<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0">

<channel>
	<title>yudihastono.com</title>
	
	<link>http://yudihastono.com</link>
	<description />
	<lastBuildDate>Tue, 05 Jan 2010 02:59:20 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<image>
<link>http://yudihastono.com</link>
<url>http://yudihastono.com/wp-content/plugins/maxblogpress-favicon/icons/favicon3.ico</url>
<title>yudihastono.com</title>
</image>
		<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/yudihastono" /><feedburner:info uri="yudihastono" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><feedburner:emailServiceId>yudihastono</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><item>
		<title>Perbedaan Refrain dan Chorus</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/yudihastono/~3/ra5whqNtCSY/</link>
		<comments>http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 16:04:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudihastono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Songwriting]]></category>
		<category><![CDATA[chorus]]></category>
		<category><![CDATA[difference between refrain and chorus]]></category>
		<category><![CDATA[perbedaan antara refrain dan chorus]]></category>
		<category><![CDATA[refrain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yudihastono.com/?p=1448</guid>
		<description><![CDATA[Bagi Anda yang sedang belajar menulis lagu (yeee&#8230;saya juga masih belajar sih), hendaknya dipahami betul bahwa refrain berbeda dengan chorus. Yang terjadi selama ini, apa yang kita sebut-sebut sebagai refrain pada suatu lagu, ternyata adalah chorus. Saya sendiri juga baru menyadarinya ketika menghadiri Unlimited Worship Seminar 2008 yang diadakan di GBI Keluarga Allah, Solo. Pembicara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright" style="margin-left: 0px; margin-right: 0px;" src="http://yudihastono.com/wp-content/uploads/2009/11/Refrain-or-Chorus.jpg" alt="" width="247" height="150" />Bagi Anda yang sedang belajar menulis lagu (yeee&#8230;saya juga masih belajar sih), hendaknya dipahami betul bahwa <em>refrain</em> berbeda dengan <em>chorus</em>. Yang terjadi selama ini, apa yang kita sebut-sebut sebagai refrain pada suatu lagu, ternyata adalah <em>chorus</em>. Saya sendiri juga baru menyadarinya ketika menghadiri Unlimited Worship Seminar 2008 yang diadakan di GBI Keluarga Allah, Solo. Pembicara waktu itu adalah Joseph S Djafar, seorang musisi, arranger, songwriter yang sudah sangat kita kenal di blantika musik rohani. Bang Joseph waktu itu menekankan perbedaan ini. Lalu apa bedanya?</p>
<p>OK, saya sekarang akan berikan contoh lagu <em>Silent Night</em> (<em>Malam Kudus</em>), sebuah lagu Natal yang sangat terkenal dan melegenda, ditulis pada tahun 1816 oleh Pastur Austria bernama Joseph Mohr. Liriknya begini, saya ambil sepotong saja ya:</p>
<p style="text-align: center;"><em>Silent night, holy night<br />
All is calm, all is bright<br />
Round yon Virgin Mother and Child<br />
Holy Infant so tender and mild<br />
Sleep in heavenly peace<br />
Sleep in heavenly peace</em></p>
<p>Coba Anda perhatikan dua baris terakhir, <em>Sleep in heavenly peace</em>. Dua baris inilah yang disebut dengan <em>refrain</em>. Nah, sekarang coba nyanyikan dalam hati. Anda akan merasakan bahwa 2 baris ini seperti menjadi satu kesatuan dengan baris-baris sebelumnya. Tidak ada transisi atau perpindahan yang jelas yang menunjukkan bahwa bagian ini adalah bagian yang terpisah dari bagian lagu sebelumnya. Kelihatannya seperti <em>nyambung aja</em> gitu. Jadi, <em>refrain</em> bukan merupakan babak baru dalam suatu lagu. Biasanya hanya berupa bentuk pengulangan (Anda perhatikan bahwa lirik 2 baris terakhir adalah sama). Pengulangannya juga pendek (tidak sampai 8 bar). <em>Refrain</em> juga bukan merupakan bagian terpenting atau inti dari lagu. Fungsi dari <em>refrain</em> adalah sebagai respon atas bait yang mendahuluinya sekaligus menjadi resolusi atau penutup sebuah lagu.</p>
<p>Lain halnya dengan <em>chorus</em>. <em>Chorus</em> akan terlihat atau terdengar seperti babak baru dalam suatu lagu. Hal ini tentu saja berbeda dengan <em>refrain</em> yang notabene menjadi satu kesatuan dengan bait atau <em>verse</em> yang mendahulunya. Dalam <em>chorus</em>, ada suatu bentuk musik yang baru. <em>Chorus</em> ini juga biasanya lebih panjang (sekitar 8 bar atau bisa lebih). Berhubung ini bulan menjelang Natal, saya ambilkan contoh lagu Natal lagi untuk memberikan gambaran lebih jelas tentang <em>chorus</em>, Jingle Bells:</p>
<p style="text-align: center;"><em>Dashing through the snow<br />
In a one horse open sleigh<br />
O&#8217;er the fields we go<br />
Laughing all the way<br />
Bells on bob tails ring<br />
Making spirits bright<br />
What fun it is to laugh and sing<br />
A sleighing song tonight</em></p>
<p style="text-align: center;"><em>Oh, jingle bells, jingle bells<br />
Jingle all the way<br />
Oh, what fun it is to ride<br />
In a one horse open sleigh<br />
Jingle bells, jingle bells<br />
Jingle all the way<br />
Oh, what fun it is to ride<br />
In a one horse open sleigh</em></p>
<p>Jelas bahwa bagian kedua dari lagu ini adalah <em>chorus</em>. Lirik yang lebih panjang dan suasana musik atau lagu yang berbeda (babak baru) sudah cukup untuk menentukan bahwa bagian ini adalah <em>chorus</em> dari lagu <em>Jingle Bells</em>.</p>
<p><em>Chorus</em> inilah yang sekarang banyak kita jumpai dalam lagu-lagu pop di jaman sekarang, atau lebih tepatnya disebut lagu pop modern. Secara struktur, <em>chorus</em> ini memang sangat ideal dan sangat dibutuhkan oleh industri musik jaman sekarang. Dari segi struktur <em>chorus</em> memungkinkan untuk diulang sebanyak 2 kali atau lebih guna memenuhi durasi standar lagu pop modern saat ini, yaitu sekitar 3 hingga 4 menit (ada juga yang 5 menit atau lebih lho). Berbeda dengan <em>refrain</em>, <em>chorus</em> di lagu pop modern adalah bagian terpenting dan merupakan inti dari lagu. <em>Chorus</em> bukan hanya sekedar respon atau digunakan sebagai penutup. <em>Chorus</em> adalah bagian yang vital karena bagian lagu yang bisa &#8216;dijual&#8217; seringkali justru terdapat di <em>chorus</em> ini. Bagian lagu yang bisa dijual itu adalah <em>hook</em>, atau bagian lagu yang paling diingat. Namanya saja <em>hook</em>, jadi otomatis <em>hook</em> ini harus diulang-ulang sesering mungkin biar tambah <em>nyantol</em> ke telinga pendengar dan diingat terus. Otomatis <em>chorus</em> yang berisi <em>hook</em> ini yang diulang-ulang. Lagu-lagu <em>big hits </em>biasanya memiliki <em>chorus</em> dengan <em>hook</em> yang kuat.</p>
<p>Jadi sekarang mudah-mudahan jelas ya. <em>Refrain </em>itu beda dengan <em>chorus</em>. Jadi mestinya sekarang sudah fasih membedakan mana <em>refrain</em> dan mana yang <em>chorus</em>.</p>
<p>Semoga bermanfaat.</p>
<div class="sexy-bookmarks sexy-bookmarks-expand sexy-bookmarks-bg-sexy"><ul class="socials"><li class="sexy-facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/&amp;t=Perbedaan+Refrain+dan+Chorus" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a></li><li class="sexy-twitter"><a href="http://twitter.com/home?status=Perbedaan+Refrain+dan+Chorus+-+http://bit.ly/1r7Gpw+(via+@yudihastono)" rel="nofollow" class="external" title="Tweet This!">Tweet This!</a></li><li class="sexy-delicious"><a href="http://del.icio.us/post?url=http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/&amp;title=Perbedaan+Refrain+dan+Chorus" rel="nofollow" class="external" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a></li><li class="sexy-digg"><a href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/&amp;title=Perbedaan+Refrain+dan+Chorus" rel="nofollow" class="external" title="Digg this!">Digg this!</a></li><li class="sexy-technorati"><a href="http://technorati.com/faves?add=http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Technorati">Share this on Technorati</a></li><li class="sexy-reddit"><a href="http://reddit.com/submit?url=http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/&amp;title=Perbedaan+Refrain+dan+Chorus" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Reddit">Share this on Reddit</a></li><li class="sexy-stumbleupon"><a href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/&amp;title=Perbedaan+Refrain+dan+Chorus" rel="nofollow" class="external" title="Stumble upon something good? Share it on StumbleUpon">Stumble upon something good? Share it on StumbleUpon</a></li><li class="sexy-friendfeed"><a href="http://www.friendfeed.com/share?title=Perbedaan+Refrain+dan+Chorus&amp;link=http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/" rel="nofollow" class="external" title="Share this on FriendFeed">Share this on FriendFeed</a></li><li class="sexy-yahoobuzz"><a href="http://buzz.yahoo.com/submit/?submitUrl=http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/&amp;submitHeadline=Perbedaan+Refrain+dan+Chorus&amp;submitSummary=Bagi%20Anda%20yang%20sedang%20belajar%20menulis%20lagu%20%28yeee...saya%20juga%20masih%20belajar%20sih%29%2C%20hendaknya%20dipahami%20betul%20bahwa%20refrain%20berbeda%20dengan%20chorus.%20Yang%20terjadi%20selama%20ini%2C%20apa%20yang%20kita%20sebut-sebut%20sebagai%20refrain%20pada%20suatu%20lagu%2C%20ternyata%20adalah%20chorus.%20Saya%20sendiri%20juga%20baru%20menyadarinya%20ketika%20mengha&amp;submitCategory=science&amp;submitAssetType=text" rel="nofollow" class="external" title="Buzz up!">Buzz up!</a></li><li class="sexy-google"><a href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=add&amp;bkmk=http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/&amp;title=Perbedaan+Refrain+dan+Chorus" rel="nofollow" class="external" title="Add this to Google Bookmarks">Add this to Google Bookmarks</a></li><li class="sexy-myspace"><a href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/&amp;t=Perbedaan+Refrain+dan+Chorus" rel="nofollow" class="external" title="Post this to MySpace">Post this to MySpace</a></li><li class="sexy-mixx"><a href="http://www.mixx.com/submit?page_url=http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/&amp;title=Perbedaan+Refrain+dan+Chorus" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Mixx">Share this on Mixx</a></li><li class="sexy-newsvine"><a href="http://www.newsvine.com/_tools/seed&amp;save?u=http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/&amp;h=Perbedaan+Refrain+dan+Chorus" rel="nofollow" class="external" title="Seed this on Newsvine">Seed this on Newsvine</a></li><li class="sexy-designfloat"><a href="http://www.designfloat.com/submit.php?url=http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/&amp;title=Perbedaan+Refrain+dan+Chorus" rel="nofollow" class="external" title="Submit this to DesignFloat">Submit this to DesignFloat</a></li><li class="sexy-linkedin"><a href="http://www.linkedin.com/shareArticle?mini=true&amp;url=http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/&amp;title=Perbedaan+Refrain+dan+Chorus&amp;summary=Bagi%20Anda%20yang%20sedang%20belajar%20menulis%20lagu%20%28yeee...saya%20juga%20masih%20belajar%20sih%29%2C%20hendaknya%20dipahami%20betul%20bahwa%20refrain%20berbeda%20dengan%20chorus.%20Yang%20terjadi%20selama%20ini%2C%20apa%20yang%20kita%20sebut-sebut%20sebagai%20refrain%20pada%20suatu%20lagu%2C%20ternyata%20adalah%20chorus.%20Saya%20sendiri%20juga%20baru%20menyadarinya%20ketika%20mengha&amp;source=yudihastono.com" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Linkedin">Share this on Linkedin</a></li><li class="sexy-misterwong"><a href="http://www.mister-wong.com/addurl/?bm_url=http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/&amp;bm_description=Perbedaan+Refrain+dan+Chorus&amp;plugin=sexybookmarks" rel="nofollow" class="external" title="Add this to Mister Wong">Add this to Mister Wong</a></li><li class="sexy-scriptstyle"><a href="http://scriptandstyle.com/submit?url=http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/&amp;title=Perbedaan+Refrain+dan+Chorus" rel="nofollow" class="external" title="Submit this to Script &amp; Style">Submit this to Script &amp; Style</a></li><li class="sexy-blinklist"><a href="http://www.blinklist.com/index.php?Action=Blink/addblink.php&amp;Url=http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/&amp;Title=Perbedaan+Refrain+dan+Chorus" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Blinklist">Share this on Blinklist</a></li><li class="sexy-diigo"><a href="http://www.diigo.com/post?url=http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/&amp;title=Perbedaan+Refrain+dan+Chorus&amp;desc=Bagi%20Anda%20yang%20sedang%20belajar%20menulis%20lagu%20%28yeee...saya%20juga%20masih%20belajar%20sih%29%2C%20hendaknya%20dipahami%20betul%20bahwa%20refrain%20berbeda%20dengan%20chorus.%20Yang%20terjadi%20selama%20ini%2C%20apa%20yang%20kita%20sebut-sebut%20sebagai%20refrain%20pada%20suatu%20lagu%2C%20ternyata%20adalah%20chorus.%20Saya%20sendiri%20juga%20baru%20menyadarinya%20ketika%20mengha" rel="nofollow" class="external" title="Post this on Diigo">Post this on Diigo</a></li><li class="sexy-twittley"><a href="http://twittley.com/submit/?title=Perbedaan+Refrain+dan+Chorus&amp;url=http%3A%2F%2Fyudihastono.com%2Fsongwriting%2Fperbedaan-refrain-dan-chorus%2F&amp;desc=Bagi%20Anda%20yang%20sedang%20belajar%20menulis%20lagu%20%28yeee...saya%20juga%20masih%20belajar%20sih%29%2C%20hendaknya%20dipahami%20betul%20bahwa%20refrain%20berbeda%20dengan%20chorus.%20Yang%20terjadi%20selama%20ini%2C%20apa%20yang%20kita%20sebut-sebut%20sebagai%20refrain%20pada%20suatu%20lagu%2C%20ternyata%20adalah%20chorus.%20Saya%20sendiri%20juga%20baru%20menyadarinya%20ketika%20mengha&amp;pcat=Internet&amp;tags=" rel="nofollow" class="external" title="Submit this to Twittley">Submit this to Twittley</a></li><li class="sexy-mail"><a href="mailto:?subject=%22Perbedaan%20Refrain%20dan%20Chorus%22&amp;body=I%20thought%20this%20article%20might%20interest%20you.%0A%0A%22Bagi%20Anda%20yang%20sedang%20belajar%20menulis%20lagu%20%28yeee...saya%20juga%20masih%20belajar%20sih%29%2C%20hendaknya%20dipahami%20betul%20bahwa%20refrain%20berbeda%20dengan%20chorus.%20Yang%20terjadi%20selama%20ini%2C%20apa%20yang%20kita%20sebut-sebut%20sebagai%20refrain%20pada%20suatu%20lagu%2C%20ternyata%20adalah%20chorus.%20Saya%20sendiri%20juga%20baru%20menyadarinya%20ketika%20mengha%22%0A%0AYou%20can%20read%20the%20full%20article%20here%3A%20http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/" rel="nofollow" class="external" title="Email this to a friend?">Email this to a friend?</a></li><li class="sexy-comfeed"><a href="http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/feed" rel="nofollow" class="external" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a></li></ul><div style="clear:both;"></div></div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/yudihastono/~4/ra5whqNtCSY" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Waktu Tepat Untuk Menulis Lagu</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/yudihastono/~3/n5jxte7h6q8/</link>
		<comments>http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 05:17:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudihastono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Songwriting]]></category>
		<category><![CDATA[best time to write a song]]></category>
		<category><![CDATA[kapan menulis lagu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yudihastono.com/?p=1437</guid>
		<description><![CDATA[Ada pertanyaan seperti ini. Ada nggak sih waktu yang paliiiiiiiing tepat buat nulis lagu? Bisa nggak kita menulis lagu setiap semau kita? Jawaban saya adalah, bisa! Anda bertanya lagi, &#8220;Masa iya? Yang benar saja.&#8221; Gimana kalo kita pas lagi dalam suasana hati yang buruk banget. Apakah masih bisa menulis lagu? Bisa, jawab saya. Kalo kita [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada pertanyaan seperti ini. Ada nggak sih waktu yang paliiiiiiiing tepat buat nulis lagu? Bisa nggak kita menulis lagu setiap semau kita? Jawaban saya adalah, bisa! Anda bertanya lagi, &#8220;Masa iya? Yang benar saja.&#8221; Gimana kalo kita pas lagi dalam suasana hati yang buruk banget. Apakah masih bisa menulis lagu? Bisa, jawab saya. Kalo kita memang mau ya pasti bisa. Anda mungkin tidak percaya dan bertaya lagi, &#8220;Gimana kalo pas nggak ada inspirasi?&#8221; Begini, mendingan kita bikin cerita saja. Tapi sebelumnya, kita coba samakan dulu persepsi kita tentang menulis lagu (<em>songwriting</em>).</p>
