<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>ISLAM DAN ALQURAN</title>
	<atom:link href="https://edywitanto.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://edywitanto.wordpress.com</link>
	<description>berlomba lomba menuju kebaikan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Sep 2019 19:07:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">14434792</site><cloud domain='edywitanto.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>https://secure.gravatar.com/blavatar/cf86da87ec1e93119101809d83912296d3ca420a0cf5d26d4b9b27e759d8f44b?s=96&#038;d=https%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>ISLAM DAN ALQURAN</title>
		<link>https://edywitanto.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="https://edywitanto.wordpress.com/osd.xml" title="ISLAM DAN ALQURAN" />
	<atom:link rel='hub' href='https://edywitanto.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
	<item>
		<title>Musafir</title>
		<link>https://edywitanto.wordpress.com/2019/09/19/musafir/</link>
					<comments>https://edywitanto.wordpress.com/2019/09/19/musafir/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[edywitanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Sep 2019 16:46:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[puisi]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://edywitanto.wordpress.com/?p=6815</guid>

					<description><![CDATA[Musafir

Sebagai musafir
Pasti telah memahami aneka warna
Gejolak hati yang ditutupi topeng wajah
Lentur kaku berliku-liku atau malu-malu
Tak mungkin lagi bisa terjebak atau tertipu]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Musafir</p>
<p>Sebagai musafir<br />
Pasti telah memahami aneka warna<br />
Gejolak hati yang ditutupi topeng wajah<br />
Lentur kaku berliku-liku atau malu-malu<br />
Tak mungkin lagi bisa terjebak atau tertipu<span id="more-6815"></span></p>
<p>Sebagai musafir<br />
Pasti telah memahami aneka rasa<br />
Asin, manis, pahit, asam rasa anggur dan buah<br />
Yang bertebaran di lereng, gunung dan lembah<br />
Tak mungkin lagi tertipu oleh tubuh dan kulit wajah</p>
<p>Sebagai musafir<br />
Pasti telah membaca aneka musim dengan sifatnya<br />
Yang mempengaruhi temperament, gaya hidup dan budaya<br />
Sehngga lukisan alam begitu seimbang dalam perhitungan<br />
Tak mungkin lagi salah pasang dalam membidik bidikan</p>
<p>Sebagai musafir<br />
Yang pernah kehausan dipadang pasir<br />
Pernah dibanjiri arak dan anggur mesir<br />
Mungkinkah masih tersesat membaca buku takdir<br />
Sesungguhnya dalam kehidupan yang menggelinding bagai gerakan kitir</p>
<p>Musafir pasti memahami<br />
Jika hidupnya bukan untuk kepentingan pribadi<br />
Tetapi dipersiapkan untuk melengkapi<br />
Rangkaian rantai kehidupan agar jalannya presisi</p>
<p>Edy malang, 180919</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://edywitanto.wordpress.com/2019/09/19/musafir/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">6815</post-id>
		<media:content url="https://2.gravatar.com/avatar/8b5a5135e86ecb16450dbcaf47bda3f10aafd9925a6efc98b16349672241ee47?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">edywitanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sistim</title>
		<link>https://edywitanto.wordpress.com/2019/09/18/sistim/</link>
					<comments>https://edywitanto.wordpress.com/2019/09/18/sistim/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[edywitanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Sep 2019 15:52:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[puisi]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://edywitanto.wordpress.com/?p=6813</guid>

