<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>kata kata hikmah</title><description>kumpulan kata kata hikmah, cerita cerita islami, belajar dari kisah</description><managingEditor>noreply@blogger.com (saeful uyun)</managingEditor><pubDate>Tue, 5 Nov 2024 18:56:21 -0800</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">334</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://kata-kata-hikmah2.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>kumpulan kata kata hikmah, cerita cerita islami, belajar dari kisah</itunes:subtitle><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><title>Kejayaan Islam dari Iran</title><link>http://kata-kata-hikmah2.blogspot.com/2012/06/kejayaan-islam-dari-iran.html</link><category>Belajar dari Iran</category><category>Dahlan Iskan dan Iran</category><category>dahlan iskan yahudi</category><category>Iran Negara Maju</category><category>Kejayaan Islam dari Iran</category><category>mangapa iran Maju</category><author>noreply@blogger.com (saeful uyun)</author><pubDate>Thu, 7 Jun 2012 18:54:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1598098673020493389.post-1096002630726482827</guid><description>Baru sekali ini saya ke Iran. Kalau saja PLN tidak mengalami 
kesulitan mendapatkan &amp;nbsp;gas dari dalam negeri, barangkali tidak akan ada 
pikiran untuk melihat kemungkinan mengimpor gas dari negara para mullah 
ini.&lt;br /&gt;

Sudah setahun lebih PLN berjuang untuk mendapatkan gas dari negeri 
sendiri. Tapi hasilnya malah sebaliknya. Jatah gas PLN justru diturunkan
 terus menerus. Kalau awal tahun 2010 PLN masih mendapat jatah gas 1.100
 mmscfd, saat tulisan ini dibuat justru tinggal 900 mmscfd. Perjuangan 
untuk mendapatkan tambahan gas yang semula menunjukkan tanda-tanda 
berhasil, belakangan redup kembali.&lt;br /&gt;

Gas memang sulit diraba sehingga tidak bisa terlihat ke mana larinya.
 Bisa jadi gas itu akan berbelok-belok dulu entah ke mana baru dari sana
 dijual ke PLN dengan harga yang sudah berbeda. Padahal PLN memerlukan 
gas sebanyak 1,5 juta mmscfd. Kalau saja PLN bisa mendapatkan gas 
sebanyak itu penghematannya bisa mencapai Rp 15 triliun setiap tahun. 
Angka penghematan yang mestinya menggiurkan siapa pun.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;

Maka saya memutuskan ke Iran. Apalagi upaya mengatasi krisis listrik 
sudah berhasil dan menuntaskan daftar tunggu yang panjang itu pasti bisa
 selesai bulan depan. Kini waktunya perjuangan mendapatkan gas 
ditingkatkan. Termasuk, apa boleh buat, ke negara yang sudah sejak tahun
 1980-an diisolasi oleh Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya itu. Siapa 
tahu ada harapan untuk menyelesaikan persoalan pokok PLN sekarang ini: 
efisiensi. Sumber pemborosan terbesar PLN adalah banyaknya pembangkit 
listrik yang “salah makan”. Sekitar 5.000 MW pembangkit yang seharusnya 
diberi makan gas, sudah puluhan tahun diberi makan minyak solar yang 
amat mahal. Salah makan inilah yang membuat perut PLN kembung selama 
ini.&lt;span id="more-468"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;

Kebetulan Iran memang lagi memasarkan gas dalam bentuk cair (LNG). 
Iran lagi membangun proyek LNG besar-besaran di kota Asaleuyah, di 
pantai Teluk Parsi. Saya ingin tahu benarkah proyek itu bisa jadi? 
Bukankah Iran sudah lebih 20 tahun dimusuhi dan diisolasi secara ekonomi
 oleh Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya dari seluruh dunia? Bukankah 
begitu banyak yang meragukan Iran bisa mendapatkan teknologi tinggi 
untuk membangun proyek LNG besar-besaran?&lt;br /&gt;

Saya pun terbang ke Asaleuyah, dua jam penerbangan dari Teheran. 
Meski Aseleuyah kota kecil ternyata banyak sekali penerbangan ke kota 
yang hanya dipisahkan oleh laut 600 km dari Qatar itu. Bandaranya kecil 
tapi cukup baik. Masih baru dan statusnya internasional. Pesawat-pesawat
 lokal seperti Aseman Air terbang ke sini. Inilah kota yang memang baru 
saja berkembang dengan pesatnya. Iran memang menjadikan kota Asaleuyah 
sebagai pusat industri minyak, gas dan petrokimia. Beratus-ratus hektar 
tanah di sepanjang pantai itu kini penuh dengan rangkaian pipa-pipa 
kilang minyak, kilang petrokimia dan instalasi pembuatan LNG.&lt;br /&gt;

Saya heran bagaimana Iran bisa mendapatkan semua teknologi itu di 
saat Iran lagi diisolasi oleh dunia barat. Memang terasa jalannya proyek
 tidak bisa cepat, tapi sebagian besar sudah jadi. Kilang minyaknya, 
kilang petrokimianya, kilang etanolnya sudah beroperasi dalam skala yang
 raksasa. Hanya kilang LNG-nya yang masih dalam pembangunan dan 
kelihatannya baru akan selesai dua tahun lagi.&lt;br /&gt;

Memang kalau saja Iran tidak diembargo proyek-proyek itu pasti bisa 
lebih cepat. Namun Iran tidak menyerah. Iran membuat sendiri banyak 
teknologi yang dibutuhkan di situ. Hanya bagian-bagian tertentu yang 
masih dia datangkan dari luar. Entah dengan cara apa dan entah lewat 
mana. Yang jelas barang-barang itu bisa ada. Orang, kalau kepepet 
biasanya memang banyak akalnya. Asal tidak mudah menyerah. Demikian juga
 Iran. Bahkan keperluan listrik untuk industri petrokimia itu Iran 
akhirnya bisa membuat pembangkit sendiri. Termasuk bisa membuat bagian 
yang paling sulit di pembangkit listrik: turbin. Maka Iran kini sudah 
berhasil menguasai teknologi pembangkit listrik tenaga gas, baik open 
cycle maupun combine cycle.&lt;br /&gt;

Kemampuan membuat pembangkit listrik ini pun semula agak saya 
ragukan. Belum pernah terdengar ada negara Islam yang mampu membuat 
pembangkit listrik secara utuh. Karena itu setelah meninjau proyek LNG 
saya minta diantar ke pabrik turbin itu. Saya ingin melihat sendiri 
bagaimana Iran dipaksa keadaan untuk mengatasi sendiri kesulitan 
teknologinya.&lt;br /&gt;

Ternyata benar. Pabrik turbin itu sangat besar. Bukan hanya bisa 
merangkai, tapi membuat keseluruhannya. Bahkan sudah mampu membuat 
blade-blade turbin sendiri. Termasuk mampu menguasai teknologi coating 
blade yang bisa meningkatkan efisiensi turbin. Baru 10 tahun Iran 
menekuni alih teknologi pembangkit listrik ini. Sekarang Iran sudah 
memproduksi 225 buah turbin dari berbagai ukuran. Mulai dari 25 MW 
sampai 167 MW. Bahkan Iran sudah mulai ekspor turbin &amp;nbsp;ke Libanon, Syria 
dan Iraq. Bulan depan sudah pula mengekspor suku cadang turbin ke India.
 Bulan lalu pabrik turbin Iran ini merayakan produksi bladenya yang ke 
80.000 buah!&lt;br /&gt;

Kesimpulan saya: inilah Negara Islam pertama yang mampu membuat 
turbin dan keseluruhan pembangkit listriknya. Saya dan rombongan PLN 
diberi kesempatan meninjau semua proses produksinya. Dari A sampai Z. 
Termasuk memasuki laboratorium metalurginya. Dengan kemampuannya ini, 
untuk urusan listrik, Iran bisa mandiri. Bahkan untuk pemeliharaan 
pembangkit-pembangkit listrik yang lama Iran tidak tergantung lagi ke 
pabrik asalnya. Mesin-mesin Siemen lama dari Jerman atau GE dari USA 
bisa dirawatnya sendiri. Iran sudah bisa memproduksi suku cadang untuk 
semua mesin pembangkit Siemen dan GE. Bahkan sudah dipercaya oleh Siemen
 untuk memasok ke negara lain. “Anak perusahaan kami sanggup melakukan 
pemeliharaan pembangkit-pembangkit listrik PLN dengan menggunakan suku 
cadang dari sini,” kata manajer di situ. Pabrik ini memiliki 32 anak 
perusahaan, masing-masing menangani bidang yang berbeda di sektor 
listrik. Termasuk ada anak perusahaan yang khusus bergerak di bidang 
pemeliharaan dan operasi pembangkitan.&lt;br /&gt;

Bisnis kelihatannya tetap bisnis. Saya tidak habis pikir bagaimana 
Iran tetap bisa mendapatkan alat-alat produksi turbin berupa mesin-mesin
 dasar kelas satu buatan Eropa: Itali, Jerman, Swiss dan seterusnya. 
Saya juga tidak habis pikir bagaimana pabrik pembuatan turbin ini bisa 
mendapatkan lisensi dari Siemen.&lt;br /&gt;

Rupanya meski Iran membenci Amerika dan sekutunya tapi tidak sampai 
membenci produk-produknya. Iran membenci Amerika hanya karena Amerika 
membantu Israel. Ini jauh dari bayangan saya sebelum datang ke Iran. 
Saya pikir Iran membenci apa pun yang datang dari Amerika. Ternyata 
tidak. Bahkan Coca-cola dijual secara luas di Iran. Demikian juga Pepsi 
dan Miranda. Belum lagi Gucci, Prada dan seterusnya.&lt;br /&gt;

Intinya: dengan diembargo oleh Amerika Serikat dan sekutunya, Iran 
hanya mengalami kesulitan pada tahun-tahun pertamanya. Kesulitan itu 
membuat Iran kepepet, bangkit dan mandiri. Kesulitan itu tidak sampai 
membuatnya miskin apalagi bangkrut. Justru Iran dipaksa menguasai 
beberapa teknologi yang semula menjadi ketergantungannya.&lt;br /&gt;

Banyaknya proyek yang sedang dikerjakan sekarang menunjukkan bahwa 
pembangunan ekonomi Iran terus berjalan. Mulai dari pengembangan bandara
 di mana-mana, pembangunan jalan layang sampai pun ke industri dasar. 
Tidak ketinggalan pula industri mobil.&lt;br /&gt;

Kegiatan ekonomi di Iran memang tidak gegap-gempita seperti Tiongkok,
 tapi tetap terasa menggeliat. Pertumbuhan ekonominya sudah bisa 
direncanakan 6 persen tahun ini. Mulai meningkat drastis dibanding 
tahun-tahun pertama sanksi ekonomi diberlakukan. “Sebelum ada sanksi 
ekonomi, Iran hanya mampu memproduksi 300.000 mobil setahun. Sekarang 
ini Iran memproduksi 1,5 juta mobil setahun,” ujar seorang CEO 
perusahaan terkemuka di Iran.&lt;br /&gt;

Kami mendarat di bandara internasional Imam Khomeini Teheran 
menjelang waktu shalat Jumat. Maka saya pun ingin segera ke masjid: 
sembahyang Jumat. Saya tahu tidak ada kampung di sekitar bandara ini. 
Dari atas terlihat bandara ini seperti benda jatuh di tengah gurun 
tandus yang maha luas. Tapi setidaknya pasti ada masjid di bandara itu.&lt;br /&gt;

Memang ada masjid di bandara itu tapi tidak dipakai sembahyang Jumat.
 Saya pun minta diantarkan ke desa atau kota kecil terdekat. Ternyata 
saya kecele. Di Iran tidak banyak tempat yang menyelenggarakan 
sembahyang Jumat. Bahkan di kota sebesar Teheran, ibukota negara dengan 
penduduk 16 juta orang itu, hanya ada satu tempat sembahyang Jumat. Itu 
pun bukan di masjid tapi di universitas Teheran. Dari bandara memerlukan
 waktu perjalanan 1 jam. Atau bisa juga ke kota suci Qum. Tapi jaraknya 
lebih jauh lagi. Di Negara Islam Iran, Jumatan hanya diselenggarakan di 
satu tempat saja di setiap kota besar.&lt;br /&gt;

“Jadi, tidak ada tempat Jumatan di bandara ini?,” tanya saya.&lt;br /&gt;

“Tidak ada. Kalau kita kita mau Jumatan harus ke Teheran (40 km) 
&amp;nbsp;atau ke Qum (70 km). Sampai di sana waktunya sudah lewat,” katanya.&lt;br /&gt;

Shalat Jumat ternyata memang tidak wajib di Negara Islam Iran yang 
menganut aliran Syiah itu. Juga tidak menggantikan shalat dzuhur. Jadi 
siapa pun yang shalat Jumat tetap harus shalat dzuhur.&lt;br /&gt;

Karena hari Jumat adalah hari libur, saya tidak dijadwalkan rapat 
atau meninjau proyek. Maka waktu setengah hari itu saya manfaatkan untuk
 ke kota suci Qum. Jalan toll-nya tidak terlalu mulus tapi sangat OK: 
enam jalur dan tarifnya hanya Rp 4000. Tarif itu kelihatannya memang 
hanya dimaksudkan untuk biaya pemeliharaan saja.&lt;br /&gt;

Sepanjang perjalanan ke Qum tidak terlihat apa pun. Sejauh mata 
memandang yang terlihat hanya &amp;nbsp;gurun, gunung tandus dan jaringan 
listrik. Saya bayangkan alangkah enaknya membangun SUTET di Iran. Tidak 
ada urusan dengan penduduk. Alangkah kecilnya gangguan listrik karena 
tidak ada jaringan yang terkena pohon. Pohon begitu langka di sini.&lt;br /&gt;

Begitu juga letak kota suci Qum. Kota ini seperti berada di 
tengah-tengah padang yang tandus. Karena itu bangunan masjidnya yang 
amat besar, yang berada dalam satu komplek dengan madrasah yang juga 
besar, kelihatan sekali menonjol sejak dari jauh.&lt;br /&gt;

Tujuan utama kami tentu ke masjid itu. Inilah masjid yang luar biasa 
terkenalnya di kalangan ummat Islam Syiah. Kalau pemerintahan Iran 
dikontrol ketat oleh para mullah, di Qum inilah pusatnya mullah. 
Demokrasi di Iran memang demokrasi yang dikontrol oleh ulama. 
Presidennya sendiri dipilih secara demokratis untuk masa jabatan paling 
lama dua kali, tapi sang presiden harus taat kepada pemimpin tertinggi 
agama yang sekarang dipegang oleh Imam Khamenei. Siapa pun bisa 
mencalonkan diri sebagai presiden (tidak harus dari partai) tapi harus 
lolos seleksi oleh dewan ulama.&lt;br /&gt;

Tapi Sang Imam bukan seorang diktator mutlak. Dia dipilih secara 
demokratis oleh sebuah lembaga yang beranggotakan 85 mullah. 
Masing-masing mullah itu pun dipilih langsung secara demokratis oleh 
rakyat.&lt;br /&gt;

Dalam praktek sehari-hari ternyata tidak seseram yang kita bayangkan.
 Amat jarang lembaga keagamaan ini mengintervensi pemerintah. “Dalam 
lima tahun terakhir kita belum pernah mendengar campur tangan dari 
mullah ke pemerintah,” ujar seorang CEO perusahaan besar di Teheran.&lt;br /&gt;

Saya memang kaget melihat kehidupan sehari-hari di Iran, termasuk di 
kota suci Qum. Banyak sekali wanita yang mengendarai mobil. Tidak 
seperti di negara-negara di jazirah Arab yang wanitanya dilarang 
mengendarai mobil. Bahkan orang Iran &amp;nbsp;menilai negara yang melarang 
wanita mengendarai mobil dan melarang wanita memilih dalam pemilu 
bukanlah negara yang bisa menyebut dirinya Negara Islam.&lt;br /&gt;

Dan lihatlah cara wanita Iran berpakaian. Termasuk di kota suci Qum. 
Memang semua wanita diwajibkan memakai kerudung (termasuk wanita asing),
 tapi ya tidak lebih dari kerudung itu. Bukan jilbab, apalagi burqah. 
Kerudung itu menutup rapi kepala tapi boleh menyisakan bagian depan 
rambut mereka. Maka siapa pun bisa melihat mode bagian depan rambut 
wanita Iran. Ada yang dibuat modis sedikit keriting dan sedikit 
dijuntaikan keluar dari kerudung. Ada pula yang terlihat dibuat modis 
dengan cara mewarnai rambut mereka. Ada yang blonde, ada pula yang 
kemerah-merahan.&lt;br /&gt;

Bagaimana baju mereka? Pakaian atas wanita Iran umumnya juga sangat 
modis. Baju panjang sebatas lutut atau sampai ke mata kaki. Pakaian 
bawahnya hampir 100 persen celana panjang yang cukup ketat. Ada yang 
terbuat dari kain biasa tapi banyak juga yang celana jean. Dengan 
tampilan pakaian seperti itu, ditambah dengan tubuh mereka yang umumnya 
langsing, wanita Iran terlihat sangat modis. Apalagi, seperti kata orang
 Iran, dari 10 wanita Iran yang cantik adalah 11! Sedikit sekali saya 
melihat wanita Iran yang memakai burkah, itu pun tidak ada yang sampai 
menutup wajah.&lt;br /&gt;

Sampai ke kota Qum, sembahyang Jumatnya memang sudah selesai. Ribuan 
orang bubaran keluar dari masjid. Saya pun melawan arus masuk ke masjid 
melalui pintu &amp;nbsp;15. Setelah shalat dzuhur saya ikut ziarah ke makan 
Fatimah yang dikunjungi ribuan Jemaah itu. Makan ini letaknya di dalam 
masjid sehingga suasananya mengesankan seperti ziarah ke makan 
Rasulullah di masjid Nabawi. Apalagi banyak juga oarng yang kemudian 
shalat dan membaca Quran di dekat situ yang mengesankan orang seperti 
berada di Raudlah.&lt;br /&gt;

Yang juga menarik adalah strata sosialnya. Kota metropolitan Teheran 
dengan penduduk 16 juta dan dengan ukuran 50 km garis tengah adalah kota
 yang sangat besar. Sebanding dengan Jakarta dengan Jabotabeknya. Tapi 
tidak terlihat ada &amp;nbsp;keruwetan lalu-lintas di Teheran. Memang Teheran 
tidak memiliki kawasan yang cantik Jalan Thamrin-Sudirman namun sama 
sekali tidak terlihat ada kawasan kumuh seperti Pejompongan dan 
Bendungan Hilir. &amp;nbsp;Memang tidak banyak gedung-gedung pencakar langit yang
 cantik, tapi juga tidak terlihat gubuk dan bangunan kumuh.&lt;br /&gt;

Kota Teheran tidak memiliki bagian kota yang terlihat mewah, tapi 
juga tidak terlihat ada bagian kota yang miskin. Teheran bukan kota yang
 sangat bersih tapi juga tidak terasa kotor. Di jalan-jalan yang penuh 
dengan mobil itu saya tidak melihat ada Mercy mewah apalagi Ferrari, 
tapi juga tidak ada bajaj, motor atau mobil kelas 600 sampai 1.000 cc. 
Lebih 90% mobil yang memenuhi jalan adalah sedan kelas 1.500 sampai 
2.000 cc. Saya tidak melihat ada mall-mall yang besar di Teheran, tapi 
saya juga sama sekali tidak melihat ada pedagang kaki lima, apalagi 
pengemis. Wanitanya juga tidak ada yang sampai pakai burqah, tapi juga 
tidak ada yang berpakaian merangsang. Orangnya rata-rata juga ramah dan 
sopan. Baik dalam sikap maupun kata-kata.&lt;br /&gt;

Pemerataan pembangunan terasa sekali berhasil diwujudkan di Iran. 
Semua rumah bisa masak dengan gas yang dialirkan melalui pipa 
tersentral. Demikian juga 99% rumah di Iran menikmati listrik –untuk 
tidak menyebutkan 100%.&lt;br /&gt;

Melihat Iran seperti itu saya jadi teringat makna kata yang 
ditempatkan di bagian paling tengah-tengah al Quran: Wal Yatalaththaf!&lt;br /&gt;

Bagaimana Iran ke depan? Mengapa setelah lebih 20 tahun diisolasi dan
 diembargo Amerika Serikat Iran tidak kolaps seperti Burma, Korut atau 
Kuba?&lt;br /&gt;

Banyak faktor yang melatar belakanginya. Pertama, saat mulai 
diisolasi dulu kondisi Iran sudah cukup maju. Kedua, tradisi keilmuan 
bangsa Iran termasuk yang terbaik di dunia. Ketiga, Iran penghasil 
minyak dan gas yang sangat besar. Keempat, jumlah penduduk Iran cukup 
besar untuk bisa mengembangkan ekonomi domestic. Kelima, tradisi dagang 
masyarakat Iran sudah terkenal dengan golongan bazarinya.&lt;br /&gt;

Tradisi dagang itu tidak mudah dikalahkan. Pedagang selalu bisa 
berkelit dari kesulitan. Ini berbeda dengan tradisi agraris. Seperti 
Tiongkok, meski 60 tahun dikungkung oleh komunisme Mao Zedong yang kaku,
 penduduknya tetap tidak lupa kebiasaan dagang. Demikian juga warga 
Iran. Ini terbukti sampai sekarang pun. Setelah lebih 20 tahun diisolasi
 pun sektor jasa masih menyumbang sampai 40% GDP negara itu.&lt;br /&gt;

Penduduk Iran yang 75 juta orang juga menjadi kekuatan ekonomi 
tersendiri. Apalagi saat mulai diisolasi oleh Amerika tahun 80-an, 
kondisi Iran sudah tidak tergolong negara miskin. Kelas menengah di Iran
 sangat dominan. Inilah factor yang dulu membuat revolusi Islam Iran 
tahun 1979 berhasil menumbangkan diktator Syah Pahlevi. Keberhasilan itu
 disebabkan &amp;nbsp;masyarakat di Iran didominasi kaum bazari. Pedagang kelas 
menengah. Yakni bukan konglomerat yang ketakutan ditebas penguasa, dan 
bukan pedagang kecil yang takut kehilangan tempat bergantung.&lt;br /&gt;

Belum lagi kekayaan alamnya. Iran adalah negara kedua terbesar 
penghasil minyak dan gas alam. Bukan hanya memiliki cadangan besar, tapi
 juga mampu melakukan drilling dan pengolahan sendiri. Tidak ada lagi 
ketergantungan akan teknologi &amp;nbsp;drilling dan pengolahan.&lt;br /&gt;

Salah satu sumber gasnya, yang baru saja ditemukan, akan membuat 
negara itu kian berkibar. Di lepas pantainya, di Teluk Parsi, ditemukan 
ladang gas terbesar di dunia. Ladang itu setengahnya berada di wilayah 
Qatar dan setengahnya lagi di wilayah Iran. &amp;nbsp;Tahun 1999 lalu Qatar sudah
 berhasil menyedot gas bawah laut itu dari wilayah Qatar. Kalau Iran 
tidak menyedotnya dari wilayah Iran tentu semua gas itu akan disedot 
Qatar. Karena itu Iran juga bergegas menyedotnya dari sisi timur. Tahun 
2003 lalu Iran sudah berhasil menyedot gas itu dan akan terus 
meningkatkan sedotannya. “Tiga tahun lagi kemampuan Iran menyedot gas 
itu sudah sama dengan Qatar,” ujar CEO perusahaan gas di sana.&lt;br /&gt;

Untuk menggambarkan seberapa besar potensi gas itu baiknya dikutip 
kata-kata CEO yang saya temui di atas. “Seluruh gas Iran di situ 
harganya USD 12 triliun,” katanya. Ini sama dengan 12 kali seluruh 
kekuatan ekonomi Indonesia yang USD 1 triliun saat ini. “Kalau gas itu 
diambil dalam skala seperti sekarang baru akan habis dalam 200 tahun,” 
tambahnya.&lt;br /&gt;

Gas itu letaknya memang 3.000 meter di bawah laut, namun dalamnya 
laut sendiri hanya 50 meter. Secara teknis ini jauh lebih mudah 
pengambilan gasnya daripada misalnya gas bawah laut Indonesia di Masela,
 di laut Maluku Tenggara.&lt;br /&gt;

Memang masih ada kendala ekonomi yang mendasar. Defisit anggaran 
masih menghantui, subsidi masih besar, laju inflasi masih tinggi dan 
akses perdagangannya masih &amp;nbsp;terjepit oleh sanksi Amerika. Inflasi yang 
tinggi itu akibat naiknya harga bahan makanan, gas dan BBM. Bahkan 
akibat inflasi itu Iran harus mencetak mata uang dengan pecahan lebih 
besar dari rupiah. Kalau pecahan rupiah paling besar Rp 100.000, real 
Iran terbesar adalah 500.000 real (1 real hampir sama dengan Rp 1). 
Bahkan ada juga real lembaran 1.000.000, meski penggunaannya hanya di 
lingkungan terbatas.&lt;br /&gt;

