<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0">

<channel>
	<title>Yakin Hidup Sukses Ministries</title>
	
	<link>http://www.yhs.net</link>
	<description>Changing Lives Through Jesus' Love</description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 Feb 2012 02:25:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/yhs" /><feedburner:info uri="yhs" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><feedburner:emailServiceId>yhs</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><item>
		<title>YHS Leadership Conference 2012</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/yhs/~3/hJxMe8wFKtY/</link>
		<comments>http://www.yhs.net/yhs-leadership-conference-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Feb 2012 23:29:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kukuh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yhs.net/?p=3909</guid>
		<description><![CDATA[YHS Leadership Conference 2012 Tgl 23-26 April 2012 di Bethany Yhs Makassar Thema : The Year Of Power info list Hotel &#8211; Download Pembicara : Ps. Yusak Hadisiswantoro Ps. Billy Zakharian Ps. Steven Davis (australia) Rev. Josh Moyo (Australia) Ps. ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://www.mediafire.com/?l34i3vtrbm30849">YHS Leadership Conference 2012 </a></p>
<p style="text-align: center;">Tgl 23-26 April 2012</p>
<p style="text-align: center;">di Bethany Yhs Makassar</p>
<p style="text-align: center;">Thema : The Year Of Power</p>
<p style="text-align: center;">info list Hotel &#8211; <a href="http://www.yhs.net/wp-content/uploads/2012/02/LM-rev-YHS.mpg">Download</a></p>
<p style="text-align: center;">Pembicara :<br />
Ps. Yusak Hadisiswantoro<br />
Ps. Billy Zakharian<br />
Ps. Steven Davis (australia)<br />
Rev. Josh Moyo (Australia)<br />
Ps. Jose Carol (Jakarta)<br />
Ps. Lukas Kusuma (Usa)<br />
Ps. Indahyati Oetomo</p>
<p style="text-align: left;">info :</p>
<p>Ibu Dewi Sinaga, 081 33333 4000</p>
<p>Bp Ferry O , 0812 42 3333 59</p>
<p>Biaya Rp. 25.000,00 (dibayar ditempat)</p>
<p>info list Hotel &#8211; <a href="http://www.yhs.net/wp-content/uploads/2012/02/DAFTAR-LIST-HOTEL.doc">Download</a></p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/yhs/~4/hJxMe8wFKtY" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yhs.net/yhs-leadership-conference-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>

		<feedburner:origLink>http://www.yhs.net/yhs-leadership-conference-2012/</feedburner:origLink><enclosure url="http://feedproxy.google.com/~r/yhs/~5/IdJl74cg6vU/LM-rev-YHS.mpg" length="26324992" type="video/mpeg" /><feedburner:origEnclosureLink>http://www.yhs.net/wp-content/uploads/2012/02/LM-rev-YHS.mpg</feedburner:origEnclosureLink></item>
		<item>
		<title>Merayakan Kasih?</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/yhs/~3/cSUThhT9uyo/</link>
		<comments>http://www.yhs.net/merayakan-kasih/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Feb 2012 23:00:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kukuh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yhs.net/?p=3975</guid>
		<description><![CDATA[Baca: 1 Yohanes 4:7-21 Ayat Mas: Saudara-saudaraku yang terkasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah (1 Yohanes 4:7) Asosiasi kartu ucapan AS memperkirakan satu miliar ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="id_4f459641a36919b17997606">Baca: 1 Yohanes 4:7-21<br />
Ayat Mas: Saudara-saudaraku yang terkasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah (1 Yohanes 4:7)</div>
<div>
Asosiasi kartu ucapan AS memperkirakan satu miliar kartu Valentine dikirim tiap tahun di seluruh dunia. Hanya Natal yang menandingi-nya. <span id="more-3975"></span>Tahukah Anda bahwa 14 Februari sebenarnya sudah dihapus dari kalender gerejawi? Ini karena latar belakang sejarahnya sangat diragukan. Kemungkinan perayaan ini berkaitan dengan Lupercalia, festival kesuburan dengan ritual penghormatan dewa-dewi dan lotere pasangan lawan jenis. Identitas St. Valentinus yang nama nya dipakai untuk perayaan ini juga ku rang jelas. Pastur dari Roma, uskup dari Terni, atau martir di Afrika? 14 Februari adalah tanggal kematian mereka sebagai martir. Jauh dari konotasi cinta romantis.</p>
