<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule" version="2.0">

<channel>
	<title>My ParaDIsE</title>
	
	<link>http://shodiqielhafily.wordpress.com</link>
	<description>Paradigma Dakwah Islamiyah Edukatif ° Refleksi Sosial ° Kontemplasi Pencerahan dan Pengembangan Diri ° Jalinan Komunitas Daring ° Eksplorasi Khazanah Budaya Bangsa (Javanism) ° Publikasi Pemikiran ° Kajian Kitab Kuning (Klasik) °</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Mar 2009 18:06:08 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain="shodiqielhafily.wordpress.com" port="80" path="/?rsscloud=notify" registerProcedure="" protocol="http-post" />
<image><link>http://creativecommons.org/licenses/by/2.0/</link><url>http://creativecommons.org/images/public/somerights20.gif</url><title>Some Rights Reserved</title></image>
			<media:category scheme="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd">Religion &amp; Spirituality/Islam</media:category><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Paradigma Dakwah Islamiyah Edukatif ° Refleksi Sosial ° Kontemplasi Pencerahan dan Pengembangan Diri ° Jalinan Komunitas Daring ° Eksplorasi Khazanah Budaya Bangsa (Javanism) ° Publikasi Pemikiran ° Kajian Kitab Kuning (Klasik) °</itunes:subtitle><itunes:category text="Religion &amp; Spirituality"><itunes:category text="Islam" /></itunes:category><creativeCommons:license>http://creativecommons.org/licenses/by/2.0/</creativeCommons:license><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" href="http://feeds.feedburner.com/wordpress/RopR" type="application/rss+xml" /><feedburner:emailServiceId xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0">wordpress/RopR</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0">http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com" /><item>
		<title>Belajar Jadi Penulis</title>
		<link>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/03/22/belajar-jadi-penulis/</link>
		<comments>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/03/22/belajar-jadi-penulis/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Mar 2009 14:13:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>My Paradise</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Baca-Tulis]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Nge-Blog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shodiqielhafily.wordpress.com/?p=897</guid>
		<description><![CDATA[Belajar Jadi Penulis
Oleh Shodiqiel Hafily
26 Rabi&#8217;ul Awal 1430
19 Maret 2007 ke Maret 2009 saat ini, berarti setahun lebih 3 hari berlalu saya belajar membuat blog tanpa belajar menulis, karena – bagi saya &#8211; menulis adalah hobi. Bahkan saking hobinya, seringkali mengalami “apes” sebagaimana dialami Abu Nuwas (konon kata sejarah, beliau terbunuh akibat tulisannya sendiri yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shodiqielhafily.wordpress.com&blog=3210450&post=897&subd=shodiqielhafily&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>Belajar Jadi Penulis</strong><br />
Oleh Shodiqiel Hafily<br />
26 Rabi&#8217;ul Awal 1430</p>
<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-908" style="margin:7px;" title="Dzal-Zay-Alif-Alif-Ro' (200117700)" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/03/pen-and-book.jpg?w=120&#038;h=96" alt="Dzal-Zay-Alif-Alif-Ro' (200117700)" width="120" height="96" />19 Maret 2007 ke Maret 2009 saat ini, berarti setahun lebih 3 hari berlalu saya belajar membuat blog tanpa belajar menulis, karena – bagi saya &#8211; menulis adalah hobi. Bahkan saking hobinya, seringkali mengalami “apes” sebagaimana dialami Abu Nuwas (konon kata sejarah, beliau terbunuh akibat tulisannya sendiri yang ‘kebetulan’ tidak bisa diterima oleh orang lain). Kebanyakan tulisan saya hanya kesimpulan-kesimpulan hasil kontemplasi dari koleksi bacaan-bacaan saya. Saya bukan pengarang.<br />
<span id="more-897"></span><br />
Belakangan, saya lebih bersemangat lagi untuk menulis setelah membaca sebuah artikel manfaat menulis bagi kesehatan. Disebutkan sejumlah tokoh terkenal seperti Imam Syafi’i dll, yang dengan aktifitas menulisnya mampu bertahan lama dari penyakit yang menggerogoti tubuhnya. Bahkan ada yang kemudian berangsur sembuh dari penyakit mati separo badan seperti Al-Bushiry setelah tekun menulis <em>madah</em> Nabi saw, <em>qasidah</em> Burdah. Saya sendiri tidak mengidap penyakit berat, ‘hanya’ ada gejala <em>typhus</em>. Tapi ada satu penyakit yang benar-benar tidak ada obatnya dan tidak bisa dilawan dengan penawar apapun, penyakit tua. Usia saya sudah kepala 4!</p>
<p>Kata guru saya, usia 40 organ tubuh sudah mulai <em>rewelan</em>. <em>Nah</em>, dengan rajin menulis, saya tidak ingin meladeni organ tubuh yang rewel dan mesti memanfaatkan ‘sisa’ umur seproduktif-produktifnya untuk bikin manfaat, apapun itu.</p>
<p>Setahun belajar <em>ngeblog</em> hampir tiap pekan ke warnet. Sering ambil paket malam 8 jam, dari pukul 10 malam hingga 6 pagi. Pulang-pulang, sampai rumah pasang muka lebih ramah dari biasanya, khawatir istri <em>ngambek</em> ditinggal semalaman. Hingga, akhirnya, sekolah pasang internet sendiri dan saya punya akses bebas. Kapanpun bisa belajar internet dan <em>ngeblog</em>. Tapi itu tidak berarti jadi solusi tidak <em>ninggalin</em> keluarga semalaman. Malah tambah sering semalaman di sekolah, keasyikan <em>internetan</em>, gratis lagi. Sampai-sampai, teman-teman ada yang bilang bahwa sekolah adalah rumah kedua saya.</p>
<p>Sebenarnya apa yang saya pelajari tidak banyak. Pokoknya ada dua, belajar seluk beluk <a title="I Love WordPress" href="http://wordpresss.com" target="_blank"><strong>WordPress</strong></a> dan <strong>Blogger</strong>/<a title="I Love Blogspot" href="http://blogger.com/start" target="_blank"><strong>BlogSpot*</strong></a>. Tapi, dasar internet perpustakaan global, sering <em>nggladrah</em> baca artikel <em>Blog Top of The Day</em>-nya WordPress. Padahal, seringkali hal itu hanya buang-buang waktu. Hanya berisi posting gambar atau eksploitasi video bugil anak sekolah. Dan, diakui seorang teman blogger bahwa, tema ‘begituan’ memang jadi salah satu cara mendongkrak <em>page rank</em> blog. <em>Ah</em>, siwalankerto! (Penghalusan dari umpatan sialan, karena saya dijanji Ustadz tidak boleh sembarangan berkata-kata, apalagi kata-kata kotor).</p>
<p>Kadang juga nyasar <em>pengen</em> coba buat akun Facebook, Hi5, coba slide.com dan lain-lain, bahkan baru gabung di <a title="I Love Muxlim" href="http://muxlim.com" target="_blank">Muxlim.com</a> (jejaring baru pertemanan dunia maya). Dan tak jarang tergoda <em>chatting</em> dengan cewek cantik yang belakangan baru diketahui ternyata fotonya palsu alias rekayasa. Dan yang paling siwalankerto adalah mengetahui teman yang pasang foto cewek <em>cuakep</em>, padahal dianya cowok. Ternyata, itupun trik untuk menarik minat pengunjung agar tergoda mampir di blognya. Ada-ada saja!</p>
<p><strong>ANTARA GENGSI DAN ISI</strong></p>
<p>Belakangan, saya suka <em>kepincut</em> pada css/template/themes blog. Jadilah saya kolektor dari template gratis. Blog yang sudah tertata rapi harus ditata ulang widgetnya. Dan itu pekerjaan tersendiri yang cukup menyita waktu. Bahkan kalau <em>ngliat</em> template bagus, kadang jadi <em>eman</em> kalau tidak dipakai. Akhirnya bikin <a title="My Paradise, Hikmah-Nurani" href="http://hafily007.blogspot.com" target="_blank">blog</a> lagi, bikin <a title="My Paradise, Galeri Gambar" href="http://ashofyhoney.blogspot.com" target="_blank">lagi</a>, <a title="Paradise Group, Jurnal" href="http://bloggerarema.blogspot.com" target="_blank">lagi</a> dan <a title="Paradise Indonesia, Journalistic Learn" href="http://shodiqiel.blogspot.com" target="_blank">lagi</a> dan bertambah <a title="My Paradise, Bahasa &amp; Sasra" href="http://shodiqiel.iblog.com" target="_blank">pula</a> pekerjaan.</p>
<p>Kadang sempat terfikir manfaat mempelajari struktur/kode html sebuah template/css tidak sebanding dengan mencurahkan pikiran untuk menuangkan ide dalam sebuah posting. Kata orang, <em>masyghul bidz-dzikr ‘an al-madzkur</em> (sibuk dengan tampilan luar lalai memperhatikan isi).</p>
<p>Lalu, sudah setahun <em>ngeblog</em>, sudah berapa menangguk dolar dari Adsense, link afiliasi atau lainnya? Tidak banyak, sebab Adsense tidak mendukung bahasa Indonesia. Baru pasang <a title="Cobalah, lumayan buat bayar hosting." href="http://ashofyhoney.blogspot.com/2008/09/iklan-anda.html" target="_blank">link afiliasi</a> sekitar 2 bulanan dan – kayaknya – baru <em>dapet</em> 104 dolar. Saya tidak merasa rugi karena saya belajar <em>ngeblog</em> bukan untuk mencari untung. Sekedar nuruti keinginan dan <em>sharing</em> saja. Setidaknya, ketika sekolah bikin web, tidak perlu susah-susah lagi cari desainer web. Cukup saya saja dengan css gratis. Dari pada susah-susah bikin desain web <em>mending</em> buat memperkaya entrinya. Bukankah pengantin di pelaminan dengan segala kemewahan pakaiannya pada malam madunya diminta telanjang? Lalu buat apa desain busana bernilai puluhan juta diguyurkan kalau pada ‘saatnya’ harus telanjang? Ya demi gengsi, Bro..!  Jawab teman sebelah, spontan. Pejabat rajin korupsi, gadis panggilan (<em>miss call</em>, istilah <em>koplo</em>nya) kebanyakan juga lebih karena gengsi, glamoritas dan hidup mewah.</p>
<p>Dari katanya saja kemewahan dan hidup bermewah-mewah sudah tidak benar (me+wah [lux, menakjubkan dan memesonakan], bukan kata dasar mewah). Jadi keliru kalau ‘mewah’ dijadikan ‘kemewahan’ atau ‘termewah’. Menurut EYD, kelebihan imbuhan kayaknya! Saya memang tidak sepaham dengan <a title="Menyoal arti makhluk sosial" href="http://www.rushlimbaugh.com/home/today.guest.html" target="_blank">Rush Limbaugh</a> yang, menurutnya, Obama salah besar karena memajaki orang-orang kaya untuk kesejahteraan bersama. Menurut dia, kaya dan hidup mewah adalah hak asasi, jadi.. tindakan Obama adalah pengebirian! Maka demikian pula kiranya dalam Islam soal zakat. Enak saja, orang kerja keras dan sukses dengan jerih payah sendiri tahu-tahu dituntut harus bayar &#8216;upeti&#8217; pada orang-orang miskin yang malas bekerja dan berusaha?!</p>
<p><strong>BAGAIMANA MENGUBAH BUDAYA</strong></p>
<p>Belajar <em>ngeblog</em> saya anggap selesai. Masuki tahun kedua belajar jadi penulis. Penulis yang baik. Mungkin tulisan ini akan menjadi tulisan terpanjang di blog karena saya tuangkan apa saja yang ada di benak kepala. <em>Itung-itung </em>latihan permulaan. Dan pada refleksi setahun <em>ngeblog</em> ini ada 2 hal penting ingin saya ungkapkan.</p>
<p><em>Pertama</em>, saya musti berterima kasih kepada siapapun yang saya serap ilmunya dalam per-blog-kan. Utamanya kepada <a title="Tutorial Blog" href="http://afatih.wordpress.com" target="_blank">A. Fatih</a>. Bukan saja karena tutorial blognya yang saya praktikkan selama setahun, lebih dari itu karena beliau guru saya di Pondok Pesantren <a title="Pondok Pesantren Al-Khoirot Pagelaran Malang" href="http://alkhoirot.com" target="_blank">Al-Khoirot</a> Karangsuko &#8211; Pagelaran Malang. Memang tidak pernah mengajar langsung, namun tradisi pondok mengakui guru kepada seluruh keluarga <em>ndalem</em>, baik saling kenal maupun tidak. Itu lebih runcing dari definisi sahabat, yaitu orang yang pernah bertemu dan bergaul dengan Nabi serta mengimani risalahnya walau tidak saling tahu (karena tidak melihat misalnya).</p>
<p>Kedua, saya bersyukur jadi lebih mengerti bagaimana seseorang mengubah dunia. Itupun karena <a title="Ahmad Fatih Syuhud" href="http://fatihsyuhud.com" target="_blank">A. Fatih Syuhud</a>. Ceritanya begini: ketika saya mulai belajar <em>ngeblog</em>, di sekolah, saya banyak mendongeng soal pentingnya keberadaan internet di era kini. Dalam kegiatan halaqah sekolah saya juga sering bawa contekan artikel dari internet. Hingga ada teman <em>nyebutin</em> saya kiai internet. Dan, tidak butuh berapa lama, sekolah tempat saya beraktifitas ‘<a title="Internet Goes To My School" href="http://shodiqielhafily.wordpress.com/2008/08/09/internet-go-my-school/" target="_blank">berkenan</a>’ pasang internet.</p>
<p>Sebuah kebetulan yang pas timingnya bareng sekolah harus akreditasi. Teman-teman mengajar banyak memperoleh bahan kelengkapan mengajar dari internet sekolah. Sebagian, bahkan, sudah bisa memberikan materi pengajaran, ulangan harian dan tugas buat siswa secara online (melalui email dan blog). Dengan adanya internet, tidak terlalu susah untuk meraih status TERAKREDITASI A. Hanya selang beberapa bulan kemudian, sekolah dipilih untuk mengikuti <strong>Program Peningkatan Mutu Pendidikan Kontrak Prestasi Madrasah Tsanawiyah</strong>. Berarti harus memiliki <a title="www.al-ittihad01.sch.id" href="http://mtsoke.al-ittihad01.sch.id" target="_blank">website</a>. Dari tutorial Fatih Syuhud pula saya pilih rumahweb.com sebagai web hosting.</p>
<p>Seperti itulah proses bagaimana mengubah dunia. Seorang A. Fatih nun jauh di sana, tidak ada seorangpun yang mengenalnya di lingkungan saya selain saya seorang. Kemudian, seorang seperti saya itu terobsesi, terinspirasi dan tergerak mempengaruhi yang lain, mulai dari guru hingga siswa. Maka terbentuklah sebuah budaya lebih maju dalam dunia pendidikan di belahan bumi Belung Poncokusumo – Malang.</p>
<p><strong>MAULIDKU, SHALL ALLAH ALAYNA</strong></p>
<p>Kata emak, jelang fajar 26 Rabiul Awal saya dilahirkan. Bertepatan dengan fajar nanti. Pas setahun belajar <em>ngeblog</em> mulai dari tidak tahu apapun hingga mahir copy-paste &#8217;sesuatu&#8217; dari blog tetangga melalui <em>page source</em>-nya. Kini meningkat, saya anggap saja moment kelahiran kedua, mulai belajar jadi penulis dan belajar mendesain <a title="Website YPP Al-Ittihad Malang" href="http://ypp.al-ittihad01.sch.id" target="_blank">web sekolah</a>.</p>
<p>Sebagaimana saya bilang di atas, saya bukan pengarang (dalam arti karya fiksi atau penulis yang mengada-ada tanpa data/referensi). Mula-mula, saya ingin perbaiki tulisan-tulisan di blog ini dengan memperkaya link referensi sehingga menjadi lebih valid, lebih terpercaya dan lebih bermutu.</p>
<p>Selanjutnya, pikir nanti.. (Bersambung..)</p>
Posted in Artikel, Blog, Budaya Baca-Tulis, Budaya Indonesia, Budaya Nge-Blog Tagged: Blog, Budaya Baca-Tulis <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/shodiqielhafily.wordpress.com/897/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/shodiqielhafily.wordpress.com/897/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/shodiqielhafily.wordpress.com/897/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/shodiqielhafily.wordpress.com/897/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/shodiqielhafily.wordpress.com/897/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/shodiqielhafily.wordpress.com/897/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/shodiqielhafily.wordpress.com/897/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/shodiqielhafily.wordpress.com/897/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/shodiqielhafily.wordpress.com/897/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/shodiqielhafily.wordpress.com/897/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shodiqielhafily.wordpress.com&blog=3210450&post=897&subd=shodiqielhafily&ref=&feed=1" /></div>
<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/bT230rTmHJp8oBgNkCs2VZRH2Hg/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/bT230rTmHJp8oBgNkCs2VZRH2Hg/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/bT230rTmHJp8oBgNkCs2VZRH2Hg/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/bT230rTmHJp8oBgNkCs2VZRH2Hg/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/03/22/belajar-jadi-penulis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f669c2fe58029ff43e8259cb873178a4?s=96&amp;d=monsterid&amp;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">My Paradise</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/03/pen-and-book.jpg?w=120" medium="image">
			<media:title type="html">Dzal-Zay-Alif-Alif-Ro' (200117700)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penasaran Kawin Kontrak?</title>
		<link>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/03/07/p/</link>
		<comments>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/03/07/p/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Mar 2009 19:45:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>My Paradise</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kawin Kontrak]]></category>
		<category><![CDATA[Nikah]]></category>
		<category><![CDATA[Pergaulan Bebas]]></category>
		<category><![CDATA[Pergaulan Remaja]]></category>
		<category><![CDATA[Seks Pranikah]]></category>
		<category><![CDATA[Kawin]]></category>
		<category><![CDATA[Sex]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shodiqielhafily.wordpress.com/?p=707</guid>
		<description><![CDATA[Kawin Kontrak, Penasaran?
