<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>ALUMNI ANDIL</title><description>...:FAK PERTANIAN UTU :...</description><managingEditor>noreply@blogger.com (Anonymous)</managingEditor><pubDate>Thu, 29 Aug 2024 11:17:38 +0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">45</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://alumni-andil.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>yes</itunes:explicit><copyright>andil.aceh@yahoo.com</copyright><itunes:keywords>Berita,Pertanian,Politik,Hukum,Kesehatan,Batu,Cincin,Budaya,Peristiwa,Otomotif,Elektronik,Bisnis,Online</itunes:keywords><itunes:subtitle>Berita, Pertanian, Politik, Hukum, Kesehatan, Batu Cincin, Budaya, Peristiwa, Otomotif, Elektronik, Bisnis Online</itunes:subtitle><itunes:category text="Health"><itunes:category text="Alternative Health"/></itunes:category><itunes:owner><itunes:email>andil.aceh@gmail.com</itunes:email></itunes:owner><xhtml:meta content="noindex" name="robots" xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml"/><item><title>Segera Perjelas Status Padang Seurahet</title><link>http://alumni-andil.blogspot.com/2013/03/segera-perjelas-status-padang-seurahet.html</link><category>Lingkungan</category><pubDate>Sat, 16 Mar 2013 18:37:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6605314764780119240.post-4850049239188791169</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;ALUMNI ANDIL | &lt;/b&gt;Meulaboh - Anggota DPRK Aceh Barat dari Komisi A meminta Pemkab untuk segera memperjelas status Desa Padang Seurahet, Kecamatan Johan Pahlawan. Pasalnya sejak musibah gempa dan tsunami tahun 2004 lalu, status desa tersebut terkatung-katung sebab seluruh penduduk direlokasi ke lokasi baru di perumahan Caritas Desa Blang Beurandang, kecamatan setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Harapan kita Pemkab segera mencarikan solusi dan penyelesaian sehingga status desa menjadi jelas,” ujar Rizwan MA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada Serambi, Jumat (8/3), Rizwan mengungkapkan, dalam menuntaskan persoalan ini perlu duduk seluruh instansi terkait sehingga ada titik temu, apalagi kini penduduk Desa Padang Seurahet sudah berulang kali meminta Pemkab menyelesaikan. Sebab ekses dari terkatung status, proses pemilihan keuchik kini juga menjadi terhambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut politisi Partai Aceh ini, dari keterangan diperolehnya seluruh penduduk Desa Padang Seurahet berjumlah sekitar 700 kepala keluarga kini sudah menetap di lokasi baru di relokasi, sebab desa mereka tidak dibangun lagi rumah pascatsunami lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun status kependudukan dan administrasi desa masih Desa Padang Seurahet sehingga penduduk ini meminta diberikan wilayah tempat menetap selama ini. Sementara di pihak Desa Blang Beurandang tidak memberikan izin didirikan desa baru. “Harapan kita persoalan ini tidak terus berlarut, sebab saya lihat sangat besar potensi konflik terjadi. Kita berharap Pemkab segera menyikapi serius hal ini,” harapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Datangi camat&lt;br /&gt;Sementara itu, sekitar 20 warga Desa Padang Seurahet, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Kamis (7/3) mendatangi kantor Camat Johan Pahlawan mempertanyakan terhadap pemilihan keuchik (Pilchik) yang kini dilarang dilakukan di lokasi mereka menetap di Desa Blang Beurandang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedatangan warga ini diterima Camat Johan Pahlawan, Tjut Yanti Polem SH di ruang camat. Kepada camat, Ramu Indra, Indra Jempa, dan Ramli mengungkapkan kekecewaan terhadap lokasi yang diberikan pemilihan di desa asal sehingga mereka menolak. Sebab seluruh penduduk sudah menetap di lokasi baru relokasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan calon keuchik untuk Padang Seurahet sudah ditetapkan untuk segera dipilih yakni Anwar, Safril Galih, dan Idris Usman. “Selain soal Pilchik yang kini tidak jelas pemilihan, kami juga mendesak Pemkab segera memberikan kepastian status buat desa kami,” ungkap Indra Jempa.(riz)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* tanggapan camat&lt;br /&gt;Diteruskan ke Pemkab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CAMAT Johan Pahlawan, Tjut Yanti Polem mengungkap, aspirasi yang disampaikan olehperwakilan warga ini akan diteruskan ke Pemkab guna dicarikan solusi terhadap proses pemilihan keuchik. Yakni apa yang disampaikan masyarakat sudah ditampung. “Akan kita koordinasikan dulu ke kantor bupati,” ujar Tjut Yanti.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sumber : Serambi &lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>andil.aceh@gmail.com (Anonymous)</author></item><item><title>Polisi Identifikasi Wajah Perampas Emas</title><link>http://alumni-andil.blogspot.com/2013/03/polisi-identifikasi-wajah-perampas-emas.html</link><category>Kriminal</category><pubDate>Sat, 16 Mar 2013 18:34:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6605314764780119240.post-2525505510227979303</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;ALUMNI ANDIL |&lt;/b&gt; Meulaboh - Aparat kepolisian di Aceh Barat mulai mendeteksi wajah pelaku perampasan perhiasan emas kalung sebesar 20 mayam, yang terjadi pada Rabu (13/3) siang pada Toko Nikko di Jalan Nasional Meulaboh. Wajah pelaku yang sempat terekam CCTV di sebuah toko perhiasan emas lainnya di Jalan Teuku Umar, Meulaboh, sedang diteliti guna memastikan wajah siapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Rekaman CCTV-nya sudah kita amankan, dan wajah pelaku sedang kita identifikasi,” kata Kapolres Aceh Barat AKBP Faisal Rivai SIK menjawab Serambi, Kamis (14/3) di Meulaboh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakannya, berdasarkan penyelidikan sementara, pelaku yang menjalankan aksi kejahatan di siang bolong itu termasuk nekat dan merupakan modus kejahatan baru yang terjadi di Meulaboh. Sehingga polisi tertantang untuk menangkap pelaku yang diperkirakan berjumlah dua orang tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kita berharap pelaku segera tertangkap, karena personel sudah kita kerahkan untuk memburu mereka,” pungkas Kapolres Faisal Rivai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diberikan sebelumnya, pria tak dikenal yang berpura-pura sebagai pembeli nekat melarikan kalung emas 20 mayam dari Toko Mas Nikko di Jalan Nasional, Meulaboh, Aceh Barat, Rabu (13/3) pukul 13.30 WIB. Akibatnya, pemilik toko perhiasan itu, Agus, rugi sekitar Rp 35 juta, dengan taksiran satu mayam emas di Meulaboh saat ini Rp 1.750.000. (1 mayam setara dengan 3,33 gram)&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>andil.aceh@gmail.com (Anonymous)</author></item><item><title>Aceh Barat 5 Dapil</title><link>http://alumni-andil.blogspot.com/2013/03/aceh-barat-5-dapil.html</link><pubDate>Sat, 16 Mar 2013 18:31:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6605314764780119240.post-7004532472208932920</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;ALUMNI ANDIL |&lt;/b&gt; Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam keputusannya menetapkan daerah pemilihan (dapil) untuk Pemilu 2014 mendatang di Aceh Barat sebanyak 5 dapil. Penetapan dapil ini sesuai dengan usulan KIP Aceh Barat kepada KPU melalui KIP Aceh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Pokja Dapil KIP Aceh Barat, Zarliyanto ST kepada Serambi Kamis (14/3) mengungkapkan, dapil untuk Pemilu 2014 sudah ditetapkan berjumlah 5 dapil. Jumlah ini bertambah dibandingkan dengan Pemilu 2009 yang hanya berjumlah 4 dapil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski terjadi penambahan dapil, namun jumlah anggota DPRK untuk Pemilu 2014 yang ditetapkan beberapa waktu lalu oleh KPU berkurang, dari 30 orang pada pemilu sebelumnya menjadi 25 orang&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sumber : Serambi&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>andil.aceh@gmail.com (Anonymous)</author></item><item><title>Tomat Rebus Bisa Cegah Kanker Prostat</title><link>http://alumni-andil.blogspot.com/2013/03/tomat-rebus-bisa-cegah-kanker-prostat.html</link><category>Kesehatan</category><pubDate>Sat, 16 Mar 2013 18:24:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6605314764780119240.post-5280772441222126574</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;ALUMNI ANDIL | &lt;/b&gt;Tomat yang direbus hingga lembek dan menyerupai bubur, ternyata merupakan bahan pangan yang mampu mencegah terjadinya kanker prostat.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;"Tomat yang direbus lama hingga menjadi setengah bubur, merupakan sumber likopen terbaik," ungkap pakar gizi, Dr Samuel Oetoro MS SpGK, seperti yang diberitakan beritasatu.com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk diketahui, likopen adalah salah satu zat yang terdapat dalam warna sayur dan buah, yang memiliki fungsi untuk mencegah kanker prostat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Likopen akan muncul saat tomat direbus hingga lembek seperti bubur, karena zat ini terletak pada inti buah tomat," jelas Samuel. Dia menambahkan bahwa ikatan inti pada buah tomat tidak akan terlepas pada saat dikonsumsi secara mentah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Memang, bila direbus, kandungan vitamin C, betakaroten, dan lainnya, akan hilang. Namun tomat menjadi istimewa karena kandungan likopen. Vitamin dan betakaroten bisa didapat dari sayur dan buah lainnya," kata Samuel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu, Samuel menganjurkan untuk mengonsumsi setidaknya lima jenis sayur dan buah dengan aneka warna setiap harinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut, Samuel memaparkan bahwa karotenoid seperti likopen tidak akan terserap usus tanpa bantuan minyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maka, campurlah 'bubur' tomat dengan sesendok minyak canola atau minyak zaitun. Dua minyak ini jauh lebih sehat dibandingkan minyak sayur lainnya," jelas Samuel.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sumber : Serambi&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>andil.aceh@gmail.com (Anonymous)</author></item><item><title>Terkait Kejahatan Perang</title><link>http://alumni-andil.blogspot.com/2013/03/terkait-kejahatan-perang.html</link><category>Sejarah</category><pubDate>Sat, 16 Mar 2013 18:21:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6605314764780119240.post-7793771658986144773</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjxdecxNPk97HE7JMd8iPLQiY4WCIj9m6XlH9J6d_9Gcx3rYpCeqmWnAyJCbJ7BB9FGp8053hWZKzBPCYBQV0fJ5EHzQmqOGHmQ9ndF19MIL3agDMWAYhDjf_o8LyWIqOxKb0T8FMoE0U8/s1600/KITLV.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="132" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjxdecxNPk97HE7JMd8iPLQiY4WCIj9m6XlH9J6d_9Gcx3rYpCeqmWnAyJCbJ7BB9FGp8053hWZKzBPCYBQV0fJ5EHzQmqOGHmQ9ndF19MIL3agDMWAYhDjf_o8LyWIqOxKb0T8FMoE0U8/s200/KITLV.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;ALUMNI ANDIL |&lt;/b&gt; Banda Aceh -&amp;nbsp; Ketua Komite Utang Kehormatan Belanda (KUKB) Batara R Hutagalung mengatakan rakyat Aceh dapat menggugat dan menuntut Pemerintah Belanda ke Mahkamah Internasional atas agresi Belanda terhadap Aceh pada 1873. Akibat agresi itu sekitar 70 ribu rakyat Aceh meninggal, dan menyisakan kesengsaraaan meskipun Aceh tidak pernah takluk dari Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Belanda menyatakan perang terhadap Aceh pada 1873 dan sejak itulah terjadi kejahatan dan penindasan yang membuat banyak terjadi pembantaian penduduk sipil. Belanda harus resmi minta maaf kepada rakyat Aceh atas agresi militer tersebut,” kata Batara seusai menjadi pembicara pada Seminar Kejanggalan dalam Hubungan Diplomatik RI-Belanda dalam Perspektif Nasional dan Lokal yang diselenggarakan Prodi Sejarah FKIP Unsyiah di aula kampus setempat, Kamis (14/3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara dibuka Dekan FKIP Unsyiah Prof M Yusuf Aziz MPd dengan menampilkan dua pemateri yakni Batara R Hutagalung dan sejarawan senior Aceh Rusdi Sufi. Acara yang dimoderatori oleh sejarawan Unsyiah, Dr Husaini Ibrahim MA ini, diikuti oleh ratusan mahasiswa Prodi Sejarah, Prodi Bahasa dan FISIP Unsyiah. Turut hadir, Pembantu Dekan I Drs Salasih R MPd, Pembantu Dekan III Dr Jufri MSi dan Pembantu Dekan IV Dr Wildan MPd.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Batara pengajuan gugatan tersebut dinilai penting sebagai bagian dari upaya mengangkat martabat rakyat Aceh yang secara langsung mengalami penindasan dari Belanda selama masa penjajahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia sebutkan Belanda secara jelas telah melakukan pelanggaran teritorial dimana saat itu Aceh merupakan satu negara yang berdaulat, yang ditandai dengan adanya hubungan diplomatik yang intens dengan Belanda dan negara lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, kata Batara, Aceh adalah sebuah negara berdaulat yang pertama mengakui kemerdekaan Belanda pada tahun 1602 sebagai satu entitas politik. Namun pengakuan tersebut dibalas Belanda dengan menyatakan maklumat perang terhadap Aceh pada 1873 yang hingga kini belum pernah dicabut Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak penting ada atau tidaknya pencabutan maklumat perang, tapi sekarang Aceh dapat menuntut Belanda untuk minta maaf atas kejahatan perang yang mereka lakukan kepada rakyat Aceh selama agresi berlangsung,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Batara pengajuan gugatan dilatarbelakangi karena Belanda harus mengembalikan dan memulihkan martabat rakyat Aceh yang pernah dirampas hak, harta, dan bahkan jiwa serta menyisikan kepedihan terhadap keluarga korban. “Bukan soal menang, tapi gugatan dilakukan untuk sebuah martabat dan keadilan rakyat Aceh. Membangkitkan semangat rakyat bahwa kita bangsa yang besar,” ujarnya.