<p>Hiruk pikuk perayaan bisa jadi justru membuat kasih makin dangkal dimaknai. Padahal, kasih adalah hal yang esensial dalam iman kristiani. Firman Tuhan menyatakannya dengan ringkas dan gamblang: Allah adalah kasih; kasih berasal dari Allah (ayat 7-8). Jadi, bagi anak-anak Allah, kasih semestinya merupakan identitas keluarga. Dari bacaan Alkitab hari ini kita mendapati bahwa kasih diperintahkan, diteladankan, disempurnakan oleh Allah bagi kita (ayat 11, 17). Kasih dimungkinkan melalui pengalaman kita menerima kasih Allah (ayat 10, 19) dan ditumbuhkan melalui pengenalan kita akan Dia (ayat 16-18).</p>
<p>Kekristenan tanpa kasih adalah sebuah omong kosong. Hari ini, mintalah Tuhan menyelidiki hati kita: Bagaimana kasih saya kepada Allah? Kepada sesama? Dunia membutuhkan dan menanti kan anak-anak Allah mencerminkan dan menceritakan tentang kasih-Nya yang mulia. Pertumbuhan kita dalam kasih merupakan tanda bahwa kita tinggal di dalam Allah. –JOO</p>
<p>Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya (1 Yohanes 5:3)</p></div>
<div data-ft="{&quot;type&quot;:11}"><strong><strong>Renungan Harian®</strong></strong></p>
<div></div>
</div>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/yhs/~4/cSUThhT9uyo" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yhs.net/merayakan-kasih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.yhs.net/merayakan-kasih/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Firman Tuhan</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/yhs/~3/SQaZJZVa6uA/</link>
		<comments>http://www.yhs.net/firman-tuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Feb 2012 23:00:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kukuh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yhs.net/?p=3969</guid>
		<description><![CDATA[Bacaan: 11 Timotius 3:16; Wahyu 3:19 Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar;sebab itu relakanlab batimu dan bertobatlah!- Wahyu 3:19 Seorang gadis yang telah lama mendambakan seorang jodoh suatu hari berdoa kepada Tuhan. Dengan cara yang cukup lucu ia berharap agar ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><img src="http://www.renungan-spirit.com/skin/images/renungan/firman_tuhan.jpg" alt="" border="0" /></div>
<p><span style="color: #999999;">Bacaan: 11 Timotius 3:16; Wahyu 3:19</p>
<p>Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar;sebab itu relakanlab batimu dan bertobatlah!<em>- Wahyu 3:19</em></span></p>
<p>Seorang gadis yang telah lama mendambakan seorang jodoh suatu hari berdoa kepada Tuhan. Dengan cara yang cukup lucu ia berharap agar <span id="more-3969"></span>Tuhan memberikan tanda melalui Firman Tuhan. Maka ia membuka Alkitab secara acak dan menunjuk salah satu pasal dengan telunjuknya. Hup! Ternyata pasal yang diitemukannya adalah Yesaya 52:13-53:12. Dengan berdebar ia membaca judulnya : Hamba Tuhan yang menderita. Wah, apakah mungkin jodohnya nanti adalah seorang hamba Tuhan? Ketika ia meneruskan membaca dan sampai pada ayat 14 yang berbunyi&#8230; begitu buruk rupanya, ia mengerutkan kening dan mulai ragu-ragu. Namun diteruskannya membaca hingga ke pasal 53 :2 lalu ditutupnya Alkitabnya sa be rkata, &#8220;Ah, ini pasti salah gara-gara aku sembarangan saja asal tunjuk ayat.&#8221;</p>
<p>Anda mungkin mentertawakan gadis itu, namun sebenarnya kadang-kadang pun seperti dia. Pada saat kita mendapatkan ayat Firman Tuhan yang berisi janji­janji berkat atau kata-kata yang menguatkan, kita segera &#8220;mengaminkannya&#8221; dengan mantap. Tapi sayangnya bila kata-kata dalam ayat itu kurang menyenangkan hati, kita seringkali mengabaikannya atau malahan menganggapnya tidak ditujukan untuk diri kita. Bila demikian sikap hati kita, bagaimana Tuhan bisa berbicara kepada kita dan bagaimana hidup kita bisa berkenan di hati-Nya?</p>
<p>Andaikan orang tua kita hanya bisa memuji segala perbuatan kita sejak kecil tanpa memberikan koreksi atau teguran bahkan hajaran untuk kesalahan kita, dapat<br />
dipastikan kita akan tumbuh menjadi orang yang &#8216;kurang ajar&#8217; dan amoral. Demikian jugalah yang akan terjadi bila kita tidak mau menerima nasihat atau<br />
teguran keras dari Tuhan melalui Firman-Nya. Selama kita masih hidup di dunia ini kita masih memerlukan didikan dan tegoran Firman Tuhan agar kelak saat kita<br />
bertatap muka dengan-Nya, hidup kita menjadi sempurna di mata-Nya.</p>
<p>Segala yang dilakukan Tuhan atas hidup kita adalah untuk kebaikan diri kita. Tuhan tidak mungkin rela membiarkan kita berjalan ke arah yang salah dan<br />
