<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-6580464817866936230</atom:id><lastBuildDate>Fri, 01 Nov 2024 10:38:12 +0000</lastBuildDate><category>Artikel Kesehatan</category><category>Penyakit Dalam</category><category>Penyakit Jantung</category><category>Jantung Koroner</category><category>Kandungan</category><category>Tips Jantung Sehat</category><category>Dr. Umum</category><category>Jantung</category><category>Saraf</category><category>Anak</category><category>Epilepsi</category><category>Hipertensi</category><category>Jiwa</category><category>Kanker</category><category>Kesehatan Mata</category><category>Kulit</category><category>Mata</category><category>THT</category><category>Gangguan Jiwa</category><category>Gigi</category><category>Ginjal</category><category>Gizi</category><category>Hipertiroid</category><category>Hipotiroid</category><category>Kafein</category><category>Kardiovaskular</category><category>Pasca Melahirkan</category><category>Pernafasan</category><category>Psikologi</category><category>Skabies</category><category>Tips Ibu Hamil</category><title>Artikel Kesehatan</title><description>Contoh artikel kesehatan, Kumpulan jurnal kesehatan masyarakat terbaru dan terlengkap dari para dokter spesialis</description><link>http://artikelkesehatandoc.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (GamerMerdeka)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>33</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6580464817866936230.post-7607510550147640881</guid><pubDate>Tue, 17 Mar 2015 07:46:00 +0000</pubDate><atom:updated>2015-03-17T00:46:43.442-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Artikel Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kanker</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">THT</category><title>Cara Mencegah dan Mengobati Penyakit Karena Virus</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: #fafafa; box-sizing: border-box; color: #6e6e6e; font-family: &#39;Open Sans&#39;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; font-weight: 700; line-height: 19.6000003814697px;&quot;&gt;Cara Mencegah dan Mengobati Penyakit yang Disebabkan oleh Virus&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: #fafafa; box-sizing: border-box; color: #6e6e6e; font-family: &#39;Open Sans&#39;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 19.6000003814697px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: #fafafa; box-sizing: border-box; color: #6e6e6e; font-family: &#39;Open Sans&#39;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 19.6000003814697px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: #fafafa; color: #6e6e6e; font-family: &#39;Open Sans&#39;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 19.6000003814697px;&quot;&gt;Kesehatan adalah hal yang sangat berharga. Salah satu hal yang harus dilakukan adalah mencegah dan melindungi diri dari infeksi virus. Namun, kita perlu mengetahui bahwa virus sangat sulit untuk dibunuh karena virus memanipulasi mekanisme sel induknya untuk bereproduksi. Sejauh ini, upaya pencegahan penyakit akibat virus yang dianggap paling efektif adalah dengan vaksinasi pada saat bayi, balita, dan dapat diulang saat dewasa. Vaksinasi akan menstimulasi tubuh membentuk antibodi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgctzUpll7k7WFFelRLn2EsNE0fA1TbrOvj3cm3jiyLvlOS58zzh-Qgrpf1xqvsOdQrxYNopJQteVsLKfjpwXpMN-0hTCndbV45wuZRDF0xCWUuDRxBzdZNu_yGuN6qQSXg6m9JjxZQlBI/s1600/virus.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgctzUpll7k7WFFelRLn2EsNE0fA1TbrOvj3cm3jiyLvlOS58zzh-Qgrpf1xqvsOdQrxYNopJQteVsLKfjpwXpMN-0hTCndbV45wuZRDF0xCWUuDRxBzdZNu_yGuN6qQSXg6m9JjxZQlBI/s1600/virus.png&quot; height=&quot;100&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br style=&quot;background-color: #fafafa; box-sizing: border-box; color: #6e6e6e; font-family: &#39;Open Sans&#39;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 19.6000003814697px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: #fafafa; box-sizing: border-box; color: #6e6e6e; font-family: &#39;Open Sans&#39;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 19.6000003814697px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: #fafafa; color: #6e6e6e; font-family: &#39;Open Sans&#39;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 19.6000003814697px;&quot;&gt;Sedangkan untuk pengobatan penyakit yang disebabkan oleh virus adalah pemberian antibiotik yang sesungguhnya tidak tepat karena antibiotik tidak memiliki pengaruh apapun terhadap virus. Obat untuk melawan 20 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus bekerja mencegah infeksi virus dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh (konsumsi sayuran dan buah segar, Vitamin C dan E dosis tinggi), kelola stres, banyak berolahraga, dan banyak beristirahat. Karena imunitas tubuhlah yang akan melemahkan serangan virus. Namun, bila sakit berlanjut segera hubungi dokter.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;background-color: #fafafa; box-sizing: border-box; color: #6e6e6e; font-family: &#39;Open Sans&#39;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 19.6000003814697px;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;background-color: #fafafa; box-sizing: border-box; color: #6e6e6e; font-family: &#39;Open Sans&#39;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 19.6000003814697px;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: #fafafa; color: #6e6e6e; font-family: &#39;Open Sans&#39;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 19.6000003814697px;&quot;&gt;20 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus ini tidak selalu menjadikan virus sebagai organisme yang hanya merugikan manusia dan makhluk hidup lainnya Perkembangan teknologi telah menemukan cara pemanfaatan virus di bidang kesehatan melalui rekombinasi genetika yaitu gen jahat (penyakit) diubah menjadi gen baik (penyembuh) yang menghasilkan vaksin. Ini membuktikan kebesaran Tuhan yang menciptakan makhluk hidup di dunia ini dengan peranannya masing-masing.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://artikelkesehatandoc.blogspot.com/2015/03/cara-mencegah-dan-mengobati-penyakit.html</link><author>noreply@blogger.com (GamerMerdeka)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgctzUpll7k7WFFelRLn2EsNE0fA1TbrOvj3cm3jiyLvlOS58zzh-Qgrpf1xqvsOdQrxYNopJQteVsLKfjpwXpMN-0hTCndbV45wuZRDF0xCWUuDRxBzdZNu_yGuN6qQSXg6m9JjxZQlBI/s72-c/virus.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6580464817866936230.post-3144307525311211175</guid><pubDate>Tue, 17 Mar 2015 07:43:00 +0000</pubDate><atom:updated>2015-03-17T00:43:18.096-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Artikel Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Dr. Umum</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hipertensi</category><title>20 Penyakit Terbanyak di Indonesia</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Riset Departemen Kesehatan RI menunjukkan bahwa penduduk usia produktif di Indonesia sebanyak 93,6% kurang konsumsi sayur dan buah, 48,2% kurang aktivitas fisik, dan 34,7% merokok setiap hari. Peningkatan angka penderita penyakit ini berdampak negatif bagi ekonomi dan produktivitas karena pengobatannya memerlukan biaya besar dan waktu lama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
20 Penyakit Terbanyak di Indonesia&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Obesitas&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelebihan berat badan merupakan pemicu penyakit seperti hipertensi, diabetes, jantung karena timbunan lemak dapat mengganggu fungsi organ. Obesitas dapat menyebabkan berbagai masalah ortopedik seperti nyeri punggung dan nyeri sendi (lutut, pinggul, pergelangan kaki).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Demam Berdarah Dengue (DBD)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyakit yang disebabkan oleh gigitan Nyamuk Aedes Aegypti ini menimbulkan gejala demam akut, mual, muntah, nyeri tulang, bercak merah di kulit. DBD membahayakan karena dapat menurunkan level trombosit penderita dengan drastis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Gagal Ginjal&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyakit ini merupakan kelanjutan dari batu ginjal yang semakin parah sehingga penderita harus melaksanakan cuci darah seumur hidup karena ginjal gagal berfungsi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Katarak&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyakit mata yang disebabkan kekeruhan lensa mata sehingga pandangan berkurang akibat paparan sinar ultraviolet, penggunaan obat seperti steroid, proses penuaan, dan diabetes.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. Hepatitis&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyakit yang menyerang organ hati ini terjadi karena infeksi virus, obat-obatan, dan alkohol dengan gejala mata dan kulit berwarna kuning, demam tinggi, mual, nyeri perut. Suntik Vaksin Hepatitis A membantu memberikan kekebalan dari penyakit ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
6. Tifus&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyakit yang disebabkan oleh Bakteri Salmonella dan menyerang saluran pencernaan ketika imunitas tubuh melemah, pola makan yang tidak teratur, dan tingkat kelelahan yang tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
7. Jantung Koroner&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adalah satu dari 20 Penyakit Terbanyak Di Indonesia yang merupakan pembunuh nomor satu di dunia. Gejala yang ditimbulkan yaitu denyut jantung tidak teratur, mual, nyeri, tubuh berkeringat, dan sesak di bagian dada. Penyakit ini terjadi karena pembuluh darah ke jantung mengalami penyempitan atau penyumbatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
8. Tuberkolosis (TBC)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyakit yang disebabkan oleh Kuman TBC ini menyebabkan penderita mengalami batuk berkepanjangan, sesak nafas, nyeri dada, dan dahak berdarah. Penderita harus menjalani terapi pengobatan selama 6 bulan tanpa henti agar TBC tidak pernah kambuh lagi dan penderita tidak berpotensi menularkan penyakit kepada orang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
9. Batu Ginjal&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kurang minum air putih, sering duduk lama, sering menahan buang air kecil dalam waktu lama, serta konsumsi zat purin secara berlebihan menyebabkan penumpukan batu/kristal di dalam kandung kemih dan menyumbat saluran kemih. Pada stadium awal penderita cukup diberikan antibiotik dan diuretik dan selanjutnya penderita harus menjalankan kebiasaan baik yaitu minum air putih 1,5-2 liter perhari dan jangan menahan berkemih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
10. Diabetes Mellitus (Kencing Manis)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penumpukan kadar gula dalam darah menyebabkan gangguan metabolisme dan produksi Insulin. Anda perlu waspada jika mengalami luka yang sulit kering. Diabetes sesungguhnya tidak berbahaya namun komplikasi yang ditimbulkanlah yang menyebabkan kematian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
11. Hipertensi/Tekanan Darah Tinggi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyakit ini disebabkan oleh konsumsi makanan berlemak/berkolesterol tinggi berlebihan serta kurangnya aktivitas fisik/olahraga. Hipertensi membahayakan karena menyebabkan stroke, gagal jantung, serangan jantung akibat penumpukan lemak dalam darah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
12. Stroke&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pola hidup yang tidak seimbang antara bekerja, berolahraga, dan beristirahat serta kebiasaan buruk seperti merokok dan kecanduan alkohol meningkatkan angka penderita Stroke setiap tahuannya. Penderita diabetes, hipertensi, asam urat harus waspada terhadap Stroke. Pasien sering terlambat ditangani karena baru dibawa ke rumah sakit setelah terjadi serangan Stroke.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
13. Kanker&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyakit ini semakin menggejala karena faktor meningkatnya konsumsi makanan cepat saji, polusi udara, tingkat stres tinggi. Kemoterapi seringkali menjadi pilihan satu-satunya bagi penderita kanker untuk menghentikan pertumbuhan sel yang tidak terkendali. Kanker payudara dan kanker serviks masih menjadi “silent killer” bagi wanita Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
14. Penyakit Paru Kronis&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebiasaan merokok masyarakat Indonesia serta banyaknya warga yang tinggal di kawasan industri dan pemukiman padat penduduk mengakibatkan tingginya angka Penderita Paru Kronis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
15. Diare&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Separuh penduduk Indonesia masih tinggal di kawasan kumuh dan tidak memiliki sanitasi yang baik. Sayangnya, penanganan Diare sering tidak serius sehingga banyak menyebabkan kematian pada anak dan balita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
16. Tumor&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyakit yang banyak menyerang wanita di perkotaan ini dikarenakan toilet yang tidak higienis, tingkat stres yang tinggi, dan konsumsi makanan berpengawet/berMSG secara berlebihan. Tumor harus segera diatasi agar tidak berkembang menjadi tumor ganas atau kanker.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
17. Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyakit yang banyak balita dan anak-anak ini terjadi karena perubahan cuaca dan mengakibatkan penderita mengalami kesulitan bernafas, batuk-batuk, dan nyeri dada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
18. Flu Burung&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyakit yang disebabkan oleh Virus Avian Influenza ini dapat menular melalui udara, makanan/minuman, dan sentuhan dengan penderita atau kontak langsung dengan unggas yang terinfeksi. Penyakit ini harus segera ditangani karena virus berkembang dengan cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
19. Autisme&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gangguan perkembangan yang menyebabkan anak sulit berkomunikasi dan bersosialisasi ini disinyalir terjadi karena selama proses kehamilan ibu banyak terpapar zat beracun dan radikal bebas yang menyebabkan kelainan saraf pada anak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
20. HIV/AIDS&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyakit yang belum ada obat dan vaksinnya ini ditularkan melalui hubungan seksual tidak aman tanpa pengaman, transfusi darah, dan penggunaan jarum suntik pada narkoba suntik/tato/tindik. Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Penanggulangan HIV/AIDS dengan deteksi dini dan pemberian obat ARV (Antiretroviral) dapat memperpanjang harapan hidup penderita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk menangani 20 Penyakit Terbanyak di Indonesia ini diantaranya dengan pengendalian masalah tembakau melalui penetapan kawasan tanpa rokok, pengaturan makanan berisiko dengan kandungan gula/garam/lemak tinggi, dan promosi perilaku hidup bersih dan sehat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, upaya pemerintah tidak akan ada artinya bila masyarakat tidak mendukung dengan menjaga kesehatan masing-masing dalam menghindari 20 Penyakit Terbanyak di Indonesia . Kesehatan sangat mahal harganya karena itu mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Selain itu, miliki asuransi kesehatan untuk melindungi kesehatan Anda dan keluarga dalam jangka panjang sekaligus berfungsi sebagai tabungan dan investasi.&lt;/div&gt;
</description><link>http://artikelkesehatandoc.blogspot.com/2015/03/20-penyakit-terbanyak-di-indonesia.html</link><author>noreply@blogger.com (GamerMerdeka)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6580464817866936230.post-6343031703919741853</guid><pubDate>Mon, 18 Nov 2013 02:30:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-11-17T18:32:02.592-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kesehatan Mata</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Mata</category><title>Ablasio Retina, Penyebab dan Pengobatannya</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;h3 align=&quot;center&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-bottom: 2.25pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 2.25pt; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;PT-BR&quot; style=&quot;font-size: 24pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Apa itu &lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-size: 24pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;h3 align=&quot;center&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-bottom: 2.25pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 2.25pt; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-size: 24pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;ABLASIO RETINA ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 18.0pt; text-align: justify; text-indent: 18.0pt; text-justify: inter-ideograph;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 18.0pt; text-align: justify; text-indent: 18.0pt; text-justify: inter-ideograph;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgFytpp4XJQYlXPFe04vx7ITHb_4j99Kh4NiFr-839BM6yHnmT8GrMnb8oavAvreCBURAN09n-3zDJrNOfY0I2VDNVHGid4QexY6bOFgoR7lJnqdy3SlbJI_vm72vkPDRgofMc79PlANR8/s1600/Ablasio-Retina.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Apa itu ABLASIO RETINA ?&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;355&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgFytpp4XJQYlXPFe04vx7ITHb_4j99Kh4NiFr-839BM6yHnmT8GrMnb8oavAvreCBURAN09n-3zDJrNOfY0I2VDNVHGid4QexY6bOFgoR7lJnqdy3SlbJI_vm72vkPDRgofMc79PlANR8/s400/Ablasio-Retina.jpg&quot; title=&quot;Apa itu ABLASIO RETINA ?&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;RETINA&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br clear=&quot;ALL&quot; /&gt;

&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3 align=&quot;center&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-bottom: 2.25pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 2.25pt; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-size: 20pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;ABLASIO RETINA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;h3 align=&quot;center&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-bottom: 2.25pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 2.25pt; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-size: 14pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;PT-BR&quot; style=&quot;font-size: 14pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;terjadi bila ada pemisahan retina neurosensori dari lapisan epitel
berpigmen retina dibawahnya karena retina neurosensori, bagian retina yang
mengandung batang dan kerucut, terkelupas dari epitel berpigmen pemberi
nutrisi, maka sel fotosensitif ini tak mampu melakukan aktivitas fungsi
visualnya dan berakibat hilangnya penglihatan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;PT-BR&quot; style=&quot;font-size: 14pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;(C. Smelzer, Suzanne, 2002).&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-size: 14pt;&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 150%; margin-bottom: 2.25pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 2.25pt; text-align: justify; text-justify: inter-ideograph;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;center&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-bottom: 2.25pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 2.25pt; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-size: 22pt; line-height: 150%;&quot;&gt;PENYEBAB :&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 36.0pt; mso-list: l0 level1 lfo2; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14.0pt; line-height: 150%;&quot;&gt;1.&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14.0pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Malformasi
kongenital&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 36.0pt; mso-list: l0 level1 lfo2; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14.0pt; line-height: 150%;&quot;&gt;2.&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14.0pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Kelainan
metabolisme&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 36.0pt; mso-list: l0 level1 lfo2; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14.0pt; line-height: 150%;&quot;&gt;3.&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14.0pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Penyakit
vaskuler&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 36.0pt; mso-list: l0 level1 lfo2; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14.0pt; line-height: 150%;&quot;&gt;4.&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14.0pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Inflamasi
intraokuler&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 36.0pt; mso-list: l0 level1 lfo2; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14.0pt; line-height: 150%;&quot;&gt;5.&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14.0pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Neoplasma&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 36.0pt; mso-list: l0 level1 lfo2; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14.0pt; line-height: 150%;&quot;&gt;6.&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14.0pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Trauma&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 36.0pt; mso-list: l0 level1 lfo2; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14.0pt; line-height: 150%;&quot;&gt;7.&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14.0pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Perubahan
degeneratif dalam vitreus atau retina&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 18.0pt; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14pt; line-height: 150%;&quot;&gt;(C. Smelzer, Suzanne,
2002).&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14.0pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 150%; margin-bottom: 2.25pt; margin-left: 36.0pt; margin-right: 0cm; margin-top: 2.25pt;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-size: 18pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;MANIFESTASI KLINIS&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 115%; margin-left: 36.0pt; mso-list: l2 level1 lfo5; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit; font-size: 10pt; line-height: 115%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit; font-size: 14pt; line-height: 115%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;Riwayat melihat benda mengapung&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit; font-size: 10pt; line-height: 115%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit; font-size: 14pt; line-height: 115%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;Floater dipersepsikan sebagai titik-titik
hitam kecil/rumah laba-laba&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit; font-size: 10pt; line-height: 115%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit; font-size: 14pt; line-height: 115%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;Pasien akan melihat bayangan berkembang atau
tirai bergerak dilapang pandang ketika retina benar-benar terlepas dari epitel
berpigmen&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit; font-size: 10pt; line-height: 115%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit; font-size: 14pt; line-height: 115%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;Penurunan tajam pandangan sentral atau
hilangnya pandangan sentral menunjjukkan bahwa adanya keterlibatan makula&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 115%; margin-left: 36.0pt; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 5.0pt; mso-outline-level: 4;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 20pt;&quot;&gt;PENATALAKSANAAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 20pt;&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 5.0pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul type=&quot;disc&quot;&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 115%; mso-list: l1 level1 lfo1; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 16.0pt; line-height: 115%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Tirah baring dan aktivitas
     dibatasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 115%; mso-list: l1 level1 lfo1; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 16.0pt; line-height: 115%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Bila kedua mata dibalut, perlu
     bantuan orang lain untuk mencegah cidera&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 115%; mso-list: l1 level1 lfo1; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 16.0pt; line-height: 115%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Jika terdapat gelombang udara di
     dalam mata, posisi yang dianjurkan harus dipertahannkan sehingga kaas
     mampu memberikan tamponade yang efektif pada robekan retina&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 115%; mso-list: l1 level1 lfo1; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 16.0pt; line-height: 115%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Pasien tidak boleh terbaring
     terlentang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 115%; mso-list: l1 level1 lfo1; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 16.0pt; line-height: 115%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Dilatasi pupil harus
     dipertahankan untuk mempermudah pemeriksaan paska operasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 115%; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 115%; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 115%; margin-bottom: 5.0pt; mso-outline-level: 4;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 16pt; line-height: 115%;&quot;&gt;Cara
