<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" version="2.0">

<channel>
	<title>Warta Desa</title>
	<atom:link href="https://www.wartadesa.net/feed/" rel="self" type="application/rss+xml"/>
	<link>https://www.wartadesa.net</link>
	<description>Saatnya Warga Bersuara</description>
	<lastBuildDate>Thu, 30 Jul 2026 11:59:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2017/01/cropped-wartadesa-32x32.png</url>
	<title>Warta Desa</title>
	<link>https://www.wartadesa.net</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:image href="https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2016/10/cropped-wartadesa-2.png"/><itunes:keywords>berita,pekalongan,informasi,terbaru,informasi,terkini,pekalongan</itunes:keywords><itunes:summary>Berita dan Informasi terkini, pemberdayaan masyarakat, hukum, kriminal, ekonomi, kesehatan, pendidikan, olahraga, trend dan layanan publik warga desa Pekalongan dan sekitarnya</itunes:summary><itunes:subtitle>Warta Desa</itunes:subtitle><itunes:category text="News &amp; Politics"/><item>
		<title>Kasus Pemerasan Oknum KPK terhadap Bupati Pemalang Terungkap: Rp 1,9 Miliar Dihimpun dari Pejabat Daerah untuk Urus Perkara</title>
		<link>https://www.wartadesa.net/kasus-pemerasan-oknum-kpk-terhadap-bupati-pemalang-terungkap-rp-19-miliar-dihimpun-pejabat-daerah-urus-perkara/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=kasus-pemerasan-oknum-kpk-terhadap-bupati-pemalang-terungkap-rp-19-miliar-dihimpun-pejabat-daerah-urus-perkara</link>
					<comments>https://www.wartadesa.net/kasus-pemerasan-oknum-kpk-terhadap-bupati-pemalang-terungkap-rp-19-miliar-dihimpun-pejabat-daerah-urus-perkara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[buono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2026 11:59:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberantasan Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[anom]]></category>
		<category><![CDATA[bupati pemalang]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[kpk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.wartadesa.net/?p=28551</guid>

					<description><![CDATA[<p><img width="60" height="60" src="https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa20-105x105.jpg" class="attachment-60x60 size-60x60 wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa20-105x105.jpg 105w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa20-300x300.jpg 300w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa20-1024x1024.jpg 1024w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa20-150x150.jpg 150w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa20-768x768.jpg 768w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa20-350x350.jpg 350w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa20.jpg 1080w" sizes="(max-width: 60px) 100vw, 60px" /></p>
<p data-path-to-node="3"><b data-path-to-node="3" data-index-in-node="0">JAKARTA, WARTADESA.</b>– Pengusut tindak pidana korupsi yang menyeret nama pejabat daerah kembali memasuki babak baru yang mengejutkan. Pengungkapan kasus dugaan pemerasan dan suap yang melibatkan mantan Bupati Pemalang serta oknum pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar praktik patgulipat pengurusan perkara di tubuh lembaga antirasuah tersebut.</p>
<p data-path-to-node="4">Dalam perkembangan kasus ini, fakta terungkap bahwa Bupati Pemalang diduga telah mengumpulkan dana hingga mencapai <b data-path-to-node="4" data-index-in-node="115">Rp 1,9 miliar</b> dari para bawahannya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang. Pengumpulan uang tersebut dilakukan atas dalih untuk menyuap dan menutup penanganan perkara dugaan korupsi yang tengah diselidiki oleh KPK.</p>
<h3 data-path-to-node="5"><b data-path-to-node="5" data-index-in-node="0">Peras Pejabat Daerah demi Uang Penutup Perkara</b></h3>
<p data-path-to-node="6">Untuk memenuhi permintaan uang pengganti atau biaya "pengurusan" perkara di KPK, Bupati Pemalang diduga memeras sejumlah pejabat teknis dan kepala dinas di jajarannya. Pejabat daerah dipaksa dan ditekan untuk menyerahkan sejumlah uang guna mengamankan posisi mereka serta menjaga agar kasus hukum yang membayangi Pemerintah Kabupaten Pemalang tidak berlanjut.</p>
<p data-path-to-node="7">Dari hasil pengumpulan dana secara bertahap tersebut, terkumpul total akumulasi dana sebesar Rp 1,9 miliar yang rencananya diserahkan kepada pihak yang mengaku dapat menghentikan penyidikan di KPK.</p>
<h3 data-path-to-node="8"><b data-path-to-node="8" data-index-in-node="0">Oknum Pegawai KPK Ditetapkan Jadi Tersangka</b></h3>
<p data-path-to-node="9">Harapan untuk lolos dari jerat hukum justru berujung pada Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan penetapan tersangka baru. Pihak penegak hukum mengonfirmasi bahwa keterlibatan oknum pegawai KPK dalam skema pemerasan ini telah resmi ditingkatkan statusnya menjadi tersangka.</p>
<p data-path-to-node="10">Oknum pegawai tersebut diduga memanfaatkan posisinya untuk menjanjikan "pengamanan kasus" kepada Bupati Pemalang dengan imbalan sejumlah uang dalam jumlah fantastis. Namun, alih-alih mengamankan perkara, alur aliran uang haram tersebut justru berhasil diendus oleh tim internal dan penyidik hingga berujung pada penangkapan.</p>
<h3 data-path-to-node="11"><b data-path-to-node="11" data-index-in-node="0">Empat Orang Ditetapkan Tersangka dan Ditahan</b></h3>
<p data-path-to-node="12">Seiring dengan berjalannya penyidikan dan pelaksanaan OTT, KPK menetapkan setidaknya <b data-path-to-node="12" data-index-in-node="85">empat orang tersangka</b> dalam lingkaran kasus pemerasan dan suap ini. Keempatnya mencakup pihak pemberi (pejabat daerah/Bupati), perantara, serta oknum penerima aliran dana.</p>
<p data-path-to-node="13">Seluruh tersangka saat ini telah ditahan guna menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut dan mempertanggungjawabkan perbuatannya di mata hukum.</p>
<p data-path-to-node="14">Kasus ini menjadi pukulan telak sekaligus momentum pembersihan internal bagi KPK untuk menindak tegas setiap oknum yang mencoba memperjualbelikan penanganan hukum demi keuntungan pribadi. Pihak penegak hukum menegaskan tidak akan pandang bulu dalam menuntaskan perkara ini hingga ke akar-akarnya. ***</p>
<p data-path-to-node="14">
<p data-path-to-node="14">diolah dari berbagai sumber</p>
<p>Posting <a rel="nofollow" href="https://www.wartadesa.net/kasus-pemerasan-oknum-kpk-terhadap-bupati-pemalang-terungkap-rp-19-miliar-dihimpun-pejabat-daerah-urus-perkara/">Kasus Pemerasan Oknum KPK terhadap Bupati Pemalang Terungkap: Rp 1,9 Miliar Dihimpun dari Pejabat Daerah untuk Urus Perkara</a> ditampilkan lebih awal di <a rel="nofollow" href="https://www.wartadesa.net">Warta Desa</a>.</p>
]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://www.wartadesa.net/kasus-pemerasan-oknum-kpk-terhadap-bupati-pemalang-terungkap-rp-19-miliar-dihimpun-pejabat-daerah-urus-perkara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Agus Susilo Resmi Dilantik Jadi Ketua DPC PKDI Kabupaten Pekalongan, Sinergi Kepala Desa Makin Solid</title>
		<link>https://www.wartadesa.net/agus-susilo-resmi-dilantik-jadi-ketua-dpc-pkdi-kabupaten-pekalongan-sinergi-kepala-desa-makin-solid/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=agus-susilo-resmi-dilantik-jadi-ketua-dpc-pkdi-kabupaten-pekalongan-sinergi-kepala-desa-makin-solid</link>
					<comments>https://www.wartadesa.net/agus-susilo-resmi-dilantik-jadi-ketua-dpc-pkdi-kabupaten-pekalongan-sinergi-kepala-desa-makin-solid/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[buono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2026 11:46:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Desa]]></category>