					<description><![CDATA[Sistim

seluruh sistim sudah sempurna
satu daun jatuh dalam gelap gulita
telah terpantau oleh kekuatan mata dewa
tak ada satu perubahan tersilap dari mata pena]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sistim</p>
<p>seluruh sistim sudah sempurna<br />
satu daun jatuh dalam gelap gulita<br />
telah terpantau oleh kekuatan mata dewa<br />
tak ada satu perubahan tersilap dari mata pena<span id="more-6813"></span></p>
<p>khusus perubahan hati berhubungan langsung dengan sumbernya<br />
dimensinya sudah tak terikat ruang waktu dan aksara<br />
bagai tiupan seruling meruang menggetarkan simpul sarafnya<br />
tercatat rapi dalam dapur rekaman pribadinya</p>
<p>mereka saling bertanya tentang suatu berita<br />
satu sama lain menyerap sesuai kemampuan dan kesadarannya<br />
ada yang menyimpulkan perjalanan begitu jauh ujung langkahnya<br />
ada yang menyimpulkan dekat sedekat mayat tertimbun tanah</p>
<p>setiap kesimpulan melahirkan perilaku sesuai kesimpulannya<br />
yang hitam maupun putih merasa benar dengan pilihannya<br />
perebutan pengaruh terus berjalan sepanjang sejarah<br />
bila ada yang bertanya pada hakim, siapa di antara dua yang benar pilihannya?</p>
<p>hanya Dia yang mampu memutuskan<br />
siapa menabur pasti menuai tanamannya<br />
tak perlu saling melirik tanaman tetangga<br />
sesungguhnya topan badai tak mampu merobohkan suatu keyakinan</p>
<p>edy malang, 110919</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://edywitanto.wordpress.com/2019/09/18/sistim/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">6813</post-id>
		<media:content url="https://2.gravatar.com/avatar/8b5a5135e86ecb16450dbcaf47bda3f10aafd9925a6efc98b16349672241ee47?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">edywitanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>7 ayat diulang ulang</title>
		<link>https://edywitanto.wordpress.com/2019/09/18/7-ayat-diulang-ulang/</link>
					<comments>https://edywitanto.wordpress.com/2019/09/18/7-ayat-diulang-ulang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[edywitanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Sep 2019 11:54:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[puisi]]></category>
		<category><![CDATA[Renunganku]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://edywitanto.wordpress.com/?p=6808</guid>