Oleh Shodiqiel Hafily
07 Maret 2009
Alasan paling simpel adalah bahwa zina terlalu besar dosa dan resikonya, ketidakjelasan nasab bila terjadi kehamilan, potensi HIV/AIDS dari sarang pelacuran dan hilangnya kehormatan dan harga diri (bagi yang masih peduli dengan harga diri dan kehormatan segala).

Sebagian orang berpendapat bahwa kawin kontrak menodai sakralitas pernikahan. Saya berpendapat, dalam kawin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shodiqielhafily.wordpress.com&blog=3210450&post=707&subd=shodiqielhafily&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>Kawin Kontrak, Penasaran?</strong><br />
Oleh Shodiqiel Hafily<br />
07 Maret 2009</p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-890" style="margin:7px;" title="Penasaran dengan kawin kontrak?" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/03/kawin-kontrak.jpg?w=127&#038;h=180" alt="Penasaran dengan kawin kontrak?" width="127" height="180" />Alasan paling simpel adalah bahwa zina terlalu besar dosa dan resikonya, ketidakjelasan nasab bila terjadi kehamilan, potensi HIV/AIDS dari sarang pelacuran dan hilangnya kehormatan dan harga diri (bagi yang masih peduli dengan harga diri dan kehormatan segala).<br />
<span id="more-707"></span><br />
Sebagian orang berpendapat bahwa kawin kontrak menodai sakralitas pernikahan. Saya berpendapat, dalam kawin kontrak, wanita tetap dirugikan. Betapapun kebutuhan biologis mendesaknya. Anda tentu memiliki pendapat terbaik soal itu.</p>
<p>Kawin kontrak, sepertinya, solusi menarik bahkan bagi mereka yang bersuara lantang dalam penolakannya namun menyimpan keinginan diam-diam. Sebagaimana poligami dikecam habis-habisan tapi dalam hati tersimpan harapan dan keinginan untuk mendapat peluang dan kesempatan. Film Kawin Kontrak seolah ingin menyuguhkan pilihan-pilihan itu. Simak saja sinopsisnya.</p>
<p>Tiga cowok ABG, Rama (Dimas Aditya), Dika (Herichan), serta Jody (Ricky Harun), memiliki obsesi sama untuk melakukan seks tanpa resiko apapun (resiko hamil, harus kawin, resiko ketahuan dan dihakimi warga, dan resiko harus mengasuh anak). Mereka sepakat mencari cara termudah, yaitu dengan Kawin Kontrak. Setelah itu, mereka mencari gadis kampung untuk diajak kawin kontrak. Untuk mempersiapkan hubungan seks, mereka sudah mempersiapkan alat-alat seperti cialis, viagra, hingga karet gelang.</p>
<p>Untuk mencari gadis, mereka pergi ke desa Sukasararean. Di sana mereka bertemu Kang Sono (Lukman Sardi), seorang &#8216;germo&#8217; kawin kontrak. Dengan bantuan Kang Sono, mereka akhirnya melakukan kawin kontrak dengan penghulu Pak Aan (Unang) dan Bu Aan (Mieke Amalia) yang juga menjalankan bisnis penginapan dan penyediaan surat nikah.</p>
<p>Jody terobsesi dengan wanita lebih tua yang lebih mahir bercinta, melakukan kawin kontrak dengan Teh Euis (Wiwid Gunawan), janda seksi dan sensual beranak satu. Dika yang memiliki kecenderungan sadomasochist melakukan kawin kontrak dengan Rani (Masayu Anastasia) yang lihai menggebuk kasur. Sedangkan Rama, seorang playboy pilih-pilih, melakukan kawin kontrak dengan Isa (Dinda Kanyadewi) karena terbuai dengan kecantikan dan kelembutannya yang natural.</p>
<p>Namun, obsesi mereka belum terpuaskan karena kesibukan pasangan masing-masing. Teh Euis selalu disibukkan dengan berbagai alasan ajaib yang muncul di saat-saat penting, dan galaknya Rani ternyata menyimpan rapat-rapat sebuah rahasia, serta kelembutan Isa sedang terancam sebuah rencana jahat. Kawin kontrak yang mereka lakukan justru membuat mereka memulai petualangan lucu dari tiga cowok ABG dalam menaklukkan gadis idaman mereka. Karena itu pula, mereka akhirnya dapat menemukan perasaan yang mereka cari, yaitu Cinta.[]<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
<strong>KAWIN KONTRAK</strong>: Mengapa <a title="Apa sebenarnya nikah mut'ah itu?" href="http://images.google.co.id/imgres?imgurl=http://actualchaos.blogs.friendster.com/my_blog/images/kawin_kontrak.jpg&amp;imgrefurl=http://actualchaos.blog.friendster.com/2008/01/&amp;usg=__yPG8BbTGgVCMEvNMiolxOIeej0k=&amp;h=321&amp;w=227&amp;sz=41&amp;hl=id&amp;start=9&amp;um=1&amp;tbnid=JjNYwEyTCfY6lM:&amp;tbnh=118&amp;tbnw=83&amp;prev=/images%3Fq%3Dkawin%2Bkontrak%26hl%3Did%26client%3Dfirefox-a%26channel%3Ds%26rls%3Dorg.mozilla:en-US:official%26sa%3DX%26um%3D1" target="_blank">Lebih Baik Kawin Kontrak Daripada Zina</a>? Mungkin makalah ini perlu dibaca sekedar melengkapi pengetahuan tentang kawin kontrak (<a title="Seberapa sakralkah mahligai perkawinan?" href="http://www.ziddu.com/download/3843006/Nikah-Mutah.pdf.html/" target="_blank"><em>nikah mut&#8217;ah</em></a>).</p>
<ul>
<li>Produksi: MVP Pictures (2008)</li>
<li>Sutradara: Ody C. Harahap</li>
<li>Cast: Ricky Harun, Herichan, Dimas Aditya, Wiwid Gunawan, Masayu Anastasia, Dinda Kanyadewi, Lukman Sardi, Mieke Amalia, Unang</li>
<li>Genre: Komedi/Drama</li>
<li>Durasi: 120&#8243;</li>
<li>Release Date:  09 Januari 2008</li>
<li>My Grade: 2.5 out 5</li>
</ul>
<p style="text-align:center;">*** * ***</p>
<p style="text-align:center;"><a title="I Love You" href="http://muxlim.com" target="_blank"><img class="aligncenter size-full wp-image-915" title="Baytunnikah-Baytussa'adah-Baytulmawadah" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/03/baytunnikah3.jpg?w=306&#038;h=254" alt="baytunnikah3" width="306" height="254" /></a></p>
<h1 style="text-align:center;">Yuk.., gabung di:</h1>
<p style="text-align:center;"><a href="http://muxlim.com"><img class="size-full wp-image-917 aligncenter" title="muxlimcom1" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/03/muxlimcom1.png?w=90&#038;h=28" alt="muxlimcom1" width="90" height="28" /></a></p>
Posted in Budaya Indonesia, Kawin Kontrak, Nikah, Pergaulan Bebas, Pergaulan Remaja, Seks Pranikah Tagged: Kawin, Nikah, Sex <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/shodiqielhafily.wordpress.com/707/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/shodiqielhafily.wordpress.com/707/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/shodiqielhafily.wordpress.com/707/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/shodiqielhafily.wordpress.com/707/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/shodiqielhafily.wordpress.com/707/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/shodiqielhafily.wordpress.com/707/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/shodiqielhafily.wordpress.com/707/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/shodiqielhafily.wordpress.com/707/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/shodiqielhafily.wordpress.com/707/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/shodiqielhafily.wordpress.com/707/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shodiqielhafily.wordpress.com&blog=3210450&post=707&subd=shodiqielhafily&ref=&feed=1" /></div>
<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/AZbgiJL9V-Nb3qRKCjPjzY_duas/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/AZbgiJL9V-Nb3qRKCjPjzY_duas/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/AZbgiJL9V-Nb3qRKCjPjzY_duas/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/AZbgiJL9V-Nb3qRKCjPjzY_duas/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/03/07/p/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f669c2fe58029ff43e8259cb873178a4?s=96&amp;d=monsterid&amp;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">My Paradise</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/03/kawin-kontrak.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Penasaran dengan kawin kontrak?</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/03/baytunnikah3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Baytunnikah-Baytussa'adah-Baytulmawadah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/03/muxlimcom1.png" medium="image">
			<media:title type="html">muxlimcom1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jiwa Besar Sang Pemimpin</title>
		<link>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/03/07/jiwa-besar-sang-pemimpin/</link>
		<comments>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/03/07/jiwa-besar-sang-pemimpin/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Mar 2009 15:49:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>My Paradise</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah Nabi]]></category>
		<category><![CDATA[Nabi]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad saw]]></category>
		<category><![CDATA[Rasulullah saw]]></category>
		<category><![CDATA[Sang Pemimpin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shodiqielhafily.wordpress.com/?p=843</guid>
		<description><![CDATA[Jiwa Besar Sang Pemimpin
Oleh Shodiqiel Hafily
Malam Ahad, 11 R. Awal 1430 H
Suatu hari, Abu Bakar bertanya kepada putrinya, Siti A&#8217;isyah, &#8220;Menurutku, sunnah-sunnah Rasulullah telah aku teladani dalam kehidupan sehari-hariku, menurutmu bagaimana?&#8221; A&#8217;isyah menjawa, &#8220;Kecuali satu yang belum Abah lakukan, Rasulullah memberi makan seorang pengemis Yahudi di pasar. Itu beliau lakukan tiap pagi hingga menjelang wafatnya.&#8221;

Kemudian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shodiqielhafily.wordpress.com&blog=3210450&post=843&subd=shodiqielhafily&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>Jiwa Besar <a name="Sang Pemimpin">Sang Pemimpin</a></strong><br />
Oleh Shodiqiel Hafily<br />
Malam Ahad, 11 R. Awal 1430 H</p>
<p><a rel="http://www.thinkingthroughchristianity.com/2007/11/possum-muhammad.html" href="http://www.onlythrujesus.org/id5.html" target="_blank"><img class="alignleft size-full wp-image-848" style="margin:7px;" title="Sang-Pengemis" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/03/sang-pengemis.jpg?w=144&#038;h=108" alt="Sang-Pengemis" width="144" height="108" /></a>Suatu hari, Abu Bakar bertanya kepada putrinya, Siti A&#8217;isyah, &#8220;Menurutku, <em>sunnah-sunnah</em> Rasulullah telah aku teladani dalam kehidupan sehari-hariku, menurutmu bagaimana?&#8221; A&#8217;isyah menjawa, &#8220;Kecuali satu yang belum Abah lakukan, Rasulullah memberi makan seorang pengemis Yahudi di pasar. Itu beliau lakukan tiap pagi hingga menjelang wafatnya.&#8221;<br />
<span id="more-843"></span><br />
Kemudian Abu Bakar mencari tahu perihal si Yahudi. Kata orang-orang, si pengemis buta itu selalu mangkal di pasar Madinah dan selalu <em>ngoceh</em> kepada orang-orang yang berlalu-lalang agar jangan sampai mendekati Muhammad, karena &#8211; katanya &#8211; Muhammad itu tukang sihir, bila mendekatinya maka akan dipengaruhinya.</p>
<p>Keesokan harinya, Abu Bakar menggantikan Nabi menjalankan tugasnya, membawakan makanan dan menyuapinya. Namun suapan pertama itu membuat si Yahudi menghardik, &#8220;Siapa kau? Kau bukan orang yang biasanya!&#8221;</p>
<p>&#8220;Bagaimana kau tahu kalau aku bukan orang yang biasa menyuapimu?&#8221; Tanya Abu Bakar penasaran</p>
<p>&#8220;Orang yang biasanya suapannya lembut. Tidak seperti kau, makanan yang masiha kasar kau suapkan di mulutku yang tua ini.&#8221; Jawabnya ketus.</p>
<p>&#8220;Kau benar, aku memang bukan dia yang biasanya.&#8221; Kata Abu Bakar lirih</p>
<p>&#8220;Lalu, kau siapa dan siapa pula orang yang biasa menyuapiku itu? Tiap kali kutanya dia tidak mengaku.&#8221; Si Yahudi balik penasaran.</p>
<p>&#8220;Aku Abu Bakar, sahabat Rasulullah yang biasa menyuapimu. Aku hanya mencoba meneladani perilakunya dan.. ternyata seperti kau tahu, aku tidak bisa menyuapimu layaknya Muhammad Rasulullah.&#8221; Jelas Abu Bakar.</p>
<p>Mendengar penuturan itu, si Yahudi terkejut, bingung dan tak tahu mesti berbuat apa. Selang beberapa lama, barulah dia dapatkan kesadarannya, dan &#8211; atas kehendaknya sendiri &#8211; dia ber<em>syahadat</em> di bawah bimbingan Abu Bakar.</p>
<p style="text-align:center;">*** * ***</p>
<p>Kasih yang tulus merasuk sukma yang paling halus. Memang tidak serta merta dapat mengubah karakteristik dan perilaku buruk orang lain. Seberapapun kebencian bersarang dalam diri seseorang dan seberapapun buruk penggambaran para kartunis dan pencaci Nabi, namun selagi masih tersisa <em>fitrah</em> suci dalam jiwa seseorang di kemudian hari tetap terbuka kemungkinan berubah. Sebab hidayah itu terus berlangsung secara konstan dan dinamis.</p>
<p>Bukankah setiap pemeluk agama senantiasa memohon bimbingan dan penerangan dari &#8220;juruselamat&#8221; masing-masing? Sesungguhnya, pada saat seseorang membenci dan mencaci maki orang lain, sebenarnya obor <em>hidayah</em> (God Spot-nya) sedang redup. Pada ketika <em>hidayah</em> kembali menyinari hatinya yang gelap, maka saat itulah dia tersadar bahwa ajaran suci yang dianut dan diyakininya sama sekali melarang perbuatan buruk yang dilakukannya.</p>
<p>Nabi Muhammad yang agung mengibaratkan dirinya hanya sebagai sebongkah batu bata di sudut bangunan yang bolong. Lalu, Beliau mengisinya dengan risalah Islam sebagai penyempurna dari sendi-sendi dan tatanan bangunan yang didirikan para nabi terdahulu, mulai dari Adam hingga Isa as. Oleh sebab itu pula, Nabi Muhammad melarang melebih-lebihkan dirinya di atas para nabi yang lain.</p>
<p><strong>LARANGAN <a title="Kunjungi Ashofy-Honey (My Soon &amp; My Poetry)" href="http://ashofyhoney.blogspot.com/2009/03/sang-pemimpin-umat.html" target="_blank">MENGGAMBAR</a> NABI</strong></p>
<p>Ditilik dari sudut pandang fikih, larangan menggambar sosok Nabi Muhammad saw sebenarnya sama dan setara dengan pelanggaran (maksiat) yang lain. Rasa <span style="text-decoration:line-through;">ghairah</span> dan fanatisme berlebihlah yang menyebakan bahkan orang yang tidak <em>sembahyang</em> dan pezina dsc pun marah bila nabinya dihinakan orang. Padahal dengan bermaksiat (korupsi, melacur, menghina umat lain dsb) pada hakikatnya seseorang telah menodai sendi-sendi dan norma-ajaran agama dari nabinya itu sendiri.</p>
<p>Ketika saya <em>browsing</em> mencari gambar untuk ilustrasi tulisan ini, saya dapati sejumlah gambar &#8220;muhammad&#8221;. Saya teringat masa kecil, begitu mudah mengadu teman agar <em>berantem</em>. Cukup dengan meletakkan 2 helai daun bertulis nama orang tua masing-masing, jika berani menginjaknya maka duel tak terelakkan. Setelah dewasa begini kita merasa geli, betapa hal itu mirip dengan perilaku orang gila. Kita bisa tertawa lebar menyaksikan betapa kurang waras orang menggambar orang tua kita misalnya lalu dia bilang, &#8220;Ini bapak-ibumu&#8221; sambil meludahinya.</p>
<p>Dipandang dari sudut akidah, penggambaran atau pemujaan pada benda-benda tertentu itu sangat dekat pada syirik (menyekutukan, menduakan). Karena itu Nabi saw melarang penyimbolan dirinya agar tidak diperlakukan seperti orang-orang mengagungkan Bintang David atau Kayu Salib dengan mengecupnya segala. Terpaku pada simbol-simbol tapi teramat jauh dari esensi dan pengamalan.</p>
<p>Orang kasmaran kerap kali kehilangan akal sadarnya dengan mengelus-elus atau menciumi foto kekasihnya. Dan, kita tahu, betapa foto jelas bukan diri sang kekasih. Dari kejauhan, mungkin kekasih yang dirindukannya menertawainya. Atau boleh jadi marah, &#8220;Mengapa kau tidak mendatangiku, mencium dan memelukku? Kau seperti orang kurang waras!&#8221;</p>
