jaringan informasi yang memungkinkan berinteraksi dan kolaborasi, bukan oleh gedung sekolah. Teknologi dapat meningkatkan kualitas dan jangkauan bila digunakan secara bijak untuk pendidikan dan latihan, dan mempunyai arti yang sangat penting bagi kesejahteraan ekonomi. Dengan adanya TIK dalam bidang pendidikan, maka pada saat ini sudah dimungkinkan untuk diadakan belajar jarak jauh dengan menggunakan media internet untuk menghubungkan antara mahasiswa dengan dosennya, melihat nilai mahasiswa secara online, mengecek keuangan, melihat jadwal kuliah, mengirimkan berkas tugas yang diberikan dosen dan sebagainnya, semuannya itu sudah dapat dilakukan. Faktor utama dalam distance learning yang selama ini dianggap masalah adalah tidak adanya interaksi antara dosen dan mahasiswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian, dengan media internet sangat dimungkinkan untuk melakukan interaksi antara dosen dan mahasiswa baik dalam bentuk real time (waktu nyata) atau tidak. Dalam bentuk real time dapat dilakukan misalnya dalam suatu chatroom, interaksi langsung dengan real audio atau real video dan online meeting. Interaksi yang tidak real time bisa dilakukan dengan mailing list, discussion group, newsgruop dan buletin board. Dengan cara tersebut interaksi dosen dan mahasiswa di kelas mungkin akan tergantikan walaupun tidak 100%. Bentuk-bentuk materi, ujian, kuis, dan cara pendidikan lainnya dapat juga diimplementasikan ke dalam web, seperti materi guru dibuat dalam bentuk presentasi di web dan dapat didownload oleh siswa. Demikian pula dengan ujian dan kuis yang dibuat oleh guru dapat pula dilakukan dengan cara yang sama. Penyelesaian administrasi juga dapat diselesaikan langsung dalam satu proses registrasi saja, apalagi didukung dengan metode pembayaran online.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pembelajaran konvensional tidak lagi sepenuhnya menjadi andalan namun di tengah kemajuan teknologi saat ini diperlukan variasi metode yang lebih memberikan kesempatan untuk belajar dengan memanfaatkan aneka sumber, tidak hanya dari man power seperti halnya guru. Pembelajaran yang dibutuhkan adalah dengan memanfaatkan unsur teknologi informasi, dengan tidak meninggalkan pola bimbingan langsung dari pengajar dan pemanfaatan sumber belajar lebih luas. Konsep ini sering juga diistilahkan dengan pencampuran antara e-learning dengan konvensional sehingga disebut dengan blended learning. Saya menyambut baik penerbitan buku Full e-Learning dan Blended Learning: Teori dan Aplikasinya Dalam Pembelajaran karya saudara Umar ini, sebagai salah satu kontribusi atas ilmu pengetahuan sekaligus untuk menjawab berbagai keterbatasan-keterbasan dalam pembelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga ikhtiar penulis dalam menerbitkan buku ini, menjadi amal pahala dalam menyebarkan dan mewariskan ilmu pengetahuan kepada masyarakat. Amiin&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgjhQDeYDfVmuwykT7ETJkONg_SKe_VIRFW4pqjoAP7hqKeuBfR7bJQazQZOoteW4NefKGI3qf1MMj_7yp2XRnQGhPr4IKVHr7ga4DVA-_Ri0EvcVYLQ3UtUrBKKifzQwB1Vde0Kd2O-ls/s72-c/cover_buku_full-elearning.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">13</thr:total></item><item><title>Kedudukan Penelitian Agama di antara Penelitian Lain</title><link>http://umarstain.blogspot.com/2010/10/kedudukan-penelitian-agama-di-antara.html</link><author>noreply@blogger.com (Aa Umar)</author><pubDate>Mon, 4 Oct 2010 16:35:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9098277684110891405.post-1404925971526345753</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berdasarkan adanya kesamaan dalam pendekatan dan metode antara penelitian agama dan penelitian lainnya (non-agama), bahwa dalam agama terdapat aspek sosiologis (melibatkan kesadaran berkelompok), antropologi (kesadaran pencarain asal-usul agama), psikologis (pemenuhan kebutuhan untuk membentuk kepribadian yang kuat dan ketenangan jiwa) dan ekonomi (bahwa ajaran agama dapat diteliti sejauh mana keterkaitan ajaran etikanya dengan corak pandangan hidup yang memberi dorongan yang kuat untuk memperoleh derajat kesejahteraan hidup yang optimal). Yang semua aspek tersebut dapat diteliti seluas-luasnya oleh setiap peneliti.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai contoh model penelitian agama, seperti penelitian sejarah Islam, antropologi dan sosiologi agama, pemikiran modern dalam Islam, politik Islam dan lain-lain. Sedangkan penelitian non-agama, seperti penelitian lingkungan masyarakat, ilmu pengetahuan (sains) kesehatan dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan demikian kedudukan penelitian agama adalah sejajar dengan penelitian-penelitian lainnya (non-agama).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/11948189/KedudukanPenelitianAgama.rar.html"&gt;Download Selengkapnya...&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total></item><item><title>Smadav: AntiVirus Karya Anak Bangsa...</title><link>http://umarstain.blogspot.com/2009/10/smadav-2009-rev-70-dirilis.html</link><category>AntiVirus</category><category>Smadav</category><author>noreply@blogger.com (Aa Umar)</author><pubDate>Tue, 6 Oct 2009 05:09:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9098277684110891405.post-2212726370462492169</guid><description>&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiT6Y5qy2Rlux1xJC1tGqFiZPeZBII9qnqMHAUz6Bcrk7RO2vyHKahlWKkH-aKZp-ZWt5t-J27cluHCf04BG4knRzw5lqQFuEkEC0ShQtr2uVXT-4tVtLVX9MPWMJsKjLv43Rp-49G33wI/s1600-h/smadav.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389466438965324562" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiT6Y5qy2Rlux1xJC1tGqFiZPeZBII9qnqMHAUz6Bcrk7RO2vyHKahlWKkH-aKZp-ZWt5t-J27cluHCf04BG4knRzw5lqQFuEkEC0ShQtr2uVXT-4tVtLVX9MPWMJsKjLv43Rp-49G33wI/s320/smadav.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 178px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 236px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pengebalan flashdisk (menggunakan folder autorun.inf) telah disempurnakan lagi dan sebelumnya akan ada konfirmasi sehingga Anda bisa memutuskan apakah suatu flashdisk ingin dikebalkan atau tidak.&lt;br /&gt;
Sebagai informasi, dari sampel-sampel virus yang di-upload pengguna ke situs Smadav.net, penyebaran virus lokal saat ini sudah mulai turun drastis di Indonesia. Mungkin ini dikarenakan sudah banyaknya antivirus lokal yang bisa membasmi virus-virus lokal. Dan juga karena pengguna Windows XP yang sudah berkurang karena sebagian sudah meng-upgrade sistem operasinya menjadi Windows Vista atau Windows 7 yang sangat aman dari infeksi virus khususnya virus lokal. Penyebaran virus di Indonesia lebih banyak didominasi oleh virus dan malware internasional yang tentunya tidak bisa diatasi Smadav. Anda wajib dan sangat disarankan menggunakan antivirus internasional untuk perlindungkan komputer Anda dari virus dan malware internasional ini.&lt;br /&gt;
&lt;div class="fullpost"&gt;
&lt;b&gt;Penambahan database 100 virus baru&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Virus (atau lebih tepatnya Malware) yang banyak menyebar di Indonesia saat ini kebanyakan adalah virus buatan luar negeri yang sifatnya masih mirip dengan virus lokal. Virus-virus inilah yang menjadi target-target Smadav versi terbaru ini. Virus lokal sendiri saat ini sudah mulai menurun penyebarannya dan sangat jarang ditemukan. Ini kami simpulkan dari sampel-sampel virus yang di-upload oleh Smadaver di www.smadav.net.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Smadav Virus Scanner Engine (SmadEngine.dll)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Engine lama Smadav yang telah digunakan sejak 2006 tidak digunakan lagi sejak Smadav 2010 Rev. 8.1 ini. Perombakan ulang Virus Scanner Engine inilah yang membuat rilis Smadav tertunda sebulan lebih. Engine terbaru ini benar-benar ditulis ulang dari nol menggunakan bahasa pemrograman C++ dengan menyempurnakan engine sebelumnya yang masih ditulis dengan Visual Basic. Sebagian besar teknik pendeteksian virus yang ada di engine baru ini telah dirubah dan disempurnakan menjadi lebih baik. Penggunaan memori di engine baru lebih stabil dan efisien dibandingkan engine lama, begitu pula kecepatan scanning yang juga menjadi lebih cepat.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Kompatibel di Windows Vista &amp;amp; 7&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Pada Rev. 8 dan rev-rev sebelumnya Smadav memang masih belum kompatibel 100% di Windows Vista dan Windows 7. Tapi di Rev. 8.1 ini Smadav baik scanner maupun protector-nya sudah mendukung dan kompatibel 100% untuk digunakan di Windows Vista dan Windows 7.&lt;br /&gt;
Berikut ini adalah daftar lengkap penyempurnaan Smadav 2010 Rev. 8.1 :&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt; Engine scanner baru (SmadEngine.dll) untuk mendeteksi virus lebih cepat dan akurat.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; External Database (Smadav.loov) untuk memudahkan update database untuk Revisi berikutnya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; Plug-in klik kanan di explorer terbaru (SmadExtc.dll) yang lebih baik.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; Kompatibel di Windows Vista &amp;amp; 7.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; Pendeteksian beberapa Virus Internasional yang banyak menyebar di Indonesia (Sality &amp;amp; Alman) sudah lebih cepat dan akurat.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; Penambahan database lebih dari 100 virus baru beserta varian-variannya&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; Perbaikan false alarm pada beberapa file.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; Penyempurnaan metode blacklist key ilegal Smadav Pro&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; Perubahan struktur tim Smadav untuk tahun 2010&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; Penambahan menu uninstall di Tray Icon untuk memudahkan proses uninstall&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; Dan banyak penyempurnaan lainnya …&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div class="fullpost"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mau??&lt;/span&gt; silahkan &lt;a href="http://www.smadav.net/" target="blank"&gt;Download&lt;/a&gt; versi terbarunya.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiT6Y5qy2Rlux1xJC1tGqFiZPeZBII9qnqMHAUz6Bcrk7RO2vyHKahlWKkH-aKZp-ZWt5t-J27cluHCf04BG4knRzw5lqQFuEkEC0ShQtr2uVXT-4tVtLVX9MPWMJsKjLv43Rp-49G33wI/s72-c/smadav.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">3</thr:total></item><item><title>Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)</title><link>http://umarstain.blogspot.com/2009/10/perencanaan-pembelajaran.html</link><category>Materi Kuliah</category><category>perencanaan pembelajaran</category><category>Perencanaan Pengajaran</category><category>RPP</category><category>Tugas Kuliah</category><category>tugas mahasiswa</category><author>noreply@blogger.com (Aa Umar)</author><pubDate>Sun, 4 Oct 2009 02:45:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9098277684110891405.post-4845565697729326942</guid><description>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PERENCANAAN PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPETENSI DAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Sumber: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;KTSP, Panduan bagi Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas&lt;/span&gt;, Karya: Mansur Muslich&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhVFGOqXZ-qSoIwN_DWo4-3R_jwvrz3Z2jRbgl9K4BAMVhhUVsMDWRfdJWRmy98S8uPi2mpDkvcmfCwcBApVvkQpkxECvCRhJTan0qzhZKFkitkf1uMM9qtiefRmqLjRfs4Sth6_sXj94w/s1600-h/siapin+rpp.JPG" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5388719657488671474" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhVFGOqXZ-qSoIwN_DWo4-3R_jwvrz3Z2jRbgl9K4BAMVhhUVsMDWRfdJWRmy98S8uPi2mpDkvcmfCwcBApVvkQpkxECvCRhJTan0qzhZKFkitkf1uMM9qtiefRmqLjRfs4Sth6_sXj94w/s200/siapin+rpp.JPG" style="cursor: pointer; float: left; height: 133px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 200px;" /&gt;&lt;/a&gt;A. Pengertian Perencanaan Pembelajaran atau Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Perencanaan pembelajaran atau biasa disebut Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah rancangan pembelajaran mata pelajaran per unit yang akan diterapkan guru dalam pembelajaran di kelas. Berdasarkan RPP inilah seorang guru (baik yang menyusun RPP itu sendiri maupun yang bukan) diharapkan bisa menerapkan pembelajaran secara terprogram. Karena itu, RPP harus mempunyai daya terap (aplicable) yang tinggi. Tanpa perencanaan yang matang, mustahil target pembelajaran bisa tercapai secara maksimal. Pada sisi lain, melalui RPP pun dapat diketahui kadar kemampuan guru dalam menjalankan profesinya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div class="fullpost"&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagaimana rencana pembelajaran pada umumnya, rencana pembelajaran berbasis kompetensi melalui pendekatan kontekstual dirancang oleh guru -yang akan melaksanakan pembelajaran di kelas¬yang berisi skenario tentang apa yang akan dilakukan siswanya sehubungan topik yang akan dipelajarinya. Secara teknis rencana pembelajaran minimal mencakup komponen-komponen berikut.&lt;br /&gt;
(1) Standar kompetensi, kompetensi dasar, dan indikator pencapaian hasil belajar.&lt;br /&gt;
(2) Tujuan pembelajaran.&lt;br /&gt;
(3) Materi pembelajaran.&lt;br /&gt;
(4) Pendekatan dan metode pembelajaran.&lt;br /&gt;
(5) Langkah-langkah kegiatan pembelajaran.&lt;br /&gt;
(6) Alat dan sumber belajar.&lt;br /&gt;
(7) Evaluasi pembelajaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbeda dengan rencana pembelajaran yang dikembangkan oleh paham objektivis yang menekankan rincian dan kejelasan tujuan, rencana pembelajaran kontekstual -yang dikembangkan oleh paham konstruktivis- menekankan pada tahap-tahap kegiatan (yang mencerminkan proses pembelajaran) siswa dan media atau sumber pembelajaran yang dipakai. Dengan demikian, rumusan tujuan yang spesifik bukan menjadi prioritas dalam penyusunan rencana pembelajaran kontekstual karena yang akan dicapai lebih pada kemajuan proses belajarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;B. Langkah-langkah Guru dalam Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Langkah yang patut dilakukan guru dalam penyusunan RPP adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Ambillah satu unit pembelajaran (dalam silabus) yang akan diterapkan dalam pembelajaran.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tulis standar kompetensi dan kompetensi dasar yang terdapat dalam unit tersebut.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tentukan indikator untuk mencapai kompetensi dasar tersebut.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tentukan alokasi waktu yang diperlukan untuk mencapai indikator tersebut.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Rumuskan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai dalam pem¬belajaran tersebut.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tentukan materi pembelajaran yang akan diberikan/dikenakan kepada siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pilihlah metode pembelajaran yang dapat mendukung sifat materi dan tujuan pembelajaran.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Susunlah langkah-langkah kegiatan pembelajaran pada setiap satuan rumusan tujuan pembelajaran, yang bisa dikelompokkan menjadi kegiatan awal, kegiatan inti, dan kegiatan penutup.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Jika alokasi waktu untuk mencapai satu kompetensi dasar lebih dari 2 (dua) jam pelajaran, bagilah langkah-langkah pembelajaran menjadi lebih dari satu pertemuan. Pembagian setiap jam pertemuan bisa didasarkan pada satuan tujuan pembelajaran atau sifat/tipe/ jenis materi pembelajaran.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sebutkan sumber/media belajar yang akan digunakan dalam pembelajaran secara konkret dan untuk setiap bagian/unit pertemuan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tentukan teknik penilaian, bentuk, dan contoh instrumen penilaian yang akan digunakan untuk mengukur ketercapaian kompetensi dasar atau tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan. Jika instrumen penilaian berbentuk tugas, rumuskan tugas tersebut secara jelas dan bagaimana rambu-rambu penilaiannya. Jika instrumen penilaian berbentuk soal, cantumkan soal-soal tersebut dan tentukan rambu-rambu penilaiannya dan/atau kunci jawa¬bannya. Jika penilaiannya berbentuk proses, susunlah rubriknya dan indikator masing-masingnya.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;C. Format Penyusunan RPP&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Ada beberapa alternatif format rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang bisa dikembangkan. Format yang dipilih guru sangat ber¬gantung pada sifat materi pembelajaran dan selera/kehendak kurikulum yang sedang berlaku. Yang penting adalah ketika memutuskan penggunaan format tertentu harus dilakukan secara sadar dan rasional.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut ini dicantumkan tiga jenis format RPP yang biasa digunakan oleh guru. Dari ketiga format tersebut, KTSP rupanya cenderung atau berselera dengan format 1.&lt;br /&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_xcNWbS-EQyz9g0gwcNDhpukQLNCstxhpIIIGQxgqRaSFW8ZKsAiLSgBUwEuFen1v3oCGdPdoDlrgen4FjuU8I9Hvgt94F0HZLScij73pfzeLBNtIrsgYoEaa-o0uAsAeQ9oeeTBdRFw/s1600-h/RPP+format+1.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5388714028882559330" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_xcNWbS-EQyz9g0gwcNDhpukQLNCstxhpIIIGQxgqRaSFW8ZKsAiLSgBUwEuFen1v3oCGdPdoDlrgen4FjuU8I9Hvgt94F0HZLScij73pfzeLBNtIrsgYoEaa-o0uAsAeQ9oeeTBdRFw/s400/RPP+format+1.jpg" style="cursor: pointer; display: block; height: 400px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 258px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0XRwbzkGsnsBgVQkUWHubqfPChWuyZAsXMCe5ArIf0ISkMnfdKJ-11F8Rh_d2uDm6IpwvuhsX7yTJEKDjYlum_MMqERGTW1IzAx62LzI-IWp0RruCJhEqQGzryHfnRih7on5yMNGT9yE/s1600-h/RPP+format+2.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5388714015948887106" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0XRwbzkGsnsBgVQkUWHubqfPChWuyZAsXMCe5ArIf0ISkMnfdKJ-11F8Rh_d2uDm6IpwvuhsX7yTJEKDjYlum_MMqERGTW1IzAx62LzI-IWp0RruCJhEqQGzryHfnRih7on5yMNGT9yE/s400/RPP+format+2.jpg" style="cursor: pointer; display: block; height: 400px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 259px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7ijRrkYKoLjjFadwuJa70ap59gzAEBQqvoR-bQnA8Ji9BxMajkDLp7N-zl96R9EwxiyZqmH5Snbhtbi7MO_7qLekQ4iSBBJIApTS8-o544PwT8JIWTBKAaFnrRFVYup2vnBEizBMGy1o/s1600-h/RPP+format+3.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5388714005704800306" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7ijRrkYKoLjjFadwuJa70ap59gzAEBQqvoR-bQnA8Ji9BxMajkDLp7N-zl96R9EwxiyZqmH5Snbhtbi7MO_7qLekQ4iSBBJIApTS8-o544PwT8JIWTBKAaFnrRFVYup2vnBEizBMGy1o/s400/RPP+format+3.jpg" style="cursor: pointer; display: block; height: 400px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 259px;" /&gt;&lt;/a&gt;Setelah format dipilih, secara hierarkis langkah-langkah pokok pe¬nyusunan rencana pembelajaran atau silabus berbasis kompetensi dengan pendekatan CTL adalah sebagai berikut.&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Bukalah Silabus Mata Pelajaran tertentu (SD/MI, SMP/MTs, atau SMA/MA - sesuai dengan tugas Anda)! Di sana Anda akan menjumpai kompetensi dasar, materi pokok, dan pencapaian hasil belajar, yang dikelompokkan berdasarkan kelas dan semester. Sebagai contoh, apabila Anda seorang guru Bahasa Indonesia di SMP/MTs dan akan mengajar siswa kelas II cawu 1, pada Bab 2 akan Anda jumpai rumusan kompetensi dasar, materi pokok, dan indikator pencapaian hasil belajar sebagai berikut:&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhi65Q584ya7OAcARV5lOgrpvs5-A0Ejv2sMzat4x6Ii_xh99JhezeKLqTiMtby1euCBeigi3fxZmG-RneaiFc_bMG9B4sndp-eJRmQYhcArritel1MvD0WRbTgJlQgMEcSqf9WDGL-zu4/s1600-h/Kompetensi+Dasar.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5388699984975413074" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhi65Q584ya7OAcARV5lOgrpvs5-A0Ejv2sMzat4x6Ii_xh99JhezeKLqTiMtby1euCBeigi3fxZmG-RneaiFc_bMG9B4sndp-eJRmQYhcArritel1MvD0WRbTgJlQgMEcSqf9WDGL-zu4/s400/Kompetensi+Dasar.jpg" style="cursor: pointer; display: block; height: 94px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 400px;" /&gt;&lt;/a&gt;Setelah memilih kompetensi dasar, materi pokok, dan indikator pencapaian hasil belajar sesuai dengan tabel tersebut, nyatakan kegiatan utama pembelajarannya! Rumusan kegiatan ini diperoleh dari penggabungan antara kompetensi dasar, materi pokok, dan indikator pencapai tujuan. Tabel di atas dapat dirumuskan dalam bentuk pernyataan kegiatan utama pembelajaran sebagai berikut:&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
"Setelah membaca dalam hati teks yang mengandung tabel atau diagram, siswa menjelaskan isi tabel atau diagram kepada teman sekelompoknya. "&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Catatan:&lt;br /&gt;
Rumusan yang berupa pernyataan kegiatan utama pembelajaran merupakan salah satu dari sekian banyak rumusan. Guru bisa membuat rumusan sendiri sekiranya rumusan tersebut dianggap kurang pas karena penekanannya tidak sesuai dengan keinginan guru.&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Rumuskan tujuan umum pembelajarannya! Rumusan tujuan ini mengacu pada indikator pencapaian hasil belajar dan kegiatan utama pembelajaran!&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Rincilah media yang dapat mendukung kegiatan pembelajaran! Penentuan media hendaknya memenuhi ciri-ciri, antara lain sesuai dengan tujuan pembelajaran, membangkitkan minat belajar siswa, memberikan kesempatan siswa untuk berpartisipasi aktif, esensial, ketersediaan, kemudahan penerapan, dan kealamiahan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Susunlah skenario yang berupa tahap-tahap kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan siswa! Skenario kegiatan harus mencerminkan aktualisasi prinsip pembelajaran berbasis kompetensi dan komponen utama pendekatan kontekstual.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tentukan penilaian autentiknya! Dengan data apa siswa dapat diamati partisipasinya dalam belajar. Data ini bisa diarahkan pada setiap tahapan kegiatan siswa dari awal sampai akhir kegiatan, termasuk hasil belajarnya.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