					<description><![CDATA[7 ayat diulang ulang

Banyak sekali dari kita yang tidak menelusuri agama sampai bertemu dengan tulangnya, akhirnya membuat kesimpulan tergesa-gesa yaitu jika ingin mengetahui agama lihat saja penganutnya yg fanatik, eksclusif, berkiblat hanya dunia janji yaitu dunia akhirat serta ritualnya saja.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>7 ayat diulang ulang</p>
<p style="text-align:justify;">Banyak sekali dari kita yang tidak menelusuri agama sampai bertemu dengan tulangnya, akhirnya membuat kesimpulan tergesa-gesa yaitu jika ingin mengetahui agama, lihat saja penganutnya yg fanatik, eksclusif, berkiblat hanya dunia janji yaitu dunia akhirat serta ritualnya saja.</p>
<p style="text-align:justify;">menurut saya itu hanya 2 1/5 saja dari ilmu agama, jika menelaah surat al-fatihah ayat (1) Dengan nama Allah artinya segala gerak-gerik kita masih dituntun oleh-Nya berupa teori-teori artinya kita dituntun dan diarahkan oleh-Nya,<span id="more-6808"></span></p>
<p style="text-align:justify;">setelah itu ayat(2) segala puji bagi Allah itu adalah penjabaran dari ajakan umat beragama untuk mengembara dan membuktikan sendiri teori yg didapat, yaitu berpindah dari teori menuju fakta karena labnya sudah disediakan, yaitu mempelajari ayat2 yang bersifat nyata atau hidup, jagad raya beserta isi dengan segala serba-serbinya,</p>
<p style="text-align:justify;">dengan memahami teori dan praktek bisa dipastikan kaum agamawan pasti melek iptek berupa eksak, hukum, politik, sosial budaya dan aneka macam bahasa dan bisa dipastikan kaum agamawan menjadi orang terdepan dalam menggali ilmu yang bertebaran di jagat raya ini</p>
<p style="text-align:justify;">dan disana ditekankan segala puji bagi Allah berarti segala kepandaian dan kepemimpinannya untuk membesarkan memuji dan menyembah Allah tapi prakteknya bisa terbalik yang seharusnya segala puja-puji diperuntukkan Tuhannya ternyata banyak diselewengkan oleh ego menjadi segala puji bagi dirinya sendiri,</p>
<p style="text-align:justify;">dan puncaknya ar-Rahman ar-Rahiim tanpa &#8220;dengan nama Allah&#8221; berarti dengan mempelajari seluruh ayat2 nyata pasti umat beragama akan menjadi insan yang cerdik pandai atau pemimpin, untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan maka diarahkan menjadi pengasih penyayang agar ilmu dan kepemimpinannya yang didapat untuk kebaikan umat manusia tetapi prakteknynya kecerdikan dan kepemimpinannya bisa berubah peran, bukan untuk umat manusia tetapi berbalik menjadi kepentingan pribadi dengan tujuan akhir &#8220;sembahlah aku&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">jadi ilmu agama dengan serba-serbinya meliputi seluruh ilmu di dunia ini dan dengan mempelajari ilmu agama pasti menjadi umat kelas satu di antara seluruh umat di dunia ini, dalam tanda petik bila cara mengaplikasikannya sesuai tuntunan-Nya</p>
<p style="text-align:justify;">ini salah satu puisi tentang agama</p>
<p>Agama</p>
<p>agama adalah surat cinta<br />
dari Tuan kepada hambanya<br />
bukan memaksa tetapi merangkul mesra<br />
agar hati yang membatu bisa lunak bagai mentega</p>
<p>bukankah tujuh ayat yang diulang-ulang<br />
adalah post-post pemberitaan sampai dimana langkah berjalan<br />
pedoman agar sang guru bisa memahami sampai dimana murid berjuang<br />
tanpa perlu bertanya tetapi langsung memahami sekali pandang</p>
<p>siapapun jika berjalan perlu dituntun dan ditunjukkan<br />
setelah itu dibiarkan mengembara agar membuktikan teori yang diberikan<br />
terbentuklah satu karakter seteguh dan setegar batu karang<br />
posisi buah simalakama, jadi Tuhan tandingan atau hamba penuh kelemahan</p>
<p>mengapa perjalanan berhenti di tengah jalan<br />
pada saat itu hati membatu siapapun dilawan<br />
seperti jin dipanggil iblis saat bertanding tak mau mengakui kekalahan<br />
merasa paling hebat siapapun tak bisa mengalahkan</p>
<p>setelah sampai puncak pasti perjalanan kembali menurun tajam<br />
hati yang membatu mulai dilebur dengan pahala dan ancaman<br />
jiwa sudah mulai lepas dari seluruh hiruk pikuk kehidupan<br />
yang kemarin hanya satu mata kini keduanya difungsikan</p>
<p>hanya kepadamu aku menyembah<br />
keputusan dan penyerahan bukan dari teori tetapi dari kesadaran<br />
telah memahami siapa yang disembah siapa hamba<br />
seluruh kemampuan mulai diserahkan pada dzat yang dikenal luar dalam</p>
<p>hanya kepadamu aku memohon pertolongan<br />
diri sudah lenyap, senthir tertutup cahaya matahari yang menyilaukan<br />
seluruh hijab terbuka, pendengaran dan penglihatan sangat tajam<br />
hanya takut dan harap yang mengisi hati dalam perjalanan</p>
<p>edy malang, 110919</p>
<p>Puisi ini langsung saya ambil dari sumbernya dengan pemikiran yang membutuhkan waktu lama karena surat ini ditujukan khusus kepada umat muslim, umat2 terdahulu belum dihadiahi 7 ayat berulang (Al-fatihah)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://edywitanto.wordpress.com/2019/09/18/7-ayat-diulang-ulang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">6808</post-id>
		<media:content url="https://2.gravatar.com/avatar/8b5a5135e86ecb16450dbcaf47bda3f10aafd9925a6efc98b16349672241ee47?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">edywitanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hakikatnya Suara</title>
		<link>https://edywitanto.wordpress.com/2019/09/18/hakikatnya-suara/</link>
					<comments>https://edywitanto.wordpress.com/2019/09/18/hakikatnya-suara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[edywitanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Sep 2019 18:05:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[puisi]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://edywitanto.wordpress.com/?p=6806</guid>