<p>Sejatinya, bila seseorang terpaku pada simbol-simbol, berarti belum menemukan jati diri yang sebenarnya. Tak jauh beda dengan orang yang jauh atau bahkan kehilangan kekasihnya hingga memuja lukisannya sedemikian rupa bahkan tak boleh tersentuh siapapun!</p>
<p><strong>MEMINTAL KEAGUNGAN JIWA<br />
</strong></p>
<p>Kata orang, &#8220;Orang besar itu tampak keagungannya dari cara dia memperlakukan yang kecil.&#8221; Orang kecil boleh berarti orang (pihak) yang lemah, orang yang  kerdil jiwanya, orang yang bodoh dan orang yang rendah prilaku dan kepribadiannya.</p>
<p>Berbagi kasih dengan yang setara dan berbaik-baik dengan orang yang berbuat baik kepada kita adalah hal biasa dari sifat manusia. Berbaik-baik dengan orang yang menjahati kita, itu baru pribadi mulia. Sebagaimana, mungkin, Nabi saw mengambil sisi positif dari kelakuan si Yahudi buta (pada kisah <a href="http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/03/07/jiwa-besar-sang-pemimpin/#Sang Pemimpin">di atas</a>) sebagai promosi gratis.[]</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;direction:rtl;unicode-bidi:embed;" dir="rtl"><span style="font-size:14pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="AR-SA">أحسن إلى المسيئ بإحسانه، والمسيئ ستكفيه إسآءته</span></p>
<blockquote>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#0000ff;">&#8220;Berbaik-baiklah kepada orang yang bersikap buruk padamu, sebab dia dia akan mendulang keburukannya sendiri&#8221; </span>(Al-Hikam)</p>
</blockquote>
Posted in Islam, Kisah Nabi, Nabi, Sejarah Islam Tagged: Muhammad saw, Rasulullah saw, Sang Pemimpin <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/shodiqielhafily.wordpress.com/843/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/shodiqielhafily.wordpress.com/843/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/shodiqielhafily.wordpress.com/843/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/shodiqielhafily.wordpress.com/843/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/shodiqielhafily.wordpress.com/843/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/shodiqielhafily.wordpress.com/843/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/shodiqielhafily.wordpress.com/843/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/shodiqielhafily.wordpress.com/843/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/shodiqielhafily.wordpress.com/843/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/shodiqielhafily.wordpress.com/843/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shodiqielhafily.wordpress.com&blog=3210450&post=843&subd=shodiqielhafily&ref=&feed=1" /></div>
<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/o5_EO0768SlCE3XE_AdM42NWYvo/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/o5_EO0768SlCE3XE_AdM42NWYvo/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/o5_EO0768SlCE3XE_AdM42NWYvo/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/o5_EO0768SlCE3XE_AdM42NWYvo/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/03/07/jiwa-besar-sang-pemimpin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f669c2fe58029ff43e8259cb873178a4?s=96&amp;d=monsterid&amp;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">My Paradise</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/03/sang-pengemis.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Sang-Pengemis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Happy Valentine 4U</title>
		<link>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/02/08/happy-valentine-4u/</link>
		<comments>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/02/08/happy-valentine-4u/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Feb 2009 15:40:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>My Paradise</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perayaan Valentine]]></category>
		<category><![CDATA[Santo Valatino]]></category>
		<category><![CDATA[Valentine]]></category>
		<category><![CDATA[Valentine Day]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Valentine]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shodiqielhafily.wordpress.com/?p=808</guid>
		<description><![CDATA[Happy Valentine 4U
&#8220;Yang saya khawatirkan jangan-jangan ada fatwa HARAM MERAYAKAN VALENTINE. Paramuda pasti terusik dan suasana akan terganggu. Sebenarnya, apa acara perayaan valentine itu saya kurang tahu jelas?&#8221;

Kutipan itu saya baca di sebuah media nasional. 14 Februari masih lima hari lagi. Tapi toko-toko cenderamata dan semacamnya telah siap dengan kartu ucapan, paket hadiah dll. Tak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shodiqielhafily.wordpress.com&blog=3210450&post=808&subd=shodiqielhafily&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:center;"><strong><img class="aligncenter size-full wp-image-815" title="valentine-01" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/02/valentine-01.gif?w=311&#038;h=287" alt="valentine-01" width="311" height="287" />Happy Valentine 4U</strong></p>
<blockquote><p><span style="color:#0000ff;">&#8220;Yang saya khawatirkan jangan-jangan ada fatwa HARAM MERAYAKAN VALENTINE. Paramuda pasti terusik dan suasana akan terganggu. Sebenarnya, apa acara perayaan valentine itu saya kurang tahu jelas?&#8221;</span></p></blockquote>
<p><span id="more-808"></span><br />
Kutipan itu saya baca di sebuah media nasional. 14 Februari masih lima hari lagi. Tapi toko-toko cenderamata dan semacamnya telah siap dengan kartu ucapan, paket hadiah dll. Tak lupa para blogger, telah menerbitkan posting-posting baru terkait acara paramuda itu, walau tulisan-tulisan bertema valentine telah bertebaran di mana-mana. Jadi, saya tidak akan menambah-nambah tulisan tentang itu. Saya hanya ingin menerbitkan pengalaman, pendapat dan komentar teman-teman muda di sini.</p>
<p>Sebagian pendapat dan komentar teman-teman blogger adalah berikut ini:</p>
<p><a href="http://info-onlinebisnis.blogspot.com" target="_blank">anank84</a></p>
<blockquote><p>Salam kenal dari aq <em>nich</em> (not comment, add)</p></blockquote>
<p><a href="http://tutorial-trick-seo.blogspot.com/" target="_blank">seagate</a></p>
<blockquote><p>Maaf.., itu memang budaya barat.<br />
Anak sekarang memang menyenangi kebudayaan barat dan modern.. mulai dari music, berpakaian, sampe bahasa, bahkan &#8220;bhs. kotor&#8221;.</p>
<p>Untuk valentine mungkin teman2 bisa menilai sendiri apakah haram atau tidak..,  mulai niat kita di valentine, apa yang dilakukan di saat valentine, de+el+el.</p>
<p>Menurut saya valentine merupakan sebatas hari special saja.., seperti halnya hari Ibu, 17 Agustusan.., he3</p></blockquote>
<p><a href="http://farcharahma.blogspot.com" target="_blank">farcha</a></p>
<blockquote><p>Valentine bukanlah sebuah tradisi atau ajaran islam. Sebab dilihat dari asal muasalnya valentine bukanlah dari golongan kita. Allah dan rasul menegaskan &#8220;bagi siapa yang mengikuti tradisi atau ajaran suatu kaum maka dia termasuk golongan kaum tersebut.&#8221;<br />
Selain itu jika kita lihat valentine dari segi manfaat dan madharatnya juga apa? Yah.., Anda bisa berfikir sendiri bukan?</p></blockquote>
<p><a href="http://tulisanarifsyaifudin.blogspot.com" target="_blank">Masayips</a></p>
<blockquote><p>Bagi saya Hari Valentine sudah telanjur membudaya di kalangan anak muda di Indonesia, tetapi hanya sebuah usulan agar hari valentine lebih bermanfaat untuk kebisaan memberi coklat yang mahal diganti saja dengan beras.</p>
<p>Salam</p></blockquote>
<p><strong>kurniadi</strong> (tanpa link url)</p>
<blockquote><p>Kalangan muslim sudah banyak yang terkikis, mereka merayakan valentin tetapi acara-acara pengajian mereka mudah sekali meninggalkannya. Yang jelas di sini hari valentin itu menjurusnya ke pelampiasan nafsu, apalagi kalo nafsu yang dibawa orang barat kebanyakannya seperti nafsu binatang, mungkar, dan mempengaruhi banyak orang. Jadi menurutku valentin harom ok banget. Jangan kita ragu-ragu kalo tidak ada budaya barat yang menyesatkan tidak perlu rakyat Indonesia demo anti pornografi, dsb.</p>
<p>Wah, kebanyakan setuju jika diharamkan dan <em>gak</em> penting valentin diperingati.</p></blockquote>
<p><a href="http://ghoefron.blogspot.com/2009/02/peserta-kampanye-damai-pemilu-indonesia.html" target="_blank">Ghufron</a></p>
<blockquote><p>&#8220;Saya setuju 100% Valentine diharamkan, saya setuju banget dengan pendapat kalian. Indonesia punya 1000 budaya, kenapa <em>gak</em> dipopulerkan, <em>tul</em> &#8216;pa <em>tul</em>?&#8221;</p></blockquote>
<p><strong>cahedw</strong> (tanpa url)</p>
<blockquote><p>Kalo ABG jaman sekarang lebih mengutamakan valentine daripada kegiatan2 keagamaan.., betuuul<em> gak</em>?</p></blockquote>
<p><a href="http://jmw01.blogspot.com" target="_blank">jmw</a></p>
<blockquote><p>Valentine lebih banyak mudharat ketimbang manfaat.., saya setuju 1000% valentine diharamkan.</p></blockquote>
<p>bodrox (tanpa url)</p>
<blockquote><p>Hi.. hi.., kata teman saya valentine itu hari raya orang sedunia&#8230;</p></blockquote>
<p><a href="http://karimfisika86.wordpress.com" target="_blank">karim</a></p>
<blockquote><p>Kenapa <em>sih</em> budaya barat dijaga dan dipertahankan? Bagusnya budaya dalam negeri <em>dong</em> dipertahankan dan jangan dibarat-baratkan dengan alasan modern.</p></blockquote>
<p><a title="Kalau berani, kunjungi pocong, hi..!" href="http://aawahyu.com/aadvalentine/" target="_blank">pocongsexy</a></p>
<blockquote><p>Lengkapnya bisa dilihat di sini. (<em>Pocong sexy menulis artikel khusus valentin, silakan meluncur ke sono</em>, admin)</p></blockquote>
<p><a href="http://pesantrenkilat.com/" target="_self">nerissa</a></p>
<blockquote><p>Valentine adalah pengerak ekonomi perdagangan dunia.<br />
Valentine juga ditunggu teman2 yang punya amazon store.</p></blockquote>
<p>&#8212;&#8212;&#8211;<br />
<strong>Adm.:</strong></p>
<p><em>Silakan tulis apa saja di kolom komentar, berupa pendapat, pengalaman sejarah, acara valentine dsb dan kita masukkan di posting ini. Kita baca bersama dan kita semua tahu.</em><br />
<img class="aligncenter size-full wp-image-818" title="valentine" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/02/valentine.jpg?w=190&#038;h=129" alt="valentine" width="190" height="129" /><br />
<img class="alignleft size-full wp-image-820" title="valentine-02" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/02/valentine-02.jpg?w=100&#038;h=125" alt="valentine-02" width="100" height="125" /><img class="alignright size-full wp-image-822" title="valentine-03" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/02/valentine-03.jpg?w=100&#038;h=125" alt="valentine-03" width="100" height="125" /><br />
<img class="aligncenter size-full wp-image-823" title="valentine-04" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/02/valentine-04.jpg?w=150&#038;h=150" alt="valentine-04" width="150" height="150" /><br />
<img class="alignleft size-full wp-image-825" title="valentine-05" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/02/valentine-05.jpg?w=125&#038;h=75" alt="valentine-05" width="125" height="75" /><img class="alignright size-full wp-image-826" title="valentine-06" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/02/valentine-06.jpg?w=125&#038;h=75" alt="valentine-06" width="125" height="75" /></p>
Posted in Perayaan Valentine, Santo Valatino, Valentine, Valentine Day Tagged: Hari Valentine, Valentine, Valentine Day <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/shodiqielhafily.wordpress.com/808/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/shodiqielhafily.wordpress.com/808/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/shodiqielhafily.wordpress.com/808/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/shodiqielhafily.wordpress.com/808/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/shodiqielhafily.wordpress.com/808/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/shodiqielhafily.wordpress.com/808/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/shodiqielhafily.wordpress.com/808/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/shodiqielhafily.wordpress.com/808/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/shodiqielhafily.wordpress.com/808/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/shodiqielhafily.wordpress.com/808/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shodiqielhafily.wordpress.com&blog=3210450&post=808&subd=shodiqielhafily&ref=&feed=1" /></div>
<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/aTVwNawgDbIHDjdG6lpWsZhmb4I/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/aTVwNawgDbIHDjdG6lpWsZhmb4I/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/aTVwNawgDbIHDjdG6lpWsZhmb4I/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/aTVwNawgDbIHDjdG6lpWsZhmb4I/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/02/08/happy-valentine-4u/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f669c2fe58029ff43e8259cb873178a4?s=96&amp;d=monsterid&amp;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">My Paradise</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/02/valentine-01.gif" medium="image">
			<media:title type="html">valentine-01</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/02/valentine.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">valentine</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/02/valentine-02.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">valentine-02</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/02/valentine-03.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">valentine-03</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/02/valentine-04.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">valentine-04</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/02/valentine-05.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">valentine-05</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/02/valentine-06.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">valentine-06</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Obama, Begin What Next</title>
		<link>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/01/20/obama-begin-what-next/</link>
		<comments>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/01/20/obama-begin-what-next/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Jan 2009 14:49:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>My Paradise</dc:creator>
				<category><![CDATA[Capitol Hill]]></category>
		<category><![CDATA[Inaugural Location]]></category>
		<category><![CDATA[Inauguration Schedule]]></category>
		<category><![CDATA[Obama]]></category>
		<category><![CDATA[Obama Inauguration]]></category>
		<category><![CDATA[Obama Souvenir]]></category>
		<category><![CDATA[Barack Obama]]></category>
		<category><![CDATA[Inauguration Ticket]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shodiqielhafily.wordpress.com/?p=784</guid>
		<description><![CDATA[Obama, Begin What Next
Oleh Shodiqiel Hafily
20 Januari 2009
Hiruk pikuk dunia, orang-orang begitu antusias menyambut pelantikan Obama sebagai presiden ke-44 AS. Sebagian yang berduit rela datang ke AS untuk menyaksikan langsung prosesi itu. Bahkan serombongan artis Indonesia meluncur ke sana. Yang tidak berduit cukup menonton dari siaran televisi.