Hasil dari langkah-langkah rencana pembelajaran berbasis kom¬petensi dengan pendekatan kontekstual terlihat pada contoh berikut. Dengan contoh ini diharapkan guru bisa mengadaptasikannya ketika harus menyusun rencana pembelajaran atas mata pelajaran yang diampunya. Contoh yang tersaji berikut juga merupakan salah satu model dari sekian banyak model yang ada. Guru pun bisa mengem¬bangkan model rencana pembelajaran lain. Hal yang penting adalah prinsip-prinsip dan karakteristik pembelajaran berbasis kompetensi dan pendekatan kontekstual menjadi dasar pengembangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;CONTOH RPP&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekolah :  SMP&lt;br /&gt;
Mata Pelajaran :  Bahasa Indonesia&lt;br /&gt;
Kelas/Semester :  VIII/1&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Standar Kompetensi :&lt;br /&gt;
12. Mengungkapkan informasi dalam bentuk rangkuman, teks berita, slogan/poster.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kompetensi Dasar :&lt;br /&gt;
12.2 Menulis teks berita secara singkat, padat, dan jelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Indikator :&lt;br /&gt;
(1) Mampu menyusun data pokok berita.&lt;br /&gt;
(2) Mampu merangkai data pokok-pokok berita menjadi berita yang singkat, padat, dan jelas.&lt;br /&gt;
(3) Mampu menyunting berita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alokasi Waktu :  4 x 40 menit ( 2 pertemuan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1.  Tujuan Pembelajaran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Siswa dapat menulis teks berita dengan singkat, padat, dan jelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2.  Materi Pembelajaran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Penulisan teks berita&lt;br /&gt;
a. Teks berita.&lt;br /&gt;
b. Unsur-unsur berita.&lt;br /&gt;
c. Cara penulisan teks berita.&lt;br /&gt;
d. Praktik penulisan teks berita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Metode Pembelajaran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
a. Pemodelan&lt;br /&gt;
b. Tanya jawab&lt;br /&gt;
c. Inkuiri&lt;br /&gt;
d. Demonstrasi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4.  Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Pertemuan Pertama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
a. Kegiatan Awal&lt;br /&gt;
1) Siswa diajak melihat koran yang diperlihatkan/dibawa guru.&lt;br /&gt;
2) Siswa dan guru bertanya jawab tentang berita dan kebermaknaan menulis berita.&lt;br /&gt;
3) Siswa berkelompok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
b. Kegiatan Inti&lt;br /&gt;
1) Siswa menerima potongan wacana berita.&lt;br /&gt;
2) Secara berkelompok siswa memasangkan potongan berita sesuai dengan isinya.&lt;br /&gt;
3) Siswa diajak membahas hasil kerja dan menyimpulkan ciri-ciri isi berita dan urutan penyajian.&lt;br /&gt;
4) Secara berkelompok, siswa mengidentifikasi gambar yang beris peristiwa menarik.&lt;br /&gt;
5) Siswa menulis data gambar berdasarkan hasil identifikasi.&lt;br /&gt;
6) Secara berkelompok siswa menyusun pokok-pokok berita dengan memerhatikan unsur 5 W + 1 H berdasarkan hasil identifikasigambar.&lt;br /&gt;
7) Siswa dan guru menyusun rubrik penilaian.&lt;br /&gt;
8) Secara berkelompok siswa dipandu guru menulis teks berita secara singkat, padat, dan jelas. .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
c. Kegiatan Akhir&lt;br /&gt;
1) Siswa dan guru melakukan refleksi.&lt;br /&gt;
2) Siswa mendapatkan tugas untuk mendata hal-hal yang terdapat di lingkungan sekolahnya yang dapat diangkat sebagai berita dan menuliskan pokok-pokok beritanya dengan memerhatikan 5 W+1 H.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Pertemuan Kedua&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
a. Kegiatan Awal&lt;br /&gt;
1) Siswa dan guru bertanya jawab tentang tugas rumah penulisan teks berita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
b. Kegiatan Inti&lt;br /&gt;
1)  Siswa mendiskusikan hasil tugas rumahnya dengan bimbingan guru.&lt;br /&gt;
2) Siswa mengembangkan pokok-pokok berita menjadi sebuah teks berita dengan memerhatikan 5 W + 1 H.&lt;br /&gt;
3) Secara berkelompok, siswa menilai hasil kerja temannya dengan rubrik yang sudah disepakati kemudian menyuntingnya.&lt;br /&gt;
4) Siswa memperbaiki tulisan berdasarkan hasil suntingan teman.&lt;br /&gt;
5)  Siswa dan guru memilih tiga tulisan terbaik.&lt;br /&gt;
6) Siswa memajang berita terbaik dari masing-masing kelompok di papan pajang kelas.&lt;br /&gt;
7) Tulisan terbaik diberi penghargaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
c. Kegiatan Akhir&lt;br /&gt;
1) Siswa dan guru melakukan refleksi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. Sumber Belajar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
a. Koran&lt;br /&gt;
b.  Buku Pelajaran Bahasa&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6. Penilaian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
a. Teknik  :  Penugasan&lt;br /&gt;
b.  Bentuk instrumen :  Tugas proyek&lt;br /&gt;
c.  Soal /Instrumen :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1) Tulislah data pokok berita yang kamu peroleh dari lingkungan sekolahmu!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pedoman Penskoran&lt;br /&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiNfw31Q6wQShUrUwrH2Buai6Ptjx_Ng7-RXn_kgbCPY3ZTGtZiKFDxCoDTZ08pyEgr0kdaWq3H9MGXmZdtUUNETtf-PKwPrQXgPF0aRcbpLYoOfLgaNSsZbv6hmANkuIvUyJJWoxc6Pn8/s1600-h/Pedoman+Pensekoran.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5388699962148897010" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiNfw31Q6wQShUrUwrH2Buai6Ptjx_Ng7-RXn_kgbCPY3ZTGtZiKFDxCoDTZ08pyEgr0kdaWq3H9MGXmZdtUUNETtf-PKwPrQXgPF0aRcbpLYoOfLgaNSsZbv6hmANkuIvUyJJWoxc6Pn8/s400/Pedoman+Pensekoran.jpg" style="cursor: pointer; display: block; height: 181px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 400px;" /&gt;&lt;/a&gt;2) Kembangkan data pokok berita menjadi sebuah teks berita! Rubrik penilaian teks berita&lt;br /&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhAFrD9nXdfQjL-6U6V4iVWTYQR82QBclZyuV8uXZ5jTmeImMvnwdCQ9ffsewi_TaeORLlxvLe7Rg7Q7NRAOmwcH2mPI2px4gg-6dddpAnLBMsIRXz2zXTkaK4dAXEZvIMxpiFQW3VeBjA/s1600-h/Score.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5388699969227103714" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhAFrD9nXdfQjL-6U6V4iVWTYQR82QBclZyuV8uXZ5jTmeImMvnwdCQ9ffsewi_TaeORLlxvLe7Rg7Q7NRAOmwcH2mPI2px4gg-6dddpAnLBMsIRXz2zXTkaK4dAXEZvIMxpiFQW3VeBjA/s400/Score.jpg" style="cursor: pointer; display: block; height: 400px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 333px;" /&gt;&lt;/a&gt;2.  Suntinglah tulisanmu berdasarkan hasil penilaian temanmu, guru, dan berdasar¬kan pendapatmu!&lt;br /&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQkDFUFCVXXsrnVRPMZi-UrnqZNbQyQewrkx03a9uG811K_xr38AyoOf_C4je-9WSfq9882KmkerSnLupigKtMr4r0dQHI-B6ScmYmuGw2FWGSLucZYizCi64oH98b1Don8e3gsvUTWnY/s1600-h/Score2.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5388699978471313282" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQkDFUFCVXXsrnVRPMZi-UrnqZNbQyQewrkx03a9uG811K_xr38AyoOf_C4je-9WSfq9882KmkerSnLupigKtMr4r0dQHI-B6ScmYmuGw2FWGSLucZYizCi64oH98b1Don8e3gsvUTWnY/s400/Score2.jpg" style="cursor: pointer; display: block; height: 236px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 400px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Skor maksimal:&lt;br /&gt;
No 1) = 5&lt;br /&gt;
No 2) = 10&lt;br /&gt;
No 2. = 6&lt;br /&gt;
Jumlah  = 21&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penghitungan nilai akhir dalam skala 0-100 adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiSaorCmoSz1VFEoV1qAasO1P6x250DIZ41HEBEUtVHaPzhdyERpYKiavzRvkBVJLXJQ1QcMoHI4nAE_04uwoQkp3ZZweOAXFL2wtr-Iv20QkGOahfJTxzcjyhnsoqfLjkY3wvuH717J0k/s1600-h/rumus+nilai.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5388722772958865074" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiSaorCmoSz1VFEoV1qAasO1P6x250DIZ41HEBEUtVHaPzhdyERpYKiavzRvkBVJLXJQ1QcMoHI4nAE_04uwoQkp3ZZweOAXFL2wtr-Iv20QkGOahfJTxzcjyhnsoqfLjkY3wvuH717J0k/s400/rumus+nilai.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 53px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 394px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
…………………….,……………&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Guru Mata Pelajaran&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
.................................&lt;br /&gt;
NIP&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhVFGOqXZ-qSoIwN_DWo4-3R_jwvrz3Z2jRbgl9K4BAMVhhUVsMDWRfdJWRmy98S8uPi2mpDkvcmfCwcBApVvkQpkxECvCRhJTan0qzhZKFkitkf1uMM9qtiefRmqLjRfs4Sth6_sXj94w/s72-c/siapin+rpp.JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">11</thr:total></item><item><title>Diskusi Ulumul Qur'an Pertama Sukses...</title><link>http://umarstain.blogspot.com/2009/09/ulumul-quran-dan-perkembangannya-telah.html</link><category>Info</category><category>Materi Kuliah</category><category>Ulumul Quran</category><author>noreply@blogger.com (Aa Umar)</author><pubDate>Wed, 30 Sep 2009 19:52:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9098277684110891405.post-3572460117545879418</guid><description>&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 202px; height: 183px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjir39QqqYinSjm-thKvrUy0ABsYy1doL7D4fNxU4QyJysdXNWkI2otKlSN0kazjk_AFyW2WO1HjQ73GpgaEyIZqfp5FuW8SSYwnpz7qMRCOvz062KOO3YylPnW-Et5t8yflZdaPcVeLHE/s320/al_quran1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5387467469899187522" border="0" /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Ulumul Qur'an dan Perkembangannya&lt;/span&gt; telah sukses didiskusikan oleh kelompok I dari masing-masing kelas. Tentunya banyak hal yang bermanfaat dapat dicerna dari kegiatan tersebut, dapat mengetahui definisi ulumul qur'an menurut para pakarnya, ruang lingkup bahasan ulumul qur'an, juga dapat mengetahui sejarah perkembangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya silahkan masuk pada &lt;a href="http://umarstain.edumoot.com/" target="blank"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;umar e-learning system&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; untuk menyelesaikan tugas hasil diskusi materi pertama ini, setelah itu tinggal anda tunggu perolehan score-nya pada halaman student masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi mahasiswa yang belum mendapatkan materi diskusi "Ulumul Qur'an dan Perkembangannya" dapat download langsung di halaman ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Download Ulumul Qur'an dan Perkembangannya :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/6718171/UlumulQurandanPerkembangannya.zip.html" target="blank"&gt;Sumber dari Ulumul Qur'an karya Rosihon Anwar&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/6775052/UlumulQurandanPerkembangannyaKelompokI.doc.html" target="blank"&gt;Karya Kelompok I semester V&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;3. untuk tambahan Referensi Online klik &lt;a href="http://ulumulstai.blogspot.com/2009/03/ulumul-quran-dan-perkembangannya.html" target="blank"&gt;di sini&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Bagi mahasiswa yang telah memberikan jawaban, tapi belum mengikuti prosedur, harap mengulangi kembali karena jawaban tugas belum terkirim.&lt;/span&gt; Informasi lengkap cara mengerjakan tugas, silahkan lompat ke &lt;a href="http://umarstain.edumoot.com/" target="blank"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;umar e-learning system&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjir39QqqYinSjm-thKvrUy0ABsYy1doL7D4fNxU4QyJysdXNWkI2otKlSN0kazjk_AFyW2WO1HjQ73GpgaEyIZqfp5FuW8SSYwnpz7qMRCOvz062KOO3YylPnW-Et5t8yflZdaPcVeLHE/s72-c/al_quran1.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Informasi untuk Mahasiwa</title><link>http://umarstain.blogspot.com/2009/09/informasi-untuk-mahasiwa.html</link><category>Info</category><author>noreply@blogger.com (Aa Umar)</author><pubDate>Wed, 9 Sep 2009 17:07:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9098277684110891405.post-4210613657370524636</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Khusus&lt;/span&gt; bagi mahasiswa yang memprogram mata kuliah yang diasuh Mr. Umar termasuk praktikum komputer. Mulai semester Ganjil Tahun Akademik 2009/2010 ini perkuliahan dilaksanakan dengan 2 model, yaitu &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;tatap muka&lt;/span&gt; di kelas dan &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;penerapan e-learning&lt;/span&gt; secara online. Ada bagian-bagian materi tertentu yang akan dilaksanakan secara online, seperti Intisari materi kuliah, pengumpulan tugas mandiri, tray out mid semester dan mid semester.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka untuk itu diharuskan kepada seluruh mahasiswa yang memprogram mata kuliah yang diasuh Mr. Umar segera membuat e-mail untuk keperluan registrasi pada program &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;umar e-learning system&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi selengkapnya tentang &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;umar e-learning system&lt;/span&gt; silahkan klik menu &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;umar e-learning system&lt;/span&gt; pada deretan menu blog ini, atau langsung Anda klik &lt;a href="http://umarstain.edumoot.com/" target="blank"&gt;di sini&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total></item><item><title>Tugas Parktikum Internet</title><link>http://umarstain.blogspot.com/2009/07/tugas-parktikum-internet.html</link><author>noreply@blogger.com (Aa Umar)</author><pubDate>Fri, 10 Jul 2009 08:22:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9098277684110891405.post-5482544155758034584</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk pengambilan Nilai Praktikum Internet seluruh mahasiswa bimbingan saya adalah dengan penilaian blog. Untuk itu segera kirimkan alamat Blog Anda masing-masing ke &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;umarstain@gmail.com&lt;/span&gt;, dengan format sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Nama Lengkap:&lt;br /&gt;NPM         :&lt;br /&gt;Prodi       :&lt;br /&gt;Semester    :&lt;br /&gt;Alamat Blog :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;bagi yang telah mengirimkan dengan format berbeda, tidak perlu kirim ulang yang penting Alamat Blog yang ditulis tidak salah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Alamat Blog Paling lambat diterima tanggal terakhir pada Jadwal Ujian Semester TA 2008/2009.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255); font-style: italic;"&gt;Bagi Anda yang telah membaca informasi ini, tolong informasikan ulang pada teman-teman anda.&lt;/span&gt; Atas Kerjasama yang baik saya ucapkan terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Bubu Awards, Ajang Kompetisi Para Blogger</title><link>http://umarstain.blogspot.com/2009/04/bubu-awards-ajang-kompetisi-para.html</link><category>Info</category><category>Kompetisi</category><category>Teknologi</category><author>noreply@blogger.com (Aa Umar)</author><pubDate>Fri, 17 Apr 2009 04:05:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9098277684110891405.post-6286443537357622562</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhZF32zfL1vWw-rMGFwxtffzF7T0Va7NFxLs36x_j6tA_pMczhd4O8AL0iMY2p9btSSgD2mhxrLEIF1B_D_zABCPb6UIOKmVxIbeKK7-VbUSHgnCuFdH8G-tI1wcnJLgu3T0uL6-M6KkSM/s1600-h/komodo.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 141px; height: 108px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhZF32zfL1vWw-rMGFwxtffzF7T0Va7NFxLs36x_j6tA_pMczhd4O8AL0iMY2p9btSSgD2mhxrLEIF1B_D_zABCPb6UIOKmVxIbeKK7-VbUSHgnCuFdH8G-tI1wcnJLgu3T0uL6-M6KkSM/s320/komodo.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5325615355344258242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;JAKARTA, KOMPAS.com- Mulai pertengahan April tahun ini sampai akhir 2010, diperkirakan industri digital di Indonesia akan tumbuh pesat. Melihat hal tersebut, PT. Bubu Kreasi Perdana bekerjasama dengan Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (Depbudpar), dan pihak Telkom akan mengadakan Kompetisi Bubu Awards V.06.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendaftaran peserta dibuka mulai 22 April sampai 18 Juni 2009. Acara puncak akan diselengarakan di Jakarta Convention Center, pada tanggal 30 Juli 2009 mendatang. "Kompetisi Bubu Awards V.06 ini terbuka bagi pelajar dan mahasiswa dan masyarakat umum berkewarganegaraan Indonesia yang bekerja atau memiliki minat yang tinggi dalam industri kreatif, periklanan, digital dan media online," terang Shinta Dhanuwardoyo, CEO PT. Bubu Kreasi Perdana, di Jakarta, Rabu (15/4).&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Melalui kompetisi ini, diharapkan para blogger dapat memberi kontribusi nyata dalam membantu pemerintah mempromosikan kepariwisataan Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tema yang diusung dalam kompetisi ini adalah The Rise of Era Digital, peserta diwajibkan untuk membuat tulisan mengenai Taman Nasional Komodo. Tulisan dapat yang terdiri dari 1000-2000 suku kata ini, dapat menggunakan bahasa Indonesia atau pun bahasa Inggris dan di upload pada blog pribadi penulis, tiap peserta dapat mengajukan lebih dari satu artikel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kompetisi yang berhadiah uang tunai Rp 10.000. 000 ini, dinilai oleh para dewan juri yang berasal dari perwakilan pemerintah (Depbudpar), bloggers, pemerhati pariwisata, pers, ahli pemasaran digital dan lain-lain. Untuk informasi lebih lengkap mengenai ketentuan dan syarat, dapat diakses di &lt;a href="http://www.bubuawards.com/" target="_blank"&gt;www.bubuawards.com&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhZF32zfL1vWw-rMGFwxtffzF7T0Va7NFxLs36x_j6tA_pMczhd4O8AL0iMY2p9btSSgD2mhxrLEIF1B_D_zABCPb6UIOKmVxIbeKK7-VbUSHgnCuFdH8G-tI1wcnJLgu3T0uL6-M6KkSM/s72-c/komodo.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Tugas Kelompok KEWIRAUSAHAAN/TTG</title><link>http://umarstain.blogspot.com/2009/04/tugas-kelompok.html</link><category>Kewirausahaan</category><category>Materi Kuliah</category><category>tugas mahasiswa</category><author>noreply@blogger.com (Aa Umar)</author><pubDate>Fri, 10 Apr 2009 02:27:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9098277684110891405.post-5026885951704628340</guid><description>&lt;div style="text-align: left; color: rgb(102, 102, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Prodi : PBI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Semester : VIII (genap)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TA  : 2008/2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;table bg="#232323" style="color: rgb(0, 0, 0);" border="1" width="540"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr bg="#232323" style=""&gt;&lt;td style="font-weight: bold;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;NO&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="font-weight: bold;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;KELOMPOK&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="font-weight: bold;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;TOPIK BAHASAN&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr bgcolor="#ececec"&gt;&lt;td align="center"&gt;1&lt;/td&gt;&lt;td style="text-align: left;"&gt;I (Satu)&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;&lt;a href="http://umarstain.blogspot.com/2009/04/pengertian-tujuan-dan-ruang-lingkup.html"&gt;Pengertian, Tujuan dan Ruang Lingkup Kewirausahaan&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr bgcolor="#ececec"&gt;&lt;td align="center"&gt;2&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="text-align: left;"&gt;II (Dua)&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;&lt;a href="http://umarstain.blogspot.com/2009/04/komunikasi-dalam-kewirausahaan.html"&gt;Komunikasi dalam Wirausaha&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr bgcolor="#ececec"&gt;&lt;td align="center"&gt;3&lt;/td&gt;&lt;td style="text-align: left;"&gt;III (Tiga)&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;&lt;a href="http://umarstain.blogspot.com/2009/04/sikap-jujur-bagi-wirausahawan.html"&gt;Sikap Jujur dan Selalu Ingin Maju Bagi Wirausahawan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr bgcolor="#ececec"&gt;&lt;td align="center"&gt;4&lt;/td&gt;&lt;td style="text-align: left;"&gt;IV (Empat)&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;&lt;a href="http://umarstain.blogspot.com/2009/04/masalah-dalam-usaha.html"&gt;Masalah-masalah dalam Usaha&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr bgcolor="#ececec"&gt;&lt;td align="center"&gt;5&lt;/td&gt;&lt;td style="text-align: left;"&gt;V (Lima)&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;&lt;a href="http://umarstain.blogspot.com/2009/04/mengidentifikasi-berbagai-usaha.html"&gt;Mengidentifikasi Berbagai Usaha&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada lembar akhir masing-masing Tugas Kelompok harus mencantumkan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;IKLAN BARIS&lt;/span&gt; untuk bidang usahanya masing-masing. Jumlah Iklan sesuai dengan jumlah anggota kelompok. Misal, Jika jumlah anggota kelompoknya 5 orang, maka Iklannya juga harus ada 5 dengan menyertakan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;nama usaha&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pemilik&lt;/span&gt;nya, pemiliknya adalah nama anggota kelompok masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas harus sudah dikumpul dalam bentuk &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;HardCopy&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SoftCopy&lt;/span&gt; sebelum pelaksanaan Mid Semester. Tugas yang memenuhi kriteria akan ditayangkan pada blog ini.