					<description><![CDATA[Hakikatnya Suara

begitu mudah lidah bermain ludah
mengurangi dan menambah berita
yang biasa menjadi luar biasa begitupun sebaliknya
seribu kepentingan bisa merubah warna aslinya]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Hakikatnya Suara</p>
<p>begitu mudah lidah bermain ludah<br />
mengurangi dan menambah berita<br />
yang biasa menjadi luar biasa begitupun sebaliknya<br />
seribu kepentingan bisa merubah warna aslinya<span id="more-6806"></span><span id="more-5380"></span></p>
<p>ada sesuatu yang terlupa atau pura-pura lupa<br />
suara adalah senjata melebihi taring serigala<br />
yang bersatu bisa terpecah-belah dan porak poranda<br />
yang porak poranda berbalik arah menyatu seperti semula</p>
<p>bagi yang telah memahami kemana suara mengakhiri langkah<br />
pasti akan berhati-hati dalam bermain ludah dengan selembar lidah<br />
suara tidak hilang begitu saja tetapi terbang menuju satu arah<br />
sayang panca indera tidak mampu menjangkau langkahnya</p>
<p>“lauhul mahfud”, disanalah semua suara bermuara<br />
terekam sempurna, tak ada satupun tertinggal dan terlupa<br />
jika masih ada pertanyaan yang mengejar karena tidak percaya<br />
silahkan bermusyawarah semua para ahli dari jin dan manusia</p>
<p>untuk membuktikan kebenarannya jika bisa?</p>
<p>edy malang, 170919</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://edywitanto.wordpress.com/2019/09/18/hakikatnya-suara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">6806</post-id>
		<media:content url="https://2.gravatar.com/avatar/8b5a5135e86ecb16450dbcaf47bda3f10aafd9925a6efc98b16349672241ee47?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">edywitanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Genom</title>
		<link>https://edywitanto.wordpress.com/2017/08/09/genom/</link>
					<comments>https://edywitanto.wordpress.com/2017/08/09/genom/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[edywitanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Aug 2017 16:25:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[puisi]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://edywitanto.wordpress.com/?p=6799</guid>

					<description><![CDATA[Genom Ketika tiap malam aku bermain larikan angka Genom yang panjangnya lima kali bumi pluto Disekat sekat itu tersembunyi aksara para dhuafa Satu satu kupilah kupilih dan berhasil ku comot Secepatnya Kumandikan kurias penuh kasih ibunda di danau baikal kerajaan alien diantara dua wajah disaksikan dewa dewi penjaga aksara berkaidah sastra jadilah puisi penuh falsafah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Genom</strong></p>
<p>Ketika tiap malam aku bermain larikan angka<br />
Genom yang panjangnya lima kali bumi pluto<br />
Disekat sekat itu tersembunyi aksara para dhuafa<br />
Satu satu kupilah kupilih dan berhasil ku comot</p>
<p><span id="more-6799"></span></p>
<p>Secepatnya Kumandikan kurias penuh kasih ibunda<br />
di danau baikal kerajaan alien diantara dua wajah<br />
disaksikan dewa dewi penjaga aksara berkaidah sastra<br />
jadilah puisi penuh falsafah berjubah pernak pernik hikmah</p>
<p>diantara sorot mata mata pujangga kelas dunia<br />
ku adu belahan jiwa di gelanggang petra Yordania<br />
disaksikan bongkahan batu berwarna merah jingga<br />
pertarungan sengit diantara gladiator gladiator sastra</p>
<p>karya siapa pemenangnya?<br />
Aksara siapa juaranya?<br />
Eropa, amerika, afrika atau asia?<br />
Hanya jiwa maqam shiratal mustaqim lah<br />
Yang mampu menilai karya sastra itu indah</p>
<p>Edy malang, 170717<br />
Nb : genom : satu gugus kromosom yang selaras dengan segugus sel dari suatu jenis<br />
maqam shiratal mustaqim : jiwa yang sudah 0 kosong hanya mengarah ke arsy</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://edywitanto.wordpress.com/2017/08/09/genom/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">6799</post-id>
		<media:content url="https://2.gravatar.com/avatar/8b5a5135e86ecb16450dbcaf47bda3f10aafd9925a6efc98b16349672241ee47?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">edywitanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Plak</title>
		<link>https://edywitanto.wordpress.com/2017/08/09/plak/</link>
					<comments>https://edywitanto.wordpress.com/2017/08/09/plak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[edywitanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Aug 2017 16:11:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[puisi]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://edywitanto.wordpress.com/?p=6793</guid>