Sebuah moment sejarah yang jarang terjadi karena menyedot perhatian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shodiqielhafily.wordpress.com&blog=3210450&post=784&subd=shodiqielhafily&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>Obama, Begin What Next</strong><br />
Oleh Shodiqiel Hafily<br />
20 Januari 2009<img class="alignleft size-full wp-image-785" style="margin:7px;" title="Barack Husein Obama Jr" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/obama.jpg?w=141&#038;h=186" alt="Barack Husein Obama Jr" width="141" height="186" /></p>
<p>Hiruk pikuk dunia, orang-orang begitu antusias menyambut pelantikan Obama sebagai presiden ke-44 AS. Sebagian yang <em>berduit</em> rela datang ke AS untuk menyaksikan langsung prosesi itu. Bahkan serombongan artis Indonesia meluncur ke sana. Yang tidak berduit cukup menonton dari siaran televisi.<br />
<span id="more-784"></span><br />
Sebuah moment sejarah yang jarang terjadi karena menyedot perhatian massa hampir di seluruh belahan dunia, termasuk Indonesia yang dulu pernah ditinggali Obama 2 tahun. Bahkan sekolah Obama mengadakan selamatan, tasyakuran. Tidak perduli Obama masih ingat pernah tinggal dan bersekolah di Indonesia atau tidak. Yang jelas sekolah Obama dan &#8216;mantan&#8217; teman masa kecilnya tiba-tiba diliput dan diwawancarai sejumlah media. Itulah sedikit &#8216;berkah&#8217; dari Obama.</p>
<p><strong>Antusiasme &#8216;berlebih&#8217;</strong></p>
<p>Setidaknya 2 faktor bisa dibaca dari antusiasme masyarakat menyambut Obama; 1) Masyarakat sudah sedemikian jenuh bahkan mungkin menyimpan kebencian terhadap kepemimpinan Bush yang dijuluki &#8216;politikus koboi&#8217; itu. AS bahkan <em>kebawa-bawa</em> disebut negara hawkish (penggila perang). 2) Figur Obama dan statement-statementnya menjadi angin segar yang diharapkan membawa perubahan pola kepemimpinan, terlebih lagi dia tercatat sebagai presiden AS pertama dari bangsa berkulit hitam.</p>
<p>Tidak ada salahnya berharap, tapi bila berlebihan dapat menimbulkan kekecewaan. Apalagi bila harapan itu adalah berubahnya sebuah sistem. Pola politik dan ekonomi AS adalah sistem yang telah mengakar kuat dan tak mungkin dirombak begitu saja oleh seorang Obama.</p>
<p style="text-align:center;"><span style="font-size:17pt;line-height:150%;" lang="AR-SA">الحر عبد إذا طمع * والعبد حر إذا قنع</span></p>
<blockquote><p><span style="color:#0000ff;">&#8220;</span><span style="color:#0000ff;">Orang merdeka itu bisa menjadi budak apabila tamak. Budak boleh jadi merdeka jika <em>qana&#8217;ah</em>.&#8221;<br />
</span></p></blockquote>
<p><em>Qanaah</em> adalah menerima hasil jerih payah secara mandiri dan tidak menggantungkan harapan kepada pihak lain. Sebuah sifat terpuji dan terhormat baik bagi orang secara individu maupun negara. Liga Arab jadi mati kutu ketika Gaza dibombardir Israel karena ketergantungan kepentingan dengan AS yang bukan lain adalah sekutu sejati Israel.[]<br />
============</p>
<p>Tulisan terkait baca:</p>
<ol>
<li><a title="Obama, akan berbuat apa untuk kita?" href="http://bloggerarema.blogspot.com/2009/01/obama-begin-what-next.html" target="_blank">What Next?</a></li>
<li><a title="Janji itu mudah, menepatinya susah" href="http://bloggerarema.blogspot.com/2009/01/janji-di-pidato-obama.html" target="_blank">Janji (di) Pidato Obama</a></li>
<li><a title="Obama, retorikanya lumayan.." href="http://bloggerarema.blogspot.com/2009/01/obamas-inaugural-speech.html" target="_blank">Obama&#8217;s Inaugural Speech</a></li>
<li><a title="Obama, langkah ini patut ditiru" href="http://bloggerarema.blogspot.com/2009/02/obama-batasi-gaji.html" target="_blank">Obama Batasi Gaji</a></li>
</ol>
<p style="text-align:center;">***</p>
<p style="text-align:center;">Barack Obama Inauguration Schedule With Times<br />
By JOE GANDELMAN, <a title="Jadwal Acara Pelantikan Obama" href="http://themoderatevoice.com/25774/updated-todays-barack-obama-inauguration-schedule-with-times/" target="_blank">Editor-In-Chief</a></p>
<p>Yesterday we ran a schedule for today’s inauguration of Barack Obama as the 44th President of the United States. Here’s an updated schedule:</p>
<p>» 8:25 a.m.: Obamas leave Blair House for prayer service at St. John’s Episcopal Church</p>
<p>» 8:35 a.m.: Prayer service</p>
<p>» 9:45 a.m.: Church service ends; Obamas leave for the White House</p>
<p>» 10:05 a.m.: Obamas arrive at White House for coffee with Bushes</p>
<p>» 11 a.m.: Motorcade leaves for Capitol</p>
<p>» 11:30 a.m.: Bushes and Obamas go to platform on the West Front; California Senator Dianne Feinstein issues call to order and deliver brief welcoming remarks, followed by invocation from Dr. Rick Warren and performance by Aretha Franklin.</p>
<p>» 11:50 a.m.: Joe Biden sworn in as vice president by Supreme Court Justice John Stevens</p>
<p>» 12 p.m.: Barack Obama sworn in as president by Supreme Court Chief Justice John Roberts.</p>
<p>» 12:05 p.m.: Inaugural address, followed by a poem written and recited by Elizabeth Alexander and a benediction from Dr. Joseph Lowery.</p>
<p>» 12:30 p.m.: Ceremony concludes</p>
<p>» 12:35 p.m.: Bush departs via helicopter; Cheney departs by limo</p>
<p>» 12:45 p.m.: Obama signs inauguration papers in President’s Room</p>
<p>» 1:00 p.m.: Obama attends congressional luncheon</p>
<p>» 2:15 p.m.: Obama and Biden review troops at Capitol</p>
<p>» 2:30 p.m.: President Obama leads parade from the Capitol along Pennsylvania Avenue to the White House</p>
<p>» 3:15 p.m.: Arrival at White House</p>
<p>» 3:45 p.m.: Obamas and Bidens proceed to the reviewing stand; inaugural parade continues until 6 p.m.</p>
<p>» 7 p.m.: The official inaugural balls begin with the Neighborhood Ball at the Washington Convention Center.[*]
</p>
<p style="text-align:center;"><strong>OBAMA INAUGURATION PICTURES</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><img class="aligncenter size-full wp-image-788" title="capitol-hill00" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/capitol-hill00.jpg?w=250&#038;h=167" alt="capitol-hill00" width="250" height="167" /></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><img class="aligncenter size-full wp-image-789" title="capitol-hill01" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/capitol-hill01.jpg?w=230&#038;h=326" alt="capitol-hill01" width="230" height="326" /></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><img class="aligncenter size-full wp-image-791" title="capitol-hill02" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/capitol-hill02.jpg?w=167&#038;h=250" alt="capitol-hill02" width="167" height="250" /></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><img class="aligncenter size-full wp-image-792" title="capitol-hill03" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/capitol-hill03.jpg?w=250&#038;h=153" alt="capitol-hill03" width="250" height="153" /></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><img class="aligncenter size-full wp-image-793" title="capitol-hill04" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/capitol-hill04.jpg?w=425&#038;h=282" alt="capitol-hill04" width="425" height="282" /></strong></p>
<p style="text-align:center;"><a title="Inaugural Ceremonies" href="http://ashofyhoney.blogspot.com/2009/01/obama-inauguration-pictures.html" target="_blank"><strong>NEXT PICTURES &gt;&gt;</strong></a></p>
<p><strong>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</strong><br />
<strong></strong>Diterbitkan pada: 22.07 WIB<br />
Jelang Pelantikan: 23.56 WIB</p>
Posted in Capitol Hill, Inaugural Location, Inauguration Schedule, Obama, Obama Inauguration, Obama Souvenir Tagged: Barack Obama, Inauguration Schedule, Inauguration Ticket, Obama Inauguration <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/shodiqielhafily.wordpress.com/784/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/shodiqielhafily.wordpress.com/784/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/shodiqielhafily.wordpress.com/784/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/shodiqielhafily.wordpress.com/784/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/shodiqielhafily.wordpress.com/784/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/shodiqielhafily.wordpress.com/784/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/shodiqielhafily.wordpress.com/784/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/shodiqielhafily.wordpress.com/784/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/shodiqielhafily.wordpress.com/784/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/shodiqielhafily.wordpress.com/784/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shodiqielhafily.wordpress.com&blog=3210450&post=784&subd=shodiqielhafily&ref=&feed=1" /></div>
<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/vEIkJ5RvKHwPMz_iz0heJaNDySU/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/vEIkJ5RvKHwPMz_iz0heJaNDySU/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/vEIkJ5RvKHwPMz_iz0heJaNDySU/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/vEIkJ5RvKHwPMz_iz0heJaNDySU/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/01/20/obama-begin-what-next/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f669c2fe58029ff43e8259cb873178a4?s=96&amp;d=monsterid&amp;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">My Paradise</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/obama.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Barack Husein Obama Jr</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/capitol-hill00.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">capitol-hill00</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/capitol-hill01.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">capitol-hill01</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/capitol-hill02.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">capitol-hill02</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/capitol-hill03.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">capitol-hill03</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/capitol-hill04.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">capitol-hill04</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gadis Bukan Perawan</title>
		<link>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/01/11/gadis-bukan-perawan/</link>
		<comments>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/01/11/gadis-bukan-perawan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Jan 2009 14:58:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>My Paradise</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Maya]]></category>
		<category><![CDATA[Pergaulan]]></category>
		<category><![CDATA[Pergaulan Bebas]]></category>
		<category><![CDATA[Pergaulan Remaja]]></category>
		<category><![CDATA[Seks Pranikah]]></category>
		<category><![CDATA[Aborsi]]></category>
		<category><![CDATA[Keperawanan]]></category>
		<category><![CDATA[Sex]]></category>
		<category><![CDATA[Virginitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shodiqielhafily.wordpress.com/?p=754</guid>
		<description><![CDATA[Gadis Bukan Perawan
Oleh Shodiqiel Hafily
15 Muharram 1430
 
Diantara pertanda wanita perawan, kata orang-orang tua (kuna),  adalah roman mukanya tidak jauh-jauh beda kecerahannya dengan wajah bayi. Tekstur guratan dahi yang halus, padat dan licin. Pertanda-pertanda ini sangat membutuhkan kejelian, keahlian dan pengalaman karena teramat samar bagi sebagian orang (apalagi oleh yang telah dibutakan cinta). Dan, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shodiqielhafily.wordpress.com&blog=3210450&post=754&subd=shodiqielhafily&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong><img class="alignleft size-full wp-image-757" style="margin:7px;" title="Kata Nabi, vagina ibarat botol celak, hanya tutup miliknya yang boleh masuk" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/bayi-01.jpg?w=144&#038;h=110" alt="Kata Nabi, vagina ibarat botol celak, hanya tutup miliknya yang boleh masuk" width="144" height="110" />Gadis Bukan Perawan</strong><br />
Oleh Shodiqiel Hafily<br />
15 Muharram 1430</p>
<p style="margin:0 0 .0001pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p style="margin:0 0 .0001pt;"><span style="font-size:10pt;">Diantara pertanda wanita perawan, kata orang-orang tua (kuna), </span><span style="font-size:10pt;"> adalah </span><span style="font-size:10pt;">roman mukanya tidak jauh-jauh beda kecerahannya dengan wajah bayi. Tekstur guratan dahi yang halus, padat dan licin. Pertanda-pertanda ini sangat membutuhkan kejelian, keahlian dan pengalaman karena teramat samar bagi sebagian orang (apalagi oleh yang telah dibutakan cinta). Dan, memang, melihat wajah lebih ditujukan untuk ‘mengukur’ seberapa tertarik kita pada paras wanita yang akan kita nikahi (karena cinta itu dari mata turun ke hati).</span></p>
<p><span id="more-754"></span></p>
<p>Ada cara lebih mudah, yaitu dengan mencermati (pergelangan) tangan wanita (dengan tubuh ideal, tidak terlalu gemuk dan juga tidak terlalu kurus). Bila 2 urat nadinya merenggang dan tampak menonjol, bisa disimpulkan 90% sudah tidak perawan lagi. Sebaliknya, bila 2 urat itu rapat dan tidak menonjol (bahkan agak sulit di raba) dapat disimpulkan 90% masih perawan. Itu bila keperawanan diartikan belum pernah berhubungan intim (bersenggama).*</p>
<p>Sebagian orang terpaku pada pertanda masih utuhnya selaput dara. Padahal, selaput dara itu dapat dipulihkan (dijahit) kembali hingga utuh dengan biaya relatif terjangkau, ‘hanya’ dengan sekitar 4 juta rupiah. Jika selaput dara dan tetes darah keperwanan yang jadi acuan virginitas seseorang, maka dapat kita baca keterangan ahlinya berikut ini:</p>
<blockquote>
<ol>
<li><span style="color:#0000ff;">Sebenarnya kita tidak bisa melihat keperawanan seorang cewek dari luarnya saja. Kebanyakan masyarakat kita memang masih menganggap bahwa keperawanan seseorang itu diartikan sebagai utuhnya selaput dara. Jadi, kalau selaput daranya sudah sobek itu dianggap sudah tidak perawan. Padahal, sobeknya selaput dara ini tidak selalu karena hubungan seksual. Bisa saja selaput dara sobek karena kecelakaan atau kegiatan olahraga yang berat. Selaput dara itu merupakan selaput tipis yang terdapat di liang vagina. Selaput ini mempunyai bentuk dan ukuran yang berbeda-beda. Ada yang cukup tebal ada juga yang tipis dan ini hanya bisa dilihat oleh orang yang ahli. Kita yang orang awam ini tidak bisa melihatnya dengan mata telanjang. Kita juga tidak bisa melihat masih perawan atau tidaknya seorang cewek dari mitos-mitos seperti: cara jalannya, payudara yang turun, pantat yang turun atau lekukan di leher.</span></li>
<li><span style="color:#0000ff;">Yang membuat cewek berdarah pada malam pertama perkawinannya adalah robeknya selaput dara saat pertama kali melakukan hubungan seks. Tetapi tidak semua selaput dara itu sama bentuk, ketebalan dan elastisitasnya. Perbedaan inilah yang membuat tidak semua cewek mudah robek selaput daranya. Dan, tidak semua cewek yang robek selaput daranya akan mengalami pendarahan.</span></li>
<li><span style="color:#0000ff;">Istilah perjaka yang ada di masyarakat mempunyai arti bahwa seorang cowok yang belum melakukan hubungan seks sama sekali atau belum pernah menikah. Untuk bisa membuktikan bahwa cowok itu masih perjaka atau tidak secara fisik memang sulit dibuktikan. Sebenarnya hal yang penting di sini adalah masalah kejujuran dari cowok itu sendiri.</span> (<a title="Dikutip sesuai sumber asalnya" href="http://64.203.71.11/kesehatan/news/0409/17/114346.htm" target="_blank">Kompas Cybermedia</a>).</li>
</ol>
</blockquote>
<p><strong>VIRGINITAS HINGGA ABORSI</strong></p>
<p>Degradasi moral, etika pergaulan yang makin melonggar, gaya hidup dan pengaruh global menyebabkan semakin banyak gadis tidak perawan lagi. Jawa Pos edisi Minggu, 21 Desember 2008, merilis hasil survei BKKBN terbaru, 2008, berikut ini:</p>
<blockquote><p><span style="color:#3366ff;"><strong>Remaja Cicipi Seks Capai 63 Persen</strong><br />