<p>Saya sebenarnya lebih suka memakai istilah mencipta lagu. Namun karena dalam bahasa Inggris lebih dikenal istilah <em>songwriting</em>, otomatis padanan katanya menjadi penulisan lagu. Kenyataannya, proses yang sebenarnya terjadi adalah bukan sekedar menulis tapi kita berkreasi. Pemakaian istilah mencipta lebih menggambarkan prosesnya, yaitu proses berkreasi membuat sebuah lagu. Saat kita berkreasi, kita memerlukan adanya bahan bakar yang disebut inspirasi. Anda mungkin sekarang bertanya lagi, &#8220;Gimana kalo inspirasinya nggak kunjung datang?&#8221; Nah, di sini Anda perlu sedikit mengubah cara pandang Anda tentang inspirasi. Sebelum saya jawab pertanyaan, ada sepenggal cerita tentang Mr. Bejo. Cerita fiktif lho ini. Bukan betulan. Kalo ada kesamaan nama atau tempat ya itu karena kebetulan saja. Lho, malah kaya mau nonton sinetron saja :). Ok begini ceritanya.</p>
<p>Hari itu hari terberat buat Mr. Bejo. Itu adalah hari di mana Mr. Bejo di PHK. Sepulang dari kantor Mr. Bejo terjebak kemacetan selama 3 jam. Di perjalanan Mr. Bejo mendapat kabar bahwa rumah kontrakannya kemalingan. Sampai di rumah Mr. Bejo menyaksikan barang-barang di rumahnya berantakan dan tak lama kemudian pacarnya menelepon dan mengakhiri hubungan mereka. Setelah itu, tiba-tiba maag Mr. Bejo kambuh karena ia telat makan gara-gara tidak mengisi perut selama terjebak kemacetan tadi. Mr. Bejo mau keluar makan enggan karena di luar ternyata hujan deras sekali. Akhirnya Mr. Bejo terpaksa makan nasi  goreng dorongan yang rasanya ke mana-mana nggak jelas. Maag Mr. Bejo sudah berangsur pulih. Ia kemudian menonton acara TV kesukaannya dan perasaannya pun sudah mulai membaik. Mr. Bejo mau menulis lagu? Tidak bisa. Hari itu hari terberat buat Mr. Bejo. Ia merasa tidak ada inspirasi. Jika alasannya karena capek, perlu istirahat, OK..<em>that&#8217;s fine</em>, nggak bisa dipaksaain. Tapi kalo alasannya nggak ada inspirasi&#8230;.tunggu dulu.</p>
<p>Nah, sampai di sini perlu ditelaah lagi bahwa sebenarnya semua kejadian yang kita alami entah itu baik atau buruk <span style="text-decoration: underline;">dapat dijadikan inspirasi</span>. Kalo kita lihat lagi, berapa banyak kejadian yang dialami Mr. Bejo yang bisa dijadikan lagu? Yes, semuanya! Dari semuanya itu, sebenarnya Mr. Bejo bisa pilih satu atau dua kejadian saja dan mengembangkannya menjadi sebuah ide cerita yang dituangkan dalam lagu.</p>
<blockquote><p>Inspirasi itu bisa dicari.</p></blockquote>
<p>Ide tema lagu seperti <em>Trapped by the Jam</em>, bisa saja muncul dari pengalaman saat terjebak kemacetan. Atau mungkin <em>Sampai di Sini</em> atau <em>Goodbye My Love</em> atau mungkin<em> Kukan Menunggu</em> (kalo soal cinta mah banyak banget idenya) yang bisa saja muncul dari pengalaman putus cinta. Bahkan tema-tema tadi bisa juga dijadikan <em>hook</em>-nya.</p>
<p>Intinya, seorang <em>songwriter</em> harus bisa memanfaatkan bukan hanya kejadian yang enak-enak saja tapi juga kejadian-kejadian yang nggak enak untuk menjadikannya sebuah inspirasi dan menuangkannya ke dalam bentuk lagu. Satu hal lagi, inspirasi adalah sesuatu yang bisa dicari. Kita tidak mungkin membuat lagu hanya mengandalkan datangnya sang inspirasi. Gimana kalo inspirasi nggak kunjung datang selama berbulan-bulan? Apakah itu berarti kita tidak berkarya selama berbulan-bulan? CD lagu-lagu, video clip, cerita dari novel, pengalaman dari teman, perkataan teman, khotbah bahkan kumpulan atau koleksi lirik di internet juga bisa mendatangkan inspirasi. Bangun suasana hati untuk mencipta lagu, siapkan hati untuk menerima inspirasi dan inspirasipun akan datang.</p>
<p>Semoga bermanfaat.</p>
<div class="sexy-bookmarks sexy-bookmarks-expand sexy-bookmarks-bg-sexy"><ul class="socials"><li class="sexy-facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/&amp;t=Waktu+Tepat+Untuk+Menulis+Lagu" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a></li><li class="sexy-twitter"><a href="http://twitter.com/home?status=Waktu+Tepat+Untuk+Menulis+Lagu+-+http://bit.ly/2SFE3H+(via+@yudihastono)" rel="nofollow" class="external" title="Tweet This!">Tweet This!</a></li><li class="sexy-delicious"><a href="http://del.icio.us/post?url=http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/&amp;title=Waktu+Tepat+Untuk+Menulis+Lagu" rel="nofollow" class="external" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a></li><li class="sexy-digg"><a href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/&amp;title=Waktu+Tepat+Untuk+Menulis+Lagu" rel="nofollow" class="external" title="Digg this!">Digg this!</a></li><li class="sexy-technorati"><a href="http://technorati.com/faves?add=http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Technorati">Share this on Technorati</a></li><li class="sexy-reddit"><a href="http://reddit.com/submit?url=http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/&amp;title=Waktu+Tepat+Untuk+Menulis+Lagu" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Reddit">Share this on Reddit</a></li><li class="sexy-stumbleupon"><a href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/&amp;title=Waktu+Tepat+Untuk+Menulis+Lagu" rel="nofollow" class="external" title="Stumble upon something good? Share it on StumbleUpon">Stumble upon something good? Share it on StumbleUpon</a></li><li class="sexy-friendfeed"><a href="http://www.friendfeed.com/share?title=Waktu+Tepat+Untuk+Menulis+Lagu&amp;link=http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/" rel="nofollow" class="external" title="Share this on FriendFeed">Share this on FriendFeed</a></li><li class="sexy-yahoobuzz"><a href="http://buzz.yahoo.com/submit/?submitUrl=http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/&amp;submitHeadline=Waktu+Tepat+Untuk+Menulis+Lagu&amp;submitSummary=Ada%20pertanyaan%20seperti%20ini.%20Ada%20nggak%20sih%20waktu%20yang%20paliiiiiiiing%20tepat%20buat%20nulis%20lagu%3F%20Bisa%20nggak%20kita%20menulis%20lagu%20setiap%20semau%20kita%3F%20Jawaban%20saya%20adalah%2C%20bisa%21%20Anda%20bertanya%20lagi%2C%20%22Masa%20iya%3F%20Yang%20benar%20saja.%22%20Gimana%20kalo%20kita%20pas%20lagi%20dalam%20suasana%20hati%20yang%20buruk%20banget.%20Apakah%20masih%20bisa%20menu&amp;submitCategory=science&amp;submitAssetType=text" rel="nofollow" class="external" title="Buzz up!">Buzz up!</a></li><li class="sexy-google"><a href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=add&amp;bkmk=http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/&amp;title=Waktu+Tepat+Untuk+Menulis+Lagu" rel="nofollow" class="external" title="Add this to Google Bookmarks">Add this to Google Bookmarks</a></li><li class="sexy-myspace"><a href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/&amp;t=Waktu+Tepat+Untuk+Menulis+Lagu" rel="nofollow" class="external" title="Post this to MySpace">Post this to MySpace</a></li><li class="sexy-mixx"><a href="http://www.mixx.com/submit?page_url=http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/&amp;title=Waktu+Tepat+Untuk+Menulis+Lagu" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Mixx">Share this on Mixx</a></li><li class="sexy-newsvine"><a href="http://www.newsvine.com/_tools/seed&amp;save?u=http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/&amp;h=Waktu+Tepat+Untuk+Menulis+Lagu" rel="nofollow" class="external" title="Seed this on Newsvine">Seed this on Newsvine</a></li><li class="sexy-designfloat"><a href="http://www.designfloat.com/submit.php?url=http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/&amp;title=Waktu+Tepat+Untuk+Menulis+Lagu" rel="nofollow" class="external" title="Submit this to DesignFloat">Submit this to DesignFloat</a></li><li class="sexy-linkedin"><a href="http://www.linkedin.com/shareArticle?mini=true&amp;url=http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/&amp;title=Waktu+Tepat+Untuk+Menulis+Lagu&amp;summary=Ada%20pertanyaan%20seperti%20ini.%20Ada%20nggak%20sih%20waktu%20yang%20paliiiiiiiing%20tepat%20buat%20nulis%20lagu%3F%20Bisa%20nggak%20kita%20menulis%20lagu%20setiap%20semau%20kita%3F%20Jawaban%20saya%20adalah%2C%20bisa%21%20Anda%20bertanya%20lagi%2C%20%22Masa%20iya%3F%20Yang%20benar%20saja.%22%20Gimana%20kalo%20kita%20pas%20lagi%20dalam%20suasana%20hati%20yang%20buruk%20banget.%20Apakah%20masih%20bisa%20menu&amp;source=yudihastono.com" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Linkedin">Share this on Linkedin</a></li><li class="sexy-misterwong"><a href="http://www.mister-wong.com/addurl/?bm_url=http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/&amp;bm_description=Waktu+Tepat+Untuk+Menulis+Lagu&amp;plugin=sexybookmarks" rel="nofollow" class="external" title="Add this to Mister Wong">Add this to Mister Wong</a></li><li class="sexy-scriptstyle"><a href="http://scriptandstyle.com/submit?url=http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/&amp;title=Waktu+Tepat+Untuk+Menulis+Lagu" rel="nofollow" class="external" title="Submit this to Script &amp; Style">Submit this to Script &amp; Style</a></li><li class="sexy-blinklist"><a href="http://www.blinklist.com/index.php?Action=Blink/addblink.php&amp;Url=http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/&amp;Title=Waktu+Tepat+Untuk+Menulis+Lagu" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Blinklist">Share this on Blinklist</a></li><li class="sexy-diigo"><a href="http://www.diigo.com/post?url=http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/&amp;title=Waktu+Tepat+Untuk+Menulis+Lagu&amp;desc=Ada%20pertanyaan%20seperti%20ini.%20Ada%20nggak%20sih%20waktu%20yang%20paliiiiiiiing%20tepat%20buat%20nulis%20lagu%3F%20Bisa%20nggak%20kita%20menulis%20lagu%20setiap%20semau%20kita%3F%20Jawaban%20saya%20adalah%2C%20bisa%21%20Anda%20bertanya%20lagi%2C%20%22Masa%20iya%3F%20Yang%20benar%20saja.%22%20Gimana%20kalo%20kita%20pas%20lagi%20dalam%20suasana%20hati%20yang%20buruk%20banget.%20Apakah%20masih%20bisa%20menu" rel="nofollow" class="external" title="Post this on Diigo">Post this on Diigo</a></li><li class="sexy-twittley"><a href="http://twittley.com/submit/?title=Waktu+Tepat+Untuk+Menulis+Lagu&amp;url=http%3A%2F%2Fyudihastono.com%2Fsongwriting%2Fwaktu-tepat-untuk-menulis-lagu%2F&amp;desc=Ada%20pertanyaan%20seperti%20ini.%20Ada%20nggak%20sih%20waktu%20yang%20paliiiiiiiing%20tepat%20buat%20nulis%20lagu%3F%20Bisa%20nggak%20kita%20menulis%20lagu%20setiap%20semau%20kita%3F%20Jawaban%20saya%20adalah%2C%20bisa%21%20Anda%20bertanya%20lagi%2C%20%22Masa%20iya%3F%20Yang%20benar%20saja.%22%20Gimana%20kalo%20kita%20pas%20lagi%20dalam%20suasana%20hati%20yang%20buruk%20banget.%20Apakah%20masih%20bisa%20menu&amp;pcat=Internet&amp;tags=" rel="nofollow" class="external" title="Submit this to Twittley">Submit this to Twittley</a></li><li class="sexy-mail"><a href="mailto:?subject=%22Waktu%20Tepat%20Untuk%20Menulis%20Lagu%22&amp;body=I%20thought%20this%20article%20might%20interest%20you.%0A%0A%22Ada%20pertanyaan%20seperti%20ini.%20Ada%20nggak%20sih%20waktu%20yang%20paliiiiiiiing%20tepat%20buat%20nulis%20lagu%3F%20Bisa%20nggak%20kita%20menulis%20lagu%20setiap%20semau%20kita%3F%20Jawaban%20saya%20adalah%2C%20bisa%21%20Anda%20bertanya%20lagi%2C%20%22Masa%20iya%3F%20Yang%20benar%20saja.%22%20Gimana%20kalo%20kita%20pas%20lagi%20dalam%20suasana%20hati%20yang%20buruk%20banget.%20Apakah%20masih%20bisa%20menu%22%0A%0AYou%20can%20read%20the%20full%20article%20here%3A%20http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/" rel="nofollow" class="external" title="Email this to a friend?">Email this to a friend?</a></li><li class="sexy-comfeed"><a href="http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/feed" rel="nofollow" class="external" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a></li></ul><div style="clear:both;"></div></div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/yudihastono/~4/n5jxte7h6q8" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Blog: Definisi dan Struktur</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/yudihastono/~3/nvO6jc76AYU/</link>
		<comments>http://yudihastono.com/blog-and-blogging/blog-definisi-dan-struktur/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Oct 2009 21:41:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudihastono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog and Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[blog definition]]></category>
		<category><![CDATA[blog structure]]></category>
		<category><![CDATA[blogger]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[definisi blog]]></category>
		<category><![CDATA[struktur blog]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yudihastono.com/?p=1391</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;A blog (a contraction of the term weblog) is a type of website, usually maintained by an individual with regular entries of commentary, descriptions of events, or other material such as graphics or video. Entries are commonly displayed in reverse-chronological order. &#8220;Blog&#8221; can also be used as a verb, meaning to maintain or add content [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>&#8220;A <strong>blog</strong> (a contraction of the term <strong>weblog</strong>) is a type of website, usually maintained by an individual with regular entries of commentary, descriptions of events, or other material such as graphics or video. Entries are commonly displayed in reverse-chronological order. &#8220;Blog&#8221; can also be used as a verb, meaning <em>to maintain or add content to a blog</em>.&#8221; (Source: Wikipedia)</p></blockquote>
<p>Istilah <em>blog</em> dan <em>blogging</em> tentu saja sudah akrab di telinga kita yang sering berteleportasi di dunia maya. Blog tentu saja sudah menjamur jumlahnya, mungkin mencapai jutaan. Namun hanya beberapa saja yang berkembang dan sisanya mati karena nggak diurusin oleh empunya blog. Sebenarnya apa sih blog itu? Terus apa bedanya blog dengan situs web biasa yang dulu pernah kita lihat sebelum era blog dimulai? Bagaimanakah struktur sebuah blog?</p>
<p>Dari kunjungan saya ke <a title="Wikipedia" href="http://wikipedia.org" target="_blank">Wikipedia</a>, saya mendapatkan definisi blog seperti kutipan di sebelah ini. Blog ternyata adalah kependekan dari weblog. Kebanyakan blog ini dikelola oleh seorang individu yang sering kali disebut <em>admin</em>. Kalo Anda punya blog, Anda pun adalah seorang admin yang mengelola blog tersebut.</p>
<h4>Struktur Blog</h4>
<p>Secara struktur, blog memiliki perbedaan yang cukup signifikan bila dibandingkan dengan web konvensional. Web konvensional biasanya memiliki satu atau lebih halaman. Masing-masing halaman ini biasanya bertautan dengan sub halaman. Bagaimana dengan blog?</p>
<p><strong>Home</strong></p>
<p>Blog hanya memiliki satu halaman entri, biasanya disebut halaman <em>home</em> atau <em>index</em>. Meskipun ada arsip kategori, halaman home inilah pusat navigasi dari sebuah blog. Dari halaman home inilah kita bisa mengakses seluruh arsip dari blog tersebut. Tapi ini <em>jadoel</em>. Sekarang, dengan adanya kemajuan dalam teknologi <em>blogging platfrom</em>, kita pun bisa membuat halaman lain dalam blog. Sebagai contoh, Anda bisa lihat di blog ini. Blog ini menggunakan platform Wordpress (baca: Wordpress.org) yang memungkinkan kita untuk membuat halaman-halaman dengan isinya masing-masing. Jika Anda lihat di sebelah kiri atas blog ini, di sebelah kanan HOME ada menu halaman ABOUT dan CONTACT. Secara hirarki halaman ini berdiri sendiri dan bukan merupakan bagian dari arsip blog yang biasanya dikelompokkan dalam beberapa kategori.</p>
<p>Wordpress juga memungkinkan kita untuk membuat halaman dalam halaman atau disebut juga sub halaman, seperti yang bisa dilakukan dalam pembuatan disain web konvensional. Sebagai contoh, di bawah halaman ABOUT saya bisa membuat halaman lain seperti FAMILY, BIOGRAPHY dan HOBBIES sebagai sub halaman. Bahkan ada beberapa <em>theme</em> tertentu yang menyediakan <em>template</em> untuk <em>full width page</em> yang memungkinkan kita untuk membuat halaman penuh tanpa <em>sidebar </em>(tentang <em>sidebar</em> akan dijelaskan lebih lanjut di bagian akhir artikel ini). Jika kita menguasai bahasa <em>css style</em>, <em>html</em> dan <em>php</em> cukup baik, kita bisa membuat tampilan halaman yang berbeda dengan halaman utama. Intinya dengan Wordpress, kita bisa membuat sebuah blog dengan tampilan web konvensional yang profesional. Sayangnya, kemampuan ini hanya dimiliki oleh Wordpress. Sayapun pengguna Blogger, dan untuk sementara ini Blogger memang masih memiliki banyak keterbatasan. Namun bagi yang baru memulai <em>blogging</em>, Blogger memang jauh lebih mudah pengoperasiannya karena tidak terlalu banyak fitur di dalamnya. Jika Anda ingin membuat blog pertama Anda, Blogger adalah pilihan yang tepat.</p>
<p><strong>Categories</strong> (Kategori)</p>