					<description><![CDATA[Plak Plak plak !!!. . .plak plak!!! Jerit melengking Berlari pontang-panting Gelap mata bikin merinding Suami gila hajar istri mirip anjing Hujan deras besar Petir menggelegar teriak amarah terbakar Otak waras jadi tak sadar Istri lemah pucat nanar Minta ampun . . .digampar Tak kuat . . . akhirnya tak sadar Di pembaringan di letakkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Plak</p>
<p>Plak plak !!!. . .plak plak!!!</p>
<p>Jerit melengking<br />
Berlari pontang-panting<br />
Gelap mata bikin merinding<br />
Suami gila hajar istri mirip anjing</p>
<p>Hujan deras besar<br />
Petir menggelegar<br />
teriak amarah terbakar<br />
Otak waras jadi tak sadar</p>
<p><span id="more-6793"></span></p>
<p>Istri lemah pucat nanar<br />
Minta ampun . . .digampar<br />
Tak kuat . . . akhirnya tak sadar</p>
<p>Di pembaringan di letakkan<br />
istri tersayang tergeletak pingsan<br />
darah di pelipis bercucuran<br />
penyesalan datang belakangan</p>
<p>di balik kelambu wajah ketakutan<br />
pembantu tua bergumam</p>
<p>kesalahan apapun, dia istrimu<br />
sebegitu marah nya kamu, dia istrimu</p>
<p>jika sakit . . . berobat duitmu<br />
jika cacat . . . yang repot kamu<br />
jika mati . . . bagaimana anak mu?</p>
<p>air mata meleleh di pipi<br />
istri tercinta diciumi<br />
diguncang diam diri</p>
<p>mati</p>
<p>edy malang, 29 / 04 / 17</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://edywitanto.wordpress.com/2017/08/09/plak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">6793</post-id>
		<media:content url="https://2.gravatar.com/avatar/8b5a5135e86ecb16450dbcaf47bda3f10aafd9925a6efc98b16349672241ee47?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">edywitanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tali busur</title>
		<link>https://edywitanto.wordpress.com/2017/08/08/tali-busur/</link>
					<comments>https://edywitanto.wordpress.com/2017/08/08/tali-busur/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[edywitanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Aug 2017 12:03:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[puisi]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://edywitanto.wordpress.com/?p=6782</guid>