Seperti Indonesia, Iran juga merencanakan menghapus empat nol di 
belakang real yang terlalu panjang itu. Hanya saja penghapusan nol 
tersebut baru akan dilakukan setelah inflasinya stabil kelak. Itulah 
sebabnya pemerintah Iran kini mati-matian &amp;nbsp;memperbaiki fondasi 
ekonominya. Tahun lalu parlemen Iran sudah menyetujui dilaksanakannya 
“reformasi ekonomi”. Sebuah reformasi yang sangat penting dan mendasar. 
Inti dari reformasi itu adalah menjadikan ekonomi Iran sebagai “ekonomi 
pasar”. Artinya harga-harga harus ditentukan oleh pasar. Tidak boleh 
lagi ada subsidi. Reformasi ekonomi itu ditargetkan harus berhasil dalam
 lima tahun ke depan.&lt;br /&gt;

Begitu pentingnya reformasi untuk meletakkan dasar-dasar ekonomi Iran
 itu, sampai-sampai Presiden Ahmadinejad berani mengambil resiko dihujat
 dan dibenci rakyatnya dua tahun terakhir ini. Subsidi pun dia hapus. 
Harga-harga merangkak naik. Ahmadinejad tidak takut tidak popular karena
 ini memang sudah masa jabatannya yang kedua, yang tidak mungkin bisa 
maju lagi jadi presiden.&lt;br /&gt;

Bahwa kini Iran memilih jalan ekonomi pasar sungguh mengejutkan. 
Alasannya pun “sangat ekonomi”: untuk meningkatkan produktivitas 
nasional dan keadilan sosial. Subsidi (subsidi BBM tahun lalu mencapai 
USD 84 juta), menurut pemerintah, lebih banyak jatuh kepada orang kaya. 
Karena itu daripada anggaran dialokasikan untuk subsidi lebih baik 
langsung diarahkan untuk golongan yang berhak.&lt;br /&gt;

Pemikiran reformasi ekonomi seperti itulah yang tidak ada di 
negara-negara lain yang diisolasi Amerika Serikat. Inilah juga faktor 
yang membuat Iran tidak akan tertinggal seperti Burma, Kuba atau Libya. 
Dengan bendera sebagai Negara Islam pun Iran tetap menjunjung tinggi 
ilmu ekonomi yang benar. Tradisi keilmuan di Iran, termasuk ilmu 
ekonomi, memang sudah tinggi sejak zaman awal peradaban. Inilah salah 
satu bangsa tertua di dunia dengan peradaban Arya yang tinggi.&lt;br /&gt;

Dalam situasi terjepit sekarang pun, tradisi keilmuan itu tetap 
menonjol. Iran kini tercatat sebagai satu di antara 15 negara yang mampu
 mengembangkan nanoteknologi. Iran juga termasuk 10 negara yang mampu 
membuat dan meluncurkan sendiri roket luar angkasa.&lt;br /&gt;

Di bidang rekayasa kesehatan, Iran juga menonjol: teknologi stemcell,
 kloning dan jantung buatan sudah sangat dikenal di dunia. Bahkan untuk 
stemcell Iran masuk 10 besar dunia.&lt;br /&gt;

Maka tidak heran kalau Iran juga tidak ketinggalan dalam penguasaan 
teknologi perminyakan, pembangkit listrik dan otomotif. Jangankan jenis 
teknologi itu, nuklir pun Iran sudah bisa membuat, lengkap dengan 
kemampuannya memproduksi uranium hexaflourade yang selama ini hanya 
dimiliki oleh enam negara.&lt;br /&gt;

AS kelihatannya berhasil membuat Burma, Korut, Kuba dan Libya 
menderita dengan embargonya. Tapi tidak untuk Iran. Ke depan posisi Iran
 justru kian baik, antara lain karena “dibantu” oleh Amerika Serikat 
sendiri. Sudah lama Iran ingin menumbangkan Saddam Husein di Iraq, namun
 selalu gagal. Perang Iran-Iraq yang sampai 8 tahun pun tidak berhasil 
mengalahkan Saddam Husein. Iran tidak menyangka bahwa Saddam dengan 
mudah ditumbangkan oleh AS.&lt;br /&gt;

Dengan tumbangnya Saddam Husein maka Iraq kini dikuasai oleh para 
pemimpin yang hati mereka memihak Iran. Banyak pemimpin Iraq saat ini 
adalah mereka yang di masa Saddam dulu terusir ke luar negeri, dan 
mereka bersembunyi di Iran. Bahkan saat terjadi perang Iran-Iraq dulu, 
mereka ikut angkat senjata bersama tentara Iran menyerbu Iraq.&lt;br /&gt;

Demokrasi yang diperjuangkan AS di Iraq telah membuat golongan 
mayoritas berkuasa di Iraq. Padahal mayoritas rakyat Iraq adalah Islam 
Syi’ah. Golongan Sunni hanya 40 persen, itu pun tidak utuh. Yang separo 
adalah keturunan Arab sedang separo lagi keturunan Kurdi. Ada 
kecenderungan keturunan Kurdi memilih berkoalisi dengan Syi’ah. Padahal 
yang golongan Arab itu pun masih juga terpecah-pecah ke dalam berbagai 
kabilah. Saddam Husein, misalnya, datang dari suku Tikrit yang jumlahnya
 hanya sekitar 10% dari penduduk Iraq.&lt;br /&gt;

Dengan gambaran seperti itu maka masa depan hubungan Iran dan Iraq 
tinggal menunggu waktu yang tepat untuk menjadi amat mesra. Waktu yang 
tepat itu adalah ini: mundurnya AS 100% dari Iraq. Dan itu tidak akan 
lama lagi. Pekan lalu pimpinan Iraq sudah mengatakan “Iraq hanya perlu 
bantuan militer untuk menjaga perbatasan, bukan untuk urusan dalam 
negeri”.&lt;br /&gt;