Data Terbaru dari BKKBN<br />
</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">SERANG &#8211; Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengaku prihatin dengan kondisi moral remaja Indonesia. Menurut hasil survei yang diterima lembaga tersebut, 63 persen remaja di Indonesia pada usia antara SMP dan SMA sudah melakukan hubungan seksual di luar nikah. Ironisnya, 21 persen di antaranya dilaporkan melakukan aborsi.<br />
</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">”Hasil survei terakhir itu dilakukan di 33 provinsi sepanjang 2008 dan itu dikuatkan pengakuan mereka sebagai subjek,” kata Direktur Remaja dan Perlindungan Hak-Hak Reproduksi BKKBN M. Masri Muadz kepada Jawa Pos kemarin (20/12).<br />
Masri mengatakan, persentase remaja yang melakukan hubungan seksual pranikah tersebut mengalami peningkatan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Berdasar data penelitian pada 2005-2006 di kota-kota besar seperti Jabodetabek, Medan, Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Makassar, angka itu sempat berada pada kisaran 47,54 persen. Namun, hasil survei terakhir 2008 meningkat menjadi 63 persen. ”Perilaku seks bebas remaja saat ini sudah cukup parah. Peran agama dan keluarga sangat penting untuk mengantisipasi perilaku remaja tersebut,” katanya.<br />
</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">Menurut dia, ada beberapa faktor yang mendorong remaja usia sekolah SMP dan SMA melakukan hubungan seks di luar nikah. Di antaranya, pengaruh pergaulan bebas, faktor lingkungan dan keluarga yang mendukung ke arah perilaku tersebut, serta pengaruh perkembangan media massa.<br />
Dengan perilaku seperti itu, remaja sangat rentan terhadap risiko kesehatan, seperti penularan penyakit HIV/AIDS, penggunaan narkoba, serta penyakit lain. Sebab, data Departemen Kesehatan hingga September 2008, dari 15.210 penderita AIDS atau orang yang hidup dengan HIV/AIDS di Indonesia, 54 persen adalah remaja.</span></p></blockquote>
<p>Perilaku seks (baca: bedah keperawanan) pranikah seperti di atas, selain berakibat meningkatnya penularan penyakit berbahaya itu, juga meningkatnya aborsi dari orok tak berdosa yang mestinya terlahir dengan sambutan tangis bahagia kedua orang tua dan keluarganya, malah teronggok berdara-darah di semak belukar, tas <em>kresek</em> atau tempat sampah!</p>
<p><strong>MEMULIAKAN OROK MANUSIA</strong></p>
<p>Fikih secara tegas melarang aborsi. Pada janin berusia di bawah 4 bulan (belum ‘diaktifkan’ ruhnya) dihukumi <em>makruh-tahrim</em> (terlarang, mendekati keharaman). Sedang pada janin usia 4 bulan 10 hari (telah hidup) hukumnya haram!</p>
<p>Sekiranya memang mesti terjadi aborsi (karena saran medis, ‘kecelakaan’, maupun sebab lainnya), calon manusia itu tetap dirawat sesuai ketentuan agama:</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;direction:rtl;unicode-bidi:embed;" dir="rtl" align="center"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="AR-SA">والسقط كالكبير في الوفاة إن ظهرت أمارة الحياة</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;direction:rtl;unicode-bidi:embed;" dir="rtl" align="center"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="AR-SA">أو خفيت وخلقه قد ظهرا فامنع صلاة وسواها اعتبرا</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;direction:rtl;unicode-bidi:embed;" dir="rtl" align="center"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="AR-SA">أو اختفى أيضا ففيه لم يجب شيء وكفن ثم دفن قد ندب</span></p>
<ol>
<li>Janin itu dirawat layaknya orang dewasa apabila telah tampak tanda-tanda kehidupannya (seperti bergerak, bersuara atau ada nafas). Maka wajib dimandikan, dikafani, dishalati dan dimakamkan.</li>
<li>Bila tidak tampak tanda-tanda kehidupan padanya, tapi telah jelas (guratan) bentuk tubuhnya (seperti bentuk kepala, guratan bakal tangan dan kaki dsc), maka wajib dimandikan, dikafani, dimakamkan dan tidak wajib dishalati.</li>
<li>Dan jika belum ada guratan-guratan yang menggambarkan bakal anggota badan (masih dalam bentuk sepotong tulang berbalut daging misalnya), maka hanya disunnahkan mengkafani dan memakamkannya.[]*</li>
</ol>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p>* Dikutip dari <em><strong>Hasyiyat Al-Bajury</strong></em></p>
<p><em><strong></strong></em></p>
Posted in Dunia Maya, Pergaulan, Pergaulan Bebas, Pergaulan Remaja, Seks Pranikah Tagged: Aborsi, Keperawanan, Seks Pranikah, Sex, Virginitas <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/shodiqielhafily.wordpress.com/754/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/shodiqielhafily.wordpress.com/754/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/shodiqielhafily.wordpress.com/754/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/shodiqielhafily.wordpress.com/754/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/shodiqielhafily.wordpress.com/754/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/shodiqielhafily.wordpress.com/754/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/shodiqielhafily.wordpress.com/754/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/shodiqielhafily.wordpress.com/754/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/shodiqielhafily.wordpress.com/754/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/shodiqielhafily.wordpress.com/754/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shodiqielhafily.wordpress.com&blog=3210450&post=754&subd=shodiqielhafily&ref=&feed=1" /></div>
<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/oKi2Lj9w2gsvjCJ3yGoML6_b1OE/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/oKi2Lj9w2gsvjCJ3yGoML6_b1OE/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/oKi2Lj9w2gsvjCJ3yGoML6_b1OE/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/oKi2Lj9w2gsvjCJ3yGoML6_b1OE/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/01/11/gadis-bukan-perawan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f669c2fe58029ff43e8259cb873178a4?s=96&amp;d=monsterid&amp;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">My Paradise</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/bayi-01.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Kata Nabi, vagina ibarat botol celak, hanya tutup miliknya yang boleh masuk</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Poros Masjid Haram-Aqsha</title>
		<link>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/01/09/poros-masjid-haram-aqsha/</link>
		<comments>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/01/09/poros-masjid-haram-aqsha/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Jan 2009 18:48:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>My Paradise</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agresi Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Hawkish]]></category>
		<category><![CDATA[Jalur Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Zionis]]></category>
		<category><![CDATA[Zionisme Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Jerusalem]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid Aqsha]]></category>
		<category><![CDATA[War]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shodiqielhafily.wordpress.com/?p=739</guid>
		<description><![CDATA[Poros Masjid Haram-Aqsha
Oleh Shodiqiel Hafily
13 Muharram 1430 H
Sebuah televisi suasta, dua hari lalu, menyajikan dialog khusus membahas serangan brutal Israel di jalur Gaza. Yang saya ingat ada Abdul Moqsith Ghazali (dosen Paramadina), Farid Wajdi (ketua DPP HTI), M. Guntur Romli (pengamat politik Timur Tengah), Tifatul Sembiring (Presiden PKS) dan yang lain saya lupa.
Beberapa point menarik [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shodiqielhafily.wordpress.com&blog=3210450&post=739&subd=shodiqielhafily&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong><img class="alignleft size-full wp-image-741" style="margin:7px;" title="Israel membabi buta di bawah ketiak negri hawkish, AS-Inggris" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/korban5.jpg?w=142&#038;h=142" alt="Agresi Israel" width="142" height="142" />Poros Masjid Haram-Aqsha</strong><br />
Oleh Shodiqiel Hafily<br />
13 Muharram 1430 H</p>
<p>Sebuah televisi suasta, dua hari lalu, menyajikan dialog khusus membahas serangan brutal Israel di jalur Gaza. Yang saya ingat ada Abdul Moqsith Ghazali (dosen Paramadina), Farid Wajdi (ketua DPP HTI), M. Guntur Romli (pengamat politik Timur Tengah), Tifatul Sembiring (Presiden PKS) dan yang lain saya lupa.<br />
<span id="more-739"></span>Beberapa point menarik (bagi saya) sempat saya catat al:</p>
<ol>
<li>Serangan Israel di balik dalih balasan terhadap roket Hamas (SBY menilai serangan yang tidak proporsional) semata-mata untuk membuka mata dunia bahwa warga Palestina yang sekian lama coba mematuhi gencatana senjata telah dalam kondisi kembang-kempis nyaris sekarat akibat blokade Israel yang mencekik leher dengan mematikan saluran air, listrik dan kebutuhan vital lainnya. Jadi, selama itu Israel sesungguhnya tetap menyerang tapi dengan ‘tangan kosong’ untuk menghabisi warga Palestina dengan pelan tapi pasti!</li>
<li>Palestina ‘terpenjara’ dalam dua pasungan besar dan kecil. Pasungan besarnya adalah apapun upaya pembelaan masyarakat internasional melalui DK PBB selalu terganjal oleh veto 2 negara <em>hawkish</em> (pecandu perang), Amerika dan Inggris. Dan pasungan kecilnya adalah ketidakberdayaan negara-negara Arab untuk membela Palestina secara terang-terangan akibat ketergantungan kepada AS hingga ‘mengggadaikan’ sebagian wilayahnya untuk pangkalan militer negara yang mencabik-cabik ‘saudaranya’ sendiri. Parahnya lagi, Liga Arab terkesan kurang greget untuk menemukan titik temu agar bisa bersatu. Padahal mereka tahu pasti akar persoalannya. Delegasi Indonesia pernah mempertanyakan mengapa 7 negara Arab tidak mampu mengalahkan 1 ‘negara’ yang dicangkokkan Inggris-Amerika. Jawab mereka, “Itulah sebabnya, karena kami bertujuh, bukan bersatu.”</li>
<li> Pro-kontra pengiriman relawan untuk menghentikan aksi barbarian Israel. Yang kontra dihantui rasa pesimis dan kekhawatiran jangan-jangan justru menjadi tumbal konyol atau beban yang justru merepotkan banyak pihak karena kurangnya kesiapan teknis dsc. Saya setuju yang pro dengan relawan yang berkesiapan penuh maupun kurang kemampuan teknis, aksi nyata akan lebih menarik banyak dukungan secara luas, walau idealnya haruslah berbekal keterampilan taktis-teknis yang cukup seperti dilakukan relawan tanah air di Banten, Sukabumi dan sejumlah daerah lainnnya.</li>
</ol>
<p>Dialog yang saya tonton itu memang tidak menghasilkan sebuah resolusi, solusi atau semacamnya. Namun, setidaknya, membuka wawasan dan sebagai wujud aksi solidaritas minimal dengan ingkar dan kecaman terhadap tragedi kemanusiaan yang dilakukan bangsa yang mengklaim sebagai umat pilihan dan terbaik namun nyatanya sama sekali tidak mencerminkan keluhuran pribudi (prilaku dan budi) kemanusiaan.</p>
<p><strong>AGRESI AJI MUMPUNG</strong></p>
<p>Saya bukan ahli atau pengamat politik. Jadi, sederhana saja, saya membaca aksi Israel itu sebagai agresi <em>mumpung</em> masih ada kesempatan dukungan di ketiak Bush yang masa jabatannya segera berakhir. Kesempatan tidak tentu ada di era Obama yang janji-janjinya di masa-masa kampanye seolah akan memberikan angin segar bagi bangsa Palestina, walau – kini – sebagian orang mulai meragukan sikap dan janji Obama itu. Hal itu karena komentar Obama (terkait agresi Israel) yang – terkesan &#8211; ‘lepas tangan’ atas dasar masih kebijakan penuh politik Bush.</p>
<p>Memang, sebelum dilantik secara resmi sebagai presiden, tidak ada <em>policy</em> politik apapun yang bisa digulirkan Obama. Tapi kita tahu betapa besar magnet dukungan buat Obama yang terbaca pada saat pidato kemenangannya sebagai presiden terpilih. Artinya, suara Obama begitu nyaring terdengar sekiranya mau menyuarakan pembelaan atas korban-korban warga sipil di Palestina. Saya kira, itu sedikit cela (<span style="text-decoration:line-through;">celah</span>) yang patut disayangkan.</p>
<p><strong>POROS MASJID HARAM DAN AQSHA</strong></p>
<p>Polling <strong><em>Market Watch </em></strong>di Israel, Juli 2007, menyimpulkan bahwa 74% rakyat Israel setuju berdirinya Palestina dan Israel secara berdampingan sebagai Negara yang sama-sama berdaulat. Hanya 14% yang tetap dalam sikap keras penolakannya. Sementara polling <em><strong>Jerusalem Media &amp; Communication Center</strong></em>, Maret 2007, menyatakan bahwa 46,7% rakyat Palestina setuju berdirinya 2 negara yang sama-sama berdaulat dan 26,5% menghendaki Israel – yang memang cangkokan Inggris dan AS – dilenyapkan.</p>
<p>Persoalan utamanya pada ibu kotanya yang &#8211; di sana &#8211; berdiri simbol sejarah: <strong>Masjid Aqsha</strong>. Kaum muslimin tidak mungkin menyerahkan begitu saja masjid agung yang penuh nilai historis sebagaimana termaktub dalam QS. Al-Isra’: 1 (Qur’an hanya menyebut 2  masjid: <strong>Masjid Al-Haram</strong> dan <strong>Masjid Al-Aqsha</strong>). Sementara itu, Israel dengan kitab <a title="Baca sekilas protokol dan ajaran Talmud Yahudi" href="http://shodiqielhafily.wordpress.com/2008/05/08/ayat-ayat-setan-dalam-talmud/" target="_blank">Talmud</a>nya menganggap Palestina dengan Jerusalem sebagai bumi yang dijanjikan ‘hanya’ bagi bangsa Yahudi, bahkan 70 terowongan ditengarai telah digali untuk menguasai Masjid Aqsha. (Baca juga tulisan terkait di<a title="Baca, sekilas tentang Zionis dan Yahudi" href="http://shodiqielhafily.wordpress.com/2008/05/08/jangan-terdengar-jangan-terlihat/" target="_blank"> sini</a>, di <a title="Baca, ajaran Talmud Yahudi-Israel" href="http://shodiqielhafily.wordpress.com/2008/05/08/ayat-ayat-setan-dalam-talmud/" target="_blank">sini</a> dan di manapun sebagai perbandingan)</p>
<p>Aneh memang jika eksistensi Palestina tidak diakui (sebagai Negara berdaulat) mengingat segala perangkat untuk disebut Negara telah terpenuhi dan mesti berkali-kali diproklamirkan (1948, 1988 dan 1993[?]). Padahal paspor Palestina berlaku resmi, terdiri dari 2 wilayah: Jalur Gaza dan Tepi Barat, bahkan di dunia internasional memiliki kedutaan di sejumlah negara dan perwakilan di organisasi-organisasi tingkat dunia seperti OKI, PBB dll.</p>
<p><strong>AKHIR KATA..</strong></p>
<p>Seorang sahabat menyebar sms permohonan dukungan dari <strong>Hasan Nasrallah</strong> untuk membacakan QS. Al-Fath: 26-27 dan QS. Yunus: 85, 86 dan 88 sebagai dukungan doa (di saat kebanyakan orang kurang meyakini kekuatan doa) bagi rakyat Palestina.</p>
<p>“Setan adalah ujian bagi kebaikan, terus ada hingga akhir jaman..” Begitulah sebagian dari sms balasan saya sekedar ungkapan kehabisan kata-kata atas tindakan membabi buta Israel yang menutup mata dan telinga dari seruan dan kecaman dunia. Nabi telah memberikan ilustrasi dengan kambing yang terpisah dari kelompok (jamaah) akan dicabik-cabik oleh srigala. Selagi dunia Arab tidak bersatu dan solidaritas umat muslim tidak kompak tergalang, maka srigala dan setan itu akan terus merajalela.</p>
<p>Sepanjang pengamatan saya di negeri yang 90% Islam ini, belum begitu banyak dukungan terhadap warga Palestina yang bersimbah darah. Pengiriman relawan disambut pro-kontra, tak banyak pesantren bereaksi, khutbah <em>jum’atan</em> tak banyak yang menggugah ukhuwwah dan <em>ghairah islamiyah</em>, shalat <em>ghaib</em> atau <em>qunut nazilah</em> sebagai pembelaan minimal tak banyak kita saksikan. Bahkan dialog yang saya tonton di tv, ujung-ujungnya berakhir dengan bersitegang diantara narasumber sendiri, soal <em>khilafah</em>! Semestinya, musibah dapat menggalang rasa kebersamaan dan persatuan (dalam aksi boikot produk AS-Inggris-Israel misalnya). Ataukah musibah-tragedi kemanusiaan di Palestina kurang dahsyat hingga kurang menggugah jiwa?</p>