<p>Lalu di manakah arsip blog ini berada? Coba Anda scroll halaman ini lalu di sebelah kanan Anda akan lihat menu CATEGORIES. Di sinilah semua arsip dari blog ini berada, kecuali halaman ABOUT dan CONTACT tadi. Selain dikelompokkan dalam kategori yang berbeda, arsip ini juga dapat dikelompokkan berdasarkan tanggal terbitnya. Arsip di dalam sebuah blog, tak lain adalah berupa <em>post </em>(atau sering disebut juga <em>posting</em>an). Arsip-arsip ini umumnya bersifat publik, artinya dibuat untuk konsumsi umum, seperti halnya Anda sekarang yang sedang membaca salah satu arsip saya. Anda dan pengunjung lain bebas membaca post ini kapan saja. Post ini juga macam-macam bentuknya, ada yang berupa artikel, gambar, video ataupun audio. Seluruh post ini disusun atau ditampilkan mulai dari yang paling anyar disusul oleh post yang lebih lama dan seterusnya. Post inilah bagian terpenting dari sebuah blog. Untuk inilah pengunjung datang ke blog Anda, untuk mendapatkan informasi. Besar kecilnya angka pengunjung yang datang ke blog Anda akan ditentukan oleh kualitas dan kuantitas post ini.</p>
<p><strong>Comment Box (Kotak Komentar)</strong></p>
<p>Hal lain yang unik dari sebuah blog adalah adanya fitur <em>comment box</em> (kotak komentar) di akhir setiap entry atau post. Kotak komentar ini biasanya tidak terdapat di halaman home atau index. Hal ini disebabkan karena di halaman home, post yang ditampilkan hanyalah bagian awalnya saja. Padahal lazimnya, kotak komentar ini terletak di bagian akhir dari post. Maka untuk menampilkan kotak komentar ini Anda harus melakukan klik pada judul post atau artikel untuk membuka artikel secara penuh. Setelah Anda membuka post secara penuh, barulah nanti di bagian bawah post akan Anda temui kotak komentar seperti yang Anda lihat di akhir artikel ini. Di kotak komentar inilah tempat Anda menuliskan tanggapan mengenai informasi yang Anda baca di sini. Di kotak komentar ini juga diskusi dan interaksi antara pemilik blog / penulis / admin dan pengunjung atau pembaca terjadi. Fitur ini sangat bermanfaat bagi pengunjung karena mereka bisa menaruh <em>link</em> blog mereka (jika punya lho ya) sehingga memungkinkan adanya trafik ke blog mereka melaui link ini. Dalam dunia SEO (Search Engine Optimization), ada dua jenis atribut untuk link seperti ini, <em>nofollow</em> dan <em>dofollow</em>. Lebih lanjut tentang ini, akan saya jelaskan di post yang akan datang.</p>
<p><strong>Sidebar</strong></p>
<p>Bagian lain yang membedakan antara web konvensional dengan blog adalah adanya elemen <em>sidebar</em> pada blog, seperti yang Anda lihat pada blog ini di bagian kanan. <em>Sidebar</em> ini bisa berada di sisi kiri atau kanan tergantung dari disain dari <em>theme</em> yang Andai pakai. Untuk blog saya ini saya memakai <em>theme</em> dengan <em>sidebar</em> 1 kolom. Ada juga <em>theme</em> dengan sidebar lebih dari 1 kolom. <em>Sidebar</em> ini selalu ditampilkan ke manapun Anda menjelajahi blog ini. Namun jika saya membuat halaman dengan <em>template full width page</em>, barulah sidebar ini tidak ditampilkan.</p>
<p>Di <em>sidebar</em> inilah Anda bisa menaruh berbagai macam elemen blog (disebut <em>widget</em>) dari mulai kotak pencari, kalender, kategori, iklan, dan fitur-fitur apapun yang Anda rasa perlu untuk ditampilkan di sini. Seperti di blog saya ini, saya menaruh <em>widget recent post</em> untuk menginformasikan post-post terbaru yang saya terbitkan. Kemudian di bawahnya ada iklan sponsor, kemudian ada <em>categories</em> untuk memudahkan pengunjung dalam memilih menjelajahi isi blog ini. Diikuti oleh widget teks yang saya isi dengan ShoutMix. Perlu diketahui bahwa ShoutMix ini adalah layanan pihak ketiga dan tidak ada dalam widget yang disediakan oleh Wordpress. Yang saya lakukan adalah meyisipkan <em>widget</em> teks (Javascripts / HTML) dan mengisi <em>widget</em> teks tersebut dengan kode HTML yang menghasilkan tampilan ShoutMix. Di bawahnya ada TWITTER UPDATES. Kemudian yang terbawah adalah <em>widget</em> META yang memudahkan saya sebagai admin untuk mengakses halaman admin dari sidebar.</p>
<p>Masih ada banyak widget yang disediakan oleh Wordpress sepeti <em>calendar</em> (untuk mengakses post berdasarkan tanggal terbitnya), <em>recent comments</em> (untuk menampilkan komentar-komentar terkini yang ada dalam blog), kotak pencari (dalam blog saya ini tidak saya sisipkan karena <em>theme </em>yang saya pakai dari <em>sono</em>nya sudah dilengkapi dengan kotak pencari &#8211; lihat bagian kanan atas) dan masih banyak lagi yang lainnya.</p>
<p>Sepintas sepertinya struktur blog tampak rumit. Namun jika Anda mencobanya, lama kelamaan Anda akan terbiasa dan Andapun akan mendapatkan benang merahnya. Yang perlu diingat, teknologi software blogging ini terus berkembang dari hari-hari dan perkembangannya sangat cepat. Meskipun begitu ada satu alasan yang membuat kenapa blogging begitu menjadi epidemi saat ini, blogging itu mudah. Begitu mudahnya sehingga setiap hari ada blog baru yang bermunculan.</p>
<p>Di pertengahan tahun 2006 saja, berdasarkan data yang terkumpul ada sekitar 50 juta blog di internet. Angka ini meningkat tajam 100 x lebih banyak bila dibandingkan dengan jumlah blog di tahun 2002. Dan setiap detiknya ada lebih dari 2 blog baru yang dibuat (Sumber: <a title="How many blogs are there? 50 million and counting." href="http://cyberjournalist.net/news/003674.php" target="_blank">Cyberjournalist.net</a>). Jadi, bagi Anda yang suka menulis atau berbagi informasi tentang apapun, mengapa tidak mencoba untuk memulai <em>blogging</em> sekarang?</p>
<div class="sexy-bookmarks sexy-bookmarks-expand sexy-bookmarks-bg-sexy"><ul class="socials"><li class="sexy-facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://yudihastono.com/blog-and-blogging/blog-definisi-dan-struktur/&amp;t=Blog%3A+Definisi+dan+Struktur" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a></li><li class="sexy-twitter"><a href="http://twitter.com/home?status=Blog%3A+Definisi+dan+Struktur+-+http://bit.ly/1FbRpw+(via+@yudihastono)" rel="nofollow" class="external" title="Tweet This!">Tweet This!</a></li><li class="sexy-delicious"><a href="http://del.icio.us/post?url=http://yudihastono.com/blog-and-blogging/blog-definisi-dan-struktur/&amp;title=Blog%3A+Definisi+dan+Struktur" rel="nofollow" class="external" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a></li><li class="sexy-digg"><a href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http://yudihastono.com/blog-and-blogging/blog-definisi-dan-struktur/&amp;title=Blog%3A+Definisi+dan+Struktur" rel="nofollow" class="external" title="Digg this!">Digg this!</a></li><li class="sexy-technorati"><a href="http://technorati.com/faves?add=http://yudihastono.com/blog-and-blogging/blog-definisi-dan-struktur/" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Technorati">Share this on Technorati</a></li><li class="sexy-reddit"><a href="http://reddit.com/submit?url=http://yudihastono.com/blog-and-blogging/blog-definisi-dan-struktur/&amp;title=Blog%3A+Definisi+dan+Struktur" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Reddit">Share this on Reddit</a></li><li class="sexy-stumbleupon"><a href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http://yudihastono.com/blog-and-blogging/blog-definisi-dan-struktur/&amp;title=Blog%3A+Definisi+dan+Struktur" rel="nofollow" class="external" title="Stumble upon something good? Share it on StumbleUpon">Stumble upon something good? Share it on StumbleUpon</a></li><li class="sexy-friendfeed"><a href="http://www.friendfeed.com/share?title=Blog%3A+Definisi+dan+Struktur&amp;link=http://yudihastono.com/blog-and-blogging/blog-definisi-dan-struktur/" rel="nofollow" class="external" title="Share this on FriendFeed">Share this on FriendFeed</a></li><li class="sexy-yahoobuzz"><a href="http://buzz.yahoo.com/submit/?submitUrl=http://yudihastono.com/blog-and-blogging/blog-definisi-dan-struktur/&amp;submitHeadline=Blog%3A+Definisi+dan+Struktur&amp;submitSummary=%22A%20blog%20%28a%20contraction%20of%20the%20term%20weblog%29%20is%20a%20type%20of%20website%2C%20usually%20maintained%20by%20an%20individual%20with%20regular%20entries%20of%20commentary%2C%20descriptions%20of%20events%2C%20or%20other%20material%20such%20as%20graphics%20or%20video.%20Entries%20are%20commonly%20displayed%20in%20reverse-chronological%20order.%20%22Blog%22%20can%20also%20be%20used%20as%20a%20ve&amp;submitCategory=science&amp;submitAssetType=text" rel="nofollow" class="external" title="Buzz up!">Buzz up!</a></li><li class="sexy-google"><a href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=add&amp;bkmk=http://yudihastono.com/blog-and-blogging/blog-definisi-dan-struktur/&amp;title=Blog%3A+Definisi+dan+Struktur" rel="nofollow" class="external" title="Add this to Google Bookmarks">Add this to Google Bookmarks</a></li><li class="sexy-myspace"><a href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http://yudihastono.com/blog-and-blogging/blog-definisi-dan-struktur/&amp;t=Blog%3A+Definisi+dan+Struktur" rel="nofollow" class="external" title="Post this to MySpace">Post this to MySpace</a></li><li class="sexy-mixx"><a href="http://www.mixx.com/submit?page_url=http://yudihastono.com/blog-and-blogging/blog-definisi-dan-struktur/&amp;title=Blog%3A+Definisi+dan+Struktur" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Mixx">Share this on Mixx</a></li><li class="sexy-newsvine"><a href="http://www.newsvine.com/_tools/seed&amp;save?u=http://yudihastono.com/blog-and-blogging/blog-definisi-dan-struktur/&amp;h=Blog%3A+Definisi+dan+Struktur" rel="nofollow" class="external" title="Seed this on Newsvine">Seed this on Newsvine</a></li><li class="sexy-designfloat"><a href="http://www.designfloat.com/submit.php?url=http://yudihastono.com/blog-and-blogging/blog-definisi-dan-struktur/&amp;title=Blog%3A+Definisi+dan+Struktur" rel="nofollow" class="external" title="Submit this to DesignFloat">Submit this to DesignFloat</a></li><li class="sexy-linkedin"><a href="http://www.linkedin.com/shareArticle?mini=true&amp;url=http://yudihastono.com/blog-and-blogging/blog-definisi-dan-struktur/&amp;title=Blog%3A+Definisi+dan+Struktur&amp;summary=%22A%20blog%20%28a%20contraction%20of%20the%20term%20weblog%29%20is%20a%20type%20of%20website%2C%20usually%20maintained%20by%20an%20individual%20with%20regular%20entries%20of%20commentary%2C%20descriptions%20of%20events%2C%20or%20other%20material%20such%20as%20graphics%20or%20video.%20Entries%20are%20commonly%20displayed%20in%20reverse-chronological%20order.%20%22Blog%22%20can%20also%20be%20used%20as%20a%20ve&amp;source=yudihastono.com" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Linkedin">Share this on Linkedin</a></li><li class="sexy-misterwong"><a href="http://www.mister-wong.com/addurl/?bm_url=http://yudihastono.com/blog-and-blogging/blog-definisi-dan-struktur/&amp;bm_description=Blog%3A+Definisi+dan+Struktur&amp;plugin=sexybookmarks" rel="nofollow" class="external" title="Add this to Mister Wong">Add this to Mister Wong</a></li><li class="sexy-scriptstyle"><a href="http://scriptandstyle.com/submit?url=http://yudihastono.com/blog-and-blogging/blog-definisi-dan-struktur/&amp;title=Blog%3A+Definisi+dan+Struktur" rel="nofollow" class="external" title="Submit this to Script &amp; Style">Submit this to Script &amp; Style</a></li><li class="sexy-blinklist"><a href="http://www.blinklist.com/index.php?Action=Blink/addblink.php&amp;Url=http://yudihastono.com/blog-and-blogging/blog-definisi-dan-struktur/&amp;Title=Blog%3A+Definisi+dan+Struktur" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Blinklist">Share this on Blinklist</a></li><li class="sexy-diigo"><a href="http://www.diigo.com/post?url=http://yudihastono.com/blog-and-blogging/blog-definisi-dan-struktur/&amp;title=Blog%3A+Definisi+dan+Struktur&amp;desc=%22A%20blog%20%28a%20contraction%20of%20the%20term%20weblog%29%20is%20a%20type%20of%20website%2C%20usually%20maintained%20by%20an%20individual%20with%20regular%20entries%20of%20commentary%2C%20descriptions%20of%20events%2C%20or%20other%20material%20such%20as%20graphics%20or%20video.%20Entries%20are%20commonly%20displayed%20in%20reverse-chronological%20order.%20%22Blog%22%20can%20also%20be%20used%20as%20a%20ve" rel="nofollow" class="external" title="Post this on Diigo">Post this on Diigo</a></li><li class="sexy-twittley"><a href="http://twittley.com/submit/?title=Blog%3A+Definisi+dan+Struktur&amp;url=http%3A%2F%2Fyudihastono.com%2Fblog-and-blogging%2Fblog-definisi-dan-struktur%2F&amp;desc=%22A%20blog%20%28a%20contraction%20of%20the%20term%20weblog%29%20is%20a%20type%20of%20website%2C%20usually%20maintained%20by%20an%20individual%20with%20regular%20entries%20of%20commentary%2C%20descriptions%20of%20events%2C%20or%20other%20material%20such%20as%20graphics%20or%20video.%20Entries%20are%20commonly%20displayed%20in%20reverse-chronological%20order.%20%22Blog%22%20can%20also%20be%20used%20as%20a%20ve&amp;pcat=Internet&amp;tags=" rel="nofollow" class="external" title="Submit this to Twittley">Submit this to Twittley</a></li><li class="sexy-mail"><a href="mailto:?subject=%22Blog%3A%20Definisi%20dan%20Struktur%22&amp;body=I%20thought%20this%20article%20might%20interest%20you.%0A%0A%22%22A%20blog%20%28a%20contraction%20of%20the%20term%20weblog%29%20is%20a%20type%20of%20website%2C%20usually%20maintained%20by%20an%20individual%20with%20regular%20entries%20of%20commentary%2C%20descriptions%20of%20events%2C%20or%20other%20material%20such%20as%20graphics%20or%20video.%20Entries%20are%20commonly%20displayed%20in%20reverse-chronological%20order.%20%22Blog%22%20can%20also%20be%20used%20as%20a%20ve%22%0A%0AYou%20can%20read%20the%20full%20article%20here%3A%20http://yudihastono.com/blog-and-blogging/blog-definisi-dan-struktur/" rel="nofollow" class="external" title="Email this to a friend?">Email this to a friend?</a></li><li class="sexy-comfeed"><a href="http://yudihastono.com/blog-and-blogging/blog-definisi-dan-struktur/feed" rel="nofollow" class="external" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a></li></ul><div style="clear:both;"></div></div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/yudihastono/~4/nvO6jc76AYU" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yudihastono.com/blog-and-blogging/blog-definisi-dan-struktur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://yudihastono.com/blog-and-blogging/blog-definisi-dan-struktur/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Make It Simple!</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/yudihastono/~3/N1RePaIVYOs/</link>
		<comments>http://yudihastono.com/featured/make-it-simple/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Oct 2009 18:05:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudihastono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[easy listening]]></category>
		<category><![CDATA[simple]]></category>
		<category><![CDATA[simpler]]></category>
		<category><![CDATA[song writing]]></category>
		<category><![CDATA[songwriter]]></category>
		<category><![CDATA[writing a song]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yudihastono.com/?p=1383</guid>
		<description><![CDATA[Seiring dengan kemajuan teknologi, kita akan semakin tertegun dengan kecanggihan dan kerumitan penemuan teknologi baru. Simak saja perkembangan teknologi salah satu gadget yang paling vital saat ini, handphone. Handphone pertama saya dulu Nokia 3210. Masih ingat taglinenya? Begitu kecil begitu pintar. Gimana kalo sekarang? Masih bisa dibilang kecil atau pintar? Phonebooknya saja kalo nggak salah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright" style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" src="http://yudihastono.com/wp-content/uploads/2009/10/simplicity_quote.jpg" alt="" width="240" height="240" />Seiring dengan kemajuan teknologi, kita akan semakin tertegun dengan kecanggihan dan kerumitan penemuan teknologi baru. Simak saja perkembangan teknologi salah satu <em>gadget</em> yang paling vital saat ini, <em>handphone</em>. <em>Handphone</em> pertama saya dulu Nokia 3210. Masih ingat <em>tagline</em>nya? Begitu kecil begitu pintar. Gimana kalo sekarang? Masih bisa dibilang kecil atau pintar? <em>Phonebook</em>nya saja kalo nggak salah cuma muat 200 nama. Sekarang sudah ada iPhone dan Blackberry. Nokia sendiri sudah meluncurkan N97 dengan fitur yang sangat menawan. Kalo dipikir-pikir, sebenarnya untuk apa sih inovasi-inovasi itu? Kalo disadari, kecanggihan dan kerumitan teknologi ini adalah untuk mengejar yang namanya kesederhanaan atau lebih tepatnya kemudahan. Semakin canggih <em>handphone</em>nya, tentu semakin banyak kemampuanya, tapi yang terpenting adalah <em>handphone</em> tersebut memberikan kemudahan bagi penggunanya. Yang dulunya mau internetan mesti ke warnet, sekarang bisa dengan <em>handphone</em>. Nonton TV pun bisa. Rekam video dan ambil gambar pun juga bisa. Dengerin radio FM juga bisa. Apalagi untuk keperluan bisnis. Para eksekutif sekarang dimudahkan dalam melakukan pekerjaan mereka. Mengirim email, fax, membuat <em>sheet</em> laporan hingga melakukan transaksi semua bisa dilakukan dengan <em>handphone</em> hanya dengan melakukan 2 atau 3 klik saja. Luar biasa ya. Kecanggihan dalam kesederhanaan , di sinilah raksasa-raksasa pembuat handphone itu berkompetisi. Canggih tapi nggak sederhana, ribet, rumit, ruwet&#8230;.wah bakal ditinggalin deh.</p>