Maka tidak lama lagi Iraq akan menjadi “negara ketiga” yang akan 
mengalirkan barang dari dan ke Iran. Dan kalau ini terjadi, masih ada 
gunanyakah Iran diisolasi?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dahlan Iskan</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title/><link>http://kata-kata-hikmah2.blogspot.com/2012/03/kisah-serangan-udara-tentara-israel.html</link><category>kekejaman israel 2012</category><author>noreply@blogger.com (saeful uyun)</author><pubDate>Thu, 15 Mar 2012 23:19:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1598098673020493389.post-5359467403940012195</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhIQ8WZuUJEsbfQPi7t6doIAihcEWpP88p5eveQL0AfQs1WCUUHltu0GTclaOT_AmbJ05CipyYydl9FAZfUuzaEpkB1YZlStPY5N0tehCfnUORssxLvQcuMNLrVsdTB6F7fh2JU4HRG7rvf/s1600/israel.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="247" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhIQ8WZuUJEsbfQPi7t6doIAihcEWpP88p5eveQL0AfQs1WCUUHltu0GTclaOT_AmbJ05CipyYydl9FAZfUuzaEpkB1YZlStPY5N0tehCfnUORssxLvQcuMNLrVsdTB6F7fh2JU4HRG7rvf/s320/israel.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Kisah serangan udara tentara Israel kepada penduduk Palestine)&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bismillaahir Rahmaanir Rahiim ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahmed putraku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ummi tak tahu kenapa pagi ini kau bersikeras&lt;br /&gt;pergi ke pasar untuk belanja dapur kita&lt;br /&gt;Dimana biasanya Ummi yang melakukannya&lt;br /&gt;katamu,"Biar Ummi di rumah,&lt;br /&gt;Ummi mengaji saja di kamar&lt;br /&gt;Biar Ahmed yang pergi ke pasar&lt;br /&gt;Sekali ini saja."&lt;br /&gt;Kau sangat bersikeras ...Ahmed putraku&lt;br /&gt;Ummi tak ada prasangka padamu&lt;br /&gt;Lelaki kecilku yang dibanggakan Abimu juga aku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu kau pun pergi membawa keping logam tersisa&lt;br /&gt;Untuk ditukar dengan apa saja sekedar hidup hari ini&lt;br /&gt;Ummi lalu kembali larut dalam ayat Quran tercinta kita...&lt;br /&gt;Kemudian mendadak suara langit menggelegar...&lt;br /&gt;Pesawat dari neraka datang lagi...&lt;br /&gt;Diikuti dentuman keras terdengar...&lt;br /&gt;Serasa dekat di telinga Ummi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu tiba-tiba saja Ummi merasa khawatir denganmu...&lt;br /&gt;Lalu bergegas keluar rumah seperti para tetangga &lt;br /&gt;Ummi mencari tahu apa yang telah terjadi&lt;br /&gt;Semua berlari ke arah pasar tempat kau pergi...&lt;br /&gt;Ahmed putraku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu ummi melihatmu terkapar di jalan...&lt;br /&gt;Diantara raga-raga tak bergerak lainnya&lt;br /&gt;Kau sekarat disana...Tanganmu saja yang bergerak&lt;br /&gt;Ahmed putraku...&lt;br /&gt;Ummi spontan membopongmu mencari pertolongan.&lt;br /&gt;Di mulutmu hanya ada suara...&lt;br /&gt;Suara yang sangat kita kenal...&lt;br /&gt;"Allah! Allah! Allah! Allah!" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lirih Lemah...&lt;br /&gt;Tapi menembus kuat hingga langit tertinggi&lt;br /&gt;Dan Allah ternyata memberi cinta di pagi ini padamu&lt;br /&gt;Juga pada Ummi lalu kubisikkan kata di telingamu,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Putraku tersayang, Sampaikan pesan Ummi pada Abimu di syurga bahwa ummi akan lanjutkan perjuangan kalian . &lt;br /&gt;Ummi akan teruskan perlawanan kalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat jalan Ahmed anakku terkasih&lt;br /&gt;Selamat jalan syahidku cintaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata Allah telah memanggilmu pagi ini&lt;br /&gt;Biarkan Ummi menangis terakhir kalinya&lt;br /&gt;mengantarmu pergi ke taman kehidupan sebenarnya&lt;br /&gt;dimana Abimu menunggu di pintu gerbangNya&lt;br /&gt;Tunggu Ummi ya nak, tunggu&lt;br /&gt;Kita kelak akan bersama lagi seperti dulu …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laa ilaaha illallah Muhammadarrasuulullah&lt;br /&gt;Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raajiuun…"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhIQ8WZuUJEsbfQPi7t6doIAihcEWpP88p5eveQL0AfQs1WCUUHltu0GTclaOT_AmbJ05CipyYydl9FAZfUuzaEpkB1YZlStPY5N0tehCfnUORssxLvQcuMNLrVsdTB6F7fh2JU4HRG7rvf/s72-c/israel.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Anaku kemarin takan pernah kembali</title><link>http://kata-kata-hikmah2.blogspot.com/2012/03/anaku-kemarin-takan-pernah-kembali.html</link><category>anaku buah hatiku</category><category>Anaku kemarin takan pernah kembali</category><category>doa untuk anak</category><category>kata kata untuk anak</category><category>Puisi Untuk Anaku</category><author>noreply@blogger.com (saeful uyun)</author><pubDate>Thu, 15 Mar 2012 23:15:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1598098673020493389.post-977877454740297452</guid><description>&lt;b&gt;Anaku kemarin takan pernah kembali&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Hidup diperantauan terkadang kangen sama orang tua nun jauh dikampung sana&lt;br /&gt;yang hidup dengan sawah, ladang, kolam dan buah buahan dikebun yang ditanam sendiri &lt;br /&gt;sedangkan aku setiap haru harus bekerja keras minimal untuk mempertahankan hidup dan manafkahi anak dan istri&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;terkadang aku menjadi pengecut yang ingin kembali kemasa kecil&lt;br /&gt;meninggalkan kepenatan sesaknya udara kota, kembali bersama keluarga dikampung&lt;br /&gt;akan tetapi keinginan itu hilang manakala kebutuhan harian terpenuhi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ummi, abi&amp;nbsp; ....&lt;br /&gt;sungguh nikmat engkau ketika kebutuhan bisa bersahabat dengan alam&lt;br /&gt;tidak seperti anakmu, buag airpun harus bayar, apalagi makan minum dan istirahat&lt;br /&gt;sungguh bersih darahmu ketika aliran makanan dihasilkan oleh kucuran keringat sendiri&lt;br /&gt;betapa halalnya makanan yang kau santap,mungkin inilah bedanya ketenangan hidup, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku sekarang sudah berputra&lt;br /&gt;yang setiap hari menghirup polusi udara&lt;br /&gt;yang setiap hari disuguhi perdebatan politik&lt;br /&gt;yang setiap hari disuguhi kriminalitas yang berkelanjutan&lt;br /&gt;yang setiap hari memunculkan trik baru berbuat licik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;inna lilahi......&lt;br /&gt;bisakah aku mendidikmu menjadi anak yang soleh&lt;br /&gt;dimana aku setiap hari pergi subuh pulang isya&lt;br /&gt;beda jauh ketika aku di kampung&lt;br /&gt;setiap habis duhur semua bisa makan bersama dan bekerja bersama setelah makan siang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;anaku ..&lt;br /&gt;waktu tak bisa diputar, mungkin ini sudah jamanmu&lt;br /&gt;masa laluku sepertinya susah untuk engkau rasakan&lt;br /&gt;kemarin tak akan pernah kembali, &lt;br /&gt;engkau hidup dimana alam sudah tidak bersahabat&lt;br /&gt;engkau lahir dimana darah adalah taruhan untuk berbuat kebaikan&lt;br /&gt;engkau hidup dimana bekerja berebut dengan mesin&lt;br /&gt;engkau hidup dijaman tanpa ambang batas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title/><link>http://kata-kata-hikmah2.blogspot.com/2012/02/banyak-cara-orang-untuk-meraih-asa-dan.html</link><category>hikmah shalat</category><category>manfaat shalat</category><category>perumpamaan shalat</category><category>tatacara shalat</category><author>noreply@blogger.com (saeful uyun)</author><pubDate>Tue, 14 Feb 2012 05:09:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1598098673020493389.post-6013908409637086334</guid><description>Banyak cara orang untuk meraih asa dan keinginannya, adalah fitrah manusia yang berkeinginan dan ingin menjadi lebih sejahtera &lt;br /&gt;dan menjadi lebih baik dari sekarang,&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;tuhan kau ajarkan kami dan kau wajibkan kami shalat, secara bahasa solat adalah doa, dari mulai Allohu akbar sampai salam hampir tak putus mengucapkan berbagai doa&lt;br /&gt;doa adalah permintaan dari yang merasa bawah&amp;nbsp; ke&amp;nbsp; yang atas, perintah adalah permintaan dari yang atas ke yang bawah.&lt;br /&gt;tuhan ...&lt;br /&gt;kenapa kau wajibkan aku shalat? bukankah shalat itu meminta?&lt;br /&gt;aku baru sadar bahwa engkau begitu maha bijaksana, meminta pun engkau wajibkan&lt;br /&gt;bahkan solat adalah sebuah prasyarat ketika semua amal ingin diterima oleh engkau&lt;br /&gt;tuhan yang baik hati&lt;br /&gt;mungkin aku sadar dalam meminta ada cara yang engkau contohkan dalam shalat&lt;br /&gt;bismilah dan niat sebelum sholat adalah kunci utama,&lt;br /&gt;khusyu dan berjamaah adalah sebuah nilai tertinggi dalam solat&lt;br /&gt;tepat pada waktunya solat itu harus dilaksanakan&lt;br /&gt;memuji ketika sujud sebelum aku meminta &lt;br /&gt;istigfar setelah beres salam&amp;nbsp; adalah sunnah yang muhammad ajarkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku maknai bismilah dan niat adalah sebuah langkah pertama&lt;br /&gt;aku maknai khusyu dalam solat adalah khusu dalam meminta&lt;br /&gt;aku maknai urutan gerakan solat adalah proses yang harus aku lakukan&lt;br /&gt;aku maknai solat pada waktunya adalah kapan aku harus meminta&lt;br /&gt;aku maknai istigfar setelah solat adalah introspeksi apakah apa yang aku lakukan sudah benar atau belum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tuhan ...&lt;br /&gt;engkau maha bijaksana dalam mengajarkan &lt;br /&gt;engkau maha agung dalammemberikan perumpamaan&lt;br /&gt;jadikanlah shalatku sebagai keharusanku bukan menjadi sebuah beban kewajiban&lt;br /&gt;yang terkadang paling mudah aku tinggalkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tuhan ...&lt;br /&gt;ajarkan ingatkanlah terus kepada hamba akan nikmatnya shalat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Ramalan Bencana 2012</title><link>http://kata-kata-hikmah2.blogspot.com/2011/12/ramalan-bencana-2012.html</link><category>Ada Apa di tahun 2012</category><category>ISu Kiamat 2012</category><category>MEngukur Keimanan di tahun 2012</category><category>Ramalan Bencana 2012</category><author>noreply@blogger.com (saeful uyun)</author><pubDate>Sun, 18 Dec 2011 18:05:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1598098673020493389.post-5965926821888671856</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgrKgnNlREh6H-FlL-US1zyomhivwnUG_X6ppZ-wIqa5E5oOnlZiRt7mBxlwi35v2rpBbAeGJ21roWPt3_HMZWBE0kQlw15IX8zpD4eCcz9UddSfLKFJpx5aQuhoFRQC-a88Bm3s5L62w3e/s1600/ramalan+2012.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="137" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgrKgnNlREh6H-FlL-US1zyomhivwnUG_X6ppZ-wIqa5E5oOnlZiRt7mBxlwi35v2rpBbAeGJ21roWPt3_HMZWBE0kQlw15IX8zpD4eCcz9UddSfLKFJpx5aQuhoFRQC-a88Bm3s5L62w3e/s320/ramalan+2012.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
inilah prediksi alam pada tahun 2012 yang menggemparkan itu, &lt;br /&gt;rahasia tuhan adalah rahasia tuhan akan tetapi papun bentuk informasi yang pasti kita harus tetap meningkatkan Ibadah dan&lt;br /&gt;ketauhidan kita agar kita menjadi manusia yang benar menjadi abdun, jadilaha badun yang menghendaki ridha allah SWT&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;21 Desember 2012, masih menjadi hari yang penuh misteri dan bahkan telah menjadi misteri dunia. Menurut ramalan, tanggal yang tepat &lt;br /&gt;jatuh pada hari jum’at itu merupakan akhir dari peradaban di dunia ini alias “Hari Kiamat”. Dalam kitab suci Al-Qur’an dan beberapa sumber, &lt;br /&gt;hari kiamat akan jatuh pada hari Jum’at, seperti yang diramalkan oleh beberapa nara sember, termasuk kalender bangsa maya yang selama ini &lt;br /&gt;diyakini sebagai kalender paling akurat di bumi&lt;br /&gt;Dalam majalah Science edisi 8 September 2006, diberitakan bahwa ilmuwan dari Australia, Tiongkok, dan Norwegia dalam riset bersama terhadap &lt;br /&gt;lapisan batuan berhasil menemukan, bahwa telah terjadi perubahan kutub bumi. Jika dijabarkan secara nyata, selama 20 juta tahun ini, &lt;br /&gt;arah kutub utara telah menyimpang sebesar 50 derajat. Perubahan ini setara dengan jarak antara Alaska (atau Siberia) hingga ke garis khatulistiwa. &lt;br /&gt;Dalam kebudayaan suku bangsa Maya yang sangat maju, juga terdapat catatan serupa. Berdasarkan kalender suku Maya, terhitung sejak 1992 hingga 2012, &lt;br /&gt;bumi kita akan memasuki suatu masa “Siklus Besar” yang terjadi setiap 5200 tahun sekali yang merupakan masa penutup dari fase terakhir, &lt;br /&gt;yang juga disebut “Masa Perubahan Bumi”. Dalam kebudayaan suku Maya itu juga telah diramalkan bahwa pada tahun 2012 medan magnet bumi juga akan mengalami perubahan.&lt;br /&gt;Sementara India Daily pada tanggal 1 Maret 2005 melaporkan, bahwa ada sejumlah ilmuwan geofisika dan astronomi dari perusahaan Hyderabad telah &lt;br /&gt;meramalkan bahwa pada tahun 2012 akan terjadi perputaran terbalik pada kutub bumi maupun kutub matahari. Perputaran terbalik kutub bumi artinya &lt;br /&gt;kutub utara dan kutub selatan akan bertukar posisi. Selama dalam proses ini di bumi akan terjadi suatu fenomena dimana dalam kurun waktu tersebut &lt;br /&gt;akan sama sekali tidak ada daya tarik menarik medan magnet. Apa jadinya jika bumi berpindah kutub dari kutub utara ke selatan, dan kutub selatan ke utara? &lt;br /&gt;Tentu saja matahari yang awalnya muncul dari timur akan muncul dari barat pada saat itu. Ramalan ini memiliki keterkaitan dengan berita yang muncul &lt;br /&gt;dan ayat-ayat kitab suci Al-Qur’an yang menerangkan bahwa “Pada hari kiamat, matahari akan terbit dari arah barat dan terbenam dari arah timur”.&lt;br /&gt;Walaupun beberapa sumber diatas tidak menerangkan bahwa matahari akan terbit dari arah barat, tetapi tentu saja kita dapat menyimpulkannya jika bumi &lt;br /&gt;berpindah kutub, tentu saja arah muncul matahari akan berubah. Kalangan “orang dalam” di NASA, DoD (badan inteligensi militer), &lt;br /&gt;SETI maupun CIA sudah memprediksikan, kalau 2/3 dari penduduk planet bumi akan punah, ketika terjadi pergantian kutub, yang disebabkan kedatangan Planet X. &lt;br /&gt;Sisa populasi yang bertahan hidup, terancam bahaya kelaparan dan radiasi elemen, dalam jangka waktu 6 bulan setelah kejadian ini. Semua operasi rahasia menyadari &lt;br /&gt;kenyataan ini, dan sudah menyiapkan diri mereka. Fenomena ini juga diperkuat dengan hadirnya planet X atau Nibiru. Planet X juga dikenal dengan nama Nibiru, &lt;br /&gt;atau disebut “Wormwood”, merupakan benda angkasa luar yang paling sering disebut sejak jaman kuno. Setelah mengorbit selama 3600 tahun, planet ke 10 ini akan datang lagi. &lt;br /&gt;Dampak kedatangan Planet X terhadap bumi, sudah dicatat nenek moyang kita ribuan tahun lalu. Ilmu Geologi dan Arkeologi juga mencantumkannya. Banyak yang mengatakan kalau &lt;br /&gt;planet Nibiru memiliki fisik yang mirip dengan matahari, bahkan merupakan kembaran matahari.&lt;br /&gt;Fakta Planet X Massa Planet X begitu besar, dengan kutub magnetis yang memiliki kadar plasma tinggi dan pancaran energi yang begitu dahsyat, &lt;br /&gt;pasti mengakibatkan kerusakan hebat pada planet yang dilewatinya. Biasanya beberapa tahun sebelum kedatangan planet X, gelombang elektromagnetik &lt;br /&gt;Planet X mengakibatkan perubahan-perubahan besar pada planet yang akan dilewatinya. Ini bisa dilihat pada perubahan iklim dahsyat yang melanda Planet Bumi. &lt;br /&gt;Aktivitas gempa dan vulkanis mengalami perubahan 3 hingga 4 dekade sebelum kedatangan Planet X. Sejak tahun 1996, perubahan cuaca di Bumi mencatat rekor tertinggi. &lt;br /&gt;Berbagai bencana alam, mulai dari gempa, aktivitas vulkanik dan perubahan elektromagnetis begitu tajam peningkatannya, namun datanya selalu “diperhalus” kepada masyarakat luas untuk mencegah kegemparan global tentang berita ini.&lt;br /&gt;Dr. Dmitriev menemukan bahwa medan magnetic matahari meningkat 230 persen sejak tahun 1901. Jadi, yang mengalami perubahan bukan hanya planet Bumi. &lt;br /&gt;Hanya sedikit kalangan yang menyadari fakta ini. Di Akademi Sains Nasional Siberia, Rusia, khususnya di Novosibirsk, berlangsung penelitian terhadap matahari. &lt;br /&gt;Dan Dr.Dmitriev dengan takjub mengemukakan bahwa, matahari bertambah terang 1000 persen dibanding sebelumnya, dan masih terus bertambah terang.&lt;br /&gt;Melihat Planet X Hanya teleskop terbesar (yang dijaga ketat) bisa digunakan untuk melihat Planet X. Sejumlah observatorium kecil di dunia mencatat keberhasilan melihat &lt;br /&gt;Planet X di awal tahun 2001.&lt;br /&gt;Dr. Harrington, rekan sejawat dari Ilmuwan dan arkeolog Zecharia Sitchin, yang pertama meyakini keberadaan NIBIRU atau Planet X berdasarkan catatan kuno orang Sumeria, &lt;br /&gt;meninggal mendadak akibat kecelakaan. Diduga ini disebabkan keberanian Harrington mengekspos penemuan planet ke 10 yang dikenal dengan nama Planet X ini, &lt;br /&gt;guna melengkapi teori Sitchin. Sejak peristiwa ini, para ilmuwan memilih tutup mulut dan tak mau bicara banyak soal Planet X dan aktivitasnya. Saat Zecharia &lt;br /&gt;Sitchin menerbitkan buku yang didasari tulisan terjemahan bangsa Sumeria Kuno, Sitchin menyatakan ada 12 planet di tata surya kita. Saat buku diterbitkan (tahun 1970an), &lt;br /&gt;Teori Sitchin ditertawakan. Tapi, saat satu persatu temuan ilmuwan membuktikan bahwa Teori Sitchin benar, statement Sitchin mulai diawasi ketat. Dalam bukunya, “The 12th Planet”, Sitchin menulis tentang legenda “Komet Kiamat” atau “Nemesis” yang muncul secara periodic dan menciptakan kehancuran. Zaman Es Ingatkah pelajaran di Sekolah Menengah tentang Zaman es? Kisah ini merupakan petunjuk bahwa Planet Bumi senantiasa mengalami perubahan periodic. Dan yang dimaksud bukan hanya perubahan kutub saja. Ingat fosil gajah mammoth beku yang ditemukan di Kutub? Saat diteliti, dalam lambungnya masih ada tanaman tropis yang baru saja dimakan. Ini membuktikan, mammoth tersebut membeku dalam sekejap! Istilah zaman es bukan berarti perubahan yang bertahap, tapi instant. Ingat film “The Day After Tommorow”? Kira-kira secepat itulah pergerakan esnya! Dan ini terjadi setiap kali Planet X mendekat. Kita akan perdalam sedikit soal Zaman Es sebelum kita lanjut ke Planet X, karena…inilah yang akan terjadi nanti. Zaman Es Akan Terulang Lagi Teman-teman. Coba perhatikan fakta-fakta berikut ini dengan seksama. Baca dengan teliti…Ini SERIUS. Ini bukan bacaan sambil lewat..!. Karena kemungkinan yang kita alami bukanlah pemanasan global, akan tetapi Fase munuju zaman es. Perhatikan fakta-fakta berikut dengan seksama !. Kita bukanlah penyebab utama terjadinya Pemanasan Global. Dalam kadar maksimal, hanya 3 % gas karbondioksida (CO2) yang dihasilkan umat manusia. Jumlah CO2 dalam udara saat ini menyerap hampir semua radiasi yang ada. Jadi, tak ada hubungan antara kaitan jumlah kadar CO2 dan radiasi. 17.000 orang imuwan menandatangani petisi yang menyatakan bahwa CO2 yang dihasilkan manusia bukanlah penyebab pemanasan global. Peningkatan kadar CO2 sebanyak 30 % persen di atmosfir kita dalam 100 tahun terakhir adalah akibat kenaikan suhu laut. Dan naiknya temperature laut disebabkan meningkatnya gempa dan aktivitas vulkanik. Selama ini kita belajar di sekolah bahwa Zaman Es hanya terjadi sekali dalam sejarah. Tapi, nyatanya, Zaman es terjadi beberapa ratus kali. Matahari bersifat elektromagnetis. Inilah yang mengakibatkan timbulnya bintik matahari, yang terus bertambah. Bumi juga bersifat elektromagnetik.&lt;br /&gt;Pada waktu-waktu tertentu, kutub magnetic akan berubah. Dan perubahan ini diakibatkan perubahan pada tata surya kita. Di masa lalu, saat perubahan kutub terjadi, disertai juga dengan aktivitas vulkanik, gempa, zaman es dan kepunahan. Terjadi secara serentak. Perubahan ini terjadi dalam waktu yang sangat singkat. Bayangkan, dalam satu malam, suhu bisa turun 20 derajat! Zaman es berulang secara periodik setiap 11.500 tahun. Satu inci hujan menghasilkan 10 inci salju. Di tahun 2007 ini, Colorado tertutup salju setinggi 30 kaki dalam satu kali badai saja. Kamu juga bisa membaca kisah selengkapnya di www.iceagenow.com/Record_Lows_2007.htm Saat ini, Kutub Artik memiliki suhu yang cukup dingin untuk mengakibatkan Zaman Es. Yang dibutuhkan Cuma tambahan kelembaban sedikit saja, untuk menghasilkan lebih banyak salju. Saat ini dengan meningkatnya temperatur air laut akibat pergerakan vulkanik, kelembaban semakin meningkat di Kutub Artik. Untuk melihat daftar Glasir (glacier) yang mulai terbentuk saat ini, lihat situs www.iceagenow.com Data ini tidak dimuat oleh media massa. Besar kemungkinan, kita semua akan mengalami Zaman es. Film “An Inconvenient Truth”-nya Al Gore menyesatkan banyak orang. Informasi yang benar dalam film tersebut hanya soal semakin meningkatkan temperature air laut akan memicu kemunculan Zaman Es dalam waktu sekejap.&lt;br /&gt;Faktanya, mungkinkah sebuah bintang punya kekuatan luar biasa? Bisa saja mungkin! Karena ada satu bintang “kerdil” (dwarf star, sebutannya) yaitu “Sirius” atau dog star yang memiliki tingkat kepadatan yang sangat solid, bahkan melebihi matahari. Padahal ukurannya jauh lebih kecil, namun untuk kepadatan massa, Sirius paling berat. Jika bintang ini masuk orbit, atau bertabrakan.. maka efeknya lumayan fatal. Kalau dikaji tulisan-tulisan kuno tentang astronomi kita, maka..Bumi pada awalnya menempati posisi lebih dekat dengan matahari. Hari-hari di bumi lebih singkat, lebih panas, dan penduduknya berkulit gelap karena melanin yang tinggi (oleh karena itu penelitian tentang manusia pertama, atau Adam, menemukan bahwa Adam ini seorang negroid, kulit hitam). Saat itu, planet yang lebih kondusif dari sisi iklim, jarak dengan matahari dan atmosfir adalah Mars. Namun karena ada tubrukan, maka Jupiter masuk orbit. Jadi jarak bumi menjauh dari matahari. Ini berpengaruh pada banyak hal, seperti warna kulit penduduk, lama hari, dll. Tabrakan itulah yang menyebabkan “The Great Deluge” atau Banjir besar yang ada di kisah Nabi Nuh. Hari kiamat adalah hari jum’at sesuai dengan hari yang jatuh pada tanggal 21 Desember 2012. Matahari akan terbit dari arah barat sesuai dengan prediksi dari beberapa sumber yang mengatakan kalau bumi akan berubah kutub. Matahari akan sangat dekat dari atas kepala manusia (sejengkal di atas kepala) juga mendekati dengan fakta kalau Nibiru (Planet X) yang merupakan kembaran matahari akan sangat dekat bahkan menabrak bumi.&lt;br /&gt;Apakah semua ini akan benar-benar terjadi? kita tunggi saja 2012 tiba. Sudah banyak fakta-fakta yang memungkinkan semua ini terjadi. Berbagai prediksi dan hasil2 penelitian ilmiah telah banyak mengeluarkan pendapat yang berbeda-beda. Masalah Akhir Zaman kapan akan datang mungkin masih menjadi rahasia Allah. Akan tetapi apakah kita sudah siap menghadapi prediksi bencana yang teramat maha dahsyat ini ?… Seorang Mama Laurent, peramal kondang di Indonesia yang pernah mengatakan kalau tahun 2012 penduduk bumi hanya tinggal sekitar 40 % juga hanya bisa meramal dan memprediksi. Ada baiknya mulai sekarang kita mempersiapkan diri jika semua ini akan benar-benar terjadi. Semuanya kembali kepada Allah sang maha pencipta. Kembali kepada jalan-Nya merupakan jalan satu-satunya menemukan jalan keselamatan yang terbaik, dan memohon perlindungan dari semua prediksi-prediksi dan ramalan yang membuat kita merinding ini.&lt;br /&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgrKgnNlREh6H-FlL-US1zyomhivwnUG_X6ppZ-wIqa5E5oOnlZiRt7mBxlwi35v2rpBbAeGJ21roWPt3_HMZWBE0kQlw15IX8zpD4eCcz9UddSfLKFJpx5aQuhoFRQC-a88Bm3s5L62w3e/s72-c/ramalan+2012.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Hikmah berbagi</title><link>http://kata-kata-hikmah2.blogspot.com/2011/10/hikmah-berbagi.html</link><category>Hikmah berbagi</category><category>hikmah dari sodaqoh</category><category>keutamaan berbagi</category><category>manfaat berbagi</category><category>manfaat bersodaqoh</category><author>noreply@blogger.com (saeful uyun)</author><pubDate>Thu, 27 Oct 2011 18:50:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1598098673020493389.post-3114546181055872775</guid><description>Matematika tuhan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bolehlah kita sedikit mencontek matematika&amp;nbsp; tuhan yang terkadang bertolak belakang dengan matematika manusia pada umumnya&lt;br /&gt;
ini adalah tulisan atasan saya yang bercerita tentang hikmah dan manfaat berbagi&lt;br /&gt;
Teringat pelajaran biologi. Unit dasar dari makhluk hidup adalah sel. Sel tumbuh dan berkembang dengan memperbanyak dirinya dengan cara membagi membelah diri. Membagi dirinya sendiri dari satu menjadi dua.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt; Dari 2 menjadi 4, menjadi 8, menjadi 16 dan seterusnya. Dengan kemampuan membagi membelah diri ini perkembangan sel meningkat cepat secara eksponensial. Yang dengan cara demikian maka pepohonan pun bisa tumbuh tinggi menjulang. Jasad renik pun bisa beranak pinak secara banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jalan berbagi adalah sabda alam bagi makhluk hidupnya untuk terus berkembang. Jalan berbagi adalah titah kehidupan yang mengajarkan kita makhluknya untuk senantiasa berbagi. Tak ada cara lain untuk tumbuh dan berkembang selain dengan berbagi. Bukankah dengan berbagi, beban kehidupan pun bisa jadi ringan. Dengan berbagi kesenangan bisa bertambah. Dengan berbagi kesedihan bisa berkurang. Dengan berbagi kesulitan menjadi mudah. Berbagi adalah fitrah kita sebagai manusia dalam bermuamalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan berbagi pengetahuan, justeru seseorang akan semakin bertambah pintar. Dengan menebar berbagi ilmu kita akan makin menjadi bijaksana. Dengan berbagi manfaat seseorang akan makin mendapat ma’rifat. Bahkan dengan berbagi hartalah seseorang akan menjadi kaya. Kekayaan yang dibagi, dan didistribusi dengan cara-cara yang benar justru akan makin berlimpah. Kekayaan yang disebar dengan jalan-jalan yang tepat justeru akan banyak melahirkan manfaat, menciptakan dan menggandakan kekayaan berikutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbagi kasih sayang pada sesama menjadikan kita menjadi semakin dicinta. Maka berbahagialah untuk mereka yang senantiasa bisa berbagi.</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Bunga Mimpi yang berhikmah</title><link>http://kata-kata-hikmah2.blogspot.com/2011/05/bunga-mimpi-yang-berhikmah.html</link><category>Bunga Mimpi Yang bermanfaat</category><category>Pengalam Spiritual</category><category>Salam Dari Nenek</category><author>noreply@blogger.com (saeful uyun)</author><pubDate>Tue, 24 May 2011 20:26:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1598098673020493389.post-3346679712060366987</guid><description>&lt;b&gt;Salam Dari Nenek&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
entah kenapa atau ada firasat apa ketika tidurku mulai pulas bersama anak dan istriku &lt;br /&gt;
lalu mulailah bunga tiduryang membawaku keadalam duka mengiringi sebuah jenazah ke sebuah pekuburan&lt;br /&gt;
seperti lazimnya sang mayat di talqin dan dikuburkan seperti biasa, tidak ada yang aneh awalnya.&lt;br /&gt;