		<category><![CDATA[pkdi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.wartadesa.net/?p=28548</guid>

					<description><![CDATA[<p><img width="60" height="60" src="https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa19-105x105.jpg" class="attachment-60x60 size-60x60 wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa19-105x105.jpg 105w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa19-300x300.jpg 300w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa19-1024x1024.jpg 1024w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa19-150x150.jpg 150w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa19-768x768.jpg 768w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa19-350x350.jpg 350w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa19.jpg 1080w" sizes="(max-width: 60px) 100vw, 60px" /></p>
<div class="container">
<div id="model-response-message-contentr_800b822c38ad9f0d" class="markdown markdown-main-panel enable-luminous-fast-follows enable-updated-hr-color md-content tutor-markdown-rendering" dir="ltr" aria-busy="false" aria-live="off">
<p data-path-to-node="0"><b data-path-to-node="0" data-index-in-node="0">PEKALONGAN, WARTADESA.</b> — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Pekalongan resmi mengukuhkan jajaran kepengurusan barunya dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat di Hotel Grand Dian, Wiradesa, Kamis (30/7/2026).</p>
<p data-path-to-node="1">Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran kepala desa dari berbagai kecamatan di wilayah Kabupaten Pekalongan, serta para tamu undangan dari unsur pemerintah daerah dan organisasi terkait.</p>
<p data-path-to-node="2">Dalam prosesi pengukuhan tersebut, <b data-path-to-node="2" data-index-in-node="35">Agus Susilo</b> resmi dilantik dan mengemban amanah sebagai Ketua DPC PKDI Kabupaten Pekalongan. Sementara itu, kepengurusan di tingkat daerah dipimpin oleh <b data-path-to-node="2" data-index-in-node="188">Hj. Musarokah, S.IP.</b> selaku Ketua PKDI Provinsi Jawa Tengah.</p>
<h3 data-path-to-node="4">Momentum Perkuat Sinergi dan Pelayanan Desa</h3>
<p data-path-to-node="5">Pengukuhan pengurus baru ini dinilai menjadi momentum strategis untuk mempererat soliditas serta sinergi antar-kepala desa di Kabupaten Pekalongan.</p>
<p data-path-to-node="6">Kehadiran DPC PKDI diharapkan mampu menjalankan peran penting bagi kemajuan tingkat desa, antara lain:</p>
<ul data-path-to-node="7">
<li>
<p data-path-to-node="7,0,0"><b data-path-to-node="7,0,0" data-index-in-node="0">Wadah Komunikasi &amp; Koordinasi:</b> Menjadi ruang kolaborasi yang solid antar-kepala desa demi menyelesaikan tantangan bersama.</p>
</li>
<li>
<p data-path-to-node="7,1,0"><b data-path-to-node="7,1,0" data-index-in-node="0">Fungsi Advokasi:</b> Memberikan pendampingan dan dukungan moral maupun hukum bagi para kepala desa dalam menjalankan tugasnya.</p>
</li>
<li>
<p data-path-to-node="7,2,0"><b data-path-to-node="7,2,0" data-index-in-node="0">Peningkatan Tata Kelola:</b> Mendorong transparansi dan tata kelola pemerintahan desa yang profesional demi pelayanan masyarakat yang lebih maksimal.</p>
</li>
<li>
<p data-path-to-node="7,3,0"><b data-path-to-node="7,3,0" data-index-in-node="0">Percepatan Pembangunan:</b> Mengakselerasi program-program pembangunan berbasis desa agar dampaknya langsung dirasakan oleh warga.</p>
</li>
</ul>
<p data-path-to-node="8">Melalui kepengurusan yang baru dikukuhkan ini, DPC PKDI Kabupaten Pekalongan optimis mampu membawa perubahan positif dan memperkuat posisi desa sebagai ujung tombak pembangunan daerah. <strong>(Andi Purwandi)</strong></p>
</div>
</div>
<p>Posting <a rel="nofollow" href="https://www.wartadesa.net/agus-susilo-resmi-dilantik-jadi-ketua-dpc-pkdi-kabupaten-pekalongan-sinergi-kepala-desa-makin-solid/">Agus Susilo Resmi Dilantik Jadi Ketua DPC PKDI Kabupaten Pekalongan, Sinergi Kepala Desa Makin Solid</a> ditampilkan lebih awal di <a rel="nofollow" href="https://www.wartadesa.net">Warta Desa</a>.</p>
]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://www.wartadesa.net/agus-susilo-resmi-dilantik-jadi-ketua-dpc-pkdi-kabupaten-pekalongan-sinergi-kepala-desa-makin-solid/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gaji Pakai APBD, Pegawai Outsourcing Perusahaan Fadia Arafiq Diduga Kerja di Rumah Suami dan Kantor Partai</title>
		<link>https://www.wartadesa.net/gaji-pakai-apbd-pegawai-outsourcing-perusahaan-fadia-arafiq-diduga-kerja-rumah-suami-dan-kantor-partai/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=gaji-pakai-apbd-pegawai-outsourcing-perusahaan-fadia-arafiq-diduga-kerja-rumah-suami-dan-kantor-partai</link>
					<comments>https://www.wartadesa.net/gaji-pakai-apbd-pegawai-outsourcing-perusahaan-fadia-arafiq-diduga-kerja-rumah-suami-dan-kantor-partai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[buono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2026 11:33:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberantasan Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[fadia]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[outsourcing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.wartadesa.net/?p=28545</guid>

					<description><![CDATA[<p><img width="60" height="60" src="https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa18-105x105.jpg" class="attachment-60x60 size-60x60 wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa18-105x105.jpg 105w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa18-300x300.jpg 300w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa18-1024x1024.jpg 1024w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa18-150x150.jpg 150w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa18-768x768.jpg 768w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa18-350x350.jpg 350w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa18.jpg 1080w" sizes="(max-width: 60px) 100vw, 60px" /></p>
<p><strong>SEMARANG, WARTADESA</strong>. — Sidang kasus dugaan korupsi dan gratifikasi yang menjerat Bupati Pekalongan nonaktif, Fadia Arafiq, kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).</p>
<p>Memasuki agenda pemeriksaan saksi pada tahap pembuktian, sejumlah fakta baru terungkap di persidangan. Saksi-saksi dari pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan membeberkan praktik tenaga kerja alih daya (outsourcing) fiktif, keterlibatan Asisten Rumah Tangga (ART) sebagai direktur perusahaan keluarga, hingga tradisi setoran rutin pejabat daerah kepada sang bupati.</p>
<p><strong>ART Tercatat Tenaga Outsourcing dan Ditunjuk Jadi Direktur</strong></p>
<p>Dalam kesaksiannya, Kepala Bagian Umum Setda Kabupaten Pekalongan, Suherman, membenarkan bahwa seorang ART rumah dinas bupati bernama Rul Bayatun terdaftar sebagai pegawai outsourcing PT Raja Nusantara Berjaya (RNB)—perusahaan yang didirikan keluarga Fadia—sejak 2023. Meskipun dalam dokumen kontrak tercatat ditempatkan di Sekretariat Daerah, Rul sehari-hari bekerja di Pendopo Bupati.</p>
<p>Tak hanya itu, Rul Bayatun juga ditunjuk menggantikan posisi anak kandung Fadia, Muhammad Sabiq Ashraff, sebagai Direktur PT RNB. Pergantian ini dilakukan setelah Sabiq terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Pekalongan periode 2024–2029 dari Partai Golkar.</p>
<p>Fakta tersebut turut dikuatkan oleh kesaksian mantan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Pekalongan, Kismoyo.</p>
<p><strong>Pegawai Outsourcing Digaji APBD, Bertugas di Rumah Suami hingga Partai</strong></p>
<p>Temuan penyimpangan outsourcing juga diungkapkan oleh Kabid Pertamanan dan Kebersihan Dinas Perkim Pekalongan, Budi Tulus Wito, bersama Kepala Dinas Perkim, Abduh Gozali.</p>