akhirnya jatuh ke dalam lobang. Itulah sebabnya dengan segala cara Ia membentuk kita untuk mentaati Firman-Nya. Oleh karena itu bila Anda menerima tegoran dari Tuhan melalui orang lain, ayat-ayat Firman Tuhan, atau keadaan yang menyesakkan dalam hidup kita, segeralah tanggapi tegoran itu dengan sebuah pertobatan.<br />
(TMS) renungan-spirit</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/yhs/~4/SQaZJZVa6uA" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yhs.net/firman-tuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.yhs.net/firman-tuhan/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>ALLELON</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/yhs/~3/8uMzZPQjnPQ/</link>
		<comments>http://www.yhs.net/allelon/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Feb 2012 23:00:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kukuh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yhs.net/?p=3939</guid>
		<description><![CDATA[Baca: Roma 15:1-13 Ayat Mas: Sebab itu terimalah satu sama lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemuliaan Allah (Roma 15:7) Dietrich Bonhoeffer memberi peringatan yang perlu kita dengar: “Orang yang tidak bisa sendiri, berhati-hatilah pada komunitas …. ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="id_4f3cbf51ae8a37e29475220">Baca: Roma 15:1-13<br />
Ayat Mas: Sebab itu terimalah satu sama lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemuliaan Allah (Roma 15:7)</p>
<p>Dietrich Bonhoeffer memberi peringatan yang perlu kita dengar: “Orang yang tidak bisa sendiri, berhati-hatilah pada komunitas …. Orang yang <span id="more-3939"></span>tidak berkomunitas, berhati-hatilah dengan kesendirian.” Dalam tarikan ke dua arah ini, banyak orang memandang waktu sendiri bersama Tuhan sebagai hal esensial, sedangkan berkomunitas sebagai hal opsional. Benarkah Alkitab mengajarkan demikian?</p>
<p>Dalam suratnya kepada jemaat di Roma, Paulus menunjukkan betapa pentingnya hidup berkomunitas bagi orang percaya. Orang yang sudah memiliki hidup baru dalam Kristus, tidak boleh mencari kesenangan sendiri (ayat 1-3), namun harus saling rukun (ayat 5), saling menerima (ayat 7), dan saling menasihati (14). Hal ini memuliakan Tuhan (ayat 7). Kata saling atau satu sama lain, adalah terjemahan kata Yunani: allelon. Allelon menyatakan pengakuan akan keterbatasan kita untuk bisa bertumbuh sendiri, dan kesadaran akan peran yang perlu kita penuhi dalam pertumbuhan saudara seiman. <strong>Allelon mengandung makna memberi dan menerima dalam komunitas sebagai bagian esensial dari perjalanan hidup rohani pribadi kita.</strong></p>
<p>Manakah kecenderungan Anda: bersendiri atau berkomunitas? Bagaimana Anda memandang komunitas: esensial atau opsional? Ketika seseorang mulai meninggalkan persekutuan orang percaya, biasanya ia juga mulai meninggalkan disiplin-disiplin rohani lainnya. Mari taati firman Tuhan dengan memberi diri untuk saling mendukung dan membangun dalam komunitas keluarga Tuhan. –JOO</p>
<p>Marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam perbuatan baik (Ibrani 10:24)</p></div>
<div data-ft="{&quot;type&quot;:11}"><strong><strong>Renungan Harian®</strong></strong></p>
<div></div>
</div>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/yhs/~4/8uMzZPQjnPQ" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yhs.net/allelon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.yhs.net/allelon/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>MEMILIH NERAKA</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/yhs/~3/JAr5T3qRmyw/</link>
		<comments>http://www.yhs.net/memilih-neraka/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Feb 2012 23:00:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kukuh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yhs.net/?p=3938</guid>
		<description><![CDATA[Baca: Roma 1:18-32 Sebab walaupun mereka mengetahui tuntutan-tuntutan hukum Allah, yaitu bahwa setiap orang yang melakukan hal-hal demikian, patut dihukum mati, mereka bukan saja melakukannya sendiri, tetapi mereka juga setuju dengan orang-orang yang melakukannya (Roma 1:32) Bacaan Alkitab Setahun: Keluaran ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Baca: Roma 1:18-32</p>
<p>Sebab walaupun mereka mengetahui tuntutan-tuntutan hukum Allah, yaitu bahwa setiap orang yang melakukan hal-hal demikian, patut <span id="more-3938"></span>dihukum mati, mereka bukan saja melakukannya sendiri, tetapi mereka juga setuju dengan orang-orang yang melakukannya (Roma 1:32)</p>