<p>Cerita lain lagi. Mengapa Google mampu menggeser posisi Yahoo sebagai situs pencari terbesar? Salah satu sebabnya adalah Google memiliki <em>interface</em> yang lebih sederhana daripada Yahoo. Google hanya menampilkan fitur-fitur dan <em>link</em> yang perlu saja. Inilah yang disukai oleh mayoritas pengguna internet. Facebook dan Twitter, keduanya sama-sama situs jejaring sosial. Saat ini Facebook memang yang terbesar menyusul MySpace. Tapi bukan tidak mungkin suatu saat Twitter bisa menggeser posisi MySpace dan Facebook karena Twitter adalah yang paling sederhana dan lugas di antara mereka. Intinya, manusia sebagai pengguna handphone ataupun internet menyukai kesederhanaan, yang praktis, yang gampang.</p>
<p>Dua paragraf di atas sekarang akan saya kaitkan dengan <em>songwriting</em> atau penulisan lagu. <em>Songwriting</em> pun menuntut suatu kesederhanaan. Jika kita simak, lagu-lagu <em>big hits</em> adalah lagu-lagu yang sederhana. Lagu-lagu ini menggunakan <em>melody</em> yang sederhana, bentuk atau struktur lagu yang sederhana, yang mudah diingat oleh pendengarnya. Bahkan tidak jarang lagu-lagu ini menggunakan tak lebih dari 5 <em>chord</em>, melodinya juga tak lebih dari 7 not dan range nada dalam lagunya nggak lebih dari satu oktaf. Lagu-lagu itu nyatanya tidak hanya mudah diingat tapi juga mudah dinyanyikan.</p>
<blockquote><p>&#8220;Never underestimate the power of simplicity and when writing a song, keep it simple. The simpler, the merrier.&#8221;</p></blockquote>
<p>Ternyata kesederhanaan sangatlah penting di dalam penulisan lagu. Jadi jika Anda ingin <em>exist</em> dalam sebuah industri musik sebagai seorang <em>songwriter</em>, mulailah dengan membuat lagu-lagu yang sederhana. Tentu saja ini bukanlah sesuatu hal yang mudah. Ada hal-hal lain yang mesti diperhatikan yang akan saya <em>sharing</em>kan di posting berikutnya. Untuk saat ini,  ini dulu ya.</p>
<p>Semoga bermanfaat.</p>
<div class="sexy-bookmarks sexy-bookmarks-expand sexy-bookmarks-bg-sexy"><ul class="socials"><li class="sexy-facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://yudihastono.com/featured/make-it-simple/&amp;t=Make+It+Simple%21" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a></li><li class="sexy-twitter"><a href="http://twitter.com/home?status=Make+It+Simple%21+-+http://bit.ly/2LCzi4+(via+@yudihastono)" rel="nofollow" class="external" title="Tweet This!">Tweet This!</a></li><li class="sexy-delicious"><a href="http://del.icio.us/post?url=http://yudihastono.com/featured/make-it-simple/&amp;title=Make+It+Simple%21" rel="nofollow" class="external" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a></li><li class="sexy-digg"><a href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http://yudihastono.com/featured/make-it-simple/&amp;title=Make+It+Simple%21" rel="nofollow" class="external" title="Digg this!">Digg this!</a></li><li class="sexy-technorati"><a href="http://technorati.com/faves?add=http://yudihastono.com/featured/make-it-simple/" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Technorati">Share this on Technorati</a></li><li class="sexy-reddit"><a href="http://reddit.com/submit?url=http://yudihastono.com/featured/make-it-simple/&amp;title=Make+It+Simple%21" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Reddit">Share this on Reddit</a></li><li class="sexy-stumbleupon"><a href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http://yudihastono.com/featured/make-it-simple/&amp;title=Make+It+Simple%21" rel="nofollow" class="external" title="Stumble upon something good? Share it on StumbleUpon">Stumble upon something good? Share it on StumbleUpon</a></li><li class="sexy-friendfeed"><a href="http://www.friendfeed.com/share?title=Make+It+Simple%21&amp;link=http://yudihastono.com/featured/make-it-simple/" rel="nofollow" class="external" title="Share this on FriendFeed">Share this on FriendFeed</a></li><li class="sexy-yahoobuzz"><a href="http://buzz.yahoo.com/submit/?submitUrl=http://yudihastono.com/featured/make-it-simple/&amp;submitHeadline=Make+It+Simple%21&amp;submitSummary=Seiring%20dengan%20kemajuan%20teknologi%2C%20kita%20akan%20semakin%20tertegun%20dengan%20kecanggihan%20dan%20kerumitan%20penemuan%20teknologi%20baru.%20Simak%20saja%20perkembangan%20teknologi%20salah%20satu%20gadget%20yang%20paling%20vital%20saat%20ini%2C%20handphone.%20Handphone%20pertama%20saya%20dulu%20Nokia%203210.%20Masih%20ingat%20taglinenya%3F%20Begitu%20kecil%20begitu%20pinta&amp;submitCategory=science&amp;submitAssetType=text" rel="nofollow" class="external" title="Buzz up!">Buzz up!</a></li><li class="sexy-google"><a href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=add&amp;bkmk=http://yudihastono.com/featured/make-it-simple/&amp;title=Make+It+Simple%21" rel="nofollow" class="external" title="Add this to Google Bookmarks">Add this to Google Bookmarks</a></li><li class="sexy-myspace"><a href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http://yudihastono.com/featured/make-it-simple/&amp;t=Make+It+Simple%21" rel="nofollow" class="external" title="Post this to MySpace">Post this to MySpace</a></li><li class="sexy-mixx"><a href="http://www.mixx.com/submit?page_url=http://yudihastono.com/featured/make-it-simple/&amp;title=Make+It+Simple%21" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Mixx">Share this on Mixx</a></li><li class="sexy-newsvine"><a href="http://www.newsvine.com/_tools/seed&amp;save?u=http://yudihastono.com/featured/make-it-simple/&amp;h=Make+It+Simple%21" rel="nofollow" class="external" title="Seed this on Newsvine">Seed this on Newsvine</a></li><li class="sexy-designfloat"><a href="http://www.designfloat.com/submit.php?url=http://yudihastono.com/featured/make-it-simple/&amp;title=Make+It+Simple%21" rel="nofollow" class="external" title="Submit this to DesignFloat">Submit this to DesignFloat</a></li><li class="sexy-linkedin"><a href="http://www.linkedin.com/shareArticle?mini=true&amp;url=http://yudihastono.com/featured/make-it-simple/&amp;title=Make+It+Simple%21&amp;summary=Seiring%20dengan%20kemajuan%20teknologi%2C%20kita%20akan%20semakin%20tertegun%20dengan%20kecanggihan%20dan%20kerumitan%20penemuan%20teknologi%20baru.%20Simak%20saja%20perkembangan%20teknologi%20salah%20satu%20gadget%20yang%20paling%20vital%20saat%20ini%2C%20handphone.%20Handphone%20pertama%20saya%20dulu%20Nokia%203210.%20Masih%20ingat%20taglinenya%3F%20Begitu%20kecil%20begitu%20pinta&amp;source=yudihastono.com" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Linkedin">Share this on Linkedin</a></li><li class="sexy-misterwong"><a href="http://www.mister-wong.com/addurl/?bm_url=http://yudihastono.com/featured/make-it-simple/&amp;bm_description=Make+It+Simple%21&amp;plugin=sexybookmarks" rel="nofollow" class="external" title="Add this to Mister Wong">Add this to Mister Wong</a></li><li class="sexy-scriptstyle"><a href="http://scriptandstyle.com/submit?url=http://yudihastono.com/featured/make-it-simple/&amp;title=Make+It+Simple%21" rel="nofollow" class="external" title="Submit this to Script &amp; Style">Submit this to Script &amp; Style</a></li><li class="sexy-blinklist"><a href="http://www.blinklist.com/index.php?Action=Blink/addblink.php&amp;Url=http://yudihastono.com/featured/make-it-simple/&amp;Title=Make+It+Simple%21" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Blinklist">Share this on Blinklist</a></li><li class="sexy-diigo"><a href="http://www.diigo.com/post?url=http://yudihastono.com/featured/make-it-simple/&amp;title=Make+It+Simple%21&amp;desc=Seiring%20dengan%20kemajuan%20teknologi%2C%20kita%20akan%20semakin%20tertegun%20dengan%20kecanggihan%20dan%20kerumitan%20penemuan%20teknologi%20baru.%20Simak%20saja%20perkembangan%20teknologi%20salah%20satu%20gadget%20yang%20paling%20vital%20saat%20ini%2C%20handphone.%20Handphone%20pertama%20saya%20dulu%20Nokia%203210.%20Masih%20ingat%20taglinenya%3F%20Begitu%20kecil%20begitu%20pinta" rel="nofollow" class="external" title="Post this on Diigo">Post this on Diigo</a></li><li class="sexy-twittley"><a href="http://twittley.com/submit/?title=Make+It+Simple%21&amp;url=http%3A%2F%2Fyudihastono.com%2Ffeatured%2Fmake-it-simple%2F&amp;desc=Seiring%20dengan%20kemajuan%20teknologi%2C%20kita%20akan%20semakin%20tertegun%20dengan%20kecanggihan%20dan%20kerumitan%20penemuan%20teknologi%20baru.%20Simak%20saja%20perkembangan%20teknologi%20salah%20satu%20gadget%20yang%20paling%20vital%20saat%20ini%2C%20handphone.%20Handphone%20pertama%20saya%20dulu%20Nokia%203210.%20Masih%20ingat%20taglinenya%3F%20Begitu%20kecil%20begitu%20pinta&amp;pcat=Internet&amp;tags=" rel="nofollow" class="external" title="Submit this to Twittley">Submit this to Twittley</a></li><li class="sexy-mail"><a href="mailto:?subject=%22Make%20It%20Simple%21%22&amp;body=I%20thought%20this%20article%20might%20interest%20you.%0A%0A%22Seiring%20dengan%20kemajuan%20teknologi%2C%20kita%20akan%20semakin%20tertegun%20dengan%20kecanggihan%20dan%20kerumitan%20penemuan%20teknologi%20baru.%20Simak%20saja%20perkembangan%20teknologi%20salah%20satu%20gadget%20yang%20paling%20vital%20saat%20ini%2C%20handphone.%20Handphone%20pertama%20saya%20dulu%20Nokia%203210.%20Masih%20ingat%20taglinenya%3F%20Begitu%20kecil%20begitu%20pinta%22%0A%0AYou%20can%20read%20the%20full%20article%20here%3A%20http://yudihastono.com/featured/make-it-simple/" rel="nofollow" class="external" title="Email this to a friend?">Email this to a friend?</a></li><li class="sexy-comfeed"><a href="http://yudihastono.com/featured/make-it-simple/feed" rel="nofollow" class="external" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a></li></ul><div style="clear:both;"></div></div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/yudihastono/~4/N1RePaIVYOs" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yudihastono.com/featured/make-it-simple/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://yudihastono.com/featured/make-it-simple/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Melodi dulu atau lirik dulu?</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/yudihastono/~3/7EqaJ2Uh3lc/</link>
		<comments>http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Oct 2009 16:39:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudihastono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Songwriting]]></category>
		<category><![CDATA[kata-kata]]></category>
		<category><![CDATA[lirik]]></category>
		<category><![CDATA[lyric]]></category>
		<category><![CDATA[melodi]]></category>
		<category><![CDATA[melody]]></category>
		<category><![CDATA[melody or words first?]]></category>
		<category><![CDATA[music or lyric first?]]></category>
		<category><![CDATA[songwriter]]></category>
		<category><![CDATA[syair]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yudihastono.com/?p=1347</guid>
		<description><![CDATA[Mana yang sebaiknya kita buat dulu saat menulis lagu, melodinya dulu atau liriknya dulu? Pertanyaan ini memang termasuk pertanyaan yang paling sering dilontarkan khususnya oleh mereka yang sedang belajar menulis lagu.

&#8220;Saat membuat lagu mana yang harus dibuat lebih dulu? Kata-katanya dulu atau nadanya?&#8221;

Well, tidak ada aturan baku yang mengharuskan kita menulis lagu mulai dari lirik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mana yang sebaiknya kita buat dulu saat menulis lagu, melodinya dulu atau liriknya dulu? Pertanyaan ini memang termasuk pertanyaan yang paling sering dilontarkan khususnya oleh mereka yang sedang belajar menulis lagu.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: left;">&#8220;Saat membuat lagu mana yang harus dibuat lebih dulu? Kata-katanya dulu atau nadanya?&#8221;</p>
</blockquote>
<p><em>Well</em>, tidak ada aturan baku yang mengharuskan kita menulis lagu mulai dari lirik dulu atau melodi dulu. Itu dulu poin yang paling penting. Mau dari manapun kita mulai, entah itu melodinya dulu atau liriknya dulu, hasil akhirnya tetap sama: Lagu.</p>
<p>Jika Anda membuat minuman teh manis, mana yang Anda masukkan ke dalam gelas terlebih dulu? Air teh kemudian gulanya? Atau gula dulu baru air teh? Beberapa orang suka gula dulu, beberapa orang yang lain suka air tehnya dulu. Mana yang lebih dulu, hasil akhirnya tetap sama, teh manis.  Kalo saya sih lebih suka gula dulu, tapi itu saya lho ya. Lain halnya mungkin dengan Anda.</p>
<p>Jadi, mesti mulai dari mana?</p>
<p><img class="alignleft" style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" src="http://yudihastono.com/wp-content/uploads/2009/10/songwriting.jpg" alt="" width="179" height="269" />Seperti yang saya tadi sudah jelaskan, tidak ada aturan baku. Namun ada beberapa hal yang mungkin bisa membantu Anda untuk menentukan harus mulai dari mana Anda saat menulis lagu.</p>
<p><strong>1. Kemudahan dan kenyamanan</strong></p>
<p>Mungkin lebih mudah bagi Anda untuk menuliskan liriknya dulu karena dari lirik akan muncul inspirasi untuk membuat melodinya. Atau juga sebaliknya. Lakukan saja mana yang lebih mudah dan lebih nyaman bagi Anda. Nggak ada salahnya  juga untuk mencoba dua-duanya. Jika Anda sudah terbiasa menulis lagu mulai dari cara yang satu, cobalah cara yang lainnya. Saya pribadi lebih terbiasa menulis lagu mulai dari melodinya. Namun saya juga pernah mencoba untuk menulis lagu mulai dari liriknya dan cukup terkejut dengan hasilnya. Lain dari yang lain :). Hanya saja, ketika mencoba cara yang lain, jangan sampai Anda memaksakan diri. Jika memang idenya nggak keluar, ya sudah. Anda bisa <em>switch</em> ke cara yang lebih mudah dan nyaman. Atau Anda bisa berhenti dulu dan mencobanya lain waktu.</p>
<p><strong>2. Titik berat lagu</strong></p>
<p>Anda ingin membuat lagu dengan melodi yang bagus, atau lagu dengan lirik yang kuat? Jika Anda ingin lagu yang Anda tulis memiliki melodi yang bagus cobalah untuk mulai menulis dari melodinya dulu. Demikian juga sebaliknya. Bila Anda menginginkan lagu dengan lirik yang kuat, cobalah mulai dengan menuliskan liriknya. Namun ini bukan jaminan 100%, hanya merupakan suatu kecenderungan saja. Ada kalanya lagu yang pembuatannya dimulai dari lirik malah lebih <em>melodious</em> dibandingkan dengan lagu yang dibuat mulai dari melodinya dulu.</p>
<p><strong>3. Apa yang terlintas dalam pikiran</strong></p>
<p>Nah, ini nih yang paling enak. Terkadang, secara tiba-tiba, terlintas rangkaian melodi di kepala saya. Kalo sudah begini sih nggak usah pikir-pikir panjang lagi kita harus membuat lagu mulai dari sepenggal melodi yang terlintas tadi. Ada kalanya justru malah kata-katanya yang muncul di pikiran kita. Biasanya, proses pembuatan lagu yang diawali oleh sesuatu yang bersifat spontan seperti ini akan berakhir dengan hasil yang gemilang. Sayangnya, hal semacam ini tidak setiap saat terjadi.</p>
<p>Yang jelas, mau darimana kita mulai, kita selalu perlu menyesuaikan antara yang kita buat pertama dengan yang kita buat berikutnya. Jika Anda mulai dengan kata -kata, Anda harus buat melodi yang klop dengan kata-katanya. Tidak jarang juga setelah kita buat melodinya, gantian kata-katanya yang kita sesuaikan juga karena kita merasa melodi yang kita buat tadi <em>dapet banget feelnya</em>.  Semuanya fleksibel. Sangat fleksibel. Bahkan saking fleksibelnya kita juga bisa membuat lagu mulai dari melodi untuk chorus, kemudian mendapatkan kata-kata dulu untuk <em>verse</em>nya, melengkapi <em>chorus</em>nya dengan kata-kata dan akhirnya mendapatkan melodi untuk <em>verse</em>nya. Hal ini boleh-boleh saja. Toh hasil akhirnya adalah lagu :).</p>
<p>Ada satu cara lagi membuat lagu selain mulai dari melodi atau liriknya yaitu mulai dari keduanya secara bersamaan. Hal ini sangat mungkin terjadi bila kita sudah memiliki gambaran yang jelas tentang lagu yang akan kita buat. Dalam imajinasi kita sudah terbayang cerita dari lagu ini dan ke mana melodi lagu ini mengalir. Jika ini terjadi, maka kita akan mendapatkan sebuah lagu yang utuh dan menyatu, baik dari segi kesatuan lirik dan melodi maupun dari segi struktur lagunya (<em>verse</em> dan <em>chorus</em>).</p>
<p>Ada pertanyaan, bagaimana jika kita belum ada gambaran tentang lagunya tapi kita ingin membuat lagu mulai dari lirik dan melodi secara bersamaan? Apakah mungkin? Sangat mungkin. Coba saja. Saya juga pernah mencobanya, awalnya mencoba untuk menyanyikan satu baris kata-kata, spontan saja. Dari sini, kemudian baru muncul ide-ide berikutnya. Tapi proses ini nggak mudah lho ya. Kalo kita nggak dalam kondisi <em>mood</em> yang bagus, sebaiknya jangan dipaksakan. Mungkin bagi yang sudah terbiasa dengan cara ini, akan fine fine saja. Saya sendiri banyak stucknya dengan cara ini. Jadi lebih suka mulai dari melodi saja.</p>