&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">4</thr:total></item><item><title>Pengertian, Tujuan dan Ruang Lingkup Kewirausahaan</title><link>http://umarstain.blogspot.com/2009/04/pengertian-tujuan-dan-ruang-lingkup.html</link><category>Kewirausahaan</category><category>Materi Kuliah</category><author>noreply@blogger.com (Aa Umar)</author><pubDate>Fri, 10 Apr 2009 02:04:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9098277684110891405.post-1062555246337717004</guid><description>&lt;div style=""&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;table style="width: 148px; height: 247px;" align="left" cellpadding="0" cellspacing="0" vspace="0" hspace="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td style="padding: 0.15cm;" align="left" valign="top"&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: right; color: rgb(26, 161, 8);font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Para Wirausaha adalah orang-orang yang mengetahui bagaimana menentukan keputusan dalam pekerjaan dan bangga terhadap prestasinya. Para Wirausaha adalah individu-individu yang berorientasi pada tindakan dan bermotivasi tinggi yang mengambil resiko dalam mengejar tujuan. Wirausaha adalah orang yang selalu berubah dan berkembang. Mempunyai sikap positif, kreatif, inovatif, dan citra diri yang sehat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pengertian Kewirausahaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Untuk memasyarakatkan dan membangkitkan semangat kewirausahaan di Indonesia, pemerintah telah mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 4, Tahun 1995. Adapun tujuan dikeluarkannya Instruksi Presiden tersebut untuk menumbuhkan semangat kepeloporan di kalangan generasi muda agar mampu menjadi wirausahawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rangka inenghadapi era perdagangan bebas, kita ditantang bukan hanya untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia yang siap bekerja, melainkan juga harus mampu mempersiapkan dan membuka lapangan kerja baru. Membuka dan memperluas lapangan kerja baru merupakan kebutuhan yang sangat mendesak. Oleh karena itu, diperlukan berbagai kebijaksanaan pemerintah yang mendukung adanya pendidikan kewirausahaan yang dapat membantu menangani masalah penciptaan lapangan kerja baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para wirausahawan diharapkan dapat menjadi pelopor pembangunan, antara lain ikut serta mengurangi adanya pengangguran. Perubahan dan perbaikan nasib kita harus didasarkan pada kehendak, keinginan, dan kerja keras. Karena itu, peranan wirausaha penting sekali untuk me-nentukan masa depan bangsa dan negara.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pembangunan Indonesia akan lebih mantap bila ditunjang oleh adanya para wirausahawan yang ulet dan tangguh, karena kemampuan pemerintah sangat terbatas dalam penyediaan lapangan kerja baru. Pemerintah Indonesia untuk sementara waktu belum mampu menggarap semua aspek pembangunan, karena membutuhkan anggaran belanja yang cukup besar, personalianya, sarana prasarananya, dan pengawasannya. Jadi, para wirausaha merupakan potensi penunjang pembangunan, baik untuk bangsa maupun negara. Pada dasarnya, di alam pembangunan sekarang ini, semua warga negara Indonesia dituntut memiliki jiwa dan semangat kewirausahaan. Pengembangan Sumber Daya Manusia untuk menjadi pegawai negeri, tampaknya menghadapi keterbatasan kesempatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi jika untuk menjadi wirausaha masih terbuka lebar. Sebenarnya, untuk menjadi wirausaha itu tidak hanya mencakup pengusaha yang bergerak di bidang swasta saja, tetapi berlaku juga bagi mereka yang aktif di perusahaan negara atau patungannya. Untuk menjadi seorang wirausaha atau di dalam bahasa Perancis disebut entrepreneur, harus memiliki persyaratan yaitu harus menjadi seorang perwira di bidang usaha atau bisnis. Jadi, persyaratan untuk menjadi seorang wirausaha itu sebenarnya terletak pada kesediaannya bekerja keras dan bertanggung jawab atas pekerjaannya sendiri untuk mencapai suatu tujuan. Sebenarnya, kita merupakan wirausaha yang mampu berdiri sendiri dalam menjalankar. usaha guna mencapai tujuan pribadi, keluarga, bangsa, dan negara. Untuk itu, sebaiknya kita harus mengetahui dan mengerti bahwa wirausaha itu merupakan pejuang kemajuan yang mengabdi kepada masyarakat dan turut serta mengakhiri ketergantungan kita terhadap negara lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peranan wirausaha sangat penting dan menentukan masa depan bangsa dan negara. Secara umum, wirausaha sangat diperlukan untuk memperkuat perekonomian Indonesia. Selanjutnya, agar kita dapat memahami jiwa dan semangat kewirausahaan, terlebih dahulu harus mengetahui pengertian yang berkenaan dengan kewirausahaan dan wirausaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kewirausahaan berasal dari istilah entrepreneurship, sedangkan wirausaha berasal dari kata entrepreneur. Kata entrepreneur, secara tertulis digunakan pertama kali oleh Savary pada tahun 1723 dalam bukunya "Kamus Dagang'. Entrepreneur adalah orang yang membeli barang dengan harga pasti, meskipun orang itu belum mengetahui berapa harga barang (atau guna ekonomi) itu akan dijual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang yang memberi pengertian entrepreneurdan entrepreneurship, di antaranya sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Ada yang mengartikan sebagai orang yang menanggung risiko&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ada yang mengartikan sebagai orang yang memobilisasi dan mengalokasikan modal &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ada yang mengartikan sebagai orang yang menciptakan barang baru&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ada yang mengartikan sebagai orang yang mengurus perusahaan&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Dengan demikian, sebenarnya apa yang dimaksud dengan kewirausahaan dan wirausaha itu?&lt;br /&gt;Agar lebih jelas dan ada pegangan, di bawah ini diuraikan beberapa pengertian kewirausahaan dan wirausaha, sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Kewirausahaan adalah mental dan sikap jiwa yang selalu aktif berusaha meningkatkan hasil karyanya dalam arti meningkatkan penghasilan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kewirausahaan adalah suatu proses seseorang guna mengejar peluang-peluang memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui inovasi, tanpa memperhatikan sumber daya yang mereka kendalikan (Robin, 1996).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kewirausahaan adalah proses dinamis untuk menciptakan tambahan kemakmuran.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kewirausahaan adalah proses menciptakan sesuatu yang lain dengan menggunakan waktu dan kegiatan disertai modal jasa dan risiko, serta menerima balas jasa, kepuasan, dan kebebasan pribadi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dalam lampiran Instruksi Presiden Nomor 4 tahun 1995, tentang Gerakan Nasional&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Memasyarakatkan dan membudayakan Kewirausahaan (GNMMK), kewirausahaan adalah semangat, sikap, perilaku, dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha atau kegiatan yang mengarah pada upaya cara kerja, teknologi dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan keuntungan yang lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan yang dimaksud dengan wirausaha adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Wirausaha adalah mereka yang berhasil mendapatkan perbaikan pribadi, keluarga, masyarakat, dan bangsanya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Wirausaha adalah seorang pakar tentang dirinya sendiri.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Wirausaha adalah orang yang mendobrak sistem ekonomi yang ada dengan memperkenalkan barang dan jasa yang baru dengan menciptakan bentuk organisasi baru atau mengolah bahan baku baru.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Wirausaha adalah orang yang berani memaksa diri untuk menjadi pelayan bagi orang lain (Gede Prama, SWP, 09/XI/1996).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pandangan menurut seorang businessman, wirausaha adalah ancaman, pesaing baru atau juga bisa seorang partner, pemasok, konsumen, atau seorang yang bisa diajak kerja sama.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pandangan menurut seorang pemodal, wirausaha adalah seorang yang menciptakan kesejahteraan buat orang lain yang menemukan cara-cara baru untuk menggunakan resources, mengurangi pemborosan, dan membuka lapangan kerja yang disenangi oleh masyarakat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pandangan menurut seorang ekonom, wirausaha adalah seseorang atau sekelompok orang yang mengorganisir faktor-faktor produksi, alam, tenaga, modal, dan skill untuk tujuan berproduksi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pandangan menurut seorang psychologis, wirausaha adalah seorang yang memiliki dorongan kekuatan dari dalam untuk memperoleh sesuatu tujuan, suka mengadakan eksperimen atau untuk menampilkan kebebasan dirinya di luar kekuasaan orang lain.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Penjelasan materi di atas dapat diambil suatu kesimpulan bahwa wirausaha itu adalah orangorang yang mempunyai kemampuan melihat dan menilai kesempatan-kesempatan bisnis, mengumpulkan sumber-sumber daya yang dibutuhkan guna mengambil keuntungan dan tindakan yang tepat guna dalam memastikan kesuksesan.&lt;br /&gt;Siapa saja yang dapat digolongkan menjadi wirausaha itu? Menurut J.A. Schiunpeter; yang dapat digolongkan sebagai seorang wirausaha adalah seorang inovator, sebagai individu yang mempunyai kenalurian untuk melihat benda materi sedemikian rupa yang kemudian terbukti benar mempunyai semangat, kemampuan, dan pikiran untuk menaklukan cara berpikir lamban dan malas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada zaman sekarang banyak para pemuda yang tertarik dan melirik profesi bisnis yang cukup menjanjikan masa depan yang cerah. Para remaja pada umumnya menyatakan sangat menyenangi kegiatan wirausaha dalam dunia bisnis. Untuk mengantisipasi pekerjaan bisnis, mereka harus mempersiapkan bekal berupa sikap mental dan menguasai beberapa keterampilan misalnya tata boga, tata busana, pemasaran, mengetik, komputer, internet, akuntansi, elektronika, rancang bangun, otomotif, perlistrikan, pertukangan, perbengkelan, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin banyak keterampilan yang diperoleh dan dikuasai para pemuda, semakin banyak pula peluang untuk menjadi wirausahawan. Ada beberapa sifat dasar dan kemampuan yang biasanya ada pada diri seorang wirausaha, di antaranya sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Wiraizsaha adalah seorang pencipta perusahaan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Wirausaha adalah seorang yang selalu melihat perbedaan, baik antar orang maupun antar fenomena kehidupan sebagai peluang dan kesulitan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Wirausaha adalah orang yang cenderung mudah jenuh terhadap segala kemampuan hidup.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tujuan Kewirausahaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bahan ajar mata diklat Kewirausahaan dapat diajarkan dan dikembangkan di Sekolah-sekolah Dasar, Sekolah Menengah, Perguruan Tinggi, dan di berbagai kursus bisnis. Di dalam pelajaran Kewirausahaan, para siswa diajari dan ditanamkan sikap-sikap perilaku untuk membuka bisnis, agar mereka menjadi seorang wirausaha yang berbakat. Agar lebih jelas, di bawah ini diuraikan tujuan dari Kewirausahaan, sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Meningkatkan jumlah para wirausaha yang berkualitas.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mewujudkan kemampuan dan kemantapan para wirausaha untuk meng 7asilkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membudayakan semangat sikap, perilaku, dan kemampuan kewirausahaan di kalangan pelajar dan masyarakat yang mampu, handal, dan unggul.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menumbuhkembangkan kesadaran dan'orientasi Kewirausahaan yang tangguh dan kuat terhadap para siswa dan masyarakat.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Ruang Lingkup Kewirausahaan&lt;br /&gt;Ruang lingkup kewirausahaan sangat luas sekali. Secara umum, ruang lingkup kewirausahaan adalah bergerak dalam bisnis. Jika diuraikan secara rinci ruang lingkup kewirausahaan, bergerak dalam bidang:&lt;br /&gt;a. Lapangan agraris&lt;br /&gt;&lt;span&gt;1) Pertanian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;2) Perkebunan dan kehutanan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Lapangan perikanan&lt;br /&gt;1) Pemeliharaan ikan&lt;br /&gt;2) Penetasan ikan&lt;br /&gt;3) Makanan ikan&lt;br /&gt;4) Pengangkutan ikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Lapangan peternakan&lt;br /&gt;1) Bangsa burung atau unggas&lt;br /&gt;2) Bangsa binatang menyusui&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Lapangan perindustrian dan kerajinan&lt;br /&gt;1) Industri besar&lt;br /&gt;2) Industri menengah&lt;br /&gt;3) Industri kecil&lt;br /&gt;4) Pengrajin&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Pengolahan hasil pertanian&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengolahan hasil perkebunan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengolahan hasil perikanan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengolahan hasil peternakan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengolahan hasil kehutanan&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;e. Lapangan pertambangan dan energi&lt;br /&gt;f. Lapangan perdagangan&lt;br /&gt;1) Sebagai pedagang besar&lt;br /&gt;2) Sebagai pedagang menengah 3) Sebagai pedagang kecil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;g. Lapangan pemberi jasa&lt;br /&gt;1) Sebagai pedagang perantara&lt;br /&gt;2) Sebagai pemberi kredit atau perbankan 3) Sebagai pengusaha angkutan 4) Sebagai pengusaha hotel dan restoran&lt;br /&gt;5) Sebagai pengusaha biro jasa travel pariwisata&lt;br /&gt;6) Sebagai pengusaha asuransi, pergudangan, perbengkelan, koperasi, tata busana, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tenaga wirausaha merupakan salah satu unsur yang ikut serta dalam mencapai cita-cita nasional, yaitu mencapai masyarakat adil dan makmur, baik material, maupun spiritual. Partisipasi masyarakat dan para wirausaha perlu ditingkatkan, guna mencapai cita-cita tersebut. Tenaga-tenaga para wirausaha adalah tenaga pelopor pembangunan dan pejuang nasional,untuk menciptakan lapangan kerja baru dan mengurangi pengangguran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadarilah bahwa lapangan kerja wirausaha itu begitu luas ruang lingkupnya dan perlu mendapat perhatian kita bersama dan perlu kita isi. Dengan terisinya lapangan kerja tersebut maka tingkat sosial ekonomi masyarakat, bangsa, dan negara akan meningkat. Tenaga-tenaga wirausaha harus dapat memajukan lingkungannya. Para wirausaha merupakan pejuang, pencipta, pengusaha, dan juga sebagai organisator pendekar bisnis, niaga, industri, dan kebudayaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberanian untuk membentuk kewirausahaan di sekolah harus didorong oleh guru-guru, khususnya oleh guru yang memberikan mata diklat Kewirausahaan, agar mereka berminat untuk menjadi wirausaha. Dorongan untuk membentuk wirausaha, juga datang dari orang tua, teman sepergaulan, lingkungan famili, para sahabat, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam mengatasi persoalan tenaga kerja yang semakin banyak menganggur, caranya adalah dengan membuka lapangan wirausaha dan memasyarakatkan kewirausahaan. Akan tetapi banyak juga faktor psikologis yang membentuk sikap negatif, sehingga banyak para siswa kurang berminat untuk menjadi wirausahawan. Orang tua siswa banyak juga yang tidak menginginkan anakanaknya menekuni bidang kewirausahaan. Mereka berusaha mengalihkan perhatian anaknya untuk menjadi pegawai negeri. Padahal dengan adanya perubahan lingkungan bisnis dalam abad sekarang, telah banyak menuntut para wirausaha yang tangguh dan profesional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti kita ketahui bahwa wirausaha mengacu pada orang yang melaksanakan proses penciptaan kesejahteraan dan nilai tambah. Jadi, jika para siswa ingin menjadi wirausaha maka ia harus mempunyai sifat keberanian, keteladanan, dan berani mengambil risiko yang bersumber pada kemampuan sendiri. Wirausaha tidak semata-mata dimotivasi oleh financial incentive, tetapi oleh keinginan untuk melepaskan diri dari lingkungan yang tidak diinginkannya. Di samping itu wirausaha ingin menemukan arti baru bagi kehidupannya (Russel M. Knight, 1983).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">330</thr:total></item><item><title>Komunikasi dalam Wirausaha</title><link>http://umarstain.blogspot.com/2009/04/komunikasi-dalam-kewirausahaan.html</link><category>Kewirausahaan</category><category>Materi Kuliah</category><author>noreply@blogger.com (Aa Umar)</author><pubDate>Fri, 10 Apr 2009 01:52:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9098277684110891405.post-182328382864409990</guid><description>&lt;div style=""&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;table style="width: 148px; height: 247px;" align="left" bgcolor="#aed4a9" cellpadding="0" cellspacing="0" vspace="0" hspace="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td style="padding: 0.15cm;" align="left" valign="top"&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: right; color: rgb(3, 102, 68);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(13, 99, 1);"&gt;Pandai berkomunikasi berarti pandai mengorganisasikan buah pikiran ke dalam bentukbentuk ucapan yang jelas. Berkomunikasi yang baik diikuti dengan perilaku jujur, konsisten dalam pembicaraan akan sangat membantu seorang wirausaha dalam mengembangkan karir masa depannya. Dengan keterampilan berkomunikasi seorang wirausaha dapat mencapai puncak karir dan meraih kursi yang menjadi idaman setiap orang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pengertian Komunikasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Wirausaha secara individu dikenali bukan dalam isolasi, melainkan dalam berkomunikasi dan interaksi dengan pihak lain di luar dirinya sendiri. Apa sebabnya? Karena wirausaha itu tidak hidup sendirian. Dari adanya berkomunikasi dan interaksi, akan terbentuk kepribadian yang mencakup perilaku, sikap, dan sistem nilai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan para wirausaha sehari-hari selalu terlibat dengan menerima dan memberi informasi melalui komunikasi. Oleh sebab itu, dengan adanya komunikasi di dalam dunia bisnis sangat penting sekali untuk keberhasilan di dalam kegiatan usahanya. Jika demikian komunikasi itu apa? Perkataan komunikasi berasal dari kata "Communicare" (bahasa Latin) yang artinya memberitahukan. Sedangkan menurut bahasa Inggris disebut "Communication" yang artinya suatu pertukaran informasi, konsep, ide, perasaan antara dua atau lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Oxford Dictionary, komunikasi adalah pengiriman atau tukar menukar informasi, ide, dan lain sebagainya. Sedangkan menurut Ensiklopedia, komunikasi adalah penyelenggaraan tata hubungan kegiatan menyampaikan warta dari satu pihak dalam suatu organisasi. Jadi, sebenarnya komunikasi itu adalah proses pernyataan antarmanusia. Pernyataan manusia itu dinamakan pesan (message), dan orang yang menyampaikan pesan disebut komunikator (communicator), sedangkan orang yang menerima pernyataan pesan (message) disebut komunikan (communicatee). Adapun isi pesan yang disampaikan komunikator itu adalah pikiran atau perasaan, serta lambang dengan menggunakan bahasa lisan maupun tulisan.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sudah jelas bahwa salah satu yang paling penting bagi para wirausahawan untuk mendapatkan sukses di dalam bisnis adalah dengan berkomunikasi dan interaksi. Jika tidak dapat berkomunikasi maka tidak mungkin bagi seorang wirausahawan dapat memperoleh kesempatan berbisnis, baik untuk menciptakan ide-ide, gagasan, maupun cara mengembangkan usahanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya dari penjelasan materi tersebut di atas, dapat diambil suatu kesimpulan mengenai pengertian komunikasi, adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Komunikasi adalah suatu rangkaian kegiatan untuk menyampaikan warta dari seseorang kepada orang lain dalam usaha kerja sama untuk mencapai suatu tujuan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Komunikasi adalah suatu proses dalam memberitahukan keterangan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;keterangan mengenai buah pikiran yang saling diperlukan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Komunikasi adalah proses penyampaian keterangan dan pengertian dari : seseorang kepada orang lain.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Dengan demikian, berkomunikasi itu mengandung proses pemberitahuan, mendengarkan, dan memahami secara terus menerus dengan menggunakan lambang-lambang tertentu. Berkomunikasi yang dianggap baik adalah berkomunikasi yang berlangsung secara timbal balik dan terus menerus dapat menciptakan saling pengertian semua pihak. Dengan demikian, komunikasi yang berlangsung secara timbal balik, akan bermanfaat dalam setiap kesempatan berwirausaha untuk mencapai tujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula dengan berkomunikasi di dalam berbisnis akan mendapatkan kesempatan sukses jika disertai dengan perkembangan teknologi. Di dalam pembinaan kemampuan berkomunikasi ada tiga aspek yang perlu diperhatikan oleh setiap wirausahawan, yaitu:&lt;br /&gt;a. Berkomunikasi harus dipandang sebagai proses.&lt;br /&gt;b. Berkomunikasi harus menyangkut manusia dan bukan manusia.