Pengobatannya:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 16pt; line-height: 115%;&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul type=&quot;disc&quot;&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 16pt; line-height: 115%;&quot;&gt;Prosedur laser&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 16pt; line-height: 115%;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
     &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 16pt; line-height: 115%;&quot;&gt;Untuk
     menangani ablasio retina eksudatif/serosa sehubungan dengan proses yang
     berhubungan dengan tumor atau inflamasi yang menimbulkan cairansubretina
     yang tanpa robekan retina.&lt;br /&gt;
     Tujuannya untuk membentuk jaringan parut pada retina sehingga
     melekatkannya ke epitel berpigmen.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 16.0pt; line-height: 115%;&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 115%; mso-list: l3 level1 lfo3; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14pt; line-height: 115%;&quot;&gt;Pembedahan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14pt; line-height: 115%;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
     Retinopati diabetika / trauma dengan
     perdarahan vitreus memerlukan pembedahan vitreus untuk mengurangi gaya
     tarik pada retina yang ditimbulkan.&lt;br /&gt;
     Pelipatan (buckling) sklera merupakan prosedur bedah primer untuk
     melekatkan kembali retina.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 115%; margin-bottom: 5.0pt; mso-outline-level: 4; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 16pt; line-height: 115%;&quot;&gt;KOMPLIKASI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-size: 16pt; line-height: 115%;&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 115%; margin-left: 36.0pt; mso-list: l4 level1 lfo4; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14pt; line-height: 115%;&quot;&gt;1.&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14pt; line-height: 115%;&quot;&gt;Komplikasi awal setelah pembedahan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 115%; margin-left: 72.0pt; mso-list: l4 level2 lfo4; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 72.0pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 10pt; line-height: 115%;&quot;&gt;o&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14pt; line-height: 115%;&quot;&gt;Peningkatan TIO&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 115%; margin-left: 72.0pt; mso-list: l4 level2 lfo4; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 72.0pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 10pt; line-height: 115%;&quot;&gt;o&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14pt; line-height: 115%;&quot;&gt;Glaukoma&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 115%; margin-left: 72.0pt; mso-list: l4 level2 lfo4; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 72.0pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 10pt; line-height: 115%;&quot;&gt;o&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14pt; line-height: 115%;&quot;&gt;Infeksi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 115%; margin-left: 72.0pt; mso-list: l4 level2 lfo4; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 72.0pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 10pt; line-height: 115%;&quot;&gt;o&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14pt; line-height: 115%;&quot;&gt;Ablasio koroid&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 115%; margin-left: 72.0pt; mso-list: l4 level2 lfo4; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 72.0pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 10pt; line-height: 115%;&quot;&gt;o&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14pt; line-height: 115%;&quot;&gt;Kegagalan pelekatan retina&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 115%; margin-left: 72.0pt; mso-list: l4 level2 lfo4; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 72.0pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 10pt; line-height: 115%;&quot;&gt;o&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14pt; line-height: 115%;&quot;&gt;Ablasio retina berulang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 115%; margin-left: 36.0pt; mso-list: l4 level1 lfo4; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14pt; line-height: 115%;&quot;&gt;2.&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14pt; line-height: 115%;&quot;&gt;Komplikasi lanjut &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 115%; margin-left: 72.0pt; mso-list: l4 level2 lfo4; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 72.0pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 10pt; line-height: 115%;&quot;&gt;o&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14pt; line-height: 115%;&quot;&gt;Infeksi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 115%; margin-left: 72.0pt; mso-list: l4 level2 lfo4; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 72.0pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 10pt; line-height: 115%;&quot;&gt;o&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14pt; line-height: 115%;&quot;&gt;Lepasnya bahan buckling melalui konjungtiva atau erosi melalui
bola mata&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 115%; margin-left: 72.0pt; mso-list: l4 level2 lfo4; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 72.0pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 10pt; line-height: 115%;&quot;&gt;o&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14pt; line-height: 115%;&quot;&gt;Vitreo retinpati proliveratif (jaringan parut yang mengenai
retina)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 72.0pt; mso-list: l4 level2 lfo4; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 72.0pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;o&lt;span style=&quot;font-size: 7pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14pt;&quot;&gt;Kesalahan
refraksi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 72.0pt; mso-list: l4 level2 lfo4; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 72.0pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;o&lt;span style=&quot;font-size: 7pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14pt;&quot;&gt;astigmatisme&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://artikelkesehatandoc.blogspot.com/2013/11/ablasio-retina-penyebab-dan.html</link><author>noreply@blogger.com (GamerMerdeka)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgFytpp4XJQYlXPFe04vx7ITHb_4j99Kh4NiFr-839BM6yHnmT8GrMnb8oavAvreCBURAN09n-3zDJrNOfY0I2VDNVHGid4QexY6bOFgoR7lJnqdy3SlbJI_vm72vkPDRgofMc79PlANR8/s72-c/Ablasio-Retina.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6580464817866936230.post-2781901048581436109</guid><pubDate>Tue, 12 Nov 2013 04:21:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-11-11T20:28:39.271-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Dr. Umum</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Ginjal</category><title>Pencegahan Manjur GAGAL GINJAL KRONIK</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit; font-size: large;&quot;&gt;Apa sih ginjal itu?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;Ginjal
&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;merupakan organ penting dalam
tubuh dan berfungsi untuk membuang sampah metabolisme dan racun tubuh dalam
bentuk urin, yang kemudian dikeluarkan dari tubuh&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;APA ITU GAGAL
GINJAL KRONIK ?&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Britannic Bold&#39;, sans-serif; font-size: 16pt; line-height: 115%;&quot;&gt;CHRONIC KIDNEY DISEASE (CKD)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Britannic Bold&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 16.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-family: Rod; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: Batang; mso-fareast-language: EN-US;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;table cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: left; margin-right: 1em; text-align: left;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgk9byUqvkBEBgb2Q9qsaXhGfGN789ocuqu-Bj-5kQksPX6SmLc5xeTqCyw5UBKVh74iep74a0t9rHk9wqZz-NPUU_KMlfr7SNFHLurSGENCFth3XX2hkoGRuxQllOF9TvfgVqpO-f0mcU/s1600/pencegahan-gagal-ginjal.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;GAGAL GINJAL KRONIK&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;239&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgk9byUqvkBEBgb2Q9qsaXhGfGN789ocuqu-Bj-5kQksPX6SmLc5xeTqCyw5UBKVh74iep74a0t9rHk9wqZz-NPUU_KMlfr7SNFHLurSGENCFth3XX2hkoGRuxQllOF9TvfgVqpO-f0mcU/s320/pencegahan-gagal-ginjal.jpg&quot; title=&quot;GAGAL GINJAL KRONIK&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;i&gt;GAGAL GINJAL KRONIK&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Gagal
ginjal kronik merupakan gangguan fungsi ginjal yang progresif dan irreversible,
yang menyebabkan kemampuan tubuh gagal untuk mempertahankan metabolisme dan
keseimbangan cairan maupun elektrolit, sehingga timbul gejala uremia (retensi
urea dan sampah nitrogen lain dalam darah)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;TANDA DAN GEJALA GAGAL GINJAL KRONIK&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpFirst&quot; style=&quot;margin-left: 21.3pt; mso-add-space: auto; mso-list: l1 level1 lfo2; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;1.&lt;span style=&quot;line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;Pada
lansia umumnya nonspesifik, terjadinya gejala dari gangguan lain, misalnya :
gagal ginjal kongestif dan demensia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpFirst&quot; style=&quot;margin-left: 21.3pt; mso-add-space: auto; mso-list: l1 level1 lfo2; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 115%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;2.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;text-indent: -18pt;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 115%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;Gejala sindrom nefrotik,
seperti edema dan proteinuria.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;margin-left: 21.3pt; mso-add-space: auto; mso-list: l1 level1 lfo2; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;3.&lt;span style=&quot;line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;Gejala dermatologi mencakup rasa
gatal yang par&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;ah
(pruritis).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;margin-left: 21.3pt; mso-add-space: auto; mso-list: l1 level1 lfo2; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;4.&lt;span style=&quot;line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;Gejala
gastrointestinal mencakup anoreksia, mual, muntah, dan cegukan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;margin-left: 21.3pt; mso-add-space: auto; mso-list: l1 level1 lfo2; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;5.&lt;span style=&quot;line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;Perubahan
neuromuskuler mencakup perubahan tingkat kesadaran, tidak mampu berkonsentrasi, rebutan otot, dan kejang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;margin-left: 21.3pt; mso-add-space: auto; mso-list: l1 level1 lfo2; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;6.&lt;span style=&quot;line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;Manifestasi kadiovaskuler mencakup hipertensi (akibat retensi cairan dan natrium dari aktivasi sistem renin
– angiotensi - aldosteron), gagal jantung kongestif, edema pulmoner&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;
(akibat cairan berlebih), dan perikarditis (akibat iritasi pada lapisan
perikardial oleh toksin uremik)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;margin-left: 21.3pt; mso-add-space: auto; mso-list: l1 level1 lfo2; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;b style=&quot;text-align: center; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;margin-left: 21.3pt; mso-add-space: auto; mso-list: l1 level1 lfo2; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;b style=&quot;text-align: center; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;FAKTOR RISIKO&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpFirst&quot; style=&quot;mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;1.&lt;span style=&quot;line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;Pasien dengan Diabetes Melitus atau hipertensi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;2.&lt;span style=&quot;line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;Obesitas&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;3.&lt;span style=&quot;line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;Kebiasaan konsumsi obat-obatan dan minuman suplemen&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;4.&lt;span style=&quot;line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;Perokok&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;5.&lt;span style=&quot;line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;Usia &amp;gt; 50 tahun&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;6.&lt;span style=&quot;line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;Riwayat keluarga dengan DM, hipertensi dan penyakit
ginjal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;KOMPLIKASI YANG
MUNGKIN MUNCUL&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpFirst&quot; style=&quot;mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;1.&lt;span style=&quot;line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;Hipertensi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;2.&lt;span style=&quot;line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;Hiperkalemia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;3.&lt;span style=&quot;line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;Anemia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;4.&lt;span style=&quot;line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;Asidosis metabolic&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;5.&lt;span style=&quot;line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;Osteodistropi ginjal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;6.&lt;span style=&quot;line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;Sepsis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;7.&lt;span style=&quot;line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;Neuropati perifer&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;















&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;8.&lt;span style=&quot;line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;Hiperuremia&amp;nbsp;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: white;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpFirst&quot; style=&quot;margin-left: 18.0pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;1.&lt;span style=&quot;line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;Pengobatan hipertensi ( makin rendah tekanan darah
makin kecil resiko penurunan fungsi ginjal)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;margin-left: 18.0pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;2.&lt;span style=&quot;line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;Pengendalian gula darah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;margin-left: 18.0pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;3.&lt;span style=&quot;line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;Pengendalian lemak darah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;margin-left: 18.0pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;4.&lt;span style=&quot;line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;Pengendalian anemia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;margin-left: 18.0pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;5.&lt;span style=&quot;line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;Hindari kebiasaan konsumsi obat-obatan dan minuman
suplemen&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;margin-left: 18.0pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;6.&lt;span style=&quot;line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;Stop merokok&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;margin-left: 18.0pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;7.&lt;span style=&quot;line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;Peningkatan aktivitas fisik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;margin-left: 18.0pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;8.&lt;span style=&quot;line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;Pengendalian berat badan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;















&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;( national kidney foundation, 2009 )&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiFLAN8fuHGFVcsK3JEp9TkE9usOx2rqTntwu6f98azc5YgBprzcfcIGDCWVtOYU8EWzOgs_ZdQYZ7syvVRsjBFOgHwrKEFLtf8UzQvy0q6QpQHudWly1d3VWkSA0I4V5jkt0HKZD120lM/s1600/fase+gagal+ginjal.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;GAGAL GINJAL KRONIK&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiFLAN8fuHGFVcsK3JEp9TkE9usOx2rqTntwu6f98azc5YgBprzcfcIGDCWVtOYU8EWzOgs_ZdQYZ7syvVRsjBFOgHwrKEFLtf8UzQvy0q6QpQHudWly1d3VWkSA0I4V5jkt0HKZD120lM/s400/fase+gagal+ginjal.jpg&quot; title=&quot;GAGAL GINJAL KRONIK&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;b style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;BAGAIMANA PENCEGAHANNYA?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;br /&gt;Bahan Makanan
yang Dianjurkan &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;Default&quot; style=&quot;margin-left: 36.0pt; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Sumber &lt;b&gt;Karbohidrat&lt;/b&gt;: nasi, bihun, mie,
makaroni, jagng, roti, kwethiau, kentang, tepung-tepungan, madu, sirup, permen,
dan gula. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;Default&quot; style=&quot;margin-left: 36.0pt; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Sumber &lt;b&gt;Protein Hewani&lt;/b&gt;: telur, susu, daging,
ikan, ayam. Bahan Makanan Pengganti Protein Hewani &amp;nbsp;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;Default&quot; style=&quot;margin-left: 36.0pt; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Sumber &lt;b&gt;Lemak&lt;/b&gt;: minyak kelapa, minyak jagung,
minyak kedele, margarine rendah garam, mentega. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;Default&quot; style=&quot;margin-left: 36.0pt; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Sumber &lt;b&gt;Vitamin dan Mineral&lt;/b&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;right&quot; class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Semua
sayur dan buah, kecuali jika pasien mengalami hipekalemi perlu menghindari buah
dan sayur tinggi kalium dan perlu pengelolaan khusus yaitu dengan cara merendam
sayur dan buah dalam air hangat selama 2 jam, setelah itu air rendaman dibuang,
sayur/buah dicuci kembali dengan air yang mengalir dan untuk buah dapat dimasak
menjadi stup buah/coktail buah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;line-height: 115%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;Default&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Bahan
Makanan yang Dihindari &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;Default&quot; style=&quot;margin-left: 36.0pt; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Sumber Vitamin dan
Mineral &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;Default&quot; style=&quot;margin-left: 36.0pt; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Hindari &lt;b&gt;sayur dan buah tinggi kalium&lt;/b&gt; jika
pasien mengalami hiperkalemi. Bahan makanan tinggi kalium diantaranya adalah
bayam, gambas, daun singkong, leci, daun pepaya, kelapa muda, pisang, durian,
dan nangka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;Default&quot; style=&quot;margin-left: 36.0pt; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Hindari/batasi &lt;b&gt;makanan tinggi natrium&lt;/b&gt; jika pasien
hipertensi, udema dan asites. Bahan makanan tinggi natrium diantaranya adalah
garam, vetsin, penyedap rasa/kaldu kering, makanan yang diawetkan, dikalengkan
dan diasinkan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://artikelkesehatandoc.blogspot.com/2013/11/pencegahan-manjur-gagal-ginjal-kronik.html</link><author>noreply@blogger.com (GamerMerdeka)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgk9byUqvkBEBgb2Q9qsaXhGfGN789ocuqu-Bj-5kQksPX6SmLc5xeTqCyw5UBKVh74iep74a0t9rHk9wqZz-NPUU_KMlfr7SNFHLurSGENCFth3XX2hkoGRuxQllOF9TvfgVqpO-f0mcU/s72-c/pencegahan-gagal-ginjal.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6580464817866936230.post-9187950713222102081</guid><pubDate>Mon, 11 Nov 2013 01:31:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-11-11T20:31:30.108-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Anak</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Artikel Kesehatan</category><title>ALERGI OBAT: BISAKAH DIPREDIKSI?</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
ALERGI OBAT: BISAKAH DIPREDIKSI?&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
dr. Wistiani, SpA(K), MSi Med&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
Kepala Divisi Alergi-Imunologi&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
Departemen Ilmu Kesehatan Anak RSUP Dr. Kariadi/FK UNDIP&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Reaksi simpang karena obat merupakan masalah penting dalam dunia kesehatan; hal ini banyak dihadapi oleh para dokter dalam praktek sehari-hari. Alergi obat merupakan salah satu reaksi simpang obat yang sering dibicarakan; merupakan fenomena klinis kompleks karena sulit diprediksi, manifestasi klinis yang beragam yang dapat melibatkan beberapa organ dengan tampilan dari yang sederhana hingga fatal, atau tatalaksananya yang memerlukan tahapan evaluasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dilaporkan angka kejadiannya meliputi 10-20% pada pasien yang dirawat di rumah sakit dan mencapai hingga 25% pada pasien rawat jalan. Angka tersebut masih dianggap “belum akurat” mengingat beberapa kejadiannya tidak teridentifikasi dengan baik atau bahkan adanya kecurigaan “overdiagnosis”. Disamping itu pemberian label alergi obat yang tidak berdasarkan pada tatalaksana diagnosis yang baik sering menyebabkan penghindaran obat tertentu sepanjang hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Reaksi simpang obat didefinisikan sebagai setiap respon yang muncul terhadap paparan obat yang bersifat membahayakan yang seharusnya tidak terjadi pada pemberian dengan dosis sesuai yang direkomendasikan, yang digunakan untuk kepentingan profilaksis, diagnosis, atau terapi dari suatu penyakit atau modifikasinya sesuai fungsi fisiologis (kriteria World Health Organization/WHO).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan kemungkinan terjadinya, reaksi simpang obat diklasifikan menjadi: (a) reaksi tipe A yaitu reaksi yang muncul sebagai akibat dari efek farmakologis obat, dapat diprediksi, dan tergantung pada dosis. Misalnya terjadi akibat dosis yang tidak akurat (terlalu kecil atau terlalu besar atau lama), interaksi antar obat (gangguan farmakokinetik), efek samping (aminoglikosida yang bersifat toksik bagi ginjal), atau efek sekunder misalnya perubahan flora normal usus akibat penggunaan antibiotika. Tipe ini meliputi 80% reaksi simpang obat; (b) dan reaksi tipe B yaitu reaksi akibat penggunaan obat yang tidak dapat diprediksikan sebelumnya, tidak tergantung pada dosis, lebih jarang terjadi namun dampaknya cukup berat dengan kemungkinan kematian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;Dalam kriteria ini termasuk didalamnya reaksi alergi atau hipersensitifitas (dengan mediator sistem imun) pada individu yang tersensitisasi, dan non-alergi seperti reaksi psikogenik, dan intoleransi. Tipe ini meliputi 15-20% kasus reaksi simpang obat. Reaksi alergi obat atau hipersensitifitas obat adalah reaksi imunologis tubuh terhadap obat yang didahului dengan paparan obat, yang terjadi pada orang yang sensitif. Jenis obat yang paling sering menimbulkan alergi diantaranya antibiotika golongan β-laktam, obat anti-inflamasi non-steroid, anti-epilepsi, dan zat radio-kontras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;Apa saja faktor risiko alergi obat?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
(1) Faktor obat: karakteristik alamiah obat meliputi berat molekul dan rumus kimiawinya; derajat paparan meliputi dosis, durasi dan frekuensi pemberian; reaksi silang; dan jenis atau cara masuknya obat. Obat bersifat alergenik (memicu respon alergi atau hipersensitivitas) bila berat molekulnya besar (&amp;gt;1000 D). Pemberian secara berulang atau terputus-putus lebih berisiko menimbulkan sensitisasi daripada pemberian yang berlangsung tanpa jeda. Aplikasi topikal berisiko sensitisasi, dan pemberian secara parenteral berisiko imunogenik.&lt;/blockquote&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
(2) Faktor pejamu: wanita lebih sering terkena dibandingkan laki-laki (65-70% dibanding 30-35%), namun tergantung pula pada umur, jenis reaksi yang ditemui (jenis yang melibatkan reaksi kulit 35% lebih banyak ditemui pada wanita). Polimorfisme genetik yang merubah metabolisme obat atau respon imun dengan dampak reaksi simpang obat; sebuah studi epidemiologi menunjukkan faktor risiko terhadap hipersensitivitas obat abacavir didapatkan pada ras Kaukasia. Penyakit penyerta seperti AIDS memiliki risiko 10-100 kali lebih tinggi untuk menunjukkan reaksi kulit terhadap paparan obat misalnya kotrimoksasol.&lt;br /&gt;
Bagaimana obat dapat memicu munculnya reaksi alergi?&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi6YyJ-h29iU4zTaviOmPhbLAiaLVyVcTAzJ0RRCnRvmnWkmPRVbkrjElvJs1tebZj8_zgJwuAwSTnqrBe4AWhJchERMDuAg2kbzJb92wF5aRGA9kz-hfgLK7FRA1VmqbrtrSJC7bXnZUI/s1600/bintik+merah+akibat+alergi+obat.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;img alt=&quot;ALERGI OBAT&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi6YyJ-h29iU4zTaviOmPhbLAiaLVyVcTAzJ0RRCnRvmnWkmPRVbkrjElvJs1tebZj8_zgJwuAwSTnqrBe4AWhJchERMDuAg2kbzJb92wF5aRGA9kz-hfgLK7FRA1VmqbrtrSJC7bXnZUI/s320/bintik+merah+akibat+alergi+obat.jpg&quot; title=&quot;ALERGI OBAT&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;i&gt;ALERGI OBAT&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