(sar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prosesnya Bisa Belajar dari Kenya&lt;br /&gt;KETUA Komite Utang Kehormatan Belanda (KUKB) Batara R Hutagalung menyatakan, gugatan rakyat Aceh terhadap Pemerintah Belanda bukan hal yang mustahil untuk dilakukan. Proses pengajuan gugatan ini dapat dilakukan dengan membentuk Komite Utang Kehormatan Belanda (KUKB) Perwakilan Aceh. Sementara proses pengadilannya dapat dilakukan di Mahkamah Internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menyebutkan, kasus penuntutan terhadap sebuah negara jajahan terhadap negara penjajah pernah terjadi di Kenya. Saat itu empat orang Kenya, Afrika menuntut pemerintah Inggris atas penindasan terhadap etnis Mao Mao di Kenya yang melakukan pemberontakan sekitar tahun 1950.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara mereka yang dibunuh, ada empat orang yang masih hidup dan jadi saksi mata. Keempat orang ini lalu mengajukan gugatan ke Pengadilan Inggris setelah Kenya memperoleh kemerdekaan dari Inggris pada 1963. “Tanggal 3 oktober 2012, Pengadilan Inggris memenangkan gugatan mereka. Tapi sekarang bukan soal kompensasi lagi yang dicari. Tapi yang kita tuntutan walau satu rupiah adalah dilakukan secara simbolis. Belanda harus resmi minta maaf kepada rakyat Aceh atas agresi militer tersebut,” tegas Batara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Batara, KUKB merupakan sebuah gerakan nasional yang menuntut pemerintah Belanda untuk mengakui de jure kemerdekaan Republik Indonesia adalah 17 Agustus 1945.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, pada 20 Mei 2005, seperti sebelumnya juga tuntutan Komite Nasional Pembela Martabat Bangsa Indonesia (KNPMBI), KUKB menyampaikan tuntutan kepada Pemerintah Belanda untuk, pertama, mengakui de jure kemerdekaan Republik Indonesia adalah 17.8.1945. Kedua, meminta maaf atas penjajahan perbudakan, kejahatan perang dan berbagai pelanggaran HAM terutama yang dilakukan oleh tentara Belanda di Indonesia antara tahun 1945-1950.(sar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siap Mendukung&lt;br /&gt;SAYA setuju saja kalau ada orang Aceh yang mau peduli dengan gugatan ini. Sebab perang Belanda ini telah menyebabkan kerugian yang besar bagi rakyat Aceh. Kita lihat saja banyak batu nisan yang membuktikan banyak orang Aceh meninggal saat agresi Belanda terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kata lain melihat banyaknya kerugian dan korban nyawa rakyat Aceh yang mencapai 70 ribu orang, maka bisa saja Aceh membentuk komite untuk menuntut Belanda. Termasuk juga pampasan perang (pembayaran yang secara paksa ditarik oleh negeri pemenang perang kepada negeri yang kalah perang sebagai ganti atas kerugian material).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai saat ini maklumat perang belanda terhadap Aceh belum dicabut. Sejak awal memang Aceh sudah banyak berjasa kepada Belanda, karena Aceh yang pertama mengakui kemerdekaan Belanda. Tapi air susu dibalas air tuba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belanda tetap memaksa kehendak untuk memerangi Aceh untuk sebuah prestise. Sebab Aceh saat itu menjadi wilayah strategis masuk Nusantara, dan Belanda takut ada negara lain yang mencaplok. Maka Belanda tetap bersikeras untuk memerangi Aceh untuk menjadikannya bagian dari Hindia-Belanda.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sumber : Serambi&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjxdecxNPk97HE7JMd8iPLQiY4WCIj9m6XlH9J6d_9Gcx3rYpCeqmWnAyJCbJ7BB9FGp8053hWZKzBPCYBQV0fJ5EHzQmqOGHmQ9ndF19MIL3agDMWAYhDjf_o8LyWIqOxKb0T8FMoE0U8/s72-c/KITLV.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>andil.aceh@gmail.com (Anonymous)</author></item><item><title>Anggota DPRK Minta Gaji Tenaga Kontrak Dituntaskan</title><link>http://alumni-andil.blogspot.com/2013/03/anggota-dprk-minta-gaji-tenaga-kontrak.html</link><category>Berita</category><category>Politik</category><pubDate>Fri, 15 Mar 2013 00:18:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6605314764780119240.post-3828973019780386041</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;ALUMNI ANDIL |&lt;/b&gt; &lt;a href="http://draft.blogger.com/%3C!--%20Begin:%20http://adsensecamp.com/%20--%3E%20%3Cscript%20src=%22http://adsensecamp.com/show/?id=aIvL04AknDg%3D&amp;amp;cid=rDRAQca6lYU%3D&amp;amp;chan=bDxPJJT2yx0%3D&amp;amp;type=1&amp;amp;title=CC0000&amp;amp;text=0000FF&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=000000&amp;amp;url=B47B10%22%20type=%22text/javascript%22%3E%20%3C/script%3E%20%3C!--%20End:%20http://adsensecamp.com/%20--%3E" target="_blank"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/blogger.g?blogID=6605314764780119240" target="_blank"&gt;Meulaboh&lt;/a&gt; - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat meminta kepada Pemkab setempat supaya segera menuntaskan pembayaran gaji ratusan tenaga honorer di wilayah itu, yang masih tertunggak sejak Januari 2013 lalu. Pasalnya, jerih payah tenaga honorer yang bekerja di sejumlah intansi pemerintahan di Aceh Barat sudah dialokasikan dalam APBK Tahun 2013 sebesar Rp 1 juta/orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;a href="http://draft.blogger.com/%3C!--%20Begin:%20http://adsensecamp.com/%20--%3E%20%3Cscript%20src=%22http://adsensecamp.com/show/?id=aIvL04AknDg%3D&amp;amp;cid=rDRAQca6lYU%3D&amp;amp;chan=bDxPJJT2yx0%3D&amp;amp;type=1&amp;amp;title=CC0000&amp;amp;text=0000FF&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=000000&amp;amp;url=B47B10%22%20type=%22text/javascript%22%3E%20%3C/script%3E%20%3C!--%20End:%20http://adsensecamp.com/%20--%3E" target="_blank"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/blogger.g?blogID=6605314764780119240" target="_blank"&gt;Pemkab Aceh Barat harus segera menuntaskan persoalan ini&lt;/a&gt;.&lt;/b&gt; Jangan biarkan nasib tenaga kontrak terlunta-lunta dengan kebijakan yang berbelit-belit,” kata Ketua Komisi D DPRK Aceh Barat Zaenal Abidin SSI , Rabu (13/3) di Meulaboh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota DPRK dari PKS ini meminta kepada Pemkab Aceh Barat supaya tidak memutuskan kontrak para abdi negara yang selama ini sudah mengabdi di jajaran pemerintah. Karena jika hal itu dilakukan akan melahirkan pengangguran baru di wilayah itu. “Intinya kita minta Pemkab mengambil kebijakan yang tidak memutuskan tenaga kerja yang sudah ada, karena alokasi anggaran untuk tenaga kontrak ini sudah tersedia di APBK,” pungkasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan tenaga kontrak bidang pelayanan, administrasi, hingga petugas jaga malam yang selama ini bekerja di sejumlah intansi pemerintahan di jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Barat sejak Januari 2013 lalu dilaporkan belum menerima gaji.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Klik disini setelah membaca &lt;b&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/%3C!--%20Begin:%20http://adsensecamp.com/%20--%3E%20%3Cscript%20src=%22http://adsensecamp.com/show/?id=aIvL04AknDg%3D&amp;amp;cid=rDRAQca6lYU%3D&amp;amp;chan=bDxPJJT2yx0%3D&amp;amp;type=1&amp;amp;title=CC0000&amp;amp;text=0000FF&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=000000&amp;amp;url=B47B10%22%20type=%22text/javascript%22%3E%20%3C/script%3E%20%3C!--%20End:%20http://adsensecamp.com/%20--%3E" target="_blank"&gt;S&lt;/a&gt; &lt;/b&gt;(Setuju). (Tidak Setuju)&lt;b&gt; &lt;a href="http://draft.blogger.com/%3C!--%20Begin:%20http://adsensecamp.com/%20--%3E%20%3Cscript%20src=%22http://adsensecamp.com/show/?id=aIvL04AknDg%3D&amp;amp;cid=rDRAQca6lYU%3D&amp;amp;chan=bDxPJJT2yx0%3D&amp;amp;type=1&amp;amp;title=CC0000&amp;amp;text=0000FF&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=000000&amp;amp;url=B47B10%22%20type=%22text/javascript%22%3E%20%3C/script%3E%20%3C!--%20End:%20http://adsensecamp.com/%20--%3E" target="_blank"&gt;TS &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sumber : Serambi&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>andil.aceh@gmail.com (Anonymous)</author></item><item><title>Kisah para gadis penjual keperawanan</title><link>http://alumni-andil.blogspot.com/2013/03/kisah-para-gadis-penjual-keperawanan.html</link><category>Berita</category><category>Sek</category><pubDate>Fri, 15 Mar 2013 00:02:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6605314764780119240.post-5451490939285813832</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiOqUSL0frvZ-IfI6HO2NPbvF45cIPZaBQ35Sg3Un9el2wrxK4fxG0czcJMoSQx9D34NvggMhHn5fbmRqgFsahHWV_1stzTlkrJH3e2deunEauNVESb1gjaV6esZaFb85NNLMsLDqwQg34/s1600/kisah-para-gadis-penjual-keperawanan.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="100" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiOqUSL0frvZ-IfI6HO2NPbvF45cIPZaBQ35Sg3Un9el2wrxK4fxG0czcJMoSQx9D34NvggMhHn5fbmRqgFsahHWV_1stzTlkrJH3e2deunEauNVESb1gjaV6esZaFb85NNLMsLDqwQg34/s200/kisah-para-gadis-penjual-keperawanan.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;ALUMNI ANDIL |&lt;/b&gt; Setelah Catarina Migliorini, gadis Brazil lainnya, Rebecca Bernardo melelang keperawanannya. Rebecca mengaku butuh uang untuk mengobati ibunya. Aksi dua gadis ini menjadi sorotan dunia. Dengan dalih apa pun, tindakan dua gadis ini dinilai tak berbeda dengan prostitusi terselubung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jual keperawanan memang bukan hal baru di belahan dunia mana pun. Praktik ini sama tuanya dengan sejarah prostitusi dan peradaban manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Jepang, semenjak ratusan tahun lalu dikenal upacara Mizuage. Para Geisha melepaskan keperawanannya untuk penawar tertinggi. Ini merupakan upacara penting dalam dunia Geisha. Setelah upacara Mizuage, para wanita muda ini dinyatakan resmi menjadi Geisha. Semacam upacara kelulusan dari pelatihan panjang yang melelahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam novel 'Ronggeng Dukuh Paruk' karya Ahmad Tohari dilukiskan juga soal pelelangan keperawanan di pesisir Jawa. Sebelum dinyatakan lulus sebagai ronggeng, Srintil, tokoh utama novel itu harus menyerahkan keperawanannya pada penawar tertinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dunia modern, bisnis prostitusi menempatkan perawan sebagai komoditi dengan harga mahal. Sudah tak terhitung kisah orang di Indonesia yang menukar keperawanannya dengan segepok uang. Ada yang jadi korban trafficking, ada juga yang sukarela menjual selaput daranya dengan imbalan uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kebanyakan karena kebutuhan materi. Ada juga orang tua yang tega menjual anaknya sendiri," kata sosiolog Musni Umar.&lt;br /&gt;Klik disini kalau &lt;b&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/%3C!--%20Begin:%20http://adsensecamp.com/%20--%3E%20%3Cscript%20src=%22http://adsensecamp.com/show/?id=aIvL04AknDg%3D&amp;amp;cid=rDRAQca6lYU%3D&amp;amp;chan=bDxPJJT2yx0%3D&amp;amp;type=1&amp;amp;title=CC0000&amp;amp;text=0000FF&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=000000&amp;amp;url=B47B10%22%20type=%22text/javascript%22%3E%20%3C/script%3E%20%3C!--%20End:%20http://adsensecamp.com/%20--%3E" target="_blank"&gt;Setuju&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; jika&amp;nbsp; Tidak Setuju &lt;a href="http://draft.blogger.com/%3C!--%20Begin:%20http://adsensecamp.com/%20--%3E%20%3Cscript%20src=%22http://adsensecamp.com/show/?id=aIvL04AknDg%3D&amp;amp;cid=rDRAQca6lYU%3D&amp;amp;chan=bDxPJJT2yx0%3D&amp;amp;type=1&amp;amp;title=CC0000&amp;amp;text=0000FF&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=000000&amp;amp;url=B47B10%22%20type=%22text/javascript%22%3E%20%3C/script%3E%20%3C!--%20End:%20http://adsensecamp.com/%20--%3E" target="_blank"&gt;&lt;b&gt;Klik TS&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sumber : Merdeka&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiOqUSL0frvZ-IfI6HO2NPbvF45cIPZaBQ35Sg3Un9el2wrxK4fxG0czcJMoSQx9D34NvggMhHn5fbmRqgFsahHWV_1stzTlkrJH3e2deunEauNVESb1gjaV6esZaFb85NNLMsLDqwQg34/s72-c/kisah-para-gadis-penjual-keperawanan.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>andil.aceh@gmail.com (Anonymous)</author></item><item><title>Penyusup Sulu gunakan jimat kebal peluru hadapi militer Malaysia</title><link>http://alumni-andil.blogspot.com/2013/03/penyusup-sulu-gunakan-jimat-kebal.html</link><category>Berita</category><category>Peristiwa</category><pubDate>Thu, 14 Mar 2013 23:53:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6605314764780119240.post-2250721015759322545</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjJdFzFsEjzj4yNYps59p8p7z1MB_BQGU9pgOZIIoF-wIkvp_Qj5ue8Y2dhINAtgWqTH3VYH5A5CEGU4sQaXoTQRN7UoTbIiWeBcGpEBXN7RrT7eqddzcUKAr5awjQ7gga4nixDGq-KeEc/s1600/penyusup-sulu-gunakan-jimat-kebal-peluru-hadapi-militer-malaysia-reportase-dari-sabah.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="100" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjJdFzFsEjzj4yNYps59p8p7z1MB_BQGU9pgOZIIoF-wIkvp_Qj5ue8Y2dhINAtgWqTH3VYH5A5CEGU4sQaXoTQRN7UoTbIiWeBcGpEBXN7RrT7eqddzcUKAr5awjQ7gga4nixDGq-KeEc/s200/penyusup-sulu-gunakan-jimat-kebal-peluru-hadapi-militer-malaysia-reportase-dari-sabah.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;ALUMNI ANDIL |&lt;/b&gt; Meski jumlahnya diperkirakan hanya dua ratusan orang, penyusup Sulu ternyata membuat Malaysia kelabakan. Ribuan tentara dan armada perang dikerahkan untuk menggempur para penyusup Sulu tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah lebih dari sebulan, militer Malaysia belum bisa membersihkan wilayahnya dari para penyusup. Sehebat apakah para penyusup Sulu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyusup Sulu dikenal sebagai gerilyawan tangguh di Filipina. Namun tersiar kabar bahwa para penyusup Sulu dibekali juga jimat kebal peluru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabar angin tersebut berembus di kalangan pasukan militer Malaysia dan wartawan. Kabar ini muncul lantaran militer Malaysia menemukan rajah, semacam jimat di tubuh para penyusup yang ditangkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Banyak itu mereka punya ajimat. Pernah kami punya kawan tangkap pengganas, di badannya dia pakai itu jimat dengan tulisan Arab," ujar anggota pasukan militer Malaysia yang enggan disebutkan namanya kepada reporter merdeka.com, Hery H Winarno, di base camp Resort Felda Sahabat, Sabah, Malaysia, Kamis (14/3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan saat baku tembak di Kampung Nyamuk, militer Malaysia menembak 3 penyusup Sulu. Namun mereka hanya menemukan dua mayat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kemarin ditembak 3 orang di Kampung Nyamuk, tapi setelah diperiksa hanya dua mayat saja yang ditemukan. Mungkin ada yang kebal peluru, atau mungkin ditolong temannya yang lain kami pun tak tahu," terang pria beranak satu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi jika benar mereka menggunakan jimat anti-peluru, mengapa 57 anggota penyusup Sulu tewas ditembak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itulah yang buat kami pun bertanye, bisa saja komandan mereka beri itu jimat supaya anak buahnya berani, tetapi jimat itu pun tak ampuh sebenarnya," imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto-foto yang dirilis oleh Polisi Diraja Malaysia (PDRM) juga memperlihatkan jimat yang disita. Jimat tersebut ditemukan di tubuh para penyusup Sulu yang tewas ditembak.