<p>Bacaan Alkitab Setahun:<br />
Keluaran 36-38</p>
<p>Mungkinkah Tuhan Yang Mahakasih menjebloskan manusia ke neraka? Pertanyaan ini pernah menggelisahkan batin saya cukup lama. Sampai saya memahami kebenaran firman-Nya.</p>
<p>Dalam surat kepada jemaat di Roma, Paulus menjelaskan tentang kabar baik keselamatan dari Tuhan. Namun sebelumnya, ia mulai dengan kabar buruk kondisi rohani umat manusia. Tuhan menyatakan Diri supaya manusia dapat mengenal-Nya dan memuliakan-Nya (ayat 19-20). Akan tetapi, manusia membelakangi penyataan-penyataan-Nya dan memberontak melawan Pencipta-Nya (ayat 21-23). Manusia lebih suka mengikuti keinginan hatinya (ayat 24-25), hawa nafsunya (ayat 26-27), pikiran-pikirannya (ayat 28-29), dan memilih untuk berkubang dalam rupa-rupa kecemaran (ayat 30-31). Lebih celaka lagi, meski manusia tahu konsekuensi hukumannya, mereka tidak sekadar terus melawan Tuhan, tetapi juga bersukacita ketika orang lain ada dalam pemberontakan yang sama (ayat 32).</p>
<p>Tuhan tidak menjebloskan manusia ke neraka. Para pemberontak yang akhirnya berada di neraka memilih untuk tinggal di sana. Tuhan menghargai pilihan itu. Mengutip C.S. Lewis: “Pada akhirnya akan ada dua macam orang: orang-orang yang berkata kepada Tuhan, ‘Jadilah kehendak-Mu,’ dan orang-orang yang kepadanya Tuhan berkata, ‘Jadilah kehendakmu.’” Apakah kita selama ini menyambut anugerah Tuhan dengan syukur dan penyerahan diri yang sungguh? Ataukah kita lebih memilih mengikuti keinginan hati seraya menuduh Tuhan yang tidak mengikuti kemauan kita sebagai Tuhan yang kurang kasih?—JOO</p>
<p>TUHAN YANG MAHAKASIH MENYEDIAKAN JALAN KESELAMATAN<br />
APAKAH ANDA MENYAMBUTNYA, ATAU JUSTRU MENJAUH DARINYA?</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>by Johan Setiawan</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/yhs/~4/JAr5T3qRmyw" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yhs.net/memilih-neraka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.yhs.net/memilih-neraka/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Gambar Diri</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/yhs/~3/Ms7MXOxQJ94/</link>
		<comments>http://www.yhs.net/gambar-diri/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Feb 2012 23:00:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kukuh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yhs.net/?p=3937</guid>
		<description><![CDATA[Bacaan: Ibrani 11:31, Matius 1:1-17 Karena iman maka Rahab, perempuan sundal itu, tidak turut binasa&#8230;- Ibrani 11:31 Sebuah puzzle yang berantakan! Tak membentuk gambar, kecuali hanya potongan yang berserakan di sang sini. Benar-benar kacau. Tak sedap untuk dipandang dan bukan ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><img src="http://www.renungan-spirit.com/skin/images/renungan/gambar_diri.jpg" alt="" border="0" /></div>
<p><span style="color: #999999;">Bacaan: Ibrani 11:31, Matius 1:1-17</p>
<p>Karena iman maka Rahab, perempuan sundal itu, tidak turut binasa&#8230;<em>- Ibrani 11:31</em></span></p>
<p>Sebuah puzzle yang berantakan! Tak membentuk gambar, kecuali hanya potongan yang berserakan di sang sini. Benar-benar kacau. Tak sedap <span id="more-3937"></span>untuk dipandang dan bukan hal yang membanggakan seandainya puzzle itu dipajang. Sejujurnya, itulah hidup kita! Latar belakang kita tidaklah baik untuk diceritakan. Kita mungkin berasal dari keluarga broken-home. Masa lalu kita suram, sungguh memalukan untuk diingat. Kita punya sederet kebiasaan buruk yang akan membuat risih telinga yang mendengarnya. Tiap hari kita mengkonsumsi alkohol, terlibat dengan obat bius dan kecanduan berat akan hal-hal yang berbau pornografi! Belum lagi predikat sebagai preman atau cap &#8220;sampah&#8221; terlanjur melekat kuat di dalam diri kita!</p>
<p>Seperti menyatukan kembali potongan puzzle yang berserakan, maka kita pun rindu gambar diri kita dipulihkan. Namun terbersit juga rasa putus asa sebab<br />