Obat akan memicu suatu reaksi imunologis dalam bentuk multivalent; diawali dengan respon imun spesifik (sensitisasi) dan diikuti dengan aktivasi (fungsi efektor); biasanya terjadi pada zat dengan berat molekul yang besar dengan epitop (tempat ikatan molekul dengan sel imun) yang banyak. Untuk obat dengan berat molekul rendah (&amp;lt;1kDa) seperti golongan penisilin akan berikatan dengan molekul pada permukaan sel membentuk ikatan kompleks hapten-pembawa yang memicu respon imun spesifik terhadap obat. Jenis obat yang lain harus dimetabolisir melalui proses enzimatik di hati atau sel keratinosit kulit untuk diaktivasi menjadi bentuk yang reaktif sebelum terjadi respon imun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;Disamping itu terjadi reaksi bioinaktivasi, oleh karena faktor genetik atau lingkungan; proses keseimbangan bioaktivasi dan inaktivasinya terganggu sehingga terjadi peningkatan produk metabolit obat yang bersifat reaktif atau penurunan eliminasi produk tersebut; dengan dampak meliputi ikatan produk metabolit obat yang reaktif dengan makromolekul sehingga terjadi kerusakan sel tubuh, atau berikatan dengan asam nukleat sehingga menghasilkan produk gen yang berubah, atau kemungkinan berikatan dengan molekul yang lebih besar membentuk kompleks imunogenik dan memicu munculnya respon imun tubuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Reaksi alergi diklasifikasikan berdasarkan reaksi respon imun yang terjadi menjadi: (a) reaksi hipersensitivitas yang dimediasi oleh antibody spesifik IgE terhadap obat tertentu, (b) jenis sitotoksik, (c) reaksi kompleks imun dengan mediator antibody spesifik IgG atau IgM, dan (d) reaksi hipersensitivitas tipe lambat dengan mediator sel limfosit T spesifik. Gejala alergi obat yang muncul bervariasi tergantung pada mekanisme yang melatarbelakanginya, dan gejala tersebut bisa melibatkan banyak sistem organ. Untuk tipe alergi dengan mediator IgE ditandai dengan munculnya reaksi yang cepat setelah paparan, gejala antara lain pada kulit berupa urticaria (“biduran”), bengkak, pada saluran pernapasan ditandai dengan sesak napas kadang disertai napas berbunyi (“mengi”), atau fatal berupa syok anafilaksis. Tipe yang tidak diperantarai IgE menunjukkan gejala yang bersifat lebih lambat, gejala di kulit berupa bercak kemerahan menyerupai bercak pada campak (“morbiliform”), atau bentuk yang berat berupa Syndroma Steven Johnson (SSJ),&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toxic Epidermal Necrolysis (TEN). Organ lain yang terkena meliputi hati dengan memberikan gambaran menyerupai penyakit hepatitis (kuning, gangguan fungsi hati); pada ginjal menunjukkan gejala nefritis; dapat pula memberikan gambaran anemi, atau jumlah trombosit yang menurun. Pemberian obat diindikasikan sesuai penyakit yang melatarbelakangi; ketika muncul tampilan di kulit setelah paparan obat harus dicermati bahwa tidak selalu tampilan tersebut karena alergi obat, tapi ada kemungkinan memang karena penyakitnya yang baru menampakkan gejala beberapa hari kemudian. Sehingga untuk setiap kecurigaan terhadap alergi obat seharusnya dikonsultasikan kepada dokter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah ada test yang bisa dilakukan untuk memprediksi alergi obat?&lt;br /&gt;
Uji kulit merupakan uji tapis yang banyak dilakukan untuk mengenali alergen (zat yang menyebabkan alergi) antara lain untuk makanan, tungau (pada debu rumah), serpihan binatang, serbuk bunga, atau obat. Setelah alergen dapat diidentifikasi atau dikonfirmasi maka ditindaklanjuti dengan penghindaran agar gejala serupa tidak muncul lagi ketika terpapar oleh zat yang sama. Penghindaran tersebut bisa bersifat sementara atau menetap tergantung pada berat ringannya gejala yang muncul; oleh sebab itu evaluasi sangat penting. Ada beberapa jenis uji kulit, yang paling banyak dilakukan adalah uji cukit kulit (skin prick test), uji tempel (patch test), dan uji intradermal; masing-masing uji kulit tersebut dilakukan untuk jenis alergi yang berbeda-beda karena tiap uji tersebut memiliki mekanisme kerja yang berbeda, misalnya uji cukit kulit dilakukan pada jenis alergi yang tampilannya dimediasi oleh IgE. Untuk deteksi alergi obat tidak semua jenis obat bisa dilakukan uji kulit karena alergennya belum diketahui zat aktifnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu-satunya yang sudah dikenal adalah golongan penisilin (determinan mayor dan minor) itupun sulit didapatkan dalam klinik sehari-hari. Disamping itu untuk interpretasi hasil uji kulit harus dilakukan dengan cermat misalnya pada uji intradermal; reaksi berupa kulit yang kemerahan pada daerah uji tersebut harus bisa dibedakan apakah benar mekanisme alergi ataukah karena iritasi lokal. Selain itu uji kulit yang hasilnya negatif tidak selalu berarti bahwa penderita tidak mengalami alergi obat; kalau yang dilakukan adalah uji kulit untuk alergi yang dimediasi oleh IgE sementara penderita rentan alergi namun jenis yang tidak diperantarai IgE (misalnya Sindroma Steven Johnson), maka hasil ujinya negatif (negatif palsu, false negative).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Faktor penyulit lain dalam menegakkan alergi obat adalah seringkali obat yang dikonsumsi lebih dari 1 jenis.&lt;br /&gt;
Melihat mekanisme alergi obat yang kompleks, penyulit yang muncul, serta kemungkinan “misinterpretasi”, uji tapis terhadap obat tidak direkomendasikan dilakukan secara rutin melainkan atas indikasi yang berdasarkan riwayat atau manifestasi sebelumnya yang jelas. Apabila terbukti alergi obat (setelah melalui mekanisme identifikasi yang sahih dan ilmiah) maka informasi lengkap harus diberikan pada penderita dan dicatat pada catatan medik rumah sakit atau menggunakan tanda pengenal khusus. Apabila tidak ada alternatif lain untuk obat tertentu sementara obat itu adalah satu-satunya pilihan sesuai dengan jenis penyakit yang diderita maka bisa dilakukan desensitisasi obat; untuk hal ini harus dilakukan atas pengawasan dokter khusus yang menangani hal seperti ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua konsumsi obat harus dibawah pengawasan dokter, dan dikonsumsi sesuai dengan anjuran dan peraturan khusus yang menyertai seperti dosis, dan lamanya penggunaan. Penggunaan obat yang rasional dan informasi obat yang akurat merupakan salah satu cara pencegahan alergi obat, disamping kepatuhan penderita mengenai hal tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://artikelkesehatandoc.blogspot.com/2013/11/alergi-obat-bisakah-diprediksi-dr.html</link><author>noreply@blogger.com (GamerMerdeka)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi6YyJ-h29iU4zTaviOmPhbLAiaLVyVcTAzJ0RRCnRvmnWkmPRVbkrjElvJs1tebZj8_zgJwuAwSTnqrBe4AWhJchERMDuAg2kbzJb92wF5aRGA9kz-hfgLK7FRA1VmqbrtrSJC7bXnZUI/s72-c/bintik+merah+akibat+alergi+obat.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6580464817866936230.post-1981574421106031882</guid><pubDate>Thu, 07 Nov 2013 07:21:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-11-06T23:21:16.714-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Jantung</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Jantung Koroner</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Penyakit Jantung</category><title>Tanya Jawab Pasien Jantung </title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 14.0pt; line-height: 115%;&quot;&gt;Tanya Jawab SEMINAR Jantung
Sehat RSUP Dr. Kariadi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhpoA7UJ0H_e27ltmkjjgVi3jnNhcfIy5b3FA8aM-HeXHuOpMSZUN_kYG2sa7cNi5mz730JvCqNtQQmvfcyQdQaKWII0XlmLGP1M7QWBDOOC9iJP3zDU__hrGNXdVv0ZZvXzG3CWtNbSM8/s1600/tanya-jawab-pasien-penyakit-jantung.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Tanya Jawab Pasien Jantung &quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;266&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhpoA7UJ0H_e27ltmkjjgVi3jnNhcfIy5b3FA8aM-HeXHuOpMSZUN_kYG2sa7cNi5mz730JvCqNtQQmvfcyQdQaKWII0XlmLGP1M7QWBDOOC9iJP3zDU__hrGNXdVv0ZZvXzG3CWtNbSM8/s400/tanya-jawab-pasien-penyakit-jantung.JPG&quot; title=&quot;Tanya Jawab Pasien Jantung &quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;i&gt;Tanya Jawab Pasien Jantung&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;

&lt;table border=&quot;1&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;MsoTableGrid&quot; style=&quot;border-collapse: collapse; border: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-themecolor: text1; mso-padding-alt: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-yfti-tbllook: 1184;&quot;&gt;
 &lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;
  &lt;td rowspan=&quot;2&quot; style=&quot;border: solid black 1.0pt; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 19.6pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;26&quot;&gt;
  &lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;&quot;&gt;
1.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-left: none; border: solid black 1.0pt; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 48.9pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;65&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;i&gt;Tanya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-left: none; border: solid black 1.0pt; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 92.75pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;124&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Bpk. Sukamto.&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;Cepiring Kendal&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-left: none; border: solid black 1.0pt; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 300.9pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;401&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
: 1. Apa gejala spesifik dari penyakit jantung ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&amp;nbsp; 2.
  Bagaimana cara mengantisipasi serangan jantung mendadak?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&amp;nbsp; 3.
  Bagaimana cara menjaga jantung agar tetap sehat ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 48.9pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;65&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;i&gt;Jawab&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 92.75pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;124&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Dr. Sungkar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 300.9pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;401&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
: 1. Ada gejala kunci yang harus diwaspadai yaitu
  nyeri dada,&amp;nbsp; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
  sesak nafas dan pingsan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; 2. Jika
  ada serangan jantung harus segera dibawa ke rumah &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
  sakit semakin cepat tindakan yang dilakukan semakin besar &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; pula
  kesempatan untuk tertolong.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; 3.
  melakukan gaya hidup sehat, dengan tidak menjadi orang &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; tipe
  &quot;A&quot; yang selalu terburu-buru dan cenderung tidak sabar. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
  Berusahalah sabar dan santai dalam menghadapi sesuatu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
  Hindari rokok, kopi dan makanan berlemak lainnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
  &lt;td rowspan=&quot;2&quot; style=&quot;border-top: none; border: solid black 1.0pt; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 19.6pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;26&quot;&gt;
  &lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;&quot;&gt;
2.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 48.9pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;65&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;i&gt;Tanya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 92.75pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;124&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Ibu Sri Handini &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;i&gt;Wonosari &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;i&gt;Semarang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 300.9pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;401&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
-Saya sering mengalami nyeri di dada sebelah
  kiri, dan akibat nyeri dada ini saya pernah pingsan, untuk mengatasi rasa
  nyeri ini saya kerokan dan bisa merasa lebih baik, apakah nyeri ini merupakan
  gejala penyakit jantung?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 48.9pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;65&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;i&gt;Jawab&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 92.75pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;124&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Dr. Sungkar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 300.9pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;401&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
-Untuk memastikan apakah benar gejala tersebut
  merupakan gejala penyakit jantung,&amp;nbsp;
  perlu dilakukan pemeriksaan jantung dan tes kebugaran, misalnya eco
  dan treadmill. karena faktor nyeri bisa disebabkan banyak hal. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
  &lt;td rowspan=&quot;2&quot; style=&quot;border-top: none; border: solid black 1.0pt; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 19.6pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;26&quot;&gt;
  &lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;&quot;&gt;
3.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 48.9pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;65&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;i&gt;Tanya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 92.75pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;124&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Sumiati&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 300.9pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;401&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
-Saya adalah pasien jantung RSUP Dr. Kariadi,
  selama ini saya rutin kontrol, menurut informasi penderita jantung harus
  meminum obat terus, kapan saya boleh berhenti mengkonsumsi obat-obatan
  tersebut?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
-Anak saya remaja berusia 25 th, sudah cek Mvp
  apakah perlu tindakan lebih lanjut?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 48.9pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;65&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;i&gt;Jawab &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 92.75pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;124&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Dr. Sungkar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 300.9pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;401&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
-Pembuluh darah yang mengalami kerusakan dan
  penyempitan apabila belum diapasang pipa atau operasi&amp;nbsp; harus tetap didukung obat agar tetap dapat
  bekerja dengan baik, dengan harapan mengikis lapisan yang mengendap di
  pembuluh darah tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
-berusahalah untuk berolahraga secara rutin, dan
  makanan harus dijaga, konsumsilah makanan yang sehat dengan menghindari
  lemak, makanan berminyak dan tidak merokok.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
  &lt;td rowspan=&quot;2&quot; style=&quot;border-top: none; border: solid black 1.0pt; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 19.6pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;26&quot;&gt;
  &lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;&quot;&gt;
4&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 48.9pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;65&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;i&gt;Tanya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 92.75pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;124&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Laras&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 300.9pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;401&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
-Bagaimana kondisi kesehatan kita apabila sering
  berada diatara perokok atau sering disebut sebagai perokok pasif?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
-Bagaimana mengecek kondisi janin atau jantung
  janin untuk memastikan kesehatannya, karena selama ini pemeriksaan hanya
  lewat USG dan EKG&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 48.9pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;65&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;i&gt;Jawab&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 92.75pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;124&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Dr. A. Priyatno&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 300.9pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;401&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
-70% asap rokok yang masuk ke paru-paru akan
  tetap tertinggal. jadi apabila sering menjadi perokok pasif, risikonya juga
  besar. Oleh karena itu hindari sebisa mungkin lingkungan yang tidak mendukung
  kesehatan jantung kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
-sekarang ada EKG khusus janin, untuk itu kita
  dapat mengetahui kesehatan jantung janin dengan alat tersebut&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
  &lt;td rowspan=&quot;2&quot; style=&quot;border-top: none; border: solid black 1.0pt; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 19.6pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;26&quot;&gt;
  &lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;&quot;&gt;
5&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 48.9pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;65&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;i&gt;Tanya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 92.75pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;124&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Sufaati&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;i&gt;Pati&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 300.9pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;401&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
-Saya mempunyai penyakit jantung tetapi juga
  mengalami pengapuran pada lutu saya, Langkah apa yang harus dilakukan untuk
  mengurangi pengapuran tersebut dengan kondisi kesehatan jantung saya
  tersebut?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
-Olah raga apa yang sesuai dengan kondisi
  tersebut?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 48.9pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;65&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;i&gt;Jawab&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 92.75pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;124&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Dr. A. Priyatno&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 300.9pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;401&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
-harus diperiksa terlebih dahulu apakah ada
  kelainan struktur pada tulang yang mengalami pengapuran, sehingga
  penanganannya juga tepat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
-yang perlu diperhatikan adalah apakah pola makan
  selama ini sudah benar dan diperhatikan dengan baik?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
Sekarang ini banyak sekali jenis olahraga yang
  bisa di pilih untuk penderita seperti ibu,&amp;nbsp;
  misalnya senam jantung.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
  &lt;td rowspan=&quot;2&quot; style=&quot;border-top: none; border: solid black 1.0pt; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 19.6pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;26&quot;&gt;
  &lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;&quot;&gt;
6&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 48.9pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;65&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;i&gt;Tanya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 92.75pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;124&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Vivi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 300.9pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;401&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
Ayah saya terkena stroke sudah 4 bulan dan tidak
  ada pergerakan di bagian tubuh sebelah kiri. Apakah hal tersebut terjadi
  akibat&amp;nbsp; ayah saya mempunyai&amp;nbsp; penyakit jantung?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 48.9pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;65&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;i&gt;Jawab&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 92.75pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;124&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Dr. Sungkar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 300.9pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;401&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
Stroke terjadi karena ketidakmampuan jantung
  memompa darah ke daerah tubuh yang mengalami stroke. Jadi kemampuan jantung
  dalam memompa darah pada ayah mbak vivi tesebut telah menurun. Untuk
  mengatasi hal tersebut biasanya kita beri obat pengencer darah agar tidak
  terjadi penggumpalan darah yang mengakibatkan penyumbatan pembuluh darah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
  &lt;td rowspan=&quot;2&quot; style=&quot;border-top: none; border: solid black 1.0pt; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 19.6pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;26&quot;&gt;
  &lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;&quot;&gt;
7&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 48.9pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;65&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;i&gt;Tanya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 92.75pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;124&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Harwan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
Mranggen, Demak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 300.9pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;401&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
Saya penderita penyakit jantung,selama ini sudah
  memakai ring dan selama ini tetap berusaha hidup sehat dan tidak merokok
  apakah masih bisa tersumbat lagi?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 48.9pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;65&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;i&gt;Jawab&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 92.75pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;124&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Dr. Sungkar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 300.9pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;401&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
Saya tidak tahu persis apa yang sudah dilakukan
  bapak selama ini, tetapi untuk memastikan kesehatan jantung bisa dilakukan
  tes manual, misalnya apakah kita masih mampu berjalan sejauh satu kilometer
  tanpa bersusah payah, dll. namun yang perlu diperhatikan adalah menghindari
  stres. Karena faktor stres inilah yang sering membuat para penderita jantung
  kambuh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
  &lt;td rowspan=&quot;2&quot; style=&quot;border-top: none; border: solid black 1.0pt; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 19.6pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;26&quot;&gt;
  &lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;&quot;&gt;
8&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 48.9pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;65&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;i&gt;Tanya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 92.75pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;124&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Tidak menyebutkan Nama&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 300.9pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;401&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
-Anak saya cewek berumur 17 th mempunyai berat
  badan antara 70-75 Kg, dengan tinggi badan 169, dengan aktivitas yang banyak
  duduk atau kurang sekali aktivitas gerak, apakah berat badan anak saya masih
  bisa bertambah? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
-Bagaimana cara menghentikan berat badan tersebut
  agar tidak naik lagi?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 48.9pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;65&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;i&gt;Jawab&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 92.75pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;124&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Dr. Mexitalia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 300.9pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;401&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
Seorang anak dengan umur 17 tahun tingginya sudah
  mulai mencapai titik tertingginya. biasanya penambahannya hanya sedikit.