babak itu sudah selesai dan dimulai babak selanjutnya ketika nenek ku (almarhum ) &lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
" allohumagfirlaha warhamha " datang menyapa.&lt;br /&gt;
sontak aku kaget karena aku sadar bahwa neneku sudah wafat , yang aku sadar waktu itu aku tidak sempat pulang karena sedang berada di Jogjakarta&lt;br /&gt;
Ini pertama kalinya bunga tidurku bertemu dengan nenek, &lt;br /&gt;
sungguh percakapan yang sangat penting ketika saya menanyakan nenek bagaimana kabar disana?&lt;br /&gt;
aku memang sangat sadar bahwa nenek sudah meninggal, pertanyaanku adalah bagaimana di alam barzah.&lt;br /&gt;
teringat terus dalam fikiran ini "Alhamdulilah baik baik saja tapi memang ada keluarga yang lain (lupa namanya) kurang seberuntung nenek".&lt;br /&gt;
kamu jangan lupakan agama dan kebiasaan baikmu, terutama shalat dan ngaji qur'an&lt;br /&gt;
perlahan lahan bunga mimpi pun pudar akan tetapi nenek seolah olah masih banyak yang mau diucapkan,&lt;br /&gt;
alahu akbar alohu akbar&lt;br /&gt;
terbangun dalam sebuah keanehan dan merasa membenarkan bahwa ibadahku sangat kurang akhir akhir ini&lt;br /&gt;
terdiam dalam rasa bahwa nenek sudah bisa mengambil investasi yang ditanamkan ketika kehidupan di dunia&lt;br /&gt;
betapa senangnya melihat nenek berbahagia di kehidupan selanjutnya walaupun itu hanya gambaran dalam mimpi&lt;br /&gt;
terasa sesaknya nafas ketika aku belum bisa memastikan kehidupanku selanjutnya&lt;br /&gt;
sementara perhitungan amal kebaikan dan kehidupan duniawi ini sudah berat sebelah.&lt;br /&gt;
bahkan kebiasaan yang aku anggap baik sekarang lama kelamaan aku tinggalkan&lt;br /&gt;
rabb ..&lt;br /&gt;
semoga aku diberikan kesadaran lebih akan kehidupan ini&lt;br /&gt;
semoga aku bisa memandang dunia ini sebagaimana titahmu&lt;br /&gt;
terima kasih telah menyadarkan aku ,&lt;br /&gt;
terima kasih telah mempertemukan aku dengan nenek kesayanganku&lt;br /&gt;
semoga bayangan dimimpi itu sama dengan kenyataan nenek dialam barzah&lt;br /&gt;
semoga pesan nenek saya bisa menjaganya&lt;br /&gt;
sungguh pengalaman spiritual yang menyadarkan diri</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Puisi Ibu Untuk Anak</title><link>http://kata-kata-hikmah2.blogspot.com/2011/05/puisi-ibu-untuk-anak.html</link><category>Doa Seorang Ibu</category><category>Informasi Puisi Ibu</category><category>Kasih Sayang Seorang Ibu</category><category>Puisi Ibu Untuk Anak</category><category>Puisi Seorang Ibu</category><author>noreply@blogger.com (saeful uyun)</author><pubDate>Fri, 20 May 2011 21:39:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1598098673020493389.post-5680232937398563525</guid><description>Anakku...&lt;br /&gt;
Bagaimana kabarmu, apakah kamu baik-baik saja? Di rumah,  ibumu juga sehat. Sekarang ini aku sedang memandangi cermin dan fotomu.  Tiba-tiba aku menjadi sadar bahwa aku sudah mulai tua. Kerut merut di  wajahku sudah semakin banyak dan aku tidak cekatan lagi seperti dulu.  Aku sering iri padamu yang selalu ceria, riang, aktif dan penuh  dinamika. Akupun pernah mengalami seperti itu dulu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Anakku...&lt;br /&gt;
Ketika  menikah dengan ayahmu, aku tidak pernah membayangkan akan mempunyai  anak seperti kamu. Sungguh, aku bangga padamu. Setelah engkau besar  kini, aku baru sadar betapa kecilnya aku ini, betapa tidak berartinya  aku. Engkau lahir dan tumbuh semata-mata karena mukjizat dan rahmat  Tuhan belaka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak kuingkari memang akulah yang mengandungmu  selama sembilan bulan. Saat itu aku selalu gelisah menanti kelahiranmu.  Aku selalu menjaga diriku agar bayi di perutku, yaitu kamu, sehat.  Dengan susah payah dan sakit kulahirkan engkau. Aku termasuk beruntung  karena tidak harus meninggal untuk melahirkanmu. Aku sampai menitikkan  air mata bahagia saat mendengar tangis pertamamu yang lucu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Engkau  ini darah dan dagingku sendiri; engkau tumbuh dari bagian tubuhku namun  engkau lahir keluar sebagai manusia yang baru sama sekali. Dalam  beberapa hal kamu memang mirip aku tetapi selebihnya engkau sungguh  baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak kecil kurawat engkau dengan sangat hati-hati dan  penuh kasih; engkau lebih kuperhatikan dari pada apapun yang pernah  kumiliki. Kusuapi dan kususui engkau dengan air yang mengalir dari  dadaku sendiri. Bila engkau menangis kugendong dan kuhibur. Kuberi  engkau pakaian dan sepatu dan topi yang cocok untukmu. Tak lupa  kubelikan juga mainan yang kau gemari; mobil-mobilan atau boneka-boneka  yang lucu. Engkau masih ingat masa kecilmu, kan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap pagi dan  sore kumandikan engkau. Bila kau ngompol atau e’ek di celana atau di  popok, dengan sabar kubersihkan dan kuganti dengan yang baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Paling  sedihlah aku, bila kamu sakit. Memang engkau waktu itu hanya makhluk  kecil yang tidak berdaya, yang bisa saja kubuang ke kotak sampah atau ke  selokan kalau aku mau. Tapi aku cinta padamu, engkau bagian dari  hidupku sendiri. Maka kurawat engkau sungguh-sungguh, kubawa engkau ke  dokter, kuusahakan agar kau mendapat vaksinasi dan makanan bergizi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anakku...&lt;br /&gt;
Pada  waktu masih kecil dulu, kamu sering rewel, ngambeg bila tidak diberi  uang jajan, atau sulit bila disuruh mandi. Kau ingat betapa manjanya  kamu. Setiap kali kau lari ke pangkuanku bila engkau bertengkar dengan  kakakmu, bila dimarahi ayah, atau bila dinakali teman-temanmu. Aku  menjadi saksi untuk masa kecilmu yang manja, sehingga aku tak sempat  lagi mengurus diri atau pergi sesuka hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kini engkau sudah dewasa...&lt;br /&gt;
Aku  bangga padamu, engkau harapanku. Namun aku sering sedih melihat  kelakuanmu; kala engkau bermalas-malasan untuk bangun, kala bermain  seharian tak tahu waktu. Hampir-hampir aku menangis bila kuingat betapa  sulitnya menyuruhmu belajar, mengerjakan PR, atau mengingatkanmu untuk  tidak membolos. Sepertinya kau tidak tahu bahwa ini semua demi kamu  sendiri. Sungguh aku tidak bermaksud mau menyengsarakanmu dengan  aturan-aturanku. Aku ingin engkau bahagia, bisa hidup pantas di  tengah-tengah dunia yang penuh dengan persaingan ini. Kamu harus pandai  supaya tidak mati tertelan jamanmu nanti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anakku...&lt;br /&gt;
Betapa  sedihnya aku, ketika aku kau tuduh orang tua kolot, orang tua yang tidak  mengikuti jaman, atau orang tua kampungan. Aku ingin dipahami bahwa  kalau kusuruh kau bergaul tidak sembarangan, berpakaian yang pantas dan  mau menghargai orang lain, adalah sungguh-sungguh supaya kamu menjadi  manusia yang bermoral, bukan begajulan yang menghancurkan hidupnya  dengan mau hidup sebebas-bebasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kau lihat betapa banyak teman  sebayamu yang sudah harus berhenti sekolah untuk mengasuh anak, betapa  banyak teman seusiamu jatuh pada obat bius dan pornografi. Anakku, aku  tahu engkaupun tidak ingin menjadi seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sungguh kalau  aku keras dalam hal ini karena aku tahu betapa halusnya bujukan setan  dan betapa beratnya hidup yang tidak tegas terhadap yang jahat. Aku  ingin kau pun memahami itu. Hatiku akan hancur bila sikapmu selalu  melawan aku, bila kau selalu menganggap dirimu benar sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap  malam aku berdoa untukmu, tak sekejap pun engkau hilang dari hidupku.  Bila aku sedang memasak di dapur, yang kubayangkan adalah kepuasan  makanmu dan juga kesehatan tubuhmu. Bila aku ikut membantu bekerja, yang  kuinginkan engkau tidak terhambat karena biaya. Bila kubenahi kamarmu  yang selalu berantakan yang kuinginkan agar kau krasan di rumah. Bila  kubelikan kau baju-baju yang modis, aku ingin kau tidak malu pada  teman-temanmu. Dan bila aku merawat kesehatan tubuhku sendiri, aku hanya  ingin agar aku dapat lebih lama lagi mendampingi dan menyerahkan hidup  kepadamu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang ini kamu sudah dewasa, banyak hal sudah dapat  kau lakukan sendiri. Lambat laun akan terasa bahwa hidupmu memang  menjadi tanggung jawabmu sendiri; tidak ada seorangpun yang dapat  menggantikannya termasuk ibumu ini. Mohon jangan kecewakan aku dengan  sikap keras kepalamu yang kekanak-kanakkan itu. Aku tidak cemburu kalau  kamu sekarang sudah melebihi aku dalam segalanya. Aku malah bangga  karena Tuhan sudah berkenan membiarkan aku ikut menyaksikan pembentukkan  hidupmu. Seperti sebatang lilin, hidupku sudah meleleh habis… dan  sebentar lagi pasti akan padam… untuk menerangi hidupmu, anakku. Kini  engkau sendiri sudah mulai menyala, lebih terang dari yang kupunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anakku...&lt;br /&gt;
Kalau  engkau memang sulit menerima aku yang sering rewel, kolot atau lamban  ini, aku mohon paling tidak kamu mau menghormati ayahmu. Sepanjang hari  setiap hari selama bertahun-tahun dia bekerja keras untukmu, hingga  tubuhnya lemah, hingga kulitnya kerut merut tertimpa banyak penderitaan.  Cintanya padamu membuatnya tidak malu untuk bekerja di tempat-tempat  yang kotor, membuatnya tahan duduk berjam-jam menangani tugas-tugas yang  membosankan, dan membuatnya setia menjagai kita semua.Dia juga hanya  ingin agar kita ini berbahagia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anakku...&lt;br /&gt;
Jangan sia-siakan  cintanya. Jarang sekali dia mengeluh kala menghadapi beratnya beban  kehidupan, tugas-tugas berat dan tuntutan anak-anaknya. Di hadapan kita,  dia selalu tersenyum dan tertawa gembira. Kadang-kadang aku merasa  kasihan kepadanya kalau dia tidak bisa pulang seharian, kalau tubuhnya  yang sudah kecapaian itu harus dipaksa untuk bekerja lagi. Saya sendiri  sering merasa bersalah karena rasanya hanya memperlakukan ayah seperti  kuda beban atau sapi perahan. Kita bisa beli ini itu, bisa pergi ke sana  kemari atau bermain-main dengan santai di rumah, sementara itu dia  hanya puas dengan secangkir kopi dan baju yang itu itu saja, dia juga  tidak mempunyai banyak waktu untuk bersantai-santai seperti kita.  Sungguh anakku, aku mohon hormatilah ayahmu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya...&lt;br /&gt;
Sebagai  orang tuamu aku minta maaf kalau selama ini aku kadang-kadang egois,  menuntut terlalu berlebihan, kolot dan keras terhadapmu. Maafkan aku  bila aku kurang mengerti kebutuhan-kebutuhan dan dunia mudamu. Kadang  aku masih menganggapmu seperti anak-anak yang harus kuatur segalanya  agar tidak keliru. Maafkan aku anakku, yang membuat banyak kesalahan  atau malah menyengsarakanmu, yang tidak dapat mencintai dengan cara yang  cocok dengan keinginanmu. Kata maaf darimu adalah hadiah yang paling  kutunggu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anakku...&lt;br /&gt;
Aku sudah kangen kamu. Ingin rasanya kubisikkan aku sayang kamu. Hanya peluk ciumku untukmu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
IBU-MU</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Tuhan Izinkan aku jadi petani</title><link>http://kata-kata-hikmah2.blogspot.com/2010/11/tuhan-izinkan-aku-jadi-petani.html</link><category>menjadi petani yang sukses</category><category>Tuhan Izinkan aku jadi petani</category><author>noreply@blogger.com (saeful uyun)</author><pubDate>Wed, 10 Nov 2010 19:13:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1598098673020493389.post-3277013983788654491</guid><description>Tuhan Izinkan aku jadi petani&lt;br /&gt;
seolah olah tak punya pendirian , dan seolah olah tidak mempunyai rasa bersyukur atas karunia tuhan yang diberikan kepadaku,&lt;br /&gt;
timbulah rasa gelisah dan timbulah rasa terus merasa kurang dan kurang, hingga akhirnya otak kita terfokus pada masalah kekurangan,&lt;br /&gt;
tuhan .......&lt;br /&gt;
memang siraman rohani dan pemahaman arti hidup itu sangatlah perlu&lt;br /&gt;
terlalu lama berada dalam posisi cukup dan sejahtera terkadang terlena&lt;br /&gt;
harus ada situasi dimana saya merasa bahwa melihatpun merupakan anugerah yang luar biasa&lt;br /&gt;
harus ada kondisi dimana mendapatkan uang seribu rupiah sangatlah beruntung daripada tidak sama sekali&lt;br /&gt;
itu agar kita teringat ..&lt;br /&gt;
agar kita teringat nilai bersyukur dan nilai sesuatu&lt;br /&gt;
seolah olah bahagia menjadi seorang petani yang kelihatannya tiada beban yang berat dipundaknya&lt;br /&gt;
yang menafkahi anak dan keluarganya dengan kadar kehalalan yang sudah bisa dipertanggung jawabkan&lt;br /&gt;
dia memberikan lauk pauk dari hasil penyemaiannya sendiri dan dari empangnya sendiri&lt;br /&gt;
dia memberikan sepiring nasi bagi keluarganya dari sawah, dan dipanen sendiri&lt;br /&gt;
subhanalloh&lt;br /&gt;
nilai kehalalan yang sangat tinggi&lt;br /&gt;
aaah ...&lt;br /&gt;
itu hanyalah fikiran selintas yang akan hilang kembali.&lt;br /&gt;
tetap saja seorang petanipun mempunyai masalahnya sendiri,&lt;br /&gt;
terkadang petanipun mengambil hak orang lain untuk mengairi sawahnya&lt;br /&gt;
terkadang petanipun bermusuhan sesama petani,&lt;br /&gt;
aku fikir&lt;br /&gt;
bukan hanya petani yang hanya bisa menciptakan nilai kehalalan yang tinggi &lt;br /&gt;
akupun bisa&lt;br /&gt;
aku bisa bekerja dengan sungguh sungguh dan tidak pernah kompromi dengan manipulasi dan kebohongan&lt;br /&gt;
aku harus bisa menjamin bahwa aku bisa lebih baik dari petani dalam masalah kehalalan&lt;br /&gt;
agar apa yang aku dapatkan mempunyai keberkahan dalam hidup&lt;br /&gt;
aku harus bisa menyemaikan ketenangan, kabaikan dan nilai kehalalan bagi keluargaku dan anak anaku&lt;br /&gt;
tuhan&lt;br /&gt;
aku tahu&lt;br /&gt;
engkau tidak menciptakan senenangan hakiki di dunia ini&lt;br /&gt;
kemanapun aku cari, kesenangan yang hakiki tidak akan kutemukan&lt;br /&gt;
hanya kesenangan sesaat yang secara cepat akan tergantikan dengan lawannya</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>pengertian konsep tawakal</title><link>http://kata-kata-hikmah2.blogspot.com/2010/10/pengertian-konsep-tawakal.html</link><category>pengertian konsep tawakal</category><author>noreply@blogger.com (saeful uyun)</author><pubDate>Mon, 11 Oct 2010 18:34:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1598098673020493389.post-1607537932759398911</guid><description>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:OfficeDocumentSettings&gt;   &lt;o:TargetScreenSize&gt;800x600&lt;/o:TargetScreenSize&gt;  &lt;/o:OfficeDocumentSettings&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:TrackMoves/&gt;   &lt;w:TrackFormatting/&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;   &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;    &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;    &lt;w:EnableOpenTypeKerning/&gt;    &lt;w:DontFlipMirrorIndents/&gt;    &lt;w:OverrideTableStyleHps/&gt;    &lt;w:UseFELayout/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathPr&gt;    &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;    &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;    &lt;m:brkBinSub m:val="&amp;#45;-"/&gt;    &lt;m:smallFrac m:val="off"/&gt;    &lt;m:dispDef/&gt;    &lt;m:lMargin m:val="0"/&gt;    &lt;m:rMargin m:val="0"/&gt;    &lt;m:defJc m:val="centerGroup"/&gt;    &lt;m:wrapIndent m:val="1440"/&gt;    &lt;m:intLim m:val="subSup"/&gt;    &lt;m:naryLim m:val="undOvr"/&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"
  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"
  LatentStyleCount="267"&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;
 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
 {mso-style-name:"Table Normal";
 mso-tstyle-rowband-size:0;
 mso-tstyle-colband-size:0;
 mso-style-noshow:yes;
 mso-style-priority:99;
 mso-style-parent:"";
 mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
 mso-para-margin:0cm;
 mso-para-margin-bottom:.0001pt;
 mso-pagination:widow-orphan;
 font-size:10.0pt;
 font-family:"Calibri","sans-serif";
 mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}
&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;Penerimaan berarti menemukan kedamaian dalam diri, dan melepaskan diri &lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;dari perasaan bersalah yang terus menghantui &lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;dan penyesalan yang terus berkelanjutan, sehingga kita bisa bergerak ke depan dengan presfektif dan cara pandang yang baru, membuka kesempatan untuk terus &lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;memperbaiki diri. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Dengan penerimaan kita akan tetap menemukan manfaat dan maslahat&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;walaupun dalam kesulitan yang kerap datang&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;dalam kehidupan kita, serta tetap akan &lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;menemukan kenyamanan untuk melepaskan segala rasa sakit.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;Dengan penerimaan kita akan menemukan mimpi-mimpi baru, harapan segar dengan hati yang pemaaf.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Penerimaan bukan berarti kita harus selalu menjadi sempurna, justru kita harus bisa mengatasi ketidaksempurnaan kita.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Penerimaan berarti jalan menuju kedamaian, membiarkan hal-hal yang terburuk pergi tetapi tetap mengenggam hal-hal yang terbaik dan terus mencari dan menemukan harapan di dalam diri di sepanjang kehidupan kita.&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11pt; line-height: 115%;"&gt;Penerimaan adalah asset &lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;berharga&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;bagi cinta dan pertahanan terbaik untuk hati kita,&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;juga adalah cara yang paling mudah dan murah untuk terus menambah rasa percaya diri dan mempercayai orang lain.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>wanita dan keistimewaannya</title><link>http://kata-kata-hikmah2.blogspot.com/2010/10/wanita-dan-keistimewaannya.html</link><category>wanita dan keistimewaannya</category><author>noreply@blogger.com (saeful uyun)</author><pubDate>Sun, 3 Oct 2010 23:38:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1598098673020493389.post-3456613424278681147</guid><description>adang saya HERAN, menurut Rasulullah shalallaahu 'alaihi wa sallam kebanyakan penduduk neraka adalah wanita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku melihat ke dalam Surga maka aku melihat kebanyakan&lt;br /&gt;
penduduknya  adalah fuqara (orang-orang fakir) dan aku melihat ke dalam neraka maka  aku menyaksikan kebanyakan penduduknyaadalah wanita.” (HR. Bukhari dan  Muslim dari Ibnu Abbas dan Imran serta selain keduanya)&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Padahal  pintu-pintu kebaikan dan pintu-pintu surga terbuka buat wanita, dan  Allah telah memudahkan wanita untuk masuk ke dalam surga, dan wanita  telah mendapatkan KELEBIHAN dan KEISTIMEWAAN:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Wanita yang solehah (baik) itu lebih baik daripada 70 orang pria yang sholeh.&lt;br /&gt;
2. Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya akan tinggal bersama Rasulullah S.A.W. di dalam syurga.&lt;br /&gt;
3.  Barang siapa mempunyai tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan  atau dua anak perempuan atau dua saudara perempuan, lalu dia bersikap  ihsan dalam pergaulan dengan mereka dan mendidik mereka dengan penuh  rasa takwa serta bertanggungjawab, maka baginya adalah syurga.&lt;br /&gt;
4.  Dari Aisyah r.a. “Barang siapa yang diuji dengan sesuatu dari anak-anak  perempuannya, lalu dia berbuat baik kepada mereka, maka mereka akan  menjadi penghalang baginya dari api neraka."&lt;br /&gt;
5. Syurga itu di bawah telapak kaki ibu.&lt;br /&gt;
6.  Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan tertutup pintu-pintu  neraka dan terbuka pintu-pintu syurga. Masuklah dari mana-mana pintu  yang dia kehendaki dengan tidak dihisab.&lt;br /&gt;
7. Wanita yang taat kepada  suaminya, semua ikan-ikan di laut, burung di udara, malaikat di langit,  matahari dan bulan, semuanya beristighfar baginya selama dia taat kepada  suaminya dan direkannya (serta menjaga sembahyang dan puasanya).&lt;br /&gt;
8.  Perempuan apabila sembahyang lima waktu, puasa bulan Ramadan, memelihara  kehormatannya serta taat akan suaminya, masuklah dia dari pintu syurga  mana sahaja yang dia kehendaki.&lt;br /&gt;
9. Tiap perempuan yang menolong  suaminya dalam urusan agama, maka Allah S.W.T. memasukkan dia ke dalam  syurga lebih dahulu daripada suaminya (dengan jarak 10,000 tahun  perjalanan).&lt;br /&gt;
10. Apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam  rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya. Allah S.W.T.  menatatkan baginya setiap hari dengan 1,000 kebaikan dan menghapuskan  darinya 1,000 kejahatan.&lt;br /&gt;
11. Apabila seseorang perempuan mulai sakit  hendak bersalin, maka Allah S.W.T. mencatatkan baginya pahala orang yang  berjihad pada jalan Allah S.W.T.&lt;br /&gt;
12. Apabila seseorang perempuan melahirkan anak, keluarlah dia daripada dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkannya.&lt;br /&gt;
13. Apabila telah lahir (anak) lalu disusui, maka bagi ibu itu setiap satu tegukan daripada susunya diberi satu kebajikan.&lt;br /&gt;
14.  Apabila semalaman (ibu) tidak tidur dan memelihara anaknya yang sakit,  maka Allah S.W.T. memberinya pahala seperti memerdekakan 70 orang hamba  dengan ikhlas untuk membela agama Allah S.W.T.&lt;br /&gt;
15. Seorang wanita solehah adalah lebih baik daripada 70 orang wali.&lt;br /&gt;
16. Seorang wanita yang jahat adalah lebih buruk dari pada 1,000 pria yang jahat.&lt;br /&gt;
17. Rakaat solat dari wanita yang hamil adalah lebih baik daripada 80 rakaat solat wanita yang tidak hamil.&lt;br /&gt;
18.  Wanita yang memberi minum air susu ibu (asi) kepada anaknya daripada  badannya (susu badannya sendiri) akan dapat satu pahala dari pada  tiap-tiap titik susu yang diberikannya.&lt;br /&gt;
19. Wanita yang melayani dengan baik suami yang pulang ke rumah di dalam keadaan letih akan mendapat pahala jihad.&lt;br /&gt;
20.  Wanita yang melihat suaminya dengan kasih sayang dan suami yang melihat  isterinya dengan kasih sayang akan dipandang Allah dengan penuh rahmat.&lt;br /&gt;
21.  Wanita yang menyebabkan suaminya keluar dan berjuang ke jalan Allah dan  kemudian menjaga adab rumah tangganya akan masuk syurga 500 tahun lebih  awal daripada suaminya, akan menjadi ketua 70,000 malaikat dan bidadari  dan wanita itu akan dimandikan di dalam syurga, dan menunggu suaminya  dengan menunggang kuda yang dibuat daripada yakult.&lt;br /&gt;
22. Wanita yang  tidak cukup tidur pada malam hari kerana menjaga anak yang sakit akan  diampunkan oleh Allah akan seluruh dosanya dan bila dia hiburkan hati  anaknya Allah memberi 12 tahun pahala ibadat.&lt;br /&gt;
23. Wanita yang memerah susu binatang dengan “bismillah” akan didoakan oleh binatang itu dengan doa keberkatan.&lt;br /&gt;
24. Wanita yang menguli tepung gandum dengan “bismillah”, Allah akan berkatkan rezekinya.&lt;br /&gt;
25. Wanita yang menyapu lantai dengan berzikir akan mendapat pahala seperti meyapu lantai di baitullah.&lt;br /&gt;
26. Wanita yang hamil akan dapat pahala berpuasa pada siang hari.&lt;br /&gt;
27. Wanita yang hamil akan dapat pahala beribadat pada malam hari.&lt;br /&gt;
28.  Wanita yang bersalin akan mendapat pahala 70 tahun solat dan puasa dan  setiap kesakitan pada satu uratnya Allah mengurniakan satu pahala haji.&lt;br /&gt;
29. Sekiranya wanita mati dalam masa 40 hari selepas bersalin, dia akan dikira sebagai mati syahid.&lt;br /&gt;
30. Jika wanita melayani suami tanpa khianat akan mendapat pahala 12 tahun sholat.&lt;br /&gt;
31.  Jika wanita menyusui anaknya sampai cukup tempo(2½ thn),maka  malaikat-malaikat dilangit akan khabarkan berita bahwa syurga wajib  baginya. Jika wanita memberi susu badannya kepada anaknya yang menangis,  Allah akan memberi pahala satu tahun solat dan puasa.&lt;br /&gt;
32. Jika  wanita memijat suami tanpa disuruh akan mendapat pahala 7 tola emas dan  jika wanita memijat suami bila disuruh akan mendapat pahala 7 tola  perak.&lt;br /&gt;
33. Wanita yang meninggal dunia dengan keredhaan suaminya akan memasuki syurga.&lt;br /&gt;
34. Jika suami mengajarkan isterinya satu masalah akan mendapat pahala 80 tahun ibadat.&lt;br /&gt;
35.  Semua orang akan dipanggil untuk melihat wajah Allah di akhirat, tetapi  Allah akan datang sendiri kepada wanita yang memberati auratnya yaitu  memakai purdah di dunia ini dengan istiqamah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wallahu a’lam bishowab&lt;br /&gt;
Semoga dapat mengambil hikmahnya dan mengamalkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
O.F.A</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total></item><item><title>kehidupan berumah tangga</title><link>http://kata-kata-hikmah2.blogspot.com/2010/09/kehidupan-berumah-tangga.html</link><category>kehidupan berumah tangga</category><author>noreply@blogger.com (saeful uyun)</author><pubDate>Fri, 3 Sep 2010 01:36:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1598098673020493389.post-5134820685437608712</guid><description>&lt;div class="GBThreadMessageRow_Info"&gt;       &lt;span bindpoint="authorLinkWrapper" class="GBThreadMessageRow_AuthorLink_Wrapper"&gt;         &lt;a class="GBThreadMessageRow_AuthorLink" href="http://www.facebook.com/ogy.f.adlha"&gt;Ogy Febri Adlha&lt;/a&gt;       &lt;/span&gt;       &lt;span class="GBThreadMessageRow_Date"&gt;         03 September jam 14:40       &lt;/span&gt;       &lt;span bindpoint="branchLinkWrapper" class="GBThreadMessageRow_BranchLink"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/ajax/messaging/composer.php?thread=1177657378154&amp;amp;msg_id=0&amp;amp;id=1439705141" rel="dialog-post"&gt;Balas&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;       &lt;span bindpoint="reportLinkWrapper" class="GBThreadMessageRow_ReportLink"&gt;&lt;/span&gt;     &lt;/div&gt;Sahabat Hikmah…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tulisan ini kuperuntukkan kepada para isteri dan calon isteri, serta para suami dan calon suami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga  setelah membacanya akan mendapatkan HIKMAH, sehingga memahami makna  yang mendasar arti sebuah pernikahan sehingga cita-cita membentuk  keluarga yang sakinah-mawaddah- warahmah dunia-akhirat akan tercapai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