					<description><![CDATA[Tali busur tali busur  kencang diarahkan pada matahari bersinar terang dari sebongkah hati bimbang dipadang tandus, lautan pasir  kejam berkali-kali anak panah di muntah kan maksud hati memancing hujan kerongkongan kering bisa terpuaskan salah putusan salah langkah tersesatkan berlari-lari mencari jalan teriak kencang melepas beban badai pasir datang menerjang badan hilang, riwayat  tuliskan pesan diatas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tali busur</p>
<p>tali busur  kencang diarahkan<br />
pada matahari bersinar terang<br />
dari sebongkah hati bimbang<br />
dipadang tandus, lautan pasir  kejam</p>
<p>berkali-kali anak panah di muntah kan<br />
maksud hati memancing hujan<br />
kerongkongan kering bisa terpuaskan<br />
salah putusan salah langkah tersesatkan</p>
<p><span id="more-6782"></span></p>
<p>berlari-lari mencari jalan<br />
teriak kencang melepas beban<br />
badai pasir datang menerjang<br />
badan hilang, riwayat  tuliskan pesan</p>
<p>diatas langit nyawa memandang<br />
melihat badan ditelan pasir memilukan<br />
maksud hati menolong badan<br />
apa daya, alam tertutup pintu gerbang</p>
<p>penyesalan datangnya belakangan<br />
mesin waktu hanya khayalan<br />
kehidupan indah menggiurkan<br />
tak tahu jalan sesakkan rasa naik ke kerongkongan</p>
<p>Edy Malang,080817</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://edywitanto.wordpress.com/2017/08/08/tali-busur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">6782</post-id>
		<media:content url="https://2.gravatar.com/avatar/8b5a5135e86ecb16450dbcaf47bda3f10aafd9925a6efc98b16349672241ee47?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">edywitanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Melangkah pulang?</title>
		<link>https://edywitanto.wordpress.com/2017/08/08/melangkah-pulang/</link>
					<comments>https://edywitanto.wordpress.com/2017/08/08/melangkah-pulang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[edywitanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Aug 2017 05:32:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[puisi]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://edywitanto.wordpress.com/?p=6772</guid>

					<description><![CDATA[Melangkah pulang? kemana kita melangkah pulang? kerumah tempat melepas beban Senda gurau bersama keluarga tersayang meronce kembang perjuangan dengan kasih sayang kemana kita melangkah pulang? kembali ke nostalgia kampung halaman menumpahkan rindu dendam teman sepermainan tukar menukar aneka pengalaman kemana kita melangkah pulang? kembali ke negeri rindu makanan berkomunikasi dengan bahasa keluarga idaman menikmati budaya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Melangkah pulang?</p>
<p>kemana kita melangkah pulang?<br />
kerumah tempat melepas beban<br />
Senda gurau bersama keluarga tersayang<br />
meronce kembang perjuangan dengan kasih sayang</p>
<p>kemana kita melangkah pulang?<br />
kembali ke nostalgia kampung halaman<br />
menumpahkan rindu dendam teman sepermainan<br />
tukar menukar aneka pengalaman<span id="more-6772"></span></p>
<p>kemana kita melangkah pulang?<br />
kembali ke negeri rindu makanan<br />
berkomunikasi dengan bahasa keluarga idaman<br />
menikmati budaya peninggalan nenek moyang</p>
<p>kemana kita melangkah pulang?<br />
meninggalkan keluarga dan permainan<br />
sendiri membawa aneka catatan<br />
mempertanggung jawabkan semua perbuatan</p>
<p>kemana kita melangkah pulang?<br />
membawa apa kita pulang?<br />
meninggalkan​ apa kita pulang?<br />
berpikir sejenak sebelum timbul penyesalan belakangan</p>
<p>Edy Malang,080817</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://edywitanto.wordpress.com/2017/08/08/melangkah-pulang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">6772</post-id>
		<media:content url="https://2.gravatar.com/avatar/8b5a5135e86ecb16450dbcaf47bda3f10aafd9925a6efc98b16349672241ee47?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">edywitanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berterimah kasih</title>
		<link>https://edywitanto.wordpress.com/2017/08/08/berterimah-kasih/</link>
					<comments>https://edywitanto.wordpress.com/2017/08/08/berterimah-kasih/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[edywitanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Aug 2017 02:42:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[puisi]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://edywitanto.wordpress.com/?p=6759</guid>