  mengingat usia anak ibu sudah dewasa, perlu adanya kesadaran dari dalam diri
  anak itu sendiri untuk melakukan diet, atau usaha untuk menurunkan badan,
  misalnya saja berusaha untuk menghentikan kebiasaan ngemil.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
  &lt;td rowspan=&quot;2&quot; style=&quot;border-top: none; border: solid black 1.0pt; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 19.6pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;26&quot;&gt;
  &lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;&quot;&gt;
9&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 48.9pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;65&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;i&gt;Tanya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 92.75pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;124&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Subekti&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
Wonosari&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 300.9pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;401&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
Umur saya 45 th, degan riwayat orangtua punya
  penyakit jantung. Keluhan saya selama ini adalah seperti tercekik, apalagi
  kalau berjalan agak menanjak, rasanya nafas tidak sampai keparu-paru hanya berhenti
  di tenggorokan. saya meminta penjelasan dengan keadaan kesehatan saya ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 48.9pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;65&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;i&gt;Jawab&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 92.75pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;124&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Dr. Sungkar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
  &lt;td style=&quot;border-bottom: solid black 1.0pt; border-left: none; border-right: solid black 1.0pt; border-top: none; mso-border-alt: solid black .5pt; mso-border-bottom-themecolor: text1; mso-border-left-alt: solid black .5pt; mso-border-left-themecolor: text1; mso-border-right-themecolor: text1; mso-border-themecolor: text1; mso-border-top-alt: solid black .5pt; mso-border-top-themecolor: text1; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; width: 300.9pt;&quot; valign=&quot;top&quot; width=&quot;401&quot;&gt;
  &lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
Terjadinya perubahan-perubahan pembuluh darah
  memerlukan waktu, yang tadinya ringan dan biasa lama kelamaan keluhannya akan
  bertambah dengan intensitas semakin sering. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
Oleh karena itu, penting sekali mengetahui adanya
  kasus hipertensi atau keluhan lain yang kita alami, agar kita cepat tertolong
  dan terhindar dari penyakit jantung.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://artikelkesehatandoc.blogspot.com/2013/11/tanya-jawab-pasien-jantung.html</link><author>noreply@blogger.com (GamerMerdeka)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhpoA7UJ0H_e27ltmkjjgVi3jnNhcfIy5b3FA8aM-HeXHuOpMSZUN_kYG2sa7cNi5mz730JvCqNtQQmvfcyQdQaKWII0XlmLGP1M7QWBDOOC9iJP3zDU__hrGNXdVv0ZZvXzG3CWtNbSM8/s72-c/tanya-jawab-pasien-penyakit-jantung.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6580464817866936230.post-8111362091001427606</guid><pubDate>Mon, 04 Nov 2013 03:49:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-11-03T19:49:57.394-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Epilepsi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Saraf</category><title>5 Gangguan Fungsi Otak Yang Berakibat Fatal </title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Otak merupakan organ untuk berpikir yang dapat terganggu oleh berbagai sebab seperti stroke. Bagian tertentu otak mempunyai fungsi khusus. Fungsi luhur merupakan fungsi integritas tertinggi otak yang menghubungkan manusia dengan sekitarnya.&lt;br /&gt;
Fungsi luhur &lt;i&gt;(Fungsi Otak)&lt;/i&gt; antara lain meliputi fungsi-fungsi :&lt;br /&gt;
&lt;table cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: right; margin-left: 1em; text-align: right;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiPP5Ed5Q8paafuzfi_vr6hf3gEUyNbUmJmb1MXWCvTsMOaaAqSn7zVO0Js4ba5hjgUgp0TEImCxlUftaI0Q2NETXIISL52KSu1OTFNWxEW1FjBTnkY9Y6pkxpLpXWENvneGD_90oE1GPA/s1600/Gangguan+Fungsi+Otak.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Fungsi Otak&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;213&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiPP5Ed5Q8paafuzfi_vr6hf3gEUyNbUmJmb1MXWCvTsMOaaAqSn7zVO0Js4ba5hjgUgp0TEImCxlUftaI0Q2NETXIISL52KSu1OTFNWxEW1FjBTnkY9Y6pkxpLpXWENvneGD_90oE1GPA/s320/Gangguan+Fungsi+Otak.jpg&quot; title=&quot;Fungsi Otak&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;i&gt;Dokter RSUP Dr. Kariadi sedang melakukan&lt;br /&gt;Pemeriksaan Fungsi Luhur&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;bahasa&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;visuospasial &amp;nbsp;(orientasi ruang)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;memori&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;atensi dan konsentrasi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;fungsi eksekutif&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gangguan fungsi luhur&amp;nbsp;&lt;i&gt;(Fungsi Otak)&amp;nbsp;&lt;/i&gt;dapat bersifat fokal/parsial (sebagian) atau global (menyeluruh). Gangguan fungsi luhur yang berat adalah demensia (pikun). &amp;nbsp;Pikun dapat disebabkan oleh semua penyakit yang mengganggu fungsi otak, seperti: stroke, infeksi, tumor, degeneratif (penurunan kondisi), epilepsi , cedera kepala, dll.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demensia merupakan gangguan fungsi kognitif menyeluruh otak yang ditandai antara lain dengan gangguan fungsi memori. Biasanya diawali dengan memori jangka pendek lalu diikuti ingatan jangka menengah dan panjang. Kondisi itu disertai satu atau lebih gangguan fungsi kognitif lain: kemampuan berbahasa, orientasi, bertindak secara berencana, berhitung, dan pengenalan benda. Demensia bersifat progresif dan ingatan sulit dikembalikan bila sudah derajat berat. Karena itu diperlukan deteksi dini demensia atau kepikunan agar bisa ditangani sedini mungkin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapa yang harus menjalani pemeriksaan &lt;i&gt;Fungsi Otak&lt;/i&gt;?&lt;br /&gt;
Dibawah ini adalah seseorang yang wajib memeriksakan fungsi luhur jika ada indikasi atau mempunyai riwayat beberapa gangguan kesehatan, diantaranya :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;Gangguan memori / gangguan fungsi luhur&amp;nbsp;&lt;i&gt;(Fungsi Otak)&lt;/i&gt;&amp;nbsp;lainnya oleh sebab apapun&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pernah stroke&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Hipertensi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Diabetes Mellitus&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Penyakit jantung&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Penyakit ginjal&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Cedera kepala&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Epilepsi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tumor otak&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Depresi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Worried Well (sadar periksa)&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://artikelkesehatandoc.blogspot.com/2013/11/5-gangguan-fungsi-otak-yang-berakibat.html</link><author>noreply@blogger.com (GamerMerdeka)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiPP5Ed5Q8paafuzfi_vr6hf3gEUyNbUmJmb1MXWCvTsMOaaAqSn7zVO0Js4ba5hjgUgp0TEImCxlUftaI0Q2NETXIISL52KSu1OTFNWxEW1FjBTnkY9Y6pkxpLpXWENvneGD_90oE1GPA/s72-c/Gangguan+Fungsi+Otak.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6580464817866936230.post-863421224122119521</guid><pubDate>Tue, 29 Oct 2013 11:12:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-10-29T04:14:18.970-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kandungan</category><title>Rahasia Dahsyat ASI Eksklusif Bagi Bayi</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Artikel kesehatan di bawah ini mengungkap rahasia besar manfaat pemberian ASI ekslusif terhadap bayi.&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Apa sih ASI Eksklusif itu? Asi eksklusif adalah &amp;nbsp;Sang Ibu hanya memberikan ASI saja terhadap bayinya. Ini berarti juga bahwa bayi tidak diberi air putih, teh, minuman ramuan, cairan lain, maupun makanan selama 6 bulan pertama usianya.&lt;br /&gt;
&lt;table cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: right; margin-left: 1em; text-align: right;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgoHChtLfXTxpp5uw1b8RPg_Ir9Ude-jzxnNkV-F1Vpaur1U-NY9Lm8Ym3Ep9G6uo_Kg54jWUB_ZMgNTLBASjTQiTqEHF6j83keWjA4FEgePZi1qWMRkgpORt_0au7esLqXaKAuVJI3gm8/s1600/Asi+Eksklusif.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;ASI Eksklusif&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgoHChtLfXTxpp5uw1b8RPg_Ir9Ude-jzxnNkV-F1Vpaur1U-NY9Lm8Ym3Ep9G6uo_Kg54jWUB_ZMgNTLBASjTQiTqEHF6j83keWjA4FEgePZi1qWMRkgpORt_0au7esLqXaKAuVJI3gm8/s320/Asi+Eksklusif.jpg&quot; title=&quot;ASI Eksklusif&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;i&gt;Susu Botol mungkin meringankan sang ibu,&lt;br /&gt;&amp;nbsp;namun sangat merugikan sang bayi&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Apakah Asi eksklusif aman bagi bayi? padahal ia tidak makan? Sering pertanyaan ini terselip dibenak para orang tua yang enggan melaksanakan asi ekskluif ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Padahal sejumlah fakta dibalik asi Eksklusif ini adalah:&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;ASI terdiri dari 88% air&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Setiap kali ibu menyusui bayinya, bayi memperoleh air melalui ASI.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;ASI mengandung semua yang diperlukan untuk menghilangkan rasa haus dan membuat bayi merasa kenyang.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;ASI adalah makanan dan minuman terbaik bagi bayi agar tumbuh kuat &amp;amp; sehat&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Lala jika ibu tidak memberikan asi eksklusif, apakah ada dampak buruknya? jawabnya adalah YA.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
berikut alasannya :&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;&amp;nbsp; Menghambat produksi ASI&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&amp;nbsp;&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Memperlambat proses pemulihan setelah nifas&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&amp;nbsp;&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Tumbuh kembang bayi tidak sesuai dengan batas normal&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&amp;nbsp;&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Tidak terbentuknya kekebalan imun pada bayi&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;Segi positif dari pemberian ASI Eksklusif ini bagi sang bayi adalah :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;ASI memberi semua energi dan gizi (nutrisi) yang dibutuhkan bayi selama 6 bulan pertama hidupnya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mengurangi tingkat kematian bayi yang disebabkan berbagai penyakit yang umum menimpa anak-anak seperti diare dan radang paru,serta mempercepat pemulihan bila sakit dan membantu menjarangkan kelahiran&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;Waktu Pemberian ASI&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div align=&quot;center&quot; class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: center; text-autospace: ideograph-numeric;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpFirst&quot; style=&quot;margin-left: 13.5pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-autospace: ideograph-numeric; text-indent: -13.5pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;color: #1f1a17; font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-bidi-font-weight: bold; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;*&quot; height=&quot;13&quot; src=&quot;file:///C:/Users/asus/AppData/Local/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image001.gif&quot; width=&quot;13&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot; style=&quot;color: #1f1a17; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: SV; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;Jika &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot; style=&quot;color: #1f1a17; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: SV; mso-fareast-font-family: Frutiger-Light;&quot;&gt;bayinya
haus, maka harus&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot; style=&quot;color: #1f1a17; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN; mso-fareast-font-family: Frutiger-Light;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot; style=&quot;color: #1f1a17; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: SV; mso-fareast-font-family: Frutiger-Light;&quot;&gt;segera
disusui.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;SV&quot; style=&quot;color: #1f1a17; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN; mso-fareast-font-family: Frutiger-Light;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;color: #1f1a17; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN; mso-fareast-font-family: Frutiger-Light;&quot;&gt;Dengan
demikian bayi akan mendapat semua cairan yang dibutuhkannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;margin-left: 13.5pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-autospace: ideograph-numeric;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;margin-left: 13.5pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-autospace: ideograph-numeric; text-indent: -13.5pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;color: #1f1a17; font-family: Symbol; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-family: Symbol; mso-bidi-font-weight: bold; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;*&quot; height=&quot;13&quot; src=&quot;file:///C:/Users/asus/AppData/Local/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image001.gif&quot; width=&quot;13&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;; font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;color: #1f1a17; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN; mso-fareast-font-family: Frutiger-Bold;&quot;&gt;Lebih
sering ibu &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;color: #1f1a17; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN; mso-fareast-font-family: Symbol;&quot;&gt;menyusui&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;color: #1f1a17; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN; mso-fareast-font-family: Frutiger-Bold;&quot;&gt;
bayinya, lebih banyak ASI yang diproduksi,&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;color: #1f1a17; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN; mso-fareast-font-family: Frutiger-Light;&quot;&gt;dan
ini berarti akan tersedia &amp;nbsp;lebih banyak
cairan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;color: #1f1a17; font-family: &amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN; mso-fareast-font-family: Frutiger-Light;&quot;&gt; untuk bayinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://artikelkesehatandoc.blogspot.com/2013/10/rahasia-dahsyat-asi-eksklusif-bagi-bayi.html</link><author>noreply@blogger.com (GamerMerdeka)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgoHChtLfXTxpp5uw1b8RPg_Ir9Ude-jzxnNkV-F1Vpaur1U-NY9Lm8Ym3Ep9G6uo_Kg54jWUB_ZMgNTLBASjTQiTqEHF6j83keWjA4FEgePZi1qWMRkgpORt_0au7esLqXaKAuVJI3gm8/s72-c/Asi+Eksklusif.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6580464817866936230.post-4564743771683123757</guid><pubDate>Mon, 28 Oct 2013 06:53:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-10-27T23:53:23.993-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Pernafasan</category><title>Cara Mujarab Mencegah Penyakit Timur Tengah</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Bagi anda yang habis naik haji atau sekedar traveling ke timur tengah, maka anda harus waspada terhadap &lt;b&gt;penyakit timur tengah &lt;/b&gt;yang bisa menyerang orang indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: right; margin-left: 1em; text-align: right;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhIXsKYcirbXvLd-UQP5Mega8XFuAKbYtoeJyw5UK16Z8bYz1klm9URgnuZaguuhtD6pCqhRaSlbdNII38rcK3UH4b-NOHzlH_nXcBbFmRb9-SLnopgWra-fn49ekmovxkXhdM41fwpNyg/s1600/MERS-CoV+Penyakit+Timur+Tengah.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Pencegahan  MERS-CoV&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;213&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhIXsKYcirbXvLd-UQP5Mega8XFuAKbYtoeJyw5UK16Z8bYz1klm9URgnuZaguuhtD6pCqhRaSlbdNII38rcK3UH4b-NOHzlH_nXcBbFmRb9-SLnopgWra-fn49ekmovxkXhdM41fwpNyg/s320/MERS-CoV+Penyakit+Timur+Tengah.jpg&quot; title=&quot;Pencegahan  MERS-CoV&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small; text-align: left;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;i&gt;MERS-CoV ditemukan pertama kali di Arab Saudi&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Penyakit itu sering disebut MERS-CoV&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;u&gt;MERS-CoV (Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus)&lt;/u&gt;&lt;/b&gt; merupakan suatu penyakit menular yang disebabkan oleh korona virus yang menyerang saluran pernafasan pertama kali ditemukan di daerahTimur Tengah sehingga disebut Middle East Respiratory Syndrome (penyakit sindrom pernafasan yang berasal dari negara Timur Tengah).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penderita MERS-CoV ditemukan pertama kali di Arab Saudi pada bulan September 2012 dan sampai saat ini telah terjadi 77 kasus, 40 diantaranya meninggal dunia (data WHO,26 juni 2013).Sebagian besar kasus (62 kasus) ditemukan di Arab Saudi, 3 kasus di Italia, 3 kasus di Inggris Raya, 2 kasus di Perancis, 2 kasus di Yordania, 2 kasus di Qatar, 2 kasus di Tunisia, 1 kasus di Uni Emirat Arab.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Penularan Penyakit Timur Tengah&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Penyakit ini bisa ditularkan melalui kontak langsung dengan penderitaMERS-CoV, melaluidroplet/percikan cairan batuk/bersin, paparan lingkungan yang terkontaminasi, serta &amp;nbsp;menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang terpapar &lt;b&gt;MERS-CoV.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;MERS-CoV &lt;/b&gt;tidak sama dengan virus penyebab penyakit sindrom pernafasan akut berat (SARS), tetapi mirip dengan virus korona yang terdapat pada kelelawar. Melihatjumlahkorbanhinggasaatini, virus tersebuttergolongvirus yang mematikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;FAKTA TENTANG PENYAKIT MERS-CoV&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;Semua kasus penderita &lt;b&gt;MERS-CoV&lt;/b&gt; memiliki riwayat perjalanan atau hubungan ke negara Timur Tengah baik langsung maupun tidak langsung. Wisatawan yang berkunjung ke Timur Tengah telah membawa infeksi ke negara lain.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sampai saat ini Badan Kesehatan Dunia (WHO) belum mengeluarkan peringatan kesehatan/ larangan perjalanan ke setiap negara yang terjangkit &lt;b&gt;MERS-CoV&lt;/b&gt;.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sejauh ini belum ada vaksin dan pengobatan yang spesifik terhadap &lt;b&gt;MERS-CoV&lt;/b&gt;.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;Gejala&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;Penyakit Timur Tengah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara Umum gejala &lt;b&gt;MERS-CoV&amp;nbsp;&lt;/b&gt;adalah sbb:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;&amp;nbsp;&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Demam&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&amp;nbsp;&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Batuk&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&amp;nbsp;&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Nafas pendek/ sesak nafas&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&amp;nbsp;&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Pada beberapa kasus dalam waktu singkat dapat terjadi gangguan pernafasan berat yang berujung pada kematian.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;PENCEGAHAN PENYAKIT BERBAHAYA DARI TIMUR TENGAH&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
1.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Selalu cuci tangan dengan menggunakan air dan sabun, atau dengan disinfektan terutama setelah batuk, bersin, dan menggunakan toilet. Jangan lupa untuk mencuci tangan sebelum dan setelah memegang atau menyiapkan makanan.&lt;br /&gt;
2.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Sedapat mungkin hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan, karena dapat menularkan virus setelah menyentuh benda/ zat yang terkontaminasi virus.&lt;br /&gt;
3.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Hindari kontak secara dekat dengan orang yang sedang menderita sakit, termasuk berciuman atau menggunakan alat makan/minum bersama.&lt;br /&gt;
4.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Tutuplah hidung dan mulut dengan tisu ketika batuk atau bersin dan segera buang tisu tersebut ke tempat sampah, serta gunakan masker untuk pencegahan penyakit.&lt;br /&gt;
5.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Jalani pola hidup sehat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, diantaranya dengan makan makanan yang bergizi, mengkonsumsi daging yang telah dimasak dan buah atau sayuran yang telah dicuci, olah raga, istirahat yang cukup, hindari rokok, menjaga kebersihan lingkungan, menghindari tempat umum yang bersirkulasi buruk, dsb.&lt;br /&gt;
6.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Bagi yang melakukan perjalanan ke negara Timur Tengah (jemaah haji/umrah), waspadai jika terjadi demam atau gejala gangguan saluran pernafasan bagian bawah, seperti batuk atau sesak nafas dalam kurun waktu 14 hari sesudah perjalanan, maka segera periksakan ke dokter. Dan selalu gunakan masker untuk mengantisipasi penularan virus terutama di pusat-pusat keramaian.&lt;br /&gt;
7.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Bagi Jemaah haji/umrah disarankan untuk selalu menggunakan masker di tempat-tempa tumum (keramaian).&lt;/div&gt;
</description><link>http://artikelkesehatandoc.blogspot.com/2013/10/cara-mujarab-mencegah-penyakit-timur.html</link><author>noreply@blogger.com (GamerMerdeka)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhIXsKYcirbXvLd-UQP5Mega8XFuAKbYtoeJyw5UK16Z8bYz1klm9URgnuZaguuhtD6pCqhRaSlbdNII38rcK3UH4b-NOHzlH_nXcBbFmRb9-SLnopgWra-fn49ekmovxkXhdM41fwpNyg/s72-c/MERS-CoV+Penyakit+Timur+Tengah.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6580464817866936230.post-3822993050742010135</guid><pubDate>Mon, 28 Oct 2013 05:08:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-10-27T22:08:39.328-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kandungan</category><title>Cara Aman Menolong Kelahiran Spontan</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Sebelum kita membahas lebih jauh tentang artikel kesehatan kelahiran spontan ini,mari kita pahami dahulu arti kelahiran spontan. Apakah Kelahiran spontan itu?&lt;br /&gt;
Kelahiran spontan adalah proses kelahiran dengan tenaga atau kekuatan ibu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
APA SAJA YANG PERLU DIPERHATIKAN PADA KELAHIRAN SPONTAN ?&lt;br /&gt;