PERNIKAHAN  adalah proses IJAB - QOBUL antara ayah calon isteri atauwalinya kepada  calon suami dengan mas kawin yang telah ditentukan dengan disaksiakan  oleh para saksi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam Al-Quran perjanjian ijab – qobul tersebut  seperti perjanjian Allah ta’ala dengan Rasul-Nya yang disebut MITSAQON  GHOLIZHO (Perjanjian yang berat) dan ‘arsy Allah bergetar karenanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah  proses IJAB - QOBUL tersebut, beralihlah tanggung jawab orang tua  kepada suami. Pemenuhan kebutuhan lahir-batin, pembinaan dan  perlindungan beralih kepada suami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kata lain ….Suami Anda adalah wakil orang tua Anda.&lt;br /&gt;
Sehingga ketaatan Anda kepada suami (dalam hal tidak bermaksiat kepada Allah) adalah seperti ketaatan kepada orang tua Anda.&lt;br /&gt;
Dan kedurhakaan Anda kepada suami (dalam hal tidak bermaksiat) adalah seperti kedurhakaan kepada orang tua Anda.&lt;br /&gt;
Dan ridlo Allah sudah tergantung kepada ridlo suami Anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Allah subhanahu wa ta'ala berfirman (artinya) :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"  Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah  telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain  (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari  harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang ta`at kepada  Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah  telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kamu khawatirkan  nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat  tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka menta`atimu,  maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya.  Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hadits-hadits yang berkaitan dengan ini adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Ibnu Jarir dan al-Baihaqi meriwayatkan ha-dits dari Abu Hurairah yang menyatakan bahwa Nabi Saw bersabda:&lt;br /&gt;
“Sebaik-baik  wanita adalah yang menawan hati-mu bila engkau pandang, taat manakala  engkau perintah, dan menjaga hartamu serta memelihara kehormatan  diri-nya ketika engkau tidak ada di rumah.” Kemudian Rasulullah Saw.  membaca ayat tersebut di atas. (Qs. An Nisaa’ 4: 34).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Dari Abu  Umamah ra, dari Nabi Saw beliau ber-sabda: “Tidak ada yang paling  bermanfaat bagi se-orang (lelaki) Mukmin se-su-dah bertaqwa kepada Allah  daripada memiliki isteri yang shalihah, yaitu jika ia di-perintah ia  taat, jika ia dipan-dang menye-nangkan hati, dan jika ia digilir ia  tetap ber-buat baik, dan jika ia diting-galkan (suaminya) ia tetap  menjaga suaminya dalam hal dirinya dan harta suaminya.” (HR Ibnu Majah)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. “ Siapapun wanita yang meninggal dan suaminya ridho kepadanya , maka dia akan masuk surga "&lt;br /&gt;
( Ibnu Majah , Ath Tirmidzy , HR. Muttafaqun “Alaihi )&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4.  Al-Hushain bin Mihshan rahimahullahu menceritakan bahwa bibinya pernah  datang ke tempat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam karena satu  keperluan. Seselesainya dari keperluan tersebut,&lt;br /&gt;
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya kepadanya: “Apakah engkau sudah bersuami?”&lt;br /&gt;
Bibi Al-Hushain menjawab: “Sudah.”&lt;br /&gt;
“Bagaimana (sikap) engkau terhadap suamimu?” tanya Rasulullah lagi.&lt;br /&gt;
Ia menjawab: “Aku tidak pernah mengurangi haknya kecuali dalam perkara yang aku tidak mampu.”&lt;br /&gt;
Rasulullah bersabda: “Lihatlah di mana keberadaanmu dalam pergaulanmu dengan suamimu, karena SUAMIMU ADALAH SURGA DAN NERAKAMU.”&lt;br /&gt;
(HR. Ahmad 4/341 dan selainnya, lihat Ash-Shahihah no. 2612)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seandainya  aku boleh memerintahkan seseorang untuk sujud kepada orang lain niscaya  aku perintahkan seorang istri untuk sujud kepada suaminya."&lt;br /&gt;
"Dan  tidaklah seorang istri dapat menunaikan seluruh hak Allah Subhanahu wa  Ta’ala terhadapnya hingga ia menunaikan seluruh hak suaminya.  Sampai-sampai jika suaminya meminta dirinya (mengajaknya jima’)  sementara ia sedang berada di atas pelana (yang dipasang di atas unta)  maka ia harus memberikannya (tidak boleh menolak).”&lt;br /&gt;
(HR. Ahmad 4/381.  Dishahihkan sanadnya olehAsy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu dalam Irwa`  Al-Ghalil no. 1998 dan Ash-Shahihah no. 3366)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
6. “Jika  seorang suami memanggil istrinya ke tempat tidurnya lalu si istri  menolak untuk datang maka para malaikat akan melaknatnya sampai pagi.”  (HR. Al-Bukhari no. 5194 dan Muslim no. 3524)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam riwayat Muslim (no. 3525) disebutkan dengan lafadz:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Demi  Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidaklah seorang suami memanggil  istrinya ke tempat tidurnya lalu si istri menolak ajakan suaminya  melainkan yang di langit (penduduk langit) murka pada istri tersebut  sampai suaminya ridha kepadanya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
7. Di dalam kisah gerhana  matahari yang mana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan para  shahabatnya melakukan shalat gerhana padanya dengan shalat yang panjang,  beliau melihat Surga dan neraka. Ketika ...beliau melihat neraka beliau  bersabda kepada para shahabatnya:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“ … Dan aku melihat NERAKA  maka tidak pernah aku melihat pemandangan seperti ini sama sekali, aku  melihat kebanyakan penduduknya adalah kaum WANITA.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para shahabat pun bertanya: “Wahai Rasulullah, Mengapa (demikian)?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beliau menjawab: “Karena kekufuran mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian mereka bertanya lagi: “Apakah mereka kufur kepada Allah?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beliau  menjawab: “Mereka kufur (durhaka) terhadap suami-suami mereka, kufur  (ingkar) terhadap kebaikan-kebaikannya. Kalaulah engkau berbuat baik  kepada salah seorang di antara mereka selama waktu yang panjang kemudian  dia melihat sesuatu pada dirimu (yang tidak dia sukai) niscaya dia akan  berkata: ‘Aku tidak pernah melihat sedikitpun kebaikan pada dirimu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(HR. Bukhari dari Ibnu Abbas radliyallahu ‘anhuma)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga bisa mengambil HIKMAH-nya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wallahu a'alam bi shawab&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
wassalam&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
O.F.A</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>berbagai keistimewaan al - qur'an</title><link>http://kata-kata-hikmah2.blogspot.com/2010/08/berbagai-keistimewaan-al-quran.html</link><category>al'quran dan keistimewaannya</category><category>berbagai keistimewaan al - qur'an</category><category>keistimewaan al-qur'an</category><author>noreply@blogger.com (saeful uyun)</author><pubDate>Mon, 23 Aug 2010 02:16:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1598098673020493389.post-8107396014104630788</guid><description>Ramadhan adalah Syahrul Qur'an ( Bulan Al-Qur'an)&lt;br /&gt;
Allah mewajibkan puasa di bulan Ramadhan adalah karena Ramadhan bulan yang Istimewa.&lt;br /&gt;
Karena Allah Subhanahu wa Ta'alaa telah meurunkan Al-Quran di dalamnya.&lt;br /&gt;
Artinya Allah telah memuliakan Al-Quran,&lt;br /&gt;
Sehingga Allah mewajibkan puasa di bulan Ramadhan, karena di bulan itu permulaan Al-Quran diturunkan.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Bulan  Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur'an  sebagai PETUNJUK bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai  petunjuk itu dan PEMBEDA (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu,  barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan  itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit  atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya  berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang  lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki  kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan  hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan  kepadamu, supaya kamu bersyukur." (QS Albaqarah : 185)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Al-Qur'an  adalah wahyu Allah ( 7:2 ) yang berfungsi sebagai MU'JIZAT bagi  Rasulullah Muhammad saw ( 17:88; 10:38 ) sebagai PEDOMAN HIDUP (WAY OF  LIFE) bagi manusia ( 4:105; 5:49,50; 45:20 ) dan sebagai KOREKTOR dan  PENYEMPURNA terhadap kitab-kitab Allah yang sebelumnya ( 5:48,15; 16:64  ), dan bernilai abadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai MU'JIZAT, Al-Qur'an telah menjadi  salah satu sebab penting bagi masuknya orang-orang Arab di zaman  Rasulullah ke dalam agama Islam, dan menjadi sebab penting pula bagi  masuknya orang-orang sekarang, dan ( insya Allah) pada masa-masa yang  akan datang. Inilah hikmah tidak ada nabi lagi setelah Nabi Muhammad  Shalallaahu 'alaihi wa sallam dan hikmah Al-Quran dijaga oleh Allah  Subahanahu wa Ta'ala sampai hari kiamat. Mu'jizat nabi-nabi terdahulu  hanya bisa dilihat oleh orang pada jamannya, lain dengan Al-Quran, dia  adalah kumpulan wahyu Allah Subahanahu wa Ta'ala yang dapat dilihat dan  dipelajari oleh semua orang sampai hari kiamat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayat-ayat yang  berhubungan dengan ILMU PENGETAHUAN dapat meyakinkan kita bahwa  Al-Qur'an adalah firman-firman Allah, tidak mungkin ciptaan manusia  apalagi ciptaan Nabi Muhammad Shalallaahu 'alaihi wa sallam yang ummi/  buta huruf (7:158) yang hidup pada awal abad ke enam Masehi (571 - 632  M). Diantara ayat-ayat tersebut umpamanya : 39:6; 6:125; 23:12,13,14;  51:49; 41:11-41; 21:30-33; 51:7,49 dan lain-lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demikian juga  ayat-ayat yang berhubungan dengan SEJARAH seperti tentang kekuasaan di  Mesir, Negeri Saba'. Tsamud, 'Ad, Yusuf, Sulaiman, Dawud, Adam, Musa dan  lain-lain dapat memberikan keyakinan kepada kita bahwa Al-Qur'an adalah  wahyu Allah bukan ciptaan Muhammad yang ummi dan tidak pernah membaca  Al Kitab, melainkan wahyu yang diturunkan oleh Tuhan yang sama dengan  nabi-nabi terdahulu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayat-ayat yang berhubungan dengan  RAMALAN-RAMALAN khusus yang kemudian dibuktikan oleh sejarah seperti  tentang bangsa Romawi, berpecah-belahnya Kristen dan lain-lain juga  menjadi bukti lagi kepada kita bahwa Al-Qur'an adalah wahyu Allah SWT.  (30:2,3,4;5:14).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah mengapa orang-orang Madinah yang Ahli  Kitab (Yahudi dan Nashrani) lebih dahulu berbondong-bondong mengikuti  Nabi Muhammad Shalallaahu 'alaihi wa sallam dibandingkan penduduk Mekah  yang ummi/buta huruf (waktu awal dakwah Islam, yang bisa membaca dan  menulis menurut ahli sekitar 15 orang ) dan tidak mengenal Al Kitab.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahasa  Al-qur'an adalah mu'jizat besar sepanjang masa, keindahan bahasa dan  kerapihan susunan katanya tidak dapat ditemukan pada buku-buku bahasa  Arab lainnya. Gaya bahasa yang luhur tapi mudah dimengerti adalah  merupakan ciri dari gaya bahasa Al-Qur'an. Karena gaya bahasa yang  demikian itulah Umar bin Khattab masuk Islam setelah mendengar Al-Qur'an  awal surat Thaha yang dibaca oleh adiknya Fathimah. Abul Walid,  diplomat Quraisy waktu itu, terpaksa cepat-cepat pulang begitu mendengar  beberapa ayat dari surat Fushshilat yang dikemukakan Rasulullah sebagai  jawaban atas usaha-usaha bujukan dan diplomasinya. Bahkan Abu Jahal  musuh besar Rasulullah, sampai tidak jadi membunuh Nabi karena mendengar  surat adh-Dhuha yang dibaca Nabi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan kata-kata dalam Al  Quran juga memiliki KESEIMBANGAN KATA , Dr. M. Quraish Shihab mengambil  contoh dari Al I'jaz Al Adabiy li Al Quran Al Karim karya Abdurrazaq  Nawfal. Beberapa di antaranya, adalah:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
a. Keseimbangan kata yang bertolak belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
– Kata al-hayah (hidup) dan al-maut (mati), masing-masing disebut 145 kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
– Kata al-naf' (manfaat) dan al-madhorroh (mudarat), masing-masing disebut 50 kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
–Kata al-har (panas) dan al-bard (dingin), masinggmasing disebut 4 kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
– Kata as-sholihat (kebajikan) dan al-syayi'at (keburukan), masing-masing disebut 167 kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
– Kata al-Thuma'ninah (kelapangan/ketenangan) dan al-dhiq (kesempitan/kekesalan), masing-masing disebut 13 kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
– Kata ar-rohbah (cemas/takut) dan al-roghbah (harap/ingin), masing-masing disebut 8 kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
– Kata al-kufr (kekufuran) dan al-iman (iman) dalam bentuk definite, masing-masing disebut 17 kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
– Kata al-kufr (kekufuran) dan al-iman (iman) dalam bentuk Indifinite, masing-masing disebut 8 kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
– Kata al-shoyf (musim panas) dan al-syita' (musim dingin) masing-masing disebut 1 kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
b. Keseimbangan jumlah kata dengan sinonimnya (dua kata yang artinya sarna).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
– Al-harts dan al-Ziro'ah (membajak/bertani), masing-masing disebut 14 kali&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
– Al-'ushb dan al-dhurur (membanggakan diri/angkuh), masing-masing disebut 27 kali&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
– Al-aql dan al-nur (akal dan cahaya), masing-gmasing disebut 49 kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
– Al-jahr dan al-'aIaniyah (nyata), masing-masing disebut 16 kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
c. Keseimbangan antara jumlah kata dengan jumlah kata yang menunjuk kepada akibatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
– Al-infak (infak) dengan al-ridha (kerelaan), masing-masing disebut 73 kali&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
– Al-bukhl (kekikiran) dengan al-hasanah (penyesalan), masing-masing disebut 12 kali&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
– Al-kafirun (orang-orang kafir) dengan al-nar / al-ahroq (neraka/pembakaran), masing-masing 154kali&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
– Al-Zakah (zakat/penyucian) dengan al-barokat (kebajikan yang banyak), masing-masing disebut 32 kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
– Al-fahisyah (kekejian) dengan al-ghodb (murka), masing-masing disebut 26 kali&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
d. Keseimbangan jumlah kata dengan kata penyebabnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
– Kata al-isrof (pemborosan) dengan al-sur'ah (ketergesa-gesaan), masing-masing disebut 23 kali&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
– Kata al-maw'izhoh (nasihat/petuah) dengan al lisan (lidah), masing-masing disebut 25 kali&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
– Kata al-asro (tawanan) dengan al-harb (perang), masing-masing disebut 6 kali&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
– Kata al-salam (kedamaian) dan al-thayyibat (kebajikan), masing-masing 60 kali&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
e. Disamping keseimbangan-keseimbangan tersebut, ditemukan juga keseimbangan khusus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1) Kata yawm (hari) dalam bentuk tunggal sejumlah 365 kali sebanyak hari-hari dalam setahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedangkan  kata hari yang menunjuk kepada bentuk plural (ayyam) atau dua  (yawmayni), jumlah keseluruhannya hanya tiga puluh, sama dengan jumlah  hari dalam sebulan. Di sisi lain, kata yangberarti "bulan" (syahr) hanya  terdapat dua belas kali, sama dengan jumlah bulan dalam setahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2) Al Qur-an menjelaskan bahwa langit ada "tujuh".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3)  Kata-kata yang menunjuk kepada utusan Tuhan, baik rasul (rasul), atau  nabiyy (nabi), atau basyir (pembawa berita gembira), atau nadzir  (pemberi peringatan), keseluruhannya berjumlah 518 kali. Jumlah ini  seimbang dengan jumlah penyebutan nama-nama nabi, rasul dan  pembawaberita tersebut, yakni 518 kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
﻿&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tepat  apa yang dinyatakan Al-Qur'an, bahwa sebab seorang tidak menerima  kebenaran Al-Qur'an sebagai wahyu Ilahi adalah salah satu diantara dua  sebab, yaitu :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
a. Tidak berpikir dengan jujur dan sungguh-sungguh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
b. Tidak sempat mendengar dan mengetahui Al-Qur'an secara baik (67:10, 4:82).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oleh  Allah dalam All-Qur'an disebut Al-Maghdhub ( dimurkai Allah ) karena  tahu kebenaran tetapi tidak mau menerima kebenaran itu, dan disebut  adh-dhollin ( orang sesat ) karena tidak menemukan kebenaran itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai  jaminan bahwa Al-Qur'an itu wahyu Allah, maka Al-Qur'an sendiri  menantang setiap manusia untuk membuat satu surat saja yang senilai  dengan Al-Qur'an (2:23, 24, 17:88). Sebagai pedoman hidup, Al-Qur'an  banyak mengemukakan pokok-pokok serta prinsip-prinsip umum pengaturan  hidup dalam hubungan antara manusia dengan Allah dan mahluq lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didalamnya terdapat peraturan-peraturan seperti :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beribadah langsung kepada Allah (2:43,183,184,196,197; 11:114),&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berkeluarga (4:3, 4,15,19,20,25; 2:221; 24:32; 60:10,11),&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bermasyarakat ( 4:58; 49:10,13; 23:52; 8:46; 2:143),&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdagang (2:275,276,280; 4:29),&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Utang-piutang (2:282),&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kewarisan (2:180; 4:7-12,176; 5:106),&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pendidikan dan pengajaran (3:159; 4:9,63; 31:13-19; 26:39,40),&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pidana (2:178; 4:92,93; 5:38; 10:27; 17:33; 26:40),&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
dan  aspek-aspek kehidupan lainnya yang oleh Allah dijamin dapat berlaku dan  dapat sesuai pada setiap tempat dan setiap waktu (7:158; 34:28;  21:107).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap Muslim diperintahkan untuk melakukan seluruh tata nilai tersebut dalam kehidupannya (2:208; 6:153; 9:51).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sikap memilih sebagian dan menolak sebagian tata nilai itu dipandang Al-Qur'an sebagai bentuk pelanggaran dan dosa (33:36).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melaksanakannya dinilai ibadah (4:69; 24:52; 33:71),&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memperjuangkannya dinilai sebagai perjuangan suci (61:10-13; 9:41),&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mati karenanya dinilai sebagai mati syahid (3:157, 169),&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hijrah karena memperjuangkannya dinilai sebagai pengabdian yang tinggi (4:100, 3:195),&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan tidak mau melaksanakannya dinilai sebagai zhalim, fasiq, dan kafir (5:44,45,47).</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>mengubah kegagalan</title><link>http://kata-kata-hikmah2.blogspot.com/2010/08/mengubah-kegagalan.html</link><category>mengubah kegagalan</category><author>noreply@blogger.com (saeful uyun)</author><pubDate>Thu, 19 Aug 2010 20:35:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1598098673020493389.post-6333554377295450152</guid><description>pembahasan bahwa sesungguhnya &lt;a href="http://msuyanto.com/baru/?p=1375"&gt;kegagalan &lt;/a&gt;itu tidak ada, ketika masih kecil tidak mempunyai konsep &lt;a href="http://msuyanto.com/baru/?p=1375"&gt;kegagalan&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://msuyanto.com/baru/?p=1375"&gt;kegagalan&lt;/a&gt;  itu memberi informasi dan umpan balik, sehingga hanya mengenal konsep  kesuksesan, kreatifitas, berani mencoba, konsep motivasi, konsep bangkit  kembali, konsep kreatifitas, konsep kepasrahan diri dan segudang konsep  lain yang sangat luar biasa yang menjadikan manusia sebagai makhluk  pilihan Tuhan untuk menjadi pemimpin di bumi.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span id="more-2089"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://msuyanto.com/baru/?p=1375"&gt;Kegagalan &lt;/a&gt;sesungguhnya  dapat memberi umpan balik untuk mempertajam kreatifitas, bila kembali  menggunakan konsep ketika kita masih kecil. George Land melaporkan dalam  Break-Point and Beyond, bahwa kreativitas anak usia 5 tahun mencetak  skor 98 %, anak usia 10 tahun mencetak skor 32 %, anak usia 15 tahun  mencetak skor 10 %, dan orang dewasa usia 42 tahun mencetak skor hanya 2  %. Betapa tingginya skor kreatifitas anak usia 5 tahun dan sebaliknya  betapa rendahnya skor kreatifitas orang dewasa yang usianya 42 tahun,  kecuali mereka sejak kecil telah diasah kratifitasnya. Dengan demikian  kita harus belajar banyak tentang kreatifitas kepada anak yang berusia 5  tahun ke bawah dan bahkan perlu untuk menjadi anak usia 5 tahun ketika  mengalami kegagalan.&lt;br /&gt;
Anak kecil belum mengenal ejekan, cemoohan, hinaan dan bahan tertawaan  dari orang. Merekan melihat masalah tersebut dengan cara sederhana,  menyegarkan dan tanpa prasangka. Saya bersama-sama kawan sudah terbiasa  diejek, dicemooh, dihina dan dijadikan bahan tertawaan dari orang,  barangkali saya bersama kawan-kawan tersebut seperti anak kecil yang  suka bermimpi. Ketika bimbingan tes hanya mempunyai 2 orang siswa,  sambil mengatakan besok yang mendaftar antri seperti yang mendaftar tes  masuk Perguruan Tinggi Negeri, hampir semua orang mengejek, mencemooh,  menghina dan mentertawakan secara sinis. Sekarang siswa bimbingan tes  itu mencapai 320.000 orang, saya yakin juga tetap mentertawakannya,  tetapi dengan wajah dan hati yang berbeda. Demikian pula ketika  mendirikan perguruan tinggi dengan gedung seperti rumah, karena memang  rumah dan sewanya belum di bayar, karena memang tidak mempunyai uang,  saya mengatakan ingin menjadi perguruan tinggi komputer terbaik di  Indonesia.  Hampir semua orang mengejek, mencemooh, menghina dan  mentertawakan sambil menambah ejekan, &lt;a href="http://amikom.ac.id/"&gt;AMIKOM &lt;/a&gt;adalah  Akademi Mini KOMpo. Sekarang perguruan tinggi ini menjadi percontohan  dunia versi UNESCO yang dikelola dengan model private entrepreneur.&lt;br /&gt;
Menurut Abraham Maslow, sifat yang dimiliki anak kecil belum mengenal  ejekan, cemoohan, hinaan dan bahan tertawaan dari orang sering hilang  ketika dewasa, yang terbukti dari hasil skor kreatifitas yang ditemukan  George Land. Sifat kreatif nyaris memiliki arti sama dengan kesehatan,  aktualisasi diri dan sifat manusiawi yang lengkap. Sifat-sifat yang  dikaitkan dengan kreativitas ini adalah fleksibilitas, spontanitas,  keberanian, berani membuat kesalahan, keterbukaan dan rendah hati. Saya  menyarankan ketika mengalami kegagalan, maka kita lebih baik menjadi  anak kecil yang tidak mengenal ejekan, cemoohan, hinaan, bahan tertawaan  dari orang dan dapat melihat kegagalan tersebut dengan cara sederhana,  menyegarkan dan tanpa prasangka. Bila itu sudah dapat kita lakukan,  biasanya kita melompat ke depan sendirian yang dapat mengejutkan orang  lain, menjadi manusia yang sangat kreatif dan tidak mengenal konsep  kegagalan. “Kreativitas merupakan ciri dari tokoh-tokoh dunia yang telah  mengaktualisasikan dirinya” kata Abraham Maslow</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>semangat menikah</title><link>http://kata-kata-hikmah2.blogspot.com/2010/08/semangat-menikah.html</link><category>semangat menikah</category><author>noreply@blogger.com (saeful uyun)</author><pubDate>Mon, 9 Aug 2010 17:04:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1598098673020493389.post-2860415489235375600</guid><description>Ramadhan, bulan suci yang penuh ampunan telah datang. Duh, pasti dong  kamu-kamu suka cita menyambutnya. Apalagi bila di benak sudah terbayang  lebaran di depan mata ketika puasa usai. Watau�sebulan lagi atuh itu mah  .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin yang membuat Ramadhan berkesan buat kita-kita selain  suasananya, juga soal daftar makanan yang cuma ngetren di saat Ramadhan.  Ehm, nanti bakal ada lagi kolak pisang yang manis legit, bubur kacang  ijo, es kelapa muda, kurma, dan makanan-makanan lain yang jadi rajin  hadir ketika Ramadhan datang. Lauk pauk pun jadi lebih istimewa daripada  hari-hari biasanya. Yang biasanya cuma tahu, tempe, dan krupuk jadi ada  ayam goreng, ayam opor, pepes ikan, dan lain-lain. Biasanya ibu kamu  pasti beralasan untuk menghargai yang berpuasa, katanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Belum  lagi jam sekolah yang jadi lebih pendek setiap harinya plus libur awal  dan akhir Ramadhan yang selalu ditunggu. Guru-guru pun juga jadi lebih  sabar. Yang biasanya killer jadi lebih anteng di bulan puasa ini.  Mengendalikan hawa nafsu, dalihnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Program-program televisi,  radio, surat kabar, majalah, sekolah, kantor dan lain-lain semua jadi  sok sibuk menyambut datangnya Ramadhan. Acara demi acara digelar untuk  menambah semarak bulan suci ini. Disesuaikan dengan kondisi. Ada  ngabuburit atau acara yang dikemas menjelang berbuka, ada kentongan  sahur, buka puasa bersama, siraman ruhani hingga kuis-kuis juga tak mau  ketinggalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ramadhan adalah�&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi remaja seusia kamu,  nggak semua loh bersuka cita menyambut Ramadhan. Ada yang menganggap  kalo Ramadhan adalah bulan siksaan karena harus puasa menahan lapar dan  haus. Belum lagi kudu tarawih malamnya karena paksaan mama-papa. Atau  bahkan satu bulan menyebalkan karena kamu tak lagi bisa indehoi pacaran  bebas kayak bulan-bulan lainnya. Gubrakz�naudzhubillah, nyebut Neng!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalo kata yang Tercinta kita. Yup, siapa lagi kalo bukan Rasulullah Muhammad saw. dalam khutbahnya tentang Ramadhan:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