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Klik &lt;a href="http://draft.blogger.com/%3C!--%20Begin:%20http://adsensecamp.com/%20--%3E%20%3Cscript%20src=%22http://adsensecamp.com/show/?id=aIvL04AknDg%3D&amp;amp;cid=rDRAQca6lYU%3D&amp;amp;chan=bDxPJJT2yx0%3D&amp;amp;type=1&amp;amp;title=CC0000&amp;amp;text=0000FF&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=000000&amp;amp;url=B47B10%22%20type=%22text/javascript%22%3E%20%3C/script%3E%20%3C!--%20End:%20http://adsensecamp.com/%20--%3E" target="_blank"&gt;&lt;b&gt;Setuju&lt;/b&gt; &lt;/a&gt;atau &lt;a href="http://draft.blogger.com/%3C!--%20Begin:%20http://adsensecamp.com/%20--%3E%20%3Cscript%20src=%22http://adsensecamp.com/show/?id=aIvL04AknDg%3D&amp;amp;cid=rDRAQca6lYU%3D&amp;amp;chan=bDxPJJT2yx0%3D&amp;amp;type=1&amp;amp;title=CC0000&amp;amp;text=0000FF&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=000000&amp;amp;url=B47B10%22%20type=%22text/javascript%22%3E%20%3C/script%3E%20%3C!--%20End:%20http://adsensecamp.com/%20--%3E" target="_blank"&gt;&lt;b&gt;Tidak Setuju&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sumber : &lt;a href="http://www.merdeka.com/dunia/penyusup-sulu-gunakan-jimat-kebal-peluru-hadapi-militer-malaysia-reportase-dari-sabah.html" target="_blank"&gt;Merdeka&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjJdFzFsEjzj4yNYps59p8p7z1MB_BQGU9pgOZIIoF-wIkvp_Qj5ue8Y2dhINAtgWqTH3VYH5A5CEGU4sQaXoTQRN7UoTbIiWeBcGpEBXN7RrT7eqddzcUKAr5awjQ7gga4nixDGq-KeEc/s72-c/penyusup-sulu-gunakan-jimat-kebal-peluru-hadapi-militer-malaysia-reportase-dari-sabah.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>andil.aceh@gmail.com (Anonymous)</author></item><item><title>Tiga gadis cantik jual keperawanan untuk misi sosial</title><link>http://alumni-andil.blogspot.com/2013/03/tiga-gadis-cantik-jual-keperawanan.html</link><category>Berita</category><category>Dunia</category><pubDate>Thu, 14 Mar 2013 23:28:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6605314764780119240.post-6244366185231126072</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;ALUMNI ANDIL |&lt;/b&gt; Brazil menjadi negara pertama perempuan dengan penjaja keperawanan terbanyak. Angka ini didapat memang secara acak, berdasarkan tiga kasus muncul di permukaan. Miss Spring, Catarina Migliorini, dan terakhir Rebecca Bernardo, menjadi tiga gadis asal Negeri Samba melelang keperawanannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka beralasan uang itu akan digunakan untuk kepentingan sosial. Ada yang ingin membebaskan utang keluarganya, menyediakan rumah untuk orang miskin hingga mengobati ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua hari lalu sejagat dikejutkan dengan aksi menjual keperawanan Rebbeca asal Kota Sapeacu, Negara Bagian Bahia, Brazil, bahkan membuat rekaman dan diunggah ke situs berbagi video Youtube seperti dilansir surat kabar the Huffington Post (3/1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya sudah dua bulan lalu video itu ada di Youtube, namun baru tercium media. Sebelumnya tayangan itu hanya dilihat 14 ribu kali, kini jumlahnya mendekati sejuta kali. Bahkan penawar tertinggi sebelumnya hanya Rp 337 juta, kini meningkat menjadi setengah miliar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rebecca menawarkan keperawanannya untuk mengobati sang ibu yang tengah menderita stroke. Dia bukan satu-satunya melelang selaput dara demi membantu keluarga, sebelumnya ada perempuan bernama samaran Miss Spring asal Brazil menetap di Hungaria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia sudah putus asa dengan hidupnya tidak kunjung membaik. Miss Spring tidak mampu melanjutkan sekolahnya dan tidak pula mendapat pekerjaan. Sebab itu akhirnya dia menjual keperawanannya lewat situs jualan elektronik eBay.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keperawanan Miss Spring menarik minta banyak lelaki dan pria asal Inggris akhirnya menang dengan menawar paling tinggi yakni Rp 3 miliar. Selain untuk kebutuhan hidupnya, dia melakukan itu untuk membayar hutang-hutang keluarganya yang terlalu banyak. Keluarga saya mempunyai utang dan kami tidak bisa membayarnya. Kita hampir kehilangan rumah dan tidur di jalan. Saya ingin membayar semua itu dan akhirnya muncul ide itu," ucapnya seperti dilansir surat kabar asal Inggris, Metro, tiga tahun lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama Catarina mungkin lebih kesohor ketimbang keduanya. Alasan gadis ini melelang keperawanan jauh lebih tidak masuk akal yakni membantu sepertiga rakyat miskin di Brazil Selatan untuk mempunyai rumah. Uang hasil lelang itu akan disumbangkan seluruhnya untuk membangun permukiman penduduk tidak mampu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga selaput dara Catarina pun lebih mahal dari Miss Spring yakni Rp 7,5 miliar. Pemenang lelang seorang warga Jepang bernama Natsu. Dari kenekatannya menjual harga dirinya di Internet gadis itu sudah meneken kontrak bermain film dokumenter bercerita soal mereka yang memburu keperawanan. Sutradara film itu bernama Justin Sisely bakal merekam emosi Catarina sebelum dan sesudah bercinta untuk pertama kalinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keperawanan ketiga perempuan Brasil ini menjadi tolok ukur melemahnya tradisi menjaga kehormatan dan harta berharga bagi kaum hawa itu. Bukan hanya mereka yang terbuka menawarkan diri lewat media elektronik, banyak pelaku penjual keperawanan di Brasil Selatan secara diam-diam dan tersembunyi. Bahkan motifnya lebih di luar nalar, yakni mendapatkan narkotika secara gratis, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail (2/1).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
setelah membaca berita diatas apakah anda setuju atau tidak kalau setuju &lt;a href="http://draft.blogger.com/%3C!--%20Begin:%20http://adsensecamp.com/%20--%3E%20%3Cscript%20src=%22http://adsensecamp.com/show/?id=aIvL04AknDg%3D&amp;amp;cid=rDRAQca6lYU%3D&amp;amp;chan=bDxPJJT2yx0%3D&amp;amp;type=1&amp;amp;title=CC0000&amp;amp;text=0000FF&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=000000&amp;amp;url=B47B10%22%20type=%22text/javascript%22%3E%20%3C/script%3E%20%3C!--%20End:%20http://adsensecamp.com/%20--%3E" target="_blank"&gt;&lt;b&gt;klik 1&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; kalau tidak &lt;a href="http://draft.blogger.com/%3C!--%20Begin:%20http://adsensecamp.com/%20--%3E%20%3Cscript%20src=%22http://adsensecamp.com/show/?id=aIvL04AknDg%3D&amp;amp;cid=rDRAQca6lYU%3D&amp;amp;chan=bDxPJJT2yx0%3D&amp;amp;type=1&amp;amp;title=CC0000&amp;amp;text=0000FF&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=000000&amp;amp;url=B47B10%22%20type=%22text/javascript%22%3E%20%3C/script%3E%20%3C!--%20End:%20http://adsensecamp.com/%20--%3E" target="_blank"&gt;&lt;b&gt;klik 2&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sumber : &lt;a href="http://www.merdeka.com/peristiwa/tiga-gadis-cantik-jual-keperawanan-untuk-misi-sosial.html" target="_blank"&gt;Merdeka&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>andil.aceh@gmail.com (Anonymous)</author></item><item><title>Kisah Fahmi, anak yang rela jual ginjal buat berobat ayah</title><link>http://alumni-andil.blogspot.com/2013/03/kisah-fahmi-anak-yang-rela-jual-ginjal.html</link><category>Peristiwa</category><pubDate>Thu, 14 Mar 2013 23:04:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6605314764780119240.post-6596673401803442369</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
ALUMNI ANDIL - Fahmi Rahadiansah (20), warga Jalan Raya Serang KM 24, Gang Baleraja, RT 2/1, Kampung Caru, Kelurahan Talagasari, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, nekat menjual ginjalnya secara online demi biaya pengobatan ayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya, saya menjual ginjal saya lewat Kaskus (situs jejaring sosial) seharga Rp 50 juta. Sudah ada yang menawar mulai dari Rp 10 sampai 5 juta. Ada juga yang berani bayar biaya tinggi, tapi belum menyebutkan angkanya," kata Fahmi ketika ditemui di rumahnya, Rabu (13/3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak tunggal pasangan suami istri Diki Ahmadi (60), dan Eni Roheni (50), ini mengaku melakukan hal itu karena tidak memiliki biaya untuk mengobati ayahnya yang sakit. Ayahnya hanya mantan pensiunan PNS Cianjur, sementara Fahmi bekerja sebagai buruh pabrik di Balaraja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bapak sakit hipertensi dan stroke sudah 8 bulan. Biaya pensiunan bapak cuma Rp 800 ribu, gaji saya Rp 1 juta. Itu tidak cukup untuk biaya terapi seminggu 3 kali," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, bapak memiliki Askes bekerja di Cianjur, tapi tidak bisa digunakan di Kabupaten Tangerang. Untuk biaya pengobatan, keluarganya telah menggadaikan perhiasan emas dan rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jadi saya kepepet, ingin bapak sembuh. Sudah tidak ada modal lagi untuk berobat. Makanya berinisiatif jual ginjal," pungkas Fahmi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fahmi mengaku tahu harga pasaran ginjal karena sebelumnya pernah sekolah di SMK Kesehatan di Bandung dan bekerja sebagai asisten dokter di sebuah klinik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dari situ saya coba posting di Kaskus. Kalau serius ada yang mau beli, yah akan saya kasih," tukasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, ternyata tindakannya ini tidak diketahui orangtuanya. Setelah terkuak di media, ibunya marah dan tidak setuju jika Fahmi menjual organnya. Akhirnya, dia menghapus tawarannya menjual ginjal di Kaskus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kemarin sempat ada beritanya di TV. Ibu marah karena hal itu memalukan keluarga. Katanya walaupun kami miskin tidak boleh menjual organ tubuh. Jadi kemarin sudah saya hapus," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara tetangga Fahmi, Hendi (32), membenarkan kalau Fahmi kesulitan biaya pengobatan ayahnya hingga harus menjual ginjal. Menurutnya hal itu bisa dilakukan kalau orang merasa terpojok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya baru tahu tadi pagi . Memang dia butuh biaya. Kalau kepepet mau gimana lagi," paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah anda setuju apa yang dilakukan fahmi kalau setujuh &lt;b&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/%3C!--%20Begin:%20http://adsensecamp.com/%20--%3E%20%3Cscript%20src=%22http://adsensecamp.com/show/?id=aIvL04AknDg%3D&amp;amp;cid=rDRAQca6lYU%3D&amp;amp;chan=bDxPJJT2yx0%3D&amp;amp;type=1&amp;amp;title=CC0000&amp;amp;text=0000FF&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=000000&amp;amp;url=B47B10%22%20type=%22text/javascript%22%3E%20%3C/script%3E%20%3C!--%20End:%20http://adsensecamp.com/%20--%3E" target="_blank"&gt;klik 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; jika tidak setuju &lt;a href="http://draft.blogger.com/%3C!--%20Begin:%20http://adsensecamp.com/%20--%3E%20%3Cscript%20src=%22http://adsensecamp.com/show/?id=aIvL04AknDg%3D&amp;amp;cid=rDRAQca6lYU%3D&amp;amp;chan=bDxPJJT2yx0%3D&amp;amp;type=1&amp;amp;title=CC0000&amp;amp;text=0000FF&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=000000&amp;amp;url=B47B10%22%20type=%22text/javascript%22%3E%20%3C/script%3E%20%3C!--%20End:%20http://adsensecamp.com/%20--%3E" target="_blank"&gt;&lt;b&gt;klik 2&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Jagan lupa uga untuk meninggalkan sedikit berkomentar Anda....&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sumber : &lt;a href="http://www.merdeka.com/peristiwa/cerita-fahmi-anak-yang-rela-jual-ginjal-buat-berobat-ayah.html" target="_blank"&gt;Merdeka&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>andil.aceh@gmail.com (Anonymous)</author></item><item><title>Pemerintah Perlu Bangun Kebun Raya di Leuser</title><link>http://alumni-andil.blogspot.com/2013/03/pemerintah-perlu-bangun-kebun-raya-di.html</link><category>Lingkungan</category><pubDate>Thu, 14 Mar 2013 01:09:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6605314764780119240.post-6492367452202330397</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;ALUMNI ANDIL | &lt;/b&gt;Banda Aceh - Keberadaan Kebun Raya di Kawasan Ekosistem Leuser dinilai sangat mendesak. Langkah ini diperlukan sebagai upaya untuk menyelamatkan keanekaragaman hayati hutan Aceh.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Hal ini merupakan salah satu yang akan diusulkan dan didiskusikan bersama Menteri Kehutanan dalam seminar nasional pengelolaan daerah aliran sungai (DAS) yang dilaksanakan di Universitas Syiahkuala pada 19 Maret 2013 nanti. Menteri Kehutanan hadir sebagai keynote speaker.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
“Untuk penyelamatan keanekaragaman hayati hutan Aceh, maka pemerintah harus mendirikan Miniatur Leuser, yaitu membangun sebuah kebun raya di Kawasan Ekosistem Leuser,” kata mantan Direktur Program Leuser International Foundation, Prof Yuswar Yunus, yang juga ketua penitia seminar.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ia mengatakan, keberadaan kebun raya itu sangat mendesak. Yuswar khawatir, jika tidak ada usaha serius menjaga kelestarian kawasan Leuser, habitat alami di kawasan tersebut akan punah dan tinggal legenda. “Tekanan semakin meningkat dan semakin banyak tumbuhan Leuser bakal punah. Maka untuk perlindungannya harus dalam sebuah kebun raya,” ujarnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Keberadaan kebun raya ini ia pastikan akan dapat dijadikan sebagai salah satu kebun raya terbaik di dunia dalam bidang konservasi, terutama untuk melakukan reintroduksi atau pemulihan tumbuhan-tumbuhan langka di Leuser, tumbuhan obat-obatan, sekaligus untuk penelitian dan melestarikan tumbuhan tropika dan tumbuhan herba, tumbuhan merambat hingga mengembangkan pendidikan lingkungan untuk siswa dan mahasiswa, sekaligus untuk meningkatkan pengetahuan dan apresiasi masyarakat untuk pengembangan pariwisata Aceh.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