1.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Memahami gejala dan tanda kelahiran / persalinan spontan, meliputi :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;Ibu merasa ingin meneran bersamaan dengan adanya kontraksi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Perenium menonjol.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Vulva vagina dan sfingter ani (anus) membuka.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Peningkatan pengeluaran lendir bercampur darah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Terlihatnya sebagian kepala bayi melalui intoitus vagina.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Persiapan Penolong Persalinan&lt;br /&gt;
Pastikan selalu prinsip pencegahan infeksi yang di anjurkan termasuk mencuci tangan, memakai sarung tangan dan perlengkapan pelindung pribadi seperti sarung tangan, pelengkap pelindung diri, persiapan tempat persalinan, peralatan dan lingkungan untuk kelahiran bayi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Persiapan ibu dan keluarga&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;Anjurkan agar ibu selalu di damping oleh keluarga selama proses persalinan dan kelahiran bayi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Anjurkan keluarga ikut terlibat membantu ibu untuk berganti posisi, melakukan rangsangan taktil, memberikan makan dan minum dan memberikan dukungan serta semangat selama proses persalinan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bantu ibu untuk memilih posisi yang nyaman saat meneran.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Membersihkan jalan lahir (vagina dan perenium) ibu&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pastikan kandung kemih ibu sudah kosong, apabila masih penuh bantu ibu untuk dapat berkemih ke kamr mandi dengan posisi berdiri jika di perlukan&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
4.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Membimbing ibu untuk meneran&lt;br /&gt;
Tunggu sampai bu merasa adanya dorongan spontan untuk meneran dan tetap memantau kondisi ibu dan bayi.&lt;br /&gt;
5.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Menolong kelahiran bayi&lt;br /&gt;
6.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Pemantauan selama kelahiran spontan&lt;br /&gt;
Kondisi ibu, bayi dan kemajuan persalinan harus selalu dipantau secara berkala dan ketat selama berlangsung kelahiran spontan, meliputi :&lt;br /&gt;
a.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Nadi setiap 30 menit&lt;br /&gt;
b.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Frekwensi dan lama kontraksi setiap 30 detik&lt;br /&gt;
c.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;DJJ setiap 5 – 10 menit&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
d.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Penurunan kepala bayi setiap 30 detik dan periksa dalam 60 menit atau jika ada indikasian.&lt;br /&gt;
e.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Lihat warna cairan ketuban jika cairan ketuban sudah pecah (jernih, keruh, bercampur mekonium atau darah).&lt;br /&gt;
f.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Apakah ada tali pusat yang terlihat di samping atau dimuka&lt;br /&gt;
g.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Putaran paksi luar segera setelah bayi lahir.&lt;br /&gt;
h.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Catat semua hasil pemeriksaan&lt;br /&gt;
Manajemen Aktif Kala Tiga&lt;br /&gt;
Tujuan untuk menghasilkan kontraksi uterus yang lebih efektif sehingga dapat mencegah perdarahan dan mengurangi kehilangan darah persalinan.&lt;br /&gt;
Keuntungan-keuntungan manajemen aktif kala tiga:&lt;br /&gt;
•&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Persalinan kala tiga yang lebih singkat&lt;br /&gt;
•&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Mengurangi jumlah kehilangan darah&lt;br /&gt;
•&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Mengurangi kejadian retensio plasenta&lt;br /&gt;
Manajemen aktif kala tiga terdiri dari tiga langkah utama:&lt;br /&gt;
•&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Pemberian suntikan oksitosin dalam 1menit pertama setelah bayi lahir.&lt;br /&gt;
•&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Pastikan tidak ada bayi lain (undiagnosed twin)didalam uterus&lt;br /&gt;
•&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Melakukan penegangan tali pusat terkendali&lt;br /&gt;
•&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Masase fundus uteri&lt;br /&gt;
•&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Serahkan bayi yang telah terbungkus kain pada ibu untuk inisiasi menyusu dini dan kontak kulit bayi dengan ibu&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemantauan kala IV&lt;br /&gt;
•&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Evaluasi kontraksi uterus serta tinggi fudus utri dengan meletakkan jari tangan melintang dengan pusat sebagai patokan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
•&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Perkiraan kehilangan darah dan periksa adanya robekan (laserasi atau episiotomi)&lt;br /&gt;
•&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Evaluasi keadaan ibu (TD,Nadi,Suhu,respirasi)&lt;br /&gt;
•&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Dokumentasi semua temuan selama persalinan pada partograf.&lt;/div&gt;
</description><link>http://artikelkesehatandoc.blogspot.com/2013/10/cara-aman-menolong-kelahiran-spontan.html</link><author>noreply@blogger.com (GamerMerdeka)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6580464817866936230.post-3488953838874109522</guid><pubDate>Sat, 26 Oct 2013 03:04:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-10-25T20:04:18.307-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kulit</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Skabies</category><title>Cara Manjur Mengobati Gudik (Skabies) </title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;MsoBodyText&quot; style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 112%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;Artikel Kesehatan Tentang Gudikan (skabies)&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Apa anda pernah &amp;nbsp;Gudikan (Skabies) &amp;nbsp;adalah
penyakit kulit menular yang disebabkan oleh &lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Sarcoptes scabiei&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt; varian hominis (sejenis kutu, tungau), ditandai
dengan keluhan gatal, terutama pada malam hari dan ditularkan melalui kontak
langsung atau tidak langsung melalui alas tempat tidur dan pakaian.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;table cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: right; margin-left: 1em; text-align: right;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgiL_wfncn-ZQ3LmzqRpbZIlEoA6QcnHBbDQNHlD66Zm58EKZj5pGxNEMiIXSWfyvImzTybSly0lO3MqimT5SblgpOMNILWqrzC9wrm5SFZlhDYXwKbSLeIsOdI8VdU-aHmyy1ulZchH5E/s1600/gudikan.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Penyakit Gudikan (skabies)&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgiL_wfncn-ZQ3LmzqRpbZIlEoA6QcnHBbDQNHlD66Zm58EKZj5pGxNEMiIXSWfyvImzTybSly0lO3MqimT5SblgpOMNILWqrzC9wrm5SFZlhDYXwKbSLeIsOdI8VdU-aHmyy1ulZchH5E/s1600/gudikan.png&quot; title=&quot;Penyakit Gudikan (skabies)&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;i&gt;Penyakit Gudikan (skabies)&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;div class=&quot;MsoBodyText&quot; style=&quot;margin-top: 0cm;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 112%;&quot;&gt;Tanda-tanda Gudikan&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 112%;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Keluhan utama pada penderita
skabies (gudik) adalah:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoBodyText&quot; style=&quot;margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 36.0pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list 36.0pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;·&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Rasa
gatal terutama waktu malam hari.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoBodyText&quot; style=&quot;margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 36.0pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list 36.0pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;·&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Tonjolan
kulit (lesi) berwarna putih keabu-abuan sepanjang sekitar 1 cm.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoBodyText&quot; style=&quot;margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 36.0pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list 36.0pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;·&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Kadang
disertai nanah karena infeksi kuman akibat garukan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;







&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoBodyText&quot; style=&quot;margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 36.0pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list 36.0pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;·&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Terdapat
anngota keluarga yg memiliki keluhan yang sama.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoBodyText&quot; style=&quot;margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 36.0pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list 36.0pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h1&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit; font-size: small;&quot;&gt;&lt;u&gt;Cara berkembang biak dan penularan:&lt;br /&gt;
&lt;/u&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;Setelah membuahi kutu betina maka
si pejantan mati. Kutu betina yang sudah dibuahi akan membuat liang terowongan
di kulit, kemudian bertelor sekitar 40-50 butir telor, dan akan menetas setelah
sekitar 3-5 hari. Hasil penetasan (larva) kutu tersebut keluar ke permukaan
kulit dan tumbuh menjadi kutu dewasa dalam waktu sekitar 16-17 hari. (referensi
lain menyebutkan 10-14 hari&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;
&lt;div class=&quot;MsoBodyText&quot; style=&quot;margin-bottom: .0001pt; margin: 0cm;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Lokasi paling sering di sela-sela jari
tangan, telapak tangan, pergelangan tangan, siku, ketiak, daerah payudara,
sekitar pusar dan perut bagian bawah, sekitar kelamin dan pantat. Sedangkan
pada bayi dan anak-anak dapat mengenai wajah, sela-sela jari kaki dan telapak
kaki.&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoBodyText&quot; style=&quot;margin-bottom: .0001pt; margin: 0cm;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoBodyText&quot; style=&quot;margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 36.0pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list 36.0pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;·&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Kontak langsung, kontak seksual&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoBodyText&quot; style=&quot;margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 36.0pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list 36.0pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;·&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;Secara tidak langsung&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt; melalui bekas duduk, sprei (alas) tempat tidur
serta pakaian.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoBodyText&quot; style=&quot;margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 36.0pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list 36.0pt; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;









&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoBodyText&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;BodyText1&quot;&gt;
&lt;u&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Pengobatan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;BodyText1&quot; style=&quot;margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 36.0pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;ü&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Pengobatan
ditujukan pada pemberantasan kutu Sarcoptes scabiei dan mengurangi keluhan
gatal serta penyulit yang timbul karena garukan.&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoBodyText&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;BodyText1&quot; style=&quot;margin-left: 36.0pt; mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;ü&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Antibiotika
dapat digunakan jika ada infeksi sekunder, misalnya bernanah di area yang
terkena (sela-sela jari, kelamin, dll) akibat garukan.&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;BodyText1&quot; style=&quot;margin-left: 36.0pt; mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;left&quot; class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;u&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 112%;&quot;&gt;Tips
&amp;amp; Anjuran&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style=&quot;margin-top: 0cm;&quot; type=&quot;disc&quot;&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list 36.0pt; text-align: left;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 112%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Periksakan ke Puskesmas, dokter, dokter spesialis
     kulit atau Rumah sakit setempat bila menjumpai penyakit ini untuk
     mendapatkan pengobatan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list 36.0pt; text-align: left;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 112%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Cuci semua baju dan alas tidur (sprei atau
     sejenisnya) dengan air panas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list 36.0pt; text-align: left;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 112%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Mandi teratur dengan sabun.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list 36.0pt; text-align: left;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 112%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Apabila ada yang sakit Skabies (gudik), periksakan
     semua anggota keluarga yang kontak dengan penderita. Jika ternyata
     menderita skabies, obati semuanya secara serempak agar tidak terjadi
     penularan ulang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list 36.0pt; text-align: left;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;IN&quot; style=&quot;line-height: 112%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Bagi para guru atau Ustadz yang mendapati murid atau
     santrinya sakit Skabies (gudik) hendaknya menganjurkan kepada murid atau
     santrinya untuk berobat secara serempak di Puskesmas terdekat atau
     poliklinik Kulit Rumah Sakit setempat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit; line-height: 112%;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://artikelkesehatandoc.blogspot.com/2013/10/cara-manjur-mengobati-gudik-skabies.html</link><author>noreply@blogger.com (GamerMerdeka)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgiL_wfncn-ZQ3LmzqRpbZIlEoA6QcnHBbDQNHlD66Zm58EKZj5pGxNEMiIXSWfyvImzTybSly0lO3MqimT5SblgpOMNILWqrzC9wrm5SFZlhDYXwKbSLeIsOdI8VdU-aHmyy1ulZchH5E/s72-c/gudikan.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6580464817866936230.post-7101830364099909464</guid><pubDate>Thu, 24 Oct 2013 05:42:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-10-23T22:53:31.982-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Artikel Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Jantung</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kardiovaskular</category><title>3 Pencegahan Penyakit Kardiovaskular </title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;b&gt;Artikel Kesehatan kali ini akan mengulas&amp;nbsp;&lt;span style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;Usaha untuk pencegahan penyakit kardiovaskular&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;Sebelum membahas tentang penyakit kardiovaskular, mari kita mengingat kembali apa itu sistem kardiovaskular.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;Sistem kardiovaskular adalah suatu sistem organ yang berfungsi memindahkan zat ke dan dari sel. Sistem ini juga menolong stabilisasi suhu dan pH tubuh.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;table cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: right; margin-left: 1em; text-align: right;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjjQN8aaim1dkpPuG8bGAEboqlPLTNcPse94hMVDwx9wsACTZWvFGUDNrkv8wKP1LxqVECpRYHKpTcsrNgTSKkv189arVYF5xSHsymmShr4Ut7lF8uwkuvZiW574-Z586K9FEKve-bKYmc/s1600/Kardiovaskular.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Sistem Kardiovaskular yang mengalami penumpukan&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjjQN8aaim1dkpPuG8bGAEboqlPLTNcPse94hMVDwx9wsACTZWvFGUDNrkv8wKP1LxqVECpRYHKpTcsrNgTSKkv189arVYF5xSHsymmShr4Ut7lF8uwkuvZiW574-Z586K9FEKve-bKYmc/s1600/Kardiovaskular.jpg&quot; title=&quot;Sistem Kardiovaskular yang mengalami penumpukan&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;i&gt;Kardiovaskular&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;span style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;Tugas utama dari sistem kardiovaskular adalah&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Pertama, darah mengangkut oksigen dari paru-paru ke sel dan karbon dioksida dalam arah yang berlawanan.&amp;nbsp;&lt;span style=&quot;text-align: justify; text-indent: 48px;&quot;&gt;Kedua, yang diangkut dari nutrisi yang berasal pencernaan seperti lemak, gula dan protein dari saluran pencernaan dalam jaringan masing-masing untuk mengonsumsi, sesuai dengan kebutuhan mereka, diproses atau disimpan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;text-align: justify; text-indent: 48px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;Metabolit yang dihasilkan atau produk limbah (seperti urea atau asam urat) yang kemudian diangkut ke jaringan lain atau organ-organ ekskresi (ginjal dan usus besar). Juga mendistribusikan darah seperti hormon, sel-sel kekebalan tubuh dan bagian-bagian dari sistem pembekuan dalam tubuh.&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;jadi kita akan tahu apa akibatnya apabila sistem tersebut terganggu, terlebih bahwa sistem kardiovaskular berpusat pada jantung.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;Di Indonesia angka kematian karena penyakit kardiovaskular makin meningkat, berdasarkan SKRT tahun 1980 menduduki urutan ketiga (9,9%), tahun 1986 urutan kedua (9,7%), dan tahun 1992 telah menduduki urutan pertama sebagai penyebab kematian bagi penduduk usia lebih dari 45 tahun yaitu sebanyak 16,4%. Pada SKRT tahun 1995 penyakit sistem kardiovaskular sebanyak 24,5% lebih tinggi dari penyakit infeksi sebesar 22,5%; dibanding SKRT tahun 1992, proporsi penyakit sistem sirkulasi ini meningkat cukup pesat, bahkan diperkirakan pada tahun 2009 penyakit pembuluh darah ini tetap menduduki urutan pertama sebagai penyebab kematian di Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;Untuk itu, tindakan medis akan lebih mengacu pada cara agar&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;text-indent: 48px;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;text-indent: 48px;&quot;&gt;penyakit ini&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;text-indent: 36pt;&quot;&gt;dapat dikendalikan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36.0pt;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;1. Pencegahan Primordial&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt;	&lt;/span&gt;Adalah usaha-usaha yang dilakukan sejak saat seorang wanita hamil dengan cara memeriksakan kehamilannya secara teratur untuk menghindari kemungkinan terkenanya penyakit jantung pada anak seperti infeksi oleh karena toxoplasma, german measles, lingkungan yang menyebabkan stress pada ibu yang akan berpengaruh pada janinnya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;2. Pencegahan Primer&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt;	&lt;/span&gt;Usaha-usaha yang dilakukan sebelum terjadinya penyakit jantung dengan memodifikasi faktor-faktor risiko yang dapat diubah seperti obesitas, merokok, sedentary life style, hipertensi, diabetes, dislipidemia dan lain-lainnya.&lt;br /&gt;
Ada berbagai cara pencegahan primer dengan mengontrol atau modifikasi berbagai faktor risiko Penyakit jantung koroner yang dimiliki yaitu:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt;	&lt;/span&gt;Berhenti merokok&lt;br /&gt;
Seseorang yang berhenti merokok setelah 15 tahun, risiko terkena serangan jantung turun seperti orang yang tak pernah merokok.&lt;br /&gt;
-&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt;	&lt;/span&gt;Melakukan latihan atau aktifitas fisik secara teratur dengan target latihan 30 menit tiap latihan dan dilakukan 5 x/minggu&lt;br /&gt;
-&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt;	&lt;/span&gt;Memiliki berat badan ideal dengan target Indeks Masa Tubuh 18,5 – 22,5 &amp;nbsp;dan lingkar metabolic &amp;lt; 35 inch pada wanita dan &amp;lt; 40 inch pada laki-laki&lt;br /&gt;
-&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt;	&lt;/span&gt;Diet dengan asupan garam, karbohidrat dan lemak yang dikurangi, asupan buah, sayuran dan ikan yang cukup&lt;br /&gt;
-&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt;	&lt;/span&gt;Mengontrol kadar gula darah pada penderita diabetes yaitu dengan target HbA1C &amp;lt; 6,5 %&lt;br /&gt;
-&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt;	&lt;/span&gt;Mengontrol tekanan darah dengan target &amp;lt; 140/90 atau &amp;lt;130/80 mmHg pada penderita diabetes&lt;br /&gt;