bagaimana mungkin kita bisa dipulihkan dari masa lalu yang sedemikian suram dan parah? Yang berjuang untuk pemulihan gambar diri bukanlah Anda seorang. Ribuan tahun yang lalu seorang perempuan yang terlanjur mendapat predikat &#8220;perempuan sundal&#8221; juga mengalami hal yang sama dengan kita, namun nyatanya ia benar-benar dipulihkan. Namanya Rahab! Meski pernah jadi perempuan sundal bukan berarti gambar dirinya tak bisa dipulihkan, sebab nyatanya kita akan menjumpai namanya lagi dalam silsilah keluarga Tuhan Yesus! Apalagi melihat kenyataan bahwa namanya disejajarkan dengan pahlawan iman, seperti yang dicatat dalam Ibrani 11.</p>
<p>Gambar diri yang rusak bisa dipulihkan, selama kita punya kerendahan hati untuk minta ampun kepada Tuhan dan mengalami pertobatan yang sungguh-sungguh. Tidak peduli sehitam apapun lembaran hidup kita yang lama, yang pasti di dalam Kristus selalu ada pengampunan dan pemulihan. Sudah terlanjur memiliki kebiasaan buruk? Tidak ada manusia yang tidak dapat diubah oleh Tuhan. Siapa bilang watak buruk tidak bisa diubah? Asalkan kita memiliki kemauan untuk berubah, maka Tuhan juga akan mengubah hidup kita.</p>
<p>Puzzle itu memang berantakan dan tak beraturan. Tapi jangan terburu-buru menyudahi cerita ini. Sebuah tangan dengan lembut memungut potongan demi<br />
potongan lalu mulai menyusun dan memulihkannya dan luar biasa, terlihat Sebuah gambar yang indah &#8230;</p>
<p>Di sela waktu senggang Anda, mainlah puzzle! Seperti itulah Tuhan memulihkan gambar diri kita!</p>
<p>(Kwik) renungan-spirit</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/yhs/~4/Ms7MXOxQJ94" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yhs.net/gambar-diri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.yhs.net/gambar-diri/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Partner Rohani – 18 Februari 2012</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/yhs/~3/-Qz6-hs-0do/</link>
		<comments>http://www.yhs.net/partner-rohani-18-februari-2012-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Feb 2012 02:55:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kukuh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Partner Rohani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yhs.net/?p=3955</guid>
		<description><![CDATA[Janganlah engkau berteman dengan orang jahat, karena tanpa engkau sadari KARAKTER mu akan mencuri KARAKTER nya yang jahat 1 Korintus 15:33Don&#8217;t be friend with evil persons, because without you realize it, your character will steal their evil character. 1 Corinthians ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;">Janganlah engkau berteman dengan orang jahat,</p>
<p style="text-align: center;">karena tanpa engkau sadari</p>
<p style="text-align: center;">KARAKTER mu akan mencuri KARAKTER nya yang jahat</p>
<p style="text-align: center;">1 Korintus 15:33<span id="more-3955"></span>Don&#8217;t be friend with evil persons,</p>
<p style="text-align: center;">because without you realize it,</p>
<p style="text-align: center;">your character will steal their evil character.</p>
<p style="text-align: center;">1 Corinthians 15:33</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/yhs/~4/-Qz6-hs-0do" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yhs.net/partner-rohani-18-februari-2012-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.yhs.net/partner-rohani-18-februari-2012-2/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Materi FA – 202 – TERLALU BANYAK</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/yhs/~3/kkv2wPF85WY/</link>
		<comments>http://www.yhs.net/materi-fa-202-terlalu-banyak/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Feb 2012 02:30:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kukuh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Partner Rohani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yhs.net/?p=3959</guid>
		<description><![CDATA[MATERI FAMILY ALTAR GEREJA BETHANY INDONESIA – YHS MINISTRIES : 202/MINGGU KE-3/II/2012 TERLALU BANYAK (Hakim 7:2-7) PENDAHULUAN : &#160; · Pada masa Gideon menjadi hakim di Israel, bangsa Midian menjajah dan berkuasa atas Israel selama tujuh tahun. Tuhan berfirman kepada ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p align="center"><strong><em>MATERI FAMILY ALTAR GEREJA BETHANY INDONESIA – YHS MINISTRIES :</em></strong><strong><em> 202</em></strong><strong><em>/MINGGU KE-</em></strong><strong><em>3</em></strong><strong><em>/</em></strong><strong><em>II</em></strong><strong><em>/201</em></strong><strong><em>2</em></strong></p>
</div>
<p align="center"><a href="http://www.yhs.net/wp-content/uploads/2012/02/Materi-FA-202-TERLALU-BANYAK.doc"><strong>TERLALU BANYAK</strong></a></p>