“Keberadaan kebun raya Leuser nanti sangat monumental untuk anak cucu Aceh dalam menyelamatkan tumbuhan asli Leuser baik yang langka, endemik, bernilai ekonomi maupun bernilai estetika, terutama untuk memperkenalkan keunggulan komparatif kekayaan Aceh dengan floranya, sebagai sarana rekreasi dan pariwisata hingga menciptakan lapangan kerja,” jelas Yuswar Yunus.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Seminar dijadwalkan akan dibuka oleh Gubernur Aceh dan dihadiri oleh Wali Nanggroe serta pakar Kehutanan, pakar Hidrologi, pakar DAS (Daerah Aliran Sungai), pakar Konservasi Hutan dan Tanah serta pakar Lingkungan dari UGM, ITB, IPB, UNPAD, UI, UNHAS, USU, ANDALAS, UNIMAL, UTU, UNIDA, Mulawarman serta berbagai perguruan Tinggi lainnya di Aceh.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
“Seminar ini merupakan kerja sama Universitas Syiah Kuala dengan Yayasan Leuser Internasional yang selama ini masih tetap eksis berkiprah untuk perlindungan Flora dan Fauna di Kawasan Ekosistem Leuser,” kata Yuswar.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sumber :&amp;nbsp;&lt;a href="http://aceh.tribunnews.com/2013/03/13/pemerintah-perlu-bangun-kebun-raya-di-leuser" target="_blank"&gt;Tribunnews&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>andil.aceh@gmail.com (Anonymous)</author></item><item><title>Caleg PAN Dites Narkoba</title><link>http://alumni-andil.blogspot.com/2013/03/caleg-pan-dites-narkoba.html</link><category>Politik</category><pubDate>Thu, 14 Mar 2013 01:03:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6605314764780119240.post-6250087238687191583</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;ALUMNI ANDIL |&lt;/b&gt; Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Banda Aceh melakukan sebuah terobosan baru dalam proses perekrutan caleg pemilu 2014.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
“Semua caleg yang diusung PAN Banda Aceh akan dites narkoba. Kita akan bekerja sama dengan BNPP. Langkah ini kita lakukan sebagai upaya &amp;nbsp;mendukung program pemerintah,” ujar Ketua DPD PAN Banda Aceh K Zainal Arifin seusai membukan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD PAN Banda Aceh di Aula Gedung BKPP, Selasa (12/3).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Zainal mengatakan, dalam upaya meraih suara optimal pada Pemilu 2014, PAN Banda Aceh terus melakukan berbagai terobosan, termasuk dengan tahapan penerimaan calon anggota legislatif. Khusus untuk bakal caleg DPRK Banda Aceh, kata dia, jumlah yang mendaftar sudah melebih dari kursi yang ditetapkan. “Caleg yang mendaftar sudah over load. Misalkan ada dapil yang jatahnya enam kursi, tapi yang mendaftar mencapai delapan orang,” ujarnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dia sebutkan dengan banyaknya caleg yang mendaftar maka partai akan melakukan penjaringan yang lebih ketat, untuk memilih caleg yang berkompeten. Zainal juga menegaskan PAN Banda Aceh meminta caleg yang maju juga harus membentuk tim pemenangan sendiri. Sedangkan mesin partai bekerja untuk mencari suara sebanyak-banyak untuk suara partai. Sebab, kata Zainal, sesuai agenda nasional, PAN menargetkan dapat meraih angka dua digit secara nasional.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Rakerda DPD PAN Banda Aceh kemarin antara lain mengagendakan pembahasan program kerja, pemenangan pemilu dan merumuskan rekomendasi. “Hasil Rakerda ini juga akan menjadi arah dan pedoman untuk pemenangan pemilu 2014,” ujarnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Selain di Banda Aceh, minat warga untuk menjadi caleg PAN juga terjadi di Aceh Jaya. Ketua DPD PAN Aceh Jaya, Ir Fauzi Yahya kepada Serambi, Selasa (12/3) mengatakan, jumlah bakal caleg yang mendaftar mencapai 24 orang. Mereka akan segera menyeleksi untuk memilih profil yang memenuhi syarat, terutama yang mampu menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
“Pada 20-25 Maret 2013, akan kita seleksi satu persatu di Hotel Pantai Barat. Bagi yang tidak terpilih nantinya, kita minta tidak berkecil hati dan tetap dalam wadah PAN Aceh Jaya untuk membangun daerah yang lebih baik lagi,” kata Fauzi.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ia menambahkan, penyeleksian yang dilakukan oleh PAN selain dilihat dari kemampuan para caleg yang benar-benar mampu memperjuangkan kepentingan masyarakat, juga harus adanya kelengkapan administrasi yang ditentukan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sumber :&amp;nbsp;&lt;a href="http://aceh.tribunnews.com/2013/03/13/caleg-pan-dites-narkoba" target="_blank"&gt;Tribunnews&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>andil.aceh@gmail.com (Anonymous)</author></item><item><title>India Bakal Rakit Robot Tentara</title><link>http://alumni-andil.blogspot.com/2011/12/india-bakal-rakit-robot-tentara.html</link><category>Berita</category><category>Elektronik</category><pubDate>Mon, 12 Dec 2011 17:50:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6605314764780119240.post-6660136825531392200</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;a href="http://l.yimg.com/bt/api/res/1.2/saVILHIGPPgOl_AWPKdHAw--/YXBwaWQ9eW5ld3M7Y2g9MjYwO2NyPTE7Y3c9MzYwO2R4PTA7ZHk9MDtmaT11bGNyb3A7aD0xMzg7cT04NTt3PTE5MA--/http://media.zenfs.com/id-ID/News/republika/sistem_lengan_dan_tangan_robot_110127133205.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://l.yimg.com/bt/api/res/1.2/saVILHIGPPgOl_AWPKdHAw--/YXBwaWQ9eW5ld3M7Y2g9MjYwO2NyPTE7Y3c9MzYwO2R4PTA7ZHk9MDtmaT11bGNyb3A7aD0xMzg7cT04NTt3PTE5MA--/http://media.zenfs.com/id-ID/News/republika/sistem_lengan_dan_tangan_robot_110127133205.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Alumni Andil | &amp;nbsp;NEW DELHI- Para ilmuwan India berencana &amp;nbsp;membuat robot tentara dan robot pengangkut kargo untuk militer negara itu, kata Kepala Riset Pertahanan India dan Pengembangan Organisasi (DRDO) Vijay Kumar Saraswat, Ahad.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
"Kami sedang bekerja untuk menciptakan tentara robot yang dapat berfungsi seperti manusia robot. Robot seperti itu memerlukan basis data, kecerdasan buatan untuk melaksanakan tugas dan rencana DRDO untuk membuat robot tersebut," kata Saraswat kepada wartawan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ia juga mengatakan bahwa DRDO, penelitian senjata negara Departemen Pertahanan, merencanakan membuat robot untuk mengangkut kargo di pegunungan.Robot tersebut akan dapat menggantikan bagal dalam angkatan bersenjata negara itu.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Penemuan DRDO sebelumnya adalah Daksh yang dioperasikan dari jarak jauh sebagai robot kendaraan yang menangani elektronik, dan telah dipesan oleh tentara India.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Angkatan bersenjata negara itu memesan 20 kendaraan itu pada tahun 2010.&lt;br /&gt;
setelah menbaca berita ini apakah anda setuju atau tidak penemuan robot tentara ini kalau setuju &lt;b&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/%3C!--%20Begin:%20http://adsensecamp.com/%20--%3E%20%3Cscript%20src=%22http://adsensecamp.com/show/?id=aIvL04AknDg%3D&amp;amp;cid=rDRAQca6lYU%3D&amp;amp;chan=bDxPJJT2yx0%3D&amp;amp;type=1&amp;amp;title=CC0000&amp;amp;text=0000FF&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=000000&amp;amp;url=B47B10%22%20type=%22text/javascript%22%3E%20%3C/script%3E%20%3C!--%20End:%20http://adsensecamp.com/%20--%3E" target="_blank"&gt;klik 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; kalau tidak&lt;a href="http://draft.blogger.com/%3C!--%20Begin:%20http://adsensecamp.com/%20--%3E%20%3Cscript%20src=%22http://adsensecamp.com/show/?id=aIvL04AknDg%3D&amp;amp;cid=rDRAQca6lYU%3D&amp;amp;chan=bDxPJJT2yx0%3D&amp;amp;type=1&amp;amp;title=CC0000&amp;amp;text=0000FF&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=000000&amp;amp;url=B47B10%22%20type=%22text/javascript%22%3E%20%3C/script%3E%20%3C!--%20End:%20http://adsensecamp.com/%20--%3E" target="_blank"&gt;&lt;b&gt; klik 2 &lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber : &lt;a href="http://id.berita.yahoo.com/wow-india-bakal-rakit-robot-tentara-021218287.html" target="_blank"&gt;Yahoo&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>andil.aceh@gmail.com (Anonymous)</author></item><item><title>Alumni CIFIL ACEH MEMPERINGATI HARI HAM</title><link>http://alumni-andil.blogspot.com/2011/12/alumni-cefil-aceh-sabtu-1012.html</link><category>Hukum</category><category>Peristiwa</category><category>Politik</category><pubDate>Sun, 11 Dec 2011 22:56:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6605314764780119240.post-1931465199719573500</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #333333; font-family: 'Helvetica Neue', Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; margin-bottom: 12px; text-align: justify;"&gt;
&lt;a href="http://diliput.com/wp-content/uploads/2011/12/Memperingati-Hari-Hak-Asasi-Manusia-10-150x150.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://diliput.com/wp-content/uploads/2011/12/Memperingati-Hari-Hak-Asasi-Manusia-10-150x150.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;b&gt;ALUMNI ANDIL |&lt;/b&gt; Meulaboh&lt;b&gt;. &lt;/b&gt;Alumni CEFIL Aceh Sabtu (10/12) memperingati Hari Hak Asasi Manusia ( HAM) dengan tema Hentikan Kekerasan Terhadap Perempuan. Dalam aksinya para warga dan alumni CEFIL membagikan bunga para pengguna jalan, sebagai symbol bentuk tindakan penanaman kasih sayang untuk tidak melakukan berbagai tindakan pelanggaran HAM terhadap perenpuan khususnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #333333; font-family: 'Helvetica Neue', Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; margin-bottom: 12px;"&gt;
Dalam orasinya koordinator lapangan zulhemi &amp;nbsp;selaku koordinator lapangan yang di percayai sebagai orator aksi mengneriakkan “Hentikan Tindakan Pelanggaran HAM di Aceh” karena begitu banyak anak yang menjadi yantim dan perenpuan menjadi janda yang mana kebur ayah dan sumi entah dimana rimbanya, begitu banyak perenpuan hamil tampa status nikah, kepada siapa kita bertanya semuanya tentang pelangran HAM, berulang – ulang kali disuarakan dalam orasinya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #333333; font-family: 'Helvetica Neue', Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; margin-bottom: 12px;"&gt;
Asnawati Koordinator Aksi mengatakan “Tujuan aksi ini adalah sebagai bentuk keperdulian terhadap masyarakat sipil Aceh , supaya tidak ada lagi pelanggaran HAM kekerasan terhadap perempuan Aceh”, maupun tindakan kekerasan terhadap masyarakat aceh "katanya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; color: #333333; font-family: 'Helvetica Neue', Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; margin-bottom: 12px;"&gt;
“Agar masyarakat Aceh sadar bahwasanya selama ini cukup banyak kasus pelanggaran HAM di Aceh ini yang tidak diselesaikan sebagaimana mestinya dan baik, tutur Asnawati.*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Klik&lt;a href="http://draft.blogger.com/%3C!--%20Begin:%20http://adsensecamp.com/%20--%3E%20%3Cscript%20src=%22http://adsensecamp.com/show/?id=aIvL04AknDg%3D&amp;amp;cid=rDRAQca6lYU%3D&amp;amp;chan=bDxPJJT2yx0%3D&amp;amp;type=1&amp;amp;title=CC0000&amp;amp;text=0000FF&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=000000&amp;amp;url=B47B10%22%20type=%22text/javascript%22%3E%20%3C/script%3E%20%3C!--%20End:%20http://adsensecamp.com/%20--%3E" target="_blank"&gt;&lt;b&gt; setuju&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; atau &lt;b&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/%3C!--%20Begin:%20http://adsensecamp.com/%20--%3E%20%3Cscript%20src=%22http://adsensecamp.com/show/?id=aIvL04AknDg%3D&amp;amp;cid=rDRAQca6lYU%3D&amp;amp;chan=bDxPJJT2yx0%3D&amp;amp;type=1&amp;amp;title=CC0000&amp;amp;text=0000FF&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=000000&amp;amp;url=B47B10%22%20type=%22text/javascript%22%3E%20%3C/script%3E%20%3C!--%20End:%20http://adsensecamp.com/%20--%3E" target="_blank"&gt;tidak setuju &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>andil.aceh@gmail.com (Anonymous)</author></item><item><title>Gerak Abar Usulkan Aceh Bentuk Qanun Transparans Publik</title><link>http://alumni-andil.blogspot.com/2011/12/gerak-abar-usulkan-aceh-bentuk-qanun.html</link><category>Hukum</category><category>Politik</category><pubDate>Sun, 11 Dec 2011 22:38:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6605314764780119240.post-6635038600511383470</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://diliput.com/wp-content/uploads/2011/12/GERAK.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;img border="0" src="http://diliput.com/wp-content/uploads/2011/12/GERAK.