<p>Kesimpulannnya, dalam membuat lagu kita bisa mulai dari mana saja.  Yang penting jangan memaksakan diri, selalu libatkan emosi dan <em>just follow your heart and may your song flow</em>. Pastikan juga bahwa dari manapun Anda mulai, hasil akhirnya adalah lagu. Jangan sampai mulai dari melodi atau lirik tapi hasil akhirnya nasi capcay. Hahaha…kalo ini saya juga mau :D.</p>
<div class="sexy-bookmarks sexy-bookmarks-expand sexy-bookmarks-bg-sexy"><ul class="socials"><li class="sexy-facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/&amp;t=Melodi+dulu+atau+lirik+dulu%3F" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a></li><li class="sexy-twitter"><a href="http://twitter.com/home?status=Melodi+dulu+atau+lirik+dulu%3F+-+http://bit.ly/3HFztl+(via+@yudihastono)" rel="nofollow" class="external" title="Tweet This!">Tweet This!</a></li><li class="sexy-delicious"><a href="http://del.icio.us/post?url=http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/&amp;title=Melodi+dulu+atau+lirik+dulu%3F" rel="nofollow" class="external" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a></li><li class="sexy-digg"><a href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/&amp;title=Melodi+dulu+atau+lirik+dulu%3F" rel="nofollow" class="external" title="Digg this!">Digg this!</a></li><li class="sexy-technorati"><a href="http://technorati.com/faves?add=http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Technorati">Share this on Technorati</a></li><li class="sexy-reddit"><a href="http://reddit.com/submit?url=http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/&amp;title=Melodi+dulu+atau+lirik+dulu%3F" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Reddit">Share this on Reddit</a></li><li class="sexy-stumbleupon"><a href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/&amp;title=Melodi+dulu+atau+lirik+dulu%3F" rel="nofollow" class="external" title="Stumble upon something good? Share it on StumbleUpon">Stumble upon something good? Share it on StumbleUpon</a></li><li class="sexy-friendfeed"><a href="http://www.friendfeed.com/share?title=Melodi+dulu+atau+lirik+dulu%3F&amp;link=http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/" rel="nofollow" class="external" title="Share this on FriendFeed">Share this on FriendFeed</a></li><li class="sexy-yahoobuzz"><a href="http://buzz.yahoo.com/submit/?submitUrl=http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/&amp;submitHeadline=Melodi+dulu+atau+lirik+dulu%3F&amp;submitSummary=Mana%20yang%20sebaiknya%20kita%20buat%20dulu%20saat%20menulis%20lagu%2C%20melodinya%20dulu%20atau%20liriknya%20dulu%3F%20Pertanyaan%20ini%20memang%20termasuk%20pertanyaan%20yang%20paling%20sering%20dilontarkan%20khususnya%20oleh%20mereka%20yang%20sedang%20belajar%20menulis%20lagu.%0D%0A%0D%0A%22Saat%20membuat%20lagu%20mana%20yang%20harus%20dibuat%20lebih%20dulu%3F%20Kata-katanya%20dulu%20atau%20na&amp;submitCategory=science&amp;submitAssetType=text" rel="nofollow" class="external" title="Buzz up!">Buzz up!</a></li><li class="sexy-google"><a href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=add&amp;bkmk=http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/&amp;title=Melodi+dulu+atau+lirik+dulu%3F" rel="nofollow" class="external" title="Add this to Google Bookmarks">Add this to Google Bookmarks</a></li><li class="sexy-myspace"><a href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/&amp;t=Melodi+dulu+atau+lirik+dulu%3F" rel="nofollow" class="external" title="Post this to MySpace">Post this to MySpace</a></li><li class="sexy-mixx"><a href="http://www.mixx.com/submit?page_url=http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/&amp;title=Melodi+dulu+atau+lirik+dulu%3F" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Mixx">Share this on Mixx</a></li><li class="sexy-newsvine"><a href="http://www.newsvine.com/_tools/seed&amp;save?u=http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/&amp;h=Melodi+dulu+atau+lirik+dulu%3F" rel="nofollow" class="external" title="Seed this on Newsvine">Seed this on Newsvine</a></li><li class="sexy-designfloat"><a href="http://www.designfloat.com/submit.php?url=http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/&amp;title=Melodi+dulu+atau+lirik+dulu%3F" rel="nofollow" class="external" title="Submit this to DesignFloat">Submit this to DesignFloat</a></li><li class="sexy-linkedin"><a href="http://www.linkedin.com/shareArticle?mini=true&amp;url=http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/&amp;title=Melodi+dulu+atau+lirik+dulu%3F&amp;summary=Mana%20yang%20sebaiknya%20kita%20buat%20dulu%20saat%20menulis%20lagu%2C%20melodinya%20dulu%20atau%20liriknya%20dulu%3F%20Pertanyaan%20ini%20memang%20termasuk%20pertanyaan%20yang%20paling%20sering%20dilontarkan%20khususnya%20oleh%20mereka%20yang%20sedang%20belajar%20menulis%20lagu.%0D%0A%0D%0A%22Saat%20membuat%20lagu%20mana%20yang%20harus%20dibuat%20lebih%20dulu%3F%20Kata-katanya%20dulu%20atau%20na&amp;source=yudihastono.com" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Linkedin">Share this on Linkedin</a></li><li class="sexy-misterwong"><a href="http://www.mister-wong.com/addurl/?bm_url=http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/&amp;bm_description=Melodi+dulu+atau+lirik+dulu%3F&amp;plugin=sexybookmarks" rel="nofollow" class="external" title="Add this to Mister Wong">Add this to Mister Wong</a></li><li class="sexy-scriptstyle"><a href="http://scriptandstyle.com/submit?url=http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/&amp;title=Melodi+dulu+atau+lirik+dulu%3F" rel="nofollow" class="external" title="Submit this to Script &amp; Style">Submit this to Script &amp; Style</a></li><li class="sexy-blinklist"><a href="http://www.blinklist.com/index.php?Action=Blink/addblink.php&amp;Url=http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/&amp;Title=Melodi+dulu+atau+lirik+dulu%3F" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Blinklist">Share this on Blinklist</a></li><li class="sexy-diigo"><a href="http://www.diigo.com/post?url=http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/&amp;title=Melodi+dulu+atau+lirik+dulu%3F&amp;desc=Mana%20yang%20sebaiknya%20kita%20buat%20dulu%20saat%20menulis%20lagu%2C%20melodinya%20dulu%20atau%20liriknya%20dulu%3F%20Pertanyaan%20ini%20memang%20termasuk%20pertanyaan%20yang%20paling%20sering%20dilontarkan%20khususnya%20oleh%20mereka%20yang%20sedang%20belajar%20menulis%20lagu.%0D%0A%0D%0A%22Saat%20membuat%20lagu%20mana%20yang%20harus%20dibuat%20lebih%20dulu%3F%20Kata-katanya%20dulu%20atau%20na" rel="nofollow" class="external" title="Post this on Diigo">Post this on Diigo</a></li><li class="sexy-twittley"><a href="http://twittley.com/submit/?title=Melodi+dulu+atau+lirik+dulu%3F&amp;url=http%3A%2F%2Fyudihastono.com%2Fsongwriting%2Fmelodi-dulu-atau-lirik-dulu%2F&amp;desc=Mana%20yang%20sebaiknya%20kita%20buat%20dulu%20saat%20menulis%20lagu%2C%20melodinya%20dulu%20atau%20liriknya%20dulu%3F%20Pertanyaan%20ini%20memang%20termasuk%20pertanyaan%20yang%20paling%20sering%20dilontarkan%20khususnya%20oleh%20mereka%20yang%20sedang%20belajar%20menulis%20lagu.%0D%0A%0D%0A%22Saat%20membuat%20lagu%20mana%20yang%20harus%20dibuat%20lebih%20dulu%3F%20Kata-katanya%20dulu%20atau%20na&amp;pcat=Internet&amp;tags=" rel="nofollow" class="external" title="Submit this to Twittley">Submit this to Twittley</a></li><li class="sexy-mail"><a href="mailto:?subject=%22Melodi%20dulu%20atau%20lirik%20dulu%3F%22&amp;body=I%20thought%20this%20article%20might%20interest%20you.%0A%0A%22Mana%20yang%20sebaiknya%20kita%20buat%20dulu%20saat%20menulis%20lagu%2C%20melodinya%20dulu%20atau%20liriknya%20dulu%3F%20Pertanyaan%20ini%20memang%20termasuk%20pertanyaan%20yang%20paling%20sering%20dilontarkan%20khususnya%20oleh%20mereka%20yang%20sedang%20belajar%20menulis%20lagu.%0D%0A%0D%0A%22Saat%20membuat%20lagu%20mana%20yang%20harus%20dibuat%20lebih%20dulu%3F%20Kata-katanya%20dulu%20atau%20na%22%0A%0AYou%20can%20read%20the%20full%20article%20here%3A%20http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/" rel="nofollow" class="external" title="Email this to a friend?">Email this to a friend?</a></li><li class="sexy-comfeed"><a href="http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/feed" rel="nofollow" class="external" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a></li></ul><div style="clear:both;"></div></div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/yudihastono/~4/7EqaJ2Uh3lc" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Grace Natalia’s Brand New Album</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/yudihastono/~3/FnM-4icOM2s/</link>
		<comments>http://yudihastono.com/portfolio/grace-natalias-brand-new-album/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Oct 2009 09:27:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudihastono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Portfolio]]></category>
		<category><![CDATA[Grace Natalia]]></category>
		<category><![CDATA[new album]]></category>
		<category><![CDATA[Percaya kuasaMu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yudihastono.com/?p=1331</guid>
		<description><![CDATA[
Update: CD Album &#8220;Percaya KuasaMu&#8221; &#8211; Grace Natalia sudah direlease dan saat ini sudah tersedia di seluruh counter atau outlet Disc Tarra di seluruh Indonesia. Anda juga bisa mendapatkan CDnya di toko buku rohani seperti Metanoia, Immanuel dan Narwastu. Namun untuk saat ini CD Album &#8220;Percaya Kuasamu&#8221; belum tersedia di Pondok Pujian.
Ini album T.O.P B.G.T. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright" style="margin-right: 10px; margin-left: 10px;" src="http://yudihastono.com/wp-content/uploads/2009/10/Percaya-KuasaMu-Grace-Natalia.jpg" alt="" width="288" height="271" /></p>
<p>Update: CD Album &#8220;Percaya KuasaMu&#8221; &#8211; Grace Natalia sudah direlease dan saat ini sudah tersedia di seluruh counter atau outlet Disc Tarra di seluruh Indonesia. Anda juga bisa mendapatkan CDnya di toko buku rohani seperti Metanoia, Immanuel dan Narwastu. Namun untuk saat ini CD Album &#8220;Percaya Kuasamu&#8221; <strong><span style="text-decoration: underline;">belum</span></strong> tersedia di Pondok Pujian.</p>
<p>Ini album T.O.P B.G.T. Ada 3 arranger terlibat dalam album ini. Hans Kurniawan, arranger kenamaan yang menangani aransemen musik di album artis rohani seperti Ronnie Sianturi, Jeffry S Tjandra, Wawan Yap, Febi Febiola dan masih banyak lagi. Ada juga Aris Suwono, repertoarnya meliputi Franky Sihombing, Jaclien Celosse, Laras, Jonathan Prawira dan tentu masih banyak lagi&#8230;Ada juga ehm&#8230;ehm&#8230;Yudi Hastono, yang juga ikutan bantu-bantu bikin aransemen di sini.</p>
<p>Ada 10 lagu, dari 3 orang pencipta. Yang pasti para pencipta di sini juga nggak kalah hebatnya dengan para arranger di atas. Lagu-lagu mereka sudah banyak dibawakan oleh artis rohani papan atas seperti Franky Sihombing, Jacqlien Celosse, Dewi Guna, Nikita, Adelia Lukmana, Edward Chen and many more. Siapa saja mereka masih dirahasiakan..hehehe&#8230;3 lagu diantaranya diciptakan oleh peraih penghargaan Song Writer of the Year di Indonesian Gospel Music Award (IGMA) tahun 2008. Ingin tahu seperti apa lagu-lagunya? Pastikan Anda membeli albumnya. (nanti kalo sudah di-release yah ^_^)</p>
<p>Yang membuat album ini lebih istimewa adalah Grace sendiri yang membawakan kesepuluh lagu tersebut dengan sangat apik. Tuhan telah pakai Grace secara luar biasa untuk menjadi saluran berkatNya dalam album ini. Seluruh lagu-lagu dalam album ini menjadi begitu hidup lewat alunan suara Grace dan tentu saja setiap lirik yang dinyanyikannya sanggup menjadi rhema tersendiri bagi setiap pendengarnya. Sempurna, Grace!!</p>
<p>So pasti album ini seru banget dan sangat layak untuk dimiliki. Saya sendiri merasa sangat beruntung bisa menjadi bagian dalam album ini. Jadi, pastikan Anda membeli albumnya, nikmati lagu-lagunya dan terima berkat surga dariNya&#8230; Jesus bless us&#8230;Cheers.</p>
<div class="sexy-bookmarks sexy-bookmarks-expand sexy-bookmarks-bg-sexy"><ul class="socials"><li class="sexy-facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://yudihastono.com/portfolio/grace-natalias-brand-new-album/&amp;t=Grace+Natalia%27s+Brand+New+Album" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a></li><li class="sexy-twitter"><a href="http://twitter.com/home?status=Grace+Natalia%27s+Brand+New+Album+-+http://bit.ly/mj7yj+(via+@yudihastono)" rel="nofollow" class="external" title="Tweet This!">Tweet This!</a></li><li class="sexy-delicious"><a href="http://del.icio.us/post?url=http://yudihastono.com/portfolio/grace-natalias-brand-new-album/&amp;title=Grace+Natalia%27s+Brand+New+Album" rel="nofollow" class="external" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a></li><li class="sexy-digg"><a href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http://yudihastono.com/portfolio/grace-natalias-brand-new-album/&amp;title=Grace+Natalia%27s+Brand+New+Album" rel="nofollow" class="external" title="Digg this!">Digg this!</a></li><li class="sexy-technorati"><a href="http://technorati.com/faves?add=http://yudihastono.com/portfolio/grace-natalias-brand-new-album/" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Technorati">Share this on Technorati</a></li><li class="sexy-reddit"><a href="http://reddit.com/submit?url=http://yudihastono.com/portfolio/grace-natalias-brand-new-album/&amp;title=Grace+Natalia%27s+Brand+New+Album" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Reddit">Share this on Reddit</a></li><li class="sexy-stumbleupon"><a href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http://yudihastono.com/portfolio/grace-natalias-brand-new-album/&amp;title=Grace+Natalia%27s+Brand+New+Album" rel="nofollow" class="external" title="Stumble upon something good? Share it on StumbleUpon">Stumble upon something good? Share it on StumbleUpon</a></li><li class="sexy-friendfeed"><a href="http://www.friendfeed.com/share?title=Grace+Natalia%27s+Brand+New+Album&amp;link=http://yudihastono.com/portfolio/grace-natalias-brand-new-album/" rel="nofollow" class="external" title="Share this on FriendFeed">Share this on FriendFeed</a></li><li class="sexy-yahoobuzz"><a href="http://buzz.yahoo.com/submit/?submitUrl=http://yudihastono.com/portfolio/grace-natalias-brand-new-album/&amp;submitHeadline=Grace+Natalia%27s+Brand+New+Album&amp;submitSummary=%0D%0A%0D%0AUpdate%3A%20CD%20Album%20%22Percaya%20KuasaMu%22%20-%20Grace%20Natalia%20sudah%20direlease%20dan%20saat%20ini%20sudah%20tersedia%20di%20seluruh%20counter%20atau%20outlet%20Disc%20Tarra%20di%20seluruh%20Indonesia.%20Anda%20juga%20bisa%20mendapatkan%20CDnya%20di%20toko%20buku%20rohani%20seperti%20Metanoia%2C%20Immanuel%20dan%20Narwastu.%20Namun%20untuk%20saat%20ini%20CD%20Album%20%22Percaya%20Kuas&amp;submitCategory=science&amp;submitAssetType=text" rel="nofollow" class="external" title="Buzz up!">Buzz up!</a></li><li class="sexy-google"><a href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=add&amp;bkmk=http://yudihastono.com/portfolio/grace-natalias-brand-new-album/&amp;title=Grace+Natalia%27s+Brand+New+Album" rel="nofollow" class="external" title="Add this to Google Bookmarks">Add this to Google Bookmarks</a></li><li class="sexy-myspace"><a href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http://yudihastono.com/portfolio/grace-natalias-brand-new-album/&amp;t=Grace+Natalia%27s+Brand+New+Album" rel="nofollow" class="external" title="Post this to MySpace">Post this to MySpace</a></li><li class="sexy-mixx"><a href="http://www.mixx.com/submit?page_url=http://yudihastono.com/portfolio/grace-natalias-brand-new-album/&amp;title=Grace+Natalia%27s+Brand+New+Album" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Mixx">Share this on Mixx</a></li><li class="sexy-newsvine"><a href="http://www.newsvine.com/_tools/seed&amp;save?u=http://yudihastono.com/portfolio/grace-natalias-brand-new-album/&amp;h=Grace+Natalia%27s+Brand+New+Album" rel="nofollow" class="external" title="Seed this on Newsvine">Seed this on Newsvine</a></li><li class="sexy-designfloat"><a href="http://www.designfloat.com/submit.php?url=http://yudihastono.com/portfolio/grace-natalias-brand-new-album/&amp;title=Grace+Natalia%27s+Brand+New+Album" rel="nofollow" class="external" title="Submit this to DesignFloat">Submit this to DesignFloat</a></li><li class="sexy-linkedin"><a href="http://www.linkedin.com/shareArticle?mini=true&amp;url=http://yudihastono.com/portfolio/grace-natalias-brand-new-album/&amp;title=Grace+Natalia%27s+Brand+New+Album&amp;summary=%0D%0A%0D%0AUpdate%3A%20CD%20Album%20%22Percaya%20KuasaMu%22%20-%20Grace%20Natalia%20sudah%20direlease%20dan%20saat%20ini%20sudah%20tersedia%20di%20seluruh%20counter%20atau%20outlet%20Disc%20Tarra%20di%20seluruh%20Indonesia.