-&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt;	&lt;/span&gt;Mengontrol kadar lemak darah dengan target kadar LDL &amp;lt; 100 mmHg, trigliserida &amp;lt; 150 mg/dl dan HDL &amp;gt; 40 mg/dl&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;3. Pencegahan Sekunder&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt;	&lt;/span&gt;Pencegahan Sekunder adalah usaha-usaha pencegahan apabila seseorang pernah mengalami serangan jantung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada berbagai cara pencegahan sekunder pasien dengan riwayat serangan jantung yaitu dengan tetap melakukan usaha-usaha pencegahan primer dan usaha-usaha lainnya seperti latihan fisik aerobik dengan intensitas sedang setidaknya 5 kali/minggu, program rehabilitasi yang diawasi ketat pada pasien risiko tinggi, diet dan mengurangi berat badan, kontrol Lemak darah dengan pemberian obat penurun kolesterol Statin pada semua pasien tanpa kontraindikas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berapapun kadar kolestrolnya, dimulai segera untuk mencapai target &amp;nbsp;LDL &amp;lt; 100 mg/dl, pengurangan LDL sampai &amp;lt; 70 mg/dl harus dipertimbangkan pada pasien risiko tinggi, perubahan gaya hidup lebih ditekankan bila kadar trigliserid &amp;gt; 150 mg/dl dan atau HDL &amp;lt; 40 mg/dl, suplemen Fibrat dan omega-3 harus dipertimbangkan pada pasien yang tidak tolerasi dengan statin, terutama bila kadar Trigliserida &amp;gt; 150 mg/dl, Kontrol tekanan darah dengan perubahan gaya hidup dan farmakoterapi untuk mencapai Target TD &amp;lt; 130 mm/Hg, pemberian aspirin dosis rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://artikelkesehatandoc.blogspot.com/2013/10/3-pencegahan-penyakit-kardiovaskular.html</link><author>noreply@blogger.com (GamerMerdeka)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjjQN8aaim1dkpPuG8bGAEboqlPLTNcPse94hMVDwx9wsACTZWvFGUDNrkv8wKP1LxqVECpRYHKpTcsrNgTSKkv189arVYF5xSHsymmShr4Ut7lF8uwkuvZiW574-Z586K9FEKve-bKYmc/s72-c/Kardiovaskular.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6580464817866936230.post-400175313991969160</guid><pubDate>Wed, 23 Oct 2013 06:40:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-10-22T23:43:33.079-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Artikel Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Gigi</category><title>Cara Menyikat Gigi Yang Benar</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;Bagaimana menyikat gigi yang baik dan benar?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Artikel kesehatan berikut akan mengulas tentang kesehatan gigi, sesuai dengan pertanyaan diatas, dalam menggosok gigi yang terpenting jangan tergesa-gesa, karena kita, manusia, memiliki 32 gigi yang harus dibersihkan sehingga bukan pekerjaan yang hanya 10 detik. Tempatkan sikat gigi pada sudut 45 derajat, gunakan gerakan melingkar, perlahan-lahan tarik dan masukan sikat gigi sepanjang permukaan gigi, atas, belakang, samping dan depan. Jangan lupa menyikat sepanjang garis gusi dan belakang gigi.&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: right; margin-left: 1em; text-align: right;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEheK-zKn2bfhal5KPV7mEjSFr47hQFbwbVx9Vdlvgm-ObIAl39CYeH8dLcYLanYQLqHM6XnP7KF3Gu3fUeP4i9eX3bfWHKw-GwinmzUwAbiGVANlcS2GDMJ02pSzhTMk_bLRWc7JGeOQlI/s1600/langkah+menyikat+gigi+yang+benar.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Langkah Menyikat Gigi yang benar&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;215&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEheK-zKn2bfhal5KPV7mEjSFr47hQFbwbVx9Vdlvgm-ObIAl39CYeH8dLcYLanYQLqHM6XnP7KF3Gu3fUeP4i9eX3bfWHKw-GwinmzUwAbiGVANlcS2GDMJ02pSzhTMk_bLRWc7JGeOQlI/s320/langkah+menyikat+gigi+yang+benar.jpg&quot; title=&quot;Langkah Menyikat Gigi yang benar&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;i&gt;Langkah Menyikat Gigi&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;Berapa LAMA sebaiknya menyikat gigi?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sikatlah gigi minimal dua kali sehari sebaiknya setelah makan selama tiga menit. Jika anda menyikat gigi tiga kali sehari itu jauh lebih baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&lt;i&gt;Mengenai kebersihan gigi, &amp;nbsp;yang harus diperhatikan sejak awal adalah, sikat gigi seperti apa yang sebaiknya dibeli, Kemajuan teknologi saat ini hampir merata di segala segi termasuk dalam bidang sikat gigi. Banyak perusahaan sikat gigi terus melakukan inovasi baik dari sisi pegangan hingga bulu-bulu sikat untuk mendapatlan sikat gigi yang ideal. Dari sikat gigi manual hingga sikat gigi elektrik. jika anda tahu bagaimana menyikat gigi yang baik, anda tidak membutuhkan sikat gigi yang banyak model untuk menjaga gigi tetap sehat.&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;Bagaimana Memilih Sikat GIGI Yang baik?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Apapun sikat gigi yang mejadi pilihan anda apakah sikat gigi yang lurus atau bengkok, manual atau elektrik, bermodel atau sederhana, sebaiknya pilihlah sikat gigi berkepala kecil dengan pegangan yang panjang. Bulu sikat lembut agar tidak merusak gigi dan gusi.&lt;br /&gt;
Yang kedua menurutnya, sebarapa sering harus menggganti sikat gigi. Sikat gigi yang sudah aus dengan bulu yang dah hampir rata tidak dapat membersihkan gigi dengan baik malah menjadi sarang bagi bakteri. Gantilah sikat gigi setiap tiga atau empat bulan atau sesegera jika bulu-bulunya tidak lagi lurus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;Jenis PASTA GIGI apa yang baik untuk gigi,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Berkaitan dengan pasta gigi, jenis pasta gigi yang anda gunakan tidaklah begitu penting. Anda dapat memakai pasta gigi apapun yang anda inginkan sejauh pasta gigi tersebut mengandung flouride.&lt;/div&gt;
</description><link>http://artikelkesehatandoc.blogspot.com/2013/10/cara-menyikat-gigi-yang-benar.html</link><author>noreply@blogger.com (GamerMerdeka)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEheK-zKn2bfhal5KPV7mEjSFr47hQFbwbVx9Vdlvgm-ObIAl39CYeH8dLcYLanYQLqHM6XnP7KF3Gu3fUeP4i9eX3bfWHKw-GwinmzUwAbiGVANlcS2GDMJ02pSzhTMk_bLRWc7JGeOQlI/s72-c/langkah+menyikat+gigi+yang+benar.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6580464817866936230.post-2410707210894614959</guid><pubDate>Wed, 23 Oct 2013 06:14:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-10-22T23:27:14.670-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Artikel Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Jiwa</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Saraf</category><title>5 Penyakit ini Disebabkan Oleh Stress</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Hidup dalam keadaan stres ternyata tidak hanya bisa mempengaruhi kemampuan berpikir dan daya ingat karena otak mengecil, tapi juga membuat daya tahan tubuh semakin buruk dan memudahkan penyakit masuk ke dalam tubuh. Penelitian mengungkapkan bahwa hormon stres seperti kortisol, akan&lt;br /&gt;
meningkatkan resiko untuk menderita hipertensi, penyakit jantung, dan &amp;nbsp;hormon stres juga akan membuat otak mengecil.&lt;br /&gt;
&lt;table cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: right; margin-left: 1em; text-align: right;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj74Hap8N5srZcLnWt9WepUPFOAyHuSwnuI8Q_Cyepsbcg5WRh0xqGMHGd_K5cXiI7vph8XTYJlUUzZFCXJZTGlBVmNf6fuHRBQ6Qbjpb84V10S6zlQVPsl5TJmeZWLweScQ-wLM6IS-dQ/s1600/5+penyakit+karena+stres.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Stress Pemicu Penyakit&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;320&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj74Hap8N5srZcLnWt9WepUPFOAyHuSwnuI8Q_Cyepsbcg5WRh0xqGMHGd_K5cXiI7vph8XTYJlUUzZFCXJZTGlBVmNf6fuHRBQ6Qbjpb84V10S6zlQVPsl5TJmeZWLweScQ-wLM6IS-dQ/s320/5+penyakit+karena+stres.jpg&quot; title=&quot;Stress Pemicu Penyakit&quot; width=&quot;284&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;i&gt;Stress memicu berbagai Penyakit&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
Hormon stres yang tinggi akan membuat daya ingat menurun dan hippokampus (bagian di otak) akan mengecil. Hippokampus ini merupakan bagian otak yang berfungsi dalam proses belajar dan daya ingat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penelitian yang dilakukan hingga 6 tahun ini, mengukur kadar kortisol dalam sekelompok orang dewasa. Ditemukan, orang yang mempunyai kadar kortisol yang tinggi secara terus menerus akan mempunyai test daya ingat yang lebih buruk dengan dengan orang yang mempunyai kadar kortisol rendah hingga sedang. Selain itu, paparan yang lama terhadap kadar kortisol yang tinggi akan membuat daerah hippokampus di otak, mengecil sebanyak 14%. Mungkin ini dapat menjelaskan mengapa pada beberapa orangtua menunjukkan daya ingat maupun kemampuan berpikir yang buruk, sedang orangtua lainnya menunjukkan&lt;br /&gt;
sebaliknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimana pengaruh kortisol terhadap anak-anak? Peneliti menemukan, peningkatan kortisol secara temporer mempengaruhi kemampuan berpikir dan daya ingat, tapi ini hanya terjadi secara temporer pula. Penelitian lain menunjukkan bahwa anak dan remaja yang berasal dari golongan sosial ekonomi lemah menunjukkan kadar hormon stres yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang berasal dari golongan sosial ekonomi yang lebih mampu. Ini menunjukkan bahwa stres dapat mempengaruhi fungsi otak, tanpa melihat pada usia. Dan stres dapat terjadi pada semua kelompok usia yang akan mempengaruhi fisik maupun mental&lt;br /&gt;
penderitanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, penelitian lain yang dilakukan oleh para peneliti dari Australia membuktikan bahwa ada kaitan ilmiah antara tekanan emosional dan sakit. Mulai dari masuk angin biasa hingga kanker. Kelompok peneliti dari Gervan Institute, Sydney, pekan lalu, mengumumkan mereka menemukan hormon yang dilepaskan ke tubuh saat orang dilanda stres, yakni neuropeptide Y (NPY) merongrong sistem kekebalan tubuh. Sehingga, membuat anda jatuh sakit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&lt;i&gt;&quot;Sampai kini ada bukti kuat kaitan antara otak dan sistem kekebalan. Namun pada saat ini kita telah mendapatkan koneksi itu, Saat stres, saraf melepaskan banyak NPY. Hormon itu masuk ke aliran darah, tempat hormon tersebut menghuni sel-sel dalam sistem kekebalan dan membinasakan patogen dalam tubuh. Bahwa stres membuat anda sakit kini bukan lagi suatu mitos. Itu kenyataan dan kita perlu menghadapinya dengan serius.&quot;&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;5 Penyakit ini memiliki kaitan dengan stres, antara lain :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;rhematoid arthritis&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;multiple scelerois&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;penyakit Crohn&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;diabates tipe 1&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;lupus&lt;/b&gt;. &amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
Solusi terbaik untuk jangka pendek adalah memerangi stres mereka. &quot;Hal terbaik yang dilakukan adalah menghilangkan stres dari kehidupan kita dengan cara mengorganisasi kembali cara hidup kita. Mengubah gaya hidup kita dan menggunakan berbagai cara, seperti yoga dan relaksasi,semampu kita.&lt;/div&gt;
</description><link>http://artikelkesehatandoc.blogspot.com/2013/10/5-penyakit-ini-disebabkan-oleh-stress.html</link><author>noreply@blogger.com (GamerMerdeka)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj74Hap8N5srZcLnWt9WepUPFOAyHuSwnuI8Q_Cyepsbcg5WRh0xqGMHGd_K5cXiI7vph8XTYJlUUzZFCXJZTGlBVmNf6fuHRBQ6Qbjpb84V10S6zlQVPsl5TJmeZWLweScQ-wLM6IS-dQ/s72-c/5+penyakit+karena+stres.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6580464817866936230.post-7306152499859928784</guid><pubDate>Tue, 22 Oct 2013 05:47:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-10-21T22:55:25.785-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Artikel Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kandungan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kulit</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Pasca Melahirkan</category><title>Cara Jitu Mengencangkan Kulit Pasca Melahirkan</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Tahukah anda bahwa masa &lt;b&gt;pasca melahirkan&lt;/b&gt;&amp;nbsp;seorang ibu menghadapi berbagai risiko yang berpotensi mengganggu kondisi fisik, mental, maupun sosial.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbagai kondisi mengakibatkan seorang wanita harus menerima berbagai perlakuan dan kenyataan, misalnya saja kulit yang kendur, jerawat, Stretch Marks, bercak hiperpigmentasi (Kloasma gravidarum), hingga timbulnya Scar atau bekas luka terutama pasca operasi Caesar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak wanita mencoba cara-cara yang salah untuk menghilangkan bekas pasca operasi, mengencangkan perut, atau melangsingkan tubuh.&lt;br /&gt;
&lt;table cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: right; margin-left: 1em; text-align: right;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjxE-o9KitCo74qiIhkcrkbOx2dsIaW6EWqztysC6aaBY_FNawTCNTOLWJ5na-BcQqUd3UIN2i0fcYg6nvWLCisiCX5dZMz6oMLsAuy051r59GMCTZCpwmNEUnb1rM4QtmpGkxfl-kKUmg/s1600/Masalah+Kulit+pasca+melahirkan.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;83&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjxE-o9KitCo74qiIhkcrkbOx2dsIaW6EWqztysC6aaBY_FNawTCNTOLWJ5na-BcQqUd3UIN2i0fcYg6nvWLCisiCX5dZMz6oMLsAuy051r59GMCTZCpwmNEUnb1rM4QtmpGkxfl-kKUmg/s200/Masalah+Kulit+pasca+melahirkan.jpg&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;i&gt;Mengencangkan Perut&lt;br /&gt;&amp;nbsp;setelah melahirkan&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&lt;i&gt;Harapan dengan &lt;a href=&quot;http://artikelkesehatandoc.blogspot.com/2013/10/cara-jitu-mengencangkan-kulit-pasca.html&quot;&gt;artikel kesehatan kandungan&lt;/a&gt; tentang pasca melahirkan ini para wanita mempunyai &amp;nbsp;bekal pengetahuan, agar dampak dari risiko seperti diceritakan di awal dapat dikurangi, dan nantinya ibu dapat menjalani periode pasca melahirkan dengan lebih nyaman dan terhindar dari risiko jangka panjang.&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Risiko pertama yang dialami ibu pasca melahirkan adalah Vaginal Prolapse&lt;/b&gt; atau keluarnya sebagian Rahim dari mulut vagina. Gangguan ini lebih dikenal dengan sebutan awam turun berok. hal tersebut terjadi akibat perubahan tekanan terhadap otot penyangga panggul saat kehamilan. Ia menjelaskan, persalinan sesar dan normal mempunyai dampak yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;Apa Gejala Prolapse?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Prolapse menimbulkan gejala seperti rasa tekanan terhadap dasar panggul, berhubungan seksual tidak nyaman, dan kendur. Selain itu, ada pula resiko inkontinensia urin yaitu terjadinya sekresi atau keluarnya sejumlah urin saat batuk, bersin, dan mengejan. Keduanya disebabkan oleh melemahnya otot-otot dinding pelvis yang menopang rahim dan kandung kemih, akibat tekanan janin semasa hamil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;Masalah kulit Pasca Melahirkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Risiko yang sering terjadi pasca melahirkan adalah berupa gangguan kulit. Para calon ibu sering melupakan risiko perubahan tampilan kulit, baik kulit wajah maupun bagian tubuh lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&lt;i&gt;Masalah kulit yang dihadapi cukup beragam mulai dari Acne alias jerawat, Stretch Marks, bercak hiperpigmentasi (Kloasma gravidarum), hingga timbulnya Scar atau bekas luka terutama pasca operasi Caesar. Gangguan lain adalah kerontokan rambut.&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa penangan yang benar, berbagai masalah kulit ini dapat mengganggu kepercayaan diri perempuan, bahkan keharmonisan rumah tangga. Terlebih bila bekas luka pasca operasi bentuknya menonjol disertai rasa gatal atau nyeri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Efeknya bisa sampai mengganggu kenyamanan berhubungan intim sehingga kehidupan seksual pasangan pasca melahirkan dapat terganggu,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masalah kulit seperti Stretch Marks dapat dicegah dengan memberikan kelembapan yang dibutuhkan kulit sejak dini, di awal masa kehamilan. Jerawat semasa kehamilan juga dapat dirawat sehingga tidak meninggalkan bekas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;Cara Jitu Merawat Kulit Pasca Melahirkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Perawatan dan pengobatan yang dilakukan harus tepat guna tanpa mengganggu masa kehamilan&lt;/b&gt; khususnya perkembangan bayi. Ini bisa dengan penggunaan asam glikolat secara teratur. Scar atau bekas luka juga dapat diminimalisasi kemunculannya dengan penggunaan Topical Gel yang telah teruji klinis pada bekas luka, secara teratur. Dengan demikian area luka mendapatkan hidrasi yang tepat untuk pulih.&lt;/div&gt;
</description><link>http://artikelkesehatandoc.blogspot.com/2013/10/cara-jitu-mengencangkan-kulit-pasca.html</link><author>noreply@blogger.com (GamerMerdeka)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjxE-o9KitCo74qiIhkcrkbOx2dsIaW6EWqztysC6aaBY_FNawTCNTOLWJ5na-BcQqUd3UIN2i0fcYg6nvWLCisiCX5dZMz6oMLsAuy051r59GMCTZCpwmNEUnb1rM4QtmpGkxfl-kKUmg/s72-c/Masalah+Kulit+pasca+melahirkan.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6580464817866936230.post-37504110842051514</guid><pubDate>Tue, 22 Oct 2013 05:15:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-10-21T22:18:58.361-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Artikel Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hipertiroid</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hipotiroid</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">THT</category><title>Cara Melihat Gejala Hipotiroid dan Hipertiroid </title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Artikel kesehatan ini akan membahas tentang tiroid, khusunya tiroid pada anak-anak. Dibandingkan orang dewasa, penyakit tiroid pada anak dan bayi memang sangat jarang terjadi. Meski demikian, ada baiknya mengenali gejala tiroid sedini mungkin pada anak dan bayi. Sebab, jika tidak segera diobati, penyakit tersebut dapat mengganggu pertumbuhan anak, merusak perkembangan otak, hingga kematian mendadak pada bayi.&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh7m-sKsDZz68jMVNmKZ1_QYkyNVYIeHTuh0BcziC8390mJ1qXnL-ZpTq8NqH6ZgQc3RnFWtZzfeUoiS5zsCkxrbnrE6NuUgYPqWPyeUEco5-mJKas6hzoNxHzYWoj7TnuFGEer2NH0sRM/s1600/tiroid.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Artikel Kesehatan THT Hipertiroid&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;208&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh7m-sKsDZz68jMVNmKZ1_QYkyNVYIeHTuh0BcziC8390mJ1qXnL-ZpTq8NqH6ZgQc3RnFWtZzfeUoiS5zsCkxrbnrE6NuUgYPqWPyeUEco5-mJKas6hzoNxHzYWoj7TnuFGEer2NH0sRM/s400/tiroid.png&quot; title=&quot;Hipotiroid&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;i&gt;Tiroid Normal dan Tidak Normal&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
Tiroid merupakan kelenjar berukuran besar dan terletak di dalam leher, menempel pada trakea di bawah laring. Ia menjelaskan, terdapat tiga jenis kelainan tiroid yang ditemukan pada anak yaitu hipotiroid, hipertiroid, tiroid nodul atau goiter atau pembesaran kelenjar tiroid, serta kanker tiroid.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Uniknya masing-masing kelainan memiliki berbagai gejala. Untuk itu, &amp;nbsp;diperlukan deteksi dini pada saat bayi berusia dua hari, karena di usia bayi dua hari itulah hormon TSH mencapai normal sesuai dengan usianya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;Apa itu Hipotiroid?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Selama ini yang paling sering ditemukan pada anak adalah hipotiroid dan terjadi jika kelenjar tiroid tidak mampu memenuhi kebutuhan tubuh akan hormon tiroid.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedangkan angka prevalensi adalah 1 dari 2.500 sampai 4.000 kelahiran bayi. Bayi perempuan berisiko dua kali lebih mudah terkena dibanding bayi laki-laki.&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;Pengobatan Hipotiroid&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Pengobatan hipotiroid salah satunya dilakukan melalui upaya penambahan hormon tiroid dengan Synthroid atau Levothyroxine, yang berguna sebagai terapi pengganti untuk sekresi hormon yang dibentuk oleh kelenjar tiroid dalam tubuh, dengan pengobatan lebih dini, anak bisa tumbuh dengan normal dan IQ berkembang optimal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;Resiko Apabila tidak Diobati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Apabila tidak segera ditangani oleh dokter, anak akan tubuh kerdil dan IQ tertinggi hanya mencapai 76, oleh karena itu Pertumbuhan anak-anak tidak dapat berkembang sempurna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;Apa itu Hipertiroid?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Hipertiroid adalah suatu kondisi dimana kelenjar tiroid terlalu aktif, sehingga menyebabkan hormon-hormon tiroid yang beredar dalam darah berlebihan. Hipertiroid biasanya terjadi transparental atau diturunkan dari ibu yang mengidap penyakit Graves. Oleh karena itu, perlu ditekankan pentingnya pengobatan dan pengawasan dokter ahli pada ibu hamil yang mengidap penyakit graves ini. Sebab, resiko yang bisa terjadi adalah keguguran, bayi lahir prematur, plasenta lepas, dan pendarahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;Apa Gejala Hipertiroid&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Pada umumnya, gejala bayi dan anak menderita hipertiroid adalah bayi lahir lebih bulan atau 40 minggu, ukuran kepala membesar, terlihat kuning namun tidak diketahui penyebabnya, hati limfa membesar, lemas, dan lemah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gejala yang timbul dari kelainan ini kebalikan dari hipotiroid. Gejala tersebut adalah denyut jantung cepat, mata menonjol, gemetar, keringat berlebih, dan berat badan tidak bertambah walau telah banyak minum susu. Ini ditambah dengan timbulnya goiter atau gondok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;Resiko Apabila Hipertiroid &amp;nbsp;tidak Diobati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Jika dibiarkan pada bayi,&amp;nbsp;Hipertiroid&amp;nbsp;bisa menyebabkan gagal jantung dan kematian. Hal tersebut sering menyebabkan kasus bayi meninggal mendadak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://artikelkesehatandoc.blogspot.com/2013/10/cara-melihat-gejala-hipotiroid-dan.html</link><author>noreply@blogger.com (GamerMerdeka)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh7m-sKsDZz68jMVNmKZ1_QYkyNVYIeHTuh0BcziC8390mJ1qXnL-ZpTq8NqH6ZgQc3RnFWtZzfeUoiS5zsCkxrbnrE6NuUgYPqWPyeUEco5-mJKas6hzoNxHzYWoj7TnuFGEer2NH0sRM/s72-c/tiroid.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6580464817866936230.post-1562588390842717034</guid><pubDate>Mon, 21 Oct 2013 02:25:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-10-20T19:25:33.561-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Epilepsi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Saraf</category><title>3 Langkah Mudah Menolong Penderita Epilepsi</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Epilepsi adalah kelainan yang disebabkan oleh terbentuknya sinyal listrik di dalam otak yang menyebabkan timbulnya kejang berulang. Pada umumnya, epilepsi ditandai oleh hal-hal sebagai berikut:&lt;br /&gt;
Pertama - Terjadi kejang atau bangkitan berulang.&lt;br /&gt;
Kedua : Bangkitan atau lebih dan lebih dari 1 episode (kejadian). Kejang terjadi tanpa faktor provokasi atau penyakit otak akut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kejang sering terjadi mendadak tanpa dapat diperkirakan sebelumnya. Manifestasi kejang epilepsi berupa pandangan kosong, kaku otot, pergerakan tidak terkontrol, penurunan kesadaran, perasaan ganjil atau kejang seluruh badan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: x-large;&quot;&gt;Pertolongan Epilesi yang sedang Kejang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Jangan panik apabila menemukan seseorang di sekitar Anda mengalami kejang. Pertolongan pertama yang harus dilakukan bila seseorang di dekat Anda mengalami kejang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;Jangan takut, jangan panik, utamakan keselamatan dan bertindak tenang. Pindahkan barang-barang berbahaya yang ada di dekat pasien. Jangan pindahkan pasien kecuali berada dalam bahaya. Longgarkan kerah kemeja atau ikat pinggang agar memudahkan pernafasan.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: right; margin-left: 1em; text-align: right;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjylnanHkuEaamG2uv9bdk0w3j816F6e_H-MIa0bNl7P8_dIqqXWfOIZyy0SBDcsFujtP__JwnbUrk_UhMyooMyG3AmPO1Cbbt9zOooI_eD1W7VNIcAcn_z8ArmVSwCDXSmlCkkbeWRa2A/s1600/cara+Menolong+penderita+epilepsi.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjylnanHkuEaamG2uv9bdk0w3j816F6e_H-MIa0bNl7P8_dIqqXWfOIZyy0SBDcsFujtP__JwnbUrk_UhMyooMyG3AmPO1Cbbt9zOooI_eD1W7VNIcAcn_z8ArmVSwCDXSmlCkkbeWRa2A/s1600/cara+Menolong+penderita+epilepsi.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;i&gt;Cara menolong penderita Epilepsi&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;Jangan masukkan apapun ke mulut pasien, atau benda keras di antara gigi karena benda tersebut dapat melukai pasien. Bila pasien muntah atau mengeluarkan banyak liur, miringkan kepala pasien ke salah satu sisi. Observasi kondisi kejang. Perhatikan keadaan kesadaran, warna wajah, posisi mata, pergerakan keempat anggota gerak, dan suhu tubuh, waktu saat kejang mulai dan berakhir, serta lamanya kejang.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;Tetap di samping pasien sampai keadaan pasien pulih sepenuhnya. Bila setelah kejang berakhir tidak ada keluhan atau kelemahan, maka pasien dapat dikatakan telah pulih. Namun bila pasien mengalami sakit kepala, terlihat kosong atau mengantuk, biarkan pasien melanjutkan istirahatnya. Jangan mencoba memberi stimulasi pada pasien jika keadaan pasien belum sepenuhnya sadar. Biarkan pasien kembali pulih dengan tenang.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Obat supositoria (0bat yang pemakaiannya dengan cara memasukkan melalui lubang/ celah pada tubuh, umumnya melalui rectum/ anus) dapat diberikan untuk menghentikan kejang.&lt;br /&gt;