<p>Budi menyebutkan sedikitnya ada lima pegawai outsourcing yang digaji menggunakan APBD namun tidak pernah bekerja di kantor dinas tempat mereka terdaftar:</p>
<p>3 orang bertugas sebagai penjaga malam di Pendopo Bupati.</p>
<p>1 orang bekerja di tempat bisnis milik suami terdakwa, Asraf Abu Ali.</p>
<p>1 orang ditempatkan di kantor DPD Partai Golkar.</p>
<p>Kadis Perkim Abduh Gozali menambahkan, saat mengumpulkan seluruh tenaga outsourcing pada tahun 2025, pihaknya mendapati sejumlah nama—seperti Anggi dan Wulan—tetap terdaftar dalam skema penggajian PT RNB padahal tak pernah terlihat bekerja.</p>
<p><strong>Pengakuan Kepala OPD: Setor Uang Lebaran hingga Ulang Tahun</strong></p>
<p>Selain persoalan pengadaan outsourcing, persidangan juga menguliti dugaan penerimaan gratifikasi. Abduh Gozali mengaku rutin memberikan setoran uang rata-rata Rp10 juta kepada Fadia Arafiq pada momen-momen tertentu, seperti Hari Raya Lebaran, ulang tahun bupati, hingga penutupan akhir tahun.</p>
<p>Abduh juga mengungkap pernah diminta menyiapkan uang tunai sebesar Rp150 juta yang kemudian diserahkan melalui ajudan Fadia bernama Robby.</p>
<p>Permintaan uang bernilai ratusan juta tersebut dibenarkan oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Pekalongan, Egi Erijanto. Egi menceritakan bahwa permintaan sebesar Rp150 juta itu disampaikan oleh Kabag Perekonomian Setda Pekalongan, Siti Hanikatun, yang mengatasnamakan perintah langsung dari Bupati Fadia.<br />
Konstruksi Kasus dan Kontrak Rp46 Miliar</p>
<p>Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK mendakwa Fadia Arafiq melanggar pasal pemborongan/pengadaan serta gratifikasi.</p>
<p>Fadia diduga mendirikan perusahaan keluarga, PT RNB, dan mengarahkan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memenangkan perusahaan tersebut dalam proyek pengadaan jasa outsourcing serta penyediaan makanan dan minuman (mamin) di Pemkab Pekalongan sepanjang 2023–2026.</p>
<p>Indikator Perkara Rincian Nilai<br />
Total Transaksi Kontrak PT RNB Rp46 Miliar<br />
Alokasi Gaji Pegawai Real Rp22 Miliar<br />
Sisa (Dugaan Keuntungan Keluarga) Rp24 Miliar<br />
Dugaan Gratifikasi Pejabat OPD Rp2,89 Miliar</p>
<p>Sidang yang dipimpin Majelis Hakim Tipikor Semarang ini dijadwalkan kembali berlanjut guna mendengarkan keterangan saksi-saksi lainnya yang dihadirkan oleh tim JPU KPK. <strong>***</strong></p>
<p>Posting <a rel="nofollow" href="https://www.wartadesa.net/gaji-pakai-apbd-pegawai-outsourcing-perusahaan-fadia-arafiq-diduga-kerja-rumah-suami-dan-kantor-partai/">Gaji Pakai APBD, Pegawai Outsourcing Perusahaan Fadia Arafiq Diduga Kerja di Rumah Suami dan Kantor Partai</a> ditampilkan lebih awal di <a rel="nofollow" href="https://www.wartadesa.net">Warta Desa</a>.</p>
]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://www.wartadesa.net/gaji-pakai-apbd-pegawai-outsourcing-perusahaan-fadia-arafiq-diduga-kerja-rumah-suami-dan-kantor-partai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tak Hafal Medan, Bocah 12 Tahun Meninggal Tenggelam di Bawah Jembatan Lojahan Bandar</title>
		<link>https://www.wartadesa.net/tak-hafal-medan-bocah-12-tahun-meninggal-tenggelam-jembatan-lojahan-bandar/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=tak-hafal-medan-bocah-12-tahun-meninggal-tenggelam-jembatan-lojahan-bandar</link>
					<comments>https://www.wartadesa.net/tak-hafal-medan-bocah-12-tahun-meninggal-tenggelam-jembatan-lojahan-bandar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[buono]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 12:40:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Bandar]]></category>
		<category><![CDATA[mandi di sungai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.wartadesa.net/?p=27325</guid>

					<description><![CDATA[<p><img width="60" height="60" src="https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa16-105x105.jpg" class="attachment-60x60 size-60x60 wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa16-105x105.jpg 105w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa16-300x300.jpg 300w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa16-1024x1024.jpg 1024w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa16-150x150.jpg 150w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa16-768x768.jpg 768w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa16-350x350.jpg 350w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa16.jpg 1080w" sizes="(max-width: 60px) 100vw, 60px" /></p>
<p data-path-to-node="0"><b data-path-to-node="0" data-index-in-node="0">BATANG. WARTADESA.</b> — Nasib naas menimpa seorang anak laki-laki berinisial IZ (12), warga Dukuh Padurekso, Desa Batiombo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang. Korban dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan air saat mandi bersama teman-temannya di Sungai Lojahan, perbatasan Desa Bandar dan Desa Binangun, Selasa (28/7/2026) sore.</p>
<h3 data-path-to-node="2"><b data-path-to-node="2" data-index-in-node="0">Kronologi Kejadian</b></h3>
<p data-path-to-node="3">Peristiwa naas tersebut bermula ketika rombongan sembilan anak tiba di lokasi Sungai Lojahan sekitar pukul 14.40 WIB menggunakan enam unit sepeda motor. Rombongan anak-anak ini berasal dari Desa Simpar, Desa Batiombo, dan Desa Wonosegoro.</p>
<p data-path-to-node="4">Setibanya di lokasi dan memarkir kendaraan, mereka langsung turun ke area bawah Jembatan Lojahan untuk berenang. Korban IZ diduga tidak mengenali medan, kondisi, serta kedalaman sungai setempat.</p>
<ul data-path-to-node="5">
<li>
<p data-path-to-node="5,0,0">Korban naik ke atas batu dan berniat untuk melompat terjun ke sungai.</p>
</li>
<li>
<p data-path-to-node="5,1,0">Naas, tepat di bawah area tempat korban terjun terdapat batu besar di dasar sungai.</p>
</li>
<li>
<p data-path-to-node="5,2,0">Kepala korban terbentur batu dasar sungai usai melompat hingga korban hilang terseret air dan tak kunjung muncul ke permukaan selama beberapa menit.</p>
</li>
</ul>
<p data-path-to-node="6">Dimas (20), salah seorang saksi warga Desa Binangun, menduga korban langsung hilang kesadaran saat benturan terjadi.</p>
<p data-path-to-node="6">"Kemungkinan korban tidak hafal medan dan pingsan saat kepalanya terbentur batu di dasar sungai," ujar Dimas di lokasi kejadian.</p>
<h3 data-path-to-node="9"><b data-path-to-node="9" data-index-in-node="0">Proses Evakuasi dan Tindakan Petugas</b></h3>
<p data-path-to-node="10">Melihat IZ tak kunjung muncul, delapan rekan korban yang ada di lokasi langsung panik dan berteriak meminta pertolongan. Mereka mendatangi Kadri (60), warga Harjosari yang saat itu sedang mencari pasir di sisi utara sungai.</p>
<ol start="1" data-path-to-node="11">
<li>
<p data-path-to-node="11,0,0"><b data-path-to-node="11,0,0" data-index-in-node="0">Penyampaian Laporan:</b> Kadri segera naik dari sisi timur jembatan dan mengabarkan kejadian ini kepada saksi lain bernama Tutur (40).</p>
</li>
<li>
<p data-path-to-node="11,1,0"><b data-path-to-node="11,1,0" data-index-in-node="0">Kordinasi Polsek:</b> Informasi tersebut langsung diteruskan ke Polsek Bandar – Polresta Batang.</p>
</li>
<li>
<p data-path-to-node="11,2,0"><b data-path-to-node="11,2,0" data-index-in-node="0">Evakuasi Korban:</b> Kapolsek Bandar, IPTU Bagus Priyo Atmojo, S.H., M.H., bersama jajaran anggota Polsek yang menerima laporan bergegas ke TKP di sisi barat Jembatan Lojahan.</p>
</li>
<li>
<p data-path-to-node="11,3,0"><b data-path-to-node="11,3,0" data-index-in-node="0">Penanganan Medis:</b> Korban yang berhasil dievakuasi langsung dilarikan ke Puskesmas Bandar I menggunakan armada kendaraan milik warga setempat bernama Warsudi (55).</p>