&lt;br /&gt;c. Berkomunikasi harus menyangkut informasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Syarat-syarat berkomunikasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Apabila telah melaksanakan cara berkomunikasi maka seorang wirausaha harus mengetahui bagaimana tanggapan suatu jenis komunikasi yang disampaikan terhadap seseorang mengenai isi suatu pesan yang dikirimkan.&lt;br /&gt;Syarat-syarat untuk mampu berkomunikasi, adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Pesan yang disamgaikan hendaknya dapat membangkitkan keinginan pribadi pihak sasaran dan menyarankan beberapa cara untuk memperolehnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pesan yang disampaikan harus dirancang terlebih dahulu dan disampaikan sedemikian rupa, sehingga dapat menarik perhatian sasaran yang dimaksud.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pesan yang disampaikan harus menggunakan tanda-tanda yang disesuaikan dengan pengalaman yang sama antara yang memberi pesan dan orang yang menerima pesan, sehingga sama-sama mengerti.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pesan yang disampaikan hendaknya mewujudkan dan menunjukkan suatu jalan untuk memperoleh keinginan yang layak.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Macam-macam komunikasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Komunikasi yang dipergunakan oleh seorang wirausaha ada tiga macam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;a. Komunikasi Tertulis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Komunikasi tertulis adalah komunikasi menggunakan lambang, huruf, misalnya jika akan menyampaikan pesan melalui surat biasanya menggunakan huruf-huruf atau abjad, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebaikan komunikasi secara tertulis, yaitu:&lt;br /&gt;1) Dapat disebarkan seluas-luasnya&lt;br /&gt;2) Merupakan pegangan yang pasti oleh penerima komunikasi&lt;br /&gt;3) Mempunyai daya tahart yang lama&lt;br /&gt;4) Dapat lebih tegas dan jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelemahan komunikasi secara tertulis, yaitu:&lt;br /&gt;1) Tidak ada penjelasan lebih lanjut selain tertulis.&lt;br /&gt;2) Tidak semua hal yang dikomunikasikan secara tertulis.&lt;br /&gt;3) Suka gagal jika latar belakang penerima komunikasi pendidikannya lebih rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;b. Komunikasi Lisan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Komunikasi lisan adalah komunikasi berbentuk pembicaraan langsung, ceramah, diskusi kelompok, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebaikan komunikasi secara lisan, yaitu:&lt;br /&gt;1) Dapat menimbulkan komunikasi timbal balik secara langsung.&lt;br /&gt;2) Dapat menimbulkan partisipasi secara langsung.&lt;br /&gt;3) Dapat memberi penjelasan dengan lebih terperinci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelemahan komunikasi secara lisan, yaitu:&lt;br /&gt;1) Memerlukan penyesuaian di dalam berkomuni kasi.&lt;br /&gt;2) Berkomunikasi secara lisan lebih banyak memerlukan penjelasan lebih terperinci.&lt;br /&gt;3) Tidak dapat dipakai sebagai dokumentasi tertulis.&lt;br /&gt;4) Komunikasi lisan kurang ada ketegasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;c. Komunikasi Gambar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kadang-kadang berkomunikasi secara tertulis sulit dilaksanakan, sehingga untuk itu perlu dilaksanakan dengan komunikasi gambar. Misalnya dalam mengkomunikasikan perencanaan suatu bangunan yang rumit, apabila disampaikan dengan tertulis atau lisan hanya akan menimbulkan miss comunication.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Proses berkomunikasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Proses berkomunikasi dapat diklasifikasikan sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Proses komunikasi primer&lt;br /&gt;Proses komunikasi primer adalah proses penyampaian pikiran oleh wirausaha (komunikator) kepada masyarakat konsumen (komunikan) dengan menggunakan lambang-lambang sebagai media atau saluran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Proses komunikasi sekunder&lt;br /&gt;Proses komunikasi sekunder adalah proses penyampaian pesan oleh seorang wirausaha (komunikator) kepada masyarakat konsumen (komunikan) dengan menggunakan alat sebagai sarana. Seorang wirausaha menggunakan media, karena masyarakat konsumen sangat jauh tempat tinggalnya dan sangat banyak. Apabila masyarakat konsumen (komunikan) sangat jauh tempat tinggalnya, maka sebagai alat berkomunikasi menggunakan surat, telepon, telegram, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Proses komunikasi linear&lt;br /&gt;Proses komunikasi linear adalah proses perjalanan dari satu titik ke titik lain secara lurus. Proses komunikasi linear merupakan penyampaian pesan oleh seorang wirausaha (komunikator) kepada masyarakat konsumen (komunikan) sebagai titik terminal. Komunikasi linear ini berlangsung dalam situasi berkomunikasi tatap muka atau melalui alat media.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Proses komunikasi sirkular&lt;br /&gt;Proses komunikasi sirkular adalah proses terjadinya umpan balik (feed back). Terjadinya umpan balik (feed back) adalah adanya arus pesan dari seorang wirausaha (komunikator) mengalir kepada masyarakat konsumen (komunikan). Adakalanya umpan balik itu mengalir dari masyarakat konsumen (komunikan) kepada wirausaha (komunikator)."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tujuan dan keberhasilan berkomunikasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tujuan adanya berkomunikasi adalah mengubah tingkah laku, baik secara individu maupun secara kelompok. Tujuan adanya berkomunikasi adalah melaksanakan pertukaran informasi yang paling menguntungkan kedua belah pihak, baik untuk wirausaha (komunikator) maupun masyarakat konsumen (komunikan) untuk menemukan kesamaan persepsi. Berkomunikasi dianggap berhasil apabila tafsiran masyarakat konsumen (komunikan) dapat menerima maksud wirausaha (komunikator).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila antara komunikan dan komunikator tidak ada kesesuaian, maka masalah ini disebut salah komunikasi. Dengan perkataan lain berkomunikasi dianggap berhasil apabila tujuan yang dunginkan wirausahawan (komunikator) mendapatkan tanggapan positif dari masyarakat konsumen (komunikan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Melakukan Komunikasi Efektif &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pandai berkomunikasi berarti pandai mengorganisasi buah pikiran ke dalam bentuk ucapanucapan yang jelas, menggunakan tutur kata yang enak didengar dan mampu menarik perhatian orang lain. Berkomunikasi yang efektif harus diikuti dengan perilaku jujur, sehingga dapat membantu seorang wirausaha di dalam mengembangkan karir masa depannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kepandaian berkomunikasi secara efektif seorang wirausaha akan mencapai puncak karir dan meraih kursi empuk yang menjadi idaman setiap orang. Keterampilan di dalam berkomunikasi ditentukan oleh bentuk mengekspresikan diri. Di samping itu hambatan berbahasa, hambatan fisik dan hambatan secara psikologis harus bisa diatasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu orang-orang bisnis mengatakan bahwa: "Untuk mengelola bisnis dengan baik pasarkanlah sesuatu untuk masa depan. Agar bisa menguasai masa depan, kuasailah sebanyakbanyaknya informasi melalui komunikasi yang efektif'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkomunikasi secara efektifprinsipnya adalah bertanya dan berbicara seperlunya dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar. Prinsip berkomunikasi secara efektif harus memperhatikan tata cara dan sopan santun agar di dalam pembicaraan dapat berjalan dengan lancar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkomunikasi secara efektif akan menghasilkan buah pildran yang positif untuk memecahkan permasalahan, yaitu:&lt;br /&gt;a. Memberi kesempatan berbicara kepada lawan bicara.&lt;br /&gt;b. Bertatap muka secara sopan dan ramah tamah.&lt;br /&gt;c. Berbicara secara jelas, dimengerti, dan jangan berbisik.&lt;br /&gt;d. Menghayati pokok permasalahan yang akan disampaikan.&lt;br /&gt;e. Menghimpun karakteristik wirausaha yang berhasil di dalam usahanya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">19</thr:total></item><item><title>Sikap Jujur bagi Wirausahawan</title><link>http://umarstain.blogspot.com/2009/04/sikap-jujur-bagi-wirausahawan.html</link><category>Kewirausahaan</category><category>Materi Kuliah</category><author>noreply@blogger.com (Aa Umar)</author><pubDate>Fri, 10 Apr 2009 01:40:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9098277684110891405.post-5389230751208370408</guid><description>&lt;div style=""&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;table style="width: 148px; height: 250px;" align="left" bgcolor="#fdfac3" cellpadding="0" cellspacing="0" vspace="0" hspace="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td style="padding: 0.15cm;" align="left" valign="top"&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: right; color: rgb(3, 102, 68);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(13, 99, 1);"&gt;Kejujuran adalah sendi pokok bagi kelangsungan hidup yang diikuti kegiatan pikiran dan kerja keras.&lt;br /&gt;Orang-orang yang selalu ingat kepada Allah di manapun dan kapanpun adalah orangorang yang jujur, tenang, sabar, serta teratur dalam melaksanakan pekerjaannya. Untuk mencapai kebahagiaan lahir dan bathin tidaklah mudah kita ucapkan. Untuk mendapatkannya diperlukan kejujuran dalam peijuangan dan pengorbanan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Makna Kejujuran dalam Hidup&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang wirausaha yang memiliki keyakinan dan kepribadian, bermula dari adanya ide sendiri, kemudian mengembangkan kegiatan usahanya yang selalu berpegang pada nilai-nilai kejujuran dan disiplin diri. Seperti kita ketahui bahwa hidup itu merupakan kancah perjuangan. Karena adanya makna kejujuran dalam hidup, kita harus berjuang dengan penuh keyakinan ingin maju di dalam berwirausaha. Obat yang baik untuk menjalankan perjuangan dalam hidup adalah adanya keyakinan pada diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus sayang pada diri sendiri, keluarga, bangsa, dan negara. Cara pikir positif, kreatif, dan dinamis akan memberikan hasil dalam hidup. Untuk mencapai tujuan yang dicita-citakan. Kita harus mempelajari dalam memahami serta menghayati khasiat kejujuran dalam hidup dan kebenaran dalam arti hidup. Kita harus menentukan makna tujuan kejujuran hidup, yaitu:&lt;br /&gt;a. Tujuan jangka pendek berwirausaha,&lt;br /&gt;b. Tujuan jangka panjang berwirausaha,&lt;br /&gt;c. Tujuan kita sendiri, keluarga, dan lingkungan,&lt;br /&gt;d. Tujuan bangsa dan negara.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dalam prakteknya, baru sebagian kecil masyarakat Indonesia yang dapat menikmati hasil pembangunan. Kesalahan ini masih terdapat pada masyarakat yang berpikir masa bodoh dan tidak mempergunakan kesempatan-kesempatan yang ada dengan sebaik-baiknya. Kebanyakan orang kurang menyadari bahwa nilai kejujuran dan daya pikir manusia merupakan kunci utama mencapai kemajuan dalam berusaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemajuan berusaha itu dapat dicapai apabila disertai dengan keinginan dan tujuan yang definitif dalam hidup. Ketekunan dalam berwirausaha dengan memperjuangkan keinginan yang keras akan dapat melenyapkan segala rintangan, sedikit demi sedikit. Akhirnya, dengan ketekunan kerja keras, diikuti dengan kejujuran akan dapat menciptakan suatu kemajuan dalam berwirausaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna hidup ini penuh masalah dengan berbagai kesukaran dan rintangan. Tanpa kesukaran dan rintangan, kiranya manusia tidak bisa berkembang untuk maju. Setiap hasil yang dicapai seorang wirausaha merupakan hasil perjuangan dan pengorbanan. Di sini makna kejujuran dalam hidup berwirausaha harus kita pandang sebagai guru dan anugerah untuk mendorong rasa optimis untuk mendapatkan kemajuan dalam berusaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jujur dalam berwirausaha artinya mau dan mampu mengatakan sesuatu sebagaimana adanya. Bila berdagang, barang yang baik harus dikatakan baik dan barang yang rusak harus dikatakan rusak. Kejujuran itu dapat disamakan dengan "amanah". Amanah adalah bila diberi kepercayaan dalam berwirausaha tidak khianat, kalau berkata selalu benar dan jika berjanji dalam bisnis tidak mungkir. Makna jujur dalam hidup ini termasuk sifat yang perlu dimiliki oleh seorang wirausahawan, karena sifat ini akan mendatangkan kepercayaan masyarakat konsumen. Dengan kesediaan berbuat jujur, berarti setiap perbuatan yang dilakukan oleh wirausahawan maknanya dapat menyenangkan orang lain maupun diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Membuktikan makna kejujuran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Untuk membuktikan makna kejujuran terhadap diri sendiri, kita harus menjawab pertanyaan di bawah ini:&lt;br /&gt;a. Apakah saya telah berbuat jujur terhadap diri saya?&lt;br /&gt;b. Apakah kejujuran saya terhadap keluarga, bangsa dan negara sudah benar?&lt;br /&gt;c. Apakah saya pernah berbuat tidak jujur?&lt;br /&gt;d. Ketidakjujuran yang mana yang telah saya lakukan?&lt;br /&gt;e. Apakah perbuatan tidak jujur dilakukan terhadap:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;sesama teman bisnis atau orang lain?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;pekerjaan yang saya lakukan?&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Pertanyaan-pertanyaan tersebut harus kita jawab dan harus teijawab. Untuk mendapatkan jawaban masalah kejujuran supaya objektif, sebaiknya minta pertolongan orang lain. Dari jawaban orang lain, kita akan mendapatkan jawaban yang benar atau mendekati arti kebenaran. Untuk mencapai kebenaran dan keberhasilan, kita harus menentukan apa yang menjadi sasaran atau tujuan yang hendak kita capai di dalam berwirausaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus mempelajari dan memahami benarbenar khasiat kebenaran dan kejujuran. Kebenaran dan kejujuran adalah suatu jaminan yang paling tepat untuk mencapai kemajuan di dalam berwirausaha. Kejujuran dalam segala kegiatan bisnis, misalnya menimbang barang, mengukur, membagi, berjanji membayar utang adalah akan membuat ketenangan lahir dan batin. Memang demikian, berbisnis harus dilandasi oleh kejujuran. Apabila seorang wirausaha jujur maka ia akan mendapat keuntungan dari segala penjuru yang tidak ia duga darimana datangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila orang berbisik tidak jujur maka tunggulah kehancurannya. Seorang wirausaha dapat mengembangkan lingkungannya, karena ia dapat memberi apa yang ada, baik tenaga harta maupun pikirannya. Kesediaan berbuat demikian merupakan tingkah laku yang terpuji dan dapat diterima oleh masyarakat. Seorang wirausaha dalam kehidupan seharihari mempunyai kewajiban, baik terhadap diri sendiri maupun terhadap masyarakat. Salah satu kewajiban terhadap diri sendiri adalah usaha untuk menempa dan melatih diri sendiri dalam membina disiplin pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ketidakjujuran dalam berusaha dan segala akibatnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sifat dan tingkah laku berwirausaha harus dapat menyertai, kesabaran, ketekunan, kerajinan, dan kemauan kerja keras dalam usaha pembinaan pribadi seorang wirausaha. Seorangwirausaha yang tidak memiliki kejujuran dan disiplin pribadi, tidak akan berhasil di dalam mencapai tujuan dan citacitanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejujuran dan disiplin pribadi seorang wirausaha merupakan kewajiban moral yang dibebankan kepada diri sendiri, untuk keperluan diri sendiri menurut fitrahnya. Orang yang tidak jujur di dalam berwirausaha, akibatnya akan menderita dan akan menerima suatu keadaan:&lt;br /&gt;a. Tidak dipercaya masyarakat konsumen,&lt;br /&gt;b. Menjadi rendah diri dan rasa malu,&lt;br /&gt;c. Mudah tersinggung atau emosi,&lt;br /&gt;d. Cepat iri dan dengki,&lt;br /&gt;e. Suka dendam,&lt;br /&gt;f. Prasangka buruk dan dusta,&lt;br /&gt;g. Tidak punya teman, dan&lt;br /&gt;h. Kehancuran dalam usahanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu kunci keberhasilan seorang wirausaha di dalam usahanya adalah sifat kejujuran dan kepercayaan dari masyarakat konsumen terhadap dirinya.&lt;br /&gt;Sekarang apa akibatnya jika seorang wirausaha di dalam usahanya tidak jujur dan tidak bertanggung jawab? Akibatnya banyak masyarakat konsumen yang tidak mempercayainya, baik kepada bidang usahanya maupun kepada kariernya. Hal ini terlebih-lebih kita rasakan pada lapangan kerja di perusahaan dan di perdagangan. Untuk menjadi karyawan pada perusahaan, faktor kejujuran dan tanggung jawab mendapat sorotan dan penilaian yang serius dari pihak pemilik perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kejujuran dan sikap optimis selalu ingin maju&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kita harus mensyukuri segala nikmat yang diberikan Tuhan. Orang yang dapat mensyukuri nikmat Tuhan adalah orang-orang yang jujur dan memiliki sikap optimal selalu ingin maju, harus belajar banyak serta mempunyai keyakinan di dalam usahanya. Kejarlah tujuan-tujuan yang berhubungan dengan kemampuan dan keterampilan yang diperolehnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu jujur dan bertanggung jawab di dalam mengejar cita-cita, kamu akan dapat mencapai sukses. Rasa cinta terhadap pekerjaan akan mendorong orang senang bekerja. Orang yang senang bekerj a adalah orang yang tidak membuangbuang waktu dengan percuma. Mereka ini adalah wirausaha-wirausaha yang mudah mendapatkan peluang-peluang bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stephen Covey, dalam bukunya First Thing's First, mengungkapkan empat sisi potensial yang dimiliki manusia untuk maju yaitu:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Self awareness adalah sikap mawas diri&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Couscience adalah mempertajam suara hati, supaya menjadi manusia berkehendak baik seraya memunculkan keunikan serta memiliki misi dalam hidup&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Independent Will adalah pandangan independen untuk bekal bertindak dan kekuatan untuk mentransendensi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Creative imagination adalah berpikir dan mengarah ke depan untuk memecahkan masalah dengan imajinasi, khayalan, serta adaptasi yang tepat.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Kita jangan berputus asa, pasrah, menyerah, dan tidak mau berjuang. Kita harus mempunyai etos kerja dengan semangat tinggi, mau berjuang dengan sikap optimis ingin maju. Seorang wirausaha yang jujur di dalam menghadapi pekerjaan dan tantangan, pada umumnya berhasil di dalam berwirausaha. Adapun jenis pekerjaan yang dilakukan, profesi apapun yang dihadapi, kita harus mampu melihat ke depan dan berjuang untuk mencapai apa-apa yang diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejujuran dan rasa optimis ingin maju dalam berwirausaha merupakan buah dari usaha-usaha positif yang tidak mengenal lelah. Terimalah diri kamu sebagaimana adanya dan cobalah tekankan kekuatan-kekuatan dan kurangilah kelemahankelemahannya. Apabila kamu mempunyai kejujuran dan sikap optimis ingin maju, modalnya harus mempunyai semangat kerja tinggi, daya juang tanpa menyerah dan keyakinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu harus percaya tidak ada gunung tinggi yang tidak terdaki. Tidak ada jurang yang terlalu dalam untuk dituruni. Tidak ada beban berat yang tidak terpikul. Kemajuan dan keberhasilan berwirausaha akan tercapai, apabila mengerti, mengetahui, optimis, dan memahami pribadi diri sendiri. Untuk mencapai tujuan di dalam berwirausaha, kita harus menentukan apa yang menjadi sasaran yang hendak dicapai. Kejujuran dan rasa optimis adalah jaminan yang paling baik untuk memperoleh kemajuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdoa merupakan obat yang paling mujarab yang dapat menyegarkan pikiran. Menyerah pada takdir, bukan berarti menyerah kalah. Manusia dihidupkan untuk menang dan optimis untuk maju. Akan tetapi masih ada kemungkinan gagal, tetapi stidak gentar, karena mau belajar dari kegagalannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">13</thr:total></item><item><title>Masalah dalam Usaha</title><link>http://umarstain.blogspot.com/2009/04/masalah-dalam-usaha.html</link><category>Kewirausahaan</category><category>Materi Kuliah</category><author>noreply@blogger.com (Aa Umar)</author><pubDate>Fri, 10 Apr 2009 01:04:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9098277684110891405.post-3213340759703289393</guid><description>&lt;div style=""&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;table style="width: 148px; height: 247px;" align="left" bgcolor="#fdfac3" cellpadding="0" cellspacing="0" vspace="0" hspace="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td style="padding: 0.15cm;" align="left" valign="top"&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: right; color: rgb(3, 102, 68); font-weight: bold;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(13, 99, 1);"&gt;Permasalahan hendaknya mengandung beberapa kemungkinan pemecahan, sehingga mengaktifkan pikiran dan kemauan, serta pemilihan beberapa alternatif pemecahannya. Tepat waktu, tepat mutu, dan tepat janji merupakan unsur-unsur utama untuk menciptakan keputusan dalam bisnis. Peluang bisnis bukanlah suatu peluang jika tidak ada atau tidak sanggup menemukan tindakan yang mungkin dan layak untuk mewujudkannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kemampuan pemecahan masalah (solusi) usaha&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Salah satu tanggung jawab terpenting para wirausahawan adalah berusaha memecahkan masalah secara ilmiah dalam usaha atau bisnis. Para wirausahawan hendaknya dapat menganalisis dengan mengumpulkan data-data, mengolahnya, dan menarik kesimpulan dari penganalisisan tersebut. Pemecahan masalah itu merupakan kegiatan yang amat penting di dalam usaha atau bisnis. Keterampilan yang diperoleh para wirausahawan, akan menjadi bekal di dalam pemecahan masalah dalam kegiatan usaha atau bisnis. Meskipun banyak persoalan tidak mempunyai pemecahan masalah yang benar, namun keputusan terakhir untuk menentukan pemecahan masalah yang paling baik terserah kepada para wirausahawan sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemecahan masalah dan cara penyelesaiannya dalam usaha atau bisnis, sebenarnya tidak begitu sukar jika seorang wirausahawan sudah banyak pengalaman di dalam lingkungan usaha atau bisnisnya. Jika persoalan-persoalan sudah ditentukan dan semua informasi serta data-data masalah sudah dikumpulkan, seorang wirausahawan harus mengidentifikasi semua cara pemecahan masalah yang dapat dilaksanakan. Seorang wirausahawan harus memandang sebuah permasalahan dari pelbagai sudut dan mencari cara baru untuk memecahkan masalahnya. Jika kelompok karyawan perusahaan mengurangi jumlah pilihan masalahnya, di sini wirausahawan harus mempertimbangkan masalahnya, agar menjadi luas dan mendalam. Jika seorang wirausahawan di dalam usaha atau bisnisnya meninjau lagi semua pemecahan masalah yang mungkin terdapat di dalam daftar, maka beberapa pemecahan itu dapat digabungkan, sedangkan pemecahan masalah yang lainnya dapat dikesampingkan.