<p align="center"><strong>(</strong><strong>Hakim 7:2-7)</strong></p>
<p><strong>PENDAHULUAN</strong><strong> :</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li>· Pada masa Gideon menjadi hakim di Israel, bangsa Midian menjajah dan berkuasa atas Israel selama tujuh tahun. Tuhan berfirman <img title="More..." src="http://www.yhs.net/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" />kepada Gideon untuk maju dan memerangi orang Midian. Tuhan menguatkan hati dan kepercayaan Gideon, bahwa dirinya disertai oleh Tuhan. Kata Tuhan kepada Gideon ”Aku menyertai engkau, ya pahlawan yang gagah berani.” Tuhan sendiri yang mengutus Gideon untuk memerangi bangsa Midian dan menyelamatkan bangsa Israel (Hakim 6:14-16).</li>
<li>· Musuh kita akan melakukan segala cara supaya kita menjadi orang kristen yang lemah, putus asa, dan takut. Ia akan selalu mengintimidasi (menakut-nakuti) hidup kita. Mengapa demikian? Karena pada saat kita menjadi lemah, maka musuh akan dapat dengan mudah mengalahkan kita. Tuhan mau menuntun kita mengalami terobosan dan kemenangan.   <em>        </em></li>
</ul>
<p>    <strong><em>Ucapkan: “</em></strong><strong><em>Tuhan memberikan terobosan dan kemenangan kepadaku”</em></strong><strong><em></em></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>I S I</strong><strong> :</strong> Mengapa Tidak terjadi Terobosan dan kemenangan dalam hidup kita? Ada 3 alasan, yaitu:</p>
<div>
<p><strong>I. </strong><strong>TERLALU BANYAK KETAKUTAN </strong><strong>(</strong><strong>Hakim 7:10-11)</strong></p>
</div>
<ul>
<li>· Ketika Tuhan mengutus Gideon memerangi bangsa Midian, rakyat yang ikut bersama-samanya berjumlah 32.000 orang. Jumlah yang sangat banyak. Namun Tuhan ingin sebuah pasukan yang bebas dari ketakutan. Sebab Tuhan tidak pernah memberikan roh ketakutan (2 Timotius 1:7), sebaliknya Tuhan memberikan kepada kita kekuatan, KASIH dan ketertiban.</li>
<li>· Dari mana datangnya ketakutan itu? Ketakutan datang dari diri sendiri dengan membayangkan dan memikirkan hal-hal negatif. Musuh akan membuat kita menjadi takut sehingga kita dikalahkannya. Jika kita mempunyai kasih, maka tidak ada lagi ketakutan, sebab kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan (I Yohanes 4:18).</li>
<li>· <strong><em>Ceritakan apa yang Saudara lakukan, ketika sedang mengalami ketakutan? </em></strong></li>
</ul>
<p>    <strong><em>Ucapkan:</em></strong><em> <strong>“</strong></em><strong><em>Tuhan tidak memberikan roh ketakutan kepada Saya</em></strong><strong><em>”</em></strong><em></em></p>
<div>
<p><strong>II. </strong><strong>TERLALU BANYAK KEKUATIRAN (Hakim 7:2-3</strong><strong>)</strong></p>
</div>
<ul>
<li>· Kekuatiran adalah senjata lainnya yang juga digunakan oleh musuh untuk mengalahkan dan menghancurkan hidup kita. Orang yang kuatir adalah sama dengan orang yang tidak mempercayai kasih dan kuasa Tuhan. Semakin kita kuatir, maka semakin kita tidak percaya. Sebaliknya semakin kita percaya, maka semakin kita tidak menjadi kuatir lagi.</li>
<li>· Di dalam Matius 6:25-33, Yesus mengatakan ”JANGAN KUATIR” sebanyak empat kali, yaitu jangan kuatir tentang : hidup ini, tubuh ini, makanan/minuman/pakaian, dan hari esok (masa depan). Kekuatiran akan menghalangi langkah kita untuk maju (Matius 6:26). Jadi, janganlah kita kuatir tentang apa pun juga, tetapi mulailah untuk berdoa dan bersyukur kepada Tuhan (Filipi 4:6).</li>
<li>· <strong><em>Ceritakan apa yang Saudara lakukan, ketika sedang mengalami kekuatiran? </em></strong><em>  </em></li>
</ul>
<p>            <strong><em>Ucapkan : “</em></strong><strong><em>Tuhan tidak ingin Saya kuatir, tetapi berdoa dan bersyukur kepada-Nya</em></strong><strong><em>”</em></strong></p>
<div>
<p><strong>III. </strong><strong>TERLALU BANYAK CARA YANG SALAH (Hakim 7:4-6</strong><strong>)</strong></p>
</div>
<ul>
<li>· Seringkali kita menggunakan cara dan pengalaman diri sendiri untuk menyelesaikan persoalan dan masalah kita. Ternyata acapkali hasilnya kurang memuaskan. Bukan dengan kuat dan gagah manusia, tetapi dengan roh Tuhan (Zakharia 4:6).</li>
<li>· Musuh yang kuat belum tentu harus dikalahkan dengan jumlah rakyat (pasukan) yang banyak, ternyata hanya dengan 300 orang saja kemenangan didapatkan. Tuhan membuktikan bahwa dengan cara Tuhan, maka terjadi kemenangan yang besar. Bukan dengan senjata yang tajam untuk mengalahkan bangsa Midian, melainkan dengan : sangkakala (teriakan pujian), buyung (ketaatan) dan obor (tuntunan firman), maka kemenangan didapatkan Gideon (Hakim 7:16-18, 20-22).</li>