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; color: #333333; line-height: 19px; margin-bottom: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Meulaboh | Alumni Andil - Aktivis Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) mengusulkan Pemerintah Aceh segera membentuk qanun tentang transparansi dan keterbukaan publik untuk menekan tingginya korupsi yang semakin meningkat di wilayah itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; color: #333333; line-height: 19px; margin-bottom: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Koordinator GeRAK Kabupaten Aceh Barat Muliyadi di Meulaboh Jumat mengatakan, pembentukan qanun tersebut menindak lanjut Undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; color: #333333; line-height: 19px; margin-bottom: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Kalau memang pemerintah Aceh enggan menjalankan UUD nomor 14 tahun 2008, seharusnya ada qanun yang mengatur tentang informasi publik, sehingga tidak terkesan pejabat korup bersembunyi di belakang layar,” harapnya pada momentum peringatan Hari Anti Korupsi se-dunia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; color: #333333; line-height: 19px; margin-bottom: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ia menegaskan, dari hasil audit GeRAK, kasus tindak pidana korupsi di Aceh setiap tahun semakin meningkat dan semakin sulit untuk ditekan, karena masih lemahnya peranan lembaga hukum di wilayah itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; color: #333333; line-height: 19px; margin-bottom: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ia menjelaskan, dari data, ditemukan dalam kurun waktu tahun 2011 tercatat ada 106 kasus dugaan tindak pidana korupsi di Provinsi Aceh yang terkuak ke publik dengan kerugian total Rp1,7 triliun dan belum ada satupun kasus yang diselesaikan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; color: #333333; line-height: 19px; margin-bottom: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Muliyadi menambahkan, contoh terkecil disebutkan untuk Aceh Barat, sejumlah pejabat yang sudah menjalani pemeriksaan atas dugaan tindak pidana korupsi sejak tahun 2006, sampai saat ini masih ditetapkan sebagai tersangka dan masih aktif memiliki jabatan tinggi di wilayah itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; color: #333333; line-height: 19px; margin-bottom: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Cukup banyak kasus dugaan korupsi yang telah sampai ke ranah hukum, namun inplementasi untuk mengusut tuntas sampai saat ini baru dua kasus, itupun karena jumlahnya sedikit dan dilakukan oleh kalangan lemah,” tegasnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; color: #333333; line-height: 19px; margin-bottom: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Lebih lanjut dikatakan, sampai tahun 2011 untuk Aceh Barat terpantau oleh GeRAK masih ada ditemukan indikasi korupsi di kalangan pejabat pemerintahan, namun belum dapat dipublikasikan sebelum mendapat data yang defenitif.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; color: #333333; line-height: 19px; margin-bottom: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Katanya, dugaan penyimpangan keuangan daerah mempengaruhi pembangunan, terlebih dari setiap pengajuan pengesahan APBK terlihat hampir rata-rata belanja publik hanya dialokai 27 persen, dan 73 persen untuk belanja pejabat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; color: #333333; line-height: 19px; margin-bottom: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Menurutnya, pembentukan qanun daerah tentang transparansi publik merupakan satu-satunya alternatif untuk menekan tindak pidana korupsi, sehingga peluang melakukan pelanggaran hukum itu semakin dapat ditekan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; color: #333333; line-height: 19px; margin-bottom: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Andaikata implementasi keduanya menurut pemerintah daerah tidak digerakkan, sampai kapanpun korupsi tidak dapat ditekan, apalagi menghilangkan, bisa saja posisi Aceh nomor dua daerah terkorup di Indonesia,” imbuhnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; color: #333333; line-height: 19px; margin-bottom: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Kata Muliyadi, peran serta masyarakat dalam hal itu juga sangat dibutuhkan seperti melaporkan setiap pengerjaan proyek pembangunan di wilayah masing-masing apabila terlihat tidak seperti diharapkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; color: #333333; line-height: 19px; margin-bottom: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Karena menurut dia, hanya itu yang dapat dilakukan oleh masyarakat untuk mempertahankan hak-haknya agar tidak dimakan oleh pejabat yang tidak bermoral agama dan hukum NKRI di Aceh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; color: #333333; line-height: 19px; margin-bottom: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Selebih itu, peran dari pemerintah pusat ke depan diminta lebih tegas dalam menginstruksikan implementasi undang-undang yang sudah disahkan, sehingga setiap daerah mendapat pengontrolan mengakomodir uang rakyat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; color: #333333; line-height: 19px; margin-bottom: 12px; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Pemerintah pusat, kita harapkan dapat benar memantau implementasi UU di daerah, karena sebuah daerah bisa saja mencari celah agar tidak terlihat curang, contohnya seperti pelaksanaan&lt;br /&gt;
UU nomor 14 tahun 2008 itu,” pungkasnya. |&amp;nbsp;&lt;a href="http://www.antara-aceh.com/gerak-usulkan-aceh-bentuk-qanun-transparansi-publik.html" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #00609a; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: none;"&gt;ANT&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>andil.aceh@gmail.com (Anonymous)</author></item><item><title>Mengenai asal muasal dana Gaib</title><link>http://alumni-andil.blogspot.com/2011/12/mengenai-asal-muasal-dana-gaib-hingga.html</link><category>Misteri</category><pubDate>Thu, 8 Dec 2011 05:42:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6605314764780119240.post-2460986015839894526</guid><description>&lt;div style="background-color: white; color: #333333; line-height: 19px; margin-bottom: 20px; margin-top: 10px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;Alumni-andil | Mengenai asal muasal dana gaib hingga kini belum terjadi kesepakatan. Namun demikian dapat diambil dua kesimpulan umum mengenai dana gaib itu, yakni dana gaib putih dan dana gaib hitam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; color: #333333; line-height: 19px; margin-bottom: 20px; margin-top: 10px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;Di kalangan spiritualis meyakini bahwa dana gaib hitam ini sama dengan pesugihan atau ngipri. Penguasa dana ini berasal dari golongan siluman, iblis atau setan. Untuk mengambilnya, harus didahului dengan laku atau melakukan ritual-ritual&amp;nbsp; tertentu yang menyeramkan dan biasanya dilakukan di tempat terpencil pada malam hari.&lt;span id="more-568"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; color: #333333; line-height: 19px; margin-bottom: 20px; margin-top: 10px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;Orang yang menginginkan harta gaib tidak bisa melakukan sendiri. Mereka harus memanfaatkan mediator yang kebanyakan kuncen atau juru kunci tempat-tempat yang dipercaya dihuni siluman yang bisa diajak kerjasama untuk mencari dan mendatangkan dan gaib.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; color: #333333; line-height: 19px; margin-bottom: 20px; margin-top: 10px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;Namun demikian, meski telah memanfaatkan mediator, tidak serta merta dana gaib itu akan muncul dengan sendirinya. Ada beberapa ujian yang harus dilaksanakan. Bahkan jika melenceng sedikit saja akan batal dan berakibat fatal. Beberapa di antara ujian itu adalah harus menemui siluman yang diajak kerja sama.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; color: #333333; line-height: 19px; margin-bottom: 20px; margin-top: 10px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;Yang mengerikan, kendati siluman itu sudah berganti fisik berupa hewan, tetapi bentuknya tidak seperti hewan pada umumnya. Bentuk siluman ini bisa lebih mengerikan dibanding hewan yang dimanfatkan fisiknya sebagai media. Misalnya hewan babi. Bisa saja babi siluman itu memiliki taring yang sangat panjang serta suaranya yang memekakkan telinga atau baunya sangat busuk.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; color: #333333; line-height: 19px; margin-bottom: 20px; margin-top: 10px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;Pada saat pertemuan pertama ini, jika mengalami ketakutan akan langsung gagal. Dan, jika menginginkannya lagi, harus melaksanakan ritual dari awal yang tentunya memerlukan dana lagi untuk membeli ubo rampe (sesajen) dan mahar sesuai perjanjian. Biasanya, pada ritual kedua ini, siluman yang muncul bentuk fiiknya tidak seperti silkuman yang pertama. Bisa saja, siluman yang kedua ini tampangnya lebih menakutkan. Misalnya babi raksasa yang siap memangsa manusia. Atau baunya luar biasa busuk hingga menimbulkan rasa enek ingin muntah.&lt;a href="http://www.majalah-misteri.net/asal-dana-gaib/" target="_blank"&gt;Majalah Misteri&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>andil.aceh@gmail.com (Anonymous)</author><enclosure length="0" type="*/*;charset=from" url="http://www.majalah-misteri.net/asal-dana-gaib/"/><itunes:explicit>yes</itunes:explicit><itunes:subtitle>Alumni-andil | Mengenai asal muasal dana gaib hingga kini belum terjadi kesepakatan. Namun demikian dapat diambil dua kesimpulan umum mengenai dana gaib itu, yakni dana gaib putih dan dana gaib hitam.Di kalangan spiritualis meyakini bahwa dana gaib hitam ini sama dengan pesugihan atau ngipri. Penguasa dana ini berasal dari golongan siluman, iblis atau setan. Untuk mengambilnya, harus didahului dengan laku atau melakukan ritual-ritual&amp;nbsp; tertentu yang menyeramkan dan biasanya dilakukan di tempat terpencil pada malam hari.Orang yang menginginkan harta gaib tidak bisa melakukan sendiri. Mereka harus memanfaatkan mediator yang kebanyakan kuncen atau juru kunci tempat-tempat yang dipercaya dihuni siluman yang bisa diajak kerjasama untuk mencari dan mendatangkan dan gaib.Namun demikian, meski telah memanfaatkan mediator, tidak serta merta dana gaib itu akan muncul dengan sendirinya. Ada beberapa ujian yang harus dilaksanakan. Bahkan jika melenceng sedikit saja akan batal dan berakibat fatal. Beberapa di antara ujian itu adalah harus menemui siluman yang diajak kerja sama.Yang mengerikan, kendati siluman itu sudah berganti fisik berupa hewan, tetapi bentuknya tidak seperti hewan pada umumnya. Bentuk siluman ini bisa lebih mengerikan dibanding hewan yang dimanfatkan fisiknya sebagai media. Misalnya hewan babi. Bisa saja babi siluman itu memiliki taring yang sangat panjang serta suaranya yang memekakkan telinga atau baunya sangat busuk.Pada saat pertemuan pertama ini, jika mengalami ketakutan akan langsung gagal. Dan, jika menginginkannya lagi, harus melaksanakan ritual dari awal yang tentunya memerlukan dana lagi untuk membeli ubo rampe (sesajen) dan mahar sesuai perjanjian. Biasanya, pada ritual kedua ini, siluman yang muncul bentuk fiiknya tidak seperti silkuman yang pertama. Bisa saja, siluman yang kedua ini tampangnya lebih menakutkan. Misalnya babi raksasa yang siap memangsa manusia. Atau baunya luar biasa busuk hingga menimbulkan rasa enek ingin muntah.Majalah Misteri</itunes:subtitle><itunes:author>andil.aceh@gmail.com (Anonymous)</itunes:author><itunes:summary>Alumni-andil | Mengenai asal muasal dana gaib hingga kini belum terjadi kesepakatan. Namun demikian dapat diambil dua kesimpulan umum mengenai dana gaib itu, yakni dana gaib putih dan dana gaib hitam.Di kalangan spiritualis meyakini bahwa dana gaib hitam ini sama dengan pesugihan atau ngipri. Penguasa dana ini berasal dari golongan siluman, iblis atau setan. Untuk mengambilnya, harus didahului dengan laku atau melakukan ritual-ritual&amp;nbsp; tertentu yang menyeramkan dan biasanya dilakukan di tempat terpencil pada malam hari.Orang yang menginginkan harta gaib tidak bisa melakukan sendiri. Mereka harus memanfaatkan mediator yang kebanyakan kuncen atau juru kunci tempat-tempat yang dipercaya dihuni siluman yang bisa diajak kerjasama untuk mencari dan mendatangkan dan gaib.Namun demikian, meski telah memanfaatkan mediator, tidak serta merta dana gaib itu akan muncul dengan sendirinya. Ada beberapa ujian yang harus dilaksanakan. Bahkan jika melenceng sedikit saja akan batal dan berakibat fatal. Beberapa di antara ujian itu adalah harus menemui siluman yang diajak kerja sama.Yang mengerikan, kendati siluman itu sudah berganti fisik berupa hewan, tetapi bentuknya tidak seperti hewan pada umumnya. Bentuk siluman ini bisa lebih mengerikan dibanding hewan yang dimanfatkan fisiknya sebagai media. Misalnya hewan babi. Bisa saja babi siluman itu memiliki taring yang sangat panjang serta suaranya yang memekakkan telinga atau baunya sangat busuk.Pada saat pertemuan pertama ini, jika mengalami ketakutan akan langsung gagal. Dan, jika menginginkannya lagi, harus melaksanakan ritual dari awal yang tentunya memerlukan dana lagi untuk membeli ubo rampe (sesajen) dan mahar sesuai perjanjian. Biasanya, pada ritual kedua ini, siluman yang muncul bentuk fiiknya tidak seperti silkuman yang pertama. Bisa saja, siluman yang kedua ini tampangnya lebih menakutkan. Misalnya babi raksasa yang siap memangsa manusia. Atau baunya luar biasa busuk hingga menimbulkan rasa enek ingin muntah.Majalah Misteri</itunes:summary><itunes:keywords>Berita,Pertanian,Politik,Hukum,Kesehatan,Batu,Cincin,Budaya,Peristiwa,Otomotif,Elektronik,Bisnis,Online</itunes:keywords></item><item><title>Dua komentar Pakar Filsafat Liberalisme</title><link>http://alumni-andil.blogspot.com/2011/12/gambaran-filsafah-john-locke-dan-hobbes.html</link><category>Politik</category><pubDate>Thu, 8 Dec 2011 05:22:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6605314764780119240.post-3945825520428771897</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj5fx-6PR5ZMAJCzYps0bhSnP6Yk9OR6YmvzhlqTCxb67ujsw-DZzAiDMl7I2KWjg8SvlFbtTUwSN-wBgZGXzCn1-ruSHNVO1eEBOjF_3ppXIIyc9GQkHOHup8i_eDkrryKFzD_4TBuCBw/s1600/200px-John_Locke.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: justify;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj5fx-6PR5ZMAJCzYps0bhSnP6Yk9OR6YmvzhlqTCxb67ujsw-DZzAiDMl7I2KWjg8SvlFbtTUwSN-wBgZGXzCn1-ruSHNVO1eEBOjF_3ppXIIyc9GQkHOHup8i_eDkrryKFzD_4TBuCBw/s200/200px-John_Locke.jpg" width="154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Alumni - Andil | Pengertian Paham Liberal adalah suatu paham yang menghendaki adanya kebebasan individu dalam segala bidang. Menurut paham ini titik pusat dalam hidup ini adalah individu. Karena ada individu maka masyarakat dapat tersusun dan karena individu pula negara dapat terbentuk. Oleh karena itu, masyarakat atau negara harus selalu menghormati dan melindungi kebebasan kemerdekaan individu. Setiap individu harus memiliki kebebasankemerdekaan, seperti dalam bidang politik, ekonomi, dan agama.