</li>
</ol>
<p data-path-to-node="12">Sayangnya, nyawa anak berusia 12 tahun tersebut tidak dapat tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.</p>
<p data-path-to-node="17">Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih memperketat pengawasan terhadap anak-anak agar tidak berenang di area sungai yang dalam dan berbahaya tanpa pengawasan orang dewasa. ***</p>
<p data-path-to-node="17">
<p data-path-to-node="17">sumber: Sony</p>
<p>Posting <a rel="nofollow" href="https://www.wartadesa.net/tak-hafal-medan-bocah-12-tahun-meninggal-tenggelam-jembatan-lojahan-bandar/">Tak Hafal Medan, Bocah 12 Tahun Meninggal Tenggelam di Bawah Jembatan Lojahan Bandar</a> ditampilkan lebih awal di <a rel="nofollow" href="https://www.wartadesa.net">Warta Desa</a>.</p>
]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://www.wartadesa.net/tak-hafal-medan-bocah-12-tahun-meninggal-tenggelam-jembatan-lojahan-bandar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Angka Pernikahan Anak di Batang Melonjak: Pentingnya Remaja Pahami Risiko dan Jaga Batas Pergaulan</title>
		<link>https://www.wartadesa.net/angka-pernikahan-anak-batang-melonjak-pentingnya-remaja-pahami-risiko-dan-jaga-batas-pergaulan/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=angka-pernikahan-anak-batang-melonjak-pentingnya-remaja-pahami-risiko-dan-jaga-batas-pergaulan</link>
					<comments>https://www.wartadesa.net/angka-pernikahan-anak-batang-melonjak-pentingnya-remaja-pahami-risiko-dan-jaga-batas-pergaulan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[buono]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 10:07:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Batang]]></category>
		<category><![CDATA[pernikahan dini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.wartadesa.net/?p=26866</guid>

					<description><![CDATA[<p><img width="60" height="60" src="https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa15-105x105.jpg" class="attachment-60x60 size-60x60 wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa15-105x105.jpg 105w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa15-300x300.jpg 300w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa15-1024x1024.jpg 1024w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa15-150x150.jpg 150w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa15-768x768.jpg 768w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa15-350x350.jpg 350w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa15.jpg 1080w" sizes="(max-width: 60px) 100vw, 60px" /></p>
<p data-path-to-node="0"><b data-path-to-node="0" data-index-in-node="0">WARTADESA, BATANG</b> — Angka permohonan dispensasi kawin di Kabupaten Batang kembali menunjukkan tren peningkatan. Data Pengadilan Agama (PA) Batang mencatat, sepanjang Januari hingga Juli 2026 terdapat <b data-path-to-node="0" data-index-in-node="200">206 permohonan dispensasi kawin</b>, di mana <b data-path-to-node="0" data-index-in-node="241">61 pasangan</b> di antaranya merupakan anak di bawah umur—mayoritas remaja perempuan berusia 15 hingga 18 tahun. Angka ini meningkat dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang mencatat 156 permohonan.</p>
<p data-path-to-node="1">Sebagian besar pengajuan ini dipicu oleh hubungan remaja yang melampaui batas hingga berujung pada kehamilan di luar nikah. Pemerintah Kabupaten Batang melalui DP3AP2KB bersama PA Batang, Puspaga, dan Kementerian Agama terus memperketat prosedur konseling serta edukasi guna menekan angka pernikahan anak demi masa depan generasi muda yang lebih baik.</p>
<h2 data-path-to-node="3">Memahami Risiko Dini: Mengapa Pernikahan Anak Perlu Dicegah?</h2>
<p data-path-to-node="4">Pernikahan di usia remaja bukan sekadar pergantian status sosial, melainkan langkah besar yang membawa dampak signifikan pada berbagai aspek kehidupan:</p>
<ul data-path-to-node="5">
<li>
<p data-path-to-node="5,0,0"><b data-path-to-node="5,0,0" data-index-in-node="0">Kesehatan Reproduksi:</b> Tubuh remaja, khususnya organ reproduksi perempuan, secara biologis belum siap sepenuhnya untuk mengandung dan melahirkan. Hal ini meningkatkan risiko komplikasi kehamilan, stunting pada bayi, hingga kematian ibu dan anak.</p>
</li>
<li>
<p data-path-to-node="5,1,0"><b data-path-to-node="5,1,0" data-index-in-node="0">Kesiapan Mental &amp; Psikologis:</b> Emosi remaja yang masih labil berisiko memicu ketidakharmonisan, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), hingga perceraian di usia muda.</p>
</li>
<li>
<p data-path-to-node="5,2,0"><b data-path-to-node="5,2,0" data-index-in-node="0">Putus Sekolah &amp; Ekonomi:</b> Pernikahan dini kerap memaksa remaja berhenti mengejar pendidikan, yang berdampak langsung pada keterbatasan peluang kerja dan kesejahteraan ekonomi keluarga di masa depan.</p>
</li>
</ul>
<h2 data-path-to-node="7">Langkah Nyata Remaja: Bagaimana Cara Mencegahnya?</h2>
<p data-path-to-node="8">Mencegah pernikahan dini dimulai dari kesadaran diri sendiri. Berikut adalah langkah penting yang bisa diterapkan oleh para remaja:</p>
<h3 data-path-to-node="9">1. Pahami Batas dalam Berpacaran</h3>
<p data-path-to-node="10">Menjaga pergaulan sehat adalah kunci utama. Tetapkan batasan yang jelas dan tegas (<i data-path-to-node="10" data-index-in-node="83">personal boundaries</i>) dalam hubungan asmara agar tidak terjebak dalam perilaku berisiko yang memicu kehamilan di luar nikah.</p>
<h3 data-path-to-node="11">2. Fokus Pada Pendidikan dan Cita-Cita</h3>
<p data-path-to-node="12">Gunakan masa muda untuk mengeksplorasi potensi diri, mengenyam pendidikan setinggi-tingginya, dan merancang karier. Masa depan yang matang akan menjadi fondasi kuat saat kelak membina rumah tangga.</p>
<h3 data-path-to-node="13">3. Asah Pemahaman Edukasi Seksual yang Benar</h3>
<p data-path-to-node="14">Cari informasi mengenai kesehatan reproduksi dan hak-hak anak dari sumber resmi dan terpercaya. Memahami konsekuensi biologis dan hukum dari setiap tindakan membantu remaja mengambil keputusan secara bijak.</p>
<h3 data-path-to-node="15">4. Buka Komunikasi dengan Orang Tua dan Konselor</h3>
<p data-path-to-node="16">Jangan ragu untuk berdiskusi dengan orang tua, guru Bimbingan Konseling (BK), atau memanfaatkan layanan masyarakat seperti <b data-path-to-node="16" data-index-in-node="123">Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga)</b> jika menghadapi masalah pergaulan atau tekanan sebaya.</p>
<p data-path-to-node="16"><b data-path-to-node="18,0" data-index-in-node="0">Ingat:</b> Pernikahan membutuhkan kesiapan fisik, mental, finansial, dan spiritual. Menunda pernikahan hingga usia matang bukan berarti menolak kebahagiaan, melainkan mempersiapkan masa depan yang jauh lebih cerah dan berkualitas. <strong>***</strong></p>
<p>Posting <a rel="nofollow" href="https://www.wartadesa.net/angka-pernikahan-anak-batang-melonjak-pentingnya-remaja-pahami-risiko-dan-jaga-batas-pergaulan/">Angka Pernikahan Anak di Batang Melonjak: Pentingnya Remaja Pahami Risiko dan Jaga Batas Pergaulan</a> ditampilkan lebih awal di <a rel="nofollow" href="https://www.wartadesa.net">Warta Desa</a>.</p>
]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://www.wartadesa.net/angka-pernikahan-anak-batang-melonjak-pentingnya-remaja-pahami-risiko-dan-jaga-batas-pergaulan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sentilan untuk Pemkab Pekalongan: Infrastruktur Publik Kok Di-Sponsori Patungan Warga?</title>
		<link>https://www.wartadesa.net/sentilan-pemkab-pekalongan-infrastruktur-publik-kok-sponsori-patungan-warga/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=sentilan-pemkab-pekalongan-infrastruktur-publik-kok-sponsori-patungan-warga</link>