<p>Saya pribadi hanya mampu menulis ini sebagai bentuk kecaman terhadap agresi Israel, mendukung rakyat Palestina serta para relawan dengan bacaan sejumlah ayat di atas dan doa-<em>qunut nazilah</em>. Semoga kedamaian dunia dan Palestina segera tercipta. <em>Amin</em>..[]</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-777" title="agresi-israel17" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/agresi-israel17.jpg?w=425&#038;h=490" alt="agresi-israel17" width="425" height="490" />Israel menutup mata-telinga dari protes yang mengular di pelbagai belahan dunia.</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-778" title="agresi-israel16" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/agresi-israel16.jpg?w=425&#038;h=208" alt="agresi-israel16" width="425" height="208" />Israel membantai mayoritas warga sipil dan bocah tak berdosa.</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-779" title="agresi-israel15" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/agresi-israel15.jpg?w=327&#038;h=400" alt="agresi-israel15" width="327" height="400" />Israel terus membabi buta, 17/01 telah membantai hampir 1000 orang!</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-780" title="agresi-israel14" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/agresi-israel14.jpg?w=425&#038;h=401" alt="agresi-israel14" width="425" height="401" />PBB jatuh wibawa dan tak berdaya, baca <a title="PBB bak macan ompong di mata Israel" href="http://bloggerarema.blogspot.com/2009/01/israel-vs-pbb-uno.html" target="_blank">Israel vs PBB</a></p>
<p>Foto-foto lainnya lihat di <a title="Hanya sebagian foto, dikopi dari berbagai sumber" href="http://ashofyhoney.blogspot.com/2009/01/agresi-israel-2009-1430.html" target="_blank">The World is War</a></p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<ol>
<li><a href="http://www.ziddu.com/download/2974646/AlBanna.rar.html" target="_blank">eBooks Al-Banna</a></li>
<li><a href="http://www.ziddu.com/download/2947703/e-ModulInternet.rar.html" target="_blank">Modul Internet</a></li>
<li><a href="http://www.ziddu.com/download/2947694/e-ModulExcel.rar.html" target="_blank">Modul Excell</a></li>
<li><a href="http://www.ziddu.com/download/2947659/e-ModulMSWord.rar.html" target="_blank">Modul MS-Word</a></li>
<li><a href="http://www.ziddu.com/download/2947635/e-ModulPowerPoin.rar.html" target="_blank">Modul Power Point</a></li>
<li><a href="http://www.ziddu.com/download/2947586/e-ModulWindows98.rar.html" target="_blank">Modul Windows98</a></li>
<li><a href="http://www.ziddu.com/download/2947563/PengumumanPKMI2008.zip.html" target="_blank">PKMI 2008</a></li>
<li><a href="http://www.ziddu.com/download/2947548/QuizGalang.rar.html" target="_blank">Quiz Galang</a></li>
<li><a href="http://www.ziddu.com/downloadlink/2947473/TetralogiLaskarPelangi-Complete.rar" target="_blank">Tetralogi Laskar Pelangi</a></li>
<li><a href="http://www.ziddu.com/downloadlink/2947318/TetralogiLaskarPelangi2_SangPemimpi.rar" target="_blank">Tetralogi Sang Pemimpi</a></li>
<li><a href="http://www.ziddu.com/downloadlink/2945996/IstikharahQurani.pdf" target="_blank">Tabel Istikharah Qur&#8217;ani</a></li>
</ol>
Posted in Agresi Israel, Hawkish, Jalur Gaza, Palestina, Zionis, Zionisme Israel Tagged: Agresi Israel, Jerusalem, Masjid Aqsha, War <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/shodiqielhafily.wordpress.com/739/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/shodiqielhafily.wordpress.com/739/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/shodiqielhafily.wordpress.com/739/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/shodiqielhafily.wordpress.com/739/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/shodiqielhafily.wordpress.com/739/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/shodiqielhafily.wordpress.com/739/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/shodiqielhafily.wordpress.com/739/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/shodiqielhafily.wordpress.com/739/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/shodiqielhafily.wordpress.com/739/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/shodiqielhafily.wordpress.com/739/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shodiqielhafily.wordpress.com&blog=3210450&post=739&subd=shodiqielhafily&ref=&feed=1" /></div>
<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/yn7CBWtz4DhqWUmMDGfa-CQtG6Y/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/yn7CBWtz4DhqWUmMDGfa-CQtG6Y/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/yn7CBWtz4DhqWUmMDGfa-CQtG6Y/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/yn7CBWtz4DhqWUmMDGfa-CQtG6Y/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/01/09/poros-masjid-haram-aqsha/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f669c2fe58029ff43e8259cb873178a4?s=96&amp;d=monsterid&amp;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">My Paradise</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/korban5.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Israel membabi buta di bawah ketiak negri hawkish, AS-Inggris</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/agresi-israel17.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">agresi-israel17</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/agresi-israel16.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">agresi-israel16</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/agresi-israel15.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">agresi-israel15</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/agresi-israel14.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">agresi-israel14</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Predikat Haji Mabrur</title>
		<link>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2008/12/08/predikat-haji-mabrur/</link>
		<comments>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2008/12/08/predikat-haji-mabrur/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2008 04:59:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>My Paradise</dc:creator>
				<category><![CDATA[Haji]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Ibadah Haji]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Adha]]></category>
		<category><![CDATA[Madinah]]></category>
		<category><![CDATA[Makkah]]></category>
		<category><![CDATA[Umrah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shodiqielhafily.wordpress.com/?p=706</guid>
		<description><![CDATA[Predikat Haji Mabrur
Oleh Shodiqiel Hafily
11 Dz Hijjah 1429 H
Haji yang merupakan rukun Islam ke-5 itu secara harfiah berarti &#8220;menuju&#8221; yakni menuju Bayt Allah di Makkah Al-Mukarramah. Term fikih mendefinisikannya sebagai serangkaian ibadah (manasik) tertentu yang dilakukan di tanah suci Makkah yang dimulai dengan ihram dan ditutup dengan tahallul dengan syarat rukun tertentu.

ASAL USUL PREDIKAT HAJI
Mungkin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shodiqielhafily.wordpress.com&blog=3210450&post=706&subd=shodiqielhafily&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong><img class="alignleft size-full wp-image-717" style="margin:7px;" title="Dari tahun ke tahun, Makkah terus bersolek" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2008/12/bluemecca.jpg?w=146&#038;h=134" alt="Dari tahun ke tahun, Makkah terus bersolek" width="146" height="134" />Predikat Haji Mabrur</strong><br />
Oleh Shodiqiel Hafily<br />
11 Dz Hijjah 1429 H</p>
<p>Haji yang merupakan rukun Islam ke-5 itu secara harfiah berarti &#8220;menuju&#8221; yakni menuju Bayt Allah di Makkah Al-Mukarramah. Term fikih mendefinisikannya sebagai serangkaian ibadah (manasik) tertentu yang dilakukan di tanah suci Makkah yang dimulai dengan ihram dan ditutup dengan tahallul dengan syarat rukun tertentu.<br />
<span id="more-706"></span><br />
<strong>ASAL USUL PREDIKAT HAJI</strong></p>
<p>Mungkin karena menduduki peringkat terakhir dari rukun Islam dan dianggap penyempurna dari ke-Islam-an seseorang, maka orang yang telah menunaikan ibadah haji digelari &#8220;H&#8221; (untuk pria) / &#8220;Hj&#8221; (untuk wanita). Sementara 4 rukun sebelumnya tidak disandangkan. Sekiranya masing-masing rukun Islam itu ditunaikan semua dan gelarnya juga dipakai semua maka lumayan <span style="text-decoration:line-through;">keren</span> panjang menghiasi nama. Misalkan <span style="text-decoration:underline;"><strong>H. Shofiy El-Rachman, Sy., Ms., Mz., Sh</strong>.</span></p>
<p>&#8220;H&#8221; sebagai titel hajinya kemudian secara berurutan &#8220;Sy&#8221; (<em>Syahid</em>= telah bersyahadat), &#8220;Ms&#8221; (<em>Musholli</em>= telah shalat), &#8220;Mz&#8221; (<em>Muzakki</em>= telah berzakat) dan &#8220;Sh&#8221; (<em>Sha&#8217;im</em>= telah berpuasa). Tetapi saya lebih cenderung percaya pada keterangan guru sejarah saya yang menyatakan bahwa titel haji itu sebenarnya &#8220;cap&#8221; dari penjajah (Belanda). Bagaimana ceritanya?</p>
<p>Di jaman penjajahan dulu, orang-orang yang kembali dari tanah suci kerap membawa &#8216;oleh-oleh&#8217; yang mencemaskan para penjajah. Diantaranya adalah gerakan perlawanan dan bagaimana membangun kekuatan serta menggalang dukungan dari luar (negeri). Hal demikian sangat mungkin terjadi dan memang terjadi setelah jamaah haji Indonesia bertemu dan berkawan dengan bangsa-bangsa lain dari pelbagai belahan dunia dalam event &#8220;Kongres Kaum Muslimin&#8221; (orang kuna menyebut pergi haji dengan istilah berkongres).</p>
<p>Oleh karena itu, para penjajah menganggap jamaah haji itu cukup berbahaya bagi kelangsungan kolonialismenya. Maka orang-orang yang telah / pernah menunaikan ibadah haji (terutama yang dianggap berpengaruh) didata dan di kolom keterangan diberi keterangan &#8220;Haji&#8221;. Bahkan dengan cerdiknya dipakai sapaan akrab, Pak Haji. Sementara yang bersangkutan tidak menyadari bahwa sapaan itu berarti &#8220;pengawasan&#8221; terhadap gerak-geriknya.</p>
<p><strong>HAJI SOKEH, HAJI TKI, HAJI NUNUT</strong></p>
<p>Di masyarakat kerap terlontar istilah Haji Sokeh (<em>sokongane wong akeh</em>), Haji TKI (bonus berhaji bagi para tenaga kerja), Haji Nunut (biasanya orang yang diajak para pejabat <em>gedean</em>). Istilah-itilah itu dapat dibaca sebagai kritik sosial, parodi atau celetukan guyonan biasa saja. Tergantung kepekaan dan persepsi seseorang. Apapun itu, yang jelas telah melahirkan semacam &#8220;kelas haji&#8221; yang membedakan dalam status gengsi. Kalau bukan jerih payah sendiri, tidak diberangkatkan dengan prosesi resmi di kampung halaman sendiri seoah-olah kurang berarti.</p>
<p>Kaedah fikih memang menyatakan: <em>ma kana aktsar fi&#8217;lan kana aktsar fadllan</em> (yang lebih komplek prakteknya lebih banyak pahalanya). Maka, <em>al-ajr biqadr ta&#8217;ab</em> ( pahala-imbalan itu disesuaikan dengan kadar jerih payah). Oleh karena demikian, jamaah haji Indonesia jauh lebih besar pahalanya dari pada jamaah haji Malaysia karena ONH-nya jauh lebih mahal Indonesia. Orang yang berdiam di sekitar Maroko jauh lebih sedikit pahalanya dibanding yang susah payah terbang dari Merauke. Dsb.</p>
<blockquote><p><a title="Kunjungi www.FatihSyuhud.com" href="http://fatihsyuhud.com/2008/12/07/idul-adha-2008-1429/trackback/" target="_blank"><span style="color:#0000ff;">Sayangnya.., sisi-sisi lahiriah itu bukan parameter utama Allah, melainkan hati dan pribudi (prilaku dan budi pekerti). Sejauh mana <em>&#8216;arafat</em> sebagai inti haji mampu diimplementasikan dalam kesadaran diri dan pengenalan multietnik-kultural yang dibingkai kebersamaan dalam lanskap solidaritas dan kesalehan sosial, MABRUR (dari akar kata <em>birr</em>= bakti, <em>mabrur</em>= dibaktikan).</span></a></p></blockquote>
<p>Jikalah parameter Allah yang jadi pedoman, maka sebenarnyalah titel haji itu tak penting hingga harus dipajang dengan nama baharu. Tak benar juga membeza-beza status. Kerana haji yang mabrur itu jualah yang jadi <em>prime different</em>! (Meniru logat negeri <em>tetangge</em>, Malaysia).</p>
<p>Akhir kata, semoga kita terpanggil sebagai tamu Allah dan pulang dengan oleh-oleh kearifan jiwa, kepribadian mulia dan empati yang tinggi kepada sesama. <em>Labbayk Allahumma labbayk.. inn al-hamd wa al-ni&#8217;mat laka wa al-mulk, la syarika laka</em>.[]</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
Kajian lain tentang haji dapat dibaca di <a title="Kunjungi Blogger Indonesia" href="http://fatihsyuhud.com/2008/12/07/idul-adha-2008-1429/trackback/" target="_blank">sini</a>, di <a title="Kecerdasan Nurani" href="http://shodiqielhafily.wordpress.com/2008/05/17/kecerdasan-nurani/trackback/" target="_blank">sini</a>, di <a title="Kunjungi Blog Abishofy" href="http://centraeduka.blogspot.com/2008/12/makkah-dan-masjid-al-haram-bersolek.html" target="_blank">sini</a> atau di <a title="Kunjungi Blogger Arema" href="http://ashofyhoney.blogspot.com/2008/12/mecca-medina-future-palan.html" target="_blank">sini</a> dan di manapun Anda suka untuk memperkaya perbandingan.</p>
Posted in Haji, Hari Raya, Ibadah Haji, Idul Adha Tagged: Haji, Madinah, Makkah, Umrah <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/shodiqielhafily.wordpress.com/706/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/shodiqielhafily.wordpress.com/706/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/shodiqielhafily.wordpress.com/706/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/shodiqielhafily.wordpress.com/706/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/shodiqielhafily.wordpress.com/706/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/shodiqielhafily.wordpress.com/706/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/shodiqielhafily.wordpress.com/706/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/shodiqielhafily.wordpress.com/706/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/shodiqielhafily.wordpress.com/706/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/shodiqielhafily.wordpress.com/706/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shodiqielhafily.wordpress.com&blog=3210450&post=706&subd=shodiqielhafily&ref=&feed=1" /></div>
<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/lTXBBHsAif9VOw0y1A7UumGNg6Y/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/lTXBBHsAif9VOw0y1A7UumGNg6Y/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/lTXBBHsAif9VOw0y1A7UumGNg6Y/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/lTXBBHsAif9VOw0y1A7UumGNg6Y/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2008/12/08/predikat-haji-mabrur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f669c2fe58029ff43e8259cb873178a4?s=96&amp;d=monsterid&amp;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">My Paradise</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2008/12/bluemecca.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Dari tahun ke tahun, Makkah terus bersolek</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Koreksi Atas Kartunisasi Nabi</title>
		<link>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2008/11/24/koreksi-atas-kartunisasi-nabi/</link>
		<comments>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2008/11/24/koreksi-atas-kartunisasi-nabi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Nov 2008 17:40:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>My Paradise</dc:creator>
				<category><![CDATA[Al-Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[Ayat]]></category>
		<category><![CDATA[Cinta]]></category>
		<category><![CDATA[Hak Asasi Manusia]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Kartunisasi Nabi]]></category>
		<category><![CDATA[Nabi]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Tasawuf]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh Sufi]]></category>
		<category><![CDATA[Toleransi Umat Beragama]]></category>
		<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Perjamuan Terakhir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shodiqielhafily.wordpress.com/?p=690</guid>
		<description><![CDATA[Koreksi Atas Kartunisasi Nabi
Oleh Shodiqiel Hafily
24 November 2008
Kartunisasi Nabi Muhammad saw dibuat merujuk kepada literatur-literatur keislaman dari pelbagai kitab tafsir dan – tentu saja – sumber utamanya: Qur’an. Hanya saja telah diplintir sedemikian rupa hingga tidak saja menyimpang dari kebenarannya malah sarat dengan muatan-muatan provokatif.