<li>· <strong><em>Ceritakan apa yang Saudara lakukan ketika melakukan sebuah kesalahan? </em></strong></li>
</ul>
<p>            <strong><em>Ucapkan : ”</em></strong><strong><em>Saya menggunakan cara yang benar sesuai firman Tuhan</em></strong><strong><em>” </em></strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>KESIMPULAN </strong><strong>:</strong> Apa yang baik bagi kita, belum tentu baik menurut Tuhan, namun apa yang baik menurut Tuhan maka hal itu adalah yang terbaik bagi kita. Alami terobosan dan kemenangan bersama dengan Tuhan, jangan terlalu banyak ketakutan, kekuatiran dan cara yang salah. Tuhan yang memberikan kemenangan kepada kita adalah Tuhan yang menyertai kita.</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/yhs/~4/kkv2wPF85WY" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yhs.net/materi-fa-202-terlalu-banyak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.yhs.net/materi-fa-202-terlalu-banyak/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Tuhan Membiarkan Kejahatan?</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/yhs/~3/tdUb4R2YcqE/</link>
		<comments>http://www.yhs.net/tuhan-membiarkan-kejahatan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Feb 2012 23:00:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kukuh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yhs.net/?p=3921</guid>
		<description><![CDATA[Baca: Matius 13:24-30,36-43 Ayat Mas: Anak Manusia akan menyuruh malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan mengumpulkan dari dalam kerajaan-Nya segala sesuatu yang menyebabkan orang berbuat dosa dan semua orang yang melakukan kejahatan (Matius 13:41) Ketika mengikuti berita dan mengamati berbagai peristiwa tiap ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="id_4f3c62a4434157401169406">Baca: Matius 13:24-30,36-43<br />
Ayat Mas: Anak Manusia akan menyuruh malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan mengumpulkan dari dalam kerajaan-Nya segala sesuatu yang menyebabkan orang berbuat dosa dan semua orang yang melakukan kejahatan (Matius 13:41)</p>
<p>Ketika mengikuti berita dan mengamati berbagai peristiwa tiap hari, kita mendapati kehadiran dan daya rusak kejahatan begitu merajalela. Kita <span id="more-3921"></span>bertanya, “Bagaimana mungkin Tuhan yang baik dan berkuasa mem biarkan kejahatan?” Jika Tuhan Maha baik, Dia ingin mengalahkan kejahat an. Jika Tuhan Mahakuasa, Dia dapat me nga lahkan ke-jahatan. Tapi, kejahatan ma sih ada di mana-mana. Rabbi Harold Kushner menyimpulkan dalam buku la risnya When Bad Things Happen to Good People: Tuhan ingin agar manusia bahagia, tapi kadang Dia tak cukup berkuasa mendatangkan hal-hal baik yang Dia inginkan.</p>
<p>Pandangan tentang Tuhan yang terbatas gagal memahami bahwa Tuhan belum selesai bertindak terhadap kejahatan. Tuhan Yesus menjelaskan kebenaran ini melalui sebuah perumpamaan sederhana tentang lalang di antara gandum (ayat 24-30). Perumpamaan ini dipakai Tuhan Yesus untuk menerangkan bagaimana kejahatan akan tetap ada sebelum akhir zaman, namun akan tiba saatnya di mana segala kejahatan serta para pelakunya mendapat hukuman yang setimpal (ayat 40-42). Kebenaran Tuhan akan ditegakkan atas seluruh ciptaan.</p>
<p>Tuhan Mahabaik dan Mahakuasa. Fakta bahwa Tuhan belum melenyapkan kejahatan saat ini tidak berarti Dia tidak akan melenyapkannya pada masa yang akan datang. Dia dapat dan akan melakukannya, dalam waktu dan hikmat-Nya (lihat juga 2 Petrus 3:7-12). Apa yang kita pikirkan tentang Tuhan ketika melihat atau mengalami hal-hal yang buruk dalam hidup? Mari memperbarui pengharapan, penghormatan, dan penundukan diri kita kepada-Nya, Tuhan yang sungguh Mahabaik dan Mahakuasa. –JOO</p>
<p>Kejahatan tak mengubah fakta Tuhan itu Mahabaik-Mahakuasa Dia akan membereskan kejahatan pada waktu-Nya</p></div>
<div data-ft="{&quot;type&quot;:11}"><strong><strong>Renungan Harian®</strong></strong></p>
<div></div>
</div>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/yhs/~4/tdUb4R2YcqE" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yhs.net/tuhan-membiarkan-kejahatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.yhs.net/tuhan-membiarkan-kejahatan/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>JESUS THE KING OF ALL NATION</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/yhs/~3/dYQCWs-kpyY/</link>