					<comments>https://www.wartadesa.net/sentilan-pemkab-pekalongan-infrastruktur-publik-kok-sponsori-patungan-warga/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[buono]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 09:57:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Layanan Publik]]></category>
		<category><![CDATA[perlintasan kereta]]></category>
		<category><![CDATA[tengeng wetan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.wartadesa.net/?p=26863</guid>

					<description><![CDATA[<p><img width="60" height="60" src="https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa14-105x105.jpg" class="attachment-60x60 size-60x60 wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa14-105x105.jpg 105w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa14-300x300.jpg 300w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa14-1024x1024.jpg 1024w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa14-150x150.jpg 150w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa14-768x768.jpg 768w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa14-350x350.jpg 350w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa14.jpg 1080w" sizes="(max-width: 60px) 100vw, 60px" /></p>
<p data-path-to-node="0"><b data-path-to-node="0" data-index-in-node="0">Wartadesa.net, Pekalongan.</b> — Ketika rakyat harus merogoh kocek pribadi demi membuka kembali jalan kehidupan mereka, ada hal fundamental yang patut dipertanyakan: <i data-path-to-node="0" data-index-in-node="149">di mana peran negara?</i></p>
<p data-path-to-node="1">Fenomena swadaya warga Desa Tengengwetan, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, dalam mendanai pembukaan kembali Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 126 kereta api memang menyentuh hati. Namun, di balik narasi "haru" dan "gotong royong" tersebut, tersirat sebuah tamparan keras bagi birokrasi dan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.</p>
<p data-path-to-node="2">Infrastruktur publik dan keselamatan nyawa warga adalah <b data-path-to-node="2" data-index-in-node="56">hak dasar</b>, bukan komoditas eksklusif yang baru dipenuhi ketika warga sudah kepayahan patungan.</p>
<h2 data-path-to-node="4">Ketimpangan Tanggung Jawab: Ketika Warga Mengambil Alih Peran Negara</h2>
<p data-path-to-node="5">Semangat gotong royong warga Tengengwetan memang patut diacungi jempol. Namun, patungan dana untuk fasilitas publik sekelas perlintasan kereta api adalah bentuk "kerelaan terpaksa" akibat keterbatasan akses mobilitas sehari-hari.</p>
<p data-path-to-node="6">Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan, Sukirman, secara terbuka mengakui bahwa aksi swadaya ini menjadi otokritik bagi jajarannya.</p>
<p data-path-to-node="6">"Tanpa anggaran dari pemerintah pun warga sanggup urunan asal perlintasan dibuka. Ini tentu jadi introspeksi bagi kami. Sesungguhnya ini adalah kewenangan dan tugas pemerintah," ujar Sukirman saat meresmikan pembukaan kembali JPL 126.</p>
<p data-path-to-node="8">Pernyataan ini mempertegas fakta lapangan: <b data-path-to-node="8" data-index-in-node="43">kebutuhan dasar rakyat terabaikan hingga mereka harus membiayainya sendiri.</b> Kesadaran birokrasi untuk melakukan introspeksi tentu merupakan langkah awal yang baik, tetapi warga tidak bisa terus-menerus diberi janji manis dalam acara peresmian semata.</p>
<h2 data-path-to-node="10">Janji Pemkab: Jangan Sekadar Lip Service di Atas Rel</h2>
<p data-path-to-node="11">Pasca-pembukaan kembali JPL 126, Pemkab Pekalongan berjanji akan menindaklanjuti pemenuhan fasilitas pendukung. Pembenahan pos penjagaan, pengadaan palang pintu besi, alat keselamatan, hingga jaminan kesejahteraan petugas jaga menjadi deretan komitmen yang diumbar.</p>
<div class="code-block ng-tns-c4182830512-43 ng-animate-disabled ng-trigger ng-trigger-codeBlockRevealAnimation" data-hveid="0" data-ved="0CAAQhtANahgKEwiA68r1gPWVAxUAAAAAHQAAAAAQww8">
<div class="formatted-code-block-internal-container ng-tns-c4182830512-43">
<div class="animated-opacity ng-tns-c4182830512-43">
<pre class="ng-tns-c4182830512-43"><code class="code-container formatted ng-tns-c4182830512-43 no-decoration-radius" role="text" data-test-id="code-content">Daftar Janji Pemkab Pekalongan untuk JPL 126:
├─ Perbaikan pos penjagaan perlintasan
├─ Pengadaan palang pintu keselamatan besi &amp; alat pendukung
└─ Jaminan perhatian dan kesejahteraan bagi petugas jaga
</code></pre>
</div>
</div>
</div>
<p data-path-to-node="13">"Posnya akan kita dorong untuk diperbaiki, begitu juga palang pintu keselamatan besinya. Yang tidak kalah penting adalah petugas jaga," jelas Sukirman.</p>
<p data-path-to-node="14">Warga Desa Tengengwetan kini menagih bukti nyata, bukan sekadar imbauan keselamatan agar warga "jangan nyelonong." Narasi keselamatan memang penting, namun keselamatan yang sejati tidak mungkin terwujud jika infrastruktur fisiknya masih seadanya dan mengandalkan beban swadaya masyarakat.</p>
<h2 data-path-to-node="16">Menunggu Realisasi, Menolak Ketergantungan Swadaya</h2>
<p data-path-to-node="17">Apresiasi dari Kepala Desa Tengengwetan, Rahmat, kepada Pemkab Pekalongan dan Ditjen Perkeretaapian Kemenhub RI atas izin operasional JPL 126 patut dihargai. Namun, terbukanya JPL 126 seharusnya menjadi titik balik: <b data-path-to-node="17" data-index-in-node="216">pemerintah daerah wajib mengambil alih seluruh pembiayaan dan pemeliharaan perlintasan ini secara permanen.</b></p>
<p data-path-to-node="18">Rakyat telah membuktikan ketangguhan dan kepedulian mereka terhadap keselamatan bersama. Kini, bola panas ada di tangan Pemkab Pekalongan untuk membuktikan bahwa anggaran daerah benar-benar berpihak pada kebutuhan akar rumput, bukan hanya hadir setelah rakyat bertindak sendiri. <strong>***</strong></p>
<p>Posting <a rel="nofollow" href="https://www.wartadesa.net/sentilan-pemkab-pekalongan-infrastruktur-publik-kok-sponsori-patungan-warga/">Sentilan untuk Pemkab Pekalongan: Infrastruktur Publik Kok Di-Sponsori Patungan Warga?</a> ditampilkan lebih awal di <a rel="nofollow" href="https://www.wartadesa.net">Warta Desa</a>.</p>
]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://www.wartadesa.net/sentilan-pemkab-pekalongan-infrastruktur-publik-kok-sponsori-patungan-warga/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Misteri Ledakan Atap Rumah di Rowokembu Terungkap: Dipicu Petasan Balon Udara, Berakhir Damai</title>
		<link>https://www.wartadesa.net/misteri-ledakan-atap-rumah-rowokembu-terungkap-dipicu-petasan-balon-udara-berakhir-damai/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=misteri-ledakan-atap-rumah-rowokembu-terungkap-dipicu-petasan-balon-udara-berakhir-damai</link>
					<comments>https://www.wartadesa.net/misteri-ledakan-atap-rumah-rowokembu-terungkap-dipicu-petasan-balon-udara-berakhir-damai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[buono]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 09:46:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[petasan]]></category>
		<category><![CDATA[Wonopringgo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.wartadesa.net/?p=26860</guid>

					<description><![CDATA[<p><img width="60" height="60" src="https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa13-105x105.jpg" class="attachment-60x60 size-60x60 wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa13-105x105.jpg 105w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa13-300x300.jpg 300w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa13-1024x1024.jpg 1024w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa13-150x150.jpg 150w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa13-768x768.jpg 768w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa13-350x350.jpg 350w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa13.jpg 1080w" sizes="(max-width: 60px) 100vw, 60px" /></p>