Diantara sekian ‘celah’ yang dijadikan ruang pelecehan oleh para provokator itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shodiqielhafily.wordpress.com&blog=3210450&post=690&subd=shodiqielhafily&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong><a href="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2008/11/isa-dinner2.jpg" target="_blank"><img class="size-full wp-image-693 alignleft" style="margin:7px;" title="&quot;Indahnya Kebersamaan Dalam Penghayatan Nilai-nilai Keagamaan&quot;" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2008/11/isa-dinner2.jpg?w=181&#038;h=93" alt="&quot;Indahnya Kebersamaan Dalam Penghayatan Nilai-nilai Keagamaan&quot;" width="181" height="93" /></a>Koreksi Atas Kartunisasi Nabi</strong><br />
Oleh Shodiqiel Hafily<br />
24 November 2008</p>
<p>Kartunisasi Nabi Muhammad saw dibuat merujuk kepada literatur-literatur keislaman dari pelbagai kitab tafsir dan – tentu saja – sumber utamanya: Qur’an. Hanya saja telah diplintir sedemikian rupa hingga tidak saja menyimpang dari kebenarannya malah sarat dengan muatan-muatan provokatif.<br />
<span id="more-690"></span></p>
<p>Diantara sekian ‘celah’ yang dijadikan ruang pelecehan oleh para provokator itu adalah tentang hukum menggauli budak hadiah yang termaktub dalam Qur’an surat <em>Al-Tahrim</em> ayat 1 berbunyi:</p>
<p style="text-align:center;"><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--> <span style="font-size:20pt;font-family:&quot;" dir="rtl" lang="AR-SA">يا أيها النبي لم تحرم ما أحلّ الله لك تبتغي مرضاة أزواجك والله غفور رحيم</span></p>
<p><em>“Hai Nabi, mengapa engkau haramkan apa yang Allah halalkan bagimu (hanya demi) melegakan istri-istrimu? Allah Mahapengampun lagi Mahapenyayang.”<br />
</em></p>
<p>Tafsir Ibnu Katsir Jilid IV mengemukakan sejumlah penuturan shahabat terkait dengan <em>asbab nuzul</em> (sebab-sebab diturunkan) ayat tersebut bahwa suatu ketika Nabi saw membawa serta <strong>Mariatul Qibthiyah</strong> (seorang budak hadiah dari pejabat Mesir yang darinya lahir putra beliau, Qasim) ke rumah Hafshah. Di sana, Hafshah yang pencemburu mengungkapkan ketidaksenangannya kepada Nabi karena membawa serta Maria pada hari giliran Nabi di rumahnya. Diungkapkan juga ketidakrelaannya kalau ranjang-tempat tidurnya digunakan Nabi bersama Maria.</p>
<p>Nabi menjawab bahwa beliau tidak akan lagi mendekati (menggauli) Maria di rumahnya. Nabi menguatkan pernyataannya dengan sumpah (sebagaimana tradisi Arab kala itu). Nabi juga berpesan agar hal itu tidak dibesar-besarkan dan diungkap-ungkap di hadapan istri-istri Nabi yang lain demi menjaga keharmonisan keluarga. Karena Nabi sangat mengenal watak Hafshah yang suka mengungkap kecemburuan pada yang lain-lain.</p>
<p>Keterangan itu kemudian diplintir dengan sarkasme bahasa, “Muhammad Kepergok Ngesek Dengan Pembantu.” Atau dengan judul-judul yang senada dengan itu. Di blog-blog yang memang sengaja dibuat untuk menyerang umat muslim kita dapati banyak slogan seperti “Selamatkan Muslim Dari Islam”, “Perang Terbuka Dg Islam”. Bahkan banyak yang jauh lebih kasar, kotor dan jauh dari sopan santun kalangan agamis yang terpelajar dan tradisi intelektual, hanya menumpahkan kebencian dan sumpah serapah!</p>
<p>Dalam Tarikh Tasyri’ Islamy dijelaskan secara detail dan luas bahwa <em>tasyri’</em> (pemberlakuan perundang-undangan) hukum Islam di masyarakat Arab-jahiliah kala itu dilakukan secara bertahap pada periode dakwah Nabi di Madinah. Diantara contoh-contohnya adalah pengharaman arak, kawin kontrak, nikah <em>syighar</em>, peralihan dan peraturan poligami ke monogami. Dan yang terkait dengan tema ini adalah fase <em>tasyri’</em> terhadapan perbudakan. Hampir seluruh kitab fikih membahas tema <em>riqab/raqabah</em> (budak-budak) mulai dari kebiasaan menggauli secara bebas hingga Islam mengharuskan menikahi dulu dan bila mengandung janin dari tuannya statusnya ditingkatkan dari budak yang bebas di&#8217;apa&#8217;kan saja menjadi <em>ummahat al-awlad</em> (ibu dari anak) yang tidak boleh lagi diperjualbelikan, dihibahkan, diwariskan dst.</p>
<p>Ayat tersebut di atas merupakan teguran Allah kepada Nabi agar tidak menetapkan status hukum sesuatu atas kehendak sendiri. Ketentuan halal-haram adalah otoritas Allah melalui wahyu untuk tujuan yang luas, bukan hanya demi melegakan seorang istri yang diamuk rasa cemburu.</p>
<blockquote><p><a title="Kunjungi Mubaraq" href="http://mubaraq.wordpress.com/2008/10/14/uang-dollar-amerika-baru-sesudah-usa-kena-topan-ekonomi/tracback/" target="_blank"><span style="color:#0000ff;">Dapat dimaklumi bahwa antipati yang bersarang di hati seseorang tentu melahirkan penilaian yang tidak objektif. Jangankan terhadap persoalan syariat yang memerlukan penjelasan cukup detail dan luas, yang sudah jelas-jelas kebenarannyapun masih dicari-cari celah untuk dipersalahkan, dilecehkan dsb. Hanya hati yang bersih dari nafsu negatif yang dapat memantulkan hakikat sesuatu secara objektif.</span></a></p></blockquote>
<p>Ironis memang, di bawah sorotan dunia internasional, ketika umat muslim Indonesia mencoba bersikap dewasa dengan menahan diri dan terus belajar mengayomi dan begaul secara harmonis dengan kalangan minoritas malah muncul yang bikin gara-gara dan kontraproduktif dengan prinsip-prinsip perdamaian dan kerukunan antarumat beragama.</p>
<p><strong>DARI BLOG HINGGA DEBAT ONLINE</strong></p>
<p>Blog-blog yang sengaja dibuat untuk memojokkan dan menghina umat Islam telah lama ada dan – tentu saja – dikemas sedemikian rupa. Misalnya dengan menyertakan tag / kategori kata kunci topik-topik keislaman untuk mengarahkan mesin pencari (<em>search engine</em>) seperti ramadhan, buka bersama, sejarah Islam dsb. Dan belakangan ini marak terjadi debat online di beberapa situs lewat <em>life comment</em>. Munculnya kartunisasi nabi dimungkinkan oleh luapan kemarahan pihak yang merasa dikalahkan dan kehabisan amunisi.</p>
<p>Apapun dalihnya ajaran agama <em>samawi</em> manapun tidak ada yang mentolerir penghujatan atau penghinaan terhadap umat lain. Jadi siapapun dan agama apapun yang dianut pembuat kartun hinaan itu pastilah bukan seorang yang taat beragama dan patut ditindak. Di blantika blogosphere beredar rumor bahwa pembuat blog provokatif dan penyebar kartun nabi itu diantaranya ada mantan kiai. Terlepas dari kebenaran rumor itu, baik mantan kiai, pendeta maupun orang awam biasa dengan kelakuan seperti itu patut disangsikan kadar keimanannya. Orang demikian dalam Islam disebut munafik dan dianggap lebih berbahaya dari pada orang yang nyata-nyata kafir.</p>
<p><strong>DARI SIMBOLISASI MENUJU ESENSI</strong></p>
<p>Untuk menggapai kematangan dan kearifan beragama sangat penting membaca dan memaknai pesan Nabi saw terkait pelarangan menggambar sosok beliau dengan 2 (dua) maksud; 1) Menghindari terjadinya kultus individu. Dalam konteks ini, Islam tidak ada masalah. Qur’an secara tegas menyatakan “<em>la nufarriqu bayna ahad min rusulihi</em>” (Kami tidak membeda-bedakan salah satu dari para utusan-Nya). Mulai dari Nabi Adam as hingga Nabi Muhammad saw dianggap sebagai rasul yang saling mewarisi dalam mengemban risalah secara estafet dari generasi ke generasi demi terciptanya tatanan yang baik di kehidupan dunia dan akhirat. 2) Mengarahkan pemeluk agama dari fanatisme dan pemujaan simbolik pada penghayatan nilai-nilai agama. Masjid Aqsha telah sekian puluh tahun diperebutkan dan telah menelan ribuan korban.</p>
<p><em><strong>Siraj al-Thalibin</strong></em> dan <em><strong>Fushushul Hikam</strong></em>-nya Ibnu Arabi adalah dua contoh dari sekian banyak literatur keislaman yang memuat pesan-pesan penghayatan keagamaan. Qur’an menegaskan lewat sebuah ayat yang artinya, “<em>Daging-daging qurban dan darahnya tidak akan pernah menggapai Allah melainkan ketakwaan (hati) kalian</em>.” Ibnu Arabi memproklamirkan sebagai penganut ajaran salib (lewat <em>lathifat dzikir</em>) tanpa harus memuja kayunya, senandung syair perdamaian dan humanismenya dia akui sebagai mukjizat suara Dawud tanpa seruling bambunya. Ibnu Arabi meyakini satu hal bahwa simbol-simbol itu sangat berpotensi menimbulkan benturan-benturan fisik tapi tidak pengamalan di dalam jiwa, begitu tersembunyi namun begitu nyata dalam mewujudkan kedamaian hati dan keharmonisan bermasyarakat dan berbangsa.</p>
<p>Belajar dari para penyeru perdamaian, layak kita hayati pesan untuk duduk dan makan semeja bersanding mesra dalam kebersamaan tanpa harus memajang rekayasa lukisan <strong>Perjamuan Terakhir</strong> Yesus, Sang Juru Selamat.[]</p>
<p><strong>REFERENSI:</strong></p>
<p>1. Ibnu Katsir, Al-Hafidh, <em>Tafsir Al-Qur’an Al-‘Adhim</em>. Al-Tasqafah, Makkah Mukarramah, 1994.<br />
2. Ibnu Katsir, Al-Hafidh, <em>Qashas Al-Anbiya’. Al-Tasqafah</em>, Makkah Mukarramah, Baru.<br />
3. Muhammad Ali Al-Shobuny, <em>Rowai’ul Bayan</em>, Dar Al-Qalam, Damasykus, 1990.<br />
4. Al-Wahidy, Ali bin Ahmad, <em>Asbab Al-Nuzul</em>, Makkah Al-Mukarramah, 468 H.<br />
5. Wahbah Al-Zuhaily, Dr. <em>Al-Fiqh Al-Islamy Wa Adillatuh</em>, Dar Al-Fikr, Lebanon, 1409 H.<br />
6. Al-Qurthuby, Abi Abdillah Muhammad Bin Ahmad, <em>Al-Jami’ Liahkam Al-Qur’an</em>, Dar Ihya’ Turats, Beirut, 1985.<br />
7. Muhammad Al-Khudlory, <em>Tarikh Al-Tasyri’ Al Islamy</em>, Al-Haramain, Jeddah,-<br />
8. Departemen Agama, Al-Qur’an Dan Terjemahnya,­ 1989.<br />
9. ­Abdul Wahhab Khallaf, Prof, Ringkasan Sejarah Perundang-Undangan Islam, Ramadhany, Semarang,-</p>
Posted in Al-Qur'an, Ayat, Cinta, Hak Asasi Manusia, Islam, Kartunisasi Nabi, Nabi, Sejarah Islam, Tasawuf, Tokoh Sufi, Toleransi Umat Beragama Tagged: Agama, Islam, Kartunisasi Nabi, Perjamuan Terakhir <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/shodiqielhafily.wordpress.com/690/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/shodiqielhafily.wordpress.com/690/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/shodiqielhafily.wordpress.com/690/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/shodiqielhafily.wordpress.com/690/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/shodiqielhafily.wordpress.com/690/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/shodiqielhafily.wordpress.com/690/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/shodiqielhafily.wordpress.com/690/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/shodiqielhafily.wordpress.com/690/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/shodiqielhafily.wordpress.com/690/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/shodiqielhafily.wordpress.com/690/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shodiqielhafily.wordpress.com&blog=3210450&post=690&subd=shodiqielhafily&ref=&feed=1" /></div>
<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/IefrvO5rhPwXCzkKLbHWqT_mit0/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/IefrvO5rhPwXCzkKLbHWqT_mit0/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/IefrvO5rhPwXCzkKLbHWqT_mit0/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/IefrvO5rhPwXCzkKLbHWqT_mit0/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2008/11/24/koreksi-atas-kartunisasi-nabi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f669c2fe58029ff43e8259cb873178a4?s=96&amp;d=monsterid&amp;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">My Paradise</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2008/11/isa-dinner2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">"Indahnya Kebersamaan Dalam Penghayatan Nilai-nilai Keagamaan"</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Selamat Menyongsong Keabadian</title>
		<link>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2008/11/05/selamat-menyongsong-keabadian/</link>
		<comments>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2008/11/05/selamat-menyongsong-keabadian/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Nov 2008 06:13:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>My Paradise</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ali Ghufron]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Eksekusi]]></category>
		<category><![CDATA[Hukuman Mati]]></category>
		<category><![CDATA[Imam Mukhlas]]></category>
		<category><![CDATA[Imam Samudera]]></category>
		<category><![CDATA[Barack Obama]]></category>
		<category><![CDATA[Trio Bomber Bali I]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shodiqielhafily.wordpress.com/?p=609</guid>
		<description><![CDATA[Selamat Menyongsong Keabadian
Oleh Shodiqiel Hafily
06 November 2008
&#8220;Amrozi cs juga sudah diberi tahu pukul 17.00 tadi (kemarin) tentang jadwal pelaksanaan eksekusi mati,&#8221; kata sumber koran ini di Nusakambangan. Yang memberi tahu Kejaksaan Bali dan Jateng sebagai eksekutor. Pasal 6 ayat 1 UU No 2/Pnps/1964 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pidana Mati mengatur bahwa 3 x 24 jam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shodiqielhafily.wordpress.com&blog=3210450&post=609&subd=shodiqielhafily&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong><a href="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2008/11/trio-03.jpg" target="_blank"><img class="alignleft size-full wp-image-617" style="margin:7px;" title="Trio Bomber Bali I" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2008/11/trio-03.jpg?w=181&#038;h=83" alt="Trio Bomber Bali I" width="181" height="83" /></a>Selamat Menyongsong <a name="Keabadian">Keabadian</a></strong><br />