%20Anda%20juga%20bisa%20mendapatkan%20CDnya%20di%20toko%20buku%20rohani%20seperti%20Metanoia%2C%20Immanuel%20dan%20Narwastu.%20Namun%20untuk%20saat%20ini%20CD%20Album%20%22Percaya%20Kuas&amp;source=yudihastono.com" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Linkedin">Share this on Linkedin</a></li><li class="sexy-misterwong"><a href="http://www.mister-wong.com/addurl/?bm_url=http://yudihastono.com/portfolio/grace-natalias-brand-new-album/&amp;bm_description=Grace+Natalia%27s+Brand+New+Album&amp;plugin=sexybookmarks" rel="nofollow" class="external" title="Add this to Mister Wong">Add this to Mister Wong</a></li><li class="sexy-scriptstyle"><a href="http://scriptandstyle.com/submit?url=http://yudihastono.com/portfolio/grace-natalias-brand-new-album/&amp;title=Grace+Natalia%27s+Brand+New+Album" rel="nofollow" class="external" title="Submit this to Script &amp; Style">Submit this to Script &amp; Style</a></li><li class="sexy-blinklist"><a href="http://www.blinklist.com/index.php?Action=Blink/addblink.php&amp;Url=http://yudihastono.com/portfolio/grace-natalias-brand-new-album/&amp;Title=Grace+Natalia%27s+Brand+New+Album" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Blinklist">Share this on Blinklist</a></li><li class="sexy-diigo"><a href="http://www.diigo.com/post?url=http://yudihastono.com/portfolio/grace-natalias-brand-new-album/&amp;title=Grace+Natalia%27s+Brand+New+Album&amp;desc=%0D%0A%0D%0AUpdate%3A%20CD%20Album%20%22Percaya%20KuasaMu%22%20-%20Grace%20Natalia%20sudah%20direlease%20dan%20saat%20ini%20sudah%20tersedia%20di%20seluruh%20counter%20atau%20outlet%20Disc%20Tarra%20di%20seluruh%20Indonesia.%20Anda%20juga%20bisa%20mendapatkan%20CDnya%20di%20toko%20buku%20rohani%20seperti%20Metanoia%2C%20Immanuel%20dan%20Narwastu.%20Namun%20untuk%20saat%20ini%20CD%20Album%20%22Percaya%20Kuas" rel="nofollow" class="external" title="Post this on Diigo">Post this on Diigo</a></li><li class="sexy-twittley"><a href="http://twittley.com/submit/?title=Grace+Natalia%27s+Brand+New+Album&amp;url=http%3A%2F%2Fyudihastono.com%2Fportfolio%2Fgrace-natalias-brand-new-album%2F&amp;desc=%0D%0A%0D%0AUpdate%3A%20CD%20Album%20%22Percaya%20KuasaMu%22%20-%20Grace%20Natalia%20sudah%20direlease%20dan%20saat%20ini%20sudah%20tersedia%20di%20seluruh%20counter%20atau%20outlet%20Disc%20Tarra%20di%20seluruh%20Indonesia.%20Anda%20juga%20bisa%20mendapatkan%20CDnya%20di%20toko%20buku%20rohani%20seperti%20Metanoia%2C%20Immanuel%20dan%20Narwastu.%20Namun%20untuk%20saat%20ini%20CD%20Album%20%22Percaya%20Kuas&amp;pcat=Internet&amp;tags=" rel="nofollow" class="external" title="Submit this to Twittley">Submit this to Twittley</a></li><li class="sexy-mail"><a href="mailto:?subject=%22Grace%20Natalia%27s%20Brand%20New%20Album%22&amp;body=I%20thought%20this%20article%20might%20interest%20you.%0A%0A%22%0D%0A%0D%0AUpdate%3A%20CD%20Album%20%22Percaya%20KuasaMu%22%20-%20Grace%20Natalia%20sudah%20direlease%20dan%20saat%20ini%20sudah%20tersedia%20di%20seluruh%20counter%20atau%20outlet%20Disc%20Tarra%20di%20seluruh%20Indonesia.%20Anda%20juga%20bisa%20mendapatkan%20CDnya%20di%20toko%20buku%20rohani%20seperti%20Metanoia%2C%20Immanuel%20dan%20Narwastu.%20Namun%20untuk%20saat%20ini%20CD%20Album%20%22Percaya%20Kuas%22%0A%0AYou%20can%20read%20the%20full%20article%20here%3A%20http://yudihastono.com/portfolio/grace-natalias-brand-new-album/" rel="nofollow" class="external" title="Email this to a friend?">Email this to a friend?</a></li><li class="sexy-comfeed"><a href="http://yudihastono.com/portfolio/grace-natalias-brand-new-album/feed" rel="nofollow" class="external" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a></li></ul><div style="clear:both;"></div></div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/yudihastono/~4/FnM-4icOM2s" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yudihastono.com/portfolio/grace-natalias-brand-new-album/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://yudihastono.com/portfolio/grace-natalias-brand-new-album/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Kok Saya Nggak Kaya-kaya?</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/yudihastono/~3/hT2ahMEZPyc/</link>
		<comments>http://yudihastono.com/bagi-rasa/kok-saya-nggak-kaya-kaya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Oct 2009 06:51:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudihastono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bagi Rasa]]></category>
		<category><![CDATA[globalrichlist]]></category>
		<category><![CDATA[kaya]]></category>
		<category><![CDATA[miskin]]></category>
		<category><![CDATA[ngga kaya-kaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yudihastono.com/?p=1318</guid>
		<description><![CDATA[Waktu itu saya pernah menonton acara Mario Teguh di TV. Di tengah-tengah ceramah motivasinya, dia sedikit bercerita tentang masa lalunya sebelum dia menjadi motivator ternama. Dia bercerita, suatu malam sepulang dari kantor, dia bercermin dan bertanya pada dirinya sendiri, &#8220;Sudah sebegini keras saya bekerja tapi kok ngga kaya-kaya juga?&#8221; Lalu dia menjelaskan panjang lebar jawaban [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Waktu itu saya pernah menonton acara Mario Teguh di TV. Di tengah-tengah ceramah motivasinya, dia sedikit bercerita tentang masa lalunya sebelum dia menjadi motivator ternama. Dia bercerita, suatu malam sepulang dari kantor, dia bercermin dan bertanya pada dirinya sendiri, &#8220;Sudah sebegini keras saya bekerja tapi kok ngga kaya-kaya juga?&#8221; Lalu dia menjelaskan panjang lebar jawaban dari pertanyaan itu. Di sini saya tidak akan berbagi lebih lanjut tentang jawaban itu. Satu hal yang membuat saya tergelitik saat itu; saya juga memiliki pertanyaan yang sama.</p>
<p>Saya masih merasa diri saya miskin. Miskin, meskipun saya sudah bekerja sampai jam kehidupan saya berubah menjadi kurva tak beraturan. Miskin, meskipun saya sudah bekerja sampai terkadang merasa <em>overloaded</em>. Miskin, meskipun zona nyaman saya sudah banyak terampas. Saya merasa lebih miskin lagi ketika melihat teman-teman di salah satu situs jejaring sosial telah memiliki kehidupan yang luar biasa. Ada yang tinggal di Eropa atau US, ada yang sudah <em>retire young and rich</em>, ada yang bisa tamasya ke luar negeri bahkan keliling dunia. Semuanya serba membuat kecemburuan berdesir dalam hati saya. Kok saya ngga bisa seperti mereka?</p>
<p>Sudah jelas, saya terlalu berfokus pada apa yang yang orang lain miliki tapi tidak saya miliki. Cara pandang seperti ini jelas tidak sehat dan merusak jiwa. Cara ini salah, dan sering saya baca bahwa mestinya kita mensyukuri akan porsi berkat yang Tuhan sudah percayakan pada kita. Saya bisa memahami konsep itu namun tidak untuk menghayatinya, apalagi mengamalkannya dengan benar. Faktanya terlalu jelas, saya lebih miskin dari mereka yang lebih kaya dari saya. Semua ini hanya saya endapkan, terkubur menjadi sebuah retorika.</p>
<p>Nyatanya Tuhan tidak pernah kehilangan cara untuk menolong domba-dombanya. Melalui <em>blogwalking</em> di internet, Tuhan membawa saya ke sebuah blog milik Arie Saptaji, salah seorang penulis buku Renungan Harian. Dia merujuk ke suatu situs yang diharapkan dapat menolong orang-orang seperti saya untuk memiliki cara pandang yang lurus dan bening tentang kekayaan. <a title="Globalrichlist" href="www.globalrichlist.com" target="_blank">Globalrichlist</a>, sebuah situs yang dapat memperkirakan posisi kita dalam spektrum dari orang yang paling kaya sampai orang yang paling miskin di dunia. <em>Yup</em>, tentu saja saya penasaran, sebenarnya saya ini ada di bagian mana dari spektrum itu. Seberapa miskin to saya ini?</p>
<p><img title="Globalrichlist" src="http://yudihastono.com/wp-content/uploads/2009/10/Globalrichlist.jpg" alt="Globalrichlist" /></p>
<p>Langsung saja saya kunjungi situs itu dan di sana saya diminta untuk memasukkan penghasilan saya dalam setahun. Setelah saya tekan enter, jarum penunjuk mulai bergerak ke kanan&#8230;terus&#8230;terus dan terus&#8230;dan ting&#8230;.Hah?? Masak iya? Rasanya hampir nggak percaya. Sebentar saya kucek mata saya dulu&#8230;Saya termasuk dalam **% orang terkaya di dunia? Sepertinya mustahil ya. Lha wong orang miskin begini kok masuk dalam **% orang terkaya di dunia. Saya berada di atas **% orang di dunia. Awalnya saya kira situs ini cuma main-main tapi setelah saya teliti lebih lanjut ternyata situs ini melakukan kalkulasi berdasarkan data dari World Bank Development Research Group. Keakuratannya cukup bisa diandalkan. Kalopun meleset, nggak akan parah-parah amat.</p>
<p>Jujur saja saya terheran-heran dan buru-buru menceritakan kabar suka cita itu ke istri saya, &#8220;De, ternyata kita termasuk **% orang terkaya di dunia lho.&#8221; Ternyata istri saya juga termangu-mangu nggak percaya. Saya kemudian membaca lagi lebih lanjut blog milik Arie Saptaji dan mendapatkan hal-hal berharga.</p>
<p>Menurut Arie, berdasarkan pengalaman dia, ada obat yang dapat diracik untuk menyembuhkan penyakit melumpuhkan berjudul merasa-diri-miskin tadi. Resep ini diberi nama 3M supaya mudah diingat dan dijamin mujarab jika kita meminumnya setiap hari. Saya langsung kutipkan saja ya:</p>
<p>1. Melihat ke atas. Bukan ke arah orang lain yang lebih kaya, melainkan kepada Tuhan yang Mahakaya. Saya kaya bukan karena berlimpah harta; saya kaya semata-mata karena diberi rahmat dan diangkat sebagai anak-Nya. Saya tidak akan miskin selama saya mengandalkan Dia dan hidup menurut kehendak-Nya. Saya kaya, sepanjang saya dapat bernyanyi dengan kesungguhan hati, “Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.”</p>
<p>2.Melihat ke telapak tangan. Mensyukuri apa yang sudah saya miliki, bukan cengeng menginginkan hal-hal yang saya rasa saya perlukan, tetapi belum ada dalam genggaman saya. Memanfaatkan sebaik-baiknya apa yang sudah dipercayakan kepada saya, bukan mencemburui dompet tetangga yang kelihatan lebih tebal. Membandingkan diri dan merasa diri tidak seberuntung orang lain dijamin akan menimbulkan gejala loyo, letih, dan lesu. Puas dan bersyukur, sebaliknya, bakal menyalakan pijar-pijar kreativitas.</p>
<p>3.Melihat ke bawah. Bukan untuk merasa beruntung mentang-mentang lebih kaya dari sebagian orang, melainkan untuk belajar mengembangkan kedermawanan. Kapan coba mau mulai berlatih bermurah hati kalau bukan dari sekarang? Apa mau menunggu sampai berpenghasilan sehari 10 juta seperti Nicholas Saputra?</p>
<p>Saya juga tercerahkan dengan hakikat kemiskinan yang baru. Miskin adalah &#8216;tidak mempunyai sesuatu apa pun untuk diberikan kepada orang lain.&#8217; Artinya, kita mungkin saja miskin, tapi tidak pernah benar-benar miskin. Selama nafas masih ada, kita tidak mungkin tidak mempunyai sesuatu apa pun untuk diberikan kepada orang lain. Justru pada saat kita serakah dan anti-memberi alias pelit adalah saat-saat dimana kita memiskinkan diri kita sendiri. Kata-kata yang menghibur, nasihat yang menguatkan, kejujuran, tanggung jawab dan kepercayaan adalah segelintir contoh dari banyak hal yang bisa kita berikan kepada orang lain. Kalaulah kita tidak mampu melakukan itu semua, sebuah untaian senyum atau perhatian yang tulus juga bisa membuat kita menjadi lebih kaya. Kaya hati dan kaya jiwa.</p>
<div id="_mcePaste" style="overflow: hidden; position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px;">Waktu itu saya pernah menonton acara Mario Teguh di TV. Di tengah-tengah ceramah motivasinya, dia sedikit bercerita tentang masa lalunya sebelum dia menjadi motivator ternama. Dia bercerita, suatu malam sepulang dari kantor, dia bercermin dan bertanya pada dirinya sendiri, &#8220;Sudah sebegini keras saya bekerja tapi kok ngga kaya-kaya juga?&#8221; Lalu dia menjelaskan panjang lebar jawaban dari pertanyaan itu. Di sini saya tidak akan berbagi lebih lanjut tentang jawaban itu. Satu hal yang membuat saya tergelitik saat itu; saya juga memiliki pertanyaan yang sama.</div>
<div id="_mcePaste" style="overflow: hidden; position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px;">Saya masih merasa diri saya miskin. Miskin, meskipun saya sudah bekerja sampai jam kehidupan saya berubah menjadi kurva tak beraturan. Miskin, meskipun saya sudah bekerja sampai terkadang merasa overloaded. Miskin, meskipun zona nyaman saya sudah banyak terampas. Saya merasa lebih miskin lagi ketika melihat teman-teman saya di sini (baca: facebook) yang sekarang sudah memiliki kehidupan yang luar biasa. Ada yang tinggal di Eropa atau US, ada yang sudah retire young and rich, ada yang bisa tamasya ke luar negeri bahkan keliling dunia. Semuanya serba membuat kecemburuan berdesir dalam hati saya. Kok saya ngga bisa seperti mereka?</div>
<div id="_mcePaste" style="overflow: hidden; position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px;">Sudah jelas, saya terlalu berfokus pada apa yang yang orang lain miliki tapi tidak saya miliki. Cara pandang seperti ini jelas tidak sehat dan merusak jiwa. Cara ini salah, dan sering saya baca bahwa mestinya kita mensyukuri akan porsi berkat yang Tuhan sudah percayakan pada kita. Saya bisa memahami konsep itu namun tidak untuk menghayatinya, apalagi mengamalkannya dengan benar. Faktanya terlalu jelas, saya lebih miskin dari mereka yang lebih kaya dari saya. Semua ini hanya saya endapkan, terkubur menjadi sebuah retorika.</div>
<div id="_mcePaste" style="overflow: hidden; position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px;">Nyatanya Tuhan tidak pernah kehilangan cara untuk menolong domba-dombanya. Melalui blogwalking di internet, Tuhan membawa saya ke sebuah blog milik Arie Saptaji, salah seorang penulis buku Renungan Harian. Dia merujuk ke suatu situs yang diharapkan dapat menolong orang-orang seperti saya untuk memiliki cara pandang yang lurus dan bening tentang kekayaan. &lt;a href=&#8221;http://www.globalrichlist.com&#8221;&gt;Globalrichlist.com&lt;/a&gt;, sebuah situs yang dapat memperkirakan posisi kita dalam spektrum dari orang yang paling kaya sampai orang yang paling miskin di dunia. Yup, tentu saja saya penasaran, sebenarnya saya ini ada di bagian mana dari spektrum itu. Seberapa miskin to saya ini?</div>
<div id="_mcePaste" style="overflow: hidden; position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px;">Langsung saja saya kunjungi situs itu dan di sana saya diminta untuk memasukkan penghasilan saya dalam setahun. Setelah saya tekan enter, jarum penunjuk mulai bergerak ke kanan&#8230;terus&#8230;terus dan terus&#8230;dan ting&#8230;.Hah?? Masak iya? Rasanya hampir nggak percaya. Sebentar saya kucek mata saya dulu&#8230;Saya termasuk dalam **% orang terkaya di dunia? Sepertinya mustahil ya. Lha wong orang miskin begini kok masuk dalam **% orang terkaya di dunia. Saya berada di atas **% orang di dunia. Awalnya saya kira situs ini cuma main-main tapi setelah saya teliti lebih lanjut ternyata situs ini melakukan kalkulasi berdasarkan data dari World Bank Development Research Group. Keakuratannya cukup bisa diandalkan. Kalopun meleset, nggak akan parah-parah amat.</div>
<div id="_mcePaste" style="overflow: hidden; position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px;">Jujur saja saya terheran-heran dan buru-buru menceritakan kabar suka cita itu ke istri saya, &#8220;De, ternyata kita termasuk **% orang terkaya di dunia lho.&#8221; Ternyata istri saya juga termangu-mangu nggak percaya. Saya kemudian membaca lagi lebih lanjut blog milik Arie Saptaji dan mendapatkan hal-hal berharga.</div>
<div id="_mcePaste" style="overflow: hidden; position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px;">Menurut Arie, berdasarkan pengalaman dia, ada obat yang dapat diracik untuk menyembuhkan penyakit melumpuhkan berjudul merasa-diri-miskin tadi. Resep ini diberi nama 3M supaya mudah diingat dan dijamin mujarab jika kita meminumnya setiap hari. Saya langsung kutipkan saja ya:</div>
<div id="_mcePaste" style="overflow: hidden; position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px;">1. Melihat ke atas. Bukan ke arah orang lain yang lebih kaya, melainkan kepada Tuhan yang Mahakaya. Saya kaya bukan karena berlimpah harta; saya kaya semata-mata karena diberi rahmat dan diangkat sebagai anak-Nya. Saya tidak akan miskin selama saya mengandalkan Dia dan hidup menurut kehendak-Nya. Saya kaya, sepanjang saya dapat bernyanyi dengan kesungguhan hati, “Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.”</div>