					<description><![CDATA[Berterimah kasih pernahkah kita pikirkan? susu sapi minuman menyehatkan dagingnya lauk pelengkap makanan naik punggung kuda kala kelelahan Pembawa beban, kala bepergian pernahkah kita pikirkan? pasangan penyejuk pandangan apakah kita yang membesarkan? ikut merawat sebelum pernikahan? semua disediakan pelengkap kehidupan pernahkah kita pikirkan? pakaian penghangat penghias badan apakah pohonnya besar tanpa campur tangan? kita hanya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Berterimah kasih</p>
<p>pernahkah kita pikirkan?<br />
susu sapi minuman menyehatkan<br />
dagingnya lauk pelengkap makanan<br />
naik punggung kuda kala kelelahan<br />
Pembawa beban, kala bepergian</p>
<p>pernahkah kita pikirkan?<br />
pasangan penyejuk pandangan<br />
apakah kita yang membesarkan?<br />
ikut merawat sebelum pernikahan?<br />
semua disediakan pelengkap kehidupan<span id="more-6759"></span></p>
<p>pernahkah kita pikirkan?<br />
pakaian penghangat penghias badan<br />
apakah pohonnya besar tanpa campur tangan?<br />
kita hanya menanam dan memperhatikan<br />
bagaimana jika dibiarkan busuk di lahan?</p>
<p>semua kebutuhan di sediakan<br />
semua kenikmatan di pasrahkan<br />
semua menyejukkan pandangan<br />
kemana kita berterima kasih kawan?</p>
<p>Edy Malang,080817</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://edywitanto.wordpress.com/2017/08/08/berterimah-kasih/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">6759</post-id>
		<media:content url="https://2.gravatar.com/avatar/8b5a5135e86ecb16450dbcaf47bda3f10aafd9925a6efc98b16349672241ee47?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">edywitanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tiga pakaian</title>
		<link>https://edywitanto.wordpress.com/2017/08/08/tiga-pakaian/</link>
					<comments>https://edywitanto.wordpress.com/2017/08/08/tiga-pakaian/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[edywitanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Aug 2017 17:24:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[puisi]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://edywitanto.wordpress.com/?p=6750</guid>

					<description><![CDATA[Tiga pakaian Tiga pakaian patut di renungkan Penutup aurat tersemat badan Pakaian perhiasan kebanggaan Pakaian taqwa peta perjalanan masing masing punya pilihan masing masing punya pandangan masing masing punya putusan masing masing punya alasan tak ada tinggi rendah tingkatan tak perlu ada pertengkaran hati dan iman tidak konstan naik turun itu kepastian meranalah hati tersesatkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tiga pakaian</p>
<p>Tiga pakaian patut di renungkan<br />
Penutup aurat tersemat badan<br />
Pakaian perhiasan kebanggaan<br />
Pakaian taqwa peta perjalanan</p>
<p>masing masing punya pilihan<br />
masing masing punya pandangan<br />
masing masing punya putusan<br />
masing masing punya alasan<span id="more-6750"></span></p>
<p>tak ada tinggi rendah tingkatan<br />
tak perlu ada pertengkaran<br />
hati dan iman tidak konstan<br />
naik turun itu kepastian</p>
<p>meranalah hati tersesatkan<br />
ragu-ragu penyakit berkepanjangan<br />
berbahagialah hati tenang tentram<br />
nyawa belum di tenggorokan ampunan di sediakan</p>
<p>edy malang,070817</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://edywitanto.wordpress.com/2017/08/08/tiga-pakaian/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">6750</post-id>
		<media:content url="https://2.gravatar.com/avatar/8b5a5135e86ecb16450dbcaf47bda3f10aafd9925a6efc98b16349672241ee47?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">edywitanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