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Liberalisme adalah sebuah ideologi yang mengagungkan kebebasan. Ada dua macam Liberalisme, yakni Liberalisme Klasik dan Liberallisme Modern. Liberalisme Klasik timbul pada awal abad ke 16. Sedangkan Liberalisme Modern mulai muncul sejak abad ke-20. Namun, bukan berarti setelah ada Liberalisme Modern, Liberalisme Klasik akan hilang begitu saja atau tergantikan oleh Liberalisme Modern, karena hingga kini, nilai-nilai dari Liberalisme Klasik itu masih ada. Liberalisme Modern tidak mengubah hal-hal yang mendasar ; hanya mengubah hal-hal lainnya atau dengan kata lain, nilai intinya (core values) tidak berubah hanya ada tambahan-tanbahan saja dalam versi yang baru. Jadi sesungguhnya, masa Liberalisme Klasik itu tidak pernah berakhir.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam Liberalisme Klasik, keberadaan individu dan kebebasannya sangatlah diagungkan. Setiap individu memiliki kebebasan berpikir masing-masing – yang akan menghasilkan paham baru. Ada dua paham, yakni demokrasi (politik) dan kapitalisme (ekonomi). Meskipun begitu, bukan berarti kebebasan yang dimiliki individu itu adalah kebebasan yang mutlak, karena kebebasan itu adalah kebebasan yang harus dipertanggungjawabkan. Jadi, tetap ada keteraturan di dalam ideologi ini, atau dengan kata lain, bukan bebas yang sebebas-bebasnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Liberalisme atau Liberal adalah sebuah ideologi, pandangan filsafat, dan tradisi politik yang didasarkan pada pemahaman bahwa kebebasan adalah nilai politik yang utama.Secara umum, liberalisme mencita-citakan suatu masyarakat yang bebas, dicirikan oleh kebebasan berpikir bagi para individu. Paham liberalisme menolak adanya pembatasan, khususnya dari pemerintah dan agama.Dalam masyarakat modern, liberalisme akan dapat tumbuh dalam sistem demokrasi, hal ini dikarenakan keduanya sama-sama mendasarkan kebebasan mayoritas&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;John Locke (1632 – 1704) berpendapat bahwa individu pada State of Nature adalah baik, namun karena adanya kesenjangan akibat harta atau kekayaan, maka khawatir jika hak individu akan diambil oleh orang lain sehingga mereka membuat perjanjian yang diserahkan oleh penguasa sebagai pihak penengah namun harus ada syarat bagi penguasa sehingga tidak seperti ‘membeli kucing dalam karung’. Sehingga, mereka memiliki bentuk akhir dari sebuah penguasa atau pihak ketiga (Negara), dimana Hobbes berpendapat akan timbul Negara Monarkhi Absolute sedangkan Locke, Monarkhi Konstitusional. Bertolak dari kesemua hal tersebut, kedua pemikir ini sama-sama menyumbangkan pemikiran mereka dalam konsepsi individualisme. Inti dari terbentuknya Negara, menurut Hobbes adalah demi kepentingan umum (masing-masing individu) meskipun baik atau tidaknya Negara itu kedepannya tergantung pemimpin negara. Sedangkan Locke berpendapat, keberadaan Negara itu akan dibatasi oleh individu sehingga kekuasaan Negara menjadi terbatas – hanya sebagai “penjaga malam” atau hanya bertindak sebagai penetralisasi konflik&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;John Locke dan Hobbes; konsep State of Nature yang berbeda Tokoh ini berangkat dari sebuah konsep sama. Yakni sebuah konsep yang dinamakan konsep negara alamaiah" atau yang lebih dikenal dengan konsep State of Nature. Namun dalam perkembangannya, kedua pemikir ini memiliki pemikiran yang sama sekali bertolak belakang satu sama lainnya. Jika ditinjau dari awal, konsepsi State of Nature yang mereka pahami itu sesungguhnya berbeda. Hobbes (1588 – 1679) berpandangan bahwa dalam ‘’State of Nature’’, individu itu pada dasarnya jelek (egois) – sesuai dengan fitrahnya. Namun, manusia ingin hidup damai. Oleh karena itu mereka membentuk suatu masyarakat baru – suatu masyarakat politik yang terkumpul untuk membuat perjanjian demi melindungi hak-haknya dari individu lain dimana perjanjian ini memerlukan pihak ketiga atau penguasa.&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj5fx-6PR5ZMAJCzYps0bhSnP6Yk9OR6YmvzhlqTCxb67ujsw-DZzAiDMl7I2KWjg8SvlFbtTUwSN-wBgZGXzCn1-ruSHNVO1eEBOjF_3ppXIIyc9GQkHOHup8i_eDkrryKFzD_4TBuCBw/s72-c/200px-John_Locke.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>andil.aceh@gmail.com (Anonymous)</author></item><item><title>Menteri Pertanian India di hajar oleh rakyatnya</title><link>http://alumni-andil.blogspot.com/2011/12/menteri-pertanian-india-di-hajar-oleh.html</link><category>Peristiwa</category><pubDate>Tue, 6 Dec 2011 21:21:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6605314764780119240.post-6206197830351246457</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiLzIiZXovOOLbFASMDU1XKA0ozsbxIk8gqthQMAlgwH1Q105CPdoIEw7NttyDitasndpbTgmR7b6W8ug7y2KM9qnSfrt2Ah42u5MJpJq4gzA9yNVnIYhv2If413l2RaEUmA9uNfPCGxag/s1600/12.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="151" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiLzIiZXovOOLbFASMDU1XKA0ozsbxIk8gqthQMAlgwH1Q105CPdoIEw7NttyDitasndpbTgmR7b6W8ug7y2KM9qnSfrt2Ah42u5MJpJq4gzA9yNVnIYhv2If413l2RaEUmA9uNfPCGxag/s200/12.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;ALUMNI ANDIL&lt;/b&gt; | India, seorang pemuda menampar muka Menteri Pertanian India, Sharad Pawar semalam, hal ini dilakukan nya karena merasa kesal kepada kebijakan yang dikeluarkan oleh sang meteri terkait dengan harga makanan dan amalan rasuah di negera India.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;
&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:TrackMoves/&gt;   &lt;w:TrackFormatting/&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;   &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;    &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;    &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;    &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;    &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;    &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;    &lt;w:CachedColBalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathPr&gt;    &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;    &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;    &lt;m:brkBinSub m:val="--"/&gt;    &lt;m:smallFrac m:val="off"/&gt;    &lt;m:dispDef/&gt;    &lt;m:lMargin m:val="0"/&gt;    &lt;m:rMargin m:val="0"/&gt;    &lt;m:defJc m:val="centerGroup"/&gt;    &lt;m:wrapIndent m:val="1440"/&gt;    &lt;m:intLim m:val="subSup"/&gt;    &lt;m:naryLim m:val="undOvr"/&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"
  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"
  LatentStyleCount="267"&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;
 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
 {mso-style-name:"Table Normal";
 mso-tstyle-rowband-size:0;
 mso-tstyle-colband-size:0;
 mso-style-noshow:yes;
 mso-style-priority:99;
 mso-style-qformat:yes;
 mso-style-parent:"";
 mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
 mso-para-margin-top:0cm;
 mso-para-margin-right:0cm;
 mso-para-margin-bottom:10.0pt;
 mso-para-margin-left:0cm;
 line-height:115%;
 mso-pagination:widow-orphan;
 font-size:11.0pt;
 font-family:"Calibri","sans-serif";
 mso-ascii-font-family:Calibri;
 mso-ascii-theme-font:minor-latin;
 mso-fareast-font-family:"Times New Roman";
 mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
 mso-hansi-font-family:Calibri;
 mso-hansi-theme-font:minor-latin;
 mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
 mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;Seketika itu menteri pertania India/ Pawar yang berusia 71 tahun sangat kaget dan terkejut atas serangan yang mendadak dilakukan pemuda tersebut, lansung saja Pawar mengreliskan kepada media televisi nasional India dan surat kabar maupun pemberitaan dalam satu mejelis politik bahwa dirinya telah diserang oleh lelaki saat melakukan kunjungan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;Berita laporan televisisyen menyatakan bahwa, lelaki / pemuda yang telah menapar menteri India, menjeritkan slogan tentang harga makanan yang melambung tinggi dan gejala rasuah. atas kebijakan pemerintah india.&lt;/span&gt; Beritanya, lelaki tersubut memengan sebilah pisau ditangan nya lalu para pengawal dan pembantu Pawar, menghalaunya dengan menarik-narik keluar setelah kejadian penamparannya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
saat ditaya oleh media massa dan elektronik alasan kenapa laki-laki tersebut ingin melakukan penanparan terhadap menteri pertanian India.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
“Tahukah anda kenapa saya memukul beliau? Orang ramai di negara ini&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
tertekan. Adakah saya salah?” jerit lelaki itu semasa dia dibawa keluar&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
oleh beberapa pengawal keselamatan peribadi yang menangkapnya.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
nah' begitulah realitas selama ini para peminpin yang mengabil kebijakan tampa melihat kondisi di tengah-tengah masayarakat publik, tampa melakukan surve maupun analisin kenaikan barang terlebih dahulu, sedangkan masyarakat semakin menderita dengan kenaikan barang begitu tingginya. dengan penghasilan minim. &lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Apakah setujuh dengan tindakan tersebut atau tidak setuju kalau setuju &lt;a href="http://draft.blogger.com/%3C!--%20Begin:%20http://adsensecamp.com/%20--%3E%20%3Cscript%20src=%22http://adsensecamp.com/show/?id=aIvL04AknDg%3D&amp;amp;cid=rDRAQca6lYU%3D&amp;amp;chan=bDxPJJT2yx0%3D&amp;amp;type=2&amp;amp;title=3D81EE&amp;amp;text=000000&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=FFFFFF&amp;amp;url=2BA94F%22%20type=%22text/javascript%22%3E%20%3C/script%3E%20%3C!--%20End:%20http://adsensecamp.com/%20--%3E" target="_blank"&gt;&lt;b&gt;klik 1&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; kalau tidak setuju &lt;b&gt;&lt;a href="http://draft.blogger.com/%3C!--%20Begin:%20http://adsensecamp.com/%20--%3E%20%3Cscript%20src=%22http://adsensecamp.com/show/?id=aIvL04AknDg%3D&amp;amp;cid=rDRAQca6lYU%3D&amp;amp;chan=bDxPJJT2yx0%3D&amp;amp;type=2&amp;amp;title=3D81EE&amp;amp;text=000000&amp;amp;background=FFFFFF&amp;amp;border=FFFFFF&amp;amp;url=2BA94F%22%20type=%22text/javascript%22%3E%20%3C/script%3E%20%3C!--%20End:%20http://adsensecamp.com/%20--%3E" target="_blank"&gt;klik 2&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiLzIiZXovOOLbFASMDU1XKA0ozsbxIk8gqthQMAlgwH1Q105CPdoIEw7NttyDitasndpbTgmR7b6W8ug7y2KM9qnSfrt2Ah42u5MJpJq4gzA9yNVnIYhv2If413l2RaEUmA9uNfPCGxag/s72-c/12.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>andil.aceh@gmail.com (Anonymous)</author></item><item><title>Unsur hara Essensial yang dibutuhan tanaman</title><link>http://alumni-andil.blogspot.com/2011/12/normal-0-false-false-false-en-us-x-none.html</link><category>Pertanian</category><pubDate>Tue, 6 Dec 2011 05:18:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6605314764780119240.post-3544062238322778101</guid><description>&lt;div style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_WOiHQNeqsKmew9ENinlXIwa0bDZOLpEPCfTJkDERobokJ8a1Kz5MOoQQiRjXJOTNa1pumg4JpTeM2v7vwUUNThgemhtcMiHSuX3RI_pJ99PaRZgGLccNIn7zxLv2yK2Ep-GviF0PTqA/s1600/index.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_WOiHQNeqsKmew9ENinlXIwa0bDZOLpEPCfTJkDERobokJ8a1Kz5MOoQQiRjXJOTNa1pumg4JpTeM2v7vwUUNThgemhtcMiHSuX3RI_pJ99PaRZgGLccNIn7zxLv2yK2Ep-GviF0PTqA/s200/index.jpg" width="152" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Alumni-Andil | Unsurhara adalah bagi terpenting dari tanaman yang di berikan melalui tanah maupu melalui daun pada prinsip dasarnya tanah sendiri telah menyedia unsurhara untuk kebutuhan pertumbuhan tanaman yang optimal, maka untuk itu Berdasarkan jumlah kebutuhannya bagi tanaman, dapat dikelompokkan menjadi dua, uunsur hara tersebut merupakan unsur hara essensial yakni:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Unsur Hara Makro, dimana unsurhara makro relatif dalam jumlah besar atau banyak yang dibutuhkan oleh tanaman adapun unsurharanya :&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;div style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; Nitrogen ( N )&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Berfungsi untuk sintesa asam amino dan protein dalam tanaman&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Merangsang pertumbuhan tanaman secara keseluruhan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; Merupakan bagian dari sel ( organ ) tanaman itu sendiri&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; Merangsang pertumbuhan vegetatif ( warna hijau ) seperti daun&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; Tanaman yang kekurangan unsur N gejalanya : pertumbuhan lambat/kerdil, daun hijau kekuningan, daun sempit, pendek dan tegak, daun-daun tua cepat menguning dan mati.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Phospat ( P )&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Berfungsi untuk pengangkutan energi hasil metabolisme dalam tanaman&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Merangsang pembungaan dan pembuahan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; Merangsang pertumbuhan akar&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; Merangsang pembentukan biji&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; Merangsang pembelahan sel tanaman dan memperbesar jaringan sel&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; Tanaman yang kekurangan unsur P gejaalanya : pembentukan buah/dan biji berkurang, kerdil, daun berwarna keunguan atau kemerahan ( kurang sehat )&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span id="goog_1769575338"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="goog_1769575339"&gt;&lt;/span&gt;Kalium ( K )&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; Berfungsi dalam proses fotosintesa, pengangkutan hasil asimilasi, enzim dan mineral termasuk air.