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Di bawah ini dikemukakan kriteria yang mungkin sangat berguna, jika seorang wirausahawan ingin mengevaluasi pemecahan masalah yang diusulkannya.&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Apakah pemecahan masalah itu dapat diterapkan dengan baik? &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apakah pemeahan masalah itu sudah logis?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apakah persoalan-persoalan tambahan yang timbul dapat diselesaikan dengan baik?&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Adapun prosedur dalam pemecahan masalah, langkah-langkahnya dapat menggunakan metode ilmiah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Kenalilah persoalannya secara umum.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Identifikasikan problem-problem utama yang terkait.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tentukan fakta-fakta dan data-data penting yang berkaitan dengan masalah, &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Carilah sebab-sebab problem tersebut,&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pertimbangkanlah pelbagai kemungkinan j alan keluar dari problem tersebut,&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pilihlah jalan keluar yang dapat dilaksanakan dengan baik,&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Periksalah, apakah cara penyelesaian masalah tersebut sudah tepat.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Proses berpikir secara ilmiah dapat berlangsung dengan langkah-langkah yang sistematis, berorientasi kepada tujuan, serta menggunakan metode tertentu untuk memecahkan masalah. Pada garis besarnya, pemikiran secara ilmiah dapat berlangsung di dalam memecahkan masalah dengan langkah-langkah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Merumuskan tujuan, keinginan, dan kebutuhan, baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Merumuskan permasalahan yang berhubungan dengan usaha untuk mencapai tujuan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menghimpun fakta-fakta obyektif yang berhubungan dengan masalah yang dipikirkan. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengolah fakta-fakta dengan pola berpikir tertentu, baik secara induktif maupun deduktif. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memilih alternatif yang dirasa paling tepat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menguji alternatif itu dengan mempertimbangkan hukum sebab akibat. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menemukan dan meyakini gagasan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mencetuskan gagasan itu, baik secara lisan maupun tulisan.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ciri-ciri permasalahan usaha&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Permasalahan yang dihadapi oleh para wirausahawan, hendaknya berupa masalah-masalah aktual dan menarik. Permasalahan hendaknya mengandung beberapa kemungkinan tindakan, di antara beberapa alternatif dalam pemecahan masalah. Seperti kita ketahui, pemecahan itu merupakan salah satu cara penerapan teori Dewey tentang berpikir reflektif. Menurut Dewey, seorang wirausahawan yang berpikir reflektif itu hendaknya:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Merasa bimbang, bingung, dan kesulitan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Merumuskan masalah yang ingin dipecahkan, untuk mengatasi kebimbangan dan kebingungan tersebut.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menguji hipotesis dengan mengumpulkan data faktual sebagai usaha menemukan cara pemecahan masalah, sehingga ketegangan atau kebimbangan dapat diatasi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengembangkan ide untuk memperoleh pemecahan yang terbaik melalui penataran.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengambil kesimpulan yang didukung oleh fakta-fakta, atau bukti-bukti eksperimental yang valid dan menolak kesimpulan yang tidak didukung oleh data yang valid.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Langkah-langkah Pemecahan Masalah Usaha&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pemecahan masalah tidak selamanya menempuh pola kerj a pikir yang teratur dan tetap. Pengalaman tiap-tiap wirausahawan di dalam memecahkan masalah yang sama, kadang-kadang berbeda-beda. Berikut ini dikemukakan langkah-Iangkah dalam pemecahan masalah, yakni:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Menyadari dan merumuskan masalah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengkaji masalah dan merumuskan masalah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengumpulkan data-data. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Interpretasi dan verifikasi data. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengambilan kesimpulan. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Aplikasi kesimpulan.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">20</thr:total></item><item><title>Mengidentifikasi Berbagai Usaha</title><link>http://umarstain.blogspot.com/2009/04/mengidentifikasi-berbagai-usaha.html</link><category>Kewirausahaan</category><category>Materi Kuliah</category><author>noreply@blogger.com (Aa Umar)</author><pubDate>Fri, 10 Apr 2009 00:30:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9098277684110891405.post-5420588726867173337</guid><description>&lt;div style=""&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;table style="width: 148px; height: 509px;" align="right" cellpadding="0" cellspacing="0" vspace="0" hspace="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td style="padding: 0.25cm;" align="left" valign="top"&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);font-family:georgia;" &gt;Strategi usaha dapat bertolak dari kekuatan pelaku, kelemahan pesaing, kemampuan pendukung, perubahan lingkungan, dan sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 13.4pt; page-break-after: avoid; vertical-align: baseline; text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;font-family:georgia;" &gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Persaingan, faktor ekonomi, dan analisis finansial yang masuk dalam subyek rencana bisnis, dapat mendekatkan asumsi-asumsi mengenai seberapa besar tingkat keberhasilah dalam usaha.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Kegagalan merupakan bagian yang vital dan perlu pada proses penciptaan tujuan usaha atau bisnis.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan berusaha atau berbisnis, belum mendapat posisi terhormat dalam struktur masyarakat. Padahal pembangunan di negara Indonesia sudah berjalan lama, tetapi nasib para pengusaha di dalam masyarakat, belum begitu baik dan membawa hasil yang memuaskan. Dari hasil pengamatan dalam lingkungan usaha di masyarakat, kalau kita bertanya kepada para pengusaha, mereka tidak mau mengikuti kelemahan dan kegagalan dalam usaha atau bisnisnya. Pengusaha akan mengatakan alasan bahwa tidak berkembangnya usaha atau bisnis adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;a. Kurangnya modal usaha atau bisnis.&lt;br /&gt;b. Kurangnya bimbingan dari pemerintah.&lt;br /&gt;c. Usaha atau bisnis adalah dominasi orang Tionghoa.&lt;br /&gt;d. Usaha atau bisnis adalah dominasi orang yang bermodal kuat.&lt;br /&gt;e. Usaha atau bisnis dominasi modal orang asing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal dari hasil pengamatan dan penelitian, alasan utama kelemahan dan kegagalan dalam bidang usaha atau bisnis adalah:&lt;br /&gt;a. latar belakang usaha atau bisnis yang kurang memadai;&lt;br /&gt;b. kurangnya pengalaman dalam usaha atau bisnis;&lt;br /&gt;c. struktur ekonomi yang belum cocok dengan kondisi ekonomi dunia modern;&lt;br /&gt;d. hambatan nilai-nilai usaha atau bisnis di dalam masyarakat;&lt;br /&gt;e. latar belakang pendidikan para pengusaha yang kurang memadai.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Dari pengalaman dan hasil pengamatan penulis, tergambar dengan jelas bahwa perkembangan usaha atau bisnis di kalangan masyarakat Indonesia, setiap tahun banyak yang lahir dan bangkrut terutama pada perusahaan kecil. Di kota-kota besar, setiap tahunnya generasi muda banyak yang menjadi wirausahawan baru, baik dalam skala usaha yang kecil maupun dalam usaha yang besar. Sepintas lalu, hal ini sangat menggembirakan dan memberi harapan keberhasilan di dalam perkembangan dunia usaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, kalau kita amati perkembangan dunia usaha di kalangan masyarakat Indonesia, baik perusahaan kecil, menengah, maupun yang besar, ada juga yang tidak bertahan lama, bahkan ada perusahaan yang tidak berhasil. Dari hasil pengamatan penulis, kekurangmapanan lingkungan usaha di dalam masyarakat akan terbukti ketika sang perintis perusahaan sudah tua atau sakitsakitan, sehingga perusahaannya ikut mengalami proses ketuaan dan kebangkrutan. Dari hasil pengamatan, sering kita jumpai kegagalan usaha wirausahawan adalah dalam bidang keorganisasian, keuangan, administrasi, pembukuan, dan pemasaran.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kelemahan dalam keorganisasian pada umumnya berupa tidak jelasnya struktur organisasi, pembagian tugas dan wewenang, status karyawan, dan sebagainya. Di bidang keuangan, biasanya lemah path pembuatan anggaran dan pembukuan. Adapun kelemahan di bidang pemasaran adalah ketidakserasian antara program produksi dan penjualan. Begitu pula kelemahan lain, perusahaan sering terjebak dalam perluasan usaha secara emosional, tsnpa didukung data dan fakta yang aktual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari hasil pengamatan penulis, pada umumnya Qasyarakat yang memulai berwirausaha selalu dffiinggapi rasa takut menanggung risiko dan takut kalau usahanya gagal. Begitu pula tanpa adanya kemajuan dalam bidang usaha atau bisnis, dapat dikategorikan bahwa wirausahawan itu di dalam kegiatan usahanya kurang begitu berhasil. Para wirausahawan di dalam memperbesar usaha atau bisnisnya, biasanya selalu diikuti keragu-raguan, rasa pesimis yang kadang-kadang tidak masuk akal dan kurang beralasan. Pada umumnya orang yang berwirausaha, persepsinya kurang kuat, sehingga akhirnya akan menghasilkan keputusan yang kurang tepat. Sebenarnya orang yang ingin berwirausaha, sebaiknya memiliki pengetahuan dasar mengenai ekonomi, hukum, pembukuan, dan membuat perencanaan usaha atau bisnis secara aktual. Selanjutnya, yang harus dipikirkan oleh para wirausahawan adalah bidang usaha apa yang menguntungkan bagi dirinya, keluarganya, masyarakat, bangsa, dan negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mempunyai keyakinan yang positif untuk memulai usaha atau bisnis dalam bidang tertentu maka mulailah membuat proposal usaha atau bisnis. Dengan keyakinan yang kuat dan ditopang adanya modal usaha atau bisnis yang memadai, Insya Allah cita-cita yang sudah direncanakan dalam usaha itu akan dapat dilaksanakan. Dengan bermodalkan pengalaman, usaha atau bisnis sudah dapat dimulai secara kecil-kecilan. Dengan modal ketekunan, tawakal, serta berpikiran positif, Insya Allah usaha atau bisnisnya akan berkembang dan memperoleh kemajuan. Keberhasilan seorang wirausahawan di dalam usaha atau bisnis, akan memberikan kebahagiaan tersendiri bagi dirinya dan keluarganya. Adapun kegagalan di dalam usaha atau bisnis, merupakan pengalaman untuk bangkit kembali dalam berw= isaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegagalan di dalam berwirausaha harus diterima apa adanya, sebagai pengalaman di dalam usaha atau bisnis. Sebaliknya banyak juga para wirausahawan yang berhasil dan menjadi besar, yang tadinya dimulai dengan merangkak dari bawah dan dari usaha kecil-kecilan. Untuk mentapai tujuan dan kemajuan di dalam usaha atau bisnis, tidak mungkin seperti orang menunggu durian runtuh. Tujuan dan kemajuan di dalam berwirausaha hanya mungkin dapat dicapai melalui:&lt;br /&gt;a. keyakinan dan keimanan yang kuat;&lt;br /&gt;b. peijuangan dan pengorbanan dalam berusaha;&lt;br /&gt;c. kemauan dan keuletan dalam usaha; d. berpikir positif terhadap usaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa banyak usaha atau bisnis di kalangan masyarakat yang mulanya sukses, justru pada akhirnya mengalami kemacetan setelah berkembang. Menurut hasil pengamatan penulis, dalam lingkungan usaha atau bisnis di kalangan masyarakat ada banyak faktor kelemahan dan kegagalan yang diidentifikasikan, yaitu sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Terlambat mengadakan penyesuaian dengan kondisi clan situasi bisnis yang sedang berlaku.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Terlambat mengadakan pembaharuan di bidang produksi, teknik kerja, pengelolaan usaha, dan pemasaran.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perkembangan usaha yang terlalu mendadak, tanpa diikuti peningkatan sikap dan kemampuan mengelola usaha.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lupa daratan, mabuk kepayang, ikut terjun dalam kegiatan lain yang tidak ada kaitannya dengan usaha atau bisnis.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Makin menuanya umur pemilik perusahaan dan kepemimpinannya juga turut menua.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sikap para pemilik perusahaan sangat tertutup dan tidak mau menerima adanya pembaharuan-pembaharuan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak melakukan persiapan jauh jauh hari sebelumnya, sehingga waktu perkembangan datang, para pengusaha kalang kabut.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Jika mereka belum berpengalaman di dalam mengelola usaha atau bisnis, sudah jelas akan mengalami kesulitan, dan tragisnya akan mengalami suatu kegagalan. Pada dasarnya, dari hasil pengamatan dalam lingkungan usaha, faktor-faktor penghambat di dalam usaha atau bisnis itu dapat diidentifikasikan sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Tidak adanya perencanaan usaha yang tepat.&lt;br /&gt;b. Kurangnya pengalaman di dalam usaha.&lt;br /&gt;c. Tidak cocok di dalam memilih jenis usaha.&lt;br /&gt;d. Keuangan atau permodalan usaha sangat kurang.&lt;br /&gt;e. Tidak adanya interes pada bidang usaha yang sedang digeluti.&lt;br /&gt;f. Tidak mempunyai keahlian di dalam bidang usaha.&lt;br /&gt;g. Tidak percaya pada kemampuan diri sendiri.&lt;br /&gt;h. Tidak mempunyai semangat kewirausahaan.&lt;br /&gt;i. Tidak ada dukungan dari pemerintah setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan pengamatan dalam bidang perekonomian di Indonesia pada periode tahun 1945, kegiatan usaha atau bisnis masih kurang berkembang dan menguntungkan, karena:&lt;br /&gt;a. kurangnya komunikasi dan informasi di bidang usaha atau bisnis;&lt;br /&gt;b. luas pasar yang sangat terbatas;&lt;br /&gt;c. masih adanya monopoli kekuasaan di perusahaan-perusahaan Belanda yang ada di Indonesia;&lt;br /&gt;d. masih adanya kedudukan istimewa keturunan Cina di dalam usaha atau bisnis;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tahun 1965, kalau kita amati mengenai lingkungan usaha atau bisnis, pemerintah banyak mendorong tumbuhnya dunia usaha atau bisnis yang dijalankan para wirausaha Indonesia melalui cara-cara sebagai berikut:&lt;br /&gt;a. Memberi kemudahan-kemudahan di dalam mendirikan perusahaan.&lt;br /&gt;b. Memberi kemudahan-kemudahan di dalam mendapatkan kredit.&lt;br /&gt;c. Memberi pengeluaran lisensi secara istimewa.&lt;br /&gt;d. Membuka atase ekonomi perdagangan di pusatpusat perdagangan dunia.&lt;br /&gt;e. Mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.&lt;br /&gt;f. Pendirian dan pembukaan sekolah-sekolah kejuruan dan kursus-kursus usaha atau bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi menurut pengamatan, ternyata tidak semua bidang usaha atau bisnis berhasil. Dalam hal ini, permasalahannya disebabkan:&lt;br /&gt;a. adanya situasi dan kondisi politik ekonomi, keamanan yang tidak menguntungkan;&lt;br /&gt;b. masih kurangnya pengalaman pemerintah dan masyarakat di bidang usaha atau bisnis;&lt;br /&gt;c. masih kurangnya kesadaran dan dukungan masyarakat dalam bidang usaha atau bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permasalahan bidang usaha di samping adanya hambatan dalam struktural, penulis juga menemukan adanya hambatan di dalam sistem sosial masyarakat, seperti:&lt;br /&gt;a. adanya anggapan yang rendah dari masyarakat terhadap dunia usaha atau bisnis;&lt;br /&gt;b. adanya nepotisme dan feodalisme di dalam bidang usaha atau bisnis;&lt;br /&gt;c. adanya sikap kompromistis dan kurang ambisius di dalam mengelola bidang usaha atau bisnis;&lt;br /&gt;d. adanya wirausaha yang tidak berani mengambil risiko di dalam bidang usaha atau bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut pengamatan dalam lingkungan usaha, terungkap bahwa dunia usaha atau bisnis, mempunyai peranan penting dan saling berkaitan dengan eksistensi ekonomi nasional.&lt;br /&gt;Dunia usaha atau bisnis merupakan tulang punggung dalam kehidupan perekonomian Indonesia. Di dalam permasalahan usaha, kita dapat membuat perhitungan tentang bagaimana cara mengatasi kelemahan-kelemahan dalam bidang usaha yang ada, serta bagaimana mewujudkan rencana kehidupan dunia usaha untuk masa depan yang lebih cerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan usaha atau bisnis yang dikembangkan para wirausaha, kalau kita amati banyak yang bergerak dalam bidang waralaba, cafe, asuransi, perbankan, rumah sakit, swalayan, pujasera, usaha' toko, rental, rumah makan, distributor, grosir, kiospon, elektronika, perhotelan, biro perjalanan wisata, pabrik tekstil, pabrik sepatu, pabrik pupuk, dan lain sebagainya. Akan tetapi, pilihan bidang usaha tersebut tergantung pada minat, pengetahuan, keterampilan, keahlian, manajemen, dan fasilitas yang ada. Secara singkat pilihan bidang usaha berikut permasalahannya tampaknya mencakup bidang produksi, perdagangan, dan jasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun menurut pengamatan kami, tidak dapat dipungkiri bahwa bidang usaha apapun jenis dan bentuknya, merupakan salah satu sendi kehidupan ekonomi negara Indonesia, karena:&lt;br /&gt;a. dunia usaha ikut serta menyediakan lapangan kerja;&lt;br /&gt;b. dunia usaha merupakan ujung tombak industri nasional;&lt;br /&gt;c. dunia usaha ikut serta membayar pajak kepada pemerintah;&lt;br /&gt;d. dunia usaha memproduksi banyak sektor kebutuhan pokok rakyat;&lt;br /&gt;e. dunia usaha menjadi pedagang perantara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan dunia usaha atau bisnis adalah ingin mencapai hasil atau keuntungan yang memuaskan bagi pemiliknya, para konsumen, para karyawan, masyarakat, dan pemerintah. Untuk mencapai tujuan tersebut, para wirausaha diharapkan mampu:&lt;br /&gt;a. merumuskan tujuan usaha, sasaran usaha, dan perencanaan usaha;&lt;br /&gt;b. merencanakan biaya atau modal usaha;&lt;br /&gt;c. membuat dan mempraktikan rencana usaha;&lt;br /&gt;d. merencanakan laba atau keuntungan usaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun yang menjadi permasalahan dalam usaha atau bisnis menurut Alex S. Nitisemito (Ghalia Indonesia 1980), membagi dua sebab kegagalan perusahaan, yaitu kegagalan yang dapat dihindarkan dan kegagalan yang tidak dapat dihindarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegagalan yang dapat dihindarkan sebenarnya tidak perlu terjadi, seandainya pengusaha mau dan mampu mengatasinya, seperti adanya mismanajemen, tidak ada perencanaan, banyak piutang ragu-ragu, pelayanannya yang kurang memuaskan, produknya kekurangan atau ketinggalan mode, dan lain sebagainya. Sedangkan kegagalan yang tidak dapat dihindarkan, yaitu suatu keadaan yang tidak dapat dihindarkan para wirausaha, seperti terjadinya bencana alam, kecelakaan, kebakaran, dan lain sebagainya. Permasalahan selanjutnya menurut Alex S. Nitisemito dalam bukunya "Sebab-sebab Kegagalan Perusahaan (Ghalia Indonesia 1980), menyebutkan, sebab-sebab kegagalan dalam perusahaan adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Kurang ulet dan leka putus asa&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kurang tekun dan kurang teliti&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kurang inisiatif dan kurang kreatif d. Tidak jujur dan tidak tepat janji&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kekeliruan di dalam memilih lapangan usaha f. Memulai usaha langsung secara besar-besaran&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memulai usaha tanpa pengalaman dengan modal hasil pinj aman&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengambil kredit tanpa pertimbangan masakmasak&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kurang dapat menyesuaikan dengan selera konsumen atau pembeli&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pelayanan yang kurang baik&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Banyaknya piutang ragu-ragu&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Banyaknya pemborosan dan penyelewengan m. Kekeliruan menghitung harga pokok&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menyamakan perusahaan sebagai badan sosial&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak ada pemisahan antara harta pribadi dan harta perusahaan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kemacetan keuangan yang sering teijadi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kurangnya pengawasan atau kurang pengendalian&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Berdasarkan pengamatan mengenai lingkungan usaha, sebenarnya para wirausaha tidak perlu harus mengalami kegagalan di dalam usahanya, kalau saja dari semula atau di tengah perjalanan, usahanya dapat menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman (Analisis SWOT).