<p data-path-to-node="3"><b data-path-to-node="3" data-index-in-node="0">WARTADESA, WONOPRINGGO</b> – Misteri suara ledakan keras yang merusak atap rumah warga di Desa Rowokembu, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, akhirnya terkuak. Kepolisian memastikan sumber ledakan berasal dari petasan berukuran besar yang dibawa oleh balon udara liar dan jatuh di pemukiman warga.</p>
<p data-path-to-node="4">Insiden tersebut tak hanya merusak fisik bangunan, tetapi juga memakan korban luka. Seorang buruh bangunan terpelanting dan terluka saat berusaha memperbaiki kerusakan atap tersebut.</p>
<h3 data-path-to-node="5">Kronologi Kejadian</h3>
<p data-path-to-node="6">Peristiwa ini bermula pada Minggu (12/7/2026), saat pemilik rumah dikagetkan oleh suara ledakan hebat dari bagian atap. Meski plafon rumah jebol dan berlubang, saat itu warga belum mengetahui pasti sumber ledakan tersebut.</p>
<p data-path-to-node="7">Penyebab utama baru terungkap sembilan hari kemudian, Selasa (21/7/2026), ketika hujan deras membuat air merembes masuk melalui atap yang berlubang. Pemilik rumah lantas memanggil Sugiyanto (63), seorang buruh bangunan, bersama rekannya untuk melakukan perbaikan.</p>
<p data-path-to-node="8">Saat memeriksa atap, mereka menemukan selongsong petasan berukuran besar yang masih menyisakan bahan peledak. Setelah selongsong dievakuasi, Sugiyanto kembali naik untuk menutup lubang seng. Namun naas, ia tak sengaja menginjak sisa serbuk bahan peledak yang masih tercecer di atas seng.</p>
<p data-path-to-node="9">Gesekan dari pijakan tersebut seketika memicu ledakan susulan. Sugiyanto terpelanting dan mengalami luka lecet di kening, rambut bagian belakang hangus terbakar, serta mengeluhkan pusing hebat sebelum akhirnya dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan medis.</p>
<h3 data-path-to-node="11">Polisi Amankan 6 Remaja dan Tempuh Jalur <i data-path-to-node="11" data-index-in-node="41">Problem Solving</i></h3>
<p data-path-to-node="12">Menindaklanjuti laporan warga, Polsek Wonopringgo langsung bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi. Dari hasil penyelidikan, petugas mengidentifikasi enam orang remaja yang diduga kuat menerbangkan balon udara dengan diikatkan petasan.</p>
<p data-path-to-node="13">Guna mencegah konflik sosial yang memanjang, polisi memediasi para pelaku dan pihak korban di Ruang Reskrim Polsek Wonopringgo pada Senin (27/7/2026). Dalam forum tersebut, keenam remaja mengakui perbuatannya dan menyampaikan permohonan maaf. Pihak korban pun menerima iktikad baik tersebut dan sepakat menyelesaikan perkara secara kekeluargaan.</p>
<p data-path-to-node="14">Kapolsek Wonopringgo, AKP Adhi Agung, menegaskan bahwa penanganan perkara ini mengedepankan pendekatan yang humanis.</p>
<p data-path-to-node="14">"Kami mengedepankan penyelesaian yang humanis melalui <i data-path-to-node="15,0" data-index-in-node="54">problem solving</i> ketika seluruh pihak memiliki itikad baik untuk berdamai," terang AKP Adhi Agung, Selasa (28/7/2026).</p>
<h3 data-path-to-node="17">Imbauan Bahaya Balon Udara Berpetasan</h3>
<p data-path-to-node="18">Meski diselesaikan secara musyawarah, AKP Adhi Agung menekankan pentingnya mengambil hikmah dari kejadian ini. Ia mengingatkan bahaya besar dari tradisi menerbangkan balon udara yang ditambahi bahan peledak.</p>
<p data-path-to-node="19">"Peristiwa ini menjadi pembelajaran bahwa menerbangkan balon udara dengan membawa petasan atau bahan peledak sangat berbahaya dan dapat mengancam keselamatan orang lain. Kami mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak agar tidak melakukan aktivitas yang berisiko membahayakan diri sendiri maupun orang lain," tegasnya.</p>
<p data-path-to-node="20">Kapolsek berharap penyelesaian secara kekeluargaan ini tidak hanya menjaga keharmonisan antarwarga di Desa Rowokembu, tetapi juga menjadi peringatan keras bagi seluruh masyarakat agar tidak lagi menerbangkan balon udara berpetasan demi keselamatan bersama. <strong>***</strong></p>
<p>Posting <a rel="nofollow" href="https://www.wartadesa.net/misteri-ledakan-atap-rumah-rowokembu-terungkap-dipicu-petasan-balon-udara-berakhir-damai/">Misteri Ledakan Atap Rumah di Rowokembu Terungkap: Dipicu Petasan Balon Udara, Berakhir Damai</a> ditampilkan lebih awal di <a rel="nofollow" href="https://www.wartadesa.net">Warta Desa</a>.</p>
]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://www.wartadesa.net/misteri-ledakan-atap-rumah-rowokembu-terungkap-dipicu-petasan-balon-udara-berakhir-damai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PABRIK SINTE RUMAH KOSONG DIGEREBEK! Lagi Asyik Nongkrong, Duo Koplak Petarukan Diangkut Polisi Bersama Sediter Cairan Ganja</title>
		<link>https://www.wartadesa.net/pabrik-sinte-rumah-kosong-digerebek-asyik-nongkrong-duo-koplak-petarukan-diangkut-polisi-bersama-sediter-cairan-ganja/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=pabrik-sinte-rumah-kosong-digerebek-asyik-nongkrong-duo-koplak-petarukan-diangkut-polisi-bersama-sediter-cairan-ganja</link>
					<comments>https://www.wartadesa.net/pabrik-sinte-rumah-kosong-digerebek-asyik-nongkrong-duo-koplak-petarukan-diangkut-polisi-bersama-sediter-cairan-ganja/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[buono]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 09:40:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[tembako sintetis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.wartadesa.net/?p=26857</guid>

					<description><![CDATA[<p><img width="60" height="60" src="https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa12-105x105.jpg" class="attachment-60x60 size-60x60 wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa12-105x105.jpg 105w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa12-300x300.jpg 300w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa12-1024x1024.jpg 1024w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa12-150x150.jpg 150w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa12-768x768.jpg 768w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa12-350x350.jpg 350w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa12.jpg 1080w" sizes="(max-width: 60px) 100vw, 60px" /></p>
<div class="container">
<div id="model-response-message-contentr_b7a8bb2c811ad322" class="markdown markdown-main-panel enable-luminous-fast-follows enable-updated-hr-color md-content tutor-markdown-rendering" dir="ltr" aria-busy="false" aria-live="off">
<p data-path-to-node="0"><b data-path-to-node="0" data-index-in-node="0">WARTADESA, PEMALANG</b> — Apes benar nasib R (22) dan MR (24). Dua pemuda asal Petarukan, Pemalang ini kena garuk Satresnarkoba Polres Pemalang pas lagi asyik nongkrong santai di halaman rumah. Usut punya usut, dua koplak ini ternyata bukan sekadar pemakai, tapi <b data-path-to-node="0" data-index-in-node="249">produsen cairan ganja sintetis (sinte)</b> yang nekat meracik sendiri barang haram buat diedarkan di sepanjang jalur Pantura!</p>
<h2 data-path-to-node="2"><b data-path-to-node="2" data-index-in-node="0">Lagi Asyik Nongkrong, Saku Celana Bikin Apes</b></h2>
<p data-path-to-node="3">Penggerebekan berawal saat tim buser mencium jejak kedua pelaku pada Jumat (10/7/2026) lalu di Dusun Peron, Kelurahan Petarukan. Polisi yang datang mendadak langsung membuat R dan MR mati kutu.</p>
<p data-path-to-node="4">Saat digeledah, petugas mendapati barang bukti awal yang disimpan rapi di saku celana salah satu tersangka.</p>