�Wahai  manusia! Sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa  berkah, rahmat, dan maghfirah. Bulan yang paling mulia di sisi Allah.  Hari-harinya adalah hari paling utama. Malam-malamnya adalah malam yang  paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam paling utama. Inilah bulan  ketika kamu diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakanNya. Di bulan ini  nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu adalah ibadah, amal-amalmu  diterima, dan doa-doamu diijabah.�&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuh kan, sudah gamblang bin  jelas banget diterangkan oleh Rasulullah tentang apa itu Ramadhan. Rugi  banget kalo kita nggak bisa manfaatin bulan spesial ini. Martabak aja  kita maunya yang spesial, masa’ bulan penuh ampunan ini dijalani biasa  aja. Betul?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sobat, kamu pasti bakal nyesel bila Ramadhan tidak  dimanfaatkan dengan maksimal. Padahal jelas-jelas di bulan ini obral  pahala begitu banyaknya. Seperti sabda Rasulullah saw. dalam sebuah  hadits qudsiy: �Demi dzat yang jiwaku berada di tanganNya, bau mulut  orang yang berpuasa benar-benar lebih harum di sisi Allah daripada bau  minyak kesturi. Dia meninggalkan makanannya, minumannya, dan syahwatnya  semata-mata karena Aku. Puasa itu adalah bagiKu. Dan Aku sendirilah yang  akan memberikan pahalanya. Dan kebajikan (pada bulan Ramadhan) diberi  pahala dengan sepuluh kali lipat kebajikan yang semisalnya.� (HR Bukhari  dari Abu Hurairah)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Emang sih, semua juga butuh upaya supaya kamu  dapetin berkahnya Ramadhan. Bayangin, cuma bernafas dan tidur aja udah  dapat pahala. Gimana lagi nilainya kalo kamu juga ngelakuin sholat,  puasa, bersedekah, berbakti pada guru dan ortu, menyantuni fakir miskin,  belajar Islam, dan mengamalkannya. Wuih…kamu bakalan bingung cara  ngitungin pahalanya hehehe. Semoga ya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Eits�jangan berbangga  dulu. Pahala emang mudah banget didapat di bulan Ramadhan ini, tapi  hal-hal yang mengakibatkan pahala itu ngabur kayak ditiup angin juga  banyak. Kalo kamu nggak bisa ngejagain mulut kamu dari bergunjing,  memfitnah, mengolok dan menyakiti hati orang lain, maka semua pahala  puasa kamu jadi sia-sia di bulan ini. Rasulullah bersabda: �Betapa  banyak orang yang berpuasa, tapi mereka tidak mendapatkan apa-apa dari  puasanya kecuali lapar dan dahaga.� (HR Ahmad) &lt;br /&gt;
diambil dari blog sahabat pena.</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>tatacara nisfu syaban</title><link>http://kata-kata-hikmah2.blogspot.com/2010/07/tatacara-nisfu-syaban.html</link><category>malam nisfu sya'ban 2010</category><category>tatacara nisfu syaban</category><author>noreply@blogger.com (saeful uyun)</author><pubDate>Mon, 26 Jul 2010 03:24:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1598098673020493389.post-7896705076744088180</guid><description>Malam Nifsu Sya'ban tahun ini Insya Allah jatuh pada hari Senin 26 &lt;br /&gt;
juli dari  sore hingga selasa subuh. Kita dianjurkan untuk meramaikan &lt;br /&gt;
malam Nifsu  Sya'ban dengan cara memperbanyak ibadah, shalat sunnah, &lt;br /&gt;
memperbanyak bacaan  zikir, memperbanyak bada'an shallawat, membaca &lt;br /&gt;
Al-Quran, bersedekah, berdo'a  dan mengerjakan amal-amal salih lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi yg mau mengamalkannya,  berdoalah agar Allah swt mengubah catatan &lt;br /&gt;
rizki dan takdir di dalam buku  besar Allah menjadi lebih baik dan mohon &lt;br /&gt;
ampunlah atas dosa2 yg telah kita  perbuat dengan memperbanyak istighfar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut petunjuknya sebagian  ulama, amalan malam Nifsu Sya'ban yaitu :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Sholat fardhu  Magrib&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Membaca Surah Yassin 3 kali&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Membaca doa Nifsu  Say'ban&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Mengidupkan malam Nifsu Sya'ban dengan memperbanyak dzikir,  shalawat, &lt;br /&gt;
doa dan istighfar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selamat beribadah malam Nifsu Sya'ban,  Semoga Allah mengampuni dosa-dosa  &lt;br /&gt;
kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Amin&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
----------------------------&lt;br /&gt;
Menghidupkan Malam  Nishfu Sya’ban Yang Sunnah dan Yang Bid’ah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah ada hadits yang  menerangkan keutamaan malam nishfu sya’ban,&lt;br /&gt;
juga tentang hukumnya, hukum  menghidupkan malam tersebut dengan&lt;br /&gt;
shalat, dzikir dan doa? Apakah hal  tersebut disyariatkan atau tidak?&lt;br /&gt;
Apakah sama hukumnya melakukannya sendiri  dengan secara berjama’ah?&lt;br /&gt;
Lalu bagaimana juga hukum mengkhususkan berpuasa  pada hari nishfu&lt;br /&gt;
sya’ban?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Syaikh Abdullah bin Abdul Aziz Al Uqail  -rahimahullah- menjawab:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terdapat banyak hadits yang menerangkan  keutamaan malam nishfu&lt;br /&gt;
sya’ban. Al Hafidz Ibnu Rajab Al Hambali dalam  kitabnya Lathaif Al&lt;br /&gt;
Ma’arif Fi Mawasim Al ‘Am Wal Wazhaif1, beliau  menyebutkan bahwa dalam&lt;br /&gt;
hal ini terdapat ikhtilaf di antara para ulama.  Mayoritas ulama&lt;br /&gt;
mendhaifkan hadits-hadits tersebut namun dishahihkan oleh  Ibnu Hibban&lt;br /&gt;
dan beberapa ulama lain. Ibnu Hibban membawakan  riwayat-riwayat&lt;br /&gt;
tersebut dalam Shahih Ibnu Hibban.  Diantaranya:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama&lt;br /&gt;
Hadits Aisyah Radhiallahu’anha:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
قالت: فقدت  النبي صلى الله عليه وسلم ذات ليلة, فخرجت أطلبه, فإذا هو&lt;br /&gt;
بالبقيع, رافعًا رأسه  إلى السماء. فقال: ((أكنت تخافين أن يحيف الله عليك&lt;br /&gt;
ورسوله؟)) فقلت: يا رسول  الله, ظننت أنك أتيت بعض نسائك. فقال: ((إن الله&lt;br /&gt;
تبارك وتعالى ينزل ليلة النصف  من شعبان إلى السماء الدنيا, فيغفر لأكثر&lt;br /&gt;
من عدد شعر غنم بني  كلب))&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aisyah berkata: ‘Aku kehilangan Nabi Shallallahu’alaihi  Wasalllam&lt;br /&gt;
pada suatu malam. Maka aku keluar dan mencarinya. Ternyata beliau  ada&lt;br /&gt;
di Baqi’. Beliau sedang menengadahkan kepalanya ke atas langit,  lalu&lt;br /&gt;
bersabda: Wahai Aisyah, apakah engkau khawatir Allah dan  Rasul-Nya&lt;br /&gt;
berbuat tidak adil terhadapmu?’. Aisyah berkata: ‘Wahai  Rasulullah,&lt;br /&gt;
aku mengira engkau mendatangi sebagian istri-istrimu’. Beliau  lalu&lt;br /&gt;
bersabda: ‘Sesungguhnya Allah Tabaaraka Wa Ta’ala turun ke  langit&lt;br /&gt;
dunia pada malam nishfu sya’ban. Lalu Allah mengampuni hamba-Nya  lebih&lt;br /&gt;
banyak dari pada jumlah bulu domba kabilah Kalb‘”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hadits ini  diriwayatkan oleh Imam Ahmad, At Tirmidzi dan Ibnu Majah2.&lt;br /&gt;
At Tirmidzi  mengatakan bahwa Al Bukhari mendhaifkan hadits ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua&lt;br /&gt;
Hadits yang  diriwayatkan oleh Ibnu Majah3 dengan sanad yang dhaif,&lt;br /&gt;
yaitu hadits Abu Musa  Al ‘Asy’ari:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: ((إن الله ليطلع في ليلة  النصف من&lt;br /&gt;
شعبان, فيغفر لجميع خلقه إلا لمشرك أو مشاحن&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari Nabi  Shallallahu’alaihi Wasallam, beliau bersabda: “Sungguh Allah&lt;br /&gt;
akan mengawasi  hamba-hambanya di malam nishfu sya’ban, Allah akan&lt;br /&gt;
mengampuni dosa seluruh  manusia kecuali orang musyrik dan orang yang&lt;br /&gt;
sedang dalam  pertengkaran”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketiga&lt;br /&gt;
Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad4, dari  sahabat Abdullah Ibnu ‘Amr :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: ((إن الله  ليطلع إلى خلقه ليلة النصف&lt;br /&gt;
من شعبان, فيغفر لعباده, إلا اثنين; مشاحن, أو قاتل  نفس))&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam, beliau bersabda: “Sungguh  Allah&lt;br /&gt;
akan mengawasi hamba-hambanya di malam nishfu sya’ban, Allah  akan&lt;br /&gt;
mengampuni dosa seluruh manusia kecuali dua orang: orang yang  sedang&lt;br /&gt;
dalam pertengkaran dan pembunuh”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ibnu Hibban juga meriwayatkan  hadits ini dalam Shahih Ibnu Hibban5,&lt;br /&gt;
dari sahabat Mu’adz bin Jabal, secara  marfu‘&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keempat&lt;br /&gt;
Sebuah hadits diriwayatkan dari Utsman bin Abu Al ‘Ash,  secara marfu:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
إذا كان ليلة النصف من شعبان, نادى مناد: هل من مستغفر فأغفر  له؟ هل من&lt;br /&gt;
سائل فأعطيه؟ فلا يسأل أحد شيئًا إلا أعطي, إلا زانية بفرجها, أو  مشرك&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jika datang malam nishfu sya’ban, Allah Ta’ala menyeru: Apakah  ada&lt;br /&gt;
orang yang memohon ampunan? Akan Aku ampuni. Apakah ada orang  yang&lt;br /&gt;
memiliki permintaan? Akan Aku kabulkan. Tidak ada orang yang  meminta&lt;br /&gt;
kecuali pasti Aku beri. Kecuali pezina yang berzina  dengan&lt;br /&gt;
kemaluannya, dan orang musyrik”6&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ibnu Rajab pun berkata: “Dalam  pembahasan ini masih terdapat hadits&lt;br /&gt;
yang lain, namun di dalamnya terdapat  kelemahan”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dalam kitabnya Iqtidha Shiratil  Mustaqim&lt;br /&gt;
Mukhalafatu As-habil Jahiim, beliau berkata: “Tentang keutamaan  malam&lt;br /&gt;
nishfu sya’ban telah diriwayatkan hadits-hadits yang marfu’ dan  atsar&lt;br /&gt;
yang menunjukkan bahwa malam nishfu sya’ban memang  memiliki&lt;br /&gt;
keutamaan”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beliau juga berkata: “Para ulama madinah dan  beberapa ulama khalaf ada&lt;br /&gt;
yang mengingkari hal tersebut dan mengkritik  hadits-hadits tentang&lt;br /&gt;
keutamaan malam nishfu sya’ban. Salah satu hadits yang  dikritik adalah&lt;br /&gt;
hadits:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
إن الله يغفر فيها لأكثر من عدد شعر غنم بني  كلب&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sesungguhnya Allah mengampuni hamba-Nya pada malam nishfu  sya’ban&lt;br /&gt;
lebih banyak dari pada jumlah bulu domba kabilah  Kalb‘”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hadits-hadits lain tentang hal ini pun tidak lepas dari  kritikan.&lt;br /&gt;
Namun yang menjadi pendapat banyak para ulama, terutama  mayoritas&lt;br /&gt;
ulama madzhab Hambali, adalah menetapkan adanya keutamaan malam  nishfu&lt;br /&gt;
sya’ban. Dikarenakan banyaknya hadits yang meriwayatkan hal  tersebut,&lt;br /&gt;
hal itu didukung pula dengan atsar-atsar salaf. Selain  itu,&lt;br /&gt;
hadits-hadits tentang keutamaan malam nishfu sya’ban diriwayatkan  di&lt;br /&gt;
sebagian kitab-kitab musnad dan kitab-kitab sunan. Walau  memang&lt;br /&gt;
sebagian hadits tersebut ada yang palsu”. [Sampai disini  perkataan&lt;br /&gt;
Syaikhul Islam]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku, sebagian hadits palsu tentang hal  ini adalah penafsiran ayat:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ  مُبَارَكَ&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami telah menurunkan Al Qur’an di malam yang penuh berkah”  (QS. Ad &lt;br /&gt;
Dukhan: 3)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Malam yang penuh berkah ditafsirkan dengan malam  nishfu sya’ban.&lt;br /&gt;
Penafsiran ini tentu bertentangan dengan ayat:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
{شَهْرُ  رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآ&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bulan Ramadhan, adalah bulan  diturunkannya Al Qur’an” (QS. Al Baqarah: 185)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan firman Allah  Ta’ala:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْ&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami telah  menurunkan Al Qur’an di malam laitalul qadar” (QS. Al Qadr: 1)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedangkan  hukum mengkhususkan malam nishfu sya’ban untuk shalat dan&lt;br /&gt;
berdzikir,  dijelaskan oleh Ibnu Rajab dalam Lathaif Ma’arif7 bahwa hal&lt;br /&gt;
tersebut sama  sekali tidak didasari oleh satu hadits shahih pun dari&lt;br /&gt;
Nabi  Shallallahu’alaihi Wasallam, tidak pula dari para sahabat. Namun&lt;br /&gt;
memang  terdapat atsar dari sebagian tabi’in Ahlu Syam, semisal Khalid&lt;br /&gt;
bin Ma’dan,  Mak-hul, Luqman bin Amir, dll, bahwa mereka menghidupkan&lt;br /&gt;
malam nishfu sya’ban  dan giat beribadah di malam tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ibnu Rajab berkata: “Dari  merekalah, sebagian ulama meyakini adanya&lt;br /&gt;
keutamaan malam tersebut dan  menghidupkannya. Lalu ada yang mengatakan&lt;br /&gt;
bahwa pendapat mereka didasari oleh  atsar Israiliyyat. Ketika menyebar&lt;br /&gt;
kabar tersebut, para ulama pun berselisih  pendapat mengenai hukumnya.&lt;br /&gt;
Sebagian ada yang menerima dan menyetujui bahwa  boleh menghidupkan&lt;br /&gt;
malam nishfu sya’ban. Diantaranya beberapa orang ahli  ibadah dari kota&lt;br /&gt;
Bashrah dan beberapa lagi selain mereka. Sebagian lagi,  semisal ulama&lt;br /&gt;
ahlul hijaz mengingkari hal tersebut. Diantaranya, Atha’ bin  Abi&lt;br /&gt;
Mulaikah, Abdurrahman bin Zaid bin Aslam yang merupakan ulama  ahli&lt;br /&gt;
fiqih dari Madinah. Pendapat ini juga yang dipegang oleh  murid-murid&lt;br /&gt;
Imam Malik dan beberapa para ulama. Mereka berkata: Menghidupkan  malam&lt;br /&gt;
nishfu sya’ban dengan shalat, dzikir dan doa, semuanya adalah  bid’ah”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ulama ahlu Syam yang berpendapat bolehnya, berbeda pendapat  tentang&lt;br /&gt;
tata cara menghidupkan malam nishfu sya’ban:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pendapat pertama:  Dianjurkan untuk menghidupkannya secara berjama’ah&lt;br /&gt;
di masjid. Khalid bin  Ma’dan, Luqman bin Amir, dll, mereka biasanya&lt;br /&gt;
mengenakan pakaian terbagus  mereka, lalu memakai wewangian, celak,&lt;br /&gt;
kemudian menghidupkam malam tersebut  di masjid. Ishaq bin Rahawaih pun&lt;br /&gt;
menyetujui pendapat ini, beliau mengatakan  bahwa menghidupkan malam&lt;br /&gt;
nishfu sya’ban secara berjama’ah di masjid bukanlah  bid’ah. Hal ini&lt;br /&gt;
dinukil oleh Harb Al Karmani dalam kitab Al Masa’il  miliknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pendapat kedua: Makruh hukumnya bila shalat, berdoa,  membacakan&lt;br /&gt;
kisah-kisah, secara berjama’ah di masjid. Namun tidak makruh  jika&lt;br /&gt;
dilakukan sendirian. Ini pendapat Imam Al Auza’i yang merupakan  alim&lt;br /&gt;
ulama serta ahli fiqih ahlu syam. Dan pendapat inilah yang  lebih&lt;br /&gt;
mendekati kebenaran, insya Allah”. [Sampai di sini perkataan  Ibnu&lt;br /&gt;
Rajab]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pendapat Al Auza’i ini juga yang pilih oleh Syaikhul Islam  Ibnu&lt;br /&gt;
Taimiyah dalam Al Ikhtiyarat8, beliau berkata: “Sebagian salaf  ada&lt;br /&gt;
yang menghidupkannya dengan shalat malam. Namun, berkumpul di  masjid&lt;br /&gt;
mengerjakannya secara berjama’ah adalah bid’ah. Demikian juga  shalat&lt;br /&gt;
alfiyah”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedangkan mengkhususkan puasa di hari nishfu sya’ban  hukumnya&lt;br /&gt;
terlarang. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dalam Al Iqtidha,  beliau&lt;br /&gt;
berkata: “Mengkhususkan puasa di hari nishfu sya’ban, tidak  ada&lt;br /&gt;
asalnya, bahkan terlarang hukumnya. Demikian juga membuat  perayaan&lt;br /&gt;
yang di dalamnya makanan-makanan dihidangkan,  perhiasan-perhiasan&lt;br /&gt;
dipajang, adalah perayaan yang bid’ah dan tidak ada  asalnya. Demikian&lt;br /&gt;
juga melaksanakan shalat alfiyah (1000 raka’at) secara  berjama’ah di&lt;br /&gt;
masjid-masjid jami’, masjid-masjid perayaan, masjid-masjid  instansi&lt;br /&gt;
dan masjid-masjid di pasar, pelakasanaannya secara berjama’ah di  waktu&lt;br /&gt;
tertentu dengan cara tertentu, raka’at tertentu, dan bacaan  tertentu&lt;br /&gt;
adalah perkara yang terlarang dan tidak disyariatkan. Karena  hadits&lt;br /&gt;
tentang shalat alfiyah adalah hadits palsu dengan ijma’ ulama  hadits.&lt;br /&gt;
Dengan dasar ini, tidak boleh melaksanakan shalat tersebut”.  [Sampai&lt;br /&gt;
di sini perkataan Ibnu Taimiyah]. Perkataan para ulama yang  senada&lt;br /&gt;
sangatlah banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kesimpulannya, malam nishfu sya’ban memiliki  keutamaan. Hal ini&lt;br /&gt;
didasari oleh hadits-hadits yang marfu’ dan atsar-atsar  salaf. Boleh&lt;br /&gt;
menghidupkan malam nishfu sya’ban secara sendirian tanpa  berjama’ah.&lt;br /&gt;
Sedangkan cara-cara yang selain itu, adalah bid’ah.  Wallahu’alam.</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>beribadah di bulan ramadhan</title><link>http://kata-kata-hikmah2.blogspot.com/2010/07/beribadah-di-bulan-ramadhan.html</link><category>amalan di bulan ramadhan</category><category>berbagai amalan bulan ramadhan</category><category>beribadah di bulan ramadhan</category><author>noreply@blogger.com (saeful uyun)</author><pubDate>Mon, 26 Jul 2010 03:08:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1598098673020493389.post-2298697368336807800</guid><description>&lt;b&gt;ahabat, kalau artikel sebelumnya saya membuat Jadwal Ibadah di Bulan  Ramadhan, tapi bagaimana dengan wanita yang mengalami haid (menstruasi)?&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentunya, kitapun sebagai wanita mau kehilangan keutamaan bulan Ramadhan  yang Mulia dan penuh keberkahan ini. Walaupun kita tidak boleh  melakukan Ibadah sholat dan membaca Al Qur'an, tapi masih banyak ibadah  ibadah sunnah lainnya yang bisa kita dapatkan di bulan yang penuh  Maghfirah ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibawah ini ada jadwal Khusus Wanita yang sedang  haid, semoga bisa  dijadikan panduan dalam menjalani di bulan Ramadhan yang akan datang&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;big&gt;SETELAH TERBITNYA FAJAR&lt;/big&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1.Menjawab adzan untuk shalat fajar(subuh)&lt;br /&gt;
&lt;big&gt;&lt;br /&gt;
" اللهم رب هذه الدعوة التامة والصلاة القائمة آت محمدا الوسيلة والفضيلة وابعثه مقاما محمودا الذي وعدته " . &lt;br /&gt;
&lt;/big&gt;&lt;br /&gt;
“Ya Allah Tuhan Pemilik seruan yang sempurna ini, dan shalat yang akan  didirikan, karuniakanlah kepada nabi Muhammad Saw. wasilah dan keutamaan  dan tempatkanlah ia di tempat yang terpuji yang telah Engkau janjikan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hadist :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari Jabir Bin Abdullah, Rasulullah bersabda "Barangsiapa mendengar  panggilan azan lalu ia berdoa 'Ya Allah Tuhan Pemilik seruan yang  sempurna ini, dan shalat yang akan didirikan, karuniakanlah kepada nabi  Muhammad Saw. wasilah dan keutamaan dan tempatkanlah ia di tempat yang  terpuji yang telah Engkau janjikan' akan mendapatkan syafaatku kelak  pada hari kiamat (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Isilah waktu antara adzan dan iqamat ini dengan berdo’a dan membaca dzikir-dzikir pagi hari&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“'Doa di antara adzan dan iqamat tidak tertolak'." Diriwayatkan oleh Abu  Dawud, at-Tirmidzi, an-Nasa`i, Ibn as-Sunni dan lain-lain. At-Tirmidzi  berkata, "Hadits hasan shahih."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penjelasan: Do’a yang dilakukan pada waktu antara adzan dan iqamah itu  terkabulkan. Dalam artian, waktu ini adalah salah satu waktu yang  mustajabah untuk berdo’a.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Mengingatkan suami dan anak-anak lelaki untuk shalat Subuh berjamaah di masjid, dengan berangkat lebih awal sebelum iqamah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasul Saw. bersabda: “Dan jikalau mereka mengetahui apa-apa yang ada  dalam sholat Isya’ dan shubuh niscaya mereka mendatangi keduanya bahkan  mereka akan mencintainya.”&lt;br /&gt;
“berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang berjalan bersama-sama  ke masjid di kegelapan dengan cahaya yang sempurna pada hari akhir  nanti.”&lt;br /&gt;
H.R Tirmidzi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. KEGIATAN SETELAH KELUAR DARI MASJID/MUSHOLA&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
• Membantu suami berangkat ketempat kerja dengan niat ibadah.  Mengingatkan agar suaminya mencari rizki untuk keluarganya secara halal  dan menyempatkan diri mengabdi kepada masyarakat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasulullah Saw. bersabda:  “Tidaklah seseorang itu memakan makanan yang  lebih baik daripada memakan dari hasil jerih  payahnya dan sesungguhnya  nabi Allah, Dawud As. makan dari hasil tangannya(jerih payah) sendiri.”&lt;br /&gt;
H.R. Bukhori&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
• Menyiapkan anak-anak berangkat ke sekolah, dan menasehatkan mereka  untuk mencari pahala sambil belajar demi masa depan dunia dan akherat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasulullah Saw. bersabda: “Barangsiapa berjalan diatas jalan yang  didalamnya ada ilmu, Allah akan memudahkan jalan baginya menuju surga.”&lt;br /&gt;
H.R. Muslim&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
• Menasehatkan seluruh anggota keluarga untuk mengingat Allah ta’ala sepanjang hari&lt;br /&gt;
Bukankah dengan mengingat Allah menentramkan bathin”&lt;br /&gt;
(Ar-Ra’du 28)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hadist: &lt;br /&gt;
Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda "Tidak ada kaum yang berdzikir  kepada Allah kecuali mereka di kelilingi oleh malaikat malaikat, di  liputi oleh Rahmat, turun kepada mereka ketentraman, dan Allah menyebut  mereka sebagai orang orang yang di sisiNya (HR. Mulim)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasulullah Saw. bersabda: “Amal yang paling disukai Allah adalah apabila lisanmu senantiasa basah dengan dzikrullah hingga mati”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
• Mengingatkan setiap anggota keluarga untuk menunaikan shalat Dhuha meskipun Cuma dua rakaat sebelum keluar rumah.&lt;br /&gt;
Rasulullah Saw. bersabda: ““Jadilah setiap gerak-gerik kalian sedekah,  setiap tasbih sedekah, setiap tahil sedekah, setiap takbir sedekah,  perintah kepada kebaikan sedekah, melarang kemungkaran sedekah, dan  semuanya bisa dicukupi dengan dua rakaat Dhuha””. H.R. Muslim&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
• Tidur dan istirahat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
• Menyibukkan diri dengan berdzikir kepada Allah sepanjang hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hadist: &lt;br /&gt;
Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda "Tidak ada kaum yang berdzikir  kepada Allah kecuali mereka di kelilingi oleh malaikat malaikat, di  liputi oleh Rahmat, turun kepada mereka ketentraman, dan Allah menyebut  mereka sebagai orang orang yang di sisiNya (HR. Mulim)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="photo photo_none"&gt;&lt;div class="photo_img"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=4421122&amp;amp;op=1&amp;amp;view=all&amp;amp;subj=10150239241080570&amp;amp;aid=-1&amp;amp;auser=0&amp;amp;oid=10150239241080570&amp;amp;id=197674079227"&gt;&lt;img class="img" onload="var img = this; onloadRegister(function() { adjustImage(img); });" src="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/hs055.snc4/35117_418072204227_197674079227_4421122_5124669_n.jpg" style="width: 460px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;big&gt;Contoh Dari Macam-macam Dzikir:&lt;/big&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;big&gt;&lt;br /&gt;
- سبحان الله وبحمده أستغفر الله وأتوب إليه.&lt;br /&gt;
&lt;/big&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Subhanallah wa bihamdihi, astaghfirullah wa atuubu ilaih&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasulullah Shallalahu alaihi wasallam memperbanyak bacaan “Subhanallah wa bihamdihi astaghfirullah &lt;br /&gt;
wa atuubu ilaih”. Katanya, dan aku berkata: Ya Rasulullah!Saya melihatmu  memperbanyak bacaan “”Subhanallah wabihamdihi, astaghfirullah wa atuubu  ilaih?” dan beliau bersabda”Tuhanku telah mengabarkan kepadaku bahwa  aku akan melihat tanda-tanda pada umatku. Maka ketika aku melihatnya,  aku memperbanyak bacaan : Subhanallah wabihamdihi astaghfirullah wa  atuubu ilaih. Dan aku telah melihatnya. Jika telah datang pertolongan  Allah dan kemenangan. Maka dibukalah Makkah. Dan kulihat manusia masuk  kedalam agama Allah berbondong-bondong. Maka bertasbihlah dengan memuji  Tuhanmu dan mohonlah ampunannya, sesungguhnya Dia maha penerima taubat.  (H.R. Muslim)&lt;br /&gt;
&lt;big&gt;&lt;br /&gt;
- استغفر الله العظيم من جميع الذنوب وأتوب إليه .&lt;br /&gt;
&lt;/big&gt;&lt;br /&gt;
Astaghfirullah al-adhim min jamii’i-dzunubi wa atuubu ilaih&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nabi Shallalahu alaihi wasallam bersabda: “Wahai manusia, bertaubatlah  kepada Allah, sesungguhnya aku bertaubat dalam sehari seratus kali”&lt;br /&gt;
H.R. Muslim&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;big&gt;&lt;br /&gt;
- سبحان الله وبحمده سبحان الله العظيم .&lt;br /&gt;
&lt;/big&gt;&lt;br /&gt;
Subhanallah wa bihamdihi subhanallah-al-adhim&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasulullah Shallalahu alaihi wasallam bersabda:”Dua kata yang ringan  diucapkan, namun berat pada timbangan, disukai oleh Sang Maha  Pengasih:Subhanalah wabihamdihi subhanallah-al-adhim”&lt;br /&gt;
H.R. Bukhari &amp;amp; Muslim&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;big&gt;&lt;br /&gt;
- لا إله إلا أنت سبحانك إني كنت من الظالمين .&lt;br /&gt;
&lt;/big&gt;&lt;br /&gt;
Laa ilaha illa Anta subhanaka inni kuntu mina-dholimin&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasulullah Saw. bersabda: Doa dzu nun (gelar nabi Yunus As) ketika  berada dalam perut paus “ Tiada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau  sesungguhnya aku telah termasuk orang-orang yang dhalim”, maka  sesungguhnya tidak berdoa seorang laki-laki muslim dengan (doa ini)  dalam segala perkara melainkan Allah Swt mengabulkan baginya (doa).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;big&gt;&lt;br /&gt;
سبحان الله ، والحمد لله ، ولا إله إلا الله ، والله أكبر&lt;br /&gt;
- &lt;br /&gt;
&lt;/big&gt;&lt;br /&gt;
Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illalahu wallahu akbar&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasulullah Saw. bersabda: ”Aku dianjurkan membaca subhanallah  walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar, lebih disukai dari  apa-apa yang matahari terbit di atasnya” H.R. Muslim, Nabi Saw.  bersabda: ”Kata-kata yang paling disukai oleh Allah ada empat:  Subhanallah, walhamdulillah, wa laailaha illa-Allah, wa-Allahu akbar,  yang  tiada akan mencelakaimu  dengan mana saja kamu bisa  memulainya.”H.R. Muslim&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;big&gt;&lt;br /&gt;
لا حول ولا قوة إلا بالله .&lt;br /&gt;