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; Meningkatkan daya tahan/kekebalan tanaman terhadap penyakit&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; Tanaman yang kekurangan unsur K gejalanya : batang dan daun menjadi lemas/rebah, daun berwarna hijau gelap kebiruan tidak hijau segar dan sehat, ujung daun menguning dan kering, timbul bercak coklat pada pucuk daun.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sedangkan Unsur Hara Mikro, relatif dalam jumlah kecil atau sedikit yang dibutuhkan oleh tanaman&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Fe (Besi), Mn (Mangaan), B (Boron), Mo (Molidden), Cu (Tembanga), Zn (Zeng) dan Cl (Klor)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_WOiHQNeqsKmew9ENinlXIwa0bDZOLpEPCfTJkDERobokJ8a1Kz5MOoQQiRjXJOTNa1pumg4JpTeM2v7vwUUNThgemhtcMiHSuX3RI_pJ99PaRZgGLccNIn7zxLv2yK2Ep-GviF0PTqA/s72-c/index.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>andil.aceh@gmail.com (Anonymous)</author></item><item><title>Demokrasi Secara Etimologis</title><link>http://alumni-andil.blogspot.com/2011/12/demokrasi-secara-etimologis.html</link><category>Hukum</category><pubDate>Mon, 5 Dec 2011 12:23:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6605314764780119240.post-685528981002074636</guid><description>&lt;div style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhq_b19CFSlQ6k1sHROMwYavirHjRcvmd_2IM5qVUkxnfGcbinNa9gzfsH1a1HkDtaQjmNPR3UMUCmeDVZ6p9UjNPZ_ZwCkNYtT4Kx5cOJ_3CkGl46HYB6Nbt9i44NIEjX3_COQHD4WH2c/s1600/lincoln.gif" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhq_b19CFSlQ6k1sHROMwYavirHjRcvmd_2IM5qVUkxnfGcbinNa9gzfsH1a1HkDtaQjmNPR3UMUCmeDVZ6p9UjNPZ_ZwCkNYtT4Kx5cOJ_3CkGl46HYB6Nbt9i44NIEjX3_COQHD4WH2c/s200/lincoln.gif" width="182" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Abraham Lincoln &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pergertian&lt;b&gt; DEMOKRASI&lt;/b&gt; secara etimologis, demokrasi berasal dari bahasa Yunani yaitu demoas berarti rakyat atau penduduk dan cratein yang berarti kekuasaan atau kedaulatan, dengan demikian demokrasi adalah keadaan negara dimana kedaulatan atau kekuasaan tertingginya berada di tangan rakyat. konsep demokrasi merupakan tata pemerintahan yang paling unggul dibandingkan dengan tata pemerintah lainnya. konsep demokrasi diterima oleh seluruh negara di dunia. kata demokrasi sudah ada sejak zaman Yunani Kuno. Presiden Amerika Serikat ke-16, Abraham Lincoln mengatakan demokrasi adalah government of the people, by the people and for the people. &lt;b&gt;(&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="" id="result_box" lang="id"&gt;&lt;span class="hps"&gt;Pemerintahan dari rakyat&lt;/span&gt;&lt;span class=""&gt;,&lt;/span&gt; &lt;span class="hps"&gt;oleh rakyat&lt;/span&gt; &lt;span class="hps"&gt;dan untuk rakyat&lt;/span&gt;&lt;span class=""&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="" id="result_box" lang="id"&gt;&lt;span class=""&gt;Demokrasi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="" id="result_box" lang="id"&gt;&lt;span class=""&gt; memiliki prinsip- prinsip universal&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="" id="result_box" lang="id"&gt;&lt;span class=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="" id="result_box" lang="id"&gt;&lt;span class=""&gt;yakni : Pemilihan Umum yang bebas, Manajemen yang transparan, Pembagian kekuasaan, Pemerintah yang berdasarkan hukum, Pres yang bebas, Pengakuan hak manoritas, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Persaingan keahlian, beberapa partai politik, konsensus, Persetujuan, pemerintahan yang konstitusional, Ketentuan tentang pendemokrasian, Pengawasan terhadap administrasi negara, Perlindungan hak asasi, Pemerintah yang mayoritas, Adanya mekanisme politik, Kebebasan kebijaksanaan negara, dan adanya pemerintah yang mengutamakan musyawarah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;Prinsip negara demokarsi diatas telah dituangkan kedalam konsep yang lebih praktis sehingga dapat diukur serta dicirikan. kemudian menjadi pramenter untuk mengukur tingkat pelaksanaan demokrasi yang berjalan disuatu negara, yang mana aspek tersebut meliputi empat aspek yakni :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt; Masalah pembentukan negara,&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Prosese pembentukan kekuasaan akan sangat menentukan bagaimana kwalitas, watak dan pola hubungan yang terbangun.Pemilihan umum dipercaya sebagai salah satu instrumen penting yang dapat mendukung proses pembentukan pemerintahan yang baik.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dasar kekuasaan negara. Masalah ini menyangkut konsep legitimasi kekuasaan serta pertanggungjawabannya langsung kepada rakyat.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Susunan kekuasaan negara. Kekuasaan negara hendaknya dijalankan secara distributif. Hal ini dilakukan untuk menghindari pemusatan kekuasaan dalam satu tangan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Masalah kontrol rakyat. Kontrol masyarakat dilakukan agar kebijakan yang diambil oleh pemerintah atau negara sesuai dengan keinginan rakyat.&lt;/span&gt;    &lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhq_b19CFSlQ6k1sHROMwYavirHjRcvmd_2IM5qVUkxnfGcbinNa9gzfsH1a1HkDtaQjmNPR3UMUCmeDVZ6p9UjNPZ_ZwCkNYtT4Kx5cOJ_3CkGl46HYB6Nbt9i44NIEjX3_COQHD4WH2c/s72-c/lincoln.gif" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total><author>andil.aceh@gmail.com (Anonymous)</author></item><item><title>Tanaman Cabe asli tanaman benua Amerika</title><link>http://alumni-andil.blogspot.com/2011/12/tanaman-cabe-asli-tanaman-benua-amerika.html</link><category>Pertanian</category><pubDate>Mon, 5 Dec 2011 02:21:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6605314764780119240.post-2261467466429426322</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiJTmvmCZ-629K5XgOxAQYNLwRqqRLITLhXo5hym5HbMx2I0Jw7Q37MP5rSNAzRJBGYGN4MF89rMx_dsbh-sm3i2qhvUF3fPz-lLmUbdg-lK0VLVhm3sjvCMtQtwxbdJI5iFx4VGOLA2Ig/s1600/cabe.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="209" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiJTmvmCZ-629K5XgOxAQYNLwRqqRLITLhXo5hym5HbMx2I0Jw7Q37MP5rSNAzRJBGYGN4MF89rMx_dsbh-sm3i2qhvUF3fPz-lLmUbdg-lK0VLVhm3sjvCMtQtwxbdJI5iFx4VGOLA2Ig/s320/cabe.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: windowtext;"&gt;Tanaman cabe merupakan tanaman asli benua Amerika yang di temukan oleh bangsa spanyol yang bernama Christophorus pada tahun 1490, pada saat itu team epedisi mendarat di sebuah daerah berhawa panah yang bernama Guanahani, sekarang dikenal dengan wilayah San Salvador.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: windowtext;"&gt;Tanaman cabe&amp;nbsp; termasuk golongan perdu dari famili terong – terongan &lt;i&gt;(solanaceae)&lt;/i&gt; keluarga ini memiliki sekitar 90 genus dan sekitar 2000 spesies yang terdiri dari tumbuhan herbal, semak dan tumbuhan kerdil lain nya. Tanaman cabe merupakan bahan sayuran yang penting karena kaya akan vitamin A dan C sehingga dimanfaatkan untuk campuran bahan makanan dan obat-obatan (Wahyu, 1997). Menurut Samsudin (1982 ), cabe merupakan tanaman sayuran, menurut bentuk tanaman ini termasuk golongan perdu yang hasil buahnya dapat dipanen beberapa kali.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: windowtext;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: windowtext;"&gt;&amp;nbsp;Permasalahan yang ada pada pertanaman cabe merah, tentu tidak hanya terbatas pada masalah budidaya saja, tetapi bagaimana petani mengatasi berbagai macam persoalan tentang cabe yang ditanam. Diantaranya bagaimana mengatasi hama dan penyakit tanaman cabe merah (Setiadi, 1993).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: windowtext;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: windowtext;"&gt;Salah satu yang menyerang pertanaman caibai yaitu serangga atau yang disebut hama Aphids, Aphids. Serangannya hampir sama dengan tungau namun akibat cairan dari daun yang dihisapnya menyebabkan daun melengkung ke atas, keriting dan belang-belang hingga akhirnya dapat menyebabkan kerontokan. Tidak sepeti mite, kutu persik ini memiliki kemampuan berkembang biak dengan cepat karena selain bisa memperbanyak dengan perkawinan biasa, dia juga mampu bertelur tanpa pembuahan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;B. Tujuan Praktik Lapang&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Untuk mengetahui keadaan di lapangan tentang hama – hama serangga yang meyerang tanaman cabai di kecamatan Meureubo dan cara pengendaliannya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Untuk mengetahui secara langsung permasalahan yang di hadapi oleh pertani tentang hama – hama serangga yang meyerang tanaman cabai.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="-moz-font-feature-settings: normal; -moz-font-language-override: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="-moz-font-feature-settings: normal; -moz-font-language-override: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&lt;/span&gt;Untuk&amp;nbsp; mencari solusi dan alternatif pemecahan masalah terhadap serangan hama -&amp;nbsp; hama serangga pada tanaman cabai. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;  &lt;b&gt;C.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; Tempat dan Waktu praktik lapang&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Penelitian dilaksanakan di kecamatan Meurebo kabupaten Aceh Barat, di mulai dari 3 Febuari sampai dengan 4 Mae 2008.&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;D. Metode Praktik Lapang&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Metode yang di gunakan adalah metode studi kasus yaitu melalui wawancara dengan maksud untuk mendapatkan gambaran atau keterangan yang mendalam mengenai subjek yang di teliti.&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; By Andil&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiJTmvmCZ-629K5XgOxAQYNLwRqqRLITLhXo5hym5HbMx2I0Jw7Q37MP5rSNAzRJBGYGN4MF89rMx_dsbh-sm3i2qhvUF3fPz-lLmUbdg-lK0VLVhm3sjvCMtQtwxbdJI5iFx4VGOLA2Ig/s72-c/cabe.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>andil.aceh@gmail.com (Anonymous)</author></item><item><title>Wanita Kurus Sulit Hamil</title><link>http://alumni-andil.blogspot.com/2011/12/wanita-kurus-sulit-hamil.html</link><category>Kesehatan</category><pubDate>Sun, 4 Dec 2011 02:52:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6605314764780119240.post-6103423360302019773</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiyQSRxvshTXyHpGKYnlo-l2ibla2p8d_mUAH6apQh5QWKANilUveH-jgD3VjVcY5hDH6oeybX9mX4YjX_3rgS_XTeq1lmlp7rXzWRITH05GMDqG-NiuOBG2kGpv8RmmKOS2Mp4Zb1NuOE/s1600/wanita+kurus.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiyQSRxvshTXyHpGKYnlo-l2ibla2p8d_mUAH6apQh5QWKANilUveH-jgD3VjVcY5hDH6oeybX9mX4YjX_3rgS_XTeq1lmlp7rXzWRITH05GMDqG-NiuOBG2kGpv8RmmKOS2Mp4Zb1NuOE/s200/wanita+kurus.jpg" width="71" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Seorang ilmuwan kesehatan dari Advanced Fertility Center di Chicago, As telah melakukan sebuah riset mengenai wanita yang telalu kurus, dengan indeks massa tubuh 14 sampai 18 ternyata akan lebih sulit untuk memperoleh keturunan ( anak).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
Terkadang wanita sangat senang jika tumbuh mereka begitu lansing tetapi tampa disadari bisa berakibat tidak baik bagi wanita tersebut untuk memperoleh keturunan " bahwa menjadi sangat kurus tak begitu baik bila Anda ingin mempunyai keturunan. Sayangnya banyak wanita masih terkukung dengan konsep semakin tipis semakin baik”. Wanita kurus menjadi sulit hamil, karena biasanya terjadi penurunan hormon esterogen, belum lagi masalah kurang gizi sehingga embrio kesulitan untuk tumbuh dalam rahim. “Menurutnya Sherbahn”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kondisi seperti tersebut telah di melakukan tes di klinik Chicago selama priode delapan tahun dengan hasil 2.500 tes IVF, hal ini telah terlihat dengan nyata bahwa hal ini merupakan salah satu satu peneliti Richard Sherbahn.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
Pada saat dilakukan tes ada tiga sample kelompok&amp;nbsp; wanita yang diikutkan yakni berdasarkan berat. Pertama pada kondisi keadaan normal, sangat kurus dan gemuk. Hal ini terlihat perbeda hasil dari pada wanita dengan kelompok berat badan normal 50 persennya diketahui bahwa dapat mengandung serta memiliki bayi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sedangkan hasil tes dari wanita kelompok gemuk memiliki 45 persen kemungkinan untuk mengandung dan memiliki bayi. Pada Kelompok terakhirlah yang menjadi kendala maupun masalah, yakni wanita dengan ukuran tubuh kurus, dengan hasil tes meperoleh angkat 34 persen. By Andil&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiyQSRxvshTXyHpGKYnlo-l2ibla2p8d_mUAH6apQh5QWKANilUveH-jgD3VjVcY5hDH6oeybX9mX4YjX_3rgS_XTeq1lmlp7rXzWRITH05GMDqG-NiuOBG2kGpv8RmmKOS2Mp4Zb1NuOE/s72-c/wanita+kurus.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>andil.aceh@gmail.com (Anonymous)</author></item><item><title>Ikan Nila komoditas paling laku dipasaran domestic</title><link>http://alumni-andil.blogspot.com/2011/12/ikan-nila-komoditas-paling-laku.html</link><category>Pertanian</category><pubDate>Sat, 3 Dec 2011 22:33:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6605314764780119240.post-962399674296970210</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg3sn-C8pRSu4ItoH1hpFD3Qql-XMOzxT1eNtvbkogoYFYolo_-kgZuUbWZDdtHgTSkwO5gjN0nLpLb64ZpxzkttoL7sawbLpZlcnzXdvyf1aaAarNMgQoQb41sl_9AHoJgPoehFmOgbbc/s1600/New+Picture.