<p data-path-to-node="4">"Saat mengamankan kedua tersangka, kami menemukan 1 botol cairan ganja sinte ukuran 5 ml di dalam saku celana salah satu pelaku," ungkap Kasat Resnarkoba Polres Pemalang, AKP Wahyudi Wibowo, Selasa (28/7/2026).</p>
<h2 data-path-to-node="7"><b data-path-to-node="7" data-index-in-node="0">Rumah Kosong Dibuat 'Pabrik' Sinte</b></h2>
<p data-path-to-node="8">Tak percaya begitu saja, polisi langsung menginterogasi kedua pelaku dan melakukan pengembangan. Hasilnya bikin geleng-geleng kepala: sebuah rumah kosong di Desa Bulu, Kecamatan Petarukan, disulap keduanya menjadi <b data-path-to-node="8" data-index-in-node="214">dapur racikan ganja sintetis</b>.</p>
<p data-path-to-node="9">Petugas yang menggerebek lokasi tersebut menemukan 'pabrik mini' lengkap dengan peralatan racik:</p>
<ul data-path-to-node="10">
<li>
<p data-path-to-node="10,0,0"><b data-path-to-node="10,0,0" data-index-in-node="0">Puluhan botol cairan ganja sinte</b> kemasan 5 ml dan 10 ml (Total: <b data-path-to-node="10,0,0" data-index-in-node="64">1.075 ml</b>).</p>
</li>
<li>
<p data-path-to-node="10,1,0"><b data-path-to-node="10,1,0" data-index-in-node="0">Tembakau sintetis</b> siap pakai seberat <b data-path-to-node="10,1,0" data-index-in-node="37">2,75 gram</b>.</p>
</li>
<li>
<p data-path-to-node="10,2,0"><b data-path-to-node="10,2,0" data-index-in-node="0">Peralatan racik:</b> Gelas ukur, timbangan digital, dan alat pengemas.</p>
</li>
</ul>
<p data-path-to-node="11">"Total berat kotor barang bukti cairan ganja sinte yang berhasil kami amankan sebanyak 1.075 mililiter," jelas AKP Wahyudi.</p>
<h2 data-path-to-node="13"><b data-path-to-node="13" data-index-in-node="0">Sasar Pasar Pantura, Terancam Bui Seumur Hidup</b></h2>
<p data-path-to-node="14">Dari hasil penyidikan, barang haram racikan duo Petarukan ini rencananya bakal digelontorkan ke berbagai wilayah di jalur Pantura, mulai dari <b data-path-to-node="14" data-index-in-node="142">Kabupaten/Kota Pekalongan, Pemalang, Tegal, hingga Brebes</b>.</p>
<p data-path-to-node="15">Kini, impian R dan MR buat numpuk rupiah dari barang haram harus kandas di balik jeruji besi. Atas ulahnya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika <i data-path-to-node="15" data-index-in-node="200">subsidair</i> Pasal 609 ayat (2) huruf a UU No. 1 Tahun 2023 (KUHP baru).</p>
<p data-path-to-node="16"><b data-path-to-node="16" data-index-in-node="0">Ancamannya tak main-main: hukuman penjara seumur hidup!</b> Kedua pelaku beserta seluruh barang bukti kini meringkuk di Mapolres Pemalang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. <strong>***</strong></p>
</div>
</div>
<p>Posting <a rel="nofollow" href="https://www.wartadesa.net/pabrik-sinte-rumah-kosong-digerebek-asyik-nongkrong-duo-koplak-petarukan-diangkut-polisi-bersama-sediter-cairan-ganja/">PABRIK SINTE RUMAH KOSONG DIGEREBEK! Lagi Asyik Nongkrong, Duo Koplak Petarukan Diangkut Polisi Bersama Sediter Cairan Ganja</a> ditampilkan lebih awal di <a rel="nofollow" href="https://www.wartadesa.net">Warta Desa</a>.</p>
]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://www.wartadesa.net/pabrik-sinte-rumah-kosong-digerebek-asyik-nongkrong-duo-koplak-petarukan-diangkut-polisi-bersama-sediter-cairan-ganja/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sakit Hati Sering ‘Dikongkoni’, Pria di Bojong Nekat Habisi Nyawa Perangkat Desa</title>
		<link>https://www.wartadesa.net/sakit-hati-sering-dikongkoni-pria-bojong-nekat-habisi-nyawa-perangkat-desa/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=sakit-hati-sering-dikongkoni-pria-bojong-nekat-habisi-nyawa-perangkat-desa</link>
					<comments>https://www.wartadesa.net/sakit-hati-sering-dikongkoni-pria-bojong-nekat-habisi-nyawa-perangkat-desa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[buono]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 09:29:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kalipancur]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.wartadesa.net/?p=26854</guid>

					<description><![CDATA[<p><img width="60" height="60" src="https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa11-105x105.jpg" class="attachment-60x60 size-60x60 wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa11-105x105.jpg 105w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa11-300x300.jpg 300w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa11-1024x1024.jpg 1024w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa11-150x150.jpg 150w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa11-768x768.jpg 768w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa11-350x350.jpg 350w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa11.jpg 1080w" sizes="(max-width: 60px) 100vw, 60px" /></p>
<p data-path-to-node="0"><b data-path-to-node="0" data-index-in-node="0">KAJEN, WARTADESA.</b> — Misteri tewasnya Rusyanto (57), perangkat Desa Kalipancur, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan yang ditemukan tertimbun lumpur di area persawahan, akhirnya terungkap terang-benderang.</p>
<p data-path-to-node="1">Tak butuh waktu lama, Tim Satreskrim Polres Pekalongan hanya memerlukan waktu sekitar <b data-path-to-node="1" data-index-in-node="86">tiga jam</b> untuk meringkus pelaku yang ternyata merupakan tetangga satu desa dengan korban.</p>
<p data-path-to-node="2">Pelaku berinisial <b data-path-to-node="2" data-index-in-node="18">D (27)</b>, warga Desa Kalipancur, ditangkap petugas pada Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Pria muda ini tak bisa berkutik dan mengakui telah menghabisi nyawa korban.</p>
<h3 data-path-to-node="4"><b data-path-to-node="4" data-index-in-node="0">Motif Sakit Hati Sering "Dikongkoni"</b></h3>
<p data-path-to-node="5">Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, perbuatan nekat pelaku didasari oleh rasa dendam dan sakit hati mendalam. Pelaku mengaku kerap diperintah atau <i data-path-to-node="5" data-index-in-node="152">"dikongkoni"</i> oleh korban dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p data-path-to-node="6">Kasatreskrim Polres Pekalongan, AKP Fauzi Surya Chandra, mengonfirmasi penangkapan kilat tersebut. Menurutnya, pengungkapan cepat ini berkat jeli dan telitinya penyidik merangkai petunjuk di lapangan.</p>
<p data-path-to-node="6">"Alhamdulillah, hanya butuh waktu sekitar tiga jam, pelaku berhasil diamankan sekitar pukul 11.00 WIB. Pelaku satu orang laki-laki berinisial D, usia 27 tahun, warga Desa Kalipancur," ujar AKP Fauzi.</p>
<h3 data-path-to-node="9"><b data-path-to-node="9" data-index-in-node="0">Akal Bulus Pelaku Terbongkar via Petunjuk Warga</b></h3>
<p data-path-to-node="10">AKP Fauzi menjelaskan bahwa korban sejatinya memiliki hubungan yang cukup dekat dengan pelaku. Korban bahkan sering menitipkan sepeda motornya di rumah tersangka.</p>
<p data-path-to-node="11">Kejanggalan mulai terendus saat polisi bertandang ke rumah D di awal penyelidikan. Menurut keterangan keluarga dan tetangga, D biasanya selalu berada di rumah pada pagi hingga siang hari. Namun, saat petugas datang, ia mendadak menghilang tanpa jejak.</p>
<p data-path-to-node="12">Polisi lantas menyisir informasi dari warga sekitar. Petunjuk penting didapat dari saksi yang melihat pelaku sempat berbincang dengan pedagang sembako dan seorang tukang jahit pada dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Berbekal informasi itu, penelusuran berbuah hasil: D diringkus di wilayah Desa Kalipancur, hanya berjarak beberapa dusun dari kediamannya.</p>
<p data-path-to-node="13">Dalam pemeriksaan intensif, D mengaku sempat duel sengit dengan korban. Hal ini diperkuat dengan ditemukannya luka fisik pada tubuh tersangka.</p>