		<comments>http://www.yhs.net/jesus-the-king-of-all-nation/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Feb 2012 02:00:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kukuh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kotbah]]></category>
		<category><![CDATA[featured]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.yhs.net/?p=3929</guid>
		<description><![CDATA[Dalam Matius 1:1 ditulis mengenai silsilah Yesus Kristus disebut sebagai anak Daud, anak Abraham. Mengapa Ia disebutkan sebagai anak Daud lebih dahulu dan bukan anak Abraham, pada hal berdasarkan silsilah Abraham ada lebih dahulu dibandingkan dengan Daud?  Ini menunjukkan bahwa ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam Matius 1:1 ditulis mengenai silsilah Yesus Kristus disebut sebagai anak Daud, anak Abraham. Mengapa Ia disebutkan sebagai anak Daud lebih dahulu dan bukan anak Abraham, pada hal berdasarkan silsilah Abraham ada lebih dahulu dibandingkan dengan Daud?  Ini menunjukkan bahwa Yesus Kristus adalah keturunan raja.</p>
<p>Dalam silsilah tersebut juga disebutkan ada 5 wanita, yaitu: Tamar, Rut, Bathseba, dan Maria. Mereka berasal dari berbagai bangsa dan dengan latar belakang kehidupan yang buruk. Di samping itu ada pula orang majus dari Timur yang datang untuk menyembah Yesus. Pada hal mereka berasal dari bangsa yang tidak menyembah kepada Allah. Hal ini untuk menunjukkan bahwa Yesus datang untuk semua semua bangsa, bahkan bagi manusia yang berlatar belakang buruk sekalipun.</p>
<p>Dalam pelayananNya Yesus bertemu dengan Natanael yang mengakui eksistensi Yesus sebagai Raja. Kata Natanael kepada-Nya: &#8220;Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!&#8221; (Yohanes 1:49).  Seorang raja itu memiliki otoritas untuk memerintah dan berkuasa.  Yesus memiliki otoritas dan berkuasa atas sakit penyakit, setan dan alam semesta. Pada Yesus ada segala kuasa baik di sorga maupun di bumi (Matius 28:18). Bahkan semua takluk di bawah kaki Yesus (Filipi 2:10). Dan kita diciptakan untuk memerintah dan mengatur bersama Yesus.</p>
<p>Kita bersyukur punya Allah yang kaya akan rahmat dan bukan kaya dengan kemarahan, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita (Efesus 2:4).  Dalam Kristus Yesus kita telah dihidupkan dan duduk bersama dengan Dia. Ini adalah fakta illahi dalam alam roh. Kita tidak boleh hidup degan perasaan tetapi harus hidup dengan iman. Iblis suka bermain di area perasaan (realm of feeling), dan Tuhan ingin kita hidup berdasarkan iman (realm of faith).</p>
<p>Kita sering punya pemahaman yang salah. Kita sering mendengar pernyataan: ”Percayalah karena apa yang kamu percayai itu AKAN terjadi”. Pernyataan tersebut sepintas kelihatannya betul, pada hal salah. Yang betul adalah: ”Percayalah karena apa yang kamu percayai itu SUDAH TERJADI.” Believe it has happened.</p>
<p>Berbicara mengenai posisi, otoritasnya tidak berubah karena tempat. Sebagai contoh, misalnya Ratu Inggris datang ke Malang atau kota lain di Indonesia, dia tetap seorang ratu. Bahkan ketika ada orang yang tidak mengenalnya, atau orang tidak percaya karena orang tersebut tidak tahu, dia tetap seorang ratu.</p>
<p>Dalam Kolose 2:9-10 ditulis: ”Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan, dan kamu telah dipenuhi di dalam Dia. Dialah kepala semua pemerintah dan penguasa.”  Kita harus tahu posisi dan identitas kita. Kita adalah anak-anak Raja, dan kita akan melakukan pekerjaan yang lebih besar (Yohanes 14:12). Tuhan sudah memberikan kuasa kepada kita. Seperti apakah kuasa yang diberikan kepada kita tersebut? Dalam Efesus 1:19 disebutkan: ”Dan kita tahu betapa hebat kuasaNya bagi kita yang percaya kepadaNya.”</p>
<p>Sebagai Gembala Jemaat saya mendorong seluruh jemaat untuk menggunakan kuasa (power) yang telah Tuhan berikan kepada kita.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam kasih-Nya</p>
<p>Ps. Yusak Hadisiswantoro</p>
<p>&nbsp;</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/yhs/~4/dYQCWs-kpyY" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yhs.net/jesus-the-king-of-all-nation/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.yhs.net/jesus-the-king-of-all-nation/</feedburner:origLink></item>
	</channel>
</rss>