Segera cari pertolongan medis atau rumah sakit bila: Kejang berlangsung selama 2-3 menit. Kejang yang diikuti kejang berikutnya tanpa ada fase sadar diantaranya pasien terluka saat kejang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: x-large;&quot;&gt;Diagnosa Penderita Epilepsi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Diagnosa epilepsi ditegakkan berdasarkan pemeriksaan menyeluruh dari anamnesa/ riwayat medis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang diagnostik. Pada sebagian besar kasus, anamnesa dilakukan terhadap orang di sekitar pasien (keluarga, teman kerja, dll), karena pasien epilepsi sering tidak dapat mengingat kejang yang mereka alami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk pemeriksaan penunjang, dokter akan menggunakan Electroencephalogram (EEG), pemeriksaan radiologi berupa Computed Tomography (CT Scan) atau Magnetic Resonance Imaging (MRI). Selain itu dilakukan pemeriksaan laboratorium untuk menentukan jenis dan dosis obat yang nantinya akan diberikan kepada pasien.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pernah melihat orang tiba-tiba tertawa sendiri atau menangis sendiri? Atau pernahkan Anda menyaksikan seseorang yang tiba-tiba bengong?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut dr. Retnoningsih konsultan penyakit Saraf RSUP Dr. Kariadi ini adanya kejadian orang tiba-tiba tertawa sendiri, menangis sendiri dan bengong sebentar bisa menjadi tanda-tanda epilepsi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut Retnoningsih epilepsi adalah suatu kondisi yang diakibatkan adanya bangkitan epilepsi. Bangkitan epilepsi (epileptic seizure) adalah suatu kondisi yang diakibatkan lepasnya muatan listrik yang berlebihan dari sel-sel otak (neuron).&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&lt;i&gt;&lt;br /&gt;“Misalnya, seharusnya listrik yang dikeluarkan oleh neuron 10 volt. Pada epilepsi bisa 50 volt sampai 100 volt. Pusat listrik itu menjalar ke sekitar dan memerintahkan suatu gerakan,”&lt;br /&gt;“Manifestasi klinik ini terjadi secara tiba-tiba dan sementara berupa perubahan perilaku yang stereotipe, dapat menimbulkan gangguan kesadaran, gangguan motorik [kejang], sensorik, otonom ataupun psikis,” jelasnya.&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
Dokter Retno menambahkan selama ini banyak orang menganggap yang termasuk epilepsi hanya kejadian seperti ayan dan kejang. Padahal, bentuk bangkitan epilepsi bisa bermacam-macam tergantung bagian otak mana yang mengalami muatan lepas berlebihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: x-large;&quot;&gt;Hilang Kesadaran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Kejadian kejang demam (step) yang dipicu demam bukan termasuk epilepsi. Namun, jika kejang demam terus-menerus bisa juga lama-kelamaan menyebabkan epilepsi. Selain kejang demam, apabila ada peristiwa kecelakaan dan korban langsung mengalami kejang, hal itu juga bukan epilepsi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Begitu pula pada wanita yang melahirkan apabila terjadi eklampsia, kejang yang dipicu kondisi hamil, itupun bukan epilepsi. Menurut International Leaque Against Epilepsy (ILAE) pada 1981, macam epilepsi adalah kejang umum atau kejang general dan kejang sebagian atau kejang atau kejang parsial fokal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kejang umum bersifat simetris di kedua sisi dan tanpa didahului kejang lokal. Berdasarkan kontraksi otot yang timbul, kejang umum terbagi menjadi berbagai jenis yaitu tonik, clonik atau tonik-clonik, absence, lennox-gastaut syndrome, juvenile myoclonic epilepsy, spasme pada bayi, atonik (astatic, akinetic) seizures.&lt;br /&gt;
Kejang parsial : diawali dari gejala yang bersifat lokal dan terbagi menjadi dua yaitu simpel dan kompleks.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kejang simpel adalah kejang parsial yang timbul tanpa adanya kehilangan atau perubahan kesadaran dan fungsi psikologis. Kejang fokal simpel terbagi menjadi beberapa jenis yaitu motoris, somatosendor, otonom dan hanya psikologis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kejang kompleks : terjadi jika pasien mengalami hilang kesadaran. Kejang ini diawali dengan kejang parsial yang lambat laun bertambah progresif dan akhirnya pasien kehilangan kesadaran. Bisa juga dari awal sudah terjadi hilang kesadaran.&lt;/div&gt;
</description><link>http://artikelkesehatandoc.blogspot.com/2013/10/3-langkah-mudah-menolong-penderita.html</link><author>noreply@blogger.com (GamerMerdeka)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjylnanHkuEaamG2uv9bdk0w3j816F6e_H-MIa0bNl7P8_dIqqXWfOIZyy0SBDcsFujtP__JwnbUrk_UhMyooMyG3AmPO1Cbbt9zOooI_eD1W7VNIcAcn_z8ArmVSwCDXSmlCkkbeWRa2A/s72-c/cara+Menolong+penderita+epilepsi.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6580464817866936230.post-7410910532536038943</guid><pubDate>Sat, 19 Oct 2013 02:37:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-10-21T22:23:16.566-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Gizi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kanker</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Penyakit Dalam</category><title>8 Tips Ampuh Mencegah Kanker</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Artikel Kesehatan kali ini mengulas tentang gangguan kesehatan yaitu Kanker.&lt;br /&gt;
&lt;table cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: right; margin-left: 1em; text-align: right;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgbiXeml3WscCBaWn5ybqS4l88FV081_aRCP7fxcqZD6WBWZ-wnq88MktjI5D2xxmo8PzJ8qg6sLc7lcgyP9ORAsMmu1IsJ7GlSNQtFIUYwejd6fiGmDa6e9nC19ivJPiudzueV2WbMs0M/s1600/Jaringan+Tubuh+yang+terserang+kanker.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Sel Kanker diantara Jaringan Tubuh&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;238&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgbiXeml3WscCBaWn5ybqS4l88FV081_aRCP7fxcqZD6WBWZ-wnq88MktjI5D2xxmo8PzJ8qg6sLc7lcgyP9ORAsMmu1IsJ7GlSNQtFIUYwejd6fiGmDa6e9nC19ivJPiudzueV2WbMs0M/s320/Jaringan+Tubuh+yang+terserang+kanker.jpg&quot; title=&quot;Sel Kanker diantara Jaringan Tubuh&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;i&gt;Sel kanker diantara Jaringan Tubuh&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
Kanker adalah penyakit yang di timbulkan oleh sel tunggal yang tumbuh tidak terkendali sehingga dapat menjadi tumor ganas yang dapat merusak sel yang sehat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;Penyebab Kanker ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1.Faktor Keturunan.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Faktor genetik menyebabkan beberapa keluarga memiliki resiko lebih tinggi untuk menderita kanker tertentu bila dibandingkan dengan keluarga lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;Jenis kanker yang cenderung diturunkan dalam keluarga : kanker payudara, kanker indung telur, kanker kulit dan kanker usus besar.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Contoh: risiko wanita untuk menderita kanker meningkat 1,5 s/d 3 kali jika ibunya atau saudara perempuannya menderita kanker payudara.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2.Faktor Lingkungan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;Merokok sigaret meningkatkan resiko terjadinya kanker paru2, mulut, laring (pita suara), dan kandung kemih.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sinar Ultraviolet dari matahari&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Radiasi ionisasi (yang merupakan karsinogenik) digunakan dalam sinar rontgen dihasilkan dari pembangkit listrik tenaga nuklir dan ledakan bom atom yang bisa menjangkau jarak yang sangat jauh. (Leukemia)&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3. Faktor Makanan yang mengandung bahan kimia.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Makanan juga dapat menjadi faktor risiko penting lain penyebab kanker, terutama kanker pada saluran pencernaan. Contoh jenis makanan yang dapat menyebabkan kanker&lt;br /&gt;
adalah :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;Makanan yang diasap dan diasamkan (dalam bentuk acar) meningkatkan resiko terjadinya kanker lambung&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Minuman yang mengandung alkohol menyebabkan berisiko lebih tinggi terhadap kanker kerongkongan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Zat pewarna makanan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Logam berat seperti merkuri yang sering terdapat pada makanan laut yang tercemar seperti: kerang, ikan, dsb.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Berbagai makanan (manis,tepung) yang diproses secara berlebihan.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: x-large;&quot;&gt;Makanan Pemicu Kanker&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;Kafein tinggi (Kopi, coklat, teh)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sarimanis (aspartam)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Garam krosok&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Susu mentah dari hewan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Daging hewan kaki empat yang di masak setengah matang.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;MSG ( lebih dari 5 g)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Makanan berpengawet&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: x-large;&quot;&gt;8 Tips Ampuh Mencegah Kanker&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;Hindari stress, sedih, pesimis, depresi , karena dapat meningkatkan kadar asam tubuh.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pola diet sehat (makan dan minum berserat tinggi, sayuran hijau bebas bahan kimia dan mengandung sedikit lemak hewani).&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Hindari makanan yang di bakar dan di asap, karena mengandung banyak radikal bebas, sebaikmya di rebus.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Batasi pemakaian gula dan garam.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Makan makanan yang mengandung anti oksidan, seperti buah buahan dan sayuran.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Hindari narkoba, miras dan rokok.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Hindari makanan berpengawet tinggi, seperti mie basah , bakso basah, tahu basah dan roti dengan pengembang banyak.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Olah raga, karena dengan olah raga dapat memperkaya oksigen dalam darah. Kanker kesulitan berkembang bila oksigen banyak.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://artikelkesehatandoc.blogspot.com/2013/10/8-tips-ampuh-mencegah-kanker.html</link><author>noreply@blogger.com (GamerMerdeka)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgbiXeml3WscCBaWn5ybqS4l88FV081_aRCP7fxcqZD6WBWZ-wnq88MktjI5D2xxmo8PzJ8qg6sLc7lcgyP9ORAsMmu1IsJ7GlSNQtFIUYwejd6fiGmDa6e9nC19ivJPiudzueV2WbMs0M/s72-c/Jaringan+Tubuh+yang+terserang+kanker.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6580464817866936230.post-1547964545162015446</guid><pubDate>Sat, 19 Oct 2013 02:22:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-10-21T22:23:01.290-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Gangguan Jiwa</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Jiwa</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Psikologi</category><title>9 Cara Sederhana Mendeteksi Gangguan Jiwa</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;b&gt;Artikel Kesehatan &lt;/b&gt;kali ini akan membahas tentang gangguan jiwa.&lt;br /&gt;
&lt;table cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: right; margin-left: 1em; text-align: right;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjw_V2Jmq4WJYEu2e6DVqhbXY951-pv_T5MeICZWha2poX_iv03OEJbsNUi07CIhoa2a80uXQGkLzY2z0z90SIqYeA7HO0Xo5s6TDv-7Lb95KJ0aDScNmIX3satU50U573EMehkBOgf05o/s1600/gangguan-kejiwaan.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Gangguan kesehatan jiwa&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;320&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjw_V2Jmq4WJYEu2e6DVqhbXY951-pv_T5MeICZWha2poX_iv03OEJbsNUi07CIhoa2a80uXQGkLzY2z0z90SIqYeA7HO0Xo5s6TDv-7Lb95KJ0aDScNmIX3satU50U573EMehkBOgf05o/s320/gangguan-kejiwaan.jpg&quot; title=&quot;Gangguan kesehatan jiwa&quot; width=&quot;192&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;i&gt;Depresi merupakan gejala &lt;br /&gt;adanya gangguan kejiwaan&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
Sebelum kita membahas tentang gangguan jiwa, mari kita tinjau kembali apa arti sehat jiwa.&lt;br /&gt;
Menurut WHO ada ciri-ciri bahwa kita dalam keadaan sehat jiwa yaitu:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;merasa sehat dan bahagia,&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;mampu menghadapi tantangan kehidupan,&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;menerima orang lain sebagaimana adanya,&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;punya sikap positif terhadap diri sendiri dan orang lain.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div&gt;
Sedangkan pengertian dari &lt;u&gt;gangguan kejiwaan &lt;/u&gt;adalah Suatu keadaan dengan gejala klinis &amp;nbsp;berupa perubahan perilaku, perasaan dan pikiran berakibat dgn distres dan disabilitas / hendaya fungsi kehidupan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Salah satu penyebab dari&lt;i&gt; gangguan kesehatan jiwa&lt;/i&gt; ini antara lain&amp;nbsp;Adanya hendaya berat dalam menilai realitas.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b&gt;Ciri-ciri psikologis yang menyertai dari gangguan jiwa antara lain:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;Pembicaraan kacau&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tingkah laku aneh&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pikiran / ide yang aneh &amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Gangguan persepsi (waham dan halusinasi)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ekpresi emosi tak wajar&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kemunduran dalam pekerjaan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kemunduran dalam perawatan diri&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kemunduran dalam sosialisasi&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&lt;i&gt;Hal yang perlu diwaspadai jika seseorang adalah Depresi, dengan tekanan hidup yang berat dan berbagai masalah yang dihadapi seseorang bisa mengakibatkan seseorang salah dalam mengambil keputusan atau memaknai realitas&lt;/i&gt;.&lt;/blockquote&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b&gt;Ada beberapa kategori stadium dari Depresi ini ,&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div&gt;
I. &amp;nbsp; &amp;nbsp;Kecewa &amp;amp; sedih&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
II. &amp;nbsp; I &amp;nbsp;+ &amp;nbsp;keluhan fisik&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
III. &amp;nbsp;II &amp;nbsp;+ &amp;nbsp;pikiran kematian&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
IV. &amp;nbsp;III &amp;nbsp;+ &amp;nbsp;tindakan bunuh diri.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b&gt;Untuk mengetahui adanya depresi dalam diri seseorang, tanyakanlah 9 hal dibawah ini:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ol style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;Apakah Anda sering merasa sedih?&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Apakah Anda sudah tidak dapat menikmati pekerjaan, olah raga dan hoby Anda?&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Apakah Anda sering merasa lelah?&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Apakah Anda mengalami kesulitan tidur atau tidur terlalu banyak?&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Apakah berat badan Anda meningkat atau menurun?&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Apakah Anda sering menyalahakan diri sendiri?&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Apakah Anda mengalami kesulitan untuk mengambil keputusan atau berkonsentrasi pada pekerjaan Anda?&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Apakah Anda merasa sepertinya ingin mengamuk atau ingin berdiam diri?&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Apakah Anda merasa hidup ini tidak menarik dan Anda merasa tidak berharga?&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: x-large;&quot;&gt;Jawaban “ya” 5 atau lebih,&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: x-large;&quot;&gt;curiga depresi.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://artikelkesehatandoc.blogspot.com/2013/10/9-cara-sederhana-mendeteksi-gangguan.html</link><author>noreply@blogger.com (GamerMerdeka)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjw_V2Jmq4WJYEu2e6DVqhbXY951-pv_T5MeICZWha2poX_iv03OEJbsNUi07CIhoa2a80uXQGkLzY2z0z90SIqYeA7HO0Xo5s6TDv-7Lb95KJ0aDScNmIX3satU50U573EMehkBOgf05o/s72-c/gangguan-kejiwaan.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6580464817866936230.post-5809012868286583330</guid><pubDate>Sat, 19 Oct 2013 01:10:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-10-18T18:10:38.559-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Artikel Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Dr. Umum</category><title>Cegah 3 Penyakit Di Musim Hujan</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://artikelkesehatandoc.blogspot.com/&quot;&gt;Artikel Kesehatan&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; kali ini membahas pencegahan penyakit yang sering terjadi saat musim penghujan, akan lebih menguntungkan apabila kita mengantisipasi 3 penyakit yang sering menyerang masyarakat Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: right; margin-left: 1em; text-align: right;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgV56kc7P2GfxQv4v64zZnZ25NXPAlegUmKaO-LfkZvD4eoqZ-rU86czWu3osfJ_WcmREbkZP60ueUmBKXrQGhxtMhyAjM7Q-r0cImnQGRq_zjlSebnFmDkuBAjf-N3cWgIG7QwqBrzrfU/s1600/penyakit-musiman.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Artikel kesehatan terbaru&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgV56kc7P2GfxQv4v64zZnZ25NXPAlegUmKaO-LfkZvD4eoqZ-rU86czWu3osfJ_WcmREbkZP60ueUmBKXrQGhxtMhyAjM7Q-r0cImnQGRq_zjlSebnFmDkuBAjf-N3cWgIG7QwqBrzrfU/s1600/penyakit-musiman.jpg&quot; title=&quot;Artikel kesehatan terbaru&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;i&gt;Penyakit ringan bisa berakibat fatal &lt;br /&gt;apabila tidak ditangani secara tepat.&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
Kadang kita kurang &lt;i&gt;aware &lt;/i&gt;terhadap penyakit ini, bahkan kita menganggap gangguan kesehatan ini sebagai hal yang lumrah terjadi, tapi bagaimanapun aktivitas kita pasti akan terganggu apa bila kita tidak dalam kondisi prima, kerjaan jadi terbengkalai, minder di pertemuan penting, dan tekanan psikis lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;u&gt;Ketiga penyakit/gangguan kesehatan ini adalah:&amp;nbsp;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;1. Demam Berdarah Dengue (DBD).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Penyebab penyakit ini disebarkan oleh &lt;i&gt;nyamuk aides aegypti&lt;/i&gt;. Indonesia khususnya di kota-kota besar penyakit ini hampir tak pernah absen setiap kali tiba musim hujan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Usaha pencegahan terpenting yang dapat dilakukan adalah dengan membasmi nyamuk, baik dalam bentuk nyamuk dewasa maupun jentik. Caranya adalah membiasakan pola hidup bersih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;2. Penyakit leptospirosis yang disebabkan oleh bakteri Leptospira.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Penyakit jenis ini biasanya sering menyerang korban saat banjir. Penyakit ini ditularkan lewat genangan air yang tercema urine binatang seperti hewan ternak, kuda, anjing, tikus dan jenis lainnya yang mengandung kuman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cara masuk penyakit tersebut ke dalam tubuh manusia ada dua macam. Pertama, melalui luka pada kulit. Kedua, ketika kulit terlalu lama terendam genangan air. Meski tidak ada luka, kalau terendam air terlalu lama, pori-pori kulit akan membesar sehingga memungkinkan kuman masuk..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;3. Penyakit demam tifoid yang ditimbulkan oleh bakteri salmonella thypi.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Penyakit ini identik dengan perilaku jorok yang tidak mengindahkan pola hidup bersih. Diantaranya, makan di sembarang tempat tanpa memperhitungkan kebersihannya, atau malas mencuci tangan sebelum makan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&lt;i&gt;Demam tifoid atau yang biasa dikenal dengan penyakit tivus ditularkan melalui makanan atau minuman yang telah terkontaminasi bakteri. Kuman masuk ke dalam lambung, kemudian masuk ke usus dan berkembang biak di sana. Pertumbuhan kuman inilah yang menimbulkan gejala penyakit.&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menghindari penyakit tersebut, tidak ada jalan lain kecuali menjaga kebersihan. Baik kebersihan makanan, tubuh, dan lingkungan sekitar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu cara paling ampuh adalah menerapkan pola 3M. Menguras tempat penampungan air, seperti bak, vas atau pot bunga. Menutup rapat tempat penampungan air. Menimbun atau menyingkirkan barang-barang bekas yang bisa menampung air.&lt;/div&gt;
</description><link>http://artikelkesehatandoc.blogspot.com/2013/10/cegah-3-penyakit-di-musim-hujan.html</link><author>noreply@blogger.com (GamerMerdeka)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgV56kc7P2GfxQv4v64zZnZ25NXPAlegUmKaO-LfkZvD4eoqZ-rU86czWu3osfJ_WcmREbkZP60ueUmBKXrQGhxtMhyAjM7Q-r0cImnQGRq_zjlSebnFmDkuBAjf-N3cWgIG7QwqBrzrfU/s72-c/penyakit-musiman.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6580464817866936230.post-1012828375515033432</guid><pubDate>Fri, 18 Oct 2013 03:16:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-10-21T22:22:35.872-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Artikel Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kesehatan Mata</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Mata</category><title>Kenali Mata Merah Penyebab Kebutaan</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Artikel kesehatan kali ini akan membahas tentang kesehatan mata. sering terjadi mata kita tiba-tiba menjadi merah, entah karena debu, atau hal yang lain, namun mata merah jangan disepelekan. Bisa jadi hanya iritasi tapi bisa pula hal tersebut merupakan gejala awal kebutaan. &lt;br /&gt;