&lt;/big&gt;&lt;br /&gt;
Laa haula wa laa quwwata illa billah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasulullah Shallalahu alaihi wasallam bersabda: ”Wahai Abdullah ibnu  Qais, bukankah aku tunjukkan kepadamu harta karun dari harta-harta  surga?”Maka aku berkata:Benar ya Rasulallah, lalu beliau  bersabda:”Ucapkanlah laa haula wa laa quwwata illa billah”H.R. Bukhari  &amp;amp; Muslim&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;big&gt;&lt;br /&gt;
- سبحان الله العظيم وبحمده .&lt;br /&gt;
&lt;/big&gt;&lt;br /&gt;
Subhanallah al-adhim wa bihamdihi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasulullah Shallalahu alaihi wasallam bersabda:”Barangsiapa berkata  subhanallah al adhim wa bihamdihi maka akan ditanamkan baginya pohon  kurma disurga”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;big&gt;&lt;br /&gt;
اللهم صل على محمد وعلى آل محمد كما صليت على آل إبراهيم إنك حميد مجيد،  اللهم بارك على محمد وعلى آل محمد كما باركت على آل إبراهيم إنك حميد مجيد .&lt;br /&gt;
&lt;/big&gt;&lt;br /&gt;
Allahumma Shalli ala Muhammad wa ‘ala aali Muhammad kama shallaita ‘ala  aali Ibrahim innaka hamiidum majiid, Allahumma baarik ‘ala Muhammad wa  ‘ala aali Muhammad kama baarakta ‘ala aali Ibrahim innaka hamiidum  majiid&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Allah berfirman: Sesungguhnya Allah beserta malaikat-malaikat-Nya  bershalawat untuk Nabi,  wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah  kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.&lt;br /&gt;
QS. al-Ahzab: 56&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasulullah Shallalahu alaihi wasallam. bersabda:”Barangsiapa bershalawat  keatasku sekali, Allah bershalawat kepadanya(dengan shalawat  tersebut)sepuluh kali”H.R Muslim&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
وقال صلى الله عليه وسلم : " لا تجعلوا بيوتكم قبورا ، و لا تجعلوا قبري عيدا ، و صلوا علي ، فإن صلاتكم تبلغني حيث كنتم " &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Rasulullah Shallalahu alaihi wasallam bersabda: “Janganlah kalian  jadikan rumah-rumah kalian kuburan, dan janganlah kalian jadikan  kuburanku sebagai hari ied (hari dimana orang-orang bersuka cita karena  pada hari itu kaum muslimin kembali kepada fitrah) , dan bershalawatlah  kepadaku, sesungguhnya shalawat kalian sampai kepadaku dimanapun kalian  berada”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;big&gt;KEGIATAN SETELAH DZUHUR&lt;/big&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
• Menjawab adzan untuk shalat dzuhur, memanfaatkan waktu diantara adzan dan iqamah untuk berdo’a&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
• Masuk ke dapur dan mempersiapkan buka puasa bagi orang-orang yang berpuasa dan dihitunglah pahala dari pekerjaan mulia ini.&lt;br /&gt;
&lt;div class="photo photo_none"&gt;&lt;div class="photo_img"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=4421321&amp;amp;op=1&amp;amp;view=all&amp;amp;subj=10150239241080570&amp;amp;aid=-1&amp;amp;auser=0&amp;amp;oid=10150239241080570&amp;amp;id=197674079227"&gt;&lt;img class="img" onload="var img = this; onloadRegister(function() { adjustImage(img); });" src="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/hs227.snc4/38692_418076479227_197674079227_4421321_943520_n.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Dan dari Anas Ra. berkata:Kami sedang bersama nabi Saw. dalam sebuah  perjalanan dan ada diantara kami  yang berpuasa dan ada pula yang  berbuka(tidak puasa), berkatalah Anas Ra: maka berhentilah kami pada  suatu tempat yang pada hari itu merupakan hari yang panas dan kebanyakan  dari kami berteduh  dengan pakaian yang kami miliki  (dari panasnya  matahari) dan sebagian yang lain melindungi dirinya dengan tangan  mereka. Berkatalah Anas Ra: maka berbukalah orang-orang yang berpuasa  (membatalkan puasanya), bangkitlah mereka lalu mendirikan bangunan (  untuk beristirahat) dan berdirilah orang-orang yang telah membatalkan  puasanya tadi, dan orang yang berpuasa tidak mampu apa-apa, ini  merupakan  saksi (pada hari akhir nanti). Maka berdirilah orang-orang  yang berbuka tadi dan mendirikan bangunan (untuk tempat beristirahat)  dan mereka memberi minum kepada para  musafir maka bersabdalah Rosul  Saw: Hari ini orang-orang yang berbuka dari puasanya pergi dengan  membawa pahala.&lt;br /&gt;
H.R. Bukhori &amp;amp; Muslim&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
• Menghabiskan saat-saat yang dikerjakan didapur menikmati hidangan  sejuk dari Allah berupa: Banyak berdzikir dan bertasbih, beristighfar  dan berdo`a, mendengarkan bacaan Qur’an atau ceramah-ceramah melalui  radio atau tv di sela - sela mempersiapkan hidangan buka puasa di dapur.&lt;br /&gt;
Seorang Baduwi berkata kepada rasulullah Saw: Sesungguhnya  syari’at-syari’at  Islam telah banyak bagiku, maka beritahukan kepadaku  dengan sesuatu yang aku bisa berteguh padanya, maka berkatalah Rosul Saw  :”Senantiasa basahilah lisanmu dengan berdzikir kepada Allah” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
• Mengingatkan anak-anak untuk menunaikan shalat dzuhur dan sunnah rawatibnya(Jika belum mengerjakannya di sekolah.&lt;br /&gt;
• Menasehatkan anak-anak untuk mengambil waktu sejenak untuk  beristirahat supaya kuat melaksanakan ibadah puasa, mengajarkan mereka  akan pahala dari tidur mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;big&gt;KEGIATAN SETELAH ASHAR&lt;/big&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
• Menjawab adzan shalat Ashar&lt;br /&gt;
• Mengingatkan suami dan anak-anak untuk shalat ashar di masjid secara  jamaah dan mendengarkan pengajian di masjid setelah shalat dan tilawah  al-Qur`an, dan menasehatkan kepada para wanita untuk menunaikan shalat  ashar berjamaah di rumah jika memungkinkan untuk itu.&lt;br /&gt;
Ibu dan anak-anak perempuannya supaya shalat Ashar berjamaah di rumah jika memungkinkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasulullah Saw. bersabda: “Barang siapa pergi ke masjid hanya bertujuan  untuk belajar kebaikan atau mengajarkannya, maka baginya pahala haji  sempurna”.&lt;br /&gt;
H.R. Thabrani.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;big&gt;KEGIATAN MENJELANG MAGHRIB&lt;/big&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
• Memperbanyak do’a dan istighfar pada waktu ini di sambil mempersiapkan buka puasa&lt;br /&gt;
• Mencari pahala degan mengantarkan buka puasa untuk tetangga dan yang  membutuhkan yaitu dengan menyenangkan mereka dan untuk mempererat  hubungan antar tetangga dan memberikan bantuan bagi mereka, serta  memetik pahala dari memberikan buka puasa bagi yang berpuasa.&lt;br /&gt;
Rasulullah Saw. bersabda: “Barangsiapa memberikan buka puasa bagi yang  berpuasa, maka baginya pahala sebagaimana pahala yang berpuasa tanpa  mengurangi pahala orang yang berpuasa tersebut sedikitpun.”&lt;br /&gt;
H.R Tirmidzi &amp;amp; ibnu Majah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ditetapkan dalam kitab sahihaini bahwa Rasulullah Saw.: “ adalah manusia  yang palin gdermawan dan beliau adalah sebaik-baik orang dermawan di    bulan Ramadhan  ketika Jibril datang menemuinya dan iapun (Jibril)  mendatanginya setiap malam pada bulan Ramadhan dan mengajarinya  al-Qur`an, Rasul Saw. Saat itu lebih dermawan daripada angin yang  berhembus(membawa kebaikan maupun manfaat  bagi manusia).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;big&gt;KEGIATAN SETELAH TERBENAMNYA MATAHARI&lt;/big&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
• Menjawab adzan untuk shalat Maghrib&lt;br /&gt;
• Menasehatkan keluarga untuk berbuka puasa dengan kurma atau kurma  ruthob (dengan bilangan ganjil) atau dengan air serta mengajarkan mereka  mencari pahala dengan mengikuti sunnah nabi Saw. dengan membaca do’a  berbuka puasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari Anas R.a berkata:”Bahwa rasulullah Saw. berbuka puasa dengan kurma  sebelum shalat dan jika tidak ada kurma maka dengan kurma kering dan  jika tidak ada, dengan beberapa teguk air.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahwa Rasulullah Saw. ketika berbuka membaca: Telah hilanglah dahaga dan  ketika keringat telah membasahi badannya (selama puasa) serta telah  tetaplah pahala(puasa) jika Allah menghendaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
• Mengingatkan suami dan anak-anak serta saudara-saudara laki-laki agar  menunaikan shalat maghrib di masjid, dan bagi wanita untuk menjalankan  shalat jamaah di rumah jika memungkinkan untuk itu.&lt;br /&gt;
• Berkumpul dengan keluarga di meja makan berbuka puasa dengan bersyukur pada Allah atas nikmat sempurnanya puasa hari ini.&lt;br /&gt;
• Membaca dzikir-dzikir sore, dan menasehatkan seluruh anggota keluarga  untuk beriltizam (membiasakan diri) dengan dzikir-dzikir ini.&lt;br /&gt;
• Mengingatkan keluarga agar bersiap-siap melaksanakan shalat Isya’ dan Tarawih di masjid.&lt;br /&gt;
“Janganlah menghalangi perempuan dari masjid Allah, dan supaya mereka ke masjid dengan tidak berparfum. H.R. Ahmad, Abu Daud&lt;br /&gt;
Rasulullah Saw. bersabda: “Barangsiapa bersuci di rumahnya lalu ia pergi  ke rumah Allah untuk menjalan sholat fardlu, maka langkahnya satunya  mengurangi dosanya dan langkah lainnya menambah pahalanya”. H.R. Muslim.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;big&gt;KEGIATAN SETELAH SHALAT ISYA’&lt;/big&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
• Menasehatkan anak-anak untuk belajar.&lt;br /&gt;
Membantu anak-anak dan menasehatkan mereka untuk membaca/menghafal al-Qur`an&lt;br /&gt;
Menyelesaikan pekerjaan dapur dengan niat ibadah.&lt;br /&gt;
• Tidur dengan niat mencari pahala dan menjadikan tidur ini agar dapat bangun untuk tahajud&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;big&gt;KEGIATAN AKHIR PERTIGA MALAM&lt;/big&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
• Membangunkan anggota keluarga dan menyarankan mereka agar mengerjakan  shalat Tahajud, dengan menasehatkan mereka untuk memperpanjang sujud dan  ruku’ dalam shalat tahajud, dan supaya shalat berjamaah di masjid pada  sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan.&lt;br /&gt;
• Mencari Pahala dengan menyiapkan makan sahur dengan memperbanyak do’a dan dzikir serta istighfar.&lt;br /&gt;
• Mengajak keluarga untuk bersahur bersama-sama.&lt;br /&gt;
Rasulullah Saw. bersabda: “Bersahurlah sesungguhnya dalam sahur itu barokah” Muttafaq ‘alaih.&lt;br /&gt;
• Duduk untuk berdo’a dan istighfar sampai adzan subuh.&lt;br /&gt;
Rasulullah Saw. Bersabda: “Setiap hari Allah turun ke langit dunia  ketika sepertiga malam terakhir, lalu Ia berkaka:”Siapa yang berdoa akan  Aku kabulkan, siapa yang meminta akan Aku beri dan siapa yang memohon  ampunan akan AKu ampuni.” H.R. Bukhari &amp;amp; Muslim.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sahabatku, terutama yang muslimah, Terbukti kan Haid bukan halangan buat  kita untuk menuai pahala di bulan Yang lagi BIG SALE Pahala, semoga  kita mendapat PAHALA yg paling banyak di Bulan Ramadhan ini.., Amiin&lt;/b&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>merubah diri sendiri</title><link>http://kata-kata-hikmah2.blogspot.com/2010/07/merubah-diri-sendiri.html</link><category>cara melakukan perubahan</category><category>merubah diri sendiri</category><category>perubahan terus menerus</category><author>noreply@blogger.com (saeful uyun)</author><pubDate>Mon, 26 Jul 2010 03:07:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1598098673020493389.post-8892345328909583435</guid><description>Kekuatan seseorang mengubah dirinya akan menjadi salah satu kunci kesuksesan…&lt;br /&gt;
Kita bisa dikatakan sukses jika kita selalu beriman &amp;amp; bertakwa  kepada Allah, dengan sungguh-sungguh menjalankan perintah-Nya dan  menjauhi segala larangan-Nya.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Begitu banyak keinginan kita sebagai hamba Nya&lt;br /&gt;
Sehingga kita pun banyak berharap dan berdoa kepada Allah agar keinginan kita dapat terkabul. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun sibuknya kita meminta kadang-kadang membuat kita tidak sempat menilai diri kita sendiri.&lt;br /&gt;
Terkadang kita hanya sibuk meminta kepada Allah &amp;amp; berharap semua doa  kita selalu di ijabah oleh Allah, tapi kita sendiri tidak pernah mau  berusaha untuk merubah diri kita menjadi lebih baik…&lt;br /&gt;
“Jangan Hanya Menuntut Hak Kita Kepada Allah, Padahal Kita Sering Lupa Menjalankan Kewajiban Kita Kepada Allah” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kita berharap padi yang kita tanam dapat tumbuh subur, tetapi kita  sendiri tidak bergairah mencangkul, memberi pupuk dan memeliharanya  dengan baik. &lt;br /&gt;
Mana mungkin keinginan itu dapat tercapai? &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kita berdoa kepada Allah karena ingin dimudahkan dalam mengikuti ujian masuk perguruan tinggi.&lt;br /&gt;
Tetapi, kita tidak meningkatkan kegigihan belajar, enggan memperluas  wawasan, malas berkonsultasi, tidak mau menggali informasi sebanyak  banyaknya, pendek kata tidak mau bersungguh-sungguh (hanya berdoa, tanpa  berikhtiar semaksimal mungkin)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Allah berfirman dalam surat Ar Rad ayat 11 :&lt;br /&gt;
“Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
jadi setiap manusia bebas menentukan pilihan nya mau menjadi orang beriman &lt;br /&gt;
ataupun menjadi jahat...ALLAH pun tak akan rugi jika kalian menjadi  jahat yang pasti setiap perbuatan itu pasti ada balasan nya PAHALA ATAU  DOSA  SURGA ATAU NERAKA,,, jd teman2 tinggal memilih saja mw yang  mana??? (tentu saja pasti mendambakan surga)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pernah suatu ketika ada seorang istri yang begitu mendambakan memiliki&lt;br /&gt;
anak-anak yang shalih dan suami yang lebih bertanggung jawab, dapat  menjadi teladan yang baik bagi keluarga serta taat dalam beribadah.&lt;br /&gt;
Ia telah banyak memanjatkan doa kepada Allah. Tak jarang pula mendatangi ulama untuk meminta nasihat dan didoakan.&lt;br /&gt;
Akan tetapi, wanita tersebut ibadahnya tidak pernah ditingkatkan. Shalatnya pun masih biasa-biasa saja….&lt;br /&gt;
Kita selalu menginginkan agar doa kita bisa diijabah dengan cepat oleh Allah.&lt;br /&gt;
Tapi kita hanya selalu meminta, tanpa memperbaiki diri kita sendiri menjadi lebih baik dan lebih dekat kepada Allah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lihat pula kedalam diri sendiri, selidikilah apa saja yang kurang dari kebiasaan ibadah kita selama ini.&lt;br /&gt;
Tidak cukup hanya dengan doa saja, tapi terus perbaiki diri semaksimal mungkin.&lt;br /&gt;
Namun, bila semua ikhtiar mengubah diri tersebut enggan dilakukan,  bagaimana mungkin segala sesuatu yang kita harapkan itu bisa kesampaian?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kita harus mulai berani mengubah kebiasaan yang kurang baik, sejauh yang&lt;br /&gt;
sanggup kita ubah. &lt;br /&gt;
Bila kita selama ini terbiasa merokok cobalah mulai dikurangi.&lt;br /&gt;
Daripada uang dibelikan rokok lebih baik disedekahkan karena bersedekah itu&lt;br /&gt;
jelas-jelas merupakan perbuatan mulia yang mengandung nilai pahala yang  amat tinggi, sedangkan "membakar" uang melalui rokok, adalah perbuatan  mubadzir yang mengundang bala.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Malam hari yang biasanya tidur pulas, kali ini bangunlah untuk tahajud.&lt;br /&gt;
Siang hari, yang biasanya segala makanan disantap, cobalah kali ini belajar menahan diri dengan melaksanakan shaum sunnah. &lt;br /&gt;
Selama ini sudah terbiasa tidak bisa menahan lisan, maka sekarang jagalah lisan kita agar tidak menyakiti orang lain. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kita banyak didera oleh berbagai persoalan hidup, lantas sangat berharap&lt;br /&gt;
segera terbebas dan memperoleh kenyamanan dan kebahagiaan, tetapi selama hidup tidak pernah masuk ke mesjid. &lt;br /&gt;
Bukankah kesanggupan pergi ke mesjid untuk bersujud kehadapan-Nya itu adalah karunia Allah yang diberikan kepada kita….&lt;br /&gt;
.&lt;br /&gt;
Lalu tengok pakaian yang sedang kita kenakan, adakah memang milik sendiri, tidakkah dibeli dengan uang haram?&lt;br /&gt;
Mulut mungkin selama ini terlalu banyak dipergunakan untuk menyakiti&lt;br /&gt;
perasaan orang lain. Mulailah dari  sekarang menjaga setiap ucapan kita .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pendek kata semakin banyak permintaan yang kita panjatkan kepada Allah,&lt;br /&gt;
semakin kita harus pandai-pandai mencermati diri, apalagi yang harus  kita ubah dari diri kita sendiri. Insya Allah semua ini akan membuat  lebih cepat diijabahnya suatu doa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdoa adalah suatu amalan yang baik, tetapi perubahan suatu amalan yang&lt;br /&gt;
tidak baik menjadi baik itu juga harus lebih bagus lagi dari yang sudah-sudah.&lt;br /&gt;
Kalau kita rajin berdoa tetapi selama ini tidak ada perubahan akhlak,  mutu ibadah ataupun pengendalian diri, maka tidak usah menyalahkan  siapa-siapa kalau doa kita sepertinya hampa dan tak terkabulkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Padahal mustahil Allah tidak mengabulkan doa seorang hamba. &lt;br /&gt;
Begitu banyak ayat Al Qur'an dan hadist yang menegaskan jaminan Allah ini,&lt;br /&gt;
"Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu tentang Aku, maka  sesungguhnya Aku dekat. Aku menjawab doa seseorang yang berdoa manakala  ia berdoa" (QS.Al Baqarah:186)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada umumnya orang itu suka lebih sibuk dan merasa pusing dengan apa yang diinginkannya ketimbang mengubah dirinya sendiri.&lt;br /&gt;
Bagi orang yang doanya ingin diijabah, ia akan melihat kritik, pencelaan, atau&lt;br /&gt;
cercaan orang lain itu sebagai bagian dari karunia Allah, sehingga ia lebih&lt;br /&gt;
mudah mengubah diri daripada sibuk-sibuk membela diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak demikian halnya bagi orang yang tidak mau berubah. Ketika mendapatkan&lt;br /&gt;
sesuatu yang tidak enak, mendengar kritik atau hinaan orang, maka ia akan&lt;br /&gt;
lebih sibuk membela diri daripada segera berintropeksi untuk mengubah  diri. Bahkan ia akan serta untuk menutup-nutupi, bukannya memperbaiki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah kalau kita lebih suka berdalih daripada mengubah diri, kita tidak usah&lt;br /&gt;
terlalu banyak berharap. &lt;br /&gt;
Terhalang doa kita nantinya justru oleh kelakukan kita sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Allah pasti mengabulkan doa-doa setiap umatnya… jika kita berdoa dengan sungguh-sungguh &amp;amp; selalu bertakwa kepada Allah.&lt;br /&gt;
Tetapi bagaimana agar dengan doa kita bisa membuat mutu diri semakin  tinggi dan semakin dekat dengan Allah, inilah justru faktor yang harus  kita tekankan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ingatlah selalu Firman Allah dalam Surat Ar Rad Ayat 11 :&lt;br /&gt;
“Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saudaraku…&lt;br /&gt;
Marilah kita berikhtiarlah dengan semaksimal mungkin untuk memperbaiki  diri, berdoa dan selalu bertakwa kepada Allah, agar kita bisa bahagia di  dunia maupun akhirat.&lt;br /&gt;
Dan jangan bersedih jika kita telah berikhtiar semaksimal mungkin dan  berdoa, tapi doa kita belum di ijabah oleh Allah, karena Allah Maha  Mengetahui Apa Yang Terbaik Untuk Hamba Nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
" Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal itu baik bagimu,dan boleh  jadi kamu mencintai sesuatu padahal itu buruk bagimu,,ALLAH maha  mengetahui ,sedangkan kamu tdk mengetahui'' (QS.AL-Baqarah:216)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sesungguhnya Allah tdk pernah mencabut sesuatu dari kita, kecuali Dia  menggantinya dengan yg lebih baik. Tetapi, itu terjadi apabila kita  bersabar &amp;amp; tetap ridha dgn segala ketetapan Nya. "Selamat atasmu  karena kesabaranmu, maka alangkah baiknya tempat sesudah itu (QS.Ar  Rada:24)”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan apabila hamba-hamba Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku,  maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yg berdoa  apabila dia berdoa kepada Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi perintah Ku  &amp;amp; beriman kepada Ku, agar mereka selalu dalam  kebenaran (QS.AL  Baqarah:186)”   &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
semoga artikel ini bermanfaat untuk sahabat2 muslim...amin&lt;br /&gt;
jika ada masukan dr teman-teman saya ucapkan banyak terima kasih..(r.o)</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>cara bersikap jujur</title><link>http://kata-kata-hikmah2.blogspot.com/2010/07/cara-bersikap-jujur.html</link><category>cara bersikap jujur</category><author>noreply@blogger.com (saeful uyun)</author><pubDate>Thu, 22 Jul 2010 23:40:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1598098673020493389.post-2024181824991817877</guid><description>KeJUJURan itu adalah suatu keharusan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang JUJUR.” (At-Taubah: 119)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jikalau mereka JUJUR (imannya) kepada Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka.” (Muhammad: 21)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Allah subhanahu wata’ala juga berfirman di akhir surat Al-Ma’idah:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ini  adalah suatu hari yang bermanfaat bagi orang-orang yang JUJUR atas  keJUJURan mereka, bagi mereka surga yang di bawahnya mengalir  sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya, Allah ridha  terhadap-Nya. Itulah keberuntungan yang paling besar.” (Al-Ma’idah: 119)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inilah keadaan orang-orang yang JUJUR,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang-orang  yang JUJUR kepada Allah dalam menunaikan kewajiban yang dibebankan dan  orang-orang yang JUJUR meninggalkan sesuatu yang dilarang oleh-Nya,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
JUJUR dalam kesungguhannya untuk berbuat kebajikan dan bersegeranya dalam mengerjakan kebajikan tersebut,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan JUJUR bersama dengan teman dekatnya, dalam beramar ma’ruf nahi munkar, dan saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Allah subhanahu wata’ala berfirman:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan  adalah orang-orang yang beriman baik dari kalangan laki-laki maupun  perempuan sebagian mereka adalah pelindung bagi sebagian yang lain,  mereka memerintahkan kepada yang ma’ruf dan mencegah yang mungkar dan  menegakkan shalat dan menunaikan zakat, dan menaati Allah dan Rasul-Nya,  mereka itu akan mendapatkan rahmat dari Allah. Sesungguhnya Allah Maha  Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (At-Taubah: 71)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
JUJUR bahwa  sesungguhnya kita berada di negeri yang menipu, penuh dengan fitnah  (ujian), syahwat, dan godaan. Negeri yang mengajak manusia untuk  mengerjakan sesuatu yang diharamkan Allah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan tidaklah dunia itu kecuali hanyalah kesenangan yang menipu.” (Ali ‘Imran: 185)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
JUJUR  untuk berhati-hati selama masih hidup di dunia ini, untuk tetap bersama  dengan orang-orang yang baik dan menjauhi teman bergaul yang jelek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
JUJUR  dengan takut akan ringannya timbangan amalan, takut akan diberikannya  catatan amalan dari arah kiri, karena sesungguhnya itu semua adalah  musibah yang besar,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
JUJUR untuk bersemangat menjalani amalan yang  bisa mengantarkan kepada kebahagiaan dan keberhasilan, yang bisa  memberatkan timbangan amalan dan diberikannya catatan amalan dari arah  kanan, sehingga menjadi orang yang sukses dan berhasil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
JUJUR  untuk bersungguh-sungguh berjihad melawan hawa nafsu, tidak enggan,  bersabar dalam menjalankan ketaatan kepada Rabb, menjauhi segala bentuk  maksiat kepada-Nya, dan tidak menyia-nyiakan waktu hidup di dunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
JUJUR bahwa tanpa kesungguhan dan usaha keras tidak akan mendapat surga, bahkan akan terjerumus ke dalam kebinasaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Seluruh  ummatku akan masuk surga kecuali orang-orang yang enggan. Maka  dikatakan kepada beliau: Wahai Rasulullah siapa orang-orang yang enggan  itu? Beliau bersabda: Barangsiapa yang taat kepadaku, maka dia akan  masuk surga dan barangsiapa yang bermaksiat kepadaku, maka sungguh dia  telah enggan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Allah subhanahu wata’ala juga berfirman:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apakah  kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi  Allah orang-orang yang berjihad (bersungguh-sungguh) di antaramu, dan  belum nyata orang-orang yang sabar.” (Ali Imran : 142)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan  benar-benar Kami akan menguji kalian sampai Kami tahu siapa yang  benar-benar berjihad (bersungguh-sungguh) dan sabar di antara kalian dan  akan Kami kabarkan keadaan kalian.” (Muhammad: 31).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Barangsiapa  bersungguh-sungguh maka sesungguhya dia telah bersungguh-sungguh untuk  dirinya sendiri. Sesungguhnya Allah tidak membutuhkan sesuatupun dari  alam semesta ini.” (Al-’Ankabut: 6)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
JUJUR bahwa Allah hanya akan bersama dan menolong orang-orang yang bersungguh-sungguh dalam beragama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan  orang-orang yang bersungguh-sungguh dalam ketaatan kepada Kami, maka  sungguh-sungguh akan Kami tunjukkan jalan-jalan kami. Dan sesungguhnya  Allah bersama-sama orang yang berbuat baik.” (Al-’Ankabut: 69).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
JANGAN ADA DUSTA...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan menDUSTAkan itu semua... akan menyesatkan, merendahkan diri dan berakhir dengan kebinasaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Dan  bacakanlah kepada mereka berita orang yang telah Kamiberikan kepadanya  ayat-ayat Kami (pengetahuan tentang isi Al Kitab),kemudian dia  melepaskan diri daripada ayat-ayat itu, lalu dia diikuti oleh setan  (sampai dia tergoda) maka jadilah dia termasuk orang-orang yang sesat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan  kalau Kami menghendaki, sesungguhnya Kami tinggikan (derajat)nya dengan  ayat-ayat itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan menurutkan hawa  nafsunya yang rendah, maka perumpamaannya seperti anjing jika kamu  menghalaunya diulurkan lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia  mengulurkan lidahnya (juga). Demikian itulah perumpamaan orang-orang  yang menDUSTAkan ayat-ayat Kami. Maka ceritakanlah (kepada mereka)  kisah-kisah itu agar mereka berpikir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Amat buruklah perumpamaan orang-orang yang menDUSTAkan ayat-ayat Kami dan kepada diri mereka sendirilah mereka berbuat zalim.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Barangsiapa  yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk dan  barangsiapa yang disesatkan Allah, maka merekalah orang-orang yang  merugi." (Al A'raf : 175-178)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sesungguhnya orang-orang yang  menDUSTAkan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya,  sekali-kali tidak akan dibukakan pintu-pintu langit (ampunan) dan mereka  tidak (pula) masuk surga, hingga unta masuk ke lobang jarum (hal yg  tidak mungkin). Demikianlah Kami membalas orang-orang yang berbuat  kejahatan.” (Qs. al-A’raaf [7]:40).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wallahu a'lam bishowab.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
