Pemilu masih setahun lagi namun para tokoh-tokoh politik negeri ini sudah mulai tebar pesona dengan biaya puluhan milyar rupiah. Sutrisno Bahir misalnya, dengan slogan “Hidup adalah Perbuatan” rela mengeluarkan biaya lebih dari 20 Milyar rupiah demi iklan yang berkedok Peringatan 100 Tahun Kebangkitan Nasional. Ga salah emang dan harus diakui bahwa pencitraan dirinya lewat iklan masyarakat ini cukup berhasil mengingat iklan yang tidak menampilkan MIMPI dan SANDIWARA. Namun menelisik slogannya “Hidup adalah Perbuatan” saya jadi terpikir apa yang telah diperbuatnya sehingga BERANI mengangkat slogan itu?. 4 tahun yang lalu Sutrisno Bachir belum dikenal orang, beliau hanyalah seorang pengusaha batik dan mulai dikenal setelah SKANDAL PERSELINGKUHANnya berita miring dirinya dengan Nia Paramitha menghiasi acara-acara infotainment di televisi. Namun harus jujur diakui keberhasilannya membuktikan bahwa ia mampu memimpin Partai Amanat Nasional harus diacungkan jempol, jika pada awalnya banyak yang meragukannya tetapi dia membuktikan kemampuannya dalam menjalankan partai tersebut. Tetapi kembali kepada ayat-ayat cinta yang ditebarkannya lewat Iklan TV, Radio, Koran bahkan Bioskop, penayangannya pada momen kebangkitan nasional mungkin masuk diakal tetap dibalik itu penayangannya menjelang pemilu tahun depan menimbulkan kecurigaan akan adanya kampanye terselubung. Mungkin saja beliau memiliki visi untuk ikut pada pertarungan pemilihan Presiden tahun depan?? Kita tunggu saja…..
Tetapi Sutrisno Bachir bukanlah yang pertama menebar pesona lewat iklan di televisi… sebelumnya justru telah ada iklan sejenis yang malah lebih parah dan terlalu dibuat-buat. Coba saja lihat iklan PRABOWO yang mengatas namakan petani Indonesia atau yang paling “mengharukan” adalah iklan nya Om Jendral Wiranto. Gimana ga memuakkan mengharukan disitu dia rela untuk makan nasi aking bersama warga miskin, sesuatu hal yang mungkin BARU dia lakukan.
Iklan-iklan seperti ini memang terbukti ampuh untuk menaikkan popularitas, lihat saja di tahun 2003 yang lalu di mana menjelang Permilu, SBY yang masih Menkopolkam tebar pesona lewat iklan layanan masyarakat atas nama pemerintah padahal sudah jelas-jelas dia mencalonkan diri menjadi Calon Presiden. Trik nya memang berhasil, karena ga berapa lama kemudian Presiden Megawati yang merasa dipecundangi langsung menegur dan memberhentikannya tetapi justru kasus inilah pesona SBY menebar kemana-mana hingga dia terpilih menjadi Presiden saat ini.
Jadi kita tahu donk kualitas seseorang yang dipilih karena pesona… hehehe. Tetapi semua itu sah-sah saja sih, karena untuk dikenal masyarakat tidaklah gampang tetapi tidak harus lewat iklan yang terlalu dibuat-buat bukan ?













"NIAS" yang indah, 


May 28, 2008 at 21:25:30
mereka pakai motto “berakit-rakit kehulu berenang-renang ke tepian” awalnya harus keluar dulu biar ngetop setelah terpilih, pikirin badan sendiri…
May 29, 2008 at 00:02:01
duh males deh kalo udah ngomongin politik, terutama orang2nya
May 29, 2008 at 01:50:40
hu uh sama ama mas Jimmy…politik :cd
May 29, 2008 at 10:51:19
@Teddy : hehehe bener juga ya
@Jimmy @ persikers : hooh sama juga sih cuma bingung mo ngeluarin uneg2 lg dimana soalnya dah ga jamannya ikutan demo wkwkwkw
May 29, 2008 at 15:20:29
Kalo ini diaplikasikan ke blog gimana yach? Cari popularitas lewat iklan layanan masyarakat.
May 30, 2008 at 05:27:00
Yah, namanya juga usaha. Sebenci apapun, hargailah usaha mereka untuk jadi bintang iklan. Lagian yang dipake duit mereka, ngapain juga diurusin. Yg perlu diurusin itu para anggota dewan yg plesir ke Eropa, ke Argentina dan negara-negara lain yg jauh-jauh untuk studi banding pake duit rakyat. TRAGIS!!!
May 31, 2008 at 23:09:16
Pemimpin-pemimpin indonesia itu menang omongan aja mas
tapi ga ada bukti 
Jun 2, 2008 at 01:44:34
ah.. pejabat2 mah pantasnya disebut penjahat.. bosen liat dagelan politikus negeri ini.
Jun 2, 2008 at 09:43:45
Mau mereka niatnya baik, atau jelek sekalipun citra mereka dah rusak, jadi kasian anggota DPR yang baik-baik, tetap aja citranya buruk di mata rakyat…
Jun 2, 2008 at 15:55:08
@Putra Eka : Idenya bagus juga tuh tapi siapa blogger yang mo ngeluarin biaya puluhan milyar buat promosi ya? hehehe

@Ecko : Pemilu depan nyalonin diri yukkk hihihihi
@bocah : Makanya Bay cepetan kelar kuliah trus jadilah pemimpin.. hehehe
@Chodirin : ya kita bosan ga bosan kudu nikmatin.. sudah nasib kita jadi warga negara yang penuh dengan dagelan konyol
@Bambosi : Iya pepatahnya bilang karena nila setitik rusak susu sebelanga tapi dalam kasus ini terbalik: karena nila sebelanga rusak susu setitik
Jun 3, 2008 at 12:51:47
bener banget tuh, karena nila sebelanga rusak susu setitik…. Jadi sampahnya ada bejibun, berliannya cuma 1 atau 2 doank, jadi tetep aja bau.
Jun 4, 2008 at 00:41:32
Beneran juga gitu….coba aja misalnya ni blog ngiklanin ke tv juga pasti makin banyak fans nya khan…he…he…he…Kayaknya mo jadi blog politik niiih…?Soalnya sekarang lagi marak money politic bukan cuma monetize blog yeee….?! Kupasang link-mu di blogku…boleh masuk blogroll-mu nggak neeh…?!
Jun 5, 2008 at 18:41:10
@Euro2008 : wew bolamania nech hehehe dukung tim mana nih bang?
@Manggis : wew ga akan jadi blog politik kok karena ga begitu paham politik cuma ya biar kita ga dibodoh2in oleh orang politik makanya saya belajar sedikit politik hehehe.. Blogrollnya sudah di pasang tuh