<div id="_mcePaste" style="overflow: hidden; position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px;">2.Melihat ke telapak tangan. Mensyukuri apa yang sudah saya miliki, bukan cengeng menginginkan hal-hal yang saya rasa saya perlukan, tetapi belum ada dalam genggaman saya. Memanfaatkan sebaik-baiknya apa yang sudah dipercayakan kepada saya, bukan mencemburui dompet tetangga yang kelihatan lebih tebal. Membandingkan diri dan merasa diri tidak seberuntung orang lain dijamin akan menimbulkan gejala loyo, letih, dan lesu. Puas dan bersyukur, sebaliknya, bakal menyalakan pijar-pijar kreativitas.</div>
<div id="_mcePaste" style="overflow: hidden; position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px;">3.Melihat ke bawah. Bukan untuk merasa beruntung mentang-mentang lebih kaya dari sebagian orang, melainkan untuk belajar mengembangkan kedermawanan. Kapan coba mau mulai berlatih bermurah hati kalau bukan dari sekarang? Apa mau menunggu sampai berpenghasilan sehari 10 juta seperti Nicholas Saputra?</div>
<div id="_mcePaste" style="overflow: hidden; position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px;">Saya juga tercerahkan dengan hakikat kemiskinan yang baru. Miskin adalah &#8216;tidak mempunyai sesuatu apa pun untuk diberikan kepada orang lain.&#8217; Artinya, kita mungkin saja miskin, tapi tidak pernah benar-benar miskin. Selama nafas masih ada, kita tidak mungkin tidak mempunyai sesuatu apa pun untuk diberikan kepada orang lain. Justru pada saat kita serakah dan anti-memberi alias pelit adalah saat-saat dimana kita memiskinkan diri kita sendiri. Kata-kata yang menghibur, nasihat yang menguatkan, kejujuran, tanggung jawab dan kepercayaan adalah segelintir contoh dari banyak hal yang bisa kita berikan kepada orang lain. Kalaulah kita tidak mampu melakukan itu semua, sebuah untaian senyum atau perhatian yang tulus juga bisa membuat kita menjadi lebih kaya. Kaya hati dan kaya jiwa.Waktu itu saya pernah menonton acara Mario Teguh di TV. Di tengah-tengah ceramah motivasinya, dia sedikit bercerita tentang masa lalunya sebelum dia menjadi motivator ternama. Dia bercerita, suatu malam sepulang dari kantor, dia bercermin dan bertanya pada dirinya sendiri, &#8220;Sudah sebegini keras saya bekerja tapi kok ngga kaya-kaya juga?&#8221; Lalu dia menjelaskan panjang lebar jawaban dari pertanyaan itu. Di sini saya tidak akan berbagi lebih lanjut tentang jawaban itu. Satu hal yang membuat saya tergelitik saat itu; saya juga memiliki pertanyaan yang sama.</div>
<div id="_mcePaste" style="overflow: hidden; position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px;">Saya masih merasa diri saya miskin. Miskin, meskipun saya sudah bekerja sampai jam kehidupan saya berubah menjadi kurva tak beraturan. Miskin, meskipun saya sudah bekerja sampai terkadang merasa overloaded. Miskin, meskipun zona nyaman saya sudah banyak terampas. Saya merasa lebih miskin lagi ketika melihat teman-teman saya di sini (baca: facebook) yang sekarang sudah memiliki kehidupan yang luar biasa. Ada yang tinggal di Eropa atau US, ada yang sudah retire young and rich, ada yang bisa tamasya ke luar negeri bahkan keliling dunia. Semuanya serba membuat kecemburuan berdesir dalam hati saya. Kok saya ngga bisa seperti mereka?</div>
<div id="_mcePaste" style="overflow: hidden; position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px;">Sudah jelas, saya terlalu berfokus pada apa yang yang orang lain miliki tapi tidak saya miliki. Cara pandang seperti ini jelas tidak sehat dan merusak jiwa. Cara ini salah, dan sering saya baca bahwa mestinya kita mensyukuri akan porsi berkat yang Tuhan sudah percayakan pada kita. Saya bisa memahami konsep itu namun tidak untuk menghayatinya, apalagi mengamalkannya dengan benar. Faktanya terlalu jelas, saya lebih miskin dari mereka yang lebih kaya dari saya. Semua ini hanya saya endapkan, terkubur menjadi sebuah retorika.</div>
<div id="_mcePaste" style="overflow: hidden; position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px;">Nyatanya Tuhan tidak pernah kehilangan cara untuk menolong domba-dombanya. Melalui blogwalking di internet, Tuhan membawa saya ke sebuah blog milik Arie Saptaji, salah seorang penulis buku Renungan Harian. Dia merujuk ke suatu situs yang diharapkan dapat menolong orang-orang seperti saya untuk memiliki cara pandang yang lurus dan bening tentang kekayaan. &lt;a href=&#8221;http://www.globalrichlist.com&#8221;&gt;Globalrichlist.com&lt;/a&gt;, sebuah situs yang dapat memperkirakan posisi kita dalam spektrum dari orang yang paling kaya sampai orang yang paling miskin di dunia. Yup, tentu saja saya penasaran, sebenarnya saya ini ada di bagian mana dari spektrum itu. Seberapa miskin to saya ini?</div>
<div id="_mcePaste" style="overflow: hidden; position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px;">Langsung saja saya kunjungi situs itu dan di sana saya diminta untuk memasukkan penghasilan saya dalam setahun. Setelah saya tekan enter, jarum penunjuk mulai bergerak ke kanan&#8230;terus&#8230;terus dan terus&#8230;dan ting&#8230;.Hah?? Masak iya? Rasanya hampir nggak percaya. Sebentar saya kucek mata saya dulu&#8230;Saya termasuk dalam **% orang terkaya di dunia? Sepertinya mustahil ya. Lha wong orang miskin begini kok masuk dalam **% orang terkaya di dunia. Saya berada di atas **% orang di dunia. Awalnya saya kira situs ini cuma main-main tapi setelah saya teliti lebih lanjut ternyata situs ini melakukan kalkulasi berdasarkan data dari World Bank Development Research Group. Keakuratannya cukup bisa diandalkan. Kalopun meleset, nggak akan parah-parah amat.</div>
<div id="_mcePaste" style="overflow: hidden; position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px;">Jujur saja saya terheran-heran dan buru-buru menceritakan kabar suka cita itu ke istri saya, &#8220;De, ternyata kita termasuk **% orang terkaya di dunia lho.&#8221; Ternyata istri saya juga termangu-mangu nggak percaya. Saya kemudian membaca lagi lebih lanjut blog milik Arie Saptaji dan mendapatkan hal-hal berharga.</div>
<div id="_mcePaste" style="overflow: hidden; position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px;">Menurut Arie, berdasarkan pengalaman dia, ada obat yang dapat diracik untuk menyembuhkan penyakit melumpuhkan berjudul merasa-diri-miskin tadi. Resep ini diberi nama 3M supaya mudah diingat dan dijamin mujarab jika kita meminumnya setiap hari. Saya langsung kutipkan saja ya:</div>
<div id="_mcePaste" style="overflow: hidden; position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px;">1. Melihat ke atas. Bukan ke arah orang lain yang lebih kaya, melainkan kepada Tuhan yang Mahakaya. Saya kaya bukan karena berlimpah harta; saya kaya semata-mata karena diberi rahmat dan diangkat sebagai anak-Nya. Saya tidak akan miskin selama saya mengandalkan Dia dan hidup menurut kehendak-Nya. Saya kaya, sepanjang saya dapat bernyanyi dengan kesungguhan hati, “Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.”</div>
<div id="_mcePaste" style="overflow: hidden; position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px;">2.Melihat ke telapak tangan. Mensyukuri apa yang sudah saya miliki, bukan cengeng menginginkan hal-hal yang saya rasa saya perlukan, tetapi belum ada dalam genggaman saya. Memanfaatkan sebaik-baiknya apa yang sudah dipercayakan kepada saya, bukan mencemburui dompet tetangga yang kelihatan lebih tebal. Membandingkan diri dan merasa diri tidak seberuntung orang lain dijamin akan menimbulkan gejala loyo, letih, dan lesu. Puas dan bersyukur, sebaliknya, bakal menyalakan pijar-pijar kreativitas.</div>
<div id="_mcePaste" style="overflow: hidden; position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px;">3.Melihat ke bawah. Bukan untuk merasa beruntung mentang-mentang lebih kaya dari sebagian orang, melainkan untuk belajar mengembangkan kedermawanan. Kapan coba mau mulai berlatih bermurah hati kalau bukan dari sekarang? Apa mau menunggu sampai berpenghasilan sehari 10 juta seperti Nicholas Saputra?</div>
<div id="_mcePaste" style="overflow: hidden; position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px;">Saya juga tercerahkan dengan hakikat kemiskinan yang baru. Miskin adalah &#8216;tidak mempunyai sesuatu apa pun untuk diberikan kepada orang lain.&#8217; Artinya, kita mungkin saja miskin, tapi tidak pernah benar-benar miskin. Selama nafas masih ada, kita tidak mungkin tidak mempunyai sesuatu apa pun untuk diberikan kepada orang lain. Justru pada saat kita serakah dan anti-memberi alias pelit adalah saat-saat dimana kita memiskinkan diri kita sendiri. Kata-kata yang menghibur, nasihat yang menguatkan, kejujuran, tanggung jawab dan kepercayaan adalah segelintir contoh dari banyak hal yang bisa kita berikan kepada orang lain. Kalaulah kita tidak mampu melakukan itu semua, sebuah untaian senyum atau perhatian yang tulus juga bisa membuat kita menjadi lebih kaya. Kaya hati dan kaya jiwa.</div>
<div class="sexy-bookmarks sexy-bookmarks-expand sexy-bookmarks-bg-sexy"><ul class="socials"><li class="sexy-facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://yudihastono.com/bagi-rasa/kok-saya-nggak-kaya-kaya/&amp;t=Kok+Saya+Nggak+Kaya-kaya%3F" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a></li><li class="sexy-twitter"><a href="http://twitter.com/home?status=Kok+Saya+Nggak+Kaya-kaya%3F+-+http://bit.ly/3h4Wqa+(via+@yudihastono)" rel="nofollow" class="external" title="Tweet This!">Tweet This!</a></li><li class="sexy-delicious"><a href="http://del.icio.us/post?url=http://yudihastono.com/bagi-rasa/kok-saya-nggak-kaya-kaya/&amp;title=Kok+Saya+Nggak+Kaya-kaya%3F" rel="nofollow" class="external" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a></li><li class="sexy-digg"><a href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http://yudihastono.com/bagi-rasa/kok-saya-nggak-kaya-kaya/&amp;title=Kok+Saya+Nggak+Kaya-kaya%3F" rel="nofollow" class="external" title="Digg this!">Digg this!</a></li><li class="sexy-technorati"><a href="http://technorati.com/faves?add=http://yudihastono.com/bagi-rasa/kok-saya-nggak-kaya-kaya/" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Technorati">Share this on Technorati</a></li><li class="sexy-reddit"><a href="http://reddit.com/submit?url=http://yudihastono.com/bagi-rasa/kok-saya-nggak-kaya-kaya/&amp;title=Kok+Saya+Nggak+Kaya-kaya%3F" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Reddit">Share this on Reddit</a></li><li class="sexy-stumbleupon"><a href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http://yudihastono.com/bagi-rasa/kok-saya-nggak-kaya-kaya/&amp;title=Kok+Saya+Nggak+Kaya-kaya%3F" rel="nofollow" class="external" title="Stumble upon something good? Share it on StumbleUpon">Stumble upon something good? Share it on StumbleUpon</a></li><li class="sexy-friendfeed"><a href="http://www.friendfeed.com/share?title=Kok+Saya+Nggak+Kaya-kaya%3F&amp;link=http://yudihastono.com/bagi-rasa/kok-saya-nggak-kaya-kaya/" rel="nofollow" class="external" title="Share this on FriendFeed">Share this on FriendFeed</a></li><li class="sexy-yahoobuzz"><a href="http://buzz.yahoo.com/submit/?submitUrl=http://yudihastono.com/bagi-rasa/kok-saya-nggak-kaya-kaya/&amp;submitHeadline=Kok+Saya+Nggak+Kaya-kaya%3F&amp;submitSummary=Waktu%20itu%20saya%20pernah%20menonton%20acara%20Mario%20Teguh%20di%20TV.%20Di%20tengah-tengah%20ceramah%20motivasinya%2C%20dia%20sedikit%20bercerita%20tentang%20masa%20lalunya%20sebelum%20dia%20menjadi%20motivator%20ternama.%20Dia%20bercerita%2C%20suatu%20malam%20sepulang%20dari%20kantor%2C%20dia%20bercermin%20dan%20bertanya%20pada%20dirinya%20sendiri%2C%20%22Sudah%20sebegini%20keras%20saya&amp;submitCategory=science&amp;submitAssetType=text" rel="nofollow" class="external" title="Buzz up!">Buzz up!</a></li><li class="sexy-google"><a href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=add&amp;bkmk=http://yudihastono.com/bagi-rasa/kok-saya-nggak-kaya-kaya/&amp;title=Kok+Saya+Nggak+Kaya-kaya%3F" rel="nofollow" class="external" title="Add this to Google Bookmarks">Add this to Google Bookmarks</a></li><li class="sexy-myspace"><a href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http://yudihastono.com/bagi-rasa/kok-saya-nggak-kaya-kaya/&amp;t=Kok+Saya+Nggak+Kaya-kaya%3F" rel="nofollow" class="external" title="Post this to MySpace">Post this to MySpace</a></li><li class="sexy-mixx"><a href="http://www.mixx.com/submit?page_url=http://yudihastono.com/bagi-rasa/kok-saya-nggak-kaya-kaya/&amp;title=Kok+Saya+Nggak+Kaya-kaya%3F" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Mixx">Share this on Mixx</a></li><li class="sexy-newsvine"><a href="http://www.newsvine.com/_tools/seed&amp;save?u=http://yudihastono.com/bagi-rasa/kok-saya-nggak-kaya-kaya/&amp;h=Kok+Saya+Nggak+Kaya-kaya%3F" rel="nofollow" class="external" title="Seed this on Newsvine">Seed this on Newsvine</a></li><li class="sexy-designfloat"><a href="http://www.designfloat.com/submit.php?url=http://yudihastono.com/bagi-rasa/kok-saya-nggak-kaya-kaya/&amp;title=Kok+Saya+Nggak+Kaya-kaya%3F" rel="nofollow" class="external" title="Submit this to DesignFloat">Submit this to DesignFloat</a></li><li class="sexy-linkedin"><a href="http://www.linkedin.com/shareArticle?mini=true&amp;url=http://yudihastono.com/bagi-rasa/kok-saya-nggak-kaya-kaya/&amp;title=Kok+Saya+Nggak+Kaya-kaya%3F&amp;summary=Waktu%20itu%20saya%20pernah%20menonton%20acara%20Mario%20Teguh%20di%20TV.%20Di%20tengah-tengah%20ceramah%20motivasinya%2C%20dia%20sedikit%20bercerita%20tentang%20masa%20lalunya%20sebelum%20dia%20menjadi%20motivator%20ternama.%20Dia%20bercerita%2C%20suatu%20malam%20sepulang%20dari%20kantor%2C%20dia%20bercermin%20dan%20bertanya%20pada%20dirinya%20sendiri%2C%20%22Sudah%20sebegini%20keras%20saya&amp;source=yudihastono.com" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Linkedin">Share this on Linkedin</a></li><li class="sexy-misterwong"><a href="http://www.mister-wong.com/addurl/?bm_url=http://yudihastono.com/bagi-rasa/kok-saya-nggak-kaya-kaya/&amp;bm_description=Kok+Saya+Nggak+Kaya-kaya%3F&amp;plugin=sexybookmarks" rel="nofollow" class="external" title="Add this to Mister Wong">Add this to Mister Wong</a></li><li class="sexy-scriptstyle"><a href="http://scriptandstyle.com/submit?url=http://yudihastono.com/bagi-rasa/kok-saya-nggak-kaya-kaya/&amp;title=Kok+Saya+Nggak+Kaya-kaya%3F" rel="nofollow" class="external" title="Submit this to Script &amp; Style">Submit this to Script &amp; Style</a></li><li class="sexy-blinklist"><a href="http://www.blinklist.com/index.php?Action=Blink/addblink.php&amp;Url=http://yudihastono.com/bagi-rasa/kok-saya-nggak-kaya-kaya/&amp;Title=Kok+Saya+Nggak+Kaya-kaya%3F" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Blinklist">Share this on Blinklist</a></li><li class="sexy-diigo"><a href="http://www.diigo.com/post?url=http://yudihastono.com/bagi-rasa/kok-saya-nggak-kaya-kaya/&amp;title=Kok+Saya+Nggak+Kaya-kaya%3F&amp;desc=Waktu%20itu%20saya%20pernah%20menonton%20acara%20Mario%20Teguh%20di%20TV.%20Di%20tengah-tengah%20ceramah%20motivasinya%2C%20dia%20sedikit%20bercerita%20tentang%20masa%20lalunya%20sebelum%20dia%20menjadi%20motivator%20ternama.%20Dia%20bercerita%2C%20suatu%20malam%20sepulang%20dari%20kantor%2C%20dia%20bercermin%20dan%20bertanya%20pada%20dirinya%20sendiri%2C%20%22Sudah%20sebegini%20keras%20saya" rel="nofollow" class="external" title="Post this on Diigo">Post this on Diigo</a></li><li class="sexy-twittley"><a href="http://twittley.com/submit/?title=Kok+Saya+Nggak+Kaya-kaya%3F&amp;url=http%3A%2F%2Fyudihastono.com%2Fbagi-rasa%2Fkok-saya-nggak-kaya-kaya%2F&amp;desc=Waktu%20itu%20saya%20pernah%20menonton%20acara%20Mario%20Teguh%20di%20TV.%20Di%20tengah-tengah%20ceramah%20motivasinya%2C%20dia%20sedikit%20bercerita%20tentang%20masa%20lalunya%20sebelum%20dia%20menjadi%20motivator%20ternama.%20Dia%20bercerita%2C%20suatu%20malam%20sepulang%20dari%20kantor%2C%20dia%20bercermin%20dan%20bertanya%20pada%20dirinya%20sendiri%2C%20%22Sudah%20sebegini%20keras%20saya&amp;pcat=Internet&amp;tags=" rel="nofollow" class="external" title="Submit this to Twittley">Submit this to Twittley</a></li><li class="sexy-mail"><a href="mailto:?subject=%22Kok%20Saya%20Nggak%20Kaya-kaya%3F%22&amp;body=I%20thought%20this%20article%20might%20interest%20you.%0A%0A%22Waktu%20itu%20saya%20pernah%20menonton%20acara%20Mario%20Teguh%20di%20TV.%20Di%20tengah-tengah%20ceramah%20motivasinya%2C%20dia%20sedikit%20bercerita%20tentang%20masa%20lalunya%20sebelum%20dia%20menjadi%20motivator%20ternama.%20Dia%20bercerita%2C%20suatu%20malam%20sepulang%20dari%20kantor%2C%20dia%20bercermin%20dan%20bertanya%20pada%20dirinya%20sendiri%2C%20%22Sudah%20sebegini%20keras%20saya%22%0A%0AYou%20can%20read%20the%20full%20article%20here%3A%20http://yudihastono.com/bagi-rasa/kok-saya-nggak-kaya-kaya/" rel="nofollow" class="external" title="Email this to a friend?">Email this to a friend?</a></li><li class="sexy-comfeed"><a href="http://yudihastono.com/bagi-rasa/kok-saya-nggak-kaya-kaya/feed" rel="nofollow" class="external" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a></li></ul><div style="clear:both;"></div></div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/yudihastono/~4/hT2ahMEZPyc" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yudihastono.com/bagi-rasa/kok-saya-nggak-kaya-kaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://yudihastono.com/bagi-rasa/kok-saya-nggak-kaya-kaya/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Nostalgia Electone</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/yudihastono/~3/hijgtWMUG-w/</link>