<p data-path-to-node="13">"Korban sempat melakukan perlawanan. Itu juga diakui dari keterangan tersangka. Ada bekas luka cakaran di bagian leher dan dada tersangka," ungkap AKP Fauzi.</p>
<h3 data-path-to-node="16"><b data-path-to-node="16" data-index-in-node="0">Flashback: Geger Mayat Tertimbun Lumpur di Sawah</b></h3>
<p data-path-to-node="17">Sebelumnya, warga Desa Kalipancur gempar pada Selasa (28/7/2026) pagi sekitar pukul 07.15 WIB. Saksi Surajak (60) yang hendak mengecek aliran air di sawahnya terkejut menemukan bagian tubuh menyerupai kaki manusia menyembul dari dalam lumpur di area persawahan belakang SDN 01 Kalipancur.</p>
<p data-path-to-node="18">Temuan mayat yang belakangan diketahui sebagai Rusyanto (57)—seorang perangkat desa setempat—langsung dilaporkan ke Polsek Bojong dan Polres Pekalongan. Sebelum ditemukan tewas, korban diketahui pamit ke sawah pada sore hari sebelumnya untuk menjaga perangkap belut miliknya.</p>
<p data-path-to-node="19">Di TKP awal, polisi mengamankan sejumlah barang bukti penting, termasuk <b data-path-to-node="19" data-index-in-node="72">batang celurit tanpa mata pisau</b> serta <b data-path-to-node="19" data-index-in-node="110">sebuah batu</b>, yang kini terbukti menjadi petunjuk kuat pengungkapan kasus penganiayaan berat berujung maut tersebut.</p>
<p data-path-to-node="20">Saat ini pelaku D beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Pekalongan guna menjalani proses hukum lebih lanjut. <strong>***</strong></p>
<p>Posting <a rel="nofollow" href="https://www.wartadesa.net/sakit-hati-sering-dikongkoni-pria-bojong-nekat-habisi-nyawa-perangkat-desa/">Sakit Hati Sering ‘Dikongkoni’, Pria di Bojong Nekat Habisi Nyawa Perangkat Desa</a> ditampilkan lebih awal di <a rel="nofollow" href="https://www.wartadesa.net">Warta Desa</a>.</p>
]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://www.wartadesa.net/sakit-hati-sering-dikongkoni-pria-bojong-nekat-habisi-nyawa-perangkat-desa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Misteri Mayat Perangkat Desa di Sawah Kalipancur Terkuak, Polisi Bekuk Terduga Pelaku</title>
		<link>https://www.wartadesa.net/misteri-mayat-perangkat-desa-sawah-kalipancur-terkuak-polisi-bekuk-terduga-pelaku/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=misteri-mayat-perangkat-desa-sawah-kalipancur-terkuak-polisi-bekuk-terduga-pelaku</link>
					<comments>https://www.wartadesa.net/misteri-mayat-perangkat-desa-sawah-kalipancur-terkuak-polisi-bekuk-terduga-pelaku/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[buono]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 09:22:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kalipancur]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.wartadesa.net/?p=26851</guid>

					<description><![CDATA[<p><img width="60" height="60" src="https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa10-1-105x105.jpg" class="attachment-60x60 size-60x60 wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa10-1-105x105.jpg 105w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa10-1-300x300.jpg 300w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa10-1-1024x1024.jpg 1024w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa10-1-150x150.jpg 150w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa10-1-768x768.jpg 768w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa10-1-350x350.jpg 350w, https://www.wartadesa.net/wp-content/uploads/2026/07/template-berita-foto-warta-desa10-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 60px) 100vw, 60px" /></p>
<div class="container">
<div id="model-response-message-contentr_e02753d1affc57e0" class="markdown markdown-main-panel enable-luminous-fast-follows enable-updated-hr-color md-content tutor-markdown-rendering" dir="ltr" aria-busy="false" aria-live="off">
<p data-path-to-node="0"><b data-path-to-node="0" data-index-in-node="0">PEKALONGAN, WARTADESA.</b> — Satreskrim Polres Pekalongan bergerak cepat mengungkap kasus meninggalnya Rusyanto (57), seorang perangkat Desa Kalipancur, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan. Korban sebelumnya ditemukan tak bernyawa di area persawahan belakang SDN 01 Kalipancur pada Selasa (28/7/2026) pagi.</p>
<p data-path-to-node="1">Tak butuh waktu lama setelah melakukan serangkaian penyelidikan intensif, polisi kini telah berhasil mengamankan seorang terduga pelaku untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.</p>
<h3 data-path-to-node="3"><b data-path-to-node="3" data-index-in-node="0">Awal Penemuan Jenazah</b></h3>
<p data-path-to-node="4">Peristiwa geger ini pertama kali diketahui sekitar pukul 07.15 WIB. Saksi mata, Surajak (60), awalnya hendak mengecek sawah miliknya yang baru dialiri air pada malam sebelumnya. Saat tiba di petak tengah sawah, ia terkejut melihat bagian tubuh yang diduga kaki manusia.</p>
<p data-path-to-node="5">Surajak segera memanggil warga sekitar dan melaporkan temuan tersebut kepada Kepala Desa Kalipancur, yang kemudian diteruskan ke pihak kepolisian.</p>
<p data-path-to-node="6">Mendapat laporan warga, personel dari Unit Samapta, Tim Inafis Satreskrim Polres Pekalongan, serta Polsek Bojong langsung meluncur ke lokasi untuk:</p>
<ul data-path-to-node="7">
<li>
<p data-path-to-node="7,0,0">Melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan area.</p>
</li>
<li>
<p data-path-to-node="7,1,0">Mengumpulkan barang bukti serta meminta keterangan dari para saksi.</p>
</li>
<li>
<p data-path-to-node="7,2,0">Berkoordinasi dengan Puskesmas Bojong dan PMI untuk evakuasi jenazah ke RSUD Kraton guna proses otopsi.</p>
</li>
</ul>
<blockquote data-path-to-node="8">
<p data-path-to-node="8,0"><b data-path-to-node="8,0" data-index-in-node="0">Informasi Awal:</b> Sebelum ditemukan meninggal, korban diketahui berada di lokasi pada sore hari sebelumnya untuk menjaga perangkap belut miliknya. Di sekitar TKP, petugas juga mengamankan barang bukti berupa <b data-path-to-node="8,0" data-index-in-node="206">batang celurit tanpa mata pisau</b> dan <b data-path-to-node="8,0" data-index-in-node="242">sebuah batu</b>.</p>
</blockquote>
<h3 data-path-to-node="10"><b data-path-to-node="10" data-index-in-node="0">Satu Terduga Pelaku Diamankan</b></h3>
<p data-path-to-node="11">Kasat Reskrim Polres Pekalongan, AKP Fauzi Surya Chandra, menegaskan bahwa penangkapan terduga pelaku berhasil dilakukan berkat kerja keras tim penyidik di lapangan dalam mengumpulkan bukti-bukti yang mengarah kepada pelaku.</p>
<p data-path-to-node="12">Meskipun terduga pelaku telah diamankan, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman intensif guna memastikan seluruh rincian dan motif peristiwa terungkap secara utuh.</p>
<p data-path-to-node="12">"Saat ini kami masih melengkapi berkas perkara, menunggu hasil pemeriksaan forensik/otopsi dari RSUD Kraton, serta melakukan pendalaman terhadap sejumlah saksi untuk memperkuat alat bukti," jelas AKP Fauzi.</p>
<p data-path-to-node="14">Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak berspekulasi liar, dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada proses hukum yang sedang berjalan. <strong>***</strong></p>
</div>
</div>
<p>Posting <a rel="nofollow" href="https://www.wartadesa.net/misteri-mayat-perangkat-desa-sawah-kalipancur-terkuak-polisi-bekuk-terduga-pelaku/">Misteri Mayat Perangkat Desa di Sawah Kalipancur Terkuak, Polisi Bekuk Terduga Pelaku</a> ditampilkan lebih awal di <a rel="nofollow" href="https://www.wartadesa.net">Warta Desa</a>.</p>
]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://www.wartadesa.net/misteri-mayat-perangkat-desa-sawah-kalipancur-terkuak-polisi-bekuk-terduga-pelaku/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>