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam era globalisasi di mana orang membicarakan visi perdagangan pada tahun 2020, maka mau tidak mau perlu adanya suatu pemberdayaan yang sangat tajam terhadap para wirausaha Indonesia, untuk berkiprah secara lebih mantap di dalam mengelola usaha atau bisnis tingkat nasional, maupun internasional. Begitu pula dalam momentum APEC yang mencanangkan liberalisasi perdagangan, tentu memacu persaingan ekonomi global yang tidak bisa terhindarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para wirausaha Indonesia di dalam menghadapi permasalahan liberalisasi, mau tidak mau perlu meningkatkan kualitas kinerja di dalam usahanya. Menurut pengamatan Karakaya dan Kobu (1994), mengidentifikasikan tiga kelompok permasalahan penyebab kegagalan usaha atau bisnis yaitu sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Kelompok pertama berkaitan dengan produk dan pasar antara lain:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt; timing peluncuran (launching) produk yang kurang tepat;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;desain produk yang tidak sesuai dengan keinginan konsumen;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;strategi distribusi produk yang tidak tepat;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;tidak mampu mendefinisikan usaha yang sedang dijalankannya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;b. Kelompok kedua berkaitan dengan masalah finansial, meliputi:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;terlalu rendah dalam memperhitungkan kebutuhan dana;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;terlalu dini berutang dalam jumlah besar.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;c. Kelompok ketiga berkaitan dengan masalah manajemen, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;terlalu bersikap nepotisme;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;sumber daya manusia yang lemah;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;tidak menggunakan konsep tim.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Menurut pendapat Peter Drucker, ada empat jebakan permasalahan yang dihadapi oleh wirausaha dan kewirausahaan pada perusahaan, yaitu:&lt;br /&gt;a. bersikeras bahwa dialah yang lebih mengetahui dibanding pasar;&lt;br /&gt;b. terlalu yakin bahwa profit adalah segalanya;&lt;br /&gt;c. tumbuh melebihi kapabelitas manajemen;&lt;br /&gt;d. mementingkan dirinya sebelum bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut pengamatan penulis di dalam lingkungan usaha, kenyataannya begitu perusahaan-perusahaan baru pada awalnya berjalan mulus atau lancar, akan tetapi tiba-tiba mengalami kemunduran.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">5</thr:total></item><item><title>Trik Copy-Paste dari Web ke Microsoft Word</title><link>http://umarstain.blogspot.com/2009/04/trik-copy-paste-dari-web-ke-microsoft.html</link><category>Komputer</category><category>Tips and Triks</category><author>noreply@blogger.com (Aa Umar)</author><pubDate>Fri, 3 Apr 2009 07:03:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9098277684110891405.post-264287162125029671</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 5px 5px; float: right; cursor: pointer; width: 240px; height: 140px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXYiC8bshjXVjqJNNt3hwijLBNyDe5kaxEnQTlVlG__Vb2XSJGbOIfstyqZQFMteKILay4t1PaOENQb59sTGw65rhfjExHODKcIqqHMPm0MDd6iD8xoh9WRiafcQTMA3BWqYM_7E0cf8M/s320/Copy-Paste0.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320440800026506290" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Pernahkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Anda menunggu sangat lama ketika Anda melakukan copy-paste dari  halaman Web ke Microsoft Word? Bahkan sampai hang kan? Tidak semua artikel Web dapat di-copy dengan instant, bahkan ada juga yang Read Only sama sekali tidak bisa diblok untuk di-copy, yang memang sengaja diprotek oleh penulisnya dengan tujuan supaya karyanya tidak mudah dibajak oleh pembaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel ini bukan membahas bagaimana cara membuka protek-kan artikel tersebut, karena bagaimanapun juga tujuan penulisnya supaya jangan dibajak harus kita hargai, sebab perbuatan tersebut juga termasuk pelanggaran undang-undang hak cipta. Sedangkan yang akan dibahas dalam artikel ini adalah bagaimana cara copy-paste artikel yang memang diperbolehkan dengan cara yang cepat tidak harus menunggu proses yang cukup lama.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sebelum masuk pada trik-nya ada baiknya Anda mengetahui penyebab kenapa terjadi proses yang lama dalam copy-paste dari halaman Web ke Microsoft Word. Mari kita pelajari apa saja penyebabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa sebab mengapa proses copy-paste dari halaman Web ke Microsoft Word menjadi sangat lambat, paling tidak sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Images&lt;/span&gt;, kemunkinan pada halaman tersebut terlalu banyak gambar yang ukurannya cukup besar. Banyak gambar dengan ukuran yang besar akan memperlambat proses copy-paste, apa lagi jika gambar-gambar animasi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Links&lt;/span&gt;, link ke situs lain juga termasuk penyebabnya, semakin banyak link yang terdapat pada naskah akan semakin lambat pula pada proses copy-paste.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Table&lt;/span&gt;, sebuah halaman Web yang dibangun dengan menggunakan table-tabel transparan, atau pada menu tertentu yang memang menggunakan table, juga termasuk salah satu penyebab lambatnya proses copy-paste. Karena pada proses copy-paste tabel-tabel tersebut juga akan ikut ter-copy. Anda pernah melakukan copy-paste dari Ms Excel ke Ms Word ? bagaimana lumayan lambat juga prosesnya kan?&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Tiga hal inilah penyebab utamanya, akan lebih lama lagi prosesnya jika ketiga-tiganya terdapat dalam satu artikel yang Anda copy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal tersebut bisa Anda hindari dengan mengikuti trik berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pertama&lt;/span&gt; Seperti biasa silahkan Anda blok artikel yang akan di-copy, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;klik kanan&lt;/span&gt; pilih &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;copy&lt;/span&gt; atau &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ctrl+c&lt;/span&gt; atau dari menu &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Edit&lt;/span&gt; pilih &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Copy&lt;/span&gt;. Silahkan gunakan salah satu cara tersebut tergantung kebiasaan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhpqXifHG4JUAhGdODx39c5DW4eyXb7SrQYI5AMDZMvVw2AMrNGI7YLR1P1O1I3tohU6oJynm7JmCSRnyggzl4oNPAw8vOGUt23s-kp4SiJeGa3mEFiseCsv0mQIgCbpv1MEGhPz8_-iyU/s1600-h/Copy-Paste.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 258px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhpqXifHG4JUAhGdODx39c5DW4eyXb7SrQYI5AMDZMvVw2AMrNGI7YLR1P1O1I3tohU6oJynm7JmCSRnyggzl4oNPAw8vOGUt23s-kp4SiJeGa3mEFiseCsv0mQIgCbpv1MEGhPz8_-iyU/s400/Copy-Paste.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320444278246104066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kedua&lt;/span&gt; Buka Microsoft Word, dari ICON Paste pilih Paste Special… (office 2007) untuk office 2003 dari Menu Edit pilih Paste Special. (perhatikan gambar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjKCHCpYrUmw_Z7obC2eajf-b-xiaUn9Znhci_TplmDNUWB_lqwpnRhUIsPD5QrVSKsrTMHuRN1X7j3f19qQ3cCCy0o23HTqXJIn3zcNek3Jhtf5Xm_ApYN8pogwAbb5hVm7qxxS9h_zQg/s1600-h/Copy-Paste1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 265px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjKCHCpYrUmw_Z7obC2eajf-b-xiaUn9Znhci_TplmDNUWB_lqwpnRhUIsPD5QrVSKsrTMHuRN1X7j3f19qQ3cCCy0o23HTqXJIn3zcNek3Jhtf5Xm_ApYN8pogwAbb5hVm7qxxS9h_zQg/s400/Copy-Paste1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320444713641698402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ketiga&lt;/span&gt; Pada windows Paste Special tersebut pilih Unformatted Unicode Text (maksudnya dari atrikel yang di-copy tadi hanya diambil text-nya saja sedangkan format dan layoutnya tidak) dan OK. Maka tampil text yang anda copy tadi dengan format text standar. Gambar, table dan link yang terdapat dalam artikel tadi tidak akan tampil. Tapi jika anda ingin menampilkan gambarnya juga silahkan anda kembali ke artikel tadi, klik kanan pada gambar dan pilih copy image as, letakkan kursor di mana gambar akan diletakkan, kilk kanan dan pilih Paste. Anda telah berhasil, sekarang silahkan edit sesuai dengan keinginan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEheqU8j3qjoc0vyYciOJCIk3MwMmIMUlrumq6kBzgv0HLK3BCWRq4QjqvOU6i_UEl72FBfL_pR_qe8neS2nXub4I0OT7vqJsBpC4uYx-bHJsjYUt8nI2yN0QF9Ht9j7hhPiuCOE9P-F5Ng/s1600-h/Copy-Paste2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 269px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEheqU8j3qjoc0vyYciOJCIk3MwMmIMUlrumq6kBzgv0HLK3BCWRq4QjqvOU6i_UEl72FBfL_pR_qe8neS2nXub4I0OT7vqJsBpC4uYx-bHJsjYUt8nI2yN0QF9Ht9j7hhPiuCOE9P-F5Ng/s400/Copy-Paste2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320445135829536674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sekarang silahkan bandingkan, pilh dan gunakan! 2x perintah copy untuk text dan gambar menghasilkan paste yang cepat, dengan 1x perintah copy text dan gambar sekaligus tapi harus menunggu proses paste cukup lama?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Mencoba, Semoga Bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXYiC8bshjXVjqJNNt3hwijLBNyDe5kaxEnQTlVlG__Vb2XSJGbOIfstyqZQFMteKILay4t1PaOENQb59sTGw65rhfjExHODKcIqqHMPm0MDd6iD8xoh9WRiafcQTMA3BWqYM_7E0cf8M/s72-c/Copy-Paste0.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">33</thr:total></item><item><title>Prediksi Soal UN 2009</title><link>http://umarstain.blogspot.com/2009/04/prediksi-soal-un-2009.html</link><category>Soal Ujian Nasional</category><author>noreply@blogger.com (Aa Umar)</author><pubDate>Fri, 3 Apr 2009 06:31:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9098277684110891405.post-2070825496996562655</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Turut membantu adik-adik SMA/MA dan SMP/MTs dalam mempersiapkan diri menghadapi Ujian Nasional tahun 2009, kami link-kan beberapa Prediksi Soal UN 2009 untuk SMA/MA dan SMP/MTs untuk di-Download. Semoga Bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Silahkan Download ! Jika Muncul tampilan berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgEYO7wdlt1kT7jK4Ocx0nVz4YBFFI68hdSPp_pWICQfQzlQcht9DuDxjUVT2PfC573r7kIxP8QQWf-qWqle51AzQ2cqDiQHIOYSXSjjdsMn01zRoCUAPSOOguYc7xanhgfHj8XL2EkaVw/s1600-h/Blokir.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 186px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgEYO7wdlt1kT7jK4Ocx0nVz4YBFFI68hdSPp_pWICQfQzlQcht9DuDxjUVT2PfC573r7kIxP8QQWf-qWqle51AzQ2cqDiQHIOYSXSjjdsMn01zRoCUAPSOOguYc7xanhgfHj8XL2EkaVw/s400/Blokir.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320460372425299634" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Klik saja &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ignore this warning&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;SMA/MA IPS :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/3549303/Bhs-Inggris-UN-SMA-IPS-2009.pdf.html" target="_blank"&gt;Bahasa Inggris&lt;/a&gt; | &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/3549298/Bhs-Indonesia-UN-SMA-IPS-2009.pdf.html" target="_blank"&gt;Bahasa Indonesia&lt;/a&gt; | &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/3549302/Matematika-UN-SMA-IPS-2009.pdf.html" target="_blank"&gt;Matematika&lt;/a&gt; | &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/3549301/Sosiologi-UN-SMA-IPS-2009.pdf.html" target="_blank"&gt;Sosiologi&lt;/a&gt; | &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/3549299/Geografi-UN-SMA-IPS-2009.pdf.html" target="_blank"&gt;Geografi&lt;/a&gt; | &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/3549300/Kinci-Jawaban-UN-SMA-IPS-2009.pdf.html" target="_blank"&gt;Kunci Jawaban&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;SMA/MA IPA :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/3549371/Bhs-Inggris-UN-SMA-IPA-2009.pdf.html" target="_blank"&gt;Bahasa Inggris&lt;/a&gt; | &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/3549376/Bhs-Indonesia-UN-SMA-IPA-2009.pdf.html" target="_blank"&gt;Bahasa Indonesia&lt;/a&gt; | &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/3549373/Matematika-UN-SMA-IPA-2009.pdf.html" target="_blank"&gt;Matematika&lt;/a&gt; | &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/3549372/Biologi-UN-SMA-IPA-2009.pdf.html" target="_blank"&gt;Biologi&lt;/a&gt; | &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/3549370/Kimia-UN-SMA-IPA-2009.pdf.html" target="_blank"&gt;Kimia &lt;/a&gt;| &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/3549374/Fisika-UN-SMA-IPA-2009.pdf.html" target="_blank"&gt;Fisika&lt;/a&gt; | &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/3549375/Kinci-Jawaban-UN-SMA-IPA-2009.pdf.html" target="_blank"&gt;Kunci Jawaban&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;SMP/MTs :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/3549522/Bhs-Inggris-UN-SMP-2009.pdf.html" target="_blank"&gt;Bahasa Inggris&lt;/a&gt; | &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/3549520/Bhs-Indonesia-UN-SMP-2009.pdf.html" target="_blank"&gt;Bahasa Indonesia&lt;/a&gt; | &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/3549523/Matematika-UN-SMP-2009.pdf.html" target="_blank"&gt;Matematika&lt;/a&gt; | &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/3549521/IPA-UN-SMP-2009.pdf.html" target="_blank"&gt;IPA&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Download, Isi Coment-nya ya... Makasih.</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgEYO7wdlt1kT7jK4Ocx0nVz4YBFFI68hdSPp_pWICQfQzlQcht9DuDxjUVT2PfC573r7kIxP8QQWf-qWqle51AzQ2cqDiQHIOYSXSjjdsMn01zRoCUAPSOOguYc7xanhgfHj8XL2EkaVw/s72-c/Blokir.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total></item><item><title>Apakah Anda Tokoh dalam Kisah Singkat Ini?</title><link>http://umarstain.blogspot.com/2009/03/apakah-anda-termasuk-tokoh-dalam-kisah.html</link><category>Artikel</category><category>Renungan</category><author>noreply@blogger.com (Aa Umar)</author><pubDate>Thu, 5 Mar 2009 05:32:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9098277684110891405.post-5377807120135529417</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 5px 5px; float: right; cursor: pointer; width: 175px; height: 216px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjWFv0LvgKx_z1fg-_YyEhh0YzMqRSJFkUsZFGQLHT2uL5mRlT_Fwyb4zDJBq1dBVcaAXSzdXCYsjOS_-7MufO0PW772mPhbzFSwpCaTAfdFXtJBd_KiAjRtcp4djzKna_OIK3pJJHddWk/s400/sujud.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5309703102381771138" border="0" /&gt;Dari Abu Hurairah ra. bahwa ada seorang yang masuk masjid, sementara itu Rasulullah saw. sedang duduk di salah satu bagian masjid. Kemudian orang tersebut shalat. Lalu ia mendatangi Rasulullah saw. dan mengucapkan salam pada beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Rasulullah saw. berkata padanya, "Wa 'alaikas salamu, kembalilah kamu dan shalatlah lagi, sesungguhnya engkau belum melakukan shalat". Maka, orang tersebut shalat. Lalu ia mendatangi kembali Rasulullah dan mengucapkan salam pada beliau. Dan Rasulullah saw. berkata padanya, "Wa 'alaikas salamu, kembalilah kamu dan shalatlah lagi, sesungguhnya engkau belum melakukan shalat".&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Maka, orang tersebut shalat. Lalu ia mendatangi kembali Rasulullah dan mengucapkan salam pada beliau. Dan Rasulullah saw. berkata padanya untuk kesekian kalinya, "Wa 'alaikas salamu, kembalilah kamu dan shalatlah lagi, sesungguhnya engkau belum melakukan shalat".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian orang tersebut mengatakan, "Ajarkan saya tentang shalat wahai Rasulullah". Maka, Rasulullah saw. bersabda, "Jika engkau shalat, maka sempurnakanlah wudhumu, kemudian menghadap ke kiblat, dan ucapkanlah takbir (Allahu Akbar). Kemudian bacalah sedikit ayat (yang mudah olehmu) dari al-Qur'an. Kemudian ruku'lah sampai engkau merasa tenang dalam ruku'. Kemudian bangunlah dari ruku' hingga engkau benar-benar tegak berdiri. Lalu, sujudlah engkau hingga benar-benar tenang dalam sujud. Selanjutnya, bangunlah dari sujud hingga engkau benar-benar duduk dengan tenang. Dan lakukanlah hal yang seperti itu dalam semua shalatmu".&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjWFv0LvgKx_z1fg-_YyEhh0YzMqRSJFkUsZFGQLHT2uL5mRlT_Fwyb4zDJBq1dBVcaAXSzdXCYsjOS_-7MufO0PW772mPhbzFSwpCaTAfdFXtJBd_KiAjRtcp4djzKna_OIK3pJJHddWk/s72-c/sujud.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Pengembangan Bahan Belajar berbasis Web</title><link>http://umarstain.blogspot.com/2009/03/pengembangan-bahan-belajar-berbasis-web.html</link><category>Artikel</category><author>noreply@blogger.com (Aa Umar)</author><pubDate>Mon, 2 Mar 2009 04:53:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9098277684110891405.post-6414812873444867367</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhXvB2NybdB2tA3OM6ysr_g7eEplXjppQRMT88xMTPzOuIOSzNJBDSxx5M_PvL1mdNF2KsIiWdHlP73U_GityK90JuLHV_BcCwXYYJEx_C4J65Ib7luaElf7UZf3OjUpLQvORKR0TG_lfc/s1600-h/World+Internet+User.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 243px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhXvB2NybdB2tA3OM6ysr_g7eEplXjppQRMT88xMTPzOuIOSzNJBDSxx5M_PvL1mdNF2KsIiWdHlP73U_GityK90JuLHV_BcCwXYYJEx_C4J65Ib7luaElf7UZf3OjUpLQvORKR0TG_lfc/s400/World+Internet+User.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5308592648394981938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Luar Biasa pesatnya peningkatan pengguna internet, ini berarti perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sangat pesat pula. Sebelumnya menurut catatan www.internetworldstats.com pada tahun 2006 sebagaimana yang dikutip oleh Koesnandar (Kepala Subbidang Pendidikan Menengah dan Tinggi Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi, Depdiknas) ada "satu milyard pengguna internet di dunia. Penetrasi internet di Asia adalah 10%, sedangkan di Amerika mencapai 67%. Indonesia menduduki urutan ke 13 pengguna internet dunia dengan jumlah pengguna internet tahun 2006, sebanyak 18 juta orang. Angka itu mencapai 10 kali lebih besar dibanding lima tahun lalu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akhir tahun 2008 menurut catatan www.internetworldstats.com terdapat &lt;span style="color: rgb(0, 0, 204);font-family:Arial;" &gt;&lt;b&gt;1,574,313,184&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; pengguna internet&lt;span style="color: rgb(0, 0, 204);font-family:Arial;" &gt;&lt;b&gt; 23.5 %&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; dari total penduduk dunia yang berjumlah &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 204);font-family:Arial;" &gt;6,710,029,070&lt;/span&gt;. Tahun 2006 lalu Penetrasi internet di Asia adalah 10%, sedangkan di Amerika mencapai 67%. Sedankan saat ini di Asia mencapai &lt;span style="color: rgb(0, 0, 204);font-family:Arial;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;17.2 %&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;dan Amerika 73.1% sedangkan Indonesia baru mencapai &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;10,5%&lt;/span&gt; dari jumlah penduduk 237,512,355 jadi baru 25.000.000 orang saja yang menggunakan internet, tapi cukup meningkat dari catatan tahun 2000 yang hanya 2.000.000 orang.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhGVScwW8OdEha_OfUAgBdB_zO7Opxj0jnQF1Od_RiRuYz7fnuq13n8EyGUR9K90zdcIu7_zFe_z1H2BqmEVOslmC2l1WkjVteih7CJ-2oKp44dDVvvDGK0HNjEMfQBYgmLIr9WaE12sls/s1600-h/Data+Jumlah+Pengguna.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 191px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhGVScwW8OdEha_OfUAgBdB_zO7Opxj0jnQF1Od_RiRuYz7fnuq13n8EyGUR9K90zdcIu7_zFe_z1H2BqmEVOslmC2l1WkjVteih7CJ-2oKp44dDVvvDGK0HNjEMfQBYgmLIr9WaE12sls/s400/Data+Jumlah+Pengguna.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5308593128099437682" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhflJBbINaxAtQuX7IXVa1SPi45qdOg6mSkvyW1TAiokgEBuMg8ixvRkMlYECHo1ApeiFdtsWC9Hdt7L4nnc0AvYfLZqv5QaJUCdLdTT34SNgmO1Ls4kTXvjnIZA3DGzuArw41US5fvthk/s1600-h/Indonesia+di+Asia.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 220px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhflJBbINaxAtQuX7IXVa1SPi45qdOg6mSkvyW1TAiokgEBuMg8ixvRkMlYECHo1ApeiFdtsWC9Hdt7L4nnc0AvYfLZqv5QaJUCdLdTT34SNgmO1Ls4kTXvjnIZA3DGzuArw41US5fvthk/s400/Indonesia+di+Asia.