O.F.A</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>hidup dengan cinta</title><link>http://kata-kata-hikmah2.blogspot.com/2010/07/hidup-dengan-cinta.html</link><category>cinta dan permasalahannya</category><category>hidup dengan cinta</category><category>makna arti cinta</category><author>noreply@blogger.com (saeful uyun)</author><pubDate>Sun, 18 Jul 2010 19:10:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1598098673020493389.post-6867606812694545005</guid><description>Cinta adalah kekuatan&lt;br /&gt;
Yang Mampu Mengubah Duri Menjadi Mawar&lt;br /&gt;
Mengubah  Cuka Menjadi Anggur&lt;br /&gt;
Mengubah Malang Menjadi Beruntung&lt;br /&gt;
Mengubah  Sedih Menjadi Riang&lt;br /&gt;
.............................................&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Mengubah  Iblis Menjadi Malaikat&lt;br /&gt;
Mengubah Sakit Menjadi Sehat&lt;br /&gt;
Mengubah  Kikir Menjadi Dermawan&lt;br /&gt;
Mengubah Kandang Menjadi Taman&lt;br /&gt;
Mengubah  Penjara Jadi Istana&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cinta Suci, itu berhirarki&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cinta dalam  Islam adalah salah satu syarat dari keimanan seorang. Tidaklah termasuk  orang yang beriman, apa bila ia tidak memiliki rasa cinta, terlebih  terhadap sesama mukmin. Sabda Rasulullah, ”Tidaklah beriman di antara  kalian hingga mencintai saudaranya, sebagaimana ia mencintai dirinya  sendiri” (Al-Hadits).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terhadap harta, istri, keluarga, pun harus  demikian. Namun,  agar cinta tidak mengarahkan kita kepada kenistaan  hidup, sebagaimana kasus-kasus di atas, maka cinta terhadap kesemuanya  itu harus berada di bawah  cinta kepada penganugerah cinta itu sendiri,  yaitu Allah. Kenistaan tidak akan didapati, ketika cinta berjalan  demikian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam sebuah hadis, Rasulullah menjelaskan bahwa ada  tiga hal yang bisa membuat seorang hamba akan merasakan manisnya  keimanan, di antaranya adalah mencintai Allah di atas segalanya.  Lengkapnya hadits tersebut berbunyi, ”Ada tiga hal, yang jika tiga hal  itu ada pada seseorang, maka dia akan merasakan manisnya iman. (Yaitu);  Allah dan Rasul-Nya lebih dia cintai daripada selain keduanya; Mencintai  seseorang, dia tidak mencintainya kecuali karena Allah; Benci untuk  kembali kepada kekufuran setelah Allah menyelamatkan darinya,  sebagaimana bencinya jika dicampakkan ke dalam api." (Muttafaq ‘alaih).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari  hadis ini pula kita bisa mengambil benang merah, cinta kepada Allah  menuntut kita untuk mencintai segala hal apa yang dicintai-Nya, dan  membenci apa/siapapun yang dibenci-Nya. Akan timbul keraguan akan  ketulusan cinta yang dimiliki, apabila dia tidak menunjukkan ketaatan  kepada yang ia cintai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam hal ini Allah juga berfirman,  ”Katakanlah Muhammad, jika kamu mencintai Allah, maka ikutilah aku,  niscaya Allah mencintaimu dan mengampunimu...” (Al-Imron: 31)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nabi  Muhammad adalah kekasih Allah. Sebabnya, untuk menunjukkan cinta kepada  Allah, kita pun harus mencintai beliau, dan terhadap apa yang  diajarkannya. Cinta model ini, juga telah mengantarkan Umar bin Khathab,  menjadi sosok yang mulia, yang sebelumnya merupakan sosok yang bengis.  Al-kisah, pada suatu hari Rasulullah menanyai tentang besar cintanya  terhadap beliau. Umar menjawab, “Aku mencintaimu ya Rasulullah melebihi  cintaku kepada semua yang lain, kecuali diriku sendiri”. Mendengar  jawaban demikian, Rasulullah akhirnya menimpali, “Tidak wahai Umar!  Sampai aku lebih engkau cintai dari dirimu sendiri.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika cinta  telah mengikuti hirarki demikian, maka, cinta kita terhadap yang  lainnya akan lurus. Cinta terhadap istri, anak-anak, keluarga, harta  benda, jabatan, akan menjadi lurus kalau ia berada dalam ruang besar  yang bernama cinta kepada Allah. Tidak akan ada cerita tentang  penyelewengan cinta, yang dilakukan Bani Adam, ketika cinta mereka telah  menapaki jejak cinta yang telah ditetapkan oleh Allah. sikap sami’na wa  atha’na (kami dengar dan kami taati) terhadap apa yang telah menjadi  ketetapan Allah dan Rasulnya (tanpa harus mendiskusikannya terlebih  dahulu), juga menjadi ciri akan kemurnian cinta kepada Ilahi Rabbi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kesimpulannya,  untuk meraih kemuliaan hidup dengan cinta, maka kita harus memposisikan  cinta sesuai dengan hirarki yang telah dipaparkan di atas.  Mudah-mudahan, Allah mencatat kita termasuk golongan orang-orang yang  telah menapakkan cinta sesuai dengan apa yang telah dicontohkan oleh  Yusuf  ‘Alaihi Wassalam, ataupun Umar bin Khathab.  Wallahu’alam  bis-shawab</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Jadwal Buka puasa 2010</title><link>http://kata-kata-hikmah2.blogspot.com/2010/07/jadwal-buka-puasa-2010.html</link><category>Cari Jadwal Buka puasa 2010</category><category>Download Jadwal Buka Puasa 2010</category><category>Jadwal Buka puasa 2010</category><category>Jadwal Buka Ramadhan 2010</category><category>Jadwal Imsak 1431 H</category><category>Jadwal Imsakiyah 2010</category><author>noreply@blogger.com (saeful uyun)</author><pubDate>Fri, 16 Jul 2010 01:17:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1598098673020493389.post-7013611452006160662</guid><description>&lt;a href="http://kata-kata-hikmah2.blogspot.com/2010/07/jadwal-buka-puasa-2010.html"&gt;&lt;b&gt;Jadwal Buka puasa 2010&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgOPAJ2dqDFKo9UIuaEp7L5FN_dcx5rXD0ToYqE2wROHvk9yvqHEkpf-o7b16ccZIb7tX0CKYsJSqMmt8zqa154ZeF4loLWWiwDLmqS0_TnNHdYwquUno5zSDXTofGSHqIpXQg1o6Lo4mWy/s1600/jadwal+puasa+2010.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgOPAJ2dqDFKo9UIuaEp7L5FN_dcx5rXD0ToYqE2wROHvk9yvqHEkpf-o7b16ccZIb7tX0CKYsJSqMmt8zqa154ZeF4loLWWiwDLmqS0_TnNHdYwquUno5zSDXTofGSHqIpXQg1o6Lo4mWy/s320/jadwal+puasa+2010.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgTjDcuVaUttHIcp9YvSgr40b_jXGYlvpG6vFjdTabavS32KazrAKYpUlrtB8jwavWZeshJzzo7pBuLNaQteglDwwGEisNmeo3BdHCRssbwRsTHF3ISLHxFs8W_tWa4SYyawSYHnmKjotxB/s1600/jadwal+buka+puasa+2010.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgTjDcuVaUttHIcp9YvSgr40b_jXGYlvpG6vFjdTabavS32KazrAKYpUlrtB8jwavWZeshJzzo7pBuLNaQteglDwwGEisNmeo3BdHCRssbwRsTHF3ISLHxFs8W_tWa4SYyawSYHnmKjotxB/s320/jadwal+buka+puasa+2010.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Bagi Agama Islam mungkin jadwal buka puasa adalah jadwal yang biasa dicari selama bulan ramadhan ini,&lt;br /&gt;
bulan puasa atau bulan ramadhan menjadi bulan yang penuh bagfirah bagi seluruh umat Muslim di seluruh dunia&lt;br /&gt;
jika ada yang memerlukan data tentang jadwal imsakiyah ramadhan 2010 silahkan link cari disini&lt;br /&gt;
mudah mudahan puasa ramadhan 2010 ini menjadi bulan yang benar benar bulan yang penuh magfirah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2010 wilayah Bandar Lampung di sini&lt;br /&gt;
http://www.ziddu.com/download/10718762/JadwalImsakiyahRamadhan1431H-BandarLampung.pdf.html&lt;br /&gt;
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2010 wilayah Bandung di sini&lt;br /&gt;
http://www.ziddu.com/download/10718765/JadwalImsakiyahRamadhan1431H-Bandung.pdf.html&lt;br /&gt;
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2010 wilayah Batam di sini&lt;br /&gt;
http://www.ziddu.com/download/10718763/JadwalImsakiyahRamadhan1431H-BATAM.pdf.html&lt;br /&gt;
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2010 wilayah Cirebon di sini&lt;br /&gt;
http://www.ziddu.com/download/10718764/JadwalImsakiyahRamadhan1431H-Cirebon.pdf.html&lt;br /&gt;
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2010 wilayah Jakarta di sini&lt;br /&gt;
http://www.ziddu.com/download/10718761/JadwalImsakiyahRamadhan1431H-Jakarta.pdf.html&lt;br /&gt;
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2010 wilayah Jambi di sini&lt;br /&gt;
http://www.ziddu.com/download/10718825/JadwalImsakiyahRamadhan1431H-Jambi.pdf.html&lt;br /&gt;
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2010 wilayah Malang di sini&lt;br /&gt;
http://www.ziddu.com/download/10718822/JadwalImsakiyahRamadhan1431H-Malang.pdf.html&lt;br /&gt;
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2010 wilayah Medan di sini&lt;br /&gt;
http://www.ziddu.com/download/10718826/JadwalImsakiyahRamadhan1431H-Medan.pdf.html&lt;br /&gt;
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2010 wilayah Palembang di sini&lt;br /&gt;
http://www.ziddu.com/download/10718823/JadwalImsakiyahRamadhan1431H-Palembang.pdf.html&lt;br /&gt;
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2010 wilayah Palu di sini&lt;br /&gt;
http://www.ziddu.com/download/10718907/JadwalImsakiyahRomadlon1431H-Palu.pdf.html&lt;br /&gt;
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2010 wilayah Purwakarta di sini&lt;br /&gt;
http://www.ziddu.com/download/10718824/JadwalImsakiyahRamadhan1431H-Purwakarta.pdf.html&lt;br /&gt;
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2010 wilayah Samarinda di sini&lt;br /&gt;
http://www.ziddu.com/download/10718820/JadwalImsakiyahRamadhan1431H-Samarinda.pdf.html&lt;br /&gt;
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2010 wilayah Semarang di sini&lt;br /&gt;
http://www.ziddu.com/download/10718828/JadwalImsakiyahRamadhan1431H-Semarang.pdf.html&lt;br /&gt;
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2010 wilayah Surabaya di sini&lt;br /&gt;
http://www.ziddu.com/download/10718828/JadwalImsakiyahRamadhan1431H-Semarang.pdf.html&lt;br /&gt;
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2010 wilayah Surakarta di sini&lt;br /&gt;
http://www.ziddu.com/download/10718827/JadwalImsakiyahRamadhan1431H-Surakarta.pdf.html&lt;br /&gt;
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2010 wilayah Ujung Pandang di sini&lt;br /&gt;
http://www.ziddu.com/download/10718821/JadwalImsakiyahRamadhan1431H-UjungPandang.pdf.html&lt;br /&gt;
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2010 wilayah Yogyakarta di sini&lt;br /&gt;
http://www.ziddu.com/download/10718906/JadwalImsakiyahRamadhan1431H-Yogyakarta.pdf.html&lt;br /&gt;
bukan hanya untuk ummat muslim saja akan tetapi untuk seluruh ummat manusia&lt;br /&gt;
biasanya menjelang puasa ada beberapa yang biasa dicari oleh orang orang&lt;br /&gt;
diantaranya&lt;br /&gt;
trend pakaian ramadhan 2010&lt;br /&gt;
trend menu buka puasa 2010&lt;br /&gt;
trend pernak pernik lebaran 2010&lt;br /&gt;
trend kata kata lebaran 2010&lt;br /&gt;
trend gambar ramadhan 2010&lt;br /&gt;
wuaaah pokoknya menjadi trend semuanya</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgOPAJ2dqDFKo9UIuaEp7L5FN_dcx5rXD0ToYqE2wROHvk9yvqHEkpf-o7b16ccZIb7tX0CKYsJSqMmt8zqa154ZeF4loLWWiwDLmqS0_TnNHdYwquUno5zSDXTofGSHqIpXQg1o6Lo4mWy/s72-c/jadwal+puasa+2010.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Islam dan Perdamaian</title><link>http://kata-kata-hikmah2.blogspot.com/2010/07/islam-dan-perdamaian.html</link><category>Antara islam dan terorisme</category><category>Cara Perdamaian dalam Islam</category><category>Islam dan Perdamaian</category><category>perdamaian Menurut Islam</category><author>noreply@blogger.com (saeful uyun)</author><pubDate>Wed, 14 Jul 2010 18:38:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1598098673020493389.post-8485118960373672991</guid><description>“Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain  Allah , karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas  tanpa pengetahuan. Demikianlah kami jadikan setiap umat menganggap baik  pekerjaan mereka. Kemudian kepada Rabb-nya mereka akan kembali, lalu Dia  memberitakan kepada mereka apa yang dahulu mereka kerjakan.” (QS Al  An’am [6]: 108)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suatu waktu Rasulullah Saw sedang diduduk  diberanda rumah bersama istrinya Aisyah Radiyallaahu ‘anha. Lewatlah  seorang yahudi yang kemudian mengolok-olok Nabi. Ia mengeluarkan  kata-kata yang kasar. Aisyah beranjak dari tempat duduknya dengan muka  yang merah dan hendak membalas apa yang dikatakan seorang yahudi tadi.  Dengan lembah lembut, Nabi menutup mulut Aisyah dengan telapak tangannya  dan berkata: “Lemah lembut lah Aisyah. Allah mencintai hamba-Nya yang  lembut. Allah memberi karena kelembutan. Allah tidak memberi karena  kekerasan dan tidak juga karena yang lain.” (HR Muslim)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sahabat  Hikmah…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
AL-ISLAM….mempunyai akar kata AS-SALAAM yang berarti  KETENANGAN, KEDAMAIAN dan KETENTRAMAN.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasulullah Shalallaahu  ‘alaihi wa sallam mengedepankan sikap toleran dan menjauhi sikap kasar  dan konfrontatif, walaupun seorang Yahudi mengolok-oloknya. Padahal  dengan kekuasaan yang Nabi miliki di Madinah saat itu sebagai pemimpin  ummat, amatlah mudah bagi Nabi untuk melakukan sesuatu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasulullah  Shalallaahu ‘alaihi wa sallam juga mengajarkan kepada kita pada waktu  memasuki kota Madinah, dan disambut masyarakat Madinah yang mayoritas  telah memeluk Islam, Nabi menandatangani Piagam Madinah sebagai sebuah  piagam yang mengangkat Nabi sebagai pimpinan masyarakat Madinah dan  mengakui hak-hak setiap penduduk Madinah baik yang muslim maupun non  muslim, baik yang arab, yahudi maupun non arab lainnya untuk hidup  berdampingan secara damai dan saling melindungi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
AL-ISLAM  seharusnya menjadi jaminan bagi kita sesama muslim untuk menyebarkan  SALAM yang diartikan dengan persaudaran yang kuat dan kokoh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan  dengan AL-ISLAM juga seharusnya menjadi jaminan bagi kita, ketika kita  berhadapan dengan non muslim yang tidak memerangi kita, seharusnya  mengedepankan sikap TOLERAN dan jauh dari ‘angker’ dan ‘permusuhan’.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kezaliman  tidaklah harus dibalas dengan kezaliman lainnya dan hujatan tidaklah  dibalas dengan hujatan sehingga kesan umat islam sebagai ‘rahmatan lil  alamin’ akan terasa hambar dan sirna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sahabat Hikmah…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayat  108 pada surah Al An’am diatas menerangkan kepada kita secara gamblang  bahwa hujatan dan penghinaan terhadap Yahudi ataupun Nasrani maupun  orang non muslim terutama akan hal-hal yang menyangkut ritual  (simbol-simbol) agama dan tuhan-tuhan mereka, justru akan memperburuk  keadaan dan memperburuk citra Islam. Dan mereka juga akan membalas  dengan melakukan penghinaan kepada Allah ‘aza wa jalla, dan ini tentu  tidak dikehendaki, sehingga Allah melarangnya . Bukankah ada cara-cara  yang lebih elegan dalam menangkis segala kezaliman dan hujatan itu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi  penghinaan dan hujatan-hujatan kepada Islam di situs-situs internet  yang ada janganlah dibalas dengan penghinaan dan hujatan pula. Bantahlah  mereka dengan cara yang paling baik. Allah berfirman dalam surat  An-Nahl ayat 125:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan  HIKMAH dan PELAJARAN yang BAIK dan BANTAHLAH mereka dengan CARA yang  TERBAIK. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa  yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui  orang-orang yang mendapat petunjuk.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sahabat Hikmah…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejarah  mengajarkan kepada kita bahwa pencitraan yang positif tentang suatu  masyarakat ataupun bangsa dapat membawa kemajuan bagi bangsa tersebut.  Hal ini hanya dapat dilakukan dengan mengedepankan sifat-sifat yang  postif seperti sabar, santun, terdidik dan toleran serta disiplin diri  yang tinggi. Dan hal ini harus dilakukan secara terus-menerus tanpa  henti. Di dalam Al Quran Allah menyebutnya dengan amar ma’ruf nahi  munkar (QS Ali Imran [3]:110).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kamu adalah umat yang terbaik  yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma`ruf, dan mencegah  dari yang munkar, dan beriman kepada Allah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam sisi yang  lain sejarah juga mengajarkan kepada kita bahwa sikap yang buruk justru  akan membawa pencitraan yang negatif. Hal ini bisa terlihat dari  sebagian dari saudara-saudara kita yang melakukan terror dengan  melakukan pengrusakan dan pengeboman-pengeboman tanpa dasar yang benar,  mereka melakukan pengrusakan dan pengeboman tempat-tempat ibadah non  muslim, hal ini justru menodai Islam itu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan dalam  kondisi perangpun, Rasulullah melarang merusak tempat ibadah non muslim,  dan melarang membunuh orang yang berada di dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah  saatnya bagi kita untuk merubah sikap kita saat ini. Rasulullah telah  memberi teladan yang begitu sarat makna dan kebaikan. Adalah sebuah  kewajiban bagi kita untuk mencontohnya dan menerapkannya dalam kehidupan  sehari-hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dan tidaklah sama kebaikan dengan kejahatan.  Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba  orang yang antara mu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah menjadi  teman yang sangat setia. Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan  melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan  melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keberuntungan yang besar.”</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Mengatasi kesedihan</title><link>http://kata-kata-hikmah2.blogspot.com/2010/07/mengatasi-kesedihan.html</link><category>cara mengatasi kesedihan</category><category>mengapa bersedih</category><category>Mengatasi kesedihan</category><category>Mengatasi rasa sedih</category><author>noreply@blogger.com (saeful uyun)</author><pubDate>Mon, 12 Jul 2010 00:26:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1598098673020493389.post-1357266967552959659</guid><description>Mengatasi kesedihan&lt;br /&gt;
sahabat hikmah ....&lt;br /&gt;
sedih adalah sebuah hasil dari sebuah kegagalan atau dari sebuah permasalahan,&lt;br /&gt;
masalah sendiri adalah sesuatu yang timbul dan kita tidak inginkan sebetulnya&lt;br /&gt;
akan tetapi masalah akan selalu berdatangan bergantian, dan bergantian tidak akan berhenti&lt;br /&gt;
memang sedih terkadang harus menetaskan air mata, dan meratap mengapa ini terjadi pada kita????&lt;br /&gt;
ketika kita berada dipuncak kejayaan, Allah SWT dengan mudahnya menjadikan kita ke lembah kenistaan dan serba kakurangan&lt;br /&gt;
ketika kita berada dalam suasana harmonis selalu saja datang masalah yang mengganggu keharmonisan itu&lt;br /&gt;
ketika ketika sedang menikmati indahnya hidup kita harus dihadapkan pada niscanya hidup ini&lt;br /&gt;
Sunnatulloh .....&lt;br /&gt;
peterpan menyanyikan tidak ada yang abadi ...&lt;br /&gt;
akan selalu berputar berbalik arah,&amp;nbsp; siap siaplah semuanya....&lt;br /&gt;
kematian, kehilangan harta benda, kehilangan jabatan, kehilangan persaudaraan&lt;br /&gt;
biasanya sebagai pemicu sebuah kesedihan,&lt;br /&gt;
bahkan datangnya pun&amp;nbsp; tidak kira kira...&lt;br /&gt;
lalu kita selalu berbicara&lt;br /&gt;
seandainya ..... tentu tidak akan .....&lt;br /&gt;
itu adalah kalimat kebiasaaan manusia&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
sahabat .....&lt;br /&gt;
percayalah&lt;br /&gt;
tuhan itu tidak akan memberikan sebuah ujian kepada siapapun&lt;br /&gt;
kecuali kepada mahluk&amp;nbsp; pilihannya yang sanggup memikulnya&lt;br /&gt;
yang siap menyelesaikan permasalahannya seberat apapun&lt;br /&gt;
bahkan itu adalah sebagai tangga kesuksesan yang akan membedakan&lt;br /&gt;
antara mahluk pilihan sama mahluk biasa&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
sahabat ...&lt;br /&gt;
kita adalah mahluk pilihan&lt;br /&gt;
yang bisa mengatasi permasalahan ini&lt;br /&gt;
insya Alloh</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>sekolah itu bernama keluarga</title><link>http://kata-kata-hikmah2.blogspot.com/2010/07/sekolah-itu-bernama-keluarga.html</link><category>sekolah itu bernama keluarga</category><author>noreply@blogger.com (saeful uyun)</author><pubDate>Wed, 7 Jul 2010 22:56:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1598098673020493389.post-1649497309951074644</guid><description>sekolah itu bernama keluarga&lt;br /&gt;
istriku ....&lt;br /&gt;
anaku ......&lt;br /&gt;
cucuku .....&lt;br /&gt;
tahukah engkau....&lt;br /&gt;
ada sekolah yang sangat hebat dan didalamnya terdapat cerita cerita yang terus misterius&lt;br /&gt;
sekolah itu hanyalah diperuntukan untuk lingkungan kecil saja,&lt;br /&gt;
siapapun bisa melakukannya dan bisa mengambil pelajaran apapun, sekolah itu tidak ada metode khusus&lt;br /&gt;
antar sekolah berbeda cara pendidikannya antara satu sama yang lain&lt;br /&gt;
sekolah itu bernama keluarga,&lt;br /&gt;
semua orang yang sudah berkeluarga akan menganggap setiap harinya adalah sebagai pelajaran yang berarti&lt;br /&gt;
semua orang tidak mempunyai nilai kelulusan dalam rumah tangga&lt;br /&gt;
kelulusannya adalah ketika salah satu diantara pasangan suami dan istri meninggal&lt;br /&gt;
anak yang soleh, yang sukses yang terpandang adalah prestasi prestasi dalam rumah tangga&lt;br /&gt;
hidup yang sakinah mawadah dan rahmah adalah visi misi sekolah ini&lt;br /&gt;
ujiannya adalah berbagai macam bentuk, seperti kurag harta, godaan dari luar, anak anak yang susah diatur dan anak anak yang kurang sempurna&lt;br /&gt;
kegagalannya adalah perceraian....&lt;br /&gt;
bencananya adalah tidak saling memahami dan tidak saling mensyukuri.</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Belajar dari  Bulan ramadhan</title><link>http://kata-kata-hikmah2.blogspot.com/2010/07/belajar-dari-bulan-ramadhan.html</link><category>Belajar dari  Bulan ramadhan</category><category>Hikmah hikmah bulan ramadhan</category><category>Ilmu di Bulan ramadhan</category><category>makna bulan ramadhan</category><author>noreply@blogger.com (saeful uyun)</author><pubDate>Wed, 7 Jul 2010 18:50:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1598098673020493389.post-8011164395072408391</guid><description>&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt; &lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="FI" style="font-size: 12pt;"&gt;Harvard Univesity, terpilih sebagai sekolah bisnis  terbaik dunia. Meskipun demikian Harvard University masih mendapatkan  kr&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;itik dari salah seorang pengusaha yang  pernah diundang menjadi dosen tamu di Harvard University. Dosen tersebut adalah  McCormack, dengan membeberkan apa yang tidak diajarkan di Sekolah Bisnis  (Harvard Univesity). Kenapa tidak diajarkan? Karena dosen Harvard tidak bisa  mengajarkannya. Hal yang tidak diajarkan adalah kreatifitas dan  inovasi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; sekolah yang  dapat mengajarkan tidak saja kreatifitas dan inovasi, tetapi mengajarkan manusia  dengan kemampuan yang lengkap. Sekolah tersebut mengajarkan manusia sebagai  &lt;em&gt;Bani Adam&lt;/em&gt; yang sebenarnya, yaitu manusia yang mampu mengendalikan diri  dari makan dan minum berlebihan, berpakaian berlebihan, berkendaraan berlebihan  dan berkeinginan yang berlebihan. Manusia yang tidak serakah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Sekolah tersebut juga mengajarkan manusia menjadi  &lt;em&gt;basyar, &lt;/em&gt;yaitu orang yang mempunyai kemampuan menjaga jasmaninya&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;dan jiwanya tetap sehat dan fit. Jasmani ibarat sebuah mesin yang terus  menerus bekerja. &lt;/span&gt;&lt;span lang="ES" style="font-size: 12pt;"&gt;Agar mesin  tersebut bekerja dengan baik dan tahan lama perlu dipelihara dengan baik. Jiwa  ibarat irama mesin bekerja.&lt;span&gt; &lt;/span&gt;Keduanya harus berpadu menjadi satu dan  harmonis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="ES" style="font-size: 12pt;"&gt;Sekolah tersebut membuat muridnya menjadi &lt;em&gt;insan,  &lt;/em&gt;yaitu orang mempunyai kemampuan berfikir yang luarbiasa, sehingga dapat  menyeral ilmu pengetahuan yang luar biasa, termasuk pengetahuan bisnis. Peluang  cenderung berpihak pada orang yang terlatih, yang tidak sekedar menggunakan  logika, tetapi memadukan dengan intuisi. Jika logika diibaratkan matahari, maka  intuisi merupakan bulannya. Keduanya merupakan hal yang sangat penting dalam  bisnis yang harus dimiliki oleh orang yang bergelar insan.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="ES" style="font-size: 12pt;"&gt;Sekolah tersebut membuat muridnya menjadi &lt;em&gt;annas,  &lt;/em&gt;yaitu murid yang dapat bergaul dengan atasan, bawahan dengan teman sekerja  dengan baik. Rahasia bekerjasama ádalah komunikasi. Komunikasi yang sejati hanya  akan terwujud jika mampu mengerti maksud, perkataan dan perasaaan lawan  komunikasi kita. Kita harus memahami lawan bicara kita, setelah itu kita baru  difahami oleh lawan bicara kita. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="ES" style="font-size: 12pt;"&gt;Sekolah tersebut dapat pula menjadikan muridnya dengan  sebutan &lt;em&gt;abdun, &lt;/em&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;yaitu murid yang mempunyai kemampuan  mengabdi kepada Allah dengan baik, sebagai senjata pamungkas dikala menemui  cobaan ataupun kesulitan. Sekolah yang dapat meningkatkan kecerdasan spiritual.  Kecerdasan spiritual membuat kecerdasan rasional dan kecerdasan emosi menjadi  lebih efektif. Memanglah sekolah ini menjadikan manusia paripurna, atau  &lt;em&gt;insan kamil. &lt;/em&gt;Sekolah yang dapat mengalahkan Harvard University  tersebut, bahkan sekolah terbaik tanpa tandingan di dunia ini bernama &lt;em&gt;Puasa  Ramadhan&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item></channel></rss>