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="165" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg3sn-C8pRSu4ItoH1hpFD3Qql-XMOzxT1eNtvbkogoYFYolo_-kgZuUbWZDdtHgTSkwO5gjN0nLpLb64ZpxzkttoL7sawbLpZlcnzXdvyf1aaAarNMgQoQb41sl_9AHoJgPoehFmOgbbc/s320/New+Picture.png" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; text-align: justify;"&gt;Permitaan ikan air tawan sangat meningkat dipasaran impor dan ekspor, untuk memperoleh hasil yang &amp;nbsp;mengutungkan bagi petani tambah, maka diperlukan trik - trik dan metode dalam &amp;nbsp;memb&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; text-align: justify;"&gt;udidaya ikan air tawar jenis ikan nila. &amp;nbsp;dengan mengunakan tehnik pengelolan pembenihan yang baik, maupun usaha pertambakan sekala kecil ataupun besar dengan menggunakan beragam wadah pemijahan dan menerapkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; text-align: justify; text-indent: 0cm;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; text-decoration: none;"&gt;Bagi masyarakat yang ingin melakukan budidaya ikan Nila, dapat menggunakan wadah berupa kolam tergenang, tambak air payau, kolam air deras, maupun keramba jarring apung (KJA). Karena, ikan jenis nila dapat dengan mudah beradaptasi dengan lingkungannya. “yang penting, syaratnya kedalaman tambak harus satu meter, luasan tambak maksimal sekitar 300 meter, ukuran tebar 5 sampai 8 centimeter (Cm), dengan masa pemeliharaan 3 sampai 4 bulan. Berat panen ikan nila maksimal 250 gram hingga 300 gram,”&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; text-decoration: none;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; text-align: justify; text-indent: 0cm;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; text-decoration: none;"&gt;Dalam kegiatan budidaya ikan air tawar tersebut, langkah dan tahapan yang harus dijaga oleh kelompok masyarakat adalah pengolahan kualitas air, seperti oksigen terlarut (DO), suhu, dan Salinitas tambak air payau.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; text-align: justify; text-indent: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; text-align: justify; text-indent: 0cm;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; text-decoration: none;"&gt;Tak hanya itu, pemberian pakan juga harus dijaga dengan baik, mengunakan tehnik pemberian pakan 3-5 % daribiomassa, Frekuensi pemberian pakan 3 kali dalam sehari (Pagi, Siang dan Sore), dengan kadar protein pakan minimal 25 - 30 persen. ”Sebab, ukuran permintaan ikan nila di pasaran domestik dan ekspor berbeda. Kalau domestic ukuran ikan biasanya diminta 100 gram sampai 250 gram, namun permintaan pasar ekspor rata - rata ukuranya harus 500 gram. Makanya, benih dan tahapan pengolahan tambak harus dilakukan secara intensif guna memperoleh hasil panen yang memuaskan,”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; text-align: justify; text-indent: 0cm;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif; text-decoration: none;"&gt;&lt;/span&gt;By Andil&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg3sn-C8pRSu4ItoH1hpFD3Qql-XMOzxT1eNtvbkogoYFYolo_-kgZuUbWZDdtHgTSkwO5gjN0nLpLb64ZpxzkttoL7sawbLpZlcnzXdvyf1aaAarNMgQoQb41sl_9AHoJgPoehFmOgbbc/s72-c/New+Picture.png" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>andil.aceh@gmail.com (Anonymous)</author></item><item><title>Tujuh pejabat Eselon Aceh Barat pemutasian</title><link>http://alumni-andil.blogspot.com/2011/12/tujuh-pejabat-eselon-aceh-barat.html</link><category>Politik</category><pubDate>Sat, 3 Dec 2011 03:24:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6605314764780119240.post-2961643532641819639</guid><description>&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgT1hK1FZSh1CqXHZY0poy2ue5jeU7XZCNLnBV4MyOJQ3aKuN-5xBEfFu_wHlPeHP7x3r6Dselebv4hoFdHgZ8pDS0veUBVCu0hK0ekxDg3fKpbvtGIagE1wFArCUMfLZd65x1T_-6kmXU/s1600/PotoKantorBupatiAcehBaratTempatBerteduhKerbau.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="133" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgT1hK1FZSh1CqXHZY0poy2ue5jeU7XZCNLnBV4MyOJQ3aKuN-5xBEfFu_wHlPeHP7x3r6Dselebv4hoFdHgZ8pDS0veUBVCu0hK0ekxDg3fKpbvtGIagE1wFArCUMfLZd65x1T_-6kmXU/s200/PotoKantorBupatiAcehBaratTempatBerteduhKerbau.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, telah mencopot tujuh pejabat eselon III dan IV, dan digantikan dengan pejabat lain yang memiliki kapasitan lebih baik, yang di lakukan oleh Sekdakab Aceh Barat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekdakab Aceh Barat Bukhari&amp;nbsp; pada saat melakukan pelantikan&amp;nbsp; 34 satuan kerja perangkat kabupaten di Meulaboh, Jumat menyatakan, pergeseran maupun&amp;nbsp; pencopotan merupakan upaya pemerintah daerah agar dapat merancang strategi pembangunan dengan pemikiran terbaru.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"Ini hal yang lumrah dilakukan, di kabupaten lain pun juga sering melakukan pemutasian untuk &amp;nbsp;penyegaran tatanan pemeritahan, dengan pemutasian yang dilakukan&amp;nbsp; ini dapat memajukan&amp;nbsp; kabupaten Aceh Barat &amp;nbsp;dengan adanya pemikiran terbaru dari orang yang baru dilantik untuk jabatan ke depan," katanya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Disebutkan, adapun tujuh pejabat yang dicopot itu yakni Ahdi Mirza (Sekretaris DPRK Aceh Barat), T Novrizal (Kepala Bagian Pemerintahan Umum Setdakab), Edizar (Kepala Bagian Bidang Koperasi UKM pada Dinas Pertambangan Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi).&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Selanjutnya Suarli (Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekontuksi pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah/BPBD), Yanmis Wardi (Kasubbag Tata Usaha Kantor Arsip dan Perpustakaan), Jamilah Malahayati (Kepala UPTD Puskesmas Kecamatan Meureubo) dan terakhir Mawardi (Pj Kasubbag Keuangan dan Kepegawaian Kantor Camat Johan Pahlawan).&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"Ini tidak menyangkut keterlibatan politik, atau kinerja yang tidak bagus, sekali lagi saya tekankan, ini merupakan upaya pemerintah untuk mencari bakat dan pemikiran baru dari pejabat yang ditunjuk nantinya," tegas Bukhari.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ia menyatakan, untuk membuat sebuah perencanaan membangun daerah kearah lebih maju harus ada upaya penyegaran dan mempercayai pegawai baru untuk dipromosikan mengisi jabatan, sehingga pelayanan kepada masyarakat lebih meningkat.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Lebih lanjut dikatakan kepada tujuh pejabat yang dinonjobkan tersebut bukan tidak mungkin dapat mengisi kembali jabatan yang ditinggalnya itu apabila pada posisi penempatannya yang baru dapat menunjukkan prestasi lebih baik.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Harapan pemerintah daerah, berdasarkan keputusan Bupati Aceh Barat nomor peg 821.1/339/2011, jabatan baru diperoleh para pejabat setempat merupakan amanah yang juga harus dilaksanakan sebaik mungkin.&lt;/div&gt;&lt;span style="text-align: justify;"&gt;"Kalau memang prestasi mereka pada posisi ditunjuk dapat meningkat, bisa saja jabatan lalu diperoleh kembali, bahkan bisa dapat lebih dari itu apabila mereka serius dalam menjalankan amanah," pungkasnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;By Andil&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgT1hK1FZSh1CqXHZY0poy2ue5jeU7XZCNLnBV4MyOJQ3aKuN-5xBEfFu_wHlPeHP7x3r6Dselebv4hoFdHgZ8pDS0veUBVCu0hK0ekxDg3fKpbvtGIagE1wFArCUMfLZd65x1T_-6kmXU/s72-c/PotoKantorBupatiAcehBaratTempatBerteduhKerbau.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>andil.aceh@gmail.com (Anonymous)</author></item><item><title>Pupuk Cair TNF dan Pupuk Kandang Kerbau</title><link>http://alumni-andil.blogspot.com/2011/12/pengaruh-pemberian-pupuk-cair-tnf-dan.html</link><category>Pertanian</category><pubDate>Fri, 2 Dec 2011 23:43:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6605314764780119240.post-1526443306044909041</guid><description>&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhcR8FoGqifKj4Axu4Lj9WgX0kRuVvQMPHjozaKovV2TqTBTVqF6vNHcQX9T4E6xs23hr5Zd0I-oOUwyD6a3isMPqJUVvrEyYCOK4QK6NZSIquYpfb_N3rZ4Tx0kaRwUCi7u3klTRT4iIs/s1600/DSC01675.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhcR8FoGqifKj4Axu4Lj9WgX0kRuVvQMPHjozaKovV2TqTBTVqF6vNHcQX9T4E6xs23hr5Zd0I-oOUwyD6a3isMPqJUVvrEyYCOK4QK6NZSIquYpfb_N3rZ4Tx0kaRwUCi7u3klTRT4iIs/s200/DSC01675.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pengaruh pemberian pupuk cair TNF dan pupuk Kandang Kerbau terhadap pertumbuhan dan reproduksi tanama jagung manis (Zea mays Saccharata sturt).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Jagung telah dikenal dan ditanam oleh masyarakat Amerika Utara sejak 200 tahun sebelum masehi, tetapi asal tanaman jagung belum dapat diketahui secara pasti. Bangsa Indian telah menanam jagung yang kemudian dikembangkan oleh penjelajah dari Eropa pada abad 17, yang di gunakan sebagai pakan ternak dan bahan makanan manusia. Pada era industrial, jagung telah diusahakan sebagai bahan baku untuk menghasilkan minyak jagung dan dapat dikembangkan sebagai bahan untuk pembuatan etanol. (Sudarsana, 2000&lt;span style="color: black;"&gt;).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Jagung manis merupakan komoditas pertanian yang sangat digemari terutama oleh penduduk perkotaan karena rasanya yang enak dan manis banyak mengandung karbohidrat, sedikit protein dan lemak. Budidaya jagung manis berpeluang memberikan untung relatif tinggi bila diusahakan secara efektif dan efisien (Sudarsana, 2000).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Hampir semua bagian dari tanaman jagung manis memiliki nilai ekonomis. Beberapa bagian tanaman yang dapat dimanfaatkan diantaranya, batang dan daun muda untuk pakan ternak, batang dan daun tua (setelah panen) untuk pupuk hijau / kompos, batang dan daun kering sebagai bahan baker pengganti kayu bakar, buah jagung muda untuk sayuran, perkedel, bakwan dan berbagai macam olahan makanan lainnya. (Purwono dan Hartono, 2007).&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tanaman jagung manis selama ini sudah cukup lama dibudidayakan oleh masyarakat, namun teknologi budidaya relatif tidak berkembang. Berbagai upaya dapat dilakukan untuk menghasilkan produksi jagung manis. Salah satunya dengan mengkaji dosis pemupukan yang optimal bagi produksi jagung manis dengan menggunakan pupuk organik dan anorganik &lt;span style="color: black;"&gt;(&lt;/span&gt;Hafsah, 2004).&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pada dasarnya semua tanaman dapat diberikan pupuk baik melalui organ yang di atas tanah dan organ di bawah tanah. Pemupukan melalui daun dengan bahan gizi yang terkandung dalam TNF sebagai chelate (alamiah) itu, mendorong proses metabolis dalam tanaman, dengan demikian merangsang serapan bahan - bahan mineral (unsur hara) oleh akar. Oleh karena itu, pemupukan melalui daun lebih efektif dari pada yang diduga apabila dilihat dari sudut banyaknya unsur hara yang diberikan (Anonimous, 1996).&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pupuk organik mengandung unsur hara makro yang rendah tetapi mengandung unsur mikro dalam jumlah cukup, yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan tanaman. Pupuk organik juga mempengaruhi sifat fisik, sifat kimia, maupun sifat bologi tanah, juga mencegah erosi dan mengurangi terjadinya keretakan tanah (Sutanto, 2002).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Keuntungan penggunaan pupuk daun antara lain, respon terhadap tanaman sangat cepat karena langsung dimanfaatkan oleh tanaman. dan tidak menimbulkan kerusakan pada tanaman, dengan catatan aplikasinya dilakukan secara benar. Sebenarnya, kandungan unsur hara pada pupuk daun identik dengan kandungan unsur hara pada pupuk majemuk. Hanya saja, faktor sifat fisik dan sifat kimia tanah tidak dijadikan sebagai faktor utama. Sebagai faktor utamanya adalah manfaat tiap unsur hara yang dikandung oleh pupuk daun bagi perkembangan dan peningkatan hasil panen (Novizan, 2001).&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Penggunaan pupuk kandang sudah cukup lama diidentifikasikan dengan karena pupuk kandang memang dapat menambah tersedianya unsur hara bagi tanaman. Selain itu, pupuk kandang juga mampunyai pengaruh yang positif terhadap sifat fisik dan kimiawi tanah, mendorong perkembangan jasad renik (Sutedjo, 2002).&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Dari uraian yang dikemukakan, penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Respons pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis&amp;nbsp; (&lt;i&gt;Zea mays saccharata sturt)&lt;/i&gt; terhadap pemberian pupuk cair TNF dan Pupuk kandang kerbau”.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;B. Perumusan Masalah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="ES"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="ES"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="ES"&gt;Apakah terjadi interaksi antara pupuk cair TNF dengan pupuk kandang kerbau terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Jika terjadi interaksi, pemberian manakah yang memberikan hasil terbaik&lt;/span&gt;&lt;span lang="ES"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;C.  Tujuan Penelitian&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk cair TNF dan pupuk kandang kerbau terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis &lt;i&gt;(Zea mays saccharata sturt)&lt;/i&gt;.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;D. Hipotesis Penelitian&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; respons      pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis &lt;i&gt;(Zea mays Saccharata Sturt)&lt;/i&gt; terhadap pemberian pupuk TNF&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; respons      pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis &lt;i&gt;(Zea mays saccharata sturt)&lt;/i&gt; terhadap pemberian pupuk Kandang      Kerbau.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; respons      pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis &lt;i&gt;(Zea mays Saccharata Sturt)&lt;/i&gt; terhadap interaksi pemberian pupuk      TNF dengan pemberian pupuk kandang kerbau.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;F. &amp;nbsp; Kegunaan Penelitian&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Sebagai bahan penulisan skripsi yang      menjadi syarat mengikuti ujian Sarjana&amp;nbsp;      Pertanian pada Fakultas Pertanian Universitas Teuku Umar, Meulaboh&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Sebagai informasi budidaya jagung      manis &lt;i&gt;(Zea mays Saccharata Sturt).&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;By Andil&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhcR8FoGqifKj4Axu4Lj9WgX0kRuVvQMPHjozaKovV2TqTBTVqF6vNHcQX9T4E6xs23hr5Zd0I-oOUwyD6a3isMPqJUVvrEyYCOK4QK6NZSIquYpfb_N3rZ4Tx0kaRwUCi7u3klTRT4iIs/s72-c/DSC01675.JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>andil.aceh@gmail.com (Anonymous)</author></item></channel></rss>