Oleh Shodiqiel Hafily<br />
06 November 2008</p>
<blockquote><p><span style="color:#0000ff;">&#8220;Amrozi cs juga sudah diberi tahu pukul 17.00 tadi (kemarin) tentang jadwal pelaksanaan eksekusi mati,&#8221; kata sumber koran ini di Nusakambangan. Yang memberi tahu Kejaksaan Bali dan Jateng sebagai eksekutor. Pasal 6 ayat 1 UU No 2/Pnps/1964 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pidana Mati mengatur bahwa <em>3 x 24 jam sebelum saat pelaksanaan pidana mati jaksa memberi tahu terpidana</em>. Artinya, eksekusi secepat-cepatnya dilakukan Jumat malam atau Sabtu dini hari (7-8/11). <span style="color:#333333;">[JP.Online]</span></span></p></blockquote>
<p><span id="more-609"></span>&#8220;Takdir memang kejam.. ,&#8221; itu sepenggal lagu Dessy Ratnasari yang &#8211; dulu &#8211; menuai protes dari sejumlah kalangan karena dinilai &#8220;kurang sopan&#8221; kepada Tuhan dengan mengatai-Nya KEJAM!</p>
<p>Sebenarnya setiap insan menuai apa-apa yang telah diperbuat dan diupayakannya sendiri. Bagi Amrozi cs mungkin terasa kejam, tapi lebih terasa kejam bagi ratusan korban yang meledak dihantam bom dan.. ada yang &#8211; sebenarnya terasa &#8211; jauh lebih kejam lagi (dalam sisi kemanusiaan) bagi ribuan korban di Iraq, Palestina, Afganistan dll akibat arogansi seorang pemimpin yang mengatasnamakan negara dan HAM. (Pertanyaan usilnya adalah: <span style="text-decoration:underline;">Siapa lebih teroris?</span>)</p>
<p>Dalam artikelnya (JP, 31/10/08) Syamsul Arifin (kepala PSIF Unmuh &#8211; Malang) menulis bahwa Amrozi cs merupakan bagian dari skema besar terorisme yang dirancang oleh AS. (Baca skenario terorisme AS yang menelan korban Sadam Husein di <a title="Dr. Thaha" href="http://centraeduka.blogspot.com/2008/11/dr.html" target="_blank">sini</a>)</p>
<p><strong><img class="alignleft" style="margin:7px;" title="Bawalah Amerika lebih ramah dengan negara-negara lain" src="http://shodiqiel.googlepages.com/Obama.jpg" alt="" width="130" height="149" /></strong>Takdir tersasa sebaliknya, sangat memihak dan sangat baik bagi <strong>Barack &#8220;Barry&#8221; Husein Obama</strong>; Terpilih menjadi presiden yang ke-44 di AS. Begitulah hidup, segala sesuatunya berpasangan. Sedih-bahagia, hidup-mati, datang-pergi dst.</p>
<p><a title="Welcom To White House" href="http://barackobama2008.com/Guestbook.php?posted=1/trackback/" target="_blank"></a><a title="Welcom To White House" href="http://barackobama2008.com/Guestbook.php?posted=1/trackback/" target="_blank"></a>Kemarin, pas pemilihan baru akan dimulai, saya sempatkan memasang komentar harapan &#8220;<strong>Welcome To White House</strong>&#8221; di <a title="Welcom To White House" href="http://barackobama2008.com/Guestbook.php?posted=1/trackback/" target="_blank">www.barackobama2008.com</a>. Kini sebaliknya, <strong>Selamat Menyongsong Keabadian</strong> tertulis sebagai judul posting. Bukan apa-apa, bukan mengharap dan bukan pula mendahului ketentuan takdir. Saya hanya turut merasakan betapa debar orang yang akan dieksekusi mati jauh beda dengan orang menunggu saat-saat berbuka puasa, hari &#8216;h&#8217; dikhitan, hari &#8220;h&#8221; duduk di pelaminan apalagi hari &#8220;h&#8221; pelantikan sebagai presiden atau semacamnya. <a title="Kesamaan judul yang 'kebetulan'" href="http://centraeduka.blogspot.com/2008/11/detik-detik-akhir-eksekusi-mati-trio.html" target="_blank">Detik per detik</a> tereksekusi tentulah debar galau tidak karuan menghadapi eksekutor dan kematian yang tak terbayangkan. Dan itu, menurut saya, adalah satu wujud hukuman tersendiri. Hanya orang beriman setebal baja yang tenang menghadapi hal yang paling menakutkan itu! Bayangkan, seseorang menyaksikan persiapan-persiapan pengurusan jenazah seperti keranda, kain kafan, peti mati hingga lokasi makam, sementara yang bersangkutan masih hidup. Sungguh suatu hal yang tragis!</p>
<p>Kendati demikian, Jika dibarengi kesadaran akan kekhilafan dan ketulusan menjalani hukuman, maka tiap detak jantungnya menjadi tasbih yang meruntuhkan dosa-dosa. Bukankah pernah terjadi di masa Nabi saw, seorang shahabat wanita menjumpai beliau untuk mengakui dosa zinanya dan meminta agar dilakukan rajam <em>ketimbang </em>menjalani hukuman di akhirat? Nabi menangguhkan hukuman itu hingga dia melahirkan dan merawat secukupnya bayi yang dikandungnya dari hasil perzinahannya.</p>
<p>Ketika tahun berikutnya dilaksanakan eksekusi, seorang sahabat bertanya dengan nada menyangkal, &#8220;Apa kita mesti menshalatinya?&#8221;. &#8220;Ya,&#8221; jawab Nabi, &#8220;.. sekiranya kamu tahu apa yang kulihat, betapa malaikat berduyun-duyun menyongsong roh sucinya.&#8221;(<em>Durrotun-nashihin</em>)</p>
<p><strong>TERORIS ATAUKAH SYUHADA&#8217;</strong></p>
<p>Masyarakt internasional umumnya menyebut mereka teroris. Namun sejumlah kalangan menyebutnya pahlawan (<em>syuhada&#8217;</em>), karena Imam Samudera cs &#8211; sebagaimana dikatakannya di bukunya: <strong>Aku Melawan Teroris</strong> (2004) -  ibarat martil untuk memberikan signal kepada AS dan sekutunya agar tidak seenaknya main<em> hantam kromo</em> kepada umat muslim! Begitulah ideologi <span style="text-decoration:line-through;">kebanyakan</span> orang yang pernah terlibat jihad (melawan hegemoni AS) di Afganistan atau lainnya. Sticker atau kaos bergambar <strong>Osamah bin Laden</strong> begitu populer sebagai simbol perlawanan.</p>
<p>Bicara soal keyakinan (ideologi), tak seorangpun berhak melakukan intervensi. Di buku <em>ushul fiqh</em> DR. Wahbah Al-Zuhaily terdapat kutipan seorang ulama yang menyatakan bahwa untuk menciptakan tatanan yang baik demi kedamaian dan keseimbangan dunia, dapat ditolerir jika mesti memusnahkan 1/3 dari populasi manusia (yang jadi biang onar dan kerusakan).</p>
<p>Saya sendiri tidak tahu mesti bilang apa. Yang jelas, saya tidak menyebutnya <em>syuhada&#8217;</em> karena tidak relevan dengan definisi yang mensyaratkan berhadapan langsung dengan musuh Islam. Saya melihat itu sebagai &#8216;geliat&#8217; sejumlah orang &#8211; dalam <em>ghairah Islamiyah</em> &#8211; tak berdaya dan sudah tidak mampu lagi membendung amarah dan kebencian terhadap &#8220;perlakuan&#8221; sewenang-wenang bangsa lain. Sementara jalur-jalur diplomasi di meja-meja perundingan selalu tanpa hasil. Akhirnya, amarah itu menjadi bom yang &#8211; setiap saat &#8211; siap meledak.<br />
<a href="http://shodiqielhafily.wordpress.com/2008/11/05/selamat-menyongsong-keabadian/#Keabadian">Kembali Ke Atas</a></p>
<p><strong>BERHARAP DARI PRESIDEN BARU</strong></p>
<p>Dunia menyambut penuh antusias kemenangan Obama, itu dapat dibaca sebagai sebuah harapan akan berubahnya kebijakan politik AS ke arah yang lebih bersahabat dan saling menghargai dalam hubungan internasional. Sebagai negara adidaya, pengaruhnya begitu terasa mencengkeram bagi kedaulatan negara-negara lain.</p>
<p>Diakui atau tidak, selama kepemimpinan Bush, sering sekali terjadi demo anti-amerika. Bush menanam bibit-bibit permusuhan itu, dan Obama harus mengakhirinya. Terutama isu terorisme global yang selama ini telah menelan banyak korban berguguran atau mendekam di Guantanamo tanpa proses peradilan. Bagimanapun kekuatan AS jika terus menerus menancapkan taring-taring hegemoninya, suatu saat pasti akan tergalang koalisi untuk menumbangkannya.</p>
<p><em>Btw</em>, seandainya bisa, mungkin sebaiknya mengganti slogan yang arogan: &#8220;Right or Wrong It&#8217;s My Contry&#8221;, agar tidak melahirkan &#8216;blind policy&#8217;. Dan seandainya Amerika memakai bahasa sendiri, bukan bahasa Inggris, mungkin akan lebih berbudi bahasa dan lebih kosmopolitan.</p>
<p>Dalam tulisan ungkapan kegembiraannya atas kemenangan Obama, Gus Mus menulis:</p>
<blockquote><p><a title="Kunjungi Gus Mus" href="http://gusmus.net/page.php?mod=dinamis&amp;sub=11&amp;id=904/trackback/" target="_blank">Seperti diketahui, George W Bush yang &#8211;entah bagaimana bisa— dua preiode menjadi presiden, arogansinya telah melahirkan atau menyuburkan dendam dan kebencian dimana-mana. Sikap ngawurnya telah mengembang-biakkan terorisme dunia.</a></p>
<p><a title="Kunjungi Gus Mus" href="http://gusmus.net/page.php?mod=dinamis&amp;sub=11&amp;id=904/trackback/" target="_blank">Tidak usah jauh-jauh. Tanyakanlah kepada para ‘pejuang agama’ atau mujahidin kontemporer di negeri kita ini, mengapa mereka begitu menggebu-gebu meneriakkan “Allahu Akbar!” , siap mengasah pedang dan mati syahid. Tanyakan kepada Amrozi cs, mengapa tertarik ikut latihan militer di Afghanistan dan dengan cengengesan melecehkan kematian di negerinya sendiri? Tanyakan kepada mereka yang bersimpati kepada Trio Bom Bali itu. Sebelum Hati kecil mereka menjawab, insyaAllah akan melintas terlebih dahulu dalam benak mereka wajah ‘kafir paling kafir’: si Bush dan Amerikanya.</a></p></blockquote>
<p><strong>THE AUDACITY OF HOPE</strong></p>
<p>Kabarnya, ketika terpilih menjadi Senat pada 2004, Obama pernah ke Gedung Putih dan disambut Bush dengan sambutan yang menyinggung perasaan. Setelah berjabat tangan, Bush buru-buru minta tisu pembersih kuman. Obama  mengambil &#8220;perlakuan&#8221; itu sebagai hikmah, &#8220;<em>Kunjungan itu memberi tahu saya bahwa kekuasaan bisa mendatangkan isolasi berbahaya bagi pemegangnya</em>,&#8221; tulis dia di memoarnya.</p>
<p>Beda dengan kunjungannya sebagai presiden terpilih pada 11/11/2008, Bush menyambut Obama dengan istimewa. Disamping membicarakan isu-isu sentral, Obama <strong>- bahkan mengoreksi kebijakan Bush &#8211; </strong>berani berterus terang mengemukakan rencananya menutup Gitmo (penjara Guantanamo) dan mengadili para &#8216;teroris&#8217; dengan semestinya. Saya membacanya sebagai awal yang baik, <em>big wishes</em>.[]</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
Baca juga tulisan terkait di <a title="Berpulang Ke Pangkuan Ibu. By www.abishofy.co.cc" href="http://centraeduka.blogspot.com/2008/11/detik-detik-akhir-eksekusi-mati-trio.html" target="_blank">sini</a>, di <a title="Welcome To White House. By www.abishofy.co.cc" href="http://bloggerarema.blogspot.com/2008/11/welcome-to-white-house.html" target="_blank">sini</a>, di <a title="Kunjungi Abi Shofy" href="http://ashofyhoney.blogspot.com/2008/11/top-10-eksekui-mati.html" target="_blank">sini</a>, ada macam-macam <a title="Lihat Flickr.com" href="http://www.flickr.com/photos/hafily007/" target="_blank">hukuman mati</a> dan di manapun Anda suka untuk menemukan bahan perbandingan.<br />
<a href="http://shodiqielhafily.wordpress.com/2008/11/05/selamat-menyongsong-keabadian/#Keabadian">Kembali Ke Puncak</a></p>
Posted in Ali Ghufron, Budaya Indonesia, Eksekusi, Hukuman Mati, Imam Mukhlas, Imam Samudera Tagged: Barack Obama, Imam Samudera, Trio Bomber Bali I <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/shodiqielhafily.wordpress.com/609/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/shodiqielhafily.wordpress.com/609/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/shodiqielhafily.wordpress.com/609/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/shodiqielhafily.wordpress.com/609/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/shodiqielhafily.wordpress.com/609/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/shodiqielhafily.wordpress.com/609/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/shodiqielhafily.wordpress.com/609/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/shodiqielhafily.wordpress.com/609/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/shodiqielhafily.wordpress.com/609/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/shodiqielhafily.wordpress.com/609/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shodiqielhafily.wordpress.com&blog=3210450&post=609&subd=shodiqielhafily&ref=&feed=1" /></div>
<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/mtqZzGTKqeQRJqpSXrmswNpZMoQ/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/mtqZzGTKqeQRJqpSXrmswNpZMoQ/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/mtqZzGTKqeQRJqpSXrmswNpZMoQ/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/mtqZzGTKqeQRJqpSXrmswNpZMoQ/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2008/11/05/selamat-menyongsong-keabadian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f669c2fe58029ff43e8259cb873178a4?s=96&amp;d=monsterid&amp;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">My Paradise</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2008/11/trio-03.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Trio Bomber Bali I</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqiel.googlepages.com/Obama.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Bawalah Amerika lebih ramah dengan negara-negara lain</media:title>
		</media:content>
	</item>
	<media:rating>nonadult</media:rating></channel>
</rss>