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5308593383555703906" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tinsiri memberi perumpamaan yang sangat baik dalam menghadapi perkembangan TIK. Ia mengatakan, apabila TIK tersebut diibaratkan arus badai, maka setidak-tidaknya ada tiga kemungkinan sikap kita menghadapinya, yaitu mencoba bertahan melawan arus, hanyut terbawa arus, atau memanfaatkan arus. Dalam perumpamaan ini, sikap yang paling tepat adalah yang terakhir, memanfaatkan arus sebagai sumber energi. Demikian pula dalam dunia pendidikan. Arus TIK telah masuk ke dunia pendidikan. Hadirnya TIK di sekolah, di ruang kelas, di rumah, bahkan di kamar tidur siswa, tidak lagi dapat dibendung. Hadirnya TIK bukan lagi sebuah pilihan, kita memilih ataupun tidak, era TIK telah hadir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TIK mempunyai potensi yang sangat besar untuk dimanfaatkan dalam dunia pendidikan. Pada blue print TIK Depdiknas, stidak-tidaknya disebutkan ada tujuh fungsi TIK dalam pendidikan, yakni sebagai sumber belajar, alat bantu belajar, fasilitas pembelajaran, standard kompetensi, sistem administrasi, pendukung keputusan, sebagai infrastruktur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;e-Learning&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Salah satu kosa kata yang muncul dan populer bersamaan dengan hadirnya TIK dalam dunia pembelajaran adalah elearning. Elearning merupakan kependekan dari elektronik learning. Secara generik elearning berarti belajar dengan menggunakan elektronik. Kata elektronik sendiri mengandung pengertian yang spesifik yakni komputer atau internet, sehinga elearning sering diartikan sebagai proses belajar yang menggunakan komputer atau internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya pengertian elearning sendiri mempunyai makna yang sangat luas dan masih dipersepsikan secara berbeda-beda. Pengertian elearning mencakup sebuah garis kontinum dari mulai menambahkan komputer dalam proses belajar sampai dengan pembelajaran berbasis web. Sebuah kelas yang dilengkapi dengan satu unit komputer untuk memutar sebuah CD pembelajaran interaktif, dalam batasan yang minimal telah dapat disebutkan bahwa kelas tersebut telah menerapkan elearning. Namun menurut batasan UNESCO, elearning paling tidak harus didukung oleh sejumlah syarat-syarat yang harus dipenuhi, yaitu mencakup; ketersediaan software bahan belajar berbasis TIK, ketersediaan software aplikasi untuk menjalankan pengelolaan proses pembelajaran tersebut, adanya SDM guru dan tenaga penunjang yang menguasai TIK, adanya infrastruktur TIK, adanya akses internet, adanya dukungan training, riset, dukungan daya listrik, serta dukungan kebijakan pendayagunaan TIK untuk pembelajaran. Apabila elemen-elemen tersebut telah tersedia, maka program dan pengelolaan elearning akan dapat dijalankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Software Bahan Ajar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Teknologi selalu mencakup hardware dan software. Hardware akan berguna apabila tersedia software di dalamnya, demikian pula sebaliknya software baru akan dapat bermanfaat apabila ada hardware yang menjalankannya. Software dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis, yaitu software operating sistem (OS), software aplikasi, dan software data atau konten. OS adalah software yang berfungsi sebagai sistem operasi, seperti DOS, Windows, Linux, dan Unix. Aplikasi adalah software yang digunakan untuk membangun atau menjalankan proses sesuai dengan perintah-perintah pemrograman, misalnya office, LMS, CMS, dll. Sedangkan data atau bahan ajar termasuk ke dalam kelompok software konten, misalnya bahan ajar baik berupa teks, audio, gambar, video, animasi, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pengertian yang paling sederhana, suatu proses belajar akan terjadi apabila tersedia sekurang-kurangnya dua unsur, yakni orang yang belajar dan sumber belajar. Sumber belajar mencakup orang (nara sumber), alat (hardware), bahan (software), lingkungan (latar, setting), dll. Bahan ajar adalah salah satu jenis dari sumber belajar.&lt;br /&gt;Bahan belajar merupakan elemen penting dalam elearning. Tidak ada elearning tanpa ketersediaan bahan belajar. Untuk itu, maka kemampuan seorang guru dalam mengembangkan bahan belajar berbasis web menjadi sangat penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jenis Bahan Ajar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bahan ajar adalah segala bentuk konten baik teks, audio, foto, video, animasi, dll yang dapat digunakan untuk belajar. Ditinjau dari subjeknya, bahan ajar dapat dikatogorikan menjadi dua jenis, yakni bahan ajar yang sengaja dirancang untuk belajar dan bahan yang tidak dirancang namun dapat dimanfaatkan untuk belajar. Banyak bahan yang tidak dirancang untuk belajar, namun dapat digunakan untuk belajar, misalnya kliping koran, film, sinetron, iklan, berita, dll. Karena sifatnya yang tidak dirancang, maka pemanfaatan bahan ajar seperti ini perlu diseleksi sesuai dengan tujuan pembelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan belajar yang dirancang adalah bahan yang dengan sengaja disiapkan untuk keperluan belajar. Ditinjau dari sisi fungsinya, bahan ajar yang dirancang dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok, yaitu bahan presentasi, bahan referensi, dan bahan belajar mandiri. Sedangkan ditinjau dari media, bahan ajar dapat kelompokkan menjadi bahan ajar cetak, audio, video, televisi, multimedia, dan web.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekurang-kurangnya ada empat ciri bahan ajar yang sengaja dirancang, yakni adanya tujuan yang jelas, ada sajian materi, ada petunjuk belajar, dan ada evaluasi keberhasilan belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bahan ajar berbasis web&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana sebutannya, bahan ajar berbasis web adalah bahan ajar yang disiapkan, dijalankan, dan dimanfaatkan dengan media web. Bahan ajar sering juga disebut bahan ajar berbasis internet atau bahan ajar on line. Terdapat tiga karakteristik utama yang merupakan potensi besar bahan ajar berbasis web, yakni;&lt;br /&gt;- menyajikan multimedia&lt;br /&gt;- menyimpan, mengolah, dan menyajikan infromasi&lt;br /&gt;- hyperlink&lt;br /&gt;Karena sifatnya yang on line, maka bahan ajar berbasis web mempunyai karakteristik khusus sesuai dengan karakteristik web itu sendiri. Salah satu karakteristik yang paling menonjol adalah adanya fasilitas hyperlink. Hyperlink memungkinkan sesuatu subjek nge-link ke subjek lain tanpa ada batasan fisik dan geografis, selama subjek yang bersangkutan tersedia pada web. Dengan adanya fasilitas hyperlink maka sumber belajar menjadi sangat kaya. Search engine sangat membantu untuk mencari subjek yang dapat dijadikan link.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Unsur-unsur bahan ajar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bahan ajar setidak tidaknya harus memiliki enam unsur, yaitu mencakup tujuan, sasaran, uraian materi, sistematika sajian, petunjuk belajar, dan evaluasi. Sebuah bahan ajar harus mempunyai tujuan. Tujuan harus dirumuskan secara jelas dan terukur mencakup kriteria ABCD (audience, behavior, criterion, dan degree). Sasaran perlu dirumuskan secara spesifik, untuk siapa bahan relajar itu ditujukan. Sasaran bukan sekedar mengandung pernyataan subjek orang, Namur juga harus mencakup kemampuan apa yang menjadi prasyarat yang harus sudah mereka kuasai agar dapat memahami bahan ajar ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Langkah-langkah pengembangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Secara makro, pengembangan bahan ajar mencakup langkah-langkah analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Secara mikro, langkah-langkah pengembangan bahan ajar berbasis web dimulai dari penentuan sasaran, pemilihan topik, pembuatan peta materi, perumusan tujuan, penyusunan alat evaluasi, pengumpulan referensi, penyusunan bahan, editing, upload, dan testing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penentuan sasaran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Langkah pertama yang harus dilakukan dalam menyusun sebuah bahan ajar adalah menentukan secara jelas siapa sasaran bahan ajar tersebut. Di dalam kelas konvensional, sasaran telah sangat terstruktur, misalnya siswa kelas dua SMA semester pertama. Pernyataan tersebut telah mengandung indikasi yang jelas tentang siapa mereka, kemampuan apa yang harus mereka kuasai, serta di mana kedudukan bahan belajar yang akan disajikan dalam keseluruhan kurikulum sekolah. Demikian pula pada penyusunan bahan belajar berbasis web sasaran harus dicantumkan secara spesifik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pemilihan topik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setelah sasaran ditentukan, langkah selanjutnya adalah memilih topik yang sesuai dengan kebutuhan sasaran tersebut. Pemilihan topik dapat dilakukan dengan pertimbangan, antara lain; materi sulit, penting diketahui, bermanfaat, merupakan sesuatu yang baru, sesuatu yang belum banyak diketahui, atau bahasan dari sudut pandang lain, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pembuatan peta materi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Peta materi sangat membantu dalam merumuskan keluasan dan kedalaman materi yang akan dibahas. Membuat peta materi dapat diibaratkan menggambar sebuah batang pohon yang bercabang dan beranting, semakin banyak cabang maka semakin luas bahasan materi. Sedangkan apabila kita menghendaki bahasan yang fokus dan spesifik, maka kembangkanlah bagian ranting-ranting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Perumusan tujuan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Gambar peta materi akan sangat bermanfaat untuk menentukan tujuan. Setiap ranting dapat dirumuskan menjadi sebuah indikator tujuan yang spesifik. Sedangkan cabang menjadi besaran tujuan tersebut. Tujuan besar (cabang) dapat dicapai dengan memenuhi semua tujuan yang spesifik (ranting).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penyusunan alat evaluasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setelah merumuskan tujuan, langsung diikuti dengan perumusan alat evaluasi. Alat evaluasi dimaksudkan untuk mejawab dengan cara bagaimana kita dapat mengetahui sesuatu tujuan itu telah tercapai. Setiap indikator tujuan harus dapat diukur keberhasilannya. Sebuah rumusan tujuan dapat diukur dengan satu butir alat evaluasi. Dapat satu set alat evaluasi mengukur serangkai tujuan. Misalnya kita merumuskan tujuan ?mampu mengendari sepeda motor?, maka alat evaluasi yang mungkin adalah lembar observasi tentang kemampuan mengendarai sepeda motor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pengumpulan referensi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada bahan ajar yang berdiri sendiri tanpa sumber referensi. Referensi digunakan untuk memberi dukungan teoretis, data, fakta, ataupun pendapat. Referensi juga dapat memperkaya khasanah bahan belajar, sehingga pembaca yang menginginkan pendalaman materi yang dibahas dapat mencari dari sumber yang disebutkan. Dalam web, pembaca dapat dengan mudah diberikan link ke sumber referensi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penyusunan bahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setelah bahan-bahan pendukung siap, maka penulisan dapat dimulai. Penulisan bahan hendaklah konsisten dengan peta materi dan tujuan yang telah disusun. Secara umum struktur penulisan sekurang-kurangnya terdiri dari tiga bagian, yaitu pendahuluan, isi, dan penutupan. Pada pendahuluan kita harus sudah menyampaikan secara ringkas apa yang akan dibahas pada bahan belajar ini. Sedangkan bagian isi menguraikan secara gamblang seluruh materi. Agar lebih jelas, uraian bisa dilengkapi dengan contoh-contoh. Untuk mengecek pemahaman, pada bagian ini dapat pula diberikan latihan-latihan. Pada bagaian penutup sampaikan kembali secara ringkas apa yang telah dibahas. Proses selanjutnya adalah editing, upload, dan testing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penutup&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dengan memanfaatkan internet, kita akan dengan sangat mudah memperoleh berbgai informasi dan bahan belajar yang kita perlukan. Sumber belajar pada dunia maya sangat kaya, selama kita memahami bahasanya, sumber belajar dari berbagai belahan dunia dapat kita peroleh. Dari mana bahan itu datang? Sesungguhnya, kita tidak akan mendapatkan apa-apa kalau tidak ada orang yang menyediakan bahan belajar tersebut di web. Oleh karena itu, pada dunia web, tidak baik kita hanya memposisikan diri sebagai konsumen.&lt;br /&gt;------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Referensi:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.internetworldstats.com/stats14.htm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Depdiknas, Blue Print ICT untuk Pendidikan, Jakarta, 2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas, Pembuatan Multimedia Pembelajran Interaktif, Jakarta, 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas, Pedoman Penyusunan Bahan Ajar, Jakarta, 2006&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moore, Peter, Environment of e-learning, UNESCO, 2003&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siribodhi, Tinsiri, ICT Tools for Learning Materials Development, UNESCO, Bangkok, 2000&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhXvB2NybdB2tA3OM6ysr_g7eEplXjppQRMT88xMTPzOuIOSzNJBDSxx5M_PvL1mdNF2KsIiWdHlP73U_GityK90JuLHV_BcCwXYYJEx_C4J65Ib7luaElf7UZf3OjUpLQvORKR0TG_lfc/s72-c/World+Internet+User.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total></item><item><title>AntiVirus AVIRA</title><link>http://umarstain.blogspot.com/2009/03/nye-can-flashdisk-update-online-dan.html</link><category>AntiVirus</category><category>Avira</category><author>noreply@blogger.com (Aa Umar)</author><pubDate>Sun, 1 Mar 2009 22:03:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9098277684110891405.post-4094666977339406994</guid><description>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Nye-Can Flashdisk, Update Online dan Offline (Manual)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Pada AVIRA AntiVirus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Artikel kurang berharga ini tetap aja ana tulis, karena Ana yakin sudah banyak yang bisa mengaplikasikan artikel ini, tapi juga ana percaya banyak pula yang belum mampu. Terbukti dengan banyaknya pertanyaan dari pelanggan warnet kami yang bertanya tentang “Bagaimana sich cara nye-can flasdisk pake AntiVirus AVIRA?, dan gimana juga cara meng-Update-nya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bermodalkan pertanyaan sederhana itulah makanya ana tetap memaksakan diri untuk membuat artikel ini. Dengan harapan semoga dapat bermanfaat bagi semua kalangan dan pelanggan warnet kami khususnya. Untuk mendapat link Download AntiVirus dan Update terbarunya silahkan lanjutkan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0); font-weight: bold;"&gt;Silahkan Download&lt;/span&gt;: &lt;a href="http://www.free-av.com/en/products/index.html" target="_blank"&gt;Free AVIRA&lt;/a&gt; | &lt;a href="http://dl.antivir.de/package/fusebundle/win32/int/vdf_fusebundle.zip" target="_blank"&gt;Update AVIRA Terbaru&lt;/a&gt; | &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/3695030/CaraScandanUpadateAVIRA.doc.html" target="_blank"&gt;Panduan Scan dan Update&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">14</thr:total></item><item><title>ANSAV Versi 2.0.31</title><link>http://umarstain.blogspot.com/2009/02/ansav-versi-2026.html</link><category>Ansav</category><category>AntiVirus</category><author>noreply@blogger.com (Aa Umar)</author><pubDate>Fri, 27 Feb 2009 23:45:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9098277684110891405.post-3573971463545260255</guid><description>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 0);font-size:130%;" &gt;ANSAV terbaru kini versi 2.0.31....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEga-ZaPxt2PFwV8PjJmxjqh48IGKPu4HeFq7XyTmpmrg6zjYvpEZhPFNMEVWKF6ZHUHQv7Ww-x766WtxD6ZSf5PNORX8FLkJz0bdxMW_agfeKNX00GgmQ7wRnpX3u3gipi-H9DhWfAUvxE/s1600-h/Ansav+beta+2031.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEga-ZaPxt2PFwV8PjJmxjqh48IGKPu4HeFq7XyTmpmrg6zjYvpEZhPFNMEVWKF6ZHUHQv7Ww-x766WtxD6ZSf5PNORX8FLkJz0bdxMW_agfeKNX00GgmQ7wRnpX3u3gipi-H9DhWfAUvxE/s400/Ansav+beta+2031.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5310733458094056690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Update ANSAV versi 2.0.31 telah dirilis. Di versi ini signature virus yang sudah update berhasil mendeteksi 1144 virus yang banyak beredar di Indonesia. &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Versi ini mendukung windows Xp dan windows Vista&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;"&gt;Sekilas Pengalaman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pengalaman Pribadi Ane, kalo system windows kita sudah terinfeksi VIRUS jangan coba-coba di-SCAN pake ANSAV, tapi kalo terpaksa harus di-SCAN jika tidak mampu di-CLEAN jangan lanjutkan ke DELETE atau Quarantine, karena akibatnya file-file system akan ikut ke DEL sehingga program aplikasi jadi tidak berfungsi. Untuk menemukan link Download-nya silahkan lanjutkan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Maksud Ane Anti Virus ini bagus untuk membasmi virus yang ada di drive DATA atau FlashDisk. silahkan download dan dicoba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silahkan Download : &lt;a href="http://www.ansav.com/download/"&gt;versi terbaru&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEga-ZaPxt2PFwV8PjJmxjqh48IGKPu4HeFq7XyTmpmrg6zjYvpEZhPFNMEVWKF6ZHUHQv7Ww-x766WtxD6ZSf5PNORX8FLkJz0bdxMW_agfeKNX00GgmQ7wRnpX3u3gipi-H9DhWfAUvxE/s72-c/Ansav+beta+2031.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Sylabus Internet</title><link>http://umarstain.blogspot.com/2009/02/silabus-internet.html</link><category>Internet</category><category>Materi Kuliah</category><author>noreply@blogger.com (Aa Umar)</author><pubDate>Thu, 26 Feb 2009 23:39:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9098277684110891405.post-2949315947902487950</guid><description>&lt;div style="text-align: center; color: rgb(102, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 51);font-size:130%;" &gt;SYLABUS PRAKTIKUM KOMPUTER&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 51);font-size:130%;" &gt;LABORATORIUM KOMPUTER STAIN JURAI SIWO METRO&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 51);font-size:130%;" &gt;TAHUN 2008/2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Semester : IV (genap)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Materi : Internet&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;table bgcolor="#989896" border="0" width="540"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr bgcolor="#6d6f66"&gt;&lt;td style="font-weight: bold;" align="center"&gt;NO&lt;/td&gt;&lt;td style="font-weight: bold;" align="center"&gt;TOPIK BAHASAN&lt;/td&gt;&lt;td style="font-weight: bold;" align="center"&gt;TUJUAN&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr bgcolor="#ececec"&gt;&lt;td align="center"&gt;1&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Pengenalan Internet&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Mahasiswa dapat mengetahui Pengertian, Sejarah dan Manfaat Internet.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr bgcolor="#ececec"&gt;&lt;td align="center"&gt;2&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Teknik Browsing&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Mahasiswa dapat mengenal istilah browsing&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mahasiswa dapat menggunakan mesin pencari (search engine)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mahasiswa dapat mendownload file/dokumen dari internet&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr bgcolor="#ececec"&gt;&lt;td align="center"&gt;3&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Membuat e-mail&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Mahasiswa dapat membuat alamat e-mail&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mahasiswa dapat menggunakan e-mail sebagai sarana pengiriman surat/tugas kuliah&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr bgcolor="#ececec"&gt;&lt;td align="center"&gt;4&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Chatting&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Mahasiswa dapat menggune-mail sebagai sarana komunikasi interaktif group dan aplikasi perkuliahan online.&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr bgcolor="#ececec"&gt;&lt;td align="center"&gt;5&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Mid Test&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Ujian Kompetensi melalui Ujian Tulis dan Tugas Mandiri Mahasiswa.&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr bgcolor="#ececec"&gt;&lt;td align="center"&gt;6&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Membuat Millist&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Mahasiswa dan Dosen Pengajar membuat Group millist (mailing list).&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr bgcolor="#ececec"&gt;&lt;td align="center"&gt;7&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Membuat Web Blog&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Mahasiswa dapat membuat situs pribadi baik dengan blogger, wordpress, multiply, facebook, friendster atau yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr bgcolor="#ececec"&gt;&lt;td align="center"&gt;8&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Ujian Semester&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="left"&gt;Mengukur indikasi kemampuan mahasiswa dalam penguasaan materi praktikum komputer bidang internet.