&lt;table cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: right; margin-left: 1em; text-align: right;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi2vxgz_BESg6sVuGgdsdlleR_3-MwJziS6unreiX_W7eOm1TuEBFiJ5wgmLUw-vhyphenhyphene4b7F-WfWTZHmi15cTBPvNCyvoRPjOrOUnhZXpGI-HzMp5nLI4XmV-1KUKsLnfswEdo8F2YA577c/s1600/artikel-kesehatan-mata-merah.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Artikel Kesehatan Mata Merah&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi2vxgz_BESg6sVuGgdsdlleR_3-MwJziS6unreiX_W7eOm1TuEBFiJ5wgmLUw-vhyphenhyphene4b7F-WfWTZHmi15cTBPvNCyvoRPjOrOUnhZXpGI-HzMp5nLI4XmV-1KUKsLnfswEdo8F2YA577c/s1600/artikel-kesehatan-mata-merah.jpg&quot; title=&quot;Artikel Kesehatan Mata&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;i&gt;Waspadai Mata Merah&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
Cara deteksi sederhana, menutup salah satu mata. Jika penglihatan mata yang berwarna merah buram, kemungkinan besar bukan hanya iritasi, harus diperiksakan ke dokter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&lt;i&gt;Mata berwarna merah bisa jadi hanya iritasi yang pulih kembali dengan obat tetes mata biasa. Namun, jika penglihatan mata yang berwarna merah itu buram, kemungkinan ada hal lebih serius dan sebaiknya segera diperiksakan ke dokter.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
Deteksi dini dengan menutup mata secara bergantian dapat pula dilakukan meski tidak terjadi iritasi pada mata. Jika ada penglihatan yang buram, perlu diperiksa lebih lanjut. “Jangan sampai terlambat. Jika terjadi kebutaan, akibatnya lebih berat, termasuk sulit mencari nafkah,” ujarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;Penyakit mata Ganggu masa depan anak&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gangguan pada mata harus dideteksi sejak dini pada anak. Banyak anak yang mengalami gangguan mata saat belajar di sekolah sehingga mengganggu proses belajar dan menghambat kemampuan akademik anak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bisa jadi kemampuan intelektual anak yang mengalami gangguan mata sebenarnya cukup baik, tetapi orangtua atau guru tidak mengetahui gangguan pada mata. Akibatnya, anak dianggap bodoh, bahkan drop out dari sekolah. Jika sampai buta, tentu bisa mengganggu masa depan anak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;Statistik kebutaan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketua Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia Nila F Moeloek dalam acara yang sama menuturkan, tahun 2010, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan terdapat 39 juta orang buta di dunia dan 246 juta orang mengalami gangguan penglihatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap menit 12 orang menjadi buta di dunia dan empat orang di antaranya dari Asia Tenggara. Di Indonesia diperkirakan setiap menit ada satu orang menjadi buta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyebab kebutaan di Indonesia adalah katarak &lt;i&gt;(penyakit mata akibat lensa mata keruh)&lt;/i&gt;, glaukoma &lt;i&gt;(penyakit mata karena peningkatan tekanan di bola mata)&lt;/i&gt;, kelainan refraksi, dan penyakit lain yang berhubungan dengan lanjut usia. Dari empat penyakit tersebut, katarak masih menjadi penyebab kebutaan terbanyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&lt;i&gt;Untuk menghindari gangguan mata dan kebutaan, kita harus menjalankan pola hidup sehat. Contohnya, mengonsumsi buah yang mengandung vitamin untuk kesehatan mata, mengatur pola makan, dan memakai topi atau kacamata untuk menghindari sinar matahari terkena langsung ke mata.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
Kita juga harus waspada dengan tidak menggunakan obat mata sembarangan. Jika memungkinkan, mintalah resep dokter agar tidak terjadi kesalahan penggunaan obat. Ingat bahwa mata merupakan aset penting kehidupan manusia, jagalah kesehatan mata kita.&lt;/div&gt;
</description><link>http://artikelkesehatandoc.blogspot.com/2013/10/kenali-mata-merah-penyebab-kebutaan.html</link><author>noreply@blogger.com (GamerMerdeka)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi2vxgz_BESg6sVuGgdsdlleR_3-MwJziS6unreiX_W7eOm1TuEBFiJ5wgmLUw-vhyphenhyphene4b7F-WfWTZHmi15cTBPvNCyvoRPjOrOUnhZXpGI-HzMp5nLI4XmV-1KUKsLnfswEdo8F2YA577c/s72-c/artikel-kesehatan-mata-merah.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>3</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6580464817866936230.post-3780625574469886287</guid><pubDate>Fri, 18 Oct 2013 00:48:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-10-21T22:22:19.033-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Artikel Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kafein</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kandungan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tips Ibu Hamil</category><title>Mengapa Kefein Sangat Berbahaya Bagi Ibu Hamil </title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Mengapa Kefein Sangat Berbahaya Bagi Ibu Hamil ?&lt;/b&gt; dengan berbagai pertimbangan sebaiknya wanita yang sedang hamil berusaha untuk mengurangi konsumsi kafein. berikut ulasan yang di dapat dari simposium Rumah Sakit di Jakarta.&lt;br /&gt;
&lt;table cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: right; margin-left: 1em; text-align: right;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiXBtDSXXxhrSuqwDW8tGwwb-xbfAkoKWlGH3cHGpVTFGz9ML-wpbfwS6BlyPboIrJLXnNft4_oozbG5aLqPoR4HNO9XUFUQ0YCpbIfsbXmSKl31ENZ9qn9ua91BhhKMYcpMuwutLMAvQU/s1600/Kesehatan+Ibu+Hamil.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Artikel Kesehatan Ibu Hamil&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;320&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiXBtDSXXxhrSuqwDW8tGwwb-xbfAkoKWlGH3cHGpVTFGz9ML-wpbfwS6BlyPboIrJLXnNft4_oozbG5aLqPoR4HNO9XUFUQ0YCpbIfsbXmSKl31ENZ9qn9ua91BhhKMYcpMuwutLMAvQU/s320/Kesehatan+Ibu+Hamil.jpg&quot; title=&quot;Kesehatan Ibu Hamil&quot; width=&quot;269&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;i&gt;Periksakan kehamilan anda secara rutin di RS&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama adalah Ibu hamil sebaiknya tidak mengonsumsi minuman yang mengandung kafein, minuman yang biasanya mempunyai kadar kafein tinggi adalah terdapat dalam kopi, teh, dan minuman cola. Mengapa kafein sangat berbahaya bagi janin atau ibu hamil? &lt;i&gt;adalah senyawa alkaloid yang menjadi biangnya.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Senyawa alkaloid bisa mengakibatkan hal-hal berikut:&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;Bagi perempuan hamil, asupan kopi sebaiknya maksimal tiga cangkir per hari. Lebih dari itu, bisa menyebabkan bayi lahir prematur, berat badan bayi rendah (kurang dari 2.500 gram),&lt;b&gt; bahkan keguguran.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Banyak mengonsumsi kafein meningkatkan frekuensi buang air kecil yang bisa meluruhkan nutrisi yang dibutuhkan janin. Kafein dalam kadar tinggi bisa menyebabkan pengerutan pembuluh darah sehingga aliran darah ke plasenta bisa berkurang.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk itu jika anda sendiri, saudara atau teman dekat anda sedang dalam masa kehamilan, berilah pengertian agar dapat menjaga kesehatan, salah satunya dengan menghindari konsumsi kafein.&lt;/div&gt;
</description><link>http://artikelkesehatandoc.blogspot.com/2013/10/mengapa-kefein-sangat-berbahaya-bagi.html</link><author>noreply@blogger.com (GamerMerdeka)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiXBtDSXXxhrSuqwDW8tGwwb-xbfAkoKWlGH3cHGpVTFGz9ML-wpbfwS6BlyPboIrJLXnNft4_oozbG5aLqPoR4HNO9XUFUQ0YCpbIfsbXmSKl31ENZ9qn9ua91BhhKMYcpMuwutLMAvQU/s72-c/Kesehatan+Ibu+Hamil.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6580464817866936230.post-8741972828083330793</guid><pubDate>Thu, 17 Oct 2013 05:01:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-10-21T22:23:42.126-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Anak</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Artikel Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hipertensi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Penyakit Dalam</category><title>Kenali Gejala Hipertensi Pada Anak-anak</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Secara sederhana aliran darah seseorang bisa mengalami tekanan yang tinggi apabila pembuluh darah mengalami penebalan, semakin tebal lapisan pembuluh darah seseorang, maka akan menyebabkan jalur yang dilalui darah semakin menyempit, sehingga darah harus berjalan secara berdesak-desakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbagai faktor bisa menyebabkan hal ini terjadi diantaranya adalah kebiasaan merokok, menyantap makanan cepat saji dan makanan yang mengandung kolesterol, atau kebiasaan minum kopi yang berlebihan.&lt;br /&gt;
Jika pembuluh darah mengalami penyempitan di otak, timbulah penyakit stroke, jika mengalami penyempitan di bagian jantung, timbulah penyakit Serangan Jantung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oleh karena itu penderita Hipertensi harus mengontrol gaya hidupnya agar tekanan darahnya tidak mengalami peningkatan.&lt;br /&gt;
&lt;table cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: right; margin-left: 1em; text-align: right;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiLSLokSqPF7325J6QpxrWOY8lg7BaxLO8OdJJtm8leMCsvMhLnlFVCjLpxIwf0O9qkHJq0FeTjpVYtJOlZneZIH0n8CXrVVhdVSHZamiB2wwgj_SW7U-HkbtIQY8U9Jk07ixo4TsoeKrw/s1600/Hipertensi+pada+anak.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Gejala Hipertensi pada anak anak&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;320&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiLSLokSqPF7325J6QpxrWOY8lg7BaxLO8OdJJtm8leMCsvMhLnlFVCjLpxIwf0O9qkHJq0FeTjpVYtJOlZneZIH0n8CXrVVhdVSHZamiB2wwgj_SW7U-HkbtIQY8U9Jk07ixo4TsoeKrw/s320/Hipertensi+pada+anak.jpg&quot; title=&quot;Gejala Hipertensi pada anak anak&quot; width=&quot;180&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;i&gt;Waspadai hipertensi Pada Anak-anak&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: x-large;&quot;&gt;Hipertensi pada Anak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Kasus hipertensi dapat terjadi pada anak-anak bahkan bayi dapat mengalaminya, bahaya dari penyakit ini adalah dapat menimbulkan kematian secara tidak terduga. Penting dilakukan deteksi dini dengan pengukuran darah secara rutin pada setiap anak usia 3 tahun ke atas paling sedikit sekali setahun.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&lt;i&gt;&lt;br /&gt;Hipertensi pada anak dibagi dua kategori, yaitu hipertensi primer bila penyebab hipertensi tidak dapat dijelaskan atau tidak diketahui penyakit dasarnya yang biasanya berhubungan dengan faktor keturunan, masukan garam, stres, dan kegemukan Sedangkan hipertensi sekunder terjadi akibat adanya penyakit lain yang mendasarinya.&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
Satu sampai tiga dari 100 anak yang diperiksa tekanan darahnya menunjukkan hipertensi dan 0,1% di antaranya merupakan hipertensi berat. Diperkirakan 2/3 dari anak dengan hipertensi di kemudian hari akan menderita kerusakan ginjal bila tidak ditangani dengan tepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak faktor yang mempengaruhi tekanan darah anak. Anak yang lebih berat atau lebih tinggi badannya mempunyai nilai tekanan darah yang lebih tinggi dibandingkan anak sebaya yang lebih kurus dan pendek.Gejala umum yang timbul pada anak adalah sakit kepala, pusing, penglihatan kabur, nyeri perut, muntah, nafsu makan berkurang, gelisah, berat badan turun, dan keringat berlebihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para Dokter menghimbau dalam pengobatan bagi mereka yang sudah terdiagnosis Hipetensi diantaranaya adalah perubahan pola makan, yaitu dengan mengurangi garam dalam makanan sehari-hari, olahraga, menurunkan berat badan, mengurangi stres, berhenti merokok, berhenti minum alkohol dan menghentikan pemakaian obat-obatan yang menyebabkan hipertensi.&lt;/div&gt;
</description><link>http://artikelkesehatandoc.blogspot.com/2013/10/kenali-gejala-hipertensi-pada-anak-anak.html</link><author>noreply@blogger.com (GamerMerdeka)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiLSLokSqPF7325J6QpxrWOY8lg7BaxLO8OdJJtm8leMCsvMhLnlFVCjLpxIwf0O9qkHJq0FeTjpVYtJOlZneZIH0n8CXrVVhdVSHZamiB2wwgj_SW7U-HkbtIQY8U9Jk07ixo4TsoeKrw/s72-c/Hipertensi+pada+anak.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6580464817866936230.post-1005531850380124064</guid><pubDate>Thu, 17 Oct 2013 03:59:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-10-16T20:59:17.060-07:00</atom:updated><title>Bagaimana Cara Mengenali Gejala Penyakit Jantung</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
JANTUNG merupakan organ yang sangat penting bagi manusia, karena jantung diperlukan untuk memompa darah ke seluruh tubuh sehingga tubuh mendapatkan oksigen dan sari makanan yang diperlukan untuk metabolisme tubuh.Karena itu, jantung perlu dijaga agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik.&lt;br /&gt;
&lt;table cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: right; margin-left: 1em; text-align: right;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiKk5PyLzGoNSHCekYi-JlF_wx_uPkNIheH-NRWITBB-S51IK6fFBM3Tdl-IcMwRkJGDxhLwFpiR0yUHEmJSOs2XFHP7SMoStPCP7FafBZfPu93-w9XJ4gq1eMOn5lewfOeuOHePVginDc/s1600/Senam+jantung+sehat.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;213&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiKk5PyLzGoNSHCekYi-JlF_wx_uPkNIheH-NRWITBB-S51IK6fFBM3Tdl-IcMwRkJGDxhLwFpiR0yUHEmJSOs2XFHP7SMoStPCP7FafBZfPu93-w9XJ4gq1eMOn5lewfOeuOHePVginDc/s320/Senam+jantung+sehat.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;i&gt;Melakukan senam secara rutin membantu tubuh tetap bugar&lt;br /&gt;dan jantung tetap sehat&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu yang perlu dihindari adalah penyakit jantung koroner yang merupakan salah satu penyakit yang berbahaya yang bisa menyebabkan serangan jantung. Untuk melakukannya,kita perlu mengetahui bagaimana caranya agar jantung kita tetap sehat, apa yang harus dihindari dan apa yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan jantung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&lt;i&gt;Jantung adalah sebuah otot yang memompa darah ke seluruh tubuh. Dalam suatu serangan jantung (myocardial infarction), bagian dari otot jantung akan mati ketika tidak mendapatkan darah. Untuk tetap sehat, jantung membutuhkan oksigen dan zat-zat gizi lain yang dibawa oleh darah. Ini didapatkan melalui arteria (pembuluh darah) koroner, yang membungkus bagian luar jantung.&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Penyakit Jantung&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Penyakit-penyakit dapat mempengaruhi bagian mana pun dari jantung. Tetapi, penyakit yang paling umum adalah penyakit kronis pada arteria koroner yang disebut aterosklerosis. Karena itu, sakit jantung yang umum dikenal dan paling banyak diderita adalah penyakit jantung koroner atau penyakit arteria koroner.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyakit ini paling sering menyebabkan serangan jantung pada seseorang yang bisa menyebabkan kematian. Penyebabnya adalah penyempitan pada pembuluh darah koroner, dimana pembuluh ini berfungsi untuk menyediakan darah ke otot jantung. Penyempitan disebabkan oleh tumpukan kolesterol atau protein lain yang berasal dari makanan yang masuk dalam tubuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penumpukan ini juga menyebabkan pembuluh darah koroner menjadi kaku. Kekakuan ini disebut sebagai aterosklerosis. Aterosklerosis terjadi jika terjadi penumpukan plak atau timbunan lemak pada dinding-dinding arteri. Selang beberapa waktu, plak dapat menumpuk, mengeras dan mempersempit arteri, kemudian menghambat aliran darah ke jantung. Penyakit arteria koroner atau coronary artery disease (CAD) inilah yang pada dasarnya memicu kepada sebagian besar serangan jantung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&lt;i&gt;Penyumbatan dalam satu arteri koroner atau lebih dapat menimbulkan serangan jantung secara tiba-tiba.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
Penyebabnya karena jantung meminta oksigen melebihi yang tersedia sehingga memicu serangan jantung. Mengapa? Apabila otot jantung tidak menerima oksigen untuk waktu yang cukup lama, jaringan di sekitarnya akan rusak. Tidak seperti jaringan yang lain, otot jantung tidak mengalami regenerasi. Semakin lama serangannya, semakin banyak kerusakan pada jantung dan semakin besar kemungkinan meninggal. Bahkan dalam arteri yang tidak terlalu sempit karena timbungan plak dan lemak, timbunan plak dapat pecah dan membentuk kerak darah atau trombus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, arteri yang berpenyakit juga cenderung mengalami kontraksi otot secara mendadak.&lt;br /&gt;
Sehingga, sekeping kerak darah dapat terbentuk di tempat kontraksi, melepaskan zat kimia yang kemudian mengakibatkan dinding arteri menyempit, memicu sebuah serangan jantung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&lt;i&gt;Jika sistem kerja dari jantung rusak, maka irama normal jantung dapat menjadi kacau dan jantung mulai bergetar dengan tidak menentu atau mengalami fibrilasi.&lt;br /&gt;Irama tidak normal ini disebut sebagai aritmia yaitu penyimpangan dari irama jantung normal.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini akan menyebabkan jantung &amp;nbsp;kehilangan kesanggupannya untuk memompa darah dengan efektif ke otak.&lt;b&gt; Dalam waktu sepuluh menit, otak mati dan si pasien pun tidak tertolong lagi&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain penyakit jantung koroner yang disebabkan karena penumpukan lemak di dinding arteri, ada juga penyakit jantung lainnya yang disebabkan kelainan semenjak lahir. Misalnya jantung yang tidak sempurna, kelainan katup jantung, melemahnya otot jantung. Penyebab lain adalah bakteri yang menyebabkan infeksi pada jantung. Gejala Sakit Jantung Jika gejala serangan jantung terjadi pada Anda, &lt;a href=&quot;http://artikelkesehatandoc.blogspot.com/2013/10/5-tips-ampuh-menghadapi-serangan-jantung.html&quot;&gt;Kenalilah gejalanya apakah terjadi nyeri dada, sesak napas, ataupun jantung berdebar.&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://artikelkesehatandoc.blogspot.com/2013/10/bagaimana-cara-mengenali-gejala.html</link><author>noreply@blogger.com (GamerMerdeka)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiKk5PyLzGoNSHCekYi-JlF_wx_uPkNIheH-NRWITBB-S51IK6fFBM3Tdl-IcMwRkJGDxhLwFpiR0yUHEmJSOs2XFHP7SMoStPCP7FafBZfPu93-w9XJ4gq1eMOn5lewfOeuOHePVginDc/s72-c/Senam+jantung+sehat.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6580464817866936230.post-8711650020110296172</guid><pubDate>Thu, 17 Oct 2013 03:34:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-10-16T20:42:55.068-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Artikel Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Jantung Koroner</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Penyakit Dalam</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Penyakit Jantung</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tips Jantung Sehat</category><title>5 Tips Ampuh Menghadapi Serangan Jantung</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Gejala Sakit Jantung Jika gejala serangan jantung terjadi pada Anda, Kenalilah gejalanya apakah terjadi nyeri dada, sesak napas, ataupun jantung berdebar.&lt;br /&gt;
&lt;table cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: right; margin-left: 1em; text-align: right;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEihy3XhVqav3p0wrndd30CNhpAqS93r0fa7o-OjWBDFdckDVg_tLRWrC4dSivLFRHshGzsX9TShIraiDlm9qJxcowTqCfmdn71q_iIksmWGiW0bjjvcuL0CN0N2V1Dpl6wsGI5eLtuUMc8/s1600/Segeralah+ke+Rumah+Sakit+terdekat+jika+terjadi+serangan+jantung.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Artikel Kesehatan&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;254&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEihy3XhVqav3p0wrndd30CNhpAqS93r0fa7o-OjWBDFdckDVg_tLRWrC4dSivLFRHshGzsX9TShIraiDlm9qJxcowTqCfmdn71q_iIksmWGiW0bjjvcuL0CN0N2V1Dpl6wsGI5eLtuUMc8/s320/Segeralah+ke+Rumah+Sakit+terdekat+jika+terjadi+serangan+jantung.jpg&quot; title=&quot;Artikel Kesehatan &quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;i&gt;Segeralah Ke RS terdekat jika terjadi serangan jantung&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
Gejala-gejala yang dirasakan jika mengalami penyakit jantung koroner antara lain rasa sakit atau nyeri di dada, dimana kebanyakan orang menyangka itu hanya sebagai gangguan pencernaan. Lalu gejala lain yaitu merasa tertekan di tengah dada selama 30 detik sampai 5 menit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal lainnya adalah keringat dingin, berdebar-debar, pusing, dan merasa mau pingsan. Gejala ini tidak selalu dirasakan penderitanya. Tanda peringatan lain adalah napas tersengal-sengal pada saat berolahraga.&lt;br /&gt;
Selama beberapa bulan sebelum serangan jantung biasanya penderita penyakit jantung sering merasa sangat lelah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangan menganggap gejala ini disebabkan oleh kurang tidur dan stres akibat pekerjaan. Rasa nyeri atau rasa ditekan di dada, yang disebut angina, memberikan peringatan kepada setengah dari mereka yang menderita serangan jantung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa orang mengalami napas tersengal-sengal atau kelelahan dan perasaan lunglai sebagai gejalanya, mengindikasikan bahwa jantung tidak mendapatkan cukup oksigen karena penyumbatan koroner. Biasanya beberapa hari menjelang mengalami serangan jantung hebat, seseorang akan mengalami kontraksi otot secara tiba-tiba di dada yang merupakan serangan kecil atau serangan jantung ringan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serangan jantung ringan umum terjadi sebelum serangan besar beberapa hari kemudian.&lt;br /&gt;
Jika anda menghadapi situasi terjadi serangan jantung mendadak, inilah langkah-langkah yang bisa anda ambil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;Hentikan segera semua pekerjaan apa pun yang sedang Anda lakukan lalu duduk atau berbaringlah sembari menarik napas dalam-dalam.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;Jika Anda sendirian sementara gejala tersebut berlangsungm lebih dari beberapa menit segera hubungi nomor telepon darurat setempat dan katakan Anda terkena serangan jantung. Atau hubungi orang di sekitar Anda denganmemberikan informasi yang sama.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;Jika ada yang bisa mengantar Anda ke rumah sakit lebih cepat daripada kedatangan paramedis, segeralah minta bantuannya pergi mengantar Anda ke ruang gawat darurat di Rumah Sakit. Lebih cepat ditangani akan lebih baik.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;Namun jika Anda menunggu tim paramedis datang, maka sementara menunggu, Anda dapat melonggarkan pakaian yang ketat, termasuk ikat pinggang atau dasi. Buat diri dalam posisi yang terasa nyaman.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;li&gt;Tetaplah tenang, bukan soal Anda sebagai korbannya atau penolongnya. Kepanikan dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya aritmia atau penyimpa-ngan irama jantung yang mengancam kehidupan.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://artikelkesehatandoc.blogspot.com/2013/10/5-tips-ampuh-menghadapi-serangan-jantung.html</link><author>noreply@blogger.com (GamerMerdeka)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEihy3XhVqav3p0wrndd30CNhpAqS93r0fa7o-OjWBDFdckDVg_tLRWrC4dSivLFRHshGzsX9TShIraiDlm9qJxcowTqCfmdn71q_iIksmWGiW0bjjvcuL0CN0N2V1Dpl6wsGI5eLtuUMc8/s72-c/Segeralah+ke+Rumah+Sakit+terdekat+jika+terjadi+serangan+jantung.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></item></channel></rss>