		<comments>http://yudihastono.com/memori/nostalgia-electone-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Oct 2009 06:13:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudihastono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Memori]]></category>
		<category><![CDATA[electone]]></category>
		<category><![CDATA[HS-5]]></category>
		<category><![CDATA[keyboard]]></category>
		<category><![CDATA[kursus]]></category>
		<category><![CDATA[music programming]]></category>
		<category><![CDATA[yamaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yudihastono.com/?p=1311</guid>
		<description><![CDATA[Meskipun saat kelas 4 SD saya mulai belajar electone di YMI  (Yamaha Musik Indonesia) hingga kelas 3 SMP, saya masih consider diri saya sebagai pemusik yang self-guided, self-paced dan self-taught. Cakupan musik terlalu luas untuk dipelajari seumur hidup. Kalo Chinese people bilang “waktu seumur hidup nggak akan cukup buat belajar bahasa Mandarin,” demikian juga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Meskipun saat kelas 4 SD saya mulai belajar electone di YMI  (Yamaha Musik Indonesia) hingga kelas 3 SMP, saya masih <em>consider</em> diri saya sebagai pemusik yang <em>self-guided</em>, <em>self-paced</em> dan <em>self-taught</em>. Cakupan musik terlalu luas untuk dipelajari seumur hidup. Kalo Chinese people bilang “waktu seumur hidup nggak akan cukup buat belajar bahasa Mandarin,” demikian juga dengan musik.</p>
<p>Sewaktu SMP saya mulai menyukai pemrograman registrasi lagu di <em>electone</em>. Saat itu Yamaha memproduksi <em>electone</em> canggih bernama HS. Karena orang tua melihat kegemaran saya dan saudara-saudara saya di bidang musik suatu hari sepulang sekolah saya mendapati <em>electone</em> HS ini di rumah sebagai <em>surprise</em> dari orangtua saya. Hehe, seneng banget deh waktu itu. Waktu itu saya bersama kakak dan adik saya dibelikan HS-5. Seri HS-5 ini adalah seri yang paling buncit, tapi tetep aja senengnya nggak keruan. Electone HS-5 inilah cikal bakal saya menjadi <em>music programmer</em> sekarang.</p>
<p>Mulai deh petualangan saya kutak-kutik HS-5 ini. Hampir setiap pulang sekolah, tempat tujuan pertama adalah HS-5 ini. Waktu itu ada buku-buku berisi partitur musik yang khusus dibuat  untuk dimainkan di HS. Di halaman belakang ada <em>setting</em> registrasi dari mulai suara, <em>rhythm</em> hingga cara bikin <em>sequencer</em> untuk tiap-tiap partitur. Saya dulu seneng sekali bikin registrasi dan sequencer lagu-lagu di buku ini. Saya belajar membaca partitur drum dan perkusi juga dari sini, dan secara tidak sadar saya belajar <em>how to arrange music</em>. Materi ini ngga pernah diajarkan saat kursus. Gara-gara sering nongkrongin registrasi ama <em>sequencer</em> ini, musikalitas saya seperti di<em>boost</em> lebih cepat. Tapi ada sisi buruknya juga. Saya jadi lebih jarang latihan fundamental karena keseringan bikin registrasi ama <em>sequencer</em> ini ;-). Jadi sekarang, <em>I may be good at music programming but I’m not good at playing at all. </em>:)</p>
<p>Selepas kelas 3 SMP, meskipun saya masih terus belajar <em>electone</em>, saya mulai mengenal piano dan <em>keyboard</em> yang saat ini menjadi alat musik favorit saya. Ternyata mempelajari piano dan <em>keyboard</em> ini asyik juga. Tidak mudah, tapi tidak sulit juga karena sebelumnya saya sudah mengenal salah satu instrument keturunan piano yaitu <em>electone</em>. Saya dipaksa belajar <em>keyboard</em> karena waktu itu saya menjadi tim musik di sebuah persekutuan doa di kota Solo. Alat yang tersedia hanyalah sebuah keyboard CASIO. Di sini juga saya terpaksa belajar <em>transposing</em> karena <em>keyboard</em>nya ngga ada fitur <em>transpose</em>-nya. Hehehe. Syukur deh, sekarang <em>transposing</em> saya nggak jelek-jelek amat, meskipun kadang suka telat juga mikirnya.</p>
<p>Waktu itu Yamaha mengeluarkan lagi <em>electone</em> generasi terbaru bernama EL. Karena EL ini mahalnya minta ampun, saya harus puas dengan HS yang ada di rumah. Lagipula HSnya juga masih dalam keadaan baik dan saya tahu kemampuan orangtua saya waktu itu. Saya nggak bisa memaksakan keinginan sendiri. Namun karena saya nggak mau ketinggalan jaman dan begitu terpesona dengan kecanggihan EL ini, hampir setiap hari sepulang sekolah saya ke tempat kursusan untuk mempelajari sendiri EL ini sekaligus praktek membuat <em>sequencer</em> menggunakan EL. Otomatis saya juga mempelajari dan berlatih lagu yang registrasi dan <em>sequencer</em>nya sudah saya buat. Asyik banget. Hampir setiap Sabtu, kalo anak-anak lain pulang sekolah terus main ke tempat teman atau pulang ke rumah terus main game (waktu itu SEGA dan Super Nintendo lagi booming), sepulang sekolah saya bermain dengan EL di tempat kursus sampai sore. Saya tidak suka game? Tentu saja saya suka. Saya suka sekali <em>Punch Out</em> dan <em>Megaman</em> tapi nggak tahu kenapa Yamaha EL ini lebih menarik minat saya. Saya beruntung sekali karena pemilik sekolah musiknya baik banget dan udah seperti orangtua sendiri. Jadi saya diperbolehkan memakai alat di sana selama tidak bertabrakan dengan jam kursus murid yang lain. Terimakasih tante Vonny yang baik. <em>You’re the best teacher</em>.</p>
<p>Suatu kali teman saya berkata, kalo cari Yudi di rumah nggak ada, coba aja cari di tempat kursusan, pasti ketemu. Memang tempat kursus saya dulu serasa jadi rumah kedua saya karena saya banyak sekali menghabiskan waktu di sana, membuat program musik dan <em>sequencer</em>. Sepulang sekolah jam 1 siang saya menuju ke sana dan baru pulang ke rumah sekitar jam 5 sore. Kadang-kadang kalo pas lagi ada persiapan Festival Yamaha Electone bisa sampai jam 7 atau 8 malam.</p>
<p>Sewaktu kelas 2 SMA, saya harus berpisah dengan <em>electone</em> HS-5. Waktu itu keyboard sedang naik daun dan <em>electone</em> sepertinya agak kalah pamor. Di tempat kursus jumlah muridnya pun menurun drastis.  Orangtua sayapun setelah berunding dengan anak-anaknya, akhirnya memutuskan untuk menjual HS dan menukarnya dengan <em>keyboard</em>. Harga bekas <em>electone</em> HS-5 plus <em>keyboard</em> Roland D20 milik papa yang dipakai untuk pembuatan <em>jingle</em> iklan waktu itu masih bisa untuk membeli sebuah <em>keyboard</em> baru JV-1000. Karena JV-1000 adalah murni <em>keyboard synthesizer</em>, maka untuk keperluan papa membuat jingle iklan dibeli juga satu unit <em>micro composer</em> Roland MC50-mkII. Dari sinilah saya mulai belajar <em>sequencing</em> dan <em>music programming</em> menggunakan <em>keyboard</em>. Beberapa saat kemudian karena promo dari Roland yang mengesankan, orangtua saya membelikan Roland G-800. Hingga tiba waktunya saya kuliah di Jogja, keyboard G-800 ini saya boyong ke Jogja. Selama kuliah, selain cukup aktif bermain band, lagi-lagi saya keranjingan <em>sequencing</em>. Lagu-lagu yang dulu saya pernah coba buat registrasi dan <em>sequencing</em>nya di <em>electone</em>, saya coba buat lagi registrasi dan <em>sequencing</em>nya di G-800 ini. Kaya kurang kerjaan yah. Hehehe, nggak apa-apa yang penting kuliahnya lancar. <em>Keyboard</em> G-800 inilah, yang bersama dengan JV-1000, menjadi Roland XP-80.</p>
<p>Jadi sejak saya kuliah tingkat 3, saya sudah bersama XP-80 ini. Entah itu main band dengan teman-teman kuliah saya, membuat lagu, membuat program musik, <em>keyboard</em> inilah yang selalu menemani saya hingga sekarang. Bahkan sekarang, saat saya menuliskan pengalaman ini, <em>keyboard</em> XP-80 ini berada di samping saya. Ayo&#8230;XP, berikan salam kepada para pembaca&#8230;:D.</p>
<p>Cerita di atas hanyalah sepenggal kisah dari serentetan perjalanan saya menjadi seorang <em>music programmer</em>. Satu hal yang pasti, di mana saya sekarang berdiri itu adalah hasil dari sebuah proses yang sangat panjang.</p>
<p>Sementara saya bisa <em>share</em> pengalaman yang ini dulu ya. Ini aja aja kayanya udah panjang banget. Kapan-kapan nyambung lagi ya. Terimakasih sudah sudi membaca sepenggal kisah kehidupan saya.</p>
<div class="sexy-bookmarks sexy-bookmarks-expand sexy-bookmarks-bg-sexy"><ul class="socials"><li class="sexy-facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://yudihastono.com/memori/nostalgia-electone-2/&amp;t=Nostalgia+Electone" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a></li><li class="sexy-twitter"><a href="http://twitter.com/home?status=Nostalgia+Electone+-+http://bit.ly/43Lzyz+(via+@yudihastono)" rel="nofollow" class="external" title="Tweet This!">Tweet This!</a></li><li class="sexy-delicious"><a href="http://del.icio.us/post?url=http://yudihastono.com/memori/nostalgia-electone-2/&amp;title=Nostalgia+Electone" rel="nofollow" class="external" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a></li><li class="sexy-digg"><a href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http://yudihastono.com/memori/nostalgia-electone-2/&amp;title=Nostalgia+Electone" rel="nofollow" class="external" title="Digg this!">Digg this!</a></li><li class="sexy-technorati"><a href="http://technorati.com/faves?add=http://yudihastono.com/memori/nostalgia-electone-2/" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Technorati">Share this on Technorati</a></li><li class="sexy-reddit"><a href="http://reddit.com/submit?url=http://yudihastono.com/memori/nostalgia-electone-2/&amp;title=Nostalgia+Electone" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Reddit">Share this on Reddit</a></li><li class="sexy-stumbleupon"><a href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http://yudihastono.com/memori/nostalgia-electone-2/&amp;title=Nostalgia+Electone" rel="nofollow" class="external" title="Stumble upon something good? Share it on StumbleUpon">Stumble upon something good? Share it on StumbleUpon</a></li><li class="sexy-friendfeed"><a href="http://www.friendfeed.com/share?title=Nostalgia+Electone&amp;link=http://yudihastono.com/memori/nostalgia-electone-2/" rel="nofollow" class="external" title="Share this on FriendFeed">Share this on FriendFeed</a></li><li class="sexy-yahoobuzz"><a href="http://buzz.yahoo.com/submit/?submitUrl=http://yudihastono.com/memori/nostalgia-electone-2/&amp;submitHeadline=Nostalgia+Electone&amp;submitSummary=Meskipun%20saat%20kelas%204%20SD%20saya%20mulai%20belajar%20electone%20di%20YMI%20%20%28Yamaha%20Musik%20Indonesia%29%20hingga%20kelas%203%20SMP%2C%20saya%20masih%20consider%20diri%20saya%20sebagai%20pemusik%20yang%20self-guided%2C%20self-paced%20dan%20self-taught.%20Cakupan%20musik%20terlalu%20luas%20untuk%20dipelajari%20seumur%20hidup.%20Kalo%20Chinese%20people%20bilang%20%E2%80%9Cwaktu%20seumur%20h&amp;submitCategory=science&amp;submitAssetType=text" rel="nofollow" class="external" title="Buzz up!">Buzz up!</a></li><li class="sexy-google"><a href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=add&amp;bkmk=http://yudihastono.com/memori/nostalgia-electone-2/&amp;title=Nostalgia+Electone" rel="nofollow" class="external" title="Add this to Google Bookmarks">Add this to Google Bookmarks</a></li><li class="sexy-myspace"><a href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http://yudihastono.com/memori/nostalgia-electone-2/&amp;t=Nostalgia+Electone" rel="nofollow" class="external" title="Post this to MySpace">Post this to MySpace</a></li><li class="sexy-mixx"><a href="http://www.mixx.com/submit?page_url=http://yudihastono.com/memori/nostalgia-electone-2/&amp;title=Nostalgia+Electone" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Mixx">Share this on Mixx</a></li><li class="sexy-newsvine"><a href="http://www.newsvine.com/_tools/seed&amp;save?u=http://yudihastono.com/memori/nostalgia-electone-2/&amp;h=Nostalgia+Electone" rel="nofollow" class="external" title="Seed this on Newsvine">Seed this on Newsvine</a></li><li class="sexy-designfloat"><a href="http://www.designfloat.com/submit.php?url=http://yudihastono.com/memori/nostalgia-electone-2/&amp;title=Nostalgia+Electone" rel="nofollow" class="external" title="Submit this to DesignFloat">Submit this to DesignFloat</a></li><li class="sexy-linkedin"><a href="http://www.linkedin.com/shareArticle?mini=true&amp;url=http://yudihastono.com/memori/nostalgia-electone-2/&amp;title=Nostalgia+Electone&amp;summary=Meskipun%20saat%20kelas%204%20SD%20saya%20mulai%20belajar%20electone%20di%20YMI%20%20%28Yamaha%20Musik%20Indonesia%29%20hingga%20kelas%203%20SMP%2C%20saya%20masih%20consider%20diri%20saya%20sebagai%20pemusik%20yang%20self-guided%2C%20self-paced%20dan%20self-taught.%20Cakupan%20musik%20terlalu%20luas%20untuk%20dipelajari%20seumur%20hidup.%20Kalo%20Chinese%20people%20bilang%20%E2%80%9Cwaktu%20seumur%20h&amp;source=yudihastono.com" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Linkedin">Share this on Linkedin</a></li><li class="sexy-misterwong"><a href="http://www.mister-wong.com/addurl/?bm_url=http://yudihastono.com/memori/nostalgia-electone-2/&amp;bm_description=Nostalgia+Electone&amp;plugin=sexybookmarks" rel="nofollow" class="external" title="Add this to Mister Wong">Add this to Mister Wong</a></li><li class="sexy-scriptstyle"><a href="http://scriptandstyle.com/submit?url=http://yudihastono.com/memori/nostalgia-electone-2/&amp;title=Nostalgia+Electone" rel="nofollow" class="external" title="Submit this to Script &amp; Style">Submit this to Script &amp; Style</a></li><li class="sexy-blinklist"><a href="http://www.blinklist.com/index.php?Action=Blink/addblink.php&amp;Url=http://yudihastono.com/memori/nostalgia-electone-2/&amp;Title=Nostalgia+Electone" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Blinklist">Share this on Blinklist</a></li><li class="sexy-diigo"><a href="http://www.diigo.com/post?url=http://yudihastono.com/memori/nostalgia-electone-2/&amp;title=Nostalgia+Electone&amp;desc=Meskipun%20saat%20kelas%204%20SD%20saya%20mulai%20belajar%20electone%20di%20YMI%20%20%28Yamaha%20Musik%20Indonesia%29%20hingga%20kelas%203%20SMP%2C%20saya%20masih%20consider%20diri%20saya%20sebagai%20pemusik%20yang%20self-guided%2C%20self-paced%20dan%20self-taught.%20Cakupan%20musik%20terlalu%20luas%20untuk%20dipelajari%20seumur%20hidup.%20Kalo%20Chinese%20people%20bilang%20%E2%80%9Cwaktu%20seumur%20h" rel="nofollow" class="external" title="Post this on Diigo">Post this on Diigo</a></li><li class="sexy-twittley"><a href="http://twittley.com/submit/?title=Nostalgia+Electone&amp;url=http%3A%2F%2Fyudihastono.com%2Fmemori%2Fnostalgia-electone-2%2F&amp;desc=Meskipun%20saat%20kelas%204%20SD%20saya%20mulai%20belajar%20electone%20di%20YMI%20%20%28Yamaha%20Musik%20Indonesia%29%20hingga%20kelas%203%20SMP%2C%20saya%20masih%20consider%20diri%20saya%20sebagai%20pemusik%20yang%20self-guided%2C%20self-paced%20dan%20self-taught.%20Cakupan%20musik%20terlalu%20luas%20untuk%20dipelajari%20seumur%20hidup.%20Kalo%20Chinese%20people%20bilang%20%E2%80%9Cwaktu%20seumur%20h&amp;pcat=Internet&amp;tags=" rel="nofollow" class="external" title="Submit this to Twittley">Submit this to Twittley</a></li><li class="sexy-mail"><a href="mailto:?subject=%22Nostalgia%20Electone%22&amp;body=I%20thought%20this%20article%20might%20interest%20you.%0A%0A%22Meskipun%20saat%20kelas%204%20SD%20saya%20mulai%20belajar%20electone%20di%20YMI%20%20%28Yamaha%20Musik%20Indonesia%29%20hingga%20kelas%203%20SMP%2C%20saya%20masih%20consider%20diri%20saya%20sebagai%20pemusik%20yang%20self-guided%2C%20self-paced%20dan%20self-taught.%20Cakupan%20musik%20terlalu%20luas%20untuk%20dipelajari%20seumur%20hidup.%20Kalo%20Chinese%20people%20bilang%20%E2%80%9Cwaktu%20seumur%20h%22%0A%0AYou%20can%20read%20the%20full%20article%20here%3A%20http://yudihastono.com/memori/nostalgia-electone-2/" rel="nofollow" class="external" title="Email this to a friend?">Email this to a friend?</a></li><li class="sexy-comfeed"><a href="http://yudihastono.com/memori/nostalgia-electone-2/feed" rel="nofollow" class="external" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a></li></ul><div style="clear:both;"></div></div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/yudihastono/~4/hijgtWMUG-w" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yudihastono.com/memori/nostalgia-electone-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://yudihastono.com/memori/nostalgia-electone-2/</feedburner:origLink></item>
	</channel>
</rss>