&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Translate Online</title><link>http://umarstain.blogspot.com/2009/02/translate-online.html</link><category>Artikel</category><category>Komputer</category><category>Materi Kuliah</category><category>Translate</category><author>noreply@blogger.com (Aa Umar)</author><pubDate>Sat, 21 Feb 2009 23:20:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9098277684110891405.post-3393748733866310756</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Anda&lt;/span&gt; pernah menterjemahkan teks atau naskah dengan software Transtool? jika sudah, itulah salah satu software translate Offline. Apa pendapat Anda? cukup membantu kan... walaupun memang tidak 100% dapat diterjemahkan dengan hasil yang sesuai, yang utama adalah susunan gramatikalnya harus dibenahi lagi, tapi sudah banyak kosa kata yang dapat diterjemahkan, sehingga sangat membantu kita. Kelemahan lain adalah belum mampu menterjemahkan naskah yang panjang, menurut pengalaman pribadi saya baru mampu sekitar setengah halaman, jika lebih dari itu maka akan ada teks yang terpotong yang tidak diterjemahkan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hadirnya&lt;/span&gt; Translate Online tentu juga sangat membantu, khususnya bagi Anda yang sedang online mencari artikel untuk keperluan tugas kuliah, acuan skripsi dan lain-lain,  sekaligus Anda ingin menterjemahkan teks tersebut (umumnya dari Inggris ke Indonesia atau sebaliknya). Anda tidak perlu kesulitan mencari software lain untuk menterjemahkannya, karena di hadapan Anda telah tersedia fasilitas itu, tinggal Anda tahu atau mampu tidak untuk menggunakannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jika&lt;/span&gt; Anda jujur mengakui belum mampu atau belum pernah, silahkan lanjutkan anda baca dan ikuti panduan sederhana ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Ikuti Langkah-langkah berikut ini:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah Anda mendapatkan artikel yang ingin anda terjemahkan, Copy naskah tersebut. Lihat gambar berikut:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgiguJo-3acN_0MGwjAdPhxCfD_1kfXVvY-RUYZAZL5OpJsKxxRw5sD-OMsaNCczr9PKO-AoyES-sjzwf5yxo0EqjRLa_ZINRSv4kEHl9MZ5j5gOmkVax9kAd8XxQNwRigTHpBfmihmX1g/s1600-h/Translate2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 250px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgiguJo-3acN_0MGwjAdPhxCfD_1kfXVvY-RUYZAZL5OpJsKxxRw5sD-OMsaNCczr9PKO-AoyES-sjzwf5yxo0EqjRLa_ZINRSv4kEHl9MZ5j5gOmkVax9kAd8XxQNwRigTHpBfmihmX1g/s320/Translate2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5305525722833530306" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Gambar 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selanjutnya, Anda buka Tab Baru pada web browser Anda dan masukan alamat http://translate.google.com/translate_t atau Anda klik di &lt;a href="http://translate.google.com/translate_t" target="_blank"&gt;Sini&lt;/a&gt; atau Anda cukup klik pada Baner Translate yang ada pada blog ini. Lihat pada gambar yang diberi lingkaran merah berikut:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiheuXpNksgBciQv1XsWuRudO491GKz3l1bIzJedvrRqrJe4GKiO_CSTrtZb_Ea6lZG5N1kAZgpHzjz2yREdO_bUHzMKztTSe3hVRqGkrpjn3fgBzjE-k8CDtp9N5FRhgh99f_-HUJzRIE/s1600-h/Translate.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 130px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiheuXpNksgBciQv1XsWuRudO491GKz3l1bIzJedvrRqrJe4GKiO_CSTrtZb_Ea6lZG5N1kAZgpHzjz2yREdO_bUHzMKztTSe3hVRqGkrpjn3fgBzjE-k8CDtp9N5FRhgh99f_-HUJzRIE/s320/Translate.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5305527174401334818" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Gambar 2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Langkah selanjutnya ada PASTE naskah tadi pada kolom Enter text or a webpage URL&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjo7QUqWZJo5H_EuSIDmuiXYYGstOutF74TClvYfnjqcIq70mMYLazCvkiB4g11qXmRggR1KnbzguKZ-30J0Wt1xsx1D5YkPzXRIj6-LFQiwuttsREvLU86pVlXiyntnvc3KF3M7AiQ9ZI/s1600-h/Translate3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 182px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjo7QUqWZJo5H_EuSIDmuiXYYGstOutF74TClvYfnjqcIq70mMYLazCvkiB4g11qXmRggR1KnbzguKZ-30J0Wt1xsx1D5YkPzXRIj6-LFQiwuttsREvLU86pVlXiyntnvc3KF3M7AiQ9ZI/s320/Translate3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5305528417909232866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Gambar 3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;dan atur arah translate-nya (Inggris - Indonesia atau Indonesia - Inggris atau juga ke bahasa lain) yang tercantum pada daftar translate sesuai keinginan anda. lihat gambarnya...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhhAbEsI7MlIZEemngoP4zZJ-34NkKa4Ej26dUGGmADFlG4Q5kXZZdRWlXUH5nlM_hTLaeM00P79XME7D0phVgYw0sJo8-Gljl70-6DcJ0rF0VXmzyf7CbodbXsNPxpZj0IcEzKKtMpNWk/s1600-h/Translate4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 190px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhhAbEsI7MlIZEemngoP4zZJ-34NkKa4Ej26dUGGmADFlG4Q5kXZZdRWlXUH5nlM_hTLaeM00P79XME7D0phVgYw0sJo8-Gljl70-6DcJ0rF0VXmzyf7CbodbXsNPxpZj0IcEzKKtMpNWk/s320/Translate4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5305528849831653442" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Gambar 4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;kemudian klik Translate. Dan lihat hasilnya... Anda Copy hasilnya dan Paste pada tempat yang anda inginkan, misal di Ms Word.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgd_63bvNNLF8BZPQUHPnZOzICmPMPUBLUGHCApCCM1wNa7QeJLmleT8pnTDqUwtidq0j1Y9HktVmmzJAbp1-tpj1YwKRXoWKAJefMEwlN1ABRDXQkgnRGqPa61pwSp2znZ5Xru2R994-s/s1600-h/Translate5.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 185px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgd_63bvNNLF8BZPQUHPnZOzICmPMPUBLUGHCApCCM1wNa7QeJLmleT8pnTDqUwtidq0j1Y9HktVmmzJAbp1-tpj1YwKRXoWKAJefMEwlN1ABRDXQkgnRGqPa61pwSp2znZ5Xru2R994-s/s320/Translate5.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5305529671573922882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Gambar 5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Selesai sampai di sini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cara Lain adalah cukup pilih bahasa pada &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;baner translate&lt;/span&gt; yang ada pada situs atau web blog, jika tersedia. Contoh pada web blog saya ini sudah saya tampilkan baner-nya, seperti tampak pada &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gambar 2&lt;/span&gt; di atas.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Selamat Mencoba dan semoga Berhasil&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgiguJo-3acN_0MGwjAdPhxCfD_1kfXVvY-RUYZAZL5OpJsKxxRw5sD-OMsaNCczr9PKO-AoyES-sjzwf5yxo0EqjRLa_ZINRSv4kEHl9MZ5j5gOmkVax9kAd8XxQNwRigTHpBfmihmX1g/s72-c/Translate2.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Hari yang Dirindu</title><link>http://umarstain.blogspot.com/2009/02/hari-yang-dirindu.html</link><category>Artikel</category><author>noreply@blogger.com (Aa Umar)</author><pubDate>Sat, 21 Feb 2009 02:27:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9098277684110891405.post-7075539560019160031</guid><description>&lt;div style=""&gt;  &lt;table style="width: 148px; height: 175px;" align="left" cellpadding="0" cellspacing="0" vspace="0" hspace="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td style="padding: 0.25cm;" align="left" valign="top"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; line-height: 13.4pt; page-break-after: avoid; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;font-family:georgia;" &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 0);"&gt;Seorang Penguasa Yahudi berkata:&lt;/span&gt; “Kami baru takut kepada umat Islam jika mereka telah melaksanakan shalat Subuh seperti melaksanakan shalat Jum’at”.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Saya&lt;/span&gt; merindukan datangnya suatu hari, saat seorang muslim begitu menyesal dan sangat merasa sedih, gara-gara tertinggal shalat subuh, sekali saja. Itu karena ia merasa kehilangan sesuatu yang benar-benar bernilai, lebih mahal dari dunia dan seisinya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Saya&lt;/span&gt; merindukan suatu hari, saat pemimpin kaum muslimin di seluruh negeri Islam, menjamin keselamatan seorang muslim yang sedang shalat di masjid. Baik shalat subuh ataupun shalat-shalat lainnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Saya&lt;/span&gt; merindukan suatu hari, saat mendapati agama Allah ‘Aza wa Jalla adalah agama bagi seluruh penduduk di muka bumi. Syariat Allah ‘Aza wa Jalla merupakan syariat yang menjadi landasan hukum bagi orang-orang berilmu. Kegelapan sirna, berganti semburat cahaya keadilan dan kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Saya&lt;/span&gt; merindukan itu semua. Dan, saya meyakini bahwa kenyataan yang kita alami hari ini, sebelumnya adalah mimpi kemarin-kemarin. Sebagaimana saya meyakini, bahwa apa yang kita cita-citakan hari ini, akan terwujud esok hari, Insya Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Saya&lt;/span&gt; merindukan suatu hari, saat melihat semua harapan menjadi kenyataan yang dapat saya lihat dengan mata kepala saya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bukan ramalan, bukan pula mengutak-atik masalah ghaib. Tetapi, merupakan bukti janji Allah, Dzat yang tak pernah ingkar janji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kitab-Nya, Allah menjanjikan:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 102, 0);"&gt;“Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal shalih bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di muka bumi. Sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka. Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersektukan suatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik”.&lt;/span&gt; (An-Nur: 55)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian di ayat selanjutnya secara langsung:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 102, 0);"&gt;“Dan dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat, dan ta’atlah kepada rasul, supaya kamu diberi rahmat”.&lt;/span&gt; (An-Nur: 56)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah jalan untuk menjadi khalifah di muka bumi ini. Kita memohon kepada Allah ‘Aza wa Jalla agar dimudahkan segala urusan umat Islam. Diberikan kemuliaan bagi orang-orang yang taat dan direndahkan orang-orang yang bermaksiat kepada Allah ‘Aza wa Jalla. Disebarluaskan segala kebaikan dan dimusnahkan segala kemungkaran. Sesungguhnya Allah ‘Aza wa Jalla pemilik semua itu dan mampu untuk melakukan hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-style: italic;"&gt;“Kelak kamu akan ingat kepada apa yang kukatakan kepada kamu. Dan aku menyerahkan urusanku kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat aka hamba-hamba-Nya”. &lt;/span&gt;(Al-Mukmin: 44)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga keselamatan selalu dilimpahkan kepada Rasulullah Salallahu ‘Alaihi Wasallam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;table style="" bgcolor="#7fd037" border="1" width="530"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr bg="" style=""&gt;&lt;td align="justify"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: georgia;"&gt;Di balik pelaksanaan dua rekaat di ambang fajar, tersimpan rahasia yang menakjubkan. Bila dirunut banyak permasalahan bersumber dari pelaksanaan shalat Shubuh yang disepelekan. Itulah sebabnya, para sahabat Nabi berusaha sekuat tenaga agar tidak kehilangan waktu emas itu. Pernah, suatu ketika mereka telambat shalat Shubuh dalam penaklukan benteng Tastar. "Tragedi" ini membuat sahabat semisal Anas bin Malik selalu menangis bila mengenangnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: georgia;"&gt;Yang menarik, Shubuh ternyata juga menjadi waktu peralihan dari era jahiliyyah menuju era tauhid. Kaum Ad, Tsamud, dan kaum pendurhaka lainnya, dilibas petaka pada waktu Shubuh yang menandai berakhirnya dominasi jahiliyyah dan muculnya cahaya tauhid.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: georgia;"&gt;Bahwa sesungguhnya salah satu penyebab keterpurukan umat Islam dewasa ini, tak lepas dari akibat diremehkannya shalat Shubuh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:85%;" &gt;Dikutip dari: &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 102, 0);font-size:85%;" &gt;Misteri Shalat Subuh karya Dr. Raghib As-Sirjani seorang Dosen Kehormatan di Fakultas Kedokteran Universitas Kairo.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Table of Contents</title><link>http://umarstain.blogspot.com/2009/02/table-of-contents.html</link><category>Artikel</category><category>Komputer</category><category>Materi Kuliah</category><author>noreply@blogger.com (Aa Umar)</author><pubDate>Fri, 20 Feb 2009 05:21:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9098277684110891405.post-6669380105003850445</guid><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Membuat Table of Contents&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pada Microsoft Word 2007 dan Microsoft Word 2003&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Umar&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;P&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;anduan Membuat Table of Contents ini merupakan lanjutan dari panduan Repeart Header pada Ms Word, yang telah diposting sebelumnya, panduan sederhana ini dibuat berlatar belakang pada banyak ditemukan cara membuat Daftar Isi dengan tidak mengikuti SOP (Standard of Procedure).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara membuat Table of Contents (Daftar Isi) telah saya singgung pada posting terdahulu, bahwa kebanyakan kita membuatnya dengan cara manual entah apa latar belakangnya, kebiasaan kah? atau faktor kurangnya pengetahuan tentang itu. Kalau fakator ini yang jadi penyebabnya semoga Artikel sederhana ini bisa membantu dan merubah kebiasaan yang sebenarnya kurang praktis itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas apa kelebihan membuat Table of Contents (Daftar Isi)  dengan cara mengikuti SOP (Standard of Procedure) bila dibandingkan dengan cara manual atau akal-akalan?&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tidak perlu mengetik ulang judul dan sub judul mana yang akan ditampilkan pada Daftar Isi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tidak perlu lagi menekan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;key&lt;/span&gt; titik (.) pada &lt;span style="font-style: italic;"&gt;keyboard&lt;/span&gt; untuk menghasilkan titik-titik atau indikator lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tidak lagi mencocokkan nomor halaman pada setiap judul dan sub judul yang ditampilkan pada Daftar Isi. Karena dengan sendirinya akan mendeteksi berada pada halaman berapa setiap judul atau sub judul tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Setiap Judul dan sub judul tersebut secara otomatis membuat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Link&lt;/span&gt; (bertautan) dengan judul atau sub judul pada halaman masing-masing. Jika kita ingin memperbaiki pada sub judul tertentu tidak perlu kita mencari/menggulung layar untuk mencari di mana letak sub judul tersebut, tapi cukup dengan menekan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ctrl&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;klik &lt;/span&gt;pada&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; sub judul&lt;/span&gt; yang akan kita edit maka seketika akan tampil halaman yang kita maksud.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Bagaimana cara membuatnya? Silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Selengkapnya dalam bentuk file Ms Word Silahkan &lt;a style="font-weight: bold; font-style: italic;" href="http://www.ziddu.com/download/3581438/Membuat%20Tabel%20of%20Contents.doc.html"&gt;Download&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Update Symantec AntiVirus</title><link>http://umarstain.blogspot.com/2009/02/update-symantec-antivirus.html</link><category>AntiVirus</category><category>Symantec</category><author>noreply@blogger.com (Aa Umar)</author><pubDate>Wed, 11 Feb 2009 20:39:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9098277684110891405.post-1507384870044793882</guid><description>&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0); font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0); font-style: italic;"&gt;Udah Update AntiVirus belum pagi ini?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati-hati lho... ntar komputer Ente kemasukan virus lagi, instal ulang lagi... huah capek instal ulang terus, ya kalo bisa  instal sendiri... kalo kagak ya.. ngodok saku lagi dah... sebelum terlambat ayo update.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini yang mau di-Update adalah Symantec AntiVirus, dengan online dan ofline, yang pengen tau caranya silahkan baca terus sampe selesai.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0); font-weight: bold;"&gt;Update Online&gt;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Aktifkan Symantec AntiVirus, seperti biasa ente mau scan virus:&lt;br /&gt;Tampilannya seperti ini kan...&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgOM8XycvkwVzL5tHCrPbrpbjqlBn6GDOSIddTlWyKjdStwPrVDcUtlFnKmLGC16Dj5PYTl5PynheoI6Ca2-FhGDrU2rVakoQPbpENri_EopPQV8jXNU1HTDAo_-Xd8ATpMo666U1zFQHI/s1600-h/UpdateSymantec1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 286px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgOM8XycvkwVzL5tHCrPbrpbjqlBn6GDOSIddTlWyKjdStwPrVDcUtlFnKmLGC16Dj5PYTl5PynheoI6Ca2-FhGDrU2rVakoQPbpENri_EopPQV8jXNU1HTDAo_-Xd8ATpMo666U1zFQHI/s400/UpdateSymantec1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301770905023216098" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Gambar 1&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Pada Tampilan tersebut Klik LiveUpdate...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiUbVTsyALFv-4eT4WsHAgc_f72UEa7onw44JF4bDwahCmBOqo9BD0cQuIbVRGKMMp2Qz5f1CGdzufkvlYhJd86UeyDbv7aAy-xsIhuKvWpg7rTYNn3UYXLuXK2yEOlIrvCBTSRaPRE8Yc/s1600-h/UpdateSymantec2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 338px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiUbVTsyALFv-4eT4WsHAgc_f72UEa7onw44JF4bDwahCmBOqo9BD0cQuIbVRGKMMp2Qz5f1CGdzufkvlYhJd86UeyDbv7aAy-xsIhuKvWpg7rTYNn3UYXLuXK2yEOlIrvCBTSRaPRE8Yc/s400/UpdateSymantec2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301772035151024562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Gambar 2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Klik aja Next&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjKJs06lxy2NfeojWU69peKtIUSX3hgibkRZyr8mNwrO9TT4F_vJNLcoFamuRPZ90p1qKu84vnwGq12Ss4NnZpYUxlJkhvPb5g0EDd21vAbjbYlCUJekVZxSo8neoTDp2ofO3OJAiHYdzk/s1600-h/UpdateSymantec3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 338px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjKJs06lxy2NfeojWU69peKtIUSX3hgibkRZyr8mNwrO9TT4F_vJNLcoFamuRPZ90p1qKu84vnwGq12Ss4NnZpYUxlJkhvPb5g0EDd21vAbjbYlCUJekVZxSo8neoTDp2ofO3OJAiHYdzk/s400/UpdateSymantec3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301774421608249314" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Gambar 3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Tunggu Sampe tampilan seperti pada gambar 4&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEirxYfVTbpSYXL5sXSLHM3sYi9kWLvvbrJrH72P-KjJLGxXn-MPPUiHlaNPY-PsjThU1KLtijAHv2tr4R8hXTcDd6KKDFttRvRIXzvsEV0m7uLuZuafzRpqJMokGlTDNKsqNBnhxZIMjew/s1600-h/UpdateSymantec4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 338px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEirxYfVTbpSYXL5sXSLHM3sYi9kWLvvbrJrH72P-KjJLGxXn-MPPUiHlaNPY-PsjThU1KLtijAHv2tr4R8hXTcDd6KKDFttRvRIXzvsEV0m7uLuZuafzRpqJMokGlTDNKsqNBnhxZIMjew/s400/UpdateSymantec4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301772034894012274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Gambar 4&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Kemudian Klik Finish. SELESAI dah..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhhH6FCLc6VAi4Fz1EsB7Ticty24_crzwpPfZ-pcfs5inUH3CmnZiOIS53PSWoCh1T5mXAPGZDcBkmK0JVd6np3HO30T4Auhn-pNuvBeGh1f-BDuA-Rl7WP1uk_EMSrmsdPfzChqLPN0Pw/s1600-h/UpdateSymantec5.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 312px; height: 160px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhhH6FCLc6VAi4Fz1EsB7Ticty24_crzwpPfZ-pcfs5inUH3CmnZiOIS53PSWoCh1T5mXAPGZDcBkmK0JVd6np3HO30T4Auhn-pNuvBeGh1f-BDuA-Rl7WP1uk_EMSrmsdPfzChqLPN0Pw/s400/UpdateSymantec5.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301772038868290578" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Gambar 5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Tunggu aja sampai selesai (100%). Coba sekarang tutup windows symantec yang pertama, dan buka baru lagi coba lihat pada Version akan berubah menjadi tanggal kemarin. Llihat pada gambar berikut...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiKhhJgNiAnB9xkTMJ0re0k2Qew7DyTcWIZjONwuoGek2sg29VBdUSVJ-zoko41y7mNCPcLuXibKsB1vcWm8VhaF0EaXp1p_lfxN1bHTM5q0-B9ZW-wQoPD0hWX324Cpa4Z3Iay4HpMa7A/s1600-h/UpdateSymantec6.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 286px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiKhhJgNiAnB9xkTMJ0re0k2Qew7DyTcWIZjONwuoGek2sg29VBdUSVJ-zoko41y7mNCPcLuXibKsB1vcWm8VhaF0EaXp1p_lfxN1bHTM5q0-B9ZW-wQoPD0hWX324Cpa4Z3Iay4HpMa7A/s400/UpdateSymantec6.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301772037541290946" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Gambar 6&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Sampai di sini selesai cara Update dengan Online...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Update Ofline&gt;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: left; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Yang pertama harus dilakukan adalah download Update Symantec-nya silahkan kunjungi situs resminya, atau kilk &lt;a href="http://www.symantec.com/business/security_response/definitions/download/detail.jsp?gid=savce" target="_blank"&gt;di sini&lt;/a&gt;. Atau juga Ente bisa meng-klik Update Symantec pada menu Free AntiVirus, stelah berhasil masuk situs Symantec silahkan pilih file download yang sesuai dengan versi Symantec yang ente gunakan, setelah file diperoleh, cukup ente klik 2x aja file tersebut dan ikuti perintah selanjutnya dan tunggu aja proses update sedang berlangsung sampai sukses.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Silahkan Mencoba Semoga Berhasil. Amiin.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Update Terbaru silahkan &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;&lt;a href="http://www.symantec.com/business/security_response/definitions/download/detail.jsp?gid=savce" target="_blank"&gt;Download&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgOM8XycvkwVzL5tHCrPbrpbjqlBn6GDOSIddTlWyKjdStwPrVDcUtlFnKmLGC16Dj5PYTl5PynheoI6Ca2-FhGDrU2rVakoQPbpENri_EopPQV8jXNU1HTDAo_-Xd8ATpMo666U1zFQHI/s72-c/UpdateSymantec1